P. 1
Untuk Menilai Sebuah EKG (1)

Untuk Menilai Sebuah EKG (1)

|Views: 46|Likes:

More info:

Published by: Tahari Bargas Prakoso on Dec 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2012

pdf

text

original

Untuk menilai sebuah EKG, terdapat 5 hal penting yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah

:
1. Rate (frekuensi) 2. Rhythm (irama) 3. Axis (sumbu)

4. Tanda-tanda hipertrofi 5. Tanda-tanda iskemik/infark Frekuensi jantung yang normal adalah 60-100x/menit. Frekuensi jantung dapat ditentukan dengan memperhatikan interval R-R atau P-P. Hitung jumlah kotak kecil yang terdapat pada R-R interval tersebut. Setelah itu, 1500 dibagi jumlah kotak kecil yang ditemukan di antara RR interval tadi. Jadi rumusnya, 1500 dibagi jumlah kotak kecil di antara R-R interval. Pada EKG di atas terdapat 20 kotak kecil di antara interval R-R, maka didapat frekuensi jantungnya adalah 75 x/menit. Frekuensi jantung tersebut masih dalam batas normal.

Tiap gelombang P diikuti oleh kompleks QRS-T Untuk mengetahui apakah pasien ini menderita hipertrofi ventrikel kiri atau tidak dapat dilihat dari hal-hal di bawah ini. Frekuensi jantung 60-100 x/menit 2. Elevasi segmen ST → STEMI b. aVF . sedangkan kelainan pada V4. S V1 + R V5 atau S V1 + R V6 > 35 mm (37 mm) 3. 1. R aVL > 13 mm 5. R V5 atau R V6 > 25 mm (27 mm) 2. Pada EKG di atas irama sinus adalah normal. dan V6 pada bagian anterolateral. R I + S III > 26 mm Pada pasien ini terdapat infark miokard yang dapat dilihat dari tanda-tandanya. Iramanya teratur 3. Gelombang P negatif di aVR dan positif di II 4.Irama jantung yang normal adalah irama yang ditentukan oleh nodus SA dan disebut irama sinus. Gelombang Q patologis c. Gelombang T meninggi Lokasi infark dapat diketahui dengan melihat kelainan pada setiap sandapan. Kelainan pada V1. V2. a. yaitu sebagai berikut. dan V3 menunjukkan lokasi infark pada bagian anteroseptal. Kelainan pada II. Ciri-ciri EKG irama sinus antara lain: 1. V5. R aVF > 20 mm 6. III. R V6 > R V5 4. Kelainan pada V3 dan V4 menunjukkan infark pada bagian apikal sedangkan pada V1 dan V2 pada bagian posterior.

. Pada EKG di atas terdapat kelainan pada V4. dan V6 sehingga dapat kita simpulkan bahwa lokasi infark terdapat pada bagian anterolateral.menunjukkan infark pada bagian inferior. V5.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->