http://ostracion.blogspot.com/2010/04/bentos.

html -- 12:56--121211 Bentos adalah organisme yang hidup di dasar perairan (substrat) baik yang sesil, merayap maupun menggali lubang. Bentos hidup di pasir, lumpur, batuan, patahan karang atau karang yang sudah mati. Substrat perairan dan kedalaman mempengaruhi pola penyebaran dan morfologi fungsional serta tingkah laku hewan bentik. Hal tersebut berkaitan dengan karakteristik serta jenis makanan bentos. Organisme yang termasuk makrozoobentos diantaranya adalah: Crustacea, Isopoda, Decapoda, Oligochaeta, Mollusca, Nematoda dan Annelida. Klasifikasi benthos menurut ukurannya : Makrobenthos merupakan benthos yang memiliki ukuran lebih besar dari 1 mm (0.04 inch), contohnya cacing, pelecypod, anthozoa, echinodermata, sponge, ascidian, and crustacea. Meiobenthos merupakan benthos yang memiliki ukuran antara 0.1 - 1 mm, contohnya polychaete, pelecypoda, copepoda, ostracoda, cumaceans, nematoda, turbellaria, dan foraminifera. Mikrobenthos

merupakan benthos yang memiliki ukuran lebih kecil dari 0.1 mm, contohnya bacteri, diatom, ciliata, amoeba, dan flagellata. Makrozoobentos mempunyai peranan yang sangat penting dalam siklus nutrien di dasar perairan. Montagna et all. (1989) menyatakan bahwa dalam ekosistem perairan, makrozoobentos berperan sebagai salah satu mata rantai penghubung dalam aliran energi dan siklus dari alga planktonik sampai konsumen tingkat tinggi. Keberadaan hewan bentos pada suatu perairan, sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, baik biotik maupun abiotik. Faktor biotik yang berpengaruh diantaranya adalah produsen, yang merupakan salah satu sumber makanan bagi hewan bentos. Adapun faktor abiotik adalah fisika-kimia air yang diantaranya: suhu, arus, oksigen terlarut (DO), kebutuhan oksigen biologi (BOD) dan kimia (COD), serta kandungan nitrogen (N), kedalaman air, dan substrat dasar (Allard and Moreau, 1987); APHA, 1992). Hewan ini memegang beberapa peran penting dalam perairan seperti dalam proses dekomposisi dan mineralisasi material organik yang memasuki perairan (Lind, 1985).

dan kemudian ke bawah abisal pada kedalaman. atau di dasar laut. Karena cahaya tidak menembus ke dalam laut.org/wiki/Bentos --.wikipedia.Zoobentos membantu mempercepat proses dekomposisi materi organik.ac.12:46--12/12/11 Bentos merupakan sebuah organisme yang tinggal di dalam.(Romimoharto. terutama yang bersifat herbivor dan detritivor.usu. Hewan bentos. sumber energi yang mendalam untuk ekosistem bentik memiliki organik yang lebih tinggi dari pada air bawah kolom yang masuk ke kedalaman. sehingga mempermudah mikroba untuk menguraikannya menjadi nutrien bagi produsen perairan. dari pasang surut di sepanjang tepi kolam.id/bitstream/123456789/20913/5/Chapter%20I. repository. Mereka tinggal di dekat laut atau endapan lingkungan. http://id. dikenal sebagai zona bentik. 2001) .pdf – 12:54—12/12/11 Bentos adalah biota yang dapat hidup di atas atau di dalam laut. baik itu tumbuh-tumbuhan maupun hewan. dapat menghancurkan makrofit akuatik yang hidup maupun yang mati dan serasah yang masuk ke dalam perairan menjadi potongan-potongan yang lebih kecil.

Pada umumnya. terutama yang bersifat herbivor dan detritivor. Secara umum pasir digolongkan ke dalam dua jenis. Kelompok hewan tersebut dapat lebih mencerminkan adanya perubahan faktor-faktor lingkungan dari waktu ke waktu. bintang laut. oksigen terlarut (DO) berpengaruh terhadap fotosintesis organisme. Berbagai jenis zoobentos ada yang berperan sebagai konsumen primer dan ada pula yang berperan sebagai konsumen sekunder atau konsumen yang menempati tempat yang lebih tinggi. cambuk laut. garam dan makanan serta organisme dalam air. Keberadaan hewan bentos pada suatu perairan. gedung. dapat menghancurkan makrofit akuatik yang hidup maupun yang mati dan serasah yang masuk ke dalam perairan menjadi potongan-potongan yang lebih kecil. dan lain-lain Sumber: http://id. terumbu karang dan lain-lain.shvoong. yaitu pasir laut dan pasir darat. yang merupakan salah satu sumber makanan bagi hewan bentos. serta kandungan nitrogen (N). kebutuhan oksigen biologi (BOD) mempengaruhi respirasi organisme dalam air dan kimia (COD). Kelompok ini lebih dikenal dengan makrozoobentos. serta pada proses penimbuan pada pembuatan untuk perluasan daratan. Pasir laut umumnya memiliki bentuk yang lebih halus dibandingkan dengan pasir darat. Pasir laut banyak manfaatnya bagi kehidupan manusia khususnya pada proses pembangunan seperti. bulu babi. Perubahan fisis maupun kimia pada air dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti : Pembuangan limbah domestik maupun limbah industri Alat-alat transportasi air Kontribusi dari aktivitas masyarakat sekitar. dan substrat dasar. sehingga baik digunakan sebagai petunjuk kualitas lingkungan. karena hewan bentos terus menerus terbawa oleh air yang kualitasnya berubah-ubah Diantara hewan bentos yang relatif mudah di identifikasi dan peka terhadap perubahan lingkungan perairan adalah jenis-jenis yang termasuk dalam kelompok invertebrata makro. Adapun faktor abiotik adalah fisika-kimia air yang diantaranya: suhu sebagai stabilisator sehingga perbedaan suhu dalam air lebih kecil dan perubahan yang terjadi lebih lambat dibandingkan di udara. Aktivitas yang terjadi dibadan air seperti pengerukan pasir Pasir sangat berguna bagi kehidupan manusia. kedalaman air. pembuatan jalan raya. Hewan bentos. zoobentos merupakan makanan alami bagi ikan-ikan pemakan di dasar ("bottom feeder") . arus dapat mempengaruhi distribusi gas terlarut. Makrozoobentos berperan sebagai salah satu mata rantai penghubung dalam aliran energi dan siklus dari alga planktonik sampai konsumen tingkat tinggi. bandara. sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan. baik biotik maupun abiotik. perkantoran. karena selalu kontak dengan limbah yang masuk ke habitatnya. sehingga mempermudah mikroba untuk menguraikannya menjadi nutrien bagi produsen perairan.com/exact-sciences/earth-sciences/2074023-pengukuran-parameterkualitas-dengan-bentos/#ixzz1gIUg1FdD – 12:59 --121211 Bentos adalah organisme yang hidup di dasar laut atau sungai baik yang menempel pada pasir maupun lumpur. Zoobentos membantu mempercepat proses dekomposisi materi organik. Faktor biotik yang berpengaruh diantaranya adalah produsen. Beberapa contoh bentos antara lain kerang. Hewan bentos hidup relatif menetap.Fluktuasi Plankton dan Bentos di dalam air dapat disebabkan oleh perubahan sifat fisis dan kimia pada air. rumah.

tercemar ringan (4. tercemar sedang (2.4 mg/l) dan tercemar berat (< 2. dan NH3N terhadap hewan akuatik. penetrasi cahaya matahari tidak sampai ke dasar. termasuk komunitas makroinvertebrata bentos (biota perairan yang tidak bertulang belakang yang hidup di dasar sungai. Suhu air yang tinggi dapat menambah daya racun senyawa-senyawa beracun seperti NO3. yaitu: o Bentos (biota laut yang sebagian besar hidupnya berada di dasaran) o Nekton (biota laut yang bergerak secara aktif di dalam air) . NH3. oksigen terlarut dan adanya berbagai anion dan kation serta jenis dan stadium organisme. o Hewan-hewan yang hidup di laut terbagi dalam 3 kelompok besar. Pada umumnya peningkatan suhu air sampai skala tertentu akan mempercepat perkembang biakan organisme perairan. Cahaya matahari merupakan sumber panas yang utama di perairan. Kualitas perairan atas empat yaitu. Hal ini tergantung. Berdasarkan kandungan oksigen terlarut (DO).0 mg/l).net/terangi2011/hewanhewan-bentosdi-perairan-laut-dangkal -. Di perairan yang dalam. pada suhu air. Toleransi organisme air terhadap pH bervariasi. Beberapa jenis Bentos Perubahan salinitas dan DO mempengaruhi kehidupan biota perairan. tidak tercemar (> 6. Hewan-hewan Bentos di Perairan Laut Dangkal Disusun oleh: Yayasan Terangi 2.0 – 4. Spesies yang mempunyai kisaran toleransi lebar terhadap oksigen penyebarannya luas dan spesies yang mempunyai kisaran toleransi sempit hanya terdapat di tempat-tempat tertentu saja. karena cahaya matahari yang diserap oleh badan air akan menghasilkan panas di perairan.Gambar 23.13:09 --121211 Hewan-hewan bentos di perairan laut dangkal Presentation Transcript 1.5 mg/l). Nilai pH menunjukkan derajat keasaman atau kebasaan suatu perairan. Suhu air merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi aktifitas serta memacu atau menghambat perkembangbiakan organisme perairan. Tiap-tiap spesies biota akuatik mempunyai kisaran toleransi yang berbeda-beda terhadap konsentrasi oksigen terlarut di suatu perairan.5 mg/l).5 – 6. Kelarutan oksigen dipengaruhi oleh faktor suhu. karena itu suhu air di dasar perairan yang dalam lebih rendah dibandingkan dengan suhu air di dasar perairan dangkal. http://www.slideshare. Oksigen terlarut sangat penting bagi pernafasan zoobentos dan organisme-organisme akuatik lainnya. pada suhu tinggi kelarutan oksigen rendah dan pada suhu rendah kelarutan oksigen tinggi. Sumber utama senyawa ini berasal dari sampah dan limbah yang mengandung bahan organik protein. serta dapat mempercepat kegiatan metabolisme hewan akuatik. berukuran > 1 mm).

Filum Mollusca o Hewan bertubuh lunak o Umumnya dilindungi oleh cangkang. Filum Chordata Sub Filum Tunicata o Secara sekilas hewan Tunicata tampak seperti hewan spons (filum Porifera) tetapi susunan tubuh hewan Tunicata lebih kompleks dibandingkan dengan hewan Porifera o Satu ciri khas utama hewan Tunicata adalah adanya Notochord yang terkadang terlihat dengan mata telanjang dan berada di sisi dorsal (“punggung”) tubuh Lubang air keluar Lubang air masuk Rhopalea sp.) 15. bergerak secara pasif mengikuti arus) 3. Filum-filum Hewan Bentos di Perairan Laut Dangkal 1. Yang termasuk hewan filum Arthropoda adalah: jenis-jenis udang. Echinodermata 4. Filum Echinodermata Dalam bahasa Yunani Echinodermata berarti berkulit duri. B. D.Seluruh permukaan tubuh ditutupi duri . dan jenis-jenis teritip Udang anemon ( Periclimenes brevicarpalis ) Kepiting kotak ( Calappa calappa) Teritip ( Balanus sp. dapat berdiri sendiri ataupun berkoloni . Filum Arhtropoda Semua hewan dalam filum Arthropoda memiliki rangka luar (eksoskeleton) yang bersegmen-segmen Tubuh terbagi atas segmen-segmen.) Bintang laut 10. 4. A. baik eksternal maupun internal.Plankton (biota laut yang berukuran sangat kecil yang mengapung-apung di dalam air laut. dan Abdomen (perut) 14. Chordata (Sub Filum Tunicata) 2.Individu menempel pada substrat dan tidak dapat bergerak (sesil). Thorax (dada). Air laut disaring untuk mendapat makanan Tunik Atriolum robustum 6. 1. 2.Tubuh simetri radial pentamer 7. Annelida 6. yaitu Cephal (kepala). Cnidaria 9. Kelas Stelleroidea Kelas ini mencakup jenis-jenis bintang laut. jenis-jenis kepiting. 5. Ciriciri: . Bulu seribu ( Acanthaster planckii ) 11. Nemertea 7. bulu seribu. C.) Bulu babi ( Echinothrix calamaris ) 12.Tubuh lunak dan bentuknya seperti “tas” dan memiliki lapisan pelindung yang disebut dengan tunik Umumnya l ubang yang terletak pada bagian atas individu merupakan lubang tempat masuknya air laut. Arthropoda 3. bintang mengular.Hewan memiliki kaki tabung . Kelas Holothuroidea Kelas ini terdiri dari beragam jenis-jenis teripang 13. manggismanggis dan dolar pasir Manggis-manggis ( Mespilia globulus ) Dolar pasir ( Clypeaster sp. Platyhelminthes 8. dan bantal raja Bantal Raja ( Culcita sp. yaitu: o . tetapi ada juga hewan Mollusca yang tidak memiliki cangkang. 3. Kelas Echinoidea Kelas ini mencakup jenis-jenis bulu babi (bulu jane). Mollusca 5. 8. Porifera 4. dan pada umumnya terdapat penggabungan antarkelompok segmen tubuh (tagmatisasi) menjadi bagian yang khusus. Filum Mollusca dapat dibagi menjadi beberapa kelas yang mungkin sering dijumpai di perairan dangkal. Ciri lain yang dimiliki hewan Tunicata adalah: . Kelas Crinoidea Yang termasuk ke dalam kelas ini ialah jenis-jenis lili laut 9.

jenis-jenis kelinci laut. o o o o Nudibranch ( Phyllidia sp.) Cangkang Eksternal Cangkang Internal Kelinci Laut ( Pleurobranchus forskalii) 17. 20. 5. o Hewan filum Cnidaria ada yang hidup berkoloni seperti jenis-jenis karang keras yang berkoloni dan ada yang hidup soliter. maupun tidak bercangkang. 6. jenis-jenis siput dan keong. ada yang bercangkang eksternal. o o o B.o o o Gastropoda Pelecypoda Cephalopoda A.) Tanpa cangkang Keong Racun ( Conus sp. Kelas Pelecypoda Memiliki cangkang setangkup bergerak menggunakan “kaki” yang berbentuk kapak Kima raksaksa ( Tridacna squamosa ) Hyotissa hyotis 18. Cacing karang/Cacing Kipas ( Sabellastartre sp. Walaupun tampak seperti nudibranch hewan ini tidak memiliki organ pernafasan seperti halnya nudibranch Pseudoceros sp. karena alat gerak hewan pada kelas ini berupa tentakel di dekat kepalanya. Sotong Gurita 19. Sel penyengat di dlm tentakel 23. C. lonjong memanjang.) 21. Platyhelminthes Nudibranch Alat pernafasan 22. Filum Cnidaria o Dinamakan filum Cnidaria karena semua hewan dalam filum ini memiliki cnidoblas (sel-sel penyengat) di dalam tentakelnya. Filum Platyhelminthes o Tubuh pipih. 7. dan memanjang. lunak. pada permukaan tubuh terlihat segmen-segmen menyerupai cincin mengelilingi tubuhnya Cacing pohon natal ( Spirobranchus giganteus) Eunice sp. 24. itulah ciri-ciri hewan Platyhelminthes. Kelas Cephalopoda Nama cephalopoda berarti “kaki kepala”. dan jenis-jenis siput telanjang (nudibranch) 16. Filum Annelida Tubuh lunak. karang keras soliter Fungia sp. Koloni karang keras Tubastraea sp. internal. . Kelas Gastropoda merayap menggunakan “kaki” yang berada di bawah perutnya.

Lubang terbesar pada koloni merupakan lubang tempat keluarnya air 27. Sekian dan terima kasih .o Jenis-jenis hewan lain yang termasuk ke dalam filum Cnidaria adalah: kipas laut. 8. Air laut disaring untuk mendapat makanan. bentuk hewan yang kita lihat adalah koloni dari berjuta-juta hewan bersel tunggal 26. jelatang.) 25. Filum Porifera o Hewan Porifera adalah koloni hewan bersel satu.) Soft coral/ Karang lunak ( Dendronephthya sp. Kipas laut ( Semperina sp. dan zoanthids. akar bahar. Disekujur tubuh koloni yang kita lihat terdapat pori-pori kecil yang berguna sebagai jalan masuk air.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful