tugas-individu-pti

DATABASE SEBAGAI SISTEM YANG DIGUNAKAN UNTUK KEMUDAHAN DALAM MELAKUKAN MANAJEMEN INFORMASI DAN MANAJEMEN DATA DALAM

DUNIA BISNIS

Prepared by : Sharon 1201006051

1. Pengenalan Database 1.1

Pengertian Database Database mempunyai beberapa pengertian yang digunakan sebagai dasar untuk

memahami cara penggunaan dan dasar pembuatan dari sistem tersebut antara lain.
a.

Database merupakan suatu kumpulan informasi yang disimpan didalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari data yang disimpan tersebut.

b. Database merupakan kumpulan data yang saling berhubungan. Hubungan antar data

dapat ditunjukan dengan adanya field/kolom kunci dari tiap file/tabel yang ada. Dalam satu file atau tabel terdapat rekaman-rekaman yang sejenis, sama besar, sama bentuk, dan merupakan satu kumpulan entity/entitas yang seragam.
c.

Database adalah kumpulan suatu data yang disimpan secara bersama - sama pada suatu media, tanpa adanya suatu bentuk data yang sama antara satu dengan yang lain, sehingga mudah untuk digunakan kembali, dan dapat digunakan oleh suatu program aplikasi secara optimal. Data disimpan tanpa mengalami ketergantungan pada program yang akan menggunakannya, data disimpan sedemikian rupa sehingga apabila ada penambahan, pengambilan dan modifikasi data dapat dilakukan dengan mudah dan terkontrol.

1.2

Teknologi Database

d. Dapat menunjukkan simpanan data.2. b. Tidak menunjukkan proses keputusan (decision). Dapat menggambarkan system parallel. Dapat menunjukkan arah data pada system. Dapat menggambarkan system secara terstruktur dengan memecah-mecah proses menjadi level yang lebih rendah (decomposition). Bentuk DFD ini digunakan untuk menggambarkan suatu system yang ada. a.1 Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) adalah representasi grafik dari flow data di suatu system informasi. a. b.Dalam perkembangannya analisa dan desain sistem informasi teknologi database dibagi menjadi dua aspek pokok penting yaitu Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relationship Diagram (ERD). Physical DFD Physical DFD adalah DFD yang menekankan bagaimana proses dari suatu system diterapkan. Bentuk-bentuk dari Data Flow Diagram (DFD) adalah sebagai berikut. 1. c. Tidak menunjukkan proses perhitungan. Tidak menunjukkan proses perulangan (loop). a. c. . Tujuan dari dibuatnya Data Flow Diagram (DFD) adalah untuk memudahkan penggambaran dari suatu system yang ada secara logika tanpa memperhatikan lingkungan fisik dimana data tersebut mengair atau lingkungan fisik dimana data tersebut disimpan. Dapat menunjukkan kesatuan luar. Keuntungan dari Data Flow Diagram (DFD) adalah. e. Kekurangan dari Data Flow Diagram (DFD) adalah.

Etode ini digunakan untuk menjelaskan suatu skema database. Logical DFD Logical DFD adalah DFD yang menekankan proses-proses apa saja yang dibutuhkan suatu system.2 Entity Relationship Diagram (ERD) Entity Relationship Diagram (ERD) adalah diagram yang dipakai untuk mendokumentasikan data-data yang ada dengan cara mengidentifikasi tiap jenis entitas (entity) beserta hubungannya (relationship). yaitu conceptual ERD dan physical ERD. 2. Biasanya pendesain system juga akan mengusulkan beberapa alternative system baru. b. Terdapat dua macam ERD. b. Tiga jenis relationship yaitu Obligatory. Suatu entitas disebut juga dengan file.1. Beberapa elemen yang ada di dalam Entity Relationship Diagram (ERD) adalah sebagai berikut. Bentuk ini digunakan untuk menggambarkan suatu system baru yang dikembangkan secara logika dengan penerapan secara fisik. Keuntungan dari bentuk ini adalah penghematan waktu didalam penggambaran diagramnya. dan Dependency .Keuntungan dari bentuk DFD ini adalah proses suatu system yang ada akan lebih dapat digambarkan dengan jelas dan dapat dikomunikasikan dengan lebih mudah kepada pemakai system atau user sehingga akan mempermudah programmer di dalam menganalisis system maupun memperoleh gambaran yang jelas. Relationship Relationship adalah hubungan antara dua entitas atau lebih. Non-obligatory. Entity / Entitas Entitas merupakan objek yang dapat bersifat fisik atau bersifat konsep dan dapat dibedakan satu dengan yang lainnya berdasarkan attribute yang dimilikinya. a. karena system yang akan diusulkan belum tentu diterima oleh pemakai system atau user.

• Dependency. • Non-obligatory. obligatory dapat disebut juga mandatory.• Obligatory. Attribute Attribute adalah informasi singkat atau karakteristik yang terdapat didalam sebuah entitas. 1. d. 1. Cardinality Cardinality digunakan untuk menandai sebuah entitas yang muncul dalam relasi dengan entitas lainnya. non-obligatory adalah keadaan dimana tidak semua anggota dari suatu entitas harus berpartisipasi atau memiliki hubungan dengan entitas yang lain. c.1 MySQL MySQL merupakan salah satu perangkat lunak sistem manajemen basis data (database management system) atau DBMS yang menggunakan perintah standar SQL (Structured Query Language). dependency adalah suatu keadaan diman syatu entitas didefinisikan secara sebagian (partial) oleh entitas lainnya.3.3 Software Database Beberapa macam software database yang digunakan sebagai penunjang menejemen informasi dan menejemen data adalah sebagai berikut. Obligatory adalah keadaan dimana semua anggota dari semua entitas harus berpartisipasi atau memiliki hubungan dengan etitas yang lain. baik itu menerima dan . Dimana MySQL mampu untuk melakukan banyak eksekusi perintah query dalam satu permintaan (multithread). setiap entitas harus memiliki suatu identifier. Agar terjadi hubungan ini.

melakukan . Pembuatan MyVbQL bertujuan untuk mengurangi ukuran setup perangkat lunak. Java.3. dan dapat berjalan di multi-OS (operating system) memiliki keunggulan lainnya seperti OpenSource sehingga penggunanya tidak perlu membayar lisensi kepada pembuatnya. 1. sehingga database MySQL dapat diakses oleh aplikasi apa saja. Fasilitas yang tersedia pada PhpMyAdmin saat ini adalah dapat membuat dan menghapus database. fireFox. dan APIs. Phyton. menghapus. Dengan sekitar enam juta instalasi di seluruh dunia. Didukung oleh driver ODBC. Perl.3. C++. Penggunaan MySQL yang merupakan sebuah database server sekaligus dapat sebagai client. PHP. opera. Merupakan database management system (DBMS) yang mudah digunakan. dan lain-lain).mengirimkan data. Bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk mengakses MySQL diantaranya adalah dengan C. mengedit dan menambah field. Dapat mendukung database dengan kapasitas yang sangat besar. membuat. MySQL juga multi-user dalam arti dapat dipergunakan oleh banyak pengguna dalam waktu bersamaan.2 MyVbQL MyVbQL adalah application programming interface (API) pada Visual Basic yang dibuat oleh icarz. MySQL tersedia dalam perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public Lisence (GPL) dan juga menjual dalam lisensi komersial untuk keperluan jika penggunanya tidak cocok menggunakan lisensi General Public Lisence. MyVbQL merupakan alternatif dari penggunaan driver MS ADO MyODBC yang digunakan oleh pengguna Visual Basic untuk mengakses basis data MySQL.Inc. 1. menghapus dan menambah tabel.3 PhPMyAdmin PhpMyAdmin adalah suatu alat bantu open source yang ditulis dalam PHP yang digunakan untuk menangani administrasi basis data Mysql yang diakses melalui web browser (internet explorer.

tetapi tidak dapat menyediakan informasi yang memadai untuk menangani produksi di . PHP dan Perl. yang terdiri atas program Apache HTTP Server. Apache. dapat menetapkan harga jual yang dapat bersaing dan tetap memperoleh keuntungan. Saat ini. Sebaliknya pelaku bisnis juga tidak bisa menetapkan harga jual yang terlalu tinggi. Untuk dapat bersaing dan bertahan hidup. XAMPP merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat mampu melayani halaman dinamis. Sistem akuntansi biaya tradisional dirancang untuk membuat laporan keuangan dan manajemen produk. yang dapat mengakibatkan kerugian. 1. persaingan antar industri akan semakin ketat. yang mendukung banyak sistem operasi. Pelaku bisnis yang memiliki informasi biaya yang akurat. Database Bagi Pelaku Dunia Bisnis Bagi pelaku bisnis pada saat ini bahkan menjelang pasar bebas yang akan segera bergulir. 2. merupakan kompilasi dari beberapa program untuk menjankan fungsinya sebagai server yang berdiri sendiri. mengekspor data ke berbagai format. dan penterjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrogramaan PHP dan Perl. mengatur kunci pada field.3 XAMPP XAMPP adalah perangkat lunak gratis. pelaku bisnis tidak boleh menjual produkjadi dibawah harga pokok produksi. MySQL database. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas. Sun Solaris dan Mac OS X. informasi biaya dibutuhkan oleh manajemen untuk memutuskan bauran produk dan mengevaluasi kinerja. Linux. XAMPP adalah nama yang merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun). MySQL. Selain itu. Informasi biaya juga digunakan untuk membuat laporan keuangan yang dibutuhkan oleh pihak eksternal. XAMPP tersedia untuk sistem operasi Microsoft Windows. Dalam rangka meningkatkan penjualan.berbagai macam perintah SQL. sehingga dapat memberi peluang kepada pesaing untuk menguasai pasar. mengatur akses (privileges). para pelaku bisnis perlu menetapkan harga jual yang tepat.3.

Pada sistem ABC lebih banyak metode yang digunakan untuk mengalokasikan overhead pabrik dan mencatat semua aktivitas produksi yang menimbulkan biaya maupun yang tidak menimbulkan biaya secara lebih detil sehingga pembuatan perangkat database bagi dunia bisnis saat ini sangatlah diperlukan. antara lain: berapa banyak dan kapan suatu produk harus diproduksi. 3. Informasi biaya lebih akurat.1 Product Design . dan cost accounting. banyak perusahaan industri beralih ke sistem Activity Base Costing (ABC). b. Namun sistem ABC lebih kompleks jika dibandingkan dengan sistem akuntansi biaya tradisional. c. dan apakah investasi harus dilakukan. sehingga dapat meningkatkan kemampuan manajemen untuk mengontrol dan mengendalikan total biaya. sehingga dapat dibuat keputusan mengenai bauran produk dan harga jual yang lebih tepat. bagaimana cara mengalokasikan biaya. Aktivitas dan aliran informasi antara aktivitas atau dengan sub sistem lain dapat dilihat pada Gambar 1. Informasi biaya dapat digunakan untuk merancang produk baru yang lebih murah dengan tetap mempertahankan mutu. metode apa yang harus digunakan. 3. Umumnya subsistem produksi terbagi atas empat aktivitas berikut: product design. Informasi biaya lebih detil. Saat ini.lingkungan pabrik modern. production operations. karena sistem ABC memberikan beberapa keuntungan antara lain. planning and scheduling. Studi Kasus Pada studi kasus ini akan dibahas tentang aktivasi subsistem produksi suatu perusahaan. Informasi yang mengalir pada sub sistem produksi digunakan untuk menghasilkan keputusan. a.

yaitu: Bill Of Materials (BOM) dan Operation List (OL). Level 0 Data Flow Diagram subsistem Produksi.Aktivitas pertama subsistem produksi adalah product design (lingkaran 1. . mesin yang dibutuhkan. nama. kehandalan. dan jumlah bahan baku yang digunakan untuk menghasilkan satu produk.Dalam aktivitas ini diciptakan 2 dokumen. dokumen BOM dapat dilihat pada Gambar 2. Dokumen OL dapat dilihat pada Gambar 3. Gambar 1. Tujuan dari aktivitas ini adalah untuk merancang produk yang dapatmemenuhi kebutuhan pelanggan dalam hal: kualitas. OL mencantumkan langkah-langkah yang harus dikerjakan. dan waktu yang diperlukan pada setiap langkah. dan kegunaan dengan biaya produksi seminimal mungkin. Dalam BOM dicantumkan kode.0 pada Gambar 1). Sedangkan OL berperan juga sebagai routing sheet.

Tujuan dari aktivitas ini adalah untuk merencanakan produksi seefisien mungkin dan dapat memenuhi pesanan pelanggan serta dapat mengantisipasi kebutuhan pelanggan jangka pendek tanpa menimbulkan kelebihan persedian barang jadi.0 pada Gambar 1). Untuk keperluan tersebut perlu dibuat Master Production Schedule (MPS). Contoh Dokumen Bill Of Material 3.2 Planning and Scheduling Aktivitas kedua subsistem produksi adalah planning and scheduling (lingkaran 2. .Gambar 2.

dan jumlah persediaan barang jadi. Usulan pembelian bahan baku ditulis padapurchase requisition dan diserahkan ke bagian pembelian. . Sedangkan dokumen material equisition digunakan untuk mengotorisasi pemindahan sejumlah bahan baku yang dibutuhkan dari gudang ke lokasi pabrik. jumlah yang harus diproduksi. dan lokasi produk jadi harus diserahkan.Gambar 3. Contoh Dokumen Operation List MPS menunjukkan berapa banyak produk yang harus diproduksi. MPS harus bisa mengikuti perubahan kondisi pasar. Dokumen ini mendaftarkan operasi-operasi yang harus dilakukan. ramalan penjualan. Berdasarkan BOM dan MPS dapat ditentukan kapan bahan baku harus dibeli. Dokumen production order digunakan untuk mengotorisasi pembuatan sejumlah produk. Dokumen production order dapat dilihat pada Gambar 4. MPS dibuat berdasarkan informasi pesanan pelanggan. nama dan jumlah bahan baku yang diperlukan. Dokumen lain yang dihasilkan pada aktivitas planning and scheduling adalahproduction order dan material requisition. tanggal dokumen diterbitkan. Dokumen ini berisi nomor production order. dapat dilihat pada Gambar 5. sehingga proses produksi dapat berjalan lancar. untuk itu diperlukan sistem informasi produksi yang dapat menyajikan informasi yang tepat dan akurat.

Pemindahan bahan baku atau produk jadi dalam proses . Contoh Dokumen Production Order Gambar 5.Gambar 4.0 pada Gambar 1). Contoh Dokumen Material Requisition 3.3 Production Operations Aktivitas ketiga subsistem produksi adalah proses produk yang sesungguhnya (lingkaran 3.

lokasi tujuan. Gambar 6. Contoh Move Ticket Gambar 7. Sedangkan tenaga kerja yang berhubungan langsung dengan proses produksi dicatat dalam job time ticket.0 pada Gambar 1). dapat dilihat pada Gambar 7. Sebagai tambahan. sistem akuntansi biaya menyediakan informasi yang . Contoh Job Time Ticket 3. pengawasan. Dua tujuan utama sistem akuntansi biaya adalah menyediakan (1) informasi untuk perencanaan. dan tanggal pemindahan. dan (2) data biaya produksi yang akurat yang dapat digunakan dalam menetapkan harga dan bauran produk. Dokumen tersebut mencatat bahan baku yang ditransfer. pengevaluasian terhadap aktivitas produksi.4 Cost Accounting Aktivitas terakhir subsistem produksi adalah cost accounting (lingkaran 4.produksi didokumentasi pada move ticket. yang dapat dilihat pada Gambar 6.

. agar dapat menyajikan informasi secara cepat dan akurat. dalam makalah ini dibahas pemodelan database dengan pendekatan semantic object model. Untuk itu.digunakan untuk menghitung persediaan dan harga pokok penjualan yang ditunjukkan dalam laporan keuangan. Pemodelan Database dari Studi Kasus Permasalahan utama dalam pemodelan ini adalah bagaimana merancang database. jika dibandingkan dengan entity relationship model yang umum digunakan. 4. Model data ini lebih mudah digunakan dan menghasilkan transformasi yang lebih normal.

Gambar 8. Rancangan Semantic Object Model Sub Sistem Produksi .

Rancangan semantic object model secara keseluruhan dapat dilihat pada Gambar 8. misal: itemProduct No. Lanjutan Rancangan Semantic Object Model Sub Sistem Produksi Dokumen yang digunakan dalam sub sistem produksi dianalisa object class-nya. jika item tersebut berasal dari object class lain.B. Sedangkan gambar objectnya dapat dilihat pada Gambar 8. 5.Gambar 8. untuk itu Product No dijadikan object attribute.C. Satu item dapat diberi nomor lebih dari satu.Item yang se-object class dalam satu dokumen diberi nomor yang sama. Product No berperan sebagai attribute dari object BOM dan PRODUCT. Rancangan Relational Database Subsistem Produksi . Penomorannya dapat dilihat pada Gambar 2. dan 8.

Setiap object identifier (yang diawali dengan ID) pada object yang bersangkutan dijadikan key attribute (diberi garis bawah) pada relation yang dibentuk. Sedangkan key attribute pada relation yang dibentuk dari multi-value group attribute adalah object dan group identifier dari object yang bersangkutan. ditransformasikan menjadi relation EMPLOYEE pada Gambar 9. Setiap object ditransformasikan ke satu relation.B.I. Object instance product lebih dulu terbentuk. Contoh multi value group attribute BOM Detail pada object BOM di Gambar 8. Contoh untuk langkah A dan B. . Nama object dijadikan nama relation. maka object identifier Product No dijadikan foreign key pada relation BOM. a. Setiap multi-value simple maupun group attribute ditransformasikan ke satu relation. c. b. dengan ketentuan jika: 1. ditransformasikan ke relation BOM DETAIL seperti yang ditunjukkan pada Gambar 9. yang akan dijadikan foreign key pada relation lainnya.C.C. Untuk itu tindakan selanjutnya adalah mentransformasikan rancangan semantic object model ke rancangan relational database. Nama single-value attribute dijadikan nama attribute pada relation. Key attribute pada relation yang dibentuk dari multi-value simple attribute adalah object identifier dari object yang bersangkutan.M. Umumnya object identifier dari object yang lebih dulu terbentuk. Setiap single-value attribute pada object yang bersangkutan dijadikan attribute pada relation yang dibentuk. dan 8.B. Relation diberi nama berdasarkan nama multi-value attribute yang bersangkutan. dengan langkah-langkahnya sebagai berikut. object EMPLOYEE pada Gambar 8. Contoh pair attribute BOM dan PRODUCT di Gambar 8. d. maka salah satu object identifier dari object yang bersangkutan dijadikan foreign key pada relation lain yang dibentuk.Database relational paling banyak digunakan saat ini. Cara mentransformasikan object attribute tergantung pada attribute cardinality untuk pair attribute yang bersangkutan. relationshipnya 1:1.

Hal tersebut tidak akan terjadi jika dokumen pada sub sistem pendapatan juga sudah dibuat semantic object model-nya.A. sedangkan maksimum attribute cardinality Object BOM adalah N. Rancangan Database Sub Sistem Produksi . Relation pada Gambar 9 sudah memenuhi aturan normalisasi. kecuali relation PRODUCTION ORDER. 3. Contoh pair attribute BOM dan RAW MATERIAL di Gambar 8.B. Hasil transformasi rancangan semantic object model ke rancangan relational database secara lengkap dapat dilihat pada Gambar 9. maka dibentuk intersection relation yang berisi object identifier dari object link yang bersangkutan. maka object identifier dari pair attribute yang maksimumattribute cardinality-nya satu dijadikan foreign key pada relation lain yang dibentuk dari pair attribute yang maksimum attribute cardinalitynya N. artinya attribute non key sudah tergantung secara penuh kepada key attribute. relationshipnya N:M.2. relationshipnya 1:N. Maksimum attribute cardinality Object RAW MATERIAL adalah satu. Gambar 9. maka object identifier RAW MATERIAL dijadikan foreign key pada relation BOM DETAIL. dan 8.

. semantic object model adalah model data yang lebih mendekati pada pemahaman data pemakai. sehingga struktur data yang terbentuk bisa lengkap.6. Kesimpulan Dari hasil pembahasan dapat ditarik kesimpulan. karena hubungan antara dan arti data sudah dipikirkan sejak model data tersebut dibentuk. Database relation hasil transformasi dari semantic object model kebanyakan sudah memenuhi aturan normal. Dimana model data terbentuk dari hasil wawancara dan analisa terhadap semua dokumen-dokumen yang digunakan dalam suatu aktifitas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful