Proses Sistem Pernapasan/Respirasi Pada Manusia/Orang - Belajar Biologi Online Thu, 31/01/2008 - 3:43am — godam64 Pengertian

pernafasan atau respirasi adalah suatu proses mulai dari pengambilan oksigen, pengeluaran karbohidrat hingga penggunaan energi di dalam tubuh. Menusia dalam bernapas menghirup oksigen dalam udara bebas dan membuang karbondioksida ke lingkungan. Respirasi dapat dibedakan atas dua jenis, yaitu : 1. Respirasi Luar yang merupakan pertukaran antara O2 dan CO2 antara darah dan udara. 2. Respirasi Dalam yang merupakan pertukaran O2 dan CO2 dari aliran darah ke sel-sel tubuh. Dalam mengambil nafas ke dalam tubuh dan membuang napas ke udara dilakukan dengan dua cara pernapasan, yaitu : 1. Respirasi / Pernapasan Dada - Otot antar tulang rusuk luar berkontraksi atau mengerut - Tulang rusuk terangkat ke atas - Rongga dada membesar yang mengakibatkan tekanan udara dalam dada kecil sehingga udara masuk ke dalam badan. 2. Respirasi / Pernapasan Perut - Otot difragma pada perut mengalami kontraksi - Diafragma datar - Volume rongga dada menjadi besar yang mengakibatkan tekanan udara pada dada mengecil sehingga udara pasuk ke paru-paru. Normalnya manusia butuh kurang lebih 300 liter oksigen perhari. Dalam keadaan tubuh bekerja berat maka oksigen atau O2 yang diperlukan pun menjadi berlipat-lipat kali dan bisa sampai 10 hingga 15 kalilipat. Ketika oksigen tembus selaput alveolus, hemoglobin akan mengikat oksigen yang banyaknya akan disesuaikan dengan besar kecil tekanan udara. Pada pembuluh darah arteri, tekanan oksigen dapat mencapat 100 mmHg dengan 19 cc oksigen. Sedangkan pada pembuluh darah vena tekanannya hanya 40 milimeter air raksa dengan 12 cc oksigen. Oksigen yang kita hasilkan dalam tubuh kurang lebih sebanyak 200 cc di mana setiap liter darah mampu melarutkan 4,3 cc karbondioksida / CO2. CO2 yang dihasilkan akan keluar dari jaringan menuju paruparu dengan bantuan darah.

Proses pemenuhan kebutuhan oksigen pada manusia dapat dilakukan dengan cara pemberian oksigen melalui saluran pernafasan. Sistem yang berperan dalam proses pemenuhan kebutuhan oksigen adalah sistem pernafasan.Proses Kimiawi Respirasi Pada Tubuh Manusia : 1. dingin dan polusi mempengaruhi oksigenasi. Pengikatan oksigen oleh hemoglobin : Hb + O2 ---> HbO2 3. Bentuk dada bulat pada waktu bayi dan masa kanak-kanak. panas. Hal ini terbukti pada seseorang yang kekurangan oksigen akan mengalami hipoksia dan akan terjadi kematian. • Lingkungan Ketinggian. diameter dari depan ke belakang berkurang dengan proporsi terhadap diameter transversal. Pembuangan CO2 dari paru-paru : H + HCO3 ---> H2CO3 ---> H2 + CO2 2. akan terjadi kematian. membebaskan saluran pernafasan dari sumbatan yang menghalangi masuknya oksigen. sehingga makin sedikit O2 yang dapat dihirup individu. Pada lanjut usia juga terjadi perubahan pada bentuk thorak dan pola napas. memulihkan dan memperbaiki organ pernafasan agar berfungsi secara normal Prosedur pemenuhan kebutuhan oksigen dalam pelayanan keperawatan dapat dilakukan dengan pemberian oksigen dengan menggunakan kanula dan masker. Kebutuhan oksigen dalam tubuh harus terpenuhi karena apabila kebutuhan oksigen dalam tubuh berkurang. Makin tinggi daratan. maka akan terjadi kerusakan pada jaringan otak dan apabla hal tersebut berlangsung lama. Prosedur Pemenuhan Kebutuhan Oksigen Pemenuhan kebutuhan oksigen adalah bagian dari kebutuhan fisiologis menurut hierarki Maslow. Bayi memiliki dada yang kecil dan jalan nafas yang pendek. sistem persarafan dan kardiovaskuler. yaitu melalui kateter nasal. Pemberian oksigen pada klien dapat melalui tiga cara. Oksigen sangat berperan dalam proses metabolisme tubuh. fisioterapi dada dan cara penghisapan lendir (suction) Pemberian Oksigen Pemberian oksigen berupa pemberian oksigen ke dalam paru-paru melalui saluran pernafasan dengan menggunakan alat bantu oksigen.or komunitas & perpustakaan online…. Sebagai akibatnya • . Pemisahan oksigen dari hemoglobin ke cairan sel : HbO2 ---> Hb + O2 4. Masalah kebutuhan oksigen merupakan masalah utama dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Pengangkutan karbondioksida di dalam tubuh : CO2 + H2O ---> H2 + CO2 Organisasi. Pada orang dewasa thorak diasumsikan berbentuk oval. Kebutuhan oksigen diperlukan untuk proses kehidupan. kanula nasal dan masker oksigen Faktor-faktor yang mempengaruhi oksigenasi adalah : Tahap Perkembangan Saat lahir terjadi perubahan respirasi yang besar yaitu paru-paru yang sebelumnya berisi cairan menjadi berisi udara. makin rendah PaO2.

sehingga darah akan mengalir ke kulit. • Gaya Hidup Aktifitas dan latihan fisik meningkatkan laju dan kedalaman pernapasan dan denyut jantung. • . Transpor oksigen dan transpor dioksida melalui darah ke dan dari sel jaringan. Hal ini dapat berhubungan dengan ventilasi. Pergerakan udara ke dalam atau keluar paru b. Merokok dan pekerjaan tertentu pada tempat yang berdebu dapat menjadi predisposisi penyakit paru. difusi gas atau transpor gas oleh darah yang dapat disebabkan oleh kondisi yang dapat merubah satu atau lebih bagian-bagian dari proses respirasi. perawat harus memantau laju dan kedalaman pernapasan. Perubahan/gangguan pada fungsi pernapasan Fungsi pernapasan dapat terganggu oleh kondisi-kondisi yang dapat mempengarhi pernapasan yaitu : a. karena hemoglobin berfungsi membawa oksigen dan karbondioksida maka anemia dapat mempengaruhi transportasi gas-gas tersebut ke dan dari sel. Selain itu penyakitpenyakit pada sistem pernapasan dapat mempunyai efek sebaliknya terhadap oksigen darah. juga kedalaman pernapasan yang meningkat.individu pada daerah ketinggian memiliki laju pernapasan dan jantung yang meningkat. Oleh karena itu bila memberikan obat-obat narkotik analgetik. Difusi oksigen dan karbondioksida antara alveoli dan kapiler paru c. Meningkatnya jumlah panas yang hilang dari permukaan tubuh akan mengakibatkan curah jantung meningkat sehingga kebutuhan oksigen juga akan meningkat. demikian juga suplay oksigen dalam tubuh. Pada lingkungan yang dingin sebaliknya terjadi kontriksi pembuluh darah perifer. perubahan pola napas dan obstruksi sebagian jalan napas. Salah satu contoh kondisi kardiovaskuler yang mempengaruhi oksigen adalah anemia. sehingga karbondioksida kadang berakumulasi didalam darah. • • Narkotika Narkotika seperti morfin dan dapat menurunkan laju dan kedalam pernapasan ketika depresi pusat pernapasan dimedula. pembuluh darah perifer akan berdilatasi. Akan tetapi penyakit pada sistem kardiovaskuler kadang berakibat pada terganggunya pengiriman oksigen ke sel-sel tubuh. Status Kesehatan Pada orang yang sehat sistem kardiovaskuler dan pernapasan dapat menyediakan oksigen yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Sebagai respon terhadap panas. Hipoksia yaitu suatu kondisi ketika ketidakcukupan oksigen di dalam tubuh yang diinspirasi sampai jaringan. Gangguan pada respirasi yaitu hipoksia. Penyebab lain hipoksia adalah hipoventilasi alveolar yang tidak adekuat sehubungan dengan menurunnya tidal volume. akibatnya meningkatkan tekanan darah yang akan menurunkan kegiatan-kegiatan jantung sehingga mengurangi kebutuhan akan oksigen.

dan otot dada ditambah perkiraan daripenderita. lelah dan pucat. atau kelainan pita suara. Obstruksi jalan napas di bagian bawah melibatkan oklusi sebagian atau lengkap dari saluran napas ke bronkhus dan paru-paru. Sesak napas akut bisa disebabkan oleh penyakit pada saluran pernapasan seperti paru-paru. tumor. • Blog. Wajah orang hipoksia akut biasanya terlihat cemas. Hal ini tentu bisa mengganggu sistem di dalam tubuh serta rasa tidak nyaman. Obstruksi jalan napas bagian atas meliputi : hidung. Tanda-Tanda 1. penyakit jantung. Sesak napas terbagi menjadi dua. karena lidah yang jatuh kebelakang (otrhopharing) bila individu tidak sadar atau bila sekresi menumpuk disaluran napas. Efek terburuk yang bisa terjadi akibat sesak napas adalah kematian. Korteks serebral dapat mentoleransi hipoksia hanya selama 3 – 5 menit sebelum terjadi kerusakan permanen.com Sesaknapasterjadiakibatkesulitanbernapasyangmenyebabkan tubuh menjadi kekurangan oksigen. denyut jantung meningkat. Untuk sesak napas kronis (menahun) bisa disebabkan oleh asma. Sesak napas akut biasanya terjadi secara tiba-tiba dan sering menyebabkan penderitanya harus dirawat di ruang gawat darurat. Sesak napas sendiri merupakan kombinasi dari rangsangan dari saraf ke otak yang berakhir di paru-paru. laring atau trakhea. • Obstruksi jalan napas Obstruksi jalan napas lengkap atau sebagaian dapat terjadi di sepanjang saluran pernapasan di sebelah atas atau bawah. Kadang-kadang terdapat napas cuping hidung karena usaha inspirasi yang meningkat. atau trauma pada dada.Sianosis dapat ditandai dengan warna kebiruan pada kulit. emfisema. Bernapas yang sulit disebut dyspnoe (sesak).ilmukeperawatan. inflamasi paru-paru. Terasa sulit untuk menggerakkan otot dada. Orthopneo yaitu ketidakmampuan untuk bernapas kecuali pada posisi duduk dan berdiri seperti pada penderita asma. Sesaknapasjuga bisa bertambah parah jika penderita merasa gelisah karena memikirkan penyebabnya. Merasa tercekik atau timbu! rasa kejang pada otot dada. yaitu sesak napas akut dan sesak napas kronis. Oksigenasi yang adekuat sangat penting untuk fungsi serebral. pharing. . tulang iga. Onbstruksi sebagian jalan napas ditandai dengan adanya suara mengorok selama inhalasi (inspirasi). dasar kuku dan membran mukosa yang disebabkan oleh kekurangan kadar oksigen dalam hemoglobin. Perubahan pola nafas Pernapasan yang normal dilakukan tanpa usaha dan pernapasan ini sama jaraknya dan sedikit perbedaan kedalamannya. 1. Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). Mempertahankan jalan napas yang terbuka merupakan intervensi keperawatan yang kadang-kadang membutuhkan tindakan yang tepat. dapat terjadi karena adanya benda asing seperti makanan.

Jika sesak napas terjadi pada wanita hamil. Stres atau tegang. irama : Frekwensi pernapasan cepat yang abnormal : Pernafasan cepat dan dalam : Berhenti bernapas : Sesak nafas yang diakibatkan dari kegagalan vertikel : Pernafasan tampak sulit dan tertahan terutama saat 7. tidak perlu diberi obat pereda karena sesak napas pada wanita hamil umumnya bersifat ringan dan tidak akan membahayakan ibu maupun janin yang dikandungnya. Awalnya memang tidak terasa sakit. 4. Apnea 5. Dokter. tetapi karena kelelahan yang dirasakan oleh otot-otot pernapasan pada bagian dada. Mkes. maka obati dengan obat penyakit tersebut. umumnya pada bayi dan anak selama tidur terasa nyenyak. SpS. lamakelamaan rasa sakit itu bisa juga terjadi. GANGGUAN POLA PERNAFASAN 1. Bradipnea teratur 2. Menurut dr Rizaldy Pinzon. Takipnea 3. depresi dan kerusakan otak. Pencegahan 1. 3. kurangi atau perlambat gerakan. Jaga posisi tubuh dengan benar. dan sebagainya. Hipoventilasi akspirasi : Frekwensi pernapasan lambat yang abnormal. bekerja dan tinggal di Yogyakarta. Dada terasa berat ketika akan menarik napas. Kehamilan. 2. Penyebab 1. emfisema. seperti asma. pneumonia. misalnya TBC maka diobati dengan obat TBC dan jika sesak napas karena asma diobati dengan obat asma. Pernapasan kussmaul : Nafas dalam yang abnormal bisa cepat. Tim Stroke RS Bethesda Yogyakarta. Jika sesak napas karena suatu penyakit. TBC. Hiperventilasi kiri 6. Mencari tahu apa penyebab terjadinya sesak napas. misalnya posisi berdiri atau duduk harus tegak. dan beri sandaran pada bagian atas tubuh ketika tidur. 3. Adanya penyakit-penyakit pada saluran pernapasan. Read more: Gangguan Pola Pernafasan | Smart Click . Pernapasan Cheyne – stokes : Periode pernapasan cepat dalam yang bergantian dengan periode apnea.2. normal atau lambat pada umumnya pada asidosis metabolik 8. Pernapasan biok dan depresi pernapasan : Tidak terlihat pada kerusakan otak bagian bawah 9. Hiperpnea 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful