Disusun Untuk Memenuhi Salah satu Tugas PLH

Disusun Oleh :

Moch. Erizal. M
XI.IA.3

SMA NEGERI 9 TASIKMALAYA
Jalan Leuwidahu No. 61 Telp. 0265-3333148

Pada masa itu. suhu permukaan bumi turun sehingga permukaan air laut menjadi turun. yaitu di bagian Barat. Bali Kalimantan. Kita tentu tidak pernah melihat pohon Meranti atau Anggrek tropik pada . Hal tersebut dimungkinkan karena pada zaman es Indonesia pernah menyatu dengan Asia dan Australia.PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA Pengertian Flora dan Fauna Flora adalah jenis-jenis tumbuhan sedangkan fauna yaitu jenis-jenis hewan. faunanya mempunyai kemiripan dengan fauna Asia. Naiknya permukaan air laut mengakibatkan Jawa terpisah dengan Benua Asia. Pada masa itu Indonesia menjadi jembatan persebaran hewan dari Asia dan Australia. sedangkan Indonesia bagian Timur yang disebut juga Dataran Sahul menyatu dengan Benua Australia. Selanjutnya Sumatera terpisah dari Kalimantan kemudian dari Semenanjung Malaka dan terakhir Kalimantan terpisah dari Semenanjung Malaka. wilayah Indonesia bagian Barat yang disebut juga Dataran Sunda masih menyatu dengan Benua Asia. dan Sumatera pada umumnya menunjukkan kemiripan dengan flora di Benua Asia. Begitu pula denga flora dan fauna di Indonesia bagian Timur seperti Irian Jaya dan pulau-pulau disekitarnya pada umumnya mempunyai kemiripan dengan flora dan fauna di benua Australia. Sejarah terbentuknya daratan di Indonesia berawal pada zaman es. faunanya merupakan fauna daerah peralihan. Keadaan tersebut menyebabkan keanekaan flora dan fauna di Indonesia bagian Barat seperti Jawa. Kemudian. dan diantara kedua daerah tadi. Pada awal zaman es tersebut. pada akhir zaman es. Jenis Dan Persebaran Flora Dan Fauna Pola persebaran fauna di Indonesia sama dengan pola persebaran tumbuhan. dimana banyak curah hujan dan sinar matahari. di bagian Timur faunanya mirip dengan fauna di Australia. Ada tumbuhan yang hanya dapat tumbuh di daerah yang beriklim tropis. dan ada yang hanya dapat tumbuh di daerah yang dingin dan lembab. Jadi Indonesia pada masa itu menjadi jembatan penghubung persebaran hewan dari Asia dan Australia. Dataran Sunda dan Dataran Sahul juga masih berupa daratan belum dipisahkan oleh laut dan selat. suhu permukaan bumi naik sehingga permukaan air laut naik kembali. Faktor-Faktor Penyebab terjadinya Keanekaragaman Flora Dan Fauna di Indonesia Keanekaragaman flora dan fauna di suatu wilayah tidak terlepas dari dukungan kondisi di wilayah itu. kemudian terpisah dari Kalimantan dan terakhir dari Sumatera.

Faktor iklim yang berbeda-beda pada suatu wilayah menyebabkan jenis tumbuhan maupun hewannya juga berbeda. Sedangkan angin berguna untuk proses penyerbukan. Tanah Tanah banyak mengandung unsur-unsur kimia yang diperlukan bagi pertumbuhan flora di dunia. . Flora di daerah yang kurang curah hujannya keanekaragaman tumbuhannya kurang dibandingkan dengan flora di daerah yang banyak curah hujannya. Sinar matahari sangat diperlukan bagi tumbuhan hijau untuk proses fotosintesa. subur dan selalu hijau sepanjang tahun karena bermodalkan curah hujan yang tinggi dan cukup sinar matahari. c. Suhu tanah berpengaruh terhadap pertumbuhan akar serta kondisi air di dalam tanah. dan ketinggian. a. udara dan air (0-9%). Keadaan struktur tanah berpengaruh terhadap sirkulasi udara di dalam tanah sehingga memungkinkan akar tanaman dapat bernafas dengan baik. Air Air mempunyai peranan yang penting bagi pertumbuhan tumbuhan karena dapat melarutkan dan membawa makanan yang diperlukan bagi tumbuhan dari dalam tanah. Adanya air tergantung dari curah hujan dan curah hujan sangat tergantung dari iklim di daerah yang bersangkutan. angin).daerah dingin di daerah tundra. Hal-hal di atas menunjukkan betapa pentingnya faktor tanah bagi pertumbuhan tanaman. Tanaman di daerah tropis. Kadar kimiawi berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah. Iklim Faktor iklim termasuk di dalamnya keadaan suhu.. dan yang termasuk faktor non fisik (biotik) adalah manusia. banyak jenisnya. Kelembaban udara berpengaruh pula terhadap pertumbuhan fisik tumbuhan. kelembaban udara. Perbedaan jenis tanah menyebabkan perbedaan jenis dan keanekaragaman tumbuhan yang dapat hidup di suatu wilayah.Yang termasuk faktor fisik (abiotik) adalah iklim (suhu. Jenis flora di suatu wilayah sangat berpengaruh pada banyaknya curah hujan di wilayah tersebut. Komposisi tanah umumnya terdiri dari bahan mineral anorganik (70%-90%). bahan organik (1%-15%). Contohnya di Nusa Tenggara jenis hutannya adalah Sabana karena tanahnya yang kurang subur. b. dan tumbuh-tumbuhan. tanah. Keadaan tekstur tanah berpengaruh pada daya serap tanah terhadap air. kelembaban udara dan angin sangat besar pengaruhnya terhadap kehidupan setiap mahluk di dunia. hewan. Faktor suhu udara berpengaruh terhadap berlangsungnya proses pertumbuhan fisik tumbuhan. air. Dukungan kondisi suatu wilayah terhadap keberadaan flora dan fauna berupa faktor-faktor fisik (abiotik) dan faktor non fisik (biotik).

hewan dan tumbuh-tumbuhan Manusia mampu mengubah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Misalnya daerah hutan diubah menjadi daerah pertanian. Setiap naik 100 meter suhu udara rata-rata turun sekitar 0. Misalnya serangga dalam proses penyerbukan. Manfaat Keanekaragaman Hayati di Indonesia . Tinggi rendahnya permukaan bumi Faktor ketinggian permukaan bumi umumnya dilihat dari ketinggiannya dari permukaan laut (elevasi). Oleh sebab itu ketinggian permukaan bumi besar pengaruhnya terhadap jenis dan persebaran tumbuhan. tanamannya lebih subur dari pada daerah yang suhunya panas dan kering. Peranan faktor tumbuh-tumbuhan adalah untuk menyuburkan tanah. burung. e. Demikian juga sebaliknya bila lebih rendah berarti suhu udara di daerah tersebut lebih panas. tupai membantu dalam penyebaran biji tumbuhan. Selain itu faktor hewan juga memiliki peranan terhadap penyebaran tumbuhan flora. Selain itu manusia juga mampu mempengaruhi kehidupan fauna di suatu tempat dengan melakukan perlindungan atau perburuan binatang. Manusia dapat menyebarkan tumbuhan dari suatu tempat ke tempat lainnya. Keanekaragaman Hayati di Indonesia Keanekaragaman hayati di Indonesia ada 3 yaitu:    keaneka ragaman ekosisitem keaneka ragaman jenis dan keaneka ragaman genetik. Semakin tinggi suatu daerah semakin dingin suhu di daerah tersebut. perkebunan atau perumahan dengan melakukan penebangan.. Hal ini menunjukan bahwa faktor manusia berpengaruh terhadap kehidupan flora dan fauna di dunia ini.d. kelelawar.atau pemupukan. dan sebaliknya semakin tinggi suatu daerah semakin dingin daerah tersebut. Jadi semakin rendah suatu daerah semakin panas daerah tersebut. basah di daerah tropis. reboisasi. Misalnya ketinggian tempat 1500 m berarti tempat tersebut berada pada 1500 m di atas permukaan laut.5 derajat Celcius. Daerah yang suhu udaranya lembab. Manusia. Contohnya bakteri saprophit merupakan jenis tumbuhan mikro yang membantu penghancuran sampah-sampah di tanah sehingga dapat menyuburkkan tanah. Tanah yang subur memungkinkan terjadi perkembangan kehidupan tumbuh-tumbuhan dan juga mempengaruhi kehidupan faunanya.

yang juga meliputi Filipina. rotan..3% dari seluruh luas muka bumi memiliki 10% flora berbunga dunia. Malaysia dan Papua Nugini. 17% jenis burung dunia. Kawasan ini ditentukan berdasarkan persebaran marga tumbuhan yang ditandai oleh 3 simpul demarkasi yaitu (1) Simpul selat Torres menunjukkan bahwa 644 marga tumbuhan Irian Jaya tidak bisa menyeberang ke Australia dan 340 marga tumbuhan Australia tidak dijumpai di Irian Jaya. Indonesia tercakup dalam kawasan Malesia. papan. yaitu Asia dan Australia. berada di antara dua benua. karena potensial sebagai sumber pangan.. Namun demikian karena Indonesia terdiri dari deretan pulau yang sangat berdekatan. tusam dan artocarpus. Penyebaran tumbuhan. sandang. Penyebaran Sumberdaya Hayati di Indonesia Dipandang dari segi biodiversitas. Kedua kawasan ini sangat berbeda. Indonesia dengan luas wilayah 1. Demarkasi ini menyebabkan adanya 200 marga tumbuhan Thailand yang tidak dapat menyebar ke kawasan Malesia. (2) Tanah genting Kra di Semenanjung Malaya merupakan batas penyebaran flora Malesia di Thailand. serta terletak di katulistiwa. 12% mamalia dunia. obat-obatan serta kebutuhan hidup yang lain (2) Merupakan sumber ilmu pengetahuan dan tehnologi (3) mengembangkan sosial budaya umat manusia (4) Membangkitkan nuansa keindahan yang merefleksikan penciptanya. Negara ini terdiri dari beribu pulau. Percampuran ini mengaburkan batas antara kawasan oriental dan kawasan Australia. dan 375 marga Malesia tidak dijumpai di Thailand. penghidupan dan kelangsungan hidup bagi umat manusia. maka migrasi fauna antarpulau memberi peluang bercampurnya unsur dari 2 kelompok kawasan tersebut. Dengan posisi seperti ini Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kekayaan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Pecahnya benua selatan Gendawa pada 140 juta tahun yang lalu menjadi paparan sunda (berasal dari benua utara laurasia) dan paparan Sahul (berasal dari Gondawa) menyebabkan penyebaran tumbuhan yang terpusat di paparan Sunda seperti jenis durian.Keanekaragaman hayati merupakan anugerah terbesar bagi umat manusia. Manfaatnya antara lain adalah: (1) Merupakan sumber kehidupan. posisi geografis Indonesia sangat menguntungkan. Pola penyebaran hewan di Indonesia diwarnai oleh pola kelompok kawasan Oriental di sebelah barat dan kelompok kawasan Australia di sebelah Timur. Simpul di sebelah selatan Taiwan menjadi penghalang antara flora Malesia dan Flora Taiwan. dan 25% jenis ikan dunia. Memperhatikan sifat hewan di Indonesia Wallace membagi kawasan penyebaran fauna menjadi . Adanya demarkasi ini menyebabkan 40% marga flora Malesia tidak terdapat di luar kawasan Malesia dan flora Malesia lebih banyak mengandung unsur Asia dibanding unsur Australia. (3).

Kalimantan) dan Fauna bagian timur yaitu Sulawesi dan pulau di sebelah timumya. dan lain-lain. Dua kelompok fauna ini mempunyai ciri yang berbeda dan dipiahkan ole garis Wallace (garis antara Kalimantan dan Sulawesi. 1989). paku pakuan 1250 jenis. terutama di pulau Sulawesi. Dengan demikian ada daerah transisi yang dibatasi Garis Wallace di sebelah Barat dan garis Lydekker di sebelah timur. populasi sagu di Ambon mempunyai 6 macam pokok sagu yang berbeda. Beberapa pulau di Indonesia memiliki spesies endemik. akibatnya di daerah transisi ini terdapat unsur . Keanekaragaman genetik hewan ini tidak semuanya berasal . Irian Jaya dan di pulau Mentawai. bakteri dan ganggang biru 300 jenis. entok. serangga 250000 jenis. Reptil 2000 jenis. merpati dan kalkun serta hewan piaraan yang lain seperti cucak rowo. Indonesia memiliki 420 specis burung endemik yang tersebar di 24 lokasi. Bali. Keanekaragaman plasma nutfah di Indonesia tampak pada berbagai hewan piaraan. berlanjut antara Bali dan Lombok).Hamparan kepulauan di sebelah timur garis Wallace dari semula memang tidak termasuk kawasan Australia. Daerah transisi ini dinamakan Wallace. lumut 7500 jenis. sapi Bali. Ikan 8500 jenis. Taksiran jumlah jenis kelompok utama makhluk hidup sebagai berikut: Hewan menyusui 300 jenis. semangka tanpa biji. Amfibi 1000 jenis. Madura. angsa. Dan 7 jenis unggas yaitu ayam. Di antara kedua garis ini terdapat garis keseimbangan fauna yang dinamakan garis Weber. Karena peluang pencampuran unsur fauna di daerah ini sangat besar. Burung 7500 jenis. Ternak penghasil pangan yang telah diusahakan adalah 5 jenis hewan temak yaitu sapi biasa. Ganggang 7800 jenisjamur 72 000 jenis. Jawa. (Sastra pradja. kerbau. domba dan babi. keong 20000 jenis. karena garis batas barat kawasan Australia adalah Garis Lydekker yang mengikuti batas paparan Sahul. Keanekaragaman Jenis Indonesia memiliki keaneka ragaman jenis yang kaya. diduga bahwa Kalimantan adalah pusat keanekaragaman genetik durian. kambing. Tumbuhan biji 25000 jenis.unsur campuran antara barat dan timur. Matoa Pometia pinnata di Irian Jaya mempunyai 9 macam penampilan dari seluruh populasi yang ada. Dengan demikian tidak ada satu makhlukpun yang sama persis dalam penampakannya. jenis jenis anggrek. dan lain-lain. Dengan teknik budi daya semakin banyak jenis tumbuhan hasil rekayasa genetik seperti padi. itik . salak pondoh. ayam bekisar.2 kelompok besar yaitu fauna bagian barat Indonesi (Sumatera. Berdasarkan jumlah jenis durian liar yang tumbuh di Kalimantan yang jumlahnya mencapai 19 jenis. Keanekaragaman Genetik Keaneka ragaman genetik merupakan keanekaragaman sifat yang terdapat dalam satu jenis. Dengan kondisi geografis seperti ini mengakibatkan sumber daya hayati di Indonesia sangat kaya baik dalam jenis maupun jumlahnya. ketela. puyuh. jagung. Dengan kemampuan reproduksi baik vegetatif dan generatif.

Jenis hutan 4. harimau. Namun demikian melalui proses persilangan jenis-jenis hewan ini memperbanyak khasanah keanekaragaman genetik di Indonesia. Pengaruh manusia. Kondisi flora dan fauna di setiap daerah dipengaruhi oleh banyak hal seperti : 1. Iklim 5. Fauna Asiatis Wilayah = Indonesia bagian barat (sumatera. orangutan. dan lain-lain . Jenis tanah 3. Antara fauna tipe peralihan dan tipe australis terdapat garis weber. dsb 2.dari negeri sendiri. Tinggi rendah dari permukaan laut 2. jawa. kalimantan hingga selat makassar dan selat lombok) Hewan = badak. burung kakatua. Persebaran Flora & Fauna / Hewan & Tumbuhan Di Indonesia Indonesia meliliki keanekaragaman flora dan fauna baik di Indonesia bagian barat. gajah. tengah dan timur akibat pengaruh keadaan alam. Dalam peta persebaran flora dan fauna Indonesia : Antara fauna tipe asiatis dan peralihan terdapat garis wallace. kangguru. Fauna Australis Wilayah = Indonesia bagian timur (papua) Binatang = Burung cendrawasih. Alfred Russel Wallace dan Max Wilhelm Carl Weber adalah orang-orang yang mengelompokkan tipe flora dan fauna Indonesia ke dalam tiga kelompok. rintangan alam dan pergerakan hewan di alam bebas. yaitu : 1. Ketiga wilayah di Indonesia memiliki keunikan dan ciri khas keragaman binatang dan tanaman yang ada di alam bebas. dsb.

Fauna Australis Wilayah = Indonesia bagian timur (papua) Binatang = Burung cendrawasih. Jenis hutan 4. Jenis tanah 3. Tinggi rendah dari permukaan laut 2. orangutan. jawa. burung kakatua. yaitu : 1. Kondisi flora dan fauna di setiap daerah dipengaruhi oleh banyak hal seperti : 1. Pengaruh manusia. dsb. harimau. Alfred Russel Wallace dan Max Wilhelm Carl Weber adalah orang-orang yang mengelompokkan tipe flora dan fauna Indonesia ke dalam tiga kelompok. Dalam peta persebaran flora dan fauna Indonesia : Antara fauna tipe asiatis dan peralihan terdapat garis wallace. dsb 2. kalimantan hingga selat makassar dan selat lombok) Hewan = badak. kangguru. gajah. dan lain-lain . Antara fauna tipe peralihan dan tipe australis terdapat garis weber.dan ciri khas keragaman binatang dan tanaman yang ada di alam bebas. Fauna Asiatis Wilayah = Indonesia bagian barat (sumatera. Iklim 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful