P. 1
Jenis Jenis Wisata Materi 21

Jenis Jenis Wisata Materi 21

|Views: 713|Likes:
Published by Agus Ady

More info:

Published by: Agus Ady on Dec 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2012

pdf

text

original

JENIS-JENIS WISATA

Menurut Pendit (1994), pariwisata dapat dibedakan menurut motif wisatawan untuk mengunjungi suatu tempat. Jenis-jenis pariwisata tersebut adalah sebagai berikut.   1.      Wisata Budaya Yaitu perjalanan yang dilakukan atas dasar keinginan untuk memperluas Click to edit Master dengan jalan pandangan hidup seseorang subtitle style mengadakan kunjungan atau peninjauan ketempat lain atau ke luar negeri, mempelajari keadaan rakyat, kebiasaan adat istiadat mereka, cara hidup mereka, budaya dan seni mereka. Seiring perjalanan serupa ini disatukan dengan kesempatan– kesempatan mengambil bagian dalam kegiatan–kegiatan budaya, seperti eksposisi seni (seni tari, seni drama, seni musik, dan seni suara), atau kegiatan yang bermotif kesejarahan dan sebagainya.

5/5/12

lebih–lebih di danau. di Laut . melihat–lihat taman laut dengan pemandangan indah di bawah permukaan air serta berbagai rekreasi perairan yang banyak dilakukan didaerah–daerah 5/5/12 atau negara–negara maritim. kompetisi berselancar. teluk.      Wisata Maritim atau Bahari Jenis wisata ini banyak dikaitkan dengan kegiatan olah raga di air. balapan mendayung. atau laut seperti memancing. pantai.2. menyelam sambil melakukan pemotretan. berlayar.

      Wisata Konvensi        Yang dekat dengan wisata jenis politik adalah apa yang dinamakan wisata konvensi. Berbagai negara pada dewasa ini membangun wisata konvensi ini dengan menyediakan fasilitas bangunan dengan ruangan–ruangan tempat bersidang bagi para peserta suatu konfrensi. musyawarah.4. Jerman 5/5/12 Barat misalnya memiliki Pusat Kongres . konvensi atau pertemuan lainnya baik yang bersifat nasional maupun internasional.

tempat pemakaman tokoh atau pemimpin sebagai manusia ajaib penuh legenda. adat istiadat dan kepercayaan umat atau kelompok dalam masyarakat. Di Indonesia banyak tempat–tempat suci atau keramat yang dikunjungi oleh umat–umat beragama tertentu. seperti berbagai negeri di Afrika untuk berburu gajah. ke bukit atau gunung yang dianggap keramat.   Di India. orang–orang Khatolik misalnya melakukan wisata ziarah ini ke Istana Vatikan di Roma. keteguhan iman dan tidak jarang pula untuk tujuan memperoleh berkah dan kekayaan melimpah. Wisata ziarah ini banyak dihubungkan dengan niat atau hasrat sang wisatawan untuk memperoleh restu. sejarah. ke makam–makam orang besar atau pemimpin yang diagungkan. Wisata ziarah banyak dilakukan oleh perorangan atau rombongan ke tempat–tempat suci. dan sebagainya. Nepal. badak dan sebagainya.      Wisata Buru Jenis ini banyak dilakukan di negeri–negeri yang memang memiliki daerah atau hutan tempat berburu yang dibenarkan oleh pemerintah dan digalakan oleh berbagai agen atau biro perjalanan. Pura Basakih di Bali.6. misalnya seperti 5/5/12 Candi Borobudur. ada daerah–daerah yang memang disediakan untuk berburu macan. Tibet dan sebagainya. Sendangsono di Jawa . Dalam hubungan ini. 7. pemerintah membuka wisata buru untuk daerah Baluran di Jawa Timur dimana wisatawan boleh menembak banteng atau babi hutan. ziraf. singa. Wisata buru ini diatur dalam bentuk safari buru ke daerah atau hutan yang telah ditetapkan oleh pemerintah negara yang bersangkutan. orang–orang Budha ke tempat–tempat suci agama Budha di India. sedangkan di Indonesia.      Wisata Ziarah           Jenis wisata ini sedikit banyak dikaitkan dengan agama. Prambanan. orang–orang Islam ke tanah suci. kekuatan batin.

bersifat petualangan. yaitu wisatawan hanya ingin mengunjungi tempat-tempat yang belum diketahui.TIPOLOGI WISATAWAN Menurut Plog (1972) dan Pitana (2005).Allocentris. menjelaskan konsep sosiologi tentang wisatawan menjadi sangat penting. dan mau memanfaatkan 5/5/12 . kemudian Plog mengelompokkan tipologi wisatawan sebagai berikut: 1.

6. 5. 5/5/12 . 2.EKOLOGI PARIWISATA 1. 7. Benefisiasi Optimalisasi Alokasi Reklamasi Substitusi Restorasi Integrasi Preservasi 8. 3. 4.

5/5/12 kemudahan transportasi. Kegiatan wisatawan dalam mengunjungi objek wisata (Alam. restorasi. budaya maupun minat khusus) pada daerah tujuan wisata dipengaruhi oleh adanya promosi wisata.JARINGAN KEGIATAN PARIWISATA Kegiatan pariwisata pada dasarnya dapat dipadu dalam satu jaringan kegiatan kerja yang diawali oleh adanya kegiatan manusia yang melakukan perjalanan di darat. di laut dan di udara. .

KAJIAN EKONOMI PARIWISATA v Aspek Penawaran Pariwisata a)    Attraction (daya tarik) b)   Accesable c)   Fasilitas (Amenities) d)   Adanya Lembaga Pariwisata (Ancillary). v Aspek Permintaan Pariwisata 5/5/12 .

ntensitas Keluarga Harga barang Substitusi Harga barang Komplementer • • • • • • • 5/5/12 .Ø Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan Pariwisata Harga Pendapatan Sosial Budaya Sospol (Sosial Politik).

MOTIVASI BERWISATA q Faktor-faktor Pendorong dan Penarik • • • • • • Escape Relaxtion Play Strengthening family bond Prestige Social interaction Romance • 5/5/12 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->