Unsur Hara Dalam Tanah (Makro dan Mikro

)
Beberapa Unsur Hara Yang Dibutuhkan Tanaman : Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Belerang (S), Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Mo, Tembaga (Cu), Seng (Zn) dan Klor (Cl). Unsur hara tersebut tergolong unsur hara Essensial. Berdasarkan jumlah kebutuhannya bagi tanaman, dikelompokkan menjadi dua, yaitu: Unsur Hara Makro Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah besar Unsur Hara Mikro Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah kecil Unsur Hara Makro Unsur hara makro meliputi: N P K Ca Mg S Unsur Hara Mikro Unsur hara mikro meliputi : Fe Mn B Mo Cu Zn Cl Fungsi Unsur Hara Makro (n-p-k) Banyak para hobiis dan pencinta tanaman hias, bertanya tentang komposisi kandungan pupuk dan prosentase kandungan N, P dan K yang tepat untuk tanaman yang bibit, remaja atau dewasa/indukan. Berikut ini adalah fungsi-fungsi masing-masing unsur tersebut : Nitrogen ( N ) -Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan -Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri -Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman -Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun -Tanaman yang kekurangan unsur N gejalanya : pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati. Phospat ( P ) -Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman -Merangsang pembungaan dan pembuahan -Merangsang pertumbuhan akar -Merangsang pembentukan biji -Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel -Tanaman yang kekurangan unsur P gejaalanya : pembentukan buah/dan biji berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan atau kemerahan ( kurang sehat )

sehingga pupuk Fe dibuat dalam bentuk khelat. Mangaan (Mn) Mangaan diserap dalam bentuk ion Mn++. Mn dianggap dapat diserap dalam bentuk kompleks khelat dan pemupukan Mn sering disemprotkan lewat daun. protein. UNSUR HARA MIKRO YANG DIBUTUHKAN TANAMAN Unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil antara lain Besi(Fe). FeDTPA dan khelat yang lain. Mn umumnya terdapat dalam batuan primer. Bentuk Mn dapat berupa kation Mn++ atau mangan oksida. terutama dalam bahan ferro magnesium. magnetit (Fe3O4). Mangaan(Mn). Klor(Cl). Kadar Mn dalam tanah berkisar antara 300 smpai 2000 ppm. Fe dapat diserap dalam bentuk khelat (ikatan logam dengan bahan organik). siderit (FeCO3). Tembaga (Cu). A. Hasil pelapukan batuan adalah mineral sekunder terutama pyrolusit (MnO2) dan manganit (MnO(OH)). reduktase solfat. Proses tersebut misalnya reduksi N2. Besi (Fe) Besi (Fe) merupakan unsure mikro yang diserap dalam bentuk ion feri (Fe3+) ataupun fero (Fe2+). enzim. Fe dalam tanaman sekitar 80% yang terdapat dalam kloroplas atau sitoplasma. gutit (FeOOH). Fungsi Fe antara lain sebagai penyusun klorofil. Penyerapan Fe lewat daundianggap lebih cepat dibandingkan dengan penyerapan lewat akar.Kalium ( K ) -Berfungsi dalam proses fotosintesa. reduktase nitrat. Sitokrom merupakan enzim yang mengandung Fe porfirin. timbul bercak coklat pada pucuk daun. Catalase : H2O + H2O O2 + 2H2O b. baik bervalensi dua maupun valensi empat. Kekurangan Fe menyebabakan terhambatnya pembentukan klorofil dan akhirnya juga penyusunan protein menjadi tidak sempurna Defisiensi Fe menyebabkan kenaikan kaadar asam amino pada daun dan penurunan jumlah ribosom secara drastic. Boron (B). pengangkutan hasil asimilasi. rhodochrosit (MnCO3) dan rhodoinit (MnSiO3). pirit. Juga akan mengakibatkan pengurangan aktivitas semua enzim. . karbonat dan silikat dengan nama pyrolusit (MnO2). hematit (Fe2O3) dan ilmenit (FeTiO3) Besi dapat juga diserap dalam bentuk khelat. Khelat Fe yang biasa digunakan adalah Fe-EDTA. -Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit -Tanaman yang kekurangan unsur K gejalanya : batang dan daun menjadi lemas/rebah. Mangaan terdapat dalam tanah berbentuk senyawa oksida. terutama pada tanaman yang mengalami defisiensi Fe. Mineral Fe antara lain olivin (Mg. enzim dan mineral termasuk air. Kerja katalase dan peroksidase digambarkan secara ringkas sebagai berikut: a. Fe)2SiO. ujung daun menguning dan kering. B. Molibden (Mo). Mn dilepaskan dari batuan karena proses pelapukan batuan. Peroksidase : AH2 + H2O A + H2O Fungsi lain Fe ialah sebagai pelaksana pemindahan electron dalam proses metabolisme. Seng (Zn). Berikut tuilsan dari Setio Budi Wiharto (09417/PN) dari UGM Jogjakarta. dan berperanan dalam perkembangan kloroplas. Dengan demikian pemupukan lewat daun sering diduga lebih ekonomis dan efisien. Mn dalam tanaman tidak dapat bergerak atau beralih tempat dari logam yang satu ke organ lain yang membutuhkan. Penurunan kadar pigmen dan protein dapat disebabkan oleh kekurangan Fe. daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat. Seperti hara mikro lainnya. manganit (MnO(OH)).

karbohidrat. plastokuinon dan plastosianin. Juga berperan dalam biosintesis auxin. berperan terhadap fiksasi N secara simbiotis dan penyusunan lignin. Cu dalam akar tanaman dan dalam xylem > 99% dalam bentuk kompleks. zinkit (ZnO). aldolase. pengapuran yang berlebihan sering menyebabkan ketersediaaan Zn menurun.Penggenangan dan pengeringan yang berarti reduksi dan oksidasi pada tanah berpengaruh terhadap valensi Mn. brosanit [Cu4(OH)6SO4]. lesitimase. Hara mikro Cu berpengaruh pafda klorofil. karotenoid.000 dan masing-masing molekul mengandung satu atom Cu. askorbitoksidase. luvigit (Cu3AsS4). daun mengecil dan mengumpul (resetting) dan klorosis pada daun-daun muda dan intermedier serta adanya nekrosis. Tanah yang mempunyai pH tinggi sering menunjukkan adanya gejala defisiensi Zn. Ketersediaan Zn menurun dengan naiknya pH. Zn diserap dalm bentuk kompleks khelat. kovelit (CuS). O.Fe)12SO4S3)]. Defisiensi unsure Mn antara lain : pada tanaman berdaun lebar. split seed pada tanaman lupin. histidin deaminase. warna daun muda kuning dan kerdil. Fungsi dan peranan Cu antara lain : mengaktifkan enzim sitokrom-oksidase. sinorit (CuO). Seng (Zn) Zn diserap oleh tanaman dalam bentuk ion Zn++ dan dalam tanah alkalis mungkin diserap dalam bentuk monovalen Zn(OH)+. ruas-ruas batang memendek. Mineral Zn yang ada dalam tanah antara lain sulfida (ZnS). karbon anhidrase. misalnya Cu-EDTA (Cu-ethilen diamine tetra acetate acid) dan Cu-DTPA (Cu diethilen triamine penta acetate acid). Dalam tanah. Fungsi Zn antara lain : pengaktif enim anolase. pada serealia bercak-bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan dan garis-garis pada bagian tengah dan pangkal daun muda.Adapun gejala defisiensi / kekurangan Cu antara lain : pembungaan dan pembuahan terganggu. kalkopirit (CuFeS2). Berperan sebagai activator bagi sejumlah enzim utama dalam siklus krebs. Cu berbentuk senyawa dengan S. berperan terhadap perkembangan tanaman generatif. dibutuhkan untuk fungsi fotosintetik yang normal dalam kloroplas. daundaun lemah. smithzonte (ZnCO3). Zn dapat diserap lewat daun. adirit [(Cu3(OH)2(CO3)].ada indikasi dibutuhkan dalam sintesis klorofil. malasit [Cu2(OH)2CO3]. Senyawa ini mempunyai berat molekul sekitar 10. Kebanyakan Cu terdapat dalam kloroplas (>50%) dan diikat oleh plastosianin.sistein desulfihidrase. Kadr Zn dalam tanah berkisar antara 16-300 ppm. interveinal chlorosis pada daun muda mirip kekahatan Fe tapi lebih banyak menyebar sampai ke daun yang lebih tua. Di samping itu. CO3 dan SiO4 misalnya kalkosit (Cu2S). Mn merupakan penyusun ribosom dan juga mengaktifkan polimerase. layu dan pucuk mongering serta batang dan tangkai daun lemah. terytama pada tanah berkapur. . pemanjangan sel dan ruas batang. sedangkan kadar Zn dalam tanaman berkisar antara 20-70 ppm. misalnya Zn-EDTA. tetrahidrit [(Cu. Dalam getah tanaman bik dalam xylem maupun floem hampir semua Cu membentuk kompleks senyawa dengan asam amino. asam oksalat dekarboksilase. kufirit (Cu2O). C. borinit (Cu5FeS4). Seperti unsure mikro lain. dehidrogenase. Tembaga (Cu) Tembaga (Cu) diserap dalam bentuk ion Cu++ dan mungkin dapat diserap dalam bentuk senyaewa kompleks organik. proteinase dan peptidase. D. Adapun gejala defisiensi Zn antara lain : tanaman kerdil. wellemit (ZnSiO3 dan ZnSiO4). sintesis protein. Berperan dalam metabolisme protein dan karbohidrat. spalerit [(ZnFe)S]. asam butirat-fenolase dan laktase. super okside demutase (SOD).

mobilitas rendah. Hal ini agak berbeda dengan sifat hara mikro yang lain. mati pucuk (die back). boron sering terdapat dalam bentuk senyawa organik. fenol dan auksin. sehingga sangat mobil dan mudah tercuci oleh air draiinase. tepi daun menggulung dan daun umumnya sempit.000 ppm berat tanaman kering. uleksit (NaCaB5O9. F. Boron (B) Boron dalam tanah terutama sebagai asam borat (H2BO3) dan kadarnya berkisar antara 7-80 ppm. protein. Molibdenum (Mo) dalam larutan sebagai kation ataupun anion. powellit (CaMo)3. Hal ini disebabkan karena dilepaskannya Mo dari ikatan Fe (III) oksida menjadi Fe (II) oksida hidrat. nitrat reduktase dan xantine oksidase.Klor(Cl) Klor merupakan unsure yang diserap dalam bentuk ion Cl. Kadar Cl yang terbaik pada tanaman adalah antara 340-1200 ppm dan dianggap masih dalam kisaran hara mikro. Boron ditransportasikan dari larutan tanah ke akar tanaman melalui proses aliran masa dan difusi.4H2O). kadar Mo sering sekitar 1500 ppm. permeabilitas membran. Mineral lempung yang terdapat di dalam tanah antara lain molibderit (MoS). Walaupun demikian dengan senyawa organik Mo membentuk senyawa khelat yang melindungi Mo dari pencucian air. Tanah yang disawahkan menyebabkan kenaikan ketersediaan Mo dalam tanah. kolamit (Ca2B6O11. oleh karena itu. Gejala defisiensi Mo dimulai dari daun tengah dan daun bawah. Fungsi boron dalam tanaman antara lain berperanan dalam metabolisme asam nukleat. misalnya daun. buah yang sedang berkembang sngat rentan. Mineral dalam tanah yang mengandung boron antara lain turmalin (H2MgNaAl3(BO)2Si4O2)O20 yang mengandung 3%-4% boron. Klor dalam tanah tidak diikat oleh mineral. hara Cl kebanyakan bukan . maka lamina hanya terbentuk sedikit sehingga kelihatan tulang-tulang daun lebih dominan.5H2O). Gejala yang timbul karena kekurangan Mo hampir menyerupai kekurangan N. daun menjadi pucat dan mati dan pembentukan bunga terlambat. Di samping itu boron juga berperan dalam pembelahan.oleh akar tanaman dan dapat diserap pula berupa gas atau larutan oleh bagian atas tanaman. Fungsi Mo dalam tanaman adalah mengaktifkan enzim nitrogenase. pemanjangan dan diferensiasi sel. Boron diikat kuat oleh mineral tanah. Mineral lain yang mengandung boron adalah kernit (Na2B4O7. Kadar Cl dalam tanaman sekitar 2000-20. dan perkecambahan serbuk sari. Sumber Cl sering berasal dari air hujan. Kekurangan Mo dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Pada daun kapas. Umumnya tanah mineral cukup mengandung Mo. mudah terserang penyakit. Bila defisiensi berat. karbohidrat. Molibden (Mo) Molibden diserap dalam bentuk ion MoO4-. selain toksis bagi tanaman juga berbahaya bagi hewan yang memakannya. Selain itu.E. Bila tanaman terlalu tinggi.8H2O. G. Variasi antara titik kritik dengan toksis relatif besar. Boron juga banyak terjerap dalam kisi mineral lempung melalui proses substitusi isomorfik dengan Al3+ dan atau Si4+. terutama seskuioksida (Al2O3 + Fe2O3). Boron yang tersedia untuk tanaman hanya sekitar 5%dari kadar total boron dalam tanah. Daun menjadi kering kelayuan. Gejal defisiensi hara mikro ini antara lain : pertumbuhan terhambat pada jaringan meristematik (pucuk akar). Boron dalam tanah umumnya berupa ion borat hidrat B(OH)4-. Pada tanah gambut atau tanah organik sering terlihat adanya gejala defisiensi Mo.8H2O) dan aksinat. Mineral tersebut terbentuk dari batuan asam dan sedimen yang telah mengalami metomorfosis.

wordpress. tergantung spesies tanaman.ugm. Pada dasarnya gejala kekurangan unsur hara tergantung pada 2 hal utama.doc blora.com/2009/03/03/unsur-hara-dalam-tanah-makro-danmikro/ GEJALA KEKURANGAN UNSUR HARA Di ambil dari Arsip milis ADENIUMANIA@yahoogroups. tetapi justru menimbulkan masalah keracunan tanaman. mencegah kehilangan air yang tidak seimbang. Walaupun kekurangan unsur hara dapat menyebabkab gangguan pada fungsi dan pertumbuhan akar.php http://rioardi.staff. Gejala yang ditampakkan tanaman karena kekurangan suatu unsur hara dapat menjadi petunjuk kasar dari fungsi unsure hara yang bersangkutan.id/pnt3404/4%209417.com oleh : tomo GEJALA KEKURANGAN UNSUR HARA Jika ketersediaan unsur hara esensial kurang dari jumlah yang dibutuhkan tanaman. dan fase pertumbuhan tanaman. Adapun defisiensi klor adalh antara lain : pola percabangan akar abnormal. tingkat keseriusan masalah.nasih. memperbaiki penyerapan ion lain. khususnya dalam evolusi oksigen. tanaman dapat mengalami kekurangan dau unsur hara atau lebih pada saat yang bersamaan. Juga berperan dalam fotosistem II dari proses fotosintesis. Gejala kekurangan unsur hara ini dapat berupa pertumbuhan akar.org/forum/blog. Gejala kekurangan suatu unsur hara yang ditampakkan tanaman tidak selalu sama. gejala yang umum dilaporkan adalah gejala yang tampak pada bagian tajuk tanaman. yakni: [1] fungsi dari unsur hara tersebut dan [2] kemudahan unsur hara tersebut untuk ditranslokasikan dari . Pengetahuan tentang gejala kekurangan masing-masing unsur hara dapat digunakan oleh petani dalam menentukan jenis pupuk yang harus digunakan dan merupakan peringatan bagi petani untuk segera melakukan pemupukan agar tanaman dapat tumbuh normal kembali. Sumber: www. sehingga gejala yang ditampakkan oleh tanaman menjadi lebih kompleks. meningkatkan osmose sel. karena gejala pada tajuk ini lebih mudah diamati dan memberikan manfaat praktis bagi petani. maka tanaman akan terganggu metabolismenya yang secara visual dapat terlihat dari penyimpangan-penyimpangan pada pertumbuhannya. gejala wilting (daun lemah dan layu).untuk tanaman kelapa dan kelapa sawit dianggap hara makro yang penting. Gejala tersebut dapat berbeda. batang atau daun yang terhambat (kerdil) dan klorosis pada berbagai organ tanaman. Di samping itu. Klor berfungsi sebagai pemindah hara tanaman.menimbulkan defisiensi.ac. warna keemasan (bronzing) pada daun. pada tanaman kol daun berbentuk mangkuk.

daun tua ke daun muda. warna daun kadang memerah. daun tua menguning. Pedoman umum untuk menentukan jenis unsur yang ada dalam kondisi kekurangan pada tanaman dapat dilihat pada tabel di attachment file. tembaga dan molybdenum tergolong sedang. MAGNESIUM KALIUM SENG . dan sebaliknya untuk untuk unsur-unsur yang sulit ditranslokasikan. mengering. fosfor. Kemudahan suatu unsur hara untuk ditranslokasikan tergantung pada solubilitas (kelarutan) dari bentuk kimia dari unsur tersebut di dalam jaringan tanaman dan kemudahannya untuk dapat masuk ke dalam pembuluh floem. Mobilitas unsur-unsur seng. Tabel pedoman umum untuk mengidentifikasi jenis unsur yang berada dalam kondisi kekurangan pada tanaman. biasanya pada bagian ujung.  Bercak tersebar meluas. klor dan belerang. gejala kekurangan mula-mula tampak pada daun-daun muda. besi dan kalsium. terdapat bercak jaringan mati  Bercak berukuran kecil. Beberapa unsur dengan mudah dapat ditranslokasikan dari daun tua ke daun muda dan organ penampung (storage organ) seperti organ reproduktif atau umbi. ujung dan tepi daun menggulung Daun mengalami klorosis. kalium. magnesium. gejala kekurangannya pertama akan terlihat pada daun-daun tua . GEJALA UNSUR YANG KURANG I. Untuk unsur-unsur yang mudah untuk ditranslokasikan. bercak tidak hanya pada jaringan antar tulang daun. tepid an jaringan antara tulang daun. sering membentuk warna merah atau ungu Tidak merata pada daun-daun tua o o NITROGEN FOSFOR • o Daun mengalami klorosis. misalnya boron. o Tajuk berwana hijau gelap. menjadi berwarna coklat muda. sedangkan sekelompok unsur lainnya lebih sulit untuk ditranslokasikan. mangan. Terlihat pada daun tua • Merata pada seluruh daun tua Tajuk berwarna hijau terang. Unsur-unsur tersebut adalah nitrogen.

PT RajaGrafindo Perkasa. o Daun muda pada titik tumbuh menjadi berwarna pucat terang pada bagian pangkalnya.web. Dasar dasar Fisiologi Tumbuhan. tulang daun tetap hijau.tetapi juga pada tulang daun primer dan sekunder II. p. KALSIUM BORON TEMBAGA MANGAN BELERANG BESI Source: Lakitan.69-71 http://admin.id/gejala-kekurangan-unsur-hara . 2004. kemudian daun terpilin. Cetakan Kelima. o Daun muda tidak layu tetapi mengalami klorosis. • Tunas pucuk tetap hidup tetapi daun muda menjadi layu atau mengalami klorosis. dengan atau tanpa bercak jaringan mati  Bercak tersebar merata pada daun muda. Benyamin. o Daun muda menjadi layu tapi tidak mengalami klorosis. o Daun muda pada titik tumbuh melengkung yang kemudian mengering pada bagian ujungnya. sedangkan bagian daun lain mengalami klorosis.adenium. tetapi tulang daun terkecil tetap hijau  Tidak terdapat bercak. tulang daun dan jaringan antara tulang daun berwarna hijau muda  Tidak terdapat bercak. yang diikuti oleh distorsi pada ujung pangkal daun muda. Terlihat pada daun muda • Tunas pucuk (terminal) mati.

Unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah banyak oleh tanaman. Sampai disini. secara garis besar dapat dibagi menjadi dua. Ada pula yang membaginya menjadi pupuk organik dan anorganik. Saat ini. itulah yang disebut unsur hara makro. dan buah tidak mudah gugur. maupun dalam pupuk yang Anda berikan. namun dalam keadaan tertentu perlu campur tangan manusia agar ketersediaanya menjadi cukup. Sebenarnya yang dibutuhkan oleh tanaman adalah unsur hara yang terkandung dalam tanah. Nitrogen (N) Nitrogen memiliki peran utama bagi tanaman ialah untuk merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan. dan buah. ada pula yang diperlukan hanya dalam jumlah yang sedikit. Kalium (K) Kalium membantu pembentukan protein dan karbohidrat. Langsung saja ke pokok bahasan ya. Dalam bahasa sederhananya. pemasakan biji. bahkan ada yang tidak diolah sama sekali. cabang. Posfor (P) Posfor berguna untuk merangsang pertumbuhan akar. yang berperan penting dalam proses fotosintesis. dan daun. . bunga. sebenarnya unsur hara makro sudah tersedia dalam tanah. Unsur hara tersebut ada yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang banyak. pupuk yang beredar sangatlah banyak. lemak. ada juga yang hanya menggunakan sentuhan tradisional. lengkap dengan sedikit bahasannya. dan berbagai persenyawaan organik yang lain. memperkuat tubuh tanaman. 1. sehingga daun. Ada yang dibuat secara massal oleh pabrik. Nitrogen dapat membentuk protein. Posfor digunakan sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein. khususnya akar benih dan tanaman muda. 2. semoga mengerti… Apa saja yang termasuk unsur hara makro? Silahkan disimak satu per satu. terutama batang. Nitrogen juga berperan penting dalam hal pembentukan hijau daun. Namun. membantu asimilasi dan pernapasan sekaligus mempercepat pembungaan. Kalium berperan sebagai sumber kekuatan dalam menghadapi kekeringan dan penyakit yang menyerang.6 Unsur Hara Makro yang Dibutuhkan Tanaman By eko prasetyo | Comments (27) | Trackbacks (0) Secara alami. 3. yaitu pupuk alami dan pupuk buatan. perlu adanya pemupukan pada tanaman.

Hidrogen Merupakan elemen pokok pembangunan bahan organik. 3. mengeraskan batang tanaman sekaligus merangsang pembentukan biji.4. 6. jangan sampai tanaman kesayangan kita kekurangan salah satu unsur makro yang sangat penting ini. 2007 | 3 komentar ] Tiap-tiap unsur hara mempunyai fungsi/khasiat tersendiri dan mempengaruhi proses-proses tertentu dalam perkembangan dan pertumbuhan tanaman. Berikut ini uraian singkat fungsi/khasiat unsur hara bagi tanaman. Magnesium (Mg) Magnesium memiliki peran untuk mewujudkan hijau daun yang sempurna dan terbentuk karbohidrat. Kalsium (Ca) Kalsium berfungsi merangsang pembentukan bulu-bulu akar. Oksigen Terdapat dalam bahan organik sebagai atom dan termasuk pembangunan bahan organik. November 15. Sulfur (S) Sulfur atau dikenal juga dengan nama belerang. Karbon (C) Penting sebagai pembangun bahan organik karena sebagian besar bahan kering tanaman terdiri dari bahan organik. lemak dan minyak-minyak. yakni: 1. diambil tanaman berupa C02. . sumbernya tidak terbatas dan diperlukan untuk bernafas. 2. Selamat memupuk ya…semoga berhasil http://www. Jika Anda cermati. Oleh karena itu. sumbernya dari air dan jumlahnya tidak terbatas. Tentu saja. berperan dalam pembentukan bintil-bintil akar serta membantu pertumbuhan anakan. 5. Anda perlu memberikan pupuk yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. diambil dari tanaman berupa C02. unsur hara makro tersebut sangat diperlukan oleh tanaman.ekopras.com/2010/07/06/6-unsur-hara-makro-yang-dibutuhkantanaman/ Kamis.

d. Sisa-sisa tanaman dan bahan-bahan organis. Berperan memperkuat tubuh tanaman. c. Adapun sumber Nitrogen adalah : a. c. Pupuk buatan (Urea. d. seperti daun. mengeraskan jerami dan bagian kayu tanaman. ZA dan lain-lain) 5. c. b. Terjadi halilintar di udara ternyata dapat menghasilkan zat Nitrat. agar . batang dan akar.4. Meningkatkan mutu tanaman penghasil daun-daunan. 6. Diperlukan untuk pembentukan atau pertumbuhan bagian vegetatif tanaman. fungsi dari Fosfor (P) dalam tanaman dapat dinyatakan sebagai berikut : a. b. b. d. Kalium (K) Diambil/diserap tanaman dalam bentuk : ` Fungsi Kalium bagi tanaman adalah : a. Membantu pembentukan protein dan karbohidrat. khususnya akar benih/tanaman muda. Fosfor Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk : H2PO4. Membentuk protein. Sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein tertentu. Nitrogen (N) Diambil dan diserap oleh tanaman dalam bentuk : NO3. Meningkatkan perkembangbiakan mikro-organisme di dalam tanah. lemak dan berbagai persenyawaan organik. Mikrobia atau bakteri-bakteri. Membantu asimilasi dan pernafasan sekaligus mempercepat pembungaan dan pemasakan buah.NH4+ Fungsi Nitrogen bagi tanaman adalah: a. b. e. biji atau gabah. Merangsang pertumbuhan akar.HPO4– Secara umum. Mempercepat serta memperkuat pertumbuhan tanaman muda menjadi tanaman dewasa dan menaikkan prosentase bunga menjadi buah/biji. Berperan penting dalam hal pembentukan hijau daun yang berguna sekali dalam proses fotosintesis. yang kemudian di bawa air hujan meresap ke bumi.

Meningkatkan mutu dari biji/buah. Pupuk Buatan (KCl. c. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan dan penyakit. Sisa-sisa tanaman dan lain-lain bahan organis. Magnesium merupakan bagian tanaman dari klorofil b. Air irigasi serta larutan dalam tanah.daun. Batuan kapur (Dolomit Limestone) CaCO3MgCO3 b. Magnesium (Mg) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Mg++ Fungsi magnesium bagi tanaman ialah: a. Beberapa jenis mineral. Merupakan salah satu bagian enzim yang disebut Organic pyrophosphatse dan Carboxy peptisida c. Abu tanaman misalnya: abu daun teh muda mengandung sekitar 50% K2O 7. Menetralisir asam-asam organik yang dihasilkan pada saat metabolisme e. d. Kalsium yang terdapat dalam batang dan daun dapat menetralisirkan senyawa atau suasana keasaman tanah 8. ZK dan lain-lain) e. bunga dan buah tidak mudah gugur. Merangsang pembentukan bulu-bulu akar b. Garam Epsom (Epsom salt) MgSO4. Berperan dalam pembentukan buah Sumber-sumber Magnesium adalah: a. b. Sumber-sumber Kalium adalah : a. Kalsium (Ca) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Ca++ Fungsi kalsium bagi tanaman adalah: a. c.7H2O . d. Berperan dalam pembuatan protein atau bagian yang aktif dari tanaman c. Memperkeras batang tanaman dan sekaligus merangsang pembentukan biji d.

Terpentin Mg3SiO2 (OH)4 g. Sisa-sisa tanaman dan lain-lain bahan organis b. sayuran seperti cabai. Kalium Magnesium Sulfat (Sulfat of Potash Magnesium) 9.H2O d. Membantu pertumbuhan anakan produktif d. Merupakan bagian penting pada tanaman-tanaman penghasil minyak. Merupakan unsur yang penting dalam beberapa jenis protein dalam bentuk cystein.c. Basic slag j. Berperan penting dalam pembentukan karbohidrat. Membantu pembentukan butir hijau daun Sumber-sumber belerang adalah: a. Magnesit MgCO3 h. Magnesia MgO e. methionin serta thiamine c. Karnalit MGCl2KCl. 6H2O i. Belerang (Sulfur = S) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: SO4Fungsi belerang bagi tanaman ialah: a. Zat ini berasal dari air laut yang telah mengalami proses sedemikian: Mg Cl2 + Ca(OH)2 ——– Mg (OH)2 + Ca Cl2 Mg (OH)2—-panas—— Mg O + H2O f. Berperan dalam pembentukan bintil-bintil akar b. Kleserit MgSO4. kubis dan lain-lain e. Besi (Fe) Diambil atau diserap oleh tanaman dalam bentuk: Fe++ Fungsi unsur hara besi (Fe) bagi tanaman ialah: a. lemak dan protein . Zat besi penting bagi pembentukan hijau daun (klorofil) b. Bahan ikutan dari pupuk anorganik (buatan) seperti pupuk ZA dan pupuk Superfosfat 10.

Zat besi terdapat dalam enzim Catalase. Seng (Zincum = Zn) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Zn++ Fungsi unsur hara Seng (Zn) bagi tanaman ialah: a. Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi Sumber-sumber Mangan adalah: a. Diperlukan dalam pembentukan enzim seperti: Ascorbic acid oxydase.c. Peroksidase. Batuan mineral Rhodochrosit Mn CO3 d. Lacosa. Tembaga (Cu) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Cu++ Fungsi unsur hara Tembaga (Cu) bagi tanaman ialah: a. Dalam jumlah yang sangat sedikit dapat berperan dalam mendorong perkembangan pertumbuhan b. Batuan mineral Pyroluste Mn O2 b. Mangan (Mn) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Mn++ Fungsi unsur hara Mangan (Mn) bagi tanaman ialah: a. Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam enzim d. Sisa-sisa tanaman dan lain-lain bahan organis 11. Butirid Coenzim A. Berperan penting dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua c. Batuan mineral Rhodonite Mn SiO3 c. Berperan penting dalam pembentukan hijau daun (khlorofil) 13. Diperkirakan persenyawaan Zn berfungsi dalam pembentukan hormon tumbuh (auxin) dan . Sisa-sisa tanaman dan lain-lain bahan organis 12. Batuan mineral Khlorite dan Biotit b. dehidrosenam b. Prinodic hidroginase dan Cytohrom oxidase Sumber-sumber besi adalah: a. Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin terutama vitamin C b.

Berperan dalam pertumbuhan vegetatif dan pertumbuhan biji/buah Seng dalam tanah terdapat dalam bentuk: 1. Molibdenum (Mo) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Mo O4Fungsi unsur hara Molibdenum (Mo) bagi tanaman ialah: a. juga dalam pembentukan tepung sari. Boron berhubungan erat dengan metabolisme Kalium (K) dan Kalsium (Ca) e. Memperbaiki dan meninggikan hasil kering dari tanaman seperti: tembakau. Sulfida Zn S 2. Borax Na2 Bo4 O2. bunga dan akar d. Calamine Zn CO3 14. Bertugas sebagai transportasi karbohidrat dalam tubuh tanaman b. 10H2O 16. Boron (Bo) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Bo O3Fungsi unsur hara Boron (Bo) bagi tanaman ialah: a. Unsur hara Bo dapat memperbanyak cabang-cabang nodule untuk memberikan banyak bakteri dan mencegah bakteri parasit Boron (Bo) dalam tanah terdapat dalam bentuk: a. . kapas. Berperan dalam pembentukan/pembiakan sel terutama dalam titik tumbuh pucuk. Datolix Ca (OH)2 BoSiO4 b. Meningkatkan mutu tanaman sayuran dan buah-buahan c.penting bagi keseimbangan fisiologis c. Berperan dalam mengikat (fiksasi) N oleh mikroba pada leguminosa b. Khlor (Cl) Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Cl Fungsi unsur hara Khlor (Cl) bagi tanaman ialah: a. Berguna bagi tanaman jeruk dan sayuran Molibdenum dalam tanah terdapat dalam bentuk Mo S2 15. Sebagai katalisator dalam mereduksi N c.

Nikel (Ni) Unsur ini merupakan aktifator daripada enzim. yaitu: 1.wordpress. Titan (Ti) Unsur Titan selalu terdapat dalam tanaman. 8. 7. sisal Disamping ke-16 unsur hara tersebut masih ada unsur-unsur lain yang berhubungan erat dengan tanaman yang akan diuraikan secara ringkas. 3. dalam bentuknya yang kecil dapat mempercepat pertumbuhan tanaman. Natrium dalam proses fisiologi dengan K. Natrium (Na) Natrium dapat memperbaiki pertumbuhan tanaman apabila tanaman yang dimaksud menunjukkan gejala kekurangan Kalium (K). 6. Sumber : http://pusri. Banyak terdapat pada tanaman yang mengandung serat seperti kapas.com/2007/10/01/khasiat-unsur-hara-bagi-tanaman/ . seperti alang-alang dan padi ternyata banyak yang menyerap Si. Keracunan akar oleh Argon banyak terdapat pada tanah persawahan. Banyak ditemukan dalam air sel semua bagian tanaman c. Kelebihan unsur ini dapat menyebabkan keracunan pada tanaman. 2. Silikum (Si) Tanaman rumput-rumputan. dan banyak terdapat pada nodula dan legum. Dibandingkan dengan unsur hara N dan P. ternyata Si dalam tanaman lebih besar jumlahnya. Yodium Unsur yodium walaupun keadaannya sedikit ternyata diperlukan bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang sehat. Argon Unsur Argon dibutuhkan tanaman untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. yaitu menghalangi atau mencegah pengambilan/penyerapan K yang berlebihan.kentang dan tanaman sayuran b. akan tetapi menimbulkan keracunan bagi binatang yang memakan tumbuhan tersebut. Dengan pemberian Ti SO4 nodula akan bertambah sedangkan fiksasi menjadi lebih meningkat 5. Selenium Jumlah yang berlebihan tidak menimbulkan kerusakan bagi tanaman. Vanadium Berfungsi mempercepat reproduksi azotobacter yang mengakibatkan meningkatnya fiksasi N dari udara. 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful