Cara pengambilan sampel darah Pengambilan darah vena Prosedur kerja    Pemasangan turnikuet (tali pembendung) Jarum dilepaskan

sebelum tabung vakum terisi air penuh sehingga mengakibatkan masuknya udara kedalam tabung dan merusak sel darah merah. Penusukan o Penusukan yang tidak sekali kena menyebabkan msuknya cairan jaringan sehingga dapat mengaktifkan pembekuan. Disamping itu, penusukan yang berkali-kali juga berpotensi menyebabkan hematoma. o Tusukan jarum yang tidak tepat benar masuk kedalam vena menyebabkan darah bocor dengan akibat hematoma. Kulit yang ditusuk masih basah oleh alcohol menyebabkan hemolisis sampel akibat kontaminasi oleh alcohol, rasa terbakar dan nyeri yang berlebihan pada pasien ketika dilakukan penusukan.

Pengambilan darah vena Pengambilan darah dengan suntikan ini baik dilakukan pada pasien usia lanjut dan pasien dengan vena yang tidak dapat diandalkan (rapuh atau kecil). Prosedur:  Persiapkan alat – alat yang diperlukan: syiring, kapas alcohol 70%, tali pembendung (turkinet), plester, dan tabung. Untuk pemilihan syiring, pilihlan ukuran/ volume sesuai dengan jumlah sampel yang akan diambil, pilih ukuran jarum yang sesuai, dan pastikan jarum terpasang dengan erat. Lakukan pendekatan pasien dengan tenang dan ramah, usahakan pasien senyaman mungkin. Identifikasi pasien dengan benar sesuai dengan data di lembar permintaan. Verifikasi keadaan pasien, misalnya puasa atau konsumsi obat. Catat bila pasien minum obat tertentu, tidak puasa dsb.

  

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful