P. 1
Gelombang Elektromagnetik Terbentuk Oleh Getaranpaetikel Medium Yang Merambatnya

Gelombang Elektromagnetik Terbentuk Oleh Getaranpaetikel Medium Yang Merambatnya

4.71

|Views: 14,587|Likes:
Published by innu al kautsar

More info:

Published by: innu al kautsar on Oct 28, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/14/2013

pdf

text

original

wGelombang elektromagnetik terbentuk oleh getaranpaetikel medium yang merambatnya.

Akibatnya gelombang elektromagnetik tidak dapat merambat di ruangan yang fakum ( ruang hampa udara). Jadi, gelombang elektromagnetik memerlukan perantara untuk merambat ke golombangnnya tersebut. J.Clerk Maxwell Adalah ilmuan yang telah menelusuri keterkaitan antara gejala kelistrikan dan kemagnetan dengan bertitik tolak pada dasarnya pengetahuan yang sudah ada pada saat itu yaitu: 1. Muatan listkik dapat menimbulkan medan listrik di sekitarnya besarnya kekuatan medan listrik ini dapat diperlihatkan oleh hokum Coulomb. 2. arus listrik atau mauatan listrik yang mengalir dapat menghasilkan medan magnet di sekitanya. Besarnya kekuatan medan listrik magnet diperlihatkan olrh hokum BiotSafart. 3. perubahan medan magnet dapat menghasilka medan listrik yang dapat dijelaskan oleh hukum Faraday.

SIFAT GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK Gelombang elektomagnetik mempunyai begerapa sifat yaitu: a. Dapat merambat dalam ruang hampa b. Mempunyai arah getar tegak lurus terhadap arah rambatnya ( sifat gelombang transversal ) c. Bargerak lurus, tidak dapat dibelokan oleh medan listrik dan medan magnet. d. Dapat mengalami polarisasi interferensi, refleksi ( pemantulan ), refraksi ( pembiasan ), difragsi ( pelenturan ).

s + -

(A) + + + (B)

s + -

Maxwell mengemukakan bahwa laju perubahan medan listrik sangat mempengaruhi besar magnet yang dibangkitkan dan sebaliknya. Akan dibangkitkan suatu medan magnet jika terjadi perubahan medan listrik. Perubahan medan listrik ini akan menghasilkan medan magnet yang berubah-ubah terhadap waktu dan demikian seterusnya terjadi proses berantai pembentukan medan magnet dan medan listrik yang merambat ke segala arah. Kemudian, Maxwell mengemukakan pula bahwa perubahan medan listrik dan medan magnet akan menghasilkan suatu gelombang medan listrik dan gelombang medan magnet yang dapat menyebar dan merambat dalam ruang disebut sebagai gelombang elektro magnetik. Pembuktiannya dengan dua batang konduktor dihubugkan dengan sebuah baterai melalui sebuah saklar. Setelah saklar ditutup, batang atas segera bermuatan positif dan batang bawah bermuatan negative serta garis medan listrik segera terbentuk selama muatan mengalir maka arus listrik juga mengalir dengan arah sesuai dengan anak panah. Akibatnya, suatu medan magnet (B) akan di hasilkan dengan arah tegak lurus bidang kertas. Contoh sederhana ini dapat membarikan gambaran tentang terbentuknya medan magnet dan medan listrik dengan tahapan proses sebagai berikut: 1. Muatan listrik akan menimbulkan medan listrik (E) 2. Perubahan medan listrik akan menimbulkan medan magnet yang besarnya berubah-ubah terhadap waktu (B)

Maxwell juga telah melakukan perhitungan tentang kecepatan rambat gelombang elektromagnetik. Kecepatan rambat ini ditentukkan oleh dua besaran yaitu permitivitas listrik (ε) dan permeabilitas magnet (µ) medium yang dilewatinya. Jika mediumnya adalah ruang hampa maka cepat rambat gelombang elektromagnetik memenuhi persamaan:

υ =

1 √ε 0µ0

Selain dapat bergerak dengan kecepatan tinggi, gelombang elektromagnetik juga menunjukan gejala pemantulan, pembiasan, pelenturan, dan polarisasi seperti yang terjadi pada cahaya. Maxwell, berkesimpulan bahwa cahaya adalah gelombang elektromagnetik. Beberapa tahun setelah meninggalnya Maxwell, seorang ilmuwan jerman H. Rudolph Hertz (1857-1894) pada tahun 1887 berhasil melakukan percobaan yang menunjukan gejala perambatan gelombang elektromagnetik. Rumus :
c = ƒ λ

Keterangan:
c= cepat rambat gelombang (3 X 108 m/s) ƒ= frekuensi gelombang (Hz)

λ= panjang gelombang (m)

Penemuan gelombang elektromagnetik pada akhir abad 19 merupakan cikal bakal perkembangan tekhnologi di bidang komunikasi, kedokteran, penginderaan jarak jauh maupun bidang industri. a. Sinar gamma Banyak digunakan dalam bidang industri pengawetan makanan, produk industri dan lain-lain b. SinarX Sinar X dapat menembus jaringan tubuh tetapi tidak dapat menembus tulang sehingga sinar X sering di gunakan untuk memotret posisi tulang atau bagian tubuh yang mempunyai kelainan Sinar X sangat berperan dalam mendapatkan informasi tentang mikroskopi atom dan molekul seperti penentuan struktur molekul menggunakan sinar X dengan panjang gelombang yang sangat pendek. Untuk pelaksanaannya digunakan sebuah alat yang diberi nama difraktometer sinar X. Sinar X juga banyak dalam uji tak merusak seperti menentukan cacat pada hasil las. Alat yang digunakan disebut radiogrofi sinar X. sinar X juga dapat digunakan untuk menentukan unsur dalam suatu bahan. Menggunakan alat XRF ( X- Ray Fluorescence ) c. Sinar ultra violet sinar ultraviolet sering digunakan pada kandungan unsure-unsur dalam suatu bahan melalui teknik spektroskopi. d. Sinar tampak sinar tampak adalah sinar yang dapat membantu penglihatan manusia. e. Sinar inframerah banyak di gunakan untuk kegiatan pemotretan permukaan bum oleh pesawat udara yang terbang tinggi atau oleh satelit. Sinar inframerah juga digunakan untuk mempelajari setruktur molekul suatu zat menggunakan alat yang disebut spretometer inframerah. f. Gelombang mikro gelombang mikro dalam bentuk gelombang televisi dan gelombang radar banyak digunakan dalam sistem komunikasi, sistem deteksi dan system pertahanan. Pada sistem radar antena berfungsi sebagai pemancar gelombang dan sebagai penerima gelombang pantul. Pancaran gelombang radar yang dihasilkan berbentuk pulsa, dan jika pulsa ini mengenai sasaran maka akan diterima pulsa pantul oleh antena radar. Pulsa pantul dapat ditampilkan pada layar sebuah osiloskop. Jika selang waktu antara pemancar

gelombang radar dan penerima gelombang pantulnya adalah t kecepatan gelombang radar adalah c maka jarak antara sasaran dengan radar adalah s.

s=c 2

t

Gelombang radar juga di gunakan dalam penentuan jarak bumi dan bulan. g. Gelombang radio gelombang radio banyak dimanfaatkan dalam sarana komunikasi, membawa informasi dan berita dari stu tempat ke tempat lain. Komunikasi dengan memanfaatkan gelombang radio dapat menjangkau daerah Yng cukup jauh dari pemancarnya. Hal ini terjadi jika gelombang radio dalam bentuk gelombang angkasa sehingga dapat mencapai tempat-tempat di dunia yang jaraknya sangat jauh dari pemancar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->