P. 1
Distribusi Marginal Dan Distribusi Bersyarat

Distribusi Marginal Dan Distribusi Bersyarat

|Views: 3,429|Likes:
Published by Farid Hidayat

More info:

Published by: Farid Hidayat on Dec 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/03/2015

pdf

text

original

DISTRIBUSI MARGINAL DAN DISTRIBUSI GABUNGAN

Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Statistika Matematika
Dosen Pengampu: Supandi, M.Si





Disusun oleh:
1. Diah Sani Susilawati (08310055/ 7B)
2. Farid Hidayat (08310060/ 7B)
3. Rico Nurcahyo (08310080/ 7B)




PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA
IKIP PGRI SEMARANG
2011
A. Distribusi Marginal
Fungsi distribusi kumulatif dan densitas kemungkinan untuk univariat

dan

dari distribusi bivariat (atau multivariat) pada seluruh
rentang variabel random pasangannya

dikenal sebagai distribusi
Marginal.
Misalkan f.k.p bersama dari X dan Y.
Perhatikanlah peristiwa dengan a < b.
Peristiwa ini ekuivalen dengan peristiwa , , dengan
demikian maka:

Akan tetapi,




Oleh karena itu kita peroleh:




Dimana,

Jelas bahwa

adalah f.k.p dari x saja dan diberi nama f.k.p
marginal dari x.
Analog:

( )
} }
·
· ÷
b
a
dydx y x f , ; x, y kontinu
( )
¿ ¿
< < b x a y
y x f , ; x, y diskrit
( )
}
b
a
dx x f
1
; x kontinu
( )
¿
< < b x a
x f
2
; x diskrit
( )
}
·
· ÷
dy y x f , ; x, y kontinu
( )
¿
y
y x f , ; x, y diskrit
( )
}
·
· ÷
dy y x f , ; x, y kontinu
( )
¿
x
y x f , ; x, y diskrit

adalah f.k.p dari y saja dan diberi nama f.k.p marginal dari y.

Contoh soal 1:
Misalkan X dan Y mempunyai f.k.p. bersama sebagai berikut:




Carilah :
a. F.k.p. marginal dari X
b. F.k.p. marginal dari Y.
c.
d.
Penyelesaian:
a. F.k.p. marginal dari X adalah

¿
=
+
z
y
y x
1
21


21
2
21
1 +
+
+ x x


21
3 2 + x

Maka :

b. F.k.p. marginal dari Y adalah

¿
=
+
z
y
y x
1
21


21
3
21
2
21
1 y y y +
+
+
+
+

21
y x +
; x = 1, 2, 3 dan y = 1, 2 kontinu
( )
¿
x
y x f , ; x, y yang lain
21
3 2 + x
; x = 1, 2, 3
0 ; x lainnya

21
3 6 y +

Maka:

c.
21
9
21
3 ) 3 ( 2
21
3 2
) 3 (
1
=
+
=
+
=
x
f
d.
21
12
21
) 2 ( 3 6
21
3 6
) 2 (
2
=
+
=
+
=
y
f

Contoh soal 2:
X dan Y diketahui memiliki f.k.p. bersama sebagai berikut:

Tentukanlah:
a. F.k.p. marginal dari X
b. F.k.p. marginal dari Y
c. ⁄
d. ⁄

Penyelesaian:
a. F.k.p. marginal dari X adalah,
} }
·
· ÷
= = =
1
1
2 ) , ( ) (
x
dy dy y x f x f


21
3 6 y +
; y = 1, 2
0 ; y lainnya
2 ; 0 < x < y < 1
0 ; x , y yang lain
2 (1 – x) ; 0 < x < 1
0 ; x yang lain
b. F.k.p. marginal dari Y adalah,
} }
·
· ÷
= = =
y
dx dx y x f y f
0
2
2 ) , ( ) (

c. ⁄
} }
= ÷ =
2 1
0
2 1
0
1
4
3
) 1 ( 2 ) ( dx x dx x f
d. ⁄ ⁄ 1 –
}
=
4 1
0
16
15
2ydy
B. Distribusi Gabungan (Bersyarat)
Fungsi distribusi kumulatif dan densitas kemungkinan untuk univariat

dan

dari distribusi bivariat (atau multivariat) pada sebagian
rentang variabel random pasangannya

dikenal sebagai kemungkinan
distribusi bersyarat.
Misalkan

dan

masing-masing f.k.p.bersama dari X dan
Y, f.k.p. marginal dari X, dan f.k.p. marginal dari Y. Misalkan a dan b dua
bilangan riil sembarang. Jika :
{ | } , dan
{ | }
Maka,
|
( )
( )
( )
( )
( )
( ) a f
b a f
a X P
b Y a X P
A P
B A P
1
, ,
=
=
= =
=
·

Akan tetapi | | . Karena a dan b sembarang. Kita
temukan bahwa peluang bersyarat dari Y diketahui X = x, adalah
) (
) , (
1
x f
y x f
, dengan 0 ) (
1
> x f
Bila harga x ditetapkan, maka peluang tersebut merupakan fungsi dari y. Jelas
fungsi itu merupakan suatu f.k.p, sebab:
i) 0
) (
) , (
1
>
x f
y x f

2y ; 0 < y< 1
0 ; y yang lain
ii) 1
) (
) (
) , (
) (
1
) (
) , (
1
1
1 1
= = =
¿ ¿
x f
x f
y x f
x f x f
y x f
y y

f.k.p tersebut selanjutnya diberi lambang |. Jadi ;



f.k.p | ini dinamakan f.k.p. bersyarat dari Y diketahui X = .
secara analog, f.k.p. bersyarat dari X diketahui Y = y adalah




f.k.p. bersyarat | dan | masing-masing mendefinisikan satu
distribusi. Dengan demikian pada distribusi-distribusi tersebut dapat kita cari
mean, variansi, dan juga peluang dari suatu peristiwa.
Dalam hal X dan Y kontinu, maka:
(i) | ( )
}
b
a
dx y x f adalah peluang bersyarat dari
diketahui Y = y.
Catatan: ruas kiri biasa ditulis |
(ii) | ( )
}
d
c
dy x y f adalah peluang bersyarat dari
diketahui X = x.
(iii) | ( )
}
d
c
dx y x f X u ) ( adalah ekspektasi matematik dari
diketahui Y = y.
(iv) | jika ada adalah mean bersyarat dari Y diketahui X = x.
Sedangkan | adalah mean bersayarat X diketahui Y = y.
(v) ⟨{ |}

|⟩ adalah variansi bersyarat dari Y diketahui X = x.
Variansi ini dapat dihitung melalui kesamaan :
|
) (
) , (
1
x f
y x f

|
) (
) , (
2
y f
y x f

⟨{ |}

|⟩

| {|}

(vi) ⟨{ |}

|⟩

| {|}

adalah variansi
bersyarat dari X diketahui Y = y.

Dalam hal X dan Y diskrit, rumus tersebut tinggal diganti lambang integral
dengan lambang jumlah.
Contoh Soal 3:
Perhatikan kembali peubah acak X dan Y pada contoh 2. F.k.p. bersamanya
adalah:



Tentukanlah:
a. F.k.p. bersyarat dari X diketahui Y = y
b. Mean bersayarat dari X diketahui Y = y
c. Variansi bersayarat dari X diketahui Y = y
d. ⁄ | ⁄
e. ⁄

Penyelesaian:
Pada penyelesaian contoh 2 telah diperoleh f.k.p. marginal dari X dan dari Y
yaitu:

dan

Jadi:
a. | =
) (
) , (
2
y f
y x f


b. | ( )
} }
·
· ÷
·
· ÷
= =
2
1 y
dx
y
x dx y x xf ; 0 < y < 1, misalnya:
2 ; 0 < x < y < 1
0 ; x , y yang lain
2 (1 – x) ; 0 < x < 1
0 ; x yang lain
2y ; 0 < y< 1
0 ; y yang lain
y y
1
2
2
= ; 0 < x < y < 1
0 ; x, y yang lain

⁄ , maka | ⁄


c.

| ( )
} }
·
· ÷
·
· ÷
= =
2 2 2
3
1 1
y dx
y
x dx y x f x ; 0 < y < 1.
Jadi variansi dari X diketahui Y = y adalah:
⟨{ |}

|⟩

| {|}

2
2
2 3
1
|
.
|

\
|
÷ =
y
y


2
12
1
y = ; 0 < y < 1
Misalnya: ⁄ , maka variansi dari X diketahui ⁄ adalah
sebesar
27
1
3
2
12
1
2
= |
.
|

\
|

e. ⁄
4
3
) 1 ( 2 ) (
2
1
0
2
1
0
1
} }
= ÷ = dx x dx x f

Misalkan f. y  .k.p dari x saja dan diberi nama f. 1 a a  x b x kontinu  f x  . y diskrit Jelas bahwa marginal dari x. x x. y kontinu   f x. y . y diskrit Oleh karena itu kita peroleh:  f x dx . a  a xb y b  x.   f x.p    f x. x.p bersama dari X dan Y. Analog: adalah f. y dy . x. Distribusi Marginal Fungsi distribusi kumulatif dan densitas kemungkinan untuk univariat dan dari distribusi bivariat (atau multivariat) pada seluruh dikenal sebagai distribusi rentang variabel random pasangannya Marginal. y  . .    f x. y dy . b x. y kontinu  f x.A. y kontinu  f  x. dengan Perhatikanlah peristiwa Peristiwa ini ekuivalen dengan peristiwa demikian maka: Akan tetapi. . dengan a < b. y dydx .k.k. 2 x diskrit Dimana. y x. y diskrit .

x = 1. y  .k. y yang lain Carilah : a.k. 3 21 0 .k. F. 2.p. F. marginal dari Y adalah  y 1 z x y 21 1 y 2  y 3  y   21 21 21 .p. F.k. d. bersama sebagai berikut: x y .k.adalah f. marginal dari Y.p. Contoh soal 1: Misalkan X dan Y mempunyai f. 3 dan y = 1.k. marginal dari X adalah x y 21  y 1 z x 1 x  2  21 21 2x  3 21 Maka : 2x  3 .p.p. x = 1. Penyelesaian: a. F.p marginal dari y.p dari y saja dan diberi nama f.k. c. marginal dari X b. 2 kontinu 21  f  x. 2. x lainnya b. x x.

p.p.k.k. f 2 (2)  Contoh soal 2: X dan Y diketahui memiliki f.p.p. y)dy   2dy  x 1 2 (1 – x) . ⁄ ⁄ Penyelesaian: a. y yang lain Tentukanlah: a. F. d. y = 1. x . 2 21 0 . x yang lain . y lainnya c. F. marginal dari X adalah.6  3y 21 Maka: 6  3y .k.k. bersama sebagai berikut: 2.  f 1 ( x)    f ( x.0<x<y<1 0 . F. 0 < x < 1 0 . f1 (3)  2 x  3 2(3)  3 9   21 21 21 6  3 y 6  3(2) 12   21 21 21 d. marginal dari Y c. marginal dari X b.

k. Jika : { { Maka.p. maka peluang tersebut merupakan fungsi dari y. marginal dari Y adalah.k. Y  b  f a.p. y )dx   2dx  0 y 2y 0 . y ) 0 f 1 ( x) . Jelas fungsi itu merupakan suatu f. | Akan tetapi P A  B  P X  a. b    P  A P X  a  f1 a  | | } .k. F. ⁄ ⁄ 1–  2 ydy  16 0 15 B. dan f.p. Misalkan a dan b dua bilangan riil sembarang. marginal dari Y. y ) . sebab: i) f ( x.  f 2 ( y)    f ( x. 0 < y< 1 . f. ⁄  f ( x)dx   2(1  x)dx  4 1 0 0 14 12 3 d. marginal dari X.bersama dari X dan Y.k. dan } | | . dengan f1 ( x)  0 f1 ( x) Bila harga x ditetapkan. Distribusi Gabungan (Bersyarat) Fungsi distribusi kumulatif dan densitas kemungkinan untuk univariat dan dari distribusi bivariat (atau multivariat) pada sebagian dikenal sebagai kemungkinan rentang variabel random pasangannya distribusi bersyarat. Misalkan dan masing-masing f. y yang lain 12 c. Kita temukan bahwa peluang bersyarat dari Y diketahui X = x. adalah f ( x.p.b. Karena a dan b sembarang.p.k.

p. Dalam hal X dan Y kontinu. bersyarat | dan | masing-masing mendefinisikan satu distribusi.k.k. y )  f 1 ( x )  1 f 1 ( x) f 1 ( x) y 1 f.p. y ) f 1 ( x) | .k. secara analog.p. y ) f 2 ( y) f. Jadi . (iv) ⟨{ | jika ada adalah mean bersyarat dari Y diketahui X = x. Catatan: ruas kiri biasa ditulis d | (ii) |  f y x dy adalah peluang bersyarat dari c diketahui X = x.p tersebut selanjutnya diberi lambang | f ( x.k. dan juga peluang dari suatu peristiwa. f.p | ini dinamakan f. variansi.k. Dengan demikian pada distribusi-distribusi tersebut dapat kita cari mean. maka: (i) |  f x y dx adalah peluang bersyarat dari a b diketahui Y = y. Sedangkan (v) Variansi ini dapat dihitung melalui kesamaan : . | adalah mean bersayarat X diketahui Y = y. (iii) |  u( X ) f x y dx adalah ekspektasi matematik dari c d diketahui Y = y. bersyarat dari X diketahui Y = y adalah | f ( x.ii)  y f ( x) f ( x. f. bersyarat dari Y diketahui X = . | } | ⟩ adalah variansi bersyarat dari Y diketahui X = x. y ) 1   f ( x.

bersyarat dari X diketahui Y = y b. 0 < y < 1. Dalam hal X dan Y diskrit. Mean bersayarat dari X diketahui Y = y c. bersamanya adalah: 2.0<x<y<1 .⟨{ (vi) ⟨{ | } | ⟩ | } | ⟩ | { | { | } | } adalah variansi bersyarat dari X diketahui Y = y. 0 < y< 1 f ( x. x.k.k. Contoh Soal 3: Perhatikan kembali peubah acak X dan Y pada contoh 2. | . x . e. x yang lain 0 .0<x<y<1 0 .p. y yang lain 2y .p. misalnya: y 2 . F. |   xf x y dx   x  y 1 dx  . y yang lain  b. rumus tersebut tinggal diganti lambang integral dengan lambang jumlah. y )  f 2 ( y) 2 1  2y y 0  .k. Variansi bersayarat dari X diketahui Y = y d. ⁄ | ⁄ ⁄ Penyelesaian: Pada penyelesaian contoh 2 telah diperoleh f. F. y yang lain Tentukanlah: a. marginal dari X dan dari Y yaitu: 2 (1 – x) .p. 0 < x < 1 dan 0 Jadi: a.

|  2 2  x f x y dx   x  1 1 dx  y 2 . y 3 Jadi variansi dari X diketahui Y = y adalah: ⟨{ | } | ⟩ | { 2 | } 1  y  y2   3 2  1 2 y 12 . 0<y<1 ⁄ adalah Misalnya: 2 ⁄ . 0 < y < 1. maka variansi dari X diketahui 1 2 1 sebesar    12  3  27 1 e. maka  | ⁄  ⁄ ⁄ c. ⁄  0 2 1 f 1 ( x)dx   2(1  x)dx  0 2 3 4 .⁄ .

y dy . y kontinu § f .x. x.

y diskrit .x. y . x x.

k. Contoh soal 1: Misalkan X dan Y mempunyai f. 2.k.p.p marginal dari y. bersama sebagai berikut: x y . 2 kontinu 21 § f .p dari y saja dan diberi nama f. x = 1. 3 dan y = 1.k.adalah f.

F. F.p.k.k. marginal dari X adalah x y y !1 21 z § x 1 x  2  21 21 2x  3 21 Maka : 2x  3 . x x. 3 21 0 . y . Penyelesaian: a. y yang lain Carilah : a.k.x. c.p. x = 1. marginal dari Y. x lainnya b. marginal dari X b. F.p. d.k. F. marginal dari Y adalah § x y y !1 21 z 1 y 2  y 3  y   21 21 21 .p. 2.

marginal dari Y c.p.k.p. g 1 f1 ( x) ! g ´ f ( x. marginal dari X adalah. y = 1. y lainnya c.k. marginal dari X b. x yang lain .k.0<x<y<1 0 . F. f 2 ( 2) ! 6  3 y 6  3(2) 12 ! ! 21 21 21 2 x  3 2(3)  3 9 ! ! 21 21 21 Contoh soal 2: X dan Y diketahui memiliki f. y yang lain Tentukanlah: a. bersama sebagai berikut: 2.p. 0 < x < 1 0 .k. f1 (3) ! d. d. y )dy ! ´ 2dy ! x 2 (1 ± x) . F. x .6  3y 21 Maka: 6  3y . F.p. Penyelesaian: a. 2 21 0 .

dan f.p. marginal dari X. Misalkan  dan masing-masing f. y yang lain f 2 ( y) ! g ´ f ( x.b.k.p.p. y )dx ! ´ 2dx ! 0 12 12 1 c. 0 < y< 1 . g y 2y 0 .p. marginal dari Y. B. f. Distribusi Gabungan (Bersyarat) 1± ´ 2ydy ! 16 0 15 Fungsi distribusi kumulatif dan densitas kemungkinan untuk univariat dan dari distribusi bivariat (atau multivariat) pada sebagian dikenal sebagai kemungkinan rentang variabel random pasangannya distribusi bersyarat. Jika : . dan Maka. F. ´ f ( x )dx ! ´ 2(1  x)dx ! 4 0 0 14 3 d. Misalkan a dan b dua bilangan riil sembarang.k. marginal dari Y adalah.k.bersama dari X dan Y. P.k.

A ‰ B P.

X ! a. Y ! b f .

b ! ! P.a.

A P.

X ! a f1 .

maka peluang tersebut merupakan fungsi dari y.a Akan tetapi . y ) u0 f 1 ( x) . dengan f1 ( x) " 0 f1 ( x) Bila harga x ditetapkan. y ) . Jelas fungsi itu merupakan suatu f.p. Kita temukan bahwa peluang bersyarat dari Y diketahui X = x.k. sebab: i) f ( x. Karena a dan b sembarang. adalah f ( x.

y ) ! f 1 ( x ) ! 1 f 1 ( x) f1 ( x) y 1 . bersyarat dan masing-masing mendefinisikan satu distribusi.k. y ) 1 ! § f ( x. dan juga peluang dari suatu peristiwa.p. secara analog. variansi. bersyarat dari X diketahui Y = y adalah f ( x.ii) § y f ( x) f ( x.k. maka: (i) ´ f . f.p ini dinamakan f. Dalam hal X dan Y kontinu. y ) f 2 ( y) f.p tersebut selanjutnya diberi lambang f ( x.k. bersyarat dari Y diketahui X = . Dengan demikian pada distribusi-distribusi tersebut dapat kita cari mean. y ) f 1 ( x) f. Jadi .p. f.p.k.k.

Catatan: ruas kiri biasa ditulis (ii) ´ f .x y dx a b adalah peluang bersyarat dari diketahui Y = y.

y x dy adalah peluang bersyarat dari c d diketahui X = x. (iii) ´ u( X ) f .

Variansi ini dapat dihitung melalui kesamaan : . adalah variansi bersyarat dari Y diketahui X = x. Sedangkan (v) adalah mean bersayarat X diketahui Y = y.x y dx adalah ekspektasi matematik dari c d diketahui Y = y. (iv) jika ada adalah mean bersyarat dari Y diketahui X = x.

k. marginal dari X dan dari Y yaitu: 2 (1 ± x) .p.k. bersamanya adalah: 2. 0 < y < 1. adalah variansi Dalam hal X dan Y diskrit. bersyarat dari X diketahui Y = y b. y yang lain f ( x. e. Contoh Soal 3: Perhatikan kembali peubah acak X dan Y pada contoh 2.0<x<y<1 0 .0<x<y<1 . g ´ xf . F. x . y ) ! f 2 ( y) g . 0 < y< 1 . F. y yang lain 1 y dx ! . Penyelesaian: Pada penyelesaian contoh 2 telah diperoleh f.k.(vi) bersyarat dari X diketahui Y = y. misalnya: y 2 b. Mean bersayarat dari X diketahui Y = y c. . 0 < x < 1 dan 0 Jadi: a. x yang lain 2 1 ! 2y y 0 g 2y 0 . Variansi bersayarat dari X diketahui Y = y d. rumus tersebut tinggal diganti lambang integral dengan lambang jumlah. y yang lain Tentukanlah: a.p.p. x.

x y dx ! ´ x g .

g 2 2 ´ x f . maka g c..

maka variansi dari X diketahui sebesar 1 ¨2¸ 1 © ¹ ! 12 ª 3 º 27 1 e. 3 y Jadi variansi dari X diketahui Y = y adalah: ! ! Misalnya: 2 1 2 ¨ y¸ y © ¹ 3 ª 2º 1 2 y 12 2 . ´ 0 2 1 f 1 ( x)dx ! ´ 2(1  x)dx ! 0 2 3 4 .x y dx ! ´ x g g 1 1 dx ! y 2 . 0 < y < 1. 0<y<1 adalah .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->