KEBUTUHAN FISIK

•OKSIGENASI •NUTRISI •CAIRAN

DAN ELEKTROLIT •INTAKE DAN OUTPUT •ELIMINASI

•Oleh
•Siti

Muyasaroh, S.ST

Sebagai hasilnya. Akan tetapi penambahan CO2 yang melebihi batas normal pada tubuh akan memberikan dampak yang cukup bermakna terhadap aktifitas sel. 2006) .(Wahit Iqbal Mubarak.Pengertian  Oksigenasi adalah proses penambahan oksigen O2 ke dalam sistem (kimia atau fisika). Secara normal elemen ini diperoleh dengan cara menghirup O2ruangan setiap kali bernapas.OKSIGEN OKSIGENASI A.(Wartonah Tarwanto. energi. dan air. 2007)  Oksigen adalah salah satu komponen gas dan unsur vital dalam proses metabolisme untukmempertahankankelangsungan hidup seluruh sel-sel tubuh. Oksigenasi merupakan gas tidak berwarna dan tidak berbau yang sangat dibutuhkan dalam proses metabolisme sel.terbentuklah karbon dioksida.

. Karenanya. dalam tubuh. agar terpenuhi dengan baik. Kekurangan oksigan bisa menyebabkan hal yang sangat berarti bagi tubuh. salah satunya adalah kematian. oleh karena itu setiap perawat harus paham dengan manisfestasi tingkat pemenuhan oksigen pada kliennya serta mampu mengatasi berbagai masalah yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan tesebut. oksigen berperan penting dalam proses metabolism sel tubuh. Dalam pelaksanaannya pemenuhan kebutuhan oksigen merupakan garapan perawat tersendiri. Oksigen merupakan kebutuhan dasar paling vital dalam kehidupan manusia. berbagai upaya perlu dilakukan untuk menjamin pemenuhankebutuhan oksigen tersebut.

Tujuan Kanul  Untuk memberikan oksigen dengan konsentrasi relatif rendah saat kebutuhan oksigen minimal  Untuk memberikan oksigen yang tidak terputus saat klien makan atau minum . MASKER WAJAH ATAU TENDA WAJAH  Pengertian Yaitu memberikan tambahan oksigen pada klien yang membutuhkan.INHALASI OKSIGEN LEWAT KANUL.

Masker wajah Untuk memberikan tambahan oksigen dengan kadar sedang konsentrasi dan kelembaban yang lebih tinggi di banding kanul Tenda wajah  Untuk memberikan kelembaban tinggi  Untuk memberikan oksigen bila masker tidak ditoleransi  Untuk memberikan oksigen aliran tinggi saat dihubungkan dengan sistem venturi .

tanda hypercarbia (misal hypertensi. batuk. hasil BGA. status mental.batuk disertai dahak. dyspnea). sakit kepala. penurunan ventilasi pulmo).Tak hipnea  . suara nafas.Penurunan ekspansi paru.tanda hipoxia (misal tachicardi.perubahan jumlah pernapasan. tachypnea.Fokus pengkajian Vital sign.Penggunaan otot tambahan pernapasan.Dispnea.  Manifestasi Klinik  Suara napas tidak normal. kurang istirahat). patensi nares (jika nasal kanul digunakan). tanda keracunan oksigen (misal iritasi trachea.Penurunan hal luaran urin.

Hal-hal yang perlu diperhatikan  Sebelum memberikan oksigen. termasuk alat untuk memberikan dan liter flow rate (L/min). . PCO2 35-45 mmHg). cek : ◦ Order pemberian oksigen. ◦ Apakah klien menderita COPD. ◦ Level oksigen (PO2) dan karbondioksida (PCO2) pada darah arteri (PaO2 normal 80 – 100 mmHg.

air distilasi atau air matang sesuai dengan peraturan RS. ◦ Masker wajah dengan ukuran sesuai ◦ Elastik band (karet pengikat) . air distilasi atau air matang sesuai dengan peraturan RS. ◦ Nasal kanul dan selang ◦ Kassa jika diperlukan  Masker wajah ◦ Tabung oksigen dengan flow meter ◦ Humidifier dengan cairan steril.Peralatan  Kanul ◦ Tabung oksigen dengan flow meter ◦ Humidifier dengan cairan steril.

◦ Tenda wajah sesuai ukuran . air distilasi atau air matang sesuai dengan peraturan RS. Tenda wajah ◦ Tabung oksigen dengan flow meter ◦ Humidifier dengan cairan steril.

PROSEDUR .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful