P. 1
PEMBENTUKAN BAYANGAN PADA LENSA

PEMBENTUKAN BAYANGAN PADA LENSA

|Views: 1,331|Likes:

More info:

Published by: i putu brama arya diputra oi on Dec 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/22/2013

pdf

text

original

PEMBENTUKAN BAYANGAN PADA LENSA

LENSA CEKUNG (KONKAF)
Sinar datang paralel dibiaskan menjauhi titik fokus dan seolaholah berasal dari titik fokus lensa (F) Jarak antara titik fokus ke pusat lensa disebut panjang fokus (f) Lensa yang kuat memiliki f yang kecil Kekuatan Lensa: S= 1/ f Panjang fokus dan kekuatan lensa cekung berharga negatif

PEMBENTUKAN BAYANGAN

Lensa cembung dapat digunakanuntuk memproyeksikan bayangan nyata

Pada Lensa Cembung, bayangan nyata terbentuk pada titik pertemuan semua berkas sinar yang melewati lensa

PEMBENTUKAN BAYANGAN
Pada proses pembentukan bayangan berlaku:  Sinar datang pada lensa cembung sejajar dengan sumbu lensa akan dibiaskan menuju titik fokus lensa. Sebaliknya jika sinar datang melewati titik fokus akan dibiaskan sejajar sumbu lensa.  Sinar datang pada lensa cekung sejajar dengan sumbu lensa akan dibiaskan seolaholah berasal dari titik fokus lensa. Sebaliknya jika sinar datang menuju titik fokus akan dibiaskan sejajar sumbu lensa.  Sinar yang datang melalui pusat lensa akan diteruskan.

PEMBENTUKAN BAYANGAN
Bayangan benda dapat ditentukan dengan  sinar yang tiga sinar yang dengan menggunakan datang sejajar melalui sumbu lensa puncak benda, yaitu:

 sinar yang datang melewati titik pusat lensa dan  sinar yang datang melewati titik fokus lensa

Pembentukan Bayangan

Persamaan Lensa Cekung
Lensa cekung memiliki persamaan: 1 1 1 = + f s s’
Ket: f = fokus s = letak benda s’ = letak bayangan M = perbesaran bayangan h = tinggi benda h’ = tinggi bayangan f selalu negatif s’ positif bayangan nyata s’ negatif bayangan maya M < 1 bayangan diperkecil M > 1 bayangan diperbesar M = 1 bayangan sama besar

s’ h’ M=| |= s h

Kekuatan Lensa
Kekuatan lensa adalah kemampuan lensa untuk mengumpulkan cahaya Kekuatan lensa berbanding terbalik dengan fokus lensa. Lensa dengan fokus kecil memiliki kekuatan lensa yang besar. Kekuatan lensa ( P ) dapat dihitung dengan persamaan:

1 P= f dalam f meter 100 P= f dalam cm f

Kekuatan lensa dihitung dengan satuan dioptri Lensa cembung memiliki kekuatan lensa positif
Lensa cekung memiliki kekuatan lensa negatif

Persamaan lensa tipis

Konvensi tanda lensa tipis
 Panjang focus (f ) : positif untuk cermin cembung negatif untuk cermin cekung  Perbesaran (m) positif untuk bayangan tegak (sama dengan arah benda) negatif untuk bayangan terbalik (berlawanan arah benda) Jarak Bayangan (di) positif untuk bayangan nyata (bayangan berada pada posisi berlawanan dengan bendanya) negatif untuk bayangan maya (bayangan berada pada posisi yang sama dengan bendanya)

Contoh Soal 1
Benda diletakan 30 cm di depan cermin cekung yang berjarijari 10 cm. Dimanakah letak bayangannya? Nyata atau maya? Tegak atau terbalik? Berapa perbesarannya?
f = + R / 2 = +5cm 1 1 1 + = d 0 di f d o = +30cm 1 1 1 1 1 = − = − d i f d 0 5cm 30cm 1 6 1 5 1 = − = = d i 30cm 30cm 30cm 6cm d i = 6cm

di>0  Bayangan Nyata,
terbalik

m = − di / do = − 1/5

Contoh soal 2
Benda diletakkan 3 cm di depan cermin cekung yang berjarijari 20 cm. Dimanakan letak bayangan? Nyata atau maya? Tegak atau terbalik? Berapa perbesarannya?
f = + R / 2 = +10cm 1 1 1 + = d0 di f d o = +3cm 1 1 1 1 1 = − = − d i f d 0 10cm 3cm 1 3 10 −7 = − = d i 30cm 30cm 30cm d i = −4.29cm m = −d i / d o = +1.43

Maya, di <0 Perbesaran |m| > 1, Tegak. m > 0

Contoh Soal

3

Benda ditenpatkan 5 cm di depan cermin cembung dengan panjang fokus 10 cm. Dimana bayangan berada? Nyata atau maya? Tegak atau terbalik? Berapa perbesarannya?
f = − R / 2 = −10cm 1 1 1 + = d 0 di f d o = +5cm 1 1 1 1 1 = − = − d i f d 0 − 10cm 5cm 1 −1 2 −3 = − = d i 10cm 10cm 10cm d i = −3.33cm m = −d i / d o = 0.66

Maya, di <0 Diperkecil, |m| < 1, tegak. m > 0

Contoh Soal 4
Hitung kecepatan cahaya di dalam kaca yang mempunyai indeks bias mutlak n=1,5 jika kecepatan cahaya dalam108 m s 3 x ruang hampa c= Jawab : = 1dan n == n 1 n = n = n ,5
1 ruang ham a p 2 kaca

c n =n12 = = v n c v == n

2 1

n
8

3x1 0 = 1 ,5

2 x1 0

8 m

s

Contoh soal 5
Seberkas cahaya datang dari suatu 300 medium ke medium lain dengan sudut datang . Hitung sudut bias jika : a) cahaya datang dari udara ke air, b) cahaya datang dari air ke udara sin θ1 sin 30 0 n 1,5 a) = = n12 2= = = 1,5 ⇒ = 19,5 0 θ 2 Jawab : sinθ 2 sin θ2 n 1 1
sin θ1 sin 30 0 n 1 b) = = n12 2= = = 0,67 ⇒ sin θ2 sinθ 2 n 1,5 1 =2 48,6 θ
0

Contoh soal 6
Benda diletakkan 20 cm di depan lensa cembung dengan panjang fokus 10 cm. Dimanakah bayangan? Tegak atau terbalik? Nyata atau maya? Berapa perbesaran bayangannya?
d o = +2cm 2 f = +2cm 2 2 2 2 2 2 = − = − d i f d o 2cm 2cm 2 2 2 2 2 2 = − = d i 2cm 2cm 2cm 2 2 2 d i = +2cm 2

1 1 1 + = do di f

Nyata, Perbesaran = − 1

Contoh Soal 7
Benda ditempatkan 8 cm di depan lensa cekung dengan panjang fokus 4 cm. Dimana letak bayangan? Tegak atau terbalik? Nyata atau maya? Berapa perbesaran bayangan?
f = −4cm (concave) 1 1 1 + = d 0 di f d o = +4cm 1 1 1 1 1 = − = − d i f d 0 − 4cm 4cm d i = −2cm < 0 m = − d i / d o = 0.5 > 0

Latihan
Berkas cahaya masuk ke dalam prisma melewati sudut 45°-90°-45°
sehingga terjadi 2 kali pemantulan seperti terlihat pada gambar dibawah. Hasil akhir merupakan pembalikan arah rambatan cahaya. Tentukan indeks bias minimun prisma, n , agar terjadi pemantulan total .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->