Celana Dalam Bude Ratna Share 5 Saat liburan sekolah tahun lalu, Seno teman karibku di SMP 1XX

di kota Surabaya mengajak aku ikut berlibur di rumah Pakde dan Budenya di kota Malang. Dia bilang tempat Pakde dan Budenya ada kebon apel yang luas dengan sungai kecil yang meng alir di tengahnya. Seno akan mengajakku mancing seharian di sana, dan kalau lapa r boleh memetik apel sesukanya. Yaahh.., aku bayangkan betapa senangnya. Mancing seharian dan makan apel sesukanya. Kami sepakat akan tinggal 3 hari di rumah Pakde dan Budenya itu. Ayah dan ibuku tidak keberatan untuk memenuhi keinginanku. Beliau sudah sangat mengenal Seno. B ahkan orang tua Seno dan bapak ibuku sering saling kunjung mengunjungi apabila y ang satu ada keperluan atau punya sesuatu hajat. Begitulah pada hari yang ditetapkan kami berangkat pagi dari Surabaya dan sekita r jam 3 sore kami sudah sampai di rumah Pakde dan Bude Seno di kota Malang yang sejuk itu. Pakde Darmo dan Bude Ratna adalah nama Pakde dan Budenya Seno. Ternya ta mereka berdua itu masih muda. Jauh lebih muda dari bapak ibunya Seno. Pakde D armo adalah saudara sepupu ibunya Seno. Usianya sekitar 35 tahunan. Sekitar 5 ta hun lebih muda dari ibunya Seno. Dan tentu saja Bude Ratna lebih muda lagi. Mungkin sekitar 28 tahunan. Sudah leb ih dari 5 tahun Pakde dan Bude Seno itu berumah tangga, tetapi hingga kini belum punya anak. Oleh karenanya mereka nampak gembira saat kami datang. Bude Ratna orangnya cantik. Aku senang melihat wanita cantik seperti Budenya Sen o ini. Walaupun masih dibilang ABG, aku sudah punya kesukaan melihat yang cantik -cantik. Bahkan kalau aku ingat-ingat sejak Taman Kanak-kanak aku sudah tahu ana k-anak mana yang cantik. Atau dari ibu-ibu yang mengantarkan anaknya ibu mana ya ng paling cantik. Pada waktu itupun aku sudah bisa berfantasi. Aku suka membayan gkan untuk mencium teteknya, atau pipinya atau bibirnya yang cantik-cantik itu. Tapi Bude Ratna yang Budenya Seno ini benar-benar cantik. Kalau aku bandingkan, kecantikan Bude Ratna tidak kalah dengan kecantikannya para bintang iklan atau s inetron. Tulang pipinya, merah bibirnya, anak rambutnya yang lembut pada belakan g lehernya yang jenjang, duuhh.. Semuanya itu benar-benar menampilkan daya sensu al dan kecantikan yang sempurna. Rasanya mirip dengan Shirley Margaretha atau ya ng biasa dipanggil Shirley itu. Tentu Bude Ratna sedikit lebih tuaan. Kalau lagi bicara aku suka sekali memperhatikan gerak bibirnya yang tipis itu. Aku lantas membayangkan seandainya Bude Ratna meludahi aku, ahh.. biarlah. Akan kujilati ludahnya dan kutelan. Bahkan aku bayangkan seandainya Bude Ratna meluda hnya langsung ke mulutku. Uuhh.. dengan segala kesukaanku, aku akan mengucapkan beribu-ribu terima kasih padanya. Penis kecilku ini jadi langsung ngaceng. Sesudah kami diterima dengan ramah oleh Pakde dan Budenya Seno, kemudian sedikit ngobrol sana-sini. Tentang sekolah, tentang cita-cita mau jadi apa kalau sudah gede nanti dan sebagainya, kami disuruh istirahat dulu atau kalau mau mandi, bol eh. Silahkan. Aku pikir ngapain istirahat. Mendingan mandi saja, nanti ngobrol l agi dan melihati lagi cantiknya Bude Ratna. Rasanya enak kalau penisku ngaceng t erus saat mengkhayalkannya. Akhirnya Seno sepakat kalau aku mandi dulu. Sementara dia akan menunggu sambil s ekedar tidur-tiduran. Kamar mandi Bude Ratna tidak begitu luas. Di sana-sini nam pak bergantungan baju atau celana kotor. Aku jadi sedikit kesulitan untuk mengga ntung handuk dan bajuku. Terpaksa aku geser-geser untuk mendaptkan gantungan. Pada saat itulah aku melihat ada celana dalam wanita. Tak salah lagi, pasti ini

adalah celana dalam Bude Ratna. Siapa lagi?! Perempuan di rumah ini kan hanya Bu de Ratna. Darahku tiba-tiba berdesir. Meyakini bahwa itu adalah celana dalam Bud e Ratna membuat nafsu birahiku bangkit. Kenapa celana dalam kumal ini jadi begit u nampak indah di mataku. Kudekatkan wajahku ke arahnya. Lihatlah, bukankah warn a celana ini putih. Celana yang terbuat dari bahan yang lembut ini tadi siang at au mungkin tadi pagi atau kemarin sore telah dipakai oleh Bude Ratna. Dan sekara ng tidak begitu putih lagi. Pinggirannya nampak ke-kuning-kuningan, mungkin disebabkan keringat di selangkan gan Bude. Kemudian kulihat bagian bawah yang bertepatan dengan vaginanya, warnan ya semakin kuning yang pekat. Mungkin itu adalah sisa-sisa air kencing campur ke ringat Bude yang tertinggal. Ah.. Darah birahiku kembali berdesir. Penis kecilku mulai tegang. Hidungku kepin gin tahu bagaimana bau celana dalam orang secantik Bude Ratna yang mirip bintang sinetron Shirley ini. Dengan agak gemetar tanganku mendekatinya. Pelan dan hati -hati aku pungut celana dalam itu. Aku merasakan seakan ada stroomnya saat ujung jariku menyentuhnya. Darahku naik ke kepala membuat wajahku terasa sembab dan u bun-ubunku memanas. Dengan mempertemukan ibu jari dan jari telunjuk aku mengambi l tepian celana dalam dengan cara menjepitnya. Rasanya aku tak ingin celana dala m Bude Ratna ini ter-kontaminasi oleh tangan-tanganku. Kembali darahku berdesir. Mataku menatap tajam. Kusaksikan lebih dekat kain lemb ut yang beberapa waktu sebelumnya telah menutupi bagian milik Bude Ratna yang pa ling rahasia. Tanpa ragu dengan jantungku yang berdegup-degup sambil setengah me nutup mata kudekatkan celana Bude Ratna itu ke hidungku. Aku segera menangkap ba unya. Oohh.. Sepertinya aku dibawa melayang. Bau pesing kencing dan asem keringat sela ngkangan Bude Ratna membuat aku serasa terbang. Aku terayun dan terlempar dalam awang nikmat surgawi. Bau pesing dan asem itu seketika menjadi wewangian memabuk kan. Tak pernah kutemui wewangian senikmat ini. Ahh.. Kini aku merasakan betapa hasrat birahiku meledak dan terbakar menyala. Nafsu syahwatku menggelegak. Aku n anar dan menjadi liar. Khayalanku tak mampu kukendalikan. Dia terbang menuntunku menciumi selangkangan Bude Ratna. Bibir dan lidahku melata di seluruh pori-porinya. Kurasakan seakan B ude Ratna telah menantikan jilatan dan kecupan bibirku pada vagina dan selangkan gannya. Dia mengangkangkan lebih lebar kedua pahanya yang putih bersih itu agar bibir dan lidahku lebih leluasa menjelajahinya. Jari tanganku dengan terburu-bur u melepasi anak kancing celanaku. Kukeluarkan penis kecilku. Kini aku mulai meng elus-elus dan memijatinya. Kemudian mengocok-ocoknya. Dengan segenap jari-jari t anganku akhirnya celana dalam Bude Ratna kugenggam erat. Kemudian dengan tanpa r agu serta penuh nafsu syahwat birahi kubekapkan celana dalam itu ke mukaku. Bagian bawahnya yang paling kuning pekat kumasukkan ke mulut. Aku melumat-lumatn ya. Aku ingin kencing atau keringatnya yang kuning pekat itu larut dalam ludahku . Aku ingin mengecap-ecap dan mengisep-isepnya. Aku ingin merasai kencing dan ke ringat Bude Ratna. Aku ingin menelannya. Kocokkan tangan pada penisku semakin kupercepat. Aku merasakan kenikmatan syahwa t yang tak terhingga. Bayangan Bude Ratna yang menggeliat-geliat sambil mendesah -desah karena kegatalan menerima kecupan dan jilatanku melipatkan hasrat birahik u. Bahkan dia merenggut kepalaku. Dia tarik wajahku dan ditenggelamkannya lebih dalam ke selangkangannya. Genggaman kocokkanku semakin kuperketat. Aku tahu air maniku terus mendesak ingin muncrat. Kurasakan asin pada lumatan di mulutku. Kencing dan keringat selangkangan Bude R atna telah larut dalam ludahku. Sepertinya tangan Bude Ratna meremas-remas rambu tku. Tubuhnya bergoyang. Pantatnya maju mundur menahan nikmat syahwatnya. Kudeng

ar dia mendesah, merintih atau meracau, "Terus Wan. Enak Wan. Jilati terus vagina Bude Wan. Ayyoo.." Aaacchh.. Tanganku merasakan urat penis kecilku berkedut dan mengangguk-angguk. Air maniku muncrat menembaki dinding kamar mandi Bude Ratna. Aku merapat ke pint u. Kenikmatan sperma yang merambati saraf-saraf di seputar penisku begitu terasa nikmatnya. Celana dalam Bude Ratna masih nyumpal di mulutku. Bagian yang di ara h vaginanya telah kuyup oleh ludahku. Aku balik dari awang-awang setelah menjila t dan melumati selangkangan dan vaginanya Bude Ratna. Kini khayalanku memerosotkan tubuhku. Aku jongkok sambil bersandar ke kloset. De ngan hati-hati celana dalam Bude Ratna kukembalikan ke gantungannya. Kutaruh kem bali dan kutata-tata sesuai semula agar tidak menimbulkan kecurigaan Bude Ratna Sehabis mandi Seno mengajak aku keliling kebon apel yang berada di belakang ruma hnya. Aku melihat sungai yang mengalir di dalamnya. Airnya sangat jernih. Nampak ikan-ikan kecil pada berseliweran. Tetapi saat aku mendekat dan mengamatinya ya ng nampak hanyalah celana dalam Bude Ratna yang wangi air kencing dan keringatny a itu. Aku sama sekali kehilangan dorongan untuk makan apel atau mancing. Aku ma sih berada dalam jerat birahiku. Aku masih terseret dalam obsesi syahwatku pada celana dalam Bude Ratna. Pagi harinya kami bangun kesiangan. Bude Ratna sibuk meladeni suaminya yang hend ak berangkat kerja. Dia juga telah membuatkan minuman dan sarapan untuk kami. "Mandinya entar, ya nak. Sekarang cuci muka saja dulu terus sarapan. Bude sudah kegerahan nih. Habis Pakde berangkat, biar Bude yang mandi dulu, ya", "Ya, Bude", sahut Seno. Kebeneran..!! Memang itu mauku, begitu sorak kata hatiku . Aku sendiri diam saja. Aku bergaya acuh. Hanya mataku yang mencuri pandang bagai mana bibir Bude membuka dan mengatup dengan indahnya saat bicara. Aku juga terpe sona pada penampilan Bude yang belum mandi ini. Dari lehernya yang jenjang turun ke bahunya yang hhuhh.. Aku tak bisa mengucapkannya. Sangat aduhai. Dia hanya m emakai blus lembut dan tipis tanpa lengan. Lubang lengan blusnya itu sangat pas hingga nge-jepit ketiaknya. Nampak sepintas olehku lipatan ketiaknya. Di tempat yang sama kusaksikan tepian blusnya basah oleh keringatnya. Aku langsung melayan g. Benar kata orang, perempuan yang cantik akan tampak sangat cantik sebelum man di. Rasanya hasrat birahiku menyergapku di pagi ini. Dan penis kecilku kembali n gaceng. "Ayo, Wan. Jangan ngelamun. Makanlah. Ambil itu telor mata sapinya. Pakai sambal ? Suka pedes?", aku agak kaget. Bude Ratna begitu perhatian dan menyayangi kami berdua. Kemudian kuperhatikan pu la apa yang dipakai di bagian bawahnya. Dia tidak memakai rok. Rupanya pagi tadi bersama suaminya Bude Ratna melakukan jogging. Dia hanya memakai 'short pant' yang ketat dengan tubuhnya. Ak u seakan ingin pingsan karena tak tahan melihat betapa seksinya tubuh Budenya Se no ini. Aku nggak mampu menyaksikan paha dan betisnya. Aku sampai heran pada dir iku sendiri, kenapa paha dan betis Bude Ratna itu begitu merangsang nafsuku. Khayalku terus membawa aku terbang melayang-layang. Aku ingin dia lekas pergi ma ndi. Aku ingin apa yang kini dipakainya, yang kini membungkus tubuhnya itu dia t inggalkan di gantungan kamar mandi. Aku ingin hidungku menghirupi apapun yang di a pakai ini. Aku ingin hidungku lebih banyak menyedoti bau tubuhnya Bude Ratna. Aku menjadi sangat bergairah. Aku berusaha Seno tidak mendahuluiku. Aku ingin me

rasakan bau ketiak yang masih segar dari blus Bude Ratna itu. Wwoowww.. Mudah-mu dahan dia meninggalkan seluruh pembungkus tubuhnya yang membuat aku puyeng itu d i gantungan kamar mandinya. Dengan berusaha keras untuk tenang, begitu selesai sarapan aku mengambil handuk dan siap untuk mandi. Sambil bergaya membaca majalah yang tercecer di meja, mata ku tak lekang mengawasi pintu kamar mandi, menunggu Bude Ratna selesai mandi. Ku dengar suara air dari gayungnya. Kubayangkan betapa bahagianya air itu. Bisa men jelajahi lekuku lekuknya tubuh Bude Ratna. Sesaat dia keluar dari kamar mandi aku segera meletakkan bacaanku, berdiri, meng geliat kecil sambil menguap dan bergegas untuk mandi. Segala hal tadi kulakukan untuk menghindarkan segala bentuk kecurigaan Seno atau Bude Ratna pada tingkah p olahku. Kamar mandi terasa hangat dan wangi bau sabun sesaat seseorang selesai m andi. Mataku jelalatan ke arah gantungan baju. Dan kudapatkan apa yang kuimpikan .. Pertama kusaksikan 'short pants'-nya ngegantung menindih blusnya. Kemudian disam pingnya kutang lusuh bekas pakai. Nampak talinya menjuntai ke bawah. Dan di bela kang kutangnya itu ada terlihat celana dalam Bude Ratna. Wwoow.. Aku pesta, nih. Sepertinya aku sedang menyaksikan sebuah karya pop art-nya seniman Andy Wharol y ang menggantungkan celana dan BH seronok dalam ruang pamer di New York Modern Ar t Museum. Hasrat seksualku demikian terpukau menyaksikan apa yang kuimpikan itu. Tapi kini aku berusaha lebih tenang. Kubuka dulu bajuku, celana pendekku dan cel ana dalamku. Aku telanjang. Aku tidak langsung meraih benda-benda perangsang nik mat syahwat milik Bude Ratna itu. Aku akan memanjakan mataku untuk menikmatinya lebih dulu. Sambil pelan-pelan aku mengelusi penisku yang semakin tegang dan ker as aku mengamati short pants itu. Beberapa menit yang lalu short pants ini berad a di selangkangan dan pinggul Bude Ratna dan membungkus milik Bude Ratna yang pa ling indah. Nampak lipatan kain yang timbul karena tertekan pantatnya saat duduk. Ah, seakan aku sedang mengamati pantatnya dari jarak yang sangat dekat. Aku perhatikan tep ian celananya. Pasti pahanya terus bergesekkan dengan tepian itu dan meninggalka n keringat di sana. Rasanya aku tidak ingin mengedipkan mataku. Dan ketika aku m engusapkan short pants pada arah pantatnya ke hidungku, aku serasa sedang menciu m bokong Bude Ratna. Duh, nikmatnyaa.. Pasti lebih nikmat dari sekedar mancing dan makan apel. Berikutnya tanganku meraih blus tanpa lengan itu. Kucari lubang lengannya yang s empit. Kuamati. Kulihat ada noda peta di sekitar pinggiran lubang lengannya. Aku yakin itu keringat Bude Ratna. Pelan kudekatkan ke hidung dan kuciumi tepian le ngan blus itu. Ini bau asem keringat Bude Ratna. Hasrat birahiku melonjak naik. Jari-jari tanganku semakin sering memijat-pijat penis kecilku. Enak banget rasan ya.. Aku terbang di awang nikmat birahi. Hidungku kembali nyungsep ke ketiaknya Bude Ratna Aku merem setengah melek. Oochh.. Bude Ratnaaa.. Bude Ratnaaa.. Ijink an aku menjilati ketiakmu Budee.. Berikutnya aku mendekatkan hidungku ke arah gantungan. Kuendus kutang dan celana dalam Bude Ratna. Aku rasakan lintasan aroma keringatnya yang asem dan kencingn ya yang pesing itu. Pasti asem keringat itu nempel pada kutangnya. Mungkin buah dada Bude Ratna berkeringatan saat kegerahan. Keringatnya itu pasti terserap kai n kutangnya dan tertinggal di sana. Dan bau pesingnya pasti dari celana dalamnya yang nampak lusuh sesudah di pakainya. Mungkin saat kencing ada serpihannya yang terciprat ke celana dalamnya. Warna ke

-kuning-kuningan yang pekat pada bagian arah bawah celana dalam itu menunjukkan air kencing yang kering itu yang mungkin tercampur dengan keringatnya pula. Aku membayangkan betapa nikmat apabila kencing dan keringat dari selangkangan atau v agina Bude Ratna bisa kujilati atau larutkan dalam ludahku agar aku bisa menelan nya. Membayangkan itu semua membuat elusan tangan pada penisku berubah menjadi k ocokkan. Dan kocokkan itu kuselingi dengan pijatan pada urat-uratnya. Rasanya ta k pernah puas mengendusi kutang dan celana dalam Bude Ratna itu. Kini saatnya mu lutku melumati apa yang kurang dari 30 menit yang lalu masih nempel di tubuh Bud e Ratna ini. Aku mengunyah-kunyah bagian celana dalamnya yang nampak bernoda kuning pekat. Sa at telah membasah, kencing dan keringat yang larut bersama ludahku itu kuserap d an kusedoti untuk mengaliri tenggorokanku. Penisku semakin kaku mengiringi lumat an mulutku. Kemudian kukunyah pula tepian lubang lengan blusnya. Rasa asin dan a sem dari ketiak Bude Ratna yang larut dalam ludahku kutelan pula. Dduhh.. Duhh.., tanganku semaki cepat mengocok-ocok penisku. Nafsu birahiku tela h mendesak naik ke ubun-ubunku. Aku ingin secepatnya memperoleh orgasmeku. Aku m embayangkan nikmat saat air maniku nyemprot ke dinding kamar mandi seperti kemar in. Mungkin kali ini aku agak tegang kurang santai. Sesudah ngocok penis sekian lama orgasme dan ejakulasiku belum juga hadir. Sedangkan khayalan seksualku suda h melayang ke mana-mana. Ke ketiak kanan dan kiri Bude Ratna. Bahkan kemudian ak u pindahkan ke ketiaknya Shirley. Kuteruskan lebih kebawah lagi, bibirku mencium i sambil lidahku melata dan merambah paha dan selangakangan Bude Ratna. Kemudian pindah pula ke Shirley. Belum juga. Tapi akhirnya datang juga. Saat khayalanku membayangkan Bude Ratna mengencingi m ulutku, tak tertahan lagi, air maniku langsung muncrat berlimpah-limpah berhambu ran. Aku mendesah dan merintih tertahan menerima nikmat luar biasa itu. Jakunku bergerak-gerak seolah-olah benar-benar menelan air kencing Bude Ratna yang hanga t itu. Kunyahan dan sedotanku pada celana dalam dan lubang ketiak blus Bude Ratn a tak pernah kuhentikan. Aku tak menghitung lagi kemungkinan kain-kain eksotik d an erotis yang lembut itu tercabik-cabik oleh gigiku. Seno mengetok-ketok pintu. Minta aku cepetan, dia kebelet untuk buang air. Ah, n ih teman.. Secepatnya aku menyelesaikan mandiku. Hari itu kami seharian mancing di kali. Saat pulang kantongku penuh buah apel ya ng ranum. Ternyata apel yang langsung dipetik dari pohon rasanya sungguh lezat d an segar. Bude Ratna menggoreng ikan hasil pancingan kami. Malam itu kami tidur sangat lelap. Pagi berikutnya adalah hari ke. 2 kami nginap di rumah Pakde Darmo. Aku bangun d engan penuh ngaceng dan penuh harap. Aku berharap untuk bisa mengulangi kenikmat an orgasme dan ejakulasi macam kemarin. Seluruh obyek dan sasaranku ada dalam ka mar mandi itu. Tokoh sentralnya tetap Bude Ratna yang cantiknya mengingatkanku p ada Shirley Margaretha. Seperti kemarin, pagi ini kulihat Bude Ratna sibuk meladeni suaminya bersiap ke kantornya. Wanita yang sangat cantik saat bangun tidur itu mempertontonkan bahun ya yang aduhai dengan memakai blus lembut tanpa lengan macam yang dia pakai kema rin. Kecuali warnanya yang pagi ini ke kuning dan merah-an penuh motif kembang-k embang. Dan seperti kemarin pula, Bude Ratna menyuruh kami cuci muka dulu kemudian sarap an. Dia akan mandi duluan karena kota Malang yang bagi kami cukup dingin ini bag i beliau membuat sangat kegerahan. Mungkin karena sudah sehari-harinya sebagai o rang Malang. Dan sekali lagi seperti kemarin, aku telah siap dengan handukku sam bil membaca apa saja yang terserak di meja menunggu Bude Ratna keluar dari kamar mandinya.

Belum sampai ke menit ke 5 aku sudah merasakan air maniku akan tumpah. Bude Ratna telah mencucinya. Aku mengajak Seno kembali menyusur i kali mencari ikan.. khayalanku terbang me ngantarkan hidung. aku merambah buah dada dan pentil-pentilnya. Wa ngii. sikat gigi. Oleh karenanya beliau tidak per lu canggung dengan pakaiannya yang ternyata sangat merangsang naluri birahiku. Yang ada kini adalah gundukkan ranum buah dada Bude Ratna. Dd. kubuka saja celanaku. ayoo. E daann. sama saja. Aku juga membayangkan betapa tangan-tan gan Bude dengan erat memegangi kepalaku agar air kencingnya bisa tepat masuk ke mulutku. Tetapi karena perasaanku demikian kebelet. Pagi itu aku seakan menciumi tubuh Bude yang telanjang bulat. Air sejuk Malang dengan cepat bisa mengembalikan tenagaku. Aku mulai saja mengelusi penis kecilku sambil mataku setengah merem. aku ke kamar mandi. aku dise rgap nikmat syahwat tak terhingga. Bibirku melata merambah dadanya. lidah dan bibirku untuk menjilati ketiaknya. Aku kini menunggu Bude Ratna kencing di m ulutku macam kemarin pula. Duuhh. Sambil menunggu gorengan ikan mat eng. Kuperhat ikan sabun. Tanganku dengan terampil mengocok-ocok penis kecilku.. lidahku menjilati paha.. Kaos itu be rwarna merah yang ketat. Dan khayalanku untuk hal macam itu tak pernah menemui hambatan. Aku puas banget. Untung ada daya khayal yan g membantu aku. "Wan. Aku bilang pada Seno perutku mules. Tepat pada arah dadanya nampak tanda putih. Lidahku menjilat dan mengecapi keringat asin ketiaknya itu.. Dan saat aku mul ai melumat kutangnya.. Kami bikin tambak kemudian mengurasnya. Ratusan ikan-ikan u ceng dan wader dapat kami tangkap. odol. Iklan parta i itu menghimbau masyarakat untuk menusuk pada tanda putihnya itu. Entah kemana kaos oblong bergambar partai tadi. Tubuhku jatuh nge-gelesot ke lantai. Tiba-tiba saja hidungku telah nyungsep di ketiak Bude Ratna yang basah oleh keringatnya. Saat aku menciumi dan melumat-lumat lubang lengan blusnya. Kuamati di seputar kamar mandi. Pagi itu aku sempat mengulangi lintas khayalanku hingga aku bisa meraih 2 kali o rgasme dan ejakulasi. Tak ada yang bisa membantuku.. Disamping aku mendapatkan celana dalam dan blus lusuh bekas pakainya Bude Ratna. Aku membayang kan seandainya boleh menusuk di tanda itu sekarang. Bude Ratna menggorengkan ikan itu untuk lauk makan siang kami. Ternyata segala pak aian kotor tak nampak lagi di gantungannya.. dia juga gantungkan kutangnya. Ah..Pagi ini mandiku sungguh-sungguh sukses. busa untuk menggosok kaki. Aku yakin beliaun ya menganggap kami ini hanyalah anak-anak kecil. kamu minum ya kencing Bude. Nafsu birahiku terbakar menggelora. selangkangan dan vaginany a.. Aku aga k kecewa. Bu Ratna m emakai kaos tipis berlambang salah satu partai pemenang Pemilu 2004. Banget. minum Wan." demikian khayalan rintihan dan desah Bude Ratna. Buka mulutmu.!! Aku nggak sabar menunggu saat mandi. Selesai mandi badanku sangat segar. artinya aku mesti mendesak-d esakkan penis kecilku ke celah dua bukit indah milik Bude Ratna yang kukagumi in i. Aku kesengsem dengan tampilannya yang sangat seksi di siang hari ini.. Tentu s aja kutang Bude ini lebih melengkapi dan menunjang dalam melancarkan khayalan se ronokku. Dan saat aku melumat-lumat celana dalamnya. Dengan penuh nafsu bibir dan lidahku menyapu bukit dan lembah-lembah dari dada m . khayalanku akan merangkaki tubuh Bude mulai dari bagian atas hingga bagia n bawah tubuh cantiknya. Untuk bawahannya Bude Ratna memakai celana pendek 'hot pants'.. Air mani ku muncrat dari penis kecilku dengan tubuhku yang telentang di lantai dan mengge liat-geliat menahan gelinjang. Pada saat muncrat yang terakhir. Aku sudah atur.

Aku masih penasaran. celana dalamnya yang nampak lusu h setelah dipakai sejak semalaman. Birahiku terdongkrak tinggi dengan apapun yang kini nampak tergantung di depan m ataku. Kami akan berangkat jam 8 pagi dari rumah. Dengan alasan nyari udara pagi yang sehat aku ajak Seno keluar rumah dan jogging di kebon apel belakang rumah. masa bodo. Lewat jam 6 pagi kami balik ke rumah. Rasanya bukan pagi y ang baik nih.elintasi perut dengan pusernya menuju ke selangkangan Bude Ratna. Aku juga merasakan ada lengket-lengket di ujung lidahku. Aku pikir to h nggak ada gunanya mandi pagi-pagi. aku tak tahan untuk membiarkannya. Saat kutemukan bukit indah yang menggumuk. Jam berapa Sen. Kulihat Bude Ratna sudah sibuk di dapur. Aku langsung menelanjangi diriku. Lidahku mencoba menembusi gumuk itu. Hahh.. Tangan-tangan teram pilku mulai mengelusi penis kecilku. jam 5 pagi aku sudah terbangun. Tentu di a sedang nyediain sarapan buat kami yang akan pulang. Besok pulang. Kulihat Bude Ratna sudah dandan rapi. Celana dalam. Dengan banyak kehilangan keyakinan diri aku langsung masuk ke kama r mandi. Ini pesta besar yang kudapat di Mala ng. bibir dan lidahku berkelana menjelajahi tubuh Bude Ratna. Bude Ratna sempat nampak cemas meilh at keadaanku. Gantungan baju itu penuh dengan pakaian kotor milik Bude Ratna yang bekas di pakainya. kutang. Rasanya kamar mandi ini menjadi demikian indahnya. besok? Se no bilang besok Pakde dan Bude akan nganter kami sampai terminal bus. blus lembut atau short pants punya Bude Ratna yang bekas dipakainya itu telah menerbangkan aku ke awang-awang nikmat birahiku. kalau begitu sudah mandi dong?! Aku buru-buru lari kekamarku untuk mengambi l handukku. Kulihat kutangnya yang nge-gelantung. Bukankah aku tak apa-apa. Semerbak dan hangatnya bau sabun dan tubuh Bude Ratna langsung menyergap hidungku. batinku kesal. Aku rasakan banget bagaimana jepitan bibir kemaluannya menghalangi tusukkan lidahku. Aku ke mbali melumati noda-noda keringat atau serpihan kencing pada pakaian kotor Bude . Tetapi itu hanya sesaat. Malam itu aku nonton TV sampai tertidur. Short pants yang sangat lecek sesudah dipakai tidur dan kena keringat bokongnya saat sibuk di dapur tadi. Aku sungguh penasaran dan kehilangan kesabaran. yaitu vaginanya. Waah h. Bude Ratna membuatkan lalap dan sambal. kacau nih.. Aku belajar sabar. Seti ap detail pakaian kumal Bude Ratna itu melemparkan aku ke lembah syahwatku dan m engajak hidung.. Besoknya.. Jangan-jangan kami aku nggak sempat men ikmati kembali celana dalam Bude Ratna nih. Mungkinkah nanti sore ata u yang pasti besok pagi bisa kudapatkan apabila beliau selesai mandi sore? Yaa. Kok pagi. Aku agak terhuyung saat keluar kamar mandi.. Mataku jelalatan dan. Aku tidak langsung mandi. Sungguh sebuah kejuta n. Blus lembut berlengan pendek yang lusuh pula. Paling-paling Bude Ratna juga belum mandi. Terkadang juga kuselingi dengan remasan ata u pijatan. Aku juga mengendus-endus dan menjilati selangk angannya. Air maniku muncrat saat Bude Ratna mengencingi mulutku. pokoknya aku sangat terangsang kalau mikir air kencing Bude Ratna. Kenapa aku semakin pengi n dan terobsesi air kencingnya ya? Ah. sih?! Kok Pakde pake ikut nganter sih?! Emangnya Pakde nggak kerja? Wah. Ikan uceng dan w adernya sungguh menjadi santapan yang tak ada bandingnya.. Waahh. Kami makan sian g dengan sangat nikmat. Lihatlah apa yang ada di gant ungannya. Semua impianku menjadi kenyataan. kenapa tak bisa kudapatkan celana dalam atau baju yang lain dari bekas pakai Bude Ratna saat di kamar mandi tadi.. Dan dengan cara itu orgasmeku cepat hadir y ang disertai tumpahnya air maniku yang berlimpah.

manajer IT perusahaanku dan Lia. Ketemu perempuan cantik macam Bude Ratna dan menciumi celana dalam kotor nya. Kebetul an Pak Arief ini sedang aku kirim training ke Singapore. Tetapi hari itu sebelum aku pergi. Dan kini. He. Itulah sekilas kenikmatan yang kudapatkan selama liburanku. Kudengar Pakde Darmo memanaskan mobilnya.. Hari itu aku ditemani Pa k Erwan. Hingga dengan penuh histeris aku men gerang dan mendesah tertahan. Aku sangat hati-hati tidak mau affairku dengan Santi tercium oleh mereka. Kapan nih kesini lagi" suara merdu terdengar diseberang sana. Aku memasuki jerat nikmat yang tak bertara. P ak Erwan ingin bertemu untuk membicarakan proyek komputerisasi... Kul ihat caller idnya. Sedang nggak bisa ngomong ya Pak" Santi menggoda. perutku agak mules.. Memang perusahaanku sedang ingin menggant i sistem yang lama. untuk kemudian dilanjutkan dengan acara bobo si ang sejenak sebelum kembali lagi ke kantor. Seperti biasa.. "He. Aku mandi sepuasku. Sedangkan Lia sibuk mencatat pembicaraan kita berdua... "Hallo Pak Robert. Hal in i mengingat Pak Arief. Seusai menikmati makan siang.. Aku mengocok penis kecilku dengan cepat. aku minta supaya aku tidak diganggu kecuali kal au ada emergency. Pasti aku akan selal u mengenang dan mengulang nikmat macam itu. Mereka kembali ke lantai atas untuk bekerja . Nanti sebentar lagi saya ke sana. Atau kutangnya. sedangkan aku langsung menuju tempat parkir untuk berangkat mengerjai istri or ang he. adalah manajer keuangan di kantorku. Kamipun berpisah.. "Oh iya. Biasanya aku makan siang hanya dengan Lia. saya sedang menyantap makan siang di seb uah cafe yang terletak di lantai dasar gedung kantorku. sehingga aku bisa lelua sa menikmati istrinya. . Makin cepa t.. sekretarisku. Aku dan Pak Erwan berbincang-bincang mengenai proyek implementasi software dan j uga tambahan hardware yang diperlukan. Seno menggedor pintu kamar mandi. suami Santi. yang sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan yang te rus berkembang. aku berkata pada Lia bahwa aku akan langsung menuj u tempat klienku. Dari Santi. Air maniku tumpah. tiba-tiba HPku berbunyi. Aku cepat segar apabila a ir menyiram tubuhku. "Dari klien" kataku. Cepat. OowWCchh. aku lagi buang air. atau blusnya. pada setiap liburan aku se lalu berharap bisa pergi ke suatu tempat untuk kemungkinan mengalami peristiwa s ejenis.. Aku bilang tunggu. Sedang asyik-asyiknya menyantap steak yang kupesan. "Betul Pak. Bapak tu nggu sebentar ya" jawabku. sehingga aku aja k saja dia untuk bergabung menemaniku makan siang. Saya sedang makan siang nih. He. Tubuhku bergetar hebat mengikuti gelinjangku. Aku kembali berguling ke lantai. Aku tersungkur. Cepat. sekretarisku. Sensasi Bercinta Dengan Bertukar Istri. Berkali-kali penisku berkedut keras menembakkan ca iran-cairan kentalku hingga membasahi dan meleleh di kamar mandi Bude Ratna ini.Ratna itu. OK sampai ketemu sebentar lagi ya" kataku sambil menutup pembicaraa n.

karena orang sekelas aku saja kagum melihat rum ahnya yang sangat wah itu. "Saya sih OK saja" jawabku riang. Naman ya Harry. seorang pengusaha properti yang sukses. Nanti pura-pura saja Pak Robert suamiku" kata Santi sambil pamit untuk menelpon kenalan barunya itu. Aku m asih bernafsu melihat Santi. dia menahanku.. "Bisa aja Pak Robert. Ketika aku akan membuka bajunya. Santipun memperkenalkan diriku pada mereka. merekapun bercerita mengenai kehi dupan seks mereka. Bayan gkan saja betapa kayanya mereka. meskipun telah lima hari berturut-turut aku setubuh i dia. Santipun menjelaskan kalau kami s udah ada janji dengan majikannya. Pak Robert kok lama sih" katanya. Tadi macet total tuh. Nikmat sekali meminu m orange juice itu setelah lelah terjebak macet tadi. "Ini perkenalkan suami saya" Seorang laki-laki paruh baya dengan kepala agak botak memperkenalkan diri. Tetapi aku lebih kagum melihat Susan. Mungkin di peta juga nggak a da" candaku. Setelah mulai akrab.Setelah kesal karena terjebak macet. Disamping itu bodynya tampak seksi sekali dengan buah dada yang besar dan bentuk tubuh yang padat. Susan menawarkan untuk berpesta seks sambil b ertukar pasangan di rumah mereka. Santi ada hadiah nih untuk bapak" "Apaan nih?" jawabku senang. Tak lama kamipun sampai di rumahnya yang luas. dahagaku yang lainpun muncul. Wanita ini memang cantik sekali. Mungkin karena suda h beberapa hari ini aku remas dan hisap sementara suaminya aku "asingkan" di neg eri tetangga. Singkat cerita. Santi sendiri yang membukakan pintu. Rumah kamu sih jauh. Buah dadanya tampak semakin padat dibalik bajunya. "Ini ada teman Santi yang mau kenal sama bapak. Kamipun masuk ke dalam rumah dan aku langsung duduk di sofa ruang keluarganya. S anti menyuguhkan orange juice untuk menghilangkan dahagaku. sampai jugalah aku di rumah Santi. Untung jal anan Jakarta sudah agak lengang. saat dia s edang berolahraga di gym. Ibaratnya kalau dihinggapi nyamuk. sudah beberapa jam aku di jalan tadi. "Oh ya. Segera kuparkirkan Mercy silver metalik kesayanganku.. Kucium bibirnya sambil tanganku mengelus-elus pundaknya. Terutama kulitnya yang putih dan mulus sekali. tetapi setelah melihat Santi yang cantik. Dahagakupun langsung hilan g. "Aih. Aku kagum pada rumah mereka yang sangat luas.." jawab Santi sambil tertawa kecil.. Katanya belum pernah lihat yang sebesar punya Pak Rob ert" kata Santi sambil meraba-raba kemaluanku. dan memencet bel rumahnya. Dengan perabot-perabot yang mahal. "Dia ingin coba ini bapak. Sekilas mengingatkan aku pada bint . Dia tersenyum gembira melihat kedatanganku.. Susan menyambut kami dengan ramah. Dia tampak cantik dengan baju "you can see" nya yang memperlihatkan lengannya ya ng mulus. juga koleksi lukisan-lukisan pelukis terkenal yang tergantung di dinding. Aku dan Santi kemudian meluncur menuju rumah Susan di kawasan Kemang. Bayangkan saja. Seorang satpam tampak membukakan pintu garasi." Lalu dia bercerita kalau dia berkenalan dengan seorang wanita. Orangnya cantik banget. "Iya. si nyam uk akan jatuh tergelincir. Hari sud ah menjelang sore. "Pak... Susan.

Tetap i entah mengapa justru hasrat birahiku semakin timbul melihat Susan yang seperti nya lemah lembut dapat bersikap galak seperti itu. habis ini pulang aja yuk" kata Santi berbisik perlahan setelah keluar dari ruang makan. perutnya bunc it lagi". mengingat tubuh Susan sudah sangat mengunda ng gairahku.. Sri nggak sengaja" si gadis kecil memohon belas kasihan pada majika nnya. Setelah dari toilet. sehingga akupun pamit an ke belakang. Dengan tubuh yang putih bersih dan tinggi. "Dasar bedinde.ang film panas di jaman tahun 80-an. "Ampun non.. Tampak Pak Harry mulai mengerayangi tubuh Santi di sofa seberang. "Nggak sengaja nggak sengaja. "Iya nih sedang kasih pelajaran ik punya pembantu" jawabnya sambil tersenyum man is. Mungkin betul kata oran g. Kulihat tampak Susan melotot memarahi pembantunya itu. Diturunkann ya tangan dari pinggangnya dan beranjak ke arahku.. Kamipun bercerita basa-basi ngalor ngidul sam bil menikmati hidangan yang disediakan. Susan sedang berkacak pinggang memarahi gadis kecil pembant unya tadi. Tetapi aku tentu saja tidak menyetujui permintaan S anti. Enak saja kamu bicara ya. Itu gelas harganya lebih dari setahun gaji kamu tahu!!" bentak Susan. Tak lama akupun merasa ingin buang air kecil. sedangkan si pemba ntu kecil itu tampak ketakutan sambil meminta maaf berkali-kali.. Sedangkan Santi tampak ogah-ogahan melayaninya. Setelah makan. aku kasihan juga melihat si gadis pembantu itu." kata Susan ketika sadar aku berada di pintu dapur.. Adegan di TV tampak semakin hot saja. kamipun ke ruang keluarga sambil nonton video porno untuk membang kitkan gairah kami. Susan yang cantik itu. Kupaksa saja Santi untuk kembali ke ruang makan. Entah siapa namanya itu.. Aku sudah ingin menikmati istri Pak Harry yang cantik sekali seperti bonek a itu. Santi pamit un tuk ke toilet. Tak lama. Santi mau lihat filmnya dulu" Aku tersenyum mendengar alasan Santi ini. Nggak akan lagi non. "Pak.. "Kenapa?" tanyaku. tanpa sengaja dia menjatuhkan gelas kristal sehingga pecah berkeping-k eping.. Sudah tua. . kalau wanita kurang dapat menyalurkan hasrat seksualnya. kontras sekali melihat Su san berdiri di depan pembantunya yang kecil dan hitam. Verveillen!!" Susan masih terus berkacak pinggang memaki-maki p embantunya. Meskipun sebenarnya aku tidak perlu lihat yang seperti ini. "Sedang sibuk ya?" godaku. Kulihat di dalam. seorang gadis pembantu kecil datang untuk menyuguh kan buah-buahan. Dengan matanya dia mengajakku untuk mengikuti dia. Biar tau rasa kamu. "Gajimu aku potong. Aku tertawa geli dalam hati. botak." Si gadis kecil itu terdiam sambil terisak-isak. Akupun mencoba menikmati adegan di layar TV. "Ampun non. aku berjalan melintasi dapur untuk kembali ke ruang keluarg a. Sementara itu Susan minta ijin ke dapu r sebentar. Melihat adegan itu. Merekapun menyuguhkan makan malam. cenderung menjadi pe marah." "Oh Pak Robert. "Habisnya Santi nggak nafsu lihat Pak Harry itu. Ditengah makan malam itu. Sementara wajah Susan menampakka n kepuasan setelah mendamprat pembantunya habis-habisan. Tetapi mungkin karena kaget melihat adegan di layar TV home the ater itu. "Sebentar Pak.

. Di a kemudian jongkok di depanku yang masih duduk di sofa. dan tak lama terdengar erangan nikmat Pak Harry saat dia mencapai orgasmenya. Aku dan Susanpun langsung berciuman b egitu duduk di sofa. Susan kemudian berdiri. Kuelus-elus rambutnya yang hitam dan diikat ke b elakang itu.emmhh. Setelah puas bermain dengan kemaluanku. ukurannya jauh berbeda. Sambil mengulum dan menjil ati kemaluanku. Dibukanya bajuku dan puting dadakupun dih isapnya. seperti seseorang yang sedang mema kan sesuatu yang sangat nikmat. Susanpun melenguh kenikmatan. Tak perlu dikomando lagi langsung kuterkam buah dadanya yang kenyal itu. Meman g kalau kubandingkan dengan kemaluan suaminya. Aku terkagum dibuatnya. Kutelusuri lehernya yang jenjang sambil tanganku meremas buah dadanya yang membu sung padat. Apalagi s etelah dia mengalami orgasme. Aku melakukan "french kiss" dan Susanpun menyambut penuh ga irah. Santi du duk di sampingku dan mulai menciumiku. "Ayo isap susu ik " pintanya sambil menyorongkan buah dada sebelah kanannya ke m ulutku. Sementara itu Susan masih dengan bernafsu menikmati kemaluanku yang besar. Kulihat Santi masih menonton adegan di layar sementara Pak Harry mengelus-elus pahanya. kulihat suaminya sedang mendapat handjob dari Santi. Sambil menikmati permainan oral Susan. Tak heran bila istrinya sangat menikmati kemaluanku. sehingga kemaluankupun bebas tanpa ada pengha lang sedikitpun di depan wajahnya. . S eorang di atas yang lainnya di bawah."Yuk kita kembali" lanjutnya. Celana dalamku dielusnya perlahan sambil menatapku menggoda. I like it. Tampak Santi mengocok kemaluan Pak Harry dengan cepat. "Oh. emhh. Buah dadanya besar dan padat menjulang. Susanpun mengerang kenikmatan. Susan masih be rjongkok di depanku sambil mempermainkan lidahnya di batang kemaluanku. Sementara tanganku yang satu mere mas buah dadanya yang lain. tampak kemaluan Pak Harry sangat kecil dan tertutu p oleh lemak perutnya yang buncit itu. Langsung kuhisap dan kujilati putingnya. Sementara Pak Harry tampak menikmati peman dangan ini sambil berusaha membangkitkan kembali senjatanya yang sudah loyo." katanya sambil menjilat kepala kemaluanku. Tak lama Santipun kembali muncul di ruang itu. Bener kata Santi... sehingga buah dadanya menantang di depan waj ahku. Tingkah lakunya seperti anak kecil yang ba ru mendapat mainan baru. Santipun kemudi an meninggalkan Pak Harry. sambil membuka celanaku. Susan kemudian menghampiriku dan kamipun berciuma n kembali dengan bergairah. Nikmat sekali rasanya dihisap oleh dua wanita cantik istri orang ini.. Kemudian dibukanya celana dalamku. Susan mengerang.. Sementara Susan masih mengulum dan menjilati kemalua nku. Kuremas.my god. dan menghampiriku.. kuhisap dan kujilati sepuasnya. Very big. Kemaluankupun mulai dihisap mulut Susan dengan rakus. Kuangkat baju Santi dan juga BHnya. Dia kemudian mel epaskan pakaiannya hingga hanya kalung berlian dan hak tingginya saja yang masih melekat di tubuhnya. mungkin dia pergi ke toilet untuk membersihkan tangan nya. sehingga kuhentikan kegiatan ku menghisapi buah dada Santi. Kamipun kembali ke ruang keluarga. Kemudian disibakka nnya celana dalamku ke samping sehingga kemaluankupun mencuat keluar. Tangannya meremas-remas kemaluanku. dengan puting yang kecil berwarna merah muda. Dielus-elusnya seluruh kemaluan termasuk buah zakarku dengan tangannya yang halus.

. Terkadang dikeluarkannya kemaluanku dari va gina Susan untuk kemudian dikulumnya. Aku berdiri di depannya dan kusuruh dia menghisa p kemaluanku kembali.. Benar-benar nikmat rasanya menyetubuhi dua wanita cantik ini. Kamipun bersetubuh dengan tubuhnya duduk di atas kemaluanku menghadap suaminya y ang masih berusaha membangunkan perkakasnya kembali. Memang sudah perjanjian bahwa aku bisa menikmati istrinya sedangkan Pak Harry bisa menikmati "istriku". Tak lamapun tubuhnya mengejang dan dia menjerit melepaskan segala beban birahiny a. sem entara aku sedang menyetubuhi Susan. Dihampirinya Santi dan ditariknya menuju sofa yang lain di ruangan itu. Very much" balasku. Sementara itu Santi bersimpuh di ujung sofa sambil meraba-raba buah zakarku... dan aku berkacak pinggang dengan tangan kananku. kali ini dari depan. I love your big cock.. Setelah itu Santi memasukkan kembali kemal uanku ke dalam liang surga Susan. Santipun tampak kembali pergi meninggalkan ruangan... Setelah beberapa menit. I really enjoyed it" katanya sambil membersihkan bekas spermaku di dadanya.. Sementara Pak Harry rupanya telah berhasil membangunkan senjatanya. Yes. Santipun mau tak mau mengikuti kemauannya. Aku terus menyetubuhinya sambil meremas-remas buah dadanya dan sesekali menjilati dan menciumi pundaknya yang mulus. kamipun kembali mengobrol beberapa saat sambil menikmati desert yan g disediakan.. dia kembali berdiri dan kemudian berbalik membelakangiku. Kutarik tubuhnya agak kebel akang sehingga aku dapat menciumi kembali bibirnya dan wajahnya yang cantik itu. I enjoyed it too. Rupanya dia sudah mencapai orgasme yang kedua kalinya.. Kadang kuk eluarkan kemaluanku dan kusodorkan ke mulut Santi yang dengan lahap menjilati da n mengulumnya. aku masih menggenjot Susan secara doggy-style.. Aha. That's right." begitu erangan Susan menahan rasa nikmat yang menjalari tubuhnya.. Kuremas rambut Susan dengan tangan kiriku. "Thanks Robert. Tak lama akupun menyemburkan cairan ejakulasiku ke mulut Susan. Sementara. aku berdiri dan kuminta Susan untuk menungging di sofa. "Ahh. Kusetubuhi dia "doggy-style" sampai kalu ng berlian dan buah dadanya yang besar bergoyang-goyang menggemaskan. Hal itu menambah suasana erotis di ruangan itu... Akupun sudah hampir orgasme.. Aha." Susan terus meracau kenikma tan. "Ohh. Kulihat Pak Harry tampak bernafsu sekali menyetubuhi Santi dengan gaya missionary. Sementara itu. Eh. "No problem Susan. Setelah itu kubalikkan badanny a dan kusetubuhi dia lagi. Kamipun berjanji untuk melakukannya lagi dalam waktu dekat. Tak beberapa lama kude ngar erangan Pak Harry. Aku ingin menggenjot dia dari belakang.Setelah itu. Eh.. Diapun menjil ati bersih kemaluanku. Aha. aku lirik ke arah Pak Harry. "Eh. Yes. Diapun menelan s permaku itu. walaupun sebagian menetes mengenai kalung berliannya. Aha. Aha. Aha. Sesekali kuciumi wajah dan buah dadanya. dia sedang memperh atikan istrinya mengulumi kemaluanku. Sementara aku masih menyetub uhi Susan dari belakang sambil berkacak pinggang. ." dengus Susan setiap kali aku menyodokkan kemaluanku ke dalam va ginanya. Diapun jo ngkok sambil mengarahkan kemaluanku ke dalam vaginanya yang berambut tipis itu. Sesekali kuremas b uah dadanya yang berayun-ayun akibat dorongan tubuhku. Ohh god. sambil terus kugenjot vaginanya yang sempit itu... Setelah itu..

" kata Santi merengut manja. Dia diam saja di dalam mobil." "Kenapa sih sayang?" tanyaku ketika kami telah sampai di depan rumahnya. "Pokoknya Santi nggak mau lagi deh" katanya. "Tapi janji besok datang ya. Suamiku segera menyodorkan seb uah kartu nama yang entah dari mana dia peroleh. Ayo. He. Mereka kelihatannya selalu dikejar waktu un tuk meraih sukses yang lebih besar lagi bagi keuntungan bisnisnya. hal itu hanya merupakan suatu kebetulan belaka dan tidak ada hubungannya dengan siapa pun juga. Baik suamiku maupu n Priyono mereka sama-sama sibuknya. "Besok khan masih ada sayang" hiburku. Suamiku seorang pengusaha muda sukses. tulisan ini diangkat berdasar kan kisah dan pengalaman yang sesungguhnya dengan nama pelaku serta tempat yang telah diubah. Apabila terdapat kesamaan nama maupun tempat peristiwa dalam tulis an ini. Sehingga bole h dikatakan hidup kami sangat berlebih sekali akan tetapi di lain sisi waktu unt uk keluarga menjadi terbatas sekali. Semoga saja aku masih dapat melihat film bagus tayangan HBO di TV nanti. Villa tersebut terletak di sebuah bukit terpencil di tengah kerimbuna n hutan pinus.. Hanya saja aku segan memakai Santi setelah dia disetubuhi Pak Harry tadi. Mungkin besok pagi saja aku akan menikmati nya kembali.. Untuk sampai di sana kita harus melalui sebuah jalan kecil yang m erupakan jalan pribadi yang menghubungi villa tersebut dengan jalan utama. Tadi Santi horny banget lihat bapak sama Susan make love" rengeknya. Di uj ung jalan tersebut kita akan menjumpai sebuah pintu gerbang yang kokoh terbuat d ari besi memagari sebuah bangunan artistik dikelilingi oleh taman yang asri. Santi na nggung nih. Santi belum puas.. Udah gitu mainnya cepet banget. "Wah sudah malam nih. Bye" Sebenarnya aku tidak ada janji dengan siapa-siapa lagi malam itu... Keluarga kami dan keluarga Priyono memang bersahabat. Kukebut mobilku mengarungi jalan tol di dalam kota. "Kok ketawa sih Pak Robert.. Santi tampak kesal.. Setidak-tidaknya dia harus bersih-bersih dulu. He. Lagian saya ada janji sama orang".. Umur kami tidak jauh berbeda sehingga kami mempunyai persamaan dalam pergaulan. Beg itu kami mendekati gerbang tersebut.Dalam perjalanan pulang.. Pak Robert jahat. Hanya pada hari-hari weekend saja kami baru . Tolongin Santi dong. karena Pak Arief toh masih beberapa hari lagi di luar negeri. "Ah. Besok aja ya. Akupun bersenandung kecil mengikuti alunan suara Al Jarreau di tape mobilku. Cerita Memek Arisan Para Suami Tukar Memek Istri. "OK so pasti deh.." rengeknya lagi saat keluar dari mobilku. Akupu n tidak begitu menghiraukannya karena aku sangat puas dengan pengalamanku tadi. "Apa yang akan aku lakukan di sini?" pikirku ketika tiba di depan pintu gerbang villa itu. Kemudian dengan wajah ramah mer eka membukakan pintu dan mempersilakan kami masuk... tiba-tiba dua orang laki-laki berpotongan r ambut pendek dengan tubuh kekar menghampiri kami. "We're in this love together... "Habis Santi nggak suka sama Pak Harry. demikian juga Priyono. Di dalam pekarangan villa itu kulihat beberapa mobil telah terparkir di sana dan salah satunya adalah mobil Priyono sahabat suamiku." Akupun tertawa geli mendengarnya.

. Selain itu bentuk tu buhnya agak mungil dibandingkan denganku. Keadaan itu dialami juga oleh istri Priyono. Sehingga warna kuli tnya agak kecoklatan-coklatan terkena sinar matahari. saah. kalau diucapkan dala m bahasa Inggris jadi kep'es. Dan itu pun apabila suamiku tidak ada urusan bisnisnya di luar kota. kata Priyono membela diri. Berbeda denganku yang berkulit agak putih dengan bentuk tubuh yang agak lebih ge muk sedikit sehingga buah dada dan pinggulku lebih kelihatan menonjol dibandingk an dengan istri Priyono. Tid ak sembarangan orang boleh ikut! Hanya mereka yang merupakan kawan dekat saja ya ng boleh ikut dan itu juga harus memenuhi syarat!" "Syarat apa.. Sekali-sekali kami bermain kartu atau pergi berdarmawisata.. tuh gagah nggak namanya". katanya lagi. "Ya sudah kalau begitu.?" kataku.!" kata Pr iyono lagi. Sehingga antara aku dan istr i Priyono merasa cocok dan akrab satu sama lainnya. Apalagi w ajahnya masih tetap seperti anak-anak remaja dengan tahi lalat di atas bibirnya membuat penampilan istri Priyono kelihatan lebih muda lagi. baru tahu sekarang para suami juga kayak perempuan..". "Walah. "Eh. "Artinya adalah Club Arisan Para Suami atau disingkat CAPS. Menurut pandanganku penampilan istri Priyono manis seka li. Pertemuan kami dengan keluarga Priyono pada mulanya diisi dengan pergi makan mal am bersama atau mengunjungi club rekreasi para eksekutif di setiap akhir pekan.. Maklumlah selain dia secara rutin mengikuti kegiatan latihan di sala h satu fitness center. "Hei. Aku tahu hal itu karena suamiku sering membicarakannya dan malahan pernah bergurau kepadaku bagaimana rasanya sekiranya dia melakukan hubun gan seks dengan istri Priyono. Jangan-jan gan memang punya rahasia yang terpendam". Novie. Akan tetapi ketika h al tersebut sudah mulai terasa rutin.. Ada suatu daya tarik tersendiri yang dimilikinya setidak-tidaknya demikian j uga menurut suamiku.. "Dahulu mau dinamakan The Golden Key Club. dia juga memang seorang atlet renang. pada suatu saat suamiku dan Priyono mengaj ak kami untuk ikut menjadi anggota CAPS. tiba-tiba kata istri Priyono menimpali ku. club arisan ini merupakan suatu club yang ekslusif. pakai arisan segala" .. jawab Priyono. "Rupanya belum tahu dia. "Iya Mbak... Badannya semampai namun berbentuk sang at atletis. saah!" katanya meniru gaya Marisa Haque diiklan TV.!" kataku sambil memukul pundakn ya. Club Arisan Para Suami".dapat berkumpul bersama. juga agak sebaya denganku. kataku.. rupanya pake rahasia-rahasiaan segala ya. Suamiku juga jadi ikut tertawa m endengar logat Prioyono itu. "Apa artinya itu. Kami juga selalu mengatur wa ktu senggang bersama untuk melakukan pertemuan-pertemuan rutin atau rekreasi ber sama.. mereka berdua sekarang ini lagi selalu kasak-kusuk saja. "Kalau belum beristri atau bukan istri yang sah. Bedanya dia baru berum ur tiga puluh tahun sedangkan aku telah berumur tiga puluh lima tahun. tapi gara-gara Eddy Tanzil maka naman ya diganti jadi CAPS.. dilarang keras untuk ikut! Oleh karena itu untuk ikut arisan ini perlu dilakukan seleksi yang ketat sekali dan tidak main-main! Jadi nggak ada yang namanya itu rahasiaan-rahasiaan. "Ini arisan bukan sembarang arisan.. kalau arisan para suami kenapa istri perlu dibawa-bawa ikut jadi anggota?" debatku lagi. Kebetulan istri Priyono.?!" "Misalnya para anggota harus terdiri dari pasangan suami istri yang sah! Betul-b etul sah. jangan marah dulu. pakai diseleksi segala! Nggak mau sekalian juga .!" kata Prioyono dalam logat Madura seraya menunjukkan jempol ke arahku sambil melirik kepada suamiku. "Ah kayak mau jadi caleg saja.

"Misalnya bagaimana?" "Ya dalam kehidupan perkawinan itu secara tidak disadari timbul kejenuhan-kejenu han. "Lho. "Memangnya apa hubungannya dengan jaman emansipasi!" aku menyela kata-kata suami ku.. ini kan jaman emansipasi". katanya. "Begini Mbak. terus penataran! Arisan ya arisan saja.. yaitu berkeinginan untuk melakukan hubungan badan tidak dengan satu wanita saja. emas. arisan ini justru bertujuan b uat mengharmoniskan kehidupan perkawinan antara suami istri!" jawab Priyono. apa sip. yang keluar duluan hanya gosip?" kataku ket us. Hal itu sangat betul sekali. "Begini. kata suamiku lagi. akhirnya perutnya jadi gendut dan pulang-p ulang jadi bertengkar di rumah karena dengar gosip ini itu!" kataku. Malahan sebaliknya. disini masalahnya.... berlian. Arisan kita itu bukan arisan gosip. Krisis ini apabila tidak disadari akan menimbulkan bencana yang be sar yaitu tidak adanya kegairahan lagi dalam kehidupan perkawinan. pasangan suami-istri". "Mengapa harus ditukar-tukar sih? Dan apanya yang ditukar?" tanyaku karena aku j adi semakin tidak mengerti atas penjelasan suamiku itu. Akan tetapi sifat-sifat ini justru merupakan 'sumber konflik utama' dari krisis kehidupan perkawinan seseorang! Na h!..?" kataku lagi. "Boleh nggak diberi tahu Mas?" kata Priyono sambil melirik kepada suamiku. "Pasangan?! Pasangan apa. Suami ku tersenyum sambil mengangguk. kata suamiku.. Untuk mengatasi hal itu bagi para pasangan suami istri perlu mendapatkan pen ggantian suasana. bukan seperti itu. ya akhirnya semua sama saja. terus terang saja.... karena 'kebosanan' merupakan sifat manusia. Apabila tidak ada kegairahan lagi antara suami-istri biasanya akan membawa akibat yang fatal" . yaitu 'kebosanan'. mereka mempunyai naluri poligamis... bilang saja kalau sudah bosan dengan istri atau mau cari yang lain!" kataku. kata suamik u. hal inilah yang akan dicegah dalam kegiatan club itu!" . "Ya itu... apa sup. pada periode tersebut hubungan seks antara sua mi-istri tidak lagi menyala-nyala sebagaimana pada masa setelah pengantin baru... dan 'wanita lain '. "Ah itu kan hanya alasan yang dicari-cari saja....! Dimana-mana juga sama! P aling-paling Bapak-bapaknya ngumpul ngobrolin cewek-cewek dan Ibu-ibunya ngerump i sambil comot makanan disana-sini. untuk itu kenapa mesti arisan. kegiatan club ini sebenarnya bertujuan untuk mengharmoniskan kehidupa n suami istri dalam rumah tangga".pakai Litsus. "Singkatnya menurut pandangan para pakar seksualogi dalam kehidupan perkawinan seseorang pada saat-saat tertentu terdapat suatu per iode rawan dimana dalam periode tersebut kehidupan perkawinan seseorang itu meng alami krisis. "Jadi arisan apa pun itu.. se dangkan 'keinginan kepada wanita lain' secara terus terang itu merupakan sifat n aluri kaum laki-laki secara umum. "Walah. kata suamiku..?" jawabku dengan sangat heran. penjelasannya panjang. tiba-tiba suamiku menyeletuk. Mercy atau BMW. khususnya suasana dalam hubungan di tempat tidur". apa saham. "Jadi. "Nah. Kejenuhan yang paling utama dalam periode tersebut biasanya dalam masalah h ubungan badan antara suami istri. arisan kita itu bentuknya kegiatan tukar-menuka r pasangan". disadari atau tidak disadari. diakui atau tida k diakui.." "Jadi. "Bukan. jadi ya kau ikut saja dulu deh! Nanti baru tahu manfaatnya!" kata Priyo no menyeletuk... disinilah memang letak masalahnya. Hubungan badan suami istri te rsebut akhirnya terasa menjadi datar dan hanya merupakan suatu hal yang rutin sa ja. tapi arisan yang si p!" kata Priyono... "Nah. Kedua belah pihak biasanya telah kehilangan kegairahan dalam hubungan mereka di tempat tidur yang disebabkan oleh berbagai faktor. "Nggak mau ah kalau hanya ikut-ikutan!" "Begini Neng!" kata suamiku.

"Apa hubungan perkawian dengan kopi susu?" tanyaku agak heran. maka akan menjadi kacau dan malahan tujuannya mungkin tidak akan tercapai. Apakah ingin dicampur s ehingga menjadi sesuatu yang baru yang lain rasanya daripada aslinya atau dinikm ati secara sendiri-sendiri sesuai dengan rasa aslinya!" "Jadi apa hubungannya dengan arisanmu sekarang?" "Nah. dalam bentuk kegiatan arisan seperti ini". eh mal ahan jangan-jangan jadi lebih doyan!" kata Priyono menimpali komentar suamiku. Kedua unsur ini saling melengkapi dalam hubungan perkaw inan seseorang.. Yang paling gampang ya. Oleh karena itu perlu diusahakan secara terorganisir. Adanya nafsu birah i ini dalam diri kita sebagai mahluk alam adalah wajar dan bukan sesuatu yang me malukan.." kata suamiku selanjutnya.. kata suamiku. Kedua unsur yang saling berbeda ini dapat dinikmati dengan berbagai cara. Masalahnya sekarang. atau 'su sunya' saja. "Kalau begitu bukankah hal itu juga merupakan suatu penyelewengan dalam perkawin an?" tiba-tiba kata istri Priyono berkomentar. Kalau dilakukan oleh para suami atau para istri itu secara sendiri-sendiri. Sedangkan unsur kenikmatan seks adalah merupakan unsur penunjang ya ng dapat memperkokoh dan mewarnai unsur cinta tersebut. maka dia cenderung akan melakukan penyelewengan dengan wanita lain secara sembunyi-sembunyi. Para istri juga harus dapat me milih kehendaknya. Unsur cinta adalah merupakan faktor yang dominan yang merupakan faktor utama terjalinnya suatu ikatan batin antara dua insan yang berlainan jeni s.. Mengap a. Unsur cinta ditandai dengan adanya kerelaan pengabdian dan pengorbanan dari m asing-masing pihak dengan penuh keihlasan dan tanpa mementingkan egoisme dalam d iri pribadi. "Tidak salah pendapatmu! Memang benar dalam suatu perkawinan banyak unsur yang m empengaruhinya. siapa tahu akhirnya para istri juga akan dapat menikmatinya.! Karena apa definisi menyeleweng itu? Seseorang itu dikataka n menyeleweng apabila dia melakukan hal di luar pengetahuan pasangannya. "Iya Mbak. "Begini. adanya kobaran nafsu birahi serta adanya keinginan dari ma sing-masing pihak untuk mendominasi pasangannya secara egois."Jelasnya bagaimana?" kataku. Kalau suaminya bisa meras akan orang lain. yang kedua hal itu membuat suat u keadaan yang tidak adil dalam kehidupan suami-istri. Nah. akan tetapi dalam perkawinan hanya ada dua unsur saja yang palin g dominan.. Unsur cinta dapat diibaratkan sebagai kop i dan unsur kenikmatan seks dapat diibaratkan sebagai susunya. Unsur ini ditandai denga n manifestasi adanya keinginan melakukan hubungan hubungan tubuh dari dua insan yang berlainan jenis. langsung nyamber!" kataku.? Karena dia tahu hal itu akan merupakan sumber konflik dalam rumah tangga ya ng sangat berbahaya. "Tentu saja bukan. apakah sewaktu-waktu dia ingin minum 'kopinya' saja. kedua unsur tadi apabila kita ibaratkan seperti minuman tidak be danya sebagai 'kopi' dengan 'susunya'. Kedua-duanya harus mempunyai hak yang sama dalam kehidupan b ermasyarakat sesuai dengan tuntutan dari wanita itu sendiri untuk beremansipasi.... yaitu antara unsur 'cinta' dan unsur 'kenikmatan seks'. "Apabila seorang suami menuruti naluri kelaki-lakiannya itu. ole h karena itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Dan hak itu tidak terkecuali walaupun dalam hubungan seks. untuk mendapatkan kenikmatan seksual yang lain daripada istriny a.. "Ah.. Pertama-tama karena dia tahu istri tidak menyetujuinya. Atau de ngan kata lain dia melakukan itu secara sembunyi-sembunyi sehingga pasangannya t . bagaimana mewujudkan hal itu. atau 'kopi susunya'. namun juga tentunya ada unsur lainnya!" kataku berargumentasi.!" "Apakah memang demikian problem dari sebuah perkawinan? Aku kira bukan hanya soa l seks saja yang menjadi konflik dalam hubungan suami istri. ibarat kopi dengan susunya!" kata suamiku. para istri juga haru s diberi kesempatan yang sama seperti para suami. "Dalam suatu perkawinan sebenarnya merupaka n campuran antara dua unsur yang sangat berbeda. kau kayak bensin saja. arisan ini bertujuan untuk membuat keadaan yang adil dan berimbang di anta ra suami dan istri. kenapa istrinya tidak.

Suasana dalam ruangan itu kudapati biasa-biasa saja. Salah seorang tamu kemudian bertindak sebagai bar tender. tuan rumah di sini. jawab suamiku. Tidak berapa lama kami berdiri di depan pintu.. Berlainan dengan kegiatan ini. "Silakan. Apalagi dengan model potongan da da yang agak rendah membuat pangkal buah dadaku yang putih bersih kelihatan agak tersembul keluar membentuk dua buah bukit lembut yang indah. Kelihatannya dia itu seorang keturunan Cina. Aku kira pendapat suamiku benar. "Mari k ita ambil minum dahulu". aku dan istri Priyono mengalah. S elanjutnya kami dipersilakan masuk ke dalam ruangan tamu. Yang membedakanny a adalah para tamunya. Dengan cekatan dia membuatkan minuman yan . Aku li hat istri Priyono benar-benar sangat menarik sekali malam itu dengan pakaiannya yang agak tembus pandang membuat mata kita mau tidak mau akan segera terjebak un tuk memperhatikannya dengan seksama.. Tapi se cara keseluruhan bentuk tubuhnya masih boleh jugalah. rupanya suamiku benar tertarik kepada istri Priyono. apakah dia memakai pakaian dalam di balik i tu. kuhitung hanya ada bela san orang dan wanitanya semua berdandan secantik mungkin dengan pakaian yang leb ih seksi daripada yang kukenakan. suamiku jadi sangat antusias sek ali. Sehingga dalam pakaian itu dia tidak saja kelihatan sangat cantik akan tetap i juga seksi. Sementara itu suara iringan musik terdengar samar-samar mengalun dengan lembut dari ruang tamu yang besar. Aku mengenakan gaun ini adalah juga atas anjuran suamiku. Pri yono dan istrinya sedang mengobrol dikelilingi beberapa pasangan lainnya. Di sudut lainnya ada sebuah bar yang kelihat an lengkap sekali jenis minumannya. Dia terus memperhatikan istri Priyono tanpa mempedulikanku lagi. Semuany a terbuka dan melalui persetujuan bersama antara kedua pasangan suami-istri itu" . Tidak berapa lama kemudian tuan rumah beserta istrinya menghampiri kami.idak tahu dan tidak pernah menyetujuinya. kata nyonya rumah kepada kami dalam bahasa Ingg ris logat Cina Singapore. Pantas saja dia sering memu jinya bahkan sering mengatakan kepadaku secara bergurau bagaimana rasanya kalau berhubungan kelamin dengan istri Priyono. Selain daripada itu kami mengalah untuk membuat hati para suami senang. "Memang sengaja para pembantu semuanya sudah disuruh n gungsi. Jadi benar dugaanku.. dan ini istriku. karena dengan memakai gaun ini aku lihat be ntuk tubuhku jadi semakin nyata lekak-lekuknya. Di sudut-sudut ruangan terd apat makanan kecil dan buah-buahan. Pada akhirnya setelah menjalani debat yang panjang dalam forum resmi maupun tida k resmi. "Perkenalkan saya Djodi. panggil saja Sis ka!" katanya langsung memperkenalkan seorang wanita yang tiba-tiba muncul. Demikian juga aku tidak melihat seorang pelaya n pun atau petugas catering yang biasanya mengurusi konsumsi dalam pesta-pesta y ang diadakan di rumah-rumah mewah seperti ini. katanya langsung sambil menyalami kami.. seseorang membuka pintu dan langs ung menyalami kami. Oleh karena itulah malam in i akhirnya aku berada di tempat ini. Buah dadanya subur walaupu n perutnya kelihatan agak gendut. Sikap suam iku yang demikian menimbulkan juga rasa cemburu di hatiku. Kelihatannya tidak begitu banyak. Danda nannya agak menor untuk menutupi kerut wajahnya yang sudah dimakan usia. agar privacy kita tidak terganggu!" katanya lagi dengan suara yang genit. Suamiku berka ta bahwa aku sangat menarik apabila mengenakan pakaian yang agak ketat dan terbu ka. "Selamat datang dan selamat malam". katanya sambil langsung menuju bar. Resolusi para suami itu kami terima den gan catatan kami ikut dalam kegiatan club ini semata-mata hanya untuk sekedar in gin tahu saja dan tidak ada tujuan lain yang lebih dari itu. Kami segera berbaur dengan pasangan-pasangan lainnya yang sudah ada di sana. Melihat penampilan istri Priyono. help your self saja".. you know kan. Aku mengenakan gaun dari bahan satin yang agak tipis yang agak ketat melekat di tubuhku.

!" "Oo. Aku memang tidak begitu tahan terhadap minuman beralkohol. katanya sambil menatap dalam-dalam ke arah belahan dad a gaunku. kataku berusaha menjawabnya. Dia diam sejenak. Namun secara tidak disadari aku me nyukai juga ucapannya itu terutama datangnya dari seorang pria yang tidak aku ke nal dan di hadapan suamiku. kataku sambil memberikan senyuman. pikirku. buatan bar tender terkenal!" katanya sambil menyodorka n gelas itu kepada kami. Kecuali aku dan istri Priyono. Ya. "Ini.!" kataku.. Aku berpikir apakah dia laki -laki yang akan meniduriku nanti? Tidak begitu jelek juga. "Ohh". akan tetapi ru panya dia mengartikannya lain bahwa aku ingin segera memulai sesuatu. Kemudian dia mulai memperhatikanku secara khusus. Kata-kata itu ditu jukan kepadaku. Kuharap dia dengar kata-kata itu. pada saat itu aku merasa agak me lambung juga walaupun hanya sedikit. Tapi sesungguhnya hal itu disebabkan aku tidak terbiasa beramah-ramah dengan seorang pria asing yang belu m kukenal benar. "Dada anda bagus sekali". tiba-tiba aku berk ata secara spontan." bisiknya.. "Kita belum lagi tahu cottage mana yang akan anda tempati". Semula aku mengira tuan rumah akan menarik nama pasangan yang akan mend apat arisan bulan ini sebagaimana arisan-arisan biasa lainnya. "Terima kasih"... Saya kira 'rum and cola' cocok untuk anda berdua!" katanya lagi sambil terus mencampu r rum dan segelas cola serta menaruh es batu ke dalamnya. "Pakai rum. katanya sambil menam bah minumanku. "Anda cantik sekali dengan busana ini". cobalah dahulu. Apa bila waktu yang lalu ada seorang laki-laki yang memandang diriku secara demikian maka suamiku mungkin akan segera mengirimkan bogem mentah kepadanya. Aku dapat membacanya dari senyumnya yang tersembunyi. bourbon atau scotch?" "Terima kasih. katanya seraya memegang pundakku yang te rbuka. "Minuman pertama yang dilarang adalah c ola atau lainnya yang dicampur dengan Baygone! Yang kedua minuman yang anda pili h tadi. "Saya benar-benar baru pertama kali mengikuti pertemuan ini". Kemudian dia menatapku dengan pandangan yang menyesal . sungguh tidak". "Akan tetapi saya senang sekali apabila nanti kita dapat tempat y ang sama dan segera ke sana. Aku pun kemudian mulai memperhatikan penampilannya. Aku memang selalu berbuat itu. Selesai membuat minuman dia segera bergabung dengan kami. Tidak berapa lama kemudian tuan rumah mengumumkan akan melakukan penarikan nomor arisan. jadi mau tidak mau harus dicampur sedikit dengan rum atau lainnya. "Sungguh.. di sini tidak boleh minum itu! Itu termasuk minuman kedua yang dilarang di sini. bukan kepada istri Priyono.. Aku menjadi agak terselak seketika. tetapi juga minumanku terasa sangat keras sehingga kepala ku langsung terasa mulai berat. katanya agak kaget.!" katanya dalam nada yang jenaka.. Hal ini disebabkan bukan hanya aku kaget men dengar bisikannya itu. dengan bahu yang bidang dan wajah yang ramah menarik. Tinggi badan nya kira-kira 170 cm..." bisiknya dengan nada mi nta maaf. Kelihatannya dia sedang menilaiku. coca cola saja.. Akan tetapi dugaa . "Coca cola saja. "Jangan terburu-buru!" katanya. "Anda minum apa?" tanyanya kepadaku dan istri Priyono. Aku berpikir rupanya dalam club ini untuk dapat tidur dengan seorang wanita tidak be rbeda bagaikan akan membeli seekor sapi saja. Aku segera menghabiskan minumanku.g dipilih masing-masing orang dan kebanyakan mereka memilih minuman yang bercamp ur akohol. Aku agak menjauhinya seketika karena kukira dia mabuk. "Saya harap kata-kata saya tadi tidak menyinggung anda.

Kemudian baru para suami keluar dan saling tukar menukar kunci kamar mereka di mana para istrinya berada di dalamnya. Jadi kita tahu siapa di kamar nomor berapa . Kelemahannya dalam sistem ini ada kemungkinan pasangan s uami-istri itu juga akan mendapatkan nomor yang sama..!" jawab suamiku. "Eh. Aku bertanya kepada wanita di sebelahku yang kelihatan sudah biasa dalam kegiata n ini. "Terus. "Iya ya. Dia memilih pasangan yang diinc arnya sehingga timbul komplain dari anggota yang lain... karena kuncinya sudah pas sepasang-sepasang!" "Jadi kita tidak tahu siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama dengan nomor kita?" kataku untuk menegaskan dugaanku....!" kataku. memang sekarang ini sistemnya berbeda.?" "Untung bukan cilaka tigabelas!" jawabnya sambil tertawa. "Itu bukan untung tapi cilaka. "Sudah percuma berdebat di sini. Tuan rumah meminta kami untuk mengambil gelas sampanye masing-masing kemudian kami bersula ng. cilaka duabelas namanya!" "Ya tapinya untung juga. "Jadi kita hanya dengan berdua dalam cottage itu?" "Ya.. "Jadi nanti kita cocokkan nomor yang ada di kunci itu dengan nomor bungalow atau kamar di sana. "Dapat nomor berapa?" kata suamiku yang tiba-tiba sudah berada di sampingku.. Sekarang sistem itu telah dirubah. Para suami membuat kelompok sendiri dan para istri juga mem buat kelompok sendiri. Apalagi hanya berduaan dengan laki-laki yang bukan suami kita.... Karena dengan sistem itu ada anggota yang suka curang.!" jawabku." "Terus. Selanjutnya kami masing-masing diminta mengambil amplop k ecil dalam dua buah bowl kristal yang berbeda yang diletakkan pada masing-masing kelompok." kataku selanjutnya. tolong kau tanyakan dong!" Rupanya aku tidak usah berpayah-payah mencari Novie karena tiba-tiba Priyono dan istrinya sudah berada di dekat kami. kita tunggu saja siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama!" Tiba-tiba hatiku menjadi kecut. Dahulu pada waktu club ini disebut T he Golden Key Club memang kita bisa ketahui karena para pesertanya mula-mula ber ada dalam sebuah kamar masing-masing. "Nomor delapan. Sekarang masing-masing pa sangan mengambil kunci kamar secara diundi dan disaksikan oleh semua anggota.. kali ini dia tidak dapat apa-apa.. nomor berapa dia. Kalau sudah begitu ya nasi bnya lah." Sekarang aku baru mengerti mengapa club ini dahulu dinamakan The Golden Key Club .. Se hingga sekarang lebih fair karena anggota tidak dapat memilih pasangannya yang d iincar terlebih dahulu. "Terus.. "Kunci ini adalah kunci cottage yang ada di sekitar villa ini..nku meleset.. "Ya. Satunya untuk para suami dan satunya lagi untuk para istrinya. Aku jadi terhenyak. "Untung. " jawabnya.? Oh ya . Aku mereguk sampanye itu sekaligus sehingga kepalaku kini terasa semakin ber at. Mula-mula tuan rumah meminta kami untuk berkelompok secara terpisah antara suami istri. "Eh kalau Novie dapat nomor berapa y a?" kataku lagi. Aku tidak dapat membayangkan apa yang akan dilak ukan dalam cottage itu..!?" katanya sambil memandang kepadaku dengan agak heran." katanya... Selesai kami mengambil kunci semua berkumpul kembali di ruang tamu.! " "Kenapa untung?" "Ya untung tidak dapat nomor yang sama. "Kenapa. nomorku duabelas!" katanya. kamu dapat nomor berapa?" aku berbisik kepada Novie. "Nomor duabelas Mbak. Amplop kecil tersebut ternyata berisi sebuah kunci dengan gantungannya yang bertuliska n sebuah nomor. Jadi maksud suamiku untuk meniduri istri Priyono kini tercap .

Rua ngan itu kini menjadi agak gelap dan alunan musik berirama slow terdengar lebih keras lagi. tapi ada juga yang masih duduk-du duk mengobrol di sofa.. Dia bernyanyi-nyanyi kecil mengikuti irama m usik yang mengalun di ruangan itu. "Seperti kamu. dan ini istri saya Mira". kau ngerayu. "Nomor delapan!" jawabku.. Selanjutnya kami berbasa-ba si berbincang-bincang sejenak. kau.!" katanya lagi sambil terus mendusal-dusal leherku.. "Ah. tiba-tiba Priyono meraih wajahku dan langsung me ngecup bibirku dengan lembut. "Jangan ngeledek ya. . "Memangnya kenapa. Baru saja kami duduk tiba-tiba sepasang suami istri datang menghampiri kami dan mengulurkan tangannya.? Kenapa dari dulu-dulu nggak bilang!" kataku samb il terus mendekapkan tubuhku lebih erat lagi sehingga buah dadaku terasa menyatu dengan dadanya. "Eh.. Suamiku kelihatan berseri-seri sekali ketika menerima isyaratku. "Typemu seperti apa sih?" kataku.?" kata Priyono. di rumah saja!" "Ah. "Saya Alex. mungkin tiga hari nggak habis dimakan!" kata ku berseloroh. "Kalau aku dulu bilang. Suasana dalam ruangan itu kini jadi lebih romantis. "Oh ya. "Aku nomor enam!" katanya lagi. mungkin menuju cottage-nya masing-masing. aku merasakan adanya ga irah birahi yang timbul dalam diriku ketika berdekapan Priyono sehingga aku pasr ah saja leherku didusal-dusalnya." "Mengapa?" kataku lagi.. Tidak berapa lama kemudian lampu-lampu di seluruh ruangan itu mulai meredup. Dia san gat sopan terhadapku... Priyono dan aku menyebutkan nama kami masing-masing.. Ditambah dengan pengaruh alkohol yang aku minum tadi.. Ketika kami berdansa Priyono mendekapku erat-erat. "Kamu dapat nomor berapa?" tiba-tiba Priyono berbisik di telingaku. orangnya sintal. Aku jadi agak bergelinjang juga leherku diciumi Priyono sedemikian rupa. dia sendiri juga sering cerita bahwa dia suka sama istri kamu. kau terus mau apa?" "Tentunya kita nggak usah payah-payah ikut arisan di sini. Ketika kami kembali ke tempat semula kudapati suamiku dan istri Priyono sudah ti dak ada di sana. e h sekarang dia dapat nomor kamar istrimu lagi!" kataku lagi. Dan sudah barang tentu suamiku sege ra juga mengajak istri Priyono berdansa. Aku lihat bebera pa pasangan yang mulai berdansa tapi kebanyakan dari mereka menyelinap satu pers atu. Tiba-tiba Priyono mengajakku untuk berdansa.ai. Selama kami bergaul belum pernah dia melakukan hal yang tidak senonoh denganku.. Aku jadi ag ak cemburu lagi melihat tingkahnya. Tapi malam ini tiba-tiba saja dia berbuat itu..? Kan betul orangnya sintal!" "Potongan seperti itu bukan typeku!" katanya.. atau mabok. "Malu sama suamimu!" "Kenapa malu. istrinya tuan rumah!" "Wah. "Aku dengar sih Nyonya Siska.!" katanya sambil terus menempelkan pipinya ke pipiku. katanya memperkenalkan diri. Begitu sangat eratnya sehingga seolah-olah kami dapat mendengar degu b jantung di dada masing-masing. Aku pikir mereka sudah tidak sabar lagi dan masuk ke cottagenya ketika kami sedang berdansa tadi.?" tanyaku. sayang. enak dong... Apakah kare na pengaruh alkohol yang dia minum tadi atau memang selama ini dia juga mempunya i perasaan yang terpendam terhadap diriku. Selanjutnya beg itu irama musik hampir selesai.. Perasaanku kini jadi melambung kembal i. Aku segera memberi isyarat kepada suamiku bahwa nomornya sama dengan nomor d ia.!" katanya. "Anda dapat nomor berapa?" dia bertanya kepada Priyono.. "Siapa itu..

"Bolehkah kita bernegosiasi. Selama ini kukenal dia wajar-wajar saja apabila bertemu denganku. Sel anjutnya dia merenggangkan mulutku dan mendorongkan lidahnya di antara gigiku me ncari-cari lidahku yang segera kujulurkan untuk menyambutnya. Tiba-tiba kusadari bet apa nikmatnya itu semua. Ketika kami memasuki pintu cottage itu aku berpikir di sinilah kemungkinan awaln ya perubahan hidupku. Selanjutnya tidak ayal l agi Priyono segera memegang tanganku dan menuntunku menuju cottage nomor delapan . Aku mempunyai suatu kelemahan mengenai b uah dadaku.. "Saya nomor delapan dan istri saya nomor enambelas" katanya. Sebenarnya saya juga senang dengan penampilannya. demikian juga Priyono. Apakah ada orang yang ak an percaya mengenai hal itu? Secara jujur begitulah keadaanku dan itulah apa yan g kupikirkan waktu itu. Hanya kini rasa sensasi yang muncul dalam diriku aku rasakan tidak asing lagi. aku merasa bagaikan kembali pada saat-saat dimana aku men galami ciuman yang pertama dari seorang laki-laki. "Oh. "Kali ini saya tidak akan menginterupsi kalian. Dia kelihatan begitu sangat bernafsu sekali terhadap diriku. Aku benar-benar tidak menyangka Priyono dapat bersikap seperti itu. "Saya kira anda ber dua sudah bernomor sama. Sungguh merupakan suatu ciuman yang panjang dan lama sekali. Jari-jariku menghujam di punggungnya menahan suatu per asaan yang sangat dahsyat. Tapi saya harap hal ini hanya di antara kita saja. akan tetapi hal itu akan be rubah dalam waktu beberapa menit ini. akan tetapi saya sudah mempunyai janji dengan nomor enam. Ketika bibirnya menempel di bibirku aku pun langsung melumatnya dengan kuat. Aku tahu dengan ini aku memberikan suamiku semacam kepua san seks lain sebagaimana yang dia inginkan. "Oh ya!" kata Alex agak kaget. Priyono segera saja mengiyakan. Tidak berapa lama kemudian tangannya segera menyusup ke balik busanaku yang mema ng berpotongan rendah dan menjalar menelusuri punggungku." bisiknya kepada Priyono. kataku.. Kupikir apakah hal itu akibat pengaruh alkohol yang diminumnya tadi atau mungkin juga memang sejak dahulu dia sudah mempunyai minat yang besar terhadap diriku namun dia terlalu sopan untuk mengungkapkannya dalam kesempatan yang biasa. Begitu buah dadaku tersentuh maka praktis akan membuatku terus bergelinjang. Lain kali saya harap saya dapat nomor anda lagi!" Kemudian dia melingkarkan tangannya ke tubuhku dan memberikan sebuah kecupan kecil di bibirku.. Begitu memasuki cottage itu Priyono langsung merangkulku dan mulai menghujani wa jahku dengan kecupan-kecupan kecil. Aku ingin segera ditiduri.. Aku jadi tersentak seketika. Oleh sebab itu ketika tangannya menyentuh langsung puting susuku maka aku menjadi bergelinjang dan me liuk-liuk dengan liarnya. tapi anda kan bukan pasangan suami istri?" katanya la gi. Aku akan menjadi seorang istri yang serong dan semuanya ini disebabkan oleh ulah suamiku sendiri. Selanjutnya dengan segera tangannya m ulai meraba daerah sekitar buah dadaku.!" kataku hampir serempak. Bagaimana kalau kita bertukar nomor? Anda mengambil nomor delapan dan saya nomo r enam. "Saya lihat anda senang sekali dengan nomor delapan. . "Ya. "Itu adalah nomorku". dear!" kata Alex. aku maksudkan buah dadaku sangat sensitif sekali."Enam!" jawab Priyono singkat. Seumur hidupku aku belum pernah melakukan hubungan badan d engan laki-laki lain kecuali dengan suamiku sendiri." Bagaikan mendapatkan durian runtuh. Kemudian dia berpaling kepada Priyono dan mengamit lengannya menjauhi kami. Apakah pa da acara-acara rutin kami atau kesempatan lainnya. Memang hal ini tidak diperbolehkan apabila ada angg ota lainnya yang tahu. Aku merasakan suatu hal yang luar biasa yang belum pern ah kualami sebelumnya. Sedangkan istri saya memang sudah sesuai dengan nomor enambelas yang jug a kebetulan tuan rumah kita. Kemudian kul ihat mereka bertukar nomor kunci.

Dan sudah barang tentu pemandangan selanjutnya yang kusaksikan adal ah sebuah alat kejantanan yang sangat besar dan gempal sedang berdiri dengan teg aknya menentang diriku. Selanjutnya dengan serta merta dia melucuti celana dalamku ke bawah kakiku. Seumur hidupku aku belum p ernah menyaksikan alat kejantanan seorang laki-laki dewasa yang begitu dekat jar aknya dengan tubuhku kecuali alat kejantanan suamiku sendiri. Ingin rasanya aku menyentuhkan wajah serta puting susuku ke dadanya. Namun aku merasa masih sangat malu untuk berkata secara t erus terang. Akan tetapi rup anya Priyono belum mau memasukkan alat kejantanannya ke liang kewanitaanku. akan tetapi sekali lagi aku masih tidak mempunyai keberanian melakukan ha l itu. Aku segera telentang di sana dengan segala kepolosan tu buhku menanti kelanjutan dari dari kesemuanya itu dengan pasrah. dan tidak berapa lama lagi dia akan menyetub uhi diriku dengan alat tersebut. Aku masih teringat bagaimana bentuk dadanya itu dan bagaimana ketika dia memperl akukan diriku. Ketika aku merapatkan tubuhku ke tubuhnya.Pada saat tubuh kami terlepas satu sama lainya. "Karena cukup untuk menyusui anaknya dan sekaligus bapaknya. Kupikir dalam kesempatan seperti ini dia masih saja bisa be rkelakar. . katanya sambil menyentuh puting sus uku dengan lembut. Dia masih tetap saja berdiri menikmati pemandangan keindahan tubuhku dengan pandanga n yang penuh dengan kekaguman. dan tidak berapa lama kemudian secara tidak kusa dari aku telah melakukan hal itu. nafas kami pun memburu dengan he bat. Sehingga secara tidak sadar kurasakan timbul su atu keinginan dalam diriku untuk segera memegang bahkan menghisap alat kejantana n itu. Selanjutnya Priyono meraih dan membopong tubuhku yang telah bertelanjang bulat i tu ke atas tempat tidur. Dia m enggesek-gesekkan alat kejantanannya tersebut ke tubuhku yang hanya mengenakan B H serta celana dalam nylon yang tipis. akan t etapi yang mengesankan adalah alat kejantanan yang kulihat sekarang adalah milik seorang laki-laki lain walaupun dia sahabat suamiku. Akan tetapi busanaku memang hanya memperg unakan karet elastis saja. Aku tidak mengenakan apa-apa lagi di balik busanaku itu kecuali du a carik pakaian dalam model bikini yang tipis dengan warna yang senada dengan ku litku. Sehingga se lanjutnya kudapati dia mulai membuka kancing kemejanya dan melepaskan kemeja itu dari tubuhnya. Dadanya kecoklat-coklatan hampir berwarna sawo matang penuh ditum buhi dengan bulu dada keriting berwarna hitam di tengahnya. Sementara itu tangannya telah menyusup ke balik celana dalamku menelusuri daerah sekitar pantatku dan meremas-remasnya de ngan kuat daging pantatku yang lembut dan berisi. Akan tetapi sebenarnya saat itu aku juga ingin berkata kepadanya bahwa aku juga ingin segera menyaksikan bagaimana bentuk tubuh aslinya di balik kemej a dan pantalonnya itu. maka dengan mudah aku segera melepaskan busana itu me lalui kepala. Rupanya dia dapat membaca apa yang ada dalam pikiranku. Kemudian Priyono agak menjauh beberapa saat untuk menurunkan reitsleting calanan ya. Otot-ototnya pun sem ua kelihatannya sangat kokoh dan seimbang. "Saya senang dengan puting susu yang besar". aku dapat merasakan gumpalan alat kej antanannya di balik pantalonnya yang sudah menjadi besar dan keras sekali. Aku tidak melihat banyak perbedaan dengan bentuk alat kejantanan suamiku. sementara aku pun merasa semakin b ergelinjang dengan hebatnya." Aku tidak menjawab. Aku mengecup dadanya kemudian puting susunya. Dia pun kini melepaskan BH-ku sehingga kini tubuhku benar-benar berada dalam keadaan bertelanjang bulat berdiri di hadapannya. Segera saja kulemparkan celana dalam itu dengan kak iku jauh-jauh dari tubuhku. apalagi aku sendir i dalam keadaan bertelanjang bulat. Begitu reitsleting diturunkan dalam sekejap pantalonnya pun juga ikut tergus ur ke bawah. Betapa aku menggali kenikmatan dari itu semua. Dia mulai meneliti busanaku mencari kancing atau pun reitsleting untuk sege ra melepaskan busana itu dari tubuhku.

Pinggulku secara otomatis mulai bergerak turun naik bagaikan dikendalikan oleh sebuah mesi n dalam tubuhku. Lebih jauh dari itu aku tidak tahan lagi dan aku l angsung mencapai puncak orgasme yang hebat. Dan pada saat dia mengambil posisi untuk meny etubuhi diriku. Betapa tingginya seni permainan lidahnya itu tidak dapat kulukiskan dengan kata-kata. Kembali aku merasakan suatu sensasi yang hebat melanda dirik u. Priyono tetap meneruskan melahap liang senggamaku. Tidak pernah kubayangkan sebelumnya bahwa aku dapat merasakan gelinjang birahi y ang sedemikian hebat dari laki-laki lain yang bukan suamiku. Kini aku baru sadar alat kejantanan dari setiap laki-laki juga mempunyai perbeda an rasa yang khas yang tidak sama antara satu lelaki dengan lelaki lainnya. Tidak berapa lama kemudian dia berlutut di depanku dan merenggangkan kedua belah pahaku lebih lebar lagi. Priyono kemudian menurunkan lidahnya lebih ke bawah lagi dan membuat putaran kec il di sekitar liang senggamaku dan akhirnya dia sorongkan lidahnya dengan mahir ke dalamnya. Buka n saja dari bentuk dan ukurannya akan tetapi juga dari aroma yang dipancarkan ol eh masing-masing alat kejantanan itu. Lalu dia membungkukkan tubuhnya agak rendah dan mulai menciumi pahaku yang lama kelamaan semakin dekat ke arah liang kenikmatanku.. "Sudah. akhirnya aku berkata. aku segera bangkit dan kini tanpa merasa risih lagi aku segera m eraih alat kejantanannya yang hangat berwarna kemerah-merahan lalu memasukkannya ke dalam mulutku dan mulai bekerja dengan lidahku di sepanjang alat kejantanann ya yang begitu terasa keras dan tegang. M ulai dari buah dadaku yang subur berisi sampai pada liang senggamaku yang ditumb uhi oleh bulu-bulu halus yang sangat lebat. Selanjutnya dia merangkak di antara kedua belah pahaku dan menatap langsung ke arah alat kewanitaanku. Aku berteriak liar dengan suara yang sukar dipercaya bahwa itu keluar dari mulut ku. Sehingga secara tidak sadar kubiarkan tubuhku dinikmati mata Priyono dengan sepuas-puasnya. Selain itu aku merasakan alat kejantanan l aki-laki lain ternyata terasa lebih nikmat daripada alat kejantanan suamiku send iri. Aku merasakan alat kejantanan Priyono mempunyai aroma yang berlainan dengan alat kejantanan suamiku. Lidahnya terus keluar masuk berp utar-putar menari-nari. Tangannya mulai meraba dan meremas seluruh bagian tubuhku yang sensitive. Aku menjadi tambah bergelinjang dan tubuhku terasa bergetar dengan hebat. Liang senggamaku tambah berdenyut dengan hebat d an terasa licin dengan cairan yang keluar dari dalamnya. Mungkin hal itu karena aku mendapatkan sesuatu yang lain dari apa yang sela . Sementara itu aku terus-menerus mengalami orgasme bertubi-tubi namu n pada akhirnya dia berhenti juga. Puas menikmati keindahan tubuhku kini tangan Priyono mulai sibuk di seluruh tubu hku. Aku heran bagaimana seo rang laki-laki yang bukan suamiku dapat membuat diriku menjadi sedemikian rupa. Mula-mula dia menjulurkan lidahnya dan mulai menyapu klitorisku dengan sangat halus sekali namun cukup untuk membuatku menjadi lupa daratan.Tatapan mata Priyono ke seluruh tubuhku yang bugil di lain keadaan juga menumbuh kan semacam perasaan erotis dalam diriku. Aku merasakan darahku menggelegak. Aku merasakan adanya suatu kenikmatan tersendiri bertelanjang bulat di hadapan seorang laki-laki asing yang bukan suam iku sendiri dan memperlihatkan seluruh keindahan lekuk tubuhku yang selama ini h anya disaksikan oleh suamiku saja. Aku benar-benar merasa semakin bertambah liar. Bagaikan serigala yang ganas Priyono segera melumat habis-habisan alat kewan itaanku. sudahlah". Malahan ketika tatapan mata Priyo no menyapu bagian bawah tubuhku secara reflek aku renggangkan keduabelah pahanya agak lebar seakan-akan ingin memberikan kesempatan yang lebih luas lagi kepada mata Priyono untuk dapat menyaksikan bagian dari tubuhku yang paling sangat raha sia bagi seorang wanita. Secara tidak sadar aku mulai menggoyang-go yangkan pinggulku dengan hebat. Aku merasakan suatu kenikmatan yang lain yang belum pernah aku rasakan.

Dan kes emuanya ini disebabkan oleh alat kejantanan seorang laki-laki lain yang bukan su amiku.!" kataku secara spontan sambil m engencangkan otot liang senggamaku sehinga alat kejantanan Priyono itu terjepit dengan kuat. Yang aku tahu pada saa t itu hanyalah suara desahan kenikmatan yang keluar dari mulut kami masing-masin g. Sungguh sulit dipercaya. Selanjutnya Priyono mulai menghujamkan tubuhnya ke tubuhku semakin kuat dan sema kin kencang. "Oh. Dengan garang Priyono terus-menerus menikamkan alat kejantanannya sedalam-dalamnya ke liang senggamaku secara bertu bi-tubi. kurasakan alat kejantanannya yang berada dalam liang senggamaku menjadi sedemikian membesar dan tegang dengan keras. Liang seng gamaku pun terasa berdenyut lebih keras lagi dan akhirnya aku merasakan suatu ca iran yang hangat dan kental terpancar dari alat kejantanannya membanjiri liang s enggamaku. Aku jadi agak mengerang kecil ketika alat kejantanan yang be sar dan gempal itu memasuki tubuhku. Jadi walaupun serupa tetapi tidak sama rasanya. Nafas Priyono dengan kuat menyapu wajahku..ma ini kurasakan. Seorang laki-laki lain yang bukan suamiku kini sedan g memasukkan alat kejantanannya ke dalam tubuhku dan aku pun sedang menggali sem ua kenikmatan darinya. Sebenarnya a ku enggan melepaskan alat kejantanan yang menggiurkan itu dari mulutku. aku merasa h al ini sebagai suatu mimpi. "Teruskan. "Sekarang giliranku untuk meminta berhenti". sayang. kata Priyono bergumam. Tubuh kami bersatu dan merenggang dengan hebat. Tiba-tiba puncak dari itu semua. sehingga kuturuti perm intaannya dan membaringkan tubuhku dengan kedua belah kakiku ke atas. S etiap hunjamannya membawaku ke suatu alam fantasi yang jauh entah dimana yang ti dak pernah kuketahui dan belum pernah kualami sebelumnya. teruskan! Rasanya dahsyat sekali. Aku meras akan persetubuhan yang sedang kami lakukan ini betul-betul sangat hebat.. Akhirnya kami terbaring dengan segala kelelahan namun dal am suatu alam kenikmatan lain yang belum pernah aku alami bersama suamiku. Aku ingi n merasakan betapa alat kejantanannya itu memancarkan sperma dalam mulutku. Sangat sukar aku lukiskan betapa kenikmatan yang kualam i dari kesemuanya itu. Untuk beb erapa saat aku telentang tanpa bergerak sama sekali menikmati diriku disetubuhi oleh seorang laki-laki yang bukan suamiku. sayang". Selanjutnya aku mulai menggoyang-goyangkan pinggulku dalam suatu putaran yang te ratur mengikuti gerakan turun naik tubuhnya. Yang terang ketika Priyono menarik alat kejantanannya dari liang senggamaku. Alat kejantanannya dengan teratur keluar masuk dan naik turun di liang senggamaku yang membuka serta meremas dengan erat alat kejantanan itu. Selanjutny a aku menyaksikan sebuah dada yang bidang menutupi tubuhku dan tidak lama kemudi an kurasakan alat kejantanannya itu mulai terbenam ke dalam liang senggamaku yan g hangat dan basah. Sisa malam itu tidak kami sia-siakan begitu saja. akan tetapi kupikir tidak akan senikmat sebagaimana bila alat kejantanannya itu mele dak dalam rahimku dalam suatu persetubuhan yang sempurna... Kami terus berasyik-mas yuk sampai saat-saat terakhir kami kembali ke rumah masing-masing ketika hari su . Saat yang mendebarkan itu berlangsung lama sekali. Kemudian dengan suatu kekuatan bagaikan sebuah pompa hydroulis. katanya dengan tenang. Secara perlahan-lahan dia mulai menggerakkan tubuhnya di atas tubuhku. Kami menghabiskan sisa malam i tu dengan melakukan hubungan intim beberapa kali lagi bagaikan sepasang suami-is tri yang sedang berbulan madu dalam suatu hubungan persetubuhan yang sangat dahs yat dan belum pernah kualami bersama suamiku selama ini. lia ng kewanitaanku menghisap dalam-dalam alat kejantanan itu sehingga terasa menyen tuh leher rahimku.. aku mera sakan ada sesuatu yang hilang dari dalam tubuhku. Kami jadi bergumulan dengan hebat di atas tempat tidur saling cabik mencabik tubuh masing-masing.

" Tante Vida terkagum-kagum. mata saya terasa mengantuk. di lain keada an. Cerita Memek Tante Vida yang sintal. bahwa alat kejantanan suami kita sendiri sesungguhnya juga m empunyai suatu keistimewaan tersendiri. setelah itu dia mengulum penis saya. Sekarang saya masih kuliah di Universitas dan Fakultas paling favorit di Yogyakarta. aku menyadari suatu hal yang selama ini tidak pernah terpikirkan maupun kuba yangkan sebelumnya. Dengan demikian tidak mengherankan kiranya apabila aku dan suami ku terus menghadiri arisan itu beberapa kali dan selama itu pula aku telah dapat merasakan berbagai macam type alat kejantanan laki-laki dalam berbagai macam be ntuk dan ukuran serta berbagai macam tehnik permainan hubungan kelamin dengan pa ra suami orang lain.dah menjelang subuh. tapi permainan apa lha wong Dod i baru sakit gini kok!" Tante Vida berkata. kurasakan cinta kas ih kami semakin bertambah dari waktu-waktu sebelumnya. tante!" Tante Vida bertanya. Payudaranya yang montok. lha wong hati saya deg-degan sekali waktu itu . Lama-lama saya merasa kemaluan saya semakin lama semakin keras. Walau masih SMP kelas 2 lihat Tante Vida dengan pakaian gitu merasa keder juga. Payudaranya yang montok seperti tak kuasa pakaian senam itu menahannya. tapi mainnya harus di kamar m andi. Ketika sampai di rumah Papa dan Mama sudah pe rgi ke kantor dan Mama pesan supaya saya istirahat saja di rumah dan Mama sudah memanggil Tante Vida untuk menjaga saya. Ya. Demikian juga suamiku. saya jawab. "Dod. Keesokan harinya ketika aku terbangun. tuhan ternyata tubuhnya sintal banget. Hal ini membawa pengaruh kepada hari-hariku selanjutnya. Hari itu s aya sakit sehingga saya tidak bisa berangkat sekolah. D ia baru saja pulang dari aerobik. Demikian pula suamiku. dengan pentil yang tegang. te rus digosok. Akan tetapi yang penting dari kesemuanya itu. aku merasa bagaikan seorang wanita yang b aru dilahirkan kembali. "Namanya permainan kenikmatan. Wak tu itu saya cuma cengengesan saja. Saya ingin menceritaka n pengalaman saya pertama kali berkenalan dengan permainan seks yang mungkin mem buat saya sekarang haus akan seks. Ketika mau terle lap Tante Vida mengetuk kamarku. waktu itu saya sempat kaget juga melihat Tante Vida. "Belum. Sehabis minum obat. Aku dapat mengetahuinya kesemuanya itu k arena aku telah dapat membandingkannya dengan alat kejantanan dari suami-suami o rang lain. Waktu itu saya masih sekolah di salah satu SMP favorit di Yogyakarta. sudah tidur?" Saya jawab dari dalam. Tante Vida waktu itu masih sekolah di s ekolah perawat. "W ah. Aku merasa mendapatka n suatu horizon baru dalam kehidupan. kamu mau saya ajari permainan nggak Do d?" Tanpa pikir panjang. Kehidupan rumah tangga ka mi serasa lebih harmonis penuh dengan keceriaan dan kegembiraan daripada waktu-w aktu yang lalu. burungmu untuk anak SMP tergolong besar Dod. "Kalau belum boleh tante masuk. Dia bilang. Dia bilang. masih dengan pakaian senam dia masuk ke kamar. Kemudian dia berjongkok. kemudian dia beri shampo. Set elah terasa kemudian dia melucuti pakaiannya satu demi satu. Yuk" Sambil Tante Vida menggandeng tanganku masuk ke kamar mandi saya. Say a sih mau-mau saja. "Dod. pant at yang berisi dan sintal kemudian vaginanya yang merah muda dengan rambut kemal uan yang lebat. Aku merasakan adanya suatu kesega ran dan kecerahan lain dari yang lain dan penuh dengan semangat kegairahan hidup ." Terus saya bukakan pintu. setelah surat ijin saya ti tipkan ke teman terus saya pulang. da . "Mau tante. Terus dia mulai membasahi kemaluan saya dengan air. Kemudian mulai dia melorotkan celana saya sambil berkata. Nama saya Dodi. Kemudia n dia duduk di samping.

Kemudian saya masukkan jari saya. Selain mba riri. Dia semakin merintih.aku tidak bisa berkonsentrasi karena bu siska hanya menggunakan celana pendek yang sangat ketat. saya kul um bibirnya yang ranum. sampai saya merasa ada yang meletus dari penis saya dan kami sama-sama lemas. Kadang kalau baru kepingin saya cu ma bisa dengan pacar saya. Angga pergi kerumah bu dhenya ama mba riri barusan.aku sering main kesana karena disana aku bisa main play station sepuas-puasnya. Waktu mandi pun kami sempat mengulangi beberapa kali.karena aku pun sudah tidak tahan untuk mengintipnya.mba riri orangnya man is dan mempunyai payudara yang besar dan pantat yang montok. ya?" Dia meraih kemaluan saya yang sudah tegang sekali waktu itu. Pertama-tama saya akan memperk enalkan diri saya.danya yang montok ikut bergoyang.kejadian ini terjadi ketika saya pergi main ke rumah salah seorang temanku y ang bernama angga.mungkin se bentar lagi pulang cha.6 cm dan diameternya 5 cm.sehingga aku pun mencuri-curi pandang kearahnya. Angga ada bu? Tanyaku. Kami bermain mulai dari kamar saya.dan dis ana hanya ada bu siska sedang bersih-bersih rumah. Cerita Memek Sedang Masturbasi Di Rumah Tetangga.dada ku berdesir ketika ak .aku pun memutuskan untuk mengintip bu siska dan mba riri." Terus dia mulai naik turun. kemudian turun sa ya ciumi leher dan akhir saya kulum punting susunya.ibu mandi dulu ya. Kami berdua sama-sama merintih. Kemudian dimasukkan ke dalam vaginanya. sementara tangan saya yang satu turun mencari liang vaginanya. "Aakh h.dan aku pun merasa bersyukur karen anya. saya n ggak tahu tiba-tiba saja naluri saya bergerak. cha. S etelah Tante Vida menikah saya jadi kesepian.Saya mempunyai ukuran penis yang bisa membuat semua wanita terkejut karena uku rannya.ntar kalo angga dateng kamu bukain pintu nya ya kata bu siska memberi tahu. Setelah bibir..ketika pintu kamar mandi dit utup dari dalam aku pun mulai mengintip dari celah yang cukup lebar.tunggu aja disini ambil maen play station aja . terus tahutahu dia sudah di atas saya.ketika aku bermain. Aku pun menyalakan play station dan mulai m ain sepak bola.mungkin kare na kayu pintunya sudah lapuk jadi celah itu terbentuk. Dada dan nafasku semakin memburu. Bu siska akhirnya pergi ke kamar mandi dan aku secara perlahan mengikutinya dari belakang.angga mempunya k akak perempuan yang bernama mba riri. buat cewek-cewek atau tante-tante bermukim di Yogya yang sama-sama t egangan tinggi. Nah. Saya cuma bi sa memejamkan mata.Nama saya Ocha. lagi tantee. Cerita yang akan saya ceritakan ini adalah cerita yang benar-benar terjadi tanpa ada rekayasa sedikit pun. "Dodi sekarang tante kasih akhir permaianan yang ma nis. Untung kami sama-sama tegangan tinggi. Setelah itu kami berdua sama-sama ketagihan. Kemudian. Nanda.jawabnya sam bil tetap melanjutkan bersih-bersih. Dodi!" Saya semakin panas.Ketika itu aku pergi main ketempat angga. kapan-kapan kita bisa saling berkenalan dan berhubungan.angga adalah seorang anak kecil berumur6 tahun. dia meritih.teta pi ibu siska mempunyai tubuh yang sangat montok sekali dan aku sangat tidak taha n melihat keindahan tubuhnya. "Akhh! Lagi tante . aduh nikmatnya yang namanya permainan seks.Penis aku mempunyai panjang 19.karena sangat tidak tahan. Dodi terus Dod!" Saya nggak tahu berapa lama kami di kamar mandi. tapi da ri segi kepuasan saya kurang puas mungkin karena saya sudah jadi "Hiperseks" ata u mungkin Tante Vida yang begitu mahirnya sehingga bisa mengimbangi apa yang say a mau. pernah di sebuah hotel di kaliurang malah pernah cuma di dalam mobil.dir umah angga juga ada ibunya yang bernama ibu siska dan berumur sekitar 40-an.saya masih sekolah di sebuah SMA swasta dikotak u. Tangan saya mulai meremas-remas d adanya. Rata-rata dalam satu minggu kami bisa 2-3 kali bermain dan pasti berakhir dengan kepuasan karena Tante Vida pintar membuat variasi permainan sehingga kami tidak bosan. Beres deh Kataku dengan penuh semangat.Mungkin karena k edua orang tuaku adalah keturunan bangsa arab. saya nggak peduli lagi. "Akhh.yang berumur 20 tahun. Mungkin kita bisa bermain seperti Tante Vida.ketika mengalami kejadian ini saya berumur 16 ta hun. Setelah itu kami mandi bersama-sama.

ketika di ruang tengah.biar keliatan bersih jawabnya tanpa disuruh.Ketika sperma ku hampir keluar . badannya sangat putih bersih beda dengan mba rir i yang hitam.bu siska hanya merem melek dan mendesah keras.ketika tangannya menggosok payudaranya.aku terkejut karena di kelaminnya kok tidak ada rambutnya?tapi aku justru lebih bernafsu melihat kelamin yang gundul tanpa rambut milik bu sis ka.bu siska nampaknya sudah selesai mandi.tapi kok gak ada rambutnya? tanyaku penasaran kemarin ibu dah cukk ur semua rambutnya. Ibu lagi ngapain disitu? tanyaku polos Ibu lagi liatin kamu kamu mau ibu bantuin gak cha? kata bu siska aku tak menyangka dengan kata-katanya dan tanpa basa-basi aku pun mende kati bu siska yang sudah telanjang bulat bantuin ocha dong bu. k ok keluarnya cepet banget sie? bu siska heran kan tadi aku dah onani lama banget wa ktu tadi di intip ama ibu jawabku Akhirnya bu siska membersihkan penisku dan menyu ruhku masuk ke ruang tengah.ouh enak banget .tangan kirinya pun mulai menggosok-gosok vaginanya dengan lembutnya.u melihat bu siska membuka bajunya satu persatu hingga akhirnya dia telanjang bu lat alias bugil didepan mataku.ketika aku melihat k e selangkangannya.lalu ku beranikan memegang payudaranya dan meremasremasnya.aku dah gak tahan nie suruh ku. Bu kocokny a lebih cepet lagi bu! pintaku croot akhirnya keluarlah sperma ku ditangan bu siska.dan akhirnya s ampai muka ku di depan selangkangan bu siska.ooohh hh hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut bu siska. kok cuma diliatin cha? protes bu sisk a memek ibu indah.aku melihat seperti mata yang sedang mengintip aktivitas ku ini dari celah di p intu. trus cha .katanya penis orang arab tuh gede-gede ja wab bu siska sambil memegang penis aku. Dah nafsu lagi ya? tanya bu siska iya nie gara-gara liat susu ibu bu siska hanya tersenyum melihat tingkahku yang sedang mainan payudaranya seperti anak ke cil.aku mulai mengangka ngkan kaki bu siska dan mulai menjilat memek bu siska dengan gemas.ntar kalo ngompol di celana k an malu ya udah pipis aja tapi jangan ngintip ya kata bu siska sambil meneruskan man dinya.mau ngintip ibu ya? Aku gelag apan diberi pertanyaan seperti itu.aku langsung merebahkan tubuh ku yang setengah bugil ke sofa yang ada di depan Tv.la lu perlahan aku mulai bangkit ke depan bu siska dan mulai megulum puting bu sisk a dengan rakusnya.emang bener kata temen-temen ibu. Siapa di sebelah? bu siska bertanya p adaku karena aku membuka pintu kamar mandi sebelah dengan suara yang cukup keras . Aku pun akhirnya membuka celana ku dan mulai mengocok penisku yang sudah tegang dari tadi.mungkin bu siska rajin merawat badannya. ini ocha bu jawabku sekenanya.ketika pintu aku tarik dengan tiba-tiba. ka rena aku sudah sangat bernafsu akhirnya aku pun masuk ke kamar mandi sebelah den gan maksud aku akan onani di kamar mandi itu.tapi kenapa tadi kamu gak masuk aja ke kamar mandi? jawabnya Ocha takut ibu marah timpal ku Tapi penis kamu besar ban get cha.ketika tangan kanan bu siska sibuk dengan meremas-remas pay udaranya.Aku kaget mendengar desahannya.dah kebelet banget nie.Aku pun pura-pura melanjutkan onaniku sambil tangan ku mencoba meraih pintu dan membukanya. Ketika aku sedang sibuk onani. hmmmmmm. cepetan bu dikocok. desahnya lidah ku mulai turun ke arah bawah.aku pun kaget setengan m ati karena yang mengintipku adalah bu siska yang sedang telanjang bulat.dasar nakal kamu ini.tapi akhirnya aku jawab sekenanya aja gak kok bu. Aku pun teringat gaya-gaya yang ada di film porno yang sering aku tonton. aku semakin liar menjilati m .Aku sudah mulai bernafsu lagi ketika melihat payud ara bu siska yang montok itu. Tangan bu siska yang mulus itu p un mulai mengocok penis aku maju mundur.lagi ngapain disitu.aku meraskan penisku akan mengeluarkan sesuatu..S etelah sekitar 5 menit.rasanya penisku mulai berdenyut-denyut.ocha gak tahan nie dari tdi gara-gara ngintipin ibu kata ku sambil menyodorkan penis ku ke bu siska ja di kamu tadi ngintip ibu ya.Bu siska menyusul ke ruang t engah lalu duduk di sebelahku.dia menggosok dengan gerakan me remas-remasnya dan kemudian mendesah.payudara bu siska sangat be sar dan membuat aku kaget sekaligus menjadi sangat bernafsu. Bu siska mulai mengguyur badannya dengan air dan dia pun mulai menyabuninya deng an lembut. Oo.tapi aku ti dak peduli dengan itu dan terus mengocok penis ku.aku pengin pipis aja nie.tapi aku tet ap diam tak bersuara.

setelah seki an detik bu siska mulai menggerakan pinggulnya ke atas dan kebawah yang membuat aku tak bisa berbicara karena sangat enak sekali.dan aku me lihat ada cairan putih yang mengalir dari memeknya.pasti masuknya lebih gampang jelasnya sambil tersenyum bu siska mengolesi penis aku dengan baby oil secara lembut kemudian mengurut penisku hingga membuat ku me rasakan indahnya dunia.bu siska berjongkok di atas penisku seh ingga lubang memeknya tepat di atas penisku.emek bu siska sampai aku menemukan sebuah daging yang menonjol. aku mencabut penis ku dari memek bu siska yang terkulai lemas di sofa.enak banget sih kontol kamu ceracaunya aku hanya diam pasrah dan merasakan setiap goyangan bu sis ka yang semakin menjadi.setelah 10 menit.tapi kalau di isep rasanya lebih enak tambahnya lagi.ibu dah lama gak ngerasain kehangat an laki-laki semenjak suami ibu menceraikan ibu kata bu siska.aku tidak dapat membayangkan rasanya ketika penisku mas uk ke memek bu siska.dia meng epaskan posisinya hingga penisku tepat berada di lubang vaginanya.matanya terpejam dan mulutnya menganga lebar seakan mau b erteriak dengan keras.rupanya bu siska sudah orgasm e lagi. penis kamu gede banget.memang rasanya agak gurih ketika aku men jilati lendir bu siska. cha kamu rebahin badan kamu di sofa pinta b u siska dan aku pun hanya menurut saja.aku pun mulai memberanikan diri menjila t memek bu siska yang berlepotan lendir.memek ibu bisa jebol nih gara-gara penis kamu yang kegedean katanya perlahan-lahan bu siska mulai duduk diatas tubuh ku. croot keluar lah cairan dari memek bu siska dan aku terkejut sehingga ref lek aku mendorong tubuh ku ke belakang.sudah separuh penisku masuk ke memeknya hingga akhirnya blee sss masuklah penis aku seluruhnya ke memek bu siska. karena aku penasaran dengan cairan itu. oooohh.berarti ibu dah orgasme jelasnya sam bil menggosok-gosokan tangannya ke memeknya sehingga tangannya penuh dengan lend ir orgasmenya.Setelah beberapa detik bu siska mulai sad ar..truz cha.aku tak sabar lagi dan mulai membimbing penis ku kearah mem eknya dan mulai menggoyang kan penis ku maju mundur(gaya ini adalah gaya yang ak u ikuti dari film porno yang aku tonton) setelah beberapa saat.setelah lama aku beroprasi di memeknya aku merasakan paha bu siska menjepit kepalaku dengan keras dan bu siska berteriak.kamu bisa buat ibu orgasme.perlahan-lahan bu siska memasukan pe nisku kedalam memeknya. cha ibu mau keluar . Makasih ya cha.ketika pantatnya menungging didepanku.aku hanya memejamkan mataku dan mendesah lirih.jilatin lagi dong memek ibu pintanya tapi kan jijik bu. kalau penis kamu di beri minyak in i.karena aku belum orgasme.malahan enak banget.aku mulai mempercepat menusukan lidahku ke vaginanya.tapi karena gak masuk-masuk aakhirnya dia t urun dan masuk ke kamar. bu siska beru saha memasukan penis ku ke vaginanya.dan melihat memeknya yang masih berkedut-kedut dari dekat.maka aku telungkupkan bu siska di sofa lalu aku ganjal perutnya dengan bantal yang aku ambil di kamar bu siska.kamu apain sih memek ibu? jelasnya aku cuma pegang d aging ini kataku sambil menunjuk ke memek ibu siska oo.ketika aku sentuh daging itu bu siska menjerit histeris.Aku pun mulai lagi menjilati memek bu sisk a dan mengisap-isap itilnya. orgasme tuh apaan bu .pasti kamu ketagihan deh karena rasa lendir ibu yang gur ih pintanya.makanya enak.kayaknya aku baru denger dech kata orgasme tanya ku polos kamu tau cairan yang kel uar dari memek ibu kan?kalo cairan itu keluar.ada lendirnya ja wabku kamu coba aja dulu.aku hanya diam saja sambil tetap tiduran. jangan dilia tin doank cha.dan nampaknya bu siska mulai bernafsu lagi.bu siska berteriak lirih ketik a penisku masuk semuanya.bu siska mulai ba .karena kaget aku melepasnya Sakit ya bu? gak sakit kok. ketika penisku sudah basah oleh baby oil. karena aku juga penasaran dengan rasanya.aku merasakan memek bu siska berkedut-k edut dan bu siska jadi semakin liar hingga akhirnya dia berteriak sambil mendong akan kepalanya keatas lalu jatuh diatas ku sehingga kepala kami berbenturan.ini sih 5 kali lip atnya dari penis mantan suami ibu.aku mendekat ke arah memek bu siska.tak lama bu sis ka keluar sambil membawa baby oil ditangannya. katanya Aku yang tidak paham dengan kata-kata bu siska tetap saj a melanjutkan jilatan ku meskipun agak susah karena paha bu siska menjepit erat kepala ku.yang kamu pegan g itu namanya itil jelas bu siska kalau di pegang rasanya enak banget.

Y a sebuah misteri yang kelihatannya mudah namun susah diungkapkan.boleh gak? pintaku tapi kontol kamu kebesaran.masa cuma mama yang coba sendirian tukas mba riri tapi kamu teriaknya jangan keras-keras. bahkan menurut penelitian hanya 30% wanita yang dapat meraih orgasme.ibu capai n ie pinta bu siska tapi aku tidak mempedulikannya lagi sampai akhirnya bu siska mul ai menggoyangkan lagi pantatnya kebelakang.kini hanya tinggal aku dan mba riri yang masih asyik bermai n.kami berdua pindah ke kamar bu siska dan tak terasa kami tertidur di kasur bu siska dalam keadaan telanjang bulat.pinta mba riri.sperma o cha mau keluar nih tanyaku cabut penis km cha jangan dikeluarin di dalem ntar ibu h amil pintanya aku pun mencabut penis ku dan penisku direbut oleh bu siska dengan s ecepat kilat lalu bu siska menaruhnya dimulutnya.lebih cepat lagi .lalu aku cabut penisku dan memasukannya ke mulut mba riri hingga spermaku keluar di mulut mba riri. karena merasa sudah dapa t lampu hijau. pelan-pelan cha sakit ni rintihnya aku truz memasukan penisku sedikit dem i sedikit hingga akhirnya aku tekan semuanya secara mendadak.mba riri aku suruh nungging truz aku masukin penis aku p elan-pelan. perasaan. Mba riri k apan datengnya? Tanyaku ketakutan dah dari tadi.lgi ngapain kalian. Aku terbangun ketika merasakan ada yang mengocok-ngocok penisku . Namun lama-kelamaan Dewi salah satu st affku yang agak manis malah penasaran dan bertanya lebih jauh tentang orgasme. dll.Setelah itu. riri. Cerita Memek Kepuasan Dalam Perselingkuhan. Awalnya aku hanya iseng mengobrol me ngisi waktu luang di waktu jam istirahat.setelah 30 menit kemudian aku merasaka n ada yang mau keluar dari ujung penisku.jelasnya.sama seperti kamu setubuhi ibu mba .kontan mba riri ber teriak dan teriakannya itu membangunkan bu siska.paha mba riri menjepit kepala ku hingga aku sesak nafas dan kemudian disusul erangan yang tinggi serta keluarn ya cairan putih yang aku hisap sampai habis.ocha.tapi waktu pulang mba kaget. Dan berakhir saat penis suaminya menyemprotkan cairan hangat kedalam kewan itaannya.dan betapa kagetnya aku karena yang mengocok penisku adalah mba riri.setelah itu aku terk ulai lemas hingga sore hari akupun pulang kerumah. tan ya bu siska riri pengin coba penis ocha ma. Termasu k Dewi salah satu staffku ini. banyak h al-hal yang mempengaruhi wanita dalam meraih orgasme. setelah kurang lebih 25 menit aku menggenjot bu siska dan bu siska juga sudah be rkali-kali orgasme aku merasakan penisku ingin memuntahkan spermanya.kamu pinter dech mai nnya kata mba riri setelah dia mulai sadar tapi kontol aku pengin masuk sarang ni m ba. bu.maka aku pun segera membuka semua bajunya. cha berhenti dulu dong.apa memek mba muat? ya udah di coba aja dulu paksaku kemudian aku melumuri penisku dengan baby oil agar penisku mudah masuk ke memek mba riri.kemudian aku jilat memek nya yang berambut lebat dengan rakusnya. Enak cha trusssin cha Desah mba riri selang berapa lama. yang dia tahu hanya rasa enak saat penis suaminya memasuki kewanitaa nnya. Mba pengin kamu setubuh i mba.dan semuanya ditelan sampai habis. selama menikah 2 tahun lalu.aku tidak mempedulikannya l agi dan terus menusukan penis ku semkin dalam.tp karena aku sudah sangat bernafsu.ngkit dan mengikuti peramainnanku ini. baik dari faktor si wanita nya ataupun dari faktor prianya atau bahkan dari suasana. Enak banget cha.sekitar 15 menit kemudian bu siska berteriak histeris dan akh irnya terkulai lemah.tusuk memek ibu leb ih kenceng lagi cha rengek bu siska aku pun mulai mempercepat tusukan penisku ke d alam memek bu siska. truz cha.nanti kedengaran tetangga saran bu siska akhirnya bu siska hanya melihat apa yang kami lakukan sambil mengusap-usa p memeknya sendiri.sedangkan mba riri sudah orgasme 2 kali.rupanya kamu lagi telanjang bulat sambil meluk ibu mbak . dia belum tahu apa i tu orgasme. Memang banyak sekali wanita yang belum sadar akan arti pentingnya sebuah orgasme . . croot akhirnya spermaku keluar di mulut bu siska.hal ini terjadi sampai bu siska berteriak lagi dan terkulai lemas di sofanya.

tapi k enapa Dewi tidak bisa meraih orgasmenya? "Kok diam Pak?" "Aku lagi mikir penyebabnya. sungguh halus sekali. "Gaya apa yang dipakai suami kamu?" "Macam-macam. . Pak!" Aku tak dapat menahan senyumku. mungkin sedang mengingat-ingat. Dengan malu-malu Dewi pun menceritakan dengan jujur bahwa selama ini m emang dia sendiri penasaran dengan apa yang namanya orgasme namun dia tak tahu h arus bagaimana. 'helm'nya masih nongol?" "Ya!" Dewipun tersenyum juga. foreplay." "Apa mungkin masalah lamanya. Namun aku sada r bahwa aku ditempat umum. "Aku perkirakan penis suami kamu berukuran 10-14 cm. sebab da ri pembicaraan tadi sepertinya tidak ada masalah dalam kehidupan seksnya. gaya. Pak? Sebab sepertinya saya sedikit lagi mau mencap ai ujung rasa enak. tapi suami saya keburu keluar" terangnya. "Kira-kira berapa lama penis suami kamu bertahan dalam kewanitaan kamu?" tanyaku . yang jelas saat berhubungan dengan suaminya dia cukup foreplay. "Maksud kamu. aku pandangi secara seksama tangannya yang seda ng mengepal. "Keras sekali. berarti masih normal. "Mungkin sekitar 10 menit" jawabnya pasti. bahkan suaminya senang mengoral kewanitaannya sampai banjir. Pak. "Kira-kira berapa besar penis suami kamu?" "Berapa ya?. dan lain-lain tentang hubungannya dengan suaminya.Aku hanya geleng-geleng kepala mendengar ceritanya. lalu aku korek lebih jauh te ntang perasaan. dan tahu-tahu sudah berakhir d engan keluarnya sperma suaminya ke dalam kewanitaannya. rasanya menggantung tidak ada ujung. Pak. "Waktu kamu genggam punya suami kamu pakai tangan. Wi!" "Bagaimana dengan kekerasannya?" tanyaku lagi. pas kepalanya. yang ada hanya enak saja namun ti dak bertepi. "Kayanya masih ada lebih. saya tidak tahu Pak!" jawabnya bingung. waktu. yang berada dalam genggamanku. dan selama penis su aminya masuk sama sekali tidak ada rasa sakit. seperti batu!" Aku diam sejenak mencoba berfikir tentang penghambatnya meraih orgasme. masih ada lebihnya tidak?" Dewi diam sejenak. Aku suruh tangannya menggenggam. Akupun jadi bingung dengan jawabannya. tapi aku ada tidak kekurangan akal. malah sampai menungging segala" Aku hanya tersenyum mendengar jawabannya yang polos.

L ama aku berfikir. "Tapi. kalau 10 menit kamu maunya semenit lagi? Namun kalau 12 menit atau 15 menit pun kamu maunya tetap semenit lagi?" tanyaku. Pak. Itu kesimpulan sementara. ini yang jadi masalah.. keburu jam istirahat kerja habis. oke?" "Oke deh!" sahutnya riang sambil meninggalkan aku. dalam sebuah hubungan intim. Di meja kerjaku. berarti kemung kinan Dewi kurang percaya diri dengan tubuhnya. . akhirnya aku putuskan untuk mencoba menolongnya semampuku tanp a mengharapkan apapun darinya. Jangan merasa body kamu jelek atau vagina kamu tidak wangi atau buah dada kamu jelek atau apa saja yang menurut kamu negatif. tidak mungkin kali. se benarnya ada niat untuk memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. mencoba mencerna kata-katanya. "Boleh. aku kembali memikirkan benar-benar masalah yang Dewi hadapi. "Wi. Aku jadi tegang sendiri. sebab biarpun kadang lebih lama dari sepuluh men it. apakah body saya cukup bagus?" Tiba-tiba saja Dewi bertanya seperti itu. lalu aku balas kembali. "Ya udah Wi. karena setelah aku pikir-pikir Dewi punya kelebihan di Buah dada dan pantatnya yang besar juga kulitnya yang bersih dengan bulu-bulu halus. kemungkinan besar ada titik dalam vag inanya yang belum tersentuh secara maksimal. Aku langsung lihat pengirimnya Dewi. d an aku sendiri kenal sudah lama dengannya dan suaminya. Tapi untunglah tak lama HPku berge tar 2x pertanda SMS masuk. jangan salah tangkap ajakanku ya. "Maksud kamu. "Wi. bisa tidak nanti pulang kerja kita cari tempat yg enak utk mengobrol?" 5 menit aku tunggu belum ada jawaban juga. Aku kirim SMS kepadanya. Aku yakin aku bisa membantunya berbekal pada peng alamanku selama ini. "Menurut Bapak. Sepertinya masalah kamu agak kompleks.Aku diam sejenak. Suasana rumah makan yang agak temaram menambah rileks o brolan kami. tapi tak lama Dewi sendiri memb antahnya. Aku uta rakan kesimpulan sementaraku bahwa ada kurang sentuhan di area vaginanya. Aku kaget mendengarnya. aku sa rankan agar nanti malam mencari titik tersebut dan jika sudah ketemu aku suruh D ewi meminta kepada suaminya untuk menekan lebih kuat saat hubungan intim. "Ya. tapi tetap saya merasa hampir di ujung terus. karena kamu istri orang & aku suami orang juga" Singkat kata Pukul 5 sore kami janjian ketemu di sebuah rumah makan yang nyaman di daerah Jakarta timur. Namun aku belum sempat mengucapkan apa-apa. karena aku dianggap kurang ajar.. betul. tanpa pernah terselesaikan. Sambil makan kami melanjutkan obrolan kami yang tadi siang.. aku cuma tidak enak saja kalau kita terl alu mencolok. Kalau sempa t. kata nenek itu berbahaya" Aku tersenyum membaca balasannya yang sedikit bergurau. kenapa ya Pak?" Aku kini mulai mengerti posisi sebenarnya. jangan-janga n dia marah. aku baca isinya." Aku sedikit mengerti maksudnya. Namun Dewi akrab dengan istriku. dan menurut yang aku tahu ini sa ngat berbahaya untuk meraih orgasme. tapi jangan di tempat sepi ya. nanti kita terusin via SMS. "Wi. Dewi m engangguk mengerti.

"Pokoknya malam ini. tapi tiba-tiba saja tangan Dewi mera ih tanganku. dan mau berhubungan dengan kamu!" "Justru kamu harus berfikir bahwa wajah dan tubuh kamu sangat bagus. Pak?. buktinya su ami kamu minta melulu. saya tidak nyaman dengan perut saya yang tidak ramping" "Wi. kalau tubuh kamu tidak bagus kan tidak mungkin suami kamu mau mencumbu kamu. "Tidak tahu kenapa. "Tapi bukan berarti saya ingin berhubungan dengan Bapak lho. Namun hal ini tidak aku ungkapkan kepadanya. da n ungkapan Dewi yang jujur sangat mengagetkanku. Aku baru saja ngopi dan HP baru aku aktifkan. namun aku mengambil kesimpulan dalam hati bahwa kemungkinan Dewi terkesan dengan aku karena aku atasannya. Keesokan paginya. Karena kalau seca ra fisik tidak mungkin. ingat itu. "Pak. "Memang kenapa?" Tak lama Dewi pun membalasnya. Aku lihat dikirim jam 23. Ingat Wi." Aku berfikir tentang arti pesannya. aku antar Dewi sampai tempat dia biasa menunggu angkot. belum selesai aku menenangkan p ikiranku. . apa nanti sore kita bisa ketemu lagi. Sorenya kami janjian di tempat yang kemaren. lagian menurutku perut kamu tidak terlalu gendut. saya hanya ingin ta hu kenapa perasaan saya begini?" Aku hanya diam. bunyinya singkat. saya merasa nyam an mengobrol dengan Bapak. jauh lebih ganteng dan atletis suaminya dari pada aku. mungkin karena dikantor Dewi bawahanku. "Belum berhasil. berarti kemungkinan Dewi mengirimnya saat bar u selesai berhubungan dengan suaminya. Biasa saja!" jawabku tegas. Dewi kembali melanjutkan pembicaraannya. Entahlah saya yakin sekali saya bisa mer aihnya bersama Bapak" Jantungku terasa berhenti berdetak mendengarnya.itu faktor yang sangat penting dalam meraih orgasme. bisa saja dia tanpa sadar kagum denga n cara kerjaku. Sampai dikantor aku baru membalas SMSnya. Pak!". suruh suami kamu menekannya lebih kuat.00 kami pun pulang ke rumah masing-masing. keinginan saya untuk meriah orgasme jadi tambah kuat. itu saja dulu. yang lebih gendut dari kamu banyak.10 malam. terus terang. dan saat ada sentuhan nikmat yang kamu bilang tidak berujung. Suasana hening diantara kami beberapa saat. Sudah ada pesan dari Dewi. atau apalah yang berhubungan dengan pekerjaan. kamu coba untuk menghilangkan rasa tidak percaya diri kamu. Karena waktu sudah menunjukan jam 19. kan?" "Tapi. sehingga men jadi kebiasaan. tapi h erannya malah saya inginnya dari Bapak. Apakah dia mengajakku selingkuh? Atau hanya perasaanku saja? Atau memang dia hanya ingin mengobrol saja? Sebagai lelaki jela s aku tidak mungkin menampiknya. besok aku tunggu kabarnya!" Aku jadi terkesan menyuruh.

mungkin karena baru kali ini dia meraih orgasme. tak lama Dewi berteriak histeris dan menggigit pundakk u. su ngguh pemandangan yang indah dan mendebarkan. Bagaimana kalau kita diskusi langsung dengan praktek untuk meraih orgasme k amu?" suaraku terasa agak bergetar. bibir kami sa ling melumat lembut. aku memeluk tubuh Dewi yang padat. sehingga g airah di dada kami semakin membuncah. Dan setelah sampai di kamar hotel mulai. hanya beberapa detik. Sementara Jilatanku sudah sampai pada vaginanya. Sungguh diluar dugaan. kadang lidahku menusuk langsung vaginanya. J ari-jariku ikut membantu memberi kenikmatan dengan memilin-milin puting buah dad anya yang semakin mencuat. Satu per satu pakaian kami bertebaran dila ntai. "Wi. dia balas mengelus dadaku. sementara mulut dan lidahku menciumi dan menjilati centi demi centi tubu hnya tanpa terlewati. aku rebahkan tubuh mulusnya di ranjang. Akhirnya aku beranikan diri untuk mengajaknya. Pucuk dicinta ulampun tiba. dengan kulit tubuh yang putih bers ih kontras dengan bulu-bulu halus dipermukaan kulitnya apalagi di kemaluannya ya ng begitu lebat menghitam. Dan ane hnya lagi. Wi!" Aku mencoba memberinya rasa percaya diri. seiring dengan nafsu kami yang semakin menggebu. Kami lamgsung kami dapat menikmati sem Masih dalam keadaan berpakaian. Aku berhasil mengantarnya meraih orgasme. Gairah yang membuncah dida daku membuat aku lupa bahwa aku punya tugas untuk mengantarnya meraih orgasme. Hampir disetiap gaya Dewi bisa meraih orgasmenya begitu cepat. "Saya masih mau lagi" ucapnya serak. Cengkraman vaginanya y ang begitu kuat terasa mengurut senjataku. tubuhnya mengejang kaku. senjataku memenuhi rongga vaginan ya berbarengan dengan rasa nikmat dan hangat disenjataku. "Tubuh kamu bagus sekali. jari-jari kami saling angatan ke jiwa kami. centi demi centi. dan langsung memegang senjataku untuk dibimbing kedal am liang surganya. hingga akhirnya Dewi sendiri yang tidak tahan dan mengambil inisiatif. Mungki n ada 6 kali dia sudah orgasme tapi dia belum puas juga. "Terima kasih. Aku balas meremas jarin ya. Dewi terus menggoyangkan pantatnya ya ng bulat padat. mungkin agak canggung. kadang lidah kami saling kait dan saling dorong. Yang aku yakin berdasarkan ceritany a pasti punyaku lebih besar dari pada punya suaminya. Namun akhirnya uanya. Dewi beg itu liar. Perlahan. aku kemut lembut klitorisnya. sementara aku sendiri b ."Pak." Hanya itu yang keluar dari mulutnya Tatapan mata kami beradu. Sementa ra Dewi pun tidak tinggal diam. aku segera membayar makanan hotel. Aku langsung mengelus buah dadanya yang padat dengan lembut. Tubuh kami berguling-guling dikasur saling memberikan rangsangan dan kenikmatan. sepanjang jalan ke hotel. "Terserah Bapak deh" jawabnya manja sambil mencubit tanganku. kadang ujung dadaku d i pilinnya. tubuhnya mulai bergoyang diatas tubuhku. Aku melihat ada gairah disana. Meskipun awalnya agak canggung. Tubuhnya diam sejenak diatas tubuhku. Sentuhan halus kulitnya terasa menimbulkan percik-percik gairah di antara ka mi. Kini Seluruh organ tubuhk u bekerja untuk memenuhi hasrat Dewi. butir-butir keringat mulai mem basahi tubuh kami berdua. dan wajahnya agak memerah melepas orgasmenya. Tangan yang satunya lagi meremas-remas dan mengocok senjataku sehing ga semakin meregang kaku dalam genggamannya. Sehingga membuat Dewi mengerang dalam nikmat. dia lang sung mengangkangi tubuhku.. aku sibakkan bulunya dengan lid ahku. kami dan langsung menuju bertaut mengantarkan keh yang asri. Tanganku memilin kedua putingnya. Pak" ia mencium keningku.

Pada suatu malam. Cerita Dewasa Bercinta dengan tetangga idaman. Mereka pun sama seperti kami. Isteriku bernama Resty. yang biasa nya menimbulkan kecemburuan para tetanggaku. woow busyet. Waktu sudah menunjukan pukul 9 malam. biasanya istriku sekali orgasme tidak bisa lagi orgas me. Ada satu kelebihan Dewi yang tidak bisa aku lupakan. Walaupun aku tida k begitu ganteng. Ak u dengan istriku dan Dewi dengan suaminya. yang terkadang di teras rumahn ya atau sebaliknya. saya seperti biasanya berkunjung ke rumahnya. Yah. Walaupun demikian saya tidak pernah berniat jajan untuk mengimba ngi kegilaanku pada sex. kadangkadang pada siang hari selagi ada tamu pun sering saya mengajak isteri saya sebe ntar ke kamar untuk melakukan hal itu. S elebihnya saya tidak tahu latar belakang mereka. Kegilaan ini dimulai saat hadirnya tetangga baruku. ternyata isteriku pun sanga t menikmatinya. serta tempat dan alamatku sekarang. Namun sejak saat itu hubungan kami se makin hangat membara. "Wi.. Namun memang pernah aku baca ada wanita yang seperti Dewi. sambil meremas buah pantatnya yang bulat. a ku sampai bingung sendiri. Vagin anya sangat mencengkram meskipun sudah puluhan kali kami berhubungan. karena aku sudah menikah hampir lima belas tahun lamanya. kami orgasme berbarengan. namun Dewi kelihatannya belum puas juga. Sungguh nikmat sekali. Hanya isterinya. kalau dipikir-pikir seharusnya aku sudah punya a nak. Karena terakhir cerita dia belum bisa meraih dengan suaminya . usianya kira-kira sebaya denganku. Atau mungkin karena isteriku yang supel. Mungkin para pembaca tidak percaya. di dalam atau di luar?" sambil aku mempercepat kocokanku. aku melepas orgasmeku. aku mau keluar.ersusah payah menahan orgasmeku. isteriku pun selalu si ap setiap saat. Suaminya juga sangat baik.. sentuhan buah pantatnya di pangka l senjataku menambah sensasi tersendiri. Apal agi saat gaya doggy. juga kulitnya sangat putih mulus. cepat sodok yang kuat!" erangnya. aku benar-benar t ak kuat lagi menahan semprotan dalam spermaku. Aku benar-benar ingin memuaskan dahaganya. menyembu rkan cairan hangat ke dalam kemaluan Dewi yang telah basah berbarengan dengan ke dutan-kedutan kecil hangat dari dalam liang vagina Dewi. selain masih muda juga cantik dan yang membuatku gila adalah bodynya yang wah. Mungkin karena belum punya anak. Mereka pindah ke sini karena tugas baru suaminya yang ditempatkan perusahaannya yang baru membuka cabang di kota tempatku. kami sangat akrab. Ada satu kebiasaanku yang mungkin jarang orang lain mili ki. Akhirnya Seluruh tubuhku bagai tersetrum nikmat. Aku dan isteriku biasa memanggil mereka Mas Agus dan Mbak Rini. "Di dalam aja Pak. yaitu keinginan sex yang tinggi. sehingga cepat akrab den gan mereka. Boleh dibilang kami seperti sau dara saja karena hampir setiap hari kami ngobrol. setelah ngobrol . Akhirnya waktu jualah yang harus memisahkan kami. belum mempunyai anak. Pernah aku Tanya katanya dia sering minum jamu. entahlah sampai kapan. entah siapa yang mulai. Yang anehnya. Dan Dewi sendiri pun jelas sangat membutuh kan orgasme dariku. aku cukup beruntung karena mendapat isteri yang menurutku sang at cantik.. kembali ke kehidupan nyata. Usiaku sekarang sud ah mendekati empat puluh tahun. Bahkan dapat dikatakan dia yang tercantik di lingkunganku. Kurasa tidak perlu aku ceritakan tentang nama dan asalku.

. padahal hari masih pagi. baru kusadari t ernyata jendela kamar kami saling berhadapan. kok aku sampai segila ini ya.? tanyaku penasaran. nggak bisa dipegang.? kata isteriku ketika kuajak. dari mana Rini nampak kami melakukannya? Oh iya.? Gila kamu. Ketika aku lewat. Nanti malam kita bikin pesta di rumahmu. aku heran. Mataku jelalatan menatapinya. Setelah kami berdua sama-sama tergolek. katanya tadi pagi dia melihat Mas dan Mbak Resty bergulat setelah ngobrol dengannya. Tapi ah. Aku bilang Resty tidak mau kuajak sehingga aku langsung saja ti dur. Di teras rumahnya aku han ya melihat isterinya sedang minum teh. Tap i dasar memang pikiranku sudah tidak beres. Waduh.. nanti m inumannya saya yang nyediain. gimana ini Gus. sekarang Mas. k an Mas belum pernah mencobanya. Seperti biasanya.! Apa enaknya nonton gituan kok sama tetangga. Mendingan langsung tidur saja supaya besok cepat bangun. Sorenya Agus datang ke rumahku.? Nggak enak nih. bahk an kusedot sampai isteriku menjerit. Kalau Mas nggak keberatan. Busyet. Aku bergula t dengan isteriku seperti kesetanan. kutunda keberangkatanku ke kantor.. Dan tempat tidur k ami pun ikut bergoyang. gimana. Tapi setelah kupikir-pikir.. Akhirnya aku malu juga sama isteriku. tanpa harus memahami perasaanku..panjang lebar. Agus langsung melanjutkan.Tapi hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Seperti biasanya kalau sudah begini aku la ngsung menarik isteriku ke tempat tidur. Yang luar biasa adalah pagi ini aku benar-benar gila. Resty l angsung memegang kemaluanku dan mengulumnya. Sepertinya Mas punya kelainan sepertiku ya...! Nggak apa-apalah Mas. Kita berempat aja... Aku pun tidak menolak karena selain belum jauh malam kegiatan lainny a pun tidak ada. sekedar refresing ajalah Mas.? Acara apa Gus..? Pesta apaan. Pokoknya tenang aja Mas.? ta nyanya setelah kami berbasa-basi. katanya menyebut isteriku. Isteriku tadi cerita. gimana kalau nanti malam kita bikin acara. Begini saja Mas. kuputuskan untuk tidak kembali lagi ke rum ah Agus. katanya ta npa malu-malu. Kok Mas tib a-tiba nafsu banget sih. Aku punya ide. Edan.. dia menanyaiku tentang yang tadi malam. dasternya hampir transparan menampakkan lekuk tubuhnya yang sejak dulu menggodaku. Maksudmu apa Gus.! pinta isteriku memelas. Yang membuatku kaget. saya juga maniak Mas. mereka kan tetanggaku. tiba-tiba isteriku bertanya.. Sungguh. Nggak usah malu Mas. a ku kembali ke rumah menemui isteriku. kamu cuman nyediain makan dan musiknya aja Mas.? Aku diam saja karena malu mengatakan bahwa sebenarnya Rini lah yang menaikkan te nsiku pagi ini. Aku tersinggung juga waktu itu. Loh. Agus langsung menambahkan. Mas. karena sudah lebih dahulu berangkat. Paginya aku ti dak bertemu Agus.? tanyaku heran. Isteriku sampai terengah-engah menikmati apa yang kulakukan terhadapnya. Gila kamu. Mbak Res diajak sekalian.. tidak dapat kuceritakan.. toh itu tontonan kok.. Kemaluan Resty kujilati sampai tuntas.? . Mungkin karena sudah biasa Resty tidak banyak protes.. entah kenikmatan apa yang kurasakan saat itu. film blue tentu ceritanya itu-itu saja. Akhirnya aku mendekatkan kemaluanku ke lubang kemaluan Resty. tiba-tiba isteri Agus ikut nonton bersama kami. Agus menawariku nonton VCD blue yang katanya baru dipinjamnya dar i temannya.. apa salahnya? Akhirn ya aku pamit sebentar untuk memanggil isteriku yang tinggal sendirian di rumah...

Diiringi musik y ang disetel oleh isteriku. Tiba-tiba saja nafsuku bangkit. Kuteruskan melakukannya. Sungguh. Kemudian kujilati seluruhnya tanpa sisa. Kemudian kudekati Rini yang kini tinggal hanya mengenakan celana dalam.? batinku. Ternyata ada persamaa n di antara kami. Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini. tampak dua bukit putih mulus menantang meny embul setelah penutupnya terbuka. Aku semakin terangsang . mungkin pengaruh minuman yang dibawakan Agus dar i rumahnya. dan bagian tersebut sudah mulai basah. kemudian membukanya dengan cara menga ngkatnya ke atas. Sementara Agus k ulihat semakin beringas menciumi sekujur tubuh Resty yang biasanya aku lah yang melakukannya. itu pun dengan terhalang pakaian. Nampak bulu-bulu yang belum begitu panjang menghiasi bagian yang berada di antara kedua paha Rini ini . Berbeda kini bukan hanya melihat. ada perasaan yang agak aneh kurasakan. Perlahan-lahan kulepas celana dalamnya dengan hati-hati sambil merebahkan badannya di atas meja. Tetapi aku tidak melakukannya.! erang Rini seolah sudah siap untuk melakukann ya. Perlahan-lahan Agus membuka BH Rini.Malamnya. kenapa aku melakukan hal ini di depan orang lain. Biasanya aku hanya dapat melihatnya dari kejauhan. mulut kemaluannya sudah mulai basah. ini suatu yang tidak pernah terduga olehku. Aku tidak dapa t menjelaskan perasaan apa ini. menjelang pukul 20.. Peluklah aku Mas. Dengan b adan yang sedikit gemetar karena memang ini pengalaman pertamaku melakukannya de ngan orang lain. Kegilaan apa lagi ini. berikutnya aku sudah menikmati p ermainan itu. mengangkat rok yang dikenakan isterinya. Sshh. Bagian ini terasa s angat lembut sekali. Kulihat isteriku yang masih terbaring di sofa dengan mulut terbuka mena ntang dengan nafas tersengal menahan nafsu yang menggelora. tolonglah Mas. Rini mendesi .. K ulihat Agus juga menarik isterinya dan menciumi bibirnya. kini lebih dalam dan menggunakan dua jari. seolah-olah tidak ke beratan bila posisiku digantikan oleh Agus. t etapi kemudian hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. tetapi aroma khas kemaluan wanita sudah teras a.. Kutatapi seluruh bagian tubuh Rini yang memang b etul-betul sempurna. aku mendekati isteriku dan menariknya ke pangkua nku.00. karena selalu saya perhatikan menawarkan bergantian d enganku. Tetapi itu hanya sepintas. tapi dapat menikmati . Sa mbil makan dan minum.! Rini menggelinjang nikmat. da n masih duduk di atas meja dengan lutut tertekuk dan terbuka menantang. kuraba pahanya yang putih mulus dengan lembut. Seperti ingin melahapnya saja. Kuperhatikan Agus perlahan-lahan mendudukkan Rini di meja yang ada di depan kami . Seolah-olah Agus mengerti. Rini juga tinggal hanya mengenakan BH dan celana dalamnya saja.. Aku ingin memberikan kenikmatan yang betul-betul kenikmatan kepadanya malam ini. sementara tangan kiriku meraba kemaluan nya yang ditumbuhi bulu hitam halus yang tidak begitu tebal. Sesaat aku merasa bersalah. Kuelus bagian itu. Tidak berapa lama Resty sudah telanjang bulat. Musik yang tidak begitu kencang terasa seperti menyelimuti pendengaranku. walau masih tertutup celana dalam. Perlahan-lahan jari-jemariku mendekati daerah kemaluan Rini. Aku semakin tidak karuan memikirkan kenapa hal ini dapat terja di di dalam rumahku. entah kapan aku menelanjanginya. Resty juga semakin bergairah. Seolah-olah nafsuku sudah menggelegak mengalahkan pikiran normalku. kami ngobrol tentang masa muda kami.. akh. Perlahan kumasukkan ja ri telunjukku ke dalam. Agus bersama isterinya sudah ada di rumahku. yaitu menyukai dan cenderung maniak pada sex.

Kemaluanku seolah tertarik ke dalam. Rini sekaran g membungkuk menghadap meja sambil memegang kedua sisi meja yang tadi tempat dia berbaring. Mulut Rini pun seperti megap-megap kenikmatan. sementara Agus menjilati kemaluan Resty . seolah-olah melakukan perjalanan panjan g yang melelahkan. Mun gkin karena selama ini aku hanya melakukannya dengan isteriku. hampir aku tidak sanggup menikmatinya. Perlahan dia mula i menjilati kemaluanku. Gantian badanku sekarang yang bergetar hebat. Kali ini berhasil. perlahan-lahan kudorong kemaluanku sambil sesekali menariknya. Perla han kucoba memasukkan senjataku.. Posisi Rini sekarang berbaring miring.! Dengan pasti kumasukkan lebih dalam sambil sesekali menarik sedikit dan mendoron gnya lagi. Rini mendesis. Tanganku sekarang sudah meremas payudara Rini dengan lembut sambil mengusapnya. seolah-olah tidak akan lepas lagi. Hal ini cukup sulit. Lubangnya terasa sempit sekali.. sungguh. tiba-tiba ada cairan milik Rini membasahi lubang d an kemaluanku hingga terasa nikmat sekarang. pantatku maju mundur beraturan. Perlahan-lahan kuarahkan senjataku menuju lubang milik Rini. sehingga kemaluanku tepat ke mulutnya.. seperti ada penyedot saja di dalamnya. Ada kenikmatan luar biasa yang kurasakan ketika aku melakukannya. aahhk. Ya ampun. Cepat-cepat kurengkuh kedua pahanya dan menariknya ke bibir meja. Erangannya tidak pernah putus.s. kali ini ada sesu atu yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. Kujulurkan li dahku sepanjang-panjangnya dan kumasukkan ke dalam kemaluannya sambil kupermaink an di dalamnya. Napas kami berempat saling berkejaran. Ketika kepala kemaluanku memasuki lubang itu. Resty ada di bawah sambil mengulum kemaluan Agus. Kukangkangkan kaki Rini dengan cara melebarkan jarak antara kedua kakinya. Sepertin ya Rini pun menikmati gaya ini.Posisi sekarang berubah. Pantatku masih naik turun di antara kedua paha Rini. Tiba-tiba tangannya meraih kemaluanku. Aroma dan rasanya semakin memuncakkan nafsuku. Sekarang Rini ter engah-engah dan kemudian menjerit tertahan meminta supaya aku segera memasukkan kemaluanku ke lubangnya. Mata Rini merem melek menikmati permainan ini. Keri ngat sudah membasahi seluruh tubuh kami. dia melenguh hebat hingga kema luanku terlepas dari mulutnya. Bunyi Music yang entah sudah beberapa lagu seolah menambah se mangat kami. K epalaku seperti terjepit di antara kedua belah pahanya yang mulus. Gantian aku sekarang yang menciumi kemaluannya. karena selain ukuran kemaluanku lumayan besar.! Belum pernah kurasakan seperti ini . sementara saya dari belakangnya dengan berdiri memasukkan kemaluanku . Goyanganku semakin lincah. masukkan lagi akhh.. Kini mulutku menuju dua bukit menonjol di dada Rini. Pelukanku semakin kuperketat. Kini tiga jari kumasukkan ke dalam kemaluan Rini. sement ara helaan napasnya memburu terengah-engah. Ssshh. Luar biasa enaknya. Rini memasukkan kemaluanku ke dalam mulutnya. Beberapa saat. kutindih dan kudekap sekuat-kuatnya hingga Rini berontak. lubang kem aluan Rini juga semakin ketat karena membungkuk. Buah dada Rini bergoyang-goyang juga maju-mundur mengikuti irama yang berasal da . sementara aku berlutut. segera kulumat bibir itu hingga R ini nyaris tidak dapat bernapas. kutekuk lututn ya dan kubuka pahanya lebar-lebar supaya aku dapat memasukkan kemaluanku sambil berjongkok. Kembali kudorong senjataku dan kuta rik sedikit. Agus dan isteriku tidak kuperhatikan la gi. Luar biasa kemaluan Rini ini. menggenggam den gan kedua telapaknya seolah takut lepas.. Sementara di atas Sofa Agus dan isteriku seperti membentuk angka 69. kuhisap bagian putingnya.. a duh enaknya. Yang kurasakan sekarang adalah sebuah petualangan yang belum pernah kulalui sebelumnya. t ubuh Rini bergetar panas.. tapi Rini melenguh nyaring. Dinding-dindingnya seperti lingkaran magnet saja.! Terus Mas.

kedua ujung tumit kakinya masih menekan kedua pantatku. yang dengan malu-malu memperkenalkan dirinya kepada kami. secara kebetulan saya mendapat cuti kantor selama tiga hari . Kemudian memunguti pakaia nnya dan menuju kamar mandi. Mbok Iyem akhirnya pulang juga ke kampungnya di Jawa Tengah. dan akhirnya kemaluanku terlepas dari kema luan Rini. Memasuki hari Senin. Segera aku mencabut kemaluanku dan membopong tubuh Rini ke tempat yang lebih lua s dan menyuruh Rini telentang di bentangan karpet. Dia hanya ketem u dengan isteriku. s eolah menikmati setiap sesuatu yang kulakukan padanya. Segera kum asukkan senjataku kembali ke dalam lubang kemaluan Rini. Aku pun berteriak sejadinya. Sesekali kami masih berhubungan lewat tel epon.. Setelah isteriku b erangkat kerja. walau kelelahan aku pun merasakan kenikmatan tia da tara. Resty juga tersenyum. Beberapa waktu yang lalu. s egera kurebut bibirnya dan menggigitnya sekuatnya. Tubuhku terasa semakin panas. Tiba-tiba Rini memelukku sekuat-kuatnya. Erangannya semakin panjang. Ada sesu atu yang terdorong dari dalam yang tidak kuasa aku menahannya. setela h menerima instruksi ini itu dari isteriku. tapi seolah kami tidak memper dulikannya. sayapun santai di rumah sambil baca koran dan mendengarkan radio . Suara yang terdengar dari mulut Rini semakin tidak karuan. maka pembantu kami yang sudah tua. Sulastri bertubuh sedang dengan kulit bersih dan be rambut panjang. kulihat Rini sudah tidak kuasa menahan sesua tu yang tidak kumengerti apa itu. karena kami ber dua. Rini tersenyum puas. Mulutku terasa asin. kami seolah terikat kuat dan berguling-guling di lantai. tidak terja di kekosongan pembantu di rumah kami. Di atas sof a Agus dan isteriku ternyata juga sudah mencapai puncaknya. Goyanganku pun semakin menjadi. Rini menggigit leherku sekuat-kuatnya. jadi pada saat Mbok Iyem pulang kampung. Seandainya saja. sehing ga kini tampak kemaluan Rini menyembul mendongak ke atas menantangku. Rini menjerit kesakitan sambi l bergetar hebat. Cerita Dewasa Tergoda Pembantu Muda. Aku masih berusaha menahannya. Kuremas buah dada itu. maka datanglah seorang pembantu baru yang dijan jikan oleh Mbok Iyem. Perlahan-lahan otot-ototku mengendur. Sepertinya menjal ar menuju kemaluanku. Hingga saat ini peristiwa itu masih jelas dalam ingatanku.ri pantatku. hanya nampak malu-malu. tetapi sebelum pula ng ia berjanji akan membantu kami untuk mencarikan seorang pembantu lain yang be rasal dari kampungnya juga. Agus dan Rini sekaran g sudah pindah dan kembali ke Jakarta. Tidak kusadari seluruh cairan yang keluar dari kemaluanku masuk ke liang milik Rini. Mungkin aku tidak akan pernah melupakan peristiwa itu. karena telah beru lang kali dipanggil oleh anaknya di kampung. yaitu seorang gadis kampung yang telah putus sekolah. Secepatnya aku menindihnya sa mbil menekuk kedua kakinya sampai kedua ujung lututnya menempel ke perut. goyangan pinggul Rini semakin kuat. suami isteri bekerja sehingga kami memerlukan seorang pembantu untuk beresberes di rumah. Sementara Rini tidak mau melepaskan kemaluanku dari dalam kemaluannya. ternyata bibir Rini berdarah. Pernah suatu waktu Rini berkunjung ke rumah kami. Kulihat Resty tersen yum puas. Lastri pun mulai bersiap untuk kerja . beru mur 18 tahun bernama Lastri. kebetulan aku tidak ada di rumah. Kecepatan pun kuta mbah. ter asa ada sesuatu keluar dari kemaluanku. Hal ini penting bagi kami. Pada hari yang telah ditentukan. Pantatku kembali naik turun berirama. Kulihat Rini tidak memperdulikannya. yang mana bisa saya pergunakan untuk beristirahat di rumah. tapi kali ini lebih kencang seperti akan m encapai finis saja.

Mari Saya tolong. heehh ..? . terlihat dari belahan dasternya dua buah bukit yang ranum. Segera saya tuangkan spanish fly itu ke dalam minuman Sulastri dan saya tambahkan gula sedikit agar dia tidak curiga. Cepa t-cepat saya ke kamar mengambil obat tersebut dan membawanya ke dapur. Dengan berdebar saya terus mengintip Lastri yang sesekali menunduk untuk menggosok kakinya yang ditumbuhi bulu-bulu halus. Paak. pinggulnya yang besar sangat seksi dengan bulu-bulu halus di atas kem aluannya. kata saya sambil terus membaca.. kata saya sambil tangan kananku terus be rgerak menggosok perutnya sedangkan tangan kiriku mengangkat dasternya dari bawa h. Nafsu saya naik ke kepala. Lastri sambil mengeluh menjawab.. Lastri mengepel lantai sambil berjongkok dan ses ekali merangkak sambil terus mengayunkan tangannya. naik terus ke atas dan menemukan payudaranya yang ranum. Aah. Oh iya. Ternyata pemandangan di dalam kamar mand i begitu asyiknya. Saat tangan saya menyentuh vaginanya. Lastri bersiap-siap untuk membersihkan dirin ya dan mengambil handuk serta masuk ke kamar mandi. segera saya meremas payudaranya. ada apa denga n kamu. Sedang saya asyik membaca.? .. Lastri keliha tan pucat dan keningnya berkeringat.. . yang tiba-tiba menjadi tegang. yang kelihatannya sudah agak kekecilan. Lastri sibuk menggosok-gosok badannya tanpa sadar ada mata yang sedang menikmati tubuhnya yang ranum. . aah. saya mendengar erangan halus yang berasal dari kamar Sulastri. seraya menekankan pantatnya yang montok ke penisku yang sudah menanti dengan tidak sabar. penisku yang sudah tegang dari tadi menempel pada c elah pantatnya. terlihat pinggulnya yang besar dengan pantat yang membentuk bulat bergoyang ke kiri dan k e kanan dengan irama yang teratur.. aduuh. Tangan kananku pun mulai masuk ke dalam sela-s ela kancing daster.. Lastri menggelinjang keras dan mendesa h panjang. Lastri agak kaget juga. biar hangat . Dari sela-sela pintu kamar mandi terdapat celah yang bisa dipakai untuk mengintip ke dalam. saya cepat-cepat meloncat bangun dan berjalan cepat -cepat ke arah kamar mandi. Lastri. Sekitar setengah jam kemudian. tetapi mataku memperhatikan pem bantu ini dengan lebih seksama.. Saya memasukkan tangan kiriku ke dalam daster itu dan berpura-pura akan mengg osok perutnya juga tapi saya segera menurunkan tangan saya untuk menyibakkan cel ana dalamnya dan mulai meraba bulu-bulu halus yang bertebaran di sekitar vaginan ya.. Saya mau mengepel lantainya . sedang Lastri sibuk membersihkan rumah sehabis mencuci pakaian. celana dalam yang dipakainya terbayang sangat jelas dari balik daster yang dipakainya. pel aja. sambil bertanya saya segera saja masuk ke dalam kamarnya. yan g ternyata tidak terbungkus oleh kutangnya. Saat ia merangkak. sedang dalam posisi merangkak sambil memega ng perutnya.. terbung kus oleh kutang ketat.. saya benar-bena r sudah bernafsu sekali untuk menyetubuhi Lastri. Aduuh Pak.. e naknya kalau bisa memeluk dan menancapkan batang penisku di vaginanya .. Saat ia berbalik untuk mengepel di baw ah kaki saya. sambil berdiri di belakangnya dan tunduk serta meme gang perutnya dengan kedua tangan untuk mengangkatnya berdiri. hheehh ... Tanpa terasa saya menggosok batang kemaluanku. Sulastri ternyata mempunyai badan yang bersih mulus dengan ke dua payudaranya yang ranum keras dengan puting yang mengarah ke atas berwarna co klat muda. tiba-tiba dikejutkan oleh sapaannya... Ayo saya gosok perut kamu. . Pak . saya teringat kalau di lemari saya masih ada menyimpan s ebotol obat perangsang bermerek Spanish fly oleh-oleh teman dari luar negeri. saya mulai mengelus batang kemaluanku sampai tegang. Setelah menyelesaikan pekerjaannya.. Maaf Pak... kata saya. Aduuh. dan benar saja dugaanku bahwa Lastri memang sudah menyiapkan teh hangat bagi dirinya send iri di situ. perut Saya. . begitu terdengar suara air y ang terguyur di kamar mandi. perut saya.. Heehh. Saat berdiri samb il memeluknya dari belakang.. Saya kembali duduk di kursi depan dan pura-pura membaca sambil membayangkan tubu h mulus Lastri sambil mengelus batang penisku yang sudah tegang.. Sedang asyik mengintip... Kenapa. Segera saya menghampiri kamarnya dan pura-pura bertanya.. tapi ternyata dia diam saja sambil terus mendesah. Konsentrasi saya un tuk membaca menjadi hilang.

sehingga baru kepala penisku yang masuk.. vagina Lastri benar-benar sempit sekali bagaikan jepitan halus yang menjepit dengan ketat serta berdenyut-denyut terusmenerus. Eeh . Ternyata setelah selesai ba ru saya tahu kalau ternyata Lastri masih perawan dan belum pernah dijamah oleh l elaki lain.. tetapi saya kembali memagut bibirnya dan menyedot lidahnya sambi l mulai menaikkan pantatku sedikit sedikit. Paak . kadang menjepit kakiku. dia juga mulai men ggoyangkan pinggulnya. katanya sambil menggerakkan p inggulnya. maka Lastri dan saya mulai mempraktekkan berbagai macam gaya ber setubuh. sayapun mempercepat gerakan naik turun sampai cairan maniku terasa menyembur-nyembur ke dalam vagina Lastri. kadang dia menjepit pinggangku..... aarkkh. penisku benar-benar teg ang dan keras.. saat badannya menjadi kejang karena d ia sampai pada puncak kenikmatan. Aduuh. Setelah beberapa kali naik turun. saya tetap juga mengalami kesulitan untuk menembus pertahanan vagina Lastri ini. buka dulu yaa bajunya . Sambil memeluk tubuhnya. Las.. yang se gera saya jilat habis. Secara cepat saya menyibak dasternya dan segera menarik t urun hingga celana dalamnya terlepas... Aarkhh. tekan lagi. mulutku bergesar ke arah telinga Lastri. .. kemudian turun menekan sampai ke uju ng. Akhirnya sayapun tidak tahan lagi. kadang pagi hari kalau saya lagi kepingin menikmati tubuhnya. Saya menahan geliatan badannya dan terus berusaha memasukkan seluruh penisku ke vaginanya yang sempit dengan menarik keluar masuk kepala penisku. Aduh. Saya tuntun Lastri ke tempat tidur dan membaringkannya dengan kedua kakinya teta p terjuntai di lantai.. sambil terus menggoyangkan pinggulnya. sampai akhirnya Lastri dipanggil pulang oleh keluarganya . sambil mengerang-erang. . .. Karena kakinya masih menjuntai di pinggir tempat tidur. Aduh nikmatnya bukan alang-kepalang. ka dang larut malam. Sementara saya berdiri telanjang. Secara refleks. Ternyata lubang vagina L astri sempit sekali.Las. kata saya sambil berdiri dan dengan cepat mulai memb uka celana dan kaosku. segera saya mengambil ba ntal dan mengganjal pantatnya sehingga vagina Lastri sekarang menyembul dengan c litorisnya yang mengkilap karena jilatan lidahku. Lastri ternyata murid yang sangat pandai untuk diajar dan selalu bernaf su untuk mengulang dan mengulang lagi.. Dan kalau istriku sudah b erangkat kerja. sst. Saya mulai menjilat vaginanya. Lastri kaget sekali.. . saya tetap betah di rumah. lidahku mulai menjalar ke kanan dan ke kiri menyibakkan kedua belah bibir vagina Lastri sampai akhirnya saya menemukan clitorisnya. Lastri keenakan sambil mulai menggoyangkan pinggulnya ke kiri dan ke kanan bagaikan sangat kegelian. Akh.. kata saya sambil membantu Lastri membuka bajunya. kata Lastri. sementara tanganku merema s payudaranya sedangkan mulutku mulai memagut bibirnya. sehi ngga penisku yang berada di dalam vaginanya terasa bagaikan diremas-remas dengan keras. Paak. ia sudah menjerit kesakitan dan berusaha menggeliatkan badannya yang mungil.. Hee. Kedua belah kakinyapun turut menari-nari. Biarpun vagina Lastri telah basah o leh cairan yang keluar dari tubuhnya.. enaak . seru Lastri sambil membuka kakinya lebih lebar lagi dan kemudian secara cepat menutupnya lagi sehingga kepalaku terjepit di antara kedua belah pahanya y ang mulus. katanya. ppaak.. kata saya.. Mata Lastri terbelalak memandang penisku yang besar dan berdiri. Kedua tangankupun secara gencar mulai bergerilya meremas kedua pay udaranya sambil sesekali mempermainkan putingnya yang langsung mengeras. Lastri takut . cabut sedikit. dan tiba-tiba dari vaginanya memancar cairan.. Segera saya arahkan penisku ke lubang vaginanya dan berusaha untuk menekannya masuk. kita berdua sungguh lunglai setelah tiba pada puncak kenikmatan. kata saya sambil menundukkan kepala dan mencium vaginanya yang persis di de pan mataku. . nggak apa-apa Las. Lastripu n mulai menikmati permainan seks ini. Selama masa cuti tiga hari. sstt.. katanya. Hal ini berlangsung selama enam bulan. ayo Saya gosok sambil tiduran . saya ijin dari kantor. Lastri kag et dan terdiam. tetapi bersamaan de ngan itu saya menekan penisku sekuat tenaga masuk ke dalam vaginanya. dan secara tiba-tiba saya menggigit cuping telinganya d engan agak keras.. Paak.

Kok tahu kalau dia susah ngacung? saya mengejar lagi. untuk membantu . saat menjadi mahasiswa saya menjadi anak k os dengan segala suka dan dukanya. Robin tertawa sebelum berkata. Ya membantu dia agar segera hamil. Dia sebenarnya kan mengundang salah satu. berikut cerita lengkapnya dari awal sehingga terjadi cerita seks gangbang itu Seperti sebagian besar teman senasib. kata Robin. Keluarga tempat kos saya memiliki anak tunggal perempuan yang sudah menikah dan tinggal di rumah orang tuanya. padahal perut keroncongan tak bisa diajak kompromi. Masih banyak lag i kisah-kisah konyol yang saya alami. sergah Heri yang se jak tadi diam. Lihat saja. Terutama payudaranya yang seperti sengaja dipamerkan dengan lebih banyak berkaus sehingga putingnya yang kehitam-h itaman tampak menonjol. kenapa Mbak Sus sampai sekarang nggak hamil-hamil? tanya Robin ya ng kuliah di teknik sipil suatu saat. Bego! Ya penisnya dong . Tidak begitu cantik tetapi memiliki tubuh bagus dan be rsih. Apanya yang nggak bisa ngacung? tanya saya pura-pura tidak tahu. saya terpaksa menc uri nasi lengkap dengan lauknya milik keluarga tempat saya kos. Cerita seks gangbang jarang di ceritakan. Mbak Sus. Cerita Dewasa Mbak Sus Bohai. Kisah rahasia ya ng sangat menyenangkan. dua. at au tiga di antara kita. kata Krus. Kamu tahu nggak. cowok 3 cewek satu. Perempuan yang kalau di rumah tak pernah memakai bra itu menjadi sasaran ngobrol miring. Tahu nggak? Mbak Sus sering mem bentak-bentak suaminya? tutur Krus. dia sering memamerkan payudaranya kepada kita dengan mengenakan kaus ketat. . Aku tahu. atau 3 lawan satu. anak teknik mesin dengan tangkas. sensasi seks emang berbeda-beda. tap i begitulah sensasi. Selain payudaranya yang kuperkirakan berukuran 36. Benarkah apa yang dia katakan t entang Mbak Sus? Benarkah perempuan itu sengaja mengundang birahi kami agar ada yang masuk perangkapnya? Selama setahun kos diam-diam aku memang suka menikmati pemandangan yang tanpa te rsadari sering membuat penisku tegak berdiri. Membantu? Apa maksudmu? tanyaku tak paham ucapannya. Nggak percaya ya? Ayo siapa yang berani masuk kamarnya saat suaminya dinas malam. Ah betapa menyenangkan dan menggai rahkan kalau saja aku bisa memasukkan penisku ke selangkangannya sambil meremasremas payudaranya. berumur sekitar 35 tahun. Dia mengundang secara tidak langsung. Mungkin Mbak Sus nggak bermaksud begitu . karena jatah kiriman dari kampung t erlambat. Gayanya klemar-klemer kaya perempuan. mungkin malah semua. Misalnya. kali ini saya akan menceritakan cerita dewasa gangbang yang banyak orang bilang cerita s eks 3 in 1. Lihat saja. Kam i berlima anak-anak kos yang tinggal di rumah bagian samping sering iseng-iseng memperbincangkan Mbak Sus. Nggak bisa ngacung jawab Krus. Menurut ibu kos. Namun sebenarnya ada satu kisah yang saya simpan rapat-rapat. Kemudian setiap usai mandi dengan hanya melilitka n handuk di badannya lalu-lalang di depan kita Ah kamu saja yang GR. Kalian saja yang nggak tanggap. Pasti Diam-diam ucapan Robin itu mengganggu pikiranku.untuk dikawinkan di kampung. karena bagi saya merupakan rahasia pribadi. walau kedengarannya aneh. Jadi tak mengherankan kalau bentuk badannya masih menggiurkan. demikian kami anak-anak kos memanggil. aku jamin dia tak akan menolak. pingg ulnya yang besar sering membuatku terangsang. Mengenang masa-masa sekitar lima belas tahun lalu itu saya sering tertawa geli. Suaminya letoi. anaknya itu pernah melahirkan tetapi kemudian bayinya men inggal dunia.

. Dia berusaha menep is tanganku yang ngawur.... Aku mengobrol dengan dia di ruang tamu sambil menonton televisi. Mencium pipinya dari belakang ku rsi tempat duduknya. Kuremas dua payudaranya dari belakang dengan kedua tanganku. Dia mendesah ketika kujilat telinganya. Kamu ini ada-ada saja. kamu ini. Mbak Sus diam.. Nggak sengaja. Desahannya makin kuat. Memangnya aku ini bintang sinetron atau model. menciumi dan menjilati seluruh tubuhnya. Bukan menyenggol la gi tetapi meremas. Kulihat perempua n itu tenang-tenang saja meski mengetahui aku sering mencuri pandang ke arah dad anya sambil menelan air liur. malu ah dilihat orang .. Lalu ganti kucium lehernya yang putih. Namun birahiku rasanya tak tertahankan lagi. Dia m enggelinjang kegelian. Empat temanku masuk kuliah atau punya kegiatan kel uar. Kalau begitu kita ke kamar? Kamu ini nakal . Aku mendekat. Wah. maaf. katanya pelan. meremas payudara da n pinggulnya. bapak dan ibu kosku menghadiri pesta pernikahan kerabatnya di luar kota. Hmm. Bolehkah mm. Dik. kataku. Reaksinya makin membuatku berani. Tahu nggak apa yang kukagumi pada Mbak? Coba apa. tetapi tak berusaha menolak. yakni suka memam erkan perangkat tubuhnya yang indah tanpa ada niat lain. Dari situ aku mulai menyimpulkan apa yang dikatakan Robin mendekati kebenaran. Aksi nakal pun kutingkatkan.Setelah perbincangan iseng itu aku menjadi lebih memperhatikan gerak-gerik Mbak Sus. Semula perbincangan hanya soal-soal umum dan biasa. kemudian melesakkan penis ke vaginanya. Seminggu tiga kali suaminya dinas malam. bolehkah kalau saya. Tak salah kalau aku mulai berang an-angan suatu saat ingin menyetubuhi dia. jawabnya sambil mengerlingkan matanya. Mana? Tanpa ragu-ragu lagi aku menyentuhkan telunjukku ke payudaranya yang seperti bia sa hanya dibungkus kaus.. Lalu kepalanya disandarkan ke dada . mungkin tak puas dengan kehidupan seksualnya bersama suaminya... Kini sa mbil menciumi lehernya tanganku bergerilya di bagian dadanya. Setiap malam yang ada dalam bayanganku adalah menyusup dia m-diam ke kamarnya. M bak Sus memang berusaha memancing. kesempatan nih. Ah. Beberapa kali aku sengaja menyenggol pinggulnya . Makin lama aku bertambah berani. Itu. Mbak. Wah.. Bahkan aku kini sengaja lebih sering mengobrol dengan dia. Suatu waktu ketika berjalan berpapasan tanganku tanpa sengaja menyentuh pingguln ya. Remasanku terus kulanjutkan. Eh dia cuma tersenyum-senyum. kataku sambil tersipu malu. Sialan. Peluang itu sebenarnya cukup banyak. reaksinya sama saja. Sengaja juga nggak apa-apa kok dik . Merasakan betapa empuknya daging yang membukit itu.. Saya sebenarnya sangat mengagumi Mbak Sus lo . tetapi aku tak mau kalah. Apa hh. ujarnya tanpa berusaha lagi menghentikan serbuan tangan dan bibirk u. Entah men dapat dorongan dari mana kemudian aku mulai ngomong agak menyerempet-nyerempet. Siapa tahu dia punya kelainan. Bolehkah saya memegang susu Mbak yang gede itu? Hmm. Sungguh kok. Dia sendiri telah memberikan tanda-tand a welcome.. Cuma aku masih takut. Tanpa menunggu jawabannya tanganku segera menelusup ke balik kausnya. Tepisannya melemah. se dangkan suami Mbak Sus ke kantor.. Suatu hari ketika rumah sepi. Mbak.

Kini aku jongk ok di depannya.ku. Belajar dari mana hh. Mbak belum pernah dioral ya? Apa itu? Vagina Mbak akan kujilati. tapi tak kubia rkan. Serangan pun kutingkatkan. Tanpa sungkan-sungkan Mbak Sus mencium bibirku. tok. Sampai di kamar berb au harum itu aku duduk di tepi ranjang. Sekarang perangkat rahasia mi liknya berada di depan mataku.. Wah berabe nih. desis Mbak Sus keenakan ketika lidahku mulai bermain-main di gun dukan vaginanya. Baru nikmat-nikmat. Tampak dia keenakan meski masih dibatasi celana dalam.. Di sekelilingnya ditumbuhi rambut tak begitu lebat. Betapa lembut ciumannya. .. Kau pintar sekali. Tiba-tiba. jawabku. Mbak Sus bicara beberapa patah kata dengan seorang tamu bersuara laki-laki.. sshh . bisikku. kata Mbak Sus sambil membenahi pakaiannya yang agak b erantakan. Cepat kau sembunyi ke dalam . Lama-lama dia akhirnya dia bisa menikmati dan mulai menirukan gaya permainan ciu man yang secara tak sadar baru saja kuajarkan. Mau apa kau sshh. meremas-remasnya beberapa s aat. baru asyik ada yang mengganggu. Pangkalnya tampak menggunduk dibungkus celana dalam war na krem.. Untung kaca jendela depan yang lebar-l ebar rayban semua. Siapa Mbak? Tukang koran menagih rekening. Wah mengganggu saja itu orang. Kudengar suara pintu dibu ka. Lidahnya kubelit sampai dia seperti hendak tersed ak. Mulutku seperti melekat di mulutnya. Sambil menciumi pahanya tanganku menelusup di pangkal pahanya.. Mbak S us menggelinjang kegelian sambil mendesah halus. Menyibak rok bawahnya dan merenggangkan kedua kakinya. Sst ada tamu Mbak . Tidak sampai dua menit Mbak Sus menyusul masuk kamar setelah menutup pintu depan . mm film biru dan bacaan porno kan banyak mm.. oh . Wuih. Sudahlah . Setelah itu aku kembali ke Mbak Sus. Penisku tegak mendesak celana pendekku y ang kukenakan. Kemerahan dengan klitoris yang besar sesuai denga n dugaanku. berarti dia oke. Tanganku makin bersemangat. tutup pintunya dulu dong . Sialan.. Lidahku kemudian bermain di bibir vaginanya. memainkan di rongga mulutnya. Pelan-pelan mulai masuk ke dalam dengan gerakan-ger akan melingkar yang membuat Mbak Sus kian keenakan. Kini kedua putingnya ganti kupermainkan. Lidahku makin naik ke atas. meremasremas vagina dan klitorisnya yang juga besar.. Dik. oh. Tanpa disuruh dua kali secepat kilat aku segera menutup pintu depan.. mungkin menaha n birahinya yang juga mulai naik. bet apa mulus kedua pahanya. katanya sambil mendekati aku. Aduh mak. Akhirnya jilatanku sampai di pa ngkal pahanya. Aku segera menjulurkan lidahku. Aku segera masuk ke dalam kamar Mbak Sus. sampai harus mengangkat-angk at pinggulnya. Sama siapa? Pacarmu? tanyanya di antara kecipak cium an yang membara dan mulai liar. Pintu depan ada yang mengetuk. tok. Tentu agar keadaan aman dan terkendali. . Aksi liarku pun terhenti mendadak. bisiknya dengan suara agak bergetar. Aahh. Lalu tangannya menyentuh celanak u yang menonjol akibat penisku yang ereksi maksimal.. Siapa bilang? Ooo. tok. Semula Mbak Sus seperti akan memberontak dan melepaskan diri. sehingga dari luar tak melihat ke dalam. meski masih polos. Celananya kepelorotkan. Uh kamu pengalaman sekali ya. Lo itu kan tempat kotor. tanyanya lirih sambil memegangi kapalaku erat-erat.

Aku makin terangsang oleh jeritan-jeritan kecil. ahh. saling menindih. Nakal kau ini . dahi. Enak Mbak? tanyaku. berguling-guling. Ketika mulai menembus vaginanya. nanti lama-lama pasti bi sa. Mbak Sus mulai mengeluarkan jeritan-jeritan tertahan menahan nikmat. Pasti Mbak tak pernah puas ya? Mbak Sus tak menjawab.. dia tersipu-sipu. Dia malah menciumi bibirku dengan penuh gairah. Aku mengatur badannya dan Mbak Sus menurut. dan terakhir celana dalamku.. Emmhh. kencang. Justru di situ nikmatnya. Kuciumi pipi. Mbak Apa muat segede itu. Biar tak merepotkan. Selama ini Mbak sama suami main seksnya gimana? ta nyaku sambil menciumi payudaranya. Suami Mbak mainnya lama nggak? Ah. Menyorongkan penis ku ke mulutnya. Mungkin malu untuk mengungkapkan. dan kedua payudaran ya yang ikut bergoyang-goyang. Mbak.Aku tak menjawab. Setelah seluruh barangku masuk. tetapi lama-lama dia bisa menyesuaikan diri sehingga tak lam a penisku masuk rongga mulutnya. Ah malu. Namun aku sengaja membiarkan dia menjadi penasaran sendiri. sshh. Langsung tusuk begitu maksudnya. Aku tahu... Pi nggulnya dinaikkan. kurasakan tubuh Mbak Sus agak g emetar. Tampaknya dia akan orgasme.. Dia kini bertumpu pada siku dan kaki . Sem ula agak kesulitan. Puas Mbak? Ahh. Kami main konvensional saja kok.. Mbak Sus hanya tersenyum. Ooo. Mbak mau saya oral lagi? tanyaku. Kamu juga harus telanjang. hmm. Penisku yang tegak penuh segera diremas-remasnya.. Sorry ya Mbak Ah kau ini mainnya aneh-aneh. Melihat Mbak Sus agak tersiksa oleh gaya permai nan baru itu. aku segera bergoyang naik turun di atas tubuhnya . aku pun segera mencabut penisku.. Tiga menit setelah kugenjot Mbak Sus menjepitkan kedua kakinya ke pinggangku. Mbak Sus pun melucuti kaus. Tanganku pun ganti-berganti memainkan kedua payudaranya yang kenyal atau selangkangannya yang mulai berair. katanya sambil tangannya mengelus-elus penisku yang masih tetap teg ak berdiri. Sekarang Mbak berbalik. kausnya kulepas. Aku menunduk ke selangkangannya mencari-cari pangkal k enikmatan miliknya. desahnya ketika sedikit demi sedikit batang penisku masuk vaginanya. Tetapi lama-lama aku tak tahan juga. T ak puas. Penisku pun sudah ingin segera menggenjot v aginanya. Hampir lima menit kami menikmati permainan itu. dan putih mulus. Kini dia telanjang dada. Nggak adil.. Tanpa ampun lagi mulut dan lidahku menyerang daerah itu deng an liar. Genjotan penisku kutingkatkan. Selanjutnya aku merangkak naik. Gantian dong. Ke lihatan dia menemukan pengalaman baru yang membius gairahnya. Kubiarkan dia menikmati orgasmenya beberapa saat. segera kupelorotkan rok bawahnya. Betapa bagus tubuhnya. Tanpa menunggu jawabannya segera kumasukkan penisku ke mulutnya yang mungil. celana pendek. Pelan-pelan aku mengarahkan barangku yang kaku dan keras itu ke arah s elangkangannya. T anpa dikomando kami rebah ke ranjang. Nah kini dia telanjang bulat. desahnya. desahnya dengan tubuh menggelinjang menahan kenikmatan pu ncak yang diperolehnya. Padat. Ohh. Tanganku mulai mempermainkan kedua payudaranya yang tampak men ggairahkan itu. Menungging. perempuan itu sudah kepengin disetubuhi. dan seluru h wajahnya yang berkeringat.. Pikirku. lenguhan.

baik dalam permainan seks ataupun permainan c inta. Dua lawan satu. Posisinya segera kuubah ke gaya konvensi onal. Lima menit lebih kami dalam posisi relaksasi seperti itu. Setelah siap aku pun mulai menggenjot dan menggoyang dari belakang. Kami berpelukan. Setelah masuk tubuhnya kunaikturunkan seirama ge njotanku dari bawah.nya. Nih sudah nggak tahan lagi penisku. Aku terletang dan dia menduduki pinggangku. Mb ak Sus. Ah Mbak Sus. Dia malah kemudian menciumi dan menggumuli aku habis-ha bisan. Ketika dia mencapai orgasme aku belum apa-apa. dan saling meremas lagi. Capek? tanyaku. Penismu juga nikmat. Setelah dia orgasme sampai dua kali. Ah Mbak memang kalah pintar dibanding kamu. kalau pas am an lo. Nanti kita main dengan macam-macam gaya lagi. Sekarang Mbak yang di atas . Kamu ini aneh-aneh saja. Cerita dewasa mbak mbak lumayan untuk di nikmati. Vaginamu masik nikmat Mbak . Mbak Sus kemudian menyusu l mencapai klimaks. Kami berpelukan erat. Kita lanjutkan nanti malam saja ya. Senggama lewat belakang. Siang itu di sebuah rumah yang cukup . Cerita Memek Belenggu Rindu Yang Tertahan.. Tak lama kemudian spermaku muncrat di dalam vaginanya. Dik. Mbak mau nggak main ramai-ramai? Maksudmu gimana? Ya misalnya aku mengajak salah satu teman dan kita main bertiga.. Ya penisku tegak lagi. Payudaranya yang ikut bergoyang-goyang menambah gairah naf suku. Malu ah. Tetapi sst. Seperti tak puas-puas meras akan kenikmatan beruntun yang baru saja kami rasakan. Pasti Mbak belum pernah. Kurasakan vaginanya begitu hangat menj epit penisku. aku pengin masuk agar spermaku kelua r. karena wanita yang lebih tua b iasanya lebih jago dalam bercinta. Ya aku terangsang lagi jadinya. berciuman. Mbak kalau pengin bilang aja ya. Mendekati klimaks aku m eningkatkan frekuensi dan kecepatan genjotan penisku. Mbak Sus kurebahkan dan aku menembaknya dari atas. jawabku sambil kembali meremas payudaranya yang menggemaskan . kami istirahat. Ya akhirnya aku me sti menggenjot dan menembaknya sampai dia orgasme beberapa kali. Mbak Sus kem bali menjerit dan mendesah merasakan kenikmatan tiada tara yang mungkin selama i ni belum pernah dia dapatkan dari suaminya.. Oh Mbak. Ah kamu ini ada-ada saja. Sampai mau remuk tulang-tulangku. Gaya apa lagi ini? tanyanya. kataku sambil mengatur posisinya. Tapi mau mencoba kan? Mbak Sus tidak menjawab. Kamu juga. aku mau keluar nih ahh.. Apalagi ditingkah lenguhan dan jeritannya menjelang sampai puncak. bisikku sambil mencium bibir mungilnya. Kalau ingin ya langsung masuk ke kamar Mbak. Tapi kan nikmat Mbak . Ini gaya anjing. Soalnya Mbak tak cukup kalau cuma dilayani satu cowok. Ya deh kalau capek. Tapi tolong sekali lagi. Tangannya kubimbing agar memegang pe nisku masuk ke selangkangannya. Mbak Sus tersentak-sentak mengikuti irama goyanganku yang m akin lama kian cepat.

terbukalah kaitan bra hitamnya yang berukuran 36b itu. Dengan dua kali gerakan. seorang gadis yang berambut panjang terurai dengan raut wajah yang manis t erlihat sedang menanti kedatangan seseorang. Dengan masih menyimpan rasa rindu yang tertahan." balasku pendek. Mas sayang. Dan tak lama setelah itu jariku sudah memilin putingnya yang mula i keras. yang kebetulan keadaan di rumah sang gadis nampaknya sedang sepi." lanjutku lagi. "Ohh. Dia berjalan menuju ke rumah gadis yang sedang asyik duduk di depan rumahnya.asri. yang nampaknya dia mulai menikmati dan sudah terangsang diiringi dengan desahannya yang sensual. Lidahku bermain di rongga mulutnya untuk memberikan perasaan yang membuat nya me ndesah sesaat setelahnya.. sambil membisikan kata. "Ohh. "aku juga kangen Mas sayang. Enak sekali. sembari dia memejamkan kedua bola matanya. aku memeluk gadis pujaanku deng an mesra. Sembari tanganku meremas kedua tangannya dan kemudian aku lanjutkan untuk menari k tubuhnya lebih rapat. sampai-sampai kita bisa merasakan hembusan nafas masing-masing. "Kamu cantik sekali siang ini sayang.. "Hallo Mas Adietya sayang." sapanya dengan panggilan khas yang mesra ke padaku." bisikku di telinga nya sambil mencumbu daun te linganya. "Hallo juga. bibirku tak lepas dari bibirnya dan menyeruak lebih ke dalam yan g sesekali mulutku menghisap lidahnya keluar masuk.." Sesaat aku menghentikan cumbuanku kepadanya dan memegang kedua pipinya kembali s . Antara aku dan si gadis memang terlihat mesra di setiap kesempatan apa aja. Sayang. "Adiet kangen banget nih sayang. Sambil memilin. yang membuat dia menggelinjang dan mendesah kembali.. yang selanjutnya aku merengkuh bahu si gadis dan mengajaknya masuk ke dalam ruangan tamu. Si gadis tak menjawab hanya tersipu raut wajahnya.. si gadis sesekali mengawa si depan rumahnya kalau-kalau yang di tunggu sudah datang atau belum. Seperti halnya sian g itu. Jemari tanganku langsung mengelus tepian payudaranya yang begitu kenyal dan meng gairahkan itu.." desahnya lembut. harum dan segar siang itu." kataku lembut." jawabnya pelan.. Aku menjulurkan lidahku tepat di ujung payudaranya. Di balik punggungnya jemari tanganku dengan lembut mas uk ke dalam kaos warna putihnya dan mencoba membuka kaitan bra dari belakang pun ggungnya. Tiba-tiba datang seorang pemuda yan g mengenakan kaos biru di padu dengan jeans warna serupa. "Sudah lama yah nunggunya. Selanjutnya dengan gerakan p elan aku membuka kaos putihnya dan langsung mulutku menelusuri payudaranya dan b erakhir di putingnya yang menonjol kecil. Baik itu melalui panggilan ataupun sikap terhadap masing-masing. yang di ekspresikan dengan memelukku erat.. sa at kita bertatapan wajah. Di sofa kita duduk sangat dekat sekali. dia bil ang ortunya lagi ke rumah saudaranya yang pulangnya nanti sore. Tanganku kemudian memegang kedua pipinya d an tak lama bibirku sudah mengulum bibirnya yang terbuka sedikit dan bentuknya y ang ranum. Dengan senyum yang manis kemudian gadis itu menyapa sang pemuda yang kelihatan r api. Mas sayang. Kemudian kita terlibat perbincangan sesaat.

kemudian aku berdiri tepat di hadapanya yang sudah ber jongkok sambil menatap penisku yang sudah berdiri tegang sekali. Kemudian aku melemparkan celana jeansnya ke lantai dan seketika tanganku dengan lembut merengkuh bongkahan pantatnya yang padat berisi. "Ohh. Bibirku mencumbui setiap senti permukaan kulitnya dan berpindah sesaat ketika li dahku mencapai belakang telinganya dan membuat tubuh sang gadis kembali bergetar pelan. Dan tak lama lidahku sudah menjilati bibir luar vaginanya dengan memutar ujung l idahku lembut. Bibirku yang sejak tadi bermain di atas. Tak berselang lama kemudian. "Oh. Layaknya kamar seorang gadis yang tertata rapi dan aroma segar wangi bunga-bunga yang ada ditaman depan kamarnya terhirup olehku saat memasukinya. Perlahan kemudian aku mulai menurunkan celana dalamnya dan aku membiarkan mengga ntung di lututnya yang sexy. Sang gadis masih mengenakan celan a jeansnya.. yang aku lanjutkan dengan menjelajahi leher jenjangnya dengan lembut. Aku menurunkan tubuh s ang gadis dari atas meja. Yang aku lanjutkan dengan menghentikan tindakanku sesaat." desahnya parau. Dengan gerakan lincah bibir sang gadis langsung mengulum kepala penisku dengan l embut dan memutar lidahnya di dalam mulutnya yang mungil dan memilin kepala peni ." tambahnya lirih. "Aku nggak kuat Mas. Kembali aku melanjutkan cumbuan yang mengarah ke te pian pangkal pahanya dengan lembut dan sesekali aku mendengar sang gadis mendesa h lagi. Aku mengelus kedua bongk ahannya pelan dan sesekali jariku menyelip di antara tepian celana dalamnya yag membuat bibirnya kembali bergetar mendesah lirih. aku mengangkat tubuh sexy sang gadis dan meletakkan nya di atas meja belajar yang ada di kamarnya. Jemariku mulai mengara h kebawah menuju celana jeans nya dan tanpa kesulitan aku menurunkan resliting c elananya yang nampak olehku pinggiran celana dalam warna hitamnya yang sexy. Aku mencium aroma khas setelah lidahku mencapai bukitnya yang berbulu hi tam dan lebat sekali. Tubuh sang gadis mengelinjang perlahan bersam aan dengan tersentuhnya benjolan kecil di atas vagina miliknya oleh ujung lidahk u. "Ssshh. "Sayang.ambil membisikkan kata. Tanganku tak tinggal diam sementara bibirku menc umbui setiap titik sensitif yang ada di tubuh sang gadis." bisikku lirih di telinganya.. Payudara kamu sungguh indah bentukya.. kecuali bagian atasnya yang sudah terbuka saat kita berasyik masyuk di ruang tamu. Desahan dan getaran tubuhnya menandakan kalau sang gadis sudah sangat te rangsang oleh setiap cumbuanku. kemudian berpindah setelah aku merasaka n cukup untuk merangsangnya di bagian itu. Sang gadis hanya mengulum senyumnya yang manis sembari kembali memelukku mesra. Kemudian aku lanjutkan dengan menjulurkan lebih ke dalam lagi unt uk mencapai bibir dalamnya yang sudah sangat basah oleh lendir kenikmatan yang d i keluarkan dari lubang vaginanya. Dengan mesra aku mengajak si gadis berjalan ke arah kamarnya yang lumayan besar dan bersih.. namun cukup terawat terlihat olehku sekilas dari bentuk bu lu vaginanya yang menyerupai garis segitiga.." desisnya lirih. Lidahku menjulur lembut ketika mencap ai permukaan kulit perutnya yang berakhir di pusarnya dan bermain sejenak yang m engakibatkan tubuhnya menggelinjang kedepan. Mas sayang. Perlahan aku memeluk tubuh sang gadis kembali. Mas sayang" jeritnya tertahan..

Mas sayang. Sayang" desahku pelan. Untuk menambah kenikmatan buat dirinya." irama yang di timbulkan ketika penisku sudah menyeruak bibir vaginanya . Kembali bibir sang gadis mengeluarkan desahan sexynya. "Oh. dengan mata yang sayup penuh n afsu. Perlahan aku mengarahkan batang penisku tepat di belahan vaginanya dan mendorong nya lembut. "Slepp.. Sambil menahan nikmat.. Setengah dari batang penisku sudah masuk ke dalam vaginanya.. aku merengkuh bahunya serta memintanya berdiri dan kembali aku mendudukka n pantatnya yang padat berisi di tepian meja sementara salah satu kaki jenjangny a menjuntai ke lantai. Mas sayangg. yang aku padukan de ngan gerakan bibirku mengulum bibirnya yang ranum serta memilin dan memutar ujun g lidahnya lembut.. Please.. Pingg ulku membuat gerakan maju mundur untuk kesekian kalinya dan sepertinya sang gadi s akan mendapatkan orgasme pertamanya ditandai dengan gerakan tangannya yang mer engkuh bahuku erat dan menggigit bibir bawahnya lirih. Mmm" gumamnya.. "Ohh. . aku mulai memajukan s edikit demi sedikit sisa batang penisku ke rongga vaginanya yang paling dalam da n aku mengarahkan ujung penisku menyentuh G-spotnya. Aku masih belum merespon atas jeritan lirihnya. "Mmm.. Mas sayang. Tubuhku bergetar hebat ketika menerima semua gerakan erotis mulai dari jemari tangannya yang lembut mengelus batang penisku serta bibir dan lidahnya yang lincah menelusuri buah zakarku. Sekarang yah" pintanya lirih. rongga vaginanya menjepi t erat batang penisku. Gerakanku membuatnya menggelinjang dan semakin keras d esahannya terdengar. Tak lama berselang sang gadis kemudian tersenyum manis dan menge cup bibirku kembali sambil mengucapkan kata. Setelah beberapa saat sang gadis menjelajahi organ sensi tifku.. "Hekk. "Ohh. Aku enggak kuat" jeritnya lirih. "Ohh. Dengan gerakan lembut aku mengangkat paha kirinya dan bertumpu pada lenganku. Pada saat bersamaan ujung telunjukku juga mengelus belahan antara anus dan bibir bawah vaginyanya. sebaliknya aku menundukkan kepal a untuk kembali menjilati kedua payudaranya bergantian dan berakhir di puting pa yudara yang sebelah kiri.... Mmm." jeritnya bergetar. di saat selanjutnya tangan kiriku memegang batang penisku yang sudah sangat tegang sekali menahan rangsangan yang menggelora dan mengarahkannya tepat di bibir vag inanya yang sudah basah oleh lendir birahi." gumamnya lirih. Rambutnya yang hitam panjang ku remas sebagai expresi dari kenikmatan yang menga lir di sekujur tubuhku.. Tangannya merengkuh bongkahan pantatku serta menariknya l ebih erat lagi. tangan sang gadis menyentuh buah zakarku dan memijitnya l embut yang membuat tubuhku ikut mengelinjang menahan kenikmatan yang sama.sku yang mengkilat. Bersamaan dengan aliran hangat yang kurasakan di dalam. Mulut sang gadis menggumam lirih karena mulutku juga masih mengulum bibirnya.

. sementara kaki kananku mengeser kaki kanannya untuk m embuka pahanya sedikit melebar. maka nampaklah di depan ku bongkahan pantatnya yang sexy dengan belahan vaginanya yang menggairahkan. "Sss. Mas sayang"ucapnya mesra. dan satu hal yang selalu kuinginkan adalah aku bisa sehari-hari hidup tanpa memakai . Untuk beberapa saat aku mendiamka n kejadian ini sampai akhirnya penisku mengecil dengan sendirinya di dalam vagin anya yang telah memberikan kenikmatan yang tak bisa aku ungkapkan. "Sayang aku mau keluar nih. Deng an pelan kutarik pinggangnya sambil memintanya menunduk. Dengan gerakan lembut aku menarik wajahnya mendekat." masuklah setengah batang penisku ke dalam rongga vaginanya. Mas sayang aku juga mau" sahutnya pelan. Setelah cukup beberapa saat aku menggerakan pinggulku memompa belahan vaginanya.. Pada saat terakhir aku menceng keram kedua pinggulnya erat dan memajukan penisku lebih dalam. "Creett. kalau sayang bisa menikmati semua ini" ucapku kemudian. Demikianlah rasa rinduku terhadap kekasihku setelah beberapa lamanya tidak salin g bertemu. "Ohh. "Aku bahagia. Mas sayang" desahnya. Ketika ujung jemariku menyentuh lubang anusnya sambil aku berkonsentrasi memaju mundurkan penisku.. "Ohh." jeritku kemudian. Ohh. aku membalikkan t ubuhnya membelakangiku sembari kedua tanganya berpegang pada pingiran meja. sementara tanganku dengan bebas menjelajahi seluruh organ sen sitifnya mulai dari kedua payudara berikut putingnya dan belahan anus dan bagian tubuh lainnya. Hanya beberapa saat setelah sang gadis mendapatkan orgasmenya.. Cerita Memek Lugunya Sum Pembantuku.."Thanks yah. Sementara pinggulk u memulai gerakan maju mundur untuk kembali menyeruak rongga vaginanya lebih dal am. Aku mempercepat gerakanku memompa vaginanya dari belakang tanpa melepas ciumanku di bibirnya dan remasan ku di kedua payudaranya. "Slepp. Dengan gerakan mantap penisku menyeruak sedikit demi sedikit membelah vaginanya lembut. Sayang. Menyemburlah spermaku yang cukup banyak ke dalam rongga vaginanya dan beberapa t etes meleleh keluar mengalir di kedua pahanya." sang gadis mendesah menerima desakan penisku. Tanganku perlahan meremas payudaranya dari belakang mulai dari yang sebelah kiri dan dilanjutkan dengan yang sebelah kanan secara bergantian.. Aku selalu membayangkan betapa nikmatnya hi dup ini kalau aku bisa bebas melakukan keinginanku tanpa ada yang melarang.. Aku membalasnya dengan memberikan senyum dan mengatakan. masih d alam posisi membelakangiku aku mengulum bibirnya dan meremas kedua payudaranya l embut. Posisi ini menimbulkan sensasi tersendiri dimana seluruh batang penisku dapat me nyentuh G-spotnya." bisiku lirih.. Perlahan aku memajukan tubuhku sambil memegang batang penisku dan mengarahkannya tepat di bibir vaginanya.

setelah aku menjelaskan maksud dan tujuanku. S ebelum aku melanjutkan ceritaku. 4 atau 5 orang supaya saya bisa memilihnya. Selang beberapa lama. tolong saja kalau bisa jangan satu orang. dan aku membayangkan pasti gadis-gadis di desa itu pun terbiasa untuk m engkonsumsi jamu. " Gole'ke se'ng ayu sisan. singkat cerita aku mulai menjelajah di salah satu desa di daerah Won ogiri. karena segal a sesuatu harus kulakukan sendiri. wajahnya a .. Carik Desa itu membawa 6 orang gadis yang kutaksir berumur antara 12 sampai 15 tahun. Tentu aroma tubuh dan bentuk tubuh mereka akan berbeda. Sejak saat itu aku selalu membiasakan diriku hidup tanpa memakai busana. "Silakan Mas Budi tunggu sebentar. aku adal ah seorang lelaki berumur 38 tahun yang mempunyai libido yang besar. Kar ena aku tidak mau tanggung-tanggung. terlebih lagi gadis yang baru tumbuh. baik juga bapak kepala desa ini.busana. Kupandangi satu persatu.!)" tambahnya. karena aku tahu jauh lebih mudah mencarinya di desa d aripada keluar masuk dari satu panti asuhan ke panti asuhan yang lain.. Aku memang sengaja berburu ke daerah itu karena terkenal akan Mbok bakul jamunya. dan ya ng pasti akan menimbulkan gairah seksku. Sampai akhirnya pada gadis yang terakhir." "Terima kasih Pak untuk bantuannya. alias telanjang bulat. Dan hal ini baru dapat kulaksanakan setelah aku a khirnya memiliki rumah kontrakan sendiri. Sesampainya di desa itu. Dan satu hal yang aneh dalam diriku adalah aku senang dengan perempua n yang masih remaja. menyetrika. Aku mulai berpikir untuk mencari pembantu yang dapat membantuku untuk melakukan kegiatan sehari-hari untuk kebutuhan hidupku. Dan aku bertekad untuk membalas budinya bila aku memang benar -benar menemukan gadis pembantu yang cocok dengan seleraku. Suatu hari. yang disambu tnya dengan cara yang simpatik. ojo ngisin-ngisini.. yang kemudian kutahu n amanya Pak Mahmud." sahutnya tak kurang simpatiknya. kujelaskan secara rinci apa yang kuharapkan dengan gadis pembantu yang kuinginkan." "Tanggung beres Mas. akhirnya aku memutuskan mencar inya sendiri di desa-desa.. ja ngan malu-maluin. Pada awalnya aku mulai mencari-cari gadis yang mau menjadi pembantu di panti-pan ti asuhan. walaupun aku tidak menolak bila berhubungan dengan wanita y ang sudah matang. yang memang dapat terlihat dari ara h luar melalui jendela kaca yang terhalang dengan vitrage. Dan kutambahkan agar calon gadis pembant uku itu juga yang suka membuat jamu serta rajin mengkonsumsinya. memasak air. namun aku t idak suka menyalurkannya di tempat-tempat yang sering dikunjungi para hidung bel ang. sambil kutanyakan namanya. nanti bapak akan panggilkan Carik Desa untuk membantu mencarinya. dan langsung saja dia me mberikan perintah kepada anak buahnya melakukannya sesuai dengan permintaanku. Namun ternyata setela h 2-3 bulan aku menjalani hidup seperti ini serasa ada yang kurang. namun bagiku selalu menimbulkan sensasi seks yang luar b iasa apabila aku membayangkan diriku sedang mencumbu seorang gadis yang masih re maja. Dalam hati aku berpikir.! (carikan sekalian yang cantik. Tidak lupa aku juga memperkenalkan diriku kepada Bapak Kepala Desa. sedangkan untuk kebutuhan makan kulakukan dengan makan di warung. dan aku hanya menutupi tubuhku dengan sarung manakala aku berada di sekitar ruangan tamu. aku merasa cocok dengannya. karena memang dalam permainan seks. aku juga kurang menyukai perempuan yang hanya menjajakan seks karena profesi dan juga ka rena uang. Kemudian aku memutuskan mulai mencari pembantu yang sesuai dengan kebutuhanku. namun karena prosesnya berbelit-belit. mulai dari mencuci baju. aku ingin berbagi dengan para pembaca. aku mulai mencari rumah Bapak Kepala Desa. selain takut membayangkan hal-hal yang negatif yang harus kualami. mereka jauh lebih menghany utkan dan mengasyikkan.

Mas rupanya punya selera dan mata yang tajam.?" "Kalau memang bisa selesai sekarang saya tidak akan berlama-lama di sini.. coba kalau tidak. Sepanjang perjalanan kucoba un tuk mulai akrab dengan dirinya. sebagai ucapan terima kas ih saya kepada Bapak yang sudah membantu saya. tolong titip sekalian untuk orangtua Sum. bagaimana kalau saya memilih Sum saja. karena ak u sendiri sudah mengatakan kepadanya bahwa untuk kebutuhan pakaian yang akan dik enakannya akan kubelikan setibanya di kota nanti. "Yang sa tu untuk orangtua Sum." katanya menyadarkanku dari lam unanku. sambil tidak lupa kupasang musik instrumental ya ng bernuansa lembut. dan yang satu lagi untuk Bapak.?" ba yangan itu membawa imajinasiku semakin melambung tinggi..." "Baik kalau begitu..." . Sum hanya tertunduk malu.. ayo Sum." "Ah Bapak bisa saja. panggil saja Mas Budi. dan pasti puting susunya pun masih sebesar pentil. ah bagaimana dengan kemaluannya. dan sepertinya rajin bekerja. kulitnya kuning langsat.." aku menghindar dan kurem secara mendadak saat kulihat kerbau yang meli ntas di tengah jalan yang kulalui.? Sum kamu nggak usah panggil Pak kepada saya." Pak Mahmud dengan gembira menerima pemberianku. "Uh. cocok dengan seleraku. Dia tertunduk malu saat dia menyebutkan namanya. bisa konyol kita ya. Bapak sudah berpikir pasti M as akan memilihnya. aku membayang kan mungkin buah dadanya baru tumbuh. selanjutnya biar Bapak yang akan membantumu. kapan Mas Budi akan kembali ke kota ... sekarang dia baru berumur 14 tahun.. wah.. lehernya sedikit jenjang. "Hmm. Dalam perjalanan ke kotaku. baru tumbuh." gumamnya...! Kok nyetirnya sambil melamun. gadis yang masih ranum. denganrambut yang terurai sebahu. dan Bap ak kenal sekali dengan Bapak dan Ibunya Sum. karena masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan di kota. "Hati-hati Pak. Tidak terasa penisku mulai berdenyut dan bereaksi mengikuti irama lamunanku." "Oh ya Pak. sambil terbungkuk-bungkuk beliau menerimanya sambil tidak lupa berulang-ulang mengucapkan terima kasih. dan Sum mulai me nceritakan dirinya yang baru 1 tahun ini lulus SD. mungkin hanya berisi beberapa potong baju.yu namun sifatnya pemalu." "Wah. dia cocok dengan selera saya .!" dan aku mengeluarkan 2 buah amplop yang memang sudah kusiapkan sejak aku berangkat dari rumah.." "Monggo Mas. saya hanya melihat Sum anaknya bersih.. Perlahan-lahan kebekuan itu mulai mencair. dan kulihat dari samping payudaranya masih baru tumbuh.. karena dia memang kembang desa sini. untung ada Sum. biar nanti Bapak yang akan menjelaskan kepada orang tuanya. dia hanya mendekap tas baw aannya yang tidak seberapa. "Uups. kamu bersiap-siap untuk ikut dengan Bapak ini ke ko ta. "Sumiati. silakan pamit kepada orangtua mu. apakah sudah ditumbuhi rambut. namun agak mencuat ke atas s edikit. "Pak Mahmud. kamu kan sudah bertekad untuk bekerja di kota. tubuhnya padat berisi.. tingginya sepundakku. karena d ia tahu bahwa jumlah yang diterimanya bukanlah uang yang sedikit saat dia meraba tebalnya amplop yang kuberikan.

lalu aku mulai sibuk memilih b eberapa t-shirt Nevada yang ketat dengan bahan yang agak tipis." kataku pada diriku sendiri.. da n aku sudah bertekad untuk menikmati hidup ini secara perlahan-lahan. tunggu saya. Setibanya aku di rumah.." pesan saya padanya." sapaku padanya. tetapi itu justru yang menimbulkan gairahku semakin meninggi. kemudian siapkan makanan yang kubeli tadi. kamu bere s-beres rumah saja. dan mulai aku membongkar tasnya. mandi dulu. "Baik Mas. walaupun sifat pemalunya masih saja kenta l dalam dirinya.. serta rok pendek y ang kuperkirakan hanya sebatas paha bila dikenakan oleh Sum. Sesaat kemudian Sum masuk ke kamarnya. Seperti dugaanku.. Aku masuk ke kamar Sum.. kut empatkan lemari gantung yang bila kubuka pintunya. "Iya Mas. yang satu lagi kupakai untuk ruang tidurku. "Nanti saja kamu mandinya Sum. tidaklupa aku mem belikan sabun mandi Pquito untuknya. "Wah. ka rena rumah kontrakan-ku memang hanya terdiri dari 3 kamar. 2 potong handuk berukuran sedang. celana dal am yang seksi dan handuk. Yang di depan kupakai sebagai ruang kerjaku. karena aku menempatkan one way mirror berukuran 1 x 1.." katanya samb il terus melakukan pekerjaannya tanpa memperhatikanku. n amun lama-kelamaan dia mulai terbiasa. agar tubuhnya harum.. . Sengaja aku tidak memb elikan BH satupun untuk dirinya. saya akan keluar sebentar. Kuambil seluruhnya dan kubungkus dengan tas plastik. kulihat Sum sedang membersihkan kaca jendela depan rumah .. Dan Sum tanpa canggung sudah melakukan tugas yang kuberikan dengan mengambil sap u di belakang. Dalam perjalan pula ng. jangan sampai seluruh rencanaku hancur karena terlalu terburu-buru. serta rok pendek yang dikenakan. lalu kusembunyikan di lemari ruang tidurku. "Ah Mas bisa saja.. Sum h anya membawa 2 potong rok terusan dan 1 buah kutang kecil serta 2 buah celana da lam yang terbuat dari bahan murahan. karena memang aku bermaksud agar Sum tidak mema kainya sepanjang hari."Iya Pak. kalau kamu sudah selesai membersihkan kaca jendela. dan tampaknya dia bingung mendapatkan tas nya kosong. eh Mas. ini biasa saya lakukan kalau saya ada di rumah. aku menunjukkan kamar Sum di bagian tengah." sahutnya sambil tetap membersihkan kaca jendela yang tinggal sedikit lagi. lalu memanggil diriku sambil membawa t-shirt. Sesampainya di rumah kontrakanku. aku sudah merombak bagian ruang tidurku. tidak salah aku memilihmu. "Sum.. terima kasih." awalnya Sum masih canggung untuk memanggil Mas kepadaku. Kupacu mobilku menuju Departemen store di kotaku. aku harus memulainya dengan perlah an-lahan.. tolong sapu dan bersihkan rumah sepeninggal saya.. sabar. Ruang tidurk u dan ruang tidur Sum dipisahkan dengan kamar mandi. Pada saat aku mengontrak rumah ini. kamu lihat sendiri banyak debu yang harus dibersihkan. hmm. aku sudah membayangkan betapa nikmatnya memandangi tubuh Sum yang dibalut de ngan t-shirt tanpa BH." kataku setelah menyusun rencanaku. aku dapat melihat ke kamar ma ndi dengan bebas. "Sabar. rok pendek.2 meter di dalamnya." katanya lembut. kamu rajin sekali Sum. beberapa celana dalam yang bentuknya seksi.

Sum masuk ke kamar mandi dengan membawa t-shir t serta rok pendeknya." Akhirnya walau dengan berat hati. jadi Sum pakai saja baju yang sudah Mas belikan untuk mu ya. Tidak lupa aku menjelaskan kepada Sum bagaimana caranya menggunakan shower dan b ermandi dengan air hangat. Tidak puas dengan keadaan itu. sehingga dia hanya memakai kutang kecil dan celana dalam murahan. Dan pemandangan di depan mataku m embuatku terpana. kulumuri dengan baby oil.." jawabnya malu. namun itu justru sangat men ggairahkan diriku. Pemandangan di depan mataku membuatku semakin melambung tinggi dalam nafsuku. "Iya tidak Sum. ta nganku mulaimemainkan penisku yang sudah berdenyut-denyut dan bereaksi sejak tad i.. nanti akan kelihatan. percayalah... justru akan kelihatan indah sekali kalau tubuhmu hanya dibalut d engan kaos yang kubelikan.. Sengaja aku memilih yang berukuran ti dak terlalu besar yang berdiameter hanya 2 cm. Secara perlahan aku mulai mengocok penisku dengan tangan kananku. kemaluan Sum belum lagi ditumbuhi oleh bulu. "Oh.." kataku mencoba menjelaska n. dan itu akan menghalangi pertumbuhan buah dadamu. Perutnya rata. tidak perlu kamu menggunakan kutang itu... sensasi yang luar biasa mulai menerpaku.?" tanyanya. Baju Sum kemana. Aku semakin menggelinjang saat jari jemariku memainkan puting susuku.? Dan kamu ganti baju yan g sekarang kamu pakai. mungkin sudah bau keringat. kuta ng itu pun sudah jelek sekali.?" "Kutangnya mana.. aku terangsang dengan pemandangan di hadapanku. "Tapi apa Sum. bua h dadanya masih belum menonjol betul.. karena bagian bawahnya dilengkapi dengan semac . . Sesaat kemudian Sum m embungkuk untuk membuka celana dalamnya. u gh. Libidoku mul ai menaik.. dan kul etakkan di tempat dudukku. aku tinggalkan dirinya.! Coba saja ya.. Penis karet yang kubeli itu dapat diletakkan dengan k ondisi berdiri mengacung ke atas. Dan yang membu atku semakin berdebar dan bernafsu. tubuh seorang gadis yang baru tumbuh.?" "Wah Sum. dan aku melengguh ketika Sum akhirnya m embuka kutang kecilnya.. sudahlah kamu pakai saja kaos yang kubelikan tadi. jantungku berdebar-debar saat Sum mulai membuka rok terusannya . aku mengambil penis karet dari lemari bajuku yang berukuran tidak terlalu besar yang kubeli saat aku pergi ke luar negeri.. karena memang kamar mandiku tidak memakai bak mandi. namun saat kulihat di bagian bawah perutnya.?" "Tapi."Mas. hanya ada beberapa lembar bulu.. dan aku mulai membuka lemari gantungku. dalam keadaan telanjang bulat tanpa sehelai benangpun. hanya segenggam telapak tangan saja. bergegas aku pun masuk kamar tidurku untuk siap-si ap melihat pemandangan yang menggairahkan. Kulihat tubuh Sum begitu padat berisi...?" nampaknya Sum ragu-ragu untuk melanjutkan kata-katanya. berwarna merah muda kont ras dengan warna kulit tubuhnya yang kuning langsat. puting susunya masih belum begitu besar. "Tapi Sum malu Mas. bajumu itu tidak baik untuk dipakai di kota. Setelah dia mengerti. Seper ti bayanganku. kamu kan masih kecil. itu pun masih bulu yang halus. masih mulus.. sementara t angan kiriku mulai membelai-belai sekujur tubuhku mulai dari perut dan berakhir di puting susuku. agak gemuk sedikit. Kubuka bajuku sehingga aku telanjang bulat.. Begitu Sum masuk kamar mandi.. Mas akan malu kalau nanti ada teman-teman Mas kesini. nampak bagian itu agak menonjol keluar.

shower itu tetap digesek-gesekkan ke kelentitnya. penis karet itu masuk semakin dalam. Bayangkan. aku menikmatinya sa mbil beronani juga. terasa bergetar menimbulkan perasaan y ang sulit kuceritakan.. Aku tidak dapat membayangkan bahwasanya Sum gadis yang lugu yang baru saja datang dari des a dapat melakukan hal itu.. Nafsuku semakin memuncak saat kulihat Sum mengambil shower dan mulai membersihka n kemaluannya. dan aku semakin larut dalam nafsuku saat tangannya m ulai membersihkan ketiaknya yang belum lagi ditumbuhi bulu. Sum masih asyik menggosok-gosok buah dadanya tanpa menyada ri bahwa aku sedang menikmati tubuhnya yang ranum dan menggairahkan itu dari seb elah kamar." Sementara di kamar mandi. Kocokan tangan kanan di penisku mulai kulakukan semakin cepat. dia o rgasme. diarahkan air yang memancur dari shower i tu tepat ke arah kemaluannya." 7 kali semburan kurasakan air maniku .. "Aaahh. kiri dan kanan. gairahku memuncak. aku meleng king. Kulihat Sum mulai mempermainkan puting buah dadanya yang mengeras dengan jarinya sambil sesekali meremas buah dadanya.. dan tangan ki rinya mulai meraba-raba buah dadanya sambil sekali-sekali meremasnya. Aku semakin bergairah saat pen is karet di tempat dudukku mulai memasuki lorong kenikmatan di anusku.am piringan. sampa i akhirnya aku merasakan ada sesuatu yang akan meletup dan meledak dari dalam tu buhku. Tangan kirinya mulai menggosok-gosok kemaluannya d engan cairan sabun. Sum mulai menyandarkan tubuhnya di dinding berhadap an dengan One way mirror di kamarku... dan tidak henti-h entinya aku memilin puting susuku kiri dan kanan. cret. Yang jelas pemandangan itu membuatku semakin me nggila dalam nafsuku. sehingga semakin jelas aku dapat melihat pe mandangan yang menggairahkan itu. dan air yang menga lir mulai membasahi rambutnya. Bibirnya yang seperti gendewa itu mulai terbuka. Dan akhirnya. Ah. Tubuhnya melengkung ke belakang. ahh.. Dan saat aku menurunkan tu buhku. gadis lugu dari desa berumur 14 tahun melakukan masturbasi sampai orgasme di kamar mandiku. Otot di s ekitar anusku mulai bereaksi mengejut dan mengembang. Sementara dengan tangan kanannya.. Dan ketika seluru h penis karet sepanjang 12 cm itu menghunjam bagian belakang tubuhku. Sum mulai menggosok-gosok bu ah dadanya dengan cairan sabun di tangannya. "Sshh. rupanya semburan air dari shower itu menimbulkan sensasi seks dalam dirin ya yang selama ini belum pernah dia rasakan.. Kugoyangkan pantatku sedimikian rupa sehingga aku dapat merasakan penis karet itu berputar di dalamnya. Matanyaterpejam saat tangannya mula i meremas-remas buah dadanya sendiri. Entah karena rasa nikmat yang dirasakannya atau memang hanya kebiasaannya. sungguh menimbulkan rasa n ikmat yang tiada taranya. Sum terjengkit kenikmatan. Tiba-tiba tubuh Sum melengkung ke dep an. sement ara tangan kananku masih terus memempermainkan penisku dan tangan kiriku tetap m empermainkan puting susuku. Aku mulai mendesah saat penis karet di tempat dudukku mulai menyentuh anusku. dan kulihat kedua pahanya menjepit shower dan tubuhnya bergetar. Kupercepat dan kupercepat kocokan tanganku di penisku. terlebih lagi saat shower itu menye ntuh kelentitnya yang masih sebesar kacang. Sum mulai dengan menyalakan shower.. Dengan tangan kanannya.. Aku semakin menggeli njang dipenuhi oleh rasa nikmat di sekujur tubuhku. hanya untuk menambah r asa nikmat saat aku beronani. Mungkin sensasi itu baru ditemukannya saat dia mulai menikmati guyuran air hangat dari shower yang selama ini belum pernah dia alami. dan yang lebih membuatku berd ebar adalah saat Sum mulai menggosok-gosokan shower itu langsung ke bibir kemalu annya. karena biasanya memang han ya sebatas ujungnya saja yang kumasukkan ke dalam anusku.. Lalu perlahan-lahan tangannya mulai membersihkan dirinya dengan sabun mandi. cret. dan tanganku tetap bermain dengan penis dan puting sus uku. Aku mulai menempatkan diriku dengan anusku tepat di atas penis karet itu. Nampak Sum sepertinya menikmati apa yang sedang dilakukannya . "Cret. sementara di sebelah kamar.!" baru kali ini aku merasakan hal itu.

aku terjengkit dengan rasa nikmat saat ku tarik penis karet dari anusku.. berbentuk segitiga kecil membelah buah pantatnya." "Aah Mas bisa saja. Om Dody adalah teman baik dan rekan bisnis Om saya. pasti banyak laki-laki yang m enginginkanmu. supaya hidupku lebih bergairah lagi. Tak terasa sudah hampir seminggu saya menginap di sana. namun aku masih mempunyai rencana lain. kita makan." katanya tersipa dan Sum tertunduk malu. y ang menimbulkankenikmatan yang tiada taranya. "Gimana mandinya Sum. Dan aku mengharapkan dapat menikma ti pemandangan yang lebih menggairahkan lagi saat aku membayangkan Sum akan berm ain-main dengan penis karet itu. kuterpana dan gairahku muncul kembali ketika melihat Sum dengan rambut yang tergerai tersisir rapi memakai t-shirt dan rok pendek yang ku belikan. Saat kutulis cerita ini.? Ayo atur makan. dari one-way mirror di kamar kerjaku. Sesekali kutengok dia. suatu siang (saat Om Dody pergi ke kantor dan Dino pergi rumah neneknya) Tante Rina memanggilku dari dalam kamarnya.tertumpah dari saluran penisku menyembur membasahi tempat dudukku dan pahaku.. Tubuhnya yang padat berisi.. dan pemandangan yang paling kusuka adalah saat dia harus membungkuk. disertai dengan otot anusku yang m engejut memilin penis karet yang ada di dalamnya. segar. menimbulkan pemandangan yang menggairahkan bagi diriku.!" "Iya Mas. menerus ke dep an ke arah bibir kemaluannya. aku akan meletakkan p enis karetku di kamar mandi suatu saat nanti.. Cerita ini terjadi waktu saya berumur 15 ketika itu . waktu saya liburan di rumah teman Om saya di kota Jakarta. Selama menginap di sana perhatian saya selalu pada payudaranya Tante Rina. "Apa yang bisa saya bantu Tante".. nampak puting susunya masih mengeras.. Cepat-cepat kubereskan tempat dudukku. terima kasih.. Agh. sebut saja nama tem an Om saya Dody. tapi kamu harus rahasiain jangan bilang s .? Sudah segar kan.. tampak tante cuma mengenakan kaos kutung tanpa menggunakan bra seh ingga dadanya yang indah telihat nampak membungsung.. Kubersihkan air maniku dengan tissue.? Supaya aku bisa melanjutkan apa yang harus kulakukan de ngan Sum. a ku sudah lapar. Umur Om Dody kira-k ita 40 tahun sedangkan Tante Rina berumur 31 dan mereka mempunyai anak berumur 5 tahun bernama Dino.." "Wow. enak. Ada komentar dan idea. Om Dody mempunyai istri namanya Tante Rina. Katanya. terce tak dengan jelas pada t-shirt yang ketat. sementara Sum sedang mempersiapkan makan siang untukku. Aku terduduk lemas sambil teta p melihat Sum yang mulai mengeringkan tubuhnya dengan handuk.. Tante R ina Seorang wanita yang cantik dan mempunyai tubuh yang indah terutama bagian pa yudara yang indah dan besar. Keindahan payudaranya tersebut dikarenakan Tante Ri na rajin meminum jamu dan memijat payudaranya. dan saat ak u keluar dari kamarku... tentunya dengan tubuhnya yang terbalut t-shirt yang ketat dan rok yang pendek sebatas pa ha. kamu cantik sekali dengan baju barumu Sum. Mau tolongin Tante". aku membayangkan betapa nikmatnya kalau aku dapat menggumuli tubuh Sum yan g masih ranum itu.. aku bisa melihat celana da lam yang seksi. aku masih dengan keadaan telanjang bulat sambil memperm ainkan penisku. "Tante minta tolong sesuatu tapi kamu. "Van.. Cerita Memek Pijat Payudara. dengan buah dadanya yang baru tumbuh. Ketika saya masuk ke kama r Tante Rina.

Tak lama kemudian tante nampak sudah orgasme. kalau saya tebak payuda ranya ukuran 36B. Pinggulku segera kugenjot da n terasa nikmat luar biasa sedangkan tante berteriak karena orgasme sudah dekat. Tanpa banyak tanya lagi langsung ku hisap puting susu kanannya. Tanpa banyak bicara dia langsung membuka pakaiannya dan membuka BH-nya. katanya sambil napasnya terseng al-sengal. Sambil kuhisap buah dadanya tante membuka celananya sehingga dia d alam keadaan telanjang bulat. Kemudian giliranku menyemburkan air maniku ke liangnya dan kami pun terdiam meni kmati momen tersebut. Selanjutnya tante mengambil botol yang berisi krem dan dia segera duduk di tepi ranjang. Van tolong remas lebih keras ". Gila rasanya kenyal dan lembut sekali. katanya terus dia memintaku besok kembali memijat payudara nya. baru beberapa gerakan tante memint aku agar gerakan tersebut dibarengi dengan remasan pada buah dadanya. segera kuamb il krem dan kulumuri dulu di tanganku kemudian secara perlahan kulumuri payudara nya. "Lebih kuat lagi hisapanya". kulihat nafas tante tampaknya mulai tidak beraturan. "Van. kamu cuci tangan kamu dulu gih". katanya sambil menunjukkan buah dadanya ya ng montok. rupanya ia ingin mengajariku cara memij at payudara. Lalu kukatakan padanya aku bersedia. Semua ini dilaku kan sambil mengisap dan meremas-remas buah dadanya. Setelah sekitar 10 menit kuhisap puting di buah dada kanannya gantian buah dada kiri kuhisap. "Van. "Tante Minta tolong dipijitin". memegang buah dada secara gratis disuruh pula siapa yang nggak mau? Lalu sa ya bertanya mengapa harus dipijat buah dadanya. sambil menghisap-hisap pa yudaranya tante memegang penisku dan dimasukkan ke dalam lubang vaginanya. ahh". setelah itu tante mencium bibirku dengan lembut. Setel ah melalui perjuangan akhirnya penisku memasuki vagina tanteku. "Tadi nikmat sekali". terus ia berteriak.. dia menjawab supaya payudaranya indah terus. Segera kulalukan gerakan memutari buah kedua buah payudaranya. Tanpa ragu keremas buah dada yang indah tersebut dengan keras. Kemudian dia membuka celanaku dan meremas penisku. tanya Tante Rina lagi. "Van. katanya sekali lagi. indah sekali. Tante sema kin terangsang nampaknya terus ia memintaku. segera payudaranya yang indah tersebut segera terlihat. "Tante minta kamu memijit ini tante". Setelah melumuri seluruh pay udaranya. "aahh.iapa-siapa". Perlahan kutelusuri buah dadanya yan g kiri dan yang kanan dari pangkal sampai mendekati puting. Wuih . Tante kemudian memintaku telungkup menindih tubuhnya. Kuhisap puting susu itu. Tante minta kamu hisap puting susu Tante"... kok diem mau nggak?". Ketika saya balik. Sambil meremas aku bertanya mengapa puting susunya tidak boleh disentuh? Tiba-tiba ia menjamba k rambutku dan membawa kepalaku ke buah dadanya. "Apaan Tante kok sampe musti rahasia-rahasian". Sementara tanganku m engelus dadanya. gerakannya ialah kedua tanganku menyentuh kedua buah payudaranya da n melakukan gerakan memutar dari pangkal buah dadanya sampai mendekati puting su sunya. Grogi juga. dan aku mengiyakan. Segera saya buru-buru cuci tangan di kamar mandi yang terletak di kamar tidurnya . "Ahh. "Mau nggak?". Kemudian aku bertanya kepada tante kenapa dia begitu se . katanya. Ia memintaku agar melumuri buah dadanya secara perlahan kecuali bagian puting susunya dengan krim yang diambilnya tadi. Puting susu kecil tapi menonjol seperti buah kelereng kecil ya ng berwarna coklat kemerah-merah. aah". hisap yang kuat sayang. tante meminta saya agar tidak menyentuh puting susunya.. desah Tante Rina. tante memegang kedua tanganku. terasa di liangnya tegang sekali. Saat itu saya langsung Grogi setengah mati sampai tidak bisa berkata apa-apa. "Van. katanya. "Kok pijit saja musti pakai rahasia-rahasian segala". bayangin saya seperti ketiban emas dari lan git. Tante sudah berbaring telentang dengan telanjang dada. Sesekali mulutnya mengeluarkan bunyi. Saat itu terasa penisku tegan g sekali.

jawabnya ia tidak bisa melakukan hubung an seks kalau buah dadanya tidak dirangsang terus-menerus. dia menjawab dengan enteng." . "Saat k amu mandi.nang buah dadanya di sentuh dan dihisap. Saat kutanya mengapa dia memilihku untuk melakukan hubungan Seks. tante ngintip kamu dan tante lihat penis kamu besar..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful