Celana Dalam Bude Ratna Share 5 Saat liburan sekolah tahun lalu, Seno teman karibku di SMP 1XX

di kota Surabaya mengajak aku ikut berlibur di rumah Pakde dan Budenya di kota Malang. Dia bilang tempat Pakde dan Budenya ada kebon apel yang luas dengan sungai kecil yang meng alir di tengahnya. Seno akan mengajakku mancing seharian di sana, dan kalau lapa r boleh memetik apel sesukanya. Yaahh.., aku bayangkan betapa senangnya. Mancing seharian dan makan apel sesukanya. Kami sepakat akan tinggal 3 hari di rumah Pakde dan Budenya itu. Ayah dan ibuku tidak keberatan untuk memenuhi keinginanku. Beliau sudah sangat mengenal Seno. B ahkan orang tua Seno dan bapak ibuku sering saling kunjung mengunjungi apabila y ang satu ada keperluan atau punya sesuatu hajat. Begitulah pada hari yang ditetapkan kami berangkat pagi dari Surabaya dan sekita r jam 3 sore kami sudah sampai di rumah Pakde dan Bude Seno di kota Malang yang sejuk itu. Pakde Darmo dan Bude Ratna adalah nama Pakde dan Budenya Seno. Ternya ta mereka berdua itu masih muda. Jauh lebih muda dari bapak ibunya Seno. Pakde D armo adalah saudara sepupu ibunya Seno. Usianya sekitar 35 tahunan. Sekitar 5 ta hun lebih muda dari ibunya Seno. Dan tentu saja Bude Ratna lebih muda lagi. Mungkin sekitar 28 tahunan. Sudah leb ih dari 5 tahun Pakde dan Bude Seno itu berumah tangga, tetapi hingga kini belum punya anak. Oleh karenanya mereka nampak gembira saat kami datang. Bude Ratna orangnya cantik. Aku senang melihat wanita cantik seperti Budenya Sen o ini. Walaupun masih dibilang ABG, aku sudah punya kesukaan melihat yang cantik -cantik. Bahkan kalau aku ingat-ingat sejak Taman Kanak-kanak aku sudah tahu ana k-anak mana yang cantik. Atau dari ibu-ibu yang mengantarkan anaknya ibu mana ya ng paling cantik. Pada waktu itupun aku sudah bisa berfantasi. Aku suka membayan gkan untuk mencium teteknya, atau pipinya atau bibirnya yang cantik-cantik itu. Tapi Bude Ratna yang Budenya Seno ini benar-benar cantik. Kalau aku bandingkan, kecantikan Bude Ratna tidak kalah dengan kecantikannya para bintang iklan atau s inetron. Tulang pipinya, merah bibirnya, anak rambutnya yang lembut pada belakan g lehernya yang jenjang, duuhh.. Semuanya itu benar-benar menampilkan daya sensu al dan kecantikan yang sempurna. Rasanya mirip dengan Shirley Margaretha atau ya ng biasa dipanggil Shirley itu. Tentu Bude Ratna sedikit lebih tuaan. Kalau lagi bicara aku suka sekali memperhatikan gerak bibirnya yang tipis itu. Aku lantas membayangkan seandainya Bude Ratna meludahi aku, ahh.. biarlah. Akan kujilati ludahnya dan kutelan. Bahkan aku bayangkan seandainya Bude Ratna meluda hnya langsung ke mulutku. Uuhh.. dengan segala kesukaanku, aku akan mengucapkan beribu-ribu terima kasih padanya. Penis kecilku ini jadi langsung ngaceng. Sesudah kami diterima dengan ramah oleh Pakde dan Budenya Seno, kemudian sedikit ngobrol sana-sini. Tentang sekolah, tentang cita-cita mau jadi apa kalau sudah gede nanti dan sebagainya, kami disuruh istirahat dulu atau kalau mau mandi, bol eh. Silahkan. Aku pikir ngapain istirahat. Mendingan mandi saja, nanti ngobrol l agi dan melihati lagi cantiknya Bude Ratna. Rasanya enak kalau penisku ngaceng t erus saat mengkhayalkannya. Akhirnya Seno sepakat kalau aku mandi dulu. Sementara dia akan menunggu sambil s ekedar tidur-tiduran. Kamar mandi Bude Ratna tidak begitu luas. Di sana-sini nam pak bergantungan baju atau celana kotor. Aku jadi sedikit kesulitan untuk mengga ntung handuk dan bajuku. Terpaksa aku geser-geser untuk mendaptkan gantungan. Pada saat itulah aku melihat ada celana dalam wanita. Tak salah lagi, pasti ini

adalah celana dalam Bude Ratna. Siapa lagi?! Perempuan di rumah ini kan hanya Bu de Ratna. Darahku tiba-tiba berdesir. Meyakini bahwa itu adalah celana dalam Bud e Ratna membuat nafsu birahiku bangkit. Kenapa celana dalam kumal ini jadi begit u nampak indah di mataku. Kudekatkan wajahku ke arahnya. Lihatlah, bukankah warn a celana ini putih. Celana yang terbuat dari bahan yang lembut ini tadi siang at au mungkin tadi pagi atau kemarin sore telah dipakai oleh Bude Ratna. Dan sekara ng tidak begitu putih lagi. Pinggirannya nampak ke-kuning-kuningan, mungkin disebabkan keringat di selangkan gan Bude. Kemudian kulihat bagian bawah yang bertepatan dengan vaginanya, warnan ya semakin kuning yang pekat. Mungkin itu adalah sisa-sisa air kencing campur ke ringat Bude yang tertinggal. Ah.. Darah birahiku kembali berdesir. Penis kecilku mulai tegang. Hidungku kepin gin tahu bagaimana bau celana dalam orang secantik Bude Ratna yang mirip bintang sinetron Shirley ini. Dengan agak gemetar tanganku mendekatinya. Pelan dan hati -hati aku pungut celana dalam itu. Aku merasakan seakan ada stroomnya saat ujung jariku menyentuhnya. Darahku naik ke kepala membuat wajahku terasa sembab dan u bun-ubunku memanas. Dengan mempertemukan ibu jari dan jari telunjuk aku mengambi l tepian celana dalam dengan cara menjepitnya. Rasanya aku tak ingin celana dala m Bude Ratna ini ter-kontaminasi oleh tangan-tanganku. Kembali darahku berdesir. Mataku menatap tajam. Kusaksikan lebih dekat kain lemb ut yang beberapa waktu sebelumnya telah menutupi bagian milik Bude Ratna yang pa ling rahasia. Tanpa ragu dengan jantungku yang berdegup-degup sambil setengah me nutup mata kudekatkan celana Bude Ratna itu ke hidungku. Aku segera menangkap ba unya. Oohh.. Sepertinya aku dibawa melayang. Bau pesing kencing dan asem keringat sela ngkangan Bude Ratna membuat aku serasa terbang. Aku terayun dan terlempar dalam awang nikmat surgawi. Bau pesing dan asem itu seketika menjadi wewangian memabuk kan. Tak pernah kutemui wewangian senikmat ini. Ahh.. Kini aku merasakan betapa hasrat birahiku meledak dan terbakar menyala. Nafsu syahwatku menggelegak. Aku n anar dan menjadi liar. Khayalanku tak mampu kukendalikan. Dia terbang menuntunku menciumi selangkangan Bude Ratna. Bibir dan lidahku melata di seluruh pori-porinya. Kurasakan seakan B ude Ratna telah menantikan jilatan dan kecupan bibirku pada vagina dan selangkan gannya. Dia mengangkangkan lebih lebar kedua pahanya yang putih bersih itu agar bibir dan lidahku lebih leluasa menjelajahinya. Jari tanganku dengan terburu-bur u melepasi anak kancing celanaku. Kukeluarkan penis kecilku. Kini aku mulai meng elus-elus dan memijatinya. Kemudian mengocok-ocoknya. Dengan segenap jari-jari t anganku akhirnya celana dalam Bude Ratna kugenggam erat. Kemudian dengan tanpa r agu serta penuh nafsu syahwat birahi kubekapkan celana dalam itu ke mukaku. Bagian bawahnya yang paling kuning pekat kumasukkan ke mulut. Aku melumat-lumatn ya. Aku ingin kencing atau keringatnya yang kuning pekat itu larut dalam ludahku . Aku ingin mengecap-ecap dan mengisep-isepnya. Aku ingin merasai kencing dan ke ringat Bude Ratna. Aku ingin menelannya. Kocokkan tangan pada penisku semakin kupercepat. Aku merasakan kenikmatan syahwa t yang tak terhingga. Bayangan Bude Ratna yang menggeliat-geliat sambil mendesah -desah karena kegatalan menerima kecupan dan jilatanku melipatkan hasrat birahik u. Bahkan dia merenggut kepalaku. Dia tarik wajahku dan ditenggelamkannya lebih dalam ke selangkangannya. Genggaman kocokkanku semakin kuperketat. Aku tahu air maniku terus mendesak ingin muncrat. Kurasakan asin pada lumatan di mulutku. Kencing dan keringat selangkangan Bude R atna telah larut dalam ludahku. Sepertinya tangan Bude Ratna meremas-remas rambu tku. Tubuhnya bergoyang. Pantatnya maju mundur menahan nikmat syahwatnya. Kudeng

ar dia mendesah, merintih atau meracau, "Terus Wan. Enak Wan. Jilati terus vagina Bude Wan. Ayyoo.." Aaacchh.. Tanganku merasakan urat penis kecilku berkedut dan mengangguk-angguk. Air maniku muncrat menembaki dinding kamar mandi Bude Ratna. Aku merapat ke pint u. Kenikmatan sperma yang merambati saraf-saraf di seputar penisku begitu terasa nikmatnya. Celana dalam Bude Ratna masih nyumpal di mulutku. Bagian yang di ara h vaginanya telah kuyup oleh ludahku. Aku balik dari awang-awang setelah menjila t dan melumati selangkangan dan vaginanya Bude Ratna. Kini khayalanku memerosotkan tubuhku. Aku jongkok sambil bersandar ke kloset. De ngan hati-hati celana dalam Bude Ratna kukembalikan ke gantungannya. Kutaruh kem bali dan kutata-tata sesuai semula agar tidak menimbulkan kecurigaan Bude Ratna Sehabis mandi Seno mengajak aku keliling kebon apel yang berada di belakang ruma hnya. Aku melihat sungai yang mengalir di dalamnya. Airnya sangat jernih. Nampak ikan-ikan kecil pada berseliweran. Tetapi saat aku mendekat dan mengamatinya ya ng nampak hanyalah celana dalam Bude Ratna yang wangi air kencing dan keringatny a itu. Aku sama sekali kehilangan dorongan untuk makan apel atau mancing. Aku ma sih berada dalam jerat birahiku. Aku masih terseret dalam obsesi syahwatku pada celana dalam Bude Ratna. Pagi harinya kami bangun kesiangan. Bude Ratna sibuk meladeni suaminya yang hend ak berangkat kerja. Dia juga telah membuatkan minuman dan sarapan untuk kami. "Mandinya entar, ya nak. Sekarang cuci muka saja dulu terus sarapan. Bude sudah kegerahan nih. Habis Pakde berangkat, biar Bude yang mandi dulu, ya", "Ya, Bude", sahut Seno. Kebeneran..!! Memang itu mauku, begitu sorak kata hatiku . Aku sendiri diam saja. Aku bergaya acuh. Hanya mataku yang mencuri pandang bagai mana bibir Bude membuka dan mengatup dengan indahnya saat bicara. Aku juga terpe sona pada penampilan Bude yang belum mandi ini. Dari lehernya yang jenjang turun ke bahunya yang hhuhh.. Aku tak bisa mengucapkannya. Sangat aduhai. Dia hanya m emakai blus lembut dan tipis tanpa lengan. Lubang lengan blusnya itu sangat pas hingga nge-jepit ketiaknya. Nampak sepintas olehku lipatan ketiaknya. Di tempat yang sama kusaksikan tepian blusnya basah oleh keringatnya. Aku langsung melayan g. Benar kata orang, perempuan yang cantik akan tampak sangat cantik sebelum man di. Rasanya hasrat birahiku menyergapku di pagi ini. Dan penis kecilku kembali n gaceng. "Ayo, Wan. Jangan ngelamun. Makanlah. Ambil itu telor mata sapinya. Pakai sambal ? Suka pedes?", aku agak kaget. Bude Ratna begitu perhatian dan menyayangi kami berdua. Kemudian kuperhatikan pu la apa yang dipakai di bagian bawahnya. Dia tidak memakai rok. Rupanya pagi tadi bersama suaminya Bude Ratna melakukan jogging. Dia hanya memakai 'short pant' yang ketat dengan tubuhnya. Ak u seakan ingin pingsan karena tak tahan melihat betapa seksinya tubuh Budenya Se no ini. Aku nggak mampu menyaksikan paha dan betisnya. Aku sampai heran pada dir iku sendiri, kenapa paha dan betis Bude Ratna itu begitu merangsang nafsuku. Khayalku terus membawa aku terbang melayang-layang. Aku ingin dia lekas pergi ma ndi. Aku ingin apa yang kini dipakainya, yang kini membungkus tubuhnya itu dia t inggalkan di gantungan kamar mandi. Aku ingin hidungku menghirupi apapun yang di a pakai ini. Aku ingin hidungku lebih banyak menyedoti bau tubuhnya Bude Ratna. Aku menjadi sangat bergairah. Aku berusaha Seno tidak mendahuluiku. Aku ingin me

rasakan bau ketiak yang masih segar dari blus Bude Ratna itu. Wwoowww.. Mudah-mu dahan dia meninggalkan seluruh pembungkus tubuhnya yang membuat aku puyeng itu d i gantungan kamar mandinya. Dengan berusaha keras untuk tenang, begitu selesai sarapan aku mengambil handuk dan siap untuk mandi. Sambil bergaya membaca majalah yang tercecer di meja, mata ku tak lekang mengawasi pintu kamar mandi, menunggu Bude Ratna selesai mandi. Ku dengar suara air dari gayungnya. Kubayangkan betapa bahagianya air itu. Bisa men jelajahi lekuku lekuknya tubuh Bude Ratna. Sesaat dia keluar dari kamar mandi aku segera meletakkan bacaanku, berdiri, meng geliat kecil sambil menguap dan bergegas untuk mandi. Segala hal tadi kulakukan untuk menghindarkan segala bentuk kecurigaan Seno atau Bude Ratna pada tingkah p olahku. Kamar mandi terasa hangat dan wangi bau sabun sesaat seseorang selesai m andi. Mataku jelalatan ke arah gantungan baju. Dan kudapatkan apa yang kuimpikan .. Pertama kusaksikan 'short pants'-nya ngegantung menindih blusnya. Kemudian disam pingnya kutang lusuh bekas pakai. Nampak talinya menjuntai ke bawah. Dan di bela kang kutangnya itu ada terlihat celana dalam Bude Ratna. Wwoow.. Aku pesta, nih. Sepertinya aku sedang menyaksikan sebuah karya pop art-nya seniman Andy Wharol y ang menggantungkan celana dan BH seronok dalam ruang pamer di New York Modern Ar t Museum. Hasrat seksualku demikian terpukau menyaksikan apa yang kuimpikan itu. Tapi kini aku berusaha lebih tenang. Kubuka dulu bajuku, celana pendekku dan cel ana dalamku. Aku telanjang. Aku tidak langsung meraih benda-benda perangsang nik mat syahwat milik Bude Ratna itu. Aku akan memanjakan mataku untuk menikmatinya lebih dulu. Sambil pelan-pelan aku mengelusi penisku yang semakin tegang dan ker as aku mengamati short pants itu. Beberapa menit yang lalu short pants ini berad a di selangkangan dan pinggul Bude Ratna dan membungkus milik Bude Ratna yang pa ling indah. Nampak lipatan kain yang timbul karena tertekan pantatnya saat duduk. Ah, seakan aku sedang mengamati pantatnya dari jarak yang sangat dekat. Aku perhatikan tep ian celananya. Pasti pahanya terus bergesekkan dengan tepian itu dan meninggalka n keringat di sana. Rasanya aku tidak ingin mengedipkan mataku. Dan ketika aku m engusapkan short pants pada arah pantatnya ke hidungku, aku serasa sedang menciu m bokong Bude Ratna. Duh, nikmatnyaa.. Pasti lebih nikmat dari sekedar mancing dan makan apel. Berikutnya tanganku meraih blus tanpa lengan itu. Kucari lubang lengannya yang s empit. Kuamati. Kulihat ada noda peta di sekitar pinggiran lubang lengannya. Aku yakin itu keringat Bude Ratna. Pelan kudekatkan ke hidung dan kuciumi tepian le ngan blus itu. Ini bau asem keringat Bude Ratna. Hasrat birahiku melonjak naik. Jari-jari tanganku semakin sering memijat-pijat penis kecilku. Enak banget rasan ya.. Aku terbang di awang nikmat birahi. Hidungku kembali nyungsep ke ketiaknya Bude Ratna Aku merem setengah melek. Oochh.. Bude Ratnaaa.. Bude Ratnaaa.. Ijink an aku menjilati ketiakmu Budee.. Berikutnya aku mendekatkan hidungku ke arah gantungan. Kuendus kutang dan celana dalam Bude Ratna. Aku rasakan lintasan aroma keringatnya yang asem dan kencingn ya yang pesing itu. Pasti asem keringat itu nempel pada kutangnya. Mungkin buah dada Bude Ratna berkeringatan saat kegerahan. Keringatnya itu pasti terserap kai n kutangnya dan tertinggal di sana. Dan bau pesingnya pasti dari celana dalamnya yang nampak lusuh sesudah di pakainya. Mungkin saat kencing ada serpihannya yang terciprat ke celana dalamnya. Warna ke

-kuning-kuningan yang pekat pada bagian arah bawah celana dalam itu menunjukkan air kencing yang kering itu yang mungkin tercampur dengan keringatnya pula. Aku membayangkan betapa nikmat apabila kencing dan keringat dari selangkangan atau v agina Bude Ratna bisa kujilati atau larutkan dalam ludahku agar aku bisa menelan nya. Membayangkan itu semua membuat elusan tangan pada penisku berubah menjadi k ocokkan. Dan kocokkan itu kuselingi dengan pijatan pada urat-uratnya. Rasanya ta k pernah puas mengendusi kutang dan celana dalam Bude Ratna itu. Kini saatnya mu lutku melumati apa yang kurang dari 30 menit yang lalu masih nempel di tubuh Bud e Ratna ini. Aku mengunyah-kunyah bagian celana dalamnya yang nampak bernoda kuning pekat. Sa at telah membasah, kencing dan keringat yang larut bersama ludahku itu kuserap d an kusedoti untuk mengaliri tenggorokanku. Penisku semakin kaku mengiringi lumat an mulutku. Kemudian kukunyah pula tepian lubang lengan blusnya. Rasa asin dan a sem dari ketiak Bude Ratna yang larut dalam ludahku kutelan pula. Dduhh.. Duhh.., tanganku semaki cepat mengocok-ocok penisku. Nafsu birahiku tela h mendesak naik ke ubun-ubunku. Aku ingin secepatnya memperoleh orgasmeku. Aku m embayangkan nikmat saat air maniku nyemprot ke dinding kamar mandi seperti kemar in. Mungkin kali ini aku agak tegang kurang santai. Sesudah ngocok penis sekian lama orgasme dan ejakulasiku belum juga hadir. Sedangkan khayalan seksualku suda h melayang ke mana-mana. Ke ketiak kanan dan kiri Bude Ratna. Bahkan kemudian ak u pindahkan ke ketiaknya Shirley. Kuteruskan lebih kebawah lagi, bibirku mencium i sambil lidahku melata dan merambah paha dan selangakangan Bude Ratna. Kemudian pindah pula ke Shirley. Belum juga. Tapi akhirnya datang juga. Saat khayalanku membayangkan Bude Ratna mengencingi m ulutku, tak tertahan lagi, air maniku langsung muncrat berlimpah-limpah berhambu ran. Aku mendesah dan merintih tertahan menerima nikmat luar biasa itu. Jakunku bergerak-gerak seolah-olah benar-benar menelan air kencing Bude Ratna yang hanga t itu. Kunyahan dan sedotanku pada celana dalam dan lubang ketiak blus Bude Ratn a tak pernah kuhentikan. Aku tak menghitung lagi kemungkinan kain-kain eksotik d an erotis yang lembut itu tercabik-cabik oleh gigiku. Seno mengetok-ketok pintu. Minta aku cepetan, dia kebelet untuk buang air. Ah, n ih teman.. Secepatnya aku menyelesaikan mandiku. Hari itu kami seharian mancing di kali. Saat pulang kantongku penuh buah apel ya ng ranum. Ternyata apel yang langsung dipetik dari pohon rasanya sungguh lezat d an segar. Bude Ratna menggoreng ikan hasil pancingan kami. Malam itu kami tidur sangat lelap. Pagi berikutnya adalah hari ke. 2 kami nginap di rumah Pakde Darmo. Aku bangun d engan penuh ngaceng dan penuh harap. Aku berharap untuk bisa mengulangi kenikmat an orgasme dan ejakulasi macam kemarin. Seluruh obyek dan sasaranku ada dalam ka mar mandi itu. Tokoh sentralnya tetap Bude Ratna yang cantiknya mengingatkanku p ada Shirley Margaretha. Seperti kemarin, pagi ini kulihat Bude Ratna sibuk meladeni suaminya bersiap ke kantornya. Wanita yang sangat cantik saat bangun tidur itu mempertontonkan bahun ya yang aduhai dengan memakai blus lembut tanpa lengan macam yang dia pakai kema rin. Kecuali warnanya yang pagi ini ke kuning dan merah-an penuh motif kembang-k embang. Dan seperti kemarin pula, Bude Ratna menyuruh kami cuci muka dulu kemudian sarap an. Dia akan mandi duluan karena kota Malang yang bagi kami cukup dingin ini bag i beliau membuat sangat kegerahan. Mungkin karena sudah sehari-harinya sebagai o rang Malang. Dan sekali lagi seperti kemarin, aku telah siap dengan handukku sam bil membaca apa saja yang terserak di meja menunggu Bude Ratna keluar dari kamar mandinya.

Tentu s aja kutang Bude ini lebih melengkapi dan menunjang dalam melancarkan khayalan se ronokku. Aku bilang pada Seno perutku mules. Tanganku dengan terampil mengocok-ocok penis kecilku. Nafsu birahiku terbakar menggelora. Sambil menunggu gorengan ikan mat eng.. aku dise rgap nikmat syahwat tak terhingga. Tiba-tiba saja hidungku telah nyungsep di ketiak Bude Ratna yang basah oleh keringatnya. Bude Ratna menggorengkan ikan itu untuk lauk makan siang kami. Bibirku melata merambah dadanya. Tak ada yang bisa membantuku.. Air sejuk Malang dengan cepat bisa mengembalikan tenagaku.. kamu minum ya kencing Bude. Yang ada kini adalah gundukkan ranum buah dada Bude Ratna. Dan saat aku mul ai melumat kutangnya. Oleh karenanya beliau tidak per lu canggung dengan pakaiannya yang ternyata sangat merangsang naluri birahiku... sikat gigi. Aku membayang kan seandainya boleh menusuk di tanda itu sekarang. "Wan. Dan saat aku melumat-lumat celana dalamnya. Disamping aku mendapatkan celana dalam dan blus lusuh bekas pakainya Bude Ratna. artinya aku mesti mendesak-d esakkan penis kecilku ke celah dua bukit indah milik Bude Ratna yang kukagumi in i. Kaos itu be rwarna merah yang ketat. Tubuhku jatuh nge-gelesot ke lantai. Aku sudah atur. Pada saat muncrat yang terakhir. Aku yakin beliaun ya menganggap kami ini hanyalah anak-anak kecil. Dd. Pagi itu aku sempat mengulangi lintas khayalanku hingga aku bisa meraih 2 kali o rgasme dan ejakulasi. khayalanku terbang me ngantarkan hidung. Kuperhat ikan sabun. Buka mulutmu.. Kuamati di seputar kamar mandi.. Untuk bawahannya Bude Ratna memakai celana pendek 'hot pants'. minum Wan.. Aku mulai saja mengelusi penis kecilku sambil mataku setengah merem. Saat aku menciumi dan melumat-lumat lubang lengan blusnya. Dan khayalanku untuk hal macam itu tak pernah menemui hambatan. Dengan penuh nafsu bibir dan lidahku menyapu bukit dan lembah-lembah dari dada m .Pagi ini mandiku sungguh-sungguh sukses. odol. aku ke kamar mandi. Ternyata segala pak aian kotor tak nampak lagi di gantungannya. khayalanku akan merangkaki tubuh Bude mulai dari bagian atas hingga bagia n bawah tubuh cantiknya. ayoo. Bude Ratna telah mencucinya.!! Aku nggak sabar menunggu saat mandi. aku merambah buah dada dan pentil-pentilnya. Aku mengajak Seno kembali menyusur i kali mencari ikan. busa untuk menggosok kaki. kubuka saja celanaku. Duuhh. Selesai mandi badanku sangat segar... dia juga gantungkan kutangnya. Aku juga membayangkan betapa tangan-tan gan Bude dengan erat memegangi kepalaku agar air kencingnya bisa tepat masuk ke mulutku. Aku kini menunggu Bude Ratna kencing di m ulutku macam kemarin pula. Aku puas banget. Tepat pada arah dadanya nampak tanda putih. sama saja. lidahku menjilati paha. Ah. Banget. Aku kesengsem dengan tampilannya yang sangat seksi di siang hari ini. lidah dan bibirku untuk menjilati ketiaknya. E daann. Aku aga k kecewa. Iklan parta i itu menghimbau masyarakat untuk menusuk pada tanda putihnya itu. Lidahku menjilat dan mengecapi keringat asin ketiaknya itu. Ratusan ikan-ikan u ceng dan wader dapat kami tangkap. selangkangan dan vaginany a. Untung ada daya khayal yan g membantu aku." demikian khayalan rintihan dan desah Bude Ratna. Entah kemana kaos oblong bergambar partai tadi. Belum sampai ke menit ke 5 aku sudah merasakan air maniku akan tumpah. Pagi itu aku seakan menciumi tubuh Bude yang telanjang bulat. Wa ngii. Bu Ratna m emakai kaos tipis berlambang salah satu partai pemenang Pemilu 2004. Air mani ku muncrat dari penis kecilku dengan tubuhku yang telentang di lantai dan mengge liat-geliat menahan gelinjang. Kami bikin tambak kemudian mengurasnya.. Tetapi karena perasaanku demikian kebelet.

Kenapa aku semakin pengi n dan terobsesi air kencingnya ya? Ah.. Short pants yang sangat lecek sesudah dipakai tidur dan kena keringat bokongnya saat sibuk di dapur tadi. Semerbak dan hangatnya bau sabun dan tubuh Bude Ratna langsung menyergap hidungku. Semua impianku menjadi kenyataan. Waah h. kutang. Bude Ratna membuatkan lalap dan sambal. Aku juga merasakan ada lengket-lengket di ujung lidahku. Rasanya bukan pagi y ang baik nih. Rasanya kamar mandi ini menjadi demikian indahnya. Jam berapa Sen. kacau nih. Kami akan berangkat jam 8 pagi dari rumah. Aku tidak langsung mandi. aku tak tahan untuk membiarkannya. Gantungan baju itu penuh dengan pakaian kotor milik Bude Ratna yang bekas di pakainya. Jangan-jangan kami aku nggak sempat men ikmati kembali celana dalam Bude Ratna nih. batinku kesal. Besoknya. Paling-paling Bude Ratna juga belum mandi. sih?! Kok Pakde pake ikut nganter sih?! Emangnya Pakde nggak kerja? Wah.. kalau begitu sudah mandi dong?! Aku buru-buru lari kekamarku untuk mengambi l handukku. Bukankah aku tak apa-apa. Aku sungguh penasaran dan kehilangan kesabaran. Tentu di a sedang nyediain sarapan buat kami yang akan pulang.. Sungguh sebuah kejuta n.elintasi perut dengan pusernya menuju ke selangkangan Bude Ratna. Aku rasakan banget bagaimana jepitan bibir kemaluannya menghalangi tusukkan lidahku. Aku belajar sabar. pokoknya aku sangat terangsang kalau mikir air kencing Bude Ratna. Dengan banyak kehilangan keyakinan diri aku langsung masuk ke kama r mandi. masa bodo. Kulihat Bude Ratna sudah sibuk di dapur. Lewat jam 6 pagi kami balik ke rumah. Lidahku mencoba menembusi gumuk itu. Kok pagi. Mungkinkah nanti sore ata u yang pasti besok pagi bisa kudapatkan apabila beliau selesai mandi sore? Yaa. Celana dalam. jam 5 pagi aku sudah terbangun. Hahh. Kami makan sian g dengan sangat nikmat.. Dan dengan cara itu orgasmeku cepat hadir y ang disertai tumpahnya air maniku yang berlimpah. Lihatlah apa yang ada di gant ungannya. Birahiku terdongkrak tinggi dengan apapun yang kini nampak tergantung di depan m ataku. Air maniku muncrat saat Bude Ratna mengencingi mulutku. Kulihat kutangnya yang nge-gelantung. Besok pulang. Seti ap detail pakaian kumal Bude Ratna itu melemparkan aku ke lembah syahwatku dan m engajak hidung. Ikan uceng dan w adernya sungguh menjadi santapan yang tak ada bandingnya. Ini pesta besar yang kudapat di Mala ng. Kulihat Bude Ratna sudah dandan rapi. Aku ke mbali melumati noda-noda keringat atau serpihan kencing pada pakaian kotor Bude .. Aku agak terhuyung saat keluar kamar mandi. Tetapi itu hanya sesaat. Malam itu aku nonton TV sampai tertidur. Aku masih penasaran. Bude Ratna sempat nampak cemas meilh at keadaanku. kenapa tak bisa kudapatkan celana dalam atau baju yang lain dari bekas pakai Bude Ratna saat di kamar mandi tadi.. Aku langsung menelanjangi diriku. Terkadang juga kuselingi dengan remasan ata u pijatan. Mataku jelalatan dan.. Saat kutemukan bukit indah yang menggumuk. celana dalamnya yang nampak lusu h setelah dipakai sejak semalaman. Dengan alasan nyari udara pagi yang sehat aku ajak Seno keluar rumah dan jogging di kebon apel belakang rumah. Waahh. Aku juga mengendus-endus dan menjilati selangk angannya. bibir dan lidahku berkelana menjelajahi tubuh Bude Ratna. Tangan-tangan teram pilku mulai mengelusi penis kecilku. besok? Se no bilang besok Pakde dan Bude akan nganter kami sampai terminal bus. yaitu vaginanya. blus lembut atau short pants punya Bude Ratna yang bekas dipakainya itu telah menerbangkan aku ke awang-awang nikmat birahiku. Aku pikir to h nggak ada gunanya mandi pagi-pagi. Blus lembut berlengan pendek yang lusuh pula.

Cepat. Tetapi hari itu sebelum aku pergi. aku minta supaya aku tidak diganggu kecuali kal au ada emergency. untuk kemudian dilanjutkan dengan acara bobo si ang sejenak sebelum kembali lagi ke kantor. Saya sedang makan siang nih.Ratna itu. Aku sangat hati-hati tidak mau affairku dengan Santi tercium oleh mereka. Dan kini. Aku kembali berguling ke lantai. Ketemu perempuan cantik macam Bude Ratna dan menciumi celana dalam kotor nya. Kudengar Pakde Darmo memanaskan mobilnya. Aku memasuki jerat nikmat yang tak bertara. saya sedang menyantap makan siang di seb uah cafe yang terletak di lantai dasar gedung kantorku. OK sampai ketemu sebentar lagi ya" kataku sambil menutup pembicaraa n.. Aku mandi sepuasku. Aku tersungkur. sedangkan aku langsung menuju tempat parkir untuk berangkat mengerjai istri or ang he. Seusai menikmati makan siang. Berkali-kali penisku berkedut keras menembakkan ca iran-cairan kentalku hingga membasahi dan meleleh di kamar mandi Bude Ratna ini. Tubuhku bergetar hebat mengikuti gelinjangku. Pasti aku akan selal u mengenang dan mengulang nikmat macam itu. OowWCchh. Hingga dengan penuh histeris aku men gerang dan mendesah tertahan. Air maniku tumpah. tiba-tiba HPku berbunyi. Sedangkan Lia sibuk mencatat pembicaraan kita berdua. . "Oh iya.. Seno menggedor pintu kamar mandi.. aku lagi buang air. yang sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan yang te rus berkembang. Makin cepa t. Aku mengocok penis kecilku dengan cepat. Kebetul an Pak Arief ini sedang aku kirim training ke Singapore. Itulah sekilas kenikmatan yang kudapatkan selama liburanku... Bapak tu nggu sebentar ya" jawabku. Aku cepat segar apabila a ir menyiram tubuhku. Sensasi Bercinta Dengan Bertukar Istri. Seperti biasa. manajer IT perusahaanku dan Lia. "Hallo Pak Robert. adalah manajer keuangan di kantorku. sehingga aku aja k saja dia untuk bergabung menemaniku makan siang. Cepat. He. sekretarisku. "Betul Pak. pada setiap liburan aku se lalu berharap bisa pergi ke suatu tempat untuk kemungkinan mengalami peristiwa s ejenis.. Nanti sebentar lagi saya ke sana. "He.. Dari Santi. sehingga aku bisa lelua sa menikmati istrinya. Aku bilang tunggu.. Kamipun berpisah. Kul ihat caller idnya. atau blusnya.. Atau kutangnya. "Dari klien" kataku. Memang perusahaanku sedang ingin menggant i sistem yang lama.. Aku dan Pak Erwan berbincang-bincang mengenai proyek implementasi software dan j uga tambahan hardware yang diperlukan.. suami Santi. Kapan nih kesini lagi" suara merdu terdengar diseberang sana. Hal in i mengingat Pak Arief. Sedang asyik-asyiknya menyantap steak yang kupesan. P ak Erwan ingin bertemu untuk membicarakan proyek komputerisasi. perutku agak mules. Mereka kembali ke lantai atas untuk bekerja . Sedang nggak bisa ngomong ya Pak" Santi menggoda. He. Hari itu aku ditemani Pa k Erwan. aku berkata pada Lia bahwa aku akan langsung menuj u tempat klienku. Biasanya aku makan siang hanya dengan Lia. sekretarisku.

Bayan gkan saja betapa kayanya mereka. Aku dan Santi kemudian meluncur menuju rumah Susan di kawasan Kemang." Lalu dia bercerita kalau dia berkenalan dengan seorang wanita. juga koleksi lukisan-lukisan pelukis terkenal yang tergantung di dinding. Hari sud ah menjelang sore. dan memencet bel rumahnya. Dia tampak cantik dengan baju "you can see" nya yang memperlihatkan lengannya ya ng mulus. Dia tersenyum gembira melihat kedatanganku. Susan. Untung jal anan Jakarta sudah agak lengang. Katanya belum pernah lihat yang sebesar punya Pak Rob ert" kata Santi sambil meraba-raba kemaluanku. "Iya. "Pak. "Ini perkenalkan suami saya" Seorang laki-laki paruh baya dengan kepala agak botak memperkenalkan diri. Santipun memperkenalkan diriku pada mereka. Santi ada hadiah nih untuk bapak" "Apaan nih?" jawabku senang. dia menahanku. Orangnya cantik banget. Buah dadanya tampak semakin padat dibalik bajunya.. Susan menyambut kami dengan ramah. Susan menawarkan untuk berpesta seks sambil b ertukar pasangan di rumah mereka. "Saya sih OK saja" jawabku riang.. meskipun telah lima hari berturut-turut aku setubuh i dia. Dengan perabot-perabot yang mahal.. Tak lama kamipun sampai di rumahnya yang luas. Nanti pura-pura saja Pak Robert suamiku" kata Santi sambil pamit untuk menelpon kenalan barunya itu. "Aih.. Nikmat sekali meminu m orange juice itu setelah lelah terjebak macet tadi.Setelah kesal karena terjebak macet. Setelah mulai akrab. Ibaratnya kalau dihinggapi nyamuk. "Bisa aja Pak Robert. dahagaku yang lainpun muncul. Bayangkan saja. "Oh ya. Sekilas mengingatkan aku pada bint .. Tadi macet total tuh. tetapi setelah melihat Santi yang cantik. Pak Robert kok lama sih" katanya. Rumah kamu sih jauh. Mungkin di peta juga nggak a da" candaku. Kamipun masuk ke dalam rumah dan aku langsung duduk di sofa ruang keluarganya. sudah beberapa jam aku di jalan tadi. "Dia ingin coba ini bapak. Singkat cerita. Segera kuparkirkan Mercy silver metalik kesayanganku. si nyam uk akan jatuh tergelincir. Tetapi aku lebih kagum melihat Susan. "Ini ada teman Santi yang mau kenal sama bapak. saat dia s edang berolahraga di gym. Ketika aku akan membuka bajunya. seorang pengusaha properti yang sukses. Dahagakupun langsung hilan g. sampai jugalah aku di rumah Santi. karena orang sekelas aku saja kagum melihat rum ahnya yang sangat wah itu. Santipun menjelaskan kalau kami s udah ada janji dengan majikannya.. Naman ya Harry.. Santi sendiri yang membukakan pintu. Aku m asih bernafsu melihat Santi. Disamping itu bodynya tampak seksi sekali dengan buah dada yang besar dan bentuk tubuh yang padat. Mungkin karena suda h beberapa hari ini aku remas dan hisap sementara suaminya aku "asingkan" di neg eri tetangga. Terutama kulitnya yang putih dan mulus sekali. Kucium bibirnya sambil tanganku mengelus-elus pundaknya. merekapun bercerita mengenai kehi dupan seks mereka. S anti menyuguhkan orange juice untuk menghilangkan dahagaku." jawab Santi sambil tertawa kecil. Wanita ini memang cantik sekali. Seorang satpam tampak membukakan pintu garasi. Aku kagum pada rumah mereka yang sangat luas.

. "Kenapa?" tanyaku.. Tetapi mungkin karena kaget melihat adegan di layar TV home the ater itu. "Dasar bedinde. Sudah tua. Santi mau lihat filmnya dulu" Aku tersenyum mendengar alasan Santi ini. kamipun ke ruang keluarga sambil nonton video porno untuk membang kitkan gairah kami.. "Gajimu aku potong. Tak lama. Akupun mencoba menikmati adegan di layar TV." kata Susan ketika sadar aku berada di pintu dapur.. Verveillen!!" Susan masih terus berkacak pinggang memaki-maki p embantunya. sehingga akupun pamit an ke belakang. "Ampun non. Kupaksa saja Santi untuk kembali ke ruang makan. kalau wanita kurang dapat menyalurkan hasrat seksualnya. Tampak Pak Harry mulai mengerayangi tubuh Santi di sofa seberang. Dengan matanya dia mengajakku untuk mengikuti dia. botak. tanpa sengaja dia menjatuhkan gelas kristal sehingga pecah berkeping-k eping. Tetapi aku tentu saja tidak menyetujui permintaan S anti. "Iya nih sedang kasih pelajaran ik punya pembantu" jawabnya sambil tersenyum man is. Susan sedang berkacak pinggang memarahi gadis kecil pembant unya tadi. Biar tau rasa kamu. Setelah makan. Dengan tubuh yang putih bersih dan tinggi.ang film panas di jaman tahun 80-an. perutnya bunc it lagi". Aku tertawa geli dalam hati. Ditengah makan malam itu.. Sementara wajah Susan menampakka n kepuasan setelah mendamprat pembantunya habis-habisan. Aku sudah ingin menikmati istri Pak Harry yang cantik sekali seperti bonek a itu. Sementara itu Susan minta ijin ke dapu r sebentar. Susan yang cantik itu. cenderung menjadi pe marah. "Nggak sengaja nggak sengaja. aku kasihan juga melihat si gadis pembantu itu. Entah siapa namanya itu. Sedangkan Santi tampak ogah-ogahan melayaninya. mengingat tubuh Susan sudah sangat mengunda ng gairahku. seorang gadis pembantu kecil datang untuk menyuguh kan buah-buahan. Setelah dari toilet. Kulihat di dalam. Santi pamit un tuk ke toilet. "Habisnya Santi nggak nafsu lihat Pak Harry itu. aku berjalan melintasi dapur untuk kembali ke ruang keluarg a." Si gadis kecil itu terdiam sambil terisak-isak. Melihat adegan itu." "Oh Pak Robert.. Merekapun menyuguhkan makan malam. sedangkan si pemba ntu kecil itu tampak ketakutan sambil meminta maaf berkali-kali. Adegan di TV tampak semakin hot saja.. Tak lama akupun merasa ingin buang air kecil. Enak saja kamu bicara ya. Kulihat tampak Susan melotot memarahi pembantunya itu. "Ampun non. . Itu gelas harganya lebih dari setahun gaji kamu tahu!!" bentak Susan.. Kamipun bercerita basa-basi ngalor ngidul sam bil menikmati hidangan yang disediakan. Sri nggak sengaja" si gadis kecil memohon belas kasihan pada majika nnya. "Pak. kontras sekali melihat Su san berdiri di depan pembantunya yang kecil dan hitam. Nggak akan lagi non. Tetap i entah mengapa justru hasrat birahiku semakin timbul melihat Susan yang seperti nya lemah lembut dapat bersikap galak seperti itu. habis ini pulang aja yuk" kata Santi berbisik perlahan setelah keluar dari ruang makan. "Sedang sibuk ya?" godaku. Diturunkann ya tangan dari pinggangnya dan beranjak ke arahku. "Sebentar Pak. Mungkin betul kata oran g. Meskipun sebenarnya aku tidak perlu lihat yang seperti ini.

Aku melakukan "french kiss" dan Susanpun menyambut penuh ga irah. kulihat suaminya sedang mendapat handjob dari Santi. Sementara itu Susan masih dengan bernafsu menikmati kemaluanku yang besar. Kemudian disibakka nnya celana dalamku ke samping sehingga kemaluankupun mencuat keluar.. Tangannya meremas-remas kemaluanku." katanya sambil menjilat kepala kemaluanku. Kutelusuri lehernya yang jenjang sambil tanganku meremas buah dadanya yang membu sung padat. Susan kemudian berdiri. S eorang di atas yang lainnya di bawah. Sementara tanganku yang satu mere mas buah dadanya yang lain.. emhh. Buah dadanya besar dan padat menjulang. . Aku dan Susanpun langsung berciuman b egitu duduk di sofa. Langsung kuhisap dan kujilati putingnya. ukurannya jauh berbeda. Susan mengerang. dan tak lama terdengar erangan nikmat Pak Harry saat dia mencapai orgasmenya. dan menghampiriku. "Oh. Bener kata Santi. Tingkah lakunya seperti anak kecil yang ba ru mendapat mainan baru. kuhisap dan kujilati sepuasnya. Kuelus-elus rambutnya yang hitam dan diikat ke b elakang itu. sehingga buah dadanya menantang di depan waj ahku. Dibukanya bajuku dan puting dadakupun dih isapnya. Apalagi s etelah dia mengalami orgasme. Kulihat Santi masih menonton adegan di layar sementara Pak Harry mengelus-elus pahanya. Santipun kemudi an meninggalkan Pak Harry.. Kuangkat baju Santi dan juga BHnya.emmhh. Dia kemudian mel epaskan pakaiannya hingga hanya kalung berlian dan hak tingginya saja yang masih melekat di tubuhnya. Setelah puas bermain dengan kemaluanku. Susanpun melenguh kenikmatan. "Ayo isap susu ik " pintanya sambil menyorongkan buah dada sebelah kanannya ke m ulutku.. Aku terkagum dibuatnya. mungkin dia pergi ke toilet untuk membersihkan tangan nya. Susan masih be rjongkok di depanku sambil mempermainkan lidahnya di batang kemaluanku. sehingga kemaluankupun bebas tanpa ada pengha lang sedikitpun di depan wajahnya. Tak lama Santipun kembali muncul di ruang itu..my god. Santi du duk di sampingku dan mulai menciumiku. Tak perlu dikomando lagi langsung kuterkam buah dadanya yang kenyal itu. sehingga kuhentikan kegiatan ku menghisapi buah dada Santi. tampak kemaluan Pak Harry sangat kecil dan tertutu p oleh lemak perutnya yang buncit itu. Kemudian dibukanya celana dalamku. Susan kemudian menghampiriku dan kamipun berciuma n kembali dengan bergairah. Nikmat sekali rasanya dihisap oleh dua wanita cantik istri orang ini. Kemaluankupun mulai dihisap mulut Susan dengan rakus. Tampak Santi mengocok kemaluan Pak Harry dengan cepat. dengan puting yang kecil berwarna merah muda. Kamipun kembali ke ruang keluarga. Dielus-elusnya seluruh kemaluan termasuk buah zakarku dengan tangannya yang halus. Sambil mengulum dan menjil ati kemaluanku. Very big.. Sementara Susan masih mengulum dan menjilati kemalua nku."Yuk kita kembali" lanjutnya. Sementara Pak Harry tampak menikmati peman dangan ini sambil berusaha membangkitkan kembali senjatanya yang sudah loyo. seperti seseorang yang sedang mema kan sesuatu yang sangat nikmat. Meman g kalau kubandingkan dengan kemaluan suaminya. Tak heran bila istrinya sangat menikmati kemaluanku. Kuremas. Di a kemudian jongkok di depanku yang masih duduk di sofa. I like it. Susanpun mengerang kenikmatan. sambil membuka celanaku. Sambil menikmati permainan oral Susan. Celana dalamku dielusnya perlahan sambil menatapku menggoda.

Setelah beberapa menit. Tak lamapun tubuhnya mengejang dan dia menjerit melepaskan segala beban birahiny a.. Ohh god.. Yes. Sementara itu. Hal itu menambah suasana erotis di ruangan itu. "Thanks Robert. kamipun kembali mengobrol beberapa saat sambil menikmati desert yan g disediakan." begitu erangan Susan menahan rasa nikmat yang menjalari tubuhnya. sambil terus kugenjot vaginanya yang sempit itu. Terkadang dikeluarkannya kemaluanku dari va gina Susan untuk kemudian dikulumnya.. Aha. Rupanya dia sudah mencapai orgasme yang kedua kalinya. Setelah itu kubalikkan badanny a dan kusetubuhi dia lagi. Eh. "No problem Susan.. I enjoyed it too. Benar-benar nikmat rasanya menyetubuhi dua wanita cantik ini. Diapun jo ngkok sambil mengarahkan kemaluanku ke dalam vaginanya yang berambut tipis itu. I love your big cock. Sementara itu Santi bersimpuh di ujung sofa sambil meraba-raba buah zakarku. Sesekali kuremas b uah dadanya yang berayun-ayun akibat dorongan tubuhku." Susan terus meracau kenikma tan.. kali ini dari depan.. Kadang kuk eluarkan kemaluanku dan kusodorkan ke mulut Santi yang dengan lahap menjilati da n mengulumnya.Setelah itu. Kulihat Pak Harry tampak bernafsu sekali menyetubuhi Santi dengan gaya missionary. Memang sudah perjanjian bahwa aku bisa menikmati istrinya sedangkan Pak Harry bisa menikmati "istriku". Kutarik tubuhnya agak kebel akang sehingga aku dapat menciumi kembali bibirnya dan wajahnya yang cantik itu.. "Eh.. Aku ingin menggenjot dia dari belakang. dia sedang memperh atikan istrinya mengulumi kemaluanku. dia kembali berdiri dan kemudian berbalik membelakangiku. Yes. "Ahh. Aha." dengus Susan setiap kali aku menyodokkan kemaluanku ke dalam va ginanya.. Setelah itu. aku berdiri dan kuminta Susan untuk menungging di sofa. Aku terus menyetubuhinya sambil meremas-remas buah dadanya dan sesekali menjilati dan menciumi pundaknya yang mulus.. Sementara. Diapun menjil ati bersih kemaluanku. Akupun sudah hampir orgasme. aku masih menggenjot Susan secara doggy-style. dan aku berkacak pinggang dengan tangan kananku. sem entara aku sedang menyetubuhi Susan. I really enjoyed it" katanya sambil membersihkan bekas spermaku di dadanya. Aha. Dihampirinya Santi dan ditariknya menuju sofa yang lain di ruangan itu. .. Diapun menelan s permaku itu. Very much" balasku. Setelah itu Santi memasukkan kembali kemal uanku ke dalam liang surga Susan.. walaupun sebagian menetes mengenai kalung berliannya. Kamipun bersetubuh dengan tubuhnya duduk di atas kemaluanku menghadap suaminya y ang masih berusaha membangunkan perkakasnya kembali. Tak lama akupun menyemburkan cairan ejakulasiku ke mulut Susan. Sesekali kuciumi wajah dan buah dadanya. Kamipun berjanji untuk melakukannya lagi dalam waktu dekat. Sementara aku masih menyetub uhi Susan dari belakang sambil berkacak pinggang. Santipun mau tak mau mengikuti kemauannya.. Eh.. That's right. Aha. Kuremas rambut Susan dengan tangan kiriku. "Ohh... Aku berdiri di depannya dan kusuruh dia menghisa p kemaluanku kembali. Santipun tampak kembali pergi meninggalkan ruangan.. Kusetubuhi dia "doggy-style" sampai kalu ng berlian dan buah dadanya yang besar bergoyang-goyang menggemaskan. Sementara Pak Harry rupanya telah berhasil membangunkan senjatanya.. Aha.. Aha. Tak beberapa lama kude ngar erangan Pak Harry. aku lirik ke arah Pak Harry.

"Pokoknya Santi nggak mau lagi deh" katanya.. Villa tersebut terletak di sebuah bukit terpencil di tengah kerimbuna n hutan pinus.. Santi belum puas.Dalam perjalanan pulang. Lagian saya ada janji sama orang". Baik suamiku maupu n Priyono mereka sama-sama sibuknya. He.. "Kok ketawa sih Pak Robert. hal itu hanya merupakan suatu kebetulan belaka dan tidak ada hubungannya dengan siapa pun juga. Di uj ung jalan tersebut kita akan menjumpai sebuah pintu gerbang yang kokoh terbuat d ari besi memagari sebuah bangunan artistik dikelilingi oleh taman yang asri." rengeknya lagi saat keluar dari mobilku. Santi na nggung nih.. Mereka kelihatannya selalu dikejar waktu un tuk meraih sukses yang lebih besar lagi bagi keuntungan bisnisnya. "Wah sudah malam nih. Udah gitu mainnya cepet banget. Cerita Memek Arisan Para Suami Tukar Memek Istri. tulisan ini diangkat berdasar kan kisah dan pengalaman yang sesungguhnya dengan nama pelaku serta tempat yang telah diubah. Suamiku segera menyodorkan seb uah kartu nama yang entah dari mana dia peroleh. Bye" Sebenarnya aku tidak ada janji dengan siapa-siapa lagi malam itu. Suamiku seorang pengusaha muda sukses. "Habis Santi nggak suka sama Pak Harry." "Kenapa sih sayang?" tanyaku ketika kami telah sampai di depan rumahnya.. He. Umur kami tidak jauh berbeda sehingga kami mempunyai persamaan dalam pergaulan. Akupun bersenandung kecil mengikuti alunan suara Al Jarreau di tape mobilku. Semoga saja aku masih dapat melihat film bagus tayangan HBO di TV nanti. Ayo." kata Santi merengut manja. Apabila terdapat kesamaan nama maupun tempat peristiwa dalam tulis an ini. Santi tampak kesal. Hanya pada hari-hari weekend saja kami baru .. demikian juga Priyono.. Akupu n tidak begitu menghiraukannya karena aku sangat puas dengan pengalamanku tadi. Dia diam saja di dalam mobil. tiba-tiba dua orang laki-laki berpotongan r ambut pendek dengan tubuh kekar menghampiri kami.. Tadi Santi horny banget lihat bapak sama Susan make love" rengeknya. Keluarga kami dan keluarga Priyono memang bersahabat. Sehingga bole h dikatakan hidup kami sangat berlebih sekali akan tetapi di lain sisi waktu unt uk keluarga menjadi terbatas sekali. "Tapi janji besok datang ya... Tolongin Santi dong.. "Ah. "Besok khan masih ada sayang" hiburku.. "We're in this love together. Kemudian dengan wajah ramah mer eka membukakan pintu dan mempersilakan kami masuk." Akupun tertawa geli mendengarnya. Hanya saja aku segan memakai Santi setelah dia disetubuhi Pak Harry tadi. "OK so pasti deh. Besok aja ya. Mungkin besok pagi saja aku akan menikmati nya kembali.. Pak Robert jahat. Setidak-tidaknya dia harus bersih-bersih dulu. Kukebut mobilku mengarungi jalan tol di dalam kota. Beg itu kami mendekati gerbang tersebut. "Apa yang akan aku lakukan di sini?" pikirku ketika tiba di depan pintu gerbang villa itu. Di dalam pekarangan villa itu kulihat beberapa mobil telah terparkir di sana dan salah satunya adalah mobil Priyono sahabat suamiku. karena Pak Arief toh masih beberapa hari lagi di luar negeri. Untuk sampai di sana kita harus melalui sebuah jalan kecil yang m erupakan jalan pribadi yang menghubungi villa tersebut dengan jalan utama..

mereka berdua sekarang ini lagi selalu kasak-kusuk saja.. "Rupanya belum tahu dia. "Ya sudah kalau begitu. baru tahu sekarang para suami juga kayak perempuan. kata Priyono membela diri. kataku.. saah!" katanya meniru gaya Marisa Haque diiklan TV. Suamiku juga jadi ikut tertawa m endengar logat Prioyono itu.!" kata Pr iyono lagi. juga agak sebaya denganku. Ada suatu daya tarik tersendiri yang dimilikinya setidak-tidaknya demikian j uga menurut suamiku. "Eh.!" kata Prioyono dalam logat Madura seraya menunjukkan jempol ke arahku sambil melirik kepada suamiku. Sehingga antara aku dan istr i Priyono merasa cocok dan akrab satu sama lainnya. "Ah kayak mau jadi caleg saja. Berbeda denganku yang berkulit agak putih dengan bentuk tubuh yang agak lebih ge muk sedikit sehingga buah dada dan pinggulku lebih kelihatan menonjol dibandingk an dengan istri Priyono.. "Kalau belum beristri atau bukan istri yang sah. dilarang keras untuk ikut! Oleh karena itu untuk ikut arisan ini perlu dilakukan seleksi yang ketat sekali dan tidak main-main! Jadi nggak ada yang namanya itu rahasiaan-rahasiaan.. Keadaan itu dialami juga oleh istri Priyono. dia juga memang seorang atlet renang. Apalagi w ajahnya masih tetap seperti anak-anak remaja dengan tahi lalat di atas bibirnya membuat penampilan istri Priyono kelihatan lebih muda lagi. Akan tetapi ketika h al tersebut sudah mulai terasa rutin. tapi gara-gara Eddy Tanzil maka naman ya diganti jadi CAPS.. pakai diseleksi segala! Nggak mau sekalian juga . Kami juga selalu mengatur wa ktu senggang bersama untuk melakukan pertemuan-pertemuan rutin atau rekreasi ber sama. "Artinya adalah Club Arisan Para Suami atau disingkat CAPS... Selain itu bentuk tu buhnya agak mungil dibandingkan denganku..?!" "Misalnya para anggota harus terdiri dari pasangan suami istri yang sah! Betul-b etul sah. tiba-tiba kata istri Priyono menimpali ku. jawab Priyono.. tuh gagah nggak namanya". jangan marah dulu. Menurut pandanganku penampilan istri Priyono manis seka li.. "Walah.. katanya lagi.".. Club Arisan Para Suami". Maklumlah selain dia secara rutin mengikuti kegiatan latihan di sala h satu fitness center.. Jangan-jan gan memang punya rahasia yang terpendam". saah. Sehingga warna kuli tnya agak kecoklatan-coklatan terkena sinar matahari. Tid ak sembarangan orang boleh ikut! Hanya mereka yang merupakan kawan dekat saja ya ng boleh ikut dan itu juga harus memenuhi syarat!" "Syarat apa. "Hei. "Dahulu mau dinamakan The Golden Key Club.!" kataku sambil memukul pundakn ya. Dan itu pun apabila suamiku tidak ada urusan bisnisnya di luar kota. "Ini arisan bukan sembarang arisan. "Iya Mbak. rupanya pake rahasia-rahasiaan segala ya. Pertemuan kami dengan keluarga Priyono pada mulanya diisi dengan pergi makan mal am bersama atau mengunjungi club rekreasi para eksekutif di setiap akhir pekan. Kebetulan istri Priyono. Bedanya dia baru berum ur tiga puluh tahun sedangkan aku telah berumur tiga puluh lima tahun. Novie.?" kataku. Sekali-sekali kami bermain kartu atau pergi berdarmawisata. "Apa artinya itu. pakai arisan segala" . kalau diucapkan dala m bahasa Inggris jadi kep'es. kalau arisan para suami kenapa istri perlu dibawa-bawa ikut jadi anggota?" debatku lagi. pada suatu saat suamiku dan Priyono mengaj ak kami untuk ikut menjadi anggota CAPS. club arisan ini merupakan suatu club yang ekslusif. Aku tahu hal itu karena suamiku sering membicarakannya dan malahan pernah bergurau kepadaku bagaimana rasanya sekiranya dia melakukan hubun gan seks dengan istri Priyono.dapat berkumpul bersama.. Badannya semampai namun berbentuk sang at atletis.

yang keluar duluan hanya gosip?" kataku ket us. terus terang saja. disini masalahnya. akhirnya perutnya jadi gendut dan pulang-p ulang jadi bertengkar di rumah karena dengar gosip ini itu!" kataku. terus penataran! Arisan ya arisan saja. ya akhirnya semua sama saja. "Misalnya bagaimana?" "Ya dalam kehidupan perkawinan itu secara tidak disadari timbul kejenuhan-kejenu han. Akan tetapi sifat-sifat ini justru merupakan 'sumber konflik utama' dari krisis kehidupan perkawinan seseorang! Na h!. pasangan suami-istri". "Bukan. kata suamiku lagi. dan 'wanita lain '.. Arisan kita itu bukan arisan gosip." "Jadi. berlian. khususnya suasana dalam hubungan di tempat tidur".. kata suamik u. "Lho.. Hal itu sangat betul sekali. arisan ini justru bertujuan b uat mengharmoniskan kehidupan perkawinan antara suami istri!" jawab Priyono. "Boleh nggak diberi tahu Mas?" kata Priyono sambil melirik kepada suamiku. "Jadi arisan apa pun itu. tapi arisan yang si p!" kata Priyono.. Kejenuhan yang paling utama dalam periode tersebut biasanya dalam masalah h ubungan badan antara suami istri.. emas. Mercy atau BMW. se dangkan 'keinginan kepada wanita lain' secara terus terang itu merupakan sifat n aluri kaum laki-laki secara umum.. kata suamiku.. mereka mempunyai naluri poligamis. kegiatan club ini sebenarnya bertujuan untuk mengharmoniskan kehidupa n suami istri dalam rumah tangga". "Memangnya apa hubungannya dengan jaman emansipasi!" aku menyela kata-kata suami ku... "Nah. "Ah itu kan hanya alasan yang dicari-cari saja. "Nggak mau ah kalau hanya ikut-ikutan!" "Begini Neng!" kata suamiku. pada periode tersebut hubungan seks antara sua mi-istri tidak lagi menyala-nyala sebagaimana pada masa setelah pengantin baru. penjelasannya panjang. katanya. jadi ya kau ikut saja dulu deh! Nanti baru tahu manfaatnya!" kata Priyo no menyeletuk.. yaitu 'kebosanan'. "Pasangan?! Pasangan apa. "Begini Mbak.. Apabila tidak ada kegairahan lagi antara suami-istri biasanya akan membawa akibat yang fatal" . bukan seperti itu. Kedua belah pihak biasanya telah kehilangan kegairahan dalam hubungan mereka di tempat tidur yang disebabkan oleh berbagai faktor. untuk itu kenapa mesti arisan. Krisis ini apabila tidak disadari akan menimbulkan bencana yang be sar yaitu tidak adanya kegairahan lagi dalam kehidupan perkawinan. "Nah. apa saham... hal inilah yang akan dicegah dalam kegiatan club itu!" . kata suamiku. apa sup. diakui atau tida k diakui. "Mengapa harus ditukar-tukar sih? Dan apanya yang ditukar?" tanyaku karena aku j adi semakin tidak mengerti atas penjelasan suamiku itu.. Untuk mengatasi hal itu bagi para pasangan suami istri perlu mendapatkan pen ggantian suasana.. bilang saja kalau sudah bosan dengan istri atau mau cari yang lain!" kataku. arisan kita itu bentuknya kegiatan tukar-menuka r pasangan". yaitu berkeinginan untuk melakukan hubungan badan tidak dengan satu wanita saja. disadari atau tidak disadari. ini kan jaman emansipasi".! Dimana-mana juga sama! P aling-paling Bapak-bapaknya ngumpul ngobrolin cewek-cewek dan Ibu-ibunya ngerump i sambil comot makanan disana-sini..pakai Litsus. Hubungan badan suami istri te rsebut akhirnya terasa menjadi datar dan hanya merupakan suatu hal yang rutin sa ja..?" kataku lagi. "Ya itu. tiba-tiba suamiku menyeletuk.?" jawabku dengan sangat heran. "Walah.. "Jadi. "Singkatnya menurut pandangan para pakar seksualogi dalam kehidupan perkawinan seseorang pada saat-saat tertentu terdapat suatu per iode rawan dimana dalam periode tersebut kehidupan perkawinan seseorang itu meng alami krisis.. Suami ku tersenyum sambil mengangguk.. disinilah memang letak masalahnya. Malahan sebaliknya. apa sip....... "Begini. karena 'kebosanan' merupakan sifat manusia.

kata suamiku. Adanya nafsu birah i ini dalam diri kita sebagai mahluk alam adalah wajar dan bukan sesuatu yang me malukan. Apakah ingin dicampur s ehingga menjadi sesuatu yang baru yang lain rasanya daripada aslinya atau dinikm ati secara sendiri-sendiri sesuai dengan rasa aslinya!" "Jadi apa hubungannya dengan arisanmu sekarang?" "Nah. atau 'su sunya' saja. siapa tahu akhirnya para istri juga akan dapat menikmatinya." kata suamiku selanjutnya. Kedua unsur ini saling melengkapi dalam hubungan perkaw inan seseorang.! Karena apa definisi menyeleweng itu? Seseorang itu dikataka n menyeleweng apabila dia melakukan hal di luar pengetahuan pasangannya. Unsur cinta ditandai dengan adanya kerelaan pengabdian dan pengorbanan dari m asing-masing pihak dengan penuh keihlasan dan tanpa mementingkan egoisme dalam d iri pribadi... dalam bentuk kegiatan arisan seperti ini"."Jelasnya bagaimana?" kataku... para istri juga haru s diberi kesempatan yang sama seperti para suami. "Kalau begitu bukankah hal itu juga merupakan suatu penyelewengan dalam perkawin an?" tiba-tiba kata istri Priyono berkomentar. Nah. Unsur cinta adalah merupakan faktor yang dominan yang merupakan faktor utama terjalinnya suatu ikatan batin antara dua insan yang berlainan jeni s. bagaimana mewujudkan hal itu.. Sedangkan unsur kenikmatan seks adalah merupakan unsur penunjang ya ng dapat memperkokoh dan mewarnai unsur cinta tersebut. "Ah. Unsur cinta dapat diibaratkan sebagai kop i dan unsur kenikmatan seks dapat diibaratkan sebagai susunya. "Dalam suatu perkawinan sebenarnya merupaka n campuran antara dua unsur yang sangat berbeda. yang kedua hal itu membuat suat u keadaan yang tidak adil dalam kehidupan suami-istri. Pertama-tama karena dia tahu istri tidak menyetujuinya.. untuk mendapatkan kenikmatan seksual yang lain daripada istriny a. langsung nyamber!" kataku. "Iya Mbak. Kedua-duanya harus mempunyai hak yang sama dalam kehidupan b ermasyarakat sesuai dengan tuntutan dari wanita itu sendiri untuk beremansipasi. maka dia cenderung akan melakukan penyelewengan dengan wanita lain secara sembunyi-sembunyi. ole h karena itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Yang paling gampang ya.. Kalau dilakukan oleh para suami atau para istri itu secara sendiri-sendiri. Kedua unsur yang saling berbeda ini dapat dinikmati dengan berbagai cara. Atau de ngan kata lain dia melakukan itu secara sembunyi-sembunyi sehingga pasangannya t . Mengap a. adanya kobaran nafsu birahi serta adanya keinginan dari ma sing-masing pihak untuk mendominasi pasangannya secara egois. namun juga tentunya ada unsur lainnya!" kataku berargumentasi.. Kalau suaminya bisa meras akan orang lain. kenapa istrinya tidak. kau kayak bensin saja. maka akan menjadi kacau dan malahan tujuannya mungkin tidak akan tercapai. Unsur ini ditandai denga n manifestasi adanya keinginan melakukan hubungan hubungan tubuh dari dua insan yang berlainan jenis. Para istri juga harus dapat me milih kehendaknya. "Tidak salah pendapatmu! Memang benar dalam suatu perkawinan banyak unsur yang m empengaruhinya. ibarat kopi dengan susunya!" kata suamiku.. Dan hak itu tidak terkecuali walaupun dalam hubungan seks. akan tetapi dalam perkawinan hanya ada dua unsur saja yang palin g dominan.. yaitu antara unsur 'cinta' dan unsur 'kenikmatan seks'. kedua unsur tadi apabila kita ibaratkan seperti minuman tidak be danya sebagai 'kopi' dengan 'susunya'. atau 'kopi susunya'. "Apa hubungan perkawian dengan kopi susu?" tanyaku agak heran. apakah sewaktu-waktu dia ingin minum 'kopinya' saja.? Karena dia tahu hal itu akan merupakan sumber konflik dalam rumah tangga ya ng sangat berbahaya. "Tentu saja bukan. "Begini. "Apabila seorang suami menuruti naluri kelaki-lakiannya itu. Masalahnya sekarang.!" "Apakah memang demikian problem dari sebuah perkawinan? Aku kira bukan hanya soa l seks saja yang menjadi konflik dalam hubungan suami istri. eh mal ahan jangan-jangan jadi lebih doyan!" kata Priyono menimpali komentar suamiku. Oleh karena itu perlu diusahakan secara terorganisir. arisan ini bertujuan untuk membuat keadaan yang adil dan berimbang di anta ra suami dan istri.

Sehingga dalam pakaian itu dia tidak saja kelihatan sangat cantik akan tetap i juga seksi. Di sudut-sudut ruangan terd apat makanan kecil dan buah-buahan. Pada akhirnya setelah menjalani debat yang panjang dalam forum resmi maupun tida k resmi. Yang membedakanny a adalah para tamunya.. Kelihatannya tidak begitu banyak. panggil saja Sis ka!" katanya langsung memperkenalkan seorang wanita yang tiba-tiba muncul. Dia terus memperhatikan istri Priyono tanpa mempedulikanku lagi. "Silakan. Selain daripada itu kami mengalah untuk membuat hati para suami senang. Aku li hat istri Priyono benar-benar sangat menarik sekali malam itu dengan pakaiannya yang agak tembus pandang membuat mata kita mau tidak mau akan segera terjebak un tuk memperhatikannya dengan seksama. Jadi benar dugaanku. agar privacy kita tidak terganggu!" katanya lagi dengan suara yang genit.. Berlainan dengan kegiatan ini. seseorang membuka pintu dan langs ung menyalami kami. "Memang sengaja para pembantu semuanya sudah disuruh n gungsi. Demikian juga aku tidak melihat seorang pelaya n pun atau petugas catering yang biasanya mengurusi konsumsi dalam pesta-pesta y ang diadakan di rumah-rumah mewah seperti ini. Di sudut lainnya ada sebuah bar yang kelihat an lengkap sekali jenis minumannya. Kelihatannya dia itu seorang keturunan Cina. Salah seorang tamu kemudian bertindak sebagai bar tender. Suasana dalam ruangan itu kudapati biasa-biasa saja. kuhitung hanya ada bela san orang dan wanitanya semua berdandan secantik mungkin dengan pakaian yang leb ih seksi daripada yang kukenakan. katanya sambil langsung menuju bar. Oleh karena itulah malam in i akhirnya aku berada di tempat ini. Tapi se cara keseluruhan bentuk tubuhnya masih boleh jugalah. tuan rumah di sini. Pantas saja dia sering memu jinya bahkan sering mengatakan kepadaku secara bergurau bagaimana rasanya kalau berhubungan kelamin dengan istri Priyono... karena dengan memakai gaun ini aku lihat be ntuk tubuhku jadi semakin nyata lekak-lekuknya. Dengan cekatan dia membuatkan minuman yan . "Selamat datang dan selamat malam". Sementara itu suara iringan musik terdengar samar-samar mengalun dengan lembut dari ruang tamu yang besar. S elanjutnya kami dipersilakan masuk ke dalam ruangan tamu. Buah dadanya subur walaupu n perutnya kelihatan agak gendut. Aku kira pendapat suamiku benar. Kami segera berbaur dengan pasangan-pasangan lainnya yang sudah ada di sana. apakah dia memakai pakaian dalam di balik i tu. Aku mengenakan gaun ini adalah juga atas anjuran suamiku. katanya langsung sambil menyalami kami. Semuany a terbuka dan melalui persetujuan bersama antara kedua pasangan suami-istri itu" . aku dan istri Priyono mengalah. Melihat penampilan istri Priyono. "Mari k ita ambil minum dahulu". Tidak berapa lama kemudian tuan rumah beserta istrinya menghampiri kami. dan ini istriku. rupanya suamiku benar tertarik kepada istri Priyono. Tidak berapa lama kami berdiri di depan pintu. "Perkenalkan saya Djodi.idak tahu dan tidak pernah menyetujuinya.. Sikap suam iku yang demikian menimbulkan juga rasa cemburu di hatiku. Apalagi dengan model potongan da da yang agak rendah membuat pangkal buah dadaku yang putih bersih kelihatan agak tersembul keluar membentuk dua buah bukit lembut yang indah. Aku mengenakan gaun dari bahan satin yang agak tipis yang agak ketat melekat di tubuhku. Pri yono dan istrinya sedang mengobrol dikelilingi beberapa pasangan lainnya. Danda nannya agak menor untuk menutupi kerut wajahnya yang sudah dimakan usia. you know kan. help your self saja". suamiku jadi sangat antusias sek ali. Suamiku berka ta bahwa aku sangat menarik apabila mengenakan pakaian yang agak ketat dan terbu ka. jawab suamiku. Resolusi para suami itu kami terima den gan catatan kami ikut dalam kegiatan club ini semata-mata hanya untuk sekedar in gin tahu saja dan tidak ada tujuan lain yang lebih dari itu. kata nyonya rumah kepada kami dalam bahasa Ingg ris logat Cina Singapore.

Aku segera menghabiskan minumanku.." bisiknya. kataku sambil memberikan senyuman. "Ohh". "Jangan terburu-buru!" katanya. "Pakai rum. cobalah dahulu..!" "Oo. "Sungguh. Kemudian dia mulai memperhatikanku secara khusus. "Akan tetapi saya senang sekali apabila nanti kita dapat tempat y ang sama dan segera ke sana. katanya sambil menam bah minumanku. Kata-kata itu ditu jukan kepadaku. katanya agak kaget. Aku berpikir rupanya dalam club ini untuk dapat tidur dengan seorang wanita tidak be rbeda bagaikan akan membeli seekor sapi saja... bourbon atau scotch?" "Terima kasih. Aku agak menjauhinya seketika karena kukira dia mabuk. bukan kepada istri Priyono. "Anda cantik sekali dengan busana ini". buatan bar tender terkenal!" katanya sambil menyodorka n gelas itu kepada kami. "Kita belum lagi tahu cottage mana yang akan anda tempati". Namun secara tidak disadari aku me nyukai juga ucapannya itu terutama datangnya dari seorang pria yang tidak aku ke nal dan di hadapan suamiku. "Saya benar-benar baru pertama kali mengikuti pertemuan ini". Aku pun kemudian mulai memperhatikan penampilannya. tiba-tiba aku berk ata secara spontan.. "Saya harap kata-kata saya tadi tidak menyinggung anda. sungguh tidak". di sini tidak boleh minum itu! Itu termasuk minuman kedua yang dilarang di sini. katanya sambil menatap dalam-dalam ke arah belahan dad a gaunku. "Anda minum apa?" tanyanya kepadaku dan istri Priyono. Hal ini disebabkan bukan hanya aku kaget men dengar bisikannya itu. Dia diam sejenak. coca cola saja. pada saat itu aku merasa agak me lambung juga walaupun hanya sedikit. Aku menjadi agak terselak seketika.. Tidak berapa lama kemudian tuan rumah mengumumkan akan melakukan penarikan nomor arisan. Ya. Aku dapat membacanya dari senyumnya yang tersembunyi. Aku berpikir apakah dia laki -laki yang akan meniduriku nanti? Tidak begitu jelek juga. "Minuman pertama yang dilarang adalah c ola atau lainnya yang dicampur dengan Baygone! Yang kedua minuman yang anda pili h tadi. "Dada anda bagus sekali".g dipilih masing-masing orang dan kebanyakan mereka memilih minuman yang bercamp ur akohol. "Terima kasih". pikirku. Aku memang selalu berbuat itu. Selesai membuat minuman dia segera bergabung dengan kami. Kuharap dia dengar kata-kata itu. Tinggi badan nya kira-kira 170 cm. "Ini.!" kataku... Semula aku mengira tuan rumah akan menarik nama pasangan yang akan mend apat arisan bulan ini sebagaimana arisan-arisan biasa lainnya. jadi mau tidak mau harus dicampur sedikit dengan rum atau lainnya. akan tetapi ru panya dia mengartikannya lain bahwa aku ingin segera memulai sesuatu. Kemudian dia menatapku dengan pandangan yang menyesal . Saya kira 'rum and cola' cocok untuk anda berdua!" katanya lagi sambil terus mencampu r rum dan segelas cola serta menaruh es batu ke dalamnya.. Apa bila waktu yang lalu ada seorang laki-laki yang memandang diriku secara demikian maka suamiku mungkin akan segera mengirimkan bogem mentah kepadanya. Akan tetapi dugaa . Tapi sesungguhnya hal itu disebabkan aku tidak terbiasa beramah-ramah dengan seorang pria asing yang belu m kukenal benar. "Coca cola saja.." bisiknya dengan nada mi nta maaf. tetapi juga minumanku terasa sangat keras sehingga kepala ku langsung terasa mulai berat. Kecuali aku dan istri Priyono. Kelihatannya dia sedang menilaiku. Aku memang tidak begitu tahan terhadap minuman beralkohol. kataku berusaha menjawabnya. dengan bahu yang bidang dan wajah yang ramah menarik.!" katanya dalam nada yang jenaka. katanya seraya memegang pundakku yang te rbuka.

Satunya untuk para suami dan satunya lagi untuk para istrinya.! " "Kenapa untung?" "Ya untung tidak dapat nomor yang sama. Dahulu pada waktu club ini disebut T he Golden Key Club memang kita bisa ketahui karena para pesertanya mula-mula ber ada dalam sebuah kamar masing-masing. "Jadi nanti kita cocokkan nomor yang ada di kunci itu dengan nomor bungalow atau kamar di sana.. Jadi maksud suamiku untuk meniduri istri Priyono kini tercap . cilaka duabelas namanya!" "Ya tapinya untung juga..!" jawab suamiku.. Selanjutnya kami masing-masing diminta mengambil amplop k ecil dalam dua buah bowl kristal yang berbeda yang diletakkan pada masing-masing kelompok." "Terus." Sekarang aku baru mengerti mengapa club ini dahulu dinamakan The Golden Key Club . Aku jadi terhenyak. tolong kau tanyakan dong!" Rupanya aku tidak usah berpayah-payah mencari Novie karena tiba-tiba Priyono dan istrinya sudah berada di dekat kami. kamu dapat nomor berapa?" aku berbisik kepada Novie. Se hingga sekarang lebih fair karena anggota tidak dapat memilih pasangannya yang d iincar terlebih dahulu. karena kuncinya sudah pas sepasang-sepasang!" "Jadi kita tidak tahu siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama dengan nomor kita?" kataku untuk menegaskan dugaanku. "Ya.. nomor berapa dia.. Kalau sudah begitu ya nasi bnya lah. "Nomor delapan. Tuan rumah meminta kami untuk mengambil gelas sampanye masing-masing kemudian kami bersula ng. Apalagi hanya berduaan dengan laki-laki yang bukan suami kita. "Dapat nomor berapa?" kata suamiku yang tiba-tiba sudah berada di sampingku.. "Eh. Selesai kami mengambil kunci semua berkumpul kembali di ruang tamu. " jawabnya. "Eh kalau Novie dapat nomor berapa y a?" kataku lagi. Aku mereguk sampanye itu sekaligus sehingga kepalaku kini terasa semakin ber at..!" jawabku. "Sudah percuma berdebat di sini. "Kenapa.. "Jadi kita hanya dengan berdua dalam cottage itu?" "Ya. Para suami membuat kelompok sendiri dan para istri juga mem buat kelompok sendiri. "Itu bukan untung tapi cilaka.. nomorku duabelas!" katanya.. memang sekarang ini sistemnya berbeda...!" kataku.. "Untung." katanya. "Iya ya. Kemudian baru para suami keluar dan saling tukar menukar kunci kamar mereka di mana para istrinya berada di dalamnya.. Aku bertanya kepada wanita di sebelahku yang kelihatan sudah biasa dalam kegiata n ini.. "Kunci ini adalah kunci cottage yang ada di sekitar villa ini.?" "Untung bukan cilaka tigabelas!" jawabnya sambil tertawa. Aku tidak dapat membayangkan apa yang akan dilak ukan dalam cottage itu. "Terus.!?" katanya sambil memandang kepadaku dengan agak heran. Sekarang sistem itu telah dirubah. kali ini dia tidak dapat apa-apa.. Dia memilih pasangan yang diinc arnya sehingga timbul komplain dari anggota yang lain. Kelemahannya dalam sistem ini ada kemungkinan pasangan s uami-istri itu juga akan mendapatkan nomor yang sama.." kataku selanjutnya.? Oh ya . Sekarang masing-masing pa sangan mengambil kunci kamar secara diundi dan disaksikan oleh semua anggota. "Terus. kita tunggu saja siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama!" Tiba-tiba hatiku menjadi kecut. "Nomor duabelas Mbak.nku meleset. Jadi kita tahu siapa di kamar nomor berapa . Mula-mula tuan rumah meminta kami untuk berkelompok secara terpisah antara suami istri.. Karena dengan sistem itu ada anggota yang suka curang.. Amplop kecil tersebut ternyata berisi sebuah kunci dengan gantungannya yang bertuliska n sebuah nomor..

Selanjutnya kami berbasa-ba si berbincang-bincang sejenak. Tapi malam ini tiba-tiba saja dia berbuat itu. mungkin tiga hari nggak habis dimakan!" kata ku berseloroh.. kau.. di rumah saja!" "Ah. "Aku nomor enam!" katanya lagi. Dan sudah barang tentu suamiku sege ra juga mengajak istri Priyono berdansa. Dia bernyanyi-nyanyi kecil mengikuti irama m usik yang mengalun di ruangan itu. "Aku dengar sih Nyonya Siska.? Kan betul orangnya sintal!" "Potongan seperti itu bukan typeku!" katanya. Begitu sangat eratnya sehingga seolah-olah kami dapat mendengar degu b jantung di dada masing-masing..?" tanyaku. "Kamu dapat nomor berapa?" tiba-tiba Priyono berbisik di telingaku. Selama kami bergaul belum pernah dia melakukan hal yang tidak senonoh denganku.. Aku pikir mereka sudah tidak sabar lagi dan masuk ke cottagenya ketika kami sedang berdansa tadi. Dia san gat sopan terhadapku.. tiba-tiba Priyono meraih wajahku dan langsung me ngecup bibirku dengan lembut. Selanjutnya beg itu irama musik hampir selesai. "Anda dapat nomor berapa?" dia bertanya kepada Priyono. Perasaanku kini jadi melambung kembal i. "Siapa itu. "Jangan ngeledek ya. Ketika kami kembali ke tempat semula kudapati suamiku dan istri Priyono sudah ti dak ada di sana. "Typemu seperti apa sih?" kataku.!" katanya sambil terus menempelkan pipinya ke pipiku." "Mengapa?" kataku lagi. "Nomor delapan!" jawabku. . "Kalau aku dulu bilang. kau ngerayu.... mungkin menuju cottage-nya masing-masing. Apakah kare na pengaruh alkohol yang dia minum tadi atau memang selama ini dia juga mempunya i perasaan yang terpendam terhadap diriku. atau mabok. Ketika kami berdansa Priyono mendekapku erat-erat. "Seperti kamu..?" kata Priyono. Priyono dan aku menyebutkan nama kami masing-masing.!" katanya. aku merasakan adanya ga irah birahi yang timbul dalam diriku ketika berdekapan Priyono sehingga aku pasr ah saja leherku didusal-dusalnya.. "Malu sama suamimu!" "Kenapa malu.. katanya memperkenalkan diri.. Suamiku kelihatan berseri-seri sekali ketika menerima isyaratku. Tiba-tiba Priyono mengajakku untuk berdansa.. "Saya Alex. "Ah.ai.? Kenapa dari dulu-dulu nggak bilang!" kataku samb il terus mendekapkan tubuhku lebih erat lagi sehingga buah dadaku terasa menyatu dengan dadanya. Aku segera memberi isyarat kepada suamiku bahwa nomornya sama dengan nomor d ia. e h sekarang dia dapat nomor kamar istrimu lagi!" kataku lagi.. Rua ngan itu kini menjadi agak gelap dan alunan musik berirama slow terdengar lebih keras lagi. Aku jadi agak bergelinjang juga leherku diciumi Priyono sedemikian rupa. "Memangnya kenapa.!" katanya lagi sambil terus mendusal-dusal leherku.. sayang. Aku jadi ag ak cemburu lagi melihat tingkahnya. "Eh. Ditambah dengan pengaruh alkohol yang aku minum tadi. tapi ada juga yang masih duduk-du duk mengobrol di sofa. dia sendiri juga sering cerita bahwa dia suka sama istri kamu. dan ini istri saya Mira". Suasana dalam ruangan itu kini jadi lebih romantis. orangnya sintal.. enak dong. kau terus mau apa?" "Tentunya kita nggak usah payah-payah ikut arisan di sini. Aku lihat bebera pa pasangan yang mulai berdansa tapi kebanyakan dari mereka menyelinap satu pers atu. Baru saja kami duduk tiba-tiba sepasang suami istri datang menghampiri kami dan mengulurkan tangannya.. istrinya tuan rumah!" "Wah. "Oh ya. Tidak berapa lama kemudian lampu-lampu di seluruh ruangan itu mulai meredup.

Seumur hidupku aku belum pernah melakukan hubungan badan d engan laki-laki lain kecuali dengan suamiku sendiri.. Selanjutnya tidak ayal l agi Priyono segera memegang tanganku dan menuntunku menuju cottage nomor delapan . Aku merasakan suatu hal yang luar biasa yang belum pern ah kualami sebelumnya. Begitu buah dadaku tersentuh maka praktis akan membuatku terus bergelinjang. Selanjutnya dengan segera tangannya m ulai meraba daerah sekitar buah dadaku. Apakah ada orang yang ak an percaya mengenai hal itu? Secara jujur begitulah keadaanku dan itulah apa yan g kupikirkan waktu itu."Enam!" jawab Priyono singkat." bisiknya kepada Priyono. dear!" kata Alex. Sedangkan istri saya memang sudah sesuai dengan nomor enambelas yang jug a kebetulan tuan rumah kita. "Oh. akan tetapi hal itu akan be rubah dalam waktu beberapa menit ini. Aku akan menjadi seorang istri yang serong dan semuanya ini disebabkan oleh ulah suamiku sendiri. Selama ini kukenal dia wajar-wajar saja apabila bertemu denganku. tapi anda kan bukan pasangan suami istri?" katanya la gi.!" kataku hampir serempak. Aku jadi tersentak seketika. "Ya. Bagaimana kalau kita bertukar nomor? Anda mengambil nomor delapan dan saya nomo r enam. kataku. Memang hal ini tidak diperbolehkan apabila ada angg ota lainnya yang tahu. Sungguh merupakan suatu ciuman yang panjang dan lama sekali. "Oh ya!" kata Alex agak kaget. "Kali ini saya tidak akan menginterupsi kalian. Begitu memasuki cottage itu Priyono langsung merangkulku dan mulai menghujani wa jahku dengan kecupan-kecupan kecil. Aku ingin segera ditiduri. Priyono segera saja mengiyakan. Lain kali saya harap saya dapat nomor anda lagi!" Kemudian dia melingkarkan tangannya ke tubuhku dan memberikan sebuah kecupan kecil di bibirku. "Saya kira anda ber dua sudah bernomor sama. "Bolehkah kita bernegosiasi. aku maksudkan buah dadaku sangat sensitif sekali. Aku mempunyai suatu kelemahan mengenai b uah dadaku. demikian juga Priyono.. Dia kelihatan begitu sangat bernafsu sekali terhadap diriku. Oleh sebab itu ketika tangannya menyentuh langsung puting susuku maka aku menjadi bergelinjang dan me liuk-liuk dengan liarnya. Kupikir apakah hal itu akibat pengaruh alkohol yang diminumnya tadi atau mungkin juga memang sejak dahulu dia sudah mempunyai minat yang besar terhadap diriku namun dia terlalu sopan untuk mengungkapkannya dalam kesempatan yang biasa. Aku tahu dengan ini aku memberikan suamiku semacam kepua san seks lain sebagaimana yang dia inginkan.. Jari-jariku menghujam di punggungnya menahan suatu per asaan yang sangat dahsyat. Aku benar-benar tidak menyangka Priyono dapat bersikap seperti itu. Sel anjutnya dia merenggangkan mulutku dan mendorongkan lidahnya di antara gigiku me ncari-cari lidahku yang segera kujulurkan untuk menyambutnya. Tiba-tiba kusadari bet apa nikmatnya itu semua. "Saya nomor delapan dan istri saya nomor enambelas" katanya. Ketika kami memasuki pintu cottage itu aku berpikir di sinilah kemungkinan awaln ya perubahan hidupku. Apakah pa da acara-acara rutin kami atau kesempatan lainnya. . Kemudian dia berpaling kepada Priyono dan mengamit lengannya menjauhi kami. Tapi saya harap hal ini hanya di antara kita saja.. Ketika bibirnya menempel di bibirku aku pun langsung melumatnya dengan kuat. "Itu adalah nomorku". Hanya kini rasa sensasi yang muncul dalam diriku aku rasakan tidak asing lagi. "Saya lihat anda senang sekali dengan nomor delapan. aku merasa bagaikan kembali pada saat-saat dimana aku men galami ciuman yang pertama dari seorang laki-laki. Kemudian kul ihat mereka bertukar nomor kunci. Tidak berapa lama kemudian tangannya segera menyusup ke balik busanaku yang mema ng berpotongan rendah dan menjalar menelusuri punggungku. akan tetapi saya sudah mempunyai janji dengan nomor enam. Sebenarnya saya juga senang dengan penampilannya." Bagaikan mendapatkan durian runtuh.

Pada saat tubuh kami terlepas satu sama lainya. dan tidak berapa lama lagi dia akan menyetub uhi diriku dengan alat tersebut. nafas kami pun memburu dengan he bat. Dadanya kecoklat-coklatan hampir berwarna sawo matang penuh ditum buhi dengan bulu dada keriting berwarna hitam di tengahnya. Dia m enggesek-gesekkan alat kejantanannya tersebut ke tubuhku yang hanya mengenakan B H serta celana dalam nylon yang tipis. Aku masih teringat bagaimana bentuk dadanya itu dan bagaimana ketika dia memperl akukan diriku. "Karena cukup untuk menyusui anaknya dan sekaligus bapaknya. Aku tidak melihat banyak perbedaan dengan bentuk alat kejantanan suamiku. Akan tetapi rup anya Priyono belum mau memasukkan alat kejantanannya ke liang kewanitaanku. Ketika aku merapatkan tubuhku ke tubuhnya. Sementara itu tangannya telah menyusup ke balik celana dalamku menelusuri daerah sekitar pantatku dan meremas-remasnya de ngan kuat daging pantatku yang lembut dan berisi. Selanjutnya dengan serta merta dia melucuti celana dalamku ke bawah kakiku. Aku segera telentang di sana dengan segala kepolosan tu buhku menanti kelanjutan dari dari kesemuanya itu dengan pasrah. akan t etapi yang mengesankan adalah alat kejantanan yang kulihat sekarang adalah milik seorang laki-laki lain walaupun dia sahabat suamiku. dan tidak berapa lama kemudian secara tidak kusa dari aku telah melakukan hal itu." Aku tidak menjawab. Akan tetapi busanaku memang hanya memperg unakan karet elastis saja. Dia pun kini melepaskan BH-ku sehingga kini tubuhku benar-benar berada dalam keadaan bertelanjang bulat berdiri di hadapannya. maka dengan mudah aku segera melepaskan busana itu me lalui kepala. Kupikir dalam kesempatan seperti ini dia masih saja bisa be rkelakar. Begitu reitsleting diturunkan dalam sekejap pantalonnya pun juga ikut tergus ur ke bawah. Aku tidak mengenakan apa-apa lagi di balik busanaku itu kecuali du a carik pakaian dalam model bikini yang tipis dengan warna yang senada dengan ku litku. katanya sambil menyentuh puting sus uku dengan lembut. aku dapat merasakan gumpalan alat kej antanannya di balik pantalonnya yang sudah menjadi besar dan keras sekali. sementara aku pun merasa semakin b ergelinjang dengan hebatnya. Ingin rasanya aku menyentuhkan wajah serta puting susuku ke dadanya. Otot-ototnya pun sem ua kelihatannya sangat kokoh dan seimbang. Sehingga se lanjutnya kudapati dia mulai membuka kancing kemejanya dan melepaskan kemeja itu dari tubuhnya. Dia masih tetap saja berdiri menikmati pemandangan keindahan tubuhku dengan pandanga n yang penuh dengan kekaguman. "Saya senang dengan puting susu yang besar". Aku mengecup dadanya kemudian puting susunya. Dia mulai meneliti busanaku mencari kancing atau pun reitsleting untuk sege ra melepaskan busana itu dari tubuhku. Dan sudah barang tentu pemandangan selanjutnya yang kusaksikan adal ah sebuah alat kejantanan yang sangat besar dan gempal sedang berdiri dengan teg aknya menentang diriku. Akan tetapi sebenarnya saat itu aku juga ingin berkata kepadanya bahwa aku juga ingin segera menyaksikan bagaimana bentuk tubuh aslinya di balik kemej a dan pantalonnya itu. Segera saja kulemparkan celana dalam itu dengan kak iku jauh-jauh dari tubuhku. Namun aku merasa masih sangat malu untuk berkata secara t erus terang. Rupanya dia dapat membaca apa yang ada dalam pikiranku. apalagi aku sendir i dalam keadaan bertelanjang bulat. akan tetapi sekali lagi aku masih tidak mempunyai keberanian melakukan ha l itu. Seumur hidupku aku belum p ernah menyaksikan alat kejantanan seorang laki-laki dewasa yang begitu dekat jar aknya dengan tubuhku kecuali alat kejantanan suamiku sendiri. Selanjutnya Priyono meraih dan membopong tubuhku yang telah bertelanjang bulat i tu ke atas tempat tidur. Sehingga secara tidak sadar kurasakan timbul su atu keinginan dalam diriku untuk segera memegang bahkan menghisap alat kejantana n itu. Kemudian Priyono agak menjauh beberapa saat untuk menurunkan reitsleting calanan ya. Betapa aku menggali kenikmatan dari itu semua. .

Buka n saja dari bentuk dan ukurannya akan tetapi juga dari aroma yang dipancarkan ol eh masing-masing alat kejantanan itu. Aku benar-benar merasa semakin bertambah liar. Sehingga secara tidak sadar kubiarkan tubuhku dinikmati mata Priyono dengan sepuas-puasnya. Selain itu aku merasakan alat kejantanan l aki-laki lain ternyata terasa lebih nikmat daripada alat kejantanan suamiku send iri. Kembali aku merasakan suatu sensasi yang hebat melanda dirik u.. M ulai dari buah dadaku yang subur berisi sampai pada liang senggamaku yang ditumb uhi oleh bulu-bulu halus yang sangat lebat. Pinggulku secara otomatis mulai bergerak turun naik bagaikan dikendalikan oleh sebuah mesi n dalam tubuhku.Tatapan mata Priyono ke seluruh tubuhku yang bugil di lain keadaan juga menumbuh kan semacam perasaan erotis dalam diriku. Priyono kemudian menurunkan lidahnya lebih ke bawah lagi dan membuat putaran kec il di sekitar liang senggamaku dan akhirnya dia sorongkan lidahnya dengan mahir ke dalamnya. Aku heran bagaimana seo rang laki-laki yang bukan suamiku dapat membuat diriku menjadi sedemikian rupa. Lidahnya terus keluar masuk berp utar-putar menari-nari. Malahan ketika tatapan mata Priyo no menyapu bagian bawah tubuhku secara reflek aku renggangkan keduabelah pahanya agak lebar seakan-akan ingin memberikan kesempatan yang lebih luas lagi kepada mata Priyono untuk dapat menyaksikan bagian dari tubuhku yang paling sangat raha sia bagi seorang wanita. akhirnya aku berkata. Lebih jauh dari itu aku tidak tahan lagi dan aku l angsung mencapai puncak orgasme yang hebat. Aku merasakan suatu kenikmatan yang lain yang belum pernah aku rasakan. Aku menjadi tambah bergelinjang dan tubuhku terasa bergetar dengan hebat. Lalu dia membungkukkan tubuhnya agak rendah dan mulai menciumi pahaku yang lama kelamaan semakin dekat ke arah liang kenikmatanku. Aku berteriak liar dengan suara yang sukar dipercaya bahwa itu keluar dari mulut ku. Tidak pernah kubayangkan sebelumnya bahwa aku dapat merasakan gelinjang birahi y ang sedemikian hebat dari laki-laki lain yang bukan suamiku. Aku merasakan alat kejantanan Priyono mempunyai aroma yang berlainan dengan alat kejantanan suamiku. Tangannya mulai meraba dan meremas seluruh bagian tubuhku yang sensitive. "Sudah. Sementara itu aku terus-menerus mengalami orgasme bertubi-tubi namu n pada akhirnya dia berhenti juga. Aku merasakan adanya suatu kenikmatan tersendiri bertelanjang bulat di hadapan seorang laki-laki asing yang bukan suam iku sendiri dan memperlihatkan seluruh keindahan lekuk tubuhku yang selama ini h anya disaksikan oleh suamiku saja. Dan pada saat dia mengambil posisi untuk meny etubuhi diriku. sudahlah". Tidak berapa lama kemudian dia berlutut di depanku dan merenggangkan kedua belah pahaku lebih lebar lagi. Mula-mula dia menjulurkan lidahnya dan mulai menyapu klitorisku dengan sangat halus sekali namun cukup untuk membuatku menjadi lupa daratan. Mungkin hal itu karena aku mendapatkan sesuatu yang lain dari apa yang sela . Kini aku baru sadar alat kejantanan dari setiap laki-laki juga mempunyai perbeda an rasa yang khas yang tidak sama antara satu lelaki dengan lelaki lainnya. Selanjutnya dia merangkak di antara kedua belah pahaku dan menatap langsung ke arah alat kewanitaanku. Betapa tingginya seni permainan lidahnya itu tidak dapat kulukiskan dengan kata-kata. Priyono tetap meneruskan melahap liang senggamaku. Puas menikmati keindahan tubuhku kini tangan Priyono mulai sibuk di seluruh tubu hku. Aku merasakan darahku menggelegak. Liang senggamaku tambah berdenyut dengan hebat d an terasa licin dengan cairan yang keluar dari dalamnya. Bagaikan serigala yang ganas Priyono segera melumat habis-habisan alat kewan itaanku. aku segera bangkit dan kini tanpa merasa risih lagi aku segera m eraih alat kejantanannya yang hangat berwarna kemerah-merahan lalu memasukkannya ke dalam mulutku dan mulai bekerja dengan lidahku di sepanjang alat kejantanann ya yang begitu terasa keras dan tegang. Secara tidak sadar aku mulai menggoyang-go yangkan pinggulku dengan hebat.

Sisa malam itu tidak kami sia-siakan begitu saja. Sebenarnya a ku enggan melepaskan alat kejantanan yang menggiurkan itu dari mulutku.ma ini kurasakan. Dan kes emuanya ini disebabkan oleh alat kejantanan seorang laki-laki lain yang bukan su amiku. Kami terus berasyik-mas yuk sampai saat-saat terakhir kami kembali ke rumah masing-masing ketika hari su . Alat kejantanannya dengan teratur keluar masuk dan naik turun di liang senggamaku yang membuka serta meremas dengan erat alat kejantanan itu. "Teruskan. Selanjutnya Priyono mulai menghujamkan tubuhnya ke tubuhku semakin kuat dan sema kin kencang. kata Priyono bergumam. Dengan garang Priyono terus-menerus menikamkan alat kejantanannya sedalam-dalamnya ke liang senggamaku secara bertu bi-tubi. aku merasa h al ini sebagai suatu mimpi. Selanjutnya aku mulai menggoyang-goyangkan pinggulku dalam suatu putaran yang te ratur mengikuti gerakan turun naik tubuhnya.. sehingga kuturuti perm intaannya dan membaringkan tubuhku dengan kedua belah kakiku ke atas... S etiap hunjamannya membawaku ke suatu alam fantasi yang jauh entah dimana yang ti dak pernah kuketahui dan belum pernah kualami sebelumnya. Yang terang ketika Priyono menarik alat kejantanannya dari liang senggamaku. Untuk beb erapa saat aku telentang tanpa bergerak sama sekali menikmati diriku disetubuhi oleh seorang laki-laki yang bukan suamiku. Secara perlahan-lahan dia mulai menggerakkan tubuhnya di atas tubuhku. Liang seng gamaku pun terasa berdenyut lebih keras lagi dan akhirnya aku merasakan suatu ca iran yang hangat dan kental terpancar dari alat kejantanannya membanjiri liang s enggamaku. Kemudian dengan suatu kekuatan bagaikan sebuah pompa hydroulis. teruskan! Rasanya dahsyat sekali. Yang aku tahu pada saa t itu hanyalah suara desahan kenikmatan yang keluar dari mulut kami masing-masin g. lia ng kewanitaanku menghisap dalam-dalam alat kejantanan itu sehingga terasa menyen tuh leher rahimku. Aku ingi n merasakan betapa alat kejantanannya itu memancarkan sperma dalam mulutku.. Akhirnya kami terbaring dengan segala kelelahan namun dal am suatu alam kenikmatan lain yang belum pernah aku alami bersama suamiku. aku mera sakan ada sesuatu yang hilang dari dalam tubuhku. "Sekarang giliranku untuk meminta berhenti". Selanjutny a aku menyaksikan sebuah dada yang bidang menutupi tubuhku dan tidak lama kemudi an kurasakan alat kejantanannya itu mulai terbenam ke dalam liang senggamaku yan g hangat dan basah. Kami menghabiskan sisa malam i tu dengan melakukan hubungan intim beberapa kali lagi bagaikan sepasang suami-is tri yang sedang berbulan madu dalam suatu hubungan persetubuhan yang sangat dahs yat dan belum pernah kualami bersama suamiku selama ini.. kurasakan alat kejantanannya yang berada dalam liang senggamaku menjadi sedemikian membesar dan tegang dengan keras. Aku jadi agak mengerang kecil ketika alat kejantanan yang be sar dan gempal itu memasuki tubuhku. Aku meras akan persetubuhan yang sedang kami lakukan ini betul-betul sangat hebat. sayang". Kami jadi bergumulan dengan hebat di atas tempat tidur saling cabik mencabik tubuh masing-masing. Tiba-tiba puncak dari itu semua.!" kataku secara spontan sambil m engencangkan otot liang senggamaku sehinga alat kejantanan Priyono itu terjepit dengan kuat. Nafas Priyono dengan kuat menyapu wajahku. Tubuh kami bersatu dan merenggang dengan hebat. Sungguh sulit dipercaya. Sangat sukar aku lukiskan betapa kenikmatan yang kualam i dari kesemuanya itu. Saat yang mendebarkan itu berlangsung lama sekali. Jadi walaupun serupa tetapi tidak sama rasanya. Seorang laki-laki lain yang bukan suamiku kini sedan g memasukkan alat kejantanannya ke dalam tubuhku dan aku pun sedang menggali sem ua kenikmatan darinya. sayang. akan tetapi kupikir tidak akan senikmat sebagaimana bila alat kejantanannya itu mele dak dalam rahimku dalam suatu persetubuhan yang sempurna. "Oh. katanya dengan tenang.

tante!" Tante Vida bertanya. burungmu untuk anak SMP tergolong besar Dod. Yuk" Sambil Tante Vida menggandeng tanganku masuk ke kamar mandi saya. Tante Vida waktu itu masih sekolah di s ekolah perawat. Ketika mau terle lap Tante Vida mengetuk kamarku. Lama-lama saya merasa kemaluan saya semakin lama semakin keras. Payudaranya yang montok seperti tak kuasa pakaian senam itu menahannya. Kemudia n dia duduk di samping. "Dod. D ia baru saja pulang dari aerobik. Demikian juga suamiku. "Belum. Aku dapat mengetahuinya kesemuanya itu k arena aku telah dapat membandingkannya dengan alat kejantanan dari suami-suami o rang lain. "Kalau belum boleh tante masuk. Aku merasakan adanya suatu kesega ran dan kecerahan lain dari yang lain dan penuh dengan semangat kegairahan hidup . "Namanya permainan kenikmatan. kemudian dia beri shampo. Keesokan harinya ketika aku terbangun. masih dengan pakaian senam dia masuk ke kamar.dah menjelang subuh. da . Sehabis minum obat. saya jawab. dengan pentil yang tegang. "Dod. Cerita Memek Tante Vida yang sintal. Kehidupan rumah tangga ka mi serasa lebih harmonis penuh dengan keceriaan dan kegembiraan daripada waktu-w aktu yang lalu. pant at yang berisi dan sintal kemudian vaginanya yang merah muda dengan rambut kemal uan yang lebat. tapi permainan apa lha wong Dod i baru sakit gini kok!" Tante Vida berkata. kamu mau saya ajari permainan nggak Do d?" Tanpa pikir panjang. aku merasa bagaikan seorang wanita yang b aru dilahirkan kembali. Kemudian mulai dia melorotkan celana saya sambil berkata. "Mau tante. Nama saya Dodi. Dengan demikian tidak mengherankan kiranya apabila aku dan suami ku terus menghadiri arisan itu beberapa kali dan selama itu pula aku telah dapat merasakan berbagai macam type alat kejantanan laki-laki dalam berbagai macam be ntuk dan ukuran serta berbagai macam tehnik permainan hubungan kelamin dengan pa ra suami orang lain. sudah tidur?" Saya jawab dari dalam. setelah surat ijin saya ti tipkan ke teman terus saya pulang. di lain keada an. Saya ingin menceritaka n pengalaman saya pertama kali berkenalan dengan permainan seks yang mungkin mem buat saya sekarang haus akan seks. Ya. te rus digosok. Hal ini membawa pengaruh kepada hari-hariku selanjutnya. Dia bilang. waktu itu saya sempat kaget juga melihat Tante Vida. aku menyadari suatu hal yang selama ini tidak pernah terpikirkan maupun kuba yangkan sebelumnya. Wak tu itu saya cuma cengengesan saja. "W ah. Payudaranya yang montok." Tante Vida terkagum-kagum. Ketika sampai di rumah Papa dan Mama sudah pe rgi ke kantor dan Mama pesan supaya saya istirahat saja di rumah dan Mama sudah memanggil Tante Vida untuk menjaga saya. Aku merasa mendapatka n suatu horizon baru dalam kehidupan. mata saya terasa mengantuk. Kemudian dia berjongkok. kurasakan cinta kas ih kami semakin bertambah dari waktu-waktu sebelumnya. Waktu itu saya masih sekolah di salah satu SMP favorit di Yogyakarta." Terus saya bukakan pintu. Hari itu s aya sakit sehingga saya tidak bisa berangkat sekolah. Akan tetapi yang penting dari kesemuanya itu. Say a sih mau-mau saja. tuhan ternyata tubuhnya sintal banget. tapi mainnya harus di kamar m andi. lha wong hati saya deg-degan sekali waktu itu . setelah itu dia mengulum penis saya. bahwa alat kejantanan suami kita sendiri sesungguhnya juga m empunyai suatu keistimewaan tersendiri. Dia bilang. Set elah terasa kemudian dia melucuti pakaiannya satu demi satu. Walau masih SMP kelas 2 lihat Tante Vida dengan pakaian gitu merasa keder juga. Terus dia mulai membasahi kemaluan saya dengan air. Sekarang saya masih kuliah di Universitas dan Fakultas paling favorit di Yogyakarta. Demikian pula suamiku.

teta pi ibu siska mempunyai tubuh yang sangat montok sekali dan aku sangat tidak taha n melihat keindahan tubuhnya. Waktu mandi pun kami sempat mengulangi beberapa kali.tunggu aja disini ambil maen play station aja . Kadang kalau baru kepingin saya cu ma bisa dengan pacar saya.ketika mengalami kejadian ini saya berumur 16 ta hun. "Aakh h. kemudian turun sa ya ciumi leher dan akhir saya kulum punting susunya. Selain mba riri. Dada dan nafasku semakin memburu.dan dis ana hanya ada bu siska sedang bersih-bersih rumah.dir umah angga juga ada ibunya yang bernama ibu siska dan berumur sekitar 40-an. Cerita Memek Sedang Masturbasi Di Rumah Tetangga. Dodi!" Saya semakin panas.Penis aku mempunyai panjang 19.ketika aku bermain.. Dodi terus Dod!" Saya nggak tahu berapa lama kami di kamar mandi. "Akhh! Lagi tante . Nah.kejadian ini terjadi ketika saya pergi main ke rumah salah seorang temanku y ang bernama angga. kapan-kapan kita bisa saling berkenalan dan berhubungan. ya?" Dia meraih kemaluan saya yang sudah tegang sekali waktu itu. Nanda. Aku pun menyalakan play station dan mulai m ain sepak bola.Ketika itu aku pergi main ketempat angga.mba riri orangnya man is dan mempunyai payudara yang besar dan pantat yang montok.dada ku berdesir ketika ak .Saya mempunyai ukuran penis yang bisa membuat semua wanita terkejut karena uku rannya. Angga ada bu? Tanyaku. sampai saya merasa ada yang meletus dari penis saya dan kami sama-sama lemas. Tangan saya mulai meremas-remas d adanya. Rata-rata dalam satu minggu kami bisa 2-3 kali bermain dan pasti berakhir dengan kepuasan karena Tante Vida pintar membuat variasi permainan sehingga kami tidak bosan. Setelah itu kami mandi bersama-sama.ketika pintu kamar mandi dit utup dari dalam aku pun mulai mengintip dari celah yang cukup lebar.mungkin se bentar lagi pulang cha.jawabnya sam bil tetap melanjutkan bersih-bersih. cha.karena sangat tidak tahan.aku pun memutuskan untuk mengintip bu siska dan mba riri. aduh nikmatnya yang namanya permainan seks." Terus dia mulai naik turun. Kami berdua sama-sama merintih. S etelah Tante Vida menikah saya jadi kesepian. Angga pergi kerumah bu dhenya ama mba riri barusan. saya kul um bibirnya yang ranum. Untung kami sama-sama tegangan tinggi.mungkin kare na kayu pintunya sudah lapuk jadi celah itu terbentuk. Setelah itu kami berdua sama-sama ketagihan. buat cewek-cewek atau tante-tante bermukim di Yogya yang sama-sama t egangan tinggi.aku tidak bisa berkonsentrasi karena bu siska hanya menggunakan celana pendek yang sangat ketat. Bu siska akhirnya pergi ke kamar mandi dan aku secara perlahan mengikutinya dari belakang.yang berumur 20 tahun. sementara tangan saya yang satu turun mencari liang vaginanya. Setelah bibir.dan aku pun merasa bersyukur karen anya.sehingga aku pun mencuri-curi pandang kearahnya.angga adalah seorang anak kecil berumur6 tahun.ntar kalo angga dateng kamu bukain pintu nya ya kata bu siska memberi tahu.ibu mandi dulu ya. dia meritih. Kemudian dimasukkan ke dalam vaginanya.karena aku pun sudah tidak tahan untuk mengintipnya. "Akhh. Pertama-tama saya akan memperk enalkan diri saya. Saya cuma bi sa memejamkan mata.Nama saya Ocha. Kami bermain mulai dari kamar saya. terus tahutahu dia sudah di atas saya.aku sering main kesana karena disana aku bisa main play station sepuas-puasnya.angga mempunya k akak perempuan yang bernama mba riri. saya nggak peduli lagi.6 cm dan diameternya 5 cm. Dia semakin merintih. pernah di sebuah hotel di kaliurang malah pernah cuma di dalam mobil. saya n ggak tahu tiba-tiba saja naluri saya bergerak. tapi da ri segi kepuasan saya kurang puas mungkin karena saya sudah jadi "Hiperseks" ata u mungkin Tante Vida yang begitu mahirnya sehingga bisa mengimbangi apa yang say a mau. Kemudian saya masukkan jari saya.Mungkin karena k edua orang tuaku adalah keturunan bangsa arab. Mungkin kita bisa bermain seperti Tante Vida. Cerita yang akan saya ceritakan ini adalah cerita yang benar-benar terjadi tanpa ada rekayasa sedikit pun. lagi tantee. Beres deh Kataku dengan penuh semangat. "Dodi sekarang tante kasih akhir permaianan yang ma nis.danya yang montok ikut bergoyang.saya masih sekolah di sebuah SMA swasta dikotak u. Kemudian.

trus cha . ini ocha bu jawabku sekenanya.dia menggosok dengan gerakan me remas-remasnya dan kemudian mendesah.tapi aku ti dak peduli dengan itu dan terus mengocok penis ku. badannya sangat putih bersih beda dengan mba rir i yang hitam.aku pengin pipis aja nie.tapi kok gak ada rambutnya? tanyaku penasaran kemarin ibu dah cukk ur semua rambutnya.lagi ngapain disitu.tapi aku tet ap diam tak bersuara.ntar kalo ngompol di celana k an malu ya udah pipis aja tapi jangan ngintip ya kata bu siska sambil meneruskan man dinya. Dah nafsu lagi ya? tanya bu siska iya nie gara-gara liat susu ibu bu siska hanya tersenyum melihat tingkahku yang sedang mainan payudaranya seperti anak ke cil.mau ngintip ibu ya? Aku gelag apan diberi pertanyaan seperti itu.u melihat bu siska membuka bajunya satu persatu hingga akhirnya dia telanjang bu lat alias bugil didepan mataku. Bu siska mulai mengguyur badannya dengan air dan dia pun mulai menyabuninya deng an lembut.tapi kenapa tadi kamu gak masuk aja ke kamar mandi? jawabnya Ocha takut ibu marah timpal ku Tapi penis kamu besar ban get cha. Aku pun teringat gaya-gaya yang ada di film porno yang sering aku tonton.biar keliatan bersih jawabnya tanpa disuruh.bu siska hanya merem melek dan mendesah keras. ka rena aku sudah sangat bernafsu akhirnya aku pun masuk ke kamar mandi sebelah den gan maksud aku akan onani di kamar mandi itu.aku terkejut karena di kelaminnya kok tidak ada rambutnya?tapi aku justru lebih bernafsu melihat kelamin yang gundul tanpa rambut milik bu sis ka.aku pun kaget setengan m ati karena yang mengintipku adalah bu siska yang sedang telanjang bulat.Ketika sperma ku hampir keluar .tangan kirinya pun mulai menggosok-gosok vaginanya dengan lembutnya.Aku sudah mulai bernafsu lagi ketika melihat payud ara bu siska yang montok itu.ocha gak tahan nie dari tdi gara-gara ngintipin ibu kata ku sambil menyodorkan penis ku ke bu siska ja di kamu tadi ngintip ibu ya.aku dah gak tahan nie suruh ku.aku meraskan penisku akan mengeluarkan sesuatu.lalu ku beranikan memegang payudaranya dan meremasremasnya.Aku pun pura-pura melanjutkan onaniku sambil tangan ku mencoba meraih pintu dan membukanya.payudara bu siska sangat be sar dan membuat aku kaget sekaligus menjadi sangat bernafsu.aku melihat seperti mata yang sedang mengintip aktivitas ku ini dari celah di p intu.ooohh hh hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut bu siska.rasanya penisku mulai berdenyut-denyut.tapi akhirnya aku jawab sekenanya aja gak kok bu.Bu siska menyusul ke ruang t engah lalu duduk di sebelahku.ouh enak banget .katanya penis orang arab tuh gede-gede ja wab bu siska sambil memegang penis aku. Aku pun akhirnya membuka celana ku dan mulai mengocok penisku yang sudah tegang dari tadi.dasar nakal kamu ini.dan akhirnya s ampai muka ku di depan selangkangan bu siska.Aku kaget mendengar desahannya. k ok keluarnya cepet banget sie? bu siska heran kan tadi aku dah onani lama banget wa ktu tadi di intip ama ibu jawabku Akhirnya bu siska membersihkan penisku dan menyu ruhku masuk ke ruang tengah. Ketika aku sedang sibuk onani. aku semakin liar menjilati m . Ibu lagi ngapain disitu? tanyaku polos Ibu lagi liatin kamu kamu mau ibu bantuin gak cha? kata bu siska aku tak menyangka dengan kata-katanya dan tanpa basa-basi aku pun mende kati bu siska yang sudah telanjang bulat bantuin ocha dong bu. desahnya lidah ku mulai turun ke arah bawah.S etelah sekitar 5 menit.mungkin bu siska rajin merawat badannya. Oo.dah kebelet banget nie. cepetan bu dikocok.emang bener kata temen-temen ibu.ketika aku melihat k e selangkangannya.ketika tangan kanan bu siska sibuk dengan meremas-remas pay udaranya.bu siska nampaknya sudah selesai mandi. Tangan bu siska yang mulus itu p un mulai mengocok penis aku maju mundur.ketika tangannya menggosok payudaranya..ketika pintu aku tarik dengan tiba-tiba.la lu perlahan aku mulai bangkit ke depan bu siska dan mulai megulum puting bu sisk a dengan rakusnya.aku langsung merebahkan tubuh ku yang setengah bugil ke sofa yang ada di depan Tv. kok cuma diliatin cha? protes bu sisk a memek ibu indah.ketika di ruang tengah. Bu kocokny a lebih cepet lagi bu! pintaku croot akhirnya keluarlah sperma ku ditangan bu siska. Siapa di sebelah? bu siska bertanya p adaku karena aku membuka pintu kamar mandi sebelah dengan suara yang cukup keras .aku mulai mengangka ngkan kaki bu siska dan mulai menjilat memek bu siska dengan gemas. hmmmmmm.

ketika pantatnya menungging didepanku. Makasih ya cha.aku tidak dapat membayangkan rasanya ketika penisku mas uk ke memek bu siska.setelah seki an detik bu siska mulai menggerakan pinggulnya ke atas dan kebawah yang membuat aku tak bisa berbicara karena sangat enak sekali.karena aku belum orgasme.aku hanya diam saja sambil tetap tiduran.kamu apain sih memek ibu? jelasnya aku cuma pegang d aging ini kataku sambil menunjuk ke memek ibu siska oo.memek ibu bisa jebol nih gara-gara penis kamu yang kegedean katanya perlahan-lahan bu siska mulai duduk diatas tubuh ku.enak banget sih kontol kamu ceracaunya aku hanya diam pasrah dan merasakan setiap goyangan bu sis ka yang semakin menjadi.tapi kalau di isep rasanya lebih enak tambahnya lagi. aku mencabut penis ku dari memek bu siska yang terkulai lemas di sofa.jilatin lagi dong memek ibu pintanya tapi kan jijik bu.aku mulai mempercepat menusukan lidahku ke vaginanya.pasti kamu ketagihan deh karena rasa lendir ibu yang gur ih pintanya.ada lendirnya ja wabku kamu coba aja dulu.Setelah beberapa detik bu siska mulai sad ar.kamu bisa buat ibu orgasme. cha kamu rebahin badan kamu di sofa pinta b u siska dan aku pun hanya menurut saja.bu siska berteriak lirih ketik a penisku masuk semuanya. oooohh. katanya Aku yang tidak paham dengan kata-kata bu siska tetap saj a melanjutkan jilatan ku meskipun agak susah karena paha bu siska menjepit erat kepala ku.setelah 10 menit. kalau penis kamu di beri minyak in i.yang kamu pegan g itu namanya itil jelas bu siska kalau di pegang rasanya enak banget.bu siska berjongkok di atas penisku seh ingga lubang memeknya tepat di atas penisku. karena aku juga penasaran dengan rasanya.aku tak sabar lagi dan mulai membimbing penis ku kearah mem eknya dan mulai menggoyang kan penis ku maju mundur(gaya ini adalah gaya yang ak u ikuti dari film porno yang aku tonton) setelah beberapa saat.aku mendekat ke arah memek bu siska.dan aku me lihat ada cairan putih yang mengalir dari memeknya.maka aku telungkupkan bu siska di sofa lalu aku ganjal perutnya dengan bantal yang aku ambil di kamar bu siska.berarti ibu dah orgasme jelasnya sam bil menggosok-gosokan tangannya ke memeknya sehingga tangannya penuh dengan lend ir orgasmenya.makanya enak.dia meng epaskan posisinya hingga penisku tepat berada di lubang vaginanya.rupanya bu siska sudah orgasm e lagi.karena kaget aku melepasnya Sakit ya bu? gak sakit kok.ibu dah lama gak ngerasain kehangat an laki-laki semenjak suami ibu menceraikan ibu kata bu siska. penis kamu gede banget.tak lama bu sis ka keluar sambil membawa baby oil ditangannya.ketika aku sentuh daging itu bu siska menjerit histeris.tapi karena gak masuk-masuk aakhirnya dia t urun dan masuk ke kamar. karena aku penasaran dengan cairan itu.dan melihat memeknya yang masih berkedut-kedut dari dekat. bu siska beru saha memasukan penis ku ke vaginanya.aku pun mulai memberanikan diri menjila t memek bu siska yang berlepotan lendir. cha ibu mau keluar .dan nampaknya bu siska mulai bernafsu lagi.truz cha.malahan enak banget.aku merasakan memek bu siska berkedut-k edut dan bu siska jadi semakin liar hingga akhirnya dia berteriak sambil mendong akan kepalanya keatas lalu jatuh diatas ku sehingga kepala kami berbenturan.aku hanya memejamkan mataku dan mendesah lirih.perlahan-lahan bu siska memasukan pe nisku kedalam memeknya.. orgasme tuh apaan bu . jangan dilia tin doank cha.ini sih 5 kali lip atnya dari penis mantan suami ibu.setelah lama aku beroprasi di memeknya aku merasakan paha bu siska menjepit kepalaku dengan keras dan bu siska berteriak. ketika penisku sudah basah oleh baby oil.Aku pun mulai lagi menjilati memek bu sisk a dan mengisap-isap itilnya.kayaknya aku baru denger dech kata orgasme tanya ku polos kamu tau cairan yang kel uar dari memek ibu kan?kalo cairan itu keluar. croot keluar lah cairan dari memek bu siska dan aku terkejut sehingga ref lek aku mendorong tubuh ku ke belakang.matanya terpejam dan mulutnya menganga lebar seakan mau b erteriak dengan keras.sudah separuh penisku masuk ke memeknya hingga akhirnya blee sss masuklah penis aku seluruhnya ke memek bu siska.pasti masuknya lebih gampang jelasnya sambil tersenyum bu siska mengolesi penis aku dengan baby oil secara lembut kemudian mengurut penisku hingga membuat ku me rasakan indahnya dunia.memang rasanya agak gurih ketika aku men jilati lendir bu siska.bu siska mulai ba .emek bu siska sampai aku menemukan sebuah daging yang menonjol.

Memang banyak sekali wanita yang belum sadar akan arti pentingnya sebuah orgasme . Aku terbangun ketika merasakan ada yang mengocok-ngocok penisku . Mba riri k apan datengnya? Tanyaku ketakutan dah dari tadi. dia belum tahu apa i tu orgasme.paha mba riri menjepit kepala ku hingga aku sesak nafas dan kemudian disusul erangan yang tinggi serta keluarn ya cairan putih yang aku hisap sampai habis. bu. Enak banget cha. Namun lama-kelamaan Dewi salah satu st affku yang agak manis malah penasaran dan bertanya lebih jauh tentang orgasme. karena merasa sudah dapa t lampu hijau.kami berdua pindah ke kamar bu siska dan tak terasa kami tertidur di kasur bu siska dalam keadaan telanjang bulat.dan semuanya ditelan sampai habis.sama seperti kamu setubuhi ibu mba . yang dia tahu hanya rasa enak saat penis suaminya memasuki kewanitaa nnya. setelah kurang lebih 25 menit aku menggenjot bu siska dan bu siska juga sudah be rkali-kali orgasme aku merasakan penisku ingin memuntahkan spermanya. Termasu k Dewi salah satu staffku ini. . selama menikah 2 tahun lalu. Dan berakhir saat penis suaminya menyemprotkan cairan hangat kedalam kewan itaannya. croot akhirnya spermaku keluar di mulut bu siska.tp karena aku sudah sangat bernafsu.maka aku pun segera membuka semua bajunya.setelah 30 menit kemudian aku merasaka n ada yang mau keluar dari ujung penisku.sedangkan mba riri sudah orgasme 2 kali.rupanya kamu lagi telanjang bulat sambil meluk ibu mbak . perasaan.ibu capai n ie pinta bu siska tapi aku tidak mempedulikannya lagi sampai akhirnya bu siska mul ai menggoyangkan lagi pantatnya kebelakang.Setelah itu.ngkit dan mengikuti peramainnanku ini.ocha.setelah itu aku terk ulai lemas hingga sore hari akupun pulang kerumah. baik dari faktor si wanita nya ataupun dari faktor prianya atau bahkan dari suasana.apa memek mba muat? ya udah di coba aja dulu paksaku kemudian aku melumuri penisku dengan baby oil agar penisku mudah masuk ke memek mba riri. pelan-pelan cha sakit ni rintihnya aku truz memasukan penisku sedikit dem i sedikit hingga akhirnya aku tekan semuanya secara mendadak.tapi waktu pulang mba kaget. riri.kontan mba riri ber teriak dan teriakannya itu membangunkan bu siska. Cerita Memek Kepuasan Dalam Perselingkuhan. tan ya bu siska riri pengin coba penis ocha ma.lebih cepat lagi .hal ini terjadi sampai bu siska berteriak lagi dan terkulai lemas di sofanya.kini hanya tinggal aku dan mba riri yang masih asyik bermai n.dan betapa kagetnya aku karena yang mengocok penisku adalah mba riri. banyak h al-hal yang mempengaruhi wanita dalam meraih orgasme. Awalnya aku hanya iseng mengobrol me ngisi waktu luang di waktu jam istirahat.kamu pinter dech mai nnya kata mba riri setelah dia mulai sadar tapi kontol aku pengin masuk sarang ni m ba.pinta mba riri.nanti kedengaran tetangga saran bu siska akhirnya bu siska hanya melihat apa yang kami lakukan sambil mengusap-usa p memeknya sendiri. bahkan menurut penelitian hanya 30% wanita yang dapat meraih orgasme. Y a sebuah misteri yang kelihatannya mudah namun susah diungkapkan. dll. truz cha.aku tidak mempedulikannya l agi dan terus menusukan penis ku semkin dalam.sperma o cha mau keluar nih tanyaku cabut penis km cha jangan dikeluarin di dalem ntar ibu h amil pintanya aku pun mencabut penis ku dan penisku direbut oleh bu siska dengan s ecepat kilat lalu bu siska menaruhnya dimulutnya.mba riri aku suruh nungging truz aku masukin penis aku p elan-pelan.tusuk memek ibu leb ih kenceng lagi cha rengek bu siska aku pun mulai mempercepat tusukan penisku ke d alam memek bu siska. cha berhenti dulu dong.masa cuma mama yang coba sendirian tukas mba riri tapi kamu teriaknya jangan keras-keras. Mba pengin kamu setubuh i mba.lgi ngapain kalian.sekitar 15 menit kemudian bu siska berteriak histeris dan akh irnya terkulai lemah.lalu aku cabut penisku dan memasukannya ke mulut mba riri hingga spermaku keluar di mulut mba riri.boleh gak? pintaku tapi kontol kamu kebesaran.kemudian aku jilat memek nya yang berambut lebat dengan rakusnya.jelasnya. Enak cha trusssin cha Desah mba riri selang berapa lama.

"Gaya apa yang dipakai suami kamu?" "Macam-macam. bahkan suaminya senang mengoral kewanitaannya sampai banjir. foreplay. "Aku perkirakan penis suami kamu berukuran 10-14 cm. saya tidak tahu Pak!" jawabnya bingung. "Maksud kamu. mungkin sedang mengingat-ingat. Pak. . "Kira-kira berapa besar penis suami kamu?" "Berapa ya?.Aku hanya geleng-geleng kepala mendengar ceritanya. "Kira-kira berapa lama penis suami kamu bertahan dalam kewanitaan kamu?" tanyaku . dan lain-lain tentang hubungannya dengan suaminya. "Keras sekali. yang ada hanya enak saja namun ti dak bertepi. rasanya menggantung tidak ada ujung. yang berada dalam genggamanku. berarti masih normal." "Apa mungkin masalah lamanya. Aku suruh tangannya menggenggam. dan tahu-tahu sudah berakhir d engan keluarnya sperma suaminya ke dalam kewanitaannya. tapi aku ada tidak kekurangan akal. "Kayanya masih ada lebih. pas kepalanya. "Mungkin sekitar 10 menit" jawabnya pasti. dan selama penis su aminya masuk sama sekali tidak ada rasa sakit. tapi k enapa Dewi tidak bisa meraih orgasmenya? "Kok diam Pak?" "Aku lagi mikir penyebabnya. aku pandangi secara seksama tangannya yang seda ng mengepal. Namun aku sada r bahwa aku ditempat umum. Akupun jadi bingung dengan jawabannya. sungguh halus sekali. masih ada lebihnya tidak?" Dewi diam sejenak. waktu. gaya. Dengan malu-malu Dewi pun menceritakan dengan jujur bahwa selama ini m emang dia sendiri penasaran dengan apa yang namanya orgasme namun dia tak tahu h arus bagaimana. seperti batu!" Aku diam sejenak mencoba berfikir tentang penghambatnya meraih orgasme. Wi!" "Bagaimana dengan kekerasannya?" tanyaku lagi. Pak? Sebab sepertinya saya sedikit lagi mau mencap ai ujung rasa enak. yang jelas saat berhubungan dengan suaminya dia cukup foreplay. "Waktu kamu genggam punya suami kamu pakai tangan. sebab da ri pembicaraan tadi sepertinya tidak ada masalah dalam kehidupan seksnya. lalu aku korek lebih jauh te ntang perasaan. Pak. malah sampai menungging segala" Aku hanya tersenyum mendengar jawabannya yang polos. Pak!" Aku tak dapat menahan senyumku. 'helm'nya masih nongol?" "Ya!" Dewipun tersenyum juga. tapi suami saya keburu keluar" terangnya.

aku kembali memikirkan benar-benar masalah yang Dewi hadapi. Aku langsung lihat pengirimnya Dewi." Aku sedikit mengerti maksudnya. Aku yakin aku bisa membantunya berbekal pada peng alamanku selama ini. ini yang jadi masalah. "Ya udah Wi. Kalau sempa t. Pak. tapi tak lama Dewi sendiri memb antahnya. "Wi. apakah body saya cukup bagus?" Tiba-tiba saja Dewi bertanya seperti itu.. akhirnya aku putuskan untuk mencoba menolongnya semampuku tanp a mengharapkan apapun darinya. d an aku sendiri kenal sudah lama dengannya dan suaminya. "Maksud kamu. Tapi untunglah tak lama HPku berge tar 2x pertanda SMS masuk. Namun aku belum sempat mengucapkan apa-apa. mencoba mencerna kata-katanya. Itu kesimpulan sementara. se benarnya ada niat untuk memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. karena kamu istri orang & aku suami orang juga" Singkat kata Pukul 5 sore kami janjian ketemu di sebuah rumah makan yang nyaman di daerah Jakarta timur. Suasana rumah makan yang agak temaram menambah rileks o brolan kami. nanti kita terusin via SMS. Aku kirim SMS kepadanya. betul. karena setelah aku pikir-pikir Dewi punya kelebihan di Buah dada dan pantatnya yang besar juga kulitnya yang bersih dengan bulu-bulu halus. Jangan merasa body kamu jelek atau vagina kamu tidak wangi atau buah dada kamu jelek atau apa saja yang menurut kamu negatif. kalau 10 menit kamu maunya semenit lagi? Namun kalau 12 menit atau 15 menit pun kamu maunya tetap semenit lagi?" tanyaku. Sepertinya masalah kamu agak kompleks. "Wi. jangan-janga n dia marah.Aku diam sejenak. "Wi. L ama aku berfikir. Aku uta rakan kesimpulan sementaraku bahwa ada kurang sentuhan di area vaginanya. jangan salah tangkap ajakanku ya. tapi jangan di tempat sepi ya. "Tapi. Namun Dewi akrab dengan istriku. kata nenek itu berbahaya" Aku tersenyum membaca balasannya yang sedikit bergurau. kenapa ya Pak?" Aku kini mulai mengerti posisi sebenarnya. "Menurut Bapak. bisa tidak nanti pulang kerja kita cari tempat yg enak utk mengobrol?" 5 menit aku tunggu belum ada jawaban juga. berarti kemung kinan Dewi kurang percaya diri dengan tubuhnya. dan menurut yang aku tahu ini sa ngat berbahaya untuk meraih orgasme.. dalam sebuah hubungan intim. keburu jam istirahat kerja habis. kemungkinan besar ada titik dalam vag inanya yang belum tersentuh secara maksimal. oke?" "Oke deh!" sahutnya riang sambil meninggalkan aku. aku cuma tidak enak saja kalau kita terl alu mencolok. tidak mungkin kali.. Dewi m engangguk mengerti. Aku jadi tegang sendiri. Aku kaget mendengarnya. aku baca isinya. Di meja kerjaku. Sambil makan kami melanjutkan obrolan kami yang tadi siang. sebab biarpun kadang lebih lama dari sepuluh men it. tanpa pernah terselesaikan. "Boleh. . lalu aku balas kembali. karena aku dianggap kurang ajar. tapi tetap saya merasa hampir di ujung terus. "Ya. aku sa rankan agar nanti malam mencari titik tersebut dan jika sudah ketemu aku suruh D ewi meminta kepada suaminya untuk menekan lebih kuat saat hubungan intim.

mungkin karena dikantor Dewi bawahanku. saya merasa nyam an mengobrol dengan Bapak. dan saat ada sentuhan nikmat yang kamu bilang tidak berujung. atau apalah yang berhubungan dengan pekerjaan. "Tidak tahu kenapa. berarti kemungkinan Dewi mengirimnya saat bar u selesai berhubungan dengan suaminya. tapi tiba-tiba saja tangan Dewi mera ih tanganku. "Pokoknya malam ini. jauh lebih ganteng dan atletis suaminya dari pada aku. Aku lihat dikirim jam 23.00 kami pun pulang ke rumah masing-masing. Karena waktu sudah menunjukan jam 19.10 malam.itu faktor yang sangat penting dalam meraih orgasme. namun aku mengambil kesimpulan dalam hati bahwa kemungkinan Dewi terkesan dengan aku karena aku atasannya. Namun hal ini tidak aku ungkapkan kepadanya. da n ungkapan Dewi yang jujur sangat mengagetkanku. Ingat Wi." Aku berfikir tentang arti pesannya. Biasa saja!" jawabku tegas. Dewi kembali melanjutkan pembicaraannya. Karena kalau seca ra fisik tidak mungkin. Pak?. dan mau berhubungan dengan kamu!" "Justru kamu harus berfikir bahwa wajah dan tubuh kamu sangat bagus. "Tapi bukan berarti saya ingin berhubungan dengan Bapak lho. bunyinya singkat. itu saja dulu. kan?" "Tapi. apa nanti sore kita bisa ketemu lagi. kalau tubuh kamu tidak bagus kan tidak mungkin suami kamu mau mencumbu kamu. belum selesai aku menenangkan p ikiranku. Entahlah saya yakin sekali saya bisa mer aihnya bersama Bapak" Jantungku terasa berhenti berdetak mendengarnya. saya tidak nyaman dengan perut saya yang tidak ramping" "Wi. terus terang. buktinya su ami kamu minta melulu. "Memang kenapa?" Tak lama Dewi pun membalasnya. Keesokan paginya. besok aku tunggu kabarnya!" Aku jadi terkesan menyuruh. "Pak. suruh suami kamu menekannya lebih kuat. saya hanya ingin ta hu kenapa perasaan saya begini?" Aku hanya diam. kamu coba untuk menghilangkan rasa tidak percaya diri kamu. Apakah dia mengajakku selingkuh? Atau hanya perasaanku saja? Atau memang dia hanya ingin mengobrol saja? Sebagai lelaki jela s aku tidak mungkin menampiknya. Suasana hening diantara kami beberapa saat. "Belum berhasil. Sudah ada pesan dari Dewi. Sorenya kami janjian di tempat yang kemaren. tapi h erannya malah saya inginnya dari Bapak. sehingga men jadi kebiasaan. Pak!". bisa saja dia tanpa sadar kagum denga n cara kerjaku. . Sampai dikantor aku baru membalas SMSnya. keinginan saya untuk meriah orgasme jadi tambah kuat. ingat itu. Aku baru saja ngopi dan HP baru aku aktifkan. lagian menurutku perut kamu tidak terlalu gendut. aku antar Dewi sampai tempat dia biasa menunggu angkot. yang lebih gendut dari kamu banyak.

Sungguh diluar dugaan. bibir kami sa ling melumat lembut. Dan setelah sampai di kamar hotel mulai. "Wi. dan wajahnya agak memerah melepas orgasmenya. mungkin agak canggung. aku kemut lembut klitorisnya. "Saya masih mau lagi" ucapnya serak. dia balas mengelus dadaku. Perlahan. hanya beberapa detik. senjataku memenuhi rongga vaginan ya berbarengan dengan rasa nikmat dan hangat disenjataku. tubuhnya mulai bergoyang diatas tubuhku. Kini Seluruh organ tubuhk u bekerja untuk memenuhi hasrat Dewi. aku sibakkan bulunya dengan lid ahku. Kami lamgsung kami dapat menikmati sem Masih dalam keadaan berpakaian. aku segera membayar makanan hotel. tubuhnya mengejang kaku. jari-jari kami saling angatan ke jiwa kami. Pak" ia mencium keningku. Sementa ra Dewi pun tidak tinggal diam. Mungki n ada 6 kali dia sudah orgasme tapi dia belum puas juga. "Terserah Bapak deh" jawabnya manja sambil mencubit tanganku. tak lama Dewi berteriak histeris dan menggigit pundakk u.. aku rebahkan tubuh mulusnya di ranjang. Sehingga membuat Dewi mengerang dalam nikmat. hingga akhirnya Dewi sendiri yang tidak tahan dan mengambil inisiatif. centi demi centi. mungkin karena baru kali ini dia meraih orgasme. aku memeluk tubuh Dewi yang padat. "Terima kasih. Meskipun awalnya agak canggung. Aku balas meremas jarin ya. kami dan langsung menuju bertaut mengantarkan keh yang asri. Dewi terus menggoyangkan pantatnya ya ng bulat padat. "Tubuh kamu bagus sekali. Tubuh kami berguling-guling dikasur saling memberikan rangsangan dan kenikmatan. sepanjang jalan ke hotel. Dan ane hnya lagi. Tangan yang satunya lagi meremas-remas dan mengocok senjataku sehing ga semakin meregang kaku dalam genggamannya. Tubuhnya diam sejenak diatas tubuhku. su ngguh pemandangan yang indah dan mendebarkan. butir-butir keringat mulai mem basahi tubuh kami berdua. Hampir disetiap gaya Dewi bisa meraih orgasmenya begitu cepat. dengan kulit tubuh yang putih bers ih kontras dengan bulu-bulu halus dipermukaan kulitnya apalagi di kemaluannya ya ng begitu lebat menghitam. sementara aku sendiri b . Namun akhirnya uanya. Cengkraman vaginanya y ang begitu kuat terasa mengurut senjataku. kadang ujung dadaku d i pilinnya. kadang lidahku menusuk langsung vaginanya." Hanya itu yang keluar dari mulutnya Tatapan mata kami beradu. J ari-jariku ikut membantu memberi kenikmatan dengan memilin-milin puting buah dad anya yang semakin mencuat. Akhirnya aku beranikan diri untuk mengajaknya."Pak. sementara mulut dan lidahku menciumi dan menjilati centi demi centi tubu hnya tanpa terlewati. Sentuhan halus kulitnya terasa menimbulkan percik-percik gairah di antara ka mi. Bagaimana kalau kita diskusi langsung dengan praktek untuk meraih orgasme k amu?" suaraku terasa agak bergetar. dia lang sung mengangkangi tubuhku. Yang aku yakin berdasarkan ceritany a pasti punyaku lebih besar dari pada punya suaminya. Wi!" Aku mencoba memberinya rasa percaya diri. Tanganku memilin kedua putingnya. Aku berhasil mengantarnya meraih orgasme. kadang lidah kami saling kait dan saling dorong. Aku langsung mengelus buah dadanya yang padat dengan lembut. Pucuk dicinta ulampun tiba. Sementara Jilatanku sudah sampai pada vaginanya. seiring dengan nafsu kami yang semakin menggebu. Aku melihat ada gairah disana. dan langsung memegang senjataku untuk dibimbing kedal am liang surganya. Dewi beg itu liar. sehingga g airah di dada kami semakin membuncah. Satu per satu pakaian kami bertebaran dila ntai. Gairah yang membuncah dida daku membuat aku lupa bahwa aku punya tugas untuk mengantarnya meraih orgasme.

Ak u dengan istriku dan Dewi dengan suaminya. kalau dipikir-pikir seharusnya aku sudah punya a nak. Dan Dewi sendiri pun jelas sangat membutuh kan orgasme dariku. Kurasa tidak perlu aku ceritakan tentang nama dan asalku. Usiaku sekarang sud ah mendekati empat puluh tahun.. Mungkin karena belum punya anak. Yah. karena aku sudah menikah hampir lima belas tahun lamanya. cepat sodok yang kuat!" erangnya. Cerita Dewasa Bercinta dengan tetangga idaman. Boleh dibilang kami seperti sau dara saja karena hampir setiap hari kami ngobrol. a ku sampai bingung sendiri. Mereka pindah ke sini karena tugas baru suaminya yang ditempatkan perusahaannya yang baru membuka cabang di kota tempatku. Walaupun demikian saya tidak pernah berniat jajan untuk mengimba ngi kegilaanku pada sex. Kegilaan ini dimulai saat hadirnya tetangga baruku. biasanya istriku sekali orgasme tidak bisa lagi orgas me. Bahkan dapat dikatakan dia yang tercantik di lingkunganku. kami sangat akrab. Vagin anya sangat mencengkram meskipun sudah puluhan kali kami berhubungan. kadangkadang pada siang hari selagi ada tamu pun sering saya mengajak isteri saya sebe ntar ke kamar untuk melakukan hal itu. isteriku pun selalu si ap setiap saat. Aku dan isteriku biasa memanggil mereka Mas Agus dan Mbak Rini. setelah ngobrol . Suaminya juga sangat baik. Ada satu kelebihan Dewi yang tidak bisa aku lupakan. "Di dalam aja Pak. Yang anehnya. Atau mungkin karena isteriku yang supel. sambil meremas buah pantatnya yang bulat. usianya kira-kira sebaya denganku. menyembu rkan cairan hangat ke dalam kemaluan Dewi yang telah basah berbarengan dengan ke dutan-kedutan kecil hangat dari dalam liang vagina Dewi. Akhirnya Seluruh tubuhku bagai tersetrum nikmat. entahlah sampai kapan.. kami orgasme berbarengan. Sungguh nikmat sekali. juga kulitnya sangat putih mulus. sehingga cepat akrab den gan mereka. Waktu sudah menunjukan pukul 9 malam. aku cukup beruntung karena mendapat isteri yang menurutku sang at cantik. Pernah aku Tanya katanya dia sering minum jamu. sentuhan buah pantatnya di pangka l senjataku menambah sensasi tersendiri. Mungkin para pembaca tidak percaya. Namun sejak saat itu hubungan kami se makin hangat membara. yaitu keinginan sex yang tinggi. namun Dewi kelihatannya belum puas juga. Aku benar-benar ingin memuaskan dahaganya.. aku benar-benar t ak kuat lagi menahan semprotan dalam spermaku. Apal agi saat gaya doggy. yang biasa nya menimbulkan kecemburuan para tetanggaku. yang terkadang di teras rumahn ya atau sebaliknya. di dalam atau di luar?" sambil aku mempercepat kocokanku.ersusah payah menahan orgasmeku. Walaupun aku tida k begitu ganteng. aku melepas orgasmeku. saya seperti biasanya berkunjung ke rumahnya. woow busyet. belum mempunyai anak. serta tempat dan alamatku sekarang. "Wi. kembali ke kehidupan nyata. Karena terakhir cerita dia belum bisa meraih dengan suaminya . Hanya isterinya. Isteriku bernama Resty. entah siapa yang mulai. Ada satu kebiasaanku yang mungkin jarang orang lain mili ki. ternyata isteriku pun sanga t menikmatinya. selain masih muda juga cantik dan yang membuatku gila adalah bodynya yang wah. Namun memang pernah aku baca ada wanita yang seperti Dewi. Pada suatu malam. Akhirnya waktu jualah yang harus memisahkan kami. S elebihnya saya tidak tahu latar belakang mereka. aku mau keluar. Mereka pun sama seperti kami.

gimana. tidak dapat kuceritakan. tiba-tiba isteriku bertanya...? Aku diam saja karena malu mengatakan bahwa sebenarnya Rini lah yang menaikkan te nsiku pagi ini. Mas.? kata isteriku ketika kuajak. Kita berempat aja.? ta nyanya setelah kami berbasa-basi.? . toh itu tontonan kok.! Apa enaknya nonton gituan kok sama tetangga. Aku tersinggung juga waktu itu.. Sepertinya Mas punya kelainan sepertiku ya. Akhirnya aku mendekatkan kemaluanku ke lubang kemaluan Resty. Paginya aku ti dak bertemu Agus... Maksudmu apa Gus. saya juga maniak Mas.! Nggak apa-apalah Mas.? tanyaku penasaran. Akhirnya aku malu juga sama isteriku. Tapi ah. Tapi setelah kupikir-pikir. Aku pun tidak menolak karena selain belum jauh malam kegiatan lainny a pun tidak ada. Di teras rumahnya aku han ya melihat isterinya sedang minum teh. Begini saja Mas. dari mana Rini nampak kami melakukannya? Oh iya...Tapi hal itu tidak terpikirkan olehku lagi.? Nggak enak nih. Mendingan langsung tidur saja supaya besok cepat bangun. Pokoknya tenang aja Mas. Sorenya Agus datang ke rumahku. Kemaluan Resty kujilati sampai tuntas.? Gila kamu. katanya menyebut isteriku. Mataku jelalatan menatapinya. kuputuskan untuk tidak kembali lagi ke rum ah Agus. Kalau Mas nggak keberatan. Ketika aku lewat. Agus langsung menambahkan. Agus menawariku nonton VCD blue yang katanya baru dipinjamnya dar i temannya. Nanti malam kita bikin pesta di rumahmu. nanti m inumannya saya yang nyediain.? Pesta apaan. katanya ta npa malu-malu. Aku bilang Resty tidak mau kuajak sehingga aku langsung saja ti dur. bahk an kusedot sampai isteriku menjerit. Nggak usah malu Mas. Agus langsung melanjutkan. Yang membuatku kaget. Busyet.. Sungguh.. padahal hari masih pagi.. sekedar refresing ajalah Mas.? Acara apa Gus. Gila kamu. karena sudah lebih dahulu berangkat. tanpa harus memahami perasaanku. Edan.! pinta isteriku memelas. kamu cuman nyediain makan dan musiknya aja Mas.. Setelah kami berdua sama-sama tergolek. Isteriku tadi cerita. Seperti biasanya. Aku bergula t dengan isteriku seperti kesetanan. baru kusadari t ernyata jendela kamar kami saling berhadapan.. kutunda keberangkatanku ke kantor. mereka kan tetanggaku.. Resty l angsung memegang kemaluanku dan mengulumnya. Isteriku sampai terengah-engah menikmati apa yang kulakukan terhadapnya. film blue tentu ceritanya itu-itu saja. dia menanyaiku tentang yang tadi malam. Mungkin karena sudah biasa Resty tidak banyak protes. kok aku sampai segila ini ya. entah kenikmatan apa yang kurasakan saat itu. Yang luar biasa adalah pagi ini aku benar-benar gila. gimana kalau nanti malam kita bikin acara. aku heran. Kok Mas tib a-tiba nafsu banget sih. Mbak Res diajak sekalian. Loh. Dan tempat tidur k ami pun ikut bergoyang.. Tap i dasar memang pikiranku sudah tidak beres..panjang lebar. dasternya hampir transparan menampakkan lekuk tubuhnya yang sejak dulu menggodaku. gimana ini Gus. k an Mas belum pernah mencobanya. sekarang Mas... Seperti biasanya kalau sudah begini aku la ngsung menarik isteriku ke tempat tidur.. apa salahnya? Akhirn ya aku pamit sebentar untuk memanggil isteriku yang tinggal sendirian di rumah. tiba-tiba isteri Agus ikut nonton bersama kami. nggak bisa dipegang. a ku kembali ke rumah menemui isteriku. katanya tadi pagi dia melihat Mas dan Mbak Resty bergulat setelah ngobrol dengannya. Aku punya ide..? tanyaku heran. Waduh.

Dengan b adan yang sedikit gemetar karena memang ini pengalaman pertamaku melakukannya de ngan orang lain. ada perasaan yang agak aneh kurasakan. Sungguh. Kulihat isteriku yang masih terbaring di sofa dengan mulut terbuka mena ntang dengan nafas tersengal menahan nafsu yang menggelora. Perlahan kumasukkan ja ri telunjukku ke dalam. karena selalu saya perhatikan menawarkan bergantian d enganku. tapi dapat menikmati . menjelang pukul 20. kenapa aku melakukan hal ini di depan orang lain. akh. Kuperhatikan Agus perlahan-lahan mendudukkan Rini di meja yang ada di depan kami .? batinku. Seolah-olah nafsuku sudah menggelegak mengalahkan pikiran normalku. Bagian ini terasa s angat lembut sekali.. Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini. da n masih duduk di atas meja dengan lutut tertekuk dan terbuka menantang. Perlahan-lahan kulepas celana dalamnya dengan hati-hati sambil merebahkan badannya di atas meja. mungkin pengaruh minuman yang dibawakan Agus dar i rumahnya..Malamnya. aku mendekati isteriku dan menariknya ke pangkua nku. Aku semakin terangsang . Tidak berapa lama Resty sudah telanjang bulat. sementara tangan kiriku meraba kemaluan nya yang ditumbuhi bulu hitam halus yang tidak begitu tebal. Kemudian kujilati seluruhnya tanpa sisa. kuraba pahanya yang putih mulus dengan lembut. Kemudian kudekati Rini yang kini tinggal hanya mengenakan celana dalam.00. itu pun dengan terhalang pakaian. walau masih tertutup celana dalam. Perlahan-lahan jari-jemariku mendekati daerah kemaluan Rini. Tetapi aku tidak melakukannya. t etapi kemudian hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Perlahan-lahan Agus membuka BH Rini. Kegilaan apa lagi ini. Tiba-tiba saja nafsuku bangkit. Agus bersama isterinya sudah ada di rumahku. Biasanya aku hanya dapat melihatnya dari kejauhan. Aku tidak dapa t menjelaskan perasaan apa ini. kami ngobrol tentang masa muda kami. Peluklah aku Mas.. Diiringi musik y ang disetel oleh isteriku. Kutatapi seluruh bagian tubuh Rini yang memang b etul-betul sempurna. seolah-olah tidak ke beratan bila posisiku digantikan oleh Agus. kini lebih dalam dan menggunakan dua jari. tolonglah Mas. tampak dua bukit putih mulus menantang meny embul setelah penutupnya terbuka.. Musik yang tidak begitu kencang terasa seperti menyelimuti pendengaranku. tetapi aroma khas kemaluan wanita sudah teras a.! erang Rini seolah sudah siap untuk melakukann ya. Ternyata ada persamaa n di antara kami. K ulihat Agus juga menarik isterinya dan menciumi bibirnya. Kuteruskan melakukannya. mulut kemaluannya sudah mulai basah. Nampak bulu-bulu yang belum begitu panjang menghiasi bagian yang berada di antara kedua paha Rini ini . Seolah-olah Agus mengerti. yaitu menyukai dan cenderung maniak pada sex. ini suatu yang tidak pernah terduga olehku. Rini mendesi . kemudian membukanya dengan cara menga ngkatnya ke atas. Resty juga semakin bergairah. Sementara Agus k ulihat semakin beringas menciumi sekujur tubuh Resty yang biasanya aku lah yang melakukannya.! Rini menggelinjang nikmat. entah kapan aku menelanjanginya.. Aku semakin tidak karuan memikirkan kenapa hal ini dapat terja di di dalam rumahku. Aku ingin memberikan kenikmatan yang betul-betul kenikmatan kepadanya malam ini. berikutnya aku sudah menikmati p ermainan itu. Sshh. Tetapi itu hanya sepintas. Seperti ingin melahapnya saja. Sa mbil makan dan minum. Berbeda kini bukan hanya melihat. Rini juga tinggal hanya mengenakan BH dan celana dalamnya saja. Sesaat aku merasa bersalah. dan bagian tersebut sudah mulai basah. Kuelus bagian itu. mengangkat rok yang dikenakan isterinya.

K epalaku seperti terjepit di antara kedua belah pahanya yang mulus. Agus dan isteriku tidak kuperhatikan la gi. Aroma dan rasanya semakin memuncakkan nafsuku. seperti ada penyedot saja di dalamnya. pantatku maju mundur beraturan. sungguh.! Belum pernah kurasakan seperti ini . Posisi Rini sekarang berbaring miring. Kukangkangkan kaki Rini dengan cara melebarkan jarak antara kedua kakinya. Goyanganku semakin lincah. Napas kami berempat saling berkejaran. hampir aku tidak sanggup menikmatinya. sementara Agus menjilati kemaluan Resty . Luar biasa kemaluan Rini ini. Kini mulutku menuju dua bukit menonjol di dada Rini.. Kini tiga jari kumasukkan ke dalam kemaluan Rini. Dinding-dindingnya seperti lingkaran magnet saja. Perlahan dia mula i menjilati kemaluanku. masukkan lagi akhh. Luar biasa enaknya. aahhk. Sekarang Rini ter engah-engah dan kemudian menjerit tertahan meminta supaya aku segera memasukkan kemaluanku ke lubangnya. Lubangnya terasa sempit sekali. Ya ampun. Tanganku sekarang sudah meremas payudara Rini dengan lembut sambil mengusapnya. Kembali kudorong senjataku dan kuta rik sedikit. Mun gkin karena selama ini aku hanya melakukannya dengan isteriku. Ada kenikmatan luar biasa yang kurasakan ketika aku melakukannya. kuhisap bagian putingnya. Rini memasukkan kemaluanku ke dalam mulutnya.. Perlahan-lahan kuarahkan senjataku menuju lubang milik Rini. tapi Rini melenguh nyaring. Mata Rini merem melek menikmati permainan ini. sementara saya dari belakangnya dengan berdiri memasukkan kemaluanku .. sehingga kemaluanku tepat ke mulutnya. Bunyi Music yang entah sudah beberapa lagu seolah menambah se mangat kami. sement ara helaan napasnya memburu terengah-engah.. kutindih dan kudekap sekuat-kuatnya hingga Rini berontak. kutekuk lututn ya dan kubuka pahanya lebar-lebar supaya aku dapat memasukkan kemaluanku sambil berjongkok. kali ini ada sesu atu yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. seolah-olah tidak akan lepas lagi.! Terus Mas. Gantian aku sekarang yang menciumi kemaluannya. Kemaluanku seolah tertarik ke dalam. Ketika kepala kemaluanku memasuki lubang itu. a duh enaknya. Perla han kucoba memasukkan senjataku. Resty ada di bawah sambil mengulum kemaluan Agus.Posisi sekarang berubah. dia melenguh hebat hingga kema luanku terlepas dari mulutnya. Tiba-tiba tangannya meraih kemaluanku. Cepat-cepat kurengkuh kedua pahanya dan menariknya ke bibir meja. Rini sekaran g membungkuk menghadap meja sambil memegang kedua sisi meja yang tadi tempat dia berbaring.. Kujulurkan li dahku sepanjang-panjangnya dan kumasukkan ke dalam kemaluannya sambil kupermaink an di dalamnya. Gantian badanku sekarang yang bergetar hebat. Pantatku masih naik turun di antara kedua paha Rini.s. Keri ngat sudah membasahi seluruh tubuh kami. Sementara di atas Sofa Agus dan isteriku seperti membentuk angka 69. Ssshh. Hal ini cukup sulit. perlahan-lahan kudorong kemaluanku sambil sesekali menariknya. t ubuh Rini bergetar panas. Beberapa saat. sementara aku berlutut. menggenggam den gan kedua telapaknya seolah takut lepas. Erangannya tidak pernah putus.. Kali ini berhasil. Yang kurasakan sekarang adalah sebuah petualangan yang belum pernah kulalui sebelumnya.! Dengan pasti kumasukkan lebih dalam sambil sesekali menarik sedikit dan mendoron gnya lagi. seolah-olah melakukan perjalanan panjan g yang melelahkan. Pelukanku semakin kuperketat. Mulut Rini pun seperti megap-megap kenikmatan. segera kulumat bibir itu hingga R ini nyaris tidak dapat bernapas. Buah dada Rini bergoyang-goyang juga maju-mundur mengikuti irama yang berasal da .. lubang kem aluan Rini juga semakin ketat karena membungkuk. karena selain ukuran kemaluanku lumayan besar. tiba-tiba ada cairan milik Rini membasahi lubang d an kemaluanku hingga terasa nikmat sekarang. Sepertin ya Rini pun menikmati gaya ini. Rini mendesis.

maka datanglah seorang pembantu baru yang dijan jikan oleh Mbok Iyem. yang mana bisa saya pergunakan untuk beristirahat di rumah. Rini menggigit leherku sekuat-kuatnya. Sesekali kami masih berhubungan lewat tel epon. Pada hari yang telah ditentukan. Aku pun berteriak sejadinya. Suara yang terdengar dari mulut Rini semakin tidak karuan. Tidak kusadari seluruh cairan yang keluar dari kemaluanku masuk ke liang milik Rini.ri pantatku. tidak terja di kekosongan pembantu di rumah kami. Perlahan-lahan otot-ototku mengendur. Tiba-tiba Rini memelukku sekuat-kuatnya. Kecepatan pun kuta mbah. ter asa ada sesuatu keluar dari kemaluanku. Tubuhku terasa semakin panas. sehing ga kini tampak kemaluan Rini menyembul mendongak ke atas menantangku. walau kelelahan aku pun merasakan kenikmatan tia da tara.. goyangan pinggul Rini semakin kuat. Agus dan Rini sekaran g sudah pindah dan kembali ke Jakarta. kulihat Rini sudah tidak kuasa menahan sesua tu yang tidak kumengerti apa itu. Kulihat Resty tersen yum puas. hanya nampak malu-malu. s eolah menikmati setiap sesuatu yang kulakukan padanya. Pernah suatu waktu Rini berkunjung ke rumah kami. tapi seolah kami tidak memper dulikannya. beru mur 18 tahun bernama Lastri. Ada sesu atu yang terdorong dari dalam yang tidak kuasa aku menahannya. Memasuki hari Senin. Rini tersenyum puas. karena kami ber dua. Segera kum asukkan senjataku kembali ke dalam lubang kemaluan Rini. Mbok Iyem akhirnya pulang juga ke kampungnya di Jawa Tengah. tapi kali ini lebih kencang seperti akan m encapai finis saja. sayapun santai di rumah sambil baca koran dan mendengarkan radio . Lastri pun mulai bersiap untuk kerja . Beberapa waktu yang lalu. Mulutku terasa asin. yang dengan malu-malu memperkenalkan dirinya kepada kami. kami seolah terikat kuat dan berguling-guling di lantai. setela h menerima instruksi ini itu dari isteriku. Mungkin aku tidak akan pernah melupakan peristiwa itu. yaitu seorang gadis kampung yang telah putus sekolah. Goyanganku pun semakin menjadi. Pantatku kembali naik turun berirama. Resty juga tersenyum. Cerita Dewasa Tergoda Pembantu Muda. kedua ujung tumit kakinya masih menekan kedua pantatku. karena telah beru lang kali dipanggil oleh anaknya di kampung. Rini menjerit kesakitan sambi l bergetar hebat. Hingga saat ini peristiwa itu masih jelas dalam ingatanku. Sementara Rini tidak mau melepaskan kemaluanku dari dalam kemaluannya. secara kebetulan saya mendapat cuti kantor selama tiga hari . jadi pada saat Mbok Iyem pulang kampung. Seandainya saja. Hal ini penting bagi kami. Setelah isteriku b erangkat kerja. Kulihat Rini tidak memperdulikannya. s egera kurebut bibirnya dan menggigitnya sekuatnya. Sulastri bertubuh sedang dengan kulit bersih dan be rambut panjang. ternyata bibir Rini berdarah. Segera aku mencabut kemaluanku dan membopong tubuh Rini ke tempat yang lebih lua s dan menyuruh Rini telentang di bentangan karpet. Di atas sof a Agus dan isteriku ternyata juga sudah mencapai puncaknya. Aku masih berusaha menahannya. Kemudian memunguti pakaia nnya dan menuju kamar mandi. Erangannya semakin panjang. tetapi sebelum pula ng ia berjanji akan membantu kami untuk mencarikan seorang pembantu lain yang be rasal dari kampungnya juga. Secepatnya aku menindihnya sa mbil menekuk kedua kakinya sampai kedua ujung lututnya menempel ke perut. Kuremas buah dada itu. suami isteri bekerja sehingga kami memerlukan seorang pembantu untuk beresberes di rumah. kebetulan aku tidak ada di rumah. maka pembantu kami yang sudah tua. Sepertinya menjal ar menuju kemaluanku. Dia hanya ketem u dengan isteriku. dan akhirnya kemaluanku terlepas dari kema luan Rini.

e naknya kalau bisa memeluk dan menancapkan batang penisku di vaginanya . pinggulnya yang besar sangat seksi dengan bulu-bulu halus di atas kem aluannya. Lastri mengepel lantai sambil berjongkok dan ses ekali merangkak sambil terus mengayunkan tangannya... Dari sela-sela pintu kamar mandi terdapat celah yang bisa dipakai untuk mengintip ke dalam. perut saya. tetapi mataku memperhatikan pem bantu ini dengan lebih seksama. Ayo saya gosok perut kamu. Saya memasukkan tangan kiriku ke dalam daster itu dan berpura-pura akan mengg osok perutnya juga tapi saya segera menurunkan tangan saya untuk menyibakkan cel ana dalamnya dan mulai meraba bulu-bulu halus yang bertebaran di sekitar vaginan ya. Cepa t-cepat saya ke kamar mengambil obat tersebut dan membawanya ke dapur. Lastri agak kaget juga. terlihat pinggulnya yang besar dengan pantat yang membentuk bulat bergoyang ke kiri dan k e kanan dengan irama yang teratur. yang kelihatannya sudah agak kekecilan. terlihat dari belahan dasternya dua buah bukit yang ranum. Lastri menggelinjang keras dan mendesa h panjang. saya mulai mengelus batang kemaluanku sampai tegang.. . seraya menekankan pantatnya yang montok ke penisku yang sudah menanti dengan tidak sabar. Aduuh Pak. aah. kata saya. Saat ia merangkak. Ternyata pemandangan di dalam kamar mand i begitu asyiknya. aduuh. kata saya sambil tangan kananku terus be rgerak menggosok perutnya sedangkan tangan kiriku mengangkat dasternya dari bawa h. Heehh. Segera saya tuangkan spanish fly itu ke dalam minuman Sulastri dan saya tambahkan gula sedikit agar dia tidak curiga. Kenapa. hheehh . Setelah menyelesaikan pekerjaannya.? . Lastri sibuk menggosok-gosok badannya tanpa sadar ada mata yang sedang menikmati tubuhnya yang ranum. saya benar-bena r sudah bernafsu sekali untuk menyetubuhi Lastri. naik terus ke atas dan menemukan payudaranya yang ranum. ... ada apa denga n kamu. . saya cepat-cepat meloncat bangun dan berjalan cepat -cepat ke arah kamar mandi... Dengan berdebar saya terus mengintip Lastri yang sesekali menunduk untuk menggosok kakinya yang ditumbuhi bulu-bulu halus. sedang Lastri sibuk membersihkan rumah sehabis mencuci pakaian.. perut Saya. begitu terdengar suara air y ang terguyur di kamar mandi. Paak. Sekitar setengah jam kemudian. .. Aah. celana dalam yang dipakainya terbayang sangat jelas dari balik daster yang dipakainya. biar hangat . Tanpa terasa saya menggosok batang kemaluanku. Saya mau mengepel lantainya .. Konsentrasi saya un tuk membaca menjadi hilang. Saya kembali duduk di kursi depan dan pura-pura membaca sambil membayangkan tubu h mulus Lastri sambil mengelus batang penisku yang sudah tegang. Lastri keliha tan pucat dan keningnya berkeringat.. sedang dalam posisi merangkak sambil memega ng perutnya. Nafsu saya naik ke kepala. Pak . Sulastri ternyata mempunyai badan yang bersih mulus dengan ke dua payudaranya yang ranum keras dengan puting yang mengarah ke atas berwarna co klat muda. saya mendengar erangan halus yang berasal dari kamar Sulastri. sambil berdiri di belakangnya dan tunduk serta meme gang perutnya dengan kedua tangan untuk mengangkatnya berdiri. Mari Saya tolong. yan g ternyata tidak terbungkus oleh kutangnya. Saat berdiri samb il memeluknya dari belakang. kata saya sambil terus membaca. terbung kus oleh kutang ketat. Sedang asyik mengintip. yang tiba-tiba menjadi tegang. Saat ia berbalik untuk mengepel di baw ah kaki saya... Aduuh.. pel aja. tiba-tiba dikejutkan oleh sapaannya.. Oh iya. Tangan kananku pun mulai masuk ke dalam sela-s ela kancing daster. segera saya meremas payudaranya. heehh ...? ... Maaf Pak. Sedang saya asyik membaca.. dan benar saja dugaanku bahwa Lastri memang sudah menyiapkan teh hangat bagi dirinya send iri di situ. Lastri sambil mengeluh menjawab. Lastri.. saya teringat kalau di lemari saya masih ada menyimpan s ebotol obat perangsang bermerek Spanish fly oleh-oleh teman dari luar negeri. tapi ternyata dia diam saja sambil terus mendesah.. Segera saya menghampiri kamarnya dan pura-pura bertanya... Saat tangan saya menyentuh vaginanya.. sambil bertanya saya segera saja masuk ke dalam kamarnya. Lastri bersiap-siap untuk membersihkan dirin ya dan mengambil handuk serta masuk ke kamar mandi. penisku yang sudah tegang dari tadi menempel pada c elah pantatnya..

kadang pagi hari kalau saya lagi kepingin menikmati tubuhnya. sambil terus menggoyangkan pinggulnya. Aduh nikmatnya bukan alang-kepalang. . Paak. Las. sstt.. sehingga baru kepala penisku yang masuk.. kata saya sambil membantu Lastri membuka bajunya. Eeh . Aduh. kata saya. Secara cepat saya menyibak dasternya dan segera menarik t urun hingga celana dalamnya terlepas... Paak.Las. nggak apa-apa Las.. Lastripu n mulai menikmati permainan seks ini. Lastri kag et dan terdiam. Dan kalau istriku sudah b erangkat kerja. Saya menahan geliatan badannya dan terus berusaha memasukkan seluruh penisku ke vaginanya yang sempit dengan menarik keluar masuk kepala penisku. Karena kakinya masih menjuntai di pinggir tempat tidur. Secara refleks. Selama masa cuti tiga hari. saya tetap juga mengalami kesulitan untuk menembus pertahanan vagina Lastri ini. tekan lagi... Aarkhh. maka Lastri dan saya mulai mempraktekkan berbagai macam gaya ber setubuh. Paak . ppaak. katanya sambil menggerakkan p inggulnya. vagina Lastri benar-benar sempit sekali bagaikan jepitan halus yang menjepit dengan ketat serta berdenyut-denyut terusmenerus. katanya. aarkkh. saat badannya menjadi kejang karena d ia sampai pada puncak kenikmatan. sementara tanganku merema s payudaranya sedangkan mulutku mulai memagut bibirnya... cabut sedikit.. kata saya sambil menundukkan kepala dan mencium vaginanya yang persis di de pan mataku. Lastri ternyata murid yang sangat pandai untuk diajar dan selalu bernaf su untuk mengulang dan mengulang lagi. ... Mata Lastri terbelalak memandang penisku yang besar dan berdiri.. tetapi saya kembali memagut bibirnya dan menyedot lidahnya sambi l mulai menaikkan pantatku sedikit sedikit. Lastri takut . dan secara tiba-tiba saya menggigit cuping telinganya d engan agak keras. Akhirnya sayapun tidak tahan lagi. Segera saya arahkan penisku ke lubang vaginanya dan berusaha untuk menekannya masuk. penisku benar-benar teg ang dan keras. Lastri kaget sekali. katanya. segera saya mengambil ba ntal dan mengganjal pantatnya sehingga vagina Lastri sekarang menyembul dengan c litorisnya yang mengkilap karena jilatan lidahku. ia sudah menjerit kesakitan dan berusaha menggeliatkan badannya yang mungil.. Setelah beberapa kali naik turun. Kedua belah kakinyapun turut menari-nari. sehi ngga penisku yang berada di dalam vaginanya terasa bagaikan diremas-remas dengan keras. Lastri keenakan sambil mulai menggoyangkan pinggulnya ke kiri dan ke kanan bagaikan sangat kegelian. enaak .. Saya mulai menjilat vaginanya. Ternyata lubang vagina L astri sempit sekali.. Sementara saya berdiri telanjang.. Sambil memeluk tubuhnya. lidahku mulai menjalar ke kanan dan ke kiri menyibakkan kedua belah bibir vagina Lastri sampai akhirnya saya menemukan clitorisnya. yang se gera saya jilat habis. kata Lastri.. Akh. . buka dulu yaa bajunya . . sayapun mempercepat gerakan naik turun sampai cairan maniku terasa menyembur-nyembur ke dalam vagina Lastri. tetapi bersamaan de ngan itu saya menekan penisku sekuat tenaga masuk ke dalam vaginanya. .. kita berdua sungguh lunglai setelah tiba pada puncak kenikmatan. saya ijin dari kantor. sampai akhirnya Lastri dipanggil pulang oleh keluarganya . kata saya sambil berdiri dan dengan cepat mulai memb uka celana dan kaosku. ayo Saya gosok sambil tiduran .. Hee. Saya tuntun Lastri ke tempat tidur dan membaringkannya dengan kedua kakinya teta p terjuntai di lantai. Aduuh. mulutku bergesar ke arah telinga Lastri. kadang menjepit kakiku. dan tiba-tiba dari vaginanya memancar cairan. seru Lastri sambil membuka kakinya lebih lebar lagi dan kemudian secara cepat menutupnya lagi sehingga kepalaku terjepit di antara kedua belah pahanya y ang mulus.. saya tetap betah di rumah. Biarpun vagina Lastri telah basah o leh cairan yang keluar dari tubuhnya. Hal ini berlangsung selama enam bulan. kemudian turun menekan sampai ke uju ng. dia juga mulai men ggoyangkan pinggulnya. sambil mengerang-erang.. kadang dia menjepit pinggangku. sst.. Kedua tangankupun secara gencar mulai bergerilya meremas kedua pay udaranya sambil sesekali mempermainkan putingnya yang langsung mengeras. ka dang larut malam. Ternyata setelah selesai ba ru saya tahu kalau ternyata Lastri masih perawan dan belum pernah dijamah oleh l elaki lain.

demikian kami anak-anak kos memanggil. saat menjadi mahasiswa saya menjadi anak k os dengan segala suka dan dukanya. Gayanya klemar-klemer kaya perempuan. kali ini saya akan menceritakan cerita dewasa gangbang yang banyak orang bilang cerita s eks 3 in 1. Apanya yang nggak bisa ngacung? tanya saya pura-pura tidak tahu. Membantu? Apa maksudmu? tanyaku tak paham ucapannya. cowok 3 cewek satu. Cerita Dewasa Mbak Sus Bohai. Selain payudaranya yang kuperkirakan berukuran 36. atau 3 lawan satu. . Mungkin Mbak Sus nggak bermaksud begitu . Misalnya. Keluarga tempat kos saya memiliki anak tunggal perempuan yang sudah menikah dan tinggal di rumah orang tuanya. Namun sebenarnya ada satu kisah yang saya simpan rapat-rapat. aku jamin dia tak akan menolak. Kisah rahasia ya ng sangat menyenangkan. Kalian saja yang nggak tanggap. Kam i berlima anak-anak kos yang tinggal di rumah bagian samping sering iseng-iseng memperbincangkan Mbak Sus. Tidak begitu cantik tetapi memiliki tubuh bagus dan be rsih. sensasi seks emang berbeda-beda. Lihat saja. walau kedengarannya aneh. karena jatah kiriman dari kampung t erlambat. kata Krus. Aku tahu. tap i begitulah sensasi. mungkin malah semua. Kamu tahu nggak. Mengenang masa-masa sekitar lima belas tahun lalu itu saya sering tertawa geli. kenapa Mbak Sus sampai sekarang nggak hamil-hamil? tanya Robin ya ng kuliah di teknik sipil suatu saat. Pasti Diam-diam ucapan Robin itu mengganggu pikiranku. dua. Perempuan yang kalau di rumah tak pernah memakai bra itu menjadi sasaran ngobrol miring. Menurut ibu kos. berumur sekitar 35 tahun. Nggak percaya ya? Ayo siapa yang berani masuk kamarnya saat suaminya dinas malam. Robin tertawa sebelum berkata. anaknya itu pernah melahirkan tetapi kemudian bayinya men inggal dunia. at au tiga di antara kita. padahal perut keroncongan tak bisa diajak kompromi. Lihat saja. Kok tahu kalau dia susah ngacung? saya mengejar lagi. Ya membantu dia agar segera hamil. Mbak Sus. Jadi tak mengherankan kalau bentuk badannya masih menggiurkan. anak teknik mesin dengan tangkas. Terutama payudaranya yang seperti sengaja dipamerkan dengan lebih banyak berkaus sehingga putingnya yang kehitam-h itaman tampak menonjol.untuk dikawinkan di kampung. Dia sebenarnya kan mengundang salah satu. berikut cerita lengkapnya dari awal sehingga terjadi cerita seks gangbang itu Seperti sebagian besar teman senasib. Nggak bisa ngacung jawab Krus. Kemudian setiap usai mandi dengan hanya melilitka n handuk di badannya lalu-lalang di depan kita Ah kamu saja yang GR. saya terpaksa menc uri nasi lengkap dengan lauknya milik keluarga tempat saya kos. pingg ulnya yang besar sering membuatku terangsang. sergah Heri yang se jak tadi diam. Tahu nggak? Mbak Sus sering mem bentak-bentak suaminya? tutur Krus. karena bagi saya merupakan rahasia pribadi. Bego! Ya penisnya dong . untuk membantu . dia sering memamerkan payudaranya kepada kita dengan mengenakan kaus ketat. kata Robin. Ah betapa menyenangkan dan menggai rahkan kalau saja aku bisa memasukkan penisku ke selangkangannya sambil meremasremas payudaranya. Cerita seks gangbang jarang di ceritakan. Dia mengundang secara tidak langsung. Benarkah apa yang dia katakan t entang Mbak Sus? Benarkah perempuan itu sengaja mengundang birahi kami agar ada yang masuk perangkapnya? Selama setahun kos diam-diam aku memang suka menikmati pemandangan yang tanpa te rsadari sering membuat penisku tegak berdiri. Masih banyak lag i kisah-kisah konyol yang saya alami. Suaminya letoi.

Semula perbincangan hanya soal-soal umum dan biasa. Bolehkah mm.. Mbak. kataku sambil tersipu malu. Kulihat perempua n itu tenang-tenang saja meski mengetahui aku sering mencuri pandang ke arah dad anya sambil menelan air liur. Empat temanku masuk kuliah atau punya kegiatan kel uar. kesempatan nih. Aku mendekat.. Peluang itu sebenarnya cukup banyak.. malu ah dilihat orang . Kamu ini ada-ada saja. Namun birahiku rasanya tak tertahankan lagi. jawabnya sambil mengerlingkan matanya. Setiap malam yang ada dalam bayanganku adalah menyusup dia m-diam ke kamarnya. Siapa tahu dia punya kelainan. Cuma aku masih takut. M bak Sus memang berusaha memancing. Dia m enggelinjang kegelian. Lalu kepalanya disandarkan ke dada .. Entah men dapat dorongan dari mana kemudian aku mulai ngomong agak menyerempet-nyerempet.. Hmm. Mbak Sus diam. maaf. Sialan. kamu ini. Dia berusaha menep is tanganku yang ngawur. tetapi aku tak mau kalah. Tanpa menunggu jawabannya tanganku segera menelusup ke balik kausnya. Dia sendiri telah memberikan tanda-tand a welcome. mungkin tak puas dengan kehidupan seksualnya bersama suaminya. Dik. Memangnya aku ini bintang sinetron atau model. Wah. Kuremas dua payudaranya dari belakang dengan kedua tanganku. Remasanku terus kulanjutkan. Bahkan aku kini sengaja lebih sering mengobrol dengan dia. Kini sa mbil menciumi lehernya tanganku bergerilya di bagian dadanya. bolehkah kalau saya. Makin lama aku bertambah berani. Bukan menyenggol la gi tetapi meremas. Nggak sengaja. ujarnya tanpa berusaha lagi menghentikan serbuan tangan dan bibirk u. Tepisannya melemah. Sungguh kok. reaksinya sama saja. Merasakan betapa empuknya daging yang membukit itu. kataku. Reaksinya makin membuatku berani. Sengaja juga nggak apa-apa kok dik . Seminggu tiga kali suaminya dinas malam. bapak dan ibu kosku menghadiri pesta pernikahan kerabatnya di luar kota. Bolehkah saya memegang susu Mbak yang gede itu? Hmm. Lalu ganti kucium lehernya yang putih. Eh dia cuma tersenyum-senyum. se dangkan suami Mbak Sus ke kantor. Suatu waktu ketika berjalan berpapasan tanganku tanpa sengaja menyentuh pingguln ya. Itu.. Saya sebenarnya sangat mengagumi Mbak Sus lo . katanya pelan. Ah. meremas payudara da n pinggulnya. Wah. kemudian melesakkan penis ke vaginanya. Mbak. Aksi nakal pun kutingkatkan.. Dari situ aku mulai menyimpulkan apa yang dikatakan Robin mendekati kebenaran.. Mana? Tanpa ragu-ragu lagi aku menyentuhkan telunjukku ke payudaranya yang seperti bia sa hanya dibungkus kaus. Aku mengobrol dengan dia di ruang tamu sambil menonton televisi. Kalau begitu kita ke kamar? Kamu ini nakal . Dia mendesah ketika kujilat telinganya..Setelah perbincangan iseng itu aku menjadi lebih memperhatikan gerak-gerik Mbak Sus. tetapi tak berusaha menolak. Beberapa kali aku sengaja menyenggol pinggulnya . yakni suka memam erkan perangkat tubuhnya yang indah tanpa ada niat lain. Desahannya makin kuat... Mencium pipinya dari belakang ku rsi tempat duduknya. Apa hh. Suatu hari ketika rumah sepi. Tak salah kalau aku mulai berang an-angan suatu saat ingin menyetubuhi dia.. Tahu nggak apa yang kukagumi pada Mbak? Coba apa. menciumi dan menjilati seluruh tubuhnya..

Celananya kepelorotkan. Di sekelilingnya ditumbuhi rambut tak begitu lebat. Tidak sampai dua menit Mbak Sus menyusul masuk kamar setelah menutup pintu depan . Tanpa sungkan-sungkan Mbak Sus mencium bibirku... Aksi liarku pun terhenti mendadak. Mau apa kau sshh. Sambil menciumi pahanya tanganku menelusup di pangkal pahanya. Sialan. tapi tak kubia rkan. oh . Aku segera masuk ke dalam kamar Mbak Sus. bisikku. tutup pintunya dulu dong . Akhirnya jilatanku sampai di pa ngkal pahanya.. tok. Tanganku makin bersemangat. sshh . Kau pintar sekali. Lama-lama dia akhirnya dia bisa menikmati dan mulai menirukan gaya permainan ciu man yang secara tak sadar baru saja kuajarkan. bisiknya dengan suara agak bergetar. Mbak Sus bicara beberapa patah kata dengan seorang tamu bersuara laki-laki. Setelah itu aku kembali ke Mbak Sus. Penisku tegak mendesak celana pendekku y ang kukenakan. Siapa bilang? Ooo. baru asyik ada yang mengganggu. Mulutku seperti melekat di mulutnya. bet apa mulus kedua pahanya. Baru nikmat-nikmat. meremas-remasnya beberapa s aat.ku.. Menyibak rok bawahnya dan merenggangkan kedua kakinya. Wah berabe nih. mungkin menaha n birahinya yang juga mulai naik. katanya sambil mendekati aku. Pintu depan ada yang mengetuk. Pelan-pelan mulai masuk ke dalam dengan gerakan-ger akan melingkar yang membuat Mbak Sus kian keenakan.. Pangkalnya tampak menggunduk dibungkus celana dalam war na krem. desis Mbak Sus keenakan ketika lidahku mulai bermain-main di gun dukan vaginanya. tok. Lo itu kan tempat kotor. Dik. Mbak belum pernah dioral ya? Apa itu? Vagina Mbak akan kujilati. meski masih polos... Sekarang perangkat rahasia mi liknya berada di depan mataku. Cepat kau sembunyi ke dalam . Semula Mbak Sus seperti akan memberontak dan melepaskan diri. memainkan di rongga mulutnya. Tanpa disuruh dua kali secepat kilat aku segera menutup pintu depan. Kudengar suara pintu dibu ka. Wuih. . . tok. Kini aku jongk ok di depannya. oh.. sehingga dari luar tak melihat ke dalam. Wah mengganggu saja itu orang. Tentu agar keadaan aman dan terkendali. Tampak dia keenakan meski masih dibatasi celana dalam. mm film biru dan bacaan porno kan banyak mm. Lalu tangannya menyentuh celanak u yang menonjol akibat penisku yang ereksi maksimal. meremasremas vagina dan klitorisnya yang juga besar. Aduh mak. Betapa lembut ciumannya. Sama siapa? Pacarmu? tanyanya di antara kecipak cium an yang membara dan mulai liar. Belajar dari mana hh. berarti dia oke... Aahh. Lidahnya kubelit sampai dia seperti hendak tersed ak. Lidahku kemudian bermain di bibir vaginanya. Lidahku makin naik ke atas. Kemerahan dengan klitoris yang besar sesuai denga n dugaanku. Aku segera menjulurkan lidahku. kata Mbak Sus sambil membenahi pakaiannya yang agak b erantakan. jawabku. Serangan pun kutingkatkan. Sudahlah . Tiba-tiba. Sampai di kamar berb au harum itu aku duduk di tepi ranjang. Untung kaca jendela depan yang lebar-l ebar rayban semua. Kini kedua putingnya ganti kupermainkan.. tanyanya lirih sambil memegangi kapalaku erat-erat. Mbak S us menggelinjang kegelian sambil mendesah halus. Uh kamu pengalaman sekali ya. Siapa Mbak? Tukang koran menagih rekening. Sst ada tamu Mbak . sampai harus mengangkat-angk at pinggulnya.

Mbak. Selanjutnya aku merangkak naik. Emmhh. Melihat Mbak Sus agak tersiksa oleh gaya permai nan baru itu. Justru di situ nikmatnya. Mbak mau saya oral lagi? tanyaku. Pikirku. Penisku pun sudah ingin segera menggenjot v aginanya.. perempuan itu sudah kepengin disetubuhi. Nah kini dia telanjang bulat.. Dia kini bertumpu pada siku dan kaki . celana pendek.. Selama ini Mbak sama suami main seksnya gimana? ta nyaku sambil menciumi payudaranya. Tanganku pun ganti-berganti memainkan kedua payudaranya yang kenyal atau selangkangannya yang mulai berair. Langsung tusuk begitu maksudnya. Biar tak merepotkan. Aku mengatur badannya dan Mbak Sus menurut. Enak Mbak? tanyaku.. Genjotan penisku kutingkatkan. Kubiarkan dia menikmati orgasmenya beberapa saat. Ke lihatan dia menemukan pengalaman baru yang membius gairahnya. Ah malu. desahnya. Aku tahu. Mbak Sus pun melucuti kaus. Puas Mbak? Ahh. dia tersipu-sipu. Ooo. saling menindih. kurasakan tubuh Mbak Sus agak g emetar. berguling-guling. aku pun segera mencabut penisku. segera kupelorotkan rok bawahnya. Suami Mbak mainnya lama nggak? Ah. lenguhan. Gantian dong. dan terakhir celana dalamku. dan kedua payudaran ya yang ikut bergoyang-goyang.. Nggak adil. desahnya ketika sedikit demi sedikit batang penisku masuk vaginanya. Ohh. Tanganku mulai mempermainkan kedua payudaranya yang tampak men ggairahkan itu. Menungging. Padat. Tiga menit setelah kugenjot Mbak Sus menjepitkan kedua kakinya ke pinggangku. Nakal kau ini . Mbak Sus hanya tersenyum. Penisku yang tegak penuh segera diremas-remasnya. Aku menunduk ke selangkangannya mencari-cari pangkal k enikmatan miliknya.. aku segera bergoyang naik turun di atas tubuhnya . Namun aku sengaja membiarkan dia menjadi penasaran sendiri. Ketika mulai menembus vaginanya. nanti lama-lama pasti bi sa. Sem ula agak kesulitan. Tetapi lama-lama aku tak tahan juga. Kuciumi pipi. kencang. tetapi lama-lama dia bisa menyesuaikan diri sehingga tak lam a penisku masuk rongga mulutnya. desahnya dengan tubuh menggelinjang menahan kenikmatan pu ncak yang diperolehnya. Pi nggulnya dinaikkan. Dia malah menciumi bibirku dengan penuh gairah. Hampir lima menit kami menikmati permainan itu. Tanpa menunggu jawabannya segera kumasukkan penisku ke mulutnya yang mungil. ahh. Mbak Apa muat segede itu.Aku tak menjawab. T ak puas. Kamu juga harus telanjang. Kini dia telanjang dada. Aku makin terangsang oleh jeritan-jeritan kecil.. Sorry ya Mbak Ah kau ini mainnya aneh-aneh. Tampaknya dia akan orgasme. Sekarang Mbak berbalik.. Betapa bagus tubuhnya. T anpa dikomando kami rebah ke ranjang. katanya sambil tangannya mengelus-elus penisku yang masih tetap teg ak berdiri. Pasti Mbak tak pernah puas ya? Mbak Sus tak menjawab. dahi. hmm. Tanpa ampun lagi mulut dan lidahku menyerang daerah itu deng an liar. kausnya kulepas. Kami main konvensional saja kok. Mbak Sus mulai mengeluarkan jeritan-jeritan tertahan menahan nikmat. dan putih mulus.. Setelah seluruh barangku masuk. Pelan-pelan aku mengarahkan barangku yang kaku dan keras itu ke arah s elangkangannya.. Mungkin malu untuk mengungkapkan. dan seluru h wajahnya yang berkeringat. sshh. Menyorongkan penis ku ke mulutnya.

Sampai mau remuk tulang-tulangku. Malu ah. Gaya apa lagi ini? tanyanya. Soalnya Mbak tak cukup kalau cuma dilayani satu cowok. baik dalam permainan seks ataupun permainan c inta.. Ah Mbak memang kalah pintar dibanding kamu. Mb ak Sus. Vaginamu masik nikmat Mbak . Ya deh kalau capek. jawabku sambil kembali meremas payudaranya yang menggemaskan . Mendekati klimaks aku m eningkatkan frekuensi dan kecepatan genjotan penisku. Tak lama kemudian spermaku muncrat di dalam vaginanya. Tapi kan nikmat Mbak . Tapi tolong sekali lagi. Cerita dewasa mbak mbak lumayan untuk di nikmati. Kurasakan vaginanya begitu hangat menj epit penisku. berciuman. Kamu juga. dan saling meremas lagi. Kami berpelukan erat. Mbak Sus kem bali menjerit dan mendesah merasakan kenikmatan tiada tara yang mungkin selama i ni belum pernah dia dapatkan dari suaminya. Tapi mau mencoba kan? Mbak Sus tidak menjawab. Kita lanjutkan nanti malam saja ya. kalau pas am an lo. Posisinya segera kuubah ke gaya konvensi onal. Dia malah kemudian menciumi dan menggumuli aku habis-ha bisan. Nanti kita main dengan macam-macam gaya lagi. Ya aku terangsang lagi jadinya. Mbak kalau pengin bilang aja ya. Penismu juga nikmat. Dik. Ini gaya anjing. Mbak Sus tersentak-sentak mengikuti irama goyanganku yang m akin lama kian cepat. Lima menit lebih kami dalam posisi relaksasi seperti itu. Kamu ini aneh-aneh saja. kataku sambil mengatur posisinya.nya. Nih sudah nggak tahan lagi penisku. Siang itu di sebuah rumah yang cukup . Cerita Memek Belenggu Rindu Yang Tertahan. Kami berpelukan. Seperti tak puas-puas meras akan kenikmatan beruntun yang baru saja kami rasakan. Setelah masuk tubuhnya kunaikturunkan seirama ge njotanku dari bawah. Mbak Sus kurebahkan dan aku menembaknya dari atas. Mbak mau nggak main ramai-ramai? Maksudmu gimana? Ya misalnya aku mengajak salah satu teman dan kita main bertiga. bisikku sambil mencium bibir mungilnya.. Tangannya kubimbing agar memegang pe nisku masuk ke selangkangannya. Ah kamu ini ada-ada saja. Setelah dia orgasme sampai dua kali. Ya penisku tegak lagi. Ah Mbak Sus. Apalagi ditingkah lenguhan dan jeritannya menjelang sampai puncak. Tetapi sst. Pasti Mbak belum pernah.. aku pengin masuk agar spermaku kelua r. Ketika dia mencapai orgasme aku belum apa-apa. Dua lawan satu. Aku terletang dan dia menduduki pinggangku. Senggama lewat belakang. Setelah siap aku pun mulai menggenjot dan menggoyang dari belakang. kami istirahat. karena wanita yang lebih tua b iasanya lebih jago dalam bercinta. Payudaranya yang ikut bergoyang-goyang menambah gairah naf suku. Mbak Sus kemudian menyusu l mencapai klimaks. Sekarang Mbak yang di atas . aku mau keluar nih ahh. Capek? tanyaku. Kalau ingin ya langsung masuk ke kamar Mbak. Ya akhirnya aku me sti menggenjot dan menembaknya sampai dia orgasme beberapa kali.. Oh Mbak.

Antara aku dan si gadis memang terlihat mesra di setiap kesempatan apa aja. yang selanjutnya aku merengkuh bahu si gadis dan mengajaknya masuk ke dalam ruangan tamu." balasku pendek. dia bil ang ortunya lagi ke rumah saudaranya yang pulangnya nanti sore." lanjutku lagi. "Hallo Mas Adietya sayang. sambil membisikan kata. Mas sayang. "aku juga kangen Mas sayang. "Sudah lama yah nunggunya. Jemari tanganku langsung mengelus tepian payudaranya yang begitu kenyal dan meng gairahkan itu. harum dan segar siang itu. yang nampaknya dia mulai menikmati dan sudah terangsang diiringi dengan desahannya yang sensual. Kemudian kita terlibat perbincangan sesaat. Tanganku kemudian memegang kedua pipinya d an tak lama bibirku sudah mengulum bibirnya yang terbuka sedikit dan bentuknya y ang ranum. sa at kita bertatapan wajah. Enak sekali." kataku lembut. aku memeluk gadis pujaanku deng an mesra. sampai-sampai kita bisa merasakan hembusan nafas masing-masing.... seorang gadis yang berambut panjang terurai dengan raut wajah yang manis t erlihat sedang menanti kedatangan seseorang. "Hallo juga. terbukalah kaitan bra hitamnya yang berukuran 36b itu. Aku menjulurkan lidahku tepat di ujung payudaranya." jawabnya pelan. Sayang.. sembari dia memejamkan kedua bola matanya. "Kamu cantik sekali siang ini sayang. yang di ekspresikan dengan memelukku erat. "Ohh. Dengan dua kali gerakan..asri. Baik itu melalui panggilan ataupun sikap terhadap masing-masing. Sembari tanganku meremas kedua tangannya dan kemudian aku lanjutkan untuk menari k tubuhnya lebih rapat. Dan tak lama setelah itu jariku sudah memilin putingnya yang mula i keras. Lidahku bermain di rongga mulutnya untuk memberikan perasaan yang membuat nya me ndesah sesaat setelahnya.. bibirku tak lepas dari bibirnya dan menyeruak lebih ke dalam yan g sesekali mulutku menghisap lidahnya keluar masuk." desahnya lembut. Dia berjalan menuju ke rumah gadis yang sedang asyik duduk di depan rumahnya." Sesaat aku menghentikan cumbuanku kepadanya dan memegang kedua pipinya kembali s . yang membuat dia menggelinjang dan mendesah kembali. Mas sayang. "Adiet kangen banget nih sayang. yang kebetulan keadaan di rumah sang gadis nampaknya sedang sepi." sapanya dengan panggilan khas yang mesra ke padaku. Dengan senyum yang manis kemudian gadis itu menyapa sang pemuda yang kelihatan r api. Tiba-tiba datang seorang pemuda yan g mengenakan kaos biru di padu dengan jeans warna serupa. Sambil memilin." bisikku di telinga nya sambil mencumbu daun te linganya. Di sofa kita duduk sangat dekat sekali. Seperti halnya sian g itu.. Selanjutnya dengan gerakan p elan aku membuka kaos putihnya dan langsung mulutku menelusuri payudaranya dan b erakhir di putingnya yang menonjol kecil. "Ohh. si gadis sesekali mengawa si depan rumahnya kalau-kalau yang di tunggu sudah datang atau belum. Di balik punggungnya jemari tanganku dengan lembut mas uk ke dalam kaos warna putihnya dan mencoba membuka kaitan bra dari belakang pun ggungnya. Si gadis tak menjawab hanya tersipu raut wajahnya. Dengan masih menyimpan rasa rindu yang tertahan..

Dan tak lama lidahku sudah menjilati bibir luar vaginanya dengan memutar ujung l idahku lembut.. Desahan dan getaran tubuhnya menandakan kalau sang gadis sudah sangat te rangsang oleh setiap cumbuanku. aku mengangkat tubuh sexy sang gadis dan meletakkan nya di atas meja belajar yang ada di kamarnya. "Aku nggak kuat Mas. namun cukup terawat terlihat olehku sekilas dari bentuk bu lu vaginanya yang menyerupai garis segitiga. Sang gadis hanya mengulum senyumnya yang manis sembari kembali memelukku mesra. yang aku lanjutkan dengan menjelajahi leher jenjangnya dengan lembut. Aku mengelus kedua bongk ahannya pelan dan sesekali jariku menyelip di antara tepian celana dalamnya yag membuat bibirnya kembali bergetar mendesah lirih. Dengan gerakan lincah bibir sang gadis langsung mengulum kepala penisku dengan l embut dan memutar lidahnya di dalam mulutnya yang mungil dan memilin kepala peni . "Oh. Layaknya kamar seorang gadis yang tertata rapi dan aroma segar wangi bunga-bunga yang ada ditaman depan kamarnya terhirup olehku saat memasukinya. Aku menurunkan tubuh s ang gadis dari atas meja." desisnya lirih. kemudian berpindah setelah aku merasaka n cukup untuk merangsangnya di bagian itu. kecuali bagian atasnya yang sudah terbuka saat kita berasyik masyuk di ruang tamu. Lidahku menjulur lembut ketika mencap ai permukaan kulit perutnya yang berakhir di pusarnya dan bermain sejenak yang m engakibatkan tubuhnya menggelinjang kedepan. Tak berselang lama kemudian. Aku mencium aroma khas setelah lidahku mencapai bukitnya yang berbulu hi tam dan lebat sekali. Perlahan kemudian aku mulai menurunkan celana dalamnya dan aku membiarkan mengga ntung di lututnya yang sexy.. "Ohh.." bisikku lirih di telinganya. Perlahan aku memeluk tubuh sang gadis kembali..ambil membisikkan kata. Mas sayang.. Kemudian aku melemparkan celana jeansnya ke lantai dan seketika tanganku dengan lembut merengkuh bongkahan pantatnya yang padat berisi. Bibirku mencumbui setiap senti permukaan kulitnya dan berpindah sesaat ketika li dahku mencapai belakang telinganya dan membuat tubuh sang gadis kembali bergetar pelan. "Ssshh. Bibirku yang sejak tadi bermain di atas. kemudian aku berdiri tepat di hadapanya yang sudah ber jongkok sambil menatap penisku yang sudah berdiri tegang sekali." tambahnya lirih. Jemariku mulai mengara h kebawah menuju celana jeans nya dan tanpa kesulitan aku menurunkan resliting c elananya yang nampak olehku pinggiran celana dalam warna hitamnya yang sexy. Kembali aku melanjutkan cumbuan yang mengarah ke te pian pangkal pahanya dengan lembut dan sesekali aku mendengar sang gadis mendesa h lagi. Mas sayang" jeritnya tertahan. Dengan mesra aku mengajak si gadis berjalan ke arah kamarnya yang lumayan besar dan bersih. Tubuh sang gadis mengelinjang perlahan bersam aan dengan tersentuhnya benjolan kecil di atas vagina miliknya oleh ujung lidahk u.." desahnya parau. Yang aku lanjutkan dengan menghentikan tindakanku sesaat. Payudara kamu sungguh indah bentukya. Kemudian aku lanjutkan dengan menjulurkan lebih ke dalam lagi unt uk mencapai bibir dalamnya yang sudah sangat basah oleh lendir kenikmatan yang d i keluarkan dari lubang vaginanya. Tanganku tak tinggal diam sementara bibirku menc umbui setiap titik sensitif yang ada di tubuh sang gadis. "Sayang. Sang gadis masih mengenakan celan a jeansnya.

Tak lama berselang sang gadis kemudian tersenyum manis dan menge cup bibirku kembali sambil mengucapkan kata. tangan sang gadis menyentuh buah zakarku dan memijitnya l embut yang membuat tubuhku ikut mengelinjang menahan kenikmatan yang sama.. Setengah dari batang penisku sudah masuk ke dalam vaginanya.sku yang mengkilat. Please. Tubuhku bergetar hebat ketika menerima semua gerakan erotis mulai dari jemari tangannya yang lembut mengelus batang penisku serta bibir dan lidahnya yang lincah menelusuri buah zakarku.. "Ohh. Dengan gerakan lembut aku mengangkat paha kirinya dan bertumpu pada lenganku. "Hekk.. Mas sayangg. Pingg ulku membuat gerakan maju mundur untuk kesekian kalinya dan sepertinya sang gadi s akan mendapatkan orgasme pertamanya ditandai dengan gerakan tangannya yang mer engkuh bahuku erat dan menggigit bibir bawahnya lirih... di saat selanjutnya tangan kiriku memegang batang penisku yang sudah sangat tegang sekali menahan rangsangan yang menggelora dan mengarahkannya tepat di bibir vag inanya yang sudah basah oleh lendir birahi. Tangannya merengkuh bongkahan pantatku serta menariknya l ebih erat lagi. "Mmm. Mmm. Kembali bibir sang gadis mengeluarkan desahan sexynya. Aku masih belum merespon atas jeritan lirihnya. sebaliknya aku menundukkan kepal a untuk kembali menjilati kedua payudaranya bergantian dan berakhir di puting pa yudara yang sebelah kiri." jeritnya bergetar. rongga vaginanya menjepi t erat batang penisku. "Oh. Setelah beberapa saat sang gadis menjelajahi organ sensi tifku. Perlahan aku mengarahkan batang penisku tepat di belahan vaginanya dan mendorong nya lembut. . Sayang" desahku pelan.. "Ohh." gumamnya lirih. Bersamaan dengan aliran hangat yang kurasakan di dalam. Mas sayang. Gerakanku membuatnya menggelinjang dan semakin keras d esahannya terdengar. Mas sayang." irama yang di timbulkan ketika penisku sudah menyeruak bibir vaginanya .. Mulut sang gadis menggumam lirih karena mulutku juga masih mengulum bibirnya. Rambutnya yang hitam panjang ku remas sebagai expresi dari kenikmatan yang menga lir di sekujur tubuhku. Sambil menahan nikmat.. Untuk menambah kenikmatan buat dirinya.. aku mulai memajukan s edikit demi sedikit sisa batang penisku ke rongga vaginanya yang paling dalam da n aku mengarahkan ujung penisku menyentuh G-spotnya.. dengan mata yang sayup penuh n afsu. Sekarang yah" pintanya lirih. Pada saat bersamaan ujung telunjukku juga mengelus belahan antara anus dan bibir bawah vaginyanya. "Ohh. Aku enggak kuat" jeritnya lirih. "Slepp... aku merengkuh bahunya serta memintanya berdiri dan kembali aku mendudukka n pantatnya yang padat berisi di tepian meja sementara salah satu kaki jenjangny a menjuntai ke lantai. Mmm" gumamnya. yang aku padukan de ngan gerakan bibirku mengulum bibirnya yang ranum serta memilin dan memutar ujun g lidahnya lembut.

. Mas sayang aku juga mau" sahutnya pelan. Cerita Memek Lugunya Sum Pembantuku. kalau sayang bisa menikmati semua ini" ucapku kemudian. Dengan gerakan lembut aku menarik wajahnya mendekat. "Ohh." sang gadis mendesah menerima desakan penisku. Mas sayang" desahnya.. "Sss. Untuk beberapa saat aku mendiamka n kejadian ini sampai akhirnya penisku mengecil dengan sendirinya di dalam vagin anya yang telah memberikan kenikmatan yang tak bisa aku ungkapkan. maka nampaklah di depan ku bongkahan pantatnya yang sexy dengan belahan vaginanya yang menggairahkan. "Creett. "Slepp. Aku membalasnya dengan memberikan senyum dan mengatakan. "Sayang aku mau keluar nih. Menyemburlah spermaku yang cukup banyak ke dalam rongga vaginanya dan beberapa t etes meleleh keluar mengalir di kedua pahanya.. dan satu hal yang selalu kuinginkan adalah aku bisa sehari-hari hidup tanpa memakai . Sementara pinggulk u memulai gerakan maju mundur untuk kembali menyeruak rongga vaginanya lebih dal am.. sementara tanganku dengan bebas menjelajahi seluruh organ sen sitifnya mulai dari kedua payudara berikut putingnya dan belahan anus dan bagian tubuh lainnya. sementara kaki kananku mengeser kaki kanannya untuk m embuka pahanya sedikit melebar. Posisi ini menimbulkan sensasi tersendiri dimana seluruh batang penisku dapat me nyentuh G-spotnya. Ohh.. Aku mempercepat gerakanku memompa vaginanya dari belakang tanpa melepas ciumanku di bibirnya dan remasan ku di kedua payudaranya. Pada saat terakhir aku menceng keram kedua pinggulnya erat dan memajukan penisku lebih dalam. masih d alam posisi membelakangiku aku mengulum bibirnya dan meremas kedua payudaranya l embut." bisiku lirih. Hanya beberapa saat setelah sang gadis mendapatkan orgasmenya. Aku selalu membayangkan betapa nikmatnya hi dup ini kalau aku bisa bebas melakukan keinginanku tanpa ada yang melarang. Setelah cukup beberapa saat aku menggerakan pinggulku memompa belahan vaginanya." masuklah setengah batang penisku ke dalam rongga vaginanya. Sayang. Dengan gerakan mantap penisku menyeruak sedikit demi sedikit membelah vaginanya lembut.. Tanganku perlahan meremas payudaranya dari belakang mulai dari yang sebelah kiri dan dilanjutkan dengan yang sebelah kanan secara bergantian.. Demikianlah rasa rinduku terhadap kekasihku setelah beberapa lamanya tidak salin g bertemu." jeritku kemudian."Thanks yah.. Deng an pelan kutarik pinggangnya sambil memintanya menunduk. Ketika ujung jemariku menyentuh lubang anusnya sambil aku berkonsentrasi memaju mundurkan penisku. Perlahan aku memajukan tubuhku sambil memegang batang penisku dan mengarahkannya tepat di bibir vaginanya. "Aku bahagia. "Ohh. Mas sayang"ucapnya mesra. aku membalikkan t ubuhnya membelakangiku sembari kedua tanganya berpegang pada pingiran meja.

karena aku tahu jauh lebih mudah mencarinya di desa d aripada keluar masuk dari satu panti asuhan ke panti asuhan yang lain. menyetrika. karena segal a sesuatu harus kulakukan sendiri. aku adal ah seorang lelaki berumur 38 tahun yang mempunyai libido yang besar.busana. dan aku membayangkan pasti gadis-gadis di desa itu pun terbiasa untuk m engkonsumsi jamu. namun bagiku selalu menimbulkan sensasi seks yang luar b iasa apabila aku membayangkan diriku sedang mencumbu seorang gadis yang masih re maja. Carik Desa itu membawa 6 orang gadis yang kutaksir berumur antara 12 sampai 15 tahun. namun aku t idak suka menyalurkannya di tempat-tempat yang sering dikunjungi para hidung bel ang. 4 atau 5 orang supaya saya bisa memilihnya. aku juga kurang menyukai perempuan yang hanya menjajakan seks karena profesi dan juga ka rena uang.. Tidak lupa aku juga memperkenalkan diriku kepada Bapak Kepala Desa. Sampai akhirnya pada gadis yang terakhir. nanti bapak akan panggilkan Carik Desa untuk membantu mencarinya. dan langsung saja dia me mberikan perintah kepada anak buahnya melakukannya sesuai dengan permintaanku. Sesampainya di desa itu.!)" tambahnya.. Kemudian aku memutuskan mulai mencari pembantu yang sesuai dengan kebutuhanku. aku merasa cocok dengannya. walaupun aku tidak menolak bila berhubungan dengan wanita y ang sudah matang. Dan aku bertekad untuk membalas budinya bila aku memang benar -benar menemukan gadis pembantu yang cocok dengan seleraku. akhirnya aku memutuskan mencar inya sendiri di desa-desa. wajahnya a . S ebelum aku melanjutkan ceritaku. aku ingin berbagi dengan para pembaca. kujelaskan secara rinci apa yang kuharapkan dengan gadis pembantu yang kuinginkan.! (carikan sekalian yang cantik. singkat cerita aku mulai menjelajah di salah satu desa di daerah Won ogiri. terlebih lagi gadis yang baru tumbuh. ojo ngisin-ngisini. Dalam hati aku berpikir. ja ngan malu-maluin. Tentu aroma tubuh dan bentuk tubuh mereka akan berbeda.. mulai dari mencuci baju. Sejak saat itu aku selalu membiasakan diriku hidup tanpa memakai busana. Suatu hari. yang kemudian kutahu n amanya Pak Mahmud. " Gole'ke se'ng ayu sisan. "Silakan Mas Budi tunggu sebentar. Aku mulai berpikir untuk mencari pembantu yang dapat membantuku untuk melakukan kegiatan sehari-hari untuk kebutuhan hidupku. Pada awalnya aku mulai mencari-cari gadis yang mau menjadi pembantu di panti-pan ti asuhan. dan ya ng pasti akan menimbulkan gairah seksku. baik juga bapak kepala desa ini. selain takut membayangkan hal-hal yang negatif yang harus kualami. alias telanjang bulat. Selang beberapa lama. Aku memang sengaja berburu ke daerah itu karena terkenal akan Mbok bakul jamunya. yang memang dapat terlihat dari ara h luar melalui jendela kaca yang terhalang dengan vitrage. yang disambu tnya dengan cara yang simpatik. tolong saja kalau bisa jangan satu orang. karena memang dalam permainan seks. memasak air." sahutnya tak kurang simpatiknya. dan aku hanya menutupi tubuhku dengan sarung manakala aku berada di sekitar ruangan tamu. Dan kutambahkan agar calon gadis pembant uku itu juga yang suka membuat jamu serta rajin mengkonsumsinya. Dan satu hal yang aneh dalam diriku adalah aku senang dengan perempua n yang masih remaja. setelah aku menjelaskan maksud dan tujuanku.. sedangkan untuk kebutuhan makan kulakukan dengan makan di warung. aku mulai mencari rumah Bapak Kepala Desa. Kar ena aku tidak mau tanggung-tanggung." "Terima kasih Pak untuk bantuannya. Dan hal ini baru dapat kulaksanakan setelah aku a khirnya memiliki rumah kontrakan sendiri." "Tanggung beres Mas. namun karena prosesnya berbelit-belit. Kupandangi satu persatu. sambil kutanyakan namanya. mereka jauh lebih menghany utkan dan mengasyikkan. Namun ternyata setela h 2-3 bulan aku menjalani hidup seperti ini serasa ada yang kurang.

sambil tidak lupa kupasang musik instrumental ya ng bernuansa lembut. tolong titip sekalian untuk orangtua Sum. "Uh. "Uups. karena d ia tahu bahwa jumlah yang diterimanya bukanlah uang yang sedikit saat dia meraba tebalnya amplop yang kuberikan. kapan Mas Budi akan kembali ke kota . apakah sudah ditumbuhi rambut. selanjutnya biar Bapak yang akan membantumu. dia hanya mendekap tas baw aannya yang tidak seberapa." "Ah Bapak bisa saja. Dalam perjalanan ke kotaku. "Hati-hati Pak. sebagai ucapan terima kas ih saya kepada Bapak yang sudah membantu saya. biar nanti Bapak yang akan menjelaskan kepada orang tuanya. cocok dengan seleraku. karena dia memang kembang desa sini. Dia tertunduk malu saat dia menyebutkan namanya.. kamu bersiap-siap untuk ikut dengan Bapak ini ke ko ta..." aku menghindar dan kurem secara mendadak saat kulihat kerbau yang meli ntas di tengah jalan yang kulalui.! Kok nyetirnya sambil melamun.yu namun sifatnya pemalu.." "Monggo Mas.?" ba yangan itu membawa imajinasiku semakin melambung tinggi.?" "Kalau memang bisa selesai sekarang saya tidak akan berlama-lama di sini.. sekarang dia baru berumur 14 tahun." ." katanya menyadarkanku dari lam unanku." gumamnya. dan Sum mulai me nceritakan dirinya yang baru 1 tahun ini lulus SD. Sum hanya tertunduk malu. "Yang sa tu untuk orangtua Sum. dan pasti puting susunya pun masih sebesar pentil. Mas rupanya punya selera dan mata yang tajam. tubuhnya padat berisi.. saya hanya melihat Sum anaknya bersih. bisa konyol kita ya." "Wah. Tidak terasa penisku mulai berdenyut dan bereaksi mengikuti irama lamunanku. denganrambut yang terurai sebahu. untung ada Sum. sambil terbungkuk-bungkuk beliau menerimanya sambil tidak lupa berulang-ulang mengucapkan terima kasih. kamu kan sudah bertekad untuk bekerja di kota. dan sepertinya rajin bekerja. "Pak Mahmud. coba kalau tidak." "Baik kalau begitu. kulitnya kuning langsat. dan yang satu lagi untuk Bapak.. ah bagaimana dengan kemaluannya. mungkin hanya berisi beberapa potong baju.. aku membayang kan mungkin buah dadanya baru tumbuh. dia cocok dengan selera saya . "Hmm. Bapak sudah berpikir pasti M as akan memilihnya.. "Sumiati. lehernya sedikit jenjang. wah. silakan pamit kepada orangtua mu. dan Bap ak kenal sekali dengan Bapak dan Ibunya Sum. karena masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan di kota.!" dan aku mengeluarkan 2 buah amplop yang memang sudah kusiapkan sejak aku berangkat dari rumah. baru tumbuh.." "Oh ya Pak." Pak Mahmud dengan gembira menerima pemberianku.. dan kulihat dari samping payudaranya masih baru tumbuh. ayo Sum. namun agak mencuat ke atas s edikit. bagaimana kalau saya memilih Sum saja.... karena ak u sendiri sudah mengatakan kepadanya bahwa untuk kebutuhan pakaian yang akan dik enakannya akan kubelikan setibanya di kota nanti. Sepanjang perjalanan kucoba un tuk mulai akrab dengan dirinya. tingginya sepundakku..? Sum kamu nggak usah panggil Pak kepada saya. panggil saja Mas Budi. Perlahan-lahan kebekuan itu mulai mencair... gadis yang masih ranum.

kamu lihat sendiri banyak debu yang harus dibersihkan." awalnya Sum masih canggung untuk memanggil Mas kepadaku. aku sudah merombak bagian ruang tidurku. tidak salah aku memilihmu. lalu memanggil diriku sambil membawa t-shirt. "Baik Mas. Dalam perjalan pula ng.. aku harus memulainya dengan perlah an-lahan. yang satu lagi kupakai untuk ruang tidurku. walaupun sifat pemalunya masih saja kenta l dalam dirinya. Dan Sum tanpa canggung sudah melakukan tugas yang kuberikan dengan mengambil sap u di belakang. "Sabar. Sesaat kemudian Sum masuk ke kamarnya. lalu aku mulai sibuk memilih b eberapa t-shirt Nevada yang ketat dengan bahan yang agak tipis. rok pendek.."Iya Pak. "Iya Mas. kalau kamu sudah selesai membersihkan kaca jendela. kut empatkan lemari gantung yang bila kubuka pintunya. serta rok pendek y ang kuperkirakan hanya sebatas paha bila dikenakan oleh Sum. celana dal am yang seksi dan handuk. terima kasih. agar tubuhnya harum. jangan sampai seluruh rencanaku hancur karena terlalu terburu-buru. "Wah. kemudian siapkan makanan yang kubeli tadi. "Sum. eh Mas. kamu rajin sekali Sum. Seperti dugaanku... kulihat Sum sedang membersihkan kaca jendela depan rumah .. Pada saat aku mengontrak rumah ini. saya akan keluar sebentar. Setibanya aku di rumah. karena memang aku bermaksud agar Sum tidak mema kainya sepanjang hari. sabar.." kataku setelah menyusun rencanaku. da n aku sudah bertekad untuk menikmati hidup ini secara perlahan-lahan.. lalu kusembunyikan di lemari ruang tidurku." sapaku padanya. . Kuambil seluruhnya dan kubungkus dengan tas plastik.. Sesampainya di rumah kontrakanku. Yang di depan kupakai sebagai ruang kerjaku. dan tampaknya dia bingung mendapatkan tas nya kosong." katanya lembut.. Ruang tidurk u dan ruang tidur Sum dipisahkan dengan kamar mandi." katanya samb il terus melakukan pekerjaannya tanpa memperhatikanku. Kupacu mobilku menuju Departemen store di kotaku. "Nanti saja kamu mandinya Sum. ka rena rumah kontrakan-ku memang hanya terdiri dari 3 kamar. kamu bere s-beres rumah saja." sahutnya sambil tetap membersihkan kaca jendela yang tinggal sedikit lagi. hmm. aku dapat melihat ke kamar ma ndi dengan bebas. aku sudah membayangkan betapa nikmatnya memandangi tubuh Sum yang dibalut de ngan t-shirt tanpa BH. n amun lama-kelamaan dia mulai terbiasa. aku menunjukkan kamar Sum di bagian tengah." kataku pada diriku sendiri. Sum h anya membawa 2 potong rok terusan dan 1 buah kutang kecil serta 2 buah celana da lam yang terbuat dari bahan murahan. Sengaja aku tidak memb elikan BH satupun untuk dirinya.. 2 potong handuk berukuran sedang. beberapa celana dalam yang bentuknya seksi." pesan saya padanya. "Ah Mas bisa saja. Aku masuk ke kamar Sum.. tidaklupa aku mem belikan sabun mandi Pquito untuknya. tolong sapu dan bersihkan rumah sepeninggal saya. serta rok pendek yang dikenakan.. mandi dulu.2 meter di dalamnya. ini biasa saya lakukan kalau saya ada di rumah. tunggu saya. karena aku menempatkan one way mirror berukuran 1 x 1. tetapi itu justru yang menimbulkan gairahku semakin meninggi. dan mulai aku membongkar tasnya.

nanti akan kelihatan. sehingga dia hanya memakai kutang kecil dan celana dalam murahan." kataku mencoba menjelaska n. dan itu akan menghalangi pertumbuhan buah dadamu. bua h dadanya masih belum menonjol betul. kemaluan Sum belum lagi ditumbuhi oleh bulu. Sengaja aku memilih yang berukuran ti dak terlalu besar yang berdiameter hanya 2 cm... dan kul etakkan di tempat dudukku.. Dan pemandangan di depan mataku m embuatku terpana. Kubuka bajuku sehingga aku telanjang bulat. hanya segenggam telapak tangan saja. "Tapi apa Sum. Tidak puas dengan keadaan itu.?" tanyanya... dan aku mulai membuka lemari gantungku. kamu kan masih kecil. sementara t angan kiriku mulai membelai-belai sekujur tubuhku mulai dari perut dan berakhir di puting susuku. Begitu Sum masuk kamar mandi. Tidak lupa aku menjelaskan kepada Sum bagaimana caranya menggunakan shower dan b ermandi dengan air hangat. kuta ng itu pun sudah jelek sekali. Mas akan malu kalau nanti ada teman-teman Mas kesini. berwarna merah muda kont ras dengan warna kulit tubuhnya yang kuning langsat. Penis karet yang kubeli itu dapat diletakkan dengan k ondisi berdiri mengacung ke atas. Libidoku mul ai menaik." jawabnya malu. karena bagian bawahnya dilengkapi dengan semac . tubuh seorang gadis yang baru tumbuh. dan aku melengguh ketika Sum akhirnya m embuka kutang kecilnya.. masih mulus.? Dan kamu ganti baju yan g sekarang kamu pakai. puting susunya masih belum begitu besar.. Baju Sum kemana. sudahlah kamu pakai saja kaos yang kubelikan tadi. kulumuri dengan baby oil. Secara perlahan aku mulai mengocok penisku dengan tangan kananku. hanya ada beberapa lembar bulu. mungkin sudah bau keringat.! Coba saja ya. Dan yang membu atku semakin berdebar dan bernafsu. agak gemuk sedikit.?" nampaknya Sum ragu-ragu untuk melanjutkan kata-katanya."Mas. Kulihat tubuh Sum begitu padat berisi. itu pun masih bulu yang halus. karena memang kamar mandiku tidak memakai bak mandi. Aku semakin menggelinjang saat jari jemariku memainkan puting susuku.?" "Kutangnya mana. percayalah. aku terangsang dengan pemandangan di hadapanku. aku mengambil penis karet dari lemari bajuku yang berukuran tidak terlalu besar yang kubeli saat aku pergi ke luar negeri." Akhirnya walau dengan berat hati. Sesaat kemudian Sum m embungkuk untuk membuka celana dalamnya... dalam keadaan telanjang bulat tanpa sehelai benangpun.. "Iya tidak Sum. aku tinggalkan dirinya.. Pemandangan di depan mataku membuatku semakin melambung tinggi dalam nafsuku. sensasi yang luar biasa mulai menerpaku. nampak bagian itu agak menonjol keluar. "Oh.... ta nganku mulaimemainkan penisku yang sudah berdenyut-denyut dan bereaksi sejak tad i. Setelah dia mengerti. tidak perlu kamu menggunakan kutang itu.. Perutnya rata. jadi Sum pakai saja baju yang sudah Mas belikan untuk mu ya. bergegas aku pun masuk kamar tidurku untuk siap-si ap melihat pemandangan yang menggairahkan..?" "Tapi.. jantungku berdebar-debar saat Sum mulai membuka rok terusannya . namun itu justru sangat men ggairahkan diriku. justru akan kelihatan indah sekali kalau tubuhmu hanya dibalut d engan kaos yang kubelikan.. Seper ti bayanganku. "Tapi Sum malu Mas. namun saat kulihat di bagian bawah perutnya. ... Sum masuk ke kamar mandi dengan membawa t-shir t serta rok pendeknya.?" "Wah Sum. bajumu itu tidak baik untuk dipakai di kota. u gh.

Lalu perlahan-lahan tangannya mulai membersihkan dirinya dengan sabun mandi. Sum mulai dengan menyalakan shower. Nafsuku semakin memuncak saat kulihat Sum mengambil shower dan mulai membersihka n kemaluannya.. sement ara tangan kananku masih terus memempermainkan penisku dan tangan kiriku tetap m empermainkan puting susuku. kiri dan kanan. aku meleng king. diarahkan air yang memancur dari shower i tu tepat ke arah kemaluannya. Kugoyangkan pantatku sedimikian rupa sehingga aku dapat merasakan penis karet itu berputar di dalamnya. Aku mulai mendesah saat penis karet di tempat dudukku mulai menyentuh anusku. Otot di s ekitar anusku mulai bereaksi mengejut dan mengembang. Ah. ahh.. Mungkin sensasi itu baru ditemukannya saat dia mulai menikmati guyuran air hangat dari shower yang selama ini belum pernah dia alami. rupanya semburan air dari shower itu menimbulkan sensasi seks dalam dirin ya yang selama ini belum pernah dia rasakan. "Aaahh. Sementara dengan tangan kanannya. Sum masih asyik menggosok-gosok buah dadanya tanpa menyada ri bahwa aku sedang menikmati tubuhnya yang ranum dan menggairahkan itu dari seb elah kamar. Kocokan tangan kanan di penisku mulai kulakukan semakin cepat. "Sshh.. dan tangan ki rinya mulai meraba-raba buah dadanya sambil sekali-sekali meremasnya. penis karet itu masuk semakin dalam." Sementara di kamar mandi. Matanyaterpejam saat tangannya mula i meremas-remas buah dadanya sendiri.!" baru kali ini aku merasakan hal itu. gadis lugu dari desa berumur 14 tahun melakukan masturbasi sampai orgasme di kamar mandiku. aku menikmatinya sa mbil beronani juga. Yang jelas pemandangan itu membuatku semakin me nggila dalam nafsuku. Nampak Sum sepertinya menikmati apa yang sedang dilakukannya . dan tidak henti-h entinya aku memilin puting susuku kiri dan kanan.. Sum mulai menggosok-gosok bu ah dadanya dengan cairan sabun di tangannya.. Aku semakin menggeli njang dipenuhi oleh rasa nikmat di sekujur tubuhku. dan aku semakin larut dalam nafsuku saat tangannya m ulai membersihkan ketiaknya yang belum lagi ditumbuhi bulu. gairahku memuncak. sementara di sebelah kamar. sehingga semakin jelas aku dapat melihat pe mandangan yang menggairahkan itu. Aku tidak dapat membayangkan bahwasanya Sum gadis yang lugu yang baru saja datang dari des a dapat melakukan hal itu. Tiba-tiba tubuh Sum melengkung ke dep an. Tangan kirinya mulai menggosok-gosok kemaluannya d engan cairan sabun. terlebih lagi saat shower itu menye ntuh kelentitnya yang masih sebesar kacang.. karena biasanya memang han ya sebatas ujungnya saja yang kumasukkan ke dalam anusku. Sum terjengkit kenikmatan. dan air yang menga lir mulai membasahi rambutnya. cret... Entah karena rasa nikmat yang dirasakannya atau memang hanya kebiasaannya. shower itu tetap digesek-gesekkan ke kelentitnya. Dengan tangan kanannya." 7 kali semburan kurasakan air maniku . dan kulihat kedua pahanya menjepit shower dan tubuhnya bergetar.. sungguh menimbulkan rasa n ikmat yang tiada taranya. cret. Kupercepat dan kupercepat kocokan tanganku di penisku. sampa i akhirnya aku merasakan ada sesuatu yang akan meletup dan meledak dari dalam tu buhku. Bayangkan. hanya untuk menambah r asa nikmat saat aku beronani.am piringan. Dan ketika seluru h penis karet sepanjang 12 cm itu menghunjam bagian belakang tubuhku. Bibirnya yang seperti gendewa itu mulai terbuka. Kulihat Sum mulai mempermainkan puting buah dadanya yang mengeras dengan jarinya sambil sesekali meremas buah dadanya. "Cret.. Dan akhirnya. dia o rgasme. Dan saat aku menurunkan tu buhku. Tubuhnya melengkung ke belakang. Aku mulai menempatkan diriku dengan anusku tepat di atas penis karet itu. dan yang lebih membuatku berd ebar adalah saat Sum mulai menggosok-gosokan shower itu langsung ke bibir kemalu annya. Sum mulai menyandarkan tubuhnya di dinding berhadap an dengan One way mirror di kamarku. terasa bergetar menimbulkan perasaan y ang sulit kuceritakan... Aku semakin bergairah saat pen is karet di tempat dudukku mulai memasuki lorong kenikmatan di anusku. dan tanganku tetap bermain dengan penis dan puting sus uku.

? Sudah segar kan.. y ang menimbulkankenikmatan yang tiada taranya. segar. Agh. a ku sudah lapar. Keindahan payudaranya tersebut dikarenakan Tante Ri na rajin meminum jamu dan memijat payudaranya. Cepat-cepat kubereskan tempat dudukku.. kamu cantik sekali dengan baju barumu Sum.? Ayo atur makan. Kubersihkan air maniku dengan tissue.. Om Dody adalah teman baik dan rekan bisnis Om saya. Tubuhnya yang padat berisi. "Apa yang bisa saya bantu Tante". Mau tolongin Tante". Katanya. dari one-way mirror di kamar kerjaku." "Wow... aku bisa melihat celana da lam yang seksi. Tak terasa sudah hampir seminggu saya menginap di sana." "Aah Mas bisa saja. aku membayangkan betapa nikmatnya kalau aku dapat menggumuli tubuh Sum yan g masih ranum itu.tertumpah dari saluran penisku menyembur membasahi tempat dudukku dan pahaku. dengan buah dadanya yang baru tumbuh... tentunya dengan tubuhnya yang terbalut t-shirt yang ketat dan rok yang pendek sebatas pa ha. "Tante minta tolong sesuatu tapi kamu. enak. sementara Sum sedang mempersiapkan makan siang untukku.. aku masih dengan keadaan telanjang bulat sambil memperm ainkan penisku. suatu siang (saat Om Dody pergi ke kantor dan Dino pergi rumah neneknya) Tante Rina memanggilku dari dalam kamarnya. terima kasih... pasti banyak laki-laki yang m enginginkanmu. "Gimana mandinya Sum. kita makan. terce tak dengan jelas pada t-shirt yang ketat.? Supaya aku bisa melanjutkan apa yang harus kulakukan de ngan Sum. Ketika saya masuk ke kama r Tante Rina. Om Dody mempunyai istri namanya Tante Rina.. tampak tante cuma mengenakan kaos kutung tanpa menggunakan bra seh ingga dadanya yang indah telihat nampak membungsung. Ada komentar dan idea.... Saat kutulis cerita ini." katanya tersipa dan Sum tertunduk malu. "Van. supaya hidupku lebih bergairah lagi. tapi kamu harus rahasiain jangan bilang s . Sesekali kutengok dia. menimbulkan pemandangan yang menggairahkan bagi diriku. dan pemandangan yang paling kusuka adalah saat dia harus membungkuk. nampak puting susunya masih mengeras. Cerita Memek Pijat Payudara. Selama menginap di sana perhatian saya selalu pada payudaranya Tante Rina. Aku terduduk lemas sambil teta p melihat Sum yang mulai mengeringkan tubuhnya dengan handuk. dan saat ak u keluar dari kamarku. Dan aku mengharapkan dapat menikma ti pemandangan yang lebih menggairahkan lagi saat aku membayangkan Sum akan berm ain-main dengan penis karet itu.!" "Iya Mas. namun aku masih mempunyai rencana lain. aku terjengkit dengan rasa nikmat saat ku tarik penis karet dari anusku. Umur Om Dody kira-k ita 40 tahun sedangkan Tante Rina berumur 31 dan mereka mempunyai anak berumur 5 tahun bernama Dino. kuterpana dan gairahku muncul kembali ketika melihat Sum dengan rambut yang tergerai tersisir rapi memakai t-shirt dan rok pendek yang ku belikan. disertai dengan otot anusku yang m engejut memilin penis karet yang ada di dalamnya.. Tante R ina Seorang wanita yang cantik dan mempunyai tubuh yang indah terutama bagian pa yudara yang indah dan besar. sebut saja nama tem an Om saya Dody. menerus ke dep an ke arah bibir kemaluannya. berbentuk segitiga kecil membelah buah pantatnya. Cerita ini terjadi waktu saya berumur 15 ketika itu . waktu saya liburan di rumah teman Om saya di kota Jakarta. aku akan meletakkan p enis karetku di kamar mandi suatu saat nanti.

Tante minta kamu hisap puting susu Tante". kok diem mau nggak?". katanya terus dia memintaku besok kembali memijat payudara nya. baru beberapa gerakan tante memint aku agar gerakan tersebut dibarengi dengan remasan pada buah dadanya. Saat itu saya langsung Grogi setengah mati sampai tidak bisa berkata apa-apa. Segera saya buru-buru cuci tangan di kamar mandi yang terletak di kamar tidurnya . Kemudian dia membuka celanaku dan meremas penisku. "Lebih kuat lagi hisapanya". Setel ah melalui perjuangan akhirnya penisku memasuki vagina tanteku. Tanpa ragu keremas buah dada yang indah tersebut dengan keras.. Tanpa banyak tanya lagi langsung ku hisap puting susu kanannya. Tak lama kemudian tante nampak sudah orgasme. "Van. segera kuamb il krem dan kulumuri dulu di tanganku kemudian secara perlahan kulumuri payudara nya. Gila rasanya kenyal dan lembut sekali. katanya sambil menunjukkan buah dadanya ya ng montok. Kemudian giliranku menyemburkan air maniku ke liangnya dan kami pun terdiam meni kmati momen tersebut. tanya Tante Rina lagi. Setelah sekitar 10 menit kuhisap puting di buah dada kanannya gantian buah dada kiri kuhisap. Tante kemudian memintaku telungkup menindih tubuhnya. Wuih . terasa di liangnya tegang sekali. sambil menghisap-hisap pa yudaranya tante memegang penisku dan dimasukkan ke dalam lubang vaginanya. Selanjutnya tante mengambil botol yang berisi krem dan dia segera duduk di tepi ranjang. aah". rupanya ia ingin mengajariku cara memij at payudara. kamu cuci tangan kamu dulu gih". kalau saya tebak payuda ranya ukuran 36B. Saat itu terasa penisku tegan g sekali. Sesekali mulutnya mengeluarkan bunyi. Tante sudah berbaring telentang dengan telanjang dada. Tante sema kin terangsang nampaknya terus ia memintaku. "Apaan Tante kok sampe musti rahasia-rahasian". gerakannya ialah kedua tanganku menyentuh kedua buah payudaranya da n melakukan gerakan memutar dari pangkal buah dadanya sampai mendekati puting su sunya. desah Tante Rina. "Tante Minta tolong dipijitin". katanya sekali lagi. bayangin saya seperti ketiban emas dari lan git. Tanpa banyak bicara dia langsung membuka pakaiannya dan membuka BH-nya. Sambil meremas aku bertanya mengapa puting susunya tidak boleh disentuh? Tiba-tiba ia menjamba k rambutku dan membawa kepalaku ke buah dadanya. tante meminta saya agar tidak menyentuh puting susunya. "Ahh. Lalu kukatakan padanya aku bersedia. Perlahan kutelusuri buah dadanya yan g kiri dan yang kanan dari pangkal sampai mendekati puting. setelah itu tante mencium bibirku dengan lembut. Grogi juga. "Van. ahh". "Van. Kemudian aku bertanya kepada tante kenapa dia begitu se . katanya. Setelah melumuri seluruh pay udaranya. "Van. dan aku mengiyakan.. Sambil kuhisap buah dadanya tante membuka celananya sehingga dia d alam keadaan telanjang bulat. Ketika saya balik. indah sekali. katanya sambil napasnya terseng al-sengal. "Tante minta kamu memijit ini tante". "aahh. segera payudaranya yang indah tersebut segera terlihat. hisap yang kuat sayang. Kuhisap puting susu itu. "Mau nggak?". dia menjawab supaya payudaranya indah terus. terus ia berteriak. memegang buah dada secara gratis disuruh pula siapa yang nggak mau? Lalu sa ya bertanya mengapa harus dipijat buah dadanya.. "Kok pijit saja musti pakai rahasia-rahasian segala". kulihat nafas tante tampaknya mulai tidak beraturan. Puting susu kecil tapi menonjol seperti buah kelereng kecil ya ng berwarna coklat kemerah-merah.. katanya. tante memegang kedua tanganku.iapa-siapa". Van tolong remas lebih keras ". Semua ini dilaku kan sambil mengisap dan meremas-remas buah dadanya. Ia memintaku agar melumuri buah dadanya secara perlahan kecuali bagian puting susunya dengan krim yang diambilnya tadi. Sementara tanganku m engelus dadanya. Pinggulku segera kugenjot da n terasa nikmat luar biasa sedangkan tante berteriak karena orgasme sudah dekat. Segera kulalukan gerakan memutari buah kedua buah payudaranya. "Tadi nikmat sekali".

" . Saat kutanya mengapa dia memilihku untuk melakukan hubungan Seks. jawabnya ia tidak bisa melakukan hubung an seks kalau buah dadanya tidak dirangsang terus-menerus.. "Saat k amu mandi. dia menjawab dengan enteng.nang buah dadanya di sentuh dan dihisap. tante ngintip kamu dan tante lihat penis kamu besar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful