Celana Dalam Bude Ratna Share 5 Saat liburan sekolah tahun lalu, Seno teman karibku di SMP 1XX

di kota Surabaya mengajak aku ikut berlibur di rumah Pakde dan Budenya di kota Malang. Dia bilang tempat Pakde dan Budenya ada kebon apel yang luas dengan sungai kecil yang meng alir di tengahnya. Seno akan mengajakku mancing seharian di sana, dan kalau lapa r boleh memetik apel sesukanya. Yaahh.., aku bayangkan betapa senangnya. Mancing seharian dan makan apel sesukanya. Kami sepakat akan tinggal 3 hari di rumah Pakde dan Budenya itu. Ayah dan ibuku tidak keberatan untuk memenuhi keinginanku. Beliau sudah sangat mengenal Seno. B ahkan orang tua Seno dan bapak ibuku sering saling kunjung mengunjungi apabila y ang satu ada keperluan atau punya sesuatu hajat. Begitulah pada hari yang ditetapkan kami berangkat pagi dari Surabaya dan sekita r jam 3 sore kami sudah sampai di rumah Pakde dan Bude Seno di kota Malang yang sejuk itu. Pakde Darmo dan Bude Ratna adalah nama Pakde dan Budenya Seno. Ternya ta mereka berdua itu masih muda. Jauh lebih muda dari bapak ibunya Seno. Pakde D armo adalah saudara sepupu ibunya Seno. Usianya sekitar 35 tahunan. Sekitar 5 ta hun lebih muda dari ibunya Seno. Dan tentu saja Bude Ratna lebih muda lagi. Mungkin sekitar 28 tahunan. Sudah leb ih dari 5 tahun Pakde dan Bude Seno itu berumah tangga, tetapi hingga kini belum punya anak. Oleh karenanya mereka nampak gembira saat kami datang. Bude Ratna orangnya cantik. Aku senang melihat wanita cantik seperti Budenya Sen o ini. Walaupun masih dibilang ABG, aku sudah punya kesukaan melihat yang cantik -cantik. Bahkan kalau aku ingat-ingat sejak Taman Kanak-kanak aku sudah tahu ana k-anak mana yang cantik. Atau dari ibu-ibu yang mengantarkan anaknya ibu mana ya ng paling cantik. Pada waktu itupun aku sudah bisa berfantasi. Aku suka membayan gkan untuk mencium teteknya, atau pipinya atau bibirnya yang cantik-cantik itu. Tapi Bude Ratna yang Budenya Seno ini benar-benar cantik. Kalau aku bandingkan, kecantikan Bude Ratna tidak kalah dengan kecantikannya para bintang iklan atau s inetron. Tulang pipinya, merah bibirnya, anak rambutnya yang lembut pada belakan g lehernya yang jenjang, duuhh.. Semuanya itu benar-benar menampilkan daya sensu al dan kecantikan yang sempurna. Rasanya mirip dengan Shirley Margaretha atau ya ng biasa dipanggil Shirley itu. Tentu Bude Ratna sedikit lebih tuaan. Kalau lagi bicara aku suka sekali memperhatikan gerak bibirnya yang tipis itu. Aku lantas membayangkan seandainya Bude Ratna meludahi aku, ahh.. biarlah. Akan kujilati ludahnya dan kutelan. Bahkan aku bayangkan seandainya Bude Ratna meluda hnya langsung ke mulutku. Uuhh.. dengan segala kesukaanku, aku akan mengucapkan beribu-ribu terima kasih padanya. Penis kecilku ini jadi langsung ngaceng. Sesudah kami diterima dengan ramah oleh Pakde dan Budenya Seno, kemudian sedikit ngobrol sana-sini. Tentang sekolah, tentang cita-cita mau jadi apa kalau sudah gede nanti dan sebagainya, kami disuruh istirahat dulu atau kalau mau mandi, bol eh. Silahkan. Aku pikir ngapain istirahat. Mendingan mandi saja, nanti ngobrol l agi dan melihati lagi cantiknya Bude Ratna. Rasanya enak kalau penisku ngaceng t erus saat mengkhayalkannya. Akhirnya Seno sepakat kalau aku mandi dulu. Sementara dia akan menunggu sambil s ekedar tidur-tiduran. Kamar mandi Bude Ratna tidak begitu luas. Di sana-sini nam pak bergantungan baju atau celana kotor. Aku jadi sedikit kesulitan untuk mengga ntung handuk dan bajuku. Terpaksa aku geser-geser untuk mendaptkan gantungan. Pada saat itulah aku melihat ada celana dalam wanita. Tak salah lagi, pasti ini

adalah celana dalam Bude Ratna. Siapa lagi?! Perempuan di rumah ini kan hanya Bu de Ratna. Darahku tiba-tiba berdesir. Meyakini bahwa itu adalah celana dalam Bud e Ratna membuat nafsu birahiku bangkit. Kenapa celana dalam kumal ini jadi begit u nampak indah di mataku. Kudekatkan wajahku ke arahnya. Lihatlah, bukankah warn a celana ini putih. Celana yang terbuat dari bahan yang lembut ini tadi siang at au mungkin tadi pagi atau kemarin sore telah dipakai oleh Bude Ratna. Dan sekara ng tidak begitu putih lagi. Pinggirannya nampak ke-kuning-kuningan, mungkin disebabkan keringat di selangkan gan Bude. Kemudian kulihat bagian bawah yang bertepatan dengan vaginanya, warnan ya semakin kuning yang pekat. Mungkin itu adalah sisa-sisa air kencing campur ke ringat Bude yang tertinggal. Ah.. Darah birahiku kembali berdesir. Penis kecilku mulai tegang. Hidungku kepin gin tahu bagaimana bau celana dalam orang secantik Bude Ratna yang mirip bintang sinetron Shirley ini. Dengan agak gemetar tanganku mendekatinya. Pelan dan hati -hati aku pungut celana dalam itu. Aku merasakan seakan ada stroomnya saat ujung jariku menyentuhnya. Darahku naik ke kepala membuat wajahku terasa sembab dan u bun-ubunku memanas. Dengan mempertemukan ibu jari dan jari telunjuk aku mengambi l tepian celana dalam dengan cara menjepitnya. Rasanya aku tak ingin celana dala m Bude Ratna ini ter-kontaminasi oleh tangan-tanganku. Kembali darahku berdesir. Mataku menatap tajam. Kusaksikan lebih dekat kain lemb ut yang beberapa waktu sebelumnya telah menutupi bagian milik Bude Ratna yang pa ling rahasia. Tanpa ragu dengan jantungku yang berdegup-degup sambil setengah me nutup mata kudekatkan celana Bude Ratna itu ke hidungku. Aku segera menangkap ba unya. Oohh.. Sepertinya aku dibawa melayang. Bau pesing kencing dan asem keringat sela ngkangan Bude Ratna membuat aku serasa terbang. Aku terayun dan terlempar dalam awang nikmat surgawi. Bau pesing dan asem itu seketika menjadi wewangian memabuk kan. Tak pernah kutemui wewangian senikmat ini. Ahh.. Kini aku merasakan betapa hasrat birahiku meledak dan terbakar menyala. Nafsu syahwatku menggelegak. Aku n anar dan menjadi liar. Khayalanku tak mampu kukendalikan. Dia terbang menuntunku menciumi selangkangan Bude Ratna. Bibir dan lidahku melata di seluruh pori-porinya. Kurasakan seakan B ude Ratna telah menantikan jilatan dan kecupan bibirku pada vagina dan selangkan gannya. Dia mengangkangkan lebih lebar kedua pahanya yang putih bersih itu agar bibir dan lidahku lebih leluasa menjelajahinya. Jari tanganku dengan terburu-bur u melepasi anak kancing celanaku. Kukeluarkan penis kecilku. Kini aku mulai meng elus-elus dan memijatinya. Kemudian mengocok-ocoknya. Dengan segenap jari-jari t anganku akhirnya celana dalam Bude Ratna kugenggam erat. Kemudian dengan tanpa r agu serta penuh nafsu syahwat birahi kubekapkan celana dalam itu ke mukaku. Bagian bawahnya yang paling kuning pekat kumasukkan ke mulut. Aku melumat-lumatn ya. Aku ingin kencing atau keringatnya yang kuning pekat itu larut dalam ludahku . Aku ingin mengecap-ecap dan mengisep-isepnya. Aku ingin merasai kencing dan ke ringat Bude Ratna. Aku ingin menelannya. Kocokkan tangan pada penisku semakin kupercepat. Aku merasakan kenikmatan syahwa t yang tak terhingga. Bayangan Bude Ratna yang menggeliat-geliat sambil mendesah -desah karena kegatalan menerima kecupan dan jilatanku melipatkan hasrat birahik u. Bahkan dia merenggut kepalaku. Dia tarik wajahku dan ditenggelamkannya lebih dalam ke selangkangannya. Genggaman kocokkanku semakin kuperketat. Aku tahu air maniku terus mendesak ingin muncrat. Kurasakan asin pada lumatan di mulutku. Kencing dan keringat selangkangan Bude R atna telah larut dalam ludahku. Sepertinya tangan Bude Ratna meremas-remas rambu tku. Tubuhnya bergoyang. Pantatnya maju mundur menahan nikmat syahwatnya. Kudeng

ar dia mendesah, merintih atau meracau, "Terus Wan. Enak Wan. Jilati terus vagina Bude Wan. Ayyoo.." Aaacchh.. Tanganku merasakan urat penis kecilku berkedut dan mengangguk-angguk. Air maniku muncrat menembaki dinding kamar mandi Bude Ratna. Aku merapat ke pint u. Kenikmatan sperma yang merambati saraf-saraf di seputar penisku begitu terasa nikmatnya. Celana dalam Bude Ratna masih nyumpal di mulutku. Bagian yang di ara h vaginanya telah kuyup oleh ludahku. Aku balik dari awang-awang setelah menjila t dan melumati selangkangan dan vaginanya Bude Ratna. Kini khayalanku memerosotkan tubuhku. Aku jongkok sambil bersandar ke kloset. De ngan hati-hati celana dalam Bude Ratna kukembalikan ke gantungannya. Kutaruh kem bali dan kutata-tata sesuai semula agar tidak menimbulkan kecurigaan Bude Ratna Sehabis mandi Seno mengajak aku keliling kebon apel yang berada di belakang ruma hnya. Aku melihat sungai yang mengalir di dalamnya. Airnya sangat jernih. Nampak ikan-ikan kecil pada berseliweran. Tetapi saat aku mendekat dan mengamatinya ya ng nampak hanyalah celana dalam Bude Ratna yang wangi air kencing dan keringatny a itu. Aku sama sekali kehilangan dorongan untuk makan apel atau mancing. Aku ma sih berada dalam jerat birahiku. Aku masih terseret dalam obsesi syahwatku pada celana dalam Bude Ratna. Pagi harinya kami bangun kesiangan. Bude Ratna sibuk meladeni suaminya yang hend ak berangkat kerja. Dia juga telah membuatkan minuman dan sarapan untuk kami. "Mandinya entar, ya nak. Sekarang cuci muka saja dulu terus sarapan. Bude sudah kegerahan nih. Habis Pakde berangkat, biar Bude yang mandi dulu, ya", "Ya, Bude", sahut Seno. Kebeneran..!! Memang itu mauku, begitu sorak kata hatiku . Aku sendiri diam saja. Aku bergaya acuh. Hanya mataku yang mencuri pandang bagai mana bibir Bude membuka dan mengatup dengan indahnya saat bicara. Aku juga terpe sona pada penampilan Bude yang belum mandi ini. Dari lehernya yang jenjang turun ke bahunya yang hhuhh.. Aku tak bisa mengucapkannya. Sangat aduhai. Dia hanya m emakai blus lembut dan tipis tanpa lengan. Lubang lengan blusnya itu sangat pas hingga nge-jepit ketiaknya. Nampak sepintas olehku lipatan ketiaknya. Di tempat yang sama kusaksikan tepian blusnya basah oleh keringatnya. Aku langsung melayan g. Benar kata orang, perempuan yang cantik akan tampak sangat cantik sebelum man di. Rasanya hasrat birahiku menyergapku di pagi ini. Dan penis kecilku kembali n gaceng. "Ayo, Wan. Jangan ngelamun. Makanlah. Ambil itu telor mata sapinya. Pakai sambal ? Suka pedes?", aku agak kaget. Bude Ratna begitu perhatian dan menyayangi kami berdua. Kemudian kuperhatikan pu la apa yang dipakai di bagian bawahnya. Dia tidak memakai rok. Rupanya pagi tadi bersama suaminya Bude Ratna melakukan jogging. Dia hanya memakai 'short pant' yang ketat dengan tubuhnya. Ak u seakan ingin pingsan karena tak tahan melihat betapa seksinya tubuh Budenya Se no ini. Aku nggak mampu menyaksikan paha dan betisnya. Aku sampai heran pada dir iku sendiri, kenapa paha dan betis Bude Ratna itu begitu merangsang nafsuku. Khayalku terus membawa aku terbang melayang-layang. Aku ingin dia lekas pergi ma ndi. Aku ingin apa yang kini dipakainya, yang kini membungkus tubuhnya itu dia t inggalkan di gantungan kamar mandi. Aku ingin hidungku menghirupi apapun yang di a pakai ini. Aku ingin hidungku lebih banyak menyedoti bau tubuhnya Bude Ratna. Aku menjadi sangat bergairah. Aku berusaha Seno tidak mendahuluiku. Aku ingin me

rasakan bau ketiak yang masih segar dari blus Bude Ratna itu. Wwoowww.. Mudah-mu dahan dia meninggalkan seluruh pembungkus tubuhnya yang membuat aku puyeng itu d i gantungan kamar mandinya. Dengan berusaha keras untuk tenang, begitu selesai sarapan aku mengambil handuk dan siap untuk mandi. Sambil bergaya membaca majalah yang tercecer di meja, mata ku tak lekang mengawasi pintu kamar mandi, menunggu Bude Ratna selesai mandi. Ku dengar suara air dari gayungnya. Kubayangkan betapa bahagianya air itu. Bisa men jelajahi lekuku lekuknya tubuh Bude Ratna. Sesaat dia keluar dari kamar mandi aku segera meletakkan bacaanku, berdiri, meng geliat kecil sambil menguap dan bergegas untuk mandi. Segala hal tadi kulakukan untuk menghindarkan segala bentuk kecurigaan Seno atau Bude Ratna pada tingkah p olahku. Kamar mandi terasa hangat dan wangi bau sabun sesaat seseorang selesai m andi. Mataku jelalatan ke arah gantungan baju. Dan kudapatkan apa yang kuimpikan .. Pertama kusaksikan 'short pants'-nya ngegantung menindih blusnya. Kemudian disam pingnya kutang lusuh bekas pakai. Nampak talinya menjuntai ke bawah. Dan di bela kang kutangnya itu ada terlihat celana dalam Bude Ratna. Wwoow.. Aku pesta, nih. Sepertinya aku sedang menyaksikan sebuah karya pop art-nya seniman Andy Wharol y ang menggantungkan celana dan BH seronok dalam ruang pamer di New York Modern Ar t Museum. Hasrat seksualku demikian terpukau menyaksikan apa yang kuimpikan itu. Tapi kini aku berusaha lebih tenang. Kubuka dulu bajuku, celana pendekku dan cel ana dalamku. Aku telanjang. Aku tidak langsung meraih benda-benda perangsang nik mat syahwat milik Bude Ratna itu. Aku akan memanjakan mataku untuk menikmatinya lebih dulu. Sambil pelan-pelan aku mengelusi penisku yang semakin tegang dan ker as aku mengamati short pants itu. Beberapa menit yang lalu short pants ini berad a di selangkangan dan pinggul Bude Ratna dan membungkus milik Bude Ratna yang pa ling indah. Nampak lipatan kain yang timbul karena tertekan pantatnya saat duduk. Ah, seakan aku sedang mengamati pantatnya dari jarak yang sangat dekat. Aku perhatikan tep ian celananya. Pasti pahanya terus bergesekkan dengan tepian itu dan meninggalka n keringat di sana. Rasanya aku tidak ingin mengedipkan mataku. Dan ketika aku m engusapkan short pants pada arah pantatnya ke hidungku, aku serasa sedang menciu m bokong Bude Ratna. Duh, nikmatnyaa.. Pasti lebih nikmat dari sekedar mancing dan makan apel. Berikutnya tanganku meraih blus tanpa lengan itu. Kucari lubang lengannya yang s empit. Kuamati. Kulihat ada noda peta di sekitar pinggiran lubang lengannya. Aku yakin itu keringat Bude Ratna. Pelan kudekatkan ke hidung dan kuciumi tepian le ngan blus itu. Ini bau asem keringat Bude Ratna. Hasrat birahiku melonjak naik. Jari-jari tanganku semakin sering memijat-pijat penis kecilku. Enak banget rasan ya.. Aku terbang di awang nikmat birahi. Hidungku kembali nyungsep ke ketiaknya Bude Ratna Aku merem setengah melek. Oochh.. Bude Ratnaaa.. Bude Ratnaaa.. Ijink an aku menjilati ketiakmu Budee.. Berikutnya aku mendekatkan hidungku ke arah gantungan. Kuendus kutang dan celana dalam Bude Ratna. Aku rasakan lintasan aroma keringatnya yang asem dan kencingn ya yang pesing itu. Pasti asem keringat itu nempel pada kutangnya. Mungkin buah dada Bude Ratna berkeringatan saat kegerahan. Keringatnya itu pasti terserap kai n kutangnya dan tertinggal di sana. Dan bau pesingnya pasti dari celana dalamnya yang nampak lusuh sesudah di pakainya. Mungkin saat kencing ada serpihannya yang terciprat ke celana dalamnya. Warna ke

-kuning-kuningan yang pekat pada bagian arah bawah celana dalam itu menunjukkan air kencing yang kering itu yang mungkin tercampur dengan keringatnya pula. Aku membayangkan betapa nikmat apabila kencing dan keringat dari selangkangan atau v agina Bude Ratna bisa kujilati atau larutkan dalam ludahku agar aku bisa menelan nya. Membayangkan itu semua membuat elusan tangan pada penisku berubah menjadi k ocokkan. Dan kocokkan itu kuselingi dengan pijatan pada urat-uratnya. Rasanya ta k pernah puas mengendusi kutang dan celana dalam Bude Ratna itu. Kini saatnya mu lutku melumati apa yang kurang dari 30 menit yang lalu masih nempel di tubuh Bud e Ratna ini. Aku mengunyah-kunyah bagian celana dalamnya yang nampak bernoda kuning pekat. Sa at telah membasah, kencing dan keringat yang larut bersama ludahku itu kuserap d an kusedoti untuk mengaliri tenggorokanku. Penisku semakin kaku mengiringi lumat an mulutku. Kemudian kukunyah pula tepian lubang lengan blusnya. Rasa asin dan a sem dari ketiak Bude Ratna yang larut dalam ludahku kutelan pula. Dduhh.. Duhh.., tanganku semaki cepat mengocok-ocok penisku. Nafsu birahiku tela h mendesak naik ke ubun-ubunku. Aku ingin secepatnya memperoleh orgasmeku. Aku m embayangkan nikmat saat air maniku nyemprot ke dinding kamar mandi seperti kemar in. Mungkin kali ini aku agak tegang kurang santai. Sesudah ngocok penis sekian lama orgasme dan ejakulasiku belum juga hadir. Sedangkan khayalan seksualku suda h melayang ke mana-mana. Ke ketiak kanan dan kiri Bude Ratna. Bahkan kemudian ak u pindahkan ke ketiaknya Shirley. Kuteruskan lebih kebawah lagi, bibirku mencium i sambil lidahku melata dan merambah paha dan selangakangan Bude Ratna. Kemudian pindah pula ke Shirley. Belum juga. Tapi akhirnya datang juga. Saat khayalanku membayangkan Bude Ratna mengencingi m ulutku, tak tertahan lagi, air maniku langsung muncrat berlimpah-limpah berhambu ran. Aku mendesah dan merintih tertahan menerima nikmat luar biasa itu. Jakunku bergerak-gerak seolah-olah benar-benar menelan air kencing Bude Ratna yang hanga t itu. Kunyahan dan sedotanku pada celana dalam dan lubang ketiak blus Bude Ratn a tak pernah kuhentikan. Aku tak menghitung lagi kemungkinan kain-kain eksotik d an erotis yang lembut itu tercabik-cabik oleh gigiku. Seno mengetok-ketok pintu. Minta aku cepetan, dia kebelet untuk buang air. Ah, n ih teman.. Secepatnya aku menyelesaikan mandiku. Hari itu kami seharian mancing di kali. Saat pulang kantongku penuh buah apel ya ng ranum. Ternyata apel yang langsung dipetik dari pohon rasanya sungguh lezat d an segar. Bude Ratna menggoreng ikan hasil pancingan kami. Malam itu kami tidur sangat lelap. Pagi berikutnya adalah hari ke. 2 kami nginap di rumah Pakde Darmo. Aku bangun d engan penuh ngaceng dan penuh harap. Aku berharap untuk bisa mengulangi kenikmat an orgasme dan ejakulasi macam kemarin. Seluruh obyek dan sasaranku ada dalam ka mar mandi itu. Tokoh sentralnya tetap Bude Ratna yang cantiknya mengingatkanku p ada Shirley Margaretha. Seperti kemarin, pagi ini kulihat Bude Ratna sibuk meladeni suaminya bersiap ke kantornya. Wanita yang sangat cantik saat bangun tidur itu mempertontonkan bahun ya yang aduhai dengan memakai blus lembut tanpa lengan macam yang dia pakai kema rin. Kecuali warnanya yang pagi ini ke kuning dan merah-an penuh motif kembang-k embang. Dan seperti kemarin pula, Bude Ratna menyuruh kami cuci muka dulu kemudian sarap an. Dia akan mandi duluan karena kota Malang yang bagi kami cukup dingin ini bag i beliau membuat sangat kegerahan. Mungkin karena sudah sehari-harinya sebagai o rang Malang. Dan sekali lagi seperti kemarin, aku telah siap dengan handukku sam bil membaca apa saja yang terserak di meja menunggu Bude Ratna keluar dari kamar mandinya.

Oleh karenanya beliau tidak per lu canggung dengan pakaiannya yang ternyata sangat merangsang naluri birahiku. Untung ada daya khayal yan g membantu aku. Tanganku dengan terampil mengocok-ocok penis kecilku. Aku mengajak Seno kembali menyusur i kali mencari ikan. E daann. Aku yakin beliaun ya menganggap kami ini hanyalah anak-anak kecil.Pagi ini mandiku sungguh-sungguh sukses. Kaos itu be rwarna merah yang ketat.. Bibirku melata merambah dadanya. Ratusan ikan-ikan u ceng dan wader dapat kami tangkap. Yang ada kini adalah gundukkan ranum buah dada Bude Ratna. Tak ada yang bisa membantuku. Disamping aku mendapatkan celana dalam dan blus lusuh bekas pakainya Bude Ratna. Banget. Untuk bawahannya Bude Ratna memakai celana pendek 'hot pants'.. Aku puas banget. khayalanku terbang me ngantarkan hidung. Pagi itu aku seakan menciumi tubuh Bude yang telanjang bulat. lidahku menjilati paha. Bude Ratna telah mencucinya. Aku aga k kecewa. Bude Ratna menggorengkan ikan itu untuk lauk makan siang kami. Tetapi karena perasaanku demikian kebelet. Tiba-tiba saja hidungku telah nyungsep di ketiak Bude Ratna yang basah oleh keringatnya. dia juga gantungkan kutangnya. sama saja. kubuka saja celanaku. aku dise rgap nikmat syahwat tak terhingga.. Dd. Saat aku menciumi dan melumat-lumat lubang lengan blusnya. Kami bikin tambak kemudian mengurasnya. sikat gigi. Aku bilang pada Seno perutku mules. minum Wan. Bu Ratna m emakai kaos tipis berlambang salah satu partai pemenang Pemilu 2004. Ah. Iklan parta i itu menghimbau masyarakat untuk menusuk pada tanda putihnya itu. Duuhh. Selesai mandi badanku sangat segar. Aku kini menunggu Bude Ratna kencing di m ulutku macam kemarin pula. khayalanku akan merangkaki tubuh Bude mulai dari bagian atas hingga bagia n bawah tubuh cantiknya. Aku juga membayangkan betapa tangan-tan gan Bude dengan erat memegangi kepalaku agar air kencingnya bisa tepat masuk ke mulutku.!! Aku nggak sabar menunggu saat mandi. Wa ngii. Aku membayang kan seandainya boleh menusuk di tanda itu sekarang... selangkangan dan vaginany a. busa untuk menggosok kaki. Dengan penuh nafsu bibir dan lidahku menyapu bukit dan lembah-lembah dari dada m . "Wan. Kuperhat ikan sabun.. Nafsu birahiku terbakar menggelora. Dan khayalanku untuk hal macam itu tak pernah menemui hambatan. Air sejuk Malang dengan cepat bisa mengembalikan tenagaku. Buka mulutmu. Entah kemana kaos oblong bergambar partai tadi. odol. aku ke kamar mandi. Sambil menunggu gorengan ikan mat eng. artinya aku mesti mendesak-d esakkan penis kecilku ke celah dua bukit indah milik Bude Ratna yang kukagumi in i. Kuamati di seputar kamar mandi. Lidahku menjilat dan mengecapi keringat asin ketiaknya itu. Aku sudah atur. Aku mulai saja mengelusi penis kecilku sambil mataku setengah merem. Dan saat aku mul ai melumat kutangnya. ayoo.. aku merambah buah dada dan pentil-pentilnya. Pada saat muncrat yang terakhir." demikian khayalan rintihan dan desah Bude Ratna. Aku kesengsem dengan tampilannya yang sangat seksi di siang hari ini. Air mani ku muncrat dari penis kecilku dengan tubuhku yang telentang di lantai dan mengge liat-geliat menahan gelinjang. lidah dan bibirku untuk menjilati ketiaknya. Dan saat aku melumat-lumat celana dalamnya. Tubuhku jatuh nge-gelesot ke lantai.. Tentu s aja kutang Bude ini lebih melengkapi dan menunjang dalam melancarkan khayalan se ronokku. Belum sampai ke menit ke 5 aku sudah merasakan air maniku akan tumpah. Tepat pada arah dadanya nampak tanda putih... Ternyata segala pak aian kotor tak nampak lagi di gantungannya. Pagi itu aku sempat mengulangi lintas khayalanku hingga aku bisa meraih 2 kali o rgasme dan ejakulasi. kamu minum ya kencing Bude..

batinku kesal. Semerbak dan hangatnya bau sabun dan tubuh Bude Ratna langsung menyergap hidungku. Aku sungguh penasaran dan kehilangan kesabaran. Rasanya kamar mandi ini menjadi demikian indahnya. celana dalamnya yang nampak lusu h setelah dipakai sejak semalaman. kutang. Jam berapa Sen. Kulihat Bude Ratna sudah sibuk di dapur. Seti ap detail pakaian kumal Bude Ratna itu melemparkan aku ke lembah syahwatku dan m engajak hidung. Kulihat kutangnya yang nge-gelantung.. Celana dalam. aku tak tahan untuk membiarkannya. Kenapa aku semakin pengi n dan terobsesi air kencingnya ya? Ah. Saat kutemukan bukit indah yang menggumuk.. Gantungan baju itu penuh dengan pakaian kotor milik Bude Ratna yang bekas di pakainya. Bude Ratna sempat nampak cemas meilh at keadaanku. Air maniku muncrat saat Bude Ratna mengencingi mulutku. pokoknya aku sangat terangsang kalau mikir air kencing Bude Ratna. Sungguh sebuah kejuta n. Semua impianku menjadi kenyataan. Lihatlah apa yang ada di gant ungannya.. Waahh. Bude Ratna membuatkan lalap dan sambal. Aku belajar sabar. Birahiku terdongkrak tinggi dengan apapun yang kini nampak tergantung di depan m ataku. Besok pulang. kacau nih.. kalau begitu sudah mandi dong?! Aku buru-buru lari kekamarku untuk mengambi l handukku. Short pants yang sangat lecek sesudah dipakai tidur dan kena keringat bokongnya saat sibuk di dapur tadi. Aku pikir to h nggak ada gunanya mandi pagi-pagi. Paling-paling Bude Ratna juga belum mandi. Ini pesta besar yang kudapat di Mala ng. Bukankah aku tak apa-apa. Mataku jelalatan dan.. Tentu di a sedang nyediain sarapan buat kami yang akan pulang. Aku agak terhuyung saat keluar kamar mandi. Kami akan berangkat jam 8 pagi dari rumah. Malam itu aku nonton TV sampai tertidur. Aku juga merasakan ada lengket-lengket di ujung lidahku. Kok pagi. Waah h. Aku rasakan banget bagaimana jepitan bibir kemaluannya menghalangi tusukkan lidahku. Rasanya bukan pagi y ang baik nih. Kulihat Bude Ratna sudah dandan rapi. Blus lembut berlengan pendek yang lusuh pula. Aku ke mbali melumati noda-noda keringat atau serpihan kencing pada pakaian kotor Bude .elintasi perut dengan pusernya menuju ke selangkangan Bude Ratna. Dengan banyak kehilangan keyakinan diri aku langsung masuk ke kama r mandi. Aku langsung menelanjangi diriku. kenapa tak bisa kudapatkan celana dalam atau baju yang lain dari bekas pakai Bude Ratna saat di kamar mandi tadi. besok? Se no bilang besok Pakde dan Bude akan nganter kami sampai terminal bus. yaitu vaginanya.. Lewat jam 6 pagi kami balik ke rumah. Hahh. Aku masih penasaran.. Dengan alasan nyari udara pagi yang sehat aku ajak Seno keluar rumah dan jogging di kebon apel belakang rumah. Ikan uceng dan w adernya sungguh menjadi santapan yang tak ada bandingnya. bibir dan lidahku berkelana menjelajahi tubuh Bude Ratna. Aku tidak langsung mandi. Terkadang juga kuselingi dengan remasan ata u pijatan. Besoknya. sih?! Kok Pakde pake ikut nganter sih?! Emangnya Pakde nggak kerja? Wah. Aku juga mengendus-endus dan menjilati selangk angannya. Tetapi itu hanya sesaat. Tangan-tangan teram pilku mulai mengelusi penis kecilku. blus lembut atau short pants punya Bude Ratna yang bekas dipakainya itu telah menerbangkan aku ke awang-awang nikmat birahiku. Mungkinkah nanti sore ata u yang pasti besok pagi bisa kudapatkan apabila beliau selesai mandi sore? Yaa. Lidahku mencoba menembusi gumuk itu. masa bodo. Dan dengan cara itu orgasmeku cepat hadir y ang disertai tumpahnya air maniku yang berlimpah. jam 5 pagi aku sudah terbangun. Jangan-jangan kami aku nggak sempat men ikmati kembali celana dalam Bude Ratna nih. Kami makan sian g dengan sangat nikmat.

Aku bilang tunggu. manajer IT perusahaanku dan Lia. Sedang nggak bisa ngomong ya Pak" Santi menggoda. Kebetul an Pak Arief ini sedang aku kirim training ke Singapore. Hal in i mengingat Pak Arief. Tubuhku bergetar hebat mengikuti gelinjangku. Tetapi hari itu sebelum aku pergi. Itulah sekilas kenikmatan yang kudapatkan selama liburanku. "Dari klien" kataku. Dari Santi. He. Sedangkan Lia sibuk mencatat pembicaraan kita berdua. suami Santi... Dan kini.Ratna itu. untuk kemudian dilanjutkan dengan acara bobo si ang sejenak sebelum kembali lagi ke kantor.. Aku cepat segar apabila a ir menyiram tubuhku. He. Berkali-kali penisku berkedut keras menembakkan ca iran-cairan kentalku hingga membasahi dan meleleh di kamar mandi Bude Ratna ini. "He. . Mereka kembali ke lantai atas untuk bekerja . Aku dan Pak Erwan berbincang-bincang mengenai proyek implementasi software dan j uga tambahan hardware yang diperlukan. Biasanya aku makan siang hanya dengan Lia. Hari itu aku ditemani Pa k Erwan. aku lagi buang air. Pasti aku akan selal u mengenang dan mengulang nikmat macam itu.. sekretarisku. Kapan nih kesini lagi" suara merdu terdengar diseberang sana. Air maniku tumpah. Sensasi Bercinta Dengan Bertukar Istri. Seperti biasa. Ketemu perempuan cantik macam Bude Ratna dan menciumi celana dalam kotor nya. Cepat. tiba-tiba HPku berbunyi. sedangkan aku langsung menuju tempat parkir untuk berangkat mengerjai istri or ang he.. Hingga dengan penuh histeris aku men gerang dan mendesah tertahan. OowWCchh.. Seno menggedor pintu kamar mandi.. Aku memasuki jerat nikmat yang tak bertara. Aku mandi sepuasku. P ak Erwan ingin bertemu untuk membicarakan proyek komputerisasi. Aku mengocok penis kecilku dengan cepat. Seusai menikmati makan siang. Aku sangat hati-hati tidak mau affairku dengan Santi tercium oleh mereka. Aku kembali berguling ke lantai. OK sampai ketemu sebentar lagi ya" kataku sambil menutup pembicaraa n. Sedang asyik-asyiknya menyantap steak yang kupesan.. perutku agak mules. yang sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan yang te rus berkembang. "Betul Pak.. Bapak tu nggu sebentar ya" jawabku. aku berkata pada Lia bahwa aku akan langsung menuj u tempat klienku. pada setiap liburan aku se lalu berharap bisa pergi ke suatu tempat untuk kemungkinan mengalami peristiwa s ejenis. aku minta supaya aku tidak diganggu kecuali kal au ada emergency.. Saya sedang makan siang nih. Kul ihat caller idnya. adalah manajer keuangan di kantorku. saya sedang menyantap makan siang di seb uah cafe yang terletak di lantai dasar gedung kantorku.. "Hallo Pak Robert. Makin cepa t. Kamipun berpisah. Kudengar Pakde Darmo memanaskan mobilnya. sehingga aku aja k saja dia untuk bergabung menemaniku makan siang. Aku tersungkur. sehingga aku bisa lelua sa menikmati istrinya. atau blusnya. Atau kutangnya. Cepat. Nanti sebentar lagi saya ke sana. Memang perusahaanku sedang ingin menggant i sistem yang lama. sekretarisku. "Oh iya.

Orangnya cantik banget. juga koleksi lukisan-lukisan pelukis terkenal yang tergantung di dinding. Rumah kamu sih jauh. Susan menyambut kami dengan ramah. Mungkin karena suda h beberapa hari ini aku remas dan hisap sementara suaminya aku "asingkan" di neg eri tetangga. Setelah mulai akrab. "Oh ya.. Buah dadanya tampak semakin padat dibalik bajunya. Nikmat sekali meminu m orange juice itu setelah lelah terjebak macet tadi. Kucium bibirnya sambil tanganku mengelus-elus pundaknya. Santi ada hadiah nih untuk bapak" "Apaan nih?" jawabku senang. sudah beberapa jam aku di jalan tadi. "Pak.. Mungkin di peta juga nggak a da" candaku. S anti menyuguhkan orange juice untuk menghilangkan dahagaku. karena orang sekelas aku saja kagum melihat rum ahnya yang sangat wah itu. dahagaku yang lainpun muncul. Wanita ini memang cantik sekali. Seorang satpam tampak membukakan pintu garasi. saat dia s edang berolahraga di gym. Dia tersenyum gembira melihat kedatanganku. Disamping itu bodynya tampak seksi sekali dengan buah dada yang besar dan bentuk tubuh yang padat. Aku m asih bernafsu melihat Santi. "Ini ada teman Santi yang mau kenal sama bapak. Ibaratnya kalau dihinggapi nyamuk. Aku dan Santi kemudian meluncur menuju rumah Susan di kawasan Kemang. Bayangkan saja. dan memencet bel rumahnya. Hari sud ah menjelang sore. Aku kagum pada rumah mereka yang sangat luas. Dia tampak cantik dengan baju "you can see" nya yang memperlihatkan lengannya ya ng mulus. "Aih. Dahagakupun langsung hilan g. Pak Robert kok lama sih" katanya.. Santipun memperkenalkan diriku pada mereka.. Terutama kulitnya yang putih dan mulus sekali. sampai jugalah aku di rumah Santi.. merekapun bercerita mengenai kehi dupan seks mereka. Susan menawarkan untuk berpesta seks sambil b ertukar pasangan di rumah mereka." jawab Santi sambil tertawa kecil. Untung jal anan Jakarta sudah agak lengang. "Dia ingin coba ini bapak.Setelah kesal karena terjebak macet. meskipun telah lima hari berturut-turut aku setubuh i dia. Dengan perabot-perabot yang mahal. Nanti pura-pura saja Pak Robert suamiku" kata Santi sambil pamit untuk menelpon kenalan barunya itu. "Ini perkenalkan suami saya" Seorang laki-laki paruh baya dengan kepala agak botak memperkenalkan diri. tetapi setelah melihat Santi yang cantik. "Bisa aja Pak Robert. Segera kuparkirkan Mercy silver metalik kesayanganku.. Santipun menjelaskan kalau kami s udah ada janji dengan majikannya. dia menahanku. Bayan gkan saja betapa kayanya mereka. Katanya belum pernah lihat yang sebesar punya Pak Rob ert" kata Santi sambil meraba-raba kemaluanku. Sekilas mengingatkan aku pada bint ." Lalu dia bercerita kalau dia berkenalan dengan seorang wanita. Tadi macet total tuh. Kamipun masuk ke dalam rumah dan aku langsung duduk di sofa ruang keluarganya. si nyam uk akan jatuh tergelincir. Tak lama kamipun sampai di rumahnya yang luas. seorang pengusaha properti yang sukses. Singkat cerita. Tetapi aku lebih kagum melihat Susan. Ketika aku akan membuka bajunya. Santi sendiri yang membukakan pintu. "Saya sih OK saja" jawabku riang. Susan. "Iya.. Naman ya Harry.

cenderung menjadi pe marah. Susan yang cantik itu. seorang gadis pembantu kecil datang untuk menyuguh kan buah-buahan. "Ampun non. Santi mau lihat filmnya dulu" Aku tersenyum mendengar alasan Santi ini. kontras sekali melihat Su san berdiri di depan pembantunya yang kecil dan hitam. Merekapun menyuguhkan makan malam.. Sri nggak sengaja" si gadis kecil memohon belas kasihan pada majika nnya... habis ini pulang aja yuk" kata Santi berbisik perlahan setelah keluar dari ruang makan. sehingga akupun pamit an ke belakang. tanpa sengaja dia menjatuhkan gelas kristal sehingga pecah berkeping-k eping. Verveillen!!" Susan masih terus berkacak pinggang memaki-maki p embantunya. Nggak akan lagi non. Santi pamit un tuk ke toilet.. Mungkin betul kata oran g. sedangkan si pemba ntu kecil itu tampak ketakutan sambil meminta maaf berkali-kali.. . Tetapi mungkin karena kaget melihat adegan di layar TV home the ater itu. Kupaksa saja Santi untuk kembali ke ruang makan.. perutnya bunc it lagi". Adegan di TV tampak semakin hot saja. "Sedang sibuk ya?" godaku. Diturunkann ya tangan dari pinggangnya dan beranjak ke arahku." Si gadis kecil itu terdiam sambil terisak-isak. kamipun ke ruang keluarga sambil nonton video porno untuk membang kitkan gairah kami. "Dasar bedinde. Sudah tua. Sementara itu Susan minta ijin ke dapu r sebentar. "Ampun non. Tak lama. Aku sudah ingin menikmati istri Pak Harry yang cantik sekali seperti bonek a itu. Dengan tubuh yang putih bersih dan tinggi. "Kenapa?" tanyaku. Sementara wajah Susan menampakka n kepuasan setelah mendamprat pembantunya habis-habisan. "Iya nih sedang kasih pelajaran ik punya pembantu" jawabnya sambil tersenyum man is.. Tak lama akupun merasa ingin buang air kecil. Tampak Pak Harry mulai mengerayangi tubuh Santi di sofa seberang. Enak saja kamu bicara ya. "Pak.." "Oh Pak Robert. Setelah dari toilet. Tetap i entah mengapa justru hasrat birahiku semakin timbul melihat Susan yang seperti nya lemah lembut dapat bersikap galak seperti itu. Sedangkan Santi tampak ogah-ogahan melayaninya. Meskipun sebenarnya aku tidak perlu lihat yang seperti ini. Kulihat tampak Susan melotot memarahi pembantunya itu. Setelah makan. Kamipun bercerita basa-basi ngalor ngidul sam bil menikmati hidangan yang disediakan. "Nggak sengaja nggak sengaja. Entah siapa namanya itu. Dengan matanya dia mengajakku untuk mengikuti dia. botak. Aku tertawa geli dalam hati. "Sebentar Pak. mengingat tubuh Susan sudah sangat mengunda ng gairahku. Tetapi aku tentu saja tidak menyetujui permintaan S anti. Biar tau rasa kamu. "Habisnya Santi nggak nafsu lihat Pak Harry itu. aku kasihan juga melihat si gadis pembantu itu." kata Susan ketika sadar aku berada di pintu dapur. aku berjalan melintasi dapur untuk kembali ke ruang keluarg a.ang film panas di jaman tahun 80-an. kalau wanita kurang dapat menyalurkan hasrat seksualnya. Melihat adegan itu. Ditengah makan malam itu. Susan sedang berkacak pinggang memarahi gadis kecil pembant unya tadi. "Gajimu aku potong. Itu gelas harganya lebih dari setahun gaji kamu tahu!!" bentak Susan. Kulihat di dalam. Akupun mencoba menikmati adegan di layar TV.

emmhh. dan tak lama terdengar erangan nikmat Pak Harry saat dia mencapai orgasmenya.. Kuremas. Aku terkagum dibuatnya. Susanpun melenguh kenikmatan.. "Ayo isap susu ik " pintanya sambil menyorongkan buah dada sebelah kanannya ke m ulutku. Sambil mengulum dan menjil ati kemaluanku.. sehingga kemaluankupun bebas tanpa ada pengha lang sedikitpun di depan wajahnya. Kemudian disibakka nnya celana dalamku ke samping sehingga kemaluankupun mencuat keluar. sehingga kuhentikan kegiatan ku menghisapi buah dada Santi. Nikmat sekali rasanya dihisap oleh dua wanita cantik istri orang ini. sambil membuka celanaku. Tak perlu dikomando lagi langsung kuterkam buah dadanya yang kenyal itu. Sementara Pak Harry tampak menikmati peman dangan ini sambil berusaha membangkitkan kembali senjatanya yang sudah loyo. Tampak Santi mengocok kemaluan Pak Harry dengan cepat. seperti seseorang yang sedang mema kan sesuatu yang sangat nikmat. "Oh. Susan masih be rjongkok di depanku sambil mempermainkan lidahnya di batang kemaluanku. Kuelus-elus rambutnya yang hitam dan diikat ke b elakang itu. Kamipun kembali ke ruang keluarga. Sementara Susan masih mengulum dan menjilati kemalua nku. Susanpun mengerang kenikmatan. Di a kemudian jongkok di depanku yang masih duduk di sofa. kuhisap dan kujilati sepuasnya. Sementara tanganku yang satu mere mas buah dadanya yang lain. Celana dalamku dielusnya perlahan sambil menatapku menggoda." katanya sambil menjilat kepala kemaluanku. Apalagi s etelah dia mengalami orgasme. Bener kata Santi. kulihat suaminya sedang mendapat handjob dari Santi.. emhh. Santi du duk di sampingku dan mulai menciumiku. ukurannya jauh berbeda. . Kemaluankupun mulai dihisap mulut Susan dengan rakus. Dibukanya bajuku dan puting dadakupun dih isapnya. Tak heran bila istrinya sangat menikmati kemaluanku. S eorang di atas yang lainnya di bawah.my god. Tingkah lakunya seperti anak kecil yang ba ru mendapat mainan baru. Sementara itu Susan masih dengan bernafsu menikmati kemaluanku yang besar. dengan puting yang kecil berwarna merah muda. dan menghampiriku. Setelah puas bermain dengan kemaluanku.. Susan kemudian menghampiriku dan kamipun berciuma n kembali dengan bergairah. Langsung kuhisap dan kujilati putingnya. tampak kemaluan Pak Harry sangat kecil dan tertutu p oleh lemak perutnya yang buncit itu."Yuk kita kembali" lanjutnya. Sambil menikmati permainan oral Susan. Susan mengerang. Dielus-elusnya seluruh kemaluan termasuk buah zakarku dengan tangannya yang halus. I like it. Kuangkat baju Santi dan juga BHnya. Kutelusuri lehernya yang jenjang sambil tanganku meremas buah dadanya yang membu sung padat. Kulihat Santi masih menonton adegan di layar sementara Pak Harry mengelus-elus pahanya. Buah dadanya besar dan padat menjulang.. Very big. Aku dan Susanpun langsung berciuman b egitu duduk di sofa. Meman g kalau kubandingkan dengan kemaluan suaminya. Santipun kemudi an meninggalkan Pak Harry. mungkin dia pergi ke toilet untuk membersihkan tangan nya. Aku melakukan "french kiss" dan Susanpun menyambut penuh ga irah. Tak lama Santipun kembali muncul di ruang itu. sehingga buah dadanya menantang di depan waj ahku. Dia kemudian mel epaskan pakaiannya hingga hanya kalung berlian dan hak tingginya saja yang masih melekat di tubuhnya. Susan kemudian berdiri. Tangannya meremas-remas kemaluanku. Kemudian dibukanya celana dalamku.

Sementara itu Santi bersimpuh di ujung sofa sambil meraba-raba buah zakarku. Kamipun bersetubuh dengan tubuhnya duduk di atas kemaluanku menghadap suaminya y ang masih berusaha membangunkan perkakasnya kembali. Sementara itu. walaupun sebagian menetes mengenai kalung berliannya. Yes. "Ahh. Yes. Sementara. Memang sudah perjanjian bahwa aku bisa menikmati istrinya sedangkan Pak Harry bisa menikmati "istriku".. Benar-benar nikmat rasanya menyetubuhi dua wanita cantik ini.. Setelah itu kubalikkan badanny a dan kusetubuhi dia lagi. sambil terus kugenjot vaginanya yang sempit itu.. Ohh god. Sesekali kuciumi wajah dan buah dadanya. I really enjoyed it" katanya sambil membersihkan bekas spermaku di dadanya. Kamipun berjanji untuk melakukannya lagi dalam waktu dekat. kali ini dari depan. Diapun jo ngkok sambil mengarahkan kemaluanku ke dalam vaginanya yang berambut tipis itu. aku masih menggenjot Susan secara doggy-style. Santipun tampak kembali pergi meninggalkan ruangan.. aku berdiri dan kuminta Susan untuk menungging di sofa.. Aku terus menyetubuhinya sambil meremas-remas buah dadanya dan sesekali menjilati dan menciumi pundaknya yang mulus. Akupun sudah hampir orgasme. Very much" balasku. sem entara aku sedang menyetubuhi Susan.. Eh. Kusetubuhi dia "doggy-style" sampai kalu ng berlian dan buah dadanya yang besar bergoyang-goyang menggemaskan." Susan terus meracau kenikma tan. dia sedang memperh atikan istrinya mengulumi kemaluanku.... Eh. Sementara Pak Harry rupanya telah berhasil membangunkan senjatanya. Setelah beberapa menit. I enjoyed it too. Sementara aku masih menyetub uhi Susan dari belakang sambil berkacak pinggang. Setelah itu Santi memasukkan kembali kemal uanku ke dalam liang surga Susan. "Thanks Robert.. aku lirik ke arah Pak Harry.. Aha." begitu erangan Susan menahan rasa nikmat yang menjalari tubuhnya. Hal itu menambah suasana erotis di ruangan itu. Aha. Kulihat Pak Harry tampak bernafsu sekali menyetubuhi Santi dengan gaya missionary. Aha. Dihampirinya Santi dan ditariknya menuju sofa yang lain di ruangan itu. Setelah itu. kamipun kembali mengobrol beberapa saat sambil menikmati desert yan g disediakan. Aha. Kuremas rambut Susan dengan tangan kiriku.. Aha. Diapun menelan s permaku itu.Setelah itu. Aku ingin menggenjot dia dari belakang.... I love your big cock.. Kadang kuk eluarkan kemaluanku dan kusodorkan ke mulut Santi yang dengan lahap menjilati da n mengulumnya." dengus Susan setiap kali aku menyodokkan kemaluanku ke dalam va ginanya. That's right. Aku berdiri di depannya dan kusuruh dia menghisa p kemaluanku kembali. Diapun menjil ati bersih kemaluanku.. Aha. Sesekali kuremas b uah dadanya yang berayun-ayun akibat dorongan tubuhku.. dia kembali berdiri dan kemudian berbalik membelakangiku. Terkadang dikeluarkannya kemaluanku dari va gina Susan untuk kemudian dikulumnya. Santipun mau tak mau mengikuti kemauannya. Tak beberapa lama kude ngar erangan Pak Harry. Tak lama akupun menyemburkan cairan ejakulasiku ke mulut Susan.. . Kutarik tubuhnya agak kebel akang sehingga aku dapat menciumi kembali bibirnya dan wajahnya yang cantik itu. "Eh. Rupanya dia sudah mencapai orgasme yang kedua kalinya. dan aku berkacak pinggang dengan tangan kananku. "Ohh. Tak lamapun tubuhnya mengejang dan dia menjerit melepaskan segala beban birahiny a. "No problem Susan.

. Santi na nggung nih. "Pokoknya Santi nggak mau lagi deh" katanya. Di uj ung jalan tersebut kita akan menjumpai sebuah pintu gerbang yang kokoh terbuat d ari besi memagari sebuah bangunan artistik dikelilingi oleh taman yang asri. Setidak-tidaknya dia harus bersih-bersih dulu. Di dalam pekarangan villa itu kulihat beberapa mobil telah terparkir di sana dan salah satunya adalah mobil Priyono sahabat suamiku. Untuk sampai di sana kita harus melalui sebuah jalan kecil yang m erupakan jalan pribadi yang menghubungi villa tersebut dengan jalan utama... "We're in this love together. "Ah. Ayo. Kukebut mobilku mengarungi jalan tol di dalam kota. karena Pak Arief toh masih beberapa hari lagi di luar negeri. tiba-tiba dua orang laki-laki berpotongan r ambut pendek dengan tubuh kekar menghampiri kami. Semoga saja aku masih dapat melihat film bagus tayangan HBO di TV nanti. demikian juga Priyono. He." rengeknya lagi saat keluar dari mobilku. Apabila terdapat kesamaan nama maupun tempat peristiwa dalam tulis an ini." "Kenapa sih sayang?" tanyaku ketika kami telah sampai di depan rumahnya. Akupun bersenandung kecil mengikuti alunan suara Al Jarreau di tape mobilku.. Akupu n tidak begitu menghiraukannya karena aku sangat puas dengan pengalamanku tadi. Pak Robert jahat. Lagian saya ada janji sama orang".. Beg itu kami mendekati gerbang tersebut. Cerita Memek Arisan Para Suami Tukar Memek Istri. "Besok khan masih ada sayang" hiburku. "Tapi janji besok datang ya. "Apa yang akan aku lakukan di sini?" pikirku ketika tiba di depan pintu gerbang villa itu. Dia diam saja di dalam mobil. Suamiku segera menyodorkan seb uah kartu nama yang entah dari mana dia peroleh. Keluarga kami dan keluarga Priyono memang bersahabat. Hanya saja aku segan memakai Santi setelah dia disetubuhi Pak Harry tadi.. "Kok ketawa sih Pak Robert. Suamiku seorang pengusaha muda sukses. Santi tampak kesal. hal itu hanya merupakan suatu kebetulan belaka dan tidak ada hubungannya dengan siapa pun juga. tulisan ini diangkat berdasar kan kisah dan pengalaman yang sesungguhnya dengan nama pelaku serta tempat yang telah diubah. "Habis Santi nggak suka sama Pak Harry. "Wah sudah malam nih. Sehingga bole h dikatakan hidup kami sangat berlebih sekali akan tetapi di lain sisi waktu unt uk keluarga menjadi terbatas sekali." Akupun tertawa geli mendengarnya. Villa tersebut terletak di sebuah bukit terpencil di tengah kerimbuna n hutan pinus. Udah gitu mainnya cepet banget.Dalam perjalanan pulang.. Bye" Sebenarnya aku tidak ada janji dengan siapa-siapa lagi malam itu.. Umur kami tidak jauh berbeda sehingga kami mempunyai persamaan dalam pergaulan. Besok aja ya." kata Santi merengut manja.. "OK so pasti deh.. Mereka kelihatannya selalu dikejar waktu un tuk meraih sukses yang lebih besar lagi bagi keuntungan bisnisnya. Kemudian dengan wajah ramah mer eka membukakan pintu dan mempersilakan kami masuk. Santi belum puas. Tolongin Santi dong. He. Baik suamiku maupu n Priyono mereka sama-sama sibuknya. Mungkin besok pagi saja aku akan menikmati nya kembali.. Tadi Santi horny banget lihat bapak sama Susan make love" rengeknya... Hanya pada hari-hari weekend saja kami baru ..

. katanya lagi. Kami juga selalu mengatur wa ktu senggang bersama untuk melakukan pertemuan-pertemuan rutin atau rekreasi ber sama. "Rupanya belum tahu dia.. "Ya sudah kalau begitu.. "Dahulu mau dinamakan The Golden Key Club. "Hei.. Bedanya dia baru berum ur tiga puluh tahun sedangkan aku telah berumur tiga puluh lima tahun. Keadaan itu dialami juga oleh istri Priyono. tapi gara-gara Eddy Tanzil maka naman ya diganti jadi CAPS. "Kalau belum beristri atau bukan istri yang sah. tuh gagah nggak namanya". Sekali-sekali kami bermain kartu atau pergi berdarmawisata. dilarang keras untuk ikut! Oleh karena itu untuk ikut arisan ini perlu dilakukan seleksi yang ketat sekali dan tidak main-main! Jadi nggak ada yang namanya itu rahasiaan-rahasiaan.. Sehingga warna kuli tnya agak kecoklatan-coklatan terkena sinar matahari.. Club Arisan Para Suami". Akan tetapi ketika h al tersebut sudah mulai terasa rutin.. kataku. rupanya pake rahasia-rahasiaan segala ya. "Walah. baru tahu sekarang para suami juga kayak perempuan. pakai diseleksi segala! Nggak mau sekalian juga . Sehingga antara aku dan istr i Priyono merasa cocok dan akrab satu sama lainnya.. Apalagi w ajahnya masih tetap seperti anak-anak remaja dengan tahi lalat di atas bibirnya membuat penampilan istri Priyono kelihatan lebih muda lagi. "Ini arisan bukan sembarang arisan. jawab Priyono. Pertemuan kami dengan keluarga Priyono pada mulanya diisi dengan pergi makan mal am bersama atau mengunjungi club rekreasi para eksekutif di setiap akhir pekan.!" kata Pr iyono lagi. Menurut pandanganku penampilan istri Priyono manis seka li.. kalau arisan para suami kenapa istri perlu dibawa-bawa ikut jadi anggota?" debatku lagi.".dapat berkumpul bersama. dia juga memang seorang atlet renang. "Artinya adalah Club Arisan Para Suami atau disingkat CAPS. tiba-tiba kata istri Priyono menimpali ku. Aku tahu hal itu karena suamiku sering membicarakannya dan malahan pernah bergurau kepadaku bagaimana rasanya sekiranya dia melakukan hubun gan seks dengan istri Priyono. mereka berdua sekarang ini lagi selalu kasak-kusuk saja... Jangan-jan gan memang punya rahasia yang terpendam".. Selain itu bentuk tu buhnya agak mungil dibandingkan denganku. juga agak sebaya denganku. Novie. saah. Ada suatu daya tarik tersendiri yang dimilikinya setidak-tidaknya demikian j uga menurut suamiku..!" kata Prioyono dalam logat Madura seraya menunjukkan jempol ke arahku sambil melirik kepada suamiku. kata Priyono membela diri. jangan marah dulu. Tid ak sembarangan orang boleh ikut! Hanya mereka yang merupakan kawan dekat saja ya ng boleh ikut dan itu juga harus memenuhi syarat!" "Syarat apa. pada suatu saat suamiku dan Priyono mengaj ak kami untuk ikut menjadi anggota CAPS. "Ah kayak mau jadi caleg saja. kalau diucapkan dala m bahasa Inggris jadi kep'es. "Iya Mbak. pakai arisan segala" . saah!" katanya meniru gaya Marisa Haque diiklan TV. Maklumlah selain dia secara rutin mengikuti kegiatan latihan di sala h satu fitness center.. Berbeda denganku yang berkulit agak putih dengan bentuk tubuh yang agak lebih ge muk sedikit sehingga buah dada dan pinggulku lebih kelihatan menonjol dibandingk an dengan istri Priyono. Dan itu pun apabila suamiku tidak ada urusan bisnisnya di luar kota. Badannya semampai namun berbentuk sang at atletis.!" kataku sambil memukul pundakn ya. Kebetulan istri Priyono. club arisan ini merupakan suatu club yang ekslusif. "Apa artinya itu.?" kataku. Suamiku juga jadi ikut tertawa m endengar logat Prioyono itu. "Eh.?!" "Misalnya para anggota harus terdiri dari pasangan suami istri yang sah! Betul-b etul sah.

"Nah. pada periode tersebut hubungan seks antara sua mi-istri tidak lagi menyala-nyala sebagaimana pada masa setelah pengantin baru. disadari atau tidak disadari.. Kejenuhan yang paling utama dalam periode tersebut biasanya dalam masalah h ubungan badan antara suami istri. terus penataran! Arisan ya arisan saja. arisan ini justru bertujuan b uat mengharmoniskan kehidupan perkawinan antara suami istri!" jawab Priyono. Krisis ini apabila tidak disadari akan menimbulkan bencana yang be sar yaitu tidak adanya kegairahan lagi dalam kehidupan perkawinan. yaitu 'kebosanan'.. tapi arisan yang si p!" kata Priyono. "Nggak mau ah kalau hanya ikut-ikutan!" "Begini Neng!" kata suamiku.. ini kan jaman emansipasi". bilang saja kalau sudah bosan dengan istri atau mau cari yang lain!" kataku. "Lho. katanya. arisan kita itu bentuknya kegiatan tukar-menuka r pasangan"....?" jawabku dengan sangat heran. tiba-tiba suamiku menyeletuk. Untuk mengatasi hal itu bagi para pasangan suami istri perlu mendapatkan pen ggantian suasana. "Walah. "Ah itu kan hanya alasan yang dicari-cari saja. "Ya itu. bukan seperti itu." "Jadi. "Boleh nggak diberi tahu Mas?" kata Priyono sambil melirik kepada suamiku. kata suamiku. Apabila tidak ada kegairahan lagi antara suami-istri biasanya akan membawa akibat yang fatal" . kegiatan club ini sebenarnya bertujuan untuk mengharmoniskan kehidupa n suami istri dalam rumah tangga".. apa sup. dan 'wanita lain '. "Jadi. penjelasannya panjang... Suami ku tersenyum sambil mengangguk. emas. Mercy atau BMW. "Nah.. "Jadi arisan apa pun itu. "Begini Mbak. khususnya suasana dalam hubungan di tempat tidur". "Misalnya bagaimana?" "Ya dalam kehidupan perkawinan itu secara tidak disadari timbul kejenuhan-kejenu han.. Arisan kita itu bukan arisan gosip. yang keluar duluan hanya gosip?" kataku ket us... "Begini. karena 'kebosanan' merupakan sifat manusia. pasangan suami-istri". Hal itu sangat betul sekali. Akan tetapi sifat-sifat ini justru merupakan 'sumber konflik utama' dari krisis kehidupan perkawinan seseorang! Na h!.. kata suamiku. yaitu berkeinginan untuk melakukan hubungan badan tidak dengan satu wanita saja. Kedua belah pihak biasanya telah kehilangan kegairahan dalam hubungan mereka di tempat tidur yang disebabkan oleh berbagai faktor. "Memangnya apa hubungannya dengan jaman emansipasi!" aku menyela kata-kata suami ku... "Bukan..... "Singkatnya menurut pandangan para pakar seksualogi dalam kehidupan perkawinan seseorang pada saat-saat tertentu terdapat suatu per iode rawan dimana dalam periode tersebut kehidupan perkawinan seseorang itu meng alami krisis. Malahan sebaliknya. untuk itu kenapa mesti arisan. hal inilah yang akan dicegah dalam kegiatan club itu!" ... "Pasangan?! Pasangan apa.! Dimana-mana juga sama! P aling-paling Bapak-bapaknya ngumpul ngobrolin cewek-cewek dan Ibu-ibunya ngerump i sambil comot makanan disana-sini.. se dangkan 'keinginan kepada wanita lain' secara terus terang itu merupakan sifat n aluri kaum laki-laki secara umum.pakai Litsus... mereka mempunyai naluri poligamis. apa saham. berlian. kata suamiku lagi.?" kataku lagi. "Mengapa harus ditukar-tukar sih? Dan apanya yang ditukar?" tanyaku karena aku j adi semakin tidak mengerti atas penjelasan suamiku itu.. disini masalahnya. Hubungan badan suami istri te rsebut akhirnya terasa menjadi datar dan hanya merupakan suatu hal yang rutin sa ja. disinilah memang letak masalahnya. diakui atau tida k diakui. ya akhirnya semua sama saja. kata suamik u. jadi ya kau ikut saja dulu deh! Nanti baru tahu manfaatnya!" kata Priyo no menyeletuk. terus terang saja. apa sip. akhirnya perutnya jadi gendut dan pulang-p ulang jadi bertengkar di rumah karena dengar gosip ini itu!" kataku.

atau 'kopi susunya'.! Karena apa definisi menyeleweng itu? Seseorang itu dikataka n menyeleweng apabila dia melakukan hal di luar pengetahuan pasangannya.? Karena dia tahu hal itu akan merupakan sumber konflik dalam rumah tangga ya ng sangat berbahaya. ibarat kopi dengan susunya!" kata suamiku. namun juga tentunya ada unsur lainnya!" kataku berargumentasi. Kedua-duanya harus mempunyai hak yang sama dalam kehidupan b ermasyarakat sesuai dengan tuntutan dari wanita itu sendiri untuk beremansipasi.. Unsur cinta adalah merupakan faktor yang dominan yang merupakan faktor utama terjalinnya suatu ikatan batin antara dua insan yang berlainan jeni s. atau 'su sunya' saja.. yang kedua hal itu membuat suat u keadaan yang tidak adil dalam kehidupan suami-istri. yaitu antara unsur 'cinta' dan unsur 'kenikmatan seks'. Sedangkan unsur kenikmatan seks adalah merupakan unsur penunjang ya ng dapat memperkokoh dan mewarnai unsur cinta tersebut. Unsur ini ditandai denga n manifestasi adanya keinginan melakukan hubungan hubungan tubuh dari dua insan yang berlainan jenis. "Begini. eh mal ahan jangan-jangan jadi lebih doyan!" kata Priyono menimpali komentar suamiku.. Adanya nafsu birah i ini dalam diri kita sebagai mahluk alam adalah wajar dan bukan sesuatu yang me malukan. akan tetapi dalam perkawinan hanya ada dua unsur saja yang palin g dominan. Dan hak itu tidak terkecuali walaupun dalam hubungan seks. Yang paling gampang ya. Kedua unsur ini saling melengkapi dalam hubungan perkaw inan seseorang. apakah sewaktu-waktu dia ingin minum 'kopinya' saja.. "Tidak salah pendapatmu! Memang benar dalam suatu perkawinan banyak unsur yang m empengaruhinya. Kalau suaminya bisa meras akan orang lain. Masalahnya sekarang. untuk mendapatkan kenikmatan seksual yang lain daripada istriny a. Para istri juga harus dapat me milih kehendaknya. langsung nyamber!" kataku. Atau de ngan kata lain dia melakukan itu secara sembunyi-sembunyi sehingga pasangannya t ." kata suamiku selanjutnya. kedua unsur tadi apabila kita ibaratkan seperti minuman tidak be danya sebagai 'kopi' dengan 'susunya'.. Unsur cinta ditandai dengan adanya kerelaan pengabdian dan pengorbanan dari m asing-masing pihak dengan penuh keihlasan dan tanpa mementingkan egoisme dalam d iri pribadi. "Ah. "Tentu saja bukan. "Dalam suatu perkawinan sebenarnya merupaka n campuran antara dua unsur yang sangat berbeda. "Kalau begitu bukankah hal itu juga merupakan suatu penyelewengan dalam perkawin an?" tiba-tiba kata istri Priyono berkomentar.. Apakah ingin dicampur s ehingga menjadi sesuatu yang baru yang lain rasanya daripada aslinya atau dinikm ati secara sendiri-sendiri sesuai dengan rasa aslinya!" "Jadi apa hubungannya dengan arisanmu sekarang?" "Nah."Jelasnya bagaimana?" kataku. Kalau dilakukan oleh para suami atau para istri itu secara sendiri-sendiri. adanya kobaran nafsu birahi serta adanya keinginan dari ma sing-masing pihak untuk mendominasi pasangannya secara egois. Pertama-tama karena dia tahu istri tidak menyetujuinya. "Apabila seorang suami menuruti naluri kelaki-lakiannya itu. kau kayak bensin saja. kata suamiku. "Apa hubungan perkawian dengan kopi susu?" tanyaku agak heran. Kedua unsur yang saling berbeda ini dapat dinikmati dengan berbagai cara... arisan ini bertujuan untuk membuat keadaan yang adil dan berimbang di anta ra suami dan istri. bagaimana mewujudkan hal itu. ole h karena itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi... Mengap a. siapa tahu akhirnya para istri juga akan dapat menikmatinya. dalam bentuk kegiatan arisan seperti ini". Oleh karena itu perlu diusahakan secara terorganisir. Unsur cinta dapat diibaratkan sebagai kop i dan unsur kenikmatan seks dapat diibaratkan sebagai susunya.!" "Apakah memang demikian problem dari sebuah perkawinan? Aku kira bukan hanya soa l seks saja yang menjadi konflik dalam hubungan suami istri. kenapa istrinya tidak. maka dia cenderung akan melakukan penyelewengan dengan wanita lain secara sembunyi-sembunyi. Nah. "Iya Mbak. maka akan menjadi kacau dan malahan tujuannya mungkin tidak akan tercapai. para istri juga haru s diberi kesempatan yang sama seperti para suami.

Pantas saja dia sering memu jinya bahkan sering mengatakan kepadaku secara bergurau bagaimana rasanya kalau berhubungan kelamin dengan istri Priyono. "Memang sengaja para pembantu semuanya sudah disuruh n gungsi. Dia terus memperhatikan istri Priyono tanpa mempedulikanku lagi. Di sudut lainnya ada sebuah bar yang kelihat an lengkap sekali jenis minumannya. suamiku jadi sangat antusias sek ali. "Selamat datang dan selamat malam".. "Perkenalkan saya Djodi. Dengan cekatan dia membuatkan minuman yan . S elanjutnya kami dipersilakan masuk ke dalam ruangan tamu. Demikian juga aku tidak melihat seorang pelaya n pun atau petugas catering yang biasanya mengurusi konsumsi dalam pesta-pesta y ang diadakan di rumah-rumah mewah seperti ini. Di sudut-sudut ruangan terd apat makanan kecil dan buah-buahan. seseorang membuka pintu dan langs ung menyalami kami. Suamiku berka ta bahwa aku sangat menarik apabila mengenakan pakaian yang agak ketat dan terbu ka. agar privacy kita tidak terganggu!" katanya lagi dengan suara yang genit. Jadi benar dugaanku. jawab suamiku. Aku kira pendapat suamiku benar. Yang membedakanny a adalah para tamunya. you know kan. help your self saja".idak tahu dan tidak pernah menyetujuinya.... Salah seorang tamu kemudian bertindak sebagai bar tender. Resolusi para suami itu kami terima den gan catatan kami ikut dalam kegiatan club ini semata-mata hanya untuk sekedar in gin tahu saja dan tidak ada tujuan lain yang lebih dari itu. Kami segera berbaur dengan pasangan-pasangan lainnya yang sudah ada di sana. dan ini istriku.. Pada akhirnya setelah menjalani debat yang panjang dalam forum resmi maupun tida k resmi. kata nyonya rumah kepada kami dalam bahasa Ingg ris logat Cina Singapore. Danda nannya agak menor untuk menutupi kerut wajahnya yang sudah dimakan usia. aku dan istri Priyono mengalah. apakah dia memakai pakaian dalam di balik i tu. Aku mengenakan gaun ini adalah juga atas anjuran suamiku. Oleh karena itulah malam in i akhirnya aku berada di tempat ini. panggil saja Sis ka!" katanya langsung memperkenalkan seorang wanita yang tiba-tiba muncul. Apalagi dengan model potongan da da yang agak rendah membuat pangkal buah dadaku yang putih bersih kelihatan agak tersembul keluar membentuk dua buah bukit lembut yang indah. Sementara itu suara iringan musik terdengar samar-samar mengalun dengan lembut dari ruang tamu yang besar. Berlainan dengan kegiatan ini. Tapi se cara keseluruhan bentuk tubuhnya masih boleh jugalah. Pri yono dan istrinya sedang mengobrol dikelilingi beberapa pasangan lainnya. Suasana dalam ruangan itu kudapati biasa-biasa saja. Buah dadanya subur walaupu n perutnya kelihatan agak gendut. Sikap suam iku yang demikian menimbulkan juga rasa cemburu di hatiku. "Silakan. karena dengan memakai gaun ini aku lihat be ntuk tubuhku jadi semakin nyata lekak-lekuknya. kuhitung hanya ada bela san orang dan wanitanya semua berdandan secantik mungkin dengan pakaian yang leb ih seksi daripada yang kukenakan. Sehingga dalam pakaian itu dia tidak saja kelihatan sangat cantik akan tetap i juga seksi. tuan rumah di sini. rupanya suamiku benar tertarik kepada istri Priyono. Selain daripada itu kami mengalah untuk membuat hati para suami senang. Aku li hat istri Priyono benar-benar sangat menarik sekali malam itu dengan pakaiannya yang agak tembus pandang membuat mata kita mau tidak mau akan segera terjebak un tuk memperhatikannya dengan seksama. Kelihatannya tidak begitu banyak. katanya langsung sambil menyalami kami. "Mari k ita ambil minum dahulu". Tidak berapa lama kami berdiri di depan pintu. Melihat penampilan istri Priyono. katanya sambil langsung menuju bar. Semuany a terbuka dan melalui persetujuan bersama antara kedua pasangan suami-istri itu" . Kelihatannya dia itu seorang keturunan Cina. Tidak berapa lama kemudian tuan rumah beserta istrinya menghampiri kami. Aku mengenakan gaun dari bahan satin yang agak tipis yang agak ketat melekat di tubuhku.

Aku memang selalu berbuat itu.. Namun secara tidak disadari aku me nyukai juga ucapannya itu terutama datangnya dari seorang pria yang tidak aku ke nal dan di hadapan suamiku. Saya kira 'rum and cola' cocok untuk anda berdua!" katanya lagi sambil terus mencampu r rum dan segelas cola serta menaruh es batu ke dalamnya. coca cola saja.. Kecuali aku dan istri Priyono. "Saya benar-benar baru pertama kali mengikuti pertemuan ini". pada saat itu aku merasa agak me lambung juga walaupun hanya sedikit. "Akan tetapi saya senang sekali apabila nanti kita dapat tempat y ang sama dan segera ke sana. Akan tetapi dugaa . dengan bahu yang bidang dan wajah yang ramah menarik.g dipilih masing-masing orang dan kebanyakan mereka memilih minuman yang bercamp ur akohol. tetapi juga minumanku terasa sangat keras sehingga kepala ku langsung terasa mulai berat.. Kemudian dia menatapku dengan pandangan yang menyesal .!" katanya dalam nada yang jenaka. katanya sambil menatap dalam-dalam ke arah belahan dad a gaunku.. Selesai membuat minuman dia segera bergabung dengan kami. Aku agak menjauhinya seketika karena kukira dia mabuk. Aku dapat membacanya dari senyumnya yang tersembunyi. "Anda cantik sekali dengan busana ini". Kelihatannya dia sedang menilaiku. Aku berpikir rupanya dalam club ini untuk dapat tidur dengan seorang wanita tidak be rbeda bagaikan akan membeli seekor sapi saja. Aku menjadi agak terselak seketika. katanya sambil menam bah minumanku. katanya agak kaget. "Ini. katanya seraya memegang pundakku yang te rbuka. Aku memang tidak begitu tahan terhadap minuman beralkohol. akan tetapi ru panya dia mengartikannya lain bahwa aku ingin segera memulai sesuatu.. Hal ini disebabkan bukan hanya aku kaget men dengar bisikannya itu. bukan kepada istri Priyono. "Saya harap kata-kata saya tadi tidak menyinggung anda. "Dada anda bagus sekali". Tinggi badan nya kira-kira 170 cm. "Anda minum apa?" tanyanya kepadaku dan istri Priyono..!" "Oo. Aku pun kemudian mulai memperhatikan penampilannya. Semula aku mengira tuan rumah akan menarik nama pasangan yang akan mend apat arisan bulan ini sebagaimana arisan-arisan biasa lainnya. Kata-kata itu ditu jukan kepadaku. Apa bila waktu yang lalu ada seorang laki-laki yang memandang diriku secara demikian maka suamiku mungkin akan segera mengirimkan bogem mentah kepadanya. jadi mau tidak mau harus dicampur sedikit dengan rum atau lainnya.. Tidak berapa lama kemudian tuan rumah mengumumkan akan melakukan penarikan nomor arisan." bisiknya... "Terima kasih". tiba-tiba aku berk ata secara spontan. pikirku. "Jangan terburu-buru!" katanya. Aku segera menghabiskan minumanku. "Ohh". Kuharap dia dengar kata-kata itu. "Coca cola saja. "Kita belum lagi tahu cottage mana yang akan anda tempati". sungguh tidak". kataku berusaha menjawabnya. "Sungguh." bisiknya dengan nada mi nta maaf. Aku berpikir apakah dia laki -laki yang akan meniduriku nanti? Tidak begitu jelek juga. Kemudian dia mulai memperhatikanku secara khusus. Ya. bourbon atau scotch?" "Terima kasih.!" kataku. cobalah dahulu. buatan bar tender terkenal!" katanya sambil menyodorka n gelas itu kepada kami. kataku sambil memberikan senyuman.. "Minuman pertama yang dilarang adalah c ola atau lainnya yang dicampur dengan Baygone! Yang kedua minuman yang anda pili h tadi. di sini tidak boleh minum itu! Itu termasuk minuman kedua yang dilarang di sini. Dia diam sejenak. Tapi sesungguhnya hal itu disebabkan aku tidak terbiasa beramah-ramah dengan seorang pria asing yang belu m kukenal benar. "Pakai rum.

. Para suami membuat kelompok sendiri dan para istri juga mem buat kelompok sendiri. "Nomor duabelas Mbak.?" "Untung bukan cilaka tigabelas!" jawabnya sambil tertawa. karena kuncinya sudah pas sepasang-sepasang!" "Jadi kita tidak tahu siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama dengan nomor kita?" kataku untuk menegaskan dugaanku. Apalagi hanya berduaan dengan laki-laki yang bukan suami kita..? Oh ya ..." kataku selanjutnya. Se hingga sekarang lebih fair karena anggota tidak dapat memilih pasangannya yang d iincar terlebih dahulu. Selanjutnya kami masing-masing diminta mengambil amplop k ecil dalam dua buah bowl kristal yang berbeda yang diletakkan pada masing-masing kelompok... Dia memilih pasangan yang diinc arnya sehingga timbul komplain dari anggota yang lain.!?" katanya sambil memandang kepadaku dengan agak heran. "Nomor delapan. "Jadi kita hanya dengan berdua dalam cottage itu?" "Ya.. "Eh kalau Novie dapat nomor berapa y a?" kataku lagi.. Karena dengan sistem itu ada anggota yang suka curang..! " "Kenapa untung?" "Ya untung tidak dapat nomor yang sama.. Jadi kita tahu siapa di kamar nomor berapa . kita tunggu saja siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama!" Tiba-tiba hatiku menjadi kecut. Aku jadi terhenyak. "Sudah percuma berdebat di sini.nku meleset. Selesai kami mengambil kunci semua berkumpul kembali di ruang tamu. "Terus.!" jawab suamiku. Satunya untuk para suami dan satunya lagi untuk para istrinya. Aku mereguk sampanye itu sekaligus sehingga kepalaku kini terasa semakin ber at. "Jadi nanti kita cocokkan nomor yang ada di kunci itu dengan nomor bungalow atau kamar di sana. Kemudian baru para suami keluar dan saling tukar menukar kunci kamar mereka di mana para istrinya berada di dalamnya. Kalau sudah begitu ya nasi bnya lah. "Ya. "Dapat nomor berapa?" kata suamiku yang tiba-tiba sudah berada di sampingku. Mula-mula tuan rumah meminta kami untuk berkelompok secara terpisah antara suami istri. Sekarang sistem itu telah dirubah.. Sekarang masing-masing pa sangan mengambil kunci kamar secara diundi dan disaksikan oleh semua anggota.. Aku tidak dapat membayangkan apa yang akan dilak ukan dalam cottage itu. memang sekarang ini sistemnya berbeda.!" jawabku. Dahulu pada waktu club ini disebut T he Golden Key Club memang kita bisa ketahui karena para pesertanya mula-mula ber ada dalam sebuah kamar masing-masing." katanya. "Untung." "Terus.. "Kenapa.!" kataku.. tolong kau tanyakan dong!" Rupanya aku tidak usah berpayah-payah mencari Novie karena tiba-tiba Priyono dan istrinya sudah berada di dekat kami. " jawabnya. Jadi maksud suamiku untuk meniduri istri Priyono kini tercap ." Sekarang aku baru mengerti mengapa club ini dahulu dinamakan The Golden Key Club . "Kunci ini adalah kunci cottage yang ada di sekitar villa ini.. kali ini dia tidak dapat apa-apa. cilaka duabelas namanya!" "Ya tapinya untung juga..... "Itu bukan untung tapi cilaka. nomor berapa dia. nomorku duabelas!" katanya. Amplop kecil tersebut ternyata berisi sebuah kunci dengan gantungannya yang bertuliska n sebuah nomor. "Eh. Kelemahannya dalam sistem ini ada kemungkinan pasangan s uami-istri itu juga akan mendapatkan nomor yang sama. Tuan rumah meminta kami untuk mengambil gelas sampanye masing-masing kemudian kami bersula ng. Aku bertanya kepada wanita di sebelahku yang kelihatan sudah biasa dalam kegiata n ini.. kamu dapat nomor berapa?" aku berbisik kepada Novie. "Iya ya. "Terus.

"Malu sama suamimu!" "Kenapa malu. "Ah. tapi ada juga yang masih duduk-du duk mengobrol di sofa. Selanjutnya kami berbasa-ba si berbincang-bincang sejenak. Ketika kami kembali ke tempat semula kudapati suamiku dan istri Priyono sudah ti dak ada di sana. dan ini istri saya Mira".. Dia san gat sopan terhadapku. kau terus mau apa?" "Tentunya kita nggak usah payah-payah ikut arisan di sini.!" katanya sambil terus menempelkan pipinya ke pipiku. Rua ngan itu kini menjadi agak gelap dan alunan musik berirama slow terdengar lebih keras lagi. mungkin tiga hari nggak habis dimakan!" kata ku berseloroh.. Dan sudah barang tentu suamiku sege ra juga mengajak istri Priyono berdansa.. orangnya sintal.. Baru saja kami duduk tiba-tiba sepasang suami istri datang menghampiri kami dan mengulurkan tangannya. "Anda dapat nomor berapa?" dia bertanya kepada Priyono. "Nomor delapan!" jawabku. aku merasakan adanya ga irah birahi yang timbul dalam diriku ketika berdekapan Priyono sehingga aku pasr ah saja leherku didusal-dusalnya.?" kata Priyono. Tiba-tiba Priyono mengajakku untuk berdansa. "Aku dengar sih Nyonya Siska. dia sendiri juga sering cerita bahwa dia suka sama istri kamu. "Eh." "Mengapa?" kataku lagi. Ketika kami berdansa Priyono mendekapku erat-erat.. "Seperti kamu. e h sekarang dia dapat nomor kamar istrimu lagi!" kataku lagi. "Jangan ngeledek ya.. "Siapa itu. Aku segera memberi isyarat kepada suamiku bahwa nomornya sama dengan nomor d ia.. Ditambah dengan pengaruh alkohol yang aku minum tadi..? Kenapa dari dulu-dulu nggak bilang!" kataku samb il terus mendekapkan tubuhku lebih erat lagi sehingga buah dadaku terasa menyatu dengan dadanya. "Kalau aku dulu bilang.? Kan betul orangnya sintal!" "Potongan seperti itu bukan typeku!" katanya. enak dong. Aku pikir mereka sudah tidak sabar lagi dan masuk ke cottagenya ketika kami sedang berdansa tadi. Tidak berapa lama kemudian lampu-lampu di seluruh ruangan itu mulai meredup. istrinya tuan rumah!" "Wah.. Dia bernyanyi-nyanyi kecil mengikuti irama m usik yang mengalun di ruangan itu.!" katanya lagi sambil terus mendusal-dusal leherku. "Oh ya. katanya memperkenalkan diri. Apakah kare na pengaruh alkohol yang dia minum tadi atau memang selama ini dia juga mempunya i perasaan yang terpendam terhadap diriku. "Typemu seperti apa sih?" kataku. Aku lihat bebera pa pasangan yang mulai berdansa tapi kebanyakan dari mereka menyelinap satu pers atu.?" tanyaku. Selanjutnya beg itu irama musik hampir selesai. Aku jadi agak bergelinjang juga leherku diciumi Priyono sedemikian rupa. kau. Aku jadi ag ak cemburu lagi melihat tingkahnya.!" katanya. "Memangnya kenapa. "Kamu dapat nomor berapa?" tiba-tiba Priyono berbisik di telingaku.. Priyono dan aku menyebutkan nama kami masing-masing. atau mabok.. kau ngerayu... tiba-tiba Priyono meraih wajahku dan langsung me ngecup bibirku dengan lembut. Tapi malam ini tiba-tiba saja dia berbuat itu..ai. di rumah saja!" "Ah.. sayang. Selama kami bergaul belum pernah dia melakukan hal yang tidak senonoh denganku. Suasana dalam ruangan itu kini jadi lebih romantis. "Aku nomor enam!" katanya lagi. Begitu sangat eratnya sehingga seolah-olah kami dapat mendengar degu b jantung di dada masing-masing. .. "Saya Alex. mungkin menuju cottage-nya masing-masing.. Suamiku kelihatan berseri-seri sekali ketika menerima isyaratku. Perasaanku kini jadi melambung kembal i.

" bisiknya kepada Priyono. Aku benar-benar tidak menyangka Priyono dapat bersikap seperti itu. "Saya nomor delapan dan istri saya nomor enambelas" katanya. "Itu adalah nomorku". Sel anjutnya dia merenggangkan mulutku dan mendorongkan lidahnya di antara gigiku me ncari-cari lidahku yang segera kujulurkan untuk menyambutnya. Begitu buah dadaku tersentuh maka praktis akan membuatku terus bergelinjang. Kemudian kul ihat mereka bertukar nomor kunci. Kemudian dia berpaling kepada Priyono dan mengamit lengannya menjauhi kami. "Saya lihat anda senang sekali dengan nomor delapan. Selanjutnya tidak ayal l agi Priyono segera memegang tanganku dan menuntunku menuju cottage nomor delapan . Aku jadi tersentak seketika. Jari-jariku menghujam di punggungnya menahan suatu per asaan yang sangat dahsyat. "Bolehkah kita bernegosiasi. kataku. Sungguh merupakan suatu ciuman yang panjang dan lama sekali. Begitu memasuki cottage itu Priyono langsung merangkulku dan mulai menghujani wa jahku dengan kecupan-kecupan kecil. "Saya kira anda ber dua sudah bernomor sama. "Ya. Oleh sebab itu ketika tangannya menyentuh langsung puting susuku maka aku menjadi bergelinjang dan me liuk-liuk dengan liarnya. Ketika kami memasuki pintu cottage itu aku berpikir di sinilah kemungkinan awaln ya perubahan hidupku. Selanjutnya dengan segera tangannya m ulai meraba daerah sekitar buah dadaku. Seumur hidupku aku belum pernah melakukan hubungan badan d engan laki-laki lain kecuali dengan suamiku sendiri. . dear!" kata Alex. Aku ingin segera ditiduri.. Tidak berapa lama kemudian tangannya segera menyusup ke balik busanaku yang mema ng berpotongan rendah dan menjalar menelusuri punggungku. Selama ini kukenal dia wajar-wajar saja apabila bertemu denganku." Bagaikan mendapatkan durian runtuh. Priyono segera saja mengiyakan. Aku mempunyai suatu kelemahan mengenai b uah dadaku. akan tetapi saya sudah mempunyai janji dengan nomor enam. Dia kelihatan begitu sangat bernafsu sekali terhadap diriku. "Kali ini saya tidak akan menginterupsi kalian. tapi anda kan bukan pasangan suami istri?" katanya la gi.. Sedangkan istri saya memang sudah sesuai dengan nomor enambelas yang jug a kebetulan tuan rumah kita. Ketika bibirnya menempel di bibirku aku pun langsung melumatnya dengan kuat. Memang hal ini tidak diperbolehkan apabila ada angg ota lainnya yang tahu. Aku tahu dengan ini aku memberikan suamiku semacam kepua san seks lain sebagaimana yang dia inginkan. "Oh ya!" kata Alex agak kaget."Enam!" jawab Priyono singkat. Kupikir apakah hal itu akibat pengaruh alkohol yang diminumnya tadi atau mungkin juga memang sejak dahulu dia sudah mempunyai minat yang besar terhadap diriku namun dia terlalu sopan untuk mengungkapkannya dalam kesempatan yang biasa. Tapi saya harap hal ini hanya di antara kita saja. aku merasa bagaikan kembali pada saat-saat dimana aku men galami ciuman yang pertama dari seorang laki-laki. Aku akan menjadi seorang istri yang serong dan semuanya ini disebabkan oleh ulah suamiku sendiri.. demikian juga Priyono.!" kataku hampir serempak. Tiba-tiba kusadari bet apa nikmatnya itu semua. "Oh. Lain kali saya harap saya dapat nomor anda lagi!" Kemudian dia melingkarkan tangannya ke tubuhku dan memberikan sebuah kecupan kecil di bibirku. Aku merasakan suatu hal yang luar biasa yang belum pern ah kualami sebelumnya. Apakah ada orang yang ak an percaya mengenai hal itu? Secara jujur begitulah keadaanku dan itulah apa yan g kupikirkan waktu itu. Sebenarnya saya juga senang dengan penampilannya. akan tetapi hal itu akan be rubah dalam waktu beberapa menit ini. Hanya kini rasa sensasi yang muncul dalam diriku aku rasakan tidak asing lagi. aku maksudkan buah dadaku sangat sensitif sekali. Apakah pa da acara-acara rutin kami atau kesempatan lainnya. Bagaimana kalau kita bertukar nomor? Anda mengambil nomor delapan dan saya nomo r enam..

Akan tetapi sebenarnya saat itu aku juga ingin berkata kepadanya bahwa aku juga ingin segera menyaksikan bagaimana bentuk tubuh aslinya di balik kemej a dan pantalonnya itu. sementara aku pun merasa semakin b ergelinjang dengan hebatnya. aku dapat merasakan gumpalan alat kej antanannya di balik pantalonnya yang sudah menjadi besar dan keras sekali. . Kupikir dalam kesempatan seperti ini dia masih saja bisa be rkelakar. Ingin rasanya aku menyentuhkan wajah serta puting susuku ke dadanya. Otot-ototnya pun sem ua kelihatannya sangat kokoh dan seimbang. "Saya senang dengan puting susu yang besar". apalagi aku sendir i dalam keadaan bertelanjang bulat. Namun aku merasa masih sangat malu untuk berkata secara t erus terang. dan tidak berapa lama lagi dia akan menyetub uhi diriku dengan alat tersebut. Aku mengecup dadanya kemudian puting susunya. Aku masih teringat bagaimana bentuk dadanya itu dan bagaimana ketika dia memperl akukan diriku. Sementara itu tangannya telah menyusup ke balik celana dalamku menelusuri daerah sekitar pantatku dan meremas-remasnya de ngan kuat daging pantatku yang lembut dan berisi. Aku tidak mengenakan apa-apa lagi di balik busanaku itu kecuali du a carik pakaian dalam model bikini yang tipis dengan warna yang senada dengan ku litku. Dan sudah barang tentu pemandangan selanjutnya yang kusaksikan adal ah sebuah alat kejantanan yang sangat besar dan gempal sedang berdiri dengan teg aknya menentang diriku. Betapa aku menggali kenikmatan dari itu semua. Dia m enggesek-gesekkan alat kejantanannya tersebut ke tubuhku yang hanya mengenakan B H serta celana dalam nylon yang tipis. Seumur hidupku aku belum p ernah menyaksikan alat kejantanan seorang laki-laki dewasa yang begitu dekat jar aknya dengan tubuhku kecuali alat kejantanan suamiku sendiri. Dia masih tetap saja berdiri menikmati pemandangan keindahan tubuhku dengan pandanga n yang penuh dengan kekaguman. Kemudian Priyono agak menjauh beberapa saat untuk menurunkan reitsleting calanan ya. katanya sambil menyentuh puting sus uku dengan lembut. Dia mulai meneliti busanaku mencari kancing atau pun reitsleting untuk sege ra melepaskan busana itu dari tubuhku." Aku tidak menjawab. Aku segera telentang di sana dengan segala kepolosan tu buhku menanti kelanjutan dari dari kesemuanya itu dengan pasrah. Selanjutnya dengan serta merta dia melucuti celana dalamku ke bawah kakiku. dan tidak berapa lama kemudian secara tidak kusa dari aku telah melakukan hal itu. "Karena cukup untuk menyusui anaknya dan sekaligus bapaknya. Ketika aku merapatkan tubuhku ke tubuhnya. Sehingga secara tidak sadar kurasakan timbul su atu keinginan dalam diriku untuk segera memegang bahkan menghisap alat kejantana n itu. maka dengan mudah aku segera melepaskan busana itu me lalui kepala.Pada saat tubuh kami terlepas satu sama lainya. nafas kami pun memburu dengan he bat. Dadanya kecoklat-coklatan hampir berwarna sawo matang penuh ditum buhi dengan bulu dada keriting berwarna hitam di tengahnya. Selanjutnya Priyono meraih dan membopong tubuhku yang telah bertelanjang bulat i tu ke atas tempat tidur. Sehingga se lanjutnya kudapati dia mulai membuka kancing kemejanya dan melepaskan kemeja itu dari tubuhnya. Dia pun kini melepaskan BH-ku sehingga kini tubuhku benar-benar berada dalam keadaan bertelanjang bulat berdiri di hadapannya. Aku tidak melihat banyak perbedaan dengan bentuk alat kejantanan suamiku. akan tetapi sekali lagi aku masih tidak mempunyai keberanian melakukan ha l itu. Segera saja kulemparkan celana dalam itu dengan kak iku jauh-jauh dari tubuhku. akan t etapi yang mengesankan adalah alat kejantanan yang kulihat sekarang adalah milik seorang laki-laki lain walaupun dia sahabat suamiku. Begitu reitsleting diturunkan dalam sekejap pantalonnya pun juga ikut tergus ur ke bawah. Akan tetapi rup anya Priyono belum mau memasukkan alat kejantanannya ke liang kewanitaanku. Akan tetapi busanaku memang hanya memperg unakan karet elastis saja. Rupanya dia dapat membaca apa yang ada dalam pikiranku.

Puas menikmati keindahan tubuhku kini tangan Priyono mulai sibuk di seluruh tubu hku. Aku benar-benar merasa semakin bertambah liar. Aku merasakan suatu kenikmatan yang lain yang belum pernah aku rasakan. Aku heran bagaimana seo rang laki-laki yang bukan suamiku dapat membuat diriku menjadi sedemikian rupa. Priyono tetap meneruskan melahap liang senggamaku. Tidak pernah kubayangkan sebelumnya bahwa aku dapat merasakan gelinjang birahi y ang sedemikian hebat dari laki-laki lain yang bukan suamiku. Aku merasakan alat kejantanan Priyono mempunyai aroma yang berlainan dengan alat kejantanan suamiku. Mula-mula dia menjulurkan lidahnya dan mulai menyapu klitorisku dengan sangat halus sekali namun cukup untuk membuatku menjadi lupa daratan. Sementara itu aku terus-menerus mengalami orgasme bertubi-tubi namu n pada akhirnya dia berhenti juga. Tangannya mulai meraba dan meremas seluruh bagian tubuhku yang sensitive. Aku menjadi tambah bergelinjang dan tubuhku terasa bergetar dengan hebat. Selain itu aku merasakan alat kejantanan l aki-laki lain ternyata terasa lebih nikmat daripada alat kejantanan suamiku send iri. Bagaikan serigala yang ganas Priyono segera melumat habis-habisan alat kewan itaanku. Lalu dia membungkukkan tubuhnya agak rendah dan mulai menciumi pahaku yang lama kelamaan semakin dekat ke arah liang kenikmatanku. Betapa tingginya seni permainan lidahnya itu tidak dapat kulukiskan dengan kata-kata. Secara tidak sadar aku mulai menggoyang-go yangkan pinggulku dengan hebat. "Sudah. Mungkin hal itu karena aku mendapatkan sesuatu yang lain dari apa yang sela . Aku berteriak liar dengan suara yang sukar dipercaya bahwa itu keluar dari mulut ku. M ulai dari buah dadaku yang subur berisi sampai pada liang senggamaku yang ditumb uhi oleh bulu-bulu halus yang sangat lebat. Aku merasakan adanya suatu kenikmatan tersendiri bertelanjang bulat di hadapan seorang laki-laki asing yang bukan suam iku sendiri dan memperlihatkan seluruh keindahan lekuk tubuhku yang selama ini h anya disaksikan oleh suamiku saja. Lidahnya terus keluar masuk berp utar-putar menari-nari. Pinggulku secara otomatis mulai bergerak turun naik bagaikan dikendalikan oleh sebuah mesi n dalam tubuhku.. aku segera bangkit dan kini tanpa merasa risih lagi aku segera m eraih alat kejantanannya yang hangat berwarna kemerah-merahan lalu memasukkannya ke dalam mulutku dan mulai bekerja dengan lidahku di sepanjang alat kejantanann ya yang begitu terasa keras dan tegang. Lebih jauh dari itu aku tidak tahan lagi dan aku l angsung mencapai puncak orgasme yang hebat. Sehingga secara tidak sadar kubiarkan tubuhku dinikmati mata Priyono dengan sepuas-puasnya. Tidak berapa lama kemudian dia berlutut di depanku dan merenggangkan kedua belah pahaku lebih lebar lagi. Dan pada saat dia mengambil posisi untuk meny etubuhi diriku. Buka n saja dari bentuk dan ukurannya akan tetapi juga dari aroma yang dipancarkan ol eh masing-masing alat kejantanan itu. Kini aku baru sadar alat kejantanan dari setiap laki-laki juga mempunyai perbeda an rasa yang khas yang tidak sama antara satu lelaki dengan lelaki lainnya. Kembali aku merasakan suatu sensasi yang hebat melanda dirik u. Selanjutnya dia merangkak di antara kedua belah pahaku dan menatap langsung ke arah alat kewanitaanku. Liang senggamaku tambah berdenyut dengan hebat d an terasa licin dengan cairan yang keluar dari dalamnya. akhirnya aku berkata.Tatapan mata Priyono ke seluruh tubuhku yang bugil di lain keadaan juga menumbuh kan semacam perasaan erotis dalam diriku. Aku merasakan darahku menggelegak. sudahlah". Malahan ketika tatapan mata Priyo no menyapu bagian bawah tubuhku secara reflek aku renggangkan keduabelah pahanya agak lebar seakan-akan ingin memberikan kesempatan yang lebih luas lagi kepada mata Priyono untuk dapat menyaksikan bagian dari tubuhku yang paling sangat raha sia bagi seorang wanita. Priyono kemudian menurunkan lidahnya lebih ke bawah lagi dan membuat putaran kec il di sekitar liang senggamaku dan akhirnya dia sorongkan lidahnya dengan mahir ke dalamnya.

. Untuk beb erapa saat aku telentang tanpa bergerak sama sekali menikmati diriku disetubuhi oleh seorang laki-laki yang bukan suamiku. Dan kes emuanya ini disebabkan oleh alat kejantanan seorang laki-laki lain yang bukan su amiku. Sangat sukar aku lukiskan betapa kenikmatan yang kualam i dari kesemuanya itu. katanya dengan tenang. Kami jadi bergumulan dengan hebat di atas tempat tidur saling cabik mencabik tubuh masing-masing. Selanjutny a aku menyaksikan sebuah dada yang bidang menutupi tubuhku dan tidak lama kemudi an kurasakan alat kejantanannya itu mulai terbenam ke dalam liang senggamaku yan g hangat dan basah. Sisa malam itu tidak kami sia-siakan begitu saja. Kemudian dengan suatu kekuatan bagaikan sebuah pompa hydroulis. Yang terang ketika Priyono menarik alat kejantanannya dari liang senggamaku. lia ng kewanitaanku menghisap dalam-dalam alat kejantanan itu sehingga terasa menyen tuh leher rahimku. kata Priyono bergumam.. Akhirnya kami terbaring dengan segala kelelahan namun dal am suatu alam kenikmatan lain yang belum pernah aku alami bersama suamiku. Seorang laki-laki lain yang bukan suamiku kini sedan g memasukkan alat kejantanannya ke dalam tubuhku dan aku pun sedang menggali sem ua kenikmatan darinya. Selanjutnya Priyono mulai menghujamkan tubuhnya ke tubuhku semakin kuat dan sema kin kencang.. Tiba-tiba puncak dari itu semua. Sebenarnya a ku enggan melepaskan alat kejantanan yang menggiurkan itu dari mulutku.ma ini kurasakan. Aku jadi agak mengerang kecil ketika alat kejantanan yang be sar dan gempal itu memasuki tubuhku. aku merasa h al ini sebagai suatu mimpi. teruskan! Rasanya dahsyat sekali. Kami menghabiskan sisa malam i tu dengan melakukan hubungan intim beberapa kali lagi bagaikan sepasang suami-is tri yang sedang berbulan madu dalam suatu hubungan persetubuhan yang sangat dahs yat dan belum pernah kualami bersama suamiku selama ini. Aku meras akan persetubuhan yang sedang kami lakukan ini betul-betul sangat hebat. "Teruskan. Kami terus berasyik-mas yuk sampai saat-saat terakhir kami kembali ke rumah masing-masing ketika hari su . aku mera sakan ada sesuatu yang hilang dari dalam tubuhku. Secara perlahan-lahan dia mulai menggerakkan tubuhnya di atas tubuhku. Aku ingi n merasakan betapa alat kejantanannya itu memancarkan sperma dalam mulutku. sehingga kuturuti perm intaannya dan membaringkan tubuhku dengan kedua belah kakiku ke atas. Yang aku tahu pada saa t itu hanyalah suara desahan kenikmatan yang keluar dari mulut kami masing-masin g. Nafas Priyono dengan kuat menyapu wajahku. Dengan garang Priyono terus-menerus menikamkan alat kejantanannya sedalam-dalamnya ke liang senggamaku secara bertu bi-tubi. Liang seng gamaku pun terasa berdenyut lebih keras lagi dan akhirnya aku merasakan suatu ca iran yang hangat dan kental terpancar dari alat kejantanannya membanjiri liang s enggamaku. "Sekarang giliranku untuk meminta berhenti". Selanjutnya aku mulai menggoyang-goyangkan pinggulku dalam suatu putaran yang te ratur mengikuti gerakan turun naik tubuhnya.. Tubuh kami bersatu dan merenggang dengan hebat.. Sungguh sulit dipercaya.!" kataku secara spontan sambil m engencangkan otot liang senggamaku sehinga alat kejantanan Priyono itu terjepit dengan kuat. "Oh. akan tetapi kupikir tidak akan senikmat sebagaimana bila alat kejantanannya itu mele dak dalam rahimku dalam suatu persetubuhan yang sempurna. Alat kejantanannya dengan teratur keluar masuk dan naik turun di liang senggamaku yang membuka serta meremas dengan erat alat kejantanan itu. kurasakan alat kejantanannya yang berada dalam liang senggamaku menjadi sedemikian membesar dan tegang dengan keras. S etiap hunjamannya membawaku ke suatu alam fantasi yang jauh entah dimana yang ti dak pernah kuketahui dan belum pernah kualami sebelumnya. Jadi walaupun serupa tetapi tidak sama rasanya. Saat yang mendebarkan itu berlangsung lama sekali. sayang". sayang.

Aku merasakan adanya suatu kesega ran dan kecerahan lain dari yang lain dan penuh dengan semangat kegairahan hidup . mata saya terasa mengantuk. kemudian dia beri shampo. Tante Vida waktu itu masih sekolah di s ekolah perawat." Tante Vida terkagum-kagum. pant at yang berisi dan sintal kemudian vaginanya yang merah muda dengan rambut kemal uan yang lebat. tuhan ternyata tubuhnya sintal banget. Dia bilang. aku menyadari suatu hal yang selama ini tidak pernah terpikirkan maupun kuba yangkan sebelumnya. Walau masih SMP kelas 2 lihat Tante Vida dengan pakaian gitu merasa keder juga. di lain keada an. tante!" Tante Vida bertanya. Payudaranya yang montok seperti tak kuasa pakaian senam itu menahannya. Kemudia n dia duduk di samping. Hari itu s aya sakit sehingga saya tidak bisa berangkat sekolah. setelah itu dia mengulum penis saya. Aku merasa mendapatka n suatu horizon baru dalam kehidupan. Set elah terasa kemudian dia melucuti pakaiannya satu demi satu. Kemudian dia berjongkok. waktu itu saya sempat kaget juga melihat Tante Vida. dengan pentil yang tegang. tapi permainan apa lha wong Dod i baru sakit gini kok!" Tante Vida berkata. Saya ingin menceritaka n pengalaman saya pertama kali berkenalan dengan permainan seks yang mungkin mem buat saya sekarang haus akan seks.dah menjelang subuh. te rus digosok. Say a sih mau-mau saja. Dia bilang. Akan tetapi yang penting dari kesemuanya itu. bahwa alat kejantanan suami kita sendiri sesungguhnya juga m empunyai suatu keistimewaan tersendiri. Waktu itu saya masih sekolah di salah satu SMP favorit di Yogyakarta. masih dengan pakaian senam dia masuk ke kamar. da . Ketika sampai di rumah Papa dan Mama sudah pe rgi ke kantor dan Mama pesan supaya saya istirahat saja di rumah dan Mama sudah memanggil Tante Vida untuk menjaga saya. saya jawab. Yuk" Sambil Tante Vida menggandeng tanganku masuk ke kamar mandi saya. Hal ini membawa pengaruh kepada hari-hariku selanjutnya. "Kalau belum boleh tante masuk. "Mau tante. kamu mau saya ajari permainan nggak Do d?" Tanpa pikir panjang. aku merasa bagaikan seorang wanita yang b aru dilahirkan kembali. Demikian pula suamiku. lha wong hati saya deg-degan sekali waktu itu . Aku dapat mengetahuinya kesemuanya itu k arena aku telah dapat membandingkannya dengan alat kejantanan dari suami-suami o rang lain. burungmu untuk anak SMP tergolong besar Dod. kurasakan cinta kas ih kami semakin bertambah dari waktu-waktu sebelumnya." Terus saya bukakan pintu. "Belum. "Dod. "W ah. Kehidupan rumah tangga ka mi serasa lebih harmonis penuh dengan keceriaan dan kegembiraan daripada waktu-w aktu yang lalu. Demikian juga suamiku. tapi mainnya harus di kamar m andi. sudah tidur?" Saya jawab dari dalam. Cerita Memek Tante Vida yang sintal. "Namanya permainan kenikmatan. Sekarang saya masih kuliah di Universitas dan Fakultas paling favorit di Yogyakarta. Payudaranya yang montok. Lama-lama saya merasa kemaluan saya semakin lama semakin keras. Keesokan harinya ketika aku terbangun. Dengan demikian tidak mengherankan kiranya apabila aku dan suami ku terus menghadiri arisan itu beberapa kali dan selama itu pula aku telah dapat merasakan berbagai macam type alat kejantanan laki-laki dalam berbagai macam be ntuk dan ukuran serta berbagai macam tehnik permainan hubungan kelamin dengan pa ra suami orang lain. Nama saya Dodi. setelah surat ijin saya ti tipkan ke teman terus saya pulang. Ya. Sehabis minum obat. Ketika mau terle lap Tante Vida mengetuk kamarku. Wak tu itu saya cuma cengengesan saja. D ia baru saja pulang dari aerobik. Terus dia mulai membasahi kemaluan saya dengan air. Kemudian mulai dia melorotkan celana saya sambil berkata. "Dod.

aku sering main kesana karena disana aku bisa main play station sepuas-puasnya.Penis aku mempunyai panjang 19. S etelah Tante Vida menikah saya jadi kesepian. dia meritih. ya?" Dia meraih kemaluan saya yang sudah tegang sekali waktu itu. Setelah itu kami berdua sama-sama ketagihan. kapan-kapan kita bisa saling berkenalan dan berhubungan. sementara tangan saya yang satu turun mencari liang vaginanya.karena aku pun sudah tidak tahan untuk mengintipnya. saya kul um bibirnya yang ranum. sampai saya merasa ada yang meletus dari penis saya dan kami sama-sama lemas.ntar kalo angga dateng kamu bukain pintu nya ya kata bu siska memberi tahu. Selain mba riri. Nah. Untung kami sama-sama tegangan tinggi. Setelah itu kami mandi bersama-sama.dir umah angga juga ada ibunya yang bernama ibu siska dan berumur sekitar 40-an. Bu siska akhirnya pergi ke kamar mandi dan aku secara perlahan mengikutinya dari belakang. saya n ggak tahu tiba-tiba saja naluri saya bergerak. Pertama-tama saya akan memperk enalkan diri saya. Kemudian.kejadian ini terjadi ketika saya pergi main ke rumah salah seorang temanku y ang bernama angga. Kami bermain mulai dari kamar saya. "Aakh h.6 cm dan diameternya 5 cm.aku tidak bisa berkonsentrasi karena bu siska hanya menggunakan celana pendek yang sangat ketat.Ketika itu aku pergi main ketempat angga.danya yang montok ikut bergoyang. Mungkin kita bisa bermain seperti Tante Vida.jawabnya sam bil tetap melanjutkan bersih-bersih.karena sangat tidak tahan. aduh nikmatnya yang namanya permainan seks. Beres deh Kataku dengan penuh semangat. tapi da ri segi kepuasan saya kurang puas mungkin karena saya sudah jadi "Hiperseks" ata u mungkin Tante Vida yang begitu mahirnya sehingga bisa mengimbangi apa yang say a mau.angga adalah seorang anak kecil berumur6 tahun.teta pi ibu siska mempunyai tubuh yang sangat montok sekali dan aku sangat tidak taha n melihat keindahan tubuhnya.tunggu aja disini ambil maen play station aja .mungkin se bentar lagi pulang cha.Saya mempunyai ukuran penis yang bisa membuat semua wanita terkejut karena uku rannya.ketika aku bermain. terus tahutahu dia sudah di atas saya.mungkin kare na kayu pintunya sudah lapuk jadi celah itu terbentuk. buat cewek-cewek atau tante-tante bermukim di Yogya yang sama-sama t egangan tinggi. Angga ada bu? Tanyaku. kemudian turun sa ya ciumi leher dan akhir saya kulum punting susunya.mba riri orangnya man is dan mempunyai payudara yang besar dan pantat yang montok. Rata-rata dalam satu minggu kami bisa 2-3 kali bermain dan pasti berakhir dengan kepuasan karena Tante Vida pintar membuat variasi permainan sehingga kami tidak bosan.ketika mengalami kejadian ini saya berumur 16 ta hun. Tangan saya mulai meremas-remas d adanya.sehingga aku pun mencuri-curi pandang kearahnya. Kadang kalau baru kepingin saya cu ma bisa dengan pacar saya.yang berumur 20 tahun. Kemudian saya masukkan jari saya.aku pun memutuskan untuk mengintip bu siska dan mba riri. saya nggak peduli lagi.angga mempunya k akak perempuan yang bernama mba riri. Cerita yang akan saya ceritakan ini adalah cerita yang benar-benar terjadi tanpa ada rekayasa sedikit pun. Dia semakin merintih. Cerita Memek Sedang Masturbasi Di Rumah Tetangga. "Akhh. pernah di sebuah hotel di kaliurang malah pernah cuma di dalam mobil.dada ku berdesir ketika ak . lagi tantee." Terus dia mulai naik turun. "Dodi sekarang tante kasih akhir permaianan yang ma nis. Nanda. "Akhh! Lagi tante .ibu mandi dulu ya. Dodi!" Saya semakin panas.ketika pintu kamar mandi dit utup dari dalam aku pun mulai mengintip dari celah yang cukup lebar.Nama saya Ocha. Dodi terus Dod!" Saya nggak tahu berapa lama kami di kamar mandi. Saya cuma bi sa memejamkan mata. Angga pergi kerumah bu dhenya ama mba riri barusan. Setelah bibir. cha. Aku pun menyalakan play station dan mulai m ain sepak bola.dan aku pun merasa bersyukur karen anya.dan dis ana hanya ada bu siska sedang bersih-bersih rumah.. Dada dan nafasku semakin memburu.saya masih sekolah di sebuah SMA swasta dikotak u. Waktu mandi pun kami sempat mengulangi beberapa kali.Mungkin karena k edua orang tuaku adalah keturunan bangsa arab. Kami berdua sama-sama merintih. Kemudian dimasukkan ke dalam vaginanya.

mungkin bu siska rajin merawat badannya.aku melihat seperti mata yang sedang mengintip aktivitas ku ini dari celah di p intu.ketika tangan kanan bu siska sibuk dengan meremas-remas pay udaranya.tangan kirinya pun mulai menggosok-gosok vaginanya dengan lembutnya. cepetan bu dikocok.biar keliatan bersih jawabnya tanpa disuruh.aku meraskan penisku akan mengeluarkan sesuatu.dan akhirnya s ampai muka ku di depan selangkangan bu siska.aku pengin pipis aja nie.mau ngintip ibu ya? Aku gelag apan diberi pertanyaan seperti itu. ini ocha bu jawabku sekenanya.dasar nakal kamu ini.ketika pintu aku tarik dengan tiba-tiba.ouh enak banget .ketika tangannya menggosok payudaranya.aku dah gak tahan nie suruh ku. badannya sangat putih bersih beda dengan mba rir i yang hitam..Aku pun pura-pura melanjutkan onaniku sambil tangan ku mencoba meraih pintu dan membukanya. k ok keluarnya cepet banget sie? bu siska heran kan tadi aku dah onani lama banget wa ktu tadi di intip ama ibu jawabku Akhirnya bu siska membersihkan penisku dan menyu ruhku masuk ke ruang tengah.katanya penis orang arab tuh gede-gede ja wab bu siska sambil memegang penis aku. kok cuma diliatin cha? protes bu sisk a memek ibu indah.bu siska nampaknya sudah selesai mandi.Bu siska menyusul ke ruang t engah lalu duduk di sebelahku. Siapa di sebelah? bu siska bertanya p adaku karena aku membuka pintu kamar mandi sebelah dengan suara yang cukup keras .aku mulai mengangka ngkan kaki bu siska dan mulai menjilat memek bu siska dengan gemas.dah kebelet banget nie.ocha gak tahan nie dari tdi gara-gara ngintipin ibu kata ku sambil menyodorkan penis ku ke bu siska ja di kamu tadi ngintip ibu ya.bu siska hanya merem melek dan mendesah keras.ooohh hh hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut bu siska.lagi ngapain disitu.tapi aku tet ap diam tak bersuara. Bu siska mulai mengguyur badannya dengan air dan dia pun mulai menyabuninya deng an lembut.ntar kalo ngompol di celana k an malu ya udah pipis aja tapi jangan ngintip ya kata bu siska sambil meneruskan man dinya.S etelah sekitar 5 menit.ketika aku melihat k e selangkangannya.Aku sudah mulai bernafsu lagi ketika melihat payud ara bu siska yang montok itu.aku pun kaget setengan m ati karena yang mengintipku adalah bu siska yang sedang telanjang bulat. Ketika aku sedang sibuk onani. trus cha .tapi kok gak ada rambutnya? tanyaku penasaran kemarin ibu dah cukk ur semua rambutnya.la lu perlahan aku mulai bangkit ke depan bu siska dan mulai megulum puting bu sisk a dengan rakusnya. Tangan bu siska yang mulus itu p un mulai mengocok penis aku maju mundur.tapi aku ti dak peduli dengan itu dan terus mengocok penis ku.dia menggosok dengan gerakan me remas-remasnya dan kemudian mendesah. Ibu lagi ngapain disitu? tanyaku polos Ibu lagi liatin kamu kamu mau ibu bantuin gak cha? kata bu siska aku tak menyangka dengan kata-katanya dan tanpa basa-basi aku pun mende kati bu siska yang sudah telanjang bulat bantuin ocha dong bu.aku langsung merebahkan tubuh ku yang setengah bugil ke sofa yang ada di depan Tv.payudara bu siska sangat be sar dan membuat aku kaget sekaligus menjadi sangat bernafsu. ka rena aku sudah sangat bernafsu akhirnya aku pun masuk ke kamar mandi sebelah den gan maksud aku akan onani di kamar mandi itu.ketika di ruang tengah.tapi kenapa tadi kamu gak masuk aja ke kamar mandi? jawabnya Ocha takut ibu marah timpal ku Tapi penis kamu besar ban get cha.tapi akhirnya aku jawab sekenanya aja gak kok bu. desahnya lidah ku mulai turun ke arah bawah. Aku pun teringat gaya-gaya yang ada di film porno yang sering aku tonton. Bu kocokny a lebih cepet lagi bu! pintaku croot akhirnya keluarlah sperma ku ditangan bu siska.emang bener kata temen-temen ibu. Aku pun akhirnya membuka celana ku dan mulai mengocok penisku yang sudah tegang dari tadi. hmmmmmm. Oo.Aku kaget mendengar desahannya. Dah nafsu lagi ya? tanya bu siska iya nie gara-gara liat susu ibu bu siska hanya tersenyum melihat tingkahku yang sedang mainan payudaranya seperti anak ke cil. aku semakin liar menjilati m .aku terkejut karena di kelaminnya kok tidak ada rambutnya?tapi aku justru lebih bernafsu melihat kelamin yang gundul tanpa rambut milik bu sis ka.rasanya penisku mulai berdenyut-denyut.Ketika sperma ku hampir keluar .u melihat bu siska membuka bajunya satu persatu hingga akhirnya dia telanjang bu lat alias bugil didepan mataku.lalu ku beranikan memegang payudaranya dan meremasremasnya.

aku pun mulai memberanikan diri menjila t memek bu siska yang berlepotan lendir.bu siska berteriak lirih ketik a penisku masuk semuanya.aku mulai mempercepat menusukan lidahku ke vaginanya.karena aku belum orgasme.pasti masuknya lebih gampang jelasnya sambil tersenyum bu siska mengolesi penis aku dengan baby oil secara lembut kemudian mengurut penisku hingga membuat ku me rasakan indahnya dunia. katanya Aku yang tidak paham dengan kata-kata bu siska tetap saj a melanjutkan jilatan ku meskipun agak susah karena paha bu siska menjepit erat kepala ku. cha kamu rebahin badan kamu di sofa pinta b u siska dan aku pun hanya menurut saja.setelah lama aku beroprasi di memeknya aku merasakan paha bu siska menjepit kepalaku dengan keras dan bu siska berteriak.yang kamu pegan g itu namanya itil jelas bu siska kalau di pegang rasanya enak banget.dan aku me lihat ada cairan putih yang mengalir dari memeknya.tak lama bu sis ka keluar sambil membawa baby oil ditangannya.aku tidak dapat membayangkan rasanya ketika penisku mas uk ke memek bu siska. ketika penisku sudah basah oleh baby oil. croot keluar lah cairan dari memek bu siska dan aku terkejut sehingga ref lek aku mendorong tubuh ku ke belakang.memek ibu bisa jebol nih gara-gara penis kamu yang kegedean katanya perlahan-lahan bu siska mulai duduk diatas tubuh ku. bu siska beru saha memasukan penis ku ke vaginanya.kamu apain sih memek ibu? jelasnya aku cuma pegang d aging ini kataku sambil menunjuk ke memek ibu siska oo.setelah seki an detik bu siska mulai menggerakan pinggulnya ke atas dan kebawah yang membuat aku tak bisa berbicara karena sangat enak sekali.bu siska berjongkok di atas penisku seh ingga lubang memeknya tepat di atas penisku. kalau penis kamu di beri minyak in i.pasti kamu ketagihan deh karena rasa lendir ibu yang gur ih pintanya. oooohh.dan nampaknya bu siska mulai bernafsu lagi.dia meng epaskan posisinya hingga penisku tepat berada di lubang vaginanya. aku mencabut penis ku dari memek bu siska yang terkulai lemas di sofa.tapi karena gak masuk-masuk aakhirnya dia t urun dan masuk ke kamar.aku hanya memejamkan mataku dan mendesah lirih.matanya terpejam dan mulutnya menganga lebar seakan mau b erteriak dengan keras. cha ibu mau keluar .enak banget sih kontol kamu ceracaunya aku hanya diam pasrah dan merasakan setiap goyangan bu sis ka yang semakin menjadi.maka aku telungkupkan bu siska di sofa lalu aku ganjal perutnya dengan bantal yang aku ambil di kamar bu siska. orgasme tuh apaan bu .dan melihat memeknya yang masih berkedut-kedut dari dekat.aku hanya diam saja sambil tetap tiduran.kayaknya aku baru denger dech kata orgasme tanya ku polos kamu tau cairan yang kel uar dari memek ibu kan?kalo cairan itu keluar.ini sih 5 kali lip atnya dari penis mantan suami ibu. karena aku juga penasaran dengan rasanya. Makasih ya cha.kamu bisa buat ibu orgasme.bu siska mulai ba . penis kamu gede banget.malahan enak banget. karena aku penasaran dengan cairan itu. jangan dilia tin doank cha.memang rasanya agak gurih ketika aku men jilati lendir bu siska.ketika aku sentuh daging itu bu siska menjerit histeris.makanya enak.ibu dah lama gak ngerasain kehangat an laki-laki semenjak suami ibu menceraikan ibu kata bu siska.Setelah beberapa detik bu siska mulai sad ar.Aku pun mulai lagi menjilati memek bu sisk a dan mengisap-isap itilnya.aku mendekat ke arah memek bu siska.berarti ibu dah orgasme jelasnya sam bil menggosok-gosokan tangannya ke memeknya sehingga tangannya penuh dengan lend ir orgasmenya.setelah 10 menit..ketika pantatnya menungging didepanku.tapi kalau di isep rasanya lebih enak tambahnya lagi.jilatin lagi dong memek ibu pintanya tapi kan jijik bu.aku tak sabar lagi dan mulai membimbing penis ku kearah mem eknya dan mulai menggoyang kan penis ku maju mundur(gaya ini adalah gaya yang ak u ikuti dari film porno yang aku tonton) setelah beberapa saat.perlahan-lahan bu siska memasukan pe nisku kedalam memeknya.karena kaget aku melepasnya Sakit ya bu? gak sakit kok.truz cha.emek bu siska sampai aku menemukan sebuah daging yang menonjol.sudah separuh penisku masuk ke memeknya hingga akhirnya blee sss masuklah penis aku seluruhnya ke memek bu siska.ada lendirnya ja wabku kamu coba aja dulu.rupanya bu siska sudah orgasm e lagi.aku merasakan memek bu siska berkedut-k edut dan bu siska jadi semakin liar hingga akhirnya dia berteriak sambil mendong akan kepalanya keatas lalu jatuh diatas ku sehingga kepala kami berbenturan.

rupanya kamu lagi telanjang bulat sambil meluk ibu mbak . karena merasa sudah dapa t lampu hijau.tusuk memek ibu leb ih kenceng lagi cha rengek bu siska aku pun mulai mempercepat tusukan penisku ke d alam memek bu siska.apa memek mba muat? ya udah di coba aja dulu paksaku kemudian aku melumuri penisku dengan baby oil agar penisku mudah masuk ke memek mba riri. cha berhenti dulu dong.pinta mba riri.sama seperti kamu setubuhi ibu mba .ibu capai n ie pinta bu siska tapi aku tidak mempedulikannya lagi sampai akhirnya bu siska mul ai menggoyangkan lagi pantatnya kebelakang.ocha.kemudian aku jilat memek nya yang berambut lebat dengan rakusnya.dan betapa kagetnya aku karena yang mengocok penisku adalah mba riri.aku tidak mempedulikannya l agi dan terus menusukan penis ku semkin dalam. bu. Enak cha trusssin cha Desah mba riri selang berapa lama.setelah itu aku terk ulai lemas hingga sore hari akupun pulang kerumah. setelah kurang lebih 25 menit aku menggenjot bu siska dan bu siska juga sudah be rkali-kali orgasme aku merasakan penisku ingin memuntahkan spermanya. Aku terbangun ketika merasakan ada yang mengocok-ngocok penisku .kini hanya tinggal aku dan mba riri yang masih asyik bermai n.dan semuanya ditelan sampai habis.lebih cepat lagi .setelah 30 menit kemudian aku merasaka n ada yang mau keluar dari ujung penisku. banyak h al-hal yang mempengaruhi wanita dalam meraih orgasme.kontan mba riri ber teriak dan teriakannya itu membangunkan bu siska. Enak banget cha.sekitar 15 menit kemudian bu siska berteriak histeris dan akh irnya terkulai lemah.sperma o cha mau keluar nih tanyaku cabut penis km cha jangan dikeluarin di dalem ntar ibu h amil pintanya aku pun mencabut penis ku dan penisku direbut oleh bu siska dengan s ecepat kilat lalu bu siska menaruhnya dimulutnya. dia belum tahu apa i tu orgasme.kami berdua pindah ke kamar bu siska dan tak terasa kami tertidur di kasur bu siska dalam keadaan telanjang bulat.jelasnya. Memang banyak sekali wanita yang belum sadar akan arti pentingnya sebuah orgasme . Dan berakhir saat penis suaminya menyemprotkan cairan hangat kedalam kewan itaannya. Awalnya aku hanya iseng mengobrol me ngisi waktu luang di waktu jam istirahat. riri. croot akhirnya spermaku keluar di mulut bu siska. bahkan menurut penelitian hanya 30% wanita yang dapat meraih orgasme. Termasu k Dewi salah satu staffku ini.mba riri aku suruh nungging truz aku masukin penis aku p elan-pelan. Namun lama-kelamaan Dewi salah satu st affku yang agak manis malah penasaran dan bertanya lebih jauh tentang orgasme. . pelan-pelan cha sakit ni rintihnya aku truz memasukan penisku sedikit dem i sedikit hingga akhirnya aku tekan semuanya secara mendadak.nanti kedengaran tetangga saran bu siska akhirnya bu siska hanya melihat apa yang kami lakukan sambil mengusap-usa p memeknya sendiri.boleh gak? pintaku tapi kontol kamu kebesaran. dll.sedangkan mba riri sudah orgasme 2 kali.lgi ngapain kalian.tapi waktu pulang mba kaget.Setelah itu. tan ya bu siska riri pengin coba penis ocha ma. Mba riri k apan datengnya? Tanyaku ketakutan dah dari tadi.maka aku pun segera membuka semua bajunya.ngkit dan mengikuti peramainnanku ini. baik dari faktor si wanita nya ataupun dari faktor prianya atau bahkan dari suasana.kamu pinter dech mai nnya kata mba riri setelah dia mulai sadar tapi kontol aku pengin masuk sarang ni m ba.masa cuma mama yang coba sendirian tukas mba riri tapi kamu teriaknya jangan keras-keras.hal ini terjadi sampai bu siska berteriak lagi dan terkulai lemas di sofanya. selama menikah 2 tahun lalu.tp karena aku sudah sangat bernafsu. truz cha. Mba pengin kamu setubuh i mba.lalu aku cabut penisku dan memasukannya ke mulut mba riri hingga spermaku keluar di mulut mba riri. Y a sebuah misteri yang kelihatannya mudah namun susah diungkapkan. Cerita Memek Kepuasan Dalam Perselingkuhan. perasaan. yang dia tahu hanya rasa enak saat penis suaminya memasuki kewanitaa nnya.paha mba riri menjepit kepala ku hingga aku sesak nafas dan kemudian disusul erangan yang tinggi serta keluarn ya cairan putih yang aku hisap sampai habis.

yang jelas saat berhubungan dengan suaminya dia cukup foreplay. sungguh halus sekali. Namun aku sada r bahwa aku ditempat umum. foreplay. yang berada dalam genggamanku. "Aku perkirakan penis suami kamu berukuran 10-14 cm. dan lain-lain tentang hubungannya dengan suaminya." "Apa mungkin masalah lamanya. tapi aku ada tidak kekurangan akal. "Maksud kamu. Wi!" "Bagaimana dengan kekerasannya?" tanyaku lagi. mungkin sedang mengingat-ingat. yang ada hanya enak saja namun ti dak bertepi. "Kayanya masih ada lebih. Pak.Aku hanya geleng-geleng kepala mendengar ceritanya. Dengan malu-malu Dewi pun menceritakan dengan jujur bahwa selama ini m emang dia sendiri penasaran dengan apa yang namanya orgasme namun dia tak tahu h arus bagaimana. 'helm'nya masih nongol?" "Ya!" Dewipun tersenyum juga. "Kira-kira berapa lama penis suami kamu bertahan dalam kewanitaan kamu?" tanyaku . "Kira-kira berapa besar penis suami kamu?" "Berapa ya?. lalu aku korek lebih jauh te ntang perasaan. saya tidak tahu Pak!" jawabnya bingung. Pak. "Waktu kamu genggam punya suami kamu pakai tangan. . Aku suruh tangannya menggenggam. rasanya menggantung tidak ada ujung. berarti masih normal. tapi suami saya keburu keluar" terangnya. aku pandangi secara seksama tangannya yang seda ng mengepal. Akupun jadi bingung dengan jawabannya. "Keras sekali. dan tahu-tahu sudah berakhir d engan keluarnya sperma suaminya ke dalam kewanitaannya. dan selama penis su aminya masuk sama sekali tidak ada rasa sakit. Pak!" Aku tak dapat menahan senyumku. bahkan suaminya senang mengoral kewanitaannya sampai banjir. "Gaya apa yang dipakai suami kamu?" "Macam-macam. seperti batu!" Aku diam sejenak mencoba berfikir tentang penghambatnya meraih orgasme. gaya. malah sampai menungging segala" Aku hanya tersenyum mendengar jawabannya yang polos. Pak? Sebab sepertinya saya sedikit lagi mau mencap ai ujung rasa enak. masih ada lebihnya tidak?" Dewi diam sejenak. "Mungkin sekitar 10 menit" jawabnya pasti. waktu. tapi k enapa Dewi tidak bisa meraih orgasmenya? "Kok diam Pak?" "Aku lagi mikir penyebabnya. sebab da ri pembicaraan tadi sepertinya tidak ada masalah dalam kehidupan seksnya. pas kepalanya.

"Menurut Bapak. aku baca isinya. kenapa ya Pak?" Aku kini mulai mengerti posisi sebenarnya. kata nenek itu berbahaya" Aku tersenyum membaca balasannya yang sedikit bergurau. karena kamu istri orang & aku suami orang juga" Singkat kata Pukul 5 sore kami janjian ketemu di sebuah rumah makan yang nyaman di daerah Jakarta timur. aku sa rankan agar nanti malam mencari titik tersebut dan jika sudah ketemu aku suruh D ewi meminta kepada suaminya untuk menekan lebih kuat saat hubungan intim. d an aku sendiri kenal sudah lama dengannya dan suaminya. bisa tidak nanti pulang kerja kita cari tempat yg enak utk mengobrol?" 5 menit aku tunggu belum ada jawaban juga. lalu aku balas kembali.. karena setelah aku pikir-pikir Dewi punya kelebihan di Buah dada dan pantatnya yang besar juga kulitnya yang bersih dengan bulu-bulu halus. nanti kita terusin via SMS. betul. keburu jam istirahat kerja habis. Namun Dewi akrab dengan istriku. ini yang jadi masalah. aku cuma tidak enak saja kalau kita terl alu mencolok. sebab biarpun kadang lebih lama dari sepuluh men it. "Boleh. Kalau sempa t. "Ya. Sepertinya masalah kamu agak kompleks. Aku jadi tegang sendiri. Di meja kerjaku. Aku langsung lihat pengirimnya Dewi. Aku uta rakan kesimpulan sementaraku bahwa ada kurang sentuhan di area vaginanya. karena aku dianggap kurang ajar. Aku kirim SMS kepadanya. "Maksud kamu. "Ya udah Wi. dalam sebuah hubungan intim. jangan-janga n dia marah. mencoba mencerna kata-katanya. akhirnya aku putuskan untuk mencoba menolongnya semampuku tanp a mengharapkan apapun darinya. tidak mungkin kali. "Wi. tapi tak lama Dewi sendiri memb antahnya.. Sambil makan kami melanjutkan obrolan kami yang tadi siang. Tapi untunglah tak lama HPku berge tar 2x pertanda SMS masuk. berarti kemung kinan Dewi kurang percaya diri dengan tubuhnya. "Wi. Jangan merasa body kamu jelek atau vagina kamu tidak wangi atau buah dada kamu jelek atau apa saja yang menurut kamu negatif. tapi tetap saya merasa hampir di ujung terus. kalau 10 menit kamu maunya semenit lagi? Namun kalau 12 menit atau 15 menit pun kamu maunya tetap semenit lagi?" tanyaku. jangan salah tangkap ajakanku ya. apakah body saya cukup bagus?" Tiba-tiba saja Dewi bertanya seperti itu.. Namun aku belum sempat mengucapkan apa-apa. Suasana rumah makan yang agak temaram menambah rileks o brolan kami. aku kembali memikirkan benar-benar masalah yang Dewi hadapi. tapi jangan di tempat sepi ya. L ama aku berfikir. tanpa pernah terselesaikan. oke?" "Oke deh!" sahutnya riang sambil meninggalkan aku. "Tapi. Itu kesimpulan sementara. Dewi m engangguk mengerti. . Aku kaget mendengarnya. se benarnya ada niat untuk memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.Aku diam sejenak. dan menurut yang aku tahu ini sa ngat berbahaya untuk meraih orgasme. Aku yakin aku bisa membantunya berbekal pada peng alamanku selama ini. "Wi. Pak. kemungkinan besar ada titik dalam vag inanya yang belum tersentuh secara maksimal." Aku sedikit mengerti maksudnya.

yang lebih gendut dari kamu banyak. belum selesai aku menenangkan p ikiranku. Namun hal ini tidak aku ungkapkan kepadanya. Sudah ada pesan dari Dewi. kalau tubuh kamu tidak bagus kan tidak mungkin suami kamu mau mencumbu kamu. "Tidak tahu kenapa. terus terang. apa nanti sore kita bisa ketemu lagi. namun aku mengambil kesimpulan dalam hati bahwa kemungkinan Dewi terkesan dengan aku karena aku atasannya. tapi tiba-tiba saja tangan Dewi mera ih tanganku. Sampai dikantor aku baru membalas SMSnya. suruh suami kamu menekannya lebih kuat. "Memang kenapa?" Tak lama Dewi pun membalasnya. Pak?. aku antar Dewi sampai tempat dia biasa menunggu angkot. Apakah dia mengajakku selingkuh? Atau hanya perasaanku saja? Atau memang dia hanya ingin mengobrol saja? Sebagai lelaki jela s aku tidak mungkin menampiknya. "Pokoknya malam ini. saya merasa nyam an mengobrol dengan Bapak. kamu coba untuk menghilangkan rasa tidak percaya diri kamu. mungkin karena dikantor Dewi bawahanku. jauh lebih ganteng dan atletis suaminya dari pada aku. dan mau berhubungan dengan kamu!" "Justru kamu harus berfikir bahwa wajah dan tubuh kamu sangat bagus. Ingat Wi. besok aku tunggu kabarnya!" Aku jadi terkesan menyuruh. itu saja dulu. buktinya su ami kamu minta melulu. atau apalah yang berhubungan dengan pekerjaan. tapi h erannya malah saya inginnya dari Bapak." Aku berfikir tentang arti pesannya. . Biasa saja!" jawabku tegas. "Belum berhasil. bunyinya singkat. Pak!". kan?" "Tapi. Sorenya kami janjian di tempat yang kemaren. Aku lihat dikirim jam 23. Aku baru saja ngopi dan HP baru aku aktifkan.10 malam. bisa saja dia tanpa sadar kagum denga n cara kerjaku. keinginan saya untuk meriah orgasme jadi tambah kuat. Suasana hening diantara kami beberapa saat. Karena kalau seca ra fisik tidak mungkin. sehingga men jadi kebiasaan.itu faktor yang sangat penting dalam meraih orgasme. Entahlah saya yakin sekali saya bisa mer aihnya bersama Bapak" Jantungku terasa berhenti berdetak mendengarnya. da n ungkapan Dewi yang jujur sangat mengagetkanku. Dewi kembali melanjutkan pembicaraannya. "Tapi bukan berarti saya ingin berhubungan dengan Bapak lho. lagian menurutku perut kamu tidak terlalu gendut. saya hanya ingin ta hu kenapa perasaan saya begini?" Aku hanya diam. dan saat ada sentuhan nikmat yang kamu bilang tidak berujung. Karena waktu sudah menunjukan jam 19. saya tidak nyaman dengan perut saya yang tidak ramping" "Wi.00 kami pun pulang ke rumah masing-masing. Keesokan paginya. berarti kemungkinan Dewi mengirimnya saat bar u selesai berhubungan dengan suaminya. ingat itu. "Pak.

. kadang ujung dadaku d i pilinnya. Dan ane hnya lagi. Sentuhan halus kulitnya terasa menimbulkan percik-percik gairah di antara ka mi. mungkin agak canggung. Mungki n ada 6 kali dia sudah orgasme tapi dia belum puas juga. aku memeluk tubuh Dewi yang padat. Wi!" Aku mencoba memberinya rasa percaya diri. su ngguh pemandangan yang indah dan mendebarkan. Cengkraman vaginanya y ang begitu kuat terasa mengurut senjataku. Tubuh kami berguling-guling dikasur saling memberikan rangsangan dan kenikmatan. Meskipun awalnya agak canggung. senjataku memenuhi rongga vaginan ya berbarengan dengan rasa nikmat dan hangat disenjataku. kadang lidahku menusuk langsung vaginanya. Yang aku yakin berdasarkan ceritany a pasti punyaku lebih besar dari pada punya suaminya. aku sibakkan bulunya dengan lid ahku. Sementara Jilatanku sudah sampai pada vaginanya. aku kemut lembut klitorisnya. centi demi centi. Dan setelah sampai di kamar hotel mulai. dan langsung memegang senjataku untuk dibimbing kedal am liang surganya. "Saya masih mau lagi" ucapnya serak. Kini Seluruh organ tubuhk u bekerja untuk memenuhi hasrat Dewi. "Tubuh kamu bagus sekali. Hampir disetiap gaya Dewi bisa meraih orgasmenya begitu cepat. Tubuhnya diam sejenak diatas tubuhku. "Terima kasih. dia balas mengelus dadaku. J ari-jariku ikut membantu memberi kenikmatan dengan memilin-milin puting buah dad anya yang semakin mencuat. bibir kami sa ling melumat lembut. Gairah yang membuncah dida daku membuat aku lupa bahwa aku punya tugas untuk mengantarnya meraih orgasme. Satu per satu pakaian kami bertebaran dila ntai. Tangan yang satunya lagi meremas-remas dan mengocok senjataku sehing ga semakin meregang kaku dalam genggamannya. "Wi. sehingga g airah di dada kami semakin membuncah. Sementa ra Dewi pun tidak tinggal diam. Dewi beg itu liar. aku segera membayar makanan hotel. Aku melihat ada gairah disana. sementara aku sendiri b . Pak" ia mencium keningku. Bagaimana kalau kita diskusi langsung dengan praktek untuk meraih orgasme k amu?" suaraku terasa agak bergetar. Aku berhasil mengantarnya meraih orgasme. Namun akhirnya uanya. dengan kulit tubuh yang putih bers ih kontras dengan bulu-bulu halus dipermukaan kulitnya apalagi di kemaluannya ya ng begitu lebat menghitam. Dewi terus menggoyangkan pantatnya ya ng bulat padat. dan wajahnya agak memerah melepas orgasmenya. "Terserah Bapak deh" jawabnya manja sambil mencubit tanganku. aku rebahkan tubuh mulusnya di ranjang. Kami lamgsung kami dapat menikmati sem Masih dalam keadaan berpakaian. sementara mulut dan lidahku menciumi dan menjilati centi demi centi tubu hnya tanpa terlewati. kami dan langsung menuju bertaut mengantarkan keh yang asri." Hanya itu yang keluar dari mulutnya Tatapan mata kami beradu. Sehingga membuat Dewi mengerang dalam nikmat. tubuhnya mulai bergoyang diatas tubuhku. dia lang sung mengangkangi tubuhku. Akhirnya aku beranikan diri untuk mengajaknya. butir-butir keringat mulai mem basahi tubuh kami berdua. Aku balas meremas jarin ya. Perlahan. jari-jari kami saling angatan ke jiwa kami. hingga akhirnya Dewi sendiri yang tidak tahan dan mengambil inisiatif. seiring dengan nafsu kami yang semakin menggebu. tubuhnya mengejang kaku. sepanjang jalan ke hotel. Pucuk dicinta ulampun tiba. hanya beberapa detik. mungkin karena baru kali ini dia meraih orgasme."Pak. Sungguh diluar dugaan. Aku langsung mengelus buah dadanya yang padat dengan lembut. tak lama Dewi berteriak histeris dan menggigit pundakk u. Tanganku memilin kedua putingnya. kadang lidah kami saling kait dan saling dorong.

Ada satu kelebihan Dewi yang tidak bisa aku lupakan. serta tempat dan alamatku sekarang. isteriku pun selalu si ap setiap saat.. "Di dalam aja Pak. Mungkin para pembaca tidak percaya. sentuhan buah pantatnya di pangka l senjataku menambah sensasi tersendiri. selain masih muda juga cantik dan yang membuatku gila adalah bodynya yang wah. Suaminya juga sangat baik. kami orgasme berbarengan. Pada suatu malam. sehingga cepat akrab den gan mereka. namun Dewi kelihatannya belum puas juga. Mereka pun sama seperti kami. Sungguh nikmat sekali. Akhirnya waktu jualah yang harus memisahkan kami. Vagin anya sangat mencengkram meskipun sudah puluhan kali kami berhubungan. yaitu keinginan sex yang tinggi. Boleh dibilang kami seperti sau dara saja karena hampir setiap hari kami ngobrol. belum mempunyai anak. Karena terakhir cerita dia belum bisa meraih dengan suaminya . kadangkadang pada siang hari selagi ada tamu pun sering saya mengajak isteri saya sebe ntar ke kamar untuk melakukan hal itu. Namun memang pernah aku baca ada wanita yang seperti Dewi. Walaupun aku tida k begitu ganteng. juga kulitnya sangat putih mulus. yang terkadang di teras rumahn ya atau sebaliknya. Akhirnya Seluruh tubuhku bagai tersetrum nikmat. Isteriku bernama Resty.. kembali ke kehidupan nyata. Walaupun demikian saya tidak pernah berniat jajan untuk mengimba ngi kegilaanku pada sex.ersusah payah menahan orgasmeku. aku melepas orgasmeku. Usiaku sekarang sud ah mendekati empat puluh tahun. Atau mungkin karena isteriku yang supel. Namun sejak saat itu hubungan kami se makin hangat membara. Yang anehnya. a ku sampai bingung sendiri. entah siapa yang mulai. Pernah aku Tanya katanya dia sering minum jamu. menyembu rkan cairan hangat ke dalam kemaluan Dewi yang telah basah berbarengan dengan ke dutan-kedutan kecil hangat dari dalam liang vagina Dewi. biasanya istriku sekali orgasme tidak bisa lagi orgas me. cepat sodok yang kuat!" erangnya. di dalam atau di luar?" sambil aku mempercepat kocokanku. ternyata isteriku pun sanga t menikmatinya. Apal agi saat gaya doggy. Hanya isterinya. Ak u dengan istriku dan Dewi dengan suaminya. woow busyet. Kurasa tidak perlu aku ceritakan tentang nama dan asalku. Aku dan isteriku biasa memanggil mereka Mas Agus dan Mbak Rini. Yah. aku cukup beruntung karena mendapat isteri yang menurutku sang at cantik. kalau dipikir-pikir seharusnya aku sudah punya a nak. saya seperti biasanya berkunjung ke rumahnya. aku benar-benar t ak kuat lagi menahan semprotan dalam spermaku. Bahkan dapat dikatakan dia yang tercantik di lingkunganku. kami sangat akrab. setelah ngobrol . Aku benar-benar ingin memuaskan dahaganya. Mungkin karena belum punya anak. "Wi. aku mau keluar. usianya kira-kira sebaya denganku. entahlah sampai kapan. Waktu sudah menunjukan pukul 9 malam. Kegilaan ini dimulai saat hadirnya tetangga baruku. yang biasa nya menimbulkan kecemburuan para tetanggaku. karena aku sudah menikah hampir lima belas tahun lamanya. sambil meremas buah pantatnya yang bulat. Cerita Dewasa Bercinta dengan tetangga idaman. Dan Dewi sendiri pun jelas sangat membutuh kan orgasme dariku. Ada satu kebiasaanku yang mungkin jarang orang lain mili ki.. S elebihnya saya tidak tahu latar belakang mereka. Mereka pindah ke sini karena tugas baru suaminya yang ditempatkan perusahaannya yang baru membuka cabang di kota tempatku.

? tanyaku penasaran. toh itu tontonan kok.. Ketika aku lewat. Resty l angsung memegang kemaluanku dan mengulumnya.? Aku diam saja karena malu mengatakan bahwa sebenarnya Rini lah yang menaikkan te nsiku pagi ini. gimana.. Sungguh. mereka kan tetanggaku.. tiba-tiba isteri Agus ikut nonton bersama kami.. Yang membuatku kaget. Loh.? . dia menanyaiku tentang yang tadi malam. Maksudmu apa Gus. Edan. nggak bisa dipegang.? Gila kamu. Aku tersinggung juga waktu itu. Dan tempat tidur k ami pun ikut bergoyang. Setelah kami berdua sama-sama tergolek. bahk an kusedot sampai isteriku menjerit. Akhirnya aku malu juga sama isteriku. Di teras rumahnya aku han ya melihat isterinya sedang minum teh. Aku punya ide. tidak dapat kuceritakan. sekarang Mas.? Nggak enak nih. saya juga maniak Mas. apa salahnya? Akhirn ya aku pamit sebentar untuk memanggil isteriku yang tinggal sendirian di rumah. dasternya hampir transparan menampakkan lekuk tubuhnya yang sejak dulu menggodaku. Nggak usah malu Mas.. Mbak Res diajak sekalian.. Aku bilang Resty tidak mau kuajak sehingga aku langsung saja ti dur..? ta nyanya setelah kami berbasa-basi.. Tap i dasar memang pikiranku sudah tidak beres.. kuputuskan untuk tidak kembali lagi ke rum ah Agus. Yang luar biasa adalah pagi ini aku benar-benar gila. dari mana Rini nampak kami melakukannya? Oh iya.Tapi hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Kemaluan Resty kujilati sampai tuntas. Nanti malam kita bikin pesta di rumahmu. Aku pun tidak menolak karena selain belum jauh malam kegiatan lainny a pun tidak ada. Kalau Mas nggak keberatan. Paginya aku ti dak bertemu Agus. Pokoknya tenang aja Mas. Akhirnya aku mendekatkan kemaluanku ke lubang kemaluan Resty. gimana kalau nanti malam kita bikin acara.? tanyaku heran. kamu cuman nyediain makan dan musiknya aja Mas. a ku kembali ke rumah menemui isteriku. Busyet.. Sepertinya Mas punya kelainan sepertiku ya.! Apa enaknya nonton gituan kok sama tetangga. karena sudah lebih dahulu berangkat. Mataku jelalatan menatapinya. aku heran. katanya ta npa malu-malu. Isteriku sampai terengah-engah menikmati apa yang kulakukan terhadapnya. Begini saja Mas. Agus langsung melanjutkan. katanya menyebut isteriku. padahal hari masih pagi. Waduh. kutunda keberangkatanku ke kantor.. Sorenya Agus datang ke rumahku. tiba-tiba isteriku bertanya. Aku bergula t dengan isteriku seperti kesetanan.? Pesta apaan.? Acara apa Gus. Kita berempat aja. film blue tentu ceritanya itu-itu saja. Tapi setelah kupikir-pikir. Mas. sekedar refresing ajalah Mas. tanpa harus memahami perasaanku. entah kenikmatan apa yang kurasakan saat itu. gimana ini Gus. katanya tadi pagi dia melihat Mas dan Mbak Resty bergulat setelah ngobrol dengannya... Seperti biasanya kalau sudah begini aku la ngsung menarik isteriku ke tempat tidur. Isteriku tadi cerita.. baru kusadari t ernyata jendela kamar kami saling berhadapan. Seperti biasanya.! Nggak apa-apalah Mas. Mendingan langsung tidur saja supaya besok cepat bangun.. Agus menawariku nonton VCD blue yang katanya baru dipinjamnya dar i temannya.! pinta isteriku memelas. k an Mas belum pernah mencobanya. kok aku sampai segila ini ya.. nanti m inumannya saya yang nyediain. Kok Mas tib a-tiba nafsu banget sih. Gila kamu.? kata isteriku ketika kuajak. Agus langsung menambahkan..panjang lebar. Mungkin karena sudah biasa Resty tidak banyak protes... Tapi ah.

Biasanya aku hanya dapat melihatnya dari kejauhan. K ulihat Agus juga menarik isterinya dan menciumi bibirnya. Seperti ingin melahapnya saja. Sungguh.! Rini menggelinjang nikmat. t etapi kemudian hal itu tidak terpikirkan olehku lagi.Malamnya. Seolah-olah Agus mengerti. Kemudian kujilati seluruhnya tanpa sisa. Sa mbil makan dan minum. Kegilaan apa lagi ini. dan bagian tersebut sudah mulai basah. Tiba-tiba saja nafsuku bangkit. Perlahan-lahan kulepas celana dalamnya dengan hati-hati sambil merebahkan badannya di atas meja. Kulihat isteriku yang masih terbaring di sofa dengan mulut terbuka mena ntang dengan nafas tersengal menahan nafsu yang menggelora. Perlahan-lahan jari-jemariku mendekati daerah kemaluan Rini. Tetapi aku tidak melakukannya. tampak dua bukit putih mulus menantang meny embul setelah penutupnya terbuka. berikutnya aku sudah menikmati p ermainan itu. Ternyata ada persamaa n di antara kami. Aku tidak dapa t menjelaskan perasaan apa ini. seolah-olah tidak ke beratan bila posisiku digantikan oleh Agus. Dengan b adan yang sedikit gemetar karena memang ini pengalaman pertamaku melakukannya de ngan orang lain. Tetapi itu hanya sepintas. Rini juga tinggal hanya mengenakan BH dan celana dalamnya saja. Perlahan-lahan Agus membuka BH Rini. kemudian membukanya dengan cara menga ngkatnya ke atas. entah kapan aku menelanjanginya. mengangkat rok yang dikenakan isterinya.. Sesaat aku merasa bersalah. Aku semakin tidak karuan memikirkan kenapa hal ini dapat terja di di dalam rumahku. Kuteruskan melakukannya. Kuelus bagian itu. kuraba pahanya yang putih mulus dengan lembut. Diiringi musik y ang disetel oleh isteriku.. Peluklah aku Mas.. mungkin pengaruh minuman yang dibawakan Agus dar i rumahnya.! erang Rini seolah sudah siap untuk melakukann ya. mulut kemaluannya sudah mulai basah.? batinku. kenapa aku melakukan hal ini di depan orang lain. walau masih tertutup celana dalam. Sementara Agus k ulihat semakin beringas menciumi sekujur tubuh Resty yang biasanya aku lah yang melakukannya. Musik yang tidak begitu kencang terasa seperti menyelimuti pendengaranku.. Aku ingin memberikan kenikmatan yang betul-betul kenikmatan kepadanya malam ini. ada perasaan yang agak aneh kurasakan. ini suatu yang tidak pernah terduga olehku. Sshh. Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini. karena selalu saya perhatikan menawarkan bergantian d enganku. kami ngobrol tentang masa muda kami. itu pun dengan terhalang pakaian. Bagian ini terasa s angat lembut sekali. kini lebih dalam dan menggunakan dua jari.. yaitu menyukai dan cenderung maniak pada sex. tapi dapat menikmati . Nampak bulu-bulu yang belum begitu panjang menghiasi bagian yang berada di antara kedua paha Rini ini . da n masih duduk di atas meja dengan lutut tertekuk dan terbuka menantang. sementara tangan kiriku meraba kemaluan nya yang ditumbuhi bulu hitam halus yang tidak begitu tebal. tolonglah Mas. Perlahan kumasukkan ja ri telunjukku ke dalam. akh. Seolah-olah nafsuku sudah menggelegak mengalahkan pikiran normalku.00. Kemudian kudekati Rini yang kini tinggal hanya mengenakan celana dalam. Tidak berapa lama Resty sudah telanjang bulat. Resty juga semakin bergairah. Berbeda kini bukan hanya melihat. menjelang pukul 20. Rini mendesi . Aku semakin terangsang . Kuperhatikan Agus perlahan-lahan mendudukkan Rini di meja yang ada di depan kami . Agus bersama isterinya sudah ada di rumahku. tetapi aroma khas kemaluan wanita sudah teras a. aku mendekati isteriku dan menariknya ke pangkua nku. Kutatapi seluruh bagian tubuh Rini yang memang b etul-betul sempurna.

segera kulumat bibir itu hingga R ini nyaris tidak dapat bernapas. Napas kami berempat saling berkejaran.. Bunyi Music yang entah sudah beberapa lagu seolah menambah se mangat kami. Kini tiga jari kumasukkan ke dalam kemaluan Rini. Posisi Rini sekarang berbaring miring. Dinding-dindingnya seperti lingkaran magnet saja.. Kujulurkan li dahku sepanjang-panjangnya dan kumasukkan ke dalam kemaluannya sambil kupermaink an di dalamnya.. tapi Rini melenguh nyaring. Luar biasa kemaluan Rini ini. kutekuk lututn ya dan kubuka pahanya lebar-lebar supaya aku dapat memasukkan kemaluanku sambil berjongkok. t ubuh Rini bergetar panas. Mata Rini merem melek menikmati permainan ini. Ya ampun. seolah-olah melakukan perjalanan panjan g yang melelahkan. Kali ini berhasil. Sementara di atas Sofa Agus dan isteriku seperti membentuk angka 69. Yang kurasakan sekarang adalah sebuah petualangan yang belum pernah kulalui sebelumnya. seolah-olah tidak akan lepas lagi. Kukangkangkan kaki Rini dengan cara melebarkan jarak antara kedua kakinya. Lubangnya terasa sempit sekali. Mun gkin karena selama ini aku hanya melakukannya dengan isteriku.! Terus Mas... Kemaluanku seolah tertarik ke dalam. seperti ada penyedot saja di dalamnya. Kini mulutku menuju dua bukit menonjol di dada Rini. Ketika kepala kemaluanku memasuki lubang itu.s.! Dengan pasti kumasukkan lebih dalam sambil sesekali menarik sedikit dan mendoron gnya lagi. kutindih dan kudekap sekuat-kuatnya hingga Rini berontak.. pantatku maju mundur beraturan. Perlahan-lahan kuarahkan senjataku menuju lubang milik Rini. K epalaku seperti terjepit di antara kedua belah pahanya yang mulus. dia melenguh hebat hingga kema luanku terlepas dari mulutnya. hampir aku tidak sanggup menikmatinya. Tiba-tiba tangannya meraih kemaluanku. Hal ini cukup sulit. kali ini ada sesu atu yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. sement ara helaan napasnya memburu terengah-engah. Perla han kucoba memasukkan senjataku. Goyanganku semakin lincah. sungguh. Rini sekaran g membungkuk menghadap meja sambil memegang kedua sisi meja yang tadi tempat dia berbaring.! Belum pernah kurasakan seperti ini . Pantatku masih naik turun di antara kedua paha Rini.Posisi sekarang berubah. Ssshh. aahhk. Keri ngat sudah membasahi seluruh tubuh kami. lubang kem aluan Rini juga semakin ketat karena membungkuk. sementara aku berlutut. Gantian aku sekarang yang menciumi kemaluannya. Gantian badanku sekarang yang bergetar hebat. kuhisap bagian putingnya. Ada kenikmatan luar biasa yang kurasakan ketika aku melakukannya. Mulut Rini pun seperti megap-megap kenikmatan. Beberapa saat. Sepertin ya Rini pun menikmati gaya ini. Perlahan dia mula i menjilati kemaluanku. Luar biasa enaknya. perlahan-lahan kudorong kemaluanku sambil sesekali menariknya. menggenggam den gan kedua telapaknya seolah takut lepas. Sekarang Rini ter engah-engah dan kemudian menjerit tertahan meminta supaya aku segera memasukkan kemaluanku ke lubangnya. karena selain ukuran kemaluanku lumayan besar. tiba-tiba ada cairan milik Rini membasahi lubang d an kemaluanku hingga terasa nikmat sekarang. Resty ada di bawah sambil mengulum kemaluan Agus. Agus dan isteriku tidak kuperhatikan la gi. Cepat-cepat kurengkuh kedua pahanya dan menariknya ke bibir meja. Rini mendesis. sehingga kemaluanku tepat ke mulutnya. Aroma dan rasanya semakin memuncakkan nafsuku. Pelukanku semakin kuperketat. a duh enaknya.. Rini memasukkan kemaluanku ke dalam mulutnya. Tanganku sekarang sudah meremas payudara Rini dengan lembut sambil mengusapnya. masukkan lagi akhh. Buah dada Rini bergoyang-goyang juga maju-mundur mengikuti irama yang berasal da . Erangannya tidak pernah putus. sementara Agus menjilati kemaluan Resty . sementara saya dari belakangnya dengan berdiri memasukkan kemaluanku . Kembali kudorong senjataku dan kuta rik sedikit.

secara kebetulan saya mendapat cuti kantor selama tiga hari . Hingga saat ini peristiwa itu masih jelas dalam ingatanku. maka pembantu kami yang sudah tua. Aku pun berteriak sejadinya. walau kelelahan aku pun merasakan kenikmatan tia da tara. Tidak kusadari seluruh cairan yang keluar dari kemaluanku masuk ke liang milik Rini. Pantatku kembali naik turun berirama. yang mana bisa saya pergunakan untuk beristirahat di rumah. yang dengan malu-malu memperkenalkan dirinya kepada kami. ter asa ada sesuatu keluar dari kemaluanku. Memasuki hari Senin. Sepertinya menjal ar menuju kemaluanku. Sementara Rini tidak mau melepaskan kemaluanku dari dalam kemaluannya. tapi seolah kami tidak memper dulikannya. Lastri pun mulai bersiap untuk kerja . Mbok Iyem akhirnya pulang juga ke kampungnya di Jawa Tengah. Mungkin aku tidak akan pernah melupakan peristiwa itu. yaitu seorang gadis kampung yang telah putus sekolah. kebetulan aku tidak ada di rumah. Kuremas buah dada itu. jadi pada saat Mbok Iyem pulang kampung. suami isteri bekerja sehingga kami memerlukan seorang pembantu untuk beresberes di rumah. Kemudian memunguti pakaia nnya dan menuju kamar mandi. Setelah isteriku b erangkat kerja. tapi kali ini lebih kencang seperti akan m encapai finis saja. dan akhirnya kemaluanku terlepas dari kema luan Rini. Cerita Dewasa Tergoda Pembantu Muda. Hal ini penting bagi kami. Di atas sof a Agus dan isteriku ternyata juga sudah mencapai puncaknya. setela h menerima instruksi ini itu dari isteriku. kedua ujung tumit kakinya masih menekan kedua pantatku. kulihat Rini sudah tidak kuasa menahan sesua tu yang tidak kumengerti apa itu. karena telah beru lang kali dipanggil oleh anaknya di kampung. tetapi sebelum pula ng ia berjanji akan membantu kami untuk mencarikan seorang pembantu lain yang be rasal dari kampungnya juga. Segera aku mencabut kemaluanku dan membopong tubuh Rini ke tempat yang lebih lua s dan menyuruh Rini telentang di bentangan karpet.ri pantatku. Seandainya saja. karena kami ber dua. Suara yang terdengar dari mulut Rini semakin tidak karuan. Secepatnya aku menindihnya sa mbil menekuk kedua kakinya sampai kedua ujung lututnya menempel ke perut. Pada hari yang telah ditentukan. Kulihat Resty tersen yum puas.. beru mur 18 tahun bernama Lastri. Erangannya semakin panjang. tidak terja di kekosongan pembantu di rumah kami. kami seolah terikat kuat dan berguling-guling di lantai. Agus dan Rini sekaran g sudah pindah dan kembali ke Jakarta. Tubuhku terasa semakin panas. Perlahan-lahan otot-ototku mengendur. maka datanglah seorang pembantu baru yang dijan jikan oleh Mbok Iyem. Mulutku terasa asin. Rini tersenyum puas. Segera kum asukkan senjataku kembali ke dalam lubang kemaluan Rini. Ada sesu atu yang terdorong dari dalam yang tidak kuasa aku menahannya. sayapun santai di rumah sambil baca koran dan mendengarkan radio . Sesekali kami masih berhubungan lewat tel epon. Rini menggigit leherku sekuat-kuatnya. ternyata bibir Rini berdarah. Dia hanya ketem u dengan isteriku. Pernah suatu waktu Rini berkunjung ke rumah kami. Resty juga tersenyum. hanya nampak malu-malu. Kulihat Rini tidak memperdulikannya. Kecepatan pun kuta mbah. Aku masih berusaha menahannya. Rini menjerit kesakitan sambi l bergetar hebat. s eolah menikmati setiap sesuatu yang kulakukan padanya. goyangan pinggul Rini semakin kuat. s egera kurebut bibirnya dan menggigitnya sekuatnya. Goyanganku pun semakin menjadi. Sulastri bertubuh sedang dengan kulit bersih dan be rambut panjang. Beberapa waktu yang lalu. sehing ga kini tampak kemaluan Rini menyembul mendongak ke atas menantangku. Tiba-tiba Rini memelukku sekuat-kuatnya.

Setelah menyelesaikan pekerjaannya. Segera saya tuangkan spanish fly itu ke dalam minuman Sulastri dan saya tambahkan gula sedikit agar dia tidak curiga. naik terus ke atas dan menemukan payudaranya yang ranum. ada apa denga n kamu. Aduuh. Dari sela-sela pintu kamar mandi terdapat celah yang bisa dipakai untuk mengintip ke dalam. Kenapa. sambil berdiri di belakangnya dan tunduk serta meme gang perutnya dengan kedua tangan untuk mengangkatnya berdiri. perut Saya. begitu terdengar suara air y ang terguyur di kamar mandi... Konsentrasi saya un tuk membaca menjadi hilang. tapi ternyata dia diam saja sambil terus mendesah.. celana dalam yang dipakainya terbayang sangat jelas dari balik daster yang dipakainya. kata saya sambil tangan kananku terus be rgerak menggosok perutnya sedangkan tangan kiriku mengangkat dasternya dari bawa h. ... Sulastri ternyata mempunyai badan yang bersih mulus dengan ke dua payudaranya yang ranum keras dengan puting yang mengarah ke atas berwarna co klat muda.. Tanpa terasa saya menggosok batang kemaluanku.. kata saya sambil terus membaca.? . Pak .. Saya kembali duduk di kursi depan dan pura-pura membaca sambil membayangkan tubu h mulus Lastri sambil mengelus batang penisku yang sudah tegang. saya teringat kalau di lemari saya masih ada menyimpan s ebotol obat perangsang bermerek Spanish fly oleh-oleh teman dari luar negeri.. pinggulnya yang besar sangat seksi dengan bulu-bulu halus di atas kem aluannya. yan g ternyata tidak terbungkus oleh kutangnya. Dengan berdebar saya terus mengintip Lastri yang sesekali menunduk untuk menggosok kakinya yang ditumbuhi bulu-bulu halus. segera saya meremas payudaranya.. aah. aduuh. Ternyata pemandangan di dalam kamar mand i begitu asyiknya. Aah. dan benar saja dugaanku bahwa Lastri memang sudah menyiapkan teh hangat bagi dirinya send iri di situ.? . Segera saya menghampiri kamarnya dan pura-pura bertanya. perut saya. kata saya.. yang tiba-tiba menjadi tegang. saya mendengar erangan halus yang berasal dari kamar Sulastri. penisku yang sudah tegang dari tadi menempel pada c elah pantatnya.. Saat ia berbalik untuk mengepel di baw ah kaki saya. terbung kus oleh kutang ketat. yang kelihatannya sudah agak kekecilan. Sekitar setengah jam kemudian. saya benar-bena r sudah bernafsu sekali untuk menyetubuhi Lastri. Tangan kananku pun mulai masuk ke dalam sela-s ela kancing daster. Saat tangan saya menyentuh vaginanya. Sedang saya asyik membaca. Saat ia merangkak.. terlihat pinggulnya yang besar dengan pantat yang membentuk bulat bergoyang ke kiri dan k e kanan dengan irama yang teratur. Ayo saya gosok perut kamu.. Aduuh Pak. sedang Lastri sibuk membersihkan rumah sehabis mencuci pakaian. tetapi mataku memperhatikan pem bantu ini dengan lebih seksama. Lastri keliha tan pucat dan keningnya berkeringat. Lastri mengepel lantai sambil berjongkok dan ses ekali merangkak sambil terus mengayunkan tangannya. Sedang asyik mengintip.. sambil bertanya saya segera saja masuk ke dalam kamarnya. Paak. tiba-tiba dikejutkan oleh sapaannya.. Mari Saya tolong. Lastri sambil mengeluh menjawab. Nafsu saya naik ke kepala. Saya memasukkan tangan kiriku ke dalam daster itu dan berpura-pura akan mengg osok perutnya juga tapi saya segera menurunkan tangan saya untuk menyibakkan cel ana dalamnya dan mulai meraba bulu-bulu halus yang bertebaran di sekitar vaginan ya.. Oh iya. .. Lastri menggelinjang keras dan mendesa h panjang.. Saya mau mengepel lantainya .. terlihat dari belahan dasternya dua buah bukit yang ranum. Lastri sibuk menggosok-gosok badannya tanpa sadar ada mata yang sedang menikmati tubuhnya yang ranum. Maaf Pak. heehh .. Saat berdiri samb il memeluknya dari belakang. sedang dalam posisi merangkak sambil memega ng perutnya. e naknya kalau bisa memeluk dan menancapkan batang penisku di vaginanya . Heehh. . Cepa t-cepat saya ke kamar mengambil obat tersebut dan membawanya ke dapur. hheehh .. saya mulai mengelus batang kemaluanku sampai tegang. Lastri.. Lastri bersiap-siap untuk membersihkan dirin ya dan mengambil handuk serta masuk ke kamar mandi. saya cepat-cepat meloncat bangun dan berjalan cepat -cepat ke arah kamar mandi.. pel aja. . Lastri agak kaget juga.. biar hangat .. seraya menekankan pantatnya yang montok ke penisku yang sudah menanti dengan tidak sabar.

Biarpun vagina Lastri telah basah o leh cairan yang keluar dari tubuhnya. Aduh nikmatnya bukan alang-kepalang. tetapi bersamaan de ngan itu saya menekan penisku sekuat tenaga masuk ke dalam vaginanya. kata saya sambil berdiri dan dengan cepat mulai memb uka celana dan kaosku. maka Lastri dan saya mulai mempraktekkan berbagai macam gaya ber setubuh.. sst.. Paak. Kedua tangankupun secara gencar mulai bergerilya meremas kedua pay udaranya sambil sesekali mempermainkan putingnya yang langsung mengeras.Las. Akhirnya sayapun tidak tahan lagi. lidahku mulai menjalar ke kanan dan ke kiri menyibakkan kedua belah bibir vagina Lastri sampai akhirnya saya menemukan clitorisnya. mulutku bergesar ke arah telinga Lastri. nggak apa-apa Las. . . Eeh . Ternyata lubang vagina L astri sempit sekali. Aduh. penisku benar-benar teg ang dan keras. Akh. Lastripu n mulai menikmati permainan seks ini. ia sudah menjerit kesakitan dan berusaha menggeliatkan badannya yang mungil. sehi ngga penisku yang berada di dalam vaginanya terasa bagaikan diremas-remas dengan keras. katanya sambil menggerakkan p inggulnya. aarkkh. kemudian turun menekan sampai ke uju ng. Saya tuntun Lastri ke tempat tidur dan membaringkannya dengan kedua kakinya teta p terjuntai di lantai. Saya mulai menjilat vaginanya.. segera saya mengambil ba ntal dan mengganjal pantatnya sehingga vagina Lastri sekarang menyembul dengan c litorisnya yang mengkilap karena jilatan lidahku. kata saya sambil menundukkan kepala dan mencium vaginanya yang persis di de pan mataku. Setelah beberapa kali naik turun. Sementara saya berdiri telanjang. Saya menahan geliatan badannya dan terus berusaha memasukkan seluruh penisku ke vaginanya yang sempit dengan menarik keluar masuk kepala penisku. Aduuh. sambil terus menggoyangkan pinggulnya. Hee.. Sambil memeluk tubuhnya.. Lastri kag et dan terdiam.. Ternyata setelah selesai ba ru saya tahu kalau ternyata Lastri masih perawan dan belum pernah dijamah oleh l elaki lain.. kadang pagi hari kalau saya lagi kepingin menikmati tubuhnya. Lastri kaget sekali. cabut sedikit.. enaak . Lastri takut . Secara refleks.. yang se gera saya jilat habis.. dan tiba-tiba dari vaginanya memancar cairan. saya tetap betah di rumah. sementara tanganku merema s payudaranya sedangkan mulutku mulai memagut bibirnya.. Selama masa cuti tiga hari. ayo Saya gosok sambil tiduran . . saya ijin dari kantor. sampai akhirnya Lastri dipanggil pulang oleh keluarganya .. Aarkhh. Las. dia juga mulai men ggoyangkan pinggulnya. kadang menjepit kakiku. .. dan secara tiba-tiba saya menggigit cuping telinganya d engan agak keras.. Paak. Mata Lastri terbelalak memandang penisku yang besar dan berdiri. Dan kalau istriku sudah b erangkat kerja. Karena kakinya masih menjuntai di pinggir tempat tidur. sayapun mempercepat gerakan naik turun sampai cairan maniku terasa menyembur-nyembur ke dalam vagina Lastri. seru Lastri sambil membuka kakinya lebih lebar lagi dan kemudian secara cepat menutupnya lagi sehingga kepalaku terjepit di antara kedua belah pahanya y ang mulus. katanya. tetapi saya kembali memagut bibirnya dan menyedot lidahnya sambi l mulai menaikkan pantatku sedikit sedikit. sehingga baru kepala penisku yang masuk. ppaak. kadang dia menjepit pinggangku.. vagina Lastri benar-benar sempit sekali bagaikan jepitan halus yang menjepit dengan ketat serta berdenyut-denyut terusmenerus. ka dang larut malam. kata saya sambil membantu Lastri membuka bajunya.. saya tetap juga mengalami kesulitan untuk menembus pertahanan vagina Lastri ini. Kedua belah kakinyapun turut menari-nari. kita berdua sungguh lunglai setelah tiba pada puncak kenikmatan. Secara cepat saya menyibak dasternya dan segera menarik t urun hingga celana dalamnya terlepas. Lastri ternyata murid yang sangat pandai untuk diajar dan selalu bernaf su untuk mengulang dan mengulang lagi. buka dulu yaa bajunya ... sambil mengerang-erang.. .. tekan lagi. kata saya. saat badannya menjadi kejang karena d ia sampai pada puncak kenikmatan. sstt. kata Lastri... Segera saya arahkan penisku ke lubang vaginanya dan berusaha untuk menekannya masuk. Hal ini berlangsung selama enam bulan.. Paak . Lastri keenakan sambil mulai menggoyangkan pinggulnya ke kiri dan ke kanan bagaikan sangat kegelian. katanya.

untuk dikawinkan di kampung. kenapa Mbak Sus sampai sekarang nggak hamil-hamil? tanya Robin ya ng kuliah di teknik sipil suatu saat. Kam i berlima anak-anak kos yang tinggal di rumah bagian samping sering iseng-iseng memperbincangkan Mbak Sus. Kamu tahu nggak. Terutama payudaranya yang seperti sengaja dipamerkan dengan lebih banyak berkaus sehingga putingnya yang kehitam-h itaman tampak menonjol. Kemudian setiap usai mandi dengan hanya melilitka n handuk di badannya lalu-lalang di depan kita Ah kamu saja yang GR. anaknya itu pernah melahirkan tetapi kemudian bayinya men inggal dunia. dia sering memamerkan payudaranya kepada kita dengan mengenakan kaus ketat. anak teknik mesin dengan tangkas. kali ini saya akan menceritakan cerita dewasa gangbang yang banyak orang bilang cerita s eks 3 in 1. Cerita Dewasa Mbak Sus Bohai. Kisah rahasia ya ng sangat menyenangkan. padahal perut keroncongan tak bisa diajak kompromi. Pasti Diam-diam ucapan Robin itu mengganggu pikiranku. Lihat saja. saya terpaksa menc uri nasi lengkap dengan lauknya milik keluarga tempat saya kos. tap i begitulah sensasi. atau 3 lawan satu. Misalnya. Gayanya klemar-klemer kaya perempuan. Bego! Ya penisnya dong . Tidak begitu cantik tetapi memiliki tubuh bagus dan be rsih. sensasi seks emang berbeda-beda. Benarkah apa yang dia katakan t entang Mbak Sus? Benarkah perempuan itu sengaja mengundang birahi kami agar ada yang masuk perangkapnya? Selama setahun kos diam-diam aku memang suka menikmati pemandangan yang tanpa te rsadari sering membuat penisku tegak berdiri. pingg ulnya yang besar sering membuatku terangsang. Mungkin Mbak Sus nggak bermaksud begitu . mungkin malah semua. Cerita seks gangbang jarang di ceritakan. karena jatah kiriman dari kampung t erlambat. cowok 3 cewek satu. Selain payudaranya yang kuperkirakan berukuran 36. Dia mengundang secara tidak langsung. Apanya yang nggak bisa ngacung? tanya saya pura-pura tidak tahu. berumur sekitar 35 tahun. kata Krus. Masih banyak lag i kisah-kisah konyol yang saya alami. walau kedengarannya aneh. Dia sebenarnya kan mengundang salah satu. Aku tahu. Ah betapa menyenangkan dan menggai rahkan kalau saja aku bisa memasukkan penisku ke selangkangannya sambil meremasremas payudaranya. berikut cerita lengkapnya dari awal sehingga terjadi cerita seks gangbang itu Seperti sebagian besar teman senasib. Robin tertawa sebelum berkata. kata Robin. at au tiga di antara kita. Mbak Sus. karena bagi saya merupakan rahasia pribadi. sergah Heri yang se jak tadi diam. Kalian saja yang nggak tanggap. dua. Kok tahu kalau dia susah ngacung? saya mengejar lagi. Suaminya letoi. Mengenang masa-masa sekitar lima belas tahun lalu itu saya sering tertawa geli. aku jamin dia tak akan menolak. demikian kami anak-anak kos memanggil. Tahu nggak? Mbak Sus sering mem bentak-bentak suaminya? tutur Krus. saat menjadi mahasiswa saya menjadi anak k os dengan segala suka dan dukanya. Membantu? Apa maksudmu? tanyaku tak paham ucapannya. Nggak bisa ngacung jawab Krus. Ya membantu dia agar segera hamil. untuk membantu . Nggak percaya ya? Ayo siapa yang berani masuk kamarnya saat suaminya dinas malam. Jadi tak mengherankan kalau bentuk badannya masih menggiurkan. . Namun sebenarnya ada satu kisah yang saya simpan rapat-rapat. Lihat saja. Menurut ibu kos. Keluarga tempat kos saya memiliki anak tunggal perempuan yang sudah menikah dan tinggal di rumah orang tuanya. Perempuan yang kalau di rumah tak pernah memakai bra itu menjadi sasaran ngobrol miring.

Reaksinya makin membuatku berani. Aksi nakal pun kutingkatkan..Setelah perbincangan iseng itu aku menjadi lebih memperhatikan gerak-gerik Mbak Sus. Lalu kepalanya disandarkan ke dada . Dia mendesah ketika kujilat telinganya.. meremas payudara da n pinggulnya. kataku.. Sengaja juga nggak apa-apa kok dik . Mbak. Dia berusaha menep is tanganku yang ngawur. Beberapa kali aku sengaja menyenggol pinggulnya . kesempatan nih. yakni suka memam erkan perangkat tubuhnya yang indah tanpa ada niat lain. tetapi tak berusaha menolak. Aku mendekat. Dik. bapak dan ibu kosku menghadiri pesta pernikahan kerabatnya di luar kota.. Sungguh kok.. Nggak sengaja. Mbak Sus diam. Dia m enggelinjang kegelian. tetapi aku tak mau kalah. Kamu ini ada-ada saja.. Aku mengobrol dengan dia di ruang tamu sambil menonton televisi. kamu ini. kataku sambil tersipu malu. Kalau begitu kita ke kamar? Kamu ini nakal . Dia sendiri telah memberikan tanda-tand a welcome. maaf. se dangkan suami Mbak Sus ke kantor.. Tanpa menunggu jawabannya tanganku segera menelusup ke balik kausnya. Setiap malam yang ada dalam bayanganku adalah menyusup dia m-diam ke kamarnya. M bak Sus memang berusaha memancing. Desahannya makin kuat.. Semula perbincangan hanya soal-soal umum dan biasa. malu ah dilihat orang .. ujarnya tanpa berusaha lagi menghentikan serbuan tangan dan bibirk u. katanya pelan. Siapa tahu dia punya kelainan. mungkin tak puas dengan kehidupan seksualnya bersama suaminya. Suatu waktu ketika berjalan berpapasan tanganku tanpa sengaja menyentuh pingguln ya. Kuremas dua payudaranya dari belakang dengan kedua tanganku.. Remasanku terus kulanjutkan.. Dari situ aku mulai menyimpulkan apa yang dikatakan Robin mendekati kebenaran. Tak salah kalau aku mulai berang an-angan suatu saat ingin menyetubuhi dia. Bolehkah saya memegang susu Mbak yang gede itu? Hmm. menciumi dan menjilati seluruh tubuhnya. Merasakan betapa empuknya daging yang membukit itu. bolehkah kalau saya. reaksinya sama saja. Lalu ganti kucium lehernya yang putih. Entah men dapat dorongan dari mana kemudian aku mulai ngomong agak menyerempet-nyerempet. Peluang itu sebenarnya cukup banyak. Sialan. Seminggu tiga kali suaminya dinas malam. Makin lama aku bertambah berani. Memangnya aku ini bintang sinetron atau model. Hmm. Kulihat perempua n itu tenang-tenang saja meski mengetahui aku sering mencuri pandang ke arah dad anya sambil menelan air liur. Suatu hari ketika rumah sepi. Itu. Mana? Tanpa ragu-ragu lagi aku menyentuhkan telunjukku ke payudaranya yang seperti bia sa hanya dibungkus kaus. Bolehkah mm. Tepisannya melemah. Wah... Mencium pipinya dari belakang ku rsi tempat duduknya. Apa hh. Eh dia cuma tersenyum-senyum. Tahu nggak apa yang kukagumi pada Mbak? Coba apa. jawabnya sambil mengerlingkan matanya. Bukan menyenggol la gi tetapi meremas. Mbak. Saya sebenarnya sangat mengagumi Mbak Sus lo . Wah. kemudian melesakkan penis ke vaginanya. Bahkan aku kini sengaja lebih sering mengobrol dengan dia. Empat temanku masuk kuliah atau punya kegiatan kel uar. Cuma aku masih takut. Ah. Namun birahiku rasanya tak tertahankan lagi. Kini sa mbil menciumi lehernya tanganku bergerilya di bagian dadanya.

Tanpa disuruh dua kali secepat kilat aku segera menutup pintu depan.. Serangan pun kutingkatkan. Kemerahan dengan klitoris yang besar sesuai denga n dugaanku. Wah mengganggu saja itu orang.. Lama-lama dia akhirnya dia bisa menikmati dan mulai menirukan gaya permainan ciu man yang secara tak sadar baru saja kuajarkan. Aahh. Lalu tangannya menyentuh celanak u yang menonjol akibat penisku yang ereksi maksimal. jawabku. Setelah itu aku kembali ke Mbak Sus. Mau apa kau sshh. Sudahlah . tok.. katanya sambil mendekati aku. Sambil menciumi pahanya tanganku menelusup di pangkal pahanya.. baru asyik ada yang mengganggu. Lidahnya kubelit sampai dia seperti hendak tersed ak.. Cepat kau sembunyi ke dalam .ku. Aksi liarku pun terhenti mendadak. Tiba-tiba. memainkan di rongga mulutnya. Pangkalnya tampak menggunduk dibungkus celana dalam war na krem. Pelan-pelan mulai masuk ke dalam dengan gerakan-ger akan melingkar yang membuat Mbak Sus kian keenakan.. Penisku tegak mendesak celana pendekku y ang kukenakan. Baru nikmat-nikmat. mungkin menaha n birahinya yang juga mulai naik. meski masih polos. kata Mbak Sus sambil membenahi pakaiannya yang agak b erantakan. . Dik. Uh kamu pengalaman sekali ya.. Mbak belum pernah dioral ya? Apa itu? Vagina Mbak akan kujilati. Tidak sampai dua menit Mbak Sus menyusul masuk kamar setelah menutup pintu depan . sshh .. Wuih. Menyibak rok bawahnya dan merenggangkan kedua kakinya. Sst ada tamu Mbak . Mbak Sus bicara beberapa patah kata dengan seorang tamu bersuara laki-laki. Tampak dia keenakan meski masih dibatasi celana dalam. sampai harus mengangkat-angk at pinggulnya. Tanpa sungkan-sungkan Mbak Sus mencium bibirku. Lidahku kemudian bermain di bibir vaginanya. Siapa Mbak? Tukang koran menagih rekening.. . oh . Aku segera masuk ke dalam kamar Mbak Sus. Siapa bilang? Ooo. meremasremas vagina dan klitorisnya yang juga besar. bet apa mulus kedua pahanya.. Sama siapa? Pacarmu? tanyanya di antara kecipak cium an yang membara dan mulai liar. oh. Akhirnya jilatanku sampai di pa ngkal pahanya. Semula Mbak Sus seperti akan memberontak dan melepaskan diri. Kini aku jongk ok di depannya. Aduh mak. bisikku. Di sekelilingnya ditumbuhi rambut tak begitu lebat.. Mulutku seperti melekat di mulutnya. tapi tak kubia rkan. Lidahku makin naik ke atas. tok. Pintu depan ada yang mengetuk. mm film biru dan bacaan porno kan banyak mm. meremas-remasnya beberapa s aat. bisiknya dengan suara agak bergetar. tanyanya lirih sambil memegangi kapalaku erat-erat. Tanganku makin bersemangat. Mbak S us menggelinjang kegelian sambil mendesah halus. Kini kedua putingnya ganti kupermainkan. Kau pintar sekali. Wah berabe nih. Untung kaca jendela depan yang lebar-l ebar rayban semua. Sampai di kamar berb au harum itu aku duduk di tepi ranjang. Belajar dari mana hh. Sialan. desis Mbak Sus keenakan ketika lidahku mulai bermain-main di gun dukan vaginanya. berarti dia oke. Tentu agar keadaan aman dan terkendali. Kudengar suara pintu dibu ka. tutup pintunya dulu dong . sehingga dari luar tak melihat ke dalam. Sekarang perangkat rahasia mi liknya berada di depan mataku. tok. Betapa lembut ciumannya. Celananya kepelorotkan. Lo itu kan tempat kotor. Aku segera menjulurkan lidahku.

Mungkin malu untuk mengungkapkan. Menungging. Suami Mbak mainnya lama nggak? Ah.. hmm.. aku pun segera mencabut penisku. Pelan-pelan aku mengarahkan barangku yang kaku dan keras itu ke arah s elangkangannya.. Mbak Sus pun melucuti kaus. Justru di situ nikmatnya. aku segera bergoyang naik turun di atas tubuhnya .. Ah malu. Sekarang Mbak berbalik. dan terakhir celana dalamku.. nanti lama-lama pasti bi sa. Mbak Apa muat segede itu.. Langsung tusuk begitu maksudnya.. dahi. Nggak adil. Aku menunduk ke selangkangannya mencari-cari pangkal k enikmatan miliknya. Pasti Mbak tak pernah puas ya? Mbak Sus tak menjawab. Mbak. Padat. Nah kini dia telanjang bulat. Ohh. kausnya kulepas. dan seluru h wajahnya yang berkeringat. dan kedua payudaran ya yang ikut bergoyang-goyang. Menyorongkan penis ku ke mulutnya. ahh. Puas Mbak? Ahh. Ketika mulai menembus vaginanya. Penisku pun sudah ingin segera menggenjot v aginanya. Pi nggulnya dinaikkan. Betapa bagus tubuhnya. Hampir lima menit kami menikmati permainan itu. Namun aku sengaja membiarkan dia menjadi penasaran sendiri. Selama ini Mbak sama suami main seksnya gimana? ta nyaku sambil menciumi payudaranya. Selanjutnya aku merangkak naik. Aku mengatur badannya dan Mbak Sus menurut. Kuciumi pipi. Kamu juga harus telanjang. perempuan itu sudah kepengin disetubuhi. Kubiarkan dia menikmati orgasmenya beberapa saat. katanya sambil tangannya mengelus-elus penisku yang masih tetap teg ak berdiri. dia tersipu-sipu.. tetapi lama-lama dia bisa menyesuaikan diri sehingga tak lam a penisku masuk rongga mulutnya. Sem ula agak kesulitan. T anpa dikomando kami rebah ke ranjang. Dia malah menciumi bibirku dengan penuh gairah. Pikirku. Biar tak merepotkan. Emmhh. Tanganku mulai mempermainkan kedua payudaranya yang tampak men ggairahkan itu.. desahnya ketika sedikit demi sedikit batang penisku masuk vaginanya. Nakal kau ini . Tetapi lama-lama aku tak tahan juga. dan putih mulus. Tanganku pun ganti-berganti memainkan kedua payudaranya yang kenyal atau selangkangannya yang mulai berair. Genjotan penisku kutingkatkan. desahnya dengan tubuh menggelinjang menahan kenikmatan pu ncak yang diperolehnya. lenguhan. Mbak Sus hanya tersenyum. Mbak Sus mulai mengeluarkan jeritan-jeritan tertahan menahan nikmat. Tanpa ampun lagi mulut dan lidahku menyerang daerah itu deng an liar. kencang. Kini dia telanjang dada. Mbak mau saya oral lagi? tanyaku. Penisku yang tegak penuh segera diremas-remasnya. Dia kini bertumpu pada siku dan kaki . Tampaknya dia akan orgasme. Aku tahu. Enak Mbak? tanyaku. celana pendek. Tanpa menunggu jawabannya segera kumasukkan penisku ke mulutnya yang mungil. berguling-guling. T ak puas. Ke lihatan dia menemukan pengalaman baru yang membius gairahnya. saling menindih. desahnya. Gantian dong. segera kupelorotkan rok bawahnya. kurasakan tubuh Mbak Sus agak g emetar.. Kami main konvensional saja kok. Setelah seluruh barangku masuk. Sorry ya Mbak Ah kau ini mainnya aneh-aneh.Aku tak menjawab. Melihat Mbak Sus agak tersiksa oleh gaya permai nan baru itu. sshh. Tiga menit setelah kugenjot Mbak Sus menjepitkan kedua kakinya ke pinggangku. Ooo. Aku makin terangsang oleh jeritan-jeritan kecil.

Aku terletang dan dia menduduki pinggangku. Ya akhirnya aku me sti menggenjot dan menembaknya sampai dia orgasme beberapa kali. kataku sambil mengatur posisinya. Tapi mau mencoba kan? Mbak Sus tidak menjawab. Sekarang Mbak yang di atas . Gaya apa lagi ini? tanyanya. Tak lama kemudian spermaku muncrat di dalam vaginanya. Ini gaya anjing. Dia malah kemudian menciumi dan menggumuli aku habis-ha bisan. aku pengin masuk agar spermaku kelua r. Ya penisku tegak lagi. Ya deh kalau capek. Payudaranya yang ikut bergoyang-goyang menambah gairah naf suku. berciuman. Mbak Sus tersentak-sentak mengikuti irama goyanganku yang m akin lama kian cepat. dan saling meremas lagi.. Cerita Memek Belenggu Rindu Yang Tertahan. kalau pas am an lo. Soalnya Mbak tak cukup kalau cuma dilayani satu cowok. karena wanita yang lebih tua b iasanya lebih jago dalam bercinta. Ah Mbak Sus. Kami berpelukan erat. Dik. Kami berpelukan. Nih sudah nggak tahan lagi penisku. Sampai mau remuk tulang-tulangku. Kurasakan vaginanya begitu hangat menj epit penisku. Kamu ini aneh-aneh saja. Vaginamu masik nikmat Mbak . Mbak kalau pengin bilang aja ya.nya.. Kita lanjutkan nanti malam saja ya. Mbak Sus kurebahkan dan aku menembaknya dari atas. jawabku sambil kembali meremas payudaranya yang menggemaskan . Cerita dewasa mbak mbak lumayan untuk di nikmati. Setelah siap aku pun mulai menggenjot dan menggoyang dari belakang. aku mau keluar nih ahh. Apalagi ditingkah lenguhan dan jeritannya menjelang sampai puncak.. Ya aku terangsang lagi jadinya. Kalau ingin ya langsung masuk ke kamar Mbak. bisikku sambil mencium bibir mungilnya. Ah Mbak memang kalah pintar dibanding kamu. Lima menit lebih kami dalam posisi relaksasi seperti itu. Seperti tak puas-puas meras akan kenikmatan beruntun yang baru saja kami rasakan. Siang itu di sebuah rumah yang cukup . Pasti Mbak belum pernah. baik dalam permainan seks ataupun permainan c inta. Setelah dia orgasme sampai dua kali. Oh Mbak. Tangannya kubimbing agar memegang pe nisku masuk ke selangkangannya. Ketika dia mencapai orgasme aku belum apa-apa. kami istirahat. Nanti kita main dengan macam-macam gaya lagi. Posisinya segera kuubah ke gaya konvensi onal. Mbak mau nggak main ramai-ramai? Maksudmu gimana? Ya misalnya aku mengajak salah satu teman dan kita main bertiga. Senggama lewat belakang. Tapi tolong sekali lagi. Mendekati klimaks aku m eningkatkan frekuensi dan kecepatan genjotan penisku.. Tapi kan nikmat Mbak . Ah kamu ini ada-ada saja. Mb ak Sus. Mbak Sus kemudian menyusu l mencapai klimaks. Dua lawan satu. Penismu juga nikmat. Kamu juga. Capek? tanyaku. Mbak Sus kem bali menjerit dan mendesah merasakan kenikmatan tiada tara yang mungkin selama i ni belum pernah dia dapatkan dari suaminya. Malu ah. Setelah masuk tubuhnya kunaikturunkan seirama ge njotanku dari bawah. Tetapi sst.

terbukalah kaitan bra hitamnya yang berukuran 36b itu. sa at kita bertatapan wajah. Lidahku bermain di rongga mulutnya untuk memberikan perasaan yang membuat nya me ndesah sesaat setelahnya. Dengan senyum yang manis kemudian gadis itu menyapa sang pemuda yang kelihatan r api. Mas sayang. Tiba-tiba datang seorang pemuda yan g mengenakan kaos biru di padu dengan jeans warna serupa.. seorang gadis yang berambut panjang terurai dengan raut wajah yang manis t erlihat sedang menanti kedatangan seseorang." Sesaat aku menghentikan cumbuanku kepadanya dan memegang kedua pipinya kembali s . sembari dia memejamkan kedua bola matanya. bibirku tak lepas dari bibirnya dan menyeruak lebih ke dalam yan g sesekali mulutku menghisap lidahnya keluar masuk. Baik itu melalui panggilan ataupun sikap terhadap masing-masing. "Hallo juga." kataku lembut. sambil membisikan kata. Seperti halnya sian g itu.." lanjutku lagi. Kemudian kita terlibat perbincangan sesaat. Di balik punggungnya jemari tanganku dengan lembut mas uk ke dalam kaos warna putihnya dan mencoba membuka kaitan bra dari belakang pun ggungnya. Antara aku dan si gadis memang terlihat mesra di setiap kesempatan apa aja. yang nampaknya dia mulai menikmati dan sudah terangsang diiringi dengan desahannya yang sensual.. yang membuat dia menggelinjang dan mendesah kembali. dia bil ang ortunya lagi ke rumah saudaranya yang pulangnya nanti sore. Sembari tanganku meremas kedua tangannya dan kemudian aku lanjutkan untuk menari k tubuhnya lebih rapat.. Dengan dua kali gerakan." balasku pendek. "Ohh. "aku juga kangen Mas sayang. sampai-sampai kita bisa merasakan hembusan nafas masing-masing..asri. yang di ekspresikan dengan memelukku erat. Si gadis tak menjawab hanya tersipu raut wajahnya.. si gadis sesekali mengawa si depan rumahnya kalau-kalau yang di tunggu sudah datang atau belum. Selanjutnya dengan gerakan p elan aku membuka kaos putihnya dan langsung mulutku menelusuri payudaranya dan b erakhir di putingnya yang menonjol kecil. Tanganku kemudian memegang kedua pipinya d an tak lama bibirku sudah mengulum bibirnya yang terbuka sedikit dan bentuknya y ang ranum. aku memeluk gadis pujaanku deng an mesra. Sayang. yang selanjutnya aku merengkuh bahu si gadis dan mengajaknya masuk ke dalam ruangan tamu." jawabnya pelan. Enak sekali." sapanya dengan panggilan khas yang mesra ke padaku." desahnya lembut. Sambil memilin.. Di sofa kita duduk sangat dekat sekali. "Hallo Mas Adietya sayang." bisikku di telinga nya sambil mencumbu daun te linganya. Dengan masih menyimpan rasa rindu yang tertahan. "Ohh. yang kebetulan keadaan di rumah sang gadis nampaknya sedang sepi. Dan tak lama setelah itu jariku sudah memilin putingnya yang mula i keras.. "Sudah lama yah nunggunya. harum dan segar siang itu. Aku menjulurkan lidahku tepat di ujung payudaranya. "Kamu cantik sekali siang ini sayang. Dia berjalan menuju ke rumah gadis yang sedang asyik duduk di depan rumahnya. Mas sayang. Jemari tanganku langsung mengelus tepian payudaranya yang begitu kenyal dan meng gairahkan itu. "Adiet kangen banget nih sayang.

aku mengangkat tubuh sexy sang gadis dan meletakkan nya di atas meja belajar yang ada di kamarnya. Layaknya kamar seorang gadis yang tertata rapi dan aroma segar wangi bunga-bunga yang ada ditaman depan kamarnya terhirup olehku saat memasukinya." desisnya lirih. Kemudian aku melemparkan celana jeansnya ke lantai dan seketika tanganku dengan lembut merengkuh bongkahan pantatnya yang padat berisi. kemudian berpindah setelah aku merasaka n cukup untuk merangsangnya di bagian itu. Kembali aku melanjutkan cumbuan yang mengarah ke te pian pangkal pahanya dengan lembut dan sesekali aku mendengar sang gadis mendesa h lagi.. Aku mengelus kedua bongk ahannya pelan dan sesekali jariku menyelip di antara tepian celana dalamnya yag membuat bibirnya kembali bergetar mendesah lirih. "Ohh. Perlahan aku memeluk tubuh sang gadis kembali. Dan tak lama lidahku sudah menjilati bibir luar vaginanya dengan memutar ujung l idahku lembut.. yang aku lanjutkan dengan menjelajahi leher jenjangnya dengan lembut. Aku mencium aroma khas setelah lidahku mencapai bukitnya yang berbulu hi tam dan lebat sekali.ambil membisikkan kata. "Ssshh. Yang aku lanjutkan dengan menghentikan tindakanku sesaat. Dengan mesra aku mengajak si gadis berjalan ke arah kamarnya yang lumayan besar dan bersih. Mas sayang... Bibirku mencumbui setiap senti permukaan kulitnya dan berpindah sesaat ketika li dahku mencapai belakang telinganya dan membuat tubuh sang gadis kembali bergetar pelan.. Desahan dan getaran tubuhnya menandakan kalau sang gadis sudah sangat te rangsang oleh setiap cumbuanku. Dengan gerakan lincah bibir sang gadis langsung mengulum kepala penisku dengan l embut dan memutar lidahnya di dalam mulutnya yang mungil dan memilin kepala peni . namun cukup terawat terlihat olehku sekilas dari bentuk bu lu vaginanya yang menyerupai garis segitiga. Tubuh sang gadis mengelinjang perlahan bersam aan dengan tersentuhnya benjolan kecil di atas vagina miliknya oleh ujung lidahk u. kecuali bagian atasnya yang sudah terbuka saat kita berasyik masyuk di ruang tamu. "Oh. Mas sayang" jeritnya tertahan." desahnya parau. kemudian aku berdiri tepat di hadapanya yang sudah ber jongkok sambil menatap penisku yang sudah berdiri tegang sekali. Perlahan kemudian aku mulai menurunkan celana dalamnya dan aku membiarkan mengga ntung di lututnya yang sexy. Aku menurunkan tubuh s ang gadis dari atas meja. Tak berselang lama kemudian." bisikku lirih di telinganya. "Sayang.. Jemariku mulai mengara h kebawah menuju celana jeans nya dan tanpa kesulitan aku menurunkan resliting c elananya yang nampak olehku pinggiran celana dalam warna hitamnya yang sexy. Kemudian aku lanjutkan dengan menjulurkan lebih ke dalam lagi unt uk mencapai bibir dalamnya yang sudah sangat basah oleh lendir kenikmatan yang d i keluarkan dari lubang vaginanya. Sang gadis hanya mengulum senyumnya yang manis sembari kembali memelukku mesra. Payudara kamu sungguh indah bentukya." tambahnya lirih. "Aku nggak kuat Mas. Bibirku yang sejak tadi bermain di atas. Tanganku tak tinggal diam sementara bibirku menc umbui setiap titik sensitif yang ada di tubuh sang gadis. Sang gadis masih mengenakan celan a jeansnya. Lidahku menjulur lembut ketika mencap ai permukaan kulit perutnya yang berakhir di pusarnya dan bermain sejenak yang m engakibatkan tubuhnya menggelinjang kedepan.

Untuk menambah kenikmatan buat dirinya. "Ohh.sku yang mengkilat. Mmm" gumamnya. Aku masih belum merespon atas jeritan lirihnya. Mulut sang gadis menggumam lirih karena mulutku juga masih mengulum bibirnya... "Oh. "Ohh.." irama yang di timbulkan ketika penisku sudah menyeruak bibir vaginanya . dengan mata yang sayup penuh n afsu.... "Ohh. Sekarang yah" pintanya lirih. Mas sayangg. Bersamaan dengan aliran hangat yang kurasakan di dalam.. aku mulai memajukan s edikit demi sedikit sisa batang penisku ke rongga vaginanya yang paling dalam da n aku mengarahkan ujung penisku menyentuh G-spotnya. Pingg ulku membuat gerakan maju mundur untuk kesekian kalinya dan sepertinya sang gadi s akan mendapatkan orgasme pertamanya ditandai dengan gerakan tangannya yang mer engkuh bahuku erat dan menggigit bibir bawahnya lirih. Mas sayang... Aku enggak kuat" jeritnya lirih. "Hekk. "Slepp. Gerakanku membuatnya menggelinjang dan semakin keras d esahannya terdengar. aku merengkuh bahunya serta memintanya berdiri dan kembali aku mendudukka n pantatnya yang padat berisi di tepian meja sementara salah satu kaki jenjangny a menjuntai ke lantai. Perlahan aku mengarahkan batang penisku tepat di belahan vaginanya dan mendorong nya lembut." jeritnya bergetar. Tak lama berselang sang gadis kemudian tersenyum manis dan menge cup bibirku kembali sambil mengucapkan kata. Pada saat bersamaan ujung telunjukku juga mengelus belahan antara anus dan bibir bawah vaginyanya. Mmm. rongga vaginanya menjepi t erat batang penisku. Kembali bibir sang gadis mengeluarkan desahan sexynya. "Mmm." gumamnya lirih. Tubuhku bergetar hebat ketika menerima semua gerakan erotis mulai dari jemari tangannya yang lembut mengelus batang penisku serta bibir dan lidahnya yang lincah menelusuri buah zakarku. tangan sang gadis menyentuh buah zakarku dan memijitnya l embut yang membuat tubuhku ikut mengelinjang menahan kenikmatan yang sama. Setengah dari batang penisku sudah masuk ke dalam vaginanya. sebaliknya aku menundukkan kepal a untuk kembali menjilati kedua payudaranya bergantian dan berakhir di puting pa yudara yang sebelah kiri... Sambil menahan nikmat. Please. Setelah beberapa saat sang gadis menjelajahi organ sensi tifku. Mas sayang. yang aku padukan de ngan gerakan bibirku mengulum bibirnya yang ranum serta memilin dan memutar ujun g lidahnya lembut. Sayang" desahku pelan. Tangannya merengkuh bongkahan pantatku serta menariknya l ebih erat lagi. di saat selanjutnya tangan kiriku memegang batang penisku yang sudah sangat tegang sekali menahan rangsangan yang menggelora dan mengarahkannya tepat di bibir vag inanya yang sudah basah oleh lendir birahi. .. Dengan gerakan lembut aku mengangkat paha kirinya dan bertumpu pada lenganku. Rambutnya yang hitam panjang ku remas sebagai expresi dari kenikmatan yang menga lir di sekujur tubuhku.

.. Dengan gerakan mantap penisku menyeruak sedikit demi sedikit membelah vaginanya lembut. Deng an pelan kutarik pinggangnya sambil memintanya menunduk. sementara tanganku dengan bebas menjelajahi seluruh organ sen sitifnya mulai dari kedua payudara berikut putingnya dan belahan anus dan bagian tubuh lainnya. sementara kaki kananku mengeser kaki kanannya untuk m embuka pahanya sedikit melebar.. Setelah cukup beberapa saat aku menggerakan pinggulku memompa belahan vaginanya. "Creett. Tanganku perlahan meremas payudaranya dari belakang mulai dari yang sebelah kiri dan dilanjutkan dengan yang sebelah kanan secara bergantian. "Aku bahagia. dan satu hal yang selalu kuinginkan adalah aku bisa sehari-hari hidup tanpa memakai . Menyemburlah spermaku yang cukup banyak ke dalam rongga vaginanya dan beberapa t etes meleleh keluar mengalir di kedua pahanya. maka nampaklah di depan ku bongkahan pantatnya yang sexy dengan belahan vaginanya yang menggairahkan. Cerita Memek Lugunya Sum Pembantuku. Perlahan aku memajukan tubuhku sambil memegang batang penisku dan mengarahkannya tepat di bibir vaginanya. kalau sayang bisa menikmati semua ini" ucapku kemudian. Aku mempercepat gerakanku memompa vaginanya dari belakang tanpa melepas ciumanku di bibirnya dan remasan ku di kedua payudaranya." masuklah setengah batang penisku ke dalam rongga vaginanya. "Sayang aku mau keluar nih. Sementara pinggulk u memulai gerakan maju mundur untuk kembali menyeruak rongga vaginanya lebih dal am.. Mas sayang"ucapnya mesra. Sayang." jeritku kemudian." sang gadis mendesah menerima desakan penisku. Untuk beberapa saat aku mendiamka n kejadian ini sampai akhirnya penisku mengecil dengan sendirinya di dalam vagin anya yang telah memberikan kenikmatan yang tak bisa aku ungkapkan. Dengan gerakan lembut aku menarik wajahnya mendekat. "Ohh. Mas sayang" desahnya... "Sss. Aku membalasnya dengan memberikan senyum dan mengatakan.. "Ohh. aku membalikkan t ubuhnya membelakangiku sembari kedua tanganya berpegang pada pingiran meja. "Slepp. masih d alam posisi membelakangiku aku mengulum bibirnya dan meremas kedua payudaranya l embut. Ketika ujung jemariku menyentuh lubang anusnya sambil aku berkonsentrasi memaju mundurkan penisku.. Demikianlah rasa rinduku terhadap kekasihku setelah beberapa lamanya tidak salin g bertemu. Mas sayang aku juga mau" sahutnya pelan. Posisi ini menimbulkan sensasi tersendiri dimana seluruh batang penisku dapat me nyentuh G-spotnya. Pada saat terakhir aku menceng keram kedua pinggulnya erat dan memajukan penisku lebih dalam. Hanya beberapa saat setelah sang gadis mendapatkan orgasmenya."Thanks yah." bisiku lirih. Ohh. Aku selalu membayangkan betapa nikmatnya hi dup ini kalau aku bisa bebas melakukan keinginanku tanpa ada yang melarang.

. wajahnya a . yang disambu tnya dengan cara yang simpatik. Selang beberapa lama. S ebelum aku melanjutkan ceritaku. Sampai akhirnya pada gadis yang terakhir." "Tanggung beres Mas. akhirnya aku memutuskan mencar inya sendiri di desa-desa. Tidak lupa aku juga memperkenalkan diriku kepada Bapak Kepala Desa. Namun ternyata setela h 2-3 bulan aku menjalani hidup seperti ini serasa ada yang kurang.. namun karena prosesnya berbelit-belit. Carik Desa itu membawa 6 orang gadis yang kutaksir berumur antara 12 sampai 15 tahun. aku mulai mencari rumah Bapak Kepala Desa. Kemudian aku memutuskan mulai mencari pembantu yang sesuai dengan kebutuhanku. Dan aku bertekad untuk membalas budinya bila aku memang benar -benar menemukan gadis pembantu yang cocok dengan seleraku. Kar ena aku tidak mau tanggung-tanggung. yang memang dapat terlihat dari ara h luar melalui jendela kaca yang terhalang dengan vitrage. memasak air..!)" tambahnya. Dalam hati aku berpikir. Dan kutambahkan agar calon gadis pembant uku itu juga yang suka membuat jamu serta rajin mengkonsumsinya. menyetrika. mulai dari mencuci baju. dan langsung saja dia me mberikan perintah kepada anak buahnya melakukannya sesuai dengan permintaanku. namun bagiku selalu menimbulkan sensasi seks yang luar b iasa apabila aku membayangkan diriku sedang mencumbu seorang gadis yang masih re maja." sahutnya tak kurang simpatiknya.busana. dan aku hanya menutupi tubuhku dengan sarung manakala aku berada di sekitar ruangan tamu. aku ingin berbagi dengan para pembaca. karena aku tahu jauh lebih mudah mencarinya di desa d aripada keluar masuk dari satu panti asuhan ke panti asuhan yang lain. walaupun aku tidak menolak bila berhubungan dengan wanita y ang sudah matang. Dan hal ini baru dapat kulaksanakan setelah aku a khirnya memiliki rumah kontrakan sendiri. setelah aku menjelaskan maksud dan tujuanku. ja ngan malu-maluin. kujelaskan secara rinci apa yang kuharapkan dengan gadis pembantu yang kuinginkan. aku merasa cocok dengannya. Sesampainya di desa itu. aku adal ah seorang lelaki berumur 38 tahun yang mempunyai libido yang besar. terlebih lagi gadis yang baru tumbuh.! (carikan sekalian yang cantik. karena segal a sesuatu harus kulakukan sendiri. sedangkan untuk kebutuhan makan kulakukan dengan makan di warung. ojo ngisin-ngisini. Suatu hari. " Gole'ke se'ng ayu sisan. nanti bapak akan panggilkan Carik Desa untuk membantu mencarinya. tolong saja kalau bisa jangan satu orang. selain takut membayangkan hal-hal yang negatif yang harus kualami." "Terima kasih Pak untuk bantuannya. alias telanjang bulat. aku juga kurang menyukai perempuan yang hanya menjajakan seks karena profesi dan juga ka rena uang.. Kupandangi satu persatu. Aku mulai berpikir untuk mencari pembantu yang dapat membantuku untuk melakukan kegiatan sehari-hari untuk kebutuhan hidupku. "Silakan Mas Budi tunggu sebentar. singkat cerita aku mulai menjelajah di salah satu desa di daerah Won ogiri. yang kemudian kutahu n amanya Pak Mahmud. karena memang dalam permainan seks. namun aku t idak suka menyalurkannya di tempat-tempat yang sering dikunjungi para hidung bel ang. baik juga bapak kepala desa ini. mereka jauh lebih menghany utkan dan mengasyikkan. Tentu aroma tubuh dan bentuk tubuh mereka akan berbeda. 4 atau 5 orang supaya saya bisa memilihnya. Sejak saat itu aku selalu membiasakan diriku hidup tanpa memakai busana. Dan satu hal yang aneh dalam diriku adalah aku senang dengan perempua n yang masih remaja. sambil kutanyakan namanya. Aku memang sengaja berburu ke daerah itu karena terkenal akan Mbok bakul jamunya. dan ya ng pasti akan menimbulkan gairah seksku. dan aku membayangkan pasti gadis-gadis di desa itu pun terbiasa untuk m engkonsumsi jamu. Pada awalnya aku mulai mencari-cari gadis yang mau menjadi pembantu di panti-pan ti asuhan.

?" ba yangan itu membawa imajinasiku semakin melambung tinggi. dan yang satu lagi untuk Bapak.! Kok nyetirnya sambil melamun.. untung ada Sum." aku menghindar dan kurem secara mendadak saat kulihat kerbau yang meli ntas di tengah jalan yang kulalui. kapan Mas Budi akan kembali ke kota .. sebagai ucapan terima kas ih saya kepada Bapak yang sudah membantu saya. "Yang sa tu untuk orangtua Sum. biar nanti Bapak yang akan menjelaskan kepada orang tuanya. tubuhnya padat berisi. coba kalau tidak. ah bagaimana dengan kemaluannya. sekarang dia baru berumur 14 tahun. silakan pamit kepada orangtua mu. dan Sum mulai me nceritakan dirinya yang baru 1 tahun ini lulus SD. dia cocok dengan selera saya ." Pak Mahmud dengan gembira menerima pemberianku. bagaimana kalau saya memilih Sum saja.. mungkin hanya berisi beberapa potong baju.? Sum kamu nggak usah panggil Pak kepada saya. karena dia memang kembang desa sini. apakah sudah ditumbuhi rambut. ayo Sum. wah. sambil tidak lupa kupasang musik instrumental ya ng bernuansa lembut. tingginya sepundakku. karena masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan di kota...yu namun sifatnya pemalu. "Hmm. "Pak Mahmud. sambil terbungkuk-bungkuk beliau menerimanya sambil tidak lupa berulang-ulang mengucapkan terima kasih. "Hati-hati Pak. Perlahan-lahan kebekuan itu mulai mencair.. Mas rupanya punya selera dan mata yang tajam. Sum hanya tertunduk malu.." "Baik kalau begitu. namun agak mencuat ke atas s edikit. dan sepertinya rajin bekerja.?" "Kalau memang bisa selesai sekarang saya tidak akan berlama-lama di sini.. lehernya sedikit jenjang. dan kulihat dari samping payudaranya masih baru tumbuh. karena d ia tahu bahwa jumlah yang diterimanya bukanlah uang yang sedikit saat dia meraba tebalnya amplop yang kuberikan." "Ah Bapak bisa saja." "Wah. Dia tertunduk malu saat dia menyebutkan namanya. selanjutnya biar Bapak yang akan membantumu. "Uh. karena ak u sendiri sudah mengatakan kepadanya bahwa untuk kebutuhan pakaian yang akan dik enakannya akan kubelikan setibanya di kota nanti.. Bapak sudah berpikir pasti M as akan memilihnya.. kamu bersiap-siap untuk ikut dengan Bapak ini ke ko ta. cocok dengan seleraku. "Uups. gadis yang masih ranum.. "Sumiati. bisa konyol kita ya." katanya menyadarkanku dari lam unanku. baru tumbuh. panggil saja Mas Budi. kamu kan sudah bertekad untuk bekerja di kota. tolong titip sekalian untuk orangtua Sum. kulitnya kuning langsat. denganrambut yang terurai sebahu. Tidak terasa penisku mulai berdenyut dan bereaksi mengikuti irama lamunanku....." "Monggo Mas. saya hanya melihat Sum anaknya bersih.. dan pasti puting susunya pun masih sebesar pentil. Sepanjang perjalanan kucoba un tuk mulai akrab dengan dirinya..!" dan aku mengeluarkan 2 buah amplop yang memang sudah kusiapkan sejak aku berangkat dari rumah." . Dalam perjalanan ke kotaku. dan Bap ak kenal sekali dengan Bapak dan Ibunya Sum." "Oh ya Pak." gumamnya. aku membayang kan mungkin buah dadanya baru tumbuh. dia hanya mendekap tas baw aannya yang tidak seberapa.

"Baik Mas. Dan Sum tanpa canggung sudah melakukan tugas yang kuberikan dengan mengambil sap u di belakang.2 meter di dalamnya. terima kasih. kamu bere s-beres rumah saja. Seperti dugaanku... beberapa celana dalam yang bentuknya seksi. Setibanya aku di rumah." sahutnya sambil tetap membersihkan kaca jendela yang tinggal sedikit lagi.." pesan saya padanya. kalau kamu sudah selesai membersihkan kaca jendela. lalu kusembunyikan di lemari ruang tidurku. Sum h anya membawa 2 potong rok terusan dan 1 buah kutang kecil serta 2 buah celana da lam yang terbuat dari bahan murahan. aku menunjukkan kamar Sum di bagian tengah." katanya samb il terus melakukan pekerjaannya tanpa memperhatikanku... tunggu saya. sabar.. agar tubuhnya harum. Sesaat kemudian Sum masuk ke kamarnya."Iya Pak. jangan sampai seluruh rencanaku hancur karena terlalu terburu-buru. eh Mas." kataku setelah menyusun rencanaku. saya akan keluar sebentar.. Ruang tidurk u dan ruang tidur Sum dipisahkan dengan kamar mandi. 2 potong handuk berukuran sedang. rok pendek. lalu aku mulai sibuk memilih b eberapa t-shirt Nevada yang ketat dengan bahan yang agak tipis. kut empatkan lemari gantung yang bila kubuka pintunya. walaupun sifat pemalunya masih saja kenta l dalam dirinya. . Aku masuk ke kamar Sum.. "Ah Mas bisa saja. yang satu lagi kupakai untuk ruang tidurku. mandi dulu. Yang di depan kupakai sebagai ruang kerjaku. kamu rajin sekali Sum. tidaklupa aku mem belikan sabun mandi Pquito untuknya. hmm. serta rok pendek y ang kuperkirakan hanya sebatas paha bila dikenakan oleh Sum. ka rena rumah kontrakan-ku memang hanya terdiri dari 3 kamar. "Nanti saja kamu mandinya Sum. celana dal am yang seksi dan handuk. kamu lihat sendiri banyak debu yang harus dibersihkan. "Iya Mas. ini biasa saya lakukan kalau saya ada di rumah. "Sabar. serta rok pendek yang dikenakan. Sengaja aku tidak memb elikan BH satupun untuk dirinya... "Sum." awalnya Sum masih canggung untuk memanggil Mas kepadaku. Kuambil seluruhnya dan kubungkus dengan tas plastik. tolong sapu dan bersihkan rumah sepeninggal saya. Sesampainya di rumah kontrakanku." katanya lembut. aku sudah merombak bagian ruang tidurku." sapaku padanya. kulihat Sum sedang membersihkan kaca jendela depan rumah . tidak salah aku memilihmu. Pada saat aku mengontrak rumah ini. n amun lama-kelamaan dia mulai terbiasa." kataku pada diriku sendiri. kemudian siapkan makanan yang kubeli tadi. aku harus memulainya dengan perlah an-lahan. aku dapat melihat ke kamar ma ndi dengan bebas.. Kupacu mobilku menuju Departemen store di kotaku. da n aku sudah bertekad untuk menikmati hidup ini secara perlahan-lahan. Dalam perjalan pula ng. aku sudah membayangkan betapa nikmatnya memandangi tubuh Sum yang dibalut de ngan t-shirt tanpa BH. dan mulai aku membongkar tasnya.. tetapi itu justru yang menimbulkan gairahku semakin meninggi. karena aku menempatkan one way mirror berukuran 1 x 1. karena memang aku bermaksud agar Sum tidak mema kainya sepanjang hari. "Wah. dan tampaknya dia bingung mendapatkan tas nya kosong. lalu memanggil diriku sambil membawa t-shirt.

.. hanya segenggam telapak tangan saja. bua h dadanya masih belum menonjol betul. bajumu itu tidak baik untuk dipakai di kota. Kulihat tubuh Sum begitu padat berisi. Tidak puas dengan keadaan itu. sementara t angan kiriku mulai membelai-belai sekujur tubuhku mulai dari perut dan berakhir di puting susuku. "Oh. Kubuka bajuku sehingga aku telanjang bulat. justru akan kelihatan indah sekali kalau tubuhmu hanya dibalut d engan kaos yang kubelikan. jadi Sum pakai saja baju yang sudah Mas belikan untuk mu ya.. aku mengambil penis karet dari lemari bajuku yang berukuran tidak terlalu besar yang kubeli saat aku pergi ke luar negeri. "Tapi apa Sum.?" tanyanya. "Iya tidak Sum... dan aku mulai membuka lemari gantungku. hanya ada beberapa lembar bulu. berwarna merah muda kont ras dengan warna kulit tubuhnya yang kuning langsat.?" "Wah Sum. sensasi yang luar biasa mulai menerpaku. Mas akan malu kalau nanti ada teman-teman Mas kesini. Setelah dia mengerti. kemaluan Sum belum lagi ditumbuhi oleh bulu. karena bagian bawahnya dilengkapi dengan semac . karena memang kamar mandiku tidak memakai bak mandi.." jawabnya malu. dan kul etakkan di tempat dudukku." Akhirnya walau dengan berat hati." kataku mencoba menjelaska n. agak gemuk sedikit...?" nampaknya Sum ragu-ragu untuk melanjutkan kata-katanya.? Dan kamu ganti baju yan g sekarang kamu pakai. itu pun masih bulu yang halus.. kamu kan masih kecil. Aku semakin menggelinjang saat jari jemariku memainkan puting susuku. mungkin sudah bau keringat. bergegas aku pun masuk kamar tidurku untuk siap-si ap melihat pemandangan yang menggairahkan. Tidak lupa aku menjelaskan kepada Sum bagaimana caranya menggunakan shower dan b ermandi dengan air hangat. nanti akan kelihatan. Dan yang membu atku semakin berdebar dan bernafsu.. dan itu akan menghalangi pertumbuhan buah dadamu."Mas. . tidak perlu kamu menggunakan kutang itu.. masih mulus. Sesaat kemudian Sum m embungkuk untuk membuka celana dalamnya. kuta ng itu pun sudah jelek sekali. Perutnya rata. dalam keadaan telanjang bulat tanpa sehelai benangpun. Begitu Sum masuk kamar mandi. nampak bagian itu agak menonjol keluar. kulumuri dengan baby oil. Seper ti bayanganku. "Tapi Sum malu Mas. dan aku melengguh ketika Sum akhirnya m embuka kutang kecilnya. puting susunya masih belum begitu besar. Secara perlahan aku mulai mengocok penisku dengan tangan kananku. sudahlah kamu pakai saja kaos yang kubelikan tadi. ta nganku mulaimemainkan penisku yang sudah berdenyut-denyut dan bereaksi sejak tad i... Penis karet yang kubeli itu dapat diletakkan dengan k ondisi berdiri mengacung ke atas. namun itu justru sangat men ggairahkan diriku.. Pemandangan di depan mataku membuatku semakin melambung tinggi dalam nafsuku.?" "Tapi.. Libidoku mul ai menaik. u gh. namun saat kulihat di bagian bawah perutnya.! Coba saja ya. Dan pemandangan di depan mataku m embuatku terpana. Baju Sum kemana. Sengaja aku memilih yang berukuran ti dak terlalu besar yang berdiameter hanya 2 cm. tubuh seorang gadis yang baru tumbuh.... aku tinggalkan dirinya. jantungku berdebar-debar saat Sum mulai membuka rok terusannya .?" "Kutangnya mana. percayalah.. sehingga dia hanya memakai kutang kecil dan celana dalam murahan. aku terangsang dengan pemandangan di hadapanku.. Sum masuk ke kamar mandi dengan membawa t-shir t serta rok pendeknya.

Nafsuku semakin memuncak saat kulihat Sum mengambil shower dan mulai membersihka n kemaluannya. sungguh menimbulkan rasa n ikmat yang tiada taranya... Sum masih asyik menggosok-gosok buah dadanya tanpa menyada ri bahwa aku sedang menikmati tubuhnya yang ranum dan menggairahkan itu dari seb elah kamar. Sum mulai menggosok-gosok bu ah dadanya dengan cairan sabun di tangannya. Kupercepat dan kupercepat kocokan tanganku di penisku. "Sshh." 7 kali semburan kurasakan air maniku . penis karet itu masuk semakin dalam.am piringan. Kocokan tangan kanan di penisku mulai kulakukan semakin cepat. dan tanganku tetap bermain dengan penis dan puting sus uku. dan yang lebih membuatku berd ebar adalah saat Sum mulai menggosok-gosokan shower itu langsung ke bibir kemalu annya. Otot di s ekitar anusku mulai bereaksi mengejut dan mengembang. Dan akhirnya. "Cret. "Aaahh. Dengan tangan kanannya. Tubuhnya melengkung ke belakang. sehingga semakin jelas aku dapat melihat pe mandangan yang menggairahkan itu. ahh. Sementara dengan tangan kanannya. dan air yang menga lir mulai membasahi rambutnya. dia o rgasme.. dan aku semakin larut dalam nafsuku saat tangannya m ulai membersihkan ketiaknya yang belum lagi ditumbuhi bulu. Kugoyangkan pantatku sedimikian rupa sehingga aku dapat merasakan penis karet itu berputar di dalamnya. rupanya semburan air dari shower itu menimbulkan sensasi seks dalam dirin ya yang selama ini belum pernah dia rasakan. dan tangan ki rinya mulai meraba-raba buah dadanya sambil sekali-sekali meremasnya. Yang jelas pemandangan itu membuatku semakin me nggila dalam nafsuku. sementara di sebelah kamar.. Tangan kirinya mulai menggosok-gosok kemaluannya d engan cairan sabun. Bibirnya yang seperti gendewa itu mulai terbuka. Mungkin sensasi itu baru ditemukannya saat dia mulai menikmati guyuran air hangat dari shower yang selama ini belum pernah dia alami. Tiba-tiba tubuh Sum melengkung ke dep an. gairahku memuncak. Aku mulai mendesah saat penis karet di tempat dudukku mulai menyentuh anusku. shower itu tetap digesek-gesekkan ke kelentitnya. sement ara tangan kananku masih terus memempermainkan penisku dan tangan kiriku tetap m empermainkan puting susuku. dan tidak henti-h entinya aku memilin puting susuku kiri dan kanan. kiri dan kanan. dan kulihat kedua pahanya menjepit shower dan tubuhnya bergetar.. aku menikmatinya sa mbil beronani juga. Aku semakin bergairah saat pen is karet di tempat dudukku mulai memasuki lorong kenikmatan di anusku. Kulihat Sum mulai mempermainkan puting buah dadanya yang mengeras dengan jarinya sambil sesekali meremas buah dadanya. Aku semakin menggeli njang dipenuhi oleh rasa nikmat di sekujur tubuhku.. Sum mulai menyandarkan tubuhnya di dinding berhadap an dengan One way mirror di kamarku. karena biasanya memang han ya sebatas ujungnya saja yang kumasukkan ke dalam anusku. Dan ketika seluru h penis karet sepanjang 12 cm itu menghunjam bagian belakang tubuhku.. hanya untuk menambah r asa nikmat saat aku beronani. Aku mulai menempatkan diriku dengan anusku tepat di atas penis karet itu. terlebih lagi saat shower itu menye ntuh kelentitnya yang masih sebesar kacang.!" baru kali ini aku merasakan hal itu. Dan saat aku menurunkan tu buhku. cret. Nampak Sum sepertinya menikmati apa yang sedang dilakukannya . Aku tidak dapat membayangkan bahwasanya Sum gadis yang lugu yang baru saja datang dari des a dapat melakukan hal itu. sampa i akhirnya aku merasakan ada sesuatu yang akan meletup dan meledak dari dalam tu buhku. Entah karena rasa nikmat yang dirasakannya atau memang hanya kebiasaannya. Lalu perlahan-lahan tangannya mulai membersihkan dirinya dengan sabun mandi.. Sum terjengkit kenikmatan. terasa bergetar menimbulkan perasaan y ang sulit kuceritakan. cret.." Sementara di kamar mandi. Sum mulai dengan menyalakan shower.. Matanyaterpejam saat tangannya mula i meremas-remas buah dadanya sendiri. diarahkan air yang memancur dari shower i tu tepat ke arah kemaluannya.. aku meleng king.. Ah. gadis lugu dari desa berumur 14 tahun melakukan masturbasi sampai orgasme di kamar mandiku. Bayangkan.

namun aku masih mempunyai rencana lain.. supaya hidupku lebih bergairah lagi. Aku terduduk lemas sambil teta p melihat Sum yang mulai mengeringkan tubuhnya dengan handuk.!" "Iya Mas.. menimbulkan pemandangan yang menggairahkan bagi diriku.. aku bisa melihat celana da lam yang seksi.. suatu siang (saat Om Dody pergi ke kantor dan Dino pergi rumah neneknya) Tante Rina memanggilku dari dalam kamarnya. aku membayangkan betapa nikmatnya kalau aku dapat menggumuli tubuh Sum yan g masih ranum itu. Om Dody mempunyai istri namanya Tante Rina.. Umur Om Dody kira-k ita 40 tahun sedangkan Tante Rina berumur 31 dan mereka mempunyai anak berumur 5 tahun bernama Dino. Kubersihkan air maniku dengan tissue.. Om Dody adalah teman baik dan rekan bisnis Om saya. disertai dengan otot anusku yang m engejut memilin penis karet yang ada di dalamnya.. aku masih dengan keadaan telanjang bulat sambil memperm ainkan penisku. Keindahan payudaranya tersebut dikarenakan Tante Ri na rajin meminum jamu dan memijat payudaranya. segar. kita makan. waktu saya liburan di rumah teman Om saya di kota Jakarta. Dan aku mengharapkan dapat menikma ti pemandangan yang lebih menggairahkan lagi saat aku membayangkan Sum akan berm ain-main dengan penis karet itu. sementara Sum sedang mempersiapkan makan siang untukku. Ketika saya masuk ke kama r Tante Rina. Tante R ina Seorang wanita yang cantik dan mempunyai tubuh yang indah terutama bagian pa yudara yang indah dan besar.... dari one-way mirror di kamar kerjaku. terce tak dengan jelas pada t-shirt yang ketat. Selama menginap di sana perhatian saya selalu pada payudaranya Tante Rina. Mau tolongin Tante". tampak tante cuma mengenakan kaos kutung tanpa menggunakan bra seh ingga dadanya yang indah telihat nampak membungsung. y ang menimbulkankenikmatan yang tiada taranya. kamu cantik sekali dengan baju barumu Sum. pasti banyak laki-laki yang m enginginkanmu.tertumpah dari saluran penisku menyembur membasahi tempat dudukku dan pahaku. dengan buah dadanya yang baru tumbuh. "Apa yang bisa saya bantu Tante".. a ku sudah lapar.. aku terjengkit dengan rasa nikmat saat ku tarik penis karet dari anusku." "Wow. Tak terasa sudah hampir seminggu saya menginap di sana. dan saat ak u keluar dari kamarku.? Ayo atur makan.. menerus ke dep an ke arah bibir kemaluannya.. "Van. dan pemandangan yang paling kusuka adalah saat dia harus membungkuk. Katanya. enak. Saat kutulis cerita ini. Tubuhnya yang padat berisi. berbentuk segitiga kecil membelah buah pantatnya. Sesekali kutengok dia. Ada komentar dan idea. kuterpana dan gairahku muncul kembali ketika melihat Sum dengan rambut yang tergerai tersisir rapi memakai t-shirt dan rok pendek yang ku belikan.? Supaya aku bisa melanjutkan apa yang harus kulakukan de ngan Sum. Agh. terima kasih. Cerita ini terjadi waktu saya berumur 15 ketika itu .? Sudah segar kan. tentunya dengan tubuhnya yang terbalut t-shirt yang ketat dan rok yang pendek sebatas pa ha." "Aah Mas bisa saja.. Cerita Memek Pijat Payudara. Cepat-cepat kubereskan tempat dudukku. aku akan meletakkan p enis karetku di kamar mandi suatu saat nanti. "Gimana mandinya Sum. sebut saja nama tem an Om saya Dody." katanya tersipa dan Sum tertunduk malu. tapi kamu harus rahasiain jangan bilang s . nampak puting susunya masih mengeras. "Tante minta tolong sesuatu tapi kamu.

Sambil kuhisap buah dadanya tante membuka celananya sehingga dia d alam keadaan telanjang bulat. Grogi juga. "Van. "Apaan Tante kok sampe musti rahasia-rahasian". Tante sudah berbaring telentang dengan telanjang dada. Semua ini dilaku kan sambil mengisap dan meremas-remas buah dadanya. kalau saya tebak payuda ranya ukuran 36B. Sesekali mulutnya mengeluarkan bunyi. baru beberapa gerakan tante memint aku agar gerakan tersebut dibarengi dengan remasan pada buah dadanya. katanya. Tanpa ragu keremas buah dada yang indah tersebut dengan keras. "Van. Perlahan kutelusuri buah dadanya yan g kiri dan yang kanan dari pangkal sampai mendekati puting.. memegang buah dada secara gratis disuruh pula siapa yang nggak mau? Lalu sa ya bertanya mengapa harus dipijat buah dadanya. Sambil meremas aku bertanya mengapa puting susunya tidak boleh disentuh? Tiba-tiba ia menjamba k rambutku dan membawa kepalaku ke buah dadanya. Ketika saya balik. Sementara tanganku m engelus dadanya. kulihat nafas tante tampaknya mulai tidak beraturan. Saat itu terasa penisku tegan g sekali. Setelah sekitar 10 menit kuhisap puting di buah dada kanannya gantian buah dada kiri kuhisap. "Tante minta kamu memijit ini tante". "Kok pijit saja musti pakai rahasia-rahasian segala". "Ahh. segera kuamb il krem dan kulumuri dulu di tanganku kemudian secara perlahan kulumuri payudara nya. Kemudian aku bertanya kepada tante kenapa dia begitu se . rupanya ia ingin mengajariku cara memij at payudara. terus ia berteriak. tante meminta saya agar tidak menyentuh puting susunya. Tante minta kamu hisap puting susu Tante". tanya Tante Rina lagi. katanya terus dia memintaku besok kembali memijat payudara nya. Segera kulalukan gerakan memutari buah kedua buah payudaranya. Saat itu saya langsung Grogi setengah mati sampai tidak bisa berkata apa-apa. Pinggulku segera kugenjot da n terasa nikmat luar biasa sedangkan tante berteriak karena orgasme sudah dekat. hisap yang kuat sayang. gerakannya ialah kedua tanganku menyentuh kedua buah payudaranya da n melakukan gerakan memutar dari pangkal buah dadanya sampai mendekati puting su sunya. Wuih . "Tante Minta tolong dipijitin". Setel ah melalui perjuangan akhirnya penisku memasuki vagina tanteku. "aahh.. katanya.. Tante kemudian memintaku telungkup menindih tubuhnya. Kemudian giliranku menyemburkan air maniku ke liangnya dan kami pun terdiam meni kmati momen tersebut. katanya sekali lagi. setelah itu tante mencium bibirku dengan lembut. aah". indah sekali. desah Tante Rina. segera payudaranya yang indah tersebut segera terlihat.. Van tolong remas lebih keras ". katanya sambil napasnya terseng al-sengal. Tante sema kin terangsang nampaknya terus ia memintaku. Puting susu kecil tapi menonjol seperti buah kelereng kecil ya ng berwarna coklat kemerah-merah. "Mau nggak?". Segera saya buru-buru cuci tangan di kamar mandi yang terletak di kamar tidurnya . "Tadi nikmat sekali". Tanpa banyak bicara dia langsung membuka pakaiannya dan membuka BH-nya. Setelah melumuri seluruh pay udaranya. Kuhisap puting susu itu. Ia memintaku agar melumuri buah dadanya secara perlahan kecuali bagian puting susunya dengan krim yang diambilnya tadi. "Van. ahh". Gila rasanya kenyal dan lembut sekali. "Van. Kemudian dia membuka celanaku dan meremas penisku. dia menjawab supaya payudaranya indah terus. katanya sambil menunjukkan buah dadanya ya ng montok. tante memegang kedua tanganku. bayangin saya seperti ketiban emas dari lan git. sambil menghisap-hisap pa yudaranya tante memegang penisku dan dimasukkan ke dalam lubang vaginanya. Lalu kukatakan padanya aku bersedia. Selanjutnya tante mengambil botol yang berisi krem dan dia segera duduk di tepi ranjang. kamu cuci tangan kamu dulu gih". Tak lama kemudian tante nampak sudah orgasme. kok diem mau nggak?". terasa di liangnya tegang sekali.iapa-siapa". dan aku mengiyakan. Tanpa banyak tanya lagi langsung ku hisap puting susu kanannya. "Lebih kuat lagi hisapanya".

. jawabnya ia tidak bisa melakukan hubung an seks kalau buah dadanya tidak dirangsang terus-menerus. tante ngintip kamu dan tante lihat penis kamu besar. "Saat k amu mandi." .nang buah dadanya di sentuh dan dihisap. Saat kutanya mengapa dia memilihku untuk melakukan hubungan Seks. dia menjawab dengan enteng.