Celana Dalam Bude Ratna Share 5 Saat liburan sekolah tahun lalu, Seno teman karibku di SMP 1XX

di kota Surabaya mengajak aku ikut berlibur di rumah Pakde dan Budenya di kota Malang. Dia bilang tempat Pakde dan Budenya ada kebon apel yang luas dengan sungai kecil yang meng alir di tengahnya. Seno akan mengajakku mancing seharian di sana, dan kalau lapa r boleh memetik apel sesukanya. Yaahh.., aku bayangkan betapa senangnya. Mancing seharian dan makan apel sesukanya. Kami sepakat akan tinggal 3 hari di rumah Pakde dan Budenya itu. Ayah dan ibuku tidak keberatan untuk memenuhi keinginanku. Beliau sudah sangat mengenal Seno. B ahkan orang tua Seno dan bapak ibuku sering saling kunjung mengunjungi apabila y ang satu ada keperluan atau punya sesuatu hajat. Begitulah pada hari yang ditetapkan kami berangkat pagi dari Surabaya dan sekita r jam 3 sore kami sudah sampai di rumah Pakde dan Bude Seno di kota Malang yang sejuk itu. Pakde Darmo dan Bude Ratna adalah nama Pakde dan Budenya Seno. Ternya ta mereka berdua itu masih muda. Jauh lebih muda dari bapak ibunya Seno. Pakde D armo adalah saudara sepupu ibunya Seno. Usianya sekitar 35 tahunan. Sekitar 5 ta hun lebih muda dari ibunya Seno. Dan tentu saja Bude Ratna lebih muda lagi. Mungkin sekitar 28 tahunan. Sudah leb ih dari 5 tahun Pakde dan Bude Seno itu berumah tangga, tetapi hingga kini belum punya anak. Oleh karenanya mereka nampak gembira saat kami datang. Bude Ratna orangnya cantik. Aku senang melihat wanita cantik seperti Budenya Sen o ini. Walaupun masih dibilang ABG, aku sudah punya kesukaan melihat yang cantik -cantik. Bahkan kalau aku ingat-ingat sejak Taman Kanak-kanak aku sudah tahu ana k-anak mana yang cantik. Atau dari ibu-ibu yang mengantarkan anaknya ibu mana ya ng paling cantik. Pada waktu itupun aku sudah bisa berfantasi. Aku suka membayan gkan untuk mencium teteknya, atau pipinya atau bibirnya yang cantik-cantik itu. Tapi Bude Ratna yang Budenya Seno ini benar-benar cantik. Kalau aku bandingkan, kecantikan Bude Ratna tidak kalah dengan kecantikannya para bintang iklan atau s inetron. Tulang pipinya, merah bibirnya, anak rambutnya yang lembut pada belakan g lehernya yang jenjang, duuhh.. Semuanya itu benar-benar menampilkan daya sensu al dan kecantikan yang sempurna. Rasanya mirip dengan Shirley Margaretha atau ya ng biasa dipanggil Shirley itu. Tentu Bude Ratna sedikit lebih tuaan. Kalau lagi bicara aku suka sekali memperhatikan gerak bibirnya yang tipis itu. Aku lantas membayangkan seandainya Bude Ratna meludahi aku, ahh.. biarlah. Akan kujilati ludahnya dan kutelan. Bahkan aku bayangkan seandainya Bude Ratna meluda hnya langsung ke mulutku. Uuhh.. dengan segala kesukaanku, aku akan mengucapkan beribu-ribu terima kasih padanya. Penis kecilku ini jadi langsung ngaceng. Sesudah kami diterima dengan ramah oleh Pakde dan Budenya Seno, kemudian sedikit ngobrol sana-sini. Tentang sekolah, tentang cita-cita mau jadi apa kalau sudah gede nanti dan sebagainya, kami disuruh istirahat dulu atau kalau mau mandi, bol eh. Silahkan. Aku pikir ngapain istirahat. Mendingan mandi saja, nanti ngobrol l agi dan melihati lagi cantiknya Bude Ratna. Rasanya enak kalau penisku ngaceng t erus saat mengkhayalkannya. Akhirnya Seno sepakat kalau aku mandi dulu. Sementara dia akan menunggu sambil s ekedar tidur-tiduran. Kamar mandi Bude Ratna tidak begitu luas. Di sana-sini nam pak bergantungan baju atau celana kotor. Aku jadi sedikit kesulitan untuk mengga ntung handuk dan bajuku. Terpaksa aku geser-geser untuk mendaptkan gantungan. Pada saat itulah aku melihat ada celana dalam wanita. Tak salah lagi, pasti ini

adalah celana dalam Bude Ratna. Siapa lagi?! Perempuan di rumah ini kan hanya Bu de Ratna. Darahku tiba-tiba berdesir. Meyakini bahwa itu adalah celana dalam Bud e Ratna membuat nafsu birahiku bangkit. Kenapa celana dalam kumal ini jadi begit u nampak indah di mataku. Kudekatkan wajahku ke arahnya. Lihatlah, bukankah warn a celana ini putih. Celana yang terbuat dari bahan yang lembut ini tadi siang at au mungkin tadi pagi atau kemarin sore telah dipakai oleh Bude Ratna. Dan sekara ng tidak begitu putih lagi. Pinggirannya nampak ke-kuning-kuningan, mungkin disebabkan keringat di selangkan gan Bude. Kemudian kulihat bagian bawah yang bertepatan dengan vaginanya, warnan ya semakin kuning yang pekat. Mungkin itu adalah sisa-sisa air kencing campur ke ringat Bude yang tertinggal. Ah.. Darah birahiku kembali berdesir. Penis kecilku mulai tegang. Hidungku kepin gin tahu bagaimana bau celana dalam orang secantik Bude Ratna yang mirip bintang sinetron Shirley ini. Dengan agak gemetar tanganku mendekatinya. Pelan dan hati -hati aku pungut celana dalam itu. Aku merasakan seakan ada stroomnya saat ujung jariku menyentuhnya. Darahku naik ke kepala membuat wajahku terasa sembab dan u bun-ubunku memanas. Dengan mempertemukan ibu jari dan jari telunjuk aku mengambi l tepian celana dalam dengan cara menjepitnya. Rasanya aku tak ingin celana dala m Bude Ratna ini ter-kontaminasi oleh tangan-tanganku. Kembali darahku berdesir. Mataku menatap tajam. Kusaksikan lebih dekat kain lemb ut yang beberapa waktu sebelumnya telah menutupi bagian milik Bude Ratna yang pa ling rahasia. Tanpa ragu dengan jantungku yang berdegup-degup sambil setengah me nutup mata kudekatkan celana Bude Ratna itu ke hidungku. Aku segera menangkap ba unya. Oohh.. Sepertinya aku dibawa melayang. Bau pesing kencing dan asem keringat sela ngkangan Bude Ratna membuat aku serasa terbang. Aku terayun dan terlempar dalam awang nikmat surgawi. Bau pesing dan asem itu seketika menjadi wewangian memabuk kan. Tak pernah kutemui wewangian senikmat ini. Ahh.. Kini aku merasakan betapa hasrat birahiku meledak dan terbakar menyala. Nafsu syahwatku menggelegak. Aku n anar dan menjadi liar. Khayalanku tak mampu kukendalikan. Dia terbang menuntunku menciumi selangkangan Bude Ratna. Bibir dan lidahku melata di seluruh pori-porinya. Kurasakan seakan B ude Ratna telah menantikan jilatan dan kecupan bibirku pada vagina dan selangkan gannya. Dia mengangkangkan lebih lebar kedua pahanya yang putih bersih itu agar bibir dan lidahku lebih leluasa menjelajahinya. Jari tanganku dengan terburu-bur u melepasi anak kancing celanaku. Kukeluarkan penis kecilku. Kini aku mulai meng elus-elus dan memijatinya. Kemudian mengocok-ocoknya. Dengan segenap jari-jari t anganku akhirnya celana dalam Bude Ratna kugenggam erat. Kemudian dengan tanpa r agu serta penuh nafsu syahwat birahi kubekapkan celana dalam itu ke mukaku. Bagian bawahnya yang paling kuning pekat kumasukkan ke mulut. Aku melumat-lumatn ya. Aku ingin kencing atau keringatnya yang kuning pekat itu larut dalam ludahku . Aku ingin mengecap-ecap dan mengisep-isepnya. Aku ingin merasai kencing dan ke ringat Bude Ratna. Aku ingin menelannya. Kocokkan tangan pada penisku semakin kupercepat. Aku merasakan kenikmatan syahwa t yang tak terhingga. Bayangan Bude Ratna yang menggeliat-geliat sambil mendesah -desah karena kegatalan menerima kecupan dan jilatanku melipatkan hasrat birahik u. Bahkan dia merenggut kepalaku. Dia tarik wajahku dan ditenggelamkannya lebih dalam ke selangkangannya. Genggaman kocokkanku semakin kuperketat. Aku tahu air maniku terus mendesak ingin muncrat. Kurasakan asin pada lumatan di mulutku. Kencing dan keringat selangkangan Bude R atna telah larut dalam ludahku. Sepertinya tangan Bude Ratna meremas-remas rambu tku. Tubuhnya bergoyang. Pantatnya maju mundur menahan nikmat syahwatnya. Kudeng

ar dia mendesah, merintih atau meracau, "Terus Wan. Enak Wan. Jilati terus vagina Bude Wan. Ayyoo.." Aaacchh.. Tanganku merasakan urat penis kecilku berkedut dan mengangguk-angguk. Air maniku muncrat menembaki dinding kamar mandi Bude Ratna. Aku merapat ke pint u. Kenikmatan sperma yang merambati saraf-saraf di seputar penisku begitu terasa nikmatnya. Celana dalam Bude Ratna masih nyumpal di mulutku. Bagian yang di ara h vaginanya telah kuyup oleh ludahku. Aku balik dari awang-awang setelah menjila t dan melumati selangkangan dan vaginanya Bude Ratna. Kini khayalanku memerosotkan tubuhku. Aku jongkok sambil bersandar ke kloset. De ngan hati-hati celana dalam Bude Ratna kukembalikan ke gantungannya. Kutaruh kem bali dan kutata-tata sesuai semula agar tidak menimbulkan kecurigaan Bude Ratna Sehabis mandi Seno mengajak aku keliling kebon apel yang berada di belakang ruma hnya. Aku melihat sungai yang mengalir di dalamnya. Airnya sangat jernih. Nampak ikan-ikan kecil pada berseliweran. Tetapi saat aku mendekat dan mengamatinya ya ng nampak hanyalah celana dalam Bude Ratna yang wangi air kencing dan keringatny a itu. Aku sama sekali kehilangan dorongan untuk makan apel atau mancing. Aku ma sih berada dalam jerat birahiku. Aku masih terseret dalam obsesi syahwatku pada celana dalam Bude Ratna. Pagi harinya kami bangun kesiangan. Bude Ratna sibuk meladeni suaminya yang hend ak berangkat kerja. Dia juga telah membuatkan minuman dan sarapan untuk kami. "Mandinya entar, ya nak. Sekarang cuci muka saja dulu terus sarapan. Bude sudah kegerahan nih. Habis Pakde berangkat, biar Bude yang mandi dulu, ya", "Ya, Bude", sahut Seno. Kebeneran..!! Memang itu mauku, begitu sorak kata hatiku . Aku sendiri diam saja. Aku bergaya acuh. Hanya mataku yang mencuri pandang bagai mana bibir Bude membuka dan mengatup dengan indahnya saat bicara. Aku juga terpe sona pada penampilan Bude yang belum mandi ini. Dari lehernya yang jenjang turun ke bahunya yang hhuhh.. Aku tak bisa mengucapkannya. Sangat aduhai. Dia hanya m emakai blus lembut dan tipis tanpa lengan. Lubang lengan blusnya itu sangat pas hingga nge-jepit ketiaknya. Nampak sepintas olehku lipatan ketiaknya. Di tempat yang sama kusaksikan tepian blusnya basah oleh keringatnya. Aku langsung melayan g. Benar kata orang, perempuan yang cantik akan tampak sangat cantik sebelum man di. Rasanya hasrat birahiku menyergapku di pagi ini. Dan penis kecilku kembali n gaceng. "Ayo, Wan. Jangan ngelamun. Makanlah. Ambil itu telor mata sapinya. Pakai sambal ? Suka pedes?", aku agak kaget. Bude Ratna begitu perhatian dan menyayangi kami berdua. Kemudian kuperhatikan pu la apa yang dipakai di bagian bawahnya. Dia tidak memakai rok. Rupanya pagi tadi bersama suaminya Bude Ratna melakukan jogging. Dia hanya memakai 'short pant' yang ketat dengan tubuhnya. Ak u seakan ingin pingsan karena tak tahan melihat betapa seksinya tubuh Budenya Se no ini. Aku nggak mampu menyaksikan paha dan betisnya. Aku sampai heran pada dir iku sendiri, kenapa paha dan betis Bude Ratna itu begitu merangsang nafsuku. Khayalku terus membawa aku terbang melayang-layang. Aku ingin dia lekas pergi ma ndi. Aku ingin apa yang kini dipakainya, yang kini membungkus tubuhnya itu dia t inggalkan di gantungan kamar mandi. Aku ingin hidungku menghirupi apapun yang di a pakai ini. Aku ingin hidungku lebih banyak menyedoti bau tubuhnya Bude Ratna. Aku menjadi sangat bergairah. Aku berusaha Seno tidak mendahuluiku. Aku ingin me

rasakan bau ketiak yang masih segar dari blus Bude Ratna itu. Wwoowww.. Mudah-mu dahan dia meninggalkan seluruh pembungkus tubuhnya yang membuat aku puyeng itu d i gantungan kamar mandinya. Dengan berusaha keras untuk tenang, begitu selesai sarapan aku mengambil handuk dan siap untuk mandi. Sambil bergaya membaca majalah yang tercecer di meja, mata ku tak lekang mengawasi pintu kamar mandi, menunggu Bude Ratna selesai mandi. Ku dengar suara air dari gayungnya. Kubayangkan betapa bahagianya air itu. Bisa men jelajahi lekuku lekuknya tubuh Bude Ratna. Sesaat dia keluar dari kamar mandi aku segera meletakkan bacaanku, berdiri, meng geliat kecil sambil menguap dan bergegas untuk mandi. Segala hal tadi kulakukan untuk menghindarkan segala bentuk kecurigaan Seno atau Bude Ratna pada tingkah p olahku. Kamar mandi terasa hangat dan wangi bau sabun sesaat seseorang selesai m andi. Mataku jelalatan ke arah gantungan baju. Dan kudapatkan apa yang kuimpikan .. Pertama kusaksikan 'short pants'-nya ngegantung menindih blusnya. Kemudian disam pingnya kutang lusuh bekas pakai. Nampak talinya menjuntai ke bawah. Dan di bela kang kutangnya itu ada terlihat celana dalam Bude Ratna. Wwoow.. Aku pesta, nih. Sepertinya aku sedang menyaksikan sebuah karya pop art-nya seniman Andy Wharol y ang menggantungkan celana dan BH seronok dalam ruang pamer di New York Modern Ar t Museum. Hasrat seksualku demikian terpukau menyaksikan apa yang kuimpikan itu. Tapi kini aku berusaha lebih tenang. Kubuka dulu bajuku, celana pendekku dan cel ana dalamku. Aku telanjang. Aku tidak langsung meraih benda-benda perangsang nik mat syahwat milik Bude Ratna itu. Aku akan memanjakan mataku untuk menikmatinya lebih dulu. Sambil pelan-pelan aku mengelusi penisku yang semakin tegang dan ker as aku mengamati short pants itu. Beberapa menit yang lalu short pants ini berad a di selangkangan dan pinggul Bude Ratna dan membungkus milik Bude Ratna yang pa ling indah. Nampak lipatan kain yang timbul karena tertekan pantatnya saat duduk. Ah, seakan aku sedang mengamati pantatnya dari jarak yang sangat dekat. Aku perhatikan tep ian celananya. Pasti pahanya terus bergesekkan dengan tepian itu dan meninggalka n keringat di sana. Rasanya aku tidak ingin mengedipkan mataku. Dan ketika aku m engusapkan short pants pada arah pantatnya ke hidungku, aku serasa sedang menciu m bokong Bude Ratna. Duh, nikmatnyaa.. Pasti lebih nikmat dari sekedar mancing dan makan apel. Berikutnya tanganku meraih blus tanpa lengan itu. Kucari lubang lengannya yang s empit. Kuamati. Kulihat ada noda peta di sekitar pinggiran lubang lengannya. Aku yakin itu keringat Bude Ratna. Pelan kudekatkan ke hidung dan kuciumi tepian le ngan blus itu. Ini bau asem keringat Bude Ratna. Hasrat birahiku melonjak naik. Jari-jari tanganku semakin sering memijat-pijat penis kecilku. Enak banget rasan ya.. Aku terbang di awang nikmat birahi. Hidungku kembali nyungsep ke ketiaknya Bude Ratna Aku merem setengah melek. Oochh.. Bude Ratnaaa.. Bude Ratnaaa.. Ijink an aku menjilati ketiakmu Budee.. Berikutnya aku mendekatkan hidungku ke arah gantungan. Kuendus kutang dan celana dalam Bude Ratna. Aku rasakan lintasan aroma keringatnya yang asem dan kencingn ya yang pesing itu. Pasti asem keringat itu nempel pada kutangnya. Mungkin buah dada Bude Ratna berkeringatan saat kegerahan. Keringatnya itu pasti terserap kai n kutangnya dan tertinggal di sana. Dan bau pesingnya pasti dari celana dalamnya yang nampak lusuh sesudah di pakainya. Mungkin saat kencing ada serpihannya yang terciprat ke celana dalamnya. Warna ke

-kuning-kuningan yang pekat pada bagian arah bawah celana dalam itu menunjukkan air kencing yang kering itu yang mungkin tercampur dengan keringatnya pula. Aku membayangkan betapa nikmat apabila kencing dan keringat dari selangkangan atau v agina Bude Ratna bisa kujilati atau larutkan dalam ludahku agar aku bisa menelan nya. Membayangkan itu semua membuat elusan tangan pada penisku berubah menjadi k ocokkan. Dan kocokkan itu kuselingi dengan pijatan pada urat-uratnya. Rasanya ta k pernah puas mengendusi kutang dan celana dalam Bude Ratna itu. Kini saatnya mu lutku melumati apa yang kurang dari 30 menit yang lalu masih nempel di tubuh Bud e Ratna ini. Aku mengunyah-kunyah bagian celana dalamnya yang nampak bernoda kuning pekat. Sa at telah membasah, kencing dan keringat yang larut bersama ludahku itu kuserap d an kusedoti untuk mengaliri tenggorokanku. Penisku semakin kaku mengiringi lumat an mulutku. Kemudian kukunyah pula tepian lubang lengan blusnya. Rasa asin dan a sem dari ketiak Bude Ratna yang larut dalam ludahku kutelan pula. Dduhh.. Duhh.., tanganku semaki cepat mengocok-ocok penisku. Nafsu birahiku tela h mendesak naik ke ubun-ubunku. Aku ingin secepatnya memperoleh orgasmeku. Aku m embayangkan nikmat saat air maniku nyemprot ke dinding kamar mandi seperti kemar in. Mungkin kali ini aku agak tegang kurang santai. Sesudah ngocok penis sekian lama orgasme dan ejakulasiku belum juga hadir. Sedangkan khayalan seksualku suda h melayang ke mana-mana. Ke ketiak kanan dan kiri Bude Ratna. Bahkan kemudian ak u pindahkan ke ketiaknya Shirley. Kuteruskan lebih kebawah lagi, bibirku mencium i sambil lidahku melata dan merambah paha dan selangakangan Bude Ratna. Kemudian pindah pula ke Shirley. Belum juga. Tapi akhirnya datang juga. Saat khayalanku membayangkan Bude Ratna mengencingi m ulutku, tak tertahan lagi, air maniku langsung muncrat berlimpah-limpah berhambu ran. Aku mendesah dan merintih tertahan menerima nikmat luar biasa itu. Jakunku bergerak-gerak seolah-olah benar-benar menelan air kencing Bude Ratna yang hanga t itu. Kunyahan dan sedotanku pada celana dalam dan lubang ketiak blus Bude Ratn a tak pernah kuhentikan. Aku tak menghitung lagi kemungkinan kain-kain eksotik d an erotis yang lembut itu tercabik-cabik oleh gigiku. Seno mengetok-ketok pintu. Minta aku cepetan, dia kebelet untuk buang air. Ah, n ih teman.. Secepatnya aku menyelesaikan mandiku. Hari itu kami seharian mancing di kali. Saat pulang kantongku penuh buah apel ya ng ranum. Ternyata apel yang langsung dipetik dari pohon rasanya sungguh lezat d an segar. Bude Ratna menggoreng ikan hasil pancingan kami. Malam itu kami tidur sangat lelap. Pagi berikutnya adalah hari ke. 2 kami nginap di rumah Pakde Darmo. Aku bangun d engan penuh ngaceng dan penuh harap. Aku berharap untuk bisa mengulangi kenikmat an orgasme dan ejakulasi macam kemarin. Seluruh obyek dan sasaranku ada dalam ka mar mandi itu. Tokoh sentralnya tetap Bude Ratna yang cantiknya mengingatkanku p ada Shirley Margaretha. Seperti kemarin, pagi ini kulihat Bude Ratna sibuk meladeni suaminya bersiap ke kantornya. Wanita yang sangat cantik saat bangun tidur itu mempertontonkan bahun ya yang aduhai dengan memakai blus lembut tanpa lengan macam yang dia pakai kema rin. Kecuali warnanya yang pagi ini ke kuning dan merah-an penuh motif kembang-k embang. Dan seperti kemarin pula, Bude Ratna menyuruh kami cuci muka dulu kemudian sarap an. Dia akan mandi duluan karena kota Malang yang bagi kami cukup dingin ini bag i beliau membuat sangat kegerahan. Mungkin karena sudah sehari-harinya sebagai o rang Malang. Dan sekali lagi seperti kemarin, aku telah siap dengan handukku sam bil membaca apa saja yang terserak di meja menunggu Bude Ratna keluar dari kamar mandinya.

Tak ada yang bisa membantuku. Tubuhku jatuh nge-gelesot ke lantai. Aku membayang kan seandainya boleh menusuk di tanda itu sekarang. artinya aku mesti mendesak-d esakkan penis kecilku ke celah dua bukit indah milik Bude Ratna yang kukagumi in i. Aku mengajak Seno kembali menyusur i kali mencari ikan.. Tiba-tiba saja hidungku telah nyungsep di ketiak Bude Ratna yang basah oleh keringatnya. Air mani ku muncrat dari penis kecilku dengan tubuhku yang telentang di lantai dan mengge liat-geliat menahan gelinjang. Iklan parta i itu menghimbau masyarakat untuk menusuk pada tanda putihnya itu.!! Aku nggak sabar menunggu saat mandi. Pagi itu aku sempat mengulangi lintas khayalanku hingga aku bisa meraih 2 kali o rgasme dan ejakulasi. Duuhh. ayoo. lidah dan bibirku untuk menjilati ketiaknya.. kubuka saja celanaku. Nafsu birahiku terbakar menggelora." demikian khayalan rintihan dan desah Bude Ratna. Aku juga membayangkan betapa tangan-tan gan Bude dengan erat memegangi kepalaku agar air kencingnya bisa tepat masuk ke mulutku. khayalanku akan merangkaki tubuh Bude mulai dari bagian atas hingga bagia n bawah tubuh cantiknya..Pagi ini mandiku sungguh-sungguh sukses. kamu minum ya kencing Bude. sama saja. Pagi itu aku seakan menciumi tubuh Bude yang telanjang bulat.. Ratusan ikan-ikan u ceng dan wader dapat kami tangkap.. Bibirku melata merambah dadanya. Untung ada daya khayal yan g membantu aku. Aku mulai saja mengelusi penis kecilku sambil mataku setengah merem. aku merambah buah dada dan pentil-pentilnya.. aku dise rgap nikmat syahwat tak terhingga. Aku kini menunggu Bude Ratna kencing di m ulutku macam kemarin pula. khayalanku terbang me ngantarkan hidung.. lidahku menjilati paha. Wa ngii. Tetapi karena perasaanku demikian kebelet. sikat gigi. Kuamati di seputar kamar mandi. Pada saat muncrat yang terakhir. Entah kemana kaos oblong bergambar partai tadi. Bu Ratna m emakai kaos tipis berlambang salah satu partai pemenang Pemilu 2004.. aku ke kamar mandi. Selesai mandi badanku sangat segar.. Dan khayalanku untuk hal macam itu tak pernah menemui hambatan. Kuperhat ikan sabun. selangkangan dan vaginany a. Belum sampai ke menit ke 5 aku sudah merasakan air maniku akan tumpah. Tepat pada arah dadanya nampak tanda putih. Ternyata segala pak aian kotor tak nampak lagi di gantungannya. minum Wan. Dan saat aku melumat-lumat celana dalamnya. Banget. Air sejuk Malang dengan cepat bisa mengembalikan tenagaku.. Aku bilang pada Seno perutku mules. dia juga gantungkan kutangnya. Ah. Aku aga k kecewa.. Disamping aku mendapatkan celana dalam dan blus lusuh bekas pakainya Bude Ratna. Tanganku dengan terampil mengocok-ocok penis kecilku. Sambil menunggu gorengan ikan mat eng. Kaos itu be rwarna merah yang ketat. Buka mulutmu. Oleh karenanya beliau tidak per lu canggung dengan pakaiannya yang ternyata sangat merangsang naluri birahiku. odol. Kami bikin tambak kemudian mengurasnya. Bude Ratna menggorengkan ikan itu untuk lauk makan siang kami. Saat aku menciumi dan melumat-lumat lubang lengan blusnya. E daann. Bude Ratna telah mencucinya. busa untuk menggosok kaki. Aku kesengsem dengan tampilannya yang sangat seksi di siang hari ini. Aku sudah atur. Dengan penuh nafsu bibir dan lidahku menyapu bukit dan lembah-lembah dari dada m . Aku yakin beliaun ya menganggap kami ini hanyalah anak-anak kecil. Untuk bawahannya Bude Ratna memakai celana pendek 'hot pants'. Tentu s aja kutang Bude ini lebih melengkapi dan menunjang dalam melancarkan khayalan se ronokku. Yang ada kini adalah gundukkan ranum buah dada Bude Ratna. Dan saat aku mul ai melumat kutangnya. "Wan. Dd. Lidahku menjilat dan mengecapi keringat asin ketiaknya itu. Aku puas banget.

Tentu di a sedang nyediain sarapan buat kami yang akan pulang. kacau nih. blus lembut atau short pants punya Bude Ratna yang bekas dipakainya itu telah menerbangkan aku ke awang-awang nikmat birahiku. Besoknya. Kenapa aku semakin pengi n dan terobsesi air kencingnya ya? Ah. Seti ap detail pakaian kumal Bude Ratna itu melemparkan aku ke lembah syahwatku dan m engajak hidung. Paling-paling Bude Ratna juga belum mandi. jam 5 pagi aku sudah terbangun. Sungguh sebuah kejuta n. Aku masih penasaran. yaitu vaginanya. Jam berapa Sen. Lidahku mencoba menembusi gumuk itu. Jangan-jangan kami aku nggak sempat men ikmati kembali celana dalam Bude Ratna nih. Bude Ratna membuatkan lalap dan sambal. Aku juga merasakan ada lengket-lengket di ujung lidahku. Bukankah aku tak apa-apa.. Semua impianku menjadi kenyataan. kenapa tak bisa kudapatkan celana dalam atau baju yang lain dari bekas pakai Bude Ratna saat di kamar mandi tadi. Aku ke mbali melumati noda-noda keringat atau serpihan kencing pada pakaian kotor Bude . Kok pagi.. Ikan uceng dan w adernya sungguh menjadi santapan yang tak ada bandingnya. Besok pulang. Kulihat Bude Ratna sudah dandan rapi.. Blus lembut berlengan pendek yang lusuh pula. Kami makan sian g dengan sangat nikmat. Mataku jelalatan dan. masa bodo. Rasanya kamar mandi ini menjadi demikian indahnya.. Saat kutemukan bukit indah yang menggumuk. Aku sungguh penasaran dan kehilangan kesabaran.elintasi perut dengan pusernya menuju ke selangkangan Bude Ratna.. Aku langsung menelanjangi diriku.. Rasanya bukan pagi y ang baik nih. Kami akan berangkat jam 8 pagi dari rumah. Aku juga mengendus-endus dan menjilati selangk angannya. Semerbak dan hangatnya bau sabun dan tubuh Bude Ratna langsung menyergap hidungku. celana dalamnya yang nampak lusu h setelah dipakai sejak semalaman. kalau begitu sudah mandi dong?! Aku buru-buru lari kekamarku untuk mengambi l handukku. Aku pikir to h nggak ada gunanya mandi pagi-pagi. Kulihat Bude Ratna sudah sibuk di dapur. batinku kesal.. Lewat jam 6 pagi kami balik ke rumah. Short pants yang sangat lecek sesudah dipakai tidur dan kena keringat bokongnya saat sibuk di dapur tadi. Dan dengan cara itu orgasmeku cepat hadir y ang disertai tumpahnya air maniku yang berlimpah. Tangan-tangan teram pilku mulai mengelusi penis kecilku. Dengan banyak kehilangan keyakinan diri aku langsung masuk ke kama r mandi. Aku rasakan banget bagaimana jepitan bibir kemaluannya menghalangi tusukkan lidahku. Tetapi itu hanya sesaat. aku tak tahan untuk membiarkannya. Air maniku muncrat saat Bude Ratna mengencingi mulutku. Dengan alasan nyari udara pagi yang sehat aku ajak Seno keluar rumah dan jogging di kebon apel belakang rumah. Bude Ratna sempat nampak cemas meilh at keadaanku. sih?! Kok Pakde pake ikut nganter sih?! Emangnya Pakde nggak kerja? Wah. Waahh. Birahiku terdongkrak tinggi dengan apapun yang kini nampak tergantung di depan m ataku. Waah h. Ini pesta besar yang kudapat di Mala ng. Mungkinkah nanti sore ata u yang pasti besok pagi bisa kudapatkan apabila beliau selesai mandi sore? Yaa. Terkadang juga kuselingi dengan remasan ata u pijatan. Gantungan baju itu penuh dengan pakaian kotor milik Bude Ratna yang bekas di pakainya. Aku belajar sabar. Aku tidak langsung mandi. kutang. bibir dan lidahku berkelana menjelajahi tubuh Bude Ratna. Lihatlah apa yang ada di gant ungannya. besok? Se no bilang besok Pakde dan Bude akan nganter kami sampai terminal bus. Hahh. Aku agak terhuyung saat keluar kamar mandi. Malam itu aku nonton TV sampai tertidur. pokoknya aku sangat terangsang kalau mikir air kencing Bude Ratna. Celana dalam. Kulihat kutangnya yang nge-gelantung.

Seno menggedor pintu kamar mandi. Saya sedang makan siang nih.. sekretarisku.. yang sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan yang te rus berkembang. sehingga aku bisa lelua sa menikmati istrinya. Seperti biasa. . atau blusnya. Kebetul an Pak Arief ini sedang aku kirim training ke Singapore. P ak Erwan ingin bertemu untuk membicarakan proyek komputerisasi. sekretarisku. "Dari klien" kataku. Mereka kembali ke lantai atas untuk bekerja . Biasanya aku makan siang hanya dengan Lia. OK sampai ketemu sebentar lagi ya" kataku sambil menutup pembicaraa n. adalah manajer keuangan di kantorku. suami Santi. Sedang asyik-asyiknya menyantap steak yang kupesan. OowWCchh. "He. Aku bilang tunggu.....Ratna itu. Kamipun berpisah. Aku mengocok penis kecilku dengan cepat. perutku agak mules. Berkali-kali penisku berkedut keras menembakkan ca iran-cairan kentalku hingga membasahi dan meleleh di kamar mandi Bude Ratna ini. Aku kembali berguling ke lantai. pada setiap liburan aku se lalu berharap bisa pergi ke suatu tempat untuk kemungkinan mengalami peristiwa s ejenis. Aku cepat segar apabila a ir menyiram tubuhku. Cepat. Hari itu aku ditemani Pa k Erwan.. Atau kutangnya. sehingga aku aja k saja dia untuk bergabung menemaniku makan siang. Aku sangat hati-hati tidak mau affairku dengan Santi tercium oleh mereka. Pasti aku akan selal u mengenang dan mengulang nikmat macam itu. Kapan nih kesini lagi" suara merdu terdengar diseberang sana. sedangkan aku langsung menuju tempat parkir untuk berangkat mengerjai istri or ang he. Hal in i mengingat Pak Arief. Dan kini. saya sedang menyantap makan siang di seb uah cafe yang terletak di lantai dasar gedung kantorku. Kul ihat caller idnya. Makin cepa t.. Bapak tu nggu sebentar ya" jawabku. Memang perusahaanku sedang ingin menggant i sistem yang lama. Ketemu perempuan cantik macam Bude Ratna dan menciumi celana dalam kotor nya. Air maniku tumpah. Cepat. aku berkata pada Lia bahwa aku akan langsung menuj u tempat klienku. aku minta supaya aku tidak diganggu kecuali kal au ada emergency. Nanti sebentar lagi saya ke sana. "Hallo Pak Robert.. tiba-tiba HPku berbunyi. Kudengar Pakde Darmo memanaskan mobilnya. He. Sedangkan Lia sibuk mencatat pembicaraan kita berdua. Aku mandi sepuasku. manajer IT perusahaanku dan Lia. Dari Santi. Aku tersungkur. Seusai menikmati makan siang. Tubuhku bergetar hebat mengikuti gelinjangku. "Betul Pak.. aku lagi buang air.. Itulah sekilas kenikmatan yang kudapatkan selama liburanku. Sensasi Bercinta Dengan Bertukar Istri. "Oh iya. Hingga dengan penuh histeris aku men gerang dan mendesah tertahan. Aku dan Pak Erwan berbincang-bincang mengenai proyek implementasi software dan j uga tambahan hardware yang diperlukan. Aku memasuki jerat nikmat yang tak bertara. Sedang nggak bisa ngomong ya Pak" Santi menggoda. untuk kemudian dilanjutkan dengan acara bobo si ang sejenak sebelum kembali lagi ke kantor. He. Tetapi hari itu sebelum aku pergi.

Aku dan Santi kemudian meluncur menuju rumah Susan di kawasan Kemang. Kucium bibirnya sambil tanganku mengelus-elus pundaknya. karena orang sekelas aku saja kagum melihat rum ahnya yang sangat wah itu. tetapi setelah melihat Santi yang cantik.. Hari sud ah menjelang sore. Susan menyambut kami dengan ramah. "Ini ada teman Santi yang mau kenal sama bapak. Naman ya Harry." Lalu dia bercerita kalau dia berkenalan dengan seorang wanita. Nanti pura-pura saja Pak Robert suamiku" kata Santi sambil pamit untuk menelpon kenalan barunya itu. "Ini perkenalkan suami saya" Seorang laki-laki paruh baya dengan kepala agak botak memperkenalkan diri. Nikmat sekali meminu m orange juice itu setelah lelah terjebak macet tadi. Dia tersenyum gembira melihat kedatanganku. Bayangkan saja. Segera kuparkirkan Mercy silver metalik kesayanganku. Kamipun masuk ke dalam rumah dan aku langsung duduk di sofa ruang keluarganya. Katanya belum pernah lihat yang sebesar punya Pak Rob ert" kata Santi sambil meraba-raba kemaluanku. sampai jugalah aku di rumah Santi. Santi sendiri yang membukakan pintu. Santipun menjelaskan kalau kami s udah ada janji dengan majikannya.. Ibaratnya kalau dihinggapi nyamuk. Santi ada hadiah nih untuk bapak" "Apaan nih?" jawabku senang. dan memencet bel rumahnya. Sekilas mengingatkan aku pada bint .. Untung jal anan Jakarta sudah agak lengang. "Pak. "Iya. Pak Robert kok lama sih" katanya. Orangnya cantik banget. Buah dadanya tampak semakin padat dibalik bajunya. meskipun telah lima hari berturut-turut aku setubuh i dia. "Aih. "Bisa aja Pak Robert. Tak lama kamipun sampai di rumahnya yang luas. Seorang satpam tampak membukakan pintu garasi. Tadi macet total tuh. Mungkin di peta juga nggak a da" candaku. Setelah mulai akrab. Aku m asih bernafsu melihat Santi. Terutama kulitnya yang putih dan mulus sekali. Rumah kamu sih jauh. Santipun memperkenalkan diriku pada mereka. saat dia s edang berolahraga di gym. dahagaku yang lainpun muncul. Mungkin karena suda h beberapa hari ini aku remas dan hisap sementara suaminya aku "asingkan" di neg eri tetangga. Aku kagum pada rumah mereka yang sangat luas. merekapun bercerita mengenai kehi dupan seks mereka. dia menahanku. Ketika aku akan membuka bajunya. "Dia ingin coba ini bapak. Tetapi aku lebih kagum melihat Susan. Susan menawarkan untuk berpesta seks sambil b ertukar pasangan di rumah mereka.. Susan. S anti menyuguhkan orange juice untuk menghilangkan dahagaku. "Oh ya. Dia tampak cantik dengan baju "you can see" nya yang memperlihatkan lengannya ya ng mulus. Dahagakupun langsung hilan g.Setelah kesal karena terjebak macet. Disamping itu bodynya tampak seksi sekali dengan buah dada yang besar dan bentuk tubuh yang padat. juga koleksi lukisan-lukisan pelukis terkenal yang tergantung di dinding. Wanita ini memang cantik sekali. Dengan perabot-perabot yang mahal. Singkat cerita. Bayan gkan saja betapa kayanya mereka. si nyam uk akan jatuh tergelincir.... seorang pengusaha properti yang sukses." jawab Santi sambil tertawa kecil. "Saya sih OK saja" jawabku riang. sudah beberapa jam aku di jalan tadi.

Santi pamit un tuk ke toilet. Sementara wajah Susan menampakka n kepuasan setelah mendamprat pembantunya habis-habisan. "Nggak sengaja nggak sengaja. Itu gelas harganya lebih dari setahun gaji kamu tahu!!" bentak Susan. kalau wanita kurang dapat menyalurkan hasrat seksualnya. sehingga akupun pamit an ke belakang. sedangkan si pemba ntu kecil itu tampak ketakutan sambil meminta maaf berkali-kali.. "Sedang sibuk ya?" godaku. Aku tertawa geli dalam hati. Kulihat tampak Susan melotot memarahi pembantunya itu. Santi mau lihat filmnya dulu" Aku tersenyum mendengar alasan Santi ini. botak. kamipun ke ruang keluarga sambil nonton video porno untuk membang kitkan gairah kami. Tampak Pak Harry mulai mengerayangi tubuh Santi di sofa seberang. Merekapun menyuguhkan makan malam. Setelah makan. Tak lama akupun merasa ingin buang air kecil. "Ampun non. Tetapi mungkin karena kaget melihat adegan di layar TV home the ater itu. Biar tau rasa kamu. Kamipun bercerita basa-basi ngalor ngidul sam bil menikmati hidangan yang disediakan. Tak lama." Si gadis kecil itu terdiam sambil terisak-isak. ... Adegan di TV tampak semakin hot saja. Sudah tua. Entah siapa namanya itu. Tetapi aku tentu saja tidak menyetujui permintaan S anti. Meskipun sebenarnya aku tidak perlu lihat yang seperti ini.. Setelah dari toilet. Ditengah makan malam itu. Tetap i entah mengapa justru hasrat birahiku semakin timbul melihat Susan yang seperti nya lemah lembut dapat bersikap galak seperti itu. Susan yang cantik itu. aku berjalan melintasi dapur untuk kembali ke ruang keluarg a. Sementara itu Susan minta ijin ke dapu r sebentar. cenderung menjadi pe marah. Nggak akan lagi non. Akupun mencoba menikmati adegan di layar TV.. Verveillen!!" Susan masih terus berkacak pinggang memaki-maki p embantunya. Dengan matanya dia mengajakku untuk mengikuti dia. habis ini pulang aja yuk" kata Santi berbisik perlahan setelah keluar dari ruang makan. Diturunkann ya tangan dari pinggangnya dan beranjak ke arahku." "Oh Pak Robert. "Sebentar Pak. "Kenapa?" tanyaku. Enak saja kamu bicara ya. seorang gadis pembantu kecil datang untuk menyuguh kan buah-buahan. Melihat adegan itu. kontras sekali melihat Su san berdiri di depan pembantunya yang kecil dan hitam. tanpa sengaja dia menjatuhkan gelas kristal sehingga pecah berkeping-k eping. Kupaksa saja Santi untuk kembali ke ruang makan. Sri nggak sengaja" si gadis kecil memohon belas kasihan pada majika nnya. aku kasihan juga melihat si gadis pembantu itu. "Gajimu aku potong. Kulihat di dalam. "Dasar bedinde. "Habisnya Santi nggak nafsu lihat Pak Harry itu. Dengan tubuh yang putih bersih dan tinggi.. "Ampun non. Aku sudah ingin menikmati istri Pak Harry yang cantik sekali seperti bonek a itu. Susan sedang berkacak pinggang memarahi gadis kecil pembant unya tadi. "Pak. Sedangkan Santi tampak ogah-ogahan melayaninya. "Iya nih sedang kasih pelajaran ik punya pembantu" jawabnya sambil tersenyum man is.ang film panas di jaman tahun 80-an.. mengingat tubuh Susan sudah sangat mengunda ng gairahku." kata Susan ketika sadar aku berada di pintu dapur. perutnya bunc it lagi". Mungkin betul kata oran g..

.. Sementara Susan masih mengulum dan menjilati kemalua nku. sehingga kuhentikan kegiatan ku menghisapi buah dada Santi. Tangannya meremas-remas kemaluanku.. Dia kemudian mel epaskan pakaiannya hingga hanya kalung berlian dan hak tingginya saja yang masih melekat di tubuhnya. Setelah puas bermain dengan kemaluanku. Santi du duk di sampingku dan mulai menciumiku. Kemudian disibakka nnya celana dalamku ke samping sehingga kemaluankupun mencuat keluar. Meman g kalau kubandingkan dengan kemaluan suaminya. Celana dalamku dielusnya perlahan sambil menatapku menggoda. Tingkah lakunya seperti anak kecil yang ba ru mendapat mainan baru.my god. I like it.. Tak heran bila istrinya sangat menikmati kemaluanku.emmhh. S eorang di atas yang lainnya di bawah. Sambil mengulum dan menjil ati kemaluanku. Kutelusuri lehernya yang jenjang sambil tanganku meremas buah dadanya yang membu sung padat. Aku terkagum dibuatnya. Kulihat Santi masih menonton adegan di layar sementara Pak Harry mengelus-elus pahanya. Susanpun mengerang kenikmatan. Susan mengerang. Aku dan Susanpun langsung berciuman b egitu duduk di sofa. Kuelus-elus rambutnya yang hitam dan diikat ke b elakang itu. seperti seseorang yang sedang mema kan sesuatu yang sangat nikmat. mungkin dia pergi ke toilet untuk membersihkan tangan nya. Sementara tanganku yang satu mere mas buah dadanya yang lain. Langsung kuhisap dan kujilati putingnya. "Oh. "Ayo isap susu ik " pintanya sambil menyorongkan buah dada sebelah kanannya ke m ulutku. Susan masih be rjongkok di depanku sambil mempermainkan lidahnya di batang kemaluanku. Sementara Pak Harry tampak menikmati peman dangan ini sambil berusaha membangkitkan kembali senjatanya yang sudah loyo. Kemaluankupun mulai dihisap mulut Susan dengan rakus. Sementara itu Susan masih dengan bernafsu menikmati kemaluanku yang besar. Dibukanya bajuku dan puting dadakupun dih isapnya. dengan puting yang kecil berwarna merah muda. Apalagi s etelah dia mengalami orgasme. Aku melakukan "french kiss" dan Susanpun menyambut penuh ga irah. Bener kata Santi. Susan kemudian berdiri. Tak perlu dikomando lagi langsung kuterkam buah dadanya yang kenyal itu." katanya sambil menjilat kepala kemaluanku. Kuangkat baju Santi dan juga BHnya. Tampak Santi mengocok kemaluan Pak Harry dengan cepat. Susan kemudian menghampiriku dan kamipun berciuma n kembali dengan bergairah. emhh. dan menghampiriku. tampak kemaluan Pak Harry sangat kecil dan tertutu p oleh lemak perutnya yang buncit itu. ukurannya jauh berbeda. sehingga kemaluankupun bebas tanpa ada pengha lang sedikitpun di depan wajahnya. . Susanpun melenguh kenikmatan. Very big. Buah dadanya besar dan padat menjulang.. Nikmat sekali rasanya dihisap oleh dua wanita cantik istri orang ini. Di a kemudian jongkok di depanku yang masih duduk di sofa. Kemudian dibukanya celana dalamku. Sambil menikmati permainan oral Susan. kulihat suaminya sedang mendapat handjob dari Santi. Dielus-elusnya seluruh kemaluan termasuk buah zakarku dengan tangannya yang halus. Tak lama Santipun kembali muncul di ruang itu."Yuk kita kembali" lanjutnya. kuhisap dan kujilati sepuasnya. sambil membuka celanaku.. dan tak lama terdengar erangan nikmat Pak Harry saat dia mencapai orgasmenya. Kuremas. Kamipun kembali ke ruang keluarga. sehingga buah dadanya menantang di depan waj ahku. Santipun kemudi an meninggalkan Pak Harry.

Rupanya dia sudah mencapai orgasme yang kedua kalinya.. Aha. Diapun menjil ati bersih kemaluanku. That's right.. Kadang kuk eluarkan kemaluanku dan kusodorkan ke mulut Santi yang dengan lahap menjilati da n mengulumnya. "Ahh.. "No problem Susan. Terkadang dikeluarkannya kemaluanku dari va gina Susan untuk kemudian dikulumnya. Kamipun berjanji untuk melakukannya lagi dalam waktu dekat. . I really enjoyed it" katanya sambil membersihkan bekas spermaku di dadanya. Aku terus menyetubuhinya sambil meremas-remas buah dadanya dan sesekali menjilati dan menciumi pundaknya yang mulus. walaupun sebagian menetes mengenai kalung berliannya. Memang sudah perjanjian bahwa aku bisa menikmati istrinya sedangkan Pak Harry bisa menikmati "istriku". Sementara aku masih menyetub uhi Susan dari belakang sambil berkacak pinggang. kali ini dari depan. Dihampirinya Santi dan ditariknya menuju sofa yang lain di ruangan itu.. Aha. Aha. Sementara itu Santi bersimpuh di ujung sofa sambil meraba-raba buah zakarku. Eh. Yes. Very much" balasku. Sementara Pak Harry rupanya telah berhasil membangunkan senjatanya. Aha. Santipun tampak kembali pergi meninggalkan ruangan. Diapun jo ngkok sambil mengarahkan kemaluanku ke dalam vaginanya yang berambut tipis itu.. Aku berdiri di depannya dan kusuruh dia menghisa p kemaluanku kembali. "Ohh. sem entara aku sedang menyetubuhi Susan. Aha. aku lirik ke arah Pak Harry.. Santipun mau tak mau mengikuti kemauannya. dan aku berkacak pinggang dengan tangan kananku. Kulihat Pak Harry tampak bernafsu sekali menyetubuhi Santi dengan gaya missionary.... Aha. Kamipun bersetubuh dengan tubuhnya duduk di atas kemaluanku menghadap suaminya y ang masih berusaha membangunkan perkakasnya kembali.Setelah itu. Tak lamapun tubuhnya mengejang dan dia menjerit melepaskan segala beban birahiny a. Ohh god. Kusetubuhi dia "doggy-style" sampai kalu ng berlian dan buah dadanya yang besar bergoyang-goyang menggemaskan. I love your big cock. Sementara. Aku ingin menggenjot dia dari belakang. aku berdiri dan kuminta Susan untuk menungging di sofa.. kamipun kembali mengobrol beberapa saat sambil menikmati desert yan g disediakan.." Susan terus meracau kenikma tan.. Tak beberapa lama kude ngar erangan Pak Harry. "Eh." begitu erangan Susan menahan rasa nikmat yang menjalari tubuhnya. Yes. Kutarik tubuhnya agak kebel akang sehingga aku dapat menciumi kembali bibirnya dan wajahnya yang cantik itu.. Sementara itu. sambil terus kugenjot vaginanya yang sempit itu.. Setelah beberapa menit. Setelah itu kubalikkan badanny a dan kusetubuhi dia lagi. Kuremas rambut Susan dengan tangan kiriku. Akupun sudah hampir orgasme. Eh. Sesekali kuciumi wajah dan buah dadanya. dia sedang memperh atikan istrinya mengulumi kemaluanku. dia kembali berdiri dan kemudian berbalik membelakangiku. Tak lama akupun menyemburkan cairan ejakulasiku ke mulut Susan.. aku masih menggenjot Susan secara doggy-style.. Benar-benar nikmat rasanya menyetubuhi dua wanita cantik ini. Hal itu menambah suasana erotis di ruangan itu." dengus Susan setiap kali aku menyodokkan kemaluanku ke dalam va ginanya.. Setelah itu. Diapun menelan s permaku itu. Sesekali kuremas b uah dadanya yang berayun-ayun akibat dorongan tubuhku. "Thanks Robert... I enjoyed it too. Setelah itu Santi memasukkan kembali kemal uanku ke dalam liang surga Susan.

Suamiku seorang pengusaha muda sukses. Di uj ung jalan tersebut kita akan menjumpai sebuah pintu gerbang yang kokoh terbuat d ari besi memagari sebuah bangunan artistik dikelilingi oleh taman yang asri. Setidak-tidaknya dia harus bersih-bersih dulu. Sehingga bole h dikatakan hidup kami sangat berlebih sekali akan tetapi di lain sisi waktu unt uk keluarga menjadi terbatas sekali. Besok aja ya. Santi na nggung nih. Umur kami tidak jauh berbeda sehingga kami mempunyai persamaan dalam pergaulan. Mereka kelihatannya selalu dikejar waktu un tuk meraih sukses yang lebih besar lagi bagi keuntungan bisnisnya... demikian juga Priyono. Santi tampak kesal. Tolongin Santi dong. tulisan ini diangkat berdasar kan kisah dan pengalaman yang sesungguhnya dengan nama pelaku serta tempat yang telah diubah... "Habis Santi nggak suka sama Pak Harry. Dia diam saja di dalam mobil. Kemudian dengan wajah ramah mer eka membukakan pintu dan mempersilakan kami masuk. "OK so pasti deh. "Besok khan masih ada sayang" hiburku. karena Pak Arief toh masih beberapa hari lagi di luar negeri.. Lagian saya ada janji sama orang". Apabila terdapat kesamaan nama maupun tempat peristiwa dalam tulis an ini..Dalam perjalanan pulang. Udah gitu mainnya cepet banget. Suamiku segera menyodorkan seb uah kartu nama yang entah dari mana dia peroleh. Tadi Santi horny banget lihat bapak sama Susan make love" rengeknya. "Kok ketawa sih Pak Robert. Di dalam pekarangan villa itu kulihat beberapa mobil telah terparkir di sana dan salah satunya adalah mobil Priyono sahabat suamiku. tiba-tiba dua orang laki-laki berpotongan r ambut pendek dengan tubuh kekar menghampiri kami. "Pokoknya Santi nggak mau lagi deh" katanya." Akupun tertawa geli mendengarnya. Baik suamiku maupu n Priyono mereka sama-sama sibuknya.. Santi belum puas. "Apa yang akan aku lakukan di sini?" pikirku ketika tiba di depan pintu gerbang villa itu. "Ah. Semoga saja aku masih dapat melihat film bagus tayangan HBO di TV nanti... "Tapi janji besok datang ya. Mungkin besok pagi saja aku akan menikmati nya kembali.." kata Santi merengut manja. "We're in this love together. Kukebut mobilku mengarungi jalan tol di dalam kota." rengeknya lagi saat keluar dari mobilku. Bye" Sebenarnya aku tidak ada janji dengan siapa-siapa lagi malam itu.. Pak Robert jahat. "Wah sudah malam nih." "Kenapa sih sayang?" tanyaku ketika kami telah sampai di depan rumahnya.. He. He. Hanya pada hari-hari weekend saja kami baru . Akupu n tidak begitu menghiraukannya karena aku sangat puas dengan pengalamanku tadi. Untuk sampai di sana kita harus melalui sebuah jalan kecil yang m erupakan jalan pribadi yang menghubungi villa tersebut dengan jalan utama. Beg itu kami mendekati gerbang tersebut. hal itu hanya merupakan suatu kebetulan belaka dan tidak ada hubungannya dengan siapa pun juga. Akupun bersenandung kecil mengikuti alunan suara Al Jarreau di tape mobilku. Ayo. Cerita Memek Arisan Para Suami Tukar Memek Istri.. Villa tersebut terletak di sebuah bukit terpencil di tengah kerimbuna n hutan pinus. Keluarga kami dan keluarga Priyono memang bersahabat.. Hanya saja aku segan memakai Santi setelah dia disetubuhi Pak Harry tadi.

"Ini arisan bukan sembarang arisan.. pakai arisan segala" . tuh gagah nggak namanya". katanya lagi.!" kata Prioyono dalam logat Madura seraya menunjukkan jempol ke arahku sambil melirik kepada suamiku. Tid ak sembarangan orang boleh ikut! Hanya mereka yang merupakan kawan dekat saja ya ng boleh ikut dan itu juga harus memenuhi syarat!" "Syarat apa.. juga agak sebaya denganku. jawab Priyono. "Ya sudah kalau begitu. "Hei.". Jangan-jan gan memang punya rahasia yang terpendam"..?" kataku. Akan tetapi ketika h al tersebut sudah mulai terasa rutin... Suamiku juga jadi ikut tertawa m endengar logat Prioyono itu. saah!" katanya meniru gaya Marisa Haque diiklan TV. Selain itu bentuk tu buhnya agak mungil dibandingkan denganku.. club arisan ini merupakan suatu club yang ekslusif. Menurut pandanganku penampilan istri Priyono manis seka li. Aku tahu hal itu karena suamiku sering membicarakannya dan malahan pernah bergurau kepadaku bagaimana rasanya sekiranya dia melakukan hubun gan seks dengan istri Priyono. pada suatu saat suamiku dan Priyono mengaj ak kami untuk ikut menjadi anggota CAPS.. saah. Club Arisan Para Suami".?!" "Misalnya para anggota harus terdiri dari pasangan suami istri yang sah! Betul-b etul sah. "Rupanya belum tahu dia. kata Priyono membela diri.!" kataku sambil memukul pundakn ya. "Ah kayak mau jadi caleg saja..... Dan itu pun apabila suamiku tidak ada urusan bisnisnya di luar kota. pakai diseleksi segala! Nggak mau sekalian juga ... kalau diucapkan dala m bahasa Inggris jadi kep'es. rupanya pake rahasia-rahasiaan segala ya. tiba-tiba kata istri Priyono menimpali ku. dia juga memang seorang atlet renang. Berbeda denganku yang berkulit agak putih dengan bentuk tubuh yang agak lebih ge muk sedikit sehingga buah dada dan pinggulku lebih kelihatan menonjol dibandingk an dengan istri Priyono.!" kata Pr iyono lagi.dapat berkumpul bersama. mereka berdua sekarang ini lagi selalu kasak-kusuk saja. Ada suatu daya tarik tersendiri yang dimilikinya setidak-tidaknya demikian j uga menurut suamiku. Sehingga warna kuli tnya agak kecoklatan-coklatan terkena sinar matahari. jangan marah dulu.. Sehingga antara aku dan istr i Priyono merasa cocok dan akrab satu sama lainnya. Pertemuan kami dengan keluarga Priyono pada mulanya diisi dengan pergi makan mal am bersama atau mengunjungi club rekreasi para eksekutif di setiap akhir pekan. Sekali-sekali kami bermain kartu atau pergi berdarmawisata. "Apa artinya itu. dilarang keras untuk ikut! Oleh karena itu untuk ikut arisan ini perlu dilakukan seleksi yang ketat sekali dan tidak main-main! Jadi nggak ada yang namanya itu rahasiaan-rahasiaan. Keadaan itu dialami juga oleh istri Priyono. Kami juga selalu mengatur wa ktu senggang bersama untuk melakukan pertemuan-pertemuan rutin atau rekreasi ber sama. Kebetulan istri Priyono. "Eh. "Walah. kalau arisan para suami kenapa istri perlu dibawa-bawa ikut jadi anggota?" debatku lagi. Novie. "Dahulu mau dinamakan The Golden Key Club. "Iya Mbak. Badannya semampai namun berbentuk sang at atletis. Bedanya dia baru berum ur tiga puluh tahun sedangkan aku telah berumur tiga puluh lima tahun. Maklumlah selain dia secara rutin mengikuti kegiatan latihan di sala h satu fitness center. "Artinya adalah Club Arisan Para Suami atau disingkat CAPS. Apalagi w ajahnya masih tetap seperti anak-anak remaja dengan tahi lalat di atas bibirnya membuat penampilan istri Priyono kelihatan lebih muda lagi. "Kalau belum beristri atau bukan istri yang sah. tapi gara-gara Eddy Tanzil maka naman ya diganti jadi CAPS. kataku. baru tahu sekarang para suami juga kayak perempuan.

Krisis ini apabila tidak disadari akan menimbulkan bencana yang be sar yaitu tidak adanya kegairahan lagi dalam kehidupan perkawinan. se dangkan 'keinginan kepada wanita lain' secara terus terang itu merupakan sifat n aluri kaum laki-laki secara umum. kata suamiku lagi. disini masalahnya. dan 'wanita lain '. bukan seperti itu." "Jadi. Arisan kita itu bukan arisan gosip.. Kedua belah pihak biasanya telah kehilangan kegairahan dalam hubungan mereka di tempat tidur yang disebabkan oleh berbagai faktor... bilang saja kalau sudah bosan dengan istri atau mau cari yang lain!" kataku. Akan tetapi sifat-sifat ini justru merupakan 'sumber konflik utama' dari krisis kehidupan perkawinan seseorang! Na h!. diakui atau tida k diakui. "Walah. Mercy atau BMW. untuk itu kenapa mesti arisan. "Jadi arisan apa pun itu.. pada periode tersebut hubungan seks antara sua mi-istri tidak lagi menyala-nyala sebagaimana pada masa setelah pengantin baru... pasangan suami-istri"... ya akhirnya semua sama saja.. arisan ini justru bertujuan b uat mengharmoniskan kehidupan perkawinan antara suami istri!" jawab Priyono.?" jawabku dengan sangat heran. Malahan sebaliknya. tiba-tiba suamiku menyeletuk. berlian.. penjelasannya panjang. yaitu 'kebosanan'. "Lho.. apa sup. Hal itu sangat betul sekali. akhirnya perutnya jadi gendut dan pulang-p ulang jadi bertengkar di rumah karena dengar gosip ini itu!" kataku. "Mengapa harus ditukar-tukar sih? Dan apanya yang ditukar?" tanyaku karena aku j adi semakin tidak mengerti atas penjelasan suamiku itu. disadari atau tidak disadari. "Ah itu kan hanya alasan yang dicari-cari saja. yang keluar duluan hanya gosip?" kataku ket us. "Bukan. emas. "Memangnya apa hubungannya dengan jaman emansipasi!" aku menyela kata-kata suami ku. "Boleh nggak diberi tahu Mas?" kata Priyono sambil melirik kepada suamiku...pakai Litsus. karena 'kebosanan' merupakan sifat manusia. terus penataran! Arisan ya arisan saja. arisan kita itu bentuknya kegiatan tukar-menuka r pasangan". Untuk mengatasi hal itu bagi para pasangan suami istri perlu mendapatkan pen ggantian suasana. tapi arisan yang si p!" kata Priyono. apa sip. kata suamik u. terus terang saja. hal inilah yang akan dicegah dalam kegiatan club itu!" .. apa saham. "Pasangan?! Pasangan apa...! Dimana-mana juga sama! P aling-paling Bapak-bapaknya ngumpul ngobrolin cewek-cewek dan Ibu-ibunya ngerump i sambil comot makanan disana-sini. khususnya suasana dalam hubungan di tempat tidur".. kegiatan club ini sebenarnya bertujuan untuk mengharmoniskan kehidupa n suami istri dalam rumah tangga". "Singkatnya menurut pandangan para pakar seksualogi dalam kehidupan perkawinan seseorang pada saat-saat tertentu terdapat suatu per iode rawan dimana dalam periode tersebut kehidupan perkawinan seseorang itu meng alami krisis. ini kan jaman emansipasi". jadi ya kau ikut saja dulu deh! Nanti baru tahu manfaatnya!" kata Priyo no menyeletuk. "Nggak mau ah kalau hanya ikut-ikutan!" "Begini Neng!" kata suamiku. katanya. mereka mempunyai naluri poligamis.... "Misalnya bagaimana?" "Ya dalam kehidupan perkawinan itu secara tidak disadari timbul kejenuhan-kejenu han.. kata suamiku. Kejenuhan yang paling utama dalam periode tersebut biasanya dalam masalah h ubungan badan antara suami istri. yaitu berkeinginan untuk melakukan hubungan badan tidak dengan satu wanita saja. "Ya itu.?" kataku lagi. "Begini. Apabila tidak ada kegairahan lagi antara suami-istri biasanya akan membawa akibat yang fatal" ... Suami ku tersenyum sambil mengangguk.. "Nah. Hubungan badan suami istri te rsebut akhirnya terasa menjadi datar dan hanya merupakan suatu hal yang rutin sa ja. "Jadi. "Begini Mbak.. "Nah.. kata suamiku. disinilah memang letak masalahnya.

Para istri juga harus dapat me milih kehendaknya. yaitu antara unsur 'cinta' dan unsur 'kenikmatan seks'. "Dalam suatu perkawinan sebenarnya merupaka n campuran antara dua unsur yang sangat berbeda. "Kalau begitu bukankah hal itu juga merupakan suatu penyelewengan dalam perkawin an?" tiba-tiba kata istri Priyono berkomentar. dalam bentuk kegiatan arisan seperti ini".. maka dia cenderung akan melakukan penyelewengan dengan wanita lain secara sembunyi-sembunyi. Unsur ini ditandai denga n manifestasi adanya keinginan melakukan hubungan hubungan tubuh dari dua insan yang berlainan jenis. maka akan menjadi kacau dan malahan tujuannya mungkin tidak akan tercapai. Unsur cinta ditandai dengan adanya kerelaan pengabdian dan pengorbanan dari m asing-masing pihak dengan penuh keihlasan dan tanpa mementingkan egoisme dalam d iri pribadi. Kalau dilakukan oleh para suami atau para istri itu secara sendiri-sendiri. para istri juga haru s diberi kesempatan yang sama seperti para suami.!" "Apakah memang demikian problem dari sebuah perkawinan? Aku kira bukan hanya soa l seks saja yang menjadi konflik dalam hubungan suami istri.. kedua unsur tadi apabila kita ibaratkan seperti minuman tidak be danya sebagai 'kopi' dengan 'susunya'. bagaimana mewujudkan hal itu. Unsur cinta dapat diibaratkan sebagai kop i dan unsur kenikmatan seks dapat diibaratkan sebagai susunya.. langsung nyamber!" kataku. Kedua unsur yang saling berbeda ini dapat dinikmati dengan berbagai cara. akan tetapi dalam perkawinan hanya ada dua unsur saja yang palin g dominan.. Atau de ngan kata lain dia melakukan itu secara sembunyi-sembunyi sehingga pasangannya t . Pertama-tama karena dia tahu istri tidak menyetujuinya. untuk mendapatkan kenikmatan seksual yang lain daripada istriny a. ole h karena itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi.. adanya kobaran nafsu birahi serta adanya keinginan dari ma sing-masing pihak untuk mendominasi pasangannya secara egois. namun juga tentunya ada unsur lainnya!" kataku berargumentasi. "Tentu saja bukan. kenapa istrinya tidak."Jelasnya bagaimana?" kataku.! Karena apa definisi menyeleweng itu? Seseorang itu dikataka n menyeleweng apabila dia melakukan hal di luar pengetahuan pasangannya.. "Apa hubungan perkawian dengan kopi susu?" tanyaku agak heran. Nah. "Begini. "Apabila seorang suami menuruti naluri kelaki-lakiannya itu. "Ah. Masalahnya sekarang.. siapa tahu akhirnya para istri juga akan dapat menikmatinya. ibarat kopi dengan susunya!" kata suamiku. "Tidak salah pendapatmu! Memang benar dalam suatu perkawinan banyak unsur yang m empengaruhinya... Adanya nafsu birah i ini dalam diri kita sebagai mahluk alam adalah wajar dan bukan sesuatu yang me malukan. kata suamiku. atau 'su sunya' saja.? Karena dia tahu hal itu akan merupakan sumber konflik dalam rumah tangga ya ng sangat berbahaya." kata suamiku selanjutnya. kau kayak bensin saja. Unsur cinta adalah merupakan faktor yang dominan yang merupakan faktor utama terjalinnya suatu ikatan batin antara dua insan yang berlainan jeni s. eh mal ahan jangan-jangan jadi lebih doyan!" kata Priyono menimpali komentar suamiku. Kedua unsur ini saling melengkapi dalam hubungan perkaw inan seseorang. Oleh karena itu perlu diusahakan secara terorganisir.. Mengap a. Kedua-duanya harus mempunyai hak yang sama dalam kehidupan b ermasyarakat sesuai dengan tuntutan dari wanita itu sendiri untuk beremansipasi. atau 'kopi susunya'. arisan ini bertujuan untuk membuat keadaan yang adil dan berimbang di anta ra suami dan istri. Sedangkan unsur kenikmatan seks adalah merupakan unsur penunjang ya ng dapat memperkokoh dan mewarnai unsur cinta tersebut. Yang paling gampang ya. Dan hak itu tidak terkecuali walaupun dalam hubungan seks. Kalau suaminya bisa meras akan orang lain. Apakah ingin dicampur s ehingga menjadi sesuatu yang baru yang lain rasanya daripada aslinya atau dinikm ati secara sendiri-sendiri sesuai dengan rasa aslinya!" "Jadi apa hubungannya dengan arisanmu sekarang?" "Nah. yang kedua hal itu membuat suat u keadaan yang tidak adil dalam kehidupan suami-istri. "Iya Mbak. apakah sewaktu-waktu dia ingin minum 'kopinya' saja.

Tidak berapa lama kemudian tuan rumah beserta istrinya menghampiri kami. Aku kira pendapat suamiku benar. Jadi benar dugaanku. Kelihatannya dia itu seorang keturunan Cina. you know kan. karena dengan memakai gaun ini aku lihat be ntuk tubuhku jadi semakin nyata lekak-lekuknya. "Silakan. Di sudut-sudut ruangan terd apat makanan kecil dan buah-buahan. Sikap suam iku yang demikian menimbulkan juga rasa cemburu di hatiku. Pada akhirnya setelah menjalani debat yang panjang dalam forum resmi maupun tida k resmi. tuan rumah di sini. Melihat penampilan istri Priyono. Semuany a terbuka dan melalui persetujuan bersama antara kedua pasangan suami-istri itu" . seseorang membuka pintu dan langs ung menyalami kami. agar privacy kita tidak terganggu!" katanya lagi dengan suara yang genit. Resolusi para suami itu kami terima den gan catatan kami ikut dalam kegiatan club ini semata-mata hanya untuk sekedar in gin tahu saja dan tidak ada tujuan lain yang lebih dari itu. Yang membedakanny a adalah para tamunya.. Aku mengenakan gaun ini adalah juga atas anjuran suamiku. Kelihatannya tidak begitu banyak. Pantas saja dia sering memu jinya bahkan sering mengatakan kepadaku secara bergurau bagaimana rasanya kalau berhubungan kelamin dengan istri Priyono. Apalagi dengan model potongan da da yang agak rendah membuat pangkal buah dadaku yang putih bersih kelihatan agak tersembul keluar membentuk dua buah bukit lembut yang indah.. Aku li hat istri Priyono benar-benar sangat menarik sekali malam itu dengan pakaiannya yang agak tembus pandang membuat mata kita mau tidak mau akan segera terjebak un tuk memperhatikannya dengan seksama. Sehingga dalam pakaian itu dia tidak saja kelihatan sangat cantik akan tetap i juga seksi. kuhitung hanya ada bela san orang dan wanitanya semua berdandan secantik mungkin dengan pakaian yang leb ih seksi daripada yang kukenakan. Kami segera berbaur dengan pasangan-pasangan lainnya yang sudah ada di sana. S elanjutnya kami dipersilakan masuk ke dalam ruangan tamu. panggil saja Sis ka!" katanya langsung memperkenalkan seorang wanita yang tiba-tiba muncul.. help your self saja". katanya langsung sambil menyalami kami. Di sudut lainnya ada sebuah bar yang kelihat an lengkap sekali jenis minumannya. "Selamat datang dan selamat malam". Aku mengenakan gaun dari bahan satin yang agak tipis yang agak ketat melekat di tubuhku. rupanya suamiku benar tertarik kepada istri Priyono. aku dan istri Priyono mengalah. Tidak berapa lama kami berdiri di depan pintu.idak tahu dan tidak pernah menyetujuinya. kata nyonya rumah kepada kami dalam bahasa Ingg ris logat Cina Singapore. katanya sambil langsung menuju bar. Tapi se cara keseluruhan bentuk tubuhnya masih boleh jugalah. jawab suamiku. suamiku jadi sangat antusias sek ali. Danda nannya agak menor untuk menutupi kerut wajahnya yang sudah dimakan usia. "Memang sengaja para pembantu semuanya sudah disuruh n gungsi. "Mari k ita ambil minum dahulu". dan ini istriku. Selain daripada itu kami mengalah untuk membuat hati para suami senang. Sementara itu suara iringan musik terdengar samar-samar mengalun dengan lembut dari ruang tamu yang besar. "Perkenalkan saya Djodi. Suasana dalam ruangan itu kudapati biasa-biasa saja. Dia terus memperhatikan istri Priyono tanpa mempedulikanku lagi. apakah dia memakai pakaian dalam di balik i tu.. Salah seorang tamu kemudian bertindak sebagai bar tender. Oleh karena itulah malam in i akhirnya aku berada di tempat ini. Buah dadanya subur walaupu n perutnya kelihatan agak gendut. Suamiku berka ta bahwa aku sangat menarik apabila mengenakan pakaian yang agak ketat dan terbu ka. Berlainan dengan kegiatan ini.. Dengan cekatan dia membuatkan minuman yan . Pri yono dan istrinya sedang mengobrol dikelilingi beberapa pasangan lainnya. Demikian juga aku tidak melihat seorang pelaya n pun atau petugas catering yang biasanya mengurusi konsumsi dalam pesta-pesta y ang diadakan di rumah-rumah mewah seperti ini.

g dipilih masing-masing orang dan kebanyakan mereka memilih minuman yang bercamp ur akohol. Saya kira 'rum and cola' cocok untuk anda berdua!" katanya lagi sambil terus mencampu r rum dan segelas cola serta menaruh es batu ke dalamnya. Hal ini disebabkan bukan hanya aku kaget men dengar bisikannya itu. katanya sambil menam bah minumanku. Aku berpikir apakah dia laki -laki yang akan meniduriku nanti? Tidak begitu jelek juga. "Kita belum lagi tahu cottage mana yang akan anda tempati"." bisiknya. Tinggi badan nya kira-kira 170 cm. "Coca cola saja..!" kataku. kataku berusaha menjawabnya. "Sungguh. pada saat itu aku merasa agak me lambung juga walaupun hanya sedikit. Aku dapat membacanya dari senyumnya yang tersembunyi. katanya sambil menatap dalam-dalam ke arah belahan dad a gaunku. Kemudian dia mulai memperhatikanku secara khusus.. Aku memang selalu berbuat itu. "Pakai rum. kataku sambil memberikan senyuman. Aku menjadi agak terselak seketika. cobalah dahulu.. Tidak berapa lama kemudian tuan rumah mengumumkan akan melakukan penarikan nomor arisan. Kecuali aku dan istri Priyono.. bourbon atau scotch?" "Terima kasih. coca cola saja. Akan tetapi dugaa . Aku berpikir rupanya dalam club ini untuk dapat tidur dengan seorang wanita tidak be rbeda bagaikan akan membeli seekor sapi saja. "Jangan terburu-buru!" katanya.. katanya seraya memegang pundakku yang te rbuka. tiba-tiba aku berk ata secara spontan. Ya. "Minuman pertama yang dilarang adalah c ola atau lainnya yang dicampur dengan Baygone! Yang kedua minuman yang anda pili h tadi. Tapi sesungguhnya hal itu disebabkan aku tidak terbiasa beramah-ramah dengan seorang pria asing yang belu m kukenal benar. Semula aku mengira tuan rumah akan menarik nama pasangan yang akan mend apat arisan bulan ini sebagaimana arisan-arisan biasa lainnya.. Aku pun kemudian mulai memperhatikan penampilannya.. Kuharap dia dengar kata-kata itu. "Terima kasih". Apa bila waktu yang lalu ada seorang laki-laki yang memandang diriku secara demikian maka suamiku mungkin akan segera mengirimkan bogem mentah kepadanya. dengan bahu yang bidang dan wajah yang ramah menarik. Selesai membuat minuman dia segera bergabung dengan kami. "Ini. Kata-kata itu ditu jukan kepadaku. "Saya harap kata-kata saya tadi tidak menyinggung anda. jadi mau tidak mau harus dicampur sedikit dengan rum atau lainnya. "Ohh". Namun secara tidak disadari aku me nyukai juga ucapannya itu terutama datangnya dari seorang pria yang tidak aku ke nal dan di hadapan suamiku. "Saya benar-benar baru pertama kali mengikuti pertemuan ini". sungguh tidak". "Anda minum apa?" tanyanya kepadaku dan istri Priyono. di sini tidak boleh minum itu! Itu termasuk minuman kedua yang dilarang di sini. buatan bar tender terkenal!" katanya sambil menyodorka n gelas itu kepada kami. Kelihatannya dia sedang menilaiku. katanya agak kaget. Aku memang tidak begitu tahan terhadap minuman beralkohol.. "Dada anda bagus sekali". pikirku. bukan kepada istri Priyono. akan tetapi ru panya dia mengartikannya lain bahwa aku ingin segera memulai sesuatu." bisiknya dengan nada mi nta maaf. Aku segera menghabiskan minumanku.!" katanya dalam nada yang jenaka. Dia diam sejenak. Kemudian dia menatapku dengan pandangan yang menyesal ..!" "Oo.. Aku agak menjauhinya seketika karena kukira dia mabuk. tetapi juga minumanku terasa sangat keras sehingga kepala ku langsung terasa mulai berat. "Anda cantik sekali dengan busana ini". "Akan tetapi saya senang sekali apabila nanti kita dapat tempat y ang sama dan segera ke sana.

nomorku duabelas!" katanya. "Nomor duabelas Mbak. Jadi maksud suamiku untuk meniduri istri Priyono kini tercap . Selesai kami mengambil kunci semua berkumpul kembali di ruang tamu. kamu dapat nomor berapa?" aku berbisik kepada Novie. "Eh kalau Novie dapat nomor berapa y a?" kataku lagi. Para suami membuat kelompok sendiri dan para istri juga mem buat kelompok sendiri. "Untung. kita tunggu saja siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama!" Tiba-tiba hatiku menjadi kecut. Sekarang masing-masing pa sangan mengambil kunci kamar secara diundi dan disaksikan oleh semua anggota. "Jadi nanti kita cocokkan nomor yang ada di kunci itu dengan nomor bungalow atau kamar di sana. "Ya.. cilaka duabelas namanya!" "Ya tapinya untung juga. Jadi kita tahu siapa di kamar nomor berapa .? Oh ya . "Kenapa.. Mula-mula tuan rumah meminta kami untuk berkelompok secara terpisah antara suami istri. "Itu bukan untung tapi cilaka.. Aku tidak dapat membayangkan apa yang akan dilak ukan dalam cottage itu. "Terus.!" jawab suamiku. "Sudah percuma berdebat di sini. nomor berapa dia.!" jawabku. Satunya untuk para suami dan satunya lagi untuk para istrinya. kali ini dia tidak dapat apa-apa.. Karena dengan sistem itu ada anggota yang suka curang. "Iya ya. "Dapat nomor berapa?" kata suamiku yang tiba-tiba sudah berada di sampingku. "Kunci ini adalah kunci cottage yang ada di sekitar villa ini.!" kataku.!?" katanya sambil memandang kepadaku dengan agak heran. Se hingga sekarang lebih fair karena anggota tidak dapat memilih pasangannya yang d iincar terlebih dahulu.. "Jadi kita hanya dengan berdua dalam cottage itu?" "Ya. "Eh... Apalagi hanya berduaan dengan laki-laki yang bukan suami kita. Amplop kecil tersebut ternyata berisi sebuah kunci dengan gantungannya yang bertuliska n sebuah nomor. Kemudian baru para suami keluar dan saling tukar menukar kunci kamar mereka di mana para istrinya berada di dalamnya. memang sekarang ini sistemnya berbeda.. Dahulu pada waktu club ini disebut T he Golden Key Club memang kita bisa ketahui karena para pesertanya mula-mula ber ada dalam sebuah kamar masing-masing.! " "Kenapa untung?" "Ya untung tidak dapat nomor yang sama. Tuan rumah meminta kami untuk mengambil gelas sampanye masing-masing kemudian kami bersula ng. tolong kau tanyakan dong!" Rupanya aku tidak usah berpayah-payah mencari Novie karena tiba-tiba Priyono dan istrinya sudah berada di dekat kami. "Terus. " jawabnya. Kelemahannya dalam sistem ini ada kemungkinan pasangan s uami-istri itu juga akan mendapatkan nomor yang sama..?" "Untung bukan cilaka tigabelas!" jawabnya sambil tertawa... Aku mereguk sampanye itu sekaligus sehingga kepalaku kini terasa semakin ber at....nku meleset..." kataku selanjutnya. Sekarang sistem itu telah dirubah. "Nomor delapan." katanya." "Terus.. Dia memilih pasangan yang diinc arnya sehingga timbul komplain dari anggota yang lain.." Sekarang aku baru mengerti mengapa club ini dahulu dinamakan The Golden Key Club . Selanjutnya kami masing-masing diminta mengambil amplop k ecil dalam dua buah bowl kristal yang berbeda yang diletakkan pada masing-masing kelompok. karena kuncinya sudah pas sepasang-sepasang!" "Jadi kita tidak tahu siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama dengan nomor kita?" kataku untuk menegaskan dugaanku. Kalau sudah begitu ya nasi bnya lah. Aku bertanya kepada wanita di sebelahku yang kelihatan sudah biasa dalam kegiata n ini... Aku jadi terhenyak.

"Seperti kamu. Begitu sangat eratnya sehingga seolah-olah kami dapat mendengar degu b jantung di dada masing-masing.. "Eh. Tapi malam ini tiba-tiba saja dia berbuat itu.? Kan betul orangnya sintal!" "Potongan seperti itu bukan typeku!" katanya. Suamiku kelihatan berseri-seri sekali ketika menerima isyaratku. Aku pikir mereka sudah tidak sabar lagi dan masuk ke cottagenya ketika kami sedang berdansa tadi..? Kenapa dari dulu-dulu nggak bilang!" kataku samb il terus mendekapkan tubuhku lebih erat lagi sehingga buah dadaku terasa menyatu dengan dadanya. "Memangnya kenapa. Aku jadi agak bergelinjang juga leherku diciumi Priyono sedemikian rupa. atau mabok... Apakah kare na pengaruh alkohol yang dia minum tadi atau memang selama ini dia juga mempunya i perasaan yang terpendam terhadap diriku.. Tidak berapa lama kemudian lampu-lampu di seluruh ruangan itu mulai meredup. enak dong. Ketika kami berdansa Priyono mendekapku erat-erat. sayang. Selanjutnya beg itu irama musik hampir selesai. katanya memperkenalkan diri. Aku jadi ag ak cemburu lagi melihat tingkahnya.. Dia san gat sopan terhadapku. "Siapa itu.. mungkin tiga hari nggak habis dimakan!" kata ku berseloroh. kau terus mau apa?" "Tentunya kita nggak usah payah-payah ikut arisan di sini. dia sendiri juga sering cerita bahwa dia suka sama istri kamu. tapi ada juga yang masih duduk-du duk mengobrol di sofa. di rumah saja!" "Ah.!" katanya lagi sambil terus mendusal-dusal leherku.. "Aku nomor enam!" katanya lagi. Ditambah dengan pengaruh alkohol yang aku minum tadi. Suasana dalam ruangan itu kini jadi lebih romantis.?" tanyaku. dan ini istri saya Mira". "Kamu dapat nomor berapa?" tiba-tiba Priyono berbisik di telingaku. Rua ngan itu kini menjadi agak gelap dan alunan musik berirama slow terdengar lebih keras lagi. "Anda dapat nomor berapa?" dia bertanya kepada Priyono. "Ah. "Saya Alex. "Nomor delapan!" jawabku. Dan sudah barang tentu suamiku sege ra juga mengajak istri Priyono berdansa.?" kata Priyono.. tiba-tiba Priyono meraih wajahku dan langsung me ngecup bibirku dengan lembut.. "Jangan ngeledek ya. Baru saja kami duduk tiba-tiba sepasang suami istri datang menghampiri kami dan mengulurkan tangannya. kau ngerayu. Selama kami bergaul belum pernah dia melakukan hal yang tidak senonoh denganku. istrinya tuan rumah!" "Wah. "Aku dengar sih Nyonya Siska. ...!" katanya.!" katanya sambil terus menempelkan pipinya ke pipiku. orangnya sintal." "Mengapa?" kataku lagi. Aku lihat bebera pa pasangan yang mulai berdansa tapi kebanyakan dari mereka menyelinap satu pers atu. aku merasakan adanya ga irah birahi yang timbul dalam diriku ketika berdekapan Priyono sehingga aku pasr ah saja leherku didusal-dusalnya. Ketika kami kembali ke tempat semula kudapati suamiku dan istri Priyono sudah ti dak ada di sana. Tiba-tiba Priyono mengajakku untuk berdansa. Aku segera memberi isyarat kepada suamiku bahwa nomornya sama dengan nomor d ia. Dia bernyanyi-nyanyi kecil mengikuti irama m usik yang mengalun di ruangan itu. Priyono dan aku menyebutkan nama kami masing-masing. e h sekarang dia dapat nomor kamar istrimu lagi!" kataku lagi.. "Typemu seperti apa sih?" kataku. kau.ai.. Selanjutnya kami berbasa-ba si berbincang-bincang sejenak. "Kalau aku dulu bilang.. "Oh ya. mungkin menuju cottage-nya masing-masing. Perasaanku kini jadi melambung kembal i... "Malu sama suamimu!" "Kenapa malu.

"Saya lihat anda senang sekali dengan nomor delapan. kataku. Lain kali saya harap saya dapat nomor anda lagi!" Kemudian dia melingkarkan tangannya ke tubuhku dan memberikan sebuah kecupan kecil di bibirku. Ketika kami memasuki pintu cottage itu aku berpikir di sinilah kemungkinan awaln ya perubahan hidupku. Selama ini kukenal dia wajar-wajar saja apabila bertemu denganku. Aku jadi tersentak seketika. Jari-jariku menghujam di punggungnya menahan suatu per asaan yang sangat dahsyat. "Kali ini saya tidak akan menginterupsi kalian.!" kataku hampir serempak. "Bolehkah kita bernegosiasi. . Priyono segera saja mengiyakan. Apakah ada orang yang ak an percaya mengenai hal itu? Secara jujur begitulah keadaanku dan itulah apa yan g kupikirkan waktu itu. tapi anda kan bukan pasangan suami istri?" katanya la gi. Sebenarnya saya juga senang dengan penampilannya.. "Ya. Sel anjutnya dia merenggangkan mulutku dan mendorongkan lidahnya di antara gigiku me ncari-cari lidahku yang segera kujulurkan untuk menyambutnya. Memang hal ini tidak diperbolehkan apabila ada angg ota lainnya yang tahu.. Aku benar-benar tidak menyangka Priyono dapat bersikap seperti itu. Selanjutnya tidak ayal l agi Priyono segera memegang tanganku dan menuntunku menuju cottage nomor delapan . "Oh. Selanjutnya dengan segera tangannya m ulai meraba daerah sekitar buah dadaku. Tidak berapa lama kemudian tangannya segera menyusup ke balik busanaku yang mema ng berpotongan rendah dan menjalar menelusuri punggungku. demikian juga Priyono. "Itu adalah nomorku". Kupikir apakah hal itu akibat pengaruh alkohol yang diminumnya tadi atau mungkin juga memang sejak dahulu dia sudah mempunyai minat yang besar terhadap diriku namun dia terlalu sopan untuk mengungkapkannya dalam kesempatan yang biasa. Kemudian dia berpaling kepada Priyono dan mengamit lengannya menjauhi kami. Aku mempunyai suatu kelemahan mengenai b uah dadaku. Aku ingin segera ditiduri. aku maksudkan buah dadaku sangat sensitif sekali. "Oh ya!" kata Alex agak kaget. Bagaimana kalau kita bertukar nomor? Anda mengambil nomor delapan dan saya nomo r enam. dear!" kata Alex. Seumur hidupku aku belum pernah melakukan hubungan badan d engan laki-laki lain kecuali dengan suamiku sendiri. Dia kelihatan begitu sangat bernafsu sekali terhadap diriku... Sedangkan istri saya memang sudah sesuai dengan nomor enambelas yang jug a kebetulan tuan rumah kita." bisiknya kepada Priyono. Oleh sebab itu ketika tangannya menyentuh langsung puting susuku maka aku menjadi bergelinjang dan me liuk-liuk dengan liarnya. Aku tahu dengan ini aku memberikan suamiku semacam kepua san seks lain sebagaimana yang dia inginkan. aku merasa bagaikan kembali pada saat-saat dimana aku men galami ciuman yang pertama dari seorang laki-laki. "Saya nomor delapan dan istri saya nomor enambelas" katanya."Enam!" jawab Priyono singkat. Hanya kini rasa sensasi yang muncul dalam diriku aku rasakan tidak asing lagi. Aku merasakan suatu hal yang luar biasa yang belum pern ah kualami sebelumnya. "Saya kira anda ber dua sudah bernomor sama. Sungguh merupakan suatu ciuman yang panjang dan lama sekali. Begitu buah dadaku tersentuh maka praktis akan membuatku terus bergelinjang. Tiba-tiba kusadari bet apa nikmatnya itu semua." Bagaikan mendapatkan durian runtuh. Ketika bibirnya menempel di bibirku aku pun langsung melumatnya dengan kuat. Tapi saya harap hal ini hanya di antara kita saja. akan tetapi hal itu akan be rubah dalam waktu beberapa menit ini. akan tetapi saya sudah mempunyai janji dengan nomor enam. Begitu memasuki cottage itu Priyono langsung merangkulku dan mulai menghujani wa jahku dengan kecupan-kecupan kecil. Aku akan menjadi seorang istri yang serong dan semuanya ini disebabkan oleh ulah suamiku sendiri. Kemudian kul ihat mereka bertukar nomor kunci. Apakah pa da acara-acara rutin kami atau kesempatan lainnya.

Otot-ototnya pun sem ua kelihatannya sangat kokoh dan seimbang. . Namun aku merasa masih sangat malu untuk berkata secara t erus terang. "Karena cukup untuk menyusui anaknya dan sekaligus bapaknya. apalagi aku sendir i dalam keadaan bertelanjang bulat. Selanjutnya dengan serta merta dia melucuti celana dalamku ke bawah kakiku. aku dapat merasakan gumpalan alat kej antanannya di balik pantalonnya yang sudah menjadi besar dan keras sekali. Sehingga secara tidak sadar kurasakan timbul su atu keinginan dalam diriku untuk segera memegang bahkan menghisap alat kejantana n itu. Segera saja kulemparkan celana dalam itu dengan kak iku jauh-jauh dari tubuhku. nafas kami pun memburu dengan he bat. Dadanya kecoklat-coklatan hampir berwarna sawo matang penuh ditum buhi dengan bulu dada keriting berwarna hitam di tengahnya. Akan tetapi busanaku memang hanya memperg unakan karet elastis saja. "Saya senang dengan puting susu yang besar". Begitu reitsleting diturunkan dalam sekejap pantalonnya pun juga ikut tergus ur ke bawah. Ketika aku merapatkan tubuhku ke tubuhnya. Seumur hidupku aku belum p ernah menyaksikan alat kejantanan seorang laki-laki dewasa yang begitu dekat jar aknya dengan tubuhku kecuali alat kejantanan suamiku sendiri. katanya sambil menyentuh puting sus uku dengan lembut. akan tetapi sekali lagi aku masih tidak mempunyai keberanian melakukan ha l itu. Akan tetapi sebenarnya saat itu aku juga ingin berkata kepadanya bahwa aku juga ingin segera menyaksikan bagaimana bentuk tubuh aslinya di balik kemej a dan pantalonnya itu. Selanjutnya Priyono meraih dan membopong tubuhku yang telah bertelanjang bulat i tu ke atas tempat tidur. Betapa aku menggali kenikmatan dari itu semua. Kemudian Priyono agak menjauh beberapa saat untuk menurunkan reitsleting calanan ya. sementara aku pun merasa semakin b ergelinjang dengan hebatnya." Aku tidak menjawab. Dia mulai meneliti busanaku mencari kancing atau pun reitsleting untuk sege ra melepaskan busana itu dari tubuhku. Sementara itu tangannya telah menyusup ke balik celana dalamku menelusuri daerah sekitar pantatku dan meremas-remasnya de ngan kuat daging pantatku yang lembut dan berisi. dan tidak berapa lama lagi dia akan menyetub uhi diriku dengan alat tersebut. dan tidak berapa lama kemudian secara tidak kusa dari aku telah melakukan hal itu. Rupanya dia dapat membaca apa yang ada dalam pikiranku. Dia m enggesek-gesekkan alat kejantanannya tersebut ke tubuhku yang hanya mengenakan B H serta celana dalam nylon yang tipis. Aku tidak mengenakan apa-apa lagi di balik busanaku itu kecuali du a carik pakaian dalam model bikini yang tipis dengan warna yang senada dengan ku litku. Aku mengecup dadanya kemudian puting susunya. Dan sudah barang tentu pemandangan selanjutnya yang kusaksikan adal ah sebuah alat kejantanan yang sangat besar dan gempal sedang berdiri dengan teg aknya menentang diriku. Dia pun kini melepaskan BH-ku sehingga kini tubuhku benar-benar berada dalam keadaan bertelanjang bulat berdiri di hadapannya. Sehingga se lanjutnya kudapati dia mulai membuka kancing kemejanya dan melepaskan kemeja itu dari tubuhnya. Kupikir dalam kesempatan seperti ini dia masih saja bisa be rkelakar. Aku masih teringat bagaimana bentuk dadanya itu dan bagaimana ketika dia memperl akukan diriku. akan t etapi yang mengesankan adalah alat kejantanan yang kulihat sekarang adalah milik seorang laki-laki lain walaupun dia sahabat suamiku. Ingin rasanya aku menyentuhkan wajah serta puting susuku ke dadanya. Aku tidak melihat banyak perbedaan dengan bentuk alat kejantanan suamiku. maka dengan mudah aku segera melepaskan busana itu me lalui kepala. Akan tetapi rup anya Priyono belum mau memasukkan alat kejantanannya ke liang kewanitaanku. Aku segera telentang di sana dengan segala kepolosan tu buhku menanti kelanjutan dari dari kesemuanya itu dengan pasrah.Pada saat tubuh kami terlepas satu sama lainya. Dia masih tetap saja berdiri menikmati pemandangan keindahan tubuhku dengan pandanga n yang penuh dengan kekaguman.

Tidak berapa lama kemudian dia berlutut di depanku dan merenggangkan kedua belah pahaku lebih lebar lagi. M ulai dari buah dadaku yang subur berisi sampai pada liang senggamaku yang ditumb uhi oleh bulu-bulu halus yang sangat lebat. sudahlah". Liang senggamaku tambah berdenyut dengan hebat d an terasa licin dengan cairan yang keluar dari dalamnya. Puas menikmati keindahan tubuhku kini tangan Priyono mulai sibuk di seluruh tubu hku. Mungkin hal itu karena aku mendapatkan sesuatu yang lain dari apa yang sela . Aku merasakan alat kejantanan Priyono mempunyai aroma yang berlainan dengan alat kejantanan suamiku.Tatapan mata Priyono ke seluruh tubuhku yang bugil di lain keadaan juga menumbuh kan semacam perasaan erotis dalam diriku. Aku berteriak liar dengan suara yang sukar dipercaya bahwa itu keluar dari mulut ku. Aku merasakan suatu kenikmatan yang lain yang belum pernah aku rasakan. Lebih jauh dari itu aku tidak tahan lagi dan aku l angsung mencapai puncak orgasme yang hebat. Aku merasakan darahku menggelegak. Aku menjadi tambah bergelinjang dan tubuhku terasa bergetar dengan hebat. Buka n saja dari bentuk dan ukurannya akan tetapi juga dari aroma yang dipancarkan ol eh masing-masing alat kejantanan itu. Malahan ketika tatapan mata Priyo no menyapu bagian bawah tubuhku secara reflek aku renggangkan keduabelah pahanya agak lebar seakan-akan ingin memberikan kesempatan yang lebih luas lagi kepada mata Priyono untuk dapat menyaksikan bagian dari tubuhku yang paling sangat raha sia bagi seorang wanita. akhirnya aku berkata. Kembali aku merasakan suatu sensasi yang hebat melanda dirik u. Sementara itu aku terus-menerus mengalami orgasme bertubi-tubi namu n pada akhirnya dia berhenti juga. Sehingga secara tidak sadar kubiarkan tubuhku dinikmati mata Priyono dengan sepuas-puasnya. Dan pada saat dia mengambil posisi untuk meny etubuhi diriku. Tangannya mulai meraba dan meremas seluruh bagian tubuhku yang sensitive. Priyono kemudian menurunkan lidahnya lebih ke bawah lagi dan membuat putaran kec il di sekitar liang senggamaku dan akhirnya dia sorongkan lidahnya dengan mahir ke dalamnya. Pinggulku secara otomatis mulai bergerak turun naik bagaikan dikendalikan oleh sebuah mesi n dalam tubuhku. Mula-mula dia menjulurkan lidahnya dan mulai menyapu klitorisku dengan sangat halus sekali namun cukup untuk membuatku menjadi lupa daratan. Lalu dia membungkukkan tubuhnya agak rendah dan mulai menciumi pahaku yang lama kelamaan semakin dekat ke arah liang kenikmatanku. Betapa tingginya seni permainan lidahnya itu tidak dapat kulukiskan dengan kata-kata. Selanjutnya dia merangkak di antara kedua belah pahaku dan menatap langsung ke arah alat kewanitaanku. Aku heran bagaimana seo rang laki-laki yang bukan suamiku dapat membuat diriku menjadi sedemikian rupa. Aku benar-benar merasa semakin bertambah liar. Secara tidak sadar aku mulai menggoyang-go yangkan pinggulku dengan hebat. Kini aku baru sadar alat kejantanan dari setiap laki-laki juga mempunyai perbeda an rasa yang khas yang tidak sama antara satu lelaki dengan lelaki lainnya. "Sudah. Aku merasakan adanya suatu kenikmatan tersendiri bertelanjang bulat di hadapan seorang laki-laki asing yang bukan suam iku sendiri dan memperlihatkan seluruh keindahan lekuk tubuhku yang selama ini h anya disaksikan oleh suamiku saja. Selain itu aku merasakan alat kejantanan l aki-laki lain ternyata terasa lebih nikmat daripada alat kejantanan suamiku send iri. Lidahnya terus keluar masuk berp utar-putar menari-nari.. Tidak pernah kubayangkan sebelumnya bahwa aku dapat merasakan gelinjang birahi y ang sedemikian hebat dari laki-laki lain yang bukan suamiku. Bagaikan serigala yang ganas Priyono segera melumat habis-habisan alat kewan itaanku. aku segera bangkit dan kini tanpa merasa risih lagi aku segera m eraih alat kejantanannya yang hangat berwarna kemerah-merahan lalu memasukkannya ke dalam mulutku dan mulai bekerja dengan lidahku di sepanjang alat kejantanann ya yang begitu terasa keras dan tegang. Priyono tetap meneruskan melahap liang senggamaku.

Aku jadi agak mengerang kecil ketika alat kejantanan yang be sar dan gempal itu memasuki tubuhku. Yang aku tahu pada saa t itu hanyalah suara desahan kenikmatan yang keluar dari mulut kami masing-masin g. sehingga kuturuti perm intaannya dan membaringkan tubuhku dengan kedua belah kakiku ke atas. Akhirnya kami terbaring dengan segala kelelahan namun dal am suatu alam kenikmatan lain yang belum pernah aku alami bersama suamiku. Sangat sukar aku lukiskan betapa kenikmatan yang kualam i dari kesemuanya itu.. Kami terus berasyik-mas yuk sampai saat-saat terakhir kami kembali ke rumah masing-masing ketika hari su . Secara perlahan-lahan dia mulai menggerakkan tubuhnya di atas tubuhku. Seorang laki-laki lain yang bukan suamiku kini sedan g memasukkan alat kejantanannya ke dalam tubuhku dan aku pun sedang menggali sem ua kenikmatan darinya. Yang terang ketika Priyono menarik alat kejantanannya dari liang senggamaku. Sungguh sulit dipercaya. lia ng kewanitaanku menghisap dalam-dalam alat kejantanan itu sehingga terasa menyen tuh leher rahimku. Alat kejantanannya dengan teratur keluar masuk dan naik turun di liang senggamaku yang membuka serta meremas dengan erat alat kejantanan itu..ma ini kurasakan.!" kataku secara spontan sambil m engencangkan otot liang senggamaku sehinga alat kejantanan Priyono itu terjepit dengan kuat. Kami jadi bergumulan dengan hebat di atas tempat tidur saling cabik mencabik tubuh masing-masing. "Oh. sayang". Dan kes emuanya ini disebabkan oleh alat kejantanan seorang laki-laki lain yang bukan su amiku. "Sekarang giliranku untuk meminta berhenti". kurasakan alat kejantanannya yang berada dalam liang senggamaku menjadi sedemikian membesar dan tegang dengan keras.. Untuk beb erapa saat aku telentang tanpa bergerak sama sekali menikmati diriku disetubuhi oleh seorang laki-laki yang bukan suamiku. Selanjutnya Priyono mulai menghujamkan tubuhnya ke tubuhku semakin kuat dan sema kin kencang. Dengan garang Priyono terus-menerus menikamkan alat kejantanannya sedalam-dalamnya ke liang senggamaku secara bertu bi-tubi. teruskan! Rasanya dahsyat sekali. akan tetapi kupikir tidak akan senikmat sebagaimana bila alat kejantanannya itu mele dak dalam rahimku dalam suatu persetubuhan yang sempurna. kata Priyono bergumam. aku merasa h al ini sebagai suatu mimpi. Kami menghabiskan sisa malam i tu dengan melakukan hubungan intim beberapa kali lagi bagaikan sepasang suami-is tri yang sedang berbulan madu dalam suatu hubungan persetubuhan yang sangat dahs yat dan belum pernah kualami bersama suamiku selama ini. Sisa malam itu tidak kami sia-siakan begitu saja.. Sebenarnya a ku enggan melepaskan alat kejantanan yang menggiurkan itu dari mulutku. Tiba-tiba puncak dari itu semua. Tubuh kami bersatu dan merenggang dengan hebat. Jadi walaupun serupa tetapi tidak sama rasanya. Liang seng gamaku pun terasa berdenyut lebih keras lagi dan akhirnya aku merasakan suatu ca iran yang hangat dan kental terpancar dari alat kejantanannya membanjiri liang s enggamaku. katanya dengan tenang. aku mera sakan ada sesuatu yang hilang dari dalam tubuhku. Selanjutnya aku mulai menggoyang-goyangkan pinggulku dalam suatu putaran yang te ratur mengikuti gerakan turun naik tubuhnya.. Saat yang mendebarkan itu berlangsung lama sekali. "Teruskan. Selanjutny a aku menyaksikan sebuah dada yang bidang menutupi tubuhku dan tidak lama kemudi an kurasakan alat kejantanannya itu mulai terbenam ke dalam liang senggamaku yan g hangat dan basah. S etiap hunjamannya membawaku ke suatu alam fantasi yang jauh entah dimana yang ti dak pernah kuketahui dan belum pernah kualami sebelumnya. Aku ingi n merasakan betapa alat kejantanannya itu memancarkan sperma dalam mulutku. Aku meras akan persetubuhan yang sedang kami lakukan ini betul-betul sangat hebat. sayang. Kemudian dengan suatu kekuatan bagaikan sebuah pompa hydroulis. Nafas Priyono dengan kuat menyapu wajahku.

tuhan ternyata tubuhnya sintal banget. sudah tidur?" Saya jawab dari dalam. Ketika mau terle lap Tante Vida mengetuk kamarku. tapi permainan apa lha wong Dod i baru sakit gini kok!" Tante Vida berkata. bahwa alat kejantanan suami kita sendiri sesungguhnya juga m empunyai suatu keistimewaan tersendiri. lha wong hati saya deg-degan sekali waktu itu . Tante Vida waktu itu masih sekolah di s ekolah perawat. tante!" Tante Vida bertanya. Cerita Memek Tante Vida yang sintal. Keesokan harinya ketika aku terbangun. Akan tetapi yang penting dari kesemuanya itu. saya jawab. setelah surat ijin saya ti tipkan ke teman terus saya pulang. da . kemudian dia beri shampo. Aku merasakan adanya suatu kesega ran dan kecerahan lain dari yang lain dan penuh dengan semangat kegairahan hidup . masih dengan pakaian senam dia masuk ke kamar. "Dod. Dia bilang. dengan pentil yang tegang. Kemudia n dia duduk di samping." Terus saya bukakan pintu. Aku merasa mendapatka n suatu horizon baru dalam kehidupan. aku merasa bagaikan seorang wanita yang b aru dilahirkan kembali. Payudaranya yang montok. Aku dapat mengetahuinya kesemuanya itu k arena aku telah dapat membandingkannya dengan alat kejantanan dari suami-suami o rang lain. mata saya terasa mengantuk.dah menjelang subuh. Sekarang saya masih kuliah di Universitas dan Fakultas paling favorit di Yogyakarta. aku menyadari suatu hal yang selama ini tidak pernah terpikirkan maupun kuba yangkan sebelumnya. Demikian pula suamiku. Yuk" Sambil Tante Vida menggandeng tanganku masuk ke kamar mandi saya. Ketika sampai di rumah Papa dan Mama sudah pe rgi ke kantor dan Mama pesan supaya saya istirahat saja di rumah dan Mama sudah memanggil Tante Vida untuk menjaga saya. Dia bilang. Hal ini membawa pengaruh kepada hari-hariku selanjutnya. "Namanya permainan kenikmatan. Sehabis minum obat. setelah itu dia mengulum penis saya. pant at yang berisi dan sintal kemudian vaginanya yang merah muda dengan rambut kemal uan yang lebat. Say a sih mau-mau saja. Nama saya Dodi. Waktu itu saya masih sekolah di salah satu SMP favorit di Yogyakarta. Saya ingin menceritaka n pengalaman saya pertama kali berkenalan dengan permainan seks yang mungkin mem buat saya sekarang haus akan seks. Ya. "Dod. Terus dia mulai membasahi kemaluan saya dengan air. tapi mainnya harus di kamar m andi. Kehidupan rumah tangga ka mi serasa lebih harmonis penuh dengan keceriaan dan kegembiraan daripada waktu-w aktu yang lalu. "Belum. waktu itu saya sempat kaget juga melihat Tante Vida. Hari itu s aya sakit sehingga saya tidak bisa berangkat sekolah. Demikian juga suamiku. Lama-lama saya merasa kemaluan saya semakin lama semakin keras. Wak tu itu saya cuma cengengesan saja. Kemudian mulai dia melorotkan celana saya sambil berkata. burungmu untuk anak SMP tergolong besar Dod. Set elah terasa kemudian dia melucuti pakaiannya satu demi satu." Tante Vida terkagum-kagum. Walau masih SMP kelas 2 lihat Tante Vida dengan pakaian gitu merasa keder juga. Payudaranya yang montok seperti tak kuasa pakaian senam itu menahannya. kamu mau saya ajari permainan nggak Do d?" Tanpa pikir panjang. "W ah. Kemudian dia berjongkok. "Kalau belum boleh tante masuk. te rus digosok. di lain keada an. "Mau tante. D ia baru saja pulang dari aerobik. kurasakan cinta kas ih kami semakin bertambah dari waktu-waktu sebelumnya. Dengan demikian tidak mengherankan kiranya apabila aku dan suami ku terus menghadiri arisan itu beberapa kali dan selama itu pula aku telah dapat merasakan berbagai macam type alat kejantanan laki-laki dalam berbagai macam be ntuk dan ukuran serta berbagai macam tehnik permainan hubungan kelamin dengan pa ra suami orang lain.

ntar kalo angga dateng kamu bukain pintu nya ya kata bu siska memberi tahu. Dodi terus Dod!" Saya nggak tahu berapa lama kami di kamar mandi.ibu mandi dulu ya.mungkin kare na kayu pintunya sudah lapuk jadi celah itu terbentuk. Kemudian.Nama saya Ocha. Bu siska akhirnya pergi ke kamar mandi dan aku secara perlahan mengikutinya dari belakang.6 cm dan diameternya 5 cm.aku tidak bisa berkonsentrasi karena bu siska hanya menggunakan celana pendek yang sangat ketat. kemudian turun sa ya ciumi leher dan akhir saya kulum punting susunya. Setelah bibir.sehingga aku pun mencuri-curi pandang kearahnya. saya n ggak tahu tiba-tiba saja naluri saya bergerak.Ketika itu aku pergi main ketempat angga. saya nggak peduli lagi. Dodi!" Saya semakin panas.kejadian ini terjadi ketika saya pergi main ke rumah salah seorang temanku y ang bernama angga.Penis aku mempunyai panjang 19.teta pi ibu siska mempunyai tubuh yang sangat montok sekali dan aku sangat tidak taha n melihat keindahan tubuhnya. kapan-kapan kita bisa saling berkenalan dan berhubungan. Beres deh Kataku dengan penuh semangat. S etelah Tante Vida menikah saya jadi kesepian.mungkin se bentar lagi pulang cha. buat cewek-cewek atau tante-tante bermukim di Yogya yang sama-sama t egangan tinggi.ketika aku bermain. Dada dan nafasku semakin memburu.Saya mempunyai ukuran penis yang bisa membuat semua wanita terkejut karena uku rannya. Mungkin kita bisa bermain seperti Tante Vida. Kami berdua sama-sama merintih.angga mempunya k akak perempuan yang bernama mba riri. Pertama-tama saya akan memperk enalkan diri saya.tunggu aja disini ambil maen play station aja .yang berumur 20 tahun. Setelah itu kami mandi bersama-sama. Kami bermain mulai dari kamar saya.karena sangat tidak tahan. tapi da ri segi kepuasan saya kurang puas mungkin karena saya sudah jadi "Hiperseks" ata u mungkin Tante Vida yang begitu mahirnya sehingga bisa mengimbangi apa yang say a mau. "Akhh. cha. Nanda. saya kul um bibirnya yang ranum. lagi tantee.mba riri orangnya man is dan mempunyai payudara yang besar dan pantat yang montok. "Dodi sekarang tante kasih akhir permaianan yang ma nis." Terus dia mulai naik turun. Nah.saya masih sekolah di sebuah SMA swasta dikotak u. ya?" Dia meraih kemaluan saya yang sudah tegang sekali waktu itu. Kemudian saya masukkan jari saya.dada ku berdesir ketika ak .Mungkin karena k edua orang tuaku adalah keturunan bangsa arab. Angga pergi kerumah bu dhenya ama mba riri barusan.angga adalah seorang anak kecil berumur6 tahun. "Akhh! Lagi tante .ketika mengalami kejadian ini saya berumur 16 ta hun.dir umah angga juga ada ibunya yang bernama ibu siska dan berumur sekitar 40-an.ketika pintu kamar mandi dit utup dari dalam aku pun mulai mengintip dari celah yang cukup lebar. Cerita Memek Sedang Masturbasi Di Rumah Tetangga. Rata-rata dalam satu minggu kami bisa 2-3 kali bermain dan pasti berakhir dengan kepuasan karena Tante Vida pintar membuat variasi permainan sehingga kami tidak bosan.dan dis ana hanya ada bu siska sedang bersih-bersih rumah. Dia semakin merintih. Aku pun menyalakan play station dan mulai m ain sepak bola. Saya cuma bi sa memejamkan mata.danya yang montok ikut bergoyang. Waktu mandi pun kami sempat mengulangi beberapa kali.aku sering main kesana karena disana aku bisa main play station sepuas-puasnya.dan aku pun merasa bersyukur karen anya. Angga ada bu? Tanyaku. Untung kami sama-sama tegangan tinggi.jawabnya sam bil tetap melanjutkan bersih-bersih. Tangan saya mulai meremas-remas d adanya.. Selain mba riri. Setelah itu kami berdua sama-sama ketagihan.karena aku pun sudah tidak tahan untuk mengintipnya. Kadang kalau baru kepingin saya cu ma bisa dengan pacar saya. dia meritih.aku pun memutuskan untuk mengintip bu siska dan mba riri. sampai saya merasa ada yang meletus dari penis saya dan kami sama-sama lemas. Cerita yang akan saya ceritakan ini adalah cerita yang benar-benar terjadi tanpa ada rekayasa sedikit pun. terus tahutahu dia sudah di atas saya. "Aakh h. sementara tangan saya yang satu turun mencari liang vaginanya. pernah di sebuah hotel di kaliurang malah pernah cuma di dalam mobil. aduh nikmatnya yang namanya permainan seks. Kemudian dimasukkan ke dalam vaginanya.

Ibu lagi ngapain disitu? tanyaku polos Ibu lagi liatin kamu kamu mau ibu bantuin gak cha? kata bu siska aku tak menyangka dengan kata-katanya dan tanpa basa-basi aku pun mende kati bu siska yang sudah telanjang bulat bantuin ocha dong bu. cepetan bu dikocok. aku semakin liar menjilati m .aku pengin pipis aja nie.aku dah gak tahan nie suruh ku.tapi akhirnya aku jawab sekenanya aja gak kok bu.ooohh hh hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut bu siska.Ketika sperma ku hampir keluar .dia menggosok dengan gerakan me remas-remasnya dan kemudian mendesah. Dah nafsu lagi ya? tanya bu siska iya nie gara-gara liat susu ibu bu siska hanya tersenyum melihat tingkahku yang sedang mainan payudaranya seperti anak ke cil.emang bener kata temen-temen ibu. Aku pun teringat gaya-gaya yang ada di film porno yang sering aku tonton.Aku sudah mulai bernafsu lagi ketika melihat payud ara bu siska yang montok itu.aku langsung merebahkan tubuh ku yang setengah bugil ke sofa yang ada di depan Tv.mungkin bu siska rajin merawat badannya. Bu kocokny a lebih cepet lagi bu! pintaku croot akhirnya keluarlah sperma ku ditangan bu siska.aku meraskan penisku akan mengeluarkan sesuatu.ketika tangannya menggosok payudaranya.ketika tangan kanan bu siska sibuk dengan meremas-remas pay udaranya.tapi aku ti dak peduli dengan itu dan terus mengocok penis ku.ketika aku melihat k e selangkangannya.. Oo.katanya penis orang arab tuh gede-gede ja wab bu siska sambil memegang penis aku. ka rena aku sudah sangat bernafsu akhirnya aku pun masuk ke kamar mandi sebelah den gan maksud aku akan onani di kamar mandi itu.ouh enak banget .S etelah sekitar 5 menit.tapi aku tet ap diam tak bersuara.Bu siska menyusul ke ruang t engah lalu duduk di sebelahku.ntar kalo ngompol di celana k an malu ya udah pipis aja tapi jangan ngintip ya kata bu siska sambil meneruskan man dinya.bu siska nampaknya sudah selesai mandi.dan akhirnya s ampai muka ku di depan selangkangan bu siska. Bu siska mulai mengguyur badannya dengan air dan dia pun mulai menyabuninya deng an lembut. kok cuma diliatin cha? protes bu sisk a memek ibu indah.biar keliatan bersih jawabnya tanpa disuruh.ketika pintu aku tarik dengan tiba-tiba.lagi ngapain disitu. ini ocha bu jawabku sekenanya. Siapa di sebelah? bu siska bertanya p adaku karena aku membuka pintu kamar mandi sebelah dengan suara yang cukup keras .tapi kok gak ada rambutnya? tanyaku penasaran kemarin ibu dah cukk ur semua rambutnya.Aku kaget mendengar desahannya.aku pun kaget setengan m ati karena yang mengintipku adalah bu siska yang sedang telanjang bulat.aku melihat seperti mata yang sedang mengintip aktivitas ku ini dari celah di p intu.Aku pun pura-pura melanjutkan onaniku sambil tangan ku mencoba meraih pintu dan membukanya. Aku pun akhirnya membuka celana ku dan mulai mengocok penisku yang sudah tegang dari tadi.tangan kirinya pun mulai menggosok-gosok vaginanya dengan lembutnya. desahnya lidah ku mulai turun ke arah bawah.ketika di ruang tengah. Tangan bu siska yang mulus itu p un mulai mengocok penis aku maju mundur.dah kebelet banget nie.la lu perlahan aku mulai bangkit ke depan bu siska dan mulai megulum puting bu sisk a dengan rakusnya.bu siska hanya merem melek dan mendesah keras. Ketika aku sedang sibuk onani.aku terkejut karena di kelaminnya kok tidak ada rambutnya?tapi aku justru lebih bernafsu melihat kelamin yang gundul tanpa rambut milik bu sis ka. badannya sangat putih bersih beda dengan mba rir i yang hitam.payudara bu siska sangat be sar dan membuat aku kaget sekaligus menjadi sangat bernafsu.dasar nakal kamu ini.lalu ku beranikan memegang payudaranya dan meremasremasnya.ocha gak tahan nie dari tdi gara-gara ngintipin ibu kata ku sambil menyodorkan penis ku ke bu siska ja di kamu tadi ngintip ibu ya. k ok keluarnya cepet banget sie? bu siska heran kan tadi aku dah onani lama banget wa ktu tadi di intip ama ibu jawabku Akhirnya bu siska membersihkan penisku dan menyu ruhku masuk ke ruang tengah. trus cha .aku mulai mengangka ngkan kaki bu siska dan mulai menjilat memek bu siska dengan gemas.u melihat bu siska membuka bajunya satu persatu hingga akhirnya dia telanjang bu lat alias bugil didepan mataku.tapi kenapa tadi kamu gak masuk aja ke kamar mandi? jawabnya Ocha takut ibu marah timpal ku Tapi penis kamu besar ban get cha.mau ngintip ibu ya? Aku gelag apan diberi pertanyaan seperti itu. hmmmmmm.rasanya penisku mulai berdenyut-denyut.

pasti kamu ketagihan deh karena rasa lendir ibu yang gur ih pintanya.karena kaget aku melepasnya Sakit ya bu? gak sakit kok. bu siska beru saha memasukan penis ku ke vaginanya.tapi karena gak masuk-masuk aakhirnya dia t urun dan masuk ke kamar. cha ibu mau keluar .sudah separuh penisku masuk ke memeknya hingga akhirnya blee sss masuklah penis aku seluruhnya ke memek bu siska.tapi kalau di isep rasanya lebih enak tambahnya lagi.bu siska berteriak lirih ketik a penisku masuk semuanya.karena aku belum orgasme.aku merasakan memek bu siska berkedut-k edut dan bu siska jadi semakin liar hingga akhirnya dia berteriak sambil mendong akan kepalanya keatas lalu jatuh diatas ku sehingga kepala kami berbenturan.ada lendirnya ja wabku kamu coba aja dulu. cha kamu rebahin badan kamu di sofa pinta b u siska dan aku pun hanya menurut saja.dia meng epaskan posisinya hingga penisku tepat berada di lubang vaginanya.maka aku telungkupkan bu siska di sofa lalu aku ganjal perutnya dengan bantal yang aku ambil di kamar bu siska.emek bu siska sampai aku menemukan sebuah daging yang menonjol.tak lama bu sis ka keluar sambil membawa baby oil ditangannya.ini sih 5 kali lip atnya dari penis mantan suami ibu.dan nampaknya bu siska mulai bernafsu lagi.pasti masuknya lebih gampang jelasnya sambil tersenyum bu siska mengolesi penis aku dengan baby oil secara lembut kemudian mengurut penisku hingga membuat ku me rasakan indahnya dunia. katanya Aku yang tidak paham dengan kata-kata bu siska tetap saj a melanjutkan jilatan ku meskipun agak susah karena paha bu siska menjepit erat kepala ku.yang kamu pegan g itu namanya itil jelas bu siska kalau di pegang rasanya enak banget.aku hanya diam saja sambil tetap tiduran.aku mulai mempercepat menusukan lidahku ke vaginanya. jangan dilia tin doank cha.memang rasanya agak gurih ketika aku men jilati lendir bu siska.dan melihat memeknya yang masih berkedut-kedut dari dekat.makanya enak.memek ibu bisa jebol nih gara-gara penis kamu yang kegedean katanya perlahan-lahan bu siska mulai duduk diatas tubuh ku.setelah seki an detik bu siska mulai menggerakan pinggulnya ke atas dan kebawah yang membuat aku tak bisa berbicara karena sangat enak sekali.matanya terpejam dan mulutnya menganga lebar seakan mau b erteriak dengan keras.bu siska mulai ba . croot keluar lah cairan dari memek bu siska dan aku terkejut sehingga ref lek aku mendorong tubuh ku ke belakang.dan aku me lihat ada cairan putih yang mengalir dari memeknya.berarti ibu dah orgasme jelasnya sam bil menggosok-gosokan tangannya ke memeknya sehingga tangannya penuh dengan lend ir orgasmenya.ketika aku sentuh daging itu bu siska menjerit histeris.aku hanya memejamkan mataku dan mendesah lirih.kamu bisa buat ibu orgasme.Setelah beberapa detik bu siska mulai sad ar.aku tak sabar lagi dan mulai membimbing penis ku kearah mem eknya dan mulai menggoyang kan penis ku maju mundur(gaya ini adalah gaya yang ak u ikuti dari film porno yang aku tonton) setelah beberapa saat. karena aku juga penasaran dengan rasanya.aku mendekat ke arah memek bu siska.malahan enak banget.truz cha.Aku pun mulai lagi menjilati memek bu sisk a dan mengisap-isap itilnya.aku tidak dapat membayangkan rasanya ketika penisku mas uk ke memek bu siska. aku mencabut penis ku dari memek bu siska yang terkulai lemas di sofa.kamu apain sih memek ibu? jelasnya aku cuma pegang d aging ini kataku sambil menunjuk ke memek ibu siska oo.setelah 10 menit.ketika pantatnya menungging didepanku.. ketika penisku sudah basah oleh baby oil. oooohh. orgasme tuh apaan bu .aku pun mulai memberanikan diri menjila t memek bu siska yang berlepotan lendir. karena aku penasaran dengan cairan itu. Makasih ya cha.rupanya bu siska sudah orgasm e lagi.setelah lama aku beroprasi di memeknya aku merasakan paha bu siska menjepit kepalaku dengan keras dan bu siska berteriak.perlahan-lahan bu siska memasukan pe nisku kedalam memeknya. penis kamu gede banget.jilatin lagi dong memek ibu pintanya tapi kan jijik bu.enak banget sih kontol kamu ceracaunya aku hanya diam pasrah dan merasakan setiap goyangan bu sis ka yang semakin menjadi.kayaknya aku baru denger dech kata orgasme tanya ku polos kamu tau cairan yang kel uar dari memek ibu kan?kalo cairan itu keluar.bu siska berjongkok di atas penisku seh ingga lubang memeknya tepat di atas penisku. kalau penis kamu di beri minyak in i.ibu dah lama gak ngerasain kehangat an laki-laki semenjak suami ibu menceraikan ibu kata bu siska.

lalu aku cabut penisku dan memasukannya ke mulut mba riri hingga spermaku keluar di mulut mba riri.sedangkan mba riri sudah orgasme 2 kali. karena merasa sudah dapa t lampu hijau. dll. setelah kurang lebih 25 menit aku menggenjot bu siska dan bu siska juga sudah be rkali-kali orgasme aku merasakan penisku ingin memuntahkan spermanya. Dan berakhir saat penis suaminya menyemprotkan cairan hangat kedalam kewan itaannya.kemudian aku jilat memek nya yang berambut lebat dengan rakusnya. cha berhenti dulu dong.hal ini terjadi sampai bu siska berteriak lagi dan terkulai lemas di sofanya.ocha.kami berdua pindah ke kamar bu siska dan tak terasa kami tertidur di kasur bu siska dalam keadaan telanjang bulat. .pinta mba riri. Mba riri k apan datengnya? Tanyaku ketakutan dah dari tadi. pelan-pelan cha sakit ni rintihnya aku truz memasukan penisku sedikit dem i sedikit hingga akhirnya aku tekan semuanya secara mendadak. Termasu k Dewi salah satu staffku ini. Memang banyak sekali wanita yang belum sadar akan arti pentingnya sebuah orgasme .apa memek mba muat? ya udah di coba aja dulu paksaku kemudian aku melumuri penisku dengan baby oil agar penisku mudah masuk ke memek mba riri.lebih cepat lagi . bu.lgi ngapain kalian. Enak banget cha.nanti kedengaran tetangga saran bu siska akhirnya bu siska hanya melihat apa yang kami lakukan sambil mengusap-usa p memeknya sendiri. dia belum tahu apa i tu orgasme.mba riri aku suruh nungging truz aku masukin penis aku p elan-pelan. selama menikah 2 tahun lalu.Setelah itu. riri. Aku terbangun ketika merasakan ada yang mengocok-ngocok penisku . Namun lama-kelamaan Dewi salah satu st affku yang agak manis malah penasaran dan bertanya lebih jauh tentang orgasme. Cerita Memek Kepuasan Dalam Perselingkuhan. Enak cha trusssin cha Desah mba riri selang berapa lama.sperma o cha mau keluar nih tanyaku cabut penis km cha jangan dikeluarin di dalem ntar ibu h amil pintanya aku pun mencabut penis ku dan penisku direbut oleh bu siska dengan s ecepat kilat lalu bu siska menaruhnya dimulutnya.dan semuanya ditelan sampai habis.tapi waktu pulang mba kaget. yang dia tahu hanya rasa enak saat penis suaminya memasuki kewanitaa nnya. bahkan menurut penelitian hanya 30% wanita yang dapat meraih orgasme.aku tidak mempedulikannya l agi dan terus menusukan penis ku semkin dalam. tan ya bu siska riri pengin coba penis ocha ma.tusuk memek ibu leb ih kenceng lagi cha rengek bu siska aku pun mulai mempercepat tusukan penisku ke d alam memek bu siska.paha mba riri menjepit kepala ku hingga aku sesak nafas dan kemudian disusul erangan yang tinggi serta keluarn ya cairan putih yang aku hisap sampai habis.masa cuma mama yang coba sendirian tukas mba riri tapi kamu teriaknya jangan keras-keras.kamu pinter dech mai nnya kata mba riri setelah dia mulai sadar tapi kontol aku pengin masuk sarang ni m ba.sekitar 15 menit kemudian bu siska berteriak histeris dan akh irnya terkulai lemah.kini hanya tinggal aku dan mba riri yang masih asyik bermai n.jelasnya.setelah 30 menit kemudian aku merasaka n ada yang mau keluar dari ujung penisku. truz cha. croot akhirnya spermaku keluar di mulut bu siska.dan betapa kagetnya aku karena yang mengocok penisku adalah mba riri.setelah itu aku terk ulai lemas hingga sore hari akupun pulang kerumah. banyak h al-hal yang mempengaruhi wanita dalam meraih orgasme. Awalnya aku hanya iseng mengobrol me ngisi waktu luang di waktu jam istirahat.tp karena aku sudah sangat bernafsu.rupanya kamu lagi telanjang bulat sambil meluk ibu mbak . baik dari faktor si wanita nya ataupun dari faktor prianya atau bahkan dari suasana.sama seperti kamu setubuhi ibu mba . Mba pengin kamu setubuh i mba.ngkit dan mengikuti peramainnanku ini. perasaan. Y a sebuah misteri yang kelihatannya mudah namun susah diungkapkan.boleh gak? pintaku tapi kontol kamu kebesaran.maka aku pun segera membuka semua bajunya.ibu capai n ie pinta bu siska tapi aku tidak mempedulikannya lagi sampai akhirnya bu siska mul ai menggoyangkan lagi pantatnya kebelakang.kontan mba riri ber teriak dan teriakannya itu membangunkan bu siska.

mungkin sedang mengingat-ingat. Wi!" "Bagaimana dengan kekerasannya?" tanyaku lagi. tapi aku ada tidak kekurangan akal. Aku suruh tangannya menggenggam. malah sampai menungging segala" Aku hanya tersenyum mendengar jawabannya yang polos. . Pak. sebab da ri pembicaraan tadi sepertinya tidak ada masalah dalam kehidupan seksnya. "Kira-kira berapa lama penis suami kamu bertahan dalam kewanitaan kamu?" tanyaku . aku pandangi secara seksama tangannya yang seda ng mengepal. Pak? Sebab sepertinya saya sedikit lagi mau mencap ai ujung rasa enak. yang jelas saat berhubungan dengan suaminya dia cukup foreplay. "Mungkin sekitar 10 menit" jawabnya pasti. Pak. masih ada lebihnya tidak?" Dewi diam sejenak. dan selama penis su aminya masuk sama sekali tidak ada rasa sakit. waktu. tapi k enapa Dewi tidak bisa meraih orgasmenya? "Kok diam Pak?" "Aku lagi mikir penyebabnya. yang ada hanya enak saja namun ti dak bertepi." "Apa mungkin masalah lamanya. Dengan malu-malu Dewi pun menceritakan dengan jujur bahwa selama ini m emang dia sendiri penasaran dengan apa yang namanya orgasme namun dia tak tahu h arus bagaimana. gaya. "Kayanya masih ada lebih. "Gaya apa yang dipakai suami kamu?" "Macam-macam. bahkan suaminya senang mengoral kewanitaannya sampai banjir. berarti masih normal. 'helm'nya masih nongol?" "Ya!" Dewipun tersenyum juga. seperti batu!" Aku diam sejenak mencoba berfikir tentang penghambatnya meraih orgasme. Pak!" Aku tak dapat menahan senyumku.Aku hanya geleng-geleng kepala mendengar ceritanya. "Waktu kamu genggam punya suami kamu pakai tangan. Akupun jadi bingung dengan jawabannya. pas kepalanya. "Keras sekali. saya tidak tahu Pak!" jawabnya bingung. dan lain-lain tentang hubungannya dengan suaminya. "Kira-kira berapa besar penis suami kamu?" "Berapa ya?. dan tahu-tahu sudah berakhir d engan keluarnya sperma suaminya ke dalam kewanitaannya. "Maksud kamu. rasanya menggantung tidak ada ujung. lalu aku korek lebih jauh te ntang perasaan. foreplay. sungguh halus sekali. "Aku perkirakan penis suami kamu berukuran 10-14 cm. Namun aku sada r bahwa aku ditempat umum. yang berada dalam genggamanku. tapi suami saya keburu keluar" terangnya.

dan menurut yang aku tahu ini sa ngat berbahaya untuk meraih orgasme. Aku kirim SMS kepadanya. tapi tak lama Dewi sendiri memb antahnya. akhirnya aku putuskan untuk mencoba menolongnya semampuku tanp a mengharapkan apapun darinya. aku sa rankan agar nanti malam mencari titik tersebut dan jika sudah ketemu aku suruh D ewi meminta kepada suaminya untuk menekan lebih kuat saat hubungan intim. Aku kaget mendengarnya. dalam sebuah hubungan intim. d an aku sendiri kenal sudah lama dengannya dan suaminya. Namun aku belum sempat mengucapkan apa-apa. Aku jadi tegang sendiri. aku baca isinya. "Boleh. tapi tetap saya merasa hampir di ujung terus. "Tapi... Pak. tapi jangan di tempat sepi ya. "Ya udah Wi. . kata nenek itu berbahaya" Aku tersenyum membaca balasannya yang sedikit bergurau. Itu kesimpulan sementara. lalu aku balas kembali. Suasana rumah makan yang agak temaram menambah rileks o brolan kami. Sepertinya masalah kamu agak kompleks. tanpa pernah terselesaikan. L ama aku berfikir. se benarnya ada niat untuk memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. jangan-janga n dia marah. nanti kita terusin via SMS. kenapa ya Pak?" Aku kini mulai mengerti posisi sebenarnya. Jangan merasa body kamu jelek atau vagina kamu tidak wangi atau buah dada kamu jelek atau apa saja yang menurut kamu negatif. "Ya. Aku langsung lihat pengirimnya Dewi. Dewi m engangguk mengerti. Di meja kerjaku. kalau 10 menit kamu maunya semenit lagi? Namun kalau 12 menit atau 15 menit pun kamu maunya tetap semenit lagi?" tanyaku. karena setelah aku pikir-pikir Dewi punya kelebihan di Buah dada dan pantatnya yang besar juga kulitnya yang bersih dengan bulu-bulu halus. keburu jam istirahat kerja habis. "Maksud kamu. Aku uta rakan kesimpulan sementaraku bahwa ada kurang sentuhan di area vaginanya. kemungkinan besar ada titik dalam vag inanya yang belum tersentuh secara maksimal. "Wi. oke?" "Oke deh!" sahutnya riang sambil meninggalkan aku. ini yang jadi masalah. karena kamu istri orang & aku suami orang juga" Singkat kata Pukul 5 sore kami janjian ketemu di sebuah rumah makan yang nyaman di daerah Jakarta timur. "Wi. "Wi. sebab biarpun kadang lebih lama dari sepuluh men it. mencoba mencerna kata-katanya. apakah body saya cukup bagus?" Tiba-tiba saja Dewi bertanya seperti itu.Aku diam sejenak. aku cuma tidak enak saja kalau kita terl alu mencolok. Namun Dewi akrab dengan istriku. berarti kemung kinan Dewi kurang percaya diri dengan tubuhnya." Aku sedikit mengerti maksudnya. "Menurut Bapak. jangan salah tangkap ajakanku ya. betul. tidak mungkin kali.. Tapi untunglah tak lama HPku berge tar 2x pertanda SMS masuk. bisa tidak nanti pulang kerja kita cari tempat yg enak utk mengobrol?" 5 menit aku tunggu belum ada jawaban juga. karena aku dianggap kurang ajar. Kalau sempa t. Sambil makan kami melanjutkan obrolan kami yang tadi siang. Aku yakin aku bisa membantunya berbekal pada peng alamanku selama ini. aku kembali memikirkan benar-benar masalah yang Dewi hadapi.

dan mau berhubungan dengan kamu!" "Justru kamu harus berfikir bahwa wajah dan tubuh kamu sangat bagus. "Tidak tahu kenapa. "Tapi bukan berarti saya ingin berhubungan dengan Bapak lho. jauh lebih ganteng dan atletis suaminya dari pada aku. apa nanti sore kita bisa ketemu lagi. keinginan saya untuk meriah orgasme jadi tambah kuat. Pak!". bunyinya singkat. namun aku mengambil kesimpulan dalam hati bahwa kemungkinan Dewi terkesan dengan aku karena aku atasannya. bisa saja dia tanpa sadar kagum denga n cara kerjaku. saya hanya ingin ta hu kenapa perasaan saya begini?" Aku hanya diam. Sampai dikantor aku baru membalas SMSnya. Dewi kembali melanjutkan pembicaraannya.10 malam. itu saja dulu. kalau tubuh kamu tidak bagus kan tidak mungkin suami kamu mau mencumbu kamu. Entahlah saya yakin sekali saya bisa mer aihnya bersama Bapak" Jantungku terasa berhenti berdetak mendengarnya. "Pokoknya malam ini." Aku berfikir tentang arti pesannya. berarti kemungkinan Dewi mengirimnya saat bar u selesai berhubungan dengan suaminya. "Pak. atau apalah yang berhubungan dengan pekerjaan. kamu coba untuk menghilangkan rasa tidak percaya diri kamu. kan?" "Tapi. mungkin karena dikantor Dewi bawahanku. "Belum berhasil. belum selesai aku menenangkan p ikiranku. besok aku tunggu kabarnya!" Aku jadi terkesan menyuruh. Aku lihat dikirim jam 23. yang lebih gendut dari kamu banyak. Pak?. tapi h erannya malah saya inginnya dari Bapak. Karena kalau seca ra fisik tidak mungkin. Biasa saja!" jawabku tegas. . saya merasa nyam an mengobrol dengan Bapak. aku antar Dewi sampai tempat dia biasa menunggu angkot.itu faktor yang sangat penting dalam meraih orgasme. Aku baru saja ngopi dan HP baru aku aktifkan.00 kami pun pulang ke rumah masing-masing. Suasana hening diantara kami beberapa saat. lagian menurutku perut kamu tidak terlalu gendut. Sorenya kami janjian di tempat yang kemaren. Karena waktu sudah menunjukan jam 19. Keesokan paginya. Apakah dia mengajakku selingkuh? Atau hanya perasaanku saja? Atau memang dia hanya ingin mengobrol saja? Sebagai lelaki jela s aku tidak mungkin menampiknya. Sudah ada pesan dari Dewi. sehingga men jadi kebiasaan. tapi tiba-tiba saja tangan Dewi mera ih tanganku. buktinya su ami kamu minta melulu. terus terang. suruh suami kamu menekannya lebih kuat. dan saat ada sentuhan nikmat yang kamu bilang tidak berujung. saya tidak nyaman dengan perut saya yang tidak ramping" "Wi. "Memang kenapa?" Tak lama Dewi pun membalasnya. Namun hal ini tidak aku ungkapkan kepadanya. Ingat Wi. da n ungkapan Dewi yang jujur sangat mengagetkanku. ingat itu.

aku rebahkan tubuh mulusnya di ranjang. "Tubuh kamu bagus sekali. senjataku memenuhi rongga vaginan ya berbarengan dengan rasa nikmat dan hangat disenjataku. seiring dengan nafsu kami yang semakin menggebu. tubuhnya mulai bergoyang diatas tubuhku. Sungguh diluar dugaan. Dewi beg itu liar. Dan ane hnya lagi. Wi!" Aku mencoba memberinya rasa percaya diri. Yang aku yakin berdasarkan ceritany a pasti punyaku lebih besar dari pada punya suaminya. Aku melihat ada gairah disana. Aku langsung mengelus buah dadanya yang padat dengan lembut. Aku balas meremas jarin ya. centi demi centi. kadang lidah kami saling kait dan saling dorong. sementara mulut dan lidahku menciumi dan menjilati centi demi centi tubu hnya tanpa terlewati. kadang lidahku menusuk langsung vaginanya. tak lama Dewi berteriak histeris dan menggigit pundakk u. aku memeluk tubuh Dewi yang padat. Sementara Jilatanku sudah sampai pada vaginanya. jari-jari kami saling angatan ke jiwa kami. sepanjang jalan ke hotel. Dan setelah sampai di kamar hotel mulai. Namun akhirnya uanya. Cengkraman vaginanya y ang begitu kuat terasa mengurut senjataku. Dewi terus menggoyangkan pantatnya ya ng bulat padat. sehingga g airah di dada kami semakin membuncah. mungkin agak canggung. Sentuhan halus kulitnya terasa menimbulkan percik-percik gairah di antara ka mi. dia balas mengelus dadaku. "Wi. "Terima kasih. kadang ujung dadaku d i pilinnya. Sehingga membuat Dewi mengerang dalam nikmat. Kini Seluruh organ tubuhk u bekerja untuk memenuhi hasrat Dewi. dan wajahnya agak memerah melepas orgasmenya. Pucuk dicinta ulampun tiba. Hampir disetiap gaya Dewi bisa meraih orgasmenya begitu cepat. Bagaimana kalau kita diskusi langsung dengan praktek untuk meraih orgasme k amu?" suaraku terasa agak bergetar. Tubuhnya diam sejenak diatas tubuhku. aku sibakkan bulunya dengan lid ahku. sementara aku sendiri b . Tanganku memilin kedua putingnya. su ngguh pemandangan yang indah dan mendebarkan. Pak" ia mencium keningku. Kami lamgsung kami dapat menikmati sem Masih dalam keadaan berpakaian. Sementa ra Dewi pun tidak tinggal diam.. Gairah yang membuncah dida daku membuat aku lupa bahwa aku punya tugas untuk mengantarnya meraih orgasme. dengan kulit tubuh yang putih bers ih kontras dengan bulu-bulu halus dipermukaan kulitnya apalagi di kemaluannya ya ng begitu lebat menghitam. mungkin karena baru kali ini dia meraih orgasme. bibir kami sa ling melumat lembut."Pak. hanya beberapa detik. aku segera membayar makanan hotel. Perlahan. dan langsung memegang senjataku untuk dibimbing kedal am liang surganya. tubuhnya mengejang kaku. "Saya masih mau lagi" ucapnya serak. hingga akhirnya Dewi sendiri yang tidak tahan dan mengambil inisiatif. dia lang sung mengangkangi tubuhku. Meskipun awalnya agak canggung." Hanya itu yang keluar dari mulutnya Tatapan mata kami beradu. Aku berhasil mengantarnya meraih orgasme. Tangan yang satunya lagi meremas-remas dan mengocok senjataku sehing ga semakin meregang kaku dalam genggamannya. Mungki n ada 6 kali dia sudah orgasme tapi dia belum puas juga. butir-butir keringat mulai mem basahi tubuh kami berdua. aku kemut lembut klitorisnya. Satu per satu pakaian kami bertebaran dila ntai. Tubuh kami berguling-guling dikasur saling memberikan rangsangan dan kenikmatan. kami dan langsung menuju bertaut mengantarkan keh yang asri. "Terserah Bapak deh" jawabnya manja sambil mencubit tanganku. J ari-jariku ikut membantu memberi kenikmatan dengan memilin-milin puting buah dad anya yang semakin mencuat. Akhirnya aku beranikan diri untuk mengajaknya.

"Di dalam aja Pak.. Kurasa tidak perlu aku ceritakan tentang nama dan asalku. Mereka pun sama seperti kami. karena aku sudah menikah hampir lima belas tahun lamanya. entah siapa yang mulai. Apal agi saat gaya doggy. Akhirnya waktu jualah yang harus memisahkan kami. Yang anehnya.. Namun memang pernah aku baca ada wanita yang seperti Dewi. Suaminya juga sangat baik. Dan Dewi sendiri pun jelas sangat membutuh kan orgasme dariku. Hanya isterinya. S elebihnya saya tidak tahu latar belakang mereka. Pada suatu malam. di dalam atau di luar?" sambil aku mempercepat kocokanku. namun Dewi kelihatannya belum puas juga. Yah. Kegilaan ini dimulai saat hadirnya tetangga baruku. Ada satu kelebihan Dewi yang tidak bisa aku lupakan. Vagin anya sangat mencengkram meskipun sudah puluhan kali kami berhubungan. menyembu rkan cairan hangat ke dalam kemaluan Dewi yang telah basah berbarengan dengan ke dutan-kedutan kecil hangat dari dalam liang vagina Dewi. selain masih muda juga cantik dan yang membuatku gila adalah bodynya yang wah. serta tempat dan alamatku sekarang. Isteriku bernama Resty. Usiaku sekarang sud ah mendekati empat puluh tahun. Cerita Dewasa Bercinta dengan tetangga idaman. Bahkan dapat dikatakan dia yang tercantik di lingkunganku. kami sangat akrab. ternyata isteriku pun sanga t menikmatinya. Walaupun demikian saya tidak pernah berniat jajan untuk mengimba ngi kegilaanku pada sex. sambil meremas buah pantatnya yang bulat. woow busyet. Ada satu kebiasaanku yang mungkin jarang orang lain mili ki. yang biasa nya menimbulkan kecemburuan para tetanggaku. sentuhan buah pantatnya di pangka l senjataku menambah sensasi tersendiri. usianya kira-kira sebaya denganku. Walaupun aku tida k begitu ganteng. Waktu sudah menunjukan pukul 9 malam. kami orgasme berbarengan. setelah ngobrol . "Wi. biasanya istriku sekali orgasme tidak bisa lagi orgas me. aku mau keluar. sehingga cepat akrab den gan mereka. Ak u dengan istriku dan Dewi dengan suaminya. aku benar-benar t ak kuat lagi menahan semprotan dalam spermaku. entahlah sampai kapan. Mereka pindah ke sini karena tugas baru suaminya yang ditempatkan perusahaannya yang baru membuka cabang di kota tempatku. Pernah aku Tanya katanya dia sering minum jamu. Akhirnya Seluruh tubuhku bagai tersetrum nikmat. Boleh dibilang kami seperti sau dara saja karena hampir setiap hari kami ngobrol. yaitu keinginan sex yang tinggi. yang terkadang di teras rumahn ya atau sebaliknya. a ku sampai bingung sendiri. Sungguh nikmat sekali. kembali ke kehidupan nyata. Karena terakhir cerita dia belum bisa meraih dengan suaminya . aku melepas orgasmeku. Aku dan isteriku biasa memanggil mereka Mas Agus dan Mbak Rini. kalau dipikir-pikir seharusnya aku sudah punya a nak. saya seperti biasanya berkunjung ke rumahnya.. Mungkin karena belum punya anak. Aku benar-benar ingin memuaskan dahaganya. aku cukup beruntung karena mendapat isteri yang menurutku sang at cantik. Atau mungkin karena isteriku yang supel. Namun sejak saat itu hubungan kami se makin hangat membara. juga kulitnya sangat putih mulus. cepat sodok yang kuat!" erangnya. isteriku pun selalu si ap setiap saat.ersusah payah menahan orgasmeku. kadangkadang pada siang hari selagi ada tamu pun sering saya mengajak isteri saya sebe ntar ke kamar untuk melakukan hal itu. belum mempunyai anak. Mungkin para pembaca tidak percaya.

? . Agus menawariku nonton VCD blue yang katanya baru dipinjamnya dar i temannya. kutunda keberangkatanku ke kantor. Edan.? kata isteriku ketika kuajak.? tanyaku heran. Mbak Res diajak sekalian. Gila kamu. tiba-tiba isteriku bertanya. apa salahnya? Akhirn ya aku pamit sebentar untuk memanggil isteriku yang tinggal sendirian di rumah.? Aku diam saja karena malu mengatakan bahwa sebenarnya Rini lah yang menaikkan te nsiku pagi ini. Seperti biasanya kalau sudah begini aku la ngsung menarik isteriku ke tempat tidur. katanya ta npa malu-malu. Waduh. nanti m inumannya saya yang nyediain. Resty l angsung memegang kemaluanku dan mengulumnya... Aku tersinggung juga waktu itu. sekarang Mas. Nggak usah malu Mas. Begini saja Mas. Agus langsung melanjutkan. Aku punya ide. Sepertinya Mas punya kelainan sepertiku ya. Sorenya Agus datang ke rumahku. Aku bergula t dengan isteriku seperti kesetanan... Kok Mas tib a-tiba nafsu banget sih.! Nggak apa-apalah Mas..! pinta isteriku memelas. dari mana Rini nampak kami melakukannya? Oh iya. Akhirnya aku mendekatkan kemaluanku ke lubang kemaluan Resty. gimana kalau nanti malam kita bikin acara.. Dan tempat tidur k ami pun ikut bergoyang. padahal hari masih pagi.. Aku bilang Resty tidak mau kuajak sehingga aku langsung saja ti dur. Yang luar biasa adalah pagi ini aku benar-benar gila. Mas. aku heran.. film blue tentu ceritanya itu-itu saja. karena sudah lebih dahulu berangkat.? Acara apa Gus. Aku pun tidak menolak karena selain belum jauh malam kegiatan lainny a pun tidak ada. mereka kan tetanggaku. toh itu tontonan kok. dia menanyaiku tentang yang tadi malam. gimana.? Nggak enak nih.? ta nyanya setelah kami berbasa-basi.. Tap i dasar memang pikiranku sudah tidak beres. saya juga maniak Mas. bahk an kusedot sampai isteriku menjerit.panjang lebar. kamu cuman nyediain makan dan musiknya aja Mas.. Seperti biasanya. Akhirnya aku malu juga sama isteriku. a ku kembali ke rumah menemui isteriku. sekedar refresing ajalah Mas.. Isteriku tadi cerita. Ketika aku lewat.Tapi hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Yang membuatku kaget. Di teras rumahnya aku han ya melihat isterinya sedang minum teh. Sungguh. Isteriku sampai terengah-engah menikmati apa yang kulakukan terhadapnya. Loh. tiba-tiba isteri Agus ikut nonton bersama kami. katanya menyebut isteriku. katanya tadi pagi dia melihat Mas dan Mbak Resty bergulat setelah ngobrol dengannya.. gimana ini Gus.. dasternya hampir transparan menampakkan lekuk tubuhnya yang sejak dulu menggodaku. entah kenikmatan apa yang kurasakan saat itu. nggak bisa dipegang. Agus langsung menambahkan. k an Mas belum pernah mencobanya. Setelah kami berdua sama-sama tergolek. Kalau Mas nggak keberatan. Mungkin karena sudah biasa Resty tidak banyak protes.? Pesta apaan. Kita berempat aja. tanpa harus memahami perasaanku.? Gila kamu. Tapi setelah kupikir-pikir. Maksudmu apa Gus. kuputuskan untuk tidak kembali lagi ke rum ah Agus. Nanti malam kita bikin pesta di rumahmu. Kemaluan Resty kujilati sampai tuntas. baru kusadari t ernyata jendela kamar kami saling berhadapan. Mataku jelalatan menatapinya.? tanyaku penasaran.. tidak dapat kuceritakan. Pokoknya tenang aja Mas. Tapi ah.! Apa enaknya nonton gituan kok sama tetangga. Paginya aku ti dak bertemu Agus... Busyet... kok aku sampai segila ini ya.. Mendingan langsung tidur saja supaya besok cepat bangun.

tetapi aroma khas kemaluan wanita sudah teras a. Peluklah aku Mas. sementara tangan kiriku meraba kemaluan nya yang ditumbuhi bulu hitam halus yang tidak begitu tebal.! erang Rini seolah sudah siap untuk melakukann ya.. Kulihat isteriku yang masih terbaring di sofa dengan mulut terbuka mena ntang dengan nafas tersengal menahan nafsu yang menggelora. Kegilaan apa lagi ini. berikutnya aku sudah menikmati p ermainan itu. aku mendekati isteriku dan menariknya ke pangkua nku. entah kapan aku menelanjanginya.Malamnya. Aku ingin memberikan kenikmatan yang betul-betul kenikmatan kepadanya malam ini. tampak dua bukit putih mulus menantang meny embul setelah penutupnya terbuka. Tetapi itu hanya sepintas. Bagian ini terasa s angat lembut sekali. ada perasaan yang agak aneh kurasakan. tolonglah Mas. Perlahan-lahan kulepas celana dalamnya dengan hati-hati sambil merebahkan badannya di atas meja. Rini mendesi . Kemudian kudekati Rini yang kini tinggal hanya mengenakan celana dalam. walau masih tertutup celana dalam. mulut kemaluannya sudah mulai basah.? batinku. Berbeda kini bukan hanya melihat. kenapa aku melakukan hal ini di depan orang lain. kuraba pahanya yang putih mulus dengan lembut. Sshh. seolah-olah tidak ke beratan bila posisiku digantikan oleh Agus. kemudian membukanya dengan cara menga ngkatnya ke atas. Biasanya aku hanya dapat melihatnya dari kejauhan. karena selalu saya perhatikan menawarkan bergantian d enganku.00. Perlahan-lahan jari-jemariku mendekati daerah kemaluan Rini. Dengan b adan yang sedikit gemetar karena memang ini pengalaman pertamaku melakukannya de ngan orang lain. Aku tidak dapa t menjelaskan perasaan apa ini. mengangkat rok yang dikenakan isterinya. Tetapi aku tidak melakukannya. Nampak bulu-bulu yang belum begitu panjang menghiasi bagian yang berada di antara kedua paha Rini ini . Perlahan-lahan Agus membuka BH Rini. Kuteruskan melakukannya.! Rini menggelinjang nikmat. Musik yang tidak begitu kencang terasa seperti menyelimuti pendengaranku. Seolah-olah nafsuku sudah menggelegak mengalahkan pikiran normalku.. menjelang pukul 20. Seperti ingin melahapnya saja. t etapi kemudian hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Kutatapi seluruh bagian tubuh Rini yang memang b etul-betul sempurna. Ternyata ada persamaa n di antara kami. kami ngobrol tentang masa muda kami. Aku semakin terangsang .. Sa mbil makan dan minum. dan bagian tersebut sudah mulai basah.. Sesaat aku merasa bersalah. Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini. Diiringi musik y ang disetel oleh isteriku. Agus bersama isterinya sudah ada di rumahku. tapi dapat menikmati . Rini juga tinggal hanya mengenakan BH dan celana dalamnya saja. itu pun dengan terhalang pakaian. Seolah-olah Agus mengerti. Sungguh. K ulihat Agus juga menarik isterinya dan menciumi bibirnya. Kuperhatikan Agus perlahan-lahan mendudukkan Rini di meja yang ada di depan kami . Resty juga semakin bergairah.. Aku semakin tidak karuan memikirkan kenapa hal ini dapat terja di di dalam rumahku. Tiba-tiba saja nafsuku bangkit. Kuelus bagian itu. yaitu menyukai dan cenderung maniak pada sex. akh. da n masih duduk di atas meja dengan lutut tertekuk dan terbuka menantang. Perlahan kumasukkan ja ri telunjukku ke dalam. Kemudian kujilati seluruhnya tanpa sisa. mungkin pengaruh minuman yang dibawakan Agus dar i rumahnya. kini lebih dalam dan menggunakan dua jari. ini suatu yang tidak pernah terduga olehku. Tidak berapa lama Resty sudah telanjang bulat. Sementara Agus k ulihat semakin beringas menciumi sekujur tubuh Resty yang biasanya aku lah yang melakukannya.

Rini mendesis. Kembali kudorong senjataku dan kuta rik sedikit. Kukangkangkan kaki Rini dengan cara melebarkan jarak antara kedua kakinya.. Ada kenikmatan luar biasa yang kurasakan ketika aku melakukannya. karena selain ukuran kemaluanku lumayan besar. Aroma dan rasanya semakin memuncakkan nafsuku. Mun gkin karena selama ini aku hanya melakukannya dengan isteriku. hampir aku tidak sanggup menikmatinya. Napas kami berempat saling berkejaran. Kali ini berhasil. Goyanganku semakin lincah. masukkan lagi akhh. Cepat-cepat kurengkuh kedua pahanya dan menariknya ke bibir meja. Posisi Rini sekarang berbaring miring.. Ya ampun.Posisi sekarang berubah. Kini tiga jari kumasukkan ke dalam kemaluan Rini.. Kujulurkan li dahku sepanjang-panjangnya dan kumasukkan ke dalam kemaluannya sambil kupermaink an di dalamnya. tapi Rini melenguh nyaring. lubang kem aluan Rini juga semakin ketat karena membungkuk. Rini memasukkan kemaluanku ke dalam mulutnya. perlahan-lahan kudorong kemaluanku sambil sesekali menariknya. aahhk. segera kulumat bibir itu hingga R ini nyaris tidak dapat bernapas. Sementara di atas Sofa Agus dan isteriku seperti membentuk angka 69. kali ini ada sesu atu yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. tiba-tiba ada cairan milik Rini membasahi lubang d an kemaluanku hingga terasa nikmat sekarang. Pantatku masih naik turun di antara kedua paha Rini. Ssshh. Keri ngat sudah membasahi seluruh tubuh kami. K epalaku seperti terjepit di antara kedua belah pahanya yang mulus. Beberapa saat. Agus dan isteriku tidak kuperhatikan la gi. Pelukanku semakin kuperketat. Hal ini cukup sulit. Ketika kepala kemaluanku memasuki lubang itu. Perla han kucoba memasukkan senjataku. Tanganku sekarang sudah meremas payudara Rini dengan lembut sambil mengusapnya.. Resty ada di bawah sambil mengulum kemaluan Agus. Bunyi Music yang entah sudah beberapa lagu seolah menambah se mangat kami. pantatku maju mundur beraturan. sehingga kemaluanku tepat ke mulutnya. Sepertin ya Rini pun menikmati gaya ini. Gantian badanku sekarang yang bergetar hebat. Perlahan-lahan kuarahkan senjataku menuju lubang milik Rini. Sekarang Rini ter engah-engah dan kemudian menjerit tertahan meminta supaya aku segera memasukkan kemaluanku ke lubangnya. Dinding-dindingnya seperti lingkaran magnet saja. seperti ada penyedot saja di dalamnya. Lubangnya terasa sempit sekali. Rini sekaran g membungkuk menghadap meja sambil memegang kedua sisi meja yang tadi tempat dia berbaring. dia melenguh hebat hingga kema luanku terlepas dari mulutnya. Buah dada Rini bergoyang-goyang juga maju-mundur mengikuti irama yang berasal da . Mata Rini merem melek menikmati permainan ini. Perlahan dia mula i menjilati kemaluanku. seolah-olah tidak akan lepas lagi. sementara Agus menjilati kemaluan Resty . Kini mulutku menuju dua bukit menonjol di dada Rini. sementara aku berlutut. Luar biasa enaknya. sementara saya dari belakangnya dengan berdiri memasukkan kemaluanku . Mulut Rini pun seperti megap-megap kenikmatan.! Belum pernah kurasakan seperti ini . Luar biasa kemaluan Rini ini. Gantian aku sekarang yang menciumi kemaluannya. seolah-olah melakukan perjalanan panjan g yang melelahkan.s. t ubuh Rini bergetar panas. sement ara helaan napasnya memburu terengah-engah. Kemaluanku seolah tertarik ke dalam. kutindih dan kudekap sekuat-kuatnya hingga Rini berontak.. menggenggam den gan kedua telapaknya seolah takut lepas. Tiba-tiba tangannya meraih kemaluanku. Erangannya tidak pernah putus. Yang kurasakan sekarang adalah sebuah petualangan yang belum pernah kulalui sebelumnya..! Terus Mas. kutekuk lututn ya dan kubuka pahanya lebar-lebar supaya aku dapat memasukkan kemaluanku sambil berjongkok..! Dengan pasti kumasukkan lebih dalam sambil sesekali menarik sedikit dan mendoron gnya lagi. kuhisap bagian putingnya. a duh enaknya. sungguh.

tetapi sebelum pula ng ia berjanji akan membantu kami untuk mencarikan seorang pembantu lain yang be rasal dari kampungnya juga. maka pembantu kami yang sudah tua. beru mur 18 tahun bernama Lastri. Tubuhku terasa semakin panas. yang mana bisa saya pergunakan untuk beristirahat di rumah. tidak terja di kekosongan pembantu di rumah kami. jadi pada saat Mbok Iyem pulang kampung. kebetulan aku tidak ada di rumah. yang dengan malu-malu memperkenalkan dirinya kepada kami. Goyanganku pun semakin menjadi. kedua ujung tumit kakinya masih menekan kedua pantatku. Dia hanya ketem u dengan isteriku. tapi seolah kami tidak memper dulikannya. Ada sesu atu yang terdorong dari dalam yang tidak kuasa aku menahannya. Kulihat Rini tidak memperdulikannya. Erangannya semakin panjang. karena kami ber dua.. dan akhirnya kemaluanku terlepas dari kema luan Rini. Kemudian memunguti pakaia nnya dan menuju kamar mandi. hanya nampak malu-malu. Memasuki hari Senin. Di atas sof a Agus dan isteriku ternyata juga sudah mencapai puncaknya. Sepertinya menjal ar menuju kemaluanku. yaitu seorang gadis kampung yang telah putus sekolah. goyangan pinggul Rini semakin kuat. maka datanglah seorang pembantu baru yang dijan jikan oleh Mbok Iyem. walau kelelahan aku pun merasakan kenikmatan tia da tara. Cerita Dewasa Tergoda Pembantu Muda. s eolah menikmati setiap sesuatu yang kulakukan padanya. Aku masih berusaha menahannya. karena telah beru lang kali dipanggil oleh anaknya di kampung. Lastri pun mulai bersiap untuk kerja . Tidak kusadari seluruh cairan yang keluar dari kemaluanku masuk ke liang milik Rini. Setelah isteriku b erangkat kerja. Kulihat Resty tersen yum puas. Hal ini penting bagi kami. Seandainya saja. Segera aku mencabut kemaluanku dan membopong tubuh Rini ke tempat yang lebih lua s dan menyuruh Rini telentang di bentangan karpet. Aku pun berteriak sejadinya. Sementara Rini tidak mau melepaskan kemaluanku dari dalam kemaluannya. Agus dan Rini sekaran g sudah pindah dan kembali ke Jakarta. Pantatku kembali naik turun berirama. Mungkin aku tidak akan pernah melupakan peristiwa itu. Rini menggigit leherku sekuat-kuatnya. secara kebetulan saya mendapat cuti kantor selama tiga hari . setela h menerima instruksi ini itu dari isteriku. Sesekali kami masih berhubungan lewat tel epon. s egera kurebut bibirnya dan menggigitnya sekuatnya. Mbok Iyem akhirnya pulang juga ke kampungnya di Jawa Tengah. Rini tersenyum puas. Mulutku terasa asin.ri pantatku. Secepatnya aku menindihnya sa mbil menekuk kedua kakinya sampai kedua ujung lututnya menempel ke perut. Tiba-tiba Rini memelukku sekuat-kuatnya. kami seolah terikat kuat dan berguling-guling di lantai. Suara yang terdengar dari mulut Rini semakin tidak karuan. kulihat Rini sudah tidak kuasa menahan sesua tu yang tidak kumengerti apa itu. Pernah suatu waktu Rini berkunjung ke rumah kami. ter asa ada sesuatu keluar dari kemaluanku. Sulastri bertubuh sedang dengan kulit bersih dan be rambut panjang. tapi kali ini lebih kencang seperti akan m encapai finis saja. Perlahan-lahan otot-ototku mengendur. ternyata bibir Rini berdarah. Rini menjerit kesakitan sambi l bergetar hebat. Segera kum asukkan senjataku kembali ke dalam lubang kemaluan Rini. sehing ga kini tampak kemaluan Rini menyembul mendongak ke atas menantangku. Pada hari yang telah ditentukan. Beberapa waktu yang lalu. Kecepatan pun kuta mbah. suami isteri bekerja sehingga kami memerlukan seorang pembantu untuk beresberes di rumah. sayapun santai di rumah sambil baca koran dan mendengarkan radio . Resty juga tersenyum. Kuremas buah dada itu. Hingga saat ini peristiwa itu masih jelas dalam ingatanku.

Setelah menyelesaikan pekerjaannya. seraya menekankan pantatnya yang montok ke penisku yang sudah menanti dengan tidak sabar. Sekitar setengah jam kemudian. Ternyata pemandangan di dalam kamar mand i begitu asyiknya.. penisku yang sudah tegang dari tadi menempel pada c elah pantatnya.. tiba-tiba dikejutkan oleh sapaannya.. sedang Lastri sibuk membersihkan rumah sehabis mencuci pakaian. sambil berdiri di belakangnya dan tunduk serta meme gang perutnya dengan kedua tangan untuk mengangkatnya berdiri..... saya benar-bena r sudah bernafsu sekali untuk menyetubuhi Lastri. naik terus ke atas dan menemukan payudaranya yang ranum. pinggulnya yang besar sangat seksi dengan bulu-bulu halus di atas kem aluannya. yang tiba-tiba menjadi tegang.. sambil bertanya saya segera saja masuk ke dalam kamarnya.. Dengan berdebar saya terus mengintip Lastri yang sesekali menunduk untuk menggosok kakinya yang ditumbuhi bulu-bulu halus.? . Lastri mengepel lantai sambil berjongkok dan ses ekali merangkak sambil terus mengayunkan tangannya.? .. saya mulai mengelus batang kemaluanku sampai tegang. Ayo saya gosok perut kamu. Saat berdiri samb il memeluknya dari belakang. tapi ternyata dia diam saja sambil terus mendesah. Konsentrasi saya un tuk membaca menjadi hilang. Lastri bersiap-siap untuk membersihkan dirin ya dan mengambil handuk serta masuk ke kamar mandi.... . Maaf Pak. Aduuh.. Lastri sibuk menggosok-gosok badannya tanpa sadar ada mata yang sedang menikmati tubuhnya yang ranum. . begitu terdengar suara air y ang terguyur di kamar mandi. hheehh ... Tangan kananku pun mulai masuk ke dalam sela-s ela kancing daster. Tanpa terasa saya menggosok batang kemaluanku. terlihat pinggulnya yang besar dengan pantat yang membentuk bulat bergoyang ke kiri dan k e kanan dengan irama yang teratur. Saat ia merangkak.. celana dalam yang dipakainya terbayang sangat jelas dari balik daster yang dipakainya. terlihat dari belahan dasternya dua buah bukit yang ranum. perut saya. saya mendengar erangan halus yang berasal dari kamar Sulastri.. aah. Oh iya. Saya mau mengepel lantainya .. dan benar saja dugaanku bahwa Lastri memang sudah menyiapkan teh hangat bagi dirinya send iri di situ. terbung kus oleh kutang ketat. Segera saya menghampiri kamarnya dan pura-pura bertanya. Sedang asyik mengintip. Saya kembali duduk di kursi depan dan pura-pura membaca sambil membayangkan tubu h mulus Lastri sambil mengelus batang penisku yang sudah tegang. perut Saya. Nafsu saya naik ke kepala. Paak. ada apa denga n kamu. Cepa t-cepat saya ke kamar mengambil obat tersebut dan membawanya ke dapur... heehh ... Lastri keliha tan pucat dan keningnya berkeringat. e naknya kalau bisa memeluk dan menancapkan batang penisku di vaginanya . Dari sela-sela pintu kamar mandi terdapat celah yang bisa dipakai untuk mengintip ke dalam. yan g ternyata tidak terbungkus oleh kutangnya. Saat ia berbalik untuk mengepel di baw ah kaki saya. . Kenapa. pel aja.. saya teringat kalau di lemari saya masih ada menyimpan s ebotol obat perangsang bermerek Spanish fly oleh-oleh teman dari luar negeri. kata saya sambil tangan kananku terus be rgerak menggosok perutnya sedangkan tangan kiriku mengangkat dasternya dari bawa h... Lastri menggelinjang keras dan mendesa h panjang. segera saya meremas payudaranya. Lastri. kata saya sambil terus membaca. Aduuh Pak. Saat tangan saya menyentuh vaginanya. . Sedang saya asyik membaca. kata saya. Lastri sambil mengeluh menjawab. yang kelihatannya sudah agak kekecilan. aduuh. tetapi mataku memperhatikan pem bantu ini dengan lebih seksama. Aah. Saya memasukkan tangan kiriku ke dalam daster itu dan berpura-pura akan mengg osok perutnya juga tapi saya segera menurunkan tangan saya untuk menyibakkan cel ana dalamnya dan mulai meraba bulu-bulu halus yang bertebaran di sekitar vaginan ya. Lastri agak kaget juga. Sulastri ternyata mempunyai badan yang bersih mulus dengan ke dua payudaranya yang ranum keras dengan puting yang mengarah ke atas berwarna co klat muda. Heehh. Segera saya tuangkan spanish fly itu ke dalam minuman Sulastri dan saya tambahkan gula sedikit agar dia tidak curiga. sedang dalam posisi merangkak sambil memega ng perutnya. Mari Saya tolong. biar hangat . saya cepat-cepat meloncat bangun dan berjalan cepat -cepat ke arah kamar mandi. Pak .

ppaak. lidahku mulai menjalar ke kanan dan ke kiri menyibakkan kedua belah bibir vagina Lastri sampai akhirnya saya menemukan clitorisnya. Saya tuntun Lastri ke tempat tidur dan membaringkannya dengan kedua kakinya teta p terjuntai di lantai. saya ijin dari kantor. sambil terus menggoyangkan pinggulnya.. Saya mulai menjilat vaginanya. Lastri takut .. kata saya sambil membantu Lastri membuka bajunya. seru Lastri sambil membuka kakinya lebih lebar lagi dan kemudian secara cepat menutupnya lagi sehingga kepalaku terjepit di antara kedua belah pahanya y ang mulus. Kedua tangankupun secara gencar mulai bergerilya meremas kedua pay udaranya sambil sesekali mempermainkan putingnya yang langsung mengeras. Aarkhh..Las. katanya. . Karena kakinya masih menjuntai di pinggir tempat tidur. sayapun mempercepat gerakan naik turun sampai cairan maniku terasa menyembur-nyembur ke dalam vagina Lastri. penisku benar-benar teg ang dan keras. Aduh nikmatnya bukan alang-kepalang. .. Eeh . kemudian turun menekan sampai ke uju ng. Sementara saya berdiri telanjang. saat badannya menjadi kejang karena d ia sampai pada puncak kenikmatan. kata saya sambil berdiri dan dengan cepat mulai memb uka celana dan kaosku. Lastri keenakan sambil mulai menggoyangkan pinggulnya ke kiri dan ke kanan bagaikan sangat kegelian.. kata Lastri. Las. kata saya. kata saya sambil menundukkan kepala dan mencium vaginanya yang persis di de pan mataku.. aarkkh. katanya. yang se gera saya jilat habis... Lastri kag et dan terdiam. Saya menahan geliatan badannya dan terus berusaha memasukkan seluruh penisku ke vaginanya yang sempit dengan menarik keluar masuk kepala penisku... sambil mengerang-erang.. ayo Saya gosok sambil tiduran . Hee. sampai akhirnya Lastri dipanggil pulang oleh keluarganya . Setelah beberapa kali naik turun. kadang dia menjepit pinggangku. sehingga baru kepala penisku yang masuk. Secara refleks. dia juga mulai men ggoyangkan pinggulnya.. nggak apa-apa Las. tetapi saya kembali memagut bibirnya dan menyedot lidahnya sambi l mulai menaikkan pantatku sedikit sedikit. cabut sedikit. Mata Lastri terbelalak memandang penisku yang besar dan berdiri. tekan lagi. Ternyata lubang vagina L astri sempit sekali. Kedua belah kakinyapun turut menari-nari. Dan kalau istriku sudah b erangkat kerja. enaak .. Biarpun vagina Lastri telah basah o leh cairan yang keluar dari tubuhnya. Segera saya arahkan penisku ke lubang vaginanya dan berusaha untuk menekannya masuk. Akhirnya sayapun tidak tahan lagi. mulutku bergesar ke arah telinga Lastri. kita berdua sungguh lunglai setelah tiba pada puncak kenikmatan. Lastri kaget sekali. Selama masa cuti tiga hari. Akh. saya tetap juga mengalami kesulitan untuk menembus pertahanan vagina Lastri ini. sehi ngga penisku yang berada di dalam vaginanya terasa bagaikan diremas-remas dengan keras. Lastripu n mulai menikmati permainan seks ini. Aduuh. Lastri ternyata murid yang sangat pandai untuk diajar dan selalu bernaf su untuk mengulang dan mengulang lagi. Ternyata setelah selesai ba ru saya tahu kalau ternyata Lastri masih perawan dan belum pernah dijamah oleh l elaki lain. Hal ini berlangsung selama enam bulan.. vagina Lastri benar-benar sempit sekali bagaikan jepitan halus yang menjepit dengan ketat serta berdenyut-denyut terusmenerus. dan tiba-tiba dari vaginanya memancar cairan. Secara cepat saya menyibak dasternya dan segera menarik t urun hingga celana dalamnya terlepas. buka dulu yaa bajunya . Paak... segera saya mengambil ba ntal dan mengganjal pantatnya sehingga vagina Lastri sekarang menyembul dengan c litorisnya yang mengkilap karena jilatan lidahku. saya tetap betah di rumah. sstt. katanya sambil menggerakkan p inggulnya. Sambil memeluk tubuhnya. kadang menjepit kakiku. ia sudah menjerit kesakitan dan berusaha menggeliatkan badannya yang mungil... maka Lastri dan saya mulai mempraktekkan berbagai macam gaya ber setubuh. tetapi bersamaan de ngan itu saya menekan penisku sekuat tenaga masuk ke dalam vaginanya. Paak . kadang pagi hari kalau saya lagi kepingin menikmati tubuhnya.. sementara tanganku merema s payudaranya sedangkan mulutku mulai memagut bibirnya. sst. Aduh. . ka dang larut malam. ... Paak. ... dan secara tiba-tiba saya menggigit cuping telinganya d engan agak keras.

. Kamu tahu nggak. Mengenang masa-masa sekitar lima belas tahun lalu itu saya sering tertawa geli. mungkin malah semua. Benarkah apa yang dia katakan t entang Mbak Sus? Benarkah perempuan itu sengaja mengundang birahi kami agar ada yang masuk perangkapnya? Selama setahun kos diam-diam aku memang suka menikmati pemandangan yang tanpa te rsadari sering membuat penisku tegak berdiri. Lihat saja. kata Krus.untuk dikawinkan di kampung. Ya membantu dia agar segera hamil. Dia sebenarnya kan mengundang salah satu. cowok 3 cewek satu. Cerita seks gangbang jarang di ceritakan. dia sering memamerkan payudaranya kepada kita dengan mengenakan kaus ketat. kata Robin. Membantu? Apa maksudmu? tanyaku tak paham ucapannya. Namun sebenarnya ada satu kisah yang saya simpan rapat-rapat. karena bagi saya merupakan rahasia pribadi. demikian kami anak-anak kos memanggil. anaknya itu pernah melahirkan tetapi kemudian bayinya men inggal dunia. Kam i berlima anak-anak kos yang tinggal di rumah bagian samping sering iseng-iseng memperbincangkan Mbak Sus. sergah Heri yang se jak tadi diam. Misalnya. untuk membantu . Jadi tak mengherankan kalau bentuk badannya masih menggiurkan. Pasti Diam-diam ucapan Robin itu mengganggu pikiranku. Robin tertawa sebelum berkata. Gayanya klemar-klemer kaya perempuan. pingg ulnya yang besar sering membuatku terangsang. atau 3 lawan satu. Mbak Sus. Nggak bisa ngacung jawab Krus. saya terpaksa menc uri nasi lengkap dengan lauknya milik keluarga tempat saya kos. Bego! Ya penisnya dong . Cerita Dewasa Mbak Sus Bohai. dua. Kemudian setiap usai mandi dengan hanya melilitka n handuk di badannya lalu-lalang di depan kita Ah kamu saja yang GR. Lihat saja. tap i begitulah sensasi. Masih banyak lag i kisah-kisah konyol yang saya alami. Menurut ibu kos. Nggak percaya ya? Ayo siapa yang berani masuk kamarnya saat suaminya dinas malam. Tahu nggak? Mbak Sus sering mem bentak-bentak suaminya? tutur Krus. berikut cerita lengkapnya dari awal sehingga terjadi cerita seks gangbang itu Seperti sebagian besar teman senasib. aku jamin dia tak akan menolak. Ah betapa menyenangkan dan menggai rahkan kalau saja aku bisa memasukkan penisku ke selangkangannya sambil meremasremas payudaranya. Kalian saja yang nggak tanggap. karena jatah kiriman dari kampung t erlambat. Terutama payudaranya yang seperti sengaja dipamerkan dengan lebih banyak berkaus sehingga putingnya yang kehitam-h itaman tampak menonjol. Tidak begitu cantik tetapi memiliki tubuh bagus dan be rsih. Dia mengundang secara tidak langsung. Mungkin Mbak Sus nggak bermaksud begitu . walau kedengarannya aneh. Perempuan yang kalau di rumah tak pernah memakai bra itu menjadi sasaran ngobrol miring. Apanya yang nggak bisa ngacung? tanya saya pura-pura tidak tahu. berumur sekitar 35 tahun. saat menjadi mahasiswa saya menjadi anak k os dengan segala suka dan dukanya. kali ini saya akan menceritakan cerita dewasa gangbang yang banyak orang bilang cerita s eks 3 in 1. Selain payudaranya yang kuperkirakan berukuran 36. Aku tahu. sensasi seks emang berbeda-beda. at au tiga di antara kita. Keluarga tempat kos saya memiliki anak tunggal perempuan yang sudah menikah dan tinggal di rumah orang tuanya. Kisah rahasia ya ng sangat menyenangkan. kenapa Mbak Sus sampai sekarang nggak hamil-hamil? tanya Robin ya ng kuliah di teknik sipil suatu saat. padahal perut keroncongan tak bisa diajak kompromi. Kok tahu kalau dia susah ngacung? saya mengejar lagi. Suaminya letoi. anak teknik mesin dengan tangkas.

Mencium pipinya dari belakang ku rsi tempat duduknya.. Saya sebenarnya sangat mengagumi Mbak Sus lo . Tanpa menunggu jawabannya tanganku segera menelusup ke balik kausnya. Makin lama aku bertambah berani. reaksinya sama saja. Remasanku terus kulanjutkan. Sungguh kok. kataku sambil tersipu malu. bapak dan ibu kosku menghadiri pesta pernikahan kerabatnya di luar kota. kamu ini.. Bahkan aku kini sengaja lebih sering mengobrol dengan dia.. maaf.. Suatu hari ketika rumah sepi. Sialan.Setelah perbincangan iseng itu aku menjadi lebih memperhatikan gerak-gerik Mbak Sus. Eh dia cuma tersenyum-senyum. kataku. jawabnya sambil mengerlingkan matanya. bolehkah kalau saya. Desahannya makin kuat. Cuma aku masih takut. Reaksinya makin membuatku berani. Mbak. Lalu kepalanya disandarkan ke dada .. meremas payudara da n pinggulnya. malu ah dilihat orang . M bak Sus memang berusaha memancing. Aku mendekat. Aksi nakal pun kutingkatkan. Tak salah kalau aku mulai berang an-angan suatu saat ingin menyetubuhi dia. Aku mengobrol dengan dia di ruang tamu sambil menonton televisi. Memangnya aku ini bintang sinetron atau model. Merasakan betapa empuknya daging yang membukit itu. Bolehkah saya memegang susu Mbak yang gede itu? Hmm. Itu.. kemudian melesakkan penis ke vaginanya. Kamu ini ada-ada saja. Kalau begitu kita ke kamar? Kamu ini nakal . Tahu nggak apa yang kukagumi pada Mbak? Coba apa.. Empat temanku masuk kuliah atau punya kegiatan kel uar. Beberapa kali aku sengaja menyenggol pinggulnya . Seminggu tiga kali suaminya dinas malam. Mbak. Kulihat perempua n itu tenang-tenang saja meski mengetahui aku sering mencuri pandang ke arah dad anya sambil menelan air liur.. Nggak sengaja. Kini sa mbil menciumi lehernya tanganku bergerilya di bagian dadanya.. tetapi tak berusaha menolak. Dia m enggelinjang kegelian. Dia mendesah ketika kujilat telinganya. Entah men dapat dorongan dari mana kemudian aku mulai ngomong agak menyerempet-nyerempet. Kuremas dua payudaranya dari belakang dengan kedua tanganku. Mbak Sus diam. se dangkan suami Mbak Sus ke kantor. tetapi aku tak mau kalah. ujarnya tanpa berusaha lagi menghentikan serbuan tangan dan bibirk u. Sengaja juga nggak apa-apa kok dik . Siapa tahu dia punya kelainan. Namun birahiku rasanya tak tertahankan lagi.. Mana? Tanpa ragu-ragu lagi aku menyentuhkan telunjukku ke payudaranya yang seperti bia sa hanya dibungkus kaus. Semula perbincangan hanya soal-soal umum dan biasa. yakni suka memam erkan perangkat tubuhnya yang indah tanpa ada niat lain. kesempatan nih. menciumi dan menjilati seluruh tubuhnya. Ah. katanya pelan. Lalu ganti kucium lehernya yang putih. Bolehkah mm. Bukan menyenggol la gi tetapi meremas. mungkin tak puas dengan kehidupan seksualnya bersama suaminya. Dia berusaha menep is tanganku yang ngawur. Dari situ aku mulai menyimpulkan apa yang dikatakan Robin mendekati kebenaran. Dia sendiri telah memberikan tanda-tand a welcome. Dik. Setiap malam yang ada dalam bayanganku adalah menyusup dia m-diam ke kamarnya. Apa hh. Peluang itu sebenarnya cukup banyak. Wah. Wah. Hmm.. Suatu waktu ketika berjalan berpapasan tanganku tanpa sengaja menyentuh pingguln ya... Tepisannya melemah.

. oh. Kemerahan dengan klitoris yang besar sesuai denga n dugaanku.. Lama-lama dia akhirnya dia bisa menikmati dan mulai menirukan gaya permainan ciu man yang secara tak sadar baru saja kuajarkan. Sst ada tamu Mbak . Uh kamu pengalaman sekali ya. desis Mbak Sus keenakan ketika lidahku mulai bermain-main di gun dukan vaginanya.. Kau pintar sekali. Mbak belum pernah dioral ya? Apa itu? Vagina Mbak akan kujilati. tok. mungkin menaha n birahinya yang juga mulai naik. Lo itu kan tempat kotor. . Kudengar suara pintu dibu ka.. Pintu depan ada yang mengetuk. Lalu tangannya menyentuh celanak u yang menonjol akibat penisku yang ereksi maksimal. Kini aku jongk ok di depannya. Sudahlah .. Pangkalnya tampak menggunduk dibungkus celana dalam war na krem. Tentu agar keadaan aman dan terkendali. katanya sambil mendekati aku. Tampak dia keenakan meski masih dibatasi celana dalam. Tanpa sungkan-sungkan Mbak Sus mencium bibirku. Mau apa kau sshh. Serangan pun kutingkatkan. bisiknya dengan suara agak bergetar. Dik. Tanganku makin bersemangat. tanyanya lirih sambil memegangi kapalaku erat-erat. tok. Semula Mbak Sus seperti akan memberontak dan melepaskan diri. tapi tak kubia rkan. Akhirnya jilatanku sampai di pa ngkal pahanya. Pelan-pelan mulai masuk ke dalam dengan gerakan-ger akan melingkar yang membuat Mbak Sus kian keenakan.. Celananya kepelorotkan. tutup pintunya dulu dong . Menyibak rok bawahnya dan merenggangkan kedua kakinya. Lidahnya kubelit sampai dia seperti hendak tersed ak. Baru nikmat-nikmat. Lidahku kemudian bermain di bibir vaginanya. Mbak S us menggelinjang kegelian sambil mendesah halus. bisikku.. Aku segera masuk ke dalam kamar Mbak Sus. Sambil menciumi pahanya tanganku menelusup di pangkal pahanya. Cepat kau sembunyi ke dalam . Sampai di kamar berb au harum itu aku duduk di tepi ranjang. memainkan di rongga mulutnya. Aku segera menjulurkan lidahku. Lidahku makin naik ke atas. meremas-remasnya beberapa s aat. meremasremas vagina dan klitorisnya yang juga besar.ku. bet apa mulus kedua pahanya. sshh . Aduh mak. Wuih. Tiba-tiba. sampai harus mengangkat-angk at pinggulnya. Siapa Mbak? Tukang koran menagih rekening. Tidak sampai dua menit Mbak Sus menyusul masuk kamar setelah menutup pintu depan . Penisku tegak mendesak celana pendekku y ang kukenakan. Di sekelilingnya ditumbuhi rambut tak begitu lebat. tok. Untung kaca jendela depan yang lebar-l ebar rayban semua. Belajar dari mana hh. Sialan.. Betapa lembut ciumannya. Siapa bilang? Ooo. .. Aahh. Mulutku seperti melekat di mulutnya. meski masih polos.. Sekarang perangkat rahasia mi liknya berada di depan mataku. berarti dia oke. baru asyik ada yang mengganggu. Setelah itu aku kembali ke Mbak Sus. Wah berabe nih.. oh . sehingga dari luar tak melihat ke dalam. jawabku. Sama siapa? Pacarmu? tanyanya di antara kecipak cium an yang membara dan mulai liar. Aksi liarku pun terhenti mendadak. Kini kedua putingnya ganti kupermainkan. mm film biru dan bacaan porno kan banyak mm. kata Mbak Sus sambil membenahi pakaiannya yang agak b erantakan. Tanpa disuruh dua kali secepat kilat aku segera menutup pintu depan. Mbak Sus bicara beberapa patah kata dengan seorang tamu bersuara laki-laki. Wah mengganggu saja itu orang.

hmm. Mbak. dan putih mulus. tetapi lama-lama dia bisa menyesuaikan diri sehingga tak lam a penisku masuk rongga mulutnya. Menyorongkan penis ku ke mulutnya. Ke lihatan dia menemukan pengalaman baru yang membius gairahnya. Enak Mbak? tanyaku. Aku menunduk ke selangkangannya mencari-cari pangkal k enikmatan miliknya. Kubiarkan dia menikmati orgasmenya beberapa saat. Tanganku mulai mempermainkan kedua payudaranya yang tampak men ggairahkan itu. Gantian dong.. desahnya. Ah malu. desahnya ketika sedikit demi sedikit batang penisku masuk vaginanya. Justru di situ nikmatnya. Betapa bagus tubuhnya. Nggak adil. kausnya kulepas. dan seluru h wajahnya yang berkeringat... dahi. aku segera bergoyang naik turun di atas tubuhnya . Kamu juga harus telanjang. Kami main konvensional saja kok. Suami Mbak mainnya lama nggak? Ah. Ooo. Nakal kau ini . Pikirku. Tanpa ampun lagi mulut dan lidahku menyerang daerah itu deng an liar. Melihat Mbak Sus agak tersiksa oleh gaya permai nan baru itu. desahnya dengan tubuh menggelinjang menahan kenikmatan pu ncak yang diperolehnya. Kuciumi pipi. Mbak Sus pun melucuti kaus. Sorry ya Mbak Ah kau ini mainnya aneh-aneh. kencang. Menungging. lenguhan.. perempuan itu sudah kepengin disetubuhi. Pi nggulnya dinaikkan. kurasakan tubuh Mbak Sus agak g emetar. Kini dia telanjang dada. T ak puas. Setelah seluruh barangku masuk.. aku pun segera mencabut penisku.. sshh. Sekarang Mbak berbalik. nanti lama-lama pasti bi sa. Penisku yang tegak penuh segera diremas-remasnya. Biar tak merepotkan. Selama ini Mbak sama suami main seksnya gimana? ta nyaku sambil menciumi payudaranya. Mbak Sus mulai mengeluarkan jeritan-jeritan tertahan menahan nikmat. Tampaknya dia akan orgasme. Namun aku sengaja membiarkan dia menjadi penasaran sendiri. katanya sambil tangannya mengelus-elus penisku yang masih tetap teg ak berdiri. Tanganku pun ganti-berganti memainkan kedua payudaranya yang kenyal atau selangkangannya yang mulai berair. dan kedua payudaran ya yang ikut bergoyang-goyang.Aku tak menjawab. Penisku pun sudah ingin segera menggenjot v aginanya. Aku tahu. Hampir lima menit kami menikmati permainan itu.. Tetapi lama-lama aku tak tahan juga. Langsung tusuk begitu maksudnya. Sem ula agak kesulitan. Nah kini dia telanjang bulat. Aku makin terangsang oleh jeritan-jeritan kecil. Dia malah menciumi bibirku dengan penuh gairah. Mbak mau saya oral lagi? tanyaku. Mbak Apa muat segede itu. Emmhh. Mbak Sus hanya tersenyum. celana pendek. Dia kini bertumpu pada siku dan kaki . saling menindih. Pelan-pelan aku mengarahkan barangku yang kaku dan keras itu ke arah s elangkangannya.. Selanjutnya aku merangkak naik. Genjotan penisku kutingkatkan. Ohh. Ketika mulai menembus vaginanya.. Aku mengatur badannya dan Mbak Sus menurut.. segera kupelorotkan rok bawahnya. dan terakhir celana dalamku. berguling-guling. Pasti Mbak tak pernah puas ya? Mbak Sus tak menjawab. Padat. Tanpa menunggu jawabannya segera kumasukkan penisku ke mulutnya yang mungil. Puas Mbak? Ahh. ahh. Mungkin malu untuk mengungkapkan. Tiga menit setelah kugenjot Mbak Sus menjepitkan kedua kakinya ke pinggangku. dia tersipu-sipu. T anpa dikomando kami rebah ke ranjang.

Ah kamu ini ada-ada saja. Payudaranya yang ikut bergoyang-goyang menambah gairah naf suku. jawabku sambil kembali meremas payudaranya yang menggemaskan . Ah Mbak Sus. Mbak Sus tersentak-sentak mengikuti irama goyanganku yang m akin lama kian cepat. Mbak Sus kemudian menyusu l mencapai klimaks. Dik. Mbak mau nggak main ramai-ramai? Maksudmu gimana? Ya misalnya aku mengajak salah satu teman dan kita main bertiga. aku pengin masuk agar spermaku kelua r. Ketika dia mencapai orgasme aku belum apa-apa. Senggama lewat belakang. Tangannya kubimbing agar memegang pe nisku masuk ke selangkangannya. Ah Mbak memang kalah pintar dibanding kamu. Mendekati klimaks aku m eningkatkan frekuensi dan kecepatan genjotan penisku. Sekarang Mbak yang di atas . Dua lawan satu. Dia malah kemudian menciumi dan menggumuli aku habis-ha bisan. Setelah dia orgasme sampai dua kali. kami istirahat. Nanti kita main dengan macam-macam gaya lagi. Kami berpelukan erat. Pasti Mbak belum pernah. bisikku sambil mencium bibir mungilnya. Tapi mau mencoba kan? Mbak Sus tidak menjawab. Siang itu di sebuah rumah yang cukup .. Kalau ingin ya langsung masuk ke kamar Mbak. Kami berpelukan. Mbak kalau pengin bilang aja ya. Penismu juga nikmat. Sampai mau remuk tulang-tulangku. Kita lanjutkan nanti malam saja ya. Ya aku terangsang lagi jadinya. Mbak Sus kem bali menjerit dan mendesah merasakan kenikmatan tiada tara yang mungkin selama i ni belum pernah dia dapatkan dari suaminya. Seperti tak puas-puas meras akan kenikmatan beruntun yang baru saja kami rasakan. Gaya apa lagi ini? tanyanya. kataku sambil mengatur posisinya. Setelah siap aku pun mulai menggenjot dan menggoyang dari belakang. Vaginamu masik nikmat Mbak . Kurasakan vaginanya begitu hangat menj epit penisku. Kamu juga.. Tapi kan nikmat Mbak . Nih sudah nggak tahan lagi penisku. Soalnya Mbak tak cukup kalau cuma dilayani satu cowok. Aku terletang dan dia menduduki pinggangku. Oh Mbak. karena wanita yang lebih tua b iasanya lebih jago dalam bercinta. kalau pas am an lo. Tetapi sst. berciuman. Cerita dewasa mbak mbak lumayan untuk di nikmati. Apalagi ditingkah lenguhan dan jeritannya menjelang sampai puncak. Tapi tolong sekali lagi. baik dalam permainan seks ataupun permainan c inta. Posisinya segera kuubah ke gaya konvensi onal. Ya deh kalau capek.nya.. Ya akhirnya aku me sti menggenjot dan menembaknya sampai dia orgasme beberapa kali. Cerita Memek Belenggu Rindu Yang Tertahan. Setelah masuk tubuhnya kunaikturunkan seirama ge njotanku dari bawah. Capek? tanyaku. dan saling meremas lagi. Kamu ini aneh-aneh saja. Mbak Sus kurebahkan dan aku menembaknya dari atas. Ya penisku tegak lagi. Lima menit lebih kami dalam posisi relaksasi seperti itu.. Malu ah. Ini gaya anjing. aku mau keluar nih ahh. Tak lama kemudian spermaku muncrat di dalam vaginanya. Mb ak Sus.

yang membuat dia menggelinjang dan mendesah kembali. yang selanjutnya aku merengkuh bahu si gadis dan mengajaknya masuk ke dalam ruangan tamu. "Ohh. yang di ekspresikan dengan memelukku erat.. sembari dia memejamkan kedua bola matanya. "Hallo Mas Adietya sayang." jawabnya pelan.. harum dan segar siang itu. Antara aku dan si gadis memang terlihat mesra di setiap kesempatan apa aja.. Baik itu melalui panggilan ataupun sikap terhadap masing-masing. terbukalah kaitan bra hitamnya yang berukuran 36b itu. si gadis sesekali mengawa si depan rumahnya kalau-kalau yang di tunggu sudah datang atau belum. sambil membisikan kata. Sambil memilin. "Adiet kangen banget nih sayang. Dengan masih menyimpan rasa rindu yang tertahan. dia bil ang ortunya lagi ke rumah saudaranya yang pulangnya nanti sore." lanjutku lagi. Kemudian kita terlibat perbincangan sesaat. Jemari tanganku langsung mengelus tepian payudaranya yang begitu kenyal dan meng gairahkan itu. yang kebetulan keadaan di rumah sang gadis nampaknya sedang sepi.. Si gadis tak menjawab hanya tersipu raut wajahnya. Aku menjulurkan lidahku tepat di ujung payudaranya. Di balik punggungnya jemari tanganku dengan lembut mas uk ke dalam kaos warna putihnya dan mencoba membuka kaitan bra dari belakang pun ggungnya. "aku juga kangen Mas sayang." kataku lembut. Tanganku kemudian memegang kedua pipinya d an tak lama bibirku sudah mengulum bibirnya yang terbuka sedikit dan bentuknya y ang ranum. "Kamu cantik sekali siang ini sayang.." balasku pendek. Dengan senyum yang manis kemudian gadis itu menyapa sang pemuda yang kelihatan r api. "Ohh." sapanya dengan panggilan khas yang mesra ke padaku.asri.. Tiba-tiba datang seorang pemuda yan g mengenakan kaos biru di padu dengan jeans warna serupa. Dengan dua kali gerakan. sa at kita bertatapan wajah." Sesaat aku menghentikan cumbuanku kepadanya dan memegang kedua pipinya kembali s . Mas sayang." desahnya lembut. seorang gadis yang berambut panjang terurai dengan raut wajah yang manis t erlihat sedang menanti kedatangan seseorang. sampai-sampai kita bisa merasakan hembusan nafas masing-masing. Lidahku bermain di rongga mulutnya untuk memberikan perasaan yang membuat nya me ndesah sesaat setelahnya." bisikku di telinga nya sambil mencumbu daun te linganya. Selanjutnya dengan gerakan p elan aku membuka kaos putihnya dan langsung mulutku menelusuri payudaranya dan b erakhir di putingnya yang menonjol kecil. "Sudah lama yah nunggunya. Sembari tanganku meremas kedua tangannya dan kemudian aku lanjutkan untuk menari k tubuhnya lebih rapat. Seperti halnya sian g itu.. "Hallo juga. yang nampaknya dia mulai menikmati dan sudah terangsang diiringi dengan desahannya yang sensual. Sayang. Enak sekali. Mas sayang. aku memeluk gadis pujaanku deng an mesra. Dia berjalan menuju ke rumah gadis yang sedang asyik duduk di depan rumahnya.. bibirku tak lepas dari bibirnya dan menyeruak lebih ke dalam yan g sesekali mulutku menghisap lidahnya keluar masuk. Di sofa kita duduk sangat dekat sekali. Dan tak lama setelah itu jariku sudah memilin putingnya yang mula i keras.

. Aku mencium aroma khas setelah lidahku mencapai bukitnya yang berbulu hi tam dan lebat sekali. kemudian berpindah setelah aku merasaka n cukup untuk merangsangnya di bagian itu. Yang aku lanjutkan dengan menghentikan tindakanku sesaat." desahnya parau.. Mas sayang. Sang gadis masih mengenakan celan a jeansnya. aku mengangkat tubuh sexy sang gadis dan meletakkan nya di atas meja belajar yang ada di kamarnya. Kembali aku melanjutkan cumbuan yang mengarah ke te pian pangkal pahanya dengan lembut dan sesekali aku mendengar sang gadis mendesa h lagi. "Ssshh. Mas sayang" jeritnya tertahan. Layaknya kamar seorang gadis yang tertata rapi dan aroma segar wangi bunga-bunga yang ada ditaman depan kamarnya terhirup olehku saat memasukinya. Jemariku mulai mengara h kebawah menuju celana jeans nya dan tanpa kesulitan aku menurunkan resliting c elananya yang nampak olehku pinggiran celana dalam warna hitamnya yang sexy.. kemudian aku berdiri tepat di hadapanya yang sudah ber jongkok sambil menatap penisku yang sudah berdiri tegang sekali. Aku mengelus kedua bongk ahannya pelan dan sesekali jariku menyelip di antara tepian celana dalamnya yag membuat bibirnya kembali bergetar mendesah lirih. Lidahku menjulur lembut ketika mencap ai permukaan kulit perutnya yang berakhir di pusarnya dan bermain sejenak yang m engakibatkan tubuhnya menggelinjang kedepan. Tubuh sang gadis mengelinjang perlahan bersam aan dengan tersentuhnya benjolan kecil di atas vagina miliknya oleh ujung lidahk u. Bibirku mencumbui setiap senti permukaan kulitnya dan berpindah sesaat ketika li dahku mencapai belakang telinganya dan membuat tubuh sang gadis kembali bergetar pelan. Dengan gerakan lincah bibir sang gadis langsung mengulum kepala penisku dengan l embut dan memutar lidahnya di dalam mulutnya yang mungil dan memilin kepala peni . "Oh. Desahan dan getaran tubuhnya menandakan kalau sang gadis sudah sangat te rangsang oleh setiap cumbuanku. "Sayang. Perlahan kemudian aku mulai menurunkan celana dalamnya dan aku membiarkan mengga ntung di lututnya yang sexy. kecuali bagian atasnya yang sudah terbuka saat kita berasyik masyuk di ruang tamu." desisnya lirih. Bibirku yang sejak tadi bermain di atas." tambahnya lirih. "Ohh. Kemudian aku melemparkan celana jeansnya ke lantai dan seketika tanganku dengan lembut merengkuh bongkahan pantatnya yang padat berisi. namun cukup terawat terlihat olehku sekilas dari bentuk bu lu vaginanya yang menyerupai garis segitiga.. Payudara kamu sungguh indah bentukya. Perlahan aku memeluk tubuh sang gadis kembali. Tanganku tak tinggal diam sementara bibirku menc umbui setiap titik sensitif yang ada di tubuh sang gadis. yang aku lanjutkan dengan menjelajahi leher jenjangnya dengan lembut. Kemudian aku lanjutkan dengan menjulurkan lebih ke dalam lagi unt uk mencapai bibir dalamnya yang sudah sangat basah oleh lendir kenikmatan yang d i keluarkan dari lubang vaginanya. Sang gadis hanya mengulum senyumnya yang manis sembari kembali memelukku mesra..ambil membisikkan kata. Tak berselang lama kemudian. Dengan mesra aku mengajak si gadis berjalan ke arah kamarnya yang lumayan besar dan bersih. "Aku nggak kuat Mas." bisikku lirih di telinganya. Dan tak lama lidahku sudah menjilati bibir luar vaginanya dengan memutar ujung l idahku lembut.. Aku menurunkan tubuh s ang gadis dari atas meja.

yang aku padukan de ngan gerakan bibirku mengulum bibirnya yang ranum serta memilin dan memutar ujun g lidahnya lembut. Gerakanku membuatnya menggelinjang dan semakin keras d esahannya terdengar. rongga vaginanya menjepi t erat batang penisku." gumamnya lirih.. Tangannya merengkuh bongkahan pantatku serta menariknya l ebih erat lagi." jeritnya bergetar. sebaliknya aku menundukkan kepal a untuk kembali menjilati kedua payudaranya bergantian dan berakhir di puting pa yudara yang sebelah kiri.. Setengah dari batang penisku sudah masuk ke dalam vaginanya. "Ohh. Rambutnya yang hitam panjang ku remas sebagai expresi dari kenikmatan yang menga lir di sekujur tubuhku. Mas sayangg. Pada saat bersamaan ujung telunjukku juga mengelus belahan antara anus dan bibir bawah vaginyanya.. "Hekk.. di saat selanjutnya tangan kiriku memegang batang penisku yang sudah sangat tegang sekali menahan rangsangan yang menggelora dan mengarahkannya tepat di bibir vag inanya yang sudah basah oleh lendir birahi. Perlahan aku mengarahkan batang penisku tepat di belahan vaginanya dan mendorong nya lembut. Setelah beberapa saat sang gadis menjelajahi organ sensi tifku. "Oh. "Ohh. .. Mulut sang gadis menggumam lirih karena mulutku juga masih mengulum bibirnya.. Tak lama berselang sang gadis kemudian tersenyum manis dan menge cup bibirku kembali sambil mengucapkan kata. "Ohh... Mas sayang. aku mulai memajukan s edikit demi sedikit sisa batang penisku ke rongga vaginanya yang paling dalam da n aku mengarahkan ujung penisku menyentuh G-spotnya. "Mmm.. Please. Bersamaan dengan aliran hangat yang kurasakan di dalam. Untuk menambah kenikmatan buat dirinya. Pingg ulku membuat gerakan maju mundur untuk kesekian kalinya dan sepertinya sang gadi s akan mendapatkan orgasme pertamanya ditandai dengan gerakan tangannya yang mer engkuh bahuku erat dan menggigit bibir bawahnya lirih. Aku masih belum merespon atas jeritan lirihnya.. Mmm" gumamnya. tangan sang gadis menyentuh buah zakarku dan memijitnya l embut yang membuat tubuhku ikut mengelinjang menahan kenikmatan yang sama. Mmm. Aku enggak kuat" jeritnya lirih. "Slepp. Mas sayang. dengan mata yang sayup penuh n afsu." irama yang di timbulkan ketika penisku sudah menyeruak bibir vaginanya . Tubuhku bergetar hebat ketika menerima semua gerakan erotis mulai dari jemari tangannya yang lembut mengelus batang penisku serta bibir dan lidahnya yang lincah menelusuri buah zakarku. aku merengkuh bahunya serta memintanya berdiri dan kembali aku mendudukka n pantatnya yang padat berisi di tepian meja sementara salah satu kaki jenjangny a menjuntai ke lantai... Kembali bibir sang gadis mengeluarkan desahan sexynya. Dengan gerakan lembut aku mengangkat paha kirinya dan bertumpu pada lenganku.sku yang mengkilat. Sambil menahan nikmat. Sayang" desahku pelan. Sekarang yah" pintanya lirih.

"Creett. Deng an pelan kutarik pinggangnya sambil memintanya menunduk. Perlahan aku memajukan tubuhku sambil memegang batang penisku dan mengarahkannya tepat di bibir vaginanya." masuklah setengah batang penisku ke dalam rongga vaginanya.. "Sayang aku mau keluar nih. kalau sayang bisa menikmati semua ini" ucapku kemudian.. "Aku bahagia. Sayang. Posisi ini menimbulkan sensasi tersendiri dimana seluruh batang penisku dapat me nyentuh G-spotnya. "Sss." jeritku kemudian. Aku mempercepat gerakanku memompa vaginanya dari belakang tanpa melepas ciumanku di bibirnya dan remasan ku di kedua payudaranya. "Ohh. Cerita Memek Lugunya Sum Pembantuku. Pada saat terakhir aku menceng keram kedua pinggulnya erat dan memajukan penisku lebih dalam."Thanks yah. Mas sayang"ucapnya mesra. Untuk beberapa saat aku mendiamka n kejadian ini sampai akhirnya penisku mengecil dengan sendirinya di dalam vagin anya yang telah memberikan kenikmatan yang tak bisa aku ungkapkan.. Tanganku perlahan meremas payudaranya dari belakang mulai dari yang sebelah kiri dan dilanjutkan dengan yang sebelah kanan secara bergantian. Aku membalasnya dengan memberikan senyum dan mengatakan." sang gadis mendesah menerima desakan penisku. "Ohh. maka nampaklah di depan ku bongkahan pantatnya yang sexy dengan belahan vaginanya yang menggairahkan. Hanya beberapa saat setelah sang gadis mendapatkan orgasmenya. sementara tanganku dengan bebas menjelajahi seluruh organ sen sitifnya mulai dari kedua payudara berikut putingnya dan belahan anus dan bagian tubuh lainnya.." bisiku lirih. Mas sayang aku juga mau" sahutnya pelan. masih d alam posisi membelakangiku aku mengulum bibirnya dan meremas kedua payudaranya l embut. dan satu hal yang selalu kuinginkan adalah aku bisa sehari-hari hidup tanpa memakai . Mas sayang" desahnya. Dengan gerakan lembut aku menarik wajahnya mendekat. Sementara pinggulk u memulai gerakan maju mundur untuk kembali menyeruak rongga vaginanya lebih dal am.. Ketika ujung jemariku menyentuh lubang anusnya sambil aku berkonsentrasi memaju mundurkan penisku. Demikianlah rasa rinduku terhadap kekasihku setelah beberapa lamanya tidak salin g bertemu. Setelah cukup beberapa saat aku menggerakan pinggulku memompa belahan vaginanya. Aku selalu membayangkan betapa nikmatnya hi dup ini kalau aku bisa bebas melakukan keinginanku tanpa ada yang melarang.. sementara kaki kananku mengeser kaki kanannya untuk m embuka pahanya sedikit melebar. aku membalikkan t ubuhnya membelakangiku sembari kedua tanganya berpegang pada pingiran meja. Dengan gerakan mantap penisku menyeruak sedikit demi sedikit membelah vaginanya lembut. "Slepp. Menyemburlah spermaku yang cukup banyak ke dalam rongga vaginanya dan beberapa t etes meleleh keluar mengalir di kedua pahanya... Ohh.

Kupandangi satu persatu. 4 atau 5 orang supaya saya bisa memilihnya. Sejak saat itu aku selalu membiasakan diriku hidup tanpa memakai busana. Aku memang sengaja berburu ke daerah itu karena terkenal akan Mbok bakul jamunya. karena aku tahu jauh lebih mudah mencarinya di desa d aripada keluar masuk dari satu panti asuhan ke panti asuhan yang lain. mereka jauh lebih menghany utkan dan mengasyikkan. Sesampainya di desa itu. Dalam hati aku berpikir. Suatu hari. nanti bapak akan panggilkan Carik Desa untuk membantu mencarinya. baik juga bapak kepala desa ini. S ebelum aku melanjutkan ceritaku. dan aku membayangkan pasti gadis-gadis di desa itu pun terbiasa untuk m engkonsumsi jamu. Carik Desa itu membawa 6 orang gadis yang kutaksir berumur antara 12 sampai 15 tahun. yang kemudian kutahu n amanya Pak Mahmud.. Tidak lupa aku juga memperkenalkan diriku kepada Bapak Kepala Desa. aku ingin berbagi dengan para pembaca. aku merasa cocok dengannya. namun bagiku selalu menimbulkan sensasi seks yang luar b iasa apabila aku membayangkan diriku sedang mencumbu seorang gadis yang masih re maja. sedangkan untuk kebutuhan makan kulakukan dengan makan di warung.. Namun ternyata setela h 2-3 bulan aku menjalani hidup seperti ini serasa ada yang kurang. Sampai akhirnya pada gadis yang terakhir. ja ngan malu-maluin. aku juga kurang menyukai perempuan yang hanya menjajakan seks karena profesi dan juga ka rena uang. singkat cerita aku mulai menjelajah di salah satu desa di daerah Won ogiri.. ojo ngisin-ngisini." sahutnya tak kurang simpatiknya. alias telanjang bulat." "Tanggung beres Mas. setelah aku menjelaskan maksud dan tujuanku. yang disambu tnya dengan cara yang simpatik. Dan hal ini baru dapat kulaksanakan setelah aku a khirnya memiliki rumah kontrakan sendiri. mulai dari mencuci baju. Dan kutambahkan agar calon gadis pembant uku itu juga yang suka membuat jamu serta rajin mengkonsumsinya. walaupun aku tidak menolak bila berhubungan dengan wanita y ang sudah matang.!)" tambahnya. kujelaskan secara rinci apa yang kuharapkan dengan gadis pembantu yang kuinginkan. Kemudian aku memutuskan mulai mencari pembantu yang sesuai dengan kebutuhanku. Kar ena aku tidak mau tanggung-tanggung.! (carikan sekalian yang cantik. dan aku hanya menutupi tubuhku dengan sarung manakala aku berada di sekitar ruangan tamu. dan langsung saja dia me mberikan perintah kepada anak buahnya melakukannya sesuai dengan permintaanku. Dan satu hal yang aneh dalam diriku adalah aku senang dengan perempua n yang masih remaja. selain takut membayangkan hal-hal yang negatif yang harus kualami. dan ya ng pasti akan menimbulkan gairah seksku. wajahnya a . " Gole'ke se'ng ayu sisan. Pada awalnya aku mulai mencari-cari gadis yang mau menjadi pembantu di panti-pan ti asuhan. Aku mulai berpikir untuk mencari pembantu yang dapat membantuku untuk melakukan kegiatan sehari-hari untuk kebutuhan hidupku.busana. Dan aku bertekad untuk membalas budinya bila aku memang benar -benar menemukan gadis pembantu yang cocok dengan seleraku. karena segal a sesuatu harus kulakukan sendiri. akhirnya aku memutuskan mencar inya sendiri di desa-desa. memasak air. menyetrika. sambil kutanyakan namanya. yang memang dapat terlihat dari ara h luar melalui jendela kaca yang terhalang dengan vitrage. aku adal ah seorang lelaki berumur 38 tahun yang mempunyai libido yang besar. aku mulai mencari rumah Bapak Kepala Desa. terlebih lagi gadis yang baru tumbuh. "Silakan Mas Budi tunggu sebentar. tolong saja kalau bisa jangan satu orang. karena memang dalam permainan seks." "Terima kasih Pak untuk bantuannya.. Tentu aroma tubuh dan bentuk tubuh mereka akan berbeda. namun aku t idak suka menyalurkannya di tempat-tempat yang sering dikunjungi para hidung bel ang. namun karena prosesnya berbelit-belit. Selang beberapa lama.

" "Wah. dia cocok dengan selera saya .?" "Kalau memang bisa selesai sekarang saya tidak akan berlama-lama di sini. kapan Mas Budi akan kembali ke kota . sambil tidak lupa kupasang musik instrumental ya ng bernuansa lembut. bagaimana kalau saya memilih Sum saja.! Kok nyetirnya sambil melamun. kulitnya kuning langsat. baru tumbuh.." "Baik kalau begitu. ayo Sum.. biar nanti Bapak yang akan menjelaskan kepada orang tuanya. tubuhnya padat berisi. silakan pamit kepada orangtua mu.. dan Sum mulai me nceritakan dirinya yang baru 1 tahun ini lulus SD. "Hati-hati Pak. gadis yang masih ranum." aku menghindar dan kurem secara mendadak saat kulihat kerbau yang meli ntas di tengah jalan yang kulalui. Sepanjang perjalanan kucoba un tuk mulai akrab dengan dirinya. mungkin hanya berisi beberapa potong baju.." "Ah Bapak bisa saja. karena dia memang kembang desa sini. denganrambut yang terurai sebahu. sambil terbungkuk-bungkuk beliau menerimanya sambil tidak lupa berulang-ulang mengucapkan terima kasih. "Sumiati.." gumamnya." katanya menyadarkanku dari lam unanku. dan sepertinya rajin bekerja. tingginya sepundakku.. "Uh. Mas rupanya punya selera dan mata yang tajam. namun agak mencuat ke atas s edikit. sebagai ucapan terima kas ih saya kepada Bapak yang sudah membantu saya.. Tidak terasa penisku mulai berdenyut dan bereaksi mengikuti irama lamunanku. tolong titip sekalian untuk orangtua Sum. Dalam perjalanan ke kotaku.? Sum kamu nggak usah panggil Pak kepada saya. dan kulihat dari samping payudaranya masih baru tumbuh.... coba kalau tidak. Dia tertunduk malu saat dia menyebutkan namanya.. dia hanya mendekap tas baw aannya yang tidak seberapa... "Uups. "Yang sa tu untuk orangtua Sum... "Hmm. selanjutnya biar Bapak yang akan membantumu. kamu kan sudah bertekad untuk bekerja di kota. lehernya sedikit jenjang. dan pasti puting susunya pun masih sebesar pentil." "Monggo Mas. sekarang dia baru berumur 14 tahun. karena d ia tahu bahwa jumlah yang diterimanya bukanlah uang yang sedikit saat dia meraba tebalnya amplop yang kuberikan.. apakah sudah ditumbuhi rambut.. aku membayang kan mungkin buah dadanya baru tumbuh. karena ak u sendiri sudah mengatakan kepadanya bahwa untuk kebutuhan pakaian yang akan dik enakannya akan kubelikan setibanya di kota nanti." Pak Mahmud dengan gembira menerima pemberianku. Sum hanya tertunduk malu. kamu bersiap-siap untuk ikut dengan Bapak ini ke ko ta.!" dan aku mengeluarkan 2 buah amplop yang memang sudah kusiapkan sejak aku berangkat dari rumah. ah bagaimana dengan kemaluannya. karena masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan di kota. dan yang satu lagi untuk Bapak. untung ada Sum. Perlahan-lahan kebekuan itu mulai mencair.?" ba yangan itu membawa imajinasiku semakin melambung tinggi. panggil saja Mas Budi.yu namun sifatnya pemalu." "Oh ya Pak. saya hanya melihat Sum anaknya bersih. "Pak Mahmud. bisa konyol kita ya. cocok dengan seleraku. wah. Bapak sudah berpikir pasti M as akan memilihnya." . dan Bap ak kenal sekali dengan Bapak dan Ibunya Sum.

kamu lihat sendiri banyak debu yang harus dibersihkan. rok pendek. ka rena rumah kontrakan-ku memang hanya terdiri dari 3 kamar. Sesaat kemudian Sum masuk ke kamarnya. karena memang aku bermaksud agar Sum tidak mema kainya sepanjang hari.... mandi dulu. Aku masuk ke kamar Sum. kulihat Sum sedang membersihkan kaca jendela depan rumah . sabar."Iya Pak. aku sudah membayangkan betapa nikmatnya memandangi tubuh Sum yang dibalut de ngan t-shirt tanpa BH. dan tampaknya dia bingung mendapatkan tas nya kosong. "Baik Mas." pesan saya padanya. "Nanti saja kamu mandinya Sum. hmm. kalau kamu sudah selesai membersihkan kaca jendela.. . lalu memanggil diriku sambil membawa t-shirt. eh Mas. n amun lama-kelamaan dia mulai terbiasa.. tidak salah aku memilihmu. Sesampainya di rumah kontrakanku.2 meter di dalamnya. "Wah." katanya lembut.. "Sabar. Sum h anya membawa 2 potong rok terusan dan 1 buah kutang kecil serta 2 buah celana da lam yang terbuat dari bahan murahan.. walaupun sifat pemalunya masih saja kenta l dalam dirinya. beberapa celana dalam yang bentuknya seksi. Sengaja aku tidak memb elikan BH satupun untuk dirinya. dan mulai aku membongkar tasnya.. tetapi itu justru yang menimbulkan gairahku semakin meninggi. serta rok pendek y ang kuperkirakan hanya sebatas paha bila dikenakan oleh Sum. "Sum. kamu bere s-beres rumah saja. Setibanya aku di rumah. jangan sampai seluruh rencanaku hancur karena terlalu terburu-buru. aku sudah merombak bagian ruang tidurku. lalu aku mulai sibuk memilih b eberapa t-shirt Nevada yang ketat dengan bahan yang agak tipis. serta rok pendek yang dikenakan. Kupacu mobilku menuju Departemen store di kotaku. yang satu lagi kupakai untuk ruang tidurku. tidaklupa aku mem belikan sabun mandi Pquito untuknya." sapaku padanya. kut empatkan lemari gantung yang bila kubuka pintunya. Pada saat aku mengontrak rumah ini." katanya samb il terus melakukan pekerjaannya tanpa memperhatikanku. 2 potong handuk berukuran sedang." awalnya Sum masih canggung untuk memanggil Mas kepadaku. saya akan keluar sebentar. tolong sapu dan bersihkan rumah sepeninggal saya. ini biasa saya lakukan kalau saya ada di rumah. aku harus memulainya dengan perlah an-lahan. da n aku sudah bertekad untuk menikmati hidup ini secara perlahan-lahan. tunggu saya. Kuambil seluruhnya dan kubungkus dengan tas plastik. agar tubuhnya harum. Seperti dugaanku. Dalam perjalan pula ng.. lalu kusembunyikan di lemari ruang tidurku.. aku dapat melihat ke kamar ma ndi dengan bebas. celana dal am yang seksi dan handuk. "Ah Mas bisa saja. "Iya Mas. terima kasih. Yang di depan kupakai sebagai ruang kerjaku.." kataku pada diriku sendiri." sahutnya sambil tetap membersihkan kaca jendela yang tinggal sedikit lagi. Ruang tidurk u dan ruang tidur Sum dipisahkan dengan kamar mandi. aku menunjukkan kamar Sum di bagian tengah. kamu rajin sekali Sum. Dan Sum tanpa canggung sudah melakukan tugas yang kuberikan dengan mengambil sap u di belakang. karena aku menempatkan one way mirror berukuran 1 x 1. kemudian siapkan makanan yang kubeli tadi.." kataku setelah menyusun rencanaku.

tubuh seorang gadis yang baru tumbuh. sehingga dia hanya memakai kutang kecil dan celana dalam murahan. berwarna merah muda kont ras dengan warna kulit tubuhnya yang kuning langsat. Setelah dia mengerti. "Iya tidak Sum. hanya ada beberapa lembar bulu.. agak gemuk sedikit. bajumu itu tidak baik untuk dipakai di kota. karena bagian bawahnya dilengkapi dengan semac . Sengaja aku memilih yang berukuran ti dak terlalu besar yang berdiameter hanya 2 cm... Seper ti bayanganku.. sensasi yang luar biasa mulai menerpaku. justru akan kelihatan indah sekali kalau tubuhmu hanya dibalut d engan kaos yang kubelikan.. dan aku melengguh ketika Sum akhirnya m embuka kutang kecilnya. ta nganku mulaimemainkan penisku yang sudah berdenyut-denyut dan bereaksi sejak tad i. percayalah. Sesaat kemudian Sum m embungkuk untuk membuka celana dalamnya. . kuta ng itu pun sudah jelek sekali. Begitu Sum masuk kamar mandi.! Coba saja ya. kamu kan masih kecil.?" "Tapi. jadi Sum pakai saja baju yang sudah Mas belikan untuk mu ya. kemaluan Sum belum lagi ditumbuhi oleh bulu. dan itu akan menghalangi pertumbuhan buah dadamu. Libidoku mul ai menaik.? Dan kamu ganti baju yan g sekarang kamu pakai. kulumuri dengan baby oil. Sum masuk ke kamar mandi dengan membawa t-shir t serta rok pendeknya. bergegas aku pun masuk kamar tidurku untuk siap-si ap melihat pemandangan yang menggairahkan. dan aku mulai membuka lemari gantungku. karena memang kamar mandiku tidak memakai bak mandi.. "Oh.. Pemandangan di depan mataku membuatku semakin melambung tinggi dalam nafsuku. "Tapi Sum malu Mas. itu pun masih bulu yang halus. aku terangsang dengan pemandangan di hadapanku. Dan pemandangan di depan mataku m embuatku terpana. masih mulus. tidak perlu kamu menggunakan kutang itu. sudahlah kamu pakai saja kaos yang kubelikan tadi.. Dan yang membu atku semakin berdebar dan bernafsu. Kubuka bajuku sehingga aku telanjang bulat. Baju Sum kemana. Penis karet yang kubeli itu dapat diletakkan dengan k ondisi berdiri mengacung ke atas.. aku tinggalkan dirinya. bua h dadanya masih belum menonjol betul. Tidak puas dengan keadaan itu. Secara perlahan aku mulai mengocok penisku dengan tangan kananku.. puting susunya masih belum begitu besar.. nanti akan kelihatan. namun itu justru sangat men ggairahkan diriku.. mungkin sudah bau keringat. dan kul etakkan di tempat dudukku. aku mengambil penis karet dari lemari bajuku yang berukuran tidak terlalu besar yang kubeli saat aku pergi ke luar negeri. jantungku berdebar-debar saat Sum mulai membuka rok terusannya . Aku semakin menggelinjang saat jari jemariku memainkan puting susuku...?" nampaknya Sum ragu-ragu untuk melanjutkan kata-katanya."Mas.. Tidak lupa aku menjelaskan kepada Sum bagaimana caranya menggunakan shower dan b ermandi dengan air hangat. Perutnya rata. "Tapi apa Sum. nampak bagian itu agak menonjol keluar. Mas akan malu kalau nanti ada teman-teman Mas kesini..?" "Kutangnya mana.." Akhirnya walau dengan berat hati. hanya segenggam telapak tangan saja. Kulihat tubuh Sum begitu padat berisi.. namun saat kulihat di bagian bawah perutnya.." jawabnya malu." kataku mencoba menjelaska n.?" tanyanya.?" "Wah Sum. dalam keadaan telanjang bulat tanpa sehelai benangpun. sementara t angan kiriku mulai membelai-belai sekujur tubuhku mulai dari perut dan berakhir di puting susuku.. u gh.

Tiba-tiba tubuh Sum melengkung ke dep an. sungguh menimbulkan rasa n ikmat yang tiada taranya. diarahkan air yang memancur dari shower i tu tepat ke arah kemaluannya. shower itu tetap digesek-gesekkan ke kelentitnya. Kugoyangkan pantatku sedimikian rupa sehingga aku dapat merasakan penis karet itu berputar di dalamnya. cret. Matanyaterpejam saat tangannya mula i meremas-remas buah dadanya sendiri.. aku meleng king... Aku semakin bergairah saat pen is karet di tempat dudukku mulai memasuki lorong kenikmatan di anusku. cret. Aku mulai menempatkan diriku dengan anusku tepat di atas penis karet itu.. dan air yang menga lir mulai membasahi rambutnya.. terasa bergetar menimbulkan perasaan y ang sulit kuceritakan. sampa i akhirnya aku merasakan ada sesuatu yang akan meletup dan meledak dari dalam tu buhku. Sum masih asyik menggosok-gosok buah dadanya tanpa menyada ri bahwa aku sedang menikmati tubuhnya yang ranum dan menggairahkan itu dari seb elah kamar. dan kulihat kedua pahanya menjepit shower dan tubuhnya bergetar. Aku tidak dapat membayangkan bahwasanya Sum gadis yang lugu yang baru saja datang dari des a dapat melakukan hal itu. Tangan kirinya mulai menggosok-gosok kemaluannya d engan cairan sabun." Sementara di kamar mandi. ahh. Sum mulai menggosok-gosok bu ah dadanya dengan cairan sabun di tangannya. "Sshh. hanya untuk menambah r asa nikmat saat aku beronani. "Aaahh. Sum terjengkit kenikmatan. terlebih lagi saat shower itu menye ntuh kelentitnya yang masih sebesar kacang. Yang jelas pemandangan itu membuatku semakin me nggila dalam nafsuku. Kulihat Sum mulai mempermainkan puting buah dadanya yang mengeras dengan jarinya sambil sesekali meremas buah dadanya. kiri dan kanan. Otot di s ekitar anusku mulai bereaksi mengejut dan mengembang.. dan tidak henti-h entinya aku memilin puting susuku kiri dan kanan. aku menikmatinya sa mbil beronani juga. Tubuhnya melengkung ke belakang. Lalu perlahan-lahan tangannya mulai membersihkan dirinya dengan sabun mandi. gadis lugu dari desa berumur 14 tahun melakukan masturbasi sampai orgasme di kamar mandiku. Dengan tangan kanannya.. rupanya semburan air dari shower itu menimbulkan sensasi seks dalam dirin ya yang selama ini belum pernah dia rasakan. Bibirnya yang seperti gendewa itu mulai terbuka. Kupercepat dan kupercepat kocokan tanganku di penisku. sehingga semakin jelas aku dapat melihat pe mandangan yang menggairahkan itu. dan tangan ki rinya mulai meraba-raba buah dadanya sambil sekali-sekali meremasnya. dan yang lebih membuatku berd ebar adalah saat Sum mulai menggosok-gosokan shower itu langsung ke bibir kemalu annya. Sementara dengan tangan kanannya. Sum mulai dengan menyalakan shower.am piringan.. Nampak Sum sepertinya menikmati apa yang sedang dilakukannya . gairahku memuncak. Mungkin sensasi itu baru ditemukannya saat dia mulai menikmati guyuran air hangat dari shower yang selama ini belum pernah dia alami.. "Cret.. karena biasanya memang han ya sebatas ujungnya saja yang kumasukkan ke dalam anusku. dan aku semakin larut dalam nafsuku saat tangannya m ulai membersihkan ketiaknya yang belum lagi ditumbuhi bulu. Ah. Dan ketika seluru h penis karet sepanjang 12 cm itu menghunjam bagian belakang tubuhku. dia o rgasme.!" baru kali ini aku merasakan hal itu. Nafsuku semakin memuncak saat kulihat Sum mengambil shower dan mulai membersihka n kemaluannya. Aku semakin menggeli njang dipenuhi oleh rasa nikmat di sekujur tubuhku. dan tanganku tetap bermain dengan penis dan puting sus uku.. Kocokan tangan kanan di penisku mulai kulakukan semakin cepat. Sum mulai menyandarkan tubuhnya di dinding berhadap an dengan One way mirror di kamarku. penis karet itu masuk semakin dalam.. Dan akhirnya. Dan saat aku menurunkan tu buhku. Entah karena rasa nikmat yang dirasakannya atau memang hanya kebiasaannya. sement ara tangan kananku masih terus memempermainkan penisku dan tangan kiriku tetap m empermainkan puting susuku. Bayangkan. Aku mulai mendesah saat penis karet di tempat dudukku mulai menyentuh anusku. sementara di sebelah kamar." 7 kali semburan kurasakan air maniku .

.. berbentuk segitiga kecil membelah buah pantatnya.? Supaya aku bisa melanjutkan apa yang harus kulakukan de ngan Sum. waktu saya liburan di rumah teman Om saya di kota Jakarta. aku bisa melihat celana da lam yang seksi. dengan buah dadanya yang baru tumbuh. Umur Om Dody kira-k ita 40 tahun sedangkan Tante Rina berumur 31 dan mereka mempunyai anak berumur 5 tahun bernama Dino. enak... terima kasih. Dan aku mengharapkan dapat menikma ti pemandangan yang lebih menggairahkan lagi saat aku membayangkan Sum akan berm ain-main dengan penis karet itu. Tante R ina Seorang wanita yang cantik dan mempunyai tubuh yang indah terutama bagian pa yudara yang indah dan besar." "Aah Mas bisa saja. disertai dengan otot anusku yang m engejut memilin penis karet yang ada di dalamnya.!" "Iya Mas." katanya tersipa dan Sum tertunduk malu. Aku terduduk lemas sambil teta p melihat Sum yang mulai mengeringkan tubuhnya dengan handuk. y ang menimbulkankenikmatan yang tiada taranya. tentunya dengan tubuhnya yang terbalut t-shirt yang ketat dan rok yang pendek sebatas pa ha. nampak puting susunya masih mengeras. pasti banyak laki-laki yang m enginginkanmu.? Ayo atur makan. segar. a ku sudah lapar. sebut saja nama tem an Om saya Dody.. aku akan meletakkan p enis karetku di kamar mandi suatu saat nanti. Om Dody adalah teman baik dan rekan bisnis Om saya. Mau tolongin Tante". Tubuhnya yang padat berisi. Kubersihkan air maniku dengan tissue. "Apa yang bisa saya bantu Tante"." "Wow. aku masih dengan keadaan telanjang bulat sambil memperm ainkan penisku. namun aku masih mempunyai rencana lain. "Tante minta tolong sesuatu tapi kamu. Saat kutulis cerita ini. Cerita ini terjadi waktu saya berumur 15 ketika itu . Om Dody mempunyai istri namanya Tante Rina... Ketika saya masuk ke kama r Tante Rina. dan saat ak u keluar dari kamarku. supaya hidupku lebih bergairah lagi. Sesekali kutengok dia. Ada komentar dan idea. menerus ke dep an ke arah bibir kemaluannya. kamu cantik sekali dengan baju barumu Sum. "Gimana mandinya Sum. Keindahan payudaranya tersebut dikarenakan Tante Ri na rajin meminum jamu dan memijat payudaranya. Agh. tampak tante cuma mengenakan kaos kutung tanpa menggunakan bra seh ingga dadanya yang indah telihat nampak membungsung. dan pemandangan yang paling kusuka adalah saat dia harus membungkuk. aku membayangkan betapa nikmatnya kalau aku dapat menggumuli tubuh Sum yan g masih ranum itu. kita makan. sementara Sum sedang mempersiapkan makan siang untukku.. terce tak dengan jelas pada t-shirt yang ketat.tertumpah dari saluran penisku menyembur membasahi tempat dudukku dan pahaku. aku terjengkit dengan rasa nikmat saat ku tarik penis karet dari anusku. tapi kamu harus rahasiain jangan bilang s .? Sudah segar kan. Katanya. "Van.. Cepat-cepat kubereskan tempat dudukku.. dari one-way mirror di kamar kerjaku.. Tak terasa sudah hampir seminggu saya menginap di sana. Selama menginap di sana perhatian saya selalu pada payudaranya Tante Rina. Cerita Memek Pijat Payudara. menimbulkan pemandangan yang menggairahkan bagi diriku.. kuterpana dan gairahku muncul kembali ketika melihat Sum dengan rambut yang tergerai tersisir rapi memakai t-shirt dan rok pendek yang ku belikan. suatu siang (saat Om Dody pergi ke kantor dan Dino pergi rumah neneknya) Tante Rina memanggilku dari dalam kamarnya....

Sementara tanganku m engelus dadanya. memegang buah dada secara gratis disuruh pula siapa yang nggak mau? Lalu sa ya bertanya mengapa harus dipijat buah dadanya. Gila rasanya kenyal dan lembut sekali. "Lebih kuat lagi hisapanya".. Van tolong remas lebih keras ". "Apaan Tante kok sampe musti rahasia-rahasian". katanya. ahh". "aahh. Kemudian giliranku menyemburkan air maniku ke liangnya dan kami pun terdiam meni kmati momen tersebut. katanya sambil napasnya terseng al-sengal. "Van. "Tadi nikmat sekali". Sesekali mulutnya mengeluarkan bunyi. Tak lama kemudian tante nampak sudah orgasme. katanya. segera payudaranya yang indah tersebut segera terlihat. Wuih . Tante sudah berbaring telentang dengan telanjang dada. "Tante minta kamu memijit ini tante". Pinggulku segera kugenjot da n terasa nikmat luar biasa sedangkan tante berteriak karena orgasme sudah dekat. tante memegang kedua tanganku. Ketika saya balik. setelah itu tante mencium bibirku dengan lembut. Puting susu kecil tapi menonjol seperti buah kelereng kecil ya ng berwarna coklat kemerah-merah. Lalu kukatakan padanya aku bersedia. hisap yang kuat sayang. "Van. rupanya ia ingin mengajariku cara memij at payudara. Saat itu saya langsung Grogi setengah mati sampai tidak bisa berkata apa-apa. Kuhisap puting susu itu. Setel ah melalui perjuangan akhirnya penisku memasuki vagina tanteku. Perlahan kutelusuri buah dadanya yan g kiri dan yang kanan dari pangkal sampai mendekati puting. tante meminta saya agar tidak menyentuh puting susunya. dan aku mengiyakan. katanya terus dia memintaku besok kembali memijat payudara nya.iapa-siapa". "Kok pijit saja musti pakai rahasia-rahasian segala". Setelah sekitar 10 menit kuhisap puting di buah dada kanannya gantian buah dada kiri kuhisap. Tante kemudian memintaku telungkup menindih tubuhnya. desah Tante Rina. kulihat nafas tante tampaknya mulai tidak beraturan. Tante sema kin terangsang nampaknya terus ia memintaku. "Ahh. Semua ini dilaku kan sambil mengisap dan meremas-remas buah dadanya. Kemudian aku bertanya kepada tante kenapa dia begitu se . katanya sambil menunjukkan buah dadanya ya ng montok. Setelah melumuri seluruh pay udaranya. kamu cuci tangan kamu dulu gih".. terasa di liangnya tegang sekali. Segera saya buru-buru cuci tangan di kamar mandi yang terletak di kamar tidurnya .. Kemudian dia membuka celanaku dan meremas penisku. indah sekali.. "Van. dia menjawab supaya payudaranya indah terus. bayangin saya seperti ketiban emas dari lan git. kalau saya tebak payuda ranya ukuran 36B. gerakannya ialah kedua tanganku menyentuh kedua buah payudaranya da n melakukan gerakan memutar dari pangkal buah dadanya sampai mendekati puting su sunya. Selanjutnya tante mengambil botol yang berisi krem dan dia segera duduk di tepi ranjang. katanya sekali lagi. Tante minta kamu hisap puting susu Tante". Sambil kuhisap buah dadanya tante membuka celananya sehingga dia d alam keadaan telanjang bulat. Tanpa banyak bicara dia langsung membuka pakaiannya dan membuka BH-nya. terus ia berteriak. Ia memintaku agar melumuri buah dadanya secara perlahan kecuali bagian puting susunya dengan krim yang diambilnya tadi. segera kuamb il krem dan kulumuri dulu di tanganku kemudian secara perlahan kulumuri payudara nya. aah". tanya Tante Rina lagi. Tanpa ragu keremas buah dada yang indah tersebut dengan keras. "Tante Minta tolong dipijitin". Saat itu terasa penisku tegan g sekali. kok diem mau nggak?". baru beberapa gerakan tante memint aku agar gerakan tersebut dibarengi dengan remasan pada buah dadanya. Grogi juga. Tanpa banyak tanya lagi langsung ku hisap puting susu kanannya. "Van. "Mau nggak?". sambil menghisap-hisap pa yudaranya tante memegang penisku dan dimasukkan ke dalam lubang vaginanya. Segera kulalukan gerakan memutari buah kedua buah payudaranya. Sambil meremas aku bertanya mengapa puting susunya tidak boleh disentuh? Tiba-tiba ia menjamba k rambutku dan membawa kepalaku ke buah dadanya.

. tante ngintip kamu dan tante lihat penis kamu besar. jawabnya ia tidak bisa melakukan hubung an seks kalau buah dadanya tidak dirangsang terus-menerus. "Saat k amu mandi. Saat kutanya mengapa dia memilihku untuk melakukan hubungan Seks." . dia menjawab dengan enteng.nang buah dadanya di sentuh dan dihisap.