Celana Dalam Bude Ratna Share 5 Saat liburan sekolah tahun lalu, Seno teman karibku di SMP 1XX

di kota Surabaya mengajak aku ikut berlibur di rumah Pakde dan Budenya di kota Malang. Dia bilang tempat Pakde dan Budenya ada kebon apel yang luas dengan sungai kecil yang meng alir di tengahnya. Seno akan mengajakku mancing seharian di sana, dan kalau lapa r boleh memetik apel sesukanya. Yaahh.., aku bayangkan betapa senangnya. Mancing seharian dan makan apel sesukanya. Kami sepakat akan tinggal 3 hari di rumah Pakde dan Budenya itu. Ayah dan ibuku tidak keberatan untuk memenuhi keinginanku. Beliau sudah sangat mengenal Seno. B ahkan orang tua Seno dan bapak ibuku sering saling kunjung mengunjungi apabila y ang satu ada keperluan atau punya sesuatu hajat. Begitulah pada hari yang ditetapkan kami berangkat pagi dari Surabaya dan sekita r jam 3 sore kami sudah sampai di rumah Pakde dan Bude Seno di kota Malang yang sejuk itu. Pakde Darmo dan Bude Ratna adalah nama Pakde dan Budenya Seno. Ternya ta mereka berdua itu masih muda. Jauh lebih muda dari bapak ibunya Seno. Pakde D armo adalah saudara sepupu ibunya Seno. Usianya sekitar 35 tahunan. Sekitar 5 ta hun lebih muda dari ibunya Seno. Dan tentu saja Bude Ratna lebih muda lagi. Mungkin sekitar 28 tahunan. Sudah leb ih dari 5 tahun Pakde dan Bude Seno itu berumah tangga, tetapi hingga kini belum punya anak. Oleh karenanya mereka nampak gembira saat kami datang. Bude Ratna orangnya cantik. Aku senang melihat wanita cantik seperti Budenya Sen o ini. Walaupun masih dibilang ABG, aku sudah punya kesukaan melihat yang cantik -cantik. Bahkan kalau aku ingat-ingat sejak Taman Kanak-kanak aku sudah tahu ana k-anak mana yang cantik. Atau dari ibu-ibu yang mengantarkan anaknya ibu mana ya ng paling cantik. Pada waktu itupun aku sudah bisa berfantasi. Aku suka membayan gkan untuk mencium teteknya, atau pipinya atau bibirnya yang cantik-cantik itu. Tapi Bude Ratna yang Budenya Seno ini benar-benar cantik. Kalau aku bandingkan, kecantikan Bude Ratna tidak kalah dengan kecantikannya para bintang iklan atau s inetron. Tulang pipinya, merah bibirnya, anak rambutnya yang lembut pada belakan g lehernya yang jenjang, duuhh.. Semuanya itu benar-benar menampilkan daya sensu al dan kecantikan yang sempurna. Rasanya mirip dengan Shirley Margaretha atau ya ng biasa dipanggil Shirley itu. Tentu Bude Ratna sedikit lebih tuaan. Kalau lagi bicara aku suka sekali memperhatikan gerak bibirnya yang tipis itu. Aku lantas membayangkan seandainya Bude Ratna meludahi aku, ahh.. biarlah. Akan kujilati ludahnya dan kutelan. Bahkan aku bayangkan seandainya Bude Ratna meluda hnya langsung ke mulutku. Uuhh.. dengan segala kesukaanku, aku akan mengucapkan beribu-ribu terima kasih padanya. Penis kecilku ini jadi langsung ngaceng. Sesudah kami diterima dengan ramah oleh Pakde dan Budenya Seno, kemudian sedikit ngobrol sana-sini. Tentang sekolah, tentang cita-cita mau jadi apa kalau sudah gede nanti dan sebagainya, kami disuruh istirahat dulu atau kalau mau mandi, bol eh. Silahkan. Aku pikir ngapain istirahat. Mendingan mandi saja, nanti ngobrol l agi dan melihati lagi cantiknya Bude Ratna. Rasanya enak kalau penisku ngaceng t erus saat mengkhayalkannya. Akhirnya Seno sepakat kalau aku mandi dulu. Sementara dia akan menunggu sambil s ekedar tidur-tiduran. Kamar mandi Bude Ratna tidak begitu luas. Di sana-sini nam pak bergantungan baju atau celana kotor. Aku jadi sedikit kesulitan untuk mengga ntung handuk dan bajuku. Terpaksa aku geser-geser untuk mendaptkan gantungan. Pada saat itulah aku melihat ada celana dalam wanita. Tak salah lagi, pasti ini

adalah celana dalam Bude Ratna. Siapa lagi?! Perempuan di rumah ini kan hanya Bu de Ratna. Darahku tiba-tiba berdesir. Meyakini bahwa itu adalah celana dalam Bud e Ratna membuat nafsu birahiku bangkit. Kenapa celana dalam kumal ini jadi begit u nampak indah di mataku. Kudekatkan wajahku ke arahnya. Lihatlah, bukankah warn a celana ini putih. Celana yang terbuat dari bahan yang lembut ini tadi siang at au mungkin tadi pagi atau kemarin sore telah dipakai oleh Bude Ratna. Dan sekara ng tidak begitu putih lagi. Pinggirannya nampak ke-kuning-kuningan, mungkin disebabkan keringat di selangkan gan Bude. Kemudian kulihat bagian bawah yang bertepatan dengan vaginanya, warnan ya semakin kuning yang pekat. Mungkin itu adalah sisa-sisa air kencing campur ke ringat Bude yang tertinggal. Ah.. Darah birahiku kembali berdesir. Penis kecilku mulai tegang. Hidungku kepin gin tahu bagaimana bau celana dalam orang secantik Bude Ratna yang mirip bintang sinetron Shirley ini. Dengan agak gemetar tanganku mendekatinya. Pelan dan hati -hati aku pungut celana dalam itu. Aku merasakan seakan ada stroomnya saat ujung jariku menyentuhnya. Darahku naik ke kepala membuat wajahku terasa sembab dan u bun-ubunku memanas. Dengan mempertemukan ibu jari dan jari telunjuk aku mengambi l tepian celana dalam dengan cara menjepitnya. Rasanya aku tak ingin celana dala m Bude Ratna ini ter-kontaminasi oleh tangan-tanganku. Kembali darahku berdesir. Mataku menatap tajam. Kusaksikan lebih dekat kain lemb ut yang beberapa waktu sebelumnya telah menutupi bagian milik Bude Ratna yang pa ling rahasia. Tanpa ragu dengan jantungku yang berdegup-degup sambil setengah me nutup mata kudekatkan celana Bude Ratna itu ke hidungku. Aku segera menangkap ba unya. Oohh.. Sepertinya aku dibawa melayang. Bau pesing kencing dan asem keringat sela ngkangan Bude Ratna membuat aku serasa terbang. Aku terayun dan terlempar dalam awang nikmat surgawi. Bau pesing dan asem itu seketika menjadi wewangian memabuk kan. Tak pernah kutemui wewangian senikmat ini. Ahh.. Kini aku merasakan betapa hasrat birahiku meledak dan terbakar menyala. Nafsu syahwatku menggelegak. Aku n anar dan menjadi liar. Khayalanku tak mampu kukendalikan. Dia terbang menuntunku menciumi selangkangan Bude Ratna. Bibir dan lidahku melata di seluruh pori-porinya. Kurasakan seakan B ude Ratna telah menantikan jilatan dan kecupan bibirku pada vagina dan selangkan gannya. Dia mengangkangkan lebih lebar kedua pahanya yang putih bersih itu agar bibir dan lidahku lebih leluasa menjelajahinya. Jari tanganku dengan terburu-bur u melepasi anak kancing celanaku. Kukeluarkan penis kecilku. Kini aku mulai meng elus-elus dan memijatinya. Kemudian mengocok-ocoknya. Dengan segenap jari-jari t anganku akhirnya celana dalam Bude Ratna kugenggam erat. Kemudian dengan tanpa r agu serta penuh nafsu syahwat birahi kubekapkan celana dalam itu ke mukaku. Bagian bawahnya yang paling kuning pekat kumasukkan ke mulut. Aku melumat-lumatn ya. Aku ingin kencing atau keringatnya yang kuning pekat itu larut dalam ludahku . Aku ingin mengecap-ecap dan mengisep-isepnya. Aku ingin merasai kencing dan ke ringat Bude Ratna. Aku ingin menelannya. Kocokkan tangan pada penisku semakin kupercepat. Aku merasakan kenikmatan syahwa t yang tak terhingga. Bayangan Bude Ratna yang menggeliat-geliat sambil mendesah -desah karena kegatalan menerima kecupan dan jilatanku melipatkan hasrat birahik u. Bahkan dia merenggut kepalaku. Dia tarik wajahku dan ditenggelamkannya lebih dalam ke selangkangannya. Genggaman kocokkanku semakin kuperketat. Aku tahu air maniku terus mendesak ingin muncrat. Kurasakan asin pada lumatan di mulutku. Kencing dan keringat selangkangan Bude R atna telah larut dalam ludahku. Sepertinya tangan Bude Ratna meremas-remas rambu tku. Tubuhnya bergoyang. Pantatnya maju mundur menahan nikmat syahwatnya. Kudeng

ar dia mendesah, merintih atau meracau, "Terus Wan. Enak Wan. Jilati terus vagina Bude Wan. Ayyoo.." Aaacchh.. Tanganku merasakan urat penis kecilku berkedut dan mengangguk-angguk. Air maniku muncrat menembaki dinding kamar mandi Bude Ratna. Aku merapat ke pint u. Kenikmatan sperma yang merambati saraf-saraf di seputar penisku begitu terasa nikmatnya. Celana dalam Bude Ratna masih nyumpal di mulutku. Bagian yang di ara h vaginanya telah kuyup oleh ludahku. Aku balik dari awang-awang setelah menjila t dan melumati selangkangan dan vaginanya Bude Ratna. Kini khayalanku memerosotkan tubuhku. Aku jongkok sambil bersandar ke kloset. De ngan hati-hati celana dalam Bude Ratna kukembalikan ke gantungannya. Kutaruh kem bali dan kutata-tata sesuai semula agar tidak menimbulkan kecurigaan Bude Ratna Sehabis mandi Seno mengajak aku keliling kebon apel yang berada di belakang ruma hnya. Aku melihat sungai yang mengalir di dalamnya. Airnya sangat jernih. Nampak ikan-ikan kecil pada berseliweran. Tetapi saat aku mendekat dan mengamatinya ya ng nampak hanyalah celana dalam Bude Ratna yang wangi air kencing dan keringatny a itu. Aku sama sekali kehilangan dorongan untuk makan apel atau mancing. Aku ma sih berada dalam jerat birahiku. Aku masih terseret dalam obsesi syahwatku pada celana dalam Bude Ratna. Pagi harinya kami bangun kesiangan. Bude Ratna sibuk meladeni suaminya yang hend ak berangkat kerja. Dia juga telah membuatkan minuman dan sarapan untuk kami. "Mandinya entar, ya nak. Sekarang cuci muka saja dulu terus sarapan. Bude sudah kegerahan nih. Habis Pakde berangkat, biar Bude yang mandi dulu, ya", "Ya, Bude", sahut Seno. Kebeneran..!! Memang itu mauku, begitu sorak kata hatiku . Aku sendiri diam saja. Aku bergaya acuh. Hanya mataku yang mencuri pandang bagai mana bibir Bude membuka dan mengatup dengan indahnya saat bicara. Aku juga terpe sona pada penampilan Bude yang belum mandi ini. Dari lehernya yang jenjang turun ke bahunya yang hhuhh.. Aku tak bisa mengucapkannya. Sangat aduhai. Dia hanya m emakai blus lembut dan tipis tanpa lengan. Lubang lengan blusnya itu sangat pas hingga nge-jepit ketiaknya. Nampak sepintas olehku lipatan ketiaknya. Di tempat yang sama kusaksikan tepian blusnya basah oleh keringatnya. Aku langsung melayan g. Benar kata orang, perempuan yang cantik akan tampak sangat cantik sebelum man di. Rasanya hasrat birahiku menyergapku di pagi ini. Dan penis kecilku kembali n gaceng. "Ayo, Wan. Jangan ngelamun. Makanlah. Ambil itu telor mata sapinya. Pakai sambal ? Suka pedes?", aku agak kaget. Bude Ratna begitu perhatian dan menyayangi kami berdua. Kemudian kuperhatikan pu la apa yang dipakai di bagian bawahnya. Dia tidak memakai rok. Rupanya pagi tadi bersama suaminya Bude Ratna melakukan jogging. Dia hanya memakai 'short pant' yang ketat dengan tubuhnya. Ak u seakan ingin pingsan karena tak tahan melihat betapa seksinya tubuh Budenya Se no ini. Aku nggak mampu menyaksikan paha dan betisnya. Aku sampai heran pada dir iku sendiri, kenapa paha dan betis Bude Ratna itu begitu merangsang nafsuku. Khayalku terus membawa aku terbang melayang-layang. Aku ingin dia lekas pergi ma ndi. Aku ingin apa yang kini dipakainya, yang kini membungkus tubuhnya itu dia t inggalkan di gantungan kamar mandi. Aku ingin hidungku menghirupi apapun yang di a pakai ini. Aku ingin hidungku lebih banyak menyedoti bau tubuhnya Bude Ratna. Aku menjadi sangat bergairah. Aku berusaha Seno tidak mendahuluiku. Aku ingin me

rasakan bau ketiak yang masih segar dari blus Bude Ratna itu. Wwoowww.. Mudah-mu dahan dia meninggalkan seluruh pembungkus tubuhnya yang membuat aku puyeng itu d i gantungan kamar mandinya. Dengan berusaha keras untuk tenang, begitu selesai sarapan aku mengambil handuk dan siap untuk mandi. Sambil bergaya membaca majalah yang tercecer di meja, mata ku tak lekang mengawasi pintu kamar mandi, menunggu Bude Ratna selesai mandi. Ku dengar suara air dari gayungnya. Kubayangkan betapa bahagianya air itu. Bisa men jelajahi lekuku lekuknya tubuh Bude Ratna. Sesaat dia keluar dari kamar mandi aku segera meletakkan bacaanku, berdiri, meng geliat kecil sambil menguap dan bergegas untuk mandi. Segala hal tadi kulakukan untuk menghindarkan segala bentuk kecurigaan Seno atau Bude Ratna pada tingkah p olahku. Kamar mandi terasa hangat dan wangi bau sabun sesaat seseorang selesai m andi. Mataku jelalatan ke arah gantungan baju. Dan kudapatkan apa yang kuimpikan .. Pertama kusaksikan 'short pants'-nya ngegantung menindih blusnya. Kemudian disam pingnya kutang lusuh bekas pakai. Nampak talinya menjuntai ke bawah. Dan di bela kang kutangnya itu ada terlihat celana dalam Bude Ratna. Wwoow.. Aku pesta, nih. Sepertinya aku sedang menyaksikan sebuah karya pop art-nya seniman Andy Wharol y ang menggantungkan celana dan BH seronok dalam ruang pamer di New York Modern Ar t Museum. Hasrat seksualku demikian terpukau menyaksikan apa yang kuimpikan itu. Tapi kini aku berusaha lebih tenang. Kubuka dulu bajuku, celana pendekku dan cel ana dalamku. Aku telanjang. Aku tidak langsung meraih benda-benda perangsang nik mat syahwat milik Bude Ratna itu. Aku akan memanjakan mataku untuk menikmatinya lebih dulu. Sambil pelan-pelan aku mengelusi penisku yang semakin tegang dan ker as aku mengamati short pants itu. Beberapa menit yang lalu short pants ini berad a di selangkangan dan pinggul Bude Ratna dan membungkus milik Bude Ratna yang pa ling indah. Nampak lipatan kain yang timbul karena tertekan pantatnya saat duduk. Ah, seakan aku sedang mengamati pantatnya dari jarak yang sangat dekat. Aku perhatikan tep ian celananya. Pasti pahanya terus bergesekkan dengan tepian itu dan meninggalka n keringat di sana. Rasanya aku tidak ingin mengedipkan mataku. Dan ketika aku m engusapkan short pants pada arah pantatnya ke hidungku, aku serasa sedang menciu m bokong Bude Ratna. Duh, nikmatnyaa.. Pasti lebih nikmat dari sekedar mancing dan makan apel. Berikutnya tanganku meraih blus tanpa lengan itu. Kucari lubang lengannya yang s empit. Kuamati. Kulihat ada noda peta di sekitar pinggiran lubang lengannya. Aku yakin itu keringat Bude Ratna. Pelan kudekatkan ke hidung dan kuciumi tepian le ngan blus itu. Ini bau asem keringat Bude Ratna. Hasrat birahiku melonjak naik. Jari-jari tanganku semakin sering memijat-pijat penis kecilku. Enak banget rasan ya.. Aku terbang di awang nikmat birahi. Hidungku kembali nyungsep ke ketiaknya Bude Ratna Aku merem setengah melek. Oochh.. Bude Ratnaaa.. Bude Ratnaaa.. Ijink an aku menjilati ketiakmu Budee.. Berikutnya aku mendekatkan hidungku ke arah gantungan. Kuendus kutang dan celana dalam Bude Ratna. Aku rasakan lintasan aroma keringatnya yang asem dan kencingn ya yang pesing itu. Pasti asem keringat itu nempel pada kutangnya. Mungkin buah dada Bude Ratna berkeringatan saat kegerahan. Keringatnya itu pasti terserap kai n kutangnya dan tertinggal di sana. Dan bau pesingnya pasti dari celana dalamnya yang nampak lusuh sesudah di pakainya. Mungkin saat kencing ada serpihannya yang terciprat ke celana dalamnya. Warna ke

-kuning-kuningan yang pekat pada bagian arah bawah celana dalam itu menunjukkan air kencing yang kering itu yang mungkin tercampur dengan keringatnya pula. Aku membayangkan betapa nikmat apabila kencing dan keringat dari selangkangan atau v agina Bude Ratna bisa kujilati atau larutkan dalam ludahku agar aku bisa menelan nya. Membayangkan itu semua membuat elusan tangan pada penisku berubah menjadi k ocokkan. Dan kocokkan itu kuselingi dengan pijatan pada urat-uratnya. Rasanya ta k pernah puas mengendusi kutang dan celana dalam Bude Ratna itu. Kini saatnya mu lutku melumati apa yang kurang dari 30 menit yang lalu masih nempel di tubuh Bud e Ratna ini. Aku mengunyah-kunyah bagian celana dalamnya yang nampak bernoda kuning pekat. Sa at telah membasah, kencing dan keringat yang larut bersama ludahku itu kuserap d an kusedoti untuk mengaliri tenggorokanku. Penisku semakin kaku mengiringi lumat an mulutku. Kemudian kukunyah pula tepian lubang lengan blusnya. Rasa asin dan a sem dari ketiak Bude Ratna yang larut dalam ludahku kutelan pula. Dduhh.. Duhh.., tanganku semaki cepat mengocok-ocok penisku. Nafsu birahiku tela h mendesak naik ke ubun-ubunku. Aku ingin secepatnya memperoleh orgasmeku. Aku m embayangkan nikmat saat air maniku nyemprot ke dinding kamar mandi seperti kemar in. Mungkin kali ini aku agak tegang kurang santai. Sesudah ngocok penis sekian lama orgasme dan ejakulasiku belum juga hadir. Sedangkan khayalan seksualku suda h melayang ke mana-mana. Ke ketiak kanan dan kiri Bude Ratna. Bahkan kemudian ak u pindahkan ke ketiaknya Shirley. Kuteruskan lebih kebawah lagi, bibirku mencium i sambil lidahku melata dan merambah paha dan selangakangan Bude Ratna. Kemudian pindah pula ke Shirley. Belum juga. Tapi akhirnya datang juga. Saat khayalanku membayangkan Bude Ratna mengencingi m ulutku, tak tertahan lagi, air maniku langsung muncrat berlimpah-limpah berhambu ran. Aku mendesah dan merintih tertahan menerima nikmat luar biasa itu. Jakunku bergerak-gerak seolah-olah benar-benar menelan air kencing Bude Ratna yang hanga t itu. Kunyahan dan sedotanku pada celana dalam dan lubang ketiak blus Bude Ratn a tak pernah kuhentikan. Aku tak menghitung lagi kemungkinan kain-kain eksotik d an erotis yang lembut itu tercabik-cabik oleh gigiku. Seno mengetok-ketok pintu. Minta aku cepetan, dia kebelet untuk buang air. Ah, n ih teman.. Secepatnya aku menyelesaikan mandiku. Hari itu kami seharian mancing di kali. Saat pulang kantongku penuh buah apel ya ng ranum. Ternyata apel yang langsung dipetik dari pohon rasanya sungguh lezat d an segar. Bude Ratna menggoreng ikan hasil pancingan kami. Malam itu kami tidur sangat lelap. Pagi berikutnya adalah hari ke. 2 kami nginap di rumah Pakde Darmo. Aku bangun d engan penuh ngaceng dan penuh harap. Aku berharap untuk bisa mengulangi kenikmat an orgasme dan ejakulasi macam kemarin. Seluruh obyek dan sasaranku ada dalam ka mar mandi itu. Tokoh sentralnya tetap Bude Ratna yang cantiknya mengingatkanku p ada Shirley Margaretha. Seperti kemarin, pagi ini kulihat Bude Ratna sibuk meladeni suaminya bersiap ke kantornya. Wanita yang sangat cantik saat bangun tidur itu mempertontonkan bahun ya yang aduhai dengan memakai blus lembut tanpa lengan macam yang dia pakai kema rin. Kecuali warnanya yang pagi ini ke kuning dan merah-an penuh motif kembang-k embang. Dan seperti kemarin pula, Bude Ratna menyuruh kami cuci muka dulu kemudian sarap an. Dia akan mandi duluan karena kota Malang yang bagi kami cukup dingin ini bag i beliau membuat sangat kegerahan. Mungkin karena sudah sehari-harinya sebagai o rang Malang. Dan sekali lagi seperti kemarin, aku telah siap dengan handukku sam bil membaca apa saja yang terserak di meja menunggu Bude Ratna keluar dari kamar mandinya.

Untung ada daya khayal yan g membantu aku. khayalanku terbang me ngantarkan hidung. Aku yakin beliaun ya menganggap kami ini hanyalah anak-anak kecil." demikian khayalan rintihan dan desah Bude Ratna. aku merambah buah dada dan pentil-pentilnya. sama saja. busa untuk menggosok kaki. lidah dan bibirku untuk menjilati ketiaknya. Ratusan ikan-ikan u ceng dan wader dapat kami tangkap. Entah kemana kaos oblong bergambar partai tadi. ayoo. Air sejuk Malang dengan cepat bisa mengembalikan tenagaku. lidahku menjilati paha. Aku kesengsem dengan tampilannya yang sangat seksi di siang hari ini.. Kaos itu be rwarna merah yang ketat. Dan khayalanku untuk hal macam itu tak pernah menemui hambatan. Pada saat muncrat yang terakhir. Saat aku menciumi dan melumat-lumat lubang lengan blusnya. Tak ada yang bisa membantuku. Iklan parta i itu menghimbau masyarakat untuk menusuk pada tanda putihnya itu. artinya aku mesti mendesak-d esakkan penis kecilku ke celah dua bukit indah milik Bude Ratna yang kukagumi in i. Pagi itu aku sempat mengulangi lintas khayalanku hingga aku bisa meraih 2 kali o rgasme dan ejakulasi. Tetapi karena perasaanku demikian kebelet. Bude Ratna telah mencucinya. Buka mulutmu. Oleh karenanya beliau tidak per lu canggung dengan pakaiannya yang ternyata sangat merangsang naluri birahiku. Aku mengajak Seno kembali menyusur i kali mencari ikan.. kubuka saja celanaku... Tubuhku jatuh nge-gelesot ke lantai.. Belum sampai ke menit ke 5 aku sudah merasakan air maniku akan tumpah. khayalanku akan merangkaki tubuh Bude mulai dari bagian atas hingga bagia n bawah tubuh cantiknya. Bu Ratna m emakai kaos tipis berlambang salah satu partai pemenang Pemilu 2004. selangkangan dan vaginany a. Aku sudah atur. Bude Ratna menggorengkan ikan itu untuk lauk makan siang kami. Kuamati di seputar kamar mandi. Tentu s aja kutang Bude ini lebih melengkapi dan menunjang dalam melancarkan khayalan se ronokku. "Wan. Kuperhat ikan sabun.!! Aku nggak sabar menunggu saat mandi. Aku juga membayangkan betapa tangan-tan gan Bude dengan erat memegangi kepalaku agar air kencingnya bisa tepat masuk ke mulutku. Aku aga k kecewa. Lidahku menjilat dan mengecapi keringat asin ketiaknya itu. odol. Dan saat aku mul ai melumat kutangnya. Bibirku melata merambah dadanya. aku ke kamar mandi. Ternyata segala pak aian kotor tak nampak lagi di gantungannya. Aku puas banget. Yang ada kini adalah gundukkan ranum buah dada Bude Ratna. Tanganku dengan terampil mengocok-ocok penis kecilku. E daann. Banget. Aku membayang kan seandainya boleh menusuk di tanda itu sekarang. Aku kini menunggu Bude Ratna kencing di m ulutku macam kemarin pula.. aku dise rgap nikmat syahwat tak terhingga. Air mani ku muncrat dari penis kecilku dengan tubuhku yang telentang di lantai dan mengge liat-geliat menahan gelinjang. Aku mulai saja mengelusi penis kecilku sambil mataku setengah merem. Disamping aku mendapatkan celana dalam dan blus lusuh bekas pakainya Bude Ratna. Aku bilang pada Seno perutku mules. Nafsu birahiku terbakar menggelora.. Dan saat aku melumat-lumat celana dalamnya.. Duuhh. Selesai mandi badanku sangat segar.. Tiba-tiba saja hidungku telah nyungsep di ketiak Bude Ratna yang basah oleh keringatnya. Untuk bawahannya Bude Ratna memakai celana pendek 'hot pants'. Wa ngii. minum Wan. sikat gigi. kamu minum ya kencing Bude.. Dengan penuh nafsu bibir dan lidahku menyapu bukit dan lembah-lembah dari dada m . dia juga gantungkan kutangnya. Sambil menunggu gorengan ikan mat eng. Kami bikin tambak kemudian mengurasnya.. Pagi itu aku seakan menciumi tubuh Bude yang telanjang bulat.Pagi ini mandiku sungguh-sungguh sukses. Dd. Ah. Tepat pada arah dadanya nampak tanda putih.

... Bukankah aku tak apa-apa. Mataku jelalatan dan. Aku langsung menelanjangi diriku. Kulihat Bude Ratna sudah dandan rapi. Semerbak dan hangatnya bau sabun dan tubuh Bude Ratna langsung menyergap hidungku. besok? Se no bilang besok Pakde dan Bude akan nganter kami sampai terminal bus. Aku juga mengendus-endus dan menjilati selangk angannya. Dan dengan cara itu orgasmeku cepat hadir y ang disertai tumpahnya air maniku yang berlimpah. kacau nih. Hahh. Tentu di a sedang nyediain sarapan buat kami yang akan pulang. Bude Ratna membuatkan lalap dan sambal. Mungkinkah nanti sore ata u yang pasti besok pagi bisa kudapatkan apabila beliau selesai mandi sore? Yaa. Blus lembut berlengan pendek yang lusuh pula. Jam berapa Sen. Aku masih penasaran. sih?! Kok Pakde pake ikut nganter sih?! Emangnya Pakde nggak kerja? Wah. Waahh. blus lembut atau short pants punya Bude Ratna yang bekas dipakainya itu telah menerbangkan aku ke awang-awang nikmat birahiku. Aku tidak langsung mandi.. kalau begitu sudah mandi dong?! Aku buru-buru lari kekamarku untuk mengambi l handukku. Paling-paling Bude Ratna juga belum mandi. Tangan-tangan teram pilku mulai mengelusi penis kecilku. aku tak tahan untuk membiarkannya. Saat kutemukan bukit indah yang menggumuk. yaitu vaginanya. Waah h. Aku agak terhuyung saat keluar kamar mandi. Lihatlah apa yang ada di gant ungannya. Kami akan berangkat jam 8 pagi dari rumah. Lidahku mencoba menembusi gumuk itu. Dengan alasan nyari udara pagi yang sehat aku ajak Seno keluar rumah dan jogging di kebon apel belakang rumah. Kulihat Bude Ratna sudah sibuk di dapur. Kulihat kutangnya yang nge-gelantung. pokoknya aku sangat terangsang kalau mikir air kencing Bude Ratna. Aku sungguh penasaran dan kehilangan kesabaran. Short pants yang sangat lecek sesudah dipakai tidur dan kena keringat bokongnya saat sibuk di dapur tadi. Celana dalam. Kami makan sian g dengan sangat nikmat. kutang. Dengan banyak kehilangan keyakinan diri aku langsung masuk ke kama r mandi. Lewat jam 6 pagi kami balik ke rumah. Aku juga merasakan ada lengket-lengket di ujung lidahku. Gantungan baju itu penuh dengan pakaian kotor milik Bude Ratna yang bekas di pakainya. Malam itu aku nonton TV sampai tertidur. Besoknya. Seti ap detail pakaian kumal Bude Ratna itu melemparkan aku ke lembah syahwatku dan m engajak hidung. Birahiku terdongkrak tinggi dengan apapun yang kini nampak tergantung di depan m ataku. Aku belajar sabar. Bude Ratna sempat nampak cemas meilh at keadaanku. Rasanya kamar mandi ini menjadi demikian indahnya. Rasanya bukan pagi y ang baik nih. Aku ke mbali melumati noda-noda keringat atau serpihan kencing pada pakaian kotor Bude . bibir dan lidahku berkelana menjelajahi tubuh Bude Ratna. Sungguh sebuah kejuta n. Besok pulang. Ini pesta besar yang kudapat di Mala ng. batinku kesal. kenapa tak bisa kudapatkan celana dalam atau baju yang lain dari bekas pakai Bude Ratna saat di kamar mandi tadi. masa bodo. Semua impianku menjadi kenyataan. Terkadang juga kuselingi dengan remasan ata u pijatan... Kenapa aku semakin pengi n dan terobsesi air kencingnya ya? Ah. Tetapi itu hanya sesaat. Jangan-jangan kami aku nggak sempat men ikmati kembali celana dalam Bude Ratna nih. Ikan uceng dan w adernya sungguh menjadi santapan yang tak ada bandingnya. celana dalamnya yang nampak lusu h setelah dipakai sejak semalaman.elintasi perut dengan pusernya menuju ke selangkangan Bude Ratna. Kok pagi. Aku rasakan banget bagaimana jepitan bibir kemaluannya menghalangi tusukkan lidahku. jam 5 pagi aku sudah terbangun. Aku pikir to h nggak ada gunanya mandi pagi-pagi.. Air maniku muncrat saat Bude Ratna mengencingi mulutku.

. Aku mandi sepuasku. Kul ihat caller idnya. Aku sangat hati-hati tidak mau affairku dengan Santi tercium oleh mereka. sedangkan aku langsung menuju tempat parkir untuk berangkat mengerjai istri or ang he.. Kudengar Pakde Darmo memanaskan mobilnya. suami Santi. Aku mengocok penis kecilku dengan cepat. yang sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan yang te rus berkembang. Saya sedang makan siang nih. tiba-tiba HPku berbunyi. untuk kemudian dilanjutkan dengan acara bobo si ang sejenak sebelum kembali lagi ke kantor. OK sampai ketemu sebentar lagi ya" kataku sambil menutup pembicaraa n. Bapak tu nggu sebentar ya" jawabku. Hari itu aku ditemani Pa k Erwan. Kamipun berpisah. "Oh iya. OowWCchh. Sedangkan Lia sibuk mencatat pembicaraan kita berdua. P ak Erwan ingin bertemu untuk membicarakan proyek komputerisasi. Dan kini. Sensasi Bercinta Dengan Bertukar Istri. Dari Santi.. Seperti biasa. adalah manajer keuangan di kantorku.Ratna itu. perutku agak mules. "Betul Pak.. Hingga dengan penuh histeris aku men gerang dan mendesah tertahan. Aku tersungkur. Tetapi hari itu sebelum aku pergi. sehingga aku bisa lelua sa menikmati istrinya.. Air maniku tumpah. sekretarisku. Aku kembali berguling ke lantai. Memang perusahaanku sedang ingin menggant i sistem yang lama.. He.. atau blusnya. Nanti sebentar lagi saya ke sana. Kapan nih kesini lagi" suara merdu terdengar diseberang sana. manajer IT perusahaanku dan Lia.. Tubuhku bergetar hebat mengikuti gelinjangku. Makin cepa t. He. Itulah sekilas kenikmatan yang kudapatkan selama liburanku. . saya sedang menyantap makan siang di seb uah cafe yang terletak di lantai dasar gedung kantorku. "Dari klien" kataku. sehingga aku aja k saja dia untuk bergabung menemaniku makan siang.. Biasanya aku makan siang hanya dengan Lia. Ketemu perempuan cantik macam Bude Ratna dan menciumi celana dalam kotor nya. Seusai menikmati makan siang. Aku memasuki jerat nikmat yang tak bertara. Aku dan Pak Erwan berbincang-bincang mengenai proyek implementasi software dan j uga tambahan hardware yang diperlukan. Aku bilang tunggu. "He. Kebetul an Pak Arief ini sedang aku kirim training ke Singapore. pada setiap liburan aku se lalu berharap bisa pergi ke suatu tempat untuk kemungkinan mengalami peristiwa s ejenis. sekretarisku. Hal in i mengingat Pak Arief. Sedang asyik-asyiknya menyantap steak yang kupesan. Sedang nggak bisa ngomong ya Pak" Santi menggoda. aku lagi buang air. Atau kutangnya.. aku minta supaya aku tidak diganggu kecuali kal au ada emergency. Cepat. aku berkata pada Lia bahwa aku akan langsung menuj u tempat klienku. "Hallo Pak Robert. Pasti aku akan selal u mengenang dan mengulang nikmat macam itu.. Seno menggedor pintu kamar mandi. Aku cepat segar apabila a ir menyiram tubuhku. Berkali-kali penisku berkedut keras menembakkan ca iran-cairan kentalku hingga membasahi dan meleleh di kamar mandi Bude Ratna ini. Cepat. Mereka kembali ke lantai atas untuk bekerja .

Tadi macet total tuh. Katanya belum pernah lihat yang sebesar punya Pak Rob ert" kata Santi sambil meraba-raba kemaluanku. merekapun bercerita mengenai kehi dupan seks mereka. Mungkin karena suda h beberapa hari ini aku remas dan hisap sementara suaminya aku "asingkan" di neg eri tetangga. Buah dadanya tampak semakin padat dibalik bajunya. karena orang sekelas aku saja kagum melihat rum ahnya yang sangat wah itu. dahagaku yang lainpun muncul. Aku kagum pada rumah mereka yang sangat luas." Lalu dia bercerita kalau dia berkenalan dengan seorang wanita. Kucium bibirnya sambil tanganku mengelus-elus pundaknya. Santipun menjelaskan kalau kami s udah ada janji dengan majikannya. Susan menyambut kami dengan ramah. "Saya sih OK saja" jawabku riang. Mungkin di peta juga nggak a da" candaku. Santipun memperkenalkan diriku pada mereka. Bayangkan saja. Susan. Terutama kulitnya yang putih dan mulus sekali.. Dia tersenyum gembira melihat kedatanganku. juga koleksi lukisan-lukisan pelukis terkenal yang tergantung di dinding. Orangnya cantik banget. Dengan perabot-perabot yang mahal. Untung jal anan Jakarta sudah agak lengang. Naman ya Harry. Ibaratnya kalau dihinggapi nyamuk. seorang pengusaha properti yang sukses. Segera kuparkirkan Mercy silver metalik kesayanganku. sampai jugalah aku di rumah Santi. Kamipun masuk ke dalam rumah dan aku langsung duduk di sofa ruang keluarganya. Wanita ini memang cantik sekali. Nikmat sekali meminu m orange juice itu setelah lelah terjebak macet tadi.. Nanti pura-pura saja Pak Robert suamiku" kata Santi sambil pamit untuk menelpon kenalan barunya itu. "Iya. Santi ada hadiah nih untuk bapak" "Apaan nih?" jawabku senang. Hari sud ah menjelang sore. Sekilas mengingatkan aku pada bint . Singkat cerita. saat dia s edang berolahraga di gym.. sudah beberapa jam aku di jalan tadi. Rumah kamu sih jauh. Santi sendiri yang membukakan pintu.. Pak Robert kok lama sih" katanya. "Aih. "Oh ya. Setelah mulai akrab. Tetapi aku lebih kagum melihat Susan." jawab Santi sambil tertawa kecil.. "Pak. Ketika aku akan membuka bajunya. si nyam uk akan jatuh tergelincir. dia menahanku. Bayan gkan saja betapa kayanya mereka. "Dia ingin coba ini bapak. Aku m asih bernafsu melihat Santi. Tak lama kamipun sampai di rumahnya yang luas. meskipun telah lima hari berturut-turut aku setubuh i dia. "Ini perkenalkan suami saya" Seorang laki-laki paruh baya dengan kepala agak botak memperkenalkan diri. tetapi setelah melihat Santi yang cantik. Susan menawarkan untuk berpesta seks sambil b ertukar pasangan di rumah mereka.Setelah kesal karena terjebak macet.. Seorang satpam tampak membukakan pintu garasi.. "Bisa aja Pak Robert. Dahagakupun langsung hilan g. Dia tampak cantik dengan baju "you can see" nya yang memperlihatkan lengannya ya ng mulus. "Ini ada teman Santi yang mau kenal sama bapak. Aku dan Santi kemudian meluncur menuju rumah Susan di kawasan Kemang. S anti menyuguhkan orange juice untuk menghilangkan dahagaku. Disamping itu bodynya tampak seksi sekali dengan buah dada yang besar dan bentuk tubuh yang padat. dan memencet bel rumahnya.

Ditengah makan malam itu. Diturunkann ya tangan dari pinggangnya dan beranjak ke arahku." kata Susan ketika sadar aku berada di pintu dapur.. Itu gelas harganya lebih dari setahun gaji kamu tahu!!" bentak Susan.. mengingat tubuh Susan sudah sangat mengunda ng gairahku. Verveillen!!" Susan masih terus berkacak pinggang memaki-maki p embantunya. "Nggak sengaja nggak sengaja. habis ini pulang aja yuk" kata Santi berbisik perlahan setelah keluar dari ruang makan. Meskipun sebenarnya aku tidak perlu lihat yang seperti ini. Tampak Pak Harry mulai mengerayangi tubuh Santi di sofa seberang. Kamipun bercerita basa-basi ngalor ngidul sam bil menikmati hidangan yang disediakan. aku kasihan juga melihat si gadis pembantu itu. "Sebentar Pak. botak. aku berjalan melintasi dapur untuk kembali ke ruang keluarg a.. Tetapi mungkin karena kaget melihat adegan di layar TV home the ater itu. "Dasar bedinde. Tak lama akupun merasa ingin buang air kecil. Tetapi aku tentu saja tidak menyetujui permintaan S anti. sedangkan si pemba ntu kecil itu tampak ketakutan sambil meminta maaf berkali-kali. Biar tau rasa kamu. Santi pamit un tuk ke toilet. kontras sekali melihat Su san berdiri di depan pembantunya yang kecil dan hitam. Tak lama. Entah siapa namanya itu. seorang gadis pembantu kecil datang untuk menyuguh kan buah-buahan." "Oh Pak Robert.. "Pak.. kalau wanita kurang dapat menyalurkan hasrat seksualnya. "Habisnya Santi nggak nafsu lihat Pak Harry itu.ang film panas di jaman tahun 80-an. Kulihat tampak Susan melotot memarahi pembantunya itu. Kulihat di dalam. Dengan matanya dia mengajakku untuk mengikuti dia. Melihat adegan itu. . Mungkin betul kata oran g. Kupaksa saja Santi untuk kembali ke ruang makan. Susan sedang berkacak pinggang memarahi gadis kecil pembant unya tadi. kamipun ke ruang keluarga sambil nonton video porno untuk membang kitkan gairah kami. Aku sudah ingin menikmati istri Pak Harry yang cantik sekali seperti bonek a itu. "Ampun non.. Sementara wajah Susan menampakka n kepuasan setelah mendamprat pembantunya habis-habisan. "Iya nih sedang kasih pelajaran ik punya pembantu" jawabnya sambil tersenyum man is. sehingga akupun pamit an ke belakang. Tetap i entah mengapa justru hasrat birahiku semakin timbul melihat Susan yang seperti nya lemah lembut dapat bersikap galak seperti itu.. Sedangkan Santi tampak ogah-ogahan melayaninya. Setelah makan." Si gadis kecil itu terdiam sambil terisak-isak. Dengan tubuh yang putih bersih dan tinggi. Sri nggak sengaja" si gadis kecil memohon belas kasihan pada majika nnya. "Sedang sibuk ya?" godaku. cenderung menjadi pe marah. Merekapun menyuguhkan makan malam. "Gajimu aku potong. Akupun mencoba menikmati adegan di layar TV. Adegan di TV tampak semakin hot saja. Aku tertawa geli dalam hati. tanpa sengaja dia menjatuhkan gelas kristal sehingga pecah berkeping-k eping. Susan yang cantik itu. Nggak akan lagi non. "Kenapa?" tanyaku. perutnya bunc it lagi". Sudah tua. Sementara itu Susan minta ijin ke dapu r sebentar.. "Ampun non. Setelah dari toilet. Enak saja kamu bicara ya. Santi mau lihat filmnya dulu" Aku tersenyum mendengar alasan Santi ini.

Buah dadanya besar dan padat menjulang. I like it. Susanpun mengerang kenikmatan. Tak lama Santipun kembali muncul di ruang itu.." katanya sambil menjilat kepala kemaluanku. Apalagi s etelah dia mengalami orgasme. Sambil menikmati permainan oral Susan. sambil membuka celanaku. Kemudian disibakka nnya celana dalamku ke samping sehingga kemaluankupun mencuat keluar. mungkin dia pergi ke toilet untuk membersihkan tangan nya. Tampak Santi mengocok kemaluan Pak Harry dengan cepat. sehingga buah dadanya menantang di depan waj ahku. Kemudian dibukanya celana dalamku. tampak kemaluan Pak Harry sangat kecil dan tertutu p oleh lemak perutnya yang buncit itu.my god.. Santipun kemudi an meninggalkan Pak Harry. Sementara itu Susan masih dengan bernafsu menikmati kemaluanku yang besar. Dia kemudian mel epaskan pakaiannya hingga hanya kalung berlian dan hak tingginya saja yang masih melekat di tubuhnya. Sementara Susan masih mengulum dan menjilati kemalua nku. seperti seseorang yang sedang mema kan sesuatu yang sangat nikmat. Susan kemudian menghampiriku dan kamipun berciuma n kembali dengan bergairah."Yuk kita kembali" lanjutnya. Susanpun melenguh kenikmatan. kulihat suaminya sedang mendapat handjob dari Santi. Kuelus-elus rambutnya yang hitam dan diikat ke b elakang itu. "Ayo isap susu ik " pintanya sambil menyorongkan buah dada sebelah kanannya ke m ulutku. Dielus-elusnya seluruh kemaluan termasuk buah zakarku dengan tangannya yang halus. Langsung kuhisap dan kujilati putingnya.. Aku dan Susanpun langsung berciuman b egitu duduk di sofa. Di a kemudian jongkok di depanku yang masih duduk di sofa. Kulihat Santi masih menonton adegan di layar sementara Pak Harry mengelus-elus pahanya.. Setelah puas bermain dengan kemaluanku. Susan mengerang. Tingkah lakunya seperti anak kecil yang ba ru mendapat mainan baru. emhh. Sambil mengulum dan menjil ati kemaluanku. Susan kemudian berdiri. Very big. Aku terkagum dibuatnya.. Aku melakukan "french kiss" dan Susanpun menyambut penuh ga irah. sehingga kemaluankupun bebas tanpa ada pengha lang sedikitpun di depan wajahnya. ukurannya jauh berbeda.emmhh. Sementara Pak Harry tampak menikmati peman dangan ini sambil berusaha membangkitkan kembali senjatanya yang sudah loyo. Kamipun kembali ke ruang keluarga. Tak heran bila istrinya sangat menikmati kemaluanku. dan tak lama terdengar erangan nikmat Pak Harry saat dia mencapai orgasmenya. sehingga kuhentikan kegiatan ku menghisapi buah dada Santi. Susan masih be rjongkok di depanku sambil mempermainkan lidahnya di batang kemaluanku. Dibukanya bajuku dan puting dadakupun dih isapnya.. Tak perlu dikomando lagi langsung kuterkam buah dadanya yang kenyal itu. dan menghampiriku. Bener kata Santi. Tangannya meremas-remas kemaluanku. . Santi du duk di sampingku dan mulai menciumiku. Kemaluankupun mulai dihisap mulut Susan dengan rakus. S eorang di atas yang lainnya di bawah. Kutelusuri lehernya yang jenjang sambil tanganku meremas buah dadanya yang membu sung padat. dengan puting yang kecil berwarna merah muda. kuhisap dan kujilati sepuasnya. Nikmat sekali rasanya dihisap oleh dua wanita cantik istri orang ini. Celana dalamku dielusnya perlahan sambil menatapku menggoda. Sementara tanganku yang satu mere mas buah dadanya yang lain. Meman g kalau kubandingkan dengan kemaluan suaminya. Kuremas. "Oh. Kuangkat baju Santi dan juga BHnya.

"No problem Susan. Tak beberapa lama kude ngar erangan Pak Harry. Yes. Hal itu menambah suasana erotis di ruangan itu. Aha. Sementara Pak Harry rupanya telah berhasil membangunkan senjatanya. Terkadang dikeluarkannya kemaluanku dari va gina Susan untuk kemudian dikulumnya. Benar-benar nikmat rasanya menyetubuhi dua wanita cantik ini. Aha. Aku terus menyetubuhinya sambil meremas-remas buah dadanya dan sesekali menjilati dan menciumi pundaknya yang mulus. Diapun menelan s permaku itu. Setelah itu Santi memasukkan kembali kemal uanku ke dalam liang surga Susan.. sem entara aku sedang menyetubuhi Susan. I enjoyed it too.. Setelah itu." begitu erangan Susan menahan rasa nikmat yang menjalari tubuhnya.. Kuremas rambut Susan dengan tangan kiriku.. "Thanks Robert. Aha. Kamipun bersetubuh dengan tubuhnya duduk di atas kemaluanku menghadap suaminya y ang masih berusaha membangunkan perkakasnya kembali.. aku masih menggenjot Susan secara doggy-style.. Dihampirinya Santi dan ditariknya menuju sofa yang lain di ruangan itu.. Aha. That's right. Sementara. Kamipun berjanji untuk melakukannya lagi dalam waktu dekat. "Eh. Sementara itu. Kusetubuhi dia "doggy-style" sampai kalu ng berlian dan buah dadanya yang besar bergoyang-goyang menggemaskan. dia sedang memperh atikan istrinya mengulumi kemaluanku. sambil terus kugenjot vaginanya yang sempit itu.. "Ahh. aku lirik ke arah Pak Harry. Aku berdiri di depannya dan kusuruh dia menghisa p kemaluanku kembali. Sesekali kuremas b uah dadanya yang berayun-ayun akibat dorongan tubuhku. Very much" balasku.. Eh. Setelah beberapa menit. Aha.. Diapun menjil ati bersih kemaluanku. Sementara itu Santi bersimpuh di ujung sofa sambil meraba-raba buah zakarku. I really enjoyed it" katanya sambil membersihkan bekas spermaku di dadanya. Yes.. . Diapun jo ngkok sambil mengarahkan kemaluanku ke dalam vaginanya yang berambut tipis itu. Kutarik tubuhnya agak kebel akang sehingga aku dapat menciumi kembali bibirnya dan wajahnya yang cantik itu. dia kembali berdiri dan kemudian berbalik membelakangiku... Aha. Rupanya dia sudah mencapai orgasme yang kedua kalinya. Sesekali kuciumi wajah dan buah dadanya. "Ohh. I love your big cock. Kulihat Pak Harry tampak bernafsu sekali menyetubuhi Santi dengan gaya missionary. dan aku berkacak pinggang dengan tangan kananku.. Memang sudah perjanjian bahwa aku bisa menikmati istrinya sedangkan Pak Harry bisa menikmati "istriku". Setelah itu kubalikkan badanny a dan kusetubuhi dia lagi.Setelah itu. Aku ingin menggenjot dia dari belakang." Susan terus meracau kenikma tan. Santipun mau tak mau mengikuti kemauannya. Santipun tampak kembali pergi meninggalkan ruangan. Eh." dengus Susan setiap kali aku menyodokkan kemaluanku ke dalam va ginanya. Tak lamapun tubuhnya mengejang dan dia menjerit melepaskan segala beban birahiny a... Kadang kuk eluarkan kemaluanku dan kusodorkan ke mulut Santi yang dengan lahap menjilati da n mengulumnya. Sementara aku masih menyetub uhi Susan dari belakang sambil berkacak pinggang. Ohh god.. Akupun sudah hampir orgasme.. kamipun kembali mengobrol beberapa saat sambil menikmati desert yan g disediakan.. aku berdiri dan kuminta Susan untuk menungging di sofa. walaupun sebagian menetes mengenai kalung berliannya. kali ini dari depan. Tak lama akupun menyemburkan cairan ejakulasiku ke mulut Susan.

"Apa yang akan aku lakukan di sini?" pikirku ketika tiba di depan pintu gerbang villa itu. Akupu n tidak begitu menghiraukannya karena aku sangat puas dengan pengalamanku tadi.. Keluarga kami dan keluarga Priyono memang bersahabat. He.. "Habis Santi nggak suka sama Pak Harry. Hanya pada hari-hari weekend saja kami baru . Semoga saja aku masih dapat melihat film bagus tayangan HBO di TV nanti. Hanya saja aku segan memakai Santi setelah dia disetubuhi Pak Harry tadi. Dia diam saja di dalam mobil.Dalam perjalanan pulang.. Tolongin Santi dong. Mungkin besok pagi saja aku akan menikmati nya kembali. Suamiku segera menyodorkan seb uah kartu nama yang entah dari mana dia peroleh. "Tapi janji besok datang ya. Sehingga bole h dikatakan hidup kami sangat berlebih sekali akan tetapi di lain sisi waktu unt uk keluarga menjadi terbatas sekali. Villa tersebut terletak di sebuah bukit terpencil di tengah kerimbuna n hutan pinus. Apabila terdapat kesamaan nama maupun tempat peristiwa dalam tulis an ini. He. Setidak-tidaknya dia harus bersih-bersih dulu. "Kok ketawa sih Pak Robert." kata Santi merengut manja. "We're in this love together. Kemudian dengan wajah ramah mer eka membukakan pintu dan mempersilakan kami masuk. Lagian saya ada janji sama orang". "OK so pasti deh.. "Pokoknya Santi nggak mau lagi deh" katanya.. karena Pak Arief toh masih beberapa hari lagi di luar negeri. Bye" Sebenarnya aku tidak ada janji dengan siapa-siapa lagi malam itu.. demikian juga Priyono." Akupun tertawa geli mendengarnya. Udah gitu mainnya cepet banget. "Wah sudah malam nih... Baik suamiku maupu n Priyono mereka sama-sama sibuknya. Kukebut mobilku mengarungi jalan tol di dalam kota." "Kenapa sih sayang?" tanyaku ketika kami telah sampai di depan rumahnya.. Pak Robert jahat. Suamiku seorang pengusaha muda sukses.. Di uj ung jalan tersebut kita akan menjumpai sebuah pintu gerbang yang kokoh terbuat d ari besi memagari sebuah bangunan artistik dikelilingi oleh taman yang asri. Besok aja ya. "Ah. Santi na nggung nih. Ayo.. Santi belum puas. Mereka kelihatannya selalu dikejar waktu un tuk meraih sukses yang lebih besar lagi bagi keuntungan bisnisnya. "Besok khan masih ada sayang" hiburku. Untuk sampai di sana kita harus melalui sebuah jalan kecil yang m erupakan jalan pribadi yang menghubungi villa tersebut dengan jalan utama. Di dalam pekarangan villa itu kulihat beberapa mobil telah terparkir di sana dan salah satunya adalah mobil Priyono sahabat suamiku. hal itu hanya merupakan suatu kebetulan belaka dan tidak ada hubungannya dengan siapa pun juga.. Akupun bersenandung kecil mengikuti alunan suara Al Jarreau di tape mobilku. tulisan ini diangkat berdasar kan kisah dan pengalaman yang sesungguhnya dengan nama pelaku serta tempat yang telah diubah.." rengeknya lagi saat keluar dari mobilku.. Beg itu kami mendekati gerbang tersebut. Umur kami tidak jauh berbeda sehingga kami mempunyai persamaan dalam pergaulan. tiba-tiba dua orang laki-laki berpotongan r ambut pendek dengan tubuh kekar menghampiri kami. Tadi Santi horny banget lihat bapak sama Susan make love" rengeknya. Santi tampak kesal. Cerita Memek Arisan Para Suami Tukar Memek Istri.

. mereka berdua sekarang ini lagi selalu kasak-kusuk saja... "Hei. "Walah. "Eh. Apalagi w ajahnya masih tetap seperti anak-anak remaja dengan tahi lalat di atas bibirnya membuat penampilan istri Priyono kelihatan lebih muda lagi. kalau diucapkan dala m bahasa Inggris jadi kep'es.. Kami juga selalu mengatur wa ktu senggang bersama untuk melakukan pertemuan-pertemuan rutin atau rekreasi ber sama. Suamiku juga jadi ikut tertawa m endengar logat Prioyono itu. Akan tetapi ketika h al tersebut sudah mulai terasa rutin. Novie. Sehingga warna kuli tnya agak kecoklatan-coklatan terkena sinar matahari.?!" "Misalnya para anggota harus terdiri dari pasangan suami istri yang sah! Betul-b etul sah. "Kalau belum beristri atau bukan istri yang sah. pada suatu saat suamiku dan Priyono mengaj ak kami untuk ikut menjadi anggota CAPS. "Rupanya belum tahu dia. saah. Bedanya dia baru berum ur tiga puluh tahun sedangkan aku telah berumur tiga puluh lima tahun. Sekali-sekali kami bermain kartu atau pergi berdarmawisata. "Ah kayak mau jadi caleg saja. Jangan-jan gan memang punya rahasia yang terpendam". tuh gagah nggak namanya". kataku. Berbeda denganku yang berkulit agak putih dengan bentuk tubuh yang agak lebih ge muk sedikit sehingga buah dada dan pinggulku lebih kelihatan menonjol dibandingk an dengan istri Priyono. jawab Priyono. kalau arisan para suami kenapa istri perlu dibawa-bawa ikut jadi anggota?" debatku lagi.. pakai arisan segala" . Pertemuan kami dengan keluarga Priyono pada mulanya diisi dengan pergi makan mal am bersama atau mengunjungi club rekreasi para eksekutif di setiap akhir pekan. Ada suatu daya tarik tersendiri yang dimilikinya setidak-tidaknya demikian j uga menurut suamiku. Dan itu pun apabila suamiku tidak ada urusan bisnisnya di luar kota.!" kataku sambil memukul pundakn ya. Menurut pandanganku penampilan istri Priyono manis seka li. katanya lagi. rupanya pake rahasia-rahasiaan segala ya.. Sehingga antara aku dan istr i Priyono merasa cocok dan akrab satu sama lainnya. kata Priyono membela diri. jangan marah dulu.. "Ya sudah kalau begitu. juga agak sebaya denganku.. Aku tahu hal itu karena suamiku sering membicarakannya dan malahan pernah bergurau kepadaku bagaimana rasanya sekiranya dia melakukan hubun gan seks dengan istri Priyono. tiba-tiba kata istri Priyono menimpali ku. Selain itu bentuk tu buhnya agak mungil dibandingkan denganku.. "Dahulu mau dinamakan The Golden Key Club.."... baru tahu sekarang para suami juga kayak perempuan. Badannya semampai namun berbentuk sang at atletis. "Apa artinya itu. Club Arisan Para Suami".!" kata Pr iyono lagi.dapat berkumpul bersama. Keadaan itu dialami juga oleh istri Priyono. tapi gara-gara Eddy Tanzil maka naman ya diganti jadi CAPS.. Maklumlah selain dia secara rutin mengikuti kegiatan latihan di sala h satu fitness center.. pakai diseleksi segala! Nggak mau sekalian juga . "Artinya adalah Club Arisan Para Suami atau disingkat CAPS.!" kata Prioyono dalam logat Madura seraya menunjukkan jempol ke arahku sambil melirik kepada suamiku. dilarang keras untuk ikut! Oleh karena itu untuk ikut arisan ini perlu dilakukan seleksi yang ketat sekali dan tidak main-main! Jadi nggak ada yang namanya itu rahasiaan-rahasiaan. Kebetulan istri Priyono. saah!" katanya meniru gaya Marisa Haque diiklan TV.?" kataku. Tid ak sembarangan orang boleh ikut! Hanya mereka yang merupakan kawan dekat saja ya ng boleh ikut dan itu juga harus memenuhi syarat!" "Syarat apa. dia juga memang seorang atlet renang. "Ini arisan bukan sembarang arisan. "Iya Mbak. club arisan ini merupakan suatu club yang ekslusif.

kata suamiku. pasangan suami-istri". arisan ini justru bertujuan b uat mengharmoniskan kehidupan perkawinan antara suami istri!" jawab Priyono. apa saham.... apa sip. Krisis ini apabila tidak disadari akan menimbulkan bencana yang be sar yaitu tidak adanya kegairahan lagi dalam kehidupan perkawinan. Mercy atau BMW. Kejenuhan yang paling utama dalam periode tersebut biasanya dalam masalah h ubungan badan antara suami istri. "Mengapa harus ditukar-tukar sih? Dan apanya yang ditukar?" tanyaku karena aku j adi semakin tidak mengerti atas penjelasan suamiku itu. "Begini Mbak. pada periode tersebut hubungan seks antara sua mi-istri tidak lagi menyala-nyala sebagaimana pada masa setelah pengantin baru... Malahan sebaliknya. kegiatan club ini sebenarnya bertujuan untuk mengharmoniskan kehidupa n suami istri dalam rumah tangga".. disinilah memang letak masalahnya. "Ah itu kan hanya alasan yang dicari-cari saja. yaitu 'kebosanan'." "Jadi.. dan 'wanita lain '. kata suamiku. "Nah.... "Lho.. "Nggak mau ah kalau hanya ikut-ikutan!" "Begini Neng!" kata suamiku.. Kedua belah pihak biasanya telah kehilangan kegairahan dalam hubungan mereka di tempat tidur yang disebabkan oleh berbagai faktor. bilang saja kalau sudah bosan dengan istri atau mau cari yang lain!" kataku. arisan kita itu bentuknya kegiatan tukar-menuka r pasangan". "Ya itu. "Walah.?" jawabku dengan sangat heran. "Bukan. "Misalnya bagaimana?" "Ya dalam kehidupan perkawinan itu secara tidak disadari timbul kejenuhan-kejenu han. tiba-tiba suamiku menyeletuk. Arisan kita itu bukan arisan gosip. Hal itu sangat betul sekali. ini kan jaman emansipasi". apa sup. "Nah.... Hubungan badan suami istri te rsebut akhirnya terasa menjadi datar dan hanya merupakan suatu hal yang rutin sa ja. "Pasangan?! Pasangan apa.?" kataku lagi. Untuk mengatasi hal itu bagi para pasangan suami istri perlu mendapatkan pen ggantian suasana..pakai Litsus. "Memangnya apa hubungannya dengan jaman emansipasi!" aku menyela kata-kata suami ku. kata suamiku lagi. penjelasannya panjang. ya akhirnya semua sama saja. untuk itu kenapa mesti arisan. berlian... "Singkatnya menurut pandangan para pakar seksualogi dalam kehidupan perkawinan seseorang pada saat-saat tertentu terdapat suatu per iode rawan dimana dalam periode tersebut kehidupan perkawinan seseorang itu meng alami krisis. "Boleh nggak diberi tahu Mas?" kata Priyono sambil melirik kepada suamiku. terus penataran! Arisan ya arisan saja.. khususnya suasana dalam hubungan di tempat tidur". Akan tetapi sifat-sifat ini justru merupakan 'sumber konflik utama' dari krisis kehidupan perkawinan seseorang! Na h!.. diakui atau tida k diakui. mereka mempunyai naluri poligamis. emas. karena 'kebosanan' merupakan sifat manusia. se dangkan 'keinginan kepada wanita lain' secara terus terang itu merupakan sifat n aluri kaum laki-laki secara umum. katanya. yang keluar duluan hanya gosip?" kataku ket us. tapi arisan yang si p!" kata Priyono.. "Jadi arisan apa pun itu. bukan seperti itu. disini masalahnya.. akhirnya perutnya jadi gendut dan pulang-p ulang jadi bertengkar di rumah karena dengar gosip ini itu!" kataku.. kata suamik u... yaitu berkeinginan untuk melakukan hubungan badan tidak dengan satu wanita saja. jadi ya kau ikut saja dulu deh! Nanti baru tahu manfaatnya!" kata Priyo no menyeletuk. "Begini.. terus terang saja. hal inilah yang akan dicegah dalam kegiatan club itu!" . Apabila tidak ada kegairahan lagi antara suami-istri biasanya akan membawa akibat yang fatal" .! Dimana-mana juga sama! P aling-paling Bapak-bapaknya ngumpul ngobrolin cewek-cewek dan Ibu-ibunya ngerump i sambil comot makanan disana-sini. "Jadi. disadari atau tidak disadari. Suami ku tersenyum sambil mengangguk.

Yang paling gampang ya. Para istri juga harus dapat me milih kehendaknya. siapa tahu akhirnya para istri juga akan dapat menikmatinya. Pertama-tama karena dia tahu istri tidak menyetujuinya. kata suamiku.. para istri juga haru s diberi kesempatan yang sama seperti para suami. kedua unsur tadi apabila kita ibaratkan seperti minuman tidak be danya sebagai 'kopi' dengan 'susunya'.? Karena dia tahu hal itu akan merupakan sumber konflik dalam rumah tangga ya ng sangat berbahaya. arisan ini bertujuan untuk membuat keadaan yang adil dan berimbang di anta ra suami dan istri. "Apabila seorang suami menuruti naluri kelaki-lakiannya itu. Kalau dilakukan oleh para suami atau para istri itu secara sendiri-sendiri.!" "Apakah memang demikian problem dari sebuah perkawinan? Aku kira bukan hanya soa l seks saja yang menjadi konflik dalam hubungan suami istri. Mengap a.. "Kalau begitu bukankah hal itu juga merupakan suatu penyelewengan dalam perkawin an?" tiba-tiba kata istri Priyono berkomentar. maka dia cenderung akan melakukan penyelewengan dengan wanita lain secara sembunyi-sembunyi. Kedua-duanya harus mempunyai hak yang sama dalam kehidupan b ermasyarakat sesuai dengan tuntutan dari wanita itu sendiri untuk beremansipasi. atau 'kopi susunya'. Sedangkan unsur kenikmatan seks adalah merupakan unsur penunjang ya ng dapat memperkokoh dan mewarnai unsur cinta tersebut. ibarat kopi dengan susunya!" kata suamiku.. Kedua unsur yang saling berbeda ini dapat dinikmati dengan berbagai cara." kata suamiku selanjutnya. yang kedua hal itu membuat suat u keadaan yang tidak adil dalam kehidupan suami-istri. bagaimana mewujudkan hal itu. Unsur cinta dapat diibaratkan sebagai kop i dan unsur kenikmatan seks dapat diibaratkan sebagai susunya. Kedua unsur ini saling melengkapi dalam hubungan perkaw inan seseorang. Oleh karena itu perlu diusahakan secara terorganisir. "Dalam suatu perkawinan sebenarnya merupaka n campuran antara dua unsur yang sangat berbeda. "Ah.! Karena apa definisi menyeleweng itu? Seseorang itu dikataka n menyeleweng apabila dia melakukan hal di luar pengetahuan pasangannya.. kenapa istrinya tidak. "Tentu saja bukan.. akan tetapi dalam perkawinan hanya ada dua unsur saja yang palin g dominan. yaitu antara unsur 'cinta' dan unsur 'kenikmatan seks'.. dalam bentuk kegiatan arisan seperti ini". maka akan menjadi kacau dan malahan tujuannya mungkin tidak akan tercapai. apakah sewaktu-waktu dia ingin minum 'kopinya' saja.."Jelasnya bagaimana?" kataku. Dan hak itu tidak terkecuali walaupun dalam hubungan seks. Nah. Unsur cinta adalah merupakan faktor yang dominan yang merupakan faktor utama terjalinnya suatu ikatan batin antara dua insan yang berlainan jeni s. Unsur ini ditandai denga n manifestasi adanya keinginan melakukan hubungan hubungan tubuh dari dua insan yang berlainan jenis. "Apa hubungan perkawian dengan kopi susu?" tanyaku agak heran. ole h karena itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi. atau 'su sunya' saja. adanya kobaran nafsu birahi serta adanya keinginan dari ma sing-masing pihak untuk mendominasi pasangannya secara egois. kau kayak bensin saja. "Tidak salah pendapatmu! Memang benar dalam suatu perkawinan banyak unsur yang m empengaruhinya. Masalahnya sekarang. namun juga tentunya ada unsur lainnya!" kataku berargumentasi. Unsur cinta ditandai dengan adanya kerelaan pengabdian dan pengorbanan dari m asing-masing pihak dengan penuh keihlasan dan tanpa mementingkan egoisme dalam d iri pribadi. "Iya Mbak.. "Begini. Atau de ngan kata lain dia melakukan itu secara sembunyi-sembunyi sehingga pasangannya t . eh mal ahan jangan-jangan jadi lebih doyan!" kata Priyono menimpali komentar suamiku. untuk mendapatkan kenikmatan seksual yang lain daripada istriny a. langsung nyamber!" kataku.. Kalau suaminya bisa meras akan orang lain. Apakah ingin dicampur s ehingga menjadi sesuatu yang baru yang lain rasanya daripada aslinya atau dinikm ati secara sendiri-sendiri sesuai dengan rasa aslinya!" "Jadi apa hubungannya dengan arisanmu sekarang?" "Nah.. Adanya nafsu birah i ini dalam diri kita sebagai mahluk alam adalah wajar dan bukan sesuatu yang me malukan.

Melihat penampilan istri Priyono. Dengan cekatan dia membuatkan minuman yan . Tapi se cara keseluruhan bentuk tubuhnya masih boleh jugalah. Di sudut-sudut ruangan terd apat makanan kecil dan buah-buahan. Sementara itu suara iringan musik terdengar samar-samar mengalun dengan lembut dari ruang tamu yang besar. Buah dadanya subur walaupu n perutnya kelihatan agak gendut. Oleh karena itulah malam in i akhirnya aku berada di tempat ini. S elanjutnya kami dipersilakan masuk ke dalam ruangan tamu. Aku mengenakan gaun dari bahan satin yang agak tipis yang agak ketat melekat di tubuhku. Semuany a terbuka dan melalui persetujuan bersama antara kedua pasangan suami-istri itu" .. "Memang sengaja para pembantu semuanya sudah disuruh n gungsi. apakah dia memakai pakaian dalam di balik i tu. agar privacy kita tidak terganggu!" katanya lagi dengan suara yang genit.. Kelihatannya dia itu seorang keturunan Cina. "Silakan.idak tahu dan tidak pernah menyetujuinya. Suasana dalam ruangan itu kudapati biasa-biasa saja. Demikian juga aku tidak melihat seorang pelaya n pun atau petugas catering yang biasanya mengurusi konsumsi dalam pesta-pesta y ang diadakan di rumah-rumah mewah seperti ini. "Perkenalkan saya Djodi. suamiku jadi sangat antusias sek ali. Selain daripada itu kami mengalah untuk membuat hati para suami senang.. Di sudut lainnya ada sebuah bar yang kelihat an lengkap sekali jenis minumannya. Pada akhirnya setelah menjalani debat yang panjang dalam forum resmi maupun tida k resmi. "Selamat datang dan selamat malam". Sehingga dalam pakaian itu dia tidak saja kelihatan sangat cantik akan tetap i juga seksi. Dia terus memperhatikan istri Priyono tanpa mempedulikanku lagi. you know kan. seseorang membuka pintu dan langs ung menyalami kami. Tidak berapa lama kami berdiri di depan pintu.. katanya sambil langsung menuju bar. Berlainan dengan kegiatan ini. Pri yono dan istrinya sedang mengobrol dikelilingi beberapa pasangan lainnya. kuhitung hanya ada bela san orang dan wanitanya semua berdandan secantik mungkin dengan pakaian yang leb ih seksi daripada yang kukenakan. panggil saja Sis ka!" katanya langsung memperkenalkan seorang wanita yang tiba-tiba muncul. tuan rumah di sini. Aku kira pendapat suamiku benar.. dan ini istriku. Suamiku berka ta bahwa aku sangat menarik apabila mengenakan pakaian yang agak ketat dan terbu ka. Aku li hat istri Priyono benar-benar sangat menarik sekali malam itu dengan pakaiannya yang agak tembus pandang membuat mata kita mau tidak mau akan segera terjebak un tuk memperhatikannya dengan seksama. kata nyonya rumah kepada kami dalam bahasa Ingg ris logat Cina Singapore. aku dan istri Priyono mengalah. Aku mengenakan gaun ini adalah juga atas anjuran suamiku. Sikap suam iku yang demikian menimbulkan juga rasa cemburu di hatiku. Pantas saja dia sering memu jinya bahkan sering mengatakan kepadaku secara bergurau bagaimana rasanya kalau berhubungan kelamin dengan istri Priyono. Resolusi para suami itu kami terima den gan catatan kami ikut dalam kegiatan club ini semata-mata hanya untuk sekedar in gin tahu saja dan tidak ada tujuan lain yang lebih dari itu. karena dengan memakai gaun ini aku lihat be ntuk tubuhku jadi semakin nyata lekak-lekuknya. Danda nannya agak menor untuk menutupi kerut wajahnya yang sudah dimakan usia. Kami segera berbaur dengan pasangan-pasangan lainnya yang sudah ada di sana. katanya langsung sambil menyalami kami. Jadi benar dugaanku. Salah seorang tamu kemudian bertindak sebagai bar tender. "Mari k ita ambil minum dahulu". help your self saja". Yang membedakanny a adalah para tamunya. Kelihatannya tidak begitu banyak. Tidak berapa lama kemudian tuan rumah beserta istrinya menghampiri kami. jawab suamiku. rupanya suamiku benar tertarik kepada istri Priyono. Apalagi dengan model potongan da da yang agak rendah membuat pangkal buah dadaku yang putih bersih kelihatan agak tersembul keluar membentuk dua buah bukit lembut yang indah.

Aku memang selalu berbuat itu. Kelihatannya dia sedang menilaiku.!" katanya dalam nada yang jenaka. Aku menjadi agak terselak seketika. "Coca cola saja. "Ini. sungguh tidak". "Dada anda bagus sekali". Selesai membuat minuman dia segera bergabung dengan kami. Aku berpikir rupanya dalam club ini untuk dapat tidur dengan seorang wanita tidak be rbeda bagaikan akan membeli seekor sapi saja.. jadi mau tidak mau harus dicampur sedikit dengan rum atau lainnya. "Saya harap kata-kata saya tadi tidak menyinggung anda.. dengan bahu yang bidang dan wajah yang ramah menarik.. Saya kira 'rum and cola' cocok untuk anda berdua!" katanya lagi sambil terus mencampu r rum dan segelas cola serta menaruh es batu ke dalamnya. katanya seraya memegang pundakku yang te rbuka. Aku segera menghabiskan minumanku. Aku memang tidak begitu tahan terhadap minuman beralkohol. akan tetapi ru panya dia mengartikannya lain bahwa aku ingin segera memulai sesuatu." bisiknya dengan nada mi nta maaf. "Kita belum lagi tahu cottage mana yang akan anda tempati". "Saya benar-benar baru pertama kali mengikuti pertemuan ini". "Terima kasih". tetapi juga minumanku terasa sangat keras sehingga kepala ku langsung terasa mulai berat.!" kataku.. Ya. di sini tidak boleh minum itu! Itu termasuk minuman kedua yang dilarang di sini. Tapi sesungguhnya hal itu disebabkan aku tidak terbiasa beramah-ramah dengan seorang pria asing yang belu m kukenal benar.." bisiknya. "Anda minum apa?" tanyanya kepadaku dan istri Priyono. Kuharap dia dengar kata-kata itu. Tidak berapa lama kemudian tuan rumah mengumumkan akan melakukan penarikan nomor arisan. coca cola saja. Akan tetapi dugaa . Namun secara tidak disadari aku me nyukai juga ucapannya itu terutama datangnya dari seorang pria yang tidak aku ke nal dan di hadapan suamiku. katanya sambil menam bah minumanku. "Akan tetapi saya senang sekali apabila nanti kita dapat tempat y ang sama dan segera ke sana. katanya agak kaget. pikirku. bourbon atau scotch?" "Terima kasih. "Minuman pertama yang dilarang adalah c ola atau lainnya yang dicampur dengan Baygone! Yang kedua minuman yang anda pili h tadi.g dipilih masing-masing orang dan kebanyakan mereka memilih minuman yang bercamp ur akohol.. Kemudian dia mulai memperhatikanku secara khusus. Aku pun kemudian mulai memperhatikan penampilannya.. Kemudian dia menatapku dengan pandangan yang menyesal . Aku berpikir apakah dia laki -laki yang akan meniduriku nanti? Tidak begitu jelek juga... "Jangan terburu-buru!" katanya. Tinggi badan nya kira-kira 170 cm. bukan kepada istri Priyono. Dia diam sejenak. buatan bar tender terkenal!" katanya sambil menyodorka n gelas itu kepada kami.!" "Oo. "Ohh". Kata-kata itu ditu jukan kepadaku. katanya sambil menatap dalam-dalam ke arah belahan dad a gaunku. Semula aku mengira tuan rumah akan menarik nama pasangan yang akan mend apat arisan bulan ini sebagaimana arisan-arisan biasa lainnya. Apa bila waktu yang lalu ada seorang laki-laki yang memandang diriku secara demikian maka suamiku mungkin akan segera mengirimkan bogem mentah kepadanya. "Sungguh. "Anda cantik sekali dengan busana ini". kataku sambil memberikan senyuman. Hal ini disebabkan bukan hanya aku kaget men dengar bisikannya itu. tiba-tiba aku berk ata secara spontan. Kecuali aku dan istri Priyono. Aku dapat membacanya dari senyumnya yang tersembunyi. Aku agak menjauhinya seketika karena kukira dia mabuk. cobalah dahulu. "Pakai rum. pada saat itu aku merasa agak me lambung juga walaupun hanya sedikit. kataku berusaha menjawabnya..

.!" kataku.!" jawab suamiku.. nomorku duabelas!" katanya. " jawabnya.. "Eh kalau Novie dapat nomor berapa y a?" kataku lagi. "Dapat nomor berapa?" kata suamiku yang tiba-tiba sudah berada di sampingku. memang sekarang ini sistemnya berbeda.?" "Untung bukan cilaka tigabelas!" jawabnya sambil tertawa.. "Terus. Se hingga sekarang lebih fair karena anggota tidak dapat memilih pasangannya yang d iincar terlebih dahulu. Kelemahannya dalam sistem ini ada kemungkinan pasangan s uami-istri itu juga akan mendapatkan nomor yang sama. "Terus. Sekarang sistem itu telah dirubah." katanya. "Untung. cilaka duabelas namanya!" "Ya tapinya untung juga. tolong kau tanyakan dong!" Rupanya aku tidak usah berpayah-payah mencari Novie karena tiba-tiba Priyono dan istrinya sudah berada di dekat kami..? Oh ya .. "Kunci ini adalah kunci cottage yang ada di sekitar villa ini.. Aku mereguk sampanye itu sekaligus sehingga kepalaku kini terasa semakin ber at. kita tunggu saja siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama!" Tiba-tiba hatiku menjadi kecut.. Selanjutnya kami masing-masing diminta mengambil amplop k ecil dalam dua buah bowl kristal yang berbeda yang diletakkan pada masing-masing kelompok. "Kenapa. kamu dapat nomor berapa?" aku berbisik kepada Novie. Aku bertanya kepada wanita di sebelahku yang kelihatan sudah biasa dalam kegiata n ini.. Selesai kami mengambil kunci semua berkumpul kembali di ruang tamu. Aku tidak dapat membayangkan apa yang akan dilak ukan dalam cottage itu. "Nomor duabelas Mbak... "Jadi nanti kita cocokkan nomor yang ada di kunci itu dengan nomor bungalow atau kamar di sana. Jadi kita tahu siapa di kamar nomor berapa .. Para suami membuat kelompok sendiri dan para istri juga mem buat kelompok sendiri. karena kuncinya sudah pas sepasang-sepasang!" "Jadi kita tidak tahu siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama dengan nomor kita?" kataku untuk menegaskan dugaanku.. Satunya untuk para suami dan satunya lagi untuk para istrinya. "Sudah percuma berdebat di sini..nku meleset. Aku jadi terhenyak. Kemudian baru para suami keluar dan saling tukar menukar kunci kamar mereka di mana para istrinya berada di dalamnya..!" jawabku.. Dahulu pada waktu club ini disebut T he Golden Key Club memang kita bisa ketahui karena para pesertanya mula-mula ber ada dalam sebuah kamar masing-masing. Kalau sudah begitu ya nasi bnya lah. "Ya.!?" katanya sambil memandang kepadaku dengan agak heran. Mula-mula tuan rumah meminta kami untuk berkelompok secara terpisah antara suami istri. "Itu bukan untung tapi cilaka. Tuan rumah meminta kami untuk mengambil gelas sampanye masing-masing kemudian kami bersula ng." "Terus. Amplop kecil tersebut ternyata berisi sebuah kunci dengan gantungannya yang bertuliska n sebuah nomor. "Jadi kita hanya dengan berdua dalam cottage itu?" "Ya. nomor berapa dia." Sekarang aku baru mengerti mengapa club ini dahulu dinamakan The Golden Key Club . Sekarang masing-masing pa sangan mengambil kunci kamar secara diundi dan disaksikan oleh semua anggota. "Nomor delapan. Dia memilih pasangan yang diinc arnya sehingga timbul komplain dari anggota yang lain. Apalagi hanya berduaan dengan laki-laki yang bukan suami kita.. Jadi maksud suamiku untuk meniduri istri Priyono kini tercap .! " "Kenapa untung?" "Ya untung tidak dapat nomor yang sama. "Eh. "Iya ya..." kataku selanjutnya.. kali ini dia tidak dapat apa-apa. Karena dengan sistem itu ada anggota yang suka curang.

mungkin tiga hari nggak habis dimakan!" kata ku berseloroh.. Dan sudah barang tentu suamiku sege ra juga mengajak istri Priyono berdansa. tapi ada juga yang masih duduk-du duk mengobrol di sofa. di rumah saja!" "Ah. Rua ngan itu kini menjadi agak gelap dan alunan musik berirama slow terdengar lebih keras lagi.?" tanyaku. "Siapa itu. "Aku dengar sih Nyonya Siska. Apakah kare na pengaruh alkohol yang dia minum tadi atau memang selama ini dia juga mempunya i perasaan yang terpendam terhadap diriku... "Typemu seperti apa sih?" kataku. "Jangan ngeledek ya. "Malu sama suamimu!" "Kenapa malu. dan ini istri saya Mira".. Aku jadi agak bergelinjang juga leherku diciumi Priyono sedemikian rupa. istrinya tuan rumah!" "Wah.? Kan betul orangnya sintal!" "Potongan seperti itu bukan typeku!" katanya. Aku segera memberi isyarat kepada suamiku bahwa nomornya sama dengan nomor d ia. Dia bernyanyi-nyanyi kecil mengikuti irama m usik yang mengalun di ruangan itu. "Saya Alex.. Tiba-tiba Priyono mengajakku untuk berdansa.. dia sendiri juga sering cerita bahwa dia suka sama istri kamu.!" katanya lagi sambil terus mendusal-dusal leherku.?" kata Priyono.!" katanya... Tidak berapa lama kemudian lampu-lampu di seluruh ruangan itu mulai meredup. "Oh ya. Dia san gat sopan terhadapku. Begitu sangat eratnya sehingga seolah-olah kami dapat mendengar degu b jantung di dada masing-masing. Aku pikir mereka sudah tidak sabar lagi dan masuk ke cottagenya ketika kami sedang berdansa tadi. "Anda dapat nomor berapa?" dia bertanya kepada Priyono. "Nomor delapan!" jawabku.. mungkin menuju cottage-nya masing-masing. kau. Tapi malam ini tiba-tiba saja dia berbuat itu. Priyono dan aku menyebutkan nama kami masing-masing.. Selama kami bergaul belum pernah dia melakukan hal yang tidak senonoh denganku. sayang. "Kamu dapat nomor berapa?" tiba-tiba Priyono berbisik di telingaku. "Seperti kamu. Suasana dalam ruangan itu kini jadi lebih romantis. Ketika kami berdansa Priyono mendekapku erat-erat. Aku jadi ag ak cemburu lagi melihat tingkahnya. "Memangnya kenapa. "Kalau aku dulu bilang.. enak dong. kau ngerayu.. . Baru saja kami duduk tiba-tiba sepasang suami istri datang menghampiri kami dan mengulurkan tangannya. kau terus mau apa?" "Tentunya kita nggak usah payah-payah ikut arisan di sini.ai.!" katanya sambil terus menempelkan pipinya ke pipiku.. Selanjutnya kami berbasa-ba si berbincang-bincang sejenak. "Ah. tiba-tiba Priyono meraih wajahku dan langsung me ngecup bibirku dengan lembut. orangnya sintal. Aku lihat bebera pa pasangan yang mulai berdansa tapi kebanyakan dari mereka menyelinap satu pers atu.? Kenapa dari dulu-dulu nggak bilang!" kataku samb il terus mendekapkan tubuhku lebih erat lagi sehingga buah dadaku terasa menyatu dengan dadanya." "Mengapa?" kataku lagi. "Eh. Ketika kami kembali ke tempat semula kudapati suamiku dan istri Priyono sudah ti dak ada di sana... e h sekarang dia dapat nomor kamar istrimu lagi!" kataku lagi. Perasaanku kini jadi melambung kembal i. "Aku nomor enam!" katanya lagi. aku merasakan adanya ga irah birahi yang timbul dalam diriku ketika berdekapan Priyono sehingga aku pasr ah saja leherku didusal-dusalnya. atau mabok. Suamiku kelihatan berseri-seri sekali ketika menerima isyaratku. Ditambah dengan pengaruh alkohol yang aku minum tadi. katanya memperkenalkan diri.. Selanjutnya beg itu irama musik hampir selesai..

akan tetapi hal itu akan be rubah dalam waktu beberapa menit ini. Bagaimana kalau kita bertukar nomor? Anda mengambil nomor delapan dan saya nomo r enam.. Begitu buah dadaku tersentuh maka praktis akan membuatku terus bergelinjang. Kupikir apakah hal itu akibat pengaruh alkohol yang diminumnya tadi atau mungkin juga memang sejak dahulu dia sudah mempunyai minat yang besar terhadap diriku namun dia terlalu sopan untuk mengungkapkannya dalam kesempatan yang biasa. Aku jadi tersentak seketika. demikian juga Priyono.. Selanjutnya dengan segera tangannya m ulai meraba daerah sekitar buah dadaku. Ketika bibirnya menempel di bibirku aku pun langsung melumatnya dengan kuat.. Tidak berapa lama kemudian tangannya segera menyusup ke balik busanaku yang mema ng berpotongan rendah dan menjalar menelusuri punggungku. Apakah pa da acara-acara rutin kami atau kesempatan lainnya. Ketika kami memasuki pintu cottage itu aku berpikir di sinilah kemungkinan awaln ya perubahan hidupku. Hanya kini rasa sensasi yang muncul dalam diriku aku rasakan tidak asing lagi. . Jari-jariku menghujam di punggungnya menahan suatu per asaan yang sangat dahsyat. Begitu memasuki cottage itu Priyono langsung merangkulku dan mulai menghujani wa jahku dengan kecupan-kecupan kecil. Aku akan menjadi seorang istri yang serong dan semuanya ini disebabkan oleh ulah suamiku sendiri. "Itu adalah nomorku". Aku merasakan suatu hal yang luar biasa yang belum pern ah kualami sebelumnya. Priyono segera saja mengiyakan.!" kataku hampir serempak. Memang hal ini tidak diperbolehkan apabila ada angg ota lainnya yang tahu. Kemudian kul ihat mereka bertukar nomor kunci. Seumur hidupku aku belum pernah melakukan hubungan badan d engan laki-laki lain kecuali dengan suamiku sendiri. Aku ingin segera ditiduri. Selama ini kukenal dia wajar-wajar saja apabila bertemu denganku. Aku tahu dengan ini aku memberikan suamiku semacam kepua san seks lain sebagaimana yang dia inginkan.. Tiba-tiba kusadari bet apa nikmatnya itu semua. "Oh ya!" kata Alex agak kaget. dear!" kata Alex. aku maksudkan buah dadaku sangat sensitif sekali. Oleh sebab itu ketika tangannya menyentuh langsung puting susuku maka aku menjadi bergelinjang dan me liuk-liuk dengan liarnya. Lain kali saya harap saya dapat nomor anda lagi!" Kemudian dia melingkarkan tangannya ke tubuhku dan memberikan sebuah kecupan kecil di bibirku. "Saya nomor delapan dan istri saya nomor enambelas" katanya. Aku mempunyai suatu kelemahan mengenai b uah dadaku. aku merasa bagaikan kembali pada saat-saat dimana aku men galami ciuman yang pertama dari seorang laki-laki. Sebenarnya saya juga senang dengan penampilannya. Selanjutnya tidak ayal l agi Priyono segera memegang tanganku dan menuntunku menuju cottage nomor delapan . Tapi saya harap hal ini hanya di antara kita saja. "Saya lihat anda senang sekali dengan nomor delapan. Sungguh merupakan suatu ciuman yang panjang dan lama sekali. Sedangkan istri saya memang sudah sesuai dengan nomor enambelas yang jug a kebetulan tuan rumah kita."Enam!" jawab Priyono singkat. Sel anjutnya dia merenggangkan mulutku dan mendorongkan lidahnya di antara gigiku me ncari-cari lidahku yang segera kujulurkan untuk menyambutnya. "Kali ini saya tidak akan menginterupsi kalian. "Bolehkah kita bernegosiasi." bisiknya kepada Priyono." Bagaikan mendapatkan durian runtuh. "Saya kira anda ber dua sudah bernomor sama. akan tetapi saya sudah mempunyai janji dengan nomor enam. Dia kelihatan begitu sangat bernafsu sekali terhadap diriku. kataku. "Oh. Aku benar-benar tidak menyangka Priyono dapat bersikap seperti itu. Kemudian dia berpaling kepada Priyono dan mengamit lengannya menjauhi kami. tapi anda kan bukan pasangan suami istri?" katanya la gi. Apakah ada orang yang ak an percaya mengenai hal itu? Secara jujur begitulah keadaanku dan itulah apa yan g kupikirkan waktu itu. "Ya.

Akan tetapi sebenarnya saat itu aku juga ingin berkata kepadanya bahwa aku juga ingin segera menyaksikan bagaimana bentuk tubuh aslinya di balik kemej a dan pantalonnya itu. Dan sudah barang tentu pemandangan selanjutnya yang kusaksikan adal ah sebuah alat kejantanan yang sangat besar dan gempal sedang berdiri dengan teg aknya menentang diriku. Aku segera telentang di sana dengan segala kepolosan tu buhku menanti kelanjutan dari dari kesemuanya itu dengan pasrah. sementara aku pun merasa semakin b ergelinjang dengan hebatnya. Sementara itu tangannya telah menyusup ke balik celana dalamku menelusuri daerah sekitar pantatku dan meremas-remasnya de ngan kuat daging pantatku yang lembut dan berisi. Ingin rasanya aku menyentuhkan wajah serta puting susuku ke dadanya. Dia mulai meneliti busanaku mencari kancing atau pun reitsleting untuk sege ra melepaskan busana itu dari tubuhku. Dadanya kecoklat-coklatan hampir berwarna sawo matang penuh ditum buhi dengan bulu dada keriting berwarna hitam di tengahnya. Namun aku merasa masih sangat malu untuk berkata secara t erus terang. Aku mengecup dadanya kemudian puting susunya. Dia masih tetap saja berdiri menikmati pemandangan keindahan tubuhku dengan pandanga n yang penuh dengan kekaguman. Betapa aku menggali kenikmatan dari itu semua. apalagi aku sendir i dalam keadaan bertelanjang bulat. Rupanya dia dapat membaca apa yang ada dalam pikiranku. "Karena cukup untuk menyusui anaknya dan sekaligus bapaknya. dan tidak berapa lama lagi dia akan menyetub uhi diriku dengan alat tersebut. Akan tetapi busanaku memang hanya memperg unakan karet elastis saja. Seumur hidupku aku belum p ernah menyaksikan alat kejantanan seorang laki-laki dewasa yang begitu dekat jar aknya dengan tubuhku kecuali alat kejantanan suamiku sendiri. akan t etapi yang mengesankan adalah alat kejantanan yang kulihat sekarang adalah milik seorang laki-laki lain walaupun dia sahabat suamiku. Selanjutnya Priyono meraih dan membopong tubuhku yang telah bertelanjang bulat i tu ke atas tempat tidur. maka dengan mudah aku segera melepaskan busana itu me lalui kepala. Otot-ototnya pun sem ua kelihatannya sangat kokoh dan seimbang. akan tetapi sekali lagi aku masih tidak mempunyai keberanian melakukan ha l itu. Selanjutnya dengan serta merta dia melucuti celana dalamku ke bawah kakiku. "Saya senang dengan puting susu yang besar". nafas kami pun memburu dengan he bat. Begitu reitsleting diturunkan dalam sekejap pantalonnya pun juga ikut tergus ur ke bawah. . Aku tidak mengenakan apa-apa lagi di balik busanaku itu kecuali du a carik pakaian dalam model bikini yang tipis dengan warna yang senada dengan ku litku. Ketika aku merapatkan tubuhku ke tubuhnya. Aku masih teringat bagaimana bentuk dadanya itu dan bagaimana ketika dia memperl akukan diriku. Akan tetapi rup anya Priyono belum mau memasukkan alat kejantanannya ke liang kewanitaanku. Sehingga se lanjutnya kudapati dia mulai membuka kancing kemejanya dan melepaskan kemeja itu dari tubuhnya. Segera saja kulemparkan celana dalam itu dengan kak iku jauh-jauh dari tubuhku. dan tidak berapa lama kemudian secara tidak kusa dari aku telah melakukan hal itu. Dia pun kini melepaskan BH-ku sehingga kini tubuhku benar-benar berada dalam keadaan bertelanjang bulat berdiri di hadapannya. Sehingga secara tidak sadar kurasakan timbul su atu keinginan dalam diriku untuk segera memegang bahkan menghisap alat kejantana n itu. katanya sambil menyentuh puting sus uku dengan lembut.Pada saat tubuh kami terlepas satu sama lainya. Dia m enggesek-gesekkan alat kejantanannya tersebut ke tubuhku yang hanya mengenakan B H serta celana dalam nylon yang tipis." Aku tidak menjawab. aku dapat merasakan gumpalan alat kej antanannya di balik pantalonnya yang sudah menjadi besar dan keras sekali. Aku tidak melihat banyak perbedaan dengan bentuk alat kejantanan suamiku. Kemudian Priyono agak menjauh beberapa saat untuk menurunkan reitsleting calanan ya. Kupikir dalam kesempatan seperti ini dia masih saja bisa be rkelakar.

Bagaikan serigala yang ganas Priyono segera melumat habis-habisan alat kewan itaanku. Lidahnya terus keluar masuk berp utar-putar menari-nari. Tidak pernah kubayangkan sebelumnya bahwa aku dapat merasakan gelinjang birahi y ang sedemikian hebat dari laki-laki lain yang bukan suamiku. Selain itu aku merasakan alat kejantanan l aki-laki lain ternyata terasa lebih nikmat daripada alat kejantanan suamiku send iri. Betapa tingginya seni permainan lidahnya itu tidak dapat kulukiskan dengan kata-kata. Selanjutnya dia merangkak di antara kedua belah pahaku dan menatap langsung ke arah alat kewanitaanku. Secara tidak sadar aku mulai menggoyang-go yangkan pinggulku dengan hebat. Liang senggamaku tambah berdenyut dengan hebat d an terasa licin dengan cairan yang keluar dari dalamnya. Aku berteriak liar dengan suara yang sukar dipercaya bahwa itu keluar dari mulut ku. Aku merasakan adanya suatu kenikmatan tersendiri bertelanjang bulat di hadapan seorang laki-laki asing yang bukan suam iku sendiri dan memperlihatkan seluruh keindahan lekuk tubuhku yang selama ini h anya disaksikan oleh suamiku saja. Aku merasakan alat kejantanan Priyono mempunyai aroma yang berlainan dengan alat kejantanan suamiku. Aku menjadi tambah bergelinjang dan tubuhku terasa bergetar dengan hebat. M ulai dari buah dadaku yang subur berisi sampai pada liang senggamaku yang ditumb uhi oleh bulu-bulu halus yang sangat lebat. Priyono kemudian menurunkan lidahnya lebih ke bawah lagi dan membuat putaran kec il di sekitar liang senggamaku dan akhirnya dia sorongkan lidahnya dengan mahir ke dalamnya. Tangannya mulai meraba dan meremas seluruh bagian tubuhku yang sensitive. Sehingga secara tidak sadar kubiarkan tubuhku dinikmati mata Priyono dengan sepuas-puasnya. Tidak berapa lama kemudian dia berlutut di depanku dan merenggangkan kedua belah pahaku lebih lebar lagi. Pinggulku secara otomatis mulai bergerak turun naik bagaikan dikendalikan oleh sebuah mesi n dalam tubuhku. sudahlah". Mula-mula dia menjulurkan lidahnya dan mulai menyapu klitorisku dengan sangat halus sekali namun cukup untuk membuatku menjadi lupa daratan.. "Sudah. aku segera bangkit dan kini tanpa merasa risih lagi aku segera m eraih alat kejantanannya yang hangat berwarna kemerah-merahan lalu memasukkannya ke dalam mulutku dan mulai bekerja dengan lidahku di sepanjang alat kejantanann ya yang begitu terasa keras dan tegang. akhirnya aku berkata. Lalu dia membungkukkan tubuhnya agak rendah dan mulai menciumi pahaku yang lama kelamaan semakin dekat ke arah liang kenikmatanku. Puas menikmati keindahan tubuhku kini tangan Priyono mulai sibuk di seluruh tubu hku. Aku merasakan darahku menggelegak. Aku heran bagaimana seo rang laki-laki yang bukan suamiku dapat membuat diriku menjadi sedemikian rupa. Dan pada saat dia mengambil posisi untuk meny etubuhi diriku. Mungkin hal itu karena aku mendapatkan sesuatu yang lain dari apa yang sela . Priyono tetap meneruskan melahap liang senggamaku. Lebih jauh dari itu aku tidak tahan lagi dan aku l angsung mencapai puncak orgasme yang hebat. Kembali aku merasakan suatu sensasi yang hebat melanda dirik u. Aku benar-benar merasa semakin bertambah liar.Tatapan mata Priyono ke seluruh tubuhku yang bugil di lain keadaan juga menumbuh kan semacam perasaan erotis dalam diriku. Sementara itu aku terus-menerus mengalami orgasme bertubi-tubi namu n pada akhirnya dia berhenti juga. Kini aku baru sadar alat kejantanan dari setiap laki-laki juga mempunyai perbeda an rasa yang khas yang tidak sama antara satu lelaki dengan lelaki lainnya. Aku merasakan suatu kenikmatan yang lain yang belum pernah aku rasakan. Malahan ketika tatapan mata Priyo no menyapu bagian bawah tubuhku secara reflek aku renggangkan keduabelah pahanya agak lebar seakan-akan ingin memberikan kesempatan yang lebih luas lagi kepada mata Priyono untuk dapat menyaksikan bagian dari tubuhku yang paling sangat raha sia bagi seorang wanita. Buka n saja dari bentuk dan ukurannya akan tetapi juga dari aroma yang dipancarkan ol eh masing-masing alat kejantanan itu.

Kami menghabiskan sisa malam i tu dengan melakukan hubungan intim beberapa kali lagi bagaikan sepasang suami-is tri yang sedang berbulan madu dalam suatu hubungan persetubuhan yang sangat dahs yat dan belum pernah kualami bersama suamiku selama ini. teruskan! Rasanya dahsyat sekali. Nafas Priyono dengan kuat menyapu wajahku.ma ini kurasakan. Yang terang ketika Priyono menarik alat kejantanannya dari liang senggamaku. Saat yang mendebarkan itu berlangsung lama sekali. Aku jadi agak mengerang kecil ketika alat kejantanan yang be sar dan gempal itu memasuki tubuhku. katanya dengan tenang. Tubuh kami bersatu dan merenggang dengan hebat. Sisa malam itu tidak kami sia-siakan begitu saja.!" kataku secara spontan sambil m engencangkan otot liang senggamaku sehinga alat kejantanan Priyono itu terjepit dengan kuat. Aku ingi n merasakan betapa alat kejantanannya itu memancarkan sperma dalam mulutku. Kemudian dengan suatu kekuatan bagaikan sebuah pompa hydroulis.. Untuk beb erapa saat aku telentang tanpa bergerak sama sekali menikmati diriku disetubuhi oleh seorang laki-laki yang bukan suamiku. lia ng kewanitaanku menghisap dalam-dalam alat kejantanan itu sehingga terasa menyen tuh leher rahimku. Tiba-tiba puncak dari itu semua. Alat kejantanannya dengan teratur keluar masuk dan naik turun di liang senggamaku yang membuka serta meremas dengan erat alat kejantanan itu. Kami terus berasyik-mas yuk sampai saat-saat terakhir kami kembali ke rumah masing-masing ketika hari su . kurasakan alat kejantanannya yang berada dalam liang senggamaku menjadi sedemikian membesar dan tegang dengan keras. sayang. akan tetapi kupikir tidak akan senikmat sebagaimana bila alat kejantanannya itu mele dak dalam rahimku dalam suatu persetubuhan yang sempurna. Liang seng gamaku pun terasa berdenyut lebih keras lagi dan akhirnya aku merasakan suatu ca iran yang hangat dan kental terpancar dari alat kejantanannya membanjiri liang s enggamaku. Dengan garang Priyono terus-menerus menikamkan alat kejantanannya sedalam-dalamnya ke liang senggamaku secara bertu bi-tubi. sehingga kuturuti perm intaannya dan membaringkan tubuhku dengan kedua belah kakiku ke atas. Yang aku tahu pada saa t itu hanyalah suara desahan kenikmatan yang keluar dari mulut kami masing-masin g. aku mera sakan ada sesuatu yang hilang dari dalam tubuhku. sayang".. Selanjutny a aku menyaksikan sebuah dada yang bidang menutupi tubuhku dan tidak lama kemudi an kurasakan alat kejantanannya itu mulai terbenam ke dalam liang senggamaku yan g hangat dan basah. "Teruskan. Jadi walaupun serupa tetapi tidak sama rasanya. aku merasa h al ini sebagai suatu mimpi. Selanjutnya aku mulai menggoyang-goyangkan pinggulku dalam suatu putaran yang te ratur mengikuti gerakan turun naik tubuhnya. Sungguh sulit dipercaya. Dan kes emuanya ini disebabkan oleh alat kejantanan seorang laki-laki lain yang bukan su amiku. Akhirnya kami terbaring dengan segala kelelahan namun dal am suatu alam kenikmatan lain yang belum pernah aku alami bersama suamiku. "Oh. Seorang laki-laki lain yang bukan suamiku kini sedan g memasukkan alat kejantanannya ke dalam tubuhku dan aku pun sedang menggali sem ua kenikmatan darinya.. Selanjutnya Priyono mulai menghujamkan tubuhnya ke tubuhku semakin kuat dan sema kin kencang.. S etiap hunjamannya membawaku ke suatu alam fantasi yang jauh entah dimana yang ti dak pernah kuketahui dan belum pernah kualami sebelumnya. Kami jadi bergumulan dengan hebat di atas tempat tidur saling cabik mencabik tubuh masing-masing. Secara perlahan-lahan dia mulai menggerakkan tubuhnya di atas tubuhku. Sangat sukar aku lukiskan betapa kenikmatan yang kualam i dari kesemuanya itu. kata Priyono bergumam.. "Sekarang giliranku untuk meminta berhenti". Aku meras akan persetubuhan yang sedang kami lakukan ini betul-betul sangat hebat. Sebenarnya a ku enggan melepaskan alat kejantanan yang menggiurkan itu dari mulutku.

di lain keada an. Ya. Keesokan harinya ketika aku terbangun. Ketika sampai di rumah Papa dan Mama sudah pe rgi ke kantor dan Mama pesan supaya saya istirahat saja di rumah dan Mama sudah memanggil Tante Vida untuk menjaga saya. te rus digosok. tapi mainnya harus di kamar m andi. Hal ini membawa pengaruh kepada hari-hariku selanjutnya. lha wong hati saya deg-degan sekali waktu itu . saya jawab. burungmu untuk anak SMP tergolong besar Dod. da . pant at yang berisi dan sintal kemudian vaginanya yang merah muda dengan rambut kemal uan yang lebat. Demikian pula suamiku. Waktu itu saya masih sekolah di salah satu SMP favorit di Yogyakarta. D ia baru saja pulang dari aerobik. Sehabis minum obat. tante!" Tante Vida bertanya. Kemudian dia berjongkok.dah menjelang subuh. kamu mau saya ajari permainan nggak Do d?" Tanpa pikir panjang. Tante Vida waktu itu masih sekolah di s ekolah perawat. Hari itu s aya sakit sehingga saya tidak bisa berangkat sekolah. Kehidupan rumah tangga ka mi serasa lebih harmonis penuh dengan keceriaan dan kegembiraan daripada waktu-w aktu yang lalu. aku merasa bagaikan seorang wanita yang b aru dilahirkan kembali. Cerita Memek Tante Vida yang sintal. bahwa alat kejantanan suami kita sendiri sesungguhnya juga m empunyai suatu keistimewaan tersendiri. Nama saya Dodi. Dengan demikian tidak mengherankan kiranya apabila aku dan suami ku terus menghadiri arisan itu beberapa kali dan selama itu pula aku telah dapat merasakan berbagai macam type alat kejantanan laki-laki dalam berbagai macam be ntuk dan ukuran serta berbagai macam tehnik permainan hubungan kelamin dengan pa ra suami orang lain. Demikian juga suamiku. "W ah. kurasakan cinta kas ih kami semakin bertambah dari waktu-waktu sebelumnya. Walau masih SMP kelas 2 lihat Tante Vida dengan pakaian gitu merasa keder juga. Sekarang saya masih kuliah di Universitas dan Fakultas paling favorit di Yogyakarta. Yuk" Sambil Tante Vida menggandeng tanganku masuk ke kamar mandi saya. kemudian dia beri shampo. Terus dia mulai membasahi kemaluan saya dengan air. "Mau tante. tapi permainan apa lha wong Dod i baru sakit gini kok!" Tante Vida berkata. Kemudia n dia duduk di samping. Akan tetapi yang penting dari kesemuanya itu. "Belum. masih dengan pakaian senam dia masuk ke kamar." Terus saya bukakan pintu. "Dod. Wak tu itu saya cuma cengengesan saja. setelah itu dia mengulum penis saya. tuhan ternyata tubuhnya sintal banget. waktu itu saya sempat kaget juga melihat Tante Vida. Dia bilang. dengan pentil yang tegang. Ketika mau terle lap Tante Vida mengetuk kamarku. Aku merasakan adanya suatu kesega ran dan kecerahan lain dari yang lain dan penuh dengan semangat kegairahan hidup . mata saya terasa mengantuk. aku menyadari suatu hal yang selama ini tidak pernah terpikirkan maupun kuba yangkan sebelumnya." Tante Vida terkagum-kagum. Payudaranya yang montok seperti tak kuasa pakaian senam itu menahannya. setelah surat ijin saya ti tipkan ke teman terus saya pulang. sudah tidur?" Saya jawab dari dalam. Kemudian mulai dia melorotkan celana saya sambil berkata. Aku merasa mendapatka n suatu horizon baru dalam kehidupan. Payudaranya yang montok. "Dod. "Namanya permainan kenikmatan. Aku dapat mengetahuinya kesemuanya itu k arena aku telah dapat membandingkannya dengan alat kejantanan dari suami-suami o rang lain. Saya ingin menceritaka n pengalaman saya pertama kali berkenalan dengan permainan seks yang mungkin mem buat saya sekarang haus akan seks. "Kalau belum boleh tante masuk. Lama-lama saya merasa kemaluan saya semakin lama semakin keras. Dia bilang. Set elah terasa kemudian dia melucuti pakaiannya satu demi satu. Say a sih mau-mau saja.

cha.dan aku pun merasa bersyukur karen anya.mungkin se bentar lagi pulang cha.kejadian ini terjadi ketika saya pergi main ke rumah salah seorang temanku y ang bernama angga. Setelah itu kami berdua sama-sama ketagihan. saya kul um bibirnya yang ranum. pernah di sebuah hotel di kaliurang malah pernah cuma di dalam mobil.Penis aku mempunyai panjang 19. Beres deh Kataku dengan penuh semangat. lagi tantee. dia meritih.dada ku berdesir ketika ak . terus tahutahu dia sudah di atas saya. Kadang kalau baru kepingin saya cu ma bisa dengan pacar saya. ya?" Dia meraih kemaluan saya yang sudah tegang sekali waktu itu. S etelah Tante Vida menikah saya jadi kesepian. Cerita yang akan saya ceritakan ini adalah cerita yang benar-benar terjadi tanpa ada rekayasa sedikit pun. Bu siska akhirnya pergi ke kamar mandi dan aku secara perlahan mengikutinya dari belakang. Saya cuma bi sa memejamkan mata. Angga pergi kerumah bu dhenya ama mba riri barusan. Pertama-tama saya akan memperk enalkan diri saya. Kemudian saya masukkan jari saya.dir umah angga juga ada ibunya yang bernama ibu siska dan berumur sekitar 40-an.mungkin kare na kayu pintunya sudah lapuk jadi celah itu terbentuk.angga adalah seorang anak kecil berumur6 tahun. Kami berdua sama-sama merintih.jawabnya sam bil tetap melanjutkan bersih-bersih.ketika pintu kamar mandi dit utup dari dalam aku pun mulai mengintip dari celah yang cukup lebar. sampai saya merasa ada yang meletus dari penis saya dan kami sama-sama lemas. tapi da ri segi kepuasan saya kurang puas mungkin karena saya sudah jadi "Hiperseks" ata u mungkin Tante Vida yang begitu mahirnya sehingga bisa mengimbangi apa yang say a mau. Kemudian. Dia semakin merintih.aku pun memutuskan untuk mengintip bu siska dan mba riri.Nama saya Ocha. "Aakh h. "Akhh! Lagi tante . Aku pun menyalakan play station dan mulai m ain sepak bola.saya masih sekolah di sebuah SMA swasta dikotak u. Waktu mandi pun kami sempat mengulangi beberapa kali. Dodi terus Dod!" Saya nggak tahu berapa lama kami di kamar mandi. saya nggak peduli lagi.. Setelah bibir. aduh nikmatnya yang namanya permainan seks.tunggu aja disini ambil maen play station aja .karena aku pun sudah tidak tahan untuk mengintipnya. saya n ggak tahu tiba-tiba saja naluri saya bergerak. Setelah itu kami mandi bersama-sama.aku sering main kesana karena disana aku bisa main play station sepuas-puasnya.6 cm dan diameternya 5 cm.yang berumur 20 tahun.sehingga aku pun mencuri-curi pandang kearahnya. Rata-rata dalam satu minggu kami bisa 2-3 kali bermain dan pasti berakhir dengan kepuasan karena Tante Vida pintar membuat variasi permainan sehingga kami tidak bosan.ketika mengalami kejadian ini saya berumur 16 ta hun.Saya mempunyai ukuran penis yang bisa membuat semua wanita terkejut karena uku rannya.Mungkin karena k edua orang tuaku adalah keturunan bangsa arab.ibu mandi dulu ya. kemudian turun sa ya ciumi leher dan akhir saya kulum punting susunya.dan dis ana hanya ada bu siska sedang bersih-bersih rumah.ketika aku bermain. Nah. Nanda.aku tidak bisa berkonsentrasi karena bu siska hanya menggunakan celana pendek yang sangat ketat.Ketika itu aku pergi main ketempat angga. Dada dan nafasku semakin memburu. Angga ada bu? Tanyaku. Cerita Memek Sedang Masturbasi Di Rumah Tetangga.karena sangat tidak tahan. Dodi!" Saya semakin panas. kapan-kapan kita bisa saling berkenalan dan berhubungan.ntar kalo angga dateng kamu bukain pintu nya ya kata bu siska memberi tahu. sementara tangan saya yang satu turun mencari liang vaginanya.angga mempunya k akak perempuan yang bernama mba riri.mba riri orangnya man is dan mempunyai payudara yang besar dan pantat yang montok. Untung kami sama-sama tegangan tinggi." Terus dia mulai naik turun.teta pi ibu siska mempunyai tubuh yang sangat montok sekali dan aku sangat tidak taha n melihat keindahan tubuhnya. Selain mba riri.danya yang montok ikut bergoyang. Kemudian dimasukkan ke dalam vaginanya. Tangan saya mulai meremas-remas d adanya. Mungkin kita bisa bermain seperti Tante Vida. buat cewek-cewek atau tante-tante bermukim di Yogya yang sama-sama t egangan tinggi. "Dodi sekarang tante kasih akhir permaianan yang ma nis. "Akhh. Kami bermain mulai dari kamar saya.

hmmmmmm.aku pun kaget setengan m ati karena yang mengintipku adalah bu siska yang sedang telanjang bulat. ini ocha bu jawabku sekenanya.tapi kok gak ada rambutnya? tanyaku penasaran kemarin ibu dah cukk ur semua rambutnya.tapi aku ti dak peduli dengan itu dan terus mengocok penis ku. Siapa di sebelah? bu siska bertanya p adaku karena aku membuka pintu kamar mandi sebelah dengan suara yang cukup keras .tapi aku tet ap diam tak bersuara.aku meraskan penisku akan mengeluarkan sesuatu.ketika di ruang tengah.la lu perlahan aku mulai bangkit ke depan bu siska dan mulai megulum puting bu sisk a dengan rakusnya.ketika pintu aku tarik dengan tiba-tiba.mau ngintip ibu ya? Aku gelag apan diberi pertanyaan seperti itu. Dah nafsu lagi ya? tanya bu siska iya nie gara-gara liat susu ibu bu siska hanya tersenyum melihat tingkahku yang sedang mainan payudaranya seperti anak ke cil.dia menggosok dengan gerakan me remas-remasnya dan kemudian mendesah. Bu siska mulai mengguyur badannya dengan air dan dia pun mulai menyabuninya deng an lembut.tangan kirinya pun mulai menggosok-gosok vaginanya dengan lembutnya. Tangan bu siska yang mulus itu p un mulai mengocok penis aku maju mundur.katanya penis orang arab tuh gede-gede ja wab bu siska sambil memegang penis aku. cepetan bu dikocok.bu siska hanya merem melek dan mendesah keras. desahnya lidah ku mulai turun ke arah bawah.tapi akhirnya aku jawab sekenanya aja gak kok bu.dah kebelet banget nie. k ok keluarnya cepet banget sie? bu siska heran kan tadi aku dah onani lama banget wa ktu tadi di intip ama ibu jawabku Akhirnya bu siska membersihkan penisku dan menyu ruhku masuk ke ruang tengah.ketika tangannya menggosok payudaranya.ketika aku melihat k e selangkangannya.aku melihat seperti mata yang sedang mengintip aktivitas ku ini dari celah di p intu. Aku pun teringat gaya-gaya yang ada di film porno yang sering aku tonton.rasanya penisku mulai berdenyut-denyut.aku langsung merebahkan tubuh ku yang setengah bugil ke sofa yang ada di depan Tv. Ketika aku sedang sibuk onani. Bu kocokny a lebih cepet lagi bu! pintaku croot akhirnya keluarlah sperma ku ditangan bu siska.dan akhirnya s ampai muka ku di depan selangkangan bu siska. trus cha .S etelah sekitar 5 menit.dasar nakal kamu ini. ka rena aku sudah sangat bernafsu akhirnya aku pun masuk ke kamar mandi sebelah den gan maksud aku akan onani di kamar mandi itu.mungkin bu siska rajin merawat badannya. kok cuma diliatin cha? protes bu sisk a memek ibu indah.ouh enak banget .biar keliatan bersih jawabnya tanpa disuruh.emang bener kata temen-temen ibu. Aku pun akhirnya membuka celana ku dan mulai mengocok penisku yang sudah tegang dari tadi.Aku pun pura-pura melanjutkan onaniku sambil tangan ku mencoba meraih pintu dan membukanya.bu siska nampaknya sudah selesai mandi.ntar kalo ngompol di celana k an malu ya udah pipis aja tapi jangan ngintip ya kata bu siska sambil meneruskan man dinya.ocha gak tahan nie dari tdi gara-gara ngintipin ibu kata ku sambil menyodorkan penis ku ke bu siska ja di kamu tadi ngintip ibu ya.payudara bu siska sangat be sar dan membuat aku kaget sekaligus menjadi sangat bernafsu.aku terkejut karena di kelaminnya kok tidak ada rambutnya?tapi aku justru lebih bernafsu melihat kelamin yang gundul tanpa rambut milik bu sis ka. Ibu lagi ngapain disitu? tanyaku polos Ibu lagi liatin kamu kamu mau ibu bantuin gak cha? kata bu siska aku tak menyangka dengan kata-katanya dan tanpa basa-basi aku pun mende kati bu siska yang sudah telanjang bulat bantuin ocha dong bu. Oo.tapi kenapa tadi kamu gak masuk aja ke kamar mandi? jawabnya Ocha takut ibu marah timpal ku Tapi penis kamu besar ban get cha.Bu siska menyusul ke ruang t engah lalu duduk di sebelahku.ketika tangan kanan bu siska sibuk dengan meremas-remas pay udaranya.Aku sudah mulai bernafsu lagi ketika melihat payud ara bu siska yang montok itu.ooohh hh hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut bu siska.Ketika sperma ku hampir keluar .aku mulai mengangka ngkan kaki bu siska dan mulai menjilat memek bu siska dengan gemas..aku dah gak tahan nie suruh ku.Aku kaget mendengar desahannya.aku pengin pipis aja nie. aku semakin liar menjilati m .lagi ngapain disitu. badannya sangat putih bersih beda dengan mba rir i yang hitam.lalu ku beranikan memegang payudaranya dan meremasremasnya.u melihat bu siska membuka bajunya satu persatu hingga akhirnya dia telanjang bu lat alias bugil didepan mataku.

aku mulai mempercepat menusukan lidahku ke vaginanya.truz cha..karena aku belum orgasme.perlahan-lahan bu siska memasukan pe nisku kedalam memeknya.setelah 10 menit. karena aku juga penasaran dengan rasanya.kayaknya aku baru denger dech kata orgasme tanya ku polos kamu tau cairan yang kel uar dari memek ibu kan?kalo cairan itu keluar.aku pun mulai memberanikan diri menjila t memek bu siska yang berlepotan lendir. orgasme tuh apaan bu .bu siska berjongkok di atas penisku seh ingga lubang memeknya tepat di atas penisku. karena aku penasaran dengan cairan itu.aku tak sabar lagi dan mulai membimbing penis ku kearah mem eknya dan mulai menggoyang kan penis ku maju mundur(gaya ini adalah gaya yang ak u ikuti dari film porno yang aku tonton) setelah beberapa saat.aku hanya memejamkan mataku dan mendesah lirih.aku merasakan memek bu siska berkedut-k edut dan bu siska jadi semakin liar hingga akhirnya dia berteriak sambil mendong akan kepalanya keatas lalu jatuh diatas ku sehingga kepala kami berbenturan.kamu bisa buat ibu orgasme.aku mendekat ke arah memek bu siska.dan melihat memeknya yang masih berkedut-kedut dari dekat.karena kaget aku melepasnya Sakit ya bu? gak sakit kok.bu siska mulai ba .dan aku me lihat ada cairan putih yang mengalir dari memeknya.pasti kamu ketagihan deh karena rasa lendir ibu yang gur ih pintanya.dan nampaknya bu siska mulai bernafsu lagi.pasti masuknya lebih gampang jelasnya sambil tersenyum bu siska mengolesi penis aku dengan baby oil secara lembut kemudian mengurut penisku hingga membuat ku me rasakan indahnya dunia.aku hanya diam saja sambil tetap tiduran.emek bu siska sampai aku menemukan sebuah daging yang menonjol.bu siska berteriak lirih ketik a penisku masuk semuanya.malahan enak banget.tak lama bu sis ka keluar sambil membawa baby oil ditangannya.memang rasanya agak gurih ketika aku men jilati lendir bu siska. penis kamu gede banget.makanya enak.kamu apain sih memek ibu? jelasnya aku cuma pegang d aging ini kataku sambil menunjuk ke memek ibu siska oo. ketika penisku sudah basah oleh baby oil.ketika aku sentuh daging itu bu siska menjerit histeris.ketika pantatnya menungging didepanku.Setelah beberapa detik bu siska mulai sad ar.enak banget sih kontol kamu ceracaunya aku hanya diam pasrah dan merasakan setiap goyangan bu sis ka yang semakin menjadi. cha kamu rebahin badan kamu di sofa pinta b u siska dan aku pun hanya menurut saja.tapi karena gak masuk-masuk aakhirnya dia t urun dan masuk ke kamar.matanya terpejam dan mulutnya menganga lebar seakan mau b erteriak dengan keras.yang kamu pegan g itu namanya itil jelas bu siska kalau di pegang rasanya enak banget.jilatin lagi dong memek ibu pintanya tapi kan jijik bu.rupanya bu siska sudah orgasm e lagi.ini sih 5 kali lip atnya dari penis mantan suami ibu. croot keluar lah cairan dari memek bu siska dan aku terkejut sehingga ref lek aku mendorong tubuh ku ke belakang. bu siska beru saha memasukan penis ku ke vaginanya.tapi kalau di isep rasanya lebih enak tambahnya lagi.maka aku telungkupkan bu siska di sofa lalu aku ganjal perutnya dengan bantal yang aku ambil di kamar bu siska.Aku pun mulai lagi menjilati memek bu sisk a dan mengisap-isap itilnya.ibu dah lama gak ngerasain kehangat an laki-laki semenjak suami ibu menceraikan ibu kata bu siska.berarti ibu dah orgasme jelasnya sam bil menggosok-gosokan tangannya ke memeknya sehingga tangannya penuh dengan lend ir orgasmenya.sudah separuh penisku masuk ke memeknya hingga akhirnya blee sss masuklah penis aku seluruhnya ke memek bu siska. cha ibu mau keluar . katanya Aku yang tidak paham dengan kata-kata bu siska tetap saj a melanjutkan jilatan ku meskipun agak susah karena paha bu siska menjepit erat kepala ku.setelah seki an detik bu siska mulai menggerakan pinggulnya ke atas dan kebawah yang membuat aku tak bisa berbicara karena sangat enak sekali. aku mencabut penis ku dari memek bu siska yang terkulai lemas di sofa.dia meng epaskan posisinya hingga penisku tepat berada di lubang vaginanya. oooohh.aku tidak dapat membayangkan rasanya ketika penisku mas uk ke memek bu siska.memek ibu bisa jebol nih gara-gara penis kamu yang kegedean katanya perlahan-lahan bu siska mulai duduk diatas tubuh ku. kalau penis kamu di beri minyak in i.setelah lama aku beroprasi di memeknya aku merasakan paha bu siska menjepit kepalaku dengan keras dan bu siska berteriak. jangan dilia tin doank cha.ada lendirnya ja wabku kamu coba aja dulu. Makasih ya cha.

tp karena aku sudah sangat bernafsu. Aku terbangun ketika merasakan ada yang mengocok-ngocok penisku .mba riri aku suruh nungging truz aku masukin penis aku p elan-pelan. perasaan. Mba pengin kamu setubuh i mba.setelah 30 menit kemudian aku merasaka n ada yang mau keluar dari ujung penisku. truz cha. selama menikah 2 tahun lalu.aku tidak mempedulikannya l agi dan terus menusukan penis ku semkin dalam.sama seperti kamu setubuhi ibu mba . yang dia tahu hanya rasa enak saat penis suaminya memasuki kewanitaa nnya. banyak h al-hal yang mempengaruhi wanita dalam meraih orgasme.kami berdua pindah ke kamar bu siska dan tak terasa kami tertidur di kasur bu siska dalam keadaan telanjang bulat.lebih cepat lagi . riri.ngkit dan mengikuti peramainnanku ini.tusuk memek ibu leb ih kenceng lagi cha rengek bu siska aku pun mulai mempercepat tusukan penisku ke d alam memek bu siska.lalu aku cabut penisku dan memasukannya ke mulut mba riri hingga spermaku keluar di mulut mba riri.boleh gak? pintaku tapi kontol kamu kebesaran.pinta mba riri.nanti kedengaran tetangga saran bu siska akhirnya bu siska hanya melihat apa yang kami lakukan sambil mengusap-usa p memeknya sendiri. Mba riri k apan datengnya? Tanyaku ketakutan dah dari tadi. Cerita Memek Kepuasan Dalam Perselingkuhan.paha mba riri menjepit kepala ku hingga aku sesak nafas dan kemudian disusul erangan yang tinggi serta keluarn ya cairan putih yang aku hisap sampai habis. Dan berakhir saat penis suaminya menyemprotkan cairan hangat kedalam kewan itaannya. cha berhenti dulu dong. pelan-pelan cha sakit ni rintihnya aku truz memasukan penisku sedikit dem i sedikit hingga akhirnya aku tekan semuanya secara mendadak. Termasu k Dewi salah satu staffku ini.rupanya kamu lagi telanjang bulat sambil meluk ibu mbak .ibu capai n ie pinta bu siska tapi aku tidak mempedulikannya lagi sampai akhirnya bu siska mul ai menggoyangkan lagi pantatnya kebelakang.lgi ngapain kalian. Y a sebuah misteri yang kelihatannya mudah namun susah diungkapkan.kemudian aku jilat memek nya yang berambut lebat dengan rakusnya.sekitar 15 menit kemudian bu siska berteriak histeris dan akh irnya terkulai lemah.masa cuma mama yang coba sendirian tukas mba riri tapi kamu teriaknya jangan keras-keras. Enak banget cha. dia belum tahu apa i tu orgasme. Awalnya aku hanya iseng mengobrol me ngisi waktu luang di waktu jam istirahat.kamu pinter dech mai nnya kata mba riri setelah dia mulai sadar tapi kontol aku pengin masuk sarang ni m ba.kini hanya tinggal aku dan mba riri yang masih asyik bermai n.tapi waktu pulang mba kaget. setelah kurang lebih 25 menit aku menggenjot bu siska dan bu siska juga sudah be rkali-kali orgasme aku merasakan penisku ingin memuntahkan spermanya. Namun lama-kelamaan Dewi salah satu st affku yang agak manis malah penasaran dan bertanya lebih jauh tentang orgasme.dan betapa kagetnya aku karena yang mengocok penisku adalah mba riri. bahkan menurut penelitian hanya 30% wanita yang dapat meraih orgasme.ocha.sedangkan mba riri sudah orgasme 2 kali.jelasnya. Enak cha trusssin cha Desah mba riri selang berapa lama. . croot akhirnya spermaku keluar di mulut bu siska.apa memek mba muat? ya udah di coba aja dulu paksaku kemudian aku melumuri penisku dengan baby oil agar penisku mudah masuk ke memek mba riri. Memang banyak sekali wanita yang belum sadar akan arti pentingnya sebuah orgasme .maka aku pun segera membuka semua bajunya.dan semuanya ditelan sampai habis.sperma o cha mau keluar nih tanyaku cabut penis km cha jangan dikeluarin di dalem ntar ibu h amil pintanya aku pun mencabut penis ku dan penisku direbut oleh bu siska dengan s ecepat kilat lalu bu siska menaruhnya dimulutnya.hal ini terjadi sampai bu siska berteriak lagi dan terkulai lemas di sofanya. baik dari faktor si wanita nya ataupun dari faktor prianya atau bahkan dari suasana.kontan mba riri ber teriak dan teriakannya itu membangunkan bu siska. tan ya bu siska riri pengin coba penis ocha ma. karena merasa sudah dapa t lampu hijau. bu.setelah itu aku terk ulai lemas hingga sore hari akupun pulang kerumah. dll.Setelah itu.

Wi!" "Bagaimana dengan kekerasannya?" tanyaku lagi. mungkin sedang mengingat-ingat. "Keras sekali. masih ada lebihnya tidak?" Dewi diam sejenak. Namun aku sada r bahwa aku ditempat umum. waktu. yang berada dalam genggamanku. sebab da ri pembicaraan tadi sepertinya tidak ada masalah dalam kehidupan seksnya. rasanya menggantung tidak ada ujung. . berarti masih normal. dan tahu-tahu sudah berakhir d engan keluarnya sperma suaminya ke dalam kewanitaannya. pas kepalanya. Pak!" Aku tak dapat menahan senyumku.Aku hanya geleng-geleng kepala mendengar ceritanya. Pak. Aku suruh tangannya menggenggam. bahkan suaminya senang mengoral kewanitaannya sampai banjir. yang ada hanya enak saja namun ti dak bertepi. "Kira-kira berapa lama penis suami kamu bertahan dalam kewanitaan kamu?" tanyaku . foreplay. 'helm'nya masih nongol?" "Ya!" Dewipun tersenyum juga. "Kira-kira berapa besar penis suami kamu?" "Berapa ya?. Dengan malu-malu Dewi pun menceritakan dengan jujur bahwa selama ini m emang dia sendiri penasaran dengan apa yang namanya orgasme namun dia tak tahu h arus bagaimana. "Waktu kamu genggam punya suami kamu pakai tangan. "Aku perkirakan penis suami kamu berukuran 10-14 cm. tapi k enapa Dewi tidak bisa meraih orgasmenya? "Kok diam Pak?" "Aku lagi mikir penyebabnya. tapi suami saya keburu keluar" terangnya. seperti batu!" Aku diam sejenak mencoba berfikir tentang penghambatnya meraih orgasme." "Apa mungkin masalah lamanya. yang jelas saat berhubungan dengan suaminya dia cukup foreplay. sungguh halus sekali. aku pandangi secara seksama tangannya yang seda ng mengepal. "Kayanya masih ada lebih. "Maksud kamu. Akupun jadi bingung dengan jawabannya. Pak. "Gaya apa yang dipakai suami kamu?" "Macam-macam. dan lain-lain tentang hubungannya dengan suaminya. lalu aku korek lebih jauh te ntang perasaan. gaya. malah sampai menungging segala" Aku hanya tersenyum mendengar jawabannya yang polos. Pak? Sebab sepertinya saya sedikit lagi mau mencap ai ujung rasa enak. saya tidak tahu Pak!" jawabnya bingung. tapi aku ada tidak kekurangan akal. "Mungkin sekitar 10 menit" jawabnya pasti. dan selama penis su aminya masuk sama sekali tidak ada rasa sakit.

Aku kaget mendengarnya. karena kamu istri orang & aku suami orang juga" Singkat kata Pukul 5 sore kami janjian ketemu di sebuah rumah makan yang nyaman di daerah Jakarta timur. "Ya udah Wi. kenapa ya Pak?" Aku kini mulai mengerti posisi sebenarnya. dan menurut yang aku tahu ini sa ngat berbahaya untuk meraih orgasme. . "Menurut Bapak. akhirnya aku putuskan untuk mencoba menolongnya semampuku tanp a mengharapkan apapun darinya. d an aku sendiri kenal sudah lama dengannya dan suaminya.. Kalau sempa t. Di meja kerjaku. ini yang jadi masalah. tapi tak lama Dewi sendiri memb antahnya. Sepertinya masalah kamu agak kompleks. berarti kemung kinan Dewi kurang percaya diri dengan tubuhnya. aku baca isinya.. "Ya.. kata nenek itu berbahaya" Aku tersenyum membaca balasannya yang sedikit bergurau. "Wi. keburu jam istirahat kerja habis. Jangan merasa body kamu jelek atau vagina kamu tidak wangi atau buah dada kamu jelek atau apa saja yang menurut kamu negatif. jangan salah tangkap ajakanku ya. kemungkinan besar ada titik dalam vag inanya yang belum tersentuh secara maksimal. Aku yakin aku bisa membantunya berbekal pada peng alamanku selama ini. aku sa rankan agar nanti malam mencari titik tersebut dan jika sudah ketemu aku suruh D ewi meminta kepada suaminya untuk menekan lebih kuat saat hubungan intim. karena aku dianggap kurang ajar. tapi jangan di tempat sepi ya. Namun Dewi akrab dengan istriku. kalau 10 menit kamu maunya semenit lagi? Namun kalau 12 menit atau 15 menit pun kamu maunya tetap semenit lagi?" tanyaku. jangan-janga n dia marah. apakah body saya cukup bagus?" Tiba-tiba saja Dewi bertanya seperti itu. sebab biarpun kadang lebih lama dari sepuluh men it. se benarnya ada niat untuk memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Aku langsung lihat pengirimnya Dewi. Aku jadi tegang sendiri. Tapi untunglah tak lama HPku berge tar 2x pertanda SMS masuk. oke?" "Oke deh!" sahutnya riang sambil meninggalkan aku. Namun aku belum sempat mengucapkan apa-apa. "Wi." Aku sedikit mengerti maksudnya. Aku kirim SMS kepadanya. Itu kesimpulan sementara. mencoba mencerna kata-katanya. nanti kita terusin via SMS. Dewi m engangguk mengerti. L ama aku berfikir. betul. "Boleh. Aku uta rakan kesimpulan sementaraku bahwa ada kurang sentuhan di area vaginanya. aku kembali memikirkan benar-benar masalah yang Dewi hadapi. bisa tidak nanti pulang kerja kita cari tempat yg enak utk mengobrol?" 5 menit aku tunggu belum ada jawaban juga. Pak. "Tapi. aku cuma tidak enak saja kalau kita terl alu mencolok. tidak mungkin kali. Sambil makan kami melanjutkan obrolan kami yang tadi siang. "Wi. tanpa pernah terselesaikan. Suasana rumah makan yang agak temaram menambah rileks o brolan kami.Aku diam sejenak. dalam sebuah hubungan intim. tapi tetap saya merasa hampir di ujung terus. karena setelah aku pikir-pikir Dewi punya kelebihan di Buah dada dan pantatnya yang besar juga kulitnya yang bersih dengan bulu-bulu halus. lalu aku balas kembali. "Maksud kamu.

tapi h erannya malah saya inginnya dari Bapak. yang lebih gendut dari kamu banyak. Namun hal ini tidak aku ungkapkan kepadanya. terus terang. Apakah dia mengajakku selingkuh? Atau hanya perasaanku saja? Atau memang dia hanya ingin mengobrol saja? Sebagai lelaki jela s aku tidak mungkin menampiknya. "Pak. bunyinya singkat. kalau tubuh kamu tidak bagus kan tidak mungkin suami kamu mau mencumbu kamu. "Tapi bukan berarti saya ingin berhubungan dengan Bapak lho. Entahlah saya yakin sekali saya bisa mer aihnya bersama Bapak" Jantungku terasa berhenti berdetak mendengarnya. "Memang kenapa?" Tak lama Dewi pun membalasnya. "Tidak tahu kenapa. "Belum berhasil. Biasa saja!" jawabku tegas. atau apalah yang berhubungan dengan pekerjaan. Dewi kembali melanjutkan pembicaraannya. Sorenya kami janjian di tempat yang kemaren. tapi tiba-tiba saja tangan Dewi mera ih tanganku.00 kami pun pulang ke rumah masing-masing. saya hanya ingin ta hu kenapa perasaan saya begini?" Aku hanya diam. Aku lihat dikirim jam 23. kan?" "Tapi. bisa saja dia tanpa sadar kagum denga n cara kerjaku." Aku berfikir tentang arti pesannya. berarti kemungkinan Dewi mengirimnya saat bar u selesai berhubungan dengan suaminya. Karena kalau seca ra fisik tidak mungkin. itu saja dulu. kamu coba untuk menghilangkan rasa tidak percaya diri kamu. buktinya su ami kamu minta melulu. Suasana hening diantara kami beberapa saat. dan mau berhubungan dengan kamu!" "Justru kamu harus berfikir bahwa wajah dan tubuh kamu sangat bagus. besok aku tunggu kabarnya!" Aku jadi terkesan menyuruh. sehingga men jadi kebiasaan. saya merasa nyam an mengobrol dengan Bapak. Ingat Wi. Pak!".10 malam. ingat itu. aku antar Dewi sampai tempat dia biasa menunggu angkot. keinginan saya untuk meriah orgasme jadi tambah kuat. Sampai dikantor aku baru membalas SMSnya. Aku baru saja ngopi dan HP baru aku aktifkan. Sudah ada pesan dari Dewi. Keesokan paginya. Pak?. dan saat ada sentuhan nikmat yang kamu bilang tidak berujung. .itu faktor yang sangat penting dalam meraih orgasme. namun aku mengambil kesimpulan dalam hati bahwa kemungkinan Dewi terkesan dengan aku karena aku atasannya. apa nanti sore kita bisa ketemu lagi. mungkin karena dikantor Dewi bawahanku. "Pokoknya malam ini. lagian menurutku perut kamu tidak terlalu gendut. jauh lebih ganteng dan atletis suaminya dari pada aku. da n ungkapan Dewi yang jujur sangat mengagetkanku. suruh suami kamu menekannya lebih kuat. belum selesai aku menenangkan p ikiranku. Karena waktu sudah menunjukan jam 19. saya tidak nyaman dengan perut saya yang tidak ramping" "Wi.

sepanjang jalan ke hotel. hanya beberapa detik. Yang aku yakin berdasarkan ceritany a pasti punyaku lebih besar dari pada punya suaminya. dia balas mengelus dadaku. Dan setelah sampai di kamar hotel mulai. Sungguh diluar dugaan. Bagaimana kalau kita diskusi langsung dengan praktek untuk meraih orgasme k amu?" suaraku terasa agak bergetar. Meskipun awalnya agak canggung. Sehingga membuat Dewi mengerang dalam nikmat. Satu per satu pakaian kami bertebaran dila ntai. Hampir disetiap gaya Dewi bisa meraih orgasmenya begitu cepat. Pak" ia mencium keningku. centi demi centi. mungkin karena baru kali ini dia meraih orgasme. dia lang sung mengangkangi tubuhku. mungkin agak canggung. sementara mulut dan lidahku menciumi dan menjilati centi demi centi tubu hnya tanpa terlewati. "Wi. Kini Seluruh organ tubuhk u bekerja untuk memenuhi hasrat Dewi. "Saya masih mau lagi" ucapnya serak. "Terserah Bapak deh" jawabnya manja sambil mencubit tanganku. "Tubuh kamu bagus sekali. kadang lidahku menusuk langsung vaginanya. Tanganku memilin kedua putingnya. tubuhnya mulai bergoyang diatas tubuhku. Aku melihat ada gairah disana. Kami lamgsung kami dapat menikmati sem Masih dalam keadaan berpakaian. dan langsung memegang senjataku untuk dibimbing kedal am liang surganya. su ngguh pemandangan yang indah dan mendebarkan. tak lama Dewi berteriak histeris dan menggigit pundakk u. Aku langsung mengelus buah dadanya yang padat dengan lembut. Dewi terus menggoyangkan pantatnya ya ng bulat padat. "Terima kasih. aku memeluk tubuh Dewi yang padat. dan wajahnya agak memerah melepas orgasmenya. Aku balas meremas jarin ya. bibir kami sa ling melumat lembut.. senjataku memenuhi rongga vaginan ya berbarengan dengan rasa nikmat dan hangat disenjataku. Pucuk dicinta ulampun tiba. dengan kulit tubuh yang putih bers ih kontras dengan bulu-bulu halus dipermukaan kulitnya apalagi di kemaluannya ya ng begitu lebat menghitam. Tangan yang satunya lagi meremas-remas dan mengocok senjataku sehing ga semakin meregang kaku dalam genggamannya." Hanya itu yang keluar dari mulutnya Tatapan mata kami beradu. seiring dengan nafsu kami yang semakin menggebu. aku rebahkan tubuh mulusnya di ranjang. Dan ane hnya lagi. Sentuhan halus kulitnya terasa menimbulkan percik-percik gairah di antara ka mi. kami dan langsung menuju bertaut mengantarkan keh yang asri. aku sibakkan bulunya dengan lid ahku. jari-jari kami saling angatan ke jiwa kami. aku segera membayar makanan hotel. tubuhnya mengejang kaku. aku kemut lembut klitorisnya. kadang lidah kami saling kait dan saling dorong. sehingga g airah di dada kami semakin membuncah. Sementara Jilatanku sudah sampai pada vaginanya. Mungki n ada 6 kali dia sudah orgasme tapi dia belum puas juga. Tubuhnya diam sejenak diatas tubuhku. J ari-jariku ikut membantu memberi kenikmatan dengan memilin-milin puting buah dad anya yang semakin mencuat. Gairah yang membuncah dida daku membuat aku lupa bahwa aku punya tugas untuk mengantarnya meraih orgasme."Pak. Akhirnya aku beranikan diri untuk mengajaknya. Namun akhirnya uanya. Dewi beg itu liar. butir-butir keringat mulai mem basahi tubuh kami berdua. sementara aku sendiri b . Cengkraman vaginanya y ang begitu kuat terasa mengurut senjataku. Sementa ra Dewi pun tidak tinggal diam. Perlahan. Aku berhasil mengantarnya meraih orgasme. Tubuh kami berguling-guling dikasur saling memberikan rangsangan dan kenikmatan. kadang ujung dadaku d i pilinnya. Wi!" Aku mencoba memberinya rasa percaya diri. hingga akhirnya Dewi sendiri yang tidak tahan dan mengambil inisiatif.

sentuhan buah pantatnya di pangka l senjataku menambah sensasi tersendiri. cepat sodok yang kuat!" erangnya. Isteriku bernama Resty. Suaminya juga sangat baik. woow busyet. Dan Dewi sendiri pun jelas sangat membutuh kan orgasme dariku. Yah. kembali ke kehidupan nyata. Apal agi saat gaya doggy. kami orgasme berbarengan. "Wi. Walaupun demikian saya tidak pernah berniat jajan untuk mengimba ngi kegilaanku pada sex. a ku sampai bingung sendiri. aku benar-benar t ak kuat lagi menahan semprotan dalam spermaku. Cerita Dewasa Bercinta dengan tetangga idaman. Atau mungkin karena isteriku yang supel. Karena terakhir cerita dia belum bisa meraih dengan suaminya . saya seperti biasanya berkunjung ke rumahnya.. Mereka pun sama seperti kami. belum mempunyai anak. Kurasa tidak perlu aku ceritakan tentang nama dan asalku.. aku mau keluar. Ak u dengan istriku dan Dewi dengan suaminya. menyembu rkan cairan hangat ke dalam kemaluan Dewi yang telah basah berbarengan dengan ke dutan-kedutan kecil hangat dari dalam liang vagina Dewi. Namun memang pernah aku baca ada wanita yang seperti Dewi. Mereka pindah ke sini karena tugas baru suaminya yang ditempatkan perusahaannya yang baru membuka cabang di kota tempatku. S elebihnya saya tidak tahu latar belakang mereka. Waktu sudah menunjukan pukul 9 malam. Pada suatu malam. Mungkin karena belum punya anak.ersusah payah menahan orgasmeku. di dalam atau di luar?" sambil aku mempercepat kocokanku. kalau dipikir-pikir seharusnya aku sudah punya a nak. kami sangat akrab. biasanya istriku sekali orgasme tidak bisa lagi orgas me. Sungguh nikmat sekali. kadangkadang pada siang hari selagi ada tamu pun sering saya mengajak isteri saya sebe ntar ke kamar untuk melakukan hal itu. Bahkan dapat dikatakan dia yang tercantik di lingkunganku. yang terkadang di teras rumahn ya atau sebaliknya. Yang anehnya. Walaupun aku tida k begitu ganteng. selain masih muda juga cantik dan yang membuatku gila adalah bodynya yang wah. "Di dalam aja Pak. Aku dan isteriku biasa memanggil mereka Mas Agus dan Mbak Rini. Aku benar-benar ingin memuaskan dahaganya. namun Dewi kelihatannya belum puas juga. Ada satu kebiasaanku yang mungkin jarang orang lain mili ki. Ada satu kelebihan Dewi yang tidak bisa aku lupakan.. Usiaku sekarang sud ah mendekati empat puluh tahun. sambil meremas buah pantatnya yang bulat. sehingga cepat akrab den gan mereka. yaitu keinginan sex yang tinggi. Hanya isterinya. Vagin anya sangat mencengkram meskipun sudah puluhan kali kami berhubungan. Kegilaan ini dimulai saat hadirnya tetangga baruku. yang biasa nya menimbulkan kecemburuan para tetanggaku. aku cukup beruntung karena mendapat isteri yang menurutku sang at cantik. Mungkin para pembaca tidak percaya. isteriku pun selalu si ap setiap saat. usianya kira-kira sebaya denganku. entah siapa yang mulai. setelah ngobrol . entahlah sampai kapan. Namun sejak saat itu hubungan kami se makin hangat membara. Boleh dibilang kami seperti sau dara saja karena hampir setiap hari kami ngobrol. aku melepas orgasmeku. serta tempat dan alamatku sekarang. karena aku sudah menikah hampir lima belas tahun lamanya. Akhirnya waktu jualah yang harus memisahkan kami. Pernah aku Tanya katanya dia sering minum jamu. ternyata isteriku pun sanga t menikmatinya. Akhirnya Seluruh tubuhku bagai tersetrum nikmat. juga kulitnya sangat putih mulus.

Resty l angsung memegang kemaluanku dan mengulumnya. sekedar refresing ajalah Mas. katanya tadi pagi dia melihat Mas dan Mbak Resty bergulat setelah ngobrol dengannya.. dasternya hampir transparan menampakkan lekuk tubuhnya yang sejak dulu menggodaku.! Apa enaknya nonton gituan kok sama tetangga.? Acara apa Gus.! Nggak apa-apalah Mas.. Ketika aku lewat. Setelah kami berdua sama-sama tergolek. katanya ta npa malu-malu. Loh. Maksudmu apa Gus. gimana ini Gus. film blue tentu ceritanya itu-itu saja. Tap i dasar memang pikiranku sudah tidak beres.. Sorenya Agus datang ke rumahku.. entah kenikmatan apa yang kurasakan saat itu..? Nggak enak nih.. Seperti biasanya kalau sudah begini aku la ngsung menarik isteriku ke tempat tidur. Edan. Mas. tiba-tiba isteriku bertanya. Isteriku tadi cerita. Di teras rumahnya aku han ya melihat isterinya sedang minum teh. kamu cuman nyediain makan dan musiknya aja Mas. kutunda keberangkatanku ke kantor. Waduh. Kemaluan Resty kujilati sampai tuntas. Mungkin karena sudah biasa Resty tidak banyak protes. apa salahnya? Akhirn ya aku pamit sebentar untuk memanggil isteriku yang tinggal sendirian di rumah.panjang lebar. tiba-tiba isteri Agus ikut nonton bersama kami. Mendingan langsung tidur saja supaya besok cepat bangun..? . nanti m inumannya saya yang nyediain.? tanyaku heran.. toh itu tontonan kok. Mataku jelalatan menatapinya. Yang luar biasa adalah pagi ini aku benar-benar gila.! pinta isteriku memelas. Begini saja Mas. katanya menyebut isteriku.. Sungguh. Nggak usah malu Mas. Paginya aku ti dak bertemu Agus. Aku tersinggung juga waktu itu.. mereka kan tetanggaku.? tanyaku penasaran.. baru kusadari t ernyata jendela kamar kami saling berhadapan. Aku bilang Resty tidak mau kuajak sehingga aku langsung saja ti dur.? ta nyanya setelah kami berbasa-basi. Busyet. Kok Mas tib a-tiba nafsu banget sih. Aku punya ide. bahk an kusedot sampai isteriku menjerit. gimana. Tapi setelah kupikir-pikir. Mbak Res diajak sekalian. Isteriku sampai terengah-engah menikmati apa yang kulakukan terhadapnya.. gimana kalau nanti malam kita bikin acara. k an Mas belum pernah mencobanya. nggak bisa dipegang. Kita berempat aja..? Gila kamu.. Agus langsung melanjutkan.? kata isteriku ketika kuajak. kok aku sampai segila ini ya. Kalau Mas nggak keberatan. dia menanyaiku tentang yang tadi malam..? Pesta apaan. Seperti biasanya. Sepertinya Mas punya kelainan sepertiku ya.. Pokoknya tenang aja Mas. Tapi ah. aku heran. Yang membuatku kaget. dari mana Rini nampak kami melakukannya? Oh iya. kuputuskan untuk tidak kembali lagi ke rum ah Agus. a ku kembali ke rumah menemui isteriku. Akhirnya aku mendekatkan kemaluanku ke lubang kemaluan Resty. Agus langsung menambahkan. padahal hari masih pagi.. tidak dapat kuceritakan. tanpa harus memahami perasaanku. Dan tempat tidur k ami pun ikut bergoyang.. Aku pun tidak menolak karena selain belum jauh malam kegiatan lainny a pun tidak ada. Nanti malam kita bikin pesta di rumahmu. Aku bergula t dengan isteriku seperti kesetanan. karena sudah lebih dahulu berangkat. sekarang Mas.Tapi hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. saya juga maniak Mas.. Agus menawariku nonton VCD blue yang katanya baru dipinjamnya dar i temannya. Gila kamu.? Aku diam saja karena malu mengatakan bahwa sebenarnya Rini lah yang menaikkan te nsiku pagi ini. Akhirnya aku malu juga sama isteriku.

Aku tidak dapa t menjelaskan perasaan apa ini.. berikutnya aku sudah menikmati p ermainan itu. tapi dapat menikmati . Perlahan kumasukkan ja ri telunjukku ke dalam.! Rini menggelinjang nikmat. Kuperhatikan Agus perlahan-lahan mendudukkan Rini di meja yang ada di depan kami .? batinku. Sesaat aku merasa bersalah. sementara tangan kiriku meraba kemaluan nya yang ditumbuhi bulu hitam halus yang tidak begitu tebal. da n masih duduk di atas meja dengan lutut tertekuk dan terbuka menantang. Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini. Ternyata ada persamaa n di antara kami. Kuteruskan melakukannya. ini suatu yang tidak pernah terduga olehku. karena selalu saya perhatikan menawarkan bergantian d enganku. Biasanya aku hanya dapat melihatnya dari kejauhan. Tetapi aku tidak melakukannya. Sa mbil makan dan minum.. Aku ingin memberikan kenikmatan yang betul-betul kenikmatan kepadanya malam ini. Sementara Agus k ulihat semakin beringas menciumi sekujur tubuh Resty yang biasanya aku lah yang melakukannya. K ulihat Agus juga menarik isterinya dan menciumi bibirnya. Perlahan-lahan kulepas celana dalamnya dengan hati-hati sambil merebahkan badannya di atas meja. dan bagian tersebut sudah mulai basah. mengangkat rok yang dikenakan isterinya. Rini juga tinggal hanya mengenakan BH dan celana dalamnya saja. Aku semakin tidak karuan memikirkan kenapa hal ini dapat terja di di dalam rumahku.Malamnya.! erang Rini seolah sudah siap untuk melakukann ya. Diiringi musik y ang disetel oleh isteriku. Musik yang tidak begitu kencang terasa seperti menyelimuti pendengaranku. Seperti ingin melahapnya saja. Perlahan-lahan jari-jemariku mendekati daerah kemaluan Rini.. mungkin pengaruh minuman yang dibawakan Agus dar i rumahnya. akh.00. menjelang pukul 20. Sshh. Kemudian kujilati seluruhnya tanpa sisa. kini lebih dalam dan menggunakan dua jari.. Tidak berapa lama Resty sudah telanjang bulat. Dengan b adan yang sedikit gemetar karena memang ini pengalaman pertamaku melakukannya de ngan orang lain. tampak dua bukit putih mulus menantang meny embul setelah penutupnya terbuka. Sungguh. Tetapi itu hanya sepintas. Resty juga semakin bergairah. Perlahan-lahan Agus membuka BH Rini. Kuelus bagian itu. Tiba-tiba saja nafsuku bangkit. entah kapan aku menelanjanginya. Kegilaan apa lagi ini. Kemudian kudekati Rini yang kini tinggal hanya mengenakan celana dalam. tetapi aroma khas kemaluan wanita sudah teras a. Nampak bulu-bulu yang belum begitu panjang menghiasi bagian yang berada di antara kedua paha Rini ini . seolah-olah tidak ke beratan bila posisiku digantikan oleh Agus. Aku semakin terangsang .. walau masih tertutup celana dalam. Peluklah aku Mas. Seolah-olah nafsuku sudah menggelegak mengalahkan pikiran normalku. Agus bersama isterinya sudah ada di rumahku. kuraba pahanya yang putih mulus dengan lembut. tolonglah Mas. mulut kemaluannya sudah mulai basah. Kutatapi seluruh bagian tubuh Rini yang memang b etul-betul sempurna. Rini mendesi . kami ngobrol tentang masa muda kami. Seolah-olah Agus mengerti. t etapi kemudian hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Berbeda kini bukan hanya melihat. itu pun dengan terhalang pakaian. kemudian membukanya dengan cara menga ngkatnya ke atas. ada perasaan yang agak aneh kurasakan. kenapa aku melakukan hal ini di depan orang lain. aku mendekati isteriku dan menariknya ke pangkua nku. Bagian ini terasa s angat lembut sekali. Kulihat isteriku yang masih terbaring di sofa dengan mulut terbuka mena ntang dengan nafas tersengal menahan nafsu yang menggelora. yaitu menyukai dan cenderung maniak pada sex.

Perlahan-lahan kuarahkan senjataku menuju lubang milik Rini. seolah-olah melakukan perjalanan panjan g yang melelahkan. Ketika kepala kemaluanku memasuki lubang itu. Yang kurasakan sekarang adalah sebuah petualangan yang belum pernah kulalui sebelumnya. Ssshh. dia melenguh hebat hingga kema luanku terlepas dari mulutnya..! Belum pernah kurasakan seperti ini . Kini mulutku menuju dua bukit menonjol di dada Rini. tiba-tiba ada cairan milik Rini membasahi lubang d an kemaluanku hingga terasa nikmat sekarang. Hal ini cukup sulit. Pelukanku semakin kuperketat. Mulut Rini pun seperti megap-megap kenikmatan. Lubangnya terasa sempit sekali. pantatku maju mundur beraturan. Erangannya tidak pernah putus. Kali ini berhasil. Ya ampun. karena selain ukuran kemaluanku lumayan besar. Tiba-tiba tangannya meraih kemaluanku. aahhk.. sementara Agus menjilati kemaluan Resty . Rini sekaran g membungkuk menghadap meja sambil memegang kedua sisi meja yang tadi tempat dia berbaring. kuhisap bagian putingnya. Tanganku sekarang sudah meremas payudara Rini dengan lembut sambil mengusapnya.. masukkan lagi akhh. sement ara helaan napasnya memburu terengah-engah. Ada kenikmatan luar biasa yang kurasakan ketika aku melakukannya. menggenggam den gan kedua telapaknya seolah takut lepas. Kukangkangkan kaki Rini dengan cara melebarkan jarak antara kedua kakinya. Luar biasa enaknya. t ubuh Rini bergetar panas. lubang kem aluan Rini juga semakin ketat karena membungkuk. kali ini ada sesu atu yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. Kujulurkan li dahku sepanjang-panjangnya dan kumasukkan ke dalam kemaluannya sambil kupermaink an di dalamnya. perlahan-lahan kudorong kemaluanku sambil sesekali menariknya.. Perlahan dia mula i menjilati kemaluanku. Beberapa saat. Perla han kucoba memasukkan senjataku. Kini tiga jari kumasukkan ke dalam kemaluan Rini.! Terus Mas. Cepat-cepat kurengkuh kedua pahanya dan menariknya ke bibir meja. K epalaku seperti terjepit di antara kedua belah pahanya yang mulus.s. Dinding-dindingnya seperti lingkaran magnet saja.! Dengan pasti kumasukkan lebih dalam sambil sesekali menarik sedikit dan mendoron gnya lagi. Aroma dan rasanya semakin memuncakkan nafsuku. Bunyi Music yang entah sudah beberapa lagu seolah menambah se mangat kami. Rini memasukkan kemaluanku ke dalam mulutnya. Keri ngat sudah membasahi seluruh tubuh kami. Kembali kudorong senjataku dan kuta rik sedikit. seperti ada penyedot saja di dalamnya. Buah dada Rini bergoyang-goyang juga maju-mundur mengikuti irama yang berasal da .. Napas kami berempat saling berkejaran. sehingga kemaluanku tepat ke mulutnya. sementara saya dari belakangnya dengan berdiri memasukkan kemaluanku . kutindih dan kudekap sekuat-kuatnya hingga Rini berontak. tapi Rini melenguh nyaring. Luar biasa kemaluan Rini ini. Agus dan isteriku tidak kuperhatikan la gi..Posisi sekarang berubah. Sementara di atas Sofa Agus dan isteriku seperti membentuk angka 69. Sekarang Rini ter engah-engah dan kemudian menjerit tertahan meminta supaya aku segera memasukkan kemaluanku ke lubangnya. a duh enaknya. Sepertin ya Rini pun menikmati gaya ini. seolah-olah tidak akan lepas lagi. Rini mendesis. Resty ada di bawah sambil mengulum kemaluan Agus.. Gantian aku sekarang yang menciumi kemaluannya. kutekuk lututn ya dan kubuka pahanya lebar-lebar supaya aku dapat memasukkan kemaluanku sambil berjongkok. Mata Rini merem melek menikmati permainan ini. Pantatku masih naik turun di antara kedua paha Rini. sungguh. Kemaluanku seolah tertarik ke dalam. Mun gkin karena selama ini aku hanya melakukannya dengan isteriku. Goyanganku semakin lincah. sementara aku berlutut. Posisi Rini sekarang berbaring miring. segera kulumat bibir itu hingga R ini nyaris tidak dapat bernapas. Gantian badanku sekarang yang bergetar hebat. hampir aku tidak sanggup menikmatinya.

kulihat Rini sudah tidak kuasa menahan sesua tu yang tidak kumengerti apa itu. Kemudian memunguti pakaia nnya dan menuju kamar mandi. Pernah suatu waktu Rini berkunjung ke rumah kami. Kecepatan pun kuta mbah. Mungkin aku tidak akan pernah melupakan peristiwa itu. Kulihat Rini tidak memperdulikannya. yang mana bisa saya pergunakan untuk beristirahat di rumah. maka pembantu kami yang sudah tua.ri pantatku. Sepertinya menjal ar menuju kemaluanku. dan akhirnya kemaluanku terlepas dari kema luan Rini. Resty juga tersenyum. Kuremas buah dada itu. Perlahan-lahan otot-ototku mengendur. Aku masih berusaha menahannya. yang dengan malu-malu memperkenalkan dirinya kepada kami. Goyanganku pun semakin menjadi. Cerita Dewasa Tergoda Pembantu Muda. Segera aku mencabut kemaluanku dan membopong tubuh Rini ke tempat yang lebih lua s dan menyuruh Rini telentang di bentangan karpet. walau kelelahan aku pun merasakan kenikmatan tia da tara. Rini menggigit leherku sekuat-kuatnya. tapi seolah kami tidak memper dulikannya. Rini tersenyum puas. Rini menjerit kesakitan sambi l bergetar hebat. Aku pun berteriak sejadinya. Sulastri bertubuh sedang dengan kulit bersih dan be rambut panjang. Hingga saat ini peristiwa itu masih jelas dalam ingatanku. sayapun santai di rumah sambil baca koran dan mendengarkan radio . maka datanglah seorang pembantu baru yang dijan jikan oleh Mbok Iyem. secara kebetulan saya mendapat cuti kantor selama tiga hari . sehing ga kini tampak kemaluan Rini menyembul mendongak ke atas menantangku. Kulihat Resty tersen yum puas. Pada hari yang telah ditentukan. Di atas sof a Agus dan isteriku ternyata juga sudah mencapai puncaknya. Tubuhku terasa semakin panas. Agus dan Rini sekaran g sudah pindah dan kembali ke Jakarta. yaitu seorang gadis kampung yang telah putus sekolah. beru mur 18 tahun bernama Lastri. Sementara Rini tidak mau melepaskan kemaluanku dari dalam kemaluannya. Tidak kusadari seluruh cairan yang keluar dari kemaluanku masuk ke liang milik Rini. Mbok Iyem akhirnya pulang juga ke kampungnya di Jawa Tengah. ter asa ada sesuatu keluar dari kemaluanku. kami seolah terikat kuat dan berguling-guling di lantai. Memasuki hari Senin. tapi kali ini lebih kencang seperti akan m encapai finis saja. Seandainya saja. kebetulan aku tidak ada di rumah. Dia hanya ketem u dengan isteriku. karena kami ber dua. ternyata bibir Rini berdarah. Hal ini penting bagi kami. tidak terja di kekosongan pembantu di rumah kami. hanya nampak malu-malu. Mulutku terasa asin. tetapi sebelum pula ng ia berjanji akan membantu kami untuk mencarikan seorang pembantu lain yang be rasal dari kampungnya juga. kedua ujung tumit kakinya masih menekan kedua pantatku. Suara yang terdengar dari mulut Rini semakin tidak karuan. setela h menerima instruksi ini itu dari isteriku. Lastri pun mulai bersiap untuk kerja . Secepatnya aku menindihnya sa mbil menekuk kedua kakinya sampai kedua ujung lututnya menempel ke perut. goyangan pinggul Rini semakin kuat. s eolah menikmati setiap sesuatu yang kulakukan padanya. Beberapa waktu yang lalu. karena telah beru lang kali dipanggil oleh anaknya di kampung. Tiba-tiba Rini memelukku sekuat-kuatnya.. Pantatku kembali naik turun berirama. Ada sesu atu yang terdorong dari dalam yang tidak kuasa aku menahannya. s egera kurebut bibirnya dan menggigitnya sekuatnya. jadi pada saat Mbok Iyem pulang kampung. Segera kum asukkan senjataku kembali ke dalam lubang kemaluan Rini. Erangannya semakin panjang. suami isteri bekerja sehingga kami memerlukan seorang pembantu untuk beresberes di rumah. Setelah isteriku b erangkat kerja. Sesekali kami masih berhubungan lewat tel epon.

sedang Lastri sibuk membersihkan rumah sehabis mencuci pakaian. Kenapa. Ayo saya gosok perut kamu. .. Sulastri ternyata mempunyai badan yang bersih mulus dengan ke dua payudaranya yang ranum keras dengan puting yang mengarah ke atas berwarna co klat muda. Paak. Tanpa terasa saya menggosok batang kemaluanku. yang tiba-tiba menjadi tegang. Dengan berdebar saya terus mengintip Lastri yang sesekali menunduk untuk menggosok kakinya yang ditumbuhi bulu-bulu halus. Lastri bersiap-siap untuk membersihkan dirin ya dan mengambil handuk serta masuk ke kamar mandi. e naknya kalau bisa memeluk dan menancapkan batang penisku di vaginanya . Sedang asyik mengintip. pel aja.. dan benar saja dugaanku bahwa Lastri memang sudah menyiapkan teh hangat bagi dirinya send iri di situ. tapi ternyata dia diam saja sambil terus mendesah... Saat ia berbalik untuk mengepel di baw ah kaki saya. terlihat dari belahan dasternya dua buah bukit yang ranum. perut saya.. seraya menekankan pantatnya yang montok ke penisku yang sudah menanti dengan tidak sabar. Aduuh Pak.. sambil berdiri di belakangnya dan tunduk serta meme gang perutnya dengan kedua tangan untuk mengangkatnya berdiri...? . Cepa t-cepat saya ke kamar mengambil obat tersebut dan membawanya ke dapur. tiba-tiba dikejutkan oleh sapaannya. Saat tangan saya menyentuh vaginanya. Sedang saya asyik membaca. . Saat ia merangkak.. kata saya sambil tangan kananku terus be rgerak menggosok perutnya sedangkan tangan kiriku mengangkat dasternya dari bawa h. tetapi mataku memperhatikan pem bantu ini dengan lebih seksama.. Lastri sibuk menggosok-gosok badannya tanpa sadar ada mata yang sedang menikmati tubuhnya yang ranum. Segera saya menghampiri kamarnya dan pura-pura bertanya..? . saya teringat kalau di lemari saya masih ada menyimpan s ebotol obat perangsang bermerek Spanish fly oleh-oleh teman dari luar negeri. yan g ternyata tidak terbungkus oleh kutangnya. yang kelihatannya sudah agak kekecilan. Saat berdiri samb il memeluknya dari belakang.. biar hangat . . Saya memasukkan tangan kiriku ke dalam daster itu dan berpura-pura akan mengg osok perutnya juga tapi saya segera menurunkan tangan saya untuk menyibakkan cel ana dalamnya dan mulai meraba bulu-bulu halus yang bertebaran di sekitar vaginan ya.. segera saya meremas payudaranya. Sekitar setengah jam kemudian. heehh . saya cepat-cepat meloncat bangun dan berjalan cepat -cepat ke arah kamar mandi. sedang dalam posisi merangkak sambil memega ng perutnya. Heehh.. Aduuh. Lastri sambil mengeluh menjawab... Saya mau mengepel lantainya . Lastri menggelinjang keras dan mendesa h panjang. Aah. Pak . hheehh . saya mulai mengelus batang kemaluanku sampai tegang. Lastri agak kaget juga. Lastri. terlihat pinggulnya yang besar dengan pantat yang membentuk bulat bergoyang ke kiri dan k e kanan dengan irama yang teratur. perut Saya. Lastri keliha tan pucat dan keningnya berkeringat. kata saya sambil terus membaca. Konsentrasi saya un tuk membaca menjadi hilang. celana dalam yang dipakainya terbayang sangat jelas dari balik daster yang dipakainya. saya benar-bena r sudah bernafsu sekali untuk menyetubuhi Lastri.. Dari sela-sela pintu kamar mandi terdapat celah yang bisa dipakai untuk mengintip ke dalam... ada apa denga n kamu. aah.. Nafsu saya naik ke kepala.. Mari Saya tolong. Saya kembali duduk di kursi depan dan pura-pura membaca sambil membayangkan tubu h mulus Lastri sambil mengelus batang penisku yang sudah tegang.. Maaf Pak. aduuh... Tangan kananku pun mulai masuk ke dalam sela-s ela kancing daster. Lastri mengepel lantai sambil berjongkok dan ses ekali merangkak sambil terus mengayunkan tangannya. sambil bertanya saya segera saja masuk ke dalam kamarnya. saya mendengar erangan halus yang berasal dari kamar Sulastri. naik terus ke atas dan menemukan payudaranya yang ranum. Ternyata pemandangan di dalam kamar mand i begitu asyiknya. kata saya.. begitu terdengar suara air y ang terguyur di kamar mandi. penisku yang sudah tegang dari tadi menempel pada c elah pantatnya. . Oh iya. pinggulnya yang besar sangat seksi dengan bulu-bulu halus di atas kem aluannya.. terbung kus oleh kutang ketat. Setelah menyelesaikan pekerjaannya. Segera saya tuangkan spanish fly itu ke dalam minuman Sulastri dan saya tambahkan gula sedikit agar dia tidak curiga.

. Lastri takut .. sehi ngga penisku yang berada di dalam vaginanya terasa bagaikan diremas-remas dengan keras. ka dang larut malam. Kedua belah kakinyapun turut menari-nari... Segera saya arahkan penisku ke lubang vaginanya dan berusaha untuk menekannya masuk.. sehingga baru kepala penisku yang masuk.. katanya sambil menggerakkan p inggulnya. kadang menjepit kakiku. seru Lastri sambil membuka kakinya lebih lebar lagi dan kemudian secara cepat menutupnya lagi sehingga kepalaku terjepit di antara kedua belah pahanya y ang mulus. sementara tanganku merema s payudaranya sedangkan mulutku mulai memagut bibirnya. lidahku mulai menjalar ke kanan dan ke kiri menyibakkan kedua belah bibir vagina Lastri sampai akhirnya saya menemukan clitorisnya.. . saya tetap betah di rumah. katanya. Sementara saya berdiri telanjang. mulutku bergesar ke arah telinga Lastri. Hee. tekan lagi. saya tetap juga mengalami kesulitan untuk menembus pertahanan vagina Lastri ini. maka Lastri dan saya mulai mempraktekkan berbagai macam gaya ber setubuh. Paak. dan tiba-tiba dari vaginanya memancar cairan. Akh. Lastri kaget sekali... buka dulu yaa bajunya .. . saya ijin dari kantor... sampai akhirnya Lastri dipanggil pulang oleh keluarganya . enaak .. ayo Saya gosok sambil tiduran . Aduuh. Lastri keenakan sambil mulai menggoyangkan pinggulnya ke kiri dan ke kanan bagaikan sangat kegelian. Lastri ternyata murid yang sangat pandai untuk diajar dan selalu bernaf su untuk mengulang dan mengulang lagi. Setelah beberapa kali naik turun. tetapi saya kembali memagut bibirnya dan menyedot lidahnya sambi l mulai menaikkan pantatku sedikit sedikit. sambil terus menggoyangkan pinggulnya.. kata Lastri. sstt. sst. kata saya sambil berdiri dan dengan cepat mulai memb uka celana dan kaosku. segera saya mengambil ba ntal dan mengganjal pantatnya sehingga vagina Lastri sekarang menyembul dengan c litorisnya yang mengkilap karena jilatan lidahku. Ternyata lubang vagina L astri sempit sekali. ia sudah menjerit kesakitan dan berusaha menggeliatkan badannya yang mungil. Paak. dia juga mulai men ggoyangkan pinggulnya.. sambil mengerang-erang. ppaak. nggak apa-apa Las. Secara refleks. vagina Lastri benar-benar sempit sekali bagaikan jepitan halus yang menjepit dengan ketat serta berdenyut-denyut terusmenerus. Secara cepat saya menyibak dasternya dan segera menarik t urun hingga celana dalamnya terlepas. dan secara tiba-tiba saya menggigit cuping telinganya d engan agak keras. Paak . Las. tetapi bersamaan de ngan itu saya menekan penisku sekuat tenaga masuk ke dalam vaginanya.. aarkkh. kata saya sambil menundukkan kepala dan mencium vaginanya yang persis di de pan mataku.. Aduh nikmatnya bukan alang-kepalang.. kita berdua sungguh lunglai setelah tiba pada puncak kenikmatan.Las.. kadang dia menjepit pinggangku. Saya menahan geliatan badannya dan terus berusaha memasukkan seluruh penisku ke vaginanya yang sempit dengan menarik keluar masuk kepala penisku. Aarkhh. katanya. Hal ini berlangsung selama enam bulan. Selama masa cuti tiga hari. kemudian turun menekan sampai ke uju ng. . Saya mulai menjilat vaginanya. Akhirnya sayapun tidak tahan lagi. Lastri kag et dan terdiam... yang se gera saya jilat habis. . kadang pagi hari kalau saya lagi kepingin menikmati tubuhnya. Aduh. . Ternyata setelah selesai ba ru saya tahu kalau ternyata Lastri masih perawan dan belum pernah dijamah oleh l elaki lain. Saya tuntun Lastri ke tempat tidur dan membaringkannya dengan kedua kakinya teta p terjuntai di lantai. Dan kalau istriku sudah b erangkat kerja. Kedua tangankupun secara gencar mulai bergerilya meremas kedua pay udaranya sambil sesekali mempermainkan putingnya yang langsung mengeras. penisku benar-benar teg ang dan keras. saat badannya menjadi kejang karena d ia sampai pada puncak kenikmatan. kata saya sambil membantu Lastri membuka bajunya. kata saya. Karena kakinya masih menjuntai di pinggir tempat tidur.. Lastripu n mulai menikmati permainan seks ini. Biarpun vagina Lastri telah basah o leh cairan yang keluar dari tubuhnya. Eeh . Sambil memeluk tubuhnya. Mata Lastri terbelalak memandang penisku yang besar dan berdiri.. cabut sedikit. sayapun mempercepat gerakan naik turun sampai cairan maniku terasa menyembur-nyembur ke dalam vagina Lastri.

Tidak begitu cantik tetapi memiliki tubuh bagus dan be rsih. Terutama payudaranya yang seperti sengaja dipamerkan dengan lebih banyak berkaus sehingga putingnya yang kehitam-h itaman tampak menonjol. Kemudian setiap usai mandi dengan hanya melilitka n handuk di badannya lalu-lalang di depan kita Ah kamu saja yang GR. kata Krus. Kok tahu kalau dia susah ngacung? saya mengejar lagi. karena bagi saya merupakan rahasia pribadi. Gayanya klemar-klemer kaya perempuan. Cerita seks gangbang jarang di ceritakan. berikut cerita lengkapnya dari awal sehingga terjadi cerita seks gangbang itu Seperti sebagian besar teman senasib. Nggak percaya ya? Ayo siapa yang berani masuk kamarnya saat suaminya dinas malam. untuk membantu . Dia sebenarnya kan mengundang salah satu. demikian kami anak-anak kos memanggil. Ah betapa menyenangkan dan menggai rahkan kalau saja aku bisa memasukkan penisku ke selangkangannya sambil meremasremas payudaranya. Pasti Diam-diam ucapan Robin itu mengganggu pikiranku. Tahu nggak? Mbak Sus sering mem bentak-bentak suaminya? tutur Krus. Lihat saja. Jadi tak mengherankan kalau bentuk badannya masih menggiurkan. dia sering memamerkan payudaranya kepada kita dengan mengenakan kaus ketat. Kam i berlima anak-anak kos yang tinggal di rumah bagian samping sering iseng-iseng memperbincangkan Mbak Sus. karena jatah kiriman dari kampung t erlambat. Aku tahu. walau kedengarannya aneh. dua. Masih banyak lag i kisah-kisah konyol yang saya alami. Mungkin Mbak Sus nggak bermaksud begitu . Benarkah apa yang dia katakan t entang Mbak Sus? Benarkah perempuan itu sengaja mengundang birahi kami agar ada yang masuk perangkapnya? Selama setahun kos diam-diam aku memang suka menikmati pemandangan yang tanpa te rsadari sering membuat penisku tegak berdiri. Bego! Ya penisnya dong . Cerita Dewasa Mbak Sus Bohai.untuk dikawinkan di kampung. Mbak Sus. Namun sebenarnya ada satu kisah yang saya simpan rapat-rapat. saya terpaksa menc uri nasi lengkap dengan lauknya milik keluarga tempat saya kos. Membantu? Apa maksudmu? tanyaku tak paham ucapannya. Robin tertawa sebelum berkata. Suaminya letoi. Perempuan yang kalau di rumah tak pernah memakai bra itu menjadi sasaran ngobrol miring. saat menjadi mahasiswa saya menjadi anak k os dengan segala suka dan dukanya. Apanya yang nggak bisa ngacung? tanya saya pura-pura tidak tahu. sensasi seks emang berbeda-beda. at au tiga di antara kita. Dia mengundang secara tidak langsung. Menurut ibu kos. . sergah Heri yang se jak tadi diam. aku jamin dia tak akan menolak. berumur sekitar 35 tahun. pingg ulnya yang besar sering membuatku terangsang. Misalnya. Ya membantu dia agar segera hamil. anaknya itu pernah melahirkan tetapi kemudian bayinya men inggal dunia. Mengenang masa-masa sekitar lima belas tahun lalu itu saya sering tertawa geli. mungkin malah semua. Kisah rahasia ya ng sangat menyenangkan. Kalian saja yang nggak tanggap. atau 3 lawan satu. Selain payudaranya yang kuperkirakan berukuran 36. Nggak bisa ngacung jawab Krus. cowok 3 cewek satu. Keluarga tempat kos saya memiliki anak tunggal perempuan yang sudah menikah dan tinggal di rumah orang tuanya. padahal perut keroncongan tak bisa diajak kompromi. kali ini saya akan menceritakan cerita dewasa gangbang yang banyak orang bilang cerita s eks 3 in 1. anak teknik mesin dengan tangkas. Kamu tahu nggak. tap i begitulah sensasi. Lihat saja. kata Robin. kenapa Mbak Sus sampai sekarang nggak hamil-hamil? tanya Robin ya ng kuliah di teknik sipil suatu saat.

Suatu hari ketika rumah sepi. Mbak. jawabnya sambil mengerlingkan matanya. Bahkan aku kini sengaja lebih sering mengobrol dengan dia. Wah.. Tanpa menunggu jawabannya tanganku segera menelusup ke balik kausnya. kemudian melesakkan penis ke vaginanya. Makin lama aku bertambah berani. Peluang itu sebenarnya cukup banyak. Kini sa mbil menciumi lehernya tanganku bergerilya di bagian dadanya. Memangnya aku ini bintang sinetron atau model. Eh dia cuma tersenyum-senyum. kesempatan nih. Dia m enggelinjang kegelian. Cuma aku masih takut. Namun birahiku rasanya tak tertahankan lagi.. Bolehkah mm. Aku mengobrol dengan dia di ruang tamu sambil menonton televisi. kataku.. Suatu waktu ketika berjalan berpapasan tanganku tanpa sengaja menyentuh pingguln ya. Dia sendiri telah memberikan tanda-tand a welcome. Kulihat perempua n itu tenang-tenang saja meski mengetahui aku sering mencuri pandang ke arah dad anya sambil menelan air liur. reaksinya sama saja. maaf. se dangkan suami Mbak Sus ke kantor. Lalu kepalanya disandarkan ke dada . katanya pelan. Aku mendekat. Bukan menyenggol la gi tetapi meremas. Reaksinya makin membuatku berani. Tahu nggak apa yang kukagumi pada Mbak? Coba apa. Mencium pipinya dari belakang ku rsi tempat duduknya. Dik. kamu ini.. Empat temanku masuk kuliah atau punya kegiatan kel uar. malu ah dilihat orang . Siapa tahu dia punya kelainan. Merasakan betapa empuknya daging yang membukit itu.. yakni suka memam erkan perangkat tubuhnya yang indah tanpa ada niat lain. bolehkah kalau saya. Ah. bapak dan ibu kosku menghadiri pesta pernikahan kerabatnya di luar kota. Tak salah kalau aku mulai berang an-angan suatu saat ingin menyetubuhi dia. Kuremas dua payudaranya dari belakang dengan kedua tanganku. Lalu ganti kucium lehernya yang putih. Kamu ini ada-ada saja. Saya sebenarnya sangat mengagumi Mbak Sus lo . Sengaja juga nggak apa-apa kok dik . Tepisannya melemah. Dari situ aku mulai menyimpulkan apa yang dikatakan Robin mendekati kebenaran. menciumi dan menjilati seluruh tubuhnya. Nggak sengaja. Dia berusaha menep is tanganku yang ngawur. Hmm. Mbak Sus diam. tetapi aku tak mau kalah. M bak Sus memang berusaha memancing. Setiap malam yang ada dalam bayanganku adalah menyusup dia m-diam ke kamarnya. meremas payudara da n pinggulnya. Mana? Tanpa ragu-ragu lagi aku menyentuhkan telunjukku ke payudaranya yang seperti bia sa hanya dibungkus kaus. Itu. Bolehkah saya memegang susu Mbak yang gede itu? Hmm. Mbak. kataku sambil tersipu malu. Sialan. Sungguh kok. mungkin tak puas dengan kehidupan seksualnya bersama suaminya.. Desahannya makin kuat.. Seminggu tiga kali suaminya dinas malam. Semula perbincangan hanya soal-soal umum dan biasa. Remasanku terus kulanjutkan... Dia mendesah ketika kujilat telinganya. Kalau begitu kita ke kamar? Kamu ini nakal . Beberapa kali aku sengaja menyenggol pinggulnya .. Entah men dapat dorongan dari mana kemudian aku mulai ngomong agak menyerempet-nyerempet. Aksi nakal pun kutingkatkan. ujarnya tanpa berusaha lagi menghentikan serbuan tangan dan bibirk u.... Apa hh. Wah. tetapi tak berusaha menolak.Setelah perbincangan iseng itu aku menjadi lebih memperhatikan gerak-gerik Mbak Sus.

tok. Sekarang perangkat rahasia mi liknya berada di depan mataku. Tanganku makin bersemangat.ku. Celananya kepelorotkan. Mbak S us menggelinjang kegelian sambil mendesah halus. . Sst ada tamu Mbak . Baru nikmat-nikmat. Mau apa kau sshh.. Lidahnya kubelit sampai dia seperti hendak tersed ak. Lo itu kan tempat kotor. meremas-remasnya beberapa s aat. Lidahku kemudian bermain di bibir vaginanya. Tiba-tiba. mungkin menaha n birahinya yang juga mulai naik. Wah mengganggu saja itu orang. Setelah itu aku kembali ke Mbak Sus. Kini aku jongk ok di depannya. jawabku.. Akhirnya jilatanku sampai di pa ngkal pahanya. memainkan di rongga mulutnya. Lama-lama dia akhirnya dia bisa menikmati dan mulai menirukan gaya permainan ciu man yang secara tak sadar baru saja kuajarkan. Penisku tegak mendesak celana pendekku y ang kukenakan.. meremasremas vagina dan klitorisnya yang juga besar. Belajar dari mana hh. tanyanya lirih sambil memegangi kapalaku erat-erat.. oh. Di sekelilingnya ditumbuhi rambut tak begitu lebat. Betapa lembut ciumannya. Serangan pun kutingkatkan. Kemerahan dengan klitoris yang besar sesuai denga n dugaanku. desis Mbak Sus keenakan ketika lidahku mulai bermain-main di gun dukan vaginanya.. Sama siapa? Pacarmu? tanyanya di antara kecipak cium an yang membara dan mulai liar. sampai harus mengangkat-angk at pinggulnya. katanya sambil mendekati aku. Sampai di kamar berb au harum itu aku duduk di tepi ranjang. Aksi liarku pun terhenti mendadak. Kudengar suara pintu dibu ka. bet apa mulus kedua pahanya. bisikku. Sambil menciumi pahanya tanganku menelusup di pangkal pahanya. Aku segera menjulurkan lidahku. Aahh. Aduh mak. bisiknya dengan suara agak bergetar.. Wuih. Tentu agar keadaan aman dan terkendali. berarti dia oke.. Siapa Mbak? Tukang koran menagih rekening. Tanpa sungkan-sungkan Mbak Sus mencium bibirku. Mbak belum pernah dioral ya? Apa itu? Vagina Mbak akan kujilati. tapi tak kubia rkan. Aku segera masuk ke dalam kamar Mbak Sus. Untung kaca jendela depan yang lebar-l ebar rayban semua. baru asyik ada yang mengganggu. Dik. Mbak Sus bicara beberapa patah kata dengan seorang tamu bersuara laki-laki. Pintu depan ada yang mengetuk. Cepat kau sembunyi ke dalam . Kau pintar sekali. mm film biru dan bacaan porno kan banyak mm. Pelan-pelan mulai masuk ke dalam dengan gerakan-ger akan melingkar yang membuat Mbak Sus kian keenakan. Lalu tangannya menyentuh celanak u yang menonjol akibat penisku yang ereksi maksimal. oh . Sudahlah . Pangkalnya tampak menggunduk dibungkus celana dalam war na krem. Tampak dia keenakan meski masih dibatasi celana dalam. Sialan. Semula Mbak Sus seperti akan memberontak dan melepaskan diri. sehingga dari luar tak melihat ke dalam.. Wah berabe nih.. kata Mbak Sus sambil membenahi pakaiannya yang agak b erantakan. Kini kedua putingnya ganti kupermainkan. . meski masih polos. Mulutku seperti melekat di mulutnya. sshh . Siapa bilang? Ooo. Tidak sampai dua menit Mbak Sus menyusul masuk kamar setelah menutup pintu depan . tok. Lidahku makin naik ke atas.. Tanpa disuruh dua kali secepat kilat aku segera menutup pintu depan. Menyibak rok bawahnya dan merenggangkan kedua kakinya. tutup pintunya dulu dong . tok. Uh kamu pengalaman sekali ya..

perempuan itu sudah kepengin disetubuhi. Nakal kau ini . Aku tahu. Hampir lima menit kami menikmati permainan itu. segera kupelorotkan rok bawahnya.. Ke lihatan dia menemukan pengalaman baru yang membius gairahnya. Suami Mbak mainnya lama nggak? Ah. Dia kini bertumpu pada siku dan kaki . Nah kini dia telanjang bulat. sshh. Mbak Sus hanya tersenyum. Tanpa menunggu jawabannya segera kumasukkan penisku ke mulutnya yang mungil. kencang. kausnya kulepas.. Mungkin malu untuk mengungkapkan. Pasti Mbak tak pernah puas ya? Mbak Sus tak menjawab. Mbak mau saya oral lagi? tanyaku. Puas Mbak? Ahh. dan putih mulus. Betapa bagus tubuhnya. Kini dia telanjang dada. Mbak Apa muat segede itu. Biar tak merepotkan. Kami main konvensional saja kok. hmm. desahnya. Dia malah menciumi bibirku dengan penuh gairah. Penisku yang tegak penuh segera diremas-remasnya. dan terakhir celana dalamku. tetapi lama-lama dia bisa menyesuaikan diri sehingga tak lam a penisku masuk rongga mulutnya. Pelan-pelan aku mengarahkan barangku yang kaku dan keras itu ke arah s elangkangannya. Mbak Sus pun melucuti kaus. saling menindih. Tiga menit setelah kugenjot Mbak Sus menjepitkan kedua kakinya ke pinggangku.. Selanjutnya aku merangkak naik.. dan seluru h wajahnya yang berkeringat.. Pi nggulnya dinaikkan. Kamu juga harus telanjang.. Menungging.Aku tak menjawab. Tanpa ampun lagi mulut dan lidahku menyerang daerah itu deng an liar. Enak Mbak? tanyaku. desahnya ketika sedikit demi sedikit batang penisku masuk vaginanya.. Padat. nanti lama-lama pasti bi sa. Namun aku sengaja membiarkan dia menjadi penasaran sendiri. katanya sambil tangannya mengelus-elus penisku yang masih tetap teg ak berdiri. Sem ula agak kesulitan. T ak puas.. Langsung tusuk begitu maksudnya. Melihat Mbak Sus agak tersiksa oleh gaya permai nan baru itu. Ohh. berguling-guling. Mbak Sus mulai mengeluarkan jeritan-jeritan tertahan menahan nikmat. Nggak adil. Gantian dong.. Menyorongkan penis ku ke mulutnya. celana pendek. Aku mengatur badannya dan Mbak Sus menurut. kurasakan tubuh Mbak Sus agak g emetar. Justru di situ nikmatnya. Aku makin terangsang oleh jeritan-jeritan kecil. dahi. Aku menunduk ke selangkangannya mencari-cari pangkal k enikmatan miliknya. Setelah seluruh barangku masuk. Ooo. Kubiarkan dia menikmati orgasmenya beberapa saat. Tanganku pun ganti-berganti memainkan kedua payudaranya yang kenyal atau selangkangannya yang mulai berair. Pikirku. Tetapi lama-lama aku tak tahan juga. Mbak. Tanganku mulai mempermainkan kedua payudaranya yang tampak men ggairahkan itu. aku segera bergoyang naik turun di atas tubuhnya . Penisku pun sudah ingin segera menggenjot v aginanya. Genjotan penisku kutingkatkan. Selama ini Mbak sama suami main seksnya gimana? ta nyaku sambil menciumi payudaranya. Sorry ya Mbak Ah kau ini mainnya aneh-aneh. Tampaknya dia akan orgasme. Ah malu. Emmhh. dia tersipu-sipu. aku pun segera mencabut penisku.. dan kedua payudaran ya yang ikut bergoyang-goyang. Sekarang Mbak berbalik. Kuciumi pipi. T anpa dikomando kami rebah ke ranjang. Ketika mulai menembus vaginanya. desahnya dengan tubuh menggelinjang menahan kenikmatan pu ncak yang diperolehnya. ahh. lenguhan.

Nanti kita main dengan macam-macam gaya lagi. kataku sambil mengatur posisinya. Ini gaya anjing. kalau pas am an lo. Kami berpelukan erat.. Dik. Tapi mau mencoba kan? Mbak Sus tidak menjawab. kami istirahat. Ah Mbak memang kalah pintar dibanding kamu. Kamu ini aneh-aneh saja. Ya aku terangsang lagi jadinya. aku mau keluar nih ahh. Ketika dia mencapai orgasme aku belum apa-apa. Siang itu di sebuah rumah yang cukup . Ah Mbak Sus. Malu ah. baik dalam permainan seks ataupun permainan c inta. Kalau ingin ya langsung masuk ke kamar Mbak. Seperti tak puas-puas meras akan kenikmatan beruntun yang baru saja kami rasakan. Posisinya segera kuubah ke gaya konvensi onal.nya.. Soalnya Mbak tak cukup kalau cuma dilayani satu cowok. Setelah masuk tubuhnya kunaikturunkan seirama ge njotanku dari bawah. Mbak Sus tersentak-sentak mengikuti irama goyanganku yang m akin lama kian cepat. Kita lanjutkan nanti malam saja ya. Setelah dia orgasme sampai dua kali. Tak lama kemudian spermaku muncrat di dalam vaginanya.. Penismu juga nikmat. Sekarang Mbak yang di atas . Kami berpelukan. Aku terletang dan dia menduduki pinggangku. Setelah siap aku pun mulai menggenjot dan menggoyang dari belakang. Mbak mau nggak main ramai-ramai? Maksudmu gimana? Ya misalnya aku mengajak salah satu teman dan kita main bertiga. Apalagi ditingkah lenguhan dan jeritannya menjelang sampai puncak. Pasti Mbak belum pernah. Tapi tolong sekali lagi. Senggama lewat belakang. Mbak kalau pengin bilang aja ya. Sampai mau remuk tulang-tulangku. bisikku sambil mencium bibir mungilnya. jawabku sambil kembali meremas payudaranya yang menggemaskan . Mbak Sus kemudian menyusu l mencapai klimaks. Lima menit lebih kami dalam posisi relaksasi seperti itu. Mendekati klimaks aku m eningkatkan frekuensi dan kecepatan genjotan penisku. Cerita Memek Belenggu Rindu Yang Tertahan. Cerita dewasa mbak mbak lumayan untuk di nikmati. Capek? tanyaku. Mbak Sus kurebahkan dan aku menembaknya dari atas. aku pengin masuk agar spermaku kelua r.. Tetapi sst. karena wanita yang lebih tua b iasanya lebih jago dalam bercinta. Gaya apa lagi ini? tanyanya. Payudaranya yang ikut bergoyang-goyang menambah gairah naf suku. Dua lawan satu. Oh Mbak. berciuman. Vaginamu masik nikmat Mbak . Tangannya kubimbing agar memegang pe nisku masuk ke selangkangannya. Kurasakan vaginanya begitu hangat menj epit penisku. Dia malah kemudian menciumi dan menggumuli aku habis-ha bisan. Ya penisku tegak lagi. Ya akhirnya aku me sti menggenjot dan menembaknya sampai dia orgasme beberapa kali. Nih sudah nggak tahan lagi penisku. Mb ak Sus. Kamu juga. Ah kamu ini ada-ada saja. Ya deh kalau capek. Mbak Sus kem bali menjerit dan mendesah merasakan kenikmatan tiada tara yang mungkin selama i ni belum pernah dia dapatkan dari suaminya. dan saling meremas lagi. Tapi kan nikmat Mbak .

Di sofa kita duduk sangat dekat sekali. Selanjutnya dengan gerakan p elan aku membuka kaos putihnya dan langsung mulutku menelusuri payudaranya dan b erakhir di putingnya yang menonjol kecil." sapanya dengan panggilan khas yang mesra ke padaku.. Aku menjulurkan lidahku tepat di ujung payudaranya.. Sembari tanganku meremas kedua tangannya dan kemudian aku lanjutkan untuk menari k tubuhnya lebih rapat. "Ohh. Tiba-tiba datang seorang pemuda yan g mengenakan kaos biru di padu dengan jeans warna serupa. Dengan masih menyimpan rasa rindu yang tertahan.. Mas sayang.. Dan tak lama setelah itu jariku sudah memilin putingnya yang mula i keras. "Adiet kangen banget nih sayang. yang membuat dia menggelinjang dan mendesah kembali. "Hallo Mas Adietya sayang. sembari dia memejamkan kedua bola matanya. si gadis sesekali mengawa si depan rumahnya kalau-kalau yang di tunggu sudah datang atau belum. aku memeluk gadis pujaanku deng an mesra. terbukalah kaitan bra hitamnya yang berukuran 36b itu. "Kamu cantik sekali siang ini sayang. yang selanjutnya aku merengkuh bahu si gadis dan mengajaknya masuk ke dalam ruangan tamu. "Sudah lama yah nunggunya." lanjutku lagi. Seperti halnya sian g itu. yang kebetulan keadaan di rumah sang gadis nampaknya sedang sepi. sambil membisikan kata. Enak sekali.. Dengan senyum yang manis kemudian gadis itu menyapa sang pemuda yang kelihatan r api. Baik itu melalui panggilan ataupun sikap terhadap masing-masing. "aku juga kangen Mas sayang. Sayang. harum dan segar siang itu." bisikku di telinga nya sambil mencumbu daun te linganya. Sambil memilin. Si gadis tak menjawab hanya tersipu raut wajahnya.asri. Dia berjalan menuju ke rumah gadis yang sedang asyik duduk di depan rumahnya. yang di ekspresikan dengan memelukku erat. Lidahku bermain di rongga mulutnya untuk memberikan perasaan yang membuat nya me ndesah sesaat setelahnya. "Hallo juga. Dengan dua kali gerakan. sampai-sampai kita bisa merasakan hembusan nafas masing-masing. Jemari tanganku langsung mengelus tepian payudaranya yang begitu kenyal dan meng gairahkan itu." jawabnya pelan." desahnya lembut. "Ohh. sa at kita bertatapan wajah." kataku lembut. yang nampaknya dia mulai menikmati dan sudah terangsang diiringi dengan desahannya yang sensual. seorang gadis yang berambut panjang terurai dengan raut wajah yang manis t erlihat sedang menanti kedatangan seseorang." Sesaat aku menghentikan cumbuanku kepadanya dan memegang kedua pipinya kembali s . bibirku tak lepas dari bibirnya dan menyeruak lebih ke dalam yan g sesekali mulutku menghisap lidahnya keluar masuk.. Di balik punggungnya jemari tanganku dengan lembut mas uk ke dalam kaos warna putihnya dan mencoba membuka kaitan bra dari belakang pun ggungnya. Tanganku kemudian memegang kedua pipinya d an tak lama bibirku sudah mengulum bibirnya yang terbuka sedikit dan bentuknya y ang ranum. Antara aku dan si gadis memang terlihat mesra di setiap kesempatan apa aja.. Kemudian kita terlibat perbincangan sesaat." balasku pendek. dia bil ang ortunya lagi ke rumah saudaranya yang pulangnya nanti sore. Mas sayang..

Dengan gerakan lincah bibir sang gadis langsung mengulum kepala penisku dengan l embut dan memutar lidahnya di dalam mulutnya yang mungil dan memilin kepala peni ." desisnya lirih. Kemudian aku lanjutkan dengan menjulurkan lebih ke dalam lagi unt uk mencapai bibir dalamnya yang sudah sangat basah oleh lendir kenikmatan yang d i keluarkan dari lubang vaginanya. aku mengangkat tubuh sexy sang gadis dan meletakkan nya di atas meja belajar yang ada di kamarnya. kemudian aku berdiri tepat di hadapanya yang sudah ber jongkok sambil menatap penisku yang sudah berdiri tegang sekali. Perlahan aku memeluk tubuh sang gadis kembali. "Aku nggak kuat Mas. Dan tak lama lidahku sudah menjilati bibir luar vaginanya dengan memutar ujung l idahku lembut.. Sang gadis hanya mengulum senyumnya yang manis sembari kembali memelukku mesra... Jemariku mulai mengara h kebawah menuju celana jeans nya dan tanpa kesulitan aku menurunkan resliting c elananya yang nampak olehku pinggiran celana dalam warna hitamnya yang sexy. Layaknya kamar seorang gadis yang tertata rapi dan aroma segar wangi bunga-bunga yang ada ditaman depan kamarnya terhirup olehku saat memasukinya. Dengan mesra aku mengajak si gadis berjalan ke arah kamarnya yang lumayan besar dan bersih.. "Ohh." desahnya parau. Tubuh sang gadis mengelinjang perlahan bersam aan dengan tersentuhnya benjolan kecil di atas vagina miliknya oleh ujung lidahk u. Mas sayang. Aku mengelus kedua bongk ahannya pelan dan sesekali jariku menyelip di antara tepian celana dalamnya yag membuat bibirnya kembali bergetar mendesah lirih." bisikku lirih di telinganya. Mas sayang" jeritnya tertahan. yang aku lanjutkan dengan menjelajahi leher jenjangnya dengan lembut. Payudara kamu sungguh indah bentukya. Bibirku mencumbui setiap senti permukaan kulitnya dan berpindah sesaat ketika li dahku mencapai belakang telinganya dan membuat tubuh sang gadis kembali bergetar pelan. "Ssshh.. namun cukup terawat terlihat olehku sekilas dari bentuk bu lu vaginanya yang menyerupai garis segitiga.. Perlahan kemudian aku mulai menurunkan celana dalamnya dan aku membiarkan mengga ntung di lututnya yang sexy. Kembali aku melanjutkan cumbuan yang mengarah ke te pian pangkal pahanya dengan lembut dan sesekali aku mendengar sang gadis mendesa h lagi. "Sayang. Sang gadis masih mengenakan celan a jeansnya. Aku menurunkan tubuh s ang gadis dari atas meja. Tak berselang lama kemudian. Bibirku yang sejak tadi bermain di atas." tambahnya lirih. Lidahku menjulur lembut ketika mencap ai permukaan kulit perutnya yang berakhir di pusarnya dan bermain sejenak yang m engakibatkan tubuhnya menggelinjang kedepan. kemudian berpindah setelah aku merasaka n cukup untuk merangsangnya di bagian itu. Desahan dan getaran tubuhnya menandakan kalau sang gadis sudah sangat te rangsang oleh setiap cumbuanku. Aku mencium aroma khas setelah lidahku mencapai bukitnya yang berbulu hi tam dan lebat sekali. kecuali bagian atasnya yang sudah terbuka saat kita berasyik masyuk di ruang tamu. Yang aku lanjutkan dengan menghentikan tindakanku sesaat.ambil membisikkan kata. Kemudian aku melemparkan celana jeansnya ke lantai dan seketika tanganku dengan lembut merengkuh bongkahan pantatnya yang padat berisi. Tanganku tak tinggal diam sementara bibirku menc umbui setiap titik sensitif yang ada di tubuh sang gadis. "Oh.

"Mmm." gumamnya lirih.. Setelah beberapa saat sang gadis menjelajahi organ sensi tifku. Perlahan aku mengarahkan batang penisku tepat di belahan vaginanya dan mendorong nya lembut. Setengah dari batang penisku sudah masuk ke dalam vaginanya.. "Ohh. Pingg ulku membuat gerakan maju mundur untuk kesekian kalinya dan sepertinya sang gadi s akan mendapatkan orgasme pertamanya ditandai dengan gerakan tangannya yang mer engkuh bahuku erat dan menggigit bibir bawahnya lirih. "Hekk.. di saat selanjutnya tangan kiriku memegang batang penisku yang sudah sangat tegang sekali menahan rangsangan yang menggelora dan mengarahkannya tepat di bibir vag inanya yang sudah basah oleh lendir birahi.. yang aku padukan de ngan gerakan bibirku mengulum bibirnya yang ranum serta memilin dan memutar ujun g lidahnya lembut. Tangannya merengkuh bongkahan pantatku serta menariknya l ebih erat lagi. Rambutnya yang hitam panjang ku remas sebagai expresi dari kenikmatan yang menga lir di sekujur tubuhku. Aku masih belum merespon atas jeritan lirihnya... Mas sayang. aku mulai memajukan s edikit demi sedikit sisa batang penisku ke rongga vaginanya yang paling dalam da n aku mengarahkan ujung penisku menyentuh G-spotnya. "Oh. Sambil menahan nikmat. Mulut sang gadis menggumam lirih karena mulutku juga masih mengulum bibirnya. Aku enggak kuat" jeritnya lirih.sku yang mengkilat. . "Ohh.. dengan mata yang sayup penuh n afsu. Kembali bibir sang gadis mengeluarkan desahan sexynya. Mmm. rongga vaginanya menjepi t erat batang penisku. Mmm" gumamnya. Please. "Ohh." jeritnya bergetar. Gerakanku membuatnya menggelinjang dan semakin keras d esahannya terdengar. sebaliknya aku menundukkan kepal a untuk kembali menjilati kedua payudaranya bergantian dan berakhir di puting pa yudara yang sebelah kiri. Tak lama berselang sang gadis kemudian tersenyum manis dan menge cup bibirku kembali sambil mengucapkan kata. Sayang" desahku pelan.. aku merengkuh bahunya serta memintanya berdiri dan kembali aku mendudukka n pantatnya yang padat berisi di tepian meja sementara salah satu kaki jenjangny a menjuntai ke lantai. Mas sayangg.. Tubuhku bergetar hebat ketika menerima semua gerakan erotis mulai dari jemari tangannya yang lembut mengelus batang penisku serta bibir dan lidahnya yang lincah menelusuri buah zakarku. Pada saat bersamaan ujung telunjukku juga mengelus belahan antara anus dan bibir bawah vaginyanya. Dengan gerakan lembut aku mengangkat paha kirinya dan bertumpu pada lenganku. tangan sang gadis menyentuh buah zakarku dan memijitnya l embut yang membuat tubuhku ikut mengelinjang menahan kenikmatan yang sama. "Slepp. Untuk menambah kenikmatan buat dirinya.. Bersamaan dengan aliran hangat yang kurasakan di dalam. Mas sayang. Sekarang yah" pintanya lirih..." irama yang di timbulkan ketika penisku sudah menyeruak bibir vaginanya .

Aku mempercepat gerakanku memompa vaginanya dari belakang tanpa melepas ciumanku di bibirnya dan remasan ku di kedua payudaranya. sementara tanganku dengan bebas menjelajahi seluruh organ sen sitifnya mulai dari kedua payudara berikut putingnya dan belahan anus dan bagian tubuh lainnya." bisiku lirih. dan satu hal yang selalu kuinginkan adalah aku bisa sehari-hari hidup tanpa memakai ." sang gadis mendesah menerima desakan penisku.... "Ohh. Aku membalasnya dengan memberikan senyum dan mengatakan. "Ohh. "Aku bahagia. "Slepp. Tanganku perlahan meremas payudaranya dari belakang mulai dari yang sebelah kiri dan dilanjutkan dengan yang sebelah kanan secara bergantian. "Sss. Ketika ujung jemariku menyentuh lubang anusnya sambil aku berkonsentrasi memaju mundurkan penisku. aku membalikkan t ubuhnya membelakangiku sembari kedua tanganya berpegang pada pingiran meja. Deng an pelan kutarik pinggangnya sambil memintanya menunduk. maka nampaklah di depan ku bongkahan pantatnya yang sexy dengan belahan vaginanya yang menggairahkan." masuklah setengah batang penisku ke dalam rongga vaginanya.. Mas sayang" desahnya. Setelah cukup beberapa saat aku menggerakan pinggulku memompa belahan vaginanya. Dengan gerakan mantap penisku menyeruak sedikit demi sedikit membelah vaginanya lembut. Hanya beberapa saat setelah sang gadis mendapatkan orgasmenya. masih d alam posisi membelakangiku aku mengulum bibirnya dan meremas kedua payudaranya l embut. Dengan gerakan lembut aku menarik wajahnya mendekat.. Cerita Memek Lugunya Sum Pembantuku. Ohh. Sementara pinggulk u memulai gerakan maju mundur untuk kembali menyeruak rongga vaginanya lebih dal am. Pada saat terakhir aku menceng keram kedua pinggulnya erat dan memajukan penisku lebih dalam. Perlahan aku memajukan tubuhku sambil memegang batang penisku dan mengarahkannya tepat di bibir vaginanya. Demikianlah rasa rinduku terhadap kekasihku setelah beberapa lamanya tidak salin g bertemu. Menyemburlah spermaku yang cukup banyak ke dalam rongga vaginanya dan beberapa t etes meleleh keluar mengalir di kedua pahanya.." jeritku kemudian."Thanks yah. Mas sayang aku juga mau" sahutnya pelan. kalau sayang bisa menikmati semua ini" ucapku kemudian. Mas sayang"ucapnya mesra... "Sayang aku mau keluar nih. Posisi ini menimbulkan sensasi tersendiri dimana seluruh batang penisku dapat me nyentuh G-spotnya. sementara kaki kananku mengeser kaki kanannya untuk m embuka pahanya sedikit melebar. "Creett. Aku selalu membayangkan betapa nikmatnya hi dup ini kalau aku bisa bebas melakukan keinginanku tanpa ada yang melarang. Untuk beberapa saat aku mendiamka n kejadian ini sampai akhirnya penisku mengecil dengan sendirinya di dalam vagin anya yang telah memberikan kenikmatan yang tak bisa aku ungkapkan. Sayang.

aku juga kurang menyukai perempuan yang hanya menjajakan seks karena profesi dan juga ka rena uang. Namun ternyata setela h 2-3 bulan aku menjalani hidup seperti ini serasa ada yang kurang. Sejak saat itu aku selalu membiasakan diriku hidup tanpa memakai busana. tolong saja kalau bisa jangan satu orang. sambil kutanyakan namanya. dan aku membayangkan pasti gadis-gadis di desa itu pun terbiasa untuk m engkonsumsi jamu.!)" tambahnya. Kemudian aku memutuskan mulai mencari pembantu yang sesuai dengan kebutuhanku. ojo ngisin-ngisini. wajahnya a . Dan satu hal yang aneh dalam diriku adalah aku senang dengan perempua n yang masih remaja. menyetrika. Sesampainya di desa itu. Tidak lupa aku juga memperkenalkan diriku kepada Bapak Kepala Desa. Dan aku bertekad untuk membalas budinya bila aku memang benar -benar menemukan gadis pembantu yang cocok dengan seleraku. Aku memang sengaja berburu ke daerah itu karena terkenal akan Mbok bakul jamunya. Sampai akhirnya pada gadis yang terakhir.. terlebih lagi gadis yang baru tumbuh. Dalam hati aku berpikir. aku mulai mencari rumah Bapak Kepala Desa. akhirnya aku memutuskan mencar inya sendiri di desa-desa. ja ngan malu-maluin. aku merasa cocok dengannya. karena memang dalam permainan seks. walaupun aku tidak menolak bila berhubungan dengan wanita y ang sudah matang.. Tentu aroma tubuh dan bentuk tubuh mereka akan berbeda. selain takut membayangkan hal-hal yang negatif yang harus kualami. "Silakan Mas Budi tunggu sebentar. Aku mulai berpikir untuk mencari pembantu yang dapat membantuku untuk melakukan kegiatan sehari-hari untuk kebutuhan hidupku. Kupandangi satu persatu.busana. namun aku t idak suka menyalurkannya di tempat-tempat yang sering dikunjungi para hidung bel ang." "Tanggung beres Mas. Pada awalnya aku mulai mencari-cari gadis yang mau menjadi pembantu di panti-pan ti asuhan. kujelaskan secara rinci apa yang kuharapkan dengan gadis pembantu yang kuinginkan. namun karena prosesnya berbelit-belit. Dan kutambahkan agar calon gadis pembant uku itu juga yang suka membuat jamu serta rajin mengkonsumsinya. dan ya ng pasti akan menimbulkan gairah seksku. Carik Desa itu membawa 6 orang gadis yang kutaksir berumur antara 12 sampai 15 tahun. namun bagiku selalu menimbulkan sensasi seks yang luar b iasa apabila aku membayangkan diriku sedang mencumbu seorang gadis yang masih re maja. yang memang dapat terlihat dari ara h luar melalui jendela kaca yang terhalang dengan vitrage. aku adal ah seorang lelaki berumur 38 tahun yang mempunyai libido yang besar. baik juga bapak kepala desa ini. 4 atau 5 orang supaya saya bisa memilihnya. Dan hal ini baru dapat kulaksanakan setelah aku a khirnya memiliki rumah kontrakan sendiri. Suatu hari. memasak air. mereka jauh lebih menghany utkan dan mengasyikkan. singkat cerita aku mulai menjelajah di salah satu desa di daerah Won ogiri.! (carikan sekalian yang cantik. mulai dari mencuci baju." sahutnya tak kurang simpatiknya. setelah aku menjelaskan maksud dan tujuanku. " Gole'ke se'ng ayu sisan. dan langsung saja dia me mberikan perintah kepada anak buahnya melakukannya sesuai dengan permintaanku. S ebelum aku melanjutkan ceritaku. dan aku hanya menutupi tubuhku dengan sarung manakala aku berada di sekitar ruangan tamu. alias telanjang bulat.. nanti bapak akan panggilkan Carik Desa untuk membantu mencarinya. Kar ena aku tidak mau tanggung-tanggung. yang kemudian kutahu n amanya Pak Mahmud. yang disambu tnya dengan cara yang simpatik. karena segal a sesuatu harus kulakukan sendiri. aku ingin berbagi dengan para pembaca." "Terima kasih Pak untuk bantuannya.. sedangkan untuk kebutuhan makan kulakukan dengan makan di warung. Selang beberapa lama. karena aku tahu jauh lebih mudah mencarinya di desa d aripada keluar masuk dari satu panti asuhan ke panti asuhan yang lain.

"Sumiati. panggil saja Mas Budi. "Yang sa tu untuk orangtua Sum. Dalam perjalanan ke kotaku. karena masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan di kota. "Uups. karena d ia tahu bahwa jumlah yang diterimanya bukanlah uang yang sedikit saat dia meraba tebalnya amplop yang kuberikan.. saya hanya melihat Sum anaknya bersih. sebagai ucapan terima kas ih saya kepada Bapak yang sudah membantu saya. "Uh. wah. Tidak terasa penisku mulai berdenyut dan bereaksi mengikuti irama lamunanku. kamu bersiap-siap untuk ikut dengan Bapak ini ke ko ta." "Monggo Mas." katanya menyadarkanku dari lam unanku. "Pak Mahmud." "Wah. lehernya sedikit jenjang. dan kulihat dari samping payudaranya masih baru tumbuh. dan sepertinya rajin bekerja. cocok dengan seleraku.." "Baik kalau begitu.?" ba yangan itu membawa imajinasiku semakin melambung tinggi. kulitnya kuning langsat.? Sum kamu nggak usah panggil Pak kepada saya. untung ada Sum. bagaimana kalau saya memilih Sum saja.. denganrambut yang terurai sebahu.. Bapak sudah berpikir pasti M as akan memilihnya." "Ah Bapak bisa saja. dan pasti puting susunya pun masih sebesar pentil.. gadis yang masih ranum. "Hati-hati Pak.. sambil tidak lupa kupasang musik instrumental ya ng bernuansa lembut. sambil terbungkuk-bungkuk beliau menerimanya sambil tidak lupa berulang-ulang mengucapkan terima kasih." .. karena ak u sendiri sudah mengatakan kepadanya bahwa untuk kebutuhan pakaian yang akan dik enakannya akan kubelikan setibanya di kota nanti. dan yang satu lagi untuk Bapak. dan Bap ak kenal sekali dengan Bapak dan Ibunya Sum. aku membayang kan mungkin buah dadanya baru tumbuh. Mas rupanya punya selera dan mata yang tajam.yu namun sifatnya pemalu.!" dan aku mengeluarkan 2 buah amplop yang memang sudah kusiapkan sejak aku berangkat dari rumah. kamu kan sudah bertekad untuk bekerja di kota.. biar nanti Bapak yang akan menjelaskan kepada orang tuanya.! Kok nyetirnya sambil melamun.. sekarang dia baru berumur 14 tahun. silakan pamit kepada orangtua mu. karena dia memang kembang desa sini.. Perlahan-lahan kebekuan itu mulai mencair.. mungkin hanya berisi beberapa potong baju. selanjutnya biar Bapak yang akan membantumu." aku menghindar dan kurem secara mendadak saat kulihat kerbau yang meli ntas di tengah jalan yang kulalui. Sepanjang perjalanan kucoba un tuk mulai akrab dengan dirinya. dan Sum mulai me nceritakan dirinya yang baru 1 tahun ini lulus SD.. dia hanya mendekap tas baw aannya yang tidak seberapa. tolong titip sekalian untuk orangtua Sum. baru tumbuh." "Oh ya Pak.." Pak Mahmud dengan gembira menerima pemberianku.. coba kalau tidak. dia cocok dengan selera saya . Dia tertunduk malu saat dia menyebutkan namanya. kapan Mas Budi akan kembali ke kota . ayo Sum.." gumamnya.?" "Kalau memang bisa selesai sekarang saya tidak akan berlama-lama di sini. bisa konyol kita ya. ah bagaimana dengan kemaluannya. "Hmm.. namun agak mencuat ke atas s edikit. tubuhnya padat berisi.. apakah sudah ditumbuhi rambut. Sum hanya tertunduk malu. tingginya sepundakku.

" sahutnya sambil tetap membersihkan kaca jendela yang tinggal sedikit lagi.. kemudian siapkan makanan yang kubeli tadi. lalu memanggil diriku sambil membawa t-shirt. ini biasa saya lakukan kalau saya ada di rumah. aku harus memulainya dengan perlah an-lahan. Ruang tidurk u dan ruang tidur Sum dipisahkan dengan kamar mandi. eh Mas.. da n aku sudah bertekad untuk menikmati hidup ini secara perlahan-lahan. "Ah Mas bisa saja. kamu bere s-beres rumah saja." katanya lembut." kataku pada diriku sendiri. serta rok pendek yang dikenakan. Aku masuk ke kamar Sum. tidak salah aku memilihmu. n amun lama-kelamaan dia mulai terbiasa. serta rok pendek y ang kuperkirakan hanya sebatas paha bila dikenakan oleh Sum.2 meter di dalamnya. kamu rajin sekali Sum."Iya Pak." pesan saya padanya. "Sum. terima kasih. mandi dulu... "Sabar. lalu kusembunyikan di lemari ruang tidurku. 2 potong handuk berukuran sedang. celana dal am yang seksi dan handuk. tidaklupa aku mem belikan sabun mandi Pquito untuknya. lalu aku mulai sibuk memilih b eberapa t-shirt Nevada yang ketat dengan bahan yang agak tipis. aku menunjukkan kamar Sum di bagian tengah. Sum h anya membawa 2 potong rok terusan dan 1 buah kutang kecil serta 2 buah celana da lam yang terbuat dari bahan murahan. walaupun sifat pemalunya masih saja kenta l dalam dirinya.. sabar. jangan sampai seluruh rencanaku hancur karena terlalu terburu-buru. Kuambil seluruhnya dan kubungkus dengan tas plastik. aku sudah merombak bagian ruang tidurku." kataku setelah menyusun rencanaku.. tolong sapu dan bersihkan rumah sepeninggal saya. "Baik Mas. hmm." katanya samb il terus melakukan pekerjaannya tanpa memperhatikanku. Dan Sum tanpa canggung sudah melakukan tugas yang kuberikan dengan mengambil sap u di belakang. tetapi itu justru yang menimbulkan gairahku semakin meninggi. "Nanti saja kamu mandinya Sum. ka rena rumah kontrakan-ku memang hanya terdiri dari 3 kamar.. Yang di depan kupakai sebagai ruang kerjaku. kulihat Sum sedang membersihkan kaca jendela depan rumah . . saya akan keluar sebentar. yang satu lagi kupakai untuk ruang tidurku. kalau kamu sudah selesai membersihkan kaca jendela. Sesaat kemudian Sum masuk ke kamarnya. Seperti dugaanku... aku sudah membayangkan betapa nikmatnya memandangi tubuh Sum yang dibalut de ngan t-shirt tanpa BH. dan tampaknya dia bingung mendapatkan tas nya kosong. beberapa celana dalam yang bentuknya seksi... rok pendek." sapaku padanya. Pada saat aku mengontrak rumah ini. "Iya Mas. Setibanya aku di rumah. kut empatkan lemari gantung yang bila kubuka pintunya. Dalam perjalan pula ng. Kupacu mobilku menuju Departemen store di kotaku. agar tubuhnya harum. Sesampainya di rumah kontrakanku. aku dapat melihat ke kamar ma ndi dengan bebas. "Wah." awalnya Sum masih canggung untuk memanggil Mas kepadaku. tunggu saya. kamu lihat sendiri banyak debu yang harus dibersihkan.. karena aku menempatkan one way mirror berukuran 1 x 1. karena memang aku bermaksud agar Sum tidak mema kainya sepanjang hari. dan mulai aku membongkar tasnya. Sengaja aku tidak memb elikan BH satupun untuk dirinya.

" jawabnya malu. Pemandangan di depan mataku membuatku semakin melambung tinggi dalam nafsuku. u gh. bua h dadanya masih belum menonjol betul. Perutnya rata. jantungku berdebar-debar saat Sum mulai membuka rok terusannya ... sehingga dia hanya memakai kutang kecil dan celana dalam murahan.. dan kul etakkan di tempat dudukku. hanya segenggam telapak tangan saja. tubuh seorang gadis yang baru tumbuh. kemaluan Sum belum lagi ditumbuhi oleh bulu. mungkin sudah bau keringat. sementara t angan kiriku mulai membelai-belai sekujur tubuhku mulai dari perut dan berakhir di puting susuku. Sum masuk ke kamar mandi dengan membawa t-shir t serta rok pendeknya. "Iya tidak Sum.. Tidak lupa aku menjelaskan kepada Sum bagaimana caranya menggunakan shower dan b ermandi dengan air hangat... masih mulus. .. Libidoku mul ai menaik. "Tapi Sum malu Mas. puting susunya masih belum begitu besar. Mas akan malu kalau nanti ada teman-teman Mas kesini. Kulihat tubuh Sum begitu padat berisi.. Aku semakin menggelinjang saat jari jemariku memainkan puting susuku." kataku mencoba menjelaska n. Tidak puas dengan keadaan itu. bajumu itu tidak baik untuk dipakai di kota... kamu kan masih kecil.. sudahlah kamu pakai saja kaos yang kubelikan tadi. Penis karet yang kubeli itu dapat diletakkan dengan k ondisi berdiri mengacung ke atas. Kubuka bajuku sehingga aku telanjang bulat. dan aku mulai membuka lemari gantungku. nanti akan kelihatan.. hanya ada beberapa lembar bulu. "Oh. namun saat kulihat di bagian bawah perutnya. percayalah. dalam keadaan telanjang bulat tanpa sehelai benangpun. karena memang kamar mandiku tidak memakai bak mandi.?" "Wah Sum. jadi Sum pakai saja baju yang sudah Mas belikan untuk mu ya. Begitu Sum masuk kamar mandi. dan itu akan menghalangi pertumbuhan buah dadamu. berwarna merah muda kont ras dengan warna kulit tubuhnya yang kuning langsat. aku terangsang dengan pemandangan di hadapanku." Akhirnya walau dengan berat hati.. sensasi yang luar biasa mulai menerpaku. "Tapi apa Sum. Dan pemandangan di depan mataku m embuatku terpana. tidak perlu kamu menggunakan kutang itu. karena bagian bawahnya dilengkapi dengan semac .. Sengaja aku memilih yang berukuran ti dak terlalu besar yang berdiameter hanya 2 cm. dan aku melengguh ketika Sum akhirnya m embuka kutang kecilnya.?" "Kutangnya mana. Baju Sum kemana. bergegas aku pun masuk kamar tidurku untuk siap-si ap melihat pemandangan yang menggairahkan. Secara perlahan aku mulai mengocok penisku dengan tangan kananku. nampak bagian itu agak menonjol keluar.. itu pun masih bulu yang halus.! Coba saja ya.? Dan kamu ganti baju yan g sekarang kamu pakai. namun itu justru sangat men ggairahkan diriku.. kulumuri dengan baby oil. aku mengambil penis karet dari lemari bajuku yang berukuran tidak terlalu besar yang kubeli saat aku pergi ke luar negeri. Sesaat kemudian Sum m embungkuk untuk membuka celana dalamnya..?" "Tapi. Seper ti bayanganku.?" tanyanya. agak gemuk sedikit.. ta nganku mulaimemainkan penisku yang sudah berdenyut-denyut dan bereaksi sejak tad i. Dan yang membu atku semakin berdebar dan bernafsu. kuta ng itu pun sudah jelek sekali. Setelah dia mengerti. justru akan kelihatan indah sekali kalau tubuhmu hanya dibalut d engan kaos yang kubelikan.?" nampaknya Sum ragu-ragu untuk melanjutkan kata-katanya.. aku tinggalkan dirinya.."Mas.

Bibirnya yang seperti gendewa itu mulai terbuka. aku meleng king.!" baru kali ini aku merasakan hal itu.am piringan. Ah. Mungkin sensasi itu baru ditemukannya saat dia mulai menikmati guyuran air hangat dari shower yang selama ini belum pernah dia alami. Sum terjengkit kenikmatan.. dan kulihat kedua pahanya menjepit shower dan tubuhnya bergetar. Aku semakin bergairah saat pen is karet di tempat dudukku mulai memasuki lorong kenikmatan di anusku. Sum mulai menyandarkan tubuhnya di dinding berhadap an dengan One way mirror di kamarku." 7 kali semburan kurasakan air maniku . ahh. Lalu perlahan-lahan tangannya mulai membersihkan dirinya dengan sabun mandi. Tiba-tiba tubuh Sum melengkung ke dep an.. sementara di sebelah kamar. gadis lugu dari desa berumur 14 tahun melakukan masturbasi sampai orgasme di kamar mandiku.. penis karet itu masuk semakin dalam. Yang jelas pemandangan itu membuatku semakin me nggila dalam nafsuku. Dan saat aku menurunkan tu buhku. rupanya semburan air dari shower itu menimbulkan sensasi seks dalam dirin ya yang selama ini belum pernah dia rasakan. Sum mulai menggosok-gosok bu ah dadanya dengan cairan sabun di tangannya. shower itu tetap digesek-gesekkan ke kelentitnya. kiri dan kanan. Kugoyangkan pantatku sedimikian rupa sehingga aku dapat merasakan penis karet itu berputar di dalamnya. Sementara dengan tangan kanannya. Aku mulai mendesah saat penis karet di tempat dudukku mulai menyentuh anusku. cret. Aku tidak dapat membayangkan bahwasanya Sum gadis yang lugu yang baru saja datang dari des a dapat melakukan hal itu. dan tangan ki rinya mulai meraba-raba buah dadanya sambil sekali-sekali meremasnya.. gairahku memuncak. karena biasanya memang han ya sebatas ujungnya saja yang kumasukkan ke dalam anusku.. sehingga semakin jelas aku dapat melihat pe mandangan yang menggairahkan itu. Kocokan tangan kanan di penisku mulai kulakukan semakin cepat. "Aaahh. Kupercepat dan kupercepat kocokan tanganku di penisku. dan air yang menga lir mulai membasahi rambutnya. Dan akhirnya. Aku mulai menempatkan diriku dengan anusku tepat di atas penis karet itu. Sum masih asyik menggosok-gosok buah dadanya tanpa menyada ri bahwa aku sedang menikmati tubuhnya yang ranum dan menggairahkan itu dari seb elah kamar.. Kulihat Sum mulai mempermainkan puting buah dadanya yang mengeras dengan jarinya sambil sesekali meremas buah dadanya. dan yang lebih membuatku berd ebar adalah saat Sum mulai menggosok-gosokan shower itu langsung ke bibir kemalu annya.. sampa i akhirnya aku merasakan ada sesuatu yang akan meletup dan meledak dari dalam tu buhku. terasa bergetar menimbulkan perasaan y ang sulit kuceritakan. Dan ketika seluru h penis karet sepanjang 12 cm itu menghunjam bagian belakang tubuhku. dan aku semakin larut dalam nafsuku saat tangannya m ulai membersihkan ketiaknya yang belum lagi ditumbuhi bulu. Tangan kirinya mulai menggosok-gosok kemaluannya d engan cairan sabun. aku menikmatinya sa mbil beronani juga." Sementara di kamar mandi.. hanya untuk menambah r asa nikmat saat aku beronani. sement ara tangan kananku masih terus memempermainkan penisku dan tangan kiriku tetap m empermainkan puting susuku. cret. Nafsuku semakin memuncak saat kulihat Sum mengambil shower dan mulai membersihka n kemaluannya. Aku semakin menggeli njang dipenuhi oleh rasa nikmat di sekujur tubuhku. Entah karena rasa nikmat yang dirasakannya atau memang hanya kebiasaannya.. dia o rgasme. diarahkan air yang memancur dari shower i tu tepat ke arah kemaluannya. Nampak Sum sepertinya menikmati apa yang sedang dilakukannya .. dan tidak henti-h entinya aku memilin puting susuku kiri dan kanan. Matanyaterpejam saat tangannya mula i meremas-remas buah dadanya sendiri. Sum mulai dengan menyalakan shower. terlebih lagi saat shower itu menye ntuh kelentitnya yang masih sebesar kacang... "Sshh. sungguh menimbulkan rasa n ikmat yang tiada taranya. Dengan tangan kanannya. "Cret. Bayangkan. Otot di s ekitar anusku mulai bereaksi mengejut dan mengembang. dan tanganku tetap bermain dengan penis dan puting sus uku. Tubuhnya melengkung ke belakang.

pasti banyak laki-laki yang m enginginkanmu. tampak tante cuma mengenakan kaos kutung tanpa menggunakan bra seh ingga dadanya yang indah telihat nampak membungsung. Kubersihkan air maniku dengan tissue. y ang menimbulkankenikmatan yang tiada taranya. "Gimana mandinya Sum.. Tubuhnya yang padat berisi. "Tante minta tolong sesuatu tapi kamu. Saat kutulis cerita ini. sementara Sum sedang mempersiapkan makan siang untukku. tapi kamu harus rahasiain jangan bilang s . Ada komentar dan idea.. kuterpana dan gairahku muncul kembali ketika melihat Sum dengan rambut yang tergerai tersisir rapi memakai t-shirt dan rok pendek yang ku belikan. sebut saja nama tem an Om saya Dody. Katanya. Agh. menimbulkan pemandangan yang menggairahkan bagi diriku. nampak puting susunya masih mengeras.? Supaya aku bisa melanjutkan apa yang harus kulakukan de ngan Sum. terima kasih. "Apa yang bisa saya bantu Tante".. a ku sudah lapar. dan saat ak u keluar dari kamarku. Om Dody mempunyai istri namanya Tante Rina. waktu saya liburan di rumah teman Om saya di kota Jakarta. Cepat-cepat kubereskan tempat dudukku. berbentuk segitiga kecil membelah buah pantatnya. Tak terasa sudah hampir seminggu saya menginap di sana.. aku terjengkit dengan rasa nikmat saat ku tarik penis karet dari anusku." "Aah Mas bisa saja. Keindahan payudaranya tersebut dikarenakan Tante Ri na rajin meminum jamu dan memijat payudaranya..tertumpah dari saluran penisku menyembur membasahi tempat dudukku dan pahaku..? Ayo atur makan." "Wow.. Om Dody adalah teman baik dan rekan bisnis Om saya.!" "Iya Mas. Aku terduduk lemas sambil teta p melihat Sum yang mulai mengeringkan tubuhnya dengan handuk. Sesekali kutengok dia. Selama menginap di sana perhatian saya selalu pada payudaranya Tante Rina. kita makan. dan pemandangan yang paling kusuka adalah saat dia harus membungkuk.. enak. terce tak dengan jelas pada t-shirt yang ketat. disertai dengan otot anusku yang m engejut memilin penis karet yang ada di dalamnya. aku membayangkan betapa nikmatnya kalau aku dapat menggumuli tubuh Sum yan g masih ranum itu.? Sudah segar kan. Ketika saya masuk ke kama r Tante Rina. Mau tolongin Tante". aku akan meletakkan p enis karetku di kamar mandi suatu saat nanti. aku bisa melihat celana da lam yang seksi... Cerita Memek Pijat Payudara. namun aku masih mempunyai rencana lain. supaya hidupku lebih bergairah lagi." katanya tersipa dan Sum tertunduk malu.. dengan buah dadanya yang baru tumbuh.. kamu cantik sekali dengan baju barumu Sum. "Van. aku masih dengan keadaan telanjang bulat sambil memperm ainkan penisku. Dan aku mengharapkan dapat menikma ti pemandangan yang lebih menggairahkan lagi saat aku membayangkan Sum akan berm ain-main dengan penis karet itu.. dari one-way mirror di kamar kerjaku.. Tante R ina Seorang wanita yang cantik dan mempunyai tubuh yang indah terutama bagian pa yudara yang indah dan besar. menerus ke dep an ke arah bibir kemaluannya.. suatu siang (saat Om Dody pergi ke kantor dan Dino pergi rumah neneknya) Tante Rina memanggilku dari dalam kamarnya. Cerita ini terjadi waktu saya berumur 15 ketika itu . tentunya dengan tubuhnya yang terbalut t-shirt yang ketat dan rok yang pendek sebatas pa ha. Umur Om Dody kira-k ita 40 tahun sedangkan Tante Rina berumur 31 dan mereka mempunyai anak berumur 5 tahun bernama Dino. segar.

Setelah melumuri seluruh pay udaranya. katanya. setelah itu tante mencium bibirku dengan lembut. "Mau nggak?". Tak lama kemudian tante nampak sudah orgasme. Kuhisap puting susu itu. Tante minta kamu hisap puting susu Tante". Sambil kuhisap buah dadanya tante membuka celananya sehingga dia d alam keadaan telanjang bulat. sambil menghisap-hisap pa yudaranya tante memegang penisku dan dimasukkan ke dalam lubang vaginanya. dan aku mengiyakan. ahh". Lalu kukatakan padanya aku bersedia. Tanpa ragu keremas buah dada yang indah tersebut dengan keras. aah". Setel ah melalui perjuangan akhirnya penisku memasuki vagina tanteku. tanya Tante Rina lagi. katanya sambil napasnya terseng al-sengal. Segera kulalukan gerakan memutari buah kedua buah payudaranya. kulihat nafas tante tampaknya mulai tidak beraturan. "Kok pijit saja musti pakai rahasia-rahasian segala". Grogi juga. Setelah sekitar 10 menit kuhisap puting di buah dada kanannya gantian buah dada kiri kuhisap. Perlahan kutelusuri buah dadanya yan g kiri dan yang kanan dari pangkal sampai mendekati puting. Gila rasanya kenyal dan lembut sekali.. kamu cuci tangan kamu dulu gih". "Van. "Tante Minta tolong dipijitin". Puting susu kecil tapi menonjol seperti buah kelereng kecil ya ng berwarna coklat kemerah-merah. Pinggulku segera kugenjot da n terasa nikmat luar biasa sedangkan tante berteriak karena orgasme sudah dekat. Sambil meremas aku bertanya mengapa puting susunya tidak boleh disentuh? Tiba-tiba ia menjamba k rambutku dan membawa kepalaku ke buah dadanya. Tanpa banyak tanya lagi langsung ku hisap puting susu kanannya. gerakannya ialah kedua tanganku menyentuh kedua buah payudaranya da n melakukan gerakan memutar dari pangkal buah dadanya sampai mendekati puting su sunya. tante meminta saya agar tidak menyentuh puting susunya. Semua ini dilaku kan sambil mengisap dan meremas-remas buah dadanya. terus ia berteriak. "Apaan Tante kok sampe musti rahasia-rahasian". memegang buah dada secara gratis disuruh pula siapa yang nggak mau? Lalu sa ya bertanya mengapa harus dipijat buah dadanya. Tanpa banyak bicara dia langsung membuka pakaiannya dan membuka BH-nya. kalau saya tebak payuda ranya ukuran 36B. segera kuamb il krem dan kulumuri dulu di tanganku kemudian secara perlahan kulumuri payudara nya. "Lebih kuat lagi hisapanya". "Van. Van tolong remas lebih keras ". Saat itu saya langsung Grogi setengah mati sampai tidak bisa berkata apa-apa. hisap yang kuat sayang. Selanjutnya tante mengambil botol yang berisi krem dan dia segera duduk di tepi ranjang.. katanya sambil menunjukkan buah dadanya ya ng montok. Tante sudah berbaring telentang dengan telanjang dada. Sesekali mulutnya mengeluarkan bunyi. desah Tante Rina. bayangin saya seperti ketiban emas dari lan git. "Tadi nikmat sekali". terasa di liangnya tegang sekali. tante memegang kedua tanganku. "aahh. Tante sema kin terangsang nampaknya terus ia memintaku. "Van. Saat itu terasa penisku tegan g sekali. indah sekali. kok diem mau nggak?". baru beberapa gerakan tante memint aku agar gerakan tersebut dibarengi dengan remasan pada buah dadanya. dia menjawab supaya payudaranya indah terus. "Ahh. segera payudaranya yang indah tersebut segera terlihat... Segera saya buru-buru cuci tangan di kamar mandi yang terletak di kamar tidurnya . Kemudian giliranku menyemburkan air maniku ke liangnya dan kami pun terdiam meni kmati momen tersebut. Tante kemudian memintaku telungkup menindih tubuhnya. Sementara tanganku m engelus dadanya.iapa-siapa". "Tante minta kamu memijit ini tante". katanya. katanya terus dia memintaku besok kembali memijat payudara nya. Ia memintaku agar melumuri buah dadanya secara perlahan kecuali bagian puting susunya dengan krim yang diambilnya tadi. Kemudian dia membuka celanaku dan meremas penisku. "Van. Wuih . Kemudian aku bertanya kepada tante kenapa dia begitu se . katanya sekali lagi. Ketika saya balik. rupanya ia ingin mengajariku cara memij at payudara.

Saat kutanya mengapa dia memilihku untuk melakukan hubungan Seks." . dia menjawab dengan enteng. jawabnya ia tidak bisa melakukan hubung an seks kalau buah dadanya tidak dirangsang terus-menerus. tante ngintip kamu dan tante lihat penis kamu besar.nang buah dadanya di sentuh dan dihisap. "Saat k amu mandi..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful