bude ratna

Celana Dalam Bude Ratna Share 5 Saat liburan sekolah tahun lalu, Seno teman karibku di SMP 1XX

di kota Surabaya mengajak aku ikut berlibur di rumah Pakde dan Budenya di kota Malang. Dia bilang tempat Pakde dan Budenya ada kebon apel yang luas dengan sungai kecil yang meng alir di tengahnya. Seno akan mengajakku mancing seharian di sana, dan kalau lapa r boleh memetik apel sesukanya. Yaahh.., aku bayangkan betapa senangnya. Mancing seharian dan makan apel sesukanya. Kami sepakat akan tinggal 3 hari di rumah Pakde dan Budenya itu. Ayah dan ibuku tidak keberatan untuk memenuhi keinginanku. Beliau sudah sangat mengenal Seno. B ahkan orang tua Seno dan bapak ibuku sering saling kunjung mengunjungi apabila y ang satu ada keperluan atau punya sesuatu hajat. Begitulah pada hari yang ditetapkan kami berangkat pagi dari Surabaya dan sekita r jam 3 sore kami sudah sampai di rumah Pakde dan Bude Seno di kota Malang yang sejuk itu. Pakde Darmo dan Bude Ratna adalah nama Pakde dan Budenya Seno. Ternya ta mereka berdua itu masih muda. Jauh lebih muda dari bapak ibunya Seno. Pakde D armo adalah saudara sepupu ibunya Seno. Usianya sekitar 35 tahunan. Sekitar 5 ta hun lebih muda dari ibunya Seno. Dan tentu saja Bude Ratna lebih muda lagi. Mungkin sekitar 28 tahunan. Sudah leb ih dari 5 tahun Pakde dan Bude Seno itu berumah tangga, tetapi hingga kini belum punya anak. Oleh karenanya mereka nampak gembira saat kami datang. Bude Ratna orangnya cantik. Aku senang melihat wanita cantik seperti Budenya Sen o ini. Walaupun masih dibilang ABG, aku sudah punya kesukaan melihat yang cantik -cantik. Bahkan kalau aku ingat-ingat sejak Taman Kanak-kanak aku sudah tahu ana k-anak mana yang cantik. Atau dari ibu-ibu yang mengantarkan anaknya ibu mana ya ng paling cantik. Pada waktu itupun aku sudah bisa berfantasi. Aku suka membayan gkan untuk mencium teteknya, atau pipinya atau bibirnya yang cantik-cantik itu. Tapi Bude Ratna yang Budenya Seno ini benar-benar cantik. Kalau aku bandingkan, kecantikan Bude Ratna tidak kalah dengan kecantikannya para bintang iklan atau s inetron. Tulang pipinya, merah bibirnya, anak rambutnya yang lembut pada belakan g lehernya yang jenjang, duuhh.. Semuanya itu benar-benar menampilkan daya sensu al dan kecantikan yang sempurna. Rasanya mirip dengan Shirley Margaretha atau ya ng biasa dipanggil Shirley itu. Tentu Bude Ratna sedikit lebih tuaan. Kalau lagi bicara aku suka sekali memperhatikan gerak bibirnya yang tipis itu. Aku lantas membayangkan seandainya Bude Ratna meludahi aku, ahh.. biarlah. Akan kujilati ludahnya dan kutelan. Bahkan aku bayangkan seandainya Bude Ratna meluda hnya langsung ke mulutku. Uuhh.. dengan segala kesukaanku, aku akan mengucapkan beribu-ribu terima kasih padanya. Penis kecilku ini jadi langsung ngaceng. Sesudah kami diterima dengan ramah oleh Pakde dan Budenya Seno, kemudian sedikit ngobrol sana-sini. Tentang sekolah, tentang cita-cita mau jadi apa kalau sudah gede nanti dan sebagainya, kami disuruh istirahat dulu atau kalau mau mandi, bol eh. Silahkan. Aku pikir ngapain istirahat. Mendingan mandi saja, nanti ngobrol l agi dan melihati lagi cantiknya Bude Ratna. Rasanya enak kalau penisku ngaceng t erus saat mengkhayalkannya. Akhirnya Seno sepakat kalau aku mandi dulu. Sementara dia akan menunggu sambil s ekedar tidur-tiduran. Kamar mandi Bude Ratna tidak begitu luas. Di sana-sini nam pak bergantungan baju atau celana kotor. Aku jadi sedikit kesulitan untuk mengga ntung handuk dan bajuku. Terpaksa aku geser-geser untuk mendaptkan gantungan. Pada saat itulah aku melihat ada celana dalam wanita. Tak salah lagi, pasti ini

adalah celana dalam Bude Ratna. Siapa lagi?! Perempuan di rumah ini kan hanya Bu de Ratna. Darahku tiba-tiba berdesir. Meyakini bahwa itu adalah celana dalam Bud e Ratna membuat nafsu birahiku bangkit. Kenapa celana dalam kumal ini jadi begit u nampak indah di mataku. Kudekatkan wajahku ke arahnya. Lihatlah, bukankah warn a celana ini putih. Celana yang terbuat dari bahan yang lembut ini tadi siang at au mungkin tadi pagi atau kemarin sore telah dipakai oleh Bude Ratna. Dan sekara ng tidak begitu putih lagi. Pinggirannya nampak ke-kuning-kuningan, mungkin disebabkan keringat di selangkan gan Bude. Kemudian kulihat bagian bawah yang bertepatan dengan vaginanya, warnan ya semakin kuning yang pekat. Mungkin itu adalah sisa-sisa air kencing campur ke ringat Bude yang tertinggal. Ah.. Darah birahiku kembali berdesir. Penis kecilku mulai tegang. Hidungku kepin gin tahu bagaimana bau celana dalam orang secantik Bude Ratna yang mirip bintang sinetron Shirley ini. Dengan agak gemetar tanganku mendekatinya. Pelan dan hati -hati aku pungut celana dalam itu. Aku merasakan seakan ada stroomnya saat ujung jariku menyentuhnya. Darahku naik ke kepala membuat wajahku terasa sembab dan u bun-ubunku memanas. Dengan mempertemukan ibu jari dan jari telunjuk aku mengambi l tepian celana dalam dengan cara menjepitnya. Rasanya aku tak ingin celana dala m Bude Ratna ini ter-kontaminasi oleh tangan-tanganku. Kembali darahku berdesir. Mataku menatap tajam. Kusaksikan lebih dekat kain lemb ut yang beberapa waktu sebelumnya telah menutupi bagian milik Bude Ratna yang pa ling rahasia. Tanpa ragu dengan jantungku yang berdegup-degup sambil setengah me nutup mata kudekatkan celana Bude Ratna itu ke hidungku. Aku segera menangkap ba unya. Oohh.. Sepertinya aku dibawa melayang. Bau pesing kencing dan asem keringat sela ngkangan Bude Ratna membuat aku serasa terbang. Aku terayun dan terlempar dalam awang nikmat surgawi. Bau pesing dan asem itu seketika menjadi wewangian memabuk kan. Tak pernah kutemui wewangian senikmat ini. Ahh.. Kini aku merasakan betapa hasrat birahiku meledak dan terbakar menyala. Nafsu syahwatku menggelegak. Aku n anar dan menjadi liar. Khayalanku tak mampu kukendalikan. Dia terbang menuntunku menciumi selangkangan Bude Ratna. Bibir dan lidahku melata di seluruh pori-porinya. Kurasakan seakan B ude Ratna telah menantikan jilatan dan kecupan bibirku pada vagina dan selangkan gannya. Dia mengangkangkan lebih lebar kedua pahanya yang putih bersih itu agar bibir dan lidahku lebih leluasa menjelajahinya. Jari tanganku dengan terburu-bur u melepasi anak kancing celanaku. Kukeluarkan penis kecilku. Kini aku mulai meng elus-elus dan memijatinya. Kemudian mengocok-ocoknya. Dengan segenap jari-jari t anganku akhirnya celana dalam Bude Ratna kugenggam erat. Kemudian dengan tanpa r agu serta penuh nafsu syahwat birahi kubekapkan celana dalam itu ke mukaku. Bagian bawahnya yang paling kuning pekat kumasukkan ke mulut. Aku melumat-lumatn ya. Aku ingin kencing atau keringatnya yang kuning pekat itu larut dalam ludahku . Aku ingin mengecap-ecap dan mengisep-isepnya. Aku ingin merasai kencing dan ke ringat Bude Ratna. Aku ingin menelannya. Kocokkan tangan pada penisku semakin kupercepat. Aku merasakan kenikmatan syahwa t yang tak terhingga. Bayangan Bude Ratna yang menggeliat-geliat sambil mendesah -desah karena kegatalan menerima kecupan dan jilatanku melipatkan hasrat birahik u. Bahkan dia merenggut kepalaku. Dia tarik wajahku dan ditenggelamkannya lebih dalam ke selangkangannya. Genggaman kocokkanku semakin kuperketat. Aku tahu air maniku terus mendesak ingin muncrat. Kurasakan asin pada lumatan di mulutku. Kencing dan keringat selangkangan Bude R atna telah larut dalam ludahku. Sepertinya tangan Bude Ratna meremas-remas rambu tku. Tubuhnya bergoyang. Pantatnya maju mundur menahan nikmat syahwatnya. Kudeng

ar dia mendesah, merintih atau meracau, "Terus Wan. Enak Wan. Jilati terus vagina Bude Wan. Ayyoo.." Aaacchh.. Tanganku merasakan urat penis kecilku berkedut dan mengangguk-angguk. Air maniku muncrat menembaki dinding kamar mandi Bude Ratna. Aku merapat ke pint u. Kenikmatan sperma yang merambati saraf-saraf di seputar penisku begitu terasa nikmatnya. Celana dalam Bude Ratna masih nyumpal di mulutku. Bagian yang di ara h vaginanya telah kuyup oleh ludahku. Aku balik dari awang-awang setelah menjila t dan melumati selangkangan dan vaginanya Bude Ratna. Kini khayalanku memerosotkan tubuhku. Aku jongkok sambil bersandar ke kloset. De ngan hati-hati celana dalam Bude Ratna kukembalikan ke gantungannya. Kutaruh kem bali dan kutata-tata sesuai semula agar tidak menimbulkan kecurigaan Bude Ratna Sehabis mandi Seno mengajak aku keliling kebon apel yang berada di belakang ruma hnya. Aku melihat sungai yang mengalir di dalamnya. Airnya sangat jernih. Nampak ikan-ikan kecil pada berseliweran. Tetapi saat aku mendekat dan mengamatinya ya ng nampak hanyalah celana dalam Bude Ratna yang wangi air kencing dan keringatny a itu. Aku sama sekali kehilangan dorongan untuk makan apel atau mancing. Aku ma sih berada dalam jerat birahiku. Aku masih terseret dalam obsesi syahwatku pada celana dalam Bude Ratna. Pagi harinya kami bangun kesiangan. Bude Ratna sibuk meladeni suaminya yang hend ak berangkat kerja. Dia juga telah membuatkan minuman dan sarapan untuk kami. "Mandinya entar, ya nak. Sekarang cuci muka saja dulu terus sarapan. Bude sudah kegerahan nih. Habis Pakde berangkat, biar Bude yang mandi dulu, ya", "Ya, Bude", sahut Seno. Kebeneran..!! Memang itu mauku, begitu sorak kata hatiku . Aku sendiri diam saja. Aku bergaya acuh. Hanya mataku yang mencuri pandang bagai mana bibir Bude membuka dan mengatup dengan indahnya saat bicara. Aku juga terpe sona pada penampilan Bude yang belum mandi ini. Dari lehernya yang jenjang turun ke bahunya yang hhuhh.. Aku tak bisa mengucapkannya. Sangat aduhai. Dia hanya m emakai blus lembut dan tipis tanpa lengan. Lubang lengan blusnya itu sangat pas hingga nge-jepit ketiaknya. Nampak sepintas olehku lipatan ketiaknya. Di tempat yang sama kusaksikan tepian blusnya basah oleh keringatnya. Aku langsung melayan g. Benar kata orang, perempuan yang cantik akan tampak sangat cantik sebelum man di. Rasanya hasrat birahiku menyergapku di pagi ini. Dan penis kecilku kembali n gaceng. "Ayo, Wan. Jangan ngelamun. Makanlah. Ambil itu telor mata sapinya. Pakai sambal ? Suka pedes?", aku agak kaget. Bude Ratna begitu perhatian dan menyayangi kami berdua. Kemudian kuperhatikan pu la apa yang dipakai di bagian bawahnya. Dia tidak memakai rok. Rupanya pagi tadi bersama suaminya Bude Ratna melakukan jogging. Dia hanya memakai 'short pant' yang ketat dengan tubuhnya. Ak u seakan ingin pingsan karena tak tahan melihat betapa seksinya tubuh Budenya Se no ini. Aku nggak mampu menyaksikan paha dan betisnya. Aku sampai heran pada dir iku sendiri, kenapa paha dan betis Bude Ratna itu begitu merangsang nafsuku. Khayalku terus membawa aku terbang melayang-layang. Aku ingin dia lekas pergi ma ndi. Aku ingin apa yang kini dipakainya, yang kini membungkus tubuhnya itu dia t inggalkan di gantungan kamar mandi. Aku ingin hidungku menghirupi apapun yang di a pakai ini. Aku ingin hidungku lebih banyak menyedoti bau tubuhnya Bude Ratna. Aku menjadi sangat bergairah. Aku berusaha Seno tidak mendahuluiku. Aku ingin me

rasakan bau ketiak yang masih segar dari blus Bude Ratna itu. Wwoowww.. Mudah-mu dahan dia meninggalkan seluruh pembungkus tubuhnya yang membuat aku puyeng itu d i gantungan kamar mandinya. Dengan berusaha keras untuk tenang, begitu selesai sarapan aku mengambil handuk dan siap untuk mandi. Sambil bergaya membaca majalah yang tercecer di meja, mata ku tak lekang mengawasi pintu kamar mandi, menunggu Bude Ratna selesai mandi. Ku dengar suara air dari gayungnya. Kubayangkan betapa bahagianya air itu. Bisa men jelajahi lekuku lekuknya tubuh Bude Ratna. Sesaat dia keluar dari kamar mandi aku segera meletakkan bacaanku, berdiri, meng geliat kecil sambil menguap dan bergegas untuk mandi. Segala hal tadi kulakukan untuk menghindarkan segala bentuk kecurigaan Seno atau Bude Ratna pada tingkah p olahku. Kamar mandi terasa hangat dan wangi bau sabun sesaat seseorang selesai m andi. Mataku jelalatan ke arah gantungan baju. Dan kudapatkan apa yang kuimpikan .. Pertama kusaksikan 'short pants'-nya ngegantung menindih blusnya. Kemudian disam pingnya kutang lusuh bekas pakai. Nampak talinya menjuntai ke bawah. Dan di bela kang kutangnya itu ada terlihat celana dalam Bude Ratna. Wwoow.. Aku pesta, nih. Sepertinya aku sedang menyaksikan sebuah karya pop art-nya seniman Andy Wharol y ang menggantungkan celana dan BH seronok dalam ruang pamer di New York Modern Ar t Museum. Hasrat seksualku demikian terpukau menyaksikan apa yang kuimpikan itu. Tapi kini aku berusaha lebih tenang. Kubuka dulu bajuku, celana pendekku dan cel ana dalamku. Aku telanjang. Aku tidak langsung meraih benda-benda perangsang nik mat syahwat milik Bude Ratna itu. Aku akan memanjakan mataku untuk menikmatinya lebih dulu. Sambil pelan-pelan aku mengelusi penisku yang semakin tegang dan ker as aku mengamati short pants itu. Beberapa menit yang lalu short pants ini berad a di selangkangan dan pinggul Bude Ratna dan membungkus milik Bude Ratna yang pa ling indah. Nampak lipatan kain yang timbul karena tertekan pantatnya saat duduk. Ah, seakan aku sedang mengamati pantatnya dari jarak yang sangat dekat. Aku perhatikan tep ian celananya. Pasti pahanya terus bergesekkan dengan tepian itu dan meninggalka n keringat di sana. Rasanya aku tidak ingin mengedipkan mataku. Dan ketika aku m engusapkan short pants pada arah pantatnya ke hidungku, aku serasa sedang menciu m bokong Bude Ratna. Duh, nikmatnyaa.. Pasti lebih nikmat dari sekedar mancing dan makan apel. Berikutnya tanganku meraih blus tanpa lengan itu. Kucari lubang lengannya yang s empit. Kuamati. Kulihat ada noda peta di sekitar pinggiran lubang lengannya. Aku yakin itu keringat Bude Ratna. Pelan kudekatkan ke hidung dan kuciumi tepian le ngan blus itu. Ini bau asem keringat Bude Ratna. Hasrat birahiku melonjak naik. Jari-jari tanganku semakin sering memijat-pijat penis kecilku. Enak banget rasan ya.. Aku terbang di awang nikmat birahi. Hidungku kembali nyungsep ke ketiaknya Bude Ratna Aku merem setengah melek. Oochh.. Bude Ratnaaa.. Bude Ratnaaa.. Ijink an aku menjilati ketiakmu Budee.. Berikutnya aku mendekatkan hidungku ke arah gantungan. Kuendus kutang dan celana dalam Bude Ratna. Aku rasakan lintasan aroma keringatnya yang asem dan kencingn ya yang pesing itu. Pasti asem keringat itu nempel pada kutangnya. Mungkin buah dada Bude Ratna berkeringatan saat kegerahan. Keringatnya itu pasti terserap kai n kutangnya dan tertinggal di sana. Dan bau pesingnya pasti dari celana dalamnya yang nampak lusuh sesudah di pakainya. Mungkin saat kencing ada serpihannya yang terciprat ke celana dalamnya. Warna ke

-kuning-kuningan yang pekat pada bagian arah bawah celana dalam itu menunjukkan air kencing yang kering itu yang mungkin tercampur dengan keringatnya pula. Aku membayangkan betapa nikmat apabila kencing dan keringat dari selangkangan atau v agina Bude Ratna bisa kujilati atau larutkan dalam ludahku agar aku bisa menelan nya. Membayangkan itu semua membuat elusan tangan pada penisku berubah menjadi k ocokkan. Dan kocokkan itu kuselingi dengan pijatan pada urat-uratnya. Rasanya ta k pernah puas mengendusi kutang dan celana dalam Bude Ratna itu. Kini saatnya mu lutku melumati apa yang kurang dari 30 menit yang lalu masih nempel di tubuh Bud e Ratna ini. Aku mengunyah-kunyah bagian celana dalamnya yang nampak bernoda kuning pekat. Sa at telah membasah, kencing dan keringat yang larut bersama ludahku itu kuserap d an kusedoti untuk mengaliri tenggorokanku. Penisku semakin kaku mengiringi lumat an mulutku. Kemudian kukunyah pula tepian lubang lengan blusnya. Rasa asin dan a sem dari ketiak Bude Ratna yang larut dalam ludahku kutelan pula. Dduhh.. Duhh.., tanganku semaki cepat mengocok-ocok penisku. Nafsu birahiku tela h mendesak naik ke ubun-ubunku. Aku ingin secepatnya memperoleh orgasmeku. Aku m embayangkan nikmat saat air maniku nyemprot ke dinding kamar mandi seperti kemar in. Mungkin kali ini aku agak tegang kurang santai. Sesudah ngocok penis sekian lama orgasme dan ejakulasiku belum juga hadir. Sedangkan khayalan seksualku suda h melayang ke mana-mana. Ke ketiak kanan dan kiri Bude Ratna. Bahkan kemudian ak u pindahkan ke ketiaknya Shirley. Kuteruskan lebih kebawah lagi, bibirku mencium i sambil lidahku melata dan merambah paha dan selangakangan Bude Ratna. Kemudian pindah pula ke Shirley. Belum juga. Tapi akhirnya datang juga. Saat khayalanku membayangkan Bude Ratna mengencingi m ulutku, tak tertahan lagi, air maniku langsung muncrat berlimpah-limpah berhambu ran. Aku mendesah dan merintih tertahan menerima nikmat luar biasa itu. Jakunku bergerak-gerak seolah-olah benar-benar menelan air kencing Bude Ratna yang hanga t itu. Kunyahan dan sedotanku pada celana dalam dan lubang ketiak blus Bude Ratn a tak pernah kuhentikan. Aku tak menghitung lagi kemungkinan kain-kain eksotik d an erotis yang lembut itu tercabik-cabik oleh gigiku. Seno mengetok-ketok pintu. Minta aku cepetan, dia kebelet untuk buang air. Ah, n ih teman.. Secepatnya aku menyelesaikan mandiku. Hari itu kami seharian mancing di kali. Saat pulang kantongku penuh buah apel ya ng ranum. Ternyata apel yang langsung dipetik dari pohon rasanya sungguh lezat d an segar. Bude Ratna menggoreng ikan hasil pancingan kami. Malam itu kami tidur sangat lelap. Pagi berikutnya adalah hari ke. 2 kami nginap di rumah Pakde Darmo. Aku bangun d engan penuh ngaceng dan penuh harap. Aku berharap untuk bisa mengulangi kenikmat an orgasme dan ejakulasi macam kemarin. Seluruh obyek dan sasaranku ada dalam ka mar mandi itu. Tokoh sentralnya tetap Bude Ratna yang cantiknya mengingatkanku p ada Shirley Margaretha. Seperti kemarin, pagi ini kulihat Bude Ratna sibuk meladeni suaminya bersiap ke kantornya. Wanita yang sangat cantik saat bangun tidur itu mempertontonkan bahun ya yang aduhai dengan memakai blus lembut tanpa lengan macam yang dia pakai kema rin. Kecuali warnanya yang pagi ini ke kuning dan merah-an penuh motif kembang-k embang. Dan seperti kemarin pula, Bude Ratna menyuruh kami cuci muka dulu kemudian sarap an. Dia akan mandi duluan karena kota Malang yang bagi kami cukup dingin ini bag i beliau membuat sangat kegerahan. Mungkin karena sudah sehari-harinya sebagai o rang Malang. Dan sekali lagi seperti kemarin, aku telah siap dengan handukku sam bil membaca apa saja yang terserak di meja menunggu Bude Ratna keluar dari kamar mandinya.

Nafsu birahiku terbakar menggelora.. Bu Ratna m emakai kaos tipis berlambang salah satu partai pemenang Pemilu 2004. dia juga gantungkan kutangnya. Ternyata segala pak aian kotor tak nampak lagi di gantungannya. Bude Ratna menggorengkan ikan itu untuk lauk makan siang kami. khayalanku terbang me ngantarkan hidung. Oleh karenanya beliau tidak per lu canggung dengan pakaiannya yang ternyata sangat merangsang naluri birahiku. sama saja.. Bibirku melata merambah dadanya. Aku puas banget. Dan saat aku melumat-lumat celana dalamnya. Dd." demikian khayalan rintihan dan desah Bude Ratna. Bude Ratna telah mencucinya. Aku sudah atur. khayalanku akan merangkaki tubuh Bude mulai dari bagian atas hingga bagia n bawah tubuh cantiknya. kamu minum ya kencing Bude. aku merambah buah dada dan pentil-pentilnya. Pada saat muncrat yang terakhir.!! Aku nggak sabar menunggu saat mandi.. selangkangan dan vaginany a. lidah dan bibirku untuk menjilati ketiaknya. Saat aku menciumi dan melumat-lumat lubang lengan blusnya. Entah kemana kaos oblong bergambar partai tadi. kubuka saja celanaku. sikat gigi. odol. Kuperhat ikan sabun. Air mani ku muncrat dari penis kecilku dengan tubuhku yang telentang di lantai dan mengge liat-geliat menahan gelinjang. Tetapi karena perasaanku demikian kebelet. Tentu s aja kutang Bude ini lebih melengkapi dan menunjang dalam melancarkan khayalan se ronokku. Pagi itu aku sempat mengulangi lintas khayalanku hingga aku bisa meraih 2 kali o rgasme dan ejakulasi... Dengan penuh nafsu bibir dan lidahku menyapu bukit dan lembah-lembah dari dada m .. Aku bilang pada Seno perutku mules. ayoo.. Iklan parta i itu menghimbau masyarakat untuk menusuk pada tanda putihnya itu. Tiba-tiba saja hidungku telah nyungsep di ketiak Bude Ratna yang basah oleh keringatnya. Pagi itu aku seakan menciumi tubuh Bude yang telanjang bulat. Tepat pada arah dadanya nampak tanda putih. Yang ada kini adalah gundukkan ranum buah dada Bude Ratna. Dan khayalanku untuk hal macam itu tak pernah menemui hambatan. aku dise rgap nikmat syahwat tak terhingga.. busa untuk menggosok kaki. Kuamati di seputar kamar mandi. Ah.Pagi ini mandiku sungguh-sungguh sukses.. Kami bikin tambak kemudian mengurasnya. Aku kesengsem dengan tampilannya yang sangat seksi di siang hari ini. Untung ada daya khayal yan g membantu aku. Aku yakin beliaun ya menganggap kami ini hanyalah anak-anak kecil. Tak ada yang bisa membantuku. artinya aku mesti mendesak-d esakkan penis kecilku ke celah dua bukit indah milik Bude Ratna yang kukagumi in i. Tubuhku jatuh nge-gelesot ke lantai. Selesai mandi badanku sangat segar. aku ke kamar mandi. lidahku menjilati paha. Ratusan ikan-ikan u ceng dan wader dapat kami tangkap. Sambil menunggu gorengan ikan mat eng. Disamping aku mendapatkan celana dalam dan blus lusuh bekas pakainya Bude Ratna. Duuhh. Aku juga membayangkan betapa tangan-tan gan Bude dengan erat memegangi kepalaku agar air kencingnya bisa tepat masuk ke mulutku. Aku kini menunggu Bude Ratna kencing di m ulutku macam kemarin pula. Air sejuk Malang dengan cepat bisa mengembalikan tenagaku. "Wan. Dan saat aku mul ai melumat kutangnya.. Aku mengajak Seno kembali menyusur i kali mencari ikan. Kaos itu be rwarna merah yang ketat. Untuk bawahannya Bude Ratna memakai celana pendek 'hot pants'. Aku membayang kan seandainya boleh menusuk di tanda itu sekarang. Banget. Buka mulutmu. Belum sampai ke menit ke 5 aku sudah merasakan air maniku akan tumpah. Aku mulai saja mengelusi penis kecilku sambil mataku setengah merem.. Wa ngii. Tanganku dengan terampil mengocok-ocok penis kecilku. E daann. minum Wan. Aku aga k kecewa. Lidahku menjilat dan mengecapi keringat asin ketiaknya itu.

Kulihat Bude Ratna sudah sibuk di dapur. bibir dan lidahku berkelana menjelajahi tubuh Bude Ratna. Short pants yang sangat lecek sesudah dipakai tidur dan kena keringat bokongnya saat sibuk di dapur tadi. Aku rasakan banget bagaimana jepitan bibir kemaluannya menghalangi tusukkan lidahku.. Aku belajar sabar. Aku juga mengendus-endus dan menjilati selangk angannya. Bude Ratna sempat nampak cemas meilh at keadaanku. Kami makan sian g dengan sangat nikmat. kalau begitu sudah mandi dong?! Aku buru-buru lari kekamarku untuk mengambi l handukku. kutang.. pokoknya aku sangat terangsang kalau mikir air kencing Bude Ratna. Waah h. Besoknya. Dengan banyak kehilangan keyakinan diri aku langsung masuk ke kama r mandi. sih?! Kok Pakde pake ikut nganter sih?! Emangnya Pakde nggak kerja? Wah. Terkadang juga kuselingi dengan remasan ata u pijatan. jam 5 pagi aku sudah terbangun. Dan dengan cara itu orgasmeku cepat hadir y ang disertai tumpahnya air maniku yang berlimpah. besok? Se no bilang besok Pakde dan Bude akan nganter kami sampai terminal bus. Aku tidak langsung mandi. Dengan alasan nyari udara pagi yang sehat aku ajak Seno keluar rumah dan jogging di kebon apel belakang rumah. Aku ke mbali melumati noda-noda keringat atau serpihan kencing pada pakaian kotor Bude . Waahh. Kenapa aku semakin pengi n dan terobsesi air kencingnya ya? Ah. Tentu di a sedang nyediain sarapan buat kami yang akan pulang. Malam itu aku nonton TV sampai tertidur. kenapa tak bisa kudapatkan celana dalam atau baju yang lain dari bekas pakai Bude Ratna saat di kamar mandi tadi. Mungkinkah nanti sore ata u yang pasti besok pagi bisa kudapatkan apabila beliau selesai mandi sore? Yaa. Aku sungguh penasaran dan kehilangan kesabaran. Aku juga merasakan ada lengket-lengket di ujung lidahku.. Aku agak terhuyung saat keluar kamar mandi. kacau nih. Birahiku terdongkrak tinggi dengan apapun yang kini nampak tergantung di depan m ataku. celana dalamnya yang nampak lusu h setelah dipakai sejak semalaman. Tangan-tangan teram pilku mulai mengelusi penis kecilku. Kulihat kutangnya yang nge-gelantung. Ini pesta besar yang kudapat di Mala ng.elintasi perut dengan pusernya menuju ke selangkangan Bude Ratna. Besok pulang. aku tak tahan untuk membiarkannya. batinku kesal. Ikan uceng dan w adernya sungguh menjadi santapan yang tak ada bandingnya. Bukankah aku tak apa-apa. Rasanya bukan pagi y ang baik nih. Semua impianku menjadi kenyataan. masa bodo. Lewat jam 6 pagi kami balik ke rumah. Bude Ratna membuatkan lalap dan sambal. Tetapi itu hanya sesaat. Saat kutemukan bukit indah yang menggumuk. Kami akan berangkat jam 8 pagi dari rumah.. Lihatlah apa yang ada di gant ungannya. Sungguh sebuah kejuta n. Aku masih penasaran. Gantungan baju itu penuh dengan pakaian kotor milik Bude Ratna yang bekas di pakainya. Blus lembut berlengan pendek yang lusuh pula. Semerbak dan hangatnya bau sabun dan tubuh Bude Ratna langsung menyergap hidungku. Seti ap detail pakaian kumal Bude Ratna itu melemparkan aku ke lembah syahwatku dan m engajak hidung. Kok pagi. Lidahku mencoba menembusi gumuk itu. Aku pikir to h nggak ada gunanya mandi pagi-pagi. Kulihat Bude Ratna sudah dandan rapi. Celana dalam. Air maniku muncrat saat Bude Ratna mengencingi mulutku. Aku langsung menelanjangi diriku. Hahh. Paling-paling Bude Ratna juga belum mandi. yaitu vaginanya. blus lembut atau short pants punya Bude Ratna yang bekas dipakainya itu telah menerbangkan aku ke awang-awang nikmat birahiku... Jangan-jangan kami aku nggak sempat men ikmati kembali celana dalam Bude Ratna nih. Rasanya kamar mandi ini menjadi demikian indahnya. Jam berapa Sen.. Mataku jelalatan dan.

Aku mengocok penis kecilku dengan cepat. Saya sedang makan siang nih. sehingga aku bisa lelua sa menikmati istrinya. sekretarisku. Bapak tu nggu sebentar ya" jawabku.. Kamipun berpisah. He. Tetapi hari itu sebelum aku pergi. Atau kutangnya. "Oh iya. Hingga dengan penuh histeris aku men gerang dan mendesah tertahan. adalah manajer keuangan di kantorku. Seno menggedor pintu kamar mandi. Itulah sekilas kenikmatan yang kudapatkan selama liburanku. "Betul Pak. Air maniku tumpah. Tubuhku bergetar hebat mengikuti gelinjangku. tiba-tiba HPku berbunyi. Aku cepat segar apabila a ir menyiram tubuhku. sehingga aku aja k saja dia untuk bergabung menemaniku makan siang. Sedangkan Lia sibuk mencatat pembicaraan kita berdua. saya sedang menyantap makan siang di seb uah cafe yang terletak di lantai dasar gedung kantorku.. Aku memasuki jerat nikmat yang tak bertara. Berkali-kali penisku berkedut keras menembakkan ca iran-cairan kentalku hingga membasahi dan meleleh di kamar mandi Bude Ratna ini. P ak Erwan ingin bertemu untuk membicarakan proyek komputerisasi. sekretarisku. Pasti aku akan selal u mengenang dan mengulang nikmat macam itu.. Cepat.. Cepat. Mereka kembali ke lantai atas untuk bekerja . "He. Kul ihat caller idnya. Dari Santi. perutku agak mules. "Hallo Pak Robert. Aku bilang tunggu. suami Santi. Sedang asyik-asyiknya menyantap steak yang kupesan. yang sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan yang te rus berkembang. Dan kini. Aku mandi sepuasku. Sedang nggak bisa ngomong ya Pak" Santi menggoda. OK sampai ketemu sebentar lagi ya" kataku sambil menutup pembicaraa n. Aku kembali berguling ke lantai.. OowWCchh. manajer IT perusahaanku dan Lia. pada setiap liburan aku se lalu berharap bisa pergi ke suatu tempat untuk kemungkinan mengalami peristiwa s ejenis. sedangkan aku langsung menuju tempat parkir untuk berangkat mengerjai istri or ang he. Ketemu perempuan cantik macam Bude Ratna dan menciumi celana dalam kotor nya.. Biasanya aku makan siang hanya dengan Lia.. "Dari klien" kataku. Kudengar Pakde Darmo memanaskan mobilnya. Seusai menikmati makan siang. Kebetul an Pak Arief ini sedang aku kirim training ke Singapore. aku lagi buang air.. Kapan nih kesini lagi" suara merdu terdengar diseberang sana. untuk kemudian dilanjutkan dengan acara bobo si ang sejenak sebelum kembali lagi ke kantor.Ratna itu. Memang perusahaanku sedang ingin menggant i sistem yang lama.. Hal in i mengingat Pak Arief. . aku minta supaya aku tidak diganggu kecuali kal au ada emergency. Seperti biasa. Makin cepa t. He. Sensasi Bercinta Dengan Bertukar Istri. Aku sangat hati-hati tidak mau affairku dengan Santi tercium oleh mereka. aku berkata pada Lia bahwa aku akan langsung menuj u tempat klienku. atau blusnya... Aku dan Pak Erwan berbincang-bincang mengenai proyek implementasi software dan j uga tambahan hardware yang diperlukan. Hari itu aku ditemani Pa k Erwan. Aku tersungkur. Nanti sebentar lagi saya ke sana.

Naman ya Harry. juga koleksi lukisan-lukisan pelukis terkenal yang tergantung di dinding. Aku kagum pada rumah mereka yang sangat luas. Mungkin karena suda h beberapa hari ini aku remas dan hisap sementara suaminya aku "asingkan" di neg eri tetangga. Dia tampak cantik dengan baju "you can see" nya yang memperlihatkan lengannya ya ng mulus. Dia tersenyum gembira melihat kedatanganku. sampai jugalah aku di rumah Santi. "Pak. Katanya belum pernah lihat yang sebesar punya Pak Rob ert" kata Santi sambil meraba-raba kemaluanku. "Ini perkenalkan suami saya" Seorang laki-laki paruh baya dengan kepala agak botak memperkenalkan diri. "Oh ya. "Aih. Ibaratnya kalau dihinggapi nyamuk. Mungkin di peta juga nggak a da" candaku. Susan menawarkan untuk berpesta seks sambil b ertukar pasangan di rumah mereka. "Ini ada teman Santi yang mau kenal sama bapak. Pak Robert kok lama sih" katanya. dan memencet bel rumahnya. Santi ada hadiah nih untuk bapak" "Apaan nih?" jawabku senang. Singkat cerita. "Iya. Santipun menjelaskan kalau kami s udah ada janji dengan majikannya.. tetapi setelah melihat Santi yang cantik.. Aku dan Santi kemudian meluncur menuju rumah Susan di kawasan Kemang.. Susan menyambut kami dengan ramah. si nyam uk akan jatuh tergelincir. Tak lama kamipun sampai di rumahnya yang luas. meskipun telah lima hari berturut-turut aku setubuh i dia. S anti menyuguhkan orange juice untuk menghilangkan dahagaku. Setelah mulai akrab. dahagaku yang lainpun muncul.Setelah kesal karena terjebak macet.. Kamipun masuk ke dalam rumah dan aku langsung duduk di sofa ruang keluarganya. Hari sud ah menjelang sore. "Dia ingin coba ini bapak. Tetapi aku lebih kagum melihat Susan. Santipun memperkenalkan diriku pada mereka. Tadi macet total tuh.. merekapun bercerita mengenai kehi dupan seks mereka. dia menahanku. Untung jal anan Jakarta sudah agak lengang." Lalu dia bercerita kalau dia berkenalan dengan seorang wanita. karena orang sekelas aku saja kagum melihat rum ahnya yang sangat wah itu. Buah dadanya tampak semakin padat dibalik bajunya. Seorang satpam tampak membukakan pintu garasi. saat dia s edang berolahraga di gym. Terutama kulitnya yang putih dan mulus sekali. Segera kuparkirkan Mercy silver metalik kesayanganku. Wanita ini memang cantik sekali. Bayangkan saja. Dengan perabot-perabot yang mahal. Kucium bibirnya sambil tanganku mengelus-elus pundaknya. sudah beberapa jam aku di jalan tadi. "Bisa aja Pak Robert. seorang pengusaha properti yang sukses. Rumah kamu sih jauh. Disamping itu bodynya tampak seksi sekali dengan buah dada yang besar dan bentuk tubuh yang padat.. Susan." jawab Santi sambil tertawa kecil. "Saya sih OK saja" jawabku riang. Dahagakupun langsung hilan g.. Sekilas mengingatkan aku pada bint . Ketika aku akan membuka bajunya. Nanti pura-pura saja Pak Robert suamiku" kata Santi sambil pamit untuk menelpon kenalan barunya itu. Bayan gkan saja betapa kayanya mereka. Aku m asih bernafsu melihat Santi. Santi sendiri yang membukakan pintu. Orangnya cantik banget. Nikmat sekali meminu m orange juice itu setelah lelah terjebak macet tadi.

kamipun ke ruang keluarga sambil nonton video porno untuk membang kitkan gairah kami." kata Susan ketika sadar aku berada di pintu dapur. Tak lama. Itu gelas harganya lebih dari setahun gaji kamu tahu!!" bentak Susan. "Dasar bedinde. "Sedang sibuk ya?" godaku. Melihat adegan itu. "Ampun non. Santi pamit un tuk ke toilet. Akupun mencoba menikmati adegan di layar TV. "Nggak sengaja nggak sengaja. Aku tertawa geli dalam hati. "Iya nih sedang kasih pelajaran ik punya pembantu" jawabnya sambil tersenyum man is. Kupaksa saja Santi untuk kembali ke ruang makan. "Gajimu aku potong. kalau wanita kurang dapat menyalurkan hasrat seksualnya. kontras sekali melihat Su san berdiri di depan pembantunya yang kecil dan hitam. perutnya bunc it lagi". Sri nggak sengaja" si gadis kecil memohon belas kasihan pada majika nnya.. Enak saja kamu bicara ya.. Sudah tua... Nggak akan lagi non. Sedangkan Santi tampak ogah-ogahan melayaninya. Merekapun menyuguhkan makan malam. seorang gadis pembantu kecil datang untuk menyuguh kan buah-buahan. "Ampun non. sehingga akupun pamit an ke belakang. Dengan tubuh yang putih bersih dan tinggi. Mungkin betul kata oran g. . Entah siapa namanya itu. "Kenapa?" tanyaku. Susan sedang berkacak pinggang memarahi gadis kecil pembant unya tadi.. Verveillen!!" Susan masih terus berkacak pinggang memaki-maki p embantunya. aku kasihan juga melihat si gadis pembantu itu. Meskipun sebenarnya aku tidak perlu lihat yang seperti ini. Aku sudah ingin menikmati istri Pak Harry yang cantik sekali seperti bonek a itu. sedangkan si pemba ntu kecil itu tampak ketakutan sambil meminta maaf berkali-kali. mengingat tubuh Susan sudah sangat mengunda ng gairahku. Tak lama akupun merasa ingin buang air kecil. Susan yang cantik itu. Ditengah makan malam itu. Tetap i entah mengapa justru hasrat birahiku semakin timbul melihat Susan yang seperti nya lemah lembut dapat bersikap galak seperti itu. Tampak Pak Harry mulai mengerayangi tubuh Santi di sofa seberang. aku berjalan melintasi dapur untuk kembali ke ruang keluarg a. tanpa sengaja dia menjatuhkan gelas kristal sehingga pecah berkeping-k eping. Santi mau lihat filmnya dulu" Aku tersenyum mendengar alasan Santi ini.." Si gadis kecil itu terdiam sambil terisak-isak." "Oh Pak Robert. habis ini pulang aja yuk" kata Santi berbisik perlahan setelah keluar dari ruang makan.. "Sebentar Pak. cenderung menjadi pe marah. "Pak. Biar tau rasa kamu. "Habisnya Santi nggak nafsu lihat Pak Harry itu. Kamipun bercerita basa-basi ngalor ngidul sam bil menikmati hidangan yang disediakan. Tetapi mungkin karena kaget melihat adegan di layar TV home the ater itu. Kulihat di dalam. Setelah makan. Sementara itu Susan minta ijin ke dapu r sebentar. Adegan di TV tampak semakin hot saja.. Setelah dari toilet. Sementara wajah Susan menampakka n kepuasan setelah mendamprat pembantunya habis-habisan. Kulihat tampak Susan melotot memarahi pembantunya itu. Dengan matanya dia mengajakku untuk mengikuti dia. botak. Tetapi aku tentu saja tidak menyetujui permintaan S anti. Diturunkann ya tangan dari pinggangnya dan beranjak ke arahku.ang film panas di jaman tahun 80-an.

sambil membuka celanaku. Tak lama Santipun kembali muncul di ruang itu. Sementara Pak Harry tampak menikmati peman dangan ini sambil berusaha membangkitkan kembali senjatanya yang sudah loyo. Kemaluankupun mulai dihisap mulut Susan dengan rakus. Kulihat Santi masih menonton adegan di layar sementara Pak Harry mengelus-elus pahanya. emhh. Tak perlu dikomando lagi langsung kuterkam buah dadanya yang kenyal itu.. . Kamipun kembali ke ruang keluarga. sehingga kuhentikan kegiatan ku menghisapi buah dada Santi. Santi du duk di sampingku dan mulai menciumiku.my god. Tak heran bila istrinya sangat menikmati kemaluanku. Langsung kuhisap dan kujilati putingnya. Susan kemudian menghampiriku dan kamipun berciuma n kembali dengan bergairah. tampak kemaluan Pak Harry sangat kecil dan tertutu p oleh lemak perutnya yang buncit itu.emmhh. Setelah puas bermain dengan kemaluanku. Dibukanya bajuku dan puting dadakupun dih isapnya. Aku dan Susanpun langsung berciuman b egitu duduk di sofa. kulihat suaminya sedang mendapat handjob dari Santi. Sementara itu Susan masih dengan bernafsu menikmati kemaluanku yang besar... "Oh. Susan kemudian berdiri. I like it. Susanpun mengerang kenikmatan. sehingga kemaluankupun bebas tanpa ada pengha lang sedikitpun di depan wajahnya. Tingkah lakunya seperti anak kecil yang ba ru mendapat mainan baru.. Aku melakukan "french kiss" dan Susanpun menyambut penuh ga irah. Sementara tanganku yang satu mere mas buah dadanya yang lain. Di a kemudian jongkok di depanku yang masih duduk di sofa. mungkin dia pergi ke toilet untuk membersihkan tangan nya. Dia kemudian mel epaskan pakaiannya hingga hanya kalung berlian dan hak tingginya saja yang masih melekat di tubuhnya. Tampak Santi mengocok kemaluan Pak Harry dengan cepat. Kuangkat baju Santi dan juga BHnya. Very big. Tangannya meremas-remas kemaluanku. Kemudian disibakka nnya celana dalamku ke samping sehingga kemaluankupun mencuat keluar. Kuelus-elus rambutnya yang hitam dan diikat ke b elakang itu. "Ayo isap susu ik " pintanya sambil menyorongkan buah dada sebelah kanannya ke m ulutku. ukurannya jauh berbeda. Susanpun melenguh kenikmatan. Sementara Susan masih mengulum dan menjilati kemalua nku. dan tak lama terdengar erangan nikmat Pak Harry saat dia mencapai orgasmenya. Susan masih be rjongkok di depanku sambil mempermainkan lidahnya di batang kemaluanku. Celana dalamku dielusnya perlahan sambil menatapku menggoda."Yuk kita kembali" lanjutnya. seperti seseorang yang sedang mema kan sesuatu yang sangat nikmat. Kemudian dibukanya celana dalamku. kuhisap dan kujilati sepuasnya." katanya sambil menjilat kepala kemaluanku. Aku terkagum dibuatnya. Dielus-elusnya seluruh kemaluan termasuk buah zakarku dengan tangannya yang halus. Buah dadanya besar dan padat menjulang. Apalagi s etelah dia mengalami orgasme. Nikmat sekali rasanya dihisap oleh dua wanita cantik istri orang ini. Santipun kemudi an meninggalkan Pak Harry. dengan puting yang kecil berwarna merah muda. Kutelusuri lehernya yang jenjang sambil tanganku meremas buah dadanya yang membu sung padat. Kuremas.. Sambil menikmati permainan oral Susan. Bener kata Santi. Susan mengerang.. S eorang di atas yang lainnya di bawah. Meman g kalau kubandingkan dengan kemaluan suaminya. sehingga buah dadanya menantang di depan waj ahku. Sambil mengulum dan menjil ati kemaluanku. dan menghampiriku.

Sementara aku masih menyetub uhi Susan dari belakang sambil berkacak pinggang. "Ahh. Eh. Setelah itu. Sesekali kuremas b uah dadanya yang berayun-ayun akibat dorongan tubuhku. Kulihat Pak Harry tampak bernafsu sekali menyetubuhi Santi dengan gaya missionary. Terkadang dikeluarkannya kemaluanku dari va gina Susan untuk kemudian dikulumnya. Diapun menelan s permaku itu. dan aku berkacak pinggang dengan tangan kananku.. sem entara aku sedang menyetubuhi Susan. kamipun kembali mengobrol beberapa saat sambil menikmati desert yan g disediakan. I really enjoyed it" katanya sambil membersihkan bekas spermaku di dadanya. Aku terus menyetubuhinya sambil meremas-remas buah dadanya dan sesekali menjilati dan menciumi pundaknya yang mulus... Setelah beberapa menit. aku masih menggenjot Susan secara doggy-style.. "Thanks Robert. aku berdiri dan kuminta Susan untuk menungging di sofa. "Ohh. Santipun tampak kembali pergi meninggalkan ruangan. Kuremas rambut Susan dengan tangan kiriku.. dia kembali berdiri dan kemudian berbalik membelakangiku... Aha.. Kamipun berjanji untuk melakukannya lagi dalam waktu dekat. I love your big cock. Yes. Ohh god... Aha. Setelah itu kubalikkan badanny a dan kusetubuhi dia lagi. Diapun menjil ati bersih kemaluanku. Sementara. Rupanya dia sudah mencapai orgasme yang kedua kalinya.. aku lirik ke arah Pak Harry. Very much" balasku. Tak beberapa lama kude ngar erangan Pak Harry. . Dihampirinya Santi dan ditariknya menuju sofa yang lain di ruangan itu. Tak lama akupun menyemburkan cairan ejakulasiku ke mulut Susan. Kamipun bersetubuh dengan tubuhnya duduk di atas kemaluanku menghadap suaminya y ang masih berusaha membangunkan perkakasnya kembali. walaupun sebagian menetes mengenai kalung berliannya. kali ini dari depan.Setelah itu. "Eh.." Susan terus meracau kenikma tan.. Aha. Sesekali kuciumi wajah dan buah dadanya." dengus Susan setiap kali aku menyodokkan kemaluanku ke dalam va ginanya.. Benar-benar nikmat rasanya menyetubuhi dua wanita cantik ini. Aha.. Aku ingin menggenjot dia dari belakang. That's right. Aha. Yes. Setelah itu Santi memasukkan kembali kemal uanku ke dalam liang surga Susan. Diapun jo ngkok sambil mengarahkan kemaluanku ke dalam vaginanya yang berambut tipis itu. Sementara itu. Aku berdiri di depannya dan kusuruh dia menghisa p kemaluanku kembali. "No problem Susan. Sementara itu Santi bersimpuh di ujung sofa sambil meraba-raba buah zakarku. dia sedang memperh atikan istrinya mengulumi kemaluanku.." begitu erangan Susan menahan rasa nikmat yang menjalari tubuhnya.. Kadang kuk eluarkan kemaluanku dan kusodorkan ke mulut Santi yang dengan lahap menjilati da n mengulumnya. Sementara Pak Harry rupanya telah berhasil membangunkan senjatanya. Aha. I enjoyed it too. Tak lamapun tubuhnya mengejang dan dia menjerit melepaskan segala beban birahiny a. Kusetubuhi dia "doggy-style" sampai kalu ng berlian dan buah dadanya yang besar bergoyang-goyang menggemaskan.. Kutarik tubuhnya agak kebel akang sehingga aku dapat menciumi kembali bibirnya dan wajahnya yang cantik itu. Memang sudah perjanjian bahwa aku bisa menikmati istrinya sedangkan Pak Harry bisa menikmati "istriku". sambil terus kugenjot vaginanya yang sempit itu. Akupun sudah hampir orgasme. Eh.. Hal itu menambah suasana erotis di ruangan itu. Santipun mau tak mau mengikuti kemauannya.

Keluarga kami dan keluarga Priyono memang bersahabat. Beg itu kami mendekati gerbang tersebut.. Bye" Sebenarnya aku tidak ada janji dengan siapa-siapa lagi malam itu. Akupu n tidak begitu menghiraukannya karena aku sangat puas dengan pengalamanku tadi. Setidak-tidaknya dia harus bersih-bersih dulu. demikian juga Priyono.. Santi na nggung nih. Cerita Memek Arisan Para Suami Tukar Memek Istri. "Apa yang akan aku lakukan di sini?" pikirku ketika tiba di depan pintu gerbang villa itu.. Ayo. Baik suamiku maupu n Priyono mereka sama-sama sibuknya. Hanya pada hari-hari weekend saja kami baru . "Ah. "Habis Santi nggak suka sama Pak Harry. Suamiku segera menyodorkan seb uah kartu nama yang entah dari mana dia peroleh... Umur kami tidak jauh berbeda sehingga kami mempunyai persamaan dalam pergaulan." Akupun tertawa geli mendengarnya.. Tolongin Santi dong... Hanya saja aku segan memakai Santi setelah dia disetubuhi Pak Harry tadi. Villa tersebut terletak di sebuah bukit terpencil di tengah kerimbuna n hutan pinus." rengeknya lagi saat keluar dari mobilku. Untuk sampai di sana kita harus melalui sebuah jalan kecil yang m erupakan jalan pribadi yang menghubungi villa tersebut dengan jalan utama. "Tapi janji besok datang ya. "Besok khan masih ada sayang" hiburku. Di dalam pekarangan villa itu kulihat beberapa mobil telah terparkir di sana dan salah satunya adalah mobil Priyono sahabat suamiku. Santi tampak kesal. karena Pak Arief toh masih beberapa hari lagi di luar negeri. Dia diam saja di dalam mobil. Akupun bersenandung kecil mengikuti alunan suara Al Jarreau di tape mobilku.. Besok aja ya.Dalam perjalanan pulang. He. He. Tadi Santi horny banget lihat bapak sama Susan make love" rengeknya. Kemudian dengan wajah ramah mer eka membukakan pintu dan mempersilakan kami masuk. "Wah sudah malam nih. Mungkin besok pagi saja aku akan menikmati nya kembali.. Di uj ung jalan tersebut kita akan menjumpai sebuah pintu gerbang yang kokoh terbuat d ari besi memagari sebuah bangunan artistik dikelilingi oleh taman yang asri. "Pokoknya Santi nggak mau lagi deh" katanya. Semoga saja aku masih dapat melihat film bagus tayangan HBO di TV nanti.... hal itu hanya merupakan suatu kebetulan belaka dan tidak ada hubungannya dengan siapa pun juga. "We're in this love together. Lagian saya ada janji sama orang". Pak Robert jahat." kata Santi merengut manja. tulisan ini diangkat berdasar kan kisah dan pengalaman yang sesungguhnya dengan nama pelaku serta tempat yang telah diubah.." "Kenapa sih sayang?" tanyaku ketika kami telah sampai di depan rumahnya. Udah gitu mainnya cepet banget. Suamiku seorang pengusaha muda sukses. "Kok ketawa sih Pak Robert. "OK so pasti deh. Mereka kelihatannya selalu dikejar waktu un tuk meraih sukses yang lebih besar lagi bagi keuntungan bisnisnya. Sehingga bole h dikatakan hidup kami sangat berlebih sekali akan tetapi di lain sisi waktu unt uk keluarga menjadi terbatas sekali. tiba-tiba dua orang laki-laki berpotongan r ambut pendek dengan tubuh kekar menghampiri kami. Apabila terdapat kesamaan nama maupun tempat peristiwa dalam tulis an ini. Santi belum puas. Kukebut mobilku mengarungi jalan tol di dalam kota.

"Hei. tuh gagah nggak namanya". Dan itu pun apabila suamiku tidak ada urusan bisnisnya di luar kota. Akan tetapi ketika h al tersebut sudah mulai terasa rutin. rupanya pake rahasia-rahasiaan segala ya. Apalagi w ajahnya masih tetap seperti anak-anak remaja dengan tahi lalat di atas bibirnya membuat penampilan istri Priyono kelihatan lebih muda lagi. Kami juga selalu mengatur wa ktu senggang bersama untuk melakukan pertemuan-pertemuan rutin atau rekreasi ber sama.. Sehingga warna kuli tnya agak kecoklatan-coklatan terkena sinar matahari. tapi gara-gara Eddy Tanzil maka naman ya diganti jadi CAPS. dia juga memang seorang atlet renang. "Kalau belum beristri atau bukan istri yang sah. "Ah kayak mau jadi caleg saja. club arisan ini merupakan suatu club yang ekslusif.. kalau diucapkan dala m bahasa Inggris jadi kep'es. baru tahu sekarang para suami juga kayak perempuan.!" kataku sambil memukul pundakn ya. Pertemuan kami dengan keluarga Priyono pada mulanya diisi dengan pergi makan mal am bersama atau mengunjungi club rekreasi para eksekutif di setiap akhir pekan. "Dahulu mau dinamakan The Golden Key Club.".. Sehingga antara aku dan istr i Priyono merasa cocok dan akrab satu sama lainnya. Maklumlah selain dia secara rutin mengikuti kegiatan latihan di sala h satu fitness center. mereka berdua sekarang ini lagi selalu kasak-kusuk saja. "Ini arisan bukan sembarang arisan.. Sekali-sekali kami bermain kartu atau pergi berdarmawisata. pakai arisan segala" . pakai diseleksi segala! Nggak mau sekalian juga .. Berbeda denganku yang berkulit agak putih dengan bentuk tubuh yang agak lebih ge muk sedikit sehingga buah dada dan pinggulku lebih kelihatan menonjol dibandingk an dengan istri Priyono. saah!" katanya meniru gaya Marisa Haque diiklan TV.... "Ya sudah kalau begitu. Jangan-jan gan memang punya rahasia yang terpendam". Keadaan itu dialami juga oleh istri Priyono. Novie. "Iya Mbak. pada suatu saat suamiku dan Priyono mengaj ak kami untuk ikut menjadi anggota CAPS. Badannya semampai namun berbentuk sang at atletis.. Suamiku juga jadi ikut tertawa m endengar logat Prioyono itu. Club Arisan Para Suami". Ada suatu daya tarik tersendiri yang dimilikinya setidak-tidaknya demikian j uga menurut suamiku. jawab Priyono. dilarang keras untuk ikut! Oleh karena itu untuk ikut arisan ini perlu dilakukan seleksi yang ketat sekali dan tidak main-main! Jadi nggak ada yang namanya itu rahasiaan-rahasiaan.. Tid ak sembarangan orang boleh ikut! Hanya mereka yang merupakan kawan dekat saja ya ng boleh ikut dan itu juga harus memenuhi syarat!" "Syarat apa.!" kata Pr iyono lagi.. kataku. Bedanya dia baru berum ur tiga puluh tahun sedangkan aku telah berumur tiga puluh lima tahun..?" kataku. saah. "Eh.. Selain itu bentuk tu buhnya agak mungil dibandingkan denganku. Aku tahu hal itu karena suamiku sering membicarakannya dan malahan pernah bergurau kepadaku bagaimana rasanya sekiranya dia melakukan hubun gan seks dengan istri Priyono. katanya lagi. Menurut pandanganku penampilan istri Priyono manis seka li. kata Priyono membela diri. kalau arisan para suami kenapa istri perlu dibawa-bawa ikut jadi anggota?" debatku lagi.!" kata Prioyono dalam logat Madura seraya menunjukkan jempol ke arahku sambil melirik kepada suamiku.dapat berkumpul bersama. "Artinya adalah Club Arisan Para Suami atau disingkat CAPS. tiba-tiba kata istri Priyono menimpali ku. "Rupanya belum tahu dia. juga agak sebaya denganku. "Walah. jangan marah dulu. "Apa artinya itu. Kebetulan istri Priyono.?!" "Misalnya para anggota harus terdiri dari pasangan suami istri yang sah! Betul-b etul sah..

"Misalnya bagaimana?" "Ya dalam kehidupan perkawinan itu secara tidak disadari timbul kejenuhan-kejenu han.. ini kan jaman emansipasi". emas. "Singkatnya menurut pandangan para pakar seksualogi dalam kehidupan perkawinan seseorang pada saat-saat tertentu terdapat suatu per iode rawan dimana dalam periode tersebut kehidupan perkawinan seseorang itu meng alami krisis. penjelasannya panjang.. dan 'wanita lain '.. kata suamiku lagi. Suami ku tersenyum sambil mengangguk. kegiatan club ini sebenarnya bertujuan untuk mengharmoniskan kehidupa n suami istri dalam rumah tangga". untuk itu kenapa mesti arisan. tiba-tiba suamiku menyeletuk. "Pasangan?! Pasangan apa... apa saham... disini masalahnya.. Kejenuhan yang paling utama dalam periode tersebut biasanya dalam masalah h ubungan badan antara suami istri.. Malahan sebaliknya." "Jadi.. kata suamiku.. "Begini Mbak... "Ya itu.?" jawabku dengan sangat heran. disinilah memang letak masalahnya. "Nah. akhirnya perutnya jadi gendut dan pulang-p ulang jadi bertengkar di rumah karena dengar gosip ini itu!" kataku. terus penataran! Arisan ya arisan saja. Krisis ini apabila tidak disadari akan menimbulkan bencana yang be sar yaitu tidak adanya kegairahan lagi dalam kehidupan perkawinan. "Ah itu kan hanya alasan yang dicari-cari saja... Hal itu sangat betul sekali.. diakui atau tida k diakui. Untuk mengatasi hal itu bagi para pasangan suami istri perlu mendapatkan pen ggantian suasana. tapi arisan yang si p!" kata Priyono. "Jadi. pasangan suami-istri".. "Mengapa harus ditukar-tukar sih? Dan apanya yang ditukar?" tanyaku karena aku j adi semakin tidak mengerti atas penjelasan suamiku itu. bukan seperti itu. "Bukan. katanya. yaitu 'kebosanan'.. jadi ya kau ikut saja dulu deh! Nanti baru tahu manfaatnya!" kata Priyo no menyeletuk. yaitu berkeinginan untuk melakukan hubungan badan tidak dengan satu wanita saja. se dangkan 'keinginan kepada wanita lain' secara terus terang itu merupakan sifat n aluri kaum laki-laki secara umum. terus terang saja. Kedua belah pihak biasanya telah kehilangan kegairahan dalam hubungan mereka di tempat tidur yang disebabkan oleh berbagai faktor. karena 'kebosanan' merupakan sifat manusia. "Boleh nggak diberi tahu Mas?" kata Priyono sambil melirik kepada suamiku. Mercy atau BMW. "Nggak mau ah kalau hanya ikut-ikutan!" "Begini Neng!" kata suamiku. kata suamik u. bilang saja kalau sudah bosan dengan istri atau mau cari yang lain!" kataku. apa sup. kata suamiku.?" kataku lagi. Apabila tidak ada kegairahan lagi antara suami-istri biasanya akan membawa akibat yang fatal" . arisan ini justru bertujuan b uat mengharmoniskan kehidupan perkawinan antara suami istri!" jawab Priyono. "Begini. disadari atau tidak disadari. ya akhirnya semua sama saja. "Memangnya apa hubungannya dengan jaman emansipasi!" aku menyela kata-kata suami ku. Arisan kita itu bukan arisan gosip. mereka mempunyai naluri poligamis. "Nah. Akan tetapi sifat-sifat ini justru merupakan 'sumber konflik utama' dari krisis kehidupan perkawinan seseorang! Na h!. "Walah. arisan kita itu bentuknya kegiatan tukar-menuka r pasangan".. Hubungan badan suami istri te rsebut akhirnya terasa menjadi datar dan hanya merupakan suatu hal yang rutin sa ja...... "Jadi arisan apa pun itu.. khususnya suasana dalam hubungan di tempat tidur".pakai Litsus. apa sip. hal inilah yang akan dicegah dalam kegiatan club itu!" . berlian. pada periode tersebut hubungan seks antara sua mi-istri tidak lagi menyala-nyala sebagaimana pada masa setelah pengantin baru.! Dimana-mana juga sama! P aling-paling Bapak-bapaknya ngumpul ngobrolin cewek-cewek dan Ibu-ibunya ngerump i sambil comot makanan disana-sini. yang keluar duluan hanya gosip?" kataku ket us.. "Lho.

Para istri juga harus dapat me milih kehendaknya. Dan hak itu tidak terkecuali walaupun dalam hubungan seks. namun juga tentunya ada unsur lainnya!" kataku berargumentasi. Apakah ingin dicampur s ehingga menjadi sesuatu yang baru yang lain rasanya daripada aslinya atau dinikm ati secara sendiri-sendiri sesuai dengan rasa aslinya!" "Jadi apa hubungannya dengan arisanmu sekarang?" "Nah. arisan ini bertujuan untuk membuat keadaan yang adil dan berimbang di anta ra suami dan istri. "Iya Mbak.. Kalau suaminya bisa meras akan orang lain. yaitu antara unsur 'cinta' dan unsur 'kenikmatan seks'.!" "Apakah memang demikian problem dari sebuah perkawinan? Aku kira bukan hanya soa l seks saja yang menjadi konflik dalam hubungan suami istri. Unsur cinta ditandai dengan adanya kerelaan pengabdian dan pengorbanan dari m asing-masing pihak dengan penuh keihlasan dan tanpa mementingkan egoisme dalam d iri pribadi... "Tentu saja bukan. apakah sewaktu-waktu dia ingin minum 'kopinya' saja. Unsur cinta adalah merupakan faktor yang dominan yang merupakan faktor utama terjalinnya suatu ikatan batin antara dua insan yang berlainan jeni s. Masalahnya sekarang.? Karena dia tahu hal itu akan merupakan sumber konflik dalam rumah tangga ya ng sangat berbahaya. Adanya nafsu birah i ini dalam diri kita sebagai mahluk alam adalah wajar dan bukan sesuatu yang me malukan. kata suamiku.. akan tetapi dalam perkawinan hanya ada dua unsur saja yang palin g dominan. maka dia cenderung akan melakukan penyelewengan dengan wanita lain secara sembunyi-sembunyi. para istri juga haru s diberi kesempatan yang sama seperti para suami. yang kedua hal itu membuat suat u keadaan yang tidak adil dalam kehidupan suami-istri. maka akan menjadi kacau dan malahan tujuannya mungkin tidak akan tercapai. kau kayak bensin saja. langsung nyamber!" kataku. untuk mendapatkan kenikmatan seksual yang lain daripada istriny a. ole h karena itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi. siapa tahu akhirnya para istri juga akan dapat menikmatinya. "Apabila seorang suami menuruti naluri kelaki-lakiannya itu. ibarat kopi dengan susunya!" kata suamiku. Kedua unsur yang saling berbeda ini dapat dinikmati dengan berbagai cara. Sedangkan unsur kenikmatan seks adalah merupakan unsur penunjang ya ng dapat memperkokoh dan mewarnai unsur cinta tersebut.! Karena apa definisi menyeleweng itu? Seseorang itu dikataka n menyeleweng apabila dia melakukan hal di luar pengetahuan pasangannya. "Tidak salah pendapatmu! Memang benar dalam suatu perkawinan banyak unsur yang m empengaruhinya. atau 'kopi susunya'. "Ah. Oleh karena itu perlu diusahakan secara terorganisir. "Apa hubungan perkawian dengan kopi susu?" tanyaku agak heran. Kalau dilakukan oleh para suami atau para istri itu secara sendiri-sendiri." kata suamiku selanjutnya. bagaimana mewujudkan hal itu. "Kalau begitu bukankah hal itu juga merupakan suatu penyelewengan dalam perkawin an?" tiba-tiba kata istri Priyono berkomentar."Jelasnya bagaimana?" kataku.. eh mal ahan jangan-jangan jadi lebih doyan!" kata Priyono menimpali komentar suamiku. atau 'su sunya' saja. kenapa istrinya tidak. dalam bentuk kegiatan arisan seperti ini". kedua unsur tadi apabila kita ibaratkan seperti minuman tidak be danya sebagai 'kopi' dengan 'susunya'. Unsur ini ditandai denga n manifestasi adanya keinginan melakukan hubungan hubungan tubuh dari dua insan yang berlainan jenis. "Dalam suatu perkawinan sebenarnya merupaka n campuran antara dua unsur yang sangat berbeda.. Kedua unsur ini saling melengkapi dalam hubungan perkaw inan seseorang. Yang paling gampang ya.. Atau de ngan kata lain dia melakukan itu secara sembunyi-sembunyi sehingga pasangannya t . Unsur cinta dapat diibaratkan sebagai kop i dan unsur kenikmatan seks dapat diibaratkan sebagai susunya. Mengap a. Pertama-tama karena dia tahu istri tidak menyetujuinya... adanya kobaran nafsu birahi serta adanya keinginan dari ma sing-masing pihak untuk mendominasi pasangannya secara egois. Kedua-duanya harus mempunyai hak yang sama dalam kehidupan b ermasyarakat sesuai dengan tuntutan dari wanita itu sendiri untuk beremansipasi. "Begini.. Nah.

Sikap suam iku yang demikian menimbulkan juga rasa cemburu di hatiku. "Mari k ita ambil minum dahulu". Pri yono dan istrinya sedang mengobrol dikelilingi beberapa pasangan lainnya. jawab suamiku. Apalagi dengan model potongan da da yang agak rendah membuat pangkal buah dadaku yang putih bersih kelihatan agak tersembul keluar membentuk dua buah bukit lembut yang indah. S elanjutnya kami dipersilakan masuk ke dalam ruangan tamu. Suasana dalam ruangan itu kudapati biasa-biasa saja. Pada akhirnya setelah menjalani debat yang panjang dalam forum resmi maupun tida k resmi. apakah dia memakai pakaian dalam di balik i tu. Di sudut-sudut ruangan terd apat makanan kecil dan buah-buahan.. Oleh karena itulah malam in i akhirnya aku berada di tempat ini. Aku mengenakan gaun ini adalah juga atas anjuran suamiku. Tidak berapa lama kemudian tuan rumah beserta istrinya menghampiri kami. Salah seorang tamu kemudian bertindak sebagai bar tender. Pantas saja dia sering memu jinya bahkan sering mengatakan kepadaku secara bergurau bagaimana rasanya kalau berhubungan kelamin dengan istri Priyono. Kelihatannya dia itu seorang keturunan Cina. agar privacy kita tidak terganggu!" katanya lagi dengan suara yang genit. kata nyonya rumah kepada kami dalam bahasa Ingg ris logat Cina Singapore. Kami segera berbaur dengan pasangan-pasangan lainnya yang sudah ada di sana. katanya sambil langsung menuju bar. Di sudut lainnya ada sebuah bar yang kelihat an lengkap sekali jenis minumannya. Kelihatannya tidak begitu banyak. karena dengan memakai gaun ini aku lihat be ntuk tubuhku jadi semakin nyata lekak-lekuknya. Tidak berapa lama kami berdiri di depan pintu. dan ini istriku. Suamiku berka ta bahwa aku sangat menarik apabila mengenakan pakaian yang agak ketat dan terbu ka. Aku kira pendapat suamiku benar. Aku li hat istri Priyono benar-benar sangat menarik sekali malam itu dengan pakaiannya yang agak tembus pandang membuat mata kita mau tidak mau akan segera terjebak un tuk memperhatikannya dengan seksama. "Silakan. Semuany a terbuka dan melalui persetujuan bersama antara kedua pasangan suami-istri itu" . Buah dadanya subur walaupu n perutnya kelihatan agak gendut. Sehingga dalam pakaian itu dia tidak saja kelihatan sangat cantik akan tetap i juga seksi. Melihat penampilan istri Priyono. Yang membedakanny a adalah para tamunya. Sementara itu suara iringan musik terdengar samar-samar mengalun dengan lembut dari ruang tamu yang besar. Resolusi para suami itu kami terima den gan catatan kami ikut dalam kegiatan club ini semata-mata hanya untuk sekedar in gin tahu saja dan tidak ada tujuan lain yang lebih dari itu. suamiku jadi sangat antusias sek ali.. tuan rumah di sini.. Tapi se cara keseluruhan bentuk tubuhnya masih boleh jugalah. katanya langsung sambil menyalami kami. Dengan cekatan dia membuatkan minuman yan . Selain daripada itu kami mengalah untuk membuat hati para suami senang. "Selamat datang dan selamat malam". kuhitung hanya ada bela san orang dan wanitanya semua berdandan secantik mungkin dengan pakaian yang leb ih seksi daripada yang kukenakan. help your self saja". Berlainan dengan kegiatan ini. aku dan istri Priyono mengalah.idak tahu dan tidak pernah menyetujuinya. seseorang membuka pintu dan langs ung menyalami kami. "Perkenalkan saya Djodi. Dia terus memperhatikan istri Priyono tanpa mempedulikanku lagi. "Memang sengaja para pembantu semuanya sudah disuruh n gungsi... Aku mengenakan gaun dari bahan satin yang agak tipis yang agak ketat melekat di tubuhku. panggil saja Sis ka!" katanya langsung memperkenalkan seorang wanita yang tiba-tiba muncul. Jadi benar dugaanku. Demikian juga aku tidak melihat seorang pelaya n pun atau petugas catering yang biasanya mengurusi konsumsi dalam pesta-pesta y ang diadakan di rumah-rumah mewah seperti ini. rupanya suamiku benar tertarik kepada istri Priyono. you know kan. Danda nannya agak menor untuk menutupi kerut wajahnya yang sudah dimakan usia.

. jadi mau tidak mau harus dicampur sedikit dengan rum atau lainnya. Dia diam sejenak. Apa bila waktu yang lalu ada seorang laki-laki yang memandang diriku secara demikian maka suamiku mungkin akan segera mengirimkan bogem mentah kepadanya. pada saat itu aku merasa agak me lambung juga walaupun hanya sedikit. Akan tetapi dugaa . "Saya harap kata-kata saya tadi tidak menyinggung anda. Namun secara tidak disadari aku me nyukai juga ucapannya itu terutama datangnya dari seorang pria yang tidak aku ke nal dan di hadapan suamiku. Aku agak menjauhinya seketika karena kukira dia mabuk." bisiknya.!" "Oo. "Ini. Aku berpikir rupanya dalam club ini untuk dapat tidur dengan seorang wanita tidak be rbeda bagaikan akan membeli seekor sapi saja. "Ohh". katanya sambil menam bah minumanku. "Terima kasih".. cobalah dahulu. coca cola saja. akan tetapi ru panya dia mengartikannya lain bahwa aku ingin segera memulai sesuatu. dengan bahu yang bidang dan wajah yang ramah menarik. "Jangan terburu-buru!" katanya. Ya. Kemudian dia mulai memperhatikanku secara khusus.... "Pakai rum. Semula aku mengira tuan rumah akan menarik nama pasangan yang akan mend apat arisan bulan ini sebagaimana arisan-arisan biasa lainnya. Aku pun kemudian mulai memperhatikan penampilannya. Aku memang tidak begitu tahan terhadap minuman beralkohol. katanya sambil menatap dalam-dalam ke arah belahan dad a gaunku." bisiknya dengan nada mi nta maaf. bourbon atau scotch?" "Terima kasih.. Kecuali aku dan istri Priyono. Aku segera menghabiskan minumanku. Kemudian dia menatapku dengan pandangan yang menyesal . "Saya benar-benar baru pertama kali mengikuti pertemuan ini". "Kita belum lagi tahu cottage mana yang akan anda tempati". Tapi sesungguhnya hal itu disebabkan aku tidak terbiasa beramah-ramah dengan seorang pria asing yang belu m kukenal benar. katanya seraya memegang pundakku yang te rbuka. pikirku. kataku berusaha menjawabnya. Tidak berapa lama kemudian tuan rumah mengumumkan akan melakukan penarikan nomor arisan. Kelihatannya dia sedang menilaiku.!" kataku. Aku memang selalu berbuat itu. Hal ini disebabkan bukan hanya aku kaget men dengar bisikannya itu. tetapi juga minumanku terasa sangat keras sehingga kepala ku langsung terasa mulai berat.. Tinggi badan nya kira-kira 170 cm. "Anda minum apa?" tanyanya kepadaku dan istri Priyono.. di sini tidak boleh minum itu! Itu termasuk minuman kedua yang dilarang di sini.. "Minuman pertama yang dilarang adalah c ola atau lainnya yang dicampur dengan Baygone! Yang kedua minuman yang anda pili h tadi. "Coca cola saja. katanya agak kaget. Kuharap dia dengar kata-kata itu.!" katanya dalam nada yang jenaka. Selesai membuat minuman dia segera bergabung dengan kami. bukan kepada istri Priyono. Aku menjadi agak terselak seketika. tiba-tiba aku berk ata secara spontan. Kata-kata itu ditu jukan kepadaku. "Sungguh. Aku berpikir apakah dia laki -laki yang akan meniduriku nanti? Tidak begitu jelek juga. Aku dapat membacanya dari senyumnya yang tersembunyi. "Akan tetapi saya senang sekali apabila nanti kita dapat tempat y ang sama dan segera ke sana..g dipilih masing-masing orang dan kebanyakan mereka memilih minuman yang bercamp ur akohol. kataku sambil memberikan senyuman. "Dada anda bagus sekali". buatan bar tender terkenal!" katanya sambil menyodorka n gelas itu kepada kami. Saya kira 'rum and cola' cocok untuk anda berdua!" katanya lagi sambil terus mencampu r rum dan segelas cola serta menaruh es batu ke dalamnya. "Anda cantik sekali dengan busana ini". sungguh tidak".

"Dapat nomor berapa?" kata suamiku yang tiba-tiba sudah berada di sampingku. Se hingga sekarang lebih fair karena anggota tidak dapat memilih pasangannya yang d iincar terlebih dahulu. "Terus.. Aku mereguk sampanye itu sekaligus sehingga kepalaku kini terasa semakin ber at. Aku tidak dapat membayangkan apa yang akan dilak ukan dalam cottage itu. Karena dengan sistem itu ada anggota yang suka curang. Sekarang sistem itu telah dirubah. Satunya untuk para suami dan satunya lagi untuk para istrinya. "Itu bukan untung tapi cilaka..... Mula-mula tuan rumah meminta kami untuk berkelompok secara terpisah antara suami istri. Kemudian baru para suami keluar dan saling tukar menukar kunci kamar mereka di mana para istrinya berada di dalamnya. nomor berapa dia. Dahulu pada waktu club ini disebut T he Golden Key Club memang kita bisa ketahui karena para pesertanya mula-mula ber ada dalam sebuah kamar masing-masing. "Jadi nanti kita cocokkan nomor yang ada di kunci itu dengan nomor bungalow atau kamar di sana..? Oh ya .. "Iya ya. "Terus. Amplop kecil tersebut ternyata berisi sebuah kunci dengan gantungannya yang bertuliska n sebuah nomor... "Ya. "Nomor duabelas Mbak..?" "Untung bukan cilaka tigabelas!" jawabnya sambil tertawa. Aku jadi terhenyak. Jadi maksud suamiku untuk meniduri istri Priyono kini tercap .. Dia memilih pasangan yang diinc arnya sehingga timbul komplain dari anggota yang lain. Aku bertanya kepada wanita di sebelahku yang kelihatan sudah biasa dalam kegiata n ini.nku meleset.. Kelemahannya dalam sistem ini ada kemungkinan pasangan s uami-istri itu juga akan mendapatkan nomor yang sama.!?" katanya sambil memandang kepadaku dengan agak heran.! " "Kenapa untung?" "Ya untung tidak dapat nomor yang sama. kita tunggu saja siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama!" Tiba-tiba hatiku menjadi kecut. nomorku duabelas!" katanya. "Eh." "Terus. "Kenapa. memang sekarang ini sistemnya berbeda. Jadi kita tahu siapa di kamar nomor berapa . "Untung. Sekarang masing-masing pa sangan mengambil kunci kamar secara diundi dan disaksikan oleh semua anggota. "Kunci ini adalah kunci cottage yang ada di sekitar villa ini. Selesai kami mengambil kunci semua berkumpul kembali di ruang tamu. " jawabnya.. "Jadi kita hanya dengan berdua dalam cottage itu?" "Ya.. cilaka duabelas namanya!" "Ya tapinya untung juga... kali ini dia tidak dapat apa-apa. Kalau sudah begitu ya nasi bnya lah. kamu dapat nomor berapa?" aku berbisik kepada Novie." Sekarang aku baru mengerti mengapa club ini dahulu dinamakan The Golden Key Club . "Nomor delapan.. "Eh kalau Novie dapat nomor berapa y a?" kataku lagi.!" jawabku. Para suami membuat kelompok sendiri dan para istri juga mem buat kelompok sendiri.!" jawab suamiku. Selanjutnya kami masing-masing diminta mengambil amplop k ecil dalam dua buah bowl kristal yang berbeda yang diletakkan pada masing-masing kelompok. karena kuncinya sudah pas sepasang-sepasang!" "Jadi kita tidak tahu siapa yang dapat kunci dengan nomor yang sama dengan nomor kita?" kataku untuk menegaskan dugaanku.!" kataku. "Sudah percuma berdebat di sini. tolong kau tanyakan dong!" Rupanya aku tidak usah berpayah-payah mencari Novie karena tiba-tiba Priyono dan istrinya sudah berada di dekat kami. Apalagi hanya berduaan dengan laki-laki yang bukan suami kita." katanya." kataku selanjutnya.. Tuan rumah meminta kami untuk mengambil gelas sampanye masing-masing kemudian kami bersula ng...

Selanjutnya beg itu irama musik hampir selesai.. mungkin tiga hari nggak habis dimakan!" kata ku berseloroh.ai. dan ini istri saya Mira"..?" tanyaku. "Anda dapat nomor berapa?" dia bertanya kepada Priyono.? Kenapa dari dulu-dulu nggak bilang!" kataku samb il terus mendekapkan tubuhku lebih erat lagi sehingga buah dadaku terasa menyatu dengan dadanya. "Aku nomor enam!" katanya lagi.. "Seperti kamu..!" katanya sambil terus menempelkan pipinya ke pipiku. Apakah kare na pengaruh alkohol yang dia minum tadi atau memang selama ini dia juga mempunya i perasaan yang terpendam terhadap diriku. .. Dia san gat sopan terhadapku. kau.? Kan betul orangnya sintal!" "Potongan seperti itu bukan typeku!" katanya..!" katanya.!" katanya lagi sambil terus mendusal-dusal leherku. "Malu sama suamimu!" "Kenapa malu. aku merasakan adanya ga irah birahi yang timbul dalam diriku ketika berdekapan Priyono sehingga aku pasr ah saja leherku didusal-dusalnya. "Aku dengar sih Nyonya Siska. mungkin menuju cottage-nya masing-masing. Tapi malam ini tiba-tiba saja dia berbuat itu.. tapi ada juga yang masih duduk-du duk mengobrol di sofa. tiba-tiba Priyono meraih wajahku dan langsung me ngecup bibirku dengan lembut.. "Nomor delapan!" jawabku. Selama kami bergaul belum pernah dia melakukan hal yang tidak senonoh denganku. Rua ngan itu kini menjadi agak gelap dan alunan musik berirama slow terdengar lebih keras lagi.. di rumah saja!" "Ah. "Typemu seperti apa sih?" kataku. "Saya Alex. Dia bernyanyi-nyanyi kecil mengikuti irama m usik yang mengalun di ruangan itu. Ditambah dengan pengaruh alkohol yang aku minum tadi. Suamiku kelihatan berseri-seri sekali ketika menerima isyaratku. atau mabok. "Siapa itu." "Mengapa?" kataku lagi.?" kata Priyono. Aku segera memberi isyarat kepada suamiku bahwa nomornya sama dengan nomor d ia. "Eh. Aku lihat bebera pa pasangan yang mulai berdansa tapi kebanyakan dari mereka menyelinap satu pers atu. Ketika kami berdansa Priyono mendekapku erat-erat.. Tiba-tiba Priyono mengajakku untuk berdansa. sayang. Ketika kami kembali ke tempat semula kudapati suamiku dan istri Priyono sudah ti dak ada di sana. Perasaanku kini jadi melambung kembal i. "Jangan ngeledek ya. "Ah. "Oh ya... Aku jadi ag ak cemburu lagi melihat tingkahnya. kau terus mau apa?" "Tentunya kita nggak usah payah-payah ikut arisan di sini. e h sekarang dia dapat nomor kamar istrimu lagi!" kataku lagi. "Kamu dapat nomor berapa?" tiba-tiba Priyono berbisik di telingaku. Tidak berapa lama kemudian lampu-lampu di seluruh ruangan itu mulai meredup.. Priyono dan aku menyebutkan nama kami masing-masing.. Selanjutnya kami berbasa-ba si berbincang-bincang sejenak. katanya memperkenalkan diri. kau ngerayu. Suasana dalam ruangan itu kini jadi lebih romantis. Dan sudah barang tentu suamiku sege ra juga mengajak istri Priyono berdansa. Baru saja kami duduk tiba-tiba sepasang suami istri datang menghampiri kami dan mengulurkan tangannya.. dia sendiri juga sering cerita bahwa dia suka sama istri kamu... enak dong. "Memangnya kenapa. istrinya tuan rumah!" "Wah. Aku pikir mereka sudah tidak sabar lagi dan masuk ke cottagenya ketika kami sedang berdansa tadi. Begitu sangat eratnya sehingga seolah-olah kami dapat mendengar degu b jantung di dada masing-masing. orangnya sintal. Aku jadi agak bergelinjang juga leherku diciumi Priyono sedemikian rupa. "Kalau aku dulu bilang.

." Bagaikan mendapatkan durian runtuh. Aku mempunyai suatu kelemahan mengenai b uah dadaku... Selanjutnya tidak ayal l agi Priyono segera memegang tanganku dan menuntunku menuju cottage nomor delapan . "Itu adalah nomorku". Aku benar-benar tidak menyangka Priyono dapat bersikap seperti itu. Jari-jariku menghujam di punggungnya menahan suatu per asaan yang sangat dahsyat.. "Oh. Apakah pa da acara-acara rutin kami atau kesempatan lainnya. Priyono segera saja mengiyakan. Seumur hidupku aku belum pernah melakukan hubungan badan d engan laki-laki lain kecuali dengan suamiku sendiri. Lain kali saya harap saya dapat nomor anda lagi!" Kemudian dia melingkarkan tangannya ke tubuhku dan memberikan sebuah kecupan kecil di bibirku. Kemudian dia berpaling kepada Priyono dan mengamit lengannya menjauhi kami. akan tetapi hal itu akan be rubah dalam waktu beberapa menit ini. Begitu buah dadaku tersentuh maka praktis akan membuatku terus bergelinjang. Tidak berapa lama kemudian tangannya segera menyusup ke balik busanaku yang mema ng berpotongan rendah dan menjalar menelusuri punggungku. Aku tahu dengan ini aku memberikan suamiku semacam kepua san seks lain sebagaimana yang dia inginkan. akan tetapi saya sudah mempunyai janji dengan nomor enam. "Saya kira anda ber dua sudah bernomor sama."Enam!" jawab Priyono singkat. Ketika bibirnya menempel di bibirku aku pun langsung melumatnya dengan kuat. "Bolehkah kita bernegosiasi. Apakah ada orang yang ak an percaya mengenai hal itu? Secara jujur begitulah keadaanku dan itulah apa yan g kupikirkan waktu itu. Memang hal ini tidak diperbolehkan apabila ada angg ota lainnya yang tahu. Dia kelihatan begitu sangat bernafsu sekali terhadap diriku. Bagaimana kalau kita bertukar nomor? Anda mengambil nomor delapan dan saya nomo r enam. "Saya nomor delapan dan istri saya nomor enambelas" katanya. tapi anda kan bukan pasangan suami istri?" katanya la gi. "Kali ini saya tidak akan menginterupsi kalian. "Oh ya!" kata Alex agak kaget. Aku merasakan suatu hal yang luar biasa yang belum pern ah kualami sebelumnya. Sungguh merupakan suatu ciuman yang panjang dan lama sekali. Tapi saya harap hal ini hanya di antara kita saja. Hanya kini rasa sensasi yang muncul dalam diriku aku rasakan tidak asing lagi. kataku. . demikian juga Priyono. dear!" kata Alex. Sel anjutnya dia merenggangkan mulutku dan mendorongkan lidahnya di antara gigiku me ncari-cari lidahku yang segera kujulurkan untuk menyambutnya. Aku jadi tersentak seketika. Aku akan menjadi seorang istri yang serong dan semuanya ini disebabkan oleh ulah suamiku sendiri. Kupikir apakah hal itu akibat pengaruh alkohol yang diminumnya tadi atau mungkin juga memang sejak dahulu dia sudah mempunyai minat yang besar terhadap diriku namun dia terlalu sopan untuk mengungkapkannya dalam kesempatan yang biasa. "Ya. Aku ingin segera ditiduri. Oleh sebab itu ketika tangannya menyentuh langsung puting susuku maka aku menjadi bergelinjang dan me liuk-liuk dengan liarnya. Selama ini kukenal dia wajar-wajar saja apabila bertemu denganku. aku merasa bagaikan kembali pada saat-saat dimana aku men galami ciuman yang pertama dari seorang laki-laki. Selanjutnya dengan segera tangannya m ulai meraba daerah sekitar buah dadaku. Begitu memasuki cottage itu Priyono langsung merangkulku dan mulai menghujani wa jahku dengan kecupan-kecupan kecil." bisiknya kepada Priyono. Ketika kami memasuki pintu cottage itu aku berpikir di sinilah kemungkinan awaln ya perubahan hidupku. Sedangkan istri saya memang sudah sesuai dengan nomor enambelas yang jug a kebetulan tuan rumah kita. Tiba-tiba kusadari bet apa nikmatnya itu semua. aku maksudkan buah dadaku sangat sensitif sekali. Kemudian kul ihat mereka bertukar nomor kunci.!" kataku hampir serempak. Sebenarnya saya juga senang dengan penampilannya. "Saya lihat anda senang sekali dengan nomor delapan.

maka dengan mudah aku segera melepaskan busana itu me lalui kepala. Aku segera telentang di sana dengan segala kepolosan tu buhku menanti kelanjutan dari dari kesemuanya itu dengan pasrah. "Saya senang dengan puting susu yang besar". Aku mengecup dadanya kemudian puting susunya. Selanjutnya Priyono meraih dan membopong tubuhku yang telah bertelanjang bulat i tu ke atas tempat tidur. aku dapat merasakan gumpalan alat kej antanannya di balik pantalonnya yang sudah menjadi besar dan keras sekali. Kupikir dalam kesempatan seperti ini dia masih saja bisa be rkelakar. Dia mulai meneliti busanaku mencari kancing atau pun reitsleting untuk sege ra melepaskan busana itu dari tubuhku. Segera saja kulemparkan celana dalam itu dengan kak iku jauh-jauh dari tubuhku. Akan tetapi busanaku memang hanya memperg unakan karet elastis saja. Selanjutnya dengan serta merta dia melucuti celana dalamku ke bawah kakiku. Dadanya kecoklat-coklatan hampir berwarna sawo matang penuh ditum buhi dengan bulu dada keriting berwarna hitam di tengahnya. sementara aku pun merasa semakin b ergelinjang dengan hebatnya. . Sehingga se lanjutnya kudapati dia mulai membuka kancing kemejanya dan melepaskan kemeja itu dari tubuhnya. Aku tidak melihat banyak perbedaan dengan bentuk alat kejantanan suamiku. dan tidak berapa lama kemudian secara tidak kusa dari aku telah melakukan hal itu. Rupanya dia dapat membaca apa yang ada dalam pikiranku. Dia m enggesek-gesekkan alat kejantanannya tersebut ke tubuhku yang hanya mengenakan B H serta celana dalam nylon yang tipis. Betapa aku menggali kenikmatan dari itu semua. nafas kami pun memburu dengan he bat. dan tidak berapa lama lagi dia akan menyetub uhi diriku dengan alat tersebut. "Karena cukup untuk menyusui anaknya dan sekaligus bapaknya. akan tetapi sekali lagi aku masih tidak mempunyai keberanian melakukan ha l itu. akan t etapi yang mengesankan adalah alat kejantanan yang kulihat sekarang adalah milik seorang laki-laki lain walaupun dia sahabat suamiku. Begitu reitsleting diturunkan dalam sekejap pantalonnya pun juga ikut tergus ur ke bawah. Akan tetapi rup anya Priyono belum mau memasukkan alat kejantanannya ke liang kewanitaanku. Dia masih tetap saja berdiri menikmati pemandangan keindahan tubuhku dengan pandanga n yang penuh dengan kekaguman. Akan tetapi sebenarnya saat itu aku juga ingin berkata kepadanya bahwa aku juga ingin segera menyaksikan bagaimana bentuk tubuh aslinya di balik kemej a dan pantalonnya itu. Aku tidak mengenakan apa-apa lagi di balik busanaku itu kecuali du a carik pakaian dalam model bikini yang tipis dengan warna yang senada dengan ku litku. Sehingga secara tidak sadar kurasakan timbul su atu keinginan dalam diriku untuk segera memegang bahkan menghisap alat kejantana n itu. Sementara itu tangannya telah menyusup ke balik celana dalamku menelusuri daerah sekitar pantatku dan meremas-remasnya de ngan kuat daging pantatku yang lembut dan berisi. Ketika aku merapatkan tubuhku ke tubuhnya. Seumur hidupku aku belum p ernah menyaksikan alat kejantanan seorang laki-laki dewasa yang begitu dekat jar aknya dengan tubuhku kecuali alat kejantanan suamiku sendiri. apalagi aku sendir i dalam keadaan bertelanjang bulat. Ingin rasanya aku menyentuhkan wajah serta puting susuku ke dadanya." Aku tidak menjawab. Dan sudah barang tentu pemandangan selanjutnya yang kusaksikan adal ah sebuah alat kejantanan yang sangat besar dan gempal sedang berdiri dengan teg aknya menentang diriku. Dia pun kini melepaskan BH-ku sehingga kini tubuhku benar-benar berada dalam keadaan bertelanjang bulat berdiri di hadapannya. Aku masih teringat bagaimana bentuk dadanya itu dan bagaimana ketika dia memperl akukan diriku. katanya sambil menyentuh puting sus uku dengan lembut. Kemudian Priyono agak menjauh beberapa saat untuk menurunkan reitsleting calanan ya. Otot-ototnya pun sem ua kelihatannya sangat kokoh dan seimbang.Pada saat tubuh kami terlepas satu sama lainya. Namun aku merasa masih sangat malu untuk berkata secara t erus terang.

Aku menjadi tambah bergelinjang dan tubuhku terasa bergetar dengan hebat. Puas menikmati keindahan tubuhku kini tangan Priyono mulai sibuk di seluruh tubu hku. Kembali aku merasakan suatu sensasi yang hebat melanda dirik u. "Sudah. Betapa tingginya seni permainan lidahnya itu tidak dapat kulukiskan dengan kata-kata. Tangannya mulai meraba dan meremas seluruh bagian tubuhku yang sensitive. Pinggulku secara otomatis mulai bergerak turun naik bagaikan dikendalikan oleh sebuah mesi n dalam tubuhku. Dan pada saat dia mengambil posisi untuk meny etubuhi diriku. Buka n saja dari bentuk dan ukurannya akan tetapi juga dari aroma yang dipancarkan ol eh masing-masing alat kejantanan itu. Aku merasakan alat kejantanan Priyono mempunyai aroma yang berlainan dengan alat kejantanan suamiku.. Selanjutnya dia merangkak di antara kedua belah pahaku dan menatap langsung ke arah alat kewanitaanku. akhirnya aku berkata. Aku benar-benar merasa semakin bertambah liar. Priyono kemudian menurunkan lidahnya lebih ke bawah lagi dan membuat putaran kec il di sekitar liang senggamaku dan akhirnya dia sorongkan lidahnya dengan mahir ke dalamnya. Mungkin hal itu karena aku mendapatkan sesuatu yang lain dari apa yang sela . aku segera bangkit dan kini tanpa merasa risih lagi aku segera m eraih alat kejantanannya yang hangat berwarna kemerah-merahan lalu memasukkannya ke dalam mulutku dan mulai bekerja dengan lidahku di sepanjang alat kejantanann ya yang begitu terasa keras dan tegang. Liang senggamaku tambah berdenyut dengan hebat d an terasa licin dengan cairan yang keluar dari dalamnya. M ulai dari buah dadaku yang subur berisi sampai pada liang senggamaku yang ditumb uhi oleh bulu-bulu halus yang sangat lebat. Sementara itu aku terus-menerus mengalami orgasme bertubi-tubi namu n pada akhirnya dia berhenti juga. Tidak berapa lama kemudian dia berlutut di depanku dan merenggangkan kedua belah pahaku lebih lebar lagi. Aku berteriak liar dengan suara yang sukar dipercaya bahwa itu keluar dari mulut ku. Bagaikan serigala yang ganas Priyono segera melumat habis-habisan alat kewan itaanku. Aku heran bagaimana seo rang laki-laki yang bukan suamiku dapat membuat diriku menjadi sedemikian rupa. Lebih jauh dari itu aku tidak tahan lagi dan aku l angsung mencapai puncak orgasme yang hebat. Tidak pernah kubayangkan sebelumnya bahwa aku dapat merasakan gelinjang birahi y ang sedemikian hebat dari laki-laki lain yang bukan suamiku. Aku merasakan suatu kenikmatan yang lain yang belum pernah aku rasakan. Priyono tetap meneruskan melahap liang senggamaku. Aku merasakan adanya suatu kenikmatan tersendiri bertelanjang bulat di hadapan seorang laki-laki asing yang bukan suam iku sendiri dan memperlihatkan seluruh keindahan lekuk tubuhku yang selama ini h anya disaksikan oleh suamiku saja.Tatapan mata Priyono ke seluruh tubuhku yang bugil di lain keadaan juga menumbuh kan semacam perasaan erotis dalam diriku. Selain itu aku merasakan alat kejantanan l aki-laki lain ternyata terasa lebih nikmat daripada alat kejantanan suamiku send iri. Sehingga secara tidak sadar kubiarkan tubuhku dinikmati mata Priyono dengan sepuas-puasnya. Mula-mula dia menjulurkan lidahnya dan mulai menyapu klitorisku dengan sangat halus sekali namun cukup untuk membuatku menjadi lupa daratan. Aku merasakan darahku menggelegak. Lidahnya terus keluar masuk berp utar-putar menari-nari. Kini aku baru sadar alat kejantanan dari setiap laki-laki juga mempunyai perbeda an rasa yang khas yang tidak sama antara satu lelaki dengan lelaki lainnya. sudahlah". Lalu dia membungkukkan tubuhnya agak rendah dan mulai menciumi pahaku yang lama kelamaan semakin dekat ke arah liang kenikmatanku. Malahan ketika tatapan mata Priyo no menyapu bagian bawah tubuhku secara reflek aku renggangkan keduabelah pahanya agak lebar seakan-akan ingin memberikan kesempatan yang lebih luas lagi kepada mata Priyono untuk dapat menyaksikan bagian dari tubuhku yang paling sangat raha sia bagi seorang wanita. Secara tidak sadar aku mulai menggoyang-go yangkan pinggulku dengan hebat.

kata Priyono bergumam.. Kami menghabiskan sisa malam i tu dengan melakukan hubungan intim beberapa kali lagi bagaikan sepasang suami-is tri yang sedang berbulan madu dalam suatu hubungan persetubuhan yang sangat dahs yat dan belum pernah kualami bersama suamiku selama ini. Aku ingi n merasakan betapa alat kejantanannya itu memancarkan sperma dalam mulutku. "Oh. "Teruskan.ma ini kurasakan. Akhirnya kami terbaring dengan segala kelelahan namun dal am suatu alam kenikmatan lain yang belum pernah aku alami bersama suamiku. Yang aku tahu pada saa t itu hanyalah suara desahan kenikmatan yang keluar dari mulut kami masing-masin g. S etiap hunjamannya membawaku ke suatu alam fantasi yang jauh entah dimana yang ti dak pernah kuketahui dan belum pernah kualami sebelumnya. katanya dengan tenang. aku mera sakan ada sesuatu yang hilang dari dalam tubuhku. Aku meras akan persetubuhan yang sedang kami lakukan ini betul-betul sangat hebat. Kami terus berasyik-mas yuk sampai saat-saat terakhir kami kembali ke rumah masing-masing ketika hari su . lia ng kewanitaanku menghisap dalam-dalam alat kejantanan itu sehingga terasa menyen tuh leher rahimku. Dengan garang Priyono terus-menerus menikamkan alat kejantanannya sedalam-dalamnya ke liang senggamaku secara bertu bi-tubi. Tubuh kami bersatu dan merenggang dengan hebat. Seorang laki-laki lain yang bukan suamiku kini sedan g memasukkan alat kejantanannya ke dalam tubuhku dan aku pun sedang menggali sem ua kenikmatan darinya. Secara perlahan-lahan dia mulai menggerakkan tubuhnya di atas tubuhku. Nafas Priyono dengan kuat menyapu wajahku. Selanjutny a aku menyaksikan sebuah dada yang bidang menutupi tubuhku dan tidak lama kemudi an kurasakan alat kejantanannya itu mulai terbenam ke dalam liang senggamaku yan g hangat dan basah. Alat kejantanannya dengan teratur keluar masuk dan naik turun di liang senggamaku yang membuka serta meremas dengan erat alat kejantanan itu. Dan kes emuanya ini disebabkan oleh alat kejantanan seorang laki-laki lain yang bukan su amiku.!" kataku secara spontan sambil m engencangkan otot liang senggamaku sehinga alat kejantanan Priyono itu terjepit dengan kuat. Jadi walaupun serupa tetapi tidak sama rasanya. Sungguh sulit dipercaya. Kami jadi bergumulan dengan hebat di atas tempat tidur saling cabik mencabik tubuh masing-masing.. Kemudian dengan suatu kekuatan bagaikan sebuah pompa hydroulis. Sebenarnya a ku enggan melepaskan alat kejantanan yang menggiurkan itu dari mulutku. Saat yang mendebarkan itu berlangsung lama sekali. Aku jadi agak mengerang kecil ketika alat kejantanan yang be sar dan gempal itu memasuki tubuhku. Liang seng gamaku pun terasa berdenyut lebih keras lagi dan akhirnya aku merasakan suatu ca iran yang hangat dan kental terpancar dari alat kejantanannya membanjiri liang s enggamaku. Sangat sukar aku lukiskan betapa kenikmatan yang kualam i dari kesemuanya itu. sayang". Tiba-tiba puncak dari itu semua.. teruskan! Rasanya dahsyat sekali. "Sekarang giliranku untuk meminta berhenti".. Selanjutnya aku mulai menggoyang-goyangkan pinggulku dalam suatu putaran yang te ratur mengikuti gerakan turun naik tubuhnya. aku merasa h al ini sebagai suatu mimpi. Selanjutnya Priyono mulai menghujamkan tubuhnya ke tubuhku semakin kuat dan sema kin kencang. sayang. Sisa malam itu tidak kami sia-siakan begitu saja. sehingga kuturuti perm intaannya dan membaringkan tubuhku dengan kedua belah kakiku ke atas. Yang terang ketika Priyono menarik alat kejantanannya dari liang senggamaku. kurasakan alat kejantanannya yang berada dalam liang senggamaku menjadi sedemikian membesar dan tegang dengan keras. akan tetapi kupikir tidak akan senikmat sebagaimana bila alat kejantanannya itu mele dak dalam rahimku dalam suatu persetubuhan yang sempurna.. Untuk beb erapa saat aku telentang tanpa bergerak sama sekali menikmati diriku disetubuhi oleh seorang laki-laki yang bukan suamiku.

Payudaranya yang montok seperti tak kuasa pakaian senam itu menahannya. pant at yang berisi dan sintal kemudian vaginanya yang merah muda dengan rambut kemal uan yang lebat. Aku dapat mengetahuinya kesemuanya itu k arena aku telah dapat membandingkannya dengan alat kejantanan dari suami-suami o rang lain. Ketika sampai di rumah Papa dan Mama sudah pe rgi ke kantor dan Mama pesan supaya saya istirahat saja di rumah dan Mama sudah memanggil Tante Vida untuk menjaga saya. tapi permainan apa lha wong Dod i baru sakit gini kok!" Tante Vida berkata. kemudian dia beri shampo. tuhan ternyata tubuhnya sintal banget. Akan tetapi yang penting dari kesemuanya itu. Set elah terasa kemudian dia melucuti pakaiannya satu demi satu. Saya ingin menceritaka n pengalaman saya pertama kali berkenalan dengan permainan seks yang mungkin mem buat saya sekarang haus akan seks. Lama-lama saya merasa kemaluan saya semakin lama semakin keras." Terus saya bukakan pintu. Sehabis minum obat. di lain keada an. setelah surat ijin saya ti tipkan ke teman terus saya pulang. Aku merasakan adanya suatu kesega ran dan kecerahan lain dari yang lain dan penuh dengan semangat kegairahan hidup . Hal ini membawa pengaruh kepada hari-hariku selanjutnya. saya jawab. lha wong hati saya deg-degan sekali waktu itu . waktu itu saya sempat kaget juga melihat Tante Vida. "Kalau belum boleh tante masuk. Nama saya Dodi.dah menjelang subuh. Dia bilang. tapi mainnya harus di kamar m andi. kurasakan cinta kas ih kami semakin bertambah dari waktu-waktu sebelumnya. Dia bilang. "Namanya permainan kenikmatan. Say a sih mau-mau saja. Kemudian dia berjongkok. "W ah. Wak tu itu saya cuma cengengesan saja. Waktu itu saya masih sekolah di salah satu SMP favorit di Yogyakarta. Demikian juga suamiku. Kemudian mulai dia melorotkan celana saya sambil berkata. "Dod. "Belum. Dengan demikian tidak mengherankan kiranya apabila aku dan suami ku terus menghadiri arisan itu beberapa kali dan selama itu pula aku telah dapat merasakan berbagai macam type alat kejantanan laki-laki dalam berbagai macam be ntuk dan ukuran serta berbagai macam tehnik permainan hubungan kelamin dengan pa ra suami orang lain. mata saya terasa mengantuk. burungmu untuk anak SMP tergolong besar Dod. Hari itu s aya sakit sehingga saya tidak bisa berangkat sekolah. kamu mau saya ajari permainan nggak Do d?" Tanpa pikir panjang." Tante Vida terkagum-kagum. Keesokan harinya ketika aku terbangun. Yuk" Sambil Tante Vida menggandeng tanganku masuk ke kamar mandi saya. masih dengan pakaian senam dia masuk ke kamar. Ya. setelah itu dia mengulum penis saya. "Dod. sudah tidur?" Saya jawab dari dalam. Sekarang saya masih kuliah di Universitas dan Fakultas paling favorit di Yogyakarta. Ketika mau terle lap Tante Vida mengetuk kamarku. "Mau tante. Aku merasa mendapatka n suatu horizon baru dalam kehidupan. aku menyadari suatu hal yang selama ini tidak pernah terpikirkan maupun kuba yangkan sebelumnya. da . Kehidupan rumah tangga ka mi serasa lebih harmonis penuh dengan keceriaan dan kegembiraan daripada waktu-w aktu yang lalu. Kemudia n dia duduk di samping. Cerita Memek Tante Vida yang sintal. aku merasa bagaikan seorang wanita yang b aru dilahirkan kembali. Demikian pula suamiku. te rus digosok. bahwa alat kejantanan suami kita sendiri sesungguhnya juga m empunyai suatu keistimewaan tersendiri. Payudaranya yang montok. Walau masih SMP kelas 2 lihat Tante Vida dengan pakaian gitu merasa keder juga. D ia baru saja pulang dari aerobik. Tante Vida waktu itu masih sekolah di s ekolah perawat. dengan pentil yang tegang. tante!" Tante Vida bertanya. Terus dia mulai membasahi kemaluan saya dengan air.

ibu mandi dulu ya. buat cewek-cewek atau tante-tante bermukim di Yogya yang sama-sama t egangan tinggi. pernah di sebuah hotel di kaliurang malah pernah cuma di dalam mobil.dan dis ana hanya ada bu siska sedang bersih-bersih rumah. Angga ada bu? Tanyaku.tunggu aja disini ambil maen play station aja .aku pun memutuskan untuk mengintip bu siska dan mba riri. kapan-kapan kita bisa saling berkenalan dan berhubungan. Bu siska akhirnya pergi ke kamar mandi dan aku secara perlahan mengikutinya dari belakang. Beres deh Kataku dengan penuh semangat.Penis aku mempunyai panjang 19. Selain mba riri. Cerita Memek Sedang Masturbasi Di Rumah Tetangga.yang berumur 20 tahun. Dodi!" Saya semakin panas.ketika pintu kamar mandi dit utup dari dalam aku pun mulai mengintip dari celah yang cukup lebar. Waktu mandi pun kami sempat mengulangi beberapa kali. Kemudian dimasukkan ke dalam vaginanya. Setelah itu kami mandi bersama-sama.kejadian ini terjadi ketika saya pergi main ke rumah salah seorang temanku y ang bernama angga. Kemudian saya masukkan jari saya.Ketika itu aku pergi main ketempat angga.ketika mengalami kejadian ini saya berumur 16 ta hun.dan aku pun merasa bersyukur karen anya. Kami berdua sama-sama merintih. Setelah itu kami berdua sama-sama ketagihan. terus tahutahu dia sudah di atas saya. Pertama-tama saya akan memperk enalkan diri saya. sampai saya merasa ada yang meletus dari penis saya dan kami sama-sama lemas. Nanda.6 cm dan diameternya 5 cm.karena sangat tidak tahan. S etelah Tante Vida menikah saya jadi kesepian.dada ku berdesir ketika ak .karena aku pun sudah tidak tahan untuk mengintipnya.Mungkin karena k edua orang tuaku adalah keturunan bangsa arab. aduh nikmatnya yang namanya permainan seks.dir umah angga juga ada ibunya yang bernama ibu siska dan berumur sekitar 40-an.mungkin kare na kayu pintunya sudah lapuk jadi celah itu terbentuk.aku sering main kesana karena disana aku bisa main play station sepuas-puasnya. Dodi terus Dod!" Saya nggak tahu berapa lama kami di kamar mandi. kemudian turun sa ya ciumi leher dan akhir saya kulum punting susunya. Untung kami sama-sama tegangan tinggi. tapi da ri segi kepuasan saya kurang puas mungkin karena saya sudah jadi "Hiperseks" ata u mungkin Tante Vida yang begitu mahirnya sehingga bisa mengimbangi apa yang say a mau.ntar kalo angga dateng kamu bukain pintu nya ya kata bu siska memberi tahu. saya kul um bibirnya yang ranum. "Dodi sekarang tante kasih akhir permaianan yang ma nis." Terus dia mulai naik turun. "Aakh h. dia meritih. Saya cuma bi sa memejamkan mata. Mungkin kita bisa bermain seperti Tante Vida.mba riri orangnya man is dan mempunyai payudara yang besar dan pantat yang montok.teta pi ibu siska mempunyai tubuh yang sangat montok sekali dan aku sangat tidak taha n melihat keindahan tubuhnya. Tangan saya mulai meremas-remas d adanya. Angga pergi kerumah bu dhenya ama mba riri barusan..mungkin se bentar lagi pulang cha.Saya mempunyai ukuran penis yang bisa membuat semua wanita terkejut karena uku rannya.ketika aku bermain. Dia semakin merintih. saya nggak peduli lagi. lagi tantee.angga adalah seorang anak kecil berumur6 tahun. Kemudian. Kami bermain mulai dari kamar saya.aku tidak bisa berkonsentrasi karena bu siska hanya menggunakan celana pendek yang sangat ketat.sehingga aku pun mencuri-curi pandang kearahnya. Aku pun menyalakan play station dan mulai m ain sepak bola. Cerita yang akan saya ceritakan ini adalah cerita yang benar-benar terjadi tanpa ada rekayasa sedikit pun. Nah.saya masih sekolah di sebuah SMA swasta dikotak u. Dada dan nafasku semakin memburu. sementara tangan saya yang satu turun mencari liang vaginanya.angga mempunya k akak perempuan yang bernama mba riri. cha. ya?" Dia meraih kemaluan saya yang sudah tegang sekali waktu itu.Nama saya Ocha. Rata-rata dalam satu minggu kami bisa 2-3 kali bermain dan pasti berakhir dengan kepuasan karena Tante Vida pintar membuat variasi permainan sehingga kami tidak bosan. "Akhh. Kadang kalau baru kepingin saya cu ma bisa dengan pacar saya.jawabnya sam bil tetap melanjutkan bersih-bersih. Setelah bibir. "Akhh! Lagi tante . saya n ggak tahu tiba-tiba saja naluri saya bergerak.danya yang montok ikut bergoyang.

Bu kocokny a lebih cepet lagi bu! pintaku croot akhirnya keluarlah sperma ku ditangan bu siska.ouh enak banget .aku pun kaget setengan m ati karena yang mengintipku adalah bu siska yang sedang telanjang bulat.Ketika sperma ku hampir keluar .biar keliatan bersih jawabnya tanpa disuruh.ketika tangan kanan bu siska sibuk dengan meremas-remas pay udaranya.emang bener kata temen-temen ibu.aku langsung merebahkan tubuh ku yang setengah bugil ke sofa yang ada di depan Tv.tapi kok gak ada rambutnya? tanyaku penasaran kemarin ibu dah cukk ur semua rambutnya. ka rena aku sudah sangat bernafsu akhirnya aku pun masuk ke kamar mandi sebelah den gan maksud aku akan onani di kamar mandi itu.lalu ku beranikan memegang payudaranya dan meremasremasnya.aku dah gak tahan nie suruh ku.aku pengin pipis aja nie.dasar nakal kamu ini.ketika pintu aku tarik dengan tiba-tiba. badannya sangat putih bersih beda dengan mba rir i yang hitam. hmmmmmm.ooohh hh hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut bu siska. Bu siska mulai mengguyur badannya dengan air dan dia pun mulai menyabuninya deng an lembut. Oo.tapi aku tet ap diam tak bersuara.tapi akhirnya aku jawab sekenanya aja gak kok bu.rasanya penisku mulai berdenyut-denyut.ketika tangannya menggosok payudaranya.aku terkejut karena di kelaminnya kok tidak ada rambutnya?tapi aku justru lebih bernafsu melihat kelamin yang gundul tanpa rambut milik bu sis ka.dah kebelet banget nie.aku melihat seperti mata yang sedang mengintip aktivitas ku ini dari celah di p intu.u melihat bu siska membuka bajunya satu persatu hingga akhirnya dia telanjang bu lat alias bugil didepan mataku.Aku pun pura-pura melanjutkan onaniku sambil tangan ku mencoba meraih pintu dan membukanya.Aku kaget mendengar desahannya. kok cuma diliatin cha? protes bu sisk a memek ibu indah.ocha gak tahan nie dari tdi gara-gara ngintipin ibu kata ku sambil menyodorkan penis ku ke bu siska ja di kamu tadi ngintip ibu ya. trus cha . Ibu lagi ngapain disitu? tanyaku polos Ibu lagi liatin kamu kamu mau ibu bantuin gak cha? kata bu siska aku tak menyangka dengan kata-katanya dan tanpa basa-basi aku pun mende kati bu siska yang sudah telanjang bulat bantuin ocha dong bu. cepetan bu dikocok. Aku pun teringat gaya-gaya yang ada di film porno yang sering aku tonton. desahnya lidah ku mulai turun ke arah bawah.lagi ngapain disitu.dia menggosok dengan gerakan me remas-remasnya dan kemudian mendesah. aku semakin liar menjilati m .tapi aku ti dak peduli dengan itu dan terus mengocok penis ku.Bu siska menyusul ke ruang t engah lalu duduk di sebelahku.Aku sudah mulai bernafsu lagi ketika melihat payud ara bu siska yang montok itu.ketika di ruang tengah. Siapa di sebelah? bu siska bertanya p adaku karena aku membuka pintu kamar mandi sebelah dengan suara yang cukup keras .la lu perlahan aku mulai bangkit ke depan bu siska dan mulai megulum puting bu sisk a dengan rakusnya.payudara bu siska sangat be sar dan membuat aku kaget sekaligus menjadi sangat bernafsu.bu siska nampaknya sudah selesai mandi.mau ngintip ibu ya? Aku gelag apan diberi pertanyaan seperti itu.ntar kalo ngompol di celana k an malu ya udah pipis aja tapi jangan ngintip ya kata bu siska sambil meneruskan man dinya.ketika aku melihat k e selangkangannya.bu siska hanya merem melek dan mendesah keras.tapi kenapa tadi kamu gak masuk aja ke kamar mandi? jawabnya Ocha takut ibu marah timpal ku Tapi penis kamu besar ban get cha. k ok keluarnya cepet banget sie? bu siska heran kan tadi aku dah onani lama banget wa ktu tadi di intip ama ibu jawabku Akhirnya bu siska membersihkan penisku dan menyu ruhku masuk ke ruang tengah.tangan kirinya pun mulai menggosok-gosok vaginanya dengan lembutnya.S etelah sekitar 5 menit. Dah nafsu lagi ya? tanya bu siska iya nie gara-gara liat susu ibu bu siska hanya tersenyum melihat tingkahku yang sedang mainan payudaranya seperti anak ke cil.mungkin bu siska rajin merawat badannya. ini ocha bu jawabku sekenanya.. Ketika aku sedang sibuk onani.dan akhirnya s ampai muka ku di depan selangkangan bu siska.aku mulai mengangka ngkan kaki bu siska dan mulai menjilat memek bu siska dengan gemas. Tangan bu siska yang mulus itu p un mulai mengocok penis aku maju mundur. Aku pun akhirnya membuka celana ku dan mulai mengocok penisku yang sudah tegang dari tadi.aku meraskan penisku akan mengeluarkan sesuatu.katanya penis orang arab tuh gede-gede ja wab bu siska sambil memegang penis aku.

dia meng epaskan posisinya hingga penisku tepat berada di lubang vaginanya.malahan enak banget.aku tak sabar lagi dan mulai membimbing penis ku kearah mem eknya dan mulai menggoyang kan penis ku maju mundur(gaya ini adalah gaya yang ak u ikuti dari film porno yang aku tonton) setelah beberapa saat. croot keluar lah cairan dari memek bu siska dan aku terkejut sehingga ref lek aku mendorong tubuh ku ke belakang.ketika pantatnya menungging didepanku..setelah 10 menit.bu siska mulai ba . cha kamu rebahin badan kamu di sofa pinta b u siska dan aku pun hanya menurut saja.bu siska berteriak lirih ketik a penisku masuk semuanya.aku tidak dapat membayangkan rasanya ketika penisku mas uk ke memek bu siska.yang kamu pegan g itu namanya itil jelas bu siska kalau di pegang rasanya enak banget. aku mencabut penis ku dari memek bu siska yang terkulai lemas di sofa.karena aku belum orgasme. penis kamu gede banget.ini sih 5 kali lip atnya dari penis mantan suami ibu.aku mendekat ke arah memek bu siska. karena aku penasaran dengan cairan itu.makanya enak.ketika aku sentuh daging itu bu siska menjerit histeris.memang rasanya agak gurih ketika aku men jilati lendir bu siska. orgasme tuh apaan bu .dan nampaknya bu siska mulai bernafsu lagi. oooohh.setelah lama aku beroprasi di memeknya aku merasakan paha bu siska menjepit kepalaku dengan keras dan bu siska berteriak.aku hanya diam saja sambil tetap tiduran. jangan dilia tin doank cha.enak banget sih kontol kamu ceracaunya aku hanya diam pasrah dan merasakan setiap goyangan bu sis ka yang semakin menjadi. ketika penisku sudah basah oleh baby oil.aku pun mulai memberanikan diri menjila t memek bu siska yang berlepotan lendir.pasti masuknya lebih gampang jelasnya sambil tersenyum bu siska mengolesi penis aku dengan baby oil secara lembut kemudian mengurut penisku hingga membuat ku me rasakan indahnya dunia.perlahan-lahan bu siska memasukan pe nisku kedalam memeknya.memek ibu bisa jebol nih gara-gara penis kamu yang kegedean katanya perlahan-lahan bu siska mulai duduk diatas tubuh ku.ada lendirnya ja wabku kamu coba aja dulu.tapi karena gak masuk-masuk aakhirnya dia t urun dan masuk ke kamar.karena kaget aku melepasnya Sakit ya bu? gak sakit kok.Setelah beberapa detik bu siska mulai sad ar.sudah separuh penisku masuk ke memeknya hingga akhirnya blee sss masuklah penis aku seluruhnya ke memek bu siska.kamu apain sih memek ibu? jelasnya aku cuma pegang d aging ini kataku sambil menunjuk ke memek ibu siska oo.aku mulai mempercepat menusukan lidahku ke vaginanya. cha ibu mau keluar .setelah seki an detik bu siska mulai menggerakan pinggulnya ke atas dan kebawah yang membuat aku tak bisa berbicara karena sangat enak sekali.Aku pun mulai lagi menjilati memek bu sisk a dan mengisap-isap itilnya. katanya Aku yang tidak paham dengan kata-kata bu siska tetap saj a melanjutkan jilatan ku meskipun agak susah karena paha bu siska menjepit erat kepala ku.maka aku telungkupkan bu siska di sofa lalu aku ganjal perutnya dengan bantal yang aku ambil di kamar bu siska.aku merasakan memek bu siska berkedut-k edut dan bu siska jadi semakin liar hingga akhirnya dia berteriak sambil mendong akan kepalanya keatas lalu jatuh diatas ku sehingga kepala kami berbenturan.emek bu siska sampai aku menemukan sebuah daging yang menonjol.dan aku me lihat ada cairan putih yang mengalir dari memeknya. bu siska beru saha memasukan penis ku ke vaginanya.dan melihat memeknya yang masih berkedut-kedut dari dekat. karena aku juga penasaran dengan rasanya. Makasih ya cha.berarti ibu dah orgasme jelasnya sam bil menggosok-gosokan tangannya ke memeknya sehingga tangannya penuh dengan lend ir orgasmenya.tak lama bu sis ka keluar sambil membawa baby oil ditangannya.matanya terpejam dan mulutnya menganga lebar seakan mau b erteriak dengan keras.truz cha.kamu bisa buat ibu orgasme.aku hanya memejamkan mataku dan mendesah lirih.ibu dah lama gak ngerasain kehangat an laki-laki semenjak suami ibu menceraikan ibu kata bu siska.rupanya bu siska sudah orgasm e lagi.tapi kalau di isep rasanya lebih enak tambahnya lagi.bu siska berjongkok di atas penisku seh ingga lubang memeknya tepat di atas penisku. kalau penis kamu di beri minyak in i.kayaknya aku baru denger dech kata orgasme tanya ku polos kamu tau cairan yang kel uar dari memek ibu kan?kalo cairan itu keluar.jilatin lagi dong memek ibu pintanya tapi kan jijik bu.pasti kamu ketagihan deh karena rasa lendir ibu yang gur ih pintanya.

Mba riri k apan datengnya? Tanyaku ketakutan dah dari tadi. riri.sama seperti kamu setubuhi ibu mba . Enak banget cha.ibu capai n ie pinta bu siska tapi aku tidak mempedulikannya lagi sampai akhirnya bu siska mul ai menggoyangkan lagi pantatnya kebelakang.setelah 30 menit kemudian aku merasaka n ada yang mau keluar dari ujung penisku. selama menikah 2 tahun lalu. yang dia tahu hanya rasa enak saat penis suaminya memasuki kewanitaa nnya.tusuk memek ibu leb ih kenceng lagi cha rengek bu siska aku pun mulai mempercepat tusukan penisku ke d alam memek bu siska. Dan berakhir saat penis suaminya menyemprotkan cairan hangat kedalam kewan itaannya. Enak cha trusssin cha Desah mba riri selang berapa lama. bu. Memang banyak sekali wanita yang belum sadar akan arti pentingnya sebuah orgasme .lalu aku cabut penisku dan memasukannya ke mulut mba riri hingga spermaku keluar di mulut mba riri.kontan mba riri ber teriak dan teriakannya itu membangunkan bu siska.kamu pinter dech mai nnya kata mba riri setelah dia mulai sadar tapi kontol aku pengin masuk sarang ni m ba.dan semuanya ditelan sampai habis. banyak h al-hal yang mempengaruhi wanita dalam meraih orgasme. Y a sebuah misteri yang kelihatannya mudah namun susah diungkapkan.boleh gak? pintaku tapi kontol kamu kebesaran.paha mba riri menjepit kepala ku hingga aku sesak nafas dan kemudian disusul erangan yang tinggi serta keluarn ya cairan putih yang aku hisap sampai habis.nanti kedengaran tetangga saran bu siska akhirnya bu siska hanya melihat apa yang kami lakukan sambil mengusap-usa p memeknya sendiri.sperma o cha mau keluar nih tanyaku cabut penis km cha jangan dikeluarin di dalem ntar ibu h amil pintanya aku pun mencabut penis ku dan penisku direbut oleh bu siska dengan s ecepat kilat lalu bu siska menaruhnya dimulutnya. Mba pengin kamu setubuh i mba. perasaan.sekitar 15 menit kemudian bu siska berteriak histeris dan akh irnya terkulai lemah. Aku terbangun ketika merasakan ada yang mengocok-ngocok penisku .pinta mba riri.hal ini terjadi sampai bu siska berteriak lagi dan terkulai lemas di sofanya. cha berhenti dulu dong.maka aku pun segera membuka semua bajunya. dia belum tahu apa i tu orgasme.kini hanya tinggal aku dan mba riri yang masih asyik bermai n.mba riri aku suruh nungging truz aku masukin penis aku p elan-pelan. dll.jelasnya. tan ya bu siska riri pengin coba penis ocha ma.tp karena aku sudah sangat bernafsu.masa cuma mama yang coba sendirian tukas mba riri tapi kamu teriaknya jangan keras-keras. setelah kurang lebih 25 menit aku menggenjot bu siska dan bu siska juga sudah be rkali-kali orgasme aku merasakan penisku ingin memuntahkan spermanya. baik dari faktor si wanita nya ataupun dari faktor prianya atau bahkan dari suasana. .ocha.kemudian aku jilat memek nya yang berambut lebat dengan rakusnya.dan betapa kagetnya aku karena yang mengocok penisku adalah mba riri.Setelah itu.apa memek mba muat? ya udah di coba aja dulu paksaku kemudian aku melumuri penisku dengan baby oil agar penisku mudah masuk ke memek mba riri.kami berdua pindah ke kamar bu siska dan tak terasa kami tertidur di kasur bu siska dalam keadaan telanjang bulat. Cerita Memek Kepuasan Dalam Perselingkuhan. Namun lama-kelamaan Dewi salah satu st affku yang agak manis malah penasaran dan bertanya lebih jauh tentang orgasme.tapi waktu pulang mba kaget. bahkan menurut penelitian hanya 30% wanita yang dapat meraih orgasme.aku tidak mempedulikannya l agi dan terus menusukan penis ku semkin dalam. pelan-pelan cha sakit ni rintihnya aku truz memasukan penisku sedikit dem i sedikit hingga akhirnya aku tekan semuanya secara mendadak. Awalnya aku hanya iseng mengobrol me ngisi waktu luang di waktu jam istirahat.ngkit dan mengikuti peramainnanku ini.lebih cepat lagi .setelah itu aku terk ulai lemas hingga sore hari akupun pulang kerumah. truz cha. croot akhirnya spermaku keluar di mulut bu siska.lgi ngapain kalian.rupanya kamu lagi telanjang bulat sambil meluk ibu mbak .sedangkan mba riri sudah orgasme 2 kali. karena merasa sudah dapa t lampu hijau. Termasu k Dewi salah satu staffku ini.

. yang jelas saat berhubungan dengan suaminya dia cukup foreplay. seperti batu!" Aku diam sejenak mencoba berfikir tentang penghambatnya meraih orgasme. saya tidak tahu Pak!" jawabnya bingung. sebab da ri pembicaraan tadi sepertinya tidak ada masalah dalam kehidupan seksnya. gaya. "Waktu kamu genggam punya suami kamu pakai tangan. mungkin sedang mengingat-ingat. yang berada dalam genggamanku. "Mungkin sekitar 10 menit" jawabnya pasti. bahkan suaminya senang mengoral kewanitaannya sampai banjir. Akupun jadi bingung dengan jawabannya. pas kepalanya. berarti masih normal. "Kayanya masih ada lebih." "Apa mungkin masalah lamanya. "Kira-kira berapa lama penis suami kamu bertahan dalam kewanitaan kamu?" tanyaku . dan lain-lain tentang hubungannya dengan suaminya. Pak. sungguh halus sekali. dan tahu-tahu sudah berakhir d engan keluarnya sperma suaminya ke dalam kewanitaannya.Aku hanya geleng-geleng kepala mendengar ceritanya. "Keras sekali. tapi suami saya keburu keluar" terangnya. yang ada hanya enak saja namun ti dak bertepi. Pak!" Aku tak dapat menahan senyumku. Wi!" "Bagaimana dengan kekerasannya?" tanyaku lagi. "Gaya apa yang dipakai suami kamu?" "Macam-macam. Pak? Sebab sepertinya saya sedikit lagi mau mencap ai ujung rasa enak. Pak. "Maksud kamu. Dengan malu-malu Dewi pun menceritakan dengan jujur bahwa selama ini m emang dia sendiri penasaran dengan apa yang namanya orgasme namun dia tak tahu h arus bagaimana. aku pandangi secara seksama tangannya yang seda ng mengepal. waktu. malah sampai menungging segala" Aku hanya tersenyum mendengar jawabannya yang polos. 'helm'nya masih nongol?" "Ya!" Dewipun tersenyum juga. masih ada lebihnya tidak?" Dewi diam sejenak. foreplay. dan selama penis su aminya masuk sama sekali tidak ada rasa sakit. Namun aku sada r bahwa aku ditempat umum. "Aku perkirakan penis suami kamu berukuran 10-14 cm. lalu aku korek lebih jauh te ntang perasaan. rasanya menggantung tidak ada ujung. tapi aku ada tidak kekurangan akal. Aku suruh tangannya menggenggam. tapi k enapa Dewi tidak bisa meraih orgasmenya? "Kok diam Pak?" "Aku lagi mikir penyebabnya. "Kira-kira berapa besar penis suami kamu?" "Berapa ya?.

Kalau sempa t. aku cuma tidak enak saja kalau kita terl alu mencolok. "Wi.. "Maksud kamu. tapi tetap saya merasa hampir di ujung terus." Aku sedikit mengerti maksudnya. mencoba mencerna kata-katanya. betul. karena aku dianggap kurang ajar. Namun aku belum sempat mengucapkan apa-apa. apakah body saya cukup bagus?" Tiba-tiba saja Dewi bertanya seperti itu. "Wi. Tapi untunglah tak lama HPku berge tar 2x pertanda SMS masuk. sebab biarpun kadang lebih lama dari sepuluh men it. "Tapi. Aku jadi tegang sendiri. "Ya.Aku diam sejenak. dalam sebuah hubungan intim. nanti kita terusin via SMS. karena kamu istri orang & aku suami orang juga" Singkat kata Pukul 5 sore kami janjian ketemu di sebuah rumah makan yang nyaman di daerah Jakarta timur. oke?" "Oke deh!" sahutnya riang sambil meninggalkan aku. kenapa ya Pak?" Aku kini mulai mengerti posisi sebenarnya. d an aku sendiri kenal sudah lama dengannya dan suaminya. Namun Dewi akrab dengan istriku. Aku kaget mendengarnya. Aku langsung lihat pengirimnya Dewi. jangan salah tangkap ajakanku ya. kemungkinan besar ada titik dalam vag inanya yang belum tersentuh secara maksimal.. berarti kemung kinan Dewi kurang percaya diri dengan tubuhnya. Itu kesimpulan sementara. Pak. karena setelah aku pikir-pikir Dewi punya kelebihan di Buah dada dan pantatnya yang besar juga kulitnya yang bersih dengan bulu-bulu halus. dan menurut yang aku tahu ini sa ngat berbahaya untuk meraih orgasme.. Aku kirim SMS kepadanya. Suasana rumah makan yang agak temaram menambah rileks o brolan kami. "Menurut Bapak. aku sa rankan agar nanti malam mencari titik tersebut dan jika sudah ketemu aku suruh D ewi meminta kepada suaminya untuk menekan lebih kuat saat hubungan intim. Jangan merasa body kamu jelek atau vagina kamu tidak wangi atau buah dada kamu jelek atau apa saja yang menurut kamu negatif. Sambil makan kami melanjutkan obrolan kami yang tadi siang. jangan-janga n dia marah. kata nenek itu berbahaya" Aku tersenyum membaca balasannya yang sedikit bergurau. L ama aku berfikir. Sepertinya masalah kamu agak kompleks. bisa tidak nanti pulang kerja kita cari tempat yg enak utk mengobrol?" 5 menit aku tunggu belum ada jawaban juga. aku baca isinya. akhirnya aku putuskan untuk mencoba menolongnya semampuku tanp a mengharapkan apapun darinya. Dewi m engangguk mengerti. "Ya udah Wi. Aku uta rakan kesimpulan sementaraku bahwa ada kurang sentuhan di area vaginanya. ini yang jadi masalah. kalau 10 menit kamu maunya semenit lagi? Namun kalau 12 menit atau 15 menit pun kamu maunya tetap semenit lagi?" tanyaku. tapi jangan di tempat sepi ya. tanpa pernah terselesaikan. se benarnya ada niat untuk memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. keburu jam istirahat kerja habis. "Wi. lalu aku balas kembali. Di meja kerjaku. tidak mungkin kali. tapi tak lama Dewi sendiri memb antahnya. . "Boleh. Aku yakin aku bisa membantunya berbekal pada peng alamanku selama ini. aku kembali memikirkan benar-benar masalah yang Dewi hadapi.

"Pak. yang lebih gendut dari kamu banyak.00 kami pun pulang ke rumah masing-masing. sehingga men jadi kebiasaan. saya merasa nyam an mengobrol dengan Bapak. ingat itu. Pak!". suruh suami kamu menekannya lebih kuat. Keesokan paginya. Suasana hening diantara kami beberapa saat. Sampai dikantor aku baru membalas SMSnya. da n ungkapan Dewi yang jujur sangat mengagetkanku. Karena waktu sudah menunjukan jam 19. bisa saja dia tanpa sadar kagum denga n cara kerjaku. dan mau berhubungan dengan kamu!" "Justru kamu harus berfikir bahwa wajah dan tubuh kamu sangat bagus. belum selesai aku menenangkan p ikiranku. berarti kemungkinan Dewi mengirimnya saat bar u selesai berhubungan dengan suaminya. Sudah ada pesan dari Dewi. Ingat Wi. lagian menurutku perut kamu tidak terlalu gendut. "Memang kenapa?" Tak lama Dewi pun membalasnya. Sorenya kami janjian di tempat yang kemaren. besok aku tunggu kabarnya!" Aku jadi terkesan menyuruh. Karena kalau seca ra fisik tidak mungkin. "Tidak tahu kenapa. dan saat ada sentuhan nikmat yang kamu bilang tidak berujung. Aku lihat dikirim jam 23. "Belum berhasil." Aku berfikir tentang arti pesannya. Dewi kembali melanjutkan pembicaraannya. "Pokoknya malam ini. keinginan saya untuk meriah orgasme jadi tambah kuat. tapi h erannya malah saya inginnya dari Bapak. kalau tubuh kamu tidak bagus kan tidak mungkin suami kamu mau mencumbu kamu. mungkin karena dikantor Dewi bawahanku. kamu coba untuk menghilangkan rasa tidak percaya diri kamu. "Tapi bukan berarti saya ingin berhubungan dengan Bapak lho. aku antar Dewi sampai tempat dia biasa menunggu angkot. Biasa saja!" jawabku tegas. jauh lebih ganteng dan atletis suaminya dari pada aku. saya hanya ingin ta hu kenapa perasaan saya begini?" Aku hanya diam. saya tidak nyaman dengan perut saya yang tidak ramping" "Wi. Namun hal ini tidak aku ungkapkan kepadanya. terus terang. itu saja dulu.10 malam. atau apalah yang berhubungan dengan pekerjaan. . tapi tiba-tiba saja tangan Dewi mera ih tanganku. Entahlah saya yakin sekali saya bisa mer aihnya bersama Bapak" Jantungku terasa berhenti berdetak mendengarnya. buktinya su ami kamu minta melulu.itu faktor yang sangat penting dalam meraih orgasme. Pak?. kan?" "Tapi. Aku baru saja ngopi dan HP baru aku aktifkan. Apakah dia mengajakku selingkuh? Atau hanya perasaanku saja? Atau memang dia hanya ingin mengobrol saja? Sebagai lelaki jela s aku tidak mungkin menampiknya. apa nanti sore kita bisa ketemu lagi. bunyinya singkat. namun aku mengambil kesimpulan dalam hati bahwa kemungkinan Dewi terkesan dengan aku karena aku atasannya.

dia balas mengelus dadaku. kadang ujung dadaku d i pilinnya. Aku berhasil mengantarnya meraih orgasme.. Tubuh kami berguling-guling dikasur saling memberikan rangsangan dan kenikmatan. jari-jari kami saling angatan ke jiwa kami. Cengkraman vaginanya y ang begitu kuat terasa mengurut senjataku. Akhirnya aku beranikan diri untuk mengajaknya. hingga akhirnya Dewi sendiri yang tidak tahan dan mengambil inisiatif. Sementa ra Dewi pun tidak tinggal diam. aku sibakkan bulunya dengan lid ahku. dan langsung memegang senjataku untuk dibimbing kedal am liang surganya. dia lang sung mengangkangi tubuhku. "Tubuh kamu bagus sekali. tak lama Dewi berteriak histeris dan menggigit pundakk u. tubuhnya mengejang kaku. Tubuhnya diam sejenak diatas tubuhku. Satu per satu pakaian kami bertebaran dila ntai. "Terima kasih. kadang lidahku menusuk langsung vaginanya. Tangan yang satunya lagi meremas-remas dan mengocok senjataku sehing ga semakin meregang kaku dalam genggamannya. Namun akhirnya uanya. Meskipun awalnya agak canggung."Pak. aku memeluk tubuh Dewi yang padat. su ngguh pemandangan yang indah dan mendebarkan. aku rebahkan tubuh mulusnya di ranjang. Dewi terus menggoyangkan pantatnya ya ng bulat padat. kami dan langsung menuju bertaut mengantarkan keh yang asri. butir-butir keringat mulai mem basahi tubuh kami berdua. Sentuhan halus kulitnya terasa menimbulkan percik-percik gairah di antara ka mi. "Saya masih mau lagi" ucapnya serak. Yang aku yakin berdasarkan ceritany a pasti punyaku lebih besar dari pada punya suaminya. Dan ane hnya lagi. sementara mulut dan lidahku menciumi dan menjilati centi demi centi tubu hnya tanpa terlewati. J ari-jariku ikut membantu memberi kenikmatan dengan memilin-milin puting buah dad anya yang semakin mencuat. senjataku memenuhi rongga vaginan ya berbarengan dengan rasa nikmat dan hangat disenjataku." Hanya itu yang keluar dari mulutnya Tatapan mata kami beradu. sepanjang jalan ke hotel. "Wi. centi demi centi. Aku langsung mengelus buah dadanya yang padat dengan lembut. mungkin karena baru kali ini dia meraih orgasme. Perlahan. "Terserah Bapak deh" jawabnya manja sambil mencubit tanganku. Pak" ia mencium keningku. dengan kulit tubuh yang putih bers ih kontras dengan bulu-bulu halus dipermukaan kulitnya apalagi di kemaluannya ya ng begitu lebat menghitam. aku kemut lembut klitorisnya. Sementara Jilatanku sudah sampai pada vaginanya. Dewi beg itu liar. Hampir disetiap gaya Dewi bisa meraih orgasmenya begitu cepat. sementara aku sendiri b . bibir kami sa ling melumat lembut. Mungki n ada 6 kali dia sudah orgasme tapi dia belum puas juga. kadang lidah kami saling kait dan saling dorong. Dan setelah sampai di kamar hotel mulai. Aku melihat ada gairah disana. Kami lamgsung kami dapat menikmati sem Masih dalam keadaan berpakaian. dan wajahnya agak memerah melepas orgasmenya. hanya beberapa detik. seiring dengan nafsu kami yang semakin menggebu. aku segera membayar makanan hotel. Wi!" Aku mencoba memberinya rasa percaya diri. Gairah yang membuncah dida daku membuat aku lupa bahwa aku punya tugas untuk mengantarnya meraih orgasme. Sungguh diluar dugaan. Bagaimana kalau kita diskusi langsung dengan praktek untuk meraih orgasme k amu?" suaraku terasa agak bergetar. Kini Seluruh organ tubuhk u bekerja untuk memenuhi hasrat Dewi. Pucuk dicinta ulampun tiba. Sehingga membuat Dewi mengerang dalam nikmat. mungkin agak canggung. tubuhnya mulai bergoyang diatas tubuhku. sehingga g airah di dada kami semakin membuncah. Tanganku memilin kedua putingnya. Aku balas meremas jarin ya.

namun Dewi kelihatannya belum puas juga. Aku dan isteriku biasa memanggil mereka Mas Agus dan Mbak Rini. kami sangat akrab. yang terkadang di teras rumahn ya atau sebaliknya. Walaupun aku tida k begitu ganteng. sehingga cepat akrab den gan mereka. Akhirnya waktu jualah yang harus memisahkan kami. menyembu rkan cairan hangat ke dalam kemaluan Dewi yang telah basah berbarengan dengan ke dutan-kedutan kecil hangat dari dalam liang vagina Dewi. Sungguh nikmat sekali. Pernah aku Tanya katanya dia sering minum jamu. Namun memang pernah aku baca ada wanita yang seperti Dewi. Isteriku bernama Resty. cepat sodok yang kuat!" erangnya. Dan Dewi sendiri pun jelas sangat membutuh kan orgasme dariku. biasanya istriku sekali orgasme tidak bisa lagi orgas me. yaitu keinginan sex yang tinggi. aku benar-benar t ak kuat lagi menahan semprotan dalam spermaku. "Di dalam aja Pak. usianya kira-kira sebaya denganku. Kegilaan ini dimulai saat hadirnya tetangga baruku. aku melepas orgasmeku. ternyata isteriku pun sanga t menikmatinya. Mereka pindah ke sini karena tugas baru suaminya yang ditempatkan perusahaannya yang baru membuka cabang di kota tempatku. Yang anehnya. Bahkan dapat dikatakan dia yang tercantik di lingkunganku. sentuhan buah pantatnya di pangka l senjataku menambah sensasi tersendiri. a ku sampai bingung sendiri. Suaminya juga sangat baik. aku mau keluar. Ada satu kelebihan Dewi yang tidak bisa aku lupakan. kalau dipikir-pikir seharusnya aku sudah punya a nak. Karena terakhir cerita dia belum bisa meraih dengan suaminya . kadangkadang pada siang hari selagi ada tamu pun sering saya mengajak isteri saya sebe ntar ke kamar untuk melakukan hal itu. Yah. Ada satu kebiasaanku yang mungkin jarang orang lain mili ki. kembali ke kehidupan nyata. selain masih muda juga cantik dan yang membuatku gila adalah bodynya yang wah. Atau mungkin karena isteriku yang supel. saya seperti biasanya berkunjung ke rumahnya. Usiaku sekarang sud ah mendekati empat puluh tahun. setelah ngobrol . Akhirnya Seluruh tubuhku bagai tersetrum nikmat. karena aku sudah menikah hampir lima belas tahun lamanya.. serta tempat dan alamatku sekarang.. Apal agi saat gaya doggy. Ak u dengan istriku dan Dewi dengan suaminya. Cerita Dewasa Bercinta dengan tetangga idaman. woow busyet. Kurasa tidak perlu aku ceritakan tentang nama dan asalku. "Wi. Mungkin para pembaca tidak percaya. isteriku pun selalu si ap setiap saat. entahlah sampai kapan. juga kulitnya sangat putih mulus. Namun sejak saat itu hubungan kami se makin hangat membara. entah siapa yang mulai. S elebihnya saya tidak tahu latar belakang mereka. yang biasa nya menimbulkan kecemburuan para tetanggaku. Mereka pun sama seperti kami. belum mempunyai anak.ersusah payah menahan orgasmeku. aku cukup beruntung karena mendapat isteri yang menurutku sang at cantik. Walaupun demikian saya tidak pernah berniat jajan untuk mengimba ngi kegilaanku pada sex. Boleh dibilang kami seperti sau dara saja karena hampir setiap hari kami ngobrol. Aku benar-benar ingin memuaskan dahaganya. Mungkin karena belum punya anak. Pada suatu malam. Waktu sudah menunjukan pukul 9 malam. sambil meremas buah pantatnya yang bulat.. kami orgasme berbarengan. Hanya isterinya. di dalam atau di luar?" sambil aku mempercepat kocokanku. Vagin anya sangat mencengkram meskipun sudah puluhan kali kami berhubungan.

baru kusadari t ernyata jendela kamar kami saling berhadapan. nanti m inumannya saya yang nyediain. Paginya aku ti dak bertemu Agus.. tiba-tiba isteri Agus ikut nonton bersama kami. karena sudah lebih dahulu berangkat.. Mungkin karena sudah biasa Resty tidak banyak protes.. Nggak usah malu Mas. tidak dapat kuceritakan. Mas. Tapi ah. katanya ta npa malu-malu. Sepertinya Mas punya kelainan sepertiku ya.. tanpa harus memahami perasaanku..? ta nyanya setelah kami berbasa-basi.. sekarang Mas.Tapi hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Setelah kami berdua sama-sama tergolek. Mataku jelalatan menatapinya. Waduh. Yang luar biasa adalah pagi ini aku benar-benar gila.. Ketika aku lewat. Di teras rumahnya aku han ya melihat isterinya sedang minum teh. Aku bilang Resty tidak mau kuajak sehingga aku langsung saja ti dur.? . gimana. Kalau Mas nggak keberatan. Kemaluan Resty kujilati sampai tuntas. Begini saja Mas. mereka kan tetanggaku. k an Mas belum pernah mencobanya. katanya menyebut isteriku. Agus langsung menambahkan. kutunda keberangkatanku ke kantor. Edan. Agus langsung melanjutkan. gimana ini Gus. Mendingan langsung tidur saja supaya besok cepat bangun... Isteriku tadi cerita. Pokoknya tenang aja Mas.. Sungguh. Seperti biasanya kalau sudah begini aku la ngsung menarik isteriku ke tempat tidur. Agus menawariku nonton VCD blue yang katanya baru dipinjamnya dar i temannya.? tanyaku penasaran. Seperti biasanya. Yang membuatku kaget. aku heran. padahal hari masih pagi. dari mana Rini nampak kami melakukannya? Oh iya. entah kenikmatan apa yang kurasakan saat itu. Nanti malam kita bikin pesta di rumahmu.. Busyet. Mbak Res diajak sekalian. dasternya hampir transparan menampakkan lekuk tubuhnya yang sejak dulu menggodaku. Kita berempat aja. sekedar refresing ajalah Mas...! pinta isteriku memelas. Isteriku sampai terengah-engah menikmati apa yang kulakukan terhadapnya.. Kok Mas tib a-tiba nafsu banget sih. kamu cuman nyediain makan dan musiknya aja Mas. gimana kalau nanti malam kita bikin acara.? kata isteriku ketika kuajak. katanya tadi pagi dia melihat Mas dan Mbak Resty bergulat setelah ngobrol dengannya.! Apa enaknya nonton gituan kok sama tetangga.panjang lebar. dia menanyaiku tentang yang tadi malam. Akhirnya aku malu juga sama isteriku. film blue tentu ceritanya itu-itu saja. Aku bergula t dengan isteriku seperti kesetanan. Tapi setelah kupikir-pikir. Aku punya ide..! Nggak apa-apalah Mas.. Aku pun tidak menolak karena selain belum jauh malam kegiatan lainny a pun tidak ada. Aku tersinggung juga waktu itu.. tiba-tiba isteriku bertanya. Akhirnya aku mendekatkan kemaluanku ke lubang kemaluan Resty.. apa salahnya? Akhirn ya aku pamit sebentar untuk memanggil isteriku yang tinggal sendirian di rumah.? tanyaku heran. toh itu tontonan kok. kok aku sampai segila ini ya. bahk an kusedot sampai isteriku menjerit. Sorenya Agus datang ke rumahku.. Tap i dasar memang pikiranku sudah tidak beres.? Aku diam saja karena malu mengatakan bahwa sebenarnya Rini lah yang menaikkan te nsiku pagi ini.? Pesta apaan. Gila kamu. a ku kembali ke rumah menemui isteriku. nggak bisa dipegang.? Gila kamu. Maksudmu apa Gus. Dan tempat tidur k ami pun ikut bergoyang.? Acara apa Gus. Loh. Resty l angsung memegang kemaluanku dan mengulumnya. saya juga maniak Mas. kuputuskan untuk tidak kembali lagi ke rum ah Agus.? Nggak enak nih.

Tetapi itu hanya sepintas. itu pun dengan terhalang pakaian. Rini mendesi ... Kuteruskan melakukannya. Sungguh. menjelang pukul 20. aku mendekati isteriku dan menariknya ke pangkua nku. tapi dapat menikmati . Aku tidak dapa t menjelaskan perasaan apa ini. Musik yang tidak begitu kencang terasa seperti menyelimuti pendengaranku. Seperti ingin melahapnya saja. Aku semakin terangsang . tolonglah Mas. Agus bersama isterinya sudah ada di rumahku.00. tetapi aroma khas kemaluan wanita sudah teras a. ini suatu yang tidak pernah terduga olehku. kini lebih dalam dan menggunakan dua jari. Nampak bulu-bulu yang belum begitu panjang menghiasi bagian yang berada di antara kedua paha Rini ini . mengangkat rok yang dikenakan isterinya. entah kapan aku menelanjanginya. kami ngobrol tentang masa muda kami. Perlahan-lahan Agus membuka BH Rini. Resty juga semakin bergairah. Diiringi musik y ang disetel oleh isteriku. ada perasaan yang agak aneh kurasakan.. Rini juga tinggal hanya mengenakan BH dan celana dalamnya saja. Sshh. Perlahan-lahan kulepas celana dalamnya dengan hati-hati sambil merebahkan badannya di atas meja. Sa mbil makan dan minum. kuraba pahanya yang putih mulus dengan lembut. Aku ingin memberikan kenikmatan yang betul-betul kenikmatan kepadanya malam ini.. kemudian membukanya dengan cara menga ngkatnya ke atas. kenapa aku melakukan hal ini di depan orang lain.. Tetapi aku tidak melakukannya. Tidak berapa lama Resty sudah telanjang bulat. Kemudian kujilati seluruhnya tanpa sisa. da n masih duduk di atas meja dengan lutut tertekuk dan terbuka menantang. Kuperhatikan Agus perlahan-lahan mendudukkan Rini di meja yang ada di depan kami . Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini.! Rini menggelinjang nikmat. yaitu menyukai dan cenderung maniak pada sex. Kutatapi seluruh bagian tubuh Rini yang memang b etul-betul sempurna. Ternyata ada persamaa n di antara kami. t etapi kemudian hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Biasanya aku hanya dapat melihatnya dari kejauhan. Bagian ini terasa s angat lembut sekali. tampak dua bukit putih mulus menantang meny embul setelah penutupnya terbuka. berikutnya aku sudah menikmati p ermainan itu. Kegilaan apa lagi ini. sementara tangan kiriku meraba kemaluan nya yang ditumbuhi bulu hitam halus yang tidak begitu tebal. dan bagian tersebut sudah mulai basah. mungkin pengaruh minuman yang dibawakan Agus dar i rumahnya. Tiba-tiba saja nafsuku bangkit.Malamnya. K ulihat Agus juga menarik isterinya dan menciumi bibirnya. seolah-olah tidak ke beratan bila posisiku digantikan oleh Agus. Seolah-olah Agus mengerti. Kemudian kudekati Rini yang kini tinggal hanya mengenakan celana dalam. Perlahan kumasukkan ja ri telunjukku ke dalam. Peluklah aku Mas. Sementara Agus k ulihat semakin beringas menciumi sekujur tubuh Resty yang biasanya aku lah yang melakukannya. Kulihat isteriku yang masih terbaring di sofa dengan mulut terbuka mena ntang dengan nafas tersengal menahan nafsu yang menggelora. Perlahan-lahan jari-jemariku mendekati daerah kemaluan Rini. akh. Berbeda kini bukan hanya melihat. Dengan b adan yang sedikit gemetar karena memang ini pengalaman pertamaku melakukannya de ngan orang lain. Kuelus bagian itu. walau masih tertutup celana dalam. karena selalu saya perhatikan menawarkan bergantian d enganku.? batinku. Seolah-olah nafsuku sudah menggelegak mengalahkan pikiran normalku. Aku semakin tidak karuan memikirkan kenapa hal ini dapat terja di di dalam rumahku. mulut kemaluannya sudah mulai basah. Sesaat aku merasa bersalah.! erang Rini seolah sudah siap untuk melakukann ya.

Tanganku sekarang sudah meremas payudara Rini dengan lembut sambil mengusapnya. tiba-tiba ada cairan milik Rini membasahi lubang d an kemaluanku hingga terasa nikmat sekarang. kutekuk lututn ya dan kubuka pahanya lebar-lebar supaya aku dapat memasukkan kemaluanku sambil berjongkok. Erangannya tidak pernah putus.! Dengan pasti kumasukkan lebih dalam sambil sesekali menarik sedikit dan mendoron gnya lagi. Agus dan isteriku tidak kuperhatikan la gi. Napas kami berempat saling berkejaran. menggenggam den gan kedua telapaknya seolah takut lepas. perlahan-lahan kudorong kemaluanku sambil sesekali menariknya. t ubuh Rini bergetar panas. Buah dada Rini bergoyang-goyang juga maju-mundur mengikuti irama yang berasal da . Mulut Rini pun seperti megap-megap kenikmatan. sement ara helaan napasnya memburu terengah-engah.s. sementara saya dari belakangnya dengan berdiri memasukkan kemaluanku . Beberapa saat. Cepat-cepat kurengkuh kedua pahanya dan menariknya ke bibir meja. Luar biasa enaknya. Gantian badanku sekarang yang bergetar hebat. Kemaluanku seolah tertarik ke dalam. Sepertin ya Rini pun menikmati gaya ini. kuhisap bagian putingnya. Gantian aku sekarang yang menciumi kemaluannya.! Terus Mas. kali ini ada sesu atu yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. Mun gkin karena selama ini aku hanya melakukannya dengan isteriku. Perlahan-lahan kuarahkan senjataku menuju lubang milik Rini. Hal ini cukup sulit. segera kulumat bibir itu hingga R ini nyaris tidak dapat bernapas.. aahhk. seperti ada penyedot saja di dalamnya. masukkan lagi akhh. Ada kenikmatan luar biasa yang kurasakan ketika aku melakukannya.. Keri ngat sudah membasahi seluruh tubuh kami. Mata Rini merem melek menikmati permainan ini. kutindih dan kudekap sekuat-kuatnya hingga Rini berontak. Bunyi Music yang entah sudah beberapa lagu seolah menambah se mangat kami. K epalaku seperti terjepit di antara kedua belah pahanya yang mulus. Goyanganku semakin lincah. Pantatku masih naik turun di antara kedua paha Rini. Tiba-tiba tangannya meraih kemaluanku. Aroma dan rasanya semakin memuncakkan nafsuku. lubang kem aluan Rini juga semakin ketat karena membungkuk. Rini sekaran g membungkuk menghadap meja sambil memegang kedua sisi meja yang tadi tempat dia berbaring. Sementara di atas Sofa Agus dan isteriku seperti membentuk angka 69. Yang kurasakan sekarang adalah sebuah petualangan yang belum pernah kulalui sebelumnya.Posisi sekarang berubah. Kini tiga jari kumasukkan ke dalam kemaluan Rini.. Pelukanku semakin kuperketat.. sehingga kemaluanku tepat ke mulutnya.. Dinding-dindingnya seperti lingkaran magnet saja. Lubangnya terasa sempit sekali. Kembali kudorong senjataku dan kuta rik sedikit. sungguh.! Belum pernah kurasakan seperti ini .. Rini mendesis. seolah-olah melakukan perjalanan panjan g yang melelahkan. Posisi Rini sekarang berbaring miring. karena selain ukuran kemaluanku lumayan besar. Sekarang Rini ter engah-engah dan kemudian menjerit tertahan meminta supaya aku segera memasukkan kemaluanku ke lubangnya. dia melenguh hebat hingga kema luanku terlepas dari mulutnya. Resty ada di bawah sambil mengulum kemaluan Agus. Kali ini berhasil. a duh enaknya. tapi Rini melenguh nyaring. seolah-olah tidak akan lepas lagi. Ya ampun. Kini mulutku menuju dua bukit menonjol di dada Rini. Luar biasa kemaluan Rini ini. Ketika kepala kemaluanku memasuki lubang itu. Perlahan dia mula i menjilati kemaluanku. pantatku maju mundur beraturan. sementara Agus menjilati kemaluan Resty . hampir aku tidak sanggup menikmatinya. Ssshh. Kukangkangkan kaki Rini dengan cara melebarkan jarak antara kedua kakinya. sementara aku berlutut. Rini memasukkan kemaluanku ke dalam mulutnya.. Perla han kucoba memasukkan senjataku. Kujulurkan li dahku sepanjang-panjangnya dan kumasukkan ke dalam kemaluannya sambil kupermaink an di dalamnya.

yang dengan malu-malu memperkenalkan dirinya kepada kami. Sulastri bertubuh sedang dengan kulit bersih dan be rambut panjang. Secepatnya aku menindihnya sa mbil menekuk kedua kakinya sampai kedua ujung lututnya menempel ke perut. walau kelelahan aku pun merasakan kenikmatan tia da tara. Kecepatan pun kuta mbah. Sepertinya menjal ar menuju kemaluanku. Suara yang terdengar dari mulut Rini semakin tidak karuan. Goyanganku pun semakin menjadi. Sementara Rini tidak mau melepaskan kemaluanku dari dalam kemaluannya. Rini menjerit kesakitan sambi l bergetar hebat. Erangannya semakin panjang. Setelah isteriku b erangkat kerja. Hal ini penting bagi kami. Kulihat Resty tersen yum puas. Di atas sof a Agus dan isteriku ternyata juga sudah mencapai puncaknya. jadi pada saat Mbok Iyem pulang kampung. Cerita Dewasa Tergoda Pembantu Muda. Beberapa waktu yang lalu. kulihat Rini sudah tidak kuasa menahan sesua tu yang tidak kumengerti apa itu. Seandainya saja. Aku pun berteriak sejadinya. setela h menerima instruksi ini itu dari isteriku. Rini tersenyum puas. dan akhirnya kemaluanku terlepas dari kema luan Rini. Mbok Iyem akhirnya pulang juga ke kampungnya di Jawa Tengah.ri pantatku. Mungkin aku tidak akan pernah melupakan peristiwa itu.. Ada sesu atu yang terdorong dari dalam yang tidak kuasa aku menahannya. karena kami ber dua. tapi seolah kami tidak memper dulikannya. Kuremas buah dada itu. kebetulan aku tidak ada di rumah. Kemudian memunguti pakaia nnya dan menuju kamar mandi. secara kebetulan saya mendapat cuti kantor selama tiga hari . Dia hanya ketem u dengan isteriku. sehing ga kini tampak kemaluan Rini menyembul mendongak ke atas menantangku. suami isteri bekerja sehingga kami memerlukan seorang pembantu untuk beresberes di rumah. Aku masih berusaha menahannya. tetapi sebelum pula ng ia berjanji akan membantu kami untuk mencarikan seorang pembantu lain yang be rasal dari kampungnya juga. yaitu seorang gadis kampung yang telah putus sekolah. Agus dan Rini sekaran g sudah pindah dan kembali ke Jakarta. Pernah suatu waktu Rini berkunjung ke rumah kami. tidak terja di kekosongan pembantu di rumah kami. maka datanglah seorang pembantu baru yang dijan jikan oleh Mbok Iyem. Rini menggigit leherku sekuat-kuatnya. ternyata bibir Rini berdarah. Memasuki hari Senin. Mulutku terasa asin. yang mana bisa saya pergunakan untuk beristirahat di rumah. Tidak kusadari seluruh cairan yang keluar dari kemaluanku masuk ke liang milik Rini. goyangan pinggul Rini semakin kuat. Segera kum asukkan senjataku kembali ke dalam lubang kemaluan Rini. s eolah menikmati setiap sesuatu yang kulakukan padanya. Hingga saat ini peristiwa itu masih jelas dalam ingatanku. Tubuhku terasa semakin panas. Resty juga tersenyum. Perlahan-lahan otot-ototku mengendur. Pantatku kembali naik turun berirama. Segera aku mencabut kemaluanku dan membopong tubuh Rini ke tempat yang lebih lua s dan menyuruh Rini telentang di bentangan karpet. Kulihat Rini tidak memperdulikannya. Lastri pun mulai bersiap untuk kerja . s egera kurebut bibirnya dan menggigitnya sekuatnya. Sesekali kami masih berhubungan lewat tel epon. Pada hari yang telah ditentukan. ter asa ada sesuatu keluar dari kemaluanku. kami seolah terikat kuat dan berguling-guling di lantai. karena telah beru lang kali dipanggil oleh anaknya di kampung. sayapun santai di rumah sambil baca koran dan mendengarkan radio . tapi kali ini lebih kencang seperti akan m encapai finis saja. beru mur 18 tahun bernama Lastri. kedua ujung tumit kakinya masih menekan kedua pantatku. Tiba-tiba Rini memelukku sekuat-kuatnya. hanya nampak malu-malu. maka pembantu kami yang sudah tua.

Ayo saya gosok perut kamu.. Sedang asyik mengintip.. yang kelihatannya sudah agak kekecilan. ... Kenapa. Aduuh Pak. Lastri sibuk menggosok-gosok badannya tanpa sadar ada mata yang sedang menikmati tubuhnya yang ranum. Tanpa terasa saya menggosok batang kemaluanku. Paak.. sambil berdiri di belakangnya dan tunduk serta meme gang perutnya dengan kedua tangan untuk mengangkatnya berdiri. Oh iya. Saya memasukkan tangan kiriku ke dalam daster itu dan berpura-pura akan mengg osok perutnya juga tapi saya segera menurunkan tangan saya untuk menyibakkan cel ana dalamnya dan mulai meraba bulu-bulu halus yang bertebaran di sekitar vaginan ya.. penisku yang sudah tegang dari tadi menempel pada c elah pantatnya.. Cepa t-cepat saya ke kamar mengambil obat tersebut dan membawanya ke dapur. terbung kus oleh kutang ketat.... perut saya.. Aduuh. Lastri. dan benar saja dugaanku bahwa Lastri memang sudah menyiapkan teh hangat bagi dirinya send iri di situ. Nafsu saya naik ke kepala. pel aja. hheehh . biar hangat . e naknya kalau bisa memeluk dan menancapkan batang penisku di vaginanya . segera saya meremas payudaranya.. . Ternyata pemandangan di dalam kamar mand i begitu asyiknya. Heehh. Lastri menggelinjang keras dan mendesa h panjang. kata saya sambil terus membaca. yang tiba-tiba menjadi tegang. pinggulnya yang besar sangat seksi dengan bulu-bulu halus di atas kem aluannya. saya cepat-cepat meloncat bangun dan berjalan cepat -cepat ke arah kamar mandi.. Dengan berdebar saya terus mengintip Lastri yang sesekali menunduk untuk menggosok kakinya yang ditumbuhi bulu-bulu halus. aah.. kata saya. Saat tangan saya menyentuh vaginanya. .. Setelah menyelesaikan pekerjaannya... seraya menekankan pantatnya yang montok ke penisku yang sudah menanti dengan tidak sabar.. Segera saya tuangkan spanish fly itu ke dalam minuman Sulastri dan saya tambahkan gula sedikit agar dia tidak curiga. sedang dalam posisi merangkak sambil memega ng perutnya. naik terus ke atas dan menemukan payudaranya yang ranum. Dari sela-sela pintu kamar mandi terdapat celah yang bisa dipakai untuk mengintip ke dalam. Sulastri ternyata mempunyai badan yang bersih mulus dengan ke dua payudaranya yang ranum keras dengan puting yang mengarah ke atas berwarna co klat muda. saya benar-bena r sudah bernafsu sekali untuk menyetubuhi Lastri. tapi ternyata dia diam saja sambil terus mendesah. Maaf Pak. celana dalam yang dipakainya terbayang sangat jelas dari balik daster yang dipakainya. Mari Saya tolong.. terlihat pinggulnya yang besar dengan pantat yang membentuk bulat bergoyang ke kiri dan k e kanan dengan irama yang teratur. .. heehh . Segera saya menghampiri kamarnya dan pura-pura bertanya... tetapi mataku memperhatikan pem bantu ini dengan lebih seksama.. Pak . sedang Lastri sibuk membersihkan rumah sehabis mencuci pakaian. Sekitar setengah jam kemudian. saya mendengar erangan halus yang berasal dari kamar Sulastri.? . perut Saya. Konsentrasi saya un tuk membaca menjadi hilang... aduuh. Tangan kananku pun mulai masuk ke dalam sela-s ela kancing daster. Lastri mengepel lantai sambil berjongkok dan ses ekali merangkak sambil terus mengayunkan tangannya. Aah.. ada apa denga n kamu. Sedang saya asyik membaca. kata saya sambil tangan kananku terus be rgerak menggosok perutnya sedangkan tangan kiriku mengangkat dasternya dari bawa h. terlihat dari belahan dasternya dua buah bukit yang ranum. Saat berdiri samb il memeluknya dari belakang. Lastri sambil mengeluh menjawab. Lastri bersiap-siap untuk membersihkan dirin ya dan mengambil handuk serta masuk ke kamar mandi. tiba-tiba dikejutkan oleh sapaannya.? . yan g ternyata tidak terbungkus oleh kutangnya. sambil bertanya saya segera saja masuk ke dalam kamarnya. Saat ia berbalik untuk mengepel di baw ah kaki saya. saya mulai mengelus batang kemaluanku sampai tegang. Saat ia merangkak. Saya mau mengepel lantainya . Saya kembali duduk di kursi depan dan pura-pura membaca sambil membayangkan tubu h mulus Lastri sambil mengelus batang penisku yang sudah tegang. begitu terdengar suara air y ang terguyur di kamar mandi. Lastri agak kaget juga. saya teringat kalau di lemari saya masih ada menyimpan s ebotol obat perangsang bermerek Spanish fly oleh-oleh teman dari luar negeri. Lastri keliha tan pucat dan keningnya berkeringat.

kata saya sambil membantu Lastri membuka bajunya. Akh. Aduh. Hal ini berlangsung selama enam bulan. Paak ... ... Lastri ternyata murid yang sangat pandai untuk diajar dan selalu bernaf su untuk mengulang dan mengulang lagi. Saya mulai menjilat vaginanya. Setelah beberapa kali naik turun. dan tiba-tiba dari vaginanya memancar cairan. yang se gera saya jilat habis. tetapi saya kembali memagut bibirnya dan menyedot lidahnya sambi l mulai menaikkan pantatku sedikit sedikit. .. sementara tanganku merema s payudaranya sedangkan mulutku mulai memagut bibirnya. Secara cepat saya menyibak dasternya dan segera menarik t urun hingga celana dalamnya terlepas. katanya. saya tetap betah di rumah. kata saya sambil berdiri dan dengan cepat mulai memb uka celana dan kaosku. maka Lastri dan saya mulai mempraktekkan berbagai macam gaya ber setubuh.. Saya menahan geliatan badannya dan terus berusaha memasukkan seluruh penisku ke vaginanya yang sempit dengan menarik keluar masuk kepala penisku. dia juga mulai men ggoyangkan pinggulnya. sstt. kadang dia menjepit pinggangku. cabut sedikit. Lastri kag et dan terdiam. kata Lastri. penisku benar-benar teg ang dan keras. Segera saya arahkan penisku ke lubang vaginanya dan berusaha untuk menekannya masuk. kemudian turun menekan sampai ke uju ng. sambil mengerang-erang. Hee. sambil terus menggoyangkan pinggulnya. saya tetap juga mengalami kesulitan untuk menembus pertahanan vagina Lastri ini. Lastri takut .. kadang pagi hari kalau saya lagi kepingin menikmati tubuhnya.. ... Ternyata lubang vagina L astri sempit sekali. ppaak. saat badannya menjadi kejang karena d ia sampai pada puncak kenikmatan. Kedua tangankupun secara gencar mulai bergerilya meremas kedua pay udaranya sambil sesekali mempermainkan putingnya yang langsung mengeras. Dan kalau istriku sudah b erangkat kerja. Akhirnya sayapun tidak tahan lagi.. Karena kakinya masih menjuntai di pinggir tempat tidur.... sst. Biarpun vagina Lastri telah basah o leh cairan yang keluar dari tubuhnya. Aduuh. Lastri kaget sekali. ka dang larut malam. buka dulu yaa bajunya . Las. nggak apa-apa Las. Ternyata setelah selesai ba ru saya tahu kalau ternyata Lastri masih perawan dan belum pernah dijamah oleh l elaki lain.Las. seru Lastri sambil membuka kakinya lebih lebar lagi dan kemudian secara cepat menutupnya lagi sehingga kepalaku terjepit di antara kedua belah pahanya y ang mulus.. lidahku mulai menjalar ke kanan dan ke kiri menyibakkan kedua belah bibir vagina Lastri sampai akhirnya saya menemukan clitorisnya. kata saya sambil menundukkan kepala dan mencium vaginanya yang persis di de pan mataku. segera saya mengambil ba ntal dan mengganjal pantatnya sehingga vagina Lastri sekarang menyembul dengan c litorisnya yang mengkilap karena jilatan lidahku. sehingga baru kepala penisku yang masuk. katanya sambil menggerakkan p inggulnya. Aarkhh.. Lastripu n mulai menikmati permainan seks ini. kadang menjepit kakiku. sampai akhirnya Lastri dipanggil pulang oleh keluarganya . tetapi bersamaan de ngan itu saya menekan penisku sekuat tenaga masuk ke dalam vaginanya. Sambil memeluk tubuhnya.. Paak. sayapun mempercepat gerakan naik turun sampai cairan maniku terasa menyembur-nyembur ke dalam vagina Lastri. ia sudah menjerit kesakitan dan berusaha menggeliatkan badannya yang mungil. Eeh . vagina Lastri benar-benar sempit sekali bagaikan jepitan halus yang menjepit dengan ketat serta berdenyut-denyut terusmenerus. kata saya... Aduh nikmatnya bukan alang-kepalang. Saya tuntun Lastri ke tempat tidur dan membaringkannya dengan kedua kakinya teta p terjuntai di lantai. dan secara tiba-tiba saya menggigit cuping telinganya d engan agak keras.. enaak . mulutku bergesar ke arah telinga Lastri. Paak. ayo Saya gosok sambil tiduran . . Sementara saya berdiri telanjang... aarkkh. Lastri keenakan sambil mulai menggoyangkan pinggulnya ke kiri dan ke kanan bagaikan sangat kegelian. kita berdua sungguh lunglai setelah tiba pada puncak kenikmatan.. Mata Lastri terbelalak memandang penisku yang besar dan berdiri. sehi ngga penisku yang berada di dalam vaginanya terasa bagaikan diremas-remas dengan keras. . Secara refleks. katanya. tekan lagi. Kedua belah kakinyapun turut menari-nari. Selama masa cuti tiga hari. saya ijin dari kantor.

kali ini saya akan menceritakan cerita dewasa gangbang yang banyak orang bilang cerita s eks 3 in 1. Selain payudaranya yang kuperkirakan berukuran 36. Dia mengundang secara tidak langsung. padahal perut keroncongan tak bisa diajak kompromi. saya terpaksa menc uri nasi lengkap dengan lauknya milik keluarga tempat saya kos. Bego! Ya penisnya dong . Kalian saja yang nggak tanggap. Kemudian setiap usai mandi dengan hanya melilitka n handuk di badannya lalu-lalang di depan kita Ah kamu saja yang GR. Terutama payudaranya yang seperti sengaja dipamerkan dengan lebih banyak berkaus sehingga putingnya yang kehitam-h itaman tampak menonjol. Menurut ibu kos. kenapa Mbak Sus sampai sekarang nggak hamil-hamil? tanya Robin ya ng kuliah di teknik sipil suatu saat. dua. Pasti Diam-diam ucapan Robin itu mengganggu pikiranku. Membantu? Apa maksudmu? tanyaku tak paham ucapannya. demikian kami anak-anak kos memanggil. Dia sebenarnya kan mengundang salah satu. Misalnya. karena bagi saya merupakan rahasia pribadi. anaknya itu pernah melahirkan tetapi kemudian bayinya men inggal dunia. Cerita Dewasa Mbak Sus Bohai.untuk dikawinkan di kampung. Ah betapa menyenangkan dan menggai rahkan kalau saja aku bisa memasukkan penisku ke selangkangannya sambil meremasremas payudaranya. walau kedengarannya aneh. at au tiga di antara kita. aku jamin dia tak akan menolak. sergah Heri yang se jak tadi diam. saat menjadi mahasiswa saya menjadi anak k os dengan segala suka dan dukanya. karena jatah kiriman dari kampung t erlambat. dia sering memamerkan payudaranya kepada kita dengan mengenakan kaus ketat. untuk membantu . kata Robin. kata Krus. tap i begitulah sensasi. Tidak begitu cantik tetapi memiliki tubuh bagus dan be rsih. atau 3 lawan satu. Kamu tahu nggak. Benarkah apa yang dia katakan t entang Mbak Sus? Benarkah perempuan itu sengaja mengundang birahi kami agar ada yang masuk perangkapnya? Selama setahun kos diam-diam aku memang suka menikmati pemandangan yang tanpa te rsadari sering membuat penisku tegak berdiri. mungkin malah semua. anak teknik mesin dengan tangkas. Keluarga tempat kos saya memiliki anak tunggal perempuan yang sudah menikah dan tinggal di rumah orang tuanya. berikut cerita lengkapnya dari awal sehingga terjadi cerita seks gangbang itu Seperti sebagian besar teman senasib. Nggak bisa ngacung jawab Krus. Tahu nggak? Mbak Sus sering mem bentak-bentak suaminya? tutur Krus. Perempuan yang kalau di rumah tak pernah memakai bra itu menjadi sasaran ngobrol miring. Mungkin Mbak Sus nggak bermaksud begitu . Kok tahu kalau dia susah ngacung? saya mengejar lagi. Nggak percaya ya? Ayo siapa yang berani masuk kamarnya saat suaminya dinas malam. Lihat saja. Robin tertawa sebelum berkata. Apanya yang nggak bisa ngacung? tanya saya pura-pura tidak tahu. Cerita seks gangbang jarang di ceritakan. pingg ulnya yang besar sering membuatku terangsang. berumur sekitar 35 tahun. Jadi tak mengherankan kalau bentuk badannya masih menggiurkan. Kisah rahasia ya ng sangat menyenangkan. Mengenang masa-masa sekitar lima belas tahun lalu itu saya sering tertawa geli. . Mbak Sus. Masih banyak lag i kisah-kisah konyol yang saya alami. Gayanya klemar-klemer kaya perempuan. Lihat saja. Ya membantu dia agar segera hamil. cowok 3 cewek satu. Kam i berlima anak-anak kos yang tinggal di rumah bagian samping sering iseng-iseng memperbincangkan Mbak Sus. Suaminya letoi. Aku tahu. sensasi seks emang berbeda-beda. Namun sebenarnya ada satu kisah yang saya simpan rapat-rapat.

Makin lama aku bertambah berani. Sungguh kok. tetapi aku tak mau kalah. M bak Sus memang berusaha memancing.. Mencium pipinya dari belakang ku rsi tempat duduknya. Namun birahiku rasanya tak tertahankan lagi. Dia berusaha menep is tanganku yang ngawur. menciumi dan menjilati seluruh tubuhnya.. Tahu nggak apa yang kukagumi pada Mbak? Coba apa.. Suatu hari ketika rumah sepi. Entah men dapat dorongan dari mana kemudian aku mulai ngomong agak menyerempet-nyerempet. Desahannya makin kuat. tetapi tak berusaha menolak. Bahkan aku kini sengaja lebih sering mengobrol dengan dia. Mbak. Aku mendekat. maaf. Bukan menyenggol la gi tetapi meremas. Kini sa mbil menciumi lehernya tanganku bergerilya di bagian dadanya. malu ah dilihat orang . Hmm. kamu ini. Cuma aku masih takut. se dangkan suami Mbak Sus ke kantor. Kuremas dua payudaranya dari belakang dengan kedua tanganku.... Suatu waktu ketika berjalan berpapasan tanganku tanpa sengaja menyentuh pingguln ya. Tak salah kalau aku mulai berang an-angan suatu saat ingin menyetubuhi dia. Eh dia cuma tersenyum-senyum. Seminggu tiga kali suaminya dinas malam. Tanpa menunggu jawabannya tanganku segera menelusup ke balik kausnya. Mbak. jawabnya sambil mengerlingkan matanya. bolehkah kalau saya. Dia sendiri telah memberikan tanda-tand a welcome. Nggak sengaja. Setiap malam yang ada dalam bayanganku adalah menyusup dia m-diam ke kamarnya. yakni suka memam erkan perangkat tubuhnya yang indah tanpa ada niat lain. Mana? Tanpa ragu-ragu lagi aku menyentuhkan telunjukku ke payudaranya yang seperti bia sa hanya dibungkus kaus. Lalu kepalanya disandarkan ke dada . Empat temanku masuk kuliah atau punya kegiatan kel uar... Dia m enggelinjang kegelian. Semula perbincangan hanya soal-soal umum dan biasa. Siapa tahu dia punya kelainan. Reaksinya makin membuatku berani. kataku sambil tersipu malu. ujarnya tanpa berusaha lagi menghentikan serbuan tangan dan bibirk u. katanya pelan. bapak dan ibu kosku menghadiri pesta pernikahan kerabatnya di luar kota. Kamu ini ada-ada saja... Remasanku terus kulanjutkan. Bolehkah saya memegang susu Mbak yang gede itu? Hmm. reaksinya sama saja. kesempatan nih. Aksi nakal pun kutingkatkan. Mbak Sus diam. Merasakan betapa empuknya daging yang membukit itu. Lalu ganti kucium lehernya yang putih. Dik. Ah. Saya sebenarnya sangat mengagumi Mbak Sus lo .. meremas payudara da n pinggulnya. Aku mengobrol dengan dia di ruang tamu sambil menonton televisi. Kalau begitu kita ke kamar? Kamu ini nakal . Peluang itu sebenarnya cukup banyak. Apa hh..Setelah perbincangan iseng itu aku menjadi lebih memperhatikan gerak-gerik Mbak Sus. Itu. Sengaja juga nggak apa-apa kok dik . Beberapa kali aku sengaja menyenggol pinggulnya . kemudian melesakkan penis ke vaginanya. Tepisannya melemah. Kulihat perempua n itu tenang-tenang saja meski mengetahui aku sering mencuri pandang ke arah dad anya sambil menelan air liur. Memangnya aku ini bintang sinetron atau model. Dia mendesah ketika kujilat telinganya. Sialan.. kataku. mungkin tak puas dengan kehidupan seksualnya bersama suaminya. Dari situ aku mulai menyimpulkan apa yang dikatakan Robin mendekati kebenaran. Wah. Wah. Bolehkah mm.

Sekarang perangkat rahasia mi liknya berada di depan mataku. Celananya kepelorotkan. Tiba-tiba. Tanpa disuruh dua kali secepat kilat aku segera menutup pintu depan. Aduh mak. Untung kaca jendela depan yang lebar-l ebar rayban semua. bet apa mulus kedua pahanya. Mbak Sus bicara beberapa patah kata dengan seorang tamu bersuara laki-laki.. tok. mungkin menaha n birahinya yang juga mulai naik. tok. meremasremas vagina dan klitorisnya yang juga besar... kata Mbak Sus sambil membenahi pakaiannya yang agak b erantakan. Kemerahan dengan klitoris yang besar sesuai denga n dugaanku. Pangkalnya tampak menggunduk dibungkus celana dalam war na krem. Lidahku kemudian bermain di bibir vaginanya. Sama siapa? Pacarmu? tanyanya di antara kecipak cium an yang membara dan mulai liar. sampai harus mengangkat-angk at pinggulnya. tanyanya lirih sambil memegangi kapalaku erat-erat.. Kau pintar sekali. Aahh. Serangan pun kutingkatkan. jawabku. Mau apa kau sshh. Lidahnya kubelit sampai dia seperti hendak tersed ak. Siapa Mbak? Tukang koran menagih rekening. Lama-lama dia akhirnya dia bisa menikmati dan mulai menirukan gaya permainan ciu man yang secara tak sadar baru saja kuajarkan. Sudahlah . sshh .. Sambil menciumi pahanya tanganku menelusup di pangkal pahanya. Wuih. Kini kedua putingnya ganti kupermainkan. tok. Cepat kau sembunyi ke dalam . tapi tak kubia rkan. desis Mbak Sus keenakan ketika lidahku mulai bermain-main di gun dukan vaginanya. Baru nikmat-nikmat.. Dik. Aksi liarku pun terhenti mendadak. Sialan. Siapa bilang? Ooo. Pelan-pelan mulai masuk ke dalam dengan gerakan-ger akan melingkar yang membuat Mbak Sus kian keenakan. meski masih polos. Tidak sampai dua menit Mbak Sus menyusul masuk kamar setelah menutup pintu depan . Sst ada tamu Mbak . Lidahku makin naik ke atas. sehingga dari luar tak melihat ke dalam. meremas-remasnya beberapa s aat.. Lalu tangannya menyentuh celanak u yang menonjol akibat penisku yang ereksi maksimal. Mulutku seperti melekat di mulutnya. Tentu agar keadaan aman dan terkendali. Wah mengganggu saja itu orang. Mbak S us menggelinjang kegelian sambil mendesah halus. Tampak dia keenakan meski masih dibatasi celana dalam. . Tanganku makin bersemangat. oh . oh.. Wah berabe nih.ku. tutup pintunya dulu dong . katanya sambil mendekati aku. Kudengar suara pintu dibu ka. berarti dia oke. Lo itu kan tempat kotor. Sampai di kamar berb au harum itu aku duduk di tepi ranjang.. bisikku. Penisku tegak mendesak celana pendekku y ang kukenakan. Akhirnya jilatanku sampai di pa ngkal pahanya. bisiknya dengan suara agak bergetar. Uh kamu pengalaman sekali ya. Di sekelilingnya ditumbuhi rambut tak begitu lebat. Menyibak rok bawahnya dan merenggangkan kedua kakinya. Tanpa sungkan-sungkan Mbak Sus mencium bibirku. Pintu depan ada yang mengetuk. memainkan di rongga mulutnya.. Kini aku jongk ok di depannya.. Belajar dari mana hh. . Semula Mbak Sus seperti akan memberontak dan melepaskan diri. Aku segera menjulurkan lidahku. Betapa lembut ciumannya. Aku segera masuk ke dalam kamar Mbak Sus. mm film biru dan bacaan porno kan banyak mm. Mbak belum pernah dioral ya? Apa itu? Vagina Mbak akan kujilati. baru asyik ada yang mengganggu. Setelah itu aku kembali ke Mbak Sus.

Kubiarkan dia menikmati orgasmenya beberapa saat. Penisku pun sudah ingin segera menggenjot v aginanya. dahi. Aku menunduk ke selangkangannya mencari-cari pangkal k enikmatan miliknya. Mbak. aku segera bergoyang naik turun di atas tubuhnya . nanti lama-lama pasti bi sa. Langsung tusuk begitu maksudnya. dan putih mulus. celana pendek. Suami Mbak mainnya lama nggak? Ah. Tiga menit setelah kugenjot Mbak Sus menjepitkan kedua kakinya ke pinggangku. tetapi lama-lama dia bisa menyesuaikan diri sehingga tak lam a penisku masuk rongga mulutnya. Mbak Sus pun melucuti kaus. katanya sambil tangannya mengelus-elus penisku yang masih tetap teg ak berdiri. Ah malu. Tampaknya dia akan orgasme. Aku tahu. aku pun segera mencabut penisku. Pikirku.. Menungging. dia tersipu-sipu. Pelan-pelan aku mengarahkan barangku yang kaku dan keras itu ke arah s elangkangannya. T anpa dikomando kami rebah ke ranjang. sshh.. Nakal kau ini . Melihat Mbak Sus agak tersiksa oleh gaya permai nan baru itu. kausnya kulepas.. Dia kini bertumpu pada siku dan kaki . desahnya. lenguhan. Puas Mbak? Ahh. kurasakan tubuh Mbak Sus agak g emetar. Genjotan penisku kutingkatkan. Ke lihatan dia menemukan pengalaman baru yang membius gairahnya. Dia malah menciumi bibirku dengan penuh gairah.. Mbak Sus mulai mengeluarkan jeritan-jeritan tertahan menahan nikmat. dan kedua payudaran ya yang ikut bergoyang-goyang. Justru di situ nikmatnya. Tanganku mulai mempermainkan kedua payudaranya yang tampak men ggairahkan itu.. Penisku yang tegak penuh segera diremas-remasnya. Mbak Sus hanya tersenyum. Nggak adil. Betapa bagus tubuhnya.. Sorry ya Mbak Ah kau ini mainnya aneh-aneh. Sekarang Mbak berbalik.. Tanpa menunggu jawabannya segera kumasukkan penisku ke mulutnya yang mungil. Tetapi lama-lama aku tak tahan juga. Emmhh. perempuan itu sudah kepengin disetubuhi. berguling-guling. Kuciumi pipi. Selanjutnya aku merangkak naik. Padat. Kamu juga harus telanjang. Mbak mau saya oral lagi? tanyaku. saling menindih. Hampir lima menit kami menikmati permainan itu. Biar tak merepotkan. Ooo. T ak puas. Setelah seluruh barangku masuk. Enak Mbak? tanyaku. Tanpa ampun lagi mulut dan lidahku menyerang daerah itu deng an liar. Menyorongkan penis ku ke mulutnya. dan terakhir celana dalamku. Gantian dong. hmm. kencang. Aku makin terangsang oleh jeritan-jeritan kecil. Kami main konvensional saja kok. Ohh. Nah kini dia telanjang bulat. Mbak Apa muat segede itu. Aku mengatur badannya dan Mbak Sus menurut. ahh. Pasti Mbak tak pernah puas ya? Mbak Sus tak menjawab. desahnya ketika sedikit demi sedikit batang penisku masuk vaginanya.. Tanganku pun ganti-berganti memainkan kedua payudaranya yang kenyal atau selangkangannya yang mulai berair.. Mungkin malu untuk mengungkapkan. desahnya dengan tubuh menggelinjang menahan kenikmatan pu ncak yang diperolehnya. Namun aku sengaja membiarkan dia menjadi penasaran sendiri. dan seluru h wajahnya yang berkeringat. segera kupelorotkan rok bawahnya. Pi nggulnya dinaikkan. Kini dia telanjang dada. Sem ula agak kesulitan. Ketika mulai menembus vaginanya. Selama ini Mbak sama suami main seksnya gimana? ta nyaku sambil menciumi payudaranya..Aku tak menjawab.

Tak lama kemudian spermaku muncrat di dalam vaginanya. Senggama lewat belakang. Tapi tolong sekali lagi. Mbak kalau pengin bilang aja ya. Dik. Kamu juga.nya.. Tapi mau mencoba kan? Mbak Sus tidak menjawab. Soalnya Mbak tak cukup kalau cuma dilayani satu cowok. Kami berpelukan. Cerita dewasa mbak mbak lumayan untuk di nikmati. kataku sambil mengatur posisinya. Kamu ini aneh-aneh saja. Penismu juga nikmat. Kami berpelukan erat. Sekarang Mbak yang di atas . aku pengin masuk agar spermaku kelua r. Ah Mbak memang kalah pintar dibanding kamu. bisikku sambil mencium bibir mungilnya. Ya penisku tegak lagi. Mendekati klimaks aku m eningkatkan frekuensi dan kecepatan genjotan penisku. Mbak Sus kemudian menyusu l mencapai klimaks. Mbak Sus kurebahkan dan aku menembaknya dari atas. Vaginamu masik nikmat Mbak . Dia malah kemudian menciumi dan menggumuli aku habis-ha bisan.. Malu ah. Apalagi ditingkah lenguhan dan jeritannya menjelang sampai puncak. Ya akhirnya aku me sti menggenjot dan menembaknya sampai dia orgasme beberapa kali. Posisinya segera kuubah ke gaya konvensi onal. Setelah siap aku pun mulai menggenjot dan menggoyang dari belakang. Mbak mau nggak main ramai-ramai? Maksudmu gimana? Ya misalnya aku mengajak salah satu teman dan kita main bertiga. dan saling meremas lagi. Tetapi sst. Dua lawan satu. Ah kamu ini ada-ada saja. Ketika dia mencapai orgasme aku belum apa-apa. Siang itu di sebuah rumah yang cukup . Tapi kan nikmat Mbak . Tangannya kubimbing agar memegang pe nisku masuk ke selangkangannya. berciuman... aku mau keluar nih ahh. Kita lanjutkan nanti malam saja ya. Kalau ingin ya langsung masuk ke kamar Mbak. Payudaranya yang ikut bergoyang-goyang menambah gairah naf suku. Kurasakan vaginanya begitu hangat menj epit penisku. Ini gaya anjing. Capek? tanyaku. Seperti tak puas-puas meras akan kenikmatan beruntun yang baru saja kami rasakan. Mbak Sus tersentak-sentak mengikuti irama goyanganku yang m akin lama kian cepat. Gaya apa lagi ini? tanyanya. Ya aku terangsang lagi jadinya. Ah Mbak Sus. Ya deh kalau capek. Oh Mbak. Mb ak Sus. Aku terletang dan dia menduduki pinggangku. Setelah masuk tubuhnya kunaikturunkan seirama ge njotanku dari bawah. Cerita Memek Belenggu Rindu Yang Tertahan. kalau pas am an lo. Sampai mau remuk tulang-tulangku. jawabku sambil kembali meremas payudaranya yang menggemaskan . Mbak Sus kem bali menjerit dan mendesah merasakan kenikmatan tiada tara yang mungkin selama i ni belum pernah dia dapatkan dari suaminya. Setelah dia orgasme sampai dua kali. Nih sudah nggak tahan lagi penisku. kami istirahat. baik dalam permainan seks ataupun permainan c inta. Nanti kita main dengan macam-macam gaya lagi. Pasti Mbak belum pernah. karena wanita yang lebih tua b iasanya lebih jago dalam bercinta. Lima menit lebih kami dalam posisi relaksasi seperti itu.

dia bil ang ortunya lagi ke rumah saudaranya yang pulangnya nanti sore. Mas sayang. bibirku tak lepas dari bibirnya dan menyeruak lebih ke dalam yan g sesekali mulutku menghisap lidahnya keluar masuk. "Sudah lama yah nunggunya. "Kamu cantik sekali siang ini sayang. yang nampaknya dia mulai menikmati dan sudah terangsang diiringi dengan desahannya yang sensual. Mas sayang. Tiba-tiba datang seorang pemuda yan g mengenakan kaos biru di padu dengan jeans warna serupa.. yang membuat dia menggelinjang dan mendesah kembali. seorang gadis yang berambut panjang terurai dengan raut wajah yang manis t erlihat sedang menanti kedatangan seseorang.. terbukalah kaitan bra hitamnya yang berukuran 36b itu. aku memeluk gadis pujaanku deng an mesra." desahnya lembut. "Ohh. yang selanjutnya aku merengkuh bahu si gadis dan mengajaknya masuk ke dalam ruangan tamu. sembari dia memejamkan kedua bola matanya. Dia berjalan menuju ke rumah gadis yang sedang asyik duduk di depan rumahnya. yang di ekspresikan dengan memelukku erat. Sembari tanganku meremas kedua tangannya dan kemudian aku lanjutkan untuk menari k tubuhnya lebih rapat. Enak sekali. Dengan masih menyimpan rasa rindu yang tertahan. "Hallo juga." bisikku di telinga nya sambil mencumbu daun te linganya. Dengan dua kali gerakan. Di sofa kita duduk sangat dekat sekali." Sesaat aku menghentikan cumbuanku kepadanya dan memegang kedua pipinya kembali s . Lidahku bermain di rongga mulutnya untuk memberikan perasaan yang membuat nya me ndesah sesaat setelahnya.. Dengan senyum yang manis kemudian gadis itu menyapa sang pemuda yang kelihatan r api. Sambil memilin. Jemari tanganku langsung mengelus tepian payudaranya yang begitu kenyal dan meng gairahkan itu. Aku menjulurkan lidahku tepat di ujung payudaranya. Si gadis tak menjawab hanya tersipu raut wajahnya. Di balik punggungnya jemari tanganku dengan lembut mas uk ke dalam kaos warna putihnya dan mencoba membuka kaitan bra dari belakang pun ggungnya. sambil membisikan kata. Baik itu melalui panggilan ataupun sikap terhadap masing-masing. si gadis sesekali mengawa si depan rumahnya kalau-kalau yang di tunggu sudah datang atau belum." sapanya dengan panggilan khas yang mesra ke padaku." balasku pendek. sampai-sampai kita bisa merasakan hembusan nafas masing-masing..asri. "Ohh. Seperti halnya sian g itu.. Kemudian kita terlibat perbincangan sesaat. "Adiet kangen banget nih sayang. yang kebetulan keadaan di rumah sang gadis nampaknya sedang sepi. harum dan segar siang itu. sa at kita bertatapan wajah." jawabnya pelan. Tanganku kemudian memegang kedua pipinya d an tak lama bibirku sudah mengulum bibirnya yang terbuka sedikit dan bentuknya y ang ranum. "aku juga kangen Mas sayang... "Hallo Mas Adietya sayang. Dan tak lama setelah itu jariku sudah memilin putingnya yang mula i keras." kataku lembut. Selanjutnya dengan gerakan p elan aku membuka kaos putihnya dan langsung mulutku menelusuri payudaranya dan b erakhir di putingnya yang menonjol kecil. Sayang. Antara aku dan si gadis memang terlihat mesra di setiap kesempatan apa aja." lanjutku lagi..

Tak berselang lama kemudian." tambahnya lirih. yang aku lanjutkan dengan menjelajahi leher jenjangnya dengan lembut. Bibirku mencumbui setiap senti permukaan kulitnya dan berpindah sesaat ketika li dahku mencapai belakang telinganya dan membuat tubuh sang gadis kembali bergetar pelan. Aku mencium aroma khas setelah lidahku mencapai bukitnya yang berbulu hi tam dan lebat sekali. Dan tak lama lidahku sudah menjilati bibir luar vaginanya dengan memutar ujung l idahku lembut. Sang gadis hanya mengulum senyumnya yang manis sembari kembali memelukku mesra. "Ohh.. Layaknya kamar seorang gadis yang tertata rapi dan aroma segar wangi bunga-bunga yang ada ditaman depan kamarnya terhirup olehku saat memasukinya. "Ssshh. aku mengangkat tubuh sexy sang gadis dan meletakkan nya di atas meja belajar yang ada di kamarnya. kemudian berpindah setelah aku merasaka n cukup untuk merangsangnya di bagian itu. "Aku nggak kuat Mas. "Sayang. Desahan dan getaran tubuhnya menandakan kalau sang gadis sudah sangat te rangsang oleh setiap cumbuanku. Yang aku lanjutkan dengan menghentikan tindakanku sesaat.. "Oh. Payudara kamu sungguh indah bentukya. kemudian aku berdiri tepat di hadapanya yang sudah ber jongkok sambil menatap penisku yang sudah berdiri tegang sekali.ambil membisikkan kata. Perlahan kemudian aku mulai menurunkan celana dalamnya dan aku membiarkan mengga ntung di lututnya yang sexy.. Kemudian aku lanjutkan dengan menjulurkan lebih ke dalam lagi unt uk mencapai bibir dalamnya yang sudah sangat basah oleh lendir kenikmatan yang d i keluarkan dari lubang vaginanya. Jemariku mulai mengara h kebawah menuju celana jeans nya dan tanpa kesulitan aku menurunkan resliting c elananya yang nampak olehku pinggiran celana dalam warna hitamnya yang sexy." bisikku lirih di telinganya." desahnya parau. Mas sayang. Bibirku yang sejak tadi bermain di atas. namun cukup terawat terlihat olehku sekilas dari bentuk bu lu vaginanya yang menyerupai garis segitiga. Tanganku tak tinggal diam sementara bibirku menc umbui setiap titik sensitif yang ada di tubuh sang gadis. Dengan gerakan lincah bibir sang gadis langsung mengulum kepala penisku dengan l embut dan memutar lidahnya di dalam mulutnya yang mungil dan memilin kepala peni . Perlahan aku memeluk tubuh sang gadis kembali. Lidahku menjulur lembut ketika mencap ai permukaan kulit perutnya yang berakhir di pusarnya dan bermain sejenak yang m engakibatkan tubuhnya menggelinjang kedepan. Mas sayang" jeritnya tertahan. Aku mengelus kedua bongk ahannya pelan dan sesekali jariku menyelip di antara tepian celana dalamnya yag membuat bibirnya kembali bergetar mendesah lirih. Sang gadis masih mengenakan celan a jeansnya. Tubuh sang gadis mengelinjang perlahan bersam aan dengan tersentuhnya benjolan kecil di atas vagina miliknya oleh ujung lidahk u. Kembali aku melanjutkan cumbuan yang mengarah ke te pian pangkal pahanya dengan lembut dan sesekali aku mendengar sang gadis mendesa h lagi.. Aku menurunkan tubuh s ang gadis dari atas meja.. Kemudian aku melemparkan celana jeansnya ke lantai dan seketika tanganku dengan lembut merengkuh bongkahan pantatnya yang padat berisi. Dengan mesra aku mengajak si gadis berjalan ke arah kamarnya yang lumayan besar dan bersih. kecuali bagian atasnya yang sudah terbuka saat kita berasyik masyuk di ruang tamu." desisnya lirih..

Mas sayang. Please. "Slepp.. "Hekk. . "Ohh. Sayang" desahku pelan. Mmm. Rambutnya yang hitam panjang ku remas sebagai expresi dari kenikmatan yang menga lir di sekujur tubuhku. Kembali bibir sang gadis mengeluarkan desahan sexynya. Gerakanku membuatnya menggelinjang dan semakin keras d esahannya terdengar. Tangannya merengkuh bongkahan pantatku serta menariknya l ebih erat lagi... Tak lama berselang sang gadis kemudian tersenyum manis dan menge cup bibirku kembali sambil mengucapkan kata. dengan mata yang sayup penuh n afsu. Setelah beberapa saat sang gadis menjelajahi organ sensi tifku. Aku enggak kuat" jeritnya lirih. Setengah dari batang penisku sudah masuk ke dalam vaginanya.." gumamnya lirih. Pingg ulku membuat gerakan maju mundur untuk kesekian kalinya dan sepertinya sang gadi s akan mendapatkan orgasme pertamanya ditandai dengan gerakan tangannya yang mer engkuh bahuku erat dan menggigit bibir bawahnya lirih. "Oh.. Mulut sang gadis menggumam lirih karena mulutku juga masih mengulum bibirnya." jeritnya bergetar. Untuk menambah kenikmatan buat dirinya. Mas sayangg.sku yang mengkilat. aku mulai memajukan s edikit demi sedikit sisa batang penisku ke rongga vaginanya yang paling dalam da n aku mengarahkan ujung penisku menyentuh G-spotnya. Sambil menahan nikmat." irama yang di timbulkan ketika penisku sudah menyeruak bibir vaginanya . di saat selanjutnya tangan kiriku memegang batang penisku yang sudah sangat tegang sekali menahan rangsangan yang menggelora dan mengarahkannya tepat di bibir vag inanya yang sudah basah oleh lendir birahi. Dengan gerakan lembut aku mengangkat paha kirinya dan bertumpu pada lenganku... "Mmm.. yang aku padukan de ngan gerakan bibirku mengulum bibirnya yang ranum serta memilin dan memutar ujun g lidahnya lembut. aku merengkuh bahunya serta memintanya berdiri dan kembali aku mendudukka n pantatnya yang padat berisi di tepian meja sementara salah satu kaki jenjangny a menjuntai ke lantai. "Ohh.. tangan sang gadis menyentuh buah zakarku dan memijitnya l embut yang membuat tubuhku ikut mengelinjang menahan kenikmatan yang sama. Sekarang yah" pintanya lirih. Pada saat bersamaan ujung telunjukku juga mengelus belahan antara anus dan bibir bawah vaginyanya. "Ohh. rongga vaginanya menjepi t erat batang penisku. Aku masih belum merespon atas jeritan lirihnya.. Tubuhku bergetar hebat ketika menerima semua gerakan erotis mulai dari jemari tangannya yang lembut mengelus batang penisku serta bibir dan lidahnya yang lincah menelusuri buah zakarku.. Perlahan aku mengarahkan batang penisku tepat di belahan vaginanya dan mendorong nya lembut. Mmm" gumamnya. Bersamaan dengan aliran hangat yang kurasakan di dalam. Mas sayang. sebaliknya aku menundukkan kepal a untuk kembali menjilati kedua payudaranya bergantian dan berakhir di puting pa yudara yang sebelah kiri..

Tanganku perlahan meremas payudaranya dari belakang mulai dari yang sebelah kiri dan dilanjutkan dengan yang sebelah kanan secara bergantian. Perlahan aku memajukan tubuhku sambil memegang batang penisku dan mengarahkannya tepat di bibir vaginanya. masih d alam posisi membelakangiku aku mengulum bibirnya dan meremas kedua payudaranya l embut.. Mas sayang aku juga mau" sahutnya pelan. "Creett. Dengan gerakan lembut aku menarik wajahnya mendekat." jeritku kemudian. kalau sayang bisa menikmati semua ini" ucapku kemudian. Aku membalasnya dengan memberikan senyum dan mengatakan.. "Ohh. Pada saat terakhir aku menceng keram kedua pinggulnya erat dan memajukan penisku lebih dalam.. sementara tanganku dengan bebas menjelajahi seluruh organ sen sitifnya mulai dari kedua payudara berikut putingnya dan belahan anus dan bagian tubuh lainnya. Setelah cukup beberapa saat aku menggerakan pinggulku memompa belahan vaginanya. "Slepp. Ohh. "Sss. aku membalikkan t ubuhnya membelakangiku sembari kedua tanganya berpegang pada pingiran meja. dan satu hal yang selalu kuinginkan adalah aku bisa sehari-hari hidup tanpa memakai . Untuk beberapa saat aku mendiamka n kejadian ini sampai akhirnya penisku mengecil dengan sendirinya di dalam vagin anya yang telah memberikan kenikmatan yang tak bisa aku ungkapkan. Hanya beberapa saat setelah sang gadis mendapatkan orgasmenya. "Aku bahagia." masuklah setengah batang penisku ke dalam rongga vaginanya. Menyemburlah spermaku yang cukup banyak ke dalam rongga vaginanya dan beberapa t etes meleleh keluar mengalir di kedua pahanya... Posisi ini menimbulkan sensasi tersendiri dimana seluruh batang penisku dapat me nyentuh G-spotnya." bisiku lirih."Thanks yah." sang gadis mendesah menerima desakan penisku.. Cerita Memek Lugunya Sum Pembantuku. Sementara pinggulk u memulai gerakan maju mundur untuk kembali menyeruak rongga vaginanya lebih dal am. sementara kaki kananku mengeser kaki kanannya untuk m embuka pahanya sedikit melebar. "Sayang aku mau keluar nih. Mas sayang"ucapnya mesra. Dengan gerakan mantap penisku menyeruak sedikit demi sedikit membelah vaginanya lembut. Sayang. Ketika ujung jemariku menyentuh lubang anusnya sambil aku berkonsentrasi memaju mundurkan penisku. Aku mempercepat gerakanku memompa vaginanya dari belakang tanpa melepas ciumanku di bibirnya dan remasan ku di kedua payudaranya. "Ohh. maka nampaklah di depan ku bongkahan pantatnya yang sexy dengan belahan vaginanya yang menggairahkan.. Deng an pelan kutarik pinggangnya sambil memintanya menunduk. Mas sayang" desahnya. Demikianlah rasa rinduku terhadap kekasihku setelah beberapa lamanya tidak salin g bertemu. Aku selalu membayangkan betapa nikmatnya hi dup ini kalau aku bisa bebas melakukan keinginanku tanpa ada yang melarang..

dan langsung saja dia me mberikan perintah kepada anak buahnya melakukannya sesuai dengan permintaanku. Dan kutambahkan agar calon gadis pembant uku itu juga yang suka membuat jamu serta rajin mengkonsumsinya.! (carikan sekalian yang cantik.. baik juga bapak kepala desa ini. Kar ena aku tidak mau tanggung-tanggung. dan aku membayangkan pasti gadis-gadis di desa itu pun terbiasa untuk m engkonsumsi jamu. mulai dari mencuci baju. walaupun aku tidak menolak bila berhubungan dengan wanita y ang sudah matang... Dan satu hal yang aneh dalam diriku adalah aku senang dengan perempua n yang masih remaja. karena aku tahu jauh lebih mudah mencarinya di desa d aripada keluar masuk dari satu panti asuhan ke panti asuhan yang lain. sambil kutanyakan namanya. wajahnya a . selain takut membayangkan hal-hal yang negatif yang harus kualami. Tentu aroma tubuh dan bentuk tubuh mereka akan berbeda. Dan hal ini baru dapat kulaksanakan setelah aku a khirnya memiliki rumah kontrakan sendiri. karena segal a sesuatu harus kulakukan sendiri. Dalam hati aku berpikir. Carik Desa itu membawa 6 orang gadis yang kutaksir berumur antara 12 sampai 15 tahun. memasak air. Aku memang sengaja berburu ke daerah itu karena terkenal akan Mbok bakul jamunya. Sampai akhirnya pada gadis yang terakhir. tolong saja kalau bisa jangan satu orang. Sesampainya di desa itu. "Silakan Mas Budi tunggu sebentar. yang memang dapat terlihat dari ara h luar melalui jendela kaca yang terhalang dengan vitrage. namun aku t idak suka menyalurkannya di tempat-tempat yang sering dikunjungi para hidung bel ang. sedangkan untuk kebutuhan makan kulakukan dengan makan di warung. Tidak lupa aku juga memperkenalkan diriku kepada Bapak Kepala Desa." "Terima kasih Pak untuk bantuannya. terlebih lagi gadis yang baru tumbuh. aku ingin berbagi dengan para pembaca. ojo ngisin-ngisini.!)" tambahnya." "Tanggung beres Mas. Namun ternyata setela h 2-3 bulan aku menjalani hidup seperti ini serasa ada yang kurang. Selang beberapa lama. Suatu hari. menyetrika. yang kemudian kutahu n amanya Pak Mahmud. Dan aku bertekad untuk membalas budinya bila aku memang benar -benar menemukan gadis pembantu yang cocok dengan seleraku. aku mulai mencari rumah Bapak Kepala Desa." sahutnya tak kurang simpatiknya. Sejak saat itu aku selalu membiasakan diriku hidup tanpa memakai busana. namun karena prosesnya berbelit-belit. setelah aku menjelaskan maksud dan tujuanku. dan ya ng pasti akan menimbulkan gairah seksku. karena memang dalam permainan seks. aku juga kurang menyukai perempuan yang hanya menjajakan seks karena profesi dan juga ka rena uang. S ebelum aku melanjutkan ceritaku. 4 atau 5 orang supaya saya bisa memilihnya. " Gole'ke se'ng ayu sisan. Pada awalnya aku mulai mencari-cari gadis yang mau menjadi pembantu di panti-pan ti asuhan. namun bagiku selalu menimbulkan sensasi seks yang luar b iasa apabila aku membayangkan diriku sedang mencumbu seorang gadis yang masih re maja. singkat cerita aku mulai menjelajah di salah satu desa di daerah Won ogiri. ja ngan malu-maluin. aku merasa cocok dengannya. dan aku hanya menutupi tubuhku dengan sarung manakala aku berada di sekitar ruangan tamu. alias telanjang bulat. Aku mulai berpikir untuk mencari pembantu yang dapat membantuku untuk melakukan kegiatan sehari-hari untuk kebutuhan hidupku. mereka jauh lebih menghany utkan dan mengasyikkan. akhirnya aku memutuskan mencar inya sendiri di desa-desa. Kemudian aku memutuskan mulai mencari pembantu yang sesuai dengan kebutuhanku. Kupandangi satu persatu. nanti bapak akan panggilkan Carik Desa untuk membantu mencarinya.busana. kujelaskan secara rinci apa yang kuharapkan dengan gadis pembantu yang kuinginkan. yang disambu tnya dengan cara yang simpatik.. aku adal ah seorang lelaki berumur 38 tahun yang mempunyai libido yang besar.

! Kok nyetirnya sambil melamun. sekarang dia baru berumur 14 tahun. dan sepertinya rajin bekerja. wah. dan pasti puting susunya pun masih sebesar pentil." Pak Mahmud dengan gembira menerima pemberianku. karena masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan di kota. tolong titip sekalian untuk orangtua Sum. karena ak u sendiri sudah mengatakan kepadanya bahwa untuk kebutuhan pakaian yang akan dik enakannya akan kubelikan setibanya di kota nanti.. karena dia memang kembang desa sini. dan kulihat dari samping payudaranya masih baru tumbuh. tubuhnya padat berisi. Sum hanya tertunduk malu." "Baik kalau begitu. aku membayang kan mungkin buah dadanya baru tumbuh. denganrambut yang terurai sebahu. "Sumiati. kulitnya kuning langsat. dan Bap ak kenal sekali dengan Bapak dan Ibunya Sum. karena d ia tahu bahwa jumlah yang diterimanya bukanlah uang yang sedikit saat dia meraba tebalnya amplop yang kuberikan... Tidak terasa penisku mulai berdenyut dan bereaksi mengikuti irama lamunanku. ah bagaimana dengan kemaluannya. Sepanjang perjalanan kucoba un tuk mulai akrab dengan dirinya. Dalam perjalanan ke kotaku. baru tumbuh." "Wah.. gadis yang masih ranum. Dia tertunduk malu saat dia menyebutkan namanya." katanya menyadarkanku dari lam unanku. kamu kan sudah bertekad untuk bekerja di kota.. sebagai ucapan terima kas ih saya kepada Bapak yang sudah membantu saya. sambil tidak lupa kupasang musik instrumental ya ng bernuansa lembut..!" dan aku mengeluarkan 2 buah amplop yang memang sudah kusiapkan sejak aku berangkat dari rumah. silakan pamit kepada orangtua mu. dan yang satu lagi untuk Bapak. ayo Sum. bagaimana kalau saya memilih Sum saja. sambil terbungkuk-bungkuk beliau menerimanya sambil tidak lupa berulang-ulang mengucapkan terima kasih. dan Sum mulai me nceritakan dirinya yang baru 1 tahun ini lulus SD.. Perlahan-lahan kebekuan itu mulai mencair." ... coba kalau tidak... mungkin hanya berisi beberapa potong baju. kamu bersiap-siap untuk ikut dengan Bapak ini ke ko ta.yu namun sifatnya pemalu. saya hanya melihat Sum anaknya bersih. apakah sudah ditumbuhi rambut.. dia cocok dengan selera saya ...?" "Kalau memang bisa selesai sekarang saya tidak akan berlama-lama di sini. biar nanti Bapak yang akan menjelaskan kepada orang tuanya. kapan Mas Budi akan kembali ke kota . "Pak Mahmud. Bapak sudah berpikir pasti M as akan memilihnya. "Hati-hati Pak. panggil saja Mas Budi.." aku menghindar dan kurem secara mendadak saat kulihat kerbau yang meli ntas di tengah jalan yang kulalui. cocok dengan seleraku.?" ba yangan itu membawa imajinasiku semakin melambung tinggi. namun agak mencuat ke atas s edikit. "Uups. "Hmm. bisa konyol kita ya. lehernya sedikit jenjang. "Yang sa tu untuk orangtua Sum." "Ah Bapak bisa saja. Mas rupanya punya selera dan mata yang tajam... untung ada Sum. dia hanya mendekap tas baw aannya yang tidak seberapa." "Oh ya Pak. "Uh. tingginya sepundakku." gumamnya.? Sum kamu nggak usah panggil Pak kepada saya." "Monggo Mas. selanjutnya biar Bapak yang akan membantumu.

yang satu lagi kupakai untuk ruang tidurku. rok pendek. "Sabar.. ." kataku setelah menyusun rencanaku.2 meter di dalamnya. Ruang tidurk u dan ruang tidur Sum dipisahkan dengan kamar mandi.. kamu rajin sekali Sum. lalu kusembunyikan di lemari ruang tidurku. ini biasa saya lakukan kalau saya ada di rumah.. 2 potong handuk berukuran sedang. jangan sampai seluruh rencanaku hancur karena terlalu terburu-buru. beberapa celana dalam yang bentuknya seksi.. mandi dulu. eh Mas. kemudian siapkan makanan yang kubeli tadi. kalau kamu sudah selesai membersihkan kaca jendela. Setibanya aku di rumah." sapaku padanya. agar tubuhnya harum. da n aku sudah bertekad untuk menikmati hidup ini secara perlahan-lahan. serta rok pendek yang dikenakan. aku harus memulainya dengan perlah an-lahan.. tolong sapu dan bersihkan rumah sepeninggal saya. "Wah." awalnya Sum masih canggung untuk memanggil Mas kepadaku. Dalam perjalan pula ng." kataku pada diriku sendiri." katanya lembut. hmm. Pada saat aku mengontrak rumah ini. tunggu saya. Seperti dugaanku. Aku masuk ke kamar Sum. tetapi itu justru yang menimbulkan gairahku semakin meninggi. sabar. Yang di depan kupakai sebagai ruang kerjaku. walaupun sifat pemalunya masih saja kenta l dalam dirinya."Iya Pak.." sahutnya sambil tetap membersihkan kaca jendela yang tinggal sedikit lagi. aku dapat melihat ke kamar ma ndi dengan bebas. karena memang aku bermaksud agar Sum tidak mema kainya sepanjang hari. aku sudah membayangkan betapa nikmatnya memandangi tubuh Sum yang dibalut de ngan t-shirt tanpa BH." pesan saya padanya.. Sengaja aku tidak memb elikan BH satupun untuk dirinya. "Nanti saja kamu mandinya Sum. kamu bere s-beres rumah saja. Kupacu mobilku menuju Departemen store di kotaku. lalu aku mulai sibuk memilih b eberapa t-shirt Nevada yang ketat dengan bahan yang agak tipis. lalu memanggil diriku sambil membawa t-shirt. "Ah Mas bisa saja. terima kasih.. "Baik Mas. celana dal am yang seksi dan handuk. tidaklupa aku mem belikan sabun mandi Pquito untuknya. Kuambil seluruhnya dan kubungkus dengan tas plastik. "Iya Mas. "Sum. dan mulai aku membongkar tasnya.. aku menunjukkan kamar Sum di bagian tengah. kamu lihat sendiri banyak debu yang harus dibersihkan. Sesaat kemudian Sum masuk ke kamarnya. aku sudah merombak bagian ruang tidurku." katanya samb il terus melakukan pekerjaannya tanpa memperhatikanku.. Sesampainya di rumah kontrakanku. karena aku menempatkan one way mirror berukuran 1 x 1. serta rok pendek y ang kuperkirakan hanya sebatas paha bila dikenakan oleh Sum. Dan Sum tanpa canggung sudah melakukan tugas yang kuberikan dengan mengambil sap u di belakang.. n amun lama-kelamaan dia mulai terbiasa. kut empatkan lemari gantung yang bila kubuka pintunya. saya akan keluar sebentar. Sum h anya membawa 2 potong rok terusan dan 1 buah kutang kecil serta 2 buah celana da lam yang terbuat dari bahan murahan. tidak salah aku memilihmu. kulihat Sum sedang membersihkan kaca jendela depan rumah . ka rena rumah kontrakan-ku memang hanya terdiri dari 3 kamar. dan tampaknya dia bingung mendapatkan tas nya kosong..

! Coba saja ya. Secara perlahan aku mulai mengocok penisku dengan tangan kananku. dan itu akan menghalangi pertumbuhan buah dadamu. Seper ti bayanganku. kuta ng itu pun sudah jelek sekali. Perutnya rata. aku terangsang dengan pemandangan di hadapanku. jantungku berdebar-debar saat Sum mulai membuka rok terusannya .." jawabnya malu. namun saat kulihat di bagian bawah perutnya. Tidak puas dengan keadaan itu. ta nganku mulaimemainkan penisku yang sudah berdenyut-denyut dan bereaksi sejak tad i.. masih mulus. "Tapi Sum malu Mas. dan kul etakkan di tempat dudukku.? Dan kamu ganti baju yan g sekarang kamu pakai. "Iya tidak Sum.. jadi Sum pakai saja baju yang sudah Mas belikan untuk mu ya.. nampak bagian itu agak menonjol keluar.?" tanyanya. Sesaat kemudian Sum m embungkuk untuk membuka celana dalamnya. sehingga dia hanya memakai kutang kecil dan celana dalam murahan. dalam keadaan telanjang bulat tanpa sehelai benangpun. kulumuri dengan baby oil. Setelah dia mengerti. Tidak lupa aku menjelaskan kepada Sum bagaimana caranya menggunakan shower dan b ermandi dengan air hangat. Begitu Sum masuk kamar mandi.. bajumu itu tidak baik untuk dipakai di kota. aku tinggalkan dirinya. karena memang kamar mandiku tidak memakai bak mandi. Sum masuk ke kamar mandi dengan membawa t-shir t serta rok pendeknya.. Aku semakin menggelinjang saat jari jemariku memainkan puting susuku. dan aku mulai membuka lemari gantungku. percayalah. Kubuka bajuku sehingga aku telanjang bulat.?" "Kutangnya mana. Kulihat tubuh Sum begitu padat berisi.?" "Wah Sum. .." kataku mencoba menjelaska n. tubuh seorang gadis yang baru tumbuh. u gh.. dan aku melengguh ketika Sum akhirnya m embuka kutang kecilnya. bua h dadanya masih belum menonjol betul. tidak perlu kamu menggunakan kutang itu.. Dan pemandangan di depan mataku m embuatku terpana. sementara t angan kiriku mulai membelai-belai sekujur tubuhku mulai dari perut dan berakhir di puting susuku. sudahlah kamu pakai saja kaos yang kubelikan tadi.. Penis karet yang kubeli itu dapat diletakkan dengan k ondisi berdiri mengacung ke atas. Pemandangan di depan mataku membuatku semakin melambung tinggi dalam nafsuku.. nanti akan kelihatan. Libidoku mul ai menaik. bergegas aku pun masuk kamar tidurku untuk siap-si ap melihat pemandangan yang menggairahkan.. kemaluan Sum belum lagi ditumbuhi oleh bulu. Sengaja aku memilih yang berukuran ti dak terlalu besar yang berdiameter hanya 2 cm..?" nampaknya Sum ragu-ragu untuk melanjutkan kata-katanya. hanya segenggam telapak tangan saja. kamu kan masih kecil. karena bagian bawahnya dilengkapi dengan semac . justru akan kelihatan indah sekali kalau tubuhmu hanya dibalut d engan kaos yang kubelikan.. sensasi yang luar biasa mulai menerpaku. "Oh. hanya ada beberapa lembar bulu.?" "Tapi. Mas akan malu kalau nanti ada teman-teman Mas kesini. berwarna merah muda kont ras dengan warna kulit tubuhnya yang kuning langsat... aku mengambil penis karet dari lemari bajuku yang berukuran tidak terlalu besar yang kubeli saat aku pergi ke luar negeri... Dan yang membu atku semakin berdebar dan bernafsu. puting susunya masih belum begitu besar.. Baju Sum kemana. itu pun masih bulu yang halus." Akhirnya walau dengan berat hati. agak gemuk sedikit."Mas. namun itu justru sangat men ggairahkan diriku. mungkin sudah bau keringat.. "Tapi apa Sum.

terlebih lagi saat shower itu menye ntuh kelentitnya yang masih sebesar kacang. Tiba-tiba tubuh Sum melengkung ke dep an.. Bibirnya yang seperti gendewa itu mulai terbuka.. kiri dan kanan. dan aku semakin larut dalam nafsuku saat tangannya m ulai membersihkan ketiaknya yang belum lagi ditumbuhi bulu. Otot di s ekitar anusku mulai bereaksi mengejut dan mengembang. gairahku memuncak.. Tubuhnya melengkung ke belakang. cret. sementara di sebelah kamar. Aku tidak dapat membayangkan bahwasanya Sum gadis yang lugu yang baru saja datang dari des a dapat melakukan hal itu. shower itu tetap digesek-gesekkan ke kelentitnya. dan air yang menga lir mulai membasahi rambutnya. ahh.. Sum mulai menggosok-gosok bu ah dadanya dengan cairan sabun di tangannya. "Sshh.. penis karet itu masuk semakin dalam." 7 kali semburan kurasakan air maniku . Kulihat Sum mulai mempermainkan puting buah dadanya yang mengeras dengan jarinya sambil sesekali meremas buah dadanya.. dan yang lebih membuatku berd ebar adalah saat Sum mulai menggosok-gosokan shower itu langsung ke bibir kemalu annya. Bayangkan. dia o rgasme. sehingga semakin jelas aku dapat melihat pe mandangan yang menggairahkan itu. diarahkan air yang memancur dari shower i tu tepat ke arah kemaluannya.. Matanyaterpejam saat tangannya mula i meremas-remas buah dadanya sendiri. Kugoyangkan pantatku sedimikian rupa sehingga aku dapat merasakan penis karet itu berputar di dalamnya. "Aaahh. Sum mulai menyandarkan tubuhnya di dinding berhadap an dengan One way mirror di kamarku. Dan saat aku menurunkan tu buhku. Sum terjengkit kenikmatan. Yang jelas pemandangan itu membuatku semakin me nggila dalam nafsuku. Aku semakin menggeli njang dipenuhi oleh rasa nikmat di sekujur tubuhku. Aku mulai mendesah saat penis karet di tempat dudukku mulai menyentuh anusku. dan tangan ki rinya mulai meraba-raba buah dadanya sambil sekali-sekali meremasnya.am piringan. sement ara tangan kananku masih terus memempermainkan penisku dan tangan kiriku tetap m empermainkan puting susuku. Lalu perlahan-lahan tangannya mulai membersihkan dirinya dengan sabun mandi. cret. Nafsuku semakin memuncak saat kulihat Sum mengambil shower dan mulai membersihka n kemaluannya. Sum mulai dengan menyalakan shower. Aku mulai menempatkan diriku dengan anusku tepat di atas penis karet itu. aku menikmatinya sa mbil beronani juga. Kupercepat dan kupercepat kocokan tanganku di penisku. hanya untuk menambah r asa nikmat saat aku beronani." Sementara di kamar mandi. dan kulihat kedua pahanya menjepit shower dan tubuhnya bergetar. Aku semakin bergairah saat pen is karet di tempat dudukku mulai memasuki lorong kenikmatan di anusku. dan tanganku tetap bermain dengan penis dan puting sus uku. terasa bergetar menimbulkan perasaan y ang sulit kuceritakan.!" baru kali ini aku merasakan hal itu. Dan akhirnya.... Tangan kirinya mulai menggosok-gosok kemaluannya d engan cairan sabun. gadis lugu dari desa berumur 14 tahun melakukan masturbasi sampai orgasme di kamar mandiku. Sementara dengan tangan kanannya. sampa i akhirnya aku merasakan ada sesuatu yang akan meletup dan meledak dari dalam tu buhku. aku meleng king. rupanya semburan air dari shower itu menimbulkan sensasi seks dalam dirin ya yang selama ini belum pernah dia rasakan. Dengan tangan kanannya. Dan ketika seluru h penis karet sepanjang 12 cm itu menghunjam bagian belakang tubuhku. Entah karena rasa nikmat yang dirasakannya atau memang hanya kebiasaannya. sungguh menimbulkan rasa n ikmat yang tiada taranya. Nampak Sum sepertinya menikmati apa yang sedang dilakukannya . karena biasanya memang han ya sebatas ujungnya saja yang kumasukkan ke dalam anusku. dan tidak henti-h entinya aku memilin puting susuku kiri dan kanan. Kocokan tangan kanan di penisku mulai kulakukan semakin cepat. "Cret. Mungkin sensasi itu baru ditemukannya saat dia mulai menikmati guyuran air hangat dari shower yang selama ini belum pernah dia alami. Ah.. Sum masih asyik menggosok-gosok buah dadanya tanpa menyada ri bahwa aku sedang menikmati tubuhnya yang ranum dan menggairahkan itu dari seb elah kamar..

berbentuk segitiga kecil membelah buah pantatnya. "Gimana mandinya Sum.? Supaya aku bisa melanjutkan apa yang harus kulakukan de ngan Sum. "Van.!" "Iya Mas. aku akan meletakkan p enis karetku di kamar mandi suatu saat nanti. waktu saya liburan di rumah teman Om saya di kota Jakarta. Aku terduduk lemas sambil teta p melihat Sum yang mulai mengeringkan tubuhnya dengan handuk.. Tak terasa sudah hampir seminggu saya menginap di sana. Cerita Memek Pijat Payudara.. a ku sudah lapar.. Umur Om Dody kira-k ita 40 tahun sedangkan Tante Rina berumur 31 dan mereka mempunyai anak berumur 5 tahun bernama Dino. Keindahan payudaranya tersebut dikarenakan Tante Ri na rajin meminum jamu dan memijat payudaranya. Agh. Ada komentar dan idea. terima kasih. tapi kamu harus rahasiain jangan bilang s .. Kubersihkan air maniku dengan tissue. nampak puting susunya masih mengeras. supaya hidupku lebih bergairah lagi. Sesekali kutengok dia." "Wow." katanya tersipa dan Sum tertunduk malu. Dan aku mengharapkan dapat menikma ti pemandangan yang lebih menggairahkan lagi saat aku membayangkan Sum akan berm ain-main dengan penis karet itu. Cepat-cepat kubereskan tempat dudukku.. Om Dody adalah teman baik dan rekan bisnis Om saya.. enak. menerus ke dep an ke arah bibir kemaluannya. Om Dody mempunyai istri namanya Tante Rina. aku terjengkit dengan rasa nikmat saat ku tarik penis karet dari anusku..? Sudah segar kan. Mau tolongin Tante". dari one-way mirror di kamar kerjaku. y ang menimbulkankenikmatan yang tiada taranya.. "Tante minta tolong sesuatu tapi kamu... aku bisa melihat celana da lam yang seksi. dengan buah dadanya yang baru tumbuh. pasti banyak laki-laki yang m enginginkanmu.? Ayo atur makan." "Aah Mas bisa saja. Tante R ina Seorang wanita yang cantik dan mempunyai tubuh yang indah terutama bagian pa yudara yang indah dan besar. sementara Sum sedang mempersiapkan makan siang untukku. aku masih dengan keadaan telanjang bulat sambil memperm ainkan penisku. kamu cantik sekali dengan baju barumu Sum. tentunya dengan tubuhnya yang terbalut t-shirt yang ketat dan rok yang pendek sebatas pa ha.. Selama menginap di sana perhatian saya selalu pada payudaranya Tante Rina. Cerita ini terjadi waktu saya berumur 15 ketika itu .. "Apa yang bisa saya bantu Tante". aku membayangkan betapa nikmatnya kalau aku dapat menggumuli tubuh Sum yan g masih ranum itu. suatu siang (saat Om Dody pergi ke kantor dan Dino pergi rumah neneknya) Tante Rina memanggilku dari dalam kamarnya. Katanya. menimbulkan pemandangan yang menggairahkan bagi diriku.tertumpah dari saluran penisku menyembur membasahi tempat dudukku dan pahaku. kita makan. segar. terce tak dengan jelas pada t-shirt yang ketat. disertai dengan otot anusku yang m engejut memilin penis karet yang ada di dalamnya. dan saat ak u keluar dari kamarku.... Saat kutulis cerita ini. dan pemandangan yang paling kusuka adalah saat dia harus membungkuk. tampak tante cuma mengenakan kaos kutung tanpa menggunakan bra seh ingga dadanya yang indah telihat nampak membungsung. kuterpana dan gairahku muncul kembali ketika melihat Sum dengan rambut yang tergerai tersisir rapi memakai t-shirt dan rok pendek yang ku belikan. namun aku masih mempunyai rencana lain. sebut saja nama tem an Om saya Dody. Tubuhnya yang padat berisi. Ketika saya masuk ke kama r Tante Rina.

"Apaan Tante kok sampe musti rahasia-rahasian". sambil menghisap-hisap pa yudaranya tante memegang penisku dan dimasukkan ke dalam lubang vaginanya. tanya Tante Rina lagi. segera kuamb il krem dan kulumuri dulu di tanganku kemudian secara perlahan kulumuri payudara nya. Wuih .. dan aku mengiyakan. gerakannya ialah kedua tanganku menyentuh kedua buah payudaranya da n melakukan gerakan memutar dari pangkal buah dadanya sampai mendekati puting su sunya. Selanjutnya tante mengambil botol yang berisi krem dan dia segera duduk di tepi ranjang. katanya. Perlahan kutelusuri buah dadanya yan g kiri dan yang kanan dari pangkal sampai mendekati puting. terasa di liangnya tegang sekali.. Sambil kuhisap buah dadanya tante membuka celananya sehingga dia d alam keadaan telanjang bulat. dia menjawab supaya payudaranya indah terus. Tante kemudian memintaku telungkup menindih tubuhnya. aah". Ia memintaku agar melumuri buah dadanya secara perlahan kecuali bagian puting susunya dengan krim yang diambilnya tadi. Saat itu saya langsung Grogi setengah mati sampai tidak bisa berkata apa-apa. "Van. Setelah sekitar 10 menit kuhisap puting di buah dada kanannya gantian buah dada kiri kuhisap. Tante minta kamu hisap puting susu Tante". Kuhisap puting susu itu. bayangin saya seperti ketiban emas dari lan git. hisap yang kuat sayang. katanya sambil menunjukkan buah dadanya ya ng montok. Tante sudah berbaring telentang dengan telanjang dada. Setel ah melalui perjuangan akhirnya penisku memasuki vagina tanteku. Lalu kukatakan padanya aku bersedia. "Ahh. Tante sema kin terangsang nampaknya terus ia memintaku. kulihat nafas tante tampaknya mulai tidak beraturan. "Kok pijit saja musti pakai rahasia-rahasian segala". indah sekali. kok diem mau nggak?". Grogi juga. "Mau nggak?". Sesekali mulutnya mengeluarkan bunyi. "aahh. Tanpa banyak tanya lagi langsung ku hisap puting susu kanannya. "Tadi nikmat sekali". Segera kulalukan gerakan memutari buah kedua buah payudaranya. Kemudian aku bertanya kepada tante kenapa dia begitu se . Semua ini dilaku kan sambil mengisap dan meremas-remas buah dadanya. tante meminta saya agar tidak menyentuh puting susunya. Segera saya buru-buru cuci tangan di kamar mandi yang terletak di kamar tidurnya . Tanpa banyak bicara dia langsung membuka pakaiannya dan membuka BH-nya. "Van. "Tante minta kamu memijit ini tante". Kemudian giliranku menyemburkan air maniku ke liangnya dan kami pun terdiam meni kmati momen tersebut. tante memegang kedua tanganku. Sementara tanganku m engelus dadanya. Sambil meremas aku bertanya mengapa puting susunya tidak boleh disentuh? Tiba-tiba ia menjamba k rambutku dan membawa kepalaku ke buah dadanya. katanya. ahh". "Van.iapa-siapa". Setelah melumuri seluruh pay udaranya. katanya sekali lagi. segera payudaranya yang indah tersebut segera terlihat. "Tante Minta tolong dipijitin". kamu cuci tangan kamu dulu gih". kalau saya tebak payuda ranya ukuran 36B. katanya terus dia memintaku besok kembali memijat payudara nya. "Lebih kuat lagi hisapanya". Puting susu kecil tapi menonjol seperti buah kelereng kecil ya ng berwarna coklat kemerah-merah. Gila rasanya kenyal dan lembut sekali. katanya sambil napasnya terseng al-sengal.. Pinggulku segera kugenjot da n terasa nikmat luar biasa sedangkan tante berteriak karena orgasme sudah dekat. Van tolong remas lebih keras ". setelah itu tante mencium bibirku dengan lembut. memegang buah dada secara gratis disuruh pula siapa yang nggak mau? Lalu sa ya bertanya mengapa harus dipijat buah dadanya. Tanpa ragu keremas buah dada yang indah tersebut dengan keras. desah Tante Rina. Kemudian dia membuka celanaku dan meremas penisku. Tak lama kemudian tante nampak sudah orgasme. Saat itu terasa penisku tegan g sekali. Ketika saya balik.. "Van. terus ia berteriak. rupanya ia ingin mengajariku cara memij at payudara. baru beberapa gerakan tante memint aku agar gerakan tersebut dibarengi dengan remasan pada buah dadanya.

"Saat k amu mandi. jawabnya ia tidak bisa melakukan hubung an seks kalau buah dadanya tidak dirangsang terus-menerus..nang buah dadanya di sentuh dan dihisap. dia menjawab dengan enteng. Saat kutanya mengapa dia memilihku untuk melakukan hubungan Seks. tante ngintip kamu dan tante lihat penis kamu besar." .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful