MANUAL

Konstruksi dan Bangunan

PERENCANAAN BETOI$ STRUKTUR BERTULANG UNTUK JEMBATAN

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT BINAMARGA JENDERAL

PRAKATA

jal pembinaan an Sa l a h sa tu a sp e k p e n ti n gu ntuk menunjangkeber hasialan a d a l a h d e n g a n te rse d i a n ya m a, Standar ,Pedomandan Manual ( NSPM ) , Nor y a n gda p a td i te ra p ka d i l a p angan n denganm udah. Untuk mengatasi permasalahandi atas, DirektoratBina Teknik Direktorat J e n d e ra lB i n a Ma rg a D e p a r tm enPeker jaanUm um telah menyusunM an ual Perencanaan Struktur BetonBertulanq untukJembatan. M a n u a l i n i d i su su n d e n g an m emper hatikanm asukan dar i nar asum ber jalandan jembatan. b e r k o mp e ted a n ya n ga h l id i bidang n peker jaan p T a t a c a ra e n u l i sa n n u a l n i mengacupada Pedom an ma ( i Nasional PSN ) Standar No. B tahun 2007.

Apabila dalampelaksanaannya ditemui ataupun terdapat kekeliruan kekurangan pada manualini, akandilakukan perbaikan dikemudian dan penyempurnaan hari.

Jakarta.

Desember 2008

Dir ekturJender alBina M ar ga

UL$ti,, L^L\,\LFG-(,N
A. Hermanto Dardak

Daftar isi

Prakata Daftarisi gambar Daftar Daftartabel 1 . P e n d a h u l u a.n. . . . . . . . . . . . . . . 1.1. Ruang Lingkup 1.2. Pemahaman terhadap Struktur Jembatan 1.2.1. Umum 1.2.2. Tipikal Struktur ............ AtasJembatan 1.2.3. Tipikal Struktur Bawah Jembatan Penjelasan Persyaratan UmumPerencanaan ................ 2.1. SyaratUmumPerencanaan Struktur Beton 2.1.1. UmurRencana Jembatan yangDigunakan 2.1.2. Satuan .......... 2.2. P r i n s i p m u m e r e n c a n a a.n. . . . . . . . . . . . . U P . . 2 . 2 . 1 . D a s a r m u m e r e n c a n a a.n . . . . . . . . . . . . . U P . . 2.2.2. Asumsi Anggapan dan Perencanaan .......... (PBKT) 2.2.3. Perencanaan Terfaktor Berdasarkan Bebandan Kekuatan 2.2.4. Perencanaan Berdasarkan BatasLayan(PBL)........ 2.2.5. Metode Analisis 2 . 3. Sifatdan Karakteristik Material Beton 2.3.1. Kekuatan Nominal Beton 2 . 3 . 2 . T e g a n g alni n. . . . . . . . . . . . . j 2.3.3. Lengkung Tegangan-regangan 2.3.4. Modulus Elastisitas

I

ii
V

vii 1-1 1-1 'l-1 1-1 1-3 1-10 2-1 2-1

2.3.5. Angka Poisson
2.3.6. KoefisienMuaiPanas 2.3.7. SusutBeton padaBeton 2.3.8. Rangkak 2.4. Sifatdan Karakteristik Material BajaTulangan Non-Prategang 2.4.1. KekuatanNominal 2.4.2. Tegangan ............. ljin 2.5. Sifatdan Karakteristik ............... Material BajaTulangan Prategang 2.5.1. KekuatanNominal 2 . 5 . 2 . T e g a n g alni n. . . . . . . . . . . . . j 2.5.3. Modulus Elastisitas 2.5.4. Lengkung Tegangan-regangan 2.6. BebanRencana 2.7. Persyaratan Kekuatran Beton 2.8. Persyaratan SelimutBeton 3 . MetodologiPerencanaan ................ 3.1. Pendahuluan................ 3.2. Pokok-pokok Perencanaan ........... 3.3. Tahapan Perencanaan ............... 4 . Perencanaan Kekuatan LenturBalok

2-1 2-1 2-1 2-1 2-2 2-2 2-2 2-3 2-3 2-3 2-4 2-4 2-6 2-7
2-7 2-7 2-10 2-13 2-13 2-13 2-15 2-15 2-15 2-16 2-16 2-'16 2-16 2-17 3-1 3-1 3-1 3-1 4-1 4-1 4-1 4-1 4-2

4.1. Umum
4.1.1. Kondisi BatasPerencanaan Berdasarkan PBKT

4 .1 .2 . A su msi e re ncanaan P ................
4.1.3. Tipikal Keruntuhan Balok

4.1.4. Penentuan RasioTulangan Keruntuhan BatokBerimbang 4.2. Analisis BatasBalokPersegi Tulangan Tunggal 4.2.1. Penyederhanaan Formulasi untukTabulasi 4.2.2. Langkah-langkah Mendesain Balokdengan TabelManual 4.2.3. Formulasi untukDesain Manual secara

4.2.4. KekuatanMinimum 4.2.5. Syarat Tulangan Minimum 4.2.6. Syarat Tulangan Maksimum
4.2.7. Jarak Tulangan Perencanaan Kekuatan BalokTulangan Ganda 4.3.1. Analisis BalokTulangan Ganda 4.3.2. Analisis BalokTulangan Gandadengan Tulangan TekanLeleh.... 4.3.3. Analisis BalokTulangan Gandadengan Tulangan TekanLeleh Menggunakan TabelManual 4.4. Perencanaan Kekuatan Balokterhadap Geser 4.4.1. Kekuatan padaBalok GeserRencana

4-3 4-4 4-5 4-8 4-8 4-10 4-'t0 4-11 4-11 4-21 4-23 4-24 4-28 4-31 4-31 4-31 4-32 4-33 4-33 4-36 4-36 4-38

4.4.2. Kuat Geseryang Disumbangkan Beton oleh 4.4.3. SyaratsyaratTulangan Geser 4.4.4. Kuat Geseryang Disumbangkan Tegangan oleh Geser 4.4.5. Tulangan Geser Minimum 4.5. Perencanaan T ............... Balok 4.5.1. Balok danBalok T T-Semu 4.5.2. Analisis Balok Tulangan T Tunggal 4.5.3. Analisis Balok Tulangan T Ganda........ 4.5.4. Analisis Balok Kotak Hollow........ 5. Perencanaan Kekuatan Ko1om........ 5 . 1. U mu m 5.1.1. Faktor Reduksi Kekuatan... 5.1.2. Prinsip Perencanaart................. 5.2. Perencanaan Kolom Pendek...... 5.2.1. Diagram InteraksiKolom........ 5.2.2. Perencanaan Menggunakan Diagram Interaksi..... 5.3. Perencanaan Kolom Lamgsing... 5.3.1. Pembesaran Momen untuk Kolom Bergoyang.............. tak 5.3.2. Pembesaran Momen untuk Kolom Bergoyang. 5.4. Kekuatan Kolom dalam Kombinasi Lentur Biaksial Tekan. dan .. 5.4.1. Asumsi Perencanaan................. 5.4.2. Perencanaan pada Momen Berdasarkan Masing-masing Lentur secara Terpisah.... 5.4.3. Perencanaan Lentur Biaksialdan Tekan 5.4.4. Persyaratan Tulangan untuk Kolom 6. Perencanaan Kombinasi Geser Puntir.. dan 6.1. Penggunaan Metode dan Perencanaan.......... 6.1.1. Pen99unaan.............,... 6 .1 .2 . Me to dP e re ncanaan................. e
6.2. Kekuatan puntir 8a1ok.......... 5.3.3. BebanTekuk......... 5.3.4. Syarat Kelangsingan................

4-50 4-57 5-1 5- 1 5-1 5-1 5-2 5-2 5-4 5-5
5-5 5-6 5-8 5-8

5-14 5-14
5-14 5-15

5-15 6-1 6-1 6-1 6- 1
6-1 6-2 6-3 6-4 6-5 6-6 6-7

6.2.1. 6.2.2. 6.2.3. 6.2.4. 6.2.5. 6.2.6.

Syarat Tulangan Puntir...,..... Torsi Keseimbangan Torsi dan Kompatibifitas................. Tulangan PuntirMinimum.... Definisi danP.o.............. A.o Detail Tulangan Puntir.. Bagan Perencanaan danGeser.. Alir Puntir
ill

7.

7-1 7-1 7-1 7-2 7-2 7-3 7-3 7-3 7 .2 .1 . U mu m padaPelatLantai 7.2.2. Kekuatan 4-5 GeserNominal 7-6 7.2.3. LuasMinimum SengKang Tertutup..... dari 7.2.4. Detail 7-6 Tulangan Geser.. Perencanaan 8-1 Dinding... 8.1. Penerapan 8-1 8 . 2 . P r o s e d u re r e n c a n a a n . . . . . . . . . . . . . . . . . 8-1 P 8.2.1. Umum 8-1 8.2.2. Dinding 8-1 hanyaDibebaniGaya Sebidang. Vertikal 8.2.3. Dinding 8-1 Dibebani dan GayaVertikal HorisontalSebidang............... 8.2.4. Dinding ................ 8-1 Dibebani GayaHorisontal Tegak Dinding Lurus 8.2.5. Dinding Dibebani Sebidang GayaHorisontal dan GayaVertikal 8-2 Tegak urus indin9............... L D 8.2.6. Dinding 8-2 merupakan Bagian dariStruktur Portal....... 8.3. Pengaku Pengikat 8-2 / Dinding...... 8.4. MetodePerencanaan 8-3 Disederhanakan untukDinding Terikatyang Menerima hanya GayaVertika|................ 8.4.1. Eksentrisitas 8-3 Beban Vertikal...... 8.4.2. Perbandingan 8-3 Tinggi Maksimum dengan Ketebalan.. Efektif 8.4.3. Tinggi Efektif......... 8-3 8.4.4. Kekuatan 8-4 AksialRencana dari Dinding 8.5. Perencanaan Dinding 8-4 untukGaya Horisontal Sebidang... 8.5.1. LenturMinimum.... 8-4 8.5.2. Penampang 8-5 Kritis Geser 8.5.3. KekuatanGeser......... 8-5 8.5.4. Kekuatan 8-5 Gesertanpa Tulangan Geser......... 8.5.5. Sumbangan Kekuatan Geser olehTulangan Geser........... 8-6 Dinding 8.6. Persyaratan Tulangan 8-6 Dinding...... 8.6.1. Tulangan 8-6 Minimum.,.. 8.6.2. Tulangan 8-7 Horisontal untukPengendalian Retak......... 8.6.3. Jarak 8-7 Spasi Tulangan............ 8.6.4. Pengekangan 8-7 Tulangan Vertikal.... 9. Perencanaan 9-1 Korbel..... 9.1, Penerapan. 9-1 yang 9.2. Faktor-faktor PerluDipertimbangkan dalamPerencanaan....................9-1 9.2.1. Tinggi 9-1 MukaSisi 9.2.2. AksipadaKorbel 9-1 g-2 9.3. Prosedur Perencanaan................ 9-2 9.3.2. Penampang 9-2 Kritis.......... 9.3.3. Kebutuhan 9-2 Tulangan Total. 9.4. Persyaratan Tulangan... 9-3 9 .4 .1 . T u l a n g a n n i mum.... 9-3 Mi 9.4.2. Sengkang 9-3 Tertutup..... 9.4.3. Pengangkuran 9-3 Tulangan Utama Tarik

Perencanaan Kekuatan Pe|at.......... pelatLantai 7.1. Perencanaan Kendaraan terhadap Lentur........ 7. 1 . 1 . T e b a M i n i m u m e l a L a n t a i . . . . . . . . . l P t 7 . 1 . 2 . T u l a n g aM i n i m u m . . . . n 7 .1.3. Penyebaran Tulangan untuk Pelat Lantai......... 7 .1.4. Pengaku Bagian Tepi........... 7.2. Perencanaan PelatLantai terhadap Geser.........

tv

4..7 Gambar 4... ReganganDan Gaya dalam Beton denganTulangan Tekan 4-23 BalokT dalamSistem 4-36 PelatSatuArah ....... 1-8 Jembatan Gider Segmental.... 1 1 r Gambar 4. 1 6 r Gambar 4..5 Gambar 5.. (AASHTO k LRFDsec. 6 r Gambar 2....ffi 4-3 i"nir ..i......2 Gambar 4..2 Gambar 1.. 1953 Box Dusseldorf... .........12 Gambar 4...5 G a m b a1 ... 1 r Gambar 1... g Nomograf untukFaktor Panjan Efektif..3 G a m b a1 .....1 0 Tipel-Girder Segmental.3 Gambar 5.2.8 Gambar 4. 5-3 5-9 5-10 5-10 5-11 5-14 5-16 TorsiKeseimbangan TorsiKompatibilitas 6-3 6-4 . 1 . Dusseldorf.4 Gambar 6.1 Gambar 1. Tulangan 4-21 Tekan Efektifitas Tulangan Defleksi Akibat Beban TekandalamMengurangi Tetap(Sustained).. Tekan 4-41 Regangan GayadalamBalokT Kondisi dan Diagram Analisis 4-43 Alir Balok Tulangan T Tunggal Analisis 4-50 BalokT Tulangan Ganda Diagram Analisis 4-53 Alir BalokT Tulangan Ganda Superposisi 4-57 Gaya-gaya KopelBalokKotakHollow Diagramlnteraksi 5-3 Kolom Gambar 4.... 2005....10 G a m b a4 .....4 Gambar 2... BalokT dalamMomenPositifdan Negatif 4-37 LebarEfektifBalokdenganSayap 4-38 Analisis 4-39 BalokT Tulangan Tunggal Analisis 4-40 BalokT Tulangan Tunggal KondisiTarik Penampang..6 Gambar 5. Regangan GayadalamBalokKondisi Berimbang Dan Penampang.4 Gambar 4.6 Gambar 4.1 Gambar5.6....7 Gambar 4.... 1 4 r G a m b a4 ... Regangan Tegangan Tulangan dan Beton Bertulang PadaPenampang Tunggal 4-2 'b. ...8 Gambar 4..9 Castlewood Canyon.....2 Gambar 5.5 Gambar 4.7 Gambar 5.3 Gambar 4.1 Gambar 4.*....1 Gambar4.. .... Regangan Dan Gaya dalam Balok KondisiKeruntuhan Tarik. 4-3 Penampang.....8 Jembatan Girder....13 G a m b a4 ..... JamesG.3 Gambar 2..1 Gambar 6.4 Gambar 5.. 1961 (Arc Jembatan Pelengkung Bridge)....2 Gambar 2.Daftar Gambar G a m b a1 ........ Jembatan Barat.5).. 1 5 r G a m b a4 ..17 Gambar 5. 1948.. 4-22 Penampang. Cikubang-Jawa Pembagian Beton Analisis dan Perencanaan ElemenStruktur Bertulang 1-18 2-5 Kurva Tekan f-e Beton Kurva 2-6 Stress-Strain Beton Grafik 2-9 Faktor Susut Grafik 2-12 Faktor Rangkak = (Kurva Contoh Kurva Tipikal Baja Tekan Stress-Strain Tulangan Kurva 2-13 Tarik) Tahapan 3-2 Perencanaan ...... ...1 Gambar2.7 1-2 Komponen Prinsip Struktur Atas.......2 Perhitungan danMnuntuk Pn Distribusi Regangan Suatu (Sway PortalBergoyang Frame) (Sway Portal Bergoyang Frame) FaklorPanjangEfektif.9 Gambar 4. . Box Lauderdale Airportlnterchange 1. 4-4 4-7 Diagram Analisis Alir Tunggaf BalokTufangan (Manual) 4-9 Diagram Desain Alir BalokTulangan Tunggal 4-11 Spasidan Selimut Tulangan Perbandingan Penampang tanpa TulanganTekan (a) dan dengan (b)... 1 . .. MacGregor .. k GarisKerjaAksi dari Resultante GayaAksial Spasiantara Tulangan Longitudinal Kolom .. 4 r Gambar 1.5 Gambar 3. 1-9 Jembatan Solid-Slab.. ...ror crai{ Perbandins"n K...

.Gambar 5. BalokTinggi Kantilever 6-5 7-4 9-1 vl .1 pambar9....... Ao Keliling Geser Kritis ..........3 Gambar 7.....1 Definisi danAn ..

.... ... JenisBangunan (a) Bawah Pangkal Fondasi Sumuran JenisBangunan (b) Bawah Pangkal Sumuran ...... . JenisBangunan Bawah JenisPilar. .Beton .........5 Tabel1.8 Tabel2...3 Tabel3.....3 Tabel1.... Atas 1-4 1-5 1-6 'l-7 1-11 1-12 1-13 1-14 1-15 1-16 1-17 2-10 2-11 2-16 2-17 3-4 3-5 5-17 Persyaratan Kekuatan Beton ntuk Abrasi .7 Tabel1. .. JenisBangunan (a) Bawah Pangkal Fondasi Langsung .6 Tabel1. Fondasi JenisBangunan Bawah.BetonPrategang JenisBangunan (d) Atas.. Atas.1 Tabel2...L.1 Tabel3.4-1 JenisBangunan .8 Tabel1. (b) Atas JenisBangunan (c) ... DiameterTulangan FaktorBebanKeadaan BatasUltimate FaktorReduksi Kekuatan U.PangkalFondasi Tiang(b) KoefisienStandarSusut Beton sebagaiTambahanReganganJangka Panjang Koefisien Standar Rangkak Tambahan Regangan Jangka Betonsebagai Panjang Jenis (a) Bangunan .Daftar Tabel Tabel1. JenisBangunan (b) Bawah Pangkal Fondasi Langsung ..... u SelimutBetonBerdasarkan PadaBetonPrategang ....SUntukBeton UkuranTulangan untukSengkang Spiral dan vtl ..4 Tabel'1.2 Tabel1.6 Tabel1.............2 Tabel5..2 Tabel2.1 Tabel1.....5-2 Tabel2..PangkalFondasi Tiang(a) JenisBangunan Bawah...7 Tabel1.....Beton ..BetonPrategang ....

DaftarLampiran Lampiran A DaftaxNama .

betonnormal ( beratisi + 2400kg/m3. Fungsi dari struktur atas adalah sebagaielemen horizontal yang menahanbeban-beban atas lantai kendaraanuntuk ditransferke di elemenstruktur bawahatauke perletakan. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulang untukJembatan Hal. 2. strukturbawahjembatan(substructure) 3. struktur atasjembatan (superstructure) 2.fc'antara20 MPa s.2. fisik lainnya.I. Secara umum strukturjembatan terbagiatasdua bagian: l.ne Lmexup Perencanaan strukturbetonini digunakanuntuk merencanakan o jembatanjalan raya o jembatanpejalankaki Dibangundenganmenggunakan l. * 3. jurang.1 Raz.d 60 MPa ).2 1.1 PnuatuutN Uuaa JsantrAN TERTTADAv STRUKTUR Jembatan adalahsuatubangunanstrukturalyang digunakanuntuk melewatkanorang atau kendaraan di atas dua daerahlkawasanatau ruang yang terpisah oleh sungai.lnuLultt I PBNDAI{ULUAN 1. l-1 . betonringan ( beratisi + 2000 kg/m3. Pnxo. jalan atauhambatan lembah.d 40 Mpa ).fc'antara20 MPa s. * *) berlakujuga untuk kategori dua beton terakhir dengancatatanperlu penyesuaian perilaku dan penelitianyang dapatditerima. 1. betonbermututinggi (fc' > 60 Mpa). Fondasi Adapun yang dirnaksuddenganstruktur atasjembatanadalahsemuakomponenyang beradadi atas perletakanjembatan.

Permukaan jembatan(wearingsurface). box-girderataulainnya. 4. T-girder. Pelat lantaijembatan Pelat lantaijembatanadalahkomponenstrukturjembatanyang menahanlangsung lalu lintas kendaraan atasjembatan.1Komponenprinsip strukturatas sebagai berikut : Stnrkturatasjembatanterdiri dari komponen-komponen 1.Fungsi utama struktur pelat lantai adalah di mendistribusikan beban-beban sepanjangjembatan secara longitudinal atau mendistribusikan bebansecara tranversal.Member direncanakan utamatipe balok sepertibetonI-girder.Biasanyabagian ini terbagi menjadi beberapa yang terbuatdari bahanbituminuous.l. Manual P erenc anaanStruhur Beton B ertulang untukJembatan Hal. Pnuo.aawu. atas Porsi dari potonganpenampangpelat lantai jembatan yang menahanlalu-lintas lapisan kendaraan secaralangsung.str I otrs Pernukocr: r i Peloi Jemboicm Gambar 1. MemberPrimer lalu longitudinal(searah Member primer fungsinyamendistribusikan bebansecara prinsif biasanya lintas) dan secara untuk menahanlenturan. 3 .l-2 . 2 . MemberSekunder Member sekunderadalahpengakudiafragmaatau ikatan antaramember primer yang direncanakan untuk menahandeformasi struktur atas dalam potonganarah melintang dan membantu mendistribusikansebagianbeban vertikal di antara girder-girder.

Pztnnnuu. kemudian setelah balok gelagarjembatan dibuat terpisah pada saat pembuatannya. 1-3 .I. jembatanstnrkturbaja 1 3. Jembatan strukturk. T-Girder. voided slab (pelat berongga).".tw Illemen struktur bawah biasanyadapat berupa kolom pier . Adapun box girder. 1.2.Elemen struktur horizontal pada jembatan struktur beton biasanya dapatberupagelagarbeton i-Girder. box girder. jembatan strukturbeton 2. pelat kendaraandisatukan dengan elemen gelagarnyasecara integraldari semulapembuatannya.dinding ataupunberupa pangkalj embatan(abutrnent). concreteslab (pelatbeton).Padajembatan Struktur beton l-Girder atau T-Girder.aTSrnarranATASTEMBATAN Secara umum struktur atas jembatan dapat dibedakanmenjadi 4 bagian menurut materialpembentukelemenstruktumya: l. Tidak dibahasdalammanualini Manual Perencanaan Struhur BetonBertulang untukJembatan Hal.2 TrcTr. i di Jembatan struktur atasbeton yang dimaksudkan sini adalahjembatanyang dibuat dari material beton baik pada keseluruhan ataupun sebagian elemen struktur pembentuknya. Adapun bagian fondasijembatan biasanyadapat berupafondasi dalam. atau fondasi dangkal. ereksen disatukan dengan pelat kendaraansecara integral agar terjadi komposit.

{lDrrect.t 5-13m I tltS 'T' lcl Cetdtrrbo(o^ 1'13.115 1 llI Gatogarb€toa bott 1t12.mbilin lr! Peli! Brton btrltjlin$ Itl: Pcltt brfon300 10-18mI 1r18 lc) K6{.1t15 anaanStrukturBeton B ertulang untukJembatan Manual P erenc .I.Beton (a) Tabel l-1.ttt Atas .tirtrnn t I I I | I 8onlul bontmg ulrtnl J.enutu. Jenis bangunan Jcoir Smgvnan At[t bato{ }o. Poyn.

tN Tabell-2. rongeo tungstt . bott b!?€hggl 1 6 .qnutu. JenisbangunanAtas Betonft) Jlnb Baaguaro Atrr 8ofttul brotorto utrmt Vrrlotl Bchr!rg Fatbtndh$rn htt $rikd tho0ltbonlong Prnoapilrn Jrnrbotrn botonbrnuhng '! Blton luonluk Itl Lon0k\rng 0r'.2 0m Manual Perencanaan Struhur BetonBertulang untukJembatan Hal.l.bolrl 30-70m 1R0rata2 estetika Josnbtron Dctoop|rtokon : lrl $c0rnrnFn:rt m 6-'12 1t20 fungsional lbl So0nenp.s! beron{g! 6-16m 1t20 fungsional lcl Stlnrn lrrongia horapot4ocagfn lofitai lralon 8-14m 1/1 I fungsional .. PnNo.1-5 .

l.qN Tabel l-3. 20-50m 1t17.tnutu. Pnvo.5 baik 1t20 tl Golrgar bok3rntn€..ut.5 baik lil Gslagof b€l8 rnorolhik drlim bentan0 to8orhonE. &clthstnaea lta$ 1q 1. Oontul bontnng utrrma Vrimi Eentnnt PBrbonfrn0in hrL ripll(0l tincollbnntana ?onompllan 1 8 . Jenis bangunan Atas .BetonPrategang(c) Jcnlr Eonguno{r Ator Jonrltnlrllrhoton Ptetolnn! thl Grlagrr bot| Frisa Frnilrno.n drnoan linlrl kofioodt.1-6 . ltntilove.39 6-150m 1/18 1/20 estetik Manual P erenc anaanStrukturBeton Bertulang untukJembatan Hal.4 0 m 1I15 1/16.

BetonPrategang(d) Tabel l-4. 'r2-35m 1 8 .5 1/17.s.5 tungEional 'T'-prica hl Gctlinr pgnqlin$an. Jenis bangunan Jofilr Bln$rnrn Arrt Jafibtrart brton 9r'trlrn : orolul boeileng utrora Vsrlatl Bnnl*r! ?arbaadlogm htl dp*el tlno*iIbonunft Paotmgarn I ldl Oelooar dcrnrn lrntal ksnrgocitdllom benlons redethrrp : r nfDrlenco0n0tn .t Atas .5 fungsional mendetaildalam laporanini akan dititik beratkanpadaelemenAdapun pembahasan elemenstruktur atasyang terbuatdari beton bertulang saja. 2 0 .5 fungsional tlt Grb0r.1! . 5 fungsional 'r8-25m 20-40m 1t17.I.1-7 . 16-25m 11151r16.4 5 m 1r16. I orc'DcA{0rr}0!n dcn{r+ lefltli lo$tutoiit ddem btntsng frrftfi0!|.1 / 1 6 . ptJ 4 patcn FOnC0l^01^ lll 6clo0$ | do. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulang untukJembatan Hal. PwnAnuLu.3 5 m 1 i l 5 . f!|3ci 0cnagln$.roan Inh(oi bcton hompoiit 6slom bgAlntto thltltrlJs.I.

l. 1953 Manual Perencanaan StruWurBetonBertulans untukJembatan Hal. box box Gambar 1.Dtisseldorf . Lauderdale Gambar 1.2 Jembatan girder. I -8 .1Jembatan girdersegmental..1n" Airport Interchange.lautt. PrNo.

Diisseldorf .tuuruax Gambar 1. 1-9 . Castlewood Canyon. 1961 Gambar 1.4Jembatan (Arc Pelengkung Bridge).3Jembatan Solid-slab. Pnxn. 1948 Manual Perencanaan Snuhttr BetonBertulang untukJembatan Hal.I.

I. Jenispilar (prer) 2.3 Ttprcat Srnaman Bawnn JrunnrtN Strukur bawah adalah komponen struktur jembatan yang menyalurkan gaya-gaya pada fondasi.5Jembatan . 1-10 .2.2005 Gambar 1. 1. Jenispangkal(abutment) St-ruhurBetonBertulang untukJembatan Manual Perencanaan Hal. PtNo.nurcs:u Tipe l-GirgerSegmentalCikubang-jawabarat. Secara vertikal dan horizontal dari bangunanatas (superstructure) berikut : umum Strukturbawahjembatandibedakan menjadidua bagiansebagai l.

Jenis bangunan JENIS PILAR TINGGI TlPlttAL(m! 0{024t0 PILAREALOKCAPTIAIIGSEDERiIA}IA 0ua baril tiang nd&lnh maoimurn PILAR I(OLOil TUIIGGAL dianiurkan kolom sirlcutar psda alirEn arus --'*& T--_-? T I t5 PILARTEUB0K Uirrrq bun{fsr dan diftyemen teff]bok _*--@ icroai ar.11 .h dirln rn€mbantu ke|rincarun 6ru! d6n rtlenguringi geruun PILARFORTAL SATUTIIGKAT (ICOLOI!4 GAUOA ATAU iiAJEUUT) da.Oleh karenafungsinya sebagaipenahantanah maka elemenstruktur ini biasanya tertimbundi dalamtanah.J 6 2S f--T l-Tl 5 15 15 PILAR FORTAL OUA TIIIGI(AT 2S PILARTEIIBOK PEITAM PA]IGI pcnampang ini tid* baik dlm rnenatran riiran arug eebdkrrya digunak8n dl damt 25 vertikal Sedikit berbedadenganpilar. Ptuoeuutunu Bawah.JenisPilar Tabel I-5. pangkal jembatan selain memikul gaya-gaya pangkal juga difungsikan sebagai dinding maupun horizontal dari superstructure.1. penahantanah.da atimn aru lpari kolom 20 mcmhantu ketancartn arug r.I. Manual P erencanaan Struldur Beton B ertul ang untuk Jembatan Hal.niurkan kolom lirkuhr p.

l-12 .. t I lii lii Ferlindungnn terhadap geruasn diperlihatkan eebagAilnuntuk keiilasan DEFAN ELEVASI rht -$ehar panEkal -{ . -$ebar Pelattniak*q -{* I lebar tennbok il penjanE pelatt iniak I tTrF I DEPAN Marual Perencanaan StrukturBetonBertulang untukJembatan Hal. Ptttolnutu. Jenis bangunan Bawah-Pangknl FondasiLangsung(a) jarak entara perletakan t [: i "r.+ ..I.qu Tabel 1-6. i .

b$kpanuhon {'"" "---i balek depan 3D PANDAT{GAN STRUKTUR pelatinjakuntukkemudahan} terrnasult {Tldak Manual Perencanaan Snuhur BetonBertulang untukJembatan Hal.l.t LebarbalokkeF*la tinggitembok kepala Perletakan perlirdungan Po*desi S00mm bewah di Dermukafift fisli teneh Ferflukaanasli p tembok enahan :ebalpilecap 1-1 POTOTIGAH Tcnnb*lr ra'fip elevasidepan Toaf.1-13 . Jenisbangunan 200 mm luffi perlirHluilgan tipikal timbuftan t5Ornn t Ttplkrl l**k--.quutu. PrNo.4tl (b) Bawah-PangkalFondasi Langsung Tabel 1-6.

lu Banah .r _hbar | -pelst lnlsk tembsk I | sryEp Paniang pelst inlak I OEPAN Manual P erencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.rnneter surnurafi ELEVASIDEPAN r-r. Jenis bangunan Jarak pertetakan perlindunqnn terhatlap nt'/.5rak i '. bebas samping 250 rnnt Di.PangkalFondasiSumuran(a) Tabel 1-7. I. Prttoeautu.1-14 .-1 Lebarpanqkat _ --.1 t. pordasi lr liI I '-.-l..

PangkalFondasiSumuran(b) Tabel 1-7. kepala balok Lebar kepala tinggitembok Forl slnhar Pondasiperlindungsn \( di 8t}0mm havrah perrnukaan tanaha*li Permukaan asli hsbebassn s6mpins 250mm penf..I. 11 . PnNo.aautunu Bawah. Jenisbangunan 20$mm perlindungan tuas tipikal timhunan it0 mrr Tlpllal t*L.han tembok pilecap P O T O r \ ' 6 . 1 N *levaai depan 3D PANDANGAN STRUKTUR pelat (Tidak injak untuk kemudahan) termasuk Manual P erencanaan Snuktur Beton Bert ulang untuk Jembatan Hal.1-15 .

t-16 .I. JenisBangunanBawah.PangkalFondasi Tiang (a) lamk Elntara pertetalcan I Perl[nrlufig{ln torhcdap iameter tiang g spasitian arah memanjang ELEVASIDEPAN --tsr:h-l spasi tiang erah mesnt{xrg DENAH uirtrEmiffinum Manual Perencanaan Snuktur Beton B ertulang untuk Jembatan Hal. Pnuotnurum Tabel 1-8.

I.asi depan *\ Tennbok Oiameter tiarqg Bdok pilecap PAHDANGAN STRUKTUR 3.--\-qfi kebebasanssmgng tiang vertlkal harus digunokan dalarn wilayah gerr|pi lr2r3 dan 4 bita dinginl€n peraEakuclaktsal tebat uiung balok cap' \i FOTONGAN{-1 Temhok kefala Eler.O pelatinjakuntukkejelasan| ttidaktermasuk MarrualPerencanaan Struktur BetonBertulang untukJembatan . Ppuotautuau Tabel 1-8.l: :L I'i I-i * perletalon FrtmutmrE-rr{ Pondasipertindungan batu6lxlrnmdi baw'h Sermukeanasli ?50mm tipikd iebar ternbok penahan pilecap '--r-.PangkalFondasiTiang (b) luas rxlmm tiPikal Per$rHungan 350 mrn tirnbunan tebar hatok kepeta .JenisBangunanBawah.

STRUKTUR (MisaLJbt.Perencanaan Lentur .Pelatlantaikendaraan .Perencanaan Lentur || .Pelatbeton. \ v !.Perencanaan Geser .Fondasi dangkal .segmen'l(Misal: Jbt. 6elagarbokssegmental Jembatankabel (cable stayedJ. .CheckSyaratKelayanan Gambar1. SYARATKELAYANAN I | | | | BALOK PERENCANAAN II - PERENCANAAN PELAT I DINDING PERENCANAAN .HitungLosses/ k€hilangan teg .GayaH TegakLurusDinding .Perenc.BETONTUL.Perencanaan pondasi dangkal pilecap Perencanaan JEMB.Sayappangkal Perancanaan Fondasi .Pemeriksaan SyaratKelayanan I @ | | Checf SyaratTut. Minimum ll .i--- KHUSUS JEMB.Pereneanaan abutmenwangkal .Pemeriksaan Syaratlul. Atas Perencanaan Struktur .segmen'T) Struktur Atas Percncanaan .Perencanaan diafragma Perencanaan Bawah Struktur .gelagarbox) barongga.Abutmenvpangkal .Perencanaan Geser CheckSyaratTul.Perencanaan balokEelagar .Pilecap .Pierhead . Ptuotauru.Perencanaan GayaV+H Sebidang .Perencanaan pelatlantai kendaraan . BETON TUL. Minimum Tulangan | . Jembatanpefengkung(Arch bridge ).Pengangkuran @'. TEI(AN EL./\ \.CheckSyaratTulangan Minimum .STR. bokssegmental Gelagar kantilever."_ \/ STRUKTUR SYARAT KEAMANAN .Perencanaan Geser/ Geser+ Puntirl'l . segmen gelagarbox.Perencanaan oierhead .Pemeriksaan SyaratTul.Perencanaan Detailing Gempa . beton pelengkung/are bridge) boks(box girderr.CheckTegangan dgn Cara PBL.Perencanaan Lentur+ aksial .tN BERTULANG BETON JEMBATAN STRUKTUR JEMB. pelat gelagar'T'. SYARATKEKUATAN .Perencanaan dan H GayaV Sebidang TegakLurusDinding .kabel.CheckSyaratTulangan Minimum .PRESTRESS pelat.Perencanaan Geser I I I .CheckSyarat Kelayanan PERENCANAAN STR.Kolompier .jbt.Minimum . . .I.segmen girder'. jbt.TiangFondasi -----------7-.Pemeriksaan (Prestress) Tegangan .NON PRESTRESS (Mtsal:Jbt. Gelagar pracetak.Perencanaan Lentur I .Perencanaan GayaV Sebidang .STR. 1-18 . Minimum I .Perencanaan sayappangkal Perencanaan Fondasi .Perencanaan kolompier .Pemeriksaan SyaratKelayanan || .Perencanaan Geser/ Geser+ PuntirI .Perencanaan Aksial + Lentur .Perencanaan Gcser/ Geser+ Puntir . gelagarbox.Diafragma Bawah Perencanaan Struktur .Perencangan DaerahPengangkuran .Ealokgelagarprestress .6Pembagian Analisis dan Perencanaan ElemenStrukturBeton Bertulang Manual Perenc anaanStrukturBeton Bertulang untukJembatan Hal.

1 AMURRENCANAJEMBATAN Persyaratanumur rencanaj embatan: o o Jembatan umum minimum 50 tahun.2 2.2. dan Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.aNAAN STRUKTUR 2.2-1 .ntt elemen Strukturdapatdibagi menjadi2bagian:.2 DIGaNAKAN SATUAN YANG Internasional Bsrdasarkan SNI.2.1 Svtnar Uaaa Pnnnxc.1. menggunakan sistemSatuan (m / mm. Perencanaan Terfaktor(PBKT) 1. Perencanaan berdasarkan BatasLayan(PBL) o Perencanaan balok prategang o Perencanaan deformasi kelavanan dan struktur struktur: Disampingitu. .pelat . PENYAMTAN UMUMPERENCANAAN 2 PENJELASAN PERSYARATANUMUM PERENCANAAN BnroN 2. faktor integriti komponen-komponen . Jembatanpenting/khususdar/atau berbentangpanjang 100 tahun. oC) 2.1. MPa. Perencanaan berdasarkan BebandanKekuatan o Perencanaan elemen lentursepertibalok. 2. Perencanaan elemenlenturdanaksialsepertikolom/pier geserdan puntir Perencanaan 2.1 PruNstp Uaau PgnENCANAAN Dtstn Umaa PrnnNceNa. o Ketahanan terhadap kerusakan instabilitas.N/kl\. Kontinuitas dan redundansi.

qr.2. Sisi kiri mewakili kekuatan rencana.as Lev.trnN (PBKT) TERFAKToR PBKT ditunjukan dalam notasi berikut : ORn> dampak dari lY.4 PERENCANAAN Bennns.2-L\ 2. 2. PENYAMTAN UMUM PERENCANAAN . = faktor pengali beban.3 B PsnrNctNe. Aspek perlindungan eksternal terhadap kemungkinan adanya beban yang tidak direncanakanatau berlebih.2.2. Y.tN BERDASARKANEBANDANKrru. dimana: Q.2 ASUMSIDANANGGAPANPERENCANAAN Untuk prosedur dan asumsi dalam perencanaanjembatan serta besamya beban rencana harus mengikuti ketentuan berikut: .:Beban(Load cases).2. o .2-2 . Struktur menahansemuabeban yang mungkin bekerja padanya.att(PBL) yang bekerjadibatasioleh suatunilai tegangan Secara umumnyaPBL adalahtegangan ijin dari materialstruktur. tegangan -ultimate Tegangan Keria 3 Tegangan iiin = sF Manual Perencanaan Strudur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Beban ditentukan berdasarkanPeraturanPembebananuntuk JembatanJalan Raya.dimana: Rn : kekuatan nominal <D= faktor reduksi kekuatan Sisi kanan mewakili kombinasi penjumlahan beban-bebanterfaktor.tnr.attt B. (2. Menahan beban angin dan gempa pada arah lateral. Q. 2.

prinsipdanalur kerjanyabila menggunakan Drjelaskan ataukeseluruhan Percobaan modelkomponen modelmatematik asaldapatdiaplikasikan.1 KEKUATANNOMINALBTTOT. Korosi. . Kuat tarik Kuat tarik langsung dari beton. PENYAMTAN UMUM PERENCANAAN suatukondisi secara Dengandemikianperencanaan PBL dilakukanuntuk mengantisipasi lain dari: bataslayan. bisadiambil sebesar: Manual Perencanaan Strudur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL2-3 .3 Srcer o. dengan standar Kuat tarik lentur Kuat tarik lenturbeton. 0.yangterdiri antara . Tegangan kerja.5 METODEANALIS$ persyaratan sebagai berikut: Metodaperhitungan strukturbetonharusmemenuhi r r . . jembatan.qRAxrnRrsrrK MATERTAL 2.nN K.2. fc' harus 2 20 MPa dan sedangkanuntuk beton prategang 30 MPa. retakdanfatik.2. bisadiambildari ketentuan: . banjirdi sekitar Bahaya 2. Deformasi Vibrasi.. r . . f. f".I Kuat tekan Kuat tekan beton untuk jembatan beton non prategang pada umur 28 hari. Menggunakan mekanika programkomputer. Menggunakan BEToN 2.33ff perawatan atau rrarapadaumur 28 hari.3. cara teknik yangbaku. permanen.

ff' :0.602' Dimana: kondisi transfer gaya f".' addahkuat tekan beton initial pada saattransfer gaya prategang- Tegangan ijin tarik pada kondisi batas layan Tegangantarik ijin penampangbeton.5 .3.25 J f"t' (selaindi perletakan). Tegangan tarik yang diijinkan pada saat transfer gaya prategang: a 0. Tegangantekan ijin penimpang beton.6.2-4 . 0. PENYAMTAN UMUMPERENCANAAN a atau. o1*=0.2 TrotNeen utN Tegangan ijin tekan pada kondisi layan Tegangantekan ijin. dengan a 2.I5 . otk = 0.lh ' (di perletakan) 2.1f"' MPa padaumur 28 hari..45i"' (untuk semuakombinasi beban).: o Beton tanpatulangan o Beton prategang penuh :0.3. perawatan standar. Tegangan ijin tekan pada kondisi beban sementara atau prategang untuk komponen beton prategang.5 rfti' Tegangan ijin tarik pada kondisi transfer gaya prategang untuk komponen beton prategang.3 LENGKUNGTEGANGAN-REGANGAN sebagai: beton Lengkungtegangan-regangan biasadigambarkan Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. a 0.2.

Diperlukanmesin tekan yang kuat (kaku) untuk mendapat kurva yang lengkap. 34 !3 o q 9-r o Padabetonlunak. PnnswnqruttUuuu PTRENCANAAN persamaan matematikyang Dianggapkurva bilinier atau trilinier berdasarkan disederhanakan a a Dianggaplinier.dari test kuatsilinderumur 28 hari.kuruarelatifdatar setelah puncak rnencapai 0.1 Kurva f-a Tekan Beton terhadap responnya Umumnyaperilaku dari materialbetondigambarkan sebagai bebanuniaxialtekan. khususnya setelah melampaui titik puncak.2-5 .002 Concrete straio 0. berdasarkan tegangan kerja Ditentukandari hasilpengujian regangan kuattekan dari Lokasi maksimum. Manual Perencanaan Struhur BetonBertulanguntukJembatan Hal.0(B Gambar 2.2.

e Gambar2.arnu Uuuu Pranrcaxnntt 2. yang terutama dipengaruhioleh material dan proporsi campuran beton.2.E.3. untuk beton normal sebagai berikut: a (o E" = w"t't . -t -\ a a a Ditentukan dari hasilpengujian.o$.s Modulus elastisitasbeton.2 Kuwa Stress-Strain Beton Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. Nilainya tergantungpada mutu beton.tu 1n 1n q) a Secant modulus Strain. f.Nilai E.' Intialtangent modulus . Pmsrla.4 MoDULasELAszslru.[f I Ec:47a0 Jr' (sll 03-2847-2002). dalamMPa. . atau dinyatakan . Biasanyayang dianggapcukup mewakili adalahsecantmodulusuntuk 25% 50%fc'.2-6 .

e*. untuk beton yang dirawat basah di lokasi pekerjaan: €""...Umur betonyang dirawatbasah t dilokasipekerjaan terhitungsejak7 hari .u.2.Ko".2-7 .=Q t(ts+r))e pengertian: Dengan susutbetonpadaumurt hari..nilai regangansusut rencana beton pada umur t (hari). ditentukan oleh kondisi campuran beton dan lingkungan pekerjaan: 1"" = K ot . atau pertimbangan bervariasi bisa o Ditentukandari hasilpengujian.3.K o"t "".. (2. PensvtnarnuUuuu PTRENCANAAN 2.K rt ..3.3-3) pengertian: Dengan .7 BETON SUSUT Bila tidak dilakukan pengukuranatau pengujiansecarakhusus. = 780 x 10{ 2"" Nilai 2.5 ANGKAPOISSON Angkapoissonwrtuk beton.6 KoTTTSTNMT]AIPANAS betonakibatpanas. 10 x 10 peroC. 2.2 atau o Ditentukandari hasilpengujian.yangbesarnya diambil sebagai: "". = nilai regangan € = nilai susutmaksimum bisa beton. bisadiambil sebesar: Koefisienmuai panjang -6 .3. bisa diambil sebesar: ' A. dan 6"".K"t .dengan t20%o. pengecoran setelah [hari] Ko' Ko' : Faktorpengaruh kelembaban relatiefudarasetempat (%)l tH : Faktorpengaruh ketebalan komponen beton[d (cm)] ManualPerencanaan Struhur BetonBertulanguntukJembatan Hal.K ut.u to.3-2) (2. 2.3-l) (2.

Ks' dibawah. PERSYAMTANUMUM PERENCANAAN K"' K r' Ku' Ko"' : Faktor pengaruhkonsistensi (slump) adukan beton [s (cm)] : Faktor pengaruh kadar agregathalus dalam beton [F (%)] = Faktor pengaruh jumlah semendalam beton [C (kg/m3)] = Faktor pengaruhkadar udara dalam beton [AC (%)] Ku" Ko"' .3 Besaranfaktor-faktotKr". Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2-8 .Ko'.K"". dapat diambil dari grafik 2.2.

2 611'1 J 1.05 o/o o. + S o. Kehalusans (< saringan no.10 1.0 0.o16 cm s ' 0.9 -/* '-s -tL 0. PERSYAMTANUMUM PERENCANAAN 1.r1'o -b 10 t2 40 30 60 50 70 (d).8 05101520 I + 0. 0 .000214 Btblm Kic 1.89 o.2-9 .ol : B o < H < Bo H 0 -:l'3 1. KelembabanRelatif.0 .7 600 800 1000 12001400 1600 kg/rn3| (e) Jumlah semen dalam beton.7S+ 0.0 40 50 60 70 80 90 100 (a).4 | .0 Fac=0. F 1. Slump.6 (s.193-0.1 '.0348 sacks/cr L0.2 1.1 1.9 0. Ketebalan minimumd (cm) 1.0 0.8 lLt crn ?5 30 ta 02468 (c). oa. l/ .2 ^a d -f 1.89 0.Ylrll 0.o3z2d in.3 Grafrk Faktor Susut Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.0127 cml L 1.4-o.4 0.H 7o 2030405060 cm 510152025 (b). C kg/rn3 (f).s (cm) 1 .l:H{40 ' \ . Kadar udara.2.193-o. 3 H: 40< H < t o o ' 1.4).8 1.l "iro'u 0.95+O.0O8A 0.O4075in.0 o 0.9 o 2 4 6 I tO12 l4 c. A7o Gambar2.2 KL =(3 .8 ft o =( 0.n o.9 Kt.75+ 0.

2. bisadihitungdari rumusan: o-(r) = (rnu * ro'u l(ro )C. (2.Kr" . maka nilai e"".000163 0. O""(r).".t = (r l(ss + r))"".8 RANGKAK PADABEToN Rangkak.Ko"' (2. Tabel2-1 Koefisien standar susut beton sebagaitambahan regangan jangka panjang Kekuatan karakteristik/c' [MPa] Koef.3-7) (2.o" Tcc= Kh'. ditentukanoleh rumusan(2. susutmaksimuma.r = @ (2."" Koefisien rangkak.000161 0 .3-8) Keterangan: te : regangan tetap elastissesaat akibatbekerjanyategangan = waktu setelah pembebanan lmrtl = koefisien maksimum rangkak t cu Manual Perenconaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.c. .3-4) Dimana t menyatakan umur beton yang dirawat dengan cara penguapan. 0 0 0 1 5 3 2. PERSYAMTAN UMUMPERENCANAAN Untuk komponen beton yang dirawat dengan cara penguapan(steam cureQ.35y"" . Cu =2.terhitung sejak 1-3 hari setelah pengecoran. 20 25 30 35 40-60 0.3-4) dibawah ini: t o..dalam satuanhari.) (2.3-5) ""Q).000174 0.K. bila tidak dilakukan pengukuranatau pengujian secara khusus.Kd".Kr". merupakan reganganjangka panjang yang tergantung waktu pada suatu kondisi tegangantetap : t.3.3-6'.000170 0.2-10 .

3 2. yangdisebutsebagai suatukondisistandar r minimum betond : 15 Kelembaban relatif udarasetempat = 70 yo. Namundemikianbila tidak dilakukansuatuperhitungan rinci sepertidiatas.15 40-60 2. bisa diambil secara dari Tabel2-2 dibawahini. langsung adalah: Dalamhal ini.o"dapat diambildari gambar Kr" Ko'.Kd".4 K. Kadaragregat halusdalambetonAC : 6 Yo Tabel2-2 Koefisien standar rangkak beton sebagai tambahan regangan jangka panjang Kekuatan karakteristikf "LMP "l Koef. rangkakmaksimumC" 20 2.nilai koefisien rangkak maksimum C.Kr'.Ko"'dan Besaran faktor-faktot dibawah. slumps : 7.Prnswnar.'.2-11 .K.5 cm.0 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.8 25 )5 30 35 2.ay Uttuu Pnnnuctttttw Kr" Ko" Kr' = faktor pengaruh relatif udarasetempat[I/("2")] kelembaban = faktorpengaruh ketebalan komponen Ueton[a(crr)] = faktor penganrtr (slump)adukanbeton [s(cz)] konsistensi = faktor pengaruh kadar agregat halus dalam beton [f(%)] Kr' K*t = faktor pengaruhkadarudaradalamUeton[eC(X)] = faktorpengaruh i umur betonsaatdibeban p "(hari)l 2. Ketebalan H cm.2.makadalam asumsi pada suatu kondisi yang standar.

8 0.oo24F I I I no -'-J0 I 5r015 (c)Slump.0079d 20 30 40 50 60 (b)Ketebalan Minimum [cm] d 0.10 1.6 0.5 0 1.82+o.UMUMPERENCANAAN 2.6 t.80 o.0 0. Kehalusan (<saringan 4). 0.0 0.9 0.E t.0 0.0 0.4 1. PERSYARATAN 1.05 1.I cmI s 40 50 60 s no.o26s K?= 0.4 t.8 0.8 1.85 0. {d).90 G=ll ?1[:il:l[$.7 0.88+o.8 =( | for H<407{ for lt.F % q r..95 K.6 010 K t.7 ffi = 1.oo67H H>+o% 40 50 60 70 80 90 100 (a)Kelembaban relatifH [o/ol 0.zz-o.12-0.0 0.9 0.4 Manual Perencanaan StruHur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL2-12 .}.0 0.95 0.75oL (e)Kadar Udara (%) A 02468r012 20 J0 40 50 60 (0 Umur Pembebanan t (hari) saat Gambar Grafik FaktorRangkak 2.6 1.2 1.2 1. l€ = 0.

1 KEKUATAN N0MINAL Kuat tarik putus Ditentukandari hasilpengujian. frditentukan dari hasil pengujian. os / =\ * E (rl 40' J l {400t \_ I I 20 o o -.04 o.08 Strain 0.lfolrPnarrelttc 2. tetapi perencanaan tulangan padakuat leleh /" yang melebihi 550 MPa.tx KtnaxrnrusrlK MATERTAI 2.16 o.1viutOplateauyang berbedakarakternya (200) _| yield strength= kuat minimumyang digaransi I SpecineO o.4 Src.5 Contohtipikal kurva stress-strain tulangan baja (kurvatekan= kurvatarik) Kuat tarik leleh Kuat tarik le\eh. kecualiuntuk tidak bolehdidasarkan tendonprategang.2-13 ./ / I t__n keras (high strengtlsteel) 1 iaja r I €ao = r-T I t_t r t--i-t W I t800.z0 Gambar2.l {{i00} €.2.nr Bln TunaNceN.1? o. Manual Perencanaan Strulctur Beton Bertulang untuk Jembatan HaI. PERSYARATU'I Uuuu PSRENCANAAN o.4. r20 _ 100 E .

f.2 TEGANGAN IJIN Tegangan ijin pada pembebanantetap Tegangan ijin tarik.2.4. Modulus elastisitas Modulus elastisitas baja tulangan. PTnsven.. padatulangan non-prategangboleh diambil dari ketentuan dibawah ini: las polos atau ulir ) bentangnya tidak lebih dari 4 m ).aTAN UMUMPERENCANAAN 2. 3:. bisa diambil sebesar: Koefisien muai panas Koefisien muai baja tulangan non-prategangakibat panas bisa diambil sebesar: Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL2-14 . Tegangan ijin pada pembebanan sementara Boleh ditingkatkan 30 % dari nilai teganganijin pada pembebanantetap.

5.toumnt Kuat tarik putus TatexeeN Pntrnetxc atau dari Kuattarikbajaprategan5. dianggap sebagaiberikut: harus ditentukan dari hasil pengujian atau fo. fo.2 TEGANGAN IilN Tegangan ijin pada kondisi batas layan Tegangan tarik ijin baja prategangpada kondisi layan: Tegangan ijin pada kondisi transfer gaya prategang Tegangan tarik ijin baja prategang pada kondisi transfer tidak boleh melampaui nilai berikut: ManualPerencanaan SnukturBetonBertulanguntukJernbatan Hal. PERSYAMTAN UMUMPERENCANAAN 2.qRAxrnRrsnrc MlrnRLAt Bttt 2.2. : 0 r 7 5 fo.nN r.85 fo.5 Srcar o.p. rpy f : 0.tN K. Kuat tarik leleh ekivalen Kuat leleh baja prategang. diambil f fabrikasi mutu berdasarkan sertifikat sebesar bajayangdisebutkan fabrikator oleh yang resmi.5. 2. harus ditentukan hasilpengujian.1 Koxanr.2-15 .

5-2 Persyaratan kekuatan beton untuk ahrasi Bagian bangunandan/ataujenis lalu lintas Kuat tekanminimum f"'lMPal Jalan untuk pejalan kaki dan sepeda 20 yang berhubungan Perkerasan lantaijembatan dan dengan: l. f Tabel 2.3 MoDULUSEI. Eo.qN RswcANz Untuk besaran beban dan kombinasi pembebanan.2-16 . PERSYAMTAN UMUMPERENCANAAN 2. 2.5.7 Pnnsv.4 LENGKUNGTEGANGAN-REGANGAN Lengkung tegangan-regangan baja prategang ditentukan dari hasil pengujian. bisadiambilsebesar: : 200 x 103 MPa : 195x 103 MPa : 170x 103 MPa 2. diambil mengacu kepada standar pembebananuntuk JembatanJalan Raya 2.5.ASTISITAS Modulus elastisitasbaja prategang.untukkendaraan beratsampai3 ton yang mempunyai 2.qRATAN KEKUATANBEToN akibatlalu lintas abrasi(keausan) akanmengalami Untuk bagianbetonyang diperkirakan diisyaratkan ' sebagai berikut :. Lalu lintas ringan yang menggunakan hidup (karetberisi ban yang mempunyai udara). Lalu lintasmenengah atauberat(kendaraan beratlebih besar dari 3 ton) 20 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL.6 Btn.2.

bagianlain.2. PERSrA RArtu Uttuu Pgnnuc.5x ukuranagregatterbesar b) db atau 2 x db diameterterbesarbila dipakai berkas tulangan. Lalu lintas denganroda baja 25 35 Harusdiperkirakan.namuntidak harus> 40 mm. 2.(db=diameter tulangan) c) 2 x Diameter tendon. Lalu lintas yang tidak menggunakan ban hidup 4.8 Pnnsvtnz. tetapitidak kurang dari 35 Untuk lingkungankorosif atau di laut.TAN SELIMUTBEToN dari: Tebalselimutbetonuntuktulangandantendonadalah minimal nilai terbesar a) 1. d) 50 mm (sistempasca tarik) terhadap seratbawahdan40 mm terhadap e) 50 mm (ujungtendonpasca tarik) atauperlengkapan angkur.2-17 . diperlukanspesifikasibeton yang lebih khusus.tvItt t 3. Tabel2-3 Selimut hetonberdasarkan diametertulanganpada betonnon prutegang Letak struktur beton Diameter tulangan (mm) Selimut beton (mn) Cor langsung di atas tanah dan selalu berhubungandengantanah Bebas 70 Yang berhubungan tanahatau dengan cuaca Yang tidak langsung berhubungan dengan tanahataucuaca D-19s/dD-56 50 < D-16 40 Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.

sengkang. cara-cara tersebut atas. lilitan spiral > D-19 < D-16 c. D-44 danD-56 < D-36 40 25 40 b. Tulangan pengikat.2-18 . atau kombinasidari epoxi (epory-coated). di Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Balok dankolom utama. PERSYAMTAN UMUMPERENCANAAN dindingdanpelatberusuk Pelat. atau membranrapat.2. Komponen struktur cangkang danpelat 25 20 Cara lain dari perlindungankorosi boleh dilakukan dengantulanganyang dilindungi pelapisanulang beton.

tu 3 METODOLOGIPERENCANAAN 3.AN PgnENCANAAN Maksud seluruh tahapanperencanaan adalah untuk menemukanstruktur yang akan memenuhi pokok-pokokdiatas. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.qvt.1 Pnr.ev. 3.Mmoootou Pmrvc.Tahapan perencanaan adalahbersifatuji cobaatau'Trial and error'.Ini dimulaidengan dalamhasil suatudefinisidari masalah berkembang dan yang bergunasetelahbeberapa percobaan dan modifikasi.3-l .eeN Strukturjembatanyang berfungsipaling tepat untuk suatulokasi tertentuadalahyang palingbaik memenuhi pokok-pokok berikut: o Kekuatan stabilitas dan struktural o Kelayanan o Keawetan . Untuk mencapai pokok tersebut tahapan perencanaan digunakan sepertidiuraikandibawah. .2 Poxor-Poxor PnneNc. Kemudahanpelaksanaan Ekonomisdapatdisetujui o Bentukestetika baik pokokPokok-pokoktersebutlebih lengkapdijelaskandalamBagian3. Tahapantersebutdijelaskan dalamgambar 3.qp.toenutaey Bagian ini memberikan lingkup peninjauan metodologi perencanaanyang dianut oleh panduan ini untuk mencapai pokok-pokok yang terdaftar dibawah.3.3 Tnn.1. 3.

3.1 Tahapan Perencanaan Faktor utama dalam tahapan tersebut dibahas dalam panduan ini sebagaiberikut: A.3-2 . hambatan dalam perencanaan dalam alternatifdimanabentukstrukturalakhir dipilih adalahfaktor utamadan pertama perencanaan.4u Gambar 3.Mrroootou Pffituc. Pilihan Bentuk Struktural dan penemuan solusi Penentuankondisi lapangan.stu. tahapan Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.

nilai "normal"atau"biasa" Nilai maksimum mungkin disebut Nilai minimummungkindisebutnilai "terkurangi" Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. ii.2.pada umumnya lebih ekonomis dan akan menghasilkan jembatan dengan kemampuan kapasitas. > .3. Perencanaanyang dihasilkan berdasarkan prinsip keadaan-batas. lalu lintas dan lingkungan dibahas secararinci dalam Peraturan Pembebananuntuk jembatan. Dimana: f : faktor reduksi kapasitas pengali beban batas (ulttmate) * knpasitasnominat > K x beban nominal I(:faWor C. retak dan lainnya. METoDoLoGI P ERENCANAAN B.3-3 . Kombinasi Beban Dalam RencanaKeadaanBatas suatu beban rencanatertentu mempunyai tiga nilai terpisah sebagaiberikut: . Beban-hehanRencana i. . dinyatakan dalam pertidaksamaansebagaiberikut: I{ Atau R'. Perencanaan berdasarkan BebandanKekuatan BatasLavanOBL) 2.S'. Terfaktor(PBKT) 1. RSM. Perencanaan berdasarkan Dua pendekatantersebuttelah dibahas dalam sub bab 2. namun perlu diperiksa juga terhadap syarat layannya seperti syarat lendutan. Dalam perencanaanberdasarkanPBKT. Beban Rencana Tersendiri Beban pennanen. Nilai nominal . Filosofi Perencanaan Terdapat dua pendekatandasar untuk menjamin keamananstruktural yang diijinkan oleh PeraturanJembatan.

25 Pengaruh tetappelaksanaan. Kr " Pengaruh Pratekan.8 r.0 t.. Krru Tekanan Tanah.0(1.7 0.Dari modeltersebutgayadalam bebanrencana keseluruhan deformasi stabilitas dan strukturdapatdihitung.3 1.2s 1.l Faktor Beban Keadaan Batas Ultimate JenisBebandan Notasi Faktor Beban Berat sendiri. METoDoLoGI P ERENCANAAN Nilai normal dan terkurangi diperoleh dengan memberi faktor penggali pada beban dalamTabel3.0 0.3-4 . Tahel3.80 0 (tidak ada) 0 (tidak ada) Manual Perencanaan Strudur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.75 0.25 t.l Terkurangi(minimum) 0.Krnu Pengaruh Susut. Krru t.9 0.0 2.15padasaat Tekanantanah vertikal Tekanan tanahlateral o aktif o pasif r diam (at rest) t.25 2.0 t.7 0. K.8 1.40 0.2 1.3.7 0.8 0. Analisis Struktur Analisis struktur mencakupidealisasistruktur dan pondasi pada aksi beban rencana tersendiri.4 Bebanmati tunbahan. K rru Beban Lajur " D ". Krr" Faktor BebanKeadaanBatasUltimate Deskripsiatau Keterangan Baja alumunium Betonpracetak Betoncor ditempat Kayu Biasa(maksimum) l.85 0. sebagai suatumodel numerik.4 2. nominalseperti diuraikan D. Kasusumum Kasus khusus tansfer) 1. KrD Beban Lajur " T ".8 0.1.

. geserdan tekandalambetonpolos Lentur.o\t-N" / N. Nu ) Nuo dan Ku .0 0 (tidak ada) 0 (tidak ada) 0 (tidak ada) GayaSentrifugal. K rru BebanTumbukanpada Penyangga. )N.> N.b darLKu (0. Geser Puntir Tumpuan Lentur. MTTOoOtoGI PERENCANAAN U GayaRem.b\ 0. faktor reduksi digunakan Faktor reduksi kekuatan K- R Lentur denganatau tanpa tarik aksial. kekuatanpenampang dalam lentur murni. 1 5( I .4 untuk kekuatan penampangdalam lenturmurni. l N * ) N.0 1.7 0.0 LihatPeraturan 0 (tidak ada) Tabel3. geserdantarik dalamhubungan Tekanandan tarikan dalam aksi penunjang danpengikat + 0. N.7sMd ttr. UI.7 (sengkang) 0.N . dan tarik aksial Kombinasilentur dantekanaksialdimana: l.7 0.L.7 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. II.\-o.2 Faktor ReduksiKekuatan A.65(spiral) 0 .7 0.7 4. K' 2.3.6 I(o. 7+ 0 .3-5 .S untuk Beton BagianPeraturan Situasi Rencana padamana.8 0. Krru 2. Kr^" BebanPejalanKaki.0 2.0.4 untrirk 0.7 0.

. Walaupun demikian. bisa digunakan cara PerencanaanberdasarkanBatas Layan (PBL).1. Faktor reduksi kekuatandiambil sesuaidenganTabet 3. serta konsisten dengan anggapansebagaiberikut: Diasumsikan bahwa tegangan beton : 0.1.4-1 .2. untuk perencanaan komponen struktur jembatan yang menggunakan suatu pembatasantegangan kerja. 1.2 AsaustprnilrctNlAN Perhitungan kekuatan dari suatu penampang yang terlentur harus memperhitungkan keseimbangan dari tegangan dan kompatibilitas regangan. atau ada keterkaitan dengan aspek lain yang sesuai batasan perilaku deformasinya.1 PBKT KoIvoTsTsnTAs PERENCANAAN BERDASARruN Dalam kondisi batas PBKT ada dua hal yang perlu diperhatikan yaitu: terlihatpadaTabel3. PERENCANAAN LENTUR BALOK 4 PERENCANAANKEKUATAN LENTUR BALOK 4. 4. atau sebagai cara perhitungan altematif.1 Uaaa Kekuatan lentur dari balok beton bertulang sebagai komponen struktur jembatan harus direncanakan dengan menggunakan cara ultimit atau cara Perencanaan berdasarkan Beban dan Kekuatan Terfaktor (PBKT). 4. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4. Faktorpengalibebanseperti 2.85 f 'terdistribusi merata pada daerah tekan ekivalen sejarak a = frc dari tepi tertekanterluartersebut.1.

003 3.: 0.Adapunkeruntuhan jenis keruntuhan tarik penampang kondisi keruntuhan untuk mengetahui struktursebagai atautekan.30) B.1. Keruntuhan tarik (under-reinforced) tulangan 2.003)sebelum tulangan bajaleleh Getas) betone"mencapai (balanced)) regangan €*:0. Manual P erencanaan Struktur B eton B ertulang untuk J embatan Hal.85f"'ab a=Bp 'oo C: 0. yaitu dapat dibagi menjadi3 bagian: ) bajalelehlebih dulu (daktail) l.1 Regangan dan tegangan pada penampang heton bertulang Tulangan Tunggal faktorB. struktur lebih daktail dan dapatmelendutlebih dulu sebelumruntuh.65.85 0.4. unhrkf '5 30MPa unhrk /l'> 30 MPa (4. = e. Keruntuhan berimbang betone" mencapai lelehnyaarlangan bersamaan baj4 e. Keruntuhantekan (over-reinforced)) beton hancur lebih dulu (regangan e"o: 0.4-2 .85f I=A"f" Regangan Tegangan Gamhar 4.1-1) 4. dengan dimana Keruntuhanyang sebaiknya terjadi adalahkeruntuhan tarik (under-reinforced).95f"' C = 0. Pnrcttctvttu Ltttntn Bnox - 0.Keruntuhantekan balanced beguna sebaiknya dihindarikarenalebih getasdantiba-tiba. harus sebesar: diambil B .3 BALoK TTPTKIT KgnUNTUHAN Ada beberapa kondisi keruntuhanyang dapatterjadi pada struktur beton.=0 '8 5 ("4'.008 Bt >-0.

Tensionfailure .00 0.4-3 .Compression laiture .50 1.003 = cb ".25 Gambar 4.Over-reinforced j B e a mC r iailure i . I {i Jvv BeamB j .lnn '2.25 1.3 dan .Balanced 72W i = Beam A .75 Curvaturex h = ohlo/o\ 0. PERENCANALN LilIrun B. Regangan GayadalamBalokKondisiBerimbang Gunakan : segitiga sebangun 0.4.2 Grafik PerbandinsanJenis Keruntuhan Balok 1.CIOX .=A"xfy Gambar Penampang 4. d-ro Manual Perencanaan Sffuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.Under-reinforced ii i: :l 0 0.

90. f. 4.4 Regangan Ga dan Regangan tarik bajamencapaiey dengandem Jumlahgayaintemalpadakondisibatasharus EF=0 -+ Cc : Ts Hal.austsBlrAs BALqKPensnet Kondisi batas penampang dicapai pada saat nilai regangan maksimum berguna ecu = 0.-[= = 0.003sy)= 0. cu dan tinggi tekan beton.oo: a"J E" o'lsf. l.A".003s"/ - 4u = qfA = F. [ooo+{J -o.*r> rhat [600+ 4 J 4. 0 0 3= 0 r c o c€ + co(0.0 .{' 4ruuri *@' + f.. PERENCANAAN LENTUR Persamaanuntuk menentukan garis netral saat setimbailg.85/pao= Aqr^>f.854ba0 9.003d Cx = 7:-:-::-------T 0.BALOK 4. ar 0 . -}'ssfQp$.2 AN.003d " + (0.003 Gambar Penampang.ssf:Pt eoo ] *[ n.Pbd*t*+l r"nu= {@/ bd f. p Persamaan untuk menentukan bal C =T + 0.4-4 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan . I o.'. 0 0 3 d . . "f.

Mn yang dapat mengimbangi momen dari gaya eksternal. bd" 'l = 6-^ (4.& Dengandemikiantinggi tekanbetondapatdiketahui.2-z) 4". ManualPerencanaan StruHurBetonBertulanguntukJembatan Hal. 6:0.f.4..b (4. l d .59-a) bd' M .2-7) Selanjutrya hubunganantara Mu dan R sebagaifungsi dari p dapat ditabelkan untuk perhitungan kepentingan analisis dan desain.a/2> Cc(d .2-6) ( l.2-3) Gaya-gaya intemal Cc dan Ts yang seimbang menimbulkan momen kopel. ' Y = l -f".fu (d -a JZ ) (4.2-3)dimasukan (4.1 PENYEDERHANAANFORMaLASIUNTT]KTABaI^/ISI (4.85fc'ab=A. 5 9.2-4)diperoleh: Bila persamaan persam.85f. = Mn = Ts (d .8 OMnZ Mu 4.4-5 .2.f .a (4.r\ (4.a/2\ =A .-f"'-(l-0.0 . a.2-s) Bila Mn disubstistusi dengan Mu/Q dansisi kanandinamaidengan maka R. d i m a n a n = M u / $ d a n a r= p f y l f c (4. dimanamomenultimit Mu haruslebih kecil dari momen nominalsetelah dikali faktor reduksi.24) Pengecekan momenultimig Mu. PEPaNCANAAN LENIaR BAINK 0.b ) Kemudian sisi kiri dankanan bila dibagidengan diperoleh bd2 9=a).an kedalam M n = A _ . Mu..

Tentukanmutu beton.4.fc danmutu baja.d2)*bw*d2 4.4-6 . Check$lvln> Mu rencana ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. Hitnng 1v1u $Mn = nilai tabel (Atu/bw.OK Adapun langkah-langkah perhitungan analisis balok tulangan tunggal dengan berikut: menggunakan tabeldapatdiuraikansebagai 1. Hitung P=As/bw. PEPENCANAAN LEMAR BAI.d = 3.fy 2.

4.85 asu-pi?{rruj Js*o : g-75 r.4t. A.. Fr = 0.Pwetrceua.ox f' . b. fu. d. 4.4-7 .5 Gambar Diagram Tunggal Alir AnalisisBalokTulangan Manual Perencanaan StntWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.qN lntrrun Bu.

p tul. As=pbd 4.4.3 FoRMaLASI wTaK DESAINSTC. kemudian dengan rumus ABC diperoleh akar persamaan sebagai berikut: fy /0.Mudgn metodaanalisisstruktur 2.Prpantc. HitungMd(b d2) 5 . Bila dikehendaki nilai yanglebih akurat.quea.fc danmutu baja.d 1 J.LANGKAII langkah-langkah perhitungan desain balok tulangan tunggal dengan menggunakan tabel adalah sebagaiberikut: 1 . Tentukan dimensi balokb.2-5) dengan p = As/bd. Hitung momen.Ina MANUAL Rasio tulangan beton diperoleh dengan mengganti luas tulangan dalam persamaan(4. Tentukanmutu beton.ff 4.2. Lihat padaTabel Lampiran A 6. nilai p diinterpolasi 7.t K ln]'rruRBALo 4.85f"' (4.4-8 .2 MENDTSaM BETOXDENGANTNTTI MANUAL LANGKAH.2-8) ManualPerencanaan StruHurBetonBertulanguntukJembatan Hal.2.

d2 fy p' 3 pma:< As :.=o.BAL)K 4. PERENCANAAN LENTUR Bagan lirAnalisis A BalokPersegi f". d.85.p'.d (manual) Tunggal 4.J o'oor+ ) t'n] 'onin = *"* [ff4fy .zs[Pl' o'oo3- [.fbw. fy) t 0. fn. bawah " a. Mu pL <0'65 Batas Atas : o'8j'fc' pmax.4-9 .fc.bw.6 Alir Desain BalokTulangan Gambar Diagram Manual Perencanaan Strudur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. bw.

.=1r" Manual Perencanaan Sffuhur Beton Bertulang untuk Jembatan (4.untuk komponenstrukturyang besardan masif diperlukanluas tulangan pada setiap penampang.2-10) b) Pada balok T sederhanadengan bagian sayap tertarik.(momen Mn > 1.yang dipenuhioleh suatupersyaratan ".^i. paling sedikit harus sepertigalebih besardari yang diperlukanberdasarkan analisis.2-r3) Hal.2 M minimum sebagaimana disampaikandalam sub bab dibawah ini.4.2-rr) dan ' t'smin - fr 1 J " btd ^/. Tu.d (4.2.2-e) = r.q.4 Kzruer.atau dihitungsebagai berikut: /*. 4.As min adalahsebagaiberikut =Eu-o A"^o dantidaklebihkecil dari: (4.f rm b.qRArratANenNMINIMUM a) Padabalok persegi.2. PERENCANAAN LENTURBALOK 4.n tidak boleh kurang dari nilai terkecil di antara: A"^in = \tJc ..o (4. baik akibat momen positif atau negatif.N MrNtturaa tarik tulangan retak).5 Sv.4-10 . (4. 1.2-12) c) Sebagai alternatif.

Untuk beton non-prategang p maksimum.7 Spasi dan Selimut Tulangan ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.4.db o 25mm Jarakbersih adalahnilai terbesardari : e 1.7 Janu rur-ltNcAN Jarak bersih minimum antara tulangan sejajar.1) Jarakbersih adalahnilai terbesardari : e Diameter hrlangan. 40 mm Jarak bersih antara lapisan tidak boleh kurang dari diameter tulangan (db) atau 25 mm. PERENCANAAN BALOK LENTUR 4.5 x diameter agregat. ttt Selimutbeton: Normal unhrk baloklkolom 40 mm Pelat 25 mm (Lihat Subbab 2. ^*50.atau c. 4.1.7 5 x pb .10.7.2. 1. atau b.L f"'A.6 SYnntrratu'teINMAKSIMaM maka rasio tulangan denganbebanaksial Pu < 0.5xdb o 40mm Gambar 4.4-11 .5 x db (db : diametertulangan).5 x diameteragregat .l.3) a. seikat tulangan dan sejenisnya dalam satu lapis tidak boleh kurang dari: (llhatAASHTO bagian 5.2.

1 Fatlor Pl terganhrng dari LAI{GKAH I : Menentukanfaktorpl . namunjika fc' lebih begar 30 MPa nilainya berlorang tapi tidak lebih kecil dari 0.= 10. t' ir fc < 30 lo.9S.esir Bl < 0.65 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-12 .85 p1= 0. i f f c > 3 0 pl .4.1rc :o.814 mutu betoq jika kurang dari 30 MPa nilainya 0.1.85.65.1a ANALISIS BALOK BETON TULANGAN TLINGGAL I I SOAL : Analisis balok gelagarpersegibeton bertulang DIBERIKAN : Dimensibalok lebar tinggi b := 300nm h := 60(hm Mutu material fc:= 35MPa Sr:= 400VIPa fc' : 35 MPa fy :400 MPa f diabaikan t \o tl 5D25 b=300m RSM-T12-04 Pasal 5. PERENCANAAN LENruR BALOK CONTOH 4.1.as lo.

OK" 46 = 4. Po t= 600.81fc.rr.821x 10"mm Pfiiox= 2.Ds2 4 n:= 5 As := n.b a= llomm 0 = 0. 6 l dc ::40nm d= 0. Mn LANGKAH 5 : Menghitung MR := nr.=pmaxb.454x103 P =r.Mn 329. kg1 .85fc. 1 .b.Ab As P:=.= k'ff 0..5.n.18kN. 4-t3 .534m Rasiotulanganmaksimum 0.mm Ab := l. fy -Asb := pb. LANGKAH 4 : Menghitung u.25ikN'm Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.[a .E (lenur) momennominal.{s(Asmax.Bl 600 .PERENCANAAN LENTUR BALOK luas maksimum LANGKAH 2 : Menentukan tulangan RSM-Tl2-04 Tebal selimut beton bersih untuk balok tinggiefektifbalok d:=h-dc -26mm P a s a5 . Ds := 25.2 Faktor Reduksi { = 0.909cm2 *m2 As = 2.9) "\ 2) = Q.7 RSM-T12-04 Pasal4. Under-Reinforced.366x lo3 m*2 kondisi keruntuhan LANIGKAH 3 : Pemeriksaan TulanganBeton Diameter Luas unit tulangan Jumlah Luastotaltul.m Mn = 47o..532o/o a tinggi blok tekanbeton.75pb Asmax.7250 Asmax= 4.634Yo -^3 2 Asb = 5. 1 .d pb =3.d pfirax:=0.

PERENCANALU Lntrrun Bttox CONTOH 4.01 4. iLlu! persegi ef*-Kif untukpenainprng tulsnqan tunggal denganb = lel'flrbahk dan d = tioggi fc' = 35 l'lPa iy = 4C0 I'lFa 18 17 1A 19 tn 2.592S 2.4178 0.la denganmenggunakantabel. As := n.7€19 0 0.ilii Ferientf.t3s6 1.5905 0.01 0.01 0.01 0.S372 $.tr lrnml. 3.$ 0.811 3.705? 0. SOAL : Analisis balok gelagarpersegi beton dari contoh soal 4. ?.9€93 0.56.30.o p LANGKAFI2 : Mencarinilai Mu/b?ldari tabelberdasarkan di atas Tabelwttuk nilai fc = 35MPadan fv = 400MPa berdaeirkan momen de+ain Lsmpirstr 4.01 4. r.85 0.454x 103*m2 I = 1.0051 2.008{ 3.008 .51€2 0.532%.52t2 0 0.0891 3. 2.7245 1.5750 0.i (fc' 0. 3.0C54 2.Bl p roin 0.d lmmi Ast lrnmz] Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-14 .5570 0.754'1 1. 3.4765 0.5034 0.5302 0.5190 4.01 p1 = 0.3924 0.6949 1.8 0.5058 2l t2 23 21 1.cc3s 0_0271 0 trax = Catetari : batesantulsnganFfiin E O aci < p max Satuan: l'lu Ft'mml.01 0.011 't.$S39 0.d As =2.€105 0.01 0.4€85 4.6 l.01 3-58-.01 0. LANIGKAH I : Menghitung rasio tulanganp Luastotaltul.4937 4.01 3.A$Jhd.€653 1.4.Ab As P:=' b.1b ANALISIS BALOK BETON I TULANGAN TUNGGAL .544t 4..01 1.7836 2.5S2 1.01 0. 3.01 0.7339 0. 2.8{94 2-67rS 0.s:tulangrnbaja.

mm lnsNr-rrz-o+ Pasal4.149kN.0154-0.$lvln + :+ Mu:= 4.3g?lo]at.t3:e:?:.2 Faklor Reduksi I o=o. 0.(0.01532.3e24+ _\.3e7 0.01s3) !!Y.5.r) Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.761xl08N.0153 LANGKAH 4 : Menghitungmomenkekuatanpenampang.d2 = 0[Vln Mu = 376.0154 nilai : Mu/bd2 4.= 4.0153 0. PERENCANAAN LENTUR BALOK LANGKAH3 : Interpolasi : dan Interpolasi Mu/bdZdi antaraAst(b*d) 0.4.4-15 .ac"nh.m Mu =3.

1. Beban Hidupmerata terpusat / L:= lom fo := 20MPa \c = 24 kN/m3 fy := 40oVIPa Qdl = 4o kN/m QII. Beratisi betonbertulang 5.2 DESAIN TULANGAN LENTUR BALOK BETONBERTULANG a L I persegi SOAL : Desainbalok gelagar betonbertulang DL ) 40 kN/m LL + 15 kN/m DIBERIKAN: (simplespan).: 15kN/m i P ll = 80 kN Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4-16 . Bebanmati merata 6. Strukturditopangsecara sederhana 2.4. PERENCANAAN LENTUR BALOK CONTOH4. Mutu betondanbajatulangan 4. 3. Panjang span.

5.l V1p2= 40kN Bebanhidup terpusat YLL1. PERENCANAAN LENTUR LANGKAH MO Beban mati Bebanhidup gayadalampadabalok Menghitung MD L '=.AMyy + 2." vDL = 2ookll VLL = 75kl. r.oout vLL:= j-tr.003Es + fy 0.5 p b Agar penampang optimumrasiohrlangan p:=0. uv'-' 0. MDL = 500kli'm MLL = l87.8 (lentur) diambilp= 0.Mpp+ 2. Geser Vu:= 1.m Beban mati Bebart hidup vDL:= j.2 Faktor Reduksi 0 = 0.003Es f pb = 0.3pb P =0.5kll'm MLLz = 200k]'{'m Bebanhidup terpusat total.OYyy2 Vu= 490k}{ LANGKAH 2 : Pradimensi gunakan modifikasidari rumus : asumsi = optimum 0.85fo.aAt.o.AYyy+ Z..L' 8*" Mrrrt=f.TI2-04 Pasal4.4-17 .5*d bw gayalentur berdasarkan .BALOK 4.= ).OMyy2 Mu = [425kN.969/o Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.019 RSNI.Prr.3VDy+ 2.r"t ultimatetotal.Bl 0.3.5*pb p = 0.. Momenultimate Mu:= l.L 4"" 1.f Mr r :=-l.

85 ) or =0. fc'= 20 MPa dan fy = 400 MPa Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. : Menghitungpenulangan Tebalselimutbetonbersihrintukbalok tinggiefektif balok r - dc := 40nm d = 1. 9 ' fc R .d3=g + 0.. =o .747MPa R=3.194 d. PannI.bw.8$fc.s.dl\/f'' b) Cari tabel tulangan yang bersesuaindengan mutu beton.134m d:=h-dc-26mm l--TMo lr .R = 2.4-18 .='1*u d=r.0r2m . bw.434MPa bw.0. r . .847Mpa . J 0.62278/o m: caratabel LANGKAH 3B : Menghitungpenulangan balok dengan a) Hitung rvru = l. .IcIuIANLENTUR BALOK .1 o. . ( t\ t .d2 .85{" P' = 0.d2=Mt + 0.R 0.r) 2.R h:= l200nm bw:= 60ftnm digunakan ukuranbalokpierhead baloktulangantunggal LANGKAH 34.R o.t 0.5.4. = .

6 l Rasio tulangan maksimum t. 0.0094 4l{40 nn&4 2.0131 0. 1 .650{ 0.4.8666 Mu/bd2: 1.0063 2.4-19 .7990 0. PERENCANAAN LENTUR BALOK Lampiran Al I Ni|at persanta$e momefl desan (htu)untur tulanganbsji.005S 2.8235 0.t9e0i 0.7002 0.00€i 2. p tidak boleh lebih besardari pmax=O.q12S 3.013? 0.0163 3.8393 p :=0.0019 0.E209 0.8754 0.85 Q008 :30) (fc' P m i n= F tngx = Catatan: batassnlulaogan pmin E P act < P m&( gituin : .1.r.1.0035 0.u7.00et 1.0101 2.0@ 2.0093 17845: g.7250 0-009€ 1..4Mpa RSM-Tl2-04 pmint = 0.8393 ?e.35Vo P a s a5 .006: 2.0134 0.5238 3.75pb(over reinforeed).28% pmin= 0.010t 0.623Yo Rasio luae lrlangan.arn 0-t)1 28 1"1782 0.013€ p1 = 0.5015 3. Jika lebih kecil dari pmin maka p-pmin.01t!0 1.f.2158 0_016: 0.1.0130 0.6Mp" pmin adalahnilai malaimum antara pninl dan pmin2 4.oSC 2.5 RSNI-T12-2004 Berdasarkan Omlltl:='fy p =0.453% P = 0.47S2 3. ImmI d lmml b A$tlmm4 lnterpolasi nilai rho antara dan 1.tu pmin := ma{pmin 1.853? 0.8??3 t).009: 1_83!13 0.00€t 2.0135 0.0129 4. 5 l Rasio tulangan minimum Plll[ll ]= .4569 3.7498 0.016i 4.9750 0.80.5453 3.6339 3.0133 0. As/bd.83e9 1. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.8666pasal5.01& 0.S1S0 0.8666 0.85 0.91. 1 .pmin2) pasal5.7714 0-00S8 1.mml.5680 3-5901 3.6 RSNI-T12-2004 Berdasarkan pfirax:=0. 1 .71pb p:= p' if pmin < p' < pmax pmin if p' < pmin "Tidak OK" otherwise PlIlSX= RSM-Tl2-04 P a s a5 . berdasarkan penimpangperceqitulengen tunggaldenganb = lebarhslokdan d = tinggief*Kif bslok fc' = 20 MPn fy = 400 hlPa Ho ' tdut(bd) Ast/fbrd1 Hu/fbrf:l aettfbrdl ilrr/fM:) Asil(b'd) Mu/odt Asilfttd' 25 m a? 28 29 JU 3t 32 33 34 1.6230/o l.{106t ?.35Yo pmin2=0.7979 0. 1 .0062+ ?gry! !!!i.1.009? 2.htql$l.

louo.Asl " As =48. 7 l Jarak bersih tulangan Spasi antara tulangan Ds = 32mm dc = 40mm smin=48mm adalah nilai terbesar dari 1. sg. PEPaNCANAAN LENTUR Asreq p. 1 .mm Asl :=1.40mn) Spasiaktual bw .1.BALOK 4.5Dagr.1.d := Ds :=32.1.2004pasal5.4mm oK! Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.bw.4-20 .5. 1 . l.or2 4 Axeq=42.2-dc.042cm2 jumlah tulangan r i=r"uf Ambilsaja . As :=n.rr:=.374c# Asl = 8.25ftrn- oit"+) n=6 \Asl/ 6D32 Jadidipakaitulangan JarakantarTulangan LANGKAH 4 : Pemeriksaan jarak RS|II -Tl2 .(bm RSM-Tl2-04 P a s a5 .Ds.2.7minimum Berdasarkan bersih tulangan adalah Ukuranagregat Diametertulanganutama Selimutbeton DuO:= 2.Ds n-l Ds = 60.n.5Ds atau zrc mm.u{t.13mm.

ur tulangan tarik dantekan b) Balok dengan Gambar 4. Effek dari digunakannyatulangantekan terhadapkekuatanadalahsebagaiberikut: 1.aN.nNoe Hampir sering ditemui balok mempunyai tulangan ganda. yaitu tulangan tarik dan tulangan tekan. dengan demikian pengaruhnyasangatkecil.LENTURBALOK 4. Secaraumum penambahan tulangan tekan untuk p :0.qAN Knrue.7 Perbandingan Penampang tanpa tulangan tekan (a) dan dengan tulangan tekan (b) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.qlG. 2. jd2 sedikit lebih besar dari tanpa tulangan tekan (idl\ karena tinggi tekan beton.nN Bttor TanqNc.4-21 .r. a berkurang dengan demikian meningkatkan momen nominal penampangbeton. Meningkatkan panjang lengan momen.ff a) Balok dengan tulangan tarik saja _[uz.3 PnnrNc.015 terdapatpeningkatan momen nominal sebesar5o/o saja. PERENCANAAN 4. Ts:A.

9 !l ru 4 . 4. James G. Kemudahan fabrikasi khususnyadalam merangkai tulangan geser. p E c) og. (l) lf. Meningkatkan daktilitas. PERENCANAAN LENTURBAL)K Alasan diperlukantulangantekan dalam desainbalok : l. Berfungsi mengurangi defleksi jangka panjang.4-22 . dengan demikian tegangan tekan beton berkurang oleh sebabitu defleksi jangka panjang berkurang. h ry l S u s t a i n e do a d d e f l e c t i o n l n i l i a l e l a s t i cd e f l e c t i o n P' = P ll 120days Time Gambar 4.4. hal ini penting untuk daerah gempa atau diperlukan redistribusimomen dalam desain. karena rangkak beton dalam daerah tekan beton ditransfer kedalam tulangan tekan. Merubah mode keruntuhan tekan menjadi tarik.MacGregor 240days 2 years Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. 3. dengan demikian keruntuhan getasdapat dihindari. c I p'=A ( .8 Efektivitas tulangan tekan dalam mengurangi defleksi akibat bebantetap (sustained). 2.

:<= I Cs:asrs A"r cee(l Cl tt I lca-a'r -I-6:a {i' Ts2:Ar2ff ttt i++\ (a) balok-l (a) balok-2 Gambar 4. d a nc = a l p l o.o. Regangan dan Gaya dalam Beton dengan Tulangan Tekan.3-2 es' Bafasan d'/a agartvlangan mensubstifusikan = ey tekanleleh dapatdiperolehdengan ey MPa. 4. PERENCANAAN 4.es' pada balok dengantulangan tekan. fs' seperti ditunjukan pada balok-1 Gambar 4. Tegangan tulangan tekan.4-23 . terdiri dari tulangan tekan pada bagian atas dan tulangan tarik yang cukup pada bagian bawah.oo. dan balok-2 terdiri dari penampang balok tulangan tarik tunggal pada bagian bawah dan daerahtekan beton pada bagian atas. coco As' I . m a k a f s ' = & .LENTUR BAL)K 4.000 Es Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.7 Penampang.7 menunjukkan distribusi regangan.|tl . dapat kita bayangkan bahwa penampangbalok terbagi menjadi balok-|.1 BAL0K TULANGAN GATIDq ANALISIS Dalam melakukan analisis balok tulangan ganda. : 200.3.3-l J i k a e s ' 2 e y .=(r-or:d'). dengan : fylEsdimana modulus elastisitas beton. o'=[" a")'o'oo3 \c ) 4.

3-3 4.Mnxrsebagai terhadap tunggal.3.ss a b : (As-AsI) <+ fy fc' "=(ai !:r)"tv 0-85fc'b Mn2 : (As -As')fy (d. MnI = As'(d-d') 4.a/2 ) 4. momennominaltulangan Manual Perencanaan Snuhur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-24 .makadapatdihitung momennominaltulanganganda. li )0".3-6 4.3-8.II'IOI DENGAN BALOKTULANGAN ANALISIS Balok dengan tulangan tekan leleh dapat dijelaskan dengan membuat dua penampang balok imajiner sepertisudahdijelaskandi atas. /t ['- "l') 600 ) 4.3-7 Dengan demikian kapasitasmomen nominal total balok dengan tulangan tekan adalah sebagaiberikut Mn: Mnl + Mn2 Mn : As' (d-d') + (As-As') fy (d. As2 = Ast .3-8 pers.4.qNtly Lrttrun BALoK (a'\ = t(.3-4 Momen nominal pada balok-l dihitung sebagaimomen kopel terhadap tulangan.Asl Cc : Ts2 O.. Mnr. kedalam Bila ls ' : r As (persentasi terhadap tulangan tarik totalnya)disubstitusikan perbandingan 4. Balok-l : fs' : fy (tulangantekan leleh) Keseimbangangaya dalam balok Cs : Tsl Asfy : AsI fy <+ As':Asl 4..3-5 Balok-2: terdiri dari betondansisatulangan.a/2) 4.2 TALqNEANTTKANLNrcN G. Pmnuc.

rr-sf-!--ro.ts ir fc < 3oMPa pl .814 Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.pt) pl = 0.4-25 .es. namunjika fc' lebih besar 30 MPa nilainya betkrang tapi tidak hrang dari 0.) | 7 \MPa ) ir fc > 30MPa pl = 0.1 Faktor pl terganhrng dari LANGKAH 1 : Menentukan faktorpl Bl'=lo. jika kurang dari 30 MPa nilainya 0. d /al-0.o's'.=*u{o. lo.a't ot)\r.85.1.65.3-9 Mno=Kvd*Mng CONTOH 4.4.5 ) " 4. * r(t " \. PERENCANAAN LENTURBALOK Mn^ =(. .814 mutu beton.3a ANALISIS BALOK BETON TULANGAN GANDA a J I SOAL : Analisis balok beton tulangan ganda (tulangan tekan leleh) 3D25 : 6D25 <- bF40S m + DIBERIKAN : Dimensi balok lebar tinggi b := 400nm h:= 600nm Mutu material fc := 35lvlPa ft::40&1Pa Es := 20000(MPa RSNr-T12-04 Pasal 5.1.

mm Ab := f .n.945x tO3m# o=l. : = b O.d As = 2.Ds2 4 n:=6 As := n.4-26 .b. PERENCANAAN LENTURBALoK (balanced) dan luas LANGKAH 2 : Menentukanluastulanganseimbang tulangan maksimumyang diijinkan Tebal selimut betonbersihuntuk balok tinggiefektifbalok d:=h-d' d' := 20mm d=0.Ab p.pl 600 fy 600+ ff Asb = 8430.x 6322.27Yo a Ab = 4.3mrn2 pftax= 2.d kondisi keruntuhan LANGKAH 3 : Pemeriksaan TulaneanTaxik Beton Diameter Luas unit tulangan Jumlah Luas total tul.d pmax:=0. Ds := 25.1.= pmaxb.71pb Asmax.8>fc.909crn' ket = "Under-ReinforcedOK" Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.8mr3 Asb := pb.725% = Asma.=A ' b.58m g.

b a=49.4.d As' f:=As O ' Ab = 4. asumsifs':fy I fs:8 u.5mm LANGKAH 5 : Periksaapakah tulangantekan leleh { = o.(o Mn = 656.(d d) + (As .4-27 .mm Ab := 1. (fs' leleh)" fs' = 400MPa LANGKAH 6 : Menghitungmomennominal. PERENCANAAN LENTUR BALOK TulansanTekanBeton Diameter Luas unit tulangan Jumlah Luas total tul.473x103 Q' = 0.+o+ a - Bl\ Es'0.8 Mn :=As'.909cm2 -*2 As'= 1.937<N.m ._ (As _As'). Ds := 25.fy 0.As' b.85fc. l = .Ab .n.Mn 0 = 0.ot'r.fs'.*.003/ Jika d'/a < (d'a_lim) maka hrlangan tekan leleh.a.U) Manual PerencanaanStruhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.6350/o r = 50%o As'/As Perbandinean LANGKAH 4 : Menghitungtinggi blok tekanbeton.Ds2 4 n:=3 As':=n. : fs'akhral "ff.

d P = l'27Yo f Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Adapun langkah-langkah perhitungan sebagaiberikut : perencanaan tunggal.3a) manual.fc danmutu baj4 f.d tabel(Mu/bw. LANGKAH I : Menglritung rasio tulangan.i a.4-28 .d2)*bw*d2 c. Tentukan b. PERENCANAAN 4. Hitung 14u=QMn=nilai d. Mencarifaktor pengalimomen J. Kvd tulangan 2 . Mnp Hitung momennominaltulanganganda.3b ANALISISBALOK BETON J TULANGAN GANDA I SOAL: tabel Analisis balok beton tulanganganda (tulangantekan leleh) menggunakan (Contoh4. CONTOH4.qN Lmn TuI-+NGAN GlNol DENGAN Awtttsts B. Hitung p:As/bw. As = 2. Lakukanlangkah-langkah mutu beton.LENTURBALOK 4.3.NeAN M ENGGANAKAN TABEL MATVUAT Balok dengan tulangan tekan leleh dapat dihitung menggunakan tabel manual (lihat Lampiran B). untuk mencarimomentulangan t .945x to3nn*2 n'-- As b. p Luas total tul. Check$Mn2 Mu rencana tunggaldalamlangkah1.qtor TuLq.3 Tsx.

4-29 .Kvd Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.l6klf.?l?MPa.r Lcmplran A.{t{GKA}t 2 : Ivlarcui uilai lv1u'b<tl d:ui tabelberclasarkan cliatas Tabeluutrk uilai fe = 35I1Pa dan fr = 400$1P.d' Mrl = 500.nr LANGKAH 3 : Mencari faktor pengalimomentulangantunggal.) !v{u:= 3.{a tlhi per$eni6*e b6i!.4.!r.bd. berdtsirkanmoirrndesiin {Llu} tul6agsn penamolng percegi untuft tuhngnfl b lunggtldcngcn * i6barbnbkdnfld = th$oiefektif .Ar. PERENCANAAN LENTUR BIrcT p L.

0G0 't.086 0. 6aodr. 4-30 .107 0. 0. e6z ird k.093 t.0+B t.115 0-t3$ 0.093 0.4s'lAs.ITunBALoK Tunggal Kvtl i.02I t.nl 0.083 0.023% terhadap nilai dari perhitungan 0 erTor:= = 657.il1 0.037 t. 657.032 r.15t 0.098 1.0?t 0.ld hed t3 t4 ts t6 t? t8 t$ t0 2l 0.0rzD .937 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.0ai' r.{09 t048 t.050 t.03{ r.656.3a.085kl.[.0!8f 0.053 r.m kan tiabelmasih cukup teliti dengan kesalahan sebesar0.103 1108 0.Ir: t.0138 0.0113 Catal.088 0.m etror = 0.09$ r.!35 1.(0.06s 0.0t?3 8.m^ 0MnO:= Mu-Kvd MnD= oMno dvInO= 525.031 r070 L07d 0.ss!ft Kud Mn trirngi&nPfiini P rct r F trral Srrqrnr blmmll dlmmlrr4Jt [rffnal Interpolasi nilai Kvd di antaraAst/(b*d):0. Kvd := 1.0$ 1.0+e t.tVlno Perhitungan mengguna- * - Mu = 5.il3 0..0{5 1.113 0.008 .r59 0. .0211 0.0{8 0"ffi 0.098 0.0tl 0.030 r.0*t 0.07+ r0l8 1.PERENCANAAU LnI.0121 Untukrasiotulangan p = 0-0127 .051 LANGKAH 4 : Menghitungmomennominalpenampang tulangan ganda.0038 0.0il 0.108 0.t8t t 02! r.03! 0.0r*! 0. 4.4 T.0?5 r.05r Kvd= r.002x108N.668k1.048+ 0.rd rfd kud .0172 0.ta tt.023Yo rumus asal pada soal no.0127' 0.Ea t. Mn: lit.0t5? 0.BS 0.058 1.01f0 0.{.ont 0.0129 = r.0121dan0.t31 0.81 0.033 0.bel Frktor Pengali ldoff€DTulNngsn Gansa untukrfiefidapatkaft tct lX' 3 E cdP! {00 t .lcrmn Tulangan Lampirtrr 8.t{+ 0.03? pl .082 0.052 t.01290.{65 0.04€ r.068 r.:d al.l30 0.085.ti?i?-lgl.30)= ffc' Fmi|r: Pma:N 3 < 4'll i ! lAsr'As'l'tdffD 8!t'tc'bl Momcn nominrl trl.&ls 0 0{0 r.t6G 0.0ta1 0-0r29 0.ut6 t.l 602 7614 802 &st{b'dl Itld k.68 0.0et r.937 6s6.

4 Pnnzvc.2 Kaer Grsnn YANo D$aunqNeKANOrcn BnroN a) Sesuaidengansifat bebanyang bekerja.ApGsspn KEKUATAw Perencanaanini berlaku untuk balok beton bertulang yang mengalami gaya geser.momen jangan diterapkan pada komponen yang tidak lentur dan gaya aksial. oleh 4.(b(2)). dan V. adalahkuat geser nominalyangdisumbangkan tulangangeser..kecualibila dihitung secara lebih rinci sesuai denganketentuan pasal 4.tN B. 4.maka kuat geser V" dapatdihitung 4.4.4-4. Pffitxclu.4.qtor 4.4-l) (4'4-2) V" adalahkuat gesernominalyang disumbangkan oleh beton.nN.44) 3) Untuk komponenstruktur yang dibebani gaya tarik aksial yang cukup besar.berlaku: 'mt y" =l !!:_lb*d " t 6 )2) Untuk komponen strukturyangdibebani tekanaksial. vn =v" +V. 1) Untuk komponen strukturyangdibebanigeserdan lentursaja. (4.4-31 .4-3) n"=['*&)(+\. Namun perencanaan terlenfur.a.berlaku: ( (4. Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Tulangangeserharusdirencanakan untuk memikul gesertotal yang terjadi.1 Ktra. <@v.qlox pada: penampang Perencanaan akibatgeser harus didasarkan t/.treN Gnsnn RENCANA P.4.4.qpt B.4-3dan4. dgn pers. (4.Stox Tnnnqo.2.sANLENTUR B.

)6 @'4-6) tetapi tidak kurangdaripada nol. denganN.V.5.W)ry v. geser b) Tulangan minimumini tidakdiperlukan bila: . atau Vu<QV" dengan tinggi total balok h S 250 mm .hf atauh<%. bw : lebarbadan) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. A5 4.IIAN LENTUR BALOK b) yang lebih rinci sebagai Kuat geser Z" boleh dihitung denganperhitungan berikut. Untuk komponen strukturyang mengalami yang lebih rinci sebagai perhitungan kuat geserV. Untuk komponen strukturyang hanyadibebanioleh geserdan lentur sajq . 4.4-32 .5O%.4. l.4-5) dan tetapi tidak boleh diambil lebih besardari pada 03J1'b*d. v"=(r*o't!")JE'-6-a [ 'a.4.<tDl". Besaran4 n*u.dapatdihitungdengan berikut. gayatarik aksialyang besar. besaran Mu' (4. 2. (dimanahf : tinggi sayap."=({r+r2op.bw. . PmnucII. pada penampang yangditinjau. -i.4.0 diman&Mu adalah momen terfaktor yang terjadi bersamandenganV. dinvatakan dalamMPa. V.3 Sytntr-SyaRATTar-/tNGAN Grsrn sub bab tulangan minimum sesuai harusdipasang a) Apabila 0. adalahnegatif untuk tarik. tidak boleh diambil melebihi 1. < o.i .5. 2.5@V".

.-f d .tulangan geser padasubbab4.4. harusditahanoleh tulangangeser.4-33 .t (4.4. dan s dinyatakan dalammillimeter.4 4.4-8) Notasi cr adalah sudut antara sengkang miring dan sumbu longitudinal komponen struktur.4 GESER OLEH YANG DISUMBANGKAN TAIANGAN KaET GNSTN Vu Apabila gaya geser. utuu300 (anrbil terkecil) bllaV" .. S*o =!t *u600 mm(ambil terkecil) v" =!r[-tu*. dapatdihitungberdasarkan S *o dan luastulangan struktur.d bila nilaiyang =qo.!JT'*O mm nilaiyang S*o )Namundalamsegala hal.makabatasspasimaksimum berikut: aturansebagai geser.. V" S |.LENTURBALOK 4.>AV".4-7) geser b) Untuk tulangan miring: V"= A"fr(sna +cosa)d s (4. tulangangeserharusdipasang .4.tGnsonMINIMUM Luastulangangeser minimum dapatdihitung sebagai berikut. =:T /d.) Nilai D.1f"'bwd J 4.5 Tutettenr.4. PERENCANAAN sesuaidenganperencan:um c) Apabila V.4-s\ Msnual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. sumbuaksialkomponen a) Untuk tulangangeseryangtegaklurusterhadap maka: il 4. g.

4 geser LANGKAH 2 : Menghitungkebutuhan RSM-Tl2-04 Vs.Y.Vfct(Mpa).= )r{ .bw.2./fo'.Vfc(MpiJ. Syaratpemmpangterpenuhi" Check: Vu=4901d.{ Note2 = "Vu ) 0.bw.d b l- Vc = 507.029x t0'kN J 1_ J Notel = "OK. SOAL : Desaintulangangeser balok persegi betonbertulang DIBERIKAN: GayaGeser Ultimate Dimensi Balok Vu = 490kN bw = 600mm h = 1200mm Q:= 0.86kI.d = Check:vs<a. Perlu Sengkang" Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.bw'd 2.5 6 Vc.6 o Vs = 192. PERENCANAAN LENTUR BAL)K CONTOH4.{ Vs tidak boleh > :.4 DESAIN TULANGAN GESER BALOK BETONBERTULANG 4 I dari contoh4.= :. Pasal5.7 fc'= 20MPa fy = 400MPa LANGKAH I : Menghitung kuat geseryang disumbangkanbeton RSM-Tl2-04 Ys.4-34 .4.14kN Pasal 5.2.2.

7 8..mm Nilai Avs diambil dari nilai terbesar antara Avs dan nilai tulangan geser Tulangangeseryang harusdipasangperjarak spasi 2 .'d Tulangangeserminimum bw Avs6rr:= . Av :=nk-0.o. RSNI-Tl2-04 Spasimaksimum: Pasal 5.2 Ln.d 3 makaspasimaksimum adalahnilei terkecil dari d/4.jikavs l-{1't'7sh.Av perlu Spasisengkang Dt:= 10mm nk:=2 ot}terwise 3 lebih besar atau sama a^ear.Av/s=Avs Avs :: Vs 2 Avs :0.375h atau300mm. ^ -mm Avsotltt= U.0. (tumpuan) D10-300 Manual PerencanaanStrulcturBeton Bertulang untuk Jembatan Hal.d nilai erkecil dari d/2.4.n'(i.75h.4-35 .425tnm mm RSNI.O? Av SP:=Avs Av = 157.!Lbu.)-..)Avs Avs := mo(Rvs. PERENCANAAN LENTUR BItox LANGKAH 3 : Menghitungluastulangangeserperlu per spasi. < !L6y.159nm geser Desainpenulangan sepanjangbalok dapat diperoleh dengan catay ang samauntuk gaya geser yang diketahui..Tl2-04 Pasal 5.3o0nr) = smakgeser 567mm Diameter sengkang Jumlahkaki sengkang Luassengkang.2.0&n# sp = 314.75h atau600 mm jika nilai Vs r. ^ -mm = U.6oftnr) i f V s < smakgeser'= | .0.2.6 Spasimaksimumadalah .4.ry 2 .Avs-irr) mm LANGKAH 4 : Menentukanluasdan spasiyang digunakan minimum Avsmin.bw. J.

4-36 .5 PsnnNc. (potongan tengahbentang A-A) dannegatifmomendi atasperletakan "*l Webor stem ^*J (a) balok terdefleksi Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaI.4.8 Balok T dalam sistem pelat satu arah positifdi momen tampak dalamgambar balokT ini akanmengalami 4. Padasistemtersebut Gambar arahaxis balok.SEMU BAL0KT DAN monolit. balok secara dengan pelatdicor bersamaan pelatlantaiseringkali Dalamsistem 'T' sepertiterlihat pada sayapdari balok dalam hal ini pelat dapat bekerjasebagai bebansatuarahyaitu pelatdiasumsikan menyalurkan 4.8. tegaklurus terhadap Gambar 4.t 4.5J T BAL0KT.9.ANAAr. Pada terdefleksi (potongan B-B). PERENCANAAN LENTURBALOK Bttor 4.

makadianalisissebagai balok T semu(balok persegiseperti gambar 4.4-37 . jika a (asumsi) hs.. sebagai Padadaerahperletakan balok T pada umumnyadiperlakukan persegisepertiterlihat pada karenadaerahtekan betonakibat momennegatif berbentuk gambar 4.PotonganB-B(perletakan) balok perseg sebagai (d).9d Lebar efektif sayap balok T berdasarkan SNI adalah nilai terkecil dari persyaratan sebagai berikut : .a dengan asumsiawal tinggi blok tekanbetonmemotong flens. Pffituclylnu Lwrun Buor Compression zone-- lul ll (b). makadianalisis sepertidapat sebagai balok T sebenarny4 gambar dilihatpada 4.9c. panjangbentang br= L/4 . Potongan A-A (midspan) sebagai balok persegi (c).9 Gambar BalokT dalammomen balok persegi. jika a (asumsi)( hr.f A=- o. > b.selanjutnya diperiksaapakaha memotongflens atau badan penampang balok: a. Adapun pada tengah bentangbalok T dapat diperlakukandengan dua kemungkinan. dapat dianalisissebagaibalok T semu (balok persegi)atau balok T sebenarnya.PotonganA-A(midspan) sebagaibalok T positifdannegatif 4. pemeriksaan perlu digunakan terlebih Untuk menentukan balok T semuatausebenarnya dahulutinggi blok tekanbeton. A.85f"bf " Setelaha asumsidiperoleh. dimana adalah L baloktersebut bf=!*+16h1 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. .9b).4.

10Lebarefektifbalokdengan 4. . Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. .4-38 . bf: bw+Lll2 br=b"+6hr bf=b*+So/2 sayap Gambar 4. : 0.5. Pt naN ctuttex Lnnrun BaLoK . Keruntuhan balansini digunakan jenis keruntuhan penampang keruntuhan apakah tarik (underreinforced)ataukeruntuhan tekan(over reinforced).4.003dan bersamaan denganitu tulanganbaja untuk memeriksa mencapai regangan leleh baja 6s= ry. dimana Soadalahjarak bersih antarabalok denganbalok sebelahnya Sedangkanlebar efektif balok L (balok yang hanya mempunyai pelat pada satu sisi saja) tidak boleh lebih dari : .2 BAL0KT TaLANGAN ANALISIS TaNGGAL balok T terdapat beberapa Seperti halnya denganbalok persegi dalam menganalisis kondisiyaitu : a) (seimbang) Keruntuhan balans terjadi bila regangan maksimumpadaseratterluarpada Keruntuhan balansatauseimbang daerahtekan betontelah mencapd6". bf = b* * So.

) b) Tarik (underreinforced) Keruntuhan (4.85f" b.5h r.IrUn BALOK 4.5-1) tulangan tarik bajamengalami Keruntuhan dimulai dengan tarik terjadi bila keruntuhan lelehterlebih Hal tarik bajalebihkecildari luastulangan dahulu.l I (a) diperoleh tinggi blok desak Dengan persamaan padakondisi balans.5-2) (4. balans.0. As6 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.a6 padabalok T.LrI..4-39 . 1lang dihitungpadapers.5-1)kedalam Dengan nilai dari mensubstitusikan ayangdiperoleh pers.i2 rr". [u. ". (b) Keseimbangan Kopel Gaya Gambar 4. diperoleh A16 =elf o.5-l).l l Analisis Balok T TulanganTunggal segitigasebangundalam gambar a.s-1) (4.1l (b) dilihatpadagambar Keseimbangan kopelgayasecara T=C Dimana 1 : A t u& C : C.a.=^(ffi)n jelasdapat a. d . T"" d . ini tedadibila tulangan (4.85f" (br . a * 0.(4.s-2) pers.ro.-u.b*) hr (4. t."[ffi).* + Ccr= 0. PERENCANAIU (a) Penampang Regangan dan Gaya dalam Balok T Kondisi Berimbang .

5-3)harus diperiksa. d .(4. PERENCANATU Lrvrun B.s-3) Jika pers.5-2)diselesaikan beton.4-40 .85f" (br . (4. makabalok dianalisissebagaibalok T jika tidak cukup dianalisissebagai momen nominalbalokT : persegi.O.12AnalisisBalokT Tulangan Gambar jelas dapatdilihat padagambar 4.-shf (4. Co" d-a/2 T*r (b) Keseimbangan Kopel Gaya KondisiTarik Tunggal 4. a sesuai Tinggi blok tekanbeton.85f" b* a -| 0. hasildari perhitungan balok a ) hf .s-z) - A"f.5a) Ccr(d-0..5hr) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. a adalah makatinggi balokdesak Bila persamaan n-- T""' rr."(d-0.Perhitungan dilanjutkan menghitung dengan + Mn = C.4.)h.-b..b*) hr (4.85f "b. -o.r 0.g5f"(br -b.qtor (a) Penampang.a T=C Dimana 1: Ar fi C : Crr"* Ccf: 0.12(b) Keseimbangan kopel gayasecaf.Regangandan Gaya dalam Balok T Kondisi Tarik .

13 Penampang.5-5) Untuk mendapatkan nilai tinggi blok tekan beton. A. = 6.85f" b* a * 0. (4.\ €".^\1 s . C : C"* + Ccr: 0. ( tydengankondisi Keruntuhantekan bersifat getassehinggatidak disarankanmerencanakan keruntuhan tekan.5-4).e*E.85f" (br . (4.t l a ) (4.4-41 .s-4) sepertiterlihat Regangan segitigadiagramregangan baj4 e..5-1) atau regangan baja.13.d .4.Regangandan Gaya dalam Balok T Kondisi Tekan Keseimbangan kopelgaya: T:C Dimana T=A. (4. Selanjutnya diselesaikan reWflhbtq$. Gambar 4.a diperolehdenganmensubstitusikan denganakar persamaan pers.qrcx c) Keruntuhan Tekan (over reinforced) Keruntuhan tekan terjadi bila keruntuhan dimulai dengan kehancuran pada daerah tekan beton terlebih dahulu.5-5) kedalampers. Hal ini terjadi bila tulangan tarik baja lebih banyak dari luas tulangan balans.b*) hr (4. PERENCANAAN LENTUR B.rat -_-_--Manual P erencanaan StruEtD* Eeton B ertulang untuk Jembatan Hal.u yang dihitung pada pers. t. diperolehdari perbandingan gambar 4. pada ( g.

b* a2+ (0.85f" b* a + 0. e"u a .yaitu: + Mn: Cr* (d-0.b*) hr + A.) 0.(A. (br .") ) E.s-6) 2A Dimana: A = 0. = 0.5a) C"r(d-0.5hr) (4.b*) hr* A.s-7) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-42 .S5f.85 f" b* 3 = (0.( --\a hr f" rl e.(A. e"oE*) 6 = .b.)= 0 -B+^ln'-4AC q .S5f.85 f" (bi . PERENCANAAN LENTURBALOK T=C. e"uFrd E.- (4.85 (br . %" B1dEr) Selanjutnya untuk menghitung momen nominal sama seperti menghitung momen dalam kondisikeruntuhan tarik.*+C"t A" g'd-"^.4.

y..{g A$umsi alval Kenlntuhan tadk -0.s*E..854(lr. .= 0. h1.JJ.t..).r .85/"b.l4DiagramAlir AnalisisBalokT Tulangan Gambar Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-43 .}. .l \ .45 d." 8 = 0.-* '_T"*rffi -.J M.r-. Ar8*E..4&.85i(br -b.)hr +. I keruntuhanrrik | _l g = -B.4..b1.! " '--:> i -:iJ Tunggal 4.#. fy.{. Eial0Kpersegl tarik Keruntuhan reinforceclJ ".rh1 = M" c*l J t"l jffi.../8'-{AC (I = *:-*_-r.. tekan Keruntuhan overreinforced 2A C* = 0"85/..p1d) -8+r.. b.85/. -b.b._ 0.r{ \-/- tr>dl ya | BalokT kefuntuhan tekan -8+r/B'-4AC !l=-**t 1r' J = 0.=.8546"[.l. (4 Co=0.{-e..s5J.-+ I I . PERENCANAAN LENTUR BALOK f'q.oE( = -(l. A_ 0 . n=o''m lrf ./" ( .6. 8=l t------:--:--:--=- tsaroK r | t..=*i#lo -!r'l u. s-5 1r& .

:= 6160mm2 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-44 .5a ANALISIS BALOK T TULANGAN TUNGGAL I tarik kondisikeruntuhan tunggaldengan SOAL : Analisisbalok T tulangan bf DIBENKAN: I)ata penampang b6:= 1500mm b*:= 350mm Data material Mutu beton f. PERENCANAAN LENTURBALOK CONTOH4. := 2OMPa ero := 0.l05.4.MPa h1:= l20mm h:= 600mm d:= 504mm Luas tulangan tarik A.003 Mutu baja fr:= 4OOMPa E := 2.

tor faktoSl LANGKAH I : Menentukan RSNr-T12-04 Pasal 5. a < hsmakabalokpersegi.d ab = 257.4.-. Asumsi awal. dengan S auadalah a LANGKAH 4 : Menghitung momen nominal balok Mn.' o.=^.04mm LANGKAH 3 : Menghitung a asumsi awal. jika kurang dari 30 MPa nilainya0.8llkN'm Manual P erencanaan Struhur B eton B ertulang untuk Jembatan Hal.rc. tinggi blok tekan beton memotong flens Ar'fu .= 10. blok tekan beton memotong flens.l Faktor pl tergantung dari mutu beton.bf a:- a=96.!(.9r) LANGKAH2:Menentukanq 9l = o'85 tapi tidak lebih kecil dari 0..65.U5.627mm keruntuhan tarik.85.l. PsRar.tt 7 \twu ) ir r" < 3oMPa if f" > 30MPa 91:=ma:(0.85-gf!-30) | lo..) Mn = llz2.4NneN LnNrunB.85fc.l. 600 ab:=FtIro *\) ( 'l. 445 . namunjika fc' lebih besar 30 MPa nilainya berkurang s.

Asumsiawal.04mrn LANGKAH 3 : Menghitunga asumsiawal.5b TULANGAN TUNGGAL KERUNTUHAN TARIK I tarik As : 9240mm luastulangan soal4. < 3oMPa F1= -a{o-u5.s'fc.=lo85-ryf+-.85fr.Pzn-suctuAAN n Buo x Lnuru ANALISIS BALOK T CONTOH4. 4-46 . jika kurang dari 30 MPa nilainya0.o.! .891mm Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. dengan penampang balok T LANGKAH 4 : Menghitungulang nilai a dengan Ar.hr 0.l. tinggi blok tekanbetonmemotongflens Ar'fu a=l44.8s f. blok tekanbetonmemotong flens.Fr) LANGKAH 2 : Menentukangr Fl = o'85 .85fc.55. %=p.b1 !. u.-0.(brb*).[ft) As = 9240m# a.94ltnrrl keruntuhan Tarik" Ket = "a > hf.l Faktor pl tergantung dari mutu beton. = 400MPa d = 504mm ab =257.5anamundengan SOAL : Analisisbalok T seperti LANGKAH I : Menentukanfaktorpl 'r fc = 20MPa if fc > 30MPa RSNI-TI2-04 Pagal5.'l 1\MPo | ) if 10.l. jika fc' lebih besar namun 30 MPa nilainya berkurang tapi tidak lebih keeil dari 0. Balok T.85.bw a = 226.

56887x l09N.*.qN LsNrunB.4.b*)'hr Cc* = 1350000N Ccf = 2346000N LANGKAH 6 : Menghitung momen nominal balok Mn .qrcrc LANGKAH 5 : Menghitung gaya-gayakopel C. "".[o - . = 400tl4Pa I Es = 2'105-N4Pa Manual Perencanaan Snukur BetonBertulang untukJembatan HaL4-47 .).[d - (a\(hr) .mm ANALISIS BALOK T CONTOH4.5c TULANGAN TUNGGAL KERUNTUFIAN TEKAN SOAL : Analisis balok T denganpenampangsebagaiberikut DIBERIKAN: Data penampang bf = l5oomm bw = 450mm hf = l2omm h = 600mm d = 470mm Luas tulangan tarik As = 12950.* dan C.c.-2 Mutu baja Data material Mutu beton fc = 2OMPa ecu = 0'003 l.'a'b* ccf = o.85rc'(bf . ) Mn = 1.PmeNceye.1 Cc* = 0'85f.

85 if f" > 30MPa Fr) 91:=mu{0. namunjika fc' lebih besar 30 MPa nilainya berkurang p.65. dengan a ) or.= ? \tutPu ) lo8s-ryf+-r'l | if f" < 3OMPa 10.85f"'bg = Penampang "Balok T" A"'L a=203-l37mm balok T LANGKAH 4 : Menghitung ulang nilai a denganpenampang (asumsitarik) u=ffi Ar. LANGKAH 2 : Menentukan a6 600 ub= pr.4-48 .u5.85fc.turt a ) hr.qN Lstwun Bttor faktorBl LANGKAH I : Menentukan RSM-TI2-04 Pasal S.(br-b*).t. ab=239'7mm LANGKAH 3 : Menghitung blok tekan beton memotong flens a .d o* \ ) ( 9l = o'85 tapi tidak lebih kecil dari 0.o ). jika kurang dari 30 MPa nilainya0.[..l Faktor pl tergantung dari mutu beton.l. kerunnrhan tekan. balok T.4.fy .o.---:--!0. Pznrucet'te.hr a=397.124. Manual PerencanaanStruhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.85.

u*).[o -:) . A = 7.912xtO6N mN C = -3. P gnnt t.b*)'hr Ccw = 1'994x 106N Ccf = 2'142x tO6N LANGKAH 7 : Menghitungmomennominalbalok Mn = .Ut tfU n BUOr<.B l .d ) Langkah 6 : Menghitung gaya-gaya kopel Cr* dan Crr Ccw = 0'85f"'a'b* ccf = o.E s. Lft LANGKAH 5 : Menghitung ulang nilai a dengan penampang balok T keruntuhan tekan.85fc.65* to6 I N m B = 9. A = 0."*.104x 106 C = -(e r.55562x N'mm Manual P er encanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.(ot.bw B = o.85fc.q.n1+ Ar-e"u-E.e cu .85fc'(bf .4-49 . \ 2) "".qt 4.[o "\ - t'r) T) t09 Mn = 1.tC.

analisis balok T tulangan halnyadengan Seperti bila tinggr blok tekanbeton.- Tt* + (b) Keseimbangan Kopel Gaya Ganda 4. T". PERENCANAAN LENTURBALOK 4. Ir..4. tunggaldilakukan ganda balokT tulangan samaseperti Dalamanalisis balokT tulangan gaya-gaya kopel.0"5hi * b*.tttsts BetoK T TULANGAN dilakukan balok T sebenamya tunggal. dari superposisi komponen (a) Penampang. dan Regangan GayadalamBalokT KondisiTarik c* d .si]. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jernbatan Hal. d .4-50 .3 GnNot AN.5.a > hr.15AnalisisBalokT Tulangan Gambar d-d' rr".

dilihatpadagambar kopelgayasecara Keseimbangan asumsi awal) tekanlelehsebagai T=C Dimana 1=A. Bila a < hf .5-9) beton a adalah maka Bila persamaan diselesaikan tinggibalokdesak .& f" f" C = C"** Crr* C"r: 0.' [6 0 0 + " f. (A".I ) (4. 0.85 b* a + 0.85f"b* diperoleh diperiksa : Selanjutnya a yang nilai tarik d .a dengan u-- (e". J Jika semua syarat terpenuhi.d') ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.t=gq . -o.A'")f.* (d-0.85 (br . makabalok dianalisissebagai dianalisis sebagai balokT.s-e) (4.s-10) .A'")f .15b.([ 6 0 0 .b*) hi* A" fy (4.5-ll) + + C". Mn = C. maka perlu dihitung tinggi blok tekan tekanleleh. PERENCANAAN a) TekanLeleh Tulangan Keruntuhan Tarik dengan Untuk memeriksaapakahtulangantekan leleh.BALOK LENTUR 4.B5f"(br-b.)hr 0.maka momen nominal balok T tulangan ganda dapat berikut: kopelsebagai diperolehdengan menjumlahkan momendari gaya-gaya (4.4-51 .5hs) (d .s-8) namunjika a > hf makabalok balok persegi.makatulangan leleh as' F. asumsitulangan beton.g5f"bf (4.4 ' ' #-lA'.a r. rnutu tekan tutangan teleh. (anggap jelasdapat tulangan 4.5a) C"s(d-0.

b*) hr+ A'. &: 0.d') ( 4.a diperolehdenganmensubstitusikan Untuk mendapatkan persamaan denganakar pers. r*(t-E{\ "-\ a) A (4.85f b* a+ 0.s-r3) nilai tinggi blok tekan beton.5. b* 3 =(0. e"u B1d' g . dilihatpadagambar Keseimbangan kopelgayasecara T=C Dimana T-Arf. (d . r'.- (4. PERENCANAAN LENTURBITOT b) Tulangan TekanTidak Leleh Keruntuhan Tarik dengan jelasdapat 4.b*) hr* A'. C"t danC"r.+ C"r* C.s-r2) sepertiterlihat segitigadiagramregangan Regangan bajq e'.4. Selanjutnya + * Mn = Cr* (d-0. E. T = C"* * Ccr* Ccs A. A.85 b* a2+(0.85f.5-14)digunakan untukmenghitung dalampersamaan Nilai a yangdiperoleh berikut: gaya-gaya dihitungmomennominalsebagai kopel Cr*.15b.24 Dimana: A = 0.5-12)kedalam 0.85f" Or .(4.4-52 .15 ) Manual Perencanaan Snulctur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.s-14) kembali (4.e"oFrd'Er)=0 5 i _B+JB'_4AC .85f" b* a + 0.r: 0.5hs)C".6"uE.b*) hi+ A'.(A'.b*)hr* A'."="*[l-ry) persamaan kuadrat. diperoleh dari perbandingan gambar pada 4.Selanjutnya diselesaikan pers. C = C"*.5-13). ft e-(A'. ". (4.13.5a) C"s(d-0.(4. t"u E .85f" (h .A' &) Et) C = .Sf (br .85 f (h .

)/" -f ) ''' -Fl oooa 600_. + Are*E. 4 .85d(&.)i. )'.r .e*E fta'') Tulangan tekan eleh tekan kerunluhan (dihindari) n=-_l.o. . co =d'.*.a"-$-Ad'ldll.s5"4's6. =l'. PERENCANAAN LENTURBALOK f'a.}ht ". fy.85/"(4 C.16Diagram Gambar Alir AnalisisBalok-TTulangan Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.-(-4'.0.95"{so a .%['-*] .B5I -b.. = 0. A* tr. d* ru="*id4j-+[r-?) Ganda 4.-_ -8+.bi.f.c&* cr.d.*/& [$i-=. b. -b*)h/ ca = 0. .57'.sSS -4. hr..-r'.-J. :0.!.o.l Asumsi swal tarlk Kerunruhan (b/ {-r. i$t C . "1. -b*iftr Co= 0.Ji'-4-{C ffi C*.85.4. -0l.4-53 .

:= 6900mm2 b*:= 2.:= 47Dmm d' := 65.t* bw = 275mm Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.MPa desak Arr i= 40gmm2 Tulangan Tulangan tarik A.5d CONTOH ANALISIS BALOK T TULANGAN GANDA I SOAL : Analisis balok T hrlangangandadengankondisi kerunhrhantarik .105.LENTURBALOK 4. PERENCANAAN 4.003 Mutu baja ! := 4OOMPa E := 2.:= 0.4-54 . := 2OMPa ear.tulangantekan leleh bf DIBERIKAN : Data penampang bg:= t200mm t*:= l37.5mm h1:= l00mm h := 600mm d.mm Data material Mutu beton f.

.451mm LANGKAH 4 : Menghitung ulang nilai a dengan penampangbalok T (asumsi tulangan tarik dan tekan leleh) (e.ro] if s.l LANGKAH 1 : MenentukanfaktorBl t" 99I. u.= lo.6s.[ .bw a = 219. \ ^ ( 600 ab=239'7mm blok tekan beton memotong flens (4.392 60WPa ) \ u /ri* Fr \ /o'\ t. Jika d'/a < (d'la)lim maka tulangantekar/desakleleh. d frJ .Ar. ll-l l=0. . namunjika fc' lebih besar F1:=mu{o.4.rv o.85f"'b1 a=127.l. jika kurang dari 30 MPa nilainya 0.78&twr Periksaasumsi /a') r-r \ u /ri| =-'l 1-lll Fr \ r F \ 600) ) ^ ' --'lt(. ! = o. karena d'/a< (d'la)lim Tulangan tarik ) telah leleh.l.. P SRENcANAAN LsNrun BIIOr T1244 Pasal 5.fy a:=0._ .85.os. au:= ? Ft'l-J0+ ) . Pr) LANGKAH 2 : Menenfukan ag Pt = o' gs 30 MPa nilainya berkurang tapi tidak lebih kecil dari 0.rr-? \MPa ) | if f" < 3oMPa 10. karena a < a5 atan Manual Perenc anaanStruhur BetonBertulang untukJernb Hal.hr(uru*) 0.4-55 .85fc. jika tidak tulangan tidak leleh.zga a Tulangan desak ) telah leleh.J.ssr.nr.). LANGKAH 3 : Menghitung /.85 fc > 30MPa Faktor Bl tergantung dari mutu beton.

4.rl d .a.hf (bf .85fr.+ | + C.! := LANGKAH 6 : Menghitung momen nominal -d') Mn'=C"*.o95x 109N'mm /o\(hr) Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. PERENCANAAN LENTUR BAL2K LANGKAH 5 : Menghitung gaya-gayakopel Ccf := 0.r.(d -"\ d z) " "'\ 2) Mn = l.1.i | * C.b-) Cc*r= 0.85fc.4-56 .b* Ccf = l'572x 106N Ccw = l'028x 106N Ccs= 1'6x lo5 N Ccs Ar'.

4. Pmtuctulltr Ltttrun BALzK

4.5.4

AN,tttstsB,ttorKornrHouow

Analisis balok kotak hollow dalam segalahal sebenarnya tidak berbedadenganprinsip balok. Bentuk tidak menjadi sesuatuhal yang rumit bila dapat diperolehtitik berat penampang yangtertekan blok tekan,a. Bila disamakan = 2 t* makabalok b* setinggi persis hollow analisisnya sama dengan balokT.

c*
d-dl

-r--C-

-LL

+
I

d - 0.54 _J_T.,

t-

-r."
+
--4----.-J

l

d-d

4.17Superposisi Gambar KopelBalokKotakHollow Gaya-Gaya jelas dapatdilihatpadagambar Keseimbangan 4.17 (anggap tulangan kopelgayasecara . tekanlelehsebagai awal) asumsi T=C Dimana T=Arf, C: C"* * C4* C..=0.85f. b* a + 0.85t (br - b*) hg+A', fy b*:2 t* (4.5-16)samapersisdenganpersamaan Persamaan (4.5-9)dengan demikianbalok box kotak dapatmengikutiprosedur perhitungan b* balok T, dengan mengganti = 2 t*,.

(4.5-16)

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

HaL4-57

4. PmnucIuIAN LENTaR BAL}K

CONTOH4.5e

ANALISISBALOK BOX HOLLOW TULANGAN GANDA
I

SOAL:

Analisis balok Box Hollow hrlanganganda dengankondisi kerunhfian tarik -

tekanleleh tulangan

d'

I

-r
ht

DIBERIKAN : Data penampang b1':=l200mm t",:= 137.inm hg:= l00mm h:= 600mm d := 470mm d' := 65.mm

Data material Mutu beton
f" := 2OMPa e",, := 0.003

Mutu baja

!

:= 4OOMPa

E, := 2.l05.MPa

Tulangandesak Ar, != 400mm2 Tulangantarik
A.:=690omm2

b*:= 2.t*

bw

275mm

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.4- 58

4. P nagt tclx,qeNLaurun B.atox LANGKAH I : Menentukan faktoSl
RSM-Tt2-04 Pasal 5.1.1.1 Faktor pl tergantung dari mutu beton, jika kurang dari 30 MPa nilainya 0.85, namunjika fc' lebih besar 30 MPa nilainyaberkurang

p,,= if f^ loBs-ry[,+-r']> 30MPa
''l ? | \MPu )

lo.8s

if f" < 3oMPa Ft = o'85

F1:=ma{0.u5,9r)
LANGKAH 2 : Menentukan a6

tapi tidak lebih kecil dari

0.6s.

j9L).0 :=^ r au 0r'l7 -r00+ frl
a

ab=239'7mm

LANIGKT\I{ 3 : Menghitung blok tekan beton memotong flens a = 127.451mm

o.85fc.bf

LANGKAH 4 : Menghitung ulang nilai a denganpenampangbalok box hollow (asumsi hrlangan tarik dan tekan leleh)

o*) (o, - nr,).! - o.85r".hs(or0.85fc.bw Periksa asumsi

/\

i,

/a'\ r-r
\o/rir.

r \ | r =-.1 l-Al
Fr\

600)
Jika d'/a < (d'la)lim maka tulangan tekan/desak leleh.

/a') l-l

I' )l = 0 . 3 9 2 - - ' l t(. l 60CIvlPa/ \ u /ri- Fr \
9)= o.zga
a

Tulangan desak ) telah leleh, karena d'/a< (d'la)lim Tulangan tarik ) telah leleh, karena a < a6

Manual Perencanaan Strulaur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.4-59

4.Pmntcaunnu Lwran BAL)K
gaya-gaya kopel LANGKAH 5 : Menghitung Ccf:= o.Slfc.hf(br- b*) Ccwt=0.85f".a.b." Ccs,= Ar''! LANGKAH 6 : Menghitung momennominal (a\(hr) Mn,=..*.[u ;)c.f.[d c.r.(d- d') N Ccf= 1'572x106 Ccw= 1'02sxt06 N Ccs= 1'6x lo5 N

; )+

Mn = 1-095x lo9N'mm

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.4-60

!

KEKUATANKOLOM 5. PERENCANAAN

5 PERENCANAAN KEKUATAN KOLOM 5.1 Uma*t
bebandari lantai atau Kolom merupakan elemenstruktur yang berfungsimenyalurkan berikut kolom dapatdiuraikansebagai balokke sistemfondasi.Konsepdasarperhitungan o Perbedaan antarakolom denganbalok adalahbahwa pada kolom di mendasar bekerjapula gayaaksial (bisatekan bisatarik); momenpadapenampang samping berubah(uniaxial dan o biasanya arah momenpadakolom bisa berbalik dan/atau biaxial bending); o Selaindari padaitu semuaasumsidan ketentuan dasarkolom tetap samadengan apa yang kita kenal berlaku pada balok yang mengalamibeban luar berupa momenlentur.

5.1.1

FAKToRREDUKSIKEKUATAN

gayaaksial menahan dari kemampuannya dari kolom harusditentukan Kekuatanrencana akibat pengaruh dan momen lentur akibat bebanrencanadan momenlentur tambahan cara kelangsingan, berdasarkan PBKT. Faktor reduksi kekuatandapat dilihat pada Tabel 3.2 Qugaterdapatdalam pasal 4.5.2 RSM T-12-2004).

5.1.2

PNNSIPPERENCANAAN

a) Perencanaan komponen strukturyang dibebani kombinasilentur dan aksialharus tegangandan kompatibilitas regangandengan didasarkanatas keseimbangan asumsi dalamsubbab4.1.2. menggunakan b) Komponen struktur yang dibebani kombinasi aksial tekan dan lentur harus direncanakan terhadapmomen maksimumyang dapat menyertaibebanaksial.

Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-l

KEKUATANKOLOM 5. PERENCANAAN

Bebanaksial terfaktor {

yang ada,tidak boleh melampaui denganeksentrisitas

kuat rancang bebanaksial /P"1**1,dimana: tulanganspiral: dengan 1) Untuk komponen -f"'(A, QP,6*)= 0,85/[0,85 -A,,)* frA",]

( s.l- 1)

pengikat(ties): tulangan dengan 2) Untuk komponen

-f"'\A, - A,,)* f ,A",] dP,6*\= o,8o/[0,85

(s.r-2)

untuk memperhitungkan 3) Momen maksimumterfaktor, M, harusdiperbesar dengan bab5.3. sub efekkelangsingan sesuai

5.2

KoLoM PENDEK Pnnnr,tc.nrve.nN

penambahan momen akibat dengan mengabaikan Kolom pendek bisa direncanakan kolom pendekbisa dilakukan pengaruhkelangsingan. Dengandemikian, perencanaan pengaruh interaksi memperhitungkan dari hasil analisisstruktur,dengan sesara langsung momenlenturterfaktor. antara bebanaksialterfaktordengan

5.2.1

DaGRAM lNrnnars Kotou

Diagram interaksi kolom secaftrumum dihitung dengansejumlahdistribusi regangan. Titik-titik dalam diagram interaksi dihitung berdasarkannilai P dan M yang tersebut. dengan regangan berkorespondensi

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-2

VV{ Kontrol Tarik Kolom 5.= f"lE. l* C. f-.2 Perhitungan danMo untuksuatudistribusiregangan Pn Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. i d.5-3 . PERENCANAAN KEKUATAN Pn Po 0. V /- J V. = 0.003 Kontrol Tekan Kontrol Tekan Pu Kontrol Tadk g:@ r--?4L L.85liorO a' _I t./t 'fr r' F /.KoLoM 5.1 Interaksi Gambar Diagram kombinasiaksialdan momen Secara umum penampang elemenstrukturyangmengalami sebagai dapatdigambarkan berikut : Pn= Pc + I -*.-4 n nnl t / Mo Kondisi seimbang n rvrt "J Mu Mn :*7* .. Gambar5.1" --t---: -f .-l e I I -T_ I ! oesr.

Ast : peb h 8) Gunakandimensiaktual & ukuranbatanguntuk mengecek semuakombinasibeban (gunakan grafik ataudiagraminteraksi).) +r"*(d. 5-4 . 3) Gunakannilai estimasih untuk menghitungyh. e/h untuk kasusyang menentukan.KOLOM 5.a' c" \ 2 2 ) .(L-1)*r = r".1) pusatgeometri Momenterhadap Mn . pr] 9) Rencanakan tulanganlateral [selesaikan Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. hitung ulang ( e / h ) dan 6) Jika dimensiterlalu berbeda dari nilai estimasi ulangkembalilangkah4 & 5. beban terfaktor(Pu. Mu ) dane untuk kombinasi 1) Hitung beban yangberpotensi 2) Pilih kasuspembebanan menjadipenentu.2-2) Atau Mn 5. 4) Gmakan grafik yang sesuai) target pu Baca dalamAuer*t ff <> diperoleh Ag: bh : frn /bh Lakukanjuga untukkasus-kasus lainnyayangmenentukan kolom b danh 5) Pilih dimensi (step3).quIAN KEKUATAN padaCentroid Aksi GavaResultan P n =C " + C " .2 PERENCANAAN DAGMMINTEMKSI MTNEOux. Prrcuc. * f a .2.aTeN gambardiagraminteraksidari manualdapat kolom denganmenggunakan Perencanaan dilakukanmengikutilangkah-langkah sebagai berikut : yangrelevan. 7) Pilih nrlangan baja.T " = 161gan positif ( 5.)+'".C . ) + c "-[-.lt.2.(t) (s. RevisiAg jikadiperlukan.("o"-L\ 2) \ )+ .

sedangkan direncanakan menurut bab5. M " yang didefinisikan (s. sub 1) momen-momen ujung Kolom boleh dianggap bila pembesaran tak bergoyang akibatpengaruh ujungorde-satu.3-1) IP.tN6. dapatdiambil: Manual Perenconaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.3-3) Untuk komponenstruktur yang tak bergoyangdan tanpa beban tranversaldi antara tumpuan. ao = simpangan relativeantartingkatorde-pertama l" : tinggi kolom padatingkatyangditinjau 5.l" Dengan : (s. orde-dua tidak melebihi5o/o momen-momen dari 2) Suatu tingkat pada struktur boleh dianggap tak bergoyang bila nilai index padasuatutingkat: kestabilan g =ZP.5.4NAArv Kotou L.75P" 3) (s.0 0. PERENCANAAN KEKUATAN KoLoM 5.3 PsnnNc.qNMoMEN KoLoMTAK BERGovANG UNTaK Komponen strukturtekanharusdirencanakan dengan bebanaksial menggunakan terfaktor I sebagai: M" = 6*M.Kolom tak harus bergoyang kolom bergoyang harus direncanakan sub menurut bab5.1. DimanaMz adalahnilaimomenujung kolom terbesar.5-5 .o" <o. sebesar: a-=-4-rr. maka C. = jumlah bebanverticalterfaktorpadatingkatyangditinjau vu = gayageser total padatingkatyangditinjau akibat V.2.s1NG Kolom harus dikelompokkansebagaitidak bergoyangatau bergoyang.1 1) PnaTNen.3-2) 2) Dengan faktor pembesaran d* momenuntuk kolomyang tak bergoyang.3. dan momen terfaktor yang diperbesar.3.o5 v.3.

5. PERENCANAAN KEKUATAN KOL2M

c^=0,6.0,+(ff;), o,+

(s.3-4)

Dimana Mt, Mz adalahmomen ujung kolom, denganMz adalahmomen ujung Perbandingan kolom terbesar. 5
M2

bemilai positif bila kolom melenturdengan

tunggal. Untuk komponen struktur denganbeban tranversal di kelengkungan dengan 1,0. diambilsama tumpuannya, harus antara C, 4) (5.3-2)tidak boleh diambil lebih kecil Momen terfaktor M, dalampersamaan dari : (5.3-5) = P,(15 0,03/r) + "^^ Untuk masing-masing sumbu yang dihitung secaraterpisah,dimana h dalam M millimeter. Untuk komponen struktur dengan Mr.^^>M, ditentukan: . . 1,0 Sama dengan atau Berdasarkanpadarasioantara dan Mzyngdihitung. M, nilai C^ harus

5.3.2 a)

Pnungsnn.IN M0MEN aNTUK KoLoMBERGOVANG samping,faktor Untuk komponentekan yang tidak tertahanterhadapgoyangan panjang efektif&,harus lebihbesardari1,0. Untuk komponen tekan yang tidak ditahan terhadap goyanganke samping, pengaruh kelarrgsingan apabila!!o.rr. bolehdiabaikan r

b)

c)

Momen Mt dmr M, padaujung-ujungkomponenstrukturtekan harusdiambil sebesar: M, = Mr* + 6Mr" Mz = Mr* *6Mr, Dengan6J4r" dan 6$ r" harusdihitungmenurutsubbab 5.3.2(d). (5.3-6) (5'3-7)

d).

Caramenghitung tsl,r'"

Manual Perencanaan Struhtur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-6

5. PERENCANAAN KEKUATANKOLOM

momen6 goyangan yang dipetbesar, JUI harusdiambil sebesar Momen-momen ", metodesebagai momen ujung kolom yang dapat dihitung denganbeberapa berikut: l. komponenstrukturyang nilai kekakuan Analisis orde-kedua berdasarkan diberikanpada5.3.3.Padametodeini dilakukaniterasiP - A sampaiselisih defleksi relatif lantai akibat beban lateral iterasi ke-i dengan iterasi mendekati ataudapatdituliskanI Ai - d-1 | o 0. nol sebelumnya Analisislangsung momenP - A (AASfffO) : Sebagai altematif 5Jv[, bolehdiambil sebesar

2.

dM-=

M"

r-Q

u.M-

(s.3-8)

Apabila nilai d"yang dihitung dengancara ini lebih besardari 1.5, maka 6"M" haras dihitung dengan menggunakan analisis elastis orde-dua atau 6rttl" boleh dihitung dengan cara pembesaranmomen portal bergoyang tradisional. 3. portalbergoyang tradisional. Analisispembesaran momen kolom-balok, Padametodaini akandihitungterlebihdahulurasiokekakuan qruntuk menghitung efektif, fr. Faktorpanjangefektif,k yang faktor panjang Pc. didapatdigunakan untuk menghitung

6M

M,

"=

, ZP, ,-

2M,

(5.3-e)

}iDi

pengertian: dengan Ip, =jurnlah seluruhbebanvertikal terfaktoryang bekerjapadasuatu tingkat lantaikendaraan. ZP"= jumlah seluruhkapasitas pada tekan kolom-kolombergoyang satutingkatlantaikendaraan.

Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-7

5, PERENCANAAN KEKUATAN KoLoM
I

e).

Sebuahkomponenstruktur tekan dengankelangsingan: :):

t..

35
l l f , A" g
IJc

'

( 5.3- 10)

lP"

Harus direncanakan untuk memikul bebanaksial terfaktor {

dan momen M"

yang dihitung menurutpers. (5.3-2) dimana M, dan Mr dihitung menurutpers. (5.3-6) dan (5.3-7), Fo ged;a persam:un (5.3-12)ditentukansesuaidengan yangdigunakan. kombinasibeban

5.3.3 a)

BEBAN TEKUK Bebantekuk didapatdari:

P^ l'E-,!= -c=
Qt")' b) Bila tidak menggunakan perhitungan yang lebih akurat, EI sebesar:

(s.3-11)
dapat diambil

+ E"I "") E t - lo,2E"l,
L+Fa atau lebih konservatif:
El-

(5.3-r2)

0.48t"6

I+ Fa

(s.3-13)

Dimana:/", adalahmomen inersia tulanganterhadapsumbu pusat penampang komponen struktur. 5.3.4 SvtnqrKrntNGsrNclN

Umum Apabila gaya dan momenyang bekerj padakolom telah diperoleh dari analisis a denganmenggunakan elastis linier, pengaruhkelangsingan harus diperhitungkan radiusgirasir, dan panjang efektifsesuaidengan uraianberikut. ataupanjang bebas

A.

Radiasgirasi

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal. 5-8

5. PERENCANAAN KEKUATAN KoLoM
at l

Radius girasi r, untuk komponen struktur tekan persegi diambil sama dengan 0,3 kali dimensi total dalam arah stabilitas yang ditinjau, dan sama dengan 0,25 kali diameter untuk komponen struktur tekan yang berbentuk lingkaran. Untuk bentuk penampanglainnya r, dapat dihitung dari penampangbeton bruto.

B.

Panjang bebas Panjang bebas, I, da/. suatu komponen struktur tekan harus diambil sebesarjarak bersih antara pelat lantai, balok atau komponen shuktur lainnya yang mampu memberikan dukungan lateral terhadap komponen struktur tekan tersebut.

c.

Panjang efektif Panjang efektif , k/ dapatjugadinyatakan sebagaikl.: l./n; dimanan adalahjumlah "setengah gelombang sinus" atau (% sinus yang) dibentuk oleh deformasi elemen kolom. Beberapapanjangefektif kolom yang diidealisasi.

4

I

% (% sinus)

!.

t
7zsinus

Q z tz sinus)
(a)n=L;k(= l. (b) n:2; kL=l/2

Gambar5.3 PortalTerkekang Arah Lateral(Non SwayFrame)

% (% sinus)

s s
( a )n = % ; k l . = 2 1

a

%(%smts)

@'Sn=l;kl=l

(SwayFrame) Gambar5.4 PortalBergoyang

Manual Perencanaan Strulctur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-9

5. PERENCANAIU KnruArIN KOLOM

Panjangefektif dari suatu portal untuk pondasiyang mengalamirotasi, dapat digambarkan berikut: sebagai

*i
q

e.l

:s

a

(a)2.2<k/u<o

O) 1.2<k/u<o

(SwayFrame) Gambar5.5 PortalBergoyang rotasidantranslasi terhadap Faktorpanjangefektifdipengaruhiolehjenis kekangan AASHTO dapat ujung-ujungkolomnya.Nilai faktor panjangefektif berdasarkan dilihatpada tabeldalamGambar 5.6.
GoyanganDitahan (Braced) GoyanganTak Difiabm (U nbraced)

Bentuk kolom tertekuk ditunjukkan dalam gambardi samping

4

Teoritis Desain

k=0.5
k = 0.65

k = 0.70 k = 0.80

k= 1.0
k=1.0

k=2.0
k=2.1

k=2.0 k=2.0

k= 1.0

k= 1.2

Gambar FaktorPanjang 5.6 Efektif,k (AASHTOLRFD sec.4.6.2.5)

Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-10

6! .o .0 10. v.0 20.0 ?9.50.0 0. persamaan V" yangtelahdihitungdengan Hal. .5.3-14).3-14) Faktor panjangefektif.20.c .ln Ktrulr.9 c.i t L- zc- 4.8 0.7 Nomografuntuk faktor panjangefektif.0 r 5.cx Kotou Padatabel Faktor panjangefektif. dapat Juga dilaklkan dengan nomograf PerhitunganfaKor panjang efektif sebagai berikut.A -6. 5C.C- V.4 oec?c€UG- 7A EO t-0 3. k Dimana rya adalahrasio kekakuan kolom denganbalok padakolom bagian atas.0 .3.c.5.0 rc.Prnnttcly.: 't*o -3UU u..0 -40 -3. .8 u. /r diperolehdenganmenarik garis diantaranilai ry6 d(5.:t.0 -7.0 :'1S.yaitu nilai k teoritis untuk kolom denganperletakanideal jarangditemuikolom karenasangat terkekang sempurna.n u.n.0 50.0 s0 10- 1.o . k di atasterdapatdua nilai dari pendekatan teoritis dan desain. nilai k untuk desain.5-11 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan . dan yang benar-benar terkekang sempuma.0 lrc.0 .1.l- -2.dan Vs rasiokekakuan kolom dengan balok padakolom bagianbawah.9 c.0 .0 c.10 c -Gfi 10. struktur Komponen lak-bergoyang (a) struktur Komponen bergoyang ib) Gambar5.=ffiffi (5.0 li/E 100.

22x 10ll -rn' : A = 2. 1"' 50m 55m 55m 50m SuperstrukturIc :3.23 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL5-12 .22$0tt)n2 = 0."=ffiffi= V B= l ' 0 3. Menghitung faklor ry untukkolom DE.. . PERENCANAAN KEKUATANKOLOM Contohpenqgunaan Nomograf Diberikan:Jembatan strukturbetonbertulang4-bentang sepertiditunjukkangambardi bawahini. Hitung faktorpanjangefektif untuk kolom DE. .235 2. Ec:25000 MPa.L4 x 1012 : mm4 .3. 1. Hubungkan titik \lo dan Ve dengan membuat pada bagian unbraced frame.01x 106 Kolom mm2 Solusi: 1. 2.5.k: I.t4Q01\/5s garislurus padanomograf.86x 106 mm2 :Ic:3. A = 5.

sebaiknya dihindarikecuali r persyaratan yang berlaku semua analisisyang menyeluruh telahmemenuhi segala pasal5.7.blrgoyang {a} struktur bergq/ang Komponen (bi D. Pengaruhkelangsingan Pengaruhkelangsingandapat diabaikan untuk komponen struktur tekan tak bergoyang apabiladipenuhi : -(trUt) 4.0 tos it" .0 300 too 100 9U c e c I . t.4 sesuai RSM T-12.C -:.c. pengaruh kelangsingandapat Eo=rt ( s. $se. rcc.3.14) Untuk semuakomponenstruktur1"1r^ t!-> 100.t e0 ?0 I .3-13) Untuk komponen struktur tekan bergoyang.=ro r ( M. Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.1. * lD0 5.0 :.s -0.5-13 .r -n ? BU t0 0 -0.a 5 . PERENCANAAN KoLoM KEKUATAN lY. 20. 30.5 -o.r ]c.5.t 30 c: Komponsn efukturtak. -3ir0 : tB.o.) diabaikan apabila: (s.0 4.3.

a M.cSTNOM.. Gariskerja aksi dari resultante gayaaksialjatuhdidalamluasyang diarsir dari penampang padagambar dibawahini.atau b).4 5.2 PNNTNCANAAN BENO.4.ASIRKAN P.cl x c2 dimanabila c2 adalahdimensipenampang Untuk penampang terbesar danc2lcl < 3.1.4SING MOMENLENTURSECAM TERPISAH persegi.3 Garis kerja aksi dari resultante gaya aksial I I:o. Eksentrisitas dari resultantegaya aksial pada masing-masing sumbu utama tidak melampaui0.tx AsaastpnnnNc.zt Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Psnnuclx.2) dengan pada asumsi 5. makapen:tmpang masingdapatdirencanakan untuk gayaaksialdengan masing momen lentur dihitung secaraterpisah.5-14 .qN KnxulrtN KoLoM 5.(lihatSubBab 4.Ip.arsat Dnw Tnx.4.asalkanmemenuhisalah satu syarat berikut: a).tNttN Perhitungan kekuatanpenampang melintangakibat kombinasilentur dan aksial sesuai perencanaan balok.qL/tM KoMBTNASILENTaR Bt.05 kali seluruh tinggi badan komponendalam bidang lentur.1 Knratrtrtt KoLoM D.0. t I bl + l<>l '0-2 b Gambar 5.5.

4. masing-masingkelompok Manual Perencanaan StrulcturBeton Bertulang untuk Jembatan Hal.4. 0.08 .5.20. .4-l) (s. Pnnnnc.4 KOLOM PBnSvInnrIII TULANGAN UNTAK 5.4.3 DAN PpnnIIc.tNllNKnxulrlN KoLoM 5.4-2) Ql. r Tulangan tunggal Masing-masing tulangansudut jarak pusat pusatlebihdari 150mm dimana Seluruh tulangan ke dimanatulangandiberi jarak Sekurang-kurangnya setiaptulanganyang bergantian 150mm ataukurang o Tulanganterkelompok..4. jika n<o. b) Rasiotulanganspiral p"tidak bolehkurangdari : (s.I ^ Y: *++' ilu{. P* Po - jlka P.tf"'As 5. kekuatan dari penampang dengan: biaksialdapatditentukan 1111 :-=--* Pn j-Pn.01As < Ast < 0. 5.4-3) dengan f .If"'Ar. tetapi tidak boleh melebihi 400 MPa.2 Pengekangan tulanganmemanjang Tulangan memanjang kolom berikutini harusdikekangdalamarahlateral: o .4.4.1 Tulanganmemanjang a) kolom harus.5-15 . : Luasdari tulanganmemanjang penempatan spasitulanganagartidak mempersulit atau Namunperlu diperhatikan pengecoran beton. adalahkuat leleh tulangan spiral.INLENTUR BIANSIAL TEKAN dan tegangan penampang kompatibilitas berdasarkan Apabilatidak menggunakan analisis perencanaan bukanlingkaranakibatlentur berbentuk regangan.atau (s.4.IIuI.

5-16 . atau o Ikatan melingkar atau spiral dan tulangan memanjang yang mempunyai jarak yang samaterhadap sekelilingnya.SIN mm s 150 135o Maksintunt bolehlebihdari 150mm Gambar 5.4. Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untukJembatan Hal. Pada lengkungan ikatan.3 Pengekangan lateral Pengekangan lateral harus dipasang apabila tulangan memanjang ditempatkan didalam dan bersentuhandengan : r Ikatan yang tidak melingkar.4.4-1. PEMNCANA.4 Spasiantara tulangan longitudinal kolom 5. 5. dimana lengkungan membentuksudut l35o ataukurang o o Di antaradua kait yang membentuk sudut 135o Di dalam satu kait bersudut 135oatau kait yang kira-kira tegak lurus terhadap muka kolom.4 Ukuran dan jarak antara sengkangdan spiral Ukuran dan jarak antaratulangan sengkangdan spiral harus memenuhi ketentuan berikut: a). Ukuran tulangan sengkang atau spiral jangan kurang dari ukuran yang diberikan pada Tabel5.4.4.ATINKOLOM 5.KOXU.

untuktulangan 300mm c). PERENCANAAN KoLoM KEKUATAN Tabel 5.4.5 Pendetailansengkangdan spiral Pendetailantulangan sengkangdan spiral harus mengikuti ketentuan-ketentuanberikut: . . Sengkang persegi harus disambung dengan las atau dengan membuat dua kait bersudut135osekeliling tulangan.dand o: diameter kelompok.Sengkangbagian dalam dapat disambungdengan membuat putaran di dalam inti kolom. 0.4-I Ukuran tulangan untuk sengkang dan spiral Ukuran tulangan arah memanjang (mm) Tulangan tunggal sampai dengan 20 Ukuran minimumtulangan dan sengkang spiral(mm) 6 l0 Tulangan tunggal24 sampai 28 Tulangan tunggal32 sampai36 Tulangan tunggal40 Tulangan kelompok t2 l6 t2 b).5-17 . Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. (dimanaft": dimensi tulangan) kolomterkecil.5d. Jarakantarasengkang atauspiraltidak melebihihargaterkecildari : h" atau15 du untuktulangantunggal. Sengkang berbentuk lingkaran harus disambung dengan las atau dengan membuat overlap dan memasangdua kait bersudut 135odi sekeliling tulangan memanjang atau kelompok tulangan.4. tidak lebih dari Satusengkang atauputaranpertama dari spiral harusditempatkan 100mm arahvertikal di ataspuncakperletakan ataupuncakpelatlantai.5 h" atau7. . 5. Spiral harus diangkur pada ujung dengan satu atau satu setengahputaran tambahan dari spiral.5.

Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan H a l . Apabila gayatarik pada tulangan memanjang pada setiap muka kolom akibat beban rencana ultimit melebihi persyaratankekuatan minimum seperti di atas.4.5. atau sambungan menumpang dalam tarik..4.25 frA. 5.1 8 . . diameterdalam dari lengkunganharus dinaikkan secukupnya untuk menampung kelompok tulangan.truN KoLoM Apabila kait bersudutatautegak lurus dikombinasikan dengan kelompoktulangan. kekuatan tarik tulangan pada masing-masing muka kolom tidak boleh kurang dari 0. Pada setiap sambungan dalam kolom.tx Knru.PmnNctNt.6 Penyambungantulangan memanjang Tulangan memanjang untuk komponen tekan harus disambung sesuaidengan ketentuan: .5 . gaya pada tulangan harus dialihkan dengan sambungan las atau mekanik.

jum.6 aksialtekan bending &:= 0. i adalahnomor lapis Manual Perencanaan Stuhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.5. t t') Pasal5.65 S := 0.7 dia : diameter tulangan jum = jumlah tulangan per Iapis.O4 tu i'= 0.33mm h=600 d4 = 535 mm + I I I I I I I *t' ft := 40 Mpa ecu:= 0.JNGLUAS TIJLANGANI PADA SETIAP IPIS RSNI-TI2.003 $ MATERIAL Mutu dan ReganganBatas Beton Moduluselastisitas baja TeganganLeleh Baja Es:= 200000 Mpa fv := 400 Mpa REDUKSIKEKUATAN.I ANALISIS KOLOM BETON BERTULANG I kolom (arahmemutarsumbumayor) SOAL : Analisistulangan DIBENKAN: Kedalaman tulangan per lapir: dl=65mm d2=221.zsn.67 wn d3 = 378.2.Mt't KnrulrlN KoLoM CONTOH 5.aN. Pnwuc.(diaJ-.g (sengkang biasa) LANGKAH I: MENGHITI.5-19 .

:q. TITIK-TITIK DIAGRAM INTERAKS] l. PERENCANAAN KEKUATAN KOLoM LANGKAH 2: MENGHITT]NGLUAS PENAMPANG RSNI-T12-04 Ag:=bw.5-20 .5. Dicoba a := c.&Pn0 pnx:= p\n* Mencari garis netral.85 dari 30 MPa nilainya 0. Cs.c Cc = 3. l".544x Nilai c diperoleh dari coba- 2. Mr-: momen akibat gaya Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. fi.85fc.h Ag = 24oooo mm- a Pasal 5.g1 Cc := 0.a ajyi _ c tsi := tcu.235x lO6 N coba dengan nilai antara h sampai awal 3h. es > S/3s. namrm jika fc' lebih besu 30 MPa nilainya be*rrang tapi tidak lebih kecil dari 0.= 10.l. l7 10.r. Beban Pn maksimum teori.85 (fc.002 (.002 | := . BebanPn maksimumijin kosentris(titik 2 padadiagraminteraksi) Pn-*:= 0.2 Pnmax=5.i. ]. = gaya pada tiap lapis tulangan. Cc = gaya pada daerah serat p€nampdlg beton.il ) es.bw.or) * )tar-rv) \ )- = 106 Pno 6. *t". maka ss = Sr/Es = 400200000 = 0. LANGKAH 5 : MENENTUI(AN kolom dibagi luas penam- ptul = 2.65.feg Y. Untrk nilai rengan baja.905 if fc > 30 Bl = 0.85.85fc.:= esi-Es.l.504x 106 c = 606. tinggi Dimana h a&lah penampang kolom.681% pang beton. PnO(titik I pada diagram interaksi) Pno:= 0.As.r:= Csr'djy. tekan Regangan baja dihiEng dengansegitiga sebangrm. c denganaaratrial-error.l Faktor 9f terganhrng dari mutu betorq jilo kurang LANGKAH 3: MENENTUKANP1 pr .85otherwise LANGKAH 4: RASIO TULANGAN KOLOM pru = luas nrlangan utama Io' ptul:= A.".0.trs esi \ ) Cs. ifl lorl .

732x l0- Pnx= 5.5a)* Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL5-21 .qrntt Kotou djyi (mm) tulang. * Pn"'! Mnx = 2.236xtO6 tt e.IU Knxu. Total Cst = -1.925x r08 N'mm Mnx:=-cc'(0.cst) . PERENCANA. I*".508x td3 N Cst = gaya t rik total Cb ataulCs.an tahadap terluar serattenekan.Cst= 5. : r 6 ..or= 3.Pnx error:= Pnx Momen nominal Pn= Cc . = -3'754x lo8 I*".5.235x 106 (cc .

Unhrk nilai rengan baja.263x 105 Pnx:=Cc-Cst Pnx= 1.Mnb (titik 3 padadiagraminteraksi) Garis nenal dmax = jatak blangan dmax:=mo(djy) 600 cXr= !'dmax 600+ fi' C:= CX dmax=535 cx = 321 wik lapis terjauh dari serat tekan terluar.nrIy KoLou 3. os ) fy/Es.. o[lo.'div.I f Cst = -1..t.a div.p1 Cc:= 0.bw.BebanPnb.= . := esiEs.IN Knru. Tinggi tekanbeton a := c.*..*. I ". tnr.As.c --1 tsi:= Ecu. := Cs. Kondisi Balanced.002 *. *.855x106 Regangan baja dihihng dengansegitiga sebangun.5-22 .85fc.982x106 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. . maka es = ry/Es = 400t200000= 0. PERENCANA.l Cs.t.r 5.c Cc = 1.

3 2 Mnx = 6.Ppntnctntln Krxulrtw Kotou Momen nominal I*. R . maka ss = t/Es = 400200000 = 0.1 Regangan baja dfitung dengancegitiga sebangun.428x 108 Mnx:= {c.. dicoba a := c.As.002 (.o o2 | r. Untuk nilai rengan baja. tr"rr:= Csr.(0. .Es. 5-23 . i { l o i l ..E .85fc. esi. c dengancara trial-error.bw.. = 3'014x lo8 I*.091 N 3 = €rror 9. es > fu/B.585 Cc = 9.832x 105 c = 170. 1 " .831x 105 Pnx=0 Pn= Cc.5a)* 4.5.s ssi g ) := Cs. Pt*.9l Cc:= 0.672xtO N l error:=c c . *.o .1 \ := as. Cst= 9.c a = 144. Kondisi Momen tanpabebanaksial (titik 4 padadiagram interaksi) Pnx:=0 Mencari garis netral.si .c s t l | c" I Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.a ajyi _ " tsi := Ecu.djy.Cst= 95.

574x 106 N Mnx:= 0 Nilai Baras .1Ag fc danPnb..427x 108 N'mm 5.l. 6Mn batas:= midO.ry Pnx: -2. adalah titik 6. Pnb) batas = 4801d\t kontrol antara daerah tekan ilan tarik Nilai batas a&lah nilai ter*ecil dari 0.Ag.fc.@ . 5-24 . + Pno! Mnx=5.trtN KoLoM Momennominal Tfr.q. > OkN ' batas @ if Pn' < OkN koloflL { nilainya bisa bervariasi tergantung dari nilai Pn. if h'i > batas > d b . Bebanaksialtarik maksimum(titik 5 padadiagraminteraksi) pnx:= -Io.f"^^ = 6.5.137x108 vs /-J IUnx -Cc..el Kpxu.l maka nilai falcor reduksi db-dr 0=0b----fn balas ^ Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.(0. Faktor reduksi p€nampang 0 i : = d.8.65. PnntNctn. P n ' . sedangkanjika Pn < 0 kN maka 0=$b=0. Menentukan4Pn.t r . Bila Pn > Batrs makaQ=0k=0.Untuk Prr terletak antara Batas dan 0ld.5a) * := I*.I i f b a t a s Pn'.

qN Koxutr.Mn) diatasdigambarkan (dash) sederhana garisputus-putus oleh Z Manual PerencanaanStruWurBeton Bertulang untukJembatan Hal.5-25 . DiagramInteraksiuntuk 5 titik (Pn.5.qttKoLou secara 7. PnnnNctnl.

5.06 Ws Potongan Pier A.9 DL + 1. 5-26 .A TampakMelintang TampakSamping Manual PerencanaanS*uktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.PnnnvcmlAx Kwu.0 EQ Uor Hre= 0.2 ANALISIS KOLOM LANGSING BALOK BETONBERTULANG I SOAL : Desain kolom pier interior untuk sistem portal simple span (Portal Bergoyang).0 LL dan Uoz= 0.qrlx KoLou CONTOH5. Tinjau kasuspembebanan = 1.3 DL + 2.

m Manual Perencanaan StruHur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.574x loaMPa Gaya dalam servicepadakolom GayaaksialDL GayaaksialLL MomenLL PDL = 10000kNI PLL = 40001N MLL = 1000kN.5-27 .5 m beton Ec = 4700v6MP" Moduluselastisitas Ec = 2.PspauctvetuKzrcutrnw Kotou DIBERIKAN: ElevasiKolom Hph = l.5.5m H=lOm Hpc = 2m Panjang kolom Material Beton Baja fc = 30MPa fJ = 400MPa Lu = H + Hph Lu = I1.

06Wg) HEe = 0.ettN gempa Porsiberatstrukturyang dikenaipercepatan Berat struktur Wg = PDL+ 0.25'P11 Wg = I l000k}{ (Asumsi0.546m4 /1g=Z. PonenclN.b.5-28 .iut= gffiil JAq.1 (asumsi kolom bebasberdiri terjepit di pondasi).Knrulrrm Kotou 5. A&rial= lj44m' ) (5.0LL LANGKAH 2 : Penentuan apakahkolom langsing? faktor panjangtekuk"k= 2.Pp1+ 2.2 g 6>zz.0P11 A4. Panjang kolom Inersiakolom Luas Lu = 11. radiusgirasi r= tr r/ Ae Check kelangsingan r=0.1-1) untuk preliminari menurutACI.2 Ag = b.h3 .Wg Gayagempa Momen EQ GavaGeserBatas MEQ= 759okN'm Vu = Hgq Vu = 660kN LANGKAH I : Menentukan penamprng kolom Penyederhanaan rumusanpada pers.iut= Pu m 1.h Ie = 0.243 pembesaran Ket = "Dimensi 1600 1600 x mr kolomsetelah momen b=l600mm h=l600mm KOMBINASI0l = 1.SArt Momen Ml dan M2 adalah momen ujung pada kolonl adapun momen M2 adalalt morrcr terbesar pada elemen kolom terseebut.06.ko l o m r langsing Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.3.462m k ' Lu s2 .3DL +2.5m ls 1= !. Pu = l.

Er I Pc = 5.6b cm = ma\o'o o'' * . Mns Kombinasi01 1. : Mnq momen ujung terbesar akibat kombinasi bebaannon sway.Mns RasiobebanterfaktorDL danTotal" Bd Nilai Ch adalab terbesar 1. I momen FaktorPembesaran Menehitung l+Pd n' Ps = -P ) (k'Lu).oj *ro' ) 6b ( = c*.b.[ Momen terfaktor.4MtlM2 I anrara lo. Mns Mtb = 2000kN.6b Mn2 = M2b.PLL tekuk kritiS dan 0.416 mlN Mn9 = 3819.0.7sP" tanitioatt<unnc t' aa'i Menghitungfaktorpembesaran momenuntuk non swav. s-29 .' Mnsr = momen ujung terkecil akibat kombinasi Mnsl = Mlb.6b ml${ Mnsl = 3819.619 1.Pp1+2.0 LL Aksial terfaktor.5. Manual Perencano.m (bawah) LANGKAH 4 : Menghitungmomennonsway.3.3 DL + 2.o.6+0.m (atas) M2b = 2000kNI.o.anStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan H . Pu Pu = 21000k1. -4 .416 bebaannon sway.tr.ew Kotou LANGKAH 3 : Menghitung Pu.878xl0akN .Pnnnnotrtuw Kaxu._ _ | o.r 'n .3'PDL Fd =- pd=0.

5.416kN'm M2 = 3819'4l6kN'm Ms = momen ujuog akibat boban terfaktor yang struktur mengakibatkan sway. Tekukkesamping tidak terjadibila 6s bernilaipositif dan<2.91 < 2. Mc = 3819. M2*io= Pu'(l5mm+ 0.416kN.tNttNKnxu.03'h) M2-io= 1323k]'tr'm LANGKAH 8 : Menghitung momen pembesaran. s-30 .m Summary Pu = 2l000k]tt Mc = 3819. terbesardari Mz dan Mc Mz-i".m Manual P erencanaan Struktur B eton B ertulang untuk Jembatan Hal. sehingga 6sMs = 0k}{.5. namununtuk desainkonservatif diperhitungkan.m Ml = Mnsl + 6sMs M2 = Mn2 + 6sMs Ml = 3819.75EPc Ket = "Tekuk kesamping tidak terjadi" LANGKAH 7 : Memeriksa momen minimum. Kolom bergoyang tidak harusmemenuhiini.ar.416kN. M1 : momerl ujung terkecil total setelah ditambah pembesaranmomen. PnpaNc. EPc = Pc XPu = Pu I 6r= 6s = 1.5 OK! EPu 1_0.aN Kotou LANGKAH 5 : Menghitung6sMs danMc Ms: 0 Tidak adagayalateralpadakombinasiini. LANGKAH 6 : Kontrol beban gravitasi menimbulkan tekuk kesamping. M2 = mome! ujuDg terbes8r tota! set€lah ditambah pembesaranmomen.

+] ob = manl \ ' * . PnnpNc.+.483 J t"ot Ket = "Momenmaksimum.AI.Ec.) "t \ tr{zu' ) cm= I r Db = 1-16l Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.tsC=- t06kN'm2 Er = 5.EI 7 ) (k.m (ata$ M2b = 225kN.u* o.Mns RasiobebanterfaktorDL danTotal.9 (DL + 0. Pu Pu = 9900kN Momen terfaktor.0.eit KETUATAN s.p.Lu)- Menghitunefaktor pembesaran momenuntuk non sway.m @awah) LANGKAH 4 : Memeriksaapakahmomenkolom maksimumterjadi l! = z+.5.Mns Mlb = 225k].624x Pc = 9.= -*[o.l II lt.Ig .t KoLoM Kombinasi02 o. Mns: M2b' LANGKAH 5 : Menghitungmomennonsway..{ r-.El=- Bd=0 l+Bd . Fd pd=0 MenghitungJekuklcitis Fi 0.25LL) + EQ LANGKAH 3 : MenghitungPu.0.sgs r -g lPu = e7. Mns Aksial terfaktor .517x 10alj.75Pc ) r.6b c.4.I.5-31 .

tN Knxuer. 5 1 7 xl 0 a l N struktur sway.E 0.# EI= 5.Ag M1b.4.Ig faktor yang mengakibatkan 1+ pd J to6tot.161 M1 = mom€n ujung terkecil total setelah ditambah Ml = 225kN'm M2 = 9037.m Ms2 = Mpq M.2 = 7590kN.Psnauotx. Mrl = OkN. Mz = momen ujuag terbes8r total setelah ditambah pembesaranmomen.75EPc 6sMs1 = Old. Manual Perenconaan Struldur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.Ec.a. danMc (untuk bebanangindan gempabebangesertetap: 0. I EPU 0.309kN'm pembesaranmomen.{.I^- Lu 35 fc. - Msz momen ujung p"=@ (k. 5-32 .m 6sMs2 = 6s'Ms2 M l = M n s 1+ 6 s M s 1 M2=Mng+6sMs2 terbesar akibat beban terfaktor yan g mengakibatkan struktur sway.l M2b'6b otherwise LANGKAH 6 : Menghitung6rM.Ld2 EPc = Pc EPu = Pu 6r= .I = .^ 35 { fc.6b otherwise t- Mnsl r Mnsl = 225 mlN lpu Mn2 Mzu t. sehinggapd=O) Momensway.624x P c = 9 .m Msr = momen ujuog terkecil akr'bat beban or- Bd=0 F.aN Kotou Lu fMtu l.5. Biasanya unok kolomy'ee standing berada di bagian bawah kolorn 5s= 1.Ag Mnsl = 225 mk}.

203danM"lbh2:0.7kN'm dari Mz dan Mc LANGKAH 8 : Menghitungrnomenpembesaran.932 ^ Komb 2: 0.5-33 . terbesar Mzmo' Mc = 9037.9(DL+0.867danMJbn*:2.206 EQ Dengandemikiandigunakan tulangan2xl6-D32.plot P'/bh vs M"/bh2hasil perhitungan LANGKAH 9: Penentuan ke dalam grafik diagram interaksi kolom pada Lampiran C.309kN.309kN'm Summary Pu = 9900kN Mc = 9037.75.0 %o dany:0.8 untuk kolom fc:3OMPa.pt=I. namununtuk desainkonservatif diperhitungkan M2-io = Pu'(l5mm+ 0.03'h) M2*io= 623. Kolom bergoyang tidak harusmemenuhiini.5. dengan Komb l: 1. PnnnnctN. 16-D32 Monual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.0 ) Pu/bh:3.25LL)+1.n KEKUATAN eN Kotou LANGKAH 7 : Memeriksa momen minimum.3DL + 2.0LL ) P"/bh:8.m tulangan.

8 Di.0000 3.av Kotou Lempirnn C.0000 6"0000 7.0000 4.lf3m iffic{e*ri Kolo€ri Nsnlrlis3ei elh=1.qNAAtt Knxutr.0m0 5.5-34 .5. PoMNc.0000 oIturbd: Manual P erencanaan Struhur Beton B ertulang untuk Jembatan Hal.0 2.

1: asumsitulangan kolom p1:=t.tN c.g (sengkang biasa) LANGKAH Memilih penampang.05ftN Mux:= 74. Dalamhal ini lx/ly=1 kolom 400x 400) lx:=400nm (ukuran ly := 400rnm Ag := lx.m Muy:= l49.52<N.3 BETONBERTULANG Metoda Eksentrisitas Ekivalen SOAL : MATERIAL Desainkolombiaksial dengandata-data sebagaiberikut Mutubeton Regangan Beton Modulus elastisitas baja Tegangan LelehBaja REDUKSI KEKUATAN.16m2 Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang unttrk Jentbatan Hal.5 aksial tekan bending GAYADALAM Aksial Momen pu := il 12.m fc':=20Mpa ecu:= o'oo3 Es:= 2000004pa fo:= 400Mpa fi:= 0.ly Ag = 0.5dan2. 5-35 . 4 ( f c ' +u .P mnlu t.tt Ktxutrttt K oto u ANALISISKOLOM BIAKSIAL CONTOH 5.e.5yo tnl digunakan Ag(trial) untuk kolom simelris 0 . p t ) f dengan ratio lx/ly anrara 0.65 & := 0.lzkN.

P u ) 5 .34g fc'. Hitung eox" Ketl = "dir-X" ev e o : = e.ly otherwise . sif tu t o..Ag o .lX Momen gabungan atau momen ekivalen .j. ev + cr. maka Ket = "ex/lx>eylly.+ cr. Pu Mo M6:=Pu.o r"'As 68rj fc'.P mtt tctw. adalah e6.- Pu Mux Pu ex=0'134m ey = o'067m LANGKAH Menghitung 4: 6p Pu = 0.695 LANGKAH Menghiturg .erluK oto u LANGKAH2: Menghitung y t'= lx..2..nltt K axu. r = 0. eu 3: e* Muv F ' . = l ( o .83 LANGKAH Menghitung dan Mo 5: eg Kontrol j e- lx = 0.o fc''Ag 68e's fc'. f u + z z s 'ifs tu = o. + z z s .-. r * P u ) .335 > €.e6 M0 = 211'05dcN'm Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulanp tmtuk Jembatan 5-36 . l. jika sebaliknya akan dihitung paralel dengan if Ketl = "dir-X" e0 = 0'1898m arahe. "'. ex.168 ly Jika €"-€r' l.Ag l [' J a = 0.lx "ly eksentrisitas ekivalen ep akan dihitung paralel denganarahe^ dan sumbu -x.(6lmm) l* 1 = 0.Ag ) l\ l ( . dansumbu-Y.

.i 0.-. pr= 0. 6l i bl 13 3l l i o t 1 9 ''J-.7 unruk + jtr#. /' i t'.ii.0000 01In'bd: -/ +.'L' I 'tl +!4 -l t--.p 1 0 . v ?=7x p=124.tl=O-l lc'= 20 MPa lO0 ttlPr lg ft = lo0 lrtPa = 0-s 1F----.0000 5. " 2.i rtl :ti I o=3x '7 7-. :=0.? t'i rl I l_ .= 3. Gti P=5x Ir crf=O-P crl=O-s .02.60.0 i i .0000 // -..298MPa Ag'h Darigambar lampiran dan C2./ \:P cfl=O.KoLoM 5. 5-37 .(0. 7 5 .SSIrapa Ag Mo -----i.--\"-.0000 3. t v. dl=l-O --l \ .027 1= = 1 = 0 .. C1 untuk 0.0000 7..-T-r'-./.7diperoreh p. PnntucttuAN KEKUATAN E untukmemperoleh pr LANGKAH Menggunakan 6: diagraminteraksi B=O.7 Pt = 2 ' 3 Y o Lamphan DiaEaminleraksi KolomNormalisisi C.l . .0000 Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untak Jembatan Hal. 0 2 1 h=400mm Dengan inrerporasi y = 0...0000 6.0000 J"-' t" 't--*- 1.' .lon .0. P=+x l5 q a l--t-_l i : ---^r----J ./ .

1.75 -. 4..0000 011nbd: 6. Pnntwc. h ! _h I ltffi ' " .: :.-i\F " 3{0" 3{o' --__ .}. j r-:jr.0000 ?.I i0 ..0000 2./ \ /_. : / tll=l-O t_-- )!.-.=O-? .2 .0000 1. . -.KoLoM 5._: cll=i jt : tc'= 20 MPe {00 MPa 0.. l l 3 : 3l l A ' o d ?0 P=5x P=4x rl--l r-T.0000 / 4-i _ -'7 I .0000 {: Manual Peren.0000 ta--3.'+. \._-__J 15 q I p=3X 9=22 / :7--:ar ---\- dl=O-S + P'lx i'----Y 7".0000 q 5.."11 tt* /\ ".-'4 J/ / p' I cll .canaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal... = 0.etuANKEKUATAN Lampiran Diagram interahsi KolomNormalisisi C.2.l l ll ? rll=O.tr . ..".5-38 .1 t? t: "* ..

anaan tidak yangtidak terlentur. < OT. sehingga kekuatan torsi nominal penampang tergantung dari tulangan baja yang terdiri dari sengkang tertutup dan tulangan longitudinal tambahan.2-1) Struhur BetonBertulang untuk Jembatan Manual Pereneanaan Hal. Cara perenc.I.1.1 PnNeeaIvI. BALoK 6. diterapkan untukkomponen dibawah ini.1. teori Tn = T" + 4 . Perhitungan puntir yang diterapkan sekarang pada peraturan SNI 03-2847-2002 dan AASHTO LRFD 2004 menggunakan teori tabung tipis (thin-walled tube analogy) dan teori rangka iuang plastic (plastic truss analogy).2-9). maka b) Dalam hal diperlukan tulangan puntir sesuai pasal-pasal tulangan puntir harus disediakan secara penuh disamping tulangan yang geser. lentur. dimana To T"=0 (berdasarkan tabungtipis) sehingga = T. PTnLIIcII. dengan (6. Dalam teori ini pengaruh T" dihilangkan.2 Knra.qrtN PTINTIR Kekuatan puntir balok harus direncanakanberdasarkanhubungan: T. persamaan AdapunTo dihitungdengan (6.1 6.DAN GTSON P(INT]R 6.6-1 .2 METODEPERENCANAAN Perencanaan harus didasarkan pada cara PBKT. puntirnominal. diperlukanuntuk menahan 6. aksial.IN DAN METODE PERENCANAAN PnNeeaNteN untuk balok yang memikul puntir balok berikut diterapkan a) Perencanaan kekuatan ini yang dikombinasikandengan lentur dan geser.IAN TERHADAP 6 PERENCANAANKOMBINASI GESERDAN PUNTIR 6.

2-4) o untukkomponen strukturprategang -t o. (6.2.f" yang dibebani gaya tarik atau tekan untuk komponenstruktur non-prategang aksial: 3N. 0v" bila puntirbolehdiabaikan momen Pasal13. T. *'o atau .2-5) J.TERHADAPGESER DAN PUNTIR 6. tulangan puntir yang terdiri dari di sedemikian harusdipasang tertutupmelintangdantulanganmemanjang sengkang sehingga ketidaksamaan berikut dipenuhi : To *'.50: atau (6.[1.o"zt {7.2-2) (6. b) Apabila persyaratan atas tidak dipenuhi. c) tertutup seluruhsengkang Kuat nominalpuntir { bisa dihitungdengan anggapan dipasang sedemikian rupasehingga: Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.'(o*') r . PERENCANAAN 6. Ar'lf " (6.2-3) or.0.eN PUNTIR puntir tidak diperlukan apabila: Tulangan !-.6tulangan Ataumenurut SNI 03-2847-2002 puntir terfaktorTubesamya kurangdari: o untuk komponen strukturnon-prategang o.6-2 . OV.1 a) Svtnnr rauNe. =.2-6) Atau untuk balok dengan tinggi total tidak melampaui 250 mm atau setengahdari lebar badan.[f(n*')f:n 12 [ P* Jl | lrr-: (6.r L I D \r* ) I (6.2-7) OT.

Momen puntir maksimum terfaktorTu dapatdikurangimenjadi: o untukkomponen strukturnon-prategang Q"lf"'I A"n'I -/' r\ '[%J (6. dan torsi kompatibilitas.2 menunjukkan kompatibilitasbiasanyaterdapatpada struktur statis tak tentu.6-3 . ["- ?f 'J cF .2 TONST TORSI KESEIMBANCI4ND/N KOUP.2-5) Manual Perencanoan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.6.C.TIBILITAS.coto. Dalam hal ini torsi tidak bisa diredistribusikan strukturitu sendiri. (6. Torsi dapat dibagi dua kategori: torsi keseimbangan (equilibrium torsion) adalahtorsi yang diperlukan untuk Torsi keseimbangan ke menyeimbangkan Struktur. ke Torsi torsi kompatibilitas. stabilitas elemenstrukturlain.lJ" I^ (6. karena tidak dapat leriadi redislrilrrrsi Gambar TorsiKeseimbangan 6. yangterjadi bolehdireduksi.Gambar6.2-e) 6. dimana Tn= (6.2-8) r"l!lr^.1 Sedangkan torsi kompatibilitas(compatibility torsion) adalahtorsi yang boleh torsi sehingga diredistribusikan elemenstrukturlain akibat adanyakeretakan.[f (e*' . PERENCANAAN TERHADApGTSM pIII PUYNN T " <or.2-4) o untuk komponen strukhrrprategang o.2. karenaakanmengganggu perencanaan Punlr tidakbolehdireduksi.

/)'* /r 6. Pmnttc.[I (n*') [-3v.t PUNTIR 6. ''=- .kedua harga tulangan minimum berikut harus dipasang: tertutupsedemikian hingga: Untuk sengkang A* ro2+ s Jv.t (6.3 TUL/INGANPUNTIRMINIMUM Apabila tulangan puntir dibutuhkan.2-7) Manual Perencanaan Struldur Beton Bertulans untuk Jembatan Hal.V|=*^*" 6.2-6) a) b) T=Ma c) .2 Gambar Torsi Kompatibilitas /W A.atut\ Tanntotp Gnsm DAN o untuk komponen struktur non-prategang yang dibebani gaya tarik atau tekan aksial: o.[I ""o)\' (6.2. [ n..6-4 .o.

Gambar6. rupahingga: sedemikian (6.Puunn Tmnlo.+ZrL.4 DrrtNNtAcrDAN Pcp (6. Adapun Pcp adalah panjang perimeter / keliling dari luas Acp.Ap Gnnnp.'s A.2.Pmnnc.6-5 .2triJ" 1200 f-.)tidakbolehkurang 3 fy.lrT A. m-s lTA* _(o.qn/4.+2A.tN 6..\..3 Definisi A"o dan Aol Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. .2-e) -l.2-g) Ar>-0'27 SNI berdasarkan 03-2847 -2002adalah puntir Iongitudinal tambahan Tulangan (6.f* n 6. atau tulangan sengkang adalah SNI tertutupminimum berdasarkan 03-2847-2002 t<lTr o. adalahdimensi terbesardari sengkangtertutup.2-10) Acp adalah luas area yang berada di dalam perimeter penampangterluar beton termasuk lubang (hollow) bila ada dalam perimeter tersebut. d*t l+ Dimana(rn. Untuk tulangan memanjangsebagaitambahanseperti yang diperlukan untuk lentur. n n r .cl Dimana y.

6-6 .6.aotr Gnsmp.2.Pmotc. melintangdan Sengkang tertutup harus menerussekeliling semuatepi penampang diangkur.5 DETAILTaLANGAN PUNTIk puntir harusmemenuhi Detail tulangan ketentuan: o Harusterdiri dari sengkang tertutupdansengkang memanjang .an Tnnn.dan sekurang-kurangnya tulanganmemanjang satu harus dipasang masing-masing sudutsengkang tertutup.qu Puunn Acp: Xo Yo Aoh = Xr Yr P " n : 2 ( X o+ Y o) Pn=2(Xl+Yl) 6. kecuali dalam analisis yang lebih teliti menunjukkanbahwa sengkang penuhtidak dibutuhkan denganpengangkuran o Tulangan memanjangharus ditempatkansedekatmungkin ke sudut penampang pada melintang.txt. Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.

6 GZSZN PUNNNP. 12 P .Pznnnctn.# ul.aAN TERHADAp Gnsnn Puvnn n.{""=**[#+#tsJ A"+2At-A. spasisenghang tulnnganl6ngitudinal ."- Ar- Tu s 2:{$cotd Monual Perencanaon Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.6.6-7 .N BAGANALIRPERENCANAAN .qN 6.2.S..sfid.l* dun I'Iitung.. +LAt l inr"t vs< 6/{1t*d ^^=w i+P.

= 350ruu h = ?SOrrun tlc = 4Orrul. lentur sebagai kebutuhan dari DIBERIKAN : Penampang hasil perhitungan h:750 I iI I I <bw-350 - IpJnarnpansffiRl tru.lOtnrl + 0.cnPUNTv Gnsnn 6.5D3 d = h-clc clc= 0.5uuu Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan .cn'4AN TERHADAT CONTOH6.1 DESAIN TULANGAN GABI-JNGAN GESERDAN TORSI I SOAL : Desaintulangangeserdantorsi dari balok berikutini.p. Pnnnvc. berikut.063rl I cl = 68?.

eu Tnnnlp.ett 6.Pnnnuctu.Mpa fiis = 240Mpa RSM-Tl2-04 Pasal 5.8s yc = 2400kgf.p.TI2-04 Pasal 5. Notel = "Syaratpenampang untuk geser terpenuhi" Note2 = "Vu > 0.bw..5Syarat geser tulangan Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2.bw.5 O Vc. = 0 Vs = 81./fc'./fc'.2.a.Mpa.6-9 .d Pasal5. geser: )vs < .832kN RSM-Tl2-04 Checksyaratpenampang untuktul.m 3 Baja: Es = 2.4 Langkah1: Kebutuhan Sengkang Akibat GayaGeser: Kuat geseryang disumbang beton Vc = i. Perludigunakan sengkang" Note3 = "Vu > OYc.d 6 l- Vc = 200.Mpa Tul.Lentur Tul. Geser 5l=400. Sengkang perlu lebih dari minimum" RSM.6 Vs maksimum.l05.2.521kN Kuat geseryang harus disumbang tulangan geser vu-v" v.tp Gosm Puxnn DIBERIKAN : Gaya GeserUltimate Momen Torsi Ultimate Vu = 240kN Tu = 25kN-m lTrffiil Beton fc'= 25Mpa 0 = 0.

zs-h.6oomn) I if vs < .2.dc).dc)] Poh= 1.[(bw.4 |^t{1.u J a Pasal5.75mm smakgeser= Akibat MomenTorsi Sengkang Langkah2: Kebutuhan Acp = 6v.6Perencanaan Puntir Tc= Tc = 13.05kN.dc) -_s 2 Aoh= 1.PiltvcAn.(h 2.412kN.m 0 Kapasitas torsiyangdisumbang beton oleh Pcp = 2'(bw+ h) mm PcP= 2.dc)+ (h.o 3zs'h.298 Avs mm RSM-T12-04 | ""{.d maksimum: Spasi = smakgeser 2 mm = 0. Torsi HarusDiperhitungkan" Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.cpGnsmp.m Note4 = "Tnd ) Tc.tvtp".") otherwise 343.300.2 x lO3 sM-03-2847-2002 Pasal 13.6-10 .Alw Tmn.o.625xl0"mni Aoh = (bw .o*.[r.5 \2 Acp= 2.".Puynn 6.Ex geser perlu/jarak.6 Spasi maksimum. Av/s:Avs Luassengkang Avs=5 E..406x10-mrn Poh = 2.7xl0"mm Momentorsinominaldesain Tu Tnd = Tnd= 29.2.2. Lihat keteranganpada contoh 4.lo.2.

Ats+ Avs Pasang sengkang dengandiameter Luas sengkang. AvVs=Avts Luas sengkang tertutuptotal/satuan a Avts = 2.85.ds2 Ay = 265.n.qANTERHADAI GESER PUNTTR DAN penampang Pengecekan < d. Av Avts = I323mrf ds = 13mm mm Av = nk.l -+ ' \bw'd (v" fc'.0.542MPa Note5 = "Luaspenarnpang cukup" Luas sengkang torsi perlu/Jarak.Aoh.6-11 .fu s.465mm2 Spasisengkangperlu sp = + Aws pasangsengkang denganspasi sp=200.Mpa'l 3) = 3. 5 l : 9 mm Langkah 3: Perencanaan Sengkang Gabungan Geser+ Torsi jumlalt kaki Pasangsengkang dengan nk = 2 jarak. At/s=Ats Ats Tnd 1 2. Ptnetc.0.681mm s = 200mm Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.25.cot(4Sdeg) A t s= O .6.tN.

200' Dl3 Manual PerencanaanStruhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.6. smu*srr") Kontrolluassengkang minimum . .5mm Note6 = "spasicukup" 3oomm. zs.rfrc'.OK! 1l lrEsGtilan disunakan="Sengkang..uw.l9mnf > Note7 = "LuasTul.222mrt Luas sengkang terpasang Vs.s (u*. GeserTerpasang Tul. smfi= 2l2.t*.s Av = fysd ) Av= 99.s) I \ 3'fus' l200. GeserMinimum. PERENCANAAN TERHADAPGESER DAN PUNT]R Spasi maksimum sengkang = smax *"{.fys) Luassengkang minimum Avm = 97. Avm = trra)g-.6-12 ..

6.Pnnnttcltt.e,tu Tgnn,to,sp Gzsmnlu PuNnn Langkah4: Perencanaan TulanganTorsi Longitudinal puntir Tulangan longitudinal minimum:
Almin =

ls.1@'.4.p(Ats)-Poh if -

I

rrry

Ats >

bw 6fv

Luae tulangan longiadinal minimum,

ls.fu.ecp I r;.ry
Almin= 495.728mm"

-(H) *'

It*n = sJp'ncn{tz
ry) - Ats Poh jika Ats > bd(6f), sedangkanuntuk Ats kurang dari bw/(6 fy) digunakanrumusan

otherwise

puntirlongitudinal perlu Tulangan At = Ats.Poh.cot(45.deg)2 luastulangan longitudinal: Gunakan
., m A t = 8 7 1 . 4 6m

sJfr llcvt(tzfflbd(6fy) Poh

Au = *.(arroirr,Ar)

Att= 871.46mm-

1

torsi dibagikan Tulangan dalam4 sisi: .ftl Ass-2 Ass=217.865mm

+
I I I
I

h:750

I I
I
Tulangan geser bw:350 -> +

J

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.6-13

7.Pnniltc,cl,uAN PELAT

7 PERENCANAANKEKUATAN PELAT
7.1 PnnnxctN,aeN PELATLANTAT KENDARAAN Tnnn.ao.npLrNrun
Kekuatanpelat lantaiterhadap balok lentur harusditentukan sepertihalnyasamadengan dalamhal asumsi,falrtorreduksikekuatan Mu dan syaratminimum.Bila momendesain, < 1.2 M., , maka tulanganminimum pelat ditentukanberdasarkan bab 7.1.2.Untuk sub pelat lantai satu arah di atas dua perletakanatau menerus,lebar pelat yang menahan momenlenturakibatbeban terpusat dengan: dapatditentukan sesuai a). Bila beban tidakdekatdengan yangtidakditumpu: sisi

b = tebarbeban *[t,r + 2,4a "r [f)J
dengan pengertian:

(7.1-l)

s+ = jaraktegak lurus dari tumpuan terdekat ke penampangyang diperhitungkan

t
b).

/, = bentang bersih dari pelat Bila beban dekat dengan sisi yang tidak tumpu, lebar pelat tidak boleh lebih besar dari harga terkecil berikut ini: . . (7.1-1); atau harga samadenganpersamaan setengah dari harga di atas ditambah jarak dari titik pusat beban ke sisi yang tidak tumpu.

7.1.1

TEBALMINIMUMPEI-/ITLANTAI

Pelat lantai yang berfungsi sebagai lantai kendaraan pada jembatan harus mempunyai tebal minimum tr memenuhi kedua ketentuan:

f" > 200mm + /" > (100 40/) mm denganpengertian: / = bentang pelatdiukur dari pusatke pusattumpuan(dalammeter)

(7.r-2) (7.r-3)

Manual Perencanaan Strulctur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.7-l

7.Pnnryctvt.ln PpL,tr
7.1.2 TaLANGANMINIMUM

Tulangan minimum harus dipasanguntuk menahantegangantarik utama sebagaiberikut:

o

Pelatlantaiyangditumpukolom:

A" _7,25 bd .f,

(7.r-4) (7.r-s) (7.r-6)

o o

yang Pelat lantai atau ditumpu balok dinding t Pelat telapak

#

=T

, + =+ bd f,

Apabila pelat lantaiditumpusepertihalnyapelat duaarah,luasminimumtulangandalam di masing-masing arah harus diambil dua pertiga dari harga-harga atas. Jika tidak, yangdisebarkan pasal tulangan harus dipasang sesuai 7.1.4. dengan

7.1.3 a).

PENYEBAMN TUI-/INGAN UNTUKPELATLANTAI Tulangan harus dipasang pada bagian bawah dengan arah menyilang terhadap tulanganpokok.

b).

Kecuali bila analisis yang lebih teliti dilaksanakan,jumlah tulangan diambil sebagai persentase dari tulangan pokok yang diperlukan untuk momen positif sebagaiberikut:

c).

Tulanganpokok sejajararahlalu lintas:

= 55, persentase # (rno. S}%o,min 30%) .JI

(7.r-7)

d).

pokok Tulangan tegak lurus lalu arah lintas: = persentase$1*u* J/' .67Yo,mrn 30%)
(7.1-8)

e).

Dengan adanya tulangan pokok yang tegak lurus arah lalu lintas, jumlah penyebaran tulangan dalam seperempat bentang bagian luar dapat dikurangi denganmaksimum 50%.

Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.7-2

7. PERENCANA,EN PTUT

7.1.4

BAGUNTnpT PENGAKa

arahmemanjang 7.1.4.1 Pengaku . Balok tepi harus dipasanguntuk pelat lantai yang mempunyaitulangan pokok sejajararahlalu lintas r 600 mm lebar pelat Balok tepi paling sedikit harus identik denganpenambahan yang serupa. lantaidengan tulangan

7.1.4-2 Pengaku arahmelintang Tepi melintangpadaujung jembatan,dan padabagiantengahdi manakontinuitasdari dan pelatterhenti,harusditumpuoleh diafragma atauyang sejenisnya harusdirencanakan yangpaling berbahaya beban dari roda. untuk pengaruh

Gnsnn 7.2 PnnnNc,c,IvAAN Pnntr L,nNTAITnnn,c,o,4p 7.2.1 Uuuu

sebagai yang tercantum dan dalampasal4.2 adalah Definisi-definisi simbol-simbol berikut: a). adalahluasyang mengelilingi Luas efektif dari tumpuan dan bebanterpusat
penuh perletakan atau beban yang ada dimana garis kelilingnya minimum (lihat gambar7-l). b). Garis keliling kritis untuk geser adalah garis keliling yang ditetapkan secara geometris serupadengan batas dari luas efektif perletakan atau beban terpusat dan terletak padajarak d/2 dari batastersebut. (lihat gambar7.7). c). Bukaan tersebut adalah setiap bukaan yang menembus ketebalan pelat lantai dimana tepi, atau sebagiandari tepi, dari bukaan terletak padajarak bersih kurang dari2,5 bo dari garis keliling geserkritis (lihat gambar7.1).

Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.7-3

7.Pnnwclv.etxPnur

Bao,an

-1
I

yang

,iatak efthtt,

I
Xepata g*ef

TanN

buk{n

t rlttt

Gambar 7.1 Keliling geser hritis

pelatlantaiterhadap Kekuatan geser berikut: sesuai dengan ketentuan harusditentukan I. Apabila keruntuhan geserdapatterjadi sepanjang lebar pelat lantai dan keruntuhan geserdapatterjadipadalebaryangcukupbesar, kuat geserpelatharusdihitungsesuai pasal5.2.1kecualibahwa: Untuk pelatbetonbertulang tanpatulangangeser, nilai minimum

=l}Tua") v"
II.

(7.2-r)

Apabila keruntuhangeser dapat terjadi secarasetempatdi sekitar tumpuan atau beban terpusat,kuat rancanggeser pelat harus diambil sebesar QV, dimana I/, dihitung sesuai dengan salahsatuhargaberikut: a) b) =V,o Yffigdihitungsesuai ApabilaM u* = O,Vn dengan pasal5.6.2.(a). sub ApabilaM,* tidaksama dengannol,Vndihitungsesuai dengan pasal5.6.2 sub (b).

III. Bila kedua bentuk keruntuhandi atas memungkinkan,kuat geserharus dihitung (a) sesuai dengan dan(b) diatas, nilai terkecil diambil sebagai kritis. dan kekuatan

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.7-4

nymg diperolehdari: l.2-s) 4).o diperoleh dari salah satu persamaanini: l) Bila tidak memiliki kepala geser: v.^io!ffig diperoleh dari : Vz. jumlah minimum Z. n sD <o. dari lebihbesar tertutup bila strippuntirataubaloktepi memiliki sengkang jumlahminimum.3dan5.lt.O.2-4) 3). (7.f-+0.UP.6. harus 1) tertutuppadastrip puntir ataubaloktepi. bila terdapat balok tepi yang tegak lurus arah M"* sengkang tertutup dengan jumlah minimum.^. yang mempunyai (7.V.fn .4.2-3) 2). q / ' 2V.dloJ .2.l fc' < 0.2-4) d.") 2).a'.. tertutupdengan bila strip puntir memiliki sengkang harusdiambil sebesar V.!f "' menurutsubDan bila M . * i n = .2-2) v* =.3f.= \2V.AO. b) t( o \ - (7.7-5 . sengkang bila tidak dipasang v 'vno u Mu * t '.6.PELAT 7. o * \V"ad (7.. .o=M(."y ns 1o*M'* ' zvuab.34.zrdy JT "' Dimana = : . kepalageser: Bila terdapat (7. PERENCANAAN 7.A Kekuatan geser nominal dari pelat lantai di mana M nn ..2 a) PELATLANTAI KEKaATANGNSaNNOUM.makaV.2-3) (7. Z.Z. diperoleh dari : Manual Perencanaan Strulctur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.zvro f /r . harus diambil sebesar Vn.mm . * tidak samadengannol dan tulangangeserdipasang berikut: dari pasal ditentukan salahsatuharga 5.

Sengkang pertama harusditempatkan tidak lebih dari 0.r n0.2." dihitung dari persamaan atas. (7. apabila tidak ada hal lain V.2-7) dari penampang dan terpanjang dimanax dan y adalahdimensiterpendek 7.^*=rrr.eNGzsnn Tulangangeserpelat lantai padabagianstrip puntir dan balok pinggir harusberbentuk sengkang tertutupyang disusunsesuai dengan: l) jarak harusdiperluassepanjang Sengkang strip puntir dan balok pinggir dengan tidak kurang dari 0. tidak bolehmelampaui nilai terbesar Sekurang-kurangnya harus dipasangsatu tulangan memanjangpada masingmasing sudutsengkang. (7. harus diambil lebih besar dari V.5 s dari mukatumpuan.^o yang diperoleh dari : Vn...4 DnrtruTuneNe. 2) 3) Jaraksengkang dari 300mm dan ho atauh. Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2. (7.2y.7.2-8) 7...25/t dari muka tumpuan atau beban terpusat.3 LaASMINIMUMDARISENGKANGTERTUTUP Luas minimum tulangan yang membentuk sengkangtertutup harus memenuhi : n* sfy.2-6) s).*E strip puntir ataubaloktepi. PERENCANAAN PELAT Vn=Vr..7-6 .^*tr# di dimana 2.dipilih yang sesual.

100=140kN Lr () J (B J Tampak Potongan Tampak Atas DIBERIKAN : Beton Baia Tul.4 &=400Mpa Ss = 400\4pa faktorreduksilentur: d = 0.A Prtlr l.0in dc = 25mm Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.Lentur Tul. 105.Geser fc'= 30Mpa Es = 2. Mpa u = 24. kN m J RSNI.PrnguIc.mm tws = 0.2.g Data PenampangPelat Bentang Tebal Aspal Coverbeton L = 2000.O4 Pasal5.I DESAIN TULANGAN PELAT LANTAI IEMBATAN I SOAL : Desain tulangan pelat lantai jembatan menerusdiatas balok-balok girder Beban P Roda = 1.TI2.5.u.7.mm t = 200.7-7 .4.qn CONTOH7.

(DLA.S tmin = 152 mm < t = 200mm OK ! pelatini harus Pelatdirencanakan dengantebal200 mm. l0CkN) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. [(bb+ d) + (Lb+ d)] .Struktur gandar 100 memikul beban kendaraan sebesar kN dengan mampu impactfactorsebesar DLA = 1.4 LANGKAH3: Cekpunchingshearakibatbebanroda: Tebalpelat200 mm : Gunakan tulangan D16 D = l6rnm Asl = L . D 2 4 j Asl = 20l.d P=DLA.2n Ash= 0.062rrlrllr( d=t-u"-(ry) d = 167mm Shearareapadapenampang kritis: Skematik bebanrodatrukpadapelat: Ash = 2.345# Pu = 2.3m pelat( pelatmenerus lebihdaridua LANGKAH Tebalminimum 2: tumpuan ) t m i n= 1 0 0 +4 0 .l0&N P=140kN Pu= 280kN bb = 0.PELAT 7. PERENCANAAN (slabdicormonolit dengan bentang efektif LANGKAH Panjang 1: balokgirder) S=L-7Oftnm S=1.7-8 .

= # vul =0.v62.DL dan SDL Superimposed.tws qSDL= l.c- ( a\ 1 - ( *".rrr-rc'.Lb) p'=iilffir ^ Kuatgeserbeton bo=2'(bb+d+Lb+d) fc'= 29MPa 9c = 2'5 vcl = | 2 * * 1.6l6MPa (ok!) LANGKAH Perhitungan 4: bebanmati. rtrp" vo = -(rr"1. Berat sendiripelat q D L= 1 . t Berat WearingSurface a qDL= +.225nr-'kN Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.*" bo ) 12' vc3= (4).7-9 .rrnr2 t. -lvqC. PERENCANAAN geser: Paniang bidang beton: Kekuatan madbb. ura 9") 12' \. pojok20 40.!*i-f. vc2=(. d Punching Check Ash = 3.454x I05.rrc.':-. os = 40 Kolominterior tepi30.9m2kN = qSDL y.vc3) ShearArea A s h= b 0 .8llMPa vc = l.r.PELAT 7.

3m Mu=0.A.7.t r u c k M Mu: 17.34turt DigunakanDl3-200 Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2 AASHTO ACI 318-89 sec.9llmkN yang diperlukan LANGKAH Luastulangan 6: bs = 1000nm o=('o*. 3 .m MDL= l.2 Mtruck = 6. M S D L + 2 . tm M u = 1 .15. 6 7 .m Mtruck = Mll l') MDL=:'qDL'L-'lm Code: 8.2.80&nm2 = ( Pakai D13-200 As aktual 650 mm2) pembagi Persentase tulangan : TegakLurusarah lalu lintas # = 96.3. PERENCANAAN PELAT negatif momen LANGKAH Perhitungan 5: S=1. ll l1 oSDL.7-10 .L'. Un " > 67 o/o 6T/o makadigunakan A s p= 0 .t \32) Mll = 6. A s Asp = 225.I.684kN.5) rv/ ft\ t P = 0'204Yo As = p .476 VS maka: llo < 3V/o 4 VS .bs -d As = 340.: .8.684kI.782mkN MSDL: 0. M D L + 2 . 2 .It**).445mkN ll M S D L.

1 P$tsRAp. kecuali bahwa perbandingan antara tinggi efektif dengan ketebalan tidak melebihi 50. PnrcwcIT'IIAN DINDING 8 PERENCANAANDINDING 8.2. 8.5.8.4.4.4.Au dinding bidang seperti dinding penahandan dinding kepala Pasal ini untuk merencanakan jembatan.5harusdikesampingkan. Kecuali bila Nu < 0. di 8. 8. Tinggi efektif harus ditentukan dari sub bab 8. maka syarat pendetailan kolom pada sub bab 5.4 DINDINGDIBEBANIGAYAHoRIzoNTALTEGAKLaRaS DINDING Apabila gaya vertikal rencanaNu tidak melampaui 0.4. maka harus direncanakan sebagai pelat lantai sesuai dengan syarat-syarat dalam bab 7 (sebagai pelat lentur).1 PnoSnoanPERENCANAAN UMUM Dinding bidang dan cara pemasangan tulangan harus direncanakan sesuai dengan penjelasan bawah ini.2sampai5.05 fo Ag.2 DTNoME H.qL SEBIDANG Harus direncanakanuntuk pengaruh aksi vertikal sebagaikolom sesuaidengan bab 5 dan pengaruh aksi horisontal sesuaidengan sub bab 8. 8.8-l .2.5 0 Nn. Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2. serta untuk perencanaandinding bidang dengan perbandinganantara lebar dan ketebalan> 4.4.2 8.2.qxYA DIBEBANI GaVa VenrurEL SEBIDANG Harus direncanakan sebagai kolom sesuai dengan bab 5 selama tulangan dalam arah vertikal dipasang pada masing-masing muka.3 DINDING DIBEBANI GAYA VERTIKALDANHONSOIff.

IEMTnUPAKANBAGAN DARI STRUKTAR Dinding yang dibebani gaya aksial. tetapi tidak kurang dari 7 kN per meter panjang dari dinding.5harus dikesampingkan 8.2.4.8-2 .5 DINDING DnnnIru TEGAK HORISONTAL DAN GAYA Gav.5Vo dari beban vertikal total dimana dinding direncanakan untuk memikul pada ketinggian penyokong arah lateral. PqnSIICIUIAN DINDING '! 8.2.ar Dinding dapat dianggap terikat jika dalam arah lateral disokong oleh satu struktur dimana semuaketentuan berikut berlaku : a) Dinding atau elemen terikat vertikal disusun dalam dua arah untuk memberikan stabilitas arah lateral secarakeseluruhan.4.8. 2) 2. momen lentur dan gaya geser yang timbul akibat gayayang bekerjapadaportal harusdirencanakan baik sebagaipelat maupun kolom. c) d) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Sambungan antara dinding dan penyokong arah lateral direncanakan untuk menahan gaya horizontal yang sama dengan harga terbesar dari harga-harga berikut: 1) reaksi statis sederhana terhadap gaya horizontal total yang bekerja pada ketinggian penyokong lateral.6 PORTAL DnynN. b) Gaya lateral ditahan oleh geser pada bidang dari dinding atau oleh elemen pengaku.4.qxa/Prrrrcrc.4. maka syarat pendetailan kolom pada sub bab 5. Bangunan atas direncanakanuntuk menyalurkan gaya lateral. DTNDING 8.-3 PrNe.q VgnTTKAL SEBIDANG LunusDtNowe Harus direncanakansebagai kolom sesuai dengan bab 5 selama tulangan dalam arah vertikal dipasang pada masing-masing muka. Kecuali bila Na 3 0.5 Q Nn.2sampai5.

q.1 a) EKsENrnrsrr.00hou 1. Eksentrisitas resultante dari bebanvertikal total pada dinding terikat.75 hnu 0. maka perbandingan bolehdinaikkan menjadi50. b) c) 8. Apabilatidakdikekang terhadap rotasipadakedua ujungoleh: pelat lantaibeton dindingyangberpotongan bagianyangserupa atau 1.NAKAN(INTUK Yewe HtrvveGtvt Vrnrm.05 f" Nu. pada setiap ketinggian antara penyokonglateral horisontalharus dihitung dengananggapan bagian bahwaeksentrisitas resultante dari seluruhbebanvertikal diataspenyokong atasadalah nol.4 Mnroos PgnENCANAAN DBronna. 8.8-3 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan .2 PERBANDII.IGAN DENGAN KETEBAI}IN Tweer EFEKTIF MAKSIMUM Perbandingan antaratinggi efektif denganketebalanh*/ tn. harusdianggap bekerjasepertiga tinggi luastumpuandiukur dari mukabentang dari pada menerus dinding. Beban vertikal yang diteruskanke dinding oleh satu pelat beton tidak menerus.qt MBrwruan 8.Apabilaterdapat secara satupelatbetonyangdicorditempat dinding.05 /" Ag.3 TINGGI EFEKTIF Tinggi efektifHn" dari dindingterikat harusdiambil sepertiberikut : Apabila dikekang terhadap rotasipadakeduaujungoleh: pelatlantaibeton dindingyangberpotongan bagianyangserupa atau 0. tidak boleh melebihi 30.4.ar 8.4.8.4. Pmpuclullu Dtuotttc DINDINGTnux.makabebanharusdianggap bekerjapadapusatdari dinding.75|t Tetapidari nilai-nilaitersebut diambilyanglebihkecil. kecuali untuk dinding di mana gaya aksial Nz.00 /r Hal. tidak melebihi 0.qsBrnANVrnnrat Harus memperhitungkan dari gaya vertikal tetapi dalam eksentristas sebenarnya semuahal harusdirencanakan momenlentur Mu diambil tidak kurangdari 0.

DINDING 8.5 PenrNc. 8. harus diambil sebesar/Nn di mana: 0= Nn: tw: Tabel3. bidang eksentrisitas diukurpada beban siku-siku terhadap sudut ditentukan sesuai dengan bab8. atau Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4.8-4 .5. PERENCANAAN Tetapi dari nilai-nilai tersebutdiambil yang lebih kecil. bekerja bersamaan dengan gaya aksial.5. Dimana: hn.1 LENTURBIDANG Apabila gaya horisontal bidang.2RSNI) faktor reduksikekuatan sesuai dengan panjang kekuatan aksialnominaldindingper satuan ketebalan dinding yang dinding. tambahan eksentrisitas diambil sebesar 8.1.NAANDINDTNG Gnv..4.eL SEBIDANo UNTUK 8. demikian sehingga pada penampangmelintang horisontal: a) selalu tertekan pada seluruh penampang maka lentur bidang bisa diabaikan dan dinding direncanakan hanya untuk geser horisontal saja.4 KEKUATANAKSALRENCANADAruDWOUE Kekuatan aksial rencana per unit panjang dinding terikat dalam kasus tekan. sub ga (h"")Z/ 2500t". adalahtinggi dinding yang tidak ditumpu Ir adalahjarak horisontalantarapusatpegekanglateral. sesuai dengan pasal yang lainnya.2 (ataupasal4.t HorusoNr.

8 r. ] (0.2 PENAMPANG KNTIS GuTn jarak dari dasar 0. adalah horizontaldinding 8.3 KEKaATANGESER Perencanaan dinding yang menerima geser bidang harus diambil sebesar( Vn.o..5-1) Vc dan Zs ditentukan berturut-turut dari pasal8.) .tI L (8.8-5 .DINDING 8. l_ diambil yang terkecil dari harga yang dihitung dari rumus di atas dan Manual PerencanaanStruhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.5.4 KtxalrzN GwznDttnue Tettpn TaLANGAN GESER (8.5-3) Apabila dari: o'rL.5 di manadari kedua hr.8 l* t*) 8. 8.66 . l* atau0.5.4 dan pasal8.5.5. nilai tersebut diambilyangterkecil.2fc(0.[t.s-2) geser Kekuatan nominaldari betontanpatulangangeser harusdiambil sebesar: Vc h Aoabila -a < I Lw /v"=10.rt!.5 sebesar penampang kritis bisadiambilpada Untuk geser maksimum. Dimana: h* adalahtinggi total dindingdiukur dari dasarke puncak panjang /.5.5 tetapi dalamsemua hal Vnharusdiambil tidak lebih besardari: Vn^ar:0. PERENCANAAN b) untuk lentur penampang tarikan pada sebagian maka dinding harusdirencanakan bidang sesuai bab 4 dan untuk geser horisontal akan dibahas pada sub bab selanjutnya. di mana : Vu : Vc+Vs (8.

(pusatke pusat)300 mm.6. PERENCANA.8-6 .[r (0." diambil yang terkecil dari perbandingan tulanganvertikal atau luas tulanganhodsontal.8 lI (t'-t\ [/. p.ll* > I.qN V 6 :1 0 .) (8. diarrbil sebagaiperbandinganluas tulangan horisontaldengan luaspenampang dindingper metervertikal..ll* < l.5-6) Di manap" ditentukan berikut: seperti luas Untuk dinding di manah.s-4) .5-s) ALEH TULANGAN GNSNN SuUraT'IEeNKCruI.[1' + Tetapi dalam setiap : hal 0J.DNuTI'IC 8.8 lw tw) (8. p. Untuk dinding di mana h. Berdasarkan ini rasiotulangandinding ketentuan persyaratan adalah sebagai berikut: Luastulangan minimum 500 mm2/mdalamarahhorizontalmaupunvertikal.. r. 8.8t.q.1 Pnnsy. Spasimaksimum antartulangan Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.5 1- "' .0 5 .nerANTULANGANDTNDTNG TatlNeatt awwtua Rasio tulangil.5. pw tidak kurang dari seperti yang diperlukan untuk pengendalianretak akibatsusutdan kekangan.reN GESERDINDING Sumbangankekuatan geser nominal dinding oleh tulangan geser Vs harus ditentukan dari persamaan berikut: Vs = to fy (0." a 8. ) t") (8.terhadapluas penampang dinding padaarahyangberurutan.6 8.1f (0..

perbandingan tulanganhorisontaltidak boleh kurangdari hargaberikut. ketentuan pengekangan janganditerapkan untukpasal5.3 T. Spasi maksimum pusatke pusatdaritulangan dari yangsejajar harus1. diambilmana Untuk dinding dengan ketebalanlebih besar dari 200 mm. 8.qRArSresrTULANGAN Jarakbersihminimum antaratulanganyang sejajar.2 pasal sampai 5. tulangan horisontal dan vertikalharus dipasang dalamdualapismasing-masing dekatmukadinding.1. 8-7 .82 dan C 1.4 fl )\ /.6.Satuan daif.8..6-1) Manual PerencanaanSnuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.6.manayang sesuai: Untuk klasifikasiketidakterlindungan A Untuk klasifikasiketidakterlindungan 81. PmilIc. adalah MPa.5tw atau300 mm./INGAN VERTIKAL Untuk dinding yang direncanakan sebagai kolom sesuaidenganpasal 5.7.7.' Kecuali bahwa dalam semuahal perbandingan tulangantidak boleh kurang dari yang diperlukan dalampasal8. yangterkecil.6. 8.selongsong tendonharuscukup dan untuk menjaminbahwabetonbisa dicor dan dipadatkan tetapitidak bolehkurangdari 3 dt.7.8.6.5 (Nn (8.snIAN DINDING 8.5 apabila : Nu < 0.4 PrTTIezrITIenN TUT.2 TaLANGAN HqNSuNTAL aNTUK PENGENDALaN RETAK Apabila dinding sepenuhnyadikekang terhadap perpanjangan atau kontraksi arah horisontalakibat penyusutan atau suhu.8.

35m b2:=0.5.1 DESAIN TULANGAN DINDING I tulangan dindingretaining wall SOAL : Desain DIBERIKAN : l.34n ..m Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.5m b4 " b4 := 1.blplb3" h2:=2.8-8 .2.1.m b3 := 0.m h0:= 0m hl ::0. Dimensi Retaining wall bl := 0. PERENCANAAN CONTOH 8.DINDING 8.

hwe= 2...rn3 Densitas Beton Steel : Es:= 2.15m hpc =350mm LH=1. Pemeriksaan dinding tinggiefektifdinding.3 Ku1 := 2 Kug4:= 1.8. Materials: Concrete : K-250 fc := 20Mpa yc := 25.kN.25 persyaratan 3.4 Pasal 2.h.2.lo5. PnnnycmIAN DNDING Badan Retainingwall Lebarretaining wall.Mpa Flexure Steel ShearSteel fy := 4OOMpa fls :: g' ( s N r /B M S .4 Kucp:= 1. Tinggi retaining wall Tebalretaining wall Pile cap Lebar Panjang Tebal Lebarheel bpc := lm Lpc = 2.05fc Ag atau hwe/trv sebagai Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. h*" := 1.".8-9 ..1 9 9 2 ) Q:= 0.8 Kup::1.5m <50.direncanakan pelat" notel = 'Nu < 0.5m Bb:= lm hwu = 2'5 m tw = 300mm RSNI-Tt2-04 5.

m M2 = t4.167*tkN hwu= 2.5.85 if fc > 55.333kN V2= 17. Tulanganlentur dan geserRetainingWall daerahtumpuan Beban-beban Tinggitanahurugan Lebaranalisis LL EP ql = 3.333 kN rn-l \2 = 14.70mm.243kN'm Vu = 36.8. PnnnyCal.5q2-L Kombinasi ultimate Mu' := Kug4'Ml + Kug4'M2 Vu:= KUSA'VI + Kug4'V2 Perencanaan tulangan lentur h:=tw d:=(h .oou[ *ou 10.L Y2:=0.5m Ml = 10.0.5m bw=lm 0 = 0.=:.ql.757kN.708[<]t l't lr M2:=:.l6rnrD Mu' = 35.= if fc < 3oMpa 10.85 30) if 3oMpa < fc < 55.417<N.8-10 .8 Gavadalam momendan qeser daerahtumpuan L:=hwu 141.85 pl = 0.rnAN DINDING 4.LL L=2.m Vl= 8.Mpa 10.458kN h = 300mm d=222mnt Bl .Mpa ) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.65 ' r ft _ o.s2-L' 6^ !l.= ql.

37373Vo .25o/o ry tr.957<N.m 1P' = 0.Pr2 4 Asl = 2.37373%o Ds:= l6.bw.h" b l1 Mcr = 46.'.349kN'm Mu := ma{1.1 Pfililll= - Asreq:= p'.85.d pmin = 0. Pgnnttc.1. fUu) Mu = 56.7.mm Asl := 1-rr.8.2l\4cr. 1m.bw.d Ambilsajajumlahtulangan .= if(n' < pmin.l.8-11 .fc P' = 0.1r4..fc P' = 0.373730/o 0.3737T/" 0. s=1000mm/5=200mm) spasiyangdigunakan Digunakan Tul=.85.r/ Mpa. Mcr := 0.to.Mu') P' = 0.011cm2 Asreq:= p'.m Mu = 56.ullN Dtttotuc fc.bw.'Dl6-200" s := 20&nm Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.349kN. n=5 (perlebaranalisis makaspasi.

834kN ds = 0.459kN Vu = 43.604kN.Vft .Pat ds:=d tVc := :.469kN Vn = 165.228kN.0..*'.ds) 6 tr :=0.Vn = I15.o2. y2= 4.x.m Vu= 12.222m Vc = 165.5.L 2^ L I rr- Vl= 4.16nr) Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.m MZ:=!.8-12 .7 Vu = 43.5. Geser" 5.x y2:_:o2.031kN d := (h .8.= L72mm Mu' = 6.m M2 = l.! 6' L Yl.167l<N . l) Ml = 2.= ql. P ZNNI.828kN notel = "Tidak Perlu Tul.834kN Vn:= Vc F.ql.7ftnm.TCIUIAN DING DIN Check tulangan geser Vu:= 1. Tulanganlentur dan geser Retaining Wall daerahlapangan Gayadalammomen dan geser x:= 0.t' 1.M2 Vu:=KUSA'VI+ Kug4'V2 Perencanaan tulangan lentur bw:= Bb h:=b2 + 0.427kN Kombinasi ultimate Mu' := Kug4'M1 + Kug4.L Ml :=:.Mpa.5b3 h = 250mm d.g45kN.5.(bpc.

ManualPerencanaan SnukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.65 ( | .ttt.Mpa if fc 10.25Yo (perlebar 1m. Asl :=].{fc.o o *.25Yo Ds := 16mm Asreq:= p'.8-13 .625Yo Mcr := 0.bw.u[pr.n.8s 10.Mpa.30) if 3oMpa < rc s 55.85 > 55.85'fc p' = 0.m p' = 03737T/o fy 0.609kN.orrcr* n=3 P' = 0.h' Mcr = 32. PMnIIc+T'IIAN DINDING pl '= if fc ( 3oMpa pl = o.7.8.m Mu:= 1.33nVlu' t- Mu = 8.:. analisis makaspasi.302kN.Mpa lo'85 tou ) pnax:= .or2 Asl = 2.o'oo*[ft .d p':= pmin 4 Ambilsajajumlah tulangan . = 1 0 0 0 ml 2 = 5 0 0m m ) s m spasiyangdigunakan s := 400nm Digunakan Tul = "Dl6-z[00'.bw. t tY szooo* aJ l ^ 87ooo) PrIrBx=I.

834kN ds = 0.201kN Vn:= Vc 6.I.= :. Pr.nnUCAI.ds) l- S := 0.5.Vn=89.Mpa.201kN Vu=43.8-14 .172m Vc = 128.Vfc.741kN t Vn = 128.8.Pat ds:=d ys .834kN notel = 'Tidak PerluTul.7 Vu = 43. Geser" Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.(bpc.qAN DINDING ) Checktulangangeser Vu:= 1.

ataupadapermulaan dari tiap tepi pelandaian. perlu diperlukan juga diperhitungkan adanya gaya horisontal dan pergerakan dari bagian yang ditumpu.1 Pzynntpuv Korbel direncanakan sebagai balok tinggi kantilever berdasarkan aksi batang tekan dan tarik. Jarck d harus diukur pada muka perletakan.9.qrro n.5 9.1 Balok Tinggi Kantilever 9. dan dibebani oleh satu gaya tarik horisontal N.9-1 . 2t3d An Gambar 9.2. Pn ant'tI t't lt'r Ko nau c I 9 PERENCANAANKORBEL 9. Pasal ini mencakup korbel dengan perbandinganbentang geser dan tinggi ald < 1." yang tidak lebih besar daripada Vu..2 AK9I PADA K0RBEL Garis kerja aksi dari bebanbisa diambil jatuh padatepi bagianluar bantalanperletakan kalau ada.1 TbreetMareSBrLqAR Tinggimukasisiluartidak bolehkurangdaripada d. 0.2.raKTo R vANGSERLu DrpERTIMBANGKANDALAM nERENCANAAN 9.2 F. ataupadamuka bagianluar dari Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.

Pmnttcny. A. sebesar = Vn(fy p) sesuai dengan RSNI T-12-04pasal 1.q. satu moment Vo o i Nu" (h-d).kuat geserV.2 .9. maka bagian luar korbel harus pengelupasan.tqN 9.3.1 Uauu perencanaan sesuai yang bagian faktor reduksi ini. ataupun(5.0. tidak boleh diambil lebih besardaripada 0. Untuk beton ringan total ataubeton berpasirringan. melebihi bebanpadabraket ataukorbel tidak boleh diproyeksikan Daerahpenahan melebihi bagianlurus dari tulangantarik utamaA.2.5 2. perhitungan dengan Dalamsemua kekuatan diambil sesuai densan Tabel 3.t.3.'bd Newton. dantidak boleh diproyeksikan (ika dipasang).9-2 .MpANe Potongan penampang kritis pada muka perletakan harus direncanakan menahan secara simultan satu gaya geser Vu.tAN K}MEL korbel.07a / d) f.3 a) KnnaTaUINTULANGANToTAL Luas dari penulangan tarik primer/pokok.2.3.2f"'b-dataupun bod dalamNewton. geserVudapatdiambil Perancangan penulangan friksi-geser dari Aufyangmenahan At 5. 5.5 . b) c) Jank h harusdiukur dari mukaperletakan. dilindungiterhadap 9.2 a) KruTIS Prr. dan satu gaya tarik horisontal N.4' diambil dari harga yang terbesar antara(Ay+ A") atau + 2 4"113. tidak boleh diambil melebihi (0.ga/d)b*d dalam b) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.8.3 Pnostoan PznnNcArv.kuat geserI/.". Apabila bagian komponen lentur ditumpu. Untuk betonnormal. muka interiordari tulangan angkurtransversal 9.l. harus 9.

hidup walaugayatarik berasal dari rangkak. 9.4.9.Pnnrvclrultr Konnu PenulanganAn yang menahangaya tarik Nuc harus ditentukan dari Nuc S 0 An fy.4 PTnSv.susutatauperubahan 9. harus diangkurkan dengan salah satu cara dibawah ini: a) Las struktural pada batang transversalyang berukuran paling tidak berukuran sama.2 Gayatarik Nuc harustidak bolehkurangdaripada Vu kecualiketentuan dibuat untuk menghindarigaya tarik.enaTANTALANGAN 9. tulangan tarik utama l.Gayatarik Nuc harus dipandangsebagaibeban suhu.4.04 Rasiotulang p d I an ' b = 9. ke kurang dari 0. bolehkurangdari 0.1 TULANGANMINIMUM .4. b) Pelengkungan batang-batangtarik utama l" sebesar 180o hingga membentuk satu /oop horisontal. c) Cara lainnya dari pengangkuranyang memberikan hasil positif.9-3 ..".3 TaT+NEEN TARIK UTAfuA PENGANGKan.2 TERTaTaP SsNer. khususyang 0..IN Pada sisi muka dari braket atau korbel.iauf.5 (ArA^) harusdisebarkan dua pertigadari tinggi efektif yang terkait denganl". Las direncanakan untuk mengembangkan kekuatan leleh terspesifikasi jr batang-batanE A. dari Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4.qMe dengan luas total An tidak Sengkang tertutup atau tulanganpengikatsejajardengan.

- P'i bw := 400nm h := 400rnm dc := 50rnm kof 2 cm $ := 0.85 Sr := 400.. 0 -1 0 ".2. Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.g01< 1 OK 5.5mm Vn diambil nilai terkecil di ^ntil 0.d Perhitungan berdasarkan pasal11.lrn ambil d:=h-S.9-4 .Gorbel lebar tinggi COVef Beton : fs.g5 ACI Check: dVn>Vu dmin:= RSNI.3.= llQ.3 Vu {.9.TI2.5(Mpa) bw d.2fc bw d dan I = 0.9. Mpa \ E s : =2 .9.a LANGKAH1: Menentukan a=275mm c=400mm LANGKAH Menghitung 2: ketinggian minimum. PERENCANA+v Konnnt CONTOH 9.3.2fc. (0. .bw) 2 d dmin = 74.--A checkgeometri korbel d = 343.O4 Pasal 5.979n. M p a Tulangan tulanganutama ds := 13mm jarak beban ke muka kolom.1 DESAINKORBEL 1 SOAL : Desain tulangan korbel DIBERIKAN: Dim.1 6 = 0.

034kN Vu = 105lcN ok! LANGKAH 3: Menghitung Gaya-gaya pada korbel Perhitunganberdasarkan ACI pasal 1 1.o) ir 30' Mpa< rc < 55' Mpa I o.bw al = 16. d = 7 5 5 .9.ed) Af = 2.fi' al:=0.r.338mm Af := Mu ory(. untuknonmonolit F p : = 1 .85fc. 7 1 dO1 .9.4).206cr* $'&' r. Vn:= min((0.Vn=481.= if fc < 30.3 Vu = l05k].65 .637cr* Bt . l Avf := vu tt = 1. bw .3. b w . M p a.85 10. 5 .0. V u Mu := Vu. Avf l.:= I (betonnormal) 0 = 0.922c1tr Vn tidakbolehlebihdari 5 .K 0. 2 . untukmonolit = 1.ry (o.r LANGKAH5: Menghitung tulanganlentur.85 Hargap = 1.TI2.Af Af := Mu .4 RSM. . 4 .5..3.062kN' Nuc tidak boleh dari 0.2 Vu LANGKAH Menghitung 4: tulangangeserfriksi.Mpa Bl = 0.008' [g | ) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.Tc bw . Mpa 10.+) \Mpa Af =2.d) Nuc = 21R'{ m Mu : 30.86cm2 Af. 0. a + Nuc . (h ..01.4 Ard = 2.O4 Pasal 5. Mpa .9-5 . d 5.[ N u c : =0 . PmoycltvtAN KzRBEL .9.85 if fc > 55. d)) Vn = 565.

Avf + An = 2.383 O K ! d {p<0..Avf + An Af + An AsminJJ Digunakan 4DL3 4Ab:5.75.327cr* RSM-Tl2-04 Pasal5. Ah dh := 10.o+g d 3q 0. O = Asmin 2.9.9.254cr* LANGKAH7: Menghitungluas penulangan tarik ds = l3mm Ab := 0. untuktarik langsung An Nuc ful .254cm2 LANGKAH 8: Menghitung Sengkang Horizontal. ds2 /+b= l.75pb} LANGKAH Menghitung 6: tulangan.5. Ah = 1.185mm 4 = o.abper_d ab = 175.. dh2 Ab = 0..I := ) I ooo* rY I \ abjer_d = 0. PERENCANAAN KORBEL uoo.51 Mpu) ab := d .25. = 0.3.An) Digunakan 4D1o 4Ab = 3Ja2c# Akan didistribusikan dalam 2l3d dari tulanganutamanya 2-d 3 229mm Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.-- 0' fv An = 0.83cr3 \\ diantara2/3Avf+An.3L8crnl Ah := 0. ns :=ma{[t . . n..3 As adalah nilai terbesar Penulangan minimum I :=0.9-6 . (As .t Fo ry .785cm2 . abser-d gl .618cm2 22 :.309cm2 As = 3.25.088cm 3 Af + An =3.04. Af+An dan Asmin. Asmin /(. U*. mm Ab := 0.

TI2. Avr + An Ar + An *".929nm2 | .9.O4 '= Asperru ''"{(.t=4 Aspakai = 530.' )) | ..732rnr* T = 32.dia? n TeganganTulangantarik : Asoerlu f:=*.f As =132.9-7 . a i * T:= As . Asperlu =325. ManualPerencanaan SnukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.. n .543kN lr*ru*.n .18Mpa Gaya Tarik pada 1 tulangan: A s : = 0 .25. mm rl. .fy Aspakai I I I Kekuatanlasdidesainlebih kuat l0% dari gaya tarik f=245. PERENCANAAN KqRBEL LANGKAH Desainangkurcorbel 9: Tarikyangdibutuhkan : Tulangan RSM. Aspakai:=0.i' . 2 5 .433mr* dia:= 13.

iluuldilul .

aksialtekanpenampang.fo'. jumlah semen faktor pengaruh dalambetonuntuk susut.MPa. padaumur 28 hari. moduluselastisitas bajaprategang. terbesar Nmm. gaya luar terhadap sumbux yang momenterfaklor akibat kombinasipengaruh padapenampang. terbesar Nmm. kelembaban untuk rangkak faktor pengaruh relatif udarasetempat Kn"t K"' Kot tls Nd = Kf Kf Kn" Krt Kr" Krt = = untuksusut.N. MPa. M. E" E. momennominalpenampang. kuattarik lenturbeton. MPa. kuattarik lelehbajatulangannon-prategang.A-1 . faktor pengaruh kadaragregat halusdalambetonuntuk rangkak. fr= Ku"t = = fu= = = dilakukanhansfergayaWategang. tinggi total komponenstruktur. moduluselastisitas bajatulangannon-prategang. mm. faktor pengaruh kelembaban relatif udarasetempat (slump\adukanbetonuntukrangkak.o" M. faktor pengaruh konsistensi faktor pengaruh umur betonsaatdibebaniuntuk rangkak. kuattarik bajaprategang. ketahanan kekuatan besaran atau nominaldari penampang K. tegak lurus padapenampang. MPa.MPa. MPa. kekuatan N. M* fuIur Nn= /V'.negatif untuk tarik. koefisien elastisitas modulus beton. MPa.. faktor pengaruh kadarudaradalambetonuntuk susut. Jcl yang ditinjau. sumbuy yang momenterfaktorakibat kombinasipengaruhgayaluar terhadap padapenampang. faktor pengaruh ketebalan komponen betonuntuk rangkak. kuattekanbetonyang disyaratkan padaumur saatdibebaniatau kuattekanbetonyang direncanakan . MPa.fo. Nmm. MPa. penjumlahan terkombinasi jenis-jenis dari beban komponen strukfur. = Q. faktor pengaruh kadarudaradalambetonuntuk rangkak. yang bebanaksialterfaktorakibatkombinasipengaruhgayaluar yang terbesar. pengaruh danmemperhitungkan dari tarik akibatrangkakdan susut. kuattarik langsung dari beton. faktor pengaruh ketebalan komponen betonuntuk susut. f" Jct JC f. yangberbeda. Nmm. MPa. faktor pengaruh kadar agregat halusdalambetonuntuksusut. ukurandari keliling geserkritis yang sejajararahlenturan rangkak maksimum.= Rn= Manual Perencanaan Struldur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. . kuattarik lelehekivalen bajaprategang. faktor pengaruh konsistensi (slump)adukanbetonuntuksusut. kekuatan momen terfaktor akibat kombinasi pengaruhgaya luar yang terbesarpada penampang. diambil positif untuk tekan.DAFTARNoTSI \ DAFTAR NOTASI Bab 3 av cu E.

mm'.atau terhitung 1-3 hari carapenguapan' untuk betonyangdirawatdengan sejaksaatpengecoran susut maksimum beton. luastulangandi dalamkonsolpendekyang menahan .". Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. luas tulangangeserdalam daerahsejarakJ.mm2. mm'. geser nominalpenampang. luastulangan tarik non-prategang.t tcs.t Ecs. MPa. dihitungdari luasbagianpenampang betonyang dibatasioleh tulangansengkang.mm2. posisipusattulangan. luas satukaki dari sengkang tertutupdalamdaerahsejaraks yang menahan mm'. koefisienrangkakbetonyangtergantung Bab 4-9 batas tinggi blok tegangan tekanpersegi ekivalenbetondalamanalisiskekuatan penampang betonbertulang akibatlentur. luastulangangeser-friksi.DtprnnNortst S u v vn W6 !o trr.terhitung7 hari sejaksaatpengecoran regangan untuk beton yang dirawat basahdi lokasi pekerjaan. a + Nu"(h d)J. angka Poisson. nilai deviasi dari panjang efektifdari kelilinggeser kritis. regangan faktor besaranrangkak yang dipengaruhioleh material beton dan kondisi pekerjaan. ke luas inti dari komponen struktur tekan dengan tulangan spiral diukur hingga diameterluar dari spiral. mm2. A-2 . momenterfaktor.kg/m' yang perbandingan antaraukuranterpanjang dari luas efektifgeserpenampang yang diukur tegak lurus pada ukuran penampang dibebani. faktor besaran susut yang dipengaruhi oleh material beton dan kondisi lingkunganpekerjaan. luastulangandalamkorbelyang menahan luastulanganprategang dalamdaerah tarik. N. mmz Ar As= 41 An= = APs A"= A"r At= A. [V. puntir. mm2.mm. reganganrangkak beton pada umur t (hari) sejak saat dibebani oleh suatu tetap. mm2.u te L" 0 0""(t) standar hasiluji tekan. kekuatan beratjenis beton. padawaktu t. luastotal tulanganlongitudinalyang menahan gayatarik ly'. mm2. luastulanganyang membentuk sengkang puntir.mm'. a*= Ac= Act = jarak tegaklurus dari tumpuanterdekat penampangyang diperhitungkan. Arr = = luasbrutto penampang.terhadapukuran terpanjang tersebut. atau luas tulangangeseryang tegak lurus terhadaptulanganlentur tarik dalam suatudaerahsejaraks padakomponen strukturlenturtinggi. tegangan susutbetonpadaumur t (hari). nilai regangan elastisbetonakibatsuatutegangan tetap. tertutup. lingkungan faktor beban. faktor reduksikekuatan.

moduluselastisitas beton. tinggi total komponen struktur. geser.mm.D. dimensi kolomterkecil. ditentukan.mm.r f"' h= h6= hc= hs= hv= = = Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. moduluselastisitas tulangan. mm. dari tegangan tekan rata-ratapada penampang beton.qrr. jarak dari serattekanterluarke garisnetral. di diukur dalamarahtransversal terhadap arahbentang manamomenlentur sedang ditentukan. di tegangan akibatbebanmati tak terfaktor. selongsong mm. kekakuan lenturkomponen strukturtekan.padaseratterluardari penampang manaterjaditegangan tarik yang disebabkan oleh bebanluar.mm. prategang tegangan semua kehilangan tekanpadabeton(setelah memperhitungkan padatitik beratpenampang yang menahan dari bebanluar ataupadapertemuan jika titik beratpenampang badan MPa. kelilingdari penampang kritis padapelatdanpondasi. tinggi total dari balok tepi. lebardari mukatekankomponen struktur. tegangan dalamtulangan tegangan MPa.MPa. MPa. ataukolom persegi ekivalen.MPa. MPa.ataukonsol ukurandari kolom persegi ataukolom persegi ekivalen. kuat tarik yang disyaratkan tendonprategang.mm. hargarata-rata dari kuattarik belahbeton. tinggi total dari pelatlantaiataupanelpenguat tinggi total penampang kepalageser. dari MPa. setelah lebarefektif badanbalok. yang dihitungpadabebankerja. fo" fr" fou f" fy fo" fv. tebal selimut beton diukur dari serat tarik terluar ke pusatbatangtulanganatau kawatyang terdekat.4nNortst Avn b bo bt bn b* C C1 Cz c.ataudiameter dari penampang bulat. komponen tekanpadatitik strukturkomposit. MPa.f" adalahresultante tegangan dari jika titik beratpenampang kompositataupadapertemuan antarabadandan sayap dan beratpenampang kompositberada dalamsayap. dikurangi bulat. mm. di ukurandari kolom persegi kepala kolom.A-3 . pendekdiukur dalamarahbentang manamomenlentursedang mm. (Pada dan sayap terletakdalamsayap. lebar bagian penampangyang dibatasi oleh sengkangtertutup yang menahan puntir. di akibat gayaprategang yang bekerjasendiri). d d" Ec E" EI fct fd geseryang parareldengantulanganlentur tarik dalamsuatujarak s2.tulangan mm-. jarak dari serattekanterluarke pusattulangantarik. luas. MPa. suatu faktor yang menghubungkan diagrammomenaktual dengansuatu diagram momenmerata ekivalen.termasukakibat gaya prategang. mm.ataukorbel. mm.MPa. lebarbadanbalok. ataudiameterdari penampang lubang tendon prategang. mm. kepala kolom. lelehyangdisyaratkan tulangannon-prategang. tegangan lelehpengikat kuat tekanbetonyang disyaratkan. momenyang ditahanolehkomponen strukturpracetak tegangan tekandalambetonakibatgayaprategang efektifsaja(setelah prategang padaseratterluardari penampang memperhitungkan semua kehilangan di manategangan tarik terjadi akibatbebanluar.mm.MPa.

42x2y I.bernilaipositif bila momenujung terfaktoryang lebih kecil padakomponen komponen tunggal. bentang bersihdiukur dari muka-ke-muka panjangkomponen shuktur tekanyangtidak ditopang. tekan. momenyangtelahdimodifikasi. masifberbentuk L.mm-N. Mm Manual Per encanaanStruktur Beton Ber tulang untu Jembatan k Hal.negatif bila melenturdalam kelengkungan ganda. tinggi efektifdari tinggi dindingterikat. momen ujung terfaktor yang lebih besar pada komponenstruktur tekan. momenterfaktoryangdigunakan komponen strukturtekan.D. panjanghorisontaldinding.mm'.mm.qrr. mm-N. penampang struktur. atausebesar 0.negatifbila komponen strukturmelenturdengan kelengkungan ganda.mm-N. atau segiempat untuk penampang masif. dengan mengabaikan tulangan.dihitung akibatbebanyang tidak menimbulkan ke positif bila komponen struktur dengan analisis rangka elastis konvensional. atausebesar 2A. yang menahan momeninersiapenampang bebanluar terfaktoryang bekerja. komponen momeninersia tulangan terhadap sumbupusat sumbupenampang momeninersiabaja strukturalprofil.4x) untuk penampang moduluspuntir. tinggi dindingyangtidak ditumpu. mm-N.mm-N. A-4 . nilai yang lebih besardari momenujung terfaktor pada komponenstruktur tekan goyangan sampingyang berarti. panjangdari lengankepalageserdiukur dari titik bebanterpusat ataureaksi. jarak horizontalantara pusatpengekang lateral tumpuan.qnNortst h* h*. dihitung dengan analisis rangka elastis konvensional. tulangan faktor pengalimomentulangangandabalokterhadap panjangkomponen strukfurdiukur dari pusatke pusattumpuan.positif bila komponen struktur melenturdalam kelengkungan tunggal. strukturmelenturdengan kelengkungan = k Kvd I I t1 ln lu l* Mt M'rns Ms M2 Mzn" Mz" Mc= Mn= nilai yang lebih kecil dari momen ujung terfaktor pada komponenstruktur tekan goyangan sampingyang berarti.mm. nilai yang lebih kecil dari momen-momen ujung terfaktorpadakomponenstruktur goyangan sampingyang berarti. selalu bernilaipositif.negatif bila melenturdalam kelengkungan ganda. yang besarnya bisadiambil sebesar T. nilai yang lebih besardari momenujung terfaktor pada komponenstruktur tekan akibat beban yang menimbulkan goyanganke samping yang berarti. faktor panjang efektif komponen strukturtekan. momen inersia penampangbruto beton terhadap sumbu pusat. di manaA' adalah luasyangdibatasigarismediandinding dari lubangtunggal. mm-N. h*u I ls /"" l1 Jt tinggi total dinding diukur dari dasarke puncak.dihitung tekanakibatbebanyang menimbulkan ke dengan analisis rangka elastis konvensional. 0.dihitung akibatbebanyang tidak menimbulkan ke dengan analisisrangkaelastiskonvensional.b* untuk penampang berongga dinding tipis.mm. pipa atautabungterhadap komponen strukturkomposit. melenturdalam kelengkungan tunggal. funggal. untuk perencanaan akibatbeban momenyang menyebabkan terjadinyaretaklenturpadapenampang luar.

pengaruh bebankritis dengan tekuk. radiusgirasi suatupenampang komponen strukturtekan. mm. negatifuntuktarik.3. spasidari tulanganvertikal dalamdinding. yang diberikan< dPn. kuat puntir nominalyang disumbangkan oleh tulanganpuntir. yang gaya pengaruh beban aksialterfaktor luaryangterbesar. Pn Pc Pn Po Pu r s o Sr S2 T" Tn 7: Tu fs= t*= u= U1 Vc= Vct = kuat gesernominalyang disumbangkan oleh betonpadasaatterjadinyakeretakan diagonal akibatkombinasi momendangeser.dan diambilpositifuntuktekan. gayatarik terfaktoryang bekerjapadapuncakdari konsolpendek yangterjadi bersamaan denganVu. spasi dari tulangan geser atau puntir yang tegak lurus terhadap tulangan longitudinalatauspasidari tulanganhorisontal dalamdinding. V"* Va ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. spasidari tulangangeserataupuntir dalamarahparaleldengan tulangan longitudinal. kekuatan panjang aksialnominaldinding per satuan kuat bebanaksialnominalpadakondisi regangan seimbang. kuatgeser nominalyangdisumbangkan beton.mm. oleh Nr" N. lihat sub-bab 5. perludari penampang geser. kuat puntir nominaldari penampang komponen struktur. kuat aksialnominalpadaeksentrisitas nol. pelatlantai(dalammillimeter) tebalminimum ketebalan dinding panjang efektifdarigariskelilinggeser kritis. kuatmomenplastis kepala pada gayaluar yangterbesar momenterfaktorakibatkombinasipengaruh penampang. akibatkombinasi tegakluruspadapenampang. di gayageserpadapenampang akibatbebanmati tidak terfaktor. kuat puntir nominalyang disumbangkan oleh beton. pengaruh memperhifungkan dari tarik akibatrangkakdan susut. padabagian keliling poligon dengan puncaknya padapusattulanganmemajang sudutdari penampang melintang.DlrrlnNornst M^* Mp= Mr= Mr= Mn* Nu = momenterfaktormaksimumpadapenampang akibatbebanluar. pada gayaluar yang terbesar momenuntir terfaktorakibatkombinasipengaruh penampang.A-5 . memperhitungkan kuat aksialnominalpadaeksentrisitas yang diberikan.mm. diambil positif untuktarik. tahanan momenyang disumbangkan oleh tulangankepalageser. = yang dialihkandari pelatlantaike tumpuandalamarahyang momenlenturrencana ditinjau. kuat gesernominalyang disumbangkan oleh betonpadasaatterjadinyakeretakan diagonalakibattegangan tarik utamayang berlebihan dalambadan. bebanaksialterfaktorpadaeksentrisitas indekstabilitas.

0 Yr ao Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. pembatas besaran distribusi tulangan lentur. sudutantarasengkang miring dan sumbulongitudinaldari komponen struktur. faklor pembesar goyangan samping. simpangan relatif antartingkat orde-pertama akibatVu. kuat gesernominalyang disumbangkan tulangangeser. koefisien sebagai fungsidariylixl.. bagiansegiempat suatu dari dimens sengkang i terpanj ang. vr= x v It z a At dg 4y fi= P"= 0a= & . faktor pembesar momen untuk rangka yang tidak ditahanterhadapgoyanganke samping. faktor reduksikekuatan. ataurasio dari bebanlateral terfaktormaksimumyang bekerjaterhadapbeban lateraltotal terfaktorpadatingkat yang ditinjaudalamperhitungan P". kondisi regangan rasiodari volumetulangan spiralterhadap volumeinti total (diukurdari sisi luar ke sisi luar spiral) dari sebuah komponen strukturtekandengan tulanganspiral.4'-6 . komponen vertikal dari gayaprategang efektifpadapenampang. rasiotulanganyangmemberikan yang seimbang. kuat gesernominaldari penampang komponen struktur. dimensi terpendek penampang. bagiandari momentidak berimbang yang dipindahkan lentur pada sebagai pelat-kolom. momenuntuk rangkayangditahanterhadap ke untuk menggambarkan pengaruh kelengkungan komponenstrukturdi antaraujungujungkomponen strukturtekan. oleh gayageserterfaklor akibatkombinasipengaruh pada gayaluar yangterbesar penampang.DapanNortst Vr Vn= Vp= Vs= gayageserterfaktorpadapenampang akibatbebanluar yang terjadibersamaan dengan M^or.untuk menggambarkan penyimpangan lateral akibat beban lateral dan gravitasi. bagian segiempat suatu dari dimensi terpanjang penarnpang. rasiokekakuan pelatkompositdi lengankepalageserterhadap penampang sekitarnya. hubungan p Po Ps rasiotulangantarik non-prategang. rasiosisi panjangterhadap pendekdari bebanterpusat sisi ataumukatumpuan. . rasio dari bebanmati aksial terfaktor maksimumterhadapbebanaksial terfaktor maksimum. faktor tinggi blok tegangan tekanpersegi ekivalenbeban. geser-friksi sudutantara tulangan dengan bidanggeser.di manabebanyang ditinjau hanyabebangravitasidalam menghitung P". hubungan bagiandari momentidak berimbang yangdipindahkan gesereksentris pada sebagai pelat-kolom.

lebar efektif penampangbeton setelah dikurangi lubang selongsongtendon pfategang. lebarmukatekankomponen struktur. moduluselastisitas MPa.ataudiameter penampang jarak dari serattekanterluarke titik berattulangan mm. mm2. yangditinjau. diameter nominaldari kawatbaj4 kawatuntai.akibatgayaprategang momenyang ditahan di pracetak yangbekerja MPa. lebarbadan dari bulat. mm. atau padapertemuan jika titik beratpenampang (Padakomponenstruktur terletakdalam sayap.atautendon. moduluselastisitas MPa. luaspenampang bruto. sesudah tegangan tekan rata-ratapadabeton akibat gaya prategang padatitik beratpenitmpang gayaprategang. baja non-prategang. 150 kuattekanbetonberdasarkan uji benda silinder(diameter mm dantinggi 300 mm).mm. balok. moduluselastisitas betonpadasaathansfergayaprategang.DmrtnNortst B a b1 0 luas bagian penampangantara serat muka lentur tertarik dan titik berat penampang brutto. dihitung pada penampang manaterjadi momenmaksimum. dasarlogaritmaNapier.mm. gayaaksialdari garisberat. memperhitungkan semuakehilangan (yang bekerjamenahan dari badandan sayap bebanluar). tegangan transfer. atau luas tulangangeseryang tegak lurusterhadap tulanganlenturtarik dalamsuatudaerahsejaraks padakomponen strukturlenturtinggi. kuat tekanbetonpadasaattransfergayaprategang. luastulangan tarik non-prategang. mm2. olehkomponen struktur sendiri). MPa. yangsalingtegaklurus dan memotong padalokasisebuah kolom dari pelatdua arah.mm".MPa. MPa.batangbaja.segera setelah di transfer. MPa. bajaprategang. MPa. di tegangan akibat bebanmati tak terfaktor.mmz tuastulanganprategang dalamdaerah tarik.mm'. tegangan tekan dalam beton akibat gaya prategang efektif saja (setelah memperhitungkan semua kehilangan prategang) pada serat terluar dari penampang manategangan di tarik terjadi akibatbebanluar.MPa.A-7 . MPa. efektif saja.fp. mm2. jarak dari serattekanterluarke titik berattulangantekan. kuattarik lenturbeton. mm.mm. padaseratterluar dari penampang. tegangantekan beton pada lokasi titik berat baja prategang. eksentrisitas moduluselastisitas beton. luas tulangangeserdalam daerahsejarakJ. tarik non-prategang. luasbetonpadapenampang yangdiambildari dua lajur luaspenampang brutoterbesar dari lajur balok-pelat.mm. mm'. MPa.MPa. MPa. komposit. adalahresultante tekan padatitik berat penampang dari tegangan jika titik beratpenampang kompositataupadapertemuan dan sayap antarabadan dan kompositberada dalamsayap. bajaprategang segera setelah Ac= A"r As= Ar" As Ar= = = b-br= b* d d' d6 dp a e'l' E" Ea E" E" fc' fcr fa' fd fr" fpa fr" fpi ManualPerencanaan StrukturBeton BertulanguntukJembatan Hal.akibat gaya prategangdan beban mati.mm jarak dari serattekanterluarke titik berattulanganprategang. manategangan tarik terjadi akibatbebanluar.

Po Rr= R1 Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.N. Mu n l/" N.A-8 .setelah prategang ujungpenegangan akibatgesekan. akibat beban momenyang menyebabkan terjadinyaretak lentur padapenampang luar. kehilangan N. MPa. momenterfaktor (ultimit) akibat kombinasibebanluar yang paling berbahaya.0006rad/m.N.DAFTARNOTASI pengurangan(kehilangan) tegangan pada baja prategang akibat susut dan rangkakbeton. yang ditinjau.0010 0. kuattarik bajaprategang. kekuatan batasaksialnominalkomponen struktur.N. tarik.dan yang memperhitungkan pengaruh susutdanrangkak.mm. MPa. mm. panjangtendon yang koefisien gesekanakibat simpangan menyudutpersatuan (dalamrad/m). f rps fou fo.mm.MPa. f"" t. tendon a panjangpenyaluran pelepasan untuk berangsur.0005 0. tinggi penampang. berprofilbisadiambilsebesar 0. mm.0001 0.negatifuntuk N. (sesudah semuakehilangan tegangan efektif baja prategang memperhitungkan prategang). gaya aksial terfaktor (ultimit) yang normal terhadap penampang. penampang momeninersia utuh.nilainya tidak direncanakan dapatditetapkan berdasarkan rujukandi bawahini: Untuk selongsongyang diberi pelumas bisa diambil sebesar0'0003 0. kehilangan gaya prategang di ujung penegangan(jacking) sebelum memperhitungkan prategang. mm. kuat leleh bajaprategang. kuatlelehbajanon-prategang. a N. Untuk kawat baja (wire) pada selongsonglogam yang berpermukaan radim.0020rad/m. Untuk batang baja (bar) pada selongsonglogam yang berpermukaan berprofilbisadiambilsebesar 0. dari diambilpositifuntuktekan. gaya prategang efektif tergesekpada lokasi sejarakx (di manax : E Li) dari N.MPa. padatendonprategang faktor relaksasi rencana Afo. moduluselastisitas moduluselastisitas bajaterhadap gayatarik dalambetonakibatbebanmati dan bebanhiduptidak terfaktor. MPa.P Pn Po* P^.N.akibat kombinasi beban luar yang paling berbahaya. (acking). Mr* = M.N.mma. = Kekuatannominalkomponen struktur. gay padatendonprategang. momen(kekuatan) batasnominallentur.yang bila tidak ada datayangtepat. panjang yangditinjau(padajarak darijack penegang).0020 Untuk kawat untai (strand) pada selongsonglogam yang berpermukaan berprofilbisadiambilsebesar 0. padakekuatan tegangan bajaprategang nominal. perbandingan beton.0020rad/m. dihitung dari kombinasibeban momenterfaklor pada penampang luar yang menimbulkanmomen maksimum pada penampangyang ditinjau. mm. MPa. h I k Li Lp= M". mm.

40 unE:knilaifo/fo. faktor reduksikekuatan. perubahan prategang bagian sudutprofil tendon di sepanjang faktor tinggi blok tegangan tekanpersegi ekivalenbeton. oleh kuat gesernominalyang disumbangkan tulangan aksi dan gayaprategang pengaruh gayageser yang. oleh oleh betonpadasaatterjadi keretakan kuat gesernominalyang disumbangkan akibatkombinasi N.55 unh*nilaifo/fou ymB tidak kurangdari 0.28 unh:knilaifr/fouyanEtidak kurangdari 0.8.. mm. ymg tidak kurangdari 0.05 yangdiberipelumas diambilsebesar .N.0. nilainyadapatditetapkan berdasarkan 0. Pengaruh aksi rencana N. N. gayageserpadapenampang akibatbebanmati tidak terfaktor. diagonal lenturdangeser. komponen struktur.3.N.25.80 : 0.N. kuatgeser nominalyangdisumbangkan beton. jarak dari sumbupusatpenampang utuh ke serattarik terluar.rad. Untukselongsong dapat permukaanberprofil dapat diambil Untuk selongsonglogam dengan 0.akan menghasilkantegangantarik utama sebesar bagianbadandan sayap. N. gayageserterfaktor(ultimit) padapenampang.85 = 0. modulus penampang utuh. jenis tendonprategang: faktor yangmemperhitungkan = 0. yang dihitung sesuai faktor rangkakrencana ketentuan koefisien gesekanakibat adanyalengkungantendon.mm/mm. v* Va vi kuat gesernominal yang disumbangkan oleh beton pada saatterjadi keretakan diagonalakibattegangan tarik utamadi dalambadan(web).mm.rad.mm/mm.bila dikombinasikan dengan lainnya pada penampang.yang bila tidak ada data pada ditegangkan yang lebih tepat. padasub-bab 2. yangdiijinkan(pada rencana kondisilayan). komponen geser. aksibatas(ultimit) akibatkombinasibebanluar yang palingberbahaya. = vn Vp= v" Vt= vu Yt= Z= di Fr= /p= ccc 6ss = Q= Q"" p= = Li. kuat geserbatasnominaldari penampang vertikal dari gayaprategang efektif. mengacuke serat tarik terluar di mana retak akan .*.15 sebesar .0.15. akibatkombinasibebanluar yang palingberbahaya" N. regangan regangan susutbeton.90 rangkakbeton. Pengaruh padakondisi bebanlayan. gaya geserterfaktor pada penampang akibat bebanluar yang terjadi bersamaan denganM.manayang 033tlf"'pada sumbupusatatauperpotongan lebihkritis.dihitung: I / y. N. Manu al P er encanaan Struktur Beto n Ber tul ang untuk Jembat an Hal.dan bila semuatendondalamsatuselongsong ini: rujukandi bawah waktu bersamaan. A-9 .DtrrtnNortst Ru= R*= rencana Kekuatan komponen struktur. Kekuatan spasi dari tulangan geser atau puntir dalam arah sejajar dengan tulangan longitudinal. terjadi.N. mm3 antara tulangan geser miring dan sumbu longitudinal dari komponen sudut struktur.

dan luas tulanganharussesuai denganyang diperlukanuntuk mengembangkan tekan kuat dari bagianbadansaja. dihitung sebagai ar' dengan 6 diambil sebesarlebar badan (web). untuk penampang dihitung sebagai ato denganD diambil sebesarlebar badan (weD). dihitung sebagaiar dengan6 diambil sebesar lebar badan(web). rasiotulangantekanterhadap luaspenampang beton. akibatsusut beton. MPa. kehilangan tegangan dalamtendonprategang akibatrangkakbeton.MPa kehilangan prategang tegangan dalamtendon MPa. dan luas tulanganharussesuaidenganyang diperlukanuntuk mengembangkan kuat tekandari bagianbadansaja. rasiotulangangeser(spiral)terhadap luaspenampang beton. MPa. rasiotulanganminimum geser(spiral)terhadap luaspenampang beton. : indekstulangantarik non-prategang yang adalah pf/f"' : indekstulangantekanyang adalah p'f/f"' : indekstulanganprategang yang adalah prfr/f"' indekstulanganprategang yang mempunyaisayap(balok T). rasiotulanganprategang terhadap luaspenampang beton. dan luas tulanganharussesuai yang diperlukanuntuk mengembangkan tekan dengan kuat dari bagianbadansaja. indeks tulangan tekan untuk penampangyang mempunyai sayap (balok T). kehilangantegangandalam tendon prategang akibat perpendekan elastisbeton.A-10 . Aw Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. indeks tulangantarik non-prategang yang mempunyaisayap untuk penampang (balok T).DerrnnNortst p p' Pp Ps Ps-min 6cc dcs ces 6p Ct) a' op 0p. kehilangantegangandalam tendon prategangakibat relaksasibaja prategang. rasiotulangantarik non-prategang terhadap luaspenampang beton.

Perencanaan mengikuti Bridge Design Pembebanan Struktur Atas Jembatan Pekerjaan ManualBMS yangditerbitkan olehDirektorat JalanRaya. GuideSpecifications DesignandConstruction Segmental Concrete for of 1989 10.ATC.CEB-FIPModel Codefor CreepandShrinkage.1992 ManualPerenconaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. 1992(BMS) Desember 4. Recommendations.ReportATC-32. for 3.1997 8. SNI 03-2847StrukurBetonUntuk Bangunan 2002 6. Tata CaraPerhitungan Gedung.1992. Standards AASHTO Specification HighwayBridges. 5.Derr. UniformBuildingCode(UBC 1997) 7. Redwood AppliedTechnology Council.l5th Edition. SKSNI 03Ketahanan GempaUntuk Bangunan 1726-2002. NEHRP. BridgeEngineering Handbook 12.Departemen Umum. BuildingCodeRequirements Reinforced ACI 318-02 for Concrete. 1996 I l.B-l .RepublikIndonesia. Tata CaraPerencanaan Gedung. Bridges. Califomia. Improved SeismicDesign Kriteria for California Bridges: Provisional City.sn Pusrarl DAFTAR PUSTAKA yangmenjadibahan dalampembuatan masukan Standar buku-buku dan referensi perencanaan adalah. manual ini L RSNI-2004 TataCaraPerencanaan BetonUntukJembatan Struktur 2. 9.

D.Caltrans Seismic Design Criteria version Desember .B-2 .qrrtnPusr. Manualof standard practice detailing structures. Code. L2.InternationalBuilding IBC 2000. 2001 14. 15. for reinforced concrete American Concrete Institute Manual Perencanaan Struklur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.ACI3l5.sKA 13.

C-l . bahantambahan suatubahanberupabubuk atau cair. agregatkasar 'alami' batuan atau berupa batu pecah yang kerikil sebagaihasil desintegrasi dihasilkan oleh industripemecah batudan mempunyai ukuranbutir antara . bebanhidup Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.40. batu pecahdan kerak tungku pijar yang digunakan bersama-sama dengan suatumediapengikat untukmembentuk suatu beton atauadukan semen hidraulik. adukan campuran antara agregat halusdan semenPortland ataujenis semen hidraulikyang lain danair. angkur suatualat yang digunakan untuk menjangkarkan tendonkepada komponen struktur betondalamsistempasca tarik atausuatualatyangdigunakan untuk menjangkarkan tendon proses selama pengerasan pratarik. agregat materialgranularmisalnyapasir.0 mm.0 5.kerikil. 2. betondalamsistem 7. 6. yang ditambahkan dalam campuran beton ke jumlahtertentu pengadukan selama dalam untukmerubah beberapa sifatnya.Dsrwtst otu Isuun DEFINISI DAN ISTILAH Istilahdan Definisi yang digunakan dalamTataCaraPerencanaan Shuktur Beton untuk Jembatan iniadalah: 1. 8. 5. 5. 3. agregathalus 'alami' batuan pasiralam sebagai hasil desintegrasi oleh ataupasiryang dihasilkan industripemecah batudanmempunyai ukuranbutirterbesar mm. agregatringan gregatyang dalamkeadaan kering dan gemburmempunyai berat ll00 kg/m3 atau kurang.0 4.

dan direncanakan minimum gaya berdasarkan asumsi bahwa sama dalammenahan keduamaterial tersebut bekerja yangbekerja. denganatau tanpa bahantambahan yang membentukmassa padat. dahulusebelum dirakitmenjadi 16. yangtidak terpisahkan suatustruktur tambahan dari 11.termasuk segala beban jembatan.Dtrntw otu Isrruln jembatanberupabeban lalu lintas semuabebanyang terjadi akibat penggunaan kendaraan pembebanan sesuaidenganperaturan untuk jembatan jalan raya yang berlaku. komponen untukmerencanakan 10. dengan faktorbeban 12. 14.beton prategang beton bertulangyang diberi tegangandalam untuk mengurangitegangantarik potensial dalambetonakibatbeban kerja. agregathalus. 13.betonnormal betonyang mempunyai menggunakan beratisi 2200 -2500 kg/m3 dan dibuatdengan agregat alamyangdipecah atautanpadipecah. bebanmati beratsemuabagiandari suatujembatanyang bersifattetap. bebankerja yangdigunakan beban rencana struktur.bebanterfaktor beban kerjayangtelahdikalikan yangsesuai.beton bertulang betonyang diberi bajatulangan luasdanjumlah yangtidak kurangdari nilai dengan yang disyaratkandengan atau tanpa prategang. 15. 9. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan HaL C-2 . agregatkasar dan air.beton campuranantarasemenPortlandatau semenhidraulik yang lain.beton pracetak elemenatau komponenbeton tanpa atau dengantulanganyang dicetak terlebih jembatan.

20. friksi wobble yang tidak disengajapada friksi yang disebabkan oleh adanyapenyimpangan penempatan yangseharusnya. 24. 22. resuksi kekuatan ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.betonringanpasir pasirnormal.Dorwm otu Isrnln 17. beton ringan total pasiralami. prategang kedudukan selongsong dari 23.friksi kelengkungan friksi yang diakibatkanoleh bengkokan di atau lengkungan dalam profil tendon prategang yangdisyaratkan.beton polos beton tanpa tulangan atau mempunyaitulangan tetapi kurang dari ketentuan minimum. betonringanyangsemua agregat halusnya merupakan 19.C-3 . gayajacking gayasementara yangditimbulkan tarik pada terjadinya olehalatyangmengakibatkan prategang tendon dalambetonprategang. 18. betonringanyang agregat halusnya bukanmerupakan 21. kuat nominal kekuatan suatu komponen struktur atau penampangyang dihitung berdasarkan ketentuan dan asumsimetodaperencanaan sebelum dikalikan dengannilai factor yangsesuai. 25.kuat tarik leleh kuat tarik leleh minimum yang disyaratkan atau titik leleh tulangandalam megapascal (MPa).beton ringan struktur beton yang mengandung agregatringan dan mempunyaiberat isitidak lebihdari 1900 kg/m3.

moduluselastisitas rasiotegangan normaltarik atautekanterhadap yangtimbul akibattegangan tersebut. dan hasilnyatetapmempunyai satuan megapaskal(MPa). Bila nila fc di dalam tanda akar. 33.kuat rencana (D. 31. 32.dinyatakan dalamsatuan megapaskal(MPa). kuatnominaldikalikandengan suatufactorreduksi kekuatan 28.Drrwm otu Isnnan 26. maka hanya nilai numeric dalam tanda akar saja yang dipakai. perangkatangkur Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. panjangpenanaman panjangtulangantertanamyang tersediadari suatu tulangandiukur dari suatu penampang kritis. 30.dalamsistem prategang dimana tendonditariksesuadah beton mengeras. untuk dipakaidalam perencanaan strukturbeton.panjangpenyaluran panjangtulangantertanamyang diperlukanuntuk mengembangkan kuat rencana tulangan padasuatupenampang kritis. kuat tekan betonyang disyaratkanI'c kuat tekan beton yang ditetapkanoleh perencana struktur (bendauji berbentuk silinderdiameter150 mm dan tinggi 300 mm). kuat perlu kekuatan sutaukomponen yang diperlukan strukturataupenampang untuk menahan bebanterfaktoratau momen dan gayadalamyang berkaitan dengan bebantersebut dalamsuatukombinasi yangditetapkan seperti dalamtatacaraini. ditekan 29. 27. pasca tarik carapemberian tarikan. 34. Nilai rasioini berlaku untuktegangan bawahbatas proporsional di material. kuat tarik belah fct kuat tarik betonyang ditentukan berdasarkan tekan belahsilinderbetonyang kuat padasisi panjangnya. C-4 .

tata 37. dipakaipadakomponen strukturlenturbalok. 41.atau > yang berlaku batangtunggalberdiameter 16 mm dan sesuai denganketentuan dalamtatacara ini.terbuatdari batangtulangan. untuk memberigaya prategang beton.pratarik pemberian gayaprategang dengan menarik tendon sebelum betondi cor. U atau persegidan dipasang tegak lurus atau membentuk sudut.perangkat angkur strandmajemuk perangkatangkur yang digunakanuntuk strand. 42. 40. 39.batangatau kawat majemuk. prategang efektif yang masihbekerjapadatendonsetelah tegangan yang tegangan semua kehilangan terjadi.kabelbatang.kawat baja ataujaning kawat baja las polos atauulir.sengkang tulanganyang digunakanuntuk menahantegangan geserdan torsi dalam suatu komponenstruktur. berbentuk kaki tunggalataudibengkokkang dalambentukL.di luarpengaruh beban mati danbeban tambahan. 36. ke 35. 38.sengkang ikat sengkang terhrtuppenuhyangdipakaipadakomponen strukturtekan. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.C-5 . tegangan intensitas gayaper satuan luas.tendon elemen bajamisalnya kawatbaja. terhadaptulangan longitudinal.DwtNtstotu Isnnqa perangkat yangdigunakan gaya padasistem prategang pasca tarik untukmenyalurkan pasca tarik daritendon beton.perangkat angkur strandtunggal perangkatangkur yang digunakan untuk strand tunggal atau batang tunggal berdiameter mm ataukurangyangsesuai 16 dengan caraini. kawatuntaiatausuatubundleberkas dari elemen-elemen yang digunakan pada tersebut.

tidak termasuk kecualibila secara tendonprategang. secara lebihmerata seluruh ke bagian Manual Per encanaan Struktur Beton Ber tulang untukJembatan Hal.zonaangkur bagian komponenstruktur prategang pascatarik dimana gaya prategang terpusat disalurkan betondandisebarkan ke penampang.Dututst otu Isnua 43. transfer proses penyaluran tegangan angkur dari dalamtendonprategang jack atauperangkat pasca tarik kepada komponen struktur beton.tidakbersirip atauberukir.tulanganspiral yangdililitkansecara tulangan menerus suatuulir lingkatsilindris. 46. tekanterluarhinggatitik berattulangan 44. tinggi efektif penampang (d) jarak yangdiukurdari serat tarik. 45. 49. yang berbentukbersirip atau berukur. 47. C-6 .tulanganpolos batang bajayangpermukaan luarnya sisi rata.tulangan batangbajaberbentuk polosatauulir ataupipa yang berfungsi gaya untuk menahan tarik padakomponen struktur. membentuk 48. khusus diikut sertakan.tulanganulir batangbaja yang permukaansisi luarnya tidak rata.

Aksi nominal dalamhaltidak tersedianya statistik. 3. Bebanmati primer beratsendiridari pelat dan sistemlainnyayang dipikul langsung oleh masingjembatan gelagar masing Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. Bebanhidup semuabebanyang berasal dari berat kendaraan-kendaraan bergerak/lalu lintas pejalan jembatan dan/atau kaki yangdianggap pada bekerja 8. ". Bebansekunder beban yang merupakanbeban sementara yang selalu diperhitungkan dalam perhitungan jembatan padasetiap tegangan perencanaan J. angin. Bebankhusus bebanyang merupakan pada beban-beban khususuntuk perhitungan tegangan jembatan perencanaan 6. C-7 .qNISTILAH Istilah dan Definisi yang digunakan dalam Peraturan Bebanuntuk Jembatan BMS'92 adalah: 1.termasuk yangdianggap segala unsurtambahan merupakan kesatuan satu tetapdengannya 7.aliranair. data harga nominal diambilkira-kira ekuivalen perioda dengan ulang50 tahun. Bebanmati jembatan jembatan yang berasal semua beban yang dari beratsendiri ataubagian ditinjau. gempa penyebabdan penyebab alamiah lainnya.DrNuIy o. Aksi lingkungan pengaruh yangtimbul akibattemperatur. Bebanprimer yangmerupakan beban padasetiap beban utama dalamperhitungan tegangan jembatan perencanaan 4.

Bebanlalu-lintas seluruhbebanhidup. perkiraan lamanya aksibekerja umurrencana dibandingkan dengan jangkawaktuyangdiketahui: Ada duamacam katagori padasifatbahan Aksi tetapadalah bekerja sepanjang waktudanbersumber jembatan.trotoar. pada Aksi transien dengan mungkin terjadi bekerja waktuyangpendek.C-8 . arahvertikal dan horisontal. Faktorbeban diambilunfuk: perbedaan adanya yangtidakdiinginkan padabeban. faktor bebanbiasa pengaruh aksirencana digunakan apabila dari mengurangi keamanan adalah 14.DEFINISI DAN ISTILAH 9. Jangkawaktu aksi jembatan. dalammemperkirakan perbedaan adanya yangdicapai ketepatan dimensi dalampelaksanaan. Faktor beban pengali numerik yang digunakanpada aksi nominal untuk menghitungaksi rencana. akibat aksi kendaraanpada jembatan termasuk hubungannya deganpengaruh dinamis. walaupun seringkali. Faktor bebanterkurangi pengaruh aksirencana digunakan apabila keamanan dari adalah menambah 15. Lantai kendaraan jembatan seluruh lebarbagian yangdigunakan dari lalu untukmenerima beban lintaskendaraan. Bebannva disebut Beban"T" Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. 13. ketidak-tepatan pengaruh pembebanan. 16.tetapitidak termasuk akibattumbukan 12. beratkerb. Bebanpelaksanaan yang mungkinbekerjapadabangunan atau bebansementara menyeluruh secara pelaksanaan sebagian selama 10. Bebanmati sekunder pelatdi cor.cara jembatan dibangun bangunan yangmungkinmenempel dan lain jembatan. tiangsandaran lain-lainyangdipasang setelah dan Bebantersebut dianggap terbagi ratadi seluruhgelagar ll.

Lajur lalu lintas bagian dari lantaikendaraan yangdigunakan olehsuatu rangkaian kendaraan. Lebar jalan lebarkeseluruhan jembatanyangdapatdigunakan dari termasuk oleh kendaraan. markamediandan markayang jalan membentang kerbyangdipertinggi kerbyang berupa strip. lajur lalu-lintasbiasa. Tipe aksi Dalamhal tertentu aksibisameningkatkan (mengurangi respon totaljembatan keamanan) padasalah jembatan. lebarbebas dan minimumterhadap banjir 22. Lajur lalu-lintas rencana stripdengan Lebar 5 m darijalur yangdigunakan 2. Berat Beratdari suatubendaadalahgayagravitasi yang bekerjapadamassa benda (kN) tersebut Berat =massaxg dengan pengertian adalah g percepatan akibatgravitasi. artinyaaksitidakdapat dipisah kedalam salah satu yangmengurangi bagian keamanan bagian dan tainyangmenambah keamanan (misalnya pembebanan "T") Tersebar dimana bagian aksiyangmengurangi keamanan dapat diambilberbeda dengan bagianaksiyang menambah (misalnya. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. 20.Atau apabila kerbtidak dipertinggi.C-9 . keamanan bebanmati tambahan) 23. Lajur lalu-lintasbiasa lajuryangdiberimarkapadapermukaan untukmengendalikan lalu-lintas. Profil ruang bebas ukuranruangdengan syarat tertentu yaitumeliputitinggi bebas minimum jembatan jembatan tinggi bebas tertutup.DzrtNtst Isrn. Bebannya disebut Beban"D" 18. keamanan) Tak dapatdipisah-pisahkan.qn otN 17.7 pembebanan dimana lalu lintasrencana bekeda 19.bahuyang diperkeras. adalah dari penghalang bagian dalamke penghalang lainnya jembatan 21. Lebar dari ke lainnya. satubagian tetapimengurangi respon total (menambah padabagianlainnya.

d [mml Satuan: Ast [mm2] .0094 0.85-0.0121 0.9449 2.8480 2.0099 0.7421 0.7002 2.0053 0.0095 0.85 0.0056 0.015e 4.205m 3.d) Mu(M2) AsU(b"d) Mu(bd2) AsU(b"d) 1.0057 0.6339 3.0134 0.014e 3.0161 4.9736 0.0102 2.il98 2.8393 1.0352 0.0108 0.0119 0.7635 0.0035 0.1 18 1 3.0038 0.0070 0.0113 0.0068 2.0135 0.4224 2.0090 0.0822 2.0046 0.0129 0.729l 1.s245 2.3709 2.1353 3.3191 2.8938 1.0100 0.0141 0.0148 3-9R22 .0142 3.2286 3.6461 1.015S 4.2158 0.0130 0.014C 3.3891 3.77M 2.0104 0.2749 3.8485 0.5341 1.015t 4.1362 0.0147 3.1162 0.6990 0.5238 3.0080 0.3450 2.8119 1.014s 3.0076 0.0051 0.0081 0.0071 A.0065 0.0137 3.0109 0.4343 3.0128 0.1 Nilaipersentase tulangan baja.0147 0.5751 2.00s9 0.8666 1.5459 3.0062 0.0048 0.0739 1.3923 1.0139 3.1088 2. 23 24 25 26 27 28.0152 4.5901 3.7017 1.0035 0.0091 0.0118 0.8274 0.0125 0.0036 0.3638 1.0133 0.0555 4.7498 2.1618 2.0758 0.9942 0.0052 0.9750 2.1960 0.0044 0.5622 1.Aslbd.0019 0.0124 0.0063 0.7570 1.3351 1.0105 0.0079 0.0097 0.0042 0.0110 0.1821 3.7206 0.5059 1.014S 3.0116 0.015i 4.00.0106 0.2408 2.0645 3.3208 3_U37 3.0163 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 '14 15 16 17 18 19 20 21 22.0037 0.1325 1.0407 3.1562 0.0.0096 0.6557 0.4122 0.0169 3.4208 1.0084 0.01{5 0.3664 3.0073 0.0136 3.0132 0.0092 0.0131 0.0069 0.4118 3.1032 1.2930 2.6182 1. 29 30 31 32 33 34 pl =0.0067 0.8905 0.6774 0.2776 1.016C 4-1762 0.d) Mu(bUz) AsU(b.0093 0.2198 1.0066 0.0074 0.0154 4.0960 0.01s8 4.4568 3.2146 2.0163 Catatan: s pact< p max batasantulanganpmin Mu [N"mml.9529 0.0117 0.016' 4.0058 0.72s0 2.4493 1.0882 3.0050 0.6504 2.1882 2.5680 3.0101 0.9208 2.0075 0.0151 3.7845 1.8695 0.0112 0.0120 0.0043 0.0054 0.0060 0.7990 2.0049 0.0077 0.0103 0.0045 0.0040 0.2979 3.0123 0.0047 0.0288 2.1616 11sA7 1.4792 3.9930 3.62il 2.8723 0.0085 0.9690 2.6739 1.0144 3.3966 2.2518 3.0127 0.3064 1.0138 3.0082 0.0126 0.6002 2.4480 2.8062 3.008 (fc'-30)= p ffiin = p max = 0.0078 0.0153 0.9114 0.0107 0.7849 0.2670 2.0087 0.0088 0.0555 2.9209 1.4776 1.0143 3.2487 1.5015 3.0086 0.13il 2.0111 0.0055 0.6754 2.015C 3.0061 0.0114 0.9480 1.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 20 MPa f1r = 400 MPa No Mu(bd2) AsU(b.0083 0.9 0.8966 2.0089 0.OO72 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.4736 2.0064 0.0098 0.1587 3.0M1 0.5902 1.b [mml.6120 3.4990 2.8235 2.

0193 0.7944 2.8897 0.d) Mui(bd2) Asr/{b"d} Mu/(bd') Ast/(b"d) 1.0079 0.6094 2.0123 0.0068 0.0086 0.8187 0.0047 0.0155 4.0162 4.0198 0.8661 0.0186 0.0046 0.1453 0.0201 0.0107 0.0053 0.7547 1.0197 0.0033 0.0119 0.9248 2.0121 0.0192 0.0131 3.0145 4.0117 0.0100 0.0073 0.0187 0.7155 2.berdasarkan penampang persegi tunggal tulangan denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok {^' - 25 MPa fy= 400 MPa No Mu/(bd') AsU(b-d) Mu/(bd') AsU(b.0061 0.0178 0.0166 4.5049 3.0202 0.8206 2.008(fc'-30)= p min = p ffioX = Catatian: b a t a s a n t u l a n g p m i ns p a c t < p m a x an Satuan: Mu [N"mml.0154 4.0130 3.0058 0.0049 0.8965 1.0118 0.0096 0.5560 2.4821 0.6402 1.8728 2.0153 4.0103 0.0161 4.0090 0.0065 0.475s 2.0039 0.5539 0.00SS 0.8468 2.2591 0.1953 5.0177 0.7949 0.5294 3.0071 0.2022 1.6776 4.0055 0.0097 0.0137 3.1047 3.0124 0.0042 0.0089 0.9722 4.0043 0.1150 5.0136 3.0176 0.2580 2.7832 1.0188 0.1753 5.8053 4.0159 4.2351 5.7261 1.9367 0.0075 0.0541 5.0109 0.4158 0.0066 0.9835 0.7415 2.6562 4.7682 2.0077 0.0181 0.3936 0.0057 0.6114 1.2549 0.7418 4-7630 4.1479 2.5537 1.0948 5.5024 2.0054 0.1553 5.3203 1.5913 0.0056 0.4310 3.2 Nilaipersentase tulangan baja.4600 0.0106 0.5247 1.0182 0.1428 1.2062 3.0168 4.0133 5.0080 t z J 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 zo 27 28 29 30 31 32 33 u 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 2-3944 2.3490 0.0116 0.4215 2.0831 1.9601 0.0139 3.3566 3.0125 0.As/bd.4063 3.0185 0.0045 0.0203 0.0085 0.0156 4.3815 3.6510 0.0060 0.8682 1.81 16 1.12A2 2.0194 0.0068 0.0102 0.0069 0.0142 3.2314 3-2566 3.9507 2.2614 1.0128 3.0151 4.7842 4.0088 0.0070 0.6026 0.5696 0.7204 4.8424 0.6891 2.0171 4.0149 4.5782 0-4127 3.0135 3.0157 4.1352 5.2137 0.0532 0.0167 4.8399 1.0078 0.9928 5.0038 0. d [mml Ast [mm2l .0792 3.0199 0.6130 0.0337 5.0184 0.0072 0.0148 4.0083 0.0146 4.0098 0.0092 0. b [mml.0037 0.0094 0.9308 4.7711 0.2364 0.0196 0.4666 1.0082 0.0113 0.0076 0.7232 3.0143 3.5260 0.85 0.19't0 0.6992 0.6626 2.0164 4.2't52 5.5292 2.0035 0.0174 0.3790 1.0994 0.285/ 2.9100 4.0183 0.0191 0.3497 1.0190 0.3400 2:3672 0.0763 0.0134 3.0088 2-0367 2.0141 3.0126 3:.0115 0.4804 3.0112 0.0179 0.8474 4.0646 2.0138 3.0160 4.0074 0.0200 0.6991 4.1302 3.0132 0.0165 4.0087 0.M85 2.0063 0.9132 0.7472 0.8264 4.0ttt 0.0122 0.0163 4.4557 3.9765 3.1725 1.0180 0.1556 3-1809 3.0022 3"0280 3.01214 4.6689 1.6976 '1.0173 0.3713 0.0044 0.85-0.5828 2.2031 2.0924 2.0104 0.9528 1.1130 1.016S 4.4375 1.3067 3.0150 4.0175 0.0051 0.0133 3.5040 0.6752 0.9246 1.0129 3.1682 0.6268 0.0067 0.0195 0.0084 0.2817 3.m78 0.8988 2.0040 0.0158 4.9515 4.0114 0.5826 1.'t7s5 2.0091 0.4957 1.0300 0.4083 1.0095 0.3128 2.4380 0.2318 1.0147 4.0041 0.2816 0.0152 4.0064 0.0110 0.2306 2.0050 0.0'172 4.3317 3.0062 0.0189 0.1224 0.0048 0.9808 2.8683 4-8892 4.0053 0.2909 1.0036 0.momendesain(Mu)untuk LampiranA.0081 0.0108 0.6346 4.3041 0.6360 2.0745 5.0140 3.0120 0.0536 3.0035 0.0105 0.0203 Pl =0.0052 0.0170 4.0101 0.3266 0.

5373 1.2997 1.M4A 4.0106 0.0138 0.0148 0.2955 3.0067 0.0096 0.65€2 3.4831 2.0134 0.5563 3.1496 1.0122 0.0070 0.0083 0.3878 0.8586 1.6492 2.2428 3.8006 1.28d1 4.9490 2.0094 0.3892 1.6335 3.7867 3.5664 2.3085 4.0065 0.2557 4.3296 1.0035 0.5304 3.0039 0.0063 0.0082 0.2098 1.0084 0.2870 2.0123 0.5667 1.0117 0.0068 2.9760 3.0040 0.0092 0.0139 0-0140 0.6676 4.7862 2.7133 1.1617 4.0041 0.0115 0.2692 3.0050 0.0297 3.8120 3.0029 0.4273 2.0133 0.0152 0.As/bd.berdasarkan momendesain(Mu) untuk penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' - 30 MPa ty- 400 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Mu/(bd2) Asu(b"d) Mu/(bdz) Asu(b-d) Mu(bdz) AsU(b*d) tuulFd2) Asu(b"d) 1.0087 0.0101 0.8626 3.1798 1.3812 4.0149 0.0155 0.0049 0.0088 0.0064 0.t}8 4.0086 0.1123 4.0057 0.2023 2.6841 1.3328 4.0048 0.8135 2.5730 4.5045 3.2163 3.0144 0.85 0.0042 0.0114 0.4486 1.O142 0.0244 Catatan: 3 batasan tulanganpminpact< pmax Mu [N"mml.5961 1.85-0.016€ 0.0089 0.0085 0.016i 0.009€ 0.0833 3.016r 0.0103 0.0043 0.7042 2.0107 0.d [mml Satuan : Ast [mm2] .0081 0.6912 4-7147 0.6767 2.0141 O.AO72 0.0132 0.0131 0.4552 2.0893 1.4124 0.0135 0.015e 0.0069 0.6848 3.0045 0.0125 0.0061 0.0058 0.0075 0.2'.9452 1.0127 0.008 (fc'-30)= p min = p max = 0.4526 3.0313 2.7425 1.0145 0.0051 0.008C 0.0876 4.0073 0.4189 1.0M6 0.9380 3.0056 0.0066 0.U33 2.0885 2.0037 0.1170 2.3152 2.009€ 0.4054 4A295 4.5940 2.0143 0.23s3 4.0120 0.0121 0.0108 0.3714 2.7589 2.9740 2.5387 2.0113 0.0076 0.0093 0.3994 2.4782 1.0095 0.5253 4.1100 3.0129 0.0053 0.8875 1.0565 3.0111 0.0036 0.b[mml.0161 0.6548 1.7613 3.0146 0.3749 3.3218 3.0035 0.3481 3.007S 0.4786 3.9129 3.0154 0.0137 0.0110 0.0102 3.ffi14 4.0027 2.0158 0.0059 0.3570 4.8296 1.6078 3.0044 0.9164 1.9220 2.0055 0.0128 0.3594 1.015C 0.5967 4.017( u p1 =0.1455 2.6216 2.2698 1.0119 0.4265 3.2398 1.0105 0.0379 4.3 Nilaipersentase tulanganbaja.9881 4.2306 2.0147 0.0078 0.1739 2.0162 0.5821 3.0130 0.MA7 2.0M7 0.0126 0.0151 0.8679 2.1370 4.0062 0.8950 2.0038 0.il52 4.0628 4.0071 A.0052 0.7716 1.0077 0.1195 1.009€ 0.015e 0.016C 0.7358 3.0599 0.LampiranA.0165 0.0153 0.5109 2.0060 0.1863 4.4535 4.4004 3.4775 4.0109 0.9631 3.010C 0.0074 0.8373 3.0136 3.0116 0.4fi2 0.6255 1.1898 3.0130 4.1367 3.1633 3.0104 0.73't6 2.6204 4.0054 0.2588 2.5077 1.0097 0.015i 0.0166 0.0163 0-0.7103 3.0091 0.'r54 0.0118 0.

0245 pl =0.0224 0.023s 0.2188 5.0935 6.0243 0.8546 4.8081 4.0185 0.0204 0.7832 5.0172 0.7U8 4.5927 5.2*3 6.3138 6.b [mm].0208 0.6346 5.0210 0.2634 5.0192 0.0196 0.1289 0.3300 5.6773 5.0221 0.8314 4.0189 0.8671 5.0213 0.0218 0.8879 5.4835 5.1137 6.85-0.0171 0.0244 0.0180 0.4222 0.6560 5.0209 0.0236 0.7147 4.2411 5.0177 0.d[mml Ast [mm2l .2144 6.9698 4.4242 0.0205 0.0231 0.7622 5.6986 5.4 Nilaipersentase tulanganbaja.0176 0.0223 0.2344 6.0170 0.0241 4.0195 0.0837 5.0173 0.0216 A.0188 Mu/(bd2)Asu(o"d) Mu/(bd2) Asu(b"d) Mul(bdz) AsU(b"d) 5.0323 6.8253 s.1340 6.9468 4.0239 0.3961 5.0197 0.9913 6.0238 0.5053 5.9294 5.7615 4.0184 G.5269 5.3741 5.0227 0.0383 5.0233 0.0182 0.0225 0.0203 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.008(fc'-30)= p min = p max = 0.85 0.0206 0.1541 6.2940 6.0179 0.1063 5.9501 0.7410 5.0178 0.7198 5.5917 5.0232 0.2856 5.1743 6.0198 0.8462 5.9087 s.9238' 4.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 30 MPa fy- 400 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Mu/(bd2) AsU6"d) 4.0190 0.1740 5.0207 5.0234 0.0118 6.0035 0.A217 0.0220 0.1515 5.0228 4.0181 0.3335 0.0610 5.5486 0.0527 6.0201 0.0200 0.0199 0.0193 0.8043 5.0214 0.0237 0.0230 0.0731 6.1964 5.2742 6.0174 0.0229 0.0244 Catatan: batasantulanganpmin3pactcpmax Satuan: Mu [N*mm].1943 6.3521 5.0191 0.0212 0.3078 s.0202 0.7381 4.0155 5.0183 0.4399 5.5702 5.0194 0.As/bd.0211 0.0219 0.0215 0.4617 5.0187 0.0175 0.0186 0.9008 4.8777 4.4180 5.6132 5.024C 0.0226 5.9707 5.

0081 0.0057 0.4565 't.5li62 1.7057 2.2597 3.0147 0.0154 0.6105 3.5163 1.7541 1.d) Mu/(bd2) AsU(b"d) 1.2153 1.1925 2.0077 0.1619 4.0118 0.4223 2.0119 0.3964 1.0045 0.3651 2.008(fc'-30)= p min = p rnsx = Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N"mml.1228 3.0071 0.0142 0.5078 2.3924 4.3362 1.0042 0.2790 2.0035 0.(Mu)untuk desain momen LampiranA.1102 4.016C p1=0.422s 3.0114 0.4864 1.0151 0.0091 0.0046 0.s693 0.0115 0.1056 2.0035 O.7619 0-81 0.2758 1.U15 4.0080 0.0085 0.6776 2.213l.01s€ 0.3413 3.0M9 0.0073 0.6639 3.0145 0.0079 0.4509 2.0843 4.5570 3.3141 3.Ofi2 0.0111 4.1636 2.0036 0.0086 0.0158 0.0050 0.66s3 1.2502 2.0039 0.0043 0.0137 0.0153 0.0084 0.0047 0.2391 4.5646 2.0104 0.0121 0.'.4265 1.0108 0.5a Nilaipersentase tulangan baja.0078 0.4937 4.4495 3.3955 3.0058 I I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 2.0092 3.As/bd.6905 0.s760 1.0125 0.2869 3.5362 2.85-0.0123 A.0044 0.2456 1.5529 2.0138 0.3670 4.6058 1.0150 0.0149 0.0070 0.2648 4.432 4.0141 0.6949 1.2214 2.0087 0.3365 2.0155 0.0103 0.0678 3.4793 2.941 4.0063 4.0076 0.0040 0.0083 0.0037 0.6212 2.0120 0.1361 4.4178 4.2051 3.0126 3.d fmml Ast [mm2] .015€ 0.468s 4.3077 2.0072 0.5838 3.0110 0.0055 0.3160 4.0107 0.A271 0.36M 3.0089 0:0090 0.0148 0.0157 0.0054 0.0109 0.6494 2.5302 3.6372 3.0051 0.0117 0.0146 0.1346 2.1877 4.0052 0.1849 1.0048 0.b [mml.0116 0.0105 0.0152 0.N65 3.0056 0.3061 1.0069 0.0113 0.0324 4-0584 4.0074 0.A124 0.0139 0.f503 3.1ils 1.t777 3.0106 0.3664 1.0038 0. 4.2324 3.0088 0.7836 0.7245 1.berdasarkan penampang persegi denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok tulangan tunggal fc' = 35 MPa ty- 400 MPa No 1 2 3 4 5 6 a t Mu/(od2) AsU(b"d) Mu/(bd') Ast/{b"d) Mu(Mz) Asu(b.0144 0.0075 0.7339 2.0936 1.6356' 1.5190 4.5034 3.9802 4.0953 3.0082 0.2904 4.0122 0.1241 1.0140 0.0143 0.0041 0.3937 2.0053 0.

0266 0.9536 5.4625 6.9412 4.0185 0.0203 0.0196 0.0211 0.0230 0.dlmml Ast [mm2l .0262 0.7611 6.0202 0.5272 6.0255 0.0181 0.0281 pl =0.0173 0.6129 6.4U1 6.0035 0.7190 0-0226 0.0886 6.028C 0.0199 0.0267 0.0251 0.0246 0.0183 0.027e 0.8628 5.N33 0.1999 6.1332 6.3s38 6.0234 0.9310 5.0249 0.0200 0.3747 5.0193 0.39S4 5.1109 0.0176 0.0182 0.0264 0.0214 0.9988 6.7713 s.2334 7.0263 0.0241 0.8/.U49 6.1114 s.0277 O.0261 0.7022 5.008(fc'-30)= p min = p ffrox = 0.0237 0.0662 6.4926 5.9083 s.8183 4.0268 0.1529 7.4220 5.1777 6.0177 0.02s9 0.0186 0.85-0.0215 0.0224 0.As/bd.2134 7.9073 6.6U2 6.0630 5.0144 5.0210 0.29 4.2734 7.0242 0.6979 6.0222 0.3280 6.0387 s.6s59 5.027C 0.9656 4.2534 7.0243 0.0250 0.0192 0.5915 6.3320 6.b [mml.5862 5.0225 6.4232 0.0228 0.81 0.7441 6.5b Nilaipersentase tulanganbaja.0187 0.0233 0.9167 4.0220 0.0184 0.0171 0.1124 7.0238 0.0218 0.0271 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.2441 6.2661 6.0213 0.0209 0.4192 6.0205 0.8171 5.1731 7.3101 6.2077 5.2557 5.9900 s.0174 0.0272 0.0265 0.0216 0.0198 0.0872 5.9487 6.0245 0.9693 6.6327 5.97€2 5.0217 0.0252 0.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 35 MPa ty- 400 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Mu/(M') 4.1597 5.469f AsU(b"d) Mu(bd2) Asu(b*d) Mu(bd2) AsU(b"d) Mu/(bd2) Asu(b*d) 0.0236 0.2317 5.2795 5.0219 0.0208 0.0239 0.1837 5.0227 0.7942 5.8676 4.5487 6.0231 0.0244 0.0172 0.0194 0.0175 0.0180 0.027e 0.0207 0.2881 6.026C 0.0189 0.0438 6.0204 0.0178 0.1933 7.0271 Catatan: b a t a s a n t u l a n g a n p < pn c t < p m a x mi a Satuan: Mu [N*mml.3272 5.0213 6.7821 6.4273 4.6555 6.0921 7.5161 5.0212 0.1327 7.0195 0. 0.9899 7.609s 5.0258 0.0179 0.0240 0.0247 0.0235 0.0229 0.3757 6.0717 7.4274 8.7483 5.4456 5.s395 5.0221 0.8921 4.0206 0.0tgl 0.7253 5.8031 6.5701 6.3034 s.0253 6.0278 0.8657 6.8400 5.4409 6.O27e 0.0223 0.6767 6.0197 5.1356 5.0201 0.8856 5.5629 5.5057 6.8240 6.2220 6.0248 0.1555 6.0188 0.8865 6.3974 6.0104 7.6791 5.0256 0-0257 0.0190 0.3510 5.0513 7.425/.0170 0.0309 7.0269 0.

0125 0.0890 0.7332 3.5840 2.0042 0.0116 0.OA72 0.9500 3.7330 1.3 0= = p min p rn€rx= 0.0106 0.5529 1.0088 0.280/ 1.0071 O.3716 1.5689 3.5228 1.7561 2.0136 4.berdasarkan momendesain(Mu) untuk penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 40 MPa fy= 400 MPa No Mul(bd') AsU(b*d) Mu/(bd2) AsU(b.0595 2.Lampiran A.7876 3.0153 0.0035 0.0143 0.016C 0.0295 Catatan: b a t a s a n t u l a n g a n ps pia c t < p m a x m n b Satuan: Mu [N.0038 0.0111 O.0123 A.0121 0.6128 2. 0 0 8 ( f c ' .0104 0.8701 2.d lmml Ast [mm2l .0044 0.0141 0.0038 0.4311 3.2499 1.1'.3501 4.5263 2.0575 4.1771 2.8985 2. [mm].6238 3.7847 2.7675 4.0843 4.0400 3.0682 0.0055 0.17 2.0051 0.9552 2.0052 0.0065 0.0M9 0.0135 0.5414 3.0077 0.0098 0.7059 3.015C 0.2941 2.3201 3.016: 0.0082 0.5861 4.0054 0.4685 2.0145 0.0109 0.0086 0.8704 4.6121 4.1911 4.016€ 0.5139 3.0117 0.1525 3.0094 0.0069 0.016€ 0.0039 0.0M8 0.0142 0.0130 0.0089 0.U47 4.0118 0.0300 2.t84 2.M15 2.8960 3.0053 0.4105 2.028 4.4013 1.3237 4.0110 0.0057 0.6512 3.0075 0.0046 0.4034 3.3233 2.8419 3.0148 0.0099 0.8690 3.0036 0.3765 4r'.3412 1.0097 0.0131 0.4s87 3.0095 0.0152 0.1478 2.3524 2.0102 3.6a Nilaipersentase tulanganbaja.45il 4.1111 4.6900 4.01s€ 0.9269 2.0115 0.0063 0.0127 0.8522 1.0133 0.3475 3.9116 1.2922 3.7031 1.0108 0.0101 0.3108 1.2085 3.0147 0.015i 0.8225 1.4291 4.1244 3.0092 0.0103 0.0081 0.0079 0.9413 1.8/.0969 1.4322 1-4624 1.77 0.0047 0.6431 1.8960 0.2357 2.48'16 4.6381 4.4863 3. 8 5 .0132 0.9769 4.0093 0.0128 0.6641 4.5600 4.0056 0.0154 0.0073 0.0105 0.A124 0.1644 4.0107 0.5552 2.7275 2.5078 4.6131 1.7604 3.0114 0.2649 2.1888 1.0045 0.7933 4.0139 0-Ot4C 0.0067 0.381s 2.7417 4.014€ 0.0083 0_0084 0.6731 1.8148 3.5964 3.0061 0.0162 0.7927 't.0096 0.0167 0.0118 3.2364 3.015€ 0.0035 0.0144 0.4974 2.0043 0.0074 0.s339 4.7159 4.5830 1.8820 1.017( 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 ) p 1= 0 .0138 0.0120 0.0 .9230 3.0087 0.0050 0.1378 4.6786 3.006s 2.1276 1.0037 0.6989 2.9709 2.015e 0.9835 3.0090 0.8132 2.2442 4.8190 4.0078 0.0005 2.0'f64 0.0080 0.0307 4.1805 3.0062 0.0066 0.6702 2.20U 2.4395 2.mm].2972 4.2194 1.0064 0.0963 3.015e 0.0040 0.A'IQ 0.014e 0.1582 1.7628 1.2644 3.0100 0.0085 0.0151 0.0129 0.0060 0.0122 0.d) Mu/(bd2) Ast/(b"d) Mu/(M2) AsU(b"d) 1.As/bd.0091 0.27A8 4.0053 0.0137 0.4926 1.0070 0.0126 0.2177 4.0041 0.016e 0.016S 0.0058 0.0161 0.0119 0.0134 0.0113 0.0076 0.3756 3.

0187 0.028S 0.0211 0.4292 0.5958 6.0255 0.0234 0.4748 5.2256 s.1s26 6.1245 5.1999 6.3s48 7.0192 0.0260 0.0996 5.5735 5.0213 0.0177 0.0188 0.0271 7.0265 0.0277 0.8416 5.7556 6.022e 0.0231 0.2005 5.0252 0.0179 0.0257 0.0282 0.0220 0.02s1 0.5698 7.9726 4.0173 0.5036 6.0223 0.37s6 5.0227 0.1501 5.0237 6.1140 7.2706 6.3175 6.4197 7.3114 7.27ffi s.028t 0.4805 6.2471 6.4202 0.0217 0.8019 0.025? 7.6959 5-7203 0.3258 s.029t I 2 3 4 5 6 7 I I 10 1'.ilU 7.0249 0.6.0233 0.9216 4.0291 0.4996 5.0268 0.0230 0.0254 0.202't 7.0201 0.1052 6.0697 7.1581 7.008(fc'-30)= p min = p max = 0.4573 6.9380 5.7446 5.4501 s.8235 6.3008 s.0228 0.0263 0.0283 0.0272 0.6il7 7.8174 5.4108 6.02.6335 7.3765 7.0267 0.0212 0.7180 7.028/i 0.0183 0.0235 0.9981 5.0189 0.b[mm].8899 s.0291 A.0576 6.4005 5.0256 0.027e 0.6226 5.67s8 7.0266 0.5242 5.0250 0.0170 0.1801 7.5057 7.0240 0.5980 5.0190 0.4245 4.7329 6.0172 0.0210 0.2940 .berdasarkan penampang persegitulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 40 MPa ry= 400 MPa No Mu/(bd2) AsU(b.0241 0.6.9140 5.0259 0.6123 7.LampiranA.0200 0.0285 0.7810 7.7390 7.A225 0.4253.0264 0.6645 6.0206 0.6416 6.0191 0.3981 7.4628 7.0215 0.d) Mu/(bo2) AsU(b"d) Mu(bd') Asu(b"d) Mu/(bd2) AsU(b.0175 0.0235 5.7932 5.0224 0.3331 7.2455 7.0184 0.0270 A.0269 0.9620 5.M71 5.0229 0.187 6.0281 0.8009 6.0180 0.0198 0.2235 6.0195 0.5489 5.7783 6.1753 5.0246 4.4341 6.01s2 0.0196 0.2678 7.dlmml Ast [mm2] .029C 0.0197 0.3M2 6.5911 7.| 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 pl = 0.8686 6.0239 0.7600 7.9584 6.0222 0.0219 0.6873 6.1361 7.0176 0.0035 0.0242 0.0261 0.0218 0.3876 6.0186 0.029: 0.2507 5.0286 0.AnE A.0278 0.0099 6.0274 A.7101 6.62 0.5728 6.8960 4.0208 0.6b Nilaipersentase momendesain(Mu)untuk tulangan baja.8658 5.1763 6.9360 6.0204 0.0214 0.0193 0.0221 0.0199 0.d) 4.0194 0.6969 7.0258 0.0030 7.2240 7.0209 0.0178 0.9136 6.7689 5.5267 0.0338 6. 5.3409 6.0244 0.0248 0.0475 7.5498 6.4412 7.0232 0.0743 5.77 0.O27e 0.85-0.2896 0..0273 4.0253 0.028i 0.0181 0.0243 0.0238 0.9471 4.0919 7.0247 0.6715 5.0205 0.5271 7.0295 Catatan: S tulanganpminpact< pmax batasan Satuan: Mu [N"mml.0216 0.8911 6.0489 5.8461 6.028C 0.0814 6.0171 0.0236 0.0185 0.0174 0.1289 6.9807 7.As/bd.0207 0.9860 6.3507 5.4842 7.0203 5.

0104 0.85-0.0073 3.1966 1.0141 0.1634 3.0070 0.0153 0.0128 0.OQ4 0.8186 2.O't22 0.0069 0.5346 2.0113 0.0172 0.2408 2.3657 2.4037 1.9696 1.0088 0.0180 2.9063 2.0080 0.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' - 20 MPa ry- 244 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 f6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 Mu/(bd2) AsU(b"d) Mu(bd') 1.0168 S.7900 1.0171 0.018S 0.1618 2.0107 0.5498 2. 1.0177 0.730A 2.659 2.7735 1.0181 0.3191 2.0085 0.0271 Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N*mml.0116 0.0148 0.0184 0.5650 2.0065 0.0915 1.9209 1.4889 1.1353 3.7238 1.0134 0.2A93 2.0112 0.0156 0.0115 0.1777 2.98s8 2.0125 2.0058 0.0102 0.9534 1.3866 1.0154 0.0150 0.d [mm] Ast [mm2] .4736 2.2839.57y 1.1774 3.0084 0.0135 0.3006 1.0152 0.3346 2.OA72 0.7A72 1.8557 1.017€ 0.0098 0.9208 2.0058 0.0092 0.5801 2.0019 2.A662 2.3179 1.6070 1.0137 0.0121 0.017C 0.9372 1.2054 0.85 0.0090 0.0103 0.0093 0.0360 3.1441 1.1791 1.5952 2.0100 0.0158 o0159 2.0822 2.$175 0.0739 1.0079 0.0s02 3.1914 3.018€ 0.3812 2.0165 0.0123 A.0077 0.0502 2.0146 0.6853 2.4275 2.0083 0.0117 0.8393 1.0149 0.8333 2.4429 2.0147 0.0082 0.5059 1.0081 0.0068 0.0074 0.019C 0.0174 0.0061 0.0155 0.7892 2.9353 2-9498 2.2487 1.0145 0.4379 1.7404 1.7570 1.3502 2.0126 0.0076 0.3523 1.00il 0.0087 0.8039 2.8720 1.8064 1.0099 0.&r05 0.0191 0.0151 0.0120 0.8480 2.7597 2.5902 1.0133 0.8884 1.5041 2.4549 't.0178 0.0105 0.CI187 0.6573 1.A217 3.1070 0.4121 2.6906 1.1 2.2565 2.0164 0.0108 0.5397 1.0106 0.016C 0.0097 0.1460 2.0645 3.0075 0.0179 0.1266 1.8229 1.3351 1.0161 0.6404 2.0136 0.0096 0.0143 0.9786 2.3695 1.5194 2.O3r'.0127 0.6103 2:62.0169 0.0163 0.4719 1.008(fc'-30)= p min = p max = 0.0119 0.67M 2.2314 1.4582 2.4889 2.As/bd.0929 3.0157 0.7744 2.0089 0.0138 0.018e 1.ffi26 2.0130 0.0060 0.0066 0.0185 0.7002 2-7151 0.0101 0.0118 0.0131 0.0078 0.0067 0.momendesain(Mu) untuk Lampiran A.0086 0.4208 1.016i 0.0192 0-0193 p1=0.0109 0.1935 s-tx2 3.2251 2.0114 0.0110 0.0142 0.0059 0.0063 0.0062 0.5228 f .0173 4.6238 1.8772 2.0787 3.7448 2.303s 2.0132 0.0095 0.6739 1.0091 AsU(b*d) Mu/(bd2) AsU(b"d) Mu/(bd2) AsU(b"d) 0.018: 0.1616 1.0129 0.0071 A.0182 0.2722 2.7a Nilaipersentase tulangan baja.0139 0_0140 0.9M7 1.8918 2.0162 0.2878 2.0166 0.1494 3.b[mm].9930 3. 2.9642 2.0111 0.018C 0.0094 0.0073 0.5s66 1.2660 1.1091 1.1301 2.2140 1.1142 2.0144 0.3966 2.A982 2.

7163 3.1999 4.0218 0.0227 0.4388 3.0237 3.5724 3.6382 3.1642 4.0194 0.0229 0.0221 0.0200 0.7678 3.0195 0.008(fc'-30)= p min = p max = 0.0212 0.0433 4.0198 0.0226 0.0254 0.0207 0.0202 0.1522 4.8062 3.0214 0.2118 0.8569 3.3300 3.4253 3.62s1 3.4926 3.0244 0.3437 3.1282 4.0000 0.d [mml Ast [mm2] .0206 0.momendesain(Mu) untuk baja.0241 CI.a247 0.0058 0.4523 3. berdasarkan LampiranA.0311 4.7806 3.2887 3.0240 A.6513 3.0204 0.0000 0.0201 0.0000 0_0000 0.5s92 3.85-0.7b Nilaipersentase tulangan penampang persegi denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok tulangan tunggal fc' = 20 MPa fi1 = 24A MPa No 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 Mu/(bd2) AsUb"d) Mu/(Mz) Asu(b*d) Mu(bdz) Asu(b"d) vtu/(bdz)Asu(b"d) 3.0248 0.0250 0.0223 A.9A72 3.As/M.2472 3.0252 0:0253 0.0000 0.0228 0.0246 0.0238 0.7421 3.0271 3.0677 0.0236 0.4792 3.7292 3.026S 0.0220 0.0000 0.5060 0.0215 p1=0. [mmJ.1162 4.0199 0.0920 41041 4.2610 3.6774 3.8189 3.5459 3.0242 0.9819 3.0234 0.0271 Gatatan: batasantulanganpminspact<pmax b Satuan: Mu [N*mml.3025 3.026€ 0.8316 3.0239 0.0231 0.027C 0.9322 3.4658 3.8443 3.0188 4.0263 0.6644 3.0209 0.0264 0.7550 3.3162 3.0196 0.0232 0.5988 3.6120 3.0000 0.2749 3.1762 4.9447 3.3982 3.0230 0.A224 4.9197 3.9695 3.0219 0.7034 3.5857 3.69M 3.0000 0.0217 0.0000 0.8821 3.0000 0.85 0.0259 4.3M6 3.0210 0.0197 0.0258 0.8695 3.9942 4.0265 0.4118 3.0266 0.3710 3.0233 0.0257 0.0262 0.0213 0.3573 3.0216 0.2194 3.0065 4.4225 0.026c 0.0222 0.1402 4.023s 0.0249 0.5326 3.7934 0.5193 3.0245 0.1881 4.0208 0.026i 0.0205 0.9571 3.0243 0.0256 0.0255 0.0799 4.0555 4.0251 0.0261 0.0211 0.0203 0.2333 3.8947 3.

9092 2.018C 0.0063 0.0119 0.8624 2.018e 0.0131 0.2259 1.0081 0.7147 1.il53 2.0124 0.0080 0.0792 3.8780 2.6414 2.3346 2.0108 0.0061 0.0070 0.9868 3.0130 0.0367 2.0142 0.5941 1.0172 0.0032 2.0084 0.6459 1.0126 0.0{07 0.0133 0.0174 O.Ot75 0.0188 0.0169 0.0155 0.2791 1.0181 0.0069 0.d) Mu/(bd2) AsU(b*d) Mu/(od2) AsU(b-d) Mu/(bd2) Asu(b"d) 1.4550 1.1903 1.0170 0.5247 1.1403 3.15U 2.1865 2.8513 1.0204 2.0869 2.0096 0.6054 2.0116 0.0089 0.0184 0.0168 0.1202 2.0076 0.0082 0.6287 1.0161 0.9359 1.0113 0.0331 3.s614 2.0097 0.0087 0.2163 3.0831 1.019C 0.0165 0.s768 1.0091 1.0101 0.0638 3.0103 0.2917 3-3067 0.0073 0.0105 0.0f29 0.1700 2.0163 0.5594 1.2767 3.0157 0.2012 3.6254 2.9558 2.0098 0.1il7 1.0114 0.U2'.9713 2.4970 2.0086 0.0339 Catatan: b a t a s a n t u l a n g a n ps pn c t < p m a x mi a Satuan: Mu [N"mm].0123 0.4899 1.1010 1.2314 3.0176 0.0148 0.9696 1.7661 1.0062 0.8852 1.0106 0.0151 0.0112 0.018€ 0.0118 0.0058 0.0147 0.0064 0.6891 2.7997 2.8682 1.3672 2.0117 0.9021 1.8002 1.8311 2.4724 1.1251 3.0079 0.5774 2.0160 0.4485 2.2081 1.0191 0.0111 0.6632 0.0094 0.4161 2.1725 1.3673 1.0060 0.0138 0.0022 3-0177 3.0145 0.8a Nilaipersentase tulanganbaja.0100 0.0140 0.0192 CI-0193 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 pl =0.0128 0.0065 0.0093 0.0139 0.0'121 0.4647 2.7524 2.7682 2.momendesain(Mu)untuk LampiranA.7490 1.3s09 2.9528 1.0164 0.4200 1.0178 0.4809 2..0183 0.0125 2.0132 0.3144 1_3321 1.0150 0.2968 1.0092 0.4375 1.1556 3.1368 2.0149 0.3018 23182 2.0158 0.4323 2.2196 2.2526 2.6573 2.0085 0.81il 2.0173 0.0109 0.2436 1.0066 0.0179 0.berdasarkan = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok penampang persegi tulangan tunggaldenganb fc' = 25 MPa ty= 240 MPa No Mu/(bdz) AsU(b.4024 1.0102 0.0166 0.018i 0.9248 2.0153 0.0156 0.3849 1.3998 2.0090 0.7319 1.8343 1.5292 2.5073 1.b[mm].0182 0.2465 3.1 1.85 0.1189 1.0136 0.8468 2.0137 0.0535 2.0095 0.1098 ?.007s 0.0068 0.0141 0.6976 1.1368 1.5131 2.0058 0.1035 2.7208 2.2616 3.9103 2.85-0.1708 3.6114 1.2690 2.008(fc'-30)= p min = p max = 0.0077 0.0078 0.0088 0.1860 3.2031 2.7049 2.0127 0.M85 3.0185 0.6804 1.0071 0.0152 0.3/i97 1.0945 3.As/bd.011s 0.0120 0.0134 0.5934 2.9864 2.7839 0.2854 2.0171 0.6732 2.0144 0.9190 1.0110 0.d [mml Ast [mm2] .2361 0.0702 2.0146 0.0074 0.0162 0.0135 0.0122 0.0059 0.8936 2.7832 1.0067 0.0083 0.0167 0.0072 0.0f59 2.0154 0.0099 0.0143 0.3835 2.7366 2.0177 0.0104 0.2614 1.8173 1.

7375 4.0269 0.0238 0.0199 0.9461 3.6991 4.il41 3.0322 0.0215 0.0323 0.85 0.1407 4.4113 3.0867 5.0230 4.0310 0.d[mm] Ast [mm2] .9639 4.0195 0.7328 3.788/ 4.0214 0.2092 4.0289 0.1593 5.2192 5.4223 0.0232 0.0204 0.2636 4.3666 3.0290 0.5172 4.8892 4.6605 4.3s79 Ast/(b"d} Mul(bd2) AsU(b"d) Mul(bdz) Asu(b"d) 0.23el 4.0203 0.0240 0.0319 0.42U 0.0243 0.0219 0.0201 0.0253 0.6896 3.0213 0.008(fc'-30)= p min = p max = 0.0196 0.5880 3.LampiranA.2228 4.0259 0.3713 4.0300 0.9017 4.0272 0.71&4 3.0225 0.3176 4.0300 4.8187 3.0339 p1=0.As/bd.5587 3.0332 0.3847 4.02s6 5.0308 0.0334 0.0988 5.0241 0.6171 3.0315 0.0288 0.2500 4.0224 0.0284 0.0280 0.A252 0.0010 5.4557 3.0228 0.0226 4.0337 0-0338 0.8767 4.0206 0.8516 4.0249 0.3815 3.1472 5.0265 0.0217 0.033i 0.3217 3.0293 0.8330 3.5957 4.5565 4.0202 0.0329 0.0320 0.6752 3.9601 3.0317 0.0263 4.8472 0.85-0.7472 3.0327 0.2549 5.0439 4.8b Nilaipersentase momendesain(Mu)untuk baja.0194 0.7040 3:.8614 3.berdasarkan tulangan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' - 25 MPa fy- 244 MPa No Mu(bd') Ast(b"d) Mu{bd') 3.0316 0.8011 4.0274 4.7503 4.9320 3.0257 0.0294 0.0296 0.0210 0.4247 4.0268 0.0200 0.0267 4.0855 4.9267 4.4380 4.5040 4.1352 s.0258 0.0324 0.0209 0.2771 4.1955 4.0262 0.0278 0.8137 4.0211 0.1713 5.6/75 4.0302 0.0623 5.1819 4.4512 4.0333 0.0318 0.7616 3.024r'.4247 0.5826 4.2906 4.0207 0.0331 0.4261 3.0250 0.0242 0.8755 3.7759 3.9179 3.5000 3.5303 45434 4.02s5 0.1833 5.0326 0.b[mm].7119 4.0578 4.0266 0.0304 1 2 3 4 5 o 7 8 I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 3.0270 0.3980 4.0321 0.0161 4.0285 0.7757 4.0286 0.0260 0.4405 3.6026 3.6734 4.1132 4.7247 4.0287 0.0275 0.2430 5.1953 5.0309 0.032s 0.0245 00246 0.0235 0.0233 0.0283 0.0745 5.0058 0.0291 0.0282 0.6462 3.A717 4.5147 3.8045 3.0501 5.0198 0.0216 0.6317 3.490S 4.5734 3.0237 0.0205 0.9886 5.0307 0.0313 0.9142 4.3367 3.0311 0.4114 4.5294 3.0261 0.0222 0.0330 0.2667 0.1682 4.2311 5.0208 0.0303 0.0197 0.0212 0.0220 A.0236 0.026/' 0.0221 0.0273 A.1269 4.6346 4.6607 3.0295 0.0336 0.951s 4.0251 0.0299 0.1il4 4.0271 0.0256 0.0312 0. 0.0292 0.4777 4.0328 0.8390 0.3517 3.8642 4.9391 4.7902 3.1231 5.8264 4.8897 3.U45 4.0231 0.0248 0.5696 4.0254 0.9741 3.2073 5.6862 4.0133 5.0305 0.3311 4.3881 4.0339 Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N*mml.0276 0.48s3 3.0229 0.0218 0.0281 0.7630 4.9038 3.0378 5.4645 4.0239 0.0306 0.3041 4.9763 4.0277 0.0301 0.6087 4.0297 0.0279 0.3964 3.6217 4.0021 4.4705 3.1'110 5.0314 0.0994 4.0227 0.0298 0.

0180 0.0078 0.0182 0.0164 0.0063 0.0132 0.0176 0.0167 0.1s26 3.12U 2.0178 0.9a Nilaipersentase tulangan baja.9760 2.0084 2.9274 2.0s65 3.0105 0"0106 0_0107 0.0158 0.5498 2.0140 0.0428 2.2338 1.8875 1.4486 1.3773 1.8950 2.85 0.d [mml Ast [mm2] .1978 1.0134 0.5996 2.0162 0.0084 0:0085 0.0091 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 1.0145 0.0103 0.4998 2.0125 2.6079 1..0088 0.359t 1.0073 0.0060 0.6987 2.1436 1.1798 1.6822 2.0097 0.0133 0.3113 3.5373 1.3743 0.1686 3.6607 1.329 2.2639 3.1255 1.0102 0.7483 1.0086 0.2158 1.8461 2.6161 2.0161 0.341s 1.s018 1.279T 3.8006 1.8702 1.0115 0.0153 0.9598 2.992i 3.A726 3-0886 31a47 3.0128 0.8135 2.0147 0.3321 2.6492 2.26l.0061 0.0069 0.1074 1.0066 0.85-0.6782 0.0171 0.berdasarkan = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok penampang persegi tulangan tunggaldenganb fc' - 30 MPa fy= 240 MPa No Mu/(bd2) Asu(b.3951 1.0192 0-0193 pl =0.2004 3.3586 3.5331 2.0184 0.0058 0.8624 2.2322 3.5830 2.0166 0.0168 0.0118 O.0067 0.0169 0.2878 1:3057 1.94:36 2.5196 1.6327 2.0120 0.d) Mu/(bd2) Asu(b"d) Mul(M2) AsU(b*d) 1.9048 1.momendesain(Mu) untuk LampiranA.mml.7308 1.1455 2.b[mml.3236 1.0151 0.1796 2.7316 2.Aslbd.0165 0.0183 0.4664 2.2955 3.0112 0.0771 2.0083 3.3658 2.0156 0.Ot87 0.M06 0.9567 1.0154 0.2698 1.0s99 2.0138 0.1617 1.0155 0.4162 2/.0144 0.OOZt O.0122 0.76s8 1-7832 1.0179 0.5903 1.0113 0.0109 0.8528 1.0079 0.0188 0.01tg 0.0143 0.0126 0.7480 2.0114 0.0075 0:0076 0.0191 0.3994 2.0160 0.6958 1.d) Mu/(bd2) AsU(b.8787 2. 2.2518 1.6255 1.5549 1.0177 0.0089 0.0110 0.0104 0.5-726 1.0096 0.9394 1.0082 0.0146 0.0150 0.5165 2.0094 0.1966 2.0141 0.0074 0.9912 2.0157 0.2306 2.AO72 0.0159 2.8180 1.0186 O.7133 1.008(fc'-30)= p min = p max = Catatan: batasantulanganpminSpactcpmax Satuan: Mu [N.0117 0.2163 3.0100 0.0116 0.0062 0.6431 1.0136 0.0131 0.0070 o.0059 0.2475 2.5740 1.0068 0.0083 0.0130 0.0099 0.0124 0.0185 0.0163 0.0111 0.0942 2.0181 0.8298 0.5664 2.1625.0032 0.4130 1.0189 0.83il 1.0101 0.3271 3.4497 2.0129 0.4663 1.4256 2.0077 0.0174 0-0f 75 0.1367 3.U28 3.0121 0.0127 0.0152 0.9222 1.M05 3.0244 3.66s7 2.0137 0.7971 2.1M5 3.2814 2.7644 2.019C 0.0139 0.5 0.0142 0.0108 0.7151 2.0123 0.4841 1.0170 0.3826 2.0173 0.0080 0.0095 0.3489 2.0058 0.2983 2.4308 1.0148 0.0064 0.0081 0.0149 0.0093 0.0893 1.3152 2.'t113 2.1207 3.2481 3.0090 0.2136 2.7808 2.0065 0.4831 2.0172 0.0098 0.9112 2.0135 0.0087 0.

3133 4.04'79 4.3300 5.0233 0.0248 0.m* 5.1829 5.032€ 0.0260 0.5730 4.0406 0.2098 5.0240 0.5014 4.3167 5.0271 0.U40 4.1018 5.7708 4.0327 0.2108 4.0925 4.8407 4.0231 0.0232 0.0628 4.9100 4.0263 0.5158 4.1222 4.0287 0.0267 0.0288 0.0277 0.9238 4-93V6 4.0268 0.5149 3.032C 0.4526 3.0266 0.7568 4.0198 0.0321 4.6582 45723 4.0221.4150 4.4871 4.2987 4.5769 3.0204 0.0236 0.0308 0.0205 0.9280 3.4272 0.0301 0.0230 0.1154 5.0219 0.0223 0.0200 0.0746 5.0058 0.0264 0.2U1 4.5615 3.85 0.0196 0.4370 3.5301 4.0229 0.0279 0.0031 4.0274 0.8676 3.74ffi 3.9129 3.6865 4.5304 3.0296 0.a282 0.1518 4.0312 0.6078 3.0210 0.008(fc'-30)= p min = p max = Catatan: batasantulanganpminspact<pmax Satuan: Mu [N*mml.9927 5.0202 0:0203 0.0209 0.1961 4.8267 4.0201 0.4262 0.0226 A.6157 4.0306 0.2402 4.0225 0.0292 0.0213 A.0293 0.5460 3.0303 0.030C 0.0290 0.7765 3.0297 0-0298 C"029e 0.8222 3.4727 4.7918 3.5924 3.5587 4.3279 4.0882 5.0220 A.9652 4.0265 0.7428 4.1813 4.4994 3.7006 4.0284 0.031C 0.0207 0.0197 0.0251 0.6233 3.0239 0.6541 3.021'l 0.0270 0.W4 4.9881 4.0224 0.371s 4.d [mm] Ast [mm2] .0256 0.0313 0.0315 0.6848 3.42M 0.42il 0:0255 0.3425 4.0325 0.2255 4.8828 3.7307 3.031S 0.8128 4.As/bd.31 32 33 g 3.0777 4.0247 0.8685 4.0329 4.0217 0.0314 0.A227 3.0222 4.0199 0.4295 4.0273 0.66% 3.7147 4.0269 0.4682 3.1964 5.M74 5.0289 0.0249 0.0216 0.d) Mu(bdz) Asv(b'd) Mu{bdz) Asu(b"d) 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 .1666 4.7613 3.2500 5.7287 4.0237 0.0235 0.6299 4.0304 0.0283 0.0241 0.0208 0.0261 4.0337 5. 0.0258 0.2s49 4.3860 4-4005 0.9789 4.024s 0.4057 3.0316 0.0278 0.6014 4.169s 5.2367 5.9731 3.0195 0.0318 0.0238 0.0252 0.0212 0.8979 0.9430 3.0257 0.0253 0.4213 3.0218 0.9581 3.5872 4.4439 4.0234 0.4322 O:0323 0.0309 0.7 0.0286 0.7001 3.0206 0.1074 4.0180 4.O32e p1 =0.0294 0:0295 4.4838 3.0328 0.0228 0.0275 0.0285 0.7233 5.0281 0.0280 0.71* 3.3432 0.4583 4.8373 3.0194 0.0259 0.3570 4.6387 3.1370 4.7848 4.0246 0.2768 5.0215 0.0307 0.0610 s.0291 4.8s25 3.0242 C0243 0.0276 4.8070 3.1289 5.3034 5.0305 0.8962 4.9514 4.1425 sJ560 5.berdasarkan = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok penampang persegi tulangan tunggal denganb fc' - 30 MPa ry- 240 MPa No Mu/(bd2) AsU(b"d) Mu/(bo2) AsU(b.3900 3.9b Nilaipersentase tulangan baja.0302 0.b[mm].8823 0.2901 5.momendesain(Mu) untuk LampiranA.8546 4.0250 0.7988 4.A214 0.2695 4.031.0064 5"0201 5.0311 0.0324 0.85-0.

0392 0.0336 0.9707 5.4355 5.0077 6.0356 0.2622 6.0377 0.0341 0.9c Nilaipersentase penampang persegi tulangan tunggal denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 30 MPa fy= 240 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 Mu/(bd') AsU(b"d) Mu/(bd') AsU(b*d) Mul(bd2) Asy(b"d) Mu/(bd2) Asy(b-d) 5.0813 6.0375 0.2975 0.6944 5.M32 5.9087 s.7198 5.0367 5.0406 Catatan: batasantulanganpmin S p act < p max Satuan: Mu [N"mm].7071 5.0387 0.4617 5.0380 0.M01 A.As/bd.1662 6.356s 5.1903 6.0691 0.7453 5.3961 5.8462 5.85.0.0349 0.0383 0.0405 pl = 0.s009 5.0343 0.0382 0.6046 5.3 0 ) = (fc' Pmin= P m a x= 0.0446 6.0363 0.9211 5.8837 5.8962 s.berdasarkan tulangan Lampiran A.4486 5.4224 5.8587 5.00s8 0.0397 0.5917 0.8085 s.0348 5.5399 5.8712 5.s269 5.0333 0.0394 0.0330 0.6175 5.0393 0.s788 5.0338 0.7832 5.9460 5.0359 0.0361 0.0370 0.0350 0.0568 6.2742 6.9584 5.039€ 0.0352 0.040C 0.0335 0.0379 0.0366 0.0403 0.0360 0.039C 0.4092 5.5139 5.2144 6.0331 0.4879 5.1178 6.6303 5.99il 6.O2 0.0362 0.2383 6.0344 0.008 .85 0.momendesain(Mu) untuk baja.1299 6.0364 0.6688 5.0404 0.8211 5.0334 0.0200 6.0339 o.0347 0.7579 5.8336 0.2861 6.0369 0.cr'.0391 0.0398 0.0365 0.2503 6.0346 0.7326 5.0372 0.0345 0.0376 0.d[mm] Ast [mm2] .0395 0.0384 0.0368 0.0337 0.7706 5.0351 0.7959 5.0385 0.6560 5.5529 5.0381 0.0386 6.0358 0.5658 5.6816 5.3829 5.1s41 6.0342 0.n64 6.1783 6.0353 0.0357 0.OS+O 0.0378 0.0373 0.3697 5.0355 0.0371 0.1056 6.1420 6.039S 0.4748 5.9831 5.0354 0.2A24 6.0935 6.9336 5.0332 0.b [mm].0388 0-038S 0.0323 6.0374 0.

0171 0.013312.3243 23d75 I o.M67 2.4273 0.8172 2.2481 3.3461 3.0137i 3.1989 3.00671 1.016q 0.008 .o147 0.4435 3.0117 0.0120 0.0110 0.0080 0.012s 0.0174 3 0.o071l 1.s639 2.2085 1.As/bd.3948 3.339 2.2645 3.2380 2.0143 0.4102 0.4617 1-4797 1.7475 0.1001 0.0181 0.0119 0.5979 2.3355 1.0174 0.4273 3.0182 0.5258 0.0145 0.0153 0.0085 0.2898 2.8W2 2.6586 1.0074 0.0088 0.00651 1.00e71 2.01041 2.6318 2.1686 2.0183 0.4616 0.4177 0.0176 0.0184 0.7837 2.01051 2.3786 3.0195 0.01321 2.il69 ! I 0.0f 11 0.0169 0.2630 1.0155 0.3174 1.7829 0.3930 0.9176 0.0087 0.2267 1.8675 2.0148 0.280e 3.00621 1.5128 0.3897 1.5872 1.3587 0.8340 2.5694 1.z 0.01061 2.0090 0.1331 '0.01{2 0.2993 1.00641 1.9065 O.6825 2.1496 3.0158 0.o1o2l 2.7{63 2.6994 2.0146 0.9767 1.6230 1.81 0.1720 1.2153 3.0s05 0.0152 0.1513 2.0150 0.013e13.281't 1.0092 0.013413.013513.4957 0.0oe6l 2.0836 0.1860 2.5335 1.01641 2.01411 .0162 0.013012.0086 0.0't27 0.0075 0.0094 0.4787 0.00721 1.8889 0.6656 2.momendesain(Mu) untuk tulangan baja.0164 0.8536 0-00681 1.d [mml Ast [mm2] .3135 3.0188 0.1.1903 1.00691 1.2317 3.0008 0.6051 1.0078 0.0642 2.3759 0.016E 0.5515 1.4437 1.019€ 0.0108 0.7668 2.0095 1.0081 0.0185 0.0117 2.0124 0.0122 0.3298 3.5156 1.0173 0.7652 0.83s9 I 0.0156 0.6148 2.7500 2:.4111 3.0193 0.7297 1.3536 1.0161 0.3 0 ) = (fc' pmin = p m a x= 0.2448 1.0186 0.0187 0.0452 Catatan: pmins p act < p max tulangan batasan Satuan: Mu [N"mml.00701 1.01011 2.2725 2.0063l 1.0189 0.8006 0.4445 o.0077 0.8712 0.0093 0.0113 0.0079 0.9942 2.8507 2.0:tgl 0.2972 3.0178 0-0{79 0.9009 2.3716 1.0062 0.0154 0.A292 2.0073 1.01071 2.01001 2.8004 2.2207 2.3070 2.0109 0.0671 0. 1 1 6 7 0 .0128 0.0083 0.2033 2.0160 0.00eel 2.0192 0.1661 3-1825 3.0118 0.7332 2.9592 0.b[mml.6gli2 1.9240 0.0129 2.0116 0.0084 0.01311 0.85 0.0076 0.4977 1.0151 0.9U3 0.8183 0.0144 0.0194 0.014013.3623 3.013813.0089 0.00e81 2.1s38 1.0126 0.e50e 0.9676 0-01661 0.019c 0.0082 0.1165 2.0114 0.0340 0.0091 0.0149 0.67e/1.01?3 0.0157 0.eer'.0tSi I pl = 0.0121 0.5809 2.0170 0.6487 2..0163 3.4077 1-4257 1.0991 2.4596 34758 0.0816 2.01031 2.10aNilaipersentase = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok persegi penampang denganb tunggal tulangan fc' = 35 MPa f\J = 240 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 3'l ' 32 33 34 Mu/(bd2) Ast/(b"d) tvtu/(bd21AsU(b"d) Mu/(bdz) Asu(b*d) Mut(bd2) Asu(b"d) 1.0115 0.6408 1.7120 1.4172 0.0159 0.9416 0.0180 0.013613.0066! 1. 0 1 7 5 0.2553 2.berdasarkan LampiranA.014213.

0216 0.0317 0.7641 3.0276 0.0215 0.0294 0.0266 0.02s9 0.7323 3.7781 4.033C 0.0237 0.6588 4.0272 0.0289 0.0309 0.1096 4.0200 0.4780 4.0273 0.0257 0_0258 0.0324 0.0222 0.10b Nilaipersentase baja.0321 0.0284 0.4931 4.1012 5.9378 3.0721 5.s221 3.8226 4.0300 0.5885 3.6138 4.0199 0.0293 0.0323 0.0317 4.0866 5.6738 4.0279 0.2795 4.8433 3.0940 4.0316 0.3028 5.0306 0.3456 5.032C 0.3409 4.0325 0.6045 3.5724 3.9063 9.0206 0.4628 4.23U 4.0307 S-0308 0.3599 5-3741 5.0265 0.8116 3.3171 5.0271 0.0233 0.0248 0.1406 4.9699 4.6206 3.7958 3.0302 0.8670 4.0575 5.2885 5.0303 0.7484 4.0263 0.0243 0.3883 5.6288 4.0235 0.5564 3.5385 4.0328 0.0321 0.0253 A.0219 0.0430 5.a292 0.0319 0.0290 0.3714 4.0205 0.0252 0.4476 4.8965 4.0315 0.s155 0.0251 0.2949 4.5687 4.0286 0.0275 0.A629 4.47s8 3.0241 0.0305 0.0204 0.0005 0.8522 4.2168 5.momendesain(Mu) untuk Lampiran A.0297 0.6685 3.0269 0.0278 0.0331 0.70@ 3.0234 0.0313 0.2025 4.0062 0.008(fc'-30)= p min = p rnsx = 0.0249 0.0218 0.7186 4.5536 4.0268 0.7395 4.4450 5.0452 Catatan: batasantulanganpminspact<pmax Satuan: Mu [N"mml.6438 4.4020 4.0332 pl=0.2024 5.032e 0.0198 0.0301 0.1301 5.U88 4.0280 0.0312 0.0208 0.0138 5.6845 3.0283 0.0256 0.9406 4.3102 4.4324 4.3314 5.6366 3.0282 0.0281 0.0264 4.0304 0.2742 5.7037 4.0240 0.9535 3.a225 0.402s 5.4322 0.0207 0.O202 0.7930 4.0299 0.3562 4.5403 3.4473 4.0203 0.0232 0.0213 0.berdasarkan tulangan = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok penampang persegi tulangan tunggaldenganb fc' = 35 MPa F/= 240 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 {6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 Mu/(bd") AsU(b"d) Mu/(bd') AsU{b*d) Mu/(bd2) AsU(b"d) Mu/(bd2) AsU(b"d) 3.0274 0.0227 0.0295 0.0270 0.4308 5.4172 4.B1 0.9848 4.1251 4.9992 5.As/bd.0785 4.8s90 3.0287 0.2642 4.5988 4.0210 0.0239 0.s837 4.0326 0.8078 4.0230 4.0226 0.2180 4.3867 4.0247 0.3256 4.0285 0.71M 3.0209 0.7799 3.6887 4.0288 0.2311 5_2455 5.4591 5.0212 0.0201 A.0221 0.9112 4.9846 4.9259 4.0277 0.523/ 0.1879 5.0291 0.0220 0.2599 5.O245 0.0284 0.5083 4.5014 5.d lmml Ast [mm2] .9691 3.O224 0.9553 4.1591 5-1735 5.0161 4.4919 3.5242 3.0318 0.85-0.0255 0.0296 0.0238 0.8748 3.0311 0.0223 A.4873 5.0217 0.8906 3.8817 4.1446 5.0250 0.0260 0.4167 5.6526 3.0314 0.5081 3.0261 0.0197 0.0246 0.0228 0.0244 O.7633 4.0267 0.0211 0.8274 3.0298 5.O2* 0.b[mml.0262 0.8374 4.1871 4.0236 0.7482 3.1561 4.0242 0.4732 5.0214 0.1157 5.0231 0.1716 4.0310 0.0229 0.

1860 6.0392 0.0383 0.0181 7.0386 0.26s6 6.0337 0.0423 0.3577 6.5525 6.A672 7-0794 7.0373 0.4230 6.0058 7.0341 A.0376 0.0354 0.0396 0.M25 0.0433 0.6549 6.4879 6.0401 0.2788 6.0364 0.9168 s.0357 0.9304 5.1059 6..0252 6.4360 0.0368 0.0365 0.0431 0.5396 6.0388 0.0377 0.0398 0.5910 6.8068 6.5856 5.7661 5.0062 A.6970 5.0657 6.7438 6.0352 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.8074 5.b [mm]. Asy(b"d) 5.6294 6.044€ 0.9935 7.0399 0.0448 0.0345 0.1993 6.6693 5.0434 6.0335 0.627s 5.8486 s.044e 0.0412 0.6931 6.0422 0.0375 0.0374 0.1193 6.0353 0.0338 0.0452 0.045: 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 2B 29 30 .c/.008(fc'-30)= p min = p max = 0.0441 0.10c Nilaipersentase baja.6554 5.0397 0.8943 6.8193 6.045C 0.0381 0.0389 0.1038 0.M27 7.7311 6.0346 0.0437 0.0413 0.0382 0.0360 0.5009 6.0387 6.1327 6.0387 0.0418 0.3969 6.8759 s.8694 0.0411 0.0356 0.u++ 0.0362 0.0118 6.0363 0.As/bd.9440 5.0404 0.7523 5.0403 0.0925 6.0438 0.0385 0.2391 6.7058 6.0426 4.5138 6.0334 0.9982 6.d) Mu/(bd2.0443 A-A444 0.8819 6.d [mml Ast [mm2] .7937 s.8319 6.3708 6.31 32 33 34 a.2523 6.3314 6.5267 6.5296 5.0445 0.03s9 0.0366 5.OUZ 0.M09 0.5653 6.0522 6.7109 5.M22 6.@00 6.0361 0.0340 0.0369 0.6166 6.0791 6.5782 6.0420 4.0916 7.7185 6.9192 6.7(M:2 6.0304 7.9811 6.4620 6.0348 0.7690 6.0/.0336 0.4750 6.0419 0.0358 0.0371 0.0416 0.0339 0.0436 0.30s1 6.81 0.0407 0.+ Mu/(bdz) AsU(b"d) Mu/(bdz) Asu(b*d) Mu/(bd") AsU(b.5996 5.0428 0.0402 0.5436 5.9316 6.3838 6.32 p1:0.0347 0.044C 0.8623 5.0417 0.7247 5.0414 0.0452 Catatan: batasantulanganpminSpact<pmax Satuan: Mu [N*mm].0372 0.9688 6.4100 6.0408 0.0370 0.0549 7.6677 6.5576 5.6136 5.0430 0.0384 0.8212 5.0379 0.6038 6.0367 0.0410 0.0447 0.0333 0.6832 5.0350 0.2126 6.9576 5.0335 0.3183 6.4490 6.0429 0.0435 0.0391 0.7sM 6.8349 5.0343 0.1594 6:t727 6.2259 6.85-0.8896 5-9032 5.M24 0.9712 5.0415 0.berdasarkan tulangan penampang persegi tulangan tunggal denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' - 35 MPa h/' = 240 MPa No 1 2 3 .3446 6.5716 5.7385 5.95M 6.6414 5.0393 0.8569 6.0406 0.7816 6.6804 6.0378 0.42 0.0390 0.2920 6.0344 0.9440 6.0380 0.9068 6.0427 0.03tX 0.0451 0.7799 5.1460 6.0355 0.0349 0.040s 0.9847 0.0351 0.0421 0.0439 0.

0145 0.0078 0.8679 1.0101 0.8624 2.2 1.0169 0.4838 250fi 2.0112 0.A127 0.0147 0.3445 2.2009 3.0810 2.6530 1.4014 3.7965 1.7769 2.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 40 MPa ty- 240 MPa il I.0074 0.0092 0.4143 2.9036 1.0125 0.2M3 2.0155 0.2177 3.0323 3.0136 0.0174 0.0986 2-1163 2.7428 1.0070 0.d) 0.0201 3.0661 3.momendesain(Mu) untuk LampiranA.0164 0.0156 0.0134 0.8858 1.0188 0.3997 1.0080 0.0152 0.3€48 3.0100 0.5009 3.5185 2.0118 0.0076 0.77ffi 1.828s 2.77 0.0129 0.96z15 2..0116 0.020c 0.1336 3.7607 1.2512 3.s135 2.6395 2.0154 0.0123 O.449A 2.0171 0.5670 3.0168 0.8453 2.0180 0.4317 0.3794 2.0071 0.0102 0.8501 1.5267 f .6050 2.3620 2.3086 1.5704 2.0146 0.0117 0.3815 1.7249 1.0166 0.0073 0.0181 0.0192 0.0138 0.0077 0.5989 1.007s 0.34s1 1.2904 1.5835 No Mu/(bd") AsU(b.0187 0.0066 0.274:5 2.5877 2.0079 0.4664 2.6350 1.11aNilaipersentase tulanganbaja.0072 0.9747 1.1168 3.0142 0.252A 2.9392 1.3681 3.2394 2.0131 0.5174 3.0128 0.0068 0.1515 2.il48 1.0279 2.9305 2.0119 0.4905 1.0176 A-8177 0.0103 0.0167 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 f6 17 18 19 20 21 22 23 24 .0154 0.0139 0.0149 0.0141 0.0130 0.0098 0.d) Mu/(bdz) AsU(b-d) Mul(bd2) Asu(b.0170 0.d[mm] Ast [mm2] .2721 1.0163 0.6889 1.2538 1.0083 0.4723 1.0120 C.0191 0.4512 3.0830 3.0081 0.7083 2.8112 2.2679 3.0110 0.008s 0.0148 0.6911 2.3968 2.7255 2..0143 0.0150 0.0093 0.0157 0.0165 0.019e 0.9569 1.0104 0.As/bd.0153 0.0189 0.281-7 3.5086 1.45/.8323 0.1339 2.1673 3"1841 3.981s 2.0456 2.0193 0.3514 3.6567 2.0108 00109 0.O16i 0.3348 3.0114 0.0067 0.0173 0.0111 0.A102 2.5358 2.2s70 2.1505 3.4179 1.0121 0.0140 0.0151 0.0099 1.0160 C.0122 0.7426 2.019€ 0.0088 0.0089 0.8795 2.b [mm].8144 1.6222 2.6739 2.0113 0.0183 0.0184 0.0182 0.0179 0.0159 0.0082 0.0096 0.2219 2.0066 0.2?44 3.1867 2.0084 0.4361 1.0132 0-0133 2.9984 3.0091 0.0492 3.0162 0.0126 O.9924 2.d) Mu(bd') 1:2355 1.3181 3.9475 2.3633 1.85-0.4180 3.O124 0.0087 0.8965 2.5628 1.0194 O-C195 0.0086 0.0158 0.0069 0.0633 2.7940 2.1691 2.4346 3.6170 1.008(fc'-30)= p min = p max = O.0198 0.7598.0144 0.5809 1.0106 0.9214 1.4678 3AW 3.0105 0.0090 0.s531 2. r.0197 0.0135 0.# AsU(b.0097 0.0115 0.3095 2327A 2.0185 0.0190 0. 32 33 34 pl =0.0107 0.3014 3.3269 1.7069 1.0095 0.25 26 27 28 29 30 : 31.0175 0.0172 0.0178 0.0186 0.6710 1.0491 Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N"mml.0999 3.5340 3.0137 0. 2.0094 0.5505 3.

9198 4.6551 5.0268 0.4334 5.7312 3.0556 4.3439 5.66s7 3.8941 3.39M 0.5520 5.02371 0.0277 0.7657 4.02131 4.U77 0.0294 0.&154 3.6257 5.o20sl 4.02141 4.o209l 4.03111 0.9750 3.025s 0.1332 5.o3o8l 0.25 4.0243 0.102e 5.763e 3.1038 4.6328 o.1937 A.8890 4.02101 4.0297 0.0324 0.9504 4.0246 0.0326 0.0325 0.0230 4.S351 4.5816 5.0216 4.0264 0.6259 0.0234 4.02U 4.0283 0.0317 0.9810 4.2690 5.1359 0.020314.0284 0.0278 0.d) 3.8291 3.0266 0.6881 4.0267 0.s225 5.0286 0.8275 4.0231 4.1483 5.0274 0.6844 .0226 4.o30q 0.0335 0.0298 0.0321 0.1519 I 3.0300 0.3271 0.2476 o.A279 0.4062 0.0302 0.6726 0.7812 4.0235 4.4220 0.02361 0.3140 s.0420 5.1198 4.berdasarkan LampiranA.7476 3.4692 0.6698 5.033€ 0.4037 s.M15 0.0244 A.0256 C.2840 5.0337 I pl =0.03071 o.0217 4.0239 0.9963 5.5320 0. 32 33 34 Mu/(bd2) Asu(b*d) Mu/(bd') Asff(b-d) Mu/(bd') AsU(b.azozl 4.008(fc'-30)= p min = p max = Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N*mml.4632 5:4780 5.8/.3589 s.3738 5.3112 0.OU7 0.1679 3.0241 0.026S 4.0314 0.6991 0.0254 0.0312 0.4186 5.6110 5.7965 3.0248 0.9M4 4.0219 4.6404 5.7192 4.4222 4.0293 0.7148 3.2795 002111 4.d) Mu(bd') Asu(b.7347 4.6164 0.0725 s.03041 0.0717 4.m101 0.O252 0.9127 3.0268 5.11b Nilaipersentase penampang persegi tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok tulangan fc' = 40 MPa fy- 240 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31.0242 0.0224 4.d [mml Ast [mm2l .0315 0.0263 0.0282 0.2539 5.0250 0.0290 0.77 0.0261 0.0291 0.2990 s.0260 0.b[mml.2636 0.6821 3.5A77 5.0251 A.0295 0.9589 3.3888 5.0066 0.0258 0.0329 0.0281 0.5963 5.0319 0.0228 4.0233 4.0232 4.8120 4.0073 4.6570 0.0322 0.momendesain(Mu) untuk tulangan baja.29s3 o.3746 0.0238 0.0320 0.0334 0.01{5 5.8779 3.8583 4.0395 4.3588 0.75CI2 4.&e3 0.0285 0.O27O\ 0.0327 0.0332 0.0275 0.2317 0.0331 0.1634 5.0303 5.5007 0.7As7 4.1786 5.0249 0.6985 3.s373 5.v29 0.6103 0.5668 5.A22g 4.0227 4.02731 0.0220 4.2087 s.0259 0.1180 5.02071 4.238e 5.0265 0.03091 0.0573 5.8128 3.0218 4.o212l 4.o3t3l 0.0276 0.3290 5.0296 0.4U9 0.0287 0.5.2238 5.4929 5.9657 4.0288 0.0215 4.0301 0.8616 3.0877 5.5164 0.0305 o.0240 0.7802 3.0316 0.0877 4.7966 4.9265 3.5ee o.0292 0.1838 3.0299 0.0283 0.9912 4.0333 0.O245 0.9103 3.0221 4.1998 3.02081 4.0328 0.0223 4.2158 0.o2o4l 4.02061 4.5634 A.As/bd.4535 0.0280 0.0318 0.0491 0.5790 0.02721 0.0253 0.O257 0.5946 0.0262 0.8737 4.0323 0.0330 0.85-0.4377 0.483 5.0225 4.02711 0.

3439 6.0385 0.3859 6.2171 6.0321 6.1477 7.3719 6.2924 7.0437 0.0440 0.0411 0.2268 7.6217 6.0419 0.0407 0.0343 0.0548 7.0374 0.0442 0.5941 6.4138 6.0339 0.483 7.4556 6.0369 0.0414 0.0472 0-0473 6.6079 6.0681 7.9344 6.0464 6.0410 0.M49 0.0424 0.0368 0.7283 5.0457 0.0388 0.0469 0.0394 0.M35 0.4834 6.0459 0.d) o.8535 6.4999 7.0408 0.momendesain(Mu) untuk Lampiran A.3576 7.0378 0.85-0.11c Nilaipersentase tulangan baja.77 0.0282 7.0392 0.7585 6.0438 0.4225 7.4421 4.8882 5.0403 0.5 7.0357 0.0491 Catatan: batasantulanganpmin<pactcpmax Satuan: Mu [N"mm].9209 6.4973 6.0446 0.0416 0.0344 0.OU7 0.0034 6.8737 5.8129 6.@15 7.0371 6.4612 7.3966 7"4095 7.0353 0.0453 0.7176 6.008(fc'-30)= p min = p max = 0.7039 6.0389 0.0384 0.0464 0-0465 0.8940 6.7993 6.M39 7.0450 0.7312 6.0409 0.6766 6.1213 0.2400 7.0352 0.9747 6.0345 0.U27 0.0461 0.0423 0.5527 6.0432 0.0399 0.0463 0.0395 o.0445 0.b[mm].0429 0.0066 0.0382 0.2877 6.6903 6.0947 7.0422 0.0350 0.0148 7.7449 6.3446 7.3298 6.1888 0.0391 0.0420 4.1609 7.2736 6.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 40 MPa fy- 244 MPa No 1 2 3 4 5 6 T Mu(bd2) AsU(b*d) Mu/(M') 5.A177 6.5803 6.0462 0.0387 0.8302 5.9075 6.3999 6.0386 0.1746 6.5389 6.0448 0.0360 0.0363 0.9459 5.0372 0.7721 6.0455 0.6354 6.0467 0.0417 0.0431 4.8447 5..5255 7.0393 0.0441 0.0814 7.8157 5.0375 0.0390 0.0452 0.0367 0.1178 6.0014 7.0426 A.0356 0.0348 0.7866 5.3017 6.0443 0.8U 7.0433 0.0398 o.0376 0.0434 0.036s 0.0418 0.0340 0.9478 6.1462 6.0364 0.3185 7-3315 7.8592 5.0444 0.04r''7 0.0370 0.9315 5.1320 6.24il AsUfb'd) Mut(bdz) Asu(b*d) trlullud'z) AsU(b.3836 7.9170 5.0346 0.0466 0.8012 5.0362 0.s2sl 6.1742 7.2s9s 6.8670 6.0380 o.0366 0.0412 0.5127 7.As/bd.0460 0.13c.0359 0.0402 0.042s 0.0451 0.6491 6-6629 p1=0.d [mm] Ast [mm2] .4741 7.0471 0.0397 0.0338 0.8805 6.3055 7.0354 0.1604 6.7575 5.0428 0.4&70 7.2312 6.0468 0.0342 0.0456 0.9613 6.1080 7.0413 0.4417 6.1035 6.0436 0.7425 5.0358 0.7857 6.2137 7.9890 6.9881 7.5640 0.0415 0.0341 0.0892 6.0400 0.0406 0.s66s 6.2662 7.8400 6.9747 5.0405 6.0361 0.035s 0.4695 6.0401 0.0607 6.0351 0.9603 5.3158 6.M30 0.0381 0.3706 7.5112 I I 10 11 12 13 14 15 r6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 6.0383 0.1873 7.5512 7.0750 6.3579 6.0470 0.7137 5.0349 0.0454 G.9026 5.8264 6.2030 6.0404 0.4278 6.2793 7.0396 0.7721 5.0373 0.2531 7.0379 0.5384 7.0458 0.0377 0.2005 7.

081 1.038 0.031 0.o77 0.060 0.145 1.M7 1.138 at42 o.0074 0.067 o-o41 1 . 1 3 6 1.047 1.144 0.038 1.034 0.089 0. 0 6 1 1.050 0.011 0.007 0. 1 6 1.199 0.089 't. 1 5 1 1 .0082 0.095 0.063 1.M2 1. 1 4 6 1.068 o.020 1-021 1.2y o.055 1.030 1 .412 1.057 1.018 0.t5'l 0.119 1.158 1.006 0.029 0.080 1.061 1.085 1 .051 1.035 1.065 1.141 1-147 1.062 0.216 1.130 1.037 o038 0.023 1.051 1.060 1.138 1.1 TabelFaktorPengali MomenTulanganGanda untuk mendapatkan fc = t = r=o"# AsU(b.106 0.005 o"005 0.10'r o.050 1.185 1.136 1.026 1.064 0.Tunggal.392 a = (Ast-As )-firl(0.108 1.0{40 o.032 1.030 0.039 0_040 0.008 (fc' .215 o.165 1.140 1.028 1.046 0.0't63 d'la s 0.170 1.045 1.119 1.126 1.151 0.008 0.082 0.209 1.o19 t.oixl: 0.021€i 0.t56 1 1 .OM 1.3O)= Pmin = 0.017 0.008 o.-114 1.073 o.165 4.009 0.084 1.115 0.075 1.O17 1.018 0-020 a.036 1.012 n nt? r.103 0.421 o.010 0.069 1.084 1.048 1.069 0.158 0. Ast [mm2] .d) No 1 J 20 MPa ald kvd ald kvd ald kvd ald kvd a/d kvd ald kvd ald kvd 4 5 o 7 8 o 10 11 12 13 14 15 16 17 18 t9 20 21 2.083 1.021 o.038 1.118 1.019 n ntn o.194 1.165 o.046 1.241 0.050 o.012 0.j24 0.054 1.85*fc*b) Catatan : Momen nominal tul.073 1 .052 1-182 0.170 o.191 1.010 0.165 1.105 o-tlo o.082 0.076 1.062 o.026 a.058 1.152 1.162 1. 1 3 1 1.063 1..039 1.016 0.088 1.UJO 1.174 o.261 o.096 1 .056 1-034 1.olar 0.065 1.040 1.197 1.0055 0.092 1 .015 0.087 0.056 1. 0 7 1 o.tx4 1.033 0.027 0.019 0.200 1.057 0.070 {.0136 0.005 o.014 0.0113 0.049 t-053 1.066 1.087 1 .007 0.053 1.089 1.036 1. 1 8 3 1.103 1.462 't.1?3 1.050 1. d [mml.177 "tla4 1.O3S 1.006 0.1 3 1.2s pl = 0.014 0. 1 1 7 0.188 o.069 o.094 't.103 1.035 u-us n nq7 1.080 1 .o27 0-028 0-028 0.O29 1. Ganda.059 1.0043 0.0.078 1.062 0.037 1 .0125 0.093 1.107 1.'.048 1.156 't.0066 0.0129 0.048 0.041 't.(xl 1.268 o.06s 1.034 1.046 1.016 0. 0 5 0 0.061 0.442 o.199 0.129 1.193 1.85 o.179 o.049 r.014 0.213 o.119 1.050 0.0035 p m a x = o.0094 o.064 1 .124 1.M2 0"044 0.110 0.248 0.098 1.079 1.0105 0.066 0.O72 0.065 0.033 1.046 0.05s 0.O75 0.051 0-053 0. Kvd MomenTulangan LampiranB.013 0o14 0.098 1.156 o-160 o.o1M 0.015 0.045 0.O92 1.064 0.130 1.038 0.o12 0.016 0-016 0.179 o.047 0.030 0.02 o.070 v-vt z 1.039 0.176 0. 1 2 ' l '1.0070 0.128 1.018 0.0:13 0-034 0.114 1.O29 1.4 1 .032 0.117 o.078 o.164 1.0062 0.220 0.010 0.0039 0.015 1. 0 6 3 0.096 o.078 1 .041 o.187 U.275 o.073 1.147 0.o121 0.052 1.027 1.254 o.O74 1.137 o.054 0.014 1.044 1.057 1.069 0.UW 1.0035 0.056 1.057 1laz 1.053 1. 1 6 7 1_121 0-089 1-172 '|.032 o.142 0.023 0:025 o.282 o.012 0.o24 0.222 0.043 1.t41 1-147 1.108 1.031 1.153 1.186 0.031 o. 1 7 8 1-128 0.A32 1.M8 0.099 0.076 1 .124 0.025 0.044 0.009 0.(x.203 1:209 0.044 1.108 1.046 1. 1 1 2 1 1.037 0.059 0.o21 0.025 1.082 0.124 1.017 0.143 1-'t49 1-'!il 1-160 1.108 1.041 0.041 1.015 0. 23 24 25 26 27 2A 29 30 31 32 33 u 0.075 U.168 1.053 't.086 1.UD3 1-193 U.018 1.oo4 0.124 1.132 o.066 1.097 1.055 o.O92 0.0152 0.015 0.009 0. 1 3 0.0097 0.051 0.0086 0.034 1.190 1.071 1 . 1 0 o.068 0.289 1.176 1-IV 1.023 o-o24 0.0156 0.067 1.O7'l 1.0117 o.0133 0.027 0.85 .159 1.t03 1.013 0.078 0.018 0.084 1. 0.123 1.023 o.026 0.206 o.03s 1.133 o.088 0.0090 0.098 1.029 0.O25 1.179 1.171 1.0051 0.056 1.019 0.0160 0.089 1. 1 5 1 1.050 1.135 1.004r 0.062 1 .022 0.080 1.119 o-124 o-'t28 o.058 1.011 0.026 o.066 1 .196 1.058 0.098 1.035 0.0101 0.008 0.084 't.102 1.172 0.059 0.043 0.076 0.188 1.018 0.034 1.. Mn = Kvd MrU batasan tulanganpmin 3 p act < p max Satuan : b [mm].011 0.131 0. 1 8 9 o.193 0.427 f.093 1.073 0.093 1.017 0.075 o.092 0.lfr) 1.227 a.0078 0.113 1.183 o.0058 0.207 1.029 0.068 1. 1 4 1 1.0148 0.015 0-016 o-o17 0.036 0. 1 6 1 1 .422.011 o.135 '1.170 't.040 a.0109 0.203 1.054 1.213 1.096 0.085 0.O24 1.

081 1. 1 3 6 0.008 0.151' 0.162| O:049 1-170 1.059i 0.034 U.087 1.O22 0.026 1.Lampiran 8.148 1.0132 0.85 0.063 1. 1 5 8 1-164 1 .143 1.033 0-033 0.043 0.0096 0. 1 9 1 0.o1e 1.2 Tabel FaktorPengaliMomenTulanganTunggal.027 1.020 1.088 f.067 0-069 o.078i 0.019 0. 1 7 6 0.053 1.069 1.064 o.067 1.447 0.059 1-14si 0.17e.039 1.o27 0.050 0.153 1 .038 1. 1 4 2 o.028 0.016 0.03l t 1.118t 0.102 1.0@ 0.136 0.067 1.165 0.064t 0.121 0.211 1214 0_003 0.052 .o142 0.079 o.0{x5 0.O74 't.026 0.103| 0.038 0.113i 0-036 1 .015 1 .028 0.034 1.061 r.061 1.a& 0.052 1 j 8 2 1.037 1.129 0.0178 a-251 0.048 1-052 1.068 1.222 0. 1 1 1 .a71 a.o2e 1.017 0.007 0.u7 1. 1 9 8 0.0ll:} 1.021 1.025 0.023 1.011 0.046i 1.153 1.062 o-177 1 .051 1.093 | 0. 1 7 0 0.158 1.03t 1.101 1ia2 0.Kvd untuk mendapatkan Momen TulanganGanda 6^ty - 25 MPa 400 MPa =l-r =ns'/As AsU(b.201 t.082 1.(}41I 1.0076 0. Ast [mm2] .058 i 1. 1 2 5 0.135 732.014 1 .o27 0.019 0-021 o.016 0.M6 1.o38 r.023 o. 1 7 2 o.an 0.067 0.056 1.2)1 0.014 0315 0.0f4 1 . 1 3 0 1.@66 0.063 1.131 o-t9t .095 1.224 o.0183 0.017 1 .031 0.083 1.052 0.107 0.086 .011 .150 0.073i 0.057 1.029 0.124 1.079 1.018 0.030 0.016 0.05s 1. 1 3 6 ' t .079 1-os3 | 0.058 1.023 0-025 o.. 1.019 1.029 0-091 1.060 0..472 1.186 0. 1 0 8 1-108I 0.073 1.033 1.039 1 .055 0.011 0.011 1 .070 1.12S! 0.?87 0.o122 o.085 0. 1 1 5 .0168 a. 1 5 4 0. 1 5 9 0.096 1.008 0.0112 0. 0:O49 0.047 1.033 0.031 1. d [mm].187 1.172 1 .016 0.009 0"009 0.200 1 .043 1.049 .057 0.032 o.056 o-163 f.024 1.0050 1.065 1.0101 0.1U 0.074 0.0086 o.067 1. I a.011 1 .018 0-019 1.042 1.068 .()43 1. 1 1 9 .081 1.065 o36 0 .039 0-l19 1.014 0.0163 0.045 0"(X8 0.0193 o.392 Catatan : Momen nominal tul.182 1.085 1.071 1.139 1.142 1.124 I n70 .016 1. 1 6 6 0.063 1. 1 4 4 0.A92 't.046.o8f 0. 1 4 8 1.009 0.(x)8 1.030 0.013 0.287 0.008 0.045 0.058 .045 o.037| 1.051 o.(X6 1 .009 0.029 0.123 .d) No a/d 25o/o 500/o 75o/o ffio/o OC-/o 90o/o 95o/o kvd ald kvd ald kvd ald kvd a ! ald kvd ald kvd dd kvd I 1.075 .189 1 .237 0:O173 a. 1 1 3 0.024 o.054 0.013 1 .043 o.012 0.038 0.030 1.097 n n l n 1. 1 3 0 1 .1fi lt a.172 0.018 1.077 1. 1 4 8 0.038 o. 0.092 1.213 't.0035 0.0117 0.1't 5 1.280 0.044 r.0s0| 1 2 J 4 b o 7 8 o 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 2A 21 2.093 .167 1 .100 .229 0.432 0-100 1.197| 0.031 1.060 0.048 0.0188 0.124| 0.026 0.O77 1. 1 3 7 0.037 o.010 0.107 1.0081 0.055 1.O72 .090 1.208 0.174.o72 0.019 0-020 o-o2t 1.oto 0.127 11?/.141 1.036 o. 1 4 3 0.0s8| o.157 0.093 0.018 0.056 't.026 o-427 0.086 0_088 0.0040 0.112 1.062 .055 0.021 0.O74 1-076 1.039 .(X8 1-043 1.069 1.147 1.191t 0.0061 0.033 .0035 0.062 1.058 o.244 0.091 0.168 0. 1 7 3 1 . 1 1 3 1 .036 .028 .114 1.0127 0.032 0-034 0.036 1.052 0.086 1.006 0.052 1.12 0.030 1.o16 1 .265 0.056 1.048 1. 1 6 0 0.851c-b ) 0.153 G(F5 1 .050 1.215 :0.O{9 1.031 0.096 nqt 0.040 1. 1 8 1 0.129 1.041 4.071: u-t t 3J 0.041 1. 1 8 5 0.0't2 1 .O27 1.208 1.071 1 .082 .013 .0203 0.075 1.30) = Pmin = pmax = d'la s a = (Ast-As')-fol(0.076 0..044 0.007 0.069 | 0.1 9 1 0.004 0.0tr1 0. 1 1 8 1.0't5 0.013 0.oss o.005 0. O-os3 1.UJ' 1 .oe8 I 0.154 1 .021 0.0203 a.096 1.100 0. 1 2 4 1 .'t95 1 .024 0.0157 4.0091 0.013 1 .038 0-(xo 0-0.193 a.030 . 1 6 1 1 .0198 0.t0& . Mn = Kvd Mr! batasan tulanganpmin g p act < p max Satuan : b [mmi. 1 4 7 1-108 o-010 { .o22 0.025 .005 0.176 | 1.0071 0.273 0.0137 0. 1 8 0 1l7A o.043 .186 ' t . 1 1 9 1. 1 6 7 1 .033 1 .0s] 1.140| O.062 0. .050 o.03'l 0. 1 9 3 1 .036 0.056 1.27 B 1= 0.097 1.117 1.089 .028 i O:O1O 0.103 1. 1 3 0 0-012 1 .055 .017 1.143 0-0106 0.ovl 0.0.2u 1.85 .057 0.258 0.017 o-007 0.057 1.061 1.UJD 0.006 0.036 0.0152 0.039 1. Ganda.132 U.0147 0.M9 0.015 1 .114 0.017 o"019 0.078 0. 1 1 0 1.206 't.084 0.040 0.179 0.1s5| 0. 23 24 25 26 27 2a 29 30 31 32 3g u.034 'i.O35 0-013 0.044 1.o34 0-lo5 1.134 1.010 1 .053 1.104 .093 o.086 1.076 1.064 0.053 0.127 .008 (fc' .

1 7 4 0.0054 0.0s2 1.069 1.058I 0.115 o.061 1.o17 't.145 1.068 1.116 1.172 r178 .176 1 .085 0.417 0.85 .n 21 2 23 24 25 26 27 28 & 30 31 at 33 34 o.035 1.O1. 0 5 6 1.046 .131 1.071 0. Ganda.121 .O27 1.011.0224 n nr?6 0.eKBs 0:041 0.014 1 .132 .226 0.166 1 .0060 0. ' t 6 3 0.034 1.o25 1.M2 1.0237 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 .152 0.0186 n nloa 0.053 0.019 o.12A 1.035 0.013 1.074 1.130 U.30) = Pmin = pmax: d'la s a = (Ast-As')'fv/(0.038 O:O39 0.051 .041 1.241 {.045 0.089 .006 o.O77 1.&li} 0.015 1.095 1-02.190 .177 1.256 1.3 lniuk mendapatkan Momen TulanganGanda 3O MPa 'y - 400 MPa =l-r = As'/As AsU(b'd) No ald rcvu ! aH kvd ald kvd ald kvd ald kvd ald kvd ald kvd 1 2 3 4 J o 0.138 1.013 1.036 0.0142 0.191 1.392 o.mc ! 0.034 1.o74 . 0.064 1.058 1.072 1-043 1.028 0.021 't-048 0.264 1.1sr 1.033 o. 0.181 1 .0048 0.039 0.148 . d [mm].|8 0.062.091 1.424 1.071 0.093 1.0ti9 .426 1.104 0.008 0.097 1.189 't.O29 1.141 1 . 0 .011 0.tm o.174: 1.004 o.056 o.013 1 . 0 3 6 .093 o.097 1.o:xl 0.M2 0-044 0.044 | 0.036 0.tx6 0.051 1.062 1 .043 1.105 1.057 o.(X6 1.2u 1.070 0.016 0.041 .0180 0.145 o. 0.013 o.171 1.047 1.o22 0.127 7-176 1.016? 0.0205 4.007 oo07 o.M1 0.057 1.ms .083 0.046i 0.036 r.119 0.025 0.017 o.219 o.019 o.014i 0.045 1.02e.068 0.042 1.033 1.o14 0.053 1. 1 4 5 o.040 1.0085 0.186 1 .O27 1.181 1.0117 0.0i30 0.01o 0.03S 1.066 0.021 o.018 o.0092 0.014 0.016.Mn = Kvd Mr! batasan tulanganpmins p act < p max Satuan : b [mml.049 1.037 1.151 1.O32 1.030 1-018I 0.1s6 1 j 0 2 o.107 1-056 1 .019i 0.048 1.055 0-058 0.093 0.212 1.070 1.020 0.008 0.1U .066 0.065 . 0.034 0.035| 0.024| O.030 o.068 1.0199 0.o12 0.o38 0_o03 0.011 't.016 1.100 o.o27 1.010 0.0035 o.160 0.0136 o.056 1.Kvd 8.0s4t 0.oil 1.018 o-019 o-019 1.04& n n4n 0.003 o.02S.144 1.010 t).026 0.o37 .089 0.023 1.068| o.009 o.286 1.103 1.138 0.0104 0.007 0"008 0.O73 1.U2 .053 1.2aa 0.066 1-A71 1.025 1. 11 0 .121 1.146 o.fftg .164 1.052i 0.168 0.061 0:029 1.032 0.189 0. 0. 1 3 3 o.031 1.004 0_005 0.126 1.154 .063 o. .048| 0.043 0.216 o.olo .047 1 .136 1.| 1.0il | 0.2a4 o.108 0.031 1-036 1.060i 0.i16 1.424 0.095 1.021t o. 1 3 5 0-058 1.0041 0.139 o.016 0.278 1.006 0.076.183 1. 1 1 4 0.27'. 0.078 0-086 0.050I 0.026i 0.014 1 .114 1.056 0.106 o.166 . 1 1 1 1.205 1.031 0.029 0:030' 0.0.137 .85 0.4211 0.053 1.187 1. o.032 .099 0.06z 1.052 1.0S4.150 1.197 a.032 1 .017 0.157 0-066 1 .099 o.023| 0.037 1.219 1.080 1.028 .0098 0. 1 2 2 o. 1 1 4 o.028 0. 1 1 0 0.094 1-104 1.139 1.203 1.069 1.4174 0.O77 1.013 0.063 r.021 o"024 0.174 0.075 0. 1 0 9 0. 1 2 6 o.o4aI a.UJO 1 .171 1 .0&t 1. 0.054 0. 1 8 1 o.162 1_f68 1.ox6 o.017 0.026 0.151 1.Lamparan Tabel FaktorPengaliMomenTulanganTunggal.o24s 1.058 1.082 1.012 1 .193 o. 0 3 7 1.010 0.062 t.029 0.066.005 0.0s9 1.0155 0.023 o.037 r. 0 1 9 1.014 0.059 r.094 1.006 0.133 1.143 .051 1.031t 0.0218 0.013I 0.056 I 0"161 1.063 0.125 0-054 1.133 1.0123 0.049 1 .082 1. 1 5 1 0.019 1.052 0.0067 0.0s4 .110 1.146 1.'t23 0.048 1.060 1.063 1.041 o.035 0.196 1.105 . 0.023 0.029 0.102 1.(X9 0.080 0.16{} .019 0.110 1 1.167 0.0161 0.085 o.011 0.180 0-074 t-186 o.025 0-026 a-o27 0.041 1-046 1.075 0.078 1.005 0.043 1.0244 0.01 11 0.073 1.141 0.175 0-182 0.080 r.061 0.011 o. 1 6 3 0. 11 5 .85'fc*h) Catatan : Mom6n nominal tul.-13{} 0.055 .011 o"ot2 0.047 0.076 1. 0.015 1 .130 0.109 1.2W 1.031 ol}32 0-033 0.018 0.196 0.0't5 1 .156 1.087 1.080 n n17 1.o79 .088 n non 0.038 0.009 0.009 0.1 5 1.421 1.0S7 1.083 1.089 1.oe2 1 .198 1.26 B1 = 0.M8 0-051.084 .0'16 0.031 0.158 1.o24 .060 .o72 't.o39 r.212 0.008 i 0-027 1.127 1.016 1.022 o.008 (fc' .078 o.008 0.t26 .015 0.026 0. 0.121 't. Ast [mm2] .121 1.0079 0.o57 1.249 1.020 0.051 0-053 0. 1 5 7 0.184 1.035 0.087 1. A126 1.073 0.086 1.0073 0.20v o. 0 9 1 1.

050 0.O44 o.031 1.025 o.169 o-174 0.1s9 0.053 0.007 1.062 0-067 a.115 0.12l:i 0.0265 | 0.067 1.069 1 .032 1 .188 1.081t 1.041 0.09r 0.025t 0.011 1:051 1.0136 r 0.086 1.087 0.015 1.140 1.01s7 I 0.043 1.01 1 0.o.o7o I '1.031 1.1 8 0 0:O73 1.036 1fi9 | 4.0&l 1.0064 .106 0-111 0.8't P min = 0'0035 p mar = O.089 0.260 1.073i 0.032 1.098 1j02 1.009 0.117 1.o3o 1 .044t o.020 13 14 15 16 't7 18 19 20 21 n 1J 24 25 26 27 2A 29 30 31 32 3i:l 34 1.062 o.096 1.057 0.013 0.011 1.028 1.068 i 1.071t 1.028 0.112 1.03S I 0.137 0.022| 0.060 0-063 0.'t25 1.o22 1.058 1.078| 0. 5A% kvd a/d k"d aH ZJ-lo l3-/o a Asu(b"d) a/d i No . 0 1 7 ' 1.050 o.115 | 1.130 0.143 1.066 o. 0.otr! .O28 1.008 1.019 o.196| OO37 1.043 1.043 0.053 i 0.a222 l.246 1.092:. 0 2 1 1 .083i 0.007 1.o27 1.30) = o.427 1.03s 1 .o45 r.068| 0.070 1.045i 0.0107 | 0 .0251 | O.o12e | 0.014 0.048 1.023 1.056 1.a27| 0.043 't.027 1. 0 1 1 4i 0.098 1.03& o-040 0.098 | 0-020 1.0143 ! 0. 0 1 90 .005 0.03s I 0.409 d'la E a = (Ast-As')"fo/(0.oss o.048 1.039 1.175 1.085 1.1* 0.103 I 1.lsl 1.014 0.1.026 1.oo4 0.031 1.040 1.030 1.008 1.016 0.044 0.0085 0.015 0.107 1.0121 | o.037 o.01s3 i 0.039i o.140 0. 1 7 4 0.049 1 .A74 1.O& 1.o19 o.o77 0. 1 8 0 i 0-051 1.151 0.ns 1.082 0. Mn = Kvd Mrt batasan tulanganprnin3 p act < p max Satuan : b [mml.061 1.151 1.11s O.195 1.163 0"067 1.o244 Z 0.006 1.215 o.043 0.168 0. o.135 0.145 0.035 0.162 1.015 c.103 0.zls 1.006 o.010 1.026 1.0057 ! 0.132 1-'t38 1.0216 1.0s8| 0.005 1.417 0.168 1.UOO 1.oo9 1.052 0.1 9 't.114| o.oto o.m6 t 0.092 0.003 o.0215 t 0. 1 5 5 o.017 o.036 1.048 1.on 1.208 1.176 1. 1 0 3 0 . 1 9 2 0.O27 1.a172 | 0.008 0.0.101 0.014 t 1 .052 1.078 ' 1.056 1.009 0.210 1-(M6 | 4.038 t 1.064 1.052| 0.030| 0.046 1.0150 | 0.04sI 0.0165 .127 1.038 1.Kvd Momen TulanganGanda untuk mendapatkan fc = fv = 35 MPa 400 MPa r = As'/As =.o35 0.017 0. d [mm].031 0.017 1.o25s | 0.055t 0.016 I I 10 11 tz o.o4s ! 0.oo$ | o.108 1.064 p1 = 0.108 1 1.oo42 | 0-0049 | 0.fl3 0.038.0s0 0.0071 | o.06sI 1.(X1 1.054 0.011 0.102 1.ozn l.033 o.177.037 1_M2 1.136| 0.0s5| 1.024 1.079 1.2SS 1-058 o. o. o.046 1.056 0.005 0.143 1.o27 0.15et 0-031 1.o1oo| 0.o11 0.008 0.065 0.1 1.042 0.099 O.07s| 1..149 t.0035 i o.048 1.080 1. 0 3 3 1 .019 1. 0.O52 '1.119 1.164 o.065 1.048 0-053 0.081 0.00u 0-007 0.006 0.0(X) 0.0237 | a.01.268 1. 1 1 4 0.1 3 1 1.120 a-125 0.038 0.027 1.01s 1.013 't.034 1"035 1.013 0.003 0.1 1.071 1 .o7e .033 1.060 1.075 o-o24 1.4 Tabel FaktorPengaliMomenTulanganTunggal.061| 1.85 .108 0.029 0.153 o.016 0.ole 1.O32 1.201 1.004 0. 1 0 8 ! 0-033 1.08s o.122 1.039 t 0. Ast [mm2] .M2 o-o2olI o.024 1 j 2 5 0.091 1.034 1.107 i 1.o2os 0.087 a.129 1.o22 1 .135 1. O-O25 1.o24 0.125 .o72 o.054 1.O24 1.103 1.019 0-021 0.029 1. 0.058 0.224 A.020 r.149 4.165 1-170 1.1i37 1.131 1.422 1.o23 1.088 I 2 3 4 c o 0.0186 | 0.035 1.03t} 1.021 i 0.190' 0.159 1.ozs 1 j 2 0 0.146 1.078 1.014 1.142i o.0s6 o.'156 1. 0.021 1.o72 1.O52 a.144 0.10{ 1.010 o.064 1fi2 | o-wz .O24 1.1s3| 0.0.091 o"096 0.o7s t 1.037 0.016 0.061 r.069 1.18'.113 1.118 | 0-080 0.071 0.074 1.fc-b) Catatan : Momen nominal tul.013 0-013 0.013 0"015 0.060 0.029 1. 1-O20 1.013 0.056 0..o17e o.025 1.10s.058 0-060 0-062 0. 1.018 1.18 0.048 o.026 1.054 o.029 1 .050 0.167 0.18$.055 0.131 0. 1.018 0.0e3t o.ozz 1.206 t-602 0.166 O.oe3 1.033i 0.034 1 .043 1.oo7sI o.011 i r|'tt 1. 1 8 6 0.014 0.217 1.063 ' 0"013 1.036 1.148i 0.036 1 .088.178 o.O229 | O-231 1.088 1.o1o 1. 1 4 9 0.024| 0.069 1-O74 1.124 1.055 1.173 0.85.082 0-0S4 0.148 1.16s| 0.042 | 0. 0.137 0.zoz 1. 1.033 0..189 1.042 1.oil o.016 1.1.086 0. 1 7 1 0 .017 0.008 (fc' .0s7 o.055 1.o28 1 .035 1.157 U.009 0.014 1.412 0.olo 0.012 i 1.Lampiran B.053 1.195 1.or| I 1.154 1.15S 0.044 1.029 1.130 0.030 i 0.017 0.093 1.039 1.186 o-007 0.018 0.023 0. 1 6 1 t 0:046 1.o16 0.O271 0.023 1.O33 1.130! 0.041 1.111 .012 1. kvd ald kvd ald tvd ! aH kvd ald kvd .050 1. 1 9 9 0. Ganda.046 0.|ZZ 0.

013 1.156 1.o24 .0s9 0.012 1.062 0.O22 O.0f4 0 .03€ 0.125 | 1.007 1.090 1.85.040 .050 0.30) = Pmin = o.160 0.013 _014 .o14 o.011 .U# 0.043 .155 0.5 Tabel FaktorPengaliMomenTulanganlunggal.133J 1.0& 1.061 0-013 1 .0296 o-03{ 0.017 1.013 0.o52 1.130' 1.1 o.052 . 1. 1.132 't.114 0.140 1.106 1.014 .O27 r.101.1*.O2s| 0.086| 1.085 .174 1.027 1 .082| 1.420 . 0 1 6 1.015 0.101 1.017 o.101 0.UU3 0.047 o.261 .006 0.145 1.036 .065 0.1 o.Mn = Kvd Mq batasanlulanganpmin s p act < p max S a t u a n : b [ m m l .096 1. 0 5 1 o.091.A24 0.Oz'.013 0.086 1.060 0.os7 0:058 0.r10 ! 1.171 1.016 o..078 0.010 0.020 o.180 1.050 .162| 1.123 1.034 .082 0.044 i 1.017 o. 0.u2 . 1.151 0.ffi2 | 1.ot54 0. 1 6 0 0.025 1.034 0.022 0.004 0.170 o-rTl 0-184 0.136| l-141 | 1.041 0.044 O.038 0.150 1.0.oes ! 1.o71 1.059 0.010 .o122 0.052 0.04s 0.020 I 't.008 (fc' .128 0.'t58 1.oss 0.0059 0.148| 1. 1 5 4 o-030 1 .064| 1.016 1.157| 1.009 .034 o.03s 0.025 4.04st 1.0161 0.091 1.191 0.029 0.77 0.008 o.01s 0.109 0.044 0.052 0.0280 0.134 1.fi3 | 1.101 1.040 | 1.029 .054 1.ozr ! 1.049 i 0.0256 0.016 0.029 "036 0.0075 0.018 .0272 0.050i 1.084 1.O77 1.0201 0.031 0. Kvd MomenTulangan Ganda untukmendapatkan 4O MPa ty - 400 MPa r = ns'tAs =|AsU(b-d) a/d ZJ-/o 50o/o I J'/o 6U-/o 850/0 90lo kvd a/d kvd ald 95o/o kvd ald kvd a/d r<uOI a/d No 1 k"d i .149 0-029 1 .031 .141 o"146 0.069 1.113 o_087 .016 0.o27 .06S| 'l 1.01e I 1.108 15 0.o15 0.086 0:O9O 0-095 0.(Ms 0.156 0.057 _o7z o05s .o72 0.132 0.015 o.008 0.122 0.048 o.o22 0.ot5 0.020 .182 1.082 .0264 o.008 1.0e0 ! 1.0043 0.O7g 1.059 0.O20 1.024 .030 0.002 U.186 1.0169 4.040 o.080 1.109 o.059 1.039 0.031 .031 0.151i 1.034 0. 0.054 .011 4fi12 n nat 0.047 0.165 1.017 .A s t [ m m 2 ] a = (Ast-As' )*to/(O-8s"fc*b) .038 0.o4e 0.0035 P m a x = 0.149 0.0138 o-0146 o.023 o.is3 I 1.068 .085 0.0193 0.2g 0.037 0.177 1-183 U.088 o.106 1.028 0.048 0.071 .0035 0.031 0.033 0. 0.037 0. d [ m m ] . 1 0 6 0.025 0.226 o.114 | 1.044 0.040 0.055 | O.066 0.158' 1-164| 0.078 .036 | 1.128 1.M7 .081 0.032 .120| r.081 r.030 0.026 0.oo8 t 1. Ganda.152 1.()4g 0.o1s 1.139 1.053 .0067 0.0209 o.122 1.424 o.138 1.011 0.086! 1.o27 0.075 0.142 0.004 0.105| 1.050t 0.(M7 .143i 1.003 o.056 o.O72 1.039 1.017 t 0-006 i 1.or2 r.027 1.118 4123 o.010 1.035 0 .086 1.1 6 1 1.0f7 1.444 1.m8 .0185 0.049 1.0r06 0.205 a-212 0.064 0.24A o.004 U.033 0.0u .053 0:045 .162 1.0295 d'la s aA28 Catatan : Momennominaltul.068 0.0082 0.045 0. 0 1 8 1.123i 1j?6 t 1.112 1.079 1.028 0.019 0.011 .009 1.073 0.M2 I 0.033 0.137 0.044 0.005 0.127 0.233 o.053 0.030 0.o17 .Ub/ .010 0.020 o.106 1.080 0.032 0.035 0-039 0.o4o 0.034 .066 0.013 0-014 0.091 1.037 n1'o o.016 .026 .028 | 1.UUJ 0.025 0.0288 0.1't7 1-t2Z 1.014 '1.ou 1.041 .100| tjM I 1.023 .066 .051 .005 0.061 .20'.025 0.05e| 0.070 .o21 0.124 1.176 1.036 0.007 .087 0.o58 o.062 U.427 .009 s.195 1.092 0_073 .0225 0.l 1.017 1.111 L. 1 4 3 o-028 1.o1o 1.056 -058 o.009 1.0051 0.047 0.042 0.068I 1.o24 .073.0&1 .035 .0s6 0.219 o.038 .051 o.115| 1.096 1.096| 1.170 1.023 0.038 o.146 1.026 o.169 ol74 o.111 1.006 .0s1 o.055 . 1.16ar 1.02s | 0-010 1.0240 0.095 0.029 1.u9 .007 0.O12 1.016 0.074 1.ota 0.o47 0.o21 .o177 0.027 o.102 0.022 0.168 1.104 0.077.118I 1.189 1.075 .138| 1.0217 0.0248 0.025 1.0130 0. 1.015 1.080 .o44 -(X6 .023 1.100 1.055 o.o12 1.0114 0.165 0.Lampiran 8.042 0.o35 0.0233 0.034 1. 1.009 arnno 0.058 0.067 1.o24 0.198 0.053 't.164 1.031 1.146| 1.006 0.046 0.163 0.13:l 1.0090 o.117 1.o22 .011 1 .003 o. 1.032 .007 0.04.062 0.062 1.0s5 1. 1.021t o.0{9 1.076 0.135 o.018 1.015 .109.094 0. atd kvd 2 3 4 J o 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 7J 24 25 zd 27 2& n 30 31 32 3B s 0. 0 6 6 0.M1 0'042 0.075 1.010 0.100 0.o0s8 0.o21 o.069 0.127 1.| p1 : 0.008 1.006 1.247 o.u3t) 0.

O 7 1 0.007 0. 1 0 1 1.016 o.028 0.'.171 1.010 0.058 0. 1.031 0. 1.036 1.084 | 0.048 1.067| 1-071| 1.019 0.076 1.009 0.089 1.142 't.30) = Pmln = pmax = d'/a s a : (Ast-As')"fu/(0.094 0.071 1.032 0.154 1.149 1.062 0.o14 0.424 o.161 1.161 1 .0e3t 1-098. 0.157 1.214 0.o20s | 0.148 1.039 o.o1m! o.060t 0.oo44 t 0. 0 5 1 1.O17 1.o282 i a.006 0.o2ee i 0.161 o.027 o.005 0.056 1.003 0.016 0.013 't.136| 1fl1 t 1.054 1.0e7| o.025 o.o11 1.o82 1:.026 o_o27 o.018 0.027 1.123 1.027 0.03:} 0.o24 0.146 1.028 0.040 't.085 1.138 1.0231 | O.412 1.0052 | 0.046 0.O22 1.tr12 0.o12 0.0314 0.o12 o.. 0 5 1 0.103 0.o273 | o.059 0.032 0-0trI 1-109 1.128 1.018 1.0ffi t 1.0€ I 0.036 o.020 o. 0 2 0 .044 0.069 7.125 1.a42 1-471 1.146.028 1.053 o.130 1.051 1.452 1.025 0.019 1.121 0.023: 0.013 0.109 1.003 0.005 o.0086 i 0.008 0.L52 0. 0 5 5 1.187 't.221 0:227 0.85-fc"b) r.o45 o.0.099 o.009 0.065 1.029 o.099 1.o72 0.Ml 1 .072| 0.009 i 1.015| 0-014 1.038 1 .08e.062 1 .080 1..t 3 3 1.023 | 1.067 0.084 1.057i 0. 0 1 1 0.052| o. 0. 0.O24 r. o.03'l o.029 0.027 ' 1.o1 1 t kvd a/d r<vd I .009 o.040 1-057 1.045 1.035 0.107 0.0307 .73 0.OU | l.054 1.059 1.088| 0.069 1.060 ' t . f.174 1.115 1.a4sI o.035i 0.101| 0.054 0. d [mm].M5 0.153 1.008 0.049 r<vo I aH 1.057 0.189 o.or12 I 0.011 1.049 1.422 1.016 1.063| 0.a222 | a.070 1.mo ! 0.041 0.O 1 4 0.'t59 1.094 1.099 1 la4 1.021 0. 0 3 7 0.0035 0.018 1.o27 0.0171 | O. ald kvd ald kvd ald kvd 0.040 o-129 1.oo7 t 0. 1 9 1 f.034 0.074 1.13'l 1.067 1 .048 0.016 0.010 0.osr 0.125 1.076 o.141 1.114 0.008 o.or7 1-084 0.038 0.165 l. r.104 1.084 1.152 1.050 0.014 0.045 ' t .029 U.032 1.053 0.050 1.098 0.0137 .013 1.023e 0.119 1.089 0.052 0.043 0.ooE (tc.194 0.65 .O44 1.421 1.0095 i 0.0s0 | 1.'!i4 1.089 1.027 1.01s 't.065 1 .121' 1. 0 6 3 1.o22 0.133 1.023 1.137 1.143 1-046 o.03€ 1. 1 0 1 1.041 't.008 0. 0 3 2 0.165. 1 4 7 1.075 1.ft8 0.o21 o.061 0.0129 t 0.018 1.163 1.080 1-147 1.104 1.0146 | 0.034 1.M7 1.012 0.168 't.023 o.o4o 0.126t 1'.043 0.022 1.007 0.046.o2s.012 o.165 1.059i 1.os7 0.054 0o58 0.0248 ' o.041| 0.014 1 .009 1.O97 1.0035 i 0.080 o.r2z 1.ms I 1.038 1.004 0.038i 0. Lampiran8.136 1.030 1.1il | 1-156r 1. 1.004 0.067 0.010 0.0154 t t3 24 25 ^^ rD 1.020 1.015 0.154 1.0s4I 0.o27 1. 0 .007 1 .015 0.018 1. 0.m4 0.'t47 1.016 o.f31 I 1. 0 1 4 0.031 1 .(Ms 1.061 0.006 0.(X5 0.031 1.014 0.075i 0. 0.043 0.032 1 .183 1.074 o.047 0-048 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 't7 18 19 N 21 22 0.076 0. 1 0 4 a. O 1 3 0.050 0.094| 0.o2s6 | 0:0265 | o.066 1.241 o.074 ' t .144 1.020 0.t25 1.067 4.059 1. 0.063 0.042i 1.141 1. Ganda.011 0.054 0-055 0.1f I 1.005 1.Kvd Tunggal.062 0.034 I nlc o.113 1.085. 1 1 4 1.081t 0.020 1 .025 1.064 0.088 1.025| 0. 1.Mn = Kvd Mr! batasantulanganpmin s p act < p max Satuan : b [mm].107 o.006 0"007 0.005 0.0180 ! 0.089 0.104| o.or1 o.167 1.013 0.121 27 2& n 30 31 32 33 34 | 0.o1e7 t 0.005 0.006r t 0. 0 1 0 0..151 1.036 1.046| 0.091i 0.'t34 1.442 0.049 o.'t60 1.076 ! 1.009 0.6 TabelFaktorPengali MomenTulangan untukmendapatkan MomenTulangan Ganda fc = fy = 45 MPa 4oo MPa = r = As'/As Asu(b"d)i I a/d kvd a/d No 1' J .015i 0.094 0.094 0.028 0 .156 1 .1| 1-oss| 1.116 o.017 0.032 0.036 0.078' 0.031t 1.064 1.038 0.ao2 0.02e 0. 0.040 l.m16 I 0.o2'l ' t . 1 3 5 1.023 0-024 o.027i 0.009 0.036 1 .201 0:207 a.045.177 1.092 1-066| 0.o.010 1.112 | 1. Ast [mm2l .o4s t I 0.021 1.449 1-017 0.oss 1 .076 1. 1 0 5 1.06St o.128 1.118 1.0214 2 0.015 0.r80 o.039 0.z4z 0.234 0.o7s 1 .002 0.rAt 1 .120 1. 0 1 8 1.0069 . 0 1 8 0.043 1.o22 0.0078 .041 0.107.01e o. 0 3 2 1.047 c o 1 .022| 0.004 0.0t3 o-o13 o.015 1-017 1.061 1.034 1 . r-103 ! 1. 0 .029 0.fi4 0.006 0.0103 | 0.123 1. 1 4 2 1.025 | 1 .025 1.034 0.@8 0-008 0.081 0:085 0.101 0.036 1.ly 1.094 1.UJU n n2{ p 1: 0.O29 1.0e7 0.117| 1.o12 o.f39 1.420 1.05.025 0.033 1 O-02S 1.056 1. 0 1 8 8 .019 1.016 r.005 0.016 1_080 1.{1 0.016 Catatan : Momennominaltul.426 0.ozso .047 1.030 0.011 1.0120 ! 0.079 1.O21 0.

6l 85 o2 crj + '6 (E o o c\i .c (\t G Q) -) _v o o O q t\ f c l o) o t (l) c0 :l o o o o dt l -:z I a o d (5 o - c) u o n i6 :l (s o o o q <f.q. (! E g z E o Y 'cn g o o o q ct o E .g crl o d -g o o (f o o J .

Y l c o o o O l- (') o /ft E o - o o o co :J L a o o o n iu f. ([t '6 .a (u E (D z E o Y '6 ! N o o) '= o) .o (s -o 1 .q E i: o N CJ .= J pryud0 .

s rO tl I s o) ll be (o tl E (! rit tl rl fl pvuds I \. / \.. q ro -o _t {-:}J /.. (l) U) r ----t.a >.f.\. t\ \ 'l 6l I ''/. \ \ '-)\\\ \i t"tsii' o) 6 (f) d i: 'oE J .a E z E o Y '6 .tl f' .i a o l'. (\ \ll I I I o o (f.. .-'\I t'.N o -o lz ot -l E l f I \ io I o :.r< ($ L o \i |(i X. t tJ I o o o i o co -:< f./ \ -f o o o (o (tr o) o (L 6 ".l'.\: ir\ -A \r \ .I = il E o dl '=:t I I V \ f \ I i f+ >: Rg. *'.-.'.\ F r o o o o c.. \ ! : i l bs .' t '-I rl *:.- l-- ol t/ . 'ci tl ri --l ": 7 i. ilttll | _l i -i-". t:jT . I i \ . .(a -i .

d -o -l fiJ o c f -Y f o o c? t\ $ E o) o (o o co I a c (Il o G' o o (L a -ut (t' z o E o Y 'a l< (u o E o) -q o n O .= E N J pryud0 .

= J o o o o o ci pryudE .)< f a fit o o) oo f (s .G' (U -o n) -) .)a - = E o dl o (n .q. (E E z E = \< '6 Y (Il o c) E (u L (tl t() o) i5 d .

\ tt\rr n..(5 fit q) -) l.. (xl _..b ---1 s-t ||.e bs tl \ \' E (t. o N ulfl sr ol l >o\l I ! c tl 4t--F\! ct) o (U \/ \ \ \ :l I € . i r.-):\$ ..'l f 'r/ I I I t_ -l \i /x /'. { .7 /'.l l l == (.a (5 It E z E E Y '6 Y o I :\ : i I I -. N ll .\tt 'r \\.!E o- \ I ' . tl (D \ . i (! i I {...i I o : : I \ t' I . e! -c\ y. I \ \1 0) (L o t.iI .. \\\'.irt s tl o .x rJ) ll ..'t.t t: :l.')t.s sf tl -- n\. I . -\\ o o o o c.: i5 (o cj E J pryud+ .bft iit -c' = o o c) F* fi/ 'll 1r t: lr \1 co o o co L f E c) s .r t /-r I r) I: '/'t i \r__i GI -a- - .. (u o .\ ..

a o o o E z E :4 -6 x N o '= o. (! i5 N d .= E J puud+ . l = c (D (n o L (D (D :t -!l a L a (g o (L o q) .(U (It -) v f.

' E = Y '6 I I I I I -. rl -'-. -l .. t' ii\ l- tr o T.\ \. r -c a-.. T i'r\ *"\ H 't \\ A -l l\ { O I I I z o -i'l I i \ r./ t t. _1-I \ a \ \: \ t'\ o st o a q (f) \' ... .i \ r ii+ Ir Xt r). lt c o c) o oE FeEF-n 'r. c! !l (D IY \ t .I :.L roo|f)or.! \.-../ ( I t ..lz t I -l 0 '=. '\\\. r i \l . l :\ \ .9 (U c I il '1tl -*1 -l I tl r .R rO .'.. o) o \ -'1 CJ (t. \ . \ \.-))\lii' r\..\ . I t I 'r.r.i :i t.'.:i l* / '.i r i f' F !-./ / _ i..tl a rJ)l \ | [\t *. o o o q ro I /'.t| rOo\ il . _-i N. t \.J t -- 'i.r)o C!NF o o o e o pryuds J . \ '. t.'/ .(t (! - 0) -t .-b-.' 1 : i t' :l I ri:'\ t.l / \ l-l). 'r \\. . \ = -: -- E co O L Q) . . ti ! ) a o o (! :f -Y '.To. \: . o o e C\ o o - o o $ [ -'I s fi tl E 6 @ sl s NI '{l t l i ! \ -. :1 \ . N t \/ d -=. I cd I I i-i r ..- O c = .

a . lz c f = o o <) q t o co IZ 0) a q t\ q) o o o q (0 o (L o (s o o o q ro N o€ o-a o qti sf' A a o o o q (f.= E J e o .C (u E @ -.i o 0) o o (f q E 6 o ol o L o o o o. cj .9 z E o Y '6 I (U E o o o o c.

A LAMPIRAN .

MM lr. JajaPryadi. MT ST. HerryVaza. b) Tim Pembahas o o o r o e o . Bambang Widianto. HeriYugiantoro. Agus Nugroho.Sc Prof. lwanZarkasi. MT ST. Didilrahadi Asep Hilmansyah.Sc lr. JokoSulistyono. lr. M.LampiranA Daftar Nama a) Pemrakarsa Penyusun / Subdit PenyiapanStandardan Pedoman. BE . Palgunadi.DirektoratBina Teknik.Sc lr. o o .lr. Budianto.Eng.Sc lr.Eng. M. Laneke Tristanto lr. ST Sarmin.Eng. WilanOktavian.Depaftemen Pekerjaan Umum.Eng. o o . ST Sukisno.M.Sc lr. DirektoratJenderal BinaMarga. ST Yudhohrui Hadiarto. M. MPPM lr. M. M. o .Sc lr.Eng.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful