MANUAL

Konstruksi dan Bangunan

PERENCANAAN BETOI$ STRUKTUR BERTULANG UNTUK JEMBATAN

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT BINAMARGA JENDERAL

PRAKATA

jal pembinaan an Sa l a h sa tu a sp e k p e n ti n gu ntuk menunjangkeber hasialan a d a l a h d e n g a n te rse d i a n ya m a, Standar ,Pedomandan Manual ( NSPM ) , Nor y a n gda p a td i te ra p ka d i l a p angan n denganm udah. Untuk mengatasi permasalahandi atas, DirektoratBina Teknik Direktorat J e n d e ra lB i n a Ma rg a D e p a r tm enPeker jaanUm um telah menyusunM an ual Perencanaan Struktur BetonBertulanq untukJembatan. M a n u a l i n i d i su su n d e n g an m emper hatikanm asukan dar i nar asum ber jalandan jembatan. b e r k o mp e ted a n ya n ga h l id i bidang n peker jaan p T a t a c a ra e n u l i sa n n u a l n i mengacupada Pedom an ma ( i Nasional PSN ) Standar No. B tahun 2007.

Apabila dalampelaksanaannya ditemui ataupun terdapat kekeliruan kekurangan pada manualini, akandilakukan perbaikan dikemudian dan penyempurnaan hari.

Jakarta.

Desember 2008

Dir ekturJender alBina M ar ga

UL$ti,, L^L\,\LFG-(,N
A. Hermanto Dardak

Daftar isi

Prakata Daftarisi gambar Daftar Daftartabel 1 . P e n d a h u l u a.n. . . . . . . . . . . . . . . 1.1. Ruang Lingkup 1.2. Pemahaman terhadap Struktur Jembatan 1.2.1. Umum 1.2.2. Tipikal Struktur ............ AtasJembatan 1.2.3. Tipikal Struktur Bawah Jembatan Penjelasan Persyaratan UmumPerencanaan ................ 2.1. SyaratUmumPerencanaan Struktur Beton 2.1.1. UmurRencana Jembatan yangDigunakan 2.1.2. Satuan .......... 2.2. P r i n s i p m u m e r e n c a n a a.n. . . . . . . . . . . . . U P . . 2 . 2 . 1 . D a s a r m u m e r e n c a n a a.n . . . . . . . . . . . . . U P . . 2.2.2. Asumsi Anggapan dan Perencanaan .......... (PBKT) 2.2.3. Perencanaan Terfaktor Berdasarkan Bebandan Kekuatan 2.2.4. Perencanaan Berdasarkan BatasLayan(PBL)........ 2.2.5. Metode Analisis 2 . 3. Sifatdan Karakteristik Material Beton 2.3.1. Kekuatan Nominal Beton 2 . 3 . 2 . T e g a n g alni n. . . . . . . . . . . . . j 2.3.3. Lengkung Tegangan-regangan 2.3.4. Modulus Elastisitas

I

ii
V

vii 1-1 1-1 'l-1 1-1 1-3 1-10 2-1 2-1

2.3.5. Angka Poisson
2.3.6. KoefisienMuaiPanas 2.3.7. SusutBeton padaBeton 2.3.8. Rangkak 2.4. Sifatdan Karakteristik Material BajaTulangan Non-Prategang 2.4.1. KekuatanNominal 2.4.2. Tegangan ............. ljin 2.5. Sifatdan Karakteristik ............... Material BajaTulangan Prategang 2.5.1. KekuatanNominal 2 . 5 . 2 . T e g a n g alni n. . . . . . . . . . . . . j 2.5.3. Modulus Elastisitas 2.5.4. Lengkung Tegangan-regangan 2.6. BebanRencana 2.7. Persyaratan Kekuatran Beton 2.8. Persyaratan SelimutBeton 3 . MetodologiPerencanaan ................ 3.1. Pendahuluan................ 3.2. Pokok-pokok Perencanaan ........... 3.3. Tahapan Perencanaan ............... 4 . Perencanaan Kekuatan LenturBalok

2-1 2-1 2-1 2-1 2-2 2-2 2-2 2-3 2-3 2-3 2-4 2-4 2-6 2-7
2-7 2-7 2-10 2-13 2-13 2-13 2-15 2-15 2-15 2-16 2-16 2-'16 2-16 2-17 3-1 3-1 3-1 3-1 4-1 4-1 4-1 4-1 4-2

4.1. Umum
4.1.1. Kondisi BatasPerencanaan Berdasarkan PBKT

4 .1 .2 . A su msi e re ncanaan P ................
4.1.3. Tipikal Keruntuhan Balok

4.1.4. Penentuan RasioTulangan Keruntuhan BatokBerimbang 4.2. Analisis BatasBalokPersegi Tulangan Tunggal 4.2.1. Penyederhanaan Formulasi untukTabulasi 4.2.2. Langkah-langkah Mendesain Balokdengan TabelManual 4.2.3. Formulasi untukDesain Manual secara

4.2.4. KekuatanMinimum 4.2.5. Syarat Tulangan Minimum 4.2.6. Syarat Tulangan Maksimum
4.2.7. Jarak Tulangan Perencanaan Kekuatan BalokTulangan Ganda 4.3.1. Analisis BalokTulangan Ganda 4.3.2. Analisis BalokTulangan Gandadengan Tulangan TekanLeleh.... 4.3.3. Analisis BalokTulangan Gandadengan Tulangan TekanLeleh Menggunakan TabelManual 4.4. Perencanaan Kekuatan Balokterhadap Geser 4.4.1. Kekuatan padaBalok GeserRencana

4-3 4-4 4-5 4-8 4-8 4-10 4-'t0 4-11 4-11 4-21 4-23 4-24 4-28 4-31 4-31 4-31 4-32 4-33 4-33 4-36 4-36 4-38

4.4.2. Kuat Geseryang Disumbangkan Beton oleh 4.4.3. SyaratsyaratTulangan Geser 4.4.4. Kuat Geseryang Disumbangkan Tegangan oleh Geser 4.4.5. Tulangan Geser Minimum 4.5. Perencanaan T ............... Balok 4.5.1. Balok danBalok T T-Semu 4.5.2. Analisis Balok Tulangan T Tunggal 4.5.3. Analisis Balok Tulangan T Ganda........ 4.5.4. Analisis Balok Kotak Hollow........ 5. Perencanaan Kekuatan Ko1om........ 5 . 1. U mu m 5.1.1. Faktor Reduksi Kekuatan... 5.1.2. Prinsip Perencanaart................. 5.2. Perencanaan Kolom Pendek...... 5.2.1. Diagram InteraksiKolom........ 5.2.2. Perencanaan Menggunakan Diagram Interaksi..... 5.3. Perencanaan Kolom Lamgsing... 5.3.1. Pembesaran Momen untuk Kolom Bergoyang.............. tak 5.3.2. Pembesaran Momen untuk Kolom Bergoyang. 5.4. Kekuatan Kolom dalam Kombinasi Lentur Biaksial Tekan. dan .. 5.4.1. Asumsi Perencanaan................. 5.4.2. Perencanaan pada Momen Berdasarkan Masing-masing Lentur secara Terpisah.... 5.4.3. Perencanaan Lentur Biaksialdan Tekan 5.4.4. Persyaratan Tulangan untuk Kolom 6. Perencanaan Kombinasi Geser Puntir.. dan 6.1. Penggunaan Metode dan Perencanaan.......... 6.1.1. Pen99unaan.............,... 6 .1 .2 . Me to dP e re ncanaan................. e
6.2. Kekuatan puntir 8a1ok.......... 5.3.3. BebanTekuk......... 5.3.4. Syarat Kelangsingan................

4-50 4-57 5-1 5- 1 5-1 5-1 5-2 5-2 5-4 5-5
5-5 5-6 5-8 5-8

5-14 5-14
5-14 5-15

5-15 6-1 6-1 6-1 6- 1
6-1 6-2 6-3 6-4 6-5 6-6 6-7

6.2.1. 6.2.2. 6.2.3. 6.2.4. 6.2.5. 6.2.6.

Syarat Tulangan Puntir...,..... Torsi Keseimbangan Torsi dan Kompatibifitas................. Tulangan PuntirMinimum.... Definisi danP.o.............. A.o Detail Tulangan Puntir.. Bagan Perencanaan danGeser.. Alir Puntir
ill

7.

7-1 7-1 7-1 7-2 7-2 7-3 7-3 7-3 7 .2 .1 . U mu m padaPelatLantai 7.2.2. Kekuatan 4-5 GeserNominal 7-6 7.2.3. LuasMinimum SengKang Tertutup..... dari 7.2.4. Detail 7-6 Tulangan Geser.. Perencanaan 8-1 Dinding... 8.1. Penerapan 8-1 8 . 2 . P r o s e d u re r e n c a n a a n . . . . . . . . . . . . . . . . . 8-1 P 8.2.1. Umum 8-1 8.2.2. Dinding 8-1 hanyaDibebaniGaya Sebidang. Vertikal 8.2.3. Dinding 8-1 Dibebani dan GayaVertikal HorisontalSebidang............... 8.2.4. Dinding ................ 8-1 Dibebani GayaHorisontal Tegak Dinding Lurus 8.2.5. Dinding Dibebani Sebidang GayaHorisontal dan GayaVertikal 8-2 Tegak urus indin9............... L D 8.2.6. Dinding 8-2 merupakan Bagian dariStruktur Portal....... 8.3. Pengaku Pengikat 8-2 / Dinding...... 8.4. MetodePerencanaan 8-3 Disederhanakan untukDinding Terikatyang Menerima hanya GayaVertika|................ 8.4.1. Eksentrisitas 8-3 Beban Vertikal...... 8.4.2. Perbandingan 8-3 Tinggi Maksimum dengan Ketebalan.. Efektif 8.4.3. Tinggi Efektif......... 8-3 8.4.4. Kekuatan 8-4 AksialRencana dari Dinding 8.5. Perencanaan Dinding 8-4 untukGaya Horisontal Sebidang... 8.5.1. LenturMinimum.... 8-4 8.5.2. Penampang 8-5 Kritis Geser 8.5.3. KekuatanGeser......... 8-5 8.5.4. Kekuatan 8-5 Gesertanpa Tulangan Geser......... 8.5.5. Sumbangan Kekuatan Geser olehTulangan Geser........... 8-6 Dinding 8.6. Persyaratan Tulangan 8-6 Dinding...... 8.6.1. Tulangan 8-6 Minimum.,.. 8.6.2. Tulangan 8-7 Horisontal untukPengendalian Retak......... 8.6.3. Jarak 8-7 Spasi Tulangan............ 8.6.4. Pengekangan 8-7 Tulangan Vertikal.... 9. Perencanaan 9-1 Korbel..... 9.1, Penerapan. 9-1 yang 9.2. Faktor-faktor PerluDipertimbangkan dalamPerencanaan....................9-1 9.2.1. Tinggi 9-1 MukaSisi 9.2.2. AksipadaKorbel 9-1 g-2 9.3. Prosedur Perencanaan................ 9-2 9.3.2. Penampang 9-2 Kritis.......... 9.3.3. Kebutuhan 9-2 Tulangan Total. 9.4. Persyaratan Tulangan... 9-3 9 .4 .1 . T u l a n g a n n i mum.... 9-3 Mi 9.4.2. Sengkang 9-3 Tertutup..... 9.4.3. Pengangkuran 9-3 Tulangan Utama Tarik

Perencanaan Kekuatan Pe|at.......... pelatLantai 7.1. Perencanaan Kendaraan terhadap Lentur........ 7. 1 . 1 . T e b a M i n i m u m e l a L a n t a i . . . . . . . . . l P t 7 . 1 . 2 . T u l a n g aM i n i m u m . . . . n 7 .1.3. Penyebaran Tulangan untuk Pelat Lantai......... 7 .1.4. Pengaku Bagian Tepi........... 7.2. Perencanaan PelatLantai terhadap Geser.........

tv

1 Gambar 1.5 Gambar 3..... 1 r Gambar 1....5).4 Gambar 6.......12 Gambar 4....3 G a m b a1 ...ror crai{ Perbandins"n K. Box Lauderdale Airportlnterchange 1.... 1-8 Jembatan Gider Segmental.. 1 4 r G a m b a4 ....13 G a m b a4 ..9 Castlewood Canyon.4 Gambar 4...... 1948.1 0 Tipel-Girder Segmental.. 1 1 r Gambar 4.. .2 Gambar 4.3 Gambar 2....6 Gambar 5..6 Gambar 4.... Cikubang-Jawa Pembagian Beton Analisis dan Perencanaan ElemenStruktur Bertulang 1-18 2-5 Kurva Tekan f-e Beton Kurva 2-6 Stress-Strain Beton Grafik 2-9 Faktor Susut Grafik 2-12 Faktor Rangkak = (Kurva Contoh Kurva Tipikal Baja Tekan Stress-Strain Tulangan Kurva 2-13 Tarik) Tahapan 3-2 Perencanaan ...7 Gambar 4. JamesG.8 Gambar 4. 1 6 r Gambar 4....... ..2 Gambar 5.ffi 4-3 i"nir ...Daftar Gambar G a m b a1 .....9 Gambar 4.3 Gambar 5.. 4 r Gambar 1......8 Gambar 4. Tekan 4-41 Regangan GayadalamBalokT Kondisi dan Diagram Analisis 4-43 Alir Balok Tulangan T Tunggal Analisis 4-50 BalokT Tulangan Ganda Diagram Analisis 4-53 Alir BalokT Tulangan Ganda Superposisi 4-57 Gaya-gaya KopelBalokKotakHollow Diagramlnteraksi 5-3 Kolom Gambar 4. 1 . .......... 4-4 4-7 Diagram Analisis Alir Tunggaf BalokTufangan (Manual) 4-9 Diagram Desain Alir BalokTulangan Tunggal 4-11 Spasidan Selimut Tulangan Perbandingan Penampang tanpa TulanganTekan (a) dan dengan (b).....5 G a m b a1 . .... 1 . Dusseldorf.4 Gambar 2...1 Gambar 4..7 Gambar 4..2.1 Gambar 6. 6 r Gambar 2... 4-3 Penampang. 2005.2 Perhitungan danMnuntuk Pn Distribusi Regangan Suatu (Sway PortalBergoyang Frame) (Sway Portal Bergoyang Frame) FaklorPanjangEfektif... (AASHTO k LRFDsec. 5-3 5-9 5-10 5-10 5-11 5-14 5-16 TorsiKeseimbangan TorsiKompatibilitas 6-3 6-4 .. 1 5 r G a m b a4 . 4-22 Penampang.17 Gambar 5..8 Jembatan Girder. .i. MacGregor . 1-9 Jembatan Solid-Slab... g Nomograf untukFaktor Panjan Efektif.3 Gambar 4.... . ReganganDan Gaya dalam Beton denganTulangan Tekan 4-23 BalokT dalamSistem 4-36 PelatSatuArah .. k GarisKerjaAksi dari Resultante GayaAksial Spasiantara Tulangan Longitudinal Kolom . . Regangan GayadalamBalokKondisi Berimbang Dan Penampang....1 Gambar5.7 1-2 Komponen Prinsip Struktur Atas. Jembatan Barat.4 Gambar 5...7 Gambar 5......10 G a m b a4 ...5 Gambar 4..... 1961 (Arc Jembatan Pelengkung Bridge).......4....5 Gambar 5. 1953 Box Dusseldorf.2 Gambar 1.6... Tulangan 4-21 Tekan Efektifitas Tulangan Defleksi Akibat Beban TekandalamMengurangi Tetap(Sustained).. BalokT dalamMomenPositifdan Negatif 4-37 LebarEfektifBalokdenganSayap 4-38 Analisis 4-39 BalokT Tulangan Tunggal Analisis 4-40 BalokT Tulangan Tunggal KondisiTarik Penampang... Regangan Tegangan Tulangan dan Beton Bertulang PadaPenampang Tunggal 4-2 'b. Regangan Dan Gaya dalam Balok KondisiKeruntuhan Tarik.1 Gambar4.......*...1 Gambar2.2 Gambar 2.

Ao Keliling Geser Kritis .1 Definisi danAn . BalokTinggi Kantilever 6-5 7-4 9-1 vl .........3 Gambar 7..........Gambar 5.1 pambar9.....

.SUntukBeton UkuranTulangan untukSengkang Spiral dan vtl .1 Tabel2.........5 Tabel1..4-1 JenisBangunan ... (b) Atas JenisBangunan (c) ..3 Tabel3..8 Tabel1.BetonPrategang JenisBangunan (d) Atas.. Atas..6 Tabel1..2 Tabel5..L.Beton .....6 Tabel1.2 Tabel2......BetonPrategang .. JenisBangunan (a) Bawah Pangkal Fondasi Langsung . .Beton ..7 Tabel1.5-2 Tabel2..7 Tabel1... . u SelimutBetonBerdasarkan PadaBetonPrategang . ... JenisBangunan Bawah JenisPilar..PangkalFondasi Tiang(b) KoefisienStandarSusut Beton sebagaiTambahanReganganJangka Panjang Koefisien Standar Rangkak Tambahan Regangan Jangka Betonsebagai Panjang Jenis (a) Bangunan .. .1 Tabel3..1 Tabel1.. Fondasi JenisBangunan Bawah..4 Tabel'1..Daftar Tabel Tabel1.. Atas 1-4 1-5 1-6 'l-7 1-11 1-12 1-13 1-14 1-15 1-16 1-17 2-10 2-11 2-16 2-17 3-4 3-5 5-17 Persyaratan Kekuatan Beton ntuk Abrasi ....... JenisBangunan (b) Bawah Pangkal Fondasi Langsung .....3 Tabel1...PangkalFondasi Tiang(a) JenisBangunan Bawah............. JenisBangunan (a) Bawah Pangkal Fondasi Sumuran JenisBangunan (b) Bawah Pangkal Sumuran . DiameterTulangan FaktorBebanKeadaan BatasUltimate FaktorReduksi Kekuatan U...2 Tabel1....8 Tabel2.

DaftarLampiran Lampiran A DaftaxNama .

2. l-1 .1 Raz. betonbermututinggi (fc' > 60 Mpa).I. jurang.lnuLultt I PBNDAI{ULUAN 1. Pnxo.d 40 Mpa ).d 60 MPa ). Manual Perencanaan StrukturBetonBertulang untukJembatan Hal. betonnormal ( beratisi + 2400kg/m3.ne Lmexup Perencanaan strukturbetonini digunakanuntuk merencanakan o jembatanjalan raya o jembatanpejalankaki Dibangundenganmenggunakan l. Secara umum strukturjembatan terbagiatasdua bagian: l.1 PnuatuutN Uuaa JsantrAN TERTTADAv STRUKTUR Jembatan adalahsuatubangunanstrukturalyang digunakanuntuk melewatkanorang atau kendaraan di atas dua daerahlkawasanatau ruang yang terpisah oleh sungai. * 3.fc'antara20 MPa s. * *) berlakujuga untuk kategori dua beton terakhir dengancatatanperlu penyesuaian perilaku dan penelitianyang dapatditerima. Fungsi dari struktur atas adalah sebagaielemen horizontal yang menahanbeban-beban atas lantai kendaraanuntuk ditransferke di elemenstruktur bawahatauke perletakan. fisik lainnya.2 1. jalan atauhambatan lembah.2.fc'antara20 MPa s. struktur atasjembatan (superstructure) 2. 1. Fondasi Adapun yang dirnaksuddenganstruktur atasjembatanadalahsemuakomponenyang beradadi atas perletakanjembatan. strukturbawahjembatan(substructure) 3. betonringan ( beratisi + 2000 kg/m3.

Biasanyabagian ini terbagi menjadi beberapa yang terbuatdari bahanbituminuous. T-girder. Permukaan jembatan(wearingsurface).str I otrs Pernukocr: r i Peloi Jemboicm Gambar 1. box-girderataulainnya. 3 .l-2 . atas Porsi dari potonganpenampangpelat lantai jembatan yang menahanlalu-lintas lapisan kendaraan secaralangsung. MemberSekunder Member sekunderadalahpengakudiafragmaatau ikatan antaramember primer yang direncanakan untuk menahandeformasi struktur atas dalam potonganarah melintang dan membantu mendistribusikansebagianbeban vertikal di antara girder-girder.l. 2 . 4. Pelat lantaijembatan Pelat lantaijembatanadalahkomponenstrukturjembatanyang menahanlangsung lalu lintas kendaraan atasjembatan.1Komponenprinsip strukturatas sebagai berikut : Stnrkturatasjembatanterdiri dari komponen-komponen 1. Manual P erenc anaanStruhur Beton B ertulang untukJembatan Hal. MemberPrimer lalu longitudinal(searah Member primer fungsinyamendistribusikan bebansecara prinsif biasanya lintas) dan secara untuk menahanlenturan.aawu. Pnuo.Member direncanakan utamatipe balok sepertibetonI-girder.Fungsi utama struktur pelat lantai adalah di mendistribusikan beban-beban sepanjangjembatan secara longitudinal atau mendistribusikan bebansecara tranversal.

Adapun box girder. i di Jembatan struktur atasbeton yang dimaksudkan sini adalahjembatanyang dibuat dari material beton baik pada keseluruhan ataupun sebagian elemen struktur pembentuknya. T-Girder.dinding ataupunberupa pangkalj embatan(abutrnent). jembatan strukturbeton 2. box girder.aTSrnarranATASTEMBATAN Secara umum struktur atas jembatan dapat dibedakanmenjadi 4 bagian menurut materialpembentukelemenstruktumya: l. Tidak dibahasdalammanualini Manual Perencanaan Struhur BetonBertulang untukJembatan Hal.2. 1. Adapun bagian fondasijembatan biasanyadapat berupafondasi dalam. Jembatan strukturk. concreteslab (pelatbeton).Padajembatan Struktur beton l-Girder atau T-Girder. jembatanstnrkturbaja 1 3.I. pelat kendaraandisatukan dengan elemen gelagarnyasecara integraldari semulapembuatannya. voided slab (pelat berongga). atau fondasi dangkal.tw Illemen struktur bawah biasanyadapat berupa kolom pier .Elemen struktur horizontal pada jembatan struktur beton biasanya dapatberupagelagarbeton i-Girder. Pztnnnuu. 1-3 . kemudian setelah balok gelagarjembatan dibuat terpisah pada saat pembuatannya. ereksen disatukan dengan pelat kendaraansecara integral agar terjadi komposit.".2 TrcTr.

enutu.I.tirtrnn t I I I | I 8onlul bontmg ulrtnl J.Beton (a) Tabel l-1.{lDrrect.115 1 llI Gatogarb€toa bott 1t12.1t15 anaanStrukturBeton B ertulang untukJembatan Manual P erenc . Poyn.t 5-13m I tltS 'T' lcl Cetdtrrbo(o^ 1'13. Jenis bangunan Jcoir Smgvnan At[t bato{ }o.ttt Atas .mbilin lr! Peli! Brton btrltjlin$ Itl: Pcltt brfon300 10-18mI 1r18 lc) K6{.

tN Tabell-2.1-5 .s! beron{g! 6-16m 1t20 fungsional lcl Stlnrn lrrongia horapot4ocagfn lofitai lralon 8-14m 1/1 I fungsional .qnutu.. bott b!?€hggl 1 6 . rongeo tungstt .bolrl 30-70m 1R0rata2 estetika Josnbtron Dctoop|rtokon : lrl $c0rnrnFn:rt m 6-'12 1t20 fungsional lbl So0nenp.l. PnNo.2 0m Manual Perencanaan Struhur BetonBertulang untukJembatan Hal. JenisbangunanAtas Betonft) Jlnb Baaguaro Atrr 8ofttul brotorto utrmt Vrrlotl Bchr!rg Fatbtndh$rn htt $rikd tho0ltbonlong Prnoapilrn Jrnrbotrn botonbrnuhng '! Blton luonluk Itl Lon0k\rng 0r'.

4 0 m 1I15 1/16.39 6-150m 1/18 1/20 estetik Manual P erenc anaanStrukturBeton Bertulang untukJembatan Hal..5 baik 1t20 tl Golrgar bok3rntn€.ut. ltntilove.qN Tabel l-3. 20-50m 1t17. Pnvo.1-6 .tnutu.BetonPrategang(c) Jcnlr Eonguno{r Ator Jonrltnlrllrhoton Ptetolnn! thl Grlagrr bot| Frisa Frnilrno. Jenis bangunan Atas .5 baik lil Gslagof b€l8 rnorolhik drlim bentan0 to8orhonE. Oontul bontnng utrrma Vrimi Eentnnt PBrbonfrn0in hrL ripll(0l tincollbnntana ?onompllan 1 8 . &clthstnaea lta$ 1q 1.l.n drnoan linlrl kofioodt.

3 5 m 1 i l 5 . 5 fungsional 'r8-25m 20-40m 1t17. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulang untukJembatan Hal.s.BetonPrategang(d) Tabel l-4. I orc'DcA{0rr}0!n dcn{r+ lefltli lo$tutoiit ddem btntsng frrftfi0!|.I. f!|3ci 0cnagln$. 2 0 .5 1/17.1-7 . 'r2-35m 1 8 .I.5 tungEional 'T'-prica hl Gctlinr pgnqlin$an.5 fungsional mendetaildalam laporanini akan dititik beratkanpadaelemenAdapun pembahasan elemenstruktur atasyang terbuatdari beton bertulang saja. ptJ 4 patcn FOnC0l^01^ lll 6clo0$ | do.4 5 m 1r16. PwnAnuLu.1 / 1 6 .5 fungsional tlt Grb0r. 16-25m 11151r16.t Atas .1! . Jenis bangunan Jofilr Bln$rnrn Arrt Jafibtrart brton 9r'trlrn : orolul boeileng utrora Vsrlatl Bnnl*r! ?arbaadlogm htl dp*el tlno*iIbonunft Paotmgarn I ldl Oelooar dcrnrn lrntal ksnrgocitdllom benlons redethrrp : r nfDrlenco0n0tn .roan Inh(oi bcton hompoiit 6slom bgAlntto thltltrlJs.

2 Jembatan girder.Dtisseldorf .l.1Jembatan girdersegmental.lautt. I -8 . Lauderdale Gambar 1. box box Gambar 1. PrNo.1n" Airport Interchange. 1953 Manual Perencanaan StruWurBetonBertulans untukJembatan Hal..

3Jembatan Solid-slab.tuuruax Gambar 1. Pnxn. 1948 Manual Perencanaan Snuhttr BetonBertulang untukJembatan Hal.I. Castlewood Canyon. 1-9 . 1961 Gambar 1. Diisseldorf .4Jembatan (Arc Pelengkung Bridge).

Jenispangkal(abutment) St-ruhurBetonBertulang untukJembatan Manual Perencanaan Hal. 1.2005 Gambar 1.I.2.5Jembatan . Jenispilar (prer) 2. 1-10 . PtNo.3 Ttprcat Srnaman Bawnn JrunnrtN Strukur bawah adalah komponen struktur jembatan yang menyalurkan gaya-gaya pada fondasi. Secara vertikal dan horizontal dari bangunanatas (superstructure) berikut : umum Strukturbawahjembatandibedakan menjadidua bagiansebagai l.nurcs:u Tipe l-GirgerSegmentalCikubang-jawabarat.

1. Ptuoeuutunu Bawah. Manual P erencanaan Struldur Beton B ertul ang untuk Jembatan Hal.da atimn aru lpari kolom 20 mcmhantu ketancartn arug r.I.h dirln rn€mbantu ke|rincarun 6ru! d6n rtlenguringi geruun PILARFORTAL SATUTIIGKAT (ICOLOI!4 GAUOA ATAU iiAJEUUT) da.J 6 2S f--T l-Tl 5 15 15 PILAR FORTAL OUA TIIIGI(AT 2S PILARTEIIBOK PEITAM PA]IGI pcnampang ini tid* baik dlm rnenatran riiran arug eebdkrrya digunak8n dl damt 25 vertikal Sedikit berbedadenganpilar.Oleh karenafungsinya sebagaipenahantanah maka elemenstruktur ini biasanya tertimbundi dalamtanah.JenisPilar Tabel I-5. Jenis bangunan JENIS PILAR TINGGI TlPlttAL(m! 0{024t0 PILAREALOKCAPTIAIIGSEDERiIA}IA 0ua baril tiang nd&lnh maoimurn PILAR I(OLOil TUIIGGAL dianiurkan kolom sirlcutar psda alirEn arus --'*& T--_-? T I t5 PILARTEUB0K Uirrrq bun{fsr dan diftyemen teff]bok _*--@ icroai ar.niurkan kolom lirkuhr p.11 . pangkal jembatan selain memikul gaya-gaya pangkal juga difungsikan sebagai dinding maupun horizontal dari superstructure. penahantanah.

-$ebar Pelattniak*q -{* I lebar tennbok il penjanE pelatt iniak I tTrF I DEPAN Marual Perencanaan StrukturBetonBertulang untukJembatan Hal. t I lii lii Ferlindungnn terhadap geruasn diperlihatkan eebagAilnuntuk keiilasan DEFAN ELEVASI rht -$ehar panEkal -{ ..l-12 . i ..+ .qu Tabel 1-6. Jenis bangunan Bawah-Pangknl FondasiLangsung(a) jarak entara perletakan t [: i "r. Ptttolnutu.I.

Jenisbangunan 200 mm luffi perlirHluilgan tipikal timbuftan t5Ornn t Ttplkrl l**k--. PrNo.t LebarbalokkeF*la tinggitembok kepala Perletakan perlirdungan Po*desi S00mm bewah di Dermukafift fisli teneh Ferflukaanasli p tembok enahan :ebalpilecap 1-1 POTOTIGAH Tcnnb*lr ra'fip elevasidepan Toaf.b$kpanuhon {'"" "---i balek depan 3D PANDAT{GAN STRUKTUR pelatinjakuntukkemudahan} terrnasult {Tldak Manual Perencanaan Snuhur BetonBertulang untukJembatan Hal.4tl (b) Bawah-PangkalFondasi Langsung Tabel 1-6.quutu.1-13 .l.

Jenis bangunan Jarak pertetakan perlindunqnn terhatlap nt'/.rnneter surnurafi ELEVASIDEPAN r-r.1 t.-1 Lebarpanqkat _ --.PangkalFondasiSumuran(a) Tabel 1-7.-l..lu Banah .1-14 . I.5rak i '.r _hbar | -pelst lnlsk tembsk I | sryEp Paniang pelst inlak I OEPAN Manual P erencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Prttoeautu. pordasi lr liI I '-. bebas samping 250 rnnt Di.

Jenisbangunan 20$mm perlindungan tuas tipikal timhunan it0 mrr Tlpllal t*L. kepala balok Lebar kepala tinggitembok Forl slnhar Pondasiperlindungsn \( di 8t}0mm havrah perrnukaan tanaha*li Permukaan asli hsbebassn s6mpins 250mm penf. 1 N *levaai depan 3D PANDANGAN STRUKTUR pelat (Tidak injak untuk kemudahan) termasuk Manual P erencanaan Snuktur Beton Bert ulang untuk Jembatan Hal. 11 .aautunu Bawah.han tembok pilecap P O T O r \ ' 6 ..I.PangkalFondasiSumuran(b) Tabel 1-7. PnNo.1-15 .

t-16 . Pnuotnurum Tabel 1-8. JenisBangunanBawah.PangkalFondasi Tiang (a) lamk Elntara pertetalcan I Perl[nrlufig{ln torhcdap iameter tiang g spasitian arah memanjang ELEVASIDEPAN --tsr:h-l spasi tiang erah mesnt{xrg DENAH uirtrEmiffinum Manual Perencanaan Snuktur Beton B ertulang untuk Jembatan Hal.I.

asi depan *\ Tennbok Oiameter tiarqg Bdok pilecap PAHDANGAN STRUKTUR 3.JenisBangunanBawah.PangkalFondasiTiang (b) luas rxlmm tiPikal Per$rHungan 350 mrn tirnbunan tebar hatok kepeta .O pelatinjakuntukkejelasan| ttidaktermasuk MarrualPerencanaan Struktur BetonBertulang untukJembatan .--\-qfi kebebasanssmgng tiang vertlkal harus digunokan dalarn wilayah gerr|pi lr2r3 dan 4 bita dinginl€n peraEakuclaktsal tebat uiung balok cap' \i FOTONGAN{-1 Temhok kefala Eler.l: :L I'i I-i * perletalon FrtmutmrE-rr{ Pondasipertindungan batu6lxlrnmdi baw'h Sermukeanasli ?50mm tipikd iebar ternbok penahan pilecap '--r-.I. Ppuotautuau Tabel 1-8.

Perencangan DaerahPengangkuran .STR. BETON TUL.Perencanaan Geser/ Geser+ PuntirI .CheckSyaratKelayanan Gambar1.Perencanaan Geser/ Geser+ Puntirl'l . Atas Perencanaan Struktur .Perencanaan Geser I I I .Perencanaan Geser CheckSyaratTul. \ v !.Perencanaan GayaV Sebidang .Kolompier .Perencanaan pondasi dangkal pilecap Perencanaan JEMB.segmen girder'.Pelatbeton. SYARATKELAYANAN I | | | | BALOK PERENCANAAN II - PERENCANAAN PELAT I DINDING PERENCANAAN .CheckTegangan dgn Cara PBL. SYARATKEKUATAN .Abutmenvpangkal .Pemeriksaan (Prestress) Tegangan .Pelatlantaikendaraan . jbt.I.Perencanaan pelatlantai kendaraan . Ptuotauru.TiangFondasi -----------7-.Perencanaan Lentur+ aksial .gelagarbox) barongga.Pengangkuran @'.Minimum .NON PRESTRESS (Mtsal:Jbt.Perencanaan Lentur I .6Pembagian Analisis dan Perencanaan ElemenStrukturBeton Bertulang Manual Perenc anaanStrukturBeton Bertulang untukJembatan Hal.Perencanaan Aksial + Lentur . Minimum Tulangan | .segmen'T) Struktur Atas Percncanaan . Minimum I . gelagarbox.kabel.Perencanaan kolompier .Perencanaan diafragma Perencanaan Bawah Struktur . Jembatanpefengkung(Arch bridge ).Pilecap .Perenc. bokssegmental Gelagar kantilever.STR./\ \. beton pelengkung/are bridge) boks(box girderr.HitungLosses/ k€hilangan teg .Fondasi dangkal .BETONTUL.Pemeriksaan SyaratKelayanan || .CheckSyaratTulangan Minimum .i--- KHUSUS JEMB. . segmen gelagarbox.Perencanaan sayappangkal Perencanaan Fondasi .CheckSyaratTulangan Minimum .CheckSyarat Kelayanan PERENCANAAN STR. .Perencanaan balokEelagar .tN BERTULANG BETON JEMBATAN STRUKTUR JEMB.Perencanaan Lentur .jbt."_ \/ STRUKTUR SYARAT KEAMANAN .Pemeriksaan SyaratKelayanan I @ | | Checf SyaratTut.PRESTRESS pelat. 6elagarbokssegmental Jembatankabel (cable stayedJ. .Perencanaan dan H GayaV Sebidang TegakLurusDinding .Pierhead .Perencanaan Gcser/ Geser+ Puntir . 1-18 .Pemeriksaan SyaratTul.Ealokgelagarprestress .Perencanaan GayaV+H Sebidang .Sayappangkal Perancanaan Fondasi .Perencanaan oierhead .Perencanaan Lentur || . TEI(AN EL.Diafragma Bawah Perencanaan Struktur .Pereneanaan abutmenwangkal . pelat gelagar'T'. Gelagar pracetak.STRUKTUR (MisaLJbt.segmen'l(Misal: Jbt. Minimum ll .Perencanaan Detailing Gempa .Pemeriksaan Syaratlul.Perencanaan Geser .GayaH TegakLurusDinding .

2. oC) 2.1. o Ketahanan terhadap kerusakan instabilitas.1 PruNstp Uaau PgnENCANAAN Dtstn Umaa PrnnNceNa. Jembatanpenting/khususdar/atau berbentangpanjang 100 tahun.ntt elemen Strukturdapatdibagi menjadi2bagian:. dan Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. PENYAMTAN UMUMPERENCANAAN 2 PENJELASAN PERSYARATANUMUM PERENCANAAN BnroN 2. Perencanaan berdasarkan BatasLayan(PBL) o Perencanaan balok prategang o Perencanaan deformasi kelavanan dan struktur struktur: Disampingitu. Perencanaan berdasarkan BebandanKekuatan o Perencanaan elemen lentursepertibalok.1 AMURRENCANAJEMBATAN Persyaratanumur rencanaj embatan: o o Jembatan umum minimum 50 tahun. Perencanaan elemenlenturdanaksialsepertikolom/pier geserdan puntir Perencanaan 2.N/kl\.2.1 Svtnar Uaaa Pnnnxc. menggunakan sistemSatuan (m / mm.2 2. Perencanaan Terfaktor(PBKT) 1.2-1 .1. MPa.2 DIGaNAKAN SATUAN YANG Internasional Bsrdasarkan SNI.aNAAN STRUKTUR 2. faktor integriti komponen-komponen .pelat . . 2. Kontinuitas dan redundansi.

tN BERDASARKANEBANDANKrru. Y. o .2 ASUMSIDANANGGAPANPERENCANAAN Untuk prosedur dan asumsi dalam perencanaanjembatan serta besamya beban rencana harus mengikuti ketentuan berikut: . tegangan -ultimate Tegangan Keria 3 Tegangan iiin = sF Manual Perencanaan Strudur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2. Aspek perlindungan eksternal terhadap kemungkinan adanya beban yang tidak direncanakanatau berlebih.tnr.trnN (PBKT) TERFAKToR PBKT ditunjukan dalam notasi berikut : ORn> dampak dari lY. = faktor pengali beban.3 B PsnrNctNe.as Lev.2-L\ 2.4 PERENCANAAN Bennns. dimana: Q.2. (2.:Beban(Load cases).2. Beban ditentukan berdasarkanPeraturanPembebananuntuk JembatanJalan Raya.2-2 . Q. 2. Menahan beban angin dan gempa pada arah lateral.2.dimana: Rn : kekuatan nominal <D= faktor reduksi kekuatan Sisi kanan mewakili kombinasi penjumlahan beban-bebanterfaktor.qr. Struktur menahansemuabeban yang mungkin bekerja padanya. 2. Sisi kiri mewakili kekuatan rencana. PENYAMTAN UMUM PERENCANAAN .attt B.att(PBL) yang bekerjadibatasioleh suatunilai tegangan Secara umumnyaPBL adalahtegangan ijin dari materialstruktur.

Tegangan kerja. Kuat tarik Kuat tarik langsung dari beton. banjirdi sekitar Bahaya 2.33ff perawatan atau rrarapadaumur 28 hari. cara teknik yangbaku.I Kuat tekan Kuat tekan beton untuk jembatan beton non prategang pada umur 28 hari. Deformasi Vibrasi. Menggunakan mekanika programkomputer. . bisadiambildari ketentuan: .yangterdiri antara .3 Srcer o.nN K. f". PENYAMTAN UMUM PERENCANAAN suatukondisi secara Dengandemikianperencanaan PBL dilakukanuntuk mengantisipasi lain dari: bataslayan. Korosi.1 KEKUATANNOMINALBTTOT.qRAxrnRrsrrK MATERTAL 2. dengan standar Kuat tarik lentur Kuat tarik lenturbeton. permanen.3. . jembatan. fc' harus 2 20 MPa dan sedangkanuntuk beton prategang 30 MPa. prinsipdanalur kerjanyabila menggunakan Drjelaskan ataukeseluruhan Percobaan modelkomponen modelmatematik asaldapatdiaplikasikan. Menggunakan BEToN 2. 0. f.. bisadiambil sebesar: Manual Perencanaan Strudur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL2-3 .2. r . .5 METODEANALIS$ persyaratan sebagai berikut: Metodaperhitungan strukturbetonharusmemenuhi r r . retakdanfatik.2.

dengan a 2.' addahkuat tekan beton initial pada saattransfer gaya prategang- Tegangan ijin tarik pada kondisi batas layan Tegangantarik ijin penampangbeton.2-4 .3 LENGKUNGTEGANGAN-REGANGAN sebagai: beton Lengkungtegangan-regangan biasadigambarkan Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Tegangantekan ijin penimpang beton. otk = 0.25 J f"t' (selaindi perletakan). Tegangan tarik yang diijinkan pada saat transfer gaya prategang: a 0.5 .2 TrotNeen utN Tegangan ijin tekan pada kondisi layan Tegangantekan ijin.3. o1*=0.1f"' MPa padaumur 28 hari. a 0.45i"' (untuk semuakombinasi beban).6.: o Beton tanpatulangan o Beton prategang penuh :0.3. perawatan standar.I5 . PENYAMTAN UMUMPERENCANAAN a atau.5 rfti' Tegangan ijin tarik pada kondisi transfer gaya prategang untuk komponen beton prategang. Tegangan ijin tekan pada kondisi beban sementara atau prategang untuk komponen beton prategang.ff' :0..2.602' Dimana: kondisi transfer gaya f". 0.lh ' (di perletakan) 2.

Manual Perencanaan Struhur BetonBertulanguntukJembatan Hal.2. PnnswnqruttUuuu PTRENCANAAN persamaan matematikyang Dianggapkurva bilinier atau trilinier berdasarkan disederhanakan a a Dianggaplinier.1 Kurva f-a Tekan Beton terhadap responnya Umumnyaperilaku dari materialbetondigambarkan sebagai bebanuniaxialtekan. 34 !3 o q 9-r o Padabetonlunak. khususnya setelah melampaui titik puncak. berdasarkan tegangan kerja Ditentukandari hasilpengujian regangan kuattekan dari Lokasi maksimum.0(B Gambar 2.002 Concrete straio 0. Diperlukanmesin tekan yang kuat (kaku) untuk mendapat kurva yang lengkap.2-5 .kuruarelatifdatar setelah puncak rnencapai 0.dari test kuatsilinderumur 28 hari.

untuk beton normal sebagai berikut: a (o E" = w"t't . Pmsrla. . -t -\ a a a Ditentukan dari hasilpengujian. e Gambar2.[f I Ec:47a0 Jr' (sll 03-2847-2002). yang terutama dipengaruhioleh material dan proporsi campuran beton.E.2-6 .tu 1n 1n q) a Secant modulus Strain.2 Kuwa Stress-Strain Beton Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.2.' Intialtangent modulus .3. dalamMPa.4 MoDULasELAszslru.s Modulus elastisitasbeton.arnu Uuuu Pranrcaxnntt 2.Nilai E. f.o$. atau dinyatakan . Biasanyayang dianggapcukup mewakili adalahsecantmodulusuntuk 25% 50%fc'. Nilainya tergantungpada mutu beton.

. bisadiambil sebesar: Koefisienmuai panjang -6 . 2.Ko".3. 10 x 10 peroC..2-7 . = 780 x 10{ 2"" Nilai 2.u to.dengan t20%o.. (2.3.3-l) (2. bisa diambil sebesar: ' A.3.nilai regangansusut rencana beton pada umur t (hari).. 2.=Q t(ts+r))e pengertian: Dengan susutbetonpadaumurt hari.5 ANGKAPOISSON Angkapoissonwrtuk beton.3-2) (2.6 KoTTTSTNMT]AIPANAS betonakibatpanas.2 atau o Ditentukandari hasilpengujian.K o"t "".yangbesarnya diambil sebagai: "". ditentukan oleh kondisi campuran beton dan lingkungan pekerjaan: 1"" = K ot . PensvtnarnuUuuu PTRENCANAAN 2.2.3-3) pengertian: Dengan .K ut. atau pertimbangan bervariasi bisa o Ditentukandari hasilpengujian. e*.u.. pengecoran setelah [hari] Ko' Ko' : Faktorpengaruh kelembaban relatiefudarasetempat (%)l tH : Faktorpengaruh ketebalan komponen beton[d (cm)] ManualPerencanaan Struhur BetonBertulanguntukJembatan Hal.K"t .7 BETON SUSUT Bila tidak dilakukan pengukuranatau pengujiansecarakhusus. untuk beton yang dirawat basah di lokasi pekerjaan: €"". = nilai regangan € = nilai susutmaksimum bisa beton.Umur betonyang dirawatbasah t dilokasipekerjaan terhitungsejak7 hari .K rt . dan 6"".

Ks' dibawah.Ko'. PERSYAMTANUMUM PERENCANAAN K"' K r' Ku' Ko"' : Faktor pengaruhkonsistensi (slump) adukan beton [s (cm)] : Faktor pengaruh kadar agregathalus dalam beton [F (%)] = Faktor pengaruh jumlah semendalam beton [C (kg/m3)] = Faktor pengaruhkadar udara dalam beton [AC (%)] Ku" Ko"' .2.K"".2-8 .3 Besaranfaktor-faktotKr". Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. dapat diambil dari grafik 2.

2-9 . PERSYAMTANUMUM PERENCANAAN 1.193-0.H 7o 2030405060 cm 510152025 (b).4-o.0 Fac=0.Ylrll 0. F 1.9 Kt.o3z2d in.89 o.0348 sacks/cr L0.2 KL =(3 .0 o 0.8 1.r1'o -b 10 t2 40 30 60 50 70 (d).l:H{40 ' \ . KelembabanRelatif.7S+ 0.2 ^a d -f 1.9 -/* '-s -tL 0.n o.0 .9 o 2 4 6 I tO12 l4 c.7 600 800 1000 12001400 1600 kg/rn3| (e) Jumlah semen dalam beton.89 0.1 1. Kadar udara.8 lLt crn ?5 30 ta 02468 (c).4 | .6 (s.4 0. Slump.2.75+ 0.1 '.05 o/o o. l/ . 0 .0O8A 0.0127 cml L 1.0 0.9 0.l "iro'u 0.000214 Btblm Kic 1. A7o Gambar2.10 1.o16 cm s ' 0.3 Grafrk Faktor Susut Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.s (cm) 1 . Ketebalan minimumd (cm) 1.ol : B o < H < Bo H 0 -:l'3 1.O4075in.8 05101520 I + 0. C kg/rn3 (f).4).95+O.2 611'1 J 1. Kehalusans (< saringan no. + S o. oa. 3 H: 40< H < t o o ' 1.2 1.193-o.0 0.0 40 50 60 70 80 90 100 (a).8 ft o =( 0.

t = (r l(ss + r))"".3-4) dibawah ini: t o.3-6'.3-7) (2.Kd"."" Koefisien rangkak. 20 25 30 35 40-60 0.000161 0 .) (2.terhitung sejak 1-3 hari setelah pengecoran. bisadihitungdari rumusan: o-(r) = (rnu * ro'u l(ro )C. Tabel2-1 Koefisien standar susut beton sebagaitambahan regangan jangka panjang Kekuatan karakteristik/c' [MPa] Koef.2-10 .3.8 RANGKAK PADABEToN Rangkak.35y"" . 0 0 0 1 5 3 2.r = @ (2.". bila tidak dilakukan pengukuranatau pengujian secara khusus. merupakan reganganjangka panjang yang tergantung waktu pada suatu kondisi tegangantetap : t.Kr" .3-8) Keterangan: te : regangan tetap elastissesaat akibatbekerjanyategangan = waktu setelah pembebanan lmrtl = koefisien maksimum rangkak t cu Manual Perenconaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.000170 0. . maka nilai e"".Kr".000174 0. PERSYAMTAN UMUMPERENCANAAN Untuk komponen beton yang dirawat dengan cara penguapan(steam cureQ.o" Tcc= Kh'.K.3-4) Dimana t menyatakan umur beton yang dirawat dengan cara penguapan.Ko"' (2.dalam satuanhari. susutmaksimuma.c.. (2. ditentukanoleh rumusan(2.3-5) ""Q).2.000163 0. O""(r). Cu =2.

Namundemikianbila tidak dilakukansuatuperhitungan rinci sepertidiatas. slumps : 7.Ko"'dan Besaran faktor-faktot dibawah.0 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.o"dapat diambildari gambar Kr" Ko'. langsung adalah: Dalamhal ini.Kd".makadalam asumsi pada suatu kondisi yang standar.'.4 K.2.15 40-60 2. yangdisebutsebagai suatukondisistandar r minimum betond : 15 Kelembaban relatif udarasetempat = 70 yo. rangkakmaksimumC" 20 2. Kadaragregat halusdalambetonAC : 6 Yo Tabel2-2 Koefisien standar rangkak beton sebagai tambahan regangan jangka panjang Kekuatan karakteristikf "LMP "l Koef.5 cm.2-11 .Kr'.8 25 )5 30 35 2.ay Uttuu Pnnnuctttttw Kr" Ko" Kr' = faktor pengaruh relatif udarasetempat[I/("2")] kelembaban = faktorpengaruh ketebalan komponen Ueton[a(crr)] = faktor penganrtr (slump)adukanbeton [s(cz)] konsistensi = faktor pengaruh kadar agregat halus dalam beton [f(%)] Kr' K*t = faktor pengaruhkadarudaradalamUeton[eC(X)] = faktorpengaruh i umur betonsaatdibeban p "(hari)l 2.Prnswnar.K.nilai koefisien rangkak maksimum C. Ketebalan H cm.3 2. bisa diambil secara dari Tabel2-2 dibawahini.

88+o.o26s K?= 0.05 1.6 0.75oL (e)Kadar Udara (%) A 02468r012 20 J0 40 50 60 (0 Umur Pembebanan t (hari) saat Gambar Grafik FaktorRangkak 2.95 K.4 Manual Perencanaan StruHur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL2-12 .E t.5 0 1.0 0.2 1.8 =( | for H<407{ for lt.I cmI s 40 50 60 s no.4 t.90 G=ll ?1[:il:l[$.9 0. l€ = 0.0 0.6 t.7 ffi = 1.7 0.82+o. {d).10 1.85 0.0 0. 0.0 0.4 1.oo24F I I I no -'-J0 I 5r015 (c)Slump.8 0.9 0.}.8 1.8 0.0079d 20 30 40 50 60 (b)Ketebalan Minimum [cm] d 0.0 0.12-0. PERSYARATAN 1.zz-o.6 1.oo67H H>+o% 40 50 60 70 80 90 100 (a)Kelembaban relatifH [o/ol 0. Kehalusan (<saringan 4).2 1.UMUMPERENCANAAN 2.F % q r.0 0.95 0.80 o.6 010 K t..

16 o.tx KtnaxrnrusrlK MATERTAI 2. r20 _ 100 E .nr Bln TunaNceN.04 o.5 Contohtipikal kurva stress-strain tulangan baja (kurvatekan= kurvatarik) Kuat tarik leleh Kuat tarik le\eh.1? o.2.1viutOplateauyang berbedakarakternya (200) _| yield strength= kuat minimumyang digaransi I SpecineO o.l {{i00} €./ / I t__n keras (high strengtlsteel) 1 iaja r I €ao = r-T I t_t r t--i-t W I t800.4. kecualiuntuk tidak bolehdidasarkan tendonprategang. os / =\ * E (rl 40' J l {400t \_ I I 20 o o -.08 Strain 0.1 KEKUATAN N0MINAL Kuat tarik putus Ditentukandari hasilpengujian.z0 Gambar2.lfolrPnarrelttc 2. tetapi perencanaan tulangan padakuat leleh /" yang melebihi 550 MPa. Manual Perencanaan Strulctur Beton Bertulang untuk Jembatan HaI.2-13 . PERSYARATU'I Uuuu PSRENCANAAN o. frditentukan dari hasil pengujian.4 Src.

Modulus elastisitas Modulus elastisitas baja tulangan.. PTnsven. Tegangan ijin pada pembebanan sementara Boleh ditingkatkan 30 % dari nilai teganganijin pada pembebanantetap.2 TEGANGAN IJIN Tegangan ijin pada pembebanantetap Tegangan ijin tarik. f.4.2. padatulangan non-prategangboleh diambil dari ketentuan dibawah ini: las polos atau ulir ) bentangnya tidak lebih dari 4 m ).aTAN UMUMPERENCANAAN 2. bisa diambil sebesar: Koefisien muai panas Koefisien muai baja tulangan non-prategangakibat panas bisa diambil sebesar: Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL2-14 . 3:.

2.tN K.toumnt Kuat tarik putus TatexeeN Pntrnetxc atau dari Kuattarikbajaprategan5. : 0 r 7 5 fo.1 Koxanr. fo.nN r.2 TEGANGAN IilN Tegangan ijin pada kondisi batas layan Tegangan tarik ijin baja prategangpada kondisi layan: Tegangan ijin pada kondisi transfer gaya prategang Tegangan tarik ijin baja prategang pada kondisi transfer tidak boleh melampaui nilai berikut: ManualPerencanaan SnukturBetonBertulanguntukJernbatan Hal.5. 2.5.2-15 . harus ditentukan hasilpengujian. PERSYAMTAN UMUMPERENCANAAN 2.85 fo. rpy f : 0.qRAxrnRrsnrc MlrnRLAt Bttt 2. Kuat tarik leleh ekivalen Kuat leleh baja prategang.5 Srcar o. diambil f fabrikasi mutu berdasarkan sertifikat sebesar bajayangdisebutkan fabrikator oleh yang resmi.p. dianggap sebagaiberikut: harus ditentukan dari hasil pengujian atau fo.

6 Btn.3 MoDULUSEI.untukkendaraan beratsampai3 ton yang mempunyai 2. Eo.2-16 .qN RswcANz Untuk besaran beban dan kombinasi pembebanan. 2.5-2 Persyaratan kekuatan beton untuk ahrasi Bagian bangunandan/ataujenis lalu lintas Kuat tekanminimum f"'lMPal Jalan untuk pejalan kaki dan sepeda 20 yang berhubungan Perkerasan lantaijembatan dan dengan: l.5. PERSYAMTAN UMUMPERENCANAAN 2. diambil mengacu kepada standar pembebananuntuk JembatanJalan Raya 2. Lalu lintasmenengah atauberat(kendaraan beratlebih besar dari 3 ton) 20 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL. Lalu lintas ringan yang menggunakan hidup (karetberisi ban yang mempunyai udara).2.5.qRATAN KEKUATANBEToN akibatlalu lintas abrasi(keausan) akanmengalami Untuk bagianbetonyang diperkirakan diisyaratkan ' sebagai berikut :.ASTISITAS Modulus elastisitasbaja prategang. f Tabel 2.4 LENGKUNGTEGANGAN-REGANGAN Lengkung tegangan-regangan baja prategang ditentukan dari hasil pengujian. bisadiambilsebesar: : 200 x 103 MPa : 195x 103 MPa : 170x 103 MPa 2.7 Pnnsv.

namuntidak harus> 40 mm.tvItt t 3. d) 50 mm (sistempasca tarik) terhadap seratbawahdan40 mm terhadap e) 50 mm (ujungtendonpasca tarik) atauperlengkapan angkur. PERSrA RArtu Uttuu Pgnnuc. Tabel2-3 Selimut hetonberdasarkan diametertulanganpada betonnon prutegang Letak struktur beton Diameter tulangan (mm) Selimut beton (mn) Cor langsung di atas tanah dan selalu berhubungandengantanah Bebas 70 Yang berhubungan tanahatau dengan cuaca Yang tidak langsung berhubungan dengan tanahataucuaca D-19s/dD-56 50 < D-16 40 Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. tetapitidak kurang dari 35 Untuk lingkungankorosif atau di laut.2-17 .8 Pnnsvtnz.2.TAN SELIMUTBEToN dari: Tebalselimutbetonuntuktulangandantendonadalah minimal nilai terbesar a) 1.(db=diameter tulangan) c) 2 x Diameter tendon. diperlukanspesifikasibeton yang lebih khusus. Lalu lintas denganroda baja 25 35 Harusdiperkirakan. Lalu lintas yang tidak menggunakan ban hidup 4.5x ukuranagregatterbesar b) db atau 2 x db diameterterbesarbila dipakai berkas tulangan. bagianlain. 2.

atau membranrapat. Tulangan pengikat. cara-cara tersebut atas. PERSYAMTAN UMUMPERENCANAAN dindingdanpelatberusuk Pelat. atau kombinasidari epoxi (epory-coated).sengkang. lilitan spiral > D-19 < D-16 c. D-44 danD-56 < D-36 40 25 40 b.2-18 . di Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2. Balok dankolom utama. Komponen struktur cangkang danpelat 25 20 Cara lain dari perlindungankorosi boleh dilakukan dengantulanganyang dilindungi pelapisanulang beton.

Tahapantersebutdijelaskan dalamgambar 3.Ini dimulaidengan dalamhasil suatudefinisidari masalah berkembang dan yang bergunasetelahbeberapa percobaan dan modifikasi.qp.tu 3 METODOLOGIPERENCANAAN 3.toenutaey Bagian ini memberikan lingkup peninjauan metodologi perencanaanyang dianut oleh panduan ini untuk mencapai pokok-pokok yang terdaftar dibawah. Untuk mencapai pokok tersebut tahapan perencanaan digunakan sepertidiuraikandibawah.eeN Strukturjembatanyang berfungsipaling tepat untuk suatulokasi tertentuadalahyang palingbaik memenuhi pokok-pokok berikut: o Kekuatan stabilitas dan struktural o Kelayanan o Keawetan . 3.2 Poxor-Poxor PnneNc.3.1.Mmoootou Pmrvc. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.1 Pnr.qvt.AN PgnENCANAAN Maksud seluruh tahapanperencanaan adalah untuk menemukanstruktur yang akan memenuhi pokok-pokokdiatas. .ev.3-l .3 Tnn. 3.Tahapan perencanaan adalahbersifatuji cobaatau'Trial and error'. Kemudahanpelaksanaan Ekonomisdapatdisetujui o Bentukestetika baik pokokPokok-pokoktersebutlebih lengkapdijelaskandalamBagian3.

3. Pilihan Bentuk Struktural dan penemuan solusi Penentuankondisi lapangan.3-2 .4u Gambar 3. tahapan Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.1 Tahapan Perencanaan Faktor utama dalam tahapan tersebut dibahas dalam panduan ini sebagaiberikut: A.Mrroootou Pffituc. hambatan dalam perencanaan dalam alternatifdimanabentukstrukturalakhir dipilih adalahfaktor utamadan pertama perencanaan.stu.

pada umumnya lebih ekonomis dan akan menghasilkan jembatan dengan kemampuan kapasitas. dinyatakan dalam pertidaksamaansebagaiberikut: I{ Atau R'. Filosofi Perencanaan Terdapat dua pendekatandasar untuk menjamin keamananstruktural yang diijinkan oleh PeraturanJembatan. Dalam perencanaanberdasarkanPBKT. lalu lintas dan lingkungan dibahas secararinci dalam Peraturan Pembebananuntuk jembatan. RSM. METoDoLoGI P ERENCANAAN B. nilai "normal"atau"biasa" Nilai maksimum mungkin disebut Nilai minimummungkindisebutnilai "terkurangi" Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Nilai nominal . Perencanaan berdasarkan Dua pendekatantersebuttelah dibahas dalam sub bab 2. Perencanaanyang dihasilkan berdasarkan prinsip keadaan-batas. Perencanaan berdasarkan BebandanKekuatan BatasLavanOBL) 2. Kombinasi Beban Dalam RencanaKeadaanBatas suatu beban rencanatertentu mempunyai tiga nilai terpisah sebagaiberikut: . Beban Rencana Tersendiri Beban pennanen. ii. retak dan lainnya. Beban-hehanRencana i.2. . Dimana: f : faktor reduksi kapasitas pengali beban batas (ulttmate) * knpasitasnominat > K x beban nominal I(:faWor C. Terfaktor(PBKT) 1.3.S'. namun perlu diperiksa juga terhadap syarat layannya seperti syarat lendutan. > .3-3 .

8 0.7 0.7 0.7 0. Kr " Pengaruh Pratekan. nominalseperti diuraikan D. Krru Tekanan Tanah. Krru t.0(1.85 0.80 0 (tidak ada) 0 (tidak ada) Manual Perencanaan Strudur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.0 2. Tahel3.0 t.2 1. Kasusumum Kasus khusus tansfer) 1.40 0.8 1. K. METoDoLoGI P ERENCANAAN Nilai normal dan terkurangi diperoleh dengan memberi faktor penggali pada beban dalamTabel3.Dari modeltersebutgayadalam bebanrencana keseluruhan deformasi stabilitas dan strukturdapatdihitung.25 2. KrD Beban Lajur " T ".1.9 0.0 0.0 t. sebagai suatumodel numerik.75 0.l Terkurangi(minimum) 0.25 t. Analisis Struktur Analisis struktur mencakupidealisasistruktur dan pondasi pada aksi beban rencana tersendiri.3-4 .25 Pengaruh tetappelaksanaan.8 r. K rru Beban Lajur " D "..2s 1. Krr" Faktor BebanKeadaanBatasUltimate Deskripsiatau Keterangan Baja alumunium Betonpracetak Betoncor ditempat Kayu Biasa(maksimum) l.4 Bebanmati tunbahan.15padasaat Tekanantanah vertikal Tekanan tanahlateral o aktif o pasif r diam (at rest) t.Krnu Pengaruh Susut.8 0.3 1.3.4 2.l Faktor Beban Keadaan Batas Ultimate JenisBebandan Notasi Faktor Beban Berat sendiri.

65(spiral) 0 . Geser Puntir Tumpuan Lentur.0 LihatPeraturan 0 (tidak ada) Tabel3.0 0 (tidak ada) 0 (tidak ada) 0 (tidak ada) GayaSentrifugal.7 (sengkang) 0.6 I(o.o\t-N" / N.7 0.4 untrirk 0. geserdantarik dalamhubungan Tekanandan tarikan dalam aksi penunjang danpengikat + 0.b\ 0.7 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.3..7 0. N.b darLKu (0. Krru 2.0. II.L. UI. dan tarik aksial Kombinasilentur dantekanaksialdimana: l.0 2.7 4. )N. Nu ) Nuo dan Ku . l N * ) N.7 0.8 0. K' 2. 1 5( I .4 untuk kekuatan penampangdalam lenturmurni. kekuatanpenampang dalam lentur murni.7 0. 7+ 0 .7sMd ttr.> N.S untuk Beton BagianPeraturan Situasi Rencana padamana. MTTOoOtoGI PERENCANAAN U GayaRem.2 Faktor ReduksiKekuatan A.\-o. Kr^" BebanPejalanKaki. geserdan tekandalambetonpolos Lentur. faktor reduksi digunakan Faktor reduksi kekuatan K- R Lentur denganatau tanpa tarik aksial.N .0 1. K rru BebanTumbukanpada Penyangga.3-5 .

4. Faktorpengalibebanseperti 2.1.4-1 .2 AsaustprnilrctNlAN Perhitungan kekuatan dari suatu penampang yang terlentur harus memperhitungkan keseimbangan dari tegangan dan kompatibilitas regangan. atau ada keterkaitan dengan aspek lain yang sesuai batasan perilaku deformasinya. 1. Walaupun demikian.1 Uaaa Kekuatan lentur dari balok beton bertulang sebagai komponen struktur jembatan harus direncanakan dengan menggunakan cara ultimit atau cara Perencanaan berdasarkan Beban dan Kekuatan Terfaktor (PBKT). atau sebagai cara perhitungan altematif. PERENCANAAN LENTUR BALOK 4 PERENCANAANKEKUATAN LENTUR BALOK 4.85 f 'terdistribusi merata pada daerah tekan ekivalen sejarak a = frc dari tepi tertekanterluartersebut. Faktor reduksi kekuatandiambil sesuaidenganTabet 3. bisa digunakan cara PerencanaanberdasarkanBatas Layan (PBL). serta konsisten dengan anggapansebagaiberikut: Diasumsikan bahwa tegangan beton : 0..1 PBKT KoIvoTsTsnTAs PERENCANAAN BERDASARruN Dalam kondisi batas PBKT ada dua hal yang perlu diperhatikan yaitu: terlihatpadaTabel3.1. 4.4.2.1. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. untuk perencanaan komponen struktur jembatan yang menggunakan suatu pembatasantegangan kerja.

85f"'ab a=Bp 'oo C: 0. unhrkf '5 30MPa unhrk /l'> 30 MPa (4.85f I=A"f" Regangan Tegangan Gamhar 4. = e.Adapunkeruntuhan jenis keruntuhan tarik penampang kondisi keruntuhan untuk mengetahui struktursebagai atautekan.: 0.4-2 .95f"' C = 0.1-1) 4. Keruntuhan tarik (under-reinforced) tulangan 2.003 3. harus sebesar: diambil B .1.008 Bt >-0.30) B. struktur lebih daktail dan dapatmelendutlebih dulu sebelumruntuh.1 Regangan dan tegangan pada penampang heton bertulang Tulangan Tunggal faktorB.003)sebelum tulangan bajaleleh Getas) betone"mencapai (balanced)) regangan €*:0. Pnrcttctvttu Ltttntn Bnox - 0.=0 '8 5 ("4'. yaitu dapat dibagi menjadi3 bagian: ) bajalelehlebih dulu (daktail) l.65. Keruntuhan berimbang betone" mencapai lelehnyaarlangan bersamaan baj4 e.85 0. Keruntuhantekan (over-reinforced)) beton hancur lebih dulu (regangan e"o: 0.3 BALoK TTPTKIT KgnUNTUHAN Ada beberapa kondisi keruntuhanyang dapatterjadi pada struktur beton.Keruntuhantekan balanced beguna sebaiknya dihindarikarenalebih getasdantiba-tiba. dengan dimana Keruntuhanyang sebaiknya terjadi adalahkeruntuhan tarik (under-reinforced).4. Manual P erencanaan Struktur B eton B ertulang untuk J embatan Hal.

d-ro Manual Perencanaan Sffuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.75 Curvaturex h = ohlo/o\ 0.lnn '2.Tensionfailure .Balanced 72W i = Beam A .Compression laiture . PERENCANALN LilIrun B.4-3 .4.00 0.Under-reinforced ii i: :l 0 0.50 1.3 dan .2 Grafik PerbandinsanJenis Keruntuhan Balok 1.003 = cb ".=A"xfy Gambar Penampang 4.Over-reinforced j B e a mC r iailure i . Regangan GayadalamBalokKondisiBerimbang Gunakan : segitiga sebangun 0.CIOX .25 1. I {i Jvv BeamB j .25 Gambar 4.

4. ar 0 . p Persamaan untuk menentukan bal C =T + 0.ssf:Pt eoo ] *[ n. f.{' 4ruuri *@' + f.oo: a"J E" o'lsf.0 .003 Gambar Penampang..003s"/ - 4u = qfA = F. 0 0 3 d .90.4-4 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan .BALOK 4.A". cu dan tinggi tekan beton.003d " + (0.85/pao= Aqr^>f. 0 0 3= 0 r c o c€ + co(0.003sy)= 0.2 AN. l.'. "f.-[= = 0.4 Regangan Ga dan Regangan tarik bajamencapaiey dengandem Jumlahgayaintemalpadakondisibatasharus EF=0 -+ Cc : Ts Hal. [ooo+{J -o.austsBlrAs BALqKPensnet Kondisi batas penampang dicapai pada saat nilai regangan maksimum berguna ecu = 0.*r> rhat [600+ 4 J 4. PERENCANAAN LENTUR Persamaanuntuk menentukan garis netral saat setimbailg. -}'ssfQp$. I o.854ba0 9.003d Cx = 7:-:-::-------T 0.Pbd*t*+l r"nu= {@/ bd f. .

2-4)diperoleh: Bila persamaan persam.0 . Mn yang dapat mengimbangi momen dari gaya eksternal.85fc'ab=A. dimanamomenultimit Mu haruslebih kecil dari momen nominalsetelah dikali faktor reduksi.a/2\ =A .1 PENYEDERHANAANFORMaLASIUNTT]KTABaI^/ISI (4.2. bd" 'l = 6-^ (4.2-z) 4".4. ' Y = l -f".fu (d -a JZ ) (4.. d i m a n a n = M u / $ d a n a r= p f y l f c (4.4-5 .f.2-s) Bila Mn disubstistusi dengan Mu/Q dansisi kanandinamaidengan maka R.-f"'-(l-0.a/2> Cc(d .r\ (4.2-3)dimasukan (4. 6:0.& Dengandemikiantinggi tekanbetondapatdiketahui. l d .f .2-7) Selanjutrya hubunganantara Mu dan R sebagaifungsi dari p dapat ditabelkan untuk perhitungan kepentingan analisis dan desain.59-a) bd' M .a (4.24) Pengecekan momenultimig Mu. ManualPerencanaan StruHurBetonBertulanguntukJembatan Hal.8 OMnZ Mu 4.b (4.2-6) ( l. 5 9.an kedalam M n = A _ . PEPaNCANAAN LENIaR BAINK 0.b ) Kemudian sisi kiri dankanan bila dibagidengan diperoleh bd2 9=a).2-3) Gaya-gaya intemal Cc dan Ts yang seimbang menimbulkan momen kopel. Mu. = Mn = Ts (d .85f.. a.

4-6 .4.OK Adapun langkah-langkah perhitungan analisis balok tulangan tunggal dengan berikut: menggunakan tabeldapatdiuraikansebagai 1.d = 3.fy 2. PEPENCANAAN LEMAR BAI.d2)*bw*d2 4. Check$lvln> Mu rencana ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.fc danmutu baja. Tentukanmutu beton. Hitung P=As/bw. Hitnng 1v1u $Mn = nilai tabel (Atu/bw.

4t. A.Pwetrceua. d.4-7 . fu.qN lntrrun Bu.85 asu-pi?{rruj Js*o : g-75 r.4.. Fr = 0. 4.ox f' .5 Gambar Diagram Tunggal Alir AnalisisBalokTulangan Manual Perencanaan StntWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. b.

Tentukanmutu beton.LANGKAII langkah-langkah perhitungan desain balok tulangan tunggal dengan menggunakan tabel adalah sebagaiberikut: 1 . Hitung momen. nilai p diinterpolasi 7.2-5) dengan p = As/bd. Lihat padaTabel Lampiran A 6.2 MENDTSaM BETOXDENGANTNTTI MANUAL LANGKAH.2.4-8 . HitungMd(b d2) 5 . kemudian dengan rumus ABC diperoleh akar persamaan sebagai berikut: fy /0. Tentukan dimensi balokb. p tul.t K ln]'rruRBALo 4.2-8) ManualPerencanaan StruHurBetonBertulanguntukJembatan Hal.85f"' (4.Mudgn metodaanalisisstruktur 2. Bila dikehendaki nilai yanglebih akurat.ff 4.Ina MANUAL Rasio tulangan beton diperoleh dengan mengganti luas tulangan dalam persamaan(4. As=pbd 4.d 1 J.2.4.Prpantc.quea.3 FoRMaLASI wTaK DESAINSTC.fc danmutu baja.

85. d.p'.BAL)K 4.d2 fy p' 3 pma:< As :. bawah " a.fbw.bw.6 Alir Desain BalokTulangan Gambar Diagram Manual Perencanaan Strudur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Mu pL <0'65 Batas Atas : o'8j'fc' pmax.d (manual) Tunggal 4.fc.4-9 .J o'oor+ ) t'n] 'onin = *"* [ff4fy .zs[Pl' o'oo3- [.=o. bw. fn. fy) t 0. PERENCANAAN LENTUR Bagan lirAnalisis A BalokPersegi f".

4.qRArratANenNMINIMUM a) Padabalok persegi.2. baik akibat momen positif atau negatif.2-10) b) Pada balok T sederhanadengan bagian sayap tertarik.^i.o (4.5 Sv.4-10 .untuk komponenstrukturyang besardan masif diperlukanluas tulangan pada setiap penampang.=1r" Manual Perencanaan Sffuhur Beton Bertulang untuk Jembatan (4.d (4.atau dihitungsebagai berikut: /*.yang dipenuhioleh suatupersyaratan ". 1.q.n tidak boleh kurang dari nilai terkecil di antara: A"^in = \tJc .4..2-e) = r.(momen Mn > 1. paling sedikit harus sepertigalebih besardari yang diperlukanberdasarkan analisis.4 Kzruer.2-r3) Hal.2-rr) dan ' t'smin - fr 1 J " btd ^/.2 M minimum sebagaimana disampaikandalam sub bab dibawah ini. (4.f rm b.N MrNtturaa tarik tulangan retak).2-12) c) Sebagai alternatif..As min adalahsebagaiberikut =Eu-o A"^o dantidaklebihkecil dari: (4.2. Tu. PERENCANAAN LENTURBALOK 4.

5 x db (db : diametertulangan).2.4. 1.7. ^*50.4-11 .6 SYnntrratu'teINMAKSIMaM maka rasio tulangan denganbebanaksial Pu < 0.l. 4.1) Jarakbersih adalahnilai terbesardari : e Diameter hrlangan.7 Spasi dan Selimut Tulangan ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.10.5 x diameteragregat . seikat tulangan dan sejenisnya dalam satu lapis tidak boleh kurang dari: (llhatAASHTO bagian 5. PERENCANAAN BALOK LENTUR 4.7 5 x pb .5 x diameter agregat. Untuk beton non-prategang p maksimum.7 Janu rur-ltNcAN Jarak bersih minimum antara tulangan sejajar.1.atau c. 40 mm Jarak bersih antara lapisan tidak boleh kurang dari diameter tulangan (db) atau 25 mm.5xdb o 40mm Gambar 4. ttt Selimutbeton: Normal unhrk baloklkolom 40 mm Pelat 25 mm (Lihat Subbab 2. atau b.3) a.db o 25mm Jarakbersih adalahnilai terbesardari : e 1.2.L f"'A.

1rc :o. namunjika fc' lebih begar 30 MPa nilainya berlorang tapi tidak lebih kecil dari 0.1 Fatlor Pl terganhrng dari LAI{GKAH I : Menentukanfaktorpl .as lo.814 mutu betoq jika kurang dari 30 MPa nilainya 0.= 10.1.esir Bl < 0.1. PERENCANAAN LENruR BALOK CONTOH 4.85. t' ir fc < 30 lo.65 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-12 .4. i f f c > 3 0 pl .1a ANALISIS BALOK BETON TULANGAN TLINGGAL I I SOAL : Analisis balok gelagarpersegibeton bertulang DIBERIKAN : Dimensibalok lebar tinggi b := 300nm h := 60(hm Mutu material fc:= 35MPa Sr:= 400VIPa fc' : 35 MPa fy :400 MPa f diabaikan t \o tl 5D25 b=300m RSM-T12-04 Pasal 5.85 p1= 0.65.9S.

Bl 600 .634Yo -^3 2 Asb = 5.Ds2 4 n:= 5 As := n.909cm2 *m2 As = 2. Ds := 25.E (lenur) momennominal.85fc.=pmaxb. fy -Asb := pb.5.d pb =3.n. Po t= 600.25ikN'm Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Mn LANGKAH 5 : Menghitung MR := nr.d pfirax:=0..Mn 329.rr.[a .81fc.9) "\ 2) = Q. LANGKAH 4 : Menghitung u. OK" 46 = 4.454x103 P =r.7250 Asmax= 4.m Mn = 47o.2 Faktor Reduksi { = 0.{s(Asmax.18kN.821x 10"mm Pfiiox= 2.7 RSM-T12-04 Pasal4.PERENCANAAN LENTUR BALOK luas maksimum LANGKAH 2 : Menentukan tulangan RSM-Tl2-04 Tebal selimut beton bersih untuk balok tinggiefektifbalok d:=h-dc -26mm P a s a5 . 1 . Under-Reinforced.532o/o a tinggi blok tekanbeton. kg1 .366x lo3 m*2 kondisi keruntuhan LANIGKAH 3 : Pemeriksaan TulanganBeton Diameter Luas unit tulangan Jumlah Luastotaltul.534m Rasiotulanganmaksimum 0..mm Ab := l.b a= llomm 0 = 0.= k'ff 0.b. 4-t3 .75pb Asmax. 6 l dc ::40nm d= 0.Ab As P:=. 1 .

01 0.5058 2l t2 23 21 1.01 3-58-.01 4. 3.€653 1.5190 4.01 0.7€19 0 0.01 0. 3.5302 0.85 0.4€85 4.ilii Ferientf.la denganmenggunakantabel.6949 1.8{94 2-67rS 0. iLlu! persegi ef*-Kif untukpenainprng tulsnqan tunggal denganb = lel'flrbahk dan d = tioggi fc' = 35 l'lPa iy = 4C0 I'lFa 18 17 1A 19 tn 2.Ab As P:=' b.5S2 1.7339 0.s:tulangrnbaja.i (fc' 0.Bl p roin 0.7245 1.d lmmi Ast lrnmz] Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-14 .5034 0.01 4.008 .01 p1 = 0.01 0.A$Jhd.30.7836 2. SOAL : Analisis balok gelagarpersegi beton dari contoh soal 4.0C54 2.532%.01 0.8 0.6 l..0051 2. ?.454x 103*m2 I = 1. 3.5570 0.011 't.01 0.56.811 3.0891 3.4937 4.01 0.4178 0.01 0.592S 2. PERENCANALU Lntrrun Bttox CONTOH 4. As := n.544t 4.$ 0. r.9€93 0.01 1.3924 0.705? 0.5905 0.4.S372 $.cc3s 0_0271 0 trax = Catetari : batesantulsnganFfiin E O aci < p max Satuan: l'lu Ft'mml. 2. LANIGKAH I : Menghitung rasio tulanganp Luastotaltul.52t2 0 0.008{ 3.1b ANALISIS BALOK BETON I TULANGAN TUNGGAL . 3.5750 0.$S39 0.o p LANGKAFI2 : Mencarinilai Mu/b?ldari tabelberdasarkan di atas Tabelwttuk nilai fc = 35MPadan fv = 400MPa berdaeirkan momen de+ain Lsmpirstr 4.01 3.tr lrnml. 2.d As =2.51€2 0.754'1 1.4765 0.t3s6 1.€105 0.

PERENCANAAN LENTUR BALOK LANGKAH3 : Interpolasi : dan Interpolasi Mu/bdZdi antaraAst(b*d) 0.0154-0.$lvln + :+ Mu:= 4.= 4.0153 0.149kN.01s3) !!Y.3e24+ _\.761xl08N.(0.5.3e7 0.t3:e:?:.0154 nilai : Mu/bd2 4.3g?lo]at.4-15 .d2 = 0[Vln Mu = 376. 0.r) Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2 Faklor Reduksi I o=o.01532.mm lnsNr-rrz-o+ Pasal4.4.ac"nh.0153 LANGKAH 4 : Menghitungmomenkekuatanpenampang.m Mu =3.

Beban Hidupmerata terpusat / L:= lom fo := 20MPa \c = 24 kN/m3 fy := 40oVIPa Qdl = 4o kN/m QII. PERENCANAAN LENTUR BALOK CONTOH4.2 DESAIN TULANGAN LENTUR BALOK BETONBERTULANG a L I persegi SOAL : Desainbalok gelagar betonbertulang DL ) 40 kN/m LL + 15 kN/m DIBERIKAN: (simplespan). Bebanmati merata 6. 1.4-16 . Beratisi betonbertulang 5. Panjang span. 3. Mutu betondanbajatulangan 4.: 15kN/m i P ll = 80 kN Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4. Strukturditopangsecara sederhana 2.

AMyy + 2.Mpp+ 2. r.3pb P =0.L 4"" 1.2 Faktor Reduksi 0 = 0.8 (lentur) diambilp= 0.5*d bw gayalentur berdasarkan ..Bl 0.003Es + fy 0.r"t ultimatetotal. Geser Vu:= 1.5*pb p = 0.oout vLL:= j-tr.85fo.5 p b Agar penampang optimumrasiohrlangan p:=0.aAt.L' 8*" Mrrrt=f. Momenultimate Mu:= l.003Es f pb = 0.o.969/o Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.Prr.= ).OYyy2 Vu= 490k}{ LANGKAH 2 : Pradimensi gunakan modifikasidari rumus : asumsi = optimum 0." vDL = 2ookll VLL = 75kl.TI2-04 Pasal4.4-17 . MDL = 500kli'm MLL = l87.3.f Mr r :=-l.m Beban mati Bebart hidup vDL:= j. PERENCANAAN LENTUR LANGKAH MO Beban mati Bebanhidup gayadalampadabalok Menghitung MD L '=..l V1p2= 40kN Bebanhidup terpusat YLL1.019 RSNI.5.5kll'm MLLz = 200k]'{'m Bebanhidup terpusat total.3VDy+ 2.AYyy+ Z.OMyy2 Mu = [425kN. uv'-' 0.BALOK 4.

r) 2.d2=Mt + 0. J 0.dl\/f'' b) Cari tabel tulangan yang bersesuaindengan mutu beton.85 ) or =0.bw.134m d:=h-dc-26mm l--TMo lr .62278/o m: caratabel LANGKAH 3B : Menghitungpenulangan balok dengan a) Hitung rvru = l. = .R 0.434MPa bw.='1*u d=r. ( t\ t .1 o. 9 ' fc R . bw.IcIuIANLENTUR BALOK .s.d2 . fc'= 20 MPa dan fy = 400 MPa Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. .4.847Mpa . : Menghitungpenulangan Tebalselimutbetonbersihrintukbalok tinggiefektif balok r - dc := 40nm d = 1..4-18 .R h:= l200nm bw:= 60ftnm digunakan ukuranbalokpierhead baloktulangantunggal LANGKAH 34.R o.747MPa R=3.8$fc. r .0.d3=g + 0.t 0.194 d.5.0r2m . .85{" P' = 0. . PannI.R = 2. =o .

0129 4.1.4Mpa RSM-Tl2-04 pmint = 0.0@ 2.01& 0.0035 0..htql$l.85 Q008 :30) (fc' P m i n= F tngx = Catatan: batassnlulaogan pmin E P act < P m&( gituin : . Jika lebih kecil dari pmin maka p-pmin.9750 0.623Yo Rasio luae lrlangan. PERENCANAAN LENTUR BALOK Lampiran Al I Ni|at persanta$e momefl desan (htu)untur tulanganbsji.0094 4l{40 nn&4 2.453% P = 0.5680 3-5901 3.0130 0.91.8666 0. berdasarkan penimpangperceqitulengen tunggaldenganb = lebarhslokdan d = tinggief*Kif bslok fc' = 20 MPn fy = 400 hlPa Ho ' tdut(bd) Ast/fbrd1 Hu/fbrf:l aettfbrdl ilrr/fM:) Asil(b'd) Mu/odt Asilfttd' 25 m a? 28 29 JU 3t 32 33 34 1.00et 1. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.0062+ ?gry! !!!i.pmin2) pasal5.006: 2.853? 0.010t 0. p tidak boleh lebih besardari pmax=O.0133 0.4-19 .80.u7.650{ 0.1.8393 ?e.4569 3. 1 .35Yo pmin2=0. 1 .013? 0.016i 4.tu pmin := ma{pmin 1.009: 1_83!13 0.0135 0.1.8666 Mu/bd2: 1.t9e0i 0. 6 l Rasio tulangan maksimum t.47S2 3.4.{106t ?.7250 0-009€ 1.7002 0.1.8393 p :=0.5453 3.00€i 2.8??3 t).7498 0.arn 0-t)1 28 1"1782 0.85 0.7990 0.0131 0.5015 3.01t!0 1. ImmI d lmml b A$tlmm4 lnterpolasi nilai rho antara dan 1.6Mp" pmin adalahnilai malaimum antara pninl dan pmin2 4.7714 0-00S8 1.0019 0. 1 .35Vo P a s a5 .0163 3.mml. 0.75pb(over reinforeed). 1 .0093 17845: g.005S 2.83e9 1.r.5238 3.28% pmin= 0.0063 2.6 RSNI-T12-2004 Berdasarkan pfirax:=0.5 RSNI-T12-2004 Berdasarkan Omlltl:='fy p =0.8754 0.q12S 3.f.6339 3. As/bd.S1S0 0.6230/o l.00€t 2.E209 0.0101 2.009? 2.013€ p1 = 0.2158 0_016: 0.oSC 2.8235 0.0134 0. 5 l Rasio tulangan minimum Plll[ll ]= .7979 0.8666pasal5.71pb p:= p' if pmin < p' < pmax pmin if p' < pmin "Tidak OK" otherwise PlIlSX= RSM-Tl2-04 P a s a5 .

rr:=.374c# Asl = 8.bw. 7 l Jarak bersih tulangan Spasi antara tulangan Ds = 32mm dc = 40mm smin=48mm adalah nilai terbesar dari 1.7minimum Berdasarkan bersih tulangan adalah Ukuranagregat Diametertulanganutama Selimutbeton DuO:= 2.4-20 . l.25ftrn- oit"+) n=6 \Asl/ 6D32 Jadidipakaitulangan JarakantarTulangan LANGKAH 4 : Pemeriksaan jarak RS|II -Tl2 .5Dagr.or2 4 Axeq=42.BALOK 4.2004pasal5.mm Asl :=1.Ds.13mm.louo.2-dc. As :=n.042cm2 jumlah tulangan r i=r"uf Ambilsaja .1.1. 1 .5.n. PEPaNCANAAN LENTUR Asreq p.1.d := Ds :=32.u{t.Ds n-l Ds = 60.5Ds atau zrc mm. 1 .(bm RSM-Tl2-04 P a s a5 .Asl " As =48.40mn) Spasiaktual bw .2.4mm oK! Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. sg.

jd2 sedikit lebih besar dari tanpa tulangan tekan (idl\ karena tinggi tekan beton.7 Perbandingan Penampang tanpa tulangan tekan (a) dan dengan tulangan tekan (b) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.nN Bttor TanqNc.4-21 .nNoe Hampir sering ditemui balok mempunyai tulangan ganda.LENTURBALOK 4.3 PnnrNc. PERENCANAAN 4.qAN Knrue. Meningkatkan panjang lengan momen. dengan demikian pengaruhnyasangatkecil.r. Effek dari digunakannyatulangantekan terhadapkekuatanadalahsebagaiberikut: 1. Secaraumum penambahan tulangan tekan untuk p :0. Ts:A. 2. a berkurang dengan demikian meningkatkan momen nominal penampangbeton.015 terdapatpeningkatan momen nominal sebesar5o/o saja.aN.ur tulangan tarik dantekan b) Balok dengan Gambar 4.qlG. yaitu tulangan tarik dan tulangan tekan.ff a) Balok dengan tulangan tarik saja _[uz.

4-22 . dengan demikian tegangan tekan beton berkurang oleh sebabitu defleksi jangka panjang berkurang.4. Meningkatkan daktilitas.8 Efektivitas tulangan tekan dalam mengurangi defleksi akibat bebantetap (sustained). hal ini penting untuk daerah gempa atau diperlukan redistribusimomen dalam desain. h ry l S u s t a i n e do a d d e f l e c t i o n l n i l i a l e l a s t i cd e f l e c t i o n P' = P ll 120days Time Gambar 4. James G. 4.MacGregor 240days 2 years Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. p E c) og. dengan demikian keruntuhan getasdapat dihindari. Berfungsi mengurangi defleksi jangka panjang. (l) lf. 2. Merubah mode keruntuhan tekan menjadi tarik. karena rangkak beton dalam daerah tekan beton ditransfer kedalam tulangan tekan. PERENCANAAN LENTURBAL)K Alasan diperlukantulangantekan dalam desainbalok : l. 3. Kemudahan fabrikasi khususnyadalam merangkai tulangan geser. c I p'=A ( .9 !l ru 4 .

:<= I Cs:asrs A"r cee(l Cl tt I lca-a'r -I-6:a {i' Ts2:Ar2ff ttt i++\ (a) balok-l (a) balok-2 Gambar 4.4-23 . d a nc = a l p l o. PERENCANAAN 4. : 200.|tl .000 Es Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. dapat kita bayangkan bahwa penampangbalok terbagi menjadi balok-|.=(r-or:d').o. m a k a f s ' = & . Regangan dan Gaya dalam Beton dengan Tulangan Tekan.3-l J i k a e s ' 2 e y .7 Penampang.1 BAL0K TULANGAN GATIDq ANALISIS Dalam melakukan analisis balok tulangan ganda.3. terdiri dari tulangan tekan pada bagian atas dan tulangan tarik yang cukup pada bagian bawah. Tegangan tulangan tekan. coco As' I . dengan : fylEsdimana modulus elastisitas beton.3-2 es' Bafasan d'/a agartvlangan mensubstifusikan = ey tekanleleh dapatdiperolehdengan ey MPa.es' pada balok dengantulangan tekan. dan balok-2 terdiri dari penampang balok tulangan tarik tunggal pada bagian bawah dan daerahtekan beton pada bagian atas.oo.LENTUR BAL)K 4.7 menunjukkan distribusi regangan. 4. fs' seperti ditunjukan pada balok-1 Gambar 4. o'=[" a")'o'oo3 \c ) 4.

Mnr. Pmnuc.ss a b : (As-AsI) <+ fy fc' "=(ai !:r)"tv 0-85fc'b Mn2 : (As -As')fy (d.Mnxrsebagai terhadap tunggal..2 TALqNEANTTKANLNrcN G.3-7 Dengan demikian kapasitasmomen nominal total balok dengan tulangan tekan adalah sebagaiberikut Mn: Mnl + Mn2 Mn : As' (d-d') + (As-As') fy (d.qNtly Lrttrun BALoK (a'\ = t(..a/2 ) 4. momennominaltulangan Manual Perencanaan Snuhur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-24 .3-8 pers. MnI = As'(d-d') 4.II'IOI DENGAN BALOKTULANGAN ANALISIS Balok dengan tulangan tekan leleh dapat dijelaskan dengan membuat dua penampang balok imajiner sepertisudahdijelaskandi atas. kedalam Bila ls ' : r As (persentasi terhadap tulangan tarik totalnya)disubstitusikan perbandingan 4.3.a/2) 4. li )0". /t ['- "l') 600 ) 4.3-4 Momen nominal pada balok-l dihitung sebagaimomen kopel terhadap tulangan.3-5 Balok-2: terdiri dari betondansisatulangan.4. Balok-l : fs' : fy (tulangantekan leleh) Keseimbangangaya dalam balok Cs : Tsl Asfy : AsI fy <+ As':Asl 4.3-3 4.3-6 4.makadapatdihitung momennominaltulanganganda.Asl Cc : Ts2 O. As2 = Ast .3-8.

1.4-25 . namunjika fc' lebih besar 30 MPa nilainya betkrang tapi tidak hrang dari 0.3a ANALISIS BALOK BETON TULANGAN GANDA a J I SOAL : Analisis balok beton tulangan ganda (tulangan tekan leleh) 3D25 : 6D25 <- bF40S m + DIBERIKAN : Dimensi balok lebar tinggi b := 400nm h:= 600nm Mutu material fc := 35lvlPa ft::40&1Pa Es := 20000(MPa RSNr-T12-04 Pasal 5.1 Faktor pl terganhrng dari LANGKAH 1 : Menentukan faktorpl Bl'=lo.es.814 Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. PERENCANAAN LENTURBALOK Mn^ =(.) | 7 \MPa ) ir fc > 30MPa pl = 0.5 ) " 4.4.814 mutu beton.a't ot)\r.o's'.ts ir fc < 3oMPa pl .85. d /al-0.1. jika kurang dari 30 MPa nilainya 0.65.=*u{o. . lo.rr-sf-!--ro.pt) pl = 0.3-9 Mno=Kvd*Mng CONTOH 4. * r(t " \.

mm Ab := f .d As = 2.1.= pmaxb.pl 600 fy 600+ ff Asb = 8430.3mrn2 pftax= 2.27Yo a Ab = 4.945x tO3m# o=l. PERENCANAAN LENTURBALoK (balanced) dan luas LANGKAH 2 : Menentukanluastulanganseimbang tulangan maksimumyang diijinkan Tebal selimut betonbersihuntuk balok tinggiefektifbalok d:=h-d' d' := 20mm d=0.=A ' b.b.8mr3 Asb := pb.Ab p.Ds2 4 n:=6 As := n.725% = Asma. : = b O.71pb Asmax.d pmax:=0.x 6322.4-26 .909crn' ket = "Under-ReinforcedOK" Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Ds := 25.8>fc.58m g.d kondisi keruntuhan LANGKAH 3 : Pemeriksaan TulaneanTaxik Beton Diameter Luas unit tulangan Jumlah Luas total tul.n.

4-27 . : fs'akhral "ff.d As' f:=As O ' Ab = 4.(d d) + (As . asumsifs':fy I fs:8 u.909cm2 -*2 As'= 1. (fs' leleh)" fs' = 400MPa LANGKAH 6 : Menghitungmomennominal.4. l = .fs'. Ds := 25.As' b._ (As _As').473x103 Q' = 0.*.6350/o r = 50%o As'/As Perbandinean LANGKAH 4 : Menghitungtinggi blok tekanbeton.003/ Jika d'/a < (d'a_lim) maka hrlangan tekan leleh.ot'r.m .b a=49.n.U) Manual PerencanaanStruhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.mm Ab := 1.fy 0.937<N.Ab .85fc.8 Mn :=As'.5mm LANGKAH 5 : Periksaapakah tulangantekan leleh { = o.a.(o Mn = 656.Mn 0 = 0.Ds2 4 n:=3 As':=n. PERENCANAAN LENTUR BALOK TulansanTekanBeton Diameter Luas unit tulangan Jumlah Luas total tul.+o+ a - Bl\ Es'0.

Adapun langkah-langkah perhitungan sebagaiberikut : perencanaan tunggal.945x to3nn*2 n'-- As b. Kvd tulangan 2 .d2)*bw*d2 c. Lakukanlangkah-langkah mutu beton. CONTOH4. Hitung 14u=QMn=nilai d.LENTURBALOK 4. Tentukan b.d tabel(Mu/bw. Hitung p:As/bw.3b ANALISISBALOK BETON J TULANGAN GANDA I SOAL: tabel Analisis balok beton tulanganganda (tulangantekan leleh) menggunakan (Contoh4.fc danmutu baj4 f.i a.3 Tsx.qN Lmn TuI-+NGAN GlNol DENGAN Awtttsts B.3a) manual.d P = l'27Yo f Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4-28 .NeAN M ENGGANAKAN TABEL MATVUAT Balok dengan tulangan tekan leleh dapat dihitung menggunakan tabel manual (lihat Lampiran B).3. p Luas total tul. Mencarifaktor pengalimomen J. Mnp Hitung momennominaltulanganganda.qtor TuLq. untuk mencarimomentulangan t . As = 2. LANGKAH I : Menglritung rasio tulangan. Check$Mn2 Mu rencana tunggaldalamlangkah1. PERENCANAAN 4.

{a tlhi per$eni6*e b6i!.!r.Kvd Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.bd.4.nr LANGKAH 3 : Mencari faktor pengalimomentulangantunggal.4-29 .l6klf.) !v{u:= 3.d' Mrl = 500.{t{GKA}t 2 : Ivlarcui uilai lv1u'b<tl d:ui tabelberclasarkan cliatas Tabeluutrk uilai fe = 35I1Pa dan fr = 400$1P.Ar.?l?MPa. berdtsirkanmoirrndesiin {Llu} tul6agsn penamolng percegi untuft tuhngnfl b lunggtldcngcn * i6barbnbkdnfld = th$oiefektif .r Lcmplran A. PERENCANAAN LENTUR BIrcT p L.

6aodr.t31 0. e6z ird k.ti?i?-lgl.107 0.033 0.{09 t048 t.3a.{65 0.07+ r0l8 1.0?t 0.il1 0.15t 0.937 6s6.rd rfd kud .085kl. Mn: lit.0138 0.lcrmn Tulangan Lampirtrr 8.086 0.058 1.05r Kvd= r.nl 0.0{8 0"ffi 0.0et r.68 0.ITunBALoK Tunggal Kvtl i.:d al.048+ 0. .668k1.t{+ 0..[.il3 0.01290.098 0. 4.t8t t 02! r.656.0il 0. 0.0t?3 8.ld hed t3 t4 ts t6 t? t8 t$ t0 2l 0.4 T.09$ r.0121dan0.0+e t.l 602 7614 802 &st{b'dl Itld k.030 r.115 0-t3$ 0.m^ 0MnO:= Mu-Kvd MnD= oMno dvInO= 525.tVlno Perhitungan mengguna- * - Mu = 5.r59 0.06s 0.m etror = 0.051 LANGKAH 4 : Menghitungmomennominalpenampang tulangan ganda.068 r.{.0rzD .BS 0.031 r070 L07d 0.053 r.0r*! 0.0113 Catal.032 r.01f0 0.ut6 t.30)= ffc' Fmi|r: Pma:N 3 < 4'll i ! lAsr'As'l'tdffD 8!t'tc'bl Momcn nominrl trl.008 .03? pl .t6G 0.4s'lAs.082 0.023% terhadap nilai dari perhitungan 0 erTor:= = 657.m kan tiabelmasih cukup teliti dengan kesalahan sebesar0.0127' 0. 4-30 .0t5? 0.ont 0.0?5 r.ss!ft Kud Mn trirngi&nPfiini P rct r F trral Srrqrnr blmmll dlmmlrr4Jt [rffnal Interpolasi nilai Kvd di antaraAst/(b*d):0.085.113 0.l30 0.023Yo rumus asal pada soal no.81 0.(0.Ea t.052 t.Ir: t.PERENCANAAU LnI.&ls 0 0{0 r.0172 0.!35 1.0129 = r. Kvd := 1.108 0.050 t.0*t 0.093 t.0{5 1.093 0.103 1108 0. 657.037 t.0ta1 0-0r29 0.0038 0.0!8f 0.0G0 't.0211 0.088 0.0121 Untukrasiotulangan p = 0-0127 .04€ r.098 1.083 0.bel Frktor Pengali ldoff€DTulNngsn Gansa untukrfiefidapatkaft tct lX' 3 E cdP! {00 t .0+B t.002x108N.03! 0.ta tt.0tl 0.02I t.03{ r.0$ 1.937 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.0ai' r.

(4.Stox Tnnnqo. adalahkuat geser nominalyangdisumbangkan tulangangeser. (4.(b(2)).qtor 4. Pffitxclu.kecualibila dihitung secara lebih rinci sesuai denganketentuan pasal 4.4-4.2. Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Tulangangeserharusdirencanakan untuk memikul gesertotal yang terjadi.berlaku: ( (4.1 Ktra.44) 3) Untuk komponenstruktur yang dibebani gaya tarik aksial yang cukup besar.ApGsspn KEKUATAw Perencanaanini berlaku untuk balok beton bertulang yang mengalami gaya geser. dan V.nN.4.sANLENTUR B. dgn pers.maka kuat geser V" dapatdihitung 4.4-3dan4.4-l) (4'4-2) V" adalahkuat gesernominalyang disumbangkan oleh beton.a. vn =v" +V.4.qlox pada: penampang Perencanaan akibatgeser harus didasarkan t/.4 Pnnzvc.berlaku: 'mt y" =l !!:_lb*d " t 6 )2) Untuk komponen strukturyangdibebani tekanaksial.. 1) Untuk komponen strukturyangdibebanigeserdan lentursaja. Namun perencanaan terlenfur. oleh 4.4.4.2 Kaer Grsnn YANo D$aunqNeKANOrcn BnroN a) Sesuaidengansifat bebanyang bekerja.4-3) n"=['*&)(+\. 4.4-31 .tN B.qpt B.momen jangan diterapkan pada komponen yang tidak lentur dan gaya aksial. <@v.treN Gnsnn RENCANA P.

bw : lebarbadan) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.5@V". 4.4-32 . .4. denganN.IIAN LENTUR BALOK b) yang lebih rinci sebagai Kuat geser Z" boleh dihitung denganperhitungan berikut. Untuk komponen strukturyang hanyadibebanioleh geserdan lentur sajq .V. -i.i . geser b) Tulangan minimumini tidakdiperlukan bila: .3 Sytntr-SyaRATTar-/tNGAN Grsrn sub bab tulangan minimum sesuai harusdipasang a) Apabila 0.5.5. besaran Mu' (4. A5 4.dapatdihitungdengan berikut.<tDl".hf atauh<%. l.bw.4. pada penampang yangditinjau. 2. V.0 diman&Mu adalah momen terfaktor yang terjadi bersamandenganV. (dimanahf : tinggi sayap.W)ry v. tidak boleh diambil melebihi 1. Besaran4 n*u. v"=(r*o't!")JE'-6-a [ 'a. atau Vu<QV" dengan tinggi total balok h S 250 mm . dinvatakan dalamMPa.5O%. PmnucII. < o.4. adalahnegatif untuk tarik. Untuk komponen strukturyang mengalami yang lebih rinci sebagai perhitungan kuat geserV. 2."=({r+r2op. gayatarik aksialyang besar.4-5) dan tetapi tidak boleh diambil lebih besardari pada 03J1'b*d. )6 @'4-6) tetapi tidak kurangdaripada nol.

dan s dinyatakan dalammillimeter.4 GESER OLEH YANG DISUMBANGKAN TAIANGAN KaET GNSTN Vu Apabila gaya geser.!JT'*O mm nilaiyang S*o )Namundalamsegala hal.-f d .4-s\ Msnual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. tulangangeserharusdipasang .4-8) Notasi cr adalah sudut antara sengkang miring dan sumbu longitudinal komponen struktur.4.tGnsonMINIMUM Luastulangangeser minimum dapatdihitung sebagai berikut.1f"'bwd J 4. S*o =!t *u600 mm(ambil terkecil) v" =!r[-tu*.4.4 4... g. harusditahanoleh tulangangeser.tulangan geser padasubbab4.>AV". utuu300 (anrbil terkecil) bllaV" ..) Nilai D.makabatasspasimaksimum berikut: aturansebagai geser.4.d bila nilaiyang =qo. PERENCANAAN sesuaidenganperencan:um c) Apabila V.4-7) geser b) Untuk tulangan miring: V"= A"fr(sna +cosa)d s (4. dapatdihitungberdasarkan S *o dan luastulangan struktur.5 Tutettenr.4.LENTURBALOK 4. =:T /d.4-33 . V" S |. sumbuaksialkomponen a) Untuk tulangangeseryangtegaklurusterhadap maka: il 4.t (4.

2.4 geser LANGKAH 2 : Menghitungkebutuhan RSM-Tl2-04 Vs.d b l- Vc = 507.86kI.Y.5 6 Vc.6 o Vs = 192.4.029x t0'kN J 1_ J Notel = "OK.Vfct(Mpa). Perlu Sengkang" Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.14kN Pasal 5.d = Check:vs<a.{ Vs tidak boleh > :. Pasal5.= :.2. SOAL : Desaintulangangeser balok persegi betonbertulang DIBERIKAN: GayaGeser Ultimate Dimensi Balok Vu = 490kN bw = 600mm h = 1200mm Q:= 0.2.7 fc'= 20MPa fy = 400MPa LANGKAH I : Menghitung kuat geseryang disumbangkanbeton RSM-Tl2-04 Ys.bw.{ Note2 = "Vu ) 0./fo'. PERENCANAAN LENTUR BAL)K CONTOH4.= )r{ . Syaratpemmpangterpenuhi" Check: Vu=4901d.4 DESAIN TULANGAN GESER BALOK BETONBERTULANG 4 I dari contoh4.bw'd 2.bw.Vfc(MpiJ.4-34 .

0.4..jikavs l-{1't'7sh.ry 2 .d 3 makaspasimaksimum adalahnilei terkecil dari d/4.Av/s=Avs Avs :: Vs 2 Avs :0.n'(i. ^ -mm = U. Av :=nk-0.159nm geser Desainpenulangan sepanjangbalok dapat diperoleh dengan catay ang samauntuk gaya geser yang diketahui.0.75h.mm Nilai Avs diambil dari nilai terbesar antara Avs dan nilai tulangan geser Tulangangeseryang harusdipasangperjarak spasi 2 . PERENCANAAN LENTUR BItox LANGKAH 3 : Menghitungluastulangangeserperlu per spasi.2.7 8.75h atau600 mm jika nilai Vs r.4.Tl2-04 Pasal 5. < !L6y. (tumpuan) D10-300 Manual PerencanaanStrulcturBeton Bertulang untuk Jembatan Hal.6 Spasimaksimumadalah .)-.Av perlu Spasisengkang Dt:= 10mm nk:=2 ot}terwise 3 lebih besar atau sama a^ear.375h atau300mm.6oftnr) i f V s < smakgeser'= | .)Avs Avs := mo(Rvs. ^ -mm Avsotltt= U.0&n# sp = 314.2.4-35 .Avs-irr) mm LANGKAH 4 : Menentukanluasdan spasiyang digunakan minimum Avsmin..425tnm mm RSNI.!Lbu. J.bw. RSNI-Tl2-04 Spasimaksimum: Pasal 5.'d Tulangangeserminimum bw Avs6rr:= .d nilai erkecil dari d/2..2 Ln.o.3o0nr) = smakgeser 567mm Diameter sengkang Jumlahkaki sengkang Luassengkang.O? Av SP:=Avs Av = 157.

9. Padasistemtersebut Gambar arahaxis balok. PERENCANAAN LENTURBALOK Bttor 4. tegaklurus terhadap Gambar 4.5J T BAL0KT.SEMU BAL0KT DAN monolit. (potongan tengahbentang A-A) dannegatifmomendi atasperletakan "*l Webor stem ^*J (a) balok terdefleksi Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaI. Pada terdefleksi (potongan B-B).5 PsnnNc.4.4-36 .t 4.ANAAr. balok secara dengan pelatdicor bersamaan pelatlantaiseringkali Dalamsistem 'T' sepertiterlihat pada sayapdari balok dalam hal ini pelat dapat bekerjasebagai bebansatuarahyaitu pelatdiasumsikan menyalurkan 4.8 Balok T dalam sistem pelat satu arah positifdi momen tampak dalamgambar balokT ini akanmengalami 4.8.

panjangbentang br= L/4 . sebagai Padadaerahperletakan balok T pada umumnyadiperlakukan persegisepertiterlihat pada karenadaerahtekan betonakibat momennegatif berbentuk gambar 4.9 Gambar BalokT dalammomen balok persegi.makadianalisissebagai balok T semu(balok persegiseperti gambar 4. makadianalisis sepertidapat sebagai balok T sebenarny4 gambar dilihatpada 4. dimana adalah L baloktersebut bf=!*+16h1 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Pffituclylnu Lwrun Buor Compression zone-- lul ll (b).a dengan asumsiawal tinggi blok tekanbetonmemotong flens. pemeriksaan perlu digunakan terlebih Untuk menentukan balok T semuatausebenarnya dahulutinggi blok tekanbeton. Potongan A-A (midspan) sebagai balok persegi (c). A. jika a (asumsi) hs. jika a (asumsi)( hr. Adapun pada tengah bentangbalok T dapat diperlakukandengan dua kemungkinan.selanjutnya diperiksaapakaha memotongflens atau badan penampang balok: a. dapat dianalisissebagaibalok T semu (balok persegi)atau balok T sebenarnya.PotonganA-A(midspan) sebagaibalok T positifdannegatif 4.85f"bf " Setelaha asumsidiperoleh. .9c.f A=- o.PotonganB-B(perletakan) balok perseg sebagai (d).9b)..4-37 . > b.4.9d Lebar efektif sayap balok T berdasarkan SNI adalah nilai terkecil dari persyaratan sebagai berikut : .

Keruntuhan balansini digunakan jenis keruntuhan penampang keruntuhan apakah tarik (underreinforced)ataukeruntuhan tekan(over reinforced). . Pt naN ctuttex Lnnrun BaLoK .10Lebarefektifbalokdengan 4. Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4-38 . .2 BAL0KT TaLANGAN ANALISIS TaNGGAL balok T terdapat beberapa Seperti halnya denganbalok persegi dalam menganalisis kondisiyaitu : a) (seimbang) Keruntuhan balans terjadi bila regangan maksimumpadaseratterluarpada Keruntuhan balansatauseimbang daerahtekan betontelah mencapd6".003dan bersamaan denganitu tulanganbaja untuk memeriksa mencapai regangan leleh baja 6s= ry. : 0. bf = b* * So. dimana Soadalahjarak bersih antarabalok denganbalok sebelahnya Sedangkanlebar efektif balok L (balok yang hanya mempunyai pelat pada satu sisi saja) tidak boleh lebih dari : .5. bf: bw+Lll2 br=b"+6hr bf=b*+So/2 sayap Gambar 4.4.

(4. ".0.5-1)kedalam Dengan nilai dari mensubstitusikan ayangdiperoleh pers.IrUn BALOK 4.s-1) (4.1l (b) dilihatpadagambar Keseimbangan kopelgayasecara T=C Dimana 1 : A t u& C : C."[ffi).85f" (br . t. (b) Keseimbangan Kopel Gaya Gambar 4..85f" b.b*) hr (4.5-2) (4.l I (a) diperoleh tinggi blok desak Dengan persamaan padakondisi balans.) b) Tarik (underreinforced) Keruntuhan (4. 1lang dihitungpadapers. diperoleh A16 =elf o.s-2) pers. T"" d . balans.4-39 .a6 padabalok T. [u.ro. a * 0.5h r.l l Analisis Balok T TulanganTunggal segitigasebangundalam gambar a.a.5-1) tulangan tarik bajamengalami Keruntuhan dimulai dengan tarik terjadi bila keruntuhan lelehterlebih Hal tarik bajalebihkecildari luastulangan dahulu.* + Ccr= 0.=^(ffi)n jelasdapat a. ini tedadibila tulangan (4.-u. PERENCANAIU (a) Penampang Regangan dan Gaya dalam Balok T Kondisi Berimbang . d .LrI.5-l). As6 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.i2 rr".

85f "b. a adalah makatinggi balokdesak Bila persamaan n-- T""' rr. makabalok dianalisissebagaibalok T jika tidak cukup dianalisissebagai momen nominalbalokT : persegi.Regangandan Gaya dalam Balok T Kondisi Tarik .(4.5-2)diselesaikan beton. (4.qtor (a) Penampang.Perhitungan dilanjutkan menghitung dengan + Mn = C.5a) Ccr(d-0. Co" d-a/2 T*r (b) Keseimbangan Kopel Gaya KondisiTarik Tunggal 4.-b. -o.5-3)harus diperiksa.s-3) Jika pers.-shf (4.85f" b* a -| 0.r 0.12(b) Keseimbangan kopel gayasecaf.5hr) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. a sesuai Tinggi blok tekanbeton. d .)h.4. PERENCANATU Lrvrun B.4-40 .b*) hr (4. hasildari perhitungan balok a ) hf ..g5f"(br -b.12AnalisisBalokT Tulangan Gambar jelas dapatdilihat padagambar 4."(d-0.O.85f" (br ..s-z) - A"f.a T=C Dimana 1: Ar fi C : Crr"* Ccf: 0.

t l a ) (4.^\1 s .13.d . (4. Selanjutnya diselesaikan reWflhbtq$.5-4).\ €".. A. t. ( tydengankondisi Keruntuhantekan bersifat getassehinggatidak disarankanmerencanakan keruntuhan tekan. C : C"* + Ccr: 0. diperolehdari perbandingan gambar 4.85f" (br .qrcx c) Keruntuhan Tekan (over reinforced) Keruntuhan tekan terjadi bila keruntuhan dimulai dengan kehancuran pada daerah tekan beton terlebih dahulu. (4.Regangandan Gaya dalam Balok T Kondisi Tekan Keseimbangan kopelgaya: T:C Dimana T=A.5-1) atau regangan baja.b*) hr (4.13 Penampang.e*E.rat -_-_--Manual P erencanaan StruEtD* Eeton B ertulang untuk Jembatan Hal.u yang dihitung pada pers.s-4) sepertiterlihat Regangan segitigadiagramregangan baj4 e. Gambar 4. PERENCANAAN LENTUR B.5-5) kedalampers. pada ( g. Hal ini terjadi bila tulangan tarik baja lebih banyak dari luas tulangan balans.4.4-41 . = 6.a diperolehdenganmensubstitusikan denganakar persamaan pers.5-5) Untuk mendapatkan nilai tinggi blok tekan beton.85f" b* a * 0. (4.

(br . %" B1dEr) Selanjutnya untuk menghitung momen nominal sama seperti menghitung momen dalam kondisikeruntuhan tarik.4.( --\a hr f" rl e.S5f.b*) hr* A. e"oE*) 6 = .S5f. PERENCANAAN LENTURBALOK T=C.*+C"t A" g'd-"^.)= 0 -B+^ln'-4AC q .85f" b* a + 0.b*) hr + A.5hr) (4.85 (br . = 0. e"uFrd E.b.- (4.s-7) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-42 .") ) E.yaitu: + Mn: Cr* (d-0. b* a2+ (0.5a) C"r(d-0.85 f" b* 3 = (0.s-6) 2A Dimana: A = 0. e"u a .) 0.(A.(A.85 f" (bi .

oE( = -(l.#.4.r-.{-e...}.b.=. tekan Keruntuhan overreinforced 2A C* = 0"85/. A_ 0 . n=o''m lrf .JJ.854(lr. 8=l t------:--:--:--=- tsaroK r | t..85i(br -b.4&.rh1 = M" c*l J t"l jffi.p1d) -8+r.8546"[.{.r ..-* '_T"*rffi -...! " '--:> i -:iJ Tunggal 4.= 0. (4 Co=0.s*E./8'-{AC (I = *:-*_-r.-+ I I ./" ( . fy." 8 = 0.85/"b. PERENCANAAN LENTUR BALOK f'q. h1. b.85/.b1... Ar8*E. I keruntuhanrrik | _l g = -B.J M. Eial0Kpersegl tarik Keruntuhan reinforceclJ ".t..6. ..=*i#lo -!r'l u..45 d. s-5 1r& .{g A$umsi alval Kenlntuhan tadk -0..)hr +. -b.l4DiagramAlir AnalisisBalokT Tulangan Gambar Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-43 .y.s5J.r{ \-/- tr>dl ya | BalokT kefuntuhan tekan -8+r/B'-4AC !l=-**t 1r' J = 0.l \ .).l. ._ 0.

PERENCANAAN LENTURBALOK CONTOH4.l05.MPa h1:= l20mm h:= 600mm d:= 504mm Luas tulangan tarik A. := 2OMPa ero := 0.003 Mutu baja fr:= 4OOMPa E := 2. := 6160mm2 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-44 .5a ANALISIS BALOK T TULANGAN TUNGGAL I tarik kondisikeruntuhan tunggaldengan SOAL : Analisisbalok T tulangan bf DIBENKAN: I)ata penampang b6:= 1500mm b*:= 350mm Data material Mutu beton f.4.

8llkN'm Manual P erencanaan Struhur B eton B ertulang untuk Jembatan Hal.' o.l Faktor pl tergantung dari mutu beton.4. 600 ab:=FtIro *\) ( 'l.=^. blok tekan beton memotong flens.4NneN LnNrunB.85.9r) LANGKAH2:Menentukanq 9l = o'85 tapi tidak lebih kecil dari 0.85-gf!-30) | lo. namunjika fc' lebih besar 30 MPa nilainya berkurang s.) Mn = llz2..65. dengan S auadalah a LANGKAH 4 : Menghitung momen nominal balok Mn.tt 7 \twu ) ir r" < 3oMPa if f" > 30MPa 91:=ma:(0.rc. a < hsmakabalokpersegi.d ab = 257.l.U5.tor faktoSl LANGKAH I : Menentukan RSNr-T12-04 Pasal 5.627mm keruntuhan tarik. PsRar..85fc.= 10. 445 .l.04mm LANGKAH 3 : Menghitung a asumsi awal.bf a:- a=96.!(. Asumsi awal. tinggi blok tekan beton memotong flens Ar'fu .-. jika kurang dari 30 MPa nilainya0.

dengan penampang balok T LANGKAH 4 : Menghitungulang nilai a dengan Ar. Asumsiawal.s'fc.85. blok tekanbetonmemotong flens.[ft) As = 9240m# a.55.! .-0. u.=lo85-ryf+-.04mrn LANGKAH 3 : Menghitunga asumsiawal.o.891mm Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.b1 !. jika fc' lebih besar namun 30 MPa nilainya berkurang tapi tidak lebih keeil dari 0.85fr. 4-46 .l Faktor pl tergantung dari mutu beton.hr 0.94ltnrrl keruntuhan Tarik" Ket = "a > hf. jika kurang dari 30 MPa nilainya0.Pzn-suctuAAN n Buo x Lnuru ANALISIS BALOK T CONTOH4.Fr) LANGKAH 2 : Menentukangr Fl = o'85 .bw a = 226.(brb*).8s f. < 3oMPa F1= -a{o-u5.l.5anamundengan SOAL : Analisisbalok T seperti LANGKAH I : Menentukanfaktorpl 'r fc = 20MPa if fc > 30MPa RSNI-TI2-04 Pagal5. tinggi blok tekanbetonmemotongflens Ar'fu a=l44.85fc. %=p.5b TULANGAN TUNGGAL KERUNTUHAN TARIK I tarik As : 9240mm luastulangan soal4.'l 1\MPo | ) if 10.l. = 400MPa d = 504mm ab =257. Balok T.

-2 Mutu baja Data material Mutu beton fc = 2OMPa ecu = 0'003 l. "". = 400tl4Pa I Es = 2'105-N4Pa Manual Perencanaan Snukur BetonBertulang untukJembatan HaL4-47 .56887x l09N.5c TULANGAN TUNGGAL KERUNTUFIAN TEKAN SOAL : Analisis balok T denganpenampangsebagaiberikut DIBERIKAN: Data penampang bf = l5oomm bw = 450mm hf = l2omm h = 600mm d = 470mm Luas tulangan tarik As = 12950.[d - (a\(hr) .).4.[o - .mm ANALISIS BALOK T CONTOH4.'a'b* ccf = o. ) Mn = 1.PmeNceye.b*)'hr Cc* = 1350000N Ccf = 2346000N LANGKAH 6 : Menghitung momen nominal balok Mn .qN LsNrunB.c.85rc'(bf .1 Cc* = 0'85f.qrcrc LANGKAH 5 : Menghitung gaya-gayakopel C.* dan C.*.

85f"'bg = Penampang "Balok T" A"'L a=203-l37mm balok T LANGKAH 4 : Menghitung ulang nilai a denganpenampang (asumsitarik) u=ffi Ar.85 if f" > 30MPa Fr) 91:=mu{0.qN Lstwun Bttor faktorBl LANGKAH I : Menentukan RSM-TI2-04 Pasal S. LANGKAH 2 : Menentukan a6 600 ub= pr.124.---:--!0. dengan a ) or.turt a ) hr. Manual PerencanaanStruhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.t.4-48 . jika kurang dari 30 MPa nilainya0.hr a=397.= ? \tutPu ) lo8s-ryf+-r'l | if f" < 3OMPa 10. Pznrucet'te. ab=239'7mm LANGKAH 3 : Menghitung blok tekan beton memotong flens a . kerunnrhan tekan.l Faktor pl tergantung dari mutu beton.85.l.65. balok T.4.fy .(br-b*). namunjika fc' lebih besar 30 MPa nilainya berkurang p.[.u5.o ).85fc.d o* \ ) ( 9l = o'85 tapi tidak lebih kecil dari 0..o.

85fc'(bf .912xtO6N mN C = -3.(ot.55562x N'mm Manual P er encanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.[o -:) .q.85fc. A = 7.e cu .b*)'hr Ccw = 1'994x 106N Ccf = 2'142x tO6N LANGKAH 7 : Menghitungmomennominalbalok Mn = .85fc."*. A = 0. Lft LANGKAH 5 : Menghitung ulang nilai a dengan penampang balok T keruntuhan tekan.n1+ Ar-e"u-E.qt 4.104x 106 C = -(e r.[o "\ - t'r) T) t09 Mn = 1.Ut tfU n BUOr<.65* to6 I N m B = 9.4-49 .bw B = o. \ 2) "".E s.d ) Langkah 6 : Menghitung gaya-gaya kopel Cr* dan Crr Ccw = 0'85f"'a'b* ccf = o.u*).B l . P gnnt t.tC.

.3 GnNot AN.a > hr. Ir.4.- Tt* + (b) Keseimbangan Kopel Gaya Ganda 4.0"5hi * b*.5. PERENCANAAN LENTURBALOK 4. d .4-50 .15AnalisisBalokT Tulangan Gambar d-d' rr". T". dan Regangan GayadalamBalokT KondisiTarik c* d . Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jernbatan Hal. dari superposisi komponen (a) Penampang.si].analisis balok T tulangan halnyadengan Seperti bila tinggr blok tekanbeton.tttsts BetoK T TULANGAN dilakukan balok T sebenamya tunggal. tunggaldilakukan ganda balokT tulangan samaseperti Dalamanalisis balokT tulangan gaya-gaya kopel.

5a) C"s(d-0. makabalok dianalisissebagai dianalisis sebagai balokT.BALOK LENTUR 4.' [6 0 0 + " f.d') ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. rnutu tekan tutangan teleh.5hs) (d .4 ' ' #-lA'.* (d-0.I ) (4.s-8) namunjika a > hf makabalok balok persegi. dilihatpadagambar kopelgayasecara Keseimbangan asumsi awal) tekanlelehsebagai T=C Dimana 1=A.s-10) . J Jika semua syarat terpenuhi.g5f"bf (4.([ 6 0 0 .B5f"(br-b.t=gq .& f" f" C = C"** Crr* C"r: 0.5-9) beton a adalah maka Bila persamaan diselesaikan tinggibalokdesak .makatulangan leleh as' F. 0.5-ll) + + C".85 (br .s-e) (4. asumsitulangan beton.a r.a dengan u-- (e".maka momen nominal balok T tulangan ganda dapat berikut: kopelsebagai diperolehdengan menjumlahkan momendari gaya-gaya (4. Bila a < hf .A'")f. (A". Mn = C. maka perlu dihitung tinggi blok tekan tekanleleh. PERENCANAAN a) TekanLeleh Tulangan Keruntuhan Tarik dengan Untuk memeriksaapakahtulangantekan leleh.85 b* a + 0.15b.4-51 .)hr 0. (anggap jelasdapat tulangan 4.A'")f . -o.85f"b* diperoleh diperiksa : Selanjutnya a yang nilai tarik d .b*) hi* A" fy (4.

(4.85f.b*) hr* A'.4-52 .5-12)kedalam 0.e"oFrd'Er)=0 5 i _B+JB'_4AC .24 Dimana: A = 0.s-r2) sepertiterlihat segitigadiagramregangan Regangan bajq e'.Sf (br .15b.5.5-14)digunakan untukmenghitung dalampersamaan Nilai a yangdiperoleh berikut: gaya-gaya dihitungmomennominalsebagai kopel Cr*.85 f (h .(A'. r'. b* 3 =(0.b*) hr+ A'.6"uE. diperoleh dari perbandingan gambar pada 4. ".85 b* a2+(0.(4. C = C"*.5-13). A.13. (d .s-14) kembali (4. (4. dilihatpadagambar Keseimbangan kopelgayasecara T=C Dimana T-Arf.- (4.s-r3) nilai tinggi blok tekan beton.85f b* a+ 0.r: 0.Selanjutnya diselesaikan pers. t"u E .+ C"r* C. E.4. T = C"* * Ccr* Ccs A. ft e-(A'.A' &) Et) C = .d') ( 4.15 ) Manual Perencanaan Snulctur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.5hs)C". C"t danC"r.85f" (h .a diperolehdenganmensubstitusikan Untuk mendapatkan persamaan denganakar pers. e"u B1d' g .5a) C"s(d-0.b*) hi+ A'.85f" Or .b*)hr* A'. &: 0.85f" b* a + 0. PERENCANAAN LENTURBITOT b) Tulangan TekanTidak Leleh Keruntuhan Tarik dengan jelasdapat 4. r*(t-E{\ "-\ a) A (4. Selanjutnya + * Mn = Cr* (d-0."="*[l-ry) persamaan kuadrat.

= 0. 4 . d* ru="*id4j-+[r-?) Ganda 4.85/"(4 C.. =l'. . co =d'.. A* tr.e*E fta'') Tulangan tekan eleh tekan kerunluhan (dihindari) n=-_l.85d(&.-r'.!.%['-*] .*/& [$i-=.B5I -b.85. :0.f.o.)i.s5"4's6.-J.o. )'. + Are*E.c&* cr. i$t C . -b*iftr Co= 0.4.l Asumsi swal tarlk Kerunruhan (b/ {-r.-(-4'.sSS -4. PERENCANAAN LENTURBALOK f'a. b.)/" -f ) ''' -Fl oooa 600_. hr. -b*)h/ ca = 0. "1.bi.d.*.a"-$-Ad'ldll.4-53 .0.16Diagram Gambar Alir AnalisisBalok-TTulangan Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. .r .}ht ". fy.57'.95"{so a .-_ -8+.Ji'-4-{C ffi C*. -0l.

tulangantekan leleh bf DIBERIKAN : Data penampang bg:= t200mm t*:= l37. := 6900mm2 b*:= 2.105.003 Mutu baja ! := 4OOMPa E := 2.t* bw = 275mm Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.5d CONTOH ANALISIS BALOK T TULANGAN GANDA I SOAL : Analisis balok T hrlangangandadengankondisi kerunhrhantarik .:= 47Dmm d' := 65.5mm h1:= l00mm h := 600mm d.mm Data material Mutu beton f.:= 0. := 2OMPa ear. PERENCANAAN 4.4-54 .MPa desak Arr i= 40gmm2 Tulangan Tulangan tarik A.LENTURBALOK 4.

_ .J.Ar.rr-? \MPa ) | if f" < 3oMPa 10. P SRENcANAAN LsNrun BIIOr T1244 Pasal 5.zga a Tulangan desak ) telah leleh.. jika kurang dari 30 MPa nilainya 0.ro] if s. karena d'/a< (d'la)lim Tulangan tarik ) telah leleh.= lo.[ .6s.hr(uru*) 0. ! = o. Pr) LANGKAH 2 : Menenfukan ag Pt = o' gs 30 MPa nilainya berkurang tapi tidak lebih kecil dari 0. .85.85f"'b1 a=127.fy a:=0.l. ll-l l=0.nr.85fc. karena a < a5 atan Manual Perenc anaanStruhur BetonBertulang untukJernb Hal.ssr. au:= ? Ft'l-J0+ ) .bw a = 219. \ ^ ( 600 ab=239'7mm blok tekan beton memotong flens (4. u.392 60WPa ) \ u /ri* Fr \ /o'\ t.. d frJ .85 fc > 30MPa Faktor Bl tergantung dari mutu beton. Jika d'/a < (d'la)lim maka tulangantekar/desakleleh.4-55 .l LANGKAH 1 : MenentukanfaktorBl t" 99I. jika tidak tulangan tidak leleh.451mm LANGKAH 4 : Menghitung ulang nilai a dengan penampangbalok T (asumsi tulangan tarik dan tekan leleh) (e.).rv o. LANGKAH 3 : Menghitung /. namunjika fc' lebih besar F1:=mu{o.l.78&twr Periksaasumsi /a') r-r \ u /ri| =-'l 1-lll Fr \ r F \ 600) ) ^ ' --'lt(.4.os.

a.85fc.b* Ccf = l'572x 106N Ccw = l'028x 106N Ccs= 1'6x lo5 N Ccs Ar'.! := LANGKAH 6 : Menghitung momen nominal -d') Mn'=C"*.85fr.b-) Cc*r= 0.(d -"\ d z) " "'\ 2) Mn = l. PERENCANAAN LENTUR BAL2K LANGKAH 5 : Menghitung gaya-gayakopel Ccf := 0.i | * C.4-56 .4.r.1.o95x 109N'mm /o\(hr) Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.+ | + C.rl d .hf (bf .

4. Pmtuctulltr Ltttrun BALzK

4.5.4

AN,tttstsB,ttorKornrHouow

Analisis balok kotak hollow dalam segalahal sebenarnya tidak berbedadenganprinsip balok. Bentuk tidak menjadi sesuatuhal yang rumit bila dapat diperolehtitik berat penampang yangtertekan blok tekan,a. Bila disamakan = 2 t* makabalok b* setinggi persis hollow analisisnya sama dengan balokT.

c*
d-dl

-r--C-

-LL

+
I

d - 0.54 _J_T.,

t-

-r."
+
--4----.-J

l

d-d

4.17Superposisi Gambar KopelBalokKotakHollow Gaya-Gaya jelas dapatdilihatpadagambar Keseimbangan 4.17 (anggap tulangan kopelgayasecara . tekanlelehsebagai awal) asumsi T=C Dimana T=Arf, C: C"* * C4* C..=0.85f. b* a + 0.85t (br - b*) hg+A', fy b*:2 t* (4.5-16)samapersisdenganpersamaan Persamaan (4.5-9)dengan demikianbalok box kotak dapatmengikutiprosedur perhitungan b* balok T, dengan mengganti = 2 t*,.

(4.5-16)

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

HaL4-57

4. PmnucIuIAN LENTaR BAL}K

CONTOH4.5e

ANALISISBALOK BOX HOLLOW TULANGAN GANDA
I

SOAL:

Analisis balok Box Hollow hrlanganganda dengankondisi kerunhfian tarik -

tekanleleh tulangan

d'

I

-r
ht

DIBERIKAN : Data penampang b1':=l200mm t",:= 137.inm hg:= l00mm h:= 600mm d := 470mm d' := 65.mm

Data material Mutu beton
f" := 2OMPa e",, := 0.003

Mutu baja

!

:= 4OOMPa

E, := 2.l05.MPa

Tulangandesak Ar, != 400mm2 Tulangantarik
A.:=690omm2

b*:= 2.t*

bw

275mm

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.4- 58

4. P nagt tclx,qeNLaurun B.atox LANGKAH I : Menentukan faktoSl
RSM-Tt2-04 Pasal 5.1.1.1 Faktor pl tergantung dari mutu beton, jika kurang dari 30 MPa nilainya 0.85, namunjika fc' lebih besar 30 MPa nilainyaberkurang

p,,= if f^ loBs-ry[,+-r']> 30MPa
''l ? | \MPu )

lo.8s

if f" < 3oMPa Ft = o'85

F1:=ma{0.u5,9r)
LANGKAH 2 : Menentukan a6

tapi tidak lebih kecil dari

0.6s.

j9L).0 :=^ r au 0r'l7 -r00+ frl
a

ab=239'7mm

LANIGKT\I{ 3 : Menghitung blok tekan beton memotong flens a = 127.451mm

o.85fc.bf

LANGKAH 4 : Menghitung ulang nilai a denganpenampangbalok box hollow (asumsi hrlangan tarik dan tekan leleh)

o*) (o, - nr,).! - o.85r".hs(or0.85fc.bw Periksa asumsi

/\

i,

/a'\ r-r
\o/rir.

r \ | r =-.1 l-Al
Fr\

600)
Jika d'/a < (d'la)lim maka tulangan tekan/desak leleh.

/a') l-l

I' )l = 0 . 3 9 2 - - ' l t(. l 60CIvlPa/ \ u /ri- Fr \
9)= o.zga
a

Tulangan desak ) telah leleh, karena d'/a< (d'la)lim Tulangan tarik ) telah leleh, karena a < a6

Manual Perencanaan Strulaur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.4-59

4.Pmntcaunnu Lwran BAL)K
gaya-gaya kopel LANGKAH 5 : Menghitung Ccf:= o.Slfc.hf(br- b*) Ccwt=0.85f".a.b." Ccs,= Ar''! LANGKAH 6 : Menghitung momennominal (a\(hr) Mn,=..*.[u ;)c.f.[d c.r.(d- d') N Ccf= 1'572x106 Ccw= 1'02sxt06 N Ccs= 1'6x lo5 N

; )+

Mn = 1-095x lo9N'mm

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.4-60

!

KEKUATANKOLOM 5. PERENCANAAN

5 PERENCANAAN KEKUATAN KOLOM 5.1 Uma*t
bebandari lantai atau Kolom merupakan elemenstruktur yang berfungsimenyalurkan berikut kolom dapatdiuraikansebagai balokke sistemfondasi.Konsepdasarperhitungan o Perbedaan antarakolom denganbalok adalahbahwa pada kolom di mendasar bekerjapula gayaaksial (bisatekan bisatarik); momenpadapenampang samping berubah(uniaxial dan o biasanya arah momenpadakolom bisa berbalik dan/atau biaxial bending); o Selaindari padaitu semuaasumsidan ketentuan dasarkolom tetap samadengan apa yang kita kenal berlaku pada balok yang mengalamibeban luar berupa momenlentur.

5.1.1

FAKToRREDUKSIKEKUATAN

gayaaksial menahan dari kemampuannya dari kolom harusditentukan Kekuatanrencana akibat pengaruh dan momen lentur akibat bebanrencanadan momenlentur tambahan cara kelangsingan, berdasarkan PBKT. Faktor reduksi kekuatandapat dilihat pada Tabel 3.2 Qugaterdapatdalam pasal 4.5.2 RSM T-12-2004).

5.1.2

PNNSIPPERENCANAAN

a) Perencanaan komponen strukturyang dibebani kombinasilentur dan aksialharus tegangandan kompatibilitas regangandengan didasarkanatas keseimbangan asumsi dalamsubbab4.1.2. menggunakan b) Komponen struktur yang dibebani kombinasi aksial tekan dan lentur harus direncanakan terhadapmomen maksimumyang dapat menyertaibebanaksial.

Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-l

KEKUATANKOLOM 5. PERENCANAAN

Bebanaksial terfaktor {

yang ada,tidak boleh melampaui denganeksentrisitas

kuat rancang bebanaksial /P"1**1,dimana: tulanganspiral: dengan 1) Untuk komponen -f"'(A, QP,6*)= 0,85/[0,85 -A,,)* frA",]

( s.l- 1)

pengikat(ties): tulangan dengan 2) Untuk komponen

-f"'\A, - A,,)* f ,A",] dP,6*\= o,8o/[0,85

(s.r-2)

untuk memperhitungkan 3) Momen maksimumterfaktor, M, harusdiperbesar dengan bab5.3. sub efekkelangsingan sesuai

5.2

KoLoM PENDEK Pnnnr,tc.nrve.nN

penambahan momen akibat dengan mengabaikan Kolom pendek bisa direncanakan kolom pendekbisa dilakukan pengaruhkelangsingan. Dengandemikian, perencanaan pengaruh interaksi memperhitungkan dari hasil analisisstruktur,dengan sesara langsung momenlenturterfaktor. antara bebanaksialterfaktordengan

5.2.1

DaGRAM lNrnnars Kotou

Diagram interaksi kolom secaftrumum dihitung dengansejumlahdistribusi regangan. Titik-titik dalam diagram interaksi dihitung berdasarkannilai P dan M yang tersebut. dengan regangan berkorespondensi

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-2

1" --t---: -f . i d.VV{ Kontrol Tarik Kolom 5.-l e I I -T_ I ! oesr. = 0. l* C.= f"lE./t 'fr r' F /.2 Perhitungan danMo untuksuatudistribusiregangan Pn Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.5-3 .-4 n nnl t / Mo Kondisi seimbang n rvrt "J Mu Mn :*7* .. V /- J V.003 Kontrol Tekan Kontrol Tekan Pu Kontrol Tadk g:@ r--?4L L.KoLoM 5. f-.1 Interaksi Gambar Diagram kombinasiaksialdan momen Secara umum penampang elemenstrukturyangmengalami sebagai dapatdigambarkan berikut : Pn= Pc + I -*. PERENCANAAN KEKUATAN Pn Po 0.85liorO a' _I t. Gambar5.

hitung ulang ( e / h ) dan 6) Jika dimensiterlalu berbeda dari nilai estimasi ulangkembalilangkah4 & 5.C . e/h untuk kasusyang menentukan.aTeN gambardiagraminteraksidari manualdapat kolom denganmenggunakan Perencanaan dilakukanmengikutilangkah-langkah sebagai berikut : yangrelevan. Ast : peb h 8) Gunakandimensiaktual & ukuranbatanguntuk mengecek semuakombinasibeban (gunakan grafik ataudiagraminteraksi). 3) Gunakannilai estimasih untuk menghitungyh. 4) Gmakan grafik yang sesuai) target pu Baca dalamAuer*t ff <> diperoleh Ag: bh : frn /bh Lakukanjuga untukkasus-kasus lainnyayangmenentukan kolom b danh 5) Pilih dimensi (step3). ) + c "-[-.1) pusatgeometri Momenterhadap Mn .2.(t) (s. 7) Pilih nrlangan baja.2.quIAN KEKUATAN padaCentroid Aksi GavaResultan P n =C " + C " . 5-4 . pr] 9) Rencanakan tulanganlateral [selesaikan Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.(L-1)*r = r". Prrcuc.2-2) Atau Mn 5.lt. * f a . RevisiAg jikadiperlukan. beban terfaktor(Pu.KOLOM 5. Mu ) dane untuk kombinasi 1) Hitung beban yangberpotensi 2) Pilih kasuspembebanan menjadipenentu.("o"-L\ 2) \ )+ .)+'".T " = 161gan positif ( 5.2 PERENCANAAN DAGMMINTEMKSI MTNEOux.) +r"*(d.a' c" \ 2 2 ) .

sub 1) momen-momen ujung Kolom boleh dianggap bila pembesaran tak bergoyang akibatpengaruh ujungorde-satu.sedangkan direncanakan menurut bab5. dapatdiambil: Manual Perenconaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.75P" 3) (s.1.3-3) Untuk komponenstruktur yang tak bergoyangdan tanpa beban tranversaldi antara tumpuan.s1NG Kolom harus dikelompokkansebagaitidak bergoyangatau bergoyang. ao = simpangan relativeantartingkatorde-pertama l" : tinggi kolom padatingkatyangditinjau 5.3.3-1) IP.3-2) 2) Dengan faktor pembesaran d* momenuntuk kolomyang tak bergoyang.3. = jumlah bebanverticalterfaktorpadatingkatyangditinjau vu = gayageser total padatingkatyangditinjau akibat V.1 1) PnaTNen.Kolom tak harus bergoyang kolom bergoyang harus direncanakan sub menurut bab5.3. DimanaMz adalahnilaimomenujung kolom terbesar.o5 v. M " yang didefinisikan (s. dan momen terfaktor yang diperbesar. orde-dua tidak melebihi5o/o momen-momen dari 2) Suatu tingkat pada struktur boleh dianggap tak bergoyang bila nilai index padasuatutingkat: kestabilan g =ZP.tN6.0 0.qNMoMEN KoLoMTAK BERGovANG UNTaK Komponen strukturtekanharusdirencanakan dengan bebanaksial menggunakan terfaktor I sebagai: M" = 6*M. PERENCANAAN KEKUATAN KoLoM 5. maka C.2.4NAArv Kotou L.l" Dengan : (s. sebesar: a-=-4-rr.o" <o.5.3 PsnnNc.5-5 .

5. PERENCANAAN KEKUATAN KOL2M

c^=0,6.0,+(ff;), o,+

(s.3-4)

Dimana Mt, Mz adalahmomen ujung kolom, denganMz adalahmomen ujung Perbandingan kolom terbesar. 5
M2

bemilai positif bila kolom melenturdengan

tunggal. Untuk komponen struktur denganbeban tranversal di kelengkungan dengan 1,0. diambilsama tumpuannya, harus antara C, 4) (5.3-2)tidak boleh diambil lebih kecil Momen terfaktor M, dalampersamaan dari : (5.3-5) = P,(15 0,03/r) + "^^ Untuk masing-masing sumbu yang dihitung secaraterpisah,dimana h dalam M millimeter. Untuk komponen struktur dengan Mr.^^>M, ditentukan: . . 1,0 Sama dengan atau Berdasarkanpadarasioantara dan Mzyngdihitung. M, nilai C^ harus

5.3.2 a)

Pnungsnn.IN M0MEN aNTUK KoLoMBERGOVANG samping,faktor Untuk komponentekan yang tidak tertahanterhadapgoyangan panjang efektif&,harus lebihbesardari1,0. Untuk komponen tekan yang tidak ditahan terhadap goyanganke samping, pengaruh kelarrgsingan apabila!!o.rr. bolehdiabaikan r

b)

c)

Momen Mt dmr M, padaujung-ujungkomponenstrukturtekan harusdiambil sebesar: M, = Mr* + 6Mr" Mz = Mr* *6Mr, Dengan6J4r" dan 6$ r" harusdihitungmenurutsubbab 5.3.2(d). (5.3-6) (5'3-7)

d).

Caramenghitung tsl,r'"

Manual Perencanaan Struhtur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-6

5. PERENCANAAN KEKUATANKOLOM

momen6 goyangan yang dipetbesar, JUI harusdiambil sebesar Momen-momen ", metodesebagai momen ujung kolom yang dapat dihitung denganbeberapa berikut: l. komponenstrukturyang nilai kekakuan Analisis orde-kedua berdasarkan diberikanpada5.3.3.Padametodeini dilakukaniterasiP - A sampaiselisih defleksi relatif lantai akibat beban lateral iterasi ke-i dengan iterasi mendekati ataudapatdituliskanI Ai - d-1 | o 0. nol sebelumnya Analisislangsung momenP - A (AASfffO) : Sebagai altematif 5Jv[, bolehdiambil sebesar

2.

dM-=

M"

r-Q

u.M-

(s.3-8)

Apabila nilai d"yang dihitung dengancara ini lebih besardari 1.5, maka 6"M" haras dihitung dengan menggunakan analisis elastis orde-dua atau 6rttl" boleh dihitung dengan cara pembesaranmomen portal bergoyang tradisional. 3. portalbergoyang tradisional. Analisispembesaran momen kolom-balok, Padametodaini akandihitungterlebihdahulurasiokekakuan qruntuk menghitung efektif, fr. Faktorpanjangefektif,k yang faktor panjang Pc. didapatdigunakan untuk menghitung

6M

M,

"=

, ZP, ,-

2M,

(5.3-e)

}iDi

pengertian: dengan Ip, =jurnlah seluruhbebanvertikal terfaktoryang bekerjapadasuatu tingkat lantaikendaraan. ZP"= jumlah seluruhkapasitas pada tekan kolom-kolombergoyang satutingkatlantaikendaraan.

Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-7

5, PERENCANAAN KEKUATAN KoLoM
I

e).

Sebuahkomponenstruktur tekan dengankelangsingan: :):

t..

35
l l f , A" g
IJc

'

( 5.3- 10)

lP"

Harus direncanakan untuk memikul bebanaksial terfaktor {

dan momen M"

yang dihitung menurutpers. (5.3-2) dimana M, dan Mr dihitung menurutpers. (5.3-6) dan (5.3-7), Fo ged;a persam:un (5.3-12)ditentukansesuaidengan yangdigunakan. kombinasibeban

5.3.3 a)

BEBAN TEKUK Bebantekuk didapatdari:

P^ l'E-,!= -c=
Qt")' b) Bila tidak menggunakan perhitungan yang lebih akurat, EI sebesar:

(s.3-11)
dapat diambil

+ E"I "") E t - lo,2E"l,
L+Fa atau lebih konservatif:
El-

(5.3-r2)

0.48t"6

I+ Fa

(s.3-13)

Dimana:/", adalahmomen inersia tulanganterhadapsumbu pusat penampang komponen struktur. 5.3.4 SvtnqrKrntNGsrNclN

Umum Apabila gaya dan momenyang bekerj padakolom telah diperoleh dari analisis a denganmenggunakan elastis linier, pengaruhkelangsingan harus diperhitungkan radiusgirasir, dan panjang efektifsesuaidengan uraianberikut. ataupanjang bebas

A.

Radiasgirasi

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal. 5-8

5. PERENCANAAN KEKUATAN KoLoM
at l

Radius girasi r, untuk komponen struktur tekan persegi diambil sama dengan 0,3 kali dimensi total dalam arah stabilitas yang ditinjau, dan sama dengan 0,25 kali diameter untuk komponen struktur tekan yang berbentuk lingkaran. Untuk bentuk penampanglainnya r, dapat dihitung dari penampangbeton bruto.

B.

Panjang bebas Panjang bebas, I, da/. suatu komponen struktur tekan harus diambil sebesarjarak bersih antara pelat lantai, balok atau komponen shuktur lainnya yang mampu memberikan dukungan lateral terhadap komponen struktur tekan tersebut.

c.

Panjang efektif Panjang efektif , k/ dapatjugadinyatakan sebagaikl.: l./n; dimanan adalahjumlah "setengah gelombang sinus" atau (% sinus yang) dibentuk oleh deformasi elemen kolom. Beberapapanjangefektif kolom yang diidealisasi.

4

I

% (% sinus)

!.

t
7zsinus

Q z tz sinus)
(a)n=L;k(= l. (b) n:2; kL=l/2

Gambar5.3 PortalTerkekang Arah Lateral(Non SwayFrame)

% (% sinus)

s s
( a )n = % ; k l . = 2 1

a

%(%smts)

@'Sn=l;kl=l

(SwayFrame) Gambar5.4 PortalBergoyang

Manual Perencanaan Strulctur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-9

5. PERENCANAIU KnruArIN KOLOM

Panjangefektif dari suatu portal untuk pondasiyang mengalamirotasi, dapat digambarkan berikut: sebagai

*i
q

e.l

:s

a

(a)2.2<k/u<o

O) 1.2<k/u<o

(SwayFrame) Gambar5.5 PortalBergoyang rotasidantranslasi terhadap Faktorpanjangefektifdipengaruhiolehjenis kekangan AASHTO dapat ujung-ujungkolomnya.Nilai faktor panjangefektif berdasarkan dilihatpada tabeldalamGambar 5.6.
GoyanganDitahan (Braced) GoyanganTak Difiabm (U nbraced)

Bentuk kolom tertekuk ditunjukkan dalam gambardi samping

4

Teoritis Desain

k=0.5
k = 0.65

k = 0.70 k = 0.80

k= 1.0
k=1.0

k=2.0
k=2.1

k=2.0 k=2.0

k= 1.0

k= 1.2

Gambar FaktorPanjang 5.6 Efektif,k (AASHTOLRFD sec.4.6.2.5)

Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-10

0 20.3-14) Faktor panjangefektif.8 0.3.0 0.dan Vs rasiokekakuan kolom dengan balok padakolom bagianbawah.0 . dapat Juga dilaklkan dengan nomograf PerhitunganfaKor panjang efektif sebagai berikut.6! .7 Nomografuntuk faktor panjangefektif.o .0 lrc.1.0 50. dan yang benar-benar terkekang sempuma.o .n.9 c. /r diperolehdenganmenarik garis diantaranilai ry6 d(5. v.=ffiffi (5.cx Kotou Padatabel Faktor panjangefektif.l- -2.0 -40 -3.0 li/E 100.20.:t. .0 rc.3-14).A -6.0 r 5. k Dimana rya adalahrasio kekakuan kolom denganbalok padakolom bagian atas.5. nilai k untuk desain.0 .c. struktur Komponen lak-bergoyang (a) struktur Komponen bergoyang ib) Gambar5.50. k di atasterdapatdua nilai dari pendekatan teoritis dan desain.yaitu nilai k teoritis untuk kolom denganperletakanideal jarangditemuikolom karenasangat terkekang sempurna.c . persamaan V" yangtelahdihitungdengan Hal.0 s0 10- 1. 5C.ln Ktrulr.0 c.10 c -Gfi 10.5-11 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan .i t L- zc- 4.0 -7.0 ?9.0 .0 :'1S.9 c.4 oec?c€UG- 7A EO t-0 3.Prnnttcly. .C- V.: 't*o -3UU u.0 10.5.8 u.n u..

Hitung faktorpanjangefektif untuk kolom DE.L4 x 1012 : mm4 . .01x 106 Kolom mm2 Solusi: 1. Hubungkan titik \lo dan Ve dengan membuat pada bagian unbraced frame..23 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL5-12 .3.22$0tt)n2 = 0.235 2. 2. 1"' 50m 55m 55m 50m SuperstrukturIc :3. Ec:25000 MPa.k: I.86x 106 mm2 :Ic:3.t4Q01\/5s garislurus padanomograf. A = 5."=ffiffi= V B= l ' 0 3. .5.22x 10ll -rn' : A = 2. 1. Menghitung faklor ry untukkolom DE. PERENCANAAN KEKUATANKOLOM Contohpenqgunaan Nomograf Diberikan:Jembatan strukturbetonbertulang4-bentang sepertiditunjukkangambardi bawahini.

t e0 ?0 I .0 300 too 100 9U c e c I .a 5 . sebaiknya dihindarikecuali r persyaratan yang berlaku semua analisisyang menyeluruh telahmemenuhi segala pasal5.0 tos it" .4 sesuai RSM T-12.blrgoyang {a} struktur bergq/ang Komponen (bi D.o.3-13) Untuk komponen struktur tekan bergoyang.t 30 c: Komponsn efukturtak.C -:. $se.3. Pengaruhkelangsingan Pengaruhkelangsingandapat diabaikan untuk komponen struktur tekan tak bergoyang apabiladipenuhi : -(trUt) 4.) diabaikan apabila: (s.=ro r ( M. PERENCANAAN KoLoM KEKUATAN lY.5 -o.14) Untuk semuakomponenstruktur1"1r^ t!-> 100. * lD0 5.r ]c.5.5-13 .1.0 4.r -n ? BU t0 0 -0.3.s -0. 30.0 :. t. rcc.7. -3ir0 : tB.c. pengaruh kelangsingandapat Eo=rt ( s. Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. 20.

1.4. t I bl + l<>l '0-2 b Gambar 5. Eksentrisitas dari resultantegaya aksial pada masing-masing sumbu utama tidak melampaui0.cSTNOM.a M.tNttN Perhitungan kekuatanpenampang melintangakibat kombinasilentur dan aksial sesuai perencanaan balok.2 PNNTNCANAAN BENO.2) dengan pada asumsi 5.5.4 5.(lihatSubBab 4.asalkanmemenuhisalah satu syarat berikut: a).1 Knratrtrtt KoLoM D.ASIRKAN P. makapen:tmpang masingdapatdirencanakan untuk gayaaksialdengan masing momen lentur dihitung secaraterpisah.5-14 .qL/tM KoMBTNASILENTaR Bt.cl x c2 dimanabila c2 adalahdimensipenampang Untuk penampang terbesar danc2lcl < 3.05 kali seluruh tinggi badan komponendalam bidang lentur. Gariskerja aksi dari resultante gayaaksialjatuhdidalamluasyang diarsir dari penampang padagambar dibawahini.qN KnxulrtN KoLoM 5. Psnnuclx..tx AsaastpnnnNc.atau b).Ip.3 Garis kerja aksi dari resultante gaya aksial I I:o.zt Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4SING MOMENLENTURSECAM TERPISAH persegi.0.4.arsat Dnw Tnx.

kekuatan dari penampang dengan: biaksialdapatditentukan 1111 :-=--* Pn j-Pn.5-15 .1 Tulanganmemanjang a) kolom harus.4.4.atau (s. jika n<o. r Tulangan tunggal Masing-masing tulangansudut jarak pusat pusatlebihdari 150mm dimana Seluruh tulangan ke dimanatulangandiberi jarak Sekurang-kurangnya setiaptulanganyang bergantian 150mm ataukurang o Tulanganterkelompok.5.If"'Ar. : Luasdari tulanganmemanjang penempatan spasitulanganagartidak mempersulit atau Namunperlu diperhatikan pengecoran beton.4-3) dengan f .01As < Ast < 0.4.tNllNKnxulrlN KoLoM 5.3 DAN PpnnIIc.4.IIuI.tf"'As 5. adalahkuat leleh tulangan spiral. .4. b) Rasiotulanganspiral p"tidak bolehkurangdari : (s.4. masing-masingkelompok Manual Perencanaan StrulcturBeton Bertulang untuk Jembatan Hal.20.I ^ Y: *++' ilu{.2 Pengekangan tulanganmemanjang Tulangan memanjang kolom berikutini harusdikekangdalamarahlateral: o .4-l) (s.08 .. 5. P* Po - jlka P.4. 0. Pnnnnc.4-2) Ql.4 KOLOM PBnSvInnrIII TULANGAN UNTAK 5. tetapi tidak boleh melebihi 400 MPa.INLENTUR BIANSIAL TEKAN dan tegangan penampang kompatibilitas berdasarkan Apabilatidak menggunakan analisis perencanaan bukanlingkaranakibatlentur berbentuk regangan.

4.4. atau o Ikatan melingkar atau spiral dan tulangan memanjang yang mempunyai jarak yang samaterhadap sekelilingnya.KOXU.4 Spasiantara tulangan longitudinal kolom 5. Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untukJembatan Hal.4.4-1. 5.SIN mm s 150 135o Maksintunt bolehlebihdari 150mm Gambar 5. Ukuran tulangan sengkang atau spiral jangan kurang dari ukuran yang diberikan pada Tabel5.4 Ukuran dan jarak antara sengkangdan spiral Ukuran dan jarak antaratulangan sengkangdan spiral harus memenuhi ketentuan berikut: a). Pada lengkungan ikatan. dimana lengkungan membentuksudut l35o ataukurang o o Di antaradua kait yang membentuk sudut 135o Di dalam satu kait bersudut 135oatau kait yang kira-kira tegak lurus terhadap muka kolom.3 Pengekangan lateral Pengekangan lateral harus dipasang apabila tulangan memanjang ditempatkan didalam dan bersentuhandengan : r Ikatan yang tidak melingkar.4.5-16 . PEMNCANA.ATINKOLOM 5.

5. Jarakantarasengkang atauspiraltidak melebihihargaterkecildari : h" atau15 du untuktulangantunggal.5. Sengkang berbentuk lingkaran harus disambung dengan las atau dengan membuat overlap dan memasangdua kait bersudut 135odi sekeliling tulangan memanjang atau kelompok tulangan.4. tidak lebih dari Satusengkang atauputaranpertama dari spiral harusditempatkan 100mm arahvertikal di ataspuncakperletakan ataupuncakpelatlantai.4-I Ukuran tulangan untuk sengkang dan spiral Ukuran tulangan arah memanjang (mm) Tulangan tunggal sampai dengan 20 Ukuran minimumtulangan dan sengkang spiral(mm) 6 l0 Tulangan tunggal24 sampai 28 Tulangan tunggal32 sampai36 Tulangan tunggal40 Tulangan kelompok t2 l6 t2 b).5d.5 Pendetailansengkangdan spiral Pendetailantulangan sengkangdan spiral harus mengikuti ketentuan-ketentuanberikut: .Sengkangbagian dalam dapat disambungdengan membuat putaran di dalam inti kolom. Sengkang persegi harus disambung dengan las atau dengan membuat dua kait bersudut135osekeliling tulangan. untuktulangan 300mm c).dand o: diameter kelompok.4.5-17 . (dimanaft": dimensi tulangan) kolomterkecil. 0.5 h" atau7. . PERENCANAAN KoLoM KEKUATAN Tabel 5. . Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Spiral harus diangkur pada ujung dengan satu atau satu setengahputaran tambahan dari spiral.

PmnNctNt. kekuatan tarik tulangan pada masing-masing muka kolom tidak boleh kurang dari 0.4.5.. 5. diameterdalam dari lengkunganharus dinaikkan secukupnya untuk menampung kelompok tulangan.truN KoLoM Apabila kait bersudutatautegak lurus dikombinasikan dengan kelompoktulangan.tx Knru. . Apabila gayatarik pada tulangan memanjang pada setiap muka kolom akibat beban rencana ultimit melebihi persyaratankekuatan minimum seperti di atas. Pada setiap sambungan dalam kolom. gaya pada tulangan harus dialihkan dengan sambungan las atau mekanik. atau sambungan menumpang dalam tarik.5 .1 8 . Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan H a l .6 Penyambungantulangan memanjang Tulangan memanjang untuk komponen tekan harus disambung sesuaidengan ketentuan: .4.25 frA.

t t') Pasal5.67 wn d3 = 378. i adalahnomor lapis Manual Perencanaan Stuhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.7 dia : diameter tulangan jum = jumlah tulangan per Iapis.I ANALISIS KOLOM BETON BERTULANG I kolom (arahmemutarsumbumayor) SOAL : Analisistulangan DIBENKAN: Kedalaman tulangan per lapir: dl=65mm d2=221.5-19 . Pnwuc.65 S := 0.JNGLUAS TIJLANGANI PADA SETIAP IPIS RSNI-TI2.5.33mm h=600 d4 = 535 mm + I I I I I I I *t' ft := 40 Mpa ecu:= 0.2.Mt't KnrulrlN KoLoM CONTOH 5.O4 tu i'= 0.g (sengkang biasa) LANGKAH I: MENGHITI.zsn.6 aksialtekan bending &:= 0.003 $ MATERIAL Mutu dan ReganganBatas Beton Moduluselastisitas baja TeganganLeleh Baja Es:= 200000 Mpa fv := 400 Mpa REDUKSIKEKUATAN.(diaJ-.jum.aN.

= gaya pada tiap lapis tulangan.002 | := .h Ag = 24oooo mm- a Pasal 5. Untrk nilai rengan baja.feg Y.r:= Csr'djy. PERENCANAAN KEKUATAN KOLoM LANGKAH 2: MENGHITT]NGLUAS PENAMPANG RSNI-T12-04 Ag:=bw. l7 10. TITIK-TITIK DIAGRAM INTERAKS] l.or) * )tar-rv) \ )- = 106 Pno 6.a ajyi _ c tsi := tcu.85 dari 30 MPa nilainya 0. BebanPn maksimumijin kosentris(titik 2 padadiagraminteraksi) Pn-*:= 0. Cc = gaya pada daerah serat p€nampdlg beton.As.:= esi-Es.504x 106 c = 606.2 Pnmax=5.= 10.l. ]. fi. tinggi Dimana h a&lah penampang kolom.".:q.681% pang beton.c Cc = 3. Mr-: momen akibat gaya Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. ifl lorl . tekan Regangan baja dihiEng dengansegitiga sebangrm. Beban Pn maksimum teori.i.235x lO6 N coba dengan nilai antara h sampai awal 3h. namrm jika fc' lebih besu 30 MPa nilainya be*rrang tapi tidak lebih kecil dari 0.0.5.85fc.85 (fc. l". Dicoba a := c.85. LANGKAH 5 : MENENTUI(AN kolom dibagi luas penam- ptul = 2.il ) es.002 (. PnO(titik I pada diagram interaksi) Pno:= 0. Cs.g1 Cc := 0. c denganaaratrial-error.544x Nilai c diperoleh dari coba- 2. es > S/3s.trs esi \ ) Cs. *t".r.85fc.85otherwise LANGKAH 4: RASIO TULANGAN KOLOM pru = luas nrlangan utama Io' ptul:= A. maka ss = Sr/Es = 400200000 = 0.65.l.5-20 .l Faktor 9f terganhrng dari mutu betorq jilo kurang LANGKAH 3: MENENTUKANP1 pr .bw.905 if fc > 30 Bl = 0.&Pn0 pnx:= p\n* Mencari garis netral.

qrntt Kotou djyi (mm) tulang.or= 3. I*".. = -3'754x lo8 I*".Cst= 5.235x 106 (cc .IU Knxu.508x td3 N Cst = gaya t rik total Cb ataulCs. : r 6 .cst) .732x l0- Pnx= 5.Pnx error:= Pnx Momen nominal Pn= Cc . Total Cst = -1.925x r08 N'mm Mnx:=-cc'(0.236xtO6 tt e. PERENCANA.5a)* Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL5-21 .5.an tahadap terluar serattenekan. * Pn"'! Mnx = 2.

Kondisi Balanced. . tnr.t.c Cc = 1.a div.85fc. := esiEs.982x106 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.Mnb (titik 3 padadiagraminteraksi) Garis nenal dmax = jatak blangan dmax:=mo(djy) 600 cXr= !'dmax 600+ fi' C:= CX dmax=535 cx = 321 wik lapis terjauh dari serat tekan terluar.'div.As. o[lo.nrIy KoLou 3. os ) fy/Es. maka es = ry/Es = 400t200000= 0..p1 Cc:= 0. Unhrk nilai rengan baja. I "..c --1 tsi:= Ecu.855x106 Regangan baja dihihng dengansegitiga sebangun.263x 105 Pnx:=Cc-Cst Pnx= 1.BebanPnb.t.*.r 5.l Cs.002 *.IN Knru. := Cs.. *.bw.= . PERENCANA.I f Cst = -1.*. Tinggi tekanbeton a := c.5-22 .

c s t l | c" I Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.428x 108 Mnx:= {c. 1 " .As.672xtO N l error:=c c ..832x 105 c = 170. i { l o i l .585 Cc = 9.si . maka ss = t/Es = 400200000 = 0.3 2 Mnx = 6.831x 105 Pnx=0 Pn= Cc. dicoba a := c. Kondisi Momen tanpabebanaksial (titik 4 padadiagram interaksi) Pnx:=0 Mencari garis netral.c a = 144.85fc.(0.1 Regangan baja dfitung dengancegitiga sebangun.002 (.091 N 3 = €rror 9. c dengancara trial-error. tr"rr:= Csr.s ssi g ) := Cs. = 3'014x lo8 I*.Es.bw. Cst= 9. *. 5-23 ..djy.a ajyi _ " tsi := Ecu.Ppntnctntln Krxulrtw Kotou Momen nominal I*. R .1 \ := as.E .o o2 | r.o ..5.5a)* 4. Untuk nilai rengan baja. es > fu/B.9l Cc:= 0. . Pt*.Cst= 95. esi.

P n ' .Ag.f"^^ = 6. > OkN ' batas @ if Pn' < OkN koloflL { nilainya bisa bervariasi tergantung dari nilai Pn.el Kpxu.. Bila Pn > Batrs makaQ=0k=0.427x 108 N'mm 5.1Ag fc danPnb. if h'i > batas > d b . Faktor reduksi p€nampang 0 i : = d.fc.. 5-24 .@ .137x108 vs /-J IUnx -Cc. Bebanaksialtarik maksimum(titik 5 padadiagraminteraksi) pnx:= -Io.(0.ry Pnx: -2.65.574x 106 N Mnx:= 0 Nilai Baras .Untuk Prr terletak antara Batas dan 0ld.8. sedangkanjika Pn < 0 kN maka 0=$b=0.5. 6Mn batas:= midO. adalah titik 6.5a) * := I*.l maka nilai falcor reduksi db-dr 0=0b----fn balas ^ Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Menentukan4Pn. + Pno! Mnx=5.t r .I i f b a t a s Pn'. PnntNctn.l. Pnb) batas = 4801d\t kontrol antara daerah tekan ilan tarik Nilai batas a&lah nilai ter*ecil dari 0.trtN KoLoM Momennominal Tfr.q.

qN Koxutr.5-25 . DiagramInteraksiuntuk 5 titik (Pn.5.qttKoLou secara 7. PnnnNctnl.Mn) diatasdigambarkan (dash) sederhana garisputus-putus oleh Z Manual PerencanaanStruWurBeton Bertulang untukJembatan Hal.

PnnnvcmlAx Kwu. 5-26 .qrlx KoLou CONTOH5.3 DL + 2.9 DL + 1.A TampakMelintang TampakSamping Manual PerencanaanS*uktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.06 Ws Potongan Pier A.2 ANALISIS KOLOM LANGSING BALOK BETONBERTULANG I SOAL : Desain kolom pier interior untuk sistem portal simple span (Portal Bergoyang).5.0 LL dan Uoz= 0.0 EQ Uor Hre= 0. Tinjau kasuspembebanan = 1.

5m H=lOm Hpc = 2m Panjang kolom Material Beton Baja fc = 30MPa fJ = 400MPa Lu = H + Hph Lu = I1.PspauctvetuKzrcutrnw Kotou DIBERIKAN: ElevasiKolom Hph = l.574x loaMPa Gaya dalam servicepadakolom GayaaksialDL GayaaksialLL MomenLL PDL = 10000kNI PLL = 40001N MLL = 1000kN.5 m beton Ec = 4700v6MP" Moduluselastisitas Ec = 2.5-27 .5.m Manual Perencanaan StruHur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.

2 Ag = b.06Wg) HEe = 0. Pu = l.0LL LANGKAH 2 : Penentuan apakahkolom langsing? faktor panjangtekuk"k= 2. PonenclN.3.iut= gffiil JAq.ettN gempa Porsiberatstrukturyang dikenaipercepatan Berat struktur Wg = PDL+ 0.462m k ' Lu s2 .ko l o m r langsing Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.SArt Momen Ml dan M2 adalah momen ujung pada kolonl adapun momen M2 adalalt morrcr terbesar pada elemen kolom terseebut.h3 .243 pembesaran Ket = "Dimensi 1600 1600 x mr kolomsetelah momen b=l600mm h=l600mm KOMBINASI0l = 1.Wg Gayagempa Momen EQ GavaGeserBatas MEQ= 759okN'm Vu = Hgq Vu = 660kN LANGKAH I : Menentukan penamprng kolom Penyederhanaan rumusanpada pers.5-28 . A&rial= lj44m' ) (5. radiusgirasi r= tr r/ Ae Check kelangsingan r=0. Panjang kolom Inersiakolom Luas Lu = 11.5m ls 1= !.0P11 A4.25'P11 Wg = I l000k}{ (Asumsi0.546m4 /1g=Z.b.1 (asumsi kolom bebasberdiri terjepit di pondasi).2 g 6>zz.Knrulrrm Kotou 5.h Ie = 0.Pp1+ 2.iut= Pu m 1.06.3DL +2.1-1) untuk preliminari menurutACI.

: Mnq momen ujung terbesar akibat kombinasi bebaannon sway.m (atas) M2b = 2000kNI.619 1.oj *ro' ) 6b ( = c*.r 'n .6b cm = ma\o'o o'' * .Pp1+2._ _ | o.[ Momen terfaktor.3.4MtlM2 I anrara lo. s-29 .anStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan H .o.Er I Pc = 5.3'PDL Fd =- pd=0.7sP" tanitioatt<unnc t' aa'i Menghitungfaktorpembesaran momenuntuk non swav.PLL tekuk kritiS dan 0.5.m (bawah) LANGKAH 4 : Menghitungmomennonsway.6b Mn2 = M2b. Mns Mtb = 2000kN.o.Mns RasiobebanterfaktorDL danTotal" Bd Nilai Ch adalab terbesar 1.0 LL Aksial terfaktor.' Mnsr = momen ujung terkecil akibat kombinasi Mnsl = Mlb. Manual Perencano. Pu Pu = 21000k1.Pnnnnotrtuw Kaxu.878xl0akN .416 bebaannon sway.6+0.3 DL + 2.tr.ew Kotou LANGKAH 3 : Menghitung Pu.0. -4 . Mns Kombinasi01 1.416 mlN Mn9 = 3819. I momen FaktorPembesaran Menehitung l+Pd n' Ps = -P ) (k'Lu).b.6b ml${ Mnsl = 3819.

91 < 2. Mc = 3819. M2 = mome! ujuDg terbes8r tota! set€lah ditambah pembesaranmomen.03'h) M2-io= 1323k]'tr'm LANGKAH 8 : Menghitung momen pembesaran. PnpaNc.5.5 OK! EPu 1_0.aN Kotou LANGKAH 5 : Menghitung6sMs danMc Ms: 0 Tidak adagayalateralpadakombinasiini. sehingga 6sMs = 0k}{.416kN'm M2 = 3819'4l6kN'm Ms = momen ujuog akibat boban terfaktor yang struktur mengakibatkan sway. Kolom bergoyang tidak harusmemenuhiini. Tekukkesamping tidak terjadibila 6s bernilaipositif dan<2.m Manual P erencanaan Struktur B eton B ertulang untuk Jembatan Hal.tNttNKnxu. M2*io= Pu'(l5mm+ 0.m Summary Pu = 2l000k]tt Mc = 3819.m Ml = Mnsl + 6sMs M2 = Mn2 + 6sMs Ml = 3819. s-30 . terbesardari Mz dan Mc Mz-i". namununtuk desainkonservatif diperhitungkan. EPc = Pc XPu = Pu I 6r= 6s = 1.ar.416kN. M1 : momerl ujung terkecil total setelah ditambah pembesaranmomen. LANGKAH 6 : Kontrol beban gravitasi menimbulkan tekuk kesamping.416kN.75EPc Ket = "Tekuk kesamping tidak terjadi" LANGKAH 7 : Memeriksa momen minimum.5.

517x 10alj.4.Ig .624x Pc = 9.p.I. Mns: M2b' LANGKAH 5 : Menghitungmomennonsway.0.EI 7 ) (k.Mns RasiobebanterfaktorDL danTotal.Lu)- Menghitunefaktor pembesaran momenuntuk non sway.AI.5.9 (DL + 0.Ec.El=- Bd=0 l+Bd .m @awah) LANGKAH 4 : Memeriksaapakahmomenkolom maksimumterjadi l! = z+..l II lt. Fd pd=0 MenghitungJekuklcitis Fi 0.m (ata$ M2b = 225kN.{ r-.sgs r -g lPu = e7.483 J t"ot Ket = "Momenmaksimum.Mns Mlb = 225k].tsC=- t06kN'm2 Er = 5. Mns Aksial terfaktor .5-31 .6b c.25LL) + EQ LANGKAH 3 : MenghitungPu.+.75Pc ) r.eit KETUATAN s.= -*[o.0.) "t \ tr{zu' ) cm= I r Db = 1-16l Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. PnnpNc. Pu Pu = 9900kN Momen terfaktor.u* o.t KoLoM Kombinasi02 o.+] ob = manl \ ' * .

5 1 7 xl 0 a l N struktur sway.Ag M1b.309kN'm pembesaranmomen.6b otherwise t- Mnsl r Mnsl = 225 mlN lpu Mn2 Mzu t.5.I = .I^- Lu 35 fc.# EI= 5. Biasanya unok kolomy'ee standing berada di bagian bawah kolorn 5s= 1.161 M1 = mom€n ujung terkecil total setelah ditambah Ml = 225kN'm M2 = 9037.4. Manual Perenconaan Struldur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.^ 35 { fc. sehinggapd=O) Momensway. danMc (untuk bebanangindan gempabebangesertetap: 0.2 = 7590kN.a. 5-32 .75EPc 6sMs1 = Old.l M2b'6b otherwise LANGKAH 6 : Menghitung6rM. - Msz momen ujung p"=@ (k.m Ms2 = Mpq M.Ec. Mrl = OkN.Ld2 EPc = Pc EPu = Pu 6r= . Mz = momen ujuag terbes8r total setelah ditambah pembesaranmomen.{.m Msr = momen ujuog terkecil akr'bat beban or- Bd=0 F.tN Knxuer.aN Kotou Lu fMtu l.Psnauotx.Ig faktor yang mengakibatkan 1+ pd J to6tot.E 0. I EPU 0.m 6sMs2 = 6s'Ms2 M l = M n s 1+ 6 s M s 1 M2=Mng+6sMs2 terbesar akibat beban terfaktor yan g mengakibatkan struktur sway.624x P c = 9 .Ag Mnsl = 225 mk}.

75.8 untuk kolom fc:3OMPa.7kN'm dari Mz dan Mc LANGKAH 8 : Menghitungrnomenpembesaran.5-33 .plot P'/bh vs M"/bh2hasil perhitungan LANGKAH 9: Penentuan ke dalam grafik diagram interaksi kolom pada Lampiran C.0 ) Pu/bh:3.m tulangan.0LL ) P"/bh:8.0 %o dany:0.5. namununtuk desainkonservatif diperhitungkan M2-io = Pu'(l5mm+ 0.3DL + 2.25LL)+1.pt=I.867danMJbn*:2.9(DL+0.206 EQ Dengandemikiandigunakan tulangan2xl6-D32.309kN.03'h) M2*io= 623.309kN'm Summary Pu = 9900kN Mc = 9037. dengan Komb l: 1. Kolom bergoyang tidak harusmemenuhiini.203danM"lbh2:0. 16-D32 Monual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. PnnnnctN. terbesar Mzmo' Mc = 9037.n KEKUATAN eN Kotou LANGKAH 7 : Memeriksa momen minimum.932 ^ Komb 2: 0.

0000 4. PoMNc.0m0 5.0 2.8 Di.lf3m iffic{e*ri Kolo€ri Nsnlrlis3ei elh=1.0000 6"0000 7.qNAAtt Knxutr.5-34 .av Kotou Lempirnn C.0000 oIturbd: Manual P erencanaan Struhur Beton B ertulang untuk Jembatan Hal.0000 3.5.

lzkN.05ftN Mux:= 74.52<N.P mnlu t.tN c.3 BETONBERTULANG Metoda Eksentrisitas Ekivalen SOAL : MATERIAL Desainkolombiaksial dengandata-data sebagaiberikut Mutubeton Regangan Beton Modulus elastisitas baja Tegangan LelehBaja REDUKSI KEKUATAN. Dalamhal ini lx/ly=1 kolom 400x 400) lx:=400nm (ukuran ly := 400rnm Ag := lx.tt Ktxutrttt K oto u ANALISISKOLOM BIAKSIAL CONTOH 5. p t ) f dengan ratio lx/ly anrara 0.e.g (sengkang biasa) LANGKAH Memilih penampang. 5-35 .m fc':=20Mpa ecu:= o'oo3 Es:= 2000004pa fo:= 400Mpa fi:= 0.65 & := 0.16m2 Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang unttrk Jentbatan Hal.5yo tnl digunakan Ag(trial) untuk kolom simelris 0 .5dan2.5 aksial tekan bending GAYADALAM Aksial Momen pu := il 12. 1: asumsitulangan kolom p1:=t.ly Ag = 0. 4 ( f c ' +u .m Muy:= l49.

eu 3: e* Muv F ' .erluK oto u LANGKAH2: Menghitung y t'= lx. dansumbu-Y..o r"'As 68rj fc'.168 ly Jika €"-€r' l..Ag l [' J a = 0. f u + z z s 'ifs tu = o.335 > €. maka Ket = "ex/lx>eylly. jika sebaliknya akan dihitung paralel dengan if Ketl = "dir-X" e0 = 0'1898m arahe. r * P u ) .j.lX Momen gabungan atau momen ekivalen .nltt K axu.- Pu Mux Pu ex=0'134m ey = o'067m LANGKAH Menghitung 4: 6p Pu = 0.83 LANGKAH Menghitung dan Mo 5: eg Kontrol j e- lx = 0.P mtt tctw.Ag o . sif tu t o.P u ) 5 . Pu Mo M6:=Pu.34g fc'. r = 0.-. = l ( o . Hitung eox" Ketl = "dir-X" ev e o : = e. + z z s . ev + cr..lx "ly eksentrisitas ekivalen ep akan dihitung paralel denganarahe^ dan sumbu -x.ly otherwise .Ag ) l\ l ( . l.+ cr.e6 M0 = 211'05dcN'm Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulanp tmtuk Jembatan 5-36 .o fc''Ag 68e's fc'. "'.(6lmm) l* 1 = 0.695 LANGKAH Menghiturg .2. adalah e6. ex.

:=0.298MPa Ag'h Darigambar lampiran dan C2.= 3.SSIrapa Ag Mo -----i.0000 J"-' t" 't--*- 1.0000 01In'bd: -/ +.-.'L' I 'tl +!4 -l t--./.60.. P=+x l5 q a l--t-_l i : ---^r----J ..0. 6l i bl 13 3l l i o t 1 9 ''J-.KoLoM 5.7 Pt = 2 ' 3 Y o Lamphan DiaEaminleraksi KolomNormalisisi C.0000 7. Gti P=5x Ir crf=O-P crl=O-s . " 2..0 i i .. pr= 0./ \:P cfl=O..i rtl :ti I o=3x '7 7-..0000 Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untak Jembatan Hal. 5-37 .p 1 0 . .? t'i rl I l_ .0000 6.7diperoreh p. /' i t'. 0 2 1 h=400mm Dengan inrerporasi y = 0.(0.lon .0000 // -./ . t v.7 unruk + jtr#. PnntucttuAN KEKUATAN E untukmemperoleh pr LANGKAH Menggunakan 6: diagraminteraksi B=O.--\"-. C1 untuk 0.0000 5.ii.-T-r'-. 7 5 . dl=l-O --l \ .l .i 0.tl=O-l lc'= 20 MPa lO0 ttlPr lg ft = lo0 lrtPa = 0-s 1F----.' .027 1= = 1 = 0 .0000 3. v ?=7x p=124.02.

.1 t? t: "* ..=O-? .0000 ?. .etuANKEKUATAN Lampiran Diagram interahsi KolomNormalisisi C.: :. \..tr ./ \ /_. = 0.I i0 .. 4._-__J 15 q I p=3X 9=22 / :7--:ar ---\- dl=O-S + P'lx i'----Y 7"..0000 q 5.0000 2.-i\F " 3{0" 3{o' --__ .l l ll ? rll=O..0000 011nbd: 6.0000 ta--3.0000 1.KoLoM 5."11 tt* /\ "..5-38 .-'4 J/ / p' I cll .0000 {: Manual Peren.canaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal._: cll=i jt : tc'= 20 MPe {00 MPa 0. j r-:jr.2. 1. h ! _h I ltffi ' " .2 . Pnntwc..'+. : / tll=l-O t_-- )!.. -.-.0000 / 4-i _ -'7 I .". l l 3 : 3l l A ' o d ?0 P=5x P=4x rl--l r-T.75 -.}.

6-1 .IAN TERHADAP 6 PERENCANAANKOMBINASI GESERDAN PUNTIR 6. persamaan AdapunTo dihitungdengan (6.2 METODEPERENCANAAN Perencanaan harus didasarkan pada cara PBKT. maka b) Dalam hal diperlukan tulangan puntir sesuai pasal-pasal tulangan puntir harus disediakan secara penuh disamping tulangan yang geser. PTnLIIcII. lentur.1.I.qrtN PTINTIR Kekuatan puntir balok harus direncanakanberdasarkanhubungan: T. < OT.2-1) Struhur BetonBertulang untuk Jembatan Manual Pereneanaan Hal. diterapkan untukkomponen dibawah ini. BALoK 6. aksial.2-9).DAN GTSON P(INT]R 6. Cara perenc. teori Tn = T" + 4 .anaan tidak yangtidak terlentur.1. sehingga kekuatan torsi nominal penampang tergantung dari tulangan baja yang terdiri dari sengkang tertutup dan tulangan longitudinal tambahan. diperlukanuntuk menahan 6.1 PnNeeaIvI.1 6. Perhitungan puntir yang diterapkan sekarang pada peraturan SNI 03-2847-2002 dan AASHTO LRFD 2004 menggunakan teori tabung tipis (thin-walled tube analogy) dan teori rangka iuang plastic (plastic truss analogy). dengan (6. dimana To T"=0 (berdasarkan tabungtipis) sehingga = T. Dalam teori ini pengaruh T" dihilangkan.2 Knra.IN DAN METODE PERENCANAAN PnNeeaNteN untuk balok yang memikul puntir balok berikut diterapkan a) Perencanaan kekuatan ini yang dikombinasikandengan lentur dan geser. puntirnominal.

[1.TERHADAPGESER DAN PUNTIR 6. tulangan puntir yang terdiri dari di sedemikian harusdipasang tertutupmelintangdantulanganmemanjang sengkang sehingga ketidaksamaan berikut dipenuhi : To *'.eN PUNTIR puntir tidak diperlukan apabila: Tulangan !-.0. *'o atau .2-6) Atau untuk balok dengan tinggi total tidak melampaui 250 mm atau setengahdari lebar badan. c) tertutup seluruhsengkang Kuat nominalpuntir { bisa dihitungdengan anggapan dipasang sedemikian rupasehingga: Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2.6tulangan Ataumenurut SNI 03-2847-2002 puntir terfaktorTubesamya kurangdari: o untuk komponen strukturnon-prategang o. 0v" bila puntirbolehdiabaikan momen Pasal13.1 a) Svtnnr rauNe.[f(n*')f:n 12 [ P* Jl | lrr-: (6. b) Apabila persyaratan atas tidak dipenuhi.2-7) OT. T. Ar'lf " (6.2-4) o untukkomponen strukturprategang -t o.6-2 .50: atau (6.f" yang dibebani gaya tarik atau tekan untuk komponenstruktur non-prategang aksial: 3N.o"zt {7.2-2) (6. (6.2-3) or. PERENCANAAN 6.r L I D \r* ) I (6. =.'(o*') r . OV.2-5) J.

dan torsi kompatibilitas.2 TONST TORSI KESEIMBANCI4ND/N KOUP.1 Sedangkan torsi kompatibilitas(compatibility torsion) adalahtorsi yang boleh torsi sehingga diredistribusikan elemenstrukturlain akibat adanyakeretakan. (6. karena tidak dapat leriadi redislrilrrrsi Gambar TorsiKeseimbangan 6.[f (e*' . Momen puntir maksimum terfaktorTu dapatdikurangimenjadi: o untukkomponen strukturnon-prategang Q"lf"'I A"n'I -/' r\ '[%J (6. ke Torsi torsi kompatibilitas.6. yangterjadi bolehdireduksi. ["- ?f 'J cF .2.2-4) o untuk komponen strukhrrprategang o.2 menunjukkan kompatibilitasbiasanyaterdapatpada struktur statis tak tentu. karenaakanmengganggu perencanaan Punlr tidakbolehdireduksi.TIBILITAS.2-e) 6. dimana Tn= (6. Torsi dapat dibagi dua kategori: torsi keseimbangan (equilibrium torsion) adalahtorsi yang diperlukan untuk Torsi keseimbangan ke menyeimbangkan Struktur.lJ" I^ (6.coto.2-5) Manual Perencanoan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.Gambar6.C.6-3 . stabilitas elemenstrukturlain.2-8) r"l!lr^. PERENCANAAN TERHADApGTSM pIII PUYNN T " <or. Dalam hal ini torsi tidak bisa diredistribusikan strukturitu sendiri.

2 Gambar Torsi Kompatibilitas /W A.[I ""o)\' (6. Pmnttc.[I (n*') [-3v.t PUNTIR 6.6-4 . [ n./)'* /r 6.kedua harga tulangan minimum berikut harus dipasang: tertutupsedemikian hingga: Untuk sengkang A* ro2+ s Jv..2-6) a) b) T=Ma c) .t (6.2.V|=*^*" 6.atut\ Tanntotp Gnsm DAN o untuk komponen struktur non-prategang yang dibebani gaya tarik atau tekan aksial: o.2-7) Manual Perencanaan Struldur Beton Bertulans untuk Jembatan Hal.o. ''=- .3 TUL/INGANPUNTIRMINIMUM Apabila tulangan puntir dibutuhkan.

tN 6. rupahingga: sedemikian (6.2triJ" 1200 f-..lrT A. .2-g) Ar>-0'27 SNI berdasarkan 03-2847 -2002adalah puntir Iongitudinal tambahan Tulangan (6. adalahdimensi terbesardari sengkangtertutup.3 Definisi A"o dan Aol Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.Pmnnc. Adapun Pcp adalah panjang perimeter / keliling dari luas Acp.)tidakbolehkurang 3 fy.f* n 6.Ap Gnnnp.6-5 . Gambar6. Untuk tulangan memanjangsebagaitambahanseperti yang diperlukan untuk lentur.cl Dimana y. atau tulangan sengkang adalah SNI tertutupminimum berdasarkan 03-2847-2002 t<lTr o..qn/4.+2A.2-10) Acp adalah luas area yang berada di dalam perimeter penampangterluar beton termasuk lubang (hollow) bila ada dalam perimeter tersebut. m-s lTA* _(o.\. d*t l+ Dimana(rn.2.2-e) -l.Puunn Tmnlo. n n r .4 DrrtNNtAcrDAN Pcp (6.'s A.+ZrL.

an Tnnn.txt.5 DETAILTaLANGAN PUNTIk puntir harusmemenuhi Detail tulangan ketentuan: o Harusterdiri dari sengkang tertutupdansengkang memanjang .aotr Gnsmp.qu Puunn Acp: Xo Yo Aoh = Xr Yr P " n : 2 ( X o+ Y o) Pn=2(Xl+Yl) 6.6-6 . Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2.6. melintangdan Sengkang tertutup harus menerussekeliling semuatepi penampang diangkur.Pmotc. kecuali dalam analisis yang lebih teliti menunjukkanbahwa sengkang penuhtidak dibutuhkan denganpengangkuran o Tulangan memanjangharus ditempatkansedekatmungkin ke sudut penampang pada melintang.dan sekurang-kurangnya tulanganmemanjang satu harus dipasang masing-masing sudutsengkang tertutup.

l* dun I'Iitung.N BAGANALIRPERENCANAAN .sfid.Pznnnctn..# ul.{""=**[#+#tsJ A"+2At-A. spasisenghang tulnnganl6ngitudinal . +LAt l inr"t vs< 6/{1t*d ^^=w i+P.6-7 .2.S..6 GZSZN PUNNNP.aAN TERHADAp Gnsnn Puvnn n."- Ar- Tu s 2:{$cotd Monual Perencanaon Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.6.qN 6. 12 P .

berikut. Pnnnvc.1 DESAIN TULANGAN GABI-JNGAN GESERDAN TORSI I SOAL : Desaintulangangeserdantorsi dari balok berikutini.cnPUNTv Gnsnn 6. lentur sebagai kebutuhan dari DIBERIKAN : Penampang hasil perhitungan h:750 I iI I I <bw-350 - IpJnarnpansffiRl tru.lOtnrl + 0.5uuu Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan .cn'4AN TERHADAT CONTOH6.5D3 d = h-clc clc= 0.p.063rl I cl = 68?.= 350ruu h = ?SOrrun tlc = 4Orrul.

Mpa.l05.m 3 Baja: Es = 2.2.832kN RSM-Tl2-04 Checksyaratpenampang untuktul.Mpa Tul.d Pasal5.Lentur Tul. geser: )vs < .eu Tnnnlp.a.TI2-04 Pasal 5.Mpa fiis = 240Mpa RSM-Tl2-04 Pasal 5.d 6 l- Vc = 200.8s yc = 2400kgf. Notel = "Syaratpenampang untuk geser terpenuhi" Note2 = "Vu > 0.Pnnnuctu.tp Gosm Puxnn DIBERIKAN : Gaya GeserUltimate Momen Torsi Ultimate Vu = 240kN Tu = 25kN-m lTrffiil Beton fc'= 25Mpa 0 = 0./fc'.ett 6.5 O Vc.2./fc'. Sengkang perlu lebih dari minimum" RSM. Geser 5l=400. Perludigunakan sengkang" Note3 = "Vu > OYc.2.bw.6-9 .p..521kN Kuat geseryang harus disumbang tulangan geser vu-v" v.6 Vs maksimum.5Syarat geser tulangan Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4 Langkah1: Kebutuhan Sengkang Akibat GayaGeser: Kuat geseryang disumbang beton Vc = i.bw. = 0 Vs = 81.

Av/s:Avs Luassengkang Avs=5 E.2.d maksimum: Spasi = smakgeser 2 mm = 0. Lihat keteranganpada contoh 4.6oomn) I if vs < .cpGnsmp. Torsi HarusDiperhitungkan" Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.05kN.zs-h.Puynn 6..7xl0"mm Momentorsinominaldesain Tu Tnd = Tnd= 29.(h 2.o*.dc) -_s 2 Aoh= 1.u J a Pasal5.dc)] Poh= 1.625xl0"mni Aoh = (bw .o.[(bw.6-10 .dc)+ (h.dc).2.[r.m 0 Kapasitas torsiyangdisumbang beton oleh Pcp = 2'(bw+ h) mm PcP= 2.PiltvcAn.412kN.m Note4 = "Tnd ) Tc.406x10-mrn Poh = 2.o 3zs'h.2 x lO3 sM-03-2847-2002 Pasal 13.6 Spasi maksimum.Ex geser perlu/jarak.6Perencanaan Puntir Tc= Tc = 13.75mm smakgeser= Akibat MomenTorsi Sengkang Langkah2: Kebutuhan Acp = 6v.5 \2 Acp= 2.lo.".tvtp".2.298 Avs mm RSM-T12-04 | ""{.300.4 |^t{1.2.") otherwise 343.Alw Tmn.

Mpa'l 3) = 3. Ptnetc.6-11 .25.85.681mm s = 200mm Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. 5 l : 9 mm Langkah 3: Perencanaan Sengkang Gabungan Geser+ Torsi jumlalt kaki Pasangsengkang dengan nk = 2 jarak.0.l -+ ' \bw'd (v" fc'. At/s=Ats Ats Tnd 1 2.n.ds2 Ay = 265. Av Avts = I323mrf ds = 13mm mm Av = nk.542MPa Note5 = "Luaspenarnpang cukup" Luas sengkang torsi perlu/Jarak.fu s. AvVs=Avts Luas sengkang tertutuptotal/satuan a Avts = 2.tN.Aoh.0.6.cot(4Sdeg) A t s= O .465mm2 Spasisengkangperlu sp = + Aws pasangsengkang denganspasi sp=200.Ats+ Avs Pasang sengkang dengandiameter Luas sengkang.qANTERHADAI GESER PUNTTR DAN penampang Pengecekan < d.

l9mnf > Note7 = "LuasTul.s) I \ 3'fus' l200.t*.200' Dl3 Manual PerencanaanStruhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. smu*srr") Kontrolluassengkang minimum .6.OK! 1l lrEsGtilan disunakan="Sengkang.s (u*.s Av = fysd ) Av= 99.222mrt Luas sengkang terpasang Vs..rfrc'.. GeserTerpasang Tul.6-12 . PERENCANAAN TERHADAPGESER DAN PUNT]R Spasi maksimum sengkang = smax *"{. GeserMinimum. smfi= 2l2.fys) Luassengkang minimum Avm = 97. zs.5mm Note6 = "spasicukup" 3oomm. . Avm = trra)g-.uw.

6.Pnnnttcltt.e,tu Tgnn,to,sp Gzsmnlu PuNnn Langkah4: Perencanaan TulanganTorsi Longitudinal puntir Tulangan longitudinal minimum:
Almin =

ls.1@'.4.p(Ats)-Poh if -

I

rrry

Ats >

bw 6fv

Luae tulangan longiadinal minimum,

ls.fu.ecp I r;.ry
Almin= 495.728mm"

-(H) *'

It*n = sJp'ncn{tz
ry) - Ats Poh jika Ats > bd(6f), sedangkanuntuk Ats kurang dari bw/(6 fy) digunakanrumusan

otherwise

puntirlongitudinal perlu Tulangan At = Ats.Poh.cot(45.deg)2 luastulangan longitudinal: Gunakan
., m A t = 8 7 1 . 4 6m

sJfr llcvt(tzfflbd(6fy) Poh

Au = *.(arroirr,Ar)

Att= 871.46mm-

1

torsi dibagikan Tulangan dalam4 sisi: .ftl Ass-2 Ass=217.865mm

+
I I I
I

h:750

I I
I
Tulangan geser bw:350 -> +

J

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.6-13

7.Pnniltc,cl,uAN PELAT

7 PERENCANAANKEKUATAN PELAT
7.1 PnnnxctN,aeN PELATLANTAT KENDARAAN Tnnn.ao.npLrNrun
Kekuatanpelat lantaiterhadap balok lentur harusditentukan sepertihalnyasamadengan dalamhal asumsi,falrtorreduksikekuatan Mu dan syaratminimum.Bila momendesain, < 1.2 M., , maka tulanganminimum pelat ditentukanberdasarkan bab 7.1.2.Untuk sub pelat lantai satu arah di atas dua perletakanatau menerus,lebar pelat yang menahan momenlenturakibatbeban terpusat dengan: dapatditentukan sesuai a). Bila beban tidakdekatdengan yangtidakditumpu: sisi

b = tebarbeban *[t,r + 2,4a "r [f)J
dengan pengertian:

(7.1-l)

s+ = jaraktegak lurus dari tumpuan terdekat ke penampangyang diperhitungkan

t
b).

/, = bentang bersih dari pelat Bila beban dekat dengan sisi yang tidak tumpu, lebar pelat tidak boleh lebih besar dari harga terkecil berikut ini: . . (7.1-1); atau harga samadenganpersamaan setengah dari harga di atas ditambah jarak dari titik pusat beban ke sisi yang tidak tumpu.

7.1.1

TEBALMINIMUMPEI-/ITLANTAI

Pelat lantai yang berfungsi sebagai lantai kendaraan pada jembatan harus mempunyai tebal minimum tr memenuhi kedua ketentuan:

f" > 200mm + /" > (100 40/) mm denganpengertian: / = bentang pelatdiukur dari pusatke pusattumpuan(dalammeter)

(7.r-2) (7.r-3)

Manual Perencanaan Strulctur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.7-l

7.Pnnryctvt.ln PpL,tr
7.1.2 TaLANGANMINIMUM

Tulangan minimum harus dipasanguntuk menahantegangantarik utama sebagaiberikut:

o

Pelatlantaiyangditumpukolom:

A" _7,25 bd .f,

(7.r-4) (7.r-s) (7.r-6)

o o

yang Pelat lantai atau ditumpu balok dinding t Pelat telapak

#

=T

, + =+ bd f,

Apabila pelat lantaiditumpusepertihalnyapelat duaarah,luasminimumtulangandalam di masing-masing arah harus diambil dua pertiga dari harga-harga atas. Jika tidak, yangdisebarkan pasal tulangan harus dipasang sesuai 7.1.4. dengan

7.1.3 a).

PENYEBAMN TUI-/INGAN UNTUKPELATLANTAI Tulangan harus dipasang pada bagian bawah dengan arah menyilang terhadap tulanganpokok.

b).

Kecuali bila analisis yang lebih teliti dilaksanakan,jumlah tulangan diambil sebagai persentase dari tulangan pokok yang diperlukan untuk momen positif sebagaiberikut:

c).

Tulanganpokok sejajararahlalu lintas:

= 55, persentase # (rno. S}%o,min 30%) .JI

(7.r-7)

d).

pokok Tulangan tegak lurus lalu arah lintas: = persentase$1*u* J/' .67Yo,mrn 30%)
(7.1-8)

e).

Dengan adanya tulangan pokok yang tegak lurus arah lalu lintas, jumlah penyebaran tulangan dalam seperempat bentang bagian luar dapat dikurangi denganmaksimum 50%.

Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.7-2

7. PERENCANA,EN PTUT

7.1.4

BAGUNTnpT PENGAKa

arahmemanjang 7.1.4.1 Pengaku . Balok tepi harus dipasanguntuk pelat lantai yang mempunyaitulangan pokok sejajararahlalu lintas r 600 mm lebar pelat Balok tepi paling sedikit harus identik denganpenambahan yang serupa. lantaidengan tulangan

7.1.4-2 Pengaku arahmelintang Tepi melintangpadaujung jembatan,dan padabagiantengahdi manakontinuitasdari dan pelatterhenti,harusditumpuoleh diafragma atauyang sejenisnya harusdirencanakan yangpaling berbahaya beban dari roda. untuk pengaruh

Gnsnn 7.2 PnnnNc,c,IvAAN Pnntr L,nNTAITnnn,c,o,4p 7.2.1 Uuuu

sebagai yang tercantum dan dalampasal4.2 adalah Definisi-definisi simbol-simbol berikut: a). adalahluasyang mengelilingi Luas efektif dari tumpuan dan bebanterpusat
penuh perletakan atau beban yang ada dimana garis kelilingnya minimum (lihat gambar7-l). b). Garis keliling kritis untuk geser adalah garis keliling yang ditetapkan secara geometris serupadengan batas dari luas efektif perletakan atau beban terpusat dan terletak padajarak d/2 dari batastersebut. (lihat gambar7.7). c). Bukaan tersebut adalah setiap bukaan yang menembus ketebalan pelat lantai dimana tepi, atau sebagiandari tepi, dari bukaan terletak padajarak bersih kurang dari2,5 bo dari garis keliling geserkritis (lihat gambar7.1).

Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.7-3

7.Pnnwclv.etxPnur

Bao,an

-1
I

yang

,iatak efthtt,

I
Xepata g*ef

TanN

buk{n

t rlttt

Gambar 7.1 Keliling geser hritis

pelatlantaiterhadap Kekuatan geser berikut: sesuai dengan ketentuan harusditentukan I. Apabila keruntuhan geserdapatterjadi sepanjang lebar pelat lantai dan keruntuhan geserdapatterjadipadalebaryangcukupbesar, kuat geserpelatharusdihitungsesuai pasal5.2.1kecualibahwa: Untuk pelatbetonbertulang tanpatulangangeser, nilai minimum

=l}Tua") v"
II.

(7.2-r)

Apabila keruntuhangeser dapat terjadi secarasetempatdi sekitar tumpuan atau beban terpusat,kuat rancanggeser pelat harus diambil sebesar QV, dimana I/, dihitung sesuai dengan salahsatuhargaberikut: a) b) =V,o Yffigdihitungsesuai ApabilaM u* = O,Vn dengan pasal5.6.2.(a). sub ApabilaM,* tidaksama dengannol,Vndihitungsesuai dengan pasal5.6.2 sub (b).

III. Bila kedua bentuk keruntuhandi atas memungkinkan,kuat geserharus dihitung (a) sesuai dengan dan(b) diatas, nilai terkecil diambil sebagai kritis. dan kekuatan

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.7-4

q / ' 2V.makaV.o=M(. n sD <o.f-+0.3f. b) t( o \ - (7.mm .UP. dari lebihbesar tertutup bila strippuntirataubaloktepi memiliki sengkang jumlahminimum.6.AO.= \2V.!f "' menurutsubDan bila M . harus diambil sebesar Vn.V.l fc' < 0.dloJ . . diperoleh dari : Manual Perencanaan Strulctur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. o * \V"ad (7. (7.34.2.4.3dan5.lt.Z.A Kekuatan geser nominal dari pelat lantai di mana M nn .2-4) d.zrdy JT "' Dimana = : . kepalageser: Bila terdapat (7.^.6."y ns 1o*M'* ' zvuab.2-2) v* =. sengkang bila tidak dipasang v 'vno u Mu * t '.7-5 .PELAT 7.fn ..zvro f /r .2-4) 3).^io!ffig diperoleh dari : Vz.2-s) 4).O. bila terdapat balok tepi yang tegak lurus arah M"* sengkang tertutup dengan jumlah minimum. jumlah minimum Z.o diperoleh dari salah satu persamaanini: l) Bila tidak memiliki kepala geser: v.2-3) 2).2 a) PELATLANTAI KEKaATANGNSaNNOUM. harus 1) tertutuppadastrip puntir ataubaloktepi. yang mempunyai (7. PERENCANAAN 7.") 2).2-3) (7...nymg diperolehdari: l. Z. tertutupdengan bila strip puntir memiliki sengkang harusdiambil sebesar V. * i n = .a'. * tidak samadengannol dan tulangangeserdipasang berikut: dari pasal ditentukan salahsatuharga 5.

3 LaASMINIMUMDARISENGKANGTERTUTUP Luas minimum tulangan yang membentuk sengkangtertutup harus memenuhi : n* sfy..2.^*=rrr. (7.2-7) dari penampang dan terpanjang dimanax dan y adalahdimensiterpendek 7. Sengkang pertama harusditempatkan tidak lebih dari 0. Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.25/t dari muka tumpuan atau beban terpusat.^o yang diperoleh dari : Vn.r n0... harus diambil lebih besar dari V. PERENCANAAN PELAT Vn=Vr..^*tr# di dimana 2.eNGzsnn Tulangangeserpelat lantai padabagianstrip puntir dan balok pinggir harusberbentuk sengkang tertutupyang disusunsesuai dengan: l) jarak harusdiperluassepanjang Sengkang strip puntir dan balok pinggir dengan tidak kurang dari 0.4 DnrtruTuneNe.2y. apabila tidak ada hal lain V.5 s dari mukatumpuan.dipilih yang sesual.2.7. (7.*E strip puntir ataubaloktepi." dihitung dari persamaan atas. (7. tidak bolehmelampaui nilai terbesar Sekurang-kurangnya harus dipasangsatu tulangan memanjangpada masingmasing sudutsengkang..2-6) s).7-6 .2-8) 7. 2) 3) Jaraksengkang dari 300mm dan ho atauh.

4.Lentur Tul.u.PrnguIc.Geser fc'= 30Mpa Es = 2.100=140kN Lr () J (B J Tampak Potongan Tampak Atas DIBERIKAN : Beton Baia Tul.2.qn CONTOH7.O4 Pasal5.I DESAIN TULANGAN PELAT LANTAI IEMBATAN I SOAL : Desain tulangan pelat lantai jembatan menerusdiatas balok-balok girder Beban P Roda = 1.7. kN m J RSNI.5.mm tws = 0. Mpa u = 24.g Data PenampangPelat Bentang Tebal Aspal Coverbeton L = 2000.0in dc = 25mm Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. 105.mm t = 200.7-7 .4 &=400Mpa Ss = 400\4pa faktorreduksilentur: d = 0.TI2.A Prtlr l.

3m pelat( pelatmenerus lebihdaridua LANGKAH Tebalminimum 2: tumpuan ) t m i n= 1 0 0 +4 0 .S tmin = 152 mm < t = 200mm OK ! pelatini harus Pelatdirencanakan dengantebal200 mm.l0&N P=140kN Pu= 280kN bb = 0.Struktur gandar 100 memikul beban kendaraan sebesar kN dengan mampu impactfactorsebesar DLA = 1. [(bb+ d) + (Lb+ d)] . l0CkN) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.PELAT 7.d P=DLA.345# Pu = 2.062rrlrllr( d=t-u"-(ry) d = 167mm Shearareapadapenampang kritis: Skematik bebanrodatrukpadapelat: Ash = 2. PERENCANAAN (slabdicormonolit dengan bentang efektif LANGKAH Panjang 1: balokgirder) S=L-7Oftnm S=1. (DLA.7-8 . D 2 4 j Asl = 20l.4 LANGKAH3: Cekpunchingshearakibatbebanroda: Tebalpelat200 mm : Gunakan tulangan D16 D = l6rnm Asl = L .2n Ash= 0.

PERENCANAAN geser: Paniang bidang beton: Kekuatan madbb.':-.9m2kN = qSDL y.7-9 . pojok20 40. rtrp" vo = -(rr"1.rrr-rc'. d Punching Check Ash = 3. = # vul =0.rrnr2 t.tws qSDL= l.rrc.6l6MPa (ok!) LANGKAH Perhitungan 4: bebanmati.!*i-f.PELAT 7. vc2=(.Lb) p'=iilffir ^ Kuatgeserbeton bo=2'(bb+d+Lb+d) fc'= 29MPa 9c = 2'5 vcl = | 2 * * 1. ura 9") 12' \. Berat sendiripelat q D L= 1 . -lvqC.vc3) ShearArea A s h= b 0 .225nr-'kN Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. os = 40 Kolominterior tepi30.v62.*" bo ) 12' vc3= (4).454x I05.DL dan SDL Superimposed. t Berat WearingSurface a qDL= +.8llMPa vc = l.c- ( a\ 1 - ( *".r.

A s Asp = 225. M S D L + 2 .m Mtruck = Mll l') MDL=:'qDL'L-'lm Code: 8. tm M u = 1 .782mkN MSDL: 0.: .m MDL= l.34turt DigunakanDl3-200 Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.445mkN ll M S D L.15.2 Mtruck = 6.7.80&nm2 = ( Pakai D13-200 As aktual 650 mm2) pembagi Persentase tulangan : TegakLurusarah lalu lintas # = 96.t r u c k M Mu: 17.684kI. 2 . M D L + 2 .7-10 .L'.2 AASHTO ACI 318-89 sec.2.476 VS maka: llo < 3V/o 4 VS .8.t \32) Mll = 6.3m Mu=0. ll l1 oSDL. Un " > 67 o/o 6T/o makadigunakan A s p= 0 . 6 7 .684kN.It**). 3 .A.I. PERENCANAAN PELAT negatif momen LANGKAH Perhitungan 5: S=1.5) rv/ ft\ t P = 0'204Yo As = p .3.9llmkN yang diperlukan LANGKAH Luastulangan 6: bs = 1000nm o=('o*.bs -d As = 340.

Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.qxYA DIBEBANI GaVa VenrurEL SEBIDANG Harus direncanakan sebagai kolom sesuai dengan bab 5 selama tulangan dalam arah vertikal dipasang pada masing-masing muka.2. di 8.05 fo Ag. Tinggi efektif harus ditentukan dari sub bab 8.1 PnoSnoanPERENCANAAN UMUM Dinding bidang dan cara pemasangan tulangan harus direncanakan sesuai dengan penjelasan bawah ini.1 P$tsRAp. maka harus direncanakan sebagai pelat lantai sesuai dengan syarat-syarat dalam bab 7 (sebagai pelat lentur). maka syarat pendetailan kolom pada sub bab 5. 8.2. 8.2 8.2sampai5.2 DTNoME H.4.5harusdikesampingkan. Kecuali bila Nu < 0.5 0 Nn. kecuali bahwa perbandingan antara tinggi efektif dengan ketebalan tidak melebihi 50.4.2.4.Au dinding bidang seperti dinding penahandan dinding kepala Pasal ini untuk merencanakan jembatan.5.qL SEBIDANG Harus direncanakanuntuk pengaruh aksi vertikal sebagaikolom sesuaidengan bab 5 dan pengaruh aksi horisontal sesuaidengan sub bab 8.3 DINDING DIBEBANI GAYA VERTIKALDANHONSOIff. 8. PnrcwcIT'IIAN DINDING 8 PERENCANAANDINDING 8.2. serta untuk perencanaandinding bidang dengan perbandinganantara lebar dan ketebalan> 4.4.8-l .4 DINDINGDIBEBANIGAYAHoRIzoNTALTEGAKLaRaS DINDING Apabila gaya vertikal rencanaNu tidak melampaui 0.8.4.

2) 2.8-2 .5 DINDING DnnnIru TEGAK HORISONTAL DAN GAYA Gav.5harus dikesampingkan 8.8.-3 PrNe.2sampai5.4. DTNDING 8. Sambungan antara dinding dan penyokong arah lateral direncanakan untuk menahan gaya horizontal yang sama dengan harga terbesar dari harga-harga berikut: 1) reaksi statis sederhana terhadap gaya horizontal total yang bekerja pada ketinggian penyokong lateral.4. maka syarat pendetailan kolom pada sub bab 5.4.6 PORTAL DnynN.2. PqnSIICIUIAN DINDING '! 8.IEMTnUPAKANBAGAN DARI STRUKTAR Dinding yang dibebani gaya aksial. Kecuali bila Na 3 0. momen lentur dan gaya geser yang timbul akibat gayayang bekerjapadaportal harusdirencanakan baik sebagaipelat maupun kolom.2.ar Dinding dapat dianggap terikat jika dalam arah lateral disokong oleh satu struktur dimana semuaketentuan berikut berlaku : a) Dinding atau elemen terikat vertikal disusun dalam dua arah untuk memberikan stabilitas arah lateral secarakeseluruhan. tetapi tidak kurang dari 7 kN per meter panjang dari dinding. b) Gaya lateral ditahan oleh geser pada bidang dari dinding atau oleh elemen pengaku.q VgnTTKAL SEBIDANG LunusDtNowe Harus direncanakansebagai kolom sesuai dengan bab 5 selama tulangan dalam arah vertikal dipasang pada masing-masing muka.5Vo dari beban vertikal total dimana dinding direncanakan untuk memikul pada ketinggian penyokong arah lateral. Bangunan atas direncanakanuntuk menyalurkan gaya lateral.5 Q Nn.qxa/Prrrrcrc. c) d) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4.

IGAN DENGAN KETEBAI}IN Tweer EFEKTIF MAKSIMUM Perbandingan antaratinggi efektif denganketebalanh*/ tn.qsBrnANVrnnrat Harus memperhitungkan dari gaya vertikal tetapi dalam eksentristas sebenarnya semuahal harusdirencanakan momenlentur Mu diambil tidak kurangdari 0.4. Pmpuclullu Dtuotttc DINDINGTnux.4. Apabilatidakdikekang terhadap rotasipadakedua ujungoleh: pelat lantaibeton dindingyangberpotongan bagianyangserupa atau 1.1 a) EKsENrnrsrr.Apabilaterdapat secara satupelatbetonyangdicorditempat dinding. maka perbandingan bolehdinaikkan menjadi50. pada setiap ketinggian antara penyokonglateral horisontalharus dihitung dengananggapan bagian bahwaeksentrisitas resultante dari seluruhbebanvertikal diataspenyokong atasadalah nol.makabebanharusdianggap bekerjapadapusatdari dinding.75|t Tetapidari nilai-nilaitersebut diambilyanglebihkecil.2 PERBANDII.8-3 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan . b) c) 8.05 f" Nu.4.q.4 Mnroos PgnENCANAAN DBronna.05 /" Ag.ar 8. Eksentrisitas resultante dari bebanvertikal total pada dinding terikat. tidak melebihi 0. kecuali untuk dinding di mana gaya aksial Nz.NAKAN(INTUK Yewe HtrvveGtvt Vrnrm.00 /r Hal.3 TINGGI EFEKTIF Tinggi efektifHn" dari dindingterikat harusdiambil sepertiberikut : Apabila dikekang terhadap rotasipadakeduaujungoleh: pelatlantaibeton dindingyangberpotongan bagianyangserupa atau 0.qt MBrwruan 8. harusdianggap bekerjasepertiga tinggi luastumpuandiukur dari mukabentang dari pada menerus dinding.75 hnu 0. Beban vertikal yang diteruskanke dinding oleh satu pelat beton tidak menerus.8. tidak boleh melebihi 30. 8.00hou 1.

sesuai dengan pasal yang lainnya.5. demikian sehingga pada penampangmelintang horisontal: a) selalu tertekan pada seluruh penampang maka lentur bidang bisa diabaikan dan dinding direncanakan hanya untuk geser horisontal saja.2 (ataupasal4. PERENCANAAN Tetapi dari nilai-nilai tersebutdiambil yang lebih kecil. bekerja bersamaan dengan gaya aksial.NAANDINDTNG Gnv. tambahan eksentrisitas diambil sebesar 8. sub ga (h"")Z/ 2500t". atau Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. 8.4 KEKUATANAKSALRENCANADAruDWOUE Kekuatan aksial rencana per unit panjang dinding terikat dalam kasus tekan.t HorusoNr. harus diambil sebesar/Nn di mana: 0= Nn: tw: Tabel3.5.5 PenrNc.eL SEBIDANo UNTUK 8. bidang eksentrisitas diukurpada beban siku-siku terhadap sudut ditentukan sesuai dengan bab8.4.1.8-4 . adalahtinggi dinding yang tidak ditumpu Ir adalahjarak horisontalantarapusatpegekanglateral.1 LENTURBIDANG Apabila gaya horisontal bidang.4.2RSNI) faktor reduksikekuatan sesuai dengan panjang kekuatan aksialnominaldindingper satuan ketebalan dinding yang dinding..DINDING 8. Dimana: hn.

3 KEKaATANGESER Perencanaan dinding yang menerima geser bidang harus diambil sebesar( Vn.66 .8 r. l* atau0. di mana : Vu : Vc+Vs (8.2 PENAMPANG KNTIS GuTn jarak dari dasar 0.5.2fc(0. ] (0.o.DINDING 8.s-2) geser Kekuatan nominaldari betontanpatulangangeser harusdiambil sebesar: Vc h Aoabila -a < I Lw /v"=10.5 di manadari kedua hr. l_ diambil yang terkecil dari harga yang dihitung dari rumus di atas dan Manual PerencanaanStruhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.5.5 sebesar penampang kritis bisadiambilpada Untuk geser maksimum.8-5 . adalah horizontaldinding 8.[t.rt!.5-1) Vc dan Zs ditentukan berturut-turut dari pasal8.4 dan pasal8..5 tetapi dalamsemua hal Vnharusdiambil tidak lebih besardari: Vn^ar:0.5.5-3) Apabila dari: o'rL. nilai tersebut diambilyangterkecil.) .5. Dimana: h* adalahtinggi total dindingdiukur dari dasarke puncak panjang /. PERENCANAAN b) untuk lentur penampang tarikan pada sebagian maka dinding harusdirencanakan bidang sesuai bab 4 dan untuk geser horisontal akan dibahas pada sub bab selanjutnya.4 KtxalrzN GwznDttnue Tettpn TaLANGAN GESER (8.tI L (8.8 l* t*) 8.5. 8.

) t") (8. 8.) (8. Spasimaksimum antartulangan Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.6.reN GESERDINDING Sumbangankekuatan geser nominal dinding oleh tulangan geser Vs harus ditentukan dari persamaan berikut: Vs = to fy (0.[1' + Tetapi dalam setiap : hal 0J..8t.s-4) .. Berdasarkan ini rasiotulangandinding ketentuan persyaratan adalah sebagai berikut: Luastulangan minimum 500 mm2/mdalamarahhorizontalmaupunvertikal.terhadapluas penampang dinding padaarahyangberurutan." a 8.q. (pusatke pusat)300 mm.1 Pnnsy.0 5 .8 lI (t'-t\ [/.5 1- "' .5-s) ALEH TULANGAN GNSNN SuUraT'IEeNKCruI.8 lw tw) (8. PERENCANA.qN V 6 :1 0 . r.8-6 .[r (0.ll* > I.6 8.nerANTULANGANDTNDTNG TatlNeatt awwtua Rasio tulangil. p. diarrbil sebagaiperbandinganluas tulangan horisontaldengan luaspenampang dindingper metervertikal. pw tidak kurang dari seperti yang diperlukan untuk pengendalianretak akibatsusutdan kekangan.5-6) Di manap" ditentukan berikut: seperti luas Untuk dinding di manah.1f (0." diambil yang terkecil dari perbandingan tulanganvertikal atau luas tulanganhodsontal. p.5.DNuTI'IC 8.ll* < l. Untuk dinding di mana h..

6.6-1) Manual PerencanaanSnuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2 pasal sampai 5.6.1.3 T.selongsong tendonharuscukup dan untuk menjaminbahwabetonbisa dicor dan dipadatkan tetapitidak bolehkurangdari 3 dt. ketentuan pengekangan janganditerapkan untukpasal5. adalah MPa.7.8.qRArSresrTULANGAN Jarakbersihminimum antaratulanganyang sejajar.4 fl )\ /. tulangan horisontal dan vertikalharus dipasang dalamdualapismasing-masing dekatmukadinding.8. Spasi maksimum pusatke pusatdaritulangan dari yangsejajar harus1.5 apabila : Nu < 0.Satuan daif.6. yangterkecil. perbandingan tulanganhorisontaltidak boleh kurangdari hargaberikut. 8..4 PrTTIezrITIenN TUT.manayang sesuai: Untuk klasifikasiketidakterlindungan A Untuk klasifikasiketidakterlindungan 81. 8-7 .7.6.8. diambilmana Untuk dinding dengan ketebalanlebih besar dari 200 mm. PmilIc./INGAN VERTIKAL Untuk dinding yang direncanakan sebagai kolom sesuaidenganpasal 5.5tw atau300 mm. 8.82 dan C 1.5 (Nn (8.2 TaLANGAN HqNSuNTAL aNTUK PENGENDALaN RETAK Apabila dinding sepenuhnyadikekang terhadap perpanjangan atau kontraksi arah horisontalakibat penyusutan atau suhu.7.snIAN DINDING 8.' Kecuali bahwa dalam semuahal perbandingan tulangantidak boleh kurang dari yang diperlukan dalampasal8.

34n .8-8 .1 DESAIN TULANGAN DINDING I tulangan dindingretaining wall SOAL : Desain DIBERIKAN : l. PERENCANAAN CONTOH 8.DINDING 8.35m b2:=0.5.m h0:= 0m hl ::0.2.1.m Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Dimensi Retaining wall bl := 0.5m b4 " b4 := 1..blplb3" h2:=2.m b3 := 0.

rn3 Densitas Beton Steel : Es:= 2.direncanakan pelat" notel = 'Nu < 0.kN. Tinggi retaining wall Tebalretaining wall Pile cap Lebar Panjang Tebal Lebarheel bpc := lm Lpc = 2.8.".5m <50.. PnnnycmIAN DNDING Badan Retainingwall Lebarretaining wall.25 persyaratan 3. hwe= 2. Pemeriksaan dinding tinggiefektifdinding. h*" := 1.3 Ku1 := 2 Kug4:= 1..lo5.2.4 Pasal 2. Materials: Concrete : K-250 fc := 20Mpa yc := 25..8 Kup::1.1 9 9 2 ) Q:= 0.8-9 .5m Bb:= lm hwu = 2'5 m tw = 300mm RSNI-Tt2-04 5.Mpa Flexure Steel ShearSteel fy := 4OOMpa fls :: g' ( s N r /B M S .h.05fc Ag atau hwe/trv sebagai Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.15m hpc =350mm LH=1.4 Kucp:= 1.

458kN h = 300mm d=222mnt Bl .L Y2:=0.oou[ *ou 10.s2-L' 6^ !l.417<N.= ql.243kN'm Vu = 36.=:.l6rnrD Mu' = 35.708[<]t l't lr M2:=:.5m Ml = 10.m Vl= 8.757kN.rnAN DINDING 4.333 kN rn-l \2 = 14.LL L=2.85 if fc > 55.Mpa 10.85 pl = 0.5q2-L Kombinasi ultimate Mu' := Kug4'Ml + Kug4'M2 Vu:= KUSA'VI + Kug4'V2 Perencanaan tulangan lentur h:=tw d:=(h .5. Tulanganlentur dan geserRetainingWall daerahtumpuan Beban-beban Tinggitanahurugan Lebaranalisis LL EP ql = 3.8-10 .167*tkN hwu= 2. PnnnyCal.8 Gavadalam momendan qeser daerahtumpuan L:=hwu 141.65 ' r ft _ o.0.ql.m M2 = t4.5m bw=lm 0 = 0.70mm.333kN V2= 17.8.Mpa ) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.= if fc < 3oMpa 10.85 30) if 3oMpa < fc < 55.

37373%o Ds:= l6.bw. n=5 (perlebaranalisis makaspasi. Mcr := 0.'Dl6-200" s := 20&nm Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.h" b l1 Mcr = 46. s=1000mm/5=200mm) spasiyangdigunakan Digunakan Tul=.957<N.1r4.85.8.011cm2 Asreq:= p'.349kN'm Mu := ma{1.. fUu) Mu = 56.Mu') P' = 0.349kN.1 Pfililll= - Asreq:= p'.ullN Dtttotuc fc. 1m.bw.= if(n' < pmin.fc P' = 0.m 1P' = 0.bw.d Ambilsajajumlahtulangan .to. Pgnnttc.m Mu = 56.d pmin = 0.mm Asl := 1-rr.373730/o 0.8-11 .fc P' = 0.2l\4cr.1.37373Vo .r/ Mpa.'.25o/o ry tr.7.85.3737T/" 0.l.Pr2 4 Asl = 2.

m M2 = l.167l<N .834kN Vn:= Vc F.0.= L72mm Mu' = 6.*'.L 2^ L I rr- Vl= 4.8.Vn = I15. Geser" 5.o2.834kN ds = 0.469kN Vn = 165.5b3 h = 250mm d.Mpa.604kN.x y2:_:o2.459kN Vu = 43.5.5.g45kN.! 6' L Yl.m Vu= 12.7ftnm.M2 Vu:=KUSA'VI+ Kug4'V2 Perencanaan tulangan lentur bw:= Bb h:=b2 + 0.L Ml :=:.222m Vc = 165.(bpc. P ZNNI.8-12 .031kN d := (h .5.x.ql.Pat ds:=d tVc := :.228kN.Vft .828kN notel = "Tidak Perlu Tul.TCIUIAN DING DIN Check tulangan geser Vu:= 1. l) Ml = 2.t' 1.427kN Kombinasi ultimate Mu' := Kug4'M1 + Kug4.16nr) Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Tulanganlentur dan geser Retaining Wall daerahlapangan Gayadalammomen dan geser x:= 0. y2= 4.ds) 6 tr :=0.7 Vu = 43..= ql.m MZ:=!.

analisis makaspasi.ttt.m Mu:= 1.bw.302kN.625Yo Mcr := 0. = 1 0 0 0 ml 2 = 5 0 0m m ) s m spasiyangdigunakan s := 400nm Digunakan Tul = "Dl6-z[00'.Mpa lo'85 tou ) pnax:= .n.bw.or2 Asl = 2. PMnIIc+T'IIAN DINDING pl '= if fc ( 3oMpa pl = o.8s 10.85 > 55. Asl :=].o'oo*[ft . t tY szooo* aJ l ^ 87ooo) PrIrBx=I.Mpa.85'fc p' = 0.d p':= pmin 4 Ambilsajajumlah tulangan .8.h' Mcr = 32.25Yo Ds := 16mm Asreq:= p'.o o *.orrcr* n=3 P' = 0.30) if 3oMpa < rc s 55.8-13 . ManualPerencanaan SnukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.25Yo (perlebar 1m.{fc.65 ( | .:.7.33nVlu' t- Mu = 8.u[pr.m p' = 03737T/o fy 0.609kN.Mpa if fc 10.

Vn=89.834kN ds = 0.Mpa.172m Vc = 128.qAN DINDING ) Checktulangangeser Vu:= 1.Vfc.(bpc. Pr.834kN notel = 'Tidak PerluTul.ds) l- S := 0.201kN Vn:= Vc 6.5.201kN Vu=43.I.Pat ds:=d ys .nnUCAI.7 Vu = 43.8.= :.741kN t Vn = 128. Geser" Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.8-14 .

Jarck d harus diukur pada muka perletakan. ataupadamuka bagianluar dari Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.9. 0. Pn ant'tI t't lt'r Ko nau c I 9 PERENCANAANKORBEL 9.." yang tidak lebih besar daripada Vu.ataupadapermulaan dari tiap tepi pelandaian.5 9. perlu diperlukan juga diperhitungkan adanya gaya horisontal dan pergerakan dari bagian yang ditumpu.2.1 Pzynntpuv Korbel direncanakan sebagai balok tinggi kantilever berdasarkan aksi batang tekan dan tarik. Pasal ini mencakup korbel dengan perbandinganbentang geser dan tinggi ald < 1.raKTo R vANGSERLu DrpERTIMBANGKANDALAM nERENCANAAN 9.1 TbreetMareSBrLqAR Tinggimukasisiluartidak bolehkurangdaripada d. dan dibebani oleh satu gaya tarik horisontal N.2 AK9I PADA K0RBEL Garis kerja aksi dari bebanbisa diambil jatuh padatepi bagianluar bantalanperletakan kalau ada.2 F.qrro n.2.1 Balok Tinggi Kantilever 9.9-1 . 2t3d An Gambar 9.

3 Pnostoan PznnNcArv. ataupun(5.1 Uauu perencanaan sesuai yang bagian faktor reduksi ini.q. melebihi bebanpadabraket ataukorbel tidak boleh diproyeksikan Daerahpenahan melebihi bagianlurus dari tulangantarik utamaA. maka bagian luar korbel harus pengelupasan.3.tqN 9.0.9.3. Pmnttcny.9-2 .2f"'b-dataupun bod dalamNewton.". sebesar = Vn(fy p) sesuai dengan RSNI T-12-04pasal 1. dantidak boleh diproyeksikan (ika dipasang). A. satu moment Vo o i Nu" (h-d). tidak boleh diambil lebih besardaripada 0.tAN K}MEL korbel. b) c) Jank h harusdiukur dari mukaperletakan. dilindungiterhadap 9.'bd Newton.2.5 2. Untuk beton ringan total ataubeton berpasirringan.kuat geserI/.2 a) KruTIS Prr. Untuk betonnormal.3 a) KnnaTaUINTULANGANToTAL Luas dari penulangan tarik primer/pokok.t.ga/d)b*d dalam b) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.3. Apabila bagian komponen lentur ditumpu. dan satu gaya tarik horisontal N. muka interiordari tulangan angkurtransversal 9.8. tidak boleh diambil melebihi (0.07a / d) f.MpANe Potongan penampang kritis pada muka perletakan harus direncanakan menahan secara simultan satu gaya geser Vu.l. geserVudapatdiambil Perancangan penulangan friksi-geser dari Aufyangmenahan At 5. perhitungan dengan Dalamsemua kekuatan diambil sesuai densan Tabel 3.5 .2 .kuat geserV.4' diambil dari harga yang terbesar antara(Ay+ A") atau + 2 4"113.2. 5. harus 9.

4 PTnSv.".9-3 . dari Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.enaTANTALANGAN 9.3 TaT+NEEN TARIK UTAfuA PENGANGKan.9. bolehkurangdari 0. b) Pelengkungan batang-batangtarik utama l" sebesar 180o hingga membentuk satu /oop horisontal.4.4.5 (ArA^) harusdisebarkan dua pertigadari tinggi efektif yang terkait denganl".iauf..4.04 Rasiotulang p d I an ' b = 9. ke kurang dari 0. tulangan tarik utama l. khususyang 0..Gayatarik Nuc harus dipandangsebagaibeban suhu.susutatauperubahan 9. Las direncanakan untuk mengembangkan kekuatan leleh terspesifikasi jr batang-batanE A. 9. harus diangkurkan dengan salah satu cara dibawah ini: a) Las struktural pada batang transversalyang berukuran paling tidak berukuran sama.2 Gayatarik Nuc harustidak bolehkurangdaripada Vu kecualiketentuan dibuat untuk menghindarigaya tarik.2 TERTaTaP SsNer.4. c) Cara lainnya dari pengangkuranyang memberikan hasil positif.IN Pada sisi muka dari braket atau korbel.Pnnrvclrultr Konnu PenulanganAn yang menahangaya tarik Nuc harus ditentukan dari Nuc S 0 An fy.1 TULANGANMINIMUM .qMe dengan luas total An tidak Sengkang tertutup atau tulanganpengikatsejajardengan. hidup walaugayatarik berasal dari rangkak.

(0. .85 Sr := 400.2.5mm Vn diambil nilai terkecil di ^ntil 0.5(Mpa) bw d. 0 -1 0 ".3.9.1 6 = 0. M p a Tulangan tulanganutama ds := 13mm jarak beban ke muka kolom.3.g5 ACI Check: dVn>Vu dmin:= RSNI.9.= llQ. Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.g01< 1 OK 5.lrn ambil d:=h-S..3 Vu {.O4 Pasal 5.1 DESAINKORBEL 1 SOAL : Desain tulangan korbel DIBERIKAN: Dim.--A checkgeometri korbel d = 343.979n.9-4 .bw) 2 d dmin = 74.d Perhitungan berdasarkan pasal11.2fc. Mpa \ E s : =2 .TI2. PERENCANA+v Konnnt CONTOH 9.- P'i bw := 400nm h := 400rnm dc := 50rnm kof 2 cm $ := 0.2fc bw d dan I = 0.a LANGKAH1: Menentukan a=275mm c=400mm LANGKAH Menghitung 2: ketinggian minimum.9.Gorbel lebar tinggi COVef Beton : fs.

M p a.4).85 10.ed) Af = 2.85fc.:= I (betonnormal) 0 = 0. (h .9.922c1tr Vn tidakbolehlebihdari 5 . d 5.+) \Mpa Af =2.ry (o.034kN Vu = 105lcN ok! LANGKAH 3: Menghitung Gaya-gaya pada korbel Perhitunganberdasarkan ACI pasal 1 1.Mpa Bl = 0.d) Nuc = 21R'{ m Mu : 30.Tc bw . untuknonmonolit F p : = 1 .062kN' Nuc tidak boleh dari 0.206cr* $'&' r.01.2 Vu LANGKAH Menghitung 4: tulangangeserfriksi.Af Af := Mu .= if fc < 30.9-5 .r. 7 1 dO1 . a + Nuc . b w .85 if fc > 55. 0. Avf l.O4 Pasal 5. . PmoycltvtAN KzRBEL . l Avf := vu tt = 1.0. untukmonolit = 1.4 RSM.338mm Af := Mu ory(. 4 .4 Ard = 2. 5 .[ N u c : =0 .bw al = 16.r LANGKAH5: Menghitung tulanganlentur.65 .fi' al:=0.o) ir 30' Mpa< rc < 55' Mpa I o. d = 7 5 5 .9. Mpa .K 0.9.86cm2 Af...5.3.637cr* Bt .Vn=481.3.008' [g | ) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Mpa 10. bw . Vn:= min((0. 2 .85 Hargap = 1. d)) Vn = 565. V u Mu := Vu.3 Vu = l05k].TI2.

3.9.An) Digunakan 4D1o 4Ab = 3Ja2c# Akan didistribusikan dalam 2l3d dari tulanganutamanya 2-d 3 229mm Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal..51 Mpu) ab := d . .I := ) I ooo* rY I \ abjer_d = 0..3 As adalah nilai terbesar Penulangan minimum I :=0.. Ah dh := 10.5. mm Ab := 0. Ah = 1.327cr* RSM-Tl2-04 Pasal5.25. dh2 Ab = 0.75pb} LANGKAH Menghitung 6: tulangan. Af+An dan Asmin. PERENCANAAN KORBEL uoo.618cm2 22 :.83cr3 \\ diantara2/3Avf+An.309cm2 As = 3.o+g d 3q 0.t Fo ry . = 0.9.254cm2 LANGKAH 8: Menghitung Sengkang Horizontal. U*.Avf + An Af + An AsminJJ Digunakan 4DL3 4Ab:5.-- 0' fv An = 0. O = Asmin 2. n.75.04.3L8crnl Ah := 0. Avf + An = 2.9-6 . abser-d gl . ds2 /+b= l. untuktarik langsung An Nuc ful .383 O K ! d {p<0..785cm2 . Asmin /(.185mm 4 = o.088cm 3 Af + An =3. (As . ns :=ma{[t .254cr* LANGKAH7: Menghitungluas penulangan tarik ds = l3mm Ab := 0.25.abper_d ab = 175.

732rnr* T = 32.543kN lr*ru*. Asperlu =325. 2 5 .9.433mr* dia:= 13.25. .TI2.18Mpa Gaya Tarik pada 1 tulangan: A s : = 0 . ManualPerencanaan SnukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. n . a i * T:= As ...f As =132.t=4 Aspakai = 530.929nm2 | . Aspakai:=0. Avr + An Ar + An *".9-7 .' )) | .n .O4 '= Asperru ''"{(.i' .dia? n TeganganTulangantarik : Asoerlu f:=*. mm rl.fy Aspakai I I I Kekuatanlasdidesainlebih kuat l0% dari gaya tarik f=245. PERENCANAAN KqRBEL LANGKAH Desainangkurcorbel 9: Tarikyangdibutuhkan : Tulangan RSM.

iluuldilul .

kuattekanbetonyang disyaratkan padaumur saatdibebaniatau kuattekanbetonyang direncanakan . kelembaban untuk rangkak faktor pengaruh relatif udarasetempat Kn"t K"' Kot tls Nd = Kf Kf Kn" Krt Kr" Krt = = untuksusut. kuattarik langsung dari beton.= Rn= Manual Perencanaan Struldur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. aksialtekanpenampang. penjumlahan terkombinasi jenis-jenis dari beban komponen strukfur. moduluselastisitas bajatulangannon-prategang.o" M. koefisien elastisitas modulus beton. . faktor pengaruh kadarudaradalambetonuntuk rangkak. ukurandari keliling geserkritis yang sejajararahlenturan rangkak maksimum. terbesar Nmm. kuattarik lelehekivalen bajaprategang. kekuatan momen terfaktor akibat kombinasi pengaruhgaya luar yang terbesarpada penampang. faktor pengaruh konsistensi faktor pengaruh umur betonsaatdibebaniuntuk rangkak.negatif untuk tarik.fo'. tinggi total komponenstruktur. Nmm. faktor pengaruh kadarudaradalambetonuntuk susut. faktor pengaruh konsistensi (slump)adukanbetonuntuksusut. MPa. kuattarik lelehbajatulangannon-prategang.fo. moduluselastisitas bajaprategang. faktor pengaruh kadaragregat halusdalambetonuntuk rangkak. momennominalpenampang. MPa. faktor pengaruh kadar agregat halusdalambetonuntuksusut. faktor pengaruh ketebalan komponen betonuntuk susut. mm.MPa. M* fuIur Nn= /V'. MPa. Nmm. gaya luar terhadap sumbux yang momenterfaklor akibat kombinasipengaruh padapenampang.. MPa. yangberbeda. MPa. Jcl yang ditinjau. M. terbesar Nmm.DAFTARNoTSI \ DAFTAR NOTASI Bab 3 av cu E. E" E. f" Jct JC f. faktor pengaruh ketebalan komponen betonuntuk rangkak. MPa. diambil positif untuk tekan. padaumur 28 hari. MPa. = Q. sumbuy yang momenterfaktorakibat kombinasipengaruhgayaluar terhadap padapenampang.A-1 . faktor pengaruh kelembaban relatif udarasetempat (slump\adukanbetonuntukrangkak. kuattarik bajaprategang. jumlah semen faktor pengaruh dalambetonuntuk susut. MPa. ketahanan kekuatan besaran atau nominaldari penampang K. yang bebanaksialterfaktorakibatkombinasipengaruhgayaluar yang terbesar. kekuatan N. pengaruh danmemperhitungkan dari tarik akibatrangkakdan susut.N. kuattarik lenturbeton. fr= Ku"t = = fu= = = dilakukanhansfergayaWategang.MPa. tegak lurus padapenampang.

luastulangandi dalamkonsolpendekyang menahan . a + Nu"(h d)J. posisipusattulangan. luastulanganyang membentuk sengkang puntir. MPa.mm2.terhadapukuran terpanjang tersebut.t Ecs. mm2. angka Poisson.u te L" 0 0""(t) standar hasiluji tekan. geser nominalpenampang. luastulangangeser-friksi. a*= Ac= Act = jarak tegaklurus dari tumpuanterdekat penampangyang diperhitungkan. luastotal tulanganlongitudinalyang menahan gayatarik ly'. luastulangandalamkorbelyang menahan luastulanganprategang dalamdaerah tarik. regangan faktor besaranrangkak yang dipengaruhioleh material beton dan kondisi pekerjaan. [V. lingkungan faktor beban. padawaktu t. luas tulangangeserdalam daerahsejarakJ. mm2.kg/m' yang perbandingan antaraukuranterpanjang dari luas efektifgeserpenampang yang diukur tegak lurus pada ukuran penampang dibebani. mm2. puntir. mm'. kekuatan beratjenis beton.mm'. ke luas inti dari komponen struktur tekan dengan tulangan spiral diukur hingga diameterluar dari spiral. reganganrangkak beton pada umur t (hari) sejak saat dibebani oleh suatu tetap. tegangan susutbetonpadaumur t (hari). luas satukaki dari sengkang tertutupdalamdaerahsejaraks yang menahan mm'.DtprnnNortst S u v vn W6 !o trr. mmz Ar As= 41 An= = APs A"= A"r At= A. nilai deviasi dari panjang efektifdari kelilinggeser kritis.terhitung7 hari sejaksaatpengecoran regangan untuk beton yang dirawat basahdi lokasi pekerjaan.". mm2.mm. Arr = = luasbrutto penampang. luastulangan tarik non-prategang. A-2 . mm'. momenterfaktor.mm2. faktor besaran susut yang dipengaruhi oleh material beton dan kondisi lingkunganpekerjaan. koefisienrangkakbetonyangtergantung Bab 4-9 batas tinggi blok tegangan tekanpersegi ekivalenbetondalamanalisiskekuatan penampang betonbertulang akibatlentur. N. atau luas tulangangeseryang tegak lurus terhadaptulanganlentur tarik dalam suatudaerahsejaraks padakomponen strukturlenturtinggi. tertutup. dihitungdari luasbagianpenampang betonyang dibatasioleh tulangansengkang. faktor reduksikekuatan.atau terhitung 1-3 hari carapenguapan' untuk betonyangdirawatdengan sejaksaatpengecoran susut maksimum beton. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. nilai regangan elastisbetonakibatsuatutegangan tetap.t tcs.

selongsong mm.r f"' h= h6= hc= hs= hv= = = Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. tinggi total dari pelatlantaiataupanelpenguat tinggi total penampang kepalageser.MPa. dari tegangan tekan rata-ratapada penampang beton. tinggi total dari balok tepi.ataudiameter dari penampang bulat. di akibat gayaprategang yang bekerjasendiri). pendekdiukur dalamarahbentang manamomenlentursedang mm.termasukakibat gaya prategang. mm. lebarbadanbalok. luas. setelah lebarefektif badanbalok. kepala kolom. mm.mm.MPa.qrr. jarak dari serattekanterluarke pusattulangantarik. dimensi kolomterkecil. tegangan dalamtulangan tegangan MPa.mm. tinggi total komponen struktur.D. ditentukan.A-3 . MPa. d d" Ec E" EI fct fd geseryang parareldengantulanganlentur tarik dalamsuatujarak s2. MPa. kekakuan lenturkomponen strukturtekan. hargarata-rata dari kuattarik belahbeton. moduluselastisitas beton.ataukorbel. moduluselastisitas tulangan. tegangan lelehpengikat kuat tekanbetonyang disyaratkan. (Pada dan sayap terletakdalamsayap. momenyang ditahanolehkomponen strukturpracetak tegangan tekandalambetonakibatgayaprategang efektifsaja(setelah prategang padaseratterluardari penampang memperhitungkan semua kehilangan di manategangan tarik terjadi akibatbebanluar. di diukur dalamarahtransversal terhadap arahbentang manamomenlentur sedang ditentukan. suatu faktor yang menghubungkan diagrammomenaktual dengansuatu diagram momenmerata ekivalen. kelilingdari penampang kritis padapelatdanpondasi. fo" fr" fou f" fy fo" fv. mm. kuat tarik yang disyaratkan tendonprategang. lelehyangdisyaratkan tulangannon-prategang.ataukonsol ukurandari kolom persegi ataukolom persegi ekivalen.MPa.mm. MPa. mm.mm.MPa. dari MPa. prategang tegangan semua kehilangan tekanpadabeton(setelah memperhitungkan padatitik beratpenampang yang menahan dari bebanluar ataupadapertemuan jika titik beratpenampang badan MPa. MPa. komponen tekanpadatitik strukturkomposit. lebar bagian penampangyang dibatasi oleh sengkangtertutup yang menahan puntir. di tegangan akibatbebanmati tak terfaktor.padaseratterluardari penampang manaterjaditegangan tarik yang disebabkan oleh bebanluar.4nNortst Avn b bo bt bn b* C C1 Cz c.mm. yang dihitungpadabebankerja.f" adalahresultante tegangan dari jika titik beratpenampang kompositataupadapertemuan antarabadandan sayap dan beratpenampang kompositberada dalamsayap. lebardari mukatekankomponen struktur. ataukolom persegi ekivalen. dikurangi bulat.tulangan mm-. mm. jarak dari serattekanterluarke garisnetral. geser. tebal selimut beton diukur dari serat tarik terluar ke pusatbatangtulanganatau kawatyang terdekat. di ukurandari kolom persegi kepala kolom. ataudiameterdari penampang lubang tendon prategang.

komponen momeninersia tulangan terhadap sumbupusat sumbupenampang momeninersiabaja strukturalprofil. jarak horizontalantara pusatpengekang lateral tumpuan. masifberbentuk L.bernilaipositif bila momenujung terfaktoryang lebih kecil padakomponen komponen tunggal. faktor panjang efektif komponen strukturtekan.mm-N. dengan mengabaikan tulangan.mm-N.mm. bentang bersihdiukur dari muka-ke-muka panjangkomponen shuktur tekanyangtidak ditopang. atausebesar 0.b* untuk penampang berongga dinding tipis. nilai yang lebih besardari momenujung terfaktor pada komponenstruktur tekan akibat beban yang menimbulkan goyanganke samping yang berarti. momenterfaktoryangdigunakan komponen strukturtekan.negatif bila melenturdalam kelengkungan ganda.dihitung akibatbebanyang tidak menimbulkan ke positif bila komponen struktur dengan analisis rangka elastis konvensional.positif bila komponen struktur melenturdalam kelengkungan tunggal.mm.dihitung tekanakibatbebanyang menimbulkan ke dengan analisis rangka elastis konvensional.negatif bila melenturdalam kelengkungan ganda. momen inersia penampangbruto beton terhadap sumbu pusat. momen ujung terfaktor yang lebih besar pada komponenstruktur tekan. pipa atautabungterhadap komponen strukturkomposit.negatifbila komponen strukturmelenturdengan kelengkungan ganda. melenturdalam kelengkungan tunggal. yang besarnya bisadiambil sebesar T. strukturmelenturdengan kelengkungan = k Kvd I I t1 ln lu l* Mt M'rns Ms M2 Mzn" Mz" Mc= Mn= nilai yang lebih kecil dari momen ujung terfaktor pada komponenstruktur tekan goyangan sampingyang berarti. panjangdari lengankepalageserdiukur dari titik bebanterpusat ataureaksi. dihitung dengan analisis rangka elastis konvensional. yang menahan momeninersiapenampang bebanluar terfaktoryang bekerja.mm-N. panjanghorisontaldinding. nilai yang lebih kecil dari momen-momen ujung terfaktorpadakomponenstruktur goyangan sampingyang berarti. h*u I ls /"" l1 Jt tinggi total dinding diukur dari dasarke puncak. mm-N.D. momenyangtelahdimodifikasi. tinggi efektifdari tinggi dindingterikat. nilai yang lebih besardari momenujung terfaktor pada komponenstruktur tekan goyangan sampingyang berarti. mm-N. Mm Manual Per encanaanStruktur Beton Ber tulang untu Jembatan k Hal.qnNortst h* h*.mm'.mm. mm-N. tekan. tinggi dindingyangtidak ditumpu. funggal. A-4 .qrr. atau segiempat untuk penampang masif. atausebesar 2A. 0.dihitung akibatbebanyang tidak menimbulkan ke dengan analisisrangkaelastiskonvensional. di manaA' adalah luasyangdibatasigarismediandinding dari lubangtunggal. untuk perencanaan akibatbeban momenyang menyebabkan terjadinyaretaklenturpadapenampang luar. selalu bernilaipositif. penampang struktur.42x2y I. tulangan faktor pengalimomentulangangandabalokterhadap panjangkomponen strukfurdiukur dari pusatke pusattumpuan.4x) untuk penampang moduluspuntir.

kuatgeser nominalyangdisumbangkan beton. gayatarik terfaktoryang bekerjapadapuncakdari konsolpendek yangterjadi bersamaan denganVu. diambil positif untuktarik.mm. kekuatan panjang aksialnominaldinding per satuan kuat bebanaksialnominalpadakondisi regangan seimbang. padabagian keliling poligon dengan puncaknya padapusattulanganmemajang sudutdari penampang melintang. di gayageserpadapenampang akibatbebanmati tidak terfaktor. spasidari tulangangeserataupuntir dalamarahparaleldengan tulangan longitudinal.A-5 . perludari penampang geser. yang gaya pengaruh beban aksialterfaktor luaryangterbesar. Pn Pc Pn Po Pu r s o Sr S2 T" Tn 7: Tu fs= t*= u= U1 Vc= Vct = kuat gesernominalyang disumbangkan oleh betonpadasaatterjadinyakeretakan diagonal akibatkombinasi momendangeser. lihat sub-bab 5. yang diberikan< dPn. kuat gesernominalyang disumbangkan oleh betonpadasaatterjadinyakeretakan diagonalakibattegangan tarik utamayang berlebihan dalambadan. kuat puntir nominalyang disumbangkan oleh tulanganpuntir. bebanaksialterfaktorpadaeksentrisitas indekstabilitas. pengaruh memperhifungkan dari tarik akibatrangkakdan susut. mm. spasi dari tulangan geser atau puntir yang tegak lurus terhadap tulangan longitudinalatauspasidari tulanganhorisontal dalamdinding. V"* Va ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. pengaruh bebankritis dengan tekuk.3. kuatmomenplastis kepala pada gayaluar yangterbesar momenterfaktorakibatkombinasipengaruh penampang.dan diambilpositifuntuktekan. pelatlantai(dalammillimeter) tebalminimum ketebalan dinding panjang efektifdarigariskelilinggeser kritis. kuat puntir nominalyang disumbangkan oleh beton. kuat aksialnominalpadaeksentrisitas nol.mm. memperhitungkan kuat aksialnominalpadaeksentrisitas yang diberikan. akibatkombinasi tegakluruspadapenampang. spasidari tulanganvertikal dalamdinding. pada gayaluar yang terbesar momenuntir terfaktorakibatkombinasipengaruh penampang. oleh Nr" N. kuat puntir nominaldari penampang komponen struktur. = yang dialihkandari pelatlantaike tumpuandalamarahyang momenlenturrencana ditinjau. negatifuntuktarik. radiusgirasi suatupenampang komponen strukturtekan. tahanan momenyang disumbangkan oleh tulangankepalageser.DlrrlnNornst M^* Mp= Mr= Mr= Mn* Nu = momenterfaktormaksimumpadapenampang akibatbebanluar.

komponen vertikal dari gayaprategang efektifpadapenampang. koefisien sebagai fungsidariylixl. ataurasio dari bebanlateral terfaktormaksimumyang bekerjaterhadapbeban lateraltotal terfaktorpadatingkat yang ditinjaudalamperhitungan P". bagian segiempat suatu dari dimensi terpanjang penarnpang. bagiandari momentidak berimbang yang dipindahkan lentur pada sebagai pelat-kolom. faklor pembesar goyangan samping. hubungan bagiandari momentidak berimbang yangdipindahkan gesereksentris pada sebagai pelat-kolom. pembatas besaran distribusi tulangan lentur. faktor pembesar momen untuk rangka yang tidak ditahanterhadapgoyanganke samping.untuk menggambarkan penyimpangan lateral akibat beban lateral dan gravitasi. simpangan relatif antartingkat orde-pertama akibatVu.di manabebanyang ditinjau hanyabebangravitasidalam menghitung P".4'-6 . rasio dari bebanmati aksial terfaktor maksimumterhadapbebanaksial terfaktor maksimum. hubungan p Po Ps rasiotulangantarik non-prategang.DapanNortst Vr Vn= Vp= Vs= gayageserterfaktorpadapenampang akibatbebanluar yang terjadibersamaan dengan M^or. rasiotulanganyangmemberikan yang seimbang. faktor tinggi blok tegangan tekanpersegi ekivalenbeban. oleh gayageserterfaklor akibatkombinasipengaruh pada gayaluar yangterbesar penampang. dimensi terpendek penampang. kondisi regangan rasiodari volumetulangan spiralterhadap volumeinti total (diukurdari sisi luar ke sisi luar spiral) dari sebuah komponen strukturtekandengan tulanganspiral. . momenuntuk rangkayangditahanterhadap ke untuk menggambarkan pengaruh kelengkungan komponenstrukturdi antaraujungujungkomponen strukturtekan. rasiosisi panjangterhadap pendekdari bebanterpusat sisi ataumukatumpuan. 0 Yr ao Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.. geser-friksi sudutantara tulangan dengan bidanggeser. faktor reduksikekuatan. kuat gesernominalyang disumbangkan tulangangeser. sudutantarasengkang miring dan sumbulongitudinaldari komponen struktur. vr= x v It z a At dg 4y fi= P"= 0a= & . rasiokekakuan pelatkompositdi lengankepalageserterhadap penampang sekitarnya. kuat gesernominaldari penampang komponen struktur. bagiansegiempat suatu dari dimens sengkang i terpanj ang.

bajaprategang.mm jarak dari serattekanterluarke titik berattulanganprategang. tegangan transfer. mm.ataudiameter penampang jarak dari serattekanterluarke titik berattulangan mm. moduluselastisitas betonpadasaathansfergayaprategang.mm.akibatgayaprategang momenyang ditahan di pracetak yangbekerja MPa.MPa. tarik non-prategang. moduluselastisitas MPa. MPa. balok.MPa.mmz tuastulanganprategang dalamdaerah tarik. 150 kuattekanbetonberdasarkan uji benda silinder(diameter mm dantinggi 300 mm). MPa. atau padapertemuan jika titik beratpenampang (Padakomponenstruktur terletakdalam sayap. moduluselastisitas MPa. eksentrisitas moduluselastisitas beton. tegangan tekan dalam beton akibat gaya prategang efektif saja (setelah memperhitungkan semua kehilangan prategang) pada serat terluar dari penampang manategangan di tarik terjadi akibatbebanluar. yangsalingtegaklurus dan memotong padalokasisebuah kolom dari pelatdua arah. mm'. di tegangan akibat bebanmati tak terfaktor. olehkomponen struktur sendiri).mm". luastulangan tarik non-prategang. efektif saja. MPa. gayaaksialdari garisberat. atau luas tulangangeseryang tegak lurusterhadap tulanganlenturtarik dalamsuatudaerahsejaraks padakomponen strukturlenturtinggi. mm. diameter nominaldari kawatbaj4 kawatuntai. kuattarik lenturbeton.A-7 . mm2. luaspenampang bruto. manategangan tarik terjadi akibatbebanluar. MPa. luasbetonpadapenampang yangdiambildari dua lajur luaspenampang brutoterbesar dari lajur balok-pelat. sesudah tegangan tekan rata-ratapadabeton akibat gaya prategang padatitik beratpenitmpang gayaprategang. yangditinjau.fp. mm2. lebarmukatekankomponen struktur. MPa. padaseratterluar dari penampang.mm.mm'. dasarlogaritmaNapier.segera setelah di transfer. komposit. bajaprategang segera setelah Ac= A"r As= Ar" As Ar= = = b-br= b* d d' d6 dp a e'l' E" Ea E" E" fc' fcr fa' fd fr" fpa fr" fpi ManualPerencanaan StrukturBeton BertulanguntukJembatan Hal.batangbaja. adalahresultante tekan padatitik berat penampang dari tegangan jika titik beratpenampang kompositataupadapertemuan dan sayap antarabadan dan kompositberada dalamsayap.MPa. luas tulangangeserdalam daerahsejarakJ.mm. kuat tekanbetonpadasaattransfergayaprategang.DmrtnNortst B a b1 0 luas bagian penampangantara serat muka lentur tertarik dan titik berat penampang brutto. lebar efektif penampangbeton setelah dikurangi lubang selongsongtendon pfategang.atautendon. mm2. jarak dari serattekanterluarke titik berattulangantekan. lebarbadan dari bulat. MPa.akibat gaya prategangdan beban mati. MPa. memperhitungkan semuakehilangan (yang bekerjamenahan dari badandan sayap bebanluar). baja non-prategang.mm. dihitung pada penampang manaterjadi momenmaksimum. tegangantekan beton pada lokasi titik berat baja prategang.

tarik.0020 Untuk kawat untai (strand) pada selongsonglogam yang berpermukaan berprofilbisadiambilsebesar 0. momenterfaktor (ultimit) akibat kombinasibebanluar yang paling berbahaya.N. perbandingan beton. moduluselastisitas moduluselastisitas bajaterhadap gayatarik dalambetonakibatbebanmati dan bebanhiduptidak terfaktor. mm. (acking). berprofilbisadiambilsebesar 0. MPa.DAFTARNOTASI pengurangan(kehilangan) tegangan pada baja prategang akibat susut dan rangkakbeton. h I k Li Lp= M".MPa.0006rad/m. f"" t. padatendonprategang faktor relaksasi rencana Afo.N. mm. kehilangan gaya prategang di ujung penegangan(jacking) sebelum memperhitungkan prategang. panjangtendon yang koefisien gesekanakibat simpangan menyudutpersatuan (dalamrad/m).akibat kombinasi beban luar yang paling berbahaya.A-8 . a N. mm. kehilangan N. MPa. akibat beban momenyang menyebabkan terjadinyaretak lentur padapenampang luar.N. mm. Untuk kawat baja (wire) pada selongsonglogam yang berpermukaan radim. Untuk batang baja (bar) pada selongsonglogam yang berpermukaan berprofilbisadiambilsebesar 0. momen(kekuatan) batasnominallentur. dari diambilpositifuntuktekan.N.0010 0. gay padatendonprategang. kuatlelehbajanon-prategang.nilainya tidak direncanakan dapatditetapkan berdasarkan rujukandi bawahini: Untuk selongsongyang diberi pelumas bisa diambil sebesar0'0003 0. mm. dihitung dari kombinasibeban momenterfaklor pada penampang luar yang menimbulkanmomen maksimum pada penampangyang ditinjau. gaya aksial terfaktor (ultimit) yang normal terhadap penampang.N. tinggi penampang. MPa.P Pn Po* P^. MPa.negatifuntuk N. gaya prategang efektif tergesekpada lokasi sejarakx (di manax : E Li) dari N.yang bila tidak ada datayangtepat. Mr* = M. tendon a panjangpenyaluran pelepasan untuk berangsur. yang ditinjau.0005 0. Po Rr= R1 Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. panjang yangditinjau(padajarak darijack penegang).dan yang memperhitungkan pengaruh susutdanrangkak.mm.0001 0. penampang momeninersia utuh. = Kekuatannominalkomponen struktur. kuat leleh bajaprategang. f rps fou fo.MPa.0020rad/m.mma.0020rad/m.setelah prategang ujungpenegangan akibatgesekan.mm. (sesudah semuakehilangan tegangan efektif baja prategang memperhitungkan prategang). kekuatan batasaksialnominalkomponen struktur. padakekuatan tegangan bajaprategang nominal. Mu n l/" N. kuattarik bajaprategang.

= vn Vp= v" Vt= vu Yt= Z= di Fr= /p= ccc 6ss = Q= Q"" p= = Li. v* Va vi kuat gesernominal yang disumbangkan oleh beton pada saatterjadi keretakan diagonalakibattegangan tarik utamadi dalambadan(web).dihitung: I / y.N.85 = 0. ymg tidak kurangdari 0.0. komponen geser.N.N.rad. aksibatas(ultimit) akibatkombinasibebanluar yang palingberbahaya. Untukselongsong dapat permukaanberprofil dapat diambil Untuk selongsonglogam dengan 0. regangan regangan susutbeton.bila dikombinasikan dengan lainnya pada penampang.mm/mm.28 unh:knilaifr/fouyanEtidak kurangdari 0. gayageserterfaktor(ultimit) padapenampang..15 sebesar . jenis tendonprategang: faktor yangmemperhitungkan = 0. N. yang dihitung sesuai faktor rangkakrencana ketentuan koefisien gesekanakibat adanyalengkungantendon. mm3 antara tulangan geser miring dan sumbu longitudinal dari komponen sudut struktur.40 unE:knilaifo/fo. Manu al P er encanaan Struktur Beto n Ber tul ang untuk Jembat an Hal.N. oleh oleh betonpadasaatterjadi keretakan kuat gesernominalyang disumbangkan akibatkombinasi N.rad.90 rangkakbeton. Pengaruh aksi rencana N.DtrrtnNortst Ru= R*= rencana Kekuatan komponen struktur. A-9 . kuat geserbatasnominaldari penampang vertikal dari gayaprategang efektif.mm. N. kuatgeser nominalyangdisumbangkan beton. terjadi.mm/mm.8. faktor reduksikekuatan. modulus penampang utuh. Pengaruh padakondisi bebanlayan. nilainyadapatditetapkan berdasarkan 0. N. oleh kuat gesernominalyang disumbangkan tulangan aksi dan gayaprategang pengaruh gayageser yang.dan bila semuatendondalamsatuselongsong ini: rujukandi bawah waktu bersamaan.55 unh*nilaifo/fou ymB tidak kurangdari 0.3.80 : 0. gaya geserterfaktor pada penampang akibat bebanluar yang terjadi bersamaan denganM. komponen struktur. Kekuatan spasi dari tulangan geser atau puntir dalam arah sejajar dengan tulangan longitudinal.0. mm.05 yangdiberipelumas diambilsebesar . yangdiijinkan(pada rencana kondisilayan).*.yang bila tidak ada data pada ditegangkan yang lebih tepat. diagonal lenturdangeser. gayageserpadapenampang akibatbebanmati tidak terfaktor. perubahan prategang bagian sudutprofil tendon di sepanjang faktor tinggi blok tegangan tekanpersegi ekivalenbeton.15.akan menghasilkantegangantarik utama sebesar bagianbadandan sayap. mengacuke serat tarik terluar di mana retak akan .manayang 033tlf"'pada sumbupusatatauperpotongan lebihkritis. padasub-bab 2. akibatkombinasibebanluar yang palingberbahaya" N. jarak dari sumbupusatpenampang utuh ke serattarik terluar.25.

kehilangan tegangan dalamtendonprategang akibatrangkakbeton.MPa kehilangan prategang tegangan dalamtendon MPa. rasiotulangangeser(spiral)terhadap luaspenampang beton. kehilangantegangandalam tendon prategang akibat perpendekan elastisbeton. dihitung sebagaiar dengan6 diambil sebesar lebar badan(web).DerrnnNortst p p' Pp Ps Ps-min 6cc dcs ces 6p Ct) a' op 0p. akibatsusut beton. dihitung sebagai ar' dengan 6 diambil sebesarlebar badan (web). dan luas tulanganharussesuai denganyang diperlukanuntuk mengembangkan tekan kuat dari bagianbadansaja. untuk penampang dihitung sebagai ato denganD diambil sebesarlebar badan (weD). MPa. MPa. indeks tulangan tekan untuk penampangyang mempunyai sayap (balok T). kehilangantegangandalam tendon prategangakibat relaksasibaja prategang. Aw Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. dan luas tulanganharussesuai yang diperlukanuntuk mengembangkan tekan dengan kuat dari bagianbadansaja. rasiotulanganminimum geser(spiral)terhadap luaspenampang beton. indeks tulangantarik non-prategang yang mempunyaisayap untuk penampang (balok T).A-10 . : indekstulangantarik non-prategang yang adalah pf/f"' : indekstulangantekanyang adalah p'f/f"' : indekstulanganprategang yang adalah prfr/f"' indekstulanganprategang yang mempunyaisayap(balok T). rasiotulangantekanterhadap luaspenampang beton. rasiotulangantarik non-prategang terhadap luaspenampang beton. dan luas tulanganharussesuaidenganyang diperlukanuntuk mengembangkan kuat tekandari bagianbadansaja. rasiotulanganprategang terhadap luaspenampang beton.

1992.RepublikIndonesia. Recommendations.Derr. 9. Bridges. Tata CaraPerhitungan Gedung.l5th Edition. BridgeEngineering Handbook 12. NEHRP. Redwood AppliedTechnology Council. UniformBuildingCode(UBC 1997) 7. 5. manual ini L RSNI-2004 TataCaraPerencanaan BetonUntukJembatan Struktur 2. Standards AASHTO Specification HighwayBridges. BuildingCodeRequirements Reinforced ACI 318-02 for Concrete. SNI 03-2847StrukurBetonUntuk Bangunan 2002 6. 1996 I l.Departemen Umum.1992 ManualPerenconaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. GuideSpecifications DesignandConstruction Segmental Concrete for of 1989 10. Improved SeismicDesign Kriteria for California Bridges: Provisional City. 1992(BMS) Desember 4.ATC. Califomia. Tata CaraPerencanaan Gedung.1997 8.CEB-FIPModel Codefor CreepandShrinkage.ReportATC-32.B-l .sn Pusrarl DAFTAR PUSTAKA yangmenjadibahan dalampembuatan masukan Standar buku-buku dan referensi perencanaan adalah. SKSNI 03Ketahanan GempaUntuk Bangunan 1726-2002. for 3. Perencanaan mengikuti Bridge Design Pembebanan Struktur Atas Jembatan Pekerjaan ManualBMS yangditerbitkan olehDirektorat JalanRaya.

InternationalBuilding IBC 2000. 15. for reinforced concrete American Concrete Institute Manual Perencanaan Struklur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Code.B-2 .Caltrans Seismic Design Criteria version Desember . 2001 14. L2.qrrtnPusr.ACI3l5.D. Manualof standard practice detailing structures.sKA 13.

8.0 4. batu pecahdan kerak tungku pijar yang digunakan bersama-sama dengan suatumediapengikat untukmembentuk suatu beton atauadukan semen hidraulik.kerikil. adukan campuran antara agregat halusdan semenPortland ataujenis semen hidraulikyang lain danair. 5. agregatringan gregatyang dalamkeadaan kering dan gemburmempunyai berat ll00 kg/m3 atau kurang. betondalamsistem 7. 6. bebanhidup Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. angkur suatualat yang digunakan untuk menjangkarkan tendonkepada komponen struktur betondalamsistempasca tarik atausuatualatyangdigunakan untuk menjangkarkan tendon proses selama pengerasan pratarik. 3. bahantambahan suatubahanberupabubuk atau cair. agregat materialgranularmisalnyapasir.C-l . 5. agregathalus 'alami' batuan pasiralam sebagai hasil desintegrasi oleh ataupasiryang dihasilkan industripemecah batudanmempunyai ukuranbutirterbesar mm. agregatkasar 'alami' batuan atau berupa batu pecah yang kerikil sebagaihasil desintegrasi dihasilkan oleh industripemecah batudan mempunyai ukuranbutir antara .Dsrwtst otu Isuun DEFINISI DAN ISTILAH Istilahdan Definisi yang digunakan dalamTataCaraPerencanaan Shuktur Beton untuk Jembatan iniadalah: 1.0 5. 2.40. yang ditambahkan dalam campuran beton ke jumlahtertentu pengadukan selama dalam untukmerubah beberapa sifatnya.0 mm.

beton pracetak elemenatau komponenbeton tanpa atau dengantulanganyang dicetak terlebih jembatan.termasuk segala beban jembatan.beton prategang beton bertulangyang diberi tegangandalam untuk mengurangitegangantarik potensial dalambetonakibatbeban kerja. 9.betonnormal betonyang mempunyai menggunakan beratisi 2200 -2500 kg/m3 dan dibuatdengan agregat alamyangdipecah atautanpadipecah. 15. yangtidak terpisahkan suatustruktur tambahan dari 11. komponen untukmerencanakan 10. 14. agregatkasar dan air. bebanmati beratsemuabagiandari suatujembatanyang bersifattetap.beton campuranantarasemenPortlandatau semenhidraulik yang lain. agregathalus. dahulusebelum dirakitmenjadi 16.Dtrntw otu Isrruln jembatanberupabeban lalu lintas semuabebanyang terjadi akibat penggunaan kendaraan pembebanan sesuaidenganperaturan untuk jembatan jalan raya yang berlaku.beton bertulang betonyang diberi bajatulangan luasdanjumlah yangtidak kurangdari nilai dengan yang disyaratkandengan atau tanpa prategang. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan HaL C-2 .bebanterfaktor beban kerjayangtelahdikalikan yangsesuai.dan direncanakan minimum gaya berdasarkan asumsi bahwa sama dalammenahan keduamaterial tersebut bekerja yangbekerja. bebankerja yangdigunakan beban rencana struktur. 13. denganatau tanpa bahantambahan yang membentukmassa padat. dengan faktorbeban 12.

resuksi kekuatan ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.betonringanpasir pasirnormal. kuat nominal kekuatan suatu komponen struktur atau penampangyang dihitung berdasarkan ketentuan dan asumsimetodaperencanaan sebelum dikalikan dengannilai factor yangsesuai.beton ringan struktur beton yang mengandung agregatringan dan mempunyaiberat isitidak lebihdari 1900 kg/m3. prategang kedudukan selongsong dari 23.kuat tarik leleh kuat tarik leleh minimum yang disyaratkan atau titik leleh tulangandalam megapascal (MPa). betonringanyang agregat halusnya bukanmerupakan 21. friksi wobble yang tidak disengajapada friksi yang disebabkan oleh adanyapenyimpangan penempatan yangseharusnya.beton polos beton tanpa tulangan atau mempunyaitulangan tetapi kurang dari ketentuan minimum. 18. beton ringan total pasiralami.friksi kelengkungan friksi yang diakibatkanoleh bengkokan di atau lengkungan dalam profil tendon prategang yangdisyaratkan. 22. gayajacking gayasementara yangditimbulkan tarik pada terjadinya olehalatyangmengakibatkan prategang tendon dalambetonprategang. betonringanyangsemua agregat halusnya merupakan 19. 20. 25.Dorwm otu Isrnln 17. 24.C-3 .

33. panjangpenanaman panjangtulangantertanamyang tersediadari suatu tulangandiukur dari suatu penampang kritis. perangkatangkur Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. 32. kuatnominaldikalikandengan suatufactorreduksi kekuatan 28. Bila nila fc di dalam tanda akar. pasca tarik carapemberian tarikan. ditekan 29. maka hanya nilai numeric dalam tanda akar saja yang dipakai. kuat perlu kekuatan sutaukomponen yang diperlukan strukturataupenampang untuk menahan bebanterfaktoratau momen dan gayadalamyang berkaitan dengan bebantersebut dalamsuatukombinasi yangditetapkan seperti dalamtatacaraini. C-4 . 27. kuat tekan betonyang disyaratkanI'c kuat tekan beton yang ditetapkanoleh perencana struktur (bendauji berbentuk silinderdiameter150 mm dan tinggi 300 mm). moduluselastisitas rasiotegangan normaltarik atautekanterhadap yangtimbul akibattegangan tersebut. kuat tarik belah fct kuat tarik betonyang ditentukan berdasarkan tekan belahsilinderbetonyang kuat padasisi panjangnya. Nilai rasioini berlaku untuktegangan bawahbatas proporsional di material. 31.panjangpenyaluran panjangtulangantertanamyang diperlukanuntuk mengembangkan kuat rencana tulangan padasuatupenampang kritis. 30. 34. dan hasilnyatetapmempunyai satuan megapaskal(MPa).dinyatakan dalamsatuan megapaskal(MPa).dalamsistem prategang dimana tendonditariksesuadah beton mengeras.Drrwm otu Isnnan 26. untuk dipakaidalam perencanaan strukturbeton.kuat rencana (D.

kawat baja ataujaning kawat baja las polos atauulir.sengkang ikat sengkang terhrtuppenuhyangdipakaipadakomponen strukturtekan. dipakaipadakomponen strukturlenturbalok. tegangan intensitas gayaper satuan luas. 41.pratarik pemberian gayaprategang dengan menarik tendon sebelum betondi cor.perangkat angkur strandmajemuk perangkatangkur yang digunakanuntuk strand.di luarpengaruh beban mati danbeban tambahan.atau > yang berlaku batangtunggalberdiameter 16 mm dan sesuai denganketentuan dalamtatacara ini. terhadaptulangan longitudinal. prategang efektif yang masihbekerjapadatendonsetelah tegangan yang tegangan semua kehilangan terjadi.perangkat angkur strandtunggal perangkatangkur yang digunakan untuk strand tunggal atau batang tunggal berdiameter mm ataukurangyangsesuai 16 dengan caraini.batangatau kawat majemuk.C-5 . ke 35. 40. untuk memberigaya prategang beton.DwtNtstotu Isnnqa perangkat yangdigunakan gaya padasistem prategang pasca tarik untukmenyalurkan pasca tarik daritendon beton. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. U atau persegidan dipasang tegak lurus atau membentuk sudut. 42.sengkang tulanganyang digunakanuntuk menahantegangan geserdan torsi dalam suatu komponenstruktur. 36.terbuatdari batangtulangan. kawatuntaiatausuatubundleberkas dari elemen-elemen yang digunakan pada tersebut. 38. berbentuk kaki tunggalataudibengkokkang dalambentukL. tata 37. 39.kabelbatang.tendon elemen bajamisalnya kawatbaja.

tidakbersirip atauberukir. 49.tidak termasuk kecualibila secara tendonprategang. khusus diikut sertakan. membentuk 48. transfer proses penyaluran tegangan angkur dari dalamtendonprategang jack atauperangkat pasca tarik kepada komponen struktur beton. 45. yang berbentukbersirip atau berukur. C-6 .Dututst otu Isnua 43.tulanganspiral yangdililitkansecara tulangan menerus suatuulir lingkatsilindris. secara lebihmerata seluruh ke bagian Manual Per encanaan Struktur Beton Ber tulang untukJembatan Hal. tinggi efektif penampang (d) jarak yangdiukurdari serat tarik.tulanganpolos batang bajayangpermukaan luarnya sisi rata.zonaangkur bagian komponenstruktur prategang pascatarik dimana gaya prategang terpusat disalurkan betondandisebarkan ke penampang. tekanterluarhinggatitik berattulangan 44.tulangan batangbajaberbentuk polosatauulir ataupipa yang berfungsi gaya untuk menahan tarik padakomponen struktur. 46.tulanganulir batangbaja yang permukaansisi luarnya tidak rata. 47.

DrNuIy o. gempa penyebabdan penyebab alamiah lainnya. Bebanhidup semuabebanyang berasal dari berat kendaraan-kendaraan bergerak/lalu lintas pejalan jembatan dan/atau kaki yangdianggap pada bekerja 8. Aksi lingkungan pengaruh yangtimbul akibattemperatur. C-7 .qNISTILAH Istilah dan Definisi yang digunakan dalam Peraturan Bebanuntuk Jembatan BMS'92 adalah: 1. Bebankhusus bebanyang merupakan pada beban-beban khususuntuk perhitungan tegangan jembatan perencanaan 6. Aksi nominal dalamhaltidak tersedianya statistik. Bebanmati jembatan jembatan yang berasal semua beban yang dari beratsendiri ataubagian ditinjau. 3. Bebanmati primer beratsendiridari pelat dan sistemlainnyayang dipikul langsung oleh masingjembatan gelagar masing Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. ". angin.termasuk yangdianggap segala unsurtambahan merupakan kesatuan satu tetapdengannya 7.aliranair. Bebansekunder beban yang merupakanbeban sementara yang selalu diperhitungkan dalam perhitungan jembatan padasetiap tegangan perencanaan J. Bebanprimer yangmerupakan beban padasetiap beban utama dalamperhitungan tegangan jembatan perencanaan 4. data harga nominal diambilkira-kira ekuivalen perioda dengan ulang50 tahun.

C-8 . 16. dalammemperkirakan perbedaan adanya yangdicapai ketepatan dimensi dalampelaksanaan. Faktorbeban diambilunfuk: perbedaan adanya yangtidakdiinginkan padabeban. perkiraan lamanya aksibekerja umurrencana dibandingkan dengan jangkawaktuyangdiketahui: Ada duamacam katagori padasifatbahan Aksi tetapadalah bekerja sepanjang waktudanbersumber jembatan. tiangsandaran lain-lainyangdipasang setelah dan Bebantersebut dianggap terbagi ratadi seluruhgelagar ll.trotoar. Bebanmati sekunder pelatdi cor. Lantai kendaraan jembatan seluruh lebarbagian yangdigunakan dari lalu untukmenerima beban lintaskendaraan. Bebanpelaksanaan yang mungkinbekerjapadabangunan atau bebansementara menyeluruh secara pelaksanaan sebagian selama 10.cara jembatan dibangun bangunan yangmungkinmenempel dan lain jembatan. akibat aksi kendaraanpada jembatan termasuk hubungannya deganpengaruh dinamis. arahvertikal dan horisontal. Faktor beban pengali numerik yang digunakanpada aksi nominal untuk menghitungaksi rencana. Faktor bebanterkurangi pengaruh aksirencana digunakan apabila keamanan dari adalah menambah 15. 13. faktor bebanbiasa pengaruh aksirencana digunakan apabila dari mengurangi keamanan adalah 14. pada Aksi transien dengan mungkin terjadi bekerja waktuyangpendek. walaupun seringkali.tetapitidak termasuk akibattumbukan 12. Bebannva disebut Beban"T" Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.DEFINISI DAN ISTILAH 9. ketidak-tepatan pengaruh pembebanan. beratkerb. Bebanlalu-lintas seluruhbebanhidup. Jangkawaktu aksi jembatan.

Lajur lalu-lintasbiasa lajuryangdiberimarkapadapermukaan untukmengendalikan lalu-lintas. satubagian tetapimengurangi respon total (menambah padabagianlainnya.C-9 .DzrtNtst Isrn. lajur lalu-lintasbiasa. adalah dari penghalang bagian dalamke penghalang lainnya jembatan 21.7 pembebanan dimana lalu lintasrencana bekeda 19.Atau apabila kerbtidak dipertinggi. artinyaaksitidakdapat dipisah kedalam salah satu yangmengurangi bagian keamanan bagian dan tainyangmenambah keamanan (misalnya pembebanan "T") Tersebar dimana bagian aksiyangmengurangi keamanan dapat diambilberbeda dengan bagianaksiyang menambah (misalnya.qn otN 17. Profil ruang bebas ukuranruangdengan syarat tertentu yaitumeliputitinggi bebas minimum jembatan jembatan tinggi bebas tertutup. Berat Beratdari suatubendaadalahgayagravitasi yang bekerjapadamassa benda (kN) tersebut Berat =massaxg dengan pengertian adalah g percepatan akibatgravitasi. keamanan) Tak dapatdipisah-pisahkan. Lebar dari ke lainnya. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. Lebar jalan lebarkeseluruhan jembatanyangdapatdigunakan dari termasuk oleh kendaraan. markamediandan markayang jalan membentang kerbyangdipertinggi kerbyang berupa strip. Lajur lalu lintas bagian dari lantaikendaraan yangdigunakan olehsuatu rangkaian kendaraan. 20. Bebannya disebut Beban"D" 18. Lajur lalu-lintas rencana stripdengan Lebar 5 m darijalur yangdigunakan 2. lebarbebas dan minimumterhadap banjir 22. Tipe aksi Dalamhal tertentu aksibisameningkatkan (mengurangi respon totaljembatan keamanan) padasalah jembatan.bahuyang diperkeras. keamanan bebanmati tambahan) 23.

0066 0.0109 0.0110 0.0116 0.0050 0.0062 0.0040 0.0163 Catatan: s pact< p max batasantulanganpmin Mu [N"mml.8235 2.9690 2.6120 3.0139 3.0136 3.d) Mu(bUz) AsU(b.5341 1.1353 3.4343 3.0085 0.2158 0.3064 1.0079 0.0121 0.0102 2.0130 0.0161 4.0103 0.0143 3.0080 0.0044 0.77M 2.0048 0.5901 3.0134 0.01s8 4.3208 3_U37 3.1618 2.1821 3.0069 0.0063 0.8666 1.0060 0.8062 3.0083 0.0132 0.0019 0.015S 4.d) Mu(M2) AsU(b"d) Mu(bd2) AsU(b"d) 1.0094 0.3923 1.0113 0.0073 0.0822 2.015i 4.0154 4.2749 3.0106 0.0077 0. 23 24 25 26 27 28.0131 0.2286 3.4493 1.2408 2.0065 0.015t 4.0099 0.0105 0.0038 0.0960 0.2146 2.729l 1.3891 3.0037 0.0084 0.016' 4.0070 0.0142 3.Aslbd.6461 1.0169 3.4792 3.6339 3.0138 3.4776 1.1032 1.014s 3.9209 1.3450 2.0123 0.8723 0.4480 2.0112 0.0645 3.0147 0.0047 0.7017 1.1325 1.0088 0.5015 3.8938 1.0137 3.016C 4-1762 0.0133 0.0152 4.0061 0.0882 3.0035 0.6182 1.6739 1.0147 3.8485 0.0086 0.7206 0.0057 0.72s0 2.2979 3.3664 3.0108 0.0078 0.6002 2.0163 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 '14 15 16 17 18 19 20 21 22.62il 2.0151 3.7002 2.5459 3.0135 0.0118 0.00.8393 1.il98 2.0096 0.2198 1.0051 0.0087 0.014e 3.1 Nilaipersentase tulangan baja.b [mml.0555 4.0042 0.4736 2.9750 2.0090 0.7845 1.7990 2.0046 0.4568 3.0144 3.8274 0.0043 0.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 20 MPa f1r = 400 MPa No Mu(bd2) AsU(b.9942 0.8695 0.0052 0.9480 1.0739 1.0125 0.9736 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.3966 2.0071 A.0114 0.0104 0.OO72 0.1882 2.3351 1.0352 0.015e 4.0141 0.00s9 0.0100 0.0098 0.0119 0.13il 2.2670 2.0058 0.0120 0.5238 3.0053 0.0095 0.85-0.0049 0.014S 3.0036 0.0126 0.0153 0.4118 3.0107 0.6754 2.0091 0.0555 2. 29 30 31 32 33 34 pl =0.4990 2.7849 0.0.7635 0.85 0.0045 0.2776 1.0089 0.5059 1.6504 2.8119 1.0064 0.5680 3.5622 1.0056 0.01{5 0.0148 3-9R22 .3638 1.0101 0.1162 0.9208 2.0111 0.1 18 1 3.2930 2.0067 0.9 0.014C 3.1562 0.0035 0.1088 2.8905 0.9529 0.0097 0.7570 1.9449 2.5902 1.0288 2.0054 0.1616 11sA7 1.0128 0.0055 0.0074 0.6774 0.6557 0.s245 2.0124 0.0093 0.0082 0.4122 0.1960 0.015C 3.2518 3.1587 3.7498 2.5751 2.8966 2.0081 0.9114 0.008 (fc'-30)= p ffiin = p max = 0.0117 0.0129 0.0075 0.d [mml Satuan: Ast [mm2] .0076 0.0068 2.0092 0.3709 2.6990 0.9930 3.0127 0.1362 0.8480 2.0407 3.4208 1.2487 1.0758 0.205m 3.0M1 0.7421 0.3191 2.4224 2.

8399 1.0202 0.12A2 2.0163 4.8682 1.0062 0.016S 4.3067 3.4083 1.0924 2.0110 0.2031 2.0187 0.0159 4.0100 0.6562 4.0132 0.0133 3.0113 0.2364 0.0081 0.0048 0.0105 0.9835 0.0201 0.0096 0.1428 1. b [mml.0102 0.4380 0.0193 0.5537 1.5247 1.0129 3.0068 0.4804 3.6360 2.0058 0.0079 0.0064 0.0203 Pl =0.0043 0.0948 5.0ttt 0.0176 0.'t7s5 2.3128 2.01214 4.2306 2.5024 2.1130 1.5260 0.3497 1.0120 0.0115 0.0161 4.2318 1.0134 3.8424 0.0140 3.0185 0.0189 0.9367 0.6891 2.0112 0.9765 3.0094 0.1682 0.285/ 2.0092 0.7682 2.0095 0.2 Nilaipersentase tulangan baja.1224 0.2580 2.0098 0.0167 4.0053 0.3203 1.2549 0.0148 4.5696 0.0022 3"0280 3.0072 0.0036 0.0052 0.9132 0.0165 4.0139 3.5826 1.1556 3-1809 3.5782 0-4127 3.475s 2.0143 3.0190 0.0180 0.8264 4.0150 4.0085 0.0196 0.0035 0.5539 0.0168 4.5049 3.1753 5.m78 0.0123 0.0046 0.5560 2.2591 0.6114 1.0183 0.3400 2:3672 0.7711 0.9100 4.0035 0.0114 0.0194 0.3936 0.0090 0.0138 3.0147 4.6976 '1.M85 2.0177 0.2614 1.0173 0.0154 4.0145 4.0122 0.0070 0.0075 0.0179 0.2817 3.9928 5.8187 0.0076 0.7832 1.0151 4.0049 0.6992 0.9601 0.2022 1.0078 0.0199 0.00SS 0.5040 0.3566 3.85 0.0082 0.0195 0.8988 2.85-0.berdasarkan penampang persegi tunggal tulangan denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok {^' - 25 MPa fy= 400 MPa No Mu/(bd') AsU(b-d) Mu/(bd') AsU(b.0061 0.2't52 5.6991 4.008(fc'-30)= p min = p ffioX = Catatian: b a t a s a n t u l a n g p m i ns p a c t < p m a x an Satuan: Mu [N"mml.0071 0.0149 4.0051 0.7472 0.1047 3.7415 2.0067 0.0133 5.0131 3.0994 0.4957 1.6626 2.0066 0.0084 0.0038 0.0184 0.0300 0.0174 0.0056 0.1453 0.0109 0.0191 0.0532 0.0142 3.0536 3.4557 3.8965 1.6094 2.0074 0.7944 2.4666 1.1725 1.5828 2.0831 1.2351 5.0792 3.1150 5.0136 3.0164 4.0130 3.0182 0.0065 0.0763 0.1302 3.0181 0.2062 3.0197 0.0047 0.8897 0.6402 1.0146 4.0171 4.0101 0.6130 0.4158 0.7418 4-7630 4.0200 0.9528 1.0033 0.2314 3-2566 3.6026 0.81 16 1.0077 0.19't0 0.0192 0.0097 0.0188 0.0045 0.2909 1.0103 0.7204 4.3815 3.0166 4.0198 0.0152 4.0039 0.0178 0.4600 0.0089 0.0162 4.0055 0.0121 0.8053 4.8206 2.3266 0.4063 3.0118 0.6346 4.0108 0.3790 1.0107 0.7155 2.9308 4.0116 0.0135 3.0073 0.3041 0.8468 2.4821 0.0170 4.4375 1.0337 5.5913 0.0041 0.0175 0.0068 0.0124 0.8728 2.9248 2.0050 0.0186 0.0126 3:.0037 0.0119 0.0106 0.0158 4.7547 1.9515 4.0156 4.0153 4.6268 0.0083 0. d [mml Ast [mm2l .0060 0.1479 2.0745 5.As/bd.0'172 4.momendesain(Mu)untuk LampiranA.0069 0.9808 2.0646 2.3490 0.2816 0.3317 3.8474 4.7261 1.0042 0.1352 5.0053 0.0063 0.9507 2.0057 0.0117 0.8683 4-8892 4.8661 0.9246 1.1953 5.5294 3.0128 3.0155 4.0157 4.2137 0.0086 0.6689 1.6752 0.0091 0.0080 t z J 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 zo 27 28 29 30 31 32 33 u 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 2-3944 2.7842 4.0141 3.5292 2.0104 0.0087 0.0203 0.6510 0.0040 0.0125 0.9722 4.4215 2.6776 4.7232 3.0160 4.0054 0.4310 3.1553 5.d) Mui(bd2) Asr/{b"d} Mu/(bd') Ast/(b"d) 1.3713 0.0541 5.7949 0.0088 0.0137 3.0088 2-0367 2.0044 0.

0129 0.0045 0.0050 0.0038 0.0073 0.5821 3.0053 0.3085 4.0048 0.0130 4.As/bd.7613 3.0148 0.9631 3.2588 2.8120 3.8135 2.1195 1.2955 3.5730 4.2698 1.0067 0.1170 2.3892 1.007S 0.1633 3.0069 0.0054 0.0133 0.0113 0.O142 0.0035 0.0116 0.3994 2.0082 0.il52 4.0101 0.6848 3.3594 1.t}8 4.1898 3.016r 0.0051 0.0077 0.0132 0.7862 2.5253 4.28d1 4.9220 2.0152 0.0095 0.015C 0.0M7 0.7425 1.6204 4.0094 0.0037 0.6492 2.8875 1.015e 0.9129 3.0104 0.0060 0.1370 4.berdasarkan momendesain(Mu) untuk penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' - 30 MPa ty- 400 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Mu/(bd2) Asu(b"d) Mu/(bdz) Asu(b-d) Mu(bdz) AsU(b*d) tuulFd2) Asu(b"d) 1.9760 3.0135 0.d [mml Satuan : Ast [mm2] .5077 1.5961 1.ffi14 4.4486 1.0166 0.4124 0.0118 0.2428 3.5667 1.0086 0.0163 0-0.2023 2.0565 3.9490 2.0141 O.7133 1.5940 2.6841 1.0070 0.0125 0.7867 3.0087 0.0158 0.0044 0.5109 2.0120 0.5373 1.2'.0057 0.0893 1.0049 0.0027 2.0134 0.0083 0.0379 4.8006 1.0123 0.2098 1.009€ 0.0108 0.0084 0.0061 0.3296 1.0035 0.0M6 0.0121 0.017( u p1 =0.1617 4.0126 0.4786 3.0145 0.0136 3.0102 3.4273 2.009€ 0.0063 0.2997 1.0147 0.0039 0.85-0.6335 3.0043 0.0059 0.0165 0.016C 0.6912 4-7147 0.0599 0.9740 2.2163 3.1367 3.3570 4.1798 1.0065 0.010C 0.0628 4.U33 2.4054 4A295 4.0146 0.85 0.0137 0.3152 2.4535 4.0117 0.'r54 0.0244 Catatan: 3 batasan tulanganpminpact< pmax Mu [N"mml.3812 4.3749 3.6078 3.2557 4.0119 0.0149 0.3218 3.1863 4.9881 4.3481 3.0075 0.6216 2.1496 1.4189 1.0029 0.0162 0.0151 0.0139 0-0140 0.LampiranA.008C 0.65€2 3.0092 0.73't6 2.5664 2.7358 3.5387 2.008 (fc'-30)= p min = p max = 0.0041 0.2306 2.0128 0.23s3 4.0297 3.4526 3.0078 0.0076 0.0085 0.0040 0.0036 0.3714 2.0091 0.0833 3.0122 0.4775 4.1100 3.015e 0.1123 4.7042 2.4552 2.8679 2.7716 1.0064 0.0153 0.6676 4.1455 2.0105 0.0096 0.9164 1.0056 0.9452 1.009€ 0.0111 0.4265 3.0144 0.0093 0.5563 3.0089 0.0109 0.4782 1.6767 2.0127 0.0885 2.5304 3.0062 0.8626 3.4fi2 0.8296 1.4831 2.1739 2.6255 1.0115 0.0066 0.AO72 0.0110 0.0876 4.0071 A.0138 0.016i 0.015i 0.0058 0.3 Nilaipersentase tulanganbaja.0143 0.0042 0.MA7 2.5967 4.0313 2.0161 0.0088 0.0114 0.b[mml.7589 2.0055 0.0154 0.8950 2.0074 0.M4A 4.5045 3.4004 3.2398 1.3328 4.0097 0.0131 0.016€ 0.0103 0.0107 0.0155 0.0130 0.0052 0.9380 3.2870 2.0081 0.8586 1.7103 3.0106 0.8373 3.3878 0.0068 2.2692 3.6548 1.

berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 30 MPa fy- 400 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Mu/(bd2) AsU6"d) 4.5702 5.0189 0.0188 Mu/(bd2)Asu(o"d) Mu/(bd2) Asu(b"d) Mul(bdz) AsU(b"d) 5.0186 0.008(fc'-30)= p min = p max = 0.1137 6.3961 5.7198 5.0239 0.0204 0.4 Nilaipersentase tulanganbaja.9468 4.0207 5.0203 0.1515 5.0230 0.0215 0.0171 0.6132 5.0837 5.2411 5.As/bd.0223 0.5269 5.0228 4.8462 5.9008 4.1063 5.0035 0.0214 0.5917 5.0244 0.0225 0.5053 5.3335 0.0224 0.0176 0.0236 0.3078 s.0220 0.2856 5.0155 5.1289 0.0219 0.2940 6.0216 A.0229 0.0173 0.4242 0.9707 5.9238' 4.7U8 4.9501 0.4222 0.9294 5.0218 0.0190 0.8777 4.0118 6.0177 0.2742 6.0208 0.0187 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.0195 0.0185 0.8314 4.8879 5.8546 4.0170 0.024C 0.6560 5.0243 0.3741 5.0232 0.0197 0.0193 0.0323 6.8253 s.0212 0.0178 0.7615 4.0209 0.0184 G.d[mml Ast [mm2l .5927 5.9913 6.0211 0.7622 5.6986 5.0180 0.85 0.2144 6.1943 6.0199 0.0192 0.5486 0.9698 4.7410 5.4617 5.3521 5.0238 0.8671 5.4180 5.0196 0.1340 6.b [mm].0213 0.1740 5.0175 0.0935 6.0194 0.7381 4.8081 4.0206 0.0172 0.0227 0.8043 5.0233 0.023s 0.0383 5.0241 4.0198 0.1743 6.0731 6.2*3 6.0181 0.2634 5.0210 0.0527 6.0234 0.A217 0.2344 6.1541 6.0610 5.7832 5.0244 Catatan: batasantulanganpmin3pactcpmax Satuan: Mu [N*mm].1964 5.9087 s.0174 0.0237 0.0179 0.0205 0.0221 0.0245 pl =0.3300 5.0183 0.0200 0.0191 0.7147 4.6346 5.0226 5.4399 5.0182 0.2188 5.0231 0.6773 5.4835 5.0202 0.3138 6.0201 0.85-0.

0121 0.2790 2.4265 1.4223 2.0155 0.0085 0.9802 4.0103 0.0111 4.3955 3.0139 0.N65 3.432 4.0035 0.0104 0.2214 2.6949 1.0114 0.0088 0.5302 3.0125 0.U15 4.3664 1.0138 0.1361 4.0037 0.0324 4-0584 4.2391 4.0082 0.0151 0.5362 2.0M9 0.0110 0.016C p1=0.2869 3.6372 3.0063 4.5078 2.0083 0.0077 0.6776 2.0141 0.0076 0.0044 0.5646 2.0118 0.1241 1.d) Mu/(bd2) AsU(b"d) 1.0086 0.0058 I I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 2.0084 0.0072 0.0071 0.2597 3.3964 1.A271 0.66s3 1.0105 0.1ils 1.4864 1.0042 0.f503 3.2648 4.0041 0.0157 0.0069 0.3141 3.Ofi2 0.0122 0.1228 3.7541 1.4565 't.(Mu)untuk desain momen LampiranA.3670 4.4178 4.0051 0.0054 0.0140 0.6494 2.0092 3.0073 0.468s 4.0145 0.1346 2.6905 0.s693 0.5163 1.3365 2.berdasarkan penampang persegi denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok tulangan tunggal fc' = 35 MPa ty- 400 MPa No 1 2 3 4 5 6 a t Mu/(od2) AsU(b"d) Mu/(bd') Ast/{b"d) Mu(Mz) Asu(b.0078 0.3651 2.85-0.3061 1.7245 1.3924 4.4509 2.1636 2.0113 0.0087 0.0152 0.6212 2.1102 4.0074 0.008(fc'-30)= p min = p rnsx = Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N"mml.A124 0.0953 3.0153 0.015€ 0.0106 0.0056 0.0055 0.0036 0.2502 2.0150 0.0047 0.1877 4.0146 0.0158 0.0149 0.5li62 1.0052 0.6356' 1.2456 1.0123 A.t777 3.7339 2.4495 3.0040 0.3077 2.0144 0.36M 3.0137 0.6105 3.4937 4.0126 3.6058 1.0143 0.3937 2.941 4.0148 0.01s€ 0.0108 0.0035 O.3413 3.0115 0.5838 3.1849 1.0080 0.0070 0.2904 4.0147 0.1619 4.0117 0.0091 0.0107 0.0120 0.0038 0.0057 0.7619 0-81 0.2051 3.2758 1.5529 2.7836 0.0678 3.2153 1.0116 0.s760 1. 4.0045 0.7057 2.0050 0.0142 0.2324 3.422s 3.0089 0:0090 0.5a Nilaipersentase tulangan baja.0843 4.0079 0.0053 0.1925 2.0081 0.0075 0.5190 4.d fmml Ast [mm2] .3362 1.'.6639 3.3160 4.1056 2.213l.5034 3.5570 3.0154 0.0046 0.0043 0.0048 0.b [mml.0119 0.0039 0.As/bd.0109 0.0936 1.4793 2.

9310 5.0245 0.0662 6.0175 0.4274 8.dlmml Ast [mm2l .0217 0.0173 0.39S4 5.1332 6.0220 0.0210 0.8657 6.0269 0.3272 5.7253 5.0194 0.0228 0.0513 7.0251 0.8400 5.8921 4.0224 0.027e 0.2317 5.2734 7.9083 s.9656 4.2881 6.5701 6.027e 0.3280 6.0189 0.0630 5.0238 0.469f AsU(b"d) Mu(bd2) Asu(b*d) Mu(bd2) AsU(b"d) Mu/(bd2) Asu(b*d) 0.0717 7.97€2 5.1933 7.8183 4.0205 0.0268 0.0207 0.0198 0.1114 s.8031 6.7441 6.U49 6.0886 6.29 4.0170 0.0104 7.As/bd.9073 6.3101 6.0241 0.0227 0.0230 0.026C 0.0272 0.0233 0.0188 0.6979 6.5862 5.0264 0.8856 5.0197 5.0202 0.2441 6.0239 0.0144 5.6555 6.0183 0.0184 0.0tgl 0.0208 0.2077 5.0180 0.7611 6.0181 0.0204 0.0186 0.4192 6.0266 0.0229 0.0223 0.1124 7.425/.0258 0.0261 0.0179 0.0255 0.9900 s.2134 7.0176 0.5487 6.1327 7.0213 0.1999 6.1555 6.4926 5.0387 s.81 0.9412 4.6791 5.0247 0.0252 0.0278 0.9693 6.4220 5.s395 5.6U2 6.0218 0.4409 6.3757 6.0177 0.1777 6.0244 0.0185 0.8865 6.0203 0.0267 0.7821 6.0222 0.028C 0.0236 0.0243 0.609s 5.b [mml.85-0.1597 5.2795 5.6327 5.9899 7.8/.0192 0.5915 6.3034 s.0199 0.0256 0-0257 0.7022 5.0242 0.4456 5.0921 7.0206 0.3s38 6.02s9 0.2557 5.5057 6.0225 6.9487 6.6129 6.4273 4.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 35 MPa ty- 400 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Mu/(M') 4.6767 6.0271 Catatan: b a t a s a n t u l a n g a n p < pn c t < p m a x mi a Satuan: Mu [N*mml.8676 4.0263 0.0253 6.0237 0.1731 7.0172 0.3747 5.008(fc'-30)= p min = p ffrox = 0.0035 0.0190 0.0209 0.0248 0.8628 5.7483 5.0250 0.7190 0-0226 0.0262 0.1529 7.1837 5.6s59 5.3320 6.0438 6.1109 0.0235 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.0246 0.027C 0.8240 6.0178 0.9988 6.3510 5.0213 6.0187 0.1356 5. 0.0219 0.0201 0.7713 s.0872 5.4625 6.2661 6.0200 0.0196 0.0249 0.0193 0.0214 0.4232 0.0182 0.9536 5.0271 0.5629 5.N33 0.5161 5.9167 4.0277 O.3974 6.7942 5.0174 0.4U1 6.2534 7.0211 0.8171 5.5272 6.0216 0.5b Nilaipersentase tulanganbaja.0212 0.0221 0.2220 6.0215 0.0281 pl =0.0265 0.0309 7.0234 0.0171 0.0240 0.O27e 0.2334 7.0195 0.0231 0.

0M8 0.8960 0.2941 2.5830 1.0133 0.2644 3.1888 1.016€ 0.015e 0.9269 2.0132 0.5840 2.4926 1.8820 1.0044 0.0116 0.3 0= = p min p rn€rx= 0.0139 0-Ot4C 0.0111 O.5078 4.0047 0.0099 0.9552 2.0035 0.8419 3.0053 0.017( 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 ) p 1= 0 .0037 0.1478 2.0067 0.7031 1.014€ 0.0101 0.0088 0.0843 4.5689 3.3756 3.27A8 4.0078 0.0M9 0.0058 0.1525 3.0963 3.0127 0.7332 3.0057 0.0086 0.7675 4.0575 4.5861 4.0075 0.014e 0. [mm].0096 0.0093 0.4034 3.0134 0.0682 0.6238 3.0094 0.6121 4.6786 3.0040 0.015C 0.8701 2.0064 0.8960 3.45il 4.8148 3.0107 0.3412 1.0113 0.1911 4.0114 0.2649 2.0151 0.0070 0.6512 3.t84 2.3237 4.0098 0.7847 2.7927 't.7275 2.77 0.0081 0.0071 O.2499 1.0046 0.0056 0.0104 0.0039 0.0082 0.2442 4.8704 4.0079 0.0076 0.0142 0.0145 0.0400 3.A124 0.6381 4.0108 0.0129 0.6900 4.0126 0.3716 1.mm].0051 0.1244 3.0109 0.2177 4.1'.8190 4.U47 4.0069 0.0119 0.3233 2.015€ 0.0106 0.8985 2.7561 2.0085 0.9769 4.0061 0.0153 0.5964 3.6131 1.5600 4.1111 4.0063 0.4311 3.2972 4.0120 0.6731 1.0066 0.0060 0.0125 0.0077 0.2357 2.0103 0.0036 0.9500 3.4863 3.0074 0.2194 1.0300 2.berdasarkan momendesain(Mu) untuk penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 40 MPa fy= 400 MPa No Mul(bd') AsU(b*d) Mu/(bd2) AsU(b.0135 0.As/bd.48'16 4.s339 4.0092 0.1771 2.0147 0.0038 0.1805 3.1644 4.016: 0.Lampiran A.4974 2.006s 2.6989 2.0105 0.8522 1.6641 4.0095 0.0 .4105 2.0041 0.280/ 1.5414 3.0154 0.0052 0.381s 2.0042 0.8132 2.0050 0.0143 0.0110 0.9116 1.0073 0.0100 0.8/.0080 0.1378 4.0090 0.3201 3.7876 3.9835 3.0087 0.0118 3.5228 1.6a Nilaipersentase tulanganbaja.0097 0.A'IQ 0.0141 0.0038 0.016S 0.0043 0.0065 0.7604 3.0121 0.6128 2.0969 1.4322 1-4624 1.2085 3.0005 2.0295 Catatan: b a t a s a n t u l a n g a n ps pia c t < p m a x m n b Satuan: Mu [N.0307 4.20U 2.016e 0.0055 0.015i 0.0053 0.6431 1.0083 0_0084 0.9230 3.d lmml Ast [mm2l .0137 0.4395 2.d) Mu/(bd2) Ast/(b"d) Mu/(M2) AsU(b"d) 1.0131 0.3524 2.5263 2.0035 0.5552 2.7933 4.0890 0.0161 0.0118 0.016C 0.7330 1.4685 2.0102 3.8225 1.0122 0.0054 0.0136 4.0128 0.2922 3.0148 0.4s87 3.3108 1.0115 0. 0 0 8 ( f c ' .3475 3.0045 0.0117 0.01s€ 0.7417 4.028 4.6702 2.0162 0.7059 3.OA72 0.5139 3.4291 4.8690 3.0123 A.016€ 0.5529 1. 8 5 .7628 1.4013 1.0144 0.0167 0.0152 0.9413 1.015e 0.1276 1.0130 0.2364 3.3765 4r'.0138 0.0062 0.7159 4.3501 4.M15 2.1582 1.0595 2.0091 0.17 2.9709 2.0089 0.0'f64 0.

0194 0.4005 5.37s6 5.3876 6.3M2 6.0099 6.0743 5.5498 6.LampiranA.0187 0.008(fc'-30)= p min = p max = 0.O27e 0.3114 7.1361 7.0273 4.0172 0.0211 0.0180 0.1753 5.0272 0.02s1 0.0229 0.2896 0.6.8911 6.8686 6.7329 6.0234 0.0215 0.AnE A.0233 0.0171 0.0199 0.9140 5.0338 6.0203 5.0250 0.9981 5.0228 0.6959 5-7203 0.7556 6.0177 0.0178 0.0257 0.0265 0.0285 0.0197 0.6.0267 0.7101 6.0195 0.3331 7.0814 6.0260 0.2005 5.9860 6.9620 5.4341 6.4292 0.6416 6.0576 6.dlmml Ast [mm2] .0230 0.0238 0.2706 6.0223 0.0184 0.0295 Catatan: S tulanganpminpact< pmax batasan Satuan: Mu [N"mml.4412 7.3409 6.6il7 7.0209 0.5242 5.029C 0.1289 6.8461 6.5958 6.8019 0.9360 6.2240 7.0181 0.3s48 7.0264 0.3175 6. 5.| 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 pl = 0.0254 0.1581 7.0224 0.0217 0.4628 7.4573 6.0241 0.0189 0.1763 6.02.028S 0.0173 0.1245 5.8416 5.7689 5.0193 0.27ffi s.0697 7.0475 7.0240 0.0247 0.7600 7.202't 7.0213 0.0030 7.0176 0.6969 7.0252 0.6645 6.0186 0.0207 0.7180 7.0220 0.8174 5.4197 7.0198 0.0249 0.0919 7.0201 0.0210 0.77 0.2940 .5489 5.0256 0.0206 0.0278 0.ilU 7.1999 6.0170 0.4842 7.0282 0.0205 0.029t I 2 3 4 5 6 7 I I 10 1'.5911 7.0218 0.0222 0.2471 6.4108 6.0239 0.As/bd.8960 4.0208 0.A225 0.0216 0.5271 7.0259 0.0270 A.M71 5.7446 5.8009 6.5735 5.0269 0.028t 0.5267 0.0235 5.3507 5.5698 7.01s2 0.1052 6.d) Mu/(bo2) AsU(b"d) Mu(bd') Asu(b"d) Mu/(bd2) AsU(b.0255 0.4245 4.9216 4.0243 0.2507 5.8658 5.0174 0.6715 5.4253.berdasarkan penampang persegitulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 40 MPa ry= 400 MPa No Mu/(bd2) AsU(b.5728 6.0242 0.028i 0.0191 0.67s8 7.5980 5.9726 4.0190 0.3765 7.0489 5.0232 0.0204 0.1s26 6.4996 5.0268 0.9807 7.0258 0.028C 0.027e 0.0261 0.0175 0.3008 s.0263 0.0192 0.1140 7.0196 0.187 6.b[mm].7932 5.2455 7.0283 0.0266 0.6226 5.0235 0.3981 7.6b Nilaipersentase momendesain(Mu)untuk tulangan baja.022e 0.0291 0.8899 s.0236 0.d) 4.2256 s.0274 A.0179 0.7783 6.0271 7.2678 7.025? 7.6123 7.1801 7.0244 0.9584 6.7810 7.0996 5.0221 0.0246 4..4501 s.6335 7.0237 6.9380 5.0035 0.0291 A.0188 0.0231 0.4748 5.0219 0.7390 7.029: 0.6873 6.0214 0.62 0.0212 0.0277 0.9136 6.0227 0.1501 5.0253 0.4805 6.0200 0.5057 7.0183 0.8235 6.0286 0.9471 4.0248 0.85-0.5036 6.4202 0.0281 0.028/i 0.3258 s.2235 6.0185 0.

0148 0.0112 0.0078 0.0076 0.0094 0.5228 f .3523 1.7744 2.0149 0.0135 0.0120 0.0191 0.7002 2-7151 0.018S 0.1091 1.0134 0.8333 2.0152 0.0151 0.0104 0.0138 0.0137 0.85-0.0787 3.0145 0.1616 1.0119 0.0123 A.8918 2.0121 0.6238 1.0132 0.4037 1.0019 2.018C 0.0096 0.1441 1.6906 1.0271 Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N*mml.8064 1.8393 1.1 2.9786 2.6404 2.0109 0.0126 0.0065 0.1914 3.1070 0.0164 0.O3r'.3657 2. 1.momendesain(Mu) untuk Lampiran A.0058 0.0128 0.0645 3.0095 0.9M7 1.5801 2.0144 0.8229 1.0116 0.8039 2.0142 0.0091 AsU(b*d) Mu/(bd2) AsU(b"d) Mu/(bd2) AsU(b"d) 0.6739 1.2314 1.5194 2.0165 0.7597 2.0082 0.303s 2.1774 3.0089 0.1460 2.0085 0.0143 0.7238 1.0079 0.0097 0.0118 0.&r05 0.2054 0.0063 0.5498 2.0100 0.1935 s-tx2 3.98s8 2.2408 2.7A72 1.ffi26 2.4719 1.0150 0.0822 2.1966 1.1618 2.4208 1.8480 2.0162 0.0192 0-0193 p1=0.1791 1. 2.3191 2.6853 2.CI187 0.0163 0.2565 2.0139 0_0140 0.0080 0.0059 0.6103 2:62.2722 2.3346 2.5952 2.3966 2.A217 3.0093 0.7900 1.7a Nilaipersentase tulangan baja.d [mm] Ast [mm2] .0075 0.017€ 0.0084 0.57y 1.659 2.0153 0.0108 0.1301 2.0131 0.8772 2.7448 2.730A 2.0099 0.0181 0.1777 2.4121 2.0101 0.0069 0.0127 0.2487 1.0083 0.8720 1.4582 2.5650 2.0074 0.018: 0.0130 0.0058 0.7570 1.0s02 3.2839.9208 2.0092 0.0166 0.1353 3.2660 1.0173 4.9372 1.4889 1.5346 2.4379 1.3866 1.3179 1.7404 1.0133 0.85 0.016C 0.3695 1.1142 2.4889 2.0077 0.0161 0.9642 2.9696 1.019C 0.2140 1.0111 0.7735 1.2251 2.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' - 20 MPa ry- 244 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 f6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 Mu/(bd2) AsU(b"d) Mu(bd') 1.9353 2-9498 2.2A93 2.9209 1.0136 0.0169 0.0502 2.5397 1.0098 0.0915 1.4429 2.0154 0.0171 0.6573 1.7892 2.0156 0.0103 0.0073 0.0177 0.OA72 0.0179 0.5s66 1.8557 1.0185 0.0158 o0159 2.5041 2.0081 0.0067 0.0068 0.0125 2.$175 0.3351 1.00il 0.0073 3.0115 0.0061 0.0172 0.0087 0.1494 3.0102 0.0168 S.0088 0.0155 0.016i 0.0117 0.1634 3.4275 2.0106 0.0071 A.018€ 0.0090 0.5902 1.0114 0.018e 1.8186 2.0360 3.9534 1.OQ4 0.9063 2.0060 0.0107 0.0070 0.0105 0.67M 2.3006 1.008(fc'-30)= p min = p max = 0.0129 0.0147 0.0178 0.0146 0.0110 0.0066 0.0062 0.A662 2.0174 0.4549 't.9930 3.2878 2.0739 1.0180 2.5059 1.0141 0.3812 2.0929 3.0113 0.1266 1.8884 1.4736 2.b[mm].0182 0.0184 0.017C 0.0157 0.0086 0.O't22 0.As/bd.6070 1.A982 2.3502 2.

0208 0.0250 0.0234 0.0261 0.0222 0.3710 3.8695 3.0920 41041 4.7421 3.0220 0.As/M.1522 4.0271 Gatatan: batasantulanganpminspact<pmax b Satuan: Mu [N*mml.8062 3.d [mml Ast [mm2] .0218 0.1881 4.0249 0.0264 0.9322 3.8569 3.2610 3.0252 0:0253 0.0248 0.0311 4.0238 0.5459 3.3162 3.0201 0.9571 3.9695 3.0230 0.2749 3.8947 3. berdasarkan LampiranA.0000 0.0058 0.0242 0.0197 0.0198 0.0255 0.0262 0.5988 3.9819 3.7292 3.0207 0.0203 0.1762 4.0226 0.0204 0.1642 4.2118 0.0677 0.0000 0.0065 4.0199 0.6513 3.0000 0.023s 0.0259 4.3300 3.2333 3.5193 3.0215 p1=0.0256 0.6382 3.0219 0.5857 3.9197 3.3982 3.0232 0.62s1 3.0243 0.9A72 3.0000 0.5724 3.7934 0.0228 0.027C 0.0000 0.4658 3.0205 0.4523 3.7163 3.7678 3.6120 3.0251 0.026€ 0.0433 4.6644 3.7806 3.8443 3.0233 0.0223 A.1162 4.0210 0.0240 A.0239 0.6774 3.a247 0.0200 0.0221 0.0213 0.7550 3.0555 4.0257 0.008(fc'-30)= p min = p max = 0.0231 0.026S 0.2887 3.026c 0.1402 4.5s92 3.A224 4.0209 0.0000 0_0000 0.0241 CI.0217 0.85-0.69M 3.3573 3.9447 3.1282 4.0206 0.0245 0.8316 3.4388 3.0000 0.momendesain(Mu) untuk baja.0195 0.0194 0.5326 3.0214 0.8189 3.0799 4.0266 0.0216 0.0244 0.026i 0.4118 3.1999 4.0212 0.3437 3.0265 0.0227 0.2194 3.7034 3.9942 4.0258 0.0236 0.0263 0.4253 3.0211 0.0237 3.4926 3.4792 3.0271 3.4225 0.3M6 3.0188 4.0246 0.7b Nilaipersentase tulangan penampang persegi denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok tulangan tunggal fc' = 20 MPa fi1 = 24A MPa No 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 Mu/(bd2) AsUb"d) Mu/(Mz) Asu(b*d) Mu(bdz) Asu(b"d) vtu/(bdz)Asu(b"d) 3.3025 3.0000 0.2472 3.0202 0.0196 0.5060 0. [mmJ.0229 0.85 0.0000 0.0254 0.8821 3.

0120 0.momendesain(Mu)untuk LampiranA.0090 0.018e 0.2012 3.0118 0.008(fc'-30)= p min = p max = 0.0139 0.3672 2.0110 0.0172 0.5131 2.0081 0.0171 0.0068 0.7319 1.7366 2.0191 0.2081 1.5774 2.9359 1.0098 0.0112 0.0142 0.4809 2.0166 0.7147 1.0945 3.0169 0.5073 1.2854 2..007s 0.0093 0.3835 2.3/i97 1.0145 0.0063 0.1708 3.7832 1.9864 2.0367 2.0143 0.6459 1.6632 0.4375 1.0182 0.9092 2.0149 0.0154 0.9021 1.0160 0.0179 0.5292 2.0085 0.8936 2.0080 0.1010 1.0339 Catatan: b a t a s a n t u l a n g a n ps pn c t < p m a x mi a Satuan: Mu [N"mm].1556 3.0702 2.0535 2.4161 2.0106 0.0111 0.0097 0.0117 0.0113 0.3144 1_3321 1.0831 1.0022 3-0177 3.0204 2.4485 2.2526 2.0099 0.7661 1.0105 0.9558 2.6054 2.9103 2.011s 0.0792 3.2314 3.0161 0.berdasarkan = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok penampang persegi tulangan tunggaldenganb fc' = 25 MPa ty= 240 MPa No Mu/(bdz) AsU(b.2465 3.0144 0.0133 0.3s09 2.0f29 0.0079 0.8a Nilaipersentase tulanganbaja.5594 1.5247 1.0069 0.2690 2.018C 0.0096 0.2436 1.7839 0.0108 0.1700 2.4647 2.0153 0.0061 0.0177 0.0165 0.0168 0.0060 0.2196 2.5941 1.0076 0.8468 2.0116 0.0140 0.2791 1.1403 3.0128 0.6414 2.1098 ?.81il 2.0134 0.0132 0.0104 0.1368 1.6976 1.0174 O.0148 0.018i 0.0{07 0.3849 1.0065 0.0072 0.0127 0.0136 0.6732 2.0170 0.0059 0.0095 0.1725 1.0109 0.8002 1.2968 1.2614 1.0638 3.4323 2.il53 2.0150 0.0176 0.4724 1.6287 1.As/bd.0091 1.d) Mu/(bd2) AsU(b*d) Mu/(od2) AsU(b-d) Mu/(bd2) Asu(b"d) 1.7049 2.0155 0.U2'.s768 1.Ot75 0.1903 1.019C 0.0141 0.0163 0.0188 0.2163 3.0151 0.0088 0.1860 3.0064 0.6254 2.3346 2.0070 0.0103 0.2361 0.0074 0.0f59 2.0086 0.6114 1.0138 0.d [mml Ast [mm2] .7682 2.9528 1.0137 0.7208 2.1 1.8852 1.6804 1.0122 0.M85 3.8682 1.0126 0.0087 0.0'121 0.9248 2.3998 2.1il7 1.0156 0.0158 0.0066 0.6891 2.0089 0.1035 2.2767 3.1202 2.0084 0.0077 0.6573 2.9190 1.8311 2.4899 1.2917 3-3067 0.0114 0.4970 2.1368 2.85-0.4024 1.0062 0.0135 0.0869 2.0092 0.0192 CI-0193 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 pl =0.0058 0.9696 1.0146 0.0131 0.85 0.4550 1.0094 0.b[mm].2031 2.0178 0.2259 1.0100 0.018€ 0.8513 1.0119 0.0078 0.7524 2.5934 2.7997 2.0167 0.7490 1.0173 0.8343 1.1189 1.8780 2.2616 3.0130 0.8173 1.0152 0.0184 0.0123 0.3673 1.8624 2.0183 0.0147 0.0331 3.0082 0.9713 2.0073 0.1251 3.0164 0.3018 23182 2.0185 0.s614 2.0083 0.0071 0.1865 2.0032 2.0102 0.0162 0.4200 1.0067 0.0101 0.0124 0.0157 0.9868 3.0181 0.0125 2.0058 0.15U 2.

0294 0.23el 4.0203 0.4645 4.0329 0.48s3 3.0259 0.0308 0.1132 4.0293 0.0290 0.0010 5.0214 0.8011 4.9017 4.8390 0.0207 0.0327 0.0210 0.0230 4.8330 3.0201 0.6026 3.0237 0.7119 4.0289 0.1593 5.0272 0.0243 0.0312 0.4113 3.3s79 Ast/(b"d} Mul(bd2) AsU(b"d) Mul(bdz) Asu(b"d) 0.0285 0.9886 5.951s 4.0283 0.2500 4.0273 A.0239 0.9763 4.7472 3.0250 0.0320 0.0274 4.3367 3.9038 3.788/ 4.0256 0.0205 0.0745 5.0021 4.A252 0.0249 0.8472 0.4247 0.0284 0.1833 5.2549 5.0578 4.0292 0.5957 4.9391 4.8137 4.1269 4.0307 0.024r'.0298 0.0265 0.0241 0.0200 0.0224 0.d[mm] Ast [mm2] .2228 4.1819 4.0235 0.0278 0.0296 0.0254 0.1'110 5.3847 4.008(fc'-30)= p min = p max = 0.3881 4.8642 4.1il4 4.0291 0.3176 4.0988 5.0269 0.2636 4.1713 5.2771 4.0300 4.0305 0.1231 5.0198 0.0282 0.5172 4.0316 0.4777 4.1682 4.U45 4.8767 4.7616 3.6087 4.7757 4.0261 0.0303 0.0217 0.3964 3.0281 0.0304 1 2 3 4 5 o 7 8 I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 3.0332 0.4557 3.0334 0.3041 4.0333 0.0326 0.6896 3.LampiranA.0311 0.7902 3.02s5 0.0238 0.0262 0.0215 0.0267 4.0328 0.0336 0.0161 4.0319 0.2311 5.0275 0.1955 4.0270 0.9461 3.4223 0.5587 3.0331 0.2073 5.8897 3.0310 0.2092 4.6/75 4.1407 4.0242 0.02s6 5.0287 0.3713 4.6462 3.0221 0.0248 0.0206 0.0867 5.7630 4.6734 4.0236 0.2906 4.0994 4.0133 5.6752 3.3311 4.2430 5.il41 3.5826 4.0209 0.7759 3.4114 4.0226 4.0855 4.9601 3.0315 0.1352 s.0196 0.3517 3.9179 3.0263 4.9267 4.0208 0.0195 0.033i 0.0300 0.0314 0.0324 0.0276 0.5294 3.6346 4.0280 0.0277 0.1472 5.0258 0.0216 0.032s 0.0213 0.0058 0.4405 3.0337 0-0338 0.As/bd.0309 0.5147 3.0266 0.8516 4.5696 4.0204 0.0222 0.8614 3.0268 0.0295 0.42U 0.0286 0.0330 0.9639 4.berdasarkan tulangan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' - 25 MPa fy- 244 MPa No Mu(bd') Ast(b"d) Mu{bd') 3.0211 0.490S 4.6607 3.9142 4.0219 0.A717 4.5040 4.8264 4.0302 0.6217 4.9320 3.71&4 3.0260 0.85 0.0339 Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N*mml.0231 0.0501 5.2192 5.026/' 0.5000 3.7328 3.2667 0.0199 0.7375 4.0253 0.0228 0.3217 3.5565 4.5880 3.4380 4.7040 3:.0232 0.0218 0.0323 0.0197 0.0245 00246 0.4512 4.0339 p1=0.b[mm].0301 0.8187 3.0623 5.0279 0.8892 4.6171 3.0194 0.0439 4.0318 0.4261 3.0220 A.8b Nilaipersentase momendesain(Mu)untuk baja.0288 0.7247 4.0225 0.85-0.0299 0.6317 3.0229 0.0306 0.8755 3.5303 45434 4.4705 3.3815 3.0271 0.6862 4.3666 3.0378 5.0212 0.5734 3.0313 0.6991 4.0297 0.7503 4.9741 3.0227 0.6605 4.8045 3.0317 0.0321 0.0240 0.0322 0.0257 0.4247 4.0202 0.1953 5.0251 0. 0.0233 0.3980 4.

0174 0-0f 75 0.A726 3-0886 31a47 3.0428 2.5 0.0096 0.1M5 3.1436 1.1625.0163 0.3113 3.0165 0.0084 0:0085 0.0942 2.6822 2.0131 0.1207 3.85-0.8006 1.0192 0-0193 pl =0.1074 1.2878 1:3057 1.9394 1.12U 2.0069 0.0077 0.0070 o.341s 1.0122 0.9112 2.0181 0.OOZt O.0169 0.0064 0.4130 1.0151 0.4486 1.0067 0.0128 0.0157 0.0111 0.0150 0.0126 0.M06 0.2136 2.0164 0.0095 0.1455 2.26l.0167 0.0084 2.0120 0.0189 0.9274 2.5664 2.0145 0.0771 2.0154 0.4998 2.0091 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 1.d) Mu/(bd2) Asu(b"d) Mul(M2) AsU(b*d) 1.9048 1.0062 0.0124 0.0099 0.0191 0.5830 2.0073 0.0121 0.0100 0.5165 2.0087 0.0170 0.7316 2.2475 2.1798 1.d) Mu/(bd2) AsU(b.0s65 3.7483 1.0113 0.279T 3.4831 2.0118 O.1686 3.0063 0.6161 2.5996 2.2639 3.0074 0.b[mml.0088 0.9598 2.0184 0.0185 0.0102 0.01tg 0.7808 2.3773 1.0147 0.0148 0.1978 1.0101 0.0083 3.6987 2.0127 0.0136 0.4162 2/.0173 0.0144 0.Ot87 0.7151 2.0075 0:0076 0.5549 1.0161 0.0177 0.3271 3.5-726 1.0093 0.0130 0.2004 3.0153 0.0108 0.2955 3.0082 0.359t 1.8624 2.3489 2.0103 0.5903 1.6782 0.0081 0.berdasarkan = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok penampang persegi tulangan tunggaldenganb fc' - 30 MPa fy= 240 MPa No Mu/(bd2) Asu(b.2983 2.0097 0.0134 0.8702 1.4664 2.4256 2.2338 1.0032 0.0188 0.0110 0.0065 0.6431 1.d [mml Ast [mm2] .0159 2.0066 0.6255 1.0179 0.U28 3.2518 1.0893 1.0155 0.992i 3.0061 0..0098 0.0137 0.1617 1.3826 2.4308 1.3743 0.1796 2.0109 0.94:36 2.0090 0.0129 0.5373 1.0142 0.008(fc'-30)= p min = p max = Catatan: batasantulanganpminSpactcpmax Satuan: Mu [N.8180 1.9760 2.2698 1.0138 0.0078 0.0160 0.6327 2.7133 1.0114 0.8528 1.AO72 0.019C 0.9567 1.0176 0.0166 0.M05 3.0182 0.0143 0.3994 2.8135 2.8787 2.'t113 2.0156 0.0086 0.2163 3.3236 1.0058 0.329 2.6958 1.1367 3.6079 1.0158 0.0125 2.6607 1.0171 0.3586 3.0115 0.5498 2.83il 1.0186 O.1255 1.0059 0.9a Nilaipersentase tulangan baja.8950 2.5740 1.3658 2.mml.0139 0.Aslbd.0079 0.0112 0.7480 2.0133 0.0135 0.0152 0.0104 0.1s26 3.66s7 2.8298 0.7971 2.76s8 1-7832 1.0146 0.0089 0.8461 2.85 0.0140 0.0s99 2.0068 0.s018 1.0083 0.0060 0.0117 0.4497 2.0168 0.0183 0.0080 0.2158 1.3152 2.0178 0.0162 0.9222 1.4841 1.0141 0.6492 2.0123 0.2322 3.2481 3.0116 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.3951 1.7308 1.9912 2.0058 0.0094 0.5196 1.0132 0.0180 0.3321 2.7644 2.2306 2.5331 2. 2.0149 0.4663 1.0172 0.0244 3.8875 1.1966 2.0105 0"0106 0_0107 0.2814 2.

W4 4.0260 0.3300 5.2695 4.8128 4.0228 0.3425 4.0315 0.0276 4.0286 0.0285 0.d) Mu(bdz) Asv(b'd) Mu{bdz) Asu(b"d) 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 .0312 0.O32e p1 =0.8828 3.0259 0.9881 4.031C 0.3133 4.021'l 0.A227 3.0210 0.1666 4.8267 4.1074 4.5304 3.031.0195 0.0240 0.1018 5.5014 4.0221.2255 4.0406 0.5158 4.030C 0.0233 0.032€ 0.0238 0.0270 0.0291 4.0246 0.7848 4.5301 4.8823 0. 0.0207 0.9789 4.7006 4.2U1 4.9b Nilaipersentase tulangan baja.6848 3.0234 0.4994 3.0287 0.0308 0.7287 4.4272 0.0200 0.5924 3.0239 0.9581 3.4150 4.0251 0.0257 0.42M 0.0215 0.1829 5.0303 0.0213 A.9280 3.1289 5.0248 0.5872 4.1222 4.berdasarkan = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok penampang persegi tulangan tunggal denganb fc' - 30 MPa ry- 240 MPa No Mu/(bd2) AsU(b"d) Mu/(bo2) AsU(b.0279 0.7613 3.8962 4.7233 5.3570 4.0217 0.8407 4.8070 3.0230 0.0266 0.0304 0.7001 3.7765 3.0196 0.0209 0.0925 4.5730 4.2098 5.0882 5.1813 4.169s 5.As/bd.3860 4-4005 0.0222 4.0205 0.0265 0.0314 0.0301 0.4727 4.5587 4.0197 0.0318 0.8546 4.6582 45723 4.0242 C0243 0.7147 4.0292 0.3167 5.74ffi 3.1961 4.U40 4.0226 A.0273 0.0277 0.6387 3.4682 3.9100 4.0305 0.4526 3.6865 4.1518 4.2768 5.0329 4.0289 0.7568 4.3900 3.0261 4.7428 4.6157 4.4370 3.6014 4.0274 0.0268 0.032C 0.8373 3.1425 sJ560 5.m* 5.0263 0.0307 0.4838 3.0306 0.9927 5.0064 5"0201 5.0610 s.4213 3.0293 0.5460 3.9731 3.0219 0.0325 0.42il 0:0255 0.0201 0.2s49 4.0258 0.0281 0.0328 0.0031 4.0296 0.8685 4.85 0.0236 0.66% 3.0237 0.0225 0.0223 0.5615 3.2367 5.0224 0.031S 0.0220 A.0216 0.4262 0.0311 0.4439 4.0264 0.0231 0.71* 3.M74 5.0229 0.0204 0.0746 5.0297 0-0298 C"029e 0.0275 0.0313 0.6078 3.4322 O:0323 0.0202 0:0203 0.d [mm] Ast [mm2] .0199 0.1154 5.5769 3.7307 3.0271 0.4583 4.0256 0.9129 3.0206 0.0249 0.0777 4.7988 4.0208 0.0302 0.0288 0.0212 0.9430 3.2987 4.momendesain(Mu) untuk LampiranA.7 0.9514 4.008(fc'-30)= p min = p max = Catatan: batasantulanganpminspact<pmax Satuan: Mu [N*mml.2108 4.0337 5.3034 5.9238 4-93V6 4.0324 0.0309 0.0283 0.371s 4.a282 0.0218 0.3279 4.0252 0.A214 0.6233 3.85-0.1964 5.2500 5.4057 3.8676 3.2402 4.0294 0:0295 4.4295 4.8979 0.0250 0.3432 0.5149 3.0280 0.31 32 33 g 3.2901 5.024s 0.0327 0.0232 0.0241 0.0628 4.0194 0.04'79 4.0267 0.0058 0.4871 4.6299 4.0180 4.0253 0.0321 4.7708 4.8222 3.0198 0.0235 0.0284 0.1370 4.0269 0.6541 3.9652 4.b[mm].7918 3.0278 0.0290 0.0247 0.0316 0.8s25 3.

0366 0.0362 0.0333 0.M32 5.1178 6.0386 6.2861 6.4617 5.0368 0.0393 0.0350 0.O2 0.5399 5.0391 0.0375 0.0354 0.9460 5.0387 0.1903 6.0360 0.99il 6.0382 0.2144 6.9584 5.0339 o.OS+O 0.7706 5.0335 0.039S 0.85 0.9707 5.0353 0.0376 0.2383 6.9c Nilaipersentase penampang persegi tulangan tunggal denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 30 MPa fy= 240 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 Mu/(bd') AsU(b"d) Mu/(bd') AsU(b*d) Mul(bd2) Asy(b"d) Mu/(bd2) Asy(b-d) 5.3961 5.00s8 0.0568 6.2622 6.n64 6.0394 0.0363 0.berdasarkan tulangan Lampiran A.3697 5.0380 0.0383 0.0398 0.b [mm].9831 5.2742 6.0342 0.6175 5.0331 0.0349 0.0370 0.1783 6.0344 0.039€ 0.3 0 ) = (fc' Pmin= P m a x= 0.0395 0.0373 0.0405 pl = 0.8085 s.1420 6.5658 5.0341 0.0385 0.4224 5.0351 0.0364 0.0381 0.0077 6.9211 5.0334 0.6944 5.2503 6.0379 0.7071 5.0357 0.4748 5.0338 0.As/bd.1299 6.0336 0.0200 6.cr'.8336 0.8587 5.0384 0.0371 0.0330 0.040C 0.0397 0.0378 0.0813 6.0369 0.0361 0.3829 5.2A24 6.8462 5.5917 0.0356 0.4355 5.8211 5.0935 6.0377 0.0374 0.039C 0.6303 5.0323 6.s009 5.d[mm] Ast [mm2] .0691 0.1662 6.0359 0.0346 0.9087 s.0372 0.4879 5.7579 5.0388 0-038S 0.7198 5.momendesain(Mu) untuk baja.0404 0.0.85.0392 0.7326 5.0345 0.0358 0.0403 0.5139 5.0367 5.4486 5.1056 6.0406 Catatan: batasantulanganpmin S p act < p max Satuan: Mu [N"mm].5529 5.0332 0.0347 0.7832 5.0355 0.0352 0.6560 5.s269 5.s788 5.0446 6.0337 0.9336 5.2975 0.356s 5.0365 0.1s41 6.M01 A.008 .8837 5.6046 5.8962 s.4092 5.6816 5.0348 5.8712 5.7453 5.6688 5.7959 5.0343 0.

3135 3.0tSi I pl = 0.2481 3.M67 2.1165 2.0189 0.7{63 2.d [mml Ast [mm2] .4177 0.0192 0.2972 3.6051 1.6gli2 1.0195 0.1513 2.1331 '0.0:tgl 0.0093 0.5258 0.3070 2.00621 1.01{2 0.01001 2.6148 2.4273 3.013613.1001 0.0109 0.7297 1.2153 3.0108 0.0162 0.3587 0.3623 3.o071l 1.0119 0.0128 0.4445 o.0087 0.5128 0.0671 0.0143 0.eer'.0114 0.0642 2.2085 1.4596 34758 0.2448 1.momendesain(Mu) untuk tulangan baja.00641 1.00691 1.1989 3.0075 0.8W2 2.014213.0110 0.2267 1.014013.6230 1.0159 0.4787 0.7500 2:.3786 3.0154 0.339 2.9416 0.5979 2.0s05 0.01041 2.0077 0.2645 3.0084 0.1860 2.0163 3.8889 0.0150 0.0082 0.0176 0. 1 1 6 7 0 .8183 0.3536 1.9U3 0.0156 0.2553 2.00671 1.6318 2.3716 1.2725 2.4617 1-4797 1.67e/1.0oe6l 2.1496 3.8004 2.0836 0.0008 0.013413.4437 1.0149 0.0181 0.3930 0.0194 0.00701 1.01321 2.0118 0.013513.81 0.013813.e50e 0.il69 ! I 0.00721 1..3298 3.0088 0.0090 0.013e13.0122 0.0193 0.0063l 1.3759 0.83s9 I 0.008 .0126 0.01311 0.0157 0.0187 0.2033 2.0094 0.8507 2.9942 2.0155 0.0079 0.0170 0.01641 2.0146 0.4273 0.0164 0.012s 0.0151 0.0085 0.8675 2.As/bd.01071 2.5694 1.4102 0.016E 0.6825 2.0116 0.0152 0.7829 0.4957 0.0124 0.6586 1.0174 0.5156 1.0174 3 0.1s38 1.0137i 3.z 0.2630 1.0184 0.8536 0-00681 1.0340 0.7837 2.7120 1.0083 0.0183 0.0173 0.0169 0.0186 0.0148 0. 0 1 7 5 0.3355 1.8006 0.0115 0.5515 1.4172 0.10aNilaipersentase = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok persegi penampang denganb tunggal tulangan fc' = 35 MPa f\J = 240 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 3'l ' 32 33 34 Mu/(bd2) Ast/(b"d) tvtu/(bd21AsU(b"d) Mu/(bdz) Asu(b*d) Mut(bd2) Asu(b"d) 1.0182 0.6994 2.1720 1.0145 0.0095 1.7332 2.016q 0.0178 0-0{79 0.8712 0.5809 2.3 0 ) = (fc' pmin = p m a x= 0.o1o2l 2.0185 0.01011 2.0080 0.2317 3.0081 0.0121 0.berdasarkan LampiranA.0160 0.5872 1.9176 0.3174 1.0153 0.0074 0.0180 0.01051 2.4616 0.8340 2.0089 0.o147 0.0452 Catatan: pmins p act < p max tulangan batasan Satuan: Mu [N"mml.0091 0.00eel 2.01031 2.6487 2.0117 0.9065 O.4435 3.0092 0.3948 3.2993 1.7652 0.0f 11 0.0129 2.0171 0.0076 0.s639 2.00e71 2.1686 2.4111 3.01411 .3461 3.9767 1.01?3 0.3243 23d75 I o.85 0.019c 0.1.0't27 0.013312.0073 1.2380 2.00e81 2.7475 0.8172 2.00651 1.019€ 0.2898 2.013012.6656 2.9676 0-01661 0.7668 2.2207 2.0158 0.1903 1.281't 1.4977 1.0078 0.0117 2.0188 0.0062 0.280e 3.0120 0.0066! 1.4077 1-4257 1.9240 0.01061 2.9592 0.0991 2.0161 0.6408 1.9009 2.b[mml.3897 1.A292 2.1661 3-1825 3.0086 0.0113 0.0144 0.0816 2.5335 1.

0204 0.0198 0.3562 4.4873 5.9063 9.0214 0.0243 0.6206 3.4628 4.7484 4.0234 0.5885 3.0221 0.0208 0.7633 4.0324 0.8078 4.8226 4.5242 3.1157 5.0290 0.3102 4.0220 0.0940 4.8906 3.9691 3.0319 0.0311 0.0266 0.0222 0.2742 5.0299 0.0252 0.0212 0.0229 0.0575 5.b[mml.As/bd.0236 0.B1 0.0285 0.0216 0.2642 4.0305 0.0866 5.s155 0.6288 4.4931 4.4308 5.0286 0.0321 0.0300 0.9535 3.0253 A.1716 4.3599 5-3741 5.0323 0.7641 3.6438 4.5536 4.47s8 3.0316 0.8274 3.0315 0.033C 0.0313 0.1561 4.0307 S-0308 0.0291 0.0269 0.6887 4.5081 3.0296 0.0302 0.9259 4.9406 4.2885 5.0321 0.3714 4.70@ 3.0274 0.0263 0.3867 4.4732 5.1446 5.523/ 0.3883 5.0318 0.3028 5.6845 3.0272 0.0248 0.0233 0.0215 0.9553 4.0230 4.4476 4.402s 5.0256 0.0209 0.1096 4.71M 3.0250 0.0062 0.0298 5.0200 0.0235 0.8748 3.23U 4.0242 0.a225 0.8116 3.0223 A.0231 0.0275 0.4450 5.0005 0.0283 0.4919 3.1871 4.0293 0.0295 0.9992 5.0278 0.7781 4.0309 0.0207 0.9699 4.berdasarkan tulangan = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok penampang persegi tulangan tunggaldenganb fc' = 35 MPa F/= 240 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 {6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 Mu/(bd") AsU(b"d) Mu/(bd') AsU{b*d) Mu/(bd2) AsU(b"d) Mu/(bd2) AsU(b"d) 3.U88 4.6045 3.0279 0.7958 3.4591 5.3171 5.0219 0.7395 4.7186 4.0241 0.0277 0.0301 0.0265 0.0251 0.8670 4.5403 3.d lmml Ast [mm2] .0255 0.0237 0.0312 0.momendesain(Mu) untuk Lampiran A.8433 3.6526 3.O224 0.0217 0.0287 0.10b Nilaipersentase baja.8817 4.0203 0.0281 0.3409 4.6588 4.3456 5.4020 4.4473 4.6685 3.0332 pl=0.0206 0.0297 0.1879 5.0284 0.0314 0.0264 4.0310 0.s221 3.0210 0.0430 5.0721 5.4167 5.0304 0.0317 4.1591 5-1735 5.0271 0.0280 0.0199 0.5724 3.0289 0.A629 4.0246 0.0244 O.008(fc'-30)= p min = p rnsx = 0.0282 0.4322 0.0201 A.7037 4.85-0.4172 4.7323 3.02s9 0.7482 3.0261 0.2180 4.0331 0.0785 4.8374 4.0267 0.0452 Catatan: batasantulanganpminspact<pmax Satuan: Mu [N"mml.0257 0_0258 0.4780 4.8522 4.1406 4.7930 4.2311 5_2455 5.4324 4.0294 0.2599 5.0227 0.2168 5.0262 0.0232 0.0238 0.O2* 0.0288 0.1251 4.5385 4.9848 4.0268 0.1301 5.0218 0.032e 0.0303 0.0240 0.0270 0.0276 0.O202 0.7799 3.0325 0.0161 4.1012 5.0249 0.0306 0.2795 4.5687 4.5014 5.0284 0.0205 0.8965 4.0211 0.0239 0.0197 0.s837 4.5988 4.2949 4.0247 0.0273 0.6738 4.0326 0.3314 5.6138 4.0317 0.3256 4.O245 0.0213 0.0228 0.9846 4.0226 0.6366 3.8s90 3.0138 5.0328 0.5083 4.9378 3.9112 4.5564 3.a292 0.2024 5.0260 0.2025 4.032C 0.

.10c Nilaipersentase baja.9688 6.6414 5.3577 6.0363 0.0398 0.1327 6.0334 0.9168 s.9811 6.5267 6.6136 5.0335 0.9068 6.5996 5.6970 5.0347 0.1193 6.2788 6.0349 0.5396 6.0335 0.b [mm].0441 0.044C 0.5436 5.0447 0.0378 0.045: 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 2B 29 30 .8074 5.42 0.31 32 33 34 a.0437 0.8349 5.0413 0.8623 5.2523 6.0389 0.95M 6.momendesain(Mu) untuk LampiranA.0406 0.0390 0.0419 0.0340 0.0372 0.0341 A.5296 5.6166 6.0352 0.0428 0.0377 0.1993 6.M25 0.5910 6.8319 6.8943 6.4360 0.1059 6.0333 0.03tX 0.0337 0.6554 5.0387 0.627s 5.8694 0.0925 6.1860 6.7109 5.5716 5.0385 0.0416 0.0397 0.0350 0.040s 0.0354 0.85-0.0118 6.3183 6.044€ 0.4490 6.30s1 6.0417 0.5525 6.9982 6.As/bd.0451 0.0435 0.0344 0.0371 0.0396 0.045C 0.6038 6.0373 0.0436 0.0438 0.7937 s.008(fc'-30)= p min = p max = 0.0391 0.4620 6.9316 6.@00 6.0360 0.0434 6.0386 0.0368 0.7816 6.0369 0.2391 6.0408 0.OUZ 0.9576 5. Asy(b"d) 5.0388 0.M24 0.0379 0.2126 6.0348 0.0365 0.0402 0.9935 7.2259 6.0387 6.1038 0.c/.0181 7.0420 4.8193 6.8569 6.0252 6.0427 0.7385 5.0443 A-A444 0.0062 A.5653 6.3314 6.5856 5.9440 6.7438 6.0401 0.M27 7.0403 0.7311 6.0339 0.0355 0.0382 0.2920 6.8486 s.7185 6.u++ 0.0916 7.6294 6.3708 6.0421 0.9304 5.6677 6.81 0.0384 0.7523 5.6549 6.0383 0.0343 0.4230 6.0445 0.0346 0.0392 0.0375 0.3446 6.M09 0.d [mml Ast [mm2] .0353 0.M22 6.6832 5.d) Mu/(bd2.7661 5.32 p1:0.0410 0.6804 6.0362 0.0381 0.0404 0.1460 6.0412 0.0345 0.0351 0.8759 s.berdasarkan tulangan penampang persegi tulangan tunggal denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' - 35 MPa h/' = 240 MPa No 1 2 3 .8212 5.0336 0.5138 6.A672 7-0794 7.6931 6.0376 0.0/.0414 0.0364 0.0433 0.5782 6.0358 0.0058 7.0399 0.0430 0.7247 5.0415 0.0448 0.0522 6.6693 5.9440 5.4750 6.0393 0.3969 6.5576 5.7(M:2 6.7sM 6.5009 6.7690 6.0422 0.0380 0.0411 0.0407 0.0657 6.0357 0.9712 5.3838 6.8819 6.044e 0.0429 0.0338 0.0439 0.1594 6:t727 6.+ Mu/(bdz) AsU(b"d) Mu/(bdz) Asu(b*d) Mu/(bd") AsU(b.4879 6.4100 6.0791 6.0426 4.03s9 0.9192 6.9847 0.0361 0.0423 0.0452 0.8068 6.7799 5.7058 6.0367 0.0452 Catatan: batasantulanganpminSpact<pmax Satuan: Mu [N*mm].0418 0.0366 5.0304 7.0370 0.8896 5-9032 5.0549 7.0431 0.0374 0.26s6 6.0356 0.

9569 1.0101 0.0105 0.6710 1.0117 0.0131 0.5704 2.4180 3.7083 2.3633 1. 32 33 34 pl =0.008s 0.0128 0.8795 2.0077 0.0148 0.0155 0.0174 0.6889 1. 2.d) 0.0089 0.9392 1.8323 0..0144 0.5877 2.0176 A-8177 0.7769 2.0492 3.3014 3.0168 0.3348 3.0175 0.0178 0.1515 2.2?44 3.0070 0.0138 0.b [mm].9924 2.0122 0.0165 0.0088 0.0162 0.0072 0.0091 0.7249 1.020c 0.7255 2.0160 C.9036 1.A102 2.828s 2.3620 2.281-7 3.0169 0.4014 3.0999 3.3445 2.0069 0.0163 0.7940 2.0150 0.0154 0.5989 1.252A 2.0110 0.1339 2.449A 2.0189 0.4664 2.6170 1.0116 0.2177 3.7598.0186 0.5009 3.0170 0.d) Mu/(bdz) AsU(b-d) Mul(bd2) Asu(b.0134 0.0198 0.77 0.4678 3AW 3.0108 00109 0.0120 C.0121 0. r.0201 3.0132 0-0133 2.0153 0.d) Mu(bd') 1:2355 1.5628 1.9475 2.5340 3.8453 2.0185 0.008(fc'-30)= p min = p max = O.0130 0.0099 1.007s 0.6395 2.0090 0.0156 0.0098 0.0076 0.1336 3.6567 2.9305 2.0197 0.0187 0.2219 2.O16i 0.5174 3.4723 1.0147 0.0086 0.0106 0.0145 0.2s70 2.7428 1.0158 0.0079 0.0094 0.0066 0.5086 1.019e 0.0084 0.3095 2327A 2.0830 3.5505 3.6222 2.0074 0.0154 0.7607 1..3968 2.# AsU(b.0119 0.0104 0.2512 3.0140 0.3514 3.0078 0.2904 1.0193 0.0179 0.25 26 27 28 29 30 : 31.0102 0.0167 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 f6 17 18 19 20 21 22 23 24 .0181 0.3181 3.0083 0.0166 0.8679 1.9747 1.0081 0.0810 2.0066 0.1867 2.0097 0.0129 0.0113 0.0192 0.0095 0.11aNilaipersentase tulanganbaja.1505 3.0184 0.il48 1.0661 3.6050 2.85-0.1673 3"1841 3.8965 2.981s 2.3681 3.2M3 2.0093 0.5835 No Mu/(bd") AsU(b.0171 0.3269 1.2 1.0092 0.274:5 2.0182 0.0279 2.0087 0.5670 3.0159 0.2679 3.d[mm] Ast [mm2] .0180 0.4317 0.8858 1.4838 250fi 2.4346 3.0126 O.0190 0.0164 0.0100 0.7069 1.9214 1.0491 Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N"mml.A127 0.0146 0.0073 0.9984 3.6350 1.7426 2.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 40 MPa ty- 240 MPa il I.0136 0.2721 1.0123 O.0157 0.6911 2.0323 3.0111 0.0152 0.5267 f .4179 1.0080 0.3€48 3.1168 3.8144 1.3997 1.2394 2.2538 1.6739 2.5809 1.77ffi 1.4905 1.3794 2.0096 0.34s1 1.0633 2.0194 O-C195 0.0141 0.0115 0.0107 0.3815 1.s531 2.0137 0.0082 0.8501 1.0118 0.5185 2.0125 0.0183 0.0103 0.0172 0.0456 2.0143 0.0149 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.4361 1.1691 2.0986 2-1163 2.8624 2.45/.0151 0.3086 1.As/bd.4143 2.6530 1.96z15 2.4512 3.7965 1.s135 2.0112 0.O124 0.8112 2.0191 0.0139 0.0135 0.0071 0.0188 0.0068 0.0173 0.0142 0.0067 0.0114 0.2009 3.019€ 0.5358 2.

2539 5.5963 5.2840 5.4377 0.0264 0.0235 4.0240 0.0246 0.O257 0.o212l 4.6985 3.6404 5.0066 0.0556 4.25 4.0573 5.8291 3.9M4 4.0265 0.2636 0.6726 0.o3o8l 0.9265 3.9198 4.o30q 0.9963 5.01{5 5.5320 0.1838 3.8737 4.o209l 4.U77 0.2990 s.0330 0.02081 4.momendesain(Mu) untuk tulangan baja.s225 5.9589 3.0268 5.02721 0.0321 0.7966 4.0215 4.0395 4.o2o4l 4.2317 0.1038 4. 32 33 34 Mu/(bd2) Asu(b*d) Mu/(bd') Asff(b-d) Mu/(bd') AsU(b.5A77 5.0248 0.11b Nilaipersentase penampang persegi tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok tulangan fc' = 40 MPa fy- 240 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31.0281 0.0221 4.As/bd.OU7 0.0259 0.8890 4.0491 0.0725 s.0294 0.5.0241 0.238e 5.1937 A.02361 0.8941 3.0280 0.d) 3.0258 0.6257 5.8275 4.0291 0.77 0.1634 5.0337 I pl =0.4220 0.1332 5.6821 3.6881 4.6259 0.8779 3.02061 4.0266 0.5790 0.0333 0.0317 0.3746 0.0218 4.0420 5.0327 0.03111 0.66s7 3.5816 5.1519 I 3.7148 3.9750 3.0238 0.7476 3.0220 4.9912 4.0319 0.0717 4.0226 4.0316 0.7312 3.0320 0.0268 0.0249 0.033€ 0.&e3 0.0228 4.0227 4.0334 0.0223 4.0230 4.4929 5.02371 0.8120 4.0267 0.1786 5.d [mml Ast [mm2l .2158 0.A22g 4.4222 4.02731 0.0299 0.0243 0.6991 0.0331 0.d) Mu(bd') Asu(b.6110 5.0216 4.0323 0.0277 0.0324 0.9504 4.0239 0.o3t3l 0.4186 5.0322 0.9810 4.0285 0.6844 .3888 5.0877 4.483 5.berdasarkan LampiranA.0251 A.8128 3.3271 0.7812 4.0263 0.02U 4.4U9 0.s373 5.azozl 4.0274 0.9127 3.0286 0.02711 0.7965 3.763e 3.O252 0.102e 5.0224 4.2238 5.0260 0.0283 0.0295 0.8583 4.0250 0.0305 o.0233 4.A279 0.0877 5.0335 0.1483 5.0293 0.03071 o.5946 0.0275 0.5520 5.0242 0.0288 0.0284 0.7802 3.026S 4.0276 0.0244 A.2087 s.6164 0.0219 4.8/.0290 0.0303 5.0234 4.5ee o.0297 0.2795 002111 4.v29 0.8616 3.2690 5.7As7 4.O245 0.0315 0.02071 4.0329 0.0328 0.m101 0.1998 3.03041 0.5164 0.0254 0.0256 C.025s 0.0300 0.S351 4.1679 3.3140 s.02101 4.5668 5.0292 0.0302 0.6570 0.1198 4.7347 4.0314 0.0312 0.0283 0.1180 5.0231 4.4692 0.4632 5:4780 5.3589 s.6551 5.0296 0.4037 s.6103 0.0287 0.0325 0.020314.7657 4.4535 0.29s3 o.03091 0.0262 0.0282 0.5007 0.&154 3.75CI2 4.0298 0.6328 o.9657 4.0332 0.39M 0.3588 0.1359 0.008(fc'-30)= p min = p max = Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N*mml.0073 4.7192 4.3439 5.0232 4.0217 4.02131 4.O27O\ 0.0301 0.o20sl 4.3738 5.M15 0.0253 0.4334 5.0261 0.3112 0.0318 0.9103 3.02141 4.6698 5.5634 A.0225 4.b[mml.2476 o.0278 0.0326 0.3290 5.4062 0.85-0.

3719 6.5255 7.1609 7.0607 6.0469 0.0367 0.6217 6.0386 0.0350 0.0420 4.0359 0.4421 4.3836 7.6903 6.momendesain(Mu) untuk Lampiran A.4556 6.2005 7.0431 4.0360 0.0383 0.9315 5.4741 7.8940 6.9209 6.0443 0.4417 6.7721 6.9747 5.4834 6.5527 6.2171 6.0681 7.0348 0.8157 5.0444 0.0416 0.3706 7.0459 0.0391 0.3298 6.0453 0.9478 6.M30 0.008(fc'-30)= p min = p max = 0.0374 0.0423 0.0354 0.0381 0.0358 0.0947 7.6491 6-6629 p1=0.5512 7.0452 0.0396 0.0457 0.0339 0.5127 7.8805 6.1742 7.0445 0.0345 0.0378 0.0892 6.0341 0.1477 7.1746 6.0429 0.7721 5.0455 0.7425 5.042s 0.0368 0.U27 0.0407 0.0321 6.8302 5.0451 0.1320 6.9170 5.2312 6.2662 7.9890 6.0454 G.7993 6.@15 7.0406 0.2877 6.s2sl 6.0426 A.0408 0.035s 0.4278 6.0397 0.1462 6.0472 0-0473 6.0370 0.0412 0.0814 7.0414 0.0434 0.1035 6.1604 6.5389 6.4973 6.0375 0.0361 0.7585 6.11c Nilaipersentase tulangan baja.0377 0.0410 0.0346 0.As/bd.0394 0.A177 6.036s 0.2030 6.8400 6.0282 7.0409 0.7312 6.2736 6.0433 0.2s9s 6.0403 0.1873 7.0388 0.7575 5.0371 6.0548 7.b[mm].7176 6.2400 7.9075 6.0384 0.0148 7.0349 0.4225 7.1080 7.0362 0..0418 0.0379 0.0353 0.4999 7.0400 0.8737 5.8U 7.8535 6.0387 0.d) o.0466 0.5640 0.0382 0.0393 0.0448 0.0464 6.0446 0.0460 0.5384 7.0471 0.2924 7.M49 0.3859 6.5112 I I 10 11 12 13 14 15 r6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 6.3439 6.4612 7.8592 5.0344 0.9603 5.M39 7.7857 6.0470 0.483 7.3017 6.0380 o.0463 0.0458 0.0369 0.2268 7.0411 0.0491 Catatan: batasantulanganpmin<pactcpmax Satuan: Mu [N"mm].0401 0.8012 5.0066 0.0395 o.0413 0.9026 5.8670 6.1178 6.0373 0.3446 7.3579 6.0014 7.0404 0.6079 6.0441 0.0340 0.0390 0.0461 0.85-0.0428 0.5 7.2531 7.0389 0.0034 6.0392 0.0352 0.7137 5.6354 6.OU7 0.0468 0.0464 0-0465 0.0398 o.8264 6.3576 7.6766 6.3999 6.0405 6.3055 7.0338 0.2793 7.0432 0.0351 0.0356 0.13c.0442 0.3158 6.9344 6.9747 6.7866 5.9613 6.0366 0.0415 0.s66s 6.7283 5.0385 0.0422 0.0343 0.0363 0.0424 0.M35 0.0437 0.0436 0.0456 0.d [mm] Ast [mm2] .7449 6.9881 7.04r''7 0.8447 5.0357 0.0450 0.9459 5.7039 6.0376 0.0440 0.4138 6.0438 0.0750 6.24il AsUfb'd) Mut(bdz) Asu(b*d) trlullud'z) AsU(b.0462 0.0399 0.0402 0.0372 0.1888 0.77 0.0417 0.8882 5.4695 6.0467 0.1213 0.3966 7"4095 7.0419 0.5941 6.3185 7-3315 7.8129 6.4&70 7.5803 6.0364 0.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 40 MPa fy- 244 MPa No 1 2 3 4 5 6 T Mu(bd2) AsU(b*d) Mu/(M') 5.2137 7.0342 0.

013 0.075 o.105 o-tlo o.084 1.015 0.170 't.133 o.174 o.089 1.158 0.086 1.135 1.096 0.t56 1 1 .011 0.0125 0. 0 6 3 0.011 0.M2 1.063 1.089 't. Ast [mm2] .462 't.108 1.063 1.O29 1.044 0.OM 1.065 1. 1 3 6 1.0094 o.061 0.018 0.030 0.058 1.lfr) 1. 1 6 1.0117 o.011 0.o19 t. 1 6 1 1 .421 o.027 0.065 1.427 f.044 1.248 0.038 0.049 t-053 1.040 1.050 1.222 0.117 o.015 0.069 o.023 1.0105 0.085 1 .096 o.068 0.010 0.412 1.006 0. Kvd MomenTulangan LampiranB.049 r.098 1.028 1.064 0.031 1.241 0.018 0-020 a.2y o.035 u-us n nq7 1.050 1.142 0..076 1 .026 1.0133 0.022 0.093 1.(xl 1.046 1.093 1.119 1.141 1-147 1.054 0.185 1.0109 0.055 o.156 't.098 1.0156 0.008 0.088 0.084 1.036 0.029 0.227 a.156 o-160 o.172 0.216 1.200 1.036 1.061 1.057 0.097 1.193 1.057 1laz 1.069 0.O24 1.183 o.007 0.047 1.0043 0.087 1 .033 0.85*fc*b) Catatan : Momen nominal tul.015 1.070 v-vt z 1.069 1.o121 0.179 o.O29 1.089 1.050 0.o21 0.188 o.oixl: 0.O75 0. Mn = Kvd MrU batasan tulanganpmin 3 p act < p max Satuan : b [mm].145 1.007 0.029 0.UJO 1.M7 1.098 1. 1 1 2 1 1.132 o.10'r o.147 0.213 1.062 1 .043 1.031 0. 1 8 9 o.107 1.165 1.(x.j24 0.289 1.047 0.031 o.t41 1-147 1.084 't.021 o.207 1.0129 0.017 0.Tunggal.082 0.193 0. 1 3 1 1.119 1.108 1.053 't.016 0-016 0.129 1.165 o.282 o.062 o.194 1.085 0. 23 24 25 26 27 2A 29 30 31 32 33 u 0.3O)= Pmin = 0.088 1.057 1.O92 1. 1 0 o.4 1 .t03 1.034 1.tx4 1.039 0_040 0. 1 5 1 1 .038 1.079 1.057 1.135 '1.081 1. 1 4 6 1.0058 0.006 0.0039 0.213 o.060 0.05s 0.093 1.O7'l 1.0055 0.d) No 1 J 20 MPa ald kvd ald kvd ald kvd ald kvd a/d kvd ald kvd ald kvd 4 5 o 7 8 o 10 11 12 13 14 15 16 17 18 t9 20 21 2.038 0.137 o.olar 0.014 0.M8 0.130 1.1?3 1.170 1.078 0.016 0.068 o.051 0-053 0.0101 0.197 1. 0.008 (fc' .110 0.179 1.108 1.021€i 0.045 0.171 1. 1 3 0.068 1.o24 0.103 1.083 1.0't63 d'la s 0.203 1:209 0.025 1.032 0.058 1.041 0.059 0.092 1 .029 0.o77 0.O72 0.186 0.026 0.010 0.106 0.041 1.004r 0.046 0.014 0.M2 0"044 0.124 1.023 o-o24 0.050 0.040 a.094 't.008 0.012 0.096 1 .066 1 .064 0.0082 0. 1 4 1 1.103 0.016 0.0097 0.0062 0.009 0.025 0.066 1.059 0.254 o.153 1.066 1.02 o.048 1. 0 5 0 0.051 1.059 1. 0 7 1 o.008 o.032 1.O92 0.056 1-034 1.151 0.062 0. Ganda.017 0.130 1.124 1.082 0.85 .030 1 .092 0.034 0.073 o.075 U.114 1.027 0. 0 6 1 1.124 0. 1 8 3 1.014 0.018 0.442 o.034 1.0078 0.035 0.O25 1.038 1.136 1.009 0.015 0.067 o-o41 1 .046 1.067 1.011 o.099 0.0152 0.'.052 1-182 0.080 1.065 0.098 1.039 1.078 o.118 1.033 1.056 1.268 o.102 1.050 1.046 0.026 a.023 o.O74 1.275 o.018 1.056 1.062 0.095 0.0.123 1.188 1.017 0.037 1 .078 1 . 1 5 1 1.152 1.140 1.-114 1.0148 0. 1 7 8 1-128 0.052 1.170 o.UW 1.176 1-IV 1.187 U.0066 0.019 0.162 1.261 o.073 0.048 1.023 0:025 o.126 1.179 o. 1 2 ' l '1.078 1.215 o.036 1.045 1.115 0.0136 0.050 o.043 0.015 0-016 o-o17 0.069 0.032 o.0{40 o.138 at42 o.209 1.071 1 .066 0.034 1.UD3 1-193 U.158 1.087 0.082 0.191 1.124 1.048 0.138 1.199 0.012 0.O17 1.080 1 .0160 0.073 1. 1 1 7 0.0:13 0-034 0.196 1.165 4.168 1.019 n ntn o.046 1.039 0.199 0.o1M 0.060 1.027 1.220 0.206 o.018 0.108 1.012 n nt? r.O3S 1.2s pl = 0.190 1.014 1.035 1.041 't.o27 0-028 0-028 0.018 0.392 a = (Ast-As )-firl(0.015 0.oo4 0.030 0.051 0.053 1. d [mml.013 0o14 0.054 1.073 1 .03s 1.0035 0.080 1.0051 0.084 1.009 0.070 {.051 1.037 o038 0.089 0.076 0.026 o.058 0.t5'l 0.06s 1.056 1.064 1 .165 1.053 1.203 1.177 "tla4 1.A32 1.0070 0.0090 0.0086 0.041 o.176 0.0035 p m a x = o.119 o-124 o-'t28 o.005 o.0113 0.010 0.119 1.128 1.075 1.o12 0.1 3 1.144 0.044 1.005 o"005 0.103 1.055 1.020 1-021 1.076 1.0074 0.037 0.1 TabelFaktorPengali MomenTulanganGanda untuk mendapatkan fc = t = r=o"# AsU(b.159 1..422.054 1.113 1.85 o.019 0.143 1-'t49 1-'!il 1-160 1. 1 6 7 1_121 0-089 1-172 '|.164 1.131 0.

011 0.044 r.03t 1.044 0.055 0.165 0. 1 1 9 1.051 1.020 1.153 1.131 o-t9t .162| O:049 1-170 1. d [mm].123 .(}41I 1.071: u-t t 3J 0.019 0.031 0.011 . 1 1 5 . 1 7 3 1 .0081 0.087 1.085 1.059i 0.030 0.(x)8 1.093 .034 1.0157 4.029 0. 1 1 1 .045 0"(X8 0.061 1.058 .392 Catatan : Momen nominal tul.201 t.03l t 1. 1 4 3 0.026 1.151' 0.023 o.013 1 .118t 0.265 0.079 1-os3 | 0.0ll:} 1.046i 1.017 o"019 0.112 1.2u 1.053 1. 1 6 7 1 .30) = Pmin = pmax = d'la s a = (Ast-As')-fol(0.UJD 0.129 1.124 I n70 .068 1.0't5 0.090 1.153 G(F5 1 .037 o. I a.432 0-100 1.124 1. 1 3 6 0.176 | 1.0{x5 0.222 0.028 i O:O1O 0.O35 0-013 0.064t 0.028 0.UJ' 1 .067 1.100 0.101 1ia2 0.019 0-020 o-o2t 1.200 1 .011 0.O22 0.o27 0.051 o. 1 1 9 .060 0.014 0315 0.153 1 .O{9 1.027 1.085 0.0152 0.u7 1.o142 0.132 U.048 1-052 1.0076 0.o27 0.208 0.038 0.061 1.0137 0.021 1.017 o-007 0.064 0.055 .0tr1 0.148 1. 1 9 8 0. 1 3 7 0.028 .172 1 .140| O.206 't.052 1.0178 a-251 0.05s 1.85 .0071 0.024 o.010 0.006 0. 1 1 3 1 .1't 5 1.103| 0.0s0| 1 2 J 4 b o 7 8 o 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 2A 21 2.026 o-427 0.069 | 0.A92 't. 1 8 1 0. 23 24 25 26 27 2a 29 30 31 32 3g u.191t 0.037 1.052 1 j 8 2 1. 0:O49 0.067 0-069 o.208 1.058 1.229 0.056 't. 1 5 9 0. Ast [mm2] .053 1.060 0.o38 r.1fi lt a.062 o-177 1 .143 1.2)1 0.136 0.096 1.139 1.017 1.244 0.007 0.008 0.032 o.1s5| 0..081 1.008 0.069 1.102 1.030 1.024 1.056 1.107 0.068 .018 1.030 .187 1.008 0.075 .082 1.?87 0.025 0.055 0.052 0.065 1.117 1.an 0.071 1 .043 .061 r.154 1 .038 o.0s] 1.005 0.193 a.009 0.016 0.038 0-(xo 0-0.079 1.030 1.058 o.0050 1.073 1.040 0.0f4 1 . 1 6 1 1 .167 1 .043 0.a& 0.o8f 0.134 1.a71 a.050 o.147 1. 1 7 6 0.062 .004 0.oss o.215 :0.031 1. 1 9 1 0.142 1.038 1.100 .059 1-14si 0.0.1 9 1 0.043 1.127 11?/.036 1. 1 6 6 0.017 1 .039 1.O74 't.074 0. 1 3 6 ' t .273 0.093 o.287 0.0183 0. 1 4 2 o.158 1. 1 8 5 0.006 0.0203 a.084 0. 1 0 8 1-108I 0.114 1.007 0.472 1.086 .052 .021 0.029 0.121 0.057 1.0't2 1 .038 0.2 Tabel FaktorPengaliMomenTulanganTunggal.042 1.o34 0-lo5 1.141 1.053 0.057 0.0112 0.034 U.070 1.12 0.211 1214 0_003 0.107 1.033 1 .016 0.049 .015 1 .043 o.058 i 1.009 0"009 0.280 0.213 't. 1 3 0 1.096 nqt 0.082 .127 .o122 o.089 .114 0.025 .0040 0. 1 5 4 0. O-os3 1.Lampiran 8. 1.0188 0.069 1.M6 1.033 1.O77 1.054 0..052 0.062 1.029 0-091 1.1U 0.0061 0.067 1.@66 0.071 1.0117 0.039 1.023 1.258 0.026 0.010 1 .048 0.0203 0.033 0-033 0. 1 3 0 0-012 1 .097 n n l n 1. 1 9 3 1 .036 0.078i 0.0086 o.189 1 .009 0.179 0.M9 0.079 o.081 1.028 0.021 0.d) No a/d 25o/o 500/o 75o/o ffio/o OC-/o 90o/o 95o/o kvd ald kvd ald kvd ald kvd a ! ald kvd ald kvd dd kvd I 1.011 1 .224 o.093 0.062 0.03'l 0.056 o-163 f. 1 4 8 0.036 o.024 0.039 0-l19 1.0163 0.O27 1. 1 7 2 o.057 1.063 1.076 1.113i 0-036 1 .237 0:O173 a. 1 2 4 1 .033 .013 .046.096 1.031 1. 1 3 0 1 .040 1.063 1. 1 4 8 1. 1 1 3 0.065 o36 0 .013 0.0198 0.097 1.067 0.85 0.032 0-034 0.27 B 1= 0.048 1.093 | 0.030 0.086 1.o16 1 .0193 o.124| 0.012 0.078 0.017 0.ovl 0.018 0.044 1.037| 1.'t95 1 .129 0.143 0-0106 0.019 0-021 o.016 1.0035 0.(X6 1 .026 0.186 ' t . Ganda.o72 0.050 0. 0.0@ 0.186 0. 1 1 8 1.031 0. 1 5 8 1-164 1 . 1 7 0 0.014 0.o22 0.013 0.oto 0.023 0-025 o.033 0..168 0.016 0.174.005 0.0096 0.034 'i.17e.0101 0.O74 1-076 1.Kvd untuk mendapatkan Momen TulanganGanda 6^ty - 25 MPa 400 MPa =l-r =ns'/As AsU(b.447 0.018 0-019 1.t0& .019 1.095 1. 1 2 5 0.851c-b ) 0.063 1.0168 a.039 1 .0091 0.088 f.0127 0.0s8| o.150 0.092 1.(X8 1-043 1.182 1. 1 6 0 0.12S! 0.073i 0.103 1.014 1 .086 1.008 (fc' .o2e 1.oe8 I 0.011 1 .075 1.056 1.018 0.0035 0.076 0.091 0.077 1. 1 1 0 1.036 .0147 0.047 1. .172 0.135 732.015 1 . 1 4 7 1-108 o-010 { .041 1.o1e 1.157 0.045 o.()43 1.039 .083 1.0132 0.036 0.050 1. 1 8 0 1l7A o.013 1 .016 0.056 1. Mn = Kvd Mr! batasan tulanganpmin g p act < p max Satuan : b [mmi.O72 .055 1.104 .197| 0.064 o.041 4.067 1.086 0_088 0.057 0.045 0. 1 4 4 0.

089 0.099 0.025 1.0098 0.056 0.004 o.424 0.0205 4.212 1.114 1.|8 0.174 0.132 .003 o.053 0.016.ms .037 1.tx6 0.150 1.121 1.011 o.168 0.146 o. 1 5 1 0.o79 .105 1.o17 't.039 0.16{} .0ti9 .019 0.O1.009 0.o24s 1.2u 1.051 1.013 o.171 1 .011 o"ot2 0. 0.041 1-046 1.o4aI a.031 0.02S.06z 1.249 1.O27 1.019 o.o22 0.26 B1 = 0.060 .011 0.0S7 1.426 1.| 1.256 1.013I 0.12A 1.031 1.0186 n nloa 0.065 .M2 0-044 0.033 1.0s4t 0.85 . o.055 0-058 0.183 1.tm o.013 1.080 n n17 1.089 1.052 1.024| O.27'.076 1.o24 .20v o.100 o.029 0.0060 0.035 0.(X6 1.028 0.127 7-176 1.0073 0.030 o.141 1 .056 I 0"161 1.019 o. 0.074 1.031 1-036 1.016 1.045 1.0i30 0.176 1 .026 0. 0.053 1.1 5 1.059 r.130 0.066 0.01 11 0.080 r.063 0.057 1.060i 0.054 0.075 0.041 .048 1.020 0.t26 . 1 2 2 o.151 1.Lamparan Tabel FaktorPengaliMomenTulanganTunggal.035 0.219 o. 11 5 .0'16 0. .017 o.017 0. Ganda.O77 1.189 0. 1 7 4 0.093 o.047 0.066.105 .044 | 0. 0.069 1.016 0.004 0_005 0.139 o.193 o.olo .057 o.190 .080 0.046i 0.011.eKBs 0:041 0. 0 1 9 1.026 0.0035 o.036 r.o57 1.008 (fc' . 1 8 1 o.0S4.i16 1.(X9 0.136 1.032 0.2W 1.019 1.85 0.043 1. 1 2 6 o.0085 0.U2 .015 0.082 1.068| o.080 1.0237 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 .189 't.063 1.o74 .019i 0.094 1-104 1.85'fc*h) Catatan : Mom6n nominal tul.0s2 1.197 a. 1 3 5 0-058 1.023 o.068 1.133 1. 1 1 0 0.058I 0.0&t 1.0il | 0.037 r. 0 3 6 .048 1.007 oo07 o.028 0.055 .119 0.O27 1.031 0.0054 0.005 0.0180 0.021 o.0136 o.023 1.085 0.018 0.109 1. 0 .016? 0.009 o.186 1 .0161 0.022 o.Kvd 8.01o 0.085 o.014 1 .089 .097 1.087 1.146 1.0.196 1.1sr 1.Mn = Kvd Mr! batasan tulanganpmins p act < p max Satuan : b [mml.006 0.076.oil 1.078 1.125 0-054 1.0155 0.056 1.116 1.158 1.o25 1.038 O:O39 0.071 0. 0.026i 0.050I 0.139 1.196 0.063 r.fftg .049 1.082 1.152 0.181 1 . A126 1.03S 1.M2 1.037 1.062.154 .107 1-056 1 .035 1.121 't.008 0.166 1 .064 1.0244 0.130 U.171 1.138 0.264 1.097 1.160 0.031 ol}32 0-033 0.137 .0079 0.035 0.4211 0.30) = Pmin = pmax: d'la s a = (Ast-As')'fv/(0.0104 0.061 0:029 1.216 o. 1 1 4 o. 1 5 7 0.2a4 o.016 0.015 1 .278 1.0092 0.008 i 0-027 1.417 0.012 1 .008 0.o:xl 0.083 1.0142 0.180 0-074 t-186 o.156 1.009 0.106 o.ox6 o.115 o.145 o.018 o-019 o-019 1.o14 0.1U .172 r178 .047 1 . 1 1 1 1.073 1.032 1 .o39 r.2aa 0. 0.127 1.0224 n nr?6 0.n 21 2 23 24 25 26 27 28 & 30 31 at 33 34 o.145 1.1s6 1 j 0 2 o.094 1.212 0.3 lniuk mendapatkan Momen TulanganGanda 3O MPa 'y - 400 MPa =l-r = As'/As AsU(b'd) No ald rcvu ! aH kvd ald kvd ald kvd ald kvd ald kvd ald kvd 1 2 3 4 J o 0.095 1. 0 9 1 1.069 1.133 1.126 1. 1 4 5 o.028 .068 1.023 0.4174 0.138 1.421 1.086 1.041 1.O73 1.166 .M8 0-051.-13{} 0.187 1.131 1.066 0.052 0.025 0.010 0.062 t.181 1.011 't.036 0.025 0-026 a-o27 0.051 .088 n non 0.040 1.008 0.oe2 1 .030 1-018I 0. 1 3 3 o.038 0.151 1.043 0.014 0.058 1.034 1.424 1. 0. 11 0 .198 1.078 0-086 0.070 0.174: 1.121 1.162 1_f68 1.014 1 .021t o.148 .205 1.033 o.203 1.104 0.219 1.020 0. Ast [mm2] .093 1.108 0.143 .0117 0.043 1.110 1 1.051 1.095 1-02.021 't-048 0.o38 0_o03 0.034 1.078 o.167 0.286 1.O32 1.226 0.164 1. 1 1 4 0.047 1.011 0. 0 5 6 1.o12 0.013 1 .006 0.053 1.052i 0.068 0.018 o.103 1.016 1.&li} 0.072 1-043 1.mc ! 0.0s9 1.UJO 1 .175 0-182 0.010 0. 1 6 3 0.034 0. 0 3 7 1.075 0.021 o"024 0.051 0-053 0.007 0"008 0.013 0.032 .042 1.046 .023| 0.045 0.0199 0.058 1. 1 0 9 0.071 0.O29 1. 0.061 1.0123 0.093 0.029 0:030' 0.144 1.O77 1.083 0.02e. d [mm].'t23 0.0067 0.060 1.087 1.061 0.084 .048| 0.013 1.0048 0.M1 0.191 1.099 o.014 0.017 0.177 1.062 1 .184 1.056 o.0218 0. ' t 6 3 0.141 0.070 1.o37 .031t 0.005 0.04& n n4n 0. 0.015 1.0041 0.066 1-A71 1.014i 0.157 0-066 1 .049 1 .0s4 .010 t).091 1.063 o.006 o.392 o.053 1.073 0.o72 't.029 0.121 .110 1.102 1.0't5 1 .036 0.026 0.035| 0.041 o.241 {. 0.o27 1.

0.085 1.044 0.1 8 0 0:O73 1.029 1.005 0.011 1.oo7sI o.0143 ! 0.037 o.UOO 1.o45 r.035 1.0215 t 0.173 0.85.039 1.O24 1.15et 0-031 1.146 1.131 0.a27| 0.0s0 0.o7o I '1. 5A% kvd a/d k"d aH ZJ-lo l3-/o a Asu(b"d) a/d i No .091 1. o.O24 1. 0.088.031 1.O229 | O-231 1.031 1.ozz 1.or| I 1.01s3 i 0.119 1.151 0.017 1.048 1.003 0.201 1.0121 | o.O27 1.107 i 1.099 O.016 0. 0.108 1 1.087 a.017 0.033 1.108 1.056 1. 0 1 90 .060 1.01s 1.063 ' 0"013 1.049 1 .0.10s.028 0.168 0.107 1.043 1.019 o.061| 1.129 1.071 1 .038 1.043 1.048 o.093 1.026 1.040 1.033 0.0216 1.0251 | O.00u 0-007 0.16s| 0.o72 1.0165 .o22 1 .010 o.85 .422 1.074 1.o25s | 0.0(X) 0.048 1.043 1. 0.067 1.017 0.035 0.035 1.176 1.142i o.053 1.054 o.056 1.103 0.039 1.023 0. 0 1 1 4i 0.2SS 1-058 o.019 0-021 0.013 0"015 0.027 1.178 o.132 1-'t38 1.006 0.011 0.003 o.018 0.1 9 't.165 1-170 1. 1 9 9 0. 1 8 6 0.0150 | 0.0. o.089 0.130 0.061 r.111 .042 0.0s6 o.168 1.1.1 3 1 1.149 t.021 1.009 0.oil o. 1 6 1 t 0:046 1.098 1j02 1.o1oo| 0.034 1.030| 0.159 1.024| 0.017 o.117 1.o11 0.054 0.087 0.055 1.082 0.046 1.061 1.M2 o-o2olI o.022| 0.a222 l.154 1.18$.Lampiran B.0&l 1.o4s ! 0.143 1.166 O.162 1. Ganda.ole 1.036 1.048 1.o244 Z 0.053 i 0.o28 1 .016 I I 10 11 tz o.11s O.o35 0.034 1 .03& o-040 0.056 0.0035 i o.188 1.1 1.058 0.06sI 1.083i 0.a172 | 0.006 o.8't P min = 0'0035 p mar = O.015 0.036 1.zls 1.ozs 1 j 2 0 0.03s 1 .08s o.03S I 0.024 1.013 0. Mn = Kvd Mrt batasan tulanganprnin3 p act < p max Satuan : b [mml.otr! .064 1fi2 | o-wz . 0 1 7 ' 1.019 1.oo42 | 0-0049 | 0.O52 a.027 1.016 0.014 1.0071 | o.o3o 1 .03t} 1.025 1.1* 0.033i 0.025 o.O32 1.010 1. 1 1 4 0.0057 ! 0.036 1 . 0 3 3 1 .15S 0.103 1.115 0.005 1.029 1.069 1-O74 1.215 o.o72 o.065 0.015 c.190' 0.136| 0.060 0.071t 1.o16 0.oo4 0. 1 7 4 0.054 1.122 1.169 o-174 0.041 0.0136 r 0.073i 0.137 0.041 1. 0.o7s t 1.044 1.008 0.o.026 1.o17e o.091 o"096 0.01 1 0. O-O25 1.032 1 . kvd ald kvd ald tvd ! aH kvd ald kvd .fl3 0.101 0. 1.143 1.o12e | 0.021 i 0.058 0-060 0-062 0.011 i r|'tt 1.052 0.050 0.O33 1.18 0. Ast [mm2] .167 0.03s I 0.0237 | a.112 1.079 1.039i o.4 Tabel FaktorPengaliMomenTulanganTunggal.409 d'la E a = (Ast-As')"fo/(0.006 1.014 0.053 0.195 1. 1 4 9 0.o22 1.032 1.oss o. 1.037 0.048 0-053 0.O52 '1.055 1.175 1.016 1.012 1. 1 0 3 0 .427 1. 1 5 5 o.039 t 0.135 0.0186 | 0.09r 0.04sI 0.1s9 0.o2os 0.'t25 1.113 1.007 1.0s8| 0.(X1 1.009 0.0e3t o.106 0-111 0.014 0.038 t 1.017 0.078| 0.008 0.092:.Kvd Momen TulanganGanda untuk mendapatkan fc = fv = 35 MPa 400 MPa r = As'/As =.195 1.013 0.ozn l.1.zoz 1.103 I 1.o77 0.135 1.050 o.o24 0.186 o-007 0.096 1.o27 0.043 0.A74 1.052 1.108 0. 1 8 0 i 0-051 1.038 0.014 0.01.217 1.412 0.057 0.038.oo$ | o.125 .210 1-(M6 | 4.036 1fi9 | 4.086 0.026 1.131 1.078 1.030 i 0.055t 0.1i37 1.151 1. 1.o19 o.066 o.07s| 1.068| 0.ns 1.30) = o.029 0.088 I 2 3 4 c o 0.417 0.081t 1. 1 0 8 ! 0-033 1.153 o.148 1.olo 0.127 1.144 0.098 1.177.189 1.fc-b) Catatan : Momen nominal tul.012 i 1.082 0-0S4 0.043 0.042 | 0.005 0. o.031 1.1s3| 0.224 A.O& 1.|ZZ 0.lsl 1.062 0-067 a.o7e .058 1.115 | 1.013 0-013 0.092 0.'156 1.056 0.025t 0.068 i 1.033 o.037 1_M2 1.075 o-o24 1.060 0-063 0. 1-O20 1.145 0.130 0.008 (fc' . 0 2 1 1 .18'.12l:i 0.m6 t 0.120 a-125 0. 1 7 1 0 .088 1..O44 o.015 1.148i 0.048 1.086 1.034 1"035 1.246 1.069 1.01s7 I 0.065 1.031 0.196| OO37 1.014 t 1 .0085 0.10{ 1.011 1:051 1.028 1..0s5| 1.055 0.004 0.oe3 1.O271 0.140 0.008 1.018 0.0107 | 0 .029 1 .208 1.009 0.050 0.030 1.062 o.098 | 0-020 1.013 't.081 0.044t o.114| o.124 1.078 ' 1.023 1.014 1. d [mm].042 1.O28 1.o23 1.064 1.023 1.o1o 1.080 1.050 1.020 r.206 t-602 0.268 1.045i 0.102 1.0265 | 0.157 U.1 1.137 0.008 1.on 1.024 1 j 2 5 0.016 0.oto o.069 1 .130! 0.013 0.140 1.163 0"067 1.064 p1 = 0.046 1.020 13 14 15 16 't7 18 19 20 21 n 1J 24 25 26 27 2A 29 30 31 32 3i:l 34 1.070 1..046 0.o27 1.007 1.260 1.149 4.018 1.029 1.oo9 1.043 't.164 o.118 | 0-080 0.052| 0.0064 .071 0.0s7 o. 1 9 2 0.

0u .ozr ! 1.o27 . Ganda.028 0.o71 1.77 0.086| 1.ot5 0.046 0.04st 1.0225 0.059 0.036 .o52 1.082 0.2g 0.073 0.1't7 1-t2Z 1.100 0.M1 0'042 0.094 0.080 1.158' 1-164| 0.146 1.040 | 1.071 .034 .051 o.o4o 0.027 o.124 1.O22 O.444 1.082| 1.01s 0.059 1.109 0.060 0.075 0.058 0.141 o"146 0.0280 0.134 1.M2 I 0.191 0.174 1.044 0.o35 0.047 o.009 1.091.016 0.04.0r06 0.066 0.015 .o21 0.065 0.109 o.032 .048 0.M7 .1*.023 0.A s t [ m m 2 ] a = (Ast-As' )*to/(O-8s"fc*b) .165 0.016 0.026 o.170 o-rTl 0-184 0.182 1.04s 0.123 1.050 0.0059 0.038 o.UUJ 0. 1 6 0 0.'t58 1.139 1.oo8 t 1.095 0.040 .039 1.105| 1.024 .005 0.O20 1.0217 0.o17 .0f7 1.039 0.010 0.050 .026 .080 0. 1 0 6 0.044 0.008 1. 1.101.ffi2 | 1.025 0.151i 1.028 | 1.055 | O.025 4.114 | 1.056 o.127 0.008 (fc' .o22 .149 0.069 1.o4e 0.171 1.033 0.067 1.035 0 .r10 ! 1.111 1.u9 .is3 I 1.136| l-141 | 1.125 | 1.157| 1.007 1.0s9 0.068 .018 1.032 .133J 1.120| r.104 0. 0.205 a-212 0.026 0.o22 0.031 .029 1.122 0.078 .034 0.020 .o47 0.010 0.018 .011 0.025 0.128 0.069 0.1 o.053 0.05e| 0.o14 o.013 _014 .029 "036 0.017 .011 .035 0-039 0.130' 1.013 1.(M7 .424 o.O12 1.100 1.014 '1.108 15 0.028 0.132 't.049 1.010 0.0248 0. 1.168 1.002 U.020 o.096 1.049 i 0.0209 o.075 .031 0.186 1.O77 1.091 1.074 1.061 0-013 1 .1 o.036 | 1.151 0.149 0-029 1 .111 L.047 0.156 1.031 1.076 0.036 0.030 0.052 0.127 1.017 o.fi3 | 1.ou 1.030 0.02s | 0-010 1.113 o_087 .122 1.261 .091 1.115| 1. 0 1 8 1.066 .0075 0.o12 1.123i 1j?6 t 1.16ar 1.0082 0.. 1 4 3 o-028 1.022 0.070 .189 1.101 0.079 1.006 0.027 1.118 4123 o.032 0. 1 5 4 o-030 1 .068 0.062 0.()4g 0.226 o.138 1.009 .117 1.101 1.008 o.008 0.O27 r.u3t) 0.086 1.062 U.155 0.029 0.084 1.128 1.o15 0.03€ 0.096| 1.0f4 0 .020 I 't.233 o.017 1.044 i 1.o177 0.oes ! 1.06S| 'l 1.037 0.o27 0.0138 o-0146 o.101 1.054 1.0090 o.025 1.132 0.0130 0.o122 0.050t 0.005 0.003 o.004 0.137 0.016 o.24A o.0035 0.118I 1.l 1.164 1.0288 0.o1o 1.031 0.0296 o-03{ 0.043 .062 0.o24 0.162 1.0051 0.033 0. 1.0s6 0.o24 .143i 1.os7 0:058 0.081 0.087 0.420 .138| 1.006 1.011 1 .13:l 1.03s 0.Lampiran 8.O7g 1.037 n1'o o.075 1.025 0.037 0.017 t 0-006 i 1.160 0.086! 1.041 .016 0.009 1.053 0:045 .177 1-183 U.01e I 1.055 .100| tjM I 1.034 1.oss 0.0043 0.004 U.040 0.064| 1.006 .064 0.0240 0.015 0.o44 -(X6 . 1.052 .0193 0. 0 5 1 o.169 ol74 o.106 1.180 1.066 0.195 1.017 o.U# 0.or2 r.054 .0.0114 0.023 .0233 0.090 1.0169 4.021t o.012 1.150 1.| p1 : 0.146| 1.009 s.038 .062 1.003 o.0e0 ! 1.033 0.077.025 1.009 arnno 0. 0.85.023 1. Kvd MomenTulangan Ganda untukmendapatkan 4O MPa ty - 400 MPa r = ns'tAs =|AsU(b-d) a/d ZJ-/o 50o/o I J'/o 6U-/o 850/0 90lo kvd a/d kvd ald 95o/o kvd ald kvd a/d r<uOI a/d No 1 k"d i .o21 .017 1.0256 0.007 0.198 0.078 0.044 0.148| 1.Ub/ .085 .0& 1. 1.031 .016 .081 r.034 0.m8 .0s1 o.145 1. 1.073.010 .085 0.0161 0.106 1.038 0.006 0.102 0.023 o.20'.034 .030 0.112 1.057 _o7z o05s .o0s8 0.0035 P m a x = 0. 1.008 1.042 0.1 6 1 1.o58 o.0201 0.022 0.053 .163 0.142 0.050i 1.(Ms 0.427 .004 0.044 O.106 1.041 0.109.019 0.0272 0.051 .176 1.015 o.035 .A24 0.080 .Oz'.0185 0.Mn = Kvd Mq batasanlulanganpmin s p act < p max S a t u a n : b [ m m l .007 .o1s 1.0s5 1.031 0.0067 0.045 0.170 1.247 o.0295 d'la s aA28 Catatan : Momennominaltul. 0 6 6 0.o72 0.013 0.0{9 1.013 0-014 0.042 0.059 0.014 .u2 .013 0.047 0. 0 1 6 1.086 1.015 1.034 o.ot54 0.096 1.010 1.020 o.092 0_073 .027 1 . d [ m m ] .165 1.152 1.140 1.056 -058 o.038 0.048 o.011 .068I 1.052 0.135 o.114 0.061 .162| 1.088 o.5 Tabel FaktorPengaliMomenTulanganlunggal.156 0.007 0. 0.219 o.016 1.30) = Pmin = o.UU3 0.029 .o24 .0&1 . 1. atd kvd 2 3 4 J o 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 7J 24 25 zd 27 2& n 30 31 32 3B s 0.O72 1.0264 o.011 4fi12 n nat 0.086 0:O9O 0-095 0.ota 0.040 o.055 o.O2s| 0.082 .053 't.o21 o.

011 1.032 0.109 1.o27 1.071 1.118 1.'t34 1.046.048 0.050 0.009 0. 0.028 0 .047 c o 1 .049 r<vo I aH 1.O97 1.057 0.022| 0.117| 1.029 U. 1 0 1 1.009 0.018 1.036 1.03:} 0.136| 1fl1 t 1. 0 3 2 1.054 1.O24 r.ms I 1.141 1.062 1 .027 1.1il | 1-156r 1.007 1 .020 1.Kvd Tunggal.064 1.020 1 .os7 0.040 o-129 1.ao2 0.019 1.121' 1.osr 0.121 27 2& n 30 31 32 33 34 | 0.o2s6 | 0:0265 | o.020 o.067 1 .045.O29 1.088| 0.0ffi t 1.171 1.029 0.006 0.004 0.101| 0.t 3 3 1.0e7| o.o22 0.049 o.016 Catatan : Momennominaltul.099 1 la4 1.009 1.036 1 .234 0.116 o.025 0.o1e7 t 0.'t59 1. 1 4 2 1.035 0.016 0.016 r.008 0.0€ I 0. 0 .146 1.114 0.018 1.052 0.009 o.0103 | 0.051 1.027 ' 1.094 0.174 1.006r t 0.041| 0.143 1-046 o.13'l 1.449 1-017 0.or1 o.221 0:227 0.104| o.034 1 .005 1.o11 1.06St o.015 0.019 1.014 0.062 0.025| 0.L52 0.012 o.054 0.oo7 t 0.tr12 0.o1m! o.006 0.0.022 1.01e o.099 1.03'l o.023 | 1.0307 .074 o.M5 0.008 0.034 0.018 0.020 0.422 1.120 1.194 0.z4z 0.050 0. 1..146.0s0 | 1.t25 1.142 't. 1.'t60 1.098 0.o1 1 t kvd a/d r<vd I .@8 0-008 0.0120 ! 0.080 1-147 1. 0 1 1 0.104 1.009 i 1.076 ! 1.6 TabelFaktorPengali MomenTulangan untukmendapatkan MomenTulangan Ganda fc = fy = 45 MPa 4oo MPa = r = As'/As Asu(b"d)i I a/d kvd a/d No 1' J .m16 I 0.040 l.057i 0.078' 0.025 0.107 0.070 1.'t47 1.o12 o.144 1.036 0.025 | 1 .048 1.010 0.ft8 0.009 0. 0 1 8 0.081t 0.013 't.063 0.103 0.033 1 O-02S 1.099 o.f39 1.023 0-024 o.032 1 .027 0.034 1.025 1.123 1.032 1.038 0.424 o.163 1.005 0.075i 0.130 1.165 l.016 1.013 0. 0.or12 I 0.084 1.094 1.003 0.125 1.025 o.007 0.075 1. 1 1 4 1.o72 0.1| 1-oss| 1.{1 0.043 0.031 1.067 0. f.036 o.005 0.02e 0.107.168 't.O22 1.016 0.015i 0.040 1-057 1.08e.080 1.O 1 4 0.421 1.021 0. 0 5 1 1.fi4 0.189 o.0086 i 0.or7 1-084 0.o12 o. 1 3 5 1.Mn = Kvd Mr! batasantulanganpmin s p act < p max Satuan : b [mm].0078 . 1 0 1 1.0035 i 0.016 o.031t 1.a42 1-471 1. 0.r2z 1.041 0.o2s. Ganda.023 1.o20s | 0.008 0.005 0.028 1.094 0.084 | 0. 0.141 1.113 1.161 o.015 0.089 0.177 1.154 1.013 1.0069 .128 1.023e 0.73 0.040 't.029 o.038i 0.151 1.028 0.007 0.076 0.015 1-017 1.0035 0.061 0.o.112 | 1.0e7 0.1f I 1. O 1 3 0.004 0.030 0.046 0.089 1.045 1.a4sI o.032 0-0trI 1-109 1. 1.167 1.452 1.005 o.125 1. 0 1 8 1.031 1 .045 ' t .o27 0.157 1..036 1.119 1.149 1.035i 0.064 0.152 1. 1 0 5 1.021 1.023 o.214 0.063| 0.015| 0-014 1.412 1.074 1.o45 o. Lampiran8.010 0.025 1. 1 4 7 1.153 1.0248 ' o.'.187 't.ooE (tc.089 1.011 1.426 0.442 0. r-103 ! 1.076 1.0e3t 1-098.0214 2 0.0137 .072| 0.059 1.03€ 1. 0.050 1.012 0.092 1-066| 0. 1.156 1 .056 1. Ast [mm2l .015 0.094 1.094| 0.154 1.038 1.85-fc"b) r.a222 | a.053 0. 0 6 3 1.ozso .161 1.136 1.0129 t 0.080 o.041 't.027 o.042i 1.009 0.107 o.067 0. 0.065 1.054 0o58 0.010 1.066 1.059 0.0s4I 0.052| o.043 0. 0 1 0 0.038 1 .031 0.084 1.019 0.008 o.085 1.060 ' t . r.054 0-055 0.018 1.o273 | o.165.069 7.241 o.104 1.201 0:207 a.076 o.054 1. 0 3 7 0.(X5 0.o12 0.138 1.oss 1 .089 0.420 1.0t3 o-o13 o.rAt 1 .032 0.o14 0.UJU n n2{ p 1: 0.043 1.023: 0.0146 | 0.o21 o.o2'l ' t .ly 1.030 1.065 1 . 0 1 4 0.067 4.005 0. 0 5 5 1.0231 | O.o4s t I 0.o282 i a.101 0.014 0.f31 I 1. d [mm].079 1.027i 0.123 1.115 1.121 0. 0 3 2 0.058 0.O17 1.0052 | 0.091i 0.016 o.029 0.069 1.047 0-048 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 't7 18 19 N 21 22 0.01s 't.003 0.039 o.133 1.027 1.0171 | O. O 7 1 0.056 1.094 0.026 o_o27 o. o.002 0.65 .(Ms 1. 1 9 1 f.028 0.011 0.046| 0.126t 1'. 0 5 1 0.059i 1.034 I nlc o.081 0:085 0.0314 0.088 1.059 1.128 1.M7 1.161 1 .'!i4 1.062 0.085.006 0.014 1 .165 1.O21 0.067| 1-071| 1.0180 ! 0.o7s 1 .148 1. ald kvd ald kvd ald kvd 0.137 1.034 0.017 0. 0.039 0. 0 .053 o.mo ! 0.076 1.0095 i 0.061 0.o82 1:.074 ' t .OU | l.016 1_080 1.o2ee i 0.183 1.044 0.038 0.006 0"007 0. 1 0 4 a.013 0. 0 1 8 8 .043 0.o4o 0.0154 t t3 24 25 ^^ rD 1.018 1.Ml 1 .m4 0.o22 0.r80 o.30) = Pmln = pmax = d'/a s a : (Ast-As')"fu/(0.o24 0.O44 1.049 1.010 0. 0 2 0 .004 0.036 1.047 1.061 1..oo44 t 0.041 0.05.060t 0.

6l 85 o2 crj + '6 (E o o c\i .c (\t G Q) -) _v o o O q t\ f c l o) o t (l) c0 :l o o o o dt l -:z I a o d (5 o - c) u o n i6 :l (s o o o q <f. (! E g z E o Y 'cn g o o o q ct o E .g crl o d -g o o (f o o J .q.

a (u E (D z E o Y '6 ! N o o) '= o) .Y l c o o o O l- (') o /ft E o - o o o co :J L a o o o n iu f.o (s -o 1 . ([t '6 .q E i: o N CJ .= J pryud0 .

. ilttll | _l i -i-". . (\ \ll I I I o o (f...' t '-I rl *:. 'ci tl ri --l ": 7 i. *'. .f.a E z E o Y '6 .r< ($ L o \i |(i X./ \ -f o o o (o (tr o) o (L 6 ". t\ \ 'l 6l I ''/.'.(a -i .i a o l'.-'\I t'. \ ! : i l bs .\: ir\ -A \r \ .. / \.- l-- ol t/ .a >.\. \ \ '-)\\\ \i t"tsii' o) 6 (f) d i: 'oE J . s rO tl I s o) ll be (o tl E (! rit tl rl fl pvuds I \. t tJ I o o o i o co -:< f. t:jT .\ F r o o o o c.l'. I i \ .I = il E o dl '=:t I I V \ f \ I i f+ >: Rg. (l) U) r ----t.tl f' .N o -o lz ot -l E l f I \ io I o :. q ro -o _t {-:}J /.-.

= E N J pryud0 .d -o -l fiJ o c f -Y f o o c? t\ $ E o) o (o o co I a c (Il o G' o o (L a -ut (t' z o E o Y 'a l< (u o E o) -q o n O .

(E E z E = \< '6 Y (Il o c) E (u L (tl t() o) i5 d .)< f a fit o o) oo f (s .)a - = E o dl o (n .q.= J o o o o o ci pryudE .G' (U -o n) -) .

.\ . \\\'.: i5 (o cj E J pryud+ .t t: :l.\ tt\rr n.b ---1 s-t ||.iI . -\\ o o o o c.a (5 It E z E E Y '6 Y o I :\ : i I I -.'l f 'r/ I I I t_ -l \i /x /'.')t.!E o- \ I ' .-):\$ .7 /'.(5 fit q) -) l.r t /-r I r) I: '/'t i \r__i GI -a- - ... N ll . tl (D \ .. I \ \1 0) (L o t.l l l == (.s sf tl -- n\.e bs tl \ \' E (t. { .\tt 'r \\. o N ulfl sr ol l >o\l I ! c tl 4t--F\! ct) o (U \/ \ \ \ :l I € ...'t.bft iit -c' = o o c) F* fi/ 'll 1r t: lr \1 co o o co L f E c) s . i (! i I {... e! -c\ y. i r.i I o : : I \ t' I .x rJ) ll .irt s tl o ... (u o . (xl _. I .

l = c (D (n o L (D (D :t -!l a L a (g o (L o q) .= E J puud+ .(U (It -) v f. (! i5 N d .a o o o E z E :4 -6 x N o '= o.

\ = -: -- E co O L Q) .L roo|f)or..\ .. \ . 'r \\.l / \ l-l). t.. r i \l .R rO . ' E = Y '6 I I I I I -.i :i t. t' ii\ l- tr o T. o o e C\ o o - o o $ [ -'I s fi tl E 6 @ sl s NI '{l t l i ! \ -. \ '.J t -- 'i.r. lt c o c) o oE FeEF-n 'r. r -c a-. N t \/ d -=.I :.- O c = .tl a rJ)l \ | [\t *.9 (U c I il '1tl -*1 -l I tl r .'/ . .' 1 : i t' :l I ri:'\ t.t| rOo\ il .-))\lii' r\.! \. -l .To. _1-I \ a \ \: \ t'\ o st o a q (f) \' . :1 \ ../ ( I t . rl -'-.\ \.'. I t I 'r./ / _ i.. o o o q ro I /'. \: .-.lz t I -l 0 '=. . '\\\.i r i f' F !-. _-i N.. T i'r\ *"\ H 't \\ A -l l\ { O I I I z o -i'l I i \ r.. t \.-b-.i \ r ii+ Ir Xt r). c! !l (D IY \ t .'.:i l* / '. o) o \ -'1 CJ (t. . I cd I I i-i r ./ t t...r)o C!NF o o o e o pryuds J . l :\ \ . \ \.(t (! - 0) -t . ti ! ) a o o (! :f -Y '..

C (u E @ -. lz c f = o o <) q t o co IZ 0) a q t\ q) o o o q (0 o (L o (s o o o q ro N o€ o-a o qti sf' A a o o o q (f.= E J e o . a .9 z E o Y '6 I (U E o o o o c.i o 0) o o (f q E 6 o ol o L o o o o. cj .

A LAMPIRAN .

o . Budianto.LampiranA Daftar Nama a) Pemrakarsa Penyusun / Subdit PenyiapanStandardan Pedoman. lr.M.Eng. ST Sukisno. Laneke Tristanto lr.Sc lr. M. MT ST. JokoSulistyono. JajaPryadi. o o .Depaftemen Pekerjaan Umum.Sc lr.Sc lr.DirektoratBina Teknik. MT ST. HeriYugiantoro. Palgunadi. Agus Nugroho.Sc lr. M. MPPM lr.Eng. MM lr. ST Sarmin.lr. lwanZarkasi. BE .Sc lr.Eng.Sc Prof. Bambang Widianto. o o .Eng. M. M. HerryVaza. WilanOktavian. M. Didilrahadi Asep Hilmansyah. b) Tim Pembahas o o o r o e o . ST Yudhohrui Hadiarto.Eng. DirektoratJenderal BinaMarga.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful