MANUAL

Konstruksi dan Bangunan

PERENCANAAN BETOI$ STRUKTUR BERTULANG UNTUK JEMBATAN

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT BINAMARGA JENDERAL

PRAKATA

jal pembinaan an Sa l a h sa tu a sp e k p e n ti n gu ntuk menunjangkeber hasialan a d a l a h d e n g a n te rse d i a n ya m a, Standar ,Pedomandan Manual ( NSPM ) , Nor y a n gda p a td i te ra p ka d i l a p angan n denganm udah. Untuk mengatasi permasalahandi atas, DirektoratBina Teknik Direktorat J e n d e ra lB i n a Ma rg a D e p a r tm enPeker jaanUm um telah menyusunM an ual Perencanaan Struktur BetonBertulanq untukJembatan. M a n u a l i n i d i su su n d e n g an m emper hatikanm asukan dar i nar asum ber jalandan jembatan. b e r k o mp e ted a n ya n ga h l id i bidang n peker jaan p T a t a c a ra e n u l i sa n n u a l n i mengacupada Pedom an ma ( i Nasional PSN ) Standar No. B tahun 2007.

Apabila dalampelaksanaannya ditemui ataupun terdapat kekeliruan kekurangan pada manualini, akandilakukan perbaikan dikemudian dan penyempurnaan hari.

Jakarta.

Desember 2008

Dir ekturJender alBina M ar ga

UL$ti,, L^L\,\LFG-(,N
A. Hermanto Dardak

Daftar isi

Prakata Daftarisi gambar Daftar Daftartabel 1 . P e n d a h u l u a.n. . . . . . . . . . . . . . . 1.1. Ruang Lingkup 1.2. Pemahaman terhadap Struktur Jembatan 1.2.1. Umum 1.2.2. Tipikal Struktur ............ AtasJembatan 1.2.3. Tipikal Struktur Bawah Jembatan Penjelasan Persyaratan UmumPerencanaan ................ 2.1. SyaratUmumPerencanaan Struktur Beton 2.1.1. UmurRencana Jembatan yangDigunakan 2.1.2. Satuan .......... 2.2. P r i n s i p m u m e r e n c a n a a.n. . . . . . . . . . . . . U P . . 2 . 2 . 1 . D a s a r m u m e r e n c a n a a.n . . . . . . . . . . . . . U P . . 2.2.2. Asumsi Anggapan dan Perencanaan .......... (PBKT) 2.2.3. Perencanaan Terfaktor Berdasarkan Bebandan Kekuatan 2.2.4. Perencanaan Berdasarkan BatasLayan(PBL)........ 2.2.5. Metode Analisis 2 . 3. Sifatdan Karakteristik Material Beton 2.3.1. Kekuatan Nominal Beton 2 . 3 . 2 . T e g a n g alni n. . . . . . . . . . . . . j 2.3.3. Lengkung Tegangan-regangan 2.3.4. Modulus Elastisitas

I

ii
V

vii 1-1 1-1 'l-1 1-1 1-3 1-10 2-1 2-1

2.3.5. Angka Poisson
2.3.6. KoefisienMuaiPanas 2.3.7. SusutBeton padaBeton 2.3.8. Rangkak 2.4. Sifatdan Karakteristik Material BajaTulangan Non-Prategang 2.4.1. KekuatanNominal 2.4.2. Tegangan ............. ljin 2.5. Sifatdan Karakteristik ............... Material BajaTulangan Prategang 2.5.1. KekuatanNominal 2 . 5 . 2 . T e g a n g alni n. . . . . . . . . . . . . j 2.5.3. Modulus Elastisitas 2.5.4. Lengkung Tegangan-regangan 2.6. BebanRencana 2.7. Persyaratan Kekuatran Beton 2.8. Persyaratan SelimutBeton 3 . MetodologiPerencanaan ................ 3.1. Pendahuluan................ 3.2. Pokok-pokok Perencanaan ........... 3.3. Tahapan Perencanaan ............... 4 . Perencanaan Kekuatan LenturBalok

2-1 2-1 2-1 2-1 2-2 2-2 2-2 2-3 2-3 2-3 2-4 2-4 2-6 2-7
2-7 2-7 2-10 2-13 2-13 2-13 2-15 2-15 2-15 2-16 2-16 2-'16 2-16 2-17 3-1 3-1 3-1 3-1 4-1 4-1 4-1 4-1 4-2

4.1. Umum
4.1.1. Kondisi BatasPerencanaan Berdasarkan PBKT

4 .1 .2 . A su msi e re ncanaan P ................
4.1.3. Tipikal Keruntuhan Balok

4.1.4. Penentuan RasioTulangan Keruntuhan BatokBerimbang 4.2. Analisis BatasBalokPersegi Tulangan Tunggal 4.2.1. Penyederhanaan Formulasi untukTabulasi 4.2.2. Langkah-langkah Mendesain Balokdengan TabelManual 4.2.3. Formulasi untukDesain Manual secara

4.2.4. KekuatanMinimum 4.2.5. Syarat Tulangan Minimum 4.2.6. Syarat Tulangan Maksimum
4.2.7. Jarak Tulangan Perencanaan Kekuatan BalokTulangan Ganda 4.3.1. Analisis BalokTulangan Ganda 4.3.2. Analisis BalokTulangan Gandadengan Tulangan TekanLeleh.... 4.3.3. Analisis BalokTulangan Gandadengan Tulangan TekanLeleh Menggunakan TabelManual 4.4. Perencanaan Kekuatan Balokterhadap Geser 4.4.1. Kekuatan padaBalok GeserRencana

4-3 4-4 4-5 4-8 4-8 4-10 4-'t0 4-11 4-11 4-21 4-23 4-24 4-28 4-31 4-31 4-31 4-32 4-33 4-33 4-36 4-36 4-38

4.4.2. Kuat Geseryang Disumbangkan Beton oleh 4.4.3. SyaratsyaratTulangan Geser 4.4.4. Kuat Geseryang Disumbangkan Tegangan oleh Geser 4.4.5. Tulangan Geser Minimum 4.5. Perencanaan T ............... Balok 4.5.1. Balok danBalok T T-Semu 4.5.2. Analisis Balok Tulangan T Tunggal 4.5.3. Analisis Balok Tulangan T Ganda........ 4.5.4. Analisis Balok Kotak Hollow........ 5. Perencanaan Kekuatan Ko1om........ 5 . 1. U mu m 5.1.1. Faktor Reduksi Kekuatan... 5.1.2. Prinsip Perencanaart................. 5.2. Perencanaan Kolom Pendek...... 5.2.1. Diagram InteraksiKolom........ 5.2.2. Perencanaan Menggunakan Diagram Interaksi..... 5.3. Perencanaan Kolom Lamgsing... 5.3.1. Pembesaran Momen untuk Kolom Bergoyang.............. tak 5.3.2. Pembesaran Momen untuk Kolom Bergoyang. 5.4. Kekuatan Kolom dalam Kombinasi Lentur Biaksial Tekan. dan .. 5.4.1. Asumsi Perencanaan................. 5.4.2. Perencanaan pada Momen Berdasarkan Masing-masing Lentur secara Terpisah.... 5.4.3. Perencanaan Lentur Biaksialdan Tekan 5.4.4. Persyaratan Tulangan untuk Kolom 6. Perencanaan Kombinasi Geser Puntir.. dan 6.1. Penggunaan Metode dan Perencanaan.......... 6.1.1. Pen99unaan.............,... 6 .1 .2 . Me to dP e re ncanaan................. e
6.2. Kekuatan puntir 8a1ok.......... 5.3.3. BebanTekuk......... 5.3.4. Syarat Kelangsingan................

4-50 4-57 5-1 5- 1 5-1 5-1 5-2 5-2 5-4 5-5
5-5 5-6 5-8 5-8

5-14 5-14
5-14 5-15

5-15 6-1 6-1 6-1 6- 1
6-1 6-2 6-3 6-4 6-5 6-6 6-7

6.2.1. 6.2.2. 6.2.3. 6.2.4. 6.2.5. 6.2.6.

Syarat Tulangan Puntir...,..... Torsi Keseimbangan Torsi dan Kompatibifitas................. Tulangan PuntirMinimum.... Definisi danP.o.............. A.o Detail Tulangan Puntir.. Bagan Perencanaan danGeser.. Alir Puntir
ill

7.

7-1 7-1 7-1 7-2 7-2 7-3 7-3 7-3 7 .2 .1 . U mu m padaPelatLantai 7.2.2. Kekuatan 4-5 GeserNominal 7-6 7.2.3. LuasMinimum SengKang Tertutup..... dari 7.2.4. Detail 7-6 Tulangan Geser.. Perencanaan 8-1 Dinding... 8.1. Penerapan 8-1 8 . 2 . P r o s e d u re r e n c a n a a n . . . . . . . . . . . . . . . . . 8-1 P 8.2.1. Umum 8-1 8.2.2. Dinding 8-1 hanyaDibebaniGaya Sebidang. Vertikal 8.2.3. Dinding 8-1 Dibebani dan GayaVertikal HorisontalSebidang............... 8.2.4. Dinding ................ 8-1 Dibebani GayaHorisontal Tegak Dinding Lurus 8.2.5. Dinding Dibebani Sebidang GayaHorisontal dan GayaVertikal 8-2 Tegak urus indin9............... L D 8.2.6. Dinding 8-2 merupakan Bagian dariStruktur Portal....... 8.3. Pengaku Pengikat 8-2 / Dinding...... 8.4. MetodePerencanaan 8-3 Disederhanakan untukDinding Terikatyang Menerima hanya GayaVertika|................ 8.4.1. Eksentrisitas 8-3 Beban Vertikal...... 8.4.2. Perbandingan 8-3 Tinggi Maksimum dengan Ketebalan.. Efektif 8.4.3. Tinggi Efektif......... 8-3 8.4.4. Kekuatan 8-4 AksialRencana dari Dinding 8.5. Perencanaan Dinding 8-4 untukGaya Horisontal Sebidang... 8.5.1. LenturMinimum.... 8-4 8.5.2. Penampang 8-5 Kritis Geser 8.5.3. KekuatanGeser......... 8-5 8.5.4. Kekuatan 8-5 Gesertanpa Tulangan Geser......... 8.5.5. Sumbangan Kekuatan Geser olehTulangan Geser........... 8-6 Dinding 8.6. Persyaratan Tulangan 8-6 Dinding...... 8.6.1. Tulangan 8-6 Minimum.,.. 8.6.2. Tulangan 8-7 Horisontal untukPengendalian Retak......... 8.6.3. Jarak 8-7 Spasi Tulangan............ 8.6.4. Pengekangan 8-7 Tulangan Vertikal.... 9. Perencanaan 9-1 Korbel..... 9.1, Penerapan. 9-1 yang 9.2. Faktor-faktor PerluDipertimbangkan dalamPerencanaan....................9-1 9.2.1. Tinggi 9-1 MukaSisi 9.2.2. AksipadaKorbel 9-1 g-2 9.3. Prosedur Perencanaan................ 9-2 9.3.2. Penampang 9-2 Kritis.......... 9.3.3. Kebutuhan 9-2 Tulangan Total. 9.4. Persyaratan Tulangan... 9-3 9 .4 .1 . T u l a n g a n n i mum.... 9-3 Mi 9.4.2. Sengkang 9-3 Tertutup..... 9.4.3. Pengangkuran 9-3 Tulangan Utama Tarik

Perencanaan Kekuatan Pe|at.......... pelatLantai 7.1. Perencanaan Kendaraan terhadap Lentur........ 7. 1 . 1 . T e b a M i n i m u m e l a L a n t a i . . . . . . . . . l P t 7 . 1 . 2 . T u l a n g aM i n i m u m . . . . n 7 .1.3. Penyebaran Tulangan untuk Pelat Lantai......... 7 .1.4. Pengaku Bagian Tepi........... 7.2. Perencanaan PelatLantai terhadap Geser.........

tv

..1 0 Tipel-Girder Segmental. 4-3 Penampang. .. . 1 r Gambar 1... 4 r Gambar 1..2 Perhitungan danMnuntuk Pn Distribusi Regangan Suatu (Sway PortalBergoyang Frame) (Sway Portal Bergoyang Frame) FaklorPanjangEfektif.8 Jembatan Girder.3 G a m b a1 .. Dusseldorf.............2 Gambar 1.. 1 5 r G a m b a4 ... k GarisKerjaAksi dari Resultante GayaAksial Spasiantara Tulangan Longitudinal Kolom ......5 Gambar 4.. BalokT dalamMomenPositifdan Negatif 4-37 LebarEfektifBalokdenganSayap 4-38 Analisis 4-39 BalokT Tulangan Tunggal Analisis 4-40 BalokT Tulangan Tunggal KondisiTarik Penampang.. Cikubang-Jawa Pembagian Beton Analisis dan Perencanaan ElemenStruktur Bertulang 1-18 2-5 Kurva Tekan f-e Beton Kurva 2-6 Stress-Strain Beton Grafik 2-9 Faktor Susut Grafik 2-12 Faktor Rangkak = (Kurva Contoh Kurva Tipikal Baja Tekan Stress-Strain Tulangan Kurva 2-13 Tarik) Tahapan 3-2 Perencanaan ..1 Gambar 4. .8 Gambar 4....17 Gambar 5.7 Gambar 4. Jembatan Barat.1 Gambar 6. Tulangan 4-21 Tekan Efektifitas Tulangan Defleksi Akibat Beban TekandalamMengurangi Tetap(Sustained).ffi 4-3 i"nir ... Regangan Dan Gaya dalam Balok KondisiKeruntuhan Tarik.2 Gambar 5...........4 Gambar 6..2 Gambar 4.9 Castlewood Canyon.... MacGregor . 1 . . Box Lauderdale Airportlnterchange 1........ 2005.6..5 Gambar 5..4... 6 r Gambar 2.4 Gambar 2. 1 .. ..5 G a m b a1 ...2 Gambar 2..8 Gambar 4.*.1 Gambar 1...5 Gambar 3...2. 1948.. 1961 (Arc Jembatan Pelengkung Bridge). 4-4 4-7 Diagram Analisis Alir Tunggaf BalokTufangan (Manual) 4-9 Diagram Desain Alir BalokTulangan Tunggal 4-11 Spasidan Selimut Tulangan Perbandingan Penampang tanpa TulanganTekan (a) dan dengan (b)....4 Gambar 5..4 Gambar 4. 1-9 Jembatan Solid-Slab... 5-3 5-9 5-10 5-10 5-11 5-14 5-16 TorsiKeseimbangan TorsiKompatibilitas 6-3 6-4 . 4-22 Penampang. .1 Gambar5. Regangan GayadalamBalokKondisi Berimbang Dan Penampang.9 Gambar 4. 1953 Box Dusseldorf.. Tekan 4-41 Regangan GayadalamBalokT Kondisi dan Diagram Analisis 4-43 Alir Balok Tulangan T Tunggal Analisis 4-50 BalokT Tulangan Ganda Diagram Analisis 4-53 Alir BalokT Tulangan Ganda Superposisi 4-57 Gaya-gaya KopelBalokKotakHollow Diagramlnteraksi 5-3 Kolom Gambar 4..... Regangan Tegangan Tulangan dan Beton Bertulang PadaPenampang Tunggal 4-2 'b...3 Gambar 5....6 Gambar 4..7 Gambar 5...ror crai{ Perbandins"n K...1 Gambar2.. (AASHTO k LRFDsec.10 G a m b a4 ..6 Gambar 5...1 Gambar4...... ReganganDan Gaya dalam Beton denganTulangan Tekan 4-23 BalokT dalamSistem 4-36 PelatSatuArah ......7 1-2 Komponen Prinsip Struktur Atas.. .........3 Gambar 4.13 G a m b a4 ..12 Gambar 4..3 Gambar 2....Daftar Gambar G a m b a1 . g Nomograf untukFaktor Panjan Efektif..i...... 1-8 Jembatan Gider Segmental.....5). 1 4 r G a m b a4 ... 1 6 r Gambar 4. JamesG.7 Gambar 4. 1 1 r Gambar 4.

.. BalokTinggi Kantilever 6-5 7-4 9-1 vl ....1 pambar9........1 Definisi danAn ..........Gambar 5.3 Gambar 7. Ao Keliling Geser Kritis .

.Daftar Tabel Tabel1...L.4 Tabel'1.5-2 Tabel2.......1 Tabel1...Beton .BetonPrategang ..2 Tabel1.......1 Tabel3..... Fondasi JenisBangunan Bawah....3 Tabel3. Atas 1-4 1-5 1-6 'l-7 1-11 1-12 1-13 1-14 1-15 1-16 1-17 2-10 2-11 2-16 2-17 3-4 3-5 5-17 Persyaratan Kekuatan Beton ntuk Abrasi .. (b) Atas JenisBangunan (c) . .....Beton ..... .8 Tabel1....8 Tabel2..6 Tabel1.PangkalFondasi Tiang(b) KoefisienStandarSusut Beton sebagaiTambahanReganganJangka Panjang Koefisien Standar Rangkak Tambahan Regangan Jangka Betonsebagai Panjang Jenis (a) Bangunan . ........ JenisBangunan (b) Bawah Pangkal Fondasi Langsung . JenisBangunan Bawah JenisPilar.7 Tabel1.1 Tabel2..2 Tabel5......4-1 JenisBangunan .. JenisBangunan (a) Bawah Pangkal Fondasi Langsung .. Atas.2 Tabel2...5 Tabel1...PangkalFondasi Tiang(a) JenisBangunan Bawah.BetonPrategang JenisBangunan (d) Atas.SUntukBeton UkuranTulangan untukSengkang Spiral dan vtl ...6 Tabel1. u SelimutBetonBerdasarkan PadaBetonPrategang ....3 Tabel1. JenisBangunan (a) Bawah Pangkal Fondasi Sumuran JenisBangunan (b) Bawah Pangkal Sumuran ...... .7 Tabel1.... DiameterTulangan FaktorBebanKeadaan BatasUltimate FaktorReduksi Kekuatan U.

DaftarLampiran Lampiran A DaftaxNama .

jurang. * 3. betonringan ( beratisi + 2000 kg/m3. betonbermututinggi (fc' > 60 Mpa).I. Pnxo. * *) berlakujuga untuk kategori dua beton terakhir dengancatatanperlu penyesuaian perilaku dan penelitianyang dapatditerima. struktur atasjembatan (superstructure) 2. Fondasi Adapun yang dirnaksuddenganstruktur atasjembatanadalahsemuakomponenyang beradadi atas perletakanjembatan. jalan atauhambatan lembah.fc'antara20 MPa s.2. 1.fc'antara20 MPa s. l-1 . Fungsi dari struktur atas adalah sebagaielemen horizontal yang menahanbeban-beban atas lantai kendaraanuntuk ditransferke di elemenstruktur bawahatauke perletakan. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulang untukJembatan Hal.1 PnuatuutN Uuaa JsantrAN TERTTADAv STRUKTUR Jembatan adalahsuatubangunanstrukturalyang digunakanuntuk melewatkanorang atau kendaraan di atas dua daerahlkawasanatau ruang yang terpisah oleh sungai.d 40 Mpa ). fisik lainnya.1 Raz.ne Lmexup Perencanaan strukturbetonini digunakanuntuk merencanakan o jembatanjalan raya o jembatanpejalankaki Dibangundenganmenggunakan l. strukturbawahjembatan(substructure) 3. 2.2 1. Secara umum strukturjembatan terbagiatasdua bagian: l. betonnormal ( beratisi + 2400kg/m3.d 60 MPa ).lnuLultt I PBNDAI{ULUAN 1.

T-girder. MemberPrimer lalu longitudinal(searah Member primer fungsinyamendistribusikan bebansecara prinsif biasanya lintas) dan secara untuk menahanlenturan. Pnuo.str I otrs Pernukocr: r i Peloi Jemboicm Gambar 1.1Komponenprinsip strukturatas sebagai berikut : Stnrkturatasjembatanterdiri dari komponen-komponen 1. Pelat lantaijembatan Pelat lantaijembatanadalahkomponenstrukturjembatanyang menahanlangsung lalu lintas kendaraan atasjembatan.aawu.Biasanyabagian ini terbagi menjadi beberapa yang terbuatdari bahanbituminuous. Permukaan jembatan(wearingsurface). box-girderataulainnya. 3 . 2 .l.l-2 . MemberSekunder Member sekunderadalahpengakudiafragmaatau ikatan antaramember primer yang direncanakan untuk menahandeformasi struktur atas dalam potonganarah melintang dan membantu mendistribusikansebagianbeban vertikal di antara girder-girder. atas Porsi dari potonganpenampangpelat lantai jembatan yang menahanlalu-lintas lapisan kendaraan secaralangsung.Fungsi utama struktur pelat lantai adalah di mendistribusikan beban-beban sepanjangjembatan secara longitudinal atau mendistribusikan bebansecara tranversal.Member direncanakan utamatipe balok sepertibetonI-girder. 4. Manual P erenc anaanStruhur Beton B ertulang untukJembatan Hal.

voided slab (pelat berongga). jembatan strukturbeton 2.2 TrcTr. i di Jembatan struktur atasbeton yang dimaksudkan sini adalahjembatanyang dibuat dari material beton baik pada keseluruhan ataupun sebagian elemen struktur pembentuknya.dinding ataupunberupa pangkalj embatan(abutrnent). jembatanstnrkturbaja 1 3.tw Illemen struktur bawah biasanyadapat berupa kolom pier . Tidak dibahasdalammanualini Manual Perencanaan Struhur BetonBertulang untukJembatan Hal. Adapun box girder.Padajembatan Struktur beton l-Girder atau T-Girder.".2. kemudian setelah balok gelagarjembatan dibuat terpisah pada saat pembuatannya. Adapun bagian fondasijembatan biasanyadapat berupafondasi dalam. Pztnnnuu. box girder. concreteslab (pelatbeton).Elemen struktur horizontal pada jembatan struktur beton biasanya dapatberupagelagarbeton i-Girder. pelat kendaraandisatukan dengan elemen gelagarnyasecara integraldari semulapembuatannya. Jembatan strukturk. 1. atau fondasi dangkal.aTSrnarranATASTEMBATAN Secara umum struktur atas jembatan dapat dibedakanmenjadi 4 bagian menurut materialpembentukelemenstruktumya: l. ereksen disatukan dengan pelat kendaraansecara integral agar terjadi komposit.I. 1-3 . T-Girder.

mbilin lr! Peli! Brton btrltjlin$ Itl: Pcltt brfon300 10-18mI 1r18 lc) K6{. Poyn.115 1 llI Gatogarb€toa bott 1t12.Beton (a) Tabel l-1. Jenis bangunan Jcoir Smgvnan At[t bato{ }o.ttt Atas .I.1t15 anaanStrukturBeton B ertulang untukJembatan Manual P erenc .t 5-13m I tltS 'T' lcl Cetdtrrbo(o^ 1'13.{lDrrect.enutu.tirtrnn t I I I | I 8onlul bontmg ulrtnl J.

bolrl 30-70m 1R0rata2 estetika Josnbtron Dctoop|rtokon : lrl $c0rnrnFn:rt m 6-'12 1t20 fungsional lbl So0nenp. PnNo. rongeo tungstt . bott b!?€hggl 1 6 .tN Tabell-2.s! beron{g! 6-16m 1t20 fungsional lcl Stlnrn lrrongia horapot4ocagfn lofitai lralon 8-14m 1/1 I fungsional .l.1-5 .2 0m Manual Perencanaan Struhur BetonBertulang untukJembatan Hal..qnutu. JenisbangunanAtas Betonft) Jlnb Baaguaro Atrr 8ofttul brotorto utrmt Vrrlotl Bchr!rg Fatbtndh$rn htt $rikd tho0ltbonlong Prnoapilrn Jrnrbotrn botonbrnuhng '! Blton luonluk Itl Lon0k\rng 0r'.

1-6 .. 20-50m 1t17.n drnoan linlrl kofioodt.5 baik 1t20 tl Golrgar bok3rntn€.tnutu.5 baik lil Gslagof b€l8 rnorolhik drlim bentan0 to8orhonE.qN Tabel l-3. Jenis bangunan Atas .l. Oontul bontnng utrrma Vrimi Eentnnt PBrbonfrn0in hrL ripll(0l tincollbnntana ?onompllan 1 8 .ut. Pnvo.BetonPrategang(c) Jcnlr Eonguno{r Ator Jonrltnlrllrhoton Ptetolnn! thl Grlagrr bot| Frisa Frnilrno. ltntilove. &clthstnaea lta$ 1q 1.4 0 m 1I15 1/16.39 6-150m 1/18 1/20 estetik Manual P erenc anaanStrukturBeton Bertulang untukJembatan Hal.

roan Inh(oi bcton hompoiit 6slom bgAlntto thltltrlJs. 'r2-35m 1 8 .1-7 . 2 0 .BetonPrategang(d) Tabel l-4.1! .I.1 / 1 6 . f!|3ci 0cnagln$.5 fungsional mendetaildalam laporanini akan dititik beratkanpadaelemenAdapun pembahasan elemenstruktur atasyang terbuatdari beton bertulang saja. 16-25m 11151r16.4 5 m 1r16. I orc'DcA{0rr}0!n dcn{r+ lefltli lo$tutoiit ddem btntsng frrftfi0!|. Jenis bangunan Jofilr Bln$rnrn Arrt Jafibtrart brton 9r'trlrn : orolul boeileng utrora Vsrlatl Bnnl*r! ?arbaadlogm htl dp*el tlno*iIbonunft Paotmgarn I ldl Oelooar dcrnrn lrntal ksnrgocitdllom benlons redethrrp : r nfDrlenco0n0tn .3 5 m 1 i l 5 .5 tungEional 'T'-prica hl Gctlinr pgnqlin$an.5 fungsional tlt Grb0r.t Atas . Manual Perencanaan StrukturBetonBertulang untukJembatan Hal. PwnAnuLu.5 1/17. 5 fungsional 'r8-25m 20-40m 1t17.s. ptJ 4 patcn FOnC0l^01^ lll 6clo0$ | do.I.

1n" Airport Interchange. I -8 . box box Gambar 1.l. 1953 Manual Perencanaan StruWurBetonBertulans untukJembatan Hal.Dtisseldorf . Lauderdale Gambar 1.1Jembatan girdersegmental. PrNo..lautt.2 Jembatan girder.

3Jembatan Solid-slab. 1948 Manual Perencanaan Snuhttr BetonBertulang untukJembatan Hal. 1961 Gambar 1.I. 1-9 . Pnxn. Diisseldorf . Castlewood Canyon.tuuruax Gambar 1.4Jembatan (Arc Pelengkung Bridge).

1-10 .I.5Jembatan .3 Ttprcat Srnaman Bawnn JrunnrtN Strukur bawah adalah komponen struktur jembatan yang menyalurkan gaya-gaya pada fondasi.2.2005 Gambar 1. PtNo.nurcs:u Tipe l-GirgerSegmentalCikubang-jawabarat. Jenispangkal(abutment) St-ruhurBetonBertulang untukJembatan Manual Perencanaan Hal. 1. Secara vertikal dan horizontal dari bangunanatas (superstructure) berikut : umum Strukturbawahjembatandibedakan menjadidua bagiansebagai l. Jenispilar (prer) 2.

Jenis bangunan JENIS PILAR TINGGI TlPlttAL(m! 0{024t0 PILAREALOKCAPTIAIIGSEDERiIA}IA 0ua baril tiang nd&lnh maoimurn PILAR I(OLOil TUIIGGAL dianiurkan kolom sirlcutar psda alirEn arus --'*& T--_-? T I t5 PILARTEUB0K Uirrrq bun{fsr dan diftyemen teff]bok _*--@ icroai ar.da atimn aru lpari kolom 20 mcmhantu ketancartn arug r.Oleh karenafungsinya sebagaipenahantanah maka elemenstruktur ini biasanya tertimbundi dalamtanah.JenisPilar Tabel I-5.J 6 2S f--T l-Tl 5 15 15 PILAR FORTAL OUA TIIIGI(AT 2S PILARTEIIBOK PEITAM PA]IGI pcnampang ini tid* baik dlm rnenatran riiran arug eebdkrrya digunak8n dl damt 25 vertikal Sedikit berbedadenganpilar.niurkan kolom lirkuhr p.1.11 .I. penahantanah. pangkal jembatan selain memikul gaya-gaya pangkal juga difungsikan sebagai dinding maupun horizontal dari superstructure. Manual P erencanaan Struldur Beton B ertul ang untuk Jembatan Hal. Ptuoeuutunu Bawah.h dirln rn€mbantu ke|rincarun 6ru! d6n rtlenguringi geruun PILARFORTAL SATUTIIGKAT (ICOLOI!4 GAUOA ATAU iiAJEUUT) da.

-$ebar Pelattniak*q -{* I lebar tennbok il penjanE pelatt iniak I tTrF I DEPAN Marual Perencanaan StrukturBetonBertulang untukJembatan Hal. Ptttolnutu.. t I lii lii Ferlindungnn terhadap geruasn diperlihatkan eebagAilnuntuk keiilasan DEFAN ELEVASI rht -$ehar panEkal -{ .+ . i .l-12 .qu Tabel 1-6. Jenis bangunan Bawah-Pangknl FondasiLangsung(a) jarak entara perletakan t [: i "r.I..

quutu.4tl (b) Bawah-PangkalFondasi Langsung Tabel 1-6.1-13 .l.t LebarbalokkeF*la tinggitembok kepala Perletakan perlirdungan Po*desi S00mm bewah di Dermukafift fisli teneh Ferflukaanasli p tembok enahan :ebalpilecap 1-1 POTOTIGAH Tcnnb*lr ra'fip elevasidepan Toaf. PrNo. Jenisbangunan 200 mm luffi perlirHluilgan tipikal timbuftan t5Ornn t Ttplkrl l**k--.b$kpanuhon {'"" "---i balek depan 3D PANDAT{GAN STRUKTUR pelatinjakuntukkemudahan} terrnasult {Tldak Manual Perencanaan Snuhur BetonBertulang untukJembatan Hal.

5rak i '.1-14 .. Jenis bangunan Jarak pertetakan perlindunqnn terhatlap nt'/. bebas samping 250 rnnt Di.-l.-1 Lebarpanqkat _ --.lu Banah . I. Prttoeautu.PangkalFondasiSumuran(a) Tabel 1-7. pordasi lr liI I '-.r _hbar | -pelst lnlsk tembsk I | sryEp Paniang pelst inlak I OEPAN Manual P erencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.1 t.rnneter surnurafi ELEVASIDEPAN r-r.

PangkalFondasiSumuran(b) Tabel 1-7. kepala balok Lebar kepala tinggitembok Forl slnhar Pondasiperlindungsn \( di 8t}0mm havrah perrnukaan tanaha*li Permukaan asli hsbebassn s6mpins 250mm penf. 1 N *levaai depan 3D PANDANGAN STRUKTUR pelat (Tidak injak untuk kemudahan) termasuk Manual P erencanaan Snuktur Beton Bert ulang untuk Jembatan Hal..1-15 . Jenisbangunan 20$mm perlindungan tuas tipikal timhunan it0 mrr Tlpllal t*L.I.han tembok pilecap P O T O r \ ' 6 . 11 . PnNo.aautunu Bawah.

Pnuotnurum Tabel 1-8.t-16 . JenisBangunanBawah.PangkalFondasi Tiang (a) lamk Elntara pertetalcan I Perl[nrlufig{ln torhcdap iameter tiang g spasitian arah memanjang ELEVASIDEPAN --tsr:h-l spasi tiang erah mesnt{xrg DENAH uirtrEmiffinum Manual Perencanaan Snuktur Beton B ertulang untuk Jembatan Hal.I.

Ppuotautuau Tabel 1-8.PangkalFondasiTiang (b) luas rxlmm tiPikal Per$rHungan 350 mrn tirnbunan tebar hatok kepeta .I.JenisBangunanBawah.l: :L I'i I-i * perletalon FrtmutmrE-rr{ Pondasipertindungan batu6lxlrnmdi baw'h Sermukeanasli ?50mm tipikd iebar ternbok penahan pilecap '--r-.--\-qfi kebebasanssmgng tiang vertlkal harus digunokan dalarn wilayah gerr|pi lr2r3 dan 4 bita dinginl€n peraEakuclaktsal tebat uiung balok cap' \i FOTONGAN{-1 Temhok kefala Eler.O pelatinjakuntukkejelasan| ttidaktermasuk MarrualPerencanaan Struktur BetonBertulang untukJembatan .asi depan *\ Tennbok Oiameter tiarqg Bdok pilecap PAHDANGAN STRUKTUR 3.

Ptuotauru. jbt.Perencanaan GayaV+H Sebidang .Perencangan DaerahPengangkuran .Perencanaan dan H GayaV Sebidang TegakLurusDinding .Fondasi dangkal .Perencanaan Geser CheckSyaratTul.Pelatbeton. Atas Perencanaan Struktur . pelat gelagar'T'.NON PRESTRESS (Mtsal:Jbt.Perencanaan oierhead .6Pembagian Analisis dan Perencanaan ElemenStrukturBeton Bertulang Manual Perenc anaanStrukturBeton Bertulang untukJembatan Hal.Perencanaan Lentur .gelagarbox) barongga.Pengangkuran @'. 1-18 .Perencanaan sayappangkal Perencanaan Fondasi . . .Pemeriksaan SyaratTul.CheckSyarat Kelayanan PERENCANAAN STR.Pemeriksaan (Prestress) Tegangan .PRESTRESS pelat. Jembatanpefengkung(Arch bridge ).Perencanaan balokEelagar .Perencanaan pelatlantai kendaraan .Perencanaan Lentur || . segmen gelagarbox.Pelatlantaikendaraan .Perencanaan diafragma Perencanaan Bawah Struktur . Minimum ll .Pemeriksaan Syaratlul.Perencanaan GayaV Sebidang .Pemeriksaan SyaratKelayanan I @ | | Checf SyaratTut. beton pelengkung/are bridge) boks(box girderr.segmen girder'. .segmen'l(Misal: Jbt.Perenc.STR.i--- KHUSUS JEMB.BETONTUL. Minimum I . Gelagar pracetak.Perencanaan Geser/ Geser+ PuntirI .Perencanaan Gcser/ Geser+ Puntir .Sayappangkal Perancanaan Fondasi .Perencanaan Geser .CheckSyaratKelayanan Gambar1.Diafragma Bawah Perencanaan Struktur .kabel.I.TiangFondasi -----------7-. gelagarbox. bokssegmental Gelagar kantilever.Perencanaan Geser I I I .segmen'T) Struktur Atas Percncanaan .GayaH TegakLurusDinding . SYARATKELAYANAN I | | | | BALOK PERENCANAAN II - PERENCANAAN PELAT I DINDING PERENCANAAN .Perencanaan kolompier .Pilecap .Perencanaan pondasi dangkal pilecap Perencanaan JEMB.CheckSyaratTulangan Minimum . 6elagarbokssegmental Jembatankabel (cable stayedJ.Kolompier .Pemeriksaan SyaratKelayanan || . \ v !.STRUKTUR (MisaLJbt.Perencanaan Detailing Gempa . SYARATKEKUATAN .Pierhead .Perencanaan Geser/ Geser+ Puntirl'l .Pereneanaan abutmenwangkal .Perencanaan Lentur+ aksial .Minimum . BETON TUL. Minimum Tulangan | .STR.Ealokgelagarprestress .Perencanaan Lentur I ."_ \/ STRUKTUR SYARAT KEAMANAN .HitungLosses/ k€hilangan teg .CheckTegangan dgn Cara PBL./\ \.jbt.tN BERTULANG BETON JEMBATAN STRUKTUR JEMB.Perencanaan Aksial + Lentur . TEI(AN EL.CheckSyaratTulangan Minimum .Abutmenvpangkal .

Perencanaan berdasarkan BebandanKekuatan o Perencanaan elemen lentursepertibalok.2 DIGaNAKAN SATUAN YANG Internasional Bsrdasarkan SNI. Perencanaan Terfaktor(PBKT) 1.2.1 Svtnar Uaaa Pnnnxc.N/kl\. oC) 2. 2.1. MPa.pelat .2. dan Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.1 PruNstp Uaau PgnENCANAAN Dtstn Umaa PrnnNceNa.1 AMURRENCANAJEMBATAN Persyaratanumur rencanaj embatan: o o Jembatan umum minimum 50 tahun. Jembatanpenting/khususdar/atau berbentangpanjang 100 tahun. Perencanaan elemenlenturdanaksialsepertikolom/pier geserdan puntir Perencanaan 2. Kontinuitas dan redundansi.2-1 . faktor integriti komponen-komponen .1. Perencanaan berdasarkan BatasLayan(PBL) o Perencanaan balok prategang o Perencanaan deformasi kelavanan dan struktur struktur: Disampingitu. .2 2.ntt elemen Strukturdapatdibagi menjadi2bagian:. o Ketahanan terhadap kerusakan instabilitas. menggunakan sistemSatuan (m / mm.aNAAN STRUKTUR 2. PENYAMTAN UMUMPERENCANAAN 2 PENJELASAN PERSYARATANUMUM PERENCANAAN BnroN 2.

qr.3 B PsnrNctNe.attt B.2. dimana: Q. 2. (2.2-L\ 2. = faktor pengali beban. tegangan -ultimate Tegangan Keria 3 Tegangan iiin = sF Manual Perencanaan Strudur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Sisi kiri mewakili kekuatan rencana. o .tnr. Y.dimana: Rn : kekuatan nominal <D= faktor reduksi kekuatan Sisi kanan mewakili kombinasi penjumlahan beban-bebanterfaktor.2 ASUMSIDANANGGAPANPERENCANAAN Untuk prosedur dan asumsi dalam perencanaanjembatan serta besamya beban rencana harus mengikuti ketentuan berikut: . 2.2-2 .:Beban(Load cases).2.2. Struktur menahansemuabeban yang mungkin bekerja padanya. Menahan beban angin dan gempa pada arah lateral.trnN (PBKT) TERFAKToR PBKT ditunjukan dalam notasi berikut : ORn> dampak dari lY. PENYAMTAN UMUM PERENCANAAN .as Lev. Aspek perlindungan eksternal terhadap kemungkinan adanya beban yang tidak direncanakanatau berlebih.tN BERDASARKANEBANDANKrru.2.4 PERENCANAAN Bennns. Q.att(PBL) yang bekerjadibatasioleh suatunilai tegangan Secara umumnyaPBL adalahtegangan ijin dari materialstruktur. Beban ditentukan berdasarkanPeraturanPembebananuntuk JembatanJalan Raya.

2.3. Menggunakan mekanika programkomputer. bisadiambildari ketentuan: .3 Srcer o.qRAxrnRrsrrK MATERTAL 2.. 0.2. . .yangterdiri antara . banjirdi sekitar Bahaya 2. r .1 KEKUATANNOMINALBTTOT. cara teknik yangbaku. Menggunakan BEToN 2. Kuat tarik Kuat tarik langsung dari beton.nN K. jembatan. Tegangan kerja. prinsipdanalur kerjanyabila menggunakan Drjelaskan ataukeseluruhan Percobaan modelkomponen modelmatematik asaldapatdiaplikasikan. f. retakdanfatik. bisadiambil sebesar: Manual Perencanaan Strudur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL2-3 . f". Deformasi Vibrasi. fc' harus 2 20 MPa dan sedangkanuntuk beton prategang 30 MPa.5 METODEANALIS$ persyaratan sebagai berikut: Metodaperhitungan strukturbetonharusmemenuhi r r .33ff perawatan atau rrarapadaumur 28 hari.I Kuat tekan Kuat tekan beton untuk jembatan beton non prategang pada umur 28 hari. dengan standar Kuat tarik lentur Kuat tarik lenturbeton. PENYAMTAN UMUM PERENCANAAN suatukondisi secara Dengandemikianperencanaan PBL dilakukanuntuk mengantisipasi lain dari: bataslayan. . Korosi. permanen.

6. perawatan standar.I5 .5 . o1*=0.: o Beton tanpatulangan o Beton prategang penuh :0.25 J f"t' (selaindi perletakan).45i"' (untuk semuakombinasi beban). otk = 0.2-4 .2. PENYAMTAN UMUMPERENCANAAN a atau.' addahkuat tekan beton initial pada saattransfer gaya prategang- Tegangan ijin tarik pada kondisi batas layan Tegangantarik ijin penampangbeton. Tegangantekan ijin penimpang beton..3 LENGKUNGTEGANGAN-REGANGAN sebagai: beton Lengkungtegangan-regangan biasadigambarkan Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.ff' :0.1f"' MPa padaumur 28 hari.3. Tegangan tarik yang diijinkan pada saat transfer gaya prategang: a 0.2 TrotNeen utN Tegangan ijin tekan pada kondisi layan Tegangantekan ijin. Tegangan ijin tekan pada kondisi beban sementara atau prategang untuk komponen beton prategang. a 0. 0.3. dengan a 2.5 rfti' Tegangan ijin tarik pada kondisi transfer gaya prategang untuk komponen beton prategang.602' Dimana: kondisi transfer gaya f".lh ' (di perletakan) 2.

2-5 . Manual Perencanaan Struhur BetonBertulanguntukJembatan Hal. berdasarkan tegangan kerja Ditentukandari hasilpengujian regangan kuattekan dari Lokasi maksimum. Diperlukanmesin tekan yang kuat (kaku) untuk mendapat kurva yang lengkap. PnnswnqruttUuuu PTRENCANAAN persamaan matematikyang Dianggapkurva bilinier atau trilinier berdasarkan disederhanakan a a Dianggaplinier.dari test kuatsilinderumur 28 hari. 34 !3 o q 9-r o Padabetonlunak. khususnya setelah melampaui titik puncak.1 Kurva f-a Tekan Beton terhadap responnya Umumnyaperilaku dari materialbetondigambarkan sebagai bebanuniaxialtekan.kuruarelatifdatar setelah puncak rnencapai 0.0(B Gambar 2.2.002 Concrete straio 0.

3.2-6 . -t -\ a a a Ditentukan dari hasilpengujian. .2.2 Kuwa Stress-Strain Beton Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. untuk beton normal sebagai berikut: a (o E" = w"t't .4 MoDULasELAszslru.' Intialtangent modulus . yang terutama dipengaruhioleh material dan proporsi campuran beton.o$. atau dinyatakan . e Gambar2.Nilai E.arnu Uuuu Pranrcaxnntt 2. dalamMPa.tu 1n 1n q) a Secant modulus Strain. Pmsrla. Nilainya tergantungpada mutu beton.E.[f I Ec:47a0 Jr' (sll 03-2847-2002). Biasanyayang dianggapcukup mewakili adalahsecantmodulusuntuk 25% 50%fc'. f.s Modulus elastisitasbeton.

K ut.2-7 .K rt .7 BETON SUSUT Bila tidak dilakukan pengukuranatau pengujiansecarakhusus. 2.=Q t(ts+r))e pengertian: Dengan susutbetonpadaumurt hari. bisadiambil sebesar: Koefisienmuai panjang -6 .... = 780 x 10{ 2"" Nilai 2. bisa diambil sebesar: ' A.u to. = nilai regangan € = nilai susutmaksimum bisa beton.yangbesarnya diambil sebagai: "".6 KoTTTSTNMT]AIPANAS betonakibatpanas.Umur betonyang dirawatbasah t dilokasipekerjaan terhitungsejak7 hari ..dengan t20%o.5 ANGKAPOISSON Angkapoissonwrtuk beton. e*. dan 6"".2.3-l) (2..3.nilai regangansusut rencana beton pada umur t (hari).2 atau o Ditentukandari hasilpengujian.Ko".3-2) (2. atau pertimbangan bervariasi bisa o Ditentukandari hasilpengujian. PensvtnarnuUuuu PTRENCANAAN 2. untuk beton yang dirawat basah di lokasi pekerjaan: €"".K o"t "".u.3. (2.K"t .3. 10 x 10 peroC.3-3) pengertian: Dengan . 2. pengecoran setelah [hari] Ko' Ko' : Faktorpengaruh kelembaban relatiefudarasetempat (%)l tH : Faktorpengaruh ketebalan komponen beton[d (cm)] ManualPerencanaan Struhur BetonBertulanguntukJembatan Hal. ditentukan oleh kondisi campuran beton dan lingkungan pekerjaan: 1"" = K ot .

dapat diambil dari grafik 2. PERSYAMTANUMUM PERENCANAAN K"' K r' Ku' Ko"' : Faktor pengaruhkonsistensi (slump) adukan beton [s (cm)] : Faktor pengaruh kadar agregathalus dalam beton [F (%)] = Faktor pengaruh jumlah semendalam beton [C (kg/m3)] = Faktor pengaruhkadar udara dalam beton [AC (%)] Ku" Ko"' .Ko'.K"". Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2-8 .3 Besaranfaktor-faktotKr".2.Ks' dibawah.

0 Fac=0.o16 cm s ' 0. PERSYAMTANUMUM PERENCANAAN 1.0 0. + S o.75+ 0.n o.2 KL =(3 .l "iro'u 0.9 Kt.H 7o 2030405060 cm 510152025 (b).2-9 .9 0.10 1. Kadar udara.1 '.0 40 50 60 70 80 90 100 (a).9 -/* '-s -tL 0.s (cm) 1 .000214 Btblm Kic 1.193-o.4 | .0 . KelembabanRelatif.4). 3 H: 40< H < t o o ' 1. C kg/rn3 (f).2 ^a d -f 1. Kehalusans (< saringan no.89 o.89 0.r1'o -b 10 t2 40 30 60 50 70 (d).8 ft o =( 0. A7o Gambar2. oa.0127 cml L 1.2.8 lLt crn ?5 30 ta 02468 (c). Slump.7 600 800 1000 12001400 1600 kg/rn3| (e) Jumlah semen dalam beton. l/ .9 o 2 4 6 I tO12 l4 c.7S+ 0. Ketebalan minimumd (cm) 1.193-0.1 1.l:H{40 ' \ .95+O. 0 .0 0.4-o. F 1.8 1.0 o 0.2 611'1 J 1.8 05101520 I + 0.3 Grafrk Faktor Susut Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.o3z2d in.05 o/o o.O4075in.0O8A 0.0348 sacks/cr L0.ol : B o < H < Bo H 0 -:l'3 1.Ylrll 0.4 0.2 1.6 (s.

2.Kr".000174 0.35y"" .3-6'.Kr" ."" Koefisien rangkak. merupakan reganganjangka panjang yang tergantung waktu pada suatu kondisi tegangantetap : t.".3-8) Keterangan: te : regangan tetap elastissesaat akibatbekerjanyategangan = waktu setelah pembebanan lmrtl = koefisien maksimum rangkak t cu Manual Perenconaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.r = @ (2.Ko"' (2. ditentukanoleh rumusan(2. 20 25 30 35 40-60 0.3-5) ""Q).c.000161 0 .3-4) dibawah ini: t o.Kd". maka nilai e"".3-7) (2.t = (r l(ss + r))"".terhitung sejak 1-3 hari setelah pengecoran.3-4) Dimana t menyatakan umur beton yang dirawat dengan cara penguapan.8 RANGKAK PADABEToN Rangkak.o" Tcc= Kh'. . bisadihitungdari rumusan: o-(r) = (rnu * ro'u l(ro )C.000170 0. 0 0 0 1 5 3 2.2-10 .000163 0. PERSYAMTAN UMUMPERENCANAAN Untuk komponen beton yang dirawat dengan cara penguapan(steam cureQ. Tabel2-1 Koefisien standar susut beton sebagaitambahan regangan jangka panjang Kekuatan karakteristik/c' [MPa] Koef. O""(r). susutmaksimuma.3.) (2.dalam satuanhari.. (2.K. bila tidak dilakukan pengukuranatau pengujian secara khusus. Cu =2.

Namundemikianbila tidak dilakukansuatuperhitungan rinci sepertidiatas.makadalam asumsi pada suatu kondisi yang standar.K.5 cm. Kadaragregat halusdalambetonAC : 6 Yo Tabel2-2 Koefisien standar rangkak beton sebagai tambahan regangan jangka panjang Kekuatan karakteristikf "LMP "l Koef.15 40-60 2. rangkakmaksimumC" 20 2. Ketebalan H cm.3 2.ay Uttuu Pnnnuctttttw Kr" Ko" Kr' = faktor pengaruh relatif udarasetempat[I/("2")] kelembaban = faktorpengaruh ketebalan komponen Ueton[a(crr)] = faktor penganrtr (slump)adukanbeton [s(cz)] konsistensi = faktor pengaruh kadar agregat halus dalam beton [f(%)] Kr' K*t = faktor pengaruhkadarudaradalamUeton[eC(X)] = faktorpengaruh i umur betonsaatdibeban p "(hari)l 2.Prnswnar. langsung adalah: Dalamhal ini.0 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2.4 K.o"dapat diambildari gambar Kr" Ko'. slumps : 7. yangdisebutsebagai suatukondisistandar r minimum betond : 15 Kelembaban relatif udarasetempat = 70 yo.'. bisa diambil secara dari Tabel2-2 dibawahini.8 25 )5 30 35 2.Ko"'dan Besaran faktor-faktot dibawah.Kd".2-11 .Kr'.nilai koefisien rangkak maksimum C.

4 Manual Perencanaan StruHur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL2-12 .zz-o.o26s K?= 0.95 0.7 0.8 0.0 0.9 0.05 1.0 0.6 1.95 K. 0.6 t.UMUMPERENCANAAN 2.0 0.4 1.6 010 K t.0 0.0079d 20 30 40 50 60 (b)Ketebalan Minimum [cm] d 0.oo24F I I I no -'-J0 I 5r015 (c)Slump.2 1.80 o.90 G=ll ?1[:il:l[$.75oL (e)Kadar Udara (%) A 02468r012 20 J0 40 50 60 (0 Umur Pembebanan t (hari) saat Gambar Grafik FaktorRangkak 2.10 1.2 1.. l€ = 0.I cmI s 40 50 60 s no.7 ffi = 1.5 0 1.8 0. PERSYARATAN 1.oo67H H>+o% 40 50 60 70 80 90 100 (a)Kelembaban relatifH [o/ol 0.85 0.8 =( | for H<407{ for lt.8 1.4 t.12-0. Kehalusan (<saringan 4).9 0.0 0.E t. {d).F % q r.6 0.}.88+o.82+o.0 0.

r20 _ 100 E .4 Src.l {{i00} €.1? o.08 Strain 0.1viutOplateauyang berbedakarakternya (200) _| yield strength= kuat minimumyang digaransi I SpecineO o.nr Bln TunaNceN. frditentukan dari hasil pengujian. PERSYARATU'I Uuuu PSRENCANAAN o.lfolrPnarrelttc 2.1 KEKUATAN N0MINAL Kuat tarik putus Ditentukandari hasilpengujian. Manual Perencanaan Strulctur Beton Bertulang untuk Jembatan HaI. os / =\ * E (rl 40' J l {400t \_ I I 20 o o -.16 o.5 Contohtipikal kurva stress-strain tulangan baja (kurvatekan= kurvatarik) Kuat tarik leleh Kuat tarik le\eh. kecualiuntuk tidak bolehdidasarkan tendonprategang.z0 Gambar2.2.tx KtnaxrnrusrlK MATERTAI 2./ / I t__n keras (high strengtlsteel) 1 iaja r I €ao = r-T I t_t r t--i-t W I t800.4.04 o.2-13 . tetapi perencanaan tulangan padakuat leleh /" yang melebihi 550 MPa.

aTAN UMUMPERENCANAAN 2. f. 3:.4. PTnsven. Modulus elastisitas Modulus elastisitas baja tulangan.2. Tegangan ijin pada pembebanan sementara Boleh ditingkatkan 30 % dari nilai teganganijin pada pembebanantetap.. bisa diambil sebesar: Koefisien muai panas Koefisien muai baja tulangan non-prategangakibat panas bisa diambil sebesar: Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL2-14 . padatulangan non-prategangboleh diambil dari ketentuan dibawah ini: las polos atau ulir ) bentangnya tidak lebih dari 4 m ).2 TEGANGAN IJIN Tegangan ijin pada pembebanantetap Tegangan ijin tarik.

85 fo. Kuat tarik leleh ekivalen Kuat leleh baja prategang.p. 2.2. fo.2 TEGANGAN IilN Tegangan ijin pada kondisi batas layan Tegangan tarik ijin baja prategangpada kondisi layan: Tegangan ijin pada kondisi transfer gaya prategang Tegangan tarik ijin baja prategang pada kondisi transfer tidak boleh melampaui nilai berikut: ManualPerencanaan SnukturBetonBertulanguntukJernbatan Hal.5. : 0 r 7 5 fo.tN K. PERSYAMTAN UMUMPERENCANAAN 2.5. rpy f : 0.qRAxrnRrsnrc MlrnRLAt Bttt 2.5 Srcar o. diambil f fabrikasi mutu berdasarkan sertifikat sebesar bajayangdisebutkan fabrikator oleh yang resmi.2-15 . dianggap sebagaiberikut: harus ditentukan dari hasil pengujian atau fo. harus ditentukan hasilpengujian.toumnt Kuat tarik putus TatexeeN Pntrnetxc atau dari Kuattarikbajaprategan5.nN r.1 Koxanr.

qN RswcANz Untuk besaran beban dan kombinasi pembebanan.2-16 . PERSYAMTAN UMUMPERENCANAAN 2.4 LENGKUNGTEGANGAN-REGANGAN Lengkung tegangan-regangan baja prategang ditentukan dari hasil pengujian. Lalu lintasmenengah atauberat(kendaraan beratlebih besar dari 3 ton) 20 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL.5. f Tabel 2. 2.ASTISITAS Modulus elastisitasbaja prategang. bisadiambilsebesar: : 200 x 103 MPa : 195x 103 MPa : 170x 103 MPa 2.3 MoDULUSEI.untukkendaraan beratsampai3 ton yang mempunyai 2. Lalu lintas ringan yang menggunakan hidup (karetberisi ban yang mempunyai udara). Eo.qRATAN KEKUATANBEToN akibatlalu lintas abrasi(keausan) akanmengalami Untuk bagianbetonyang diperkirakan diisyaratkan ' sebagai berikut :.5.5-2 Persyaratan kekuatan beton untuk ahrasi Bagian bangunandan/ataujenis lalu lintas Kuat tekanminimum f"'lMPal Jalan untuk pejalan kaki dan sepeda 20 yang berhubungan Perkerasan lantaijembatan dan dengan: l. diambil mengacu kepada standar pembebananuntuk JembatanJalan Raya 2.7 Pnnsv.6 Btn.2.

TAN SELIMUTBEToN dari: Tebalselimutbetonuntuktulangandantendonadalah minimal nilai terbesar a) 1. 2. bagianlain.5x ukuranagregatterbesar b) db atau 2 x db diameterterbesarbila dipakai berkas tulangan. diperlukanspesifikasibeton yang lebih khusus. PERSrA RArtu Uttuu Pgnnuc. tetapitidak kurang dari 35 Untuk lingkungankorosif atau di laut. Lalu lintas denganroda baja 25 35 Harusdiperkirakan.2.tvItt t 3. Tabel2-3 Selimut hetonberdasarkan diametertulanganpada betonnon prutegang Letak struktur beton Diameter tulangan (mm) Selimut beton (mn) Cor langsung di atas tanah dan selalu berhubungandengantanah Bebas 70 Yang berhubungan tanahatau dengan cuaca Yang tidak langsung berhubungan dengan tanahataucuaca D-19s/dD-56 50 < D-16 40 Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.namuntidak harus> 40 mm. d) 50 mm (sistempasca tarik) terhadap seratbawahdan40 mm terhadap e) 50 mm (ujungtendonpasca tarik) atauperlengkapan angkur.8 Pnnsvtnz.(db=diameter tulangan) c) 2 x Diameter tendon. Lalu lintas yang tidak menggunakan ban hidup 4.2-17 .

Komponen struktur cangkang danpelat 25 20 Cara lain dari perlindungankorosi boleh dilakukan dengantulanganyang dilindungi pelapisanulang beton. atau kombinasidari epoxi (epory-coated). cara-cara tersebut atas. lilitan spiral > D-19 < D-16 c.sengkang.2. Tulangan pengikat.2-18 . D-44 danD-56 < D-36 40 25 40 b. atau membranrapat. Balok dankolom utama. PERSYAMTAN UMUMPERENCANAAN dindingdanpelatberusuk Pelat. di Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.

3.Mmoootou Pmrvc. .2 Poxor-Poxor PnneNc.Tahapan perencanaan adalahbersifatuji cobaatau'Trial and error'.Ini dimulaidengan dalamhasil suatudefinisidari masalah berkembang dan yang bergunasetelahbeberapa percobaan dan modifikasi.3 Tnn.AN PgnENCANAAN Maksud seluruh tahapanperencanaan adalah untuk menemukanstruktur yang akan memenuhi pokok-pokokdiatas. 3.1 Pnr.qvt.1.3.3-l .tu 3 METODOLOGIPERENCANAAN 3.qp. Untuk mencapai pokok tersebut tahapan perencanaan digunakan sepertidiuraikandibawah.eeN Strukturjembatanyang berfungsipaling tepat untuk suatulokasi tertentuadalahyang palingbaik memenuhi pokok-pokok berikut: o Kekuatan stabilitas dan struktural o Kelayanan o Keawetan .ev.toenutaey Bagian ini memberikan lingkup peninjauan metodologi perencanaanyang dianut oleh panduan ini untuk mencapai pokok-pokok yang terdaftar dibawah. Tahapantersebutdijelaskan dalamgambar 3. Kemudahanpelaksanaan Ekonomisdapatdisetujui o Bentukestetika baik pokokPokok-pokoktersebutlebih lengkapdijelaskandalamBagian3. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.

4u Gambar 3.1 Tahapan Perencanaan Faktor utama dalam tahapan tersebut dibahas dalam panduan ini sebagaiberikut: A.stu.3-2 . tahapan Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.Mrroootou Pffituc. hambatan dalam perencanaan dalam alternatifdimanabentukstrukturalakhir dipilih adalahfaktor utamadan pertama perencanaan. Pilihan Bentuk Struktural dan penemuan solusi Penentuankondisi lapangan.3.

nilai "normal"atau"biasa" Nilai maksimum mungkin disebut Nilai minimummungkindisebutnilai "terkurangi" Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.S'. > . Beban-hehanRencana i. METoDoLoGI P ERENCANAAN B. Beban Rencana Tersendiri Beban pennanen.pada umumnya lebih ekonomis dan akan menghasilkan jembatan dengan kemampuan kapasitas. Terfaktor(PBKT) 1. lalu lintas dan lingkungan dibahas secararinci dalam Peraturan Pembebananuntuk jembatan. ii. retak dan lainnya.3. Perencanaanyang dihasilkan berdasarkan prinsip keadaan-batas. . dinyatakan dalam pertidaksamaansebagaiberikut: I{ Atau R'. RSM. Perencanaan berdasarkan BebandanKekuatan BatasLavanOBL) 2. Filosofi Perencanaan Terdapat dua pendekatandasar untuk menjamin keamananstruktural yang diijinkan oleh PeraturanJembatan. Dalam perencanaanberdasarkanPBKT. Kombinasi Beban Dalam RencanaKeadaanBatas suatu beban rencanatertentu mempunyai tiga nilai terpisah sebagaiberikut: .2. Dimana: f : faktor reduksi kapasitas pengali beban batas (ulttmate) * knpasitasnominat > K x beban nominal I(:faWor C. namun perlu diperiksa juga terhadap syarat layannya seperti syarat lendutan. Nilai nominal .3-3 . Perencanaan berdasarkan Dua pendekatantersebuttelah dibahas dalam sub bab 2.

Krnu Pengaruh Susut.0(1.0 t.2s 1. sebagai suatumodel numerik.8 0.3 1.1.0 2.7 0. Kr " Pengaruh Pratekan. nominalseperti diuraikan D.2 1. K rru Beban Lajur " D ". Tahel3.80 0 (tidak ada) 0 (tidak ada) Manual Perencanaan Strudur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.8 1. Analisis Struktur Analisis struktur mencakupidealisasistruktur dan pondasi pada aksi beban rencana tersendiri. Krru t.0 0.40 0.0 t.8 0.l Terkurangi(minimum) 0. KrD Beban Lajur " T ".3-4 .7 0.85 0.4 2.25 2.25 Pengaruh tetappelaksanaan..4 Bebanmati tunbahan. Kasusumum Kasus khusus tansfer) 1.7 0. METoDoLoGI P ERENCANAAN Nilai normal dan terkurangi diperoleh dengan memberi faktor penggali pada beban dalamTabel3.25 t.15padasaat Tekanantanah vertikal Tekanan tanahlateral o aktif o pasif r diam (at rest) t.75 0.3.9 0. Krr" Faktor BebanKeadaanBatasUltimate Deskripsiatau Keterangan Baja alumunium Betonpracetak Betoncor ditempat Kayu Biasa(maksimum) l. Krru Tekanan Tanah. K.l Faktor Beban Keadaan Batas Ultimate JenisBebandan Notasi Faktor Beban Berat sendiri.Dari modeltersebutgayadalam bebanrencana keseluruhan deformasi stabilitas dan strukturdapatdihitung.8 r.

0 LihatPeraturan 0 (tidak ada) Tabel3. Krru 2.b darLKu (0.65(spiral) 0 .7 0.7 4. Nu ) Nuo dan Ku .o\t-N" / N. MTTOoOtoGI PERENCANAAN U GayaRem.b\ 0.0 0 (tidak ada) 0 (tidak ada) 0 (tidak ada) GayaSentrifugal.2 Faktor ReduksiKekuatan A.7 0. faktor reduksi digunakan Faktor reduksi kekuatan K- R Lentur denganatau tanpa tarik aksial. 7+ 0 .0 2. geserdan tekandalambetonpolos Lentur.7 0.. UI.8 0.N . II. l N * ) N. dan tarik aksial Kombinasilentur dantekanaksialdimana: l.7 (sengkang) 0.4 untuk kekuatan penampangdalam lenturmurni. )N.S untuk Beton BagianPeraturan Situasi Rencana padamana.L. Kr^" BebanPejalanKaki.4 untrirk 0.7 0.0 1.7 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. 1 5( I .6 I(o.3. geserdantarik dalamhubungan Tekanandan tarikan dalam aksi penunjang danpengikat + 0. N.0. K' 2. Geser Puntir Tumpuan Lentur.> N.7sMd ttr.\-o. kekuatanpenampang dalam lentur murni.3-5 . K rru BebanTumbukanpada Penyangga.

1.1 PBKT KoIvoTsTsnTAs PERENCANAAN BERDASARruN Dalam kondisi batas PBKT ada dua hal yang perlu diperhatikan yaitu: terlihatpadaTabel3.85 f 'terdistribusi merata pada daerah tekan ekivalen sejarak a = frc dari tepi tertekanterluartersebut. atau ada keterkaitan dengan aspek lain yang sesuai batasan perilaku deformasinya.4.1 Uaaa Kekuatan lentur dari balok beton bertulang sebagai komponen struktur jembatan harus direncanakan dengan menggunakan cara ultimit atau cara Perencanaan berdasarkan Beban dan Kekuatan Terfaktor (PBKT). 4. serta konsisten dengan anggapansebagaiberikut: Diasumsikan bahwa tegangan beton : 0.1. atau sebagai cara perhitungan altematif. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Faktor reduksi kekuatandiambil sesuaidenganTabet 3. 4.. 1. Walaupun demikian. PERENCANAAN LENTUR BALOK 4 PERENCANAANKEKUATAN LENTUR BALOK 4. untuk perencanaan komponen struktur jembatan yang menggunakan suatu pembatasantegangan kerja. Faktorpengalibebanseperti 2.4-1 .2. bisa digunakan cara PerencanaanberdasarkanBatas Layan (PBL).2 AsaustprnilrctNlAN Perhitungan kekuatan dari suatu penampang yang terlentur harus memperhitungkan keseimbangan dari tegangan dan kompatibilitas regangan.1.

Keruntuhantekan balanced beguna sebaiknya dihindarikarenalebih getasdantiba-tiba. Pnrcttctvttu Ltttntn Bnox - 0.003 3.: 0.3 BALoK TTPTKIT KgnUNTUHAN Ada beberapa kondisi keruntuhanyang dapatterjadi pada struktur beton.1-1) 4. harus sebesar: diambil B .1. Keruntuhantekan (over-reinforced)) beton hancur lebih dulu (regangan e"o: 0.4.=0 '8 5 ("4'. struktur lebih daktail dan dapatmelendutlebih dulu sebelumruntuh. Keruntuhan berimbang betone" mencapai lelehnyaarlangan bersamaan baj4 e.008 Bt >-0.Adapunkeruntuhan jenis keruntuhan tarik penampang kondisi keruntuhan untuk mengetahui struktursebagai atautekan.30) B.85f"'ab a=Bp 'oo C: 0.85f I=A"f" Regangan Tegangan Gamhar 4.1 Regangan dan tegangan pada penampang heton bertulang Tulangan Tunggal faktorB. = e.95f"' C = 0. unhrkf '5 30MPa unhrk /l'> 30 MPa (4.4-2 .65. Keruntuhan tarik (under-reinforced) tulangan 2.85 0. dengan dimana Keruntuhanyang sebaiknya terjadi adalahkeruntuhan tarik (under-reinforced). Manual P erencanaan Struktur B eton B ertulang untuk J embatan Hal.003)sebelum tulangan bajaleleh Getas) betone"mencapai (balanced)) regangan €*:0. yaitu dapat dibagi menjadi3 bagian: ) bajalelehlebih dulu (daktail) l.

Under-reinforced ii i: :l 0 0.4-3 .Balanced 72W i = Beam A .CIOX . d-ro Manual Perencanaan Sffuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Regangan GayadalamBalokKondisiBerimbang Gunakan : segitiga sebangun 0.25 Gambar 4. I {i Jvv BeamB j .=A"xfy Gambar Penampang 4.00 0.25 1.3 dan .Compression laiture .Tensionfailure . PERENCANALN LilIrun B.4.50 1.2 Grafik PerbandinsanJenis Keruntuhan Balok 1.Over-reinforced j B e a mC r iailure i .75 Curvaturex h = ohlo/o\ 0.003 = cb ".lnn '2.

.BALOK 4. cu dan tinggi tekan beton. PERENCANAAN LENTUR Persamaanuntuk menentukan garis netral saat setimbailg.ssf:Pt eoo ] *[ n. I o.Pbd*t*+l r"nu= {@/ bd f. 0 0 3= 0 r c o c€ + co(0.'.4-4 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan . [ooo+{J -o. f. .austsBlrAs BALqKPensnet Kondisi batas penampang dicapai pada saat nilai regangan maksimum berguna ecu = 0.003sy)= 0.85/pao= Aqr^>f.003s"/ - 4u = qfA = F.{' 4ruuri *@' + f.90.2 AN.003d " + (0.oo: a"J E" o'lsf. p Persamaan untuk menentukan bal C =T + 0. 4.4 Regangan Ga dan Regangan tarik bajamencapaiey dengandem Jumlahgayaintemalpadakondisibatasharus EF=0 -+ Cc : Ts Hal. "f. ar 0 .003 Gambar Penampang.-[= = 0. -}'ssfQp$. 0 0 3 d .854ba0 9.A". l.0 .*r> rhat [600+ 4 J 4.003d Cx = 7:-:-::-------T 0.

2-7) Selanjutrya hubunganantara Mu dan R sebagaifungsi dari p dapat ditabelkan untuk perhitungan kepentingan analisis dan desain. PEPaNCANAAN LENIaR BAINK 0.& Dengandemikiantinggi tekanbetondapatdiketahui.-f"'-(l-0. 6:0. = Mn = Ts (d .85fc'ab=A.2-3)dimasukan (4..a/2\ =A .2-6) ( l.2-4)diperoleh: Bila persamaan persam.8 OMnZ Mu 4. ' Y = l -f".a/2> Cc(d .f.b ) Kemudian sisi kiri dankanan bila dibagidengan diperoleh bd2 9=a).fu (d -a JZ ) (4.4.b (4.f .an kedalam M n = A _ .0 . bd" 'l = 6-^ (4. Mu. 5 9.4-5 . d i m a n a n = M u / $ d a n a r= p f y l f c (4.2-z) 4".2. ManualPerencanaan StruHurBetonBertulanguntukJembatan Hal.1 PENYEDERHANAANFORMaLASIUNTT]KTABaI^/ISI (4.2-s) Bila Mn disubstistusi dengan Mu/Q dansisi kanandinamaidengan maka R.2-3) Gaya-gaya intemal Cc dan Ts yang seimbang menimbulkan momen kopel. dimanamomenultimit Mu haruslebih kecil dari momen nominalsetelah dikali faktor reduksi. Mn yang dapat mengimbangi momen dari gaya eksternal.r\ (4.85f. l d .59-a) bd' M . a.24) Pengecekan momenultimig Mu..a (4.

Hitnng 1v1u $Mn = nilai tabel (Atu/bw.4.fy 2.fc danmutu baja. Check$lvln> Mu rencana ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.OK Adapun langkah-langkah perhitungan analisis balok tulangan tunggal dengan berikut: menggunakan tabeldapatdiuraikansebagai 1. PEPENCANAAN LEMAR BAI.4-6 . Hitung P=As/bw.d2)*bw*d2 4.d = 3. Tentukanmutu beton.

b. A. d.qN lntrrun Bu.5 Gambar Diagram Tunggal Alir AnalisisBalokTulangan Manual Perencanaan StntWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.ox f' .4t.85 asu-pi?{rruj Js*o : g-75 r. Fr = 0.Pwetrceua. 4.4.4-7 .. fu.

fc danmutu baja.ff 4. HitungMd(b d2) 5 .2-8) ManualPerencanaan StruHurBetonBertulanguntukJembatan Hal.Prpantc.2 MENDTSaM BETOXDENGANTNTTI MANUAL LANGKAH.85f"' (4.t K ln]'rruRBALo 4.4.LANGKAII langkah-langkah perhitungan desain balok tulangan tunggal dengan menggunakan tabel adalah sebagaiberikut: 1 . p tul. nilai p diinterpolasi 7. Lihat padaTabel Lampiran A 6. kemudian dengan rumus ABC diperoleh akar persamaan sebagai berikut: fy /0. Bila dikehendaki nilai yanglebih akurat.quea.2.d 1 J.Mudgn metodaanalisisstruktur 2.2-5) dengan p = As/bd.3 FoRMaLASI wTaK DESAINSTC. As=pbd 4.2. Tentukan dimensi balokb.Ina MANUAL Rasio tulangan beton diperoleh dengan mengganti luas tulangan dalam persamaan(4.4-8 . Hitung momen. Tentukanmutu beton.

d (manual) Tunggal 4. bw.d2 fy p' 3 pma:< As :.4-9 .p'.BAL)K 4. fn.bw. d.zs[Pl' o'oo3- [.6 Alir Desain BalokTulangan Gambar Diagram Manual Perencanaan Strudur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.J o'oor+ ) t'n] 'onin = *"* [ff4fy . bawah " a.fc.fbw. fy) t 0.85. PERENCANAAN LENTUR Bagan lirAnalisis A BalokPersegi f". Mu pL <0'65 Batas Atas : o'8j'fc' pmax.=o.

o (4. Tu.2-r3) Hal.(momen Mn > 1.2. PERENCANAAN LENTURBALOK 4.f rm b. 4.2-rr) dan ' t'smin - fr 1 J " btd ^/.4 Kzruer. (4.N MrNtturaa tarik tulangan retak).d (4.2-10) b) Pada balok T sederhanadengan bagian sayap tertarik.2 M minimum sebagaimana disampaikandalam sub bab dibawah ini.atau dihitungsebagai berikut: /*. baik akibat momen positif atau negatif. paling sedikit harus sepertigalebih besardari yang diperlukanberdasarkan analisis.^i.qRArratANenNMINIMUM a) Padabalok persegi..2-e) = r.q.n tidak boleh kurang dari nilai terkecil di antara: A"^in = \tJc .2-12) c) Sebagai alternatif.4-10 .4.=1r" Manual Perencanaan Sffuhur Beton Bertulang untuk Jembatan (4.untuk komponenstrukturyang besardan masif diperlukanluas tulangan pada setiap penampang.5 Sv.As min adalahsebagaiberikut =Eu-o A"^o dantidaklebihkecil dari: (4..2. 1.yang dipenuhioleh suatupersyaratan ".

2.5 x diameteragregat .5xdb o 40mm Gambar 4. PERENCANAAN BALOK LENTUR 4.1) Jarakbersih adalahnilai terbesardari : e Diameter hrlangan. 4.7 Spasi dan Selimut Tulangan ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.atau c.7 Janu rur-ltNcAN Jarak bersih minimum antara tulangan sejajar.10. ttt Selimutbeton: Normal unhrk baloklkolom 40 mm Pelat 25 mm (Lihat Subbab 2.1.5 x db (db : diametertulangan).db o 25mm Jarakbersih adalahnilai terbesardari : e 1.4-11 . 40 mm Jarak bersih antara lapisan tidak boleh kurang dari diameter tulangan (db) atau 25 mm. 1.3) a. Untuk beton non-prategang p maksimum.7 5 x pb . ^*50. seikat tulangan dan sejenisnya dalam satu lapis tidak boleh kurang dari: (llhatAASHTO bagian 5.7.l. atau b.L f"'A.4.6 SYnntrratu'teINMAKSIMaM maka rasio tulangan denganbebanaksial Pu < 0.2.5 x diameter agregat.

1. namunjika fc' lebih begar 30 MPa nilainya berlorang tapi tidak lebih kecil dari 0.= 10. PERENCANAAN LENruR BALOK CONTOH 4.esir Bl < 0.9S.as lo.1 Fatlor Pl terganhrng dari LAI{GKAH I : Menentukanfaktorpl .1rc :o.65 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-12 .4. t' ir fc < 30 lo.85 p1= 0.85.814 mutu betoq jika kurang dari 30 MPa nilainya 0.1a ANALISIS BALOK BETON TULANGAN TLINGGAL I I SOAL : Analisis balok gelagarpersegibeton bertulang DIBERIKAN : Dimensibalok lebar tinggi b := 300nm h := 60(hm Mutu material fc:= 35MPa Sr:= 400VIPa fc' : 35 MPa fy :400 MPa f diabaikan t \o tl 5D25 b=300m RSM-T12-04 Pasal 5.1. i f f c > 3 0 pl .65.

909cm2 *m2 As = 2.=pmaxb.b a= llomm 0 = 0.25ikN'm Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. kg1 .532o/o a tinggi blok tekanbeton.= k'ff 0.5.d pb =3..366x lo3 m*2 kondisi keruntuhan LANIGKAH 3 : Pemeriksaan TulanganBeton Diameter Luas unit tulangan Jumlah Luastotaltul.n. Under-Reinforced.rr.7250 Asmax= 4.Ab As P:=.{s(Asmax.634Yo -^3 2 Asb = 5.m Mn = 47o.75pb Asmax. 1 . 6 l dc ::40nm d= 0.534m Rasiotulanganmaksimum 0.2 Faktor Reduksi { = 0.. 1 .454x103 P =r. LANGKAH 4 : Menghitung u.81fc.b.d pfirax:=0. fy -Asb := pb. Ds := 25.Ds2 4 n:= 5 As := n.18kN. Mn LANGKAH 5 : Menghitung MR := nr.Bl 600 .7 RSM-T12-04 Pasal4.85fc.821x 10"mm Pfiiox= 2. Po t= 600.[a .PERENCANAAN LENTUR BALOK luas maksimum LANGKAH 2 : Menentukan tulangan RSM-Tl2-04 Tebal selimut beton bersih untuk balok tinggiefektifbalok d:=h-dc -26mm P a s a5 . OK" 46 = 4.Mn 329.E (lenur) momennominal. 4-t3 .mm Ab := l.9) "\ 2) = Q.

Bl p roin 0.01 p1 = 0.56.011 't. 3.01 1.7245 1.01 0.d lmmi Ast lrnmz] Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-14 .01 4.5190 4. 3.€653 1.d As =2.s:tulangrnbaja.4765 0.01 3.008 .. iLlu! persegi ef*-Kif untukpenainprng tulsnqan tunggal denganb = lel'flrbahk dan d = tioggi fc' = 35 l'lPa iy = 4C0 I'lFa 18 17 1A 19 tn 2.9€93 0.7339 0.5S2 1.01 0.705? 0. PERENCANALU Lntrrun Bttox CONTOH 4.4937 4.4€85 4.0C54 2.8{94 2-67rS 0.754'1 1.8 0.544t 4.01 0.$ 0. ?. 3.cc3s 0_0271 0 trax = Catetari : batesantulsnganFfiin E O aci < p max Satuan: l'lu Ft'mml.01 0.01 4.€105 0.5750 0.008{ 3.0891 3.i (fc' 0. 3.S372 $.t3s6 1.Ab As P:=' b.01 0.6949 1.3924 0. r.532%.1b ANALISIS BALOK BETON I TULANGAN TUNGGAL .52t2 0 0.5302 0.4.tr lrnml. LANIGKAH I : Menghitung rasio tulanganp Luastotaltul.6 l.5905 0. SOAL : Analisis balok gelagarpersegi beton dari contoh soal 4.A$Jhd.$S39 0.85 0.51€2 0.o p LANGKAFI2 : Mencarinilai Mu/b?ldari tabelberdasarkan di atas Tabelwttuk nilai fc = 35MPadan fv = 400MPa berdaeirkan momen de+ain Lsmpirstr 4.ilii Ferientf.811 3.5058 2l t2 23 21 1.7836 2.0051 2.01 3-58-.592S 2.7€19 0 0.01 0.la denganmenggunakantabel. 2.5570 0.01 0.454x 103*m2 I = 1.5034 0.4178 0. As := n.01 0. 2.30.

r) Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.m Mu =3.4-15 .0154-0.5.0153 0.$lvln + :+ Mu:= 4. PERENCANAAN LENTUR BALOK LANGKAH3 : Interpolasi : dan Interpolasi Mu/bdZdi antaraAst(b*d) 0. 0.mm lnsNr-rrz-o+ Pasal4.3g?lo]at.t3:e:?:.3e7 0.4.(0.3e24+ _\.01532.0154 nilai : Mu/bd2 4.ac"nh.0153 LANGKAH 4 : Menghitungmomenkekuatanpenampang.149kN.01s3) !!Y.d2 = 0[Vln Mu = 376.761xl08N.2 Faklor Reduksi I o=o.= 4.

Beban Hidupmerata terpusat / L:= lom fo := 20MPa \c = 24 kN/m3 fy := 40oVIPa Qdl = 4o kN/m QII. Mutu betondanbajatulangan 4.2 DESAIN TULANGAN LENTUR BALOK BETONBERTULANG a L I persegi SOAL : Desainbalok gelagar betonbertulang DL ) 40 kN/m LL + 15 kN/m DIBERIKAN: (simplespan). Strukturditopangsecara sederhana 2. Bebanmati merata 6. Panjang span.4.: 15kN/m i P ll = 80 kN Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. PERENCANAAN LENTUR BALOK CONTOH4. 3.4-16 . 1. Beratisi betonbertulang 5.

Geser Vu:= 1.= ).003Es f pb = 0.AYyy+ Z.l V1p2= 40kN Bebanhidup terpusat YLL1.5 p b Agar penampang optimumrasiohrlangan p:=0.85fo.4-17 .oout vLL:= j-tr.5.OMyy2 Mu = [425kN.8 (lentur) diambilp= 0.f Mr r :=-l.003Es + fy 0.BALOK 4. r.OYyy2 Vu= 490k}{ LANGKAH 2 : Pradimensi gunakan modifikasidari rumus : asumsi = optimum 0.2 Faktor Reduksi 0 = 0. Momenultimate Mu:= l.m Beban mati Bebart hidup vDL:= j.r"t ultimatetotal.3VDy+ 2.019 RSNI.aAt.5*pb p = 0.969/o Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. MDL = 500kli'm MLL = l87..Mpp+ 2.Prr.L 4"" 1.AMyy + 2.TI2-04 Pasal4. PERENCANAAN LENTUR LANGKAH MO Beban mati Bebanhidup gayadalampadabalok Menghitung MD L '=." vDL = 2ookll VLL = 75kl. uv'-' 0.3.5*d bw gayalentur berdasarkan .3pb P =0.L' 8*" Mrrrt=f.Bl 0.o.5kll'm MLLz = 200k]'{'m Bebanhidup terpusat total..

1 o.d2 .R 0.r) 2. .R = 2.R h:= l200nm bw:= 60ftnm digunakan ukuranbalokpierhead baloktulangantunggal LANGKAH 34. 9 ' fc R . ( t\ t . = .d3=g + 0.R o. bw.85 ) or =0.134m d:=h-dc-26mm l--TMo lr .0r2m . fc'= 20 MPa dan fy = 400 MPa Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.bw.62278/o m: caratabel LANGKAH 3B : Menghitungpenulangan balok dengan a) Hitung rvru = l.5.85{" P' = 0.747MPa R=3. .d2=Mt + 0.4. r .0.IcIuIANLENTUR BALOK . =o .='1*u d=r.t 0.dl\/f'' b) Cari tabel tulangan yang bersesuaindengan mutu beton. PannI.194 d. : Menghitungpenulangan Tebalselimutbetonbersihrintukbalok tinggiefektif balok r - dc := 40nm d = 1. .847Mpa ..434MPa bw. J 0.s.4-18 .8$fc.

4-19 .009? 2.8754 0.01& 0. 1 .013? 0.01t!0 1. 1 .pmin2) pasal5.009: 1_83!13 0.35Yo pmin2=0.0019 0.5238 3.006: 2. Jika lebih kecil dari pmin maka p-pmin.6Mp" pmin adalahnilai malaimum antara pninl dan pmin2 4.f.8393 p :=0.005S 2.0@ 2.80.7250 0-009€ 1.91.00€i 2.0131 0.5680 3-5901 3.2158 0_016: 0.u7.{106t ?.0129 4. 5 l Rasio tulangan minimum Plll[ll ]= .7714 0-00S8 1.85 Q008 :30) (fc' P m i n= F tngx = Catatan: batassnlulaogan pmin E P act < P m&( gituin : . PERENCANAAN LENTUR BALOK Lampiran Al I Ni|at persanta$e momefl desan (htu)untur tulanganbsji.4Mpa RSM-Tl2-04 pmint = 0.010t 0.0094 4l{40 nn&4 2. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.8393 ?e.5453 3.650{ 0.7979 0.013€ p1 = 0.S1S0 0.71pb p:= p' if pmin < p' < pmax pmin if p' < pmin "Tidak OK" otherwise PlIlSX= RSM-Tl2-04 P a s a5 .1. As/bd.7990 0.arn 0-t)1 28 1"1782 0.35Vo P a s a5 .0135 0.5015 3. ImmI d lmml b A$tlmm4 lnterpolasi nilai rho antara dan 1.47S2 3.0062+ ?gry! !!!i.00et 1.htql$l. p tidak boleh lebih besardari pmax=O.0063 2.8666 Mu/bd2: 1.tu pmin := ma{pmin 1.6339 3.85 0.83e9 1.1.. 1 .6 RSNI-T12-2004 Berdasarkan pfirax:=0.853? 0.8666pasal5.453% P = 0.016i 4.4.8666 0. berdasarkan penimpangperceqitulengen tunggaldenganb = lebarhslokdan d = tinggief*Kif bslok fc' = 20 MPn fy = 400 hlPa Ho ' tdut(bd) Ast/fbrd1 Hu/fbrf:l aettfbrdl ilrr/fM:) Asil(b'd) Mu/odt Asilfttd' 25 m a? 28 29 JU 3t 32 33 34 1.7002 0.4569 3. 0.1.28% pmin= 0.0163 3.9750 0.r.oSC 2.0133 0.1.0035 0.8235 0. 1 .75pb(over reinforeed).0130 0.7498 0.8??3 t).0101 2.6230/o l.t9e0i 0.0134 0.mml.00€t 2.E209 0.0093 17845: g.623Yo Rasio luae lrlangan. 6 l Rasio tulangan maksimum t.q12S 3.5 RSNI-T12-2004 Berdasarkan Omlltl:='fy p =0.

40mn) Spasiaktual bw .Ds.louo.or2 4 Axeq=42.2-dc.Ds n-l Ds = 60.bw.4mm oK! Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.(bm RSM-Tl2-04 P a s a5 .2004pasal5.25ftrn- oit"+) n=6 \Asl/ 6D32 Jadidipakaitulangan JarakantarTulangan LANGKAH 4 : Pemeriksaan jarak RS|II -Tl2 .374c# Asl = 8. 1 .5Ds atau zrc mm.2.n.d := Ds :=32.1.mm Asl :=1.7minimum Berdasarkan bersih tulangan adalah Ukuranagregat Diametertulanganutama Selimutbeton DuO:= 2.rr:=.13mm.u{t. sg. 1 .5Dagr. l. PEPaNCANAAN LENTUR Asreq p.Asl " As =48.4-20 . As :=n.BALOK 4.042cm2 jumlah tulangan r i=r"uf Ambilsaja .1. 7 l Jarak bersih tulangan Spasi antara tulangan Ds = 32mm dc = 40mm smin=48mm adalah nilai terbesar dari 1.1.5.

yaitu tulangan tarik dan tulangan tekan.LENTURBALOK 4. Ts:A. Secaraumum penambahan tulangan tekan untuk p :0.ur tulangan tarik dantekan b) Balok dengan Gambar 4.nN Bttor TanqNc.qAN Knrue. 2. dengan demikian pengaruhnyasangatkecil.ff a) Balok dengan tulangan tarik saja _[uz.nNoe Hampir sering ditemui balok mempunyai tulangan ganda. jd2 sedikit lebih besar dari tanpa tulangan tekan (idl\ karena tinggi tekan beton.4-21 . Meningkatkan panjang lengan momen. Effek dari digunakannyatulangantekan terhadapkekuatanadalahsebagaiberikut: 1.3 PnnrNc.r.7 Perbandingan Penampang tanpa tulangan tekan (a) dan dengan tulangan tekan (b) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.qlG. PERENCANAAN 4.015 terdapatpeningkatan momen nominal sebesar5o/o saja. a berkurang dengan demikian meningkatkan momen nominal penampangbeton.aN.

c I p'=A ( . Kemudahan fabrikasi khususnyadalam merangkai tulangan geser.4. dengan demikian tegangan tekan beton berkurang oleh sebabitu defleksi jangka panjang berkurang. hal ini penting untuk daerah gempa atau diperlukan redistribusimomen dalam desain. 3. Merubah mode keruntuhan tekan menjadi tarik.MacGregor 240days 2 years Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. p E c) og.4-22 . Meningkatkan daktilitas. 2. James G. 4. PERENCANAAN LENTURBAL)K Alasan diperlukantulangantekan dalam desainbalok : l. Berfungsi mengurangi defleksi jangka panjang.8 Efektivitas tulangan tekan dalam mengurangi defleksi akibat bebantetap (sustained). karena rangkak beton dalam daerah tekan beton ditransfer kedalam tulangan tekan. dengan demikian keruntuhan getasdapat dihindari.9 !l ru 4 . h ry l S u s t a i n e do a d d e f l e c t i o n l n i l i a l e l a s t i cd e f l e c t i o n P' = P ll 120days Time Gambar 4. (l) lf.

dan balok-2 terdiri dari penampang balok tulangan tarik tunggal pada bagian bawah dan daerahtekan beton pada bagian atas. dengan : fylEsdimana modulus elastisitas beton. d a nc = a l p l o.7 menunjukkan distribusi regangan. 4. m a k a f s ' = & .o. PERENCANAAN 4. terdiri dari tulangan tekan pada bagian atas dan tulangan tarik yang cukup pada bagian bawah. coco As' I .4-23 . : 200. Tegangan tulangan tekan. Regangan dan Gaya dalam Beton dengan Tulangan Tekan. o'=[" a")'o'oo3 \c ) 4.=(r-or:d').es' pada balok dengantulangan tekan.1 BAL0K TULANGAN GATIDq ANALISIS Dalam melakukan analisis balok tulangan ganda.LENTUR BAL)K 4.7 Penampang.3-l J i k a e s ' 2 e y .000 Es Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.3. dapat kita bayangkan bahwa penampangbalok terbagi menjadi balok-|.oo.|tl .3-2 es' Bafasan d'/a agartvlangan mensubstifusikan = ey tekanleleh dapatdiperolehdengan ey MPa.:<= I Cs:asrs A"r cee(l Cl tt I lca-a'r -I-6:a {i' Ts2:Ar2ff ttt i++\ (a) balok-l (a) balok-2 Gambar 4. fs' seperti ditunjukan pada balok-1 Gambar 4.

Mnxrsebagai terhadap tunggal.4.makadapatdihitung momennominaltulanganganda.3-5 Balok-2: terdiri dari betondansisatulangan.3-3 4.3-4 Momen nominal pada balok-l dihitung sebagaimomen kopel terhadap tulangan.3.3-8.Asl Cc : Ts2 O. kedalam Bila ls ' : r As (persentasi terhadap tulangan tarik totalnya)disubstitusikan perbandingan 4. /t ['- "l') 600 ) 4.3-6 4. MnI = As'(d-d') 4..a/2) 4.ss a b : (As-AsI) <+ fy fc' "=(ai !:r)"tv 0-85fc'b Mn2 : (As -As')fy (d. momennominaltulangan Manual Perencanaan Snuhur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-24 .qNtly Lrttrun BALoK (a'\ = t(.a/2 ) 4. As2 = Ast .3-8 pers. Pmnuc. Balok-l : fs' : fy (tulangantekan leleh) Keseimbangangaya dalam balok Cs : Tsl Asfy : AsI fy <+ As':Asl 4.II'IOI DENGAN BALOKTULANGAN ANALISIS Balok dengan tulangan tekan leleh dapat dijelaskan dengan membuat dua penampang balok imajiner sepertisudahdijelaskandi atas. li )0". Mnr.2 TALqNEANTTKANLNrcN G.3-7 Dengan demikian kapasitasmomen nominal total balok dengan tulangan tekan adalah sebagaiberikut Mn: Mnl + Mn2 Mn : As' (d-d') + (As-As') fy (d..

namunjika fc' lebih besar 30 MPa nilainya betkrang tapi tidak hrang dari 0.ts ir fc < 3oMPa pl .85.814 Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.1.o's'.4. lo.65. .) | 7 \MPa ) ir fc > 30MPa pl = 0.5 ) " 4.1 Faktor pl terganhrng dari LANGKAH 1 : Menentukan faktorpl Bl'=lo.es.=*u{o.1.814 mutu beton. * r(t " \. PERENCANAAN LENTURBALOK Mn^ =(.3-9 Mno=Kvd*Mng CONTOH 4.a't ot)\r.4-25 .rr-sf-!--ro.3a ANALISIS BALOK BETON TULANGAN GANDA a J I SOAL : Analisis balok beton tulangan ganda (tulangan tekan leleh) 3D25 : 6D25 <- bF40S m + DIBERIKAN : Dimensi balok lebar tinggi b := 400nm h:= 600nm Mutu material fc := 35lvlPa ft::40&1Pa Es := 20000(MPa RSNr-T12-04 Pasal 5.pt) pl = 0. jika kurang dari 30 MPa nilainya 0. d /al-0.

58m g.1.=A ' b.pl 600 fy 600+ ff Asb = 8430.8>fc.909crn' ket = "Under-ReinforcedOK" Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.d pmax:=0.Ab p.4-26 .Ds2 4 n:=6 As := n.3mrn2 pftax= 2. PERENCANAAN LENTURBALoK (balanced) dan luas LANGKAH 2 : Menentukanluastulanganseimbang tulangan maksimumyang diijinkan Tebal selimut betonbersihuntuk balok tinggiefektifbalok d:=h-d' d' := 20mm d=0. Ds := 25.x 6322.945x tO3m# o=l.8mr3 Asb := pb.n.71pb Asmax.d kondisi keruntuhan LANGKAH 3 : Pemeriksaan TulaneanTaxik Beton Diameter Luas unit tulangan Jumlah Luas total tul.27Yo a Ab = 4.= pmaxb. : = b O.b.725% = Asma.d As = 2.mm Ab := f .

(d d) + (As .4-27 .473x103 Q' = 0.ot'r.Ds2 4 n:=3 As':=n.*.d As' f:=As O ' Ab = 4.003/ Jika d'/a < (d'a_lim) maka hrlangan tekan leleh.85fc. asumsifs':fy I fs:8 u.909cm2 -*2 As'= 1. Ds := 25.937<N.m .+o+ a - Bl\ Es'0.b a=49.mm Ab := 1._ (As _As').As' b.4.n.5mm LANGKAH 5 : Periksaapakah tulangantekan leleh { = o.Mn 0 = 0. l = . (fs' leleh)" fs' = 400MPa LANGKAH 6 : Menghitungmomennominal.fy 0.6350/o r = 50%o As'/As Perbandinean LANGKAH 4 : Menghitungtinggi blok tekanbeton. PERENCANAAN LENTUR BALOK TulansanTekanBeton Diameter Luas unit tulangan Jumlah Luas total tul.U) Manual PerencanaanStruhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.a. : fs'akhral "ff.Ab .fs'.8 Mn :=As'.(o Mn = 656.

LENTURBALOK 4. Check$Mn2 Mu rencana tunggaldalamlangkah1.qtor TuLq.945x to3nn*2 n'-- As b. untuk mencarimomentulangan t . p Luas total tul. Tentukan b. PERENCANAAN 4. Kvd tulangan 2 . LANGKAH I : Menglritung rasio tulangan. Adapun langkah-langkah perhitungan sebagaiberikut : perencanaan tunggal. As = 2. Mnp Hitung momennominaltulanganganda. Hitung p:As/bw.i a.3a) manual.3. Lakukanlangkah-langkah mutu beton. Mencarifaktor pengalimomen J.fc danmutu baj4 f. Hitung 14u=QMn=nilai d.qN Lmn TuI-+NGAN GlNol DENGAN Awtttsts B.d P = l'27Yo f Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.NeAN M ENGGANAKAN TABEL MATVUAT Balok dengan tulangan tekan leleh dapat dihitung menggunakan tabel manual (lihat Lampiran B).d2)*bw*d2 c.4-28 .d tabel(Mu/bw.3 Tsx.3b ANALISISBALOK BETON J TULANGAN GANDA I SOAL: tabel Analisis balok beton tulanganganda (tulangantekan leleh) menggunakan (Contoh4. CONTOH4.

Kvd Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4.r Lcmplran A.nr LANGKAH 3 : Mencari faktor pengalimomentulangantunggal. berdtsirkanmoirrndesiin {Llu} tul6agsn penamolng percegi untuft tuhngnfl b lunggtldcngcn * i6barbnbkdnfld = th$oiefektif .Ar. PERENCANAAN LENTUR BIrcT p L.{a tlhi per$eni6*e b6i!.) !v{u:= 3.?l?MPa.d' Mrl = 500.4-29 .!r.bd.l6klf.{t{GKA}t 2 : Ivlarcui uilai lv1u'b<tl d:ui tabelberclasarkan cliatas Tabeluutrk uilai fe = 35I1Pa dan fr = 400$1P.

01290.t6G 0.050 t. .0121 Untukrasiotulangan p = 0-0127 .0$ 1.nl 0.668k1.937 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.052 t.68 0.{.0038 0.093 0.il3 0.937 6s6.093 t.02I t.0121dan0. Mn: lit.ITunBALoK Tunggal Kvtl i.083 0.!35 1.030 r.0r*! 0.4s'lAs.0t5? 0.082 0.058 1.008 .0{8 0"ffi 0.031 r070 L07d 0. 4-30 .0?t 0.[.(0.03{ r.0?5 r.Ir: t.ta tt.ont 0.002x108N.048+ 0.03? pl .07+ r0l8 1.0211 0.053 r.103 1108 0.086 0. 657.bel Frktor Pengali ldoff€DTulNngsn Gansa untukrfiefidapatkaft tct lX' 3 E cdP! {00 t .023% terhadap nilai dari perhitungan 0 erTor:= = 657.01f0 0.t{+ 0.098 0.r59 0.0et r.BS 0.0tl 0.051 LANGKAH 4 : Menghitungmomennominalpenampang tulangan ganda.032 r.l 602 7614 802 &st{b'dl Itld k.0+B t.098 1.03! 0.037 t.4 T.09$ r.&ls 0 0{0 r.0{5 1.PERENCANAAU LnI. e6z ird k.ti?i?-lgl.ut6 t.0138 0.0t?3 8.l30 0.30)= ffc' Fmi|r: Pma:N 3 < 4'll i ! lAsr'As'l'tdffD 8!t'tc'bl Momcn nominrl trl.107 0.ld hed t3 t4 ts t6 t? t8 t$ t0 2l 0.:d al. 0. Kvd := 1. 6aodr.0!8f 0.m etror = 0.115 0-t3$ 0.0il 0.81 0.0rzD .033 0.0113 Catal.113 0.085kl.068 r.15t 0.0127' 0.088 0.085.05r Kvd= r.lcrmn Tulangan Lampirtrr 8.656.{09 t048 t.04€ r.0129 = r.rd rfd kud .tVlno Perhitungan mengguna- * - Mu = 5.m^ 0MnO:= Mu-Kvd MnD= oMno dvInO= 525.0G0 't.ss!ft Kud Mn trirngi&nPfiini P rct r F trral Srrqrnr blmmll dlmmlrr4Jt [rffnal Interpolasi nilai Kvd di antaraAst/(b*d):0.Ea t.108 0.3a.06s 0.0172 0.m kan tiabelmasih cukup teliti dengan kesalahan sebesar0.0+e t.0*t 0.t31 0..023Yo rumus asal pada soal no. 4.t8t t 02! r.{65 0.0ai' r.il1 0.0ta1 0-0r29 0.

4-3dan4.tN B.4. dan V.2.2 Kaer Grsnn YANo D$aunqNeKANOrcn BnroN a) Sesuaidengansifat bebanyang bekerja.4-31 .kecualibila dihitung secara lebih rinci sesuai denganketentuan pasal 4. <@v.berlaku: ( (4.4 Pnnzvc.4-l) (4'4-2) V" adalahkuat gesernominalyang disumbangkan oleh beton. oleh 4..berlaku: 'mt y" =l !!:_lb*d " t 6 )2) Untuk komponen strukturyangdibebani tekanaksial.a. (4.sANLENTUR B.4.qlox pada: penampang Perencanaan akibatgeser harus didasarkan t/.4-3) n"=['*&)(+\. Namun perencanaan terlenfur.treN Gnsnn RENCANA P. Tulangangeserharusdirencanakan untuk memikul gesertotal yang terjadi. (4.nN. Pffitxclu.ApGsspn KEKUATAw Perencanaanini berlaku untuk balok beton bertulang yang mengalami gaya geser.1 Ktra.4. Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.44) 3) Untuk komponenstruktur yang dibebani gaya tarik aksial yang cukup besar. dgn pers.4.(b(2)).qpt B.Stox Tnnnqo.qtor 4. vn =v" +V. adalahkuat geser nominalyangdisumbangkan tulangangeser. 1) Untuk komponen strukturyangdibebanigeserdan lentursaja. 4.maka kuat geser V" dapatdihitung 4.4-4.momen jangan diterapkan pada komponen yang tidak lentur dan gaya aksial.

adalahnegatif untuk tarik. Besaran4 n*u. Untuk komponen strukturyang hanyadibebanioleh geserdan lentur sajq .5. -i.bw.W)ry v.i .4-5) dan tetapi tidak boleh diambil lebih besardari pada 03J1'b*d. Untuk komponen strukturyang mengalami yang lebih rinci sebagai perhitungan kuat geserV.4.<tDl"."=({r+r2op. 2. denganN.V. atau Vu<QV" dengan tinggi total balok h S 250 mm .hf atauh<%. besaran Mu' (4.0 diman&Mu adalah momen terfaktor yang terjadi bersamandenganV. A5 4.dapatdihitungdengan berikut. )6 @'4-6) tetapi tidak kurangdaripada nol.4. tidak boleh diambil melebihi 1.IIAN LENTUR BALOK b) yang lebih rinci sebagai Kuat geser Z" boleh dihitung denganperhitungan berikut.5O%.5@V". pada penampang yangditinjau. (dimanahf : tinggi sayap.3 Sytntr-SyaRATTar-/tNGAN Grsrn sub bab tulangan minimum sesuai harusdipasang a) Apabila 0. l. v"=(r*o't!")JE'-6-a [ 'a. V. PmnucII. 2. < o. geser b) Tulangan minimumini tidakdiperlukan bila: . dinvatakan dalamMPa.5. bw : lebarbadan) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. 4. . gayatarik aksialyang besar.4.4-32 .

4 4...4-7) geser b) Untuk tulangan miring: V"= A"fr(sna +cosa)d s (4.d bila nilaiyang =qo. PERENCANAAN sesuaidenganperencan:um c) Apabila V. dan s dinyatakan dalammillimeter.!JT'*O mm nilaiyang S*o )Namundalamsegala hal. harusditahanoleh tulangangeser.4. dapatdihitungberdasarkan S *o dan luastulangan struktur.4. tulangangeserharusdipasang .4. =:T /d.) Nilai D. g.4-8) Notasi cr adalah sudut antara sengkang miring dan sumbu longitudinal komponen struktur.4-s\ Msnual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. S*o =!t *u600 mm(ambil terkecil) v" =!r[-tu*.tGnsonMINIMUM Luastulangangeser minimum dapatdihitung sebagai berikut.5 Tutettenr.makabatasspasimaksimum berikut: aturansebagai geser. V" S |.tulangan geser padasubbab4.. utuu300 (anrbil terkecil) bllaV" .LENTURBALOK 4.>AV".1f"'bwd J 4.4.t (4.4-33 . sumbuaksialkomponen a) Untuk tulangangeseryangtegaklurusterhadap maka: il 4.-f d .4 GESER OLEH YANG DISUMBANGKAN TAIANGAN KaET GNSTN Vu Apabila gaya geser.

Pasal5.Vfc(MpiJ.{ Note2 = "Vu ) 0.Y.86kI.d b l- Vc = 507.4 geser LANGKAH 2 : Menghitungkebutuhan RSM-Tl2-04 Vs.d = Check:vs<a.2. SOAL : Desaintulangangeser balok persegi betonbertulang DIBERIKAN: GayaGeser Ultimate Dimensi Balok Vu = 490kN bw = 600mm h = 1200mm Q:= 0.Vfct(Mpa).2.4.{ Vs tidak boleh > :./fo'.bw.= :.2.5 6 Vc.14kN Pasal 5. Syaratpemmpangterpenuhi" Check: Vu=4901d.bw'd 2.7 fc'= 20MPa fy = 400MPa LANGKAH I : Menghitung kuat geseryang disumbangkanbeton RSM-Tl2-04 Ys.bw.= )r{ .4 DESAIN TULANGAN GESER BALOK BETONBERTULANG 4 I dari contoh4. PERENCANAAN LENTUR BAL)K CONTOH4. Perlu Sengkang" Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4-34 .029x t0'kN J 1_ J Notel = "OK.6 o Vs = 192.

2.)Avs Avs := mo(Rvs.0. J.Av/s=Avs Avs :: Vs 2 Avs :0.o.375h atau300mm.425tnm mm RSNI.d nilai erkecil dari d/2.0. PERENCANAAN LENTUR BItox LANGKAH 3 : Menghitungluastulangangeserperlu per spasi. ^ -mm Avsotltt= U. (tumpuan) D10-300 Manual PerencanaanStrulcturBeton Bertulang untuk Jembatan Hal. ^ -mm = U.bw. RSNI-Tl2-04 Spasimaksimum: Pasal 5.4.75h atau600 mm jika nilai Vs r.jikavs l-{1't'7sh.)-.mm Nilai Avs diambil dari nilai terbesar antara Avs dan nilai tulangan geser Tulangangeseryang harusdipasangperjarak spasi 2 .3o0nr) = smakgeser 567mm Diameter sengkang Jumlahkaki sengkang Luassengkang.75h.2 Ln.ry 2 ..n'(i.6 Spasimaksimumadalah .'d Tulangangeserminimum bw Avs6rr:= .Tl2-04 Pasal 5.Av perlu Spasisengkang Dt:= 10mm nk:=2 ot}terwise 3 lebih besar atau sama a^ear..4.d 3 makaspasimaksimum adalahnilei terkecil dari d/4.159nm geser Desainpenulangan sepanjangbalok dapat diperoleh dengan catay ang samauntuk gaya geser yang diketahui. < !L6y.2.O? Av SP:=Avs Av = 157.0&n# sp = 314.4-35 .6oftnr) i f V s < smakgeser'= | ..!Lbu.7 8.Avs-irr) mm LANGKAH 4 : Menentukanluasdan spasiyang digunakan minimum Avsmin. Av :=nk-0.

SEMU BAL0KT DAN monolit.8 Balok T dalam sistem pelat satu arah positifdi momen tampak dalamgambar balokT ini akanmengalami 4.8.9.5J T BAL0KT.t 4. PERENCANAAN LENTURBALOK Bttor 4. balok secara dengan pelatdicor bersamaan pelatlantaiseringkali Dalamsistem 'T' sepertiterlihat pada sayapdari balok dalam hal ini pelat dapat bekerjasebagai bebansatuarahyaitu pelatdiasumsikan menyalurkan 4.ANAAr. (potongan tengahbentang A-A) dannegatifmomendi atasperletakan "*l Webor stem ^*J (a) balok terdefleksi Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaI.4.5 PsnnNc. Pada terdefleksi (potongan B-B). tegaklurus terhadap Gambar 4.4-36 . Padasistemtersebut Gambar arahaxis balok.

selanjutnya diperiksaapakaha memotongflens atau badan penampang balok: a. jika a (asumsi)( hr.9b).9 Gambar BalokT dalammomen balok persegi.9d Lebar efektif sayap balok T berdasarkan SNI adalah nilai terkecil dari persyaratan sebagai berikut : .4-37 . dapat dianalisissebagaibalok T semu (balok persegi)atau balok T sebenarnya.a dengan asumsiawal tinggi blok tekanbetonmemotong flens.85f"bf " Setelaha asumsidiperoleh. . Pffituclylnu Lwrun Buor Compression zone-- lul ll (b). Adapun pada tengah bentangbalok T dapat diperlakukandengan dua kemungkinan..PotonganA-A(midspan) sebagaibalok T positifdannegatif 4.9c. dimana adalah L baloktersebut bf=!*+16h1 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. > b. pemeriksaan perlu digunakan terlebih Untuk menentukan balok T semuatausebenarnya dahulutinggi blok tekanbeton. panjangbentang br= L/4 .f A=- o. A.PotonganB-B(perletakan) balok perseg sebagai (d). jika a (asumsi) hs.4.makadianalisissebagai balok T semu(balok persegiseperti gambar 4. sebagai Padadaerahperletakan balok T pada umumnyadiperlakukan persegisepertiterlihat pada karenadaerahtekan betonakibat momennegatif berbentuk gambar 4. Potongan A-A (midspan) sebagai balok persegi (c). makadianalisis sepertidapat sebagai balok T sebenarny4 gambar dilihatpada 4.

Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.003dan bersamaan denganitu tulanganbaja untuk memeriksa mencapai regangan leleh baja 6s= ry. Pt naN ctuttex Lnnrun BaLoK . .5. bf = b* * So. dimana Soadalahjarak bersih antarabalok denganbalok sebelahnya Sedangkanlebar efektif balok L (balok yang hanya mempunyai pelat pada satu sisi saja) tidak boleh lebih dari : .2 BAL0KT TaLANGAN ANALISIS TaNGGAL balok T terdapat beberapa Seperti halnya denganbalok persegi dalam menganalisis kondisiyaitu : a) (seimbang) Keruntuhan balans terjadi bila regangan maksimumpadaseratterluarpada Keruntuhan balansatauseimbang daerahtekan betontelah mencapd6".4. bf: bw+Lll2 br=b"+6hr bf=b*+So/2 sayap Gambar 4. Keruntuhan balansini digunakan jenis keruntuhan penampang keruntuhan apakah tarik (underreinforced)ataukeruntuhan tekan(over reinforced). : 0.4-38 . .10Lebarefektifbalokdengan 4.

5h r..s-1) (4.i2 rr".a. d .5-2) (4. PERENCANAIU (a) Penampang Regangan dan Gaya dalam Balok T Kondisi Berimbang . balans.5-1) tulangan tarik bajamengalami Keruntuhan dimulai dengan tarik terjadi bila keruntuhan lelehterlebih Hal tarik bajalebihkecildari luastulangan dahulu. t.* + Ccr= 0.l l Analisis Balok T TulanganTunggal segitigasebangundalam gambar a.0.s-2) pers.b*) hr (4. [u. T"" d . As6 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. ini tedadibila tulangan (4.a6 padabalok T.=^(ffi)n jelasdapat a.ro.IrUn BALOK 4.l I (a) diperoleh tinggi blok desak Dengan persamaan padakondisi balans.LrI."[ffi).85f" (br .1l (b) dilihatpadagambar Keseimbangan kopelgayasecara T=C Dimana 1 : A t u& C : C.(4.) b) Tarik (underreinforced) Keruntuhan (4.85f" b. diperoleh A16 =elf o.5-l).4-39 . a * 0. 1lang dihitungpadapers. (b) Keseimbangan Kopel Gaya Gambar 4.5-1)kedalam Dengan nilai dari mensubstitusikan ayangdiperoleh pers. ".-u.

.s-3) Jika pers. PERENCANATU Lrvrun B.)h.5-3)harus diperiksa.Regangandan Gaya dalam Balok T Kondisi Tarik .12AnalisisBalokT Tulangan Gambar jelas dapatdilihat padagambar 4.12(b) Keseimbangan kopel gayasecaf.b*) hr (4. a adalah makatinggi balokdesak Bila persamaan n-- T""' rr. makabalok dianalisissebagaibalok T jika tidak cukup dianalisissebagai momen nominalbalokT : persegi. Co" d-a/2 T*r (b) Keseimbangan Kopel Gaya KondisiTarik Tunggal 4."(d-0. a sesuai Tinggi blok tekanbeton.(4.5hr) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4-40 . hasildari perhitungan balok a ) hf .5-2)diselesaikan beton..-shf (4.Perhitungan dilanjutkan menghitung dengan + Mn = C.qtor (a) Penampang.4.s-z) - A"f.O.-b.85f" b* a -| 0. d . -o. (4.r 0.85f" (br .g5f"(br -b.5a) Ccr(d-0.a T=C Dimana 1: Ar fi C : Crr"* Ccf: 0.85f "b.

a diperolehdenganmensubstitusikan denganakar persamaan pers. t.5-4).5-5) Untuk mendapatkan nilai tinggi blok tekan beton. PERENCANAAN LENTUR B.b*) hr (4. ( tydengankondisi Keruntuhantekan bersifat getassehinggatidak disarankanmerencanakan keruntuhan tekan. Selanjutnya diselesaikan reWflhbtq$. Gambar 4. (4. = 6.5-5) kedalampers.s-4) sepertiterlihat Regangan segitigadiagramregangan baj4 e.u yang dihitung pada pers. Hal ini terjadi bila tulangan tarik baja lebih banyak dari luas tulangan balans.85f" b* a * 0.85f" (br .13 Penampang.t l a ) (4.rat -_-_--Manual P erencanaan StruEtD* Eeton B ertulang untuk Jembatan Hal.d .qrcx c) Keruntuhan Tekan (over reinforced) Keruntuhan tekan terjadi bila keruntuhan dimulai dengan kehancuran pada daerah tekan beton terlebih dahulu. pada ( g.4.^\1 s .\ €". C : C"* + Ccr: 0. (4.4-41 ..13. diperolehdari perbandingan gambar 4. (4.Regangandan Gaya dalam Balok T Kondisi Tekan Keseimbangan kopelgaya: T:C Dimana T=A.e*E.5-1) atau regangan baja. A.

85 f" b* 3 = (0.(A. b* a2+ (0.5hr) (4. e"uFrd E.S5f.85 f" (bi .b. e"u a .)= 0 -B+^ln'-4AC q .yaitu: + Mn: Cr* (d-0.4.) 0.b*) hr + A.*+C"t A" g'd-"^.b*) hr* A. PERENCANAAN LENTURBALOK T=C.S5f.5a) C"r(d-0. e"oE*) 6 = . (br .s-7) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-42 .") ) E.- (4.85f" b* a + 0.s-6) 2A Dimana: A = 0. %" B1dEr) Selanjutnya untuk menghitung momen nominal sama seperti menghitung momen dalam kondisikeruntuhan tarik. = 0.( --\a hr f" rl e.85 (br .(A.

=*i#lo -!r'l u." 8 = 0.l4DiagramAlir AnalisisBalokT Tulangan Gambar Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-43 .854(lr. -b./" ( .-+ I I . s-5 1r& ..! " '--:> i -:iJ Tunggal 4.#.{-e. b.4.=.J M.. Ar8*E.l. 8=l t------:--:--:--=- tsaroK r | t..s*E. fy. A_ 0 .s5J. (4 Co=0..y.).l \ ..45 d.6.= 0.}._ 0.-* '_T"*rffi -.{g A$umsi alval Kenlntuhan tadk -0.. I keruntuhanrrik | _l g = -B.85/"b.. .r .t. h1..)hr +.oE( = -(l.. Eial0Kpersegl tarik Keruntuhan reinforceclJ ".b1. n=o''m lrf .r{ \-/- tr>dl ya | BalokT kefuntuhan tekan -8+r/B'-4AC !l=-**t 1r' J = 0...b.p1d) -8+r.8546"[. PERENCANAAN LENTUR BALOK f'q. tekan Keruntuhan overreinforced 2A C* = 0"85/.4&.r-. ..rh1 = M" c*l J t"l jffi.{.JJ./8'-{AC (I = *:-*_-r.85i(br -b.85/.

003 Mutu baja fr:= 4OOMPa E := 2.MPa h1:= l20mm h:= 600mm d:= 504mm Luas tulangan tarik A. := 2OMPa ero := 0.l05. PERENCANAAN LENTURBALOK CONTOH4.5a ANALISIS BALOK T TULANGAN TUNGGAL I tarik kondisikeruntuhan tunggaldengan SOAL : Analisisbalok T tulangan bf DIBENKAN: I)ata penampang b6:= 1500mm b*:= 350mm Data material Mutu beton f.4. := 6160mm2 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL4-44 .

PsRar. dengan S auadalah a LANGKAH 4 : Menghitung momen nominal balok Mn.4.85-gf!-30) | lo.tor faktoSl LANGKAH I : Menentukan RSNr-T12-04 Pasal 5. 445 .d ab = 257. jika kurang dari 30 MPa nilainya0. Asumsi awal.. tinggi blok tekan beton memotong flens Ar'fu .04mm LANGKAH 3 : Menghitung a asumsi awal.= 10.85.l.!(.8llkN'm Manual P erencanaan Struhur B eton B ertulang untuk Jembatan Hal.tt 7 \twu ) ir r" < 3oMPa if f" > 30MPa 91:=ma:(0.bf a:- a=96. a < hsmakabalokpersegi. namunjika fc' lebih besar 30 MPa nilainya berkurang s.4NneN LnNrunB.65.9r) LANGKAH2:Menentukanq 9l = o'85 tapi tidak lebih kecil dari 0.85fc.l. blok tekan beton memotong flens.U5. 600 ab:=FtIro *\) ( 'l.) Mn = llz2.' o.-.l Faktor pl tergantung dari mutu beton..627mm keruntuhan tarik.=^.rc.

l.94ltnrrl keruntuhan Tarik" Ket = "a > hf.o. %=p.! . Balok T.s'fc.55. u.04mrn LANGKAH 3 : Menghitunga asumsiawal. jika kurang dari 30 MPa nilainya0.85fr. 4-46 .bw a = 226. Asumsiawal.b1 !. tinggi blok tekanbetonmemotongflens Ar'fu a=l44.8s f.5anamundengan SOAL : Analisisbalok T seperti LANGKAH I : Menentukanfaktorpl 'r fc = 20MPa if fc > 30MPa RSNI-TI2-04 Pagal5.Fr) LANGKAH 2 : Menentukangr Fl = o'85 .[ft) As = 9240m# a. < 3oMPa F1= -a{o-u5.l. dengan penampang balok T LANGKAH 4 : Menghitungulang nilai a dengan Ar.=lo85-ryf+-.(brb*). blok tekanbetonmemotong flens. = 400MPa d = 504mm ab =257.85fc. jika fc' lebih besar namun 30 MPa nilainya berkurang tapi tidak lebih keeil dari 0.891mm Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.hr 0.-0.Pzn-suctuAAN n Buo x Lnuru ANALISIS BALOK T CONTOH4.85.5b TULANGAN TUNGGAL KERUNTUHAN TARIK I tarik As : 9240mm luastulangan soal4.'l 1\MPo | ) if 10.l Faktor pl tergantung dari mutu beton.

*.qN LsNrunB.85rc'(bf .b*)'hr Cc* = 1350000N Ccf = 2346000N LANGKAH 6 : Menghitung momen nominal balok Mn .-2 Mutu baja Data material Mutu beton fc = 2OMPa ecu = 0'003 l.5c TULANGAN TUNGGAL KERUNTUFIAN TEKAN SOAL : Analisis balok T denganpenampangsebagaiberikut DIBERIKAN: Data penampang bf = l5oomm bw = 450mm hf = l2omm h = 600mm d = 470mm Luas tulangan tarik As = 12950. = 400tl4Pa I Es = 2'105-N4Pa Manual Perencanaan Snukur BetonBertulang untukJembatan HaL4-47 .56887x l09N.'a'b* ccf = o.[d - (a\(hr) .1 Cc* = 0'85f.4. "".qrcrc LANGKAH 5 : Menghitung gaya-gayakopel C.).[o - .mm ANALISIS BALOK T CONTOH4.c.* dan C.PmeNceye. ) Mn = 1.

qN Lstwun Bttor faktorBl LANGKAH I : Menentukan RSM-TI2-04 Pasal S. kerunnrhan tekan.85.85 if f" > 30MPa Fr) 91:=mu{0.---:--!0. balok T.o. jika kurang dari 30 MPa nilainya0.l Faktor pl tergantung dari mutu beton.85f"'bg = Penampang "Balok T" A"'L a=203-l37mm balok T LANGKAH 4 : Menghitung ulang nilai a denganpenampang (asumsitarik) u=ffi Ar.4-48 .d o* \ ) ( 9l = o'85 tapi tidak lebih kecil dari 0.[. dengan a ) or. Pznrucet'te.hr a=397.l.65.t.85fc.u5. LANGKAH 2 : Menentukan a6 600 ub= pr.(br-b*). Manual PerencanaanStruhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.turt a ) hr.fy . namunjika fc' lebih besar 30 MPa nilainya berkurang p.124.. ab=239'7mm LANGKAH 3 : Menghitung blok tekan beton memotong flens a .o ).= ? \tutPu ) lo8s-ryf+-r'l | if f" < 3OMPa 10.4.

tC.(ot.Ut tfU n BUOr<.912xtO6N mN C = -3.q.E s.[o "\ - t'r) T) t09 Mn = 1.n1+ Ar-e"u-E.d ) Langkah 6 : Menghitung gaya-gaya kopel Cr* dan Crr Ccw = 0'85f"'a'b* ccf = o."*.B l .85fc. P gnnt t.[o -:) .e cu .85fc'(bf . \ 2) "". A = 7.55562x N'mm Manual P er encanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.104x 106 C = -(e r.65* to6 I N m B = 9.bw B = o.qt 4. Lft LANGKAH 5 : Menghitung ulang nilai a dengan penampang balok T keruntuhan tekan.u*). A = 0.4-49 .b*)'hr Ccw = 1'994x 106N Ccf = 2'142x tO6N LANGKAH 7 : Menghitungmomennominalbalok Mn = .85fc.

3 GnNot AN.analisis balok T tulangan halnyadengan Seperti bila tinggr blok tekanbeton. Ir.0"5hi * b*.4-50 . dan Regangan GayadalamBalokT KondisiTarik c* d ..- Tt* + (b) Keseimbangan Kopel Gaya Ganda 4. dari superposisi komponen (a) Penampang. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jernbatan Hal. d . tunggaldilakukan ganda balokT tulangan samaseperti Dalamanalisis balokT tulangan gaya-gaya kopel.si].tttsts BetoK T TULANGAN dilakukan balok T sebenamya tunggal.a > hr. T".5.15AnalisisBalokT Tulangan Gambar d-d' rr".4. PERENCANAAN LENTURBALOK 4.

-o. (anggap jelasdapat tulangan 4. rnutu tekan tutangan teleh.I ) (4.A'")f.d') ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.& f" f" C = C"** Crr* C"r: 0.a dengan u-- (e".15b.b*) hi* A" fy (4. PERENCANAAN a) TekanLeleh Tulangan Keruntuhan Tarik dengan Untuk memeriksaapakahtulangantekan leleh. makabalok dianalisissebagai dianalisis sebagai balokT.5-9) beton a adalah maka Bila persamaan diselesaikan tinggibalokdesak .s-10) .a r.5hs) (d .BALOK LENTUR 4. Bila a < hf . dilihatpadagambar kopelgayasecara Keseimbangan asumsi awal) tekanlelehsebagai T=C Dimana 1=A.' [6 0 0 + " f. (A".4 ' ' #-lA'.makatulangan leleh as' F.([ 6 0 0 .maka momen nominal balok T tulangan ganda dapat berikut: kopelsebagai diperolehdengan menjumlahkan momendari gaya-gaya (4.85 (br .85f"b* diperoleh diperiksa : Selanjutnya a yang nilai tarik d .5a) C"s(d-0.85 b* a + 0.* (d-0. 0.t=gq .)hr 0.g5f"bf (4. maka perlu dihitung tinggi blok tekan tekanleleh. asumsitulangan beton.5-ll) + + C".s-8) namunjika a > hf makabalok balok persegi. J Jika semua syarat terpenuhi. Mn = C.A'")f .s-e) (4.4-51 .B5f"(br-b.

A.Sf (br . C = C"*.s-14) kembali (4.s-r2) sepertiterlihat segitigadiagramregangan Regangan bajq e'.4.b*) hr* A'. (4. E.24 Dimana: A = 0.(4.+ C"r* C.A' &) Et) C = .d') ( 4. b* 3 =(0.4-52 . ".5-14)digunakan untukmenghitung dalampersamaan Nilai a yangdiperoleh berikut: gaya-gaya dihitungmomennominalsebagai kopel Cr*. e"u B1d' g .6"uE.b*) hr+ A'. PERENCANAAN LENTURBITOT b) Tulangan TekanTidak Leleh Keruntuhan Tarik dengan jelasdapat 4. (d .85f b* a+ 0.85f" b* a + 0.85 b* a2+(0. r*(t-E{\ "-\ a) A (4.85f" Or .5-13).s-r3) nilai tinggi blok tekan beton.15 ) Manual Perencanaan Snulctur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.b*)hr* A'.(4.85 f (h .5.85f" (h .b*) hi+ A'. r'.5hs)C". Selanjutnya + * Mn = Cr* (d-0.e"oFrd'Er)=0 5 i _B+JB'_4AC . C"t danC"r.- (4. diperoleh dari perbandingan gambar pada 4.15b. dilihatpadagambar Keseimbangan kopelgayasecara T=C Dimana T-Arf.85f. t"u E ."="*[l-ry) persamaan kuadrat. ft e-(A'.r: 0.(A'.5a) C"s(d-0. T = C"* * Ccr* Ccs A.13.a diperolehdenganmensubstitusikan Untuk mendapatkan persamaan denganakar pers.Selanjutnya diselesaikan pers.5-12)kedalam 0. &: 0.

d* ru="*id4j-+[r-?) Ganda 4.r . i$t C .c&* cr.*/& [$i-=. PERENCANAAN LENTURBALOK f'a. hr. "1.95"{so a . A* tr. -b*)h/ ca = 0.57'. b. =l'.%['-*] .85/"(4 C. )'..l Asumsi swal tarlk Kerunruhan (b/ {-r.o. -0l. .o.)i.*.sSS -4. :0. -b*iftr Co= 0.16Diagram Gambar Alir AnalisisBalok-TTulangan Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.f.0.-r'.-(-4'.85d(&. = 0. fy. .Ji'-4-{C ffi C*.4-53 .85.-J.!.B5I -b.d. + Are*E.s5"4's6.bi..}ht ". co =d'.)/" -f ) ''' -Fl oooa 600_.e*E fta'') Tulangan tekan eleh tekan kerunluhan (dihindari) n=-_l.a"-$-Ad'ldll.-_ -8+.4. 4 .

mm Data material Mutu beton f.4-54 .t* bw = 275mm Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. PERENCANAAN 4. := 6900mm2 b*:= 2.:= 47Dmm d' := 65.5d CONTOH ANALISIS BALOK T TULANGAN GANDA I SOAL : Analisis balok T hrlangangandadengankondisi kerunhrhantarik . := 2OMPa ear.:= 0.105.5mm h1:= l00mm h := 600mm d.tulangantekan leleh bf DIBERIKAN : Data penampang bg:= t200mm t*:= l37.003 Mutu baja ! := 4OOMPa E := 2.MPa desak Arr i= 40gmm2 Tulangan Tulangan tarik A.LENTURBALOK 4.

85f"'b1 a=127. P SRENcANAAN LsNrun BIIOr T1244 Pasal 5.rv o. karena a < a5 atan Manual Perenc anaanStruhur BetonBertulang untukJernb Hal. Jika d'/a < (d'la)lim maka tulangantekar/desakleleh. jika tidak tulangan tidak leleh.6s._ .zga a Tulangan desak ) telah leleh.bw a = 219.85 fc > 30MPa Faktor Bl tergantung dari mutu beton.hr(uru*) 0.= lo.. au:= ? Ft'l-J0+ ) . ! = o. karena d'/a< (d'la)lim Tulangan tarik ) telah leleh.ssr. LANGKAH 3 : Menghitung /.85fc.85.l LANGKAH 1 : MenentukanfaktorBl t" 99I.l. ll-l l=0. u.os.l.nr.392 60WPa ) \ u /ri* Fr \ /o'\ t.Ar.rr-? \MPa ) | if f" < 3oMPa 10.451mm LANGKAH 4 : Menghitung ulang nilai a dengan penampangbalok T (asumsi tulangan tarik dan tekan leleh) (e.ro] if s.J.[ . jika kurang dari 30 MPa nilainya 0. .fy a:=0.78&twr Periksaasumsi /a') r-r \ u /ri| =-'l 1-lll Fr \ r F \ 600) ) ^ ' --'lt(..4-55 . namunjika fc' lebih besar F1:=mu{o. d frJ . \ ^ ( 600 ab=239'7mm blok tekan beton memotong flens (4.4.). Pr) LANGKAH 2 : Menenfukan ag Pt = o' gs 30 MPa nilainya berkurang tapi tidak lebih kecil dari 0.

b-) Cc*r= 0.85fr.hf (bf .1.i | * C.(d -"\ d z) " "'\ 2) Mn = l.b* Ccf = l'572x 106N Ccw = l'028x 106N Ccs= 1'6x lo5 N Ccs Ar'.a. PERENCANAAN LENTUR BAL2K LANGKAH 5 : Menghitung gaya-gayakopel Ccf := 0.4.85fc.! := LANGKAH 6 : Menghitung momen nominal -d') Mn'=C"*.o95x 109N'mm /o\(hr) Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.rl d .4-56 .+ | + C.r.

4. Pmtuctulltr Ltttrun BALzK

4.5.4

AN,tttstsB,ttorKornrHouow

Analisis balok kotak hollow dalam segalahal sebenarnya tidak berbedadenganprinsip balok. Bentuk tidak menjadi sesuatuhal yang rumit bila dapat diperolehtitik berat penampang yangtertekan blok tekan,a. Bila disamakan = 2 t* makabalok b* setinggi persis hollow analisisnya sama dengan balokT.

c*
d-dl

-r--C-

-LL

+
I

d - 0.54 _J_T.,

t-

-r."
+
--4----.-J

l

d-d

4.17Superposisi Gambar KopelBalokKotakHollow Gaya-Gaya jelas dapatdilihatpadagambar Keseimbangan 4.17 (anggap tulangan kopelgayasecara . tekanlelehsebagai awal) asumsi T=C Dimana T=Arf, C: C"* * C4* C..=0.85f. b* a + 0.85t (br - b*) hg+A', fy b*:2 t* (4.5-16)samapersisdenganpersamaan Persamaan (4.5-9)dengan demikianbalok box kotak dapatmengikutiprosedur perhitungan b* balok T, dengan mengganti = 2 t*,.

(4.5-16)

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

HaL4-57

4. PmnucIuIAN LENTaR BAL}K

CONTOH4.5e

ANALISISBALOK BOX HOLLOW TULANGAN GANDA
I

SOAL:

Analisis balok Box Hollow hrlanganganda dengankondisi kerunhfian tarik -

tekanleleh tulangan

d'

I

-r
ht

DIBERIKAN : Data penampang b1':=l200mm t",:= 137.inm hg:= l00mm h:= 600mm d := 470mm d' := 65.mm

Data material Mutu beton
f" := 2OMPa e",, := 0.003

Mutu baja

!

:= 4OOMPa

E, := 2.l05.MPa

Tulangandesak Ar, != 400mm2 Tulangantarik
A.:=690omm2

b*:= 2.t*

bw

275mm

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.4- 58

4. P nagt tclx,qeNLaurun B.atox LANGKAH I : Menentukan faktoSl
RSM-Tt2-04 Pasal 5.1.1.1 Faktor pl tergantung dari mutu beton, jika kurang dari 30 MPa nilainya 0.85, namunjika fc' lebih besar 30 MPa nilainyaberkurang

p,,= if f^ loBs-ry[,+-r']> 30MPa
''l ? | \MPu )

lo.8s

if f" < 3oMPa Ft = o'85

F1:=ma{0.u5,9r)
LANGKAH 2 : Menentukan a6

tapi tidak lebih kecil dari

0.6s.

j9L).0 :=^ r au 0r'l7 -r00+ frl
a

ab=239'7mm

LANIGKT\I{ 3 : Menghitung blok tekan beton memotong flens a = 127.451mm

o.85fc.bf

LANGKAH 4 : Menghitung ulang nilai a denganpenampangbalok box hollow (asumsi hrlangan tarik dan tekan leleh)

o*) (o, - nr,).! - o.85r".hs(or0.85fc.bw Periksa asumsi

/\

i,

/a'\ r-r
\o/rir.

r \ | r =-.1 l-Al
Fr\

600)
Jika d'/a < (d'la)lim maka tulangan tekan/desak leleh.

/a') l-l

I' )l = 0 . 3 9 2 - - ' l t(. l 60CIvlPa/ \ u /ri- Fr \
9)= o.zga
a

Tulangan desak ) telah leleh, karena d'/a< (d'la)lim Tulangan tarik ) telah leleh, karena a < a6

Manual Perencanaan Strulaur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.4-59

4.Pmntcaunnu Lwran BAL)K
gaya-gaya kopel LANGKAH 5 : Menghitung Ccf:= o.Slfc.hf(br- b*) Ccwt=0.85f".a.b." Ccs,= Ar''! LANGKAH 6 : Menghitung momennominal (a\(hr) Mn,=..*.[u ;)c.f.[d c.r.(d- d') N Ccf= 1'572x106 Ccw= 1'02sxt06 N Ccs= 1'6x lo5 N

; )+

Mn = 1-095x lo9N'mm

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.4-60

!

KEKUATANKOLOM 5. PERENCANAAN

5 PERENCANAAN KEKUATAN KOLOM 5.1 Uma*t
bebandari lantai atau Kolom merupakan elemenstruktur yang berfungsimenyalurkan berikut kolom dapatdiuraikansebagai balokke sistemfondasi.Konsepdasarperhitungan o Perbedaan antarakolom denganbalok adalahbahwa pada kolom di mendasar bekerjapula gayaaksial (bisatekan bisatarik); momenpadapenampang samping berubah(uniaxial dan o biasanya arah momenpadakolom bisa berbalik dan/atau biaxial bending); o Selaindari padaitu semuaasumsidan ketentuan dasarkolom tetap samadengan apa yang kita kenal berlaku pada balok yang mengalamibeban luar berupa momenlentur.

5.1.1

FAKToRREDUKSIKEKUATAN

gayaaksial menahan dari kemampuannya dari kolom harusditentukan Kekuatanrencana akibat pengaruh dan momen lentur akibat bebanrencanadan momenlentur tambahan cara kelangsingan, berdasarkan PBKT. Faktor reduksi kekuatandapat dilihat pada Tabel 3.2 Qugaterdapatdalam pasal 4.5.2 RSM T-12-2004).

5.1.2

PNNSIPPERENCANAAN

a) Perencanaan komponen strukturyang dibebani kombinasilentur dan aksialharus tegangandan kompatibilitas regangandengan didasarkanatas keseimbangan asumsi dalamsubbab4.1.2. menggunakan b) Komponen struktur yang dibebani kombinasi aksial tekan dan lentur harus direncanakan terhadapmomen maksimumyang dapat menyertaibebanaksial.

Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-l

KEKUATANKOLOM 5. PERENCANAAN

Bebanaksial terfaktor {

yang ada,tidak boleh melampaui denganeksentrisitas

kuat rancang bebanaksial /P"1**1,dimana: tulanganspiral: dengan 1) Untuk komponen -f"'(A, QP,6*)= 0,85/[0,85 -A,,)* frA",]

( s.l- 1)

pengikat(ties): tulangan dengan 2) Untuk komponen

-f"'\A, - A,,)* f ,A",] dP,6*\= o,8o/[0,85

(s.r-2)

untuk memperhitungkan 3) Momen maksimumterfaktor, M, harusdiperbesar dengan bab5.3. sub efekkelangsingan sesuai

5.2

KoLoM PENDEK Pnnnr,tc.nrve.nN

penambahan momen akibat dengan mengabaikan Kolom pendek bisa direncanakan kolom pendekbisa dilakukan pengaruhkelangsingan. Dengandemikian, perencanaan pengaruh interaksi memperhitungkan dari hasil analisisstruktur,dengan sesara langsung momenlenturterfaktor. antara bebanaksialterfaktordengan

5.2.1

DaGRAM lNrnnars Kotou

Diagram interaksi kolom secaftrumum dihitung dengansejumlahdistribusi regangan. Titik-titik dalam diagram interaksi dihitung berdasarkannilai P dan M yang tersebut. dengan regangan berkorespondensi

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-2

l* C.003 Kontrol Tekan Kontrol Tekan Pu Kontrol Tadk g:@ r--?4L L. = 0. V /- J V./t 'fr r' F /.2 Perhitungan danMo untuksuatudistribusiregangan Pn Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.KoLoM 5. f-.-l e I I -T_ I ! oesr.-4 n nnl t / Mo Kondisi seimbang n rvrt "J Mu Mn :*7* .VV{ Kontrol Tarik Kolom 5..1 Interaksi Gambar Diagram kombinasiaksialdan momen Secara umum penampang elemenstrukturyangmengalami sebagai dapatdigambarkan berikut : Pn= Pc + I -*.85liorO a' _I t. PERENCANAAN KEKUATAN Pn Po 0. i d.1" --t---: -f . Gambar5.= f"lE.5-3 .

a' c" \ 2 2 ) . Prrcuc.2-2) Atau Mn 5. hitung ulang ( e / h ) dan 6) Jika dimensiterlalu berbeda dari nilai estimasi ulangkembalilangkah4 & 5. RevisiAg jikadiperlukan.("o"-L\ 2) \ )+ .T " = 161gan positif ( 5. 3) Gunakannilai estimasih untuk menghitungyh.C . 5-4 .2. 4) Gmakan grafik yang sesuai) target pu Baca dalamAuer*t ff <> diperoleh Ag: bh : frn /bh Lakukanjuga untukkasus-kasus lainnyayangmenentukan kolom b danh 5) Pilih dimensi (step3).)+'".KOLOM 5.) +r"*(d. * f a .quIAN KEKUATAN padaCentroid Aksi GavaResultan P n =C " + C " .aTeN gambardiagraminteraksidari manualdapat kolom denganmenggunakan Perencanaan dilakukanmengikutilangkah-langkah sebagai berikut : yangrelevan. Ast : peb h 8) Gunakandimensiaktual & ukuranbatanguntuk mengecek semuakombinasibeban (gunakan grafik ataudiagraminteraksi).1) pusatgeometri Momenterhadap Mn .(L-1)*r = r".2 PERENCANAAN DAGMMINTEMKSI MTNEOux. beban terfaktor(Pu. Mu ) dane untuk kombinasi 1) Hitung beban yangberpotensi 2) Pilih kasuspembebanan menjadipenentu.2. e/h untuk kasusyang menentukan. ) + c "-[-. pr] 9) Rencanakan tulanganlateral [selesaikan Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. 7) Pilih nrlangan baja.lt.(t) (s.

2. dan momen terfaktor yang diperbesar.3.3-1) IP.sedangkan direncanakan menurut bab5. ao = simpangan relativeantartingkatorde-pertama l" : tinggi kolom padatingkatyangditinjau 5.5.qNMoMEN KoLoMTAK BERGovANG UNTaK Komponen strukturtekanharusdirencanakan dengan bebanaksial menggunakan terfaktor I sebagai: M" = 6*M.3. DimanaMz adalahnilaimomenujung kolom terbesar.tN6.1 1) PnaTNen. M " yang didefinisikan (s. sebesar: a-=-4-rr.0 0. PERENCANAAN KEKUATAN KoLoM 5.1. dapatdiambil: Manual Perenconaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. sub 1) momen-momen ujung Kolom boleh dianggap bila pembesaran tak bergoyang akibatpengaruh ujungorde-satu.3-3) Untuk komponenstruktur yang tak bergoyangdan tanpa beban tranversaldi antara tumpuan. maka C. orde-dua tidak melebihi5o/o momen-momen dari 2) Suatu tingkat pada struktur boleh dianggap tak bergoyang bila nilai index padasuatutingkat: kestabilan g =ZP.s1NG Kolom harus dikelompokkansebagaitidak bergoyangatau bergoyang.l" Dengan : (s.5-5 .o" <o. = jumlah bebanverticalterfaktorpadatingkatyangditinjau vu = gayageser total padatingkatyangditinjau akibat V.3-2) 2) Dengan faktor pembesaran d* momenuntuk kolomyang tak bergoyang.4NAArv Kotou L.o5 v.75P" 3) (s.Kolom tak harus bergoyang kolom bergoyang harus direncanakan sub menurut bab5.3 PsnnNc.3.

5. PERENCANAAN KEKUATAN KOL2M

c^=0,6.0,+(ff;), o,+

(s.3-4)

Dimana Mt, Mz adalahmomen ujung kolom, denganMz adalahmomen ujung Perbandingan kolom terbesar. 5
M2

bemilai positif bila kolom melenturdengan

tunggal. Untuk komponen struktur denganbeban tranversal di kelengkungan dengan 1,0. diambilsama tumpuannya, harus antara C, 4) (5.3-2)tidak boleh diambil lebih kecil Momen terfaktor M, dalampersamaan dari : (5.3-5) = P,(15 0,03/r) + "^^ Untuk masing-masing sumbu yang dihitung secaraterpisah,dimana h dalam M millimeter. Untuk komponen struktur dengan Mr.^^>M, ditentukan: . . 1,0 Sama dengan atau Berdasarkanpadarasioantara dan Mzyngdihitung. M, nilai C^ harus

5.3.2 a)

Pnungsnn.IN M0MEN aNTUK KoLoMBERGOVANG samping,faktor Untuk komponentekan yang tidak tertahanterhadapgoyangan panjang efektif&,harus lebihbesardari1,0. Untuk komponen tekan yang tidak ditahan terhadap goyanganke samping, pengaruh kelarrgsingan apabila!!o.rr. bolehdiabaikan r

b)

c)

Momen Mt dmr M, padaujung-ujungkomponenstrukturtekan harusdiambil sebesar: M, = Mr* + 6Mr" Mz = Mr* *6Mr, Dengan6J4r" dan 6$ r" harusdihitungmenurutsubbab 5.3.2(d). (5.3-6) (5'3-7)

d).

Caramenghitung tsl,r'"

Manual Perencanaan Struhtur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-6

5. PERENCANAAN KEKUATANKOLOM

momen6 goyangan yang dipetbesar, JUI harusdiambil sebesar Momen-momen ", metodesebagai momen ujung kolom yang dapat dihitung denganbeberapa berikut: l. komponenstrukturyang nilai kekakuan Analisis orde-kedua berdasarkan diberikanpada5.3.3.Padametodeini dilakukaniterasiP - A sampaiselisih defleksi relatif lantai akibat beban lateral iterasi ke-i dengan iterasi mendekati ataudapatdituliskanI Ai - d-1 | o 0. nol sebelumnya Analisislangsung momenP - A (AASfffO) : Sebagai altematif 5Jv[, bolehdiambil sebesar

2.

dM-=

M"

r-Q

u.M-

(s.3-8)

Apabila nilai d"yang dihitung dengancara ini lebih besardari 1.5, maka 6"M" haras dihitung dengan menggunakan analisis elastis orde-dua atau 6rttl" boleh dihitung dengan cara pembesaranmomen portal bergoyang tradisional. 3. portalbergoyang tradisional. Analisispembesaran momen kolom-balok, Padametodaini akandihitungterlebihdahulurasiokekakuan qruntuk menghitung efektif, fr. Faktorpanjangefektif,k yang faktor panjang Pc. didapatdigunakan untuk menghitung

6M

M,

"=

, ZP, ,-

2M,

(5.3-e)

}iDi

pengertian: dengan Ip, =jurnlah seluruhbebanvertikal terfaktoryang bekerjapadasuatu tingkat lantaikendaraan. ZP"= jumlah seluruhkapasitas pada tekan kolom-kolombergoyang satutingkatlantaikendaraan.

Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-7

5, PERENCANAAN KEKUATAN KoLoM
I

e).

Sebuahkomponenstruktur tekan dengankelangsingan: :):

t..

35
l l f , A" g
IJc

'

( 5.3- 10)

lP"

Harus direncanakan untuk memikul bebanaksial terfaktor {

dan momen M"

yang dihitung menurutpers. (5.3-2) dimana M, dan Mr dihitung menurutpers. (5.3-6) dan (5.3-7), Fo ged;a persam:un (5.3-12)ditentukansesuaidengan yangdigunakan. kombinasibeban

5.3.3 a)

BEBAN TEKUK Bebantekuk didapatdari:

P^ l'E-,!= -c=
Qt")' b) Bila tidak menggunakan perhitungan yang lebih akurat, EI sebesar:

(s.3-11)
dapat diambil

+ E"I "") E t - lo,2E"l,
L+Fa atau lebih konservatif:
El-

(5.3-r2)

0.48t"6

I+ Fa

(s.3-13)

Dimana:/", adalahmomen inersia tulanganterhadapsumbu pusat penampang komponen struktur. 5.3.4 SvtnqrKrntNGsrNclN

Umum Apabila gaya dan momenyang bekerj padakolom telah diperoleh dari analisis a denganmenggunakan elastis linier, pengaruhkelangsingan harus diperhitungkan radiusgirasir, dan panjang efektifsesuaidengan uraianberikut. ataupanjang bebas

A.

Radiasgirasi

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal. 5-8

5. PERENCANAAN KEKUATAN KoLoM
at l

Radius girasi r, untuk komponen struktur tekan persegi diambil sama dengan 0,3 kali dimensi total dalam arah stabilitas yang ditinjau, dan sama dengan 0,25 kali diameter untuk komponen struktur tekan yang berbentuk lingkaran. Untuk bentuk penampanglainnya r, dapat dihitung dari penampangbeton bruto.

B.

Panjang bebas Panjang bebas, I, da/. suatu komponen struktur tekan harus diambil sebesarjarak bersih antara pelat lantai, balok atau komponen shuktur lainnya yang mampu memberikan dukungan lateral terhadap komponen struktur tekan tersebut.

c.

Panjang efektif Panjang efektif , k/ dapatjugadinyatakan sebagaikl.: l./n; dimanan adalahjumlah "setengah gelombang sinus" atau (% sinus yang) dibentuk oleh deformasi elemen kolom. Beberapapanjangefektif kolom yang diidealisasi.

4

I

% (% sinus)

!.

t
7zsinus

Q z tz sinus)
(a)n=L;k(= l. (b) n:2; kL=l/2

Gambar5.3 PortalTerkekang Arah Lateral(Non SwayFrame)

% (% sinus)

s s
( a )n = % ; k l . = 2 1

a

%(%smts)

@'Sn=l;kl=l

(SwayFrame) Gambar5.4 PortalBergoyang

Manual Perencanaan Strulctur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-9

5. PERENCANAIU KnruArIN KOLOM

Panjangefektif dari suatu portal untuk pondasiyang mengalamirotasi, dapat digambarkan berikut: sebagai

*i
q

e.l

:s

a

(a)2.2<k/u<o

O) 1.2<k/u<o

(SwayFrame) Gambar5.5 PortalBergoyang rotasidantranslasi terhadap Faktorpanjangefektifdipengaruhiolehjenis kekangan AASHTO dapat ujung-ujungkolomnya.Nilai faktor panjangefektif berdasarkan dilihatpada tabeldalamGambar 5.6.
GoyanganDitahan (Braced) GoyanganTak Difiabm (U nbraced)

Bentuk kolom tertekuk ditunjukkan dalam gambardi samping

4

Teoritis Desain

k=0.5
k = 0.65

k = 0.70 k = 0.80

k= 1.0
k=1.0

k=2.0
k=2.1

k=2.0 k=2.0

k= 1.0

k= 1.2

Gambar FaktorPanjang 5.6 Efektif,k (AASHTOLRFD sec.4.6.2.5)

Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.5-10

c .n u.0 :'1S.0 c.0 10.9 c.cx Kotou Padatabel Faktor panjangefektif.A -6.10 c -Gfi 10.ln Ktrulr.0 -7.0 -40 -3.dan Vs rasiokekakuan kolom dengan balok padakolom bagianbawah.=ffiffi (5. dan yang benar-benar terkekang sempuma.8 0.yaitu nilai k teoritis untuk kolom denganperletakanideal jarangditemuikolom karenasangat terkekang sempurna.0 20.3-14). .0 li/E 100.0 lrc. .0 ?9.0 .9 c.8 u.7 Nomografuntuk faktor panjangefektif.0 s0 10- 1.20. v. persamaan V" yangtelahdihitungdengan Hal.:t.0 .C- V.l- -2.5. dapat Juga dilaklkan dengan nomograf PerhitunganfaKor panjang efektif sebagai berikut.0 .6! .: 't*o -3UU u.i t L- zc- 4.5. k Dimana rya adalahrasio kekakuan kolom denganbalok padakolom bagian atas.3-14) Faktor panjangefektif.0 rc.50. struktur Komponen lak-bergoyang (a) struktur Komponen bergoyang ib) Gambar5. k di atasterdapatdua nilai dari pendekatan teoritis dan desain.c.o .n.0 50.5-11 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan .1.0 r 5.0 0. nilai k untuk desain.4 oec?c€UG- 7A EO t-0 3.o . /r diperolehdenganmenarik garis diantaranilai ry6 d(5. 5C.3.Prnnttcly..

5.t4Q01\/5s garislurus padanomograf. 2. . Hubungkan titik \lo dan Ve dengan membuat pada bagian unbraced frame.235 2. A = 5."=ffiffi= V B= l ' 0 3. Menghitung faklor ry untukkolom DE. 1.22$0tt)n2 = 0.22x 10ll -rn' : A = 2.01x 106 Kolom mm2 Solusi: 1.L4 x 1012 : mm4 . .. 1"' 50m 55m 55m 50m SuperstrukturIc :3.86x 106 mm2 :Ic:3.23 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL5-12 .k: I. Ec:25000 MPa.3. PERENCANAAN KEKUATANKOLOM Contohpenqgunaan Nomograf Diberikan:Jembatan strukturbetonbertulang4-bentang sepertiditunjukkangambardi bawahini. Hitung faktorpanjangefektif untuk kolom DE.

-3ir0 : tB. 30. rcc.5 -o. Pengaruhkelangsingan Pengaruhkelangsingandapat diabaikan untuk komponen struktur tekan tak bergoyang apabiladipenuhi : -(trUt) 4.blrgoyang {a} struktur bergq/ang Komponen (bi D.a 5 .0 tos it" .o.1.0 :.=ro r ( M.C -:.s -0.0 300 too 100 9U c e c I .) diabaikan apabila: (s.3. Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.3.7.3-13) Untuk komponen struktur tekan bergoyang.r -n ? BU t0 0 -0.4 sesuai RSM T-12.t 30 c: Komponsn efukturtak.r ]c. * lD0 5. t.c.t e0 ?0 I . 20.14) Untuk semuakomponenstruktur1"1r^ t!-> 100. $se.5. pengaruh kelangsingandapat Eo=rt ( s. PERENCANAAN KoLoM KEKUATAN lY. sebaiknya dihindarikecuali r persyaratan yang berlaku semua analisisyang menyeluruh telahmemenuhi segala pasal5.5-13 .0 4.

1.zt Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4 5.05 kali seluruh tinggi badan komponendalam bidang lentur.2 PNNTNCANAAN BENO. makapen:tmpang masingdapatdirencanakan untuk gayaaksialdengan masing momen lentur dihitung secaraterpisah. Gariskerja aksi dari resultante gayaaksialjatuhdidalamluasyang diarsir dari penampang padagambar dibawahini.qN KnxulrtN KoLoM 5.cl x c2 dimanabila c2 adalahdimensipenampang Untuk penampang terbesar danc2lcl < 3.(lihatSubBab 4.tx AsaastpnnnNc.tNttN Perhitungan kekuatanpenampang melintangakibat kombinasilentur dan aksial sesuai perencanaan balok. t I bl + l<>l '0-2 b Gambar 5.4SING MOMENLENTURSECAM TERPISAH persegi.4.atau b). Psnnuclx.1 Knratrtrtt KoLoM D.Ip.2) dengan pada asumsi 5.3 Garis kerja aksi dari resultante gaya aksial I I:o.4. Eksentrisitas dari resultantegaya aksial pada masing-masing sumbu utama tidak melampaui0.arsat Dnw Tnx.0.a M.cSTNOM.ASIRKAN P.5-14 .5.qL/tM KoMBTNASILENTaR Bt.asalkanmemenuhisalah satu syarat berikut: a)..

01As < Ast < 0. .INLENTUR BIANSIAL TEKAN dan tegangan penampang kompatibilitas berdasarkan Apabilatidak menggunakan analisis perencanaan bukanlingkaranakibatlentur berbentuk regangan.5.4.4 KOLOM PBnSvInnrIII TULANGAN UNTAK 5. kekuatan dari penampang dengan: biaksialdapatditentukan 1111 :-=--* Pn j-Pn.4.08 .4-3) dengan f ..tf"'As 5.atau (s.4-2) Ql.2 Pengekangan tulanganmemanjang Tulangan memanjang kolom berikutini harusdikekangdalamarahlateral: o .20.4. jika n<o.4. 5.4. adalahkuat leleh tulangan spiral. b) Rasiotulanganspiral p"tidak bolehkurangdari : (s. r Tulangan tunggal Masing-masing tulangansudut jarak pusat pusatlebihdari 150mm dimana Seluruh tulangan ke dimanatulangandiberi jarak Sekurang-kurangnya setiaptulanganyang bergantian 150mm ataukurang o Tulanganterkelompok. masing-masingkelompok Manual Perencanaan StrulcturBeton Bertulang untuk Jembatan Hal. tetapi tidak boleh melebihi 400 MPa. Pnnnnc. : Luasdari tulanganmemanjang penempatan spasitulanganagartidak mempersulit atau Namunperlu diperhatikan pengecoran beton.If"'Ar.5-15 . 0.1 Tulanganmemanjang a) kolom harus. P* Po - jlka P.tNllNKnxulrlN KoLoM 5.I ^ Y: *++' ilu{.3 DAN PpnnIIc.4.4.4-l) (s.IIuI.

4.3 Pengekangan lateral Pengekangan lateral harus dipasang apabila tulangan memanjang ditempatkan didalam dan bersentuhandengan : r Ikatan yang tidak melingkar. atau o Ikatan melingkar atau spiral dan tulangan memanjang yang mempunyai jarak yang samaterhadap sekelilingnya.5-16 .4 Spasiantara tulangan longitudinal kolom 5.4-1. dimana lengkungan membentuksudut l35o ataukurang o o Di antaradua kait yang membentuk sudut 135o Di dalam satu kait bersudut 135oatau kait yang kira-kira tegak lurus terhadap muka kolom.ATINKOLOM 5.KOXU. PEMNCANA.4.4.4 Ukuran dan jarak antara sengkangdan spiral Ukuran dan jarak antaratulangan sengkangdan spiral harus memenuhi ketentuan berikut: a). Ukuran tulangan sengkang atau spiral jangan kurang dari ukuran yang diberikan pada Tabel5.4. 5.SIN mm s 150 135o Maksintunt bolehlebihdari 150mm Gambar 5. Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untukJembatan Hal. Pada lengkungan ikatan.

dand o: diameter kelompok. 0.4-I Ukuran tulangan untuk sengkang dan spiral Ukuran tulangan arah memanjang (mm) Tulangan tunggal sampai dengan 20 Ukuran minimumtulangan dan sengkang spiral(mm) 6 l0 Tulangan tunggal24 sampai 28 Tulangan tunggal32 sampai36 Tulangan tunggal40 Tulangan kelompok t2 l6 t2 b). .4. tidak lebih dari Satusengkang atauputaranpertama dari spiral harusditempatkan 100mm arahvertikal di ataspuncakperletakan ataupuncakpelatlantai. Sengkang berbentuk lingkaran harus disambung dengan las atau dengan membuat overlap dan memasangdua kait bersudut 135odi sekeliling tulangan memanjang atau kelompok tulangan. untuktulangan 300mm c).4. Spiral harus diangkur pada ujung dengan satu atau satu setengahputaran tambahan dari spiral.Sengkangbagian dalam dapat disambungdengan membuat putaran di dalam inti kolom. 5.5. Jarakantarasengkang atauspiraltidak melebihihargaterkecildari : h" atau15 du untuktulangantunggal.5 h" atau7. PERENCANAAN KoLoM KEKUATAN Tabel 5.5-17 .5 Pendetailansengkangdan spiral Pendetailantulangan sengkangdan spiral harus mengikuti ketentuan-ketentuanberikut: . Sengkang persegi harus disambung dengan las atau dengan membuat dua kait bersudut135osekeliling tulangan. . (dimanaft": dimensi tulangan) kolomterkecil. Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.5d.

Apabila gayatarik pada tulangan memanjang pada setiap muka kolom akibat beban rencana ultimit melebihi persyaratankekuatan minimum seperti di atas.4.25 frA. .truN KoLoM Apabila kait bersudutatautegak lurus dikombinasikan dengan kelompoktulangan.4. Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan H a l . diameterdalam dari lengkunganharus dinaikkan secukupnya untuk menampung kelompok tulangan.tx Knru.1 8 .. kekuatan tarik tulangan pada masing-masing muka kolom tidak boleh kurang dari 0. Pada setiap sambungan dalam kolom. 5.5. gaya pada tulangan harus dialihkan dengan sambungan las atau mekanik.6 Penyambungantulangan memanjang Tulangan memanjang untuk komponen tekan harus disambung sesuaidengan ketentuan: .PmnNctNt.5 . atau sambungan menumpang dalam tarik.

zsn. i adalahnomor lapis Manual Perencanaan Stuhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.65 S := 0.003 $ MATERIAL Mutu dan ReganganBatas Beton Moduluselastisitas baja TeganganLeleh Baja Es:= 200000 Mpa fv := 400 Mpa REDUKSIKEKUATAN.Mt't KnrulrlN KoLoM CONTOH 5.5-19 .5.g (sengkang biasa) LANGKAH I: MENGHITI.33mm h=600 d4 = 535 mm + I I I I I I I *t' ft := 40 Mpa ecu:= 0.O4 tu i'= 0.I ANALISIS KOLOM BETON BERTULANG I kolom (arahmemutarsumbumayor) SOAL : Analisistulangan DIBENKAN: Kedalaman tulangan per lapir: dl=65mm d2=221.jum.JNGLUAS TIJLANGANI PADA SETIAP IPIS RSNI-TI2. t t') Pasal5.2.aN.6 aksialtekan bending &:= 0. Pnwuc.(diaJ-.7 dia : diameter tulangan jum = jumlah tulangan per Iapis.67 wn d3 = 378.

c Cc = 3.bw. ].i.:= esi-Es. BebanPn maksimumijin kosentris(titik 2 padadiagraminteraksi) Pn-*:= 0. PnO(titik I pada diagram interaksi) Pno:= 0.r:= Csr'djy.g1 Cc := 0.a ajyi _ c tsi := tcu. = gaya pada tiap lapis tulangan.l.5-20 . l7 10.85otherwise LANGKAH 4: RASIO TULANGAN KOLOM pru = luas nrlangan utama Io' ptul:= A.544x Nilai c diperoleh dari coba- 2. Cc = gaya pada daerah serat p€nampdlg beton. maka ss = Sr/Es = 400200000 = 0.2 Pnmax=5.002 (. Dicoba a := c.".feg Y.85 (fc. Beban Pn maksimum teori.85fc.il ) es. Mr-: momen akibat gaya Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.235x lO6 N coba dengan nilai antara h sampai awal 3h.l Faktor 9f terganhrng dari mutu betorq jilo kurang LANGKAH 3: MENENTUKANP1 pr .5. tekan Regangan baja dihiEng dengansegitiga sebangrm. l".504x 106 c = 606.= 10.85. c denganaaratrial-error.681% pang beton.As. Cs.trs esi \ ) Cs.905 if fc > 30 Bl = 0. namrm jika fc' lebih besu 30 MPa nilainya be*rrang tapi tidak lebih kecil dari 0.002 | := .65. ifl lorl .&Pn0 pnx:= p\n* Mencari garis netral. Untrk nilai rengan baja.85fc.:q.l.85 dari 30 MPa nilainya 0. es > S/3s. tinggi Dimana h a&lah penampang kolom.r. *t". PERENCANAAN KEKUATAN KOLoM LANGKAH 2: MENGHITT]NGLUAS PENAMPANG RSNI-T12-04 Ag:=bw. LANGKAH 5 : MENENTUI(AN kolom dibagi luas penam- ptul = 2. TITIK-TITIK DIAGRAM INTERAKS] l.or) * )tar-rv) \ )- = 106 Pno 6.0.h Ag = 24oooo mm- a Pasal 5. fi.

Total Cst = -1.236xtO6 tt e.or= 3.Cst= 5.cst) .5a)* Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan HaL5-21 .IU Knxu.Pnx error:= Pnx Momen nominal Pn= Cc .an tahadap terluar serattenekan. PERENCANA. * Pn"'! Mnx = 2.732x l0- Pnx= 5.5.925x r08 N'mm Mnx:=-cc'(0.qrntt Kotou djyi (mm) tulang. I*". : r 6 .235x 106 (cc .. = -3'754x lo8 I*".508x td3 N Cst = gaya t rik total Cb ataulCs.

I ".BebanPnb. maka es = ry/Es = 400t200000= 0. os ) fy/Es.85fc.nrIy KoLou 3. := Cs. o[lo.t.982x106 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. Kondisi Balanced.r 5.. PERENCANA.p1 Cc:= 0.*..'div.IN Knru.002 *. . := esiEs. Tinggi tekanbeton a := c. Unhrk nilai rengan baja.I f Cst = -1.= .t.Mnb (titik 3 padadiagraminteraksi) Garis nenal dmax = jatak blangan dmax:=mo(djy) 600 cXr= !'dmax 600+ fi' C:= CX dmax=535 cx = 321 wik lapis terjauh dari serat tekan terluar.263x 105 Pnx:=Cc-Cst Pnx= 1.5-22 .c --1 tsi:= Ecu. *.l Cs.. tnr.a div.*.As.c Cc = 1.bw.855x106 Regangan baja dihihng dengansegitiga sebangun.

. Cst= 9.428x 108 Mnx:= {c.9l Cc:= 0.Ppntnctntln Krxulrtw Kotou Momen nominal I*.As. 1 " . R . es > fu/B. c dengancara trial-error.s ssi g ) := Cs.djy.672xtO N l error:=c c .Cst= 95.(0. Pt*. tr"rr:= Csr.c a = 144..3 2 Mnx = 6. Untuk nilai rengan baja.. = 3'014x lo8 I*. Kondisi Momen tanpabebanaksial (titik 4 padadiagram interaksi) Pnx:=0 Mencari garis netral.091 N 3 = €rror 9.c s t l | c" I Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.1 Regangan baja dfitung dengancegitiga sebangun. esi.o o2 | r. dicoba a := c..o . *.bw.5a)* 4.831x 105 Pnx=0 Pn= Cc.85fc.832x 105 c = 170.Es. i { l o i l .1 \ := as.si . maka ss = t/Es = 400200000 = 0.002 (.a ajyi _ " tsi := Ecu. 5-23 .E .5.585 Cc = 9.

5-24 . Menentukan4Pn. + Pno! Mnx=5. PnntNctn.(0.8.Ag.l maka nilai falcor reduksi db-dr 0=0b----fn balas ^ Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.I i f b a t a s Pn'..ry Pnx: -2. Bebanaksialtarik maksimum(titik 5 padadiagraminteraksi) pnx:= -Io.Untuk Prr terletak antara Batas dan 0ld. > OkN ' batas @ if Pn' < OkN koloflL { nilainya bisa bervariasi tergantung dari nilai Pn.fc. Pnb) batas = 4801d\t kontrol antara daerah tekan ilan tarik Nilai batas a&lah nilai ter*ecil dari 0.427x 108 N'mm 5. P n ' .137x108 vs /-J IUnx -Cc.1Ag fc danPnb.5. adalah titik 6. 6Mn batas:= midO. Bila Pn > Batrs makaQ=0k=0.574x 106 N Mnx:= 0 Nilai Baras . if h'i > batas > d b .l.trtN KoLoM Momennominal Tfr. Faktor reduksi p€nampang 0 i : = d.t r .q..65.f"^^ = 6.5a) * := I*.el Kpxu. sedangkanjika Pn < 0 kN maka 0=$b=0.@ .

qN Koxutr.5-25 .5.qttKoLou secara 7. DiagramInteraksiuntuk 5 titik (Pn. PnnnNctnl.Mn) diatasdigambarkan (dash) sederhana garisputus-putus oleh Z Manual PerencanaanStruWurBeton Bertulang untukJembatan Hal.

5-26 .2 ANALISIS KOLOM LANGSING BALOK BETONBERTULANG I SOAL : Desain kolom pier interior untuk sistem portal simple span (Portal Bergoyang).PnnnvcmlAx Kwu.06 Ws Potongan Pier A. Tinjau kasuspembebanan = 1.0 EQ Uor Hre= 0.5.0 LL dan Uoz= 0.A TampakMelintang TampakSamping Manual PerencanaanS*uktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.9 DL + 1.3 DL + 2.qrlx KoLou CONTOH5.

5m H=lOm Hpc = 2m Panjang kolom Material Beton Baja fc = 30MPa fJ = 400MPa Lu = H + Hph Lu = I1.5.m Manual Perencanaan StruHur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.5-27 .5 m beton Ec = 4700v6MP" Moduluselastisitas Ec = 2.PspauctvetuKzrcutrnw Kotou DIBERIKAN: ElevasiKolom Hph = l.574x loaMPa Gaya dalam servicepadakolom GayaaksialDL GayaaksialLL MomenLL PDL = 10000kNI PLL = 40001N MLL = 1000kN.

iut= gffiil JAq.SArt Momen Ml dan M2 adalah momen ujung pada kolonl adapun momen M2 adalalt morrcr terbesar pada elemen kolom terseebut.546m4 /1g=Z.06.2 g 6>zz.3. A&rial= lj44m' ) (5.ko l o m r langsing Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.25'P11 Wg = I l000k}{ (Asumsi0. Panjang kolom Inersiakolom Luas Lu = 11.ettN gempa Porsiberatstrukturyang dikenaipercepatan Berat struktur Wg = PDL+ 0. Pu = l.5m ls 1= !.243 pembesaran Ket = "Dimensi 1600 1600 x mr kolomsetelah momen b=l600mm h=l600mm KOMBINASI0l = 1.Wg Gayagempa Momen EQ GavaGeserBatas MEQ= 759okN'm Vu = Hgq Vu = 660kN LANGKAH I : Menentukan penamprng kolom Penyederhanaan rumusanpada pers.Knrulrrm Kotou 5. PonenclN.3DL +2.b.Pp1+ 2.462m k ' Lu s2 .1-1) untuk preliminari menurutACI.iut= Pu m 1.5-28 .0LL LANGKAH 2 : Penentuan apakahkolom langsing? faktor panjangtekuk"k= 2.0P11 A4.2 Ag = b.06Wg) HEe = 0. radiusgirasi r= tr r/ Ae Check kelangsingan r=0.h Ie = 0.h3 .1 (asumsi kolom bebasberdiri terjepit di pondasi).

4MtlM2 I anrara lo._ _ | o.3 DL + 2. Mns Mtb = 2000kN.r 'n .619 1.3.Pp1+2.416 bebaannon sway.m (bawah) LANGKAH 4 : Menghitungmomennonsway. -4 .o.878xl0akN . s-29 .anStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan H .b.5.7sP" tanitioatt<unnc t' aa'i Menghitungfaktorpembesaran momenuntuk non swav. Mns Kombinasi01 1. Manual Perencano.ew Kotou LANGKAH 3 : Menghitung Pu.Er I Pc = 5.6b ml${ Mnsl = 3819. : Mnq momen ujung terbesar akibat kombinasi bebaannon sway.Mns RasiobebanterfaktorDL danTotal" Bd Nilai Ch adalab terbesar 1.tr.' Mnsr = momen ujung terkecil akibat kombinasi Mnsl = Mlb.0 LL Aksial terfaktor.oj *ro' ) 6b ( = c*.m (atas) M2b = 2000kNI.416 mlN Mn9 = 3819.o.3'PDL Fd =- pd=0.0. I momen FaktorPembesaran Menehitung l+Pd n' Ps = -P ) (k'Lu).Pnnnnotrtuw Kaxu. Pu Pu = 21000k1.6b cm = ma\o'o o'' * .6+0.6b Mn2 = M2b.PLL tekuk kritiS dan 0.[ Momen terfaktor.

s-30 .m Summary Pu = 2l000k]tt Mc = 3819. Mc = 3819.416kN'm M2 = 3819'4l6kN'm Ms = momen ujuog akibat boban terfaktor yang struktur mengakibatkan sway.aN Kotou LANGKAH 5 : Menghitung6sMs danMc Ms: 0 Tidak adagayalateralpadakombinasiini.tNttNKnxu.5. sehingga 6sMs = 0k}{.ar.416kN. namununtuk desainkonservatif diperhitungkan.5. M2 = mome! ujuDg terbes8r tota! set€lah ditambah pembesaranmomen. LANGKAH 6 : Kontrol beban gravitasi menimbulkan tekuk kesamping. PnpaNc.m Ml = Mnsl + 6sMs M2 = Mn2 + 6sMs Ml = 3819.03'h) M2-io= 1323k]'tr'm LANGKAH 8 : Menghitung momen pembesaran. EPc = Pc XPu = Pu I 6r= 6s = 1.416kN. M2*io= Pu'(l5mm+ 0. Tekukkesamping tidak terjadibila 6s bernilaipositif dan<2.75EPc Ket = "Tekuk kesamping tidak terjadi" LANGKAH 7 : Memeriksa momen minimum.m Manual P erencanaan Struktur B eton B ertulang untuk Jembatan Hal. M1 : momerl ujung terkecil total setelah ditambah pembesaranmomen. Kolom bergoyang tidak harusmemenuhiini. terbesardari Mz dan Mc Mz-i".5 OK! EPu 1_0.91 < 2.

I.AI..EI 7 ) (k. Fd pd=0 MenghitungJekuklcitis Fi 0.25LL) + EQ LANGKAH 3 : MenghitungPu.0.u* o.El=- Bd=0 l+Bd .5.m (ata$ M2b = 225kN.+.tsC=- t06kN'm2 Er = 5.Ec.Lu)- Menghitunefaktor pembesaran momenuntuk non sway. Pu Pu = 9900kN Momen terfaktor.517x 10alj.+] ob = manl \ ' * .sgs r -g lPu = e7.l II lt.t KoLoM Kombinasi02 o.) "t \ tr{zu' ) cm= I r Db = 1-16l Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.Ig .Mns RasiobebanterfaktorDL danTotal.483 J t"ot Ket = "Momenmaksimum. PnnpNc.Mns Mlb = 225k].9 (DL + 0.624x Pc = 9.75Pc ) r.6b c.0.eit KETUATAN s. Mns Aksial terfaktor .5-31 .4.p.= -*[o. Mns: M2b' LANGKAH 5 : Menghitungmomennonsway.m @awah) LANGKAH 4 : Memeriksaapakahmomenkolom maksimumterjadi l! = z+.{ r-.

I EPU 0.Ag Mnsl = 225 mk}.m 6sMs2 = 6s'Ms2 M l = M n s 1+ 6 s M s 1 M2=Mng+6sMs2 terbesar akibat beban terfaktor yan g mengakibatkan struktur sway. sehinggapd=O) Momensway. Mz = momen ujuag terbes8r total setelah ditambah pembesaranmomen.Ec. danMc (untuk bebanangindan gempabebangesertetap: 0.m Msr = momen ujuog terkecil akr'bat beban or- Bd=0 F. - Msz momen ujung p"=@ (k.# EI= 5. Manual Perenconaan Struldur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.E 0. Biasanya unok kolomy'ee standing berada di bagian bawah kolorn 5s= 1.^ 35 { fc.4.309kN'm pembesaranmomen.tN Knxuer.l M2b'6b otherwise LANGKAH 6 : Menghitung6rM.2 = 7590kN.I = . 5-32 . Mrl = OkN.m Ms2 = Mpq M.a.624x P c = 9 .75EPc 6sMs1 = Old.Ag M1b.{.161 M1 = mom€n ujung terkecil total setelah ditambah Ml = 225kN'm M2 = 9037.aN Kotou Lu fMtu l.5.Ig faktor yang mengakibatkan 1+ pd J to6tot.I^- Lu 35 fc.6b otherwise t- Mnsl r Mnsl = 225 mlN lpu Mn2 Mzu t. 5 1 7 xl 0 a l N struktur sway.Psnauotx.Ld2 EPc = Pc EPu = Pu 6r= .

0LL ) P"/bh:8.0 %o dany:0.8 untuk kolom fc:3OMPa.5.932 ^ Komb 2: 0.0 ) Pu/bh:3.pt=I.206 EQ Dengandemikiandigunakan tulangan2xl6-D32.867danMJbn*:2. terbesar Mzmo' Mc = 9037.03'h) M2*io= 623.m tulangan.25LL)+1.3DL + 2. dengan Komb l: 1.203danM"lbh2:0. namununtuk desainkonservatif diperhitungkan M2-io = Pu'(l5mm+ 0.5-33 .7kN'm dari Mz dan Mc LANGKAH 8 : Menghitungrnomenpembesaran.309kN'm Summary Pu = 9900kN Mc = 9037.n KEKUATAN eN Kotou LANGKAH 7 : Memeriksa momen minimum. PnnnnctN. 16-D32 Monual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.9(DL+0.309kN.75.plot P'/bh vs M"/bh2hasil perhitungan LANGKAH 9: Penentuan ke dalam grafik diagram interaksi kolom pada Lampiran C. Kolom bergoyang tidak harusmemenuhiini.

av Kotou Lempirnn C.0000 6"0000 7.8 Di.0000 3.lf3m iffic{e*ri Kolo€ri Nsnlrlis3ei elh=1.0000 oIturbd: Manual P erencanaan Struhur Beton B ertulang untuk Jembatan Hal. PoMNc.0m0 5.0000 4.5.qNAAtt Knxutr.0 2.5-34 .

Dalamhal ini lx/ly=1 kolom 400x 400) lx:=400nm (ukuran ly := 400rnm Ag := lx. p t ) f dengan ratio lx/ly anrara 0.e.65 & := 0.g (sengkang biasa) LANGKAH Memilih penampang.P mnlu t.tt Ktxutrttt K oto u ANALISISKOLOM BIAKSIAL CONTOH 5.05ftN Mux:= 74. 5-35 .3 BETONBERTULANG Metoda Eksentrisitas Ekivalen SOAL : MATERIAL Desainkolombiaksial dengandata-data sebagaiberikut Mutubeton Regangan Beton Modulus elastisitas baja Tegangan LelehBaja REDUKSI KEKUATAN.lzkN.m Muy:= l49. 1: asumsitulangan kolom p1:=t.m fc':=20Mpa ecu:= o'oo3 Es:= 2000004pa fo:= 400Mpa fi:= 0.tN c.ly Ag = 0.5yo tnl digunakan Ag(trial) untuk kolom simelris 0 .16m2 Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang unttrk Jentbatan Hal.5dan2. 4 ( f c ' +u .52<N.5 aksial tekan bending GAYADALAM Aksial Momen pu := il 12.

Ag o . jika sebaliknya akan dihitung paralel dengan if Ketl = "dir-X" e0 = 0'1898m arahe. adalah e6. sif tu t o.Ag ) l\ l ( .168 ly Jika €"-€r' l.P mtt tctw..(6lmm) l* 1 = 0.e6 M0 = 211'05dcN'm Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulanp tmtuk Jembatan 5-36 .erluK oto u LANGKAH2: Menghitung y t'= lx. eu 3: e* Muv F ' . ex.ly otherwise .. dansumbu-Y. "'.34g fc'.. r * P u ) .lX Momen gabungan atau momen ekivalen .-. r = 0. Hitung eox" Ketl = "dir-X" ev e o : = e. Pu Mo M6:=Pu.695 LANGKAH Menghiturg .nltt K axu.o fc''Ag 68e's fc'.lx "ly eksentrisitas ekivalen ep akan dihitung paralel denganarahe^ dan sumbu -x. maka Ket = "ex/lx>eylly.- Pu Mux Pu ex=0'134m ey = o'067m LANGKAH Menghitung 4: 6p Pu = 0.o r"'As 68rj fc'. l. f u + z z s 'ifs tu = o.83 LANGKAH Menghitung dan Mo 5: eg Kontrol j e- lx = 0.j.335 > €. + z z s . ev + cr.2. = l ( o .+ cr.Ag l [' J a = 0.P u ) 5 .

-. dl=l-O --l \ ..7 Pt = 2 ' 3 Y o Lamphan DiaEaminleraksi KolomNormalisisi C.? t'i rl I l_ .0 i i .../ .60./. " 2. :=0. 7 5 .. pr= 0.0.KoLoM 5. .0000 7. /' i t'. 6l i bl 13 3l l i o t 1 9 ''J-.7diperoreh p.= 3.SSIrapa Ag Mo -----i.lon .7 unruk + jtr#. 5-37 .l .(0.--\"-. t v.' .ii.i 0.0000 J"-' t" 't--*- 1..0000 // -.p 1 0 . Gti P=5x Ir crf=O-P crl=O-s .0000 01In'bd: -/ +.027 1= = 1 = 0 .298MPa Ag'h Darigambar lampiran dan C2.0000 3. v ?=7x p=124.0000 Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untak Jembatan Hal. C1 untuk 0.-T-r'-.0000 6./ \:P cfl=O.tl=O-l lc'= 20 MPa lO0 ttlPr lg ft = lo0 lrtPa = 0-s 1F----.'L' I 'tl +!4 -l t--.i rtl :ti I o=3x '7 7-. 0 2 1 h=400mm Dengan inrerporasi y = 0.02.. PnntucttuAN KEKUATAN E untukmemperoleh pr LANGKAH Menggunakan 6: diagraminteraksi B=O. P=+x l5 q a l--t-_l i : ---^r----J .0000 5.

-'4 J/ / p' I cll ..I i0 . = 0.canaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.".0000 / 4-i _ -'7 I .... .0000 q 5.'+.l l ll ? rll=O._: cll=i jt : tc'= 20 MPe {00 MPa 0..0000 2.KoLoM 5./ \ /_.2. : / tll=l-O t_-- )!.}.tr ._-__J 15 q I p=3X 9=22 / :7--:ar ---\- dl=O-S + P'lx i'----Y 7".5-38 . Pnntwc..1 t? t: "* ..0000 1. . l l 3 : 3l l A ' o d ?0 P=5x P=4x rl--l r-T.2 . 4.. 1. h ! _h I ltffi ' " ."11 tt* /\ ".0000 ?.0000 {: Manual Peren.-.etuANKEKUATAN Lampiran Diagram interahsi KolomNormalisisi C.0000 ta--3. \.75 -.=O-? .-i\F " 3{0" 3{o' --__ .0000 011nbd: 6. -.: :. j r-:jr.

IN DAN METODE PERENCANAAN PnNeeaNteN untuk balok yang memikul puntir balok berikut diterapkan a) Perencanaan kekuatan ini yang dikombinasikandengan lentur dan geser. diterapkan untukkomponen dibawah ini. dimana To T"=0 (berdasarkan tabungtipis) sehingga = T.2-9).2-1) Struhur BetonBertulang untuk Jembatan Manual Pereneanaan Hal. sehingga kekuatan torsi nominal penampang tergantung dari tulangan baja yang terdiri dari sengkang tertutup dan tulangan longitudinal tambahan. puntirnominal. persamaan AdapunTo dihitungdengan (6.1 6.1. maka b) Dalam hal diperlukan tulangan puntir sesuai pasal-pasal tulangan puntir harus disediakan secara penuh disamping tulangan yang geser.6-1 . Dalam teori ini pengaruh T" dihilangkan.1 PnNeeaIvI. aksial. PTnLIIcII.2 METODEPERENCANAAN Perencanaan harus didasarkan pada cara PBKT.IAN TERHADAP 6 PERENCANAANKOMBINASI GESERDAN PUNTIR 6. < OT.qrtN PTINTIR Kekuatan puntir balok harus direncanakanberdasarkanhubungan: T.anaan tidak yangtidak terlentur.1. Cara perenc. diperlukanuntuk menahan 6.I. lentur. BALoK 6.DAN GTSON P(INT]R 6. Perhitungan puntir yang diterapkan sekarang pada peraturan SNI 03-2847-2002 dan AASHTO LRFD 2004 menggunakan teori tabung tipis (thin-walled tube analogy) dan teori rangka iuang plastic (plastic truss analogy). teori Tn = T" + 4 . dengan (6.2 Knra.

2-6) Atau untuk balok dengan tinggi total tidak melampaui 250 mm atau setengahdari lebar badan. T.f" yang dibebani gaya tarik atau tekan untuk komponenstruktur non-prategang aksial: 3N. *'o atau .1 a) Svtnnr rauNe.eN PUNTIR puntir tidak diperlukan apabila: Tulangan !-.50: atau (6.[f(n*')f:n 12 [ P* Jl | lrr-: (6.0.[1.r L I D \r* ) I (6. c) tertutup seluruhsengkang Kuat nominalpuntir { bisa dihitungdengan anggapan dipasang sedemikian rupasehingga: Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2-7) OT.2-3) or.2-5) J. (6.6tulangan Ataumenurut SNI 03-2847-2002 puntir terfaktorTubesamya kurangdari: o untuk komponen strukturnon-prategang o. b) Apabila persyaratan atas tidak dipenuhi. Ar'lf " (6. tulangan puntir yang terdiri dari di sedemikian harusdipasang tertutupmelintangdantulanganmemanjang sengkang sehingga ketidaksamaan berikut dipenuhi : To *'.2-2) (6.TERHADAPGESER DAN PUNTIR 6.o"zt {7.6-2 . =.2-4) o untukkomponen strukturprategang -t o.2.'(o*') r . 0v" bila puntirbolehdiabaikan momen Pasal13. OV. PERENCANAAN 6.

dan torsi kompatibilitas. ["- ?f 'J cF .2 TONST TORSI KESEIMBANCI4ND/N KOUP. Dalam hal ini torsi tidak bisa diredistribusikan strukturitu sendiri. karena tidak dapat leriadi redislrilrrrsi Gambar TorsiKeseimbangan 6.C.6. Torsi dapat dibagi dua kategori: torsi keseimbangan (equilibrium torsion) adalahtorsi yang diperlukan untuk Torsi keseimbangan ke menyeimbangkan Struktur. yangterjadi bolehdireduksi.2-4) o untuk komponen strukhrrprategang o.2 menunjukkan kompatibilitasbiasanyaterdapatpada struktur statis tak tentu.2.TIBILITAS.6-3 . PERENCANAAN TERHADApGTSM pIII PUYNN T " <or.[f (e*' .lJ" I^ (6.2-e) 6. dimana Tn= (6. Momen puntir maksimum terfaktorTu dapatdikurangimenjadi: o untukkomponen strukturnon-prategang Q"lf"'I A"n'I -/' r\ '[%J (6. ke Torsi torsi kompatibilitas. (6.Gambar6.2-5) Manual Perencanoan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2-8) r"l!lr^.1 Sedangkan torsi kompatibilitas(compatibility torsion) adalahtorsi yang boleh torsi sehingga diredistribusikan elemenstrukturlain akibat adanyakeretakan.coto. stabilitas elemenstrukturlain. karenaakanmengganggu perencanaan Punlr tidakbolehdireduksi.

V|=*^*" 6.atut\ Tanntotp Gnsm DAN o untuk komponen struktur non-prategang yang dibebani gaya tarik atau tekan aksial: o.6-4 ..2 Gambar Torsi Kompatibilitas /W A. [ n.t (6. ''=- .[I (n*') [-3v.2-7) Manual Perencanaan Struldur Beton Bertulans untuk Jembatan Hal.2-6) a) b) T=Ma c) . Pmnttc.o.t PUNTIR 6.3 TUL/INGANPUNTIRMINIMUM Apabila tulangan puntir dibutuhkan.kedua harga tulangan minimum berikut harus dipasang: tertutupsedemikian hingga: Untuk sengkang A* ro2+ s Jv.2.[I ""o)\' (6./)'* /r 6.

n n r .Ap Gnnnp.2-10) Acp adalah luas area yang berada di dalam perimeter penampangterluar beton termasuk lubang (hollow) bila ada dalam perimeter tersebut. Gambar6.qn/4.lrT A.2triJ" 1200 f-.2-g) Ar>-0'27 SNI berdasarkan 03-2847 -2002adalah puntir Iongitudinal tambahan Tulangan (6.2-e) -l..+2A. adalahdimensi terbesardari sengkangtertutup.cl Dimana y.Puunn Tmnlo.2.3 Definisi A"o dan Aol Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.+ZrL.)tidakbolehkurang 3 fy. d*t l+ Dimana(rn.4 DrrtNNtAcrDAN Pcp (6. atau tulangan sengkang adalah SNI tertutupminimum berdasarkan 03-2847-2002 t<lTr o.f* n 6.'s A.tN 6.Pmnnc. Untuk tulangan memanjangsebagaitambahanseperti yang diperlukan untuk lentur. m-s lTA* _(o. Adapun Pcp adalah panjang perimeter / keliling dari luas Acp. rupahingga: sedemikian (6. .6-5 ..\.

an Tnnn.5 DETAILTaLANGAN PUNTIk puntir harusmemenuhi Detail tulangan ketentuan: o Harusterdiri dari sengkang tertutupdansengkang memanjang .Pmotc.txt.dan sekurang-kurangnya tulanganmemanjang satu harus dipasang masing-masing sudutsengkang tertutup. Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.qu Puunn Acp: Xo Yo Aoh = Xr Yr P " n : 2 ( X o+ Y o) Pn=2(Xl+Yl) 6.6-6 . melintangdan Sengkang tertutup harus menerussekeliling semuatepi penampang diangkur.aotr Gnsmp.2. kecuali dalam analisis yang lebih teliti menunjukkanbahwa sengkang penuhtidak dibutuhkan denganpengangkuran o Tulangan memanjangharus ditempatkansedekatmungkin ke sudut penampang pada melintang.6.

+LAt l inr"t vs< 6/{1t*d ^^=w i+P..N BAGANALIRPERENCANAAN .{""=**[#+#tsJ A"+2At-A.Pznnnctn.aAN TERHADAp Gnsnn Puvnn n.2.S.6-7 .l* dun I'Iitung. 12 P ."- Ar- Tu s 2:{$cotd Monual Perencanaon Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.sfid.qN 6. spasisenghang tulnnganl6ngitudinal ..6 GZSZN PUNNNP.# ul.6.

cn'4AN TERHADAT CONTOH6.= 350ruu h = ?SOrrun tlc = 4Orrul.1 DESAIN TULANGAN GABI-JNGAN GESERDAN TORSI I SOAL : Desaintulangangeserdantorsi dari balok berikutini.cnPUNTv Gnsnn 6.5D3 d = h-clc clc= 0.lOtnrl + 0.p. Pnnnvc. berikut.5uuu Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan . lentur sebagai kebutuhan dari DIBERIKAN : Penampang hasil perhitungan h:750 I iI I I <bw-350 - IpJnarnpansffiRl tru.063rl I cl = 68?.

tp Gosm Puxnn DIBERIKAN : Gaya GeserUltimate Momen Torsi Ultimate Vu = 240kN Tu = 25kN-m lTrffiil Beton fc'= 25Mpa 0 = 0. Geser 5l=400.ett 6.Mpa.6-9 .521kN Kuat geseryang harus disumbang tulangan geser vu-v" v.5 O Vc.2.8s yc = 2400kgf.6 Vs maksimum.bw.TI2-04 Pasal 5.a. = 0 Vs = 81.2.Mpa Tul. geser: )vs < .2./fc'.l05.4 Langkah1: Kebutuhan Sengkang Akibat GayaGeser: Kuat geseryang disumbang beton Vc = i.Mpa fiis = 240Mpa RSM-Tl2-04 Pasal 5..bw.d Pasal5. Perludigunakan sengkang" Note3 = "Vu > OYc.d 6 l- Vc = 200.832kN RSM-Tl2-04 Checksyaratpenampang untuktul.m 3 Baja: Es = 2.p.Lentur Tul.5Syarat geser tulangan Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.eu Tnnnlp./fc'. Sengkang perlu lebih dari minimum" RSM. Notel = "Syaratpenampang untuk geser terpenuhi" Note2 = "Vu > 0.Pnnnuctu.

6oomn) I if vs < .lo.zs-h.625xl0"mni Aoh = (bw .o.Puynn 6. Av/s:Avs Luassengkang Avs=5 E.dc).") otherwise 343. Lihat keteranganpada contoh 4.6-10 .tvtp".2.5 \2 Acp= 2.dc)] Poh= 1.4 |^t{1.m 0 Kapasitas torsiyangdisumbang beton oleh Pcp = 2'(bw+ h) mm PcP= 2.2.cpGnsmp.dc) -_s 2 Aoh= 1.Alw Tmn.Ex geser perlu/jarak.d maksimum: Spasi = smakgeser 2 mm = 0.7xl0"mm Momentorsinominaldesain Tu Tnd = Tnd= 29.dc)+ (h.412kN.".6 Spasi maksimum.2.PiltvcAn. Torsi HarusDiperhitungkan" Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.75mm smakgeser= Akibat MomenTorsi Sengkang Langkah2: Kebutuhan Acp = 6v.406x10-mrn Poh = 2.300.6Perencanaan Puntir Tc= Tc = 13.2.(h 2.[(bw.298 Avs mm RSM-T12-04 | ""{.2 x lO3 sM-03-2847-2002 Pasal 13..m Note4 = "Tnd ) Tc.o*.o 3zs'h.[r.05kN.u J a Pasal5.

85.25.ds2 Ay = 265.0.l -+ ' \bw'd (v" fc'.6-11 . 5 l : 9 mm Langkah 3: Perencanaan Sengkang Gabungan Geser+ Torsi jumlalt kaki Pasangsengkang dengan nk = 2 jarak. Ptnetc. Av Avts = I323mrf ds = 13mm mm Av = nk. At/s=Ats Ats Tnd 1 2.0.Mpa'l 3) = 3.542MPa Note5 = "Luaspenarnpang cukup" Luas sengkang torsi perlu/Jarak.tN.qANTERHADAI GESER PUNTTR DAN penampang Pengecekan < d.681mm s = 200mm Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.fu s.Ats+ Avs Pasang sengkang dengandiameter Luas sengkang.n.cot(4Sdeg) A t s= O . AvVs=Avts Luas sengkang tertutuptotal/satuan a Avts = 2.465mm2 Spasisengkangperlu sp = + Aws pasangsengkang denganspasi sp=200.6.Aoh.

s Av = fysd ) Av= 99.s (u*. zs. .rfrc'. GeserTerpasang Tul.uw.t*.fys) Luassengkang minimum Avm = 97.. smfi= 2l2.222mrt Luas sengkang terpasang Vs.s) I \ 3'fus' l200.5mm Note6 = "spasicukup" 3oomm.200' Dl3 Manual PerencanaanStruhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal..OK! 1l lrEsGtilan disunakan="Sengkang.6. PERENCANAAN TERHADAPGESER DAN PUNT]R Spasi maksimum sengkang = smax *"{.l9mnf > Note7 = "LuasTul. GeserMinimum. Avm = trra)g-. smu*srr") Kontrolluassengkang minimum .6-12 .

6.Pnnnttcltt.e,tu Tgnn,to,sp Gzsmnlu PuNnn Langkah4: Perencanaan TulanganTorsi Longitudinal puntir Tulangan longitudinal minimum:
Almin =

ls.1@'.4.p(Ats)-Poh if -

I

rrry

Ats >

bw 6fv

Luae tulangan longiadinal minimum,

ls.fu.ecp I r;.ry
Almin= 495.728mm"

-(H) *'

It*n = sJp'ncn{tz
ry) - Ats Poh jika Ats > bd(6f), sedangkanuntuk Ats kurang dari bw/(6 fy) digunakanrumusan

otherwise

puntirlongitudinal perlu Tulangan At = Ats.Poh.cot(45.deg)2 luastulangan longitudinal: Gunakan
., m A t = 8 7 1 . 4 6m

sJfr llcvt(tzfflbd(6fy) Poh

Au = *.(arroirr,Ar)

Att= 871.46mm-

1

torsi dibagikan Tulangan dalam4 sisi: .ftl Ass-2 Ass=217.865mm

+
I I I
I

h:750

I I
I
Tulangan geser bw:350 -> +

J

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.6-13

7.Pnniltc,cl,uAN PELAT

7 PERENCANAANKEKUATAN PELAT
7.1 PnnnxctN,aeN PELATLANTAT KENDARAAN Tnnn.ao.npLrNrun
Kekuatanpelat lantaiterhadap balok lentur harusditentukan sepertihalnyasamadengan dalamhal asumsi,falrtorreduksikekuatan Mu dan syaratminimum.Bila momendesain, < 1.2 M., , maka tulanganminimum pelat ditentukanberdasarkan bab 7.1.2.Untuk sub pelat lantai satu arah di atas dua perletakanatau menerus,lebar pelat yang menahan momenlenturakibatbeban terpusat dengan: dapatditentukan sesuai a). Bila beban tidakdekatdengan yangtidakditumpu: sisi

b = tebarbeban *[t,r + 2,4a "r [f)J
dengan pengertian:

(7.1-l)

s+ = jaraktegak lurus dari tumpuan terdekat ke penampangyang diperhitungkan

t
b).

/, = bentang bersih dari pelat Bila beban dekat dengan sisi yang tidak tumpu, lebar pelat tidak boleh lebih besar dari harga terkecil berikut ini: . . (7.1-1); atau harga samadenganpersamaan setengah dari harga di atas ditambah jarak dari titik pusat beban ke sisi yang tidak tumpu.

7.1.1

TEBALMINIMUMPEI-/ITLANTAI

Pelat lantai yang berfungsi sebagai lantai kendaraan pada jembatan harus mempunyai tebal minimum tr memenuhi kedua ketentuan:

f" > 200mm + /" > (100 40/) mm denganpengertian: / = bentang pelatdiukur dari pusatke pusattumpuan(dalammeter)

(7.r-2) (7.r-3)

Manual Perencanaan Strulctur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.7-l

7.Pnnryctvt.ln PpL,tr
7.1.2 TaLANGANMINIMUM

Tulangan minimum harus dipasanguntuk menahantegangantarik utama sebagaiberikut:

o

Pelatlantaiyangditumpukolom:

A" _7,25 bd .f,

(7.r-4) (7.r-s) (7.r-6)

o o

yang Pelat lantai atau ditumpu balok dinding t Pelat telapak

#

=T

, + =+ bd f,

Apabila pelat lantaiditumpusepertihalnyapelat duaarah,luasminimumtulangandalam di masing-masing arah harus diambil dua pertiga dari harga-harga atas. Jika tidak, yangdisebarkan pasal tulangan harus dipasang sesuai 7.1.4. dengan

7.1.3 a).

PENYEBAMN TUI-/INGAN UNTUKPELATLANTAI Tulangan harus dipasang pada bagian bawah dengan arah menyilang terhadap tulanganpokok.

b).

Kecuali bila analisis yang lebih teliti dilaksanakan,jumlah tulangan diambil sebagai persentase dari tulangan pokok yang diperlukan untuk momen positif sebagaiberikut:

c).

Tulanganpokok sejajararahlalu lintas:

= 55, persentase # (rno. S}%o,min 30%) .JI

(7.r-7)

d).

pokok Tulangan tegak lurus lalu arah lintas: = persentase$1*u* J/' .67Yo,mrn 30%)
(7.1-8)

e).

Dengan adanya tulangan pokok yang tegak lurus arah lalu lintas, jumlah penyebaran tulangan dalam seperempat bentang bagian luar dapat dikurangi denganmaksimum 50%.

Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.7-2

7. PERENCANA,EN PTUT

7.1.4

BAGUNTnpT PENGAKa

arahmemanjang 7.1.4.1 Pengaku . Balok tepi harus dipasanguntuk pelat lantai yang mempunyaitulangan pokok sejajararahlalu lintas r 600 mm lebar pelat Balok tepi paling sedikit harus identik denganpenambahan yang serupa. lantaidengan tulangan

7.1.4-2 Pengaku arahmelintang Tepi melintangpadaujung jembatan,dan padabagiantengahdi manakontinuitasdari dan pelatterhenti,harusditumpuoleh diafragma atauyang sejenisnya harusdirencanakan yangpaling berbahaya beban dari roda. untuk pengaruh

Gnsnn 7.2 PnnnNc,c,IvAAN Pnntr L,nNTAITnnn,c,o,4p 7.2.1 Uuuu

sebagai yang tercantum dan dalampasal4.2 adalah Definisi-definisi simbol-simbol berikut: a). adalahluasyang mengelilingi Luas efektif dari tumpuan dan bebanterpusat
penuh perletakan atau beban yang ada dimana garis kelilingnya minimum (lihat gambar7-l). b). Garis keliling kritis untuk geser adalah garis keliling yang ditetapkan secara geometris serupadengan batas dari luas efektif perletakan atau beban terpusat dan terletak padajarak d/2 dari batastersebut. (lihat gambar7.7). c). Bukaan tersebut adalah setiap bukaan yang menembus ketebalan pelat lantai dimana tepi, atau sebagiandari tepi, dari bukaan terletak padajarak bersih kurang dari2,5 bo dari garis keliling geserkritis (lihat gambar7.1).

Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.7-3

7.Pnnwclv.etxPnur

Bao,an

-1
I

yang

,iatak efthtt,

I
Xepata g*ef

TanN

buk{n

t rlttt

Gambar 7.1 Keliling geser hritis

pelatlantaiterhadap Kekuatan geser berikut: sesuai dengan ketentuan harusditentukan I. Apabila keruntuhan geserdapatterjadi sepanjang lebar pelat lantai dan keruntuhan geserdapatterjadipadalebaryangcukupbesar, kuat geserpelatharusdihitungsesuai pasal5.2.1kecualibahwa: Untuk pelatbetonbertulang tanpatulangangeser, nilai minimum

=l}Tua") v"
II.

(7.2-r)

Apabila keruntuhangeser dapat terjadi secarasetempatdi sekitar tumpuan atau beban terpusat,kuat rancanggeser pelat harus diambil sebesar QV, dimana I/, dihitung sesuai dengan salahsatuhargaberikut: a) b) =V,o Yffigdihitungsesuai ApabilaM u* = O,Vn dengan pasal5.6.2.(a). sub ApabilaM,* tidaksama dengannol,Vndihitungsesuai dengan pasal5.6.2 sub (b).

III. Bila kedua bentuk keruntuhandi atas memungkinkan,kuat geserharus dihitung (a) sesuai dengan dan(b) diatas, nilai terkecil diambil sebagai kritis. dan kekuatan

Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan

Hal.7-4

2-3) 2). jumlah minimum Z.fn .2-2) v* =.O. PERENCANAAN 7. harus diambil sebesar Vn.nymg diperolehdari: l.A Kekuatan geser nominal dari pelat lantai di mana M nn . yang mempunyai (7. bila terdapat balok tepi yang tegak lurus arah M"* sengkang tertutup dengan jumlah minimum.3f.lt.zrdy JT "' Dimana = : .f-+0.dloJ . * i n = . b) t( o \ - (7.o diperoleh dari salah satu persamaanini: l) Bila tidak memiliki kepala geser: v.4.Z. q / ' 2V.2-4) 3).."y ns 1o*M'* ' zvuab.3dan5.6. tertutupdengan bila strip puntir memiliki sengkang harusdiambil sebesar V.. diperoleh dari : Manual Perencanaan Strulctur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.mm .o=M(. dari lebihbesar tertutup bila strippuntirataubaloktepi memiliki sengkang jumlahminimum.l fc' < 0.makaV.zvro f /r .^.!f "' menurutsubDan bila M .PELAT 7. kepalageser: Bila terdapat (7. Z.2-4) d.2-3) (7. n sD <o.") 2)..34.2.7-5 . . * tidak samadengannol dan tulangangeserdipasang berikut: dari pasal ditentukan salahsatuharga 5. o * \V"ad (7. harus 1) tertutuppadastrip puntir ataubaloktepi.V.a'.2-s) 4).UP. (7.^io!ffig diperoleh dari : Vz.AO. sengkang bila tidak dipasang v 'vno u Mu * t '.= \2V.2 a) PELATLANTAI KEKaATANGNSaNNOUM.6.

PERENCANAAN PELAT Vn=Vr. harus diambil lebih besar dari V.eNGzsnn Tulangangeserpelat lantai padabagianstrip puntir dan balok pinggir harusberbentuk sengkang tertutupyang disusunsesuai dengan: l) jarak harusdiperluassepanjang Sengkang strip puntir dan balok pinggir dengan tidak kurang dari 0.2-8) 7.3 LaASMINIMUMDARISENGKANGTERTUTUP Luas minimum tulangan yang membentuk sengkangtertutup harus memenuhi : n* sfy.dipilih yang sesual.2-7) dari penampang dan terpanjang dimanax dan y adalahdimensiterpendek 7.2.5 s dari mukatumpuan.*E strip puntir ataubaloktepi. Sengkang pertama harusditempatkan tidak lebih dari 0. apabila tidak ada hal lain V.25/t dari muka tumpuan atau beban terpusat. (7.7.2y. 2) 3) Jaraksengkang dari 300mm dan ho atauh." dihitung dari persamaan atas.^o yang diperoleh dari : Vn... tidak bolehmelampaui nilai terbesar Sekurang-kurangnya harus dipasangsatu tulangan memanjangpada masingmasing sudutsengkang.2-6) s)...^*tr# di dimana 2.7-6 . (7. (7. Manual Perencanaan StruWur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4 DnrtruTuneNe..2.r n0.^*=rrr.

Geser fc'= 30Mpa Es = 2. Mpa u = 24.PrnguIc.mm t = 200.100=140kN Lr () J (B J Tampak Potongan Tampak Atas DIBERIKAN : Beton Baia Tul.7-7 .4.2.O4 Pasal5.A Prtlr l.4 &=400Mpa Ss = 400\4pa faktorreduksilentur: d = 0.7.qn CONTOH7. kN m J RSNI.TI2.0in dc = 25mm Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. 105.g Data PenampangPelat Bentang Tebal Aspal Coverbeton L = 2000.Lentur Tul.mm tws = 0.u.I DESAIN TULANGAN PELAT LANTAI IEMBATAN I SOAL : Desain tulangan pelat lantai jembatan menerusdiatas balok-balok girder Beban P Roda = 1.5.

3m pelat( pelatmenerus lebihdaridua LANGKAH Tebalminimum 2: tumpuan ) t m i n= 1 0 0 +4 0 .062rrlrllr( d=t-u"-(ry) d = 167mm Shearareapadapenampang kritis: Skematik bebanrodatrukpadapelat: Ash = 2. PERENCANAAN (slabdicormonolit dengan bentang efektif LANGKAH Panjang 1: balokgirder) S=L-7Oftnm S=1. (DLA.7-8 .Struktur gandar 100 memikul beban kendaraan sebesar kN dengan mampu impactfactorsebesar DLA = 1.d P=DLA. [(bb+ d) + (Lb+ d)] .4 LANGKAH3: Cekpunchingshearakibatbebanroda: Tebalpelat200 mm : Gunakan tulangan D16 D = l6rnm Asl = L .345# Pu = 2. D 2 4 j Asl = 20l.2n Ash= 0.l0&N P=140kN Pu= 280kN bb = 0.S tmin = 152 mm < t = 200mm OK ! pelatini harus Pelatdirencanakan dengantebal200 mm. l0CkN) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.PELAT 7.

v62.rrnr2 t. os = 40 Kolominterior tepi30.6l6MPa (ok!) LANGKAH Perhitungan 4: bebanmati. ura 9") 12' \.vc3) ShearArea A s h= b 0 . t Berat WearingSurface a qDL= +.454x I05. = # vul =0.':-. pojok20 40.PELAT 7.c- ( a\ 1 - ( *". PERENCANAAN geser: Paniang bidang beton: Kekuatan madbb. vc2=(. -lvqC. rtrp" vo = -(rr"1.r. Berat sendiripelat q D L= 1 .rrc.tws qSDL= l. d Punching Check Ash = 3.7-9 .Lb) p'=iilffir ^ Kuatgeserbeton bo=2'(bb+d+Lb+d) fc'= 29MPa 9c = 2'5 vcl = | 2 * * 1.DL dan SDL Superimposed.!*i-f.rrr-rc'.225nr-'kN Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.9m2kN = qSDL y.8llMPa vc = l.*" bo ) 12' vc3= (4).

m MDL= l. PERENCANAAN PELAT negatif momen LANGKAH Perhitungan 5: S=1. 6 7 .I. A s Asp = 225. M S D L + 2 .7-10 .It**). ll l1 oSDL.782mkN MSDL: 0.3.2 AASHTO ACI 318-89 sec. tm M u = 1 .684kN.bs -d As = 340. M D L + 2 .t r u c k M Mu: 17.684kI.3m Mu=0.2 Mtruck = 6. Un " > 67 o/o 6T/o makadigunakan A s p= 0 .A.5) rv/ ft\ t P = 0'204Yo As = p .7.9llmkN yang diperlukan LANGKAH Luastulangan 6: bs = 1000nm o=('o*.8. 2 .15.445mkN ll M S D L.: .m Mtruck = Mll l') MDL=:'qDL'L-'lm Code: 8.34turt DigunakanDl3-200 Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.476 VS maka: llo < 3V/o 4 VS .2. 3 .t \32) Mll = 6.80&nm2 = ( Pakai D13-200 As aktual 650 mm2) pembagi Persentase tulangan : TegakLurusarah lalu lintas # = 96.L'.

2.8. Kecuali bila Nu < 0.2sampai5.4. Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.4.2. 8.5 0 Nn. 8.4.4.5harusdikesampingkan.05 fo Ag.8-l . PnrcwcIT'IIAN DINDING 8 PERENCANAANDINDING 8. Tinggi efektif harus ditentukan dari sub bab 8.3 DINDING DIBEBANI GAYA VERTIKALDANHONSOIff.2.qL SEBIDANG Harus direncanakanuntuk pengaruh aksi vertikal sebagaikolom sesuaidengan bab 5 dan pengaruh aksi horisontal sesuaidengan sub bab 8.2.qxYA DIBEBANI GaVa VenrurEL SEBIDANG Harus direncanakan sebagai kolom sesuai dengan bab 5 selama tulangan dalam arah vertikal dipasang pada masing-masing muka.2 DTNoME H. 8.2 8.4. maka syarat pendetailan kolom pada sub bab 5.Au dinding bidang seperti dinding penahandan dinding kepala Pasal ini untuk merencanakan jembatan. maka harus direncanakan sebagai pelat lantai sesuai dengan syarat-syarat dalam bab 7 (sebagai pelat lentur).5.1 PnoSnoanPERENCANAAN UMUM Dinding bidang dan cara pemasangan tulangan harus direncanakan sesuai dengan penjelasan bawah ini. di 8.4 DINDINGDIBEBANIGAYAHoRIzoNTALTEGAKLaRaS DINDING Apabila gaya vertikal rencanaNu tidak melampaui 0. serta untuk perencanaandinding bidang dengan perbandinganantara lebar dan ketebalan> 4. kecuali bahwa perbandingan antara tinggi efektif dengan ketebalan tidak melebihi 50.1 P$tsRAp.

tetapi tidak kurang dari 7 kN per meter panjang dari dinding.5 DINDING DnnnIru TEGAK HORISONTAL DAN GAYA Gav.4. PqnSIICIUIAN DINDING '! 8. momen lentur dan gaya geser yang timbul akibat gayayang bekerjapadaportal harusdirencanakan baik sebagaipelat maupun kolom. Kecuali bila Na 3 0.-3 PrNe.IEMTnUPAKANBAGAN DARI STRUKTAR Dinding yang dibebani gaya aksial.qxa/Prrrrcrc.4.4.2. c) d) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. DTNDING 8.2sampai5. Sambungan antara dinding dan penyokong arah lateral direncanakan untuk menahan gaya horizontal yang sama dengan harga terbesar dari harga-harga berikut: 1) reaksi statis sederhana terhadap gaya horizontal total yang bekerja pada ketinggian penyokong lateral.4. Bangunan atas direncanakanuntuk menyalurkan gaya lateral. maka syarat pendetailan kolom pada sub bab 5.ar Dinding dapat dianggap terikat jika dalam arah lateral disokong oleh satu struktur dimana semuaketentuan berikut berlaku : a) Dinding atau elemen terikat vertikal disusun dalam dua arah untuk memberikan stabilitas arah lateral secarakeseluruhan. 2) 2.5harus dikesampingkan 8.5 Q Nn.8.5Vo dari beban vertikal total dimana dinding direncanakan untuk memikul pada ketinggian penyokong arah lateral.2.q VgnTTKAL SEBIDANG LunusDtNowe Harus direncanakansebagai kolom sesuai dengan bab 5 selama tulangan dalam arah vertikal dipasang pada masing-masing muka.6 PORTAL DnynN.8-2 . b) Gaya lateral ditahan oleh geser pada bidang dari dinding atau oleh elemen pengaku.

qt MBrwruan 8. harusdianggap bekerjasepertiga tinggi luastumpuandiukur dari mukabentang dari pada menerus dinding. tidak boleh melebihi 30.05 /" Ag.Apabilaterdapat secara satupelatbetonyangdicorditempat dinding.3 TINGGI EFEKTIF Tinggi efektifHn" dari dindingterikat harusdiambil sepertiberikut : Apabila dikekang terhadap rotasipadakeduaujungoleh: pelatlantaibeton dindingyangberpotongan bagianyangserupa atau 0. pada setiap ketinggian antara penyokonglateral horisontalharus dihitung dengananggapan bagian bahwaeksentrisitas resultante dari seluruhbebanvertikal diataspenyokong atasadalah nol.4.8-3 Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan . tidak melebihi 0. kecuali untuk dinding di mana gaya aksial Nz. maka perbandingan bolehdinaikkan menjadi50. b) c) 8.qsBrnANVrnnrat Harus memperhitungkan dari gaya vertikal tetapi dalam eksentristas sebenarnya semuahal harusdirencanakan momenlentur Mu diambil tidak kurangdari 0.75 hnu 0.ar 8.75|t Tetapidari nilai-nilaitersebut diambilyanglebihkecil.4.8.NAKAN(INTUK Yewe HtrvveGtvt Vrnrm.q. Apabilatidakdikekang terhadap rotasipadakedua ujungoleh: pelat lantaibeton dindingyangberpotongan bagianyangserupa atau 1. Beban vertikal yang diteruskanke dinding oleh satu pelat beton tidak menerus.4 Mnroos PgnENCANAAN DBronna.4.00 /r Hal. Eksentrisitas resultante dari bebanvertikal total pada dinding terikat. Pmpuclullu Dtuotttc DINDINGTnux.makabebanharusdianggap bekerjapadapusatdari dinding.IGAN DENGAN KETEBAI}IN Tweer EFEKTIF MAKSIMUM Perbandingan antaratinggi efektif denganketebalanh*/ tn.2 PERBANDII.00hou 1.1 a) EKsENrnrsrr.05 f" Nu. 8.

bidang eksentrisitas diukurpada beban siku-siku terhadap sudut ditentukan sesuai dengan bab8.2RSNI) faktor reduksikekuatan sesuai dengan panjang kekuatan aksialnominaldindingper satuan ketebalan dinding yang dinding. adalahtinggi dinding yang tidak ditumpu Ir adalahjarak horisontalantarapusatpegekanglateral. sub ga (h"")Z/ 2500t".8-4 .4. 8. sesuai dengan pasal yang lainnya.NAANDINDTNG Gnv. PERENCANAAN Tetapi dari nilai-nilai tersebutdiambil yang lebih kecil.1 LENTURBIDANG Apabila gaya horisontal bidang.5.5 PenrNc. Dimana: hn. bekerja bersamaan dengan gaya aksial.t HorusoNr. harus diambil sebesar/Nn di mana: 0= Nn: tw: Tabel3.DINDING 8..5.4 KEKUATANAKSALRENCANADAruDWOUE Kekuatan aksial rencana per unit panjang dinding terikat dalam kasus tekan. demikian sehingga pada penampangmelintang horisontal: a) selalu tertekan pada seluruh penampang maka lentur bidang bisa diabaikan dan dinding direncanakan hanya untuk geser horisontal saja.4.1. atau Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2 (ataupasal4. tambahan eksentrisitas diambil sebesar 8.eL SEBIDANo UNTUK 8.

rt!.2 PENAMPANG KNTIS GuTn jarak dari dasar 0.5 sebesar penampang kritis bisadiambilpada Untuk geser maksimum.) .4 KtxalrzN GwznDttnue Tettpn TaLANGAN GESER (8.5.5.5..4 dan pasal8.5.8 r.66 . l_ diambil yang terkecil dari harga yang dihitung dari rumus di atas dan Manual PerencanaanStruhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.tI L (8.o.s-2) geser Kekuatan nominaldari betontanpatulangangeser harusdiambil sebesar: Vc h Aoabila -a < I Lw /v"=10.5 tetapi dalamsemua hal Vnharusdiambil tidak lebih besardari: Vn^ar:0.2fc(0. di mana : Vu : Vc+Vs (8. Dimana: h* adalahtinggi total dindingdiukur dari dasarke puncak panjang /.[t. ] (0. 8.DINDING 8.8-5 . nilai tersebut diambilyangterkecil.8 l* t*) 8. l* atau0.5 di manadari kedua hr.5-1) Vc dan Zs ditentukan berturut-turut dari pasal8.5-3) Apabila dari: o'rL.3 KEKaATANGESER Perencanaan dinding yang menerima geser bidang harus diambil sebesar( Vn. PERENCANAAN b) untuk lentur penampang tarikan pada sebagian maka dinding harusdirencanakan bidang sesuai bab 4 dan untuk geser horisontal akan dibahas pada sub bab selanjutnya.5. adalah horizontaldinding 8.

p. Berdasarkan ini rasiotulangandinding ketentuan persyaratan adalah sebagai berikut: Luastulangan minimum 500 mm2/mdalamarahhorizontalmaupunvertikal.5-6) Di manap" ditentukan berikut: seperti luas Untuk dinding di manah.6.1f (0.) (8.5 1- "' .. (pusatke pusat)300 mm.[r (0.8 lw tw) (8. PERENCANA. pw tidak kurang dari seperti yang diperlukan untuk pengendalianretak akibatsusutdan kekangan.8-6 .reN GESERDINDING Sumbangankekuatan geser nominal dinding oleh tulangan geser Vs harus ditentukan dari persamaan berikut: Vs = to fy (0.5.5-s) ALEH TULANGAN GNSNN SuUraT'IEeNKCruI..0 5 . diarrbil sebagaiperbandinganluas tulangan horisontaldengan luaspenampang dindingper metervertikal. 8.DNuTI'IC 8.8t.qN V 6 :1 0 .terhadapluas penampang dinding padaarahyangberurutan.8 lI (t'-t\ [/. ) t") (8.1 Pnnsy.ll* < l.6 8. Untuk dinding di mana h.ll* > I.[1' + Tetapi dalam setiap : hal 0J. r. p.q.s-4) ." a 8.. Spasimaksimum antartulangan Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.nerANTULANGANDTNDTNG TatlNeatt awwtua Rasio tulangil." diambil yang terkecil dari perbandingan tulanganvertikal atau luas tulanganhodsontal.

snIAN DINDING 8.82 dan C 1.6.6.5tw atau300 mm.7. 8-7 . tulangan horisontal dan vertikalharus dipasang dalamdualapismasing-masing dekatmukadinding.7.8. diambilmana Untuk dinding dengan ketebalanlebih besar dari 200 mm. adalah MPa.6.Satuan daif.2 pasal sampai 5.manayang sesuai: Untuk klasifikasiketidakterlindungan A Untuk klasifikasiketidakterlindungan 81. ketentuan pengekangan janganditerapkan untukpasal5. 8./INGAN VERTIKAL Untuk dinding yang direncanakan sebagai kolom sesuaidenganpasal 5. yangterkecil..qRArSresrTULANGAN Jarakbersihminimum antaratulanganyang sejajar.6. PmilIc.4 PrTTIezrITIenN TUT.5 apabila : Nu < 0.6-1) Manual PerencanaanSnuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.7.2 TaLANGAN HqNSuNTAL aNTUK PENGENDALaN RETAK Apabila dinding sepenuhnyadikekang terhadap perpanjangan atau kontraksi arah horisontalakibat penyusutan atau suhu.' Kecuali bahwa dalam semuahal perbandingan tulangantidak boleh kurang dari yang diperlukan dalampasal8.8.1.4 fl )\ /.selongsong tendonharuscukup dan untuk menjaminbahwabetonbisa dicor dan dipadatkan tetapitidak bolehkurangdari 3 dt. Spasi maksimum pusatke pusatdaritulangan dari yangsejajar harus1.3 T.5 (Nn (8. 8. perbandingan tulanganhorisontaltidak boleh kurangdari hargaberikut.8.

DINDING 8. PERENCANAAN CONTOH 8.m b3 := 0.1.blplb3" h2:=2.m Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2.5..34n . Dimensi Retaining wall bl := 0.35m b2:=0.1 DESAIN TULANGAN DINDING I tulangan dindingretaining wall SOAL : Desain DIBERIKAN : l.m h0:= 0m hl ::0.5m b4 " b4 := 1.8-8 .

3 Ku1 := 2 Kug4:= 1. PnnnycmIAN DNDING Badan Retainingwall Lebarretaining wall.8.lo5.. hwe= 2. Materials: Concrete : K-250 fc := 20Mpa yc := 25.Mpa Flexure Steel ShearSteel fy := 4OOMpa fls :: g' ( s N r /B M S .5m <50..4 Pasal 2.5m Bb:= lm hwu = 2'5 m tw = 300mm RSNI-Tt2-04 5.h.kN.4 Kucp:= 1.25 persyaratan 3. Pemeriksaan dinding tinggiefektifdinding.rn3 Densitas Beton Steel : Es:= 2.direncanakan pelat" notel = 'Nu < 0.2.05fc Ag atau hwe/trv sebagai Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.8-9 .. Tinggi retaining wall Tebalretaining wall Pile cap Lebar Panjang Tebal Lebarheel bpc := lm Lpc = 2. h*" := 1.1 9 9 2 ) Q:= 0.15m hpc =350mm LH=1.8 Kup::1.".

333kN V2= 17.0.m M2 = t4.Mpa ) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.458kN h = 300mm d=222mnt Bl . PnnnyCal.m Vl= 8.s2-L' 6^ !l.= if fc < 3oMpa 10.417<N.rnAN DINDING 4.5m bw=lm 0 = 0.ql.Mpa 10.=:.LL L=2.8-10 .167*tkN hwu= 2.8 Gavadalam momendan qeser daerahtumpuan L:=hwu 141.l6rnrD Mu' = 35.85 pl = 0.5m Ml = 10.L Y2:=0.5q2-L Kombinasi ultimate Mu' := Kug4'Ml + Kug4'M2 Vu:= KUSA'VI + Kug4'V2 Perencanaan tulangan lentur h:=tw d:=(h .70mm.243kN'm Vu = 36.333 kN rn-l \2 = 14.oou[ *ou 10.708[<]t l't lr M2:=:.65 ' r ft _ o.757kN.8.85 if fc > 55.85 30) if 3oMpa < fc < 55.= ql.5. Tulanganlentur dan geserRetainingWall daerahtumpuan Beban-beban Tinggitanahurugan Lebaranalisis LL EP ql = 3.

37373%o Ds:= l6.Mu') P' = 0.85.l. n=5 (perlebaranalisis makaspasi.bw.fc P' = 0.1. 1m.349kN.25o/o ry tr.1 Pfililll= - Asreq:= p'..'Dl6-200" s := 20&nm Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.fc P' = 0.bw.8.37373Vo .Pr2 4 Asl = 2.= if(n' < pmin.h" b l1 Mcr = 46. Pgnnttc.85. s=1000mm/5=200mm) spasiyangdigunakan Digunakan Tul=.to.373730/o 0.'.7.ullN Dtttotuc fc.d pmin = 0. fUu) Mu = 56.bw.8-11 .m 1P' = 0.r/ Mpa.957<N.m Mu = 56.mm Asl := 1-rr.2l\4cr.349kN'm Mu := ma{1. Mcr := 0.1r4.3737T/" 0.d Ambilsajajumlahtulangan .011cm2 Asreq:= p'.

x y2:_:o2.8-12 . Tulanganlentur dan geser Retaining Wall daerahlapangan Gayadalammomen dan geser x:= 0.427kN Kombinasi ultimate Mu' := Kug4'M1 + Kug4.5.604kN.031kN d := (h .x.o2.M2 Vu:=KUSA'VI+ Kug4'V2 Perencanaan tulangan lentur bw:= Bb h:=b2 + 0.= ql. y2= 4.ql.5b3 h = 250mm d. l) Ml = 2.! 6' L Yl.m M2 = l.228kN.5.L Ml :=:.222m Vc = 165.8.16nr) Manual Perencanaan Struhur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.7 Vu = 43.7ftnm.= L72mm Mu' = 6.*'.(bpc.Pat ds:=d tVc := :..828kN notel = "Tidak Perlu Tul.Vft .Mpa.TCIUIAN DING DIN Check tulangan geser Vu:= 1.459kN Vu = 43.Vn = I15.L 2^ L I rr- Vl= 4.ds) 6 tr :=0.5.0. P ZNNI. Geser" 5.469kN Vn = 165.t' 1.g45kN.m Vu= 12.834kN Vn:= Vc F.m MZ:=!.167l<N .834kN ds = 0.

m Mu:= 1.u[pr.or2 Asl = 2.25Yo (perlebar 1m. PMnIIc+T'IIAN DINDING pl '= if fc ( 3oMpa pl = o.625Yo Mcr := 0.7.Mpa lo'85 tou ) pnax:= .Mpa if fc 10.25Yo Ds := 16mm Asreq:= p'.d p':= pmin 4 Ambilsajajumlah tulangan .orrcr* n=3 P' = 0. Asl :=].85 > 55.o o *.{fc.Mpa.65 ( | .o'oo*[ft . t tY szooo* aJ l ^ 87ooo) PrIrBx=I.:. analisis makaspasi. ManualPerencanaan SnukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.h' Mcr = 32.8-13 .bw.33nVlu' t- Mu = 8.302kN.ttt.bw.8.n.30) if 3oMpa < rc s 55.8s 10.609kN.m p' = 03737T/o fy 0.85'fc p' = 0. = 1 0 0 0 ml 2 = 5 0 0m m ) s m spasiyangdigunakan s := 400nm Digunakan Tul = "Dl6-z[00'.

(bpc.qAN DINDING ) Checktulangangeser Vu:= 1.ds) l- S := 0.8.Vn=89.834kN ds = 0. Pr.nnUCAI.= :.741kN t Vn = 128.Vfc.172m Vc = 128.201kN Vn:= Vc 6.8-14 .Mpa.I.Pat ds:=d ys .5.834kN notel = 'Tidak PerluTul. Geser" Manual Perencanaan Snuktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.7 Vu = 43.201kN Vu=43.

. Pn ant'tI t't lt'r Ko nau c I 9 PERENCANAANKORBEL 9.2.5 9.2 AK9I PADA K0RBEL Garis kerja aksi dari bebanbisa diambil jatuh padatepi bagianluar bantalanperletakan kalau ada. perlu diperlukan juga diperhitungkan adanya gaya horisontal dan pergerakan dari bagian yang ditumpu. Jarck d harus diukur pada muka perletakan." yang tidak lebih besar daripada Vu.9-1 .1 TbreetMareSBrLqAR Tinggimukasisiluartidak bolehkurangdaripada d.2. dan dibebani oleh satu gaya tarik horisontal N.raKTo R vANGSERLu DrpERTIMBANGKANDALAM nERENCANAAN 9.qrro n. Pasal ini mencakup korbel dengan perbandinganbentang geser dan tinggi ald < 1.1 Balok Tinggi Kantilever 9.ataupadapermulaan dari tiap tepi pelandaian. 2t3d An Gambar 9. ataupadamuka bagianluar dari Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. 0.9.2 F.1 Pzynntpuv Korbel direncanakan sebagai balok tinggi kantilever berdasarkan aksi batang tekan dan tarik.

3. Pmnttcny.3. ataupun(5.1 Uauu perencanaan sesuai yang bagian faktor reduksi ini.tqN 9.8. dan satu gaya tarik horisontal N. Untuk beton ringan total ataubeton berpasirringan.3 a) KnnaTaUINTULANGANToTAL Luas dari penulangan tarik primer/pokok.3 Pnostoan PznnNcArv.kuat geserV. Apabila bagian komponen lentur ditumpu.9-2 .kuat geserI/.'bd Newton. geserVudapatdiambil Perancangan penulangan friksi-geser dari Aufyangmenahan At 5.q. tidak boleh diambil melebihi (0.2.l.ga/d)b*d dalam b) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.2 . melebihi bebanpadabraket ataukorbel tidak boleh diproyeksikan Daerahpenahan melebihi bagianlurus dari tulangantarik utamaA.07a / d) f. 5.2 a) KruTIS Prr.5 2.4' diambil dari harga yang terbesar antara(Ay+ A") atau + 2 4"113. b) c) Jank h harusdiukur dari mukaperletakan. muka interiordari tulangan angkurtransversal 9. dilindungiterhadap 9.2.9.2f"'b-dataupun bod dalamNewton.0. dantidak boleh diproyeksikan (ika dipasang). A.3. maka bagian luar korbel harus pengelupasan.tAN K}MEL korbel.5 . sebesar = Vn(fy p) sesuai dengan RSNI T-12-04pasal 1. harus 9.t.". perhitungan dengan Dalamsemua kekuatan diambil sesuai densan Tabel 3.MpANe Potongan penampang kritis pada muka perletakan harus direncanakan menahan secara simultan satu gaya geser Vu. satu moment Vo o i Nu" (h-d). tidak boleh diambil lebih besardaripada 0. Untuk betonnormal.

enaTANTALANGAN 9.iauf..IN Pada sisi muka dari braket atau korbel.4.2 TERTaTaP SsNer.4. Las direncanakan untuk mengembangkan kekuatan leleh terspesifikasi jr batang-batanE A.4. ke kurang dari 0.Pnnrvclrultr Konnu PenulanganAn yang menahangaya tarik Nuc harus ditentukan dari Nuc S 0 An fy.1 TULANGANMINIMUM . b) Pelengkungan batang-batangtarik utama l" sebesar 180o hingga membentuk satu /oop horisontal. c) Cara lainnya dari pengangkuranyang memberikan hasil positif.Gayatarik Nuc harus dipandangsebagaibeban suhu.5 (ArA^) harusdisebarkan dua pertigadari tinggi efektif yang terkait denganl". hidup walaugayatarik berasal dari rangkak. harus diangkurkan dengan salah satu cara dibawah ini: a) Las struktural pada batang transversalyang berukuran paling tidak berukuran sama.04 Rasiotulang p d I an ' b = 9. tulangan tarik utama l.9.4.9-3 .3 TaT+NEEN TARIK UTAfuA PENGANGKan..4 PTnSv.susutatauperubahan 9.qMe dengan luas total An tidak Sengkang tertutup atau tulanganpengikatsejajardengan.2 Gayatarik Nuc harustidak bolehkurangdaripada Vu kecualiketentuan dibuat untuk menghindarigaya tarik. bolehkurangdari 0. dari Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. khususyang 0.". 9.

3 Vu {.9.a LANGKAH1: Menentukan a=275mm c=400mm LANGKAH Menghitung 2: ketinggian minimum.1 6 = 0.5(Mpa) bw d.979n.2fc bw d dan I = 0.- P'i bw := 400nm h := 400rnm dc := 50rnm kof 2 cm $ := 0.1 DESAINKORBEL 1 SOAL : Desain tulangan korbel DIBERIKAN: Dim. .TI2. (0.5mm Vn diambil nilai terkecil di ^ntil 0.9-4 . PERENCANA+v Konnnt CONTOH 9.2fc. Mpa \ E s : =2 .2.bw) 2 d dmin = 74.3.O4 Pasal 5.. 0 -1 0 ".d Perhitungan berdasarkan pasal11.g01< 1 OK 5.Gorbel lebar tinggi COVef Beton : fs.3.--A checkgeometri korbel d = 343.9. Manual PerencanaanStruktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.g5 ACI Check: dVn>Vu dmin:= RSNI. M p a Tulangan tulanganutama ds := 13mm jarak beban ke muka kolom.85 Sr := 400.9.= llQ.lrn ambil d:=h-S.

4 RSM.. M p a. l Avf := vu tt = 1.922c1tr Vn tidakbolehlebihdari 5 . d)) Vn = 565.= if fc < 30. d 5.85 10.062kN' Nuc tidak boleh dari 0. V u Mu := Vu.ed) Af = 2.85 Hargap = 1. Mpa 10.85fc.0.3 Vu = l05k].008' [g | ) Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.5. d = 7 5 5 .r LANGKAH5: Menghitung tulanganlentur.. PmoycltvtAN KzRBEL .bw al = 16.Af Af := Mu . 5 . .4 Ard = 2. 0.2 Vu LANGKAH Menghitung 4: tulangangeserfriksi.d) Nuc = 21R'{ m Mu : 30.034kN Vu = 105lcN ok! LANGKAH 3: Menghitung Gaya-gaya pada korbel Perhitunganberdasarkan ACI pasal 1 1.86cm2 Af.3.3.O4 Pasal 5.85 if fc > 55. Vn:= min((0.9.4).9.r. bw .TI2. 4 .+) \Mpa Af =2.01.[ N u c : =0 . Avf l. a + Nuc . 2 .ry (o. untuknonmonolit F p : = 1 .o) ir 30' Mpa< rc < 55' Mpa I o.:= I (betonnormal) 0 = 0.9-5 .Mpa Bl = 0.9. untukmonolit = 1.Vn=481.65 .K 0. b w . 7 1 dO1 .fi' al:=0.338mm Af := Mu ory(.637cr* Bt . Mpa .206cr* $'&' r. (h .Tc bw .

Avf + An = 2.75.3 As adalah nilai terbesar Penulangan minimum I :=0.309cm2 As = 3.618cm2 22 :.An) Digunakan 4D1o 4Ab = 3Ja2c# Akan didistribusikan dalam 2l3d dari tulanganutamanya 2-d 3 229mm Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.25..088cm 3 Af + An =3.83cr3 \\ diantara2/3Avf+An.9-6 .. . Ah = 1. PERENCANAAN KORBEL uoo.. untuktarik langsung An Nuc ful . Asmin /(.383 O K ! d {p<0.75pb} LANGKAH Menghitung 6: tulangan. (As . O = Asmin 2.254cr* LANGKAH7: Menghitungluas penulangan tarik ds = l3mm Ab := 0. mm Ab := 0.abper_d ab = 175.254cm2 LANGKAH 8: Menghitung Sengkang Horizontal.Avf + An Af + An AsminJJ Digunakan 4DL3 4Ab:5.25.t Fo ry .5.51 Mpu) ab := d . = 0.3.185mm 4 = o. Af+An dan Asmin. dh2 Ab = 0.327cr* RSM-Tl2-04 Pasal5.I := ) I ooo* rY I \ abjer_d = 0.9. abser-d gl .785cm2 . ds2 /+b= l.-- 0' fv An = 0. Ah dh := 10. ns :=ma{[t .o+g d 3q 0.3L8crnl Ah := 0.04..9. U*. n.

a i * T:= As .f As =132.n . Aspakai:=0.543kN lr*ru*.O4 '= Asperru ''"{(. 2 5 .. n .TI2.fy Aspakai I I I Kekuatanlasdidesainlebih kuat l0% dari gaya tarik f=245.9.929nm2 | .dia? n TeganganTulangantarik : Asoerlu f:=*.732rnr* T = 32. mm rl. PERENCANAAN KqRBEL LANGKAH Desainangkurcorbel 9: Tarikyangdibutuhkan : Tulangan RSM.433mr* dia:= 13.' )) | .9-7 .25.t=4 Aspakai = 530. ManualPerencanaan SnukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. Asperlu =325.i' .. Avr + An Ar + An *".18Mpa Gaya Tarik pada 1 tulangan: A s : = 0 . .

iluuldilul .

fo. koefisien elastisitas modulus beton. fr= Ku"t = = fu= = = dilakukanhansfergayaWategang.MPa. MPa. Nmm. . faktor pengaruh kadarudaradalambetonuntuk susut. = Q.MPa.A-1 . diambil positif untuk tekan. faktor pengaruh ketebalan komponen betonuntuk rangkak. MPa.= Rn= Manual Perencanaan Struldur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. mm. tegak lurus padapenampang. moduluselastisitas bajatulangannon-prategang. M* fuIur Nn= /V'. M. E" E. faktor pengaruh konsistensi (slump)adukanbetonuntuksusut. faktor pengaruh kadar agregat halusdalambetonuntuksusut. MPa. penjumlahan terkombinasi jenis-jenis dari beban komponen strukfur. terbesar Nmm.negatif untuk tarik. aksialtekanpenampang. kekuatan momen terfaktor akibat kombinasi pengaruhgaya luar yang terbesarpada penampang. kuattarik bajaprategang.. Jcl yang ditinjau.fo'. faktor pengaruh kadarudaradalambetonuntuk rangkak. sumbuy yang momenterfaktorakibat kombinasipengaruhgayaluar terhadap padapenampang. kuattarik lelehbajatulangannon-prategang. terbesar Nmm. ukurandari keliling geserkritis yang sejajararahlenturan rangkak maksimum. yangberbeda. padaumur 28 hari. MPa. kuattekanbetonyang disyaratkan padaumur saatdibebaniatau kuattekanbetonyang direncanakan . kekuatan N. faktor pengaruh kelembaban relatif udarasetempat (slump\adukanbetonuntukrangkak. tinggi total komponenstruktur.DAFTARNoTSI \ DAFTAR NOTASI Bab 3 av cu E. f" Jct JC f. jumlah semen faktor pengaruh dalambetonuntuk susut. kuattarik lenturbeton. momennominalpenampang. faktor pengaruh kadaragregat halusdalambetonuntuk rangkak. Nmm. moduluselastisitas bajaprategang. kelembaban untuk rangkak faktor pengaruh relatif udarasetempat Kn"t K"' Kot tls Nd = Kf Kf Kn" Krt Kr" Krt = = untuksusut. kuattarik lelehekivalen bajaprategang. faktor pengaruh ketebalan komponen betonuntuk susut. MPa. pengaruh danmemperhitungkan dari tarik akibatrangkakdan susut. MPa. faktor pengaruh konsistensi faktor pengaruh umur betonsaatdibebaniuntuk rangkak. MPa.N. yang bebanaksialterfaktorakibatkombinasipengaruhgayaluar yang terbesar. kuattarik langsung dari beton.o" M. ketahanan kekuatan besaran atau nominaldari penampang K. gaya luar terhadap sumbux yang momenterfaklor akibat kombinasipengaruh padapenampang. MPa.

luastotal tulanganlongitudinalyang menahan gayatarik ly'. tegangan susutbetonpadaumur t (hari). puntir. N. angka Poisson. faktor besaran susut yang dipengaruhi oleh material beton dan kondisi lingkunganpekerjaan.terhadapukuran terpanjang tersebut. mm2. mm'. a*= Ac= Act = jarak tegaklurus dari tumpuanterdekat penampangyang diperhitungkan.t Ecs.u te L" 0 0""(t) standar hasiluji tekan.mm2.terhitung7 hari sejaksaatpengecoran regangan untuk beton yang dirawat basahdi lokasi pekerjaan.mm2. luastulangandi dalamkonsolpendekyang menahan . momenterfaktor. geser nominalpenampang.t tcs.mm'. reganganrangkak beton pada umur t (hari) sejak saat dibebani oleh suatu tetap.mm. mm2. mm2. [V. atau luas tulangangeseryang tegak lurus terhadaptulanganlentur tarik dalam suatudaerahsejaraks padakomponen strukturlenturtinggi. MPa. padawaktu t. nilai deviasi dari panjang efektifdari kelilinggeser kritis. Arr = = luasbrutto penampang. kekuatan beratjenis beton. luastulangan tarik non-prategang.DtprnnNortst S u v vn W6 !o trr. koefisienrangkakbetonyangtergantung Bab 4-9 batas tinggi blok tegangan tekanpersegi ekivalenbetondalamanalisiskekuatan penampang betonbertulang akibatlentur. A-2 . luas satukaki dari sengkang tertutupdalamdaerahsejaraks yang menahan mm'. tertutup. posisipusattulangan. lingkungan faktor beban. luas tulangangeserdalam daerahsejarakJ. luastulangangeser-friksi. luastulangandalamkorbelyang menahan luastulanganprategang dalamdaerah tarik. mm2. dihitungdari luasbagianpenampang betonyang dibatasioleh tulangansengkang.kg/m' yang perbandingan antaraukuranterpanjang dari luas efektifgeserpenampang yang diukur tegak lurus pada ukuran penampang dibebani.". regangan faktor besaranrangkak yang dipengaruhioleh material beton dan kondisi pekerjaan. ke luas inti dari komponen struktur tekan dengan tulangan spiral diukur hingga diameterluar dari spiral.atau terhitung 1-3 hari carapenguapan' untuk betonyangdirawatdengan sejaksaatpengecoran susut maksimum beton. mm'. Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. luastulanganyang membentuk sengkang puntir. faktor reduksikekuatan. mmz Ar As= 41 An= = APs A"= A"r At= A. a + Nu"(h d)J. nilai regangan elastisbetonakibatsuatutegangan tetap.

hargarata-rata dari kuattarik belahbeton.r f"' h= h6= hc= hs= hv= = = Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.D. mm. selongsong mm. suatu faktor yang menghubungkan diagrammomenaktual dengansuatu diagram momenmerata ekivalen. mm.termasukakibat gaya prategang.f" adalahresultante tegangan dari jika titik beratpenampang kompositataupadapertemuan antarabadandan sayap dan beratpenampang kompositberada dalamsayap. setelah lebarefektif badanbalok. d d" Ec E" EI fct fd geseryang parareldengantulanganlentur tarik dalamsuatujarak s2. kepala kolom.4nNortst Avn b bo bt bn b* C C1 Cz c. MPa.mm. lelehyangdisyaratkan tulangannon-prategang. prategang tegangan semua kehilangan tekanpadabeton(setelah memperhitungkan padatitik beratpenampang yang menahan dari bebanluar ataupadapertemuan jika titik beratpenampang badan MPa. di akibat gayaprategang yang bekerjasendiri). kuat tarik yang disyaratkan tendonprategang. di diukur dalamarahtransversal terhadap arahbentang manamomenlentur sedang ditentukan.qrr.MPa. ataukolom persegi ekivalen. dikurangi bulat. MPa. lebardari mukatekankomponen struktur. yang dihitungpadabebankerja.ataukorbel. momenyang ditahanolehkomponen strukturpracetak tegangan tekandalambetonakibatgayaprategang efektifsaja(setelah prategang padaseratterluardari penampang memperhitungkan semua kehilangan di manategangan tarik terjadi akibatbebanluar. kekakuan lenturkomponen strukturtekan.mm. dimensi kolomterkecil.mm. tebal selimut beton diukur dari serat tarik terluar ke pusatbatangtulanganatau kawatyang terdekat.padaseratterluardari penampang manaterjaditegangan tarik yang disebabkan oleh bebanluar. tinggi total dari pelatlantaiataupanelpenguat tinggi total penampang kepalageser. mm. fo" fr" fou f" fy fo" fv.A-3 . kelilingdari penampang kritis padapelatdanpondasi. komponen tekanpadatitik strukturkomposit. mm. dari MPa. MPa. tegangan lelehpengikat kuat tekanbetonyang disyaratkan. tegangan dalamtulangan tegangan MPa. moduluselastisitas tulangan. ataudiameterdari penampang lubang tendon prategang. luas.tulangan mm-.ataudiameter dari penampang bulat.mm. lebar bagian penampangyang dibatasi oleh sengkangtertutup yang menahan puntir. jarak dari serattekanterluarke pusattulangantarik. moduluselastisitas beton. (Pada dan sayap terletakdalamsayap. dari tegangan tekan rata-ratapada penampang beton. jarak dari serattekanterluarke garisnetral.MPa. tinggi total dari balok tepi. di ukurandari kolom persegi kepala kolom.MPa. tinggi total komponen struktur. lebarbadanbalok. pendekdiukur dalamarahbentang manamomenlentursedang mm. ditentukan.MPa. geser. MPa.ataukonsol ukurandari kolom persegi ataukolom persegi ekivalen. di tegangan akibatbebanmati tak terfaktor. mm.mm.

selalu bernilaipositif. untuk perencanaan akibatbeban momenyang menyebabkan terjadinyaretaklenturpadapenampang luar. panjangdari lengankepalageserdiukur dari titik bebanterpusat ataureaksi. momenterfaktoryangdigunakan komponen strukturtekan. nilai yang lebih besardari momenujung terfaktor pada komponenstruktur tekan akibat beban yang menimbulkan goyanganke samping yang berarti.D. bentang bersihdiukur dari muka-ke-muka panjangkomponen shuktur tekanyangtidak ditopang. nilai yang lebih kecil dari momen-momen ujung terfaktorpadakomponenstruktur goyangan sampingyang berarti. strukturmelenturdengan kelengkungan = k Kvd I I t1 ln lu l* Mt M'rns Ms M2 Mzn" Mz" Mc= Mn= nilai yang lebih kecil dari momen ujung terfaktor pada komponenstruktur tekan goyangan sampingyang berarti. A-4 . melenturdalam kelengkungan tunggal.mm. momenyangtelahdimodifikasi.negatifbila komponen strukturmelenturdengan kelengkungan ganda. penampang struktur. di manaA' adalah luasyangdibatasigarismediandinding dari lubangtunggal. tulangan faktor pengalimomentulangangandabalokterhadap panjangkomponen strukfurdiukur dari pusatke pusattumpuan. dengan mengabaikan tulangan.dihitung akibatbebanyang tidak menimbulkan ke dengan analisisrangkaelastiskonvensional.42x2y I.dihitung akibatbebanyang tidak menimbulkan ke positif bila komponen struktur dengan analisis rangka elastis konvensional. yang besarnya bisadiambil sebesar T. mm-N. mm-N. faktor panjang efektif komponen strukturtekan.mm. mm-N. momen inersia penampangbruto beton terhadap sumbu pusat. atausebesar 0. yang menahan momeninersiapenampang bebanluar terfaktoryang bekerja.4x) untuk penampang moduluspuntir. 0. funggal. Mm Manual Per encanaanStruktur Beton Ber tulang untu Jembatan k Hal. masifberbentuk L. pipa atautabungterhadap komponen strukturkomposit.mm'.mm-N. nilai yang lebih besardari momenujung terfaktor pada komponenstruktur tekan goyangan sampingyang berarti. tinggi dindingyangtidak ditumpu. komponen momeninersia tulangan terhadap sumbupusat sumbupenampang momeninersiabaja strukturalprofil. jarak horizontalantara pusatpengekang lateral tumpuan. tinggi efektifdari tinggi dindingterikat.mm-N.positif bila komponen struktur melenturdalam kelengkungan tunggal.negatif bila melenturdalam kelengkungan ganda.mm.negatif bila melenturdalam kelengkungan ganda.b* untuk penampang berongga dinding tipis. atau segiempat untuk penampang masif. dihitung dengan analisis rangka elastis konvensional.dihitung tekanakibatbebanyang menimbulkan ke dengan analisis rangka elastis konvensional. h*u I ls /"" l1 Jt tinggi total dinding diukur dari dasarke puncak.qnNortst h* h*. momen ujung terfaktor yang lebih besar pada komponenstruktur tekan.qrr.mm-N.bernilaipositif bila momenujung terfaktoryang lebih kecil padakomponen komponen tunggal. atausebesar 2A. panjanghorisontaldinding. tekan.

pada gayaluar yang terbesar momenuntir terfaktorakibatkombinasipengaruh penampang. kekuatan panjang aksialnominaldinding per satuan kuat bebanaksialnominalpadakondisi regangan seimbang. negatifuntuktarik. gayatarik terfaktoryang bekerjapadapuncakdari konsolpendek yangterjadi bersamaan denganVu. memperhitungkan kuat aksialnominalpadaeksentrisitas yang diberikan. mm. bebanaksialterfaktorpadaeksentrisitas indekstabilitas. lihat sub-bab 5. kuatgeser nominalyangdisumbangkan beton. yang diberikan< dPn. = yang dialihkandari pelatlantaike tumpuandalamarahyang momenlenturrencana ditinjau. kuat gesernominalyang disumbangkan oleh betonpadasaatterjadinyakeretakan diagonalakibattegangan tarik utamayang berlebihan dalambadan.dan diambilpositifuntuktekan. yang gaya pengaruh beban aksialterfaktor luaryangterbesar.mm.3. kuat puntir nominalyang disumbangkan oleh beton. di gayageserpadapenampang akibatbebanmati tidak terfaktor. V"* Va ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. spasi dari tulangan geser atau puntir yang tegak lurus terhadap tulangan longitudinalatauspasidari tulanganhorisontal dalamdinding. padabagian keliling poligon dengan puncaknya padapusattulanganmemajang sudutdari penampang melintang. oleh Nr" N. spasidari tulanganvertikal dalamdinding. kuat puntir nominaldari penampang komponen struktur.A-5 . akibatkombinasi tegakluruspadapenampang. pelatlantai(dalammillimeter) tebalminimum ketebalan dinding panjang efektifdarigariskelilinggeser kritis. Pn Pc Pn Po Pu r s o Sr S2 T" Tn 7: Tu fs= t*= u= U1 Vc= Vct = kuat gesernominalyang disumbangkan oleh betonpadasaatterjadinyakeretakan diagonal akibatkombinasi momendangeser. kuat aksialnominalpadaeksentrisitas nol. pengaruh bebankritis dengan tekuk. diambil positif untuktarik. tahanan momenyang disumbangkan oleh tulangankepalageser. kuatmomenplastis kepala pada gayaluar yangterbesar momenterfaktorakibatkombinasipengaruh penampang.mm. pengaruh memperhifungkan dari tarik akibatrangkakdan susut. kuat puntir nominalyang disumbangkan oleh tulanganpuntir. perludari penampang geser. radiusgirasi suatupenampang komponen strukturtekan. spasidari tulangangeserataupuntir dalamarahparaleldengan tulangan longitudinal.DlrrlnNornst M^* Mp= Mr= Mr= Mn* Nu = momenterfaktormaksimumpadapenampang akibatbebanluar.

di manabebanyang ditinjau hanyabebangravitasidalam menghitung P". faklor pembesar goyangan samping. pembatas besaran distribusi tulangan lentur. rasiotulanganyangmemberikan yang seimbang. komponen vertikal dari gayaprategang efektifpadapenampang. faktor tinggi blok tegangan tekanpersegi ekivalenbeban. kuat gesernominaldari penampang komponen struktur. dimensi terpendek penampang. momenuntuk rangkayangditahanterhadap ke untuk menggambarkan pengaruh kelengkungan komponenstrukturdi antaraujungujungkomponen strukturtekan. . 0 Yr ao Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. rasiokekakuan pelatkompositdi lengankepalageserterhadap penampang sekitarnya. sudutantarasengkang miring dan sumbulongitudinaldari komponen struktur. koefisien sebagai fungsidariylixl. faktor reduksikekuatan. oleh gayageserterfaklor akibatkombinasipengaruh pada gayaluar yangterbesar penampang. rasiosisi panjangterhadap pendekdari bebanterpusat sisi ataumukatumpuan. geser-friksi sudutantara tulangan dengan bidanggeser. vr= x v It z a At dg 4y fi= P"= 0a= & . bagian segiempat suatu dari dimensi terpanjang penarnpang. ataurasio dari bebanlateral terfaktormaksimumyang bekerjaterhadapbeban lateraltotal terfaktorpadatingkat yang ditinjaudalamperhitungan P". kondisi regangan rasiodari volumetulangan spiralterhadap volumeinti total (diukurdari sisi luar ke sisi luar spiral) dari sebuah komponen strukturtekandengan tulanganspiral. rasio dari bebanmati aksial terfaktor maksimumterhadapbebanaksial terfaktor maksimum. faktor pembesar momen untuk rangka yang tidak ditahanterhadapgoyanganke samping. simpangan relatif antartingkat orde-pertama akibatVu. bagiandari momentidak berimbang yang dipindahkan lentur pada sebagai pelat-kolom. hubungan bagiandari momentidak berimbang yangdipindahkan gesereksentris pada sebagai pelat-kolom.4'-6 .. hubungan p Po Ps rasiotulangantarik non-prategang.DapanNortst Vr Vn= Vp= Vs= gayageserterfaktorpadapenampang akibatbebanluar yang terjadibersamaan dengan M^or.untuk menggambarkan penyimpangan lateral akibat beban lateral dan gravitasi. kuat gesernominalyang disumbangkan tulangangeser. bagiansegiempat suatu dari dimens sengkang i terpanj ang.

eksentrisitas moduluselastisitas beton. MPa.mm. tegangan transfer. mm'. sesudah tegangan tekan rata-ratapadabeton akibat gaya prategang padatitik beratpenitmpang gayaprategang. jarak dari serattekanterluarke titik berattulangantekan. mm2. diameter nominaldari kawatbaj4 kawatuntai.batangbaja. dihitung pada penampang manaterjadi momenmaksimum. atau padapertemuan jika titik beratpenampang (Padakomponenstruktur terletakdalam sayap. luas tulangangeserdalam daerahsejarakJ.MPa. MPa. mm. tegangantekan beton pada lokasi titik berat baja prategang. bajaprategang. olehkomponen struktur sendiri). padaseratterluar dari penampang. gayaaksialdari garisberat.MPa. kuattarik lenturbeton. mm. mm2. tegangan tekan dalam beton akibat gaya prategang efektif saja (setelah memperhitungkan semua kehilangan prategang) pada serat terluar dari penampang manategangan di tarik terjadi akibatbebanluar. adalahresultante tekan padatitik berat penampang dari tegangan jika titik beratpenampang kompositataupadapertemuan dan sayap antarabadan dan kompositberada dalamsayap.mm". moduluselastisitas betonpadasaathansfergayaprategang. lebarbadan dari bulat.atautendon.mm.akibatgayaprategang momenyang ditahan di pracetak yangbekerja MPa. mm2.A-7 . moduluselastisitas MPa. efektif saja. MPa. luastulangan tarik non-prategang. atau luas tulangangeseryang tegak lurusterhadap tulanganlenturtarik dalamsuatudaerahsejaraks padakomponen strukturlenturtinggi. di tegangan akibat bebanmati tak terfaktor. yangsalingtegaklurus dan memotong padalokasisebuah kolom dari pelatdua arah. MPa. manategangan tarik terjadi akibatbebanluar. 150 kuattekanbetonberdasarkan uji benda silinder(diameter mm dantinggi 300 mm). bajaprategang segera setelah Ac= A"r As= Ar" As Ar= = = b-br= b* d d' d6 dp a e'l' E" Ea E" E" fc' fcr fa' fd fr" fpa fr" fpi ManualPerencanaan StrukturBeton BertulanguntukJembatan Hal. luaspenampang bruto. luasbetonpadapenampang yangdiambildari dua lajur luaspenampang brutoterbesar dari lajur balok-pelat.mm. balok.segera setelah di transfer. baja non-prategang.MPa. kuat tekanbetonpadasaattransfergayaprategang.akibat gaya prategangdan beban mati. MPa. MPa. dasarlogaritmaNapier.mm jarak dari serattekanterluarke titik berattulanganprategang. yangditinjau.mm'.mm.fp.mmz tuastulanganprategang dalamdaerah tarik. komposit. lebar efektif penampangbeton setelah dikurangi lubang selongsongtendon pfategang. lebarmukatekankomponen struktur. tarik non-prategang.DmrtnNortst B a b1 0 luas bagian penampangantara serat muka lentur tertarik dan titik berat penampang brutto. MPa.ataudiameter penampang jarak dari serattekanterluarke titik berattulangan mm. memperhitungkan semuakehilangan (yang bekerjamenahan dari badandan sayap bebanluar). moduluselastisitas MPa.

tarik.nilainya tidak direncanakan dapatditetapkan berdasarkan rujukandi bawahini: Untuk selongsongyang diberi pelumas bisa diambil sebesar0'0003 0.mm.mma. (acking).N.N. mm.0020 Untuk kawat untai (strand) pada selongsonglogam yang berpermukaan berprofilbisadiambilsebesar 0. perbandingan beton.0020rad/m.0006rad/m. MPa. gay padatendonprategang.0010 0.DAFTARNOTASI pengurangan(kehilangan) tegangan pada baja prategang akibat susut dan rangkakbeton. = Kekuatannominalkomponen struktur. MPa. momen(kekuatan) batasnominallentur. f"" t. akibat beban momenyang menyebabkan terjadinyaretak lentur padapenampang luar.P Pn Po* P^. dihitung dari kombinasibeban momenterfaklor pada penampang luar yang menimbulkanmomen maksimum pada penampangyang ditinjau. kekuatan batasaksialnominalkomponen struktur. mm. kuatlelehbajanon-prategang. Untuk batang baja (bar) pada selongsonglogam yang berpermukaan berprofilbisadiambilsebesar 0. h I k Li Lp= M".0005 0. kuat leleh bajaprategang.mm.0001 0. mm. berprofilbisadiambilsebesar 0. MPa.N.N. penampang momeninersia utuh. tendon a panjangpenyaluran pelepasan untuk berangsur. Mu n l/" N. gaya prategang efektif tergesekpada lokasi sejarakx (di manax : E Li) dari N. panjang yangditinjau(padajarak darijack penegang). panjangtendon yang koefisien gesekanakibat simpangan menyudutpersatuan (dalamrad/m). Po Rr= R1 Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. padakekuatan tegangan bajaprategang nominal.MPa. padatendonprategang faktor relaksasi rencana Afo. Mr* = M.MPa. kuattarik bajaprategang. yang ditinjau. mm.N. tinggi penampang.setelah prategang ujungpenegangan akibatgesekan. momenterfaktor (ultimit) akibat kombinasibebanluar yang paling berbahaya.negatifuntuk N.yang bila tidak ada datayangtepat. dari diambilpositifuntuktekan.dan yang memperhitungkan pengaruh susutdanrangkak. moduluselastisitas moduluselastisitas bajaterhadap gayatarik dalambetonakibatbebanmati dan bebanhiduptidak terfaktor. MPa. kehilangan N. mm. kehilangan gaya prategang di ujung penegangan(jacking) sebelum memperhitungkan prategang.0020rad/m. f rps fou fo.A-8 . a N. Untuk kawat baja (wire) pada selongsonglogam yang berpermukaan radim.akibat kombinasi beban luar yang paling berbahaya. (sesudah semuakehilangan tegangan efektif baja prategang memperhitungkan prategang). gaya aksial terfaktor (ultimit) yang normal terhadap penampang.

mm.05 yangdiberipelumas diambilsebesar . oleh oleh betonpadasaatterjadi keretakan kuat gesernominalyang disumbangkan akibatkombinasi N. Manu al P er encanaan Struktur Beto n Ber tul ang untuk Jembat an Hal. komponen struktur. komponen geser.mm/mm.40 unE:knilaifo/fo. mm.bila dikombinasikan dengan lainnya pada penampang. akibatkombinasibebanluar yang palingberbahaya" N.8. = vn Vp= v" Vt= vu Yt= Z= di Fr= /p= ccc 6ss = Q= Q"" p= = Li. gaya geserterfaktor pada penampang akibat bebanluar yang terjadi bersamaan denganM. terjadi.N.. A-9 .85 = 0. faktor reduksikekuatan.akan menghasilkantegangantarik utama sebesar bagianbadandan sayap. perubahan prategang bagian sudutprofil tendon di sepanjang faktor tinggi blok tegangan tekanpersegi ekivalenbeton.rad. padasub-bab 2. kuatgeser nominalyangdisumbangkan beton.55 unh*nilaifo/fou ymB tidak kurangdari 0. Untukselongsong dapat permukaanberprofil dapat diambil Untuk selongsonglogam dengan 0.DtrrtnNortst Ru= R*= rencana Kekuatan komponen struktur.manayang 033tlf"'pada sumbupusatatauperpotongan lebihkritis.0. gayageserpadapenampang akibatbebanmati tidak terfaktor. kuat geserbatasnominaldari penampang vertikal dari gayaprategang efektif. aksibatas(ultimit) akibatkombinasibebanluar yang palingberbahaya. regangan regangan susutbeton. oleh kuat gesernominalyang disumbangkan tulangan aksi dan gayaprategang pengaruh gayageser yang. diagonal lenturdangeser.mm/mm. yang dihitung sesuai faktor rangkakrencana ketentuan koefisien gesekanakibat adanyalengkungantendon.28 unh:knilaifr/fouyanEtidak kurangdari 0.rad. N. mm3 antara tulangan geser miring dan sumbu longitudinal dari komponen sudut struktur. mengacuke serat tarik terluar di mana retak akan .15 sebesar . nilainyadapatditetapkan berdasarkan 0. N.yang bila tidak ada data pada ditegangkan yang lebih tepat. Kekuatan spasi dari tulangan geser atau puntir dalam arah sejajar dengan tulangan longitudinal. modulus penampang utuh. v* Va vi kuat gesernominal yang disumbangkan oleh beton pada saatterjadi keretakan diagonalakibattegangan tarik utamadi dalambadan(web). N. gayageserterfaktor(ultimit) padapenampang. jenis tendonprategang: faktor yangmemperhitungkan = 0.dihitung: I / y.15.80 : 0.0.25.N.3.90 rangkakbeton.*. Pengaruh padakondisi bebanlayan. yangdiijinkan(pada rencana kondisilayan).N.N. ymg tidak kurangdari 0. Pengaruh aksi rencana N.dan bila semuatendondalamsatuselongsong ini: rujukandi bawah waktu bersamaan. jarak dari sumbupusatpenampang utuh ke serattarik terluar.

rasiotulangangeser(spiral)terhadap luaspenampang beton. dan luas tulanganharussesuai denganyang diperlukanuntuk mengembangkan tekan kuat dari bagianbadansaja.A-10 . rasiotulanganminimum geser(spiral)terhadap luaspenampang beton. akibatsusut beton. indeks tulangan tekan untuk penampangyang mempunyai sayap (balok T). Aw Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. : indekstulangantarik non-prategang yang adalah pf/f"' : indekstulangantekanyang adalah p'f/f"' : indekstulanganprategang yang adalah prfr/f"' indekstulanganprategang yang mempunyaisayap(balok T). dihitung sebagai ar' dengan 6 diambil sebesarlebar badan (web). MPa.MPa kehilangan prategang tegangan dalamtendon MPa. rasiotulangantekanterhadap luaspenampang beton. dihitung sebagaiar dengan6 diambil sebesar lebar badan(web). untuk penampang dihitung sebagai ato denganD diambil sebesarlebar badan (weD). kehilangantegangandalam tendon prategang akibat perpendekan elastisbeton. MPa. dan luas tulanganharussesuai yang diperlukanuntuk mengembangkan tekan dengan kuat dari bagianbadansaja. kehilangan tegangan dalamtendonprategang akibatrangkakbeton. dan luas tulanganharussesuaidenganyang diperlukanuntuk mengembangkan kuat tekandari bagianbadansaja.DerrnnNortst p p' Pp Ps Ps-min 6cc dcs ces 6p Ct) a' op 0p. kehilangantegangandalam tendon prategangakibat relaksasibaja prategang. rasiotulanganprategang terhadap luaspenampang beton. rasiotulangantarik non-prategang terhadap luaspenampang beton. indeks tulangantarik non-prategang yang mempunyaisayap untuk penampang (balok T).

Tata CaraPerhitungan Gedung. for 3. 5.CEB-FIPModel Codefor CreepandShrinkage. manual ini L RSNI-2004 TataCaraPerencanaan BetonUntukJembatan Struktur 2. UniformBuildingCode(UBC 1997) 7. SNI 03-2847StrukurBetonUntuk Bangunan 2002 6. BridgeEngineering Handbook 12. SKSNI 03Ketahanan GempaUntuk Bangunan 1726-2002. 9.B-l .Departemen Umum. Perencanaan mengikuti Bridge Design Pembebanan Struktur Atas Jembatan Pekerjaan ManualBMS yangditerbitkan olehDirektorat JalanRaya.sn Pusrarl DAFTAR PUSTAKA yangmenjadibahan dalampembuatan masukan Standar buku-buku dan referensi perencanaan adalah.Derr.ATC.RepublikIndonesia. Califomia. BuildingCodeRequirements Reinforced ACI 318-02 for Concrete. Improved SeismicDesign Kriteria for California Bridges: Provisional City. Bridges. Standards AASHTO Specification HighwayBridges. Redwood AppliedTechnology Council. 1992(BMS) Desember 4. GuideSpecifications DesignandConstruction Segmental Concrete for of 1989 10.l5th Edition.1997 8.ReportATC-32. NEHRP. 1996 I l. Recommendations. Tata CaraPerencanaan Gedung.1992.1992 ManualPerenconaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.

Caltrans Seismic Design Criteria version Desember .sKA 13.InternationalBuilding IBC 2000. 15. L2. for reinforced concrete American Concrete Institute Manual Perencanaan Struklur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal.B-2 .D. Code.qrrtnPusr. Manualof standard practice detailing structures. 2001 14.ACI3l5.

betondalamsistem 7.0 4. yang ditambahkan dalam campuran beton ke jumlahtertentu pengadukan selama dalam untukmerubah beberapa sifatnya. 8. 2. agregat materialgranularmisalnyapasir.0 mm. bebanhidup Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. batu pecahdan kerak tungku pijar yang digunakan bersama-sama dengan suatumediapengikat untukmembentuk suatu beton atauadukan semen hidraulik.Dsrwtst otu Isuun DEFINISI DAN ISTILAH Istilahdan Definisi yang digunakan dalamTataCaraPerencanaan Shuktur Beton untuk Jembatan iniadalah: 1. 3. adukan campuran antara agregat halusdan semenPortland ataujenis semen hidraulikyang lain danair.kerikil. agregatringan gregatyang dalamkeadaan kering dan gemburmempunyai berat ll00 kg/m3 atau kurang. 6.0 5.C-l . bahantambahan suatubahanberupabubuk atau cair. 5. angkur suatualat yang digunakan untuk menjangkarkan tendonkepada komponen struktur betondalamsistempasca tarik atausuatualatyangdigunakan untuk menjangkarkan tendon proses selama pengerasan pratarik. agregatkasar 'alami' batuan atau berupa batu pecah yang kerikil sebagaihasil desintegrasi dihasilkan oleh industripemecah batudan mempunyai ukuranbutir antara .40. 5. agregathalus 'alami' batuan pasiralam sebagai hasil desintegrasi oleh ataupasiryang dihasilkan industripemecah batudanmempunyai ukuranbutirterbesar mm.

betonnormal betonyang mempunyai menggunakan beratisi 2200 -2500 kg/m3 dan dibuatdengan agregat alamyangdipecah atautanpadipecah.dan direncanakan minimum gaya berdasarkan asumsi bahwa sama dalammenahan keduamaterial tersebut bekerja yangbekerja.beton bertulang betonyang diberi bajatulangan luasdanjumlah yangtidak kurangdari nilai dengan yang disyaratkandengan atau tanpa prategang.beton campuranantarasemenPortlandatau semenhidraulik yang lain. 13. bebanmati beratsemuabagiandari suatujembatanyang bersifattetap.termasuk segala beban jembatan. dahulusebelum dirakitmenjadi 16. agregathalus. denganatau tanpa bahantambahan yang membentukmassa padat. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan HaL C-2 . 15. komponen untukmerencanakan 10.bebanterfaktor beban kerjayangtelahdikalikan yangsesuai. agregatkasar dan air. bebankerja yangdigunakan beban rencana struktur.Dtrntw otu Isrruln jembatanberupabeban lalu lintas semuabebanyang terjadi akibat penggunaan kendaraan pembebanan sesuaidenganperaturan untuk jembatan jalan raya yang berlaku. yangtidak terpisahkan suatustruktur tambahan dari 11.beton prategang beton bertulangyang diberi tegangandalam untuk mengurangitegangantarik potensial dalambetonakibatbeban kerja.beton pracetak elemenatau komponenbeton tanpa atau dengantulanganyang dicetak terlebih jembatan. dengan faktorbeban 12. 14. 9.

betonringanyang agregat halusnya bukanmerupakan 21. 24. betonringanyangsemua agregat halusnya merupakan 19.beton ringan struktur beton yang mengandung agregatringan dan mempunyaiberat isitidak lebihdari 1900 kg/m3.C-3 . friksi wobble yang tidak disengajapada friksi yang disebabkan oleh adanyapenyimpangan penempatan yangseharusnya. resuksi kekuatan ManualPerencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. gayajacking gayasementara yangditimbulkan tarik pada terjadinya olehalatyangmengakibatkan prategang tendon dalambetonprategang. 18.beton polos beton tanpa tulangan atau mempunyaitulangan tetapi kurang dari ketentuan minimum. 25. 20.friksi kelengkungan friksi yang diakibatkanoleh bengkokan di atau lengkungan dalam profil tendon prategang yangdisyaratkan.Dorwm otu Isrnln 17.betonringanpasir pasirnormal. beton ringan total pasiralami. kuat nominal kekuatan suatu komponen struktur atau penampangyang dihitung berdasarkan ketentuan dan asumsimetodaperencanaan sebelum dikalikan dengannilai factor yangsesuai.kuat tarik leleh kuat tarik leleh minimum yang disyaratkan atau titik leleh tulangandalam megapascal (MPa). prategang kedudukan selongsong dari 23. 22.

panjangpenyaluran panjangtulangantertanamyang diperlukanuntuk mengembangkan kuat rencana tulangan padasuatupenampang kritis. 30. perangkatangkur Manual Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan Hal. C-4 . Bila nila fc di dalam tanda akar. Nilai rasioini berlaku untuktegangan bawahbatas proporsional di material. ditekan 29. pasca tarik carapemberian tarikan. kuat tekan betonyang disyaratkanI'c kuat tekan beton yang ditetapkanoleh perencana struktur (bendauji berbentuk silinderdiameter150 mm dan tinggi 300 mm). kuat perlu kekuatan sutaukomponen yang diperlukan strukturataupenampang untuk menahan bebanterfaktoratau momen dan gayadalamyang berkaitan dengan bebantersebut dalamsuatukombinasi yangditetapkan seperti dalamtatacaraini. 34. panjangpenanaman panjangtulangantertanamyang tersediadari suatu tulangandiukur dari suatu penampang kritis. moduluselastisitas rasiotegangan normaltarik atautekanterhadap yangtimbul akibattegangan tersebut.kuat rencana (D. kuat tarik belah fct kuat tarik betonyang ditentukan berdasarkan tekan belahsilinderbetonyang kuat padasisi panjangnya. 27.Drrwm otu Isnnan 26. 31.dinyatakan dalamsatuan megapaskal(MPa). untuk dipakaidalam perencanaan strukturbeton. 33. kuatnominaldikalikandengan suatufactorreduksi kekuatan 28. maka hanya nilai numeric dalam tanda akar saja yang dipakai. dan hasilnyatetapmempunyai satuan megapaskal(MPa).dalamsistem prategang dimana tendonditariksesuadah beton mengeras. 32.

39.kabelbatang.kawat baja ataujaning kawat baja las polos atauulir. U atau persegidan dipasang tegak lurus atau membentuk sudut.sengkang tulanganyang digunakanuntuk menahantegangan geserdan torsi dalam suatu komponenstruktur. 38. tata 37.DwtNtstotu Isnnqa perangkat yangdigunakan gaya padasistem prategang pasca tarik untukmenyalurkan pasca tarik daritendon beton. dipakaipadakomponen strukturlenturbalok. 36.sengkang ikat sengkang terhrtuppenuhyangdipakaipadakomponen strukturtekan. untuk memberigaya prategang beton. ke 35.perangkat angkur strandmajemuk perangkatangkur yang digunakanuntuk strand.C-5 . kawatuntaiatausuatubundleberkas dari elemen-elemen yang digunakan pada tersebut.batangatau kawat majemuk. 41. prategang efektif yang masihbekerjapadatendonsetelah tegangan yang tegangan semua kehilangan terjadi. terhadaptulangan longitudinal. 42. tegangan intensitas gayaper satuan luas. berbentuk kaki tunggalataudibengkokkang dalambentukL.pratarik pemberian gayaprategang dengan menarik tendon sebelum betondi cor.perangkat angkur strandtunggal perangkatangkur yang digunakan untuk strand tunggal atau batang tunggal berdiameter mm ataukurangyangsesuai 16 dengan caraini. 40.di luarpengaruh beban mati danbeban tambahan. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal.tendon elemen bajamisalnya kawatbaja.terbuatdari batangtulangan.atau > yang berlaku batangtunggalberdiameter 16 mm dan sesuai denganketentuan dalamtatacara ini.

49. secara lebihmerata seluruh ke bagian Manual Per encanaan Struktur Beton Ber tulang untukJembatan Hal. 45. tinggi efektif penampang (d) jarak yangdiukurdari serat tarik. 46. 47.tulangan batangbajaberbentuk polosatauulir ataupipa yang berfungsi gaya untuk menahan tarik padakomponen struktur.Dututst otu Isnua 43. khusus diikut sertakan.zonaangkur bagian komponenstruktur prategang pascatarik dimana gaya prategang terpusat disalurkan betondandisebarkan ke penampang.tidakbersirip atauberukir.tulanganpolos batang bajayangpermukaan luarnya sisi rata. yang berbentukbersirip atau berukur.tidak termasuk kecualibila secara tendonprategang.tulanganulir batangbaja yang permukaansisi luarnya tidak rata. tekanterluarhinggatitik berattulangan 44. membentuk 48. transfer proses penyaluran tegangan angkur dari dalamtendonprategang jack atauperangkat pasca tarik kepada komponen struktur beton. C-6 .tulanganspiral yangdililitkansecara tulangan menerus suatuulir lingkatsilindris.

". Aksi lingkungan pengaruh yangtimbul akibattemperatur. C-7 . angin.DrNuIy o. Bebansekunder beban yang merupakanbeban sementara yang selalu diperhitungkan dalam perhitungan jembatan padasetiap tegangan perencanaan J. Bebanmati jembatan jembatan yang berasal semua beban yang dari beratsendiri ataubagian ditinjau. Aksi nominal dalamhaltidak tersedianya statistik.aliranair. Bebankhusus bebanyang merupakan pada beban-beban khususuntuk perhitungan tegangan jembatan perencanaan 6. data harga nominal diambilkira-kira ekuivalen perioda dengan ulang50 tahun. gempa penyebabdan penyebab alamiah lainnya. Bebanprimer yangmerupakan beban padasetiap beban utama dalamperhitungan tegangan jembatan perencanaan 4.qNISTILAH Istilah dan Definisi yang digunakan dalam Peraturan Bebanuntuk Jembatan BMS'92 adalah: 1. Bebanhidup semuabebanyang berasal dari berat kendaraan-kendaraan bergerak/lalu lintas pejalan jembatan dan/atau kaki yangdianggap pada bekerja 8.termasuk yangdianggap segala unsurtambahan merupakan kesatuan satu tetapdengannya 7. Bebanmati primer beratsendiridari pelat dan sistemlainnyayang dipikul langsung oleh masingjembatan gelagar masing Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. 3.

DEFINISI DAN ISTILAH 9. Faktorbeban diambilunfuk: perbedaan adanya yangtidakdiinginkan padabeban. 16.trotoar. Faktor beban pengali numerik yang digunakanpada aksi nominal untuk menghitungaksi rencana. pada Aksi transien dengan mungkin terjadi bekerja waktuyangpendek. Lantai kendaraan jembatan seluruh lebarbagian yangdigunakan dari lalu untukmenerima beban lintaskendaraan. faktor bebanbiasa pengaruh aksirencana digunakan apabila dari mengurangi keamanan adalah 14. perkiraan lamanya aksibekerja umurrencana dibandingkan dengan jangkawaktuyangdiketahui: Ada duamacam katagori padasifatbahan Aksi tetapadalah bekerja sepanjang waktudanbersumber jembatan. Faktor bebanterkurangi pengaruh aksirencana digunakan apabila keamanan dari adalah menambah 15. ketidak-tepatan pengaruh pembebanan. Bebannva disebut Beban"T" Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. Bebanmati sekunder pelatdi cor.tetapitidak termasuk akibattumbukan 12. dalammemperkirakan perbedaan adanya yangdicapai ketepatan dimensi dalampelaksanaan. walaupun seringkali. Bebanlalu-lintas seluruhbebanhidup.cara jembatan dibangun bangunan yangmungkinmenempel dan lain jembatan. tiangsandaran lain-lainyangdipasang setelah dan Bebantersebut dianggap terbagi ratadi seluruhgelagar ll.C-8 . akibat aksi kendaraanpada jembatan termasuk hubungannya deganpengaruh dinamis. beratkerb. Bebanpelaksanaan yang mungkinbekerjapadabangunan atau bebansementara menyeluruh secara pelaksanaan sebagian selama 10. Jangkawaktu aksi jembatan. arahvertikal dan horisontal. 13.

satubagian tetapimengurangi respon total (menambah padabagianlainnya. keamanan bebanmati tambahan) 23. Profil ruang bebas ukuranruangdengan syarat tertentu yaitumeliputitinggi bebas minimum jembatan jembatan tinggi bebas tertutup. keamanan) Tak dapatdipisah-pisahkan. Lajur lalu-lintas rencana stripdengan Lebar 5 m darijalur yangdigunakan 2.C-9 . 20. markamediandan markayang jalan membentang kerbyangdipertinggi kerbyang berupa strip. adalah dari penghalang bagian dalamke penghalang lainnya jembatan 21. lajur lalu-lintasbiasa. Lebar jalan lebarkeseluruhan jembatanyangdapatdigunakan dari termasuk oleh kendaraan. artinyaaksitidakdapat dipisah kedalam salah satu yangmengurangi bagian keamanan bagian dan tainyangmenambah keamanan (misalnya pembebanan "T") Tersebar dimana bagian aksiyangmengurangi keamanan dapat diambilberbeda dengan bagianaksiyang menambah (misalnya. lebarbebas dan minimumterhadap banjir 22.DzrtNtst Isrn. Berat Beratdari suatubendaadalahgayagravitasi yang bekerjapadamassa benda (kN) tersebut Berat =massaxg dengan pengertian adalah g percepatan akibatgravitasi.Atau apabila kerbtidak dipertinggi. Tipe aksi Dalamhal tertentu aksibisameningkatkan (mengurangi respon totaljembatan keamanan) padasalah jembatan.7 pembebanan dimana lalu lintasrencana bekeda 19.bahuyang diperkeras. Manual Perencanaan StrukturBetonBertulanguntukJembatan Hal. Lajur lalu lintas bagian dari lantaikendaraan yangdigunakan olehsuatu rangkaian kendaraan. Bebannya disebut Beban"D" 18. Lebar dari ke lainnya. Lajur lalu-lintasbiasa lajuryangdiberimarkapadapermukaan untukmengendalikan lalu-lintas.qn otN 17.

0037 0.015S 4.7017 1.3638 1.3191 2.0073 0.008 (fc'-30)= p ffiin = p max = 0.3064 1.72s0 2.2198 1.0064 0.0057 0.5459 3.5059 1.0154 4.0144 3.7498 2.77M 2.0152 4.0169 3.9449 2.3923 1.3208 3_U37 3.0091 0.0118 0.00.OO72 0.6002 2.0136 3.0119 0.3891 3.4990 2.0049 0.0044 0.0112 0.6754 2.0163 Catatan: s pact< p max batasantulanganpmin Mu [N"mml.0126 0.8480 2.2670 2.9208 2.7990 2.014C 3.d) Mu(M2) AsU(b"d) Mu(bd2) AsU(b"d) 1.7206 0.1960 0.8235 2.016C 4-1762 0.0060 0.0125 0.2930 2.0077 0.0142 3.6182 1.0141 0. 29 30 31 32 33 34 pl =0.0019 0.01s8 4.0043 0.0128 0.0067 0.il98 2.b [mml.016' 4.7570 1.4776 1.4736 2.7845 1.6739 1.0134 0.0092 0.0062 0.9209 1.0061 0.0070 0.0038 0.7849 0.1088 2.6990 0.0080 0.4118 3.0124 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.1562 0.0135 0.2518 3.0056 0.0065 0.0.1 18 1 3.014s 3.0113 0.0114 0.8966 2.0143 3.729l 1.0106 0.2776 1.0103 0.0739 1.0054 0.3351 1.5622 1.0052 0.1616 11sA7 1.0069 0.0084 0.7002 2.0147 0.015i 4.0071 A.015e 4.9930 3.1353 3.Aslbd.0053 0.d [mml Satuan: Ast [mm2] .0555 2.1821 3.0042 0.0288 2.13il 2.0074 0.0081 0.0096 0.8119 1.8938 1.1162 0.0407 3.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 20 MPa f1r = 400 MPa No Mu(bd2) AsU(b.0107 0.5341 1.0127 0.85-0.0117 0.9736 0.0101 0.0148 3-9R22 .0078 0. 23 24 25 26 27 28.0066 0.0097 0.0088 0.0110 0.0090 0.3664 3.9690 2.0131 0.2408 2.1325 1.2979 3.0094 0.2487 1.4792 3.0035 0.0108 0.5901 3.0047 0.0085 0.0151 3.0046 0.0058 0.0133 0.0063 0.6557 0.0138 3.7635 0.205m 3.0099 0.0089 0.0161 4.0130 0.4208 1.3709 2.1618 2.9750 2.0075 0.0105 0.0137 3.00s9 0.6774 0.5238 3.0076 0.0120 0.0082 0.8905 0.85 0.0352 0.0123 0.3450 2.0116 0.014S 3.0M1 0.8062 3.5751 2.0035 0.1882 2.0055 0.0139 3.2286 3.62il 2.014e 3.0068 2.1587 3.1 Nilaipersentase tulangan baja.0163 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 '14 15 16 17 18 19 20 21 22.0104 0.0083 0.0086 0.0050 0.9 0.4224 2.4480 2.0645 3.8723 0.0153 0.0882 3.0036 0.0045 0.0129 0.0822 2.0095 0.0100 0.8393 1.2146 2.6120 3.0102 2.0555 4.9529 0.8274 0.2158 0.4343 3.0048 0.0960 0.0109 0.9942 0.5902 1.4568 3.0040 0.0079 0.0758 0.4493 1.015t 4.0121 0.015C 3.8695 0.0098 0.9114 0.8485 0.0093 0.8666 1.s245 2.0087 0.0147 3.1362 0.3966 2.6339 3.1032 1.0132 0.7421 0.9480 1.6504 2.5680 3.2749 3.0111 0.d) Mu(bUz) AsU(b.01{5 0.6461 1.4122 0.0051 0.5015 3.

0072 0.'t7s5 2.0120 0.85 0.0203 Pl =0.6026 0.0108 0.0203 0.0049 0.0178 0.0065 0.0101 0.9722 4.2591 0.0054 0.0035 0.0047 0.1453 0.0136 3.0994 0.0077 0.0118 0.0063 0.0541 5.8474 4.1479 2.8682 1.0096 0.5247 1.0098 0.0176 0.0022 3"0280 3.0075 0.0125 0.0100 0.8965 1.0196 0.0043 0.8988 2.8728 2.0044 0.berdasarkan penampang persegi tunggal tulangan denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok {^' - 25 MPa fy= 400 MPa No Mu/(bd') AsU(b-d) Mu/(bd') AsU(b.5826 1.0084 0.1047 3.0139 3.0536 3.As/bd.6752 0.2031 2.0185 0.7232 3.0081 0.6360 2.4804 3.2 Nilaipersentase tulangan baja.2022 1.2909 1.475s 2.M85 2.2't52 5.6689 1.0076 0.6891 2.0131 3.7204 4.7842 4.3490 0.0126 3:.4083 1.81 16 1.6114 1.0145 4.0300 0.4380 0.7949 0.0188 0.0045 0.0184 0.0158 4.6402 1.0090 0.0170 4.0175 0.0113 0.6776 4.6562 4.2817 3.2314 3-2566 3.0177 0.0171 4.0060 0.2062 3.0'172 4.7155 2.9132 0.0050 0.0155 4.0160 4.2364 0.1130 1.9765 3.1556 3-1809 3.0745 5.0149 4. b [mml. d [mml Ast [mm2l .6346 4.0153 4.0948 5.0195 0.0079 0.0080 t z J 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 zo 27 28 29 30 31 32 33 u 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 2-3944 2.5828 2.0192 0.0089 0.0033 0.0103 0.0191 0.0179 0.4310 3.0199 0.6094 2.0135 3.0051 0.0123 0.0132 0.5040 0.4957 1.2549 0.1150 5.0055 0.0074 0.0086 0.5049 3.0156 4.8897 0.0088 2-0367 2.0091 0.0137 3.2580 2.1953 5.0116 0.0532 0.0186 0.1224 0.momendesain(Mu)untuk LampiranA.1553 5.6991 4.6626 2.0147 4.0831 1.0083 0.0088 0.0189 0.3266 0.0167 4.0141 3.0046 0.0128 3.0040 0.0070 0.4821 0.0109 0.0071 0.5292 2.0133 5.5539 0.3815 3.2318 1.9367 0.19't0 0.7472 0.9808 2.9515 4.9528 1.8264 4.1352 5.8468 2.1725 1.d) Mui(bd2) Asr/{b"d} Mu/(bd') Ast/(b"d) 1.1302 3.0038 0.0041 0.4375 1.0152 4.1428 1.0157 4.2306 2.3497 1.0165 4.0182 0.6268 0.9601 0.0168 4.01214 4.0092 0.1682 0.0134 3.9928 5.8206 2.3400 2:3672 0.0201 0.3317 3.8424 0.m78 0.0048 0.5294 3.6976 '1.0094 0.2137 0.9246 1.0068 0.6510 0.7832 1.9100 4.00SS 0.8187 0.016S 4.8053 4.0924 2.0190 0.0056 0.12A2 2.0161 4.3041 0.9835 0.0035 0.0166 4.7682 2.0162 4.0102 0.8683 4-8892 4.0097 0.5696 0.0087 0.0062 0.85-0.0163 4.3713 0.0763 0.0146 4.0104 0.0150 4.7944 2.0042 0.0202 0.0140 3.3203 1.4666 1.0053 0.5782 0-4127 3.0073 0.0143 3.0792 3.0164 4.0067 0.0039 0.5260 0.0085 0.5537 1.0058 0.0106 0.0198 0.2816 0.0181 0.0061 0.4215 2.3790 1.0115 0.0154 4.4158 0.0124 0.285/ 2.0173 0.3566 3.2614 1.1753 5.0057 0.9248 2.8399 1.0197 0.0053 0.2351 5.0151 4.008(fc'-30)= p min = p ffioX = Catatian: b a t a s a n t u l a n g p m i ns p a c t < p m a x an Satuan: Mu [N"mml.0114 0.0193 0.0112 0.7711 0.0337 5.7547 1.0036 0.4557 3.0107 0.0121 0.0069 0.0064 0.6130 0.7261 1.3128 2.0142 3.0129 3.0ttt 0.0159 4.0052 0.5024 2.0646 2.5560 2.7418 4-7630 4.0110 0.0066 0.6992 0.0138 3.0068 0.0187 0.8661 0.4600 0.0183 0.7415 2.0180 0.0174 0.4063 3.0133 3.0078 0.0194 0.9308 4.3936 0.0130 3.0105 0.0122 0.0037 0.5913 0.0200 0.0117 0.0119 0.0082 0.3067 3.9507 2.0148 4.0095 0.

1863 4.016€ 0.0050 0.0078 0.8296 1.0130 4.0132 0.0092 0.0102 3.1798 1.0833 3.015e 0.0052 0.0087 0.0029 0.4786 3.0088 0.6255 1.5373 1.6848 3.9631 3.0037 0.0138 0.0114 0.4831 2.8950 2.0162 0.5821 3.0076 0.0069 0.As/bd.0055 0.0048 0.0049 0.8875 1.0123 0.3 Nilaipersentase tulanganbaja.0106 0.23s3 4.5045 3.0104 0.8679 2.6841 1.0035 0.5253 4.9380 3.4535 4.7862 2.0045 0.2557 4.3892 1.0070 0.0084 0.2163 3.0M7 0.0158 0.4054 4A295 4.0059 0.4775 4.3085 4.2398 1.0066 0.0154 0.0155 0.8373 3.1367 3.0111 0.5563 3.0105 0.0094 0.0073 0.0149 0.0137 0.7133 1.0144 0.6335 3.8626 3.0147 0.O142 0.6216 2.t}8 4.3812 4.0152 0.0062 0.9760 3.0071 A.65€2 3.4265 3.0040 0.6204 4.0379 4.ffi14 4.2098 1.7716 1.0051 0.8135 2.3878 0.0151 0.009€ 0.1123 4.0876 4.0096 0.1370 4.0058 0.6078 3.0161 0.0103 0.0109 0.1195 1.2997 1.0086 0.0067 0.0134 0.0244 Catatan: 3 batasan tulanganpminpact< pmax Mu [N"mml.5961 1.5077 1.1633 3.2023 2.0035 0.0313 2.5109 2.0081 0.5667 1.0056 0.0129 0.6548 1.MA7 2.6912 4-7147 0.0041 0.0M6 0.0139 0-0140 0.0060 0.5940 2.4782 1.2'.0036 0.0628 4.0145 0.0089 0.7867 3.016r 0.007S 0.009€ 0.1100 3.0110 0.016C 0.0131 0.0565 3.0148 0.0057 0.0043 0.0121 0.4526 3.017( u p1 =0.3749 3.5730 4.2698 1.010C 0.0042 0.4fi2 0.7425 1.0143 0.0108 0.0101 0.0135 0.0125 0.0091 0.0599 0.1898 3.5967 4.4004 3.4189 1.7042 2.0061 0.0053 0.008 (fc'-30)= p min = p max = 0.0119 0.0141 O.8120 3.0893 1.1455 2.0064 0.016i 0.0146 0.b[mml.2306 2.U33 2.0113 0.'r54 0.berdasarkan momendesain(Mu) untuk penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' - 30 MPa ty- 400 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Mu/(bd2) Asu(b"d) Mu/(bdz) Asu(b-d) Mu(bdz) AsU(b*d) tuulFd2) Asu(b"d) 1.0136 3.5304 3.3296 1.9220 2.0097 0.0127 0.0039 0.0068 2.8586 1.0085 0.1617 4.3570 4.6676 4.0166 0.2870 2.7358 3.0027 2.3594 1.3152 2.0074 0.3328 4.2588 2.9490 2.0128 0.6767 2.0077 0.5387 2.0122 0.0116 0.0885 2.85-0.0165 0.2955 3.0118 0.6492 2.73't6 2.9129 3.8006 1.85 0.015C 0.0163 0-0.0093 0.9881 4.0297 3.M4A 4.3994 2.0130 0.7103 3.9452 1.0075 0.015e 0.0120 0.0083 0.0126 0.009€ 0.3714 2.7613 3.d [mml Satuan : Ast [mm2] .0082 0.il52 4.0065 0.3218 3.4273 2.015i 0.2428 3.28d1 4.0054 0.2692 3.1170 2.4124 0.4552 2.008C 0.9740 2.0044 0.0107 0.0063 0.0038 0.3481 3.0115 0.0133 0.0095 0.9164 1.0117 0.0153 0.7589 2.1496 1.4486 1.1739 2.LampiranA.AO72 0.5664 2.

0228 4.0837 5.1063 5.2742 6.0201 0.1137 6.0197 0.0171 0.0118 6.0206 0.1964 5.024C 0.8546 4.momendesain(Mu) untuk LampiranA.0211 0.2344 6.8314 4.5053 5.0237 0.1340 6.3961 5.85-0.0185 0.0184 G.0731 6.3335 0.2856 5.1515 5.9087 s.2188 5.0195 0.0230 0.7198 5.1743 6.7381 4.9698 4.0234 0.0229 0.0183 0.0202 0.0205 0.0244 0.9707 5.0176 0.A217 0.5927 5.0155 5.0192 0.0035 0.0220 0.0187 0.5269 5.6560 5.5917 5.4222 0.0208 0.0194 0.0216 A.0190 0.7147 4.9501 0.0204 0.0221 0.7U8 4.0215 0.0196 0.As/bd.0174 0.0241 4.9913 6.8777 4.0227 0.8671 5.8253 s.8081 4.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 30 MPa fy- 400 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Mu/(bd2) AsU6"d) 4.0181 0.1289 0.0238 0.0935 6.3521 5.0188 Mu/(bd2)Asu(o"d) Mu/(bd2) Asu(b"d) Mul(bdz) AsU(b"d) 5.4617 5.4399 5.0198 0.023s 0.4835 5.9008 4.3138 6.3741 5.4180 5.0173 0.2*3 6.7615 4.0214 0.0232 0.0199 0.0226 5.0180 0.8462 5.2634 5.b [mm].2411 5.9468 4.4242 0.0243 0.0383 5.1541 6.2940 6.0219 0.6986 5.0191 0.0245 pl =0.0189 0.0527 6.7622 5.0224 0.d[mml Ast [mm2l .9238' 4.008(fc'-30)= p min = p max = 0.5702 5.0323 6.2144 6.0207 5.6132 5.3300 5.0239 0.0179 0.0203 0.4 Nilaipersentase tulanganbaja.0236 0.1740 5.0610 5.9294 5.0172 0.0225 0.7410 5.0177 0.0231 0.0170 0.0212 0.5486 0.0210 0.7832 5.0223 0.0213 0.6773 5.0200 0.0178 0.0244 Catatan: batasantulanganpmin3pactcpmax Satuan: Mu [N*mm].0193 0.0182 0.0218 0.8043 5.85 0.1943 6.0186 0.3078 s.0209 0.8879 5.0175 0.6346 5.0233 0.

3362 1.0063 4.5078 2.Ofi2 0.(Mu)untuk desain momen LampiranA.1877 4.A271 0.s760 1.85-0.5838 3.4864 1.5034 3.0037 0.'.3670 4.3937 2.4937 4.7245 1.7339 2.0953 3.4495 3.3413 3.422s 3.0088 0.2904 4.213l.0077 0.0113 0.0042 0.N65 3.0116 0.0120 0.0843 4.0118 0.1ils 1.0122 0.0055 0.4793 2.0035 O.6372 3.0082 0.0936 1.2051 3.0108 0.6356' 1.5529 2.3061 1.0106 0.0072 0.0123 A.0324 4-0584 4.7619 0-81 0.2790 2.1056 2.0139 0.4565 't.0074 0.6058 1.1636 2.6105 3.2758 1.3964 1.0091 0.2214 2.1361 4.0050 0.0142 0.0148 0.f503 3.0111 4.s693 0.0155 0.0152 0.3365 2.0103 0.2456 1.0137 0.0147 0.3141 3.5a Nilaipersentase tulangan baja.2648 4.0153 0.0036 0.0079 0.3664 1.4178 4.941 4.5570 3.2869 3.6494 2.0145 0.008(fc'-30)= p min = p rnsx = Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N"mml.0076 0.3924 4.0038 0.0087 0.0071 0.5li62 1.9802 4.7836 0.0144 0.5190 4.2597 3.0039 0.6212 2.0109 0.d fmml Ast [mm2] .1346 2.0M9 0.0058 I I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 2.0045 0.A124 0.0075 0.1925 2. 4.3077 2.2391 4.0140 0.0073 0.016C p1=0.0149 0.3955 3.01s€ 0.3160 4.0083 0.0115 0.0043 0.0105 0.0057 0.0107 0.4509 2.1619 4.6639 3.432 4.7057 2.7541 1.0089 0:0090 0.0080 0.0086 0.0154 0.0035 0.As/bd.0158 0.0053 0.0157 0.1241 1.1228 3.0046 0.0678 3.0138 0.0126 3.015€ 0.6776 2.0121 0.U15 4.berdasarkan penampang persegi denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok tulangan tunggal fc' = 35 MPa ty- 400 MPa No 1 2 3 4 5 6 a t Mu/(od2) AsU(b"d) Mu/(bd') Ast/{b"d) Mu(Mz) Asu(b.0143 0.0151 0.468s 4.0117 0.0125 0.0110 0.5646 2.0048 0.2153 1.d) Mu/(bd2) AsU(b"d) 1.0056 0.5362 2.0047 0.0052 0.0081 0.0070 0.4223 2.4265 1.1102 4.0150 0.0141 0.6905 0.0085 0.0084 0.5302 3.0146 0.6949 1.b [mml.3651 2.0092 3.0044 0.0054 0.1849 1.2324 3.0104 0.2502 2.66s3 1.0041 0.0069 0.t777 3.0040 0.0078 0.5163 1.0119 0.0051 0.36M 3.0114 0.

0211 0.2661 6.4926 5.6767 6.0237 0.O27e 0.5b Nilaipersentase tulanganbaja.0244 0.8400 5.008(fc'-30)= p min = p ffrox = 0.1731 7.2881 6.0180 0.0174 0.2557 5.5701 6.momendesain(Mu) untuk LampiranA.469f AsU(b"d) Mu(bd2) Asu(b*d) Mu(bd2) AsU(b"d) Mu/(bd2) Asu(b*d) 0.0189 0.0218 0.6979 6.3280 6.0197 5.dlmml Ast [mm2l .0263 0.0233 0.0272 0.7483 5.7821 6.0196 0.0886 6.8/.0210 0.0185 0.0186 0.0255 0.8628 5.1327 7.0662 6.0212 0.0223 0.8921 4.5161 5.1597 5.3510 5.0213 0.0179 0.027C 0.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 35 MPa ty- 400 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Mu/(M') 4.6U2 6.s395 5.0243 0.4625 6.85-0.0264 0.0387 s.2534 7.3s38 6.0278 0. 0.9536 5.0190 0.0tgl 0.0206 0.4273 4.02s9 0.0221 0.0271 0.0172 0.0201 0.b [mml.1332 6.3101 6.9656 4.8183 4.7190 0-0226 0.0104 7.0195 0.0193 0.0035 0.2795 5.0181 0.0192 0.0236 0.0281 pl =0.7253 5.6129 6.0241 0.026C 0.6s59 5.2134 7.0513 7.4220 5.0214 0.U49 6.0921 7.1124 7.028C 0.9899 7.0245 0.0225 6.7022 5.0267 0.6791 5.9412 4.As/bd.0208 0.6555 6.3320 6.1555 6.0175 0.1529 7.0262 0.0235 0.0269 0.8856 5.4232 0.0438 6.0199 0.0872 5.7942 5.1933 7.0230 0.0144 5.0183 0.97€2 5.0215 0.4192 6.7713 s.8171 5.0203 0.2077 5.8676 4.0227 0.1837 5.0228 0.0277 O.4456 5.3034 s.0271 Catatan: b a t a s a n t u l a n g a n p < pn c t < p m a x mi a Satuan: Mu [N*mml.9693 6.0249 0.9900 s.9988 6.0266 0.7441 6.0261 0.0240 0.39S4 5.0239 0.9083 s.7611 6.1109 0.4U1 6.0209 0.0182 0.3272 5.5629 5.0188 0.0252 0.0247 0.0246 0.5915 6.027e 0.8657 6.0217 0.5862 5.0213 6.0238 0.0207 0.0248 0.81 0.6327 5.0630 5.2334 7.0256 0-0257 0.0219 0.9310 5.9073 6.0224 0.8240 6.0242 0.0265 0.2441 6.2734 7.4409 6.0184 0.0176 0.3747 5.5272 6.9167 4.0171 0.0231 0.0309 7.29 4.027e 0.425/.5057 6.0717 7.1777 6.0234 0.5487 6.4274 8.2220 6.0251 0.0198 0.0200 0.0250 0.0258 0.1999 6.0222 0.0177 0.0170 0.0178 0.1114 s.N33 0.3757 6.0216 0.0229 0.8031 6.0173 0.8865 6.609s 5.0187 0.0202 0.3974 6.0194 0.0253 6.0220 0.0204 0.1356 5.2317 5.0205 0.9487 6.0268 0.

0595 2.1911 4.0148 0.014€ 0.0113 0.7417 4.1111 4.1276 1.Lampiran A.0066 0.5689 3.0064 0.1478 2.016€ 0.0099 0.0058 0.7604 3.0100 0.0093 0.0151 0.016S 0.48'16 4.0086 0.d) Mu/(bd2) Ast/(b"d) Mu/(M2) AsU(b"d) 1.9269 2.5964 3.5861 4.0079 0.0051 0.1888 1.0105 0.0125 0.OA72 0.0682 0.0129 0.8820 1.9769 4.7330 1.0036 0.3 0= = p min p rn€rx= 0.0037 0.0070 0.0053 0.0161 0.3201 3.0152 0.6641 4.17 2.0082 0.0077 0.028 4.7847 2.8225 1.0102 3.0110 0.7927 't.7628 1.9413 1.280/ 1.0092 0.0041 0.0843 4.5078 4.2499 1.1378 4.0137 0.2442 4.0043 0.0038 0.8960 0.0046 0.0138 0.0075 0.0123 A.2357 2.7159 4.5840 2.6431 1.0116 0. 0 0 8 ( f c ' .014e 0.015e 0.As/bd.0039 0.0139 0-Ot4C 0.4395 2.015C 0.0119 0.0136 4.7675 4.0061 0.0300 2.8690 3.2177 4.0054 0.1805 3.0056 0.0098 0.7275 2.5228 1.4311 3.0081 0.8/.0071 O.6702 2.2922 3.0118 0.0M9 0.4291 4.7876 3.0120 0.0122 0.5830 1.8132 2.5552 2.3716 1.A124 0.0035 0.6786 3.5139 3.0143 0.5600 4.0133 0.0141 0.0153 0.0060 0.0127 0.0104 0.3765 4r'.0053 0.0132 0.4s87 3.0128 0.4322 1-4624 1.4013 1.016: 0.3524 2.0040 0.006s 2.0067 0.7933 4.9116 1.2085 3.0089 0.0091 0.0103 0.1244 3.3475 3.A'IQ 0.0114 0.9230 3.0095 0.0307 4.27A8 4.1'.0115 0.4926 1.0035 0.8148 3.45il 4.0055 0.4105 2.1644 4.d lmml Ast [mm2l .016€ 0.0005 2.0083 0_0084 0.8985 2.0057 0.0135 0.015e 0.9709 2.U47 4.0130 0.2644 3.0147 0.0154 0.1582 1.0142 0.7332 3.0107 0.0065 0.0063 0.0088 0.0118 3.0044 0.0963 3.2364 3.mm].0096 0.0295 Catatan: b a t a s a n t u l a n g a n ps pia c t < p m a x m n b Satuan: Mu [N.0108 0.7031 1.0167 0.0'f64 0.4863 3.7561 2.9835 3.015i 0.7059 3.0080 0. 8 5 .0069 0.6900 4.3237 4.1771 2.77 0.0M8 0.8419 3.5529 1.6381 4.6131 1.M15 2.6512 3.2194 1.20U 2.t84 2.0038 0.017( 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 ) p 1= 0 .4974 2.01s€ 0.0074 0.0042 0.3501 4.0126 0.0076 0.0121 0.6989 2.0890 0.6128 2.0085 0.3756 3.8701 2.6731 1.8960 3.8190 4.8704 4.0969 1.0097 0.2941 2.9552 2.381s 2.0117 0.berdasarkan momendesain(Mu) untuk penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 40 MPa fy= 400 MPa No Mul(bd') AsU(b*d) Mu/(bd2) AsU(b.8522 1.s339 4.4034 3.0090 0.0144 0.0045 0.6a Nilaipersentase tulanganbaja.0052 0.0575 4.1525 3.3412 1.3233 2.0109 0. [mm].0073 0.0050 0.0101 0.0 .0145 0.4685 2.0134 0.6238 3.2649 2.9500 3.0078 0.016e 0.016C 0.2972 4.0047 0.0062 0.3108 1.5414 3.0111 O.015€ 0.0131 0.0106 0.5263 2.0087 0.0094 0.0162 0.6121 4.0400 3.

ilU 7.3114 7.0286 0.0246 4.4005 5.3s48 7.187 6.0222 0.6226 5.0099 6.37s6 5.0192 0.5728 6.0217 0.8019 0.0919 7.0030 7.0186 0.202't 7.4292 0.028/i 0.5242 5.7689 5.3876 6.9140 5.029: 0.3175 6.025? 7.2471 6.7556 6.028t 0.0268 0.0172 0.0263 0.7932 5.0253 0.9471 4.4805 6.O27e 0.1763 6.0212 0.6416 6.0259 0.1052 6.0237 6.0228 0.5271 7.0240 0.7180 7.1245 5.0213 0.0576 6.0195 0.1581 7.0264 0.0272 0.0239 0.0218 0.3765 7.2005 5.| 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 pl = 0.0183 0.5057 7.0171 0.3008 s.27ffi s.0291 A.1s26 6.0267 0.5911 7.6645 6.0256 0.0295 Catatan: S tulanganpminpact< pmax batasan Satuan: Mu [N"mml.4108 6.2256 s.0697 7.0177 0.0281 0.4253.3409 6.4996 5.0196 0.5980 5.2240 7.0260 0.1140 7.0181 0.2706 6.3507 5.d) 4.3331 7.8658 5.6b Nilaipersentase momendesain(Mu)untuk tulangan baja.8899 s.0814 6.6123 7.0176 0.0475 7.LampiranA.0178 0.0231 0.0230 0.0175 0.7446 5.0247 0.1501 5.0338 6.0204 0.9584 6.0271 7.6715 5.0191 0.0244 0.0035 0.0257 0.9726 4.7600 7.2678 7.0235 5.0170 0.9136 6.5735 5.As/bd.0209 0.0255 0.1999 6.d) Mu/(bo2) AsU(b"d) Mu(bd') Asu(b"d) Mu/(bd2) AsU(b.4842 7.0210 0.3981 7.4628 7.9807 7.7101 6.77 0.9620 5.028i 0.9981 5.b[mm].02s1 0.0188 0.0216 0.8461 6.62 0.dlmml Ast [mm2] .0285 0.0190 0.0232 0.2235 6.4501 s.8911 6.0208 0.0203 5.0248 0.7390 7.0277 0.0489 5.0201 0.8174 5.9216 4.0187 0. 5.2455 7.0229 0.0173 0.7329 6.0215 0.0269 0.0278 0.6959 5-7203 0.6873 6.0273 4.5958 6.0250 0.0235 0.AnE A.7810 7.4748 5.0199 0.0996 5.0219 0.0241 0.5489 5.0243 0.7783 6.5498 6.0211 0.berdasarkan penampang persegitulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 40 MPa ry= 400 MPa No Mu/(bd2) AsU(b.0227 0.01s2 0.02..4573 6.029t I 2 3 4 5 6 7 I I 10 1'.M71 5.1801 7.6.0283 0.0206 0.85-0.0189 0.67s8 7.5267 0.027e 0.9360 6.0185 0.0242 0.028C 0.5698 7.4202 0.0249 0.1753 5.028S 0.0180 0.0743 5.8235 6.1361 7.0200 0.0291 0.6335 7.0265 0.0233 0.0266 0.8009 6.0194 0.0274 A.0258 0.3258 s.0197 0.022e 0.0198 0.008(fc'-30)= p min = p max = 0.4412 7.0220 0.4197 7.0236 0.9860 6.6969 7.6il7 7.0207 0.0193 0.8686 6.0221 0.0282 0.6.0261 0.8416 5.4245 4.029C 0.9380 5.0238 0.0214 0.0252 0.0184 0.A225 0.8960 4.1289 6.0234 0.0270 A.0223 0.0254 0.0179 0.3M2 6.0224 0.2940 .0174 0.4341 6.0205 0.2507 5.2896 0.5036 6.

017C 0.018e 1.0155 0.5498 2.9696 1.0181 0.0156 0.1777 2.0115 0.0271 Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N*mml.7570 1.5228 f .9786 2.0101 0.0073 3.0114 0.0163 0.57y 1.0154 0.0141 0.4275 2. 1.5952 2.1914 3.0137 0.730A 2.0109 0.8186 2.7744 2.7448 2.0116 0.7a Nilaipersentase tulangan baja.0191 0.0084 0.659 2.0083 0.0179 0.4429 2.1791 1.0178 0.3502 2.0143 0.0121 0.3179 1.4549 't.9208 2.0147 0.7002 2-7151 0.0127 0.0074 0.8557 1.6906 1.0184 0.6238 1.7892 2.1266 1.0135 0.00il 0.6853 2.9M7 1.9930 3.5801 2.5059 1.0111 0.0360 3.6070 1.2487 1.0142 0.0100 0.5041 2.8480 2.0103 0.0087 0.0106 0.7A72 1.7404 1.0102 0.0157 0.O't22 0.008(fc'-30)= p min = p max = 0.2565 2.0060 0.85 0.0095 0.8229 1.b[mm].0130 0.3866 1. 2.2408 2.0119 0.4889 2.85-0.&r05 0.3346 2.0787 3.0152 0.0118 0.0182 0.4121 2.1301 2.3812 2.2054 0.0107 0.2839.0082 0.2A93 2.018€ 0.4719 1.1441 1.0067 0.O3r'.0915 1.0180 2.9209 1.1091 1.5194 2.0128 0.0164 0.0166 0.8884 1.0065 0.2660 1.1142 2.2251 2.OQ4 0.0088 0.0062 0.0097 0.4379 1.8772 2.$175 0.5s66 1.0169 0.0099 0.2878 2.0126 0.0069 0.As/bd.0091 AsU(b*d) Mu/(bd2) AsU(b"d) Mu/(bd2) AsU(b"d) 0.1634 3.8039 2.8064 1.0093 0.3523 1.018C 0.0158 o0159 2.0086 0.ffi26 2.0112 0.98s8 2.1618 2.0645 3.0133 0.0153 0.0075 0.0146 0.0739 1.6404 2.016C 0.OA72 0.1966 1.0150 0.67M 2.7900 1.0172 0.A982 2.0145 0.4736 2.0079 0.5346 2.3695 1.3657 2.1494 3.0s02 3.0120 0.1353 3.0138 0.1935 s-tx2 3.0171 0.016i 0.0059 0.0136 0.7238 1.0110 0.0104 0.6573 1.9353 2-9498 2.4582 2.0058 0.0113 0.017€ 0.0066 0.0094 0.0073 0.momendesain(Mu) untuk Lampiran A.0131 0.0929 3.0092 0.6739 1.3006 1.0192 0-0193 p1=0.0089 0.3966 2.1460 2.0070 0.9642 2.0117 0.0161 0.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' - 20 MPa ry- 244 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 f6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 Mu/(bd2) AsU(b"d) Mu(bd') 1.0151 0.5397 1.018S 0.7597 2.9063 2.0162 0.0080 0.0129 0.CI187 0.d [mm] Ast [mm2] .0108 0.8333 2.0078 0.0144 0.0168 S.0822 2.0105 0.0071 A.1616 1.0061 0.0081 0.0076 0.0085 0.0148 0.2314 1.2140 1.0132 0.0177 0.0185 0.0502 2.7735 1.019C 0.0096 0.0063 0.0165 0.0174 0.0139 0_0140 0.1070 0.1 2.0090 0.8918 2.4208 1.5650 2.303s 2.0125 2.2722 2.3351 1.0058 0.4889 1.1774 3.3191 2.0173 4.A662 2.0123 A.9372 1.018: 0.9534 1.5902 1.0134 0.0149 0.0077 0.0019 2.6103 2:62.0068 0.8720 1.4037 1.0098 0.8393 1.A217 3.

0194 0.023s 0.0230 0.4225 0.026i 0.0223 A.1642 4.85-0.0000 0.0206 0.0196 0.0218 0.0198 0.0222 0.0255 0.9942 4.As/M.2194 3.1762 4.0254 0.0259 4.026€ 0.3162 3.2333 3.7034 3.026c 0.7292 3.0221 0.8821 3.1999 4.0236 0.d [mml Ast [mm2] .1881 4.1402 4.6644 3.0232 0.2749 3.7550 3.1282 4.0000 0.0262 0.0271 3.0229 0.0250 0.0433 4.1522 4.026S 0.8695 3.69M 3.2118 0.0245 0.0000 0.0252 0:0253 0.6120 3.0265 0.5724 3.5857 3.8569 3.0246 0.2472 3.0215 p1=0.0219 0.7b Nilaipersentase tulangan penampang persegi denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok tulangan tunggal fc' = 20 MPa fi1 = 24A MPa No 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 Mu/(bd2) AsUb"d) Mu/(Mz) Asu(b*d) Mu(bdz) Asu(b"d) vtu/(bdz)Asu(b"d) 3.0257 0.5s92 3.9A72 3.0239 0.8947 3. berdasarkan LampiranA.4792 3.3M6 3.0231 0.3710 3.0000 0.0555 4.8189 3.0201 0.0264 0.027C 0.9447 3.0243 0.4926 3.0000 0.0271 Gatatan: batasantulanganpminspact<pmax b Satuan: Mu [N*mml.3437 3.0203 0.7934 0.3300 3.0202 0.9695 3.008(fc'-30)= p min = p max = 0.5060 0.9197 3.5459 3.0227 0.6382 3.0212 0.4118 3.0058 0.0210 0.0237 3.0263 0.0261 0.0241 CI.4658 3.0220 0.9819 3.5193 3.0209 0.9571 3.0228 0.0920 41041 4.9322 3.0065 4.0249 0.3982 3.0217 0.momendesain(Mu) untuk baja.4253 3.0211 0.8062 3.0244 0. [mmJ.0208 0.0000 0.2887 3.4523 3.0677 0.0251 0.0238 0.0000 0.6513 3.0000 0_0000 0.0000 0.3025 3.0213 0.8443 3.a247 0.0204 0.0216 0.0799 4.0214 0.5988 3.0242 0.0199 0.0207 0.0195 0.4388 3.8316 3.A224 4.7806 3.0234 0.0266 0.0200 0.0226 0.62s1 3.0197 0.3573 3.7678 3.0258 0.5326 3.0188 4.0311 4.85 0.2610 3.1162 4.0240 A.0248 0.0205 0.7421 3.0256 0.6774 3.0233 0.7163 3.

0022 3-0177 3.018€ 0.0125 2.1903 1.0142 0.0178 0.9103 2.0157 0.2081 1.0127 0.8682 1.1860 3.2854 2.0150 0.0188 0.0082 0.0126 0.2314 3.0171 0.il53 2.0177 0.7682 2.0131 0.6573 2.3998 2.9558 2.0179 0.0111 0.0132 0.0130 0.4200 1.0161 0.0153 0.0139 0.berdasarkan = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok penampang persegi tulangan tunggaldenganb fc' = 25 MPa ty= 240 MPa No Mu/(bdz) AsU(b.0367 2.3673 1.0792 3.4375 1.momendesain(Mu)untuk LampiranA.3672 2.008(fc'-30)= p min = p max = 0.b[mm].6804 1.0169 0.5131 2.8624 2.7839 0.6891 2.0108 0.019C 0.0032 2.2012 3.0140 0.1368 1.0076 0.0160 0.0118 0.0073 0.0068 0.7208 2.85-0.0058 0.Ot75 0.0059 0.0074 0.7490 1.0066 0.0145 0.1098 ?.018e 0.0191 0.4647 2.U2'.4899 1.9696 1.0079 0.5934 2.0060 0.0638 3.7832 1.1368 2.1556 3.1403 3.M85 3.3144 1_3321 1.0088 0.0141 0.0086 0.0091 1.81il 2.d) Mu/(bd2) AsU(b*d) Mu/(od2) AsU(b-d) Mu/(bd2) Asu(b"d) 1.4970 2.8780 2.8a Nilaipersentase tulanganbaja.0085 0.6287 1.0096 0.0148 0.0098 0.2465 3.3849 1.0072 0.2968 1.1il7 1.0176 0.0'121 0.9713 2.8936 2.0170 0.0101 0.7147 1.0110 0.0{07 0.0099 0.0184 0.0089 0.d [mml Ast [mm2] .s614 2.0092 0.1708 3.4724 1.8468 2.0535 2.2436 1.2917 3-3067 0.0164 0.0122 0.6114 1.1 1.0192 CI-0193 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 pl =0.1035 2.0097 0.0138 0.0123 0.1010 1.0158 0.0117 0.3s09 2.0166 0.0114 0.0083 0.5594 1.0155 0.018i 0.0339 Catatan: b a t a s a n t u l a n g a n ps pn c t < p m a x mi a Satuan: Mu [N"mm].0061 0.2616 3.0135 0.0104 0.0151 0.0109 0.0167 0.0165 0.0105 0.0078 0.3346 2.7319 1..0174 O.9528 1.0064 0.0070 0.2690 2.0095 0.0106 0.007s 0.0113 0.0134 0.7661 1.0156 0.7049 2.6254 2.6976 1.9021 1.3018 23182 2.7997 2.4161 2.0181 0.0144 0.4809 2.6054 2.0152 0.0103 0.0154 0.0062 0.8311 2.2767 3.0090 0.2361 0.7366 2.0173 0.011s 0.s768 1.9092 2.0077 0.85 0.0128 0.7524 2.8343 1.6732 2.3/i97 1.0137 0.8513 1.2259 1.0f59 2.0149 0.2031 2.0100 0.0094 0.0147 0.5073 1.1251 3.0146 0.0831 1.9868 3.0119 0.0182 0.0058 0.1725 1.1700 2.5941 1.1189 1.0945 3.4323 2.4550 1.0172 0.5774 2.0081 0.4024 1.9359 1.5247 1.1865 2.0168 0.0869 2.15U 2.4485 2.8173 1.1202 2.0071 0.0102 0.0204 2.0133 0.9248 2.0069 0.2614 1.0093 0.6414 2.0162 0.0112 0.8852 1.0087 0.6459 1.0084 0.As/bd.2163 3.2526 2.9190 1.0143 0.5292 2.0136 0.0f29 0.0063 0.0080 0.8002 1.0116 0.0331 3.0702 2.2791 1.0065 0.0163 0.0185 0.0183 0.2196 2.0120 0.0124 0.3835 2.018C 0.9864 2.6632 0.0067 0.

0206 0.5957 4.48s3 3.0201 0.0327 0.0238 0.2667 0.9038 3.0623 5.0274 4.7616 3.0214 0.0266 0.0332 0.5880 3.0333 0.5000 3.0303 0.0313 0.9142 4.6087 4.2430 5.0328 0.7247 4.6346 4.6862 4.0294 0. 0.7472 3.2192 5.0282 0.0218 0.d[mm] Ast [mm2] .4405 3.02s5 0.0254 0.0286 0.0312 0.0276 0.5294 3.8767 4.8897 3.0209 0.2906 4.0217 0.0278 0.8330 3.0268 0.0337 0-0338 0.0295 0.0330 0.0231 0.9267 4.0200 0.0203 0.0256 0.0219 0.7375 4.0324 0.0245 00246 0.3s79 Ast/(b"d} Mul(bd2) AsU(b"d) Mul(bdz) Asu(b"d) 0.9391 4.4645 4.0058 0.008(fc'-30)= p min = p max = 0.0988 5.6317 3.1'110 5.7503 4.02s6 5.0309 0.A252 0.8045 3.8472 0.2073 5.1713 5.0205 0.0250 0.0316 0.9639 4.0288 0.0339 p1=0.3815 3.0239 0.6217 4.0331 0.5587 3.0194 0.1953 5.0301 0.5040 4.951s 4.3964 3.0263 4.0198 0.6896 3.8187 3.0285 0.0267 4.9461 3.032s 0.0204 0.0243 0.71&4 3.3041 4.0280 0.7759 3.0199 0.0228 0.4113 3.0501 5.0323 0.9179 3.4557 3.0257 0.0269 0.0320 0.0259 0.0161 4.3713 4.1269 4.0304 1 2 3 4 5 o 7 8 I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 3.5565 4.0298 0.85-0.3881 4.0273 A.0262 0.0230 4.0378 5.0867 5.0439 4.0305 0.9763 4.3980 4.1833 5.7757 4.0297 0.4705 3.0258 0.0299 0.1472 5.0745 5.1682 4.8390 0.0317 0.0300 4.0232 0.0334 0.0249 0.8137 4.0253 0.8b Nilaipersentase momendesain(Mu)untuk baja.0225 0.0235 0.2092 4.3176 4.6991 4.6462 3.0329 0.4114 4.0310 0.0210 0.0292 0.9886 5.5734 3.0222 0.5826 4.0195 0.024r'.0261 0.6734 4.0242 0.0855 4.6026 3.0227 0.3847 4.490S 4.1231 5.As/bd.6171 3.0021 4.0578 4.6605 4.2500 4.0208 0.0271 0.6/75 4.1955 4.1593 5.0265 0.0233 0.0197 0.4261 3.0224 0.0270 0.0326 0.7328 3.0215 0.9601 3.0284 0.6752 3.9320 3.0229 0.6607 3.il41 3.5303 45434 4.0216 0.033i 0.7040 3:.1il4 4.8011 4.2636 4.0293 0.5147 3.0339 Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N*mml.4247 4.0241 0.4247 0.8516 4.23el 4.0248 0.0275 0.5696 4.42U 0.3217 3.4223 0.8264 4.0300 0.0226 4.LampiranA.9741 3.3367 3.0290 0.8892 4.0196 0.1819 4.0283 0.0296 0.85 0.7902 3.0318 0.0289 0.0287 0.3666 3.788/ 4.0010 5.0221 0.berdasarkan tulangan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' - 25 MPa fy- 244 MPa No Mu(bd') Ast(b"d) Mu{bd') 3.b[mm].0202 0.0302 0.3517 3.0220 A.0279 0.U45 4.0213 0.0240 0.4777 4.0306 0.8614 3.2771 4.0311 0.0237 0.0260 0.2549 5.0994 4.2228 4.0322 0.0314 0.0133 5.0281 0.2311 5.8642 4.0291 0.0272 0.3311 4.0321 0.8755 3.7630 4.0207 0.0212 0.0307 0.1407 4.0308 0.9017 4.0236 0.0277 0.4380 4.0315 0.0251 0.0319 0.1352 s.0336 0.0211 0.1132 4.5172 4.4512 4.7119 4.026/' 0.A717 4.

0102 0.3658 2.4831 2.279T 3.OOZt O.0164 0.d) Mu/(bd2) Asu(b"d) Mul(M2) AsU(b*d) 1.0154 0.66s7 2.0169 0.2163 3.26l.01tg 0.0060 0.85 0.3489 2.0173 0.008(fc'-30)= p min = p max = Catatan: batasantulanganpminSpactcpmax Satuan: Mu [N.0126 0.0191 0.0145 0.3994 2..6492 2.7133 1.85-0.7808 2.0171 0.0096 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.1625.0128 0.s018 1.2955 3.2322 3.0181 0.0136 0.0089 0.2518 1.0172 0.1367 3.992i 3.2475 2.2136 2.0084 0:0085 0.0178 0.7480 2.8875 1.5165 2.0109 0.0078 0.341s 1.0066 0.9567 1.5903 1.0065 0.5740 1.0111 0.0120 0.0142 0.0942 2.0184 0.1436 1.6431 1.0182 0.0156 0.0140 0.9274 2.0069 0.7151 2.0104 0.7483 1.5498 2.0133 0.berdasarkan = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok penampang persegi tulangan tunggaldenganb fc' - 30 MPa fy= 240 MPa No Mu/(bd2) Asu(b.0093 0.0143 0.8787 2.5373 1.4497 2.8624 2.9a Nilaipersentase tulangan baja.1074 1.0115 0.0080 0.6958 1.0124 0. 2.0893 1.0163 0.0087 0.0170 0.0117 0.2639 3.0083 0.8180 1.7308 1.0061 0.0149 0.0032 0.5830 2.0158 0.5549 1.0174 0-0f 75 0.0088 0.9048 1.1796 2.0160 0.0075 0:0076 0.4841 1.0185 0.6607 1.76s8 1-7832 1.5331 2.U28 3.2698 1.0098 0.0091 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 1.1617 1.9394 1.mml.9760 2.4486 1.7316 2.8702 1.2306 2.4308 1.0138 0.1966 2.6987 2.AO72 0.5996 2.0189 0.6161 2.0086 0.0122 0.0099 0.0135 0.0068 0.0165 0.0166 0.0147 0.0127 0.4663 1.0131 0.0097 0.M06 0.0130 0.1M5 3.0141 0.1455 2.M05 3.0244 3.0058 0.0179 0.0081 0.4664 2.0090 0.1798 1.83il 1.1207 3.0103 0.329 2.d) Mu/(bd2) AsU(b.0137 0.0123 0.12U 2.7971 2.0428 2.8528 1.0161 0.0067 0.0094 0.Aslbd.9598 2.6079 1.8461 2.8135 2.8006 1.2004 3.0183 0.0150 0.5196 1.0101 0.0082 0.4256 2.0771 2.8298 0.0125 2.0192 0-0193 pl =0.0121 0.0188 0.0113 0.0095 0.0152 0.0114 0.0064 0.6822 2.3951 1.0110 0.0116 0.019C 0.d [mml Ast [mm2] .0162 0.3152 2.2338 1.0176 0.0s65 3.8950 2.359t 1.0159 2.6327 2.4130 1.0144 0.0112 0.5 0.2481 3.0084 2.0177 0.3321 2.9912 2.0074 0.0073 0.0157 0.1255 1.4998 2.0186 O.0s99 2.0070 o.5664 2.3113 3.0167 0.4162 2/.0100 0.0079 0.3236 1.3271 3.0062 0.6255 1.0118 O.9222 1.0139 0.Ot87 0.0153 0.0132 0.3743 0.0148 0.5-726 1.6782 0.0058 0.3773 1.0180 0.7644 2.3586 3.0077 0.2814 2.b[mml.0105 0"0106 0_0107 0.0059 0.0083 3.1686 3.1978 1.94:36 2.2158 1.0146 0.'t113 2.0134 0.0063 0.0168 0.A726 3-0886 31a47 3.0151 0.9112 2.0155 0.1s26 3.2983 2.3826 2.2878 1:3057 1.0129 0.0108 0.

0200 0.7428 4.0195 0.4871 4.0204 0.0238 0.0218 0.0294 0:0295 4.0235 0.0287 0.0230 0.6078 3.1829 5.O32e p1 =0.7988 4.8267 4.9652 4.0301 0.0219 0.0274 0.2108 4.1961 4.6541 3.0273 0.7287 4.0223 0.2768 5.0324 0.0250 0.5301 4.031C 0.0628 4.0304 0.9280 3.0248 0.0233 0.1222 4.0242 C0243 0.1018 5.4583 4.2U1 4.0312 0.0283 0.4727 4.371s 4.5304 3.021'l 0.71* 3.0256 0.4370 3.0321 4.0275 0.0406 0.0205 0.3300 5.0305 0.8962 4.3900 3.0225 0.0308 0.3279 4.42M 0.0286 0.0882 5.0264 0.4838 3.6299 4.0201 0.3167 5.0251 0.0289 0.9881 4.5769 3.0313 0.4150 4.0232 0.1074 4.0213 A.0208 0.0215 0.0241 0.7613 3.4272 0.0199 0.m* 5.0197 0.031S 0.1518 4.0031 4.0212 0.0311 0.6014 4.b[mm].0209 0.4322 O:0323 0.1666 4.4526 3.0329 4.2901 5.9129 3.2255 4.2402 4.0263 0.0240 0.8823 0.0220 A.8128 4.8979 0.0265 0.M74 5.0291 4.0280 0.4994 3.4439 4.3133 4.0288 0.1154 5.0314 0.0246 0.0217 0.5587 4.9514 4.8222 3.d) Mu(bdz) Asv(b'd) Mu{bdz) Asu(b"d) 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 .U40 4.6865 4.0266 0.4262 0.0231 0. 0.0210 0.0315 0.0270 0.0229 0.5615 3.6233 3.0202 0:0203 0.6387 3.5149 3.4682 3.7233 5.As/bd.2987 4.7307 3.0307 0.024s 0.0777 4.W4 4.8373 3.6848 3.3034 5.0271 0.0278 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.9430 3.0292 0.9238 4-93V6 4.8407 4.8546 4.4213 3.A214 0.3425 4.0247 0.0267 0.7568 4.0293 0.7848 4.31 32 33 g 3.0260 0.0064 5"0201 5.0257 0.031.42il 0:0255 0.0269 0.8828 3.85-0.1813 4.0252 0.7918 3.1425 sJ560 5.5158 4.0237 0.0228 0.0276 4.3570 4.0180 4.7 0.berdasarkan = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok penampang persegi tulangan tunggal denganb fc' - 30 MPa ry- 240 MPa No Mu/(bd2) AsU(b"d) Mu/(bo2) AsU(b.7765 3.0318 0.0216 0.9581 3.9b Nilaipersentase tulangan baja.0306 0.d [mm] Ast [mm2] .0207 0.0239 0.0303 0.0290 0.5924 3.5460 3.4057 3.0316 0.5872 4.74ffi 3.0206 0.7147 4.8676 3.66% 3.9789 4.169s 5.0249 0.9100 4.0302 0.0261 4.2695 4.0327 0.0746 5.8685 4.0285 0.0259 0.0309 0.a282 0.0058 0.9731 3.2098 5.0253 0.5730 4.0284 0.3432 0.9927 5.8s25 3.0268 0.0222 4.032C 0.0224 0.6582 45723 4.85 0.0328 0.7708 4.0925 4.0277 0.6157 4.0226 A.0325 0.0297 0-0298 C"029e 0.0281 0.0196 0.0234 0.0296 0.04'79 4.008(fc'-30)= p min = p max = Catatan: batasantulanganpminspact<pmax Satuan: Mu [N*mml.2500 5.5014 4.1289 5.0221.1964 5.3860 4-4005 0.030C 0.0236 0.7006 4.0194 0.0610 s.2s49 4.A227 3.0337 5.7001 3.0258 0.2367 5.0198 0.032€ 0.4295 4.1370 4.8070 3.0279 0.

0343 0.9460 5.0357 0.0813 6.1662 6.0381 0.momendesain(Mu) untuk baja.039C 0.2622 6.0372 0.2503 6.0369 0.5139 5.1178 6.0332 0.3697 5.0404 0.0405 pl = 0.s269 5.s009 5.1420 6.0363 0.4092 5.9831 5.0336 0.0935 6.0351 0.8462 5.4879 5.5529 5.0395 0.6303 5.0360 0.0077 6.356s 5.M01 A.0362 0.4617 5.6560 5.0387 0.7579 5.0392 0.OS+O 0.7453 5.0371 0.0378 0.8211 5.0349 0.0568 6.9336 5.0331 0.6046 5.0391 0.0338 0.7832 5.85.0335 0.2975 0.8712 5.0446 6.0352 0.0379 0.0337 0.0385 0.0200 6.008 .0375 0.0394 0.4355 5.7326 5.039€ 0.6688 5.5917 0.0339 o.6175 5.0406 Catatan: batasantulanganpmin S p act < p max Satuan: Mu [N"mm].6816 5.99il 6.040C 0.0.1056 6.0384 0.0333 0.0374 0.0368 0.cr'.As/bd.0330 0.0386 6.7959 5.0341 0.9c Nilaipersentase penampang persegi tulangan tunggal denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 30 MPa fy= 240 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 Mu/(bd') AsU(b"d) Mu/(bd') AsU(b*d) Mul(bd2) Asy(b"d) Mu/(bd2) Asy(b-d) 5.0397 0.0380 0.4224 5.6944 5.4748 5.1783 6.0350 0.0356 0.0347 0.7198 5.1903 6.0366 0.9087 s.1299 6.5658 5.7706 5.0359 0.0323 6.2742 6.4486 5.3 0 ) = (fc' Pmin= P m a x= 0.0388 0-038S 0.0345 0.039S 0.0382 0.9707 5.s788 5.0354 0.8587 5.9584 5.00s8 0.b [mm].0376 0.7071 5.0403 0.O2 0.d[mm] Ast [mm2] .3961 5.8962 s.0367 5.0361 0.0358 0.0342 0.9211 5.0355 0.3829 5.85 0.8336 0.2383 6.0383 0.0398 0.0365 0.2144 6.8085 s.0353 0.2A24 6.5399 5.0370 0.0346 0.n64 6.0691 0.1s41 6.0393 0.berdasarkan tulangan Lampiran A.8837 5.0364 0.0377 0.0373 0.0348 5.0334 0.M32 5.2861 6.0344 0.

8340 2.2033 2.o1o2l 2.01{2 0.7332 2.0120 0.00621 1.9240 0.3 0 ) = (fc' pmin = p m a x= 0.momendesain(Mu) untuk tulangan baja.2380 2.9592 0.0186 0.0118 0.0155 0.81 0.8183 0.0156 0.0145 0.5128 0.2993 1.0092 0.281't 1.0185 0.d [mml Ast [mm2] .0151 0..0s05 0.0150 0.9065 O.0192 0.0340 0.00721 1.0182 0.7652 0.0452 Catatan: pmins p act < p max tulangan batasan Satuan: Mu [N"mml.8004 2.0074 0.3930 0.0178 0-0{79 0.3298 3.1s38 1.0077 0.1989 3.0066! 1.il69 ! I 0.0161 0.0063l 1.2645 3.013413.4077 1-4257 1.0991 2.5979 2.8536 0-00681 1.0110 0.0114 0.0094 0.0189 0.85 0.0117 0.0195 0.012s 0.0126 0.4177 0.10aNilaipersentase = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok persegi penampang denganb tunggal tulangan fc' = 35 MPa f\J = 240 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 3'l ' 32 33 34 Mu/(bd2) Ast/(b"d) tvtu/(bd21AsU(b"d) Mu/(bdz) Asu(b*d) Mut(bd2) Asu(b"d) 1.3355 1.01031 2.0152 0.83s9 I 0.1331 '0.280e 3.01061 2.0176 0.0119 0.8006 0.0116 0.0093 0.4445 o.8712 0.3948 3.0160 0.014013.0078 0.0076 0.0082 0.0146 0.6825 2.0836 0.7475 0.8W2 2.0158 0.2630 1.0117 2.2481 3.eer'.4787 0.4977 1.0091 0.0181 0.s639 2.3135 3.01311 0.2898 2.1513 2.3623 3.5694 1.7837 2. 1 1 6 7 0 .8675 2.5335 1.00e81 2.01641 2.0154 0.7297 1.8172 2.6586 1.2553 2.3070 2.2207 2.9416 0.008 .0148 0.7120 1.0170 0.3461 3.1001 0.0184 0.6487 2.3786 3.01051 2.0:tgl 0.4273 0.0642 2.0162 0.0153 0.0088 0.4111 3.67e/1.0137i 3.2153 3.1720 1.6408 1.0087 0.8507 2.0173 0.0163 3.01071 2.0't27 0.o071l 1.0143 0.0124 0.016q 0.2725 2.0086 0.4616 0.0159 0.9U3 0.0128 0. 0 1 7 5 0.01?3 0.9176 0.0183 0.014213.o147 0.0149 0.0084 0.e50e 0.01001 2.5809 2.8889 0.013813.00e71 2.2317 3.0008 0.3716 1.6656 2.1.0194 0.4172 0.9942 2.0095 1.339 2.3587 0.00eel 2.013312.7{63 2.z 0.0171 0.9009 2.3759 0.0f 11 0.5156 1.6gli2 1.0tSi I pl = 0.1496 3.0090 0.0073 1.0089 0.0062 0.00671 1.0oe6l 2.4596 34758 0.1686 2.9767 1.016E 0.2085 1.5872 1.0079 0.0174 0.3897 1.3174 1.013012.0169 0.00691 1.1860 2.6318 2.0115 0.0108 0.01041 2.0075 0.019€ 0.0113 0.7829 0.01411 .M67 2.2448 1.0816 2.0109 0.013613.0085 0.9676 0-01661 0.6148 2.00641 1.6230 1.019c 0.1661 3-1825 3.b[mml.7668 2.013e13.1165 2.berdasarkan LampiranA.4273 3.00701 1.0122 0.4102 0.7500 2:.0121 0.0144 0.0188 0.4435 3.0174 3 0.A292 2.6051 1.0187 0.4957 0.0157 0.1903 1.As/bd.5258 0.2267 1.3536 1.0180 0.0193 0.01011 2.00651 1.013513.0080 0.0083 0.01321 2.0081 0.5515 1.6994 2.3243 23d75 I o.4437 1.0164 0.2972 3.0129 2.4617 1-4797 1.0671 0.

1591 5-1735 5.0267 0.O224 0.6588 4.2885 5.70@ 3.3599 5-3741 5.0227 0.0294 0.0281 0.0301 0.2949 4.4591 5.0296 0.0241 0.0200 0.0226 0.47s8 3.4020 4.0268 0.032C 0.0249 0.2795 4.0318 0.0319 0.0300 0.0199 0.8078 4.0287 0.0255 0.0234 0.7641 3.0277 0.0238 0.0211 0.0237 0.5536 4.0222 0.5564 3.3867 4.3171 5.0273 0.0231 0.0005 0.6288 4.0265 0.0282 0.3562 4.85-0.O202 0.2024 5.5242 3.402s 5.0230 4.0866 5.0311 0.523/ 0.7799 3.0212 0.0250 0.1871 4.7482 3.8433 3.1012 5.7395 4.A629 4.9406 4.1096 4.1157 5.0210 0.0291 0.0260 0.0204 0.3028 5.0284 0.6366 3.9259 4.0216 0.71M 3.5014 5.0261 0.0313 0.0325 0.0285 0.4324 4.7037 4.0251 0.a225 0.1716 4.0307 S-0308 0.5724 3.0208 0.23U 4.2742 5.U88 4.9691 3.8670 4.1446 5.0304 0.0197 0.0264 4.0276 0.d lmml Ast [mm2] .1879 5.9992 5.8s90 3.berdasarkan tulangan = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok penampang persegi tulangan tunggaldenganb fc' = 35 MPa F/= 240 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 {6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 Mu/(bd") AsU(b"d) Mu/(bd') AsU{b*d) Mu/(bd2) AsU(b"d) Mu/(bd2) AsU(b"d) 3.8274 3.6206 3.6845 3.5385 4.momendesain(Mu) untuk Lampiran A.8748 3.7633 4.0206 0.8522 4.7484 4.8965 4.4873 5.0284 0.033C 0.B1 0.3456 5.6045 3.8906 3.02s9 0.0272 0.7930 4.3256 4.0198 0.0309 0.4172 4.0314 0.0321 0.8116 3.s155 0.9378 3.2025 4.0269 0.0218 0.0324 0.0209 0.0785 4.9535 3.0315 0.7958 3.0262 0.1561 4.0298 5.0239 0.2311 5_2455 5.6438 4.0228 0.4450 5.0328 0.0253 A.0248 0.4732 5.a292 0.3102 4.7781 4.9846 4.O2* 0.0217 0.4308 5.6685 3.3314 5.8226 4.1406 4.0452 Catatan: batasantulanganpminspact<pmax Satuan: Mu [N"mml.5885 3.0278 0.0317 0.4931 4.4628 4.0295 0.8817 4.0317 4.0290 0.0283 0.As/bd.b[mml.4322 0.6738 4.0214 0.0280 0.0299 0.0312 0.2168 5.5083 4.0303 0.0062 0.4780 4.6526 3.0246 0.0240 0.0161 4.0310 0.0293 0.0321 0.2599 5.O245 0.0326 0.0286 0.5687 4.0219 0.0316 0.0220 0.0256 0.10b Nilaipersentase baja.0233 0.8374 4.0229 0.7186 4.3714 4.0288 0.0257 0_0258 0.9063 9.5403 3.1251 4.2642 4.0221 0.5988 4.0721 5.6887 4.7323 3.0236 0.1301 5.0331 0.032e 0.0305 0.0215 0.6138 4.0205 0.9553 4.4473 4.0271 0.008(fc'-30)= p min = p rnsx = 0.0242 0.0213 0.0297 0.0279 0.4919 3.0274 0.0575 5.0332 pl=0.4167 5.s837 4.0275 0.0306 0.0289 0.3409 4.0207 0.0247 0.9699 4.0263 0.3883 5.0223 A.0244 O.4476 4.0940 4.9112 4.0270 0.0235 0.0266 0.0252 0.0302 0.0232 0.5081 3.0203 0.0323 0.9848 4.0201 A.0243 0.0430 5.s221 3.0138 5.2180 4.

1993 6.0916 7.6166 6.4230 6.6677 6.2523 6.0376 0.6414 5.0368 0.9440 6.5436 5.0451 0.3838 6.0364 0.0412 0.7109 5.4490 6.0398 0.0371 0.0392 0.045C 0.9304 5.0352 0.7247 5.30s1 6.2391 6.5576 5.1038 0.85-0.0428 0.7058 6.044€ 0.0374 0.9935 7.7799 5.c/.+ Mu/(bdz) AsU(b"d) Mu/(bdz) Asu(b*d) Mu/(bd") AsU(b.03tX 0.9068 6.7661 5.4620 6.4750 6.31 32 33 34 a.0441 0.0337 0.0360 0.4879 6.5996 5.b [mm]..10c Nilaipersentase baja.0791 6.0334 0.7(M:2 6.0335 0.8319 6.0341 A.0353 0.0358 0.3708 6.8193 6.0419 0.3183 6.0443 A-A444 0.d) Mu/(bd2.0058 7.1327 6.0426 4.A672 7-0794 7.8074 5.0422 0.627s 5.0385 0.@00 6.0384 0.2788 6.1059 6.0431 0.0304 7.0423 0.0378 0.0335 0.9811 6.9316 6.0380 0.0411 0.0339 0.0386 0.8759 s.9982 6.0348 0.0417 0.7523 5.0404 0.3969 6.4360 0.0925 6.6832 5.045: 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 2B 29 30 .0445 0.0437 0.M24 0.0382 0.8896 5-9032 5.M27 7.5653 6.1860 6.7385 5.0414 0.42 0.0434 6.95M 6.6038 6.0387 0.008(fc'-30)= p min = p max = 0.3577 6.0369 0.9576 5.0381 0.OUZ 0.0397 0.0346 0.81 0.1193 6.8068 6.0452 0.0340 0.6804 6.berdasarkan tulangan penampang persegi tulangan tunggal denganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' - 35 MPa h/' = 240 MPa No 1 2 3 . Asy(b"d) 5.0383 0.6693 5.2920 6.2126 6.0347 0.7438 6.0420 4.26s6 6.1594 6:t727 6.6931 6.0407 0.0416 0.0367 0.0393 0.7816 6.7sM 6.0343 0.0391 0.0336 0.9712 5.0399 0.044C 0.0402 0.0365 0.0390 0.0406 0.040s 0.M25 0.9440 5.0430 0.6136 5.0396 0.0427 0.0379 0.9688 6.0433 0.9847 0.0370 0.0439 0.0452 Catatan: batasantulanganpminSpact<pmax Satuan: Mu [N*mm].0448 0.8694 0.9168 s.0350 0.0657 6.M22 6.8569 6.3314 6.0438 0.7311 6.8623 5.0344 0.0373 0.2259 6.0522 6.u++ 0.6970 5.0356 0.6554 5.0403 0.0351 0.0387 6.0436 0.0447 0.6549 6.5910 6.0349 0.044e 0.7185 6.0401 0.0354 0.0410 0.9192 6.7690 6.4100 6.3446 6.5267 6.0415 0.0338 0.5396 6.1460 6.0421 0.8819 6.0345 0.0333 0.7937 s.As/bd.5716 5.6294 6.0413 0.5782 6.0389 0.5009 6.0361 0.0377 0.8349 5.0366 5.0435 0.d [mml Ast [mm2] .8486 s.03s9 0.32 p1:0.0118 6.0408 0.0363 0.8212 5.0/.momendesain(Mu) untuk LampiranA.0549 7.0418 0.0372 0.0388 0.5138 6.0429 0.5525 6.M09 0.0375 0.0362 0.0357 0.0181 7.5296 5.0252 6.0062 A.0355 0.8943 6.5856 5.

0107 0.0456 2.0661 3.0097 0.momendesain(Mu) untuk LampiranA.d) 0.8453 2.0098 0.0193 0.3348 3.0118 0.0094 0.4838 250fi 2.0112 0.0158 0.7769 2.0074 0.5358 2.8858 1.3181 3.0151 0.2394 2.0986 2-1163 2..d[mm] Ast [mm2] .0148 0.6050 2.0116 0.0136 0.6739 2.d) Mu(bd') 1:2355 1.1673 3"1841 3.3269 1.9392 1.0069 0.0144 0.0154 0.3514 3.4346 3.0080 0.008s 0.0173 0.0175 0.0102 0.0122 0.0105 0.6350 1.4512 3.0121 0.0197 0.5670 3.O124 0.3445 2.0129 0.5086 1.6889 1.77 0.6222 2.0165 0.0143 0.0100 0.0156 0.5628 1.0082 0.0126 O.0110 0.281-7 3.A127 0.0091 0.d) Mu/(bdz) AsU(b-d) Mul(bd2) Asu(b.4678 3AW 3.0169 0.0119 0.0128 0.0123 O.0072 0.1505 3.0167 1 2 3 4 5 6 7 I I 10 11 12 13 14 15 f6 17 18 19 20 21 22 23 24 .7965 1.0079 0..0201 3.7428 1.0190 0.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 40 MPa ty- 240 MPa il I.0162 0.3997 1.9747 1.0138 0.007s 0.0181 0.0101 0.7069 1.A102 2.As/bd.0090 0.5809 1.0194 O-C195 0.3794 2.3086 1.0491 Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N"mml.s531 2.0323 3.1336 3.3095 2327A 2.1515 2.0088 0.2 1.0189 0.0174 0. 2. 32 33 34 pl =0.828s 2.0146 0.0176 A-8177 0.0078 0.9924 2.0185 0.0071 0.2904 1.0192 0.0149 0.9305 2.0180 0.0131 0.0086 0.5185 2.2219 2.981s 2.0104 0.0108 00109 0.0115 0.25 26 27 28 29 30 : 31.0155 0.0083 0.0106 0.0066 0.6395 2.O16i 0.3014 3.4664 2.8795 2.0130 0. r.8144 1.0135 0.0114 0.3681 3.0120 C.0166 0.019€ 0.0111 0.0095 0.0154 0.0145 0.2177 3.4317 0.5877 2.5340 3.0188 0.0140 0.008(fc'-30)= p min = p max = O.1339 2.8679 1.b [mm].0092 0.5704 2.7255 2.34s1 1.0170 0.8965 2.0081 0.9036 1.0073 0.2721 1.9475 2.0141 0.0810 2.0279 2.4361 1.0183 0.0096 0.0187 0.0152 0.5505 3.0076 0.0099 1.0178 0.0077 0.0172 0.2009 3.# AsU(b.4905 1.4143 2.0157 0.0142 0.0134 0.0089 0.0168 0.9569 1.2?44 3.0184 0.0132 0-0133 2.8624 2.0171 0.4723 1.0633 2.1691 2.5989 1.0159 0.3633 1.il48 1.7426 2.4014 3.7940 2.7249 1.5174 3.11aNilaipersentase tulanganbaja.5835 No Mu/(bd") AsU(b.2M3 2.0117 0.7083 2.0103 0.0139 0.0087 0.3620 2.9214 1.8323 0.5009 3.252A 2.0113 0.8501 1.0198 0.6911 2.8112 2.1168 3.0150 0.0163 0.9984 3.0191 0.s135 2.96z15 2.1867 2.3968 2.0084 0.0147 0.0093 0.020c 0.0186 0.0137 0.85-0.77ffi 1.019e 0.0999 3.4179 1.3815 1.449A 2.0125 0.6170 1.0153 0.0067 0.0066 0.2679 3.6530 1.0164 0.45/.7607 1.7598.0492 3.0070 0.0830 3.5267 f .2512 3.0068 0.3€48 3.274:5 2.2s70 2.0160 C.6567 2.4180 3.2538 1.0179 0.6710 1.0182 0.

0268 5.azozl 4.0073 4.0877 5.0328 0.6103 0.020314.0244 A.0302 0.4535 0.3140 s.8890 4.102e 5.3290 5.1786 5.66s7 3.0258 0.o20sl 4.03071 o.0254 0.0226 4.0318 0.0218 4.4929 5.0323 0.4062 0.5790 0.0216 4.8/.0278 0.02721 0.1038 4.0280 0.5ee o.6881 4.0285 0.9750 3.7148 3.1180 5.483 5. 32 33 34 Mu/(bd2) Asu(b*d) Mu/(bd') Asff(b-d) Mu/(bd') AsU(b.0329 0.25 4.02711 0.5668 5.6259 0.6164 0.7657 4.o30q 0.5520 5.03111 0.0282 0.0290 0.03041 0.o212l 4.0296 0.0234 4.6844 .s373 5.0330 0.9265 3.0301 0.39M 0.&154 3.8941 3.3271 0.5007 0.0243 0.0293 0.U77 0.5634 A.0337 I pl =0.9912 4.1998 3.1679 3.O27O\ 0.O257 0.0239 0.7As7 4.2539 5.3888 5.0327 0.9198 4.0287 0.02141 4.1519 I 3.momendesain(Mu) untuk tulangan baja.0420 5.6991 0.0298 0.8291 3.0238 0.0316 0.5164 0.8128 3.0326 0.0295 0.6570 0.0249 0.9103 3.0332 0.0286 0.0491 0.d) 3.S351 4.0241 0.2795 002111 4.0725 s.0305 o.0253 0.berdasarkan LampiranA.0335 0.9810 4.0223 4.75CI2 4.0215 4.9963 5.0283 0.0274 0.v29 0.0277 0.5963 5.0268 0.M15 0.0217 4.7192 4.026S 4.0573 5.2087 s.2158 0.9589 3.s225 5.4222 4.0259 0.02081 4.0263 0.2840 5.0314 0.5A77 5.A22g 4.02371 0.6821 3.0334 0.11b Nilaipersentase penampang persegi tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok tulangan fc' = 40 MPa fy- 240 MPa No 1 2 3 4 5 6 7 8 I 10 11 12 13 14 15 t6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31.9M4 4.9504 4.8583 4.0228 4.0219 4.6985 3.O245 0.0319 0.0265 0.b[mml.03091 0.02061 4.3439 5.1332 5.0221 4.0395 4.0066 0.238e 5.As/bd.2317 0.1483 5.85-0.4692 0.0266 0.2476 o.0325 0.4377 0.6551 5.2990 s.01{5 5.0317 0.5.0233 4.0276 0.02071 4.0220 4.9127 3.6726 0.1937 A.d [mml Ast [mm2l .2636 0.0283 0.0225 4.o2o4l 4.0320 0.02U 4.4220 0.o3o8l 0.6404 5.0322 0.0242 0.0262 0.4334 5.0299 0.0324 0.0250 0.8275 4.4632 5:4780 5.0315 0.8120 4.OU7 0.0260 0.0297 0.0321 0.02131 4.2690 5.1838 3.6110 5.3588 0.0717 4.6257 5.7312 3.5946 0.02361 0.7965 3.d) Mu(bd') Asu(b.0331 0.o3t3l 0.0267 0.&e3 0.0230 4.0284 0.0248 0.7347 4.3746 0.1634 5.4037 s.025s 0.8737 4.033€ 0.3589 s.5320 0.0292 0.763e 3.02731 0.0300 0.0256 C.5816 5.7802 3.2238 5.0264 0.0232 4.0281 0.0231 4.O252 0.3738 5.0261 0.o209l 4.0303 5.0312 0.77 0.0235 4.0246 0.4186 5.3112 0.8779 3.6698 5.A279 0.0294 0.9657 4.0251 A.1359 0.0224 4.0333 0.7476 3.0288 0.0291 0.7812 4.02101 4.008(fc'-30)= p min = p max = Catatan: batasantulanganpminspactcpmax Satuan: Mu [N*mml.7966 4.0877 4.29s3 o.8616 3.0227 4.0556 4.0240 0.6328 o.0275 0.1198 4.m101 0.4U9 0.

0470 0.0384 0.2312 6.0361 0.8264 6.0374 0.6903 6.0372 0.3579 6.0394 0.b[mm].s66s 6.0383 0.0428 0.9459 5.0892 6.7721 5.0390 0.6766 6.9613 6.M30 0.0397 0.3017 6.4&70 7.0370 0.7176 6.8012 5.85-0.M49 0.4225 7.0375 0.036s 0.77 0.9209 6.0364 0.0464 0-0465 0.8805 6.0410 0.0348 0.momendesain(Mu) untuk Lampiran A.0359 0.7137 5.0750 6.0471 0.U27 0.0468 0.6491 6-6629 p1=0.0389 0.11c Nilaipersentase tulangan baja.8882 5.0459 0.0034 6.2531 7.9881 7.483 7.0406 0.0363 0.4834 6.0357 0.1873 7.0467 0.5112 I I 10 11 12 13 14 15 r6 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 6.s2sl 6.d [mm] Ast [mm2] .6079 6.0466 0.0432 0.berdasarkan penampang persegi tulangan tunggaldenganb = lebarbalokdan d = tinggiefektifbalok fc' = 40 MPa fy- 244 MPa No 1 2 3 4 5 6 T Mu(bd2) AsU(b*d) Mu/(M') 5.0455 0.9170 5.0398 o.9344 6.1080 7.8737 5.0400 0.0342 0.8447 5.0405 6.0148 7.7283 5.0409 0.0382 0.3719 6.0376 0.0416 0.0350 0.0343 0.008(fc'-30)= p min = p max = 0.0448 0.7585 6.0344 0.0437 0.0412 0.1609 7.0424 0.0460 0.0386 0.7721 6.0014 7.4417 6.0426 A.3999 6.0392 0.042s 0.9315 5.1742 7.0379 0.1746 6.8670 6.0457 0.3836 7.0458 0.0453 0.5384 7.6354 6.0443 0.0396 0.0362 0.0358 0.0429 0.3576 7.0339 0.0340 0.0393 0.0469 0.0321 6.035s 0.0395 o.24il AsUfb'd) Mut(bdz) Asu(b*d) trlullud'z) AsU(b.0403 0.0440 0.7425 5.3158 6.3439 6.4973 6.0369 0.0380 o.5255 7.7312 6.0385 0.0401 0.0066 0.0423 0.0420 4.0472 0-0473 6.5640 0.9478 6.3446 7.0341 0.0681 7.0377 0.0349 0.6217 6.2924 7.0441 0.0387 0.0407 0.0391 0.0462 0.0378 0.0404 0.0436 0.4612 7.2736 6.8535 6.3859 6.5941 6.8129 6.0433 0.7449 6.1320 6.0461 0.5127 7.13c.0399 0.0414 0.0408 0.0947 7.2268 7.0381 0.0352 0.0346 0.8940 6.1888 0.5803 6.3298 6.5 7.1178 6.7039 6.M39 7.0367 0.4741 7.9890 6.0431 4.0450 0.1604 6.0442 0.3185 7-3315 7.9075 6.8157 5.0456 0.2030 6.3706 7.0464 6.7866 5.M35 0.5512 7.2005 7.0463 0.0419 0.d) o.1477 7.0446 0.4695 6.0607 6.0418 0.5389 6.7857 6.8U 7.OU7 0.0417 0.A177 6.0454 G.5527 6.8400 6.0338 0.0452 0.0402 0.7993 6.0388 0.4556 6.0413 0..0353 0.9026 5.@15 7.0451 0.2171 6.0356 0.2662 7.0371 6.As/bd.8302 5.2137 7.0354 0.0415 0.2793 7.1213 0.4138 6.1462 6.8592 5.3055 7.0411 0.4999 7.2877 6.0444 0.0491 Catatan: batasantulanganpmin<pactcpmax Satuan: Mu [N"mm].9747 5.1035 6.0548 7.3966 7"4095 7.0434 0.7575 5.2s9s 6.0368 0.0422 0.0445 0.0360 0.4278 6.9603 5.0282 7.0366 0.2400 7.9747 6.0438 0.0373 0.0345 0.4421 4.0814 7.04r''7 0.0351 0.

UW 1.207 1.041 1.006 0.o24 0.102 1.289 1..097 1.t56 1 1 .015 0.462 't.O74 1.0051 0.056 1.082 0.4 1 . Kvd MomenTulangan LampiranB.206 o.046 1. Mn = Kvd MrU batasan tulanganpmin 3 p act < p max Satuan : b [mm].136 1.084 1.056 1-034 1.017 0.048 1.0058 0.051 1.093 1.129 1.032 0.170 o.062 1 .037 1 .10'r o.O3S 1.015 0.050 o.035 1. 1 4 6 1.197 1.171 1.055 o.093 1. 1 7 8 1-128 0.85 o.027 0.037 o038 0.O72 0.057 0.082 0.060 0.0109 0.179 1.029 0.089 0.140 1.038 1.oixl: 0.(x.103 0.108 1.066 1.066 1.0035 p m a x = o.153 1.096 o.159 1.040 a. 1 1 7 0.062 o.227 a.177 "tla4 1. 1 2 ' l '1.UJO 1.076 0.021€i 0.o121 0.035 u-us n nq7 1.170 't.087 1 .117 o.056 1.199 0.069 0.194 1.137 o.005 o.135 1.064 0.038 0. 1 3 1 1.023 o.008 0.016 0-016 0.019 n ntn o.065 1.0090 0.1 3 1.275 o.066 1 .073 1 .049 r.040 1.105 o-tlo o.172 0.084 1.066 0.051 1. 1 5 1 1.015 0.025 1.068 1.o1M 0.046 1.-114 1.130 1.85 .083 1.068 o.034 1. 0 6 3 0.014 0.096 1 .015 1. 0 7 1 o.017 0.162 1.olar 0.Tunggal.O24 1.187 U.089 1.t03 1.014 1.023 o-o24 0.079 1.185 1.027 0.060 1.131 0.lfr) 1.087 0.063 1.O29 1.047 1.045 1.0136 0.103 1.115 0.012 n nt? r.220 0.130 1.O25 1.241 0.088 0.050 1.190 1.199 0.095 0.0156 0.029 0.135 '1.025 0.186 0.412 1.0148 0.427 f.026 o. 1 5 1 1 .041 0.084 1.A32 1.248 0.039 1.069 1.005 o"005 0.039 0_040 0.098 1.030 0.051 0-053 0.0133 0.058 1.124 1.144 0.065 1.057 1.0.213 1.0039 0.193 1.0125 0.041 o.036 1.O29 1.282 o.200 1.009 0. 1 6 1.030 0.j24 0.012 0.054 0.176 0.0074 0.057 1.0094 o. 1 8 9 o.132 o.019 0.138 1.141 1-147 1.152 1.059 0.145 1.016 0.027 1.158 0.216 1.013 0.M2 0"044 0.070 {.088 1.048 1.119 1.0035 0.164 1.032 o.044 1.014 0. 23 24 25 26 27 2A 29 30 31 32 33 u 0. 0.o12 0.038 0.108 1.059 1.011 o.0:13 0-034 0.067 o-o41 1 .143 1-'t49 1-'!il 1-160 1.004r 0.093 1.056 1.009 0.119 o-124 o-'t28 o.0160 0.t5'l 0.030 1 .188 o.062 0.tx4 1.0062 0.85*fc*b) Catatan : Momen nominal tul.076 1 .061 0.011 0.0043 0.106 0.06s 1.0097 0. 1 4 1 1.'.222 0.02 o.0078 0.082 0.142 0.046 0.018 0.0101 0.165 1.0086 0. 0 6 1 1. 0 5 0 0.006 0.O17 1.050 0.014 0.057 1laz 1.1?3 1.075 o.179 o.046 0.o21 0.026 0.089 1.124 1.191 1.052 1-182 0.0117 o.094 't.073 0.043 1.012 0.268 o.034 1.M7 1.008 (fc' .050 1.028 1.0105 0.156 o-160 o.421 o.188 1.010 0. 1 6 1 1 .010 0.209 1.034 1.033 1.168 1.016 0.064 1 .071 1 .092 1 .032 1.010 0.0070 0.045 0.133 o.078 1.053 1.0066 0.038 1.089 't.151 0.018 1.123 1. 1 3 6 1.422.044 1. Ast [mm2] .075 1.05s 0.108 1.119 1.128 1.o77 0.392 a = (Ast-As )-firl(0.098 1.036 1.041 't.015 0.026 1.034 0.098 1.026 a.021 o. Ganda.124 1.085 0.0082 0.052 1.113 1.018 0.059 0.0113 0.007 0.107 1.023 0:025 o.065 0.193 0.076 1.179 o.O75 0.196 1.008 0. 1 6 7 1_121 0-089 1-172 '|.018 0.2s pl = 0.261 o.081 1.138 at42 o.203 1:209 0.031 1.050 1.114 1.078 o.110 0.165 o.036 0.o19 t.078 0.007 0.080 1.108 1.031 0.118 1. 1 0 o.165 1. 1 3 0.018 0.011 0.037 0.174 o.023 1.020 1-021 1.165 4.086 1.050 0.183 o.053 't.051 0.099 0.061 1.017 0.oo4 0.053 1.080 1.158 1.054 1.018 0-020 a.UD3 1-193 U.156 't. d [mml.170 1.085 1 .035 0.062 0.084 't.o27 0-028 0-028 0. 1 8 3 1.039 0.119 1.064 0.0055 0.1 TabelFaktorPengali MomenTulanganGanda untuk mendapatkan fc = t = r=o"# AsU(b.022 0.0129 0.0{40 o.254 o.126 1.070 v-vt z 1.033 0.011 0.OM 1.3O)= Pmin = 0.103 1.203 1.O92 0.124 0.442 o.098 1.M2 1.075 U.031 o.009 0.O7'l 1.(xl 1.054 1.t41 1-147 1.013 0o14 0.080 1 .069 o.063 1.215 o.019 0.058 1.213 o.068 0.078 1 .2y o.176 1-IV 1.047 0.044 0.046 1.049 t-053 1.0't63 d'la s 0.015 0-016 o-o17 0.067 1.147 0.0152 0.O92 1.073 1.073 o.092 0.03s 1.058 0.d) No 1 J 20 MPa ald kvd ald kvd ald kvd ald kvd a/d kvd ald kvd ald kvd 4 5 o 7 8 o 10 11 12 13 14 15 16 17 18 t9 20 21 2.055 1.048 0. 1 1 2 1 1.043 0.029 0.069 0..M8 0.008 o.096 0.

087 1.Lampiran 8.076 1.021 1.037 1.051 o.053 0.026 0.068 .023 0-025 o.015 1 .118t 0.148 1.058 i 1.054 0.010 0.124 I n70 .208 0.062 .016 0.030 1.012 0.0101 0.0178 a-251 0. 1 3 7 0.008 0.043 o.028 .165 0.140| O.019 0.023 o.021 0.044 0.060 0.056 't.200 1 .150 0.215 :0.0096 0.013 0. 1 4 8 0.139 1.056 o-163 f.033 .'t95 1 .131 o-t9t .011 1 .a71 a. 1 8 0 1l7A o.069 | 0.085 1.0152 0.85 . 1 6 0 0.UJ' 1 .013 1 . 1 4 7 1-108 o-010 { .085 0.o1e 1.107 1.093 0.0050 1. 1 7 3 1 .213 't.040 1.044 1.070 1.0117 0.052 0.0040 0.a& 0.033 1.(}41I 1.oe8 I 0. 0. 1 0 8 1-108I 0.027 1.03'l 0.019 0-020 o-o2t 1.009 0.040 0.048 1.041 4.093 o.079 1.273 0.1fi lt a.076 0.067 1.017 o"019 0.058 .189 1 .103| 0.096 nqt 0. 1 5 4 0. 1 3 6 ' t .031 1.017 0.2)1 0.036 1.@66 0.013 1 .392 Catatan : Momen nominal tul.oss o.034 1.182 1.043 1.014 0315 0.089 ..092 1. 1 4 4 0.1 9 1 0.064t 0.0061 0. 23 24 25 26 27 2a 29 30 31 32 3g u. 1 7 0 0.103 1.036 0.058 1.237 0:O173 a.03l t 1.030 1.132 U.039 1.0168 a.091 0.057 1.046i 1.026 0.063 1.O27 1.077 1.432 0-100 1.o27 0.071 1.0203 a.062 1.0s] 1.0@ 0. Ast [mm2] .061 r.008 (fc' .018 0-019 1.057 0.024 o. 1 1 9 1.064 0.an 0.016 0. Mn = Kvd Mr! batasan tulanganpmin g p act < p max Satuan : b [mmi.019 0-021 o.143 1.007 0.038 1.258 0.067 0. 1 1 1 .044 r.447 0.067 1. 1 8 1 0.?87 0.M9 0.0127 0.142 1.037 o.036 .064 o.088 f.0147 0.17e.211 1214 0_003 0.2u 1.172 0.244 0.o27 0.129 1. 1.023 1. 1 1 0 1.017 1 .0086 o. 1 6 7 1 .187 1.043 .208 1.081 1.090 1. 1 9 1 0.0076 0. 1 5 8 1-164 1 .018 0.158 1.025 0.030 .222 0.086 .193 a.0198 0.27 B 1= 0.2 Tabel FaktorPengaliMomenTulanganTunggal.0203 0.Kvd untuk mendapatkan Momen TulanganGanda 6^ty - 25 MPa 400 MPa =l-r =ns'/As AsU(b.055 .0157 4.147 1.O35 0-013 0. 1 6 6 0.079 1-os3 | 0.059 1-14si 0. d [mm].026 1.029 0.0193 o.049 .0.039 .0ll:} 1.011 .095 1.224 o.061 1.30) = Pmin = pmax = d'la s a = (Ast-As')-fol(0.045 0"(X8 0.0112 0. 1 7 2 o.107 0. 1 9 8 0.038 0-(xo 0-0.062 0.oto 0.u7 1.004 0.029 0-091 1.o122 o.o38 r.0183 0.ovl 0.055 0.032 o.033 1 .062 o-177 1 .1't 5 1.048 0.153 1.113i 0-036 1 .100 . 1 1 8 1.047 1.197| 0.006 0.058 o.061 1.191t 0.073i 0.102 1.033 0.124| 0.078i 0.063 1.069 1.010 1 .0{x5 0.097 1.086 0_088 0.143 0-0106 0.031 1.050 o.153 1 .093 | 0.053 1.O22 0.121 0.280 0.034 'i.o72 0.032 0-034 0.082 1.162| O:049 1-170 1.013 0.174.186 ' t .0035 0.081 1..059i 0.019 1.046. 1 2 5 0. 0:O49 0.03t 1.104 .052 0.015 1 .0137 0.052 1 j 8 2 1.096 1.()43 1.033 0-033 0.M6 1.d) No a/d 25o/o 500/o 75o/o ffio/o OC-/o 90o/o 95o/o kvd ald kvd ald kvd ald kvd a ! ald kvd ald kvd dd kvd I 1. O-os3 1.017 o-007 0.167 1 .083 1.176 | 1.078 0.85 0. 1 5 9 0. 1 4 8 1.016 0.073 1.O{9 1.028 0.053 1.O77 1.0132 0.030 0. 1 1 5 .O74 't.0tr1 0. 1 8 5 0.12 0. 1 3 6 0.206 't.287 0.05s 1.o22 0.018 0.o2e 1. 1 1 9 .039 1 .041 1.154 1 .157 0.851c-b ) 0.0s8| o.472 1.065 o36 0 .O74 1-076 1.0f4 1 .112 1.038 o.o34 0-lo5 1.o142 0.265 0.A92 't.127 11?/.(X6 1 . 1 3 0 1 .031 0.057 0.229 0.067 1.024 0.045 o.016 1.186 0. . 1 3 0 0-012 1 .136 0.075 .086 1.0't2 1 .038 0.050 0.026 o-427 0.038 0.168 0.067 0-069 o.043 0.024 1.(X8 1-043 1.034 U.127 .084 0.172 1 .036 o.011 0.151' 0.0071 0.086 1.079 o.055 0.(x)8 1.074 0.056 1.008 0.0s0| 1 2 J 4 b o 7 8 o 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 2A 21 2.0188 0.036 0.025 .134 1.006 0.031 0.1s5| 0.096 1.007 0. Ganda.0't5 0.056 1. 1 1 3 0. 1 6 1 1 .153 G(F5 1 .005 0. 1 3 0 1.011 1 .029 0.093 .071 1 .100 0.UJD 0. 1 1 3 1 .1U 0.114 0.057 1. 1 2 4 1 .0091 0. 1 4 2 o.039 1.009 0"009 0.179 0.055 1.021 0.048 1-052 1.129 0.056 1.008 0. I a.018 1.051 1.052 .009 0..123 .075 1.014 0.039 0-l19 1.052 1.124 1.011 0.016 0.050 1.114 1.117 1.060 0.069 1.045 0.005 0.020 1.063 1.013 .068 1.135 732.028 i O:O1O 0.141 1.014 1 .042 1.0081 0.097 n n l n 1.o16 1 .101 1ia2 0.028 0. 1 7 6 0.0163 0.O72 .071: u-t t 3J 0.t0& .082 .065 1.037| 1. 1 4 3 0. 1 9 3 1 .201 t.12S! 0.017 1.0035 0.030 0.o8f 0.

023 0.078 0-086 0.048 1.141 0.145 1.053 0.097 1.138 1.011. 0 3 7 1.023 1.0244 0.12A 1.0035 o.055 0-058 0.417 0.053 1.143 . o.008 0.049 1.028 0.4174 0.037 1.oe2 1 .0s4 .174 0.o57 1.004 o.062 t.o72 't.057 1. 1 7 4 0.061 1.Lamparan Tabel FaktorPengaliMomenTulanganTunggal.088 n non 0.076 1.094 1.196 0.189 't.189 0.121 1. ' t 6 3 0.006 0.068 1.16{} .olo .032 1 .069 1.013 1. 0 .2a4 o.083 1.85 .125 0-054 1.0S4.099 o.066 1-A71 1.019 0.172 r178 . 0.075 0.0142 0.019 o.014 1 .426 1.O27 1.o17 't.004 0_005 0.060 1.068| o.424 0.046i 0.003 o.074 1.058I 0.086 1.219 o.1sr 1.021 o.038 0.102 1.119 0.036 r.076.1 5 1.008 0.042 1.130 U.006 0.190 .008 (fc' .026 0.158 1.0186 n nloa 0.025 0.069 1.063 o.Kvd 8.018 o.054 0.256 1.051 0-053 0.151 1.047 0.160 0.136 1.187 1.026i 0. .166 .0s9 1.057 o.0085 0.095 1-02.0237 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 .212 1.M1 0.tx6 0.008 0.029 0. 0 3 6 .ox6 o.o12 0.033 o.UJO 1 .127 1.080 1.011 o.014 0.045 1.035 1.0092 0.031 1-036 1.007 0"008 0. 11 5 . d [mm].0161 0.014 0.089 0.093 o.eKBs 0:041 0.O1.016 1.0104 0.197 a.286 1.050I 0.139 1.037 1.020 0.048| 0.0155 0.087 1.066.O29 1.007 oo07 o.065 .043 1.029 0.196 1.154 .o38 0_o03 0.205 1.051 1.015 1 .024| O.014i 0.018 0.(X9 0.249 1.392 o.U2 .156 1.093 1.011 't.mc ! 0.056 1.046 .139 o.114 1.011 0.| 1.0123 0.009 o.131 1.047 1 .198 1.039 0.1U .0067 0.&li} 0.073 1.30) = Pmin = pmax: d'la s a = (Ast-As')'fv/(0.M2 1.021 't-048 0.031 0.107 1-056 1 .01 11 0.116 1. Ast [mm2] .115 o.0205 4.0048 0.0060 0.031t 0.061 0:029 1.0218 0.040 1.02e.052i 0.121 1.o24 .049 1 .226 0.063 r.017 0.036 0.029 0:030' 0.148 .177 1.071 0.0s2 1.044 | 0.056 0. 1 3 5 0-058 1.021 o"024 0.-13{} 0.0.087 1.O77 1.203 1.0ti9 .110 1. 1 1 4 o.089 1.019 1.021t o.070 0.063 1.100 o.066 0.193 o.082 1. Ganda.030 1-018I 0.051 1.063 0.080 0. 0.018 o-019 o-019 1.023 o.080 r.0199 0.141 1 .073 0.186 1 .146 o.20v o.ms .025 1.0098 0.058 1.006 o.009 0.2W 1.137 .175 0-182 0.013 1. 1 8 1 o.017 0.043 0.075 0.219 1.103 1.061 0. 1 5 1 0.013 0.060 . 1 0 9 0.062.264 1.043 1.06z 1.133 1.058 1.04& n n4n 0.062 1 .094 1-104 1.212 0.048 1.1s6 1 j 0 2 o.0136 o.O32 1.183 1. A126 1.0054 0.85'fc*h) Catatan : Mom6n nominal tul.O27 1.041 o.o74 .032 .034 1.010 0.016 1.03S 1.421 1.0041 0.02S.016? 0. 1 1 1 1.146 1.084 .013 o.089 .110 1 1. 0.015 0.099 0.037 r.070 1.071 0.o22 0.162 1_f68 1.017 o.167 0.164 1.3 lniuk mendapatkan Momen TulanganGanda 3O MPa 'y - 400 MPa =l-r = As'/As AsU(b'd) No ald rcvu ! aH kvd ald kvd ald kvd ald kvd ald kvd ald kvd 1 2 3 4 J o 0.126 1.0079 0.085 0.031 ol}32 0-033 0.022 o.053 1.|8 0.180 0-074 t-186 o.020 0.150 1. 1 4 5 o.013 1 .0'16 0.o:xl 0.031 0. 0.041 1.016 0.056 I 0"161 1.005 0.181 1.t26 .121 .005 0.019i 0.424 1.127 7-176 1. 0.011 o"ot2 0.138 0.145 o.023| 0.105 1. 1 1 4 0.011 0.o4aI a.o79 .4211 0.031 1.174: 1.068 1.oil 1.0s4t 0.191 1.'t23 0.025 0-026 a-o27 0.015 1.045 0.O77 1. 0 9 1 1.0117 0.091 1.078 1.108 0.064 1.035| 0.n 21 2 23 24 25 26 27 28 & 30 31 at 33 34 o.016 0.241 {.068 0.2aa 0. 1 3 3 o.008 i 0-027 1. 0.082 1.072 1-043 1.026 0.080 n n17 1.105 .130 0.028 .035 0.014 1 .o14 0.093 0.012 1 .055 .032 0.181 1 .036 0.010 0. 0 1 9 1.033 1.O73 1.151 1.132 . 1 2 2 o.059 r.01o 0.Mn = Kvd Mr! batasan tulanganpmins p act < p max Satuan : b [mml.i16 1.052 0.016.fftg .278 1.tm o. 1 1 0 0.041 .078 o.083 0.152 0.M2 0-044 0.0073 0.051 .184 1.034 1.035 0.0S7 1.010 t).26 B1 = 0.85 0.109 1.038 O:O39 0.171 1 .0&t 1.0224 n nr?6 0. 0.030 o. 1 5 7 0.0180 0.0il | 0.o39 r.0i30 0.085 o.176 1 .2u 1.056 o.o37 .013I 0. 11 0 .028 0. 0 5 6 1.171 1.0't5 1 . 0.(X6 1.097 1.041 1-046 1.168 0.106 o.104 0.009 0.052 1.144 1.047 1. 1 2 6 o.066 0.o25 1.095 1.27'.121 't.026 0. 1 6 3 0. 0.019 o.M8 0-051. 0.053 1.060i 0.o24s 1.166 1 .216 o.035 0.034 0.o27 1.133 1.157 0-066 1 .

135 0.042 0.0s5| 1.034 1 .025t 0.427 1.0265 | 0.043 0.035 1.026 1.069 1-O74 1.8't P min = 0'0035 p mar = O.1i37 1.008 1.1s9 0.189 1.041 1. 1 5 5 o.o2os 0.o22 1.039 1. d [mm]. 5A% kvd a/d k"d aH ZJ-lo l3-/o a Asu(b"d) a/d i No .115 | 1.066 o.0e3t o.201 1.175 1.061 1.m6 t 0.208 1.007 1.043 1.409 d'la E a = (Ast-As')"fo/(0.013 0.85.165 1-170 1.031 1.O52 a.036 1.18 0.148 1.O28 1.195 1.039 t 0.107 i 1.115 0.18'.0s0 0.118 | 0-080 0.013 0.038 1.O271 0.1 3 1 1.o4s ! 0.fl3 0.016 0.oo$ | o.01 1 0.'t25 1.o35 0.03s 1 .260 1.102 1.169 o-174 0.009 0.057 0.130 0.0107 | 0 .O24 1.0143 ! 0.03& o-040 0.o1o 1.0121 | o.092:.15et 0-031 1.041 0.039 1. 1 1 4 0.246 1.007 1.044 0.o27 0.091 o"096 0.215 o.124 1.063 ' 0"013 1.012 1.o72 1.0&l 1.029 1.030| 0.oo42 | 0-0049 | 0.ole 1.o25s | 0. 1.on 1. 0.210 1-(M6 | 4.017 0.005 0.024 1. Mn = Kvd Mrt batasan tulanganprnin3 p act < p max Satuan : b [mml.030 i 0.0085 0.014 0.093 1.O27 1.0150 | 0.013 0"015 0.114| o.069 1 .043 1.020 r.177.o.or| I 1.176 1.004 0.010 o.o16 0.043 1.151 1.058 1.043 't.071 1 .033 1.o7e .044t o.036 1fi9 | 4.122 1.078 ' 1.1 9 't.125 .o7s t 1.021 1.fc-b) Catatan : Momen nominal tul.o244 Z 0.052 1.019 0-021 0.035 0.137 0.132 1-'t38 1.195 1.o28 1 .023 1.078 1.009 0.12l:i 0.017 1.10{ 1.o77 0. 1 4 9 0.a222 l.a27| 0.082 0-0S4 0.023 0.029 1.103 1.088 1.016 1.003 o.008 1.065 1.019 o. 1 8 6 0.111 .006 o.149 4.016 I I 10 11 tz o.024| 0.053 0.099 O. o.042 1.120 a-125 0.144 0.009 0.O& 1.15S 0.021 i 0.UOO 1.064 p1 = 0. 1 9 2 0.034 1"035 1.01s3 i 0.1 8 0 0:O73 1.044 1.o19 o.186 o-007 0.164 o.o24 0.oo9 1.012 i 1.0215 t 0.088.055 1.0s7 o.o7o I '1.101 0. kvd ald kvd ald tvd ! aH kvd ald kvd .o22 1 .048 1.2SS 1-058 o.136| 0.030 1.018 1.038 0..85 .o3o 1 .M2 o-o2olI o.0(X) 0.O44 o.190' 0.159 1.268 1.0237 | a.033 0.014 t 1 .0.065 0.11s O.082 0.024 1 j 2 5 0.036 1 .026 1.060 1.108 0.008 0. Ganda.055t 0.127 1. Ast [mm2] .olo 0.a172 | 0.070 1.037 1_M2 1.o17e o. 1 9 9 0.087 0.018 0.'156 1.026 1.196| OO37 1.154 1.073i 0.412 0.031 1.088 I 2 3 4 c o 0.020 13 14 15 16 't7 18 19 20 21 n 1J 24 25 26 27 2A 29 30 31 32 3i:l 34 1.10s.037 o.417 0.zoz 1.052 0.032 1.146 1.098 | 0-020 1. 1 7 1 0 .0s6 o.0035 i o.071t 1.085 1.01.00u 0-007 0. 1 8 0 i 0-051 1.0186 | 0. 1.027 1. 0.148i 0.0057 ! 0.107 1.078| 0.006 1.013 't.045i 0.157 U.oo4 0.092 0.0165 .014 1.064 1fi2 | o-wz .163 0"067 1.0216 1.08s o.03s I 0.029 1 .056 0.080 1.108 1.168 1.049 1 .054 0.028 0. 0.034 1.069 1.30) = o.o27 1.096 1.010 1.014 1. 0 3 3 1 .108 1 1.052| 0.048 1.050 1.011 1:051 1.1* 0.149 t.017 o.033i 0.0251 | O.07s| 1.048 1.173 0.217 1.151 0.03t} 1.0.017 0.087 a.167 0.145 0. 1-O20 1.014 0. 1 6 1 t 0:046 1.06sI 1.008 0.058 0.054 1.062 o.081 0..048 1.040 1.1s3| 0.4 Tabel FaktorPengaliMomenTulanganTunggal.o12e | 0. 1 0 3 0 .O52 '1.106 0-111 0.074 1.112 1.046 0.013 0.048 0-053 0.oto o.060 0.011 0.(X1 1.o23 1.046 1.008 (fc' .01s 1.015 c.031 0.050 o.o45 r.055 1.036 1.025 o.014 0.061 r.053 i 0.067 1.166 O.006 0.|ZZ 0.081t 1.0064 .143 1.o1oo| 0.117 1. 1. o.038. O-O25 1.ozz 1.015 1.089 0.025 1.18$.046 1.035 1.027 1.oe3 1.01s7 I 0.1.103 0.064 1.031 1.143 1.050 0.Kvd Momen TulanganGanda untuk mendapatkan fc = fv = 35 MPa 400 MPa r = As'/As =. 0 1 1 4i 0.o11 0.09r 0.037 0.zls 1. 0 1 7 ' 1.422 1.019 1.131 1.1 1.086 1. 1 0 8 ! 0-033 1.005 1.1 1.04sI 0.103 I 1.otr! .028 1.ozn l.1.ns 1.032 1 .015 0. o.062 0-067 a.162 1.140 0.O229 | O-231 1.042 | 0.050 0.029 1.O32 1.oo7sI o.131 0.029 0.086 0.083i 0.224 A. 1 7 4 0.O33 1.098 1.058 0-060 0-062 0.055 0. 0.Lampiran B.098 1j02 1.A74 1.O24 1. 0.091 1.016 0.033 o.060 0-063 0.oil o..003 0.043 0.022| 0.03S I 0.129 1.005 0.153 o.048 o.056 1.135 1.061| 1.079 1.lsl 1. 0 2 1 1 .130! 0.140 1.16s| 0.130 0.056 0.056 1.011 1.011 i r|'tt 1.0s8| 0.o72 o.142i o.013 0-013 0.023 1.017 0.068| 0.054 o.113 1.075 o-o24 1.206 t-602 0.071 0.016 0.ozs 1 j 2 0 0.0071 | o.053 1.068 i 1.137 0.168 0.0136 r 0.038 t 1.178 o.119 1. 0 1 90 .018 0.oss o.188 1.039i o.

0295 d'la s aA28 Catatan : Momennominaltul.085 0.170 o-rTl 0-184 0.0.066 0.031 0.059 0.051 .o27 0.023 1.0035 P m a x = 0.062 1.(Ms 0.023 .020 I 't.0209 o.078 .048 0.0&1 .004 0.04st 1.047 0. 0.029 "036 0.127 0.009 .u2 .ot5 0.081 0.ot54 0.0& 1.096 1.M7 .117 1.0e0 ! 1.061 .055 .U# 0.007 0.004 U.16ar 1.o1o 1.O77 1.047 o.o21 .009 s.1 6 1 1.054 .r10 ! 1.420 .053 0:045 .ota 0.186 1.133J 1.o1s 1.102 0. 0 5 1 o. 0.109 0.0035 0.017 o.031 1.025 0.033 0.162 1. 1.033 0.068 0.024 .0s9 0.041 0.013 _014 .oo8 t 1.047 0.0169 4.092 0_073 .077.105| 1.010 0.010 0.140 1.010 0.096| 1.094 0.007 1.084 1.130' 1.016 o.151i 1.037 n1'o o.005 0.056 -058 o.052 0.0r06 0.165 1.036 | 1.018 1. 1. 0 1 8 1.u3t) 0.o177 0.022 0.0161 0.015 0.Mn = Kvd Mq batasanlulanganpmin s p act < p max S a t u a n : b [ m m l .o15 0.050 .086 1.127 1.069 0.050t 0.M1 0'042 0.191 0.O72 1.034 1.0082 0.77 0.082 0.025 0.0280 0.0s1 o.075 1.014 '1.015 o.025 4.039 0.132 't.oes ! 1.035 0 .061 0-013 1 .044 0.UUJ 0.028 0.03s 0.015 1.036 .0f4 0 .o21 0.031 0.0185 0.070 .033 0.003 o.112 1.424 o.032 .0138 o-0146 o.o52 1.017 o.082 .124 1.0u .023 o.086| 1.043 .032 0.091 1.UU3 0.040 .031 0.020 o.146| 1.016 .076 0.148| 1. Ganda.101 0. 1.075 .0256 0.30) = Pmin = o.05e| 0.01e I 1.013 0.009 1.ozr ! 1..027 o.017 .06S| 'l 1.046 0.016 0.137 0.135 o.064 0.069 1.042 0.057 _o7z o05s . 1 4 3 o-028 1.029 .155 0.o0s8 0.029 1.o22 0.030 0.028 0.0090 o.030 0.o22 .034 o.042 0.008 1.o24 .079 1.059 1.005 0.016 0.031 .0240 0.85.010 .023 0.003 o.066 0.034 0.041 .163 0.o27 .060 0.143i 1.074 1.o4o 0.165 0.is3 I 1.5 Tabel FaktorPengaliMomenTulanganlunggal.0s5 1.037 0.152 1.02s | 0-010 1.008 (fc' .091 1.082| 1.080 .095 0.040 0.138| 1. 1.0217 0.115| 1.118 4123 o.o47 0.027 1.0233 0.m8 .171 1.1 o.034 .O27 r.025 0.026 o.020 o.055 o.036 0.0248 0.fi3 | 1. atd kvd 2 3 4 J o 8 I 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 7J 24 25 zd 27 2& n 30 31 32 3B s 0.o71 1.028 | 1.o24 0.010 1.189 1.170 1.427 .106 1.ffi2 | 1.006 0.03€ 0.247 o.142 0. 0 6 6 0.020 .118I 1.122 0.090 1.026 .o17 .156 1.182 1. d [ m m ] .006 .138 1.016 0.0f7 1.114 | 1.080 0.106 1. 1.040 | 1.177 1-183 U.()4g 0.031 .O7g 1.062 0.054 1.073.080 1.009 arnno 0.044 i 1.081 r.134 1.025 1.053 't.025 1.101.o14 o.066 .0193 0. 1 5 4 o-030 1 .109.068I 1.008 0.141 o"146 0.027 1 . 0 1 6 1.219 o.125 | 1.128 1.226 o.o4e 0.068 .0043 0.195 1.007 0.067 1.050i 1.151 0.157| 1.091.049 1.(M7 .029 0.011 .0{9 1.01s 0.128 0.04s 0.017 1.034 0.035 .037 0.o122 0.062 0.158' 1-164| 0.04.174 1.052 .113 o_087 .261 .048 o.100 0.233 o.24A o.0051 0.168 1.0201 0.ou 1.104 0.017 1. 0.180 1.026 0.O12 1.011 4fi12 n nat 0.o12 1.100| tjM I 1.162| 1.009 1.044 0.018 .o24 .0075 0.2g 0.087 0. 1.011 .013 0.0272 0.039 1.0130 0.146 1.086! 1.101 1.1*.045 0.l 1.101 1.002 U.055 | O.006 0.oss 0.13:l 1.136| l-141 | 1. Kvd MomenTulangan Ganda untukmendapatkan 4O MPa ty - 400 MPa r = ns'tAs =|AsU(b-d) a/d ZJ-/o 50o/o I J'/o 6U-/o 850/0 90lo kvd a/d kvd ald 95o/o kvd ald kvd a/d r<uOI a/d No 1 k"d i .059 0.008 o.114 0.075 0.A24 0.o72 0.198 0.0288 0.111 1.0296 o-03{ 0.065 0.073 0.058 0.030 0.176 1.0225 0. 1.038 o.0s6 0.o44 -(X6 .149 0.160 0.132 0.008 1.015 .149 0-029 1 .A s t [ m m 2 ] a = (Ast-As' )*to/(O-8s"fc*b) .108 15 0.013 0-014 0.156 0.o58 o.0264 o.106 1.078 0.038 0.100 1.053 0.| p1 : 0.019 0.044 0.o21 o.O22 O.062 U.150 1.049 i 0.123 1.085 .050 0.122 1.038 0.071 .053 .052 0.169 ol74 o.006 1.'t58 1.0114 0.035 0-039 0.032 .096 1.os7 0:058 0.004 0.086 0:O9O 0-095 0.145 1.0059 0.1't7 1-t2Z 1.088 o.016 1.Ub/ .123i 1j?6 t 1.021t o.013 1.120| r.139 1.20'.164 1.u9 .014 .056 o.022 0.040 o. 1 6 0 0.Oz'.034 .O2s| 0.086 1.064| 1.M2 I 0.1 o.or2 r. 1.012 1.111 L.205 a-212 0.007 .0067 0.444 1.Lampiran 8.011 0.o35 0.044 O.017 t 0-006 i 1.011 1 .109 o.038 .051 o. 1 0 6 0.O20 1.

149 1.442 0.061 0.025 1.029 0.0307 .029 U.006 0.o2s.084 1.026 o_o27 o.03:} 0.103 0.z4z 0.08e.0214 2 0.o21 o.009 0.130 1.171 1.143 1-046 o. 0 .0s0 | 1.452 1.O24 r.035i 0.032 0.r80 o.054 1.074 ' t .163 1.142 't.058 0.050 1.085 1.0180 ! 0.038 0.025 o.0171 | O.115 1.oss 1 .006 0.067| 1-071| 1.o27 1.028 0.141 1.o4o 0.046 0.053 0.@8 0-008 0. 0 3 7 0.73 0.o1 1 t kvd a/d r<vd I .067 0.094 0.065 1.031 1.189 o. 0 1 1 0.o82 1:.067 1 .094 0.121' 1.063 0.136 1.009 o.014 0.049 o.009 i 1.003 0.(Ms 1.183 1.03'l o.420 1.028 0.062 0.114 0.146 1.009 1.041 0.048 0.089 0.011 1.049 r<vo I aH 1.032 0.033 1 O-02S 1.L52 0.o24 0.029 o.008 0.136| 1fl1 t 1.422 1.060t 0.062 1 .023 1.o282 i a.036 1.062 0.119 1.023 | 1.081t 0.o2'l ' t .007 1 .060 ' t .014 0.029 0.005 o.0035 i 0.o12 o. 0 1 8 0.O44 1.241 o.o2s6 | 0:0265 | o.152 1.007 0.089 1.138 1.030 1.059i 1.049 1.137 1.034 0.161 1 .027 ' 1.'t60 1.05. d [mm].014 1 .076 1.O29 1.M5 0. r.or12 I 0. 1.006r t 0.008 0. 1 0 1 1.021 1.040 't.Ml 1 .0€ I 0. 0.012 0.078' 0.004 0.036 1.053 o.a222 | a.047 0-048 7 8 I 10 11 12 13 14 15 16 't7 18 19 N 21 22 0.148 1.m16 I 0. 0.104 1.025 0.038 1.038 0.030 0.214 0.002 0.023 0-024 o.010 0.128 1.O17 1.O 1 4 0.031t 1.025 1.076 ! 1..ly 1.006 0.133 1.128 1.151 1.012 o.088 1.031 0. 0 1 8 8 .092 1-066| 0.084 | 0.020 1.015| 0-014 1.'t47 1.038i 0.t 3 3 1. f.028 1.449 1-017 0.104 1.141 1.099 1.074 o.Kvd Tunggal.043 0.424 o.1| 1-oss| 1.117| 1. 0 3 2 0.0248 ' o.064 0.oo44 t 0.019 0..043 0.121 0.028 0 .025 0.019 1.027i 0.035 0. Lampiran8.067 0.0t3 o-o13 o.120 1.091i 0.015 0.016 r.039 o.013 1.076 o.054 0o58 0.094| 0.016 o.066 1. 0 5 1 1.o.059 1.007 0.165 l.m4 0.o14 0.005 0.034 0. 0 1 4 0.fi4 0.064 1. Ganda.013 0.ooE (tc.426 0.0s4I 0.098 0.018 1. 0.1il | 1-156r 1.027 1.045 1.165.061 0.027 0.168 't.rAt 1 .052 0.063| 0.069 1. 0.01e o.121 27 2& n 30 31 32 33 34 | 0.042i 1.043 0.015i 0.104| o.125 1.041 0.025| 0.006 0"007 0.022| 0. O 7 1 0. 1. 1 0 5 1.019 1.032 1 .o7s 1 .02e 0.or1 o.080 1-147 1.010 0.Mn = Kvd Mr! batasantulanganpmin s p act < p max Satuan : b [mm].107 o.027 1.032 0-0trI 1-109 1.421 1.ozso .'t34 1.101 0. 0.107.167 1.099 1 la4 1.008 o.a42 1-471 1.059 1. O 1 3 0.015 0.011 0.109 1.0052 | 0.154 1.016 Catatan : Momennominaltul.116 o.039 0.201 0:207 a.018 1.30) = Pmln = pmax = d'/a s a : (Ast-As')"fu/(0.041| 0.r2z 1.ao2 0.081 0:085 0.015 1-017 1.010 0.076 1.{1 0.075 1.047 1.0314 0. 0 5 1 0.025 | 1 .021 0.187 't.ft8 0.0137 .080 o.0129 t 0.046| 0.034 1 .0e3t 1-098.065 1 .165 1.032 1.005 0.o273 | o.123 1.004 0.tr12 0. 1.038 1 .016 o.084 1.054 0-055 0.005 0.040 l.o4s t I 0.0e7 0.1f I 1.036 1 .023e 0.043 1.157 1.056 1.o11 1. 0 1 8 1.050 0.0e7| o.061 1. 0 3 2 1.'t59 1.011 1. 1 3 5 1.a4sI o. 0 6 3 1.f31 I 1.118 1. 1 4 7 1.O97 1.154 1.009 0.0103 | 0.018 1.0146 | 0.094 0.045 ' t .010 1.017 0.03€ 1.177 1.036 0.004 0.o2ee i 0.146.074 1.01s 't. 0 .or7 1-084 0.123 1.412 1.o20s | 0.'.045.020 1 .0086 i 0.125 1.o1m! o.044 0.161 1.008 0.oo7 t 0.088| 0.194 0.65 .013 't.06St o.009 0.089 0.057 0.0095 i 0.(X5 0.072| 0.UJU n n2{ p 1: 0.034 1.094 1.069 7.023: 0.0231 | O.027 o.174 1.O22 1.112 | 1.o1e7 t 0.13'l 1. 0 1 0 0.099 o.0035 0.0078 .0069 .o12 0.101| 0. 1 0 1 1.234 0.0154 t t3 24 25 ^^ rD 1.6 TabelFaktorPengali MomenTulangan untukmendapatkan MomenTulangan Ganda fc = fy = 45 MPa 4oo MPa = r = As'/As Asu(b"d)i I a/d kvd a/d No 1' J .054 1. 0.050 0.079 1.144 1.003 0.o22 0.018 1.o22 0.osr 0.056 1.052| o.047 c o 1 .o45 o.046.221 0:227 0.020 o.075i 0. ald kvd ald kvd ald kvd 0.041 't.OU | l.023 o.036 1.ms I 1.022 1. 0 2 0 .126t 1'.t25 1.0120 ! 0.070 1.020 0.016 1_080 1.085.040 o-129 1.85-fc"b) r.031 1 .018 0. 0 5 5 1.080 1.016 1.013 0. 1 1 4 1.'!i4 1.161 o.o12 o.0ffi t 1.0.156 1 .153 1.040 1-057 1.os7 0.034 I nlc o.005 1.113 1. 1 9 1 f.089 1.o72 0. 1. 0.094 1.107 0. 1 4 2 1.mo ! 0.076 0.o27 0.048 1. r-103 ! 1.f39 1.016 0.005 0.071 1. Ast [mm2l .051 1.015 0. 1 0 4 a.O21 0.054 0. o.M7 1..009 0.057i 0.059 0.016 0.036 o.067 4.

g crl o d -g o o (f o o J .q. 6l 85 o2 crj + '6 (E o o c\i .c (\t G Q) -) _v o o O q t\ f c l o) o t (l) c0 :l o o o o dt l -:z I a o d (5 o - c) u o n i6 :l (s o o o q <f. (! E g z E o Y 'cn g o o o q ct o E .

Y l c o o o O l- (') o /ft E o - o o o co :J L a o o o n iu f.= J pryud0 .q E i: o N CJ . ([t '6 .a (u E (D z E o Y '6 ! N o o) '= o) .o (s -o 1 .

I = il E o dl '=:t I I V \ f \ I i f+ >: Rg. ilttll | _l i -i-". t:jT .\. I i \ .- l-- ol t/ . / \. (l) U) r ----t./ \ -f o o o (o (tr o) o (L 6 ". q ro -o _t {-:}J /.'. (\ \ll I I I o o (f. \ \ '-)\\\ \i t"tsii' o) 6 (f) d i: 'oE J .\ F r o o o o c. t tJ I o o o i o co -:< f.f.\: ir\ -A \r \ . t\ \ 'l 6l I ''/.' t '-I rl *:. \ ! : i l bs ..a E z E o Y '6 .. *'.a >. .-.i a o l'..N o -o lz ot -l E l f I \ io I o :. .r< ($ L o \i |(i X.-'\I t'. s rO tl I s o) ll be (o tl E (! rit tl rl fl pvuds I \.. 'ci tl ri --l ": 7 i.tl f' .l'.(a -i .

d -o -l fiJ o c f -Y f o o c? t\ $ E o) o (o o co I a c (Il o G' o o (L a -ut (t' z o E o Y 'a l< (u o E o) -q o n O .= E N J pryud0 .

q.)< f a fit o o) oo f (s .G' (U -o n) -) . (E E z E = \< '6 Y (Il o c) E (u L (tl t() o) i5 d .= J o o o o o ci pryudE .)a - = E o dl o (n .

i (! i I {. \\\'. (xl _.l l l == (.e bs tl \ \' E (t.!E o- \ I ' . { .irt s tl o . e! -c\ y.\ tt\rr n.'t..(5 fit q) -) l.b ---1 s-t ||.iI . I \ \1 0) (L o t...\tt 'r \\.\ .. -\\ o o o o c..'l f 'r/ I I I t_ -l \i /x /'.. tl (D \ ..a (5 It E z E E Y '6 Y o I :\ : i I I -.r t /-r I r) I: '/'t i \r__i GI -a- - . N ll .-):\$ .i I o : : I \ t' I .x rJ) ll .7 /'.bft iit -c' = o o c) F* fi/ 'll 1r t: lr \1 co o o co L f E c) s . I .t t: :l.. o N ulfl sr ol l >o\l I ! c tl 4t--F\! ct) o (U \/ \ \ \ :l I € ...s sf tl -- n\.: i5 (o cj E J pryud+ . i r. (u o .')t.

(! i5 N d .a o o o E z E :4 -6 x N o '= o.= E J puud+ .(U (It -) v f. l = c (D (n o L (D (D :t -!l a L a (g o (L o q) .

N t \/ d -=.I :.tl a rJ)l \ | [\t *. . t \. l :\ \ .\ . o o e C\ o o - o o $ [ -'I s fi tl E 6 @ sl s NI '{l t l i ! \ -.R rO . rl -'-. o o o q ro I /'.. t.-))\lii' r\..:i l* / '.. T i'r\ *"\ H 't \\ A -l l\ { O I I I z o -i'l I i \ r./ ( I t . o) o \ -'1 CJ (t. :1 \ .' 1 : i t' :l I ri:'\ t. ti ! ) a o o (! :f -Y '..\ \..'. \ \../ / _ i. _1-I \ a \ \: \ t'\ o st o a q (f) \' .t| rOo\ il .i \ r ii+ Ir Xt r). -l .r)o C!NF o o o e o pryuds J .lz t I -l 0 '=.'.. '\\\.- O c = .-b-. I cd I I i-i r .'/ .-. .J t -- 'i.i r i f' F !-. ' E = Y '6 I I I I I -. r -c a-. . \ . I t I 'r.! \. \ = -: -- E co O L Q) . _-i N.(t (! - 0) -t ./ t t.9 (U c I il '1tl -*1 -l I tl r . t' ii\ l- tr o T. 'r \\. \ '.To.l / \ l-l)..L roo|f)or... \: . r i \l . c! !l (D IY \ t .i :i t. lt c o c) o oE FeEF-n 'r.r.

i o 0) o o (f q E 6 o ol o L o o o o. cj .C (u E @ -. lz c f = o o <) q t o co IZ 0) a q t\ q) o o o q (0 o (L o (s o o o q ro N o€ o-a o qti sf' A a o o o q (f.= E J e o .9 z E o Y '6 I (U E o o o o c. a .

A LAMPIRAN .

M. MM lr.M. M. JajaPryadi. o o .Eng. JokoSulistyono. HerryVaza.Sc lr. HeriYugiantoro. M. o o .Sc lr. ST Yudhohrui Hadiarto.Depaftemen Pekerjaan Umum. ST Sukisno. Bambang Widianto.lr.Eng. Budianto. lwanZarkasi.Sc lr. BE . MT ST. Palgunadi.Eng. MPPM lr.Sc lr. Agus Nugroho. Laneke Tristanto lr.Sc Prof.Eng.LampiranA Daftar Nama a) Pemrakarsa Penyusun / Subdit PenyiapanStandardan Pedoman. M. Didilrahadi Asep Hilmansyah. b) Tim Pembahas o o o r o e o . ST Sarmin. DirektoratJenderal BinaMarga.Sc lr.DirektoratBina Teknik. lr. o . MT ST.Eng. M. WilanOktavian.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful