P. 1
Kemunduran Dinasti Abbasiyah

Kemunduran Dinasti Abbasiyah

|Views: 1,612|Likes:

More info:

Published by: Miftah Kitab As-Sittah on Dec 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/17/2015

pdf

text

original

Kemunduran Dinasti Abbasiyah Ada dua faktor yang menyebabkan runtuhnya Dinasti Abbasiyah, yaitu faktor Internal (dari

dalam sendiri), dan faktor Eksternal (dari luar).
A. Faktor Internal

Sebagaimana terlihat dalam periodisasi khilafah Abbasiyah, masa kemunduran dimulai sejak periode kedua. Namun demikian, faktor-faktor penyebab kemunduran itu tidak datang secara tiba-tiba. Benih-benihnya sudah terlihat pada periode pertama, hanya karena khalifah pada periode ini sangat kuat, benih-benih itu tidak sempat berkembang. Dalam sejarah kekuasaan Bani Abbas terlihat bahwa apabila khalifah kuat, para menteri cenderung berperan sebagai kepala pegawai sipil, tetapi jika khalifah lemah, mereka akan berkuasa mengatur roda pemerintahan[1]. Disamping kelemahan khalifah, banyak faktor lain yang menyebabkan khilafah Abbasiyah menjadi mundur, masing-masing faktor tersebut saling berkaitan satu sama lain. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Perebutan kekuasaan Perebutan kekuasaan antar keluarga merupakan pemicu awal yang akhirnya berimplikasi panjang terhadap kehidupan khalifah selanjutnya, terutama suksesi setelah Harun ar-Rasyid. Perebutan antara al-Amien dan al-Ma’mun yang memicu perang sipil besar yang pada akhirnya melemahkan kekuatan militer Abbasiyah dan control terhadap provinsi-provinsi di bawah kekuasaan Abbasiyah. Selanjutnya dari perebutan tersebut melahirkan orang-orang yang tidak kompeten, ditambah lagi terjadi pemisahan antrara agama dan politik. Akibatnya terjadi penyalahgunaan kekuasaan dengan cara hidup dalam kemewahan dan pesta pora di Istana karena agama tidak lagi menjadi pengawas. Seperti al-Mutawakkil memiliki 4000 orang selir semuanya pernah tidur seranjang dengan dia. Khalifah al-Mutazz (Khalifah ke-13) menggunakan pelana emas dan baju berhiaskan emas[2]. 2. Munculnya Dinasti-Dinasti Kecil Yang Memerdekakan Diri

Dana yang masuk lebih besar dari yang keluar. Mesir. Menurunnya pendapatan negara itu disebabkan oleh makin menyempitnya wilayah kekuasaan. perekonomian pun ikut mengalami kemunduran yang drastis[1]. Selain itu. Setelah khilafah memasuki periode kemunduran ini. jenis pengeluaran makin beragam dan para pejabat melakukan korupsi. dengan pembayaran upeti. perdagangan dan industri. secara riil. Tetapi setelah memasuki masa kemunduran politik. meliputi berbagai bangsa yang berbeda. daerah-daerah itu berada di bawah kekuasaaan gubernur-gubernur bersangkutan. pendapatan negara menurun sementara pengeluaran meningkat lebih besar. karena Khalifah tidak cukup kuat untuk membuat mereka tunduk. Faktor Eksternal . B. Persia. tingkat saling percaya di kalangan penguasa dan pelaksana pemerintahan sangat rendah dan juga para penguasa Abbasiyah lebih menitik beratkan pembinaan peradaban dan kebudayaan daripada politik dan ekspansi. pemerintahan Bani Abbas merupakan pemerintahan yang kaya. Ada kemungkinan penguasa Bani Abbas sudah cukup puas dengan pengakuan nominal. Kemerosotan Perekonomian Pada periode pertama. Hubungan dengan Khalifah hanya ditandai dengan pembayaran upeti. banyaknya terjadi kerusuhan yang mengganggu perekonomian rakyat. Turki dan India. Sedangkan pengeluaran membengkak antara lain disebabkan oleh kehidupan para khalifah dan pejabat semakin mewah. Alasannya.wilayah kekuasaan Abbasiyah pada periode pertama hingga masa keruntuhan sangat luas. sehingga Baitul-Mal penuh dengan harta. seperti Maroko. Syria. penyebab utama mengapa banyak daerah yang memerdekakan diri adalah terjadinya kekacauan atau perebutan kekuasaan di pemerintahan pusat yang dilakukan oleh bangsa Persia dan Turki[1]. Walaupun dalam kentaannya banyak daerah yang tidak dikuasai oleh Khalifah. Perekonomian masyarakat sangat maju terutama dalam bidang pertanian. 3. diperingannya pajak dan banyaknya dinasti-dinasti kecil yang memerdekakan diri dan tidak lagi membayar upeti. Irak.

000 prajurit telah menanamkan benih permusuhan dan kebencian orang-orang kristen terhadap ummat Islam. Khalifah al-Musta’sim dan keluarganya di bunuh. dan bekas pendukung Dinasti Umayyah yang berpusat di Syiria menyebabkan penguasa Abbasiyah harus selalu membeli perwira pasukan dari Turki dan Persia. Kebencian itu bertabah setelah Dinasti Saljuk yang menguasai Baitul Maqdis menerapkan beberapa peraturan yang dirasakan sangat menyulitkan orang-orang Kristen yang ingin berziarah kesana. Setelah melakukan peperangan antara tahun 1097-1124 M mereka berhasil menguasai Nicea. yang kemudian dikenal dengan nama Perang Salib[1]. 2. Akka. buku-buku yang . Adanya pemberontakan yang terus-menerus pemberontakan terus menerus yang dilakukan oleh kelompok Khawarij.Selain yang disebutkan diatas. yang merupakan faktor-faktor internal kemunduran dan kehancuran Khilafah bani Abbas. Syi’ah. serangan bangsa Mongol yang dipimpin oleh Hulaqu Khan. Oleh karena itu pada tahun 1095 M. Paus Urbanus II menyerukan kepada ummat kristen Eropa untuk melakukan perang suci. Edessa. Perang salib yang berlangsung dalam beberapa gelombang atau peride telah banyak menelan korban dan menguasai beberapa wilaya Islam. Baghdad di bumihanguskan dan diratakan dengan tanah. Baitul Maqdis. 1. Serangan Mongolia Ke Negeri Muslim dan Berakhirnya Dinasti Abbasiyah Orang-orang Mongolia adalah bangsa yang berasal dari Asia Tengah. Murjiah. Terdiri dari kabilah-kabilah yang kemudian disatukan oleh Jenghis Khan (603-624 H). Konsekuensinya meningkat terus ketergantungan pada tentara bayaran dan ini pada gilirannya menguras kas Negara secara finansial[2]. Tripoli dan kota Tyre[1]. mereka adalah orang-orang Badui-sahara yang dikenal keras kepala dan suka aberlaku jahat[1]. Perang salib Kekalahan tentara Romawi yang berjumlah 200. Sebuah kawasan terjauh di China. Ada pula faktor-faktor eksternal yang menyebabkan khilafah Abbasiyah lemah dan akhirnya hancur. 3.000 orang dari pasukan Alp Arselan yanag hanya berkekuatan 15. Ahlusunnah.

id/index.stidnatsir.ac. http://www. Fustaka [1].terkumpul di Baitul Hikmah di bakar dan dibuang ke sungai Tigris sehingga berubahlah warna air sungai tersebut menjadi hitam kelam karena lunturan tinta dari buku-buku itu[2]. http://kholistyo.php?option=com_content&view=article&id=109:ma sa-kemunduran-dan-kehancuran-dinasti-abbasiyah&catid=29:artikel&Itemid=86 [2].com/ .wordpress.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->