GAGASAN KURIKULUM MASA DEPAN

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PUSAT KURIKULUM 2007

terbuka. tetapi bersumber pada modal intelektual. teknologi. Dunia pendidikan nasional perlu dirancang agar mampu melahirkan generasi atau sumber daya manusia yang memiliki keunggulan pada era globalisasi dan keterbukaan arus informasi dan kemajuan alat komunikasi yang luar biasa. Sistem pendidikan yang dibangun tersebut perlu berkesinambungan dari pendidikan prasekolah. kurikulum di masa depan perlu dirancang sedini mungkin. Program pendidikan nasional yang dirancang diyakini belum berhasil menjawab harapan dan tantangan masa kini maupun di masa depan. Dalam menghadapi harapan dan tantangan di masa depan. pembangunan di sektor pendidikan di masa depan perlu dirancang sedini mungkin agar berbagai tantangan dan permasalahan tersebut dapat diatasi. damai. Salah satu dimensi yang tidak bisa dipisahkan dari pembangunan dunia pendidikan nasional di masa depan adalah kebijakan mengenai kurikulum.GAGASAN KURIKULUM MASA DEPAN Kualitas sumber daya manusia bangsa Indonesia saat ini masih sangat rendah jika dibandingkan dengan negara lain bahkan dengan sesama anggota ASEAN. Kurikulum merupakan jantungnya dunia pendidikan. kurikulum di masa depan perlu dirancang dan disempurnakan untuk meningkatkan mutu pendidikan secara nasional dan meningkatkan mutu sumber daya manusia Indonesia. Untuk itu. Terlebih lagi. Dalam membangun pendidikan di masa depan perlu dirancang sistem pendidikan yang dapat menjawab harapan dan tantangan terhadap perubahan-perubahan yang terjadi. Salah satu faktor utama rendahnya kualitas sumber daya manusia ini tentu berhubungan dengan dunia pendidikan nasional. demokratis. Untuk menjawab tantangan di atas. modal sosial. pendidikan merupakan sesuatu yang sangat berharga dan dibutuhkan. Pusat Kurikulum menyelenggarakan kegiatan ”Kajian Kebijakan Kurikulum”. Menghadapi masa depan yang sudah pasti diisi dengan arus globalisasi dan keterbukaan serta kemajuan dunia informasi dan komunikasi. Bagi masyarakat suatu bangsa. Salah satu langkah yang dilakukan adalah “Seminar Kurikulum Masa Depan”. dan kredibilitas sehingga tuntutan untuk terus menerus memutakhirkan pengetahuan menjadi suatu keharusan. Untuk itu. Kesejahteraan bangsa Indonesia di masa depan bukan lagi bersumber pada sumber daya alam dan modal yang bersifat fisik. Hal ini harus dilakukan agar sistem pendidikan nasional dapat merespon secara proaktif berbagai perkembangan informasi. ilmu pengetahuan. Mutu pendidikan yang tinggi diperlukan untuk menciptakan kehidupan yang cerdas. Berikut ini adalah rangkuman gagasan tentang kurikulum masa depan yang muncul dalam seminar tersebut.2007 1 . Mutu lulusan tidak cukup bila diukur dengan standar lokal saja sebab perubahan global telah sangat besar mempengaruhi ekonomi suatu bangsa. pendidikan akan semakin dihadapkan terhadap berbagai tantangan dan permasalahan yang lebih rumit dari pada masa sekarang atau sebelumnya. pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang akan menentukan masa depannya. Agar lulusan pendidikan nasional memiliki keunggulan kompetitif dan komperatif sesuai standar mutu nasional dan internasional. pendidikan menengah. dan mampu bersaing sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan semua warga negara Indonesia. pendidikan dasar. Gagasan Kurikulum Masa Depan . dan pendidikan tinggi. dan seni. Dengan cara seperti ini lembaga pendidikan tidak akan kehilangan relevansi program pembelajarannya terhadap kepentingan peserta didik. Pendidikan di masa depan memainkan peranan yang sangat fundamental di mana cita-cita suatu bangsa dan negara dapat diraih. industri baru dikembangkan dengan berbasis kompetensi tingkat tinggi. maka bangsa yang berhasil adalah bangsa yang berpendidikan dengan standar mutu yang tinggi.

serta praktisi pendidikan. Disinggung pula tentang tiga unsur penting. diuraikan tentang perlunya mengembangkan kebudayaan moral dalam dunia pendidikan. lingkungan moral yang mengandalkan dialog. serta mentalitas.1. dan gaya hidup peserta didik. serta penilaian hasil kemajuan belajar siswa. dan pendidikan masa depan. Perbandingan itu meliputi pandangan filosofis yang mendasari. Tentang gambaran masa depan. Dr William Chang membahas tentang pendidikan di tengah perubahan sosial. • Pendidikan jangan hanya menjadi instrumentasi kebijakan. 2. seperti peran pendidikan nilai dalam kurikulum. • Perlu diperhatikan aspek-aspek normatif kurikulum. hasrat. baik. PENTINGNYA PENDIDIKAN NILAI Pada makalah “Pendidikan (Kita di) Masa Depan”. pelajaran-pelajaran bernilai moral yang bisa bentuk perilaku. yaitu ketidakadilan sosial. tujuan kegiatan belajar-mengajar. cq sekolah. kondisi sesaat. minat. Selain itu. PARADIGMA PENDIDIKAN PROGRESIF Utomo Danan Jaya dalam makalahnya yang berjudul ” Kurikulum Masa Depan” membandingkan paradigma pendidikan yang konservatif dan progresif. kedisiplinan. antisipatif ke masa depan. pengembang kurikulum dan penilaian. Akhirnya. pandangan. pengembangan dan pelaksanaan kurikulum yang berbasis pengetahuan dan berbasis kompetensi. • Pemberian perhatian kepada dimensi estetik kurikulum. Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain dikemukakan berikut ini. • Perlu dikembangkan pola pendidikan yang progresif. terutama kepala sekolah dan guru. Gagasan Kurikulum Masa Depan . dan masalah ekologi. dan indah. dan terbebas dari kungkungan dan dominasi pemerintah. kemanusiaan dan gender. dan perancangan kurikulum yang kontekstual tanpa kehilangan aspek normatif. yaitu: • Penyusunan kurikulum sebaiknya menganut prinsip benar. yaitu what to know. Selanjutnya. dan teori-teori para ahli pendidikan. dibahas juga tentang ciri-ciri manusia Indonesia yang pernah dikemukakan Mochtar Lubis pada tahun 1977 dan bagaimana pendidikan kita di masa depan menanggapi kenyataan ciri-ciri manusia Indonesia ini. pendidikan tempo “doeloe”.2007 2 . semangat demokratis. dan lebih diperhatikannya dimensi moral dalam pergaulan. serta pendekatan belajar-mengajar yang dianut yang berimplikasi kepada perbedaan peran guru dan siswa. dipaparkan beberapa rekomendasi yang berhubungan dengan pengembangan kurikulum. antara lain melalui kepemimpinan moral dan akademik. Pengetahuan sebagai kebenaran dan bukan sebagai “vested interests”. kultur. • Pengintegrasian “teori nilai” sambil memperhatikan hirarki nilai. how to learn. dipaparkan tentang beberapa gejala sosial dan nilai dasar. • Kurikulum yang dikembangkan sebaiknya terkait dengan “teori pengetahuan”. pengaruh kultur sosial dan tuntutan masyarakat atau keperluan individu. mudah beradaptasi. serta sosialisasi nilai dasar kemanusiaan yang universal sejak jenjang pendidikan dasar. sekilas pendidikan sekarang. peningkatan rasa komunitarian untuk bisa lebih mengenal yang lain. Paparan pandangan Utomo Danan Jaya amat menarik diperhatikan para pengambil keputusan.

Pendekatan belajar aktif lebih cocok untuk mendorong perubahan pada lingkungan sekolah dan dunia pendidikan umumnya. contextual learning. terlepas dari dunia pendidikan mau berubah atau tidak. kiat layanan pendidikan yang baru. E-learning. pendidikan harus memiliki inti seperti hati nurani untuk bersentrifugal menyesuaikan diri guna melayani kebutuhan masyarakat yang selalu ”menjadi”. bukan lagi IQ. 3. Tes PISA untuk matematika. terutama EQ dan SQ. dan komite sekolah hendaknya diterapkan di sekolah sebagai satu unit dan lingkungan sekolah berdekatan atau gugus sekolah (cluster) serta lingkup kecamatan dan kabupaten / kota. • Betapa rendahnya hasil pendidikan Indonesia. penggunaan internet dalam pendidikan. kebutuhan-kebutuhan baru. Anekaragam potensi siswa dapat berkembang maksimal jika diberi ruang gerak. Manajemen berbasis sekolah (MBS) yang berlandaskan self-determination kepala sekolah. dan tes internasional TIMSS untuk matematika. Selain itu. tidak dilihat sebagai masalah yang perlu dirisaukan. tidak statis atau kaku. Indikator sukses sekolah progresif bertolak belakang dengan indikator sekolah tradisional. merosot dari urutan ke-104 pada tahun 1995. inovasi.• • • • • • Sebagai organ dalam tubuh masyarakat. eksperimentasi pendidikan. aliran-aliran pemikiran (falsafah). Model-model sekolah baru. ruang bermanuver. • Skills dan kemampuan literasi serta ciri-ciri kualitas lulusan pendidikan yang dibutuhkan dunia kerja pada abad ke-21 amat berbeda dengan indikator sukses sekolah tradisional kita. Tantangan globalisasi hendaknya digunakan sebagai peluang. Human Development Index tahun 2003 Indonesia pada urutan 112. apakah kita siap menghadapi tahun 2030 misalnya? • Padahal tantangan abad ke-21 yang sedang kita hadapi adalah internasionalisasi. staf guru. BELAJAR AKTIF UNTUK ANAK USIA DINI Pada makalah “Kurikulum Masa Depan Pendidikan Anak Usia Dini”. dan kemudian tiap 5 tahun. pemerolehan informasi yang cepat dan tepat. tantangantantangan baru. pemanfaatan jejaring pendidikan harus selalu dikembangkan untuk mengubah organisme pendidikan agar terus beradaptasi bagi kepentingan masyarakat yang berubah. seperti yang terlihat pada urutan ke-40 dari 40 negara. Hasil-hasil riset otak yang mengungkapkan aktualisasi potensi otak manusia amat minimal hendaknya dipacu untuk merambah pengembangan tak terbatas potensi manusia guna melayani serta menjadi agen perubahan masyarakat dan kehidupan bersama. dulu tiap 8 tahun. Dunia akan tetap berubah dengan cepat. dan outsourcing. Nina K Tambunan dan Aryanti dari High Scope. Mengamati data ini. dan ruang kebebasan berdaya cipta. siswa Indonesia berada pada urutan ke-40 dari 40 negara. • Betapa pesatnya perkembangan dunia informasi dan teknologi yang begitu depat disertai makin rumitnya masalah yang dihadapi umat manusia. Hasil-hasil riset. perubahan kondisi alam dan klimatis harus menjadi masukan kontinu untuk terus memproses perubahan dunia pendidikan. siswa kita menduduki urutan ke-34 dari 45 negara. temuan-temuan baru. Jakarta menekankan hal-hal berikut ini.2007 3 . Padahal. pendekatan multi-kecerdasan. kini lebih ditekankan pengembangan multi-kecerdasan. distant learning. • Informasi berlipat ganda setiap 72 hari. Gagasan Kurikulum Masa Depan .

Kalau biologi adalah ilmu yang paling sulit dalam bidang sains. keberagaman. • Apakah jumlah jam pelajaran biologi perlu ditambah? • Bagaimana merancang eksperimen dan penyelidikan biologi yang melayani pendekatan multidisiplin? Dalam makalah ini dikemukakan contoh basic concepts dalam biologi yang menggambarkan keterkaitan antar-disiplin ilmu. Gagasan Kurikulum Masa Depan . yang dipadukan dengan cara belajar sesuai dengan kerja otak (Brain-Compatible Learning) dalam pengembangan kurikulum.• Karena itu. keberlangsungan. Udin Syaefudin Sa’ud dari Universitas Pendidikan Indonesia. KONSEP DASAR ATAU ESENSIAL ITU PENTING Pandangan-pandangan yang dikemukakan pada makalah “Body of Knowledge Sains dan Matematika (Kurikulum Pendidikan Menengah)”. apa implikasinya bagi penyusunan kurikulum? • Apakah perlu digunakan pendekatan tematis dalam mata pelajaran biologi? • Apakah perlu diperbanyak materi tentang implikasi temuan biologi terhadap tindakan manusia. kerja sama. • Penggunaan ICT yang dipadukan dengan bahan ajar yang dikembangkan. • Penerapan penilaian portofolio yang terkait dengan perkembangan lifeskills peserta didik. aktualisasi dalam proses belajar-mengajar. and learning to live together” 5. learning to do. interaksi. evolusi. yaitu: • Innovation & creativity 45% • Networking 25% • Technology 20% • Natural resources 10% • Penerapan penilaian portofolio yang terkait dengan perkembangan lifeskills peserta didik. • Penerapan “joyful learning” dan”CTL” yang terpadu dengan bahan ajar. learning to be. dan adaptasi. kloning. Bandung menekankan hal-hal berikut ini. dan penilaian. oleh Triyanta dari LAPI ITB. 4. Fungsi pokok pendidikan dasar. disarankan penerapan pendekatan belajar aktif. anak dari keturunan siapa.2007 4 . serta hukum Mendel dan perkawinan campur. Bandung membawa implikasi yang harus diperhatikan dalam pengembangan kurikulum masa depan berikut ini. persaingan. misalnya berhubungan dengan genetika (DNA yang berimplikasi pembuktian forensik. yaitu: • Pengembangan jati diri individu peserta didik sebagai pribadi dan warga negara • Pengembangan personal lifeskills dan enterpreneurship skills • Pengembangan problemsolving skills • Pengembangan social responsibility • Pengembangan “basic skills for learning to know. APA FUNGSI PENDIDIKAN DASAR? Pada makalah “Kurikulum Pendidikan Dasar Masa Depan”. Pendekatan pemilihan konsep seperti ini juga dapat diterapkan pada mata-mata pelajaran IPS karena dalam IPS juga dikenal basic concepts seperti universalitas. Faktor penentu keunggulan suatu negara (*) Hasil evaluasi Bank Dunia (1995) terhadap 150 negara di dunia).

yaitu teknologi informasi. basic concepts yang ditawarkan dapat digunakan untuk memperbaiki standar isi 2006 mata pelajaran matematika. Untuk menemukan inovasi apa yang perlu diterapkan. basic concepts yang ditawarkan dapat digunakan untuk memperbaiki standar isi 2006 mata pelajaran Kimia. antara lain: . Ir.Polarisasi masyarakat global ke dalam negara-negara inovator teknologi. Hadiwiratama dari LAPI ITB. man of imagination. Apakah konsep-konsep esensial itu mudah dipelajari melalui eksperimen dan penyelidikan (investigation). Fisika SMP dan SMA. negaranegara adaptor teknologi. 6. . Apakah konsep esensial yang dipilih mendorong siswa menemukan konsep-konsep lain sebagai dampak penerapan pendekatan belajar aktif. Untuk mata pelajaran matematika. • Pengembangan pendidikan dan khususnya kurikulum perlu memperhatikan kecenderungan dunia yang berubah. • Industri berbasis pengetahuan sangat bergantung kepada inovasi sebagai kunci kebrhasilan. Apakah konsep esensial yang dipilih membantu siswa untuk memahami konsepkonsep fisika (juga biologi dan kimia) penting lainnya. apakah konsep-konsep esensial fisika telah termuat. khususnya melalui kurikulum yang dikembangkan dan diimplementasi. dan perilaku. • Tuntutan tata ekonomi baru terhadap SDM yang memiliki kemampuan man of purpose.• • • • • • • • Basic concepts dapat digunakan sebagai tema pemersatu jika hendak digunakan pendekatan tematik dalam pelajaran sains di SMP dan SMA. teknologi biologi. • Pada era globalisasi ini tampak bahwa yang menjadi pelopor dan penanda masa depan adalah ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge-based economy) dan industri berbasis pengetahuan (knowledge-based industry). Perlu dikaji standar isi 2006 mata pelajaran IPA SD. Perlu dipertimbangkan penggunaan kriteria pemilihan konsep esensial fisika (juga biologi dan kimia). unjuk kerja. Untuk mata pelajaran kimia. litbang (penelitian dan pengembangan) karena hasilnya dijadikan modal untuk meengembangkan kemampuan inovasi. diperlukan research and development. dan teknologi nano. • Industri berbasis pengetahuan memerlukan tenaga kerja yang amat mahir sebagai knowledge workers. dan negara-negara yang terkucilkan dari kemajuan teknologi. • Tuntutan ciri SDM masa depan ini perlu dipenuhi sistem pendidikan. Kriteria tersebut antara lain: Apakah suatu konsep esensial lebih membantu siswa menguasai kompetensi sains dalam bentuk karya 2 dan 3 dimensi. CIRI SDM MENGHADAPI GLOBALISASI Pada makalah “Tantangan Kurikulum Masa Depan (Kurikulum Masa Depan Pendidikan Menengah)”. dan man of innovation.2007 5 .Bidang-bidang yang menjadi generator utama perubahan dunia. Bandung menekankan hal-hal berikut ini. man of creativity. Gagasan Kurikulum Masa Depan .

2007 6 . sementara pada sisi yang lain teramat banyak/berat tuntutan yang dibebankan pada pendidikan agama. • Perlu disiasati pengembangan kurikulum pendidikan agama yang dirasakan terlalu sedikit mendapatkan jatah. berbangsa. hak dan kewajiban dalam menjalankan tugas kelompok atau seluruh kelas. pasangan. PENTINGNYA PENDIDIKAN DEMOKRASI Pandangan-pandangan yang dikemukakan pada makalah “Kurikulum Masa Depan Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. dan perbandingan dengan negara-negara lain. kelompok besar. berdebat juga penting. Penerapan kegiatan observasi untuk pengumpulan data guna penarikan kesimpulan yang objektif. Dorongan agar siswa berani mengemukakan pendapat. dan bernegara: Alasannya adalah karena gejolak kehidupan itu berpengaruh terhadap persepsi dan pengalaman siswa dalam pendidikan PKn PKn harus membina sikap kritis siswa dan sikap membangun bangsa. kelompok kecil. yang paling sedikit dianggap sama kepentingan dan kegunaannya bagi hidup dan kehidupan bangsa Indonesia dan bahkan umat manusia pada umumnya. Jakarta menekankan hal-hal berikut ini. Selain diskusi. Pembagian tugas. • Kurikulum pendidikan agama yang memadukan semua aspek ajaran agama sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan apalagi dipertentangkan. • Kurikulum pendidikan agama yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan agama dengan ilmu-ilmu pengetahuan yang lain (non-agama). pendidikan agama tidak hanya semata-mata bersifat teoretis tetapi juga perlu didukung oleh pengamalan dan pengalaman para guru-pendidiknya. • Di samping itu. Amin Summa dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Berdiskusi untuk menghargai perbedaan pendapat dan mencari win-win solution. • Bagaimana mensinkronkan pendidikan kewarganegaran (PKn) dengan perkembangan kehidupan bermasyarakat. yang memperlihatkan ciri-ciri berikut ini. pelibatan pengamatan terhadap gejala masyarakat. betapa pun kondisi dan suasana yang pesimistis. dan seluruh kelas seperti realitas ragam aktivitas dalam masyarakat. PENDIDIKAN AGAMA YANG UTUH Pada makalah “Kurikulum Masa Depan Pendidikan Agama”. Jakarta membawa implikasi yang harus diperhatikan dalam pengembangan kurikulum masa depan berikut ini. PKN harus diajarkan melalui studi kasus. M. Variasi kegiatan individual. • Yang sejogianya dirancang-bangun adalah kurikulum pendidikan agama yang bersifat utuh dan menyeluruh. 8. oleh Udin S Winataputra dari Universitas Terbuka. • Bagaimana mewariskan tradisi berdemokrasi melalui PKn? Proses belajar-mengajar PKn hendaknya menerapkan pendekatan belajar aktif dengan ciri-ciri pendukung demokrasi berikut ini.7. Kurikulum pendidikan agama yang memuat semua aspek agama yang hendak diajarkan oleh guru-pendidik agama. Gagasan Kurikulum Masa Depan .

2007 7 . Gagasan Kurikulum Masa Depan . lembar kerja. CD. 9. • Materi (substansi atau isi) matematika yang diusulkan hendaknya dikaji lebih lanjut guna memperbaiki materi matematika yang terdapat pada Standar Isi 2006. Bandung. • Perbandingan dengan standar-standar kurikulum mata pelajaran di negara-negara tetangga dan di dunia hendaknya lebih ditekankan agar standar Indonesia tidak ketinggalan. Dan. terutama pendidikan demokrasi. merembet ke kehidupan sekolah. • Pengalaman pihak-pihak yang sudah menerapkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pembelajaran matematika di sekolah amat penting dikaji dan hasilnya diterapkan guna mendorong percepatan mengejar ketertinggalan dalam pengajaran matematika. ragam tulisannya bukan ragam tulis tetapi lebih menyerupai ragam bahasa lisan yang ditulis. PROSES MATEMATIKA Pandangan-pandangan yang dikemukakan pada makalah ”Kurikulum Masa Depan Matematika. ketua kelompok. Tingkat literasi “performative”. buku sumber dan referensi. 10. sosial. Kurikulum yang dikembangkan dan implementasinya dalam PBM hendaknya menekankan pemecahan masalah (problemsolving) dan pengembangan beragam kompetensi konkret matematika. Penilaian yang objektif. penilaian diri. misalnya penggunaan skala sikap.Pemilihan ketua kelas. dan buku bacaan yang relevan. alat peraga. dalam konteks tatap muka. portofolio. terutama penekanan kepada pelaksanaan hak asasi anak. dan berbagai bentuk alat penilaian kualitatif lainnya. Yang lebih penting adalah suasana demokratis dibina dalam PBM dan penilaian PKn.R Agustine dari Universitas Negeri Semarang mengemukakan 4 tingkat literasi yang sederhana yang dapat digunakan secara meluas. jika komunikasi dilakukan secara tertulis. paket belajar (learning pack). berupa buku pelajaran. kesadaran indentitas nasional. • Sangat penting diterapkan pendekatan belajar aktif (student active learning) yang terfokus kepada proses matematika. bukan pengetahuan atau materi matematika. Siswa kritis terhadap fakta sejarah dan interpretasinya dan berusaha mencari gagasan solusi terhadap permasalahan bangsa.” oleh Bana G Kartasasmita dari ITB. dengan perkembangan ekonomi. • Perlu dititikberatkan pengadaan dan penyebaran sarana belajar matematika. dan pengalaman sejarah Indonesia & PKn? Cara yang dapat ditempuh antara lain: Siswa membahas persoalan ekonomi. TINGKAT LITERASI Pada makalah ”Kurikulum Bahasa Sinergis Masyarakat Multilingual. yang meliputi Kemampuan berbahasa atau mengendalikan komunikasi di antara orang-orang yang dikenal. • Bagaimana menyerasikan PKn. membawa implikasi bagi pengembangan kurikulum matematika berikut ini.” Helena I. dan politik dari sudut pandang demokrasi sebagai norma Pancasila dan UUD 1945. yaitu: 1. dan pembagian tugas kelompok dan seluruh kelas.

mengikuti instruksi atau manual yang bersifat prosedural. bahasa Inggris. FKIP. Dalam kurun waktu tiga tahun dengan alokasi tidak lebih dari 4 X 45 menit seminggu mungkin hanya dapat ditargetkan untuk mencapai kompetensi berwacana primer dengan tingkat literasi performatif. LPMP. terutama yang berbasis disiplin tertentu. Namun. upaya ini belum tersebar ke seluruh pelosok tanah air. dan lembaga swadaya masyarakat. Perlu digalakkan penggunaan lingkungan sebagai sumber belajar IPA di SD. berdiskusi. • Gagasan-gagasan yang dikemukakan sebenarnya telah dilaksanakan berupa pendekatan belajar aktif IPA dalam pengembangan kurikulum dan implementasinya di lapangan. Juga diharapkan. lembaga donor internasional. dan bahasa asing lainnya. Tingkat literasi ”epistemic” yang mencakup kemampuan menyampaikan pengetahuan. SMP.2007 8 . Kemampuan literasi ini diperlukan bagi orang yang belajar bahasa untuk tujuan belajar atau mempelajari ilmu pengetahuan seperti yang terjadi di sekolah-sekolah dengan harapan siswa dapat melanjutkan studinya di jenjang lebih tinggi. Kurikulum bahasa asing lainnya untuk tingkat SMA disusun sesuai dengan target literasi yang dicanangkan. perlu juga sinkronisasi antara literasi bahasa Indonesia. melakukan penelitian dan melaporkannya dalam bahasa. Selanjutnya. penulis ini menyarankan perlunya sinergi antar-kurikulum bahasa. 4. yang lebih penting lagi adalah penggunaan lingkungan untuk • Gagasan Kurikulum Masa Depan . pendekatan belajar aktif IPA perlu didesiminasi melalui pelatihan para guru dan inovasi yang dilakukan oleh berbagai instansi. bahasa Inggris. 11. dan SMA. Tingkat literasi “functional”. menulis surat lamaran kerja. yang mencakup kemampuan sebagai anggota masyarakat tertentu untuk mengatasi tuntutan kehidupan sehari-hari yang melibatkan bahasa tulis. Contoh: kemampuan membaca surat kabar populer. siswa berperilaku layaknya orang terpelajar sebagai hasil dari kemampuan membacanya dan perilaku tersebut akan berdampak kepada masyarakat sekitarnya.2. Tingkat literasi ini menjadi target terakhir kemampuan berbahasa Indonesia dan berbahasa Inggris para siswa. Tingkat literasi “informational”. sampai perguruan tinggi. yang meliputi kemampuan dalam komunikasi ilmu pengetahuan. dan bahasa asing lainnya. terutama membaca agar siswa dapat mengakses pengetahuanyang terakumulasi yang dilihat sebagai fungsi sekolah dalam mentransmisinya. Karena itu. bahasa daerah. Selanjutnya. Tingkat literasi ini dapat ditargetkan sebagai kemampuan tertinggi penguasaan siswa terhadap bahasa daerahnya. bahasa Indonesia. Karena ketersediaan laboratorium terbatas dan laboratorium di banyak sekolah kurang lengkap. BELAJAR AKTIF IPA Pandangan-pandangan yang dikemukakan pada makalah ”Kurikulum IPA Masa Depan” oleh Budi Jatmiko dari Universitas Negeri Surabaya membawa implikasi bagi pengembangan dan implementasi kurikulum IPA berikut ini. 3. Penekanannya kepada kemampuan membaca dan menulis. yaitu bahasa daerah (bahasa ibu anak). seperti dinas pendidikan. Namun.

Mata-mata pelajaran lain juga berfungsi yang sama. 13. sistem irigasi. Untuk itu. pengembangan kemampuan melakukan observasi. mengakrabi kehidupan nyata sehari-hari. dan kebiasaan gotong royong agar siswa dipersiapkan mengembangkan tradisi dan budayanya ke arah yang berciri modern. Primadi Tabrani dari ITB. Saran-saran tentang penilaian cukup relevan. para guru seni budaya dan sejarah perlu mempelajarinya. • Pendekatan belajar aktif yang menekankan penggunaan lingkungan dapat digunakan untuk mengurangi dampak ketercerabutan siswa dari konteks lokalnya. Melalui pengenalan ini. Siswa belajar lebih mudah kalau digunakan pendekatan konstruktivisme dan hasil belajar lebih membumi. • Pendidikan sekolah sebaiknya tidak mencerabut anak dari dunianya. berupa karya dua dan 3 dimensi. legenda. sosial anak. Yang perlu diperhatikan adalah fokus penilaian yang sebaiknya diarahkan keada penilaian kompetensi konkret siswa. sistem pembangunan rumah.• • • mendekatkan siswa kepada objek-objek alamiah. Bandung mengemukakan sejumlah saran. Penyajian saran-saran yang penting dipadukan dengan implikasi yang muncul dari saran-saran tersebut untuk pengembangan dan implementasi kurikulum masa depan. • Kurikulum sekolah harus memperhatikan karakteristik budaya. ekonomis. • Mata pelajaran IPS sebaiknya memperkenalkan berbagai perspektif (sudut pandang) dan kenyataan yang bervariasi dalam konteks Indonesia dan dunia. 1. • Falsafah konstruktivisme cocok digunakan untuk mengembangkan konsep dan kompetensi siswa dari alam pikir (konsepsi) dan pengalaman siswa dalam konteks lokalnya. sistem pertanian atau pengolahan lahan. Kepada para siswa perlu diperkenalkan sejarah dan lingkungan yang menghasilkan seni budaya Austronesia/Nusantara. unjuk kerja. Sistem pembinaan profesional guru.2007 9 . terutama sistem pelatihan guru sebaiknya dikembangkan dalam era otonomi daerah karena sistem yang dulu digunakan pada era sentralisasi sudah tidak diterapkan lagi. generasi muda kita dapat merasa bangga sebagai putra Nusantara. KREASI DAN KREATIVITAS. • Guru perlu dilatih untuk menggunakan kebiasaan budaya. 12. dan mendinamisasi kerja otak karena interaksi siswa dengan alam. cara memperoleh nafkah (mata pencaharian). FOKUS PENDIDIKAN SENI BUDAYA Pada makalah “Masukan untuk Kurikulum Seni – Budaya Masa Depan (SD sampai SMU)”. Gagasan Kurikulum Masa Depan . folklore. Tujuannya adalah agar para guru mengubah paradigma mengajar secara konvensional ke pendekatan belajar aktif. kesenian. Perlu dikembangkan dan diadakan beragam bentuk sumber dan sarana belajar IPA yang tersedia di sekolah. dan perilaku. dan konteks pencarian nafkah hidupnya. Dengan demikian. kompetensi siswa dibangun dan dikembangkan dalam lingkungan tempat ia mencari nafkah dan berkiprah. dari budaya. SISWA TERCERABUT DARI DUNIANYA Pandangan-pandangan yang dikemukakan pada makalah ”Tercerabutnya Peserta Didik dari Dunianya: Sebuah Pengalaman atas Penyeragaman Kurikulum Sekolah (Kurikulum Masa Depan Ilmu Pengetahuan Sosial) oleh Nicolaas Warrouw dari Universitas Gajah Mada membawa implikasi bagi pengembangan dan implementasi kurikulum IPS berikut ini.

3. yang merupakan gambar alami anak dan merupakan anugrah Tuhan. sebenarnya tak dapat dipisahkan satu dengan lainnya. sebaiknya kurikulum seni budaya merupakan kegiatan proses belajar-mengajar yang terpadu.2007 10 . Perbandingan sistem menggambar NPM & RWD Perbandingan sistem menggambar NPM & RWD NPM (Naturalis-PerspektifMomenopname) 1 arah 1 jarak 1 waktu RWD (Ruang-Waktu-Datar) Aneka arah Aneka jarak Aneka waktu (sekuensi beberapa adegan. Ke dalam kurikulum seni budaya di sekolah perlu dimasukkan banyak seni budaya tradisi sebagai warna lokal daerah.2 dilatih berdasarkan irama perkembangan dan pencarian siswa. dongeng. buku. bebas dalam ruang Gambar mati yang hidup 1 skema Panjang x lebar Dibingkai Dibekukan dalam gambar mati Implikasi dari perbandingan ini. tempat yang sejajar dengan NPM. bukan hanya agar kita mengenal kembali heritage kita sebagai bangsa. pasir. video. • Butir No. lalu dipakai kertas. • Siswa menggambar di tanah. dan kemudian di tembok (wallpainting). pakailah RWD atau kombinasi antara keduanya. Tujuannya. Misalnya proyek “Ruang Angkasa”. bermatra waktu. bercerita lebih lama Gabungan beberapa skema Panjang . tapi bila ingin bercerita/berekspresi. pakailah NPM. Bila ingin memperagakan sesuatu. Dalam pendidikan senirupa. Karena itu. • Siswa diperkenalkan sistem menggambar NPM dan RWD secara sendiri-sendiri dan juga sebagai gabungan (kombinasi).2. perlu diubah pelajaran tentang rupa dasar Nusantara (yang berdimensi waktu – ragam hias misalnya). Walaupun trio ilmu-teknologi-seni memiliki ciri khas masing-masing. untuk pelajaran menggambar yang boleh dikata semata NPM dari Barat perlu diperbaiki dengan memberikan RWD. Pendidikan senirupa SMA. Dijadikan “proyek” yang memadukan berbagai seni dan berbagai ilmu. adalah: • Siswa perlu dilatih menggambar sesuai dengan ciri alamiah anak. 4. tapi Gagasan Kurikulum Masa Depan . Dengan materinya bisa dari film. Senirupa kita bisa maju dengan ‘melompat’ sebab RWD belum ada di Barat.lebar – waktu Tak dibingkai. daun. Kepada anak perlu diberi peluang untuk membuat perpaduan antara NPM dan RWD. cerita.

Sebaiknya teori dan praktik terpadu. bahkan kalau bisa juga di SMA pelajaran seni budaya sebaiknya jangan dipisahkan teori dengan praktiknya. juga dalam Iptek. • Implikasinya adalah perlunya diberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kompetensinya sampai melampaui batas tersebut. Ini kemudian akan memudahkan diperolehnya proses belajar-mengajar yang baik yang bisa “ditularkan” saat proses belajar-mengajar dalam ilmu-ilmu yang lain. gambar peraga. slide. dan mendalam. 14. tapi juga merefleksikan pengetahuan. dan memandu sendiri kegiatan Gagasan Kurikulum Masa Depan . perlunya memberikan tantangan kepada siswa untuk melampaui batas (limit) kemampuan sebelumnya agar tercapai persepsi baru mengenai diri.2007 11 . CD. 6. 5. cepat. karya tidak hanya mengekspresikan perasaan. Bandung membawa implikasi bagi pengembangan dan implementasi kurikulum pendidikan jasmani berikut ini.pula untuk merasakan bahwa banyak mutiara mutiara terpendam yang berupa konsepkonsep yang bisa diangkat untuk seni dan desain kita di masa depan. 8. • Gagasan penulis agar orientasi pendidikan jasmani bukan hanya pendidikan olahraga. Siapa tahu Limas LCM tersebut merupakan jawaban atas keresahan Anderson yang mendambakan ditemukannya ““……the single psychological theory that adequately provides a basis for all learning…. 7. data.. Media pembelajaran kita perlu dikembangkan menjadi paket media yang “ruparungu”: ada teks. sebab berkarya seni melatih anak didik untuk piawai berproses belajar yang baik yang sama dengan proses kreasi. video. riset yang dilakukan untuk menghasilkan karya tersebut. Dan buku pelajaran sudah masanya dikembangkan menjadi “illustrated” science & technology books. 9. apakah memang bisa digunakan secara praktis untuk proses belajar-mengajar. dan sebagainya. mengembangkan keunikan pribadi. Praktik berkarya seni hendaknya cukup terwakili dalam kurikulum. Para pakar pendidikan kita diharapkan mau meneliti Limas Citra Manusia. PENDIDIKAN JASMANI BUKAN HANYA UNTUK OLAHRAGA Pandangan-pandangan yang dikemukakan pada makalah ” Menggagas Kurikulum Pendidikan Jasmani Masa Depan” oleh Agus Mahendra dari Universitas Pendidikan Indonesia. hingga terhayati dan proses belajarnya menjadi proses kreasi. Dengan demikian. Sebaiknya untuk SD diberi dasar untuk menggambar dari alam dengan bantuan imajinasi. • Gagasan agar kurikulum diarahkan kepada peserta didik dan pencapaian otonomi individu dan pengarahan diri serta siswa bertanggung jawab untuk menentukan sendiri arah tujuannya. tetapi ke arah pengembangan nilai-nilai dan karakter positif individu dan masyarakat atau pendidikan jasmani untuk kehidupan seyogianya diterapkan pada kurikulum masa depan. di mana gambar dan kata terpadu untuk menunjang proses belajar yang lebih maju.”. PBM harus diatur bervariasi sesuai dengan taraf pencapaian kompetensi siswa. Demikian pula. setidaknya sebagai pembanding/alternatif bagi proses belajar-mengajar Barat yang “kurang memuaskan" yang kita gunakan selama ini. Untuk itu. Di tingkat SD dan SLTP.

15. misalnya.d. bagaimana berenang dan menggunakan media yang ditemukan (persiapan media seperti kayu. dan gerakan memadamkan api.• • • • • • • • belajarnya perlu diperhatikan. perlu diberi kebebasan kepada guru untuk berkesperimentasi dan mengeksplorasi pola gerak yang benar dalam berbagai situasi dan kondisi. Contoh kondisi dan kebutuhan masyarakat itu misalnya: Bagaimana menghindar dari tanah longsor. lingkungan binatang berbisa dan berbahaya bagi keselamatan manusia. Gagasan Kurikulum Masa Depan . Selain itu. bagaimana tidur sambil terapung di tengah laut. perlu diidentifikasi kebutuhan masyarakat dalam bidang seperti mitigasi bencana alam. terumbu karang. bagaimana bergerak menggunakan efek arus air. memikul barang sambil menyeberangi sungai yang sedang dilanda banjir. bagaimana berlari menghindari dan berlindung dari runtuhan saat gempa.2007 12 . lokasi jurang. kebakaran (hutan). Demikian pula unsur pemecahan masalah dan pengembangan kemampuan kreatif. arah arus. SMA cukup rasional. Gagasan agar proses belajar keterampilan dalam pendidikan jasmani memasukkan proses perolehan / penguasaan keterampilan (persepsi. tsunami. Selain itu. bagaimana menghadapi angin puting beliung. bagaimana menyelam yang benar. dan angin puting beliung Pengetahuan dan pengalaman dasar tentang kekuatan arus air. peternakan kuda. perlengkapan yang perlu untuk memadamkan api. Saran agar perancangan kurikulum pendidikan jasmani memperhitungkan hasil ekstrapolasi tentang kondisi dan kebutuhan masyarakat di masa depan perlu diperhatikan. gempa bumi. dan adaptasi) dan sekaligus proses gerak kreatif melalui pengembangan variasi. pemolaan. dan ciri khusus fisik dan kepribadiannya. bakat. bagaimana memikul barang lebih banyak dengan mempertahankan keseimbangan. porsi belajar berkembang atau membesar sejalan dengan pengurangan porsi bermain. namun secara gradual dikurangi pada jenjang SMP dan terutama SMA. Contoh yang lain. kerbau. sapi. serta keterampilan kritis dalam menanggapi dan mengambil keputusan secara tepat. pendakian gunung. Porsi belajar sambil bermain yang cukup besar di SD. Implikasinya adalah perlunya diterapkan pendekatan belajar aktif yang memberi ruang kebebasan eksplorasi bagi individu sesuai dengan minat. ♥ Komposisi bermain dan belajar dari SMP s. dan komposisi dapat dilaksanakan antara lain melalui penggabungan pendidikan jasmani dengan pendidikan seni tari. termasuk komputer. serta keterampilan menggunakan teknologi. penghalusan. banjir. Pemecahan masalah (problemsolving) dalam pendidikan jasmani dapat dilakukan. Pendidikan jasmani hendaknya diarahkan pula untuk menjawab kebutuhan masyarakat tersebut. BISAKAH MENGINTEGRASIKAN PENDIDIKAN KETERAMPILAN DENGAN IPA DAN IPAS Pandangan-pandangan yang dikemukakan pada makalah ”Kurikulum Keterampilan Masa Depan” oleh Hajar Pamadhi dari Universitas Negeri Yogyakarta membawa implikasi bagi pengembangan dan implementasi kurikulum pendidikan jasmani berikut ini. Perlu dilakukan studi banding praktik pendidikan jasmani di berbagai negara yang menerapkan paradigma baru pendidikan jasmani. Sebaliknya. dan bagaimana melakukan urut patah tulang. pelampung. improvisasi. kekhasan lingkungan setempat (pantai. panjat pohon. batang pisang.

Gagasan Kurikulum Masa Depan . ♥ Pengintegrasian ini akan menguntungkan tipe siswa dengan gaya belajar bervariasi. ♥ Perlu dipertimbangkan mengintegrasikan pendidikan keterampilan ke dalam IPA.♥ Prinsip komposisi seperti Ini tidak hanya berlaku bagi pendidikan keterampilan. ♥ Perlu dipertimbangkan pengintegrasian pendidikan keterampilan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler agar lebih mengefisienkan waktu dan tenaga. yaitu tipe visual. Upaya ini sesuai dengan prinsip pendekatan kurikulum berbasis kompetensi. dll di tingkat SMA. Selama ini tipe ini sangat dirugikan dalam pola pengajaran konvensional satu arah. unjuk kerja. dan di masyarakat. Prinsip ini berlaku untuk seluruh kurikulum jenjang pendidikan dasar dan menengah. hati-hati. PERTANYAAN UNTUK TIK DI MASA DEPAN Pandangan-pandangan yang dikemukakan pada makalah ”Kurikulum Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Masa Depan” oleh Yuliatri Sastrawijaya dari Universitas Negeri Jakarta membawa implikasi bagi pengembangan dan implementasi kurikulum TIK berikut ini. 16. yaitu pengintegrasian ranah kognitif.2007 13 . penampilan hasil karya. hemat. dan kinestetik. senang belajar bahasa Inggris? Bagaimana memanfaatkan individualized learning melalui program yang tersedia dalam TIK? Demikianlah telah dikemukakan gagasan pokok pemakalah dan implikasinya dalam penerapan di lapangan. tapi secara umum pada berbagai mata pelajaran lain juga sesuai dengan komposisi yang lazim diterapkan. pemajangan hasil kerja. ♥ Pengembangan kreativitas siswa akan seimbang karena tidak melupakan aspek produksi. afektif. kerja sama dan saling menolong dalam menggunakan TIK? Bagaimana menerapkan etika dalam penggunaan TIK? Bagaimana siswa dilatih untuk menggunakan berbagai sumber belajar yang tersedia melalui internet? Bagaimana melatih perilaku teliti. ♥ Perlu dianut pendekatan multiple intelligences yang mencakup seluruh kehidupan dan kegiatan belajar siswa di sekolah. dan psikomotor ke dalam kompetensi siswa dalam bentuk / jenis karya 2 dan 3 dimensi. di rumah. berpikir logis. Tipe kinestetik akan terlayani. auditif. IPS. dan perilaku. Gagasan pengintegrasian ini sesuai dengan hasil riset otak dan pendekatan kurikulum berbasis kompetensi. • • • • • Bagaimana memanfaatkan kemampuan problemsolving.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful