P. 1
substansi genetika

substansi genetika

|Views: 530|Likes:
Published by KhansaFatin

More info:

Published by: KhansaFatin on Dec 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/08/2013

pdf

text

original

Ringkasan Materi I.

Substansi genetika Substansi genetika adalah materi genetis berupa senyawa kimia asam nukleat DNA/RNA yang membawa informasi genetika kepada keturunannya. Materi genetis tersebut terdapat di dalam kromosom Kromosom adalah badan halus yang berbentuk batang panjang, lurus/bengkok yang mudah menyerap warna. 1. STUKTUR KROMOSOM a. Sentomer (kinetokor) → tempat kromosom bergantung pada benang spindel ketika sel membelah Ciri-cirinya : - Tidak dijumpai adanya gen - Tidak mengandung kromonema b. Lengan Kromosom → tempat terdapatnya gen sebagai substansi genetika Ciri-cirinya : - Dijumpai adanya gen - Mengandung kromonema - Terdiri atas 3 bagian, yakni : 1. Selaput : pelindung matriks kromosom 2. Matriks : cairan pengisi kromosom 3. Kromonema : benang halus yang berpilin-pilin yang terendam didalam matriks - Mengandung bagian lain, yakni : 1. Satelit : bagian membulat di ujung kromosom 2. Gentingan : bagian yang menyempit Gambar 1. Struktur kromosom 2. BENTUK KROMOSOM • Berdasarkan jumlah sentromernya , kromosom dibagi menjadi tiga macam, yaitu : 1. Monosentris: kromosom hanya memiliki satu sentromer 2. Disentris : kromosom yang memiliki dua sentromernya 3. Polisentris : kromosom yang memiliki banyak sentromernya • Berdasarkan letak sentromernya, kromosom dibagi menjadi empat macam, yaitu : 1. Telosentrik : sentromer terletak pada ujung kromosom. Kromosom hanya memiliki satu lengan saja. 2. Akrosentrik : sentromer terletak pada subterminal atau dekat ujung kromosom. Satu lengan kromosom sangat pendek dan satu lengan lainnya sangat panjang. Bentuk kromosom lurus atau atau seperti batang. 3. Submetasentrik : sentromer terletak sub median atau kira-kira kea rah salah satu ujung kromosom. Bentuk kromosom seperti huruf J. 4. Metasentrik : sentomer terletak ditengah-tengah atau didekat ujung

Seorang laki-laki memiliki 22 pasang autosom + 1 kromosom X + 1 kromosom Y. Di dalam lokus terdapat pasangan gen yang disebut alela. terdiri atas 44 (22 pasang) autosom dan 2 (1 pasang) genosom. Jumlah kromosom dari berbagai organism Nama umum Nama ilmiah Jumlah kromosom diploid Bekicot Helix pomatia 54 Ulat sutera Bombyx mori 56 Ikan mas Carassius auratus 100 Tikus Rattus rattus 42 Manusia Homo sapiens 46 Kopi Coffea arabica 44 Jagung Zea mays 34. Bentuk bulat 4. TIPE KROMOSOM • Autosom adalah kromosom yang tidak mempunyai hubungan dengan penentuan jenis kelamin • Genosom (kromosom kelamin/ kromosom seks) adalah sepasang kromosom yang menentukan jenis kelamin. Bentuk batang 2. ukuran. Pada setiap sel tubuh. Bentuk cerutu 5. Bentuk huruf L 3.kromosom sehingga kromosom berbentuk seperti huruf V. 51 . Didalam kromosom terdapat gen-gen yang jumlah dan macamnya berpasangan dengan tepat. Pada setiap sel tubuh manusia tetap 46 buah kromosom berarti terdapat 23 pasang kromosom homolog. Gambar 2. Kromosom yang berpasangan dan mempunyai bentuk. Bentuk-bentuk kromosom berdasarkan letak sentromernya • Berdasarkan bentuknya kromosom dapat dibagi menjadi enam macam. yaitu : 1. Bentuk huruf V 3. sehingga formula kromosom untuk orang laki-laki adalah 22AA + XY atau ditulis 44A + XY atau 44. dan komposisi yang sama/hamper sama disebut kromosom homolog. Formula kromosom sel tubuh lalat buah jantan adalah 3AA + XY (6A +XY). Tabel 1. Seorang perempuan memiliki 22 pasang autosom dan 1 pasang kromosom x sehingga formula kromosom untuk orang perempuan adalah 22AA + XX atau ditulis 44A + XX atau 44. Bentuk koma 6. Ada dua macam kromosom seks. Gen-gen itu terletak pada suatu bagian yang disebut lokus. yaitu : kromosom X dan kromosom Y Inti sel tubuh manusia mengandung 46 buah kromosom.XY. sedangkan formula kromosom sel tubuh lalat buah betina adalah 3AA + XX (6A + XX). terdiri 6 buah (3 ppasang) autosom dan 2 buah (1 pasang) gonosom. kromosom selalu dalam keadaan berpasangan. Inti sel lalat buah mengandung 8 buah kromosom.XX.

memenuhi lokus suatu kromosom. Genotip adalah sususnan genetic suatu individu . Setiap kromosom mengandung banyak gen. Setiap gen terdapat tempat khusus di dalam kromosom yang disebut lokus gen Gen memiliki fungsi utama sebagai berikut : a. Thomas hunt morgan (1866-1945) mengemukakan pendapatnya bahwa gen adalah substansi hereditas yang merupakan suatu kesatuan kimia yang mempunyai sifat sebagai berikut : a. F = singkatan filial yang artinya keturunan c. sedangkan istilah gen pertama kali dikenalkan oleh W. Beberapa istilah yang umum dipakai pada genetika dan penting untuk memahami penelitian Mendel. Gen merupakan zarah tersendiri dalam kromosom b. sebagai berikut : a. Biasanya huruf pertama dari suatu sifat. d.II. Gen mengandung informasi genetic c. Johansen (1909). Menyampaikan informasi genetic kepada generasi berikutnya c. Jadi genotip tidak dapat diamati. misalnya warna. Gen dapat menduplikasikan diri (membelah) sehingga dapat menyampaikan informasi genetic pada generasi sel berikutnya. GEN Gen sebagai faktor keturunan tersimpan didalam kromosom. Pada awalnya Gregor Johann Mendel menyebutkan istilah factor determinan atau elemen. umumnya dituliskan dengan lambing-lambang. W. sifat . yaitu didalam manik-manik yang disebut kromoner atau nukleosom dari kromonema. Teori tentang gen diungkapkan oleh Gregor Johann Mendel. ukuran dan sebagainya. bentuk. Fenotip adalah karakter atau sifat yang dapat diamati. Sebagai zarah (zat terkecil yang tidak dapat dibagi lagi) tersendiri dalam kromosom III.Gen terdiri dari DNA yang diselaputi dan diikat oleh protein. Simbol untuk gen ditulis dengan huruf. e. Gen sebagai zarah kompak yang mengandung satuan informasi genetic dan mengatur sifat-sifat menurun tertentu. Contoh : R = gen yang menentukan warna merah (R dari kata rubra artinya merah) r = gen yang menentukan warna putih (alba) R ditulis dengan huruf besar karena warn amerah yang dibawa oleh gen R bersifat dominan terhadap warna putih yang dibawa gen r. P = singkatan dari parental yang artinya induk b. Johansen dan Thomas hunt morgan. d. Mengatur perkembangan dan proses metabolism individu b.

Heterozigot adalah sifat suatu individu yang genotipnya terdiri atas gen-gen yang berlainan dari tiap jenis gen. Ringkasan Materi Sebagai substansi hereditas sekarang dikenal sebagai asam nukleat yaitu : • ADN (Deoxiribose Nucleic Acid). Ciri-ciri dari Dominan Resesif 1. AABB. 3. i. Homozigot adalah sifat suatu individu yang genotipnya terdiri atas gen-gen yang sama dari tiap jenis gen. 4. AaBb. h. Genotip suatu individu diberi symbol dengan huruf dobel karena biasanya bersifat diploid (2n). lurus Tidak berlesung pipit Tidak berpigmen Tidak dapat menggulung Kecil / sempit Lurus A. dan sebagainya.dominan mengalahkan sifat resesif. aabb. Misalnya Rr. rr. Misalnya RR. Pipi Warna kulit Lidah Hidung Rambut Berlesung pipit Berpigmen Dapat menggulung Besar / lebar Dominan beruntun dari ikal. keriting. 2. Contoh : RR = genotip suatu tanaman berbunga merah rr = genotip suatu tanaman berbunga putih g. dan sebagainya. 5. berombak. . Alel adalah anggota dari sepasang gen Contoh : R = genotip untuk warna bunga merah r = genotip untuk warna bunga putih B = genotip untuk buah berukuran besar b = genotip untuk buah berukuran kecil Beberapa sifat yang dapat diturunkan pada manusia dijelaskan dalam tabel berikut : No. f.

. terdiri dari basa nitrogen sitosin dan timin . Gugus fosfat ini saling berikatan dengan gugus fosfat lainnya membentuk ikatan fosfodiester. diperbaiki modelnya oleh WILKINS.Satu molekul gula (dalam hal ini adalah "deoksiribosa" atau "ribosa"). terdiri dari basa nitrogen adenine dan guanin. DNA terdiri dari dua pita yang saling terpilin (Double Stranded DNA = DS-DNA) dikenal dengan istilah "DOUBLE HELIX" yang modelnya pertama kali dibuat oleh JAMES D. SITOSIN dan URASIL) Gula deoksiribosa pada DNA merupakan gula lima karbon yang kehilangan 1 atom oksigen. Pengaturan ini disebut konfigurasi antiparalel. • Pirimidin. DNA adalah polimer dari nukleotida karena DNA tersusun dari banyak sekali NUKLEOTIDA.Satu molekul fosfat. WATSON (Amerika Serikat) dan FRANCIS CRICK (Inggris) tahun 1953. sedangkan untuk rantai pasangannya justru ditulis 3’-kode genetik-5’. Ada 2 kelompok basa nitrogen yang berikatan pada DNA yaitu • Purin. Fungsi DNA sebagai berikut : 1. pada RNA. Basa Purin selalu berpasangan dengan basa pirimidin melalui . Satu molekul gula dan satu molekul basa disebut "NUKLEOSIDA.Satu molekul basa nitrogen (basa nitrogen terdiri dari dua jenis yaitu) a. PIRIMIDIN ( TIMIN. sedangkan atom C nomor 5 berikatan dengan gugus fosfat. Berperan dalam proses sintesis protein 4. Membentuk RNA Gambar 3. ditulis 5’-kode genetik-3’. Gula deoksiribosa memegang basa nitrogen pada atom karbon nomor 1. Maka pada notasi penulisan kode genetik DNA. WATSON Jika DNA melakukan TRANSKRIPSI bentuknya adalah SINGLE STRANDED (SS-DNA). . SATU "NUKLEOTIDA" TERDIRI DARI . Membawa informasi genetic 2. Model DNA double helix JAMES D. Mengontrol aktivitas baik langsung maupun tidak langsung 3. Karena DNA merupakan rantai ganda dan atom-atom karbon mempunyai aturan diatas untuk mengikat basa nitrogen dan gugus fosfat maka satu rantai DNA terlihat berdiri tegak sedangkan rantai pasangannya justru terbalik. PURIN ( ADENIN dan GUANIN) b. timin diganti dengan urasil.• ARN (Ribose Nucleic Acid).

3.Maka terbentuklah rantai DNA yang baru. Adenine selalu berpasangan dengan hymine melalui 2 ikatan hidrogen sedangkan cytosine berpasangan dengan guanine melalui 3 ikatan hidrogen. Terminasi. DNA polymerase menambahkan basabasa baru ke ujung 3 rantai yang ada. DNA polimerase bertugas untuk memasangkan basa nitrogen baru dengan rantai DNA lama sehingga terbentuklah rantai DNA yang baru. Model ini menyatakan bahwa 2 rantai DNA berpisah kemudian bereplikasi. Pada Sintesis protein. salah satu rantai DNA akan dikodekan oleh mRNA. Proses replikasi terbagi atas 3 tahap: 1. sehingga triplet ini dinamakan kodon start. RNA . Inisiasi. daerah ini disebut telomer. Ada 3 model replikasi DNA yaitu : 1. Elongasi. Triplet AUG merupakan sinyal untuk memulai proses sintesis.ikatan hidrogen. Meselson dan Stahl membuktikan bahwa DNA bereplikasi sesuai model semi-konservatif. 2. Protein inisiator menempel pada daerah tersebut kemudian berikatan menyebatkan rantai heliks terbuka untuk menunjukkan satu rantai yang digunakan untuk membangun rantai baru. Replikasi berakhir saat DNA polimerase mengenali daerah basa nitrogen yang diulang-ulang. Model ini menyatakan bahwa DNA terpecah menjadi potonganpotongan yang kemudian bereplikasi. Rantai yang dikodekan tersebut disebut DNA Sense atau DNA template. 2. Model semi konservatif. Model konservatif. kemudian mereka mensintesis dari arah 5’ ke 3’ dengan menyediakan rantai basa pasangan untuk cetakan. Model dispersi. Triplet kode-kode genetik DNA yang dikodekan oleh mRNA disebut kodogen. REPLIKASI DNA Replikasi DNA berarti penggandaan. sedangkan rantai pasangannya yang tidak dicetak disebut DNA Antisense atau DNA komplementer. 3. Replikasi tidak berlangsung pada titik acak pada DNA namun berlangsung pada awal yang disebut tempat awal replikasi. Model ini menyatakan bahwa 2 rantai DNA bereplikasi tanpa memisahkan rantai-rantainya.

2. Basa nitrogen yang persis sama dengan basa nitrogen DNA namun pada mRNA timin (T) diganti dengan urasil (U). Gula 5 karbon ribosa. 1 asam amino harus diikatkan pasada salah satu ujung tRNA dengan antikodon yang benar. Karena mRNA berantai tunggal. bertugas untuk memasangkan kodon mRNA dengan antikodon tRNA dan menggeser rantai-rantai supaya terbentuk polipeptida(protein). 2. Terdapat di anak inti. RNA merupakan rantai panjang lurus yang berfungsi dalam sintesis protein. Triplet kode genetik pada mRNA disebut kodon. DNA membuka menjadi 2 rantai terpisah. rRNA (ribosomal RNA atau RNAr). Triplet kode genetik pada tRNA disebut antikodon. Enzim ini mengikatkan asam amino pada bagian sisi asam amino kemudian tRNA dengan antikodon spesifik untuk asam aminonya. Enzim yang melakukan proses ini adalah enzim tRNA aminoasil sintetase. Terdapat di sitoplasma.Terdapat di ribosom Struktur RNA(ribosenucleic acid) yaitu 1. bertugas untuk mengkodekan kode genetik dari DNA untuk sintesis protein. Transkripsi. Sintesis protein terdiri dari 3 tahapan besar yaitu: 1. perlulah diadakan persiapan yang menyeluruh. maka salah satu rantai DNA ditranskripsi (dicopy). Terdapat 3 jenis RNA yaitu: 1. Gugus fosfat. bertugas untuk mencocokkan triplet yang ada pada mRNA dengan protein yang sesuai. namun protein ini sesuai dengan kodon bukan antikodon. Rantai yang ditranskripsi dinamakan DNA sense atau template . PRA SINTESIS PROTEIN Sebelum sintesis protein dilakukan. mRNA (messenger RNA atau RNA duta/RNAd). tRNA (transfer RNA atau RNAt).sel. SINTESIS PROTEIN Sintesis protein adalah proses pembentukan protein dari monomer peptida yang diatur susunannya oleh kode genetik.Berbeda dengan DNA. salah satunya pemasangan asam amino pada salah satu ujung tRNA. Sintesis protein dimulai dari anak inti sel. 3. 3. tRNA dan asam amino berikatan pada enzim sebelum akhirnya dilepaskan. sitoplasma dan ribosom.

UAG. UGA Rumus cepat mRNA = DNA komplementer = DNA antisense = kode protein tRNA = DNA template = DNA sense = kodogen. 4. Sintesis Protein URUTAN SINTESIS PROTEIN 1. 5. 2. . Misalnya ANEMIA karena hemoglobin mengandung asam amino VALIN atau LISIN.ARN-duta sampai di ribosom dan ARN-r mengkode asam amino sesuai dengan informasi genetik yang dibawa ARN-d. Kode genetika dipelajari oleh NIRENBERG dan KHORANA. RNA Polimerase membuka pilinan rantai DNA dan memasukkan nukleotida-nukleotida untuk berpasangan dengan DNA sense sehingga terbentuklah rantai mRNA. Berikut ini adalah gambar proses sintesis protein Gambar 4.asam amino yang sesuai menjadi protein.dan kode genetik yang dikode disebut kodogen. Ketika antikodon pada tRNA cocok dengan kodon mRNA kemudian rantai bergeser ke tengah. Disana mRNA masuk ke rRNA / RNAr diikuti oleh tRNA / RNAt. FASE INISIASI . Kodon mRNA berikutnya dicocokkan dengan tRNA kemudian asam amino yang pertama berikatan dengan asam amino kedua. ribosom subunit besar dan kecil terpisah. TRANSKRIPSI . Translasi mRNA / RNAd yang sudah terbentuk keluar dari anak inti sel menuju rRNA. Kadang-kadang terjadi kesalahan dalam membaca kodon sehingga salah menterjemah asam amino ~ protein yangdihasilkan salah ~ menimbulkan kelainan. mRNA dan tRNA keluar dari ribosom. seharusnya hemoglobin yangnormal mengandung ASAM GLUTAMAT. tRNA pertama keluar dari rRNA. Proses ini berlangsung hingga kodon stop. Kodon stop : UAA. FASE TERMINASI ~ kodon yang berisi "NONSENSE CODE" akan bertindak sebagai terminator (penghen-tianproses). ARN-t membawa asam amino yang sesuai ke ribosom. FASE TRANSLASI ~ ARN-d sebagai "cetakan" mulai bekerja menterjemahkan kode triplet (kodon) yang sesuaidengan antikodon pada ARN-t. 3.ss-ADN membentuk ss-ARN yaitu ARN-duta yang membawa informasi genetik untuk sintesa protein. FASE ELONGASI ~ ARN-d menggabungkan asam amino . Sedangkan yang tidak ditranskripsi disebut DNA antisense/komplementer. Contoh transkripsi: 2.

Perbedaan Antara ADN Dengan ARN SIFAT YANG MEMBEDAKAN ADN ARN Gula yang menyusun Deoksiribosa Ribosa Bentuk normal ds den ss ds = double stranded ss = single stranded ss Basa PURIN Basa PIRIMIDIN Guanin. Adenin Urasil. mempunyai tulang punggung yang terdiri dari gula pentosa dan pospat.ARN ribosorn Tempat Inti Inti Sitoplasma dan Ribosom Kadar Tetap Berubah. Kode Genetika — biodesy @ 16:22 Tags: asam amino.ARN transport . duplet. Sitosin Guanin. • Lalu siapakah yang membawa informasi genetik tersebut? Seperti kita ketahui bahwa basa nitrogen dari DNA memiliki susunan basa yang berbeda-beda. • • Akan tetapi bagaimanakah informasi genetik ini terdapat di dalam molekul DNA ? Apakah informasi itu berupa tulisan atau sebuah tata bahasa atau sebuah kode-kode tertentu ? Sebuat pita molekul DNA yang terdiri dari pita double helix. singlet. Jadi jelaslah bahwa informasi . Adenin Timin. gen. Sitosin Jenis/macam Hanya satu Ada tiga : . Tulang punggung ini selalu mempunyai struktur yang sama dalam berbagai segmen molekul DNA sehingga tidak mungkin informasi genetik dibawa oleh tulang punggung tersebut. kodon.ARN duta . tergantung aktifitas sintesis protein Kode Genetika 30 Maret 2010 Filed under: 3. triplet Telah diketahui bahwa DNA adalah bahan genetik pembawa informasi dari sel ke sel dari generasi ke generasi.

ada 20 macam asam amino penting yang dapat dirangkai membentuk jutaan polipeptida. asam amino ditulis secara singkat dengan mencantumkan 3 huruf pertama dari nama asam amino itu.genetik tersebut terdapat pada urutan basa nitrogen yang dibawa oleh DNA. Jadi yang memungkinkan adalah bahwa informasi ini dibawa dalam bentuk kode-kode. Seperti kita ketahui saat ini. Mula mula digunakan basa nitrogen kode singlet (kode yang terdiri atas satu huruf atau satu basa). dan G) yang dapat menerjemahkan macam-macam asam amino dalam tubuh. DNA memerlukan alfabet/huruf yang lebih banyak. • Yang menjadi pertanyaan apakah informasi ini dalam bentuk bahasa atau dalam bentuk simbol/kode? Jika informasi ini dalam bentuk bahasa. Setiap pesan DNA yang dibawa dalam bentuk 4 alfabet DNA disebut kriptogram. maka diperoleh 4 (41) asam amino saja yang dapat diterjemahkan. Informasi yang terdapat dalam rangkaian basa pada DNA dikenal sebagai kode genetik. Macam molekul protein tergantung pada asam amino penyusunnya dan panjang pendeknya rantai polipeptida. Padahal ke 20 asam amino itu harus diterjemahkan semua agar protein yang dihasilkan dapat . T. Pada tahun 1968. Untuk memudahkan mempelajarinya. tata bahasa yang lebih kompleks. Nama 20 Asam Amino dan singkatannya • Yang menjadi masalah bagaimana 4 basa nitrogen ini dapat mengkode 20 macam asam amino yang diperlukan untuk mengontrol semua aktifitas sel? Para peneliti melakukan penelitian pada bakteri E. dan ruang yang cukup. Misalnya. Empat basa nitrogen (A. Dengan kata lain. Tabel 2. asam amino prolin disingkat Pro. C. T. Kode genetik adalah suatu informasi dengan menggunakan huruf sebagai lambang basa nitrogen (A. kode genetik adalah cara pengkodean urutan nukleotida pada DNA atau RNA untuk menentukan urutan asam amino pada saat sintesis protein. Khorana dan Holley menerima hadiah nobel untuk penelitian mereka yang sukses menciptakan kodekode genetik yang hingga sekarang kita kenal. dan seterusnya. S dan G) dapat dianggap sebagai alfabet dalam molekul DNA. Serabai dan kawan-kawan (1964) membuktikan bahwa urutan basa nitrogen dari suatu segmen molekul DNA itu identik dengan urutan linear asam amino suatu molekul protein. sistein ditulis Sis. Coli. Nirenberg.

Berdasarkan hasil berbagai percobaan. namun baru dapat menerjemahkan 16 (42) asam amino. Kemudian para ilmuwan mencoba lagi dengan kode duplet (kombinasi dua basa).digunakan. Hasil Percobaan Francis Crick Kode Singlet Kode Duplet Kode Triplet (Mengkode (Mengkode 16 (Mengkode 64 Asam satu asam Asam Amino) Amino) Amino) A AA AG AC AT AAA AAG AAC AAT AGA AGG AGC AGT ACA ACG ACC ACT ATA ATG ATC ATT G GA GG GC GT GAA GAG GAC GAT GGA GGG GGC GGT GCA GCG GCC GCT GTA GTG GTC GTT C CA CG CC CT CAA CAG CAC CAT CGA CGG CGC CGT CCA CCG CCC CCT CTA CTG CTC CTT T TA TG TC TT TAA TAG TAC TAT TGA TGG TGC TGT TCA TCG TCC TCT . Kemudian yang terakhir dicoba adalah kode triplet(kombinasi 3 basa) yang dapat menerjemahkan 64 (43) asam amino. Tiga basa tersebut yang mewakili informasi bagi suatu asam amino tertentu dinamakan kode triplet atau kodon. terbukti bahwa kombinasi tiga basa adalah yang paling mungkin untuk mengkode asam amino. Ini pun belum cukup. Tabel 3.

Misalnya asam amino phenilalanin yang merupakan kode terjemahan dari kodon UUU atau UUC. Yang berfungsi sebagai kodon hanyalah urutan basa yang berada di antara kodon permulaan dan kodon terminasi.UAS) dan juga triptopan (UGG). karenanya kodon AUG disebut sebagai kodon permulaan (kode ‘start’). Hanya metionin dan triptofan yang mempunyai kodon tunggal. Tabel 4. Misalkan fungsi kodon asam asparat (GAU dan GAS) sama dengan fungsi kodon asam tirosin (UAU. meskipun jumlah asam amino ini melebihi jumlah 20 macam asam amino. Dapat dikatakan kode genetik bersifat degeneratif dikarenakan 18 dari 20 asam amino ditentukan oleh lebih dari satu kodon. di mana terdapat lebih dari satu kodon memberi kode bagi satu asam amino tertentu. berarti tidak semua urutan basa berfungsi sebagai kodon. UAG. artinya kode genetik yang sama berlaku untuk semua jenis makhluk hidup. Dengan adanya kodon permulaan dan kodon terminasi.TTA TTC • TTG TTT Apakah tidak mengapa jika jumlahnya justru melebihi 20 macam asam amino yang tersedia? Hal ini tidak mengapa. Kode genetik berlaku universal. Kode genetik . dan UGA tidak mengkode asam amino apapun dan merupakan agen pemotong gen (tidak dapat bersambung lagi dengan double helix asam amino) disebut sebagai kodon terminasi/kodon nonsense (kode ‘stop’). Kodon sinonimus mempunyai perbedaan pada urutan basa ketiga.UAG. Istilah yang diberikan oleh para ahli genetika pada kelimpahan semacam ini adalahdegenerasi atau mengalami redundansi. Proses sintesis protein (polipeptida) baru akan diawali apabila ada kodon AUG yang mengkode asam amino metionin. Urutan basa yang terletak sebelum kodon permulaan dan setelah kodon penghenti tidak dibaca sebagai kodon. Terjadi suatu “kelimpahan” dalam kode genetika. yang disebut kode sinonimus. Sedangkan berakhirnya proses sintesis polipeptida apabila terdapat kodon UAA. Selain itu terdapat pula kodon-kodon yang memiliki fungsi yang sama. Hal ini justru sangat menguntungkan pada proses pembentukkan protein karena dapat menggantikan asam amino yang kemungkinan rusak. dan UGA (pada prokariotik) dan UAA (pada eukariotik). Kodon UAA.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->