MAKALAH ILMU FIQH FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI

KELOMPOK ENAM Anggara Ade Putra Dani Hamdani Endah Yulianti Firman Nugraha Kelas: Humas A

Pada dasarnya rujuk berarti kembali. Hal ini terjadi secara berulang-ulang. maka aturan seperti itu diubah dengan ketentuan bahwa talak yang boleh dirujuki itu hanya dua kali. sehingga istrinya menjadi terkatung-katung statusnya. cerai dan rujuk. UU perkawinan. Rumusan Masalah Apa yan dimaksud dengan talak ? Apa saja sebab-sebab talak? Apa saja macam-macam talak? Jelaskan pengertian tentang rujuk? Apa saja syarat dan rukun rujuk? . Dan untuk menyelesaikannya telah berbagai disiplin ilmu mempelajarinya mulai dari ilmu perkawinan. dan masih bersifat umum maka dari itu dalam pembahasan kali ini kami akan mencoba membahas atau menkhususkan arti rujuk tersebut ke dalam sebuah pernikahan. B. Mereka mentalak istrinya. antropologi keluarga dan fiqih munakahat dan lain sebagainya yang di pelajari oleh mahasiswa khususnya mahasisiwa fakultas syari’ah dan hukum. kemudian rujuk kembali pada saat iddah istrinya hapir habis. kita semua mengetahi bahwa pernikahan itu ialah sebuah ikatan yang sangat kuat antara laki-laki dan perempuan (mitsaqah ghalidhon) sebagaimana dalam KHI disebutkan. Latar Belakang Pada zaman sebelum Islam datang ke tanah arab. Dengan datangnya Islam. terlepas dari itu muncul berbagai permasalahan-permasalahan dalam pernikahan seperti talak. masyarakat jahiliyah jika ingin melakukan talak dengan istri mereka dengan cara yang merugikan pihak perempuan. Setelah itu boleh rujuk. tetapi dengan beberapa persyaratan yang berat.BAB 1 PENDAHULUAN A. kemudian mentalaknya kembali.

jelaskan hukum-hukum rujuk? BAB II PEMBAHASAN A. talak dibagi menjadi2. 2. Sebab-sebab talak sebagai berikut: . Menurut istilah talak adalah putusnya tali perkawinan yang telah dijalin oleh suami istri. dan selainnya. Hadis nabi Muhammad saw yang berkaitan dengan talak dalah sebagai berikut Yang artinya . Talak menjadi jalan terakhir apabila rumah tangga tidak mungkin diperbaiki lagi. atau bermasalah dalam pandangan syar'i Suami berhak menalak istrinya satu sampai tiga kali dan istri berhak meminta cerai melalui khuluk dengan memberikan kembali kepada suami apa yang pernah diberikan suami kepadanya untuk memutuskan perkawinannya. “sesuatu hal yang amat di benci oleh Allah Swt adalah talak. Pengertian Talak Menurut bahasa talak berarti melepaskan ikatan. Ikatan yang dimaksud adalah ikatan perkawinan. yaitu: 1.” Pemahaman yang dapat kita ambil dari hadis tersebut bahwa hendaknya sebuah rumah tangga sebisa mungkin menjauhi talak karena hal tersebut sangat di benci oleh Allah Swt. meninggalkan dan memusnahkan. Dari segi cara suami menjatuhkan Dilihat dari segi cara suami menjatuhkan talak pada istrinya. Talak Bid'i: talak yang dijatuhkan suami pada istrinya dan istrinya dalam keadaan haid. seperti haidh. Talak Sunni: talak yang dijatuhkan suami pada istrinya dan istri dalam keadaan suci atau tidak bermasalah secara hukum syara'.

2. . Li’an adalah tuduhan suami terhadap istrinya telah melakukan perbuatan zina. b. Jika suami tidak memilih salah satu. Dalam talak ini suami tidak boleh rujuk dan menikah kembali dengan istrinya. Ila’ yaitu sumpah seorang suami yang menyatakan bahwa dia tidak akan menggauli istrinya selama empat bulan atau lebih.a. c. Dalam talak bain sugra.  Talak bain qubra yaitu talak ketiga.ah bercampur dengan suami yang barui.  Tel. Jika sampai masa empat bulan suami belum kembali kepada istrinya maka hakim berhak menyuruh suami untuk memilih membayar kifarat sumpah untuk rujuk kepada istrinya atau menalaknya. Suami boleh menikahi istrinya dengan syarat tertentu:  Bekas istrinya telah menikah dengan laki-laki lain. Zhihar adalah suami yang menganggap istrinya seperti ibunya sendiri. d. Jatuhnya bilangan talak disesuaikan dengan ucapan suami karena talak itu sendiri ada beberapa macam yaitu 1. Hal ini apabila rujuknya itu dilakukan selam istri masih dalam mas idah. Nusyuz adalah suami atau istri yang durhaka. suami boleh rujuk kembali selama masih dalam masa idah. maka hakim berhak menceraikan istrinya dengan paksa.  Telah diceraikan oleh suami yang baru. Talak bain ada dua macam  Talak bain sugra yaitu talak yang dijatuhkan kepada istrinya yang belum dicampuri dan juga talak tebus. Talak Raj’I Apabila suami telah menceraikan (menalak) istrinya dan suami boleh rujuk kembali kepada istrinya tanpa harus ada akd nikah terlebih dahulu. Talak Bain Apabila seorang suami telah menceraikan (menalak) istrinya dan suami tidak boleh rujuk kembali kepada bekas istrinya kecuali dengan syarat tertentu.

Al-Baqarah:228) Bila sesorang telah menceraikan istrinya. karena di khawatirkan apabila kelak istri akan menyangkal rujuknya suami. sekalipun suami missal berkata: “Tidak ada Rujuk bagiku” namun sebenarnya ia tetap mempunyai rujuk. Tidak boleh rujuk dengan persetubuhan. Menurut Imam Syafi’I bahwa talak itu memutuskan hubungan perkawinan. (al-Baqarah:228) Karena rujuk merupakan hak suami. Namun menghadirkan saksi dalam rujuk hukumnya sunnah.S. sebagaimana Firman allah dalam surat al-baqarah :228 “Dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu. dan kerelaan mantan istri dan wali. sedangkan menurut istilah adalah kembalinya seorang suami kepada mantan istrinya dengan perkawinan dalam masa iddah sesudah ditalak raj’i. serta mantan istri diberi tahu terlebih dahulu . ciuman. Ibn Hazm berkata: “Dengan menyetubuhinya bukan berarti merujuknya. Imam Syafi.I berpendapat bahwa rujuk hanya diperbolehkan dengan ucapan terang dan jelas dimengerti. seperti: “saya rujuk kamu”. Oleh karena itu ia tidak berhak membatalkannya. dan rangsangan-rangsangan nafsu birahi. jika mereka(para suami) itu menghendaki islah”. Pengertian Rujuk Rujuk menurut bahasa artinya kembali.  Pendapat Para Ulama tentang Rujuk Rujuk adalah salah satu hak bagi laki-laki dalam masa idah. maka ia dibolehkan bahkan di anjurkan untuk rujuk kembali dengan syarat keduanya betul-betul hendak berbaikan kembali (islah). sebelum kata rujuk itu di ucapkandan menghadirkan saksi. Sebab allah berfirman: Artinya: Dan suami-suaminya berhak merujuknya dalam masa penantian itu”. maka untuk merujuknya suami tidak perlu adanya saksi. Telah selesai masa idahnya setelah dicerai suami yang baru B. (Q. Rujuk boleh diucapkan.

tetapi harus dengan perkawinan baru lagi. penggabungan antara qiayas dengan ayat tersebut adalah dengan membawa perintah pada ayat tersebut sebagai sunnah. b) Belum habis masa iddah c) Istri tidak di ceraikan dengan talak tiga d) Talak itu setelah persetubuhan Jika istri yang telah di cerai belum perah di campuri.” (Q.dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil…. Artinya: “Apabila mereka telah mendekati akhir masa iddahnya. Oleh karena itu. Akan tetapi pengkiasan haq rujuk dengan hak-hak lain yang diterima oleh seseorang. menghendaki tidak adanya saksi.S. Syarat Rujuk a) Saksi untuk rujuk Fuqaha berbeda pendapat tentang adanya saksi dalam rujuk. At-Thalaq: 2)  Syarat dan Rukun Rujuk 1. apakah ia menjadi syarat sahnya rujuk atau tidak. Perbedaan pendapat ini disebabkan karena pertentangan antara qiyas dengan zahir nas Alqur’an yaitu: “……. maka rujuklah mereka dengan baik dan lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu.” Menurut Ibn Hazm jika ia merujuk tanpa saksi bukan disebut rujuk sebab allah berfirman. maka tidak sah untuk rujuk. . Imam malik berpendapat bahwa saksi dalam rujuk adalah disunnahkan..sebelum masa iddahnya habis.” Ayat tersebut menunjukan wajibnya mendatangkan saksi. sedangkan Imam syafi’I mewajibkan.

4) Dengan pernyataan ijab dan qabul  Syarat lapadz (ucapan) rujuk: a. 2) Ada istri yang di rujuk Syarat istri yang di rujuk: a) Telah di campuri/digauli. . Rukun Rujuk 1) Suami yang merujuk Syarat-syarat suami sah merujuk: a) Berakal b) Baligh c) Dengan kemauan sendiri dan bukan karena paksaan. d) Saksi harus dua orang yang sudah dewasa dan bersikap adil e) Sigat atau lapal yaitu ucapan dari suami baik dengan kata-kata atau sindiran dan tidak digantungkan dengan syarat tertentu. 3) Kedua belah pihak (mantan suami dan mantan istri) sama-sama suka. d) Masih dalm masa idah. Lafaz yang menunjukkan maksud rujuk. misalnya kata suami “aku rujuk engkau” atau “aku kembalikan engkau kepada nikahku”. b) Harus jelas orangnya. dan yakin dapat hidup bersama kembali dengan baik. e) Ucapan yang menyatakan untuk rujuk. c) Istri dalam keadaan talak raj’I atau belum jatuh talak tiga.

Tidak bertaklik — tidak sah rujuk dengan lafaz yang bertaklik. 5) Makruh apabila kelangsungan perceraian dianggap lebih baik dan mbermanfaat bagi keduanya. jika rujuk dipandang lebih menguntungkan bagi keduanya. 3) Wajib bagi suami yang menalak istrinya sebelum dia menyempurnakan pembagian waktu terhadap istri yang ditalaknya. Rujuk itu tidak sah walaupun isteri mengatakan mau. c.b.  Hukum Rujuk 1) Jaiz inimadalah hukum asal rujuk. 2) Sunah. Tidak terbatas waktu — seperti kata suami “aku rujuk engkau selama sebulan  Hikmah Rujuk 1) Dapat menyambung semula hubungan suami isteri untuk kepentingan kerukunan rumah tangga 2) Membolehkan seseorang berusaha untuk rujuk meskipun telah berlaku perceraian. 4) Haram jika rujuk itu suami ingin menyakiti istrinya. . misalnya kata suami “aku rujuk engkau jika engkau mau”.

Menurut istilah talak adalah putusnya tali perkawinan yang telah dijalin oleh suami istri. Hukum rujuk ada 5 yaitu wajib. Adapun yang menjadi hikmah rujuk diantaranya ialah: Dapat menyambung semula hubungan suami isteri untuk kepentingan kerukunan numah tangga. Haram. b. Putusnya perkawinan karena talak. Rujuk pula dapat sah apabila sudah memenuhi rukun dan syarat-syarat tertentu. Putus perkawinan berdasarkan putusan pengadilan dengan alasan atau alasan-alasan selain zina dan khuluk Jadi pada dasarnya talak terjadi apbila rumah tangga tidak dapat diperbaiki kembali.BAB II PENUTUP A.  Rujuk menurut bahasa artinya kembali sedangkan menurut istilah adalah kembalinya seorang suami kepada mantan istrinya dengan perkawinan dalam masa idah sesudahditalak raj’i. KESIMPULAN  Menurut bahasa talak berarti melepaskan ikatan. Sunnah. Dan rujuk boleh dilakukan apabila kedua mempelai hendak islah (berbaikan kembali). meninggalkan dan memusnahkan. Mubah dan makruh. Talak menjadi jalan terakhir apabila rumah tangga tidak mungkin diperbaiki lagi. Dalam KHI pasal 63 bahwa Rujuk dapat dilakukan dalam hal: a. Ikatan yang dimaksud adalah ikatan perkawinan. kecuali talak yang telah jatuh tiga kali atau talak yang di jatuhkan qabla al dukhul. .