Prinsip Kerja Rangkaian Penyearah Rabu, 21 April 2010 17:06:00 - oleh : admin Pada umunya yang dimaksud dengan rangkaian

penyearah adalah rangkaian yang berfungsi untuk menjadikan gelombang yang mempunyai lebih dari satu arah menjadi gelombang satu arah. Sebagai contoh sinyal yang berbentuk sinusoidal dan mempunyai dua arah gelombang, yaitu arah dari kutub positif ke negative dan arah dari negatf ke positif, kemudian dijadikan gelombang yang mempunyai satu arah saja dengan menggunakan rangkaian penyearah. Untuk menyearahkan gelombang biasanya digunakan dioda, Ada dua metode untuk yang digunakan yaitu metode penyearah setengah gelombang (Half-Wave Rectifier) dan penyearah gelombang penuh (FullWave Rectifier).

I. Rangkaian penyearah Setengah Gelombang

Gambar rangkaian penyearah setengah gelombang | Half-wave Rectifier

Rangkaian di atas merupakan rangkaian penyearah yang menggunakan satu buah dioda. Sesuai dengan prinsip dasar dioda, idealnya dioda akan berfungsi seperti seuatas kawat pada saat diberi bias maju dan berfungsi bagaikan saklar terbuka pada saat diberi bias mundur. Maksud dari bias maju adalah apabila pada terminal anodanya (pangkal dari symbol panah) diberi catu positif kemudian terminal katodanya (ujung symbol panah) diberi catu negative. Intinya arus listrik bisa mengalir apabila searah dengan arah panah, sedangkan jika berlawanan dengan arah panah maka arus tidak bisa mengalir.

Jika kita perhatikan gambar gelombang pada osiloscope di atas, gelombang masukan adalah gelombang yang berada di bagian bawah, sedangkan gelombang keluaran adalah yang pada bagian atas. Pada saat siklus positif tegangan yana jatuh pada terminal output idealnya adalah sama dengan tegangan supply, atau tegangan supply – 0,7 V (Dioda silicon) serta tegangan supply – 0,3 V (Dioda germanium). Hal ini terjadi karena dioda diberi bias maju sehingga arus listrik akan melewati dioda bagaikan seutas kawat. Sedangkan pada saat siklus negative, tegangan output hampir sama dengan 0 volt dikarenakan dioda diberi bias mundur (bias reverse) sehingga dioda bekerja bagaikan kawat yang terputus atau saklar yang terbuka. Sesuai dengan

II. Rangkaian Penyearah Gelombang Penuh . Jika semua tegangan jatuh pada dioda maka tegangan yang jatuh pada terminal output atau beban 10 Kohm adalah 0 volt. maka tegangan yang jatuh pada terminal yang terbuka atau tahanan yang tak terhingga adalah sama dengan tegangan supply.hukum pembagi tegangan.

42 WIB 2.sch. . Biasanya untuk rancangan power supply kebanyakan digunakan penyearah gelombang penuh. siklus negative dari tegangan AC input dipotong atau tidak dimanfaatkan sama sekali. perbedaanya adalah penambahan 3 buah dioda untuk bisa meloloskan arus listrik dari kedua siklus. Pada rangkaian penyearah setengah gelombang. 21. PENYEARAH (RECTIFIER) Prinsip penyearah (rectifier) yang paling sederhana ditunjukkan pada gambar-1 berikut ini.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=15 18 november 2011. Transformator (T1) diperlukan untuk menurunkan tegangan AC dari jala-jala listrik pada kumparan primernya menjadi tegangan AC yang lebih kecil pada kumparan sekundernya.Gambar rangkaian penyearah gelombang penuh | Full-wave Rectifier Berbeda dengan rangkaian penyearah setengah gelombang. Untuk prinsip kerjanya rangkaian ini sama saja dengan rangkaian setengah gelombang. Ini yang disebut dengan penyearah setengah gelombang (half wave). http://smkmuh3ku. pada rangkaian penyearah gelombang penuh semua siklus akan dimanfaatkan sebagai gelombang keluaran. dioda (D1) berperan hanya untuk merubah dari arus AC menjadi DC dan meneruskan tegangan positif ke beban R1.id/index. Sedangkaan pada penyearah gelombang penuh siklus negative dari sinyal input tetap diloloskan dengan menggunakan dioda yang lain. Untuk mendapatkan penyearah gelombang penuh (full wave) diperlukan transformator dengan center tap (CT) seperti pada gambar-2. Pada rangkaian ini.

bentuk tegangan seperti ini sudah cukup memadai. Gambar-4 menunjukkan bentuk keluaran tegangan DC dari rangkaian penyearah setengah gelombang dengan filter kapasitor. Garis b-c kira-kira adalah garis lurus dengan kemiringan tertentu. Dengan demikian beban R1 mendapat suplai tegangan gelombang penuh seperti gambar di atas. .. Walaupun terlihat di sini tegangan ripple dari kedua rangkaian di atas masih sangat besar.Tegangan positif phasa yang pertama diteruskan oleh D1 sedangkan phasa yang berikutnya dilewatkan melalui D2 ke beban R1 dengan CT transformator sebagai common ground. Sebenarnya garis b-c bukanlah garis lurus tetapi eksponensial sesuai dengan sifat pengosongan kapasitor. Gambar 3 adalah rangkaian penyearah setengah gelombang dengan filter kapasitor C yang paralel terhadap beban R. dimana pada keadaan ini arus untuk beban R1 dicatu oleh tegangan kapasitor. Untuk beberapa aplikasi seperti misalnya untuk men-catu motor dc yang kecil atau lampu pijar dc. Ternyata dengan filter ini bentuk gelombang tegangan keluarnya bisa menjadi rata.

Jika arus I = 0 (tidak ada beban) maka kurva b-c akan membentuk garis horizontal. maka diperole Vr = VM (1 – e -T/RC) Jika T << RC. . sehingga dapat ditulis : VL = VM e -T/RC Jika persamaan (3) disubsitusi ke rumus (1). kemiringan kurva b-c akan semakin tajam. dapat ditulis : e -T/RC 1 – T/RC≈ sehingga jika ini disubsitusi ke rumus (4) dapat diperoleh persamaan yang lebih sederhana : Vr = VM(T/RC) VM/R tidak lain adalah beban I. Perhitungan ini efektif untuk mendapatkan nilai tegangan ripple yang diinginkan. Tegangan yang keluar akan berbentuk gigi gergaji dengan tegangan ripple yang besarnya adalah : Vr = VM -VL dan tegangan dc ke beban adalah Vdc = VM + Vr/2 Rangkaian penyearah yang baik adalah rangkaian yang memiliki tegangan ripple (Vr) paling kecil.Kemiringan kurva b-c tergantung dari besar arus (I) yang mengalir ke beban R. sehingga dengan ini terlihat hubungan antara beban arus I dan nilai kapasitor C terhadap tegangan ripple Vr. Namun jika beban arus semakin besar. VL adalah tegangan discharge atau pengosongan kapasitor C.

anda mendisain rangkaian penyearah gelombang penuh dari catu jala-jala listrik 220V/50Hz untuk mensuplai beban sebesar 0.5) (0.01 det. Penyearah gelombang penuh dengan filter C dapat dibuat dengan menambahkan kapasitor pada rangkaian gambar 2. Jika rumus (7) dibolak-balik maka diperoleh. Bisa juga dengan menggunakan transformator yang tanpa CT. C = I.Vr = I T/C Rumus ini mengatakan. Untuk penyearah gelombang penuh. Sebaliknya jika kapasitansi C semakin besar. Anda barangkali sekarang paham mengapa rangkaian audio yang anda buat mendengung. tentu saja frekuensi gelombangnya dua kali lipat. maka T = Tp = 1/f = 1/50 = 0. yaitu periode satu gelombang sinus dari jala-jala listrik yang frekuensinya 50Hz atau 60Hz. Untuk penyederhanaan biasanya dianggap T=Tp. coba periksa kembali rangkaian penyearah catu daya . sehingga T = 1/2 Tp = 0.75 = 6600 uF Untuk kapasitor yang sebesar ini banyak tersedia tipe elco yang memiliki polaritas dan tegangan kerja maksimum tertentu. tetapi dengan merangkai 4 dioda seperti pada gambar-5 berikut ini. maka tegangan ripple akan semakin besar.02 det.5 A. Tegangan kerja kapasitor yang digunakan harus lebih besar dari tegangan keluaran catu daya. Ini berlaku untuk penyearah setengah gelombang.T/Vr = (0. Berapa nilai kapasitor yang diperlukan sehingga rangkaian ini memiliki tegangan ripple yang tidak lebih dari 0.01)/0. jika arus beban I semakin besar. Jika frekuensi jala-jala listrik 50Hz. Sebagai contoh.75 Vpp. tegangan ripple akan semakin kecil.

jpg Rectifier (AC to DC adapter) Hampir semua pembangkit listrik menghasilkan listrik dalam bentuk listrik arus bolak-balik (Alternating Current). tentu bisa dengan memparalel dua atau tiga buah kapasitor. Rangkaian penyearah ini dibentuk dari rangkaian dioda. Sinyal masukan dan keluaran rangkaian penyearah setengah gelombang. Oleh karenanya kita memerlukan adapter arus atau penyearah. . Akan tetapi sebagian besar peralatan rumah tangga menggunakan energi listrik dalam bentuk listrik arus searah. http://cnt121. Rangkaian penyearah setengah gelombang. Jika dipasaran tidak tersedia kapasitor yang demikian besar.files. apakah tegangan ripple ini cukup mengganggu. yaitu setengah gelombang dan gelombang penuh. Gambar 2. Terdapat dua jenis rangkaian dioda sebagai penyearah. Gambar 1.com/2007/11/gelombang-penuh-dengan-filter-c.yang anda buat.wordpress. sedangkan grafik sinyal masukan dan keluaran dapat dilihat pada Gambar 2. Half wave rectifier Penyearah setengah gelombang dapat dibentuk dengan hanya merangkaikan sebuah dioda ke sumber tegangan bolak balik.Penyearah ini berfungsi untuk melewatkan gelombang listrik dalam satu arah saja. seperti terlihat pada Gambar 1.

Gambar 3. Rangkaian penyearah gelombang penuh menggunakan jembatan dioda. Full wave rectifier Terdapat dua cara untuk membentuk rangkaian penyearah gelombang penuh. Sehingga sinyal keluaran berupa siyal sinus setengah gelombang saja.Dioda dalam rangkaian ini hanya melewatkan siklus positif dari sinyal masukan ( bagian a dan c) dan menahan siklus negatifnya (bagian b dan d). yaitu dengan menggunakan rangkaian jembatan (Gambar 3) dan rangkaian center tap (Gambar 4). Gambar 4. Sedangkan sinyal masukan dan keluaran dapat dilihat pada Gambar 5. . Rangkaian penyearah gelombang penuh menggunakan center tap.

dengan arah arus RL dari positif ke ground. sehingga jika digunakan sebagai catu daya. Penambahan filter RC. sehingga bentuk tegangannya adalah bentuk a. Gambar 6. Dalam rangkaian yang ditunjukan oleh Gambar 3.Gambar 5. sehingga bentuk tegangan output adalah bagian a. akan mengganggu kinerja peralatan. dengan tegangan masukan dan keluaran seperti pada Gambar 7. Salah satu cara untuk mengurangi tegangan riak ini adalah dengan menambahkan rangkaian tapis RC seperti terlihat pada Gambar 6. Sinyal masukan dan keluaran dari rangkaian penyearah gelombang penuh. dengan arah arus beban yang masih tetap. ketika Vin1 siklus positif (Vin2 adalah negatif). maka dioda 1 mendapatkan bias maju (dioda 2 mendapatkan bias mundur). sehingga bentuk tegangan output adalah bagian b yang dibalik (tegangan RL adalah positif). maka dioda 2 mendapatkan bias maju (dioda 1 mendapatkan bias mundur). dengan arah arus RL adalah dari positif ke ground. Filter Adding Dengan bentuk gelombang tegangan keluaran seperti pada Gambar 3. . dengan arah arus RL dari positif ke ground. Untuk rangkaian seperti yang ditunjukan oleh Gambar 4. Sedangkan ketika Vin1 siklus negatif (Vin2 adalah positif). maka dioda nomor 2 dan 4 mendapatkan bias maju (1 dan 3 mendapatkan bias mundur). maka tegangan DC-nya masih mengandung tegangan riak yang sangat besar. Sedangkan ketika sinyal masukan adalah siklus negatif. sehingga bentuk tegangannya adalah bentuk b. maka dioda 1 dan 3 mendapatkan bias maju (2 dan 4 mendapatkan bias mundur). ketika sinyal masukan adalah bagian a.

htm Jenis rangkaian penyearah [sunting] Penyearah setengah gelombang Rangkaian penyearah setengah gelombang [sunting] Penyearah gelombang penuh Rangkaian penyearah gelombang penuh .com/rectifier. Kemiringan penurunan ini tergantung pada besarnya RL dan kapasitas Kapasitor. Semakin besar dua komponen ini maka tegangan akan semakin rata. http://trensains. Karena ketika tegangan turun. Tegangan keluaran dari penyearah ini memiliki tegangan riak yang lebih kecil jika dibandingkan dengan rangkaian sebelumnya. maka muatan listrik yang tersimpan dalam kapasitor akan dilepaskan sehingga bentuk tegangannya turun lebih landai.Gambar 7. Bentuk sinyal input dan output penyearah berfilter.

wikipedia.[sunting] Penghalusan rangkaian penyearah [sunting] Komponen elektronika Komponen penyearah berupa dioda bridge http://id. Tujuan Praktikum .org/wiki/Penyearah RANGKAIAN PENYEARAH I.

........... Ringkasan Teori Penyearah berfungsi untuk mengubah tegangan ac menjadi tegangan dc..... Menganalisa rangkaian penyearah setengah gelombang dan gelombang penuh.. 6.......... 4.... 2.. 3....... Mampu merancang rangkaian penyearah setengah gelombang dan gelombang penuh..... 2.... Mengetahui manfaat dioda sebagai penyearah... (5..... II....... 1......1... 4........ 5....... Penyearah Setengah Gelombang Nilai tegangan puncak input transformator: VRMS = Vp/2........1) . Mengetahui cara kerja rangkaian penyearah setengah gelombang dan gelombang penuh... 3. Bahan Praktikum Transformator Dioda semikonduktor Resistor Projectboard Multimeter Osiloskop III...... yaitu penyearah setengah gelombang dan penyearah gelombang penuh...... Penyearah ada 2 macam..........

......................................................5) IV............f IN .......................Tegangan rata-rata DC pada penyearah setengah gelombang adalah: VDC = Vp/V = 0.............. (5........3) Penyearah Gelombang Penuh Tegangan rata-rata DC pada penyearah sinyal gelombang penuh: VDC = 2Vp/v................ (5................... 1...................................................... (5...318 x Vp....................... Jelaskan cara kerja rangkaian penyearah gelombang penuh center tap? Gambarkan rangkaian dan bentuk gelombang input/ outputnya! 3................................................4) Frekuensi output: f OUT = 2...... Jelaskan cara kerja rangkaian penyearah gelombang penuh dengan jembatan dioda (diode bridge) Gambarkan rangkaian dan bentuk gelombang input/ outputnya! Jawaban: ........................ Tugas Pendahuluan Jelaskan cara kerja rangkaian penyearah setengah gelombang? Gambarkan rangkaian dan bentuk gelombang input/ outputnya! 2.......................................................2) Frekuensi output: fOUT = fIN .. (5...........................................................................

Prinsip kerja dari rangkaian penyearah setengah gelombang ini adalah pada saat setengah gelombang pertama (puncak) melewati dioda yang bernilai positif menyebabkan dioda dalam keadaan ‘forward bias’ sehingga arus dari setengah gelombang pertama ini bisa melewati dioda. gambar kurva ‘D1-anoda’ (biru) merupakan bentuk arus AC sebelum melewati dioda dan kurva ‘D1-katoda’ (merah) merupakan bentuk arus AC yang telah dirubah menjadi arus searah ketika melewati sebuah dioda.1. Dari gambar di atas. Pada setengah gelombang kedua (lembah) yang bernilai negatif menyebabkan dioda dalam keadaan ‘reverse bias’ sehingga arus dan setengah gelombang kedua yang bernilai negatif ini tidak bisa melewati dioda. Keadaan ini terus berlanjut dan berulang sehingga menghasilkan bentuk keluaran gelombang seperti diperlihatkan pada gambar berikut ini. .

Pada gambar tersebut terlihat bahwa ketika gelombang masukan bernilai positif. Gelombang. itu sebabnya mengapa disebut sebagai Penyearah Setengah Prinsip kerja dari rangkaian penyearah “center tap design’ ini adalah pada saat arus setengah gelombang pertama pada AC-Source1 bernilai positif. arus tidak dapat melewati dioda. 2. hal ini diilustrasikan pada gambar berikut. arus dapat melewati dioda tetapi ketika gelombang masukan bernilai negatif. Karena hanya setengah gelombang saja yang bisa di searah-kan. . maka arus akan mengalir ke beban (R-Load) melalui D1 (forward bias). Sedangkan pada arus setengah gelombang pertama pada AC-Source2 bernilai negatif akan ditahan (blocking) oleh D2 (reverse bias) sehingga tidak dapat mengalir ke beban.

tetapi sebaliknya pada saat arus setengah gelombang kedua pada AC-Source2 bernilai positif.637 ∙ IMAX Lalu bagaimana jika sumber arus bolak-balik (AC) dengan CT di searah-kan oleh rangkaian penyearah dioda jembatan? Hasilnya akan diperoleh dua arus searah (DC) dengan dua polaritas yang berbeda atau biasa disebut sebagai Penyearah Gelombang Penuh Polaritas Ganda. hanya ada 2 dioda saja yang menghantarkan arus untuk setiap siklus tegangan AC sedangkan 2 dioda lainnya bersifat sebagai isolator pada saat siklus yang sama. seperti diilustrasikan pada gambar berikut. maka arus akan mengalir ke beban (R-Load) melalui D2 (forward bias). perhatikanlah kedua gambar berikut. IAV = 0. Arus DC rata-rata yang dihasilkan dari rangkaian penyearah gelombang penuh ini adalah dua kali dari arus rata-rata yang dihasilkan oleh penyearah setengah gelombang yakni.Pada arus setengah gelombang kedua pada AC-Source1 bernilai negatif sehingga arus ditahan (blocking) oleh D1 (reverse bias) dan tidak dapat mengalir ke beban. 3. Sehingga menghasilkan penyearah gelombang penuh dari AC ke DC. . Untuk memahami cara kerja dioda bridge. Penyearah gelombang penuh dengan jembatan dioda (dioda bridge) Pada dioda bridge.

Kedua hal ini terjadi berulang secara terus menerus hingga didapatkan tegangan beban yang berbentuk gelombang penuh yang sudah disearahkan (tegangan DC). Grafik sinyal dari penyearah gelombang penuh dengan jembatan dioda (dioda bridge) ditunjukkan seperti pada gambar berikut Jembatan dioda (dioda bridge) tersedia dalam bentuk 1 komponen saja atau pun . Sedangkan pada saat siklus negatif tegangan AC. Pada saat yang bersamaan pula. arus mengalir melalui dioda D menuju beban dan kembali melalui dioda A. arus mengalir melalui dioda B menuju beban dan kembali melalui dioda C. dioda A dan D mengalami reverse bias sehingga tidak ada arus yg mengalir atau kedua dioda tersebut bersifat sebagai isolator.Saat siklus positif tegangan AC. Karena dioda B dan C mengalami reverse bias maka arus tidak dapat mengalir pada kedua dioda ini.

Ukur besar tegangan pada R1 menggunakan multimeter. Rangkaian Penyearah Setengah Gelombang 2. 3. Langkah Percobaan A. Ukur besar tegangan keluaran pada T1 menggunakan multimeter. V. Penyearah Setengah Gelombang 1. Yang harus diperhatikan adalah besar arus yang dilewatkan oleh dioda harus lebih besar dari besar arus yang dilewatkan pada rangkaian. Tentukan nilai T1. B.bisa dibuat dengan menggunakan 4 dioda yang sama karakteristiknya. 8. D1 = Dioda semikonduktor. Susunlah rangkaian seperti gambar di bawah ini. Simulasikan rangkaian diatas pada program EWB. 6. R1 = Resistor . D1. 4.1. 5. T1 = Transformator. Penyearah Gelombang Penuh dengan Center Tap 1. Ukur tegangan keluaran pada R1 menggunakan osiloskop. dan R1 Gambar 5. Hitung besar tegangan keluaran pada R1. Ukur tegangan keluaran pada T1 menggunakan osiloskop. Tutup saklar S1. 7. Susunlah rangkaian seperti gambar di bawah ini.

Hitung besar keluaran pada R1. Simulasikan rangkaian diatas pada program EWB. Susunlah rangkaian seperti gambar di bawah ini. Ukur besar tegangan pada resistor beban menggunakan multimeter.3. 7.html . 3.blogspot. Tutup saklar S1. Ukur tegangan keluaran pada T1 menggunakan osiloskop.Gambar 5.2. Ukur tegangan keluaran pada R1 menggunakan osiloskop. Tutup saklar S1.com/2011_05_01_archive. R1 = Resistor Gambar 5. 5. Rangkaian Penyearah Gelombang Penuh dengan dioda bridge 2. 6. http://rizkahaziz. Rangkaian Penyearah Gelombang Penuh 2. 8. Penyearah gelombang Penuh dengan Diode Bridge 1. DB1 = Dioda Bridge. C. Ukur besar tegangan pada T1 menggunakan multimeter. T1 = Transformator. 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful