P. 1
10 Langkah Persiapan Menjadi Penyiar

10 Langkah Persiapan Menjadi Penyiar

|Views: 202|Likes:

More info:

Published by: Diana Fransisca Tirtawati on Dec 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/13/2015

pdf

text

original

10 LANGKAH PERSIAPAN MENJADI PENYIAR RADIO

June 1, 2008, 2:12 am Filed under: Penyiar radio | Tags: cara menjadi penyiar yang baik, cara menjadi penyiar yang disukai pendengar, Penyiar radio, persiapan menjadi penyiar radio

Menjadi penyiar radio untuk usia SMA atau yang masih duduk menyenangkan sekaligus membanggakan.Selain menambah uang dapat kesempatan bisa mewawancarai artis idola.Ditambah kalau Duitpun melimpah ruah gegap gempita hip-hip hura. Tapi tentunya atau proses yang tidak sebentar.

di bangku kuliah merupakan satu profesi yang jajan juga meningkatkan citra diri. Apalagi kalau ada orderan side job untuk menjadi MC, Wow.. untuk sampai ke garis tersebut diperlukan waktu

Aku sendiri memulai menjadi Penyiar radio sejak kelas 2 SMA, lewat proses coba-coba lamar tapi berharap banyak Ternyata, God give me a chance untuk menjadi anak SMA yang akhirnya di‘LIHAT‘ oleh anak-anak seusiaku yang lain di sekolah. Apalagi ada 1 kejadian yang gak bakalan aku lupakan. Yaitu Ketika pulang sekolah nebeng motor ma sohib, melewati sekloah lain. tiba-tiba ada segerombolan cewek-cewek di depan pagar sekolah mereka teriak ‗Itu SANDI.. Itu Sandi.. SANDI… SANDI!!!‖ (haha pedenya aku nulis, but u know? aku bangga juga, rasanya seperti dah jadi artis ahaha) Itu pengalamanku yang cuman jadi penyiar daerah yang gak tenar-tenar amat, bayangkan kejadian apa yang terjadi ma penyiar kota-kota besar. pasti respon penggemar lebih besar lagi.Belum lagi kalau sudah jadi MC kondang macam Indy barends, Indra bekti, desta atau yang lebih mantap lagi Oprah Winfrey. (wah Mengkhayalnya sudah sampai menyeberang benua nih) Stop Dreaming! Untuk mencapai semua itu pasti diperlukan persiapan matang, ntah fisik, mental, pengalaman dan lain-lain. Dan kita bisa mulai dari yang kecil-kecil dulu. Nah sekarang aku akan bagi-bagi 10 langkah persiapan menjadi penyiar radio 1. Gak ada salahnya membekali diri dengan Hal-hal yang berbau ‘TAMPIL’, entah itu jadi MC sukarela di acara sekolah atau kelompok. Atau bisa juga mengikuti lomba-lomba yang diadakan di kotamu. Seperti lomba bahasa inggris, pidato, baca cerpen dan sejenisnya.Ini juga akan berguna untuk menambah resume di CV lkalau mau kerja di lain. 2. Banyak membaca majalah, koran atau buku-buku. kebayang donk menjadi penyiar radio yang gak tau sama perkembangan informasi atau gak tau istilah-istilah yang lagi IN sekarang. Apa yang bakalan diomongin? 3. Cinta Musik, setidaknya merasa kalau musik itu enak. Ada lho yang gak begitu suka dengerin musik . padahal Radio identik dengan musik. Dan diharapkan musik justru akan menambah Mood siaran. 4. Perhatikan Attitude. Jangan sombong, tulus, tetap rendah hati dan trus belajar. Bukankah pendengar suka dengan penyiar-penyiar seperti itu? 5. Latihan Vokal ucapkan ejaan A-I-U-E-O dengan benar. Kemampuan ini bukan berasal dari bakat, tapi lewat latihan. kalau merasa kamu berbicara seperti orang bergumam, langsung perbaiki. Ucapkan kata-kata dengan tulus dan Jelas. Ikut teater adalah ide yang bagus. 6. GAUL donks. Jalan-jalan, nyoba-nyoba makanan-makanan yang ada di kotamu. Tau kan alasanya? 7. Siapkan surat lamaran yang oke. Cover letter atau surat pengantarnya lebih baik menggunakan bahasa Inggris, sedangkan CV diisi dengan pengalaman-pengalaman yang layak dipamerkan dan tentunya mampu mendukung surat lamaran kita menjadi salah satu kandidat kuat. 8. Kira-kira ortu setuju gak kamu jadi penyiar? Soalnya masih banyak ortu yang kolot yang menganggap kalau menjadi penyiar radio tak ada gunanya. ikuti kata hatimu aja deh. 9. Berdoa ―Ya Tuhan, kalau memang ini jalanku tolong dibuka dan dimudahkan. tapi kalau ini bukan yang terbaik, ikhlaskan hati hambamu ini. karena hamba percaya apa yang Engkau berikan adalah yang terbaik bagi HambaMu‖ (sampai doa juga diajarin hahaha) 10. Biar genap aja ahahaha Bagaimana? Langsung saja tancapkan bendera. kobarkan semangatmu. Im ready to be a next great announcer! Ciaattt…

Seorang penyiar profesional dituntut untuk serba tahu sebagai tolak ukur kualitas dan daya tarik dirinya, tetapi bukan untuk menggurui. Apalagi untuk hal-hal yang sedang hangat dibicarakan orang (hot issues) mulai dari infotainment, olahraga, ekonomi, sampai dengan kejadian yang terjadi disekitar kita. Seorang penyiar harus memperhatikan kualitas diri untuk menjadi seorang penyiar profesional. Untuk menjadi penyiar professional, seorang penyiar dituntut untuk: 1. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan keingintahuannya mencakup segala hal. 2. Tanggap situasi dan kondisi juga peka terhadap hal-hal yang sedang terjadi. 3. Dapat mengatur waktu dengan baik. 4. Mempersiapkan segala sesuatu baik dari segi mental maupun materi siaran. 5. Luwes dan bias menempatkan diri disegala suasana dengan baik. 6. Mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan cepat dan tepat 7. Berdaya simak dan tertarik dengan lawan bicara, menganggap mereka lebih penting dari diri kita untuk membuang sisi egois kita. 8. Rasakan, alami dan tanggap dengan yang diinginkan oleh pendengar.

Selalu berpikir kreatif dan penuh dengan imajinasi. Mempunyai selera humor yang tinggi yang tidak basi sebagai modal untuk mendapatkan pendengar juga menjernihkan dan menetralisir apapun yang dihadapi. Menjadi tuan rumah yang baik pas On air maupun Off air. Dengan memiliki kemampuan diatas. juga bagi anda yang berminat menjadi penyiar radio. karena mempunyai bekal yang cukup untuk bermanuver dengan kata-kata tanpa dihinggapi rasa takut dan tetap percaya diri. Dalam posting kali ini saya akan berbagi pengalaman menyeleksi penyiar radio.9. 10. seorang penyiar akan mampu menguasai suatu keadaan separah apapun dalam siarannya. Perlu diperhatikan. Semoga bisa bermanfaat. Kemampuan dasar yang harus dimiliki Broadcaster / Newscaster 1. (argan) Seleksi calon penyiar adalah pekerjaan yang sudah akrab dilakukan oleh para program director. manager siaran atau station manager sebuah radio. akan lebih mudah untuk dilatih menjadi penyiar yang baik. Kemampuan vokal:       memiliki kualitas vokal yang bagus. Sedangkan pelamar yang bisa memenuhi kemampuan dasar. terutama pada saat siaran percaya diri saat berbicara / siaran memiliki rasa ingin tahu bisa berkonsentrasi memiliki sense of humor Point-point ini bisa kita temukan di awal seleksi melalui wawancara dan mendengarkan rekaman calon penyiar. . 11. Mampu mengatasi rasa gugup (nervous). Kemampuan personal:         suka bicara dan bisa menjadi pendengar yang baik jika berhadapan dengan narasumber / saat melakukan wawancara memiliki spontanitas yang baik memiliki kepekaan terhadap situasi mampu menjaga emosi. 12. Seseorang yang tidak bisa memiliki kemampuan tersebut sulit menjadi seorang penyiar radio. bulat dan tidak pecah memiliki artikulasi yang jelas bisa berekspresi melalui suara bisa memainkan intonasi suara bisa mengatur kecepatan bicara cukup memiliki kemampuan verbal 2. suka berbicara dan suka mendengar tidak bisa dilatih. kualitas vokal yang baik.

Anda tidak akan dapat memberikan penampilan terbaik kecuali jika Anda santai (relax). Lagi pula. demikian juga naskah berita atau iklan. jadilah orang yang haus pengetahuan! Dijami. alat musik. A. seperti wawasan. dan artisnya. dan sense of humor. tapi juga perlu modal lainnya. lagu kalimat (infleksi. Sama pentingnya adalah artikulasi atau pronounciation (pengucapan kata). Bakat itu diperlukan karena profesi penyiarradio dituntut mampu menghibur pendengar. 1. BAHASA TUTUR Siaran harus menggunakan bahasa tutur. takkan kehabisan kata-kata untuk berbicara. Lagi pula. banyak baca. Tanpa bantuan lagu kalimat sering orang mengalami kesukaran dalam memahami bahasa tutur. . improvisasi. SENSE OF HUMOR Penyiar juga harus humoris. B. WAWASAN Penyiar harus berwawasan agar siarannya hidup.Temukan suara emas (golden voice) Anda! Radio adalah suara (sound)! Media yang hanya bisa didengar (auditif). dialek. Begitu di atas pentas. berisi. Banyak orang terlahir dengan memiliki suara indah. atau di belakang microphone. punya bakat menghibur. inflection) memegang peranan penting. radio identik dengan hiburan (entertaintment). tugas penyiar bukan hanya mutar lagu-lagu. D. leher tegang. tidak banyak menggunakan kata penghubung. jadi penyiar profesional tidak cukup bermodal suara emas (golden voice). dinamis. front liner. Bahasa tutur yaitu bahasa yang dipakai dalam pergaulan sehari-hari yang mempunyai ciri khas: a kalimatnya sederhana. Kosakata. tapi mesti paham juga tentang jenis musik. sense of music. di depan kamera. kurang lengkap. kebanyakan dari kita harus bekerja keras untuk menjadi penyiar profesional. hanya bisa dilakukan oleh penyiar yang berwawasan luas. Didalam bahasa tutur. singkat. dan tidak monoton. SENSE OF MUSIC Penyiar harus memiliki sense of music yang tinggi. Tenggorokan tercekik (tight throat). dan pundak yang kaku. sebuah radio yang berinteraksi langsung dengan pendengar. C. stressing). dan b menggunakan kata-kata yang lazim dipakai sehari-hari (spoken words). tempo). aksentuasi (logat. bahasa percakapan (conversational language). intonasi (nada suara atau irama bicara). TAMPILKAN SUARA TERBAIK! RILEKS! Penyiar adalah ―pemain sandiwara‖ (performer) dan menghadapi tantangan yang sama dengan penyanyi atau aktor. varietas kata. jika Anda berwawasan luas. E. akan membuat Anda tidak dapat mengeluarkan suara terbaik. dan speed (kecepatan berbicara. Karena itu. Suara (voice) pula yang jadi aset terpenting seorang penyiar sebagai ujung tombak. Namun. Soalnya.

Nafas megap-megap tidak akan menghasilkan siaran yang bagus. tapi juga tidak realistis. TENTUKAN PILIHAN KATA! . Teknik ini akan memberi Anda kekuatan ekstra. tapi soal fisik.Bagaimana biar rileks? Bukan dengan mengatakan pada diri Anda. 2. tidak ada lawan bicara. 4. relax!‖ Relaksasi bukanlah soal psikologis. buatlah tanda di mana Anda akan mengambil nafas. Ikuti instruksi Anda sendiri dan bernafaslah saat Anda melihat tanda itu. atau sekelompok kecil orang. Berbicara kepada benda mati bukan saja tidak membangkitkan semangat (uninspiring). Secara simultan (bersamaan). fool. Jauhkan mulut Anda dari microphone saat menarik nafas. Naskah siaran harus memberi kesempatan untuk bernafas. Bernafas secara tepat adalah dasar siaran profesional. 3. VISUALISASI! Penyiar radio berbicara kepada pendengar yang tidak terlihat. Ia tidak dimulai di otak. Jangan sampai tarikan nafas Anda mengudara. dan sebagainya. saat siaran. Anda bisa latih hal itu dengan cara meratakan jari tangan dan tekan diafragma (rongga antara dana dan perut). Talk to one one and eveyone! Penyiar radio juga sering sendirian di ruang siaran. tekan diafragma Anda dengan tangan. ATUR NAFAS! Mati lemas atau kekurangan nafas (suffocation) adalah penyebab kematian nomor satu di kalangan penyiar . Ketika Anda membaca naskah. Ketika Anda mulai dengan suara rendah. akan membuat tiap nafas bekerja lebih lama bagi Anda. emosi Anda akan mengikuti. Relaksasi diperoleh melalui sebuah proses fisik berupa peregangan dan pernafasan. akan membantu Anda berkomunikasi secara alamiah. Jika tubuh Anda rileks. Membentuk ―mental image‖ tentang pendengar Anda sangat penting untuk siaran terbaik. ―Relax. mixer. Karenanya. Sikap badan yang baik dan dukungan dari diafragma Anda. Banyak penyiar biasa terus menahan nafas selama bertutur. sebagai penyiar Anda berbicara kepada tidak seorang pun (talk to no one) –karena tidak satu orang pendengar pun yang hadir secara fisik di depan Anda— dan kepada setiap orang (talk to everyone). hanya ditemani sejumlah ―benda mati‖ –komputer. mungkin ribuan pendengar. tapi di badan. gaya ngobrol (conversational way). Membayangkan adanya seorang pendengar di depan Anda. bayangkan Anda sedang berbicara pada seorang teman.

BICARA KEPADA SATU ORANG! Bayangkan. yang dimiliki pendengar hanya suara Anda. LATIHAN! Best voice requires experimentation. putuskan katak-kata mana yang menjadi kata kunci (key words) dan garisbawahi. 5. Anda hanya punya satu kesempatan untuk membuat pendengar Anda mengerti yang Anda kemukakan. . cobalah satu per satu untuk menemukan mike paling sesuai bagi Anda. Padahal. dan tingkat proyeksi (pengerasan) yang berbeda. saat menyampaikan sebuah informasi. Di media cetak. Cobalah dengan merekam suara Anda dalam sikap tubuh yang berbeda. dan Anda bisa menyelaraskannya sesuai dengan kebutuhan Anda. tidak ada orang lain yang akan mendengar. sering secara salah memvisualkan pendengarnya –membayangkan bahwa pendengar itu ribuan. Bayangkan ragam pendengar dan lihatlah bagaimana ―mental image‖ ini mempengaruhi penyampaian Anda. pembaca akan mengulang bacaan pada bagian yang mereka tidak pahami.Di radio . Tapi di radio . infleksi menaik kalau akan bersambung dan menurun jika akan berhenti. Putuskan apa yang akan Anda tekankan. TEMAN AKRAB! Berbicaralah layaknya kepada teman akrab (intimate friend). ada bantuan visual untuk memperjelas berita. Ya. orang yang mendengarkan itu dalam kelompok berjumlah satu orang (in group of one). Karena itu. Jika Anda tidak mendengar apa yang Anda katakan. bayangkan pendengar itu satu orang! 8. memvisualkan pendengar Anda. Siaran yang baik membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi. Lihat wajah teman Anda itu dalam ―pikiran mata‖ (mind‘s eye) Anda. Tidak mudah untuk mengatur nafas Anda. KONSENTRASI! Tidak ada pilot otomatis dalam siaran. Seorang penyiar harus menemukan suara terbaiknya dan ini butuh eksperimen. pendengar itu satu orang! Orang yang baru pertama kali berbicara di radio . Tiap kata memiliki nilai berbeda. Jika Anda punya pilihan mikrofon. dan melaporkan cerita pada saat yang sama. Biasanya. Karena itu. dan di mana Anda akan bernafas. kedekatan yang berbeda dengan mike. relaksasi adalah kunci konsentrasi. di mana lagu kalimat (inflection) Anda akan menaik dan menurun. 6. Beberapa mike dibuat untuk mendorong tinggi-rendah suara Anda. Di televisi. 7. Mintalah bantuan teknisi.

meski pendengar tidak melihat Anda. Saat jeda. Berdiri tegak. 14. JEDA! Jedalah untuk beberapa detik untuk membiarkan pesan Anda sampai ke pendengar. SMILE! Senyumlah. 10. lebih lembut.. KONTAK MATA! Lakukan kontak mata! Pandanglah ia sekali-sekali untuk melakukan kontak mata (eye contact). 15. Bluff – body and smile 3. di telinga pendengar. Lalu tersenyumlah! Meskipun Anda tidak merasa bahagia atau percaya diri. GESTURE! Gunakan gerakan tubuh (gesture). Siapkan bahan pembicaraan. meskipun tidak ada orang yang melihat Anda. Saat berbicara di depan umum (public speaking). Bayangkan Anda adalah seorang aktor yang sedang ―mentas‖ di televisi. friendly. Lancarkan aliran darah dengan memijat dahi. jangan sampia mulut dan tenggorokan Anda kering. 13. buatlah kontak mata. Jaga agar mulut dan tenggorokan Anda tetap basah. ramah. jika Anda punya mike portable (mudah dibawa). Anda pun panik! Ya.9. Anda akan tampak percaya diri dan tubuh Anda akan ―mengelabui‖ otak Anda untuk berpikir bahwa ini adalah percaya diri. TEKNIK VOKAL . pahami tema atau naskah. Juga perhatikan obrolan itu berubah-ubah arah dan bagaimana tingkat lagu kalimat (range of inflection) mereka melebar. lakukanlah. Tarik nafas yang dalam – penuhi tubuh Anda dengan oksigen. Anda gugup (nervous). 4. 12. Pastikan Anda sudah siap. jantung berdebar. Lantas harus bagaimana? 1. MENGATASI GUGUP Mulut Anda kering. Anda adalah aktor. Anda juga bisa jeda jika mencari gagasan berikutnya. INFLEKSI! Pelajarilah cara orang berbicara saat ngobrol dan gunakan pola pembicaraan itu ketika memnbaca naskah. bergeraklah mengitari panggung. ―Intiplah‖ pembicaraan orang di restoran. meskipun hanya ada satu orang di ruangan –Anda sendiri! 11. dan lutut bergetar. akan terasa hangat. Gerakan badan Anda (bluff). Siapkan selalu air mineral. 2. layaknya tentara berbaris dengan bahu dan dada yang tegap. 5. Berbicara dengan senyum. Ini akan membantu otak anda bekerja. Perhatikan bagaimana dinamika vokal mereka berfluktuasi: lebih keras.

perhatian (tiga suku kata). jadi. sampai habis nafas. tindakan terbaik adalah dengan minum obat‖. 17. tindakan terbaik adalah dengan minum obat‖. ―Saat sakit. lalu naik sampai AAAAaaaaaaa… nada tinggi. kerasnya suara (loudness). Aksentuasi dapat dilatih dengan cara menggunakan ―konsep suku kata‖ -dan. Teknik vokal yang diperlukan antara lain kontrol suara (voice control) selama siaran. INTONASI Intonasi (intonation) adalah nada suara. atau alunan nada dalam melafalkan kata-kata. 18. Ucapkan sesuai penggalan atau suku katanya! . bisa dilakukan dengan latihan pernafasan. yang. terus. Makanya. Saat mengambil napas.Penyiar harus lancar bicara dengan kualitas vokal yang baik. antara lain: a. Akan tampak diafragma Anda bergerak. Bandung (dua suku kata). Lakukan penekanan (stressing) pada kata-kata tertentu yang dianggap penting. riang. bendera. Suarakan AAAAaaaaaaa… dari nada rendah. Ambil napas pelan-pelan. seperti memompa isi udara keluar. Misal. Untuk bisa mengeluarkan suara diafragma. bahu jangan sampai terangkat. dan keras tanpa harus berteriak. Intonasi menentukan ada tidaknya antusiasme dan emosi dalam berbicara. Misalnya. Contoh: tarik nafas. bulat. O dengan panjang-panjang. ―Saat sakit. siap. atau ―Saat sakit. menurut para ahli vokal. Contoh: ketika orang sedang ambil napas mendadak karena kaget. Untuk nambah power. dan seterunya. irama bicara. ia akan mengambil napas dengan paru-paru. E. Kalau terangkat. dan kadar suara (quality). tindakan terbaik adalah dengan minum obat‖. dan sebagainya. bahkan nada sinis. AKSENTUASI! Aksentuasi (accentuation) adalah logat atau dialek. suara yang keluar dari rongga badan antara dada dan perut –dikenal dengan sebutan ―suara diafragma‖. mengucapkan ―Bagus ya!‖ dengan tersenyum dan semangat. d. Latihan intonasi bisa dengan mengucapkan kata ―Aduh‖ dengan berbagai ekspresi –sedih. buang pelan-pelan. DIAFRAGMA! Kualitas suara yang diperlukan seorang penyiar adalah ―suara perut‖. buang nafas itu. tempo (time). I. sakit. minggu. 16. Dilanjutkan lagi untuk huruf lainnya. akan berbeda dengan mengucapkannya dalam ekspresi wajah datar. Ketika diafragma dirasa udah penuh. berarti Anda bernapas dengan paruparu. b. terdengar jelas. U. di (satu suku kata). Ucapkan huruf vocal A. hela dengan cara berdesis: ss… ss… ss… putus-putus). kaget. orang kaget suka megang dada. Jenis suara ini akan lebih bertenaga (powerful). lalu suarakan AAAAAaaaaaaaaaaaaa… (dengan bulat). meliputi pola titinada (pitch). pendekar. sehingga tidak datar atau tidak monoton. c.

Reporter. kecepatan diperlukan. hangat. misalkan harus beda antara ektrem dengan eksim. entertainer! 23. George Bush (Jos Bus). juga durasi.com. dijumpai kata atau istilah yang pengucapannya berbeda dengan penulisannya. dan buku ASM. Setiap kata yang diucapkan harus jelas. utamanya kata-kata asing seperti ―grand prix‖ (grong pri). Penyiarprofesional menjadi teman dekat bagi pendengar.‖ The College of Communication The University of Texas. Seringkali. ―Broadcasters: Top 8 Ways To Sound Natural Reading From A Script‖ By Susan Berkley. BE YOURSELF! Keaslian (naturalness) suara harus keliar. Romli. Anda harus sopan.19. Jangan lemas. ARTIKULASI! Artikulasi (articulation). . 21. 22. tidak meniru orang lain. 20. http://greatvoice. Anda harus menjadi diri sendiri. atau nama-nama orang Barat — -‖Tom Cruise‖ (Tom Cruz).utexas. CERIA! Kelincahan (vitality) dalam berbicara sehingga dinamis dan penuh semangat. apalagi ‖judes‖! Ingat. lunglai. ―Broadcast Journalism: Panduan MenjadiPenyiar . ―Radio Broadcaster – Invest In A Voice Coach‖ By Rory McLeod http://ezinearticles. Disebut juga pelafalan kata (pronounciation). be yourself. Kalo waktu siaran sudah mepet. dan banyak lagi.edu. Kecepatan berpengaruh pada kejelasan (clarity).com/. SPEED! Gunaka kecepatan (speed) dan kelambatan berbicara secara bervariasi. nanti terkesan tidak mood. http://ezinearticles. dan akrab. ―Five Tips for Overcoming Public Speaking Nerves‖ By Bronwyn Ritchie. dan Scriptwriter‖ (Nuansa Bandung.com. 2005) Dari Materi diatas sebenarnya Anda bisa menarik kesimpulan tentang “Modal apa yang harus disiapin untuk jadi Penyiar?” Pertama .penyiar adalah penghibur. HANGAT! Keramahtamahan (friendliness) sangat penting. cheerful! Anda harus ceria selalu. yaitu kejelasan pengucapan kata-kata. Bicara jangan dibuat-buat. http://www. Referensi: ―Radio Announcement: Finding Your Best Voice.

lebih baik Anda kerja di balik computer ketimbang di studio siaran. misalnya. padahal Anda paling susah bangun pagi • Harus mewawancarai seseorang yang Anda sangat tidak suka • Dituntut memakai celana pendek saat jadi TV-host. Kalau ingin bekerja di radio otomotif. Apalagi tugas sebagai Penyiar menuntut Anda bisa memenuhi keinginan Audience. Ketiga kita harus terbiasa disuruh-suruh sesuai tuntutan klien atau program. . dengan kata lain. kita harus in-touch dengan apa yang sedang menjadi pusat perhatian Audience kita. Semuanya berasal dari diri sendiri. Kalau Anda mengalami kesulitan untuk mengendalikan ekspresi diri karena mood Anda mudah berubah-ubah bagaikan cuaca. Penyiar harus dipenuhi sebelum Anda dan siapa saja ingin mencoba menjadi seorang Penyiar (TV maupun Radio).Kita harus disiplinkan diri agar bisa selalu berusaha menghibur Audience : jangan berfikir untuk jadi Penyiar jika Anda sulit menepati janji dengan orang atau sering berganti mood setiap hari. pastikanlah bahwa Anda sendiri sudah punya sikap mental yang benar dan tangguh. kita harus “gaul” seperti mereka. maka sebaiknya Anda kerja di bank saja atau bikin perusahaan sendiri. dan mengingatkan kita bahwa sebelum Stasiun TV/Radio atau Production House merekrut dan menseleksi Anda untuk sebuah programnya. no matter what the conditions and no matter who the Audience is. kalau Anda merupakan tipe orang yang cenderung membantah perintah atau setiap hari masih dibangunkan oleh Mama. biasakanlah diri dengan hobby mobil dan motor. Dengan kata lain. misalnya Anda : • Diberi jam siaran Minggu pagi. Itulah tiga prasyarat yang menurut saya. padahal lutut Anda jelek • Diminta diet drastis karena setelah melahirkan koq terlihat gemuk di kamera • Dan berbagai contoh yang terlalu banyak untuk disebutkan satu-persatu. biasakanlah mengkonsumsi berita setiap hari. Jika ingin menjadi pembaca berita di MetroTV. Dalam prakteknya tuntutan ketiga ini sangat bervariasi. Kedua .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->