LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. PLN (PERSERO) BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang

MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN

Efisiensi, secara bahasa dapat kita artikan DoThe Thing Right, berarti menjadikan sesuatu pekerjaan benar dilihat dari hasil, personel, waktu maupun biaya. PLN, sebagaimana kendaraan yang sangat besar, membutuhkan biaya operasi yang sangat besar pula dalam menjalankannya. In-effisien dalam satuan permil saja (0.1 %) berarti pemborosan triliunan rupiah. Untuk itu, segala daya dan usaha harus selalu diusahakan oleh semua lapisan keluarga besar PLN untuk mencari celah effisiensi sekecil apapun. Sejalan dengan hal tersebut, untuk mempercepat lokalisir gangguan secara effektif dan effisien, maka diciptakan inovasi “Lokator Gangguan JTM dengan Control Radio Scada”. Dissamping efektif dan effisien, tentunya ini akan menjadi alat yang dapat memperbaiki citra perusahaan yang selama ini buruk di mata masyarakat. Sehingga kesan lambat kerja, buta teknologi, maupun in effisien dapat segera kita tanggalkan. Disamping itu, otomasi dan teknologi tidak selalu dibayar dengan harga yang mahal. Dengan keyakinan bahwa insan PLN adalah putra-putra terbaik bangsa, maka dapat kita buat inovasi ini tanpa harus mengeluarkan dana yang besar, namun tetap mengutamakan kualitas. Lokator ini merupakan kelanjutan dari karya inovasi tahun lalu yakni “ Penentuan Letak

Gangguan Jaringan Distribusi Tegangan Menengah (Jtm) Berdasar Informasi Arus Dan Jenis Gangguan Berbasis Implementasi Arcview 3.3 Dan Avenue Language Pada Feeer Tm 2 Gh Tingang Menteng” yang telah dibuat dan diimplementasikan satu tahun yang lalu di Cabang
Kuala Kapuas. Dalam karya ini, ditambahkan hal penting yang semakin mempermudah pekerjaan serta mampu menekan SAIDI dan SAIFI, yakni control scada dengan memanfaatkan radio. Alat ini selain sebagai lokator juga sebagai eksekutor. Control ini sebagai pengganti scada, hanya saja dalam kebutuhan lokalisir seperti ini kami tidak memerlukan tele metering. Penambahan alat ini sekaligus mengatasi beberapa permasalahan perusahaan : 1. Percepatan proses penormalan jaringan, sehingga dapat menekan SAIDI-SAIFI. 2. Perbaikan citra PLN di mata masyarakat. 3. Menyediakan peralatan berteknologi untuk melaksanakan kerja lebih mudah, effektif dan effisien dengan harga yang terjangkau. 4. Meningkatkan nilai-nilai pembelajar bagi karyawan

4. 1. konfigurasi pembangkit maupun level hubung singkat pada Gardu Induk. Effisiensi biaya operasi. personel. Memperoleh peralatan kontrol scada (telekontroling dan telesignaling) secara mandiri. Pemetaan Geografis yang digunakan adalah arcView 3. 6. tanpa menyertakan tele metering. Memperbaiki citra PLN di mata masyarakat. Dalam hal ini. Mempercepat lokalisir gangguan dengan melakukan kontrol pada LBS motorize dengan memanfaatkan radio. lokator ini ditampilkan dalam bentuk peta geografis yang telah diisi dengan data base gangguan JTM pada penyulang sesuai karakteristik perhitungan impedansi jaringan. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Sebagai review karya inovasi sebelumnya. 1.2 Tujuan Tujuan karya inovasi ini adalah . mudah. Menekan angka SAIDI SAIFI distribusi. murah. . user friendly namun memiliki kinerja yang dibutuhkan dalam operasi distribusi. maupun waktu penormalan gangguan. Penentuan arus hubung singkat penyulang disesuaikan dengan data empirik gangguan yang terekam pada penyulang tersebut. sejalan dengan semangat “ mengurangi pemadaman dan menekan gangguan” 1. Memperoleh peralatan telekontrol sederhana dengan biaya pemeliharaan murah. 2. 5. Scada yang disebutkan pada karya ini terbatas pada tele controling dan tele signaling. Software lokator yang dipergunakan adalah karya inovasi taghun 2009 dengan judul yang telah disebutkan pada latar belakang.3 Batasan Masalah Dalam pembuatan karya inovasi ini perlu dilakukan batasan-batasn sebagai berikut : 1.3 dengan mempergunakan bahasa Avenue. 3. 4. lokasi gangguan telah diketahui dengan software lokator gangguan JTM. 3. 2.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. dengan beberapa pengembangan yang diperlukan.

. 3. 2. Dengan pemrograman ini. Mempelajari referensi tentang pin control pada radio komunikasi. mempelajari pengamanan frekuensi pada peralatan eksekusi. menganalisa pengamanan serta analisa kelayakan lokator dan Menentukan dilaksanakan penyempurnaan lokator. Percobaan dan pengujian hardware Melakukan percobaan control relay.3 dengan menggunakan script avenue language.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. PLN (PERSERO) 1.3 dengan memprogram ulang fiturfitur ArcView 3. Sedangkan untuk interface antara radio dengan master PC digunakan program dengan bahasa Delphi. Studi Pustaka Mempelajari referensi yang berkaitan dengan penggunaan script avenue pada ArcView GIS dan penentuan lokasi gangguan pada jaringan distribusi.4 Metodologi MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Metodologi yang digunakan dalam pembuatan software ini adalah: 1. Analisa dan Evaluasi Menentukan kontrol. request terhadap lokasi gangguan secara visual dapat ditampilkan dengan fitur yang user friendly. menguji kehandalan serta. 4. Pemrograman Mengembangkan pengguanaan ArcView 3. error penunjukkan perbaikan jarak yang berdasar mungkin software bisa dengan jarak untuk sebenarnya. menentukan peralatan pengaman serta uji kelayayakan hardware. menentukan pengamanan frekuensi.

1. Data grafis adalah data yang menggambarkan bentuk atau kenampakan objek di permukaan bumi. yaitu data grafis dan data atribut atau tabular. Software ini dibuat oleh ESRI (Environmental Systems Research Institute). PENGENALAN ARCVIEW GIS 1. Data Garis dapat dipakai untuk menggambarkan jalan.2. Sedangkan struktur data SIG ada dua macam yaitu vector dan raster . data atribut tersimpan secara terpisah dalam bentuk tabel. kondisi lahan. Setiap data yang merujuk lokasi di permukaan bumi dapat disebut sebagai data spasial bereferensi geografis. 1. Macam-macam Data dalam GIS Data GIS dapat dibagi menjadi dua macam. dan output) data spasial atau data yang bereferensi geografis.3. data grafis dibedakan menjadi tiga macam yaitu data titik (point). jaringan atau saluran dan lain-lain. manajemen. Sedangkan objek pada struktur data raste disimpan pada grid dua dimensi yaitu baris dan kolom. Data grafis Titik biasanya digunakan untuk mewakili objek kota.Data Atribut Data atribut atau tabular merupakan data yang menyimpan informasi mengenai nilai atau besaran dari data grafis. Untuk struktur data vector. Sementara pada stuktur data raster nilai data grafis-nya tersimpan langsung pada nilai grid atau piksel tersebut.2. PLN (PERSERO) BAB 2 DASAR TEORI 1.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. Sedangkan data tabular adalah data deskriptif yang menyatakan nilai dari data grafis tersebut. Sementara data Area digunakan untuk mewakili batas administrasi. Apa Itu Arcview Arcview adalah salah satu perangkat lunak SIG yang paling popular dan paling banyak digunakan untuk mengolah data spasial dewasa ini.1. sungai. perusahaan yang mengembangkan program . garis (line) dan area (region atau polygon). bangunan. 1.1. Geographic Information System (GIS) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN GIS merupakan suatu sistem yang dapat digunakan untuk mengelola (input.1. kemiringan lereng dan lain-lain. penggunaan lahan. Data Grafis Secara garis besar.1. Pada struktur data vector posisi objek dicatat pada system koordinat.1. 1.

’Layout ’ . Khusus untuk dokumen ’Chart’ . jenis frekwensi yang digunakan oleh radio komunikasi adalah VHF (Very High Frequency) dan HF (High Frequency). dan membuat peta serta laporan yang berkaitan dengan data spasial bereferensi geografis.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. Masing-masing dokumen tersebut mempunyai GUI (Graphical User Interface) yang specifik. Chart. Untuk lebih jelas dapat di klik pada dokumen-dokumen tersebut. Gambar 1 Tampilan ArcView 2. Arcview terdiri dari 6 modul utama yang disebut dokumen. ataupun pegunungan yang lebih tinggi dari pancaran . VHF biasanya digunakan untuk radio komunikasi jarak dekat dan beroperasi pada frekwensi 100-300 Mhz. mengelola data. dan Script. mengisi table dsb. Pada gambar di atas dapat dilihat GUI dari tiap dokumen project. GUI adalah tempat pengguna berinteraksi dengan dokumen. misalnya melihat.View. 2. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Arc/Info. yaitu : Project. pohon – pohon yang tinggi. Layout .1 Radio Komunikasi Mengenal Frekuensi Radio dan Cara Kerjanya Secara umum. Sehingga jika pada jarak antara 2 stasiun terdapat objek – objek seperti bangunan. kemudian klik ’open’ agar mengerti perbedaannya. dan untuk ke luar dari tiap dokumen pilih X di pojok kanan . menu tersebut belum aktif karena belum ada theme ataupun file yang dipilih . memilih.dan tools tersendiri. dan ’Script’ . Untuk melakukan tujuan tersebut tiap GUI dari tiap dokumen mempunyai menu . meng-analisis data. menampilkan data. botton . memperbesar. Dengan Arcview kita dengan mudah dapat melakukan input data. Klik ’new’ lalu ’open’ untuk membuka . Hal ini disebabkan karena gelombang radio dipancarkan secara garis lurus (horizontal). Table.

Menambah Jangkauan dan Kekuatan Sinyal VHF dengan Repeater Secara singkat repeater bisa diartikan sebagai unit logik atau medium yang digunakan untuk dapat mengatur keluar masuknya transmisi untuk kemudian memprosesnya dengan menerima . Tetapi bagi kebanyakan institusi. Dan penggunaan frekwensi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dari perorangan ataupun institusi. dengan catatan dalam keadaan cuaca yang cukup bagus. maka sudah pasti transmisi yang dikirimkan ataupun diterima akan terhambat. Gambar 3 Pemantulan informasi pada HF Dari kedua jenis frekwensi diatas.1. 2. kita dapat melihat perbedaan yang signifikan. mereka biasanya selalu menggunakan radio komunikasi yang bekerja pada kedua frekwensi tersebut. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN gelombang radio. dan biasanya digunakan untuk radio komunikasi jarak jauh karena sifat gelombangnya yang dapat memantul sehingga tidak memiliki efek hambatan pada objek. Dan ditambah lagi dengan kemampuan frekwensi ini untuk memantul pada lapisan ionosphere. sehingga jarak sejauh apapun dapat dijangkau oleh frekwensi ini. Gambar 2 pemantulan informasi pada VHF HF (High Frequency) merupakan gelombang radio yang bekerja pada frekwensi 2 – 24 Ghz.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT.

Merek Repeater yang paling banyak digunakan saat ini adalah buatan Motorola. jika tidak menggunakan repeater. Nah dengan tujuan untuk menambah range tersebut. Gambar 4 Memperkuat signal dengan repeater Selain itu dengan menggunakan beberapa repeater secara bersamaan (pada frekwensi yang sama) jangkauan sinyal transmisi bisa semakin jauh. Secara teori. dengan ketinggian antennanya disarankan lebih dari 25 meter dari permukaan tanah. maka transmisi tersebut akan dikirimkan kembali ke stasiun tujuan yang masih berada dalam jangkauan (range) repeater. misalnya di areal menara. tetapi dengan menggunakan repeater bisa mencapai sekitar 40 km – 100 km. karena repeater merek inilebih stabil dan juga lebih simpel.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. Gambar 5 Repeater dan Rangkaiannya . serta cara instalasinya pun cukup mudah. Analoginya jika sebuah stasiun mengirimkan transmisi dengan melewati repeater. Repeater terdiri dari Transmitter dan Receiver sekaligus sehingga transmisi yang masuk dapat diterima sekaligus dikirimkan. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN ataupun mengirimkannya. itulah sebabnya repeater selalu diletakkan di areal yang cukup tinggi. ataupun perbukitan. jangkauan transmisi frekwensi VHF hanya sekitar 2 km – 20 km.

LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. dapat dimanfaatkan LBS motorize tanpa RTU atau bekas rekloser (rusak/tidak terpakai) yang telah dimodifikasi ulang. hanya ditambahkan telekontroling dan telesignaling pada software ini dengan memanfaatkan Tool Box Switch pada Radio komunikasi. peralatan ini jauh lebih murah dari scada mini. Rangkaian ini berfungsi sebagai saklar on. lokator ini jauh lebih cepat dalam melokalisir gangguan JTM yang terjadi. START GANGGUAN JTM TIDAK PERMANEN YA IHS. 3. namun memiliki kinerja yang sesuai dengan kebutuhan unit.1 Flow Chart Operasi Lokator MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Prinsip kerja lokator ini sama dengan lokator yang telah dibuat pada Lomba sebelumnya. Sebagai peralatan manuver switch.2 Pemanfaatan Rangkaian Switch Tool Box untuk Peralatan Komunikasi Dibawah ini adalah Rangkaian switch Tool Box. PLN (PERSERO) BAB III PEMBAHASAN 3. sehingga ditinjau dari segi biaya. off dan locked. . LOKASI GANGGUAN LBS EKSEKUSI END TIDAK CB GI MASUK AMAN YA MENUJU LOKASI EKSEKUSI LBS MASUKKAN CB GI PENYEBAB DITEMUKAN YA ELEMINASI PENYEBAB GANGGUAN MASUKKAN LBS TIDAK CB GI MASUK AMAN TIDAK YA END Gambar 6 Flow chart operasi distribusi dengan lokator Dengan tambahan tersebut.

Pada saat injeksi radio Rx terputus maka relay yang bekerja adalah relay d1 dan d2.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. Ketika PB1 mendapat injeksi tegangan dari radio Motorola Rx. akan ditemukan tombol berada pada posisi LOCKED.2 tertutup. Jika dilihat dari program Delphi. . PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Gambar 7 Sistem kerja Rangkaian Tool Box Switch Proses tahapan dari cara kerja switch tool box ini: 1. maka Relay yang bekerja adalah relay d1. 2. relay ini menyebabkan d1. Jika dilihat dari program Delphi. akan diketemukan tombol berada pada posisi ON.

Pada awalnya. dan pemutus mana yang harus dilepas. maka operator AP2B segera memberikan informasi kepada operator distribusi Cabang. ketika terjadi gangguan JTM. Jika dilihat dari program Delphi. akan ditemukan tombol berada pada posisi LOCKED. . Pada saat injeksi radio Rx terputus maka relay d1 dan d2 pada posisi standby. Ini menyebabkan d1. dimana ini menyangkut citra PLN. Gambar 8 Tombol dalam posisi LOCKED 3. akan ditemukan tombol berada pada posisi OFF.3. Dengan informasi berupa besar dan jenis arus.0.3 dan software controlling dengan delphi 7. dan dimasukan ke software lokator gangguan yang merupakan pengembangan dari software arcview 3.3 Cara Kerja Lokator Sebagaimana lokator sebelumnya. maka akan diperoleh perkiraan lokasi gangguan. jarak lokasi gangguan dari GI atau GH.2 pada posisi terbuka. SOP yang harus dilakukan sesuai dengan SOP yang disepakati. data arus gangguan dari GI atau GH kita baca. ini masih belum efektif jika tidak ada peralatan kontrol yang mampu melepas LBS terdekat agar gangguan tidak terlalu lama dirasakan oleh masyarakat. Ketika PB1 mendapatkan injeksi untuk kedua kalinya maka relay yang bekerja adalah relay d2.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. Untuk itu. 4. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN 3. Ketika terjadi gangguan. Jika dilihat dari program Delphi. sehingga kita mendapatkan informasi mengenai perkiraan lokasi gangguan pada peta geografis yang realtime. lokator hanya mampu menampilkan peta geografis tanpa bisa melakukan eksekusi pada peralatan manuver terdekat sehingga walaupun sudah dapat menghemat waktu penyisiran hingga 80 %1. Program dibuat dengan menggabungkan software arcview 3. lokator disempurnakan lagi dengan menambahkan rangkaian kontrol berbasis Radio Komunikasi sebagaimana digambarkan pada gambar 9.

LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. yang terintegrasi dengan software delphi 7. 2. sehingga menggerakan Tombol Lokal On Off LBS Motorize pada posisi ON. maka penerima inputnya akan menerima input logika 1 (+12VDC) yang selanjutnya menggerakan rangkaian toggle relay. Memasukan LBS Motorize. kita langsung melepas LBS dengan fasilitas kendali jarak jauh. Melepas LBS Motorize.Ketika STB (Switching Toll Box) mendapat tegangan . . Langkah kerja peralatan Controll danalm mengeksekusi LBS adalah sebagai berikut: 1. kita dapat mengontrol sampai dengan + 30 km (tanpa bantuan repeater) + 75 km (dengan bantuan repeater).0 yang di koneksikan dengan software lokator gangguan tersebut diatas. Dengan memanfaatkan koneksi komunikasi radio. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Setelah itu. maka penerima inputnya akan menerima input logika 1 (0 VDC) yang selanjutnya menggerakan rangkaian toggle relay.Ketika STB (Switching Toll Box) mendapat tegangan + dari radio base Rx. sehingga menggerakan Tombol Lokal On Off LBS Motorize pada posisi OFF.dari radio base Rx.

namun memiliki kriteria kinerja yang dibutuhkan dalam operasi distribusi. manfaat yang dapat diambil dari implementasi karya inovasi ini antra lain manfaat secara kualitatif dan manfaat secara kuantitatif. Memperoleh peralatan scada yang murah.1 4. Meningkatkan citra PLN di mata masyarakat dengan pelayanan gangguan yang cepat. Memanfaatkan peralatan bekas handal yang tidak terpakai (rekloser rusak). 4. Menurunkan angka SAIDI SAIFI sebesar … 2. tepat dan akurat sehingga mengurangi waktu padam karena gangguan. lokasi gangguan dapat ditentukan dan ditampilkan dalam bentuk peta geografis sehingga pencarian gangguan lebih mudah dan akurat serta jauh lebih cepat daripada harus melakukan penyisiran.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. 3. PLN (PERSERO) BAB IV ANALISA MANFAAT DAN RESIKO 4. user friendly.1 Manfaat Kualitatif Secara kualitatif.2 Manfaat Kuantitatif Adapun manfaat secara kuantitatif antara lain sebagai berikut : 1. dapat mempercepat waktu pemasukan kembali daerah yang tidak terganggu.2 Biaya Pembuatan Software dan Alat Control Manfaat MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Sebagaimana pada tujuan pembuatan inovasi ini. manfaat yang dapat diperoleh dengan implementasi karya inovasi ini adalah : 1.2. tidak memerlukan biaya pemeliharaan yang besar.2. Percepatan Lokaliosir gangguan. 2. Selain itu. 5. Dengan penggunaan lokator. dengan eksekusi LBS motorize melalui operator distribusi. Menekan jumlah personel dan biaya operasi saat pelaksanaan penormalan jaringan sebesar …… serta pelayanan terbaik tanpa tergantung pada penyedia . ini berarti langkah penghematan biaya investasi perusahaan. Memanfaatkan kemampuan pegawai semaksimal mungkin untuk memperoleh kehandalan barang/jasa. 4. 4. mudah.

LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. . Namun. Table 1 Perbandingan lokator inovasi dengan peralatan sejenis NO.3. ALAT LOKATOR TELE TELE CONTROLING SIGNALING ADA TIDAK ADA ADA ADA ADA ADA TELE METERING TIDAK ADA TIDAK ADA ADA HANYA BISA MENUNJUKKAN ARAH GANGGUAN HARGA / BIAYA KETERANGAN 1 2 3 LOKATOR JTM (INOVASI) MICROSCADA (SEBUTKAN MEREK) MINI SCADA ADA ADA* TIDAK ADA 4. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN 3. Menghemat biaya investasi untuk peralatan mini / micro scada dengan perbandingan pada tabel di bawah. sehingga penggunaan lokator seperti ini pasti memiliki resiko malfunction walaupun tidak termasuk dalam kategori resiko tinggi maupun extrem. tabel 4 menggambarkan manajemen resiko yang mungkin dapat terjadi pada pengguanaan lokator ini. untuk lebih menjelaskan resiko yang mungkin terjadi. Manajemen Resiko Jaringan distribusi memiliki variabel yang lebih komplek dari jaringan transmisi.

Database lokator disiapkan untuk level Beban Puncak dan mungkin terjadi Luar Waktu Beban Puncak ringan m oderat ringan ringan 3 L l hub sing at be a eve ung k rub h ak at pe ib ruba n s ha upla da i ya data base m engalam error di i beberapa segment m oderat . Table 1 Perbandingan lokator inovasi dengan peralatan sejenis TE E L C ONT OL R ING AA D T AKAD ID A AA D TL EE S NAL IG ING AA D AA D AA D TL EE ME E ING TR TID AD AK A TID AD AK A AA D H ANY B A ME NJU A IS NU KKAN AR G AH ANG UAN G DAN saat pelaksanaan NO. Menghemat biaya investasi untuk peralatan mini / micro scada dengan perbandingan pada tabel di bawah. Menekan jumlah personel dan biaya operasi penormalan jaringan sebesar …… 3. untuk lebih menjelaskan resiko yang mungkin terjadi. Namun. 1 PR T A E IS IW ArusGa g a te luke ng u n rla cil. tida terd at pa ada ba e k ap d ta s AK AT IB lokator tidak menunjukkan lokasi dengan benar K EMUNG INA K N T JADI ER jarang P NANGG ANGA F T R E UL N/ AK O L VE R S O E L E IK P S IPYANGAD O IT A LBSyang dieksekusi tidak tepat S istem trip kem ketika bali dim asukkan 2 A be da bera a perca n anya lokator m p ba g ng enunjuk 2 atau lebih m m nila k ra ter tik e iliki i a k is lokasi gangguan hubungs ka ya sa a ing t ng m Back up dengan database gangguan im pedansi tinggi. RS O E IK No. PLN (PERSERO) MUTU PELAYANAN 1. Menurunkan angka SAIDI SAIFI sebesar … 2. Dibuat SOP untuk pelaksanaan jarang m anuver Lokator akan m enghitung bali an angguan mungkin terjadi kem deng data g yangbaru Arah dan lokasi gangguan tetap diketahui dengan baik. tabel 4 menggambarkan manajemen resiko yang mungkin dapat terjadi pada pengguanaan lokator ini. Manajemen Resiko Jaringan distribusi memiliki variabel yang lebih komplek dari jaringan transmisi. biasanya terjadi saat gang guan sem entara. LBS atau mungkin terjadi CO yangterindikasi dilepas sem sistemmasuk am ua.1 Manfaat Kuantitatif Adapun manfaat secara kuantitatif antara lain sebagai berikut : 1.LOMBA KARYA INOVASI XIII MENINGKATKAN EFFISIENSI PT. an. 1 2 3 AL AT L OKAT JT (INOVAS OR M I) MIC OS AD (S B T R C A E U KAN ME E R K) MINI S AD C A L OKAT OR AA D AA D* T AK ID AD A H G /B A AR A IAY KE E ANG TR AN 1.1. sehingga penggunaan lokator seperti ini pasti memiliki resiko malfunction walaupun tidak termasuk dalam kategori resiko tinggi maupun extrem.3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful