LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. PLN (PERSERO) BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang

MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN

Efisiensi, secara bahasa dapat kita artikan DoThe Thing Right, berarti menjadikan sesuatu pekerjaan benar dilihat dari hasil, personel, waktu maupun biaya. PLN, sebagaimana kendaraan yang sangat besar, membutuhkan biaya operasi yang sangat besar pula dalam menjalankannya. In-effisien dalam satuan permil saja (0.1 %) berarti pemborosan triliunan rupiah. Untuk itu, segala daya dan usaha harus selalu diusahakan oleh semua lapisan keluarga besar PLN untuk mencari celah effisiensi sekecil apapun. Sejalan dengan hal tersebut, untuk mempercepat lokalisir gangguan secara effektif dan effisien, maka diciptakan inovasi “Lokator Gangguan JTM dengan Control Radio Scada”. Dissamping efektif dan effisien, tentunya ini akan menjadi alat yang dapat memperbaiki citra perusahaan yang selama ini buruk di mata masyarakat. Sehingga kesan lambat kerja, buta teknologi, maupun in effisien dapat segera kita tanggalkan. Disamping itu, otomasi dan teknologi tidak selalu dibayar dengan harga yang mahal. Dengan keyakinan bahwa insan PLN adalah putra-putra terbaik bangsa, maka dapat kita buat inovasi ini tanpa harus mengeluarkan dana yang besar, namun tetap mengutamakan kualitas. Lokator ini merupakan kelanjutan dari karya inovasi tahun lalu yakni “ Penentuan Letak

Gangguan Jaringan Distribusi Tegangan Menengah (Jtm) Berdasar Informasi Arus Dan Jenis Gangguan Berbasis Implementasi Arcview 3.3 Dan Avenue Language Pada Feeer Tm 2 Gh Tingang Menteng” yang telah dibuat dan diimplementasikan satu tahun yang lalu di Cabang
Kuala Kapuas. Dalam karya ini, ditambahkan hal penting yang semakin mempermudah pekerjaan serta mampu menekan SAIDI dan SAIFI, yakni control scada dengan memanfaatkan radio. Alat ini selain sebagai lokator juga sebagai eksekutor. Control ini sebagai pengganti scada, hanya saja dalam kebutuhan lokalisir seperti ini kami tidak memerlukan tele metering. Penambahan alat ini sekaligus mengatasi beberapa permasalahan perusahaan : 1. Percepatan proses penormalan jaringan, sehingga dapat menekan SAIDI-SAIFI. 2. Perbaikan citra PLN di mata masyarakat. 3. Menyediakan peralatan berteknologi untuk melaksanakan kerja lebih mudah, effektif dan effisien dengan harga yang terjangkau. 4. Meningkatkan nilai-nilai pembelajar bagi karyawan

3 Batasan Masalah Dalam pembuatan karya inovasi ini perlu dilakukan batasan-batasn sebagai berikut : 1. lokator ini ditampilkan dalam bentuk peta geografis yang telah diisi dengan data base gangguan JTM pada penyulang sesuai karakteristik perhitungan impedansi jaringan. Memperoleh peralatan kontrol scada (telekontroling dan telesignaling) secara mandiri.3 dengan mempergunakan bahasa Avenue.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. tanpa menyertakan tele metering. 3. Memperbaiki citra PLN di mata masyarakat. lokasi gangguan telah diketahui dengan software lokator gangguan JTM. . 5. maupun waktu penormalan gangguan. 6. personel. 2. murah. mudah. Mempercepat lokalisir gangguan dengan melakukan kontrol pada LBS motorize dengan memanfaatkan radio. Pemetaan Geografis yang digunakan adalah arcView 3. Menekan angka SAIDI SAIFI distribusi. Penentuan arus hubung singkat penyulang disesuaikan dengan data empirik gangguan yang terekam pada penyulang tersebut. 2. Effisiensi biaya operasi. Dalam hal ini. 1. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Sebagai review karya inovasi sebelumnya. konfigurasi pembangkit maupun level hubung singkat pada Gardu Induk. 4. Scada yang disebutkan pada karya ini terbatas pada tele controling dan tele signaling. 1. sejalan dengan semangat “ mengurangi pemadaman dan menekan gangguan” 1. Software lokator yang dipergunakan adalah karya inovasi taghun 2009 dengan judul yang telah disebutkan pada latar belakang. dengan beberapa pengembangan yang diperlukan. Memperoleh peralatan telekontrol sederhana dengan biaya pemeliharaan murah. user friendly namun memiliki kinerja yang dibutuhkan dalam operasi distribusi.2 Tujuan Tujuan karya inovasi ini adalah . 4. 3.

menguji kehandalan serta.4 Metodologi MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Metodologi yang digunakan dalam pembuatan software ini adalah: 1. 4. mempelajari pengamanan frekuensi pada peralatan eksekusi. Percobaan dan pengujian hardware Melakukan percobaan control relay. PLN (PERSERO) 1. menentukan peralatan pengaman serta uji kelayayakan hardware. request terhadap lokasi gangguan secara visual dapat ditampilkan dengan fitur yang user friendly. Pemrograman Mengembangkan pengguanaan ArcView 3. error penunjukkan perbaikan jarak yang berdasar mungkin software bisa dengan jarak untuk sebenarnya. Analisa dan Evaluasi Menentukan kontrol. Sedangkan untuk interface antara radio dengan master PC digunakan program dengan bahasa Delphi. menganalisa pengamanan serta analisa kelayakan lokator dan Menentukan dilaksanakan penyempurnaan lokator.3 dengan memprogram ulang fiturfitur ArcView 3. Dengan pemrograman ini.3 dengan menggunakan script avenue language.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. menentukan pengamanan frekuensi. Mempelajari referensi tentang pin control pada radio komunikasi. . Studi Pustaka Mempelajari referensi yang berkaitan dengan penggunaan script avenue pada ArcView GIS dan penentuan lokasi gangguan pada jaringan distribusi. 2. 3.

bangunan. data grafis dibedakan menjadi tiga macam yaitu data titik (point). Macam-macam Data dalam GIS Data GIS dapat dibagi menjadi dua macam.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. Data grafis adalah data yang menggambarkan bentuk atau kenampakan objek di permukaan bumi.1. Data Garis dapat dipakai untuk menggambarkan jalan. PLN (PERSERO) BAB 2 DASAR TEORI 1. jaringan atau saluran dan lain-lain.1. yaitu data grafis dan data atribut atau tabular. sungai. penggunaan lahan.2. Software ini dibuat oleh ESRI (Environmental Systems Research Institute). 1. dan output) data spasial atau data yang bereferensi geografis. kondisi lahan. data atribut tersimpan secara terpisah dalam bentuk tabel.Data Atribut Data atribut atau tabular merupakan data yang menyimpan informasi mengenai nilai atau besaran dari data grafis. Setiap data yang merujuk lokasi di permukaan bumi dapat disebut sebagai data spasial bereferensi geografis. Sementara pada stuktur data raster nilai data grafis-nya tersimpan langsung pada nilai grid atau piksel tersebut. Data grafis Titik biasanya digunakan untuk mewakili objek kota. Sedangkan struktur data SIG ada dua macam yaitu vector dan raster . Sementara data Area digunakan untuk mewakili batas administrasi. kemiringan lereng dan lain-lain. Sedangkan objek pada struktur data raste disimpan pada grid dua dimensi yaitu baris dan kolom. garis (line) dan area (region atau polygon). perusahaan yang mengembangkan program .1.1.1. manajemen. 1. PENGENALAN ARCVIEW GIS 1.3. Geographic Information System (GIS) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN GIS merupakan suatu sistem yang dapat digunakan untuk mengelola (input. Untuk struktur data vector. Data Grafis Secara garis besar. 1. 1. Pada struktur data vector posisi objek dicatat pada system koordinat. Apa Itu Arcview Arcview adalah salah satu perangkat lunak SIG yang paling popular dan paling banyak digunakan untuk mengolah data spasial dewasa ini.2. Sedangkan data tabular adalah data deskriptif yang menyatakan nilai dari data grafis tersebut.

yaitu : Project. mengisi table dsb. jenis frekwensi yang digunakan oleh radio komunikasi adalah VHF (Very High Frequency) dan HF (High Frequency). dan membuat peta serta laporan yang berkaitan dengan data spasial bereferensi geografis. GUI adalah tempat pengguna berinteraksi dengan dokumen.dan tools tersendiri. Klik ’new’ lalu ’open’ untuk membuka . ’Layout ’ . mengelola data. kemudian klik ’open’ agar mengerti perbedaannya. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Arc/Info. Masing-masing dokumen tersebut mempunyai GUI (Graphical User Interface) yang specifik. Dengan Arcview kita dengan mudah dapat melakukan input data. pohon – pohon yang tinggi. Table. memilih. ataupun pegunungan yang lebih tinggi dari pancaran .LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. menu tersebut belum aktif karena belum ada theme ataupun file yang dipilih . misalnya melihat. memperbesar. Sehingga jika pada jarak antara 2 stasiun terdapat objek – objek seperti bangunan. Pada gambar di atas dapat dilihat GUI dari tiap dokumen project. Chart. 2. Khusus untuk dokumen ’Chart’ . VHF biasanya digunakan untuk radio komunikasi jarak dekat dan beroperasi pada frekwensi 100-300 Mhz. menampilkan data.View. Layout . dan untuk ke luar dari tiap dokumen pilih X di pojok kanan . Arcview terdiri dari 6 modul utama yang disebut dokumen. Untuk melakukan tujuan tersebut tiap GUI dari tiap dokumen mempunyai menu . meng-analisis data. dan ’Script’ . dan Script. botton . Untuk lebih jelas dapat di klik pada dokumen-dokumen tersebut.1 Radio Komunikasi Mengenal Frekuensi Radio dan Cara Kerjanya Secara umum. Hal ini disebabkan karena gelombang radio dipancarkan secara garis lurus (horizontal). Gambar 1 Tampilan ArcView 2.

mereka biasanya selalu menggunakan radio komunikasi yang bekerja pada kedua frekwensi tersebut. Tetapi bagi kebanyakan institusi. Dan penggunaan frekwensi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dari perorangan ataupun institusi. dengan catatan dalam keadaan cuaca yang cukup bagus. sehingga jarak sejauh apapun dapat dijangkau oleh frekwensi ini. 2. maka sudah pasti transmisi yang dikirimkan ataupun diterima akan terhambat. dan biasanya digunakan untuk radio komunikasi jarak jauh karena sifat gelombangnya yang dapat memantul sehingga tidak memiliki efek hambatan pada objek. Gambar 2 pemantulan informasi pada VHF HF (High Frequency) merupakan gelombang radio yang bekerja pada frekwensi 2 – 24 Ghz. Menambah Jangkauan dan Kekuatan Sinyal VHF dengan Repeater Secara singkat repeater bisa diartikan sebagai unit logik atau medium yang digunakan untuk dapat mengatur keluar masuknya transmisi untuk kemudian memprosesnya dengan menerima .LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. Gambar 3 Pemantulan informasi pada HF Dari kedua jenis frekwensi diatas. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN gelombang radio. kita dapat melihat perbedaan yang signifikan.1. Dan ditambah lagi dengan kemampuan frekwensi ini untuk memantul pada lapisan ionosphere.

LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. Merek Repeater yang paling banyak digunakan saat ini adalah buatan Motorola. itulah sebabnya repeater selalu diletakkan di areal yang cukup tinggi. karena repeater merek inilebih stabil dan juga lebih simpel. Repeater terdiri dari Transmitter dan Receiver sekaligus sehingga transmisi yang masuk dapat diterima sekaligus dikirimkan. misalnya di areal menara. dengan ketinggian antennanya disarankan lebih dari 25 meter dari permukaan tanah. maka transmisi tersebut akan dikirimkan kembali ke stasiun tujuan yang masih berada dalam jangkauan (range) repeater. Secara teori. Gambar 5 Repeater dan Rangkaiannya . tetapi dengan menggunakan repeater bisa mencapai sekitar 40 km – 100 km. Analoginya jika sebuah stasiun mengirimkan transmisi dengan melewati repeater. ataupun perbukitan. jika tidak menggunakan repeater. Nah dengan tujuan untuk menambah range tersebut. jangkauan transmisi frekwensi VHF hanya sekitar 2 km – 20 km. Gambar 4 Memperkuat signal dengan repeater Selain itu dengan menggunakan beberapa repeater secara bersamaan (pada frekwensi yang sama) jangkauan sinyal transmisi bisa semakin jauh. serta cara instalasinya pun cukup mudah. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN ataupun mengirimkannya.

sehingga ditinjau dari segi biaya. Sebagai peralatan manuver switch.1 Flow Chart Operasi Lokator MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Prinsip kerja lokator ini sama dengan lokator yang telah dibuat pada Lomba sebelumnya.2 Pemanfaatan Rangkaian Switch Tool Box untuk Peralatan Komunikasi Dibawah ini adalah Rangkaian switch Tool Box. Rangkaian ini berfungsi sebagai saklar on. hanya ditambahkan telekontroling dan telesignaling pada software ini dengan memanfaatkan Tool Box Switch pada Radio komunikasi. dapat dimanfaatkan LBS motorize tanpa RTU atau bekas rekloser (rusak/tidak terpakai) yang telah dimodifikasi ulang. . LOKASI GANGGUAN LBS EKSEKUSI END TIDAK CB GI MASUK AMAN YA MENUJU LOKASI EKSEKUSI LBS MASUKKAN CB GI PENYEBAB DITEMUKAN YA ELEMINASI PENYEBAB GANGGUAN MASUKKAN LBS TIDAK CB GI MASUK AMAN TIDAK YA END Gambar 6 Flow chart operasi distribusi dengan lokator Dengan tambahan tersebut. peralatan ini jauh lebih murah dari scada mini. 3. PLN (PERSERO) BAB III PEMBAHASAN 3.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. namun memiliki kinerja yang sesuai dengan kebutuhan unit. off dan locked. lokator ini jauh lebih cepat dalam melokalisir gangguan JTM yang terjadi. START GANGGUAN JTM TIDAK PERMANEN YA IHS.

LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. akan ditemukan tombol berada pada posisi LOCKED. Jika dilihat dari program Delphi. akan diketemukan tombol berada pada posisi ON. Ketika PB1 mendapat injeksi tegangan dari radio Motorola Rx. Jika dilihat dari program Delphi. relay ini menyebabkan d1.2 tertutup. . maka Relay yang bekerja adalah relay d1. 2. Pada saat injeksi radio Rx terputus maka relay yang bekerja adalah relay d1 dan d2. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Gambar 7 Sistem kerja Rangkaian Tool Box Switch Proses tahapan dari cara kerja switch tool box ini: 1.

dimana ini menyangkut citra PLN. . Untuk itu. Pada saat injeksi radio Rx terputus maka relay d1 dan d2 pada posisi standby. data arus gangguan dari GI atau GH kita baca.3. maka operator AP2B segera memberikan informasi kepada operator distribusi Cabang. lokator disempurnakan lagi dengan menambahkan rangkaian kontrol berbasis Radio Komunikasi sebagaimana digambarkan pada gambar 9. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN 3. sehingga kita mendapatkan informasi mengenai perkiraan lokasi gangguan pada peta geografis yang realtime.3 Cara Kerja Lokator Sebagaimana lokator sebelumnya. Jika dilihat dari program Delphi. Ini menyebabkan d1. ketika terjadi gangguan JTM. Ketika PB1 mendapatkan injeksi untuk kedua kalinya maka relay yang bekerja adalah relay d2. maka akan diperoleh perkiraan lokasi gangguan. Pada awalnya. akan ditemukan tombol berada pada posisi LOCKED. 4. ini masih belum efektif jika tidak ada peralatan kontrol yang mampu melepas LBS terdekat agar gangguan tidak terlalu lama dirasakan oleh masyarakat.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. Program dibuat dengan menggabungkan software arcview 3. dan pemutus mana yang harus dilepas. Jika dilihat dari program Delphi. dan dimasukan ke software lokator gangguan yang merupakan pengembangan dari software arcview 3. Gambar 8 Tombol dalam posisi LOCKED 3. akan ditemukan tombol berada pada posisi OFF. SOP yang harus dilakukan sesuai dengan SOP yang disepakati.0. lokator hanya mampu menampilkan peta geografis tanpa bisa melakukan eksekusi pada peralatan manuver terdekat sehingga walaupun sudah dapat menghemat waktu penyisiran hingga 80 %1.3 dan software controlling dengan delphi 7.2 pada posisi terbuka. jarak lokasi gangguan dari GI atau GH. Dengan informasi berupa besar dan jenis arus. Ketika terjadi gangguan.

Memasukan LBS Motorize. . Langkah kerja peralatan Controll danalm mengeksekusi LBS adalah sebagai berikut: 1. kita langsung melepas LBS dengan fasilitas kendali jarak jauh. sehingga menggerakan Tombol Lokal On Off LBS Motorize pada posisi OFF. Dengan memanfaatkan koneksi komunikasi radio. 2. maka penerima inputnya akan menerima input logika 1 (+12VDC) yang selanjutnya menggerakan rangkaian toggle relay. yang terintegrasi dengan software delphi 7.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. Melepas LBS Motorize. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Setelah itu. sehingga menggerakan Tombol Lokal On Off LBS Motorize pada posisi ON.0 yang di koneksikan dengan software lokator gangguan tersebut diatas.Ketika STB (Switching Toll Box) mendapat tegangan .dari radio base Rx.Ketika STB (Switching Toll Box) mendapat tegangan + dari radio base Rx. maka penerima inputnya akan menerima input logika 1 (0 VDC) yang selanjutnya menggerakan rangkaian toggle relay. kita dapat mengontrol sampai dengan + 30 km (tanpa bantuan repeater) + 75 km (dengan bantuan repeater).

Memanfaatkan kemampuan pegawai semaksimal mungkin untuk memperoleh kehandalan barang/jasa. 4. manfaat yang dapat diperoleh dengan implementasi karya inovasi ini adalah : 1.2 Biaya Pembuatan Software dan Alat Control Manfaat MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN Sebagaimana pada tujuan pembuatan inovasi ini. 5.2. Menekan jumlah personel dan biaya operasi saat pelaksanaan penormalan jaringan sebesar …… serta pelayanan terbaik tanpa tergantung pada penyedia . dapat mempercepat waktu pemasukan kembali daerah yang tidak terganggu. 3.1 4. Memperoleh peralatan scada yang murah. user friendly. Memanfaatkan peralatan bekas handal yang tidak terpakai (rekloser rusak). namun memiliki kriteria kinerja yang dibutuhkan dalam operasi distribusi.2. 4.2 Manfaat Kuantitatif Adapun manfaat secara kuantitatif antara lain sebagai berikut : 1. lokasi gangguan dapat ditentukan dan ditampilkan dalam bentuk peta geografis sehingga pencarian gangguan lebih mudah dan akurat serta jauh lebih cepat daripada harus melakukan penyisiran.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. Meningkatkan citra PLN di mata masyarakat dengan pelayanan gangguan yang cepat. Menurunkan angka SAIDI SAIFI sebesar … 2. tidak memerlukan biaya pemeliharaan yang besar. tepat dan akurat sehingga mengurangi waktu padam karena gangguan. mudah. Selain itu. Dengan penggunaan lokator. Percepatan Lokaliosir gangguan. 4. manfaat yang dapat diambil dari implementasi karya inovasi ini antra lain manfaat secara kualitatif dan manfaat secara kuantitatif. 2. dengan eksekusi LBS motorize melalui operator distribusi. PLN (PERSERO) BAB IV ANALISA MANFAAT DAN RESIKO 4. ini berarti langkah penghematan biaya investasi perusahaan.1 Manfaat Kualitatif Secara kualitatif.

sehingga penggunaan lokator seperti ini pasti memiliki resiko malfunction walaupun tidak termasuk dalam kategori resiko tinggi maupun extrem.3. Namun. Menghemat biaya investasi untuk peralatan mini / micro scada dengan perbandingan pada tabel di bawah.LOMBA KARYA INOVASI XIII PT. PLN (PERSERO) MENINGKATKAN EFFISIENSI DAN MUTU PELAYANAN 3. Manajemen Resiko Jaringan distribusi memiliki variabel yang lebih komplek dari jaringan transmisi. untuk lebih menjelaskan resiko yang mungkin terjadi. tabel 4 menggambarkan manajemen resiko yang mungkin dapat terjadi pada pengguanaan lokator ini. . Table 1 Perbandingan lokator inovasi dengan peralatan sejenis NO. ALAT LOKATOR TELE TELE CONTROLING SIGNALING ADA TIDAK ADA ADA ADA ADA ADA TELE METERING TIDAK ADA TIDAK ADA ADA HANYA BISA MENUNJUKKAN ARAH GANGGUAN HARGA / BIAYA KETERANGAN 1 2 3 LOKATOR JTM (INOVASI) MICROSCADA (SEBUTKAN MEREK) MINI SCADA ADA ADA* TIDAK ADA 4.

Menghemat biaya investasi untuk peralatan mini / micro scada dengan perbandingan pada tabel di bawah.LOMBA KARYA INOVASI XIII MENINGKATKAN EFFISIENSI PT. biasanya terjadi saat gang guan sem entara. 1 PR T A E IS IW ArusGa g a te luke ng u n rla cil. Database lokator disiapkan untuk level Beban Puncak dan mungkin terjadi Luar Waktu Beban Puncak ringan m oderat ringan ringan 3 L l hub sing at be a eve ung k rub h ak at pe ib ruba n s ha upla da i ya data base m engalam error di i beberapa segment m oderat . an. 1 2 3 AL AT L OKAT JT (INOVAS OR M I) MIC OS AD (S B T R C A E U KAN ME E R K) MINI S AD C A L OKAT OR AA D AA D* T AK ID AD A H G /B A AR A IAY KE E ANG TR AN 1. Namun. Table 1 Perbandingan lokator inovasi dengan peralatan sejenis TE E L C ONT OL R ING AA D T AKAD ID A AA D TL EE S NAL IG ING AA D AA D AA D TL EE ME E ING TR TID AD AK A TID AD AK A AA D H ANY B A ME NJU A IS NU KKAN AR G AH ANG UAN G DAN saat pelaksanaan NO. Menekan jumlah personel dan biaya operasi penormalan jaringan sebesar …… 3. PLN (PERSERO) MUTU PELAYANAN 1. Manajemen Resiko Jaringan distribusi memiliki variabel yang lebih komplek dari jaringan transmisi. untuk lebih menjelaskan resiko yang mungkin terjadi.3. sehingga penggunaan lokator seperti ini pasti memiliki resiko malfunction walaupun tidak termasuk dalam kategori resiko tinggi maupun extrem. tida terd at pa ada ba e k ap d ta s AK AT IB lokator tidak menunjukkan lokasi dengan benar K EMUNG INA K N T JADI ER jarang P NANGG ANGA F T R E UL N/ AK O L VE R S O E L E IK P S IPYANGAD O IT A LBSyang dieksekusi tidak tepat S istem trip kem ketika bali dim asukkan 2 A be da bera a perca n anya lokator m p ba g ng enunjuk 2 atau lebih m m nila k ra ter tik e iliki i a k is lokasi gangguan hubungs ka ya sa a ing t ng m Back up dengan database gangguan im pedansi tinggi. tabel 4 menggambarkan manajemen resiko yang mungkin dapat terjadi pada pengguanaan lokator ini. Menurunkan angka SAIDI SAIFI sebesar … 2.1. RS O E IK No.1 Manfaat Kuantitatif Adapun manfaat secara kuantitatif antara lain sebagai berikut : 1. Dibuat SOP untuk pelaksanaan jarang m anuver Lokator akan m enghitung bali an angguan mungkin terjadi kem deng data g yangbaru Arah dan lokasi gangguan tetap diketahui dengan baik. LBS atau mungkin terjadi CO yangterindikasi dilepas sem sistemmasuk am ua.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful