PENGANTAR PERIKLANAN

Periklanan memegang peranan yang cukup penting dan merupakan bagian dari kehidupan industri modern, dan umumnya hanya bisa ditemukan di Negara-negara maju atau Negara-negara yang tengah berkembang. Kebutuhan akan adanya periklanan berkembang seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kota-kota yang dipenuhi oleh banyak toko, restoran dan pusat-pusat perdagangan dan penyedia jasa. Selain itu perkembangan periklanan juga sangat dipengaruhi dengan perkembangan media baik cetak maupun media elektronik. Periklanan = Bisnis Ide Periklanan bukanlah bisnis menggambar atau bisnis komputer grafis, Periklanan adalah bisnis ide dan kreatifitas (Roman, Maas & Nisenholtz, 2005) Menggambar hanyalah ekspresi citra yang kita tuangkan sebagai bentuk konsep ide di dalam pikiran namun akarnya tetap ide itu sendiri, menggambar lebih merupakan sarana untuk mencapai tujuan. Proses mengungkapkan ide dalam bentuk gambar penting dalam periklanan, namun gambar yang bagus dan indah bukan hal yang utama karena kita hanya dituntut untuk dapat menuangkan ide dalam bentuk citra gambar (Lwin & Aitchison. 2005) Jadi, mampu menggambar dengan baik bukan persyaratan di dunia periklanan. Memiliki naluri dan ide pemasaran yang memungkinkan untuk memadukan sebuah usulan penjualan dan nilai-nilai komersial sebuah gagasan jauh lebih penting. Periklanan & Kebohongan Hanya satu tujuan biro iklan membuat iklan, yaitu menjual. Dalam membuat iklan tugas biro iklan adalah “to minimize the weakness and maximize the strength”. Bukan menipu atau membohongi konsumen. Dalam teknik penyampaian pesan iklan ada yang disebut teknik dramatisasi,teknik ini berbeda dengan kebohongan. Perbedaanya dalam konteks ilmu periklanan adalah (Madjadikara, 2004) : Kebohongan : Memberikan informasi tentang sesuatu yang tidak benar dengan maksud menipu dan memperdaya sasaran Dramatisasi : Memberikan informasi tentang sesuatu yang benar dengan cara melebih-lebihkan sifat dan keadaannya, dengan maksud untuk menarik perhatian sasaran. Teknik dramatisasi inilah yang kemudian membuat iklan sering mendapat kritikan (hiperrealitas), padahal dramatisasi inilah sebenarnya hal yang menarik dalam iklan. teknik inilah yang ditunggu dan jadi media penghibur sasaran. Para pemirsa menghendaki agar sebuah iklan itu juga sekaligus dapat menjadi media hiburan, dimana memang diperlukan khayalan visual yang didramatisasi. Semua jenis media hiburanpun seperi film, sinetron dan drama selalu menggunakan teknik ini, dramatisasi memang harus ada. Tanpa dramatisasi baik iklan, film, sinetron dan drama akan menjadi terasa "kering" dan tidak menghibur. Selain itu iklan merupakan hasil riset yang mendalam terhadap konsumen, sehingga iklan hanyalah mencerminkan masyarakat bukan bermaksud membentuknya (Lwin & Aitchison. 2005). Konsumen bukanlah mahluk yang tidak mempunyai pikiran dan

dengan cara menjual ciri khas dari produk tersebut. lebih cerdas dan kadang sangat tidak sopan.tidak bebas meskipun ada iklan. Di biro iklan Doyle Dane Bernbach (DDB) New York. Ia menggambarkan USP di (dalam) tiga komponen yang mengedepankan prinsip dari teknik menjual agresif Menurutnya tugas iklan adalah memasukkan merek sebanyak mungkin kedalam kotak mental. Bill Bernbach (1911-1982) Doyle Dane Bernbach. Pengaruhnya masih hidup dan relevan untuk membantu memberi petunjuk untuk industri periklanan sampai abad 21. Setelah kematian Bernbach pada Oktober 1982. Ia adalah seorang Adman yang banyak mengilhami orang lain. Chicago Mendirikan biro iklan di Chicago. Beberapa karya periklanan Burnett bersumber pada nilai-nilai kemanusiaan universal. " Iklan bukan suatu ilmu pengetahuan. Ia dianugrahi daftar kehormatan Iklan abad 20 sebagai orang yang paling berpengaruh dalam periklanan. Rooser Reeves (1910-1984) Ted Bates & Co. Teorinya yang paling terkenal di dalam periklanan adalah USP atau biasa disebut “ Unique Selling Proposition“ dan mengantarkan Rosser Reeves menjadi terkenal di bidang periklanan. Menurutnya setiap kampanye Harus mengandung ide yang Akan bertahan selama bertahun-tahun dan memisahkannya dengan hal yang lain." – Bill Bernbach . New York Tokoh periklanan pada tahun 1950-an di biro iklan Ted Bates New York. Prinsipnya yang paling terkenal adalah “Ide Besar”. Legenda Periklanan Dunia Leo Burnett Leo Burnett Agency. Iklan adalah bujukan. ia mempelopori iklan yang dibuat lebih jenaka. Artinya konsumen mengetahui mana yang kebohongan mana yang informasi dalam kemasan dramatis. prinsipnya berdampak lebih besar pada kultur Amerika dibanding para Adman lain yang telah lahir 133 tahun sebelumnya" 16 tahun kemudian. Dan bujukan adalah suatu seni. Prinsipnya yang palig terkenal adalah menempatkan iklan sebagai sebuah seni bukan ilmu pengetahuan. Dampak Bernbach berlanjut dan tidak berkurang. Bagi penulis naskah dan pengarah seni muda yang masih berkembang harus mempelajari kampanye klasik Bernbach karena banyak dari apa yang diyakininya telah menjadi “hukum kreatif” bagi orang-orang iklan. New York " Aku memperingatkan kamu untuk melawan terhadap kepercayaan bahwa iklan adalah suatu ilmu pengetahuan " Bernbach memimpin revolusi periklanan pada dekade 1960-an dan menjadikannya salah satu kekuatan kreatif paling berpengaruh di dalam sejarah periklanan. Filosofi biro iklannya adalah “Gapailah ketinggian. Ia menerbitkan buku “Reality in Advertising” di tahun 1961 semasa aktif di Ted Bates dan menjadi best-seller. karena dengan cara itu kita tidak akan mengejar segenggam lumpur”.

Bukunya Confessions of an Advertising Man adalah buku paling laris yang diterbitkannya di tahun 1962. globalisasi membuat produk-produk memiliki kualitas yang hampir serupa.pertamina.David Ogilvy (1911-1999) Ogilvy & Mather Worldwide. bahkan makan. Ted Bates. saat ini konsumen membeli barang bukan karena keunggulannya tapi karena produk tersebut membuat sang konsumen percaya.com/indonesia/head_office) Jean Marie Dru TBWA Worldwide Disturbtion adalah pendekatan revolusioner terhadap periklanan yang dikembangkan oleh Jean Marie Dru dari biro iklan TBWA Worldwide. Pendiri biro iklan Ogilvy & Mather ini filosofinya banyak didasarkan pada hasil riset. pakar periklanan Amerika ini juga menyebutkan. Leo Burnett. dan jatuh cinta. Prinsipnya yang paling kontroversial dan jadi perdebatan adalah “tidak seorangpun akan membeli sesuatu dari seorang pelawak atau komedian dan bahwa tulisan putih di atas latar belakang hitam akan sulit dibaca”. Dru percaya bahwa iklan harus mengganggu kenormalan yang dapat diprediksi. Sekarang industri lebih banyak bersaing dengan menyentuh emosi dan gengsi konsumen. Semuanya bersifat visually driven. Ia mengatakan jika perusahaan tidak menciptakan perubahan maka perubahanlah yang akan menciptakan mereka. dan diterbitkan kembali di inggris lebih dari 40 tahun kemudian. dia disebut sebagai "ahli sihir yang paling dicari di dalam industri periklanan. tetapi David adalah terbaik dari yang terbaik" Di tahun 1975. New York Menciptakan kampanye iklan legendaris : levis. Rosser Reeves dan raksasa periklanan lain dalam bisnis itu. Buku itu telah mempengaruhi pandangan dari banyak orang tentang bisnis periklanan. Namun prinsipnya bahwa “konsumen itu bukan orang yang bodoh. Itulah yang disebut dengan Emotional Selling Proposition (www." David menjadikan bisnis periklanan sangat menarik dan mengundang banyak orang cerdas kedalamnya. Orang lebih peduli pada pencitraan dibanding masa sebelumnya. Ia membawa gaya kepada bisnis periklanan. dalam hal yang kita kerjakan. John Hegarty Bartle Bogle Hegarty. merasa yakin. audi John yang bertubuh mungil dan ceking. Pesaingnya Ed Ney. yang memimpin Young & Rubicam mengatakan: "Ia mahluk cerdas yang sangat Kompetitif. sehingga dapat masuk ke dalam koteks yang sama sekali baru Jay Chiat . New York Ogilvy adalah Adman yang terkenal di dunia. Hegarty mengatakan. lego. bersama teman-temannya mendirikan BBH di tahun 1982 dan semenjak saat itu merebut serangkaian penghargaan kreatif Menurutnya untuk membuat iklan yang baik craftsmanship merupakan hal yang penting karena saat ini kita hidup di budaya visual. Cara kita berbusana. ia adalah istri anda” merupakan prinsip yang sulit terbantahkan. Ia adalah raksasa di dalam bisnis periklanan selain nama besar Bill Bernbach. Bernbach OK. Orang mengambil keputusan berdasarkan visual.

menentukan pesan periklanan Kecenderungan client adalah ingin memasukkan sebanyak mungkin pesan. dan promotion. Maka artinya sukses atau tidaknya sebuah produk tidak bisa hanya di tentukan oleh periklanan Biro Iklan Dalam lembaga periklanan hampir semua pekerja di biro-biro iklan bekerja atas dasar kontrak bagi organisasi atau perusahaan lain. Namun yang harus diingat bahwa sebuah kampanye pemasaran tidak bisa “hanya” mengandalkan periklanan. yaitu : 1. price. before we get bad ?”. Perusahaan besar biasanya memiliki unit periklanan sendiri.Chiat/Day. keduanya saling berkait antara satu dengan yang lain. dalam urusan periklanan besar biasanya akan memakai jasa biro iklan eksternal. California Pendiri biro iklan Chiat/Day yang sangat berpengaruh di California. Terutama untuk produk paritas dengan USP yang notabene sama dengan produk kompetitor . 2005). Jay adalah sosok yang mempesona. promosi sendiri merupakan salah satu elemen dari bauran pemasaran ( 4 P ). dan berhasil mengangkat derajat biro iklan yang tidak berlokasi di Madison Avenue. product.Pembuatan strategi periklanan Pada tahapan ini peran dari klien sangat dibutuhkan. 2005) Iklan merupakan bagian dari bauran promosi.menentukan kreatifitas periklanan hingga merencanakan atau mendesain bagaimana isi dan strategi penyampaian pesan . Dari seperempat bagian tersebut. packaging. Salah satu ungkapannya yang terkenal adalah “How big can we get. iklan memiliki seperempat bagian di wilayah promosi. Pihak agency biasanya akan berdalih bahwa komunikasi yang bagus itu adalah yang single message. Iklan dan Pemasaran Periklanan dan pemasaran adalah dua hal yang sangat sulit untuk dipisahkan. Secara umum biro iklan yang memberikan jasa full service advertising dapat dibagi dalam empat fungsi (widyatama. fungsi iklan hanyalah seperenambelas. karena marketing brief yang dibuat oleh klien yang berisi informasi dan situasi pasar harus lengkap dan dapat dipahami oleh agensi. kehumasan dan lainnya. Sehingga pihak biro iklan dapat merangkumnya dalam creative brief untuk acuan bagi tim kreatif dalam menentukan kreatifitas periklanan . Iklan tidak pernah lepas dari kegiatan pemasaran (widyatama. menghebohkan dan memiliki daya juang tinggi. yang masing-masing memegang seperempat bagian dalam sebuah industri. Sehingga setelah ditotal oleh Finala. disebutkan bahwa di antara fungsi empat "P". Merancang Strategi Iklan Yaitu membuat perencanaan dari tahapan : . Dalam sebuah kolom di majalah Cakram yang ditulis Finala Abiyadi. iklan juga masih harus berbagi dengan kampanye lini bawah. namun fungsinya biasanya terbatas. Dapat dikatakan bahwa iklan hanya memiliki nilai seperenambelas dari sebuah kegiatan pemasaran.

Disitu kita dapat mempelajari teknik-teknik dasar grafis yang akan membantu kita untuk memperindah karya mulai dari tipografi. Sebuah bidang karya yang secara visual berantakan akan merusak sebuah konsep yang kuat. Sehingga konsep yang dikeluarkan akan menjadi lebih matang. Dalam dunia periklanan media merupakan faktor yang cukup vital dalam menentukan keberhasilan iklan. seorang penulis naskah harus bisa berpikir secara visual. 3. Kedua bidang diatas ada sebenarnya untuk membagi tugas dan sebuah karya yang menggabungkan dua pikiran akan menjadi lebih baik. tata letak yang rapi (ataupun yang berantakan) dan tentunya bagaimana menggabungkan semua elemen visual dalam sebuah karya.bagaimana ilustrasi dan bentuk iklan yang akan dibuat. dan di media mana saja iklan tersebut akan dipasang 2. sewaktu membuat sebuah karya. Karir Kreatif Periklanan Sebenarnya ada dua rute yang bisa diambil untuk masuk ke sebuah agensi. Bagaimana caranya memperoleh hal tersebut? Secara akademis. 4. Pengarah Seni Satu rahasia terbesar dalam dunia periklanan: Anda tidak harus bisa menggambar untuk menjadi seorang pengarah seni. ada beberapa jalan yang bisa diambil untuk mengasahnya. Oleh karena itu biro iklan sangat berhati-hati dalam penyeleksian media tersebut. Seorang pengarah seni yang baik adalah seseorang yang mempunyai mata yang tajam secara visual. hal yang paling utama adalah mempunyai cita rasa visual yang tinggi.Mungkin itulah yang mengharuskan seorang pengarah seni untuk menguasai minimal kedua bidang diatas. Yang pertama sebagai seorang Pengarah Seni (Art Director) atau sebagai seorang Penulis Naskah (Copywriter). Kedua jabatan itu sebenarnya pada akhirnya akan melebur karena tuntutan pekerjaan. teori warna hingga komunikasi visual. Seperti telah dijelaskan di atas bahwa periklanan adalah bisnis ide. Dan dia juga harus sangat rewel. Penempatan iklan yang dimaksud adalah penyerahan materi iklan pada media yang telah dipilih. Namun bisa saja terjadi. . Seorang pengarah seni harus bisa bermain dengan katakata dan begitu juga sebaliknya. yaitu mengkongkritkan perencanaan iklan dalam bentuk nyata. Desain Grafis adalah pilihan yang paling umum. Menyeleksi Media Fungsi biro iklan yang lain adalah menyeleksi media yang digunakan. dia harus sangat teliti dalam setiap detilnya. Untuk masuk ke bidang ini.Pilihan lain adalah Fotografi. Memproduksi Iklan Fungsi ini merupakan kelanjutan dari fungsi perencanaan. Dia harus tahu teknik pencahayaan yang baik. Untuk mengemas sebuah dagangan sehingga konsumen mau membelinya. untuk siapa saja iklan tersebut akan disampaikan. Oleh karena itulah seorang pengarah seni diperlukan. perencanaan disusun oleh pihak lain sementara biro iklan hanya memproduksi saja berdasarkan perencanaan yang telah dibuat. Menempatkan Iklan Setelah alternatif media telah dipilih. maka langkah selanjutnya adalah proses penempatan iklan. Dalam arti kata.

banyak penulis naskah yang tidak terlalu mengindahkan gaya tulisan mereka. Gramedia Pustaka. tapi seorang penulis amatir yang gemar menelan semua jenis karya tulis. Jakarta -Madjadikara. Membawa pembaca dalam ruang imajinasinya dan membiarkannya bergerak leluasa. leading dan ing-ing lainnya. Clueless in Advertising. Dan jangan pernah takut diancam oleh seorang pengarah seni untuk memperpendek sebuah tulisan. PT.pertamina. Buana Pustaka Indonesia. Jakarta Situs .Itulah yang seharusnya seorang penulis naskah cari dalam membuat karyanya. REFERENSI Buku -Roman. kerning.Heading. Agus S (2004). Rendra (2005).com . Mungkin karena trend sekarang sudah sedikit mengecilkan peran mereka sebagai penulis.CAKRAM Sumber : www.jackvisual. Jakarta -Widyatama.com/indonesia/head_office Majalah . membuat sebuah cerita mengenai sebuah produk sehingga konsumen merasa terpanggil. Tapi menantang. bisa saja kuliah di jurusan Pertanian. Itulah yang membuatnya bekerja semalaman sementara si penulis naskah tidur di sofa ruang televisi lantai tiga. May and Jim Aitchison (2005). simpati dan pada akhirnya ingin mencobanya.blogspot. karena banyak iklan-iklan yang keluar sekarang tidak memuat banyak tulisan. Semudah itukah? Tentu saja Tidak. Membangun Merek dan Bisnis dalam Dunia Pemasaran Baru. Karena penulis naskah diharuskan untuk berbicara ke beberapa juta konsumen dengan bahasa dan jargon mereka masing-masing sesuai dengan ciri khas mereka. Pengantar Periklanan. Tidak gampang. Penulis Naskah Jalan untuk menjadi seorang penulis relatif lebih mudah karena bidang ini lebih banyak didominasi oleh kecintaan seseorang untuk menulis. Sangat susah. Elex Media Komputindo. Jakarta. Tapi sebuah karya tulis yang indah tidak akan bisa membuat seseorang menjadi bosan begitu membacanya. sampai pada akhirnya pembaca sampai ke tujuan akhir dan tersenyum puas. -Lwin. Bagaimana Biro Iklan Memproduksi Iklan ? PT. Jane Maas & Martin Nisenholtz (2005) How To Advertise. Bhuana Ilmu Populer.Akhir-akhir ini. Setiap paragraf mengundang pembaca untuk terus berjalan menuju paragraf berikutnya.www. Kenerth. Kemungkinan besar akan bisa menjadi seorang penulis.