P. 1
Gunung berapi

Gunung berapi

|Views: 730|Likes:
Published by Nia Hilwa

More info:

Published by: Nia Hilwa on Dec 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2013

pdf

text

original

Gunung berapi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Gunung berapi Mahameru atau Semeru di belakang. Latar depan adalah Kaldera Tengger termasuk Bromo, Jawa Timur, Indonesia. Letusan gunung berapi dapat berakibat buruk terhadap margasatwa lokal, dan juga manusia. Gunung berapi atau gunung api secara umum adalah istilah yang dapat didefinisikan sebagai suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi, termasuk endapan hasil akumulasi material yang dikeluarkan pada saat meletus. Lebih lanjut, istilah gunung api ini juga dipakai untuk menamai fenomena pembentukan ice volcanoes atau gunung api es dan mud volcanoes atau gunung api lumpur. Gunung api es biasa terjadi di daerah yang mempunyai musim dingin bersalju, sedangkan gunung api lumpur dapat kita lihat di daerah Kuwu, Grobogan, Jawa Tengah yang populer sebagai Bledug Kuwu. Gunung berapi terdapat di seluruh dunia, tetapi lokasi gunung berapi yang paling dikenali adalah gunung berapi yang berada di sepanjang busur Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire). Busur Cincin Api Pasifik merupakan garis bergeseknya antara dua lempengan tektonik. Gunung berapi terdapat dalam beberapa bentuk sepanjang masa hidupnya. Gunung berapi yang aktif mungkin berubah menjadi separuh aktif, istirahat, sebelum akhirnya menjadi tidak aktif atau mati. Bagaimanapun gunung berapi mampu istirahat dalam waktu 610 tahun sebelum berubah menjadi aktif kembali. Oleh itu, sulit untuk menentukan keadaan sebenarnya dari suatu gunung berapi itu, apakah gunung berapi itu berada dalam keadaan istirahat atau telah mati. Apabila gunung berapi meletus, magma yang terkandung di dalam kamar magmar di bawah gunung berapi meletus keluar sebagai lahar atau lava. Selain daripada aliran lava, kehancuran oleh gunung berapi disebabkan melalui berbagai cara seperti berikut:

Aliran lava.

Gelombang tsunami. Tingkat isyarat gunung berapi di Indonesia Status Makna  Tindakan  AWAS   Menandakan gunung berapi yang segera atau sedang meletus atau ada keadaan kritis yang menimbulkan bencana Letusan pembukaan dimulai dengan abu dan asap Letusan berpeluang terjadi dalam waktu 24 jam Menandakan gunung berapi yang sedang bergerak ke arah letusan atau menimbulkan bencana Peningkatan intensif kegiatan seismik Semua data menunjukkan bahwa aktivitas dapat segera berlanjut ke letusan atau menuju pada keadaan yang dapat menimbulkan bencana Jika tren peningkatan berlanjut.       Letusan gunung berapi. Gas beracun. Kebakaran hutan. letusan dapat terjadi dalam waktu 2 minggu Ada aktivitas apa pun bentuknya Terdapat kenaikan aktivitas di atas level normal Peningkatan aktivitas seismik dan kejadian vulkanis lainnya Sedikit perubahan aktivitas yang diakibatkan oleh aktivitas magma. tektonik dan hidrotermal Tidak ada gejala aktivitas tekanan magma   Wilayah yang terancam bahaya direkomendasikan untuk dikosongkan Koordinasi dilakukan secara harian Piket penuh        Sosialisasi di wilayah terancam Penyiapan sarana darurat Koordinasi harian Piket penuh SIAGA         Penyuluhan/sosialisasi Penilaian bahaya Pengecekan sarana Pelaksanaan piket terbatas WASPADA  NORMAL   Pengamatan rutin . Aliran lumpur. Abu. Gempa bumi.

[sunting] Klasifikasi gunung berapi di Indonesia Kalangan vulkanologi Indonesia mengelompokkan gunung berapi ke dalam tiga tipe berdasarkan catatan sejarah letusan/erupsinya. Kaldera Gunung berapi jenis ini terbentuk dari ledakan yang sangat kuat yang melempar ujung atas gunung sehingga membentuk cekungan. Sebagian besar gunung jenis ini membentuk mangkuk di puncaknya. sehingga tidak sempat membentuk suatu kerucut yang tinggi (curam).  Teman-teman masih ingat kan. Gunung Merapi merupakan jenis ini. Level aktivitas dasar  Survei dan penyelidikan [sunting] Jenis gunung berapi berdasarkan bentuknya Stratovolcano Tersusun dari batuan hasil letusan dengan tipe letusan berubah-ubah sehingga dapat menghasilkan susunan yang berlapis-lapis dari beberapa jenis batuan. dan susunannya terdiri dari batuan yang bersifat basaltik. Jarang yang tingginya di atas 500 meter dari tanah di sekitarnya. namun masih terdapat tanda-tanda kegiatan masa lampau berupa lapangan solfatara/fumarola pada tingkah lemah. Cinder Cone Merupakan gunung berapi yang abu dan pecahan kecil batuan vulkanik menyebar di sekeliling gunung. Perisai Tersusun dari batuan aliran lava yang pada saat diendapkan masih cair. bentuknya akan berlereng landai. dengan kejadian Gunung Merapi yang meletus beberapa waktu lalu dan disusul dengan aktifnya beberapa gunung berapi lain di Indonesia? Ya. Indonesia memang dikelilingi banyak gunung berapi karena Indonesia terletak di kawasan Lautan Pasifik yang terkenal dengan deretan gunung berapinya . Contoh bentuk gunung berapi ini terdapat di kepulauan Hawai. sehingga membentuk suatu kerucut besar (raksasa). Gunung api Tipe B : sesudah tahun 1600 belum tercatat lagi mengadakan erupsi magmatik namun masih memperlihatkan gejala kegiatan vulkanik seperti kegiatan solfatara. kadang-kadang bentuknya tidak beraturan. Gunung Bromo merupakan jenis ini. Gunung api Tipe C : sejarah erupsinya tidak diketahui dalam catatan manusia. karena letusan terjadi sudah beberapa ratus kali.    Gunung api Tipe A : tercatat pernah mengalami erupsi magmatik sekurang-kurangnya satu kali sesudah tahun 1600.

Ukuran yang paling besar sering kali lebih besar dari ukuran stratovolcano. Lava dan berbagai macam bebatuan tersebut kemudian membentuk dataran tinggi yang besar yang disebut gunung berapi dataran tinggi atau volcanic plateau. Akibatnya terbentuklah lubang di tanah yang disebut kaldera. Kaldera bisa berbentuk lingkaran atau oval. lava dan berbagai macam bebatuan terkadang mengalir keluar seperti sungai dan menutupi area yang sangat luas. sambil menyeret bebatuan. Magma mengalir seperti sungai api. bahkan sampai ribuan kilometer persegi. Dari lava yang menumpuk tersebut dapat terbentuk sebuah gunung baru. namun lebih banyak lagi yang berada di dasar laut. Terkadang magma menghasilkan letusan yang sangat dahsyat. Pada saat gunung meletus. Gunung berapi tidak selamanya berbentuk seperti gunung. sehingga bentuknya seperti lingkaran perisai. dan gas panas lain yang dilaluinya. diameternya pun dapat lebih besar daripada diameter gunung berapi perisai. di antaranya ada yang berbentuk kerucut. Beberapa letusan gunung berapi ternyata juga dapat mengakibatkan terbentuknya gunung berapi baru seperti Anak Krakatau. Apabila terjadi letusan baru. sebenarnya. Beberapa kaldera ada juga yang lubangnya dipenuhi air. perisai. Bentuk kerucut adalah bentuk gunung berapi yang paling terkenal sehingga orang sering menganggap gunung yang berbentuk kerucut adalah gunung berapi. Bagian tengah gunung berapi terkadang runtuh karena letusan yang terjadi. Ketika gunung berapi meletus. Contoh gunung berapi perisai dapat ditemui di Gunung Mauna Loa dan Kilauea di Hawaii. kaldera. abu. loh. Magma yang meletus dari gunung berapi disebut lava. maka terbentuklah kerucut kecil di dalam kaldera. Gunung berapi dengan bentuk perisai ini ada yang berukuran kecil dan besar. Gunung Fuji di Jepang merupakan salah satu contoh gunung berapi berbentuk kerucut. ada juga gunung berapi yang sudah tidak dapat meletus lagi sejak zaman prasejarah yang disebut dengan gunung berapi mati. bagaimana ya cara terbentuknya sebuah gunung berapi? Awal Mulanya Gunung berapi terbentuk dari batuan cair panas yang disebut magma yang berasal dari perut bumi. Gunung berapi ada yang berada di daratan.           atau sering disebut dengan Ring of Fire. Bentuk Gunung Berapi Bentuk dan ukuran gunung berapi bermacam-macam. stratovolcano (kumpulan gunung berapi berbentuk kerucut). Apakah Semua Gunung Berapi Bisa Meletus? Beberapa gunung berapi yang selalu meletus disebut dengan gunung berapi aktif. . Gunung berapi perisai berbentuk seperti gundukan tanah yang tumpah di salah satu sisinya. Namun. Sebagian atau semua reruntuhan itu kemudian mengisi ruang magma. dan berbentuk dataran tinggi. Hmm. Lama kelamaan lava mendingin dan mengeras menjadi bebatuan. Beberapa gunung yang berasal dari gunung berapi memiliki lubang berbentuk mangkuk yang disebut kawah. uap panas. magma naik ke permukaan melewati retakan-retakan yang ada di batuan padat dan kemudian meletus. debu.

com/2009/02/bentuk-dan-tipe-letusan-gunung-berapi.Kubah lava merupakan bentukan dari leleran lava kental yang keluar melalui celah dan dibatasi oleh sisi curam di sekelilingnya. Tipe-Tipe gunungapi Berdasarkan bahan lepas yang dihasilkan  Gunungapi lava/gunungapi tameng (shield volcano) yang menghasilkan lava basalan.html .Hakone (jepang).contoh : kaki uatar pegunungan tengger (jawa timur). Mereka tidak meletus dalam waktu yang lama.biasanya dijumpai pada gunungapi lava.   .Contoh gunung Lamongan. Bentuk kubah. Mereka juga menggunakan satelit untuk mempelajari gunung berapi dari luar angkasa. Bentuk-bentuk Gunungapi  Bentuk kerucut.yaitu tipe Hawaii dan tipe Iceland yang dibedakan berdasarkan skala dan jalur retakan yang ada: a) Tipe Hawaii : Tipe ini akan membentuk gunungapi tameng yang dibangun oleh leleran lava yang keluar dari beberapa retakan dan memencar membentuk suatu jalur celah yang cukup besar contoh : mauna Loa di Hawaii.  2. http://udhnr. Iwo Jima (Jepang).blogspot. Gunung ini dinamakan gunung berapi tidur atau tidak aktif.merupakan gunungapi yang dibentuk oleh bahan lepasgunungapi piroklastik.Bentuk-bentuk kubah sangat dipengaruhi oleh viskositas lava.Onggokan batuapung akan membentuk kerucut batuapung. umumnya dijumpai pada gunungapi berlapis.dikelilingi oleh kawah berbentuk cincin dan umumnya terisi air. dan fase pertama gunung Tambora (Sumbawa)  Gunungapi piroklastik.Bentuk kerucut ini dapat dibangun oleh bahan lepas gunungapi. b) Tipe Iceland : Dicirikan dengan lavanya yang keluar dari kawah utama dan mempunyai skala yang lebih kecil dari tipe Hawaii. namun mereka dapat meletus lagi.Ada dua tipe jenis gunungapi tameng.  Gunung berapi ternyata juga bisa “tidur panjang” loh.Gunungapi tameng dibentuk oleh lava yang sangat cair dari lava basalan atau andesitan. Para ahli mengebor dan membuat peta bagian dalam gunung berapi.Contoh : disepanjang sesar lampung Bentuk maar yaitu pada gunungapi gas. Para ahli selalu mencoba menghitung atau memperkirakan kapan gunung berapi akan meletus.contoh : Izu peninsula (Iceland).Gunung Tambora (Sumbawa) Gunungapi gas yaitu gunungapi yang terjadi karena kegiatan magmatik umumnya membentuk mar yaitu suatu lekukan yang disebabkan oleh letusan tunggal yang bersifat meledak.

Bagian terpenting dari composite volcano adalah sebuah sistem conduit (saluran).biasanya saaling bersisisan.debu vulkanik. yang menambah kemiringan volcano.Gn st Helens. yaitu alur-alur pada tubuh gunungapi yang kasar dan tak teratur yang disebabkan oleh erosi dan sesar Cinder Cones. Bentuk barangko (barronco). erosi atau pengikisan terjadi pada cone. merupakan tipe gunungapi yang sederhana yang terbentuk oleh partikel dan lava yang dikeluarkan oleh vent tunggal.block dan bomb yang dimungkinkan muncul di sekitar 8000 kaki di atas pusatnya. dimana magma dari reservoir di bawah kerak bumi meningkat ke permukaan volcano dibangunoleh ekumulasi material yang tererupsi melalui conduit dengan meningkatnya ukuran lava.berupa datartinggi yang relatif menonjol pada daerah sekitarnya yang tersusun oleh lava tebal dan umumnya bersifat basalan sehingga disebut juga dengan basal tinggi.Sampai akhirnya. cinder core ini kebanyakan terdapat di Amerika Utara bagian barat sebagai bagian dari terrain vulkanik dunia.debu serta yang lainnya. kadang-kadang dinamakan stratovolcanoes.Sebagian cinder cone mempunyai kawah berbentuk mangkok dan jarang muncul lebih dari seratus kaki atau di bawah lingkungannya.Contoh : daerah disekitar danau Toba (Sumatera Utara). lava tersembur keras ke udara dan pecah menjadi fragmen kecil yang padat sehingga jatuh sebagai cinder di sekitar vent yang kemudian membentuk melingkar atau cone yang oval.cinder.cinder.   Cinder cones  Composite Volcanoes. Apabila composite volcano sedang tidak aktif. Pada puncak composite volcano kebanyakan terdapat kawah yang berisikan vent utama atau kumpulannya.Karena tekanan gas.Gunung Merapi. Bentuk datar tinggi dijumpai pada gungapi lava.berbentuk kerucut simetris yang besar sengan lapisan berasal daria aliran lava.dan rekahan (dikes) membuka dimana prosesnya akan berkurang perlahan-lahan oleh adanya erosi.yang tersusun oleh endapan batuapung dan abu yang diletuskan dari celah dan mempunyai struktur kaldera atau lekuk ambrukan. .Contoh composite volcano adalah gunung fuji di Jepang.lava yang mengalir memecah dinding kawah atau melalui sisi cone.Gunung Rinjani.Magma yang telah keras/beku mengisi saluran (sumbat vulkanik) mengikuti jalur pada cone.Gunung Agung.Tapi ada juga yang dikenal dengan datar tinggi bahan lepas gunungapi.

ketika tumbuh. tipe ini terbentuk relative kecil.menumpahkan vent dari daratan.Volcanic dome biasanya berada dalam kawah atau pada sisi composite volcano. tinggal volcano dengan kenampakan bagian yang hilang. .dari proses lengkapnya hanya tersisa plug dan dike di bawah permukaan tanah. yang meluas.Aliran tsb terbentuk secara perlahan dengan akresi ribuan lava cair yang disebut lava basalt. yang melebar seiring bertambahnya jarak. timbunan lava yang berasal dari sekitar vent. Shield volcano  Lava Domes. menumpahkan fragmen di sis-sisinya.aliran lava bersisisan (steep side). merupakan tipe gunungapi yang terbentuk kebanyakan dari aliran lava cair. permukaan luarnya dingin dan keras.lava juga biasanya bererupsi dari vent selama retakan yang berkembang di pinggir cone.Sebuah dome (kubah) tumbuh besar dengan ekspansi dari dalam. aliran setelah tertuang ke segala arah dari vent pusat atau kumpulan vent. dengan profil dengan tameng prajurit.kemudian hancur.domical shape. Composite volcano  Shield Volcano. Beberapa dome berbentuk tonjolan karang atau spine yang bentuk lainnya pendek. berbentuk seperti umbi lava. konsekuensinya.

Ketika gunungapi meletus. yang mengalir seperti tar panas. hitam atau warna yang lain berdasarkan pengaruh proses yang dialaminya. jika mereka mencapai permukaan dari bentukan secondary cone atau fumarole. Abu-abu.Lava yang sangat panas mengandung gas yang terdiri dari besi dan magnesium berupa cairan.Terkadang main vent memiliki cabang. sodium dan potassium yang berupa cairan dan mengalir seperti madu yang kental.Lava berwarna merah panas saat keluar dari vent. mengandung silicon. Struktur gunungapi  Strata lava dan Abu Strata lava dan abu merupakan lapisan yang terbentuk pada gunungapi ketika lava dan abu dari gunungapi aktif terlempar keluar. dan fragmen batuan menuju ke main vent dan bergerak keluar melalui crater. lava.Ketika letusan berhenti.lava dapat turun kembali ke pipa atau membentuk danau lava di dalam crater.sedangkan yang agak dingin.Ini seperti pipa dimana lava dapat mengalir.Lava dome 3.Abu berisikan fragmen kecil batuan.tetapi secara cepat berubah menjadi warna merah gelap. Struktur Gunungapi  Main Vent Merupakan tempat yang diterobos oleh batuan cair dari magma chamber ke permukaan.  Lava Flow Aliran lava merupakan letusan yang berupa molten rock di bawah permukaan bumi yang keluar dari vulkanik vent (magma). beberapa sama baiknya . gas.

Abu gunungapi biasanya keluar dari gung berapi sebelum lava. abu dan lava menyebar ke udara seperti air mancur  Magma chamber Magma chamber atau dapur magma merupakan daerah sebagai tempat induk magma berada. Ketika gas mencapai permukaan maka gas tersebut panas dan bertekanan rendah.magma mampu bergerak ke saluran baru dan mencapai permukaan.juga adanya milonit. .Di dalam kawah selalu tetap bersih disebabkan adanya gaya gerakan ke atas material yang secara konstan memindahan runtuhan yang jatuh. dan debu yang meledak kea rah aras dari main vent. gas.Gas ini mendingin dan mngembang.Titik potong dua rekahan akan mempermudah jalannya magma. Letusan Gunungapi Tipe-tipe letusan Gunungapi  Tipe strombolian Contoh pada gunungapi Irazu di Costa Rica tahun 1965.Ukuran magma chamber baik yang berhubungan langsung dengan gunungapi ataupun yang terpisah hanya berupa tubuh magma dapat mencapai ratusan ribu kilometer kubik. 4. pola dan kecepatan gerak rekahan. bongkahan lainnya dapat lebih besar dari kepalan tangan. lava cair tsb kemudian meluncur ke bawah membentuk suatu aliran yang berapi.materila jatuh kembali ke bumi di sekitar saluran dan secara perlahan menumpuk membentuk rim di sekitarnya.Magma di bawah permukaan memanaskan air sampai titik dimana air berubah menjadi uap panas dan mampu melarutkan mineral dari batuan di sekitarnya.Lapisan batuan and abu yang membentuk gunung berapi sering retak dan terlemahkan oleh ledakan yang terjadi selama letusan gunung berapi.dengan partikel debu kecil. Material halus dari lava cair menyembur dari kawah membentuk suatu gugusan cahaya di langit.  Secondary Cone Merupakan kerucut yang brau terbentuk pada gunungapi.mengendapkan mineral yang terlarut di sekitar saluran. Abu yang mengendap ke bawah dan membentuk kumpulan di pinggir yang curam.Karena letusan. Fumarole Fumarole merupakan retak pada terusan permukaan dimana uap panas dan gas dapat keluar.disamping macam batuan dan ketebalan kerak bumi.  Crater Crater gunungapi merupakan struktur amblesan yang terjadi di permukaan gunungapi karena kegiatan gunungapi biasanya membuat lubang di bagian atas saluran.sedangkan jalur gerus akan memperlambat pergerakannya karena selain sifat bidang rekahan yang rapat. Kawah dibentuk dari lava.terkumpul di cekungan gunung.Pembentukan magma chamber primer pada kerak sangat dipengaruhi oleh ukuran.jika retakan ini membentuk garis/jalur dari main vent ke permukaan. ketika saluran utama membentuk cabang.

Erupsi semacam itu akan menyebabkan kerusakan yang sangat besar dan akan menyebabkan kematian pada populasi area tersebut seperti di St Pierre tahun 1902 saat terjadi letusan Gunung Peele .Abu yang terdiri dari gas tersebut membentuk awan keputih-putihan pada dekat puncak. material yang sangat besar dan banyak gas seperti debu. abu seta gas pada kuantitas yang sangat besar keluar pada saat letusan kemudian terdapat awan yang berbentuk kembang kol melambung tinggi diatas gunungapi tersebut.  Tipe VesuvianTipe letusan vesuvian disesuaikan dengan letusan gunung Vesuvius di Italia pada tahun 79 Bc. abu.Sebaliknya.aktivitas letusan gunungapi Paricutin pada tahun 1947 menunjukkan tipe vulcanian. jatuh ke bawah. letusan gunung Vesuvius  Tipe Peelean Di erupsi Pelean atau awan terang seperti yang terjadi di letusan Gunung Mayon Philipina 1968. Massa yang sangat besar dan bercahaya yang meluncur menuruni kemiringan dengan kecepatan yang sebanding dengan 100 mil per jam. gas dan fragmen-fragmen lava keluar dari tengah kawah. dimana awan tebal yang terdiri dari abu dan letusan gas dari kawah kemudian timbul hingga di atas puncak. membentuk seperti lidah.

tidak ada magma yang dikeluarkan. Mauna Loa  Tipe erupsi Phreatik Erupsi tipe phreatik (semburan Uap) dikendalikan oleh ledakan uap hasil dari tanah yang dingin atau permukaan air yang bersinggungan dengan hot rock atau magma. Sedangkan erupsi di veent sentral membentuk suatu semburan lava yang membumbung sampai beberapa ratus kaki. seperti pada letusan gunung Mauna di Hawaii 1950.Letusan Gunung Peele  Tipe Erupsi hawaii Erupsi tipe Hawaii dapat terjadi sepanjang celah dan retakan yang merupakan vent yang linier.Di erupsi tipe celah. Aktivitas phreatik secara umum lemah tetapi juga beruabh . Yang membedakan tipe ini dengan tipe lain adalah tipe ini hanya mengeluarkan fragmen batuan dari saluran vulkanik.Atau letusan dapat terjadi di tengah vent. lava cair menyembur dari celah di zona rift gunungapi dan membentuk aliran lava yang menuruni lereng.

Gunungapi Taal  Tipe Erupsi Plinian Erupsi yang paling kuat adalah tipe plinian. ciri-cirinya : lava cair. Helens atau tahun 1991 di Pinatubo PHilipina. Gunung St Helens Tipe – tipe letusan Gunungapi menurut Escher. . Contoh : gunungapi perisai di Hawaii.letusan tersebut membawa abu dan gas sejauh 10 mil ke udara.Tipe ini ditandai dengan ledakan lava kental. tekanan gas rendah.Tipe stromboli.Contoh erupsi Plinian yang paling besar seperti pada 18 mei 1980 di Gunung St. berdasarkan tekanan gas. dapur magma yang dangkal. derajat kecairan magma dan kedalaman dapur magma : 1. ciri-cirinya : lava cair. yaitu Kilaueaa dan Maunaloa 2.menjadi dahsyat seperti pada tahun 1965 saat letusan gunungapi Taal di Philipina. dapur magma dangkal tapi lebih dalam dari tipe Hawaii.Tipe Hawaii. aliran piroklastik yang sangat cepat dan mematikan juga merupakan ciri letusan dari erupsi Plinian.

tekanan gas sedang. Tenaga Endogen Tengaga Endogaen juga bisa disebut juga tenaga tektonik. kawahnya terdapat danau.Tipe Perret. 3.Tipe Vincent. tekanan gasnya cukup besar. 4. Tenaga Endogen adalah tenaga yangberasala dari dalam bumi. terbentuk awan debu berbentuk bunga kol. lava encer. ciri-cirinya : tekanan gas sangat kuat. ciri-cirinya : lava agak kental. dapur magma agak dangkal.1 Pembentukan Muka Bumi [ Oleh Karismanto Rahmadika. penyebab kaldera.Tipe Peele.Tipe Merapi. Contoh : gunung kelud. ciri-cirinya : viskositas lava hampir sama dengan tipe merapi. tekanan gas sedang. Perubahan permukaan bumi terjadi oleh tenaga geologi yang terdiri dari tenaga endogen dan tenaga eksogen. Tenaga Endogen sering menekan di sekitar lapisan-lapisan batuan pembentuk kulit bumi (litosfer) .tekanan gas sedang. ciri-cirinya : lava agak kental.Tipe Volcano. tekanan gas rendah. Contoh : gunung krakatau. Contoh : Gunung Peele 6.org/mw/Tenaga_Endogen_dan_Tenaga_Eksogen_7. peletusan mendatar. http://www. 7. murid SMP Negeri 14 Bandung ] Bentuk-bentuk permukaan bumi terbentuk lewat proses pembentukan dan perombakan permukaan bumi yang berlangsung cukup lama. ciri-cirinya : lava agak cair. Contoh : Gunung Raung dan Vesuvius.crayonpedia. Tenaga Endogen terdiri dari proses diatropisme dan proses vulkanisme. Gunung Merapi 5. terdapat sumbat lava dan kubah lava.

Lembah patahan disebut slenk atau graben sedangkan puncak patahan dinamakan horst. Istilah-Istilah vulkanisme : 1. 7. Vulkanologi : ilmu kebumian yang memplajari gunungapi 2. Eflata / bahan piroklastik : bahan-bahan yang lepas dari gunungapi ketika terjadi letusan eksplosif. Vulkanisme Tenaga tektonik dapat mengakibatkan gejala vulaknisme. Proses lipatan Kalau tenaga endogen yang menekan litosfer arahnya mendatar dan bertumpukan yang mengakibatkan permukaan bum melipat menybabkan terbentuknya puncak dan lembah. Dan ledakan sumburan (ekaplosif) melalui kepundan atau corong gunung api. tetapi tidak sampai ke permukaan bumi.cair.Proses Diastropisme Proses Diastropisme adalah proses strutual yang mengakibatkan terjadinya lipatan dan patahan tanpa dipengaruhi magma tapi tenaga dari dalam bumi.dan gas yang terdapat di lapisan litosfer bumi. Suhu normal magma bersikar 900 C-1200 C. Proses vulkanisme terjadi karena adanya magma yang keluar dari zona tumbukan antarlampang. Erupsi sebuah gunungapi dapdt berupa lelehan (efusif) melalui retakan pada lapisan-lapisan batu. Lapiasan batuan yang mengalami proses patahan ada yang mengalami pemerosotan yang membentuk lemdh patahan dan ada yang terangkat membentuk puck patahan. 4. Magma : bahan silikat cair pijar yang terdiri atas bahan padat. 3. Intrusi magma : proses penerobosan magma melalui retakan-retakan lapisan batuan.Bentuk permukaan bumi dari hasil proses ini ada dua. Lahar : lava yang telah bercampur dengan bahan-bahan di permukaan bumu. Beberapa gunugapi ditemukan berada di tengah lempeng yang disebsbkan oleh tersumbatnya panas di kerak bumi gejala ini disebut titik panas (hotspot). Gejala vulkanisme berhubungan dengan aktivtas keluarnya magma di gunungapi. Lava : magama yang keluar sampai ke permukaan bumi.Para ilmuan menduga aliaran magma mendesak keluar membakar kerak bumi dan melutus di permukaan. . Erupsi : proses keluarnya magma dari lapisan litosfer sampai ke permukan bumi. yaitu : puncak lipatan (antiklin) lembah lipatan (sinklin) Proses Patahan Proses datropisme juga dapat menyababkan truktur lapisan-lapian batuan retak-retak dan patah. Proses keluarnya magma ke permukaan bumi disebut erupsi gunungapi. Apabila intrusi magma membeku maka akan terbentuk batuan intrusiva. 5. 6.

2. Gunungapi Prisai : Gunungapi perisai berbentuk seperti perisai (shields) terbentuk oleh letusan yang sangat cair (efusief). Gunung Pinakate (Meksiko). Gunung Kerinci. 10. 3. gunung api dapat dibedakan menjadi tiga bentuk yang berbeda yaitu : 1. Gunung Mauna Loa dan Gunung Mauna Kea di Hawai. Gejala Vulkanisme Gejala Vulakanik ada dua yaitu :  Pravulkanik Pravulkanik adalah tanda-tanda atau gejala di suatu daerah akan terjadi letusan gunungapi. 9. Kawah yang cukup besar disebut kaldera. Kawah dan kaldera yang di Indonesia. Sebagian besar gunung di Indonesia adalah gunung starto seperti :Gunung Semeru. 11. 2. antara lain Kawah Takubanperahu (Jawa Barat). Contohnya.8. Kenaikan suhu udara di sekitar gunungapi drastis (dari suhu rendah tiba-tiba naik jadi panas) Banyak tumbuhan kering dan hewan turun dari gunung. seperti mata air di Banten (Jawa Tangah) dan di Ciatar (Jawa Barat) Ditmuaknya gas gunungapi berupa : Uap air (fumarola) Gas belerang (sulfatar) Gas karbondioksida (mofet) adanya semburan air panas (geyser) yang keluar darirekahan batuan seperti di Cisolok Sukabumi (Jawa Barat) . Tanda-tanda akan terjadinya letusan gunungapi adalah : 1. Bentuk-Bentuk Gunungapi Berdasarkan bentuk letusanya. Ciri gunungapi perisai adalah lerengnya sangat landai bahkan hampir datar. Gunung Agung. Kawah Gunung Tengger (Jawa Tengah). yaitu berupa lelehan lava yang sangat luas dan landai. Gejalanya antara lain : Ditemukannya mata air panas. 4. 7. Meningkatnya bau belerang yang menyengat Pascavulkanik (postvulcanic) Pascavulkanik adalah gejala dimana gunungapi menampakan aktifitas atau sedang dalam fase istirahat. dan Kaldera Gunung Batur (Bali). 8. 6. Gunungapi Starto (Kerucut) 3. Gunung Merapi. dengan mengeluarkan bahan-bahan berupa eflata. Gunung api Starto : Gunung api starto terbentuk akibat letusan yang berulang-ulang dan berseling-seling antara bahan padat dan lelahan lava. Gunung Monte Muovo (Italia). 5. Bila kaldera terisi air yang cukup banyak mak akan terbentuk danau kawah atau danau vulkanik. Gunungapi Maar :Gunungapi maar terbentuk dari letusan berupa ledakan (eksplosif) yang dahsyat yang terjadi sekali. Contoh gunung maar adalah : Gunung Lamongan (Jawa Timur). yang bisa dijadikan obat kulit. Gunung maar biasanya punya dapur magma yang dangkal dan magma yang terdiri dari bahan-bahan padat dan gas yang padat. Kawah : lubang pada tubuh gunungapi sebagai tempat keluarnya magma.

Pelapukan Organik Pelapukan organik dihasilkan oleh aktifitas makhluk hidup. seperti air sungai. yaitu proses pengkikisan oleh percikan air hujan yang jatuh ke bumi. sebbagai berikut. 2. Erosi Erosi seperti pelapukan adalah tenaga perombak (pengkikisan). Sinar matahari Air Gletser reaksi kimiawi kegiatan makhluk hidup (organisme) Peroses pelapukan terbagi jadi tiga. Erosi gelombang laut (abarasi / erosi marin ). warna air yang mengalir berwarna coklat . Tapi yang membedakan erosi dengan pelapukan adalah erosi adalah pengkikisan oleh media yang bergerak. 5. yaitu proses oksidasi dan proses hidrolisis. perubahan suhu tiba-tiba.Tenaga Eksogen Proses eksogenmerupakan tenaga dari luar. yaitu : Pelapukan Mekanik Pelapukan mekanik (fisik) adalah proses pengkikisan dan penghancuran bongkahan batu jadi bongkahan yang lebih kecil. yaitu proses pengkikisan lapisan tanah paling atas sehingga kesuburannya berkurang. Pelapukan Pelpukan merupakan tenaga perombak (pengkikisan) oleh media penghancur. Jenis pelapukan kimiawi terdiridari dua macam. 1. Pengkikisan lembar ditandai oleh : 1. seperti pelapukan oleh akar tanaman (lumut dan paku-pakuan) dan aktivitas haewn (cacing tanah dan serangga). Erosi dibedakan oleh jenis tenaga perombaknya yaitu :Erosi air. Erosi lembar. 4. 2.tetapi tidak mengubah unsur kimianya. Erosi percik. angin. Proses ini disebabkan oleh sinar matahari. Erosi gletser (glasial)'  Tahapan dalam Erosi Air Proses pengkikisan oleh air yang mengalir terjadi dalam empat tingkatan yang berbeda sesuai dengan kerusakan tanah atau batuan yang terkena erosi. atau gletser. 3. dan pembekuan air pada celha batu Pelapukan Kimiawi Pelapukan adalah penghcuran dan pengkikisan batuan dengan mengubah susunan kimiaai batu yang terlapukkan. gelombang laut. berupa: 1. Erosi angin (deflasi). Proses pelapukan dapat dikatakan sebagai proses penghancuran massa batuan melalui media penghancuran.

4. Bentuk permukaan bumi yang terbentuk antara lain : 1. kesuburan tanah berkurang 3. 4. 2. 3. warna air yang terkikis menjadi lebih pucat 3. Ciri khas erosi alur adalah adanya alur-alur pada tanah sebsgai tempat mengalirnya air 4. 2. maka luas lahan kritis dapat meluas. membentuk : 1. Dinding pantai yang curam relung ( lekukan pada dinding tebing) gua pantai batu layar . adalah terbentuknya parit-parit atau lembah akibat pengkikisan aliran air. 'Erosi 'parit. tebing sungai semakin dalam lembah semakin curam pembentukan gua memperbesar badan sungai Erosi angin biasanya terjadi di gurun.2. 3. Batu jamur 2. adalah lanjutan dari erosi lembar. Bila erosi parit terus berlanjut. Erosi alur.  Bentuk Permukaan Bumi Akibat Erosi Pengkikisan oleh air dapat mengakibatkan : 1. Ngarai Abrasi biasanya terjadi di pantai. dan pada tingkat ini tanah sudah rusak.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->