P. 1
Modern Postmodern

Modern Postmodern

|Views: 1,166|Likes:
Published by varavirivuru
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME dan sebagai wakil Tuhan di bumi yang menerima amanat-Nya untuk mengelola kekayaan alam. Sebagai hamba Tuhan yang mempunyai kewajiban untuk beribadah dan menyembah Tuhan Sang Pencipta dengan tulus Tujuan Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan dan diharapkan bermanfaat bagi kita semua. Metode Penulisan Cara-cara yang digunakan pada penelitian ini adalah : Studi Dunia maya Dalam metode i
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME dan sebagai wakil Tuhan di bumi yang menerima amanat-Nya untuk mengelola kekayaan alam. Sebagai hamba Tuhan yang mempunyai kewajiban untuk beribadah dan menyembah Tuhan Sang Pencipta dengan tulus Tujuan Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan dan diharapkan bermanfaat bagi kita semua. Metode Penulisan Cara-cara yang digunakan pada penelitian ini adalah : Studi Dunia maya Dalam metode i

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: varavirivuru on Dec 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/21/2015

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME dan sebagai wakil Tuhan di bumi yang menerima amanat-Nya untuk mengelola kekayaan alam. Sebagai hamba Tuhan yang mempunyai kewajiban untuk beribadah dan menyembah Tuhan Sang Pencipta dengan tulus Tujuan Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan dan diharapkan bermanfaat bagi kita semua. Metode Penulisan Cara-cara yang digunakan pada penelitian ini adalah : Studi Dunia maya Dalam metode ini penulis Mencari data yang berkaitan dengan penulisan makalah ini.

BAB II
1

PEMBAHASAN
Timeline Design Modern – Postmodern Modern 1900 1910 1920 1950 1960 1970 Postmodern

Genesis of Modern Design Pictorial Modernism Bauhaus The New Typography Int’I Typographic Style Psychedelic New Wave Various Modern Art Movements

A. MODERNISME Ciri – ciri Modernisme       :

Modernisme terbentuk oleh urbanisasi dan industrialisasi dari masyarakat Barat. Sebuah dogma yang menjadi nafas desain modern adalah “Form follow Function” yang di lontarkan oleh Louis Sullivan. Symbol terkuat dari kejayan modernisme adalah mesin yang juga diartikan sebagai masa depan bagi para pengikutnya. Desain tanpa dekorasi lebih cocok dengan ´bahasa mesin´ sehingga karya-karya tradisi yang bersifat ornamental dan dekoratif dianggap tidak sesuai dengan ´estetika mesin´. pemikiran Modernisme yang membentuk kekuatan manusia dengan bantuan ilmu pengetahuan, teknologi dan eksperimen praktis. Merangkul perubahan dan masa kini, modernisme mencakup karya-karya seniman, pemikir, penulis, dan desainer yang
2

memberontak terhadap akhir abad ke-19 tradisi akademis dan historis, dan menghadapi ekonomi baru, aspek sosial dan politik yang muncul dunia modern  Pada 1930, Modernisme telah memasuki budaya populer.  Peningkatan populasi urbanisasi bisa dilihat sebagai sumber ide untuk menghadapi tantangan hari, untuk ber-inovasi.  Perubahan yang paling terlihat dari periode modernisasi adalah adopsi objek produksi modern ke dalam kehidupan sehari-hari. Listrik, telepon, mobil-dan kebutuhan untuk bekerja dengan mereka, perbaikan mereka dan tinggal bersama merekakebutuhan untuk menciptakan bentuk-bentuk baru tata krama, dan kehidupan sosial.  Ide-ide dalam seni modern muncul  perlu simbol visual yang mudah dikenali, contohnya adalah logo & iklan. 1. Lahirnya Modernisme
-

Awal Desain Modern (1900 – 1920an)

a. Frank Llyod (USA) ± 1900

Frank Lloyd Wright - The Art and Craft of the Machine’; prinsipprinsip dasar desain industri modern; desainer masa depan membuat prototipe untuk produksi mesin.

The Falling Water adalah merupakan suatu karya Arsitek terkenal di Amerika pada jaman modern akhir abad ke 19 an di Pennsylvania (19361939) yang mengacu kepada penguasaan dan gagasan bentuk dalam aspek stuktur dan teknologi banguNan yang mendapatkan inspirasi dari konstruksi alami, organisme hidup. (Yulianto Sumalyo, Arsitektur Modern akhir abad 19 dan abad 20) Bangunan Falling water karya Frank Lloyd Wright memperlihatkan paduan garis horizontal
3

(mendominasi) vertikal yang harmonis, dan menyatu dengan lingkungan sekitar.

b. Peter Behrens & The New Objectivity (German) ± 1910

Dimulai pada bulan Juni 1907, perintis desain Peter Behrens bekerja industri untuk perusahaan elektronik Jerman AEG seni berhasil terpadu dan produksi massal dalam skala besar. Dia merancang produk konsumen, bagian standar, dibuat bersihberbaris grafis desain untuk perusahaan, mengembangkan identitas perusahaan konsisten, membangun Pabrik tengara AEG Turbin modernis, dan membuat penuh penggunaan bahan baru dikembangkan seperti menuang beton dan baja terkena. Behrens adalah seorang anggota pendiri Werkbund, dan keduanya Walter Gropius dan Adolf Meier bekerja untuknya dalam periode ini. Bauhaus didirikan pada tahun 1919, tahun yang sama sebagai Konstitusi Weimar, dan pada saat Zeitgeist Jerman berubah dari ekspresionisme emosional ke objektivitas materi dari fakta baru (the new objectivity).

AEG (Allgemeine Elektrizitaets Gesellschaft) turbine factory, 1909. Townscape, Berlin, Germany
c. Gill Sans ± 1928

Tipograper Eric Gill belajar pada Edward Johnston dan memperhalus tipe huruf Underground ke dalam Gill Sans. Gill Sans adalah sebuah jenis huruf sans serif dengan proporsi klasik dan karakteristik geometris lemah gemulai yang memberinya suatu kemampuan beraneka ragam (great versatility).

4

2. Pictorial Modernism a) Plakastil Sebuah gerakan poster yang bermula di Jerman pada awal tahun 1890-an dan mencoba mengangkat poster iklan komersial menjadi sebuah bentuk karya seni. Berawal dari Sachplakat (poster obyek) yang terbentuk dari obyek tunggal yang dominan, jenis huruf yang sederhana namun tegas, serta warna-warna yang mencolok. Desainer pada gaya ini antara lain Lucian Bernhard dan Ludwig Hohlwein. Majalah bulanan yang terbit di Berlin, Das Plakat (1910 – 1921) menjadi sebuah media yang sangat terpengaruh gaya desain ini.

Contoh Gaya Desain Plakatstil. Austin Cooper. Austin Reed’s of Regent Street. (Poster/1928). b) Art Deco Sebuah gaya yang cenderung menampilkan kemewahan, yang mana menjadi gaya secara internasional yang muncul pada tahun 1918 – 1939 di dunia fashion, interior, arsitektur, keramik dan desain industri. Diberi nama seusai World’s Fair
5

di Paris tahun 1925 (Exposition Internationale des Arts Decoratifs et Industriale Modernes). Menampilkan warnawarna yang cerah dan hidup diantara motif-motif floral, figuratif dan geometris. Ciri-ciri style: Mempresentasikan kemewahan, extravaganza, glamour, kejayaan akan permesinan, konsumerisme dan kecepatan, Bentuk-bentuk geometris dan kurva-kurva, streamline, motion line dan lampu-lampu mesin, Mengutamakan kesederhanaan peletakan elemen-elemen desain

Contoh Gaya Desain Art Deco Desain Modern (1920an – 1960) 1) Bauhaus (Dalam bahasa Jerman mempunyai arti: Bangunan Rumah/Building House). Sebuah sekolah desain Jerman yang mencoba menyatukan antara seni dan industri dengan menolak segala rupa bentuk-bentuk dekoratif dan teknik-teknik konstruksional. Didirikan di Weimar pada tahun 1919 oleh Walter Gropius, Bauhaus mencanangkan diri sebagai ‘bangunan yang lengkap untuk segala tujuan seni rupa’.

Contoh Gaya Desain Bauhaus.
6

2) The New Typography Sebuah pendekatan yang revolusioner terhadap desain tipografi yang dikembangkan di Eropa selama tahun 1920an hingga awal 1930-an. Sebuah komponen penting dalam gerakan Modernisme dalam desain grafis, The New Typography menggabungkan unsur-unsur karya dan tulisan dari William Morris dengan ditambah aspek-aspek gerakan seni lainnya, seperti Cubism, Futurism, Dada, de Stijl dan Constructivism. Berawal di Rusia dan Jerman, gaya ini juga menarik para peminatnya di Belanda (Paul Schuitema, Piet Zwart), Cekoslovakia (Ladislav Sutnar) dan Polandia (Henryk Berlewi). Tokoh-tokoh dari gerakan ini adalah El Lissitzky, Laszlo Moholynagy dan Jan Tschichold. Lissitzky menolak bentuk-bentuk dekorasi dan memperjuangkan layout yang dinamis asimetris yang menampilkan bentuk-bentuk geometris dan typeface sans serif.

Gaya Desain The NewTypography
3) International Typography Style

Tahun 1950-an merupakan awal mula pergerakan desain grafis yang menampilkan gaya tertentu muncul dan berkembang di Swiss. Sebuah gaya desain grafis yang mudah dikenali karena menekankan pada kejelasan informasi, komposisi yang objektif dan rasional serta elemen tipografi yang dominan. Selanjutnya gaya tersebut semakin meluas, disebarkan dan diciptakan oleh seniman di seluruh dunia mulai sekitar tahun1970-an. Pada awal perkembangannya, gaya tersebut banyak menggunakan elemen tipografi sebagai elemen yang paling dominan. Tidak mengherankan jika gaya tersebut
7

kemudian dinamakan International Typographic Style atau disebut juga Swiss style.

Karya ; Josef MüllerBrockmann Salah satu perintis Swiss style/Swiss design yang sangat berpengaruh adalah Josef Müller-Brockmann. Beliau merupakan desainer grafis Swiss yang berperan besar dalam mempopulerkan penggunaan grid system dalam desain grafis. Salah satu bukti peran besarnya, pada tahun 1958 - 1965 beliau mendirikan sekaligus menjadi co-editor jurnal tiga bahasa Neue Grafik (New Graphic Design) yang menyebarkan prinsip Swiss design secara internasional.

-

Late Modern Design

(Era protes, pencarian arah baru, dan globalisasi) Periode Late Modern didominasi oleh inovasi-inovasi dari Amerika. Gaya ilustrasi ini terinspirasi dari European Avant Garde yang modernist. Muncullah karya-karya yang menjunjung simplicity dan non-decorative. Pada masa inilah bidang periklanan mengalami zaman keemasannya.

8

Ciri-ciri style: Berprinsip simplicity, Komunikasi yang terkonsep, Cerdas dan kreatif, Pencampuran berbagai teknik fotografi, typesetting dan printing

Psydhelic (Psychedelia)

Muncul beriringan dengan budaya hippies yang berkembang pada tahun 60-an di daerah Haight Ashbury, San Fransisco. Nama psychedelic berkaitan erat dengan psychedelic drugs yang popular di kalangan kaum muda pada saat itu, terutama seringkali ditemui pengunaannya pada konser-konser music rock. Kultur yang populer pada tahun 1960an seperti musik, seni, disain dan literatur menjadi lebih mudah diakses dan merefleksikan kehidupan sehari-hari. Dengan sengaja dan jelas, Pop Art berkembang sebagai sebuah reaksi perlawanan terhadap seni abstrak. Gambar dibawah adalah sebuah poster karya Milton Glaser yang menonjolkan gaya siluet Marcel Duchamp dikombinasikan dengan kaligrafi melingkar. Di cetak lebih dari 6 juta eksemplar.

Ciri-ciri style: Penggunaan warna-warna yang mencolok dan ramai, Tipografi handwriting dan curvilinear shapes, Keterbacaan tipografi rendah, Font yang unik dan khas
9

Contoh Lain Karya Modern :

Desain kain ini disebut Merak dan Naga, yang merupakan karya William Morris (1878) adalah contoh dari desain grafis dekoratif. Desain seperti dihidupkan kembali pada tahun 1960 dengan munculnya gerakan hippie.

Ini Morris Tulip dan Willow desain (1873) adalah contoh lain dari grafis dekoratif. Dengan menggunakan biru diagonal, dengan hanya beberapa saran jeruk seniman mencoba untuk membuat skema warna yang harmonis yang dapat digunakan secara efektif dalam desain poster atau media lain desain grafis.

10

desain kaligrafi dekoratif yang oleh Morris dan lukisan adalah dengan BurneJones.

Ini buku puisi, yang disebut Rubaiyat, oleh penyair Persia Omar Khayyam yang terkenal, adalah contoh kerja sama desain awal yang modern grafis. Komposisi grafis dan

Psychedelic Lukisan Harold Cohen, 1966

oleh

B. POSTMODERN

1. Latar belakang munculnya postmodernisme
Postmodern adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan implikasi sosial budaya serta seni kontemporer yang berkembang apda akhir abad 20 dan awal abad 21. Perkembangan ini ditandai dengan globalisasi, era konsumerisme, dan komoditasi pengetahuan. Postmodernisme juga digunakan untuk menandai periode seni, desain dan arsitektur yang dimulai pada tahun 1950-an sebagai respon terhadap gaya desain modernisme. Postmodernisme merupakan kritik terhadap modernisme dengan penolakan gaya hidup mapan generasi tua, sikap kritis yang mendukung paham atau isu-isu dunia ketiga, mengakomodir sikap individu akibat tren budaya massa dan melahirkan beberapa subbudaya diluar budaya utama

2. Tanda-tanda postmodern antara lain:
11

Ekletisme, adalah pemikiran atau upaya untuk menggabungkan nilai dan unsur lama dengan unsur baru, tradisional dengan lokal. Subculture, Lyotard mengartikan postmodern sebagai ketidak percayaan terhadap segala pemikiran, referensi atau narasi besar (pemikiran yang menguasai secara totaliter). Jika narasi besar adalah liberalisme atau kapitalis, semantara narasi kecil adalah marxisme, narasi kecil yang lain adalah feminisme, persamaan hak bagi gay, lesbian, etnografi, lintas budaya, dll. Deskontruksi, modernisme percaya pada keteraturan, formalitas yang rasional, maka postmodern menolak semua itu dengan memunculkan konsep deskontruksi. Namun sebagian pemikir postmodern percaya bahwa modernisme dapat diperbaiki sebagian demi sebagian tanpa harus menolak dan menciptakan deskontruksi Parodi, modernisme berati bersifat rasional, funsional, sistematis. Postmodern menolaknya karena diangga menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan yang penuh dengan perasaan. Hiperealitas, hilangnya batas seni dan kehidupan. Banyak karya seni yang ditampilakn di ruang publik, trotoar, tembok jalan, eksperimental seni, seni kejadian, konsepsi, instalasi, dll Kistch, lahirnya seni yang tidak berpedoman pasa arus utama kesenian. Seni pop dan seni massa diangkat sebagai salah satu bagian dari seni garda depan. Doublecoding, seni yang tidak lagi memiliki makna tunggal. Segala bentuk yang mungkin untuk bermakna ganda, parodi dan juga ironi.

3. Karakteristik desain postmodernisme
Postmodern banyak diwarnai dengan adanya arsitektur urban, bentuk-bentuk dekoratif yang mengacu pada sejarah dan cenderung non-ortogonal. Karakteristik desain grafis pada masa postmodernisme, antara lain: a. Tipografi yang semakin kreatif dan inovatif, tipografi tidaklah lagi hanya sekedar tulisan b. tetapi sudah menjadi bagian dari image. c. Permainan headline dan subheadline. d. Pencampuran berbagai aliran desain grafis pada masa-masa sebelumnya di dalam satu karya.
12

e. Artistik dengan penggunaan teknik fotografi yang semakin berkembang. f. Penggunaan letterforms sebagai image

4. Postmodern

mempunyai dalam,desainnya,yaitu :

2

aliran

besar

 Punk Punk (juga dikenal sebagai neoekspresionisme dan neo-dada) yang merupakan keturunan spiritual dari gaya psychedelic tahun 1960-an, dan estetika anti desainnya Berasal dari Inggris sebagai sebuah ranting dari music rock, punk berkembang sebagai suatu bentuk yang disusun oleh berbagai kebudayaan lokal, Khususnya di London, New York, Los Angeles dan Seattle. Desain ini dipengaruhi oleh pemberontakan, kecepatan, dan penghematan. Poster dan koran serta tabloidnya mempunyai ciri menggunakan kertas yang pinggirannya dirobek secara kasar. Gerakan punk menggunakan teknik kolase primitive yang membantu mengekspresikan kekasaran. Tokoh-tokoh yang dapat dikelompokkan pada pengertian postmoderenisme : Jamie Reid (desainnya yang terkenal adalah sampul album kelompik misik sex-pistols), Nevil Brody, David Carson, Gert Dumpar dan Stidio Grapus.  NewWave New Wave menggunakan fotografi dan teknologi elektronik mutakhir untuk mengolah bentuk-bentuk lama atau sebaliknya mengabaikan sama sekali dengan membuat semacam art nouveau fotografi dan elektronik. Dengan komputer, desainer dapat menghasilkan hubungan makna yang kompleks melalui superimposition dan unsur-unsur yang berlapis-lapis antara teks dan gambar, disamping hubungan antara teks dan gambar didalam sebuah grid horisontal dan vertikal. Sumbangan awal dari Swiss terhadap postmodernisme dapat terlihat di Basel dimana Wolfgang Weingart [l.1941] bergabung dengan Allegemeine Geberschule pada tahun 1968. Menolak kerapian dan kebersihan dari desain dan tipografi yang diatur grid, Weingart menampilkan huruf-huruf yang beraneka ragam dalam satu kata, spasi yang lebar menciptakan grid-grid dan kemudian melanggarnya, dan mengatur huruf di dalam gambar.
13

Di Los Angeles, desainer April Greiman [l.1948] dan fotografer Jaime Odgers [l.1939] menerapkan bahasa baru dengan menggunakan fotografi gerak (kinetic photography. Mereka menggabungkan ajaran Basel dengan pop / punk California dalam bentuk yang dapat dikatakan kelebihan gambar, kemiripan permukaan dengan karya Hipgnosis (studio desain sampul album rekaman di Inggris), dan seniman poster Jepang Tadanori Yokoo [l.1936]. Greimar kemudian memperluas batas kemudahan dibaca lebih jauh melalui penggunaan gambar komputer abstrak. Menjawab keinginan akan komunikasi yang tegas, desainer Perancis mengembangkan sebuah bahasa visual yang efektif dari bentuk grafis yang dapat diandalkan dan tulisan tangan tanpa hiasan. Grapus, salah satu lembaga beraliran New Wave, yang dibentuk oleh Pierre Bernard, Gerard Paris Chavel, dan Francois Miehe tahun 1970 menciptakan desain yang canggih yang menampilkan fotografi berlapis-lapis, gambar yang rumit,eksperimen warna-warna dan hitam-putih yang unik. Karya mereka terarah, tampak tidak profesional, dan kelihatan mainmain. Sebagian besar teks berupa tulisan tangan kasar, ilustrasi kadang-kadang digambar dengan cara kekanak-kanakan,menampilkan tandatanda goresan kuas, percikan dan noda. Mengejek kekuasaan fotografi. Desain grafisnya melontarkan umpatan, menceritakan lelucon, menarik dan mengejutkan. (Hollis 1994, p.196) Salah satu desainernya, Wolfgang Weingart. Tokoh-tokoh New Wave lainnya di Eropa adalah : Odermatt dan Tissi. Di Amerika New Wave terutama dipelopori oleh Greiman.

5. Tokoh-tokoh desain grafis postmodernisme
Tokoh-tokoh yang paling berpengaruh pada masa Postmodern, antara lain: 1. Niklaus Toxier 2. Gregory Cutshaw 3. Damia Mattews Sedangkan tokoh-tokoh Postmodern lainnya, antara lain:
14

1. 2. 3. 4.

Tibor Kalman Rubin Cordano Fabien Ferri Mcray Mackleby

5. Pengaruh postmodernisme terhadap desain grafis Ciri-ciri budaya postmodern, antara lain: ekletisme, subculture, deskontruksi, parodi, hiperealitas, kistch, doublecoding sangat mempengaruhi desain grafis yang berkembang di masa postmodern. Desain grafis postmodern cenderung berkarakter: menggabungkan nilai dan unsur lama dengan unsur baru, tradisional dengan lokal; memunculkan konsep deskontruksi; menolak rasionalitas, funsionalitas, sistematisasi; menghilangkan batas seni dan kehidupan, contohnya banyak karya yang ditampil akan di ruang publik, trotoar, tembok jalan, dll; lahirnya karya desain yang tidak berpedoman pasa arus utama kesenian dan mengangkat budaya pop dan budaya massa; dan karya desain yang tidak lagi memiliki makna tunggalnamun bermakna ganda, parodi dan juga ironi.

Tokoh-tokoh Postmodern dan karya seninya :

Robert venture

15

Lipari coffee table (Sheraton) Sheraton chair, 1979-84

Mostra a trieste

Casablanca sideboard, 1981

Jamie reid

16

I hate french cooking

Gert dumber

Sampul album kelompok musik Sex-Pistol

Neville brody

David carson

17

Poster pameran,1977

Typography

Wolfgang weingart

18

Exhibition poster on Dutch design

Siegfried Odermatt & Rosmarie Tissi

International Sailing Week in Kiel, Germany, 1994

19

Exhibition of Posters designed by Odermatt & Tissi at the ReinholdBrown Gallery in New York

1974

Poster for eight open-air theater performance

20

New line

Vitra miniature The worst case

Alessandro mendini

21

Faucet

New wave typography

April greiman

Poster untuk pasificdesign center,1983

Salah satu lukisan Banksydi Sungai Barat tembok Israel(2005), John Watkins Chapman mengibaratkan Postmodernisme sebagai lukisan yang melampaui gaya impresionisme dari Prancis.

22

manusia (Eskilson, 2007, 356). Macintosh 128K, komputer pribadi pertama yang sukses secara komersial menggunakan antarmuka pengguna grafis, bukan baris perintah.

Sebagai Macintosh memperkenalkan komputer desktop yang pertama digital di pertengahan 1980-an (Arntson, 2007, 42), seniman banyak yang percaya bahwa teknologi baru akan mengarah ke era baru kreativitas diperluas yang akan menembus sadar

BAB III PENUTUP
Demikian makalah tentang desain grafis di era modern – postmodern yang kami buat, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.. Amien Wabillahitaufik Wallhidayah Warrahmattullahi Wabarrakattuh. Wassallamu allaikum

23

DAFTAR PUSTAKA
http://chapter6o1.wordpress.com/category/post-modern/ http://devinz.wordpress.com/2010/10/12/sejarah-desain-grafis/ http://www.slidefinder.net/D/Desain_Grafis_dari_Era_Modern/U005279288/22040 607 http://dwisetyawan.com/index.php/perkembangan-desain-grafis-pada-masapostmodernisme-2 http://dwisetyawan.com/index.php/perkembangan-desain-grafis-pada-masapostmodernisme-2 http://gogorbangsa.wordpress.com/2011/04/04/gaya-desain-grafis/ http://www.chabelita.biz/papers-contents-60/28-graphic-design/57-desainkomunikasi-visual

http://grup-semuthitam.blogspot.com/2008_09_01_archive.html

24

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->