P. 1
Gorong

Gorong

|Views: 1,442|Likes:
Published by Yudiansyah

More info:

Published by: Yudiansyah on Dec 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/14/2013

pdf

text

original

Gorong-gorong adalah bangunan yang dipakai untuk membawa aliran air (saluran irigasi atau

pembuang) melewati bawah jalan air lainnya (biasanya saluran), di bawah jalan, atau jalan kereta
api. Gorong-gorong juga digunakan sebagai jembatan ukuran kecil, digunakan untuk
mengalirkan sungai kecil atau sebagai bagian drainase ataupun selokan jalan.
Konstruksi gorong-gorong
Gorong-gorong dapat dibuat dari berbagai jenis material dapat dari baja, polyvinyl chlorida
(PVC) atau dari beton.
Gorong-gorong baja
Gorong-gorong baja biasanya menggunakan Corrugated Steel Pipe
[1]
, kalau diterjemahkan secara
bebas berarti Pipa Baja Bergelombang. Gorong gorong baja ini terutama dari jenis Multi Plate
Pipe telah menjadi alternative penggantikan jembatan kayu dan box culvert beton , hal ini
disebabkan gorong – gorong baja memiliki beberapa keuntungan dibanding dengan penggunaan
kayu ataupun beton, di antara keuntungan tersebut antara lain :
1. Harga murah
2. Waktu pengerjaan cepat
3. Instalasi yang mudah, tidak memerlukan tenaga ahli khusus
4. Memiliki umur pakai yang panjang (bisa sampai 25 tahun)
5. Mudah dalam pengangkutan
6. Bisa dipindahkan dari satu titik ke titik lainnya apabila sudah tidak digunakan.
Gorong-gorong PVC
Gorong-gorong PVC biasanya digunakan untuk gorong-gorong dengan ukuran kecil
Gorong-gorong beton
Gorong-gorong beton disebut juga culvert box adalah gorong-gorong cor di pabrik (precast)
ataupun dicor ditempat, dimensi tergantung kepada debit air yang akan dialirkan melalui gorong-
gorong. Gorong-gorong yang dicor di pabrik dapat utuh dengan bentuk profil bulat atau persegi
ataupun trapesium, ataupun modular yang terpisah atas dengan bawah.
- Guidelines for the Selection and Design of Culvert Installations
- Corrugated Steel Pipe Institute

id.wikipedia.org/wiki/Gorong-gorong



Gorong-gorong adalah bangunan yang dipakai untuk membawa aliran air (saluran irigasi atau
pembuang) melewati bawah jalan, di bawah jalan, atau jalan kereta api (Wikipedia). Ada dua
fungsi gorong-gorong, pertama mengalirkan air, dan kedua sebagai jembatan. Satu bangunan
yang punya dua fungsi penting.
Dunia modern sekarang mengandalkan gorong-gorong untuk fungsi lainnya, misalnya saluran
kabel telfon, listrik atau air bersih, khususnya di wilayah kota. Luar biasa, dari pandangan mata
sering tidak nampak tapi memberi manfaat nyata.
Karakter gorong-gorong adalah sebagai pengikat berbagai kepentingan dan manfaat, yakni
irigasi/sanitasi, transportasi, listrik, telekomunikasi, air bersih dan layanan lainnya. Karakter lain
dari gorong-gorong adalah konsisten dan rendah hati. Saat musim kemarau atau hujan ia tetap
menjalankan fungsinya. Ia tidak pernah meminta, ingin diperhatikan atau dipentingkan.
Manusia akan mendatanginya ketika merasa membutuhkan, misalnya karena terjadinya
penyumbatan aliran air.
http://iwanuwg.wordpress.com/












sosbud.kompasiana.com/2009/11/25/gorong-gorong/




KESIMPULAN

Gorong-gorong berupa saluran tertutup, dengan peralihan pada bagian masuk dan keluar.
Gorong-gorong akansebanyak mungkin mengikuti kemiringan saluran.

Gorong-gorong berfungsi sebagai saluran terbuka selama bangunan tidak tenggelam. Gorong-
gorong mengalir penuhbila lubang keluar tenggelam atau jika air di hulu tinggi dangorong-
gorong panjang. Kehilangan tinggi energi total untukgorong-gorong tenggelam adalah jumlah
kehilangan pada bagian masuk, kehilangan akibat gesekan ditambah lagikehilangan pada
tikungan gorong-gorong, kalau ada.

Karena umumnya dimensi saluran di petak tersier sangatkecil, maka dianjurkan untuk merencana
bangunanbangunanyang sederhana saja, dengan kehilangan tinggi energi kecil serta permukaan
air bebas.

Gorong-gorong tersebut mempunyai dinding vertikal danpasangan dan di puncak dinding
terdapat pelat kecil daribeton. Lebar minimum antara dinding harus diambil 0,40 m.Tinggi
dasarnya sama dengan tinggi dasar potongan saluran hulu. Jika perlu gorong-gorong bisa
digabung denganbangunan terjun yang terletak di sisi hilir.

Pemakaian gorong-gorong pipa di dalam petak tersiermembutuhkan kecermatan, karena akan
memerlukan tanahpenutup sekurang-kurangnya 1,5 kali diameter pipa gunamenghindari
kerusakan pipa, padahal diameter pipa haruspaling tidak 0,40 m agar tidak tersumbat oleh benda-
bendayang hanyut seperti rerumputan, kayu dan sebagainya.Persyaratan ini membutuhkan
pondasi yang dalam untuk gorong-gorong dan umumnya juga tinggi dasar bangunanyang lebih
rendah daripada tinggi dasar potongan saluran.Karena pondasinya yang dalam, gorong-gorong
berfungsisebagai sipon.

Jika dipakai gorong-gorong pipa hal-hal berikut harus
mendapat perhatian khusus:
- sambungan
- tulangan
- penutup tanah
- kebocoran pada sambungan di tempat perlintasan
dengan saluran.









Gorong-gorong
Gorong-gorong adalah bangunan yang dipakai untuk membawaaliran air melewati jalan bawah
air lainnya. Gorong-gorongmempunyai potongan melintang yang lebih keeil daripada luas
basah saluran hulu maupun hilir.

Potongan melintang gorong-gorong dapat dibedakan atas 2 jenis
yaitu :
1. Gorong-gorong aliran bebas yaitu gorong-gorongyang berada diatas muka air.
2. Gorong-gorongmengalir pemuh jika lubang keluar tenggelam atau jika air dihulu tinggi dan
gorong gorong panjang.

Pereepatan yang dipakai pada pereneanaan gorong-gorongtergantung pada jumlah kehilangan
energi yang ada dan geometrilubang masuk dan keluar.

Keeepatan aliran gorong-gorong umumnya adalah :
v = 1,5 m/dt untuk saluran irigasi dan
v = 3 m/dt untuk saluran pembuang

Gorong-gorong sebaiknya melewati bawah saluran dengan ruang bebas 0,3 m untuk saluran
tanah dan 0,6 m untuk saluranpasangan.

Berikut ini beberapa tipe gorong-gorong :
Gorong-gorong pipa beton tulang
Gorong-gorong pipa beton tumbuk diberi alas beton
Gorong-gorong pasangan batu dengan dek beton bertulang
Gorong-gorong bentuk boks segi empat dari beton bertulang






elearning.gunadarma.ac.id/.../irigasidanbangunanair/bab6-bangunans...
Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Versi HTML









Gorong-Gorong

Fungsi
Fungsi gorong-gorong adalah mengalirkan air dari sisi jalan ke sisi lainnya. Untuk itu
desainnya harus juga mempertimbangkan faktor hidrolis dan struktur supaya gorong-gorong
dapat berfungsi mengalirkan air dan mempunyai daya dukung terhadap beban lalu lintas dan
timbunan tanah.

Tipe/Jenis Konstruksi.
Mengingat fungsinya maka gorong-gorong disarankan dibuat dengan tipe konstruksi yang
permanen (pipa/kotak beton, pasangan batu, armco) dan desain umur rencana 10 tahun.

Komposisi Gorong-gorong
Bagian utama gorong-gorong terdiri atas:
a.Pipa : kanal air utama.
b.Tembok kepala: Tembok yang menopang ujung dan lereng jalan.Tembok penahan yang
dipasang bersudut dengan tembok kepala, untuk menahan bahu dan kemiringan jalan.
c.Apron (dasar): Lantai dasar dibuat pada tempat masuk untuk mencegah terjadinya erosi dan
dapat berfungsi sebagai dinding penyekat lumpur.

Bentuk gorong-gorong umumnya tergantung pada tempat yang ada dan tingginya timbunan.

Penempatan Gorong-gorong
Dalam perencanaan jalan, penempatan dan penentuan jumlah gorong-gorong harus diperhatikan
terhadap fungsi dan medan setempat. Agar dapat berfungsi dengan baik,maka gorong-gorong
ditempatkan pada :
a. Lokasi jalan yang memotong aliran air.
b. Daerah cekung, tempat air dapat menggenang.
c. Tempat kemiringan jalan yang tajam tempat air dapat merusak lereng dan badan jalan.
d. Kedalaman gorong-gorong yang aman terhadap permukaan jalan minimum 60 cm.

Disamping itu juga harus memperhatikan faktor-faktor lain sebagai bahan pertimbangan, yaitu:
- aliran air alamiah
- tempat air masuk
- sudut yang tajam pada hagian pengeluaran (out let)

Dengan memperhatikan faktor tersebut maka penempatan gorong-gorong disarankanuntuk
daerah datar. Disarankan dengan jarak maksimum 300 m.










Penentuan Dimensi Gorong-gorong
a. Untuk menentukan dimensi gorong-gorong dapat dipakai.rumus :


a = Luas penampang m2
a=Q/V Q = Debit (m3/dt)
V= Kecepatan aliran (m/dt)
Dimana :

Q =

C.I.A . (Rumus Rational)


V=

.

.

(Rumus Manning)

Penentuan Gorong-gorong
Pendekatan lain untuk menentukan ukuran gorong-gorong dan saluran kecil atau ukuran
jembatan yang mempunyai bentang < 12 m (bukaan saluran tidak melebihi 30 m2), dapat
menggunakan Rumus Talbot:

a = 0,183 r A3

dimana :
a = luas saluran gorong-gorong (m2)
r = kocfisicn pengaliran
= 1 untuk daerah pegunungan
= 0,75 untuk daerah perbukitan
= 0,50 untukd aerah bergelombang
= 0,25 untuk daerah datar
A = luas daerah pengaliran (HA)



















- Dimensi minimum untuk luas saluran/gorong-gorong adalah 1,13 m2 atau 0,60 cm.
- Tabel berikut ini akan memberikan luas saluran secara mudah untuk bermacam macam keadaan
medan dan luas daerah pengaliran yang didasarkan pada Rumus Talbot.




a=LUAS SALURAN UNTUK GORONG-GORONG (NP)


A = Luas Pada Daerah Pada Daerah Pada Daerah Pada Daerah
Daerah
(ha)
Pegunungan
(r=1)
Berbukit
(r=0,75)
Bergelombang
(r=0,5) rata (r=0,25)
10 1,13 1,13 1,13 1,13
20 1,73 1,29 1,13 1,13
30 1,36 1,76 1,17 1,13
40 2,91 2,19 1,45 1,13
50 3,34 2,58 1,72 1,13
100 5,79 4,34 2,89 1,45
200 9,73 7,30 3,65 2,43
300 13,19 9,89 6,60 3,30
400 16,37 12,28 8,18 4,09
500 19,35 14,52 9,67 4,84























Contoh Soal:
Lakukan analisis terhadap gorong-gorong terbuat dari beton dengan penampang persegi, ukuran
lebar 5 ft dan tinggi 5 ft (dirancang untuk kontrol outlet) yang memotong timbunan jalan. Debit
aliran direncanakan debit 50 tahun sebesar 300 ft
3
/s.

Kondisi dari lokasi sebagai berikut:
Elevasi bahu jalan : 113,5 ft
Elevasi dasar sungai pada hulu gorong-gorong = 100 ft
Kemiringan saluran = 2 %
Kedalaman air di hilir (tailwater) = 4 ft
Panjang gorong-gorong = 250 ft
Elevasi air maksimum yg diijinkan = 110 ft
Pertanyaan:
1. Buat skesta gambar dari kondisi pada soal di atas.
2. Tentukan apakah dimensi gorong-gorong tersebut dapat digunakan tanpa terjadi peluapan air
di atas timbunan.











PENYELESAIAN

Kedalaman kritik:




H
o
= TW atau (d
c
+D)/2, pilih yang lebih besar. Sehingga h
o
= 4,9085 ft.
Menggunakan Tabel 3 diperoleh koefisien kehilangan tenaga akibat pemasukan, K
e
= 0,5
Kehilangan tenaga total:
Dimana
A = 5 x 5 = 25 ft
2

V = 300/25 = 12 ft/s
R = A/P = 25/(5+5+5+5) = 1,25 ft
untuk material beton n = 0,012
Sehingga:




( )
ft 817 , 4
2 , 32
5 / 300
3
2
= =
c
d
ft 9085 , 4
2
0 , 5 817 , 4
2
=
+
=
+ D d
c
( ) ( )
( )
ft 089 , 5
2 , 32 2
12
25 , 1
250 012 , 0 29
5 , 0 1
2
33 , 1
2
=
(
(
¸
(

¸

|
|
.
|

\
|
+ + = H



Karena TW < D, terjadi aliran penuh sebagian pada hilir gorong-gorong.
Elevasi air pada outlet (EL
ho
) = EL
o
+H+h
o
, dimana EL
o
adalah elevasi dasar outlet yang dihitung
sebagai:
EL
o
= EL
i
– S
o
L = 100 – 0,02(250) = 95 ft
Sehingga:
EL
ho
= 95 + 5,089 + 4,9085 = 104,996 ft

Elevasi muka air di hulu dapat dihitung sebagai:
EL
hi
= HW
i
+ EL
i
, HW
i
harus diketahui terlebih dahulu.
Pers (4):



Koefisien C dan Y diperoleh dari Tabel 1, sehingga
C = 0,0423
Y = 0,82
Z = -0,5S
o
= -0,5(0,02) = -0,01.



4 37 , 5
5 , 0
> =
(
¸
(

¸

AD
Q
Z Y
AD
Q
C
D
HW
+ +
(
¸
(

¸

=
2
5 , 0



Dengan demikian:






















www.scribd.com/.../Tugas-Irigasi-Dan-Bangunan-Air-Ekawijaya-gor...
13 Agu 2010 –
( )
( )
ft. 14 , 110 100 14 , 10
ft 14 , 10 028 , 2 5
028 , 2 01 , 0 82 , 0
5 25
300
0423 , 0
2
5 , 0
= + =
= =
(
¸
(

¸

=
= ÷ +
(
¸
(

¸

=
hi
i
EL
D
HW
D HW
D
HW




• Bangunan yang dipakai untuk membawa aliran air melewati jalan bawah air lainnya.
Potongan melintangnya dapat dibedakan yaitu :
-gorong-gorong aliran bebas
-gorong-gorong panjang

• Syarat-syarat perencanaan teknis:
- Percepatan tergantung jumlah kehilangan energi
- Kecepatan aliran :
- v = 1.5 m/dt untuk saluran irigasi
- v = 3 m/dt untuk saluran pembuang
- Ruang bebas gorong-gorong :
- 0.3 m untuk saluran tanah
- 0.6 m untuk saluran pasangan



• Kehilangan energi masuk :


• Kehilangan energi akibat gesekan :


Dimana :

2g
v) - (va
masuk masuk
2
, = AH
2g
v
.
D
L
. hf
2
} =


hf = kehilangan akibat gesekan, m
V = kecepatan dalam pipa, m/dt
L = panjang pipa, m
g = percepatan gravitasi, m/dt
2

D = diameter pipa, m
koefisien gesek




• Kehilangan energi keluar :


Dimana
V = kecepatan aliran dalam pipa, m/dt
Va= kecepatan aliran dalam saluran, m/dt








repository.binus.ac.id/content/S0462/S046283923.ppt
persegi R ....... / m 19.6 /4
..pipa ..........
D
m 6 . 124
3 / 1 2 '
1/3
2
= } = }
= }
2g
v) - (va
keluar keluar H
2
, = A


com/2009/11/25/gorong-gorong/ . pertama mengalirkan air. Karakter gorong-gorong adalah sebagai pengikat berbagai kepentingan dan manfaat. http://iwanuwg. di bawah jalan. misalnya karena terjadinya penyumbatan aliran air. transportasi. atau jalan kereta api (Wikipedia). Ada dua fungsi gorong-gorong. Luar biasa. yakni irigasi/sanitasi. air bersih dan layanan lainnya. ingin diperhatikan atau dipentingkan. dan kedua sebagai jembatan. Saat musim kemarau atau hujan ia tetap menjalankan fungsinya. listrik.Gorong-gorong adalah bangunan yang dipakai untuk membawa aliran air (saluran irigasi atau pembuang) melewati bawah jalan.wordpress. Manusia akan mendatanginya ketika merasa membutuhkan. Satu bangunan yang punya dua fungsi penting. khususnya di wilayah kota.com/ sosbud. Karakter lain dari gorong-gorong adalah konsisten dan rendah hati.kompasiana. dari pandangan mata sering tidak nampak tapi memberi manfaat nyata. listrik atau air bersih. Dunia modern sekarang mengandalkan gorong-gorong untuk fungsi lainnya. telekomunikasi. Ia tidak pernah meminta. misalnya saluran kabel telfon.

40 m agar tidak tersumbat oleh bendabendayang hanyut seperti rerumputan. Karena umumnya dimensi saluran di petak tersier sangatkecil. .kebocoran pada sambungan di tempat perlintasan dengan saluran. dengan kehilangan tinggi energi kecil serta permukaan air bebas. maka dianjurkan untuk merencana bangunanbangunanyang sederhana saja. Jika dipakai gorong-gorong pipa hal-hal berikut harus mendapat perhatian khusus: .40 m. kehilangan akibat gesekan ditambah lagikehilangan pada tikungan gorong-gorong.sambungan . Goronggorong mengalir penuhbila lubang keluar tenggelam atau jika air di hulu tinggi dangoronggorong panjang.Tinggi dasarnya sama dengan tinggi dasar potongan saluran hulu.Karena pondasinya yang dalam. Gorong-gorong berfungsi sebagai saluran terbuka selama bangunan tidak tenggelam. dengan peralihan pada bagian masuk dan keluar. padahal diameter pipa haruspaling tidak 0. karena akan memerlukan tanahpenutup sekurang-kurangnya 1. gorong-gorong berfungsisebagai sipon.Persyaratan ini membutuhkan pondasi yang dalam untuk gorong-gorong dan umumnya juga tinggi dasar bangunanyang lebih rendah daripada tinggi dasar potongan saluran. Gorong-gorong tersebut mempunyai dinding vertikal danpasangan dan di puncak dinding terdapat pelat kecil daribeton.penutup tanah . Gorong-gorong akansebanyak mungkin mengikuti kemiringan saluran.5 kali diameter pipa gunamenghindari kerusakan pipa. kayu dan sebagainya. Jika perlu gorong-gorong bisa digabung denganbangunan terjun yang terletak di sisi hilir. Kehilangan tinggi energi total untukgorong-gorong tenggelam adalah jumlah kehilangan pada bagian masuk. Lebar minimum antara dinding harus diambil 0. kalau ada. Pemakaian gorong-gorong pipa di dalam petak tersiermembutuhkan kecermatan.tulangan .KESIMPULAN Gorong-gorong berupa saluran tertutup.

Gorong-gorongmempunyai potongan melintang yang lebih keeil daripada luas basah saluran hulu maupun hilir..gunadarma. Gorong-gorong aliran bebas yaitu gorong-gorongyang berada diatas muka air. Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat .ac.. Potongan melintang gorong-gorong dapat dibedakan atas 2 jenis yaitu : 1. Keeepatan aliran gorong-gorong umumnya adalah : v = 1. Pereepatan yang dipakai pada pereneanaan gorong-gorongtergantung pada jumlah kehilangan energi yang ada dan geometrilubang masuk dan keluar.3 m untuk saluran tanah dan 0.Versi HTML .. 2.id/..5 m/dt untuk saluran irigasi dan v = 3 m/dt untuk saluran pembuang Gorong-gorong sebaiknya melewati bawah saluran dengan ruang bebas 0. Gorong-gorongmengalir pemuh jika lubang keluar tenggelam atau jika air dihulu tinggi dan gorong gorong panjang./irigasidanbangunanair/bab6-bangunans.Gorong-gorong Gorong-gorong adalah bangunan yang dipakai untuk membawaaliran air melewati jalan bawah air lainnya. Berikut ini beberapa tipe gorong-gorong : Gorong-gorong pipa beton tulang Gorong-gorong pipa beton tumbuk diberi alas beton Gorong-gorong pasangan batu dengan dek beton bertulang Gorong-gorong bentuk boks segi empat dari beton bertulang elearning.6 m untuk saluranpasangan.

b.sudut yang tajam pada hagian pengeluaran (out let) Dengan memperhatikan faktor tersebut maka penempatan gorong-gorong disarankanuntuk daerah datar. Untuk itu desainnya harus juga mempertimbangkan faktor hidrolis dan struktur supaya gorong-gorong dapat berfungsi mengalirkan air dan mempunyai daya dukung terhadap beban lalu lintas dan timbunan tanah. c.aliran air alamiah . Daerah cekung. Agar dapat berfungsi dengan baik.Tembok penahan yang dipasang bersudut dengan tembok kepala. Mengingat fungsinya maka gorong-gorong disarankan dibuat dengan tipe konstruksi yang permanen (pipa/kotak beton. Komposisi Gorong-gorong Bagian utama gorong-gorong terdiri atas: a. Tempat kemiringan jalan yang tajam tempat air dapat merusak lereng dan badan jalan. untuk menahan bahu dan kemiringan jalan. b.maka gorong-gorong ditempatkan pada : a. Tipe/Jenis Konstruksi. c. penempatan dan penentuan jumlah gorong-gorong harus diperhatikan terhadap fungsi dan medan setempat.tempat air masuk . armco) dan desain umur rencana 10 tahun. Disamping itu juga harus memperhatikan faktor-faktor lain sebagai bahan pertimbangan. Kedalaman gorong-gorong yang aman terhadap permukaan jalan minimum 60 cm.Gorong-Gorong Fungsi Fungsi gorong-gorong adalah mengalirkan air dari sisi jalan ke sisi lainnya. Disarankan dengan jarak maksimum 300 m. tempat air dapat menggenang. Penempatan Gorong-gorong Dalam perencanaan jalan. yaitu: . Lokasi jalan yang memotong aliran air.Tembok kepala: Tembok yang menopang ujung dan lereng jalan. d. pasangan batu.Apron (dasar): Lantai dasar dibuat pada tempat masuk untuk mencegah terjadinya erosi dan dapat berfungsi sebagai dinding penyekat lumpur. .Pipa : kanal air utama. Bentuk gorong-gorong umumnya tergantung pada tempat yang ada dan tingginya timbunan.

50 untukd aerah bergelombang = 0. (Rumus Manning) Penentuan Gorong-gorong Pendekatan lain untuk menentukan ukuran gorong-gorong dan saluran kecil atau ukuran jembatan yang mempunyai bentang < 12 m (bukaan saluran tidak melebihi 30 m2).Penentuan Dimensi Gorong-gorong a.25 untuk daerah datar A = luas daerah pengaliran (HA) .I. Untuk menentukan dimensi gorong-gorong dapat dipakai. (Rumus Rational) a = Luas penampang m2 Q = Debit (m3/dt) V= Kecepatan aliran (m/dt) V= . dapat menggunakan Rumus Talbot: a = 0. .75 untuk daerah perbukitan = 0.A .rumus : a=Q/V Dimana : Q= C.183 r A3 dimana : a = luas saluran gorong-gorong (m2) r = kocfisicn pengaliran = 1 untuk daerah pegunungan = 0.

67 Pada Daerah rata (r=0.13 1.13 1.29 1.36 2.45 1.79 9.13 1.72 2.13 1.37 19.43 3.65 6.76 2.5) 1.52 Pada Daerah Bergelombang (r=0.34 5.13 m2 atau 0.13 1.28 14.89 3.17 1.13 1.18 9.30 9.13 1..30 4.73 1.58 4.89 12. .34 7.35 Pada Daerah Berbukit (r=0.60 cm.73 13.Dimensi minimum untuk luas saluran/gorong-gorong adalah 1.Tabel berikut ini akan memberikan luas saluran secara mudah untuk bermacam macam keadaan medan dan luas daerah pengaliran yang didasarkan pada Rumus Talbot.84 .09 4.45 2.13 1.19 2. a=LUAS SALURAN UNTUK GORONG-GORONG (NP) A = Luas Daerah (ha) 10 20 30 40 50 100 200 300 400 500 Pada Daerah Pegunungan (r=1) 1.25) 1.60 8.75) 1.13 1.91 3.19 16.

5 ft Elevasi dasar sungai pada hulu gorong-gorong = 100 ft Kemiringan saluran = 2 % Kedalaman air di hilir (tailwater) = 4 ft Panjang gorong-gorong = 250 ft Elevasi air maksimum yg diijinkan = 110 ft Pertanyaan: 1. Buat skesta gambar dari kondisi pada soal di atas. . Kondisi dari lokasi sebagai berikut: Elevasi bahu jalan : 113. Debit aliran direncanakan debit 50 tahun sebesar 300 ft3/s. ukuran lebar 5 ft dan tinggi 5 ft (dirancang untuk kontrol outlet) yang memotong timbunan jalan. 2.Contoh Soal: Lakukan analisis terhadap gorong-gorong terbuat dari beton dengan penampang persegi. Tentukan apakah dimensi gorong-gorong tersebut dapat digunakan tanpa terjadi peluapan air di atas timbunan.

5 Kehilangan tenaga total: Dimana A = 5 x 5 = 25 ft2 V = 300/25 = 12 ft/s R = A/P = 25/(5+5+5+5) = 1.25 ft untuk material beton n = 0.817  5.9085 ft 2 2 Ho = TW atau (dc+D)/2. Menggunakan Tabel 3 diperoleh koefisien kehilangan tenaga akibat pemasukan.817 ft d c  D 4.251.012 2 250   12 2  H  1  0.0   4. Ke = 0. pilih yang lebih besar.33      .2  4.012 Sehingga:   29 0.5     232 .089 ft 1.PENYELESAIAN Kedalaman kritik: dc  3 300 / 52 32. Sehingga ho = 4.2   5.9085 ft.

5(0.5So = -0.37  4   Koefisien C dan Y diperoleh dari Tabel 1.0423 Y = 0.82 Z = -0.089 + 4. dimana ELo adalah elevasi dasar outlet yang dihitung sebagai: ELo = ELi – SoL = 100 – 0. Pers (4): HW  Q   C Y  Z 0.5   5.996 ft Elevasi muka air di hulu dapat dihitung sebagai: ELhi = HWi + ELi. terjadi aliran penuh sebagian pada hilir gorong-gorong.5  D  AD  2  Q   AD 0.01.02) = -0.Karena TW < D. .02(250) = 95 ft Sehingga: ELho = 95 + 5.9085 = 104. HWi harus diketahui terlebih dahulu. sehingga C = 0. Elevasi air pada outlet (ELho) = ELo+H+ho.

14 ft D     10.0423  0./Tugas-Irigasi-Dan-Bangunan-Air-Ekawijaya-gor.82  0.028  10.scribd.5   255   HW   D  52..Dengan demikian: HW D HWi ELhi  300   0. 2 www.14  100  110.028 0.com/.01  2. 13 Agu 2010 – ..14 ft...

6 m untuk saluran pasangan • Kehilangan energi masuk : H masuk   masuk (va .v) 2 2g • Kehilangan energi akibat gesekan : hf   .0.0.3 m untuk saluran tanah .• Bangunan yang dipakai untuk membawa aliran air melewati jalan bawah air lainnya. L v2 .v = 1. Potongan melintangnya dapat dibedakan yaitu : -gorong-gorong aliran bebas -gorong-gorong panjang • - Syarat-syarat perencanaan teknis: Percepatan tergantung jumlah kehilangan energi Kecepatan aliran : . D 2g Dimana : .v = 3 m/dt untuk saluran pembuang - Ruang bebas gorong-gorong : .5 m/dt untuk saluran irigasi .

6 m 2 / R1/ 3 .v) 2 H keluar   keluar 2g Dimana V = kecepatan aliran dalam pipa.pipa D1/3  '   /4  19... . m/dt repository.....ppt ..persegi • Kehilangan energi keluar : (va .id/content/S0462/S046283923.. m/dt Va= kecepatan aliran dalam saluran. m g = percepatan gravitasi..hf = kehilangan akibat gesekan. m koefisien gesek 124.. m/dt2 D = diameter pipa.ac..binus.6 m 2  ... m/dt L = panjang pipa... m V = kecepatan dalam pipa..

.0423 Y = 0.01.996 ft Elevasi muka air di hulu dapat dihitung sebagai: ELhi = HWi + ELi.82 Z = -0.37 " 4 ­ ½ Koefisien C dan Y diperoleh dari Tabel 1.5So = -0.02(250) = 95 ft Sehingga: ELho = 95 + 5. Pers (4): HW « Q » Y  Z ! C¬ 0 .5 ¼ ! 5.Karena TW < D.02) = -0. Elevasi air pada outlet (ELho) = ELo+H+ho. sehingga C = 0.089 + 4.9085 = 104.5(0. dimana ELo adalah elevasi dasar outlet yang dihitung sebagai: ELo = ELi ± SoL = 100 ± 0. HWi harus diketahui terlebih dahulu.5 ¼ D ­ AD ½ 2 « Q » ¬ AD 0. terjadi aliran penuh sebagian pada hilir gorong-gorong.

5 ¼ ­ 25.82  0.0423¬ 0.Dengan demikian: HW D HWi ELhi « 300 »  0.01 ! 2.028 ! 0.

5 ½ « HW » ! 5.

.scribd.14  100 ! 110..14 ft ! D¬ D ¼ ½ ­ ! 10. 2 www.028 ! 10..14 ft.. 13 Agu 2010 ± .com/./Tugas-Irigasi-Dan-Bangunan-Air-Ekawijaya-gor.2.

0.0.6 m untuk saluran pasangan ‡ Kehilangan energi masuk : (H masuk ! ^ masuk (va .v = 1.3 m untuk saluran tanah . L v2 .‡ Bangunan yang dipakai untuk membawa aliran air melewati jalan bawah air lainnya.5 m/dt untuk saluran irigasi . Potongan melintangnya dapat dibedakan yaitu : -gorong-gorong aliran bebas -gorong-gorong panjang ‡ - Syarat-syarat perencanaan teknis: Percepatan tergantung jumlah kehilangan energi Kecepatan aliran : .v) 2 2g ‡ Kehilangan energi akibat gesekan : hf ! ´ . D 2g Dimana : .v = 3 m/dt untuk saluran pembuang - Ruang bebas gorong-gorong : .

m/dt L = panjang pipa.ppt .....6 m 2 / R1/ 3 ... m/dt repository..hf = kehilangan akibat gesekan.binus.v) 2 (H keluar ! ^ keluar 2g Dimana V = kecepatan aliran dalam pipa..pipa ´! D1/3 ´ ' ! ´ /4 ! 19.id/content/S0462/S046283923.. m koefisien gesek 124. m V = kecepatan dalam pipa.. m/dt2 D = diameter pipa. persegi ‡ Kehilangan energi keluar : (va ..6 m 2 . m/dt Va= kecepatan aliran dalam saluran. m g = percepatan gravitasi......ac..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->