DAMPAK KEMISKINAN, KESENJANGAN EKONOMI DAN PENGANGGURAN TERHADAP KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA

Makalah ini Disusun untuk Memenuhi Data Nilai Tugas Mata Kuliah Perekonomian Indonesia oleh Dosen DR. Kadir, M.Si

Dani Evi Nuraeni Indri Puspa Dewi Mentari Putri Tris Suci Novi Juliyanti Nur Halimah Sinta

Jurusan Akuntansi & Manajemen 2011-2012 Kelompok 4 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Jl.Turangga No.37-41 Bandung 40263 e-mail : info@stiepas.ac.id Website : http://www.stiepas.ac.id

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kehadiran Allah SWT. Yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Serta salawat dan salam kepada junjungan Nabi Muhammad SAW serta keluarga dan sahabat beliau. Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah PEREKONOIAN KESENJANGAN INDONESIA EKONOMI yang DAN berjudul DAMPAK KEMISKINAN, TERHADAP

PENGANGGUARAN

KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA, yang nantinya dapat di manfaatkan untuk peningkatan mutu pembaca. Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini tanpa bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa tidak dapat terselesaikan dengan semestinya, rasa terima kasih juga kami ucapkan kepada pihak-pihak yang telah membantu penulisan makalah ini. Akhir kata, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan membantu proses penyusunan laporan ini hingga selesai. Harapan kami, semoga laporan ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi pembaca. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih terdapat kekurangan baik segi materi maupun tulisan, untuk itu kritik dan saran yang membangun, sangat kami harapkan untuk menjadikan laporan ini lebih berkualitas lagi di masa yang akan datang. Semoga Allah SWT, Senantiasa melimpahkan rahmat, karunianya serta hidayah-Nya. Amin ya rabbal alamin.

Bandung, 08 November 2011

Penulis

i

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………….i DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………ii PENDAHULUAN ………………………………………………………......1 1.1 LATAR BELAKANG ………………………………………………......1 1.2 RUMUSAN MASALAH …………………………………………….......3 1.3 TUJUAN PENULISAN ………………………………………………..3 PEMBAHASAN ……………………………………………………….…..4 2.1 KEMISKINAN ……………………………………………………..….4 2.1.1 Kondisi Kemiskinan di Indonesia …………………………......4 2.1.2 Faktor-Faktor Penyebab Kemiskinan .………………………..7 2.1.3 Penanggulangan Masalah Kemiskinan ...............................8 2.2 KESENJANGAN EKONOMI ………………………………………10 2.3 PENGANGGURAN ………………………………………………...12 2.3.1 Definisi Pengangguran ………………………………………12 2.3.2 Jenis-Jenis Pengangguran ………………………………..…13 2.3.3 Penyebab Terjadinya Pengangguran ………………………15 2.3.4 Dampak Pengangguran terhadap Perekonomian …………16 2.3.5 Dampak Pengangguran terhadap Perekonomian Indonesia16 PENUTUP …………………………………………………………….…..23 3.1 KESIMPULAN …………………………………………………….….23 3.2 SARAN …………………………………………………………….….24 REFERENSI ……………………………………………………………………………....28

BAB I

BAB II

BAB III

ii

Dan itu bukan hanya salah Pemerintah saja tetapi kita juga harus dapat mengatasi kemiskinan tersebut. mungkin kemiskinan akan bertambah terus-menerus. dan permasalahan yang paling populer adalah perihal pengangguran.1 LATAR BELAKANG Pada saat kita pergi kita sering melihat banyak pengemis. Kemiskinan memang dapat mengganggu kesejahteraan masyarakat. Jika pemerintah tidak mengatasi masalah kemiskinan secepat mungkin. maka hal ini menjadi masalah tersendiri bagi negara ini dan sampai saat ini masih belum ada solusinya.dll. Banyak hal yang membuat orang menganggur. Dan itulah yang terjadi sekarang ini. Dan kemiskinan mempunyai hubungan dengan kesejahteraan masyarakat. pengamen. Mungkin kemiskinan terjadi karena tidak dapat membiayai kehidupan secara langsung. tetapi tampaknya Pemerintah masih belum maksimal dalam menangani masalah kemiskinan. Kemiskinan memang saat ini masih belum ada solusinya. Dengan tingginya angka kemiskinan di Indonesia. 1 . karena untuk mengubah kemiskinan harus dibutuhkan mental yang bagus.BAB I PENDAHULUAN 1. walaupun sudah banyak hal yang dilakukan untuk mengatasinya. Kemiskinan tidak hanya berdampak bagi para rakyat miskin tetapi juga berdampak bagi warga sekitarnya karena kemiskinan juga dapat meningkatkan tindakan kriminalitas. Itu adalah salah satu akibat dari kemiskinan. bahwa kemiskinan sekarang ada dimana-mana. Untuk itu kemiskinan harus kita tanggulangi agar angka kemiskinan tidak semakin tinggi. adanya penyakit busung lapar. Berbagai jenis permasalahan yang terjadi dalam tata perekonomian di negara kita. namun masalah ini tetap saja belum bisa seutuhnya terselesaikan. dan itu sangat tampak dari adanya rumah kumuh di pinggiran sungai.

bekerja kurang dari dua hari selama seminggu. dapat Tingkat pengangguran menyebabkan kekacauan politik keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Orang yang tidak sedang mencari kerja contohnya seperti ibu rumah tangga. mahasiswa perguruan tinggi. Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran.Pengangguran merupakan orang yang masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. SMA. dikenal istilah "pengangguran terselubung" di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit. siswa sekolah SMP. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara. Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. sedang mencari kerja. 2 2 . Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk yang terhadap terlalu penganggur tinggi juga dan keluarganya. produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan danmasalah-masalah sosial lainnya. dan lain sebagainya yang karena sesuatu hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan. atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia. dilakukan oleh lebih banyak orang.

Bagaimana kondisi kemiskinan di Indonesia? 2. Mengetahui kesenjangan sosia – ekonomi dan kemiskinan di Indonesia yang belum terentaskan.3 TUJUAN PENULISAN Tujuan penulisan membuat makalah yang berjudul “Dampak Kemiskinan. 8. Mengetahui pengertian definisi pengangguran. Untuk mengetahui kondisi kemiskinan di Indonesia. 6. Apa saja jenis-jenis pengangguran? 7. Bagaimana cara penanggulan kemiskinan di Indonesia? 4. Apakah pengangguran dapat mengakibatkan kemiskinan? 1. Apa dampak pengangguran terhadap perekonomian Indonesia? 10. 5. 10. 3 . Mengetahui penyebab terjadinya pengangguan. Mengetahui penanggulangan ke miskinan di Indonesia. Mengetahui dampak pengangguran terhadap perekonomian secara umum. 2. Mengetahui faktor-faktor penyebab kemiskinan. Apa pengertian definisi pengangguran? 6. Apa saja kesenjangan social-ekonomi dan kemiskinan di Indonesia yang belum terentaskan? 5. 3. Apa saja faktor penyebab kemiskinan? 3.2 RUMUSAN MASALAH Seperti yang diuraikan pada pendahuluan diatas maka diambil rumusan masalah seperti berikut : 1. Mengetahui dampak pengangguran terhadap perekonomian Indonesia.1. Mengetahui bahwa pengangguran dapat mengakibatkan kemiskinan. 4. Apa dampak pengangguran terhadap perekonomian? 9. Kesenjangan Ekonomi Dan Pengangguran Terhadap Kesejahteraan Rakyat dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia” adalah sebagai berikut : 1. 7. Apa penyebab terjadinya pengguran? 8. 9. Mengetahui jenis-jenis pengangguran.

Seseorang yang tergolong miskin relatif sebenarnya telah hidup di atas garis kemiskinan tetapi masih berada di bawah kemampuan masyarakat sekitarnya. laki-laki dan perempuan yang tidak terpenuhi hak-hak dasarnya secara layak untuk menempuh dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Kemiskinan dipandang sebagai kondisi seseorang atau sekelompok orang. pangan. antara lain: ilmu pengetahuan. dalam menjalani kehidupan secara bermartabat. keluarga. informasi. tetapi juga kegagalan pemenuhan hak-hak dasar dan perbedaan perlakuan bagi seseorang atau sekelompok orang. Akan tetapi. Seseorang dikategorikan termasuk ke dalam golongan miskin absolut apabila hasil pendapatannya berada di bawah garis kemiskinan.BAB II PEMBAHASAN 2. yaitu: pangan. kesehatan. teknologi. 2. kemiskinan juga berarti akses yang rendah dalam sumber daya dan aset produktif untuk memperoleh kebutuhan-kebutuhan hidup. Hidup miskin bukan hanya berarti hidup di dalam kondisi kekurangan sandang. Kemiskinan Relatif. Kemiskinan Absolut. dan modal. kemiskinan berasal dari kata dasar miskin yang artinya tidak berharta-benda (Poerwadarminta.1 KEMISKINAN 2. 1976). Dengan demikian. pada dasarnya bentuk kemiskinan dapat dikelompokkan menjadi tiga pengertian. Dalam pengertian yang lebih luas. yaitu: 1. kemiskinan dapat dikonotasikan sebagai suatu kondisi ketidakmampuan baik secara individu.1. . kemiskinan tidak lagi dipahami hanya sebatas ketidak mampuan ekonomi. dan pendidikan. tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum. Dari berbagai sudut pandang tentang pengertian kemiskinan. papan. maupun kelompok sehingga kondisi ini rentan terhadap timbulnya permasalahan sosial yang lain.1 Kondisi Kemiskinan di Indonesia Secara harfiah. dan papan. sandang.

Kemiskinan ini berkaitan erat dengan sikap seseorang atau sekelompok masyarakat yang tidak mau berusaha memperbaiki tingkat kehidupannya sekalipun ada usaha dari pihak lain yang membantunya. Namun. Selama ini berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi kemiskinan melalui penyediaan kebutuhan pangan. . memburuknya kondisi sarana umum sehingga mengakibatkan bertambahnya jumlah penduduk miskin menjadi 47.1%) pada tahun 1976 menjadi 22. 2. terbatasnya kecukupan dan mutu pangan. Berbagai upaya tersebut telah berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin dari 54. peran dalam bidang perlindungan. peran dalam bidang pendidikan. Kemampuan dalam menghadapi permasalahan dapat dilihat dari upaya yang dilakukan sebuah keluarga untuk menghindar dan mempertahankan diri dari tekanan ekonomi dan non ekonomi. yaitu melemahnya kegiatan ekonomi. terbatasnya dan rendahnya mutu layanan kesehatan. Keluarga miskin adalah pelaku yang berperan sepenuhnya untuk menetapkan tujuan.3%) pada tahun 1996. layanan kesehatan dan pendidikan. Kemiskinan Kultural. Kemiskinan merupakan masalah yang ditandai oleh berbagai hal antara lain rendahnya kualitas hidup penduduk.4%) pada tahun 1999. Ada tiga potensi yang perlu diamati dari keluarga miskin yaitu: 1. memburuknya pelayanan kesehatan dan pendidikan. dengan terjadinya krisis ekonomi sejak Juli 1997 dan berbagai bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami pada Desember 2004 membawa dampak negatif bagi kehidupan masyarakat. dan kemampuan menjangkau perlindungan dasar. dan mengarahkan proses yang mempengaruhi kehidupannya. 3.2 juta (40. perluasan kesempatan kerja dan sebagainya. dan peran dalam bidang kemasyarakatan.9 juta (23.4 3. Kemampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar. mengendalikan sumber daya. Kemampuan dalam melakukan peran sosial akan dilihat dari kegiatan utama dalam mencari nafkah. dan rendahnya mutu layanan pendidikan. kemampuan menjangkau tingkat pendidikan dasar formal yang ditamatkan.5 juta (11. gizi anak. contohnya dapat dilihat dari aspek pengeluaran keluarga.

4 37.1 Revisi metode 47. anak balita. Permasalahan kecukupan pangan antara lain terlihat dari rendahnya asupan kalori penduduk miskin dan buruknya status gizi bayi. yaitu: terbatasnya kecukupan dan mutu pangan.4 36. serta terbatasnya dan rendahnya mutu layanan pendidikan.2 35 30 27.9 22.2 25. terbatasnya dan rendahnya mutu layanan kesehatan. ketersediaan pangan yang tidak merata. Terbatasnya Kecukupan dan Mutu Pangan Hal ini berkaitan dengan rendahnya daya beli.7%) di tahun 2004 seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini (catatan: terjadi revisi metode di tahun 1996).1 juta (16. 1. dan kurangnya dukungan pemerintah bagi petani untuk memproduksi beras sedangkan masyarakat Indonesia sangat tergantung pada beras. 2.5 Kemudian pada 5 tahun terakhir terlihat penurunan tingkat kemiskinan secara terus menerus dan perlahan-lahan sampai mencapai 36. dan ibu.5 38.9 19 76 19 80 19 84 19 87 19 90 19 93 19 96 Jumlah penduduk miskin (juta) Pemecahan masalah kemiskinan memerlukan langkah-langkah dan program yang dirancang secara khusus dan terpadu oleh pemerintah dan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.2 50 40 30 20 10 0 43. Terbatasnya dan Rendahnya Mutu Layanan Kesehatan 19 96 19 99 20 02 20 03 20 04 . 60 54.5 34. Penulis ingin menitikberatkan karya tulis ini dengan 3 masalah utama kemiskinan di Indonesia.

dan terbatasnya jumlah sekolah yang layak untuk proses belajar-mengajar. Pendidikan formal belum dapat menjangkau secara merata seluruh lapisan masyarakat sehingga terjadi perbedaan antara penduduk kaya dan penduduk miskin dalam masalah pendidikan.Hal ini mengakibatkan rendahnya daya tahan dan kesehatan masyarakat miskin untuk bekerja dan mencari nafkah. Data Susenas (Survai Sosial Ekonomi Nasional) menunjukan bahwa angka kematian bayi pada kelompok pengeluaran terendah masih di atas 50 per 1. Kemiskinan alamiah. penggunaan teknologi yang rendah. terbatasnya kemampuan anak dari keluarga. terbatasnya kesediaan sarana pendidikan. dan pendidikan maka dapat disimpulkan beberapa faktor penyebab kemiskinan antara lain: 1. yaitu: 1. terbatasnya jumlah guru bermutu di daerah. 2. Salah satu indikator dari terbatasnya akses layanan kesehatan adalah angka kematian bayi. Kurang tersedianya sarana yang dapat dipakai keluarga miskin secara layak misalnya puskesmas. Kemiskinan buatan. dan bencana alam.2 Faktor-Faktor Penyebab Kemiskinan Ada dua kondisi yang menyebabkan kemiskinan bisa terjadi. Terbatasnya dan Rendahnya Mutu Layanan Pendidikan Hal ini disebabkan oleh tingginya biaya pendidikan. sekolah. Kurangnya dukungan pemerintah sehingga keluarga miskin tidak dapat menjalani dan mendapatkan haknya atas pendidikan dan kesehatan yang layak dikarenakan biaya yang tinggi . dan rendahnya kesehatan para ibu.000 kelahiran hidup. 6 untuk tumbuh kembang. Kemiskinan ini terjadi karena lembaga-lembaga yang ada di masyarakat membuat sebagian anggota masyarakat tidak mampu menguasai sarana ekonomi dan berbagai fasilitas lain yang tersedia hingga mereka tetap miskin. 2.1. kesehatan. 3. Kemiskinan alamiah terjadi akibat sumber daya alam yang terbatas. Bila kedua faktor penyebab kemiskinan tersebut dihubungkan dengan masalah mutu pangan. tanah yang dapat dikelola untuk bertani. 2.

5. Penanganan Masalah Gizi Kurang dan Kekurangan Pangan Penanganan masalah gizi kurang dan kekurangan pangan meliputi: .3 Penanggulangan Masalah Kemiskinan A. maka kebijakan penanggulangan kemiskinan pada tahun 2007 diarahkan pada : 1. dan berbagai sarana dan prasarana produksi. Berkurangnya beban pengeluaran masyarakat miskin terutama untuk pendidikan dan kesehatan. Meningkatnya kualitas keluarga miskin. Kurangnya dukungan pemerintah dalam memberikan keahlian agar masyarakat miskin dapat bekerja dan mendapatkan penghasilan yang layak. Arah Kebijakan Pembangunan Tahun 2007 Untuk mencapai sasaran tersebut di atas. Hal ini menyebabkan terjadi perbedaan masalah kesehatan.4% pada akhir tahun 2007. Berkurangnya penduduk miskin hingga mencapai 14. Meningkatnya pendapatan dan kesempatan berusaha kelompok masyarakat miskin. Wilayah Indonesia yang sangat luas sehingga sulit bagi pemerintah untuk menjangkau seluruh wilayah dengan perhatian yang sama. 5.3. 3. Meningkatnya jalur kesempatan masyarakat miskin terhadap pelayanan dasar terutama pendidikan dan kesehatan. Rendahnya minat masyarakat miskin untuk berjuang mencapai haknya karena mereka kurang mendapat pengetahuan mengenai pentingnya memliki pendidikan tinggi dan kesehatan yang baik. 4. 2. 7 4. B. bantuan teknis.1. 2. Sasaran Pembangunan Tahun 2007 Adapun sasaran penanggulangan kemiskinan pada tahun 2007 adalah: 1. mutu pangan dan pendidikan antara wilayah perkotaan dengan wilayah yang tertinggal jauh dari perkotaan. serta kecukupan pangan dan gizi. termasuk meningkatnya kesempatan masyarakat miskin terhadap permodalan.

Beasiswa siswa miskin jenjang SMA. dan satuan pendidikan non Islam setara SD dan SMP. Pengembangan pendidikan untuk dapat membaca 3. Perluasan kesempatan masyarakat miskin atas kesehatan Perluasan kesempatan masyarakat miskin atas kesehatan meliputi kegiatan prioritas sebagai berikut : 1. Penyediaan bantuan operasional sekolah untuk SD. dan zat gizi mikro lainnya pada rumah tangga miskin. 5. pelayanan kesehatan ibu dan anak. terpencil. Perbaikan gizi masyarakat dengan kegiatan prioritas: penanggulangan kurang energi protein. anemia gizi besi. Perluasan Kesempatan Berusaha Perluasan kesempatan berusaha meliputi peningkatan dukungan pengembangan usaha bagi masyarakat miskin dengan kegiatan pokok: 1. dan kepulauan. tertinggal. . 2. 4. SMP. kurang vitamin A. Pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin di kelas III rumah sakit. Penasehat penataan hak kepemilikan dan sertifikasi lahan petani. 2. Perluasan kesempatan masyarakat miskin atas pendidikan Perluasan kesempatan masyarakat miskin atas pendidikan meliputi kegiatan prioritas sebagai berikut : 1. Peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan dasar terutama di daerah perbatasan. gangguan akibat kurang yodium. 3. Percepatan pelaksanaan pendaftaran tanah rumah tangga miskin. 4. gizi buruk dan pelayanan ke gawat darurat. 2. Pelayanan kesehatan penduduk miskin di Puskesmas 2. Peningkatan ketahanan pangan dengan kegiatan prioritas: penyaluran beras bersubsidi untuk keluarga miskin 8 2.1. Pelatihan teknis bidan dan tenaga kesehatan untuk mengurangi tingkat kematian pada kelahiran. Pesantren Salafiyah. 3. Peningkatan pelayanan kesehatan rujukan terutama untuk penanganan penyakit menular dan berpotensi wabah.

Penyediaan sarana dan prasarana untuk usaha.EKONOMI DAN KEMISKINAN INDONESIA YANG BELUM TERENTASKAN Kemiskian memang bukan hanya menjadi masalah di Negara Indonesia. Peningkatan pelayanan koperasi sebagai modal usaha 9 2. dan apabila keadilan ditegakkan kesejateraan bukan lagi menjadi sebuah impian akan tetapi akan menjadi sebuah kenyataan. Menarik kita intip kembali masalah kemiskinan di Indonesia yang pada tahun 2005 jumlahnya 35. Akan tetapi kami yakin : “du chocs des opinion jaillit la verite”. Menurut World Bank penduduk Indonesia yang masih . Kelemahan fisik 3.75 % ). tahun 2007 berjumlah 37. Menurut Robert Chambers bahwa inti kemiskinan terletak pada kondisi yang disebut deprivation trap atau perangkap kemiskinan.100 juta jiwa ( 15. Kemiskinan itu sendiri 2. 5. Keterasingan atau kadar isolasi 4. tahun 2006 jumlahnya 39. 4. “ Dengan benturan sebuah opini maka akan munculah suatu kebenaran “. bahkan Negara majupun masih sibuk mengentaskan masalah yang satu ini.97 % ). Dengan kebenaran maka keadilan ditegakkan. Perangkap itu terdiri dari : 1.3.2 KESENJANGAN SOSIAL . Ketidakberdayaan Semua unsur itu terkait satu sama lain sehingga merupakan perangkap kemiskinan yang benar – benar berbahaya dan mematikan.300 juta jiwa ( 17. Kerentaan 5. Pelatihan ketrampilan untuk menjalankan usaha.130 ( 16. serta mempersulit rakyat miskin untuk bangkit dari kemiskinannya. Kemiskinan memang selayaknya tidak diperdebatkan tetapi diselesaikan.58 % ) ( sumber BPS ).

Memang terjadi suatu perbedaan antara BPS dan World Bank. Dan inilah ( factor internal ) yang selama ini dijadikan salah satu alasan pemerintah. akan tetapi gaji seorang guru dengan golongan terendah sekalipun jikalau kita hitung masih diatas 2 dollar per hari. Sebetulnya masih ada factor eksternal yang seharusnya pemerintah juga memperhatikan dan mencermati. kebodohan. 2/11 ). yang kami anggap juga tak kalah menyulitkan bagi orang miskin. masih sangat . Terlepas dari perdebatan tersebut kita tengah dipertontonkan fakta yang cukup menakutkan berupa angka kemiskinan yang masih sangat tinggi sekali. dikarenakan indicator yang digunakan untuk menghitung garis kemiskinan pun berbeda. kesenjangan social – ekonomi. dikarenakan tidak mampu membayar biaya kesehatan ( Kompas. Adapun factor internal orang miskin diantaranya : tingkat pendidikan yang rendah.dibawah garis kemiskinan sebanyak 49 % pada tahun 2007 atau berpendapatan di bawah 2 dollar AS per hari ( ketentuan garis kemiskinan versi World Bank ). Kita memang mempunyai orang terkaya se. sikap apatis orang miskin terhadap segala kebijakan pemerintah. Sampai sekarang masih terjadi perdebatan antara para pengamat ekonomi tentang metodologi penghitungan kemiskinan menurut BPS. Dan mereka bukan termasuk salah satu dari 49% orang miskin versi World Bank. Adapun factor eksternal diantaranya pembangunan yang selama ini tidak berpihak kepada orang miskin. dll. mengapa kemiskinan sulit dientaskan. penggusuran dengan / tanpa kompensasi. distribusi pendapatan Negara yang tidak merata. Menarik juga mengangkat tentang sertifikasi dan isu kenaikan gaji guru yang sekarang sedang menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat. Ini lah salah satu wujud kesenjangan social – ekonomi yang sudah sangat parah. Tugas seorang guru memang berat dan penuh amanat. Dan saya rasa memang belum saatnya jikalau gaji guru dinaikkan. mengingat kondisi perekonomian di Negara kita dan ketakutan akan semakin lebarnya jurang kesenjangan antara yang Miskin dan tidak Miskin.Asia Tenggara versi Globe Asia akan tetapi kita juga dihadapkan dengan fakta yang menyedihkan tentang meninggalnya seorang anak balita di Makassar karena tidak diperiksakan dan dirawat di rumah sakit setelah 1 bulan menderita sakit. 10 Factor – factor internal dan eksternal orang miskin pun semakin membuat kehidupan yang mereka jalani semakin sulit.

11 Dan andaikata para konglomerat ( termasuk para elite pemerintahan ). buruh pabrik.3 PENGANGGURAN 2. Selain definisi diatas masih banyak definisi lain. mengabdi kepada rakyat niscaya akan tumbuh sebuah rasa “senasib sepenanggungan” sehingga akan tercipta apa yang dinamakan “sama rasa sama rata” sehingga akan mewujudkan sebuah masyarakat yang sosialis – demokratis. 2. kuli. alangkah baiknya pemerintah mengalokasikan dana tersebut untuk diprioritaskan pada sarana pendidikan baik dari infrastruktur sekolah. Simanjuntak . Dengan dana pendidikan 20% dari APBN. niscaya jurang kesenjangan social – ekonomi yang Miskin dan Miskin akan berkurang. dan masih banyak lagi. akses sekolah. mau berkorban. Masalah pengangguran yang menyebabkan tingkat pendapatan nasional dan tingkat kemakmuran masyarakat tidak mencapai potensi maksimal yaitu masalah pokok makro ekonomi yang paling utama. Suatu masyarakat yang menjunjung tinggi hak – hak azasi manusia tanpa adanya perbedaan kelas.banyak orang di sekeliling kita yang berpenghasilan jauh dibawah 2 Dollar per hari. Jikalau distribusi dana pendidikan lancar.3. seperti: buruh tani.1 Definisi Pengangguran Pengangguran adalah seseorang yang tergolong angkatan kerja dan ingin mendapat pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. Definisi pengangguran menurut Payman J. diantaranya : Definisi pengangguran menurut Sadono Sukirno Pengangguran adalah suatu keadaan dimana seseorang yang tergolong dalam angkatan kerja ingin mendapatkan pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. biaya pendidikan yang terjangkau bagi orang miskin.

2 Jenis-Jenis Pengangguran 1. . Pengangguran Musiman / Seasonal Unemployment Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur.Pengangangguran Friksional / Fructional Unemployment Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan adanya kendala waktu.Pengangguran adalah orang yang tidak bekerja berusia angkatan kerja yang tidak bekerja sama sekali atau bekerja kurang dari dua hari selama seminggu sebelum pencacahan dan berusaha memperoleh pekerjaan. 2. Definisi pengangguran berdasarkan istilah umum dari pusat dan latihan tenaga kerja Pengangguran adalah orang yang tidak mampu mendapatkan pekerjaan yang menghasilkan uang meskipun dapat dan mampu melakukan kerja.3. sedang mncari pekerjaan. 3. Pengangguran Struktural / Structural Unemployment Pengangguran struktural adalah keadaan di mana penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja. 12 Definisi pengangguran menurut Menakertrans Pengangguran adalah orang yang tidak bekerja. mempersiapkan suatu usaha baru dan tidak mencari pekerjaan karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan. Semakin maju suatu perekonomian suatu daerah akan meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang lebih baik dari sebelumnya. 2. informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerjaan.

Bahkan bukan hal yang tidak mungkin apabila lapangan kerja yang sudah ada malah menguragi tenaga kerja. 4. serta pengrajin dan penjual terompet yang menanti momen pergantian tahun. Akibatnya. Nilai transaksinya bahkan bisa mencapai 10 kali lipat daripada sektor real. . Pertumbuhan uang beredar yang jauh lebih cepat daripada sektor real ini mendorong inflasi dan penggelembungan harga aset sehingga menyebabkan turunnya produksi dan investasi di sektor real. 13 Sedangkan belum tentu setiap tahun orang membuka lapangan kerja baru yang dapat menampung tenaga kerja. Peningkatan sektor non-real juga mengakibatkan harta beredar hanya di sekelompok orang tertentu dan tidak memilki konstribusi dalam penyediaan lapangan pekerjaan.Contohnya seperti petani yang menanti musim tanam. Pengangguran ini bersifat sementara sampai keadaaan ekonomi pulih seperti semula. Sesungguhnya penyebab pengangguran bisa dibedakan menjadi 2 faktor. Sektor ini tumbuh pesat. Ketimpangan Antara Pencari Kerja dan Lapangan Kerja Setiap tahunnya banyak angkatan kerja baru yang membutuhkan dan mencari pekerjaan. Kondisi tersebut sulit diprediksi. atau bahkan menutup usahanya. hal itu mendorong kebangkrutan perusahan dan PHK serta pengangguran. Pengangguran Siklis/Konjungtur Pengangguran siklis adalah pengangguran yang menganggur akibat imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja. seperti bursa efek dan saham perbankan sistem ribawi maupun asuransi. 2. Inilah penyebab utama krisis ekonomi dan moneter di Indonesia yang terjadi sejak tahun 1997. Pengembangan sektor ekonomi non-real Dalam sistem ekonomi kapitalis muncul transaksi yang menjadikan uang sebagai komoditas yang di sebut sektor non-real. Banyak Keputusan Pemerintah yang Tidak Berpihak Kepada Rakyat Contohnya saja kenaikan harga BBM. 3. Faktor Perekonomian 1. mengakibatkan banyaknya pengangguran karena banyak pula perusahaan yang gulung tikar akibatnya. yaitu faktor perekonomian dan faktor pribadi.

Salah satu penyebab pengangguran adalah rendahnya tingkat pendidikan seseorang. hura-hura ke sana kemari. dalam sistem materialis dan politik sekularis. Pengangguran semakin lama bukan sebagai masalah sepele. namun bisa saja berdampak amat buruk bagi perekonomian bangsa maupun citra bangsa di mata dunia. Selayaknya “Hukum Rimba”. . Kemalasan Penganguran yang berasal dari kemalasan individu sebenarnya sedikit. 14 2. seperti sistem penggajian yang tidak layak atau maraknya perjudian. Tapi pergaulan sesungguhnya amat diperlukan untuk mencari informasi mengenai lowongan pekerjaan yang sedang dibutuhkan. Rendahnya Pendidikan Semakin sulitnya kondisi keuangan mengakibatkan banyak keluarga yang mengesampingkan pendidikan bagi anak-anaknya. 3. Akibatnya dikala mereka memasuki usia produktif. Kurangnya Pergaulan Bergaul tak hanya sekedar “nongkrong” dengan teman-teman. Namun. Faktor Pribadi 1. sehingga ia tidak memiliki pengetahuan yang cukup dan susah untuk mendapatkan pekerjaan. Hanya tenaga-tenaga ahli saja yang banyak dicari. Banyak orang yang miskin menjadi malas bekerja karena percaya pada hal-hal yang tak logis. yang kuat ialah pemenangnya. banyak yang mendorong masyarat menjadi malas. Sebab sebagian besar tugas manusia telah digantikan oleh teknologi yang canggih. Kemajuan Teknologi Perkembangan teknologi membuat tenaga manusia makin tak dibutuhkan. seperti berharap kaya mendadak dengan jalan menang judi atau undian. Atau mengenai apa kualifikasi apa saja yang perusahaan butuhkan saat ini. Maka dari itu diperlukan penanganan yang intensif guna menekan dampak burk dari pengangguran. mereka tidak memiliki kemampuan dan keterampilan untuk bersaing mendapatkan pekerjaan.4. Orang-orang yang tidak berpendidikan dan tidak berketerampilan kelak akan tersisih dengan orang-orang yang memiliki gelar.  Pendidikan gratis bagi yang kurang mampu.

misalnya kursus menjahit.3. Struktur Lapangan Kerja Tidak Seimbang 3. 2.3 Penyebab Terjadinya Pengangguran Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pengganguran adalah sebagai berikut: 1. atau BLK (Balai Latihan Kerja) yang didirikan di banyak daerah. Pendidikan non formal bisa berupa keterampilan khusus. kemampuan berkomunikasi atau peningkatan EQ. 15 Sebagai antisipasi. masyarakat pun dihimbau untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Kredit tersebut diharapkan dapat membantu mereka untuk mendirikan suatu usaha. Hal ini juga termasuk cara mengatasi pengangguran. pelatihan membuat kerajinan tangan. Pemerintah sebaiknya menyediakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak sehingga dapat membantu untuk mengurangi tingkat pengangguran. Besarnya Angkatan Kerja Tidak Seimbang dengan Kesempatan Kerja Ketidakseimbangan terjadi apabila jumlah angkatan kerja lebih besar daripada kesempatan kerja yang tersedia. Kebutuhan jumlah dan jenis tenaga terdidik dan penyediaan tenaga terdidik tidak seimbang Apabila kesempatan kerja jumlahnya sama atau lebih besar daripada angkatan kerja. Alasannya. serta diarahkan untuk menjadi lulusan sekolah yang mempu menciptakan suatu lapangan pekerjaan. . misalnya UKM atau sejenisnya.  Tak hanya pemerintah. pelajar perlu diberi pendidikan non formal.  Mendirikan tempat-tempat pelatihan keterampilan. sehingga orang yang tidak berpendidikan tinggi pun bisa bekerja dengan modal keterampilan yang sudah mereka miliki. Bukan semata-mata sebagai lulusan sekolah yang hanya bisa melamar pekerjaan. Kondisi sebaliknya sangat jarang terjadi.  Pemerintah diharapkan mendirikan suatu lembaga bantuan kredit atau langsung bekerja sama dengan bank-bank tertentu untuk memberikan kredit pada masyarakat yang kurang mampu. belum tentu terjadi kesesuaian antara tingkat pendidikan yang dibutuhkan dan yang tersedia. pengangguran belum tentu tidak terjadi. 2.

Penyediaan dan Pemanfaatan Tenaga Kerja antar daerah tidak seimbang Jumlah angkatan kerja disuatu daerah mungkin saja lebih besar dari kesempatan kerja. 2.Ketidakseimbangan tersebut mengakibatkan sebagian tenaga kerja yang ada tidak dapat mengisi kesempatan kerja yang tersedia. Bila kita lihat dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi yang sudah ada . Timbulnya Kelemahan Ekonomi Dengan adanya tingkat pengangguran maka akan terjadi kelemahan ekonomi karena masyarakat tidak dapat memenuhi kebutuhannya sehingga mereka akan memperburuk keadaan ekonomi bangsa. merampok. bekerja kurang dari dua hari selama seminggu.3.3. jumlah pengangguran justru makin banyak bukannya makin sedikit. sedang mencari kerja. 2. Keadaan tersebut dapat mengakibatkan perpindahan tenaga kerja dari suatu daerah ke daerah lain. sedangkan di daerah lainnya dapat terjadi keadaan sebaliknya. Angkatan Kerja Wanita dalam seluruh 15 2.5 Dampak Pengangguran terhadap Perekonomian Indonesia Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali.4 Dampak pengangguran terhadap perekonomian 1. Hal ini merupakan salah satu permasalahan dalam ekonomi yang paling sulit diselesaikan sampai detik ini. atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. melakukan pembunuhan atau hal lain yang tercela. Meningkatnya peranan dan aspirasi struktur Angkatan Kerja Indonesia 5. apalagi untuk Negara-negara berkembang seperti Indonesia. 4. Timbulnya Kriminalitas Dengan adanya angka pengangguran yang tinggi maka akan banyak orang yang mencari cara pintas untuk mendapatkan uang dengan mudah. bahkan dari suatu negara ke negara lainnya. Mereka cenderung akan mencuri.

Sama halnya dengan poin kedua. Hal ini menyebabkan semakin banyaknya pengangguran. teknologi sudah sulit dijauhkan dalam kehidupan sehari-hari kita. dan efisien dengan menggunakan teknologi. hanya yang berbibit unggullah yang kelak akan menghiasi dunia pekerjaan. ketidakterpenuhinya persyaratan yang diminta dunia kerja seperti pendidikan dan keterampilan yang bagus hanya akan menambahi jumlah pengangguran di Indonesia. Bahkan tak jarang kompetensi pencari kerja yang tidak sesuai dengan pasar kerja. 16 · Angkatan kerja tidak dapat memenuhi persyaratan yang diminta dunia kerja. · Teknologi yang semakin modern. · Pengusaha yang selalu mengejar keuntungan dengan menerapkan sistem pegawai kontrak (outsourcing). Apabila mempunyai pegawai tetap. · Terbatasnya lapangan kerja yang ada. Biaya yang dikeluarkan pun sedikit lebih menguntungkan dibandingkan dengan menyerap tenaga kerja yang banyak namun tidak efisien dalam waktu pengerjaan.tidak sanggup untuk menciptakan kesempatan kerja yang lebih cepat dibandingkan dengan laju pertumbuhan penduduk yang makin pesat. Bayangkan saja begitu banyaknya lulusan-lulusan SMP. Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi dan lulusan yang banyak sekali tiap tahunnya sayangnya tidak diimbangi dengan banyaknya lapangan pekerjaan yang disediakan. jangan harap kita bisa dapat pekerjaan yang layak. Perusahaan-perusahaan saat ini lebih sering menerapkan sistem tersebut karena dinilai lebih menguntungkan mereka. Kehadirannya begitu penting. tentunya membawa dampak yang tidak baik bagi kehidupan social. Berikut ini adalah beberapa penyebab yang menyebabkan menjamurnya para penganggur di Indonesia. · Pendidikan dan keterampilan yang rendah. Kepadatan penduduk ini juga akan berdampak pada pertambahan jumlah pengangguran. Kalau tidak. mereka akan dibebankan pada biaya tunjangan ataupun . Di era globalisasi ini. Semakin banyaknya jumlah penduduk di Indonesia. · Penduduk yang relatif banyak. SMA maupun perguruan tinggi lainnya di tiap tahunnya. akurat. Syarat seseorang untuk bisa dengan mudahnya memperoleh pekerjaan tentunya harus dimodali dengan pendidikan dan keterampilan yang bagus. Suatu pekerjaan akan lebih cepat selesai.

Tentunya permasalahan ini akan membawa dampak yang buruk bagi kestabilan perekonomian Negara. Namun sistem ini membuat munculnya pengangguran · Adanya pemutusan kerja dari perusahaan biasanya disebabkan antara lain. · Pemulangan TKI ke Indonesia. Dan dampak-dampak negative lainnya diantaranya: . Krisis ekonomi disebabkan oleh krisis moneter(melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS). Bisa juga dikarenakan perusahaan yang bangkrut disebabkan oleh karena kredit macet atau tidak mampu mengangsur pinjaman Bank. Masih bisa dicari lagi sebab-sebabnya misalnya dekadensi(kemerosotan moral). · Penyediaan dan pemanfaat tenaga kerja antar daerah tidak seimbang. Sehingga erat sekali hubungan antara penganggursan dengan bagaimana keadaan perekonomian suatu Negara. peraturan yang menghambat inventasi. dan lain-lain. Kerusakan ekonomi ini disebabkan oleh adanya mental korup. Namun dengan sistem pegawai kontrak ini. sedangkan di daerah lainnya dapat terjadi keadaan sebaliknya. Krisis moneter disebabkan 17 oleh rusaknya ekonomi Indonesia. Budaya KKN ini disebabkan oleh pemerintahan yang kotor(tidak bersih). Padahal sebenarnya diharapkan TKI tersebut dapat membantu pemerintah mengurangi jumlah pengangguran di negeri ini dan menambah devisa Negara. perusahaan yang menutup atau mengurangi bidang usahanya akibat krisis ekonomi atau keamanan yang kurang kondusif. Kredit macet disebabkan oleh krisis ekonomi yang melanda bangsa ini sejak tahun 1997. Keadaan tersebut dapat mengakibatkan perpindahan tenaga kerja dari suatu daerah ke daerah lain. TKI yang bermasalah di luar negeri sehingga harus di deportasi ke daerah asalnya tentunya hanya akan menambah daftar panjang para penganggur di Indonesia. bahkan dari suatu negara ke negara lainnya. kolusi dan nepotisme (KKN) yang menggurita dan sistematik pada semua lembaga negara dan swasta.dana pension kelak ketika pegawai sudah tidak lagi bekerja. Jumlah angkatan kerja disuatu daerah mungkin saja lebih besar dari kesempatan kerja. hambatan dalam proses ekspor impor. mereka bisa seenaknya mengambil pegawainya ketika butuh atau sedang ada proyek besar dan kemudian membuangnya lagi setelah proyek tersebut sudah berakhir. Dan tentunya hal ini akan membuat perusahaan tidak perlu membuang biaya besar.

terjadi pembunuhan akibat masalah ekonomi. · Pengangguran akan menyebabkan pendapatan nasional dari sector pajak berkurang. Seseorang pasti dituntut untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam hidupnya terutama makan untuk tetap bisa bertahan hidup. kemakmuran yang dicapai oleh masyarakat pun akan lebih rendah. Hal ini terjadi karena pengangguran yang tinggi akan menyebabkan kegiatan perekonomian menurun sehingga pendapatan masyarakat pun akan menurun. Selain maraknya tindak pidana krimanal. · Makin beragamnya tindak pidana criminal. terjadi pencurian dan perampokan akibat masalah ekonomi. · Terganggunya kondisi psikis seseorang.Jika penerimaan pajak menurun. Hal ini terjadi karena pengangguran bisa menyebabkan pendapatan nasional rill (nyata) yang dicapai masyarakat akan lebih rendah dapipada pendapatan potensial (yang seharusnya)> oleh karena itu. pengamen perdagangan anak dan sebagainya. Dengan demikian pajak yang harus diterima dari masyarakat pun akan menurun. akan bertambah pula para pengamen atau pengemis yang kadang kelakuannya mulai meresahkan warga. dana untuk kegiatan ekonomi . 18 Karena mereka tak segan-segan mengancam para korban atau bisa melukai apabila tidak diberi uang.400 apabila $1=Rp 8.700). rendahnya tingkat kesehatan dan gizi masyarakat. tentunya seseorang tidak akan bisa memperoleh penghasilan. Dengan menganggur. pengemis. · Pengangguran bisa menyebabkan masyarakat tidak dapat memaksimalkan tingkat kemakmuran yang dicapainya. · Terjadinya kekacauan sosial dan politik seperti terjadinya demonstrasi dan perebutan kekuasaan. Bagaimana mungkin ia bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya. kasus anak-anak terkena busung lapar. jambret atau bahkan sampai membunuh demi mendapat sesuap nasi. Namun seorang pengangguran dalam keadaan terdesak bisa saja melakukan tindakan criminal seperti mencuri. mencopet.500 perharinya (berdasarkan standar Indonesia) sementar berdasarkan standar kemiskinan PBB yaitu pendapatan perharinya di bawah $2 (sekitar Rp 17.· Timbulnya kemiskinan. Misalnya. Seseorang dikatakan miskin apabila pendapatan perharinya dibawah Rp 7. · Bertambahnya jumlah anak jalanan.

pemerintaha pun akan berkutang sehingga kegiatan pembangunan pun akan terus menurun. Kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah Pemerintah memberikan bantuan wawasan. Mengadakan bimbingan. Serta pemberian fasilitas khusus agar dapat tumbuh secara mandiri dan andal bersaing di bidangnya. dan meningkatkan pendidikan. home industry. Dan bisa kita lihat akhir-akhir ini. penyuluhan dan keterampilan tenaga kerja. Diharapkan dengan demikian para lulusan sekolah ataupun perguruan tinggi tidak hanya memiliki tujuan sebagai 19 pegawai saja. Segera memindahkan kelebihan tenaga kerja dari tempat dan sector yang kelebihan ke tempat atau sector ekonomi yang kekurangan. namun lebih baik apabila mereka membuat usaha-usaha yang dapat menyerap tenaga kerja sehingga dengan demikian membantu pemerintah dalam mengatasi jumlah pengangguran yang kian banyak. menambah keterampilan. Keadaan demikian tidak merangsang kalangan Investor (pengusaha) untuk melakukan perluasan atau pendirian industri baru. sudah banyak sekali lulusan muda berbakat yang sukses melakukan kegiatan usaha. Pengangguran dapat dihambat pertumbuhannya dengan melakukan tindakantindakan sebagai berikut: · Memperluas dan membuka lapangan pekerjaan. · Menciptakan pengusaha-pengusaha baru. Salah satunya bisa diwujudkan dengan memberdayakan sektor informal padat karya.Adanya pengangguran akan menyebabkan daya beli masyarakat akan berkurang sehingga permintaan terhadap barang-barang produksi akan berkuran.Mendorong terbentuknya kelompok usaha bersama dan lingkungan usaha yang menunjang dan mendorong terwujudnya pengusaha kecil dan menengah yang mampu mengembangkan usaha. menguasai teknologi dan . perluasan pasar. pengetahuan dan kemampuan jiwa kewirausahaan kepada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berupa bimbingan teknis dan manajemen memberikan bantuan modal lunak jangka panjang. · Pengangguran tidak menggalakkan pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian tingkat investasi menurun sehingga pertumbuhan ekonomipun tidak akan terpacu.

Secara teknis dan rinci. BUMS dan pihak lainnya. sumber daya manusia. Hal itu perlu segera dibahas dan 20 disederhanakan sehingga merangsang pertumbuhan iklim investasi yang kondusif untuk menciptakan lapangan kerja. BUMD. PT Krakatau Steel dapat bersinergi dengan PT. Mengembangkan sektor pariwisata dan kebudayaan Indonesia (khususnya daerah-daerah yang belum tergali potensinya) dengan melakukan promosi-promosi keberbagai negara untuk menarik para wisatawan asing. Segera melakukan pembenahan. pembangunan dan pengembangan kawasan-kawasan. PAL Indonsia untuk memasok kebutuhan bahan baku berupa pelat baja. Seperti PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PT Jamsostek) Dengan membangun lembaga itu. Melakukan program sinergi antar BUMN atau BUMS yang memiliki keterkaitan usaha atau hasil produksi akan saling mengisi kebutuhan. Dengan sinergi tersebut maka kegiatan proses produksi akan menjadi lebih efisien dan murah karena pengadaan bahan baku bisa dilakukan secara bersama-sama. . Harapan akan berkembangnya potensi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baik potensi sumber daya alam. setiap penganggur di Indonesia akan terdata dengan baik dan mendapat perhatian khusus. mengundang para investor untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan dan pengembangan kepariwisataan dan kebudayaan yang nantinya akan banyak menyerap tenaga kerja daerah setempat. Segera menyederhanakan perizinan dan peningkatan keamanan karena terlalu banyak jenis perizinan yang menghambat investasi baik Penanamaan Modal Asing maupun Penanaman Modal Dalam Negeri.informasi pasar dan peningkatan pola kemitraan UKM dengan BUMN. Ini akan membuka lapangan kerja bagi para penganggur di berbagai jenis maupun tingkatan. Contoh. Segera membangun lembaga sosial yang dapat menjamin kehidupan penganggur. khususnya daerah yang tertinggal dan terpencil sebagai prioritas dengan membangun fasilitas transportasi dan komunikasi.

Dengan memperlambat laju pertumbuhan penduduk (meminimalisirkan menikah pada usia dini) yang diharapkan dapat menekan laju pertumbuhan sisi angkatan kerja baru atau melancarkan sistem transmigrasi dengan mengalokasikan penduduk padat ke daerah yang jarang penduduk dengan difasilitasi sektor pertanian. Karena Indonesia mempunyai letak geografis yang strategis yang sebagian besar berupa lautan dan pulau-pulau yang sangat potensial sebagai negara maritim dan agraris. . Dan hal ini tentunya tidak bisa didiamkan terus menerus. Ekonomi dikatakan mengalami pertumbuhan apabila produksi barang dan jasa meningkat dari tahun sebelumnya. perkebunan atau peternakan oleh pemerintah. Pertumbuhan ekonomi suatu negara atau suatu wilayah yang terus menunjukkan peningkatan. Potensi kelautan dan pertanian Indonesia perlu dikelola secara baik dan profesional supaya dapat menciptakan lapangan kerja yang produktif. Namun tentunya dengan jumlah pengangguran yang terus membengkak akan menghambat laju pertumbuhan ekonomi suatu Negara. Perlu seleksi secara ketat terhadap pengiriman TKI ke luar negeri. Segera harus disempurnakan kurikulum dan sistem pendidikan nasional (Sisdiknas). 21 Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator yang amat penting dalam menilai kinerja suatu perekonomian. Segera mengembangkan potensi kelautan dan pertanian. pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauh mana aktivitas perekonomian dapat menghasilkan tambahan pendapatan atau kesejahteraan masyarakat pada periode tertentu. Dengan demikian. Menyeleksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan dikirim ke luar negeri. Sebaiknya diupayakan tenaga-tenaga terampil. terutama untuk melakukan analisis tentang hasil pembangunan ekonomi yang telah dilaksanakan suatu negara atau suatu daerah. Karena sebagian besar para penganggur adalah para lulusan perguruan tinggi yang tidak siap menghadapi dunia kerja. Sistem pendidikan dan kurikulum sangat menentukan kualitas pendidikan yang berorientasi kompetensi. pemerintah harus tanggap dalam menghadapi masalah perekonomian yang paling kronis ini. Hal itu dapat dilakukan dan diprakarsai oleh Pemerintah Pusat dan Daerah. maka itu menggambarkan bahwa perekonomian negara atau wilayah tersebut berkembang dengan baik.

. sejahtera.22 BAB III PENUTUP 3.1 KESIMPULAN Masalah kesenjangan sebenarnya merupakan implikasi dari kurangnya perhatian dalam pencapaian tujuan pembangunan untuk rakyat dalam mewujudkan bangsa yang maju. tidak terkecuali Indonesia. dan berkeadilan (juriteradil). mandiri. Kesenjangan ekonomi atau ketimpangan dalam distribusi pendapatan antara kelompok masyarakat yng berpendapatan tinggi dengan kelompok masyarakat yang berpendapatan rendah serta tingkat kemiskinan atau jumlah orang yang berada dibawah garis kemiskinan (poverty line) merupakan dua masalah besar yang dihadapi oleh negara-negara berkembang.

Pengangguran di Indonesia kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. perlu mendapat penanganan khusus dan terpadu dari pemerintah bersama-sama dengan masyarakat. yaitu: a. dan rendahnya mutu layanan pendidikan. Kurang tersedianya sarana yang dapat dipakai keluarga miskin secara layak b. Untuk mengatasi masalah pengangguran ini pemerintah telah membuat suatu program untuk menampung para pengangguran. terbatasnya kecukupan dan mutu pangan. . banyak sekali terdapat pengangguran di mana-mana.Kondisi kemiskinan di Indonesia sangat memprihatinkan. Wilayah Indonesia yang sangat luas sehingga sulit bagi pemerintah untuk menjangkau seluruh wilayah dengan perhatian yang sama. Selain kedua faktor tersebut ada faktor lain yang menimbulkan kemiskinan. gizi anak. Penyebab pengangguran di Indonesia ialah terdapat pada masalah sumber daya manusia itu sendiri dan tentunya keterbatasan lapangan pekerjaan. Kurangnya dukungan pemerintah dalam memberikan keahlian e. Rendahnya minat masyarakat miskin untuk berjuang mencapai haknya d. Hal ini ditandai dengan rendahnya kualitas hidup penduduk. Penanggulangan masalah kemiskinan diwujudkan oleh pemerintah dalam bentuk Sasaran Pembangunan dan Arah Kebijakan Pembangunan Tahun 2007. Faktor penyebab kemiskinan ada dua. semakin rendah peringkatnya maka semakin banyak pulah jumlah pengangguran yang terdapat di Negara tersebut. Indonesia menempati urutan ke 133 dalam hal tingkat pengangguran di dunia. Keberhasilan program menurunkan kemiskinan tidak akan tercapai tanpa adanya 23 kerja-sama yang baik dan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat . Oleh karena itu. Selain mengharapkan bantuan dari pemerintah sebaiknya kita secara pribadi juga harus berusaha memperbaiki kualitas sumber daya kita agar tidak menjadi seornag pengangguran dan menjadi beban pemerintah. terbatasnya dan rendahnya mutu layanan kesehatan. yaitu faktor alami dan faktor buatan. Kurangnya dukungan pemerintah sehingga keluarga miskin tidak mendapatkan haknya atas pendidikan dan kesehatan yang layak c.

Persoalan ini muncul disebabkan tidak adanya aturan yang jelas dan tegas mengatur keberadaan pasar tersebut. bagaimana dominasi pasar modern terhadap pasar tradisional yang terjadi di seluruh Indonesia. Kebijakan hukum yang tidak mencerminkan aspirasi masyarakat tidak akan berjalan secara 24 ideal.3. sedangkan sebagian besar masyarakat lainnya hanya memiliki akses ekonomi yang terbatas. Aturan hukum yang bukan berasal dari aspirasi masyarakat akan menyebabkan terjadinya kemiskinan struktural. kebijakan ini belum mencerminkan aspirasi masyarakat yang belum mampu menanggung beban pajak tersebut. Salah satu contoh. Supermarket dan sejenisnya hadir di tengah-tengah kota bahkan sampai ke kampong menggeser keberadaan pasar tradisional yang telah ada sebelumnya. Betapa banyak pasar tradisional yang notabenenya adalah pelaku usaha golongan menengah ke bawah terpaksa harus gulung tikar ditengah dominasi pasar modern yang notabenenya adalah perusahaan-perusahaan asing. dan pada gilirannya membuat kesenjangan ekonomi dalam masyarakat. Carrefour. Aturan-aturan yang ada sebagian besar masih bersifat paksaan dari penguasa. Hypermart. dengan melakukan motivasi bekerja keras masyarakat dengan menyiapkan pasar yang ada di Madinah serta melakukan sistem kerja sama ekonomi dengan program ukhuwah atau networking. Sebab. Motivasi kerja keras yang dilakukan oleh Rasulullah kepada para sahabat tidak hanya dengan kata-kata yang retorik untuk mendapatkan pencitraan namun . Kesenjangan ekonomi dapat diretas Rasulullah Saw.2 SARAN Kesenjangan ekonomi terjadi disebabkan aturan hukum yang mengatur perekonomian belum mencerminkan hukum yang hidup (living law) dalam masyarakat. Cara ini sangat efektif untuk menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung. pelaku usaha yang dapat mengakses kesempatan berbisnis hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu saja. Jelas. bahkan tidak sedikit hukum yang berasal dari intervensi luar negeri. Demikian pula aturan hukum pemungutan pajak bagi pedagang kecil seperti warung tegal (Warteg) dan pelaku usaha kecil lainnya di Jakarta yang menimbulkan keresahan pelaku usaha.

energi listrik. Sekitar 10 juta penganggur terbuka (open unemployed) dan 31 juta setengah penggangur (underemployed) bukanlah persoalan kecil yang harus dihadapi oleh bangsa Indonesia dewasa ini dan ke depan. Bisa kita bayangkan berapa ton beras dan kebutuhan lainnya yang harus disubsidi setiap harinya. berangkat dari kesadaran bahwa setiap manusia sesungguhnya memilki potensi dalam dirinya namun sering tidak menyadari dan mengembangkan secara optimal. Pemerintah belum mampu menyiapkan akses ekonomi kepada masyarakat baik berupa lahan pasar atau mitra kerjasama. politik dan kemiskinan. Marilah kita tingkatkan kepedulian dan kepekaan sosial untuk membantu saudara kita yang masih mengalami kemiskinan. pengangguran juga merupakan pemborosan yang luar biasa.minyak. . 3. Setiap orang harus mengkonsumsi beras.langsung menunjukkan tempat atau pasar dan mitra dagang yang ada pada orang – orang anshor. mari kita dukung semua program pemerintah dengan sungguh-sungguh demi masa depan bangsa dan negara Indonesia terbebas dari kemiskinan. Maka. Selain itu. sepatu. Pemerintah sebaiknya menjalankan program terpadu secara serius dan bertanggung jawab agar dapat segera mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia 2. gula. Akses ekonomi berupa pasar dan lowongan kerja yang disiapkan sangat terbatas. Pengembangan mindset dan wawasan penganggur. Oleh karena itu ada beberapa solusi masalah pengangguran di Indonesia yakni diantaranya sebagai berikut : 1. Adapun saran yang dapat penulis sampaikan adalah: 1. Dengan demikian. 10 juta penganggur terbuka berarti sekitar separo dari penduduk Malaysia. sedangkan kemitraan ekonomi seperti perbankan juga masih senang meletakkan dananya di Bank Indonesia dengan menunggu hasil bunga. Sebagai warga negara Indonesia yang baik. pakaian. Metode inilah yang belum mampu dilakukan oleh pemerintah kita kepada masyarakat kita. 25 Penganggur itu berpotensi menimbulkan kerawanan berbagai kriminal dan gejolak sosial. jasa dan sebagainya setiap hari. Tapi mereka tidak mempunyai penghasilan. tidaklah mengherankan kesenjangan ekonomi masih terus berlangsung.

Hal itu dapat dilakukandan diprakarsai oleh Pemerintah Pusat dan Daerah. khususnya yang tertinggal dan terpencil sebagai prioritas dengan membangun fasilitas transportasi dan komunikasi. . Segera melakukan pengembangan kawasan-kawasan. Ini akan membuka lapangan kerja bagi para penganggur di berbagai jenis maupun tingkatan. kesuksesan yang hakiki berawal darisikap mental kita untuk berani berpikir dan bertindak secara nyata. Kebijakan ini dapatdiimplementasikan menjadi gerakan nasional melalui kerja sama denganlembaga pelatihan yang kompeten untuk itu 2. 26 4. Mengembangkan suatu lembaga antarkerja secara profesional. profesional dan bertanggung jawab. tulus. sepenuh hati. Hal itu dapat dilakukan serentak dengan pendirian Badan Jaminan Sosial Nasional dengan embrio mengubah PT Jaminan Sosial. dinamis dan kreatif memiliki tujuan dan visi yang jauh ke depan. Itu merupakan tuntutan utama dan mendasar di era globalisasi dan informasi yang sangat kompetitif dewasa ini dan di masa-masa mendatang. 5. bernilai dan berkualitas bagi dirinya sendiri maupun masyarakat luas. antara lain sumber daya manusianya (brainware). perangkat keras (hardware). 3.diharapkan setiap pribadi sanggup mengaktualisasikan potensi terbaiknya dan dapat menciptakan kehidupan yang lebih baik. manajemen dan keuangan. Perlu seleksi lebih ketat terhadap pengiriman TKI ke luar negeri. Menyeleksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan dikirim keluar negeri. sumber daya manusia maupun keuangan (finansial). Kepribadian yang matang. Perlu diyakini oleh setiap orang. Segera membangun lembaga sosial yang dapat menjamin kehidupan penganggur.Sebaiknya diupayakan tenaga-tenaga terampil (skilled). jujurmatang.perangkat lunak (software). Lembaga itu dapat disebutkan sebagai job center dan dibangun dan dikembangkan secara profesional sehingga dapat membimbing danmenyalurkan para pencari kerja. Lembaga itu dapat dibawah lembaga jaminan sosial penganggur atau bekerja sama tergantungkondisinya.berani mengambil tantangan serta mempunyai mindset yang benar. Pengembangan lembaga itu mencakup. Harapan akan berkembangnya potensi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baik potensi sumber daya alam.

cf. atau orang yang barumasuk ke pasar kerja.or.. keterampilannya.co.mozilla:enUS%3Aofficial&source=hp&q=kemiskinan+di+indonesia&pbx=1&oq=kemi&a q=1&aqi=g4&aql=&gs_sm=se&gs_upl=0l0l4l4772l0l0l0l0l0l0l0l0ll0l0&bav=on. 27 REFERENSI INTERNET  http://www.r_pw. dan sebagainya.r_gc. 2.osb&fp=9ea0160c0c9d3335&biw=1016&bih=596 .Hal-hal yang paling sedikit yang dapat dikembangkan untuk menciptakan lapangan kerja bagi para penggemar sesuai pendidikannya.google.id/search?q=perekonomian+Indonesia&ie=utf8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.umurnya penganggur terbuka atau setengah penganggur.mozilla:en-US:official&client=firefox-a#sclient=psyab&hl=id&client=firefox-a&rls=org. Diharapkan ke depan kebijakan ketenagakerjaan dapat diubah (reorientasi) kembali agar dapat berfungsi secara optimal untuk memerangi pengangguran.

com/2011/02/dampak-negatif-pengangguranbagi.scribd.com/2009/02/28/kesenjangan-sosialekonomi-dan-kemiskinan-di-indonesia-yang-belum-terentaskan/    http://wartawarga.html  http://ekaagustianingsih.com/2011/03/dampak-pengangguranterhadap.com/doc/15891512/Makalah-Masalah-PengangguranEkonomi 28 . http://bayusindhuraharja.ac.blogspot.wordpress.blogspot.ac.id/2011/03/pengangguran-8/ http://lailamaharani.html  http://www.gunadarma.gunadarma.id/2011/04/pengangguran-di-indonesia-2/ http://wartawarga.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful