FERTILISASI, NIDASI dan PLASENTASI

Kelompok 2

SPERMATOGENESIS

1. 1 Sel spermatogonium di tubulus seminiferus mengalami mitosis menjadi 2 spermatosit primer
2. 1 spermatosit mengalami meiosis I menjadi 2 spermatosit sekunder 3. 1 spermatosit sekunder mengalami meiosis II menjadi 2 spermatid 4. Masing-masing spermatid akan berkembang menjadi spermatozoa matang Spermatogenesis dipengaruhi oleh hormon testoteron.

.

FERTILISASI Fertilisasi adalah penyatuan ovum (oosit sekunder) dan spermatozoa yang biasanya berlangsung di ampula tuba. Hanya satu spermatozoa yang telah mengalamiproses kapasitasi mampu melakukan penetrasi membran sel ovum. fusi spermatozoa dan ovum diakhiri dengan fusi materi genetik. . Fertilisasi meliputi penetrasi spermatozoa kedalam ovum.

FERTILISASI .

PROSES FERTILISASI .

MORULA BLASTOKISTA .

Nidasi diatur oleh proses yang kompleks antara trofoblas dan endometrium . Blastula dilindungi oleh simpai yang disebut trofoblas. yang mampu menghancurkan dan mencairkan jaringan.NIDASI Nidasi / Implantasi merupakan peristiwa masuknya atau tertanamnya hasil konsepsi ke dalam endometrium.

NIDASI .

sitotrofoblas yang belum berdiferensiasi dalam berkembang dan berdiferensiasi menjadi 3 jenis.• Dalam perkembangan diferensiasi trofoblas. yaitu : (1). Sinsiotrofoblas yang aktif menghasilkan hormon hCG (human chorionic gonadotropin) (2). Trofoblas jangkar ekstravili yang akan menempel pada endometrium (3). Trofoblas yang invasif .

.

Embrio ini selalu terpisahkan dari darah dan jaringan ibu oleh suatu lapisan sitotrofoblas (mononuclear trophoblas) di sisi bagian dalam dan sinsiotrofoblas (multinuclear trophoblas) di sisi bagian luar. selanjutnya hasil konsepsi akan bertumbuh dan berkembang di dalam endometrium. .Setelah nidasi berhasil.

Setelah nidasi embrio ke dalam endometrium.PLASENTASI Plasentasi adalah proses pembentukan struktur dan jenis plasenta. Pada manusia plasentasi berlangsung sampai 12 – 18 minggu setelah fertilisasi . plasentasi dimulai.

. sitotrofloblast berproliferasi dam menginvasi desidua disekitarnya. yaitu sitotrofoblas yang membentuk jangkar dan trofoblas vilus. salah satu dari massa ini meluas ke rongga endometrium / desidua. Kutub paling dalam mulai membentuk plasenta.Setelah blastokista melekat ke epitel endometrium. Seiring tumbuhnya blastokista dan trofoblas yang ditutupi desidua.

.

. • Hormon ini meningkat sampai hr ke-60 kehamilan utk kmd turun lagi. Fungsinya mempengaruhi corpus luteum untuk tumbuh terus dan menghasilkan progesteron sampai plasenta dapat menghasilkan progesteron sendiri. Bisa ditemukan dalam air kencing wanita hamil.• Trofoblas antara lain menghasilkan hormon human chorionic gonadotropin (hCG).

sedang sel yg lebih besar menjadi ektoderm dan membentuk ruang amnion.• Inner-cell mass kemudian disebut diskus embrionik/ embyonal plate yang mulai mengalami diferensiasi. • Sel yg kecil-kecil dekat ruang eksoselom membentuk entoderm dan yolk sac. (minggu ke-2) .

Ruang amnion tumbuh dgn cepat mendesak eksoselom→amnion mendekati korion. Trofoblas selain menghancurkan desidua jg arteri spiralis serta vena-vena di dalamnya  terbentuklah ruangan-ruangan yg terisi oleh darah. .

sampai terbentuknya plasenta. • Desidua yg tidak dihancurkan oleh trofoblas membentuk septa plasenta. • Plasenta terdiri dari maternal kotiledon dan fetal kotiledon.• Lama-lama terbentuk ruang intervillair di mana seolah-olah villi korialis seolah-olah terapung-apung di antara ruangan2 tsb. • Darah ibu dan bayi dipisahkan oleh dinding pembuluh darah bayi dan korion (plasenta hemokorial) .

.

TERIMAKASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful