P. 1
makalah SKB

makalah SKB

|Views: 3,113|Likes:

More info:

Published by: Sheila Tiffany Saragih on Dec 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/19/2013

pdf

text

original

Laporan Studi Kelayakan Bisnis

Adem Ayem Indonesia Laundry Jember

Oleh: Kelompok 3
1. Aditya Priyanto Putra 2. Olyvia Putri Pratama 3. Febrian Nanda Putra

090810301041 090810301042 090810301043 090810301076

4. Dwi Astuti

5. Sheila Tiffany Saragih 090810301090

6. Eva Nur Amalia

090810301110

Universitas Negeri Jember 2011

BAB I

PENDAHULUAN

1.1

LATAR BELAKANG

Salah satu ciri pengusaha adalah berani mengambil resiko. Memang, resiko keluar dari zona kenyamanan yg didapat selama ini, dan masuk ke dalam zona baru yang penuh ketidak pastian. Namun yang jelas adalah, seorang pengusaha sukses bukanlah orang yang hanya berani mengambil resiko saja, tapi mereka juga harus bisa mengelola segala resiko menjadi sebuah peluang baru yang menguntungkan. Sebelum memulai usaha, sebaiknya dilakukan semacam survey mengenai hambatanhambatan yang mungkin muncul di tengah perjalanan usaha. Dengan demikian dapat menyiapkan strategi sedini mungkin sebagai langkah antisipasi. Pilihlah peluang usaha yang sesuai dengan keahlian dan minat, jangan hanya karena ikut-ikutan tren yang ada. Setidaknya jika kita memiliki bekal pengetahuan dan keahlian paling tidak bisa mengurangi dan mengatasi segala resiko yang muncul di tengah perjalanan usaha. Dalam pemilihan unit bisnis laundry ini, kami mempertimbangkan keunikan suatu usaha ini, yaitu dikarenakan pencucian sandang merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan individu maupun organisasi. Artinya, baik itu seorang manusia individu, rumah tangga, maupun sebuah organisasi perusahaan membutuhkan layanan laundry ini, karena dengan adanya pelayanan jasa laundry maka diharapkan penanganan terhadap pencucian sandang lebih efektif dan efisien. Keteguhan hati dalam mencapai kesuksesan yang didukung kreativitas untuk mengembangkan usaha dengan ide-ide baru sangat berpengaruh terhadap kesuksesan usaha. Saat ini banyak peluang usaha yang tiba-tiba booming, namun prospek usahanya tidak bisa bertahan lama. Hanya dalam hitungan bulan saja usaha tersebut surut seiring dengan bergantinya tren pasar. Sebaiknya menghindari jenis peluang usaha seperti itu, karena resikonya cukup besar. Untuk itu sangat perlu mencari informasi tentang prospek usaha tersebut sebelum mengambil sebuah resiko.

2

1.2

TUJUAN PENELITIAN

Melalui kegiatan penelitian pada Adem Ayem Laundry Jember maka diharapkan kita dapat mengetahui kelayakan usaha Adem Ayem Laundry yang dilihat dari aspek hukum, pasar dan pemasaran, sumber daya manusia, operasional, ekonomi dan social, lingkungan, dan keuangan.

3

BAB II PEMBAHASAN

1.

Aspek Hukum Adem Ayem Indonesia Laundry ini bergerak di bidang jasa. Bentuk usaha Adem Ayem Indonesia Laundry di Jember sebelumnya adalah UD untuk mempertimbangkan kemudahan dalam pengelolaan usaha di awal pendirian usaha ini, kemudian menjadi CV untuk memudahkan proses peminjaman modal kepada pihak Bank dan untuk meningkatkan corporate awareness, dan rencananya akan beralih menjadi PT untuk kepentingan perluasan usaha, peningkatan market share dan meningkatkan ekspansi usaha karena Adem Ayem Indonesia Laundry memiliki cabang diluar pulau. Dokumen-dokumen hukum Adem Ayem Indonesia Laundry diurus pada saat usaha ini telah berjalan selama satu bulan. Masa pengurusannya kurang lebih selama dua bulan. Dokumen yang dimiliki oleh Adem Ayem Indonesia Laundry terdiri dari SIUP, NPWP, dan Sertifikat Pendirian.

2.

Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek pasar dan Pemasaran merupakan aspek yang menjadi pertimbangan suatu perusahaan yang akan berdiri terkait lingkungan fisik konsumen. Aspek pasar dan pemasaran terbagi menjadi empat aspek penilaian yakni ; segmentasi pasar, pasar sasaran, posisi pasar serta peramalan. Segmentasi pasar merupakan bagian dari aspek pasar dan pemasaran yang penilaiannya terletak pada pembagian klasifikasi atau kelompok pembeli. Penilaian atas segmentasi pasar sendiri terdiri atas penilaian dari segi geografis, demografis, psikografis dan perilaku. Penilaian geografis merupakan pembagian kelompok pembeli dinilai dari segi daerah, wilayah, kontur tanah, cuaca, dan iklim. Adem Ayem Indonesia Laundry tidak melakukan penelitian dan analisa khusus terkait aspek geografis, karena beranggapan bahwa untuk masalah terkait cuaca, sudah jelas bahwa Indonesia
4

merupakan daerah tropis yang hanya terdiri dari dua musim, yakni penghujan dan kemarau. Untuk kontur tanah, Jember merupakan daerah yang dianggap berkontur tanah cenderung stabil, yakni tidak ada banyak perbedaan ketinggian antar daerah yang satu dan yang lain ; lebih banyak dataran rendah. Struktur tanahnya juga subur, cukup banyak menyimpan air, hanya pada daerah-daerah tertentu yang terkadang menjadi langka air saat musim kemarau. Tanahnya pun stabil dalam artian jarang sekali terjadi pergerakan maupun penurunan, sehingga resiko longsor atau musibah sangat kecil, karena tidak ada gunung aktif di daerah Jember ini. Untuk masalah kelangkaan air pun Adem Ayem Laundry mempunyai solusi yaitu dengan membeli air pada PDAM. Penilaian demografis, yaitu pembagian kelompok pembeli dinilai dari segi kependudukan, Adem Ayem Laundry berdasarkan pengamatan kasar, karena tidak dilakukan pengamatan secara khusus, memandang bahwa dari segi kependudukan, Jember cenderung memiliki siklus perpindahan yang stabil. Jember didukung dengan adanya sebuah Universitas Negeri yaitu Universitas Jember. Hal tersebut membuat banyak sekali pendatang dari luar Jember yang datang. Sedangkan masyarakat Jember sendiri cenderung keluar dari daerah untuk mengadu nasib. Sehingga ada perputaran yang cenderung stabil. Adem Ayem Laundry tidak melakukan pengamatan secara khusus terhadap kependudukan karena dianggap tidak terlalu berpengaruh atas penggunaan jasa nantinya. Dengan asumsi bahwa dari manapun asalnya, siapapun bisa menjadi konsumen karena seperti yang telah dijelaskan tadi bahwa berawal dari pemikiran mencuci merupakan kebutuhan pokok seseorang. Penilaian psikografis merupakan pembagian kelompok pembeli dinilai dari kelas sosial dan gaya hidup. Berdasarkan pengamatan bahwa Jember aktivitas perekonomiannya dipacu oleh kalangan akademisi (mahasiswa) sehingga di Jember banyak bermunculan usaha yaitu kuliner, distro, warnet, dll. Kalangan muda seperti mahasiswa maupun para eksekutif muda bermacam-macam kelas sosialnya karena dari banyak golongan berbeda. Begitu pula gaya hidupnya yang cenderung dinamis mengikuti trend hidup yang berlaku. Namun tentu tidak saja sebatas pada hal itu saja, dalam lingkungan masyarakat tentunya ada segmen rumah tangga, dimana aktivitas dan perputaran finansialnya lebih besar dan dinamis karena ada tanggung jawab di dalamnya. Hal inilah yang membuat Adem Ayem Laundry mempertimbangkan pentingnya penetapan harga serta fasilitas dan pelayanan bagi konsumen yang beragam.

5

Penilaian perilaku merupakan pembagian kelompok pembeli berdasarkan pengetahuan, sikap, dan respon. Di Jember banyak sekali ragam kelas social. Hal tersebut mengakibatkan beragam pula tingkat pendidikan dan pengetahuan masyarakatnya, mulai dari masyarakat asli yang masih hidup sederhana di pinggiran kota, kalangan mahasiswa, dosen, pegawai, serta kaum intelektual lainnya, golongan rumah tangga mulai dari dengan taraf hidup menengah kebawah hingga ke atas, hingga kaum pejabat serta kaum sosialita pun ada di sini. Berdasarkan perbedaan golongan yang mengakibatkan tingkat pendidikan, pola pikir yang berbeda, tentulah sikap serta respon yang ada pun akan berbeda. Pasar sasaran merupakan bagian dari aspek pasar dan pemasaran yang menilai dan mengidentifikasi serta menganalisa hasil atas segmentasi pasar. Penilaian pasar sasaran terdiri dari aspek ukuran dan pertumbuhan segmen, profitabilitas, sasaran dan sumber daya perusahaan. Untuk penilaian pasar sasaran melalui ukuran dan pertumbuhan segmen Adem Ayem Laundry menilai dari data statistik yang dimiliki, yang diperoleh dari data rekapitulasi pelangga. Di sana akan terlihat tingkat stabilitas dari transaksi atas beberapa golongan seperti mahasiswa, rumah tangga, dan instansi. Usaha lain yang dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan segmen yaitu dengan sales yang dimiliki. Sales disini bertugas untuk “hunter” yakni mencari pelanggan, melihat peluang, serta menjaga. Dari data pelanggan yang dimiliki masing-masing sales, akan terlihat dari beberapa golongan yang paling stabil, mengalami penurunan, maupun peningkatan yang signifikan. Profitabilitas dinilai untuk mengetahui tingkat profitabilitas atau seberapa besar suatu pelanggan menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Adem Ayem Laundry memiliki data statistik yang bersumber dari data transaksi yang masuk, data pembayaran pelanggan, serta data dari pelanggan-pelanggan yang dimiliki dan diperoleh oleh sales yang telah disebar. Sasaran dan sumber daya perusahaan menilai sumber daya perusahaan yang dimiliki dan yang dibutuhkan dalam keberlangsungan usaha. Awalnya Adem Ayem Laundry memiliki sasaran kelompok konsumen mahasiswa, dengan asumsi mahasiswa merupakan kelompok mayoritas yang mobilitasnya sangat aktif di Jember. Dari sana diharapkan konsumen yang paling menghasilkan adalah mahasiswa. Namun seiring waktu berjalan ternyata diketahui bahwa kelompok rumah tangga lebih banyak menggunakan jasa serta dalam kapasitas yang lebih besar pula. Hal
6

ini disebabkan karena siklus hidup rumah tangga lebih dinamis dan penuh tuntutan serta tanggung jawab. Perbandingan perolehan yang didapat dari data pelanggan yaitu rumah tangga rata-rata mencapai +25kg/minggu, sedangkan mahasiswa +2kg/minggu. Kemudian terkait kelancaran arus kas pun untuk kelompok mahasiswa sering terjadi kesulitan dalam pembayaran, karena banyak pembayaran dilakukan di belakang (setelah jasa diperoleh/diterima). Dari hal tersebut Adem Ayem Laundry berinisiatif untuk merambah pasar yang lebih besar, serta lebih stabil dalam pembayaran serta kelangsungan kerja samanya, yakni kelompok instansi. Hal-hal yang dilakukan dalam perambahan ke instansi antara lain dengan pengajuan proposal serta melakukan lobi kepada pihak intern untuk memudahkan akses ke dalam. Untuk sumber daya perusahaan, hingga saat ini memiliki dua pulauh lima pegawai. Dalam pemilihan dan perekrutan terdapat beberapa tahap dan penilaian. Yang pertama adalah wawancara, penilaian dilakukan berdasarkan penilaian subjektif dari pemilik, pertimbangan terkait latar belakang, penampilan, perilaku, kemampuan dalam berkomunikasi, dan kekuatan fisik. Tahap berikutnya adalah tahap seleksi alam, biasa disebut dengan “Kandang Singa” yaitu bagi pegawai baru selama 3 bulan percobaan bekerja tanpa digaji dengan jam operasional dari pukul 8.00-24.00. hal ini dilakukan dengan maksud menilai kekuatan fisik calon pegawai serta loyalitasnya kepada perusahaan. Posisi pasar merupakan aspek pasar dan pemasaran dari suatu perusahaan diman perusahaan tersebut mampu menempatkan produknya dalam posisi di pasar. Dalam menentukan posisi pasar terdiri dari beberapa aspek terkait penentuan atas beberapa jenis strategi. Dalam menentukan strategi, yang perlu dipertimbangkan adalah keunggulan kompetitif yang dimiliki. Keunggulan kompetitif sendiri, terdiri dari diferensiasi produk, jasa, personel, dan citra. Diferensiasi produk adalah bagaimana perusahaan dapat menentukan jenis dan variasi produk untuk menjawab keinginan konsumen. Diferensiasi jasa adalah bagaimana perusahaan bisa melayani konsumen dan memberikan kepuasan yang optimal bagi konsumen sehingga minat konsumen dapat meningkat dengan signifikan. Diferensiasi personel adalah pengelompokkan personel yang ada dalam perusahaan, bagaimana dapat menjalankan semua kelompok dan bagian dari kelompok kerja agar kinerja dapat berjalan secara efektif dan efisien. Terkait dengan diferensiasi personel, berarti berkaitan dengan diferensiasi dalam keunggulan kompetitif terkait skill dan kemampuan di masing-masing klasifikasi job. Diferensiasi citra adalah bagaimana
7

suatu perusahaan dapat memoles pencitraannya agar dapat memikat konsumen, biasanya bagaimana perusahaan itu dapat membangun nama baiknya. Setelah dinilai diferensiasi yang ada dalam perusahaan tersebut, akan terlihat bagian-bagian yang potensial serta keunggulan kompetitifnya. Dari situ akan dapat dipilih jenis strategi yang dapat digunakan perusahaan. Namun tidak lupa hal tersebut harus bisa dikomunikasikan ke semua bagian dalam perusahaan tersebut. Strategi yang dapat dipilih oleh perusahaan antara lain adalah dasar atribut, kesempatan pengguna, kelas pengguna, menghadapi pesaing secara langsung, dan kelas produk. Strategi dasar atribut merupakan strategi dimana perusahaan bersaing atas dasar tingkat harga, jadi bagaimana perusahaan tersebut dapat memenangkan persaingan dalam tingkat harga. Kesempatan penggunaan merupakan strategi bagaimana suatu produk terdiri atas beberapa kegunaan. Kemudian kelas pengguna merupakan strategi bersaing bagaimana kita mendiferensiasikan produk sesuai dengan pengguna atau konsumen yang akan memakainya. Strategi menghadapi pesaing secara langsung merupakan strategi perusahaan yang menghadapi pesaing secara langsung dengan dilengkapi keunggulan kompetitif yang diyakini mampu mengalahkan semua pesaing. Sedangkan kelas produk bagaimana perusahaan dapat menyediakan berbagai kelas produk sesuai kebutuhan konsumen. Untuk diferensiasi produk, Adem Ayem Indonesia Laundry memiliki diferensiasi Produk dan Jasa sebagai berikut :   

Cuci kering setrika harum Cuci kering harum Cuci mamel harum Cuci karpet harum Cuci 1 set jas Cuci bedcover double Cuci bedcover single Cuci sprei double Cuci sprei single Cuci selimut double

Rp 3.000 /kg *min 3 kg Rp 1.800 /kg *min 3 kg Rp 1.000 /kg *min 5 kg Rp 3.500 /m2 Rp 10.000 /set

bonus 5 set mukena khusus masjid

1 set = 1 kemeja, 1 celana panjang, 1 dasi      Rp 9.500 /pc Rp 8.500 /pc Rp 3.500 /pc Rp 3.000 /pc Rp 4.500 /pc
8


Cuci selimut single Cuci boneka

Rp 4.000 /pc Rp 3.500 /pc

all size, min 5 pc Adapun fasilitas lain yang dapat diperoleh konsumen antara lain adalah kesempatan untuk menjadi member hanya dengan Rp 50.000/tahun, dengan fasilitas sebagai berikut: member card, full delivery service, diskon 10% untuk nominal order minimal Rp100.000, dapat menukarkan 10 nota transaksi dalam satu bulan yang sama dengan gratis 2 Kg paket SILVER atau gratis cuci 1 bed cover jumbo, serta layanan antar-jemput mulai pukul 06.00-22.00. Untuk Jasa Lain-Lain terdiri atas: o
o

Harga Member SILVER Service GOLD Service Rp 3.000 /kg Rp 5.000 /kg

Proses : Max 3 x 24 jam ; cuci kering setrika harum
o

Proses : Max 1 x 24 jam ; cuci kering setrika harum
o

PLATINUM Service Rp 11.000 /kg TITANS Service Rp 24.000 /kg

Proses : Max 6 jam ; cuci kering setrika harum
o

Proses : Max 3 jam ; cuci kering setrika harum o Harga Non Member
o SILVER Service

Rp 3.500 /kg Rp 6.000 /kg

Proses : Max 3 x 24 jam ; cuci kering setrika harum
o GOLD Service

Proses : Max 1 x 24 jam ; cuci kering setrika harum
o PLATINUM Service Rp 12.500 /kg

Proses : Max 6 jam ; cuci kering setrika harum
o TITANS Service

Rp 26.000 /kg

Proses : Max 3 jam ; cuci kering setrika harum Berdasarkan hasil identifikasi dan analisa, jelaslah diferensiasi produk, jasa, serta personel dan citra memiliki keunggulan kompetitif tersendiri. Untuk diferensiasi
9

produk telah tersedia banyak jasa dan bermacam-macam variasi produk sesuai kebutuhan konsumen. Begitu juga dengan tingkat harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau. Jaminan pelayanan yang cepat pun menjadi keunggulan tersendiri di Adem Ayem Indonesia Laundry ini. Dan yang merupakan perwujudan dari pelayanan itu yg paling konkrit adalah layanan antar-jemput gratis yang siap mengantar pada waktu-waktu kapanpun. Untuk menjaga kredibilitas perusahaan kepada konsumen, Adem Ayem Indonesia Laundry tidak segan-segan memecat pegawainya yang menerima imbalan dari konsumen, bahkan sampai memintanya. Apabila imbalan yang diberikan diterima dan dibawa ke perusahaan, perusahaan akan mengembalikannya dengan memasukkannya dalam paket kiriman jasa selanjutnya. Kontrol yang dilakukan dalam melakukan pengawasan dilakukan dengan menghubungi konsumen secara random dan berkala sekaligus untuk mengetahui keluhan pelanggan. Dari data yang diperoleh, dan hasil analisa, Adem Ayem Indonesia Laundry menggunakan strategi : o Dasar Atribut Berdasarkan tingkat harga seperti hasil analisis sebelumnya bahwa terdapat bermacam variasi harga yang tercantum dengan maksud menjangkau semua kelas konsumen serta bermacam jenis fasilitas yang ditawarkan guna memenuhi semua kebutuhan konsumen. o Kelas Pengguna Berdasarkan siapa yang akan menggunakan produk/jasa mengingat kelompok konsumen yang bervariasi, selain tersedia bermacam tingkat harga, tersedia juga berbagai macam layanan jasa terkait kecepatan layanan guna menjangkau semua golongan konsumen, baik mahasiswa, rumah tangga, maupun instansi atau organisasi lain. Untuk peramalan, Adem Ayem Indonesia Laundry dalam pengumpulan data didapat dari data statistik pelanggan, antara lain dilihat dari data rekapitulasi pelanggan, serta data pelanggan dari sales dan agen-agen yang tersebar, dari data tersebut akan diolah sehingga terbentuk data matang yang menunjukkan fluktuasi penggunaan pelanggan. Selain itu dilakukan juga studi perkembangan wilayah yang datanya bersifat kualitatif, didapat dari sales yang tersebar. Sales-sales tersebut memiliki wilayah-wilayah
10

pemasaran masing-masing, dari situ akan dapat dilihat perkembangannya dari jumlah transaksi yang dibawa oleh masing-masing agen. Dari data-data tersebut akan dapat ditentukan peramalan jangka panjang maupun jangka pendek atas keberlangsungan usaha dan tindakan apa yang harus dilakukan guna menghadapi perubahan dan perilaku pelanggan. Contoh laporan dan data statistik terlampir. 3. Aspek Keuangan Aspek keuangan merupakan suatu aspek penilaian atas keuangan dan arus kas dari suatu usaha. Dalam hal ini Adem Ayem Indonesia Laundry terkait sumber dana menggunakan dana pribadi pemilik. Dana pribadi yang digunakan kurang lebih sebesar Rp26.000.000,- (Dua Puluh Enam Juta Rupiah). Dana tersebut digunakan untuk pembiayaan investasi perusahaan antara lain untuk pembelian aktiva tetap berupa dua buah mesin cuci (+ @ Rp4.600.000), kontrak bangunan (Rp8.000.000), dua buah mesin setrika (+ @Rp200.000), dan mesin pengering (+Rp9.200.000). Adem Ayem Indonesia Laundry tidak membuat laporan keuangan secara sebenarnya untuk data keuangannya. Pihak perusahaan hanya menggunakan data pemasukan dan pengeluaran sederhana saja untuk memperoleh informasi keuangannya. Data keuangan yang tersedia antara lain, data atas pengeluaran rutin tiap bulannya, serta data rekapitulasi pendapatan tiap bulan. Data pengeluaranpun hanya tersedia data pengeluaran atas operasional. 4. Aspek Teknis dan Operasional Dalam menentukan lokasi usaha pemilik mengacu pada sasaran pasarnya. Di Jember Adem Ayem Indonesia Laundry mempunyai empat outlet yaitu Outlet Patrang 08, Outlet Bedadung 07, Outlet Gebang 102, dan Outlet Karimata 88, dan satu outlet akuisisi yaitu I-Qillo. Outlet Patrang merupakan pusat dari Adem Ayem Indonesia Laundry yang ada di Jember. Pemilik memilih di daerah Patrang, Bedadung, dan Gebang dengan sasaran rumah tangga yang ada di sana. Sedangkan memilih di daerah Karimata dengan sasaran mahasiswa yang ada di daerah kampus. Sebelum mendirikan usaha pemilik mengadakan survey terlebih dahulu terhadap aset-aset usaha yang akan digunakan dalam proses usaha. Pemilik mencari tempat untuk usahanya dengan melakukan survey pada rumah-rumah kontrakan hingga ditemukan rumah kontrakan yang dirasa cocok dan strategis. Kemudian pemilik melakukan
11

pembelian alat produksi yaitu mesin cuci, mesin pengering, setrika, timbangan, dan inventaris yang lain seperti meja, kursi, dan yang lainnya. Pada awal pendirian usaha Adem Ayem Indonesia Laundry menggunakan dua mesin cuci, satu mesin pengering, dan dua setrika. Setelah usaha berjalan dan dirasa konsumen bertambah pemilik menambah alat produksinya dan sampai saat ini memiliki sembilan mesin cuci besar dan lima belas mesin cuci kecil. Dalam membeli alat produksi pemilik mempertimbangkan beberapa unsur yaitu daya listrik, merk mesin, ketahanan mesin, dan garansi mesin. Setelah melakukan survey terhadap berbagai macam merk mesin pemilik memutuskan untuk memilih mesin cuci dengan merk LG. Proses produksi pada Adem Ayem Indonesia Laundry dibagi menjadi beberapa bagian yaitu kasir, bagian proses, bagian setrika, bagian packing, dan bagian antar jemput. Selain itu juga ada supervisor tunggal di setiap kota. Untuk sistem penggajiannya ada dua macam bentuk yaitu gaji pokok dan bonus yang diberikan setiap bulan. Besar kecilnya bonus tergantung dengan kinerja pegawai. Jika kinerja pegawai baik pemilik akan menambah bonusnya, tetapi jika kenerjanya buruk pemilik akan mengurangi bonus pegawai. Untuk proses produksinya, yang pertama kasir menerima cucian kotor dari konsumen, kemudian menimbang, lalu menghitung jumlah pakaian dan memberi kode konsumen pada setiap pakaian untuk menghindari kemungkinan tertukarnya pakaian. Kasir juga menanyakan apakah ada kemungkinan baju menjadi luntur sehingga merusak pakaian yang lain. Kemudian oleh kasir diserahkan kepada bagian antar jemput untuk diserahkan kepada bagian proses. Lalu bagian proses memprosesnya, mencucinya di mesin cuci, dan mengeringkannya, kemudian diserahkan kepada bagian setrika untuk disetrika. Dari bagian setrika diserahkan kepada bagian packing untuk mengepak pakaian yang sudah bersih dan sudah selesai di setrika kemudian di serahkan kepada bagian antar jemput untuk diserahkan kepada konsumen. 5. Aspek Sumber Daya Manusia o Rekrutmen Pegawai

12

Dalam merekrut pegawai, Adem Ayem Indonesia Laundry menerapkan beberapa tahapan yaitu: o Wawancara: penilaian meliputi (penilaian subjektif dari pemilik biasanya diperoleh atas pertimbangan masa lalu, latar belakang calon pegawai, penampilan, perilaku dan etika, kemampuan dalam berkomunikasi) o Psikotes: dilakukan guna menilai psikologi calon pegawai, guna lebih mengetahui sifat-sifat dan pola perilakunya o Training: calon pegawai dilatih sesuai dengan job yang akan dilakukan, terdiri dari Proses, Setrika, Packing, Kasir, Antar-Jemput o Seleksi Alam: proses ini merupakan suatu proses dimana calon pegawai diuji kredibilitas, loyalitas, kekuatan fisik, dan kesungguhannya. Dilakukan dalam waktu 3 bulan berturut-turut tanpa gaji, dengan jam operasional mulai pukul 08.00-24.00. o Penerimaan dan Pemberian Fasilitas: Setelah calon pegawai lolos seleksi alam, dan menjadi pegawai di laundry ini, memperoleh beberapa fasilitas seperti jaminan kesehatan, sepeda motor (apabila dalam setahun dapat memenuhi target yang ditetapkan perusahaan o Klasifikasi Pegawai o Kasir: bertugas mencatat seluruh transaksi, input data, mampu memahami pelanggan dengan cepat, bertanggung jawab atas data keuangan yang ada, mencatat dan bertanggung jawab atas setiap register dari setiap perpindahan barang dari satu job ke job yang lain. o Sales: bertugas mencari pelanggan dan pasar, biasanya di lingkungan perumahan dengan target diatas 100 orang. Maksudnya dengan tingkat populasi diatas 100 orang karena dianggap lebih berpeluang untuk mendapat konsumen baru daripada yang hanya dibawah 100 orang. Antar sales satu dengan yang lainnya memiliki wilayah tersendiri yang pengaturannya dibebaskan di mana saja asal mampu memenuhi target. Mekanismenya adalah, sales menjalin kerja sama dengan sales dari penyedia produk rumah tangga yang akan melakukan demo, saat itulah sales juga melakukan demo dan promosi. Karena kerja sales yang berat, sales memperoleh gaji cukup besar yakni sebesar Rp1.800.000 /bulan.
13

6.

Aspek Ekonomi dan Sosial Laundry Adem Ayem Indonesia juga memperhatikan lingkungan social yang ada di sekitar outlet mereka dengan cara merekrut para penduduk sekitar untuk ikut bekerja di laundry Adem Ayem Indonesia. Selain itu penduduk sekitar tempat operasi laundry juga di berikan kontribusi sebagai loyalitasnya terhadap apa yang telah dilakukan.Dengan adanya laundry Adem Ayem Indonesia ini masyarakat yang pengangguran di daerah lokasi mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan penghasilan yang tetap sehingga menambah daya beli para pekerjanya. Dalam segi ekonominya Adem Ayem Indonesia juga mempertimbangkan kemampuan finansial penduduk namun tidak menggunakan data atas pendapatan per kapita, karena dirasakan berbelit-belit dan atas pertimbangan kesulitan-kesulitan yang akan diperoleh dalam proses mendapatkan data serta waktu yang akan terbuang hanya untuk menghitung perkiraannya. Perusahaan hanya melakukan survey kepada penduduk sekitar atau sharing pendapat kepada penduduk yang pernah ikut peran serta dalam aktifitas perusahaan (bekerja di dalamnya). Dari segmentasi pasar terhadap konsumen dan competitor dan berbagai masukan akan didapatkan rata-rata untuk penetapan harga atas masing-masing jasa.

7. Aspek Lingkungan

Adem Ayem Indonesia Laundry yang berada dijember terletak di daerah yang strategis yaitu tersebar di daerah yang mudah dijangkau masyarakat baik dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum. Lingkungan mahasiswa yaitu berada di sekitar perguruan tinggi yang berada dijember umum. Pemilihan lokasi yang strategis oleh Adem Ayem Indonesia dirasa sudah strategis. Hal ini dibuktikan dengan lokasi outlet yang berada di pinggir jalan sehingga mudah untuk dijangkau oleh konsumen sehingga konsumen dapat dengan mudah melakukan kegiatan transaksi di adem ayem laundry. Dalam proses yang dilakukan oleh Adem Ayem Indonesia di Jember tepatnya pada lokasi proses yang berpusat di Patrang, Adem Ayem Indonesia laundry dalam pengolahan limbah yang terkait dengan aspek lingkungan yang berdampak terhadap
14

dimana penempatannya berdasarkan

pertimbangan atas lokasi yang mudah dijangkau oleh mahasiswa, serta masyarakat

masyarakat sekitar yaitu pembuangan limbah cair. Hal pertama yang dilakukan yaitu dengan meminta izin pada masyarakat sekitar terkait dengan pembuangan limbah cair yang dihasilkan oleh Adem Ayem Indonesia Laundry. Kemudian setelah pihak laundry mendapatkan izin dari masyarakat dilanjutkan dengan pembuatan bak control yang digunakan untuk mengatur pembuangan limbah. Dalam proses pembuangan limbah itu sendiri bak control yang dibuat oleh Adem Ayem Indonesia Laundry memiliki filter yaitu alat untuk menyaring limbah dengan bantuan pasir, batu, arang dan sabut kelapa dalam penyaringan limbah yang dihasilkan. Sehingga limbah yang telah disaring melalui proses filter sudah bersih kembali sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar masyarakat. Selain memperhatikan pembuangan limbah yang mempengaruhi lingkungan eksternal, Adem Ayem Indonesia laundry juga memperhatikan keadaan sistem filterisasi dalm bak kontrol yaitu dengan melakukan pengecekan antara lain sabut kelapa yang terdapat pada bak control diganti setiap 2 minggu sekali atau 1 bulan dua kali diganti supaya limbah yang dihasilkan tersaring dengan bersih sehingga tidak mencemari lingkungan, kemudian sumur atau tandon yang menampung air untuk proses pokok mencuci dijaga kebersihan dengan diberi ikan pembersih kaca sehingga hal ini mempermudah manajemen dalam menjaga kebersihan air dari lumut yang dimungkinkan akan timbul. Untuk pembuangan limbah yang dihasilkan oleh Adem Ayem Laundry dalam bentuk cair, langsung dialirkan ke got atau pembuangan yang mengalir ke sungai setelah sebelumnya melalui proses filterisasi. Dan untuk limbah padat langsung dibuang ke tempat pembuangan. Adem Ayem Indonesia Laundry juga memproduksi sabun cuci (deterjen) yang ramah lingkungan dan tidak merusak ekosistem Kondisi dalam ruangan Adem Ayem Laundry sendiri menggunakan AC, bagi konsumen yang merokok, tetap dapat merokok karena tersedia blower guna mengatur sirkulasi udara di dalam ruangan. Penggunaan AC pun tidak berlebihan karena kandungan CFC yang dapat merusak ozon dengan efek rumah kacanya. selanjutnya adalah dengan ruangan outlet yang selalu bersih karena diberlakukan untuk tidak menggunakan alas kaki di dalam ruangan, hal ini dilakukan guna menjaga kebersihan ruangan dan meningkatkan kenyamanan pelanggan yang datang.

15

BAB III ANALISIS DAN PENGOLAHAN DATA

1.Aspek Hukum Berdasarkan hasil penelitian kelompok kami sehubungan dengan adanya aspek hukum pada Adem Ayem Indonesia Laundry, maka dapat di simpulkan bahwa pengurusan dokumen dilaksanakan setelah persahaan berjalan selama kurang lebih 2 bulan. Sehingga terdapat perbedaan data modal awal perusahaan yang tercantum di SIUP nya. Hal ini dikarenakan pada periode berjalan, aset dan modal perusahaan telah bertambah. Dokumen hukum yang dimiliki oleh Adem Ayem Indonesia Laundry terdiri dari SIUP, NPWP dan Sertifikat pendirian (lampiran). Terkecuali, untuk Sertifikat pendirian, pemilik tidak bersedia untuk memberikan kopiannya. 2.Aspek Pasar dan Pemasaran Setelah melewati tahapan penilaian atas segmentasi pasar terkait golongan konsumen yang menjadi target sasaran pasar, hingga proses peraihan posisi pasar, analisis atas data yang diperoleh adalah sebagai berikut:
o Dari banyaknya diferensiasi produk yang disediakan Adem Ayem Indonesia

Laundry memang ingin menyediakan pelayanan selengkap mungkin bagi konsumen, dengan pilihan yang relatif banyak diharapkan dapat memenuhi berbagai kebutuhan konsumen.
o Dari sisi penetapan harga, terlihat bahwa strategi yang digunakan adalah “sedikit

namun pasti” terlihat dari varietas harga yang cenderung sangat terjangkau bahkan dapat dikatakan murah. Namun dengan adanya ketentuan seperti misalnya batas minimum kilogram membuat perolehan bagi perusahaan lebih tinggi, serta merupakan keuntungan bagi konsumen, karena dengan harga terjangkau bisa menggunakan jasa dalam jumlah yang besar dengan kualitas yang memadai.
o Dari varietas produk yang beragam dengan penetapan harga yang terjangkau,

Adem Ayem Indonesia

Laundry benar-benar menerapkan prinsip “kepuasan

pelanggan yang utama” dengan tujuan dapat memperluas marketshare.

16

o Dengan menyediakan kartu member Adem Ayem Indonesia Laundry bertujuan

untuk membuat konsumen tertarik dengan fasilitas yang tersedia namun juga dapat meningkatkan perolehan perusahaan lebih cepat, pemasukan salah satunya dari tarif untuk menjadi member, kemudian dengan adanya diskon 10% untuk nominal 100.000 konsumen akan tertarik melakukan transaksi sebesar itu,mengingat target pasar Laundry ini tidak lagi sebatas pada mahasiswa, namun juga rumah tangga yang kapasitasnya lebih besar, adanya potongan harga sebesar 10% dapat dianggap suatu penghematan, sekalipun nilai transaksinya besar, namun dengan nilai sebesar itu dan tarif yang relatif terjangkau seperti yang disebut sebelumnya, tentu akan banyak sekali manfaat yang diperoleh kembali. Perusahaan pun akan memperoleh keuntungan lebih cepat dengan adanya transaksi langsung sebesar itu. Terkait imbalan yang diperoleh konsumen setelah menukarkan 10 nota transaksi dalam 1 bulan yang sama, dari segi pelanggan, tentu merupakan hal yang menarik atas apa yang akan diperoleh. Sedangkan bagi perusahaan hal tersebut merupakan usaha untuk meningkatkan kapasitas transaksi. Semakin banyak transaksi yang terjadi, semakin cepat keuntungan diperoleh, dan berarti semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan dengan jasa perusahaan.
o Dari data diferensiasi harga atas perbedaan price list pada konsumen yang

menjadi member dan yang bukan member, milik Adem Ayem Indonesia Laundry, terlihat bahwa perusahaan bermaksud menyediakan sebanyak mungkin pilihan mengikuti perkembangan kemauan konsumen yang semakin bervariasi serta mobilitas masyarakat yang semakin lama semakin cepat, sehingga akan sangat berarti apa yang disebut “nilai waktu” itu. Dari data hasil wawancara yang diperoleh, sekalipun bervariasi waktu penyelesaiannya, namun sebenarnya semua diproses dan diselesaikan dalam waktu maksimal 1 x 24 jam.
o Adem Ayem Indonesia Laundry tidak hanya sebatas menyediakan produk dan

jasa berupa mencuci, namun juga menjual

sabun cuci (deterjen) kepada

kompetitor maupun pihak-pihak lain yang memerlukan. Kemampuan dalam membuat sabun didapat dengan mengikuti berbagai seminar dan pelatihan dimana info diperoleh dari Internet. Pelatihan dan seminar antara lain di Sidoarjo, Jakarta, dan Malang. Proses pelatihan bervariasi, mulai dari 3 hari hingga 1 minggu. Pembuatan deterjen menggunakan konsep Go Green karena menggunakan bahanbahan yang ramah lingkungan.
17

3. Aspek Keuangan Berikut merupakan hasil pengolahan data keuangan Adem Ayem Indonesia Laundry untuk periode setahun terakhir; DATA FLUKTUASI PENDAPATAN PER BULAN PERIODE : 2011 (Januari - Oktober)

Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober

Total Pendapatan 62,788,980 55,109,350 53,214,450 68,563,200 61,835,250 71,731,050 67,183,250 62,341,500 63,680,650 72,774,950

18

Jika dilihat dari data pendapatan secara keseluruhan, terlihat fluktuasi yang tidak stabil dengan interval yang sangat jauh. Namun secara keseluruhan trend yang terbentuk cenderung selalu mengalami peningkatan. DATA FLUKTUASI PENGELUARAN OPERASIONAL PERIODE : 2011 (Januari - Oktober) Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Pengeluaran 25,874,500 26,100,500 22,128,000 28,120,000 24,674,700 25,354,000 25,578,000 25,660,000 25,573,000 25,343,500

Untuk data pengeluaran atas operasional pada awal tahun (Februari - Mei) sepertinya terdapat perbedaan yang cukup signifikan, namun untuk selanjutnya operasional perusahaan cenderung stabil, hal ini menunjukkan adanya pengeluaran atau beban yang cenderung sama tiap bulannya. DATA LABA-RUGI PERUSAHAAN
19

Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober

Pendapatan 62,788,980 55,109,350 53,214,450 68,563,200 61,835,250 71,731,050 67,183,250 62,341,500 63,680,650 72,774,950

Pengeluaran 25,874,500 26,100,500 22,128,000 28,120,000 24,674,700 25,354,000 25,578,000 25,660,000 25,573,000 25,343,500

Laba / Rugi 36,914,480 29,008,850 31,086,450 40,443,200 37,160,550 46,377,050 41,605,250 36,681,500 38,107,650 47,431,450

Laba perusahaan cenderung mengalami progres yang baik dengan adanya kecenderungan peningkatan. Ketidakstabilan trend mungkin disebabkan oleh adanya perolehan pendapatan yang tidak menentu, namun dengan pengeluaran operasional yang cenderung stabil, membuat perolehan laba cenderung meningkat. Berikut akan disajikan data pendapatan per outlet yang ada di Jember untuk periode tahun terakhir dari Bulan Januari hingga Bulan Oktober untuk mengetahui bagaimana perbandingan tingkat perkembangan outlet-outlet yang dimiliki. DATA FLUKTUASI PENDAPATAN OUTLET KARIMATA PER BULAN PERIODE : 2011 (Januari Oktober)

Bulan

Total Pendapatan
20

Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober

31,948,400 27,833,500 23,297,500 33,550,850 28,483,550 32,162,900 31,038,250 33,583,600 31,536,550 28,833,150

DATA FLUKTUASI PENDAPATAN OUTLET AA7 PER BULAN PERIODE : 2011 (Januari Oktober)

Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober

Total Pendapatan 9,975,500 7,637,250 8,637,450 10,954,100 10,126,650 12,297,800 12,690,950 8,611,850 9,333,900 13,887,600

DATA FLUKTUASI PENDAPATAN OUTLET PATRANG PER BULAN PERIODE : 2011 (Januari Oktober)

Bulan Januari Februari Maret April

Total Pendapatan 7,417,280 6,200,800 7,841,700 10,140,050
21

Mei Juni Juli Agustus September Oktober

8,301,650 11,114,550 8,750,700 7,375,800 7,935,800 13,191,800

DATA FLUKTUASI PENDAPATAN OUTLET GEBANG PER BULAN PERIODE : 2011 (Januari Oktober)

Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober

Total Pendapatan 6,157,200 6,157,200 6,157,200 6,637,600 7,642,800 8,546,700 7,422,750 5,489,650 6,843,200 7,031,400

DATA FLUKTUASI PENDAPATAN OUTLET IQILLO PER BULAN PERIODE : 2011 (Januari Oktober)

Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus

Total Pendapatan 7,290,600 7,280,600 7,280,600 7,280,600 7,280,600 7,609,100 7,280,600 7,280,600
22

September Oktober

8,031,200 9,831,000

Berikut Merupakan Bagan Chart untuk masing-masing outlet : Outlet Karimata :

Outlet AA7

23

Outlet Patrang

Outlet Gebang

Outlet I-Qillo

24

Dari beberapa chart tersebut terlihat bahwa perolehan atas pendapatan yang paling stabil adalah outlet I-Qillo, untuk outlet yang lain cenderung sangat tidak stabil namun masih mengalami peningkatan seperti pada outlet Patrang dan outlet AA7, namun ada juga outlet-outlet yang mengalami penurunan, yakni outlet Gebang dan outlet Karimata. Chart tersebut hanya menggambarkan tingkat kestabilan pendapatan untuk masing-masing outlet. Tapi belum tentu outlet yang tidak stabil bahkan cenderung mengalami penurunan memberikan kontribusi pemasukan yang kecil, belum tentu pula outlet yang stabil, mempunyai nilai pemasukan yang besar pula. Untuk lebih jelasnya, kami akan menyajikan data atas keseluruhan outlet sebagai berikut : DATA FLUKTUASI PENDAPATAN PER BULAN (DETAIL) PERIODE : 2011 (Januari - Oktober) Bulan Outlet Karimata AA7 Patrang Gebang I-Qillo Karimata AA7 Patrang Gebang I-Qillo Karimata AA7 Patrang Gebang I-Qillo Karimata AA7 Patrang Gebang I-Qillo Karimata AA7 Patrang Gebang I-Qillo Total Pendapatan 31,948,400 9,975,500 7,417,280 6,157,200 7,290,600 27,833,500 7,637,250 6,200,800 6,157,200 7,280,600 23,297,500 8,637,450 7,841,700 6,157,200 7,280,600 33,550,850 10,954,100 10,140,050 6,637,600 7,280,600 28,483,550 10,126,650 8,301,650 7,642,800 7,280,600
25

Januari

Februari

Maret

April

Mei

Juni

Juli

Agustus

September

Oktober

Karimata AA7 Patrang Gebang I-Qillo Karimata AA7 Patrang Gebang I-Qillo Karimata AA7 Patrang Gebang I-Qillo Karimata AA7 Patrang Gebang I-Qillo Karimata AA7 Patrang Gebang I-Qillo

32,162,900 12,297,800 11,114,550 8,546,700 7,609,100 31,038,250 12,690,950 8,750,700 7,422,750 7,280,600 33,583,600 8,611,850 7,375,800 5,489,650 7,280,600 31,536,550 9,333,900 7,935,800 6,843,200 8,031,200 28,833,150 13,887,600 13,191,800 7,031,400 9,831,000

26

27

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa outlet yang paling stabil adalah outlet IQillo, sedangkan outlet Patrang dan outlet AA7 mengalami trend meningkat dan penurunan untuk outlet Gebang dan outlet Karimata. Dari data keseluruhan ini dapat terlihat bahwa outlet Karimata lah yang memiliki pemasukan pendapatan paling besar sekalipun trendnya menurun. Trend yang cenderung menurun pada akhir periode ini sepertinya tidak ada dampak yang signifikan atas pendapatan perusahaan, karena usaha seperti laundry ini merupakan jenis usaha jasa yang mana pemasukan diperoleh atas kebutuhan masyarakat pada jenis jasa yang disediakan. Penurunan yang dialami bisa dikatakan tidak terlalu jauh untuk akhir periode (Bulan Oktober) karena pada Bulan Maret sempat mengalami penurunan yang lebih besar. Sehingga outlet Karimata masih bisa dikatakan stabil tanpa kenaikan dan penurunan yang signifikan. Jika dilihat dari segi jumlah pendapatan yang diperoleh pun, outlet Karimata memiliki potensi lebih besar dibandingkan outlet yang lain, mungkin dikarenakan letaknya yang berada di kampus, dimana terdapat tingkat aktifitas yang tinggi serta tingkat keberagaman sosial yang tinggi pula. Outlet lain yang pada data sebelumnya terlihat trend meningkat seperti outlet Patrang, AA7, serta outlet I-Qillo, disini terlihat bahwa sebenarnya besarnya perolehan tidak terlalu berarti apabila dibandingkan dengan outlet Karimata, hal tersebut dapat dikarenakan mungkin sebagian besar pangsa pasar di daerah tersebut adalah Rumah Tangga, walaupun aktifitas Rumah Tangga cenderung tinggi dengan kapasitas penggunaan yang tinggi pula, tapi jumlah Rumah Tangga pengguna jasa ini sepertinya relatif rendah, sehinga mungkin dapat disimpulkan bahwa masih banyak Ibu Rumah Tangga yang nonKarir di daerah tersebut, sehingga benar-benar mengelola rumah tangganya sendiri. Outlet yang seharusnya menjadi sorotan adalah outlet Gebang, karena besarnya perolehan pada outlet tersebut cenderung selalu menjadi yang paling rendah di setiap bulannya, hal ini dikarenakan taraf hidup di daerah outlet tersebut berada (Gebang) masih tergolong rendah, serta masih sangat banyak ibu rumah tangga. Apabila taraf hidup dan tingkat ekonominya masih berada pada tingkat menengah kebawah, tentunya akan enggan untuk menggunakan jasa laundry hanya untuk mencuci baju. Mungkin jasa laundry akan digunakan untuk cuci karpet, bedcover, dll. Yang dirasa sulit apabila dilakukan sendiri. Hal ini pula seharusnya menjadi pertimbangan awal yang digunakan Adem Ayem Indonesia Laundry apabila ingin membuka cabang atau outlet, bahwa taraf hidup, tingkat

28

sosial-ekonomi, serta tingkat aktifitas/roda perekonomian suatu wilayah akan sangat mempengaruhi pola perilaku konsumen terhadap aktifitas dan penggunaan hartanya. 4. Aspek Teknis dan Operasional Untuk teknis dan operasional pada Adem Ayem Indonesia Laundry terdapat beberapa tahapan teknis operasional. Operasional perusahaan pada umumnya adalah sama, berawal dari pembagian dan penyusunan struktur organisasi guna menentukan tanggung jawab masing-masing bagian/departemen/divisi. Kemudian barulah menuju ke tahapan SDM, yakni perekrutan pegawai, pelatihan, pendelegasian wewenang dan job, hingga pada tahapan penggajian, pemberian bonus serta pengkomunikasian terkait sanksi. Untuk struktur organisasi dari data yang didapat, kami menganalisa bahwa Adem Ayem Indonesia Laundry mementingkan pengendaliannya kepada satu pihak demi kemudahan pengawasan dan pengendalian kinerja perusahaannya. Untuk sistem pelaporannya pun dilakukan setiap hari, guna memastikan tidak ada transaksi-transaksi yang sengaja dihilangkan atau bentuk penyimpangan lainnya. Namun menurut analisa kami hal tersebut sama sekali tidak efektif, karena kami melihat sudah tersedia program untuk mencatat semua pemasukan, dalam hal ini menggunakan Ms. Acces. Seandainya apabila dalam menyediakan program atau membeli mengalami kendala seperti biaya, alangkah lebih efektif apabila membeli alat register, seperti misalnya mesin kasir, karena mengingat usaha ini sudah besar dan memiliki banyak cabang atau outlet, daripada harus mengumpulkan kasir dari masing-masing outlet setiap harinya di tengah malam akan memakan banyak waktu. Mengingat juga kerja kasir yang berat dengan jam operasional yang panjang,tentu butuh waktu istirahat yang banyak pula guna menjaga kondisinya. Karena kondisi dari pihak-pihak yang mempunyai tanggung jawab besar pada perusahaan merupakan hal penting. Dan juga untuk mengantisipasi pengeluaran lebih. Untuk perekrutan pegawai pun kami menganalisa yang dilakukan terlalu berbelitbelit. Terutama pada tahapan yang biasa disebut “kandang singa”, perusahaan menganggap hal ini dilakukan guna menguji kredibilitas dan kesungguhan calon pegawai dengan jam operasional yang sangat panjang serta pemberian sedikit upah. Namun menurut analisa kami hal tersebut sangat tidak efisien waktu maupun finansial. Terkait efisiensi waktu, sebenarnya akan lebih efisien dengan menerapkan sistem perekrutan standard seperti yang digunakan perusahaan pada umumnya, yakni dengan seleksi menggunakan psikotes ataupun tes-tes lain yang soalnya atau jenis pengujiannya sesuai kebutuhan perusahaan,
29

demi mengetahui aspek psikologi calon pegawai biasanya dilakukan wawancara, setelah itu bagi pegawai yang diterima, dilakukan pengkomunikasian atas hak dan kewajibannya, serta seluruh peraturan perusahaan, kemudian pegawai bisa langsung bekerja. Sedangkan untuk pengendalian pada pendelegasian kerja antar job, Adem Ayem Laundry sudah baik pengendaliannya dengan menyediakan register atas setiap kerja yang telah dilakukan dengan disertai otorisasi dari masing-masing penanggung jawab atau coordinator masing-masing bagian kerja. 5. Aspek MSDM Untuk manajemen sumber daya manusia menurut analisa kelompok kami kurang manusiawi, hal ini dikarenakan beban kerja terlalu berlebihan, terkait jam operasional yang terlalu lama khususnya untuk kasir. Pada Adem Ayem Indonesia Laundry kasir memiliki jam operasional yang sangat panjang (08.00 – 22.00), seharusnya ada shift kerja. Namun pihak perusahaan menilai dengan adanya shift kerja, akan menimbulkan ketidakmerataan target kerja, serta beban untuk shift terakhir akan menjadi berat dikarenakan beban yang belum terselesaikan pada shift pertama, akan dibebankan pada shift berikutnya. Namun menurut kami hal ini dapat diatasi dengan menghitung rata-rata proses/order per hari nya. Kemudian dibebankan untuk shift yang tersedia. Hal ini kemudian dijadikan target kinerja untuk masing-masing orang yang berada pada shift tersebut. Apabila hal itu tidak tercapai akan ada sanksi yang sesuai dan berefek jera, seperti potong gaji. Dengan adanya hal itu pembebanan kerja akan berjalan sesuai porsinya. 6. Aspek Ekonomi dan Sosial Aspek Ekonomi dan Sosial yaitu aspek yang menilai keadaan ekonomi suatu daerah serta social yaitu masyarakat yang berada pada daerah tersebut. Aspek Ekonomi menilai pendapatan per kapita suatu daerah dalam rangka menentukan harga yang cocok terhadap daerah tersebut. Aspek social yaitu menilai keadaan masyarakat pada suatu daerah dari segi pekerjaan maupun keadaan atau budaya masyarakat. Berdasarkan data yang di dapatkan dari Adem Ayem Indonesia Laundry maka kami meganalisa bahwa sistem yang digunakan oleh Adem Ayem Laundry dalam aspek Ekonomi dan Sosial sudah sesuai. Dari aspek ekonomi Adem Ayem Indonesia Laundry sudah melakukan penentuan harga dengan menilai dan melihat kondisi masyarakat serta
30

harga yang ditetapkan oleh pesaing sebagai bahan pertimbangan dalam penentuan harga yang akan dipasang oleh Adem Ayem Indonesia Laundry, sehingga hal ini dapat menjadi modal perusahaan dalam bersaing didalam penentuan harga supaya nantinya bisa memenangkan persaingan. Dari aspek social menurut analisa kami, adem Ayem Indonesia laundry merekrut pegawai melalui lingkungan sekitar selain itu penduduk sekitar tempat operasi laundry juga di berikan kontribusi sebagai loyalitasnya terhadap apa yang telah dilakukan. Sehingga Dengan adanya laundry Adem Ayem Indonesia ini masyarakat yang pengangguran di daerah lokasi mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan penghasilan yang tetap sehingga menambah daya beli para pekerjanya. 7. Aspek Lingkungan Berdasarkan data yang kami dapat kami menganalisa bahwa untuk menjaga lingkungannya Adem Ayem Indonesia laundry sudah menerapkan go green. Kami menilai dari mulai proses pembuatan deterjen yang mampu digunakan untuk penggemukan udang hingga proses pembuangan limbah yang melalui tahapan penyaringan terlebih dahulu. Kita sama-sama mengetahui bahwa limbah utama dari usaha laundry lingkungan. adalah deterjen. Sedangkan Adem Ayem laundry telah mampu menyediakan deterjen yang ramah

31

BAB IV STRATEGI MARKETING MIX

1. Strategi Produk Strategi produk merupakan strategi yang diterapkan pada produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan untuk tujuan supaya produk yang dihasilkan dapat menguasai pasaran dan memberikan profit bagi perusahaan. Adem Ayem Indonesia laundry merupakan usaha yang menghasilkan produk berupa pelayanan atau jasa laundry kepada masyarakat dari berbagai kalangan. Strategi yang dilakukan oleh Adem Ayem Indonesia laundry yaitu menyediakan pelayanan yang mengutamakan kepuasaan konsumen atas jasa laundry, hal ini dilakukan dengan sistem yang digunakan oleh perusahaan yaitu dimulai dengan pelayanan oleh kasir dalam memberi pelayanan yang baik kepada konsumen yang datang untuk menggunakan jasa laundry, dilanjutkan dengan pelayanan proses pencucian yang memperhatikan kebersihan oleh bagian proses, setelah itu pelayanan kerapian dan kehalusan pakaian oleh bagian setrika, lalu proses penge-pack an yang tertata rapi sampai pada proses antar jemput yang mengutamakan kepuasan konsumen dilakukan dengan sebaik-baiknya dan dengan pengendalian yang baik pula. Dalam memasarkan produknya, Adem Ayem Indonesia laundry menggunakan berbagai macam strategi dari logo yang digunakan yaitu desain yang sesuai dengan tema laundry untuk menarik minat konsumen. Merk yang dipakai yaitu “ Adem Ayem Indonesia “ didasari oleh pemikiran pemilik atas kesepakatan bersama oleh pihak terkait. Kemasan yang dipakai oleh Adem Ayem Indonesia laundry yaitu kemasan yang terdapat logo usaha tesebut dengan warna dan desain menarik untuk menambah nilai suatu pelayanan kepada konsumen. 2. Strategi Harga Strategi penentuan harga oleh Adem Ayem Indonesia laundry dibuat berdasarkan segementasi pasar yang telah dilakukan yaitu survey terhadap konsumen maupun competitor untuk mendapatkan harga yang pas yang akan digunakan untuk tarif laundy tersebut. Dalam penentuan harga ini Adem Ayem Indonesia laundry melihat kemampuan
32

dan daya beli masyarakat supaya harga yang ditetapkan sesuai dengan pelayanan yang diberikan yaitu kepuasaan konsumen. Adapun strategi harga yang dilakukan oleh Adem Ayem Indonesia laundry adalah : Cuci kering setrika harum Rp 3.000 /kg *min 3 kg Cuci kering harum Cuci mamel harum
 Cuci karpet harum

Rp 1.800 /kg *min 3 kg Rp 1.000 /kg *min 5 kg Rp 3.500 /m2 Rp 10.000 /set Rp 9.500 /pc Rp 8.500 /pc Rp 3.500 /pc Rp 3.000 /pc Rp 4.500 /pc Rp 4.000 /pc Rp 3.500 /pc

bonus 5 set mukena khusus masjid
 Cuci 1 set jas

1 set = 1 kemeja, 1 celana panjang, 1 dasi Cuci bedcover double Cuci bedcover single Cuci sprei double Cuci sprei single Cuci selimut double Cuci selimut single
 Cuci boneka

all size, min 5 pc Selain penetapan harga secara umum, Adem Ayem Indonesia laundry juga menggunakan strategi penetapan harga yang berbeda dengan laundry pada umumnya, yaitu dengan menyediakan kartu member berdasarkan permintaan konsumen yang tujuannya adalah memberikan variasi atas permintaan konsumen. Harga member yang ditetapkan oleh Adem Ayem Indonesia laundry yaitu : o Harga Member
o

SILVER Service Rp 3.000 /kg Proses : Max 3 x 24 jam ; cuci kering setrika harum GOLD Service Rp 5.000 /kg Rp 11.000 /kg

o

Proses : Max 1 x 24 jam ; cuci kering setrika harum
o

PLATINUM Service

Proses : Max 6 jam ; cuci kering setrika harum

33

o

TITANS Service Rp 24.000 /kg Proses : Max 3 jam ; cuci kering setrika harum

o

Harga Non Member
o

SILVER Service Rp 3.500 /kg Proses : Max 3 x 24 jam ; cuci kering setrika harum GOLD Service Rp 6.000 /kg Rp 12.500 /kg

o

Proses : Max 1 x 24 jam ; cuci kering setrika harum
o

PLATINUM Service

Proses : Max 6 jam ; cuci kering setrika harum
o

TITANS Service Rp 26.000 /kg Proses : Max 3 jam ; cuci kering setrika harum

3. Strategi Lokasi dan Distribusi Strategi lokasi dan Distribusi yaitu strategi dimana perusahaan mampu memilih lokasi dan distribusi yang baik untuk usaha tersebut dengan tujuan mempermudah akses dalam pelaksanaan usaha tersebut. Strategi lokasi merupakan strategi pemilihan lokasi yang strategis yang mudah dijangkau oleh konsumen. Strategi distribusi yaitu startegi pemfasilitasan atas pemberian produk suatu perusahaan. Adem Ayem Indonesia laundry memilih lokasi pusat maupun outlet dalam pelaksanaan usaha dengan pemilihan lokasi yang strategis, yang mudah dijangkau oleh masyarakat yaitu penempatan lokasi yang berada dipinggir jalan dan keadaan lingkungan social yang strategis sesuai keadaan social masyarakat, dalam hal ini mahasiswa ditempatkan di sekitar perguruan tinggi negeri dan masyarakat umum pada semua cabang outlet yang tersebar. Strategi Distribusi oleh Adem Ayem Indonesia laundry dilakukan dengan adanya cabang di berbagai kota, serta outlet yang tersebar didalam kota.selain itu adanya sales sebagai distributor dalam penyampaian jasa Adem Aye Indonesia laundry. Untuk Jember terdapat beberapa outlet yakni ; patrang, gebang, kalimantan, karimata, mastrip. Sedangkan yang tersebar di kota lain, antaranya di Kalimantan Selatan (Banjarmasin dan Tanah Bambu), Malang, Bali, Blitar, Tulungagung, Mataram, dan Lombok.
34

4. Startegi Promosi Promosi merupakan factor penting suksesnya pemasaran sebuah produk. promosi harus dilaksanakan dengan efektif, efisien, dan tepat sasaran. Komunikasi promosi ynag baik kepada calon pelanggan harus diperhatikan untuk mengoptimalkan promosi usaha. Hal yang harus diperhatikan dalam promosi yaitu :
o

Mengenali pasar, yaitu mengetahui dan memahami target yang diharapkan dapat membeli produk perusahaan. Mengetahui konsentrasi target pasar, yaitu konsumen yang ada, media yang digunakan, dan tempat yang sering dikunjungi. Dengan mengetau hal ini maka dapat melakukan promosi langsung ketempat atau media yang sering digunakan oleh konsumen.

o

o

Kebutuhan konsumen dan ketertarikan konsumen, yaitu mengenali kebutuhan konsumen dan hal apa yang menarik konsumen saat ini Promosi marketing yang nantinya dapat menjawab pertanyaan atas alasan apa yang mendasari promosi akan produk yang ditawarkan perusahaan. Menemukan strategi yang akan digunakan setelah mengenali keadaan maupun hal lain yang mempengaruhi kegioatan promosi yang dilaukan perusahaan. Promosi yang dilakukan oleh Adem Ayem Indonesi laundry, pertama sebelum

o o

pemilik memutuskan membuka usaha ini pemilik melakukan segmentasi pasar dan konsumen melalui pendekatan langsung maupun tidak langsung melalui berbagai macam media terhadap beberapa konsumen yang rata-rata sering menggunakan jasa laundry, apakah usaha ini akan memberikan peluang yang bagus bagi pemilik. Selain itu juga, pemilik melakukan survey tehadap competitor atau pesaing untuk mengetahui sistem maupun hal hal yang berhubungan denga jasa laundry. Setelah melakuka segmentasi pasar terhadap konsumen maupun pesaing, pemilik melanjutkan dengan membuka usaha jasa laundry dengan promosi pribadi dan melalui jasa sales yang dimiliki. Promosi dilakukan terhadap mahasiswa, rumah tangga, instansi- instansi, serta hotel yang menjanjikan peluang atas jasa laundry. Promosi Adem Ayem Indonesia laundry dilanjutkan dengan penetapan harga yang terjangkau dan kualitas pelayanan yang memuaskan konsumen, selain itu promosi juga dilakukan denga penyebaran brosur. Hal yang menarik dari
35

promosi Adem ayem Indonesia laundry yang berbeda dengan jasa laundry lain yaitu hadiah yang ditawarkan sangat menarik.(foto) 5. Strategi people Strategi people dilakukan Adem ayem Indonesia laundry dalam pemilihan atau perekrutan pegawai sebagai kargawan Adem Ayem Indonesia laundry, yaitu dimulai dengan pemilihan pegawai oleh pemilik berdasarkan feeling kemudian berlanjut melaui tahapna –tahapn yang ditetapkan oleh adem Ayem Indonesia laundry berupa wawancara, psikotes, training. Seleksi alam, sampai nantinya pegawai tersebut menerima fasilitas yang diberikan oleh adem Ayem Indonesia laundry. Untuk pembagian kerja pegawai dibagi berdasarkan kemampuan pegawai, bagian-bagian tersebut antara lain kasir, sales, proses,setrika, packing, serta antar jemput. 6. Strategi Lingkungan Strategi lingkungan yang dilakukan oleh Adem Ayem Indonesia laundry, yaitu penempatan lokasi pada daerah yang strategis. Lingkungan masyarakat yang mendukung usaha laundry.selain itu juga limbah yang mempengaruhi lingkungan dapat diolah oleh Adem Ayem Indonesia laundry sehingga lingkungan sekitar tidak tercemar, bahkan Adem Ayem Indonesia laundry mampu menciptakan produk maupun sistem yang menuju go green yang berdampak baik untuk lingkungan. 7. Strategi Proses Strategi proses yang dilakukan Adem Ayem Indonesia Laundry sederhana saja, hanya menyelesaikan semua job dalam waktu maksimal 1 x 24 jam demi kepuasan pelanggan, dan untuk pengendaliannya dengan adanya register seperti yang dijelaskan sebelumnya.

36

LAMPIRAN Berikut merupakan dokumen-dokumen yang dimiliki Adem Ayem Indonesia Laundry

37

38

Berikut merupakan contoh price list promo di Bulan November, apabila dilihat kembali fluktuasi pendapatan untuk outlet Karimata, mengalami sedikit penurunan di Oktober, ini merupakan suatu bentuk tindakan atas hal tersebut serta memanfaatkan kondisi geografis dimana pada bulan-bulan ini merupakan musim penghujan.

Beginilah penataan outlet Karimata yang merupakan outlet dari Adem Ayem Indonesia Laundry yang perolehan pendapatannya paling tinggi. Penataan yang sangat sederhana, dimaksudkan memudahkan pelayanan terhadap pelanggan.

39

Berikut ialah notifikasi atau informasi yang disediakan di outlet agar konsumen mengetahui tanpa harus selalu bertanya kepada kasir, sehingga tidak mengganggu kerja kasir.

40

Member Card yang disediakan untuk konsumen yang berminat menjadi member dan pendapatkan beberapa fasilitasnya.

Kepuasan pelanggan yang utama, layanan antar-jemput gratis kapanpun, dalam kondisi apapun.

41

Berikut merupakan usaha pengendalian dalam proses pencucian order. Pemberian Kode

Pemisahan antara bahan mudah luntur dan tidak luntur yang ditulis sendiri oleh konsumen

42

Adanya register untuk masing-masing proses guna penelusuran atas delegasi job.

Penggunaan Sistem (Ms. Acces) sebagai wujud pengendalian atas input data keuangan

43

Rekapitulasi Bulanan

Rekapitulasi Harian

44

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Berdasarkan atas penjelasan dan penjabaran serta pembahasan terkait aspek-aspek studi kelayakan serta analisa strategi marketing perusahaan dan analisa atas data keuangan yang dimiliki perusahaan kami menyimpulkan bahwa usaha Adem Ayem Indonesia Laundry ini sudah berjalan dengan mekanisme dan pengendalian serta manajemen yang cukup baik untuk tingkat usaha laundry. Kemajuannya yang bisa dikatakan cepat dalam 2 tahunan yang mampu melakukan ekspansi pasar keluar daerah (kota) merupakan salah satu wujud atas kesungguhan pelaku usaha ini. Atas pertimbangan terkait kelengkapan dokumen perusahaan, mekanisme dan manajemen yang diterapkan serta prospek atas pendapatan usaha, kami menyatakan dan merekomendasikan usaha ini sebagai usaha yang layak jalan dan dapat terus dikembangka dengan perbaikan-perbaikan seperti yang telah kami kritisi pada pembahasan sebelumnya.

45

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->