ANOVA DUA ARAH

Tujuan dan pelaksanaan praktikum ANOVA 2 arah, yakni : 1. Untuk mengetahui dan memahami uji statistik dengan menggunakan ANOVA, terutama ANOVA 2 arah, 2. Untuk mengetahui persoalan dan masalah-masalah yang berkaitan dengan uji ANOVA 2 arah dalam kehidupan sehari-hari. 3. Agar dapat menyelesaikan persoalan uji ANOVA 2 arah dan menarik kesimpulan yang sesuai dengan persoalan yang diujikan.

A. Teori Analisis ragam (Analysis of Variance) atau yang lebih dikenal dengan istilah ANOVA adalah suatu teknik untuk menguji kesamaan beberapa rata-rata secara sekaligus. Uji yang dipergunakan dalam ANOVA adalah uji F karena dipakai untuk pengujian lebih dari 2 sampel. Anova dapat digolongkan kedalam beberapa kritenia, yaitu : 1. Klasifikasi 1 arah ANOVA kiasifikasi 1 arah merupakan ANOVA yang didasarkan pada pengamatan 1 kriteria. 2. Klasifikasi 2 arah ANOVA klasifikasi 2 arah merupakan ANOVA yang didasarkan pada pengamatan 2 kriteria. 3. Klasifikasi banyak arah ANOVA banyak arah merupakan ANOVA yang didasarkan pada pengamatan banyak kriteria. Pada pembahasan. kali ini, dititikberatkan pada pengujian ANOVA 2 arah yaitu pengujian ANOVA yang didasarkan pada pengamatan 2 kriteria. Setiap kriteria dalam pengujian ANOVA mempunyal level. Contoh :

Tipe Pemotongan

Kriteria

Terputus

Kontinu

Varians/ragam dan populasi yang diuji sama 3. Sampel tidak berhubungan satu dengan yang lain Tujuan dan pengujian ANOVA 2 arah ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan berbagai kriteria yang diuji terhadap hasil yang diinginkan. Dalam pengujian ANOVA ini.Level Level Gambar 5. Misal. Populasi yang akan diuji berdistribusi normal 2.1 Kriteria dan Level Asumsi pengujian ANOVA: 1. dipergunakan rumus hitung sebagai berikut: . seorang manajer teknik menguji apakah ada pengaruh antara jenis pelumas yang dipergunakan pada roda pendorong dengan kecepatan roda pendorong terhadap hasil penganyaman sebuah karung plastik pada mesin circular.

JKK JKB   Ti i 1 c  2 T . j j 1 c r  B. manajemen.Tabel 5.2 rc T .2 rc JKK  T .. rc JKG = JKT – JKB . Ronald E.. dan agama. fisika. Aplikasi Perhitungan Manual Pada Tugas Pendahuluan 1. Data berikut ini adalah nilai akhir yang dicapai oleh 4 mahasiswa dalam mata kuliah kalkulus.. (1995) Dimana: Dimana : JKT   i 1 r r  xij  2 j 1 2 c T 2 .1 Analisis Ragam Klasifikasi Dua Arah Sumber Keragaman Nilai tengah baris Nilai tengah kolom Galat (Error) JKG (r – 1) (c – 1) rc – 1 JKK Jumlah Kuadrat JKB Derajat Bebas r–1 Kuadrat Tengah s1 2 = JKB r 1 JKK c 1 F hitung s f1  1 2 s3 2 k–1 s2 2 = s3 2 = JKG (r  1) (c  1) f2  s1 2 s3 2 Total JKT Sumber: Walpole.2 Daftar Nilai Akhir Mahasiswa Mhs 1 Mata Kuliah Kalkulus 68 Ekonomi 94 Fisika 91 Agama 86 339 Total . Tabel 5.

Keempat mata kuliah itu mempunyai tingkat kesulitan yang sama! b.  = 0.05 4..05 untuk menguji hipotesis bahwa : a.75 JKG  1921.25 JKB  11982 16 2782  3162  3042  3002 11982 JKK   4 16 JKK  188. H0’ = Keempat mata kuliah itu mempunyal tingkat kesulitan yang sama H0” = Keempat mahasiswa itu mempunyai kemampuan yang sama 2. Wilayah kritik = f1 : 3.75  1342.2 3 4 Total 83 72 55 278 81 73 68 316 77 73 63 304 87 66 61 300 328 284 247 1198 Lakukan analisis ragam. dan gunakan taraf nyata 0.86.86 5.25  188. Perhitungan: JKT  682  833  . H1’ = sekurang-kurangnya satu tidak sama H1” = sekurang-kurangnya satu tidak sama 3. dan f2 : 3.3 Analisis Ragam bagi Data Klasifikasi Dua Arah Sumber Jumlah Derajat Kuadrat F hitung ..  612  JKT  1921.75  390. Keempat mahasiswa itu mempunyai kemampuan yang sama! Penyelesaian : 1.75 Hasilnya dan perhitungan lainnya : Tabel 5.75 3392  3282  2842  2472 11982  4 16 JKB  1342.

ANOVA SATU ARAH Tujuan dan pelaksanaan praktikum ANOVA 1 arah. b.Keragaman Nilai tengah baris Nilai tengah kolom Galat (Error) Total Kuadrat 1342. yakni : 1. Keputusan : a.42 6.42 f1 = 10. Tolak H0’.75 1921. Anova dapat digolongkan kedalam beberapa kriteria. Terima H0”. Teori Analisis ragam (Analysis of Variance) atau yang lebih dikenal dengan istilah ANOVA adalah suatu teknik untuk menguji kesamaan beberapa rata-rata secara sekaligus. dan simpulkan bahwa keempat mahasiswa itu mempunyai kemampuan yang sama. Untuk mengetahui dan memahami uji statistik dengan menggunakan ANOVA.75 9 15 43. Untuk mengetahui persoalan dan masalah-masalah yang berkaitan dengan uji ANOVA 1 arah dalam kehidupan sehari-hari. Uji yang dipergunakan dalam ANOVA adalah uji F karena dipakai untuk pengujian lebih dan 2 sampel. Agar dapat menyelesaikan persoalan uji ANOVA 1 arah dan menarik kesimpulan yang sesuai dengan persoalan yang diujikan.75 3 62.25 Bebas 3 Tengah 447.92 f2 = 1.45 390. A. dan simpulkan bahwa keempat mata kuliah mempunyai kesulitan yang tidak sama. terutama ANOVA 1 arah. yaitu : 1. 3. Klasifikasi 1 arah .. 2.3 188.

Varians/ragam dan populasi yang diuji sama 3. 3. .1 Kriteria dan Level Asumsi pengujian ANOVA : 1. Contoh : Sudut Pemotongan Kriteria 300 450 Level Gambar 4. Pada pembahasan kali ini. Klasifikasi banyak arah ANOVA banyak arah merupakan ANOVA yang didasarkan pada pengamatan banyak kriteria. 2. dititikberatkan pada pengujian ANOVA 1 arah yaitu pengujian ANOVA yang didasarkan pada pengamatan 1 kriteria. seorang manajer produksi menguji apakah ada pengaruh kebisingan yang ditimbulkan oleh mesin-mesin produksi di pabrik pada hasil perakitan sebuah komponen yang cukup kecil dan sehuah sirkuit yang memerlukan konsentrasi yang tinggi dan seorang operator rakit. Klasifikasi 2 arah ANOVA kiasifikasi 2 arah merupakan ANOVA yang didasarkan pada pengamatan 2 kritenia. Populasi yang akan diuji berdistribusi normal 2.ANOVA klasifikasi 1 arah merupakan ANOVA yang didasarkan pada pengamatan 1 kriteria. Setiap kriteria dalam pengujian ANOVA mempunyai level. Sampel tidak berhubungan satu dengan yang lain Tujuan dan pengujian ANOVA ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan berbagai kriteria yang diuji terhadap hasil yang diinginkan. Inisal.

nk JKG = JKT – JKK JKK  T i 1 n  T .Dalam pengujian ANOVA ini.. Ke-25 orang itu dibagi secara acak ke dalam 5 grup dan masing-masing grup diberi satu jenis tablet.. dipergunakan rumus hitung sebagai berikut: Tabel 4. Aplikasi Perhitungan Manual Pada Tugas Pendahuluan 1. Ronald E. (199) Dimana : JKT   i 1 k k  xij  j 1 2 i n 2 T 2 . Tabel 4.2 Lamanya Hilang Rasa Sakit .2 nk B.1 Analisis Ragam Kiasifikasi Satu Arah Sumber Keragaman Nilai tengah kolom Galat (Error) Total Jumlah Kuadrat JKK Derajat Bebas k–1 Kuadrat Tengah s1 2 = s1 2 = JKK k 1 F hitung JKG HKT k (n-1) nk – 1 JKG k (n  1) s1 2 s2 2 Sumber: Walpole. Dari 5 tablet sakit kepala yang diberikan kepada 25 orang dicatat berapa lama tablettablet itu dapat mengurangi rasa sakit.

Wilayah kritik = f : 2..3 Analisis Ragam bagi Data Klasifikasi Satu Arah Sumber Jumlah Derajat Kuadrat F hitung .  333 1322  5 25 JKK = 776400 – 696960 = 79440 JKG = 137040 – 79440 = 47600 Hasilnya dan perhitungan lainnya : Tabel 4. H1 = sekurang-kurangnya dua nilai tengah tidak sama x = 0.05 bahwa nilai tengah lamanya tablet itu mengurangi rasa sakit adalah sama untuk kelima tablet sakit kepala itu! Penyelesaian : 1..8 4.. Perhitungan : 1322 25 JKT  834  696960  137040 JKT  52  4 2  .28 28 39 B 9 7 8 6 9 20 C 3 5 2 3 7 14 D 2 3 4 1 4 33 E 7 6 9 4 7 132 Lakukan analisis ragam.8 6.0 2.Tablet A 5 4 8 6 5 Total Nilai Tengah 5.  7 2  JKK  262  393  .05 3.  = 0.87 5. H0 = nilai tengah lamanya tablet itu mengurangi rasa sakit adalah sama 2.2 7. dan ujilah hipotesis pada taraf nyata 0.6 5.05 4..

dan simpulkan bahwa nilai tengah lamanya obat itu dapat mengurangi rasa sakit tidak sama untuk kelima merek tablet sakit kepala tersebut. dan sedan subkompak hatchback C. 2.4 Banyaknya Mobil Yang Cacat Mobil A 4 7 6 6 B 5 1 3 5 3 4 Total 23 21 36 80 C 8 6 8 9 5 Lakukan analisis ragam. Untuk menyelidiki apakah pendapat ini beralasan.05 bahwa rata-rata banyaknya bagian yang cacat adalah sama untuk ketiga tipe mobil tersebut! . untuk diselidiki berapa banyaknya bagian yang cacat. dan ujilah hipotesis pada taraf nyata 0.Keragaman Nilai tengah kolom Galat (Error) Total Kuadrat 79440 Bebas 4 Tengah 19860 6. sedan berukuran sedang B.90 57600 137040 20 24 2880 6. diambil tiga tipe mobil: mobil mewah besar A. Ada yang mengatakan bahwa mobil mahal dirakit lebih berhati-hati dibandingkan dengan mobil murah. Data banyaknya yang cacat dan beberapa mobil bagi ketiga tipe itu dapat dilihat: Tabel 4. Keputusan: Tolak H0. Semua mobil itu diproduksi oleh pabrik yang sama.

05 4..050 JKK  802 15 .333  38.89 5.  52  JKT  35.. Wilayah kritik = f : 3.283  27. H1 = sekurang-kurangnya dua nilai tengah tidak sama 3.283 JKG  65.Penyelesaian : 1. Perhitungan : JKT  42  7 2  .  = 0. H0 = rata-rata banyaknya bagian yang cacat adalah sama untuk ketiga tipe mobil 2.333 232 212 362 802    4 6 5 15 JKK  38.

142 8.283 Derajat Bebas 2 Kuadrat Tengah 19.333 12 14 2. Keputusan: Tolak H0. .254 F hitung 6.Hasilnya dan perhitungan lainnya : Tabel 4.050 65.5 Analisis Ragam bagi Data Kiasifikasi Satu Arah Sumber Keragaman Nilai tengah kolom Galat (Error) Total Jumlah Kuadrat 38.49 27. dan simpulkan bahwa rata-rata banyaknya bagian yang cacat untuk ketiga model itu tidak sama.