MAKALAH POSTUR TUBUH DAN PERISTIWA GERAK REFLEK

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Menyelesaikan Tugas Mata Kuliah Fisiologi

OLEH :

INDAH CAHAYA NINGRUM IRMAWATI

032401S09057 032401S09058

AKADEMI KEBIDANAN MARTAPURA YAYASAN KORPRI KABUPATEN BANJAR 2009 / 2010

Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang POSTUR TUBUH DAN PERISTIWA GERAK REFLEK yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. April 2010 Penulis . Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Martapura .KATA PENGANTAR Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Dia mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan.

............................................................................................................. C.............................................................................................................. Mekanisme Gerak Refleks Dalam Tubuh .................................................................................................................. KATA PENGANTAR ..............DAFTAR ISI JUDUL ............................................................... Susunan sistem saraf Tidak sadar ............. A........................................................ Sistem Saraf sadar .................................................... Gerak Refleks .................. 2.. DAFTAR PUSTAKA i ii iii 1 1 1 1 2 2 3 3 5 12 12 .......................................................... BAB II PEMBAHASAN ........................ 1................................................................ Terjadinya Gerak Biasa dan gerak Refleks ... Sasaran Masalah ................................. DAFTAR ISI .. BAB I PENDAHULUAN ........ Tujuan .................................................... KESIMPULAN .......................... 1............................................................................................ 1.................................................................................... A...................... 3.............................................................................................. Latar Belakang ........................................ B............................................................ BAB III PENUTUP ....................................................................................

yaitu otak depan. dan otak belakang menyusun batang otak. otak tengah. Otak tengah berfungsi membantu koordinasi gerakan mata. perasaan dingin membuat kita mencari kehangatan dan perlindungan. Latar Belakang Mekanisme dan sifat khusus tubuh manusia hidup diluar pengendalian kita sendiri. ukuran pupil mata. Pada manusia gugusan sel berfungsi khusus yang terdiri dari sistem saluran pencernaan untuk mencerna dan mengadopsi makanan. Gerak yang terjadi secara sadar disebut gerak sadar (gerak biasa) dan gerak yang terjadi tanpa disadari disebut gerak refleks. yang berfungsi untuk mengendalikan semua aktivitas tubuh. sistem pernapasan untuk mengambil oksigen dan mengeluarkan korbon diaksoda dan sebagainya. dan . refleks pendengaran. Gerak dapat terjadi secara sadar dan tak sadar. Pada otak depan. dan pengetahuan yang merupakan suatu rangkaian kehidupan yang otomatis memungkinkan kita hidup pada berbagai keadaan. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dari sumsum tulang belakang. misalnya rasa haus dan lapar yang membuat kita mencari minum dan makan.BAB I PENDAHULUAN A. bagian yang menonjol adalah otak besar (serebrum). Tata kerja masing-masing sistem berperan dalam fungsi tubuh secara keseluruhan. kita mempunyai perasaan. pikiran. Otak dibedakan atas 3 daerah. Manusia sebenarnya bergerak secara otomatis.

Kenapa dapat terjadi gerak secara sadar dan tak sadar ? 3. tekanan darah. dan kegiatan tubuh lain yang tidak disadari. Manfaat 1. 2. suhu tubuh. Fisiologi tubuh manusia.Otak belakang meliputi pons varolii. dan medula oblongata. 3. Fungsi dari sistem tubuh 2. Agar dapat mengetahui peristiwa-peristiwa gerak refleks. Medula oblongata atau sumsum lanjutan berfungsi mengatur denyut jantung. Untuk mengetahui mekanisme sistem gerak refleks. B. kecepatan pernapasan. . Sistem saraf yang berfungsi untuk mengendalikan semua aktivitas tubuh manusia C. Sasaran Masalah Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut : 1. Tujuan Penulisan ini betujuan untuk mengetahui postur tubuh manusia dan peristiwa gerak refleks.tempat serabut saraf yang menghubungkan bagian otak belakang dengan otak depan. otak kecil. Otak kecil (serebelum) manusia berfungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh dan mengkoordinasikan otot-otot sebagai alat gerak. D.

Pengaturan Fungsi Tubuh a. misalnya kerja pompa jantung. Sistem Saraf Reseptor sensoris digunakan untuk mengetahui keadaan tubuh dan keadaan lingkungan. mata memberikan gambaran visual tentang lingkungan. terutama mengatur aktivitas otot. dan menentukan reaksi yang dibentuk oleh tubuh sebagai respons terhadap sensasi. Hormon merupakan sistem pengatur yang melengkapi sistem saraf. . Misalnya fungsi tiroid meningkatkan kecepatan sebagian besar kimia dalam sel. pergerakan traktusgastrointinal. dan fungsi metabolisme. Sistem Hormonal Terdapat delapan endokrin utama yang menyekresi bahan kimia yang disebut hormon. misalnya kulit memberitahu setiap benda tersentuh kulit. Hormon dapat diangkut dalam cairan ekstrasel menuju keseluruh tubuh untuk membantu mengatur fungsi sel. b. menghasilkan pikiran menciptakan ambisi. Sistem otonom bekerja pada keadaan setengah sadar dan mengatur berbagai fungsi organ internal. dan sekresi kelenjar. Sistem saraf pusat menyimpan informasi. Fostur Tubuh Manusia 1.BAB II PEMBAHASAN A.

dan neuron motor.yang mngalirkan impuls saraf untuk tipe reflek tertentu.interneuron. Jalur saraf ini dibentuk oleh sekuen neuron sensor. . Organ yaitu sekumpulan bermacam-macam jaringan yang menjadi satu yang mempunyai fungsi khusus.Gerak refleks yang paling sederhana hanya memerlukan dua tipe sel saraf yaitu neuron sensor dan neuron motor. Struktur Tubuh Manusia Sel yaitu bagian yang terkecil dari makhluk hidup (manusia) yang hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Gerak Refleks Gerak refleks adalah gerak yang dihasilkan oleh jalur saraf yang paling sederhana.2. besarnya dan serupa pekerjaannya yang terikat menjadi satu. Jaringan yaitu sekumpulan sel-sel yang serupa bentuknya. Susunan tubuh yaitu suatu susunan dari organ-organ yang mempunyai pekerjaan tertentu yang terdiri dari : Susunan kerangka (skeleton) Susunan otot (sistem muskularis) Susunan saraf (sistem nervus) Susunan peredaran darah (sistem sirkulasi) Susunan pencernaan (sistem digestif) Susunan kelenjar buntu (sistem endokrin) Susunan pernapasan (sistem respirasi) Susunan Perkemihan (sistem urinarius) Kulit pancaindera B.

Gerak terjadi begitu saja.secara otomatis kita akan menarik kaki dan akan berteriak. Gerak adalah suatu tanggapan tehadap rangsangan baik itu dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh.Hal ini berbeda sekali dengan ekanisme gerak biasa.Gerak refleks disebabkan oleh rangsangan tertentu yang biasanya mengejutkan dan menyakitkan. Saat kita tersenyum. Sehingga oleh sebab itu gerak biasa adalah gerak yang didasari. Gerak terjadi melalui mekanisme rumit dan melibatkan banyak bagian tubuh. Dari otak kemudian dikeluarkan perintah ke saraf motori sehingga terjadilah gerakan.mengedipkan mata atau bernapas sesungguhnya telah terjadi gerak yang disebabkanoleh kontrasi otot. Misalnya bila kaki menginjak paku.Terdapat banyak komponen – komponen tubuh yang terlibat dalam grak iniBaik itu disadari maupun tidak disadari. Artinya pada gerak biasa gerakan itu diketahui atu dikontrol oleh otak. Gerak biasa rangsangan akan diterima oleh saraf sensorik dan kemudian disampaikan langsung ke otak. Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf. dengan keluarnya air liur tanpa disadari. Bahkan seseorang yang tidak memiliki kesempurnaan pun akan tetap melakukan gerak. Berikut skema gerak refleks: Gerak refleks terjadi apabila rangsangan yang diterima oleh saraf sensori langsung disampaikan oleh neuron perantara (neuron penghubung). Refleks juga terjadi ketika kita membaui makanan enak . . Baik disadari maupun tidak.tubuh kita selalu melakukan gerak.

Meskipun system saraf tersusun dengan sangat kompleks.SEl saraf sensorik disebut juga dengan sel saraf indera. Kemudian kita menabrak sesuatu. .yaitu sel saraf dan sel neuroglia. Sistem saraf ini tersusun atas jaringan saraf yang di dalamnya terdapat sel-sel saraf atau neuron. Hal ini menunjukkan suatu kerja sama yang siergis. Adapun berdasarkan fungsinya system saraf itu sendiri dapat dibedakan atas tiga jenis : a.Denyut jantung akan cepat dan secara refeks kita pun berlari. Begitulah salah satu contoh gerak refleks yang terjadi pada diri kita. Kita dapat bayangkan diri kita berada dalam sebuah lorong yang gelap Semua indera kita pun akan siap siaga. Seluruh mekanisme gerak yang terjadi di tubuh kita tak lepas dari peranan system saraf.Telinga pasti akan mendengar segala sesuatu sehalus apa pun.tetapi sebenarnya hanya tersusun atas 2 jenis sel.karena berhubungan dengan alat indra. Sel saraf sensorik Sel saraf sensorik adalah sel yang membawa impuls berupa rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan). ke system saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang).Dan dalam melakukan gerak tubuh kita melakukan banyak koordinasi dengan perangkat tubuh yang lain. dalam keadaan seperti itu diri kita pasti refleks melompat bahkan akan menjerit.

Sel saraf penguhubung Sel saraf penguhubung disebut juga dengan sel saraf konektor.karena berhubungan erat dengan otot sebagai alat gerak. Sel saraf motorik disebut juga dengan sel saraf penggerak.Otak Merupakan pusat kesadaran.berbicara dan lain-lain.berjalan. Contohnya : melempar bola.b.menulis. c. Sistem saraf sadar Adalah system saraf yang mengatu tau mengkoordinasikan semua kegiatan yang dapat diatur menurut kemauan kita.Saraf pusat terdiri dari : .yang letaknya di rongga tengkorak. Namun pada hakikatnya sebenarnya system saraf terbagi menjadi dua kelompok besar : 1.berfikir. Saraf sadar pun terbagi menjadi dua : a.hal ini disebabkan karena fungsinya meneruskan rangsangan dari sel saraf sensorik ke sel saraf motorik. . Sel saraf Motorik Sel saraf motorik berfungsi membawa impuls berupa tanggapan dari susunan saraf pusat (otak atau sumsum tulang belakang) menuju kelenjar tubuh.

kemudian hasil olahan oleh otak.persendian. . . dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor. berupa tanggapan. yaitu dari reseptor.sepeti kulit.. Saraf Tepi Sistem saraf tepi terdiri dari sarfa-saraf yang berada di luar system saraf pusat (otak dan sumsum ulang belakang). Artinya system saraf tepi merupakan saraf yang menyebar pada seluruh bagian tubuh yang melayani organ-organ tubh tertentu. Dan dalam sumsum ini terdapat simpul – simpul gerak refleks.Sumsum tulang belakang Sumsum tulang belakang berfungsi menghantarkan impuls (rangsangan) dari dan ke otak.kelenjar.serta mengkoordinasikan gerak refleks.Susunan saraf parasimpatis Gerak pada umumnya terjadi secara sadar. Letaknya pada ruas-ruas tulang belakang.saluran darah dan lain-lain. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang. 2. b. ke saraf sensori.otot.Susunan saraf simpatis . ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. Susunan saraf tak sadar. namun. dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak.yakni dari ruas – ruas tulag leher hingga ke ruas-ruas tulang pinggang yang kedua.

Refleks fleksor. yang mengalirkan impuls saraf untuk tipe refleks tertentu. Pada gerak refleks. Mekanisme gerak refleks dalam tubuh Mekanisme gerak refleks merupakan suatu gerakan yang terjadi secara tiba-tiba diluar kesadaran kita. Contoh gerak refleks misalnya berkedip. misalnya. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak. dan neuron motorik.interneuron. impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas. kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf. Jalur saraf ini dibentuk oleh sekuen dari neuron sensorik . penarikan kembali tangan secara . 3.Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan. Gerak refleks yang paling sederhanahanya memerlukandua tipe sel saraf. Gerak refleks bekerja bukanlah dibawah kesadaran dan kemauan seseorang. tanpa memerlukan kontrol dari otak. diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor. bersin. yaitu otot atau kelenjar. atau batuk. Dimana gerak refleks ini merupakan gerak yang dihasilkan oleh jalur saraf yang paling sederhana. yaitu neuron sensorik dan neuron motorik. yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang. gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu.

Sel saraf motorik menerima impuls dan menghantar impuls-impuls ini melalui serabut motorik. misalnya kontraksi atau relaksasi otot. rangsangan dari reseptor perifer yang mulai dari fleksi pada anggota badan dan juga berkaitan dengan ekstensi anggota badan. merupakan suatu reaksi perlindungan.refleks dari rangsangan yang berbahaya. Untuk terjadinya gerak refleks maka dibutuhkan struktur sebagai berikut : organ sensorik yang menerima inspuls misalnya kulit. Misalnya. Refleks adalah respons yang tidak berubah terhadap perangsangan yang terjadi diluar kehendak. Refleks ekstersor (polisinaps). Sumsum tulang belakang menghubungkan antara impuls menuju kornu medula spinalis. kontraksi atau . Rangsangan ini merupakan reaksi organisme terhadap perubahan lingkungan baik di dalam maupun di luar organisme yang melibatkan sistem saraf pusat dalam memberikan jembatan (respons) terhadap rangsangan. Refleks dapat berupa peningkatan maupun penurunan kegiatan. Kegiatan sistem saraf pusat ditampilkan dalam bentuk kegiatan refleks. menutup mata pada saat terkena debu. Serabut saraf sensorik yang menghantarkan inpuls tersebut menuju sel-sel ganglion radiks posterior dan selanjutnya serabut sel-sel akan meneruskan impuls-impuls menuju subtansi pada kornu posterior medula spinalis. Gerak refleks merupakan bagian dari mekanisme pertahanan pada tubuh dan terjadi jauh lebih cepat dari gerak sadar. Organ motorik melaksanakan gerakan karena dirangsang oleh impuls saraf motorik. Dengan kegiatan refleks dimungkinkan terjadinya hubungan kerja yang baik dan tepat antara berbagai organ yang terdapat dalam tubuh manusia dan hubungan dengan keadaan sekelilingnya.

Neuron aferen (motorik) menghantarkan impuls ke perifer e. Reseptor adalah suatu struktur khusus yang peka terhadap suatu bentuk energi tertentu dan dapat mengubah bentuk energi menjadi aksi-aksi potensial listrik atau impuls-impuls saraf. Lengkung Refleks Proses yang terjadi pada refleks melalui jalan tertentu di sebut lengkung refleks. Waktu refleks Penghantaran kegiatan sejak pemberian rangsangan pada reseptor sampai timbul jawaban di efektor. dan kelenjar (alat efektor) 5. pencabangan akhir serat-serat eferon (motorik) di dalam otot serat lintang. Alat efektor merupakan tempat terjadinya reaksi yang diwakili oleh suatu serat otot atau kelenjar. tubuh mampu mengadakan reaksi yang cepat terhadap berbagai perubahan diluar maupun didalam tubuh disertai adaptasi terhadap perubahan tersebut. atau masa pemberian rangsangan hingga timbul . Komponen-komponen yang dilalui refleks : a. d. otot polos.dilatasi pembuluh darah. 4. Pusat saraf (pusat sinaps) tempat integrasi masukya sensoris dan dianalisis kembali ke neuron aferen. Dengan demikian seberapa besar peran sistem saraf pusat dapat mengatur kehidupan organisme. Reseptor rangsangan sensoris yang peka terhadap suatu rangsangan misalnya kulit b. Dengan adanya kegiatan refleks. Neuron aferen (sensoris) yang dapat menghantarkan impuls menuju kesusunan saraf (medula spinalis-batang otak) c. Efektor.

Kekuatan Refleks Ditentukan oleh kekuatan rangsangan serta lama pemberian rangsangan. gangguan pada masing-masing bagian lengkung refleks dapat mempengaruhi waktu refleks. Sering terjadi refleks terus berlangsung meskipun rangsangan sudah lama dihentikan. segera setelah itu membagi diri lagi menjadi serabut primer anterior dan serabut primer posterior melayani kulit dan oto panggung.jawaban. Hal ini di sebut lama refleks atau aksi ikutan refleks. Sedangkan serabut primer anterior membentuk berbagai cabang yang menjadi pleksus saraf anggota gerak dan membentuk saraf interkostalis pada daerah toraks. meskipun rangsangan sudah dihentikan serat aferen terus mendapat rangsangan dari interneuron sehingga menyebabkan jawaban refleks akan tetap terjadi. Bila diberikan dengan kekuatan yang lebih besar maka lebih banyak reseptor. Penyatuan initerjadi sebelum serabut saraf itu melintasi foramen intervertebralis. Hal ini terjadi karena adanya susunan hubungan neuron berupa rantai tertutup atau rantai terbuka impuls yang berputar-putar antar–neuron tersebut. Serabut saraf motorik membentuk akar anterior yang berpadu dengan serabut saraf sensorik pada akar posterior bersama membentuk saraf spinalis gabungan. Waktu refleks ini ditentukan oleh perlambatan pusat yang dialami terutama bila melalui sinaps. 6. .

5. kemudian impuls tersebut dibawa oleh saraf sensorik menuju sum-sum tulang belakang. 2. Kesimpulan 1. 3. Gerakan terjadi juga diluar kesadaran kita (tidak didasarkan kemauan). mata memberikan gambaran visual tentang lingkungan.BAB III PENUTUP A. Reseptor sensoris digunakan untuk mengetahui keadaan tubuh dan keadaan lingkungan. Pada umunya gerak refleks berlangsung terhadap stimulus dari luar dan berlangsung dengan cepat atau tiba-tiba. besarnya dan serupa pekerjaannya yang terikat menjadi satu. kemudian diterima oleh efektor maka terjadilah respon/tanggapan. Bahwa gerak reflek disebabkan karena pengaruh ransangan yang datang dari luar tubuh dimana jalannya tidak sampai ke otak.jalan dari gerak reflek ini adalah mulai dari stimulus diterima reseptor. kemudian impuls dilanjutkan oleh saraf motorik. 6. Sel yaitu bagian yang terkecil dari makhluk hidup (manusia) yang hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Jaringan yaitu sekumpulan sel-sel yang serupa bentuknya. misalnya kulit memberitahu setiap benda tersentuh kulit. 4. Organ yaitu sekumpulan bermacam-macam jaringan yang menjadi satu yang . Seperti yang telah dijelaskan pada bab teori diatas. 7.

B. . Bila diberikan dengan kekuatan yang lebih besar maka lebih banyak reseptor. Jagalah fungsi dari anggota tubuh agar dapat menerima rangsangan dari luar dengan baik 2. Saran-saran 1. Kekuatan refleks ditentukan oleh kekuatan rangsangan serta lama pemberian rangsangan.

H. Jakarta .AMK. syaifuddin. (2006). Anatomi Fisiologi untuk Mahasiswa Keperawatan Penerbit Buku Kedokteran EC.DAFTAR PUSTAKA Drs.