P. 1
Modul VB

Modul VB

|Views: 439|Likes:
Published by Dede Rusli

More info:

Published by: Dede Rusli on Dec 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/15/2014

pdf

text

original

Sections

  • 1.1 Distribusi Program dan Kebutuhan Sistem
  • 1.2 Lingkungan Kerja
  • POKOK BAHASAN : LINGKUNGAN KERJA DAN KOMPONEN DASAR (1)
  • 1.3 File-file Kerja
  • 1.4 Membuat Project Baru
  • 1.5 Menyimpan Project
  • 1.6 Mengeksekusi Project
  • 1.7 Menggunakan Komponen
  • 1.8 Latihan
  • 1.8.1 Form
  • POKOK BAHASAN : KOMPONEN DASAR (1)
  • POKOK BAHASAN : KOMPONEN DASAR (2)
  • Komponen Properties Nilai
  • POKOK BAHASAN : TIPE DATA, VARIABEL DAN OPERATOR
  • POKOK BAHASAN : STRUKTUR PENGAMBILAN KEPUTUSAN (1)
  • POKOK BAHASAN : STRUKTUR PENGAMBILAN KEPUTUSAN (2)
  • POKOK BAHASAN : STRUKTUR PENGULANGAN (1)
  • POKOK BAHASAN : STRUKTUR PENGULANGAN (2)
  • POKOK BAHASAN : PROSEDUR DAN FUNGSI (1)
  • POKOK BAHASAN : PROSEDUR DAN FUNGSI (2)
  • POKOK BAHASAN : PENGANTAR APLIKASI DATABASE (1)
  • Latihan
  • POKOK BAHASAN : PENGANTAR APLIKASI DATABASE (2)
  • POKOK BAHASAN : PENGANTAR APLIKASI DATABASE (3)
  • POKOK BAHASAN : PENCARIAN DATA PADA TABLE (1)
  • POKOK BAHASAN : PENGANTAR APLIKASI DATABASE (4)
  • POKOK BAHASAN : APLIKASI DATABASE DENGAN ADODB (1)
  • POKOK BAHASAN : APLIKASI DATABASE DENGAN ADODB (2)

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : LINGKUNGAN KERJA DAN KOMPONEN DASAR (1

)
- Mengenal Lingkungan Kerja Microsoft Visual Basic - Mengenal jenis-jenis file yang membangun sebuah aplikasi dengan Ms VisualBasic - Mengenal Komponen-komponen dasar pada pemrograman Visual - Menggunakan Komponen untuk membangun sebuah aplikasi

SESI

1.1 Distribusi Program dan Kebutuhan Sistem
Microsoft Visual Basic (VB) adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi berbasis grafis yang merupakan hasil pengembangan dari versi DOS sebelumnya yang dikenal dengan BASIC (Beginners' All-purpose Symbolic Instruction Code). Bahasa pemrograman ini adalah bahasa yang sangat mudah untuk dipelajari yang menggunakan bahasa seperti bahasa Inggris. Beberapa versi dari BASIC antara lain: Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC, IBM BASICA dan lain-lain. Visual Basic adalah bahasa pemrograman Events Driven, hal inilah yang membedakan dengan BASIC versi sebelumnya. Dalam Visual Basic, pemrograman dilakukan dalam lingkungan grafis yang memungkinkan pengguna untuk meng-click pada objek-objek tertentu sesuai dengan keinginan mereka. Selain meng-click, pengguna bisa saja melakukan hal-hal lain yang kemudian kita sebut dengan Event. Visual Basic berkembang ke dalam beberapa versi. Versi terbaru dari Visual Basic dibuat dalam platform pemrograman .NET. Modul ini menjelaskan tentang penggunaan Microsoft Visual Basic versi 6.0 Visual Basic 6.0 dibuat dalam tiga bentuk didtribusi (3 edisi) yaitu: 1. Standard Edition 2. Professional Edition 3. Enterprise Edition Selain didistribusikan secara tersendiri, Visual Basic juga didistribusikan dalam paket bahasa pemrograman Microsoft Visual Studio yang terdiri dari: 1. Microsoft Visual Basic 2. Microsoft Visual C++ 3. Microsoft Visual Fox Pro 4. Microsoft Visual Interdev 5. Microsoft Source Safe Untuk menjalankan Visual Basic 6.0 dibutuhkan spesifikasi Komputer sebagai berikut: 1. Sistem Operasi Windows 9x atau diatasnya 2. Processor dengan kecepatan 100 Mhz (disarankan diatasnya) 3. Memory utama berkapasitas 32 MB (disarankan diatasnya) 4. Ruang Hardisk 800 MB 5. Kartu grafis berwarna dengan resolusi 480 x 600

1.2 Lingkungan Kerja
Untuk memudahkan kita dalam membangun aplikasi menggunakan Visual Basic, terlebih dahulu kita harus mengenal lingkungan kerjanya. Lingkungan kerja Visual Basic dapat dilihat pada gambar 1.1 berikut ini.

Pemrograman Visual Basic I

1

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Oleh karena Visual Basic berada dalam lingkungan Grafis, maka environment–nya mirip dengan aplikasi-aplikasi lainnya yang bekerja dalam lingkungan Grafis. Berikut diuraikan bagian-bagian serta fungsinya.

1 3

2

4 6 8

5 7

9

10

Gambar 1.1 Visual Basic Environment

1. Title Bar – berfungsi memberikan informasi tentang nama project yang sedang dibuat serta statusnya. Jika sedang dijalankan, maka statusnya berubah menjadi “run” sedangkan jika sedang mendesain form, maka statusnya “Design” 2. Control Box – berisi tiga buah tombol yaitu, minimize, maximize/restore, close. Control box lebih banyak digunakan untuk meminimalkan/memaximimalkan tampilan form serta menutupnya. 3. Menu Bar – berisi menu yang merupakan representasi dari fasilitas atau fungsi yang dimiliki oleh Visual Basic. 4. Toolbar – gambaran menu yang ada pada menu bar dapat ditampilkan dalam tombol-tombol dengan icon-icon tertentu. Tidak semua menu ditampilkan dalam bentuk toolbar, hanya beberapa menu yang sering digunakan saja yang dimunculkan.
Add Form Open Project Start View Properties View Toolbox

Menu Editor Add Project

Save Break End View Project Explorer

View Form Layout

Gambar 1.2 Toolbars

Pemrograman Visual Basic I

2

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
5. Toolbox – berisi komponen-komponen yang digunakan untuk membangun aplikasi dengan menggunakan Visual Basic. Komponen yang dimunculkan pertama kali adalah komponen-komponen standar yang umum digunakan. Untuk menggunakan komponen diluar komponen tersebut maka harus kita tambahkan komponen ke dalam toolbox dengan meng-click kanan pada toolbox, pilih Component, ceklist pada komponen yang ditambahkan, OK.

Pointer Picture Box Label Frame CheckBox ComboBox Horizontal Scroll Timer DirListBox Line Shape Image OLE Gambar 1.3 Toolbox Data Text Box Command Button Option Button ListBox Vertical Scroll DriveListBox FileListBox

6. Form – berfungsi sebagai media untuk mendesain tampilan program serta melekatkan komponen-komponen yang digunakan. Form terdiri dari dua jenis yaitu Single Document Interface dan Multiple Document Interface. 7. Code Editor – agar aplikasi yang dibuat dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan, maka form yang didesain saja tidak cukup tanpa diberikan baris-baris perintah. Code editor digunakan untuk menuliskan baris-baris perintah atau Coding. Code editor tidak tampak diawal, untuk menggunakan code editor, klik tombol View Code pada Project Explorer
Objek/Komponen Event

Prosedur

Gambar 1.4 Code Editor

8. Project Explorer – Berisi informasi yang berkaitan dengan objek apa saja yang sedang kita gunakan pada aplikasi yang sedang dibangun. Objek yang dimuat pada project explorer dapat berupa daftar project, form, module, user control, designer dan objek-objek lain yang mampu bekerja pada lingkungan Ms Visual Basic.
Pemrograman Visual Basic I

3

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
9. Properties Window – Agar berfungsi dengan baik, maka komponen yang digunakan untuk membangun sebuah aplikasi harus diatur sedemikan rupa. Bagian yang diatur pada objek tersebut adalah atribut yang menyertainya atau biasa disebut dengan properties. Properties windows akan menampilkan properties apa saja yang dimiliki oleh suatu objek dan nilai yang bisa diberikan apa saja. Properties yang ditampilkan akan berubah-ubah sesuai dengan komponen yang sedang dipilih. 10. Form Layout Window – Bagian ini digunakan untuk melihat posisi sebuah form pada layar monitor pada saat program dijalankan.

Nama dan jenis komponen

Melihat objek apa saja (form, modul, user control, data environment) yang menyusun aplikasi Berpindah dari code editor ke form. Memanggil form Melihat/memanggil code editor. Berpindah dari form ke code editor Gambar 1.5a Project Explorer Properties Value

Gambar 1.5b Properties Window

1.3 File-file Kerja
Sebuah Aplikasi yang dibuat dalam MS Visual Basic terdiri dari: 1. Optional, satu file Group yang berekstensi *.vbg yang berisi rangkuman dari keseluruhan keterhubungan antara project satu dengan yang lainnya. File ini ada jika kita menggunakan lebih dari satu project dalam aplikasi kita. 2. Satu atau lebih file Project yang merangkum semua komponen dengan ekstensi *.vbp. 3. Satu file untuk setiap Form yang berekstensi *.frm. Form dapat berisi deskripsi tekstual dari form itu sendiri beserta komponen-komponen yang menempel pada form tersebut, termasuk properties-nya. Form dapat berisi deklarasi variabel, konstanta, maupun prosedure atau fungsi. Prosedure yang dapat dideklarasikan meliputi prosedure event, prosedure eksternal, dan prosedur umum. 4. Satu file data Biner untuk setiap form, berisi data untuk properti dari kontrol form itu sendiri, berekstensi *.frx. file ini tidak dapat diedit dan secara otomatis dibangun untuk setiap form. 5. Optional, satu file untuk setiap Class Module, berekstensi *.Cls. Class Module mirip dengan form, untuk membuat obyek tersendiri. Bedanya class module tidak tampak pada saat program dieksekusi. 6. Optional, satu file untuk setiap Module, berekstensi *.bas. Modul dapat berisi deklarasi tipe, variabel, konstanta, prosedur ekternal, prosedur public. 7. Optional, satu file User Control untuk setiap control yang dibuat sendiri selain yang ada pada MS Visual Basic, berekstensi *.ctl. 8. Optional, satu atau lebih file yang mengandung ActiveX Controls (*.ocx). ActiveX Controls adalah kontrol optional yang dapat ditambahkan ke dalam toolbox dan
Pemrograman Visual Basic I

4

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
digunakan dalam form. Ms Visual Basic menggunakan beberapa .ocx yang sudah disediakan oleh Windows dan tersimpan dalam direktori Windows\System32. 9. Optional, satu file sumber berekstensi *.res. File ini bias berisi kumpulan gambar, suara, atau data-data lain yang dikemas ke dalam satu file. 10. Optional, sebuah Executable File (.exe) jika aplikasi yang kita buat sudah dikompilasi. 11. File-file lain diluar Ms Visual Basic seperti Ms Access untuk Database, File Help, DLL, Text Files, dan file-file lainnya yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi tersebut.

1.4 Membuat Project Baru

Pilihan untuk membuat project yang baru.

Memanggil/mengaktifka n project yang sudah ada sebelumnya.

Memanggil project yang terakhir kali di buat pada VB dalam computer ybs

Gambar 1.6 Tampilan Dialog Project Baru

Untuk memulai project baru, maka jalankan Ms Visual Basic yang telah diinstall dengan baik pada komputer kita. Tunggu beberapa saat kemudian maka tampilan dialog seperti tampak pada gambar 1.6 akan muncul. Ada tiga tab yang disajikan yaitu New, Existing, Recent. Secara default kita dibawa pada tampilan tab New. Jika kita belum punya project atau membuat project yang baru, maka tinggal kita enter atau klik open. Jika kita tidak ingin setiap kali menjalankan Visual Basic tampilan ini muncul, maka checklist pada bagian bawah “Don’t show this dialog in the future”.

1.5 Menyimpan Project
Setelah selesai membuat project dengan Ms Visual Basic, maka project dan semua komponen yang terlibat didalamnya harus disimpan. Sebenarnya yang harus kita simpan adalah form, module, user control serta objek-objek lain yang digunakan untuk menyusun project. Jika kita memiliki project baru, maka cukup kita klik tombol save pada toolbars. Dengan demikian semua komponen yang berada pada project tersebut juga akan meminta untuk disimpan. Jenis-jenis file yang disimpan sudah dijelaskan sebelumnya. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyimpan hasil kerja kita, diantaranya :
Pemrograman Visual Basic I

5

atau komponen-komponen lainnya tidak boleh ada yang sama. 1. module diawali dengan mod.7 Toolbar Eksekusi Project Jika terjadi error selama eksekusi. 2. 1. Misalkan: form diawali dengan frm. catat errornya dan pilih debug untuk mengetahui kode program mana yang error. 1.ukuran serta properties yang berkaitan sesuai dengan yang kita inginkan. Sedangkan komponen-komponen pada viasul basic sendiri terbagi dalam dua kelompok yaitu Visual dan Non Visual. form. Meski dapat dilakukan dalam lingkungan sistem operasi berbasis grafis.7 Menggunakan Komponen Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia 1.8 Langkah menggunakan komponen Setelah komponen masuk ke dalam form. Hal ini dilakukan agar kesalahan yang sama tidak terjadi berulang-ulang.6 Mengeksekusi Project Untuk mengetahui bagaimana hasil design dan kode program yang kita buat. Komponen visual adalah komponen yang akan tampil pada saat aplikasi dieksekusi sedangkan komponen non visual tidak akan muncul pada saat dieksekusi (bukan visible-nya false) tetapi ada pada waktu desain. Break Start End Gambar 1. maka project harus diekskusi. Setiap awal nama file tambahkan dengan singkatan jenis komponen. Untuk menghentikan hasil ekskusi.1 : .8 Latihan Latihan 1. Untuk menggunakan komponen ini cukup dengan klik pada komponen. 3. Nama project. kita bisa menekan tombol Break untuk berhenti sejenak. drag pada form yang telah kita sediakan. Untuk mengekskusi project dapat dilakukan dengan memilih tombol Start pada toolbars atau dengan menekan F5 pada keyboard. 4. 5.Klik Open (pilihan default pada New-Standard EXE) Pemrograman Visual Basic I 6 . tinggal kita atur letak. Buat satu direktori atau folder tersediri untuk setiap project yang kita buat dan simpan semua file terkait dalam direktori yang telah dipersiapkan. project diawali dengan prj. Kita lihat hasil design dan kode program yang telah kita buat. komponen-komponen untuk membangun aplikasi disimpan pada toolbox. Simpan dulu pekerjaan kita sebelum di running (start).Jalankan Ms Visual Basic : Start-Programs-Ms Visual Studio-Ms Visual Basic atau Start-Programs-Ms Visual Basic . usahakan tidak menggunakan spasi jika penamaan file lebih dari satu kata. Jika kita akan membenarkan atau menambahkan kode program. module. tekan tombol End. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesia-siaan jika terjadi error yang fatal pada saat dijalankan sehingga kita tidak harus mengetikkan ulang kode program dan design yang telah kita buat sebelumnya. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut.   Gambar 1.

menyenangkan loh! 2-Center True 0-Transparant lblAjak Mau bergabung? Send to m1214w@hotmail.9 Tampilan Hasil Latihan 1 - Akhiri program dan modifikasi tampilan dengan mengubah warna.frm dan Project dengan nama prjLatihan Latihan 1.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Masukkan beberapa komponen label ke dalam form dan atur propertiesnya sebagai berikut : Komponen Form Label1 Properties Name Caption Name Caption Alignment Autosize BackStyle Name Caption Alignment Autosize BackStyle Name Caption Alignment Autosize BackStyle Value frmLatih1 Latihan Menggunakan Komponen lblSapa Hai.Tambahkan sebuah form baru ke dalam project Klik Project – AddForm – New – Form – Open Tambahkan beberapa komponen ke dalam form sehingga form tampak seperti pada gambar berikut cmdHilang lblHello cmdClose cmdAktif Pemrograman Visual Basic I 7 . ukuran serta jenis huruf Simpan form dengan nama frmLat1. Nama saya Master Won 2-Center True 0-Transparant lblKet Saya sedang belajar Visual Basic.2 : .com 2-Center True 0-Transparant Label2 Label3 - Eksekusi/Jalankan program maka akan didapatkan seperti gambar berikut Gambar 1.

ubah setting startup object dari project yang sekarang sedang dikerjakan.Enabled = True - Pilih cmdClose kemudianketikkan kode berikut Unload Me Agar yang muncul pada saat dijalankan adalah form frmLatih2. Untuk mengubahnya : . Start up objek yang sekarang masih frmLatih1. Amati yang terjadi! Pemrograman Visual Basic I 8 .Visible = True cmdHilang.Enabled = False - Pilih objek cmdHilang kemudian ketikkan kode program berikut lblHello. saya sedang belajar Visual Basic 2-Center True 0-Transparant cmdAktif &Aktif False cmdHilang &Hilang True cmdClose &Close True Command1 Command2 Command3 - Klik ganda pada cmdAktif dan ketikkan kode berikut lblHello. ubah startup objek menjadi frmLatih2 – OK - Jalankan program. klik bergantian antara tombol aktif dan hilang.Visible = False cmdHilang.Enabled = False cmdAktif.Pada Tab General.Enabled = True cmdAktif.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Atur properties masing-masing komponen sebagai berikut : Komponen Properties Value Form Label1 Name Caption Name Caption Alignment Autosize BackStyle Name Caption Enabled Name Caption Enabled Name Caption Enabled frmLatih2 Menghilangkan Tulisan lblSapa Hello.Klik Project – Project1 Properties .

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Latihan 1.Tambahkan sebuah form baru ke dalam project Pemrograman Visual Basic I 9 .3 : .

MDI Child dapat digunakan jika ada MDI Form yang ditambahkan ke dalam Project. Bernilai true dan false. Misalkan sebuah form digunakan untuk entrian data barang. Form2.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : KOMPONEN DASAR (1) . WindowState : ukuran form pada saat dieksekusi. Bernilai true dan false. 4.8. Biasanya berisi keterangan singkat atau judul mengenai fungsi form tersebut. Setiap form harus memiliki nama sesuai dengan kegunaan form tersebut.1 Form Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya. Form induk disebut sebagai parent sedangkan form yang menginduk disebut dengan MDI Child. dan seterusnya. Name : berisi nama yang melekat pada form. Jika bernilai true. Hal ini dilakukan untuk menghindari tingkat kesalahan didalam identifikasi jika kita menggunakan nama defaultnya. Secara default Visual basic akan memberikan nama sesuai dengan urutan penambahannya kedalam project. 5.Mengenal Komponen-komponen dasar pada pemrograman Visual . 2. Form1. atau dengan kontrol tetapi tidak dapat diubah ukurannya dan bentuk-bentuk lainnya. Ada beberapa properties yang umum yang pasti dimiliki oleh setiap komponen. BorderStyle : menentukan bentuk form. antara lain: 1. SDI merupakan form yang berdiri sendiri yang tidak membawahi form-form yang lainnya. Visible : mementukan apakah form tampil atau tidk pada saat dipanggil. normal sesuai dengan ukuran pada waktu desain. jika true maka form akan muncul dan jika false maka form tidak akan muncul saat dieksekusi. 7. Enabled : berkaitan dengan keberadaan form apakah dapat dioperasikan atau tidak. Pemrograman Visual Basic I 10 . bahwa form merupakan tempat melekatnya komponen-komponen.Mengenal Lingkungan Kerja Microsoft Visual Basic . maka form tersebut dapat kita beri nama frmEntryBarang. Caption : tulisan yang dimunculkan pada title form. Berikut ini akan kita uraikan komponen-komponen dasar beserta deskripsinya. 1.Menggunakan Komponen untuk membangun sebuah aplikasi SESI Setiap komponen yang berada pada lingkungan Visual Basic memiliki kegunaan dan aturan masing-masing. Aturan-aturan terhadap komponen inilah yang disebut sebagai properties. atau posisi-posisi lainnya. atau penuh satu layar. Form3. 8. tetapi juga ada propertis khusus yang menunjukkan perbedaannya. ditengah-tengah layar. tanpa kontrol. juga tidak dibawahi oleh form yang lain. 3. maka form muncul tetapi tidak bereaksi. Form pada Visual Basic terdiri dari Single Document Interface (SDI) dan Multiple Document Interface (MDI). 6. MDIChild : bernilai true dan false yang memungkinkan form yang kita buat akan kita jadikan sebagai form yang menginduk pada MDI Form. apakah sesuai dengan posisi pada saat didesain. Beberapa properties pada form yang harus diperhatikan.Mengenal jenis-jenis file yang membangun sebuah aplikasi dengan Ms VisualBasic . maka form dapat dioperasikan. StartUpPosition : menentukan posisi form pada layar pada saat diekskusi. Sizeable. diminimalkan sehingga hanya terlihat pada taskbar. MDI merupakan f orm yang digunakan untuk membuat aplikasi multiform dan semua form yang dijalankan merupakan bagian dari fom tersebut. jika bernilai false.

2 Label dan Text Box Pemrograman Visual Basic I 11 .8. 1.8b MDI Form Properties-properties lain yang belum disebutkan bukan berarti tidak penting. tetapi kedelapan properties tersebut adalah properties yang paling sering digunakan.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Gambar 1.8a SDI Form Gambar 1.

kemudian tambahkan sebuah form. Bold.Text) + val(txtBil2.Text= val(txtBil1.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : KOMPONEN DASAR (2) .Text) End sub Pemrograman Visual Basic I 12 . Atur Propertiesnya sebagai berikut : Komponen Properties Form Label1 Label2 Label3 Text1 Name Caption Name Caption Name Caption Name Caption Name Text Height Width Name Text Height Width Name Text Height Width Font Name Caption Nilai frmPenjumlahan Penjumlahan lblBil Bilangan lblOpr + lblHasil Hasilnya adalah : txtBil1 350 600 txtBil2 350 600 txtHasil 765 1800 Arial. 24 cmdHitung &Hitung Text2 Text3 Command1 Klik ganda pada Command dan tuliskan kode program berikut : Private Sub CmdHitung_Click() txtHasil.Mengenal Komponen-komponen dasar pada pemrograman Visual .Mengenal Lingkungan Kerja Microsoft Visual Basic . Klik Project – AddForm – New – Form – Open Tambahkan komponen dan atur letaknya sehingga tampak seperti gambar diatas.Menggunakan Komponen untuk membangun sebuah aplikasi SESI Buka project yang sudah dibuat sebelumnya.

Contoh : txtBil1. Membersihkan inputan/output berarti memberi nilai empty untuk txtBil1.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Latihan . txtHasil.Tambahkan tombol Clear untuk membersihkan inputan/output. perkalian (*) dan pembagian (/) Pemrograman Visual Basic I 13 .Text=empty . txtBil2.Buat Program lagi untuk pengurangan (-).

162.337.593.477.767 -2.Mengenal operator-operator yang bekerja di lingkungan Visual Basic .483.203.1: Tipe Data Numerik Tipe Byte Integer Long Ukuran Memory 1 byte 2 bytes 4 bytes Rentang Nilai 0 to 255 -32. Table 3.79769313486232e+308 to -4. 9999 True or False Any embedded object Any value as large as Double Same as variable-length string Table 3. VARIABEL DAN OPERATOR .685. global .Mampu mendeklarasikan variabel lokal.483.228.402823E+38 to -1.94065645841247E-324 to 1.5807 +/.147.203.401298E-45 untuk negatif Single 4 bytes 1.147.337.79.337.Mampu mengimplementasikan tipe data yang tepat ke dalam pemrograman SESI Table 3.401298E-45 to 3.648 to 2.543.7.Mengenal Tipe-tipe data dasar di lingkungan Visual Basic .477.9228162514264337593543950335 (28 digit setelah koma).648 -3.400 karakter 0 to 2 miliar karakter January 1.335 atau Decimal 12 bytes +/.94065645841247E-324 untuk negatif Double 8 bytes 4.685.5808 to 922.768 to 32.79769313486232e+308 untuk positif Currency 8 bytes -922.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : TIPE DATA. 100 to December 31.2: Tipe Data Non Numerik Tipe String(fixed) String(variable) Date Boolean Object Variant(numeric) Variant(text) Ukuran Memory Length of string Length + 10 bytes 8 bytes 2 bytes 4 bytes 16 bytes Length+22 bytes Rentang Nilai 1 to 65.514.3 Suffix of Data Type Suffix & ! # @ Data Type Long Single Double Currency Pemrograman Visual Basic I 14 .402823E+38 untuk positif -1.264.950.

4: Arithmetic Operators Operator Mathematical function ^ * / Mod Exponential Multiplication Division Modulus(return the remainder from an integer division) Integer Division(discards the decimal places) Example 2^4=16 4*3=12 12/4=3 15 Mod 4=3 \ 19\4=4 "Visual"&"Basic"="Visual Basic" + or & String concatenation Table 3.5: Operator Relasi/Pembanding Operator = > < >= <= <> Meaning Equal to More than Less Than More than and equal Less than and equal Not Equal to Table 3.6 Logic Operators Operator Meaning And Both sides must be true or One side or other must be true One side or other must be true but not Xor both Not Negates truth Pemrograman Visual Basic I 15 .Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Table 3.

.Mengenal Komponen-komponen dasar pada pemrograman Visual .Else Statements with Operators To effectively control the VB program flow.Mengenal Lingkungan Kerja Microsoft Visual Basic . IF dengan multi kondisi If condition1 Then Expression1 ElseIf condition2 Then Expression2 ElseIf condition3 Then Expression3 … ElseIf condition-n Then Expression-n Else exceptions End If Perhatikan desain form berikut baik-baik dan buatlah desainnya.then.....else statement is If conditions Then VB expressions End If Bentuk struktur pengambilan keputusan dengan kondisional ada 3. IF dengan dua kondisi If conditions Then expressions Else exceptions End If 3. yaitu : 1.Menggunakan Komponen untuk membangun sebuah aplikasi SESI Using If. IF dengan satu kondisi If conditions Then expressions End If 2.Then..... The general format for the if.... we shall use If....Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : STRUKTUR PENGAMBILAN KEPUTUSAN (1) .Else statement together with the conditional operators and logical operators. Pemrograman Visual Basic I 16 .Then..

keluar. maka discount 20% dari biaya pemakaian . selisih Dim m1. Oleh karena itu. 2.Jumlah Yang Dibayar = Biaya Pemakaian dikurangi Discount Perhatikan langkah-langkah selanjutnya. keluar. selisih Dim d1. j3 As Byte ‘jam masuk. masing-masing bagian waktu kita pecah ke dalam jam. dan detik. j2. m3 As Byte ‘menit masuk. menit. keluar. Private Sub Command1_Click() j1 = Hour(Text1) ‘mengambil m1 = Minute(Text1) ‘mengambil d1 = Second(Text1) ‘mengambil j2 = Hour(Text2) ‘mengambil m2 = Minute(Text2) ‘mengambil d2 = Second(Text2) ‘mengambil jam dari Text1 menit dari Text1 detik dari Text1 jam dari Text2 menit dari Text2 detik dari Text2 ‘jika detik pada text2 lebih kecil dari text1 If d2 < d1 Then m2 = m2 . .Setelah 1 jam pertama. Masuk ke dalam Code Editor . 1. d2. Biaya Pemakaian dihitung per menit .Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Name Text : Text1 : Name Text : Text2 : Name : Command1 Caption : &Hitung Name : Text4 Enabled : False Text : Name : Text3 Enabled : False Text : Name Text : Text5 : 0 Name : Text6 Enabled : False Text : Form diatas merupakan form yang digunakan untuk melakukan perhitungan durasi antara jam mulai dan jam selesai serta menghitung biaya pemakaiannya. m2.Lama Pemakaian = Jam Selesai dikurangi jam Mulai . selisih Ket : variabel-variabel ini dibuat karena kita tidak dapat langsung mengurangkan jam (Text2-Text1).1 d2 = d2 + 60 Pemrograman Visual Basic I 17 . pada bagian General deklarasikan variable-variabel berikut Dim j1.Biaya Pemakaian adalah 3500 per jam dan jika kurang dari 1 jam maka dianggap 1 jam. . Pilih Command1 dan event Click kemudian ketikkan kode program berikut. d3 As Byte ‘detik masuk.Jika pemakaian lebih dari 2 jam.

d1 ‘munculkan pada text3 Text3. "00") & ":" & _ Format(m3.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia End If ‘jika menit pada text2 lebih kecil dari text1 If m2 < m1 Then j2 = j2 .1 m2 = m2 + 60 End If ‘jika jam pada text2 lebih kecil dari text1 If j2 < j1 Then j2 = j2 + 24 End If j3 = j2 . "00") If j3 < 1 Then Text4 = 3500 Else Text4 = (j3 * 60 + m3) * (3500 / 60) If j3 > 2 Then Text5 = 0.2 * Text4 Else Text5 = 0 End If End If Text6 = Val(Text4) – Val(Text5) End Sub 3.Text = Format(j3. Masukkan data Jam Masuk dan Jam Keluar kemudian klik tombol hitung Pemrograman Visual Basic I 18 .m1 d3 = d2 .j1 m3 = m2 . "00") & ":" & _ Format(d3.

69 HM=”C” Pemrograman Visual Basic I 19 ... 11 Hari=30 Case 2 If tahun mod 4=0 then Hari = 29 Else Hari=28 End if Case else Hari=31 End select Contoh 2 : Menentukan huruf mutu Select case NA Case 85.Mengenal Komponen-komponen dasar pada pemrograman Visual . . 9.1 Select Case If you have a lot of conditional statements.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : STRUKTUR PENGAMBILAN KEPUTUSAN (2) . For multiple conditional statements..84 HM=”B” Case 55.. . Case Else Block of End Select one or more VB statements one or more VB Statements one or more VB statements one or more VB Statements Contoh 1: Menentukan jumlah hari pada bulan dan tahun tertentu Select case bulan Case 4. 6. using If.Menggunakan Komponen untuk membangun sebuah aplikasi SESI 8.Else could be very messy.Then.. it is better to use Select Case The format is : Select Case expression Case value1 Block of Case value2 Block of Case value3 Block of Case value4 .100 HM=”A” Case 70.Mengenal Lingkungan Kerja Microsoft Visual Basic .

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Case 40.54 HM=”D” Case else HM=”E” End select Pemrograman Visual Basic I 20 ..

Mengenal sintak-sintak pengulangan pada Visual Basic .1 Do while counter <=1000 num. Struktur Pengulangan terdiri dari 3 bentuk yaitu: 1.Text=counter Next Pemrograman Visual Basic I 21 .Menggunakan pengulangan untuk pemecahan masalah SESI Visual Basic memungkinkan sebuah prosedur dilakukan berulang-ulang sebanyak mungkin sepanjang prosesor masih sanggup memrosesnya.Mengenal bentuk-bentuk pengulangan . Bentuk tersebut dapt juga kita tulis menjadi : Do num.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : STRUKTUR PENGULANGAN (1) .Text=counter counter=counter+1 Loop until counter>1000 Contoh 6. Pengulangan dengan pemeriksaan kondisi di akhir d) Do Pernyataan Loop While kondisi e) Do Pernyataan Loop Until kondisi 3. Hal inilah yang biasanya kita sebut dengan Looping (pengulangan). Pengulangan dengan pembatasan terdefinisi For counter=nilaiAwal to akhir (Step increment) pernyataan Next Contoh 6.Text=counter counter =counter+1 Loop Contoh diatas akan dilakukan penambahan terus hingga counter >1000. Pengulangan dengan pemeriksaan kondisi di awal a) Do While kondisi Pernyataan Loop b) Do Until kondisi Pernyataan Loop c) While kondisi Pernyataan Wend 2.2 (a) For counter=1 to 10 display.

"000") & _ " | " & Format(i ^ 3. "00") & " | " & Format(i ^ 2. "00000") & " | " Next i End Sub Private Sub Form_Load() Do x = InputBox("Masukkan Password") 'menghitung jumlah kesalahan If x <> "123" Then Pemrograman Visual Basic I 22 .Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (b) For counter=1 to 1000 step 10 counter=counter+1 Next For counter=1000 to 5 step -5 counter=counter-10 Next (c) Contoh 6.3: Mencetak perhitungan perpangkatan X2 dan X3 Private Sub Command1_Click() Dim i As Long Me.Cls Print "===============" Print "| X | X2 | X3 Print "===============" |" For i = 1 To Val(Text1) Print "| " & Format(i.

form tidak dapat dibuka" End End If Loop Until x = "123" End Sub Pemrograman Visual Basic I 23 .Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia c = c + 1 MsgBox "password tidak dikenal" End If 'menentukan batas kesalahan If c >= 5 Then MsgBox c & " kesalahan.

e. i.Periksa setiap karakter . i.Jumlah kata=1 .Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : STRUKTUR PENGULANGAN (2) . E.Bandingkan apakah karakter tersebut adalah vokal (a.Tampilkan Jumlah Vokal Algoritma : Deklarasi Jumlah Vokal : integer Kalimat : String Panjang Kalimat : integer Counter : integer X : character Deskripsi Jumlah Vokal 0 Input (Kalimat) Panjang Kalimat  len(kalimat) For counter1 to panjang kalimat do Xlowercase(Mid(Kalimat. lanjutkan untuk karakter berikutnya sampai dengan akhir string Pemrograman Visual Basic I 24 . O).Periksa apakah string kosong atau tidak . Buat sebuah form sederhana untuk menghitung jumlah huruf vokal pada suatu string tertentu. I. Jumlah kata= Jumlah kata +1 . U. u.Jika salah. Buatlah sebuah form sederhana untuk menghitung jumlah kata pada suatu kalimat tertentu.1)) If x=”a” or x=”i” or x=”u” or x=”e” or x=”o” then Jumlah vokal=jumlah vokal +1 Output(jumlah vokal) 2. Logika : .Jika benar. E. Untuk menghitung panjang string  len(string).Mengenal Komponen-komponen dasar pada pemrograman Visual . (huruf vokal terdiri dari a.Jika benar.Menggunakan Komponen untuk membangun sebuah aplikasi SESI Latihan 1.Bandingkan apakah karakter tersebut adalah spasi . lanjutkan untuk karakter berikutnya sampai dengan akhir string . U. u. Jumlah Vokal= Jumlah Vokal +1 . e.Jika string tidak kosong : . Kata adalah rangkaian huruf yang dipisahkan oleh spasi.counter.Mengenal Lingkungan Kerja Microsoft Visual Basic . A.Masukkan sebuah string . A. o. O) .Jika salah. Logika : .Periksa setiap karakter . I.Masukkan sebuah string . o.

i + 1. jumlah kata=0 dan tidak diproses . m = Left(string.Jika string kosong. Bilangan prima adalah bilangan yang hanya habis dibagi oleh dirinya sendiri dan 1 (sisa bagi 0 hanya ada 2). Buatlah sebuah form sederhana untuk menampilkan bilangan prima antara 1 s/d n. 1) If s = " " Then m = m & Mid(string. Buatlah sebuah form sederhana untuk membuat inisial nama. For i=1 to n J=0 For c=1 to i If i mod c=0 then J=j+1 End if Next c If j<=2 then Print i End if Next i Pemrograman Visual Basic I 25 .Counter. 1) i = i + 1 End If Next inisial = UCase(m) 4.Tampilkan Jumlah Kata Algoritma : Deklarasi Jumlah Kata : integer Kalimat : String Panjang Kalimat : integer Counter : integer X : character Deskripsi Input (Kalimat) Panjang Kalimat  len(kalimat) If Panjang kalimat <>0 then Jumlah Kata1 For Counter1 to panjang kalimat do Xlowercase(Mid(Kalimat. i.1)) If x=” ” then Jumlah kata=jumlah kata +1 Else Jumlah Kata0 Output(jumlah kata) 3. Inisial adalah gabungan huruf awal setiap kata. 1) For i = 1 To Len(string) s = Mid(string.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia .

Mengenal Lingkungan Kerja Microsoft Visual Basic .Menggunakan Komponen untuk membangun sebuah aplikasi SESI Pemrograman Visual Basic I 26 .Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : PROSEDUR DAN FUNGSI (1) .Mengenal Komponen-komponen dasar pada pemrograman Visual .

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : PROSEDUR DAN FUNGSI (2) .Menggunakan Komponen untuk membangun sebuah aplikasi SESI Pemrograman Visual Basic I 27 .Mengenal Lingkungan Kerja Microsoft Visual Basic .Mengenal Komponen-komponen dasar pada pemrograman Visual .

Persiapan : Siapkan sebuah folder tersendiri yang akan memuat file-file dari project yang akan dibuat. Buka Visual Data Manager (Add Ins . FoxBase. Contoh : Visual Basic memiliki database bawaan yaitu Ms Access 97 2. SQL Server. Adapun jenis-jenis database yang kompatibel dengan Visual Basic antara lain : MsAccess. DAO (Data Access Object) : digunakan untuk menghubungkan antara bahasa pemrograman dengan database yang merupakan bawaan dari bahasa pemrograman tersebut. Dalam VisData. Oracle. dan berbagai jenis database lainnya. 2.Mengenal jenis-jenis database yang dapat ditangani oleh Ms Visual Basic . Interbase. ADO (ActiveX Data Object) : digunakan untuk menghubungkan antara bahasa pemrograman dengan database yang merupakan bawaan maupun yang bukan bawaan dari bahasa pemrograman tersebut.Mampu menggunakan Data Form Designer untuk membuat form dari tabel yang ada SESI Visual Basic merupakan pemrograman multipurpose yang dibuat dengan tujuan mampu memecahkan permasalahan dalam dunia nyata. Visual Basic sangat mendukung pengolahan data dengan menggunakan database. baik yang bersifat stand alone maupun terdistribusi (client-server). Untuk menghubungkan antara back-end dengan front-end diperlukan suatu mekanisme yang dibuat dalam bentuk objek yang disebut dengan Data Access. Secara umum Data Access dikelompokkan ke dalam 3 jenis. Dalam pemrograman. misalnya “D:\Dokumen\Latihan VB\” dan siapkan sebuah folder dalam folder yang sudah kita buat untuk menyimpan databasenya dengan nama “Database” sehingga lengkapnya “D:\Dokumen\Latihan VB\database\” Langkah-langkah : 1. database merupakan back-end yang tidak terlihat oleh user sedangkan bahasa pemrograman merupakan front-end. Buka sebuah project pada Visual Basic sehingga tampil sebuah form kosong jika belum memliki project. MySQL. FoxPro.Visual Data Manager) akan muncul tampilan sepeti gambar berikut Pemrograman Visual Basic I 28 . Berikut ini kita akan membahas bagaimana membuat pemrograman database pada Visual Basic dengan koneksi DAO. user dapat mengcreate database meskipun database tersebut belum ada dalam sistem kita. 3.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : PENGANTAR APLIKASI DATABASE (1) . Visual Basic memiliki tool tambahan untuk mengelola database yang disebut dengan Visual Data Manager atau yang biasa disebut dengan VisData. yaitu : 1.Mampu membangun database dengan Database bawaan dari Ms Visual Basic . Akan tetapi hanya database bawaan sajalah yang dapat dimanipulasi dengan menggunakan VisData. RDO (Remote Data Object) : digunakan untuk menghubungkan antara bahasa pemrograman dengan database yang melalui pihak ketiga. DBase. Visual Basic sangat kompatibel dengan berbagai jenis database.

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Gambar 1. Dialog Penyimpanan 4. Pilih File – New – Microsoft Acces – Version 7. Tampilan Awal Visual Data Manager 3. Pada Folder Database dengan nama “Latihan. Form Pembuatan Tabel Pemrograman Visual Basic I 29 .0 MDB Gambar 2. Klik kanan pada Properties yang ada di Database Window dan pilih New Table Gambar 4.mdb” Gambar 3. Tampilan Visual Data Manager 5.

Buat dengan struktur sebagai berikut : Field Kode Nama Alamat Telp HP Type Text Text Text Text Text Size 2 30 50 12 12 Fixed/Variable Fixed Variable Variable Variable Variable Allow Zero Length      Required Setiap selesai dengan satu field. Tampilan Visual Data Manager akan dipanggil kembali. Isikan nama form pada isian Form Name tanpa diikuti ekstensinya 3. Klik Utility – Data Form Designer sehingga muncul dialog berikut Gambar 6. Pilih table yang akan dibuat form pada isian RecordSource Pemrograman Visual Basic I 30 . Data Form Designer 2. 8. tekan OK. VisData telah menyediakan wizard yang akan langsung membuat front-end sesuai dengan table yang kita pilih. Berikut kita uraikan bagaimana menggunakan wizard untuk membuat form. Jika sudah selesai memasukkan semua field. form pembuatan table akan dimunculkan kembali. Langkah-langkah : 1. klik close pada form menambah field.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia 6. Klik tombol Build Table di kiri bawah. Form Menambah Field 7. Back –end sudah kita buat. Ketikkan “Dosen” pada text Table Name kemudian tekan tombol “Add Field” Gambar 5. Table dosen sudah masuk dalam Database Window. sekarang kita akan membuat front-end (form) yang digunakan untuk mengolah database yang sudah ada.

TLahir. Telp. Customer (ID_Cust. Tekan “Build the Form” untuk mengcreate form tunggu sampai proses selesai. Nama. Agama. Jenis. Satuan.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia 4. Kota. Merk. 7. Data Penduduk (NIK. WN. Jenis Sample. Kelurahan. Alamat. Nama Lengkap. Harga Jual) d. GD. SK. Harga Beli.Pekerjaan . dan jalankan (Start) 8. 6. dan Sample Pemrograman Visual Basic I 31 . Agama. Type. Kecamatan. Bentuk. Jenis Kelamin. kdPos. ID_Supplier. Kerja. Tanggal Lahir. Kategori) e. TgLahir. SparePart (Kode Part. Telp. Bahan Dasar. Nama Sample. Type. Warna. Untuk menambah data : Add – isi data – Update Latihan 1. HP. Sample (ID_Sample.Alamat .Nama . SparePart. Kecamatan. Alamat.E-Mail . Tambahkan table baru pada database DBLatihan dengan nama “Address_book” dengan struktur sebagai berikut : . HP. Buat form untuk table Customer. Kab. Form yang digunakan untuk mengolah data sudah selesai dibuat. Kec. Pilih Field 5. Tgl Masuk. No CM. No Seri. Pasien (No Register.Pendidikan) 3. Harga. JK. Buat tabel baru untuk subjek-subjek berikut: a. RW.No Telp . Alamat. Nama. Size. Kota. Compatible) c. Tutup kembali VisData dan silahkan kembali ke Project. Tempat Lahir. Pilih Field yang akan dimunculkan pada form dari list sebelah kiri dengan mengklik tombol “>” untuk satu per satu atau “>>” untuk semua field Gambar 7. Sesuaikan tampilan dengan kebutuhan kita. RT. E-mail) b.Website Text Text Text Text Text Text 20 50 16 20 20 50 V V V V V V R R A R A A Buat form untuk mengisi dan menampilkan table tersebut 2. Warna.

digunakan untuk menyiapkan suatu record kosong yang siap diisi 2. digunakan untuk menuju record yang paling awal 2. MoveLast. Update.Mampu mengenal metode-metode dasar yang dimiliki Data Control . MoveFirst. AbsolutePosition. Beberapa metode yang merupakan navigator database antara lain: 1. Banyak kebutuhan-kebutuhan kita yang tidak dapat dipenuhi.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : PENGANTAR APLIKASI DATABASE (2) . MoveNext. digunakan untuk menghapus suatu record tertentu. Perintah-perintah dasar yang harus diketahui pada pemrograman database antara lain : 1.Mampu membuat koneksi database dengan menggunakan Data Control . MovePrevious. AddNew. untuk mengetahui posisi record yang sedang aktif Persiapan : Buka database pada latihan sebelumnya (latihan. Update hanya dapat digunakan jika sebelumnya sudah ada perintah AddNew atau Edit 4. Tambahkan sebuah table dengan cara : Klik kanan pada Database Window – New Table Berikut struktur tabelnya : Nama Tabel : TMatakuliah Field Kd_MKL Nm_MKL SKS T_SKS P_SKS Pra_MKL Jur_MKL St_MKL Type Text Text Integer Integer Integer Text Text Text Size Fixed/Variable 8 Fixed 50 Fixed Fixed Fixed Fixed 8 Variable 15 Variable 1 Fixed Allow Zero Length         Required Pemrograman Visual Basic I 32 .mdb) menggunakan VisData. Delete.Mampu membuat kode program sederhana untuk pengolahan data SESI Di bagian pertama kita sudah belajar menggunakan VisData serta menghubungkan project yang kita buat dengan database melalui FormDesigner. digunakan untuk menuju record sebelumnya 5. digunakan untuk menyimpan data yang telah dimasukkan menjadi record permanent. Form yang dibuat oleh VisData cenderung kaku dan tidak menarik sehingga kita harus memperbaikinya lagi. digunakan untuk menuju record berikutnya 4. Pada bagian kedua ini kita akan membuat sendiri desain form sesuai dengan keinginan kita dan menghubungkannya dengan database yang ada. untuk mengetahui jumlah record yang ada pada recordset yang bersangkutan 6. digunakan untuk menyiapkan suatu record yang sudah ada untuk dapat diubah datanya 3. digunakan untuk menuju record paling akhir 3. Edit. RecordCount.

Desain Tampilan Komponen Form Properties Name Caption ControlBox Name Text List Value frmMKL Entry Matakuliah False cbJur Combo1 Teknik Informatika Manajemen Informatika Teknik Komputer Komputerisasi Akuntansi ..Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Langkah-langkah : 1.. 0 – Dropdown Combo txtKode txtNama txtSKS txtTeori txtPrak txtSyarat txtStatus 1 cmdBaru &Baru True cmdUpdate &Update False cmdClose &Close True Combo1 Text1 Text2 Text3 Text4 Text5 Text6 Text7 Command1 Command2 Command3 Style Name Text Name Text Name Text Name Text Name Text Name Text Name Text MaxLength Name Caption Enabled Name Caption Enabled Name Caption Enabled Pemrograman Visual Basic I 33 . Buatlah desain form sebagai berikut Gambar 1.

Label. serta CheckBox. Atur Properties dari komponen Data Alignment = 2 – Align Bottom DatabaseName = isi dengan path dan nama database yang sudah dibuat sebelumnya (e. Komponen yang dapat terhubung langsung selalu memiliki dua properties dasar yaitu DataSource dan DataField. ListBox.mdb”) Recordsource = isi dengan nama table yang digunakan (TMatakuliah) 4. Komponen-komponen tersebut antara lain TextBox.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia 2. Atur Properties komponen input Prinsip dasarnya adalah setiap field yang ada dalam table yang kita buat. tetapi tidak semua jenis komponen dapat disambungkan langsung dengan Field. yang menjadi komponen inputan bagi table adalah TextBox dan ComboBox. Dalam contoh desain form diatas. Penambahan Data ke Form 3. untuk itu kita harus mengatur properties yang dimiliki oleh TextBox dan ComboBox. diisi oleh komponen yang sudah kita siapkan pada form. Setiap komponen mewakili satu field tertentu.g “D:\Dokumen\Latihan VB\database\Latihan. Komponen txtKode txtNama txtSKS txtTeori txtPrak txtSyarat txtStatus cbJur Properties DataSource DataField DataSource DataField DataSource DataField DataSource DataField DataSource DataField DataSource DataField DataSource DataField DataSource DataField Data1 Kd_MKL Data1 Nm_MKL Data1 SKS Data1 T_SKS Data1 P_SKS Data1 Pra_MKL Data1 St_MKL Data1 Jur_MKL Value Pemrograman Visual Basic I 34 . ComboBox. Tambahkan komponen Data ke dalam Form Gambar 2.

Klik Ganda pada Command Update.Update Data1.Addnew ‘menonaktifkan tombol baru dan mengaktifkan tombol update cmdBaru.Refresh ‘menonaktifkan tombol update dan mengaktifkan tombol baru cmdBaru.Enabled=True cmdUpdate.Enabled=False ‘pindahkan kursor ke tombol baru cmdBaru. tuliskan kode program berikut Private Sub cmdUpdate_Click() ‘mengupdate record yang telah disiapkan ‘Data1. option. Jalankan (F5 atau Start) 8. checkbox) untuk data-data yang merupakan pilhan terbatas. 2. buatlah form sesuai dengan kebutuhan yang ada.SetFocus End Sub 7. Seperti pada latihan 1.SetFocus End Sub 6.UpdateRecord Msgbox “Data telah disimpan” Data1. listbox.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia 5. Klik Ganda pada Command Baru. Dari Tabel Pasien yang telah dibuat pada Sesi sebelumnya.Recordset. Untuk pengisian data : baru – isi data – update Latihan : 1. lakukan juga untuk tabel Data Penduduk. tuliskan kode program berikut Private Sub cmdBaru_Click() ‘menyiapkan sebuah record kosong untuk diisi Data1. Gunakan komponen-komponen yang bersifat pemilihan (combobox. Pemrograman Visual Basic I 35 .Enabled=True ‘pindahkan kursor ke kode txtKode.Enabled=False cmdUpdate.Recordset.

mdb) menggunakan VisData.Recordset . ! FieldN =NilaiN . Untuk mengantisipasi kendala yang kita alami diatas.update End with Persiapan : Buka database pada latihan sebelumnya (latihan. Misalkan kita menggunakan OptionButton untuk jenis kelamin atau pilihan-pilihan lain. NamaDataControl. sedangkan option tidak memiliki properties datasource dan datafield. maka dapat kita singkat dengan statement “with” With NamaDataControl. bentuk perintah penyimpanan sebagai berikut. Secara umum pada penyimpanan melalui coding ini.Mampu membuat koneksi database dengan menggunakan Data Control .Mampu mengelola data melalui coding SESI Di bagian kedua sudah dijelaskan bagaimana membuat koneksi database sendiri.Mampu mengenal metode-metode dasar yang dimiliki Data Control . kita menggunakan komponen-komponen yang tidak dapat dihubungkan dengan database secara langsung seperti pada latihan-latihan sebelumnya.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : PENGANTAR APLIKASI DATABASE (3) .Update Mengingat jumlah field yang tidak sedikit. prinsipnya sama dengan cara-cara yang sebelumnya.Mampu membuat kode program sederhana untuk pengolahan data . yaitu mengisi field yang ada dalam table dengan nilai yang dimiliki oleh komponen tertentu.Recordset. Untuk menyimpan ke dalam table. Bagaimana menghubungkannya? Ms Visual Basic memang memberikan kemudahan.AddNew ! Field1 =Nilai1 ! Field2 =Nilai2 ! Field3 =Nilai3 ….Recordset ! NamaField = Nilai NamaDataControl. maka dapat kita lakukan penyimpanan ke dalam table melalui kode program (coding). Kadang dalam pemrograman yang kita buat. termasuk juga bagi pemrograman tingkat lanjut. Tambahkan sebuah table dengan cara : Klik kanan pada Database Window – New Table Berikut struktur tabelnya : Nama Tabel : TMahasiswa Field NPM_MHS NAMA_MHS J_KELAMIN TMP_LHR TGL_LHR ALMT_MHS KOTA_KAB Type Text Text Text Text Date Text Text Size 8 50 1 30 50 4 Fixed/Variable Fixed Fixed Fixed Variable Fixed Variable Fixed Allow Zero Length        Required Pemrograman Visual Basic I 36 .

Desain Tampilan Komponen Form Properties Name Caption ControlBox Name Caption Name Text Name Text Name Text Name Text Name Text Name Text Name Text Name Text Name Text Name Text Name Caption Enabled Value frmMHS Entry Data Mahasiswa False fJKelamin Jenis Kelamin txtNPM txtNama txtTmp_Lahir txtTgl_Lahir txtAlamat txtKota txtProp txtTelp txtHP txtEmail cmdTambah &Tambah True Frame1 Text1 Text2 Text3 Text4 Text5 Text6 Text7 Text8 Text9 Text10 Command1 Pemrograman Visual Basic I 37 .Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia NM_KOTA PROP_MHS TELP_MHS HP_MHS EMAIL_MHS Text Text Text Text Text 30 30 12 18 30 Variable Variable Variable Variable Variable      Langkah-langkah : 1. Buatlah desain form sebagai berikut Gambar 1.

Recordset.Recordset !NPM_MHS = txtNPM ‘isi field NPM_MHS dg nilai di txtNPM !NAMA_MHS = txtNama If optLaki.Enabled=True ‘pindahkan kursor ke kode txtNPM.g D:\Dokumen\Latihan Command3 Option1 Option2 Option3 Option4 Data1 VB\database\Latihan. tuliskan kode program berikut Private Sub cmdSimpan_Click() ‘mengupdate record yang telah disiapkan With dMhs. tuliskan kode program berikut Private Sub cmdTambah_Click() ‘menyiapkan sebuah record kosong untuk diisi dMhs.Value=true then ‘jika yang dipilih adalah perempuan !J_KELAMIN=”P” End if !TMP_LHR=txtTmp_Lahir !TGL_LHR=txtTgl_Lahir !ALMT_MHS=txtAlamat If optKota.Value=True then ‘jika yang dipilih adalah laki-laki !J_KELAMIN=”L” End if If optPer.Addnew ‘menonaktifkan tombol baru dan mengaktifkan tombol update cmdTambah.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Komponen Command2 Properties Name Caption Enabled Name Caption Enabled Name Caption Value Name Caption Value Name Caption Value Name Caption Value Name DatabaseName Value cmdSimpan &Simpan False cmdClose &Close True optLaki Laki-laki True optPer Perempuan False optKota Kota True optKab Kabupaten False dMhs Isi dengan path dan nama database yang telah dibuat sebelumnya (e.SetFocus End Sub 3. Klik Ganda pada Command Simpan.Value=True then ‘jika yang dipilih adalah kota !KOTA_KAB=”KOTA” End if If optKab.value=true then ‘jika yang dipilih adalah kabupaten !KOTA_KAB=”KAB” Pemrograman Visual Basic I 38 .mdb) RecordSource TMahasiswa 2. Klik Ganda pada Command Tambah.Enabled=False cmdSimpan.

update End with Msgbox “Data telah disimpan” ‘menonaktifkan tombol simpan dan mengaktifkan tombol tambah cmdTambah. Private Sub txtTelp_KeyPress(KeyAscii as Integer) ‘jika bukan 0-9 atau enter atau backspace If not ((Keyascii>=Asc(“0”) and Keyascii<=Asc(“9”)) or _ (Keyascii =13) or (KeyAscii=8)) then KeyAscii=0 End if End Sub Pemrograman Visual Basic I 39 .Enabled=True cmdSimpan.SetFocus End if End Sub - Agar tidak salah menginputkan nomor telepon atau handphone. Jalankan (F5 atau Start) Agar aplikasi yang kita buat lebih optimal.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia End if !NM_KOTA=txtKota !PROP_MHS=txtProp !TELP_MHS=txtTelp !HP_MHS=txtHP !EMAIL_MHS=txtEmail . . batasi yang boleh masuk hanya karakter angka saja. Klik ganda pada txtTelp dan ketikkan kode berikut. ubah event menjadi KeyPress Ketikkan kode program berikut Private Sub txtNPM_KeyPress(KeyAscii as Integer) If keyascii =13 then ‘jika ditekan enter txtNama.Enabled=False ‘pindahkan kursor ke tombol baru cmdTambah.Perpindahan dari satu objek ke objek lainnya pada saat melakukan penginputan data cukup menggunakan tombol enter pada keyboard. Event yang digunakan adalah KeyPress dan nomor ASCII untuk enter adalah 13.SetFocus End Sub 4. dapat kita lakukan hal-hal berikut. Event yang digunakan adalah KeyPress. Contoh : ketika txtNPM dienter maka kursor pindah ke txtNama Klik ganda pada txtNPM.

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Jika digabungkan antara pembatasan inputan dan pindah ke objek berikutnya. Private Sub txtTelp_KeyPress(KeyAscii as Integer) ‘jika bukan 0-9 atau enter atau backspace If not ((Keyascii>=Asc(“0”) and Keyascii<=Asc(“9”)) or _ (Keyascii =13) or (KeyAscii=8)) then KeyAscii=0 ‘tidak bereaksi (NULL) Else If KeyAscii =13 then ‘jika ditekan enter txtHP.SetFocus End if End if End Sub Pemrograman Visual Basic I 40 . maka lengkapnya sebagai berikut.

Recordset. Pemrograman Visual Basic I 41 . Pencarian dimulai dari record yang sedang aktif sampai dengan akhir dari file atau tabel. 3. FindNext. Pada metode ini. Pencarian akan dihentikan jika sudah menemukan record paling awal yang dijumpai. Pencarian dengan Index Pencarian dengan index merupakan pencarian yang lebih cepat dibandingkan dengan pencarian beruntun.Pencarian dengan index (Seek) . Pencarian yang disediakan oleh Visual Basic diantaranya : . Ada beberapa metode yang disediakan oleh Visual Basic untuk mendukung model pencariana ini.Pencarian data dengan Index . 2. Pemrogram menyediakan beberapa alternatif pencarian data yang memudahkan kita menemukan data yang diinginkan. FindPrevious.Recordset.Mampu melakukan pencarian dengan Index . Bentuk dasar penggunaannya : NamaData.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : PENCARIAN DATA PADA TABLE (1) . tentu jumlah data yang kita simpan tidak sedikit.Pencarian data secara beruntun (sequential) . digunakan untuk melakukan pencarian terhadap data yang paling akhir. Kebiasaan yang kita lakukan saat ini cenderung hanya mengoperasikan scroll pada grid atau memaju-mundurkan tombol navigasi. Pencarian Beruntun Pencarian beruntun merupakan bentuk pencarian yang paling sederhana. Model pencarian ini didasarkan pada pemeriksaan satu per satu record yang ada pada tabel.Recordset. 4.”) A.FindPrevious Kriteria atau NamaData.Mampu melakukan pencarian dengan sequential . FindFirst. tetapi beberapa yang lain harus dibuat sendiri. digunakan untuk melakukan pencarian terhadap record-record berikutnya jika record pertama telah ditemukan dengan FindFirst. Muncul masalah baru manakala kita ingin melihat data tertentu dan menggunakannya sesuai dengan kebutuhan kita. digunakan untuk kembali ke record sebelumnya yang berisi data yang ditemukan.. Jika data yang tersimpan sudah mencapai jumlah yang besar.Mampu membuat index pada table ..Pencarian dengan query (Filter. “select * From . Perintah dasar yang digunakan adalah ”Seek” selengkapnya ditulis sebagai berikut.FindFirst Kriteria atau NamaData. FindLast.Recordset. data telah dibuat index terlebih dahulu sehingga dapat langsung menuju nomor record (absolute position) tempat data tersebut disimpan.FindLast Kriteria B.Mengenal beberapa jenis pencarian data pada tabel . Apalagi jika kita tidak tahu letak data pada record ke berapa. digunakan untuk mencari data yang pertama kali ditemukan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. FindLast) . 1. Visual Basic menyediakan beberapa fungsi untuk mengimplementasikan methode tersebut.Mampu memfilter data SESI Ketika kita sudah memiliki data yang tersimpan pada tabel.Pencarian beruntun (FindFirst.Pencarian data dibagi dua (binary) . hal ini akan sulit dilakukan. FindNext.Pencarian data dengan query Beberapa methode pencarian sudah tidak digunakan lagi mengingat hasilnya kurang maksimal. Metode ini digunakan untuk mengambil data yang sama tetapi terakhir dimasukkan (up to date). Biasanya metode ini digunakan untuk menelusuri cacah dari keberadaan suatu data pada tabel. Beberapa metode pencarian data antara lain : .FindNext Kriteria atau NamaData. FindPrevious.

Misalkan field yang diindex adalah NPM_Mhs. Lakukan hal yang sama untuk form Data Penduduk dan Form Pasien Pemrograman Visual Basic I 42 . filtering tidak melakukan pencarian melainkan menyaring data sesuai dengan kriteria tertentu. klik kanan  Design 3. Isikan nama index pada Index Name. Dalam satu tabel hanya boleh ada satu primary index. Perintah dasar (methode) yang digunakan adalah ”filter” yang secara lengkap dituliskan sebagai berikut NamaData.Recordset.Recordset. Indikasi hasil pencarian dengan ”seek” dibuat dalam methode ”NoMatch”. Berikut ini adalah langkah yang digunakan untuk membuat index dengan VisData.mdb) menggunakan VisData. datetime dll. 1.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia NamaData. untuk index kedua dan seterusnya tidak boleh dicheck. Jika diijinkan ada data yang sama. D.NoMatch Then ’ berikan perintah jika data tidak ditemukan Pernyataan Else ’ berikan perintah jika data ditemukan pernyataan End If C. maka nama indexnya ”ind_NPM_Mhs” atau ”xNPM_Mhs” 5. syarat 3. jika bernilai False maka data ditemukan. check pada Primary.Filter = ”kondisi” kondisi= isi data yang akan difilter meliputi { namafield operator syarat } operator tergantung pada type data masing-masing field : aritmatika. terlebih dahulu harus dibuat index dari tabel yang akan dilakukan pencarian. Indikasikan langkah yang lakukan ketika data ditemukan atau tidak.Index=”Nama index” 2. 8. Gunakan metode sequence. Jika bernilai True artinya data tidak ditemukan. index. syarat Sebelum dilakukan pencarian. klik nama field yang akan diindex.Seek ”operator”. Pada tabel yang akan dibuat index.Recordset. Jika pada pencarian data tetap ditampilkan secara keseleruhan dan hanya lokasi record saja yang ditunjuk.Recordset. maka kosongkan. 6. Filtering Data Penyaringan (filtering) data seringkali dibutuhkan manakala data yang ada dalam database sudah memiliki volume yang besar.Recordset. Jika dalam field yang diindex tidak boleh ada data yang sama. Pada Data  RecordsetType =”0 – table”. dan filtering. Panggil nama index NamaData. Lakukan pencarian dengan ”Seek” NamaData. pencarian dengan metode “seek” tidak dikenali sehingga harus diubah menjadi mode “table”. Nama index biasanya mengandung unsur nama field yang akan diindex dan diawali oleh Ind atau x. pada pemfilteran hanya data yang memenuhi syarat saja yang akan ditampilkan. Pada Field List. Untuk Dynaset. Klik OK  Close Jika index sudah disiapkan maka langkah selanjutnya adalah mengubah mode Data. 2. Buka database pada latihan sebelumnya (latihan. Berikut adalah urutan perintah yang digunakan untuk mencari data dengan index. Pemfilteran dapat menghasilkan lebih dari satu record. Latihan 1. Bentuk ini akan lebih sesuai jika digunakan untuk mencari data yang tidak unik misalkan menampilkan data mahasiswa yang berjenis kelamin laki-laki saja. 2. atau perempuan saja dan lain-lain. Jika index ini merupakan index utama. 1. Hal ini dapat dibuat dalam sebuah kondisional sederhana sebagai berikut If NamaData. Berbeda dengan pencarian yang melakukan penelusuran data terhadap record tertentu. 7. maka check pada Unique. Buka kembali form mahasiswa dan tambahkan tombol pencarian. Pada Index List pilih tombol Add Index 4. string.Seek ”operator”.

6 Library – OK. Jika belum memiliki module : Project AddModule Open Untuk di form Dim Variabel As Database untuk di module global Variabel As Database Contoh : Dim DB As Database atau global DB as Database Pemrograman Visual Basic I 43 . kita bebas menggunakan untuk berapapun table. Tambahkan Microsoft DAO 3. 2. Tambahkan Variabel ber-type Database pada bagian general jika hanya digunakan oleh satu form. Jika kita menggunakan Data Control. setiap satu Data mewakili satu Table atau Recordset sedangkan dengan menggunakan coding.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : PENGANTAR APLIKASI DATABASE (4) .6 Library ke dalam Reference Visual Basic Project – References – Pilih Microsoft DAO 3. 1.Mampu menggunakan operasi-operasi sederhana pada tabel mealalui coding .Mampu membuat koneksi database melalui coding . koneksi antara Database dengan Visual Basic dapat juga dilakukan melalui kode program secara langsung. Tambahkan pada module jika digunakan untuk banyak form.Mampu membuat kode program sederhana untuk pengolahan data . Berikut ini adalah langkah-langkah penggunaannya. Cara ini memiliki fleksibilitas yang lebih baik dibandingkan dengan menggunakan komponen Data Control.Mampu membuat form sederhana menggunakan coding SESI Selain menggunakan komponen Data Control.

Path & "\gudang. maka harus dibuat variabel bertipe Workspace.path adalah syntax yang digunakan untuk mengambil path dari project yang sedang dikerjakan. Jika database yang digunakan lebih dari satu. Ini dapat kita gunakan jika project dan database kita ada dalam satu direktori. 4. Recordset dapat diisi dengan pernyataan SQL.OpenDatabase (“table atau SQL Statement”) 5. 6. fhkljdfkjh Pemrograman Visual Basic I 44 .mdb") Catatan : app. Dim Variabel As Recordset Contoh : Dim rsBarang As Recordset Variabel bertipe recordset digunakan untuk menghubungkan dengan tabel atau query yang ada dalam database yang telah didefinisikan pada variabel database. Atur koneksi Database dan Recordset sebelum database dan tabel dioperasikan Untuk mengatur koneksi database perhatikan syntax berikut: Set Namavariabeldatabase = OpenDatabase (“path & nama database”) contoh Set DB = OpenDatabase(App. Tambahkan variabel ber-type Recordset dibawah variabel database sebelumnya. 3. Pengaturan koneksi dapat dilakukan pada setiap form yang mengoperasikan database dan tabel. Pengaturan koneksi recordset dilakukan sebagai berikut : Set NamavariabelRecordset = VariabelDatabase.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Pada contoh kasus kita gunakan hanya satu form saja Type database akan secara otomatis ada jika reference diatas sudah dimasukkan.Variabel ini biasanya hanya ada satu jika database yang digunakan hanya satu. atau hanya sekali dibuat pada bagian modul jika digunakan oleh banyak form.

Update End With Data1.Text !hJual = Text4.OpenRecordset("barang") Command2.Text !nama = Text2.Text !hBeli = Text3.SetFocus Command1.Text .Path & "\gudang.Enabled = True Command2.mdb") Set rsBarang = DB.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Kode Program Dim DB As Database Dim rsBarang As Recordset Private Sub Command1_Click() BukaTeks Text1.Text !stock = Text5.Enabled = False End Sub Private Sub Command2_Click() With rsBarang !kode = Text1.SetFocus End Sub Private Sub Command5_Click() End End Sub Private Sub Form_Load() Set DB = OpenDatabase(App.Enabled = False KunciTeks Command1.Enabled = False Pemrograman Visual Basic I 45 .Refresh MsgBox "Data telah disimpan" Command1.

Edit Command2.Index = "kodebrgX" .Text = !hBeli Text4.Text If Not .Enabled = False Text2.Enabled = False Text3. "Penelusuran") If cMsg = vbYes Then Text2.Enabled = False Text4.Text = !hJual Text5.Apakah Mau diedit?".Enabled = True End Sub Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer) Dim cMsg As String If KeyAscii = 13 Then With rsBarang .AddNew Text2.Text = !stock .Text = !nama Text3.Enabled = True Else KunciTeks Command1.SetFocus End If Pemrograman Visual Basic I 46 .Enabled = True Text3.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia KunciTeks End Sub Private Sub KunciTeks() Text1.Enabled = True Text4.Enabled = True Text2.Seek "=".SetFocus End If End Sub Private Sub Text3_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then Text4.SetFocus End If End Sub Private Sub Text4_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then Command2.Enabled = True End If End With End If End Sub Private Sub Text2_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then Text3. _ vbYesNo. Text1.Enabled = False End Sub Private Sub BukaTeks() Text1.Enabled = True Exit Sub End If Else .NoMatch Then cMsg = MsgBox("Data sudah ada.SetFocus Command2.

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia End Sub Pemrograman Visual Basic I 47 .

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Pemrograman Visual Basic I 48 .

Mampu memanipulasi isi database dengan ADODC SESI Pemrograman Visual Basic I 49 .Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : APLIKASI DATABASE DENGAN ADODB (1) .Mampu menggunakan Database diluar database default dari Visual Basic .Mampu membuat koneksi database dengan menggunakan komponen ADODC dan DataGrid Control .

Provider database yang Pemrograman Visual Basic I 50 .Open End With End Sub Variabel yang digunakan adalah “db” yang dideklarasikan secara “public” karena variable ini akan digunakan oleh setiap form yang tergabung pada project.0" .Mampu menggunakan Query untuk pencarian data multikriteria SESI Langkah-langkah : 1. Atur koneksi variabel tersebut dengan database yang akan digunakan.Mampu membuat koneksi database dengan menggunakan ADODB melalui Coding .Jet. cukup satu variabel.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia POKOK BAHASAN TUJUAN UMUM : : APLIKASI DATABASE DENGAN ADODB (2) .ConnectionString = "Data Source=" & App.4.Mampu menggunakan Database diluar database default dari Visual Basic .Jet. Jika menggunakan hanya satu database.Open(ConnectionString.mdb" . Pengaturan ini meliputi:  Nama Provider database-nya.4. Bentuk deklarasinya : Dim NamaVariabel As Connection Tips : Jika type data connection tidak dikenal.OLEDB.Open Sebagai contoh perhatikan deklarasi dan pengaturan koneksi ADODC yang dibuat pada modul General berikut ini. biasanya untuk database Ms Access 2000 Provider-nya adalah “Microsoft.CursorLocation = adUseClient . Deklarasikan variable yang digunakan untuk menjembatani antara Visual Basic dengan database.Provider = “Nama Provider Database-nya” NamaVariabel.  CursorLocation.ConnectionString = “Data Source = path dan nama database” NamaVariabel.Option) atau Set NamaVariabel = New Connection NamaVariabel. Variabel ini dideklarasikan dengan tipe data “Connection”. Bentuk dasar penulisannya : Set NamaVariabel = New Connection NamaVariabel. Jika menggunakan database yang dilengkapi dengan user dan password.Path & "\AVC.OLEDB.  Username dan Password. Public db As Connection Sub main() Set db = New Connection With db . untuk menentukan status pengaksesan ke database-nya. jika tidak.Pass. maka masukkan komponen ADODC ke dalam form. Setelah dikenal komponen ADODC bisa dihapus kembali atau di Hidden 2.CursorLocation = Jenis NamaVariabel.Provider = "Microsoft.0” yang merupakan standar sistem operasi Windows  ConnectionString. diawali dengan “Data Source =” diikuti dengan path dan nama databasenya. maka tidak digunakan.UserID.

maka properties ini kita isi dengan “db”  Source. Dapat berbentuk statemen Query atau nama tabel  CursorType. Deklarasikan variabel yang akan menghubungkan dengan recordsetnya.ActiveConnection.ActiveConnection = NamaKoneksi NamaVariabel.Open(Source.CursorType.Open "TKomponen" End With End Sub Nama variabel yang digunakan untuk koneksi recordset ini adalah “rsKomp” yang akan disambungkan dengan tabel TKomponen pada database “AVC.mdb”. berarti database-nya harus sudah terdefinisi. Selain itu dapat juga kita ganti dengan Query sehingga menjadi : rsKomp.  CursorLocation.  LockType.Open “Select * from TKomponen” Query tersebut digunakan untuk menampilkan semua record yang ada di tabel TKomponen 5.LockType = Jenis NamaVariabel.mdb” sudah didefinisikan sebelumnya pada saat kita mendefinisikan koneksi “db”. Bentuk dasar penuliasannya : Set NamaVariabel = New Connection NamaVariabel. Pengaturan koneksi recordset ini meliputi :  ActiveConnection. Dalam satu project dimungkinkan bagi kita untuk memiliki variabel jenis ini lebih dari satu sesuai dengan jumlah tabel atau query yang kita gunakan.CursorLocation = Jenis NamaVariabel. 3.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia digunakan adalah Microsoft Jet OLEDB 4.mdb yeng berada pada folder yang sama dengna aplikasi. koneksi database yang akan digunakan. Bentuk deklarasinya : Dim NamaVariabel As Recordset 4. Ketika menghubungkannya maka harus didefinisikan database mana yang akan digunakan. maka ActiveConnection diisi dengan “db”. Untuk menambahkan record baru ke dalam tabel dapat digunakan perintah “AddNew”.LockType = adLockBatchOptimistic .LockType) atau Set NamaVariabel = New Recordset NamaVariabel. Recordset merupakan isi dari sebuah database yang berupa tabel atau query.CursorType = Jenis NamaVariabel.CursorType = adOpenDynamic . Source yang dimaksudkan pada penjelasan sebelumnya diisi dengan nama tabelnya.Open “Source” Perhatikan contoh penulisan berikut ini yang didefinisikan pada saat Form Input Data Komponen dimunculkan (Load): Dim rsKomp As Recordset Private Sub Form_Load() Set rsKomp = New Recordset With rsKomp . Oleh karena database “AVC. Atur koneksi variabel tersebut dengan recordset pada database-nya. Dalam hal ini karena kita sebelumnya mendefinisikan “db” sebagai koneksi database.CursorLocation = adUseClient .ActiveConnection = db .0 dengan database yang dinamakan dengan AVC. Bentuk penulisannya : Pemrograman Visual Basic I 51 .

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia NamaRecordset.Text .Fields(3). sehingga dalam bahasa pemrograman apapun memiliki ketentuan yang sama. Query merupakan bahasa universal. Jika jumlah recordnya nol.Value = cbKomp. Berikut ini contoh penggunaannya : Private Sub cmdSimpan_Click() With rsKomp .Value = cbBahan.Value=Nilai yang akan diberikan Index pada deklarasi tersebut diisi dengan index dari field yang dimulai dari 0 atau diisi dengan nama field.Value = txtJML .Text .Value = txtKode. 6.Text .Fields(Index).Fields(4). maka perintah ini harus ditambahkan diawal.Value = txtSpec .Fields(0).Fields(“BAHAN”). data ditemukan jika jumlah record yang ada pada recordset yang dipanggil dengan query tersebut tidak sama dengan nol.Fields(“KD_KOMP”).Value = txtKode.Value = cbBahan.Value = txtJML . Ada berbagai macam jenis pencarian yang ditawarkan. maka kita akan mengisi field-field yang ada pada tabel dengan nilainilai yang diambil dari value masing-masing komponen yang telah direncanakan sebelumnya.Fields(2). Jika tidak diawali dengan “AddNew” maka record yang sedang aktif akan secara otomatis di-update menjadi data baru.Fields(“SPEC”). tetapi dalam hal ini kita cukup membahas pencarian dengan menggunakan query. Pengeditan. Untuk menghimpun data. Berikut ini adalah contoh penggunaan query untuk melakukan pencarian Private Sub cbBahan_Click() Pemrograman Visual Basic I 52 .UpdateBatch adAffectAllChapters End With End Sub Pencarian. “AddNew” bertugas menyiapkan satu record kosong setelah record terakhir. atau menampilkan record pada query dapat kita gunakan statement : select field from namatabel where kondisi dan syarat Prinsip pencarian adalah mengindikasikan apakah data ditemukan atau tidak.Text . Pada query. Untuk meng-update data ke dalam tabel dapat digunakan perintah “UpdateBatch”. berarti tidak ditemukan.Text .AddNew Sebelum menyimpan data ke dalam tabel. dan Penghapusan Pencarian data merupakan fungsi yang harus ada pada setiap aplikasi Database.Text .UpdateBatch adAffectAllChapters End With End Sub Misalkan kita tidak tahu urutan fieldnya maka dapat kita tuliskan sebagai berikut : Private Sub cmdSimpan_Click() With rsKomp . Untuk mengisi field tersebut dapat digunakan deklarasi berikut : NamaRecordset. Bentuk penulisannya : NamaRecordset.Value = cbKomp.Fields(“NM_KOMP”).Fields(“JML”).Fields(1).UpdateBatch Jenis Pada saat menyimpan.Value = txtSpec .

Fields(0). Jika tidak ada yang memenuhi kriteria. Untuk pengeditan.Open "select * from TKomponen where nm_komp= '" & _ Trim(cbKomp.Text) & "'" yang akan menampilkan semua field dengan kriteria nm_komp = Item pada Combo Komponen dan bahan = Item yang dipilih pada combo bahan. Bentuk penulisannya : NamaRecordset.ActiveConnection = db . Jika pada proses pengeditan. maka pergi ke record terakhir rsCari. "000") End If txtKode = x + y + z End Sub Kita siapkan sebuah variabel recordset dengan nama “rsCari”.mdb” Dalam database tersebut terdapat sebuah tabel dengan nama “TKomponen” dengan struktur sebagai berikut : Nama Field Type Data Size Keterangan KD_KOMP TEXT 7 Berisi kode komponen NM_KOMP TEXT 15 Nama Jenis Komponen Pemrograman Visual Basic I 53 .Delete Sebagai latihan.Text) & "' and bahan = '" & Trim(cbBahan.Text) & "' and bahan = '" & _ Trim(cbBahan. berikan konfirmasi terlebih dahulu.Value. yaitu kita melakukan pencarian terlebih dahulu seperti yang sudah dijelaskan diatas. data terlebih dahulu ditampilkan datanya. Berikut ini kita lihat penggunaannya. Sebelum menggunakannya. perhatikan contoh program yang digunakan untuk menginput data komponen elektronika dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut : Database dibuat dengan Ms Access dan disimpan dengan pada Folder yang sama dengan Aplikasi dengan nama “AVC. maka pada proses penghapusan bisa dilakukan atau juga tanpa ditampilkan. sama halnya dengan proses menyimpan yang sudah dibahas sebelumnya tetapi tidak didahului perintah “AddNew”. Jika pada proses menyimpan kita tulis : rsKomp.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Set rsCari = New Recordset With rsCari . Jika menyimpan kita definisikan nama field diisi dengan nilai yang ada pada komponen. maka menampilkan data didefinisikan dengan nama komponen diisi dengan nama fieldnya.Value Untuk menyimpannya kembali. Jika dindikasikan ditemukan.Text Maka untuk menampilkan dapat kita tulis txtKode. mode pencarian ini dapat digunakan. maka lakukan penghapusan dengan menggunakan perintah “Delete”. caranya kebalikan dari menyimpan field.Value=txtKode.Text=rsKomp. 3)) + 1. maka z diisi dengan “001” sedangkan jika ada yang memenuhi syarat maka pergi ke record terakhir dan z diisi dengan no terakhir ditambah satu. Setelah diindikasikan bahwa data ditemukan. Source-nya kita isi dengan query "select * from TKomponen where nm_komp= '" & Trim(cbKomp.RecordCount = 0 Then ‘jika tidak ada record z = "001" Else ‘ jika ada record. maka kita tampilkan isi recordnya ke komponen yang ada.MoveLast z = Format(Val(Right(rsCari.Fields(0).Fields(0). Hasilnya diindikasikan pada pernyataan kondisional dibawahnya.Text) & "'" End With If rsCari. Pada proses penghapusan mekanismenya masih sama dengan pengeditan.

Tranformator. Kode komponen dibuat dengan format xxyyzzz xx menunjukkan kode jenis komponen. Kapasitor. seri.:: Data Komponen ::.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia BAHAN SPEC JML TEXT TEXT INTEGER 20 50 Bahan yang dimiliki oleh komponen Spesifikasi dari komponen. Dioda False cbBahan -Karbon. diambil dari no index dari item pada combo bahan ditambah satu dengan format “00” zzz menunjukkan no urut dari komponen sesuai jenis komponen dan bahan. untuk warna dan effect bayangan tidak dicantumkan. Komponen Properties Value Form Combo1 Name Caption Name Text List Enabled Name Text List Enabled Name Enabled Text Name Enabled frmInpKomp . diambil dari no urut terakhir ditambah satu Aplikasi ini terdiri dari dua form yaitu Form Inputan Data Komponen dan Form Browsing Data Komponen... Keramik. atau hal-hal lain yang memperjelas Jumlah persediaan yang ada Kode komponen dibuat secara otomatis pada saat tombol baru ditekan berdasarkan jenis komponen dan bahannya. Langkah Pembuatan Aplikasi : Buat Form Input Data Komponen seperti tampilan berikut : Berikut ini daftar komponen beserta pengaturannya. -False txtKode False txtSpec False Combo2 Text1 Text2 Pemrograman Visual Basic I 54 . Form Inputan digunakan untuk menginputkan data-data baru serta terhubung dengan Form Browse melalui tombol cari. bisa nilai. diambil dari no index dari item pada combo komponen ditambah satu dengan format “00” yy menunjukkan kode bahan dari komponen tersebut. Transistor. cbKomp ---Pilih--Resistor. untuk label disesuaikan. Mylar. Elektrolit. Metal.

CursorType = adOpenDynamic .OLEDB.Jet. Buka Form Input Data Komponen dan tambahkan deklarasi variabel berikut pada bagian General Dim x.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Text3 Text Name Enabled Text Name Caption Enabled Name Caption Enabled Name Caption Enabled Name Caption Enabled Name txtJML False cmdBaru &Baru True cmdSimpan &Simpan False cmdCari &Cari True cmdTutup &Tutup True DataGrid1 Command1 Command2 Command3 Command4 DataGrid1 Tambahkan sebuah modul ke dalam project dan ubah namanya menjadi “modGeneral” kemudian ketikkan kode berikut ini : Public db As Connection Sub main() Set db = New Connection With db .4.AddNew cbKomp.Provider = "Microsoft.Show ‘menampilkan form input data komponen End Sub Nama provider dapat disesuaikan tergantung yang ada di komputer kita.CursorLocation = adUseClient .SetFocus cmdBaru.Open End With frmInpKomp.DataSource = rsKomp.ActiveConnection = db .mdb" .Enabled = True Pemrograman Visual Basic I 55 .DataSource End Sub Klik ganda pada Command Baru dan tambahkan kode program berikut : Private Sub cmdBaru_Click() Siap rsKomp.CursorLocation = adUseClient . z As String Dim rsKomp As Recordset Dim rsCari As Recordset Klik ganda pada form sehingga kita masuk pada prosedur Form_Load dan tambahkan kode program berikut : Private Sub Form_Load() Set rsKomp = New Recordset With rsKomp .Enabled = False cmdSimpan.ConnectionString = "Data Source=" & App.0" . y.Path & "\AVC.Open "TKomponen" End With ‘mengatur datasource dari DataGrid dan menampilkan datanya Set DataGrid1.LockType = adLockBatchOptimistic .

ListIndex + 1.SetFocus End If End Sub Klik ganda pada Command Simpan.Text . Ubah Eventnya menjaldi KeyPress kemudian tambahkan kode program berikut : Private Sub txtSpec_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then cmdSimpan.Text .Value = cbBahan.Enabled = True TidakSiap End Sub Klik ganda pada Command Tutup.MoveLast z = Format(Val(Right(rsCari. kemudian tambahkan kode program berikut : Private Sub cmdSimpan_Click() With rsKomp .Text) & "' and bahan = '" & _ Trim(cbBahan.Value = cbKomp.SetFocus Set rsCari = New Recordset With rsCari .Open "select * from TKomponen where nm_komp= '" & _ Trim(cbKomp.Text) & "'" End With If rsCari.Value = txtKode.Fields(2).Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia End Sub Klik ganda pada Combo Jenis Komponen. kemudian tambahkan kode program berikut : Private Sub cmdCari_Click() Pemrograman Visual Basic I 56 .RecordCount = 0 Then z = "001" Else rsCari.Text . Ubah Eventnya menjaldi klik kemudian tambahkan kode program berikut : Private Sub cbKomp_Click() x = Format(cbKomp.Fields(3). "000") End If txtKode = x + y + z End Sub Klik ganda pada Text Spesifikasi. 3)) + 1.Fields(4).Enabled = False cmdBaru. Ubah Eventnya menjaldi klik kemudian tambahkan kode program berikut : Private Sub cbBahan_Click() y = Format(cbBahan.Value = txtSpec . "00") txtSpec.SetFocus txtKode = x + y + z End Sub Klik ganda pada Combo Bahan.ListIndex + 1.UpdateBatch adAffectAllChapters End With MsgBox "Update succed!" cmdSimpan.Value = txtJML .Fields(1). kemudian tambahkan kode program berikut : Private Sub CmdTutup_Click() End End Sub Klik ganda pada Command Cari.ActiveConnection = db .Value.Fields(0). "00") cbBahan.Fields(0).

Nama Komponen. <=. <.. cbItem Kode Kode. Jumlah. =. Combo2 Text1 Command1 Pemrograman Visual Basic I 57 . >=. >. True cbKond Like Like.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia frmEdkomp.Show End Sub Pada akhir baris program.Enabled = False cbBahan. Not Like.Enabled = True cbBahan. Bahan. buatlah prosedur Siap dan TidakSiap seperti di bawah ini : Sub Siap() cbKomp.Enabled = True End Sub Sub TidakSiap() cbKomp.:: Browsing ::.Enabled = False txtSpec. True txtSyarat True cmdEdit &Edit False Spesifikasi.Enabled = True txtSpec. label dan komponen lain disesuaikan Komponen Properties Value Form Combo1 Name Caption Name Text List Enabled Name Text List Enabled Name Enabled Text Name Caption Enabled frmEdKomp ..Enabled = False End Sub ====================================================================================== Tambahkan form baru untuk Form Browsing Data Komponen dengan tampilan sebagai berikut : Berikut daftar komponen dan pengaturannya.

Text & " " & txtSyarat.Text = "Like" Then syarat = aa & " " & cbKond.DataSource = rsCari.Text) Case "Kode" aa = "kd_komp" Case "Komponen" aa = "nm_komp" Case "Bahan" aa = "bahan" Case "Spesifikasi" aa = "spec" Case "Jumlah" aa = "jml" End Select ‘sempurnakan bagian ini If cbKond.Text & "%'" Else syarat = aa & " " & cbKond.Text & "" End If Set rsCari = New Recordset rsCari.ActiveConnection = db rsCari.Open "select * from tkomponen where " & syarat Set DataGrid1.ActiveConnection = db .DataSource Exit Sub Err: Pemrograman Visual Basic I 58 .Text & " '" & txtSyarat.DataSource = rsCari. kemudian tambahkan kode program berikut : Private Sub CmdTutup_Click() Unload Me End Sub Klik ganda pada Command Cari. syarat As String On Error GoTo Err ‘sempurnakan bagian ini Select Case Trim(cbItems.DataSource End Sub Klik ganda pada Command Tutup. kemudian tambahkan kode program berikut : Private Sub cmdCari_Click() Dim aa.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia Command2 Name Caption Enabled Name Caption Enabled Name Caption Enable Name Caption Enabled Name cmdHapus &Hapus False cmdRef &Refresh True cmdTutup &Tutup True cmdCari &Cari True DataGrid1 Command3 Command4 Command5 DataGrid1 Buka Form Browse Data Komponen dan tambahkan deklarasi variabel berikut pada bagian General Dim rsCari As Recordset Klik ganda pada form sehingga kita masuk pada prosedur Form_Load dan tambahkan kode program berikut : Private Sub Form_Load() Set rsCari = New Recordset With rsCari .Open "Select * from tkomponen" End With Set DataGrid1.

Selamat Berusaha! ========================================================================= Tambahkan ke dalam database. Tabel Nama Field Type Data Size TGL DATE NO_BUKTI TEXT 16 SUPP_ID TEXT 12 KD_KOMP TEXT 7 JML INTEGER PENERIMA TEXT 12 “Tmasuk” dengan struktur sebagai berikut Keterangan Tanggal Transaksi barang masuk Nomor bukti transaksi masuk ID Supplier barang Kode komponen sesuai dengan tabel komponen Jumlah barang yang dikeluarkan ID penerima barang Pemrograman Visual Basic I 59 .DataSource = rsCari. kemudian tambahkan kode program berikut : Private Sub cmdRef_Click() Set DataGrid1.ActiveConnection = db .DataSource End Sub Atur pada projectnya sehingga yang pertama kali aktif adalah prosedur main() pada modul Project --> Project Properties --> Start Up Object -->Pilih Sub Main --> OK Jalankan program.DataSource = Nothing Set rsCari = New Recordset With rsCari . Tabel “Tkeluar” dengan struktur sebagai berikut Nama Field Type Data Size Keterangan TGL DATE Tanggal Transaksi barang keluar NO_BUKTI TEXT 16 Nomor bukti transaksi keluar KD_KOMP TEXT 7 Kode komponen sesuai dengan tabel komponen JML INTEGER Jumlah barang yang dikeluarkan PETUGAS TEXT 12 ID Petugas yang mengeluarkan barang PENERIMA TEXT 12 ID penerima barang Tambahkan ke dalam database.Open "Select * from tkomponen" End With Set DataGrid1.Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia MsgBox "Periksa kembali statementnya" Exit Sub End Sub Klik ganda pada Command Refresh.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->