P. 1
makalah ekonomi

makalah ekonomi

|Views: 425|Likes:
Published by Erin Rahmi Putri

More info:

Published by: Erin Rahmi Putri on Dec 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2013

pdf

text

original

Ujian Akhir Ekonomi “Untuk Melengkapi Ujian Akhir Ekonomi Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran

Universitas Andalas 2011”

OLEH:

ERIN RAHMI PUTRI 0910332021

Dosen pengampu : Soesmiarti

PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS

Inflasi b.80yd I= 250 G= 500 T= 30 + 0. Jelaskan apa yang menjadi persoalan ekonomi makro ! 2. Jelaskan perbedaaan perhitungan pendapatan nasional dengan cara produksi. Pengangguran c. pendapatan dan pengeluaran! 4. Jika diketahui kondisi perekonomian suatu Negara C= 200 + 0.3y Temukan nilai keseimbangan pada pendapatan nasional data diatas ! 5. Pertumbuhan ekonomi . Jelaskan mengapa pertumbuhan ekonomi pendapatan nasional.2 y X= 400 M=0. pengangguran dan inflasi menjadi tolak ukur kesejahteraan masyarakat suatu Negara dan kaitan dengan aspek ekonomi ! 3. pendapatan perkapita. Jelaskan salah satu topic dibawah ini: a.Ujian Ekonomi A1 Soal: 1. Apa yang dimaksud dengan kebijakan fiskan dan kebijakan moneter dan apa instrument yang digunakan pemerintah untuk ke2 instrumen dan beri contoh ! 6.

Kesempatan kerja .d. Pendapatan nasional e.

(2) pengangguran. Semakin besar permintaan. sepuluh tahun. dan (3) ketimpangan dalam neraca pembayaran. Para pengusaha memproduksi barang dan jasa dengan maksud untuk mencari keuntungan. Kebijaksanaan makro pada asasnya mencakup masalah-masalah yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengendalian umum Tugas pengendalian makro adalah juga mengusahakan agar perekonomian bisa bekerja dan tumbuh secara seimbang. atau bahkan dua puluh lima tahun). berkaitan dengan permasalahan kebijakan tertentu. Sebab Berlakunya Pengangguran Faktor utama yang menimbulkan pengangguran adalah kekurangan pengeluaran agregat. Keuntungan tersebut hanya akan dapat diperoleh apabila para pengusaha dapat menjual barang yang mereka produksikan. hanya perspektif waktunya adalah lebih panjang (lima tahun. Pada asasnya masalahnya juga berkisar pada bagaimana menghindari ketiga penyakit makro di atas. Ekonomi makro sebagai satu cabang dari ilmu ekonomi. dan tersedianya dana untuk investasi. yaitu permasalahan kebijaksanaan makro.1. 1) Masalah jangka pendek atau masalah stabilisasi. Secara garis besar. Masalah ini adalah mengenai bagaimana kita menyetir perekonomian kita agar ada keserasian antara pertumbuhan penduduk. 2) Masalah jangka panjang atau masalah pertumbuhan. semakin . Masalah ini berkaitan dengan bagaimana menyetir perekonomian nasional dalam jangka pendek agar terhindar dari tiga penyakit makro utama yaitu (1) inflasi. Masalah Pengangguran Pengangguran adalah suatu keadaan di mana seseorang yang tergolong dalam angkatan kerja ingin mendapatkan pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. permasalahan kebijaksanaan makro mencakup dua permasalahan pokok. perekonomian. Persoalan pokok ekonomi makro Ekonomi makro adalah ilmu ekonomi yang mempelajari peristiwa/ kegiatan ekonomi secara keseluruhan (agregat). pertambahan kapasitas produksi. terhindar dari keadaan-keadaan yang bisa mengganggu keseimbangan umum.

Dengan demikian terdapat hubungan yang erat di antara tingkat pendapatan nasional yang dicapai dengan penggunaan tenaga kerja yang dilakukan. dan (iii) ketidaksesuaian di antara keterampilan pekerja yang sebenarnya dengan keterampilan yang diperlukan dalam industri-industri. Inflasi yang sangat serius dapat mencapai tingkat beberapa puluh atau beberapa ratus persen dalam setahun. Akibat Buruk Pengangguran Pengangguran mengurangi pendapatan masyarakat. Faktor-faktor lain yang menimbulkan pengangguran adalah (i) menganggur karena ingin mencari kerja lain yang lebih baik. dan ini mengurangi tingkat kemakmuran yang mereka capai. Adakalanya tingkat inflasi adalah rendah – yaitu mencapai di bawah 2 atau 3 persen. dan berbeda pula dari satu negara ke negara lain. semakin banyak penggunaan tenaga kerja dalam perekonomian. . Pengangguran yang berkepanjangan menimbulkan efek psikologis yang buruk ke atas diri penganggur dan keluarganya. Masalah Inflasi Inflasi dapat didefinisikan sebagai suatu proses kenaikan harga-harga yang berlaku dalam sesuatu perekonomian. semakin tinggi pendapatan nasional. Tingkat inflasi yang moderat mencapai di antara 4 – 10 persen. Ketiadaan pendapatan menyebabkan para penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya.banyak barang dan jasa yang akan mereka wujudkan. Apabila keadaan pengangguran di sesuatu negara adalah sangat buruk. Disamping itu dapat mengganggu taraf kesehatan keluarga. kekacauan politik dan sosial selalu berlaku dan menimbulkan efek buruk kepada kesejahteraan masyarakat dan prospek pembangunan ekonomi dalam jangka panjang. Kenaikan produksi yang dilakukan akan menambah penggunaan tenaga kerja. (ii) pengusaha menggunakan peralatan produksi modern yang mengurangi penggunaan tenaga kerja. Tingkat inflasi (persentasi pertambahan kenaikan harga) berbeda dari satu periode ke periode lainnya.

Sebagian besar pelaku-pelaku kegiatan ekonomi terdiri dari pekerja-pekerja yang bergaji tetap. Apabila tuntutan kenaikan upah berlaku secara meluas. dan (iii) kekacauan politik dan ekonomi sebagai akibat pemerintahan yang kurang bertanggung jawab. Oleh sebab itu upah riil para pekerja akan . pekerja-pekerja yang ada akan terdorong untuk menuntut kenaikan upah. Keinginan untuk mendapatkan barang yang mereka butuhkan akan mendorong para konsumen meminta barang itu pada harga yang lebih tinggi. Inflasi biasanya berlaku lebih cepat dari kenaikan upah para pekerja. Kenaikan biaya produksi tersebut akan mendorong perusahaanperusahaan menaikkan harga-harga barang mereka.Faktor-faktor Penyebab Inflasi Masalah kenaikan harga-harga yang berlaku di berbagai negara diakibatkan oleh banyak faktor. 1) Tingkat pengeluaran agregat yang melebihi kemampuan perusahaan-perusahaan untuk menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa. para pengusaha akan mencoba menahan barangnya dan hanya menjual kepada pembeli-pembeli yang bersedia membayar pada harga yang lebih tinggi. Di negara-negara industri pada umumnya inflasi bersumber dari salah satu atau gabungan dari dua masalah berikut. Sebaliknya. Faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan inflasi adalah (i) kenaikan hargaharga barang yang diimpor. 2) Pekerja-pekerja di berbagai kegiatan ekonomi menuntut kenaikan upah. Apabila para pengusaha mulai menghadapi kesukaran dalam mencari tambahan pekerja untuk menambah produksinya. masalah inflasi sangat erat kaitannya dengan tingkat penggunaan tenaga kerja. Kedua masalah yang diterangkan di atas biasanya berlaku apabila perekonomian sudah mendekati tingkat penggunaan tenaga kerja penuh. Dengan kata lain di dalam perekonomian yang sudah sangat maju. Akibat Buruk Inflasi Salah satu akibat penting dari inflasi ialah ia cenderung menurunkan taraf kemakmuran segolongan besar masyarakat. Kedua-dua kecenderungan ini akan menyebabkan kenaikan harga-harga. akan terjadi kenaikan biaya produksi dari berbagai barang dan jasa yang dihasilkan dalam perekonomian. (ii) penambahan penawaran uang yang berlebihan tanpa diikuti oleh pertambahan produksi dan penawaran barang.

dan terutama ini dilakukan dengan menjalankan kegiatan ekspor dan impor. Lebih banyak pengangguran akan berlaku. mengimpor mesin-mesin dan bahan mentah yang diperlukannya. Ketidakseimbangan Neraca Pembayaran Pada perekonomian terbuka yaitu sesuatu perekonomian itu mempunyai hubungan ekonomi dengan negara-negara lain. Disamping itu aliran modal untuk investasi juga berlaku di antara berbagai negara. Implikasi berikutnya dari keadaan ini ialah modal dalam negeri akan mengalir ke luar negeri. Sebaliknya bahwa keterbukaan sesuatu perekonomian tidak selalu menguntungkan. Ini cenderung menurunkan nilai mata uang domestik. Inflasi yang bertambah serius tersebut cenderung untuk mengurangi investasi yang produktif. Efek dari Defisit dalam Neraca Pembayaran Neraca pembayaran adalah suatu ringkasan pembukuan yang menunjukkan aliran pembayaran yang dilakukan dari negara-negara lain ke dalam negeri. misalnya akan memperluas pasar barang buatan dalam negeri dan ini memungkinkan perusahaan-perusahaan dalam negeri mengembangkan kegiatannya. Impor yang berlebih-lebihan dapat mengurangi kegiatan ekonomi di dalam negeri karena hal tersebut berarti konsumen menggunakan barang luar negeri dan tidak menggunakan barang buatan dalam negeri. Prospek pembangunan ekonomi jangka panjang akan semakin memburuk sekiranya inflasi tidak dapat dikendalikan. Kecenderungan ini akan memperlambat pertumbuhan ekonomi. Ekspor. Akibatnya ketidakseimbangan di antara uang dari dalam ke luar negeri akan berlaku.merosot disebabkan oleh inflasi dan keadaan ini berarti tingkat kemakmuran segolongan besar masyarakat mengalami kemerosotan. mengurangi ekspor dan menaikkan impor. Kebaikan dan Keburukan Perekonomian Terbuka Para ahli ekonomi Klasik telah menunjukkan bahwa kegiatan perdagangan luar negeri mempunyai beberapa sumbangan penting kepada pertumbuhan ekonomi. dan dari dalam Industri-industri dapat . Kegiatan impor juga dapat memberi sumbangan kepada pertumbuhan ekonomi. Ketidakseimbangan di antara ekspor dan impor dan aliran keluar/masuk modal dapat menimbulkan masalah serius terhadap kestabilan sesuatu perekonomian.

Disamping itu tenaga kerja bertambah sebagai akibat perkembangan penduduk. mereka. meningkat dan menyebabkan harga-harga barang impor bertambah mahal. Dua neraca penting dalam suatu neraca pembayaran adalah neraca perdagangan dan neraca keseluruhan. Sedangkan neraca keseluruhan menunjukkan perimbangan di antara keseluruhan aliran pembayaran ke luar negeri dan keseluruhan aliran penerimaan dari luar negeri. pengaliran modal yang terlalu banyak ke luar negeri. Masalah Pertumbuhan Ekonomi Pertumbuhan ekonomi dapat didefinisikan sebagai perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksikan dalam masyarakat bertambah. dan pengalaman kerja dan pendidikan menambah keterampilan . Pembayaran-pembayaran yang dilakukan tersebut meliputi: 1) Penerimaan dari ekspor dan pembayaran untuk impor barang dan jasa. Teknologi yang digunakan berkembang. Defisit neraca pembayaran berarti pembayaran ke luar negeri melebihi penerimaan dari luar negeri. Defisit sebagai akibat impor yang berlebihan akan Harga valuta asing akan mengakibatkan penurunan dalam kegiatan ekonomi dalam negeri karena konsumen menggantikan barang dalam negeri dengan barang impor. Defisit neraca pembayaran menimbulkan beberapa efek buruk terhadap kegiatan dan kestabilan ekonomi negara. Investasi akan menambah jumlah barang modal. 2) Aliran masuk penanaman modal asing dan pembayaran penanaman modal ke luar negeri. Kegiatan ekonomi dalam negeri yang menurun mengurangi kegairahan pengusaha-pengusaha untuk melakukan penanaman modal dan membangun kegiatan usaha yang baru. Neraca perdagangan menunjukkan perimbangan di antara ekspor dan impor. 3) Aliran ke luar dan aliran masuk modal jangka pendek (seperti mendepositkan uang di luar negeri). Faktor-faktor penting yang menimbulkan masalah ini adalah impor melebihi ekspor. Dari satu periode ke periode lainnya memampuan suatu negara untuk Kemampuan yang meningkat ini menghasilkan barang dan jasa akan meningkat. disebabkan oleh faktor-faktor produksi yang akan selalu mengalami pertambahan dalam jumlah dan kualitasnya.negeri ke negara-negara lain dalam satu tahun tertentu.

Hubungannya dengan kesehatan. yang biasanya satu tahun. Apabila tingkat pendapatan nasioanl suatu Negara tinggi. Tinggi rendahnya pendapatan nasional akan mempengaruhi tinggi rendahnya pendapatan per kapita negara yang bersangkutan.dengan demiakian kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. Dengan begitu kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Tujuan penghitungan pendapatan nasional untuk mengukur tingkat kemakmuran suatu negara dan mendapatkan data-data terperinci mengenai seluruh barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam waktu satu tahun. Bisa saja tingginya pendapatan per kapita itu dihasilkan oleh tingginya pendapatan nasional dari sebagian kecil penduduk suatu negara. Namun apabila tingkat pendapatan nasional rendah.2. pendapatan perkapita. Pendapatan per kapita (per capita income) adalah pendapatan rata-rata penduduk suatu negara pada suatu periode tertentu. pastinya akan berdampak kepada tingkat perndapatan perkapita. Bila sebagian besar masyarakat suatu negara memperoleh pendapatan yang cukup tinggi. . Jelaskan mengapa pertumbuhan ekonomi pendapatan nasional. Jadi masalahnya terletak pada distribusi pendapatan nasional itu sendiri. banyak sedikitnya jumlah penduduk pun akan mempengaruhi jumlah pendapatan per kapita suatu negara. Namun apabila pendapatan nasional dan pendapatan per kapita meingkat serta inflasi dan pengangguran menurun. tentunya masyarakat akan semakin mudah untuk menikmati pelayanan kesehatan karena biayanya yang murah. pengangguran dan inflasi menjadi tolak ukur kesejahteraan masyarakat suatu Negara dan kaitkan dengan aspek kesehatan ! Data pendapatan nasional menggambarkan tingkat produksi Negara yang dicapai dalam satu tahun tertentu dan perubahannya dari tahun ke tahun. Pendapatan perkapita juga akan turun dan jumlah pengangguran serta inflasi meningkat. Dan pemerintah bisa mengusahakan pembiayaan kesehatan gratis untuk seluruh masyarakat. Maka ia mempunyai peranan penting dalam menggambarkan tingkat ekonomi yang dicapai dan perubahan dan pertumbuhannya dari tahun ke tahun. Inflasi pun dapat diturunkan. Tentunya jumlah pengangguran akan menurun seiring naiknya pendapatan nasional yang berarti kesempatan untuk bekerja terbuka. pengangguran dan inflasi itu saling berkaitan satu sama lain. Akan tetapi. maka pendapatan per kapita bisa dijadikan sebagai tolak ukur kemakmuran rakyat suatu negara. Antara pendapatan nasional. apabila terjadi inflasi dengan tingkat pendapatan perkapita maupun pendapatan nasional yang rendah. pendapatan perkapita. maka tingkat pendapatan per kapita Negara tersebut juga tinggi. tentu masyarakat akan kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang otomatis akan biayanya akan meningkat naik. Pendapatan per kapita bisa juga diartikan sebagai jumlah dari nilai barang dan jasa rata-rata yang tersedia bagi setiap penduduk suatu negara pada suatu periode tertentu.

jika tidak berhati-hati akan terjadi perhitungan ganda (double counting) atau bahkan multiple counting. PBD adalah total output(produksi) yang dihasilkan oleh suatu perekonomian.3. pendapatan dan pengeluaran a) Metode produksi Menurut metode ini . Cara perhitungan dalam praktik adalah dengan membagibagi perekonomian menjadi beberapa sektor merupakan jumlah output seluruh perekonomian. maka dalam perhitungan PBD dengan metode produksi. Dengan kata lain. Jelaskan perbedaan perhitungan pendapatan nasional dengan cara produksi. Hanya saja. Akibatnya angka PBD bisa menggelembung beberapa kali lipat dari angka yang sebenarnya. Atau bisa juga merupakan input bagi sektor ekonomi yang lain lagi. yang dijumlahkan adalah nilai tambah (value added) masing-masing sektor. c) Metode pengeluaran . Yang dimaksud nilai tambah adalah selisih antara nilai output dengan nilai input antara. Untuk menghindarkan hal diatas. ada kemungkinan bahwa output yang dihasilkan suatu sektor perekonomian berasal dari output sektor lain. b) Metode pendapatan Metode pendapatan memandang nilai output perekonomian sebagai nilai total balas jasa atas faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi.

nilai PBD merupakan nilai total pengeluaran dalam perekonomian selama periode tertentu. konsumsi pemerintah (government consumption) yang termasuk dalam perhitungan konsumsi pemerintah adalah pengeluaran-pengeluaran pemerintah yang digunakan untuk membeli barang dan jasa akhir (government expenditure). pengeluaran konsumsi pemerintah nilainya lebih kecil dari pada pengeluaran yang tertera dalam anggaran pemerintah (sisi pengeluaran anggaran negara) 3. Menurut metode ini ada beberapa jenis pengeluaran agrerat dalam suatu perekonomian. Itulah sebabnya dalam data statistik PBD. Sedangkan pengeluaran untuk tunjangan –tunjangan social tidak termasuk dalam perhitungan konsumsi pemerintah. konsumsi rumah tangga (household consumption) pengeluaran sector rumah tangga dipakai untuk konsumsi akhir. Pengeluaran ini dilakukan untuk . pembentukan modal tetap domestik bruto (investment expenditure) pembentukan modal tetap domestik bruto (PMTDB) merupakan pengeluara sector dunia usaha. baik barang dan jasa yang habis pakai dalam tempo setahun atau kurang (durable goods) maupun barang yang dapat dipakai lebih dari setahun/barang tahan lama (non-durable goods) 2. 1.Menurut metode pengeluaran .

4.3y a) T=30 Y=1350+0.8yd+250+500+400-0. 4.3y nilai keseimbangan pada pendapatan nasional adalah: Y= C+I+G+X-M Y= 200+0.80yd I= 250 G= 500 T= 30 + 0. ekspor neto (net export) yang dimaksud dengan ekspor bersih adalah selisih antara nilai ekspor dengan impor. perhitungan ekspor neto dilakukan bila perekonomian melakukan transaksi dengan perekonomian lain (dunia). Ekspor neto yang positif menunjukkan bahwa ekspor lebih besar dari impor.3 Y=1350+0. Begitu juga sebaliknya.2 y X= 400 M=0.3 .8yd-0.8yd-0.memelihara dan memperbaiki kemampuan menciptakan/meningkatkan nilai tambah. 1. Dik: C= 200 + 0.

8 C=200+0.6 1150 = 1150 .3(2652) 1150=324.1350+0.8(y-30)-0.4+30+795.3(2652) Yd=2652-1350+795.8(2622)= 2297.4 I+G+X =S+T+M 250+500+400=324.5y=1350-24 Y=C+I+G+X-M 2652=1350+0.c 2622-2297.4+30+0.8yd 200+0.6 = 2622 S= yd.8y-24-0.6 =324.8yd-0.3y Y-0.3y 1350+0.6 0.

45= 1350+0.45 Y= 1350+0.45) Yd = 2045.2y Y=1350+0.34y=1350 y=2045.8yd-0.2(2045.63 = 1636.8 C= 200+0.b) ty= 0.27 I+G+X=S+T+M 1150=127.16y-0.8yd-0.45-1350+613.8(1636.3y = 1350+0.35-1509.8yd -0.08 = 127.3y y-0.3(2045.3(2045.35 0.35) = 1509.3y 2045.8(y-0.2y)-0.45) .3y =1350+0.8y-0.8yd = 200+0.27+0.08 S= yd-C =1636.45)+0.

09= 1350+0.09 0.63 1150= 1150( 1150.3(2009.8yd-0.09+602.16y-0.27+409.1150= 127.3y = 1350+0.8yd-0.8 S= yd –C .8(1577.27 0.9+613.8yd =200+0.03) c) T=t0 +ty Y=1350+0.3y = 1350+0.8yd-0.34 Y=1350+0.3y y-0.727-1350 = 1577.8 C= 200+0.3 2009.34y=1350-24 Y=1326 = 2009.27) = 1461.8y-24-0.2y)-0.8(y-30-0.09) Yd= 2009.

47 I+G+X= S+T+M 1150= 115.1461.727 1150=1150(1150.47+30+0.8 = 115.27.47+30+401. .2(2009.09) 1150=115.=1577. Apa yang dimaksud kebijakan fiskal dan moneter? Dan apa instrumen yang dapat digunakan oleh pemerintah untuk kedua kebijakan tersebut? Berikan contoh a. Usaha tersebut dilakukan agar terjadi kestabilan harga dan inflasi serta terjadinya peningkatan output keseimbangan.818+602. Arti Definisi / Pengertian Kebijakan Moneter (Monetary Policy) Kebijakan Moneter adalah suatu usaha dalam mengendalikan keadaan ekonomi makro agar dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan melalui pengaturan jumlah uang yang beredar dalam perekonomian.015) 5.09)+0.3(2009.

Surat berharga pemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesia dan SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang. Kebijakan Moneter Ekspansif / Monetary Expansive Policy Adalah suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang yang edar 2. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat (tight money policu) Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter. 2. maka pemerintah akan menjual surat berharga pemerintah kepada masyarakat. pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral. Fasilitas Diskonto (Discount Rate) Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Untuk membuat jumlah uang bertambah. Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio) Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi dua. bila ingin jumlah uang yang beredar berkurang. 3. pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. yaitu : 1. serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang. Kebijakan Moneter Kontraktif / Monetary Contractive Policy Adalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang edar.Pengaturan jumlah uang yang beredar pada masyarakat diatur dengan cara menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation) Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities). Namun. Untuk . Bank umum terkadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. yaitu antara lain : 1. Jika ingin menambah jumlah uang beredar.

Dan sebaliknya kenaikan pajak akan menurunkan daya beli masyarakat serta menurunkan output industri secara umum. Kebijakan Anggaran / Politik Anggaran : 1. pemerintah menaikkan rasio. Arti Definisi / Pengertian Kebijakan Fiskal (Fiscal Policy) Kebijakan Fiskal adalah suatu kebijakan ekonomi dalam rangka mengarahkan kondisi perekonomian untuk menjadi lebih baik dengan jalan mengubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah. pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. Untuk menurunkan jumlah uang beredar. Anggaran Defisit (Defisit Budget) / Kebijakan Fiskal Ekspansif Anggaran defisit adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pengeluaran lebih besar dari pemasukan negara guna memberi stimulus pada perekonomian. Himbauan Moral (Moral Persuasion) Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. . Umumnya sangat baik digunakan jika keaadaan ekonomi sedang resesif.menambah jumlah uang. Instrumen kebijakan fiskal adalah penerimaan dan pengeluaran pemerintah yang berhubungan erat dengan pajak. Kebijakan ini mirip dengan kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar. 4. b . Dari sisi pajak jelas jika mengubah tarif pajak yang berlaku akan berpengaruh pada ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian. namun kebijakan fiskal lebih mekankan pada pengaturan pendapatan dan belanja pemerintah. Jika pajak diturunkan maka kemampuan daya beli masyarakat akan meningkat dan industri akan dapat meningkatkan jumlah output.

2. Berdasarkan pengertian diatas. Setengah Menganggur (Under Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena tidak ada lapangan pekerjaan. Jenis-jenis pengangguran Pengangguran sering diartikan sebagai angkatan kerja yang belum bekerja atau tidak bekerja secara optimal. PENGANGGURAN Pengangguran adalah seseorang yang tergolong angkatan kerja dan ingin mendapat pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. biasanya tenaga kerja setengah menganggur ini merupakan tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu. Baiknya politik anggaran surplus dilaksanakan ketika perekonomian pada kondisi yang ekspansi yang mulai memanas (overheating) untuk menurunkan tekanan permintaan. 3. Tujuan politik anggaran berimbang yakni terjadinya kepastian anggaran serta meningkatkan disiplin. 6 Jelaskan Topik dibawah ini 1. Masalah pengangguran yang menyebabkan tingkat pendapatan nasional dan tingkat kemakmuran masyarakat tidak mencapai potensi maksimal yaitu masalah pokok makro ekonomi yang paling utama. Pengganguran jenis ini . Anggaran Berimbang (Balanced Budget) Anggaran berimbang terjadi ketika pemerintah menetapkan pengeluaran sama besar dengan pemasukan. maka pengangguran dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu : 1. 3. 2. Anggaran Surplus (Surplus Budget) / Kebijakan Fiskal Kontraktif Anggaran surplus adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pemasukannya lebih besar daripada pengeluarannya. I. Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) adalah tenaga kerja yang sungguh-sungguh tidak mempunyai pekerjaan. Pengangguran Terselubung (Disguissed Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu.

Pengangguran struktuiral bisa diakibatkan oleh beberapa kemungkinan. Besarnya Angkatan Kerja Tidak Seimbang dengan Kesempatan Kerja Ketidakseimbangan terjadi apabila jumlah angkatan kerja lebih besar daripada kesempatan kerja yang tersedia. d. Struktur Lapangan Kerja Tidak Seimbang . Pengangguran struktural (Struktural Unemployment) adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan struktur ekonomi dan corak ekonomi dalam jangka panjang. Pengangguran ini sering disebut pengangguran sukarela. yaitu : a. Sebab-Sebab Terjadinya Pengganguran Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pengganguran adalah sebagai berikut: 1. Pengangguran konjungtural (Cycle Unemployment) adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan gelombang (naik-turunnya) kehidupan perekonomian/siklus ekonomi. Kondisi sebaliknya sangat jarang terjadi. Pengangguran teknologi adalah pengangguran yang terjadi akibat perubahan atau penggantian tenaga manusia menjadi tenaga mesin-mesin f. e.cukup banyak karena memang belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal. II. b. Pengangguran musiman adalah pengangguran yang muncul akibat pergantian musim misalnya pergantian musim tanam ke musim panen. 2. Pengangguran siklus disebabkan oleh kurangnya permintaan masyarakat (aggrerat demand). Pengangguran friksional (Frictional Unemployment) adalah pengangguran yang muncul akibat adanya ketidaksesuaian antara pemberi kerja dan pencari kerja. Macam-macam pengangguran berdasarkan penyebab terjadinya dikelompokkan menjadi beberapa jenis. seperti : Akibat permintaan berkurang Akibat kemajuan dan pengguanaan teknologi Akibat kebijakan pemerintah c. Pengangguran siklus adalah pengangguran yang diakibatkan oleh menurunnya kegiatan perekonomian (karena terjadi resesi).

Hal ini terjadi karena pengganguran berdampak negatif terhadap kegiatan perekonomian. pengangguran belum tentu tidak terjadi. bahkan dari suatu negara ke negara lainnya. Keadaan tersebut dapat mengakibatkan perpindahan tenaga kerja dari suatu daerah ke daerah lain. yaitu: a. Alasannya. iii. 4. belum tentu terjadi kesesuaian antara tingkat pendidikan yang dibutuhkan dan yang tersedia. Dampak-Dampak Pengangguran Terhadap Perekonomian Untuk mengetahui dampak pengganguran terhadap per-ekonomian kita perlu mengelompokkan pengaruh pengganguran terhadap dua aspek ekonomi . Ketidakseimbangan tersebut mengakibatkan sebagian tenaga kerja yang ada tidak dapat mengisi kesempatan kerja yang tersedia. Meningkatnya peranan dan aspirasi Angkatan Kerja Wanita dalam seluruh struktur Angkatan Kerja Indonesia 5.3. Kebutuhan jumlah dan jenis tenaga terdidik dan penyediaan tenaga terdidik tidak seimbang Apabila kesempatan kerja jumlahnya sama atau lebih besar daripada angkatan kerja. Dampak Pengangguran terhadap Perekonomian suatu Negara Tujuan akhir pembangunan ekonomi suatu negara pada dasarnya adalah meningkatkan kemakmuran masyarakat dan pertumbuhan ekonomi agar stabil dan dalam keadaan naik terus. hal tersebut akan menghambat pencapaian tujuan pembangunan ekonomi yang telah dicita-citakan. sedangkan di daerah lainnya dapat terjadi keadaan sebaliknya. Jika tingkat pengangguran di suatu negara relatif tinggi. seperti yang dijelaskan di bawah ini: . Penyediaan dan Pemanfaatan Tenaga Kerja antar daerah tidak seimbang Jumlah angkatan kerja disuatu daerah mungkin saja lebih besar dari kesempatan kerja.

b. kebijakan – kebijakan pengangguran Adanya bermacam-macam pengangguran membutuh-kan cara-cara mengatasinya yang disesuaikan dengan jenis pengangguran yang terjadi. Dampak pengangguran terhadap Individu yang Meng-alaminya dan Masyarakat Berikut ini merupakan dampak negatif pengangguran terhadap individu yang mengalaminya dan terhadap masyarakat pada umumnya:     Pengangguran dapat menghilangkan mata pencaharian Pengangguran dapat menghilangkan ketrampilan Pengangguran akan menimbulkan ketidakstabilan politik. Dengan demikian.  Pengangguran akan menyebabkan pendapatan nasional yang berasal dari sector pajak berkurang. Hal ini terjadi karena pengangguran bisa menyebabkan pendapatan nasional riil (nyata) yang dicapai masyarakat akan lebih rendah daripada pendapatan potensial (pendapatan yang seharusnya). Jika penerimaan pajak menurun. Oleh karena itu. Keadaan demikian tidak merangsang kalangan Investor (pengusaha) untuk melakukan perluasan atau pendirian industri baru.  Pengangguran tidak menggalakkan pertumbuhan ekonomi. social iv. pajak yang harus dibayar dari masyarakat pun akan menurun. Adanya pengangguran akan menye-babkan daya beli masyarakat akan berkurang sehingga permintaan terhadap barang-barang hasil produksi akan berkurang. Hal ini terjadi karena pengangguran yang tinggi akan menyebabkan kegiatan perekonomian me-nurun sehingga pendapatan masyarakat pun akan menurun. yaitu sbb :  Cara Mengatasi Pengangguran Struktural Untuk mengatasi pengangguran jenis ini. kemakmuran yang dicapai oleh masyarakat pun akan lebih rendah.Pengangguran bisa menyebabkan masyarakat tidak dapat memaksimalkan tingkat kemakmuran yang dicapainya. Dengan demikian tingkat investasi menurun sehingga pertumbuhan ekonomipun tidak akan terpacu. cara yang digunakan adalah : . dana untuk kegiatan ekonomi pemerintah juga akan berkurang sehingga kegiatan pembangunan pun akan terus menurun.

Deregulasi dan Debirokratisasi di berbagai bidang industri untuk merangsang timbulnya investasi baru 3. Peningkatan mobilitas modal dan tenaga kerja 2. dan 2. 2. Menggalakkan pengembangan sector Informal. dan lainlain sehingga bisa menyerap tenaga kerja secara langsung maupun untuk merangsang investasi baru dari kalangan swasta. terutama yang bersifat padat karya 2. dan 4.  Cara Mengatasi Pengangguran Musiman. Mengarahkan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa. Pemberian informasi yang cepat jika ada lowongan kerja di sector lain. Mengadakan pelatihan tenaga kerja untuk mengisi formasi kesempatan (lowongan) kerja yang kosong. Meningkatkan daya beli Masyarakat. Segera mendirikan industri padat karya di wilayah yang mengalami pengangguran. Segera memindahkan kelebihan tenaga kerja dari tempat dan sector yang kelebihan ke tempat dan sector ekonomi yang kekurangan 3. seperti pembangunan jembatan. seperti home indiustri 4. .  Cara mengatasi Pengangguran Siklus Untuk mengatasi pengangguran jenis ini adalah : 1.  Cara Mengatasi Pengangguran Friksional Untuk mengatasi pengangguran secara umum antara lain dapat digunakan cara-cara sbb: 1. Pembukaan proyek-proyek umum oleh peme-rintah. dan Melakukan pelatihan di bidang keterampilan lain untuk memanfaatkan waktu ketika menunggu musim tertentu. Menggalakkan program transmigrasi untuk me-nyerap tenaga kerja di sector agraris dan sector formal lainnya 5. jalan raya.1. PLTU. PLTA. Jenis pengangguran ini bisa diatasi dengan cara : 1. Perluasan kesempatan kerja dengan cara mendirikan industri-industri baru.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->