P. 1
Teori Thevenin & Norton

Teori Thevenin & Norton

|Views: 161|Likes:

More info:

Published by: Deka Jelang Prokmanta on Dec 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/20/2012

pdf

text

original

Percobaan V TEORI THEVENIN DAN NORTON A.

Tujuan Mengubah suatu rangkaian ke dalam bentuk rangkaian ekivalen Thevenin dan Norton B. Dasar Teori Menurut Theori Thevenin, sembarang rangkaian linier dengan dua ujung terbuka seperti terlihat pada gambar 5.1.a (sebut sebagai rangkaian asli), dapat digantikan dengan sumber tegangan yang diseri dengan suatu resistor seperti terlihat pada gambar 5.1.b (sebut sebagai rangkaian ekivalen Thevenin). RTH A A
Rangkaian Linier

VTH B

B
b

a
Gambar 5.1. a. Rangkaian asli, b. Rangkaian ekivalen Thevenin

VTH = tegangan terbuka yang ada pada ujung terbuka rangkaian asli, sedangkan RTH = resistansi/impedansi antara ujung terbuka rangkaian asli, dimana semua sumber internal dibuat berharga nol (sumber tegangan diganti short circuit, sumber arus diganti open circuit). Menurut Theori Norton, sembarang rangkaian linier dengan dua ujung terbuka seperti terlihat pada gambar 5.2.a (sebut sebagai rangkaian asli), dapat digantikan dengan sumber arus yang diparalel dengan suatu resistor seperti terlihat pada gambar 5.2.b (sebut sebagai rangkaian ekivalen Norton). A A
Rangkaian Linier

IN B

RN

B
b

a
Gambar 5.2. a. Rangkaian asli, b. Rangkaian ekivalen Norton ____________________________________________ Jumadi. (2010). Praktikum Analisis Rangkaian Listrik

1

NB. Alat dan Bahan 1. Bread board dan kabel D.4. Praktikum Analisis Rangkaian Listrik 2 . 4 resistor masing-masing resistansinya 100 ohm. sumber arus diganti open circuit). (2010). 5. Bandingkan hasil pengukuran tsb dengan hasil perhitungan. Ulangi langkah 1 s. 150 ohm. 1 resistor resistansinya 20 ohm 3. Sumber tegangan. RN RTH = RN Dan = VTH / RTH IN RN = RTH C. Tentukan VTH dengan cara mengukur tegangan terbuka antara ujung A dan B 3.IN = arus yang mengalir melalui ujung terbuka rangkaian asli jika kedua ujung tersebut dihubung singkat. Tentukan IN dengan cara mengukur arus yang mengalir jika A dan B dihubung singkat. Tentukan RTH dan RN dengan cara mengukur resistansi antara A dan B dimana sumber tegangan diganti hubung singkat. Agar tidak merusakkan multimeter. Multimeter 5. dimana semua sumber internal dibuat berharga nol (sumber tegangan diganti short circuit. batas ukur diperkecil.3.d 6 untuk rangkaian percobaan gambar 5. R1 200 Ω R2 150 Ω + VS R3 300 Ω R4 100 Ω 5V A B Gambar 5. 300 ohm 2. 2.3. baru jika tidak ada kesalahan polaritas dan batas ukur tidak dilampau. Prosedur 1. Susunlah rangkaian percobaan gambar 5. Rangkaian percobaan ke 1 ____________________________________________ Jumadi. sumber arus diganti hubung buka. 3 resistor masing-masing resistansinya 10 ohm. sedangkan RN = resistansi/impedansi antara ujung terbuka rangkaian asli. 6. 200 ohm. 4. Dengan demikian diperoleh hubungan antara rangkaian ekivalen Thevenin dan Norton sebagai berikut : VTH = IN . sumber arus 4. dalam menggunakan multimeter gunakan batas ukur yang paling besar dulu.

..... Rangkaian percobaan ke 2 E.................................................. Praktikum Analisis Rangkaian Listrik 3 .....R1 10 Ω R3 IS 300 mA 10 Ω R2 20 Ω R4 10 Ω A B Gambar 5...... ____________________________________________ Jumadi.......... ....... .................. ... ......................... ................... (2010).............................. .......... ............................ Tabel Data Rangkaian Ekivalen Rangkaian Asli VTH VS R1 R2 R3 R4 IS R1 R2 R3 R4 =5V = 200 ohm = 150 ohm = 300 ohm = 100 ohm = 300 mA = 10 ohm = 20 ohm = 10 ohm = 10 ohm Thevenin RTH IN Norton RN ............4..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->