Situasi Politik Internasional

Analisis ini dilakukan guna memetakan secara jelas fenomena politik global yang mulai mengkerucut kedalam era baru politik perang dingin pasca terjadinya perang terbatas antara Rusia dan Georgia, selain itu perang melawan terror atau war on terror yang dikembangkan Regime G.W Bush dari AS di kawasan Teluk juga memberikan dampak yang jelas bagi terbangunnya aliansi-aliansi taktis dari para pihak yang bertikai. Sebagai contoh, Iran adalah sebuah negara yang memiliki minyak bumi sebagai kekayaan nasional sangat berlimpah sehingga keberadaan AS dan sekutunya serta tentara mereka yang beroperasi di wilayah teluk secara politik berpengaruh terhadap eksistensi Iran sebagai negara merdeka dari kemungkinan diduduki oleh AS seperti pada Irak dan Afghanistan, sebagai akibatnya, Iran mencari kawan politik untuk menandingi hegemoni atau pengaruh AS dikawasan Teluk, secara tradisioanal Rusia dan China adalah kawan politik Iran dan Venezuela yang memiliki pengaruh politik di kawasan Amerika Latin juga kali ini telah membangun hubungan taktis dengan Iran. War on terror dari AS dan para sekutunya jelas merupakan perang untuk menguasai sumber-sumber energy dunia dimana kekayaan energy [minyak] tersebut sepenuhnya berada dibawah kendali negara-negara teluk seperti Irak [pada waktu Sadam Hussein berkuasa] dan Iran serta negara-negara di Jazirah Arab seperti Arab Saudi dan kawasan Arab Magribi seperti Libya serta beberapa negara dikawasan Kaukasia dan Balkan yang berada dibawah pengaruh Rusia sebagai salah satu produsen energy terbesar dunia serta negara-negara dikawasan Amerika Latin dengan Venezuela sebagai pemimpin produksi energy. Wilayah-wilayah sumber energy ini berada ditangan negaranegara yang tidak pro AS, maka AS menghalalkan berbagai cara untuk menguasainya, salah satu metode yang digunakan adalah dengan politik ―perang melawan terror‖ atau ―war on terror‖ tadi. Roda-roda industry dinegara industry maju [Amerika, Uni Eropa, China, Rusia dan Jepang] dan negara industry baru [Korea Selatan, Singapura, India, Australia, dll] dalam menjalankan mesin-mesin produksinya harus menggunakan energy [minyak] sebagai sumber penggerak mesin utama industry, sehingga untuk memenuhi hal tersebutlah sengketa atas penguasaan aset minyak dunia mengemuka selama 10 tahun terakhir pasca berakhirnya era booming minyak pada tahun 1970 – 1980-an. Karena kelangkaan minyak bumi dan untuk mengurangi ketergantungan negara-negara industry akan penggunaan minyak bumi sebagai bahan utama penggerak mesin industry, telah mulai dikembangkan metode penggunaan energy primer selain minyak bumi, yaitu gas alam cair [LNG] yang bisa disublimasi menjadi minyak untuk menggerakkan sector industry. Minyak bumi telah menjadi barang langkah, sedangkan minyak bumi menentukan gerak maju proses industrialisasi sebuah negara sehingga ia menjadi barang langka yang diperebutkan banyak pihak yang tergantung kepadanya dan AS adalah konsumen atau pemakai terbesar energy dunia hari ini, dengan total konsumsi nasional sebesar 40 persen dari hasil produksi minyak dunia. Dengan demikian menjadi wajar jika AS memiliki mental aggressor dalam hal menguasai sumber-sumber energy dunia diluar wilayah AS karena kebutuhan energy domestiknya yang sangat besar.

Tanah Papua potensial dalam hal kandungan alamnya [sumber energy dan pertambangan strategis] sehingga menjadikan wilayah ini sebagai wilayah yang panas oleh karena perebutan kepentingan ekonomi diantara para pemilik modal internasional yang telah mendorong pemerintahan mereka untuk membuat berbagai kebijakan luar negeri mengenai Tanah Papua dari sudut yang menguntungkan posisi ekonomi mereka.Tanah Papua memiliki sumber-sumber energy primer [minyak bumi dan gas alam] yang melimpah dan Sejak jaman Belanda NNGPM. tidak saja memunculkan AS sebagai kekuatan tunggal dunia yang sangat dominan tetapi juga menjadikan wilayah-wilayah lain yang menjadi incaran telah menjadi korban dari sebuah perang atas terhadap terror. sebuah kongsi dagang dibidang pengeboran minyak. dampak yang dihasilkan terhadap peradaban dunia termasuk Tanah Papua. China [dengan China National Offshore Oil Corporation menanam modal di LNG Tangguh]. – Sumitomo Corporation – Sojitz Corporation – Mitsubishi Corporation – INPEX Corporation – adalah korporasi global milik Jepang yang menanam modal di LNG Tangguh] dan korporasi modal Korea Selatan juga sebagai penanam modal di LNG Tangguh adalah negara-negara dan korporasi modal internasional yang sudah masuk Tanah Papua untuk mengeruk kekayaan dari sumber-sumber energy primer [Liquid Natural Gas] yang dimiliki Tanah Papua. Perang Energy Peristiwa 11 September 2001 telah merubah wajah dunia. Bagian ini menjadi pembuka untuk mengantarkan analisis lebih jauh mengenai konflik-konflik ekonomi dan politik internasional. yaitu LNG Tangguh di Teluk Bintuni. Gas and Metals National Corporation – Kanematsu Corporation – Mitsui & Co. Amerika Serikat [dengan kepemilikan Freeport di Timika Papua. salah satunya yang terbesar berada di Sorong dan produksi minyak ini dilanjutkan oleh Pertamina [Indonesia] – Duth Shell [Belanda] dan Petro China. kita berada dalam jangkauan dan cengkeraman jaringan korporasi modal global yang sedang mengambil kekayaan alam kita tanpa kita merasakan manfaat darinya. selanjutnya dalam analisis ini disingkat GPNPB.4 Trilyun Kaki Kubik. masih berproduksi sampai saat ini.W Bush yang berkecamuk diwilayah Irak dan Affhanistan sesungguhnya juga secara ekonomi dan politik berpengaruh pada posisi perjuangan politik Bangsa Papua yang memiliki Tanah dengan kekayaan energy yang melimpah. . peran negara-negara dibalik konflik tersebut. Inggris [dengan BP sebagai operator utama LNG Tangguh]. British Petrolieum dari Inggris selaku pemegang saham utama telah membangun mega proyek LNG Tangguh senilai US$ 5 milyar dollar sebagai ladang gas alam cair [LNG] potensial dengan kandungan mencapai 14. dan akhirnya posisi politik luar negeri mereka secara khusus dalam mendukung Gerakan Pembebasan Nasional Papua Barat. Jepang [dengan Nippon Oil Exploration Limited . Dengan demikian War on Terror regime G. Ltd.Japan Oil. Suka atau tidak suka. kebijakan luar negeri yang dihasilkan. Telah ditemukan juga gas alam cair atau Liquid Natural Gas / LNG [diperkirakan terbesar di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik] di Tanah Papua. dan General Electric serta Saipem di proyek LNG Tangguh]. telah menggali sumur-sumur minyak di Tanah Papua.

Afghanistan jelas mengakuinya dan regime Taliban adalah regime yang telah mendeklarasikan Afghanistan sebagai negara Islam dengan menjalankan syariat Islam secara ketat bagi rakyatnya. dalam hal ini AS. Yang menjadi tujuan antara dalam perang tersebut adalah memburu Osama Bin Laden tetapi gerakan perang AS di Afghanistan juga adalah untuk menghancurkan pemerintahan yang tidak pro Barat. Afghanistan dan Iran sebagai Axis of Evil alias sekutunya iblis yang memilkiki kekuatan politik untuk mendukung gerakan Osama Bin Laden sehingga negara-negara ini pantas mendapat hukuman setimpal dari pemerintahan Bush. antara lain Kirgistan dan Tajikistan.Dengan dukungan mayoritas rakyat. . akhirnya pemerintahan Bush melakukan apa yang dikenal dunia sebagai ―perang melawan terror‖ atau ―war on terror‖ demi memburu seorang Bin Laden dan menghancurkan jaringan terror yang dimilikinya. Drama perang belum berakhir. AS yang telah sukses menghancurkan sasaran antara. demikianlah akhirnya Afghanistan menjadi medan perang AS. rencana pembangunan Pipa Gas dan Minyak Bumi itu akan dibangun dari Kirgistan melewati Aghanistan dan mengalirkan Minyak dan Gas Alam itu ke pelabuhan dagang AS di Pakistan. sehingga pemerintahan Taliban menjadi sasaran tembak dari mesin-mesin perang AS. pemerintahan Bush akhirnya memulai perang terbuka dengan menginvasi dan menduduki Aghanistan. Dengan dukungan penuh dari korporasi perminyakan AS. yaitu Afghanistan. Tujuan sesungguhnya dari politik perang AS di Afghanistan adalah untuk membuka jalan bagi kepentingan energy [minyak bumi dan gas alam cair] bagi AS dari wilayah Kaukasia dan Afghanistan pada waktu itu berada dibawah kendali pemerintahan Taliban. tidak berlangsung mulus. menggulingkan pemerintahan yang berkuasa dibawah kekuasa kaum Taliban dan membentuk pemerintahan transisi dibawah kepemimpinan presiden Hamid Karzai. kali ini bukan karena keberadaan Bin Laden di negara ini tetapi merupakan agenda pokok para penasehat perang Bush [korporasi perminyakan AS] yang sudah ngiler mengambil untung dengan menguras ladang-ladang minyak bumi di Irak. pasukan AS kemudian menyerbu Irak. Pada waktu itu Bush menuding Irak. Dick Cheney. berdasarkan nasihat para penasehat keamanan Bush. demikianlah picu konflik internasional muncul kehadapan dunia. Namun karena terhambat oleh keberadaan regime Taliban di Afghanistan maka jalan paling efektif adalah menghancurkan penghalangnya. Dalam kendali regime Taliban. Tuduhan terhadap Irak dan Iran agak samar karena memang Osama Bin Laden tidak pernah secara terbuka berhubungan langsung dengan presiden Sadam Hussein waktu itu ataupun dengan para mullah yang memimpin Iran. seorang konservatif kanan dan salah seorang dari koneksi korporasi perminyakan AS yang menjadi wakil presiden AS. Senat dan DPR AS yang secara psikologis tertekan dibawah baying-bayang terorisme. AS tidak memiliki akses politik di Afghanistan sehingga rencana ekonomi mereka untuk membangun jaringan PNG [pipe line gas] dan pipa minyak untuk mengalirkan minyak bumi dan gas alam cair dari wilayah-wilayah Kaukasia. adalah tokoh sentral dan konseptor dibalik war on terror pemerintahan Bush dan yang secara efektive mampu mempengaruhi kebijakan politik luar negeri AS pasca tragedy 9/11.

Sudah jelas pula bahwa perang AS kali ini adalah perang energy. Dua wilayah ini dianggap Georgia sebagai wilayah yang berada dibawah kedaulatan politiknya. AS juga memainkan kartu as yang sama. dan hasilnya masih tetap nol. Pada akhirnya sudah kita ketahui jelas. AS mengirimkan kapal perangnya yang beroperasi diwilayah Mediterania.Dengan alasan kepemilikan senjata pemusnah masal yang dimiliki Irak dibawah kepemimpinan Sadam Hussein. IAEA] akhirnya membuktikan bahwa Irak tidak memiliki hulu ledak nuklir seperti yang ditakutkan AS. tentu saja hal ini bukan mengurangi ketegangan politik di Georgia tetapi malah membuat semakin rumit. Tuduhan belum terbukti dan AS terus membuka konfrontasi politik secara terbuka dengan Iran dalam wilayah diplomasi internasional. AS belum bisa mengambil keuntungan secara mutlak di Irak karena perang masih berkecamuk. AS akhirnya membenarkan propagandanya untuk melakukan perang melawan Irak. yaitu South Ossetia dan Akbhazia. Sudah diketahui awam. Tetapi dalam hal Iran. konfrontasi politik dengan Iran dan determinasi politik AS dalam perang terbatas Rusia di Georgia adalah merupakan produk dari keinginan AS untuk mengontrol produksi dan penjualan minyak dunia. Dunia Yang Terbagi Dua Konflik Rusia dan Georgia telah lama mencuat. Sebagai reaksi atas sikap politik Rusia. inilah sebuah kenyataan politik yang tidak bisa dihindari. Iran adalah negara penghasil minyak terbesar ketiga di dunia setelah Arab Saudi diurutan pertama dan Rusia diurutan kedua. seperti kita ketahui. yaitu menuduh Iran memproduksi senjata pemusnah masal. bahkan konflik horizontal diantara rakyat Irak muncul dan tentara AS yang berada ditengah-tengahnya menjadi korban dari perlawanan rakyat Irak. Lalu mengapa AS ngotot serang Irak? Tujuannya adalah untuk mengambil minyak bumi yang ada di Irak untuk kebutuhan konsumsi energy dalam negeri AS. hasil investigasi badan atom internasional [International Atomic Energy Association. Tetapi kemudian. AS agak hati-hati karena Iran didukung oleh Rusia dan China serta blok politik Amerika Latin yang dipimpin oleh Hugo Chaves dari Venezuela. kapal tersebut bergerak ke Laut Hitam dan melakukan maneuver-manuver didedekat keberadaan militer Rusia. sebuah perang atas keinginan menguasai sumber-sumber energy di muka bumi. inilah dia pangkal masalahnya! Irak diduduki. yaitu nuklir. Politik perang yang dikembangkan AS diwilayah Teluk. . pasalnya Georgia yang dianggap Rusia sebagai kaki tangan Barat diwilayah pengaruhnya menguasai dua wilayah produsen minyak. Negara-negara Barat yang dipimpin AS memperingati Rusia agar menarik kembali pasukannya dari kedua wilayah yang diduduki tetapi pemerintah Rusia menolak dengan tegas. banyak pula tentara AS mati sia-sia. Gesekan politik yang telah lama terjadi akhirnya tidak bisa dihindari dengan terjadinya pergerakan pasukan Rusia untuk menduduki South Ossetia dan Akbhazia yang sebelumnya berada dibawah control tentara Georgia. Dengan alasan yang sama terhadap Irak. meletuslah perang terbuka antara Rusia vs Georgia. rakyat Irak dikorbankan. tetapi tidak demikian anggapan Rusia. Politik perang AS terus berpendar dan yang berada didepan telunjuk AS kali ini adalah Iran.

tetapi keberpihakkan China jelas terlihat dengan berbagai keputusan diplomatisnya ditingkat Dewan Keamanan PBB. Rusia kemudian mengirimkan beberapa kapal perangnya ke perairan Karibia bertepatan dengan pelatihan militer bersama yang digelar oleh Venezuela. Posisi Politik Negara Dunia Terhadap GPNPB Upaya-upaya diplomasi yang dibangun oleh Organisasi Papua Merdeka [OPM] dan berbagai sayap politiknya sejak empat dasa warsa lalu membuka jalan bagi generasi muda Papua Barat saat ini untuk mematangkan konsolidasi diplomasi politik internasional Papua Barat. walaupun China secara samar-samar berada dibalik poros politik yang baru itu. Uraian ini akan menjadi analisis sederhana mengenai kerugian dan keuntungan politik dari diplomasi yang telah dibangun. jelas pula bagi kita untuk mengamati geo-politik dunia yang telah bergeser kearah yang jelas seperti pada waktu dunia berada pada masa politik perang dingin antara block Barat [AS-UE] dan block Timur [Uni Soviet – China]. China. Walaupun upaya-upaya awal dalam membangun dukungan terhadap OPM dan perjuangan pembebasan nasional Papua Barat memperoleh manfaat awal dari beberapa negara pendukung. misalnya soal Iran. Dukungan Amerika Serikat . dan sebagai balasan atas tindakan militer AS. dua wilayah yang diklaim Georgia sebagai miliknya. misalnya di Afrika. Dengan melihat berbagai fenomena politik global diatas. Blok politik Amerika Latin yang makin kuat di bagian selatan Amerika Serikat dan kehadiran kapal-kapal perang Rusia pada saat latihan militer bersama yang digelar oleh Venezuela di perairan Karibia jelas berpengaruh dan menjadi ancaman baru baru bagi keamanan nasional AS. Terbangunnya aliansi Rusia-Venezuela-Iran-China telah memperjelas posisi politik dunia yang terbagi kedalam medan politik internasional baru yang lebih berimbang dengan mengurangi peran dan hegemoni politik AS ditingkat global. sa juga bisa pusing ko! Begitulah kira-kira manuver militer dan politik yang dimainkan kedua negara. Ini mungkin jawaban Rusia atas kedatangan kapal perang AS diwilayah pengaruh Rusia. Inilah pergerakan militer pertama Rusia didekat wilayah kekuasaan AS semenjak 40 tahun lalu pada masa berlangsungnya perang dingin antara Blok Barat dan Timur. Venezuela dan Iran jelas telah membagun poros politik dunia baru yang kuat untuk membentengi diri dari ekspansi politik AS dan Uni Eropa [negara-negara Barat]. Rusia. tetapi tidak bertahan secara strategis oleh karenanya untuk kembali mengurai benang kusut diplomasi politik Papua Barat dibeberapa negara dunia harus dihitung ulang berdasarkan basis pengalaman dari kegagalan terdahulu. Ketegangan politik antara AS dan Rusia oleh karena perang Georgia telah menyebabkan mengkerucutnya pertalian politik antara pihak-pihak yang selama ini menolak hegemoni politik AS. Ko ganggu sa.Rusia tetap bertahan di South Ossetia dan Akbhazia.

Black Kaukus. secara nyata mendukung ―penentuan nasib sendiri‖ rakyat Papua Barat dan atas upayanya. terutama di daerah konflik. Selain Black Kakukus sebagai modal politik kita. telah banyak menimbulkan korban kemanusiaan. telah mendesak presiden Indonesia untuk melunakkan sikap politik Indonesia dan represi politik yang mereka lakukan terhadap rakyat Papua. Eny Faleomavaega. Eny Faleomavaega dan 40 anggota Kongres AS. East Timor Action & Network [ETAN]. Pada bulan Agustus lalu. lagi pula secara tradisional kekuatan diplomasi politik internasional Papua Barat tidak cukup cerdik memainkan perannya dibalik pertikaian blok politik besar yang dipimpin dua negra adi kuasa sebelum berakhirnya perang dingin. Selain dukungan para politisi AS. Inilah perkembangan politik Papua Barat di Amerika Serikat. telah memberikan dukungan secara penuh bagi kampanye Papua Merdeka. Dukungan yang diberikan oleh AS bagi perjuangan pembebasan nasional Papua Barat dalam lima [5] tahun terakhir adalah merupakan dukungan politik terbuka yang masih terbatas dikalangan anggota Kongres dan Senator AS. seorang anggota Konres AS dari Hawaii. suara para pencari keadilan yang menghendaki kemerdekaan sejati Papua Barat. Black Kaukus jugalah yang telah mempopulerkan dan memperluas dukungan bagi kampanye Papua Merdeka dikalangan Kongres dan Senat AS. misalnya Rusia atau China sebagai kekuatan blok Timur waktu itu. kita yakin ETAN akan mampu mempengaruhi arah kebijakan luar negeri AS untuk masa-masa yang akan datang. DOM Acheh dan DOM Timor Leste pada waktu masih diduduki Indonesia. tapi saat ini telah mengalami perubahan drastis. perjanjian militer AS dan Indonesia beberapa waktu lalu cukup banyak dikrisi oleh ETAN dan lembaga HAM lain di AS yang dengan jelas memperingatkan pemerintah AS bahwa kebijakan mereka yang sudah melunak mengenai militer Indonesia berdampak buruk bagi perkembangan dan perlindungan HAM di Indonesia. Dukungan nyata Eny Faleomavaega juga diberikan dengan cara menunjungi Indonesia dan langsung datang ke Tanah Papua pada awal tahun 2008 lalu. Dengan jaringan lobby yang sudah terbangun puluhan tahun. melalui sebuah surat yang dikirim. sebagai misal. pemberlakuan Daerah Operasi Militer [DOM] Papua. telah beberapa kali menyurati presiden RI mengenai masalah Papua Barat. sebagai contoh.Tidak bisa disangkal bahwa AS adalah merupakan poros utama politik dunia saat ini pasca berakhirnya perang dingin. sebuah badan dimana anggota-anggota Kongres AS keturunan Afro-Amerika bersatu membentuk block politiknya. . jika sebelumnya bisa memainkan bargaining dengan kekuatan politik lain. sebuah lembaga kemanusiaan yang dulu berkampanye bagi kemerdekaan Timor Leste di AS. inilah kegagalan para pemimpin terdahulu. Kemunculan AS sebagai kekuatan tunggal dalam percaturan politik dunia tentu menggeser pola diplomasi politik internasional Papua Barat. sekarang telah mulai melakukan lobby-lobby dan kampanye Papua Merdeka dikalangan anggota Senat AS. dewan Mentri dalam pemerintahan AS serta kepada lembaga PBB. pasalnya militer Indonesia adalah pelaku utama kejahatan kemanusiaan selama masa orde baru dan masih berjejak hingga kini. dan orang-orang kulit hitam di Kongres AS-lah yang telah menjadi media untuk menyampaikan ―suara serak dan yang terputus-putus‖ dari Tanah Papua itu.

Obama tentu akan memahami perjuangan rakyat Papua dari hatinya. Kita berharap Barack Obama dan Partai Demokrat memenangkan Pemilu kali ini. semacam badan atau lembaga dimana anggota parlemen dari negara mana saja boleh menggabungkan diri dan memberikan dukungannya bagi perjuangan politik rakyat Papua Barat. ini adalah sebuah kemajuan yang harus mendapat apresiasi oleh kalangan gerakan dan organisasi politik di Tanah Air Papua Barat. adalah calon orang kulit hitam pertama yang akan menduduki jabatan itu. dukungan Anggota Parlemen Eropa tersebut tidak terbatas merupakan dukungan personal dari beberapa anggotanya tetapi berkembang secara kualitatif menjadi dukungan sebuah lembaga dan berdasarkan dukungan itu memberikan kesempatan bagi rakyat Papua Barat untuk menentukan nasib dan masa depannya sendiri. dengan demikian. sebab secara tradisional Partai Demokrat adalah partai yang sepenuhnya memberikan dukungan bagi perlindungan HAM diseluruh dunia. telah memungkinkan berkembangya kampanye Papua Merdeka di daratan Inggris. . yaitu kemerdekaan politik seperti yang selama ini diharapkan oleh rakyat Papua Barat. Selain itu. termasuk Tanah Papua. Pada tanggal 15 Oktober 2008 di Inggris. sebab kita sama-sama bangsa kulit hitam! Perlu menjadi catatan kita. yaitu dari Kongresman dan Senator serta lembaga-lembaga kemanusiaan di AS diharapkan akan mampu membuka pintu yang lebar bagi dukungan politik secara langsung oleh pemerintahan AS. Freeport adalah milik AS. dan bukan dari pemikiran politik. setiap langkah diplomasi kita di AS dipengaruhi oleh keberadaan raksasa tambang ema ketiga terbesar di dunia tersebut. akan diluncurkan sebuah badan yang disebut International Parlementarian for West Papua. aktivis-aktivis kemanusiaan di Inggris telah mendorong kampanye aktif bagi pembebasan nasional Papua Barat. Badan ini akan menjadi alat kelengkapan dalam badan legislative Kerajaan Inggris. Barack Obama. pemimpin Dewan Musyawarah Masyarakat Koteka [Koteka Tribal Assembly].Kombinasi dua dukungan. Benny Wenda. setiap kebijakan politik AS terhadap Papua Barat tentu didasari oleh kepentingan ekonominya. Dukungan Inggris Raya Melalui West Papua Campaign. Selain itu kehadiran Sdr. Pemilihan presiden AS yang akan berlangsung pada bulan November 2008 nanti tentu akan berpengaruh bagi GPNPB. Kita berharap untuk jangka waktu beberapa tahun kedepan. Hati-hati. jika terpilih menjadi presiden AS. Perkembangan politik mutakhir di AS pantas diikuti secara seksama oleh GPNPB untuk mengambil manfaat dari semua peristiwa politik yang terjadi di AS. AS punya kepentingan disini! Dukungan Uni Eropa Beberapa Anggota Parlemen Eropa telah memberikan dukungan bagi gerakan politik Papua Barat.

kita harus membuka ulang atau mengurai kembali benang kusut diplomasi kita di Afrika. dukungan negara-negara Afrika seperti Senegal semakin tegas! Bahkan Senegal membuka kantor diplomasi OPM di negara ini dan memberikan dukungan financial secara penuh bagi pergerakan politik Papua Barat yang waktu itu mulai berjalan di Senegal.Selain itu. Lalu kenapa . Dan semoga demikian adanya! Perlu diingat. dukungan penuh dari beberapa anggota parlemen Inggris. karena mereka dan kita [Papua Barat] adalah negara-negara rumpun Melanesia dengan akar peradaban atau kebudyaan yang sama. Dukungan anggota parlemen Inggris diharapkan menjadi picu bagi GPNPB untuk melakukan lobby yang maksimal dengan pihak pemerintahan Inggris hingga mampu mempengaruhi kebijakan politik luar negeri Inggris mengenai Papua Barat. Dukungan Negara-Negara Afrika Pelaksanaan Pepera 1969 adalah momentum politik yang dengan pasti menjelaskan sikap negara-negara Afrika mengenai dukungan dan sikap politik mereka mengenai Papua Barat. LNG Tangguh di Bintuni adalah sebuah mega proyek yang dikendalikan oleh British Petrolieum [BP]. perusahaan milik Inggris. Guinea Bisau. harus sepenuhnya dikuatkan oleh kekuatan diplomasi internasional Papua Barat dengan cara mencari dukungan alternative negara-negara Melanesia lain di kawasan Pasifik Selatan. oleh karenanya. Konsistensi mereka — negara-negara Brazavile. terutama dari Green Party. Memori itu jelas terlihat dalam alur sejarah perjuangan politik Bangsa Melanesia di Papua Barat. dalam mendukung kampanye Papua Merdeka. penentang Pepera 1969 — untuk mendukung kemerdekaan Papua Barat perlu diuji kembali melalui kerja-kerja diplomasi internasional Papua Barat. sebagai manusiamanusia sejarah. Analisis lebih lengkap dapat dilihat dibagian lain tulisan ini. dan beberapa lainnya] adalah penentang utama proses pelaksanaan Pepera 1969 yang curang dan tidak demokratis masa siding-sidang PBB mengenai Pepera 1969. Kongo. sehingga apapun keputusan politik Inggris menyangkut Papua Barat adalah semata-mata demi kepentingan cari untung di Tanah Papua. Kelompok negara-negara Brazavile [Mozambiq. GPNPB harus mewaspadainya sejak awal! Dukungan Vanuatu dan Negara Melanesia Lainnya Komitmen dan dukungan politik yang sungguh luar biasa dari Vanuatu. yaitu Arti penting negara-negara Melanesia bagi GPNPB. karena sejarah sudah mengatakan kepada kita bahwa mereka [negara-negara Afrika] pernah bertindak atas nama Papua Barat di PBB walau pada akhirnya gagal dan tak membujahkan hasil yang positif. dalam konteks ini. telah membuka jalan bagi GPNPB untuk semakin menguatkan diplomasi politik di Kerajaan Inggris. dan tugas inilah yang sekarang harus dimaksimalkan oleh kita — kelompok pemuda Papua Barat — sebagai penerus perjuangan pembebasan nasional Papua Barat. Secara historis kita memiliki hubungan yang akrab dengan negara-negara Melanesia. Senegal. Pada masa perjuangan politik Papua secara modern diakhir tahun 1980-an.

misalnya Ukraina dan Georgia. selama 40 tahun perjuangan PB. Oleh karena itu. Secara prinsip. yaitu: Pertama. Untuk saat ini. tapi supporter utama haruslah Melanesia dan Afrika! Baiklah. kepentingan ekonomi yang mendasari asumsi politiknya. diplomasi politik PB kurang diarahkan ke Afrika. dukungan-dukungan politik yang diberikan oleh negara-negara barat bagi perjuangan pembebasan nasional Papua Barat. Kedua. Mengapa Ukraina dan Georgia didukung negara barat untuk medeka dari Rusia? Karena kedua negara ini memiliki cadangan gas alam dan . Afrika dilupakan oleh para diplomat PB. kemerdekaan Republik Demokratik Timor Leste diberikan oleh negara-negara Barat. suatu daerah lepas pantai yang berbatasan dengan Australia. mendesak dan penting! Arti Penting Ngara-Negara Melanesia Bagi GPNPB Jejak historis dan kebudayaan yang satu adalah modal utama GPNB untuk mematangkan dukungan politik dari negara-negara Bangsa Melanesia di Pasifik Selatan. pasca keruntuhan Uni Soviet. ini menjadi tugas kita saat ini. Contoh lain.gagal? Kegagalan ini yang perlu dikoreksi atau dievaluasi kembali dan membuka kembali hubungan diplomasi dengan negara Senegal. maka mereka — negara-negara barat — perlu untuk memerdekakan Tanah Papua. akan tetapi anggapan ini sudah harus dikoreksi dan dirubah secara mendasar. negara-negara barat memiliki asumsi bahwa jika bekerja bersama Indonesia sebagai komprador [kaki tangan mereka] secara ekonomis untuk mengeksplotasi Tanah Papua tidak lagi menguntungkan. Tanah Papua dipandang sebagai suatu daerah yang memiliki kekayaan alam melimpah untuk bisa dieksploitasi mereka secara langsung tanpa hambatan birokratis negara yang masih menguasai Tanah Papua saat ini. praktek korupsi yang merajalela di Indonesia menyebabkan ekonomi biaya tinggi bagi korporasi yang dimiliki negara-negara imperialis yang beroperasi diwilayah otoritas Indonesia termasuk Tanah Papua saat ini. Barangkali kita menganggap selama ini bahwa kartu as bagi kemenangan politik kita ditentukan oleh negara-negara barat [AS dan Uni Eropa]. biarkan Eropa dan AS menjadi pendukung penggembira. Secara strategis mereka beranggapan berkolaborasi dengan Indonesia untuk lakukan eksploitasi dan penjarahan kekayaan alam di Tanah Papua tidak menguntungkan mereka. negara-negara barat mendukung kemerdekaan beberapa negara bagian dibawah kontrol Rusia diwilayah-wilayah Kaukasia dan Balkan. padahal Afrika paling potensial mendukung gerakan pembebasan nasional Papua Barat. kita gagal di Afrika saat ini. tidak lain merupakan kombinasi dari dua kepentingan abadi kaum imperialis. yaitu Indonesia. gerakan dan kiblat politik diplomasi internasional PB sudah harus secara mutlak diarahkan ke negara-negara Melanesia dan Afrika. tetapi sudah mulai maksimal di Melanesia dan oleh karenanya kedua wilayah potensial ini harus digarap terus oleh jaringan diplomasi internasional GPNPB untuk menjamin sepenuhnya kemerdekaan Papua Barat. karena Timor Leste punya kandungan minyak yang cukup untuk dieksploitasi selama beberapa puluh tahun di Timor Gap. Sebagai contoh.

Bangsa Melanesia. seperti dalam budaya politik Barat. walaupun terjadi perubahan pemerintahan di Vanuatu agenda politik dan dukungan Vanuatu terhadap perjuangan GPNPB tidak akan bergeser sedikitpun! Vanuatu dengan sendirinya telah menjadi modal politik utama Bangsa Melanesia di Tanah Papua untuk melakukan kerja-kerja diplomatik jangka panjang dengan negara-negara Melanesia lainnya seperti PNG.minyak bumi yang melimpah. Kepentingan Melanesia — dan ini jelas vested interest — hanya satu: bagaimana menyelamatkan saudara sebangsanya di Papua Barat dari ancaman kepunahan akibat kolonisasi RI dan penghisapan imperialisme kapitalisme internasional. mengabarkan pada saudara Melanesia kita bahwa Papua Barat membutuhkan dukungan politik mereka secara penuh. Disinilah letak dukungan negara-negara barat. Solomon Island. tetapi mereka jelas merupakan perwakilan negara-negara . orientasi diplomasi politik internasional Papua Barat sejak saat ini sudah harus digerakkan kearah kiblat politik Melanesia sebagai saudara dan bangsa sekandung. Vanuatu menjadi negara Melanesia yang paling utama dalam kampanye Papua Merdeka sebagai akibat dukungan luar biasa dari rakyat bangsa Melanesia yang ada di Vanuatu. Kiribati dan Tuvalu. Kiribati dan Tuvalu. Asumsi keuntungan ekonomi bagi mereka selalu melatarbelakangi keputusan mendukung atau tidak mendukung suatu Bangsa untuk merdeka. disana ada PNG sebagai kekuatan utama politik di kawasan Pasifik Selatan. Secara tradisional Vanuatu menjadi kekuatan pendukung utama dari GPNPB. Oleh karenanya potensi diplomasi politik untuk mendukung GPNPB haruslah diperjuangkan oleh seluruh slogarde GPNPB di wilayah Melanesia. Lalu apa tugas mendesak GPNPB sekarang untuk membangun basis diplomasi politik internasional yang tangguh di wilayah Pasifik Selatan? Marilah kita memandang ke arah Timur. Sehingga untuk mengurangi dampak buruk ketergantungan politik dari GPNPB terhadap negara-negara Barat. berbicara kepada para tetangga kita. Bangsa Melanesia sudah harus bersatu untuk membentengi miliknya bagi kepentingan Bangsa Melanesia sendiri dan Tanah Papua adalah aset berharga yang harus diperjuangkan oleh Bangsa Melanesia lain di Pasifik Selatan untuk memperoleh kemerdekaan sejati dan bersama-sama membangun masa depan peradaban Bangsa Melanesia di dunia untuk berdiri secara sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Solomon Island. Vanuatu. kita coba menutup mata terhadap Australia dan Selandia Baru untuk sementara waktu. Mereka adalah Bangsa kita. Mengapa kiblat diplomasi politik internasional GPNPB harus diarahkan ke negara-negara Melanesia dan bukan negara-negara Barat? Karena secara prinsip dukungan politik yang nantinya diberikan oleh negara-negara Melanesia di Pasifik kepada perjuangan politik GPNPB tidak didasari oleh kepentingan lain. Fiji. Kita harus menatap halaman belakang rumah kita. Sebagai manusia dengan latar belakang sejarah peradaban dan kebudayaan yang sama. Fiji. sebagai influence. kedua negara memang berpengaruh. Ada PNG.

jelas akan membahayakan kestabilan politik kawasan Melanesia par excelence. ada di Gerakan Pembebasan Nasional Papua Barat [GPNPB]. Tidak adanya persatuan politik yang solid dalam GPNPB menjadi factor kunci ketiadaan dukungan politik PNG bagi agenda-agenda politik Papua Barat yang disodorkan Vanuatu dalam meja perundingan MSG maupun PIF. Kita adalah saudara. kalau saja diambil oleh PNG mengenai Papua Barat. Jelas ini merupakan efek psikologis Melanesia dari para pemimpin politik PNG. Tugas mendesak GPNPB saat ini adalah bagaimana mendorong efek psikologis Melanesia dari para pemimpin politik PNG tadi agar menjadi kekuatan politik yang sempurna bagi dukungan mereka atas perjuangan pembebasan nasional Papua Barat. PNG harus mendapat porsi politik lebih besar dalam kerja diplomasi internasional GPNPB sekarang ini guna memperoleh dukungan yang utuh dari negara serumpun tersebut untuk kepentingan politik Papua Merdeka. inilah gambaran sederhana akan sikap politik PNG terhadap para pengungsi Papua Barat yang telah berada diwilayahnya sejak tahun 1969. kesalahan politik. Sebagai kekuatan politik utama dari negara-negara Melanesia. mengapa? Jawabannya ada di kita. Banyak dari kita pasti bertanya: mengapa PNG tidak dukung agenda politik Papua Barat yang disodorkan oleh Vanuatu waktu pelaksanaan Melanesian Sparehead Group [MSG] di Vanuatu bulan Maret 2008 lalu? Mengapa pula PNG menolak proposal politik Vanuatu yang sama mengenai Papua Barat sewaktu Pasifik Island Forum [PIF] dilakukan? Bukankah PNG wajib mendukung proposal Vanuatu mengenai PB? Ya. akan tetapi hal itu dilakukan. Merekalah tetangga paling dekat dan paling intim yang dimiliki oleh Papua Barat. adalah tidak mungkin seorang saudara mencelakakan nasib saudara lainnya dan hal tersebut merupakan kebiasaan dalam adat Melanesia. dengan begitu. Sebagai suatu negara Melanesia merdeka yang berbatasan langsung dengan Papua Barat.Barat di Kawasan Pasifik. Akan tetapi PNG merasa belum tepat waktunya. Saudara menolong saudara dan bahkan seorang tamu. Inilah dia masalahnya! . jika ia sudah berada dalam rumah orang Melanesia maka menjadi tanggung jawab sang tuan rumah akan keselamatan hidup sang tamu. memang harus. sesaat setelah Pepera 1969 dilakukan dan semakin banyak pasca operasi militer tentara Indonesia pada tahun 1977 serta pasca pembunuhan budayawan Papua Barat Arnold Ap pada tahun 1983. puluhan ribu pengungsi Papua Barat bahkan masih bertahan hidup di wilayah negara ini. PNG harus hati-hati dan menghitung segenap kebijakan politiknya untuk masa depan Melanesia secara umum. apapun sikap politik Australia maupun Selandia Baru terhadap GPNPB dan dukungan mereka terhadap politik Papua Merdeka adalah jelas merupakan sikap politik negara-negara Barat an sich. walaupun PNG dengan kekuatan politiknya bisa saja mendeportasi para pengungsi Papua Barat.

kewajiban GPNPB hari ini adalah mendorong secara mutlak blok politik nasional Papua Barat yang solid melalui ―persatuan politik‖ GPNPB. Pada suatu ketika seorang aktivis Papua Merdeka melakukan perjalanan politiknya keliling benua Eropa. Jika terlampau premature dukungan politik yang diberikan oleh pemerintah PNG. bersikap malas tahu dan bahkan menghalangi pembentukan blok politik nasional Papua Barat yang solid melalui ―persatuan politik‖ GPNPB yang sedang didorong oleh organsasi dan aktivis-aktivis Papua Merdeka yang berpikiran maju. . pasca kemerdekaan Papua Barat. Ditemuilah beberapa aktivis IRA [Ireland Repuplican Army]. Dalam perjalanan politik itu ia singgah di Irlandia. Tentu maksudnya adalah untuk membagi pengalaman perjuangan Bangsa Melanesia di Papua Barat kepada kawan-kawan Irlandia-nya itu dengan harapan mereka juga membagi pengalaman yang sama. yaitu didalam organisasi-organisasi Gerakan Pembebasan Nasional Papua Barat [GPNPB]. tidak perlu juga mendengar asumsi rendahan dari para pihak yang terlibat dalam GPNPB tetapi tidak mempunyai niat membangun persatuan politik. konflik ini pasti merembes ke PNG dan secara pasti akan membawa dampak buruk bagi kestabilan politik di kawasan Melanesia.Lalu apa yang dinantikan PNG dari Papua Barat? Jawabannya adalah ―persatuan politik‖ diantara organisasi GPNPB di Tanah Papua dan juga ―persatuan saluran diplomatic internasional Papua Barat di medan perjuangan politik internasional. Pengkondisian konflik horizontal jelas merupakan agenda politik neo-kolonial NKRI dan para antek politiknya di Tanah Papua. Menutup analisis singkat ini. Tidak perlu menunggu waktu lama. Selang beberapa waktu ia diantar oleh seorang kawan Irlandia-nya menemui tokoh gerakan IRA berpangkat jendral di kota tersebut.‖ Persatuan politik yang dinantikan PNG dari GPNPB sampai detik ini jelas belum terbentuk secara matang walaupun ada upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh para pemimpin politik Papua Barat di luar negeri dan organisasi-organisasi gerakan massa Papua Barat di Tanah Air sendiri. sebab mereka adalah instrument dari anasir-anasir gerakan yang hendak menghancurkan kekuatan politik GPNPB dan tujuan mulia kemerdekaan Bangsa Melanesia di Papua Barat. saya hendak mengungkapkan sebuah cerita yang mungkin berguna dan menjadi pesan moral yang jelas buat kita semua. Itulah hitungan politik jangka panjang yang dipertontonkan para pemimpin politik PNG dengan bersikap malas tahu dan untuk sementara waktu tidak mendukung GPNPB dan politik Papua Merdeka secara utuh dalam agenda-agenda politik Kawasan seperti MSG dan PIF. sebuah organisasi sayap militer gerakan Irlandia Merdeka. Para pemimpin politik PNG jelas menghitung semua pergerakkan politik Papua Barat sebelum memberikan dukungan penuh bagi kemerdekaan Papua Barat. konflik horizontal diantara suku-suku Papua Barat dan federasi politik yang terbangun didalamnya. tetapi pengkondisian tersebut juga ―secara tidak sadar‖ sedang dilakukan oleh sebagian organisasi dan aktivis-aktivis politik Papua Merdeka dengan membiarkan. jika konflik horizontal terjadi di Papua Barat. Kekhawatiran para pemimpin politik PNG sangat jelas. bakal terjadi jika tidak ada ―persatuan politik‖ sejak awal dalam diri kita sendiri. walaupun PNG sendiri memberikan ruang bagi organisasi-organisasi GPNPB bergerilya politik di PNG. Terlepas dari semua soal diatas.

tetapi ini kenyataan politik. sang jendral Irlandia tadi jelas berkulit putih dan aktivis Papua Merdeka ini memiliki kulit hitam. ini tentu mengherankan. karena ada banyak keturunan orang Irlandia yang bekerja sebagai anggota Senat. Lalu disaat akhir ketika hendak berpamitan dengan Sang Jendral. aktivis Papua merdeka dalam ceritera dengan Sang Jendral . demikianlah yang dipikirkan sang aktivis. merekalah yang menjadi modal saya untuk berdiplomasi dan mencari dukungan politik bagi kemerdekaan Irlandia…” Sang aktivis masih tetap membisu dan merenungi semua ucapan Sang Jendral. Mungkinkah nasib Bangsa Melanesia di Tanah Papua saat ini masih tetap terjajah karena proses diplomasi yang keliru? Begitulah kira-kira renungan akhir dari proses dialog yang kembali direnungkan anak muda Papua ini. inilah yang saya maksud. sudah jelas. kulit saya berwarna putih dan kulit Anda hitam…Peradaban dunia ini dibangun oleh prasangka rasialis yang kental dan itu membekas dalam semua memori politik dan tindakan para politisi dunia hari ini…” Tentu ini pernyataan bombastis dari orang tua Irlandia tadi. semula ia mengira hanyalah sebuah pertanyaan biasa. ini sebuah rahasia yang secara jujur saya ungkapkan kepada Anda.Dalam diskusi dengan Sang Jendral. sang jendral banyak mebicarakan politik praktis dengan aktivis Papua Merdeka yang menemuinya. coba lihat warna kulit kita…” Aktivis Papua Merdeka tersebut diam dan mengamati warna kulit. betapa tidak. Sang aktivis masih terdiam memikirkan dan merenungi pernyataan tadi. pergilah ke Afrika. berkata pula Sang Jendral “Anak muda. merekalah negaranegara bangsa yang secara politis pasti akan mendukung Papua Merdeka tanpa syarat…” Tentu ini suatu pernyataan yang mulia dari orang tua Irlandia tadi dan tidak pernah ungkapan sejujur ini keluar dari mulut orang kulit putih lain. dan dalam kebisuan sesaat itu. saya tentu bersimpati dengan gerakan Papua Merdeka dan mendukungnya karena Bangsa Irlandia juga sedang mengalami nasib yang sama. jika Anda sudah cukup membangun diplomasi di Melanesia dan Afrika barulah Anda datang kembali ke Irlandia dan menceritakannya kepada saya hasil pekerjaan Anda. saya tidak membicarakan prasangka rasialis a la Hitler. tentara. mentri. anggota DPR. Sang Jendral kembali berkata: “Anak muda. diakhir cerita Sang Jendral mendekatkan dirinya dengan tokoh kita tadi dan sambil duduk disamping aktivis Papua Merdeka ini Sang Jendral menarik lengan bajunya dan mendekatkan dengan tangan aktivis Papua Merdeka tadi lalu terjadilah dialog berikut. saya dan semua tokoh gerakan kemerdekaan Irlandia tidak pernah datang ke Afrika atau berniat mengunjungi negara-negara Melanesia untuk meminta dukungan mereka bagi kemerdekaan Irlandia…Sebagai orang Irlandia. saya datang ke Amerika untuk mencari dukungan politik disana. aktivis Papua Merdeka ini diingatkan lagi oleh sang Jendral “Ingat anak muda. oleh karena itu saya menyarakan Anda untuk tidak lagi datang kesini tetapi pergilah ke negara-negara Melanesia. tetapi inilah perilaku politik dunia. Suatu ketika. Sang Jendral: “Anak muda. dll. sebagai orang Irlandia. kurang lebih satu jam pertemuan. dukungan bagi Papua Merdeka akan pasti Anda raih!” ———————— Cerita lain. polisi. jika Anda melakukannya dengan baik. sejurus kemudian berkata pula Jendral tadi “ Anak muda.

“Tuan. bukan di badan HAM PBB atau di badan Lingkungan Hidup PBB atau di badan Sosial PBB. tetapi akan disortir sesuai kepentingan politik global dan jika sesuai dengan politik global maka berkas Anda akan diprioritaskan. melanggar HAM Anda dan akhirnya merusakkan tatanan social Anda dengan nilainilai demokrasi yang mereka tawarkan!” Wahai! Ini suatu pernyataan yang menarik. berkas Anda tentu akan masuk ke meja Sekjen PBB. bukankah ia sedang berupaya untuk melakukan lobby dilembaga ini dengan menggambarkan kondisi politik di Tanah Papua dengan harapan mendapat dukungan dan menjadi masukan bagi badan PBB ini untuk dilanjutkan kemudian di badan PBB lain yang lebih tinggi? Demikianlah pemikiran yang muncul dalam benak sang aktivis. Diakhir acara. Tuan harus melobby suatu negara merdeka yang memiliki hak berbicara di Sidang Umum maupun Sidang Dewan Keamanan PBB. banyak sekali berkumpul tokoh-tokoh politik dan diplomat kaum minoritas dari seluruh dunia. datanglah seorang Associate Professor dari Oxford University yang menjadi staff ahli pada badan PBB tadi. HAM dan Demokrasi serta masalah Lingkungan Hidup yang dihadapi bangsa mereka masingmasing?” Sang professor dengan cepat menyanggah “Memang benar demikian. Professor tadi memahami kegalauan hati aktivis Papua Merdeka ini. tetapi Tuan harus ingat bahwa disini lembaga HAM dan bukan lembaga politik.” Sang aktivis lalu bertanya “Mengapa bisa begitu? Bukankah sejak dulu para aktivis mendatangi lembaga seperti ini untuk menemui jalan keluar permasalahan politik. lalu berbincang-bincang dengan aktivis Papua ini. kata sang professor “Wah.” Professor tadi lalu bertanya “Untuk apa Anda datang kesini?” Tentu saja sang aktivis sedikit bingung dengan pertanyaan ini. saya berasal dari Papua Barat. Setelah mengikuti beberapa sesi dalam pertemuan tersebut berakhirlah pertemuan ini. jika Anda hendak berjuang bagi penegakan HAM disini memang tempat yang pas. saya bukan berasal dari Inggris. lalu ia meneruskan diskusinya.Irlandia diatas melakukan perjalan ke Swiss untuk mengikuti pertemuan mengenai hak-hak kaum minoritas. bahasa Inggris Anda beraksen Inggris murni. Dalam pertemuan seremonial yang dilakukan salah satu badan PBB tersebut. yaitu negara-negara maju yang telah merusak lingkungan alam Anda. apakah Anda seorang aktivis dari Inggris?” Lalu sang aktivis menjawab “Oh…Bukan. jika Tuan hendak memperjuangkan kemerdekaan Papua Barat. setelah melalui beberapa tahapan atau tingkatan pertemuan badanbadan PBB diatas lembaga ini. jelas disini bukan tempat yang pas. karena di dua agenda sidang PBB inilah Anda akan mendapatkan saluran politik yang semestinya. demikian terbersit keheranan dan kekaguman sang aktivis pada si professor yang telah berani jujur mengakui mentalitas biadab yang melingkupi lembaga dunia sekaliber lembaga HAM PBB di Jenewa [Swiss] ini dan . kesemuanya hanya menjadi alat lips service dari para pembuat keonaran. tetapi jika Anda hendak berjuang bagi Papua Merdeka. Anda akan disibukkan dengan proses birokratis yang berliku dalam badanbadan PBB yang rendah seperti pertemuan hari ini. Bukan disini Tuan.

maka jalan paling rasional untuk mencari dukungan politik bagi kemerdekaan kita adalah dengan cara membangun dan menguatkan diplomasi politik internasional Papua Barat di kawasan Pasifik Selatan.” Wah. coba Anda lihat kulit Anda dan saya. duduk memesan minuman dan mereka melanjutkan diskusi. Diakhir pertemuan yang akrab itu si professor kemudian berpesan kepada tokoh kita dari Papua ini “Tuan. Anda tidak harus ke Eropa atau Amerika. sebab disini bukan tempatnya. demikianlah kira-kira pikiran yang berkeamuk dalam kepala si aktivis Papua Merdeka. si professor membuka lengan baju dan menunjukkan kulit tangannya kepada aktivis Papua Merdeka. berbeda jika Anda datang ke lingkungan politik yang terdekat dengan Anda seperti negara-negara Melanesia di Pasifik Selatan. lalu si professor menambahkan “Inilah rahasianya Tuan. dan berkata “Tuan. jika Tuan sepakat dengan apa yang saya sampaikan. tetapi secara politik. tentu banyak hal ditanyakan sang professor pada aktivis Papua Merdeka ini dan dijawab seperlunya. Anda berasal dari rumpum bangsa Melanesia. Asia dan Pasifik dengan memakai berbagai regulasi [aturan/hukum] internasional yang dibuat lembaga-lembaga internasional seperti ini. datanglah ke negara-negara Melanesia. maka Anda harus datang kepada negara-negara Melanesia yang telah merdeka untuk mendukung perjuangan politik Papua Merdeka. lalu majulah bersama mereka kehadapan Sidang Umum PBB atau Sidang DK PBB. —————————– Pesan moral dari kedua ceritera diatas adalah: Jika kita mau berjuang secara tuntas dan jelas bagi kemerdekaan Papua Barat. Anda harus datang kepada lingkungan politik negara-negara dimana Papua Barat berada. ini suatu pernyataan politik yang luar biasa dari seorang kulit putih lain yang berempati dengan perjuangan pembebasan nasional Papua Barat. Meniru adegan sebelumnya seperti yang dilakukan Jendral Irlandia dalam ceritera terdahulu. Cerita masih berlanjut.” jawab aktivis Papua ini. belum tentu saya mendukung upaya Anda. saya tidak mau melihat Tuan datang kesini lagi. tentu saja. dua tokoh kita ini lalu datang ke sebuah kafe. mereka bangsa kulit putih. semuanya yang Anda lakukan disini akan sia-sia. Amerika Latin. saya mendukung perjuangan Anda. sebagai orang Inggris. . yaitu untuk melanggengkan sifat-sifat agresif mereka dalam mengontrol dan menjarah negara-bangsa pinggiran seperti Afrika. ingat politik rasial tetap hidup dalam percaturan politik global…” Demikianlah kira-kira deskripsi singkat yang coba digambarkan dalam dua ceritera dari tokoh politik kita yang memiliki pengalaman politik tadi dalam perjalanannya di Eropa.berbagai lembaga dunia lain yang dibangun untuk kepentingan birokratis global kaum penjajah dengan tujuan sangat jelas. Secara moral. bukankah berbeda?” “Ya. jika Anda hendak berjuang bagi Papua Merdeka. teman dialognya. disanalah Anda harus berjalan untuk menempuh perjuangan politik Anda. dan tidak secara serta merta akan mendukung perjuangan Anda. dimana negara-negara Melanesia berada. itulah rahasianya.

W Bush pada saat akhir masa jabatan pertamanya sebagai presiden AS. kondisi ini diikuti oleh bank-bank komersial lainnya di AS. politik perang melawan terror [war on terror] yang dikembangkan regime G. aktivis Papua Merdeka. pemerintahan Bush harus mengeluarkan anggaran sebesar 600 trilyun dollar. maka mereka menyarankan kepada presiden Bush untuk memburu Osama Bin Laden sampai ke ujung dunia. PNG. ketika para penasihat keamanan nasional Bush. Kiranya pesan moral ini menjadi renungan bagi kita. yang diduduki oleh jaringan koneksi corporasi perminyakan AS melihat peluang untuk mengambil untung dari politik War on Terror. Beikut adalah tiga alasan awal menjadi basis analisis bagi kita untuk mengamati lebih jauh krisis financial AS yang telah memicu krisis ekonomi global. Akan tetapi. akibatnya kondisi ekonomi makro AS runtuh diterjang badai krisis ekonomi.000 trilyun rupiah. Diawali kejatuhan AIG Life. bila perlu menghancurkan negara-negara yang secara terbuka mendukunng gerakan Bin Laden ataupun yang samarsamar memberikan dukungan politiknya. Mari bergerak ke Timur dan Selatan kawan! —————————– Dunia Diambang Krisis Ekonomi Global Berawal dari Subprime Mortgage. Sehingga dalam mengatur rencana perangnya. bukankah orang sekampung yang kita undang dan bukan mereka yang ada di kampung lain? Jelaslah sudah pesan Jendral dari Irlandia dan Professor dari Oxford Inggris tadi. dengan alasan keamanan nasional AS. dll. krisis financial AS kemudian menghantam korporasi financial Amerika Serikat. seperti Merill Lynch. dua lembaga keuangan komersial yang dimiliki para pemilik corporate banking AS. Goldman Sach dan Morgan Stanley. Pertama. . Dengan demikian negara-negara Melanesia di kawasan Pasifik Selatan seperti Vanuatu. krisis penjualan rumah. akhirnya krisis merambah jantung ekonomi AS yaitu krisis keuangan [financial]. pada tanggal 16 September 2008 jatuh bebas dalam kebangkrutan. Solomon Island. angka ini sama dengan 600. Uni Eropa dan Amerika Serikat. bayangkan saja! Betapa mahalnya biaya perang dan harga yang harus dibayar untuk hal tersebut. Setelah berhasil di Melanesia baru langkah selanjutnya adalah Afrika. yang hendak berjuang bagi pembebasan nasional Papua Barat. sebuah lembaga asuransi terkemuka dunia. pada awalnya hanya merupakan agenda serangan balasan atas serangan terror berdarah yang dilakukan jaringan Al Qaeda terhadap gedung kembar World Trade Center [WTC] di New York pada tanggal 11 September 2001 [9/11. suatu system penopang ekonomi makro.Jika rumah kita rusak atau rubuh terkena badai. yang mengguncang bursa saham AS. Kiribati dan Tuvalu menjadi modal utama diplomasi politik internasional kita. akhirnya bermasalah! Lehman Brothers. Fiji. bukankah tetangga terdekat yang kita mintai pertolongannya sebelum memanggil orang yang paling jauh dari rumah kita? Jika kita hendak bikin kebun. sebuah bank investasi terbesar keempat di AS.

Meski UU Baylout senilai 700 milyar dollar telah disepakati oleh Kongres dan Senat AS. dalam sebuah spekulasi. Ketiga. Minggu lalu. index saham pada bursa Strite Times Singapura terkoreksi menurun.. kini spekulasi yang melibatkan bank-bank komersial AS telah menyebabkan bank-bank tersebut merugi dan menyebabkan AS jatuh dalam badai krisis monter yang berimbas luas ke dunia. tetapi tidak cukup menolong pasar bursa dan financial AS. Sektor ekonomi AS juga pada akhirnya dipengaruhi oleh karena fenomena alam tersebut. dan krisis ekonomi global adalah picu untuk mendorong pergerakan politik Papua Barat kea rah bargaining politik yang lebih kuat untuk menentukan masa depan Papua Barat sebagai sebuah negara merdeka yang berdaulat sendiri. Dana talangan yang diluluskan Kongres AS melalui voting ―baylout‖ yang a lot mengakhiri suatu kepanikan politik yang melanda sebagian besar kalangan Kongres dan Senat AS serta pemerintahan Bush akibat krisis financial pada makro ekonomi AS.Kedua. reformasi dijalankan oleh berbagai regime yang berkuasa. Sebagai pusat utama pasar global. namun akhirnya diketahui bahwa reformasi tersebut berjalan lambat.!‖ Pasar adalah spekulasi. keruntuhan perbankan komersial di AS mempengaruhi bursa ekonomi global. bursa saham China. pemerintah AS harus menanggung akibat keruntuhan pasar finansialnya sendiri yang dibiarkan berjalan tanpa control negara. Korea Selatan. Ingatlah pada Republik Demokratik Timor Leste! Bukankah mereka mendapat kemenangan mutlak setelah Indonesia di hantam krisis ekonomi? Situasi Politik Indonesia Pasca runtuhnya Regime Orde Baru Soeharto. toxic debt [utang-utang beracun] yang muncul dalam system perkreditan perbankan komersial AS. Seperti buah simalakama. satu hal penting yang harus menjadi catatan bagi GPNPB bahwa setiap riak politik yang terjadi di dunia. inilah buah politik Republikan yang terbiasa mengatakan ―biarlah pasar mengontrol dirinya sendiri. yang dalam banyak hal menjadi penyumbang utama krisis financial AS yang melanda bank-bank komersial AS. orang mencari untung dan bukan kerugian. bahkan dibelokkan dari tujuan sebenarnya yang dikehendaki oleh rakyatnya sendiri. bursa saham Indonesia anjlok mendekati angka 4 persen sehingga memaksa otoritas moneter Indonesia menutup sementara Bursa Efek Jakarta [BEI]. dan bursa-bursa regional lainnya juga mengalami hal yang sama. Banyak data harus dikumpulkan untuk menganalisa secara tuntas fenomena krisis ekonomi global ini. BEI tersuspensi. dampak dari bencana alam yang beberapa waktu lalu terus menerus melanda AS. selalu dipicu oleh kebuntuan ekonomi. . Malaysia. demikianlah pasar saham Indonesia dan regional ikut anjlok akibat keruntuhan pasar finasial AS. Jepang.

UU Pertambangan. sebagai akibatnya. UU Ketenagakerjaan. memungkin organisasi massa berkembang dengan pesat dan menjadi alat control bagi setiap regime yang berkuasa. banyak produk hukum nasional NKRI yang dibuat beberapa tahun belakangan oleh lembaga lesilatif NKRI dihasilkan dalam kerangka memenuhi selera politik pasar yang mencengkeram dunia. untuk meredam gerakan-gerakan politik yang kuat. ada banyak angkatan kerja produktinya yang tidak bisa memperoleh kerja. misalnya TKI dan TKW. banyak sekali TKW disiksa. dalam banyak hal tidak mendapat pelayanan yang baik melalui regulasi ketenagakerjaan di Indonesia. sebagai akibatnya. diperkosa dan bahkan dibunuh oleh majikan mereka ditempat kerja mereka.Sebagai contoh. terbukanya sendi-sendi demokrasi. UU Migas [Minyak dan Gas]. akibatnya. Gejolak politik terus terjadi. dibuatlah beberapa UU untuk mencegah kemungkinan manifestasi politik rakyat di negara NKRI berubah menjadi kekuatan politik yang solid dan menjadi batu sandungan bagi tetap berjalannya kekuasaan politik setiap pemerintahan yang berkuasa. Misalnya UU Penanaman Modal Asing [PMA]. Dilain pihak. Dalam ranah politik. UU Otonomi Daerah. . dan beberapa aturan nasional NKRI yang dibuat adalah untuk memenuhi selera pasar [kapitalisme global]. muncul pengangguran terbuka. pengiriman tenaga kerja keluar Indonesia.