P. 1
10 Prinsip Prinsip Dasar an Kurikulum

10 Prinsip Prinsip Dasar an Kurikulum

|Views: 55|Likes:
Published by iraonefn3480

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: iraonefn3480 on Dec 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2012

pdf

text

original

PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM

Saiful Amien

PRINSIP?
“ Kaidah-kaidah atau hukum yang akan menjiwai suatu kurikulum”

Sukmadinata:

Prinsip–prinsip umum 2. Prinsip-prinsip khusus
1.

PRINSIP UMUM
RELEVANSI FLEKSIBELITAS

KURIKULUM
EFEKTIVITAS KONTINUITAS

PRAKTIS

1. RELEVANSI:
Ada 2 macam relevansi: 1. Relevan keluar (eksternal) 2. Relevan ke dalam (internal)

1.

Relevan keluar (eksternal): Tujuan, isi dan proses belajar yg tercakup dalam kurikulum hendaknya relevan dengan tuntutan, kebutuhan & perkembangan masyarakat.

Relevan ke dalam (internal): Ada kesesuaian atau konsistensi antara komponen-komponen kurikulum (tujuan, isi, proses penyampaian & penilaian)
1.

2. FLEKSIBILITAS
Kurikulum hendaknya memiliki sifat luwes, lentur dan fleksibel.

Kurikulum yang baik adalah yang berisi hal-hal yang solid tetapi dalam pelaksanaannya, memungkinkan terjadinya penyesuaian-penyesuaian berdasarkan kondisi daerah, waktu, kemampuan & latar bekang peserta didik.

3. KONTINUITAS
adanya kesinambungan dalam kurikulum, baik secara vertikal, maupun secara horizontal.

Pengalaman belajar yang disediakan kurikulum harus memperhatikan kesinambungan (antar kelas, antar jenjang pendidikan, antara jenjang pendidikan dengan jenis pekerjaan).

4. PRAKTIS/EFISIENSI
Mudah dilaksanakan, menggunakan alat-alat sederhana, dan biayanya juga murah.

5. EFEKTIFITAS
pengembangan kurikulum hendaknya dapat mencapai tujuan tanpa kegiatan yang mubazir, baik secara kualitas maupun kuantitas.

Efektifitas dalam suatu kegiatan berkenaan dengan: “SEJAUH MANA APA YANG DIRENCANAKAN DAPAT DICAPAI”

1. EFEKTIFITAS MENGAJAR GURU “Sejauh mana kegiatan belajar-mengajar yg direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik

2. EFEKTIFITAS BELAJAR SISWA “Sejauh mana tujuan pembelajaran yang diinginkan dapat dicapai”

PRINSIP KHUSUS:
PRINSIP PEMILIHAN KEGIATAN PRINSIP TUJUAN

PRINSIP PEMILIHAN MEDIA/ALAT

KURIKULUM
PRINSIP PEMILIHAN ISI

PRINSIP PEMILIHAN PROSES BM

1. PRINSIP TUJUAN:
Perumusan komponen kurikulum hendaknya mengacu pada tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan: umum dan khusus (jangka panjang, menengah dan pendek)

Perumusan tujuan bersumber dari: 1. Ketentuan & kebijaksanaan pemerintah 2. Survei mengenai persepsi ortu/masyarakat tentang kebutuhan mereka

3.

4. 5.

6.

Survei tentang pandangan para ahli dalam bidang-bidang tertentu Survei tentang manpower Pengalaman negara-negara lain dalam masalah yang sama Penelitian

2. PRINSIP PEMILIHAN ISI:
MEMPERTIMBANGKAN: 1. Penjabaran tujuan pembelajaran ke dalam bentuk perbuatan hasil belajar yang khusus dan sederhana 2. Isi harus meliputi segi pengetahuan, sikap dan keterampilan 3. Unit-unit kurikulum disusun dalam urutan yang logis dan sistematis.

3. PRINSIP PEMILIHAN PROSES: MEMPERTIMBANGKAN: Apakah metode/teknik BM: 1. tepat? 2. variatif? 3. sistematis? 4. dapat menciptakan kegiatan yg bertujuan kognitif, afektif dan psikomorik?

5.

6.

7.

lebih mengaktifkan siswa, atau mengaktifkan guru, atau keduaduanya? Mendorong berkembangnya kemampuan baru? Menimbulkan jalinan kegiatan belajar di sekolah dan rumah?

8.

9.

Mendorong penggunaan sumber yg ada di rumah dan di masyarakat? Mendorong “learning by doing”?

4. PRINSIP PEMILIHAN MEDIA:
1.

2.

Media apa yang diperlukan? Apakah sudah tersedia? Bila tidak ada, apa penggantinya? Kalau ada media yg perlu dibuat, perlu mempertimbangkan: bagaimana, siapa, biaya dan waktu

3.

4.

5.

Bagaimana pengorganisasian media dalam bahan pelajaran, apakah dalam bentuk modul, paket belajar dll? Bagaimana pengintegrasiaannya dalam keseluruhan kegiatan belajar? Akan lebih baik kalau bermultimedia.

5. PRINSIP KEGIATAN PENILAIAN:
1.

Penyusunan alat penilaian (test):
 Rumuskan tujuan umum ( kognitif, afektif, psikomotorik)  Uraikan ke dalam bentuk tingkahlaku murid yg dapat diamati  Hubungkan dengan bahan pelajaran  Tuliskan butir-butir test.

2.

Merencanakan suatu penilaian:
 Kelas, usia & tingkat kemampuan kelompok yg akan ditest.  Waktu yg dibutuhkan  Bentuknya: uraian atau objektif?  Jumlah butir test  Apakah diadministrasikan oleh guru atau siswa sendiri?

2.

Pengolahan hasil penilaian:
 Norma apa yg digunakan dalam pengolahan hasil test?  Apakah digunakan formula quessing?  Bagaimana pengubahan skor ke dalam skor masak?  Skor standar apa yg digunakan?  Untuk apa hasil test digunakan?

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->