P. 1
Masyarakat Madani

Masyarakat Madani

|Views: 705|Likes:

More info:

Published by: Achmad Fadhil Almasyhur on Dec 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/07/2013

pdf

text

original

BAB 1 Pendahuluan

Masyarakat madani, yang merupakan kata lain dari masyarakat sipil (civil society), kata ini sangat sering disebut sejak kekuatan otoriter orde baru tumbang selang satu tahun ini. Malah cenderung terjadi sakralisasi pada kata itu seolah implementasinya mampu memberi jalan keluar untuk masalah yang tengah dihadapi oleh bangsa kita.Kecenderungan sakralisasi berpotensi untuk menambah derajat kefrustasian yang lebih mendalam dalam masyarakat bila terjadi kesenjangan antara realisasi dengan harapan. Padahal kemungkinan untuk itu sangat terbuka, antara lain, kesalahan mengkonsepsi dan juga pada saat manarik parameterparameter ketercapaian. Saat ini gejala itu sudah ada, sehingga kebutuhan membuat wacana ini lebih terbuka menjadi sangat penting dalam kerangka pendidikan politik bagi masyarakat luas. Menurut Quraish Shibab, masyarakat Muslim awal disebut umat terbaik karena sifat-sifat yang menghiasi diri mereka, yaitu tidak bosan-bosan menyeru kepada hal-hal yang dianggap baik oleh masyarakat selama sejalan dengan nilai-nilai Allah (al-ma’ruf) dan mencegah kemunkaran. Selanjutnya Shihab menjelaskan, kaum Muslim awal menjadi “khairu ummah” karena mereka menjalankan amar ma’ruf sejalan dengan tuntunan Allah dan rasul-Nya. (Quraish Shihab, 2000, vol.2: 185). Dalam rangka menuju masyarakat madani, Rasulullah mencanangkan empat sendi. Pertama, akidah Islamiyah sebagai titik tolak menuju tersebarnya Islam ke seluruh dunia. Kedua, masyarakat Islam sebagai titik tolak menuju terciptanya masyarakat terbaik dan moderat. Ketiga, perundang- undangan Islam sebagai awal perubahan menuju kehidupan sejahtera masa kini dan mendatang. Keempat, kekuatan Islam sebagai titik tolak menuju perdamaian internasional. Makna Civil Society “Masyarakat sipil” adalah terjemahan dari civil society. Konsep civil society lahir dan berkembang dari sejarah pergumulan masyarakat. Cicero adalah orang Barat yang pertama kali menggunakan kata “societies civilis” dalam filsafat politiknya. Konsep civil society pertama kali dipahami sebagai negara (state). Secara historis, istilah civil society
1

baik ilmiah maupun populer. berikut tempat dan sumbangan Islam terhadap perkembangannya. mengenai topik ini semakin sering dijumpai dan disambut dengan antusias. namun tak berlebihan jika dikatakan bahwa kaum intelektual dan aktivis Muslim Indonesia termasuk yang berada di barisan depan dalam menyiasati perkembangannya di negeri ini. memiliki tiga ciri utama yakni : 1)adanya kemandirian yang cukup tinggi dari individu-individu dan kelompok-kelompok dalam masyarakat utamanya dalam berhadapan dengan negara. 2003: 278). Rousseau. sebagaimana dikonsepkan oleh para pelopornya. 2)adanya ruang publik bebas sebagai wahana bagi keterlibatan aktif dari warga negara melalui wacana dan praksis yang berkaitan dengan kepentingan publik. Wacana yang mulai populer semenjak akhir dasawarsa 80-an ini dianggap sebagai salah satu pintu masuk penting bagi perjuangan membentuk sitem politik demokratis yang menitikberatkan pada masalah peningkatan kemandirian masyarakat dan perluasan ruang publik bebas (the free public sphere) Akhir-akhir ini wacana tentang civil society telah semakin mendapatkan perhatian dari kalangan aktivis dan intelektual Muslim Indonesia. JJ.berakar dari pemikir Montesque. Kendati harus diakui bahwa wacana ini masih dalam babak awal di kalangan Islam. John Locke. Ketiga orang ini mulai menata suatu bangunan masyarakat sipil yang mampu mencairkan otoritarian kekuasaan monarchi-absolut dan ortodoksi gereja (Larry Diamond. 2 . dan 3)adanya kemampuan membatasi kuasa negara agar ia tidak intervensionis. Berbagai publikasi. Demikian juga dengan halnya forum-forum publik yang diselenggarakan untuk membahas permasalahan sekitar civil society di Indonesia. dan Hubbes. Civil society.

kata madani ini digunakan oleh orang Arab untuk menerjemahkan istilah bahasa Inggris civilization.perkumpulansukarela yang terbebas dari negara. Masyarakat madani adalah masyarakat yang beradab.1 Pengertian Masyarakat Madani Kata Madani berasal dari bahasa Arab ‫ مندننن‬yang artinya menempati suatu tempat.gerakan warga negara yang mampu mengendalikaan independen yang secara bersama-sama mengakui norma norma dan budaya yang menjadi identitas dan solidaritas yang terbentuk serta pada akhirnya akan terdapat kelompok inti dalam civil society. ruang publik yang mengartikulasikan isu-isu politik. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan yang Maha Pengampun”. bersaing satu sama lain guna mencapai titik yang mereka yakini. Justru pada akhirnya kata madani yang berarti civilization yang sering dipakai dalam perbincangan kehidupan masyarakat dan negara. Zbigniew Rau menyebutkan bahwa masyarakat madani adalah suatu masyarakat yang berkembang dari sejarah yang mengandalkan ruang dimana individu dan perkumpulan tempat mereka bergabung. (kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. Saba’ ayat 15: Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. 2. dan teknologi. Allah SWT memberikan gambaran dari masyarakat madani dengan firman-Nya dalam Q. 3 . Sebagai titik tolak disini akan dikemukakan beberapa definisi masyarakat madani dari beberapa pakar : 1.S. menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Hang Sung-Joo menyatakan bahwa masyarakat madani adalah sebuah kerangka hukum yang melindungi dan menjamin hak-hak individu.. yang maju dalam penguasaan ilmu pengetahuan. Hanya saja dalam perkembangan berikutnya.BAB 2 PEMBAHASAN 2.

2. baik dalam hak dan kewajiban warga dapat terlaksana secara seimbang serta mampu berkembang dengan dunia luar demi majunya kehidupan. Nabi Muhammad SAW menetapkan adanya kebebasan beragama. Pada intinya pengertian masyarakat madani adalah masyarakat yang memiliki kehidupan ideal. Beliau telah membukakan pintu baru dalam kehidupan politik dan peradaban dunia masa itu.memiliki ruang publik dalam mengemukakan pendapat.1 Konsep Masyarakat Madani Konsep masyarakat madani dirujuk dari konsep masyarakat Madinah yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW. Kim Sunhyuk menyatakan masyarakat madani adalah suatu satuan yang terdiri dari kelompok kelompok yang secara mandiri menghimpun dirinya dan gerakan-gerakan dalam masyarakat yang secara relatif otonom dari negara . setiap warganya menyadari dan mengerti akan hak-haknya serta kewajibannya terhadap negara.2. bangsa dan agama. Kaum Muslimin pun merasa tenteram menjalankan 4 . Dunia yang selama ini hanya dikuasai oleh kekejaman dan kehancuran semata oleh bangsa Yahudi. tentang keselamatan harta-benda dan larangan orang melakukan kejahatan. Masyarakat madani adalah masyarakat yang berbudaya namun mampu berinteraksi dengan dunia luar yang modern sehingga dapat terus berkembang dan maju. Setelah lahirnya Piagam Madinah.2 Konsep Masyarakat Madani dan Karakteristiknya 2. Dalam masyarakat madani. Jadi dapat disimpulkan bahwa masyarakat madani adalah kelompok atau tatanan masyarakat yang bediri secara mandiri di hadapan penguasa dan negara. dimana masyarakat memiliki motivasi dan inisiatif individual. kebebasan menyatakan pendapat. konsep tersebut makin berkembang di masyarakat Madinah. Masyarakat madani adalah masyarakat bermoral yang menjamin keseimbangan antara kebebasan individu dan stabilitas masyarakat. Masyarakat madani sangat menjunjung tinggi hak asasi manusia.3.yaitu perjanjian antara kaum Muhajirin dan Anshar dengan kaum Yahudi. Masyarakat madani merupakan suatu masyarakat ideal yang didalamnya hidup manusia-manusia partisipan yang masing-masing diakui sebagai warga dengan kedudukan yang serba serta dan sama dalam soal pembagian hak dan kewajiban. adanya lembaga-lembaga mandiri yang dapat menyalurkan aspirasi dan kepentingan publik.

dan Hubbes. ia berasal dari kata civil society atau masyarakat sipil. Secara historis. Bila merujuk kepada Bahasa Inggris. 2. sebuah kontraposisi dari masyarakat militer. gerakan masyarakat sekuler yang mengesampingkan Tuhan. istilah civil society berakar dari pemikir Montesque. 5 . Tidak adanya diskriminasi dalam berbagai bidang pembangunan.2 Karakteristik Masyarakat Madani Penyebutan karakteristik masyarakat madani dimaksudkan untuk menjelaskan bahwa dalam penegakan masyarakat madani diperlukan syarat-syarat universal. Masyarakat madani merupakan konsep yang memiliki banyak arti atau sering diartikan dengan makna yang beda-beda. Antara masyarakat Madani dan Civil Society sebagaimana yang telah dikemukakan di atas.2. Sehingga civil society mempunyai moral kerohanian yang rapuh karena meninggalkan Tuhan. dengan kata lain terbukanya akses terhadap berbagai pelayanan sosial. Orang-orang tersebut mulai menata suatu bangunan masyarakat sipil yang mampu mencairkan otoritarian kekuasaan monarchi-absolut dan ortodoksi gereja (LarryDiamond. Konsep civil society pertama kali dipahami sebagai negara (state). Perbedaan antara masyarakat madani dan civil society adalah civil society merupakan buah modernitas. masyarakat madani adalah istilah yang dilahirkan untuk menerjemahkan konsep di luar untuk menjadi Islami. dan kelompok dalam masyarakat. baik dalam berjamaah ataupun sendiri-sendiri. Syarat menjadi masyarakat madani: 1. Berkembangnya modal manusia (human capital) dan modal sosial (socail capital) yang kondusif bagi terbentuknya kemampuan melaksanakan tugas-tugas kehidupan dan terjalinya kepercayaan dan relasi sosial antar kelompok. Konsep masyarakat madani merupakan penerjemahan atau pengislaman konsep civil society. Terpenuhinya kebutuhan dasar individu. JJ. Sedangkan masyarakat madani lahir dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT yang telah terpatri dalam hati mereka. Mereka tidak lagi khawatir dengan adanya gangguan atau fitnah. 3. Rousseau. 2.kewajiban agama mereka. 2003: 278). keluarga. John Locke. Menilik dari subtansi civil society lalu membandingkannya dengan tatanan masyarakat Madinah yang dijadikan sebagai pembentukan civil society di masyarakat Muslim modern akan ditemukan perbedaan diantara keduanya.

hal ini dikatakan oleh Arendt dan Habermas. Free public sphere (ruang publik yang bebas). Sedangkan karakteristik dari masyarakat madani adalah : (2) (3) 1. Adanya jaminan. Adanya kohesifitas antar kelompok dalam masyarakat serta tumbuhnya sikap saling menghargai perbedaan antar budaya dan kepercayaan. hukum. dan 6 . 5. Ciri-ciri masyarakat madani antara lain: (1) Adanya kemandirian yang cukup tinggi dari individu-individu dan kelompokkelompok dalam masyarakat. Untuk menumbuhkan demokratisasi dibutuhkan kesiapan anggota masyarakat berupa kesadaran pribadi. 6. yaitu proses untuk menerapkan prinsip-prinsip demokrasi sehingga muwujudkan masyarakat yang demokratis. 7. berserikat. berkumpul.4. hal ini harus diperhatikan karena akan memungkinkan terjadinya pembungkaman kebebasan warga negara dalam menyalurkan aspirasinya yang berkenaan dengan kepentingan umum oleh penguasa yang tiranik dan otoriter. Syarat tersebut tidak bisa dipisahkan satu persatu melainkan merupakan suatu kesatuan yang integral dan menjadi dasar serta nilai eksistensi masyarakat madani. Adanya ruang publik bebas sebagai wahana bagi keterlibatan politik secara aktif dari warga negara melalui wacana dan praksis yang berkaitan dengan kepentingan publik Adanya kemampuan membatasi kuasa negara agar ia tidak intervensionis. 2. Demokratisasi. mereka berhak melakukan kegiatan secara merdeka dalam menyampaikan pendapat. serta mempublikasikan informasikan kepada public. terbuka dan terpercaya. kemampuan dan kesempatan bagi masyarakat dan lembaga-lembaga swadayauntuk terlibat dalam berbagai forum dimana isu-isu kepentingan bersama dan kebijakan publik dapat dikembangkan. Adanya hak. dan sosial berjalan secara produktif dan berkeadilan sosial. kepastian dan kepercayaan antara jaringan-jaringan kemasyarakatan yang memungkinkan terjalinnya hubungan dan komunikasi antar mereka secara teratur. Sebagai sebuah prasyarat dalm membangun masyarakat madani. kesetaraan. utamanya ketika berhadapan dengan negara. yaitu masyarakat memiliki akses penuh terhadap setiap kegiatan publik. Terselenggaranya sistem pemerintahan yang memungkinkan lembaga-lembaga ekonomi.

yaitu kesediaan individu untuk menerima pandangan-pandangan politik dan sikap sosial yang berbeda dalam masyarakat.jadi tidak ada manusia yang tunggal atau monolitik. 4.kemandirian serta kemampuan untuk berperilaku demokratis kepada orang lain dan menerima perlakuan demokratis dari orang lain. dan golongan. sikap saling menghargai dan menghormati pendapat serta aktivitas yang dilakukan oleh orang/kelompok lain. bahwa kemajemukan sebagai nilai positif dan merupakan rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. agama. serta tanggung jawab individu terhadap lingkungannya. Sifat kemajemukan masyarakat itu sudah merupakan dekrit Allah dan design-Nya untuk manusia. ras. yaitu keseimbangan dan pembagian yang proporsiaonal antara hak dan kewajiban. Demokratisasi dapat terwujud melalui penegakkan pilar-pilar demokrasi yang meliputi: a) b) c) d) e) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pers yang bebas Supremasi hukum Perguruan Tinggi Partai politik 3. Toleransi. Demokratis berarti masyarakat dapat berlaku santun dalam pola hubungan interaksi dengan masyarakat sekitar tanpa mempertimbangkan suku. Pluralisme. Hal ini memungkinkan tidak ada monopoli dan pemusatan salah satu 7 . 5. yaitu sikap mengakui dan menerima kenyataan mayarakat yang majemuk disertai dengan sikap tulus. Keadilan sosial (social justice).

7. ekonomi. peradaban islam merupakan peradaban yang paling dahulu maju daripada peradaban di Eropa maupun kawasan Asia Timur. Ingat. Keadilan harus diposisikan secara netral. militer. intimidasi. Mereka berhasil menciptakan suatu peradaban yang madani dengan modal kemampuan manajemen di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. yaitu partisipasi masyarakat yang benar-benar bersih dari rekayasa. politik dan kemajuan bidang-bidang lainnya.3 Peranan Umat Islam dalam Mewujudkan Masyarakat Madani Dalam sejarah Islam. Partisipasi sosial. dan politik serta didukung oleh sumber daya manusia yang baik. realisasi keunggulan normatif atau potensial umat Islam terjadi pada masa Abbassiyah. yaitu upaya untuk memberikan jaminan terciptanya keadilan. Karena mereka masih dibekali oleh sistem yang baik oleh 8 . Mereka sudah memiliki peran besar dalam kemajuan dunia ini. ataupun intervensi penguasa/pihak lain. 2. Pada masa kini pun umat islam masih mampu memiliki peranan yang besar dalam mewujudkan masyarakat madani. sehingga masyarakat memiliki kedewasaan dan kemandirian berpolitik yang bertanggungjawab. 6. militer. Pada masa itu umat Islam menunjukkan kemajuan di bidang kehidupan seperti ilmu pengetahuan dan teknologi.aspek kehidupan pada satu kelompok masyarakat. artinya setiap orang memiliki kedudukan dan perlakuan hukum yang sama tanpa kecuali. Secara esensial masyarakat memiliki hal yang sama dalam memperoleh kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh penguasa. ekonomi. Mereka justru berhasil menjadi inovator di berbagai bidang ketika Eropa masih kaku dengan aturan gerejanya dan Asia Timur terguncang oleh perang antar kerajaan. Supremasi hukum.

Ali Imran ayat 110 yang artinya : Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. dan beriman kepada Allah. Islam melakukan penajaman pemahaman atas modernisasi dan sekularisasi sehingga Ialam akan tampil sebagai agama yang publik. dan mencegah dari yang munkar. Sehingga banyak sekali bermunculan ide maupun aspirasi yang dapat memajukan umat itu sendiri. mereka memiliki pedoman berupa Al Quran dan Al Hadis yang dapat dijadikan sumber ilmu yang valid dan tidak diragukan kebenarannya. Dengan mencontoh dan mengembangkan kemampuan yang telah diwariskan umat islam generasi sebelumnya. dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. Mereka tidak diajarkan untuk perang dengan biadab. Tetapi sayangnya. Dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. diantaranya: 1. Zakat memiliki fungsi untuk mengurangi kesenjangan antara masyarakat kelas atas dan masyarakat kelas bawah. Di bidang politik. menyuruh kepada yang ma’ruf. Di bidang ekonomi. umat islam sudah mulai mengalami kemunduran di bidang politik akibat banyaknya intervensi yang dilakukan oleh bangsa asing non-muslim. umat islam memiliki ilmu pengaturan ekonomi yang disebut dengan zakat. tentulah itu lebih baik bagi mereka. 9 . beberapa tahun belakangan ini. Peranan umat islam disini sangat besar karena mereka termasuk umat islam yang terpilih dan menjadi pemimpin bagi umat lain yang sudah tercantum dalam Dalam Q. Mereka tetap diajarkan untuk menjunjung etika ketika perang sekalipun. Khasanah pemikiran Islam bisa ditawarkan kepada ruang publik bebas untk diperdebatkan kepada siapa saja. umat islam memiliki sistem perang yang baik.para pendahulunya yang terhitung sukses. Umat Islam memiliki sumbangan normatif dalam pengembangan civil society atau dalam mewujudkan masyarakat madani. Sehingga dapat dijadikan landasan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. islam memberikan kebebasan kepada para umatnya untuk mengembangkan kemampuan di bidang politik. sekiranya ahli Kitab beriman. karena tidak lagi melakukan klaim atau menekankan agenda-agenda tertentu terhadap siapapun. kita sudah dapat menciptakan masyarakat yang madani.S. Di bidang militer. di antara mereka ada yang beriman. Sehingga tidak terjadi pertikaian-pertikaian yang disebabkan oleh kesenjangan ekonomi.

terutama yang berorientasi kepada pemberdayaan warga negara. Kesertaan umat Islam Indonesia dalam civil societ global yang masih sangat kecil perlu diperbesar.2. 4. sekali-kali tidak dapat menolak azab Allah dari mereka sedikitpun. 6. dan mereka adalah penghuni neraka. Mewujudkan tatanan sosial politik yang demokratis dan sistem ekonomi yang adil. 8.praktek-praktek atau tradisi-tradisi yang memiliki relevansi dengan civil society. Hal ini dapat dilakukan dengan semakin seringnya berpartisipasi dalam forum forum internasional. Peranan umat islam dalam mewujudkan masyarakat madani tercantum dalam QS. Melakukan pembenahan kedalam tubuh umat untuk menghapus kemiskinan. Semakin terlibatnya para aktivis dan intelektual islam dalam demokratisasi di Indonesia. Upaya penafsiran kembali. 10 . 7. penemuan kembali dan rektualisasi atas ajaranajaran. Keterlibatan umat muslim indonesia yang notabene paling besar di dunia islam. Misalnya bagaimana melakukan reinterpretasi terhadap konsep ummah yang mengandung pengertian yang berbeda-beda sehingga dimungkinkan untuk melakukan redefinisi terhadap konsep ini sehingga tidak eksklusif. 3. Merangsang kemajuan intelektual. mereka kekal di dalamnya. dalam perkembangan forum itu akan mempengaruhi percepatan penumbuhan civil society di negeri ini. Al-Imron : 116 : Sesungguhnya orang-orang yang kafir baik harta mereka maupun anak-anak mereka. 5. Menciptakan keadilan sosial dan demokrasi.

kita adalah umat terbaik yang sudah diakui di dalam Al Quran.BAB 3 Penutup 3.1 Kesimpulan Masyarakat madani adalah kelompok atau tatanan masyarakat yang bediri secara mandiri di hadapan penguasa dan negara. adanya lembaga-lembaga mandiri yang dapat menyalurkan aspirasi dan kepentingan publik.memiliki ruang publik dalam mengemukakan pendapat. Apalagi Allah juga telah menjadikan umat islam sebagai contoh bagi kaum-kaum yang lain.2 Saran Saran bagi umat muslim. Sehingga dapat dikatakan jika telah diakui oleh Allah sebagai umat yang terpilih untuk memimpin berbagai kaum-kaum yang lain di dunia ini untuk membentuk masyarakat madani. umat islam sudah memiliki pengalaman dan selangkah lebih maju. kemampuan dan kesolidan kita sangat dibutuhkan untuk membentuk 11 . Jadi. umat islam memiliki peranan yang cukup besar. Untuk mewujudkan masyarakat madani. Hal ini dikarenakan umat islam telah lebih dahulu berhasil menciptakan peradaban yang terbilang cukup madani ketika masa pemerintahan beberap kerajaan islam di wilayah Jazirah Arab. 3. Hal itu tentunya untuk menjadikan masyarakat memenuhi berbagai syarat untuk menjadi masyarakat madani. Saat ini. Untuk membentuk masyarakat madani dibutuhkan kemampuan untuk membentuk ciri dan karakteristik masyarakat yang mandiri dan demokratis.

2005. Muhammad AS.Jakarta : Pustaka LP3ES Indonesia Azra. Jadi. kita harus dapat memberikan panduan dan contoh untuk membentuk masyarakat yang madani sesuai dengan tuntunan ajaran islam. Jakarta : ICCE UIN Jakarta 12 . Hak Asasi Manusia dan Masyarakat Madani. Azumardi. Kita adalah pemimpin berbagai umat dan kaum lain di bumi ini.1999. Demokrasi dan Civil Society. Demokrasi.masyarakat yang madani. Daftar Pustaka Hikam.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->