Oleh: Asmad Yani

(UNJ) Jurusan Agama Islam (JIAI) Reguler 2011

lesbian dan onani? 2. lesbian dan onani? . homo seksual. munculah istilah ijma’ dalam menentukan kebenaran atasa hukum-hukum islam. lesbian dan onani kiri sudah merasa merajalela dalam kehidupan di indonesia. Yang mana dalam kehidupan ini semua kegiatan. Dalam kemajuan zaman ini. Bagaimana pendapat ulama mengenai homeseksual. yang didalamnya terdapat berbagi hal yang belum tentu di zaman Rasulullah ada dan terjadi pada zaman ini. Dengan perkembangan dan kemajuan zaman ini. berbuat seperti itu adalah dosa besar dan sudah termasuk itu Zina Maka dari itu. Apa pengertian homeseksual. Latar belakang Pada kemajuan IPTEK saat ini merupakan salah satu hasil globalisasi dunia. bahwa sesuatu yang penting dianggap tidak penting. Ajaran islam yang agamanya tentu Up to date dengan perkembangan zaman. Perbedaan yang mengglobal. kehidupan Di indonesia sangatlah terpengaruh oleh kebudayaan barat.BAB I PENDAHULUAN A. Disini pengaruh yang sangat merajalela antara lain adalah secara sex bebas. yang tentunya untuk para agamis yang tertuntut untuk menjaga dan melestarikan ajaran agamanya. Didalam fenomena yang terjadi pada kehidupan di zaman ini terjadi gesekan. Dimana zaman yang sudah mengalami kemajuan dan perkembangan yang sangat pesat. aktifitas yang dilakukan tanpa memikirkan dasar hukum islam. Bagaimana hukum dari homeseksual. Untuk itu dalam makalah ini akan akan diungkapkannya fenomena yang berkaitan dengan usul fiqih dimana yang berdasarkan hukum-hukum islam yang benar. Dan dengan ajaran islam didalam usul fiqih ini mampu dalam menghantarkan bangsa dan umat manusia kepada kehidupan yang leboh baik. kebudayaan ikut berkembang termasuk perkembangan agama. lesbian dan onani menurut Perundang-undangan yang berlaku di Indonesia? 3. B. Rumusan Masalah 1. khususnya pada era globalisasi. Padahal dalam identitasnya mereka adalah pemeluk agama islam tetapi tidak peduli terhadap hal itu. Inilah yang sangat realita.

c. Homosek (liwatt) dilakukan dengan cara memasuka penis kedalam anus. Dalam perubahan zaman yang membuat kehidupan menjadi globalisasi ini banyak merubah manusia yang melangsungkan kehidupannya dengan semaunya. lesbian dan onani yang semakin lama semakin meningkat. Untuk mengetahui hukum dari homeseksual. dengan tanpa memikirkan hukum seperti UUD. Bahwa pelaku homeseksual dan lesbian akan dijerat hukuman penjara paling lama lima tahun. Islam memandangnya sebagai perbuatan yang kurang etis dan tidak praktis dan tidak patut untuk dilakukan. baik scara sexs sesama pria (homosex) maupun sesama kaum wanita (lesbian) merupakan salah satu tindak kejahatan (jarimah/jinayah) yang dapat diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun menurut hukum pidana perundang-undangan RI Vide pasal 292 kitab UU hukum pidana. Pengertian Homeseksual. lesbian dan onani menurut Perundangundangan yang berlaku di Indonesia. Untuk megetahui pendapat ulama mengenai homeseksual. 3. Untuk mengetahui pengertian homeseksual. b. Homeseksual dan lesbian menurut UUD Perbuatan kaum homo. Pada era globalisasi ini banyak para homeseksual. lesbian dan onani. Lesbian Adalah hubungan seksual antara dua orang yang sama jenis kelaminya (wanita dengan wanita).C. 2. Tentunya semua manusia mencari tujuan hidupnya. Yang mana mereka melangsungkan kehidupannya tanpa berdasarkan UUD yang berlaku dan hukum agama. lesbian dan onani adalah sebagai berikut: a. Homeseksual Adalah hubungan seksual antara dua orang yang berkelamin sama (pria dengan pria). Onani/masturbasi Adalah seks yang dilakukan dengan tangan sendiri. Menuirut . BAB II PEMBAHASAN 1. lesbian dilakukan dengan cara mastubasi dengan berbagai cara untuk mendapatkan puncak kenikmatan (Climax of sex at). Tujuan Pembahasan 1. lesbian dan onani. Pengertian dari homeseksual. Lesbian dan Onani Zaman sudah mulai berkembang dan maju secara pesat yang mengglobal. 2.

maka tinggalkanlah (Al Hasyr: 7) .fiqih jinayah (hukum pidana islam). perbuatan ini merupakan suatu larangan yang harus meninggalkan suatu perbuatan dari yang lebih tinggi pada yang lebih rendah (nahy/larangan). homoseks (liwatt) termasuk dosa besar sebab sudah termasuk zina dan haram beradasarkan kesepakatan para ahli fiqih yang mengharamkan danberdasarkan hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Ahmad. sebagaimana firman Allah SWT: ‫وما نهكم عنه فانتهوا‬ Artinya: Dan apa yang dilarangNya bagimu. Karena Allah menjadikan manusia terdiri dari pria dan wanita adalah agar berpasang-pasangan sebagai suami istri untuk mendapatkan keturunan yang sah dan memmperoleh ketenangan dan kasih sayang sebagaimana tersebutdalam Al-Qur’an surat An Nahl ayat 72: ‫وال جعل لكم من انفسكم ازواجا وجعل لكم من ازواجكم بنين وحفد ة ورزقكم من الطيبت. Berdasarkan usul fiqh (nahyu) itupun berdasar kaidah kedua yaitu larangan mutlak. norma susila dan bertentangan pula dengan sunnatullah (God’s law/natural law) dan fitrah manusia (human natural). افبل لبا طل يؤ منون‬ 72 ‫)وبنعمة ال هم يكفرون )النحل‬ Artinya: Allah menjadikan bagimu istri dari jenis kamu sendiri (manusia) dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu anak-anak. Mengapa mereka percaya yang batil dan mengingkari nikmat Allah. dan janganlah pula seorang wanita bersentuhan dengan wanita lain dibawah sehelai selimut/kain. Perbuatan homoseksual dan lesbian ini harus ditinggalkan untuk selama-lamanya. Berkaitan dengan usul fiqh. Muslim dan Altirmidzi. sebab bertentangan dengan norma agama. Abu Daud. agar tidak merusak kelangsungan tujuan hidup semua manusia yang beragama islam. ‫الصل فى انهي المطلق يقتضي على الدوام‬ Yakni pada dasarnya larangan yang mutlak itu menuntut (ditinggalkannya perbuatan yang dilarang) untuk selamanya. Untuk itu perbuatan ini adalah suatu perbuatan yang terlaranga dan mutlak yang harus ditinggalkan untuk selama-lamanya. dan janganlah seorang wanita melihat aurat wanita lain dan janganlah bersentuhan pria dengan pria lain dibawah sehelai selimut/kain. ‫لينظرالرجل الى عورة الرجل ولالمراة الى عورة المراة ول يغض الرجل الى الرجل فى الثوب الوحد ول تغض‬ ‫المراة الى المراة فى الثوب الوحد‬ Artinya: Janganlah pria melihat aurat pria lain. cucu-cucu dan memberikan rizki dari yang baik-baik.

bukan hukuman ta’zir. khalifah Abu Bakar dan Ali pernah menghukum mati terhadap pasangan homoseks. Abu Hanifah Bahwa pelaku homosex itu dihukum ta’zir. Menurut Al Mundairi. Para ahli fiqh telah sepakat untuk mengharamkan homoseksual dan lesbian. berdasarkan hadits Nabi: ‫من وجد تموه يعمل عمل قوم لوط فا قتلوا الفاعل والمفعول به‬ Artinya: Barang siapa menjumpai orang yang berbuat seks seperti praktek kaum Luth. berdasarkan hadits Nabi: ‫)اذا اتى الرجل الرجل فهما زانيان )الحدبث‬ Artinya: Apabila seorang pria melakukan hubungan seks dengan pria lain. yang didasarka dengan hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Ahmad. Imam Syafi’i Bahw pasangan homoseks itu harus dihuku mati. c. dan karena hadits yang dipakai berkualitas lemah dan yang ketiga juga dipandang lemah. b. maka bunuhlah si pelaku dan yang diberlakukan (pasangannya). Dari ketiga pendapat diatas. Abu daud Muslimin dan Al-Tirmidzi: . Mengenai lesbian (female homosexsual) atau sahaq. akan tetapi mereka saling berbeda pendapat mengenai hukumnya. pendapat dasar yang kedua dianggap lemah karena memakai qiyas. sejenis hukuman yang bersifat edukatif dan besar ringannya ta’zir diserahkan kepada pengadilan (hakim). para ahli fiqh juga mengharamkannya. Al Auza’I Abi yusuf. dkk Bahwa hukumnya disamakan dengan hukuman zina yakni hukuman dera dan pengasingan bagi yang belu menikah dan dirajam (Stoning to dealt) bagi yang sudah menikah.. Hukuman ta’zir dijatuhkan terhadap kejahatan atau pelanggaran yang tidak ditentukan macam kadar hukumannya dalam Al Qur’an dan Hadits. karena bertentangan dengan nash yang telah menetapka hukuman mati (had). Pendapat ini sebenarnya memakai qiyas didalam menetapkan hukumnya. maka keduaduanya adalah berbuat zina. karena menggunakan Nas hadits yang jelas maknanya. Beberapa pendapat ulama tersebut diantaranya adalah: a.3. Al Syaukhani berpendapat bahwa yang pertama adalah pendapat yang terkuat.

Ulama Hanafi Secara prinsip mengharamkan onani. Menurut Sayid lesbian itu hukumannya adalah di ta’zir sebab bahaya/resikonya lebih ringan dibanding dengan bahayanya homoseksual.‫لينظرالرجل الى عورة الرجل ولالمراة الى عورة المراة ول يغض الرجل الى الرجل فى الثوب الوحد ول تغض‬ ‫المراة الى المراة فى الثوب الوحد‬ Artinya: Janganlah pria melihat aurat pria lain. susila bahkan sunnatullah fitrah manusia. maka sesunggguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Ulama Maliki. diantaranya sebagai berikut: 1. dan janganlah seorang wanita melihat aurat wanita lain dan janganlah bersentuhan pria dengan pria lain dibawah sehelai selimut/kain. karena lesbian itu bersentuhan langsung tanpa memasukan alat kelaminnya. dan janganlah pula seorang wanita bersentuhan dengan wanita lain dibawah sehelai selimut/kain. Perbuatan ini haram hukumnya dan juga bertentangan dengan norma agama. Dan mengenai onani atau istimna’ bil yadi yaitu masturbasi dengan tangan sendiri islam memandangnya sebagai perbuatan yang tidak etis dan tidak pantas untuk dilakukan. Syafi’I dan Zaidi Bahwa perbuatan onani itu diharamkan secara mutlak. kecuali terhadap istri-istrinya atau budak-budak yang mereka miliki. فمن بتغى وراء ذلك فا ولئك هم‬ 7-5 :‫)العدون )المؤمنون‬ Artinya: Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya. lesbiann onani dsb). berdasarkan Al Qur’an surat Al Mu’minun ayat 5-7: ‫والذين هم لفروجهم حفظون. Akan tetapi ada perbedaan pada pendapat para ahli hukum fiqih terhadap hukuman bagi pelaku onani. yakni ketika seseorang memuncak nafsu seksnya dan khawatir berbuat zina. barangsiapa yang mencari dibalik semua itu (berbuat zina. tetapi dalam keadaan gawat. maka ia diperbolehkan nahkan wajib berbuat onani demi menyelamatkan dirinya dari berbuat zina yang jauh lebih besar dosa dan bahayanya dibandingkan onani. mereka itulah yang melampaui batas. Oleh sebab itu islam melarangnya agar pelakunya mau menghentikan perbuatan yang tercela itu. 2. Ayat tersebut diatas menegaskan bahwa manusia diperintahkan untuk menjaga kehormatannya (alat kelamin) kecuali terhadap istri dan budaknya. seperti halnya seorang bersentuhan langsung. ال على ازواجهم اوما ملكت ايما نهم فانهم غير ملومين. homosek. Hal ini sejalan dengan kaidah usul fiqih yang berbunyi: ‫ارتكاب اخف الضررين واجب‬ .

2. 5. Al Hasan dkk Yakni membolehkan onani. baik untuk pria ataupun wanita. maka ia tidak berdosa dalam melakukan onani. Dan para ulama menegaskan bahwa onani termasuk kedalam muqodimah perbuatan zina sebagaimana firman Allah SWT: 32:‫)زلتقربواالزنى انه كان فاخشة وساء سبيل )السراء‬ Artinya: Dan janganlah kamu mendekati zina. tidak berdosa tetapi tidak etis. kecuali bagi orang-orang yang takut berbuat zina sedangkan ia tidak mempunyai istri atau budak. sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk (Al Isra’ : 32). Homeseksual adalah hubungan seksual antara dua orang yang berkelamin sama (pria dengan pria). tetapi dibatasi seminimal mungkin penggunaannya. Menurut pendapat dari yang kedua dan ketiga diatas. Homosek (liwatt) dilakukan dengan cara memasuka penis kedalam anus. BAB III PENUTUP Dari pemaparan diatas.Artinya: Wajib menempuh bahaya yang lebih ringan diantara dua bahaya. Lesbian adalah hubungan seksual antara dua orang yang sama jenis kelaminya (wanita . dan ia tidak mampu kawin. secara tegas menyatakan bahwa sesungguhnya onani itu adalah sama dengan zina. onani diperbolehkan jika dalam keadaan terpaksa (darurat). Dapat disimpulkan dari pendapat-pendapat para ulama. Ibnu Hasan Secara pandang onani itu hukumnya makruh. Ibnu Abbas. dapat disimpulkan bahwa: 1. 4. 3. dan kata mujahid seorang ahli tafsir murid dari Ibnu Abbas “Orang islam dahulu (sahabat Nabi) mentoleransikan para remaja/pemudanya melakukan onani dan hukumnya adalah mubah. Hal ini sesuai dengan kaidah usul fiqih berikut: ‫ماابيح للضرورة يقدربقدرها‬ Artinya: Sesuatu yang diperbolehkan karena darurat hanya sekedarnya saja. Ulama Hambali Yakni megharamkan onani. kata Al Hasan “Orang-orang islam dahulu melakukannya dalam waktu perang (karena jauh dari istri dan keluarga).

Perbuatan kaum homo.Masail Fiqhiyah. Islam memandangnya sebagai perbuatan yang kurang etis dan tidak praktis dan tidak patut untuk dilakukan. 4.1985. 6. Al Auza’I Abi yusuf.Jakarta: Kalam Mulia . lesbian dilakukan dengan cara mastubasi dengan berbagai cara untuk mendapatkan puncak kenikmatan (Climax of sex at).Masail Fiqhiyah. Jakarta:CV Haji Masagung. Juhdi Masjfuk. dan ia tidak mampu kawin.1988. Onani/masturbasi Adalah seks yang dilakukan dengan tangan sendiri. Ulama yang mengkritisi hukum dari homoseks dan lesbian diantaranya adalah Imam Syafi’I.dengan wanita). namun boleh dilakukan bagi orangorang yang takut berbuat zina sedang nafsunya sudah memuncak sedangkan ia tidak mempunyai istri atau budak. Onani pada dasarnya hukumnya adalah haram. DAFTAR PUSTAKA Zuhdi Masjfuk. Jakarta: CV Masagung Mulyanto. baik scara sexs sesama pria (homosex) maupun sesama kaum wanita (lesbian) merupakan salah satu tindak kejahatan (jarimah/jinayah) yang dapat diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun menurut hukum pidana perundang-undangan RI Vide pasal 292 kitab UU hukum pidana. Jakarta: Bina Aksara Mahjudin.2007. 5.KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana). 3. Masail Fiqhiyah Kapita Selekta Hukum Islam.1994. dkk dan Abu Hanifah.H.