Pengertian merampok

Pengertian

Mengambil atau menguasai barang milik orang lain dengan cara paksa bahkan di serta dengan kekerasan. Merampok merupakan suatu kejahatan yang suatu kejahatan besar, sebab selain merampas hak orang lain juga mengancam jiwa orang lain tersebut. Selain itu merampok juga menyebabkan dosa besar karena selain merampas barang orang lain juga disertai dengan kekerasan bahkan pembunuhan

Hukum merampok
• Hukum merampok adalah haram dan termasuk dosa besar lebih besar daripada dosa mencuri. Jika mencuri hanya mengambil hak milik orang lain secara sembunyi-sembunyi, sedangkan merampok selain merampas hak milik orang lain juga mengancam kehormatan dan jiwanya

Dampak buruk :
• Bagi pelaku:
Mengalami kegelisahan batin Pelaku perampokan tidak akan hidup tenang.ia selalu dikejar-kejar rasa bersalah dan rasa khawatir kalau perbuatannya akan terbongkar Mendapat hukuman Jika tertangkap seorang perampok akan mendapat hukuman sesuai undang-undang yang berlaku tidak jarang seorang perampok tewas dihakimi massa.

Hal ini akan merusak tatanan masyarakat. -Menimbulkan ketakutan Peristiwa perampokan menimbulkan rasa takut bagi korbannya. • Bagi Korban dan masyarakat sekitar -Menimbulkan Kerugian dan kekecewaan Peristiwa perampokan sangat merugikan korbannya.Mereka telah bekerja keras dan menabung sedikit demi sedikit untuk mengumpulkan harta benda.ia akan mendapat azab yang pedih.yaitu yang kuat akan menguasai yang lemah.Bahkan.Jika kondisi tanpa hukum terus berlanjut akan muncul hukum rimba.Perampokan telah menghilangkan harta benda mereka dlam sekejap. Merusak keimanan Seorang yang merampok berarti telah rusak imannya.Mereka merasa harta benda dan jiwanya terancam.Nama baiknya akan tercemar Seorang yang telah diketahui sebagai pencuri dan perampok.Jika ia mati belum bertobat.nama baiknya akan tercemar. -Munculnya Hukum Rimba Perampokan merupakan perbuatan yang mengabaikan nilai-nilai hukum.seluruh keluarga ikut menderita karena hal itu.Masyarakat sekitar akan membencinya. .

sesudah dibunuh. kemudian disalibkan (dijemur) • Bagi perampok yang mebunuh orang yang dirampoknya. agar ia tidak mengulanginya. Maksudnya ialah: memotong tangan kanan dan kaki kiri. tetapi hartanya tidak diambil. atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Hukumnya hanya dibunuh saja. sedang orang orang yang dirampoknya tidak dibunuh. atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik. dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar. dan harta yang diambil sampai nisab. dan kalau melakukan lagi Maka dipotong tangan kiri dan kaki kanan. maka perampok tersebut mendapat hukuman potong tangan kanan dan kaki kirinya. • Hukum Merampok ada pada Surat Al-Maidah ayat 33. tidak membunuh dan tidak mengambil harta benda. yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia. Hukumannya adalah penjara atau hukuman lainnya yang dapat membuat jera. hanyalah mereka dibunuh atau disalib. • Artinya : – Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan RasulNya dan membuat kerusakan di muka bumi. • Bagi perampok yang hanya menakut-nakuti saja. .Hukuman bagi perampok • Bagi perampok yang membunuh orang yang dirampoknya dan mengambil hartanya. • Bagi perampok yang hanya mengambil harta bendanya saja. Dalam hal ini hukumnya wajib di bunuh.

kali aja itu perampok ngetes apakah ada orang di rumah tersebut. Ciri orang yang mau merampok : • Ada orang asing yang bertanya nama orang padahal tidak ada orang yang bernama tersebut. • Ada mobil asing yang parkir terlalu lama selama beberapa hari tidak jauh dari rumah. . Maka Ketahuilah bahwasanya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. • Ada orang yang ngangkut-ngangkut seperti mau pindahan rumah dengan mobil besar. • Ada orang asing yang pura-pura salah masuk dan salah gedor pagar. • Ada orang asing yang teriak keras-keras pada rumah yang lampunya menyala. • Curigailah orang-orang yang bertampak penjahat atau terlalu necis atau berpakaian rada aneh/tidak lazim/tidak pada tempatnya.• Al Maidah ayat 34 : • Artinya : 34. Karena tidak bertemu nama orang yang dicari kemudian dia bertanya nama kita dan bertanya nama rumah disebelah kanan dan kiri kita. • Suara telepon sering berdering di rumah kosong. kita sebagai tetangga yang mendengarkan waspada. Kecuali orang-orang yang Taubat (di antara mereka) sebelum kamu dapat menguasai (menangkap) mereka. • Ada orang asing yang hobinya mondar-mandir di depan rumah kita tanpa tujuan yang jelas sambil mencuri-curi pandang ke arah rumah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful