TUGAS 1 PEMROGRAMAN SISTEM TERSEBAR

OLEH DEWA GDE ADI MURTHI UDAYANA 0905021068 VB

JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN KEJURUAN

karena yang harus diakses terletak pada dua lokasi berbeda. Sebaliknya untuk sebuah kependudukan dimana seseorang akan pindah dari desa A ke desa B. Pada sistem basis data terdistribusi yang ideal. kota) Contoh untuk menggambarkan perbedaan antara dua tipe kependudukan. lokasi akan berbagi skema global. Orang tersebut meminta KTP baru di desa B. Masing-masing computer merupakan sebuah lokasi kemudian ada satu lokasi yang menangani tentang data kependudukan semua desa. nama_desa) Lokasi yang mempunyai tentang menangani skema-desa: Skema – desa = (jumlah_penduduk.UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA SINGARAJA 2011 SOAL : Sebutkan dan jelaskan contoh-contoh dari masing-masing komponen sistem tersebar! A. lokal dan global pada satu daerah adalah menambah data penduduk pada sebuah desa. alamat. Jika dibangun dari awal sebuah basis data terdistribusi yang mungkin dapat mencapai . Penerapan sistem terdistribusi dari segi basis data : 1. Semua lokasi akan menjalankan software DBMS terdistribusi yang sama dan masing-masing lokasi akan mengetahui keberadaan lokasi yang lainnya. nama_desa. Masing-masing desa menangani skema kependudukan: skema – kependudukan = (nomor_ktp. Contoh Basis Data terdistribusi Pada SI Kependudukan Misalkan sebuah daerah terdiri atas empat desa masing-masing desa memiliki komputer yang menangani data kependudukan pada desa. Jika penambahan dilakukan di desa maka ini dianggap lokal jika tidak dianggap global.

Pada awalnya. jumlah harddisk yang dibutuhkan adalah minimal 5 (n+3. Ketiga harddisk terakhir digunakan untuk menyimpan hamming code dari hasil perhitungan tiap bit-bit yang ada di harddisk lainnya. B. Redundant Array of Inexpensive(Independent) Disks. masing-masing dengan skemanya sendiri dan mungkin menjalankan DBMS berbeda. sehingga data menjadi lebih reliable. juga menggunakan sistem stripping. Sistemnya adalah menyalin isi sebuah harddisk ke harddisk lain dengan tujuan: jika salah satu harddisk rusak secara fisik. kita biasa membuat beberapa partisi dalam satu harddisk. dengan RAID. adalah suatu sistem yang terbentuk dari beberapa harddisk/drive. Membutuhkan minimal 2 harddisk. RAID 0 Juga dikenal dengan modus stripping. RAID 3 . Membutuhkan minimal 2 harddisk. n > 1). Sehingga secara logikal hanya "terlihat" sebuah harddisk dengan kapasitas yang besar (jumlah kapasitas keseluruhan harddisk). RAID 0. RAID 1 Biasa disebut dengan modus mirroring.dalam kenyataannya basisdata terdistribusi harus dibuat dengan menggabungkan beberapa sistem basis data yang sudah ada. maka data tetap dapat diakses dari harddisk lainnya. Namun ditambahkan tiga harddisk lagi untuk pariti hamming.tujuan di atas. Namun . Penerapan sistem terdistribusi dari segi hardware : 1. Sistemnya adalah menggabungkan kapasitas dari beberapa harddisk. digunakan untuk membentuk sebuah partisi yang sangat besar dari beberapa harddisk dengan biaya yang efisien. RAID 2 RAID 2. Nah. Secara sederhana. RAID RAID. Sistem semacam ini kadang disebut sistem multi basisdata atau sistem basisdata teridstribusi heterogen. Karena itu. kita dapat membuat satu partisi dari beberapa harddisk.

namun paritinya tersebut disebar ke seluruh harddisk. n > 1). namun menggunakan parity dari tiap block harddisk. Yakni. jumlah harddisk yang dibutuhkan adalah minimal 3 (n+1 . Kebutuhan harddisk minimalnya juga sama. Misalnya jika sebuah harddisk mengalami kerusakan. beberapa business object disimpan. Dengan adanya penambahan pariti sekunder ini. namun hanya ditambahkan sebuah harddisk lagi untuk parity. RAID 6 Secara umum adalah peningkatan dari RAID 5. Kebutuhan harddisk minimalnya juga sama. 3 (n+1 . n >1). Sehingga jumlah harddisk minimalnya adalah 4 (n+2 . saat proses pertukaran harddisk tersebut terjadi kerusakan lagi di salah satu harddisk yang lain.RAID 3. Penerapan sistem terdistribusi dari segi software : 1. Pada middle-tier inilah. COM+ COM+ adalah suatu teknologi middlware yang merupakan solusi microsoft untuk membuat application server atau yang sering disebut sebagai middle-tier. namun dengan pariti yang terdistribusi. RAID 5 RAID 5 pada dasarnya sama dengan RAID 4. 3 (n+1 . Harddisk terakhir digunakan untuk menyimpan parity dari hasil perhitungan tiap bit-bit yang ada di harddisk lainnya. Karena itu.. n >1). maka kerusakan dua buah harddisk pada saat yang bersamaan masih dapat ditoleransi. Hal ini dilakukan untuk mempercepat akses dan menghindari bottleneck yang terjadi karena akses harddisk tidak terfokus kepada kumpulan harddisk yang berisi data saja. Di balik layar. Juga menggunakan harddisk tambahan untuk reliability. n > 1). tidak menggunakan harddisk khusus untuk menyimpan paritinya. yakni dengan penambahan parity menjadi 2 (p+q). COM+ menggunakan sebuah protocol yang bernama Remote Procedure Call (RPC) untuk mengeksekusi method- . COM+ memungkinkan penggunaan objek-objek yang ada lintas jaringan komputer oleh aplikasi client. juga menggunakan sistem stripping. RAID 4 Sama dengan sistem RAID 3. C. maka hal ini masih dapat ditoleransi dan tidak mengakibatkan kerusakan data di harddisk bersistem RAID 6. bukan bit.

Jadi. Keandalan COM+ telah teruji sejak lama sebagai alternatif dalam membangun sistem distibusi dan transaksi. dan database server terhadap teknologi client-server yang akan dibuat. Komponen-komponen tersebut berinteraksi satu sama lain menggunakan infrastruktur yang disediakan oleh MTS/COM+. COM+ Merupakan hasil pengembangan dari komponen COM dan MTS. COM+ menyediakan service berbasis enterprise yang didasarkan pada Component Object Model (COM) untuk membangun sistem distribusi. sehingga memudahkan dalam hal developing. Penerapan sistem terdistribusi dengan arsitektur yang menggunakan COM+ ini dapat memberikan dukungan dalam hal pelayanan vendor programming tools. tapi bisa dibeberapa server. sistem operasi.method yang berada di dalamnya lintas proses dan lintas batasan host. . Bentuk arsitektur COM+ dapat dilihat pada gambar berikut ini : Microsoft Transaction Server (MTS) atau juga populer dengan COM+ ini adalah produk microsoft yang pada dasarnya menyediakan infrastruktur untuk developer dalam mengembangkan distributed application. Distributed application adalah software aplikasi yang terdiri dari komponen-komponen yang terletak tidak hanya di satu server.

sistem operasi lain (seperti Windows) yang terinstalasi di mesin client tidak akan berubah. Hal ini berbeda dengan sistem RMI lainnya. yaitu : 1. Bayangkan menginstall linux di 40. D. Mandriva. solusi open source untuk memanage implementasi system operasi linux di banyak client.2. Pemodelan objek pada CORBA tidak boleh mengacu pada bahasa tertentu. CentOS dan SuSE. "DRBL" tidak akan menyentuh client harddisk. dan NIS untuk memberikan layanan kepada mesin client oleh karena itu tidak perlu kita menginstalasi Linux di masing-masing mesin client satu per satu. 30. sehingga program dari server bisa menjalankan method di komputer klien. DRBL menggunakan sumber daya hardware yang terdistribusi dan memungkinkan client untuk mengakses secara penuh hardware lokal. yaitu stub pada sisi klien (berupa proxy). dan begitu juga sebaliknya. DRBL (Diskless Remote Boot in Linux) DRBL (Diskless Remote Boot in Linux) adalah free software. Java RMI yang ada pada bahasa Java telah didesain khusus sehingga hanya bisa bekerja pada lingkungan Java. aplikasi untuk partisi dan disk cloning yang mirip dengan Symantec Ghost® DRBL menggunakan PXE/etherboot. Ubuntu. Jika DRBL server sudah siap. DRBL dapat bekerja di Debian. Red Hat. oleh karenanya. atau 10 client satu per satu! DRBL memungkinkan mengkonfigurasi semua client komputer dengan cara menginstalasi dari satu server saja.Sistem RMI terdiri atas tiga layer/lapisan. DRBL termasuk clonezilla. stub/skeleton layer. Penerapan sistem tersebar dari segi prosedur : RMI (Remote Method Invocation) adalah cara programmer Java untuk membuat program aplikasi Java to Java yang terdistribusi. Program-program yang menggunakan RMI bisa menjalankan metode secara jarak jauh. DRBL memberikan banyak flexibilitas saat implementasi Linux. Fedora. yang biasanya didesain untuk bekerja pada lingkungan yang terdiri dari banyak bahasa dan heterogen. . DRBL memungkinkan lingkungan diskless atau sistemless di sisi mesin client. misalnya CORBA. NFS. mesin client dapat booting melalui PXE/etherboot (diskless). dan skeleton pada sisi server. Hal ini menjadi menarik pada saat implementasi Linux dimana user kadang kala masih menginginkan booting ke mesin Windows dan menjalankan beberapa aplikasi yang hanya tersedia di Windows.

remote reference layer dan transport layer pada sisi . atau return value dari method tersebut akan dikirim melalui skeleton. pengurusannya dan remote object tracking. Batas antar masing-masing layer disusun oleh interface dan protokol tertentu. implementasi transport yang digunakan RMI adalah yang berbasis TCP (menggunakan Java socket). dan meneruskan panggilan ke server object melalui remote reference layer. dan bisa diganti oleh implementasi alternatif tanpa mengganggu layer lainnya. reference ke remote object sebenarnya merupakan reference ke stub lokal. Layer application berada di atas sistem RMI. remote reference layer. transport layer. yaitu tiap layer bersifat independen terhadap layer lainnya. Stub ini adalah implementasi dari remote interface dari sebuah remote object. Hubungan antara layer-layer tersebut dapat dijelaskan pada gambar berikut : Klien Serve Aplikasi Sistem RMI Stub Remote Reference Layer Stub Skeleton Skeleton Transport layer Sebuah remote method invocation dari klien ke remote server object akan melalui layerlayer pada sistem RMI dari layer transport pada sisi klien ke layer transport pada sisi server. panggilan tersebut diteruskan melalui remote reference layer.2. Panggilan tersebut sebenarnya diteruskan ke skeleton yang berada di sisi server. tapi bisa digantikan dengan menggunakan UDP. yaitu set up koneksi. yaitu perilaku remote reference (misalnya pemanggilan kepada suatu objek) 3. Pada sisi klien. Jawaban. Sebagai contoh. Skeleton untuk remote object ini akan meneruskan panggilan ke kelas remote object implementation yang menjalankan method yang sebenarnya. Supaya sebuat panggilan method tersebut bisa sampai di remote object. Stub dibuat dengan menggunakan kompiler rmic. Sebuah klien yang menjalankan method pada remote server object sebenarnya menggunakan stub atau proxy yang berfungsi sebagai perantara untuk menuju remote server object tersebut.

RMI digunakan untuk memasukkan input dari para pengguna. sehingga bisa diakses oleh klien. . interface WhiteboardClientManifest ini adalah remote interface untuk klien. Whiteboard Client Manifest Implementation dan WhiteboardServer Implementation adalah implementation classes. Kelas Whiteboard Client Manifest Implementation merupakan kelas yang mengimplementasikan interface WhiteboardClientManifest. Setiap method pada remote interface harus meng-throw java. Setelah itu. WhiteboardServer juga merupakan remote interface.RemoteException. Remote interface harus meng-extend interface java.klien. program yang dijalankan di komputer klien bisa berupa applet. Kelas WhiteboardClient adalah tampilan yang dimunculkan pada komputer klien. Sedangkan pada Projector. Server juga bisa menjadi klien dari suatu remote object. yang berfungsi untuk membuat klien me-load stub yang belum ada di komputernya. Pada paket Whiteboard. Teknik dalam RMI salah satunya adalah dynamic stub loading. Program WhiteboardServer Implementation ini bersifat public.rmi. dan program rmiregistry yang sedang dijalankan di komputer server (rmiregistry terdapat dalam paket JDK). Sedangkan pada server dijalankan program WhiteboardServer Implementation yang berupa implementasi dari interface WhiteboardServer. Stub mengimplementasi remote interface yang sama dengan yang diimplementasikan oleh remote object. komputer klien bisa memanggil remote object yang berada di server. remote reference layer. dan stub pada sisi klien. sehingga komputer klien bisa menjalankan method-method tertentu di komputer server. sebagai klien. maupun berupa aplikasi. baik dosen maupun mahasiswa. Implementation class merupakan kelas yang mengimplementasikan remote interface. penggunaan RMI terletak pada pengiriman graphics dan image antara komputer server dan klien. Pada Whiteboard. server akan mengeluarkan output berupa hasil percakapan antar pengguna kepada semua komputer klien. bisa mengatur indeks tampilan pada Projector yang berlangsung pada komputer mahasiswa. Dengan RMI. Dalam konsep RMI. yang berfungsi sebagai klien lainnya. kelas-kelas implementasi dari remote interface tesebut (implementation class). RMI digunakan agar dosen. sedangkan penggunaan RMI dilakukan oleh kelas Whiteboard Client Manifest Implementation. Dengan menggunakan RMI. lalu melalui transport layer. RMI digunakan untuk program-program Chat.rmi. Whiteboard dan Projector. Program RMI memerlukan remote interface. ke komputer server.Remote. Dalam program Chat.

RMI menyediakan registry yang bisa mem-bind suatu URL ke remote object. Konstruktor akan menghasilkan remote object. asal object-object tersebut mengimplementasi interface java. Agar komputer klien bisa menjalankan method di remote object. Bentuk atau format dari URL tersebut adalah : //host/nama_object. Untuk remote objects. argumen ke-2). . RMI akan membuat referensi ke stub dari remote object dengan referensi yang ditentukan oleh argumen kedua dari perintah Naming. sekaligus membuat instance dari remote object tersebut.io.Serializable. ataupun diambil dari return value suatu remote method. mengambil referensi ke remote-object. Pada program implementation class. sebuah remote object akan siap untuk mendengar method-method panggilan dari komputer klien. Biasanya referensi diambil dengan cara dijadikan parameter dari suatu remote method. suatu instance dari remote object harus diciptakan. Referensi untuk suatu remote object sebenarnya merupakan referensi untuk sebuah stub. Jika dalam method main tidak terdapat security manager. Setelah suatu remote object diregistrasi di server. dan nama_object harus berupa nama berbentuk string. Selain itu implementation class juga perlu membuat dan menjalankan Security Manager. penyampaiannya dilakukan dengan pass by reference. dan seterusnya menjalankan method pada objek tersebut. Security manager ini diperlukan untuk menjaga agar kelas-kelas yang dipakai tidak melakukan operasi-operasi yang bisa mengancam keamanan sistem. Dalam method main. yaitu proxy pada sisi klien untuk remote object. implementation class juga harus me-register atau mendaftarkan paling tidak sebuah remote object pada RMI remote object registry. klien sebelumnya harus membuat referensi kepada remote object tersebut. komputer-komputer klien bisa mencari nama objek tersebut.rebind(URL. ataupun security manager yang sebelumnya telah didefinisikan dulu secara khusus oleh sang programmer. semua argumen untuk remote method dan semua return value dari remote method bisa berupa object bertipe apa saja. RMI tidak bisa digunakan karena kelas-kelas RMI tidak akann diijinkan untuk di-load.Implementation class perlu mendefinisikan konstruktor untuk remote object. Pada method main di implementation class. setelah konstruktor dipakai untuk menciptakan instance. dan sebagai hasilnya. Implementation class juga menyediakan implementasi dari method yang bisa dijalankan secara remote. Tambahan lagi. diperlukan pembuatan dan pemasangan sebuah security manager. yang bisa berupa RMISecurityManager. Untuk keperluan bootstrapping.

 Perusahaan CEAS Consulting yang menyediakan jasa custom re-engineering dan otomasi proses untuk perusahaan-perusahaan manufakturing dan teknik. jadi sewaktu klien melakukan pencarian ke remote object yang ada ada di registry di server. Protokol HTTP digunakan untuk mem-"POST" sebuah remote method invocation dan mengembalikan data keluaran untuk situasi ketika komputer klien dan server dipisahkan oleh firewall. Tujuan dari proyek ini adalah untuk membuat dan mendukung pembuatan dari bukti nyata untuk konsep penggunaan Java yang dikombinasikan dengan database. telah membuat program sistem terdistribusi untuk klien mereka. Protokol yang dipakai oleh RMI adalah Java Object Serialization dan HTTP. Protokol Object Serialization digunakan unntuk meneruskan panggilan klien dan mentransfer data.Objek implementasi yang ada di komputer klien (remote implementation objects) akan selalu berada di komputer klien. komputer server akan melakukan referensi ke stub yang berada di komputer klien. Contoh implementasi dari RMI di antaranya :  Perusahaan programming Avitek yang berlokasi di Amerika Serikat. Gambaran program mereka adalah seperti berikut: . membuat program sistem accounting untuk intranet yang memungkinkan klien untuk meng-update dan mengubah data dengan mudah.

argumen ke-2). Setelah suatu remote object diregistrasi di server. Protokol HTTP digunakan untuk mem-"POST" sebuah remote method invocation dan mengembalikan data keluaran untuk situasi ketika komputer klien dan server dipisahkan oleh firewall. telah membuat program sistem terdistribusi untuk klien mereka. dan seterusnya menjalankan method pada objek tersebut. Objek implementasi yang ada di komputer klien (remote implementation objects) akan selalu berada di komputer klien.tersebut adalah : //host/nama_object. Contoh implementasi dari RMI di antaranya : • Perusahaan programming Avitek yang berlokasi di Amerika Serikat. jadi sewaktu klien melakukan pencarian ke remote object yang ada ada di registry di server. Tujuan dari proyek ini adalah untuk membuat dan mendukung pembuatan dari bukti nyata untuk konsep penggunaan Java yang dikombinasikan dengan database. membuat program sistem accounting untuk intranet yang memungkinkan klien untuk meng-update dan mengubah data dengan mudah. • Perusahaan CEAS Consulting yang menyediakan jasa custom reengineering dan otomasi proses untuk perusahaan-perusahaan manufakturing dan teknik. komputer server akan melakukan referensi ke stub yang berada di komputer klien.rebind(URL. Gambaran program mereka adalah seperti berikut: . mengambil referensi ke remote-object. komputer-komputer klien bisa mencari nama objek tersebut. RMI akan membuat referensi ke stub dari remote object dengan referensi yang ditentukan oleh argumen kedua dari perintah Naming. Protokol yang dipakai oleh RMI adalah Java Object Serialization dan HTTP. Protokol Object Serialization digunakan unntuk meneruskan panggilan klien dan mentransfer data. dan nama_object harus berupa nama berbentuk string.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful