KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Hidayah-Nya kami dapat menyusun laporan praktikum fisika dasar yang berjudul “ Hukum Archimedes dan Hukum Utama Hidrostatis “ untuk memenuhi tugas kami. Dalam proses pendalaman materi ini, tentunya kami mendapatkan bimbingan,arahan,koreksi dan saran, untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan dengan tulus,terutama kepada :   Ibu Rissa Ratimanjari, S.Si. dan seluruh asisten laboratorium fisika

yang telah memberikan bimbingan dan bantuannya dalam praktikum fisika dasar. Dan teman-teman yang telah banyak memberikan masukan untuk laporan ini.

semoga kebaikan mereka dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa. Kami berharap laporan ini bermanfaat bagi kami pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Kami mohon maaf jika dalam laporan ini masih terdapat begitu banyak kesalahan. Karena semua manusia tak luput dari kesalahan.

Bogor, 15 November 2011

Penyusun

Dengan itu ia membuktikan bahwa mahkota raja dicampuri dengan perak. Gaya tekan ke atas ini memenuhi persamaan : Wu – Wa = Wc Fa = Wc Fa = mc . Lalu. Ia dijuluki sebagai Bapak Eksperimen.matematika.optika dan astronomi. g Untuk mencari mc digunakan persamaan : ρ= m c = ρc . Archimedes dikenal sebagai ahli fisika. Ia menemukan hukum pada sebuah peristiwa yang disebut hukum Archimedes. Hingga ia merasa letih dan menceburkan dirinya kedalam bak mandi yang penuh dengan air.II Dasar Teori Archimedes adalah seorang ilmuwan terbesar pada zamannya. Hukum Archimedes berbunyi “ Jika suatu benda dicelupkan sebagian atau seluruhnya kedalam zat cair.BAB I PENDAHULUAN I. karena mendasarkan penemuannya pada percobaan. Penemuan ini bermula ketika Archimedes diminta oleh Raja Hieron II untuk menyelidiki apakah mahkota emasnya dicampuri perak atau tidak. I. ia memperhatikan air yang tumpah ke lantai dan seketika itu pula ia menemukan jawabannya.maka benda tersebut akan mendapatkan gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut “ .Sisilia pada tahun 287 SM dan meninggal pada tahun 212 SM. Archimedes memikirkan masalah ini dengan sunguh-sungguh. Ia lahir di kota Syracuse. v . Peristiwa inilah awal mula dibuatnya hukum Archimedes.I Tujuan Mempelajari berlakunya hukum archimedes dan hukum utama dan penggunaannya untuk mengukur kerapatan zat padat dan zat cair.

.... maka volume benda ( vb ) sama dengan volume zat cair yang dipindahkan ( vc )....... sehingga Fa = wu – wa ............................ (2) Gaya tekan ke atas ( Fa ) merupakan selisih antara berat benda di udara ( w u ) dan berat benda di dalam zat cair ( wa )..(3) Jika persamaan (3) Karena w = m ........ vc ..... g .........(1) Keterangan : Fa : gaya Archimedes ( N ) ρc : massa jenis zat cair (kg/m3) vc : volume benda tercelup ( m3) = volume zat cair yang dipindahkan ( m3 ) mc : massa zat cair yang dipindahkan ( kg ) wu : berat benda di udara ( N ) wa : berat benda di dalam zat cair (N) wc : berat zat cair yag ditumpahkan (N) g : percepatan gravitasi bumi (m/s2) Jika volume benda masuk seluruhnya kedalam cairan........ (4) . menjadi : ρc ....... vb ........... g ................... vb . Sehingga persamaan (1) menjadi : Fa = ρc ...... g = ρc .. vb .........Persamaannya menjadi : Fa = ρc ... g atau = .......... g = wu – wa ...

Hukum Utama Hidrostatika menyatakan bahwa tekanan hidrostatis suatu zat cair hanya bergantung pada tinggi kolom zat cair (h).. tidak bergantung pada bentuk dan ukuran bejana.. perhatikan gambar berikut : Gambar : tiga buah bejana berbeda bentuk berisi zat cair yang sama dengan ketinggian yang sama memiliki tekanan hidrostatis yang sama besar pada tiap bejana.. Ketiga bejana di atas di isi dengan air yang sama dengan ketinggian yang sama. h ρ = kerapatan zat cair ( kg/m3 ) g = percepatan gravitasi ( m/s2 ) h = tinggi kolom cairan yang dihitung dari titik yang bersangkutan sampai ke permukaan cairan ( m ) ... sedangkan berat zat cair pada tiap bejana berbeda. Jadi. g . Tekanan hidrostatis pada tiap dasar bejana sama besar. massa jenis zat cair (ρ) dan percepatan grafitasi (g)... Tekanan Hidrostatis ( Phid ) dinyatakan sebagai berikut : Phid = ρ .Misalkan zat cair yang dipakai adalah ρc = 1 persamaan (4) .....(5) Menurut Hukum Utama Hidrostatika tekanan hidrostatis pada sembarang titik yang terletak pada bidang mendatar di dalam sejenis zat cair yang dalam keadaan setimbang adalah sama besar...

Berdasarkan hukum utama hidrostatis maka kedua titik tersebut memiliki tekanan yang sama.Sebuah tabung berbentuk U berisi minyak dan dan air seperti tampak pada gambar di bawah. Titik A dan titik B berada pada satu bidang datar dan dalam satu jenis zat cair. sehingga .

Pipet Tetes 4. Bahan 1. Minyak Kelapa 3. Alat 1. Minyak Tanah . Air 2.II.BAB II ALAT & BAHAN II.I. Bejana Berhubungan ( pipa U ) 3. Benang II. Gelas Piala 500 ml 2.

ρminyak = 5. Tambahkan minyak goreng pada salah satu pipa dengan pipet tetes . minyak kelapa atau minayk goreng dan minyak tanah 2. Lakukan percobaan 1 sampai 5 dengan menggunakan minyak tanah. 6. 4. . Tambahkan lagi minyak kelapa atau minyak goreng dan ukur kembali h2 dan h serta hitung kerapatannya. Isi pipa U dengan air secukupnya ( kira-kira setinggi 10 cm ) 3. Lakukan penambahan dan perhitungan ini hingga emapat kali. Hitung berapa kerapatan minyak goreng dengan menggunakan persamaan berikut. Siapkan pipa U.BAB III METODE PERCOBAAN 1. sehingga seperti pada gambar.

5 1.8 3 h2 ( cm ) 0.7 74. Minyak Tanah ∑ tetes 10 20 30 40 50 ρ ( gr/ cm3) 0.882 0.BAB IV DATA PENGAMATAN & PERHITUNGAN IV.4 .875 0.I Data Pengamatan Nama Percobaan Tanggal Percobaan : Hukum Archimedes & Hukum Utama Hidrostatika : 12 November 2011 Keadaan Ruangan Sebelum Percobaan Sesudah Percobaan P (cm) Hg 74.9 1.7 0.7 T (◦C ) 31o C 31o C C(%) 72 % 72 a.7962 h1 ( cm ) 0.3 2 2.75 0.782 0.692 0.3 3.8 1.

% Ketelitian = 1 – | =1–| =1–| | | | = 1 – ( 0.714 0. Minyak Goreng / Minyak Kelapa ∑ tetes 10 20 30 40 50 ρ ( gr/ cm3) 0.8 % Ketelitian = 1 – | =1–| =1–| | | | = 1 – ( 0.2 3 3.010 ) × 100 % = 99 % b.2 2 2.909 0.5 2. Minyak tanah = 0.4 h2 ( cm ) 0.866 0. Minyak goreng = 0.5 1.6 3.0745 ) × 100 % = 92.805 gr/cm3 ρlit.55 % Keterangan : ρlit.904 gr/cm3 ρ minyak goreng > ρ minyak tanah .7 1.8 0.894 0.8366 h1 ( cm ) 0.

iksan35.com Buku Penuntun Praktikum Fisika Dasar Farmasi .wordpress.DAFTAR PUSTAKA www.

II. Dasar Teori Bab II Alat dan Bahan II. Tujuan Percobaan I.DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi Bab I Pendahuluan I. Alat yang digunakan pada percobaan II. Bahan yang digunakan pada percobaan Bab III Metode Percobaan Bab IV Data Pengamatan dan Perhitungan IV.II.I.I. Perhitungan Bab V Pembahasan V.II. Data Pengamatan IV.I. Pembahasan Bab VI Kesimpulan Daftar Pustaka .I.

8 cm .1 – 11.IV.5 cm .7 – 10.7 – 10.hmyk = 11.hmyk = 12.4 = 1.1 – 11.5 = 1.1 cm .3 cm h1 = hawal – hair = 12.II.875 gr/cm3  Untuk 20 tetes minyak tanah hawal = 11.8 cm ρmyk = = = 0.7 cm h2 = hawal .3 = 0.9 cm h2 = hawal .8 = 0. hminyak = 11. hair = 11.4 cm . hmyk = 10.3 cm ρmyk = = = 0.4 cm h1 = hawal .5 cm . hair = 10. hair = 10.hair = 11. Perhitungan a. Minyak Tanah  Untuk 10 tetes minyak tanah hawal = 12.692 gr/cm3  Untuk 30 tetes minyak tanah hawal= 12 cm .4 = 0. hmyk = 10 cm h1 = hawal-hair = 12 – 10.7 cm .

h2 = hawal-hmyk = 12-10 = 2 cm ρmyk = = = 0.882 gr/cm3 .2 – 9.2 – 10. hair = 10. hmyk = 9.4 = 3.8 – 9.4 cm .8 = 3 cm h2 = hawal-hmyk = 12.2 cm .9 cm h1 = hawal-hair = 12.4 cm h1 = hawal-hair = 12.8 cm h2 = hawal-hmyk = 12.8 cm .8 – 9.782 gr/cm3  Untuk 50 tetes minyak tanah hawal= 12.3 cm ρmyk = = = 0.75 gr/cm3  Untuk 40 tetes minyak tanah hawal = 12.4 cm ρmyk = = = 0. hair= 9.9 = 2.8 cm . hmyk= 9.4 = 1.

3 cm h1 = hawal – hair = 12.7 cm .7 – 10.1 – 11. hair = 11.1 – 11.7 cm h2 = hawal .8 = 0.4 = 0.875 gr/cm3  Untuk 20 tetes minyak tanah hawal = 11.3 = 0.4 cm h1 = hawal .1 cm .7 – 10.8 cm ρmyk = = = 0.hmyk = 11.hair = 11. hminyak = 11. hair = 10.9 cm h2 = hawal .010 ) × 100 % = 99 % b.Minyak Goreng/Minyak kelapa  Untuk 10 tetes minyak tanah hawal = 12. hmyk = 10.hmyk = 12.8 cm .3 cm .4 = 1.Massa jenis minyak tanah rata-rata = % Ketelitian = 1 – | =1–| =1–| | | = = = 0.4 cm .7962 gr/cm3 | = 1 – ( 0.

4 cm h1 = hawal-hair = 12. hmyk = 9. hmyk= 9.5 = 1.4 = 1.3 cm ρmyk = = = 0.4 cm .8 cm .9 cm h1 = hawal-hair = 12. hair= 9. hair = 10.692 gr/cm3  Untuk 30 tetes minyak tanah hawal= 12 cm .8 – 9.2 – 10. hmyk = 10 cm h1 = hawal-hair = 12 – 10.9 = 2.2 – 9.2 cm .75 gr/cm3  Untuk 40 tetes minyak tanah hawal = 12.8 = 3 cm .5 cm h2 = hawal-hmyk = 12-10 = 2 cm ρmyk = = = 0.5 cm .8 cm h2 = hawal-hmyk = 12.782 gr/cm3  Untuk 50 tetes minyak tanah hawal= 12.ρmyk = = = 0.8 cm . hair = 10.

010 ) × 100 % = 99 % .4 = 3.4 cm ρmyk = = = 0.8 – 9.7962 gr/cm3 = 1 – ( 0.882 gr/cm3 Massa jenis minyak tanah rata-rata = % Ketelitian = 1 – | =1–| =1–| | | | = = = 0.h2 = hawal-hmyk = 12.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful