Besar atau banyaknya sampel yang digunakan dalam penelitian ini dihitung dengan menggunakan rumus (Isaac & Michael

, 1981). N . (Z1-/2)2 . P (1-P) (N-1) . d2 + (Z1-/2)2 . P (1-P)

n=

Keterangan : n = sampel N = jumlah populasi mahasiswa baru FIK UI Reguler 2011 Z2(1-/2) = standar skor untuk sampel yang dipilih (1,96) P = proporsi populasi sebagai dasar asumsi (80%) d = sampling error (0,05)

Jadi jumlah sampel yang akan diteliti adalah : n = N . (Z1-/2)2 . P (1-P) 109 . (1,96)2 . 0,8 . 0,16 (N-1) . d2 + Z (1-/2)2 . P (1-P) n = (108) . 0,052 + (1,96)2 . 0,8 . 0,16 = 54 0,27 + 0,49 = 71,05  dibulatkan menjadi 71 orang

Peneliti mengantisipasi apabila terdapat data yang kurang lengkap atau responden tidak mau lagi ikut berbartisipasi dalam penelitian, maka jumlah sampel ditambah. Koreksi atau penambahan jumlah sampel berdasarkan prediksi sampel drop out dari penelitian.

Formula yang digunakan untuk koreksi jumlah sampel adalah : n’ = n 1-f n’ : besar sampel setelah dikoreksi n : jumlah sampel berdasarkan estimasi sebelumnya f : prediksi presentase sampel drop out

edisi kedua. H. dan Akbar. 2008.1 n’ = 82. Jakarta : Bumi Aksara . S. 22 Sampel yang akan terlibat dalam penelitian ini berdasarkan hasil perhitungan adalah sebanyak 82 orang.Jadi sampel minimal setelah ditambah dengan perkiraan sampel drop out adalah sebagai berikut: n’ = n 1-f n’ = 71 1-0. P. Usman. Metodologi penelitian sosial.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful