NAMA BP TUGAS

: RAHMAD DIPINTO : 1110015111024 : MAKALAH SHOLAT KHUSYU’

LATAR BELAKANG
Sebenarnya kita mempunyai kemampuan psikis secara bathiniah sebagai bekal untuk menghadapi berbagai tantangan dalam menjalani kehidupan ini, akan tetapi kita tidak pernah serius untuk menggali dan mengembangkannya. Akibatnya kita masih saja sering kebingungan di saat sebuah persoalan mempengaruhi perasaan kita. Kegelisahan dan kecemasan dibiarkan mendera sampai akhirnya menyebabkan kita sakit dan depresi. Kemampuan dan potensi yang ada itu sebenarnya dapat diatur dan dikembangkan dengan mudah melalui sebuah teknik shalat yang sederhana. Selama ini shalat dianggap sebagai sesuatu yang memberatkan bagi pelakunya, karena kebanyakan dari kita tidak mengetahui dan merasakan ketinggian nilai spiritual yang ada di dalamnya. Sering kali terbersit di dalam perasaan kita dimana shalat terasa menjemukan, tidak membuat hati lebih enak di saat kita butuhkan untuk menolong menyelesaikan perasaan yang gelisah. Atau shalat tidak memiliki sesuatu yang mampu mempengaruhi mental kita untuk menjadi lebih baik dan menyenangkan. Sejak kita mulai belajar shalat di masa kecil, kita tidak diajarkan bagaimana meraih rasa khusyu', karena sang guru telah menetapkan itu sebagai hal yang tidak mungkin. Kita hanya disuruh menghafal bacaan dan gerakan-gerakanraka'at tanpa jiwa. Bahkan di saat bulan Ramadhan, berlangsung perlombaan adu cepat dalam melaksanakan shalat tarawih. Kita akan mencari imam eksekutif (ibarat sopir ekspres) yang mampu menempuh target lebih cepat. Mengubah kebiasaan yang sudah menjadi budaya masyarakat memang tidak mudah. Nabi mengatakan bahwa shalat adalah pemandangan yang menyejukkan hatinya, suatu amalan yang paling disukainya. Tetapi masyarakat terlanjur menilai shalat sebagai sebuah perintah, sebuah kewajiban yang tidak terelakkan. Akibatnya shalat tidak menjadi sebuah kebutuhan untuk diri, apalagi untuk meraih rasa khusyu', karena kita tidak diajak untuk menciptakan rasa khusyu' tetapi memasuki dan menerima rasa khusyu' tersebut. Kita hanya mendapatkan, bukan menciptakan rasa khusyu'.

Sejarah Dan Dalil Tentang Kewajiban Shalat a.PENGERTIAN APA ITU SHOLAT ? Shalat merupakan salah satu kewajiban bagi kaum muslimin yang sudah mukallaf dan harus dikerjakan baik bagi mukimin maupun dalam perjalanan.maka ia mendirikan agama (Islam). dan barang siapa meninggalkan shalat. Shalat merupakan rukun Islam kedua setelah syahadat. Shalat tersebut merupakan wajib yang harus dilaksanakan tanpa kecuali bagi muslim mukallaf baik sedang sehat maupun sakit. serta sesuai dengan syarat dan rukun yang telah ditentukan syara’ (Imam Bashari Assayuthi. 59). Adapun secara hakikinya ialah “berhadapan hati (jiwa) kepada Allah. berupa perkataan dengan perbuatan yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam menurut syarat dan rukun yang telah ditentukan syara”. 30). Selain shalat wajib ada juga shalat – shalat sunah. para ahli fiqih mengartikan secara lahir dan hakiki. I. Dalam pengertian lain shalat ialah salah satu sarana komunikasi antara hamba dengan Tuhannya sebagai bentuk. Juga shalat merupakan penyerahan diri (lahir dan bathin) kepada Allah dalam rangka ibadah dan memohon ridho-Nya. berjumlah 17 rakaat. II. Sejarah Tentang Diwajibkan Shalat Perintah tentang diwajibkannya mendirikan shalat tidak seperti Allah mewajibkan zakat dan lainnya. yang dengannya kita beribadah kepada Allah menurut syarat – syarat yang telah ditentukan (Sidi Gazalba. secara yang mendatangkan takut kepada-Nya serta menumbuhkan di dalam jiwa rasa kebesarannya dan kesempurnaan kekuasaan-Nya” atau “mendahirkan hajat dan keperluan kita kepada Allah yang kita sembah dengan perkataan dan pekerjaan atau dengan kedua – duanya” (Hasbi Asy-Syidiqi. sehingga barang siapa mendirikan shalat .88). ibadah yang di dalamnya merupakan amalan yang tersusun dari beberapa perkataan dan perbuatan yang dimulai dengan takbiratul ikhram dan diakhiri dengan salam. Islam didirikan atas lima sendi (tiang) salah satunya adalah shalat. Pengertian Shalat Secara etimologi shalat berarti do’a dan secara terminology/istilah. Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa shalat merupakan ibadah kepada Tuhan. Shalat harus didirikan dalam satu hari satu malam sebanyak lima kali. Secara lahiriah shalat berarti beberapa ucapan dan perbuatan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam.maka ia meruntuhkan agama (Islam). Perintah mendirikan shalat yaitu melalui suatu proses yang luar biasa yang dilaksanakan oleh Rasulullah SAW yaitu melalui Isra dan Mi’raj. dimana proses ini tidak dapat dipahami hanya secara akal melainkan harus secara keimanan sehingga dalam sejarah digambarkan .

tentu kamu akan dapat pahalanya pada sisi Allah sesungguhnya Allah maha melihat apa – apa yang kamu kerjakan Al –Ankabut : 45 َ ّ َ ّ ‫وَا َقِي ْم ِ الصلوة َ ا ِن الصلوة َ ت َن ْهى ع َن ال ْفحشاء وال ْمن ْك َر‬ ّ َ َ ُ َ ِ َ ْ َ ِ Artinya: Kerjakanlah shalat sesungguhnya shalat itu bisa mencegah perbuatan keji dan munkar. Dalil – Dalil Tentang Kewajiban Shalat Al-Baqarah.setelahnya Nabi melaksanakan Isra dan Mi’raj. dan taat kepada Rasul. yang setengah – tengahnya dan yang yakin sekali kebenarannya. An-Nuur: 56 َ ّ َ ُ ّ ‫وَا َقِي ْموْ الصل َة َ وآت ُوْ الزكوة َ وَا َط ِي ْعُوْ االرسوْل ل َعَل َك ُم ت ُرحموْن‬ َ ُ َ ْ ْ ُ ّ َ Artinya : Dan kerjakanlah shalat. Batas Waktu Shalat Fardlu . dan mendirikan sholat berarti mendirikan agama dan banyak lagi yang lainnya b. Dari unsur kata – kata melaksanakan itu tidak mengandung unsur batiniah sehingga banyak mereka yang Islam dan melaksanakan shalat tetapi mereka masih berbuat keji dan munkar. tunaikanlah zakat dan rukulah beserta orang – orang yang ruku Al-Baqarah 110 َ ّ ْ َ ‫وَا َقِي ْموْ الصل َوْة َ وآت ُوالزكوة َ وَمات ُقد ّموا ل َِن ْفسك ُم من خي ْرٍ ت َجد ُوْه ُ عن ْداللهط ا ِن الله ب ِما ت َعْمل ُوْن ب َصي ْر‬ َ ْ ّ ْ ِ ُ َ ّ َ َ َ ِ ُ ّ ٌ ِ ْ ُ َ َ ِ ُ ِ Artinya : Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat dan apa – apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu. umat Islam ketika itu terbagi tiga golongan yaitu. maka mereka tidak akan berbuat jahat III. yaitu mengerjakan shalat dapat menentukan amal – amal yang lainnya. Sementara kata mendirikan selain mengandung unsur lahir juga mengandung unsur batiniah sehingga apabila shalat telah mereka dirikan. yang secara terang – terangan menolak kebenarannya itu. berikanlah zakat. agar supaya kalian semua diberi rahmat Dari dalil – dalil Al-Qur'an di atas tidak ada kata – kata perintah shalat dengan perkataan “laksanakanlah” tetapi semuanya dengan perkataan “dirikanlah”. Dilihat dari prosesnya yang luar biasa maka shalat merupakan kewajiban yang utama. 43 ‫وَا َقِي ْموْ الصلىة وآت ُوْ الزكوة َوارك َعُوامعَ الراك ِعِي ْن‬ َ ْ ُ َ ّ ْ َ َ ّ َ َ َ ّ Artinya: Dan dirikanlah shalat.

30 malam 5.1.00 sore 4.00 siang 2. Kira – kira pukul 19.00 –18.30 pagi PERMASALAHAN DAN PEMBAHASAN . Shalat Ashar Waktunya: sejak habisnya waktu dhuhur hingga terbenamnya matahari. Kira – kira pukul 04. Shalat Dzuhur Waktunya: ketika matahari mulai condong ke arah Barat hingga bayangan suatu benda menjadi sama panjangnya dengan benda tersebut kira – kira pukul 12.00 – 5.00 sore 3.00 – 19. Shalat Is’ya Waktunya: sejak hilangnya mega merah di langit hingga terbit fajar. Shlat Shubuh Waktunya : sejak terbitnya fajar (shodiq) hingga terbit matahari.00 – 15. Shalat Magrib Waktunya: sejak terbenamnya matahari di ufuk barat hingga hilangnya mega merah di langit. Kira – kira pukul 18. Kira – kira – kira pukul 15.00 – 04.

maka banyak hal yang didapat. baik dalam perbuatan sehari – hari maupun ditempat mereka bekerja. Cara Mencapai Shalat Khusyu’ 1. . Fungsi Sholat Dalam Membentuk Kesucian dan Kebersihan Diri a. 2. merampok dan sebagainya. Merampok dan sebagainya tetapi sebaliknya kalau ada yang melakukan shalat tetapi tetap berbuat maksiat. orang – orang yang betul – betul taqwa tidak mungkin melaksanakan perbuatan keji dan munkar.1. b. Salah satu persyaratan orang – orang yang betul betul taqwa ialah diantaranya mendirikan shalat. Shalat Merupakan Benteng Kemaksiatan Shalat merupakan benteng kemaksiatan artinya bahwa shalat dapat mencegah perbuatan keji dan munkar. Shalat Merupakan Syarat Menjadi Takwa Taqwa merupakan hal yang penting dalam Islam karena dapat menentukan amal / tingkah laku manusia. Banyak yang celaka bagi orang – orang yang shalat yaitu mereka yang lalai shalat. Shalat Akan membangun etos kerja Sebagaimana keterangan – keterangan di atas bahwa pada intinya shalat merupakan penentu apakah orang – orang itu baik atau buruk. Hal ini diterangkan dalam Al-Qur'an surat Al-Ankabut: 45 c. karena apabila salah satu syarat dan rukunnya tidak dipenuhi maka shlatnya tidak sah (batal). Mereka yang mendirikan tidak mungkin meninggalkan syarat dan rukunnya. dan sebaliknya. Asar atau Maghrib. Selain mendidik perbuatan baik juga dapat mendidik perbuatan jujur dan tertib. Semakin baik mutu shalat seseorang maka semakin efektiflah benteng kemampuan untuk memelihara dirinya dari perbuatan makasiat. tentu kekhusuan shalatnya perlu dipertanyakan. misalnya shalat Dhuhur. Shalat dapat mencegah perbuatan keji dan munkar apabila dilaksanakan dengan khusu tidak akan ditemukan mereka yang melakukan shalat dengan khusu berbuat zina. Shalat Mendidik Perbuatan Baik Dan Jujur Dengan mendirikan shalat. Maksiat. d. Apabila mendirikan shalat dengan khusu maka hal ini akan mempengaruhi terhadap etos kerja mereka tidak akan melakukan korupsi atau tidak jujur dalam melaksanakan tugas. Siapkan hati dan fikiran untuk mengerjakan shalat. shalat akan mendidik perbuatan baik apabila dilaksanakan dengan khusus.

ruangan. Ucapkan dengan lisan. hembuskan perlahan lahan sambil membaca surat Al Fatihah.Ketika membaca Bismillahirrohmanirahiim bayangkan dan rasakan betapa rasa kasih sayang Allah pada kita semua. Tiada sekutu bagiNya.2. dengan demikianlah aku diperintahkan. matiku hanya bagi Allah Tuhan sekalian alam. Selanjutnya turunkan kedua belah tangan keatas dada sambil menghembuskan nafas perlahan lahan hingga paru paru kosong sempurna. dan aku bukanlah termasuk orang yang mempersekutukanNya). Rasakan bahwa anda saat ini sedang berhadapan dengan Allah penguasa tertinggi dialam semesta.demikian seterusnya. Inni wajjahtu wajhiya lilladzii fathorosshamaawaati wal ardho haniifan muslimaw wama ana minal musyrikiin (Sesungguhnya aku hadapkan hati dan fikiranku kepada yang menjadikan langit dan bumi . Mulut membaca do’a iftitah. ibadahku. dan aku adalah orang yang berserah diri (muslim)) . Innas sholaati. Berdiri tegak menghadap kiblat. walhamdulilaahi katsiiro. wa subhanallahi bukhrataw wa ashiila (Allah maha besar yang maha sempurna kebesarannya. kemudian hembuskan perlahan sambil melanjutkan bacaan yang belum selesai. 7. fikiran menyebut terjemahannya. pahami dengan hati. segala punji bagi Allah sebanyak banyaknya. Konsentrasikan hati dan fikiran pada bacaan berikut maknanya. 5. terjemahkan dengan fikiran. dengan lurus (ber-sungguhsungguh) dan berserah diri . Laa syariikalahuu wabidzaalika umirtu wa ana minal muslimin (Sesungguhnya shalatku. hembuskan perlahan lahan sambil membaca do’a iftitah: Allahu Akbar kabirau.. ikuti dengan visualisasi. Jika nafas yang dihembuskan perlahan sudah habis sedang bacaan iftitah belum selesai. 4. hidupku. maka tarik kembali nafas hingga memenuhi paru paru. hati merasakan maksud kalimat yang dibaca. Konsentrasikan fikiran dan perasaan pada bacaan Al Fatihah tersebut. Ambil wuduk untuk bersuci dari hadas kecil 3. Do’a Iftitah Selanjutnya tarik nafas kembali perlahan lahan hingga memenuhi ruang paru paru. wanusuki. Bersikaplah tawadhu dihadapan Dia yang berkuasa penuh diseluruh jagat raya. Baca surat Al Fatihah tersebut dengan tartil dan perlahan lahan. kondisi dan lain sebagainya. Rasakan kalimat yang dibaca dengan segenap perasaan dan penuh kekhusukan. Persiapan segala sesuatu untuk melakukan shalat. kedua kaki agak diregangkan. Usahakan hembusan nafas berakhir bersamaan dengan selesainya bacaan doa iftitah tersebut. wamahyaya. dan maha suci Allah sepanjang pagi dan petang hari). Letakan tangan kanan diatas tangan kiri diatas dada. Bacaan Al-fatihah Selanjutnya tarik nafas perlahan lahan hingga memenuhi ruang paru paru. 6. Rasakan setiap ayat yang dibaca. Takbiratul ihram Ucapkan takbiratul Ihram sambil mengangkat kedua belah tangan sejajar telinga dan menarik nafas perlahan lahan hingga memenuhi ruang paru paru. . wama maati lillahi rabbil alamiin.

Kedua belah tangan diangkat sampai sejajar telinga. surat Al Zalzalah dan Al Qori’ah. Ketika membaca Iyya kana’budu wa iyyaka nasta’in tanamkan dalam hati bahwa hanya Dialah yang disembah. dan hanya kepadaNya tempat mohon pertolongan. Selanjutnya turunkan kedua belah tangan kesamping kiri dan kanan sambil menghembuskan nafas perlahan-lahan. Untuk menambah kekhusuan ayat pilihan bisa disesuaikan dengan kondisi dan keadaan yang sedang mempengaruhi kita.dan sepenuh barang yang Engkau kehendaki . 8. Hembusan nafas berakhir bersamaan dengan selesainya bacaan tasbih. Dialah penguasa tunggal dihari itu. Ketika membaca Shirothol ladziina an amta alaihim. ghoiril maghdu bi alaihim . . demikian seterusnya. Ketika membaca Arohmaanirrohiim bayangkan sifat kasih sayang Allah yang meliputi alam semesta. bayangkan betapa maha terpujinya Allah penguasa alam semesta. Misalnya menghadapi musibah dan cobaan baca surat al Ankabut 1 s/d 5. Berdiri tegak dengan kedua belah tangan disamping kiri dan kanan. jalan yang penuh rahmat dan berkahNya. Rukuk Tarik nafas perlahan lahan sambil rukuk dan membaca takbir. Untuk membangkitkan semangat perjuangan dan mendapatkan karir yang lebih baik. Usahakan hembusan nafas berakhir bersamaan dengan selesainya bacaan ayat pilihan tersebut.bayangkan keadaan dihari berbangkit kelak . Bacaan surat dan ayat pilihan setelah Alfatihah Setelah selesai membaca Alfatihah tarik nafas hingga memenuhi ruang paru paru. 9. Hembuskan nafas perlahan lahan sambil membaca ayat atau surat pilihan.Ketika membaca Alhamdulillahir robbil alamiin. Atau Al baqarah 153-157. I’tidal Tarik nafas perlahan lahan sambil berdiri dan mengucapkan kalimat Samiallahu liman hamidah. baca surat Ali Imran 26-27. ketika kita dikumpulkan dipadang mahsyar yang kering dan tandus. bukan jalan orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang yang sesat. Usahakan hembusan nafas berakhir bersamaan dengan selesainya bacaan Alfatihah. Mengenang kehidupan akhirat baca surat al Waqi’ah. 10. Ketika membaca Ihdinas shiroothol mustaqiim bayangkan jalan yang lurus. Ketika membaca Maalikiyau middin. wamil umaasyi’ta. Selama ruku baca kalimat tasbih subhanarabbiyal adzim (Maha suci Allah yang maha besar). waldhoolliin . kemudian hembuskan dengan perlahan lahan sambil membaca : Robbana lakal hamdu.bayangkan yang dimaksud jalan yang lurus adalah jalan yang ditempuh oleh orang yang telah mendapat rahmat dan nikmat dariNya . dihari yang tidak ada tempat berlindung selain lindunganNya . Tentu saja ayat atau surat yang dibaca sudah dihafal berikut terjemahannya. Punggung dan pinggang membentuk sudut 90 derajat. tarik nafas perlahan lahan hingga memenuhi paru paru. Selama ruku dan membaca tasbih nafas dihembuskan perlahan lahan . Dihari yang tiada tempat bernaung selain naunganNya. An Nur 55-56 atau Al Fath 1-4. milussamawaati wamil ul ardhi. telah mendengar Allah akan orang yang memujiNya. min syai’in ba’du (Wahai Tuhan kami segala puji bagiMu sepenuh langit dan bumi. Rasakan suasana relaks dan nyaman selama rukuk. tangan bertumpu pada lutut.

Hadapkan hati dan fikiran seluruhnya kepada Allah penguasa alam semesta dengan ikhlas dan tawadhu. Ucapkan do’a dengan sungguh sunguh. warhamni. Selama sujud hembuskan nafas perlahan lahan sambil membaca kalimat tasbih : Subhana rabbiyal a’la Mahasuci Allah yang maha tinggi yang bisa dibaca. Hembusan nafas berakhir bersamaan dengan berakhirnya kalimat tasbih. dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. wajburnii. Asyhaduallaa ilaaha illallahu wa assyhadu anna muhammadarrasuulullah. kebahagiaan. Sujud kedua Tarik nafas perlahan lahan sambil sujud dan mengucapkan kalimat takbir. Selama sujud hembuskan nafas perlahan lahan sambil membaca kalimat tasbih : Subhana rabbiyal a’la (Maha suci Allah yang maha tinggi) . Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah . Sujud pertama Tarik nafas perlahan lahan sambil turun untuk sujud dan mengucapkan kalimat takbir Allahu akbar. rahmati aku. Kita akan mendapat ampunan. rahmat dan berkah.Ucapkan kalimat tasbih dengan tulus dan ikhlas. ditutupi keburukannya. Allahhumma sholli ala muhammad wa ala aali Muhammad (Salam kesalamatan semoga tetap bagi kami seluruh hamba hambaNya yang saleh. Duduk Iftirash Tarik nafas perlahan lahan sambil duduk dari sujud dengan mengucapkan kalimat takbir. Ketika duduk Iftirash hembuskan nafas perlahan lahan sambil membaca do’a : Robighfirli. wa’fuannii (Ya Tuhanku .sesudah itu). mendapat bimbingan dalam menghadapi berbagai masalah. tutupi nkeburukanku. lanjutkan ke rakaat kedua. Lama sujud tergantung kekuatan nafas dan jumlah kalimat tasbih yang dapat diucapkan. beri aku rezeki. 11. 14. Lakukan seperti pada no. Hembusan nafas berakhir bersamaan dengan berakhirnya ucapan tasbih. Puji Allah dengan tulus dan ikhlas. wahdinii. angkat derajatku. Jika Allah mengabulkan do’a ini anda tidak akan menderita. gelisah. salam rahmat dan berkahNya kupanjatkan padamu wahai nabi Muhammad). ikuti dengan ikhlas dan penuh perasaan. assalamualaina wa ala ibadillahisshoolihiin . 12. Usahakan hembusan nafas berakhir bersamaan dengan berakhirnya bacaan do’a. rasakan getaran dari setiap kalimat do’a yang diucapkan. Rasakan suasana yang betul betul relaks dan pasrah padaNya. diberi badan yang sehat. limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan juga kepada keluarga nabi . diangkat derajatnya. Nikmati kata demi kata dalam do’a ini. warzuqnii.11. maafkan aku). beri aku petunjuk. bingung. dan kebaikan bagi Allah. Duduk tahiyyat Pada duduk tahiyat awal sambil menghembuskan nafas perlahan lahan baca do’a : Attahiyatul mubaarokatus shalawatut thoyyibatulillaah. 13. Hembusan nafas berakhir bersamaan dengan berakhirnya bacaan do’a . jangan tergesa gesa. Ini adalah do’a untuk kehidupan yang ideal. Setelah selesai . tertekan. ampuni aku. wa’afinii. warfa’nii. rasakan suasana relaks dan nyaman. dan hidup dalam kemiskinan dan kekurangan. rasakan suasana relaks dan pasrah kepadaNya. keberkahan. Assalamu alaika ayyuhanabiyyu warahmatullahi wabarakatuhu. Tarik nafas perlahan lahan sambil berdiri dan mengucapkan kalimat takbir untuk melanjutkan kerakaat kedua. sehatkan aku. dan maaf dari Allah. (Segala kehormatan.

wa barik ala aali Muhammad wa aala ali Muhammad. Nafasnya pendek. bukan termasuk rukun shalat. nyaman dan tentram pada hati dan fikiran. mirip dengan senam yoga. rukuk. Pengaturan nafas dalam shalat Umumnya manusia dalam keadaan sehari hari hanya menggunakan kurang dari 20 % kapasitas paru parunya untuk bernafas. Bacaan shalat dibaca dengan cepat. Ketika takbiratul Ihram angkat tangan sejajar . Dimana satu ketika ia pernah menarik nafas panjang kemudian pengeluaran udara tidak dilakukan sampai tuntas udara yang tersisa merupakan udara basi didalam paru paru. Setelah selesai ucapkan salam sambil menoleh ke kanan dan kiri nsebagai penutup seluruh kegioatan shalat. Didalam paru paru yang tidak terpakai terdapat udara basi. Diseluruh alam semesta Engkaulah yang maha terpuji dan maha mulia). Gerakan shalat jika dilakukan dengan benar dan tu’maninah sangat bermanfaat bagi metabolisme tubuh. tarik lagi nafas baru dan lanjutkan bacaan do’a sambil menghembuskan nafas perlahan lahan. Kama barakta ala aali Ibrahiim wa ala aali Ibrahiim fil alamiina innaka hamiidun maajiid (Sebagaimana Engkau pernah memberi rahmat kepada keluarga nabi Ibrahim. Fungsi Memahami Arti Bacaan Shalat Yang Mengandung Zikir dan Doa Dalam Kehidupan dan Sebagai Media Berobat a. sebagaimana Engkau telah nmemberi keberkahan kepada Nabi Ibrahiim dan keluarga nya. Rukuk asal rukuk. b. tidak dalam dan panjang. Ini bisa meningkatkan kecerdasan dan kinerja otak.sujud semua dilakukan dengan tergesa gesa karena ingin cepat selesai dari shalatnya. Gerakan shalat Banyak orang yang melakukan gerakan shalat dengan asal asalan. sujud demikian pula. Pada tahiyyat akhir ditambahkan kalimat kama sholaita ala ibrahiim wa ala aali ibraahim . Berikanlah keberkahan kepada Muhammad dan keluarganya. Penelitian menunjukan bahwa gerakan shalat yang tepat dan benar.Muhammad) . Ketika sujud juga konon ada bagian penting diotak yang hanya bisa dialiri darah ketika dalam posisi sujud. terutama olah raga pernafasan. Pengaturan nafas ini hanya salah satu cara pengendalian diri. Memperbaiki persendian dan melancarkan aliran darah diseluruh tubuh. Pada saat rukuk dengan posisi 90 derajat ruas. Sambungan tulang punggung jadi fleksibel mudah mudahan terpelihara dari penyakit pengapuran tulang punggung. Jika hembusan nafas berakhir sebelum bacaan do’a selesai. Dalam jangka panjang bagian paru paru yang tidak terpakai itu akan mengalami kerusakan. Berdiri. sehingga sebagian besar kapasitas paru parunya tidak terpakai. Orang yang selalu berolah raga. 3.ruas tulang punggung akan tertarik dan lebih panjang daripada ketika posisi berdiri. fikiran melayang tak tentu arah tidak mengikuti apa yang dibaca. Gerakan shalat yang dilakukan dengan perlahan dan tu’maninah akan menimbulkan perasaan relaks. paruparunya tetap sehat Untuk meningkatkan konsentrasi dan mencegah kita dari ketergesaan dalam shalat perlu dilakukan pengaturan nafas dalam shalat.

Selanjutnya tarik nafas perlahan lahan hingga penuh kemudian hembuskan perlahan lahan sambil membaca do’a iftitah. Shalat yang dilakukan dengan benar dan khusuk akan menimbulkan efek yang nyata dalam kehidupan sehari hari. Memiliki daya tahan yang tinggi terhadap cobaan dan tekanan hidup. Terpelihara dari melakukan perbuatan tercela dan perbuatan keji lainnya f. Beberapa indikator yang dapat anda rasakan dalam kehidupan sehari hari sebagai hasil dari shalat yang benar dan khusuk antara lain : a.dan kadar oxigen dalam darah . putus asa. Tidak takut menghadapi ancaman dari manapun. tertekan dan stress berkepanjangan. hingga selesai shalat. Jika gerakan shalat dan pengaturan nafas kita lakukan dengan betul. kita akan merasakan hawa hangat dan nyaman diseluruh tubuh. Kita bisa merasakan suatu perasan nikmat dan asyik ketika mengerjakan shalat. Jika shalat belum dikerjakan dengan benar dan khusuk. hati dan fikiran terasa relaks dan focus pada kalimat yang dibaca. takut . kita akan mendapatkan efek yang berlawanan dari hal yang telah disebutkan diatas.. c. Demikian seterusnya. nyaman.telinga sambil menarik nafas hingga memenuhi paru paru. ia hanya tunduk dan takut pada Allah Subhanahu wataala. Badan terasa lebih segar selama shalat dan sesudah melakukan shalat. Hati dan fikiran selalu merasa bahagia. Berbagai musibah dan kesulitan yang menghadang tidak menyebabkan nya patah semangat dan berputus asa. Memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi dalam menyelesaikan dan menghadapi berbagai masalah yang datang menghadang dalam kehidupan sehari hari. kemudian turunkan kedua tangan keatas dada sambil menghembuskan nafas perlahan lahan sampai udara diparu paru kosong. d. Badan terasa lebih segar dan relaks selama dan sesudah mengerjakan shalat b. Fungsi Hikmah Menghayati Gerakan Shalat dalam Kehidupan Jika Seluruh kegiatan shalat dilakukan dengan tenang. . Gerakan shalat yang betul dan diikuti dengan pengaturan nafas yang baik akan meningkatkan metabolisme tubuh. tarik lagi hingga memenuhi rongga paru paru kemudian hembuskan nafas perlahan lahan sambil melanjutkan bacaan do’a iftitah yang belum selesai tersebut. tentram. e. duka. 4. optimis dalam menjalankan kehidupan jauh dari perasaan sedih. kasih sayang dan azab -Nya. g. Jika nafas sudah habis sebelum pembacaan do’a iftitah selesai. cemas. Adakalanya perasaan anda terbawa hanyut oleh ayat yang dibaca hingga badan bergetar dan kadang kala anda menangis karena merasakan kedahysatan Allah . Efek nyatanya selama mengerjakan shalat bahkan setelah selesai shalat badan terasa lebih segar. relaks dan tidak tergesa gesa kita akan merasakan kenikmatan langsung dalam shalat ini. Beberapa indikator yang bisa kita amati dan rasakan jika belum melakukan shalat dengan benar dan khusuk antara lain sebagai berikut.

Selama mengerjakan shalat fikiran melayang kemana mana . Islam mengharamkan perempuan memakai pakaian yang memperlihatkan lekuk-lekuk tubuh dan tipis sehingga nampak kulitnya. 6. Fungsi Sholat Dalam Membentuk Kebiasaan Berpakaian yang Islami dan Pola Pergaulan dengan Sesama atau Lawan Jenis Dalam islam tata busana menjadi perhatian khusus. Kecerdasan spiritual lemah sehingga mudah tergiur untuk melakukan perbuatan tercela dan keji lainnya demi mendapatkan apa yang diinginkan. betis dan paha. tertekan dan stres berkepanjangan. hingga mudah tergelincir pada perbuatan tercela dan perbuatan musyrik lainnya 5. Tidak Menggerakkan Bibir Saat Membaca Bacaan Sholat Dalam mengerjakan sholat saya mencukupkan diri hanya membaca surat Al Fatihah dan surat lain setelahnya serta doa-doa hanya di dalam hati dan tidak menggerakkan bibir. d. e. dada. Termasuk pakaian yang dapat mempertajam bagian-bagian tubuh. ajimat dan perbuatan musyrik lainnya. Sangat takut terhadap acaman manusia dan lain sebagainya. c. sujud dan dzikir lainnya dalam sholat. juga untuk keindahan dan bukti ketaqwaan kepada allah SWT. Daya tahan terhadap cobaan dan tekanan hidup sangat lemah. kecewa. khususnya yang dapat membangkitkan syahwat laki-laki seperti leher. didalamnya tertulis bahwa sudah seharusnya dikerjakan saat membaca surat Al Fatihah. putus asa. sebab menyangkut tata kesopanan dalam berpenampilan. Adapun memakai cadar serta sarung tangan tidak diwajibkan oleh syari’at islam. Salah Konsep .a. Shalat terasa sebagai beban dan dirasakan sebagai suatu kegiatan yang membosankan. Karena fungsi busana disamping untuk menutup aurat. b. surat lain setelahnya dengan menggerakkan bibirnya agar saya dan diri saya sendiri bisa mendengar apa yang dibaca. Padahal saat baru baru ini membaca suatu artikel tentang sholat. Pengalaman Pribadi Saat Melaksanakan Sholat a. Untuk pria memakai celana pendek di atas lutut sangat dilarang. ketiak. batas auratnya selain muka dan telapak tangan wajib ditutupi dengan jilbab. Sehingga sering tergiur untuk mencari pertolongan alternatif seperti paranormal. rasa takut tersebut mengalahkan rasa takutnya pada Allah. sedih. Memakai jilbab itu hukumnya wajib. i’tidal. Shalat tidak meninggalkan bekas yang nyata dalam kehidupan sehari hari. mudah panik dan putus asa. Untuk wanita muslim. dukun. Hal yang demikian ini juga seharusnya dikerjakan pada saat dzikir/bacaan ruku’. dan ada keinginan untuk segera selesai dari mengerjakan shalat b. Hati dan fikiran sering dirongrong perasaan gelisah. karena sekurangkurangnya aurat pria adalah sebatas pusat dan lutut. cemas.

Meskipun ketika itu imam sedang dalam keadaan sujud. Namun lagi-lagi ini merupakan suatu kesalahan. Padahal sudah sepantasnya saya sebagai makmum mengikuti gerakan imam bagaimanapun gerakan yang sedang dilakukan imam ketika itu sesuai ketentuan gerakan sholat yan benar. Terlambat dalam Takbiratul Ihram Saat Sholat Berjama’ah Datang ke mesjid sebelum imam melakukan takbiratul ihram untuk sholat jama’ah memiliki banyak keutamaan. agar sholat yang saya lakukan itu benar dan di ridhoi Allah SWT. Dalam sebuah bacaan tentang tata cara sholat. Namun sekarang saya sudah memperbaiki kesalahan itu. atau bangkit dari ruku’ saya harus mengikutinya. Namun allhamulillah kesalahan ini sudah bisa saya minimalisir walaupun masih ada juga. Begitula yang diterangkan dalam sebuah potongan bacaan dari buku tuntunan shalat dari dalil yang saya juga lupa dalilnya. d. saya mendapati bahwa yang saya lakukan itu ternyata salah besar. Tidak meluruskan punggung ketika ruku’ Seharusnya ketika ruku’ saya harus mampu meluruskan posisi unggung saya hingga membentuk sudut siku 90 derajat seperti lurusnya punggung jika diletakkan wadah air yang berisi air dan airnya tidak tumpah (tetap pada posisinya). ketika itu saya mendapati imam telah ruku’ kemudian saya langsung ruku’ bersama imam setelah hanya melakukan satu takbir saja. Namun dalam kondisi-kondisi . sholat rawatib atau membaca ayat-ayat Al Qur’an serta dapat takbiratul ihram bersama imam. Seharusnya jika seorang yang datang ke mesjid untuk melakukan sholat berjama’ah ketika itu imam sudah ruku’ maka hendaklah ia ruku’ bersama imam setelah melakukan dua takbir dengan niat (di dalam hatinya) takbir yang pertama adalah takbiratul ihram dan yang kedua adalah takbiratul intiqal untuk ruku’. Hal ini juga merupakan bukti yang menunjukkan benarnya iman dan kecintaan terhadap sholat. Hal ini adalah bentuk keteledoran saya akan pentingnya dan berharganya waktu serta merupakan bentuk merasa berat terhadap sholat dan akan kehilangan kebaikan yang sangat banyak. Hal ini saya alami saat masih duduk di bangku sekolah menengah atas dahulu. Yang lebih disayangkan lagi adalah jika saya sampai ketinggalan rokaat yang banyak. Menunda Mengikuti Gerakan Imam Saat Sholat Berjamaah Saat memasuki mesjid dan imam sedang bangkit dari ruku’ atau sedang sujud saya biasanya menunggu imam tasyahud atau menunggu imam bangkit berdiri. Namun pada saat itu saya malah menunda-nunda keberangkatan sehingga tidak dapat melakukan takbiratul ihram bersama imam. terutama untuk melakukan ibadah sunnah semisal sholat tahiyatul mesjid. e. c.Saat terlambat datang ke mesjid untuk melakukan sholat berjama’ah.

Misalnya saat saya terlambat bangun sebelum pergi kuliah.tertentu terrkadang saya tidak memperhatikan hal yang penting ini secara seksama. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan . saya terburu-buru saat sholat dan posisi tubuh juga jadinya tidak tepat karena faktor tergesa-gesa tersebut.

Shalat mencegah perbuatan keji dan munkar b. mari kita tingkatkan mutu shalat kita masing masing. Berusaha memahami doa dan bacaan-bacaan sholat yang diucapkan. Al-Qur'an dan terjemahnya 2. dengan perkataan dan perbuatan menurut syarat dan rukun yang telah ditentukan 2. Saran Sewaktu kita sedang melakukan sholat. dengan berusaha untuk mengerti dan memahami setiap ayat atau kalimat yang kita ucapkan dalam shalat kita sehari hari. Tidak melamun dan memikirkan urusan dunia selama sholat. Melihat ke tempat sujud. Jakarta. DAFTAR PUSTAKA 1. Shalat mendidik perbuatan baik dan jujur c. 5. Berpakaian yang bersih. Melakukan gerakan-gerakan sholat dengan tenang dan tidak banyak melakukan gerakangerakan diluar gerakan sholat. Mengkondisikan tempat sholat agar kondusif : tidak bising. kita sedang ’menghadap’ kepada Allah. tidak tergesa-gesa. Mengucapkan doa dan bacaan-bacaan sholat secara perlahan. mari kita tingkatkan mutu shalat kita masing masing. Pendidikan Agama Islam. Demikianlah. Shalat merupakan kewajiban bagi kaum muslimin yang mukallaf tanpa kecuali 3. Ruku’ dan sujud dengan thuma’ninah. 1998 . atau dalam keadaan menahan rasa lapar padahal makanan sudah siap. Tidak melakukan sholat dalam keadaan menahan buang air. 4.1. dalam keadaan mengantuk berat. bersih. Hikmah mendidirkan shalat yaitu: a. dengan berusaha untuk mengerti dan memahami setiap ayat atau kalimat yang kita ucapkan dalam shalat kita sehari hari. Adapun beberapa tips/saran agar sholat kita bisa khusyu’ adalah : 1. 6.Jilid 3. rapi. 9. ketika itu hendaknya kita berusaha melupakan urusan-urusan dunia kita. 8. Hendaknya tidak menaruh gambar didepan kita sewaktu kita sholat. Perhatikan perubahan yang terjadi setelah anda bisa melaksanakan shalat Dengan demikian. dan sejuk. Sehingga. 2. Shalat merupakan penyerahan diri secara talalitas untuk menghadap Tuhan. 7. Shalat akan membangun etos kerja 4. dan nyaman. 3. 10. Perhatikan perubahan yang terjadi setelah kita melaksanakan shalat dengan khusyu. tidak tergesa-gesa.

Hasbi Asy Syidiqi. 1998 5. Edisi September 2004 SHALAT KHUSYU’ OLEH RAHMAD DIPINTO 1110015111024 UNIVERSITAS BUNG HATTA . Mitra Umat. 1976 4. Bulan Bintang. Mimbar Ulama. Pedoman Shalat. Imam Basori Assuyuti. Bimbingan Shalat Lengkap.3.