Penyambungan logam adalah suatu proses yang dilakukan untuk menyambung 2 (dua) bagian logam atau lebih. macam – macam sambungan pelat: 1. Sambungan lipat 2. Sambungan Keling 3. Solder / Patri 4. Sambungan baut dan mur 5. Sambungan las

1. Sambungan

lipat

Jenis-jenis sambungan pelat ini diantaranya:              Sambungan berimpit (lap seam) Sambungan berimpit dengan solder (soldered seam) Sambungan lipat (grooved seam) Sambungan bilah (cap strip seam) Sambungan tegak (standing seam) Sambungan alas luar (lap bottom seam) Sambungan alas dalam (insert bottom seam) Sambungan alas tunggal (sigle bottom seam) Sambungan alas ganda (double bottom seam) Sambungan sudut ganda (corner double seam) Sambungan siku (elbow seam) Sambungan siku timbal balik (reversible elbow seam) Sambungan sudut tepi (flange dovetail seam) .

 Paku Tembak (Blind Rivet Spesial) Rivet spesial adalah rivet yang pemasangan kepala bawahnya tidak memungkinkan menggunakan bucking bar . sebab plat plat aluminium ini sangat sulit disolder atau dilas.2. Sambungan Keling  Sambungan keling biasa Riveting adalah suatu dari metoda penyambungan yang sederhana. digunakan untuk penyambungan pelat-pelat alumnium.

.

APLIKASI PENGELINGAN .

.

.

Kepala rata terbenam 120 5. Kepala jamur 4. Kepala rata terbenam 90 6. Kepala bulat .Macam-macam paku keling 1. Kepala panci. Kepala bulat/payung 2. 3. Kepala rata terbenam 60 7.

.

.

.

Proses pemasangan paku tembak •Langkah awal mengebor terlebih dahulu kedua pelat yang akan disambung •Lobang dan penggunaan mata bor disesuaikan dengan diameter rivet yang digunakan. . •Tarik rivet dengan memasukan inti rivet pada penarik yang ada di gun rivet. •Bersihkan serpihan bekas pengeboran pada pelat. •Masukan rivet diantara kedua pelat . •Penarikan dilakukan dengan menekan tangkai gun secara berulang-ulang sampai inti rivet putus.

3. . dan bahan pelat yang disambung tidak turut mencair. Solder / Patri Solder adalah suatu proses penyambungan antara dua logam atau lebih dengan menggunakan panas untuk mencairkan bahan tambah sebagai penyambung.

.

 Tekanlah dengan menggunakan batang penekan bagian yang akan dipatri. . kemudian cairkan timah patri tersebut sepanjang sambungan  Bersihkan bekas patrian dengan menggunakan kain lap yang bersih.Cara pematrian yaitu  Bersihkan bagian yang akan disambung dengan menggunakan sikat baja atau ampelas.  Oleskan fluks atau air keras dengan menggunakan kuas  Ambillah baut solder yang telah dipanaskan kemudian letakkanlah pada tempat dengan timah patri.

Sambungan baut dan mur  Baut dan mur dapat digunakan untuk proses penyambungan antara dua bagian pelat. Baut. . persegi. mur dan screw mempunyai ulir sebagai pengikat. trapesium. Ulir digolongkan menurut bentuk profil penampangnya diantaranya: ulir segitiga.4. gigi gergaji dan bulat.

.

.

Aplikasi sambungan mur baut .

. 4) Dengan menggunakan jenis Baut Pass maka dapat digunakan untuk konstruksi berat /jembatan. 3) Dapat dipakai untuk menyambung dengan jumlah tebal baja > 4d ( tidak seperti paku keling dibatasi maksimum 4d ). 2) Konstruksi sambungan dapat dibongkar-pasang.Keuntungan sambungan menggunakan baut antara lain: 1) Lebih mudah dalam pemasangan/penyetelan konstruksi di lapangan.

. Sambungan las Menyambung dengan cara memanaskan logam hingga mencapai suhu lumer (meleleh) dengan ataupun tanpa bahan pengisi.5. yang kemudian setelah dingin akan menyatu dengan baik.

Klasifikasi las .

Contoh pengelasan .

Sambungan temu (butt joint) Sambungan sudut (corner joint) Sambungan T (tee joint) Sambungan saling tumpang (lap joint) Sambungan sisi (edge joint) . 3.Jenis-jenis Sambungan Las  Tipe dasar sambungan : 1. 2. 4. 5.

.

.

a)Square butt welded on both sides b) Single V with 60o bevel and root opening of 2 mm c) Double V d) Single bevel .

Special groove welds : (a) T joint for thick plates (b) U and J welds for thick plates (c) Corner welds (d) Edge weld for sheet metals and light loads .

Example of butt/groove weld .

Macam posisi pengelasan .

2) Konstruksi sambungan memiliki bentuk lebih rapi.Keuntungan Sambungan Las Listrik dibanding dengan Paku keling / Baut : 1) Pertemuan pelat pada sambungan dapat melumer bersama elektrode las dan menyatu dengan lebih kokoh (lebih sempurna). . sehingga kekuatannya utuh. 3) Konstruksi baja dengan sambungan las memiliki berat lebih ringan4) Pengerjaan konstruksi relatif lebih cepat 5) Luas penampang batang baja tetap utuh karena tidak dilubangi.

Sering terdapat cacat-cacat las (cth: retak. Sering dijumpai distorsi akibat pemuaian dan penyusutan yang tidak seragam 1. void. .Kekurangan sambungan las : Tidak bisa dilepas tanpa merusak sambungan 2. porositas) —> kekuatan lasan sebenarnya sulit ditentukan 3.

soal  Apa yang dimaksud penyambungan logam!  Sebutkan macam-macam sambungan?  Sebutkan jenis-jenis sambungan lipat?  Jelaskan cara pemasangan keling dengan paku tembak?  Jelaskan cara mematri?  Sebtkan macam-macam baut yang anda ketahui? .

Sekian dan terima kasih .