Pendidikan di Masa Kerajaan Hindu-Budha

Posted Juli 20, 2008 by khairuddinhsb in pendidikan seumur hidup khairuddin. http://khairuddinhsb.wordpress.com/2008/07/20/pendidikan-di-masa-kerajaan-hindu-budha/ BAB I PENDAHULUAN Agama Hindu-Budha tentu bukanlah sesuatu yang asing bagi kita, karena kedua agama tersebut mempengaruhi perkembangan awal sejarah Indonesia. Agama Hindu merupakan suatu kepercayaan yang diciptakan oleh bangsa Arya yaitu bangsa pengembara dari utara yang masuk ke India melalui celah Kaibar dan menduduki lembah sungai Gangga dan Yamuna. Bangsa Arya mendesak bangsa Dravida. Agama Hindu bersifat polytheisme dengan dewa utamanya Trimurti yang terdiri dari Brahma, Wisnu dan Syiwa. Adapun kitab sucinya adalah Weda. Sedangkan agama Budha muncul setelah agama Hindu. Awalnya hanya sebagai suatu ajaran dalam rangka mencari kebenaran yang dilakukan pertama kali oleh Sidharta. Sidharta adalah putra mahkota dari Kerajaan Kapilawastu yang merupakan putra raja Sudhodana dan putri Maya, kemudian ia mengemban menjadi cakyamuni (pendeta) sampai menerima wahyu yang berupa kesadaran akan penderitaan dan cara menindas penderitaan tersebut. Dalam hal ini Sidharta dianggap sebagai Budha Gautama. Budha sebagai suatu ajaran dapat berkembang menjadi suatu agama dengan kitab sucinya Tripitaka (tiga keranjang) yang menggunakan bahasa Pali bahasa rakyat Magadha. Untuk selanjutnya agama Budha berkembang menjadi dua aliran yaitu aliran Mahayana (kendaraan besar) dan aliran Hinayana (kendaraan kecil). Kemudian kedua agama yaitu Hindu-Budha tersebut berkembang keberbagai negara di Asia Timur maupun Asia Tenggara termasuk ke Indonesia yang akhirnya mempengaruhi kebudayaan Indonesia begitu juga dengan pendidikan yang di ajarkan agama Hindu Budha. BAB II PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DI ZAMAN HINDU BUDHA DAN PRASEJARAH A. Pendidikan di Zaman Hindu Budha Pembahasan sejarah Hindu-Budha di Indonesia akrab diawali dari kemunculan beberapa kerajaan di abad ke-5 M, antara lain: Kerajaan Hindu di Kutei (Kalimantan) dengan rajanya Mulawarman, putra Aswawarman atau cucu Kundung(ga). Di Jawa Barat muncul Kerajaan Hindu Tarumanegara dengan rajanya Purnawarman. Pada masa itu, eksistensi pulau Jawa telah disebut Ptolomeus (pengembara asal Alexandria – Yunani) dalam catatannya dengan sebutan Yabadiou dan demikian pula dalam epik Ramayana eksistensinya dinyatakan dengan sebutan Yawadwipa. Ptolomeus juga sempat menyebut tentang Barousai (merujuk pada pantai barat Sumatera Utara; Sriwijaya). Fa-Hien (pengembara asal China) dalam perjalanannya dari India singgah di Ye-po-ti (Jawa) yang menurutnya telah banyak para brahmana (Hindu) tinggal di sana. Maka tidak berlebihan jika Lee Kam Hing kemudian menyatakan bahwa lembaga-lembaga pendidikan telah ada di Indonesia sejak periode permulaan. Pada masa itu, pendidikan lekat terkait dengan agama. Menurut catatan I-Ching, seorang peziarah dari China, ketika melewati Sumatera pada abad ke-7 M ia mendapati banyak sekali kuil-kuil Budha dimana di dalamnya berdiam para cendekiawan yang mengajarkan beragam ilmu. Kuil-kuil tersebut tidak saja menjadi pusat transmisi etika dan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga seni dan ilmu pengetahuan.

Lebih dari seribu biksu Budha yang tinggal di Sriwijaya itu dikatakan oleh I-Ching menyebarkan ajaran seperti yang juga dikembangkan sejawatnya di Madhyadesa (India). Bahkan, di antara para guru di Sriwijaya tersebut sangat terkenal dan mempunyai reputasi internasional, seperti Sakyakirti dan Dharmapala. Sementara dari pulau Jawa muncul nama Djnanabhadra. Pada masa itu, para peziarah Budha asal China yang hendak ke tanah suci India, dalam perjalanannya kerap singgah dulu di nusantara ini untuk melakukan studi pendahuluan dan persiapan lainnya. Sejarah agama Hindu-Budha di Indonesia berbeda dengan sejarahnya di India. Disini, kedua agama tersebut dapat tumbuh berdampingan dan harmonis. Bahkan ada kecenderungan syncretism antara keduanya dengan upaya memadukan figur Syiwa dan Budha sebagai satu sumber yang Maha Tinggi. Sebagaimana tercermin dari satu bait syair Sotasoma karya Mpu Tantular pada zaman Majapahit “Bhinneka Tunggal Ika”, yakni dewa-dewa yang ada dapat dibedakan (bhinna), tetapi itu (ika) sejatinya adalah satu (tunggal). Sekalipun demikian, patut diketahui sempat adanya sejarah konflik politik antar kerajaan yang berbeda agama pada masa-masa permulaannya. Pada masa Hindu-Budha ini, kaum Brahmana merupakan golongan yang menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran. Perlu dicatat bahwa sistem kasta tidaklah diterapkan di Indonesia setajam sebagaimana yang terjadi di India. Adapun materi-materi pelajaran yang diberikan ketika itu antara lain: teologi, bahasa dan sastra, ilmu-ilmu kemasyarakatan, ilmu-ilmu eksakta seperti ilmu perbintangan, ilmu pasti, perhitungan waktu, seni bangunan, seni rupa dan lain-lain. Pola pendidikannya mengambil model asrama khusus, dengan fasilitas belajar seperti ruang diskusi dan seminar. Dalam perkembangannya, kebudayaan Hindu-Budha membaur dengan unsur-unsur asli Indonesia dan memberi ciri-ciri serta coraknya yang khas. Sekalipun nanti Majapahit sebagai kerajaan Hindu terakhir runtuh pada abad ke-15, tetapi ilmu pengetahuannya tetap berkembang khususnya di bidang bahasa dan sastra, ilmu pemerintahan, tata negara dan hukum. Beberapa karya intelektual yang sempat lahir pada zaman ini antara lain: Arjuna Wiwaha karya Mpu Kanwa (Kediri, 1019), Bharata Yudha karya Mpu Sedah (Kediri, 1157), Hariwangsa karya Mpu Panuluh (Kediri, 1125), Gatotkacasraya karya Mpu Panuluh, Smaradhahana karya Mpu Dharmaja (Kediri, 1125), Negara Kertagama karya Mpu Prapanca (Majapahit, 1331-1389), Arjunawijaya karya Mpu Tantular (Majapahit, ibid), Sotasoma karya Mpu Tantular, dan Pararaton (Epik sejak berdirinya Kediri hingga Majapahit). Menjelang periode akhir tersebut, pola pendidikan tidak lagi dilakukan dalam kompleks yang bersifat kolosal, tetapi oleh para guru di padepokan-padepokan dengan jumlah murid relatif terbatas dan bobot materi ajar yang bersifat spiritual religius. Para murid disini sembari belajar juga harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Jadi secara umum dapatlah disimpulkan bahwa: (1) Pengelola pendidikan adalah kaum brahmana dari tingkat dasar sampai dengan tingkat tinggi; (2) Bersifat tidak formal, dimana murid dapat berpindah dari satu guru ke guru yang lain; (3) Kaum bangsawan biasanya mengundang guru untuk mengajar anak-anaknya di istana disamping ada juga yang mengutus anak-anaknya yang pergi belajar ke guru-guru tertentu; (4) Pendidikan kejuruan atau keterampilan dilakukan secara turun-temurun melalui jalur kastanya masing-masing. B. Pendidikan di Kerajaan Hindu-Budha 1. Sriwijawa Sriwijaya menjadi kerajaan besar adalah karena kehidupan social masyarakatnya meningkat dengan pesat terutama dalam bidang pendidikan dan hasilnya Sriwijaya terbukti menjadi pusat pendidikan dan penyebaran agama Budha di Asia Tenggara. Hal ini sesuai dengan berita I-Tshing pada abad ke 8 bahwa di Sriwijaya terdapat 1000 orang pendeta yang belajar agama Budha di bawah bimbingan pendeta Budha terkenal yaitu Sakyakirti. Di samping itu juga pemuda-pemuda Sriwijaya juga mempelajari agama Budha dan ilmu lainnya di India, hal ini tertera dalam prasasti Nalanda. Kemajuan

sifat ini disebut juga dengan dwi-matra (dua dimensi. Bentuk dari obyek yang digambar tidak selalu serupa dengan aslinya. dan laut. Dengan bertambahnya populasi penduduk dan peningkatan standar pendidikan yang dipegang oleh kaum Brahmana. Holing sendiri memiliki seorang pendeta yang terkenal bernama Janabadra. di masa kerajaan Hindu-Budha C. menyebabkan seorang pendeta Budha dari Cina. Holing ( Chopo ) Kerajaan ini ibukotanya bernama Chopo ( nama China ). nenek moyang manusia telah mulai membuat gambar pada dinding-dinding gua untuk mencitrakan bagian-bagian penting dari kehidupan mereka. Kemudahan ini memungkinkan gambar (dan selanjutnya lukisan) untuk berkembang lebih cepat daripada cabang seni rupa lain seperti seni patung dan seni keramik. Peninggalan-peninggalan prasejarah memperlihatkan bahwa sejak ribuan tahun yang lalu. Seperti gambar.Ning ke Holing. atau bahan lainnya. Seiring dengan perkembangan peradaban. candi atau patung/arca Budha seperti ditemukan di Jambi. Sehingga Holing menjadi pusat pendidikan agama Budha. kapur. sungai. lantai. Hal ini berdasarkan catatan perjalanan dari Cina Kerajaan Holing adalah kerajaan yang terpengaruh oleh ajaran agama Budha. Misalnya. Ada beberapa argumen mengenai letak kerajaan ini. dan di Jawa Tengah. dalam hal ini tentunya juga diikuti oleh kemajuan dalam bidang kebudayaan. Secara historis. bangsawan dan tuan tanah. nenek moyang manusia semakin mahir membuat bentuk dan menyusunnya dalam gambar. Pendidikan di Zaman pra Sejarah Seni lukis mungkin dapat mewakili pendidikan yang ada di zaman pra sejarah. Salah satu teknik terkenal gambar prasejarah yang dilakukan orang-orang gua adalah dengan menempelkan tangan di dinding gua. yang tersusunn atas: hierarki abdi kerajaan. Objek yang sering muncul dalam karya-karya purbakala adalah manusia. Muaratakus. maka secara otomatis karya-karya mereka mulai membentuk semacam komposisi rupa dan narasi (kisah/cerita) dalam karya-karyanya. Kemajuan dalam bidang budaya sampai sekarang dapat diketahui melalui peninggalanpeninggalan suci seperti stupa. Hasilnya adalah jiplakan tangan berwana-warni di dinding-dinding gua yang masih bisa dilihat hingga saat ini. Unutk itulah disini kami selaku pemakalah mungkin hanya menjelaskan sedikit mengenai pendidikan seni lukis di zaman pra sejarah. kertas. Sebuah lukisan atau gambar bisa dibuat hanya dengan menggunakan materi yang sederhana seperti arang. Ini disebabkan karena lukisan atau gambar sangat mudah dibuat. atau kanvas. ia ke Holing untuk menerjemahkan kitab Hinayana dari bahasa sansekerta ke bahasa cina pada 664-665. Sebgai pusat pendidikan Budha. Sebagai penganut agama yang taat maka raja Sriwijaya juga memperhatikan kelestarian lingkungannya (seperti yang tertera dalam Prasasti Talang Tuo) dengan tujuan untuk meningkatkan kemakmuran rakyatnya. gunung. Dengan demikian kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat Sriwijaya sangat baik dan makmur. raja Sriwijaya selalu tampil sebagai pelindung agama dan penganut agama yang taat. Pendeta itu bernama Hou ei. Pencitraan ini dipengaruhi oleh pemahaman si pelukis yang . Semua kebudayaan di dunia mengenal seni lukis. Dalam pendidikan seni rupa modern di Indonesia. ada yang menyebutkan bahwa negara ini terletak di Semenanjung Malay. bukit. menuntut ilmu di Holing.di bidang pendidikan yang berhasil dikembangkan Sriwijaya bukanlah suatu hasil perkembangan dalam waktu yang singkat tetapi sejak awal pendirian Sriwijaya. dan obyek-obyek alam lain seperti pohon. lalu menyemburnya dengan kunyahan daun-daunan atau batu mineral berwarna. menurut bukti. dan Gunung Tua (Padang Lawas) serta di Bukit Siguntang (Palembang). Tetapi letak yang paling mungkin ada di daerah antara pekalongan dan Plawanagn di Jawa tengah.bukti China pada abad 5 M. dimensi datar). lain lagi dengan piramida yang dibangun dengan arsitektur tingkat sangat tinggi. di Jawa barat. Ini disebut citra dan itu sangat dipengaruhi oleh pemahaman si pelukis terhadap obyeknya. binatang. 2. secara berlahan muncullah sistem birokrasi. Mengenai letak Kerajaan Holing secara pastinya belum dapat ditentukan. gambar seekor banteng dibuat dengan proporsi tanduk yang luar biasa besar dibandingkan dengan ukuran tanduk asli. seni lukis sangat terkait dengan gambar. lukisan kebanyakan dibuat di atas bidang datar seperti dinding.

tetapi itu (ika) sejatinya adalah satu (tunggal). Pencitraan ini menjadi sangat penting karena juga dipengaruhi oleh imajinasi. Mereka mulai mahir membuat gambar dan mulai menemukan bahwa bentuk dan susunan rupa tertentu. dan kepercayaan (sebagai cikal bakal agama) adalah hal-hal yang mempengaruhi perkembangan seni lukis. Sehingga Holing menjadi pusat pendidikan agama Budha. Karena itu. tetapi juga seni dan ilmu pengetahuan. misalnya sebagai media pencatat (dalam bentuk rupa) untuk diulangkisahkan. o Pada masa Hindu-Budha. bila diatur sedemikian rupa. Disini. Awalnya hanya sebagai suatu ajaran dalam rangka mencari kebenaran yang dilakukan pertama kali oleh Sidharta. o Sriwijaya menjadi kerajaan besar adalah karena kehidupan social masyarakatnya meningkat dengan pesat terutama dalam bidang pendidikan. DAFTAR REFERENSI . Kuil-kuil tersebut tidak saja menjadi pusat transmisi etika dan nilai-nilai keagamaan. Perlu dicatat bahwa sistem kasta tidaklah diterapkan di Indonesia setajam sebagaimana yang terjadi di India. akan nampak lebih menarik untuk dilihat daripada biasanya. pencitraan dan narasi di dalamnya. pendidikan lekat terkait dengan agama. kedua agama tersebut dapat tumbuh berdampingan dan harmonis. Saat-saat senggang pada masa prasejarah salah satunya diisi dengan menggambar dan melukis. yakni dewa-dewa yang ada dapat dibedakan (bhinna). KESIMPULAN DAN SARAN o Agama Hindu bersifat polytheisme dengan dewa utamanya Trimurti yang terdiri dari Brahma. o Pada masa Hindu-Budha kaum bangsawan biasanya mengundang guru untuk mengajar anak-anaknya di istana disamping ada juga yang mengutus anak-anaknya yang pergi belajar ke guru-guru tertentu. kaum Brahmana merupakan golongan yang menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran. cara bertahan hidup (memulung. Pengaruh ini terlihat dalam jenis obyek. Pada masa-masa ini. citra mengenai satu macam obyek menjadi berbeda-beda tergantung dari pemahaman budaya masyarakat di daerahnya. Sistem bahasa. imajinasi memegang peranan penting hingga kini. Mereka adalah seniman-seniman yang pertama di muka bumi dan pada saat itulah kegiatan menggambar dan melukis mulai condong menjadi kegiatan seni. perkembangan seni lukis sangat terkait dengan perkembangan peradaban manusia. Wisnu dan Syiwa. Cara komunikasi dengan menggunakan gambar pada akhirnya merangsang pembentukan sistem tulisan karena huruf sebenarnya berasal dari simbol-simbol gambar yang kemudian disederhanakan dan dibakukan. bercocok-tanam). Adapun kitab sucinya adalah Weda. berburu dan memasang perangkap. o Sejarah agama Hindu-Budha di Indonesia berbeda dengan sejarahnya di India. seorang peziarah dari China. Dalam perkembangan seni lukis. ada orang-orang tertentu dalam satu kelompok masyarakat prasejarah yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menggambar daripada mencari makanan. Sedangkan agama Budha muncul setelah agama Hindu. Mereka mulai menemukan semacam citarasa keindahan dalam kegiatannya dan terus melakukan hal itu sehingga mereka menjadi semakin ahli. o Kerajaan Holing adalah kerajaan yang terpengaruh oleh ajaran agama Budha. seni lukis memiliki kegunaan khusus. o Pada masa Hindu-Budha ini. Pada satu titik. Pada mulanya. Menurut catatan I-Ching. ketika melewati Sumatera pada abad ke-7 M ia mendapati banyak sekali kuil-kuil Budha dimana di dalamnya berdiam para cendekiawan yang mengajarkan beragam ilmu. Sebagaimana tercermin dari satu bait syair Sotasoma karya Mpu Tantular pada zaman Majapahit “Bhinneka Tunggal Ika”. Bahkan ada kecenderungan syncretism antara keduanya dengan upaya memadukan figur Syiwa dan Budha sebagai satu sumber yang Maha Tinggi.menganggap tanduk adalah bagian paling mengesankan dari seekor banteng.

Ptolomeus juga sempat menyebut tentang Barousai (merujuk pada pantai barat Sumatera Utara. Demikian pula pada masa awal islam masuk di nusantara.com/2008/05/03/jika-pendidikan-adalah-pilihan/ http://kawansejati.com/journal http://sman2-pontianak.html Pendidikan sebagai sarana sosialisasi merupakan kegiatan manusia yang melekat dalam kehidupan masyarakat.id/perbedaan-antara-pendidikan-dan-pengajaran http://www. Pada masa pertumbuhan dan perkembangan kerajaan hindu dan budha.sch.203.com/ http://phadli23. Ketika zaman Hindu dan Budha.php http://64. perkembangan pendidikan disesuaikan dengan pusat pertumbuhan masyarakat Hindu dan Budha yang berkembang bersama kerajaan besar yang ada di Jawa dan Sumatera.ee.org/wiki/Buddha http://yherlanti.id/home. Dengan demikian usia pendidikan hampir dipastikan sama tuanya dengan manusia itu sendiri. Di Jawa Barat muncul Kerajaan Hindu Tarumanegara dengan rajanya Purnawarman.multiply. Pembahasan sejarah Hindu-Budha di Indonesia akrab diawali dari kemunculan beberapa kerajaan di abad ke-5 M.com/ http://elfarid. Sriwijaya).http://peziarah.71. Dari perkembangan sejak zaman itu telah diperoleh gambaran bahwa pendidikan telah berlangsung sesuai dengan tuntutan zaman yang berbedabeda dengan penyesuaian pada ideologi.wordpress.com/2007/02/05/pendidikan-di-zaman-hindu-budha/ http://id. pendidikan dipengaruhi ajaran agama tersebut. pendidikan dan pengajaran pun mengalami penyesuaian dengan kerangka penyebaran agama islam. putra Aswawarman atau cucu Kudungga.blogspot.11/kompas-cetak/0408/16/utama/ http://priandoyo.wordpress.wordpress.wordpress.wikipedia.com/v2/?p=206 Perkembangan Pendidikan Indonesia Masa Hindu Budha Diposkan oleh ivan sujatmoko http://pendidikan4sejarah. Pada masa itu.com/journal/item/574/Pendidikan_Adalah_Hak_Anak_Bangsa http://wewaits.itb.com/2011/11/pendidikanindonesia-masa-hindu-budha. antara lain: Kerajaan Hindu di Kutai dengan rajanya Mulawarman.penulislepas.wikipedia. tujuan serta sistem pelaksanaannya. Perjalanan sepanjang perkembangan pendidikan di Indonesia dapat ditelusuri sejak zaman Hindu dan Budha pada abad ke-5 masehi. Fa-Hien (pengembara asal . Kemudian kedua agama yaitu hindu-budha tersebut berkembang ke berbagai negara di Asia Timur dan Asia Tenggara termasuk ke Indonesia yang akhirnya mempengaruhi kebudayaan Indonesia begitu juga dengan pendidikan yang diajarkan agama Hindu-Budha.ac. eksistensi pulau Jawa telah disebut Ptolomeus (pengembara asal Alexandria – Yunani) dalam catatannya dengan sebutan Yabadiou dan demikian pula dalam epik Ramayana eksistensinya dinyatakan dengan sebutan Yawadwipa.org/wiki/Hindu http://id.multiply.

yakni dewa-dewa yang ada dapat dibedakan (bhinna). Gambar : Peninggalan Hindu Budha Pada masa Hindu-Budha ini. seni bangunan. dengan fasilitas belajar seperti ruang diskusi dan seminar. dalam perjalanannya kerap singgah dulu di nusantara ini untuk melakukan studi pendahuluan dan persiapan lainnya. ketika melewati Sumatera pada abad ke-7 M ia mendapati banyak sekali kuil-kuil Budha dimana di dalamnya berdiam para cendekiawan yang mengajarkan beragam ilmu. Sekalipun demikian. patut diketahui sempat adanya sejarah konflik politik antar kerajaan yang berbeda agama pada masa-masa permulaannya. Lebih dari seribu biksu Budha yang tinggal di Sriwijaya itu dikatakan oleh I-Tsing menyebarkan ajaran seperti yang juga dikembangkan sejawatnya di Madhyadesa (India). bahasa dan sastra. Sejarah agama Hindu-Budha di Indonesia berbeda dengan sejarahnya di India. Dalam perkembangannya. kaum Brahmana merupakan golongan yang menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran. para peziarah Budha asal China yang hendak ke tanah suci India. Adapun materi-materi pelajaran yang diberikan ketika itu antara lain: teologi. tetapi ilmu pengetahuannya tetap berkembang khususnya di . Pada masa itu. ilmu-ilmu eksakta seperti ilmu perbintangan.China) dalam perjalanannya dari India singgah di Ye-po-ti (Jawa) yang menurutnya telah banyak para brahmana (Hindu) tinggal di sana. seorang peziarah dari China. tetapi itu (ika) sejatinya adalah satu (tunggal). kebudayaan Hindu-Budha membaur dengan unsur-unsur asli Indonesia dan memberi ciri-ciri serta coraknya yang khas. pendidikan lekat terkait dengan agama. Sebagaimana tercermin dari satu bait syair Sotasoma karya Mpu Tantular pada zaman Majapahit “Bhinneka Tunggal Ika”. Sekalipun nanti Majapahit sebagai kerajaan Hindu terakhir runtuh pada abad ke-15. perhitungan waktu. Pada masa itu. Sementara dari pulau Jawa muncul nama Djnanabhadra. Menurut catatan I-Tsing. Pola pendidikannya mengambil model asrama khusus. Bahkan ada kecenderungan syncretism antara keduanya dengan upaya memadukan figur Syiwa dan Budha sebagai satu sumber yang Maha Tinggi. Bahkan diantara para guru di Sriwijaya tersebut sangat terkenal dan mempunyai reputasi internasional. Maka tidak berlebihan jika Lee Kam Hing kemudian menyatakan bahwa lembaga-lembaga pendidikan telah ada di Indonesia sejak periode permulaan. Perlu dicatat bahwa sistem kasta tidaklah diterapkan di Indonesia setajam sebagaimana yang terjadi di India. ilmu pasti. kedua agama tersebut dapat tumbuh berdampingan dan harmonis. ilmu-ilmu kemasyarakatan. seperti Sakyakirti dan Dharmapala. tetapi juga seni dan ilmu pengetahuan. Disini. seni rupa dan lain-lain. Kuil-kuil tersebut tidak saja menjadi pusat transmisi etika dan nilai-nilai keagamaan.

1. Bharata Yudha karya Mpu Sedah (Kediri. tata negara dan hukum. ibid). pola pendidikan tidak lagi dilakukan dalam kompleks yang bersifat kolosal. Smaradhahana karya Mpu Dharmaja (Kediri. Sotasoma karya Mpu Tantular. Mereka pun melakukan interaksi dengan penduduk setempat di luar hubungan dagang. dan Pararaton (Epik sejak berdirinya Kediri hingga Majapahit). 4. Arjunawijaya karya Mpu Tantular (Majapahit. Pendidikan kejuruan atau keterampilan dilakukan secara turun-temurun melalui jalur kastanya masing-masing. Kaum bangsawan biasanya mengundang guru untuk mengajar anak-anaknya di istana disamping ada juga yang mengutus anak-anaknya yang pergi belajar ke guru-guru tertentu. Gatotkacasraya karya Mpu Panuluh. 1125). kamu boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste artikel Perkembangan Pendidikan Indonesia Masa Hindu Budha ini. Negara Kertagama karya Mpu Prapanca (Majapahit.. Bersifat tidak formal. unsur Hindu-Budha lebih kuat dan lebih terasa serta menonjol sedang . Jadi secara umum dapatlah disimpulkan bahwa: 1. Beberapa karya intelektual yang sempat lahir pada zaman ini antara lain: Arjuna Wiwaha karya Mpu Kanwa (Kediri.com/2011/11/pendidikan-indonesia-masa-hindu-budha. 1331-1389). Terima kasih. Para murid disini sembari belajar juga harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Masuknya pengaruh budaya dan agama Hindu-Budha di Indonesia dapat dibedakan atas 3 periode sebagai berikut.html. Periode Awal (Abad V-XI M) Pada periode ini. Sekilas Info : Kamu sedang membaca materi tentang Perkembangan Pendidikan Indonesia Masa Hindu Budha dan kamu bisa menemukan artikel Perkembangan Pendidikan Indonesia Masa Hindu Budha ini dengan url http://pendidikan4sejarah. :D BUDHA http://senyawa-kimia. Hariwangsa karya Mpu Panuluh (Kediri. Pengelola pendidikan adalah kaum brahmana dari tingkat dasar sampai dengan tingkat tinggi 2. dimana murid dapat berpindah dari satu guru ke guru yang lain.bidang bahasa dan sastra. namun jangan lupa untuk meletakkan link Perkembangan Pendidikan Indonesia Masa Hindu Budha sebagai sumbernya.com/2010/02/perkembangan-tradisi-hindu-budha-di. 1019).. 3. ilmu pemerintahan. 1157). Menjelang periode akhir tersebut. tetapi oleh para guru di padepokan-padepokan dengan jumlah murid relatif terbatas dan bobot materi ajar yang bersifat spiritual religius.blogspot.blogspot.html Fakta tentang Proses Interaksi Masyarakat Indonesia sebagai daerah yang dilalui jalur perdagangan memungkinkan bagi para pedagang India untuk sungguh tinggal di kota pelabuhan-pelabuhan di Indonesia guna menunggu musim yang baik. 1125).

Raja bukan sekedar pemimpin tetapi merupakan keturunan para dewa. Tarumanegara dan Mataram Kuno. Masyarakat Indonesia telah memiliki dasar-dasar kebudayaan yang cukup tinggi sehingga masuknya kebudayaan asing ke Indonesia menambah perbendaharaan kebudayaan Indonesia. sedangkan unsur Hindu-Budha semakin surut karena perkembangan politik ekonomi di India. Akulturasi merupakan perpaduan 2 budaya dimana kedua unsur kebudayaan bertemu dapat hidup berdampingan dan saling mengisi serta tidak menghilangkan unsur-unsur asli dari kedua kebudayaan tersebut. Candi bukan hanya rumah dewa tetapi juga makam leluhur. Ketika pengaruh Hindu-Budha masuk maka berdiri Kerajaan yang dipimpin oleh . 2. Periode Tengah (Abad XI-XVI M) Pada periode ini unsur Hindu-Budha dan Indonesia berimbang.unsur/ ciri-ciri kebudayaan Indonesia terdesak. unsur Indonesia lebih kuat dibandingkan dengan periode sebelumnya. Ekonomi Dalam ekonomi tidak begitu besar pengaruhnya pada masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan karena masyarakat telah mengenal pelayaran dan perdagangan jauh sebelum masuknya pengaruh Hindu-Budha di Indonesia. 1. Terlihat dengan banyak ditemukannya patung-patung dewa Brahma. Hasil akulturasi tersebut tampak pada. Hal ini tampak dengan dikenalnya pembagian masyarakat atas kasta. Hal tersebut disebabkan karena unsur Hindu-Budha melemah sedangkan unsur Indonesia kembali menonjol sehingga keberadaan ini menyebabkan munculnya sinkretisme (perpaduan dua atau lebih aliran). Di Bali kita dapat melihat bahwa Candi yang menjadi pura tidak hanya untuk memuja dewa. Hal ini terlihat pada peninggalan zaman kerajaaan Jawa Timur seperti Singasari. 3. AKULTURASI Masuknya budaya Hindu-Budha di Indonesia menyebabkan munculnya Akulturasi. Kebudayaan Hindu-Budha yang masuk di Indonesia tidak diterima begitu saja melainkan melalui proses pengolahan dan penyesuaian dengan kondisi kehidupan masyarakat Indonesia tanpa menghilangkan unsur-unsur asli. 2. Kecakapan istimewa yang dimiliki bangsa Indonesia atau local genius merupakan kecakapan suatu bangsa untuk menerima unsur-unsur kebudayaan asing dan mengolah unsur-unsur tersebut sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Di Jawa Timur lahir aliran Tantrayana yaitu suatu aliran religi yang merupakan sinkretisme antara kepercayaan Indonesia asli dengan agama HinduBudha. Upacara Ngaben sebagai objek pariwisata dan sastra lebih banyak yang berasal dari Bali bukan lagi dari India. 2. Wisnu. Akulturasi tersebut merupakan hasil dari proses pengolahan kebudayaan asing sesuai dengan kebudayaan Indonesia. Periode Akhir (Abad XVI-sekarang) Pada periode ini. dan Majapahit. Kediri. Bidang Sosial Setelah masuknya agama Hindu terjadi perubahan dalam tatanan sosial masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan karena: 1. Perpaduan budaya Hindu-Budha melahirkan akulturasi yang masih terpelihara sampai sekarang. Roh nenek moyang dalam bentuk Meru Sang Hyang Widhi Wasa dalam agama Hindu sebagai manifestasi Ketuhanan Yang Maha Esa. Siwa. 3. dan Budha di kerajaan-kerajaan seperti Kutai. Sistem Pemerintahan Sebelum masuknya Hindu-Budha di Indonesia dikenal sistem pemerintahan oleh kepala suku yang dipilih karena memiliki kelebihan tertentu jika dibandingkan anggota kelompok lainnya. Pengaruh kebudayaan Hindu hanya bersifat melengkapi kebudayaan yang telah ada di Indonesia.

Pendidikan tersebut menekankan kasih sayang. Karena pendidikan tersebut maka muncul tokoh-tokoh masyarakat Hindu yang memiliki pengetahuan lebih dan menghasilkan berbagai karya sastra. Sehingga memperkuat kedudukannya untuk memerintah wilayah kerajaan secara turun temurun. dan bahasa Bali Kuno yang merupakan turunan dari bahasa Sansekerta. Sekembalinya dari sana mereka menyebarkan agama menggunakan bahasa sendiri sehingga dapat dengan mudah diterima oleh masyarakat asal. dihormati. Sistem pendidikan tersebut kemudian diadaptasi dan dikembangkan sebagai sistem pendidikan yang banyak diterapkan di berbagai kerajaan di Indonesia. Sebagian dari mereka ada yang pergi ke tempat asal agama tersebut. ü Telah dikenal juga sistem pendidikan berasrama (ashram) dan didirikan sekolahsekolah khusus untuk mempelajari agama Hindu-Budha. Masuknya agama Hindu-Budha mendorong masyarakat Indonesia mulai . seperti di Sriwijaya ada Dharmakirti. Bidang Pendidikan Masuknya Hindu-Budha juga mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia dalam bidang pendidikan. Di tempat inilah rakyat mendapat pengajaran. Dharmapala. Bahkan raja Balaputra dewa mendirikan asrama khusus untuk pendidikan para pelajar sebelum menuntut ilmu di Benggala (India) 5. Serta meninggalkan sistem pemerintahan kepala suku. sebagian masyarakat Indonesia mulai mengenal budaya baca dan tulis. Para pendeta awalnya datang ke Indonesia untuk memberikan pendidikan dan pengajaran mengenai agama Hindu kepada rakyat Indonesia. Contoh : • Empu Sedah dan Panuluh dengan karyanya Bharatayudha • Empu Kanwa dengan karyanya Arjuna Wiwaha • Empu Dharmaja dengan karyanya Smaradhana • Empu Prapanca dengan karyanya Negarakertagama • Empu Tantular dengan karyanya Sutasoma. Kepercayaan Sebelum masuk pengaruh Hindu-Budha ke Indonesia. Rakyat Indonesia yang telah memperoleh pendidikan tersebut kemudian menyebarkan pada yang lainnya. Mereka datang karena berawal dari hubungan dagang. Agama Budha tampak bahwa pada masa dulu telah terdapat guru besar agama Budha. Sakyakirti. Sebab sebelumnya masyarakat Indonesia belum mengenal tulisan. Untuk menambah ilmu pengetahuan dan melakukan ziarah. kedamaian dan sikap saling menghargai sesama manusia mulai dikenal dan diamalkan oleh sebagian masyarakat Indonesia saat ini. Bahasa tersebut terutama digunakan di kalangan pendeta dan bangsawan kerajaan.seorang raja yang berkuasa secara turun-temurun. 4. Raja dianggap sebagai keturuanan dari dewa yang memiliki kekuatan. ü Bukti lain tampak dengan lahirnya banyak karya sastra bermutu tinggi yang merupakan interpretasi kisah-kisah dalam budaya Hindu-Budha. bangsa Indonesia mengenal dan memiliki kepercayaan yaitu pemujaan terhadap roh nenek moyang (animisme dan dinamisme). Para pendeta tersebut kemudian mendirikan tempat-tempat pendidikan yang dikenal dengan pasraman. Namun dengan masuknya Hindu-Budha. Telah mulai digunakan bahasa Kawi. bahasa Jawa Kuno. dan dipuja. Bukti pengaruh dalam pendidikan di Indonesia yaitu : ü Dengan digunakannya bahasa Sansekerta dan Huruf Pallawa dalam kehidupan sebagian masyarakat Indonesia. ü Pengaruh Hindu Budha nampak pula pada berkembangnya ajaran budi pekerti berlandaskan ajaran agama Hindu-Budha.

Periode Patung Relief Periode Patung para dewa Hindu-Budha Berciri Naturalis (alami) misalnya relief Awal seperti Brahma. Candi merupakan bentuk perwujudan akulturasi budaya bangsa Indonesia dengan India. 100 hari. Candi merupakan hasil bangunan zaman megalitikum yaitu bangunan punden berundak-undak yang mendapat pengaruh Hindu Budha. 6. dinamisme. Contoh : Di Jawa Timur berkembang aliran Tantrayana seperti yang dilakukan Kertanegara dari Singasari yang merupakan penjelmaaan Siwa. Telah terjadi semacam sinkritisme yaitu penyatuaan paham-paham lama seperti animisme. Seni Rupa Seni rupa tampak berupa patung dan relief. totemisme dalam keagamaan Hindu-Budha. Menunjukkan pada kepercayaan Siwa. Seni dan Budaya Pengaruh kesenian India terhadap kesenian Indonesia terlihat jelas pada bidang-bidang dibawah ini: Seni Bangunan Seni bangunan tampak pada bangunan candi sebagai wujud percampuran antara seni asli bangsa Indonesia dengan seni Hindu-Budha. 2 tahun dan 1000 hari.menganut agama Hindu-Budha walaupun tidak meninggalkan kepercayaan asli seperti pemujaan terhadap arwah nenek moyang dan dewa-dewa alam. Periode tengah bangsa Indonesia mulai melakukan penyaduran atas karya India. Selain patung terdapat pula relief-relief pada dinding candi seperti pada Candi Borobudur ditemukan relief cerita sang Budha serta suasana alam Indonesia. Contohnya candi Borobudur. Siwa candi Borobudur menggambarkan kehidupan Sidharta Gautama. Sedangkan candi Budha. Kepercayaan terhadap roh leluhur masih terwujud dalam upacara kematian dengan mengandakan kenduri 3 hari. Periode Patung di Bali sudah banyak Di Bali relief yang mencolok berupa candiAkhir menggambarkan makhluk-makhluk candi yang dibuat di tebing sungai seram (demon) merupakan makam raja seperti yang ada di Gunung Kawi (Tampak Siring) Seni Sastra dan Aksara Periode awal di Jawa Tengah pengaruh sastra Hindu cukup kuat. Pada candi disertai pula berbagai macam benda yang ikut dikubur yang disebut bekal kubur sehingga candi juga berfungsi sebagai makam bukan semata-mata sebagai rumah dewa. Patung dapat kita lihat pada penemuan patung Budha berlanggam Gandara di Bangun Kutai. 1 tahun. serta masih banyak hal-hal yang dilakukan oleh masyarakat Jawa. Contoh Patung Tribuana yang tidak naturalis melainkan bergaya sebagai Parwati/Kertanegara sebagai wayang. Wisnu. hanya jadi tempat pemujaan dewa tidak terdapat peti pripih dan abu jenazah ditanam di sekitar candi dalam bangunan stupa. 7 hari. memuja roh nenek moyang. Serta patung Budha berlanggam Amarawati di Sikending (Sulawesi Selatan). Sedangkan relief Prambanan mengambarkan Ramayana dan Kresnayana. Periode Di Jawa Timur dibuat patung raja-raja Di Jawa Timur unsur Indonesia semakin Tengah di Indonesia yang merupakan titisan kuat tamapk pada relief Candi Panataran para dewa. . 40 hari.

Bahasa Sansekerta banyak digunakan pada kitab-kitab kuno/Sastra India. tampak dengan adanya pengelolaan sistem irigasi yang baik mulai diperkenalkan dan berkembang pada zaman masuknya Hindu-Budha di Indonesia. Perkembangannya menjadi aksara Jawa sekarang serta aksara Bali.Contohnya: Kitab Bharatayudha merupakan gubahan Mahabarata oleh Mpu Sedah dan Panuluh.0 . Dalam bidang pertanian. bangunan dan pertanian. Pengaruh Hindu-Budha terhadap perkembangan teknologi masyarakat Indonesia terlihat dalam bidang kemaritiman. Bangunan candi merupakan hasil karya ahli-ahli bangunan agama Hindu-Budha yang memiliki nilai budaya yang sangat tinggi. Selain itu. Di kerajaan Sriwijaya huruf Pallawa berkembang menjadi huruf Nagari. Para ahli berpendapat bahwa isi sebenarnya merupakan perebutan kekuasaan dalam keluarga raja-raja Kediri. pengetahuan. Mengalami akulturasi dengan bahasa Jawa melahirkan bahasa Jawa Kuno dengan aksara Pallawa yang dimodifikasi sesuai dengan pengertian dan selera Jawa sehingga menjadi aksara Jawa Kuno dan Bali Kuno. Prasasti-prasasti yang ada ditulis dalam bahasa Sansekerta dan Huruf Pallawa. dan teknik penulisan yang tinggi. Isi ceritanya tentang peperangan selama 18 hari antara Pandawa melawan Kurawa. 7. ekspedisi pelayaran dan perdagangan antar negara. Selain itu terlihat dalam penulisan prasastiprasastri pada batu-batu besar yang membutuhkan keahlian. Hal ini terlihat dengan adanya : • Penggunaan tahun Saka di Indonesia. Sistem Kalender Diadopsi dari sistem kalender/penanggalan India.php?topic=5369. Perkembangan kemaritiman terlihat dengan semakin banyaknya kota-kota pelabuhan. bangsa Indonesia yang awalnya baru dapat membuat sampan sebagai alat transportasi kemudian mulai dapat membuat perahu bercadik. 8. Tampak pada relief candi yang menggambarkan teknologi irigasi pada zaman Majapahit. tahun Samsiah) pada waktu raja Kanishka I dinobatkan jumlah hari dalam 1 tahun ada 365 hari. Tercipta kalender dengan sebutan tahun Saka yang dimulai tahun 78 M (merupakan tahun Matahari. Ol islam http://forum. Bidang Teknologi Masyarakat Indonesia dari sebelum masuknya agama Hindu-Budha sebenarnya sudah memiliki budaya yang cukup tinggi. Perpaduan antara pengetahuan dan teknologi dari India dengan Indonesia terlihat pula pada pembuatan dan pendirian bangunan candi baik candi dari agama Hindu maupun Budha. Dengan masuknya pengaruh budaya Hindu-Budha di Indonesia semakin mempertinggi teknologi yang sudah dimiliki bangsa Indonesia sebelumnya.net/index.dudung. Pengetahuan dan perkenalan teknologi yang tinggi dilakukan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi selanjutnya.

(A.(Taufik Abdullah:1983) Datangnya Islam ke Indonesia dilakukan secara damai. dan pusat pengkajian Islam pada masa tiga kerajaan besar Islam di Aceh. Islam merupakan gerakan raksasa yang telah berjalan sepanjang zaman dalam pertumbuhan dan perkembangannya. yang pernah dialami oleh umat manusia. pemakalah akan membahas tentang pusat pengkajian Islam pada masa Kerajaan Islam dengan membatasi wilayah bahasan di daerah Aceh.Makalah : Sejarah Pendidikan Islam « pada: Juni 14. asosiasi Islam dengan kejayaan. Yang pada kelanjutannya menjadi sistem pendidikan formal.Mustofa. dengan batasan masalah. kepandaian dalam penyembuhan dan pengajaran tentang moral. Konversi massal masyarakat kepada Islam pada masa perdagangan disebabkan oleh Islam merupakan agama yang siap pakai. mengajarkan tulisan dan hapalan. hampir semua ahli sejarah menyatakan bahwa daerah Indonesia yang mula-mula dimasuki Islam adalah daerah Aceh. ajaran tasawuf dan tarekat. Masuk dan berkembangnya Islam ke Indonesia dipandang dari segi historis dan sosiologis sangat kompleks dan terdapat banyak masalah. 2007. PEMBAHASAN Pendidikan Islam Secara etimologis pendidikan diterjemahkan ke dalam bahasa Arab “Tarbiyah” dengan kata kerjanya . masuk dan berkembangnya Islam di Aceh. tumbuh dan berkembang bersamaan dengan berkembangnya Islam di Aceh.Abdullah. 09:22:21 pm » A. PENDAHULUAN Lahirnya agama Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW. perkawinan. Ada perbedaan antara pendapat lama dan pendapat baru. Dalam konteks inilah. Aceh menjadi pusat pengkajian Islam sejak zaman Sultan Malik Az-Zahir berkuasa. Konversi massal masyarakat kepada Islam pada masa kerajaan Islam di Aceh tidak lepas dari pengaruh penguasa kerajaan serta peran ulama dan pujangga. terutama tentang sejarah perkembangan awal Islam. 09:23:03 pm » B. Pendapat lama sepakat bahwa Islam masuk ke Indonesia abad ke-13 M dan pendapat baru menyatakan bahwa Islam masuk pertama kali ke Indonesia pada abad ke-7 M. Tercatat prince_darkness • Pengunjung Re: Makalah : Sejarah Pendidikan Islam « Jawab #1 pada: Juni 14.1999: 23). kejayaan militer Islam. 2007. yang semuanya mendukung proses cepatnya Islam masuk dan berkembang di Indonesia. Kegiatan pendidikan Islam di Aceh lahir. dakwah. dapat dilihat melalui jalur perdagangan. menimbulkan suatu tenaga penggerak yang luar biasa. dengan adanya sistem pendidikan informal berupa halaqoh. (Musrifah. serta jalur kesenian dan pendidikan.2005: 20). pada abad ke-7 M. Namun yang pasti. pengertian pendidikan Islam.

“Robba” yang berarti mengasuh. pengendalian diri. pendidikan secara teoritis mengandung pengertian “memberi makan” kepada jiwa anak didik sehingga mendapatkan kepuasan rohaniah. mendidik. (UU Sisdiknas No. serta keterampilan yang diperlukan dirinya. yaitu: . Berdasarkan kesimpulan seminar tentang masuknya Islam ke Indonesia yang berlangsung di Medan pada tanggal 17 – 20 Maret 1963. pendidikan merupakan suatu proses belajar mengajar yang membiasakan warga masyarakat sedini mungkin menggali. memahami. . Ki Hajar Dewantara pendidikan adalah tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak. serta berguna bagi kehidupan dan perkembangan pribadi. Pendidikan Islam menurut Zakiah Drajat merupakan pendidikan yang lebih banyak ditujukan kepada perbaikan sikap mental yang akan terwujud dalam amal perbuatan. juga sering diartikan dengan menumbuhkan kemampuan dasar manusia. adapun kerajaan Islam yang pertama adalah di Pasai. dan mengamalkan semua nilai yang disepa kati sebagai nilai terpuji dan dikehendaki. (Zakiah Drajat. 20.Daerah yang pertama kali didatangi oleh Islam adalah pesisir Sumatera. masyarakat. Masuk dan Berkembangnya Islam di Aceh Hampir semua ahli sejarah menyatakan bahwa dearah Indonesia yang mula-mula di masuki Islam ialah daerah Aceh. 2003: 22) Menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Bab 1 pasal 1 ayat 1. dan akal peserta didik ke arah terbentuknya pribadi muslim yang baik (Insan Kamil). (Ngalim Purwanto.1996: 25) Dengan demikian. pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. bangsa dan negara. bangsa dan negara. 1983: 4).2001: 4) Pendidikan adalah segala usaha orang dewasa dalam pergaulan dengan anak-anak untuk memimpin perkembangan jasmani dan rohaninya ke arah kedewasaan. maksudnya pendidikan adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu.Arifin. . 2003) Pendidikan memang sangat berguna bagi setiap individu.(HM.(Taufik Abdullah. pendidikan Islam berarti proses bimbingan dari pendidik terhadap perkembangan jasmani. Arifin menyatakan. HM. orang-orang Islam Indonesia ikut aktif mengambil peranan dan proses penyiaran Islam dilakukan secara damai. baik bagi keperluan diri sendiri maupun orang lain yang bersifat teoritis dan praktis. masyarakat. agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.Islam untuk pertama kalinya telah masuk ke Indonesia pada abad ke-7 M. 1996: 25) Menurut pendapat ahli.Dalam proses pengislaman selanjutnya.(Zakiyah Drajat. . 09:24:36 pm » Pusat Keunggulan Pengkajian Islam Pada Masa Kerajaan Islam di Aceh a. (Hasbullah. dan langsung dari Arab. Jadi. 2007. rohani. Tercatat prince_darkness • Pengunjung Re: Makalah : Sejarah Pendidikan Islam « Jawab #2 pada: Juni 14. memelihara. 1995:11).

d. Penyiaran Islam itu dilakukan dengan cara berangsur-angsur sedikit demi sedikit. khususnya untuk kepentingan ibadah. Penyiaran Islam dilakukan dengan perkataan yang mudah dipahami umum. seperti sholat. atau dari Arab. Dakwah. Memperkenalkan tulisan. Konversi massal masyarakat Nusantara kepada Islam pada masa perdagangan terjadi karena beberapa sebab (Musrifah. Pendidikan. Letaknya sangat strategis dalam hubungannya dengan jalur Timur Tengah dan Tiongkok. (Musrifah. 2005: 10-11). Mengajarkan penghapalan Al-Qur’an. . Hapalan menjadi sangat penting bagi penganut baru. Kepandaian dalam penyembuhan. Perdagangan. Pusat-pusat perekonomian itu berkembang menjadi pusat pendidikan dan penyebaran Islam. Karena kekayaan dan kekuatan ekonomi. b. 2005: 20-21). Orang muslim dipandang perkasa dan tangguh dalam peperangan. yang dilakukan oleh mubaligh yang berdatangan bersama para pedagang. 2.(A. apalagi sebelum masuk ke Indonesia telah tersebar terlebih dahulu ke daerah-daerah Persia dan India. yaitu: 1. dari Persia. 1983: 5) Masuknya Islam ke Indonesia ada yang mengatakan dari India. 7. 4. Ketika penduduk pribumi Nusantara bertemu dan berinteraksi dengan orang muslim pendatang di pelabuhan. Raja Patani menjadi muslim setelah disembuhkan dari penyakitnya oleh seorang Syaikh dari Pasai. e. mubaligh dengan anak bangsawan Indonesia. Dan jalur yang digunakan adalah: a. tetapi juga Persia. Perkawinan. mereka adalah pedagang yang kaya raya. yang menyebabkan terbentuknya inti sosial yaitu keluarga muslim dan masyarakat muslim. Dalam perkembangan agama Islam di daerah Aceh. d. 2. Mahmud Yunus. Penyiaran Islam dilakukan dengan cara bijaksana. Agama Islam memperkenalkan tulisan ke berbagai wilayah Asia Tenggara yang sebagian besar belum mengenal tulisan. c. memperinci faktor-faktor yang menyebabkan Islam dapat cepat tersebar di seluruh Indonesia (Hasbullah. ikut mencerdaskan rakyat dan membawa peradaban yang tinggi dalam membentuk kepribadian bangsa Indonesia. antara lain: a. Kejayaan militer. Abdullah. 3. Asosiasi Islam dengan kekayaan. India. Bentuk agama Islam itu sendiri mempercepat penyebaran Islam. para mubaligh itu bisa dikatakan sebagai sufi pengembara. karena jarak antara Palembang dan Aceh cukup jauh. karena mubaligh tersebut tidak hanya berasal dari Arab.(Taufik Abdullah. 6. Kesenian. juga dari Negeri sendiri. Pengaruh Hindu – Budha dari Kerajaan Sriwijaya di Palembang tidak begitu berakar kuat dikalangan rakyat Aceh. dimana kedua daerah ini banyak memberi pengaruh kepada perkembangan kebudayaan Indonesia. Tradisi tentang konversi kepada Islam berhubungan dengan kepercayaan bahwa tokoh-tokoh Islam pandai menyembuhkan. Ada dua faktor penting yang menyebabkan masyarakat Islam mudah berkembang di Aceh. yaitu perkawinan antara pedagang muslim. Islam menawarkan keselamatan dari berbagai kekuatan jahat dan kebahagiaan di akhirat kelak. dapat dimengerti oleh golongan bawah dan golongan atas. Portilitas (siap pakai) sistem keimanan Islam.Mustofa. 1999: 53) Sedangkan Hasbullah mengutip pendapat Prof.. Jalur yang banyak sekali dipakai untuk penyebaran Islam terutama di Jawa adalah seni. bahkan mudah ditiru oleh segala golongan umat manusia. e. Pengajaran tentang moral. peranan mubaligh sangat besar. Agama Islam tidak sempit dan berat melakukan aturan-aturannya. 5. 2001: 19-20). yang mempergunakan sarana pelayaran b. Sedikit tugas dan kewajiban Islam c. yaitu: 1. Sebagai contoh. bahkan untuk masuk agama Islam saja cukup dengan mengucap dua kalimah syahadat saja.Keterangan Islam di Indonesia. mereka bisa memainkan peranan penting dalam bidang politik dan diplomatik.

Bila hari jum’at tiba. Rajanya yang pertama Sultan Alaudin (tahun 1161-1186 H/abad 12 M). antara lain: Amir Abdullah dari Delhi. yang didirikan pada abad ke-10 M dengan raja pertamanya Malik Ibrahim bin Mahdum. Mengutip keterangan Tome Pires. dan Tajudin dari Ispahan. yang menyatakan bahwa “di Samudra Pasai banyak terdapat kota. Pusat Keunggulan Pengkajian Islam Pada Tiga Kerajaan Islam di Aceh. Biaya pendidikan bersumber dari negara. 09:25:28 pm » b. 1999: 54) Pada tahun 1345. et. et. Guru duduk di tengah-tengah lingkaran murid dengan posisi seluruh wajah murid menghadap guru. dan banyak berkumpul ulama-ulama dari negara-negara Islam. dimana antar warga kota tersebut terdapat orang-orang berpendidikan”. (Mustofa Abdullah. 2007. Ibnu Batutah menyatakan bahwa Sultan Malikul Zahir adalah orang yang cinta kepada para ulama dan ilmu pengetahuan. Sistem pendidikannya secara informal berupa majlis ta’lim dan halaqoh c.al.al. Yang kedua bernama Al-Malik Al-Shaleh dan yang terakhir bernama Al-Malik Sabar Syah (tahun 1444 M/ abad ke-15 H).(M. Antara Pasai dan Perlak terjalin kerja sama yang baik sehingga seorang Raja Pasai menikah dengan Putri Raja Perlak. Perlak merupakan daerah yang terletak sangat .(Zuhairini. 1991: 61) Menurut Ibnu Batutah juga. 2000: 135) Keterangan Ibnu Batutah tersebut dapat ditarik kesimpulan pendidikan yang berlaku di zaman kerajaan Pasai sebagai berikut: a. menjadi agama utama dan mayoritas negeri ini.Ibrahim. 2000: 136) Pada zaman kerajaan Samudra Pasai mencapai kejayaannya pada abad ke-14 M. Kerajaan Perlak Kerajaan Islam kedua di Indonesia adalah Perlak di Aceh. Materi pendidikan dan pengajaran agama bidang syari’at adalah Fiqh mazhab Syafi’i b. Sultan sembahyang di Masjid menggunakan pakaian ulama. setelah sembahyang mengadakan diskusi dengan para alim pengetahuan agama. 2. Ibnu Batutah dari Maroko sempat singgah di Kerajaan Pasai pada zaman pemerintahan Malik Az-Zahir. Bentuk pendidikan dengan cara diskusi disebut Majlis Ta’lim atau halaqoh. sudah merupakan pusat studi Islam di Asia Tenggara. Tokoh pemerintahan merangkap tokoh agama d.al. raja yang terkenal alim dalam ilmu agama dan bermazhab Syafi’i.Melalui faktor-faktor dan sebab-sebab tersebut. 1. Islam cepat tersebar di seluruh Nusantara sehingga pada gilirannya nanti. Pasai pada abad ke-14 M. (Zuhairini. maka pendidikan juga tentu mendapat tempat tersendiri.et. Tercatat prince_darkness • Pengunjung Re: Makalah : Sejarah Pendidikan Islam « Jawab #3 pada: Juni 14. Sistem halaqoh yaitu para murid mengambil posisi melingkari guru. mengadakan pengajian sampai waktu sholat Ashar dan fasih berbahasa Arab serta mempraktekkan pola hidup yang sederhana.. Zaman Kerajaan Samudra Pasai Kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah kerajaan Samudra Pasai.

misalnya kitab Al-Umm karangan Imam Syafi’i. akhlak dan sejarah Islam.al. Di dayah telah disediakan pondok-pondok kecil mamuat dua orang tiap rumah. supaya orang segera dapat mengetahui mana yang rumah atau meunasah dan mengetahui arah kiblat sholat. Ibrahim. . Dayah biasanya dekat masjid. tasawuf.Tempat bermusyawarah dalam segala urusan . 1999: 54) Dengan demikian pada kerajaan Perlak ini proses pendidikan Islam telah berjalan cukup baik.strategis di Pantai Selat Malaka. berhitung. Pada saat itu . terkenal sebagai seorang Sultan yang arif bijaksana lagi alim. ilmu bahasa dan sastra Arab. meskipun ada juga di dekat Teungku yang memiliki dayah itu sendiri.Tempat kenduri Maulud pada bulan Mauludan. tauhid. dengan materi yang diajarkan yaitu menulis dan membaca huruf Arab.Sebagai tempat sholat tarawih dan tempat membaca Al-Qur’an di bulan puasa.Mustofa. materi yang diajarkan yaitu bahasa Arab. Kerajaan Aceh Darussalam Proklamasi kerajaan Aceh Darussalam adalah hasil peleburan kerajaan Islam Aceh di belahan Barat dan Kerajaan Islam Samudra Pasai di belahan Timur. pada akhir abad ke-3 H. Rajanya yang ke enam bernama Sultan Mahdum Alaudin Muhammad Amin yang memerintah antara tahun 1243-1267 M. sejarah dan tata negara. .(Hasbullah.Sebagai tempat ibadah sholat 5 waktu untuk kampung itu. sejarah. materi yang diajarkan yaitu bahasa Arab. untuk itu mereka harus memilih dayah yang agak jauh sedikit dari kampungnya dan tinggal di dayah tersebut yang disebut Meudagang. Dalam buku karangan Hasbullah. et. 1991: 76) Selanjutnya sistem pendidikan di Dayah (Pesantren) seperti di Meunasah tetapi materi yang diajarkan adalah kitab Nahu. Lembaga tersebut juga mengajarkan dan membacakan kitabkitab agama yang berbobot pengetahuan tinggi. ilmu bumi. bahasa Melayu. Yang berarti tempat belajar atau sekolah. Pendirinya adalah ulama Pangeran Teungku Chik M. Oleh karena itu orang yang ingin belajar nahu itu tidak dapat belajar sambilan. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. 3. Inilah pusat pendidikan pertama. Dayah disamakan dengan Perguruan Tinggi. 2001: 29) Kerajaan Islam Perlak juga memiliki pusat pendidikan Islam Dayah Cot Kala.Sebagai Sekolah Dasar. Gampong-gampong yang letaknya berdekatan dan yang penduduknya melakukan ibadah bersama pada hari jum’at di sebuah masjid merupakan suatu kekuasaan wilayah yang disebut mukim. Ilmu agama. Ibrahim. . Abdullah. yang dikepalai oleh seorang Keucik dan Waki (wakil). istilah Rangkang merupakan madrasah seringkat Tsanawiyah. Beliau adalah seorang ulama yang mendirikan Perguruan Tinggi Islam yaitu suatu Majlis Taklim tinggi dihadiri khusus oleh para murid yang sudah alim. 1991: 75) Jenjang pendidikan yang ada di Kerajaan Aceh Darussalam diawali pendidikan terendah Meunasah (Madrasah). abad 10 M. yang diartikan kitab yang dalam Bahasa Arab. mantiq. ilmu falaq dan filsafat. 2001: 32) Bidang pendidikan di kerajaan Aceh Darussalam benar-benar menjadi perhatian. Putra Sultan Abidin Syamsu Syah diangkat menjadi Raja dengan Sultan Alaudin Ali Mughayat Syah (1507-1522 M). yang memegang peranan pimpinan mukim disebut Imeum mukim. terdapat di setiap gampong dan mempunyai multi fungsi antara lain: .Amin. dan bebas dari pengaruh Hindu. ilmu bumi. (Hasbullah. .. dan akhlak.(M. akhlak.Letak meunasah harus berbeda dengan letak rumah. Bentuk teritorial yang terkecil dari susunan pemerintahan Kerajaan Aceh adalah Gampong (Kampung).Sebagai tempat belajar Al-Qur’an .Tempat mengadakan perdamaian bila terjadi sengketa antara anggota kampung. Fungsi lainnya adalah sebagai berikut: . (M. Rangkang juga diselenggarakan disetiap mukim. terutama dayah yang tingkat pelajarannya sudah tinggi. meskipun arti Nahu sendiri adalah tata bahasa (Arab).Tempat menyerahkan zakat fitrah pada hari menjelang Idhul Fitri atau bulan puasa . Daerahnya kirakira dekat Aceh Timur sekarang. (A.

J. yang juga dijadikan sebagai Perguruan Tinggi dan mempunyai 17 daars (fakultas). Pada masa itu banyak pula ulama dan pujangga-pujangga dari berbagai negeri Islam yang datang ke Aceh. Kitab yang ditulis. Kitab yang terbesar dan tertinggi mutu dalam kesustraan Melayu klasik dan berisi tentang sejarah kerajaan Aceh adalah kitab Bustanul Salatin. Ia merupakan seorang pujangga dan guru agama yang terkenal dengan ajaran tasawuf yang beraliran wujudiyah.al. Kerajaan Aceh telah menjalin suatu hubungan persahabatan dengan kerajaan Islam terkemuka di Timur Tengah yaitu kerajaan Turki. Sehingga banyak orang luar datang ke Aceh untuk menuntut ilmu. salah satu masjid yang terkenal Masjid Baitul Rahman. merupakan jawatan pendidikan yang bertugas mengurus masalah-masalah pendidikan dan pengajaran. Aceh pada saat itu merupakan sumber ilmu pengetahuan dengan sarjana-sarjanaya yang terkenal di dalam dan luar negeri. Menurut B. syair perahu. bahwa seorang Aceh adalah seorang Islam. (M. Karenanya pengajaran agama Islam di Aceh menjadi penting dan Aceh menjadi kerajaan Islam yang kuat di nusantara.Ibrahim. Sebagai seorang pujangga ia menghasilkan karya-karya.et. tempat berkumpulnya para ulama. Diantara karya-karya Hamzah Fansuri adalah Asrar Al-Aufin. merupakan kelompok studi tempat para ulama dan sarjana berkumpul untuk bertukar fikiran membahas persoalan pendidikan dan ilmu pendidikannya. masa Sultan Iskandar Muda (1607-1636) oleh Sultannya banyak didirikan masjid sebagai tempat beribadah umat Islam. Dengan melihat banyak para ulama dan pujangga yang datang ke Aceh. Boland. Miratul Mukmin dan lainnya. Mir’atul al-Qulub. Balai Seutia Hukama. Syair si burung pungguk. 1991: 89) Tercatat prince_darkness • Pengunjung . Para ulama dan pujangga ini mengajarkan ilmu agama Islam (Theologi Islam) dan berbagai ilmu pengetahuan serta menulis bermacam-macam kitab berisi ajaran agama.et. Ulama dan pujangga lain yang pernah datang ke kerajaan Aceh ialah Syekh Nuruddin Ar-Raniri. maka dapat dipastikan bahwa kerajaan Aceh menjadi pusat studi Islam. Pada masa kejayaan kerajaan Aceh.(M. 2. Balai Jama’ah Himpunan Ulama. serta adanya Perguruan Tinggi. Diantara para ulama dan pijangga yang pernah datang ke kerajaan Aceh antara lain Muhammad Azhari yang mengajar ilmu Metafisika. Muhammad Yamani ahli dalam bidang ilmu usul fiqh dan Syekh Muhammad Jailani Ibn Hasan yang mengajar logika. bahkan ibukota Aceh Darussalam berkembang menjadi kota Internasional dan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan. 1991: 88) Tokoh pendidikan agama Islam lainnya yang berada di kerajaan Aceh adalah Hamzah Fansuri. Syekh Abdul Khair Ibn Syekh Hajar ahli dalam bidang pogmatic dan mistik.Ibrahim. Syarab Al-Asyikin... Ia menentang paham wujudiyah dan menulis banyak kitab mengenai agama Islam dalam bahasa Arab maupun Melayu klasik. Karena faktor agama Islam merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Aceh pada periode berikutnya. Balai Seutia Ulama. merupakan lembaga ilmu pengetahuan. Ulama penting lainnnya adalah Syamsuddin As-Samathrani atau lebih dikenal dengan Syamsuddin Pasai. dan Zuiat Al-Nuwahidin. ahli pikir dan cendikiawan untuk membahas dan mengembangkan ilmu pengetahuan.al.terdapat lembaga-lembaga negara yang bertugas dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan yaitu: 1. Ia adalah murid dari Hamzah Fansuri yang mengembangkan paham wujudiyah di Aceh. 3.

Jakarta : Bumi Aksara. Jakarta: Bumi Aksara. 2003 Drajat. Syamsudin As-Sumatrani. Jakarta : PT. HM. Ahmad.Re: Makalah : Sejarah Pendidikan Islam « Jawab #4 pada: Juni 14. 2000. dan Syaeh Nuruddin A-Raniri. Sejarah Peradaban Islam.html http://pendidikan4sejarah. Ilmu Pendidikan Islam. 2006 Sunanto. cet. Ngalim. Sumbangan Islam Kepada Ilmu dan Kebudayaan. aly. yang menghasilkan karya-karya besar sehingga menjadikan Aceh sebagai pusat pengkajian Islam. Tumaritis. et. 4 Ibrahim.al. M. Bandung : CV. Raja Grafindo Persada. Zakiah. 1991. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia.blogspot. seperti peran Tokoh pendidikan Hazah Fansuri. baik dari luar maupun setempat. Untuk Fakultas Tarbiyah.. KESIMPULAN Pendidikan merupakan suatu proses belajar engajar yang membiasakan kepada warga masyarakat sedini mungkin untuk menggali. 1993 Zauharini. Abdullah. 2000 Hasbullah. Musrifah. set 6 Pendidikan Masa Kerajaan Islam Diposkan oleh ivan sujatmoko kerajaan-islam. Badri. DAFTAR PUSTAKA Abdullah. et. Sejarah Pendidikan Islam.. Jakarta : PT. Rajawali. 2007.1992 Redaksi Penerbit Asa Mandiri. Rineka Cipta. Jakarta : CV. 2005 Tafsir. Ilmu Pendidikan Islam. Sejarah Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh. bangsa dan negara. Jakarta : PT. Sejarah Peradaban Islam Indonesia. Ary H. Standar Nasional Pendidikan (NSP). Raja Grafindo Persada. tidak terlepas dari pengaruh Sultan yang berkuasa dan peran para ulama serta pujangga. Pendidikan Islam sendiri adalah proses bimbingan terhadap peserta didik ke arah terbentuknya pribadi muslim yang baik (insan kamil) Keberhasilan dan kemajuan pendidikan di masa kerajaan Islam di Aceh. masyarakat. 1983 Arifin. Dirasah Islamiyah II. Pustaka Setia. M. Raja Grafindo Persada.. Jakarta : CV.com/2011/03/pendidikan-masa- Pendidikan adalah cara untuk mewariskan ilmu atau pengetahuan yang dimiliki . Ilmu Pendidikan Teoritis. Bumi Aksara. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Ed. Jakarta: Asa Mandiri. 09:26:10 pm » C. 1986 Yatim. Bandung: PT. 1996 Gunawan.al. 2001. serta berguna bagi kehidupan dan perkembangan ciri pribadi. Taufik.A. Jakarta : PT. Agama dan Perubahan Sosial. Jakarta : PT. Sosiologi Pendidikan. Remaja Rosdakarya. 1999 Purwanto. Bandung : Pustaka. cet 2 Mustofa. memahami dan mengamalkan semua nilai yang disepakati sebagai nilai yang terpujikan dan dikehendaki.

1.MODEL PENDIDIKAN Secara umum (khusunya di Jawa) ada dua lembaga yang memegang peranan pemting dalam perkembangan pendidikan yaitu langgar dan pesantren. Berdekatan dengan pondok ada masjid dan rumah guru. A. Karena di setiap perjalanan hidup manusia pasti akan mengalami penambahan ilmu dari pengalaman hidupnya. Tujuannya memberikan pengetahuan tentang agama. Murid-muridnya disebut santri pada umumnya terdiri dari anak-anak yang lebih tua dan telah memiliki pengetahuan dasar yang mereka peroleh di langgar.Pesantren Merupakan lembaga pendidikan kelanjutan dari langgar. yakni persekutuan Islam.Langgar Pengajaran di langgar merupakan pengajaran agama permulaan. dikumpulkan dalam suatu ruangan yang disebut pondok (semacam asrama). Karena Islam berprinsip demokrasi maka pengajarannya merupakan pengajaran rakyat. bukan untuk memberikan pengetahuan umum. Sebagai lembaga sosial langgar memiliki peranan yang penting. Anak-anak rakyat lambat laun menyadari bahwa mereka telah menjadi anggota persekutuan yang besar. Gambar : Langgar Gayam di Pamekasan Madura 2. Guru dipandang sebagai orang yang sakti(memiliki kelebihan).generasi sebelumnya ke generasi selanjutnya. Pendidikan sudah ada sejak manusia dilahirkan ke dunia ini karena pendidikan akan selalu dijalani manusia hingga nyawa meregang dari tubuh manusia tersebut. Yang menjadi guru adalah orang yang sudah memiliki pengetahuan agama yang agak mendalam. Pada pembahasan kali ini kita akan membahas mengenai Perkembangan Pendidikan pada Masa Pengaruh Islam. Bagai manakah metode perkembangan Pendidikan pada masa Islam yang pada masa itu lebih ditujukan kepada syiar agama Islam. Guru . Mula-mula murid mempelajari abjad Arab. Para santri. kemudian mengeja ayat-ayat Quran pertama dengan irama suara tertentu. yang biasanya berasal dari berbagai tempat. Dari zaman ke zaman metode atau cara pendidikan akan selalu berubah-ubah menyesuakinan kebutuhan dan kepentingan dari pengetahuan yang akan di transfer atau di bagi kepada penerus atau orang lain.

ISLAM DI SUMATERA 1. Lamuri. dan yang terakhir kerajaan Islam pertama di Indonesia (daerah Aceh). Di surau bukan hanya mempelajari ajaran agama permulaan(dasar) tetapi juga lanjutannya. dan Pasai. 2. berupa uang atau bahan makanan. agama Islam juga pernah dijadikan sebagai agama resmi negara / kerajaan pada saat itu. dinyatakan bahwa kerajaan Islam pertama adalah Perlak.Sejarah Islam di Aceh Berdasarkan Seminar Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Aceh yang berlangsung di Banda Aceh pada tahun 1978. ada yang menyatakan lebih dahulu dari Kerajaan Samudera Pasai. . Fiqh (cabang dari Usuludin) 4.lazim disebut k. Gambar : Pondok Pesantren Modern Mata pelajaran terpanting adalah : 1. Namun. Sedangkan di Aceh sekolah semacam itu disebut rangkang. Sekolah-sekolah agama Islam di sana diberi nama surau. Raja pertamanya adalah Al-Malik Ibrahim bin Mahdum. Usul Fiqh (alat penggali hukum dari Quran dan Hadits) 3. Ada kalanya guru menerima sumbangan dari para muridnya. Bahkan. Usuludin (pokok-pokok ajaran kepercayaan) 2. Hal ini karena lahirnya kerajaan Islam yang disertai berbagai kebijakan dari penguasanya saat itu sangat mewarnai sejarah Islam di Indonesia. sebagaimana dikemukakan terdahulu. Namun ada juga yang menyatakan bahwa kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah kerajaan Perlak.Kerajaan Islam di Aceh •Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan ini berdiri pada abad ke-10 M/3 H. Masa kerajaan Islam merupakan salah satu dari periodesisasi perjalanan sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Ilmu Arobiyah (untuk mendalami bahasa Arab) Di Sumatra Barat tidak ada pemisahan langgar dan pesantren. B. •Kerajaan Perlak Kerajaan Perlak merupakan salah satu kerajaan Islam tertua di Indonesia. Terlebih-lebih. tetapi tidak banyak ditemukan bukti-bukti kuat yang mendukung fakta sejarah ini. yang kedua bernama Al-Malik al-Shaleh.

Putra Sultan Abiddin Syamsu Syah diangkat menjadi raja dengan gelar Sultan Alauddin Ali Mughayat Syah (1507 – 1522). Karena faktor agama Islam merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Aceh pada periode berikutnya. yang dihadiri khusus oleh para murid yang alim dan mendalam ilmunya. salah satu masjid yang terkenal Masjid Baitul Rahman. Hal ini merupakan tempaan sejak berabad-abad yang lalu. sekaligus seorang ulama. Ia terkenal sebagai sultan yang arif bijaksana dan alim. Begitu pula dalam hal pendidikan. Sultan Mahdun Alaudin Muhammad Amin yang memerintah antara tahun 1243-1267 M tercatat sebagai Sultan keenam. Proklamasi Kerajaan Aceh darussalam tersebut merupakan hasil peleburan Kerajaan islam Aceh di belahan barat dan Kerajaan Islam Samudera Pasai di belahan timur. diberitakan oleh Cong Ho. serta adanya Perguruan Tinggi. Marco Polo. 1991: 89) •Kerajaan Siak Sultan pertamanya adalah Abdul Jalil Rachmad Syah yang memerintah sebagai Sultan Siak I (1723 – 1746 M). yang berlandaskan pendidikan Islam dan ilmu pengetahuan. Peranan Kerajaan Siak dalam memperlambat proses imperialisme Barat sangat dominan.tidak banyak bahan pustaka yang menguatkan pendapat tersebut. Demikianlah di antara kerajaan-kerajaan yang berada di Sumatera yang berasaskan Islam. tauhid. sejarah dan tata negara. Oleh Sultan Iskandar Muda banyak didirikan masjid sebagai tempat beribadah umat Islam. dan Ibnu Batutah bahwa di Aceh telah berdiri Kerajaan Lamuri yang tunduk kepada Pidie. . Sultan Ali Mughayat Syah adalah pembebas Aceh dari kekuasaan Pidie. Menurut B.. Kekuasaan kerajaan ini sampai ke Kerajaan Pasai.al. Dia dapat mengalahkan Sultan Pidie (Sultan Ahmad Syah). Boland. maka dapat dipastikan bahwa kerajaan Aceh menjadi pusat studi Islam. di Siak telah berdiri madrasah-madrasah serta sekolah-sekolah umum. ilmu bumi.Ibrahim. mantiq. ilmu falaq dan filsafat. Pada masa Kerajaan Siak II di bawah kekuasaan Sultan Muhammad Abdul Jalil Muzafar Syah (1746 – 1765 M) adalah zaman panji-panji Islam berkibar di Siak. akhlak. Pada mulanya pusat pemerintahan terletak di satu tempat yang dinamakan Kampung ramni dan dipindahkan ke Darul Kamal oleh Sultan Alaudin Inayat Johan Syah (1408 – 1465 M). Di Perlak pun terdapat suatu lembaga pendidikan lainnya berupa majelis taklim tinggi. Islam diperkirakan masuk ke Siak pada abad ke-12 M.(M. Pada abad ke-15. tasawuf. Masa keemasan kerajaan ini terjadi pada masa Sultan Iskandar Muda (1607 – 1636 M). baik di Sumatera ataupun di luar daerah Sumatera.et. Materi yang diajarkan yaitu bahasa Arab. Dengan melihat banyak para ulama dan pujangga yang datang ke Aceh. ilmu bahasa dan sastra Arab. Perlu ditekankan bahwa semua kerajaan tersebut telah mendukung penyiaran pendidikan islam.J. bahwa seorang Aceh adalah seorang Islam. yang juga dijadikan sebagai Perguruan Tinggi dan mempunyai 17 daars (fakultas). •Kerajaan Aceh darussalam (1511 – 1874) Kerajaan Aceh Darussalam yang diproklamasikan pada tanggal 12 Zulkaedah 916 H\1511 M) menyatakan perang terhadap buta huruf dan buta ilmu.

pendidikan dan pengajaran Islam pun bertambah maju •Kerajaan Mataram Islam (1575 – 1757 M) Perpindahan kekuasaan dari Demak ke Pajang (sekitar tahun 1568). aspek kebudayaan. Sesudah mempersatukan hampir seluruh daerah di Jawa dengan Mataram.SEJARAH ISLAM DI JAWA 1. atas kehendak Sultan Agung gamelan tersebut dipukul di halaman mesjid besar. tampak beberapa macam perubahan. disesuaikan dengan Hari Raya Idul Fitri dan Maulid Nabi. Kemenangan berada di pihak Demak dan tampil sebagai Kerajaan Islam terbesar di Jawa. kebudayaan Indonesia asli dan agama Hindu dapat disesuaikan dengan agama dan kebudayaan Islam. Setelah takhta ayahnya jatuh ke tangan Girindra Wardhana dari Keling (Daha). Demak pun terancam. Akibatnya terjadi peperangan antara Demak dan Majapahit pimpinan Girindra Wardhana dan keturunannya yang bernama Prabu Udara hingga tahun 1518. terutama pada zaman Sultan Agung (tahun 1613). kesenian dan kesusastraan telah mengalami kemajuan. tidak menyebabkan perubahan yang berarti pada sistem pendidikan dan pengajaran Islam. Sejak saat itu dikenal Grebeg Poso (puasa) dan Grebeg Mulud •Gamelan Sekaten yang hanya dibunyikan pada Grebeg Mulud.Gambar : Para Santri C. Raden Patah adalah putra Brawijaya V dengan putri dari Campa. Dengan begitu penyiaran agama Islam makin meluas. seperti mempergiat usaha-usaha pertanian serta memajukan perdagangan dengan luar negeri. Di zaman beliau.Kerajaan Islam di Pulau Jawa •Kerajaan Demak (1500 – 1550 M) Kerajaan Demak berdiri kira-kira tahun 1478. . Baru kemudian setelah pusat kerajaan Islam berpindah dari Pajang ke Mataram di tahun 1586. Atas kebijaksanaannya pula. sirna ilang kertaning bumi (artinya tahun 1400 Saka atau 1478 Masehi). seperti: •Grebeg. Para wali kemudian sepakat untuk menobatkan Raden Patah menjadi raja di Kerajaan Demak dengan gelar Senapati Jimbung Ngabdurrahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama. sejak tahun 1630 Sultan Agung mencurahkan tenaganya untuk membangun negara. Hal itu didasarkan pada saat jatuhnya Majapahit yang diperintah oleh Prabu Kertabumi (Brawijaya V) dengan ditandai candrasengkala.

ketib/khatib. Masjid besar dikepalai oleh seorang penghulu dan dibantu oleh 40 orang pegawainya. Pelaksanaannya di tiap-tiap bagian dipercayakan kepada beberapa orang Ketib dan dibantu oleh beberapa orang modin D.•Karena hitungan tahun Saka (Hindu) yang dipakai di Indonesia dihitung berdasarkan pada perjalanan matahari. Sunan Bonang dan Sunan Giri mempunyai para santri di Kalimantan Sulawesi. Dengan ditaklukkannya daerah tersebut. agama Islam tersebar ke daerah taklukannya sampai ke Nusa Tenggara. dan dibantu 11 pegawainya. . kaum) dengan 4 orang pembantunya. seluruh rakyatnya telah memeluk Islam. sejak zaman Sunan Giri dari Malaka (kurang lebih tahun 1475). SEJARAH ISLAM DI KALIMANTAN Islam masuk ke Kalimantan pada abad ke-15 M dengan cara damai yang dibawa oleh mubalig dari Jawa. Mubalig Islam yang berjasa ialah Abdul Qodir Khatib Tunggal yang bergelar Dato Ri Bandang berasal dari Minangkabau. Begitu pula di desa juga didirikan masjid desa. Menyusul di belakangnya. SEJARAH ISLAM DI MALUKU Masuknya Islam ke Maluku dibawa oleh mubaligh dari Jawa. Raja Gowa benrama Sultan Aluddin. modin/muadzin. Mallingkaang Daeng Manyonri yang kemudian berganti nama dengan Sultan Abdullah Awwaul Islam. E. murid Sunan Giri. Pegawai penghulu sendiri dibagi menjadi 4 golongan (bendahara. G. SEJARAH ISLAM DI NUSA TENGGARA Islam masuk ke Nusa Tenggara seiring dengan penaklukan daerah Bore (1606). yang bernama Marhum pada tahun 1465 – 1486 M atas pengaruh Maulana Husein. Rajanya bernama I. atas perintah Sultan Agung. dan Maluku. sebagai induk dari seluruh masjid dalam kabupaten tersebut dan pada tiap ibukota distrik sebuah mesjid Kawedanan. Sultan Agung memerintahkan di tiap ibukota kabupaten didirikan sebuah masjid besar. merbot). Bima (1616. sedangkan gubahan Sunan Bonang bernama Sumur Serumbung. Seorang Portugis bernama Pinto pada tahun 1544 M menyatakan telah mengunjungi Sulawesi dan berjumpa dengan pedagangpedagang (mubalig) Islam dari Malaka dan Patani (Thailand). melainkan dengan perjalanan bulan (sesuai dengan tahun Hijrah). maka pada tahun 1633 Masehi. 1618 dan 1628 M). yaitu Sultan Zainal Abidin (1486 – 1500 M). Gubahan Sunan Giri bernama Kalam Muyang. F. Sedang masjid desa dikepalai oleh modin (kayim. Selain itu. Wilayah suatu daerah dibagi atas beberapa bagian sebagai usaha untuk memajukan pendidikan dan pengajaran Islam. SEJARAH ISLAM DI SULAWESI Kerajaan Islam pertama adalah Kerajaan Kembar Gowa – Tallo tahun 1605 M. Tahun tersebut kemudian dikenal dengan tahun Jawa dan masih dipergunakan sampai sekarang. Raja Maluku yang pertama masuk Islam adalah Sultan Ternate. Buton (1626 M) oleh Kerajaan Goa. Di Maluku ada raja yang terkenal dalam bidang pendidikan dan dakwah Islamnya. Masjid Kawedanan dipimpin oleh naib. saudagar dari Jawa. Dalam waktu dua tahun. Penghulu adalah kepala urusan penyelenggaraan Islam di seluruh daerah kabupaten. tahun Saka yang berangka 1555 saka tidak lagi ditambah dengan hitungan matahari.

com/2011/03/pendidikan-masa-kerajaanislam. namun jangan lupa untuk meletakkan link Pendidikan Masa Kerajaan Islam sebagai sumbernya. Terima kasih...Sekilas Info : Kamu sedang membaca materi tentang Pendidikan Masa Kerajaan Islam dan kamu bisa menemukan artikel Pendidikan Masa Kerajaan Islam ini dengan url http://pendidikan4sejarah. kamu boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste artikel Pendidikan Masa Kerajaan Islam ini.html.blogspot. :D .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful