Museum Gula Klaten 1

MAKALAH

MUSEUM GULA GONDANG BARU DI KLATEN Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah museologi pada semester III

Disusun oleh: Novrasilofa. S A2C008018

JURUSAN SEJARAH FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2009

Secara tidak langsung kami mengucapkan terima kasih kepada para pembimbing dari kuliah museologi. Museum gula adalah salah satunya. Untuk itu merupakan suatu kewajiban tersendiri bagi kami untuk memperkenalkan dan mempopulerkan kembali citra museum kepada warga masyarakat. Namun saat ini pengoperasiannya mungkin telah berkurang karena banyaknya pabrik gula lain yang berdiri.KATA PENGANTAR Museum adalah salah satu aset sejarah yang berisi barang-barang peninggalan purbakala dan barang yang bersejarah lainnya.Dalam data yang diperoleh pabrik gula yang akhirnya menjadi museum dalam perkembangannya akan dijelaskan pula tentang cara produksi gula. 21 oktober 2009 Penyusun . kami harapkan pula kritik dan saran yang membangun untuk tujuan bersama yaitu membanggakan nusa dan bangsa. Dan tidak lupa. Untuk itu museum menjadi tempat penyimpanan pengawetan dan menyimpan barang-barang sejarah. dalam museum tersebut berisi alat-alat produksi gula pada masa tahun 1960 yang merupakan peninggalan Jepang. Meskipun pengunjungnya mulai sepi karena sedikitnya minat para pengunjung pada museum saat ini. Dalam perkembangannya barang-barang peninggalan sejarah yang disimpan dalam museum dilindungi oleh pemerintah dan merupakan salah satu hasil kebudayaan yang sangat berarti untuk penelitian maupun sebagai alat untuk mengembangkan suatu teknologi yang berdasar dan belajar dari sejarah masa lampau yang sangat berharga. Semarang. Dengan adanya makalah tersebut diharapkan akan membantu pelestarian dan pengembangan budaya museum dan sebagainya. Dan untuk memperkenalkan sejarah kepada masyarakat luas dan kepada generasi penerus bangsa yang nantinya akan melestarikan budaya bangsa Indonesia yang sangat majemuk dan beraneka ragam. Untuk itu dalam makalah tentang museum dan pabrik gula Gondang Baru akan menjelaskan secara rinci proses produksi pabrik gula tersebut.

dan menemukan keberadaan tebu yang kemudian dipelajari dan mulai diolah menjadi gula kristal. Jawa Tengah yang memiliki Museum Gula. ditemukan teknologi kristalisasi. Antigua. Dari India. dimana tebu mulai menyebar ke Indonesia. Columbus membawa tebu ke Kepulauan Karibia. dan mulai dimanfaatkan sebagai pemanis oleh bangsa China pada tahun 475 SM. tanaman tebu tumbuh dengan pesat. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja. klarifikasi. Ekspansi tanaman ini ke arah timur Papua New Guinea berlangsung pada 6000 SM. dia menemukan tebu yang diistilahkan sebagai “batang rerumputan yang menghasilkan madu tanpa lebah“. ditanam di Barbados. Dari sebuah catatan perdagangan di Inggris. jutaan orang dikirim dari Afrika dan India untuk menjadi budak di penggilingan tebu. gula dihargai 2 Shilling/lb. Tebu yang memiliki nama Latin Saccharum officinarum L. tanaman ini menyebar ke Kep. Keberadaan gula sebagai komoditas yang bernilai tinggi semakin terasa pasca perang Salib (1096-1292 M). dan Tobago. Pada 1498. Dari Mesir. Solomon dan Kaledonia Baru. gula pertama kali diketahui tercatat pada 1099 M. Karena iklim dan kondisi alam yang cocok. nilai ini setara dengan beberapa bulan upah buruh rata-rata pada saat itu. Banyak daerah memiliki pabrik gula. . Di Inggris. Di salah satu perjalanannya.PENDAHULUAN A. Pada 8000 SM. yaitu tebu. Vasco da Gama berlayar ke India dan membuka perdagangan gula disana. tebu kemudian dibawa ke China pada tahun 800 SM. Hampir seluruh hutan digantikan oleh perkebunan tebu dan dibudidayakan secara massal. Pada masa inilah. tepatnya di Spanyol (755 M) dan Sisilia (950 M). tebu ditanam secara besar-besaran di tanah Mesir yang subur. Latar Belakang Tak lengkap rasanya apabila membahas gula tanpa membahas tanaman yang menjadi bahan bakunya. ini merupakan tanaman yang berasal dari Papua New Guinea. Bangsa Arab menguasai Persia pada 642 M. gula menyebar ke Maroko dan menyeberangi Laut Mediterania ke benua Eropa. diadakan sebuah pesta mewah yang menggunakan alat-alat makan yang terbuat dari gula. Ketika menguasai Mesir pada 710 M. Tapi hanya Klaten. Ketika Raja Henry III mengunjungi Venice. Venice merupakan pusat pemurnian gula di Eropa pada abad ke-15. Ketika Raja Darius dari Persia menaklukkan India pada 510 M. Penemuan berharga ini kemudian dirahasiakan dan dijual kepada bangsa lain dengan harga tinggi. Filipina dan India. dan pemurnian. Beragam koleksinya dapat membuat kita kagum dan bangga.

Baru setelah masa kemerdekaan. Melihat hal ini. Bagaimana sejarah perkembangan Pabrik Gula Gondang Baru tersebut? b. sebenarnya museum ini juga bisa dijual pada para wisatawan. pabrik gula ini sempat berhenti berproduksi. Perumusan Masalah Dengan melihat keadaan Museum Gula Gondang Baru. kita bisa menelusuri sejarah pabrik gula yang saat itu bernama PG Gondang Winangoen dan berdiri pada tahun 1860. pabrik gula ini kembali difungsikan lagi. dan tahun 1960 namanya diganti menjadi PG Gondang Baru. baik asing maupun domestik. maka dapat kita temukan pertanyaan yang nantinya akan kita ungkap pada makalah tersebut yaitu : a. dan diubah menjadi pabrik dan gudang senjata balatentara Jepang. B. Di masa pendudukan Jepang. Apa tindakan yang harus kita lakukan untuk melestarikan museum dan pengunjungnya agar dapat bertahan dalam waktu yang lama? .Di Museum Gula.

Netherland. Pabrik Gondang Baru ini dikelola oleh NV Mirandolle Vaut dan Co yang berkedudukan di Semarang. Tapi setelah James Watt menemukan mesin uap. Pabrik ini dikendalikan oleh Beermers. Namun karna Perang Dunia dan Penjajahan Belanda. Dalam produksi gula sangat perlu ditingkatkan kinerjanya untuk memperoleh biaya operasi yang makin kecil. Didirikan tahun 1860 oleh NV Klatensche Cultuur Maatscahapij yang berkedudukan di Amsterdam. karena Jepang mulai menduduki Indonesia. Bisa dikatakan kalau gula merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. maka didirikanlah Pabrik Gula yang bertujuan untuk dapat mencukupi kebutuhan masyarakat akan gula. warga Negara Belanda. Pabrik ini diserahkan kepada PPN Semarang yang dipimpin oleh bapak Imam Supeno. Setelah revolusi kemerdekaan Indonesia. MUSEUM GULA GONDANG BARU DAN PERKEMBANGANNYA Dalam kehidupan sehari-hari. Mulanya pabrik ini menggunakan turbin air sebagai penggerak mesinnya. Kemudian pada tahun 1935-1942 pabrik ini mulai beroperasi lagi tapi dibawah kendali orang yang berbeda.MUSEUM GULA GONDANG BARU KLATEN 1. Setelah beberapa kali berada dalam keadaan timbul tenggelam. Saat itulah Pabrik yang dulunya bernama Pabrik Gula Gondang Winangun berganti . banyak pabrik gula yang akhirnya berubah fungsi untuk keperluan perang bagi Jepang. maka pabrik ini mulai mengganti turbin air menjadi mesin uap sebagai penggerak utama untuk memperbesar kapasitas penggilingan. Semula pabrik ini bernama Pabrik Gula Gondang Winangun. akhirnya pada bulan Desember 1957. pabrik ini juga tidak lepas dari penguasaan Belanda. Untuk beberapa saat pada tahun 1930-1935 pabrik ini tidak beroperasi sama sekali dikarnakan krisis ekonomi. Sebagian pabrik gula juga ada yang sengaja dihancukan oleh Jepang. sehingga dapat diperoleh nilai ekonomis yang makin besar dan ini merupakan salah satu tujuan dari Pabrik Gula Gondang Baru. Kemudian pada tahun 1942-1945. kegunaan gula sangat penting untuk kebutuhan hidup manusia. Untuk mengantisipasi keadaan ini. Untuk daerah Jawa Tengah sendiri sebenarnya terdapat 50 pabrik gula dari 180 pabrik gula yang tersebar di seluruh Jawa. Niskio dan Inogaki adalah orang yang mengambil alih pabrik ini dibantu oleh MFH Breemers. kemudian pimpinan beralih ke tangan Indonesia dipegang oleh Bapak Doekoet mulai tahun 1945 sampai 1948. maka pada tahun 1945 pabrik ini bisa kembali ke tangan Indonesia dan kemudian dikelola oleh Badan Penyelenggara Perusahaan Gula Negara (BPPGN).

yang bergaya arsitektur klasik Eropa. dan musholla. dan berganti nama menjadi PG. Pabrik Gula Gondang Baru dimasukkan pada PPN (Perusahaan Pekebunan Negara) V. lavatory. Perkebunan Nusantara IX. 164 tanggal 1 juli 1964. Namun setelah itu pabrik-pabrik gula ini kembali beroperasi. termasuk dalam wilayah Desa Gondang Winangun. Museum ini menempati sebuah bangunan lama. Waryatmo (Dirut PTP XV-XVI) dan diresmikan pada 11 September 1982 dalam rangka menyambut kongres internasional ISSCT XIX yang anggotanya terdiri dari ahli gula seluruh dunia di Pasuruan (22 Agustus 1986).nama menjadi PT. Museum ini didirikan di sebuah gedung bekas tempat tinggal di sebelah barat pabrik gula Gondang Baru yang pada saat ini merupakan bagian dari unit usaha PT. Solo. Di masa keemasannya. Perkebunan Nusantara IX. industri ini diambil alih oleh rakyat Indonesia. Pendirian Museum ini dilandasi pertimbangan bahwa perkembangan industri dapat digunakan sebagai data untuk pengembangan lebih lanjut. Jawa Tengah.Gendong Baru. Mereka mengirimkan teknologi dan ahli-ahli terbaiknya untuk menggarap komoditi ini. Alasan mengapa . tepatnya museum yang dulunya adalah Pabrik Gula tersebut berada di Desa Plawikan Kecamatan Jogonalan.261. Jawa Tengah) yang pada saat ini merupakan bagian dari unit usaha PT. Pasca kemerdekaan. Pabrik ini terletak kurang lebih 5 km dari kota Klaten. sayang industri ini tidak dapat dikelola dengan baik dan mendapat berbagai macam masalah mulai dari serbuan gula impor dan juga regenerasi alat-alat pabrik yang tidak terencana. seta dilengkapi dengan ruang auditorium seluas 753 meter persegi. Kecamatan Jogonalan. Letak museum PG Gondang Baru sangat strategis karena berada persis di tepi jalan utama/ jalan raya yang menghubungkan kota Yogyakarta dengan Kota Solo. Kabupaten Klaten.20 meter persegi dengan luas bangunan 240 meter persegi yang terdiri dari ruang pameran tetap. perpustakaan. pemerintah kolonial Belanda sangat serius menggarap industri gula di Indonesia. Museum gula didirikan atas prakarsa Bapak Soepardjo Roestam (Gubernur Jawa Tengah) dan Bapak Ir. Kabupaten Klaten. Museum ini terletak di lingkungan kompleks Pabrik Gula Gondang Baru Klaten. Jawa Tengah. Pabrik Gula Gondang Baru. Museum ini didirikan di sebuah gedung bekas tempat tinggal di sebelah barat pabrik gula Gondang Baru (Klaten. Masa kejayaan ini berlangsung hingga 1925. sampai kemudian pada 1930 Indonesia dihantam oleh krisis ekonomi. Bangunan museum didirikan di atas areal tanah seluas 1. Pabrik ini dibangun pada 1860 dan merupakan satu–satunya pabrik gula di Indonesia yang masih menggunakan mesin uap sebagai penggeraknya. Dengan adanya Peraturan Pemerintah No.

Hal inilah yang menyebabkan banyak pabrik gula yang ditutup. Bahan baku Bahan baku mudah diperoleh dari daerah sekitar Klaten. museum ini dibangun untuk dapat menjadi tempat penelitian dibidang pergulaan. Tanah yang . Sebenarnya terdapat lebih dari 50 pabrik tebu yang terdapat di Jawa Tengah. Tetapi karena penduduk Indonesia yang makin bertambah dan mengakibatkan berkurangnya lahan pertanian yang disebabkan oleh pendirian perumahan. Gondang Baru.tempat ini dijadikan sebagai tempat dibangunnya Pabrik karena didasari berbagai faktor. museum ini juga dibangun agar dapat menjadi objek wisata. Dimana PG. Wonosari. 2. Faktor tersebut antara lain : 1. lahan yang dipakai adalah lahan dari sawah hasil pemanenan padi. industri dan sebagainya. INFORMASI TERTULIS Museum ini dibangun karena 2 tujuan yaitu tujuan jangka panjang dan tujuan jangka pendek. Disini PG ini dapat dengan mudah memperoleh tenaga kerja dikarenakan penduduk Klaten yang cukup padat sehingga dapat dengan mudah dalam pencarian tenaga kerja. hal ini dapat diperoleh dan dipenuhi karena lokasi pabrik dekat dengan sungai.membuat pasokan tebu menjadi berkurang. 2. Gondang Baru dan Museum Gula Jawa Tengah Menjadi objek penelitian dan kunjungan. museum ini dibangun dengan tujuan untuk menyongsong kongres gula sedunia ke XIX di Jakarta yang diadakan tahun 1986. Sumber Air Dalam prosesnya. tebu juga adalah jenis tanaman liar. Cara penanaman Tebu juga sebenarnya tidak semudah yang dibayangkan. Pada saat itu tebu hanya tumbuh di Irian. Untuk tujuan jangka panjangnya. dan Ceper. Dengan sistem REYNOSO. Selain menjadi tempat penelitian. Tenaga Kerja SDM merupakan factor yang sangat penting untuk berlangsungnya proses produksi PG. 3. pabrik gula ini sangat membutuhkan air. Semarang. Dimulai dari tujuan jangka pendek.

Jerman. alat–alat pengolah tebu menjadi gula pasir. Kita juga dapat menyaksikan berbagai foto tradisi upacara selamatan ketika akan memulai giling tebu. Museum Gula masih punya koleksi lain yang tak kalah menarik. penanaman sesaji yang biasanya menggunakan kepala kerbau atau sapi untuk ditanam. Kegiatan itu biasanya dilaksanakan pada bulan Mei hingga September. 40 hari kemudian setelah bertunas. yang digunakan sebagai pengangkut tebu dari ladang ke pabrik. miniatur pabrik gula. antara lain: foto pabrik gula lama. timbangan. upacara selamatan temanten tebu dengan berbagai upacara pendukung lain seperti pertunjukkan wayang kulit semalam suntuk. sekering. dan alat transportasi untuk inspeksi di perkebunan. Dulu. Pengairan dilakukan diwaktu tanam. dipotong 3cm diatas dan bawah ruas.Misalnya. Mentahan tebu pada umur 5 bulan semua batang dipotong digunakan sebagai bibit 2 mata. Foto-foto penunjang. Potongan bibit ini ditanam tegak berjarak 40cm cukup air. Koleksi yang dimiliki terdiri dari peralatan untuk menanam tebu sampai dengan peralatan pengolahan tebu menjadi gula pasir seperti: peralatan tanam tebu tradisional. alat–alat administrasi pada pabrik gula. Simbah digunakan untuk mengangkut tetes tebu ke Stasiun Srowot untuk kemudian dibawa ke Semarang atau Surabaya. terdapat berbagai peralatan untuk memproduksi tebu menjadi gula pada masa dulu. Ada loko buatan Jerman produksi tahun 1901. Ada yang menulis dari Belanda. pada umur 1tahun tebu tersebut diambil sempel di bangian depan. Jepang. sebenarnya ada sejumlah wisatawan asing yang mampir. demi memohon keselamatan selama masa dan pascaproduksi. sarana pengangkut tebu. serta beberapa foto penunjang. Sebelum tebu ditebang.masih dalam kadar asam itu sangat cocok untuk lahan bertanam tebu. Dalam penanamannya. Di ruangan ketiga. Loko uap Simbah ini buatan Jerman (1818). yang diambil untuk ditanam adalah mata dari ruas yang terdapat dari pucuk sampai pangkal batang tanaman tebu yang berumur 5-6 bulan dipotong pucuknya sampai tumbuh mata. foto upacara giling pertama. mesin jahit karung. Proses penebangan tebu menggunakan arit atau dandang kemudian dibersihkan dari akar maupun tanah yang masih menempel. trafo. alat–alat perawatan tanaman tebu. pedati (semacam gerobak yang digerakkan dengan sapi/kerbau). tiruan visualisasi . Belgia dan Inggris. Ada salah satu lokomotif uap yang usianya tua dan oleh orang-orang pabrik dinamakan Simbah. dan aneka peranti tempo doeloe lainnya. tengah dan belakang untuk dianalisa kemasakannya. macam–macam bibit dan penyakit tanaman tebu. Wisatawan Asing Kalau melihat buku tamu dari pengunjung Museum Gula Gondang. macam–macam jenis hama tebu. Dari mulai apa yang dinamakan amperemeter.

13.12. Pabrik Gula Gondang sekarang memang multi fungsi.30 Wib Ketika masuk ke Pabrik Gula Gondang Baru. Jika datang pada awal masa penggilingan tebu kita dapat menyaksikan pagelaran wayang kulit selama semalam suntuk. Ada loko buatan Jerman produksi tahun 1901.00 . seperti pernikahan dan sebagianya. puteran gula.30 Wib : Pk. dan cafe kecil untuk bersantai. ruang pertemuan. 08. Museum Gula masih punya koleksi lain yang tak kalah menarik. Museum Gula setiap hari dibuka kecuali hari libur. Sambil mencermati proses produksinya. dan alat transportasi untuk inspeksi di perkebunan.00 Wib : Pk. anda juga bisa melihat mesin-mesin tua yang menjadi alat produksi di pabrik ini. 08. kita bisa menyaksikan proses produksi gula secara langsung. kristalisasi.00 . 08. dan pengemasan.00 . Museum ini juga dilengkapi dengan perpustakaan. mushola. selain dapat menyaksikan proses penggilingan tebu.ruang administrasi lama dan lain-lain. yang digunakan sebagai pengangkut tebu dari ladang ke pabrik. menyaksikan sejarah Pabrik Gula di Museum Gula. pedati (semacam gerobak yang digerakkan dengan sapi/kerbau). Pagelaran tersebut dimaksudkan memohon berkat agar selama penggilingan dapat berjalan dengan lancar. Jika datang ke Pabrik Gula Gondang disarankan pada bulan Mei – September. pemurnian nira dengan sulfitasi.11. . Senin – Kamis Jum'at Sabtu : Pk. Produksi gula melewati tahap pemerahan nira untuk mendapatkan sari gula. penguapan nira. pelataran Taman Pabrik yang luas sekarang juga bisa dimanfaatkan untuk bermacam kegiatan atau event.

Namun demikian perkembangan museum tersebut telah melewati masa-masa yang mengagumkan karena masih dapat bertahan sampai pada masa sekarang ini. sehingga makin menarik minat penguunjung museum untuk memanfaatkannya. informasi tentang berbagai event dan paket wisata ini kurang dipromosikan kepada masyarakat. diperlukan kreativitas agar lebih banyak wisatawan tertarik mampir ke tempat ini. Perlu juga dikembangkan paket wisata keliling pabrik gula dengan menggunakan lori pada hari-hari di luar masa produksi. Misalnya memoles berbagai upacara tradisi menuju musim giling agar mampu menjadi daya tarik bagi para wisatawan.KESIMPULAN Museum tersebut memiliki daya tarik yang luar biasa bagi para wisatawan yang berkunjung ke museum tersebut. Brosur tentang museum ini juga jarang didapatkan di agenagen wisata. Pengunjung museum juga tergantung pada musim panen gula dan musim-musim tertentu. Hanya saja. Harus diakui. . Tentu berbagai kegiatan tradisi ini dapat dijadikan agenda tetap. Selain itu keadaan produksi gula juga masih berjalan meskipun tidak seperti pada masa kejayaannya. agar lebih banyak wisatawan dan masyarakat yang tahu. kemudian dipromosikan.

Klaten tahun 1921 Cerobong pabrik Kantor administrasi Pengangkut tebu Lori tebu Mesin pabrik Mesin pabrik Mesin pabrik Luar pabrik .LAMPIRAN GAMBAR KOLEKSI MUSEUM Pabrik Gula Gondang Winangun.

klaten tahun 2009 .Lingkungan pabrik Suasana pabrik Suasana pabrik Stasiun klaten Pabrik Gula Gondang Winangun.

KOLEKSI-KOLEKSI YANG DIMILIKI MUSEUM No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Nama Koleksi Garpu Mata 2 Garpu Mata 4 Garpu Ongger Pisau Hama Pisau Ulat Lencek Lempak Pacul Supit Pacul Keprak Cangkul Dandang Dandang Mata 2 Sabit Wangkil Jompong Klaweng Pacul Kecrik Pancir Teodolit Bousole Rails Optische Bank Ukuran Got Mujur/Rajang Ukuran Lacen Jenis Tebu : -3016 -2878 -PS 30 Penggali Tanah Keras Penggali Tanah Keras Membalikkan Tanah Kegunaan Hilangkan Ulat/Hama dalam Tebu Hilangkan Ulat/Hama dalam Tebu Mengolah Tanah Gembur Mengolah Tanah Gembur Pengolahan Tanah Lacen Pengolahan Tanah Lacen Penggali Tanah Penggali Tanah/Tebang Tebu Penggali Tanah/Tebang Tebu Penebang Tebu Penyiang Rumput Penyiang Rumput Pemotong Bibit/Penggaris Tanah Penyiang Rumput Penyiang Rumput Pembuatan Peta Rumput Ukur Ketinggian/Kemiringan Tanah Ukuran Ketinggian /Kemiringan Tanah Ukuran Lebar/dalamnya Saluran Air Ukuran Lebar/dalamnya Lobang Tanam Jenis Tebu yang ditanam Jenis Tebu yang ditanam Jenis Tebu yang ditanam .

III 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 Canting Pupuk Tongkat/Gejug Tompo/Ember Sirat Penyemprot Hama Pengukur Curah Hujan Alat Destilasi Sugar Seive Shaker Coito meter DG Rekorder Alat Kontrol Masakan Pengering Ampas Moffel Oven Peti Pengering Pemotong Kawat Jenis Tebu yang ditanam Jenis Tebu yang ditanam Jenis Tebu yang ditanam Jenis Tebu yang ditanam Jenis Tebu yang ditanam Hama Tebu Tikus Menyerang Akar dan Batang Tebu Ulat Menyerang Akar dan Batang Tebu Kupu-kupu Menyerang Batang Tebu Kupu-kupu Menyerang Batang Tebu Rerumputan Pengganggu Pertumbuhan Tanaman Tebu Disebabkan Karena Jamur Alat Ukuran Pupuk Alat Untuk Membuat Lobang Pupuk Untuk Menyiram Air Alat Untuk Memberantas Hama Tebu Alat Ukuran Rata-rata Curah Hujan Penyuling cairan/Air Penyaring Kristal Gula Perbutir Mengetahui Kejenuhan Nira dalam Pan Masakan Mengetahui Kepekatan Nira dalam Pan Masakan Mengetahui Kekeringan Ampas Pemijar Bahan yang dianalisa Kadar Abunya Pengering Zat Dilaboratorium Memotong Kawat Bal Ampas . Tuton. Blendok.-PS 56 -BZ 132 -BZ 134 -BZ 140 -BZ 148 25 26 27 28 29 30 Tikus Serangan Tikus Serangan Uret Penggerek Batang Penggerek Pucuk Gulma. Alang-alang. Leng-lengan dan Patikan 31 Penyakit Tebu : Upas. Romotan Teki.II. Karat daun Pokkah Bung I. ada 8 : Lulangan. Grinting.

45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 Setang SNY SNY Moer Penera Manometer Mesin Frais Mesin Jahit Neraca Analitik Mikroskop Wesphal Balans Minuten Pengukur Brix Labu Takar Labu Vakum Labu Erlenmeyer Bizink Glass Pesawat Orsat Tabung Moll Glass Ampere Meter Induktor Elemen Zekering Stroom Trafo Lampu Pengawas Pengukur Kekerasan Tebu Polarimeter Saturascop Mano Rekorder Vakum Rekorder Puteran Mini Miniatur Gilingan Timbangan Bascul Timbangan Gula Pegangan untuk Memutar Ulir/SNY Pembuatan Draad/Ulir Moer Pengukur Kandungan Air dalam Ampas Membuat Perkakas dalam Pabrik Menjahit Karung Gula Penimbang Benda/Zat Mengetahui Benda kecil Menentukan BJ Air Jam Pasir Ketahui Konsentrasi Larutan Gula Mengencerkan Larutan Gula Penyaring Tekanan Titrasi Larutan Gelas Pencuci Cairan Mengetahui Kadar Gas Menentukan % Brix Ukuran Arus Listrik Mengetahui Kebocoran Arus Listrik Pengaman Tegangan Listrik Ukuran Besarnya Arus Listrik Mengawasi Diskitarmplasmen Pabrik Ketahui Keras/Tidaknya Batang Tebu Mengetahui Rendemen/Kemasakan Tebu Ketahui Temperatur Optimum Putaran Masakan Mengetahui Tekanan Uap Mengetahui Tekanan Hampa Pemisah Kristal Gula dengan Strup Pengiling Tebu Mini Penimbang Gula Penimbang Gula .

75 76 Timbangan Tokok Mesin Hitung : Walther Facit Marchant Madas Monroe Olympia Penimbang Gula Untuk Menghitung Untuk Menghitung Untuk Menghitung Untuk Menghitung Untuk Menghitung Untuk Menghitung 77 Mesin Tulis : Underwood SIM Untuk Mengetik Untuk Mengetik 78 Mesin Jumlah : Dalton Underwood Contex Classic Victor Untuk Menjumlah Untuk Menjumlah Untuk Menjumlah Untuk Menjumlah Untuk Menjumlah Menandai Kasbon Untuk Menghitung Wadah Tinta Memotret Objek 79 80 81 82 Perforator Bukti Kas Swipoa Tempat Tinta Kamera Agfa .

wordpress.wordpress.php/read/cetak/2009/01/27/49004/.htm http://indonesiansugar.com/v1/index. Gondang..blogspot..html http://cybertravel.com/photos/album/118 http://indonesiansugar..php/history/4503/16-museum-gula-jawa-tengah http://jengjeng.id/cbprtl/cybertravel/detail http://www.Klaten#at http://tourism.matriphe.DAFTAR PUSTAKA Internet http://suaramerdeka.multiply.com/2009/06/19/museum-gula-indonesia/ buku panduan museum Gula Jawa Tengah dan Pabrik Gula Gondang Baru Klaten .cbn.pramesthi.com/2009/09/museum-gula-klaten.Museum.Gula.Menjual.com/2009/06/22/sejarah-gula-dan-tebu/ http://ar1bowo.com/cybernews/harian/0701/29/dar10..com/suiker-fabriek-gondang-winangoen.suaramerdeka..net.html http://wisatadanbudaya.com/index.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful