Masa Transisi Periode Orde Baru ke Reformasi

1. Pengertian dan Sejarah Lahirnya Orde Baru Orde baru adalah tatanan seluruh peri kehidupan rakyat, bangsa dan negara Republik Indonesia yang diletakan kepada kemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945. Dilihat dari prosesnya, lahirnya cita-cita untuk mewujudkan Orde Baru itu merupakan suatu reaksi dan koreksi prinsipil terhadap praktek-praktek penyelewengan yang telah terjadi pada masa lampau, yang lazim disebut zaman Orde Lama. Oleh karena itu, pengertian Orde Baru yang terpenting adalah suatu Orde yang mempunyai sikap dan tekad mental dan itikad baik yang mendalam untuk mengabdi kepada rakyat, mengabdi kepada kepentingan nasional yang dilandasi falsafah pancasila dan yang menjunjung tinggi azas dan sendi undang-undang dasar 1945.1 Adapaun secara konkrit Orde Baru lahir sebagai upaya untuk :

1. Mengoreksi total penyimpangan yang dilakukan pada masa Orde Lama. 2. Penataan kembali seluruh aspek kehidupan rakyat, bangsa, dan negara Indonesia. 3. Melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. 4. Menyusun kembali kekuatan bangsa untuk menumbuhkan stabilitas nasional guna mempercepat proses pembangunan bangsa. Orde Baru mencoba melakukan penataan kembali kehidupan bangsa di segala bidang, meletakkan dasar-dasar untuk kehidupan nasional yang konstitusional, demokratis dan berdasarkan hukum. Di bidang ekonomi, upaya perbaikan dimulai dengan program stabilisasi dan rehabilitasi ekonomi. Program ini dilaksanakan dengan skala prioritas: (1) pengendalian inflasi, (2) pencukupan kebutuhan pangan, (3) rehabilitasi prasarana ekonomi, (4) peningkatan ekspor, dan (5) pencukupan kebutuhan sandang.2 2. Prestasi Pembangunan Setelah memegang sepucuk surat “ajaib” Supersemar 1966 (surat perintah sebelas maret), perlahan namun pasti, Soeharto naik ke tahta keppresidenan. Sejak itu, segala rencana

1 2

Cuplikan Dari Pidato Pejabat Presiden Jendral Soeharto Kepada Sidang Kabinet AMPERA tanggal 19 April 1967. http://ginandjar.com/public/04DinamikaPembangunanNasional.pdf

1

pembangunan negeri dipersiapkan dan disusun Soeharto beserta Orde Barunya. Kalau pada masa pemerntahan Orde Lama pemerintah hanya sibuk membangun konsolidasi politik (ingat slogan “politik sebagai panglima”), Pada masa Orde Baru berkuasa terjadi disorientasi dalam pelaksanaan kebijakan. Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi menjadi prioritas utama (ingat slogan “ekonomi sebagai panglima”). Pragmatisme ekonomi nampak nyata dalam proses pengambilan kebijakan. Alasan-alasan yang bersifat ideologis dikesampingkan. Faktor-faktor yang menjadi hambatan-hambatan dalam merangsang proses perbaikan ekonomi dipangkas. Arah politik-ekonomi berbalik 180°. Investasi yang menjadi musuh pada masa pemerintahan Orde Lama dijadikan relasi setia. Hal pertama yang dilakukan dalam rangka penyuksesan program-program pembangunan yang dicanangkannya adalah Soeharto bersedia menjalin kerjasama dengan melakukan penandatanganan nota kesepakatan ekonomi dengan organisasi-organisasi Internasional— jalan pintas yang bersifat prgmatis — salah satunya Indonesia kembali menjadi anggota World Bank, IMF (Internasional Monetary Fund ) sebagai syarat untuk mengikuti perundingan Paris Club. Dalam perundingan tersebut Indonesia menyatakan kesiapsediaannya untuk penjadwalan kembali pembayaran utang-utang. Sebelumnya telah diterbitkan terlebih dahulu surat keputusan presiden tentang pengakuan dan kesanggupan bayar utang-utang yang sebelumnya di tolak untuk diakui oleh Soekarno atau utang baru yang dibuat oleh soeharto. Indonesia bersedia membayar utang sebesar US $ 55.000.000 , sebagai tanda „goodwill”. Indonesia menyerahkan $ 30.000 terlebih dahulu dan sisanya dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun, untuk itu Indonesia minta dikirim sebuah team dari mereka. Maka datanglah team dari IMF, yang diterima oleh menteri keuangan. 3 Dengan konsekueansi dari penjadwalan hutang tersebut, imbasnya Indonesia harus bersedia berada dibawah kendali IMF dan World Bank. Maka sejak 1967, kendali IMF dan World Bank terhadap Indonesia dilaksanakan.4 Sedangkan untuk kepentingan lobby dengan IMF dan Negara-negara maju perwakilan Indonesia, pada tanggal 18 juni 1968 Soeharto membentuk Tim Ahli Ekonomi
3

Seda, Frans. Mengenang Situasi lahirnya “peraturan 3 oktober 1966” dapat dilihat dalam buku Presiden soeharto Bapak pembangunan Indonesia: Evaluasi Pembangunan Pemerintahan Orde Baru isinya ditetapkan dan disampaikan dalam sidang umum MPR RI tanggal 1-11 Maret 1983. Hal 99 4 Dian Kartika Sari. Dimuat dalam Jurnal INFID (International NGO Forum On Indonesian Development) Tentang: 10 TAHUN JATUHNYA SOEHARTO No.13/06/Juni 2008 hal. 6

2

Presiden, terdiri dari beberapa kaum tehnokrat yang biasa disebut dengan istilah “Mafia Berkeleey” 5, mereka adalah : Prof.Dr. Widjoyo Nitisastro, Prof.Dr. Ali Wardhana, Prof. Moh. Sadli. Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo, Prof.Dr. Soebroto, Dr. Emil Salim, Drs. Frans Seda, dan Drs. Radius Prawiro.6. Tugas team adalah merumuskan dari sekian banyak alternatif suatu pola-pola pokok kebijakan operasionil yang pragmatis dan realistis berdasarkan prinsip-prinsip yang telah diletakan baik dalam keputusan MPRS , hasil seminar A.D dibandung, statement-statement pemerintah mengenai rehabilitasi dan stabilisasi dan dapat diterapkan dalam kondisi yang dihadapi. Nantinya pokok-pokok kebijakan ekonomi yang telah digariskan tersebuat akan dijadikan missi offensive keluar pemerintah Orde Baru untuk mengetuk pintu para kerditur dan investor agar menanam modal di Indonesia. Missi ekonomi yang pertama kali dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX ke eropa, inggris dan Jepang. 7 Semenjak itu ekonomi Indonesia terus mengalami perbaikan. Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi terus meningkat. Sebutan “Bapak Pembangunan Indonesia” yang ditetapkan berdasarkan ketetapan No. V MPRS RI 1983 akhirnya melekat pada dirinya. Soeharto dan Pembangunan menjadi Jargon serasi kalau kita melakukan refleksi pada masa itu. Berikut ini adalah catatan-catatan keberhasilan pemerintah dalam pembanguan dan pertumbuhan ekonomidi berbagai aspek kehidupan: 2.1 Ekonomi 2.1.1 Pengendalian angka kelahiran Banyak anggapan bahwa jumlah penduduk yang besar merupakan sebuah potensi yang besar untuk menggali dan mengolah sumber-sumber kekayaan alam. Banyak yang berspekulasi jumlah penduduk yang besar dapat menopang dan mensukseskan proses pembangunan ekonomi. Namun apa jadinya bila jumlah penduduk yang besar tidak di imbagi dengan laju pertumbuhan ekonomi. Maka semua itu akan menjadi sia-sia, bahkan bisa membuat bencana.
5

Untuk memperdalam tentang konsep ini anda bisa membaaca buku Baswir, Revrisond, 2006, Mafia Berkeley dan Krisis Ekonomi Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 6 Op.cit, Dian Kartika Sari, hal 7 7 Loc. Cit, Seda, Frans, Hal 100

3

Ketika Orde Baru sibuk melakukan pengenjotan angka pertumbuhan ekonomi, salah satu kendala yang dihadapi adalah tingginya tingkat kelahiran bayi. Sehingga upaya yang dilakukan untuk menaikan taraf hidup rakyat jalan ditempat, karena fertilitas penduduk yang tinggi. oleh karena itu salah satu cara untuk mengendalikan angka kelahiran adalah dengan melaksanakan program keluarga berencana. Sehingga peningkatan jumlah penduduk tidak akan

menihilkan hasil pembangunan ekonomi. Dengan demikian, hasil usaha-usaha pembangunan nasional akan dirasakan oleh segenap lapisan masyarakat dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga peningkatan tingkat kesejahteraan rakyat segera dapat terwujud. Program keluarga berencana yang dijalankan soeharto termasuk kedalam kebijakan yang bisa dikatakan berhasil. Karena dengan melakukan kebijakan tersebut, struktur sosial Indonesia banyak mengalami perubahan yang dramatis. Keberhasilan program keluarga berencana telah menurunkan tingkat pertumbuhan penduduk dari rata-rata 2,4% pada periode 1965-1980 menjadi rata-rata 1,8% pada tahun 1980-1996.8 Tingkat kemiskinanpun turun secara nyata dari 70%

pada akhir tahun 1960-an menjadi 27% pada pertengahan tahun 1990-an. Proporsi penduduk Indonesia yang tinggal didaerah-daerah perkotaan meningkat dari 17% pada tahun 1971 menjadi menjadi 8,8% pada tahun 1990.9 2.1.2 Revolusi Hijau Kebijakan modernisasi pertanian di Indonesia pada masa orde baru dikenal dengan sebutan Revolusi Hijau. Revolusi ini bertujuan mengubah petanipetani gaya lama (peasant) menjadi petani-petani gaya baru. Revolusi Hijau memodernisasikan pertanian gaya lama untuk memenuhi Industrialisasi ekonomi Nasional. 31% pada tahun 1990. Kelompok pekerjaan

professional, manajerial dan clerical meningkat dari 5,7% pada tahun 1971

8 9

World Bank, 1998, Indonesia In Crisis; A Macroeconomic Update, Wangshiton: World Bank, hal 43 Hull, T.H & Jones, G.W, 1994, “Demographic Perspective” in Indonesia’s New Order: The Dynamics of SocioEkonomic Transformations, ed. H. Hill, Allen & Unwin, NSW, hal 123-178.

4

Revolusi Hijau merupakan program unggulan pada pemerintahan Orde Baru. Secara konsepsi revolusi hijau adalah konsep tandingan dari land reform atau biasa disebut dengan“revolusi merah” yang dilakukan oleh Negara-negara blok Soviet (Timur). Umumnya mereka berideologi komunis. Karena Indonesia lebih dekat dan boleh di bilang sekutu terdekat Amerika Serikat maka nama Revolusi Hijau dianggap lebih tepat. Karena ada kebijakan Revolusi Hijau tersebut Indonesia mampu mencapai swasembada beras pada tahun 1984, AS langsung mempromosikan Soeharto untuk mendapatkan penghargaan dari badan pangan dunia (FAO).

2.1.3

Industrialisasi Pada awal PJP I, struktur produksi masih rentan dan didominasi oleh sektor pertanian. Pangsa sektor pertanian terhadap PDB hampir mencapai 50 persen sedangkan industri pengolahan dibawah 10 persen. Dalam tahun 1995, keseimbangan kedua sektor itu telah berubah yaitu pangsasektor pertanian telah menurun menjadi 17,2 persen sedangkan pangsa sektor industri pengolahan meningkat menjadi 24,3 persen, sehingga tatanan perekonomian menjadi lebih kukuh. Peranan sektor migas yang pada dekade 70-an mendominasi ekspor dan penerimaan Negara mulai menurun sejak tahun 1981/82. Akibat dari booming minyak pada saat itu. Namun, dalam tahun 1995/96, peran ekspor migas dalam total ekspor telah turun menjadi 22,0 persen dari puncaknya pada tahun 1982/83 sebesar 79,0 persen. Peran penerimaan negara yang berasal dari migas juga turun yaitu menjadi sebesar 20,8 persen, dari puncaknya pada tahun 1981/82 sebesar 70,6 persen. Struktur tenaga kerja juga telah mengalami perubahan dan menuju ke arah yang makin seimbang. Pada tahun 1971, pekerja yang bekerja di sektor pertanian, industri pengolahan, dan sektor lainnya adalah masing-masing 66,3 persen, 6,8 persen, dan 26,9 persen. Dalam tahun 1995, pekerja yang bekerja di sektor pertanian, industri, dan sektor lainnya telah berubah menjadi masing-masing 47,3 persen, 10,7 persen, dan 42,0 persen. (Angkatan kerja pada tahun 1971

5

profil pendidikan Indonesia selama 1980an sangatlah berbeda dari profil pendidikan pada 1960an. hal 457 6 .10 Sebagai hasilnya. Sejak Repelita II (1974/1975-1978-1979) sampai dengan Repelita ke IV (1984/1985-1988/1989) anggaran pendidikan di Indonesia terus mengalami kenaikan.577. Jakarta: Mizan.052.943 menjadi 26. Diakses dalam buku Latief. total siswa ang belajar disekolah dasar meningkat dari 11. Ini bisa dilihat dari angka-angka komparatif jumlah siswa (sekolah-sekolah negeri dan swasta) yang berada dibawah tanggung jawab Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.376.2 Pendidikan Meskipun Soeharto menujukan sikap ketidaksukaannya terhadap kritik intelektual disatu sisi. disisi yang lain sebenarnya rezim ini sangat aktif dalam memajukan bidang pendidikan. Thomas mencatat bahwa total mahasiswa pada tahun 1965an adalah sebesar 268. jumlah mahasiswa yang belajar di perguruan tinggi (termasuk program sarjana dan diploma) meningkat dari 278.686.000. namun. Yudi. 10 Pada Repelita II (1974/1975-1978/1979). anggaran pendidikan meningkat menjadi 10. berdasarkan statistik pendidikan dari kementrian pendidikan.667 (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan 1997). dia menambahkan bahwa jumlah total mahasiswa untuk tahun itu mungkin kurang dari angka tersebut ( Thomas 1973:13). Lihat departemen penerangan (1983. Selama periode 1965-1990. 2005.607 menjadi 3.berdadarkan usia penduduk di atas 10 tahun.1988).118. 2005. dan melonjak menjadi 14. Sebagai missal.7% pada Repelita IV (1984/1985-1988/1989). Jumlah siswa sekolah menengah atas meningkat dari 412. jumlah total mahasiswa universitas pada tahun 1965 adalah sebesar 46.000 11 (Thomas. Yudi.000.348. Diakses dalam buku Latief. Berdasarkan catatan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1997).590. Sementara itu. hal 457 11 Angka akurat dari statistik pendidikan di perguruan tinggi pada tahun 1960an sulit untuk didapat.4%. angka ini jelas tidak memasukan jumlah mahasiswa yang belajar di perguruan tinggi swasta dan program-program diploma.007 menjadi 5. Intelegensia Muslim dan Kuasa: Genealogi Intelegensia Muslim Indonesia Abad 20.173) menjadi 1. Jakarta: Mizan. 2. Intelegensia Muslim dan Kuasa: Genealogi Intelegensia Muslim Indonesia Abad 20. 1973:13.900.593 (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan). Sementara jumlah siswa sekolah menengah pertama meningkat dari 1. anggaran pendidikan sebesar 10 % dari total anggaran negara: pada Repelita III (1979/1980-1983/1984). dan pada tahun 1995 berdasarkan usia penduduk di atas 15 tahun).

sehingga preperensi mereka untuk bekerja sebagai pegawai negeri mulai berubah. terutama untuk perguruan tinggi swasta sejak 1990. terutama setelah pemberlakukan kebijakan wajib belajar 9 tahun pada tahun 1994. 12 Oey. A. M. Peningkatan juga berlangsung pada jenjang sekolah menengah pertama. Peningkatan ini bahkan menjadi 7% oada tahun 1986. Pemerintah orde baru melakukan dorongan untuk mendukung pendidikan agama di sekolah-sekolah umum dan di Universitas-Universitas. Akibatnya. Jumlah mahasiswa di perguruan tinggi. keikutsertaan dalam pendidikan dasar merupakan fenomena yang universal. Yudi. Setiap siswa wajib mengikuti pelajaran agama disekolah umum mulai dari sekolah dasar sampai peruruan tinggi. Pada 1991. 6-9 September. pada 1993 Indonesia meraih Avicenna Award dari UNESCO. Bali. Jumlah siswa pada level pendidikan yang lebih tinggi masih tetap kecil.12 Hal senada juga terjadi pada lembaga-lembaga pendidikan islam.13 Namun patut disayangkan. yang terdiri dari 872 perguruan tinggi swasta dan 49 perguruan tinggi negeri. Diakses dalam buku Latief. jadi. “Issues ini Indonesian Higher Education Policy Making Processes “. berdasarkan kelompok usia. tetapi juga mengalami peningkatan yang signifikan. pemerintah menerapkan wajib belajar selama enam tahun secara nasional. makalah untuk International conference on economic Policy Making Procces in Indonesian. 7 . 1990. jumlah itu menjadi 921. hanya ada 135 lembaga perguruan tinggi (negeri dan swasta) di Indonesia. & suryatini. sesungguhnya Orde Baru juga berperan dalam proses islamisasi dunia akadenis.Sejak 1984. peningkatan kaum terdidik yang menempati status sosial tertentu dalam masyarakat tidak di imbangi dengan pemenuhan lapangan pekerja di sector-sektor public. pada awal 1990an. Tapi untunglah masih ada sector swasta yang menawarkan gaji dan Insentif lain yang lebih menjamin. Peningkatan ini bahkan berlangsung secara lebih nyata setelah jumlah perguruan tinggi yang ada semakin banyak. meningkat dari 1 % pada tahun 1965 menjadi 7% pada tahun 1986.Gardiner. Jakarta: Mizan. Intelegensia Muslim dan Kuasa: Genealogi Intelegensia Muslim Indonesia Abad 20. hal 458. Pada 1960. meskipun pemerintah mencoba bersaha untuk menjauhkan islam dari kehidupan public. Atas prestasi ini. 2005.

Oleh sebab itu.3 Bidang Sosial dan Keagamaan Pada hakekatnya azas yang harus diterapkan dalam proses pembangunan — apalagi menyangkut tentang pembangunan masyarakat— prinsip keseimbangan dan pemerataan. akibat memudarnya dukungan militer & non-islam terhadap kekuasaan pemerintah. sosial.280. Lampiran Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia di Depan Dewan Perwakilan Rakyat R. mental dan sebagainya “. Jakarta: Departemen Penerangan R. Seperti pidato yang dikemukakan presiden di depan sidang paripurna DPR-GR tahun 1971” Pembangunan hakekatnya adalah pembangunan manusia dan ditujukan untuk kepentingan manusia.2. pendidikan. Agama mempunyai peran yang sangat penting terhadap pembentukan moral manusia Indonesia sebagai dasar membentuk manusia yang berkualitas. Sebab itu disamping pembangunan ekonomi kitapun harus membangun segi yang lain dari kehidupan kita: politik.I Tahun 1983 dan 1988. yang berimplikasi dengan semakin akomodati & kooptatifnya 14 15 Lihat Tempo (8 Desember 1990) Departemen Penerangan Republik Indonesia. dibawah dukungan Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila. sehingga soeharto harus mencari bakingan dari komutitas muslim. angka ini melonjak menjadi 50.15 presentase itu turus meningkat pada tahun tahun berikutnya. jumlah ruang kelas (disekolah-sekolah agama swasta) yang telah direnovasi dengan dukungan pemerintah ialah sebesar 26. budaya.14 Selama cabinet pembangunan ketiga (1978-1983). secara aktif mensponsori pembangunan mesjid-mesjid dan aktifitas dakwah. yayasan ini telah mendirikan sebanayak 400 mesjid serta memberikan dukungan dana bagi seribu dai muslim yang dikirim ditempat-tempat terpencil dan zona-zona transmigrasi. Selama 1970-an dan 1980-an.734. dukungan prasarana dan sarana peribadatan yang memadai memang diperlukan dalam upaya menjalankan kehidupan ibadah yang tenteram dan damai. Untuk komunitas muslim. Apa yang dimaksud dengan prinsip keseimbangangan dan pemerataan bahwasanya pembangunan bukan hanya identik pada hal-hal yang bersifat materil tapi aspek spiritual dalam melaksanakan pembangunan layak di prioritaskan. selama cabinet pembangunan ke empat (1983-1988).I 8 . presiden Soeharto sendiri.

Parmusi. Soeharto melakukan fusi terhadap Sembilan partai politik menjadi dua. yang merepresentasikan dimensi “fungsional” dari pembangunan. Selain dua kelompok itu. yang merepresentasikan dimensi material dan kebangsaan dari pembangunan. Seperti apa yang dialami PPP dalam menyikapi RUU Perkawinan dan Keluarga Berencana. tak jarang bagi kelompok Islamis-Fundamentalis melakukan tindakan subversif terhadap kekuasaan. IPKI. Dimana sulit sekali Indonesia menciptakan stabilitas politik untuk menopang pembangunan ekonomi akibat sering terjadinya konflik kepentingan antar partai politik. dan Partai Khatolik di fusikan menjadi Partai Demokrasi Perjuangan (PDI). Hal ini mengakibatkan perang dingin. Empat partai islam yang ada (NU. yang tak pernah diakui sebagai partai politik. 2. Fusi ini dilakukan lebih dasarkan program ketimbang ideology. dan memilih bergabung dengan kelompok “kebangsaan”. namun konflik internal dalam partai semakin intens. 9 . Murba. ketika Indonesia memakai sistem Demokrasi Liberal dalam sistem pemerintahannya. partisipasi rakyat dalam dunia politik di batasi. Parkindo. Namun. dan Perti) digabung menjadi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mewakili dimensi spiritual dalam pembangunan. mereka menolak bergabung dengan kelompok itu.4 Politik 2.istana terhadap elit muslim.1 Perampingan Partai politik Berkaca dari pengalaman sebelumnya. Kareba lobi-lobi elit muslim yang duduk didalam strutur birokasi.4. Terjadi perpecahan antar kelompok Islamis-Moderat (mayoritas menduduki kursi elit partai dan pemerintahan) dengan mereka yang IslamisFundamentalis (lingkaran luar kekuasaan). Pada versi fusi awal. Pada dasanya kebijakan fusi ini berhasil meredusir medan konflik ekternal antar partai politik. Lima partai non-islam (yaitu PNI. partai-partai Kristen (Parkindo dan Katolik) dimasukan dalam kelompok “spiritual”. ada pula Golkar. PSII.

baik sosial. Awal sejarahnya Dwi Fungsi ABRi merupakan sebuah konsepsi “Jalan Tengah” yang dicetuskan pertama kali oleh A.H Nasution ketika berpidato dalam dies natalis akademi militer nasionla (AMN) November 1958 “ Yang paling baik buat TNI dalam perkembangan negara sekarang adalah ini telah mulai dilaksanakan sebagai garis kebijaksaan. termasuk tiga orang menduduki jabatan menteri pada cabinet karya yang di bentuk Soekarno pada tahun 1957.2. ABRI pada saat itu mempunyai dua peran yaitu peran Hankam dan Sosial. Yaitu membuka kesempatan yang luas bagi tokoh tokoh militersebagai perseoangan untuk turut serta secara aktif menyumbangkan tenaganya di bidang miter . Kedudukan TNI dan Polri dalam pemerintahan adalah sama di lembaga MPR/DPR dan DPRD mereka mendapat jatah kursi dengan pengangkatan. Pertimbangan pengangkatannya didasarkan pada fungsi stabilisator dan dinamisator. maupun pemimpin angkatan perang. yaitu turut serta menentukan kebijaksanaan Negara pada tingkat-tingkat yang tertinggi seperti dalam bidang finansil-ekonomi dll” Ungkapan itu dikemukakan setelah beberapa perwira ABRI telah menduduki jabatan-jabatan sipil. Sepanjang kekuasaan orde baru 1967-1998 menguasai hampir seluruh sendi kehidupan. politik. Pada landasan awalnya hanya dilandasi “keterlibatan perseorangan‟ anggota TNI dalam pemerintahan. Peran ini dilandasi dengan adanya pemikiran bahwa TNI adalah tentara pejuang dan pejuang tentara. Dengan intervensi yang dilakukan olehnyaABRI menempati posisi posisi startegis dalam 10 . budaya maupun ekonomi.4. baik oleh panglima tertinggi. Soehartolah yang berada di balik itu semua. Dalam perkembangannya setelah terjadinya suksesi kepemimpinan dari Soekarno ketangan Soeharto konsepsi pelaksanaan Dwi fungsi ABRi melangami perubahan. pemerintah. kemudian hari meluas menjadi paham dan lebih menekankan “keterlibatan institusi/organisasi‟‟ pada setiap bidang kenegaraan.2 Dwifungsi ABRI Salah satu doktrin yang terkenal yang sijakankan soeharto untk menciptakan stabilitas politik dalam negeri adalah pelaksanaan Dwi Fungsi ABRI.

menteri. Penataran P4 merupakan suatu bentuk indoktrinasi ideologi sehingga Pancasila menjadi bagian dari sistem kepribadian. Rezim soeharto menjadi dominan. Bupati. Namun imbas dari pelasanaan Dwi fungsi ABRI yang menempati sendisendi kehidupan bernegara control Negara menjadi kuat. sistem budaya.3 P-4 (Pedoman. Hal ini tampak dengan adanya himbauan pemerintah pada tahun 1985 kepada semua organisasi untuk menjadikan Pancasila sebagai asas tunggal. terkadang otoriter.pemerintahan. dan jabatan-jabatan puncak di departemen). Gagasan tersebut selanjutnya ditetapkan sebagai Ketetapan MPR dalam sidang umum tahun 1978 mengenai “Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila” atau biasa dikenal sebagai P4. dan sistem sosial masyarakat Indonesia. ABRI di sahkan melakukan tindakan-tindakan refresif oleh pengauasa dengan mengatasnakankan stabilitas politik. Tujuan dari penataran P4 adalah membentuk pemahaman yang sama mengenai demokrasi Pancasila sehingga dengan pemahaman yang sama diharapkan persatuan dan kesatuan nasional akan terbentuk dan terpelihara. Melalui penegasan tersebut maka opini rakyat akan mengarah pada dukungan yang kuat terhadap pemerintah Orde Baru. penghayatan dan pengamalan pancasila) Pada tanggal 12 April 1976. Maka tidaklah mengherankan kalau jabatan eksekutif (Gubernur. Militer dijadikan tombak untuk mempertahankan kekuasaan. Pelaksanaan Penataran P4 tersebut menunjukkan bahwa Pancasila telah dimanfaatkan oleh pemerintahan Orde Baru. Guna mendukung program Orde baru yaitu Pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen maka sejak tahun 1978 diselenggarakan penataran P4 secara menyeluruh pada semua lapisan masyarakat. Presiden Suharto mengemukakan gagasan mengenai pedoman untuk menghayati dan mengamalkan Pancasila yaitu gagasan Ekaprasetia Pancakarsa. 2. Duta Besar. dan legislative banyak di isi perwira ABRI.4. 11 .

tentang Pluralisme Hukum. KITLV. LIPI. banyak tanah rakyat yang diambil alih. diduduki semena-mena. 1985. Masri (penerjemah). dan lain -lain. Pada awal merintisnya Orde baru. Konflik Kekerasan Internal: Tinjauan Sejarah. Catatan Buruk Pemerintahan Orde-Baru 3. hal 46 12 . 3. Agar hukum dapat dijalankan berdasarkan peraturan. ‘Soehato’s Indonesia: Personall rule and political institusion. 16 Banyak insiden-insiden yang terjadi ketika Soeharto menjabat sebagai presiden selama 32 tahun. Perbaikan aparatur hukum terus menerus dilakukan meskipun belum mencapai hasil yang optimal. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Berbagai perbaikan di bidang hukum telah dilakukan dan diarahkan menurut petunjuk UUD 1945. Paten. Kisah sedih rakyat yang terusir dari tanah miliknya tidak 16 Liddle. telah pula dilakukan penyuluhan hukum kepada masyarakat luas maupun kepada aparat pemerintah. Itu telah nampak pada saat ia merintis kekuasaan. Artinya kekerasan marupakan satu dari tonggak yang menopang Orde baru selain kinerja Ekonomi dan manupulasi Ideologi.2. Undang-undang tentang Hak Cipta.peraturan yang berlaku.1 Tirani Kekuasaan Soeharto cap sebagai presiden bertangan besi dalam menjalankan roda pemerintahan. pacific affairs 58: 68-90 dikutip dlm tulisan Cribb Robert. baik oleh Negara maupun oleh perusahaanperusahaan besar. William. dan akar kekerasan di Indonesia dalam buku Haris. Ekonomi-Politik dan kebijakan di Asia Pasifik. antara lain telah ditetapkan Undangundang tentang KUHAP. 2005. dibeli dengan harga yang sangat murah yang tidak masuk akal. kompilasi hukum Islam. Beberapa contoh kasus pemerintah yang bersikap otoriter dalam menjalankan kekeuasaan adalah: Proses Perealisasian Proyek Pembangunan. Desentralisasi. dan Merek.5 Bidang Hukum (Reformasi Hukum) Hukum merupakan dasar untuk menegakkan nilai-nilai kemanusian. Penilaian ini bukan sekadar subjektifitas belaka. dan belum sepenuhnya dapat memenuhi tuntutan keadilan masyarakat. LASEMA-CNRS. dan kejam dalam memberlakukan perbedaan pendapat. dibeli paksa. Dalam kaitan ini. kekuasaan dibangun atas landasan kekerasan anti komunisme. R. Ia tak men-tolerir segala bentuk tindakan subversif yang mencoba membuat instabilitas politik.

terhitung lagi jumlah kasusnya. misalnya. Pedoman. Mingguan Wenang. Ketika Sangkur Bicara Kejahatan Rasial MEI 1998: Siapa Harus Bertanggung Jawab. demi kebutuhan untuk memperoleh devisa. Baca Artkel Tentang Pengambilan Tanah Rakyat Di Majalengka hal 10 13 . yang mencoba kritis terhadap rezimnya-pun di bredel. Karena lapangan golf adalah sarana loby bagi usahawan asing maupun dalam negeri untuk memperlancar bisnis mereka. dan untuk kepentingan ekspor. 17 Media Massa. juga harian Suluh Berita di Surabaya. The Jakarta Times. 17 Majalah INFO Hak Asasi Manusia. Jadi menggusur tanah rakyat untuk membangun lapangan golf dibenarkan. menggusur tanah pertanian rakyat untuk dijadikan lapangan Golf adalah sah. Kejadian ini bermula pada tanggal 12 september 1984 setelah berlangsungnya protes dai kaum muslimin didaerah itu terhadap prilaku tak sopan dari pejabat militer lokal. Itu tentunya sejalan dengan kebijakan ekonomi pemerintah Orde baru. Termasuk. Peristiwa malari juga mengakibatkan pengontrolan terhadap aktivitas mahasiswa yang dianggap tidak sehat. Bulan madu media massa terhadap kekuasaan hanya terjadi pada awa-awal pemerintahnnya. yang nantinya akan dikeluarkan peraturan NKK/BKK yang salah satunya adalah adanya pembatasan jam kepada para mahasiswa dalam melakukan aksi kegiatan kampus. Indonesia Raya. Abadi. semua kekayaan alam. menyingkirkan rakyat dari tanahnya adalah sah-sah saja. Pemuda Indonesia. Pendek kata. Terjadi pembantaian terhadapa ratusan umat muslim. Harian Nusantara. mingguan Mahasiswa Indonesia dibandung dan mingguan Indonesia Pos di ujung pandang. yaitu yang ber-orientasi pada ekspor. Namun setelah terjadinya insiden Malari (15 januari 1974 ) sikap represif pemerintah terhadap media massa kembali terjadi. harus diekpolitasi untuk kebutuhan ekspor. karena lapangan golf adalah semacam prasarana untuk pembangunan yang berorientasi ekspor. termasuk tanah. edisi Perdana-Desember 1998. Peritiwa Tanjung Priuk: merupakan kejadian berdarah yang menimpa umat islam. seluruhnya berlokasi di jakarta. serta mingguan berita Ekspress. Atas nama pembangunan ekonomi. Setidaknya ada 12 surat kabar dan majalah yang ditutup yaitu. Harian KAMI.

pada awal tahun 1980an. Namun. bergerak secara sistematis di kota-kota Indonesia sambil menembaki untuk membunuh anggota-anggota yang telah di Identifikasi atau diduga anggota dari kelompok-kelompok kejahatan kota. 14 . peningkatan Widarta. I. Dari Sabang-Merauke terbentang sekitar 15. Ditengah hubungan yang tak serasi antara komunitas islam dan aparat keamanan.000 pulau yang masing-masing dipisahkan oleh laut. Yogyakarta: Lapera Pustaka Utama.Dikisahkan bahwa dua Pejabat Militer Lokal telah masuk mesjid As-Sa‟adah tanpa melepaskan sepatu mereka dan kemudian secara sengaja menyiram subuah pengumuman mengenai ceramah agama di dinding mesjid itu dengan air lumpur. Namun pemerintah menyangkal bertanggung jawab atas pembunuhan-pembunuhan pada waktu itu. Rezim Orde Baru menggunakan dua pendekatan. 3. Penembak Misterius (Petrus). kondisi politik yang buruk. Pokok-Pokok Pemerintahan Daerah. Militer berdalaih bahwa alasan mereka melakukan aksi tersebut adalah karena dimesjid tersebut telah beredar dakwah/ ceramah-ceramah yang dilakukan para ustadt kepada para jemaah yang menyinggung keperintah dan ingin melakukan tindakan-tindakan maker. Kopasusus. Para serdadu itu menggenakan pakaian orang biasa. tampaknya menjadi alasan yang rasional bagi rezim tersebut untuk tetap menerapkan kebijakan pendahulunya yang sentralistik (Orde Lama). Oleh karena itu secara geopolitik sebenarnya Indonesia tak mungkin menerapkan prinsip sentralisasi seperti yang dijalankan pada masa Orde baru. dan mengatakan pembunuhan-pembunuhan itu bagian dari perang antar kelompok kejahatan. 2001.18 18 Pertama. insiden itu segera berubah menjadi huru-hara dan ratusan orng terbunuh karena ditembak.2 Sentralisme Ekonomi dan Politik Indonesia adalah Negara kepulauan. Dalam rangka menjalankan Stabilitas tersebut. serdadu dari komando pasukan khsusus. Indonesia juga terdiri dari 500 macam suku dengan Potensi kekayaan SDA pada masing-masing daerah yang berbeda-beda.

5 Tahun 1974 tentang pokok-pokok pemerintahan di daerah. Kedua. Segalanya bergantung keatas. Pembangian kekuasaan yang tidak jelas ini mengakibatkan sering terjadi penumpukan wewenang dalam pemerintahan pusat. Konflik-konflik daerah yang pernah mencuat selama Orde Baru adalah Konflik Aceh yang diakibatkan akibat pemerintah rakus dan kurang 15 . Yang benar-benar pemerintah (pemegang otoritas) adalah elite pusat. Orde Baru seringkali memakai pendekatan keamanan dalam penyelesaian setiap masalah antara Negara dan rakyat. pada prinsipnya tidak mengakui eksistensi pemerintah daerah. Sistem kekuasaan ini riskan karena dengan kekuasaan yang lebih besar di tingkat pemerintah lebih tinggi itu seringkali disalahgunakan untuk memaksakan kehendak terhadap pemerintahan dibawahnya. Elite-elite daerah ketika itu hanyalah merupakan “boneka” yang sepenuhnya dikendalikan pusat. Sedangkan daerah dibawahnya. sedangkan didaerah hanya merupakan perpanjangan tangan dari pusat. Kehidupan Negara makin sentralistik tatkala dikeluarkan UU No. Hal ini memastikan adanya loyalitas tunggal.instrument kekerasan/militer. yang tentu saja lebih lemah tersebut. Banyak daerah-daerah yang jauh dari jangkauan pemerintah terabaikan baik secara politik maupun ekonomi. harus mengabdi kepada daerah diatas. Apabila ada perselisihan antara pemerintah dengan rakyat. yang mempunyai kekuasaan yang lebih besar. Padahal daerahlah yang memberikan kontribusi bagi terlaksananya pembangunan dan menjadi penyangga kestabilan politik pusat. Undang-Undang yang berlaku selama pemerintahan Orde Baru ini. Jakarta menjadi tujuan urbanisasi dari penjuru pelosok nusantara akibat peran ganda yang dimiliki jakarta yaitu selain dijadikan pusat pemerintahan jakarta juga menjadi pusat ekonomi. cenderung akan memperlakukan daerah dibawahnya sebagai sarana untuk mencapai tujuan sendiri. Apalagi sistem Jawanisasi yang dijalakan oleh Seoharto mengakibatkan terjadinya kesenjangan pembangunan antara Pulau Jawa (pusat kekuasaan) dengan Luar Jawa. seringkali moncong senjata yang dihadapkan kepada rakyat. Pemerintahan yang lebih tinggi. penataan birokrasi menjadi bergantung keatas.

jawabannya tak lain adalah karena kebobrokan yang dilakukan pemerintah Soeharto pada saat pelaksanaan pemilu. Plesetan gaya George Aditjondro lain lagi. pemilu-pemilu Orde Baru—kecuali pemilu 1982— dengan metode kualitatif. 1992. Nug Katjasungkana Jakarta: LP3ES 16 . namun jua berkepantingan untuk merekayasa kemenangan bagi “partai milik pemerintah”. Liddle sampai pada kesimpulan : pemilu-pemilu Orde Baru bukanlah alat yang memadai untuk mengukur suara rakyat.20setelah meneliti secara cukup serius. Kompetisi ditekan seminimal mungkin.3 Kecurangan dalam pemilu Pada masa kekuasaan Soehato. Pemilu-Pemilu Orde Baru: pasang surut kekuasaan politik. Kritik yang umumnya di tujukan pada pemilu-pemilu Orde Baru terutama menyoroti belum dijalankan sepenuhnya asas langsung. konflik Ambon. dan keragaman pandangan tidak memperoleh tempat yang memadai. Menurutnya di Indonesia pada masa soeharto tidak pernah ada “general elections” yang ada ”elections general”19 kenapa demikian. umum. R. “pemilu” sering diplesetkan artinya menjadi “Pembuat Pilu” kita semua tahu apa maksudnya. William. 3. Baru-baru ini juga dipublikasikan pula hasil penelitian serius Irwan dan Edriana mengenai pemilu 1992 yang pada tingkatan kesimpulan memiliki 20 Liddle.memperhatikan kearifan lokal yang nyata-nyata mempunyai karakteristik tersendiri dibandingkan dengan daerah lainnya. besas dan rahasia (luber) jujur dan adil (jurdil). Tangan-tangan itu tidak hanya mengatur hampir seluruh proses pemilu. Kritik serius misalnya diajukan melalui hasil-hasil penelitian Liddle. Pemilu-pemilu itu dilakukan melalui sebuah proses yang tersentralisasi pada tangan-tangan birokrasi. Maluku. terj. Puncaknya adalah keluarnya Timor-Leste yang dahulu bagian dari NKRI menjadi Negara sendiri. papua dll.

78%) pelangaran dalam pemungutan dan perhitungan suara. Maret 1995 lalu. 3. Kolusi dan Nepotisme Istilah bisnis yang paling populer dalam startegi penjarahan harta negara dibawah Orde Baru adalah Patronase Bisnis.22 Penemuan itu mengarahkan kita pada 6 buah bentuk kesimpulan terhadap praktik penyimpangan penyelenggaraan pemilu yang paling serius. Ketiga. perhitungan suara tak jujur dan yang keenam kontestan tak bebas kampanye karena dihambat aparat keamanan/perizinan.26%) dilakukan Golkar. Dari 1019 pelanggaran. Kedua. rakyat tak bebas mendiskusikan dan menentukan pilihan. Keempat. dan 14 kasus (1. anggota DPR pusat (30) dan mahasiswa (213).08%) pelaku-pelaku lain. 71 (6. Alexander dan Edriana. Pola bisnis ini mempunyai tempat 21 22 Irawan. Lebih jauh.65%) dilakukan badan-badan penyelenggaraan pemilu. 472 Kasus (52.22%) intimidasi untuk memilih Golkar. Ke-900 pelanggaran tersebut terdiri dari 52 kasus (5.05%) dilakukan oleh birokrasi pemerintahan. Dapat dilihat dalam buku seri penerbitan studi politik Laboratorium Ilmu Politik FISIP UI tentang Evaluasi Pemilu Orde Baru: Mengapa 1996-1997 terjadi pelbagai kerusuhan? Menyimak Gaya Politik M. Bandung dan yogyakarta. 618 (60. Baik penelitian Liddle maupun Irawan dan Edriana pada akhirnya menggambarkan batapa pemilu-pemilu Orde Baru memang masih mengidap penyakit-penyakit yang serius.97%) diantaranya dilakukan oleh aparat keamanan. Natsir.21 Irawan dan Edriana menemukan 900 kasus pelanggaran asas luber dalam pelaksanaan pemilu 1992. Jakarta: Mizan 17 . Kelima. Pertama. Pemilu: Pelanggaran Asas Luber . Jajak pendapat ini menghimpun pandangan 320 responden yang terdiri dari kalangan akademisi (77 orang). dan 11 (1. panitia pemilu tidak independen. Fakta inilah yang pernah terkonfirmasikan oleh jajak pendapat yang diadakan Republika. 38 kasus (4.56%) pelanggaran lain-lain. 23 (2. 296 (29. dan belum sampai pada tingkatan Demokratis. 223 kasus (24.7 %) pelanggaran hak kampanye. campur tangan birokrasi yang terlampau besar dalam mempengaruhi pilihan politik masyarakat. kompetensi antar kontestan tak leluasa.44%) pelanggaran terhadap saksi parpol.“kesepakatan” dengan hasil penelitian liddle. Irawan dan Edriana juga mendata pelaku pelanggaran tersebut. Responden mahasiswa dan akdemisi dijaring dari 3 kota : Jakarta.4 Korupsi. 1995. Jakarta: Sinar Harapan Jajak pendapat Litbang Redaksi Republika ini relevan dicermati.

Ketika baru mencapai singgasana kekuasaan Soehato meyadari itu. hal 12-15 18 . 23 Para birokrat Tinggi. Suryadi A. kontrak. Jakarta: Grasindo. patron lebih berkuasa dari pada klien. tetapi atas-bawah. dan kerabatnya. memberikan wewenang yang luas bagi para birokrat untuk menjalankan skandal yang dalam studi ilmu politik modern di sebuat sebagai praktik KKN (Korupi. Ini berarti hubungan patron-klien tidaklah setara. Warisan Orde Baru Dalam Pertambangan: Mengundang Modal. Patron adalah posisi atas dan klien adalah posisi bawah. hal 33-34 Ginting. Memperkosa Alam. kredit. dan subsidi. 13/06/Juni 2008. terutama yang paling berkuasa. Tercatat dalam Jurnal INFID No. Karena pada saat itu keadaan kas Negara tidak memmungkinkan untuk mendanainya disisi lain upaya pembangunan Ekonomi sangat mendesak akhirnya diambillah jalan dengan mengundang bantuan Asing untuk melakukan Inveshtasinya di Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke didalam lapisan bumi kita tertimbun jutaan harta karun yang bisa dimanfaatkan bagi kemaslahatan Ibu pertiwi. 1999. dengan pemanfaatkan potesni SDA yang selama ini belum di maksimalkan ia mencoba membangun beberapa Proyek Explorasi Pertambangan. 2008. Praktik Culas Bisnis Gaya Orde Baru. Apa yang berkembang dibwah Orde Baru dapat di tunjukan bagaimana para pejabat membagi-bagikan akses bisnis kepada konco-konco bisnisnya. 3. Pius.5 Kerusakan Lingkungan (kasus Freefort dan Newmont)24 Tak ada yang perlu menyangkal kalau dibilang bahwa indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan Alam terbesar di dunia. Patronase bisnis berarti pola bisnis (ekonomi) yang terbentuk berdasarkan hubungan patron-klien.yang dominan dalam perekonomian. Pengaruh patron bisa berbentuk kuasanya dan bisa pula nasihat atau wejangannya. Pengusaha mengakses para birokrat untuk memperoleh proyek. Dalam hubungan kuasa. konsesi. hak monopoli. Sistem pemerintahan yang sentarlistik yang dijalankan pada masa Orde Baru dimana seluruh sumber ekonomi dikuasi oleh Negara. menjadi patron utama bagi para pengusaha utama. Kolusi dan Nepotisme). kebijakan. keluarga. 23 24 Radjab.

Kehidupan masyarakat disekitar lokasi yang bergantung pada kemurahan alam. yang terbesar diantaranya adalah sebuah pegunungan tembaga dan emas. Perusahaan-perusahaan Amerika. dengan kedalaman 800 M.Sebuah delegasi dikirim menghadiri sebuah konferensi luar Biasa di Jenewa bernama “To Aid in the Rebuilding of A Nation”. Seng. Sejak 1995. sektor demi sektor. Mangan dan Tembaga. Delegasi pemerintah Orde baru menghadap partisispan Kapitalis yang paing berkuasa. Ruang penghidupan suku-suku dipegunungan tengah Papua bertambah sempit. Hingga tahun 2005. Freefort-Mc Moran. 19 . Selama tiga hari. seluas 449 Ha. 2002). Arsen. dimana Henry Kisingger. limbah tailing sebanyak 100 ribu ton hingga 220 ribu ton dibuang setiap harinya. Konsekuensi yang harus diterima dari kegiantan penambangan tersebut adalah rusaknya lingkungan yang besar. diperkirakan sebanayak 18 Juta Ton cadangan tembaga. menunjukan tingginya kadar racun logam seperti Seenium. Secara resmi dibuka oleh Soeharto maret 1973. Sejak 1988. Tahun 2005 telah menimbulkan lubang utama bergaris tengah 2. Mantan Menteri Luar Negeri AS. Muara sungai Ajkwa yang memiliki nilai ekonomi penting bagi penduduk local hancur akibat timbunan tailing. Kawasan Erstberg selesai ditambang tahun 1980-an dengan mewariskan lubang sedalam 360 meter. kemudian menjadi salah satu petingginya. PT Freeport mulai mengeruk cadangan lainnya. Sebuah konsorium Amerika dan Jepang menguasai Nikel Papua.430 ton cadangan emas akan dikeruk hingga penutupan tambang 2041. Pb. dipimpin oleh David Rockefeler. ekonomi Indonesia dibagi-bagi. telah jatuh kepada perusahaan pertambangan Amerika Serikat (AS). jepang dan Prancis mendapatkan Hutan (John Pilger. limbah batuan dan Tailing (limbah tambang berbentuk lumpur dari proses pengolahan bijih) yang dibuang oleh PT. Grasberg. Eksplorasi penambangan Erstberg dimulai Desember 1967. Namun sebelum itu. Freeport Indonesia (FI) mencapai dua miliar TON. November 1967.4 KM. menjadi terganggu. Pengujian atas contoh-contoh tanaman local yang tumbuh kembali diatas tailing. 1.

Mengenang Soeharto (1921-2008): Soeharto. Sulawesi Utara yang melibatkan PT. Sebagian besar jalur penyelesaiannya lewat pembunuhan dan kekerasan. dicatat dalam Jurnal INFID No. dengan dukungan bank dunia. tercatat terjadai pembunuhan terhadap 44 orang dalam beberapa kejadian. dan beberapa hasil tangkapan menampilkan cirri-ciri keracunan logam berat. 25 Syamsul Ardiansyah. Masalah ini segera dijawab oleh Soeharto dengan menjadikan Indonesia sebagai tuan-rumah pembentukan Blok perdagangan bebas regional Asia Pasifik yang biasa di sebut APEC tahun 1994. Freeport dengan warga sekitar. Ketika Soeharto membubarkan IGGI. Eksplorasi yang dilakukan olehnya telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah. komitmen Indonesia pada liberalisasi ekonomi demikian besar. Sinyal pada pasar bebas juga semakin diperkuat dengan keikutsertaan Indonesia dalam penandatanganan piagam WTO akhir 1994. Konflikpun mewarnai hubungan antara PT. Liberalisasi Ekonomi25 3.6 Pada masa awal pemerintahan Soehato. Soehatopun membentuk Inter-Govermental Group on Indonesia (IGGI) untuk mewadahi Negara-negara pendonor. Indonesia juga memperkuat komitmennya dengan mencanangkan deregulasi. yakni mengais emas dilokasi pembuangan tailing PT.Pendudukpun beralih dari pekerjaan semula ke pekerjaan beresiko tinggi. Freeport. 2008. dan liberalisasi sejak paruh kedua decade 1980-an. Setidaknya sekitar 2000 tailing disalurkan ke dasar perairan Teluk Buyat. Ikan-ikan ekonomis bagi warga kehilangan. pada awal decade 1990an. Selain menerbitkan UU nomor 1/1967 tentang penanaman modal asing. Newmont Minahasa Raya selaku pemegang kontrak yang di ratifikasi oleh soeharto 6 november 1986. Sepanjang tahun 19941995 saja. debirokratisasi. Pencemaran tersebut membuat lahan pencarian masyarakat terganggu. 13/06/Juni 2008 hal 9-10 20 . komitmen Indonesia pada pasar bebas mulai dipertanyakan. Petani dan Pengan. Kejadian serupa juga terjadi di Minahasa.

pencabutan dukungan domestik dan pencabutan subsidi ekspor. Meski demikian. Artinya. dan secara jelas bukan untuk kepentingan nasional. Indonesia dibawah Soharto. Bahkan hasil pembangunan pada soeharto pondasi pembiayaannya tak lain karena hutang. 16 Juli 1969 21 . Ungkapan itu memang tak berlebihan. justru masuk ke arena pasar bebas pada saat pertumbuhan ekonomi mulai tertekan yang berujung pada meledaknya krisis ekonomi than 1997. bila mengacu pada pandangan Prof. Bustanul Arifin. Diperkirakan Hutang Luar negeri Indonesia yang dibuat pada awal rintisan Orde 26 Soe Hok-Gie.Momentum penandatanganan Piagam WTO merupakan sinyal kuat keberpihakan Indonesia pada pasar bebas. Terlebih karena didirikannya WTO sesungguhnya merupakan momentum khusus dalam sejarah perundingan dagang. tindakan Soeharto membuka pasar pertanian Indonesia adalah langkah yang konyol. tidak masuk akal. kerjanya cuma berusaha menunda bayar hutang-hutang lama atau cari utang-utang baru “. tengah memasuki fase destruksi atau fase kehancuran. ketiak perjanjian pertanian (Agreement on Agriculture) menjadi salah satu sektor yang mulai dibahas. Perjanjian Pertanian WTO menekankan liberaliasi perdagangan pertanian pada tiga aspek.7 Meningkatnya Hutang Luar Negeri (IMF. APEC) Menarik sekali apa yang ditulis Soe Hoek Gie dalam sebuah artikel berjudul “Betapa Tak Menariknya Pemerintahan Sekarang”26 yang didalamnya berisi sebuah statement yang menyatakan “ menjadi menteri luar negeri Indonesia zaman sekarang itu tidak menarik. Hal ini berbeda dengan Negara lain-China-yang membuka pasarnya ketika pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Keberanian soeharto sebagai Presiden dinegri agraris untuk membuka pasar pertanian nasional. Kompas. 3. pada awal-awal bahkan menjelang akhir pemerintahan Soeharto bangsa ini selalu disibukan dengan hutang. semakin mengubur pertanyaan barat atas komitmen Soeharto pada pasar bebas. Yang seolah-olah seluruh usaha diplomasi kita adalah diplomasi cari hutang. yakni perluasan pasar dan tarifikasi. CGO.

Namun. Kurs rupiah terus merosot hingga Rp. pemerintah membuat beberapa keputusan drastis antara lain : pengalihan dan BUMN ke bank-bank SBI dan menaikan tingkat suku bunga SBI (30 % untuk satu bulan dan 28 % untuk tiga bulan). 27 krisis moneter ini bermula di tahiland diakibatkan karena devaluasi baht yang menular ke Indonesia (contagion effect). Respon pemerintah ketika itu dianggap baik yakni melakukan spread intervensi untuk menstabilkan rupiah. Otoritas moneter dalam hal ini BI melakukan intervensi dengan cadanggan devisa yang ada dan memberlakukan sistem mengamambang terkendali dengan rentang kendali rupiah yang ditambah. MENEROPONG INDONESIA 2020: Pemikiran dan Masalah Kebijakan.650 atau terdepresiasi hingga 68. 7% terhadap dollar US$ nilai tukar rupiah terhadapa dollar Amarika terus meluncur dengan cepat ke level Rp. Diperparah menurut lapusan Bank Dunia.000 per US$ pada 22 Januari 1998. Beberapa upayapun dilakukan pemerintah untuk mengerem merosotnya nilai tukar rupiah. sebentar naik sebentar turun lagi.Baru sampai menjelang berakhirnya pemerintahan Soeharto mencapai 135 miliyar dollar. 17. 4. Krisis Moneter dan Ekonomi Masa pemerintahan Presiden Soeharto mengalami ujian ekonomi paling berat karena terpaan ekonomi tahun 1997. akhirnya rupiah ditutup Rp. di Indonesia memunculkan istilah “krismon” (krisis moneter). Krisis ekononi yang menimpa beberapa Negara di Asia juga sampai ke Indonesia. Uang-uang tersebut lari kedalam kantong-kantong pejabat korup yang menjilat terhadap kekuasaan. Prediksi ketika itu Indonesia jauh lebih siap ketimbang Thailand untuk bertahan dari krisis karena kesigapan pemerintahnnya dan fundamen ekonomi yang lebih baik ketimbang Thailand. Kebijakan pemerintah ini makin menambah persepsi negative pasar sehingga memicu pembelian dollar AS. bulan agustus 1997. Rinakit. namuan usaha BI untuk memperkuat nilai rupiah nampaknya sia-sia 27 Soegeng Sardjadi. 3000 per US$ atau terdepresiasi hingga 32 % sejak 1 januari. hal 10 22 . Krisis ekonomi yang berkepanjangan yang dipicu oleh pertarungan kekuatan capital di dunia ini. Sukardi. bahwa hampir 30 % pinjaman luar negeri Indonesia mengalami kebocoran. 2004. Jakarta: Soegeng Sarjadi Syndicated. Sampai akhir tahun 1997 keadaan rupiah tidak stabil. 4.

soegeng sardjadi. -16.28 Rupiah tetap saja terderesiasi terhadap Dollar US $. disatu sisi Utang luar negeri kita makin membengkak. Krisis perbankan yang sistem ik ini mengisyaratkan bahwa pemerintah harus merekapitalisasi bank-bank tersebut kalau tak ingin mereka di tutup.4 %. Rinakit. 29 Karena tak kuat mneghadapai terpaan badai krisis. jumlah penduduk dibawah garis kemiskinan ini juga meningkat mencapai 50 %.5% kuartal II dan -17. 6 % pertahun pada 1998).1 Pengertian 28 29 Ibid. pertumbuhan ekonomi yang semakin menurun ( kuartal ketiga 3. 5. Jakarta: Institute for Policy Studies hal. karena adanya penutupan meyebabkan turunnya kkepercayaan masyarakat terhadap perbankan Indonesia yang diikuti dengan adanya penarikan dana besarbesaran pada bank swasta nasional dan adanya jaminan pemerintah tidak dapat menghentikan hal ini. Kondisi perkeonomian Indonesia terguncang. angka inflasi semakin meningkat ( tahun 1997 mencapai 11. Fadli. Adanya capital Outflow semakin menekan nilai tukar rupiah. Politik Huru-Hara Mei 1998. Penentuan nilai tukar rupiah akhirnya diserahkan kepada mekanisme pasar.9% kuartal I 1998. Sukardi. 2004. sehingga melahirkan gelombang besar pemutusan hubungan kerja (PHK). Pemerintah dan IMF menghasilkan kesepakatan (LoL) pertama yang berisikan skema restrukturisasi Bank yang membuat 16 Bank harus ditutup diikuti adanya jaminan olah pemerintah bagi tabungan yang dibawah 20 juta. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tersebut berdampak negative keuangan Negara.saja. Kebijakan ini juga mengakibatkan tekanan bai sector perbankan . hal 238 Zon. 5-7 23 . ditambah makin sedikitnya sisa cadangan devisa membuat Bi mengambil langkah untuk menghapus rentang kendali pada tanggal 14 Agustus 1997. Gerakan Reformasi 5. nol persen pada kuartal terakhir 1997.1% pertahun menjadi 77.9% pada kuartal III 1998). akhirnya pemerintaha mengaundang IMF untuk memberikan bantuan bagi upaya pemulihan ekonomi Indonesia. Ratusan perusahaan mulai dari skala kecil hingga konglomerat bertumbangan. dan terus menciut tajam menjadi kontraksi sebesar -7. Akibat PHK dan naiknya harga-harag dengan cepat ini.

1986. hal. XIXIII. Edwin R.34 Dengan kata lain. Istilah Reformasi kemuadian menjadi sangat populer 32 bagi gerakan-gerakan sosial yang mengatasnamakan perubahan. Rahman Irsyadi (eds).Reformasi sesungguhnya terkai erat dengan proses pergolakan sosial dan keagamaan yang terjadi dalam masyarakat Eropa pada abad pertengahan. pendidikan. Kalangan dilur gereja yang secara gigih menentang otoritas gereja menyebut diri mereka reformis (pembaharu).30 Namun. Ichtiar Baru van Hoeve.cit. hal. Rahman Irsyadi. dan suatu reaksi terhadap epicurisme Paganisme. Sutedjo.B. Dalam perspektif apapun reformasi mengandung unsur perubahan. New York: The Macmillan Company. “Reformasi. 1999. Pertarungan Untuk Sebuah Tahta: Presiden dan Agenda Reformasi. yang kemudian melahirkan protestanisme. budaya.T Ichtiar Baru. Suatu Buku Pengantar Ringkas. Jakarta: P. Jakarta: P. A.A (eds). Sosiologi. Gerakan ini menuntut perubahan Internal Gereja Khatolik Roma. 389. Sutedjo. Reformasi menjadi titk awal bagi kehidupan sektoral masyarakat seperti hokum. ekonomi. BM. 2867 32 Seligman. 33 Loc.F. Jakarta: Yayasan Studi Perkotaan (SandiKota). 186-195. 1979. hal. 1962. 14 31 Shadily. 24 . baik di lingkungan keagamaan maupun kenegaraan.A. Di Indonesia kata reformasi menjadi begitu Maupun familiar dan sering di ucapkan baik dalam kalangan Civil society Stakeholder. 31 La Reform sangat dipengaruhi oleh ajaran-ajaran Martin Luther (Lutherianisme) dan Jean Calvin (Calvinis). Mayor Polak. politik. reformasi sesungguhnya berusaha merumuskan kembali visi dan misi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa setelah sebelumnya terjadi salah urus dan salah 30 BM. Istilah ini digunakan secara populer saat terjadi gerakan sosial keagamaan di Eropa pada abad ke XVI yang membawa efek pada perubahan politik. 33 Pada prinsipnya. A. reformasi tidak berarti merubah seluruh tatanan secara radikal. Jilid 5 Hal. Encyclopedia of the Social Sciences. secara Khusus Reformasi berasal dari bahasa Latin La Reform yang berarti mengubah sesuatu menjadi lebih baik. Hasan. Hal itu ditandai dengan munculnya penentangan terhadap dominasi ajaran gereja oleh sebagian lapisan masyarakat yang didukung oleh kalangan cendikiawan. vol. tetapi ia berusaha merenovasi bangunan masyarakat yang sudah ada beserta norma-normanyadengan tetap memberikan suatu tafsiran dan pelaksanaan yang berbeda dari sebelumnya.T. secara kontekstual. Pengantar: Anas Urbaningrum. bahkan dalam scope yang lebih kecil menyangkut reformasi diri. hal.”Ensiclopedi Indonesia. 14 34 J.

35 36 Rais. hal. Titik focus gerakan reformasi adalah pada pembaharuan sistem dengan menyusun kembali sesuatu yang telah ada sebelumnya dengan susunan yang lebih ideal. 137 Strark. masyarakat menganggap Reformasi Indentik dengan Revolusi. hal. Bandung: Mizan. Ini berarti reformasi adalah perbaikan (koreksi) yang dilakukan untuk memperbaiki tatanan kehidupan yang lebih baik untuk masa yang akan datang. Pada umumnya. 1991. Rodney. ketidak berdayaan menghadapi krisis ekonomi 1997. meskipun tidak semuanya keliru disanggah oleh Nurcholis Madjid dengan menjelaskan bahwa reformasi tidak dimulai dari nol sebagaimana layaknya revolusi. mahasiswa menganggap pemerintahan Orde Baru di bawah kepemimpinan presiden Soeharto menjalankan kekuasaannya secara otoriter. Amien. 1989. Cakrawala Islam Antara Cita dan Fakta. Anggapan ini . Dalam konteks Indonesia. California: Wadsworth Publishing. sentralisme ekonomi dan politik yang mengakibatkan terjadinya kecemburuan sosial di beberapa daerah dan lain-lain . kesinambungan (simultan). Mahasiswa yang di bekingi oleh cendikiawan-cendikiawan melakukan aksi demontrasi besarbesaran menuntut sang presiden lengser. menjadi alasan semakin membesarnya Penetangan-penentangan terhadap berbagai bentuk kesemerautan yang ditujukan terhadap pemerintah.arah.Sosiology.35Reformasi adalah suatu gerakan sosial yang berupaya memperbaiki tatanan masyarakat secara keseluruhan dengan mengubah beberapa aspek struktur sosial. istilah reformasi mengarah pada sebuah pergolakan yang diakibatkan oleh krisis multidimensi yang pada akhirnya menggulingkan kekuasaan presiden Soeharto tanggal 21 mei 1998. Tuntutan ini bukan tanpa sebab. menggambarkan konsep reformasi setidaknya ada dua hal 36 jadi untuk yang patut kita garisbawahi yaitu perbaikan (korektif). Pendekatan reformisme bahkan dianggap jalan tengah antara konservatisme-radikalisme yang menekankan perubahan secara perlahan-lahan dan sedikit-demi sedikit pada tingkat teoritis. Menjamurnya prilaku KKN dikalangan pejabat negara. itu dibuktikan dengan melakukan pembabatan setiap aksi anti-pemerintah. 543 25 . Kecurangan terhadap pelaksanaan pemilu 1996.

FORKOT (Forum Kota) yang bergerak dalam ranah politik. penjual. LSM ( plat merah) selalu diidentikkan sebagai agen dan antek asing. Ketika pemerintah berhasil menundukan intelektual. melakukan kooptasi politik dengan menempatkan meraka pada jajaran birokrasi. dan pengkhianat bangsa. Pada masa Orde Baru santer terdengar apa yang disebut dengan “LSM plat-merah” karena terkenal dengan kekritisannya. Ketika orde baru mencoba membangun sistem oligarki yang menempatkan simpatisannya diseluruh aspek kehidupan.2 Kronologi Reformasi 5. mengingat LSM saat itu adalah satu- 26 . Stigmatisasi ini dilakukan untuk mengurangi kredibilitas LSM di mata rakyat. Walhi yang mengkritisi pemerintah karena mengabaikan kelestarian lingkungan dalam proyek-proyek industrialiasi yang dijalankan pemerintah. Sehingga pada masa rezim Soeharto.1 Oposisi Intelektual oleh LSM LSM merupakan momok yang menakutkan pada pemerintahan Orde Baru. Fampred.2. Seperti yang dilakukan oleh KONTRAS (Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan) yang selalu memperjuangkan tentang kasus pelanggaran HAM yang dilakukan pemerintah. LSM dalam melakukan proses perekrutan keanggotaannya banyak merekrut mahasiswa-mahasiswa. Katika terjadi kemandulan baik dilambaga eksekutif. dll. terutama pada kasus hilangnya beberapa aktifis. 5. legislative dann yudukatif karena olegigari yang dijalankan pemerintah LSM mampu memainkan peran dengan melakukan check and balance terhadap pemerintah. Sehingga pada masa itu banyak LSM dengan berbagai macam afiliasi politiknya berdiri. Ternyata LSM mampu mengambil peran itu. Mereka berusaha menyadarkan mahasiswa dan mencoba mengarahkan mereka untuk melakukan perlawanan dan advokasi akibat sifat ototiter yang dijalankan pemerintah.“Peristiwa reformasi 1998” sebuah konsep sejarah yang mampu menggambarkan sebuah trasisi dari masa Orde baru menuju Era Reformasi.

Terkadang mereka dengan pemerintah sejalan.2 Munculnya Golongan Creatif Minority Ditengah maraknya apa yang disebut “pelacuran-pelacurann Intelektual”. ternyata pada zaman Soeharto juga terdapat apa yang disebut sebagai golongan creative minority. 5. namun terkadang juga bisa bersebrangan. Posisi LSM dan rezim Soeharto selalu dalam posisi berlawanan. Banyak cara yang digunakan kelompok ini dalam menyalurkan aspirasi pilitiknya. Contoh tindakan propokatif dan menjadi sesuatu hal yang begitu mencenangkan adalah tindakan yang dilakukan oleh Amien Rais melalui tulisannya di media massa yang mengatakan Inddonesia harus melakukan suksesi kemepimpinan terhadap kekuasaan. Cara-cara propokatif biasanya dilakukan dengan melalui media massa atau dengan melakukan aksi demontrasi untuk turun kejalan. Ungkapan yang tak lazim di utarakan pada masa Orde Baru. wajar bila pemerintah masa lalu selalu mencurigai aktivitas LSM. Para LSM yang tergabung dalam berbagai macam aliansi banyak memberikan sumbangan dalam pemobilisasian massa dalam aksi demontrasi dan juga garda terdepan dalam penjatuhan kredibilitas Soeharto dimata publik.satunya elemen masyarakat yang kritis terhadap Pemerintah Soeharto.2. Mereka yang disebut creative minority adalah meraka yang menolak untuk masuk kedalam susunan birokrasi pemerintah (menjadi pejabat pemerintah) dan lebih memilih mengamdi pada jalur intelektualisme untuk mengupayakan kebenaran. bisa lakukan dengan cara propokatif maupun kompromistik. Maka. 27 . Seperti yang dilakukan Nurcholis Madjid beserta 8 tokoh lainnya mennjelang berakhirnya kekuasaan Soeharto yaitu dengan menemui sang presiden langsung. Peran LSm semakin penting ketika terjadi huru-hara Mei 1998. Sedangkan cara kompromistis umumnya memilih jalan berdialog dibandingkan dengan melakukan aksi mobilisasi massa.

37 Ditambah lagi pada saat itu (April 1998) MPR/DPR memaksakan diri untuk melantik Presiden Soerharo dan Habibie dari sebuah pemilihan umum yang dinilai mahasiswa cacat politik dan cacat moral semakin menyulut mahasiswa untuk turun kejalan dan menentang rezim. 1 Selo Seomardjan (edt). Jakarta: Darul Falah. kebakan hutan di Sumetara dan Kalimantan.3 Gerakan mahasiswa (periodisasi gerakan Mahasiswa dlm aspek spasial dan temporal) Gerakan-gerakan reformasi menjadi besar dan menjadi sebuah wacana public tak lain akibat Aksi-aksi kampus yang mensung rasa keprihatinan moral yang sangat mendalam atas berbagai krisis yang terjadi di republic ini yang dipelopori oleh para mahasiswa dan dosen.5. mahasiswa kembali melakukan aksi demonstrasi. Sebagai intelektual yang peduli dengan nasib bangsanya. Penunjukan menteri-menteri yang dikenal 37 38 Al-Chaidar.2. Kisah Perjuangan Reformasi. 1999. Setelah sempat reda selama hampir satu minggu. REFORMASI PREMATUR: jawaban islam terhadap reformasi total. Disamping jumlah partisipan yang cenderung terdiri atas sebagian kecil mahasiswa dari satu perguruan tinggi. Isu-isu yang di munculkan selama periode ini berkenaan tidak kredibelnya cabinet pembangunan VII karena dinilai sarat dengan nepotisme dan koncoisme. isu yang ditampilkan belumlah menyangkut substansi reformasi melainkan pada sebatas kondisi aktual saat itu seperti : kelaparan di Irian jaya. baik yang satu perguruan tinggi ataupun keperguruan tinggi lainnya. hal. mereka melakukan gerakan aksi memprotes penguasa (pemerintah orde baru) untuk meyelesaikan krisis dan membawa bangsa ini keluar dari kemelut yang berkepanjangan yang mengakibatkan kesengsaraan rakyat. 1998. Pada Periode Kedua adalah 12 maret 1998-12 mei 1998. aksi-aksi ini belum memiliki sebuah kerangka dan agenda aksi yang terjadwal. 38 aksi-aksi demo tersebut bersifat lokal sporadis dan belum memiliki dampak berantai kepada mahasiswa-mahasiswa lainnya. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan 28 . Pada Periode Pertama (Periode sebelum 1 maret 1998) . menuntut pemerintah untuk menurunkan harga-harga barang dan menindak penimbunan Sembilan bahan pokok (sembako).

40 Periode ketiga. Megawati Soekarnoputri. Jakarta Utara. Dr. Hal yang paling menyakitkan mahasiswa adalah ditunjuknya mantan rector ITB Wiranto Arismunandar-yang dikenal bertangan besi dalam menghadapai gerakan mahasiswa ITB dulu. Keinginan mahasiswa untuk melakukan berdemontrasi diluar kampus sudah tentu memicu bentrokan dengan aparat keamanan.sebagai orang yang dekat dengan Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut) seperti R. Taman Impian Jaya Ancol tanggal 10 maret 1998. “kita sudah reformasi sejak 1945” (Hartono). Subiyakto Cakrawerdaya. Pondok putrid duyung. Dr. Aksi demontrasi disertai dengan kerusuhan massal intensitasnya semakin menigkat setelah terjadi insiden penembakan terhadap 4 mahasiswa 39 40 Ibid. diantaranya Drs. 39 Periode ini juga ditandai dengan kejenuhan mahasiswa dalam melakukan aksi didalam kampus. Seperti yang dilakukan aparat saat membubarkan aksi Ratna Sarumpaet dan kawan-kawan-kawan waktu menyelenggarakan Indonesian People‟s Summit atau kongres Indonesia di ruang candi Bentar. Baca Artikel Tentang Kasus Kongres Indonesia dan Ratna Sarumpaet hal 13. Hartono. Arbisanit MA. Sedianya acara tersebut akan mendengarka Orasi Ilmiah dari beberapa orang pakar . Diantara pusat aski demntrasi itu adalah Gedung DPR/MPR dan Istana Presiden. Periode dimana mahasiswa mulai berani menyuarakan aksisnya dengan melakukan aksi turun kejalan. dan sebagainya makin menunjukan ketidakprofesionalan kabinet ini. Pusat-pusat pemerintahan menjadi target aksi demontrasi mahasiswa. Prof. 29 . Ketidakprofesionalan cabinet ini makin terlihat dari tindakan-tindakan dan pernyataan (statement) yang dikemukakan seperti : Proyek Nasi Bungkus (Tutut). edisi Perdana-Desember 1998. Amien Rais dan Goenawan Mohammad. Apalagi kehadiran Bob Hasan dan Tutut sendiri termasuk didalamnya.sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan. “Monopoli itu boleh saja” (Bob Hasan). Dr. Ketika Sangkur Bicara Kejahatan Rasial MEI 1998: Siapa Harus Bertanggung Jawab. Selo Soemardjan. hal 145 Majalah INFO Hak Asasi Manusia. Faisal Basri.

5.5 Insiden Trisakti Selasa 12 mei 1998 pukul 11. aksi keprihatinan dilakukan untuk menuntut penurunan harga barang-barangkebutuhan (sembako). dan mundurnya Suharto dari kursi kepresidenan. Bandung). Pius Lustrilanang (Sekjen Aliansi Demokrasi Rakyat/Aldera). Ketika ABRI mengelak. ribuan mahasiswa mengadakan aksi keprihatinan dipelataran parkir di halaman kampus Universitas Trisakti. Heryanto Taslan (Wasekjen PDi pimpinan Megawati) hilang sejak 3 maret 1998. pegwai dan Alumni. Aksi yang berlangsung damai itu juag diikuti oleh Dosen. Berdasarkan laporan yang masuk kedalam Komnas Ham. meyebutkan sampai dengan tanggal 30 maret 1998 paling tidak ada 4 orang yang dilaporkan hilang. hilang sejak 3 Februari 1998.2. Dalam kasus hilangnya beberapa aktifis mahasiswa ABRI-lah yang dipersalahkan dan dituduh berada dibalik skenario ini. terjadi pula aksi penculikan terhadap beberapa aktivis dan mahasiswa. 5.00 wib. Mahesa (Direktur LBH Nusantara. Meraka adalah Desmon J.2.4 Aksi Penculikan Aktivis Bersamaan dengan maraknya aksi-aksi keprihatinan mahasiswa. Namuan setelah berhasil ditemukannya beberapa aktifis yang sebelumnya menghilang dan mendengar kesaksian dari korban akhirnya ABRI tak bisa mengelak lagi. penghapusan KKN. Pasukan Kopasus (Komando Pasukan Khusus) yang dipimpin oleh Prabowo Subianto ternyata menjadi dalam peristiwa ini. Namun menurut 30 . serta Andi Arif (dari Solidaritas Mahasiswa untuk Demokrasi/SMID) hilang sejak 28 maret 1998.trisakti ketika sedang melakukan acara mimbar bebas didalam kampus pada tanggal 12 mei 1998.

Pada pukul 17. Empat mahasiswa tewas tertempsu peluru dan belasan mahasiswa terluka-luka terkena tembakan.00 wib. Mahasiswa yang tidak sempat lari dipukuli petugas.41 Pada pukul 13. Tewasnya empat mahasiswa trisakti bukan hanya menimbulkan rasa duka yang mendalam dimasyarakat. UKI. sekitar 300 m dari pintu utama Kampus Universitas Trisakti. tetapi juga membangkitkan rasa 41 Wawancara dengan aktivis Forkot bulan februari 2011. Mahsiswa setuju apabila pihak keamanan mundur terlebih dahulu. Akibatnya suasana kampus kacau balau. melempari petugas dengan batu. dan adapula yang melompat pagar memasuki jalan tol.beberapa informan dalam aksi dilakukan mahasiwa di kampus trisakti sebagai wujud solidaritas atas isniden berdarah yang sebelumnya terjadi di 6 wilayah aksi demontrasi (IKIP Jakarta.00 wib. senayan. mereka lari tunggang-langgang. tiba-tiba dari arah belakang mahasiswa. mahasiswa bergerak keluar dari halaman kampus. Namun gerakan mahasiswa itu dihdang oleh petugas keamanan. mahasiswa secara perlahan-lahan dan tertib kembali kekampus. memasuki jalan S. Grogol. ada yang bersembunyi didalam kantor walikota. Parman. mahasiswa panic. ATMAJAYA. Setelah aparat ditarik mundur. Ada yang berlari kedalam kampus. Mendengar letusan senjata itu. Setelah melakukan dialog mahasiswa hanya boleh bergerak sampai didepan kantor Walikota Jakarta Barat. Moestopo Beragama dan Kampus IBII).20 wib. Pada pukul 17. 31 . Aksi pelemparan batu tersebut dibalalas petugas dengan melepaskan gas air mata dan menembaki mahasiswa yang berada didalam kampus. Salemba. Mereka berniat mendatangai gedung DPR/MPR. aparat keamanan meminta mahasiswa untuk kembali kedalam kampus.yang maih berada didepan kantor walikotaterdengar rentetan letusan senjata aparat keamanan. Mahasiswa yang sudah berada didalam kampus membalas. saat sekitar 70 % dari mahasiswa yang ikut serta dalam aksi keprihatinan sudah berda didalam kampus.

dan dengan keluarga.00 wib. Sementara itu. lewat Dewan Perwakilan Rakyat. Puluhan toka dibakan dan isinya di jarah. dan merembetke seluruh universitas di jakarta dan bebrapa kota besar di Indonesia. Ia tidak akan mempertahankan kedudukannya dengan kekuatan senjata. Ia akan mengundurkan diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa. wakil presiden B. Jakarta. Presiden di Kairo dalam temu-muka dengan masyarakat Indonesia di Mesir mengemukakan. Pernyataan dan seruan ini dilakukan atas pesan presiden yang pada saat itu masih sedang berada di kairo.J Habibie di Istana Merdeka Selatan. silahkan reformasi kalau memang itu dianggap perlu. Insiden ini pun semakin menyulut berbagai gerakan pro-reformasi untuk menyatukan langkah dan mendesak presiden Soeharto untuk mengundurkan diri. mengemukakan keprihatinan pemerintah yang amat mendalam atas musibah yang terjadi dalam unjuk rasa mahasiswa. maka ia siap mundur. sesuai memakamkan ke-empat mahasiswa yang tertembak. Presiden juga menyinggung soal reformasi di berbagai bidang. Kamis tanggal 14 mei 1998. anak-anak dan cucu-cucu. Nurcholis Madjid memenuuhi Kepala Staff Sosial Politik (Kassospol) ABRI Letjen Susilo Bambang 32 . Jakarta yang menjadi pusat pemerintahan nyaris lumpuh.2. termasuk bidang politik.6 Kerusuhan Massal di Jakarta dan berbagai daerah di Indonesia Rabu 13 mei 1998 siang. atas nama presiden Soeharto.marah dan geram yang tidak terkira. tepi harus dilakukan secara konstitusional. Pemerintah menyerukan agar semua pihak menahan diri dalam memelihara ketertiban dan stabilitas. kalau memang rakyat tidak lagi menghendaki dirinya sebagai presiden. 5. Pukul 23. Dikemukakan. dengan dimotori oleh para mahasiswa trisakti beberapa kelompok mahasiswa mengadakan aksi besar-besaran.

Nurchlosis menyampaikan gagasan reformasi. Ia merupakan satu dari enam orang yang diundang ke sana.Yudhoyono untuk mengadakan pertemuan di Markas Besar ABRI. Presiden Soeharto menerima delegasi dari Universitas Indonesia ysng pda intinya meminta prseiden Soeharto untuk mundur. Memperindag Mohammad Hasan. Mesir. mereka menyampaikan aspirasi yang masuk kedalam DPR dari berbagai kalanga. 33 . Sabtu 16 Mei 1998. Presiden Seoharto menerima Menko Ekuin Ginanjar Kartasasmita. meminta segera dilakukannya reformasi dan upaya perbaikan disegala bidang.5 triliun. Semula Soeharto dijadwalkan pulang hari sabtu tanggal 16 mei 1998 nnamun kemudian dipercepat mengingat tak kunjung redanya kerusuhan yang terjadi di Jakarta dan kota-kota lainnya. Presiden Soeharto mendarat di pangkalan udara Halim Perdana Kusuma dari kunjungan ke Kairo. termasuk tuntutan Reshuffle kabinet dan menyelenggarakan Sidang Istimewa MPR dan meminta Pak Harto untuk mengundurkann diri sebagai presiden. Antara lain. Peristiwa ini telah merugikan dan menjadi bebann yang sangat berat dalam sistem perekonomian Nasional. Mereka melapporkan kerugian akibat kerusuhan yang telah terjadi di beberapa kota besar di Indonesia telah menelan keruugian fisik sekitar 2. Intinya. Minggu 17 Mei 1998. untuk menghadiri KTT G15. Mentamben Kuntoro Mangunsubroto. Jum’at 15 mei 1998. dan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di cendana. meyerahkan kekayaannya kepada Negara. Ia langsung mengadakan konsultasi dengan jajarannya mengenai laporan perkembangan situasi terkahir Ibu Kota. Dalam pertemuan selama satu setengah jam itu. presiiden Soeharto harus meminta maaf atas terjadinya krisis moneter yang berkepanjangan. Menhub Giri Suseno. Setelah itu Presiden langsung mengadakan konsultasi dengan pra pimpinan DPR. dan menyatakan tidak bersedia dipilih lagi dalam pemilihan umum yang akan diselenggarakan secepatcepatnya.

salah satu diantaranya adalah menteri Pariwisata. diwaktu yang bersamaan pula. guna mendengarkanmaklumat dari Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Sri Paku Alam VII. presiden bermaksud untuk nyampaikan bahwa ia ingin membentuk komitte Reformasi. 5. yang kemudian dilengkapai oleh para cendikiawan lainnya beredar di media massa. para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakartadan sekitarnya berhasil menduduki gedung MPR/DPR Pada saat yang bersamaan. Sehingga diaturlah pertemuan dengan Presiden Selasa 19 Mei 1998. Cholil Baidhawi. Dan pada saat itu juga 34 . gagasan-gagasan Reformasi yang dikemukakan Nurcholis Madjid.Pada hari ini juga terjadi pengunduran diri beberapa menteri. Gagasan gagasan itu menarik perhatian Saadilah Mursyid (Mensesneg) sehingga ia langsung menelpon dan meminta Nurcholis untuk menyampaikannya langsung kepada Presiden. presiden bertemu dengan Sembilan tokoh masyarakat. Emha Ainun Najib.2. pada tanggal 20 mei malam dengan sebelumnya melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan saadilah mursyid bahwa ia akan mengandurkan diri. Ahmad Bagja dan Ma‟ruf Amin dari NU. Mereka adalah ketua PBNU Gus-dur. Ketua MUI Alie Yafiie. Pada kesempatan itu. Namun Nurcholis selaku juru bicara menolaknya.8 Detik-Detik Pengunduran Diri Presiden Soeharto Karena merasa tidak ada lagi orang yang menopangnya untuk tetap mempertahankan kekuasaan. Seni dan Budaya Abdul Latif. Nurcholis Madjid. Guru Besar Tata Negara Yusril Ihza Mahendrra. Yang didalamnya beranggotakan kesembilan tokoh tersebut. Senin 18 Mei 1998.2.7 9 Tokoh Bertemu Soeharto Selasa 19 Mei 1998. Bersikeras meminta Soharto untuk mengundurkan diri. 5. tidak kurang dari satu juta manusia berkumpul di alunalunutara Keraton Yogyakarta untuk menghadiri pisowanan agung. KH.

Namun era tinggal landas menuju bangsa bebas dengan prinsip demokrasi sudah menjadi platform para pewaris kekuasaan reformasi.1 Pemerintahan Habibie (1998-1999) 6.42 Namun pada masa itu pula masih saja terdapat riakan-riakan kecil yang mencoreng trasnsisi itu. menyusul dipaksa mundurnya Soeharto dari panggung politik setelah mengalami desakan yang sangat besar. Masih banyak kejadian-kejadian warisan orde baru yang masih membekas. Selama ini ekonomi dijadikan dalaih penyebab terjadinya instabilitas politik. Habibie. Perubahan itu ditandai dengan terjadinya liberaliasi politik yang sekaligus menjadi awal datangnya masa transisi menuju demokrasi Indonesia.2000. Pemerintahan Reformasi 1998-2004 Format dan Konstalasi politik di Indonesia pada periode 1998-2001 mengalami perubahan yang relative signifikan. KOMNAS HAM 1998-2001 : Pergulatan dalam Transisi Politik. tepat pukul 09. baik dari masyarakat domestic maupun Internasional.00 presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden dengan didampingi oleh beberapa tokoh seperti ketua MPR/DPR Harmoko. 6. Akhirnya. Sehingga kesuksesan habibie dalam melakukan reformasi ekonomi akan 42 Pratikno.1 Reformasi Ekonomi 43 Ketika Habibie diamanatkan oleh konstitusi unuk menggantikan pucuk kepemimpinan menggantikan Soeharto. ketua MA dll.2002. Yogyakarta: FISIPOL UGM. Terutama dalam permasalahan ekonomi.J Habibie. tugas berat di depan mata siap menanti.1. Hal 8-36 35 . 6. hal35-36 43 Pandangan dan Langkag Reformasi B. Dan Habibiepun langsung daiangkat sumpahnya dan pada saat itu pula ia langsung menjabat sebagai presiden. Jakarta: Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia. Cornelis Lay. Setelah teks pengunduran dirinya dibacakan ia menyerahkan kekuasaan kepada wakil presiden BJ.Soeharto memerintahkan kepada Saadilah untuk mempersiapkan agar pengunduran dii sebagai presiden sesuai dengan konstitusi.

sampai kepada pemberantasan praktekpraktek KKN dalam kegiatan ekonomi-bisnis. Undang-undang itu antara lain undang-undang perbankan. memperkuat lembaga kelembagaan perekonomian. mulai dari tatacara mengatasi krisis ekonomi. Oleh karena itu. memberdayakan ekonomi rakyat. baik dalam dan luar negeri. Berbagai upaya untuk mengatasi krisis ekonomi telah dilakukan dengan bantuan IMF mencakup satabilitas mata uang rupiah. Dalam aspek kelembagaanberbagai undang-undang yang mendorong kegiatan ekonomi: yang efesien dan sehat juga telah disahkan. undang-undang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. maka diperkirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun anggaran 1999/2000 diperkirakan antara 0% sanpai dengan 2%. undang-undang perlindungan konsumen.menentukan sejauhmana ia dapat mengatasi huru-hara yang selama ini berlangsung. Perkembangan kearah ini sudah mulai terlihat yaitu pertumbuhan ekonomi 36 . Pada semester pertama tahun 1999/2000 diperkirakan pertumbuhan ekonomi terus membaik. mendorong persaingan sehat. baik ekonomi. sosial maupun politik dan keamanan. Usaha ini dilengkapi dengan perubahan structural yang mencakup restrukturalisasi perbankan dan hutang luar negeri swasta. undang-undang kepailitan. upaya untuk menciptakan iklim usaha yang mendorong gairah usaha mendapatkan prioritas utama. Uspaya ini harus di dorong dan dilakuan oleh semua bidang. Langkah awal yang dilakukan habibie adalah melakukan reformasi total. dengan pertumbuhan pada semester kedua mulai bergerak kearah positif. menurunkan inflasi. dan mengatasi dampak sosial krisis ekonomi. Semuanya itu mustahil dapat dilakukan tanpa adanya upaya untk menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan dunia usaha. undang-undang lalu-lintas devisa dan sistem tukar. Ternyata habibie berhasil melakukan itu.

34% dibandingkan dengan triwulan sebelumnya dan pada triwulan kedua pertumbuhan ekonomi adalah 0.2 Reformasi Politik Tak semulus apa yang dilakukannya dalam meroformasi ekonomi. Disatu sisi ada yang menolak kepemimpinannya. mengingat pada periode sebelumnya Habibie menjadi wakil presiden dari Soeharto. pada triwulan kedua lebih banyak sector yang pertumbuhannya positif antara lain perdagangan. Didalam APBN ditetapkan nilai tukar rupiah Rp. Jika pada triwulan pertama hanya sector pertanian yang tumbuh positif.1. Disatu sisi ada yang menerima kepemimpinan beliu terutama dari kalangan cendikiawan yang diwakili oleh Amien Rais. Alasan ini logis. reformasi politik pada saat masa pemerintahan Hbibie boleh dibilang melewati jurang yang terjal. dan manufaktur.47% dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. pengangkutan. 6.500 per US $ 1 dan harga minyak sebesar US $ 10. Nurcholis Madjid dan Emil Salim yang menganggap habibie sebagai tokoh yang tepat untuk bisa menjembatani masa transisi yang sedang dialami oleh bangsa Indonesia.5 perbarel. Puncak kekisruhan politik pada pemerintahan Habibie ialah saat mau dilaksanakannya sidang Istimewa MPR RI November 1998 untuk memetakan masa depan demokrasi di Indonesia. 7. terutama diwakili oleh kalangan mahasiswa yang menganggap habibie tak lain adalah kepanjangan tangan dari pemerintahan Orde Baru. Laju inflasi diperkirakan sebesar 17 % dan angka ini dapat turn lagi ke 10 % dan bahkan lebih rendah lagi apabila suasana mendukung.pada triwulan pertama 1999 sudah mulai positif sebesar 1. Ujung tombak dalam itu dalam pelabrakan itu adalah tetang wujud undang-undang yang akan 37 . Namun nilai tukar rupiah saat ini sudah menguat dibawah Rp. 7000 per US $ 1 dan harga minyak dipasar dunia sekarang ini mencapai sekitar US $ 15 Perbarel.

hal 21 38 . Amien Rais (pimpinan PAN). Mereka menuntut Habibie menyerahkan kuasa kepada pemerintah transisi yang dipimpin oleh presidium kepemimpinan proreformasi yang terdiri atas Megawati Soekarno Putri (PDI-P).dibahas dalam forum itu yang masih menaruh previlage khusus kepada ABRI dan Golkar yang nyata-nyata merupakan kendaraan yang digunakan Soeharto bisa bertahan sebagai presiden dalam 32 tahun.44 Karena tiga yang diebutkan pertama itu adalah tokoh-tokoh dalam ketiga kubu partai besar dan ikut terlihab dalam berbagai negosiasi mengenai undang-undang baru itu. Uskup Carlos Belo dari Timor-timur dan sultan Hamengkubuwono X. Yogyakarta: LKiS. atau mengambil alih kekuasaan-sementara dengan suatu cara. Tim menetapkan 38 Kursi (7. Diermen. Indonesia Ditengah Transisi: Aspek-aspek Sosial Reformasi dan Krisis.6%) untuk wakil militer didalam DPR. tentulah proses pemilihan umum akan kacau dan buyar. dan 10 % dalam DPRD propinsi dan DPRD tingkat II. 2000. akan tetapi kalu mereka menolaknya dengan terang-terangan . Chris. dengan usulan Golkar masih memberikan kesempatan bagi Militer untuk duduk di perlemen. Ditengah tekana n yang kuat untuk berbuat sesuatu. kekuatan utama Partai Kebangkitan Bangsa-PKB). Mereka memandang bahwa undang-undang tersebut melestarikan Previlase yang sekian lama telah dinikmati Golkar dan Angkatan Bersenjata di bawah Orde Baru. Abdurrahman Wahid (pimpinan NU. Dalam isi undang-undang yang di susun oleh tim yang disebut sebagai Tim 7 yang diketuai oleh professor Ryass Rasyid. Dikutip dalam buku Manning . posisi mereka menjadi repot. 44 Tentang Reaksi Mahasiswa terhadap Sidang Umum MPR. lihatlah berbagai laporan dalam rubric ‘Dashed Hopes’ dalam Asiaweek (27 November 1998). pemegang hadiah Nobel. Mereka mungkin saja tidak menyukai undang-undang baru tersebut. Mahasiswa yang tergabung dalam beberapa organisasi melakukan aksi unjuk rasa untuk menggagalkan sidang Istimewa tersebut. Peter Van. Berpuluh-puluh ribu mahasiswa bergabung di kompleks gedung parlemen pada tanggal 10 November 1998.

. KPP HAM menemukan berbagai kekerasan yang pada dasarnya melanggar hak asasi manusia.1. seperti pembunuhan. 6. Hasil pertemuan tersebut dikenal dengan kesepakatan ciganjur. Masyarakat tersebut secara khusus adalah mahasiswa maupun masyarakat yang berdemontrasi terhadap kekuasaan politik untuk menuntut perubahan. mereka memilih jalan bertahap. Apparatur keamanan yang bertugas mengontrol jalannya aksi demontrasi selalu melakukan tindakan-tindakan yang refresif. penganiayaan.45 Kesepakatan ciganjur menjadi pentig dalam konteks ini karena menandai bersimpang jalan antara mereka yang menghendaki reformasi total dan pimpinanpimpinan partai yang memilih perbaikan bertahap (Inkremental). namun tetap tidak mendukung secara revolusioner untuk segera mengakhiri peran politik angkatan bersenjata. Puncaknya adalah terjadinya Insiden apa yang kita kenal sekarang dengan istilah peristiwa semanggi I. dokumen dan keterangan berbagai pihak.3 Semanggi I (13-14 November 1998) Sejak jatuhnya pemerintahan Soeharto dan memasuki pemerintahan Habibie. Inti dari Isi kesepakatan itu walaupun mendukung terus reformasi yang digalakkan mahasiswa. dan kebebasan fisik yang dilakukan secara sistematis serta meluas yang dilakukan oleh pelaku tertentu dengan sasaran masyarakat tertentu. terjadi peritiwa berdarah pada kalangan mahaiswa yang terus menyuarakan untuk menggagalkan sidang istimewa MPR dan menolak kesepakatan Ciganjur. Berdasarkan fakta-fakta. Ringkasan Eksekutif Komisi Penyelidikan Pelanggaran HAM Trisakti. penghilangan paksa. 46 45 46 Kesepakatan Ciganjur memberikan tenggat enam tahun untuk penghapusan peran politik militer. Semanggi I dan Semanggi II. Jakarta 20 Maret 2002 hal. dalam merepon aksi unjuk rasa yang dilakukan tak ubahnya seperti periode sebelumnya. perampasan kemerdekaan. 3 39 .empat dari kelima tokoh tersebut (uskup belo berhalangan hadir) bertemu di jakarta tanggal 11 november di jakarta. perkosaan.

Kejadian ini bermula karena sikap 47 Majalah INFO Hak Asasi Manusia. Saat suasana kacau tiba-tiba menyelinap tiga orang polisi dari barisan aparat Brimob yang melakukan aksi penikaman menggunanakan sungkur. Puncaknya terjadi sekitar pukul 00. Mahasiswa yang sedang melakukan aksi tidur ditendang dan dipukuli secaa membabi buta. Baskoro (ISTN). disinilah propokasi kedua dilakukan. Guna menghindari jatuhnya banyak korban jiwa. Agar tak bisa di usir. yang dikenal dengan peristiwa Semanggi I. ada lemparan botol dan batu dari lapisan belakang mahasiswa yang dilakukan oleh provokator yang sengaja menyusup kedalam barisan mahasiswa. Mahasiswa mencoba bertahan. mahasiswa melakukan aksi tidur di depan ratusan aparat yang berdiri tegap.47 bukan hanya itu kekerasan yang terjadi pada mahasiswa juga terjadi Pada mahasiswa mencoba menentang Sidang Istimewa MPR terjadi insiden penyerangan terhadap kampus trisakti dan Atmajaya. edisi Perdana-Desember 1998. Empat mahasiswa roboh bersimbah darah. Ketika Sangkur Bicara Kejahatan Rasial MEI 1998: Siapa Harus Bertanggung Jawab. Pada saat itu mahasiswa mendapatkan tindakan kekerasan yang dilakukan aparat keamanan setelah menolak membubarkan diri. Mereka adalah Heri Joko (ISTN). namun tak ditanggapi oelh mahasiwa. dan korbanpun dibawa kerumah sakit Atmajaya untuk dilakukan perawatan.Itulah yang dialami oleh ribuan mahasiswa se Jabotabek yang tergabung dalam forum kota alias forkot pada hari senin 7 september 1998 yang pada saat itu melakukan demontari dari siang-hingga malam hari didepan gedung DPR/MPR. mahasiswa akhirnya meringsut menuju kampus Atmajaya. Baca Artikel Tentang Ketika Sangkur Bicara hal.15 WIB massa aksi berhasil menjebol pagar DPR yang selama ini terkenal sulit ditembus oleh demonstran. Sehingga mereka menggunakan cara-cara kekerasan. Awalnya aparat mencoba memprovokasi. 5-6 40 . Yanuar Abdi dan Zulhamdi (IISIP).

48 Pelaku serangan adalah aparat TNI dan POLRI yang pada saat itu bertugas untuk menjaga aksi demontrasi yang dilakukan para mahasiswa. Hal ini menandakan dalam penyerangan. aparat TNI dan POLRI sama sekali tidak mengindahkan standar internasional tentang penggunaan kekerasan dan senjata api yang tertuang didalam prinsip-prinsip dasar tentang penggunaan kekerasan dan sejata api oleh aparatur penegak hukum. Universitas Taruma Negara I dan Universitas Taruman Negara IIdengan menggunakan sejaa api berpeluru hampa. 19-20 April 2000. Barikade aparat ditabrak oleh mobil mahasiswa.4 48 Pemilu 1999 Bahan Seminar Penelitian Kerusuhan-kerusuhan Sosial di Jakarta 1995-1999. Selain melakukan penyerangan terhadap demonstran hingga kedalam kampus. memukul dan menendang. dalam usaha menghadang dan membubarkan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa dan masyarakat.anarkis yang ditujukan mahasiswa ketika melakukan aksi demontrasi. karet dan tajam. dengan cara menembak.1. Semanggi I dan Semanggi II. dilakukan dengan cara yang serupa. Berdasarkan penyelidikan. dimana apara militer dan polisi menyerang kearah kampus trisakti. satuan kepolisian dan TNI melakukan penyerangan kedalam kampus-kampus. 49 Ringkasan Eksekutif Komisi Penyelidikan Pelanggaran HAM Trisakti. satuan-satuan tuga tersebut juga melakukan pemukulan dan penembakan secara membabibuta (indiscriminate shooting) kearah demonstran dan masyarakat umum (nondemonstran) diwilayah sekitar kampus trisakti. 8 41 . Penyerangan itu nampak dengan jelas pada peristiwa Trisakti. Yayasan Ilmu-ilmu Sosial dan Komisi Ilmu-ilmu Sosial Akademi Pengetahuan Indonesia Bekerjasama dengan FISIP UI. Data dapat diperoleh di perpustakaan Komnas HAM . Sam halnya dengan prilaku serangan ke kampus Atmajaya. sedangkan korban luka-luka 100-500 orang. Jakarta. Jakarta 20 Maret 2002 hal.49 Berdasarkan laporan dari TPF yang dibentuk oleh Komnas HAM korban meninggal dunia akibat insiden ini diperkirakan mencapai 10-99 orang. Sedangkan kerugian materi diperkirakan mancapi angka 18 Miliar rupiah. 6.

Untuk posisi 50 Karena 38 kursi dalam DPR yang berkursi 500 itu dijatahkan untuk militer maka yang diperebutkan dalam pemilihan umum hanyalah 462. Hal ini tak lepas dari kesigapan KPU dalam mempersiapkan pelasanaan pemilu maupun dari partisipasi masyarakat yang secara sukarela mengawasi dan melaksanaakan proses transisi demokrasi ini. umum. walau pada saat itu terdaftar adanya hampir 150 partai. Hal itu diakui oleh bebarapa kalangan baik dalam dan luar negeri. Suaranya merosot dari 76 % kursi di DPR.1 %. Golkar jelas-jelas kalah besarbesaran dalam pemilu kali ini. Salah satunya adalah Presiden Jimmy Carter yang secara langsung melakukan pemantauan terhadap proses pelaksanaan ini. penampilannya tidak se-perform apa yang diharapkan. diselanggarakan pada tanggal 7 juni 1999 dengan di ikuti oleh 48 partai. Alansannya mungkin karena Amien Rais sendiri dalam kancah perpolitikan di Indonesia masih tergolong baru.7%. dan PPP yang dikomandoi oleh Hamzah Haz dengan masing-masing mendapatkan 12. PAN. pemilu kali ini dilaksanakan dengan Jurdil (jujur dan adil) serta Luber (langsung. PAN ketika itu hanya mendapatkan 7. menempatkan PDI-P Megawati yang berideologi Nasionalis-sekuler enjadi pengumpul suara terbanyak. sebuah ukuran yang minim bila dilihat dari sepak terjang Amien rais sendiri. memenagkan 34 % dari 462 kursi di yang diperebutkan. yang dipimpin oleh Amien Rais. figuritas seorang megawati sebagai representasi kalangan Non-Muslim dan merupakan salah satu bagian dari tokoh reformasi juga berperan dalam hal ini.Pemilihan Umum pada pemerintahan yang singkat dari presiden Habibie.50 Membangkaknya suara PDI-P tak lain akibat dari beralihnya sebagin suara Golkar ke PDI-P. Jika melihat Amien Rais selama ini menjadi lokomotif lahirnya peristiwa reformasi. ditempat ke tiga dan keempat ditempati oleh PKB yang diketuai oleh Matori Abdul Jalil.6% dan 10. 42 . hanya mendapatkan 22% ditahun 1999. Tidak sama dengan pemilu-pemuli sebelumnya. Hasil pemilihan umum. bebas dan rahasia).

Banyak yang tak mengira kalau rakyat Tim-Tim lebih memilih untuk memerdekakan diri disbanding untuk bergabung. 6. Mengaikat pada waktu itu Tim-Tim sendiri yang berkeingain keras untuk bergabung kedalam NKRI. Laporan Pertanggung Jawaban Presiden ditolak dengan dakwaan presiden telah melanggar konstitusi yaitu tak bisa menjaga keutuhan wilayah NKRI.5 Kasus Timor-Timor Tak ada yang menyangka kalau keputusan habibie mangadakan referendum di timor-timur mengakibatkan terjadinya blunder politik.6 Semanggi II (23-24 September 1999) 43 .1. 6.J Habibie pada sidang umum MPR bulan Oktober 1999.ke enam dan ketujuh di tempati oleh PBB yang dipimpin oleh Yusril Ihza Mahendra dan Partai Keadilan yang dipimpin oleh Nurmahmudi Ismail. Akibat keputusan untuk memberikan kesempatan kepada rakyat timor-timor memilih “mau bergabung dengan Indonesia dengan pemberian status khusus dan otomomi yang luas atau “memisahkan diri dari RI” dapat mengakibatkan ditolaknya laporan pertanggungjawaban presiden di hadapan anggota MPR/DPR. yang membuat boomerang bagi karier politiknya. Lepasnya Tim-Tim dari Indonesia disamping terjadinya politik uang “bali gate” merupakan lapor merah bagi pertanggungjawaban B.1. Maka selesailah masa pemerintahan Habibie yang dipegangnya sejak tanggal 21 mei 1998 yaitu saat lengsernya Presiden Soeharto. Abdurrahman Wahid. Karena terlibat skandal ini ia tekbersedia untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden menghadapi Megawati Soekarno Putrid an KH.

dukungan terhadap partai Golkar dari “Iramasuka”yaitu Irian.1 Kronologi Naiknya Gus-Dur Sebagai Presiden51 Pemilihan Umum bulan Juni 1999 yang merupakan pemilu pertama setelah masa Orde Baru adalah sangat demokratis. Partai Golkar sebagai pemenang peringkat kedua dalam perolehan suara sebesar 22. mengklaim bahwa kekuatan politik berada ditangan Partai bersimbol Kepala banteng dan karenanya sudah seharusnya Megawati yang putra dari Almarhum Presiden Sukarno secara otomatis akan terpilih jadi Presiden. PKB. maka muncullah apa yang dinamakan “poros tengah” yang digulirkan oleh ketua partai PAN 51 44 . partai yang dapat mengumpulkan suara diatas 50% atau yang mencapai „‟ single majority‟‟ baru baru bisa dilegitimasikan untuk memimpin Pemerintahan secara otomatis. mengungguli lawannya 5 partai besar lainnya yaitu Partai Golkar. tanpa dipengaruhi oleh adanya tindak kekerasan yang berarti. Namun sesuai dengan Kelaziman demokrasi. PAN dan PBB sehingga membuat para warganya kaum marhaenis merasa berada diatas angin. Dalam sidang umum MPR yang akan digelar. Dalam persaingan antara kedua kubu ini. PPP. merasa pula diatas angin untuk mempertahankan B.5% serta pula masih menduduki kursi kepresidenan dengan berprestasi melaksanakan pemilu yang demokratis dalam waktu yang sangat pendek.2 Pemerintahan Abdurrahman Wahid (1999-2001) 6.6.2. serta tanpa adanya penekanan dari salah satu kontestan yang dominan. terutama dengan diwakili dari Universitas Hassanuddin Makasar adalah sangat kuat. bernada vocal dan tidak mengenal kompromi terhadap kekuatan politik lainnya. Sulawesi dan Kalimatan .ditambah lagi dengan sifat “over-selfconfident” dari idolannya yaitu seorang presiden yang sangat intelektual. Disamping itu. Maluku. PDI-P mencapai kemenangan dengan perolehan suara sebesar 34%. Para pengikut PDI-P dengan mencalonkan Megawati sebagai calon presiden.J Habibie sebagai presiden masa jabatan kedua.

dimana masingmasing tokoh Amien Rais dan Gus Dur memberikan sambutan pidato yang menyejukan. Dr. Berkat ke khusukan dan pengajian-bersama inilah. Dari itu. pertama kali dalam sejarah. berpandangan hidup sebagai seorang modernis dengan latar belakang pendidikan yang cukup tinggi. pemimpin partai PAN dapat meraih jumlah suara terbanyak. serta dakwah hendaknya dapat diterima secara lintas etnis. berjiwa Nasionalis. Adapaun kekuatan dan latar belakang pencalonan Gus Dur sebagai presiden adalah karena K. Disamping itu Gus Dur juga dikenal sebagai orang yang sangat toleran dengan sangat memperhatikan komposisi bangasa Indonesia yang majemuk terdiri dari berbagai macam ras. Prof. maka. lintas budaya dan lintas agama. Gus Dur Tahu benar bahwa ancaman paling berbahaya dari persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia adalah berupa konflik agama. Kepada alim-ulama Islam diserukan agar penyampaian dakwah dapat berkesan masuk ke hati orang banyak dan bukan bersifat agresif dengan menunjukan superioritas islam. sehingga dalam pemilihan ketua MPR. dan karenanya Gus-Dur Selalu berupaya keras untuk menjalin hubungan baik antara Islam dan Kristen. pada tanggal 26 September 1999. Gus 45 . Melalui mediasi yang diketuai oleh Amien Rais. kemudian diikuti pula oleh PPP. Partai Keadilan dan partai-partai kecil lainnya untuk mencari calon Presiden yang ketiga. Khusus dalam hal toleransi dalam beragama.H Abdurrahman Wahid dikenal sebagai tokoh islam yang sangat berpengaruh.Amien Rais dengan merangkul PKB. akhirnya dibentuk sebuah pengajian yang didalamnya teselubungi maksud untuk melakukan konsolidasi politik untuk mempersiapkan tokoh yang nantinya akan menjadi rival Megawati dan Habibie dalam bursa calon presiden. Amien Rais selaku juru bicara fraksi Poros Tengah pada sidang MPR mencalonkan K.J Habibie. sedangkan cara bertindaknya adalah sangat rasional dan pragmatis. dan karena semua itu Gus Dur merupakan “sosok” yang dapat diterima oleh semua golongan. suku dan agama.H Abdurrahman Wahid sebagai calon presiden mengahadapi Megawati dan B. Sebaiknya Gus Dur mendukung Amien Rais.

2. Dengan mundurnya B. Kabinet ini mendapatkan dukungan dari Amien Rais. Alwi Shihab sebagai menteri luar negeri. Pada awalnya kemenangan Gus Dur disambut oleh kerusuhan oleh pengikut-pengikut PDI-P di Jakarta. maka Gus-dur melangkah maju kearena pemilihan presiden pada sidang umum MPR tanggal 20 Oktober 1999 untuk bersaing dengan Megawati. Pada saat masih menjadi calon presiden saja Gus-Dur merupakan sosok yang begitu istimewa. Kebinet pada masa pemerintahan Gus Dur diberinama dengan cabinet pelangi. Prof. Sampai-sampai MPR meniscayakan bahwa Gus Dur mempuyai keterbatasan dalam melihat. walaupun beliau juga merupakan seorang yang “controversial” yang dalam istilah jakarta disebt “cuek atau semau gue”.Dur juga tidak setuju dengan didirikannya ICMI karena menganggap institusi tersebut mengarah pada “sektarianisme” dan sebagai tandingan didirikanlah oleh beliau pada bulan April 1991 suatu organisasi bernama Forum Demokrasi untuk mengembangkan budaya keterbukaan serta toleransi dikalangan masyarakat luas.J Habibie dan Yusril Ihza Mahendra dari pencalonan presiden. Sebagai amanah dari konstitusi dimana presiden terpilih diberikan hak preogratif untuk meyususun cabinet. Muhammad A. yang kemudian dimenangkannya dengan perolehan suara 373 melawan 313 di pihak Megawati. Solo dan Denpasar Bali yang dapat diredam kemudian melalui terpilihnya Megawati Soekarno Puteri sebagai wakil presiden pada tanggal 21 Oktober 1999 malam hari.2 Kinerja Gus-Dur Sebagai Presiden Kemenangan Gus Dur atas Megawati merupakan sesuatu hal yang sangat fenomenal. Tolchah Hasan 46 .S Hikam sebagai menteri Ristek. Dr. Wiranto serta NU dan partai PKB diantaranya Dr. Gus Dur. 6. maka gusdur mencoba menata orang-orang yang akan duduk dalam lapisan eksekutif. orangnya secara pribadi dapat mudah bergaul dan suka bergurau secara santai.

47 . Selaian karena keterbatasannya dalam membaca laporan-laporan. Djuanda dan Matori Abdul Jalil. yang sebenarnya dapat dikatakan sudah bangkrut. karena terpengaruh oleh orang-orang dekatnya yang sering memberikan informasi pada cabinet malam. Marsilam Simanjuntak. Said Aqil Siraj. serta seorang dari LSM yaitu Erna Witoelar sebagai Menteri Pemukiman dan Pengembangan Wilayah . terutama keterpurukannya di bidang ekonomi. Gus Dur berdalaih bahwa perjalanannya dilakukan untuk menunjukan pada dunia internasional bahwa Indonesia dengan segala permasalahan yang rumit. Chofifah Indarparawansa sebagai menteri peranan wanita. Gusdur juga sering plin-plan. Subyakto Tjakrawerdaya. yang menganggap dia sebagai seorang mesias yang mampu mengeluarkan Indonesia dari krisis multidimensi. Kinerja Gus Dur sebagai presiden ditandai dengan banyaknya perjalanan ke luar negeri. Gus-dur selama jadi presiden juga sering melakukan Reshufle terhadap beberapa menterinya karena alasan-alasan subjektif dan tidak jelas. Malah Gus Dur sendiri terlibat dalam kasus “Bulog Gate” yaitu yang menyangkut dengan penggunaan dana non-budgetair berasal dari bulog untuk hal-hal yang tidak semestinya antara lain dengan memberikan cek kepada seorang pengusaha wanita. Ditengah kepercayaan publik yang sangat tinggi terhadap Gus-dur. Hasyim Mujazadi. Nama-nama diantara mereka adalah Alwi Shihab. disampin itu presiden Gus-dur menghapus Departemen Penerangan dan Departemen Sosial. surat-surat dan berita-berita aktual dari masyarakat. masih juga “exist” serta dengan sekaligus menunjukan keterbukaan untuk melakukan hubungan Internasional dengan Negara manapun termasuk dengan “Israel” adapaun cirri yang kedua adalah dengan kebiasaan mengeluarkan pernyataan dan melakukan tindakan sepihak yang “controversial” yang bagi beliau hanyalah dianggap sebagai “lawakan” belaka tanpa menyadari akan akibat yang merugikan bagi beliau sendiri.sebagai menteri Agama. Gus-dur gagal dalam mengemban amanat yang begitu besar terhadap dirinya.

10 WIB presiden K. Standing point memuncaknya konflik didalam elit pemerintahan saat Gus Dur membuat permasalahan baru dengan menonaktifkan Kepala Kepolisian Jendral Bimantoro dan menggantikannya dengan Jenderal Chairuddin Ismail sebagai pejabat sementara Kapolri. karena tak boleh ada pemerintahan tandingan”. Kinerja Gus Dur yang penuh dengan kontroversi membawa akibat tumbuhnya konflik politik. bahwa pembekuan DPR/MPR seperti yang ditegaskan dalam Maklumat Presiden Abdurrahman Wahid adalah tidak sah. pada tanggal 23 Juli 2001 dini hari pukul 01. Negara menjadi tegang setelah orang yang paling berjasa “Amien Rais terlibat Konflik dengan Gus Dur. Tindakan ini menjadi pemicu bagi DPR untuk mengusulkan diadakannya Sidang Umum MPR karena menurut ketentuan yang ada . seperti maraknya aksi-aksi demontrasi anti Gus-Dur oleh berbagi organisasi. pengangkatan dan pemberhentian Kepala Kepolisian RI haruslah dengan keputusan DPR.H Abdurrahman Wahid mengeluarkan maklumat dengan menyatakan “dengan berat hati. Selain itu didalam birokrasi pemerintah juga tak lepan dari runtutan konflik. saya memberlakukan dekrit. Keputusan ini langsung mendaptkan tanggapan dari Mahkamah Agung Bagir Manan atas permintaan DPR. Konsorsium Mahasiswa Jakarta (KMJ).serta dengan kasun “Brunei Gate” yaitu dana pemberian dari Sultan Brunei yang dianggap sebagai hibah pribadi. Karena berusaha ingin tetap memperthankan kekuaasaan. antara lain Poros Pemuda Indonesia (PPI). Saya sudah memerintahkan TNI/Polri untuk mengamankan keputusan ini dan TNI/Polri berkewajiban menghalangi pelaksanaan Sidang Istimewa MPR. karena sistem ketatanegaraan seperti yang tercantum 48 . selaku penglima tertinggi angkatan perang. Amien mengeluarkan statement bahwa dalam waktu singkat akan terjadi pergantian kepemimpinan nasional (Melaui Sidang Istimewa MPR RI) sedangkan Gus Dur mengatakan bahwa dirinya tak akan mundur.

para wakil rakyat sepakat mencopot jabatan Gus-Dur sebagai Presiden dan mengangkat Megawati Soekarno Puteri sebagai presiden dan Amien Rais sebagai wakilnya. Disamping itu dikalangan kaum nasionalis yang merupakan kubu pendukungnya. dan Megawati diragukan 49 diragukan pula tentang kemampuan terhadap Intelektualnya tentang visinya . antara lain secara langsung dengan munculnya fatwa dari Kongres Umat Islam di Jakarta yang menyatakan bahwa presiden Indonesia harus laki-laki. Kendala eksternal yang dihadapi adalah sebagai akibat adaya resistensi yang cukup kuat dikalangan islam terhadap figur wanita mengawati.3 Pemerintahan Megawati Soekarno Puteri 6. Sementara itu ada kendala ekternal lainnya yaitu pandangan masyarakat bahwa megawati adalah merupakan representasi dari kalalangan nasionalis sekuler dan sekaligus juga dianggap sebagai bukan representasi dari garakan reformasi.1 Resistensi Versus Toleransi Megawati Dalam acara pemilihan presiden pada Sidang Umum MPR tahun 1999. Megawati menghapi kendala ekternal ataupun internal. serta adanya Badan Kerjasama Pondok Pesantren se-Indonesia yang menyatakan bahwa haram hukumnya untuk memilih presiden wanita. maka pada sidang MPR yang digelar pada 23 Juli 2001 . 6.dalam UUD-45 tidak memberikan wewenang kepada presiden untuk membekukan DPR/MPR Sejarahpun berjalan cepan. untuk dapatnya terpilih menjadi presiden walau partai PDI-P unggul dalam pemilihan umum.3. Sementara itu. dan karenanya condong kurang merangkul tokoh-tokoh muslim serta kurang sensitive terhadap aspirasi islam. Adapaun sikap internal berupa sikap pribadi Megawati sendiri yang lebih menonjolkan unsur ayahanda Sukarno yang dekat dengan kultur jawa yang abangan dan kurang menonjolkan unsur ibunda Fatmawati yang dekat dengan kalangan pesantren. Gus-dur mangkir dalam sidang.

dan kepada masyarakat mengambil sikap untuk menjalin silaturahim dengan kalangan islam. politik dan moral untuk jenjang berikutnya yaitu kedudukan sebagai RI.H Abdurrahman Wahid. Hal mana merupakan “blessing in disguise “ karena merupakan kesempatan bagi Megawati untuk merubah sikapnya berupa “toleransi” terhadap Islam dengan kesadaran bahwa Islam adalah faktor determinan dalam politik di Indonesia. Pertama-tama yang dilakukan setelah menjabat Wakil Presiden adalah diambilnya kebijakan untuk tidak menempatkan tokoh-tokoh yang dipermaslahkan umat pada Kantor Sekretaris Wakil Presiden.penanggulangan krisis ekonomi dan keuangan yang sudah parah. maka pribadi Megawati mengadakan “lobbying” yang menunjukan preferensinya untuk memilih seorang tokoh Islam dalam mendampingi tugasnya. Perubahan sikap toleransi Megawati terhadap Islam tentunya dimaksudkan untuk merespon perkembangan politik yang terjadi. dalam menghadapi acara pemilihan olah sidang MPR untuk menetapkan nama Wakil Presiden yang baru. terlebih dengan sikap pendiamnya serta sikap tertutup terhadap pers.3. Karena hal-hal tersebut diatas itulah maka pada sidang Umum MPR 1999. maka secara aklamasi maka ditetapkanlah Wakil Presiden Megawati untuk menggantikan menjadi Presiden. Megawati hanya terpilih sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Terpilih K.2 Tantangan dan Kinerja Megawati Pada sidang Istimewa MPR yang diselenggarakan pada bulan juli 2001 dimana terjadi suatu “Impeacment” atau pencopotan terhadap presiden Gus-Dur. yakni untuk mendapatkan legitimasi sosial. 6. untuk menepis dakwaan non-Islami pada dirinya seperti yang telah diedarkan dalam media massa tentang sembahyang di Pura Bali. Konon preferensinya ini disyaratkan agar tokoh islam tersebut menampilkan diri sebagai sosok 50 . Megawati pada musim haji 1999 menunaikan ibadah haji.satu. Segera setelah itu.

Akbar Tanjung dan Siswono. dan dengan demikian terbentuklah cabinet yang mendapatkan sebuatan sebagai “The dream team” dengan respon psositif terhadap pasar dimana rupiah pada saat itu langsung menguat. Presiden Megawati dalam penampilan pertamanya yaitu dalam memilih menteri-menteri anggota kabinetnya. rakyat sangat berharap agar penyelesaian BLBI dilaksanakan secara tegas. terpilihlah Hamza Haz manjadi wakil presiden mengalahkan calaon-calon lainya yaitu Susilo Bambang Yudhoyono. Setidaknya ada beberapa tindakan stategis yang dilakukannya dan tantangan yang dihadapau dalam periode kepemimpinan antara lain. dan juga sekaligus mencakup keberadaan partai-partai peraih suara terbanyak dalam pemilu 1999. para konglomerat diharuskan sudah mengembalikan hutangnya paling lambat pada tanggal 31 maret 2002. Restrukturisasi Perbankan: pemerintah dalam menghadapi krisis moneter pada tahun 1997 telah memberikan pinjaman kepada konglomerat pemilik bank swasta melalui Bantuan Likuiditas Abnk Indonesia yang dikenal dengan BLBI dengan mencapai jumlah 650 Triliun. Berdasarkan ketetapan yang ditetapkan olah Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Dengan ketentuan ini. Kabinet “The dream team” dibawah pimpinan duet MegawatiHamza Haz yang merupakan panduan Nasionalis-Agamis diharapkan mampu melewati masa multi krisis dimensional yang berkepanjangan dengan melakukan langkah tindak yang signifikan. dan disatu pihak agar terjamin kembalinya uang pemerintah yang nota bene juga uang rakyat dan di lain 51 . sekali-lagi menunjukan sikap toleransinya dengan memilih tokoh-tokoh professional yang ahli dalam bidang sektoralnya. dan apabila tidak terlaksana maka seluruh asset miliknya harus diserahkan kepada pemerintah. Maka melalui “voting” dalam sidang MPR. tuntas dan adil.islam moderat yang mampu meredam aliran keras yang ada dikalangan masyarakat dan terutama kalangan politisi Islam. Agum Gumelar.

pihak agar hutang para konglomerat tidak menjadi beban rakyat dengan menghapuskan berbagi subsidi. terdesaknya pemerintah dalam menanggulangi kebutuhan dana bagi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Walau menurut UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi tidak menghapuskan dipidananya pelaku. Dalam masa globalisasi seperti sekarang ini. sementara APBN dari tahun ketahun selalu mengalami deficit yang berarti harus ditup sekali lagi melalui hutang luar negeri. Dalam pada ituadalah suatu kenyataan bahwa berbagai BUMN tidak dikelola secara professional dan condong menjadi sumber korupsi. serta untuk menutupi kebutuhan membayar hutang beserta bunganya baik hutang dalam negeri maupun dalam negeri berupa pembayaran Obligasi. Privatisasi BUMN. Namun manakala pemerintah mengajukan para konglomerat yang tidak kooperatif kepada pengadilan. maka tidak ada pilihan lain bagi pemerintah kecuali harus menjual aset Negara berupa Badan Usaha Milik Negara (BUMN). maka sekali lagi rakyat dikecewakan atas putusan pihak yudikatif untuk membebaskan mereka. 8 tahun 2002 tentang “Release and discharge” yaitu menjamin debitor dan obligator yang kooperatif untuk menyelesaikan hutangnya diluar jalur hukum dan pengadilan. terbukti dengan banyaknya BUMN yang merugi dan lebih-lebih tidak tampil sebagai perusahaan yang semula bermaksud untuk berfungsi sebagai “public service” yang berarti mempunyai tugas untuk memenuhi kebutuhan rakyat banyak. serta pada gilirannya menyerahkan kepada sector swasta agar pemilikan usaha secara lebih merata ada pada 52 . Hutang luar negeri dari pemerintah pada tahun 2001 berjumlah US$ 74 miliar dan hutang dalam negeri mencapai Rp 650 Triliun. privatisasi memang tidak dapat dielakan atau dicegah demi untuk mengurangi tugas pemerintahdalm sector bisnis. rakyat mengerti akan kebutuhan pemerintah yang sangat mendesak untuk kembalinya hutanghutang konglomerat dengan dikeluarkannya Instruksi Presiden No.

Taliban di Afganistan. karena menyangkut aspek pertahanan-keamanan Negara ataupun aspek pemilikan berdasarkan pasal 33 UUD 1945 yang menyangkut sector hajat kepentingan rakyat banyak secara fundamental. termasuk juga di Indonesia. walupun sebelumnya telah terjadi banyak terror terutama terror pengeboman yang dilakukan dimana-mana diseluruh pelosok dunia. Islam Fundamentalis atau Garis 53 . berdedikasi dan bermoral tinggi. kreatif. Penaggulangan Terorisme: Masalah terorisme menjadi semakin marak di dunia dengan terjadinya peristiwa 11 September 2001 yaitu peristiwa “jibaku” oleh pesawat terbang hasil bajakan yang meluluhlantakan gedung WTC di New York dan gedung Pentagon di Wangshiton. Namun demikian. Sebaiknya terhadap BUMN yang merugi terus dan tidak mempunyai arti strategis dan bahkan melakukan resistensi karena kepentingan pribadi atau kelompok. Al-Qaeda. maka tugas pemerintah adalah melakukan pembenahan dan pengawasan agar manajemen perusahaan dilakukan secara “ good corporate governance” dengan menempatkan sumber daya manusia yang professional. perlu pula mendapatkan perhatian bahwa ada beberapa BUMN yang mempunyai arti strategis.masyarakat. pemerintah harus percaya bahwa masih banyak tenagatenaga ahli muda yang memenuhi kriteria tersebut diatas. terutama menyangkut dengan pembeli asing sehingga dihari kemudian anah-air Indonesia tercinta tidak menerima getahnya dalam arti kedaulatan RI akan didominasi oleh luar negeri baik dalam arti sekuriti ataupun dalam arti perdagangan secara “cartel” dalam hal BUMN strategis semacam ini. Peristiwa 11 september 2001 dengan korban ribuan jiwa korban tewas dan pelakunya adalah orang-orang TimurTengah beragama islam. Hal ini berarti privatiasi BUMN harus dilakukan secara selektif. inovatif. membuat rakyat Amerika sangat marah terutama Presiden Bush dengan menuduh langsung secara berurutan Osama bin Laden. pemerintah harus berani “go ahead” dengan privatisasi atau devestasi dengan sarat dilakukan secara transparan untuk menghindarkan terjadinya korupsi.

kecuali apabila mereka melakukan tindakan yang destruktif. antara lain peledakan Bom 54 .Keras dan bahkan tanpa disadari menyentuh islam pada umumnya. Sementara itu kalangan resmi dari pihak pemerintahmenyatakan bahwa terorisme adalah suatu tindakan untuk mencapai cita-cita politik atau mencapai tujuan dari suatu misi yang dibungkus dalam kekerasan guna menciptakan celaka yang memakan korban orang yang tidak berdosa . dengan kelompok yang memang menggunakan terror dan kekerasan. Presiden Megawati dalam acara menyambut hari besar Isra dan Mi‟raj di mesjid agung Istiqlal menyampaikan pidato yang kurang taktis. Dan juga perlu dibedakan antara kelompok militant agama yang memiliki kepekaan tinggi terhadap masalah sosial dan tergerak mengatasinya dengan dalih “Amar ma’ruf nahi mnkar” atau memerintahkan kebaikan dan mencegah kemaksiatan. dan disambut dengan tangan terbuka sebagai Kepala Negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia dengan berharap agar Indonesia membantu Amerika menanggulangi terorisme dunia. serta lebih ironis lagi menyentuh Negara-negara islam pada khususnya. dengan nuansa mengkritik Amerika Serikat yang juga melakukan terror pada tingkat Negara. Sayang seribu saying sesampai di tanah air. dan bahkan bantuan kepada TNI atau POLRI. kalangan terkemukan Islam di Indonesia mulai menyuarakan pandangan terorisme yang ditudingkan kepada Islam. Alhasil bantuan dari Amerika tidak jadi dikucurkan. Presiden Megawati adalah presiden pertama menemui presiden Bush di Wangshiton setelah terjadinya peristiwa 11/9/2001. 1372 pada tanggal 28 september 2001 tentang Terorisme yang isinya mewajibkan semua Negara anggota PBB melaporkan penanganan dan penggulangan terorisme. Seiring dengan sikap Pemerintah. untuk mana Amerika pada gilirannya akan membantu Indonesia dengan dana cukup besar guna mengatasi krisis ekonomi. Dewan keamanan PBB mengeluarkan resolusi No. antara lain bahwa gerakan Islam garis keras tidak identik dengan terorisme.

Namun naas ditengah upaya Indonesia memperbaiki citranya didepan para sekutu dan khalayak internasional terjadi insiden yang memalukan. serta menurut penyelidikan mereka. Filipina dan Singapura. Dalam dokmen tersebut disebut-sebut keterlibatan dari Abu-Bakar Ba‟asyir pemimpin pesantren Al-Mukmin di Ngeruki. dalam rangkan memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1423 H dilapangan parkir timur Senayan Jakarta Wakil Presiden Hamza Haz manyanggah keras bahwa Indonesia adalah sarang Teroris. sebuah mobil Mitsubisi L-300 yang berisi Bom dan sebuah sepeda motor dengan dilengkapi “remote switch” meluncur kearah legian di Kuta Bali dan berhenti didepan Sari‟s Club dan Paddy‟s Café. Pengendara sepeda motor dengan mambawa tas berisi BOM masuk ke Paddy‟s Café lantai 1 untuk 55 . puluhan tersangka teroris telah ditangkap diantaranya terdapat beberapa warga Negara Indonesia. tak pelak berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk memperbaiki namanya pada masyarakat internasional bahwa Indonesia bukanlah sarang teroris. Pada tanggal 12 Oktober 2002 malam hari. yang disusul pula oleh Wangshiton dengan menuduh bahwa Indonesia ada kelompok militant yang bergabung dengan Al-Qaeda pimpinan Osama Binladen. Seperti pnyenggahan yang dilakukan pada tanggal 14 maret 2002 malam hari. Sementara itu di Malaysia. ditemukan adanya dokumen yang menyatakan adanya rencana operasi yang disusun di Solo oleh Jama‟ah Islamiyah untuk melakukan pengeboman terhadap tiga gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat yang berada di Singapura. Dengan adanya penilaian seperti itu. Tak pelak kesemuanya itu membuat Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew menuduh bahwa Indonesia adalah sarang Teroris. Malaysia dan Indonesia. Solo. oleh karena itu berharap agar Negara-negara barat khususnya Amerika serikat untuk tidak takut terhadap Indonesia.adalah jelas merupakan terror karena menciptakan kekhawatiran dan ketakutan yang luar biasa serta membawa korban besar.

Sementara itu pengendara mobil L300 parkir didepan Sari‟s Club dan mematikan mesinnya seraya mengamati gerakan akasi dari kawannya si pengendara sepeda motor. satu bulan dan satu hari setelah peristiwa World Trade Centre di New York.15 dan tak lama kemudian hanya jarak 3 detik meledaklah Bom kedua yang berada di mobil L-300 . yang berisikan pemberian kewenangan bagi POLRI untuk menahan dan memeriksa tersangka Teroris dalam jangka waktu 56 . serta 25 mobil hancur menjadi onggokan besi-hangus. potongan-potongan tubuh dan gumpalangumpalan daging manusia berserakan tertimbun oleh puing-puing bangunan. Bali Pulau Dewata. Segera mereka berdua dengan berboncengan sepeda motor meninggalkan tempat secara cepat. Pemerintah di Jakarta terhentak oleh kenyataan bahwa memang benar ada jaringan teroris di Indonesia seperti yang pernah dilaporkan oleh Hendro Priyono Kepala Badan Intelejen Negera (BIN). dan tak lama kemudian keluar dengan meninggalkan tasnya dibawah kursi.langsung duduk di kursi dekat bar. pemerintah mengeluarkan PERPU No. diguncang ledkan besar yang menyemburkan bola api dan tekanan udara panas yang dahsyat meluluh lantakan berpuluh gedung hiburan. Enam hari kemudian pada tanggal 18 Oktober 2002. setalah itu 30 detik kemudian terjadi ledakan Bom ketiga dijalan puputan Denpasar di atas Trotoir yang berjarak 100 m dari Konsulat Amerika Serikat dan Sekitar 300 M dari Konsulat Australia. Mayatmayat yang hangus terpanggang. 324 orang luka bakar berat dan ringan. 1 tahun 2002 tentang pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. yang dibebut luar negeri sebagai “the island of paradise” malam tanggal 12 Oktober 2002 tepatnya genap satu tahun. yang disusul kemudian dengan ledakan Bom pertama di Paddy‟s Café pada jam 23. dan karenanya segera menteri Pertahanan Negara Matori Abdul Jalil mengelurkan pernyataan adanya keterlibatan Al-Qaeda dengan ledakan Bom di Bali. Ledakan bom dijalan Legian Kuta Bali memakan korban 187 orang tewas. Sebagian besar korban adalah orang-orang asing dan kebanyakan adalah warga Negara Australia.

Peledadakan Bom di di bali mendorong Aparatur Negara untuk mengadakan investigasi secara serius dengan bantuan Intelegen dari beberapa Negara asing. Dan kemudian sehari setelah keluarnya PERPU. dilakukan penagkapan atas Abu-Bakar Ba‟asyir dengan sangkaan terlibat ledakan Bom pada hari Natal tahun 2000. terutama dari Australia sebagai Negara yang paling berkepentingan.hingga enam bulan tapa pengadilan atau dakwaan. 57 .