Apa yang dimaksud dengan model data? Sebutkan dua jenis data model yang Anda ketahui!

Model data adalah sekumpulan cara / peralatan / tool untuk mendeskripsikan data-data, hubungannya satu sama lain, semantiknya, serta batasan konsistensi. Ada dua model data, yaitu : Entity Relationship Diagram (ERD) dan model relasional. Keduanya menyediakan cara untuk mendeskripsikan perancangan basis data pada peringkat logika.

Model ERD atau Conceptual Data Model (CDM) : model yang dibuat berdasarkan anggapan bahwa dunia nyata terdiri dari koleksi obyek-obyek dasar yang dinamakan entitas (entity) serta hubungan (relationship) antara entitas-entitas itu. Model Relasional atau Physical Data Model (PDM) : model yang menggunakan sejumlah tabel untuk menggambarkan data serta hubungan antara data-data tersebut. Setiap tabel mempunyai sejumlah kolom di mana setiap kolom memiliki nama yang unik.

Bangun sebuah ER-Diagram untuk perusahaan asuransi mobil yang costumer– costumernya masing-masing memiliki satu atau lebih mobil. Setiap mobil memiliki 0 sampai banyak catatan kecelakaan. Serta bangun tabel-tabel untuk ER-diagram! ERD :

Tabel untuk ERD :

Jelaskan perbedaan antara weak entity dan strong entity!

maka pengimplementasiannya juga harus dilakukan setelah relasi prasyarat tersebut terimplementasikan. Jelaskan konsep dari agregasi dan berikan contoh yang memakai konsep ini! Agregasi adalah suatu keadaan di mana suatu relasi hanya dapat direalisasikan setelah relasi yang lain ada terlebih dahulu. Secara umum. dan bis. Weak entity (entitas lemah) : entitas yang keberadaannya sangat bergantung pada keberadaan entitas yang lainnya. Entitas lemah tidak memiliki arti apa-apa dan tidak dikehendaki kehadirannya dalam diagram ER tanpa kehadiran entitas di mana mereka bergantung. passenger car. Entitas lemah tidak memiliki identifier sendiri. Selanjutnya kita tinggal meninjau derajat relasi dari relasi agregasinya.  Strong entity (entitas kuat) : entitas yang mandiri. Relasi yang bertipe agregasi tidak dimungkinkan ada jika relasi yang menjadi prasyaratnya tidak terealisasi. Tentukan penempatan atribut Anda pada setiap level hirarki. dalam diagram ER entitas lemah memiliki atribut yang berperan sebagai partial identifier (identifier yang berfungsi secara sebagian). van. Karena relasi ini dibentuk dari relasi lain (relasi prasyarat) yang secara kronologis lebih dulu terbentuk. yang keberadaannya tidak bergantung pada keberadaan entitas yang lainnya. Entitas di mana entitas lemah bergantung dinamakan identifying owner. Bagaimana jika terdapat set entitas yang sama muncul beberapa kali dalam satu set ERDiagram? Mengapa hal ini harus dihindari? Jelaskan!     Untuk menghindari redundancy Menghemat penyimpanan (storage) data Mengurangi efektifitas dan kecepatan akses Untuk menghindari terjadinya asinkronisasi data pada saat diupdate Desain sebuah generalisasi – spesialisasi hirarki untuk sebuah perusahaan kendaraan bermotor. Instansiasi entitas kuat selalu memiliki karakteristik yang unik disebut identifier (sebuah atribut tunggal atau gabungan atributatribut yang secara unik dapat digunakan untuk membedakannya dari entitas kuat yang lain). . Perusahaan menjual sepeda motor. Contoh agregasi : Sesungguhnya agregasi dapat dipandang sebagaimana relasi pada umumnya (yang menghubungkan 2 entitas).

Constraint partial adalah constraint yang mana data dalam entitas yang memiliki constraint tersebut terhubung ke dalam entitas dari relasinya. Apa yang Anda ketahui dari relasi-relasi berikut? Serta buatlah contoh kasus dari relasirelasi di atas! Relasi satu :   Entity 1 to entity 2 : kardinalitas : one to many dengan detail minimal 0 dan maksimalnya banyak.Jelaskan perbedaan antara total constraint dan partial constraint!   Total constraint adalah constraint yang mana data dalam entitas yang memiliki constraint tersebut terhubung secara penuh ke dalam entitas dari relasinya. Dependensi : entitas 1 dan entitas 2 tidak saling ketergantungan. Entity 2 to entity 1 : kardinalitas : many to one dengan detail minimal 1 dan maksimalnya 1. Dependensi : entitas 1 dan entitas 2 tidak saling ketergantungan. Contoh kasus : .

Dependensi : entitas 4 dan entitas 3 tidak saling ketergantungan. Contoh kasus : Keterangan : tabel Dosen dan Mahasiswa dengan relasi perwalian. Dependensi : entitas 5 dan entitas 6 tidak saling ketergantungan. Satu mobil boleh tidak ada yang membeli. Pembeli boleh tidak membeli mobil. Relasi tiga  Entity 5 to entity 6 dan Entity 6 to entity 5 : kardinalitas : one to one dengan detail minimal 0 maksimalnya 1. Satu mahasiswa harus mempunyai satu dosen wali. Satu dosen bisa mempunyai banyak mahasiswa wali. tapi seandainya ada yang membeli. Relasi dua :   Entity 3 to entity 4 : kardinalitas : one to many dengan detail minimal 0 maksimalnya banyak. . tetapi juga boleh membeli banyak mobil. Entity 4 ke entity 3 : kardinalitas : many to one dengan detail minimal 1 maksimal 1. Dependensi : entitas 3 dan entitas 4 tidak saling ketergantungan. bisa pula tidak punya.Keterangan : tabel Pembeli dan Mobil dengan relasi membeli. maksimal hanya ada satu orang pembeli.

tapi boleh menikah hanya dengan satu cewek. Pegawai tidak harus mengepalai departemen.Contoh kasus : Keterangan : tabel Cowok dan Cewek dengan relasi menikah. Dependensi : entitas 8 dan entitas 7 tidak saling ketergantungan. Dependensi : entitas 7 dan entitas 8 tidak saling ketergantungan. Cewek boleh tidak menikah. tapi boleh menikah hanya dengan satu cowok. Relasi lima . Entity 8 ke entity 7 : kardinalitas : one to one dengan detail minimal 1 maksimal 1. Diasumsikan tidak diperbolehkan adanya poligami. Masing-masing departemen harus mempunyai satu orang atasan. Cowok tidak harus menikah. Contoh kasus : Keterangan : tabel Pegawai dan Departemen dengan relasi mengepalai. tetapi hanya boleh mengepalai satu departemen saja. Relasi empat   Entity 7 to entity 8 : kardinalitas : one to one dengan detail minimal 0 maksimalnya 1.

Dependensi : entitas 10 dan entitas 9 tidak saling ketergantungan. Satu mahasiswa minimal mengambil satu mata kuliah dan boleh mengambil banyak mata kuliah. dan boleh mempunyai banyak asuransi. Entity14 ke entity 13 : kardinalitas : many to one dengan detail minimal 1 maksimal 1. Contoh kasus : Keterangan : tabel Customer dan Asuransi dengan relasi mempunyai.  Entity 9 to entity 10 : kardinalitas : many to many dengan detail minimal 0 maksimalnya banyak. Dependensi : entitas 13 menjadi parent dari entitas 14. Satu asuransi harus dimiliki oleh satu orang customer. Dependensi : entitas 9 dan entitas 10 tidak saling ketergantungan. Namun pada kenyataannya. Customer boleh tidak mempunyai asuransi. Mata kuliah tidak harus diambil oleh mahasiswa. Dependensi : entitas 14 tergantung kepada entitas 13. tapi boleh diambil oleh banyak mahasiswa. Contoh kasus : Keterangan : tabel Mata Kuliah dan Mahasiswa dengan relasi diambil. Relasi tujuh   Entity 13 to entity 14 : kardinalitas : one to many dengan detail minimal 0 maksimalnya banyak. Entity 10 ke entity 9 : kardinalitas : many to many dengan detail minimal 1 maksimal banyak. relasi many to many akan dijadikan sebuah tabel baru. .

kemungkinan terjadinya redundancy data dan duplikasi data lebih kecil daripada 1NF. masih banyak kemungkinan terjadinya redundancy data atau duplikasi data. yang mana efektifitas telah mencapai maksimal. penguraian atribut multivalued dan composit.     First Normal Form (1NF) : tidak boleh ada kelompok yang berulang pada tabel. Third Normal Form (3NF) : tidak boleh ada atribut bukan kunci yang bergantung pada atribut selain primary key. Perbedaan antara tahap 1NF dengan tahap BCNF :   1NF : tahap normalisasi dasar. artinya atribut bukan kunci harus bergantung pada semua atribut yang termasuk primary key –> functional dependency pada primary key. yang mana masih belum sampai pada tingkat efektifitas maksimal. Second Normal Form (2NF) : atribut bukan kunci tidak boleh bergantung pada sebagian primary key. BCNF : tahap normalisasi setelah 3NF . .Sebutkan tahapan–tahapan normalisasi serta penjelasannya! Dan apa perbedaan antara 1 NF dan BCNF? Normalisasi adalah proses penyusunan data untuk mengurangi terjadinya duplikasi dan inkonsistensi. Boyce-Codd Normal Form (BCNF) : atribut yang ditentukan bukan bagian dari key attribute.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.