P. 1
Laporan Pratikum Teknik Manufaktur 1

Laporan Pratikum Teknik Manufaktur 1

|Views: 4,890|Likes:
Published by Arismon Saputra

More info:

Published by: Arismon Saputra on Dec 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2013

pdf

text

original

Freis datar dibedakan menjadi dua, yaitu :
1.Mengefreis turun (down milling)
Pada down millinggerak rotasi pahat searah dengan gerak
translasi benda kerja. Pahat bekerja turun sehingga
menyebabkan benda kerja lebih tertekan ke meja dan meja
terdorong oleh pahat, gaya dorongnya akan melebihi gaya
dorong ulir atau roda gigi penggerak meja. Mengefreis turun
tidak dianjurkan untuk permukaan yang terlalu keras.
2.Mengefreis naik (up milling/coventional milling)
Pada up millinggerak rotasi pahat berlawanan arah
dengan gerak translasi benda kerja. Mengefreis naik dipilih
karena alasan kelemahan mengefreis turun. Mengefreis naik
mempercepat keausan pahat karena mata potong lebih banyak
menggesek benda kerja saat mulai pemotongan, selain itu
permukaan benda kerja lebih kasar.

.

Gambar 2.44Jenis Pahat (a) upmilling(b) downMilling

Laporan Akhir Praktikum Teknik Manufaktur I

Laboratorium Inti Teknologi Produksi

milling

a. Dengan melihat arah buangan geramnya.
b.

lebih bagus karna menghasilkan permukaan yang lebih halus
dengan gaya kerja yang besar.

Table 2.5Perbedaan
No.

1

Gerak pahat berlawanan dengan
gerak benda kerja

2

Kehalusan permukaan kurang
baik

3

Keausan lebih cepat

4

Gaya yang diberikan lebih besar

5

Getaran yang dihasilkan kecil

Gambar 2.

Jenis Pemotong Pada Mesin Freis
1.Pemotong freis biasa

hanya memiliki gigi pada sekelilingnya.
2.Pemotong freis samping.

giginya di samping.
3.Pemotong gergaji pembelah logam.

Laporan Akhir Praktikum Teknik Manufaktur I

boratorium Inti Teknologi Produksi

Cara membedakan proses freis up milling

millingadalah :
Dengan melihat arah buangan geramnya.
b. Dengan melihat arah putaran dari pahat tersebut.
Dari kedua model freis datar di atas, down
lebih bagus karna menghasilkan permukaan yang lebih halus
dengan gaya kerja yang besar.
Perbedaan Up MillingDengan Down Milling
Up milling

Down milling

Gerak pahat berlawanan dengan
gerak benda kerja

Gerak pahat searah
kerja

Kehalusan permukaan kurang

Kehalusan permukaan lebih baik

Keausan lebih cepat

Keausan lambat
Gaya yang diberikan lebih besar Gaya yang diberikan kecil
Getaran yang dihasilkan kecil

Getaran yang dihasilkan besar

Gambar 2.45Proses Freis Datar dan Freis Tegak
Jenis Pemotong Pada Mesin Freis
Pemotong freis biasa

Merupakan sebuah pemotong berbentuk piringan yang
hanya memiliki gigi pada sekelilingnya.
Pemotong freis samping.
Pemotong ini mirip dengan pemotong datar
giginya di samping.
Pemotong gergaji pembelah logam.

Kelompok 17

boratorium Inti Teknologi Produksi 37

up millingdengan down

Dengan melihat arah putaran dari pahat tersebut.

downMilling adalah
lebih bagus karna menghasilkan permukaan yang lebih halus

Down milling

Gerak pahat searah dengan benda

permukaan lebih baik

Gaya yang diberikan kecil
Getaran yang dihasilkan besar

Proses Freis Datar dan Freis Tegak

Merupakan sebuah pemotong berbentuk piringan yang

Pemotong ini mirip dengan pemotong datar kecuali bahwa

Laporan Akhir Praktikum Teknik Manufaktur I Kelompok 17

Laboratorium Inti Teknologi Produksi 38

Pemotong ini mirip dengan pemotong freis datar atau
samping kecuali bahwa pembuatannya sangat tipis, biasanya 5
mm atau kurang.
4.Pemotong freis sudut.

Ada dua pemotong sudut yaitu pemotongsudut tunggal
dan pemotong sudut ganda. Pemotong sudut tunggal mempunyai
satu permukaan kerucut, sedangkan pemotong sudut ganda
bergigi pada dua permukaan kerucut. Pemotong sudut
digunakan untuk memotong lidah roda, tanggem, galur pada
pemotong freis, danpelebar lubang.
5.Pemotong freis bentukGigi.
Pada pemotong ini merupakan bentuk khusus.Termasuk
didalamnya adalah pemotong cekung dan cembung, pemotong
roda gigi, pemotong galur, pemotong pembulat sudut, dsb.
6.Pemotong proses ujung.

Pemotong ini mempunyai poros integral untuk
menggerakkan dan mempunyai gigi dikeliling dan ujungnya.
7.Pemotong T-slot.

Pemotong jenis ini menyerupai pemotong jenis datar kecil
atau freis samping yang memiliki poros integral lurus atau tirus
untuk penggerakan.
Jenis operasi yang dapat dilakukan pada mesin freis ;

Freis Selubung

Freis Ujung

Laporan Akhir Praktikum Teknik Manufaktur I

Laboratorium Inti Teknologi Produksi

Freis Muka Freis Sisi

Pemotongan

Gambar 2.

Laporan Akhir Praktikum Teknik Manufaktur I

boratorium Inti Teknologi Produksi

Freis Muka Freis Sisi

Pemotongan

Freis Bentuk

Freis Ulir
Gambar 2.46Proses yang dapat dilakukan pada mesin freis

Kelompok 17

boratorium Inti Teknologi Produksi 39

Freis Muka Freis Sisi Freis Alur

Freis Inti

da mesin freis

Laporan Akhir Praktikum Teknik Manufaktur I Kelompok 17

Laboratorium Inti Teknologi Produksi 40

Gambar 2.47Mesin Freis
Elemen dasar pada mesin freis dapat dihitung dengan rumus berikut :
Benda kerja : w

= lebar pemotongan

lw

= panjang pemotongan

a

= kedalaman potong

Pahat freis : d

= diameter luar

z

= jumlah gigi (mata potong)

r

k

= sudut potong utama

= 90 untuk pahat freis selubung.

Mesin freis : n

= putaran poros utama

Vf

= kecepatan makan
Elemen dasar pada mesin freis dapat dihitung dengan rumus berikut :
1.

Kecepatan potong

v =

1000.

.n
d

; m/min

2.

Gerak makan pergigi
fz = Vf / (z n) ;mm/(gigi)

3.

Waktu pemotongan
tc = lt / Vf ; min

dimana : lt = lv + lw + ln ;mm,

Laporan Akhir Praktikum Teknik Manufaktur I Kelompok 17

Laboratorium Inti Teknologi Produksi 41

lv

)

(a
d
a

; untuk mengefreis datar

lv 0 ; untuk mengefreis tegak,
ln 0 ; untuk mengefreis datar,
ln = d / 2 ; untuk mengefreis tegak
dimana : lw = panjang pemotongan ; mm
lv = panjang mula-mula ; mm
lt = panjang proses pemesinan ; mm

4.

Kecepatan menghasilkan geram

Z =

1000.

.w
a

Vf

; cm3

/min

3. Proses Gurdi (drilling)

Proses gurdi adalah suatu proses permesinan untukproses
pembuatan lubang atau memperbesar lubang pada sebuah objek
dengan diameter tertentu .Pahat gurdi mempunyai dua mata potong
dan melakukan gerak potong berupa rotasidan translasi, sedangkan
benda kerja dalam keadaan diam. Gerak makan dapat dipilih bila
mesin gurdi mempunyai sistem gerak makan dengan tenaga motor
(power feeding). Mesin gurdi terdiri dari beberapa jenis diantaranya
mesin gurdi drill press dan mesin gurdi radial. Proses menggurdi
dapat dilakukan pada mesin bubut dimana benda kerja diputar oleh
pencekam poros utama dan gerak makan dilakukan oleh mata pahat
gurdi yang dipasang pada arbor.

Gambar 2.48Mesin Gurdi Portable

Laporan Akhir Praktikum Teknik Manufaktur I Kelompok 17

Laboratorium Inti Teknologi Produksi 42

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->