TELAAH PUSTAKA A.

Teori Komunikasi Organisasi Komunikasi secara etimologis berasal dari bahasa Latin Communication mengacu pada kata comunis yang berarti sama makna. Komunikasi ialah penyampaian pesan dari komunikator (sender) kepada komunikan (receiver) melalui media tertentu dan menyebabkan efek. Organisasi ialah sekelompok masyarakat yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu dan komunikasi merupakan perekat yang memungkinkan kelompok masyarakat tersebut secara bersama-sama melakukan fungsinya dengan baik (Purwanto, 2006:36). Unsur-unsur dasar organisasi ialah anggota organisasi, pekerjaan dalam organisasi, praktik-praktik pengelolaan, struktur organisasi, dan pedoman organisasi (Pace, 2006:151). Komunikasi organisasi ialah komunikasi dalam kumpulan yang mempunyai hirarki dan tujuan. Komunikasi organisasi merupakan proses untuk anggota menghimpun informasi yang berhubungan dengan organisasinya dan merubah yang terjadi di dalamnya (Kreps, 1990:11). Dalam R Wayne Pace (2006:31) definisi komunikasi organisasi secara fungsional ialah pertunjukan dan penafsiran pesan diantara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi tertentu. Suatu komunikasi terdiri dari unit komunikasi dalam hubungan-hubungan hirarkis 6 antara yang satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan. Secara interpretatif dapat diartikan sebagai proses penciptaan makna atas interaksi yang merupakan organisasi. Keterkaitan komunikasi dengan organisasi menurut William V. Hanney bahwa “organisasi terdiri dari sejumlah orang, melibatkan keadaan

Komunikasi organisasi melingkupi komunikasi interpersonal dan komunikasi kelompok.saling bergantung. Komunikasi kelompok dapat diartikan sebagai transaksi pesan verbal dan nonverbal antara tiga hingga lima belas orang yang saling berbagi tujuan utama. Komunikasi interpersonal terbangun dari komunikasi intrapersonal karena seseorang akan menyusun komunikasi efektif saat interaksi. pesan yang . Hal terpenting ialah komunikasi interpersonal membangun hubungan antar manusia. dan yang berdampak pada yang lain (Steven A. Kepentingan bersama dan tujuan organisasi menjadi orientasi komunikasi organisasi. Beebe. Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan antara seseorang dengan orang lain dalam suatu masyarakat atau organisasi (bisnis dan nonbisnis). proses komunikasi dengan pesan-pesan yang disampaikan oleh seorang pembicara kepada khalayak dalam jumlah yang lebih banyak daripada tatap muka. yang merasa kebersamaan dalam grup. dengan menggunakan media komunikasi tertentu dan bahasa yang mudah dipahami untuk mencapai tujuan tertentu (Purwanto. 2006:21). Kedua. komunikasi berlangsung kontinyu dan bisa dibedakan mana sumber dan mana penerima (receiver). pertama. Komunikasi interpersonal biasanya terjadi antara dua orang (diadik) secara tatap muka (face to face). Hirarki organisasi menentukan pola komunikasi yang terjadi. Umpan balik atau feedback yang didapat tidak maksimal karena waktu terbatas dan khalayak relatif banyak. walaupun dapat juga melalui media telepon. 2001:28). 7 Djoko Purwanto memaparkan bahwa suatu komunikasi bisa dimasukkan dalam lingkup komunikasi kelompok apabila. Ketiga. kebergantungan memerlukan koordinasi yang mensyaratkan komunikasi”.

Beebe (2003:42) bahwa grup berasal dari berbagai macam share kepribadian. organisasi ialah proses sirkular dengan interaksi dan interpretasi yang berdampak pada orang lain. 8 Menurut James Taylor dalam Littlejohn (2005). sikap mereka dan gesturnya. yang berdampak pada konsensus bersama dengan berbagi emosi. Proses Taylor ini disebut double translation. Interaksi merupakan proses berbagi makna yang dibentuk dalam interaksi. Kelompok-kelompok kecil saling berinteraksi sehingga terjadi komunikasi organisasi untuk mencapai tujuan perusahaan. Bahasa dari text memberikan struktur kata dan tata bahasa yang menuntun anda untuk memaknai apa yang dikatakan atau ditulis. Struktur menjelaskan bagaimana grup memproduksi dan reproduksi sistem sosial oleh anggota grup yang menggunakan aturan dan sumberdaya dalam interaksi. Percakapan ialah interaksi. Pertama. Kedua. Beebe (2003:44) merumuskan teori struktur yang memberikan framework umum yang menjelaskan bagaimana orang menggunakan aturan dan sumberdaya untuk interaksi dalam sistem sosial. atau bagaimana kata yang digunakan. dua proses ini percakapan dan text tidak dapat dipisahkan. Komunikasi kelompok terlibat di dalam lingkup komunikasi organisasi.disampaikan terencana dan bukan spontanitas untuk kalangan tertentu. Namun. Menurut Ernest Bormann dalam Steven A. Anthony Giddens dan Marshall Scott Poole Steven A. penterjemahan dari teks menjadi percakapan. Teks ialah apa yang dikatakan. motivasi dan makna. penterjemahan dari percakapan menjadi teks. isi dan ide dalam bahasa yang dipakai. Percakapan memahami bentuk dari teks dan teks memahami bentuk percakapan. . Teori Tindakan simbolik yaitu menjelaskan bagaimana tipe komunikasi membentuk identitas grup dan budaya.

ide. tujuan. anda memperhatikan permukaan struktur organisasi. Dalam review buku “Komunikasi. Taylor menyebutnya proses coorientation. budaya dan kooperasi hubungan interpersonal dan pronominal dalam Organisasi Mexican” (Tamar Katriel. kita mengikuti model atau ide komunikasi. Komunikasi harus meliputi interaksi dengan proses interpretasi yang dibedakan tidak hanya tindakan namun juga respon dari tindakan. suatu waktu pada sub-divisi atau unit tambahan. manajer dengan karyawan. status struktur ialah egaliter. Jika anda mengamati orang berkomunikasi dan melihat pola interaksi dan hubungan mereka. dan lainnya).Saat kita berkomunikasi. personal. isu. grup. Individu mempunyai peran dalam agen organisasi dan mengkodifikasi aspek organisasi dari kelebihan atau kekurangan teks formal yang dibuat dalam peta aspek organisasi. otoritas terletak pada kolektivitas: kontrol sosial. Struktur dalam seperti tata bahasa atau rencana struktural. Struktur dalam dibuat oleh orang yang berkomunikasi dengan lainnya dan dituntun dengan komunikasi itu. situasi. concern. Tradisi penelitian etnografi menyatakan studi memberikan banyak tekstur dan budaya pada partikular organisasi setting . Ini dipelajari dalam jangka luas bahasa dan pada varietas seting sosial untuk peran keduanya refleksi dan kontituasi hubungan identitas dan positioning. bahwa dua orang berorientasi pada objek biasa (topik. Hubungan komunikasi yang terjalin baik antara manajer satu dengan manajer lain. hubungan dan reward organisasi secara personal yang utama. keseharian aktivitas anggotanya. 9 Dalam suatu organisasi. Pronominal digunakan mendalam pada pola dan aspek konteks interaksi bahasa. atau antar karyawan merupakan salah satu kunci keberhasilan manajer dalam mencapai tujuan organisasi. 2007) studi ini memiliki keterkaitan dimensi hubungan pada organisasi Meksiko di kota Veracruz.

kontrol dan kekuatan 3) budaya organisasi. bentuk dan fungsi organisasi dapat digambarkan dengan beberapa kiasan. Peta teori organisasi Topik Teori Psikologi Social Teori Cybernetic Teori Sosio Cultural Teori Kritis Struktur. Struktur.dan cara komunikasi konstruktif dalam hubungan kerja dan berbagi pada interaksi tatap muka. bentuk dan fungsi organisasi 2) managemen. Kedua. dan kekuatan) dari organisasi. Dimensi organisasi lainnya ialah budaya sebagai identitas yang berbagi nilai. mempunyai intelegensi. dan fungsi organisasi Teori birokrasi Weber . Kiasan ini membantu memahami dimensi (manajemen. mempunyai bagian yang memproduksi produk dan jasa. dan latihan. bentuk. norma. Menurut Littlejohn (2005:241) Organisasi dapat didefinisikan dengan dimensi: 1) struktur. Seperti tanaman atau hewan. kepercayaan. konseptualisasi dan membuat rencana. aspek struktural organisasi ialah organisme. Pertama dari otak oganisasi ialah proses 10 informasi. tumbuh. organisasi seperti mesin. Pertama. control. berfungsi dan beradaptasi untuk berubah dalam lingkungan dan tentunya mati. organisasi lahir.

Walaupun reaksi kita pada birokrasi sering negatif. Menurut Weber. dan tidak insensitif pada kebutuhan dan orang yang berbeda. aktivitas interpersonal yang didesain untuk tugas individu yang sederajat. Hal ini tidak dapat dilakukan tanpa otoritas.Proses organisir Teori jaringan Teks percakapan Strukturasi Manajemen. organisasi sebagai sistem yang mempunyai tujuan. peraturan. Weber mengidentifikasi cara terbaik bagi organisasi untuk mengatur kompleksitas kerja individu dengan tujuan dan prinsipnya bertahan lama. kontrol dan kekuatan Empat sistem Likert Teori kontrol organisasi Hermenuetic of suspicion Manajerial dan demokrasi Gender dan ras dalam komunikasi organisasi Budaya Budaya organisasi Tabel 2. namun prinsipnya organisasi idealnya memiliki birokrasi.1 Peta Teori Organisasi dalam Littlejohn (2005:240) Ide Weber dalam Littlejohn (2005:242) membangun teori saat ini “teori organisasi klasik”. . Kita semua menganggap bahwa birokrasi seperti hirarki yang berlapis.

spesialisasi dan regulasi. .