TUGAS PENJASORKES KARYA TULIS

DISUSUN OLEH :

ANASTASIA EVIRA XI IA 3
APRIL 2009 SMAN 2 PALANGKARAYA KALIMANTAN TENGAH TUGAS PENJASORKES KARYA TULIS

DISUSUN OLEH :

ANASTASIA EVIRA
XI IA 3
APRIL 2009 SMAN 2 PALANGKARAYA KALIMANTAN TENGAH Dampak Seks Bebas ii

Sampai saat ini masalah seksualitas selalu menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan. Hal ini dimungkinkan karena permasalahan seksual telah menjadi suatu hal yang sangat melekat pada diri manusia. Seksualitas tidak bisa dihindari oleh makhluk hidup, karena dengan seks makhluk hidup dapat terus bertahan menjaga kelestarian keturunannya. Meningkatnya minat remaja pada masalah seksual dan sedang berada dalam potensi seksual yang aktif, maka remaja berusaha mencari berbagai informasi mengenai hal tersebut. Dari sumber informasi yang berhasil mereka dapatkan, pada umumnya hanya sedikit remaja yang mendapatkan seluk beluk seksual dari orang tuanya. Oleh karena itu remaja mencari atau mendapatkan dari berbagai sumber informasi yang mungkin dapat diperoleh, misalnya seperti di sekolah atau perguruan tinggi, membahas dengan teman-teman, buku-buku tentang seks, media massa atau internet. Memasuki milenium baru ini sudah selayaknya bila orang tua dan kaum pendidik bersikap lebih tanggap dalam menjaga dan mendidik anak dan remaja agar ekstra berhati-hati terhadap gejala-gejala sosial, terutama yang berkaitan dengan masalah seksual, yang berlangsung saat ini. Seiring perkembangan yang terjadi sudah saatnya pemberian penerangan dan pengetahuan masalah seksualitas pada anak dan remaja ditingkatkan. Remaja yang hamil di luar nikah, aborsi, penyakit kelamin, dll, adalah contoh dari beberapa kenyataan pahit yang sering terjadi pada remaja sebagai akibat pemahaman yang keliru mengenai seksualitas.

Dampak Seks Bebas iii

Oleh karena itulah dalam karya tulis ini akan diuraikan beberapa hal tentang : pendidikan seks ( yang mencakup pengertian, tujuan serta pembahasan tentang pentingnya pendidikan seks bagi remaja ), bahaya seks bebas, serta menghindari seks bebas ( yang mencakup pencegahan menurut agama serta pencegahan dalam keluarga ), yang dirangkum dalam karya tulis ilmiah: ”DAMPAK SEKS BEBAS ”. Dalam menyusun karya tulis ini, penulis sangat berterima kasih kepada pelbagai sumber informasi dan data yang telah penulis gunakan baik secara langsung maupun tidak langsung. Tentunya yang utama adalah kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan berkat, pengetahuan, serta kemampuan bagi penulis. Selain itu, penulis juga berterima kasih kepada keluarga, guru dan teman-teman yang telah senantiasa memberikan dukungan dan bantuannya yang sangat berarti dalam penulisan karya tulis ini. Semoga karya tulis sederhana ini dapat memenuhi syarat sebagai tugas dalam bidang ilmu pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan ( PENJAS-ORKES ) serta dapat berguna, sebagai pengetahuan dan dapat memberikan dukungan terhadap kemajuan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Akhir kata, penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kekurangan dalam karya tulis ini. Penulis juga membuka kesempatan bagi kritik dan saran yang dapat membangun dan mengembangkan karya tulis ini. Karena pada hakikatnya ilmu pengetahuan akan terus menerus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.

Palangkaraya, April 2009

Penulis

Dampak Seks Bebas iv

Halaman Sampul Depan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Halaman Sampul Dalam. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Kata Pengantar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Daftar Isi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

i ii iii v

BAB I. PENDAHULUAN. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1 BAB II. PENDIDIKAN SEKS. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1. Pengertian Pendidikan Seks. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2. Tujuan Pendidikan Seks . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3. Pendidikan Seks Penting Bagi Remaja. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . BAB III. BAHAYA SEKS BEBAS. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4 4 11 14 19

BAB IV. MENGHIDARI SEKS BEBAS . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 21 1. Pencegahan Menurut Agama. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 21 2. Pencegahan Seks Bebas Dalam Keluarga. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 24 BAB V. KESIMPULAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 27 Sumber-Sumber Data dan Informasi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 31 A. Daftar Kepustakaan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 31 B. Sumber Internet. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 31 Lampiran. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 32

Dampak Seks Bebas v

bagi sebagian orang kata tersebut terdengar “menyeramkan”. Sehingga menyebabkan banyak orang tidak tahu-menahu tentang pendidikan seks. baik perubahan fisik maupun kejiwaan. dan jangan menunggu sampai anak sudah menjelang remaja atau ABG. Akhir-akhir ini tayangan berita kriminal di TV-TV Swasta banyak sekali mengungkapkan kasus-kasus kejahatan seksual kepada anak-anak dibawah umur yang dilakukan oleh orang-orang terdekatnya. Belakangan ini marak beredarnya VCD dan gambar porno di dalam masyarakat kita. Karena semua itu bisa menyebabkan terjadinya penyimpangan seksual. Sebagian masyarakat percaya bahwa pendidikan seks harus diberikan di rumah. dan terus ditingkatkan seiring berjalannya waktu menuju kedewasaannya. Tentu saja. Seorang anak perlu mengetahui organ-organ tertentu dari tubuhnya yang tidak boleh disentuh sembarangan oleh orang lain. Ancaman pelecehan seksual menjadi alasan mengapa persiapan menghadapi masa remaja menjadi tanggung jawab orang tua dan keluarga. Berbeda dengan di negara-negara Barat. membicarakannya merupakan suatu hal yang tabu. Seks adalah sesuatu yang alamiah. terutama para remaja. malah sebagian besar kasus-kasus yang dibuat di berita itu adalah dari kalangan masyarakat bawah. Oleh sebab itu. merupakan suatu proses biologis yang terjadi pada setiap mahluk hidup. Penting sekali bagi para orang-tua untuk memberikan proteksi dan pengawasan kepada anak-anaknya. Apakah seks itu buruk pada hakekatnya? Tentu saja tidak.Seks. seks sudah diajarkan pada saat anak-anak masih berusia remaja dan mereka tidak malu untuk bertanya pada orang tuanya. Bahkan seringkali para pelaku bukanlah dari kalangan orang berpendidikan. pendidikan seks yang diberikan harus sesuai dengan tingkatan umur dan sosialisasi si anak. apalagi mengaitkannya dengan anak-anak. Nafsu seks timbul dalam diri manusia mulai pada usia puber (balig). . Adalah sangat baik jika pengetahuan ini diajarkan oleh orang-tua sebagai pribadi yang terdekat dengan anak-anak. seseorang sejak usia kanak-kanak harus diberi pendidikan seks agar ia tidak merasa bingung dan tersesat ketika menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi dalam dirinya. Banyaknya beredar VCD dan gambar porno tersebut dapat membahayakan kehidupan masyarakat.

Apakah kita akan terus berdiam diri sambil mendengar dan melihat tanpa harus berbuat sesuatu? Bila hal ini terjadi pada diri kita. apa yang akan kita lakukan? Tentunya kita harus mengambil langkah dan mencari jalan keluarnya. orang tualah yang sangat berperan penting dalam menjaga dan mendidik anak-anak tentang ilmu agama. Yang pertama adalah memainkan peran orang tua dalam keluarga. Kita mengharapkan kepada pemerintah agar lebih ketat dalam menyeleksi barang-barang yang masuk ke Indonesia. anak-anak terutama anak perempuan. mengapa di zaman sekarang ini harkat dan martabat perempuan terlalu rendah di mata laki-laki ? Seperti yang kita lihat kebanyakan di kota-kota kecil maupun kota-kota besar. Pemahaman banyak orang bahwa perempuan lemah. Menurut penulis. ada beberapa hal yang harus kita lakukan. sebenarnya kita sebagai bagian dari masyarakat sangat resah terhadap maraknya peredaran barang-barang tersebut. Mereka juga perlu tahu betapa pentingnya mereka untuk mempelajarinya. Terus terang. Bila tidak. Dan juga yang sedihnya lagi. akan selalu terancam oleh tindakan dan perilaku masyarakat.Dampak Seks Bebas 1 Orang tua harus lebih teliti dalam menjaga dan mendidik anak-anak agar anakanak tidak melakukan hal-hal di luar sepengetahuannya. Sebenarnya benarkah pandangan orang bahwa kaum perempuan adalah kaum yang lemah dan sepatutnya dihargai dan dihormati? Bila tidak. Jangan sampai VCD dan gambar porno mengganggu perkembangan psikologis mereka. banyak sekali terjadinya pemerkosaan dan pelecehan seksual pada para anak-anak perempuan dan juga para remaja di bawah umur. Dan juga orang tua perlu memberi pengarahan kepada anak-anaknya tentang seks. ketika zaman semakin modern dan peredaran VCD serta gambar-gambar porno semakin bebas dijual dipasaran. Hal yang kedua adalah memperhatikan dan peka terhadap lingkungan. moral dan akhlak. Ilmu yang utama kita berikan kepada anak-anak adalah ilmu agama. membuat perempuan selalu diposisikan menjadi objek nafsu kaum laki-laki. Lingkungan sangat berpengaruh kepada perkembangan mental anak dibawah umur. Misalnya. Karena perempuan selalu dianggap lemah. Disinilah kita bisa memberikan pendidikan seks bagi usia mereka. Dalam keluarga. Di . Menghindari pemerkosaan dan pelecehan seksual Apa yang harus kita lakukan untuk menghindari tindak perkosaan dan pelecehan seksual di dalam masyarakat kita? Banyak cara yang bisa dilakukan. Kita harus menanamkan ilmu dan iman kepada anak-anak. Kita sebagai orang yang lebih dewasa harus bisa memberikan pengertian yang baik kepada anak-anak dan para remaja. Agar bila mereka dewasa tidak menjadi hal yang tabu. Keresahan ini sangat beralasan karena penulis pernah mendengar dan melihat langsung bagaimana penyimpangan dan pelecehan seksual terjadi di kalangan anakanak dan remaja. perempuan dijadikan pemuas nafsu sex laki-laki hidung belang. Jangan biarkan anak-anak dibawah umur dapat dengan mudah membeli barang tersebut.

Kiranya. Maka dari itu kita mengharapkan agar pendidikan seks kepada anak-anak dan remaja baik laki-laki maupun perempuan bisa diajarkan dengan tepat pula. Semua tindakan yang melecehkan perempuan harus kita hindari. pendidikan seks bagi remaja memang sangat diperlukan. Hal-hal yang berbau porno seperti VCD. Poster dan sebagainya dapat dapat dikontrol bahkan dilarang peredarannya.dalam kehidupan bermasyarakat kita. Dampak Seks Bebas 2 Maka dari itu kita mengharapkan pemerintah mau merespon dan memperhatikan keselamatan jiwa perempuan yang ada di pelosok negeri. Semua itu dapat merugikan perempuan dan anak-anak kita. Lihat saja bagaimana tabunya masyarakat kita dalam mengartikan seks sebagai pemuas nafsu belaka. untuk memberikan kesadaran kepada remaja akan pentingnya menjaga hak reproduksinya. pendidikan tentang seks itu sangat minim maka dapat membuat masyarakat kadang kala salah mengartikan. mulai dari golongan atas sampai bawah. .

dan sebagainya. ekonomi. melainkan juga meliputi psikologi. Adapun education ini sexuality meliputi bidang-bidang etika. Dalam pendidikan seks dapat dibedakan antara sex instruction dan education in sexuality. sosio-kultural. yaitu proses berkembang biak melalui hubungan kelamin untuk mempertahankan jenisnya. Sex instruction ialah penerangan mengenai anatomi.Dampak Seks Bebas 3 1. moral. Pendidikan seks bukan hanya mengenai penerangan seks dalam arti heterosexual ( seseorang yang mempunyai keinginan seks hanya pada lawan jenisnya ). Pendidikan seks mempunyai ruang pembahasan yang luas dan kompleks. dan mengenai biologi dari reproduksi. PENGERTIAN PENDIDIKAN SEKS Pendidikan seks dapat diartikan sebagai penerangan tentang anatomi fisiologi seks manusia. bahaya penyakit kelamin. dan kesehatan. dan tujuan seks. dan legal. benar. seperti pertumbuhan rambut pada ketiak dan sekitar alat kelamin. dan bukan semata-mata menyangkut masalah biologis atau fisiologis. fisikologi. Pendidikan seks bisa juga diartikan sebagai sex play yang hanya perlu diberikan kepada orang dewasa. Adapun pengertian pendidikan seks yang akan dijelaskan dalam bab ini adalah membimbing serta mengasuh seseorang agar mengerti tentang arti. sehingga ia dapat menyalurkannya secara baik. fungsi. Termasuk di dalamnya pembinaan keluarga dan metode kontrasepsi dalam mencegah terjadinya kehamilan. agama. dan pengetahuan lainnya yang .

payudara mulai tumbuh. yang mengemukakan tandatanda kelamin sekunder yang penting pada laki-laki dan perempuan. serta mengadakan hubungan interpersonal yang baik. such as the larger breasts characteristic of women and the facial hair and deeper voices characteristic of men (Microsoft Encarta Encyclopedia 2002). muncul juga hasrat dan dorongan untuk menyalurkan keinginan seksualnya. Karakter seksual masing-masing jenis kelamin memiliki spesifikasi yang berbeda hal ini seperti yang pendapat berikut ini : Sexual characteristics are divided into two types. Hal tersebut merupakan suatu yang wajar karena secara alamiah dorongan seksual ini memang harus terjadi untuk menyalurkan . Pendapat tersebut seiring dengan pendapat Hurlock (1991). Sex instruction tanpa education in sexuality dapat menyebabkan promiscuity ( pergaulan dengan siapa saja ) serta hubungan-hubungan seks yang menyimpang. Menurut Hurlock. Secondary sexual characteristics are attributes other than the sex organs that generally distinguish one sex from the other but are not essential to reproduction. Dampak Seks Bebas 4 Karakteristik Seksual Remaja Pengertian seksual secara umum adalah sesuatu yang berkaitan dengan alat kelamin atau hal-hal yang berhubungan dengan perkara-perkara hubungan intim antara laki-laki dengan perempuan. pada remaja putra : tumbuh rambut kemaluan. seorang ahli psikologi perkembangan. mulai mengalami haid. kulit menjadi kasar. Primary sexual characteristics are directly related to reproduction and include the sex organs (genitalia). dan lain-lain. Seiring dengan pertumbuhan primer dan sekunder pada remaja ke arah kematangan yang sempurna. tumbuh rambut kemaluan. Sedangkan pada remaja putri : pinggul melebar.dibutuhkan agar seseorang dapat memahami dirinya sendiri sebagai individual seksual. otot bertambah besar dan kuat. suara membesar dan lain.lain.

Berpacaran dengan berbagai perilaku seksual yang ringan seperti sentuhan. hal ini disebabkan rasa malu remaja dan penolakan sekolah menerima kenyataan adanya murid yang hamil diluar nikah. bercumbu dan senggama. depresi. Obyek seksual dapat berupa orang. Bentuk-bentuk tingkah laku ini dapat beraneka ragam. dan agresi. Disamping itu tingkat putus sekolah remaja hamil juga sangat tinggi. Sebagian tingkah laku ini memang tidak memiliki dampak. resiko kelainan janin dan tingkat kematian bayi yang tinggi. Sementara akibat psikososial yang timbul akibat perilaku seksual antara lain adalah ketegangan mental dan kebingungan akan peran sosial yang tiba-tiba berubah. Belum lagi tekanan dari masyarakat yang mencela dan menolak keadaan tersebut. marah. seperti rasa bersalah. Dampak Seks Bebas 5 Selain itu resiko yang lain adalah terganggunya kesehatan yang bersangkutan. Berbagai perilaku seksual pada remaja yang belum saatnya untuk melakukan hubungan seksual secara wajar antara lain dikenal sebagai : Masturbasi atau onani yaitu suatu kebiasaan buruk berupa manipulasi terhadap alat genital dalam rangka menyalurkan hasrat seksual untuk pemenuhan kenikmatan yang seringkali menimbulkan goncangan pribadi dan emosi. Masalah ekonomi juga akan membuat permasalahan ini menjadi semakin rumit dan kompleks. pegangan tangan sampai pada ciuman dan . baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis. Tetapi sebagian perilaku seksual (yang dilakukan sebelum waktunya) justru dapat memiliki dampak psikologis yang sangat serius. sebagai fungsi pengembangbiakan dan mempertahankan keturunan. terutama bila tidak menimbulkan dampak fisik bagi orang yang bersangkutan atau lingkungan sosial. baik sejenis maupun lawan jenis. misalnya pada kasus remaja yang hamil di luar nikah. orang dalam khayalan atau diri sendiri. mulai dari perasaan tertarik hingga tingkah laku berkencan.kasih sayang antara dua insan. Perilaku Seksual Perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual.

Peningkatan hormon ini menyebabkan remaja membutuhkan penyaluran dalam bentuk tingkah laku tertentu Penyaluran tersebut tidak dapat segera dilakukan karena adanya penundaan usia perkawinan. Dampak Seks Bebas 6 Kecenderungan pelanggaran makin meningkat karena adanya penyebaran informasi dan rangsangan melalui media masa yang dengan teknologi yang canggih (cth: VCD. Berbagai kegiatan yang mengarah pada pemuasan dorongan seksual yang pada dasarnya menunjukan tidak berhasilnya seseorang dalam mengendalikannya atau kegagalan untuk mengalihkan dorongan tersebut ke kegiatan lain yang sebenarnya masih dapat dikerjakan. Untuk remaja yang tidak dapat menahan diri memiliki kecenderungan untuk melanggar hal-hal tersebut. Photo.1994) adalah sebagai berikut : Perubahan-perubahan hormonal yang meningkatkan hasrat seksual remaja. pekerjaan. oleh karena itu bila tidak ada penyaluran yang sesuai (menikah) maka harus dilakukan usaha untuk memberi pengertian dan pengetahuan mengenai hal tersebut. Sarwono (Psikologi Remaja. dan lain-lain) menjadi tidak terbendung lagi. karena pada umumnya mereka belum pernah mengetahui masalah seksual secara lengkap dari orangtuanya. Dorongan atau hasrat untuk melakukan hubungan seksual selalu muncul pada remaja. maupun karena norma sosial yang semakin lama semakin menuntut persyaratan yang terus meningkat untuk perkawinan (pendidikan. buku stensilan. . persiapan mental dan lain-lain) Norma-norma agama yang berlaku. majalah. akan meniru apa dilihat atau didengar dari media massa. dimana seseorang dilarang untuk melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Adapun faktor-faktor yang dianggap berperan dalam munculnya permasalahan seksual pada remaja. Remaja yang sedang dalam periode ingin tahu dan ingin mencoba. internet. baik secara hukum oleh karena adanya undang-undang tentang perkawinan.sentuhan-sentuhan seks yang pada dasarnya adalah keinginan untuk menikmati dan memuaskan dorongan seksual. menurut Sarlito W.

berkesinambungan dan bertahap. hubungan seksual. Pendidikan Seksual Menurut Sarlito dalam bukunya Psikologi Remaja (1994). menjadikan mereka tidak terbuka pada anak. Dengan demikian pendidikan seksual ini bermaksud untuk menerangkan segala hal yang berhubungan dengan seks dan seksualitas dalam bentuk yang wajar. Adanya kecenderungan yang makin bebas antara pria dan wanita dalam masyarakat. Pendidikan seksual merupakan cara pengajaran atau pendidikan yang dapat menolong muda-mudi untuk menghadapi masalah hidup yang bersumber pada dorongan seksual. Tetapi sayangnya di Indonesia tidak semua orangtua mau terbuka terhadap anak di dalam membicarakan permasalahan seksual. sehingga kedudukan wanita semakin sejajar dengan pria. tingkah laku seksual. 1991). mengingat yang paling tahu keadaan anak adalah orangtuanya sendiri. disesuaikan dengan kebutuhan dan umur anak serta daya tangkap anak ( dalam Psikologi praktis. sebagai akibat berkembangnya peran dan pendidikan wanita. apa yang dilarang. Gunarsa. yang meliputi proses terjadinya pembuahan. Dalam hal ini pendidikan seksual idealnya diberikan pertama kali oleh orangtua di rumah. . remaja dan keluarga. D. Menurut Singgih. anak. baik karena ketidaktahuannya maupun karena sikapnya yang masih mentabukan pembicaraan mengenai seks dengan anak. kejiwaan dan kemasyarakatan. bahkan cenderung membuat jarak dengan anak dalam masalah ini. apa yang dilazimkan dan bagaimana melakukannya tanpa melanggar aturan-aturan yang berlaku di masyarakat. dan aspek-aspek kesehatan. Masalah pendidikan seksual yang diberikan sepatutnya berkaitan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat. kehamilan sampai kelahiran.Orangtua sendiri. penyampaian materi pendidikan seksual ini seharusnya diberikan sejak dini ketika anak sudah mulai bertanya tentang perbedaan kelamin antara dirinya dan orang lain. secara umum pendidikan seksual adalah suatu informasi mengenai persoalan seksualitas manusia yang jelas dan benar.

Dalam hal ini maka sebenarnya peran dunia pendidikan sangatlah besar. lebih aktif. sekalipun ayah dan ibu mereka tidak bersama dengan mereka. dan anak perempuan mengidentifikasi diri dengan ibunya). PERBEDAAN SOSIAL ANAK LELAKI DAN PEREMPUAN : � Sosialisasi dan pengalaman sosial mempengaruhi perkembangan gender seseorang (anak lelaki mengidentifikasi dirinya dengan ayahnya. � Perbedaan hormon androgen (yg sangat tinggi pada laki-laki) mempengaruhi fungsi otak. Sebagai contoh anak lelaki lebih cenderung suka bermain bola dan anak perempuan lebih suka bermain boneka. bio-kimia. � Semenjak balita. Untuk memberikan Pendidikan Sesual ada baiknya kita memahami dahulu beberapa perbedaan antara Laki-laki dan Perempuan sebagai berikut : PERBEDAAN BIOLOGIS LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN � Perbedaan faktor genetis (khromosom X.Y). � Perbedaan fisik tersebut sangat jelas dalam perbedaan peranan mereka dalam “reproduksi”. anatomi seks laki-laki dan perempuan menyebabkan perbedaan pada penampilan fisik. dengan sendirinya anak lelaki menjadi lebih kelaki-lakian. mempengaruhi pembentukan otot yang lebih kuat (lebih aktif dalam kegiatan olah raga.Dampak Seks Bebas 7 Selain itu tingkat sosial ekonomi maupun tingkat pendidikan yang heterogen di Indonesia menyebabkan ada orang tua yang mau dan mampu memberikan penerangan tentang seks tetapi lebih banyak yang tidak mampu dan tidak memahami permasalahan tersebut. Dengan demikian masyarakat mengharapkan perilaku yang berbeda pada pria dan perempuan. yg menyebabkan anak laki-laki lebih agresif. dan anak wanita menjadi kewanitaan. SOSIALISASI GENDER: . misalnya).

Dampak Seks Bebas 8 Teman-teman sebaya juga sudah mulai 15osialisasi sesuai dengan gendernya. “Rachel. Anak-anak mengelompok sesuai jenis kelaminnya. yang menyebabkan penerapan pengetahuan tersebut tidak pada tempatnya. Maka dari itu orang-tua akan lebih cocok untuk mengajarkan nilai-nilai moral mengenai seksualitas dan aktifitas seksual kepada anak-anak mereka. Seorang ibu sering menggunakan “pujian” atau “hukuman” untuk mengajar putrinya menjadi lebih feminim. buku. Misalnya dalam tayangantayangan khusus yang memperlihatkan peranan wanita dan lelaki. dan ini akan dikuatkan dengan halhal sebagai berikut : Orang tua sering mendidik anaknya untuk berlaku sesuai dengan gender mereka. anak perempuan bermain dengan anak perempuan.Seorang anak secara naluri dengan segera mengerti dia ada dikelompok gender yang mana. anak lelaki sebesar kamu tidak boleh cengeng”. film. Dalam membicarakan masalah seksual. Televisi juga berperan dalam 15osialisasi151515kan peranan gender. TV. masyarakat sekitarnya. majalah. Hal ini akan lebih mudah . akan menyebabkan seorang anak menjadi penasaran dan ingin mencobanya walaupun tahu belum waktunya. internet) dan hal itu akan menyebabkan kekurang-tahuan. “Michael. Misalnya. sifatnya sangatlah pribadi dan membutuhkan suasana yang akrab. yang memberikan pengertian perbedaan gender lakilaki dan perempuan. Seorang anak akan melihat dunia sekitarnya. Menurut hasil penelitian Eleanor Maccoby (1997) teman sebaya memainkan peranan penting dalam sosialisasi perilaku gender. Ketika seorang anak mendapat pengetahuan seks yang tidak sesuai dengan daya pikirnya saat itu. TOKOH PENDIDIK : Banyak sekali anak-anak kita mendapat pengetahuan seks bukan dari orang tua melainkan dari sumber lain (teman. terbuka dari hati ke hati antara orang tua dan anak. Anak laki-laki bermain dengan anak lelaki. kau akan terlihat lebih manis kalau memakai pita rambutmu” dan kepada anak laki-lakinya. Mereka mengajar satu sama lain apa perilaku yang dapat diterima oleh gendernya dan apa perilaku yang tidak dapat ditolerir.

kekakuan. Kemudian usahakan jangan sampai muncul keluhan seperti tidak tahu harus mulai dari mana. maupun mentalnya mulai timbul dan berkembang kearah kedewasaan. seolah-olah bertujuan agar anak tidak akan bertanya lagi. Dalam memberikan pendidikan seks pada anak jangan ditunggu sampai anak bertanya mengenai seks. namun jangan menerangkan yang tidak-tidak. Pengajaran seks yang lebih detail sebaiknya diberikan pada saat anak menjelang remaja dimana saat itu mulai terjadi proses kematangan baik fisik. kebingungan dan kehabisan bahan pembicaraan. Dampak Seks Bebas 9 METODE : Beberapa hal penting dalam memberikan pendidikan seksual. sesuai dengan keadaan dan kebutuhan anak. mungkin patut anda perhatikan: � Cara menyampaikannya harus wajar dan sederhana. karena perkembangan dari seluruh aspek kepribadiannya memang belum mencapai tahap kematangan . sekalipun tidak ditutup kemungkinan dapat terwujud bila dilakukan antara ibu dengan anak laki-lakinya atau bapak dengan anak perempuannya. Terhadap anak umur 9 atau 10 tahun belum perlu menerangkan secara lengkap mengenai perilaku atau tindakan dalam hubungan kelamin. Gunarsa (1995) berikut ini. � Dangkal atau mendalamnya isi uraiannya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan dengan tahap perkembangan anak. boleh mempergunakan contoh atau simbol seperti misalnya : proses pembuahan pada tumbuhtumbuhan. sejauh diperhatikan bahwa uraiannya tetap rasional. Sebaiknya pendidikan seks diberikan dengan terencana. jangan terlihat ragu-ragu atau malu. seperti yang diuraikan oleh Singgih D. � Isi uraian yang disampaikan harus obyektif.diciptakan antara ibu dengan anak perempuannya atau bapak dengan anak laki-lakinya.

untuk dapat menyerap uraian yang mendalam mengenai masalah tersebut. juga perlu untuk mengingatkan dan memperkuat (reinforcement) apa yang telah diketahui agar benar-benar menjadi bagian dari pengetahuannya. Dengan pendekatan pribadi maka cara dan isi uraian dapat disesuaikan dengan keadaan khusus anak. karena luas sempitnya pengetahuan dengan cepat lambatnya tahap-tahap perkembangan tidak sama buat setiap anak. serta bertanggung jawab terhadap dirinya dan terhadap orang lain “. TUJUAN PENDIDIKAN SEKS Tujuan pendidikan seks secara umum. karena dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat dan lingkungannya. sesuai dengan kesepakatan internasional “ Conference of Sex Education and Family Planning “ pada 1962. Dampak Seks Bebas 10 2. Tujuan utamanya adalah untuk melahirkan individu-individu yang senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat dan lingkungannya. adalah : “ Untuk menghasilkan manusia-manusia dewasa yang dapat menjalankan kehidupan yang bahagia. baik terhadap dirinya . serta bertanggung jawab. � Pendidikan seksual harus diberikan secara pribadi. � Pada akhirnya perlu diperhatikan bahwa usahakan melaksanakan pendidikan seksual perlu diulang-ulang (17osialisas) selain itu juga perlu untuk mengetahui seberapa jauh sesuatu pengertian baru dapat diserap oleh anak.

c. Juga nilai-nilai kultur dan agama diikutsertakan sehingga akan merupakan pendidikan akhlak dan moral juga. misalnya memilih jodoh. Beberapa ahli mengatakan pendidikan seksual yang baik harus dilengkapi dengan pendidikan etika. Pendidikan seksual yang benar harus memasukkan unsur-unsur hak asasi manusia. hidup berkeluarga atau tidak. kesusilaan dalam seks. 1991). Dampak Seks Bebas 11 Juga dikatakan bahwa tujuan dari pendidikan seksual adalah bukan untuk menimbulkan rasa ingin tahu dan ingin mencoba hubungan seksual antara remaja. b. Membantu siswa dalam mengembangkan kepribadian. pendidikan tentang hubungan antar sesama manusia baik dalam hubungan keluarga maupun di dalam masyarakat. Mengembangkan pengertian diri sendiri sehubungan dengan fungsi dan kebutuhan seks. tetapi ingin menyiapkan agar . dan lain-lain.maupun orang lain. d. pekerjaan. Menurut Kartono Mohamad pendidikan seksual yang baik mempunyai tujuan membina keluarga dan menjadi orang tua yang bertanggungjawab (dalam Diskusi Panel Islam Dan Pendidikan Seks Bagi Remaja. Jadi pendidikan seks dalam arti sempit ( in context ) adalah pendidikan mengenai seksualitas manusia. Tujuan pendidikan seks dapat dirinci sebagai berikut : a. dan seluruh kehidupan. Adapun tujuan akhir pendidikan seks adalah pencegahan kehamilan di luar perkawinan. perceraian. yang selalu berubah dan berbeda dalam tiap masyarakat dan kebudayaan. sehingga mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab. perasaan seks dalam perkawinan dan sebagainya. Membentuk pengertian tentang peranan seks di dalam kehidupan manusia dan keluarga. hubungan seks dan cinta. Membentuk pengertian tentang perbedaan seks antara pria dan wanita dalam keluarga. Tujuan Pendidikan Seksual Pendidikan seksual selain menerangkan tentang aspek-aspek anatomis dan biologis juga menerangkan tentang aspek-aspek psikologis dan moral.

orang tua. mental dan proses kematangan emosional yang berkaitan dengan masalah seksual pada remaja. sesuai dengan norma agama.remaja tahu tentang seksualitas dan akibat-akibatnya bila dilakukan tanpa mematuhi aturan hukum. • Jadi tujuan pendidikan seksual adalah untuk membentuk suatu sikap emosional yang sehat terhadap masalah seksual dan membimbing anak dan remaja ke arah hidup dewasa yang sehat dan bertanggung jawab terhadap kehidupan seksualnya. • Memberikan pengertian mengenai kebutuhan nilai moral yang esensial untuk memberikan dasar yang rasional dalam membuat keputusan berhubungan dengan perilaku seksual. • Mengurangi ketakutan dan kecemasan sehubungan dengan perkembangan dan penyesuaian seksual (peran. dan supaya anak-anak itu bisa belajar menghargai kemampuan seksualnya dan hanya . • Memberikan pengertian dan kondisi yang dapat membuat individu melakukan aktivitas seksual secara efektif dan kreatif dalam berbagai peran. agama dan adat istiadat serta kesiapan mental dan material seseorang. Hal ini dimaksudkan agar mereka tidak menganggap seks itu suatu yang menjijikan dan kotor. tuntutan dan tanggungjawab) • Membentuk sikap dan memberikan pengertian terhadap seks dalam semua manifestasi yang bervariasi • Memberikan pengertian bahwa hubungan antara manusia dapat membawa kepuasan pada kedua individu dan kehidupan keluarga. yang merupakan anugrah Tuhan dan berfungsi penting untuk kelanggengan kehidupan manusia. Seksualitet dalam mengenal dunia remaja. 1987) Penjabaran tujuan pendidikan seksual dengan lebih lengkap sebagai berikut : Memberikan pengertian yang memadai mengenai perubahan fisik. ketakutan terhadap seksual yang tidak rasional dan eksplorasi seks yang berlebihan. • Untuk mengurangi prostitusi. Selain itu pendidikan seksual juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan mendidik anak agar berperilaku yang baik dalam hal seksual. • Memberikan pengetahuan tentang kesalahan dan penyimpangan seksual agar individu dapat menjaga diri dan melawan eksploitasi yang dapat mengganggu kesehatan fisik dan mentalnya. anggota masyarakat. Tetapi lebih sebagai bawaan manusia. sosial dan kesusilaan (Tirto Husodo. misalnya sebagai istri atau suami.

menyalurkan dorongan tersebut untuk tujuan tertentu (yang baik) dan pada waktu yang tertentu saja. kebingungan dan kehabisan bahan pembicaraan. Gunarsa (1995) berikut ini. boleh mempergunakan contoh atau simbol seperti misalnya : proses pembuahan pada tumbuhtumbuhan. Sebaiknya pendidikan seks diberikan dengan terencana. Kemudian usahakan jangan sampai muncul keluhan seperti tidak tahu harus mulai dari mana. Pendidikan yang diberikan termasuk dalam pendidikan seksual. sekalipun tidak ditutup kemungkinan dapat terwujud bila dilakukan antara ibu dengan anak laki-lakinya atau bapak dengan anak perempuannya. mungkin patut anda perhatikan: • Cara menyampaikannya harus wajar dan sederhana. Hal ini akan lebih mudah diciptakan antara ibu dengan anak perempuannya atau bapak dengan anak laki-lakinya. Dalam membicarakan masalah seksual adalah yang sifatnya sangat pribadi dan membutuhkan suasana yang akrab. seperti yang diuraikan oleh Singgih D. Dalam memberikan pendidikan seks pada anak jangan ditunggu sampai anak bertanya mengenai seks. seolah-olah bertujuan agar anak tidak akan bertanya lagi. Terhadap anak umur 9 atau 10 tahun t belum perlu menerangkan secara lengkap mengenai perilaku atau tindakan dalam hubungan kelamin. sesuai dengan keadaan dan kebutuhan anak. • Dangkal atau mendalamnya isi uraiannya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan dengan tahap perkembangan anak. sejauh diperhatikan bahwa uraiannya tetap rasional. Sebaiknya pada saat anak menjelang remaja dimana proses kematangan baik fisik. Dampak Seks Bebas 12 Beberapa Kiat Para ahli berpendapat bahwa pendidik yang terbaik adalah orang tua dari anak itu sendiri. terbuka dari hati ke hati antara orang tua dan anak. kekakuan. jangan terlihat ragu-ragu atau malu. Beberapa hal penting dalam memberikan pendidikan seksual. namun jangan menerangkan yang tidak-tidak. karena perkembangan dari seluruh . • Isi uraian yang disampaikan harus obyektif. maupun mentalnya mulai timbul dan berkembang kearah kedewasaan.

Maka usaha untuk memberikan informasi yang benar perlu diberikan terutama kepada para remaja. Pada akhirnya perlu diperhatikan bahwa usahakan melaksanakan pendidikan seksual perlu diulang-ulang (repetitif) selain itu juga perlu untuk mengetahui seberapa jauh sesuatu pengertian baru dapat diserap oleh anak. Dapat memelihara tegaknya nilai-nilai moral. tidak demikian lagi oleh sebagian kaum remaja. Dapat mencegah penyimpangan dan kelainan seksual. ketika informasi tentang seks masih sangat terbatas. Dampak negatif dari kemajuan tersebut adalah pergeseran nilai dan moral yang terjadi di masyarakat. kini menjadi lazim dan begitu sebaliknya. Namun. kemajuan di bidang teknologi informasi telah mengubah struktur dan pandangan hidup masyarakat kita. Kini. juga perlu untuk mengingatkan dan memperkuat (reinforcement) apa yang telah diketahui agar benar-benar menjadi bagian dari pengetahuannya. Salah satu pergeseran moral ialah nilai moral seksual terutama di kalangan remaja. b. saat ini informasi tentang seks lebih mudah diperoleh dan sangat banyak. • Pendidikan seksual harus diberikan secara pribadi. Sesuatu yang dahulu dianggap tabu. Dengan demikian memberikan bimbingan dan penerangan seks kepada para remaja merupakan suatu yang sangat penting dan perlu. Dampak Seks Bebas 13 3. Nilai moral seksual yang dulu dianggap tabu dan bertentangan dengan moral agama. Dengan pendekatan pribadi maka cara dan isi uraian dapat disesuaikan dengan keadaan khusus anak. Hal ini disebabkan norma dan nilai dalam masyarakat kita menganggap pendidikan seks masih tabu untuk dibicarakan secara terbuka dan hanya merupakan masalah orang dewasa. Alasan pendidikan seks sangat penting diajarkan kepada para remaja adalah : a. Pendidikan Seks Penting Bagi Remaja Masih banyak yang belum memahami seks dengan baik dan benar.aspek kepribadiannya memang belum mencapai tahap kematangan untuk dapat menyerap uraian yang mendalam mengenai masalah tersebut. karena luas sempitnya pengetahuan dengan cepat lambatnya tahaptahap perkembangan tidak sama buat setiap anak. . Pandangan demikian mengandung banyak kebenarannya terutama pada masa lampau.

d. karena berkaitan dengan dorongan seksual yang dipengaruhi hormon dan sering tidak memiliki informasi yang cukup mengenai aktivitas seksual mereka sendiri (Handbook of Adolecent psychology.c. Dampak Seks Bebas 14 . Tentu saja hal tersebut akan sangat berbahaya bagi perkembangan jiwa remaja bila ia tidak memiliki pengetahuan dan informasi yang tepat. Fakta menunjukkan bahwa sebagian besar remaja kita tidak mengetahui dampak dari perilaku seksual yang mereka lakukan. Dapat mengatasi gangguan psikis. 1980). seringkali remaja sangat tidak matang untuk melakukan hubungan seksual terlebih lagi jika harus menanggung resiko dari hubungan seksual tersebut. Dapat memberi pengetahuan dalam menghadapi perkembangan anak. Pada masa remaja rasa ingin tahu terhadap masalah seksual sangat penting dalam pembentukan hubungan baru yang lebih matang dengan lawan jenis. Padahal pada masa remaja informasi tentang masalah seksual sudah seharusnya mulai diberikan. agar remaja tidak mencari informasi dari orang lain atau dari sumbersumber yang tidak jelas atau bahkan keliru sama sekali. Pemberian informasi masalah seksual menjadi penting terlebih lagi mengingat remaja berada dalam potensi seksual yang aktif.

buku-buku tentang seks. dll. yang nantinya akan diketahui dengan sendirinya setelah mereka menikah sehingga dianggap suatu hal tabu untuk dibicarakan secara terbuka. Oleh karena itu remaja mencari atau mendapatkan dari berbagai sumber informasi yang mungkin dapat diperoleh. adalah contoh dari beberapa kenyataan pahit yang sering terjadi pada remaja sebagai akibat pemahaman yang keliru mengenai seksualitas. Ini penting untuk mencegah biasnya pendidikan seks maupun pengetahuan tentang kesehatan reproduksi di kalangan . aborsi. Pandangan sebagian besar masyarakat yang menganggap seksualitas merupakan suatu hal yang alamiah. misalnya seperti di sekolah atau perguruan tinggi. media massa atau internet. Remaja yang hamil di luar nikah. pada umumnya hanya sedikit remaja yang mendapatkan seluk beluk seksual dari orang tuanya. penyakit kelamin. yang berlangsung saat ini. baik melalui pendidikan formal maupun informal. terutama yang berkaitan dengan masalah seksual. nampaknya secara perlahan-lahan harus diubah. Pentingnya SeX Education Pendidikan seks atau pendidikan mengenai kesehatan reproduksi atau yang lebih trend-nya sex education sudah seharusnya diberikan kepada anak-anak yang sudah beranjak dewasa atau remaja. Seiring perkembangan yang terjadi sudah saatnya pemberian penerangan dan pengetahuan masalah seksualitas pada anak dan remaja ditingkatkan.Karena meningkatnya minat remaja pada masalah seksual dan sedang berada dalam potensi seksual yang aktif. membahas dengan teman-teman. maka remaja berusaha mencari berbagai informasi mengenai hal tersebut. Sudah saatnya pandangan semacam ini harus diluruskan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan membahayakan bagi anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa. Dari sumber informasi yang berhasil mereka dapatkan. Memasuki Milenium baru ini sudah selayaknya bila orang tua dan kaum pendidik bersikap lebih tanggap dalam menjaga dan mendidik anak dan remaja agar ekstra berhati-hati terhadap gejala-gejala sosial.

Sebagian besar masyarakat masih berpandangan stereotype dengan pendidikan seks seolah sebagai suatu hal yang vulgar. S. berkaitan dengan bagaimana seksualitas muncul dalam relasi antarmanusia serta bagaimana lingkungan berpengaruh dalam pembentukan pandangan mengenai seksualitas dan pilihan perilaku seks. jika kita berbicara mengenai seks. Sofyan Sauri.remaja. Sehingga dari ketidak fahaman tersebut para remaja merasa tidak bertanggung jawab dengan seks atau kesehatan anatomi reproduksinya. ada dua faktor mengapa sex education sangat penting bagi remaja. selama ini. . menunjukkan bahwa perilaku seks itu merupakan bagian dari budaya yang ada di masyarakat. mereka belum paham dengan sex education. Menurut Sofyan. dimensi sosial. dan dimensi kultural. dimensi psikologis. seksualitas berkaitan dengan identitas peran jenis. lantaran adanya anggapan bahwa membicarakan seks adalah hal yang tabu dan pendidikan seks akan mendorong remaja untuk berhubungan seks. Padahal. Berdasarkan kesepakatan internasional di Kairo 1994 (The Cairo Consensus) tentang kesehatan reproduksi yang berhasil ditandatangani oleh 184 negara termasuk Indonesia. agaknya masih timbul pro kontra di masyarakat. perasaan terhadap seksualitas dan bagaimana menjalankan fungsinya sebagai makhluk seksual. diputuskan tentang perlunya pendidikan seks bagi para remaja. cara merawat kebersihan dan kesehatan. Seksualitas menyangkut beberapa hal antara lain dimensi biologis. maka yang terbersit dalam benak sebagian besar orang adalah hubungan seks.Sos selaku senior koordinator Centra Mitra Remaja (CMR) yang merupakan salah satu unit kegiatan dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) menyebutkan. seks itu artinya jenis kelamin yang membedakan cowok dan cewek secara biologis. Dalam salah satu butir 24osialisa tersebut ditekankan tentang upaya untuk mengusahakan dan merumuskan perawatan kesehatan seksual dan reproduksi serta menyediakan informasi yang komprehensif termasuk bagi para remaja. Dampak Seks Bebas 15 Sementara meninjau berbagai fenomena yang terjadi di Indonesia. yaitu berkaitan dengan organ reproduksi. Faktor pertama adalah di mana anakanak tumbuh menjadi remaja. M. sebab orang tua masih menganggap bahwa membicarakan mengenai seks adahal hal yang tabu.

VCD. diharapkan remaja dapat menjaga organ-organ reproduksi pada tubuh mereka dan orang lain tidak boleh menyentuh organ reproduksinya khususnya bagi remaja putri. internet. seperti media-media yang menyajikan hal-hal yang bersifat pornografi. penuh kejutan tapi banyak juga nilai edukasinya. Bagi remaja yang ingin mengetahui sex education. tetapi banyak hal yang harus kita pelajari antara lain ekonomi. bahkan tayangan televisi pun saat ini sudah mengarah kepada hal yang seperti itu. 4 Medan. tidak hanya mengenai organ tubuh reproduksi saja. Bagaimana serunya kalau seks dijadikan topik yang dibahas tuntas di sekolah? Heboh. Di sini para remaja dapat mengakses tentang informasi-informasi mengenai organ reproduksi dan seksual. antara lain. bahkan politik. “Organ reproduksi remaja adalah hak remaja dan menjadi tanggung jawab remaja itu sendiri untuk melindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan. Dampak dari ketidakfahaman remaja tentang sex education ini. penularan virus HIV dan sebagainya. Masuk kurikulum Nggak bisa dipungkiri kalo ngomongin tentang seks di mana aja adalah topik yang seru dan heboh.” ujar Sofyan dan mencontohkan banyaknya PSK (Pekerja Seks Komersial) di mana-mana. dari ketidakfahaman remaja tentang seks dan kesehatan anatomi reproduksi mereka. lanjut Sofyan. hal ini disebabkan faktor ekonomi. hal lain ditawarkan hanya sebatas komoditi. kehamilan yang tidak diinginkan. Lobak No.Faktor kedua. di lingkungan sosial masyarakat. sosial budaya. “Nah. remaja dapat mengaksesnya lewat lembaga-lembaga yang menyediakan informasi tentang sex education. Saat ini seks bukan lagi . dengan belajar tentang sex education. majalah. seperti tingginya hubungan seks di luar nikah. ketika kita berbicara mengenai sex education.” ujar Sofyan. sehingga mereka tidak lagi bertanggung jawab terhadap organ reproduksinya dan tidak menyadari akan terjadinya penularan virus HIV dan penyakit kelamin lainnya. banyak hal-hal negatif terjadi. tambah Sofyan. salah satu di antaranya Centra Mitra Remaja (CMR) Jl. Dampak Seks Bebas 16 Oleh karena itu.

melainkan apa yang akan timbul atau dampak dari aktivitas seks tersebut. Namanya remaja.. masa puber (13 thn ke atas) adalah masa di mana mereka mencari jati diri dan arti dari hidup. Ada indikasi karena lebih terkesan formalitas.merupakan hal yang tabu yang bikin kita malu-malu untuk membahasnya. Pada masamasa ini pula remaja memiliki rasa ingin tahu yang begitu besar. maka si siswa pun agak malu-malu untuk melontarkan rasa penasaran dan ingin 26osialis.” ujar Said (penyiar radio). Dampak Seks Bebas 17 “Belajar tentang seks berbeda dengan kita belajar tentang keterampilan yang lain. .ada beberapa pendapat yang bilang. sex education memang pantas dimasukkan dalam kurikulum di sekolah menengah. namun belajar tentang seks bukanlah belajar bagaimana aktivitas seks yang baik. mahasiswa). Misalnya kita belajar renang agar mengetahui tentang teknik berenang yang baik. mengetahui atau mencegah kegiatan seks bebas dan mampu menghindari dampak-dampak negatif lainnya. hanya saja sekarang ini terlihat semakin parah. “Sex education sangat perlu sekali untuk mengantisipasi. Menurut Ahmad.” tutur Ahmad (20 thn. hal ini sebenarnya sudah muncul dari dulu. juga sekaligus dari faktor perekonomian global. So. Kalau kita ngomongin tentang pergaulan bebas. Pergaulan bebas remaja ini bisa juga karena dipicu dengan semakin canggihnya kemajuan teknologi. Mungkin kita baru menyadari betapa pentingnya pengetahuan tentang seks karena banyak kasus pergaulan bebas muncul di kalangan remaja dewasa ini. semakin penasaran dan akhirnya mereka berani untuk mengambil resiko tanpa pertimbangan terlebih dahulu. semakin dilarang. ketika ia duduk di bangku sekolah. ia merasa pengetahuan tentang seks sangat kurang sekali. hanya sebatas teori tanpa ada pembahasan yang melibatkan tanya jawab langsung dari siswa. apalagi siswa pada ini adalah masa pubertas. Namun hanya menyalahkan itu semua juga bukanlah hal yang tepat. Bisa dibilang karena rasa ingin 26osialis yang besar.

Menurut Said. kalo pacaran nggak pernah ciuman nggak sah. Pengenalan atau pendidikan tentang seks. namun orang tua juga nggak kuasa untuk menahan rasa malu. Sepertinya tidak hanya remaja saja yang berhak mendapatkan pengetahuan tenatng seks dan gaya hidup remaja saat ini. Akhirnya. Bisa dibilang nggak banyak remaja yang berani cerita tentang first kiss-nya ke ibu mereka. orang tua pun mesti menadapatkan pengetahuan tentang gaya hidup remaja saat ini. banyak yang jawab dari teman. “Sebelum si remaja-nya yang dikasih pelajaran.” Karena bukan nggak mungkin mereka yang . Mereka nggak sadar dari rasa yang enak tadi. Dan begitu tahu enaknya ciuman. mungkin si siswanya pun nggak perlu malu-malu lagi. akan muncul masalah baru yang dapat merusak masa depan mereka. jadi akan terjalin komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak. nggak gaul. Pembekalan tentang seks ini penting dan perlu sekali. Sex dan Dating. yang cakap dan paham dalam urusan gaya hidup remaja. Ada beberapa sekolah yang sudah memberikan pelajaran tentang sex education yang disisipkan ke dalam pelajaran Biologi. Makanya pada usia pacaran atau cinta monyet mereka nggak malu-malu dan nggak canggung lagi buat ciuman. dalam benak mereka mungkin muncul pendapat bahwa. tanpa tahu maksud dari ciuman itu sendiri. Kalau kita tanya di mana mereka bisa tahu tentang Love. hal-hal apa saja yang sedang trend di kalangan remaja. Komunikasi dari orang tua dan anak pun perlu juga. Bisa jadi cerita dari teman lebih banyak yang seru-serunya 27osiali. Kita ambil contoh. Agama dan Bimbingan Konseling. Dengan cara yang lebih akrab atau curhat.Berarti memang terbukti pada masa puber. Ada yang bilang kalau cewek masih virgin. trus juga nggak kepikiran ngelakuin hubungan suami istri di luar nikah bisa menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan. yang membuat kita jadi pengen ngelakuinnya juga. bisa dimulai dengan ngomongin atau diskusi langsung tentang kesehatan reproduksi. Kalau sudah kebablasan bukan saja remajanya sendiri yang akan kena batunya. Namun hanya dapat bekal dari sekolah tentu nggak cukup. karena ketidak tahuannya banyak yang merelakan mahkotanya hanya karena empat huruf tadi “Gaul”. mereka malah melangkah melakukan hal-hal yang belum pantas untuk dilakukan. banyak remaja yang melakukan sesuatu hanya untuk menjawab rasa ingin tahu mereka atau hanya ikut-ikutan trend. Misalnya dokter atau psikolog. Bisa juga dengan sering nya membuat sebuah seminar tentang seks dengan mengundang pakar yang bisa menjelaskan lebih detil lagi.

Apabila seseorang terbukti telah melakukan seks pranikah atau seks bebas maka secara moral pelaku dihantui rasa bersalah yang berlarut-larut. Lebih jauh lagi. sehingga muncul istilah kehamilan di luar nikah sebagai suatu “ kecelakaan “. Berikut beberapa bahaya utama akibat seks pranikah dan seks bebas. Untuk itu. Bukan hanya pelaku yang merasa malu bahkan keluarga besarnya pun akan merasakannya. Keadaan semakin berat ketika keluarga atau bahkan masyarakat mempertanyakan kehamilan itu. Biasanya kehamilan ini tidak diharapkan “ orang tuanya “. Jelaslah bahwa perilaku seks pranikah dan seks bebas hanya akan . Perilaku seks pranikah dan seks bebas terutama di kalangan remaja sangat berbahaya bag perkembangan mental ( psikis ). Norma-norma yang berlaku di masyarakat menyatakan bahwa seks pranikah dan seks bebas merupakan perbuatan yang melanggar kepatutan. sebaiknya para remaja mengenal bahaya akibat hubungan pranikah dan seks bebas sebelum terlanjur. dan masa depan seseorang. Dampak Seks Bebas 18 Hubungan seks pranikah bahkan berganti-ganti pasangan ( seks bebas ) mengakibatkan aib dan mengganggu ketenteraman hidup selanjutnya. fisik. Hal ini tentu saja menjadi beban mental yang berat. Mengakibatkan kehamilan. b.tidak dekat atau jauh dari kontrol orang tualah yang lebih sering terjerumus ke hal-hal yang negatif. biasanya timbul depresi dan frustasi terutama menyerang wanita yang hamil di luar nikah tersebut. Dalam keadaan seperti ini. Kehamilan yang terjadi akibat seks pranikah dapat menjadi beban mental yang luar biasa hebat. apabila bayi itu lahir dan kemudian terungkap perilaku orang tuanya dulu maka tentu akan menjadi beban mental juga. Menciptakan kenangan buruk. a.

. Dampak lain dari menggugurkan kandungan adalah akan mengganggu kesehatan seperti kerusakan pada rahim. Tindakan menggugurkan kandungan ( aborsi ) dengan tidak berdasarkan alasan medis jelas bertentangan dengan hukum yang berlaku. Penyakit kelamin ini tidak hanya menular kepada pasangannya melainkan akan menular pada keturunannya. Untuk itu. Perilaku seks bebas dengan berganti-ganti pasangan sangat berpotensi pada penyebaran penyakit kelamin. Banyak kasus bayi lahir cacat akibat orang tuanya terjangkit penyakit kelamin. dan lainnya. Penyebaran penyakit. Penyakit kelamin biasanya menular dan sangat mematikan. Timbul rasa ketagihan. Sekli mencoba maka dipastikan akan melakukan terus menerus perbuatan tersebut.Dampak Seks Bebas 19 menimbulkan kesusahan dan malapetaka bagi pelaku dan bahkan keturunannya nanti. sebisa mungkin “ orang tuanya “ menggugurkan kehamilannya karena mereka belum siap untuk menjadi ayah maupun ibu dari bayi yang akan dilahirkannya itu. kemandulan. Banyak kehamilan yang terjadi akibat perilaku seks pranikah merupakan kehamilan yang tidak diharapkan. e. Menggugurkan kandungan ( aborsi ) dan pembunuhan bayi. Pelakunya akan mendapatkan hukuman. Seks pranikah dan seks bebas akan mengundang rasa ketagihan bagi para pelakunya. c. d.

Meminta izin ketika memasuki kamar orang tua. Setiap orang tua berusaha untuk mulai memisahkan tempat tidur anak-anaknya ketika mereka memasuki minimal usia tujuh tahun. Perilaku seks bebas sangat berbahaya sehingga patut kita hindari.Dampak Seks Bebas 20 Perilaku seks bebas sangat berdampak bagi perkembangan jiwa seseorang. perlu dilakukan pendidikan seks kepada semua anggota keluarga. Salah satu bentuk pendidikan seks di keluarga di antaranya adalah sebagai berikut. Untuk menghindari seks bebas. 1. f. Sejak dini anak-anak sudah diajarkan untuk selalu meminta izin . Memisahkan tempat tidur anak. pencegahan Menurut Agama e.

sesungguhnya (meminum) khamar.” Dampak Seks Bebas 21 Kemudian. Dalam surat Al Maidah ayat 90 dinyatakan: “Hai orang-orang yang beriman. atau Negara yang menjadikan agama sebagai pedoman hidup masyarakatnya. karena terjadi di Negara yang menggunakan dasar falsafah Ketuhanan Yang Maha Esa. Sementara. Demikian pula dengan narkoba. Mengajarkan adab memandang lawan jenis. Dalam Islam jelas sekali melarang prostitusi atau seks bebas yang dikategorikan dalam zina. Maka. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.ketika akan masuk ke kamar orang tuanya pada saat-saat tertentu. di ayat lain bahkan memerintahkan untuk menghukum penzina-penzina tersebut.000 orang atau kurang dari 1/1000 dari jumlah penduduk Indonesia tetapi hal tersebut menjadi naïf. Karena itu. Al Quran juga 31osialisasi bagaimana kaum Nabi Luth dihancurkan oleh Allah karena tidak mau beriman dan senang melakukan hubungan seks dengan sesama lelaki (homoseksual). Hubungan seksual merupakan hubungan yang sangat khusus di antara suami-istri. Mereka tidak boleh menceritakan kekurangan pasangannya kepada orang lain. Dalam ayat Asy Syu’ara 166 yang artinya: ”Dan mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu. dapat dipastikan bahwa agama melarang perilaku-perilaku tersebut. Persoalannya kemudian adalah bahwa meskipun jumlah mereka diperkirakan hanya lebih kurang 200. seperti tersebut dalam Al Quran. surat Al Isra ayat 32 yang artinya: “Janganlah kau dekati perbuatan zina. Berilah pengertian mengenai adab dalam memandang lawan jenis sehingga anak dapat mengetahui hal-hal yang baik dan buruk. berkorban untuk . perilaku-perilaku tersebut notabene adalah perilaku-perilaku yang sangat tidak dianjurkan oleh ajaran agama atau bertentangan dengan ajaran agama. apalgi terhadap anggota keluarga terutama anak-anaknya. h. berjudi. kerahasiaanya pantas dijaga. kamu adalah orang-orang yang melampaui batas”. Narkoba dapat digolongkan dengan Khmar atau benda-benda yang memabukkan. g. Larangan menyebarkan rahasia suami-istri.

3 yang artinya: “Kekacauan batin akibat dari dorongan seks. Karenanya singkirkan wanita (pelacur) itu.” Ayat-ayat lain juga terdapat pada Nitisastrasargah XIV. tidak ada yang menyamai wanita dalam hal membuat kesengsaraan. jangan dalam pesta pora dan kemabukan.” Demikian pula dalam Galatia 5:20-21 juga secara jelas menyatakan: “…. kecemaran. Oleh karena itu orang harus selalu menghindari dan mengendalikan hawa nafsu.3-4 dan para Reg Veda VIII. sebagai berikut: pertama. Hal ini dapat ditafsirkan secara jelas dari Roma 13:13 yang berbunyi: “Marilah kita hidup sopan. amarah.2.” Dalam Injil juga dinyatakan bahwa kehidupan dosa seperti pencabulan. “Aku bertekad akan melatih diri . iri hati.2. adalah sebagaimana ditulis dalam Bhagawadgita XIV.jauhilah perbuatan daging: pencabulan. larangan terhadap seks bebas juga dapat ditafsirkan secara jelas dari bunyi Sarasanuccaya 424 yang artinya: “Dari sekian banyak yang dirindukan. Dalam kitab suci agama Hindu. jangan dalam percabulan dan hawa nafsu.berhala dan mengundi nasib adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan syaitan. perselisihan.” Kemudian dalam reg Veda X 33. Korintus 6:18. pesta pora dan sebagainya. yaitu: nafsu. seks bebas dan narkoba adalah sesuatu yang dilarang. kemabukan. loba. apalagi memperbolehkannya dengan cara yang tidak halal. jangan dalam perselisihan dan iri hati.” Serta masih banyak lagi ayat-ayat yang melarang perbuatan yang sejenis dengan seks bebas.” dan masih banyak lagi ayat-ayat lainnya. maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Kolose 3:5-6. walau hanya di angan-angan saja sekalipun hendaknya segera ditinggalkan. seperti pada siang hari. mengerogoti seperti tikus. prostitusi dan narkoba dalam Injil terdapat pada Markus 7:21-23. Dampak Seks Bebas 22 Dalam pandangan Budha Dharma pandangan tentang hal ini juga tegas dinyatakan dalam tiga sila dari Pancasila Budhis.21 yang artinya: “Pintu gerbang 32osial yang menuntun jiwaatma ke lembah kesengsaraan ada tiga. Larangan yang berkaitan dengan narkoba. amarah.

Yang terkait dengan strategi prevensi adalah bagaimana membuat masing-masing umat beragama menjadi pribadi-pribadi yang kuat dan tabah menghadapi godaan setan yang berbentuk rayuan seksual ataupun kenikmatan narkoba. Tetapi menolong mereka yang berada dalam kesulitan dan kesengsaraan. dan rehabilitasi (memperbaiki). Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi dan pembelajaran tentang HIV/AIDS dan perilaku-perilaku yang menyebabkan tertularnya HIV/AIDS.” *** Karenanya.menghindari pembunuhan mahluk hidup. “Aku bertekad akan 33osiali diri menghindari segala minuman keras yang dapat menyebabkan lemahnya kesadaran. agama mempunyai tanggungjawab yang besar untuk menyelamatkan bangsa ini dari serangan masalah seks bebas. Sebagian orang mungkin akan mengatakan bahwa seks bebas jawab akan membawa azhab bagi mereka yang berani 33osialisa larangan Tuhan sebagaimana halnya pernah terjadi pada umat Nabi Luth.” Kedua. yaitu “rehabilitasi” (perbaikan). Jika pencegahan dan penanggulangan seks bebas dibagi dalam tiga bagian strategi. Kemudian yang terkait dengan strategi ketiga. maka agama terlibat langsung dalam dua hal. Tugas para tokoh agama adalah bagaimana mengembalikan mereka yang tersesat ke jalan yang benar. Bagaimana mengubah penderitaan yang mereka rasakan . represi (memerangi). “Aku bertekad melatih diri menghindari perbuatan asusila. persoalan 33osialis dan ketakwaan kepada Tuhan. dan ketiga. Persoalan HIV/AIDS bukan hanya persoalan kesehatan atau kedokteran semata. bahkan yang terbesar adalah persoalan moral dan agama. yakni prevensi (membentengi). menasehati dan mengajak mereka untuk kembali ke jalan yang lurus adalah kewajiban para pemuka agama. Yang kedua adalah bagaimana membuat umat beragama mampu menciptakan daya nalarnya untuk memahami apa dan bagaimana efek dari penyimpangan seksual dan penyalahgunaan narkoba yang dapat menyebabkan tertular HIV/AIDS serta mengetahui tentang apa dan bagaimana kegananasan HIV/AIDS tersebut.”. Hal ini dilakukan melalui peningkatan 33osialis dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. yaitu membentengi (prevensi) dan memperbaiki (rehabilitasi).

Akhirnya dapat disimpulkan bahwa peran para pemuka agama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan seks bebas sangat besar dan strategis.menjadi sarana introspeksi. dan seorang ibu mengarahkan anak perempuan dalam menjelaskan masalah seks. Kata dan petuahnya menjadi fatwa yang diikuti dan dilaksanakan oleh masyarakat. yang tidak kalah pentingnya bagaimana mengajak 34osialisasi3434 masyarakat untuk tidak menambah penderitaan korban. Yakni dengan cara tidak mengucilkan atau berbuat diskriminasi terhadap para pelakunya. pembina dan pembimbing umat. sebelum menjelaskannya kepada anak-anak mereka. Para ulama dan pemuka agama adalah pimpinan. sekaligus mampu meringankan penderitaan mereka. • Hindari hal-hal yang berbau porno saat menjelaskan masalah seks. • Keluarga harus mengerti tentang permasalahan seks. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam usaha untuk mencegah perilaku seks bebas. pengayom. Dampak Seks Bebas 23 Dalam proses rehabilitasi. Semoga peran para pemuka agama akan mampu membentengi para umat dari ancaman permasalahan seksualitas. pada acara “Pertemuan Nasional HIV/AIDS Lintas Agama” tanggal 7 Mei di Kantor Menko Kesra JakartaWaspadai Seks Bebas Kalangan Remaja 2. • Seorang ayah mengarahkan anak laki-laki. sehingga mampu untuk menyesali diri dan bertobat serta kembali kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pengetahuan yang benar tentang dampak serta bahaya seks bebas harus benar-benar diketahui dengan baik oleh setiap anggota keluarga. . * dikutip dari pidato sambutan Menteri Agama RI Muhammad M Basyuni. • Jangan menjelaskan masalah seks pada anak-anak lakilaki dan perempuan pada waktu dan ruang yang sama. pilihlah kata-kata yang sopan. Pencegahan Seks Bebas dalam Keluarga Faktor keluarga sangat menentukan dalam masalah pendidikan seks sehingga perilaku seks bebas dapat dihindari.

Dampak Seks Bebas 24 Masa remaja merupakan masa yang rentan seorang anak dalam menghadapi gejolak biologisnya. Berikanlah jawaban yang objektif. · Bantu peningkatan rasa percaya diri.• Penting bagi kedua orang tua untuk meyakinkan bahwa teman-teman putra-putri mereka adalah anak-anak yang baik. • Membangun sikap saling percaya antara orang tua dana anak. Terlebih bila apa yang dilihatnya merupakan informqasi tentang indahnya seks bebas yang bisa membawa dampak pada remaja itu sendiri. meski anda sendiri. Yang pasti anak tahu kalau orang tua akan mendengarkannya. • Tanamkanlah etika memelihara diri dari perbuatanperbuatan maksiat karena itu merupakan sesuatu yang paling berharga. Orang tua sebaiknya tidak mengkritik pertanyaan anaknya. mungkin merasa risih. Pihak orang tua cenderung menganggap bahwa seks bebas dapat dicegah dengan melakukan peraturan yang keras terhadap anakanaknya. seperti mengomentari sesuatu hal yang anda lihat bersama atau menjawab pertanyaan anak. Penguasaan suatu keterampilan akan . pendidikan seks sebaiknya dilakukan dalam perbincangan santai. Padahal hubungan seks tersebut kerap kali dilakukan di rumah saat orang tuanya sedang pergi. berikut ini ada beberapa tips yang baik untuk menghindari masalah tersebut. Untuk menghindari anak-anak dari hubungan seks bebas. cobalah untuk tidak menunjukkan hal itu atau cepat-cepat mengakhiri diskusi. tempat bertanya. Kalau pertanyaan itu mungkin membuat anak takut atau marah. · Bercakap-cakap tentang seks dan kontrasepsi bukan berarti anda setuju dan mengizinkan anak melakukan hubungan seks. • Memberikan perhatian terhadap kemampuan anak di bidang olahraga dan menyibukkan mereka dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat. · Diskusikan seks dengan anak. Ditunjang dengan era globalisasi dan era informasi yang demikian rupa menyebabkan remaja sekarang terpancing untuk coba-coba mempraktekkan apa yang dilihatnya. perdalam kemampuan khusus atau hobi bagi anak. Melalui bercakap-cakap orang tua dapat mengungkapkan perasaannya tentang seks dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya · Jadikan orang tua.

Sayangnya. karena dengan melatih diskusi akan mengalihkan perhatiannya dari halhal yang berkaitan dengan seks. Ke delapan fungsi tersebut yakni fungsi agama. Pemahaman semua serba boleh dan hilangnya rasa malu. tidak melakukan hubungan seks di luar nikah. Selain itu bila ingin melakukan atau menerima 36osialisa darah harus benar-benar bebas dari HIV/AIDS. karena akan membuat anak jadi pembangkang. Untuk menghindari hal itu orang tua bisa membuat peraturan uang tidak membolehkan teman lawan jenis datang kerumah bila tidak ada orang dewasa di rumah. sosial. menggunakan jarum suntik yang steril. · Jangan bersikap terlalu keras terhadap anak. agar mereka mengerti bahwa melakukan hubungan seks di luar nikah merupakan dosa besar. seperti memeluk. ikut 36osialisasi36 sehingga nilai-nilai penting yang seharusnya menjadi fungsi sebuah keluarga ditinggalkan. setia pasangan. tidak menggunakan seks dengan kelompok . serta organisasi. · Bentengi anak-anak dengan bekal agama yang cukup sejak kecil. fungsi keluarga ini sudah sering ditinggalkan. cinta kasih. ekonomi dan pelestarian lingkungan. · Ajak anak mengikuti kegiatan olah raga. · Bila anda seorang ayah. bersikaplah penuh perhatian terhadap putri anda. Terlebih orang tua cenderung menganggap seks dapat dicegah dengan memberlakukan peraturan yang keras terhadap anaknya. Dampak Seks Bebas 25 Keluarga Ujung Tombak Pencegahan PENCEGAHAN SEKS BEBAS dapat dilakukan melalui pendekatan ketahanan keluarga. perlu upaya pencegahan lainnya seperti meningkatkan 36osialis dan ketakwaan kepada Tuhan. saat putrinya remaja ia jadi terluka dan mencari perhatian pada lawan jenisnya. reproduksi. fungsi perlindungan.memicu anak rasa percaya diri tanpa harus memikirkan seks. Selain menerapkan fungsi keluarga tadi. budaya. Kalau ayah tak lagi menunjukkan sikap kasih sayang. Ada delapan fungsi keluarga yang perlu diterapkan terutama kepada anak-anak. Padahal seks dilakukan di rumah saat orang tuanya pergi.

karena di dalamnya ada proses diskusi antara anak dan orangtua. Cinta kasih : tumbuhkembangkan potensi kasih sayang antara anggota keluarga 4. Reproduksi : bina kehidupan keluarga sebagai wahana pendidikan kesehatan reproduksi bagi keluarga 6.pengidap. Remaja.” demikian Telly. Pola asuh demokratis yang perlu diterapkan. praktik pelestarian llingkungan dalam keluarga.menurut psikolog ini. 1. mengatakan perlunya menerapkan pola asuh yang tepat untuk menghindarkan remaja dari pergaulan dan seks bebas. rencanakan keluarga sebagai pendidikan dan sosialisasi pertama 7. sangat rentan terhadap HIV/AIDS karenanya perlu perhatian ekstra tapi tetap dengan pola demokratis.” kata Telly. Sosial: sadari. “Adalah tugas kita semua terutama orangtua untuk membekali remaja dengan ajaran yang benar tapi tidak menghakimi. Dra Hj Telly P Siwi Zaidan Psi. sikat gigi dari pengidap HIV/AIDS serta menggunakan kondom. gunting kuku. Budaya : membina tugas-tugas keluarga. Pola Asuh Sementara pembicara lain. Dampak Seks Bebas 26 . “Pila asuh otoriter di mana keinginan orangtua dinomorsatukan atau pola asuh permissive (segala keinginan anak dituruti) bukan pola asuh yang tepat. perlu pengetahuan dan informasi yang benar yang sampai pada remaja bersangkutan. Agama : membina norma dan ajaran agama dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari 2. Untuk menghindarkan remaja dari seks bebas. Ekonomi: lakukan kegiatan ekonomi di lingkungan keluarga untuk menopang kelangsungan kehidupan keluarga 8. Perlindungan: penuhi sosialisasi rasa aman pada anggota keluarga 5. meneruskan norma dan menyaring budaya asing 3. Pelestarian lingkungan: bina kesadaran sikap. tidak menggunakan pisau cukur.

1. moral. dan sebagainya. Sex instruction tanpa education in sexuality dapat menyebabkan promiscuity ( pergaulan dengan siapa saja ) serta hubungan-hubungan seks yang menyimpang. PENGERTIAN PENDIDIKAN SEKS Pendidikan seks dapat diartikan sebagai penerangan tentang anatomi fisiologi seks manusia. Pendidikan seks mempunyai ruang pembahasan yang luas dan kompleks. benar. bahaya penyakit kelamin. Pendidikan seks bisa juga diartikan sebagai sex play yang hanya perlu diberikan kepada orang dewasa. Adapun pengertian pendidikan seks yang akan dijelaskan dalam bab ini adalah membimbing serta mengasuh seseorang agar mengerti tentang arti. serta mengadakan hubungan interpersonal yang baik. agama. dan bukan semata-mata menyangkut masalah biologis atau fisiologis. dan tujuan seks. Termasuk di dalamnya pembinaan keluarga dan metode kontrasepsi dalam mencegah terjadinya kehamilan. dan pengetahuan lainnya yang dibutuhkan agar seseorang dapat memahami dirinya sendiri sebagai individual seksual. sosio-kultural. sesuai dengan kesepakatan internasional “ Conference of Sex Education and . fisikologi. TUJUAN PENDIDIKAN SEKS Tujuan pendidikan seks secara umum. 2. dan mengenai biologi dari reproduksi. Sex instruction ialah penerangan mengenai anatomi. sehingga ia dapat menyalurkannya secara baik. Pendidikan seks bukan hanya mengenai penerangan seks dalam arti heterosexual ( seseorang yang mempunyai keinginan seks hanya pada lawan jenisnya ). fungsi. melainkan juga meliputi psikologi. ekonomi. dan kesehatan. dan legal. Dalam pendidikan seks dapat dibedakan antara sex instruction dan education in sexuality. yaitu proses berkembang biak melalui hubungan kelamin untuk mempertahankan jenisnya. seperti pertumbuhan rambut pada ketiak dan sekitar alat kelamin. Adapun education ini sexuality meliputi bidang-bidang etika.

g. kemajuan di bidang teknologi informasi telah mengubah struktur dan pandangan hidup masyarakat kita. Pendidikan Seks Penting Bagi Remaja Masih banyak yang belum memahami seks dengan baik dan benar. Pandangan demikian mengandung banyak kebenarannya terutama pada masa lampau. Kini. Maka usaha untuk memberikan informasi yang benar perlu diberikan terutama kepada para remaja. misalnya memilih jodoh. Dampak Seks Bebas 27 Tujuan utamanya adalah untuk melahirkan individu-individu yang senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat dan lingkungannya. hubungan seks dan cinta. sehingga mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab. Adapun tujuan akhir pendidikan seks adalah pencegahan kehamilan di luar perkawinan. adalah : “ Untuk menghasilkan manusia-manusia dewasa yang dapat menjalankan kehidupan yang bahagia.Family Planning “ pada 1962. Membentuk pengertian tentang perbedaan seks antara pria dan wanita dalam keluarga. Jadi pendidikan seks dalam arti sempit ( in context ) adalah pendidikan mengenai seksualitas manusia. Mengembangkan pengertian diri sendiri sehubungan dengan fungsi dan kebutuhan seks. Tujuan pendidikan seks dapat dirinci sebagai berikut : e. perasaan seks dalam perkawinan dan sebagainya. Dampak negatif dari kemajuan tersebut adalah pergeseran nilai dan moral yang . f. serta bertanggung jawab. dan lain-lain. ketika informasi tentang seks masih sangat terbatas. Membantu siswa dalam mengembangkan kepribadian. karena dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat dan lingkungannya. 3. Namun. h. baik terhadap dirinya maupun orang lain. Hal ini disebabkan norma dan nilai dalam masyarakat kita menganggap pendidikan seks masih tabu untuk dibicarakan secara terbuka dan hanya merupakan masalah orang dewasa. yang selalu berubah dan berbeda dalam tiap masyarakat dan kebudayaan. Membentuk pengertian tentang peranan seks di dalam kehidupan manusia dan keluarga. serta bertanggung jawab terhadap dirinya dan terhadap orang lain “. hidup berkeluarga atau tidak. pekerjaan. saat ini informasi tentang seks lebih mudah diperoleh dan sangat banyak. dan seluruh kehidupan. kesusilaan dalam seks. perceraian.

Salah satu pergeseran moral ialah nilai moral seksual terutama di kalangan remaja. Nilai moral seksual yang dulu dianggap tabu dan bertentangan dengan moral agama. Mengakibatkan kehamilan. sebaiknya para remaja mengenal bahaya akibat hubungan pranikah dan seks bebas sebelum terlanjur. fisik. Dapat mencegah penyimpangan dan kelainan seksual. apabila bayi itu lahir dan kemudian terungkap perilaku orang tuanya dulu maka . Alasan pendidikan seks sangat penting diajarkan kepada para remaja adalah : a. Dapat memberi pengetahuan dalam menghadapi perkembangan anak. Perilaku seks pranikah dan seks bebas terutama di kalangan remaja sangat berbahaya bag perkembangan mental ( psikis ). Dalam keadaan seperti ini. Sesuatu yang dahulu dianggap tabu. Hal ini tentu saja menjadi beban mental yang berat. Dapat mengatasi gangguan psikis. Untuk itu. Apabila seseorang terbukti telah melakukan seks pranikah atau seks bebas maka secara moral pelaku dihantui rasa bersalah yang berlarut-larut. Berikut beberapa bahaya utama akibat seks pranikah dan seks bebas. tidak demikian lagi oleh sebagian kaum remaja. d. Dampak Seks Bebas 28 Hubungan seks pranikah bahkan berganti-ganti pasangan ( seks bebas ) mengakibatkan aib dan mengganggu ketenteraman hidup selanjutnya. Lebih jauh lagi.terjadi di masyarakat. Dengan demikian memberikan bimbingan dan penerangan seks kepada para remaja merupakan suatu yang sangat penting dan perlu. f. Norma-norma yang berlaku di masyarakat menyatakan bahwa seks pranikah dan seks bebas merupakan perbuatan yang melanggar kepatutan. dan masa depan seseorang. sehingga muncul istilah kehamilan di luar nikah sebagai suatu “ kecelakaan “. kini menjadi lazim dan begitu sebaliknya. Dapat memelihara tegaknya nilai-nilai moral. c. Bukan hanya pelaku yang merasa malu bahkan keluarga besarnya pun akan merasakannya. Keadaan semakin berat ketika keluarga atau bahkan masyarakat mempertanyakan kehamilan itu. Menciptakan kenangan buruk. Biasanya kehamilan ini tidak diharapkan “ orang tuanya “. b. biasanya timbul depresi dan frustasi terutama menyerang wanita yang hamil di luar nikah tersebut. g. Kehamilan yang terjadi akibat seks pranikah dapat menjadi beban mental yang luar biasa hebat.

Memisahkan tempat tidur anak. Sejak dini anak-anak sudah diajarkan untuk selalu meminta izin ketika akan masuk ke kamar orang tuanya pada saat-saat tertentu. b. Pelakunya akan mendapatkan hukuman. i. Tindakan menggugurkan kandungan ( aborsi ) dengan tidak berdasarkan alasan medis jelas bertentangan dengan hukum yang berlaku. h. Meminta izin ketika memasuki kamar orang tua. Hubungan seksual merupakan hubungan yang sangat khusus di antara suami-istri. sebisa mungkin “ orang tuanya “ menggugurkan kehamilannya karena mereka belum siap untuk menjadi ayah maupun ibu dari bayi yang akan dilahirkannya itu. dan lainnya. Penyebaran penyakit. d.tentu akan menjadi beban mental juga. Menggugurkan kandungan ( aborsi ) dan pembunuhan bayi. Banyak kehamilan yang terjadi akibat perilaku seks pranikah merupakan kehamilan yang tidak diharapkan. Seks pranikah dan seks bebas akan mengundang rasa ketagihan bagi para pelakunya. Pencegahan Menurut Agama a. Untuk itu. Penyakit kelamin biasanya menular dan sangat mematikan. kemandulan. Mengajarkan adab memandang lawan jenis. Mereka . Penyakit kelamin ini tidak hanya menular kepada pasangannya melainkan akan menular pada keturunannya. Timbul rasa ketagihan. j. Setiap orang tua berusaha untuk mulai memisahkan tempat tidur anak-anaknya ketika mereka memasuki minimal usia tujuh tahun. Berilah pengertian mengenai adab dalam memandang lawan jenis sehingga anak dapat mengetahui hal-hal yang baik dan buruk. kerahasiaanya pantas dijaga. Dampak Seks Bebas 29 2. c. Banyak kasus bayi lahir cacat akibat orang tuanya terjangkit penyakit kelamin. Perilaku seks bebas dengan berganti-ganti pasangan sangat berpotensi pada penyebaran penyakit kelamin. Jelaslah bahwa perilaku seks pranikah dan seks bebas hanya akan menimbulkan kesusahan dan malapetaka bagi pelaku dan bahkan keturunannya nanti. Sekli mencoba maka dipastikan akan melakukan terus menerus perbuatan tersebut. Karena itu. Larangan menyebarkan rahasia suami-istri. Dampak lain dari menggugurkan kandungan adalah akan mengganggu kesehatan seperti kerusakan pada rahim.

• Tanamkanlah etika memelihara diri dari perbuatanperbuatan maksiat karena itu merupakan sesuatu yang paling berharga. sebelum menjelaskannya kepada anak-anak mereka. • Penting bagi kedua orang tua untuk meyakinkan bahwa teman-teman putra-putri mereka adalah anak-anak yang baik. Pengetahuan yang benar tentang dampak serta bahaya seks bebas harus benar-benar diketahui dengan baik oleh setiap anggota keluarga.tidak boleh menceritakan kekurangan pasangannya kepada orang lain. • Seorang ayah mengarahkan anak laki-laki. • Memberikan perhatian terhadap kemampuan anak di bidang olahraga dan menyibukkan mereka dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat. pilihlah kata-kata yang sopan. • Hindari hal-hal yang berbau porno saat menjelaskan masalah seks. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam usaha untuk mencegah perilaku seks bebas. apalgi terhadap anggota keluarga terutama anakanaknya. Pencegahan Seks Bebas dalam Keluarga Faktor keluarga sangat menentukan dalam masalah pendidikan seks sehingga perilaku seks bebas dapat dihindari. • Jangan menjelaskan masalah seks pada anak-anak lakilaki dan perempuan pada waktu dan ruang yang sama. 3. • Membangun sikap saling percaya antara orang tua dana anak. • Keluarga harus mengerti tentang permasalahan seks. dan seorang ibu mengarahkan anak perempuan dalam menjelaskan masalah seks. Dampak Seks Bebas 30 .

com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IYOolB/TM http:/Center for Community Development and Education. SPsi.psikologiUMS. 2004.A. September 2001 ( media online ) • Copyright @2005.Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SMA Kelas X jilid 1 KTSP Standar Isi 2006. MSi.co. Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Jl..yahoo. Jakarta : PT Ichtiar Baru Van Hoeve. B. Ensiklopedia Populer Anak jilid 3.. 2004. Jakarta : PT Ichtiar Baru Van Hoeve. Jakarta : Penerbit Erlangga. Medan Merdeka Barat No. Jakarta Pusat. Indonesia ( media online ) Dampak Seks Bebas 31 . MSi. 11:10 • • • Majalah Gemari.net http://us. 9 . Tim Penyusun.com ( Zainun Mu'tadin.click. 2004. SUMBER KEPUSTAKAAN Muhajir. Ensiklopedia Populer Anak jilid 4.go.bkbn.id Oleh: Zainun Mu'tadin. Jakarta : PT Ichtiar Baru Van Hoeve. SPsi. Tim Penyusun.waspada.com Waspada Online http://www. ) www. 2008. Tim Penyusun.2007. Ensiklopedia Populer Anak jilid 2.id Menggunakan Joomla! Generated: 16 May. SUMBER INTERNET • • • • e-psikologi.

dan masih banyak kasus serupa yang seringkali masih saja menghiasi wajah media massa kita. pernah ada sebuah cerita tentang seorang remaja yang menutup pintunya rapat-rapat hanya karena ingin membuka kartu remi full color yang gambarnya aduhai dan syuur. kriminalitas. perilaku memalukan ini akibat pengaruh minuman keras dan sering menonton VCD porno. Kasus-kasus kekerasan seksual. dan kekerasan seks yang dilakukan remaja. tampaknya masih belum banyak diangkat ke permukaan sehingga "seolah-olah" masalah ini dianggap "kasuistik" yang tidak penting untuk dikaji lebih jauh. Padahal. yang saat ini amat mudah diakses oleh siapa pun (termasuk remaja). kekerasan seksual. DALAM cerita rubrik Curhat. kehamilan tidak dikehendaki (KTD) pada remaja dan sejenisnya. Dari hasil pemeriksaan aparat. timbulnya kasus-kasus seputar KTD remaja. bahkan hanya ditutupi daun pisang. di dalamnya memuat isi dan gambar secara vulgar dan permisif. Jum'at SALAH satu televisi swasta beberapa waktu lalu menayangkan kasus perkosaan yang dilakukan sekelompok oknum pelajar SLTP dan SLTA secara beramai-ramai di wilayah Jawa Timur. Beberapa waktu lalu survei terhadap pornografi menggambarkan. Pornografi & Pendidikan SEKS Jakarta. Kompas.Remaja. Merebaknya pornografi sungguh amat memprihatinkan. Banyak foto perempuan yang berpose seronok dan berpakaian mini. apalagi bacaan-bacaan dan sejenisnya. penyakit menular seksual (PMS) pada remaja bahkan sampai aborsi. tidak lepas dari (salah satunya) minimnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja. . Situasi maraknya pornografi sebagai media yang menyesatkan hingga berimplikasi terhadap dekadensi moral. banyak media massa yang masuk kategori pornografi. sesunguhnya bukan sebuah kasus baru yang mengisi lembaran surat kabar ataupun media elektronik.

Sebenarnya. khususnya masalah pelayanan kesehatan reproduksi. Padahal. Dari hasil kuesioner menggambarkan. pendidikan seks sama dengan . Pendidikan seksualitas masih dianggap sebagai bentuk pornografi. 94 persen remaja menyatakan butuh nasihat mengenai seks dan kesehatan reproduksi. Sayangnya. seksualitas dan kesehatan reproduksi dinilai masih tabu untuk dibicarakan remaja. Jika mereka kesulitan untuk mendapatkan informasi melalui jalur formal. Remaja sendiri merupakan kelompok umur yang sedang mengalami perkembangan. dalam gambaran penelitian yang pernah dilakukan oleh Pusat Studi Seksualitas PKBI-DIY di wilayah Yogyakarta pada pertengahan tahun 2000 terhadap persepsi remaja dan guru (mewakili orangtua). apalagi oleh remaja. terutama dari lingkungan sekolah dan petugas kesehatan. informasi mereka coba dipenuhi dengan cara membahas bersama teman-teman. remaja haus akan informasi mengenai persoalan seksualitas dan kesehatan reproduksi. maka kecenderungan yang muncul adalah coba-coba sendiri mencari sumber informal. Kebanyakan masih ada anggapan. justru akan mendorong remaja melakukan aktivitas seksual dan promiskuitas lebih dini. buku-buku tentang seks. Penelitian Djaelani yang dikutip Saifuddin (1999:6) menyatakan. Argumen pertama memandang. Banyak di antara remaja berada dalam kebingungan memikirkan keadaan dirinya. atau mengadakan percobaan dengan jalan masturbasi. sama halnya memancing remaja untuk melakukan tindakan coba-coba. Selama ini pendidikan seks dipersepsikan sebagai sebuah hal yang sifatnya pornografi yang tidak boleh dibicarakan. remaja membutuhkan informasi tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya dan implikasi pada perilaku seksual dalam rangka menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesadaran terhadap kesehatannya.29 persen (responden guru) yang menyatakan. pornografi tiap saat ditemui remaja. Beberapa kajian menunjukkan.Dampak Seks Bebas 32 Pendidikan Seks = Pornografi? Pendidikan kesehatan reproduksi remaja sebagai salah satu upaya untuk "mengerem" kasus-kasus itu. mestinya jauh lebih baik memberikan informasi yang tepat pada mereka daripada membiarkan mereka mencari tahu dengan caranya sendiri. anggapan itu tidak sepenuhnya terbukti. sampai saat ini masih saja diperdebatkan (bahkan banyak yang enggak setuju). untuk mengetahui persoalan seksualitas masih terdapat tembok penghalang. repotnya. hanya sekitar 14. sebagian besar remaja justru tidak dapat mengakses sumber informasi yang tepat. Ada dua pendapat tentang perlu tidaknya remaja mendapatkan informasi seksualitas. bila remaja mendapat informasi tentang seks. Namun. masalah seksualitas remaja adalah problem yang tidak henti-hentinya diperdebatkan. Sebagaimana dipaparkan Elizabeth B Hurlock (1994:226). Ada kekhawatiran (asumsi) untuk membicarakan persoalan seksualitas kepada remaja. bercumbu atau berhubungan seksual. Padahal. Sedangkan pendapat kedua mengatakan. Sementara.

mereka akan melindungi dirinya dari penularan penyakit menular seksual dan HIV/AIDS. Kedua. dan evaluasi pendidikan seksualitas. pendidikan seksualitas harus didasarkan penghormatan hak reproduksi dan hak seksual remaja untuk mempunyai pilihan. Mengingat rasa ingin tahu remaja yang begitu besar. Dampak Seks Bebas 33 Remaja dan pendidikan seks? Masih amat sedikit pihak yang mengerti dan memahami betapa pentingnya pendidikan seksualitas bagi remaja. Ketiga. bagi remaja yang sudah melakukan hubungan seksual. Pornografi merupakan hal yang ramai dibicarakan karena berdampak negatif. serta tidak menyimpang dari prinsip pendidikan seksualitas itu sendiri. Atau juga yang dilaporkan Puspita Wahyuningsih alias Pipit dengan perut membucit yang diakuinya merupakan buah hubungannya dengan bintang sinetron dan iklan Agung Dumadi. Maka. pendidikan seksualitas yang diberikan harus sesuai kebutuhan remaja. Seksualitas masih dianggap sebagai isu perempuan belaka. dan salah satu upaya membentengi remaja dari pengetahuan seks yang menyesatkan adalah dengan memberikan pendidikan seksualitas yang benar. faktor lain yang ikut mempengaruhi adalah kentalnya budaya patriarki yang mengakar di masyarakat. sedangkan remaja sebenarnya "diam-diam" sudah mencuri informasi yang menyesatkan tentang seks dari pornografi? Tito. Pusat Studi Seksualitas-PKBI DIY bELAKANGAN ini banyak orangtua yang semakin khawatir dengan perkembangan dan juga pergaulan anak-anaknya. Kekawatiran ini diakui semakin menjadi-jadi setelah mencuat kasus pelaporan pemerkosaan yang menimpa bintang sinetron Faisal terhadap seorang remaja berusia 18 tahun bernama Sheara Rendra Mayang Putri. pelaksanaan. Kedua. WHO menyebutkan. pendidikan seksualitas harus mempertimbangkan: • • • • Pertama. partisipasi remaja secara penuh dalam proses perencanaan. mengurangi jumlah remaja yang melakukan hubungan seks sebelum menikah. tetapi juga nonformal. Keempat. bukan cuma dilakukan secara formal. . Mereka semakin was-was kalau-kalau putera-puteri mereka yang kelihatannya alim di rumah ternyata bisa bertindak "liar" di luar rumah. Pertama. Dari remaja sendiri anggapan tentang pendidikan seks sama dengan pornografi tidak terbukti (0 persen). Sampai kapankah kita masih terus memperdebatkan persoalan pendidikan seksualitas untuk remaja. Faktor kuat yang membuat pendidikan seksualitas sulit diimplementasikan secara formal adalah persoalan budaya dan agama.pornografi. berdasarkan pada kesetaraan jender. ada dua keuntungan yang dapat diperoleh dari pendidikan seksualitas. Selain itu.

Rangkul mereka dan bantu mereka mencari solusi terbaik dari setiap masalah yang mereka hadapi. yakni aborsi? Pertanyaan-pertanyaan ini tentu berpulang pada jawaban Anda masing-masing. Yang pasti selayaknya orangtua yang harus selalu berkewajiban mengayomi dan memberi rasa aman. Alangkah baiknya sejak dini rangkul mereka. apapun masalah yang menimpa mereka harus tetap dalam arahan orangtua. Terangkan pula apa itu seks dan akibatnya sesuai dengan usia dan perkembangan mereka. Dengan demikian mereka bisa dengan mudah mengatakan apa yang mereka rasakan. ataupun naik motor kini bisa menghamili anak orang? Jika ini sudah terlanjur terjadi. teman ataupun keluarga? Pasti mereka akan curhat. . mungkin juga dapat masukan untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapinya. tak terkecuali tentang permasalahan cinta mereka. Pertanyaan mengapa dia bisa hamil tanpa nikah terlebih dahulu? Apapula yang menyebabkan seusia mereka harus berhubungan layaknya pasangan suami-isteri? Yang pasti kejadian ini tak hanya membuat malu keluarga yang punya anak wanita. Sebab mereka pikir dengan curhat. pacaran itu seperti apa dan norma hubungan antar pria dan wanita diluar pernikahan itu seperti apa. Penanaman agama sedini mungkin juga menjadi jaminan kelangsungan hidup mereka untuk lebih baik. dekati mereka sebagai sahabat karib dan bukan menyalahkan semuanya ketika semuanya sudah telanjur terjadi . patuh dan termasuk juga jarang bergaul. Apalagi jika menyangkut sesuatu yang dirahasiakan. Kadang teman yang sudah dianggap dekat dan baik pun belum tentu dapat diajak curhat dalam segala hal.Anak hamil di luar nikah? Mendengar hal tersebut seperti halnya disambar petir di siang bolong.. Rasanya sebagai orang tua tidak kurang memberi pengertian akan bahaya dan dosa jika mereka melakukan hubungan seks di luar nikah. juga tentu merasa tercoreng-moreng. mereka bisa memilih hubugan yang sehat itu seperti apa. Tapi bukan solusi terbaik kiranya bila mereka curhat pada orang yang tidak tepat. maka masalah mereka dapat teratasi dan apa yang menjadi kegelisahan jiwa mereka dapat dilepaskan. ajak mereka sebagai seorang teman dan sahabat. Bukan langsung mengkambing hitamkan dan memvonis buruk mereka. Dampak Seks Bebas 34 Apalagi jika sang orangtua tahu benar bahwa anaknya tidak pernah membantah. Dengan curhat selain mereka merasa dilegakan perasaannya. Bukan pula memberikan solusi tidak beradab seperti contohnya melakukan aborsi atau mencuci tangan atas apa yang sebenarnya telah mereka lakukan. baik itu masalah pelajaran. Dengan demikian mereka bisa berpikir sekian kali untuk melakukan seks diluar nikah. Sebenarnya apakah yang paling diinginkan oleh para remaja jika mereka mempunyai sebuah masalah yang mereka pikir tidak dapat diselesaikan sendiri. Karena kemungkinan malahan bukannya jawaban dan penyelesaian yang mereka dapat. apa yang harus dilakukan oleh para orang tua? Apakah akhirnya menikahkan mereka juga? Ataukah malahan menganjurkan hal yang dilarang dunia-akherat. Mulai dari sekarang juga dan detik ini juga rangkul mereka. Bagi yang punya anak laki-laki. Kemungkinan muncul pertanyaan mengapa anaknya yang baru saja dapat mengendarai mobil.. pacar. Terlebih lagi jika hal tersebut terjadi di keluarga sendiri. melainkan malahan timbul permasalahan baru.

pemerintah di sini justru melarang pemberian alat kontrasepsi untuk mereka yang belum menikah." katanya. kata dia. 24 April 2007 JAKARTA ." kata Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Badan Keluarga Berencana Nasional Siswanto Agus Wilopo kemarin. "Jadi pendidikan agama dan keluarga belum cukup. Siswanto menanggapi perilaku seks bebas di kalangan pelajar sebagaimana hasil survei Koordinator Kesehatan Reproduksi Jaringan Epidemiologi Profesor Charles Suryadi. Menurut Ari Nugroho.Pendidikan agama dan keluarga tak cukup mencegah perilaku seks bebas remaja sebelum menikah. Nova Arifianto.Dampak Seks Bebas 35 Topik: HIV/AIDS Kliping: Pendidikan Agama Tak Cukup Cegah Seks Bebas Dipublikasi pada Wednesday. Padahal. "Mahasiswa yang melakukan seks bebas angkanya jauh lebih besar. 96 persen penyebab AIDS adalah hubungan seks. dan kehamilan yang tak direncanakan bisa dicegah dengan cara pemakaian alat kontrasepsi. seperti Amerika. budaya gaul yang mewabah melahirkan pergaulan bebas dan cenderung berkompromi terhadap seks bebas. orang tua meminta anaknya yang belum menikah memakai alat kontrasepsi. Lembaga ini menyebutkan 15 persen dari 2. tetap saja ada remaja berhubungan seks sebelum menikah. Risikonya. menurut dia. seperti HIV/AIDS. remaja memerlukan pendampingan khusus untuk memperkenalkan risiko seks sebelum menikah. selain terkena penyakit kelamin. "Kalau cuma 15 persen terlalu kecil. . Di Provinsi Papua. mahasiswa yang lain. Sekretaris Penanggulangan AIDS Nasional Nafsiah Mboi berpendapat sebenarnya sebagian besar mahasiswa mengetahui risiko seks di luar nikah. Menurut dia. Tapi. jumlah yang masuk akal untuk mahasiswa yang berperilaku seks bebas berkisar 25-30 persen. Selasa. Sejumlah mahasiswa yang dihubungi Tempo menganggap survei tentang perilaku seks bebas oleh Jaringan Epidemiologi Nasional kurang mencerminkan realitas.3 persen disebabkan oleh homoseksual." katanya.224 mahasiswa di sepuluh perguruan tinggi negeri dan swasta melakukan seks bebas sebelum nikah. 25 April 2007 oleh administrator Mahasiswa berhenti melakukan seks bebas setelah memahami risikonya. mahasiswi Universitas Indonesia. mahasiswa asal universitas yang sama. tingkat kehamilan yang tak direncanakan cukup tinggi. juga meragukan hasil survei tersebut." Di beberapa negara." kata Eflin Gitarosalyn. juga mengakibatkan kehamilan yang tak direncanakan. berdasarkan Survei Demografi Kesehatan Indonesia. "Jadi saya yakin angkanya lebih besar dari itu. termasuk mengenalkan alat kontrasepsi. Angkanya mencapai 22 persen dari seluruh kehamilan. Menurut Siswanto. "Penularan penyakit kelamin. Dia mengungkapkan sekitar 41 persen penularan AIDS di negeri ini disebabkan oleh hubungan heteroseksual dan 4. Sebaik apa pun orang tua dan lembaga sekolah dalam mendidik anak. Koran Tempo.

Diantaranya. dikumpulkan dari berbagai penelitian di beberapa kota besar di Indonesia. terjadi kehamilan yang tidak di inginkan. Surabaya. Selain tentunya kecenderungan untuk aborsi. kata dia. tercatat sekitar 18 persen remaja pernah melakukan hubungan seksual pranikah. September 2001 Berdasarkan penelitian di berbagai kota besar di Indonesia. Kisaran angka tersebut. sekarang banyak mahasiswa memutuskan berhenti berhubungan seks bebas setelah memahami risiko tadi. Keadaan ini juga bisa dijadikan bahan pertanyaan tentang kualitas anak tersebut. seperti Jakarta. menjadikan Indonesia sebagai negara yang angka kematian ibunya tertinggi di seluruh Asia Tenggara. Mungkinkah karena longgarnya control mereka pada mereka? Berikut ini laporan wartawan Majalah Gemari Haris Fadillah dari "Kota Pelajar" Yogyakarta dan Kota Jakarta. Dari sekitar lima persen pada tahun 1980-an. sekitar 20 hingga 30 persen remaja mengaku pernah melakukan hubungan seks. Celakanya. Hal ini pula yang menjadikan tingginya angka kematian ibu di Indonesia. . lanjut Boyke juga bisa meningkatkan resiko kanker mulut rahim. Namun dalam beberapa kasus juga terjadi pada anak-anak yang duduk di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ancaman pola hidup seks bebas remaja secara umum baik di pondokan atau kos-kosan tampaknya berkembang semakin serius. dan umumnya masih bersekolah di tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau mahasiswa. kata Boyke. "sementara penelitian yang saya lakukan pada tahun 1999 lalu terhadap pasien yang datang ke Klinik Pasutri. "Jadi setop berhubungan seks sebelum nikah atau jangan ganti-ganti pasangan. Dari sisi kesehatan. perilaku seks bebas tersebut berlanjut hingga menginjak ke jenjang perkawinan. Tingginya angka hubungan seks pranikah di kalangan remaja erat kaitannya dengan meningkatnya jumlah aborsi saat ini. Pakar seks juga specialis Obstetri dan Ginekologi Dr. PRAMONO | DWI RIYANTO AGUSTIAR Dampak Seks Bebas 36 Majalah Gemari. dan 15-20 persen diantaranya dilakukan remaja.Di Eropa. pada tahun 2000 lalu tercatat remaja yang pernah melakukan hubungan seks pranikah mencapai 29.9 persen. menjadi duapuluh persen pada tahun 2000. Kelompok remaja yang masuk ke dalam penelitian tersebut rata-rata berusia 17-21 tahun. Jumlah aborsi saat ini tercatat sekitar 2. perilaku seks bebas bisa menimbulkan berbagai gangguan. Sulawesi Tenggara. Jika hubungan seks tersebut dilakukan sebelum usia 17 tahun. Seks pranikah. apabila ibunya sudah tidak menghendaki. dari tahun ke tahun data remaja yang melakukan hubungan seks bebas semakin meningkat. Bahkan di pulau Palu. Palu dan Banjarmasin." kata pemilik Klinik Pasutri ini. risiko terkena penyakit tersebut bisa mencapai empat hingga lima kali lipat.3 juta. serta kurangnnya pengetahuan remaja akan reproduksi sehat." ujar Nafsiah. Boyke Dian Nugraha di Jakarta mengungkapkan. juga menjadi salah satu penyebab munculnya anak-anak yang tidak di inginkan.

"Masalah seks dengan pasangannya justru dijadikan legistimasi untuk melakukan seks bebas. antara lain disebabkan berkurangnya pemahaman nilai-nilai agama. Factor yang melatarbelakangi hal ini. Salah satu upaya untuk menanggulangi maraknya seks bebas di kalangan remaja. tentu suatu saat akan tergoda pula untuk melakukannya. tidak menimbulkan gejala serta keluhan pada penderita. internet. untuk GO yang sudah parah dapat menyebabkan hilangnya kesuburan. kronis dan akut. perilaku seks bebas ini bisa berlanjut hingga menginjak perkawinan.000." ujarnya. seperti sulit buang air kecil atau sakit pada ujung kemaluan. Sedangkan GO akut akan menampakan gejala." cetusnya. Selain itu. Sehingga.Selain itu. saat ini. hingga HIV/AIDS. Berbeda dengan wanita. Ini. kasus GO paling banyak terjadi. Msi. GO (ghonorhoe). Bahkan. jumlah pelajar di Kota Yogyakarta sebanyak 121. seperti sipilis. khususnya . semakin longgar. Tapi. Anita menggolongkan penyakit GO tersebut ke dalam subklinis. makin banyak remaja yang terjebak ke dalam pola seks bebas karena berbagai pengaruh yang mereka terima baik dari teman. Disisi lain. "Sekuat-kuatnya mental seorang remaja untuk tidak tergoda pola hidup seks bebas. Paling-paling hanya timbul keputihan atau anyang-anyang. Dampak Seks Bebas 37 Bagaimana dengan GO yang sudah parah? Dr Boyke Dian Nugraha menjelaskan. Androlog Anita Gunawan mengatakan. baik pada pria maupun wanita. kata Trias Setiawati. kalau terusmenerus mengalami godaan dan dalam kondisi sangat bebas dari kontrol." kata Kepala PSW-UII Dra Trias Setiawati. Penderita bisa saja tidak mengalami keluhan. Selain itu. Godaan semacam itu terasa lebih berat lagi bagi remaja yang memang benteng mental dan keagamaannya tidak begitu kuat. ujar Boyke. kata anita. Saat ini. Sementara tingkat pengawasan dari pemilik kos maupun pihak orang tua. seringkali tidak menampakan gejala yang jelas. dialami orang-orang yang pernah melakukan hubungan pranikah (pre marital). Boyke menambahkan. tentunya mendorong makin suburnya bisnis rumah kos di kota ini. juga maraknya penyebaran gambar serta VCD porno. seks pranikah akan meningkatkan kasus penyakit menular seksual. hal itu justru semakin meningkatkan penyebaran penyakit tersebut. Mengapa demikian? "karena pada kenyataannya pengaruh gaya seks bebas yang mereka terima jauh lebih kuat dari pada control yang mereka terima maupun pembinaan secara keagamaan. Banyak remaja terjebak Lalu bagaimana dengan remaja di "Kota Pelajar" Yogyakarta? Berdasarkan survey Pusat Studi Wanita Universitas Islam Indonesia (PSW-UII) Yogyakarta. Subklinis dan kronis. seks bebas sudah menjadi bagian dari budaya bisnis. jumlah remaja yang mengalami masalah kehidupan seks terutama di Yogyakarta terus bertambah. Saluran sperma atau indung telur menjadi tersumbat oleh kuman GO. juga disebabkan belum adanya pendidikan seks secara formal di sekolahsekolah. akibat pola hidup seks bebas. "Pada pria biasanya menampakan gejala. dan pengaruh lingkungan secara umum. atau sekitar 25 persen dari penduduk kota yang terkenal sebagai Kota pelajar yang sebanyak 490. Tercatat sekitar 90 dari 121 masalah seks yang masuk ke Klinik Pasutri (pasangan suami istri)pada tahun 2000 lalu. Sementara tingkat pengawasan dari pemilik kos di kota ini." dalihnya.000 orang.

Karena ada kecenderungan remaja lebih terbuka kepada teman dekatnya ketimbang dengan orang tua sendiri. "Karena biasanya orang tua yang hamil di luar nikah akan cenderung mencari jalan pintas untuk menutupi aib yang dideritannya.bukan hanya membentengi diri mereka dengan unsure agama yang kuat. tapi ada juga diantaranya yang mengalami kecacatan akibat aborsi yang gagal dilakukan orang tuannya. Di Yayasan Sayap Ibu Daerah Istimewa Yogyakarta saja saat ini tercatat sekitar 500 orang anak lebih yang dirawat dan belum mendapatkan orang tua angkat. Bila digabung dengan lain jumlahnya akan mencapai ribuan orang. yang hingga kini jumlahnya demikian besar. tapi semata untuk menolong nyawa ribuan generasi muda dari perbuatan tidak berkemanusiaan. serta berkaitan erat dengan pengaruh Napza (narkotika. Terlebih anak yang lahir tersebut merupakan anak yang dikehendaki. kata dia.penghuni kos. Karena setiap janin berdasarkan kontroversi Hak Anak Internasional perlu dijaga kelangsungan hidupnya. juga mempunyai program merawat ibu-ibu muda yang hamil akibat seks bebas atau kehamilan tidak dikehendaki sampai anak tersebut lahir dengan selamat. Pendidikan Kesehatan Reproduksi Maraknya seks bebas di kalangan remaja membuat banyak pihak sangat prihatin. Pasalnya. Dampak Seks Bebas 38 Ditambahkannya. Di antara mereka yang dirawat bukan hanya fisiknya yang normal. Padahal . Selain itu." dalih Ciptaningsih. selain perlu dilakukan pengawasan yang ketat dan intensif dari pemilik kos secara proporsional. cara ini selain tidak berprikemanusiaan. juga meningkatkan kesadaran dari orang tua untuk memilihkan tempat kos bagi anak-anaknya yang layak dan aman. sudah saatnya di kalangan remaja diberikan suatu bekal pendidikan kesehatan . juga akan menyebabkan beban ganda pada anak-anak yang gagal di aborsi. Yayasan Sayap Ibu selain menampung anak-anak yang ditelantarkan orang tuanya. Ciptaningsih menegaskan. sehingga ada kecenderungan akan ditelantarkan orang tua. Yayasan Sayap Ibu (YSI) berupaya untuk mengatasi permasalahan anak-anak yang ditelantarkan orangtuannya. saat ini untuk menekankan jumlah pelaku seks bebas -terutama di kalangan remaja. Aborsi illegal bukan hanya berbahaya bagi janin. Salah satunya adalah Ketua Yayasan Sayap Ibu Daerah Istimewa Yogyakarta Ny Hj Ciptaningsih Utaryo. tentu membekali putra-putrinya dengan benteng ajaran agama yang kokoh. juga dibentengi dengan pendampingan orang tua Dan selektivitas dalam memilih teman-teman. tapi juga pada anak-anak yang akan dilahirkan. "Selain itu. tapi juga nyawa ibu muda itu sendiri. munculnya perilaku seks bebas di kalangan remaja yang marak belakangan ini tidak terlepas dari pengaruh era globalisasi." ujar Trias saat ditemui di Yogyakarta. "Upaya yang dilakukan Yayasan Sayap Ibu ini bukannya justru memberikan peluang kepada anakanak remaja untuk melakukan seks bebas. Sebagai Yayasan yang perduli dengan anak-anak terlantar. belum lama ini. Untuk menghindari tindakan aborsi illegal yang dilakukan ibu-ibu yang tidak menginginkan kehamilan." tungkasnya. hal itu akan menimbulkan masalah baru bukan hanya bagi wanita remaja itu sendiri. psikotropika dan zat adiktif lainnya) atau di Daerah Istimewa Yogyakarta di sebut madat.

Dengan demikian. namun bukan pendidikan seks secara vulgar. anak-anak remaja ini bisa terhindar dari percobaan melakukan seks bebas. tetapi bahaya akibat pergaulan bebas. "Pendidikan Kesehatan Reproduksi di kalangan remaja bukan hanya memberikan pengetahuan tentang organ reproduksi. seperti penyakit menular seksual dan sebagainya.reproduksi di sekolah-sekolah." imbau Ciptaningsih. Dampak Seks Bebas 39 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful